Skip to content
Back to announcement

Checklist BAPEPAM per 30 Juni 2026_Signed.pdf

Financial statement Text extracted BCIC

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 84

Page 1 OCR 0.878
KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN

GEDUNG SUMITRO DJOJOHADIKUSUMO, JL. LAPANGAN BANTENG TIMUR ND, 24, JAKARTA 10716
TELEPON YOZIY 3ESBO0N, FAKSIMILE (621) 38ST82, SITUS wuw.bapepam.codd

“1 Desember 2012
Yth,
Para Direksi Emiten dan Perusahaan Publik

SURAT EDARAN
Nomor: SE-../Z.,,./BL/2012

Tentang

PENGGUNAAN CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN
UNTUK SEMUA JENIS INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Sehubungan dengan program peningkatan kualitas Laporan Keuangan Emiten dan
Perusahaan Publik, dengan ini diwajibkan kepada Saudara agar menggunakan Checkilst
Pengungkapan Laporan Keuangan Untuk Semua Jenis Industri di Pasar Modal di Indonesia dan
menyampsikan pertama kali ke Bapepam-LK bersamaan dengan panyampaian Laporan Keuangan
Tahunan per 31 Desember 2012, sejak ditetapkannya Surat Edaran ini.

Demikian untuk dilaksanakan sebagaimana mestinya.

Tembusan Yth:

Sekretaris Badan:

Kepala Biro PKP Sektor Jasa,

Kepala Biro PKP Sektor Riil:

Para Tenaga Pengkaji di Lingkungan Bapepam-LK:
Direksi PT Bursa Efek Indonesia (BEI).

Oh yONaA
Page 2 OCR 0.911
Page 1 of 83

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

ngisi. &

1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17),

2. Tanda (v) diisi pada kolom "Ada" apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
pada kolom "Keterangan" ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.

3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda (V) diisi pada kolom "Tidak Ada" dengan
menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.

4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka
tanda (V) diisi pada kolom "N/A".

5, Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audit).

Data Umum
Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Bank JTrust Indonesia Tbk.
Bidang Usaha Perbankan
Jenis penawaran Umum -
30 Juni 2026 31 Desember 2025
(Tidak Diaudit) (Diaudit)
Nama Kantor Akuntan Publik - KAP Paul Hadiwinata,

Hidajat, Arsono, Retno,

Palilingan & Rekan
Nama Partner - Riva Utama Winata
Opini Akuntan - Wajar tanpa modifikasian
Catatan tentang Opini (jika ada) - -
“disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.

Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIILG.11 Tentang "Tanggung SI

Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan"
Pemenuhan Peraturan No.VIIL.A.2 tentang "Independensi

Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal" w £

Page 3 OCR 0.893
Data Keuangan Penting

Page 20783

30 Juni 2026 30 Juni 2025
(Tidak Diaudit) (Tidak Diaudit)
Laba/(Rugi) Komprehensif
Pendapatan
Laba bruto 80.236 112.859
Laba usaha/operasional 82.930 123.699
EBITDA 114.449 153.402
Laba bersih periode berjalan 80.236 112,859
Laba komprehensif 90,034 161.957
Laba per saham (nilai penuh) 4,43 5,23

30 Juni 2026

' 31 Desember 2025

(Tidak Diaudit) (Diaudit)
Laporan Posisi Keuangan
Jumlah Aset 39.835.863 |. 39.348.650
Jumlah Liabilitas 35,914.990 35.917.811
Jumlah Ekuitas 3.920.873 3.430.839
Modal Disetor 13.032.929 13,032.929
Saldo Rugi (12.665.694) (12.745.930)

Kh
Page 4 OCR 0.915
Page 3of83

Rasio Keuangan (dalam 96)" 30 Juni 2026 31 Desember 2025
(Tidak Diaudit) (Diaudit)

Kewajiban Penyediaan Modal Minimum 14,53 | 12,53
(KPMM)
NPL gross 2,78 3,34
NPL net 1,78 2,26
Return on Asset (ROA) 0,42 (0,83)
Return on Eguity (ROE) 4,71 (12,97)
Net Interest Margin (NIM) 2,11 2,22
Biaya Operasional terhadap Pendapatan 94,00 110,00
Operasional (BOPO)
Kredit yang Diberikan terhadap Dana Pihak 86,23 80,27
Ketiga (LFR)
Posisi Devisa Neto (PDN) secara 0,15 1,70
keseluruhan

“dapat disesuaikan berdasarkan Industrinya

Catatan:

1, Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan
atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesualkan pengungkapan sesuai
dengan karakteristik Industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan
Emiten atau Perusahaan Publik.

2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-
LK No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

Laporan Keuangan Terdiri dari:
1 Laporan posisi keuangan pada akhir periode v
2 Laporan laba rugi komprehensif selama periode N
3 Laporan perubahan ekuitas selama perlode Bi
“4 Laporan arus kas selama periode v
s Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat v
Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau
membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.
6 Catatan atas Laporan Keuangan sj

Yk
Page 5 OCR 0.887
He of83

L

Ketentuan Umum

Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagsi

berikut:

a. gambaran umum Perusahaan:

5. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang
diterapkan,

C. Informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan,
laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekultas dan laporan arus kas,
sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan

@. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:

1) Informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun
dalam laporan keuangan: dan

2) informasi yang tidak cisafikan di bagian rnanapun dalam laporan keuangan, tetapi
Informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.

Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan

adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”.

Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset

yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.

Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang

diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat

manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib
diungkapkan alasannya.

Catatan Ia dan 2

(Catatan 16

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungksopkan, antara lain:

Pendirian Perusahaan

1)

Riwayat ringkas Perusahaan,

Catatan 12

2)

omar dan tanggal akta pendirian serta perubshan terakhir, pengesahan dari instansi yang
berwenang, dan norncr serta tanggal Berita Negara:

Catatan Ja

3)

Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada
periode pelaporan:

Catatan Ja

4

Tempat kedudukan Perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha:

Catatan Ia

5)

Tanggal mulai beroperasinya Perusahaan secara komersial, Dalam hal Perusahaan
Melekukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang
disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau
perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan

(Catatan Ia

Page 6 OCR 0.869
Page $ of 83

85) | Narna entitas Induk dan nama entitas Induk terakhir dalam kelornpok usaha (uttimate tatan Ja
parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya,
7) | Khusus Industri Media
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki,
8) | Khusus Industri Jalan Tol
Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan
(Ol tersebut.
9) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangen atau Otoritas yang berwenang.
10) | Khusus untuk Industri Perbankan Catatan Ia
Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk
menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).
11) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum

Area Eksplorasi dan Ekspioitasi/Pengembangan,
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi:
2) Area Eksplorasi, meliputi:
# Nama lokasi,
Narna pernilik izin lokasi:
Tanggal perotehan izin ekolorasi serta tanggal jatuh temponya,
Persentasi kepernilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan

Jumiah biays eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi
per tanggal Laporan Posisi Keuangan:

b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:

Nama lokasi,

Nama pemilik izin lokasi:

Tanggal perolehan izin eksploitasi serta tanggal jatuh terrponya:

Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi,

Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan
sertifikasi, dan tanggal sertifikasi,

Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan

» Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh
Perseroan hingga tanggal laporan posisi kevangan.

Wh
Page 7 OCR 0.843
Page 6 of83

12) | Khusus Industri Kehutanan v

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) pelaksanaan kegiatan pengusahsan hutan:
D) rincian Iuas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH, dan c)
sisa umur HPH,
b, Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Tanggal dan/atau nomar surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang v (Catatan Ib
diterbitkan di kuar Indonesia)
2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: “ Catatan Ib
3) | Bursa tempat Efek dicatatkan: dan | Catatan Ib
4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate v atatan Ib
acbion) sejak penewaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir,
3 Struktur Perusahaan, Entitas Anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Narna entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak v
langsung:
2) | Tempat kedudukan: N
3) | Jenis usaha: “
aj | Tanun beroperasi secara komersial: v
5) | Persentase kepemnilikan dan eropcrsi hak suara (jika berbeda): v
6) | Total Aset: dan v
7) | Informasi penting lainnya antara lain: V
a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak
Memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5095
(lima puluh perseratus) hak suara yang sah:
b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 509 (lima
puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensisl atas Investee tidak diikuti dengan
pengendalian,

Page 8 OCR 0.885
Page 7of 83

Cc) akhir periode pelaporan dari laporan keuangen entitas anak apabila laporan

keuangan tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian
Gan tanggal atau periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan
laser menggunakan tanggal atau periode yang berbeda:

G) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk
mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran
kembali pinjaman atau uang muka

@) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan
entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya
Pengendalian atas ekuitas yang Sapat diatribusikan pada pemilik entitas Induk,
dan

f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas Induk harus
mengungkapkan:

(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian,
dan porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada
pengakuan sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada
tanggal hilangnya Pengendalian:

(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan,

(3) jumlah harga yang diterima:

(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian dilepaskan: dan

(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau

bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan
kategori utamanya.

d, Karyawan, Direksi, Komisaris, dan Komite Audit
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan kornite N (Catatan 1c
@udit,
2) | Cakupan manajemen kunci: dan | (Catatan 1c

le

2

3) | Jumlah karyawan tetap peda masing-masing akhir periode atau rata-rata jurnlah karyawan
tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas
anak.

|» Penerbitan Laporan Keuangan
1) | Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan N 1d

Page 9 OCR 0.874
Page 8 of83

D2 Pratyraterangunjrab mensrorasiassan sewaan NN No Ramanid

Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian ini harus diungkapkan hai-hal sebagai berikut:

Pernyataan Kepatuhan terhadap SAK
Pernyataan Ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan
sesuai dengan SAK,

(Catatan 3a

Dasar Pengukuran dan Penyusunan Laporan Keuangan

1)

Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historica/ cost),
biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizable value), Nilai Wajar
(Fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.

Catatan 3a

2)

Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas,

Catatan 3a

3)

Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:
a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak:

b) fakta dan alesan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional
Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan

C) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada),

Ll 4)

atatan 3a

“)

Alasan perubahan periode pelaparan (jika ada).

Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

y

Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau
bagian lsin dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat
Manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling
signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan:

2)

Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa
depan, dan sumber utarna dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan,
yang merniliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah
tercatat Aset dan Labilitas dalam periode pelaporan berikutnya) dan

(Catatan 4

3)

Berkaitan dengan Aset dan Labilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas
laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode
pelaporan.

