Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 4
Page 1
Pertanyaan peserta public expose insidentil dan penjelasan manajemen
selama public expose insidentil PT. Minahasa Membangun Hebat Tbk.
Tanggal 3 September 2025
1. William Adriel (Investor)
Pertanyaan:
Apakah perseroan akan mengadakan right issue? Bagaimana perkiraan dividen di tahun
depan?
Penjelasan Manajemen:
Hingga saat ini perseroan belum berencana mengadakan aksi korporasi seperti right issue,
akuisisi, joint venture ataupun ekspansi proyek baru dalam waktu dekat. Terkait dividen
untuk tahun depan, perseroan akan melihat terlebih dahulu kinerja keuangan tahun buku
2025.
2. Nitya (KONTAN)
Pertanyaan:
- Sudah berapa raihan marketing sales HBAT per Agustus 2025? Sudah berapa persen
dari target di tahun 2025? Dari proyek/aset mana saja kontributor ke marketing
sales?
- Bagaimana tanggapan HBAT terkait potensi perpanjangan PPN DTP hingga 2026?
Berapa persentase penjualan HBAT yang diikutsertakan dalam program PPN DTP?
- Apakah HBAT ikut dalam program 3 juta rumah? Jika iya, seperti apa skema
kontribusinya? Berapa aset yang diikut sertakan?
Penjelasan Manajemen:
- Peraihan marketing pada semester I tahun 2025 yaitu senilai 12 milyar atau sekitar
30% dari target proyeksi yang perseroan sampaikan ke OJK. Memang untuk
pencapaian tersebut lebih rendah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya dikarena
daya beli konsumen yang rendah (menurun) di Manado, Sulawesi Utara. Sehubungan
dengan kondisi perekonomian saat ini, perseroan tetap berusaha melakukan strategi
penjualan dan usaha-usaha untuk mencapai target penjualan di tahun 2025 ini.
Page 2
- Untuk program PPN DTP yang diperpanjang hingga 2026, perseroan berusaha untuk
menjalankan program tersebut karena keuntungan tersebut bisa dinikmati
masyarakat. Program PPN DTP tersebut akan perseroan pertimbangkan, agar tidak
menggangu cashflow perseroan.
- Untuk program 3 juta rumah itu perseroan tidak ikut serta karena program tersebut
di khususkan untuk FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) atau rumah
subsidi. Proyek perseroan saat ini yaitu Sawangan Permai adalah perumahan
komersil.
3. Akbar (Bisnis.com)
Pertanyaan:
Penjualan dan laba bersih perseroan semester I 2025 turun. Koreksi ini disebabkan
apa? Target akhir tahun untuk penjualan dan laba bersih berapa? Proyeksi pasar ke
depan bagaimana? Tantangan dan peluangnya?
Penjelasan Manajemen:
Perseroan menilai penurunan penjualan terjadi saat ini dikarenakan daya beli masyarakat
yg menurun, sikap wait & see konsumen karena ketidak pastian ekonomi. Perseroan tetap
melakukan penyesuaian produk dan strategi pemasaran untuk menjaga daya saing serta
mempertahankan permintaan.
Sesuai proyeksi 2025 yang telah perseroan sampaikan targetkan penjualan sekitar 73
milyar, perseroan berharap kondisi perekonomian kedepan lebih baik sehingga penjualan
perseroan bisa lebih mendekati target. Perseroan menargetkan setidaknya minimal 60%
dari proyeksi tahun 2025 tercapai.
4. Abraham Sihombing (Industry.co.id)
Pertanyaan:
- Sekarang kan sudah tinggal 4 bulan lagi mau menjelang akhir tahun 2025. Berapa
target marketing sales hingga akhir tahun ini?
- Berapa target laba bersih pada tahun ini?
- Berapa nilai total dana belanja modal 2025? Sudah berapa besarnya yang
direalisasikan hingga saat ini?
Page 3
Penjelasan manajemen : - Target 4 bulan kedepan dengan situasi sekarang khususnya sepanjang tahun 2025 ini sangat berat sekali. Situasi di pengaruhi oleh politik global serta fa ktor politik di Indonesia sendiri yang memperlemah kondisi ekonomi masyarakat. Sehingga target perseroan tidak muluk-muluk (terlalu tinggi/berlebihan). Perseroan belum bisa menyebutkan nilai tepatnya untuk saat ini, namun perseroan berusaha semaksimal mungkin. - Target laba bersih tahun 2025 sesuai dengan proyeksi yang sudah perseroan sampaikan ke bursa maupun OJK yaitu sekitar 15,6 milyar. Tetapi melihat perkembangan perekonomian dan politik saat ini dan daya beli masyarat yang turun, kemungkinan capaian itu hanya sekitar 60% yang dapat perseroian targetkan untuk tahun 2025 ini. - Realisasi belanja modal pada semester 1 2025 yaitu sebesar Rp1.256.000.000 dan semester 2 2025 yang masih berjalan sebesar Rp1.256.000.000 dimana nilai tersebut dialokasikan untuk pembangunan kantor marketing.
Page 4
Daftar Peserta Hadir: 1. Ade Hapsari (Metrotvnews.com) 2. Daiz Laode (Stockwatch.id) 3. Eko (tribunnews) 4. Pulina Nityakanti (kontan.co.id) 5. Jauhari (Investor.id) 6. Iwan (suara.com) 7. Abraham Sihombing (Industry.co.id) 8. Defandi Nasrul 9. Elinda 10. Dendy A 11. Nilna Mardlotillah 12. Toga Aldila 13. Alamsyah D. Putra 14. Nainggolan 15. Taufik – CITIS 16. Sofian Wijaya 17. Evander Marvel 18. Agus S 19. Decka 20. William Adriel
Names mentioned 1 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.