Skip to content
Back to announcement

20250903_DATA_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31937233_lamp1.pdf

Other Needs review DATA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 8

Page 1
No. 063/CS-RA/IPO/DIR/IX/2025                                  Jakarta, 03 September 2025


Kepada Yth.
I Gede Nyoman Yetna Adi Pratomo Aryanto
Direktur Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2
Bursa Efek Indonesia Indonesia
Stock Exchange Building, Tower I, Lantai 6
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta
12190

Perihal: Tanggapan atas Permintaan Penjelasan

Dengan hormat,

Menanggapi surat Bursa Efek Indonesia No.: S-10023/BEI.PP2/08-2025 tanggal 29 Agustus
2025, perihal Permintaan Penjelasan Bursa, yang kami terima pada tanggal 1 September 2025,
berdasarkan pada:

1. Surat PT Remala Abadi Tbk (Perseroan) nomor 013/PSE-KI/RA/IV/2025 tanggal 30 April
   2025 perihal Keterbukaan Informasi Dalam Rangka Memenuhi Ketentuan Peraturan Otoritas
   Jasa Keuangan No. 31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan atas Informasi atau Fakta Material
   oleh Emiten atau Perusahaan Publik.
2. Surat PT Iforte Solusi Infotek (iForte) nomor 030/EXT/ISI/VI/2025 tanggal 30 Juni 2025
   perihal Penyampaian Keterbukaan Informasi Penawaran Tender Wajib yang Dilaksanakan
   oleh PT Iforte Solusi Infotek atas Saham PT Remala Abadi Tbk.
3. Surat Perseroan nomor 018/SPE-KI/RA/VII/2025 tanggal 1 Juli 2025 perihal Laporan
   Informasi atau Fakta Material atas Perjanjian Jual Beli Saham PT Jaringan Fiber Indonesia.
4. Surat Perseroan nomor 020/SPE-KI/RA/VII/2025 tanggal 14 Juli 2024 perihal Keterbukaan
   Informasi atas Transaksi Material - PT Bank Central Asia Tbk.
5. Surat Perseroan nomor 062/CS-RA/IPO/DIR/VII/2025 tanggal 25 Juli 2025 perihal
   Penjelasan atas Volatilitas Transaksi Efek.
6. Surat elektronik dari Perseroan tanggal 28 Agustus 2025 perihal Laporan Hasil Penawaran
   Tender Wajib atas Saham-Saham DATA oleh PT Iforte Solusi Infotek.

Berikut ini kami sampaikan penjelasan atas poin poin permintaan sebagaimana terlampir:
Page 2
Terkait Laporan Keuangan Perseroan

1.   Apakah hingga saat ini, terdapat informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi
     nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal sebagaimana diatur dalam
     Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan
     Informasi atau Fakta Material oleh Emiten atau Perusahaan Publik, serta Peraturan Bursa
     Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi, yang belum diungkapkan kepada
     publik? Jika iya, agar dielaborasi.

     Jawaban:
     Hingga saat ini, Perseroan menyampaikan bahwa tidak terdapat informasi atau fakta
     material yang dapat mempengaruhi nilai efek Perseroan atau keputusan investasi pemodal
     sebagaimana dimaksud dalam POJK No. 31/POJK.04/2015 dan Peraturan Bursa Nomor I-
     E, yang belum diungkapkan kepada publik. Apabila di kemudian hari terdapat informasi
     material, Perseroan akan menyampaikan keterbukaan informasi sesuai dengan ketentuan
     yang berlaku.

2.   Hingga saat ini, apakah Perseroan mengetahui adanya aktivitas dari pemegang saham
     tertentu sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
     11/POJK.04/2017 tentang Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan
     Saham Perusahaan Terbuka? Jika iya, agar dilaporkan.

     Jawaban:
     Hingga saat ini, Perseroan tidak mengetahui adanya aktivitas dari pemegang saham tertentu
     yang wajib dilaporkan sebagaimana diatur dalam POJK No. 11/POJK.04/2017. Apabila di
     kemudian hari terdapat perubahan kepemilikan yang wajib dilaporkan, Perseroan akan
     menyampaikan kepada OJK dan Bursa sesuai peraturan yang berlaku.