Catatan 4

Kebijakan Akuntansi Tertentu

(Catatan 3

Tan
Page 10 OCR 0.877
Page 90f 83

relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi
tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi kainnya yang diterapkan dan

1

Prinsip-prinsip Konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pes-pos entitas Induk dan
entitas anak,

b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam taporan keuangan
entitas induk,

C) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan
Pengendalian atas entitas anak,

d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak,

€) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan
nonpengendali: dan

f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi
telah dieliminasi,

2)

Kombinasi Bisnis

Yang harus dijelaskan antara lain:

3) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, terrnasuk metode yang digunakan
untuk mengukur kepentingan nonpengendali:

b) pengakuan awal untuk goodwi!:

C) pengukuran seteiah pengakuan awal untuk goodwil': dan

d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di
Perusahaan, antara lain:

(1) pembelian dengan diskon:
(2) akuisisi secara bertahap: dan
(3) imbalan kontinjensi.

3)

Kas dan Setara Kas:
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara
kas.

Catatan 3e

4)

Instrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk

kt
Page 11 OCR 0.871
b)

(3)

Page 10of83

Yang harus @jelaskan antara lai

(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas
biaya transaksi:

(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori:

(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan:

(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar Instrumen keuangan,

(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset
keuangan:

16) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan

(7) khusus Instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain
penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka
(4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenal:

la) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai:

(b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen
keuangan derivatif, dan

(c) perlakuan akuntansi Indung nilai untuk tujuan skuntansi lindung nilai.
Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) klasifikasi dan reklasifikasi Investasi pada Sukuk:
(2) pengakuan awal Sukuk:
(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(4) penyajian pendapatan sukuk: dan
(5) penyajian amortisasi Diaya transaksi.
Sukuk yang diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal Sukuk,
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(3) biaya transaksi penertitan Sukuk)
(4) posisi penyajian Sukuk, dan
(5) akad syariah yang digunakan.

'atatan 3c dan 3d

5)

Khusus Industri Perbankan

3)

Giro Wajib Minimum

Icatatan 52a

Kr
Page 12 OCR 0.872
Page 11 of 83

Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumiah giro wajib minimum.

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar penilaian dan penyajian:

(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembisyaan yang diberikan dengan
saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagin: dan

(3) Perakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan,

b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain V (Catatan 3f
Yang harus dijeleskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank
Lain.
€C) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain N Catatan 3g
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia
dan Bank Lain.
6) | Piutang Reverse Repo v Catatan 10
Yang harus dijelaskan antara Isin unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan
dan pengukurannya,
7) | Khusus Industri Perbankan V atatan 3h
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lain:
3) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang cirniliki:
b) Pengakuan nilai pads Investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah: dan
C) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.
8) | Khusus Industri Perbankan
a) Kredit V (catatan 3
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Penjelasan atas rnasing-masing jenis krecit yang diberkan:
(2) Dasar penyajian atas kredit:
(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolia kredit:
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan
(5) Kebijakan bank akan agunan kredit.
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi “ Catatan 31
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi.
€) Agunan yang Diambil Alih y #5

vi
Page 13 OCR 0.873
9)

Page 12 of 83

Khusus untuk Industri Pembiayaan
Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus dijelaskan antara lain:

3) dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen) dan
b) dasar penilaian aset jiks perusahaan menarik kembali aset pembiayaan kensumen dari
konsumennya.

10)

Anjak Piutang

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse),

b) penyajian transaksi anjak piutang:

C) perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih
piutang dialihkan: dan

9) periakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang (ditagihkan kembali ke klien
atau ditanggung oleh perusahaan),

11)

Sewa
Yang harus dijelaskan antara lairi:

8) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa:
b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa Operasi: dan
C) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor.

Catatan 3ab
Catatan 4

12)

Persediaan :
yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan
rumusan biaya yang digunakan,

2) Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada regara, pemeliharaan
sarana dan pra-sarana.

HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.

kt
Page 14 OCR 0.875
Page 13 of 83

b) Khusus Industri Perkebunan

Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara Isin:

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persedizan, tanaman belum
menghasilkan, atau tanarnan telah menghasilkan:
(2) Dasar penilaian dan pengukuran

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah
menghasilkan:

(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan
(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.

C) Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Hewan ternak telah menghasilkan:
(a) Metode penilaian:
(b) Metode amortisasi (deplesi): dan
(C) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada.
(2) Hewan bernak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan):
(a) Metode penilaian: dan

(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan
ternak telah menghasilkan.

3) Pengakuan awal Aset Tetap:

Bb) Pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap:

C) Pengelompokan Aset Tetap,

d) Metode penyusutan yang digunakan:

€) Kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap:

f) Estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan)

9) Penghentian pengakuan:

h) Nilai residu, dan

i) Pernyataan bahwa manajamen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis,
metode penyusutan, dan nilal residu pada setiap akrr periode pelaporan.

13) | Aset Tetap: Catatan 3m
Yang harus dijelaskan antara lain: Catatan 4
Catatan 16

Wk
Page 15 OCR 0.888
Page 14 of83

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat Investasi pada
asosiasi.

14) | Investasi pada Entitas Asosiasi

15)

Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian
partisipasi dalam Ventura Bersama,

16)

Pola Kerjasama

Yang harus dijelaskan antara lain:

8) Kriteria dari bentuk kerjasama:

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul: dan
C) Sistem pembagian hasil, jika ada.

17)

Aset Tak Berwujud

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Pengakuan awal Aset Takberwujud:

&) Pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujudj

C) Umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas,
diungkapkan tarif arnortisasi yang digunakan dan umur manfsatnys:

Gd) Surnber terjadinya Aset Takberwujud:

2) Metode amortisasi yang digunakan,

N Penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan

9) Riset dan pengembangan (jika ada),

Catatan 3n
Catatan 17

18)

Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual
Yang harus dijelaskan antara lain:
2) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidek lancar diklasifikasikan
sebagai aset yang dimiliki untuk dijual: dan
b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

(Catatan 30

19)

Properti Investasi:
Yang harus dijelascan antara lain:
8) pengakuan awal Properti Investasi,
b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi:
€) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya:
d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan

@) penghentian pengakuan Properti Investasi.

wf
Page 16 OCR 0.891
20)

Page 15 of 83

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi

Yang harus dijelaskan antara lain:

8) Lasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto:

b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset
(revaluasi):

€) Metode penyusutan dan amertisasi yang digunakan:
G) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan
e) Pertanggungan Asuransi.

21)

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya
penurunan nilai, dan

D) kebijakan akuntensi pengakuan penurunan nilai aset nonkeyangan dan pembalikannya.

(Catatan 3g

22)

Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Kabilitas segera,
Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain:

2) Penjelasan atas simpanan: dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing ketegori simpanan.
Simpanan dari bank lain

Yang harus dijelaskan antara lain:

2) Penjelasan otas simpanan dari bank lain: dan

b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto,

(Catatan 3r
(Catatan 3s

Catatan 3s

23)

Provisi

Yang harus dijelaskan antara lain:
B) kondisi provisi yang harus diakui: dan

(Catatan 3w

Wh
Page 17 OCR 0.885
Page 16 of 83

b) dasar penentuan nilsi provisi,

24)

Utang Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya.

25)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.
Yang harus dijelaskan antara lain:
8) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan
C) Metode penyusutan prasarana PLH: dan
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(Lt) Lokasi penambangan,
(2) Saldo awal untuk mesing-masing lokasi:
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan) dan
(4) Saldo akhir untuk masing-rnasing lokasi penambangan,

26)

Khusus Industri Pertambangan Umum
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:
8) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan

Gengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang
bersangkutan:

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan
adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan
dilaksanakan pada saat dimulainya produksi:

C) Dasar penentuan ditengguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya
pekerjaan konstruksi dan prasarana: dan

d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka
waktu perizinan penambangan, taksiran umur ekonornis tambang dan dasar
perhitungan amortisasi,

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan entara lain:

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan) dan

ai
Page 18 OCR 0.901
Page 17 of 83

C) Metode penyusutan prasarana PLH,

berdasarkan jenis pendapatan yang sda: dan
(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan dari
penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.

27) | Pengakuan Pendapatan v Catatan 3v
B) Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang digunakan N

5) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase
penyelesaian

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap
penyelesaian suatu kontrak.

C) Khusus Industri Asuransi

(1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan prerni yang belum merupakan

pendapatan:

(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif: dan
(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi,

(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujul, klaim dalam proses

penyelesalan, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban
penyelesaian klaim: dan

(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.

d) Khusus Industri Real Estate
Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estate
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estate,
(2) Unsur blaya yang dialokasikan sebagai beban proyek:
(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai
tercatat proyek:
(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estate:
(5) E-i yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini:
lal

(S) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.

Kh
Page 19 OCR 0.901
28)

Page 18 of83

Program Loyalitas Pelanggan
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan terkait program loyalitas pelanggan

29)

Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing

Yang harus dijelaskan antara lsin:

2) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing:

b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas moneter:
dan

C) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam rnata
uang asing,

Catatan 3b

30)

Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi,

b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan

Catatan 3ad
Catatan 42

31)

Hibah Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi tentang metcde penyajian dalam
laporan keuangan.

32)

Pajak Penghasilan

Yang harus dijelaskan #ntara lain:

a) dasar penentuan tarif pajak untuk rmengukur pajak kini dan pajak tangguhan:
D) ketentuan mengenai saling hapus:

C) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan

G) metode yang digunakan dalam menilsi aset (liabilitas) pajak tangguhan.

(Catatan 3y
Catatan 4
Catatan 39b

33)

Imbalan Kerja

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan:

b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan
oleh Perusahaan

C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalarn mengakui keuntungan dan kerugian aktuariai:
dan

Gd) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtallment dan penyelesaian,

Catatan 3aa
4
tan 40

34)

Saham Treasuri

Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian,
penjualan, atau pembatalan saham treasuri.

ai
Page 20 OCR 0.893
35)

Page 19 of83

Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis
saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas,
termasuk pengukurannya.

36)

Kuasi-Reorganisasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

@) Dasar dilakukannya kussi-reorganisasi:

D) Dasar penentuan nilsi wajar Aset dan Liabiiitas: dan

C) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Uabilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum J Januari 2013.

37)

Biaya Pinjaman
Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman
Gikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kuakifikasian.

Catatan 3w

38)

Segmen Operasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk
mengidentifikasikan Segmen Operasi.

(Catatan 3ac

39)

Laba (Rugi) per saham
Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba
(rugi) per saham dilusian.

Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:

8) Unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga)

b) Rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama barik serta jenis mata uang
asing,

€) Kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan

@) Jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh
kelompok usaha disertal pendapat manajemen.

wf
Page 21 OCR 0.899
Page 20 of'83

2) | Khusus Industri Perbankan

3)

Kas
Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang,

Catatan 5

b)

Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata yang (nilai
dalarn mata uang original): dan

(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada
saat periode pelaporan.

