Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1
Press Release – 08 September 2025
SSIA Optimis Capai Target 2025 Meski Hadapi Tantangan
Jakarta, 08 September 2025 – PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) hari ini
menggelar public expose (pubex) untuk memaparkan kinerja perusahaan selama
semester pertama tahun 2025, termasuk kinerja anak usaha dari segmen properti,
konstruksi, dan perhotelan.
Pada periode tersebut, SSIA mencatat pendapatan konsolidasian sebesar Rp 2.111,9
miliar, mengalami penurunan moderat sebesar 9,8% dibandingkan Rp 2.341,7 miliar
pada semester pertama 2024.
Pendapatan dari segmen properti mengalami peningkatan signifikan sebesar 20%
menjadi Rp 338,7 miliar, sedangkan segmen konstruksi tumbuh 6,2% dengan
pendapatan Rp 1.700,5 miliar. Namun, segmen perhotelan mencatat penurunan
tajam sebesar 57,6%, dengan pendapatan Rp 215,6 miliar dibandingkan Rp 508,5
miliar pada periode yang sama tahun lalu. Penurunan ini terutama disebabkan oleh
renovasi Hotel Melia Bali sejak Oktober 2024, yang akan berganti merek menjadi
Paradisus by Melia Bali, sehingga berdampak langsung pada pendapatan sektor
perhotelan dan kinerja konsolidasian SSIA.
Penurunan kinerja SSIA pada semester pertama 2025 disebabkan oleh beberapa
faktor, antara lain momen "Liberation Day" yang mempengaruhi aktivitas bisnis dan
konsumsi, regulasi awal pemerintah terkait efisiensi yang memengaruhi operasional
jangka pendek, serta ketidakpastian global yang memberikan tekanan terhadap pasar
dan permintaan.
VP Head of Investor Relations & Sustainability PT Surya Semesta Internusa Tbk
(SSIA), Erlin Budiman, menyatakan bahwa perseroan tetap optimis menghadapi
tahun 2025. Optimisme ini didukung oleh pencapaian marketing sales segmen
properti, khususnya dengan adanya beberapa permintaan untuk lahan industri di
Subang Smartpolitan serta peningkatan pendapatan dari kontrak baru di segmen
konstruksi.
“Selain itu, perusahaan optimis bahwa operasional Paradisus Bali yang akan dimulai
akhir tahun 2025 akan mendorong peningkatan EBITDA perseroan secara signifikan
pada tahun 2026 dan 2027,” ungkap Erlin.
SSIA mematok target pendapatan konsolidasi sebesar Rp 6.000 miliar hingga akhir
2025. Marketing sales segmen properti hingga semester pertama 2025 mencapai 9,5%
atau 13,1 hektar dari target tahunan 137 hektar. Sementara segmen konstruksi
1
Page 2
mencatat kontrak baru senilai Rp 1.424,5 miliar selama semester pertama 2025, atau
setara 38% dari target tahun ini.
Pada Juni 2025, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) SSIA menyetujui
pembagian dividen sebesar Rp 70,6 miliar dari laba ditahan tahun buku 2024. Dividen
ini setara dengan Rp 15 per saham dengan yield sebesar 1,3% berdasarkan harga
penutupan Jumat, 13 Juni 2025.
SSIA melaporkan EBITDA semester I-2025 sebesar Rp 106,0 miliar, menurun
dibandingkan Rp 286,9 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Penurunan
ini terutama dipengaruhi oleh kinerja segmen perhotelan yang terdampak renovasi,
dengan EBITDA segmen perhotelan turun sebesar Rp 198,1 miliar dibandingkan tahun
lalu.
###
Tentang PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA)
SSIA, sebelumnya dikenal sebagai PT Multi Investments Limited, didirikan pada tanggal 15 Juni 1971.
Nama perusahaan kemudian diubah menjadi PT Surya Semesta Internusa (SSIA) pada tahun 1995. Bisnis
utama SSIA adalah pengembangan kawasan industri & real estate, konstruksi, dan perhotelan.
Portofolio investasi SSIA sangat beragam, termasuk Suryacipta City of Industry, Subang Smartpolitan,
Edenhaus Simatupang, Graha Surya Internusa (akan dibangun kembali sebagai SSI Tower), Hotel Gran
Melia Jakarta, Paradisus by Melia Bali (sebelumnya Melia Bali Hotel), Umana Bali, LXR Hotels & Resorts,
dan Hotel BATIQA.
Dalam lebih dari 50 tahun berkecimpung dalam bisnis ini, SSIA telah memperkuat pengakuan dan posisi
mereknya sebagai salah satu perusahaan pengembang terkuat di Indonesia. Menandai tonggak sejarah
sebagai perusahaan terkemuka, SSIA mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia dan menjadi
perusahaan publik pada tanggal 27 Maret 1997. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi
www.suryainternusa.com.
###
Untuk informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi:
Erlin Budiman
VP Head of Investor Relations & Sustainability
erlin.budiman@suryainternusa.com
Office: +62215262121
2
Names mentioned 3 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Multi Investments Limited
p.2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.