3.   Sehubungan dengan Penawaran Tender Wajib yang telah dilakukan oleh PT Iforte Solusi
     Infotek (iForte ) atas saham-saham Perseroan pada periode 1 Juli s.d 30 Juli 2025, agar
     dijelaskan:

     a.   Laporan realisasi pelaksanaan Penawaran Tender Wajib, termasuk jumlah saham yang
          berhasil diperoleh dibandingkan dengan jumlah saham yang ditawarkan, serta faktor-
          faktor yang memengaruhi rendahnya tingkat partisipasi pemegang saham;

          Jawaban:
          Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) No. 9/POJK.04/2018
          tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka (“POJK 9/2018”), iForte telah
          menyampaikan Laporan Hasil Penawaran Tender Wajib ke OJK yang ditembuskan
          kepada Perseroan sebagaimana disampaikan dalam surat iForte No.
          037/EXT/ISI/VIII/2025 tanggal 12 Agustus 2025 perihal Penyampaian Laporan Hasil
          Penawaran Tender Wajib atas Saham-saham PT Remala Abadi Tbk oleh iForte
          (“Laporan MTO Iforte”). Sesuai dengan Laporan MTO iForte, jumlah saham yang
          telah dibeli oleh iForte dalam pelaksanaan Penawaran Tender Wajib tersebut adalah
          sebanyak 900 (sembilan ratus) lembar saham dari jumlah saham yang ditawarkan
          sebanyak-banyaknya 274.973.100 (dua ratus tujuh puluh empat juta sembilan ratus
Page 3
          tujuh puluh tiga ribu seratus) saham Perseroan atau sekitar 20% (dua puluh persen)
          dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan dengan harga Penawaran Tender
          Wajib Rp974 (sembilan ratus tujuh puluh empat Rupiah) per saham.

          Rendahnya tingkat partisipasi pemegang saham dalam Penawaran Tender Wajib
          menurut penilaian Perseroan dapat disebabkan oleh berbagai faktor yang sepenuhnya
          menjadi keputusan pemegang saham publik dalam membuat keputusan investasinya.
          Rendahnya partisipasi publik bisa saja merupakan gambaran atas keyakinan pemegang
          saham publik atas prospek usaha Perseroan setelah proses akuisisi.


     b.   Pemenuhan kewajiban oleh Perseroan dan pengendali baru Perseroan sesuai dengan
          ketentuan POJK No. 9/POJK.04/2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka,
          termasuk penjelasan apabila terdapat kewajiban yang belum terpenuhi, penyebab
          keterlambatan maupun kendala yang dihadapi, serta langkah tindak lanjut yang akan
          dilakukan untuk memastikan kepatuhan penuh terhadap peraturan.

          Jawaban:
          Sepanjang pengetahuan Perseroan, iForte selaku pihak yang melakukan akuisisi atas
          saham Perseroan telah memenuhi seluruh kewajibannya sebagaimana diatur dalam
          ketentuan POJK 9/2018

          Perseroan juga telah memenuhi seluruh kewajibannya sebagaimana diatur dalam
          ketentuan POJK 9/2018

4.   Sehubungan dengan PT Iforte Solusi Infotek (iForte ) sebagai pengendali baru Perseroan
     sejak tanggal 30 April 2025, di mana iForte merupakan anak perusahaan dari PT Sarana
     Menara Nusantara Tbk (TOWR) yang termasuk dalam Grup Djarum, agar dijelaskan:

     a.   Rencana strategis Perseroan ke depan setelah pengendalian beralih kepada iForte,
          termasuk arah pengembangan bisnis dan fokus utama yang akan dijalankan;

          Jawaban:
          Perseroan telah menyusun rencana strategis yang difokuskan pada langkah-langkah
          sinergi sebagai berikut:

          1.   Penguatan Infrastruktur Telekomunikasi dan Ekspansi Jaringan
               Melaksanakan peningkatan kualitas, kapasitas, keandalan dan ekspansi jaringan
               infrastruktur jaringan Perseroan guna mendukung pertumbuhan permintaan
               layanan konektivitas di seluruh wilayah Indonesia, terutama di daerah-daerah
               yang merupakan pusat pertumbuhan ekonomi dan digital.

          2.   Diversifikasi Layanan
               Memperluas portofolio produk dan layanan dengan menawarkan solusi
               konektivitas yang lebih beragam, sesuai dengan kebutuhan korporasi, institusi,
               maupun pelanggan ritel.
Page 4
          3.   Sinergi dengan iForte dan Group TOWR sebagai Bagian dari Group
               Djarum
               Memanfaatkan dukungan finansial, teknis, serta operasional yang dimiliki iForte
               dan Group TOWR untuk mempercepat realisasi pengembangan usaha dan
               ekspansi jaringan Perseroan.

          4.   Peningkatan Posisi Perseroan dalam Industri
               Dengan strategi tersebut, Perseroan optimis dapat bertumbuh secara berkelanjutan
               serta menempatkan diri sebagai salah satu pemain utama dalam industri
               infrastruktur digital dan konektivitas di Indonesia.


     b.   Bentuk sinergi yang akan dibangun antara Perseroan dengan iForte maupun TOWR
          dalam rangka memperkuat posisi di sektor infrastruktur telekomunikasi;

          Jawaban:
          Untuk memperkuat posisi di sektor infrastruktur telekomunikasi, Perseroan bersama
          iForte dan TOWR dapat mempertimbangkan sinergi bisnis yang diperlukan dalam
          rangka mencapai strategi bisnis sebagaimana diuraikan pada angka 4 (a) di atas.

          Strategi bisnis dapat dilakukan dengan (i) memperluas penetrasi layanan residensial
          dan korporasi Perseroan dengan memanfaatkan jaringan fiber optic yang dimiliki oleh
          iForte dan (ii) mengembangkan produk dan layanan digital Perseroan untuk
          memenuhi kebutuhan jaringan konektivitas di masa depan.

          Dari waktu ke waktu, Perseroan dan iForte/TOWR akan terus melakukan kajian dan
          diskusi terkait bentuk sinergi yang tepat untuk memberikan nilai tambah bagi
          Perseroan dan stakeholders.


     c.   Dampak perubahan pengendali terhadap keberlangsungan kegiatan operasional
          Perseroan, termasuk potensi efisiensi, peningkatan kualitas layanan, serta ekspansi
          jaringan.

          Jawaban:
          Perubahan pengendali diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kegiatan
          operasional Perseroan, termasuk berupa potensi efisiensi biaya, peningkatan kualitas
          layanan, serta percepatan ekspansi jaringan.

5.   Sehubungan dengan keterbukaan informasi Perseroan tanggal 1 Juli 2025 mengenai
     penandatanganan perjanjian pinjaman dengan entitas afiliasi, PT Fiber Media Indonesia
     (FMI), agar dijelaskan:

     a.   Dasar pertimbangan penentuan suku bunga pinjaman sebesar 6,50% per tahun dan
          jangka waktu 5 tahun, serta bagaimana suku bunga tersebut dibandingkan dengan
          kondisi pasar?
Page 5
     Jawaban:
     Suku bunga pinjaman sebesar 6,50% ditetapkan dengan mempertimbangkan kondisi
     pasar, profil risiko, serta kemampuan pembayaran Perseroan, yang sekaligus lebih
     rendah dibandingkan dengan rata-rata suku bunga pinjaman bank yang berlaku saat
     itu maupun yang pernah diterima oleh Perseroan, sehingga dinilai wajar.

b.   Alasan pinjaman tersebut tidak disertai jaminan khusus dan bagaimana Perseroan
     memastikan mitigasi risiko terkait pemberian pinjaman tanpa agunan.

     Jawaban:
     Pinjaman tidak disertai jaminan khusus karena PT Fiber Media Indonesia merupakan
     entitas anak Perseroan yang kegiatan operasional dan keuangannya dikendalikan
     secara langsung oleh manajemen Perseroan, sehingga pengawasan serta pengendalian
     terhadap penggunaan dana dapat dilakukan secara ketat dan transparan. Dengan
     demikian, mitigasi risiko pemberian pinjaman tanpa agunan tetap terjaga melalui
     mekanisme kontrol internal, integrasi sistem keuangan, serta pengelolaan manajemen
     risiko yang dijalankan oleh Perseroan.

c.   Dampak finansial yang diharapkan dari perjanjian pinjaman ini terhadap laporan
     keuangan Perseroan, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

     Jawaban:

     1.   Dampak finansial jangka pendek dari perjanjian pinjaman ini adalah tersedianya
          dukungan pendanaan bagi PT Fiber Media Indonesia (FMI), yang merupakan
          satu-satunya anak usaha Perseroan yang memiliki izin JARTUP untuk konstruksi
          kabel fiber optik. Hal ini memungkinkan percepatan ekspansi jaringan, khususnya
          pada proyek FTTH, sehingga mendukung peningkatan kapasitas operasional dan
          memperkuat posisi Perseroan dalam memenuhi kebutuhan pasar retail yang terus
          berkembang.

     2.   Dalam jangka panjang, pinjaman afiliasi ini diharapkan memberikan dampak
          positif berupa peningkatan profitabilitas dan pertumbuhan bisnis Perseroan secara
          berkelanjutan. Melalui ekspansi jaringan yang terintegrasi, Perseroan dapat
          mengoptimalkan kinerja usaha dan menciptakan nilai tambah bagi pemegang
          saham, sekaligus memperoleh keuntungan dari pemanfaatan sumber pendanaan
          dengan suku bunga yang lebih kompetitif dan efisien.

d.   Penjelasan mengenai sinergi yang diharapkan antara Perseroan dengan FMI melalui
     penggunaan dana pinjaman tersebut, khususnya dalam mendukung pertumbuhan
     bisnis di sektor telekomunikasi.

     Jawaban:
     Sinergi yang diharapkan antara Perseroan dengan PT Fiber Media Indonesia (FMI)
     melalui penggunaan dana pinjaman ini terletak pada peran strategis FMI sebagai satu-
     satunya anak usaha yang memiliki izin JARTUP untuk konstruksi backbone kabel
     fiber optik, sehingga pendanaan tersebut dapat difokuskan untuk ekspansi jaringan
     pada proyek Ultimate Java Backbone. Dengan adanya sinergi ini, Perseroan dapat
Page 6
          mempercepat pertumbuhan bisnis di sektor telekomunikasi, meningkatkan skala
          layanan, memperkuat infrastruktur digital, serta membuka peluang profitabilitas yang
          lebih tinggi.

     e.   Bagaimana Perseroan memastikan bahwa transaksi pinjaman dengan entitas afiliasi
          ini dilakukan secara wajar, transparan, serta tidak merugikan kepentingan pemegang
          saham publik.

          Jawaban:
          Pinjaman afiliasi dengan tingkat suku bunga 6,5% dinilai wajar dan arm’s length
          karena sebanding dengan suku bunga rata-rata yang berlaku di perbankan, sehingga
          tidak menimbulkan potensi kerugian bagi kepentingan pemegang saham publik.

6.   Sehubungan dengan keterbukaan informasi Perseroan tanggal 16 Juli 2025 mengenai
     perjanjian kredit dengan PT Bank Central Asia Tbk, agar dijelaskan:

     a.   Pertimbangan Perseroan dalam memilih skema fasilitas Kredit Lokal dibandingkan
          instrumen pendanaan lainnya.

          Jawaban:
          Pertimbangan Perseroan dalam memilih skema fasilitas Kredit Lokal adalah karena
          fasilitas ini memungkinkan Perseroan memperoleh dana secara cepat dan fleksibel
          sesuai kebutuhan, dengan keunggulannya dapat dilakukan pembayaran sebagian
          kapan saja. Selain itu, beban bunga hanya dikenakan atas jumlah dana yang benar-
          benar digunakan.

     b.   Rencana pembayaran kembali (repayment plan) dan strategi manajemen risiko untuk
          memastikan kemampuan pelunasan pada saat jatuh tempo satu tahun.

          Jawaban:
          Rencana pembayaran kembali atas fasilitas Kredit Lokal tersebut akan dilakukan
          dengan mengandalkan arus kas operasional Perseroan yang berasal dari pendapatan
          usaha berjalan, dengan opsi pelunasan sebagian maupun penuh sesuai ketersediaan
          dana. Selain itu, Perseroan telah menyiapkan strategi manajemen risiko melalui
          pengelolaan arus kas yang ketat, pengendalian beban keuangan, serta menjaga
          likuiditas pada tingkat yang memadai. Apabila diperlukan, fasilitas pinjaman juga
          dapat diperpanjang kembali sesuai dengan kesepakatan dengan pihak bank, sehingga
          kemampuan Perseroan dalam memenuhi kewajiban pada saat jatuh tempo tetap
          terjaga.

     c.   Penjelasan mengenai keterlibatan anak usaha, PT PC 24 Cyber Indonesia, dalam
          perjanjian kredit ini serta manfaat yang akan diperoleh dari fasilitas tersebut.

          Jawaban:
          PT PC 24 Cyber Indonesia merupakan anak usaha Perseroan yang memiliki izin
          JARTAPLOK untuk kegiatan konstruksi dan instalasi jaringan ke pelanggan. Melalui
          keterlibatan dalam perjanjian kredit ini, fasilitas pendanaan yang diperoleh akan
Page 7
          dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan dan perluasan jaringan, sehingga
          mempercepat akuisisi pelanggan baru. Dengan demikian, fasilitas kredit ini
          diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi pertumbuhan bisnis Perseroan
          secara keseluruhan melalui peningkatan basis pelanggan dan optimalisasi pendapatan
          di sektor telekomunikasi.

     d.   Bagaimana fasilitas kredit ini mendukung rencana pengembangan usaha Perseroan
          dalam jangka pendek maupun jangka menengah.

          Jawaban:
          1. Dalam jangka pendek, fasilitas kredit ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan
             persediaan seperti kabel fiber optik, tiang, dan perangkat pendukung lainnya.
             Ketersediaan material ini penting untuk memperlancar proses pembangunan
             jaringan serta memastikan kesiapan operasional Perseroan dalam melayani
             pelanggan baru secara tepat waktu dan efisien.
          2. Sedangkan dalam jangka menengah, fasilitas ini akan mendukung percepatan
             ekspansi infrastruktur jaringan di wilayah strategis, meningkatkan kapasitas dan
             kualitas layanan, serta memperkuat daya saing Perseroan. Dengan demikian,
             Perseroan dapat lebih optimal dalam menangkap peluang pertumbuhan di sektor
             telekomunikasi yang terus berkembang pesat.

7.   Agar Perseroan maupun pengendali Perseroan yang baru untuk menyampaikan penjelasan
     mengenai prospek usaha serta strategi pengembangan bisnis yang akan dijalankan di masa
     depan, termasuk arah pertumbuhan yang direncanakan, peluang pasar yang akan
     dimanfaatkan, dan langkah strategis untuk memperkuat posisi Perseroan di industri terkait.

     Jawaban:
Sesuai dengan penjelasan yang telah disampaikan pada jawaban atas pertanyaan nomor 4 huruf
(a) di atas, strategi pengembangan bisnis yang ditujukan untuk memperkuat posisi Perseroan
dalam industri infrastruktur digital dan konektivitas di Indonesia meliputi antara lain melakukan
peningkatan kualitas dan kuantitas infrastruktur telekomunikasi, memperluas jaringan
backbone di wilayah Indonesia yang memiliki pusat pertumbuhan ekonomi dan digital yang
tinggi, mengembangkan jaringan dan memperluas cakupan layanan ke wilayah strategis yang
memiliki potensi pertumbuhan dan memperluas diversifikasi layanan sesuai kebutuhan
customer.

8.   Fakta/informasi material/kejadian penting yang dapat berpengaruh signifikan terhadap
     Perseroan dan dipandang dapat mempengaruhi fluktuasi perdagangan saham Perseroan
     yang belum diungkapkan kepada publik.

     Jawaban:
     Perseroan menegaskan dan sepanjang pengetahuan pemegang saham utama Perseroan,
     sampai saat ini tidak terdapat fakta, kejadian, maupun informasi penting terkait prospek
     usaha dan strategi pengembangan bisnis di masa depan yang belum diungkapkan kepada
     publik.
Page 8
Demikian yang dapat kami sampaikan. Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima
kasih.


Hormat kami,
PT Remala Abadi Tbk




Agus Setiono
Direktur Utama

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.22 MB
Published3 Sep 2025
Pages8
Characters18,811
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 12 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT Iforte Solusi Infotek p.1 ×8
linked org Bank Central Asia Tbk. p.1 ×5
linked org Sarana Menara Nusantara Tbk p.3 ×2
linked person Agus Setiono · Direktur Utama p.8
possible org Bursa Efek Indonesia p.1 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.1 ×4
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.1
unresolved org Remala Abadi Tbk p.1 ×8
unresolved org PT Jaringan Fiber Indonesia. p.1
unresolved org PT Iforte Solusi Infotek. Berikut p.1
unresolved org PT Fiber Media Indonesia p.4 ×4
unresolved org PT PC p.6 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.059 874 ms 12 Sep 2026 22:36
Raw output
{'is_controller': None,
 'issuer_name': '',
 'issuer_raw': '',
 'issuer_ticker': '',
 'lines': [],
 'pct_after': None,
 'pct_before': None,
 'report_date': None,
 'report_number': '013/PSE-KI/RA/IV/2025',
 'reporter_is_board_member': None,
 'reporter_name': '',
 'reporter_nationality': '',
 'reporter_position': '',
 'retains_control': None,
 'shares_after': None,
 'shares_before': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result