(Catatan 6

&

Giro pada Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang:

(1) Jumlah penyisihan penurunan nilsi:

(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro:

(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihek yang mempunyai
hubungan istimewa dan pihak ketiga:

(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun) dan
(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

d)

Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lsin:
(2) Rincian jumlah penerngatan berdasarkan jenis dan mata uang:

(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (Impaired)
dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired):

(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok):
(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:

(S) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
istimews dan pihak ketiga:

(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya,

(Catatan 8

wh
Page 22 OCR 0.877
Page 21 of 83

(B) Jurniah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku
Operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimi kembali dana

tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang: dan
(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai,

3)

Plutang Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain:

3) Jumlah plutang yang dipisahkan antara pihak ketigo dan pihak berelasi:
B) Jumlah piutang menurut debitur:

C) Jumlah piutang menurut mata uang:

d) Alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilalj

€) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban Cadangan kerugian penurunan nilsi
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang,

f) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah Cadangan atau keyakinan manajemen
Stas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan:

9) Plutang yang dijaminkan, nara pihak yang menerima jarninan, dan alasan dijaminkan:
Ih) Jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan
1) Informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:
(4) jurniah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting
lain yang diatur dalem perjanjian: dan

(2) jaminan yang diberikan (bila ada).

|

Khusus Industri Asuransi

a) Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Jumiah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradurj
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan
(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabiltas,

b) Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Jumish berdasarkan ko-asuradur,
(2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan
(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

WA
Page 23 OCR 0.875
Page 22 of 83

C) Piutang Reasuransi
Tambahan pengungkapan mengenai antars lain:

(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur,
(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan) dan
(3) Juriah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas,

d) Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan mengensi entara Isin:

(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah piutang menurut jenis Investasi:

(3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan

(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

5)

Khusus Industri Pembiayaan

8) Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan
'berrnotor, elektronik, rumah, dan lain-iain):

(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen)
(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja:

(9) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan
pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak
tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas,

(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui:

(6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang
pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan)

(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

(8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai
jaminan atas utang.

b) Tagihan Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta
jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa

H4
Page 24 OCR 0.880
Page 23 of 83

Tecourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse): dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang
Giperoleh serta Ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

9

Piutang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkspkan antara lain:
(1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(2) Rekonsiliasi antara Investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa
minimum pada akhir pericde peleperan. Di samping itu, fessor mengungkapkan
Investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir
periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun
(b) letih dari satu tahun sampai lima tahun
(Cc) labih dari Ama tahun
(3) Pendapatan keuangan yang belum diterima,
(4) Nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaet lessar
(5) Akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum:
(6) Rental kontinjen yang diakul sebagai pendapatan dalam periode: dan
(7) Penjelasan umum Si perjanjian sewa lessor yang material.

d) Piutang Sewa Operasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(a) Jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa cperasi
yang tidak dapat dibatakan untuk setiap pericde berikut:

(8) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai Iirna tahun
tc) lebih dari Ima tahun
(2) Total rental kontinjen yang diakul sebagai pendapatan peda periode: dan
(3) Penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.

Page 25 OCR 0.865
6)

Page 24 of 83

Khusus Kontrak Konstrui
Piutang Retensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

@) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan

b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya Piutang retensi,

2

Tagihan Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak
konstruksi.

Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :
a) Biaya kontrak yang terjadi,

b) Laba yang diakui:

C) Kerugian yang terjadi: dan

Gd) Pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

8)

Piutang Reverse Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:

8) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan:

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek:
C) Nama pihak/counterparty,

@) Lokasi Efek jaminan,

€) Tingkat bunga piutang reverse repo:

P Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan

9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada),

tan 10

9)

Agunan Yang Diambil Alih
Yang harus diungkapkan antara lain:
2) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih:

&) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang
yang tidak tertagih: dan

C) Labs atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan
agunan tersebut.

(Catatan 30, 19

4
Page 26 OCR 0.882
10)

Page 25 of83

Piutang Dividen dan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan
denda kepada pihak lain.

11)

Piutang Lain-Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jenis dan jurnlah piutang,
b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilsi (CKPN): dani
C) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan.

12)

Aset Keuangan Lainnya

Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar
Maupun tidak lancar,

8) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak
ketiga dan pihak berelasi.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya:

(2) Laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi,
baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang
diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan:

(3) Total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif
untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi:

(4) Biaya perolehan termasuk jumlsh premium dan diskonto yang belum diamortisasi,
untuk Efek dirniliki hingga jatuh tempo:

(5) Peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada).

(6) Ursian tentang alasan diambilnya keputusan rmenjual untuk aset keuangan yang
Oiklasifikasikan dirniliki hingga jatuh tempo:

(7) Jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:
(Ia) Jurniah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori,
(b) Alasan reklasifikasi: dan

(EC) Sisa Investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah
Gireklasifikasi datar kelompok tersedia untuk dijual,

(Catatan 20

P4
Page 27 OCR 0.881
Page 26 of 33

(8) Jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agu untuk Liabilitas atau)
labilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan
tersebut,

(9) Jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (Jika ada), termasuk mutasinya,
Gipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset
keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara
penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban
penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi: dan

(10) Jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas Investasi
yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh
tempo,

13)

Khusus Deposito
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:

b) Kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:

C) Jenis dan jumiah deposito dalam mata uang asing: dan

@) Hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut.

LA

14)

Khusus Investasi pada Sukuk

Tambahan pengungkapan rnengenai antara lain:

a) Rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah:

b) Tujuan model usaha yang digunakan)

C) Jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya, dan
@) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan,

15)

Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis:
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembisyaran bunga:

C) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan

@) Inforrnasi penting lainnya.

2

Pa

(Catatan 9

Catatan 9a
Catatan 9d
Catatan 9e
Catatan 9

18)

Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

Page 28 OCR 0.883
Page 27 0163

8) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan

b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan
komprehensif lsinnya rnaupun yang diakui sebagai labs atau rugi periode berjalan

17)

Khusus Wesel Tagih

Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga,
Jatuh tempo, jenis mata uang, dan uralan tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi
usaha atau lainnya).

18)

Khusus Industri Asuransi
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan,

19)

Pinjaman Polis

Yang harus diungkapkan antasalsin rincian berdasarkan:
8) Saido pinjaman polis menurut jenis mata uang

b) Tingkat suku bunga.

20)

Khusus Industri Perbankan
Kradit Catatan 12
Yang harus diungkapkan antara Isin: Catatan 52g

2) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata vang, sektor ekonomi dan jangka
waktu serta kolektibilitas,

b) Jurniah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:
d Rindan jumlan kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan,

e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

41 Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan
menurut ketentuan Bank Indonesia,

(31 Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah
cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap
jumlah minimum cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai
ketentuan Bank Indonesia:

hn) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas:

» Jumlah can persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan,
agen, stau anggota sindikasi:

Page 29 OCR 0.847
Page 28 of83

kh Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimurn Pemberian

H Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada, .

a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi
yang sesuai bagi Perusahaan:

(2) Jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya
untuk menjual:

(3) Jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan,

(4) Jumlah setiap penurunan nilai yang Siskul sebagai pengurang jumlah persediaan
yang diakul sebagai beban dalam periode berjalan:

(5) Jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilsi yang diakui sebagai
pengurang jumlah persedisan yang diakui sebagai beban dalam periode
berjalan:

16) Kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang
Giturunkan:

(7) Dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:

(U) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
Cii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi,

(8) Persediaan yang dijaminkan, nema pihak yang menerima jaminan, dan alasan

Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia: v
» Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai. v
21) | Tagihan dan Liabilitas Akseptasi N (Catatan 13
Yang harus diungkapkan antara lain:
8) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo: “ tatan 13a dan 13b
B) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan dan 3) 'atatan 15d,13e dan 52h
mutasi selama periode berjalan:
EC) Rincian jurnish tagihan dan llabilitas berdasarkan pihak bereiasi dan pihak ketiga, v 13a dan 13f
d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai v tatan 13d
tagihan akseptasi
22) | Persediaan

tt
Page 30 OCR 0.857
Page 29 of 83

dijaminkan: dan “MW tidak TUN7A-I Keterangas “1

(9) Jenis dan nilai persediaan yang Gasuransikan, nilal pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya,

b)

Khusus Industri Perhotelan

Tambahan pengungkapan nilai tercatat persedisan menurut klasifikasi yang harus
Giungkapkan antara lain:

(1) Makanan dan minuman:

(2) Perlengkapan: dan
(3) Barang Dagangan.

ts)

Khusus Industri Real Estate
Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:
(2) Tanah Matang:
(b) Unit Bangunan: dan
(Cc) Unit Bangunan dalam Penyelesaian.

(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estate yang pengikatan jual belinya telah
berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang
akan dialihkan, bila ada.

a)

Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan:

(2) Jumiah biaya bunge dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk
pengembangan: dan

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang,

2)

Khusus Industri Media

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Materi program: lokal, impor (media televisi):

(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak),

Page 31 OCR 0.875
Page 30 of 83

(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.

(3) Barang promosi dan barter (medis cetak): dan

fh Khusus Industri Rumah Sakit

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Obat-obatan,

(2) Perlengkapan medis (disposable): dan
(3) Persediaan lainnya

v

9) Khusus Industri Peternakan

(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu,
seperti hewan terak menjadi:

(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan
(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan,

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:

(2) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak
telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan:

(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling
tidak 2 tatun terakhir,

(c) Nilai amortisasi (daplesi) stas hewan ternak telah menghasilkan,

(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mati atau hilang:

(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan
risiko yang ditutup:

(Ph Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian
atau metode penghapusan langsung:

(0) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan

(h) Nilai hewan temak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima
jaminan.

Page 32 OCR 0.881
23)

Page 31 of83

Pajak Dibayar Di muka

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan

B) Uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya.

24)

Biaya Dibayar Dimuka
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah.

(Catatan 15

25)

Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual
Yang harus diungkapkan antara lain:

(a) Uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasanj

(b) Uraian fekta dan keodaan dari penjualan, atau yong mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepesan:

(c) Kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai:

(9) Dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direslisesikan dalam satu
tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode
penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun,

(e) Dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk
dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: dan

(N Dalam hal eset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau
kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:

(1) Nilai dari aset tersebut, ysitu nilai yang lebih rendah antara:
|. Jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagai dimWliki untuk dijual, disesusikan dengan
penyusutan, amortsasi atau penilaian kembali yeng telah diakul apabila aset
tau kelompok lepasan tersehut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk
dijual dan
Il. Jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual:
(2) Uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan
(3) Dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian
sebelumnya,

isa 19

25)

Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
B) Rincian jenis, narns pihak berelasi, dan jumlah piutang:

b) Alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta penjelasan
terjadinya piutang pihak berelasi tersebut:

umlah cadangan bs ilai, beban nurunan nilai

Ft
Page 33 OCR 0.876
Page 32 of 83

secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang)
d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai:
dan

€) Dalam hal piutang berelasi nen usaha disajikan dalarnaset lancar, hal tersebut harus
dibuktikan serta diungkapkan alasannya,

27)

Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Nama entitas asosiasi:

b) Persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya:
C) Nilai tercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya
tersedia,
d) Ringkasan informasi kevangan entitas asesiasi termasuk jumlah agregat aset,
liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugij

€) Alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun perusahaan memiliki lebih dari 2085
(dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial Investee secara langsung
atau tidak langsung,

1 Akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan
keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan rnetode ekuitas dan tanggal atau
periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau
penode yang berbeda,

9) Sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi

untuk mentransfer dana kepada perusahaan)

h) Bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakul dan alasannya, apabila perusahaan
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode
terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif:

I) Bagian atas llabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan
investor lain:

1) Labilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk
semua atau sebagian lisbilitas entitas asosiasi) dan

k) Ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara Individual atau dalam

kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan rnetode ekuitas termasuk total

aset, total liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi.

28)

Khusus Industri Konstruksi
Jaminan

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan
tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jarninan tersebut.

Page 34 OCR 0.890
29)

Page 33 of 83

Khusus Industri Kehutanan

HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupa biaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pernbangunan HTI, yang disajikan
sebagai berikut:

a) Saido awal,

b) Penyisihan periode berjalan:

C) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan

9) Sakdo akhir.

30)

Khusus Industri Jalan Tol

Hak Bagi Hasil Tol

Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(2) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol

(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya:

(C) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan

(G) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.

31)

Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk tanaman telah menghasilkan
(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman,

(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap
kelompok selama peling sedikt 2 tahun terakhir,

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam:

(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman

(S) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun:
dan

(6) Tanaman yang dijaminkan,
b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(4) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut:
(a) Saldo awal
| Tambahan tahun berjalan
Ii. Biaya lengsung
(b) Feolhgrenn Ssi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hai terjadi depresiasi
r

Tg
Page 35 OCR 0.886
Page 34 of 83

li. Jumlah yang direklasifikasi ke tanarnan telah menghasilkan.
(c) Pengurangan lainnya: dan
(d) Saldo akhir,

(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang
menjadi rnilik perusahaan (Inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan
(perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.

IL Pengurangan tahun berjalan,

32)

Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:
a. Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan
ternak telah menghasilkan:
b. Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selarna paling tidak 2
C. tahun terakhir,
d, Kilai amortisasi (deplesi) atas hewan temak telah menghasilkan:
&. Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan:
!. Kondisi hewan ternak,
9. Persentase kematian selama tiga tahun terakhir,
h. Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang
ditutup:
L Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kernatian atau
metode penghapusan langsung,
1. Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada:
k. Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kernatian, jika ada: dan
1. Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan narna pihak yang menerima jaminan,

33)

Properti Investasi
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar
atau model biaya,

(2) Metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar
Gari Properti Investasi,

(3) Pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau
lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan
keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan,

(9) Nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilalan terakhir:
(5) Jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:

Page 36 OCR 0.893
b)

8)

d)

(6)
»

Page 35 083

(a) penghasilan sewa dari properti investasi:

(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari properti investasi yang
menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa salama
periode tersebut, dan

(C) perubahan kumulatif dalam nilai wajar yang diskut dalam laba rugi atas
penjualan properti investasi dari sekelompok aset yang menggunakan
model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model nilai wajar:

keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari properti investasi atau

pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan

kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan

properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.

Khusus untuk properti Investasi yang menggunakan model nilai wajar, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan
antarg lain:

(1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat properti investasi pada awal dan akhir

periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

(2) saat suatu penilaian terhadap Preperti Investasi disesuaikan secara signifikan

untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan

rekonsikasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang

dilaporkan Galam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:

(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan
kembali, dan

(b) penyesuaian signifikan lain.

Khusus untuk properti Investasi yang menggunakan modet biaya, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:

(2)
(2
43)
(9

(5)
(6)

umur manfaat,

rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Preperti Investasi
pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,
dan reklasifikasi,

Jumlah penyusutan untuk masing-rnasing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan)

jumlah rugi penurunan nilai yang diakul, dan jumlah pemulihan rugi penurunan
nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku:

transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri, dan
Nilai wajar properti Investasi.

Khusus untuk properti investasi dalarn proses pembangunan dan pengembangan,
yang harus diungkapkan antara lain:

(1) rincian properti investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan:
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:

Kh
Page 37 OCR 0.864
Page 36 of 83

(3) hambatan kelanjutan penyelesaian:

(5) jumlah pengeluaran yang diskui dalam jurnlah tercatat Properti Investasi
dalam proses pembangunan dan pengembangan: dan

(G) Salam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti Investasi yang
memenuhi kriteria aset kuahfikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaye pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(D) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

34)

Aset Tetap
Yang harus diungkapkan antara lain:

B) Sebap kelompok aset tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan
kepemilikan aset yaitu aset pernilikan langsung dan/etau aset sewa pembiayaan:

b) Rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan #set tetap peda awal
dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi :

C) Jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan:

d) Rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijual balik yang diakui dalam Isba rugi dan
ekuitas (jika ada):

&) Jumlah kornitmen kontraktual dalam perolehan aset tetap:

() Jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk aset tetap yang mengalami penurunan
nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak
Glungkapkan secara terpisah pada laporan leba rugi komprehensif:

9) Dalarn hal aset tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):
(2) tanggal efektif persetujuan Sari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila aset tetap
untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasianj
(3) nama penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,
(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
a9et:

:
(5) jumlah tercatat untuk setiap aset tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan
modei biaya: dan
(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pemegang saham,
h) Khusus untuk aset tetap delam proses pernbangunan, yang harus diungkapkan antara
lain:

(1) rincian aset tetap yang sedang dalam pembangunan:

4

£

LL Le

(Catatan 16

v
Page 38 OCR 0.886
Page 37 of83

(3) estimasi saat penyelesaian,

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada),

(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam
pembangunan: dan

(6) dalam hei terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria
aset kualifikesion, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah bisya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjarnan

yang layak dikapitalisasi,
1 Pengungkapan lainnya antara lain:

(1) jumlah tercatat aset tetap yang tidak dipakai sementara,

(2)jumnlah tercatat bruto dari setiap aset tetap yang telah disusutkan penuh dan
masih digunakan,

(3) jumlah tercatat aset tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual,

(4) dalam hal rnodel biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara
material Gari jumlah tercatat:

(S) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang
dihentikan pengakuannya:

(6) dalam hal terdapat aset tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis
aset, nilal tercatat, dan tanggel perolehan:

(7) perubahan estimasi rnasa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis aset

(8) Kondisi atau peristwa yang rrenyebabkan terjadinya penurunan nilsi atau
pemulihan penurunan nilai:
(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan
alasan penjaminan: dan
(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan egar diungkapkan @lasannya.

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:

Catatan 16

35)

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi

(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincan aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unoperated acresge, sumur
dan peralatan serta fasihitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur
Yan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan:

Yt
Page 39 OCR 0.851
Page 38 of 83

(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:
(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(8) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan

(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada
terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel
analisa umur tagihan,

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang : “ Aeterangan |
(e) Lokasi penambangan)

36)

Aset Takberwujud

Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:

8) Jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasij

b) Alokasi jurnlah armortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi
komprehensif:

C) Rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akurnulasi amortisasi Aset Takberwujud pada
awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi:

d) Dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kritena aset
kualifikasian, maka harus diungkapkan:

(1) Jumlah biaye pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(2) Tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang
layak dikapitalisasi:

@) Jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan
penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak
terbatas:

O) Penjelesen atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset
Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan:

9) Aset Takberwujud yang dipercleh melaiwi Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada
Nila: Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:

(3) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut:
(2) Jumlah tercatatnya, dan

(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model
revaluasi:

h) Keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan
jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Listilitas:

I) Nilai komitmen kontraktusi untuk akuisisi Aset Takberwujud:

JD) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:
(1) Tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):
(2) Nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir:

2) Taka He

Catatan 17

id
Page 40 OCR 0.888
Page 39 of 83

(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvali

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
asetj

(5) jurnlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicstat
dengan model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi ssido surplus kepada para
pemegang saham.

37)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum

3) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Saldo ewal:
(2) Penambahan dan pengurangan:
(3) Saldo akhir,

bD) Aset Eksplorasi dan Evaluasi
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) Rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area Of interest yang
mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan sakde akhir: dan
(2) Jumlah aset, iiatilites, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan.

Cc) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.
Yang harus diungkapkan antars lain:
(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
(2) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup,

(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya
pengupasan awal, (2) biaya pengupasen lanjutan dengan penjelasan mengenai
perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya:

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada):

(4) Biaya Penguptsan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa
produksi, meliputi penjelasan:

(a) Alasan terjadinya penundaan:
(D) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada),

dan 3sums

Page 41 OCR 0.878
Page 40 of 83

utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

9) Biaya Pengembangan Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan
Gengan menunjukkan:
(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan:
(b) Saldo awal:
(c) Penambahan/pengurangan:
(dj Amertisasi, dan
(e) Sakto akhir,

(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang
masih berjalan)

(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan
tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan:

(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi
penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:

(8) Alasan terjadinya penundaan)
(Bb) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,

terhadap bisya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asurnsi utama
yang dipergunakan dalarn menghitung penurunan nilai tersebut.

(5) Apabila terdapat lebih dari satu are of interest, maka harus diungkapkan rincian
Gari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap area of interest,

“

Liabilitas

1)

Utang Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain:

@&) Jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:

b) Jumlah utang usaha menurut mata uang: dan

C) Jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

2)

Provisi

8) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka
panjang.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode:
(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan,

Page 42 OCR 0.894
Page 41 of83

(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provi periode bersangkutan:

(4) jumiah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum
digunakan)

(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi
karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto

(G) uraian mengensi karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus
keluar sumber daya ekenomni:

(7) Indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud
dalam angka (6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi
utarna yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan

(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah

Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut.

3)

Beban akrual

Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum
Jatuh ternpo.

Catatan 24

4)

Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

Yang harus diungkapkan antara lain:

3) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan
D) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban.

2

(Catatan 21

5)

Utang Repo

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo:
8) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.

21

8)

Khusus Kontrak Konstruksi

Utang Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain lisbilitas bruto dari setiap kontrak.
konstruksi, Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel

Yaitu:

8) biaya kontrak yang terjadi,

b) laba yang diakui,

C) kerugian yang dialami: dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

Pa

W
Page 43 OCR 0.896
7)

b)

Page 42 of83

Khusus Industri Perbankan
3) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antars Iain rindan bap jenis simpanan yang mengungkapkan:
(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu:
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito:
(S) Rindan simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau

dijaminkan, dan

(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro.

Simpanan dari Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lsin:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi Gan pihak ketiga:

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(4) Jumlah amortisasi pada tehun berjalan untuk sertifikat deposito: don

(S) Rincan simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misainya diblokir

atau dijaminkan.

£

£ LL

2

Catatan 22

Catatan 23

8)

Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa
2) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan prograrn asuransi:

(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan:
(3) Rincian berdasarkan mata uang:

(8) Dasar perhitungan dan asurnsi aktuaris: dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan,

b)

Utang Klaim

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Perusahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung:

(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi, dan

(4) Jumlah utang menurut mata uang,

Page 44 OCR 0.873
Page 43 of 83

€) Estimasi Klaim Retensi Sendiri

Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut jenis asuransi:
(2) Jumlah menurut tertanggung:
(3) Jumlah menurut mata uang: dan
(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.
d) Premi yang belum merupakan Pendapatan N
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut program asuransi:
(2) Jumtah menurut jenis pertanggungan:
(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak
berelasi dan pihak ketiga:
Ia) Metode perhitungan yang digunakan: dan
(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperiihatkan
penambahan dan pengurangan.
&) Utang Koasuransi (rewrite) Tv
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antare utang kiaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga)
(2) Jumlah berdasarkan ko-ssuradur:
(3) Jumlah menurut jenis mata uang, dan
(4) Jumiah menurut umur utang.
f) Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lain: "|
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak bereiasi dan pihak ketiga:
(2) Jumiah berdasarkan reasuradur,
(3) Jumlah menurut jenis mata uang:
(a) Jumlah menurut umur utang: dan
(S) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.
9) Utang Komisi v
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur:
(2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan
(3) Jumlah menurut jenis asuransi,

Page 45 OCR 0.888
Page 44 of 83

Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi.

1) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:
(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saharn:
(2) Dasar perhitungan: dan
(3) Seldo menurut usia.

h) Titipan Premi v

3

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain jenis.dan jumlahnya.

(Catatan 40

10)

Utang Pajak

Yang harus dngkapkan antara lain:

B8) Jenis dan jumlahnya: dan

b) Inforrnasi mengenai ketetapan pajak.

Catatan 39a

11)

Khusus Industri Pembiayaan

Kewajiban Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah llabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse: dan

5) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan
penting lsinnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

v

12)

Khusus Kontrak Konstruksi
Uang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima.

13)

Bagian Lancar atas Uabilitas Jangka Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesusi
dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana
diatur dalam Checklist ini.

14)

Liabilitas Keuangan Lainnya
8) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pengungkapan untuk Nabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas
keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang)

(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara
pihak ketiga dan pihak berelasi:

(3) Yang harus diungkapkan entara lain:

Catatan 25

Page 46 OCR 0.891
Page 45 of 83

(a) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori:

(b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan: dan

(c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
Gan kondisi default).

b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian
utang,

(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan
yang terkait:

(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakur
Selama periode tersebut, dan

(4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilsi tercatat utang yang telah
direstrukturisasi.

15)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis den jumlahnya.

18)

Khusus Industri Pertambangan Umum

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

17)

Wabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual

Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang
Gimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak
Jancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual,

Liabilitas Jangka Panjang

18)

Utang Pihak Berelasi Non-Usaha

Yang Harus diungkapkan antara lain:

8) Rincan nama pihak bersiasi, jenis, dan jumlah utang:

b) Jumlah utang menurut mata vang: dan

C) Jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

ig
Page 47 OCR 0.870
Page 46 of 83

19) | Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang

3)

b)
cd
3
2)

n
3

h)

»

Yang Harus diungkapkan antara lain:

Rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata

uang,

Kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:

Tanggal jatuh tempo)

Jumiah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dus belas) bulan:

Penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan

perolehannya:

Pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk rnasing-masing fasilitas

pinjaman,

Kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi

persyaratan dan kondisi utang (missinya restrukturisasi utang dan kondisi default):

Jaminan yang diberikan dengan menunjuk pes-pos yang berhubungan:

Persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen,

pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan

Pengungkapan informasi sehubungan dengan llabilitas berbunga jangka panjang yang

akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan

aga keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai llabilitas jangka panjang, antara

lain adalah:

(1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya) dan

(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka
waktu pinjaman, tanggal jatuh temgo, dan persyaratan penting.

20) | Utang Sewa Pembiayaan

8)

b)

g
d)

Yang harus diungkapkan antara lain:

Jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pernberi sewa (lessor)
pada tanggal laporan posisi keuangan,
Rekonsiliasi antara total pembayaran sewa rninimum di masa depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain Itu wajib mengungkapkan total
pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan,
dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut:

(1) sampai dengan satu tahun:

(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun dan

(3) lebih dari 5 (lima)tahun.
Pembayaran sewa kontinjen yang diakul sebagai beban pada periode tersebut:
Total pembayaran minimum sewa-lanjut (subieese) masa depan yang Giperkirakan
akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-canceitable
subisase) pada tanggal laporan posisi keuangan:

Catatan 18

Page 48 OCR 0.903
n

Page 47 of 83

Penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:
(1) dasar penentuan utang sewa kontinjan:

(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau
pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan

(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.

“V

€) Keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta arnortisasinya sehubungan 2
dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and lexseback): dan

21)

Khusus Industri Perbankan

3)

b)

c)

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat:
(5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan:

(6) Ringkasan perjanjlan yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenubi, dan
persyaratan penting lainnya (Debt Covenance):

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenance atas surat berharga
yang diterbitkan,

Pinjaman Diterima

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang,

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan,
Gan persyaratan penting lainnya (debt covenance):

(9) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance:

(S) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman Cari pemerintah atau pihak
lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka
manajemen mengungkapkan mengenal fasilitas tersebut dan dampaknya
terhadap labo bersih,

Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas:

Catatan 26

Catatan 44

V4
Page 49 OCR 0.848
Page 48 of 83

(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan

(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi
menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode
pelaporan: dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai
komitmen den kontinjensi.

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

22)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
Ba) Mutasi taksiran provisi PLH selarna tahun berjalan dengan menunjukkan:
(1) Saido awal,
(2) Penyisihan yang dibentuk,
(3) Pengeluaran yang terjadi, dan
(4) Saldo akhir.
b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan:

€) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan kabilitas bersyarat lainnya
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan,

@) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban
ena tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang
terpisah,

@) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
ki) Saldo awal:

(2) Penambahan dan Pengurangan:
(3) “Saldo akhir,

€| A.A daa

23)

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
2) Imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Gambaran umum mengenal jenis program,

(2) Rekonsikasi saido awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang
menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat
Giatribusikan ke dalam:

(a) biaya jasa kinij

(b) biaya bunga)

(C) luran oleh peserta program,

(d) keuntungan dan kerugian aktuarial:

Maa Lb

v4
Page 50 OCR 0.855
(5)

(6)

Page 49 083

(N imbalan yang dibayarkan,
(9) biaya jasa lalu:

(h) kombinasi bisnis:

()  curtailmentj dan

UU) penyelesaian.

(3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program

yang selurunnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang
Seluruhnya atau sebagian didansi:

(4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilsi Wajar aset program serta saldo awal

Gan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan
SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat
diatribusikan pada setiap:

la) hasil yang diharapkan dari aset program)

(b) keuntungan dan kerugian aktuarial:

(c) perubahan kurs mata uang asing pada prograrn yang diukur dengan rnata
uang yang berbeda dengan mata usang penyajian:

(d) iuran oleh pemberi pekerja:

le) Iuran oleh peserta program,

(Ph Imbalan yang dibayarkan,

(o) kombinasi bisnis: dan

(h) penyelesaian,

rekonsikasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir

(2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas

Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangen, paling kurang

mengungkapkan:

(ea) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakul dalam laporan
posisi keuangan:

(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan

(c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan
Galam SAK,

(d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dan setiap hak penggantian yang
Giakui sebagai Aset sesual dengan SAK: dan

(le) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan:

total beban yang diakul di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan narna pos
dimana hal tersebut termasuk:

(8) biaya jasa kini,

(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata 1
vang yang berbeda dengan rnata uang penyajian:

Laba

La

NN

bb

Tega

Idi
Page 51 OCR 0.837
Page S0 of 83

(0) biaya bunga: “
(C) hasil yang diharapkan dari aset program) v

(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset
sesuai dengan SAK:
keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor
109 (sepuluh per seratus):
(ND biaya jasa lalu, V
(0) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya: den
(n) dampak dari batasan dalam SAK:

(7) jumlah total yang diskui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakul
segera dalam saldo laba, meliputi:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial: dan
(D) dampak dari batasan dalam SAK:

(8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakul pada
pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan
kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK:

(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilsi Wajar total "|
aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup,
namun tidak terbatas pada, Instrumen ekuitas, Instrumen utang, properti, dan
Seluruh aset kain:

(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk: v
(8) setiap kategori Instrumen keuangan milik Perusahaan: dan
(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan:

(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian
yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori utama v
dari aset program:

(12) Imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak v
penggantian yang diakul sebagai Aset,

(13) Asurnsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan
Gan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin
antara persentase dan variabel lainnya, termasuk:

P3

PA Ha

ta) tingkat diskonto: N

(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode v
yang disajikan dalam laporan keuangan, ,

(C9 tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalarn N

laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset:
(Gd) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam Indeks atau
variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif v
sebagai dasar untuk kenaikan imbalan rasa depanj:

Page 52 OCR 0.872
Page 51 083

(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren
biaya kesehatan yang diasumsikan pada:

(a) biaya jasa kini sgregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan
pascakerja periodik neto, dan

(D) akurnulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan,

(C) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan Inflasi yang tinggi, wajib
diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat

tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu

angka persentase dalam lingkungan inftasi yang rendah,

(15) Jumlah periode tahunan saat Ini dan pericde empat tahun sebelumnya dari:

(3) nilai kini kewajiban Imbalan pasti, Nilai Wajar aset program den surplus atau

Gefisit pada prograrn, dan

(b) penyesuaian yang timbul pada:
Ci) Nabilitas program dinyatakan sebagai jurnlah atau persentase dari
Nabilitas program pada aklsir periode pelaporan: dan

Mii) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset

program pada akhir periode pelaporan:

(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andai, dari
iuran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan
Gimulai setelah periode pelaporan:

(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko entar entitas
Sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut:

(fa) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya
imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti Ituj

(b) dalarn hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesual SAK,
maka Perusahaan mengungkapkan:

(i) informasi yang mernungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat program Imbalan pasti dan dampak keuangan atas
Perubahan program selama periode tersebut,

(ii) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf 3)
butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan
kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban Imbalan
pasti: dan

(wi)jika Perusahasn mencatat luran yang terutang untuk periode sesual SAK
informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan
butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (19), dan
butir (16) serta butir il.

(e) tingkat tren biaya kesehatan: dan z
(9 asurnsi material lain yang digunakan dalam aktuaria,

£ £ aa ng

Yt
Page 53 OCR 0.870
Page 52 0f83

yang menyelenggarakan program iuran pasti harus mengungkapkan

Jumlah yang diakui sebagai beban untuk program luran pasti,
€) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya

Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jurnlah Imbalan kerja jangka

panjang lainnya.
G) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja

Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) iuran pregram dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada).

(catatan 40

28)

Utang Obligasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

8) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan rela tercatat dalam rupiah dan mata uang
asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat
Obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya:

b) peringkat dan nama Perusahaan Perneringkat Efek:

C) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua betas) bulan:

d) nama Wall Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan

€) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada:

#) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan:

9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kongisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
dan

h) persyaratan penting lainnya,

25)

Sukuk
B) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan.
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara isin:
(1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, terrnasuk:

(8) ringkasan akad syariah dan skema transaksi syariah yang digunakan,

(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari:

(ec) nitai nominal,

(d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah):

fe) prinsi 1! hasil, dan Kan Ni:

Page 54 OCR 0.856
Page 53 of 83

(f) rentana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan
atau bagi hasil,
(G) jangka waktu
In) tujuan penerbitannya) dan
(persyaratan penting lain:
(2) peringkat dan nama Perusahaan Perneringkat Efek,
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan:
(9) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
(5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:
(6) jaminan dengan menunjuk pes-pos yang berhubungan ijika ada):
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwallamanatan, dan

(B) kejadian penting lsinnya antara lain kepatuhan Ermiten atau Perusahaan Publik dalami

memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk dan
kondisi default).

hasil (untuk Sukuk mudharabah):

26)

Utang Subordinasi

Yang harus diungkapkan antara lsin:

a) Nara kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga
kontraktual selama periode pelaporan

b) Tujuan perciehannyaj

C) Persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi:

d) Kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dari kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

e) Pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan
f) Persyaratan penting lainnye,

Ch LA

27)

Obligasi Konversi

Yang harus diungkapkan antara lain:

3) Rincan mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal
pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannya,

b) Periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga
pelaksanaan, hak konversi sebelurn jatuh tempo serta persyaratannya, dan sai

C) Dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan
tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling Peenguntungkkan
dari sudut pandang pemegang obligasi konversi:

G) Jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya:

w
Page 55 OCR 0.895
Page 54 of83

f) Jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dus belas) bulan:
9) Nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

h) Jaminan serta pembentukan dena untuk pelunasan utang pokok obligssi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):

1) Kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahsan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

j) Dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum,
wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli:

k) Komponen Liabilitas dari obligasi konversi,
|) Keberadaan fitur derivatif melekat, dan
m) Persyaratan penting lainnya

2) Peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:

Ekuitas

Ekuitas yang Dapat Diatribusikan Kepada Pemilik Entitas Induk

1)

Modal Saham
Yang harus dupgkapkan antara lain:
2) Bagi setiap jenis saham, antara Isin:
(1) Rekonsiliasi jumlah saharn beredar pada awal dan akhir perode:
(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham,
termasuk pernbatasan atas dividen den pembayaran kembali atas modal: dan
(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak
penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan:
b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas:

C) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar sanam dan
persentase kepemilikan, yaitu:

(1) Pemegang saham yang memiliki 596 (lima perseratus) atau lebih:
(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham, dan
(3) Pemegang saham lainnya:
G) Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan:
(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut,
seperti pengesehan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan

dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS):

(2) Sumber peningkatan modai saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba,
penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengen dan/atau tanpa Hak

Catatan 27

kt
Page 56 OCR 0.878
Page 88 of 83

Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan
waran, serta konversi obligasi dan
(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi,
penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal,
&) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar

disebutkan jumlah seham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa
Efek,

2)

Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah tambahan modal disetor,

b) Uraian sumber agio saham,

C) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas:

G) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor,

€) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya:

N) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain:
(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi:

(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sernantara,

(3) Tanggai efektif transaksi:

(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan
akibat kombinasi bisnis tersebut:

(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan
yang terjadi,

(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai
tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima: dan

(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan Informasi antara lain:

(2) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya
untuk periode yang disajikan kembali:

(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Lisbilitas entitas atau bisnis yang
Gikombinasikan:

(Cc) Dampak penyesusian kebijakan akuntansi: dan
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.

aa

Catatan 28

3)

Selisih Transaksi dengan Pihak Non Pengendali

Yang harus diungkapkan antara lain:

2) Uraian transaksi perubahan kepernilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan:

kt
Page 57 OCR 0.854
Page 56 of 83

(3) Narna pihak yang bertransaksi:
b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian,
dan

C) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilananys
Pengendalian.

(2) Narna entitas anak, dan

4)

Saham Treasuri

Yang harus diungkapkan antara lain:

3) Latar belakang pembelian kembali saharn, pelepasan, atau pengurangan modal
Gisetor,

:

B6) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilei saharn treasuri yang

C) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal
disetor,

d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara
harga perolehan dengan harga pelepasan saharn treasuri: dan
€) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.

5)

Saldo Laba
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada):

b) Pacubahar saido laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait
n

C) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan.

akal ah el

8)

Waran

Yang harus diungkapkan antara lain:

8) Jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran:

b) Dasar penentuan Nilai Wajar waran:

C) Nilai waran yang belum dan bdsk dilaksanakan (kadaluwarsa):

d) Jumiah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan
@) Ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.

(Catatan 1b

3

Pendapatan Komprehensif Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenal perubahan masing-masing
komponen pendapatan komprehensif lainnya,

Catatan 3, 9, 39b, 40

Kt
Page 58 OCR 0.845
8)

Page 87 of 83

Kepentingan Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas
#kutts masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau
tidak langsung pada entitas induk.

Laba Rugi Komprehensif
1) | Pendapatan 30
Yang harus diungkapkan antara lsin: atatan 42

3)

b)
Ii

a)

L:)

Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakul selama periode,
termasuk pendapatan yang berasal dari:
(1) Penjualan barang:
(2) Penjualan jasa:
(3) Bunga,
(4) Royeiti: danjatau
(5) Dividen:
Giungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama:
Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1045 (sepuluh
perserstus) dari pendapatan:
Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup
dalarn setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah
berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketigaj
Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:
(1) Pendapatan kontrak konstruksi:
(la) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode

(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui
Oalam periode berjalan: dan

(c) Metoda yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak:
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:

(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sarnpal tanggal
pelaporan:

(b) Jumlah uang muka yang diterirna: dan
(c) Jumlah retensi

(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai
Aset dan Liabilitas:

bb bb LN

Ii
Page 59 OCR 0.859
Page 58 of 83

(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan:

(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi
keagenan dengan pendapatan lainnya, dan

(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai
prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:

(ea) Pendapatan bruto,
(DJ) Retur/rabat/diskon terkait: dan
(c) Total pendapatan neto.

2)

Khusus Industri yang Tarifnya Diatur olah Regulator
Ketentuan Tarif

Yang harus dungkapkan antara lain:

8) Dasar ketentuan tar#:

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif:

C) Masa berlaku tarif:

@G) Besaran tarif, dan

8) Perjanjian lain yang terkait

3)

Khusus Industri pembiayaan

Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Pendapatan pembiayaan konsumen:

b) Pendapatan anjak piutang: dan

C) Pendapstan sewa,

B3)

Khusus Industri Rumah Sakit

Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan
penunjang medis,

Rincian pengurang pendapatan, antara lain:

a) Restitusi,

b) Subsidi tidak mempu: dan

Cc) Selisih perhitungan klaim.

5)

Khusus Industri Transportasi
Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:

Vi
Page 60 OCR 0.884
Page 59 of 83

C) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi:
d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan

2) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker
Gan pesawat udara) dengan ketentuan mernisahkan atas dasar kepemilikan armada
tersebut,

a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi
b) Rincian pendapatan usaha dari jese penyewaan alat transportasi,

8)

Khusus Industri Telekomunikasi

Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa
telekornunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan rpelatui kerjasama dengan
pihak lain.

2

Khusus Industri Asuransi:

Pendapatan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelornpok premi bruto,
premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) prerni yang belum merupakan pendapatan
untuk sebap jenis asuransi

Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)

8)

Khusus Industri Jalan Tol:

Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain,
Gan rincian pendapatan kerjasama operasi:

5) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.

9

Khusus Industri Perbankan

Pendapatan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri deri dan tidak terbatas pada :

a) Obligasi Pemerintah:

b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui:
C) Efek-efek: dan

8) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.

Lha

(Catatan 30

V4
Page 61 OCR 0.886
Page 60 of 83

Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lain:
8) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
(1) Biaya bahan baku:
(2) Biaya tenaga kerja dan
(3) Biaya overhead
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan:

b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1045 (sepuluh perserstus) dari
pendapatan: dan

C) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual.

11)

Khusus Industri Rumah Sakit

Beban Departementalisasi/Beban Operasional
Yang harus diungkapkan antara lain, rindan beban departementalisasi:
2) Beban bahan:

b) Beban jasa pelayanan:

€) Beban pegawai,

G) Beban penyusutan sarana medis:

2) Beban pemeliharaan sarana:

P Beban asuransi:

9) Beban langganan daya dan jasa:

h) Beban depresiasi.

12)

Khusus Industri Asuransi:

3) Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diungkapkan antars Isin rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim
bruto, klaim reasuransi, den kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk
setiap jenis asuransi.

0) Beban Klaim Asuransi Jiwa

Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian dan jurnlah beban menurut jenis klairn dan manfaat, diantaranya: klaim jatuh
tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian.

C) Komisi Neto

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok
pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.

Ig.
Page 62 OCR 0.906
Page 61 of83

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi,

d) Hasil Investasi .

13)

Khusus Industri Perhotelan

Beban Departementalisasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi:
b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan

C) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.

“

14)

Beban Usaha

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara
lain:

2) Beban penjualan:

b) Beban distribusi: dan

€) Beban umum dan administrasi.

(Catatan 34

15)

Khusus Industri Perbankan

a) Beban Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok
produk/jasa utama.

b) Beban Provisi dan Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi
berdasarkan kelomgek produk/jasa utama.

(Catatan 31

(Catatan 3w

16)

Khusus Industri Pembiayaan
Beban Kerugian Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-
masing akun Plutang Pernbiayaan Konsurnen, Tagihan Anjak Plutang, dan Piutang Sewa
Pembiayaan.

17)

Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain:
2) Rincian dan jumlah Pendapatan lainnya,
D) Rincian dan jumlah Beban lainnya.
C) Untuk Biaya Keuangan, meliputi:
(1) blaya pinjaman meliputi:

(Catatan 3x, 37, 38

Page 63 OCR 0.880
Page 62 of 83

(D) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakul sesuai SAK yang
berlaku: dan
(c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang
selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga:
(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi Instrumen keuangan meliputi:
(a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual,
(8) rugi neto dari Instrumen keuangan yang diakul pada Nilai Wajar melalui laba
rugi: dan
(c) amiortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk Indung
nilai,

@) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi:
(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas ascsiasi dan/atau Ventura Bersama
yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan
(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang
diungkapkan secara terpisah.

“

(e) Sa Pen yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga /
#fektif:

18)

Khusus Industri Perbankan

3) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan.

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenalkan (penurunan) nilai surat-surat berharga
dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdaserkan jenis.

C) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah

Yang harus diungkapkan antara Isin rincian jumlah berdasarkan jenis.

(Catatan 36

Catatan 9

(Catatan 32

18)

Pendapatan Komprehensif Lain

Yang harus diungkapkan antara Isin:

2) Perubahan dalarn surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Tekberwujud:
b) Keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti:

C) Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan:

@) Keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual:

2) Bagian efektif dari keuntungan dan kerugian Instrumen lindung nilai dalam rangka
lindung nilai arus kas: dan

bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama.

Mn ti 0

Catatan 9, 39b, 40

Catatan 3b

pt
Page 64 OCR 0.890
Pajak Penghasilan

Page 63 of83

Yang harus diungkapkan antara lain:

3)

b)

8)

@)

e)

Kemponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:

(1) beban (penghasilan) pajak kini:

(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari perlode
lalu:

(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan
temporer dan pembalikannya:

(9) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif
pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru,

(S) jumlah manfaet yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya
atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi
beban pajak kini dan beban pajak tangguhan)

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan
penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan: dan

(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan
kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif,
Gikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif:

Agregat pajak kini dan pajak tengguhan terkait dengen transaksi yang dibebankan

atau dikreditkan langsung ke ekuitas:

Jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif

lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi

Ganfatau Ventura Bersama:

Penjelasan hubungan entara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam

satu atau kedua bentuk berikut Ini:

(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi
dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan
tarif pajak yang berlaku, atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku,
engan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku:

Penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang bariaku dan perbandingan dengan

tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya:

Jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat

dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak

tengguhan dalam laporan keuangan:

tan 39b

w
Page 65 OCR 0.880
h)

»

kh

m)

mn

o)

p)

Page 64 of 83

Cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalarn Ventura Bersama atas liabilitas

pajak tangguhan yang belum diakui:

Rekonsillasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:

(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi:

(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan

(3) laba kena pajak,

Perhitungan beban dan Kabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesual

dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku:

Pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian

SPT Tahunan PPh Badan,

Setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum

Sikompensasi:

(1) jumlah aset dan Ilabilitas pajak tangguhan yang diaku' pada laporan posisi
keuangan untuk periode sajian: dan

(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, apabila
Jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumiah aset atau liabilitas pajak
tangguhan yang diakui dalarn laporan pasisi keuangan:

Beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:

(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan

(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode,
bersama dengan jurniah terkait untuk setiap periode sajian:

Jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham

Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi

untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan:

Uralan jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan

praakulsisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi

tesnis:

Peristiwa atau perubahan keedaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan

wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis

tidak diakui pada tapggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi: dan

Jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas

aset pajak tangguhan, apabila:

(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak

mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kene pajak
yang telah ada: dan

(2) entitas mengalami keruglan pada periode kini atau periode sebelumnya yang

9) Jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak, V

Page 66 OCR 0.890
Page 6S of 83

mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.

21)

Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
Yang harus diungkapkan antara lain:

2) Jumiah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar
dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap isba atau rugi yang dapat
diatribusikan kepada entitas Induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut
mencakup dampak Individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba par
saham,

D) Jurniah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebegai penyebut dalam
penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut,
Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang
mempengaruhi laba per saharn:

C) Instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi
mendilusi laba per saharn dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam
penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif
untuk periode sajian,

Od) Penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa,
selain yang dihitung sesual dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode
pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumiah saham biasa atau Instrumen
berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi
dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan

&) Laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan.

Catatan 41

22)

Transaksi Pihak Berelasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

8) Pengungkapan mengenal transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang
jumlahnya:
(1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan
Orang atau anggota keluarga terdekat, dan/atau
(2) lebih dari 0,596 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi
dengan entitas berelasi.

b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi
nara, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi
dan saido dengan pihak dimaksud,

C) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengen
pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk
komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dempak hubungan tersebut

(Catatan 42

Page 67 OCR 0.851
9

(2

t1)

(2)

(3)

(4)

Page 66 of 83

jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban

terkait,

Jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas,

termasuk komitmen, dan:

(3) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan
sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan

(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima:

jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian

penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait

dengan jumlah saldo ptutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha: dan

alasan dan daser pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika

Oilakukan pembentukan,

pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dirnaksud dalam huruf a) dan b)
dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

ta)
12)

(3)
(4)
(5)
(8)
(7)

entitas induk,

entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap
entitas:

entitas anak,

entitas asosiasi,

Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturerj

personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya, dan
pihak-pinak berelasi lainnya.

seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok
Gireksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebegai karyawan, dan
manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut:

(3)
(2)
(3
(4
(5)

imbalan kerja jangka pendek:

imbalan pascakerja:

Imbalan kera jangka panjang lainnya:
pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
pembayaran berbasis saham,

untuk entitas berelasi dengan pemerintah :

ta)

nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan
Perusahaan,

“V
v

dalam laporan keuangan, paling kurang:

Yi
Page 68 OCR 0.885
Page 67 of83

(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara Individual,
signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas Ivasnya transaksi
tersebut,

(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara Individual signifiken: dan

23)

Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain meta uang fungsional.
b) Yang herus diungkapkan antara lain:
(4) rincian aset dan Ilabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekulvalennya
dalam mata uang fungsional)
(2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing:
(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekulvalen dalam mata uang fungsional:
(9) jumiah selisih kurs yang diakul dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang
Ssi pada instrumen keuangan yang diukur pada nilsi wajar melalui laba rugi:
(5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan

dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut
pada awal dan akhir periode,

dl

Le

Catatan 43

24)

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus diungkapkan antara lain:

@) Untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu
untuk suatu aset Individual, termasuk goodwil/ atau sustu unit penghasil kas:

(L) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi
penurunan nilai:

(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut
Gan unsur kaporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi
penurunan nilai:

(3) jumlah pernbalikan rugi penurunan nilai yang Siakui dalarn laba rugi selama
periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya
tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik:

(4) goodwill yang telah diakul rugi penurunan nilainya:

(5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yong diakul dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut: dan

(6) jurniah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap
kelompok aset.

Catatan 3g

Pt
Page 69 OCR 0.865
2)

b)

(3)

Page 68 of 83

Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)
2
(3)

sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi:

jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan
perkiraan dampak sstimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah
Gampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus
Siungkapkan,

Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)
(2

(3)

(9

(5)

sifat dari perubahan kebijakan akuntansi)

alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal
dan relevan,

Jurniah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap pericde lalu sajian:

(8) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan

tb) laba per saham dasar dan dilusian:

Jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang
Gisafikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya)
Gan

keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu
periode tertentu atau untuk pericde-periode sebelum periode-periode tersebut
disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi,

Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)
(2)

(3)
(9)

sifat dari kesalahan periode lalu,

jumlah koreksi untuk setiap periode sajisn:

(a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan

(b) laba per saham dasar dan dilusian:

Jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan

keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan
penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian
kembali retrospektif tidak praktis.

Sa ea AE EA ea

25)| Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan
Periode Lalu

vi
Page 70 OCR 0.859
26)

Page 690f 83

Kombinasi Bisnis

8) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi
bisnis yang terjadi selarna periode pelaporan, yaitu:

ta)
(2)
(3)

(33)
(5)

(6)
»

(8)

(2)

(10)

(al)

nama Gan penjelasan tentang pihak yeng diakuisisi,
tanggal akuisisi,

biaya terkat akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas,
periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis:

persentase kepentingan ekultas berhak suara yang diperoleh:

Slesan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak
pengakussisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi:

penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakul:

Nilai Wajar pade saat tanggal akulsisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai
Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utarna Imbalan:

kesepakatan Imbalan kontinjensi dan aset indernnifikasi:

(a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi:

(Bb) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran:
dan

(Cc) estirnesi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak.
Cepat dicstimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak
Gapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimurn pembayaran tidak
terbatas, maka pihak pengakussisi mengungkapkan fakta tersebut:

Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok

utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung,

dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut:

la) Nilai Wajar piutang:

(b) jumlah piutang beuto kontraktual: dan

(c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktusi
yang diperkirakan tidak tertagih:

Jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset

yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih:

setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:

(2) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar
sumber daya ekonomi terjadi:

(b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut, Dalam hai

"4
Page 71 OCR 0.888
(12)

(13)

(14)

(3S)

Page 70 of83

Giperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asurnsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa depan:

(Cc) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan
jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut:

dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakul karena Nilai Wajarnya tidak dapat

diukur secara andsi, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:

(8) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4)
terkait perikatan dan kontijensi: dan

(b) alasan Labilitas tidak dapat diukur secara andai,

Galam hal pembslisn dengan diskon:

fa) jumlah keuntungan yang diakul dan pos dalam laporan laba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui: dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan:

setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakutsisi memiliki kurang dari 10096

(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakwisisi pada

tanggal akuisisi:

(a) Jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang
diakul pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan

(b) teknik penilaian dan input medel utarns yang digunakan dalam penentuan
rifai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang
diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar:

Galam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

la) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang
diakuisisi yang dimiliki cieh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal
akuisisi: dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari
pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pade pihak
yang diakuisisi yang Gimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi
bisnis dan pos dalam taporan laba rugi komprehensif untuk mengakui
keuntungan atau kerugian tersebut,

(16) Informasi sebagai barikut:

() jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak
tanggal akuisisi yang dimasukkan dalarn laporan laba rugi komprehensif
pada periode pelaporan: dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dan entitas hasil penggabungan untuk
periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua

Page 72 OCR 0.872
b)

bs

Page 71 0f83

kombinasi yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan

sejak awal periode pelaporan.

Terhadap kernbinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode

sebelurnnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan

informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atsu secara kolektif
material:

(1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset,
Liebilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah
yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan
hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi besnis belum selesai)

(D) Aset, Unbilitos, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi
awalnya belum selesai: dan

(C) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakul
selama periode pelaporan

(2) setiap periode pelaporan setsish tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau
sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau
Ilabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakul, termasuk setiap perbedaan
yang timbul selama penyelesaian:

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan
perubahan tersebut, dan

(c) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur
Imbalan kontinjensi:

(3) ltabilitas konbinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada:

(4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan:

(S) jumlah dan penjelasan deri setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada
periode pelapcran yang:

(2) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang
Sismbil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau
periode pelaporan sebelumnya: dan

(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami
laparan kevangan Perusahaan hasil penagabungan:

pernyataan kesesualan dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan
transaksi kombinasi bisnis, dan

Page 73 OCR 0.883
Page 72 of 83

(1) jumlah harga yang dibayarkan:

(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila
pengendalian diperoleh: dan

(4) jumiah aset dan Kabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau
bisnis lainnya apatila pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan
kategori utamanya,

G) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungi
dengan perolehan ates entitas anak dan unit bisnis lsinnya selama suatu periade:

2)

Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
B) pengungkapan pada level segmen:

(4) informasi umum, yang terdiri dari:

(2) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi
segmen dilaporkan, dan

(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen
dilaporkan,

(2) inforrnasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban
tertentu, aset segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar
pengukurannya)

(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, Ukuran laba atau rugi segmen
Gilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen rnaterial lainnya
terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan:

b) pengungkapan pada level entitas

(1) Inforrnasi produk dan jasa
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap
kelompok produk dan asa yang serupa.

(2) Informasi wilayah geografis
la) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:

| negara domisili Perusahaan: dan

IL semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh
pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara
Individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara
terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara

Catatan 45

Yt
Page 74 OCR 0.878
Page 73 of 83

aset imbalan pescakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang
berlokasi di:
4. negara dornisih Perusahaan: dan
9, semua negara ssing secara total dimana Perusahaan memiliki aset,
Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya
maternal, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.
(3) Informasi pelanggan utama
Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal
mencapai 1046 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi,
Perusahaan harus mengungkapkan:
(a) fakta:
(b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan
(Cc) Wentitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

tersebut secara individual.
(bo) Aset tidak lancar selain Instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,

“

28)

Operasi yang Dihentikan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) uraian tentang alasan operasi dihentikan:

(2) uralan fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yeng diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi
yang dihentikan: dan

(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari
&tet tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku.

b) Yang harus diungkapkan atas Informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang
dihentikan, antara lain:

(4) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam taporan laba rugi
komprehensif meliputi:

la) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang
Sihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan

(b) laba atau rugi yang diakul dalarn pengukuran ke Nilai Wajar setelah
@ikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau keiompok lepasan
yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan
yang terkait,

(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, Investasi dan
pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan

(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan
yang dapat diatribusikan pada pernilik entitas induk.

wt
Page 75 OCR 0.826
Page 74 of 83

29) | Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat Catatan 11
a) Perusahaan wajib mengelompokkan Instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya,
yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan VX
#pekulasi,
D) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib
mengungkapkan untuk setiap kontrak Instrumen derivatif dalarn kelompok klasifikasi
Indung nilai dan kelompok non lindung nilai:
(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalarn bentuk
valuta, bunga, komoditas atau lain-lain: v
(2) pihak lawan transaksi (counternarties): N
(3) tanggal jatuh tempo: “
(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilal Wajar pada tanggal laporan posisi V
keuangan,
(5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan: N
(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan |)
(7) persyaratan penting lainnya. /
C) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi Y
untuk mencapai tujuan tersebut:
(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk V
penjelasan mengenai Aset dan/atau Labilitas dan jenis transaksi yang dilindung
nilai: dan
(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan “
tujuannya,
30) | Nilai Wajar Instrumen Keuangan “ (Catatan 46
Yang herus diungkapkan untuk setiap kelompck aset keuangan dan Ilabilitas keuangan
dntara lain:
a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liatilitas tersebut dengan cara yang memungkinkad
untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi keuangan: dan S|
b) hierarki, metode, dan asurnsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilsi Wajar
aset keuangan dan liabilitas keuangan. v
31)| bividen V

Yang harus diungkapkan antara lain:

8) Jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan
sebagai Sistribusi kepada pemilik pada periode pelaporan:

b) Jumlah utang dividen untuk:

Tea
Page 76 OCR 0.847
Pare 75 of 83

(1) periode pelaporan, dan has (Tidak TON/A | Tketerangan

(2) periode sebelurnnya:

C) Jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah
periode pelaporan tetapi sebelum tanggai penyelesaian laporan keuangan dan tidak
diakui sebagai Llabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan

Gd) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui.

32)

Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara Isin:
8) Jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas konitinjensi lainnya
secara terpisah:
b) Jumlah agregat dari komitmen medal terkait dengan bagian partisipasinya dalam
Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya:
C) Daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan
bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas: dan
9) Dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar
@itambahkan pengungkapan tambahan tentang:
(LE) metode yang digunakan untuk mengekui bagian partisipasinya: dan
(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset bdak lancar, Sabilitas jangka pendek,
Ilabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
partisipasinya dalem Ventura Bersama.

33)

Perikatan dan Kontinjensi

4) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lsin:
(1) perikatan yang meliputi:

(a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan rmanajeman dan teknis,
royalti, dan lisensi, diungkapkan!

I. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:

Ii. pericde berlakunya perikatan,

iii.” dasar penentuan kompensasi dan denda:

IV, Jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan: dan
V.  pembatasan-pembatasan lainnya:

(b) kontrak atau perjanjan yang memerlukan penggunaan dana di masa yang
akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, Ikatan
untuk Investasi, diungkapkan:

P4
Page 77 OCR 0.858
b)

Page 76 of 83

| pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:

4. periode berlakunya perikatan:
IW. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi: dan
Iv. sanksi-sanksi,
(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:
(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan
antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin:
(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan,
(C) periode berlakunya jaminan: dan
(9) nila jaminan,
(3) fasilitas kredit yang belurn digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank, den
(9) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya.
Kontinjensi
Yang harus diungkapkan entara lain :
(L) perkara atau sengketa hukum,
drungkapkan:
(a) pihak-pihak yang terkait,
(b) jumlah yang diperkarakan:

tc) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (lega opinion):
dan

(d) darnpak keuangan,

(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah
lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi
dampak keuangannya:

(3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan:
fa) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah

pokok dan denda atau bunganya: dan

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau
banding):

(9) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:
(a) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensij
(b) estimasi dari dampek keuangannya)

(c) Indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus

wf
Page 78 OCR 0.865
Page TT of 83

keluar sumber daya: dan
(d) kemungkinan penggantian olen pihak ketiga.

34)

Khusus Industri Perkebunan

Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma

Yang harus diungkapkan antara lain:

@) Isi perjanjian kerjasama IR/Plesma:

b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama:

C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan,

d) Hak dan Ilabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasarna:
€) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasarna: dan

1) Isi perubahan perjanjian, jika ada.

3S)

Manajemen Risiko Keuangan

8) Perusahaan harus mengungkapkan inforrnasi yang memungkinkan para pengguna
laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen
keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas
pada risiko sebagai berikut:

(1) risiko kredit, antara lain Ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh
tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada
akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai:

(2) risiko likviditas, antara lain:

(a) analisis jatuh terngo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang
menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk
pemahaman terhadap periode arus kas: dan

(0) deskripsi mengenal cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas:

(3) risiko pasar, antara Iain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana
@ntitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak
perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba
rugi dan ekuitas, dan

(4) risiko lainnya yang dimiliki olah Perusahaan,

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan
kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari

Instrumen keuangan,

Ain “Lb he ai

Catatan 47

36)

Khusus Industri Perbankan
3) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:
K1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan

2

Catatan 521

V4
Page 79 OCR 0.893
Page 78 of 83

(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.

b)

d

d)

Posisi Devisa Neto

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal
laporan pesisi keuangan

(2) Posisi devise neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia,

(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.

Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum

Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana

pihak ketiga di bank.

Aktivitas Fiduciary

Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciary yang

meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana.

Catatan 52j

(Catatan 48

37)

Kuasi-Reorganisasi

Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengeriai kegiatan kuasi-reorganisasi yang
meliputi:

2) Jumiah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah

b)
d
a

(31

tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi:

Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham
setelah kuasi-rearganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang,
Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-
reorganisasi:

Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum
Gigunakan untuk mengeliminasi defisit, dan

Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam
aporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-
reorganisasi.

38)

Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Informasi kualitatif tentang semi kebijakan, dan proses Perusahaan dalam
mengekta permodalannya, termasuk:

Catatan 521

Vi
Page 80 OCR 0.883
Page 79 of 83

(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk
memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan

(3) care Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permedalannya:

b) Ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal:

C) Setiap perubahan pada angka a) dan angka 5) dari periode sebelumnya:

d) Pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak
eksternal (jika ada): den

€) Konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila
terjadi ketidakpatuhan,

bal

A

(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal:

39)

Transaksi Nonkas
Yang harus diungkapkan antara lain:

Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas
Gan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan,
akuisisi rnelalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal,

Catatan 51

40)

Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus diungkapkan antara lain:

Ba) Rincian jumlah Listilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek
ataupun jangka panjang:

b) Penjelasan mengenal setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada
pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti
kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode
penyelesaian:

CE) Jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok
opsi saham,

d) Untuk cpsi saham yang dieksekusi selarna periode, rata-rata tertimbang harga saham
pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan:

e) Kisaran harga eksekusi dan rata-rata bertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham
yang beredar pada akhir periode,

? Penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai
berikut:

(1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar
Opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai
Wajar tersebut diukur, dan

Page 81 OCR 0.884
Page 80 of 83

tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut
untuk instrumen ekultas lain yang diberikan selama suatu periode (yeitu selsin
opsi saham):
9G) Dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam
Suatu periode dan terhadap posisi keuangannya,

(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada

4)

Khusus Industri Asuransi:

a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)Analisis Kekayaan,

(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas:

(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi:

(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan
(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam permitungan solvabilitas,

82)

Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah
Hal-hal yang harus diungkapkan:
8) Izin Menteri Kevangan atas pendirian unit Asuransi Syariah,
b) Jenis Akad Asuransi Syariah:

C) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah:
dan

d) Zakat.

43)

Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jurnlah dan dampak dari:
a) Kontrak reasuransi:

b) Perjanjian penting dan ikatan kainnya,

€) Rasic keuangan penting:

d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan

€) Perstiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup
perusahaan.

Pn

Catatan 52k

Catatan 52k

49)

Khusus Industri Kehutanan:

a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu),
b) Pernenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib
lainnya,

P4
Page 82 OCR 0.895
Page 81 of 83

C) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman
kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah
kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam).

d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya:

€) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan
dan akumulasinya: