Skip to content
Back to announcement

20260727_BMRI_Public Expose_32114963_lamp1.pdf

Other Text extracted BMRI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 13

Page 1 OCR 0.926
Nomor 1 CRL.CSC/CMA. 2622 /2026
Tanggal 2. 7 Juli 2026

Lampiran 1 1 (satu) set

Kepada

PT Bursa Efek Indonesia

Indonesia Stock Exchange Building
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52 —53
Jakarta 12190

PP
mandiri

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Menara Mandiri 1

Jl. Jend. Sudirman Kav. 54-55
Jakarta 12190
www.bankmandiri.co.id

Perihal 1 Penyampaian Laporan Public Expose Triwulan II Tahun 2026

Menunjuk perihal tersebut di atas dan sesuai dengan ketentuan Peraturan Bursa No. I-E tentang
Kewajiban Penyampaian Informasi, bersama ini terlampir kami sampaikan Laporan pelaksanaan
Public Expose Triwulan II Tahun 2026 sebagai pemenuhan ketentuan Bursa dimaksud.

Demikian kami sampaikan. Atas perhatiannya, kami ucapkan terima kasih.

PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk &
CORPORATE SECRETARY GROUP

Dicky Kristanto
Assistant Vice President

FM 001
Page 2 OCR 0.891
-po
mandiri

Laporan Pelaksanaan
Public Expose

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Public Expose/Paparan Kinerja Triwulan II Tahun 2026

23 Juli 2026

kh
Page 3 OCR 0.933
Waktu dan Tempat Penyelenggaraan

Acara : Public Expose Triwulan II Tahun 2026
Tempat : dilakukan secara online melalui aplikasi Zoom
Tanggal 1 23 Juli 2026

Waktu : 15.00 — 16.00 WIB

Manajemen Perseroan yang Hadir

Riduan — Direktur Utama

Danis Subyantoro — Direktur Risk Management

Totok Priyambodo — Direktur Commercial Banking
Novita Widya Anggraini — Direktur Finance and Strategy

Pp nh

Susunan Acara Public Expose

Pembukaan

Pemaparan Kinerja Perusahaan oleh Jajaran Manajemen Bank Mandiri
Press Conference/Tanya Jawab Media

Penutupan

PO PP

Jumlah Peserta yang Hadir

148 peserta

Resume Sesi Tanya Jawab Pemaparan Kinerja
1. Pertanyaan:

Tantangan apa saja yang masih diwaspadai oleh Bank Mandiri pada semester 2 ini?

Jawaban:
Dijawab oleh Bpk. Riduan

@ Beberapa hal yang kami cermati di sisa tahun ini mencakup dinamika suku bunga,
stabilitas nilai tukar, dan ketidakpastian global dan domestik.

e Pertama, arah suku bunga akan tetap menjadi fokus kami, karena akan
memengaruhi dinamika pendanaan, penyaluran kredit, serta aktivitas ekonomi
secara keseluruhan.

e Kedua, dalam menghadapi dinamika nilai tukar, kami akan terus mengedepankan
pengelolaan risiko yang prudent untuk menjaga ketahanan fundamental dan
mendukung stabilitas perekonomian nasional.

e Ketiga, kami akan terus mencermati perkembangan global, termasuk dinamika
geopolitik dan ekonomi, serta akan mengantisipasi dampaknya terhadap pergerakan
harga komoditas dan pasar keuangan.
Page 4 OCR 0.949
e Di tengah berbagai dinamika tersebut, kami tetap berkomitmen menjalankan fungsi
intermediasi secara optimal melalui optimalisasi strategi pertumbuhan berbasis
ekosistem, akselerasi transaksi dan transformasi digital, serta peningkatan kualitas
layanan. Dengan fundamental yang kuat, Bank Mandiri akan terus bertumbuh secara
berkelanjutan, memperluas pembiayaan kepada sektor-sektor produktif termasuk
UMKM, serta terus mendukung agenda pembangunan nasional sebagai agent of
development.

Pertanyaan:
Bagaimana pandangan Bank Mandiri terhadap arah kebijakan suku bunga ke depan?
Apa strategi Bank Mandiri dalam menjaga likuiditas di era suku bunga tinggi?

Jawaban:
Dijawab oleh Bpk. Riduan

& Kami mendukung langkah Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas makroekonomi
dan nilai tukar melalui penyesuaian suku bunga. Sejak awal tahun, BI Rate telah
meningkat sebesar 100 bps menjadi 5,7546 hingga Juni 2026.

& Kenaikan BI Rate tentu akan memengaruhi dinamika pricing di industri perbankan,
sehingga pengelolaan likuiditas menjadi semakin penting. Dalam kondisi tersebut,
fokus kami adalah menjaga keseimbangan antara fungsi intermediasi, profitabilitas,
dan pengelolaan risiko agar dapat mendukung kebutuhan pembiayaan sektor riil
secara berkelanjutan.

e Mencermati situasi tersebut, Bank Mandiri terus memperkuat strategi pendanaan
melalui optimalisasi penghimpunan dana murah (CASA), diversifikasi sumber
pendanaan, serta pengelolaan aset dan liabilitas yang disiplin. Di saat yang sama,
kami menjaga keseimbangan antara pertumbuhan kredit, penghimpunan dana, dan
kecukupan aset likuid sehingga struktur pendanaan tetap kuat dalam mendukung
ekspansi bisnis yang sehat.

e Keunggulan Bank Mandiri juga didukung oleh ekosistem digital yang terintegrasi
melalui Livin' by Mandiri untuk segmen ritel dan Kopra by Mandiri untuk segmen
wholesale. Kedua platform tersebut memperkuat hubungan transaksi dengan
nasabah, mulai dari pembayaran, cash management, hingga pembiayaan, sehingga
mampu memperkuat basis dana murah transaksional.

e Dengan fondasi tersebut, Bank Mandiri diharapkan memiliki likuiditas yang memadai
untuk terus menyalurkan kredit secara sehat dan mendukung pertumbuhan ekonomi
nasional.

Pertanyaan:
Bagaimana kinerja pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri hingga Juni 2026, dan
sektor apa saja yang menjadi prioritas pengembangan ke depan?

Jawaban:
Dijawab oleh Bpk. Danis Subyantoro
Page 5 OCR 0.950
# Hingga posisi Juni 2026, portofolio kredit berkelanjutan Bank Mandiri tumbuh 7.595
secara tahunan menjadi sekitar Rp327,3 triliun. Dari jumlah tersebut, pembiayaan
hijau mencapai Rp172,8 triliun, sementara pembiayaan sosial sebesar Rp154,4
triliun, dengan kualitas aset yang tetap terjaga. Kinerja ini memperkuat posisi Bank
Mandiri sebagai pemimpin pasar pembiayaan hijau di Indonesia, dengan pangsa
pasar lebih dari 3596 di antara tiga bank besar nasional. Selain memberikan dampak
lingkungan dan sosial yang positif, bisnis berkelanjutan juga menjadi salah satu
sumber pertumbuhan yang memperkuat profitabilitas dan ketahanan portofolio
Bank.

e Bank Mandiri melihat ESG sebagai bagian dari strategi untuk menghasilkan
pertumbuhan yang berkualitas dan berkelanjutan. Prinsip ESG telah terintegrasi
dalam proses bisnis, mulai dari pengelolaan risiko, pengembangan produk, hingga
pendampingan nasabah dalam proses transisi. Dengan pendekatan tersebut,
ekspansi pembiayaan tetap dilakukan secara prudent, sekaligus mendukung agenda
pembangunan berkelanjutan nasional.

# Ke depan, di tengah dinamika ekonomi global dan domestik, Bank Mandiri tetap
optimistis terhadap prospek pertumbuhan bisnis keberlanjutan dengan tetap
mengedepankan prinsip kehati-hatian. Pipeline pembiayaan kami didukung oleh
sektor-sektor yang sejalan dengan prioritas pembangunan nasional, yaitu:

1) Ketahanan energi, termasuk energi terbarukan, transportasi ramah lingkungan,
dan efisiensi energi.

2) Perumahan inklusif, khususnya melalui program FLPP untuk memperluas akses
masyarakat terhadap hunian yang layak.

3) UMKM, melalui penguatan pembiayaan KUR dan pembiayaan mikro produktif
guna mendukung inklusi keuangan dan pertumbuhan ekonomi.

e Untuk mempertahankan kepemimpinan di pasar pembiayaan hijau, strategi kami
difokuskan pada tiga area utama, yaitu memperkuat kualitas pipeline, memperluas
akuisisi ekosistem nasabah secara end-to-end, serta melakukan ekspansi secara
selektif pada sektor-sektor yang memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang dan
selaras dengan arah kebijakan pemerintah.

e Di samping itu, Bank Mandiri juga terus berkolaborasi dengan regulator,
kementerian, dan berbagai pemangku kepentingan melalui focus group discussion,
roundtable discussion, maupun pilot project. Kolaborasi tersebut menjadi landasan
untuk mengembangkan skema pembiayaan yang inovatif sekaligus memperkuat
peran Bank Mandiri sebagai mitra strategis dalam mendukung transisi Indonesia
menuju ekonomi rendah karbon.

4. Pertanyaan:
Bagaimana pertumbuhan kredit UMKM di Bank Mandiri? Di tengah dukungan
kebijakan pemerintah terhadap segmen UMKM, bagaimana prospek pertumbuhannya
dan sektor apa yang menjadi fokus ekspansi Bank Mandiri?
Page 6 OCR 0.940
Jawaban:
Dijawab oleh Bpk. Totok Priyambodo

e Dapat kami sampaikan, hingga Juni 2026, Bank Mandiri mencatatkan pertumbuhan
kredit UMKM sebesar 45,489 YoY atau 9x lebih cepat dari industri. Pertumbuhan
tersebut didorong oleh ekosistem UMKM kerakyatan atau KUM yang tumbuh 415,796
YoY dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian diimbangi dengan
pengelolaan kualitas portofolio yang disiplin.

e Dukungan Bank Mandiri terhadap segmen UMKM, mikro, dan individu terus kami
perluas secara merata di seluruh Indonesia, dengan pertumbuhan yang melampaui
industri di masing-masing wilayah. Ke depan, Bank Mandiri akan terus menyalurkan
pembiayaan secara selektif pada sektor-sektor produktif yang menjadi unggulan di
masing-masing wilayah, seperti pertanian, perikanan, industri pengolahan, maupun
jasa — jasa produksi, didukung oleh sinergi lintas segmen, kapabilitas digital, serta
kekuatan ekosistem Mandiri Group.

# Di sisi lain, komitmen Bank Mandiri terhadap UMKM tidak hanya diwujudkan melalui
perluasan penyaluran pembiayaan produktif, tetapi juga melalui berbagai program
pemberdayaan, seperti Wirausaha Mandiri dan Rumah Kreatif BUMN. Kami juga
terus berupaya memperkuat kapasitas dan daya saing pelaku UMKM, sekaligus
mendorong UMKM naik kelas sehingga UMKM diharapkan dapat berkembang secara
berkelanjutan dan memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian
nasional.

5. Pertanyaan:
Apa faktor pendorong pertumbuhan laba Bank Mandiri di kuartal Il 2026?

Jawaban:
Dijawab oleh ibu. Novita Widya Anggraini

e Kinerja laba didorong penyaluran kredit yang solid. Kinerja Bank Mandiri hingga Juni
2026 tetap solid, tercermin dari laba konsolidasi sebesar Rp30,4 Tn yang tumbuh
24,495 YoY dengan ROE bank only 24,34. Kinerja didorong oleh kredit yang tumbuh
19,946 YoY berfokus pada segmen UMKM dan sektor-sektor produktif yang memiliki
multiplier effect terhadap ekonomi. Didorong oleh penguatan ekosistem bisnis dan
dukungan ke berbagai agenda strategis pemerintah yang mencerminkan peran
sebagai agent of development.

e Pendapatan didorong Fee Based Income berbasis recurring. Kinerja ditopang fee-
based income tumbuh 15,54 YoY. Pertumbuhan tersebut terutama berasal dari
recurring income khususnya fee Livin' by Mandiri dan fee Kopra by Mandiri, serta
peningkatan aktivitas dan volume transaksi nasabah di seluruh ekosistem Bank
Mandiri. Selain itu fee transaksi treasury juga berkontribusi dengan baik.

e Kualitas Aset Tetap Terjaga di Tengah Ekspansi Bisnis. Kualitas aset tetap terjaga
dengan NPL (bank only) di 0,9896 dan coverage ratio yang stabil di level 2425. Selain
itu CoC stabil di level 0,5296 seiring dengan penyaluran kredit yang fokus pada sektor
prospektif dan resilien. Pencapaian ini ditopang oleh penetrasi strategi ekosistem
Page 7 OCR 0.961
yang didukung akselerasi digitalisasi sehingga menciptakan peningkatan aktivitas dan
transaksi nasabah, serta memperluas closed-loop ecosystem. Dengan fundamental
yang kuat, strategi bisnis yang terarah, serta disiplin dalam pengelolaan risiko, Bank

Mandiri optimistis dapat menjaga pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan di
semester 2 tahun 2026.

Dokumentasi Public Expose Triwulan II Tahun 2026

a) Pemaparan Kinerja Perusahaan oleh Jajaran Manajemen Bank Mandiri

Page 8 OCR 0.434
5. Locatama
am AS Rita pesan pen

148
Page 9 OCR 0.417
BRI

shidigIswara Mt

ragi Liham ihza
primbawa 81

EMRI 1 Gede

BMI - VEROIE
MRI ham ih
BMA tea

BMRI Nurul Akhsani 5

Page 10 OCR 0.444
daniel anahat

teri Aprivandh

Fidan pradipt

@

GA cap

Mergeto mecing window

Page 11

          
Page 12 OCR 0.525
grum-Deti

Margto mestng window

Page 13 OCR 0.612
Mergeto meeting window

zetanya Aprila

Mergeto meeting win

File

File Open PDF
Source IDX
Size3.04 MB
Published27 Jul 2026
Pages13
Characters11,175
Text sourceOCR
OCR confidence0.748

Names mentioned 11 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk. p.1 ×58
linked person Danis Subyantoro p.3 ×2
linked person Totok Priyambodo p.3 ×2
linked person Novita Widya Anggraini p.3 ×2
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1
possible person Riduan p.3 ×2
unresolved org PT Bursa Efek Indonesia Indonesia Stock Exchange Building p.1
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.1
unresolved org Bank Mandiri Press Conference p.3
unresolved org Bank Indonesia p.4
unresolved org Bank Mandiri. Selain p.6

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result