Back to announcement
20250903_KETR_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31937214_lamp1.pdf
Other Text extracted KETRSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 6
Page 1
Jakarta, 03 September 2025 Nomor : 003/KT-BEI/DIR/CORSEC/SPYT/IX/2025 Lampiran : 1 (satu) set Perihal : Jawaban Atas Permintaan Penjelasan Kepada Yth. Direktur dan Kepala Divisi Penilaian Perusahaan3 Bursa Efek Indonesia Indonesia Stock Exchange Building Tower I, 6th Floor Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190 Dengan hormat, Sehubungan dengan Surat Bursa Efek Indonesia NOmor S-09994/BEI.PP3/08-2025 tanggal 29 Agustus 2025 yang kami terima di website IDXNet pada tanggal 01 September 2025, dengan ini kami sampaikan jawaban atas permintaan penjelasan. Demikian kami sampaikan, atas perhatian yang diberikan, kami ucapkan terima kasih. Hormat kami, PT Ketrosden Triasmitra Tbk B Vidcy Octory Direktur Keuangan
Page 2
JAWABAN ATAS PERMINTAAN PENJELASAN
1. Urgensi Perseroan melakukan penambahan kegiatan usaha dengan Klasifikasi
Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 50131 – Angkutan Laut Dalam Negeri
untuk Barang Umum dan 50141 – Angkutan Laut Luar Negeri untuk Barang
Umum sedangkan Perseroan saat ini telah memiliki KBLI 77312 – Aktivitas
Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak Opsi Alat Transportasi Air
Jawaban:
Penambahan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 50131 – Angkutan
Laut Dalam Negeri untuk Barang Umum dan 50141 – Angkutan Laut Luar Negeri
untuk Barang Umum ini untuk mengakomodir perkembangan dan pertumbuhan usaha
Perseroan. Penambahan KBLI ini dibutuhkan untuk pengurusan ijin yang diperlukan
oleh Perseroan yaitu Surat Izin Usaha Perusahaan Angkutan Laut (SIUPAL).
Sedangkan untuk KBLI yang telah dimiliki oleh Perseroan yaitu 77312 – Aktivitas
Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak Opsi Alat Transportasi Air, atau KBLI
yang telah existing saat ini tidak dapat digunakan untuk pengurusan SIUPAL.
2. Pertimbangan dan dampaknya apabila Perseroan tidak melakukan penambahan
kegiatan usaha dengan KBLI 50131 – Angkutan Laut Dalam Negeri untuk
Barang Umum dan 50141 – Angkutan Laut Luar Negeri untuk Barang Umum.
Jawaban:
Apabila Perseroan tidak melakukan penambahan KBLI 50131 – Angkutan Laut Dalam
Negeri untuk Barang Umum dan 50141 – Angkutan Laut Luar Negeri untuk Barang
Umum ini Perseroan tidak dapat melakukan pengurusan SIUPAL, dikarenakan salah
satu syarat dalam pengurusan SIUPAL adalah, penambahan KBLI oleh Perseroan.
Tanpa adanya SIUPAL, Perseroan tidak dapat menyewakan Kapal yang dimiliki kepada
pihak ketiga, dan berpotensi kehilangan tambahan pendapatan.
3. Kondisi terkini dan kesiapan Perseroan untuk menjalankan kegiatan usaha baru
tersebut, termasuk:
a. Sumber daya manusia maupun sumber daya pendukung lainnya yang
memadai untuk memulai kegiatan usaha baru tersebut.
b. Keunggulan kompetitif di bidang penyewaan kapal untuk penanaman
kabel bawah laut dan
perbaikan kabel bawah laut. Dalam hal Perseroan telah memiliki historis
pada usaha sejenis, agar dapat dijelaskan keunggulan kompetitif yang
pernah dimiliki tersebut.
c. Perizinan yang diperlukan dan status terkini perolehan perizinan tersebut
dalam rangka melakukan penyewaan kapal untuk penanaman kabel bawah
laut dan perbaikan kabel bawah laut.
1
Page 3
d. Target pasar atau target pelanggan yang akan me nggunakan layanan
penyewaan kapal Perseroan.
e. Perjanjian atau kontrak kerjasama yang mendukung jawaban poin d (jika
ada).
Jawaban:
a. Seluruh sumber daya yang diperlukan untuk kegiatan usaha tersebut telah
dipersiapkan dengan baik. Perseroan juga telah menunjuk partner (Samudera
Indonesia) untuk vessel management services yang mumpuni untuk mendukung
pengoperasian kapal.
b. Kapal penggelar kabel laut yang dimiliki oleh Perseroan diperlengkapi dengan
sistem pengoperasian dan peralatan penggelaran yang lengkap dan mumpuni
sehingga dapat mengakomodasi kegiatan penggelaran kabel laut dengan tingkat
kesulitan yang tinggi. Kapal penggelar kabel laut dengan spesifikasi serupa dan
berbendera Indonesia sangat terbatas di Indonesia sedangkan kebutuhan
penggelaran jaringan kabel laut di Indonesia masih terus bertumbuh, sehingga
Perseroan berkeyakinan bahwa prospek usaha penyewaan kapal penggelar kabel laut
sangat positif dan hal ini juga didukung dengan pengalaman Perseroan yang
mumpuni dalam membangun dan memelihara jaringan kabel laut baik domestik
maupun internasional.
c. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa penambahan KBLI ini merupakan
syarat untuk pengurusan SIUPAL yang diperlukan untuk melakukan
komersialisasi sewa kapal yang dimiliki Perseroan. Saat ini Perseroan telah
mengajukan penambahan KBLI ini sebagai salah satu agenda RUPSLB.
d. Target pasar Perseroan adalah para operator telekomunikasi dan OTT (Over The
Top) yang membutuhkan penambahan jaringan kabel laut dan pemilik jaringan
kabel laut baik domestik maupun internasional yang membutuhkan jasa
pemeliharaan jaringan seperti PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, PT XL Axiata
Tbk, PT Mora Telematika Indonesia Tbk (Moratelindo) dan PT Sinergi Inti
Andalan Prima Tbk.
e. Saat ini ada beberapa pipeline kerjasama yang sedang didiskusikan secara komersial
dengan calon pelanggan, tapi semua itu baru dapat difinalisasi secara kontrak
apabila Perseroan telah mendapatkan SIUPAL.
2
Page 4
4. Rincian nama-nama kapal yang dimiliki Perseroan untuk digunakan dalam
penyewaan kapal untuk penanaman kabel bawah laut dan perbaikan kabel
bawah laut.
Jawaban:
Untuk saat ini, Kapal yang digunakan oleh perseroan adalah kapal BENTANG
BAHARI berbendera Indonesia dengan Gross Akta Nomor: 6927 tertanggal 24 Maret
2023 dengan detail kapal sebagai berikut:
- Panjang : 83.41 Meter;
- Lebar : 19.70 Meter;
- Dalam : 11.40 Meter;
- LOA : 94.65 Meter
- Tonase Kotor (GT) : 5861
- Tonase Kotor (NT) : 1759
- Tanda Selar : GT.5861 No. 284/PPm
5. Konfirmasi apakah kapal yang akan digunakan untuk kegiatan usaha
penyewaan kapal merupakan kapal yang Perseroan gunakan dalam kegiatan
usaha utama. Dalam hal kapal-kapal tersebut juga digunakan untuk kegiatan
usaha utama, agar dapat disampaikan dampaknya terhadap kegiatan usaha
utama Perseroan.
Jawaban:
Kapal BENTANG BAHARI yang akan digunakan Perseroan adalah menjadi sarana
utama dalam melakukan penggelaran Kabel Fiber Optic bawah laut dan melakukan
perbaikan atas kerusakan Kabel Fiber Optic bawah laut, dan kapal tersebut juga nanti
akan dikomersialkan/disewakan oleh perseroan kepada pihak lain untuk penggelaran
maupun perbaikan kabel fiber optic bawah laut. Kapal tersebut akan disewakan Ketika
sedang tidak akan digunakan untuk operasional utama dalam waktu dekat.
6. Rencana Perseroan menggunakan pihak ketiga untuk menyediakan armada
kapal.
Jawaban:
Dengan adanya kapal Bentang Bahari maka penggunaan armada kapal pihak ketiga
hanya akan dilakukan apabila pada waktu yang bersamaan kapal BENTANG BAHARI
sedang melakukan pekerjaan di tempat lain atau sedang perawatan/docking.
7. Perkiraan nilai investasi yang dibutuhkan di masa mendatang untuk
menjalankan kegiatan usaha baru tersebut.
Jawaban:
Tidak terdapat investasi tambahan yang spesifik terkait Rencana Penambahan KBLI
karena kapal yang akan disewakan sudah dimiliki oleh Perseroan dan sudah dilakukan
renovasi.
3
Page 5
8. Sumber pendanaan yang digunakan untuk membiayai investasi yang dimaksud
pada nomor 5 untuk menjalankan kegiatan usaha baru tersebut.
Jawaban:
Tidak terdapat penambahan pendanaan selama masa proyeksi terkait Rencana
Penambahan KBLI mengingat Perseroan tidak melakukan penambahan investasi atau
capex.
9. Informasi mengenai ada tidaknya perubahan struktur organisasi Perseroan
setelah adanya penambahan kegiatan usaha baru tersebut.
Jawaban:
Akan ada penambahan pada struktur organisasi Perseroan yaitu divisi operasional kapal
Bentang Bahari. Akan tetapi, penambahan SDM divisi ini juga sebagian akan berasal
dari SDM existing Perseroan.
10. Informasi mengenai target pelanggan atas layanan yang akan diproduksi dan
diberikan Perseroan dari penambahan kegiatan usaha tersebut.
Jawaban:
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, target pelanggan Perseroan adalah para
operator telekomunikasi dan OTT (Over The Top) yang membutuhkan penambahan
jaringan kabel laut dan pemilik jaringan kabel laut baik domestik maupun internasional
yang membutuhkan jasa pemeliharaan jaringan seperti PT Telkom Indonesia (Persero)
Tbk, PT XL Axiata Tbk, PT Mora Telematika Indonesia Tbk (Moratelindo) dan PT
Sinergi Inti Andalan Prima Tbk.
11. Strategi distribusi dan pemasaran atas atas produk atau layanan yang akan
diberikan Perseroan dari penambahan kegiatan usaha tersebut.
Jawaban:
Target pelanggan Perseroan untuk penyewaan kapal pada dasarnya tidak berbeda dari
pelanggan dari kegiatan usaha Perseroan. Dengan adanya tambahan usaha penyewaan
kapal, hal ini akan meningkatkan kemampuan Perseroan dalam melayani kebutuhan
pelanggan secara lebih komprehensif.
12. Informasi mengenai perkiraan waktu (bulan dan tahun) penambahan kegiatan
usaha baru tersebut akan beroperasi secara komersial.
Jawaban:
Perkiraan waktu untuk operasi penyewaan kapal secara komersial adalah Q1 2026.
13. Rencana tindakan korporasi dalam periode 12 bulan ke depan (jika ada).
4
Page 6
Jawaban:
Perseroan mempunyai rencana untuk melakukan penerbitan Obligasi di akhir tahun
2025 dan saat ini masih dalam tahap persiapan dengan Lembaga Profesi Penunjang
dan tidak spesifik ditujukan untuk mendukung aktifitas penyewaan
kapal Bentang Bahari.
14. Informasi /kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi
kelangsungan hidup perusahaan serta dapat mempengaruhi harga saham
Perusahaan.
Jawaban:
Penyelesaian konversi kapal penggelar kabel laut dan penyelesaian penggelaran jaringan
kabel laut Jakarta – Batam akan menjadi milestone penting bagi Perseroan di tahun 2025
ini.
B. Operasional dan Kondisi Terkini Perseroan
1. Kondisi operasional terkini Perseroan.
Jawaban:
Perseroan saat ini sedang melakukan persiapan penggelaran jaringan kabel laut Jakarta
– Batam yang diperkirakan akan selesai di akhir tahun 2025. Pencapaian penjualan
Perseroan tahun ini juga sangat baik dan manajemen berkeyakinan bahwa penjualan
tahun 2025 akan tumbuh secara positif bila dibandingkan dengan penjualan tahun 2024.
2. Fokus strategi usaha yang saat ini sedang dilakukan Perseroan.
Jawaban:
Perseroan saat ini fokus dalam penyelesaian jaringan kabel laut Rising-8 dan penjualan
existing core kabel yang masih belum terjual. Selain itu, Perseroan juga fokus pada bisnis
jasa pemeliharaan jaringan terutama jasa colocation dengan melakukan investasi
pembangunan data center Tier 3 di Tanjung Pakis dan improvement untuk existing
landing station.
3. Strategi pengembangan ke depan yang akan dilakukan Perseroan.
Jawaban:
Perseroan saat ini juga telah memulai proyek pembangunan SKKL Indonesia Tengah
dengan melakukan pengurusan izin dan survey awal dengan target penyelesaian
pembangunan di tahun 2027. Dengan adanya kapal penggelar kabel laut dan usaha
penyewaan kapal, Perseroan juga mempunyai produk layanan baru (kerjasama
penyewaan kapal dan jasa pemeliharaan jaringan kabel laut di perairan laut dalam) yang
dapat ditawarkan kepada pelanggan.
5
Names mentioned 9 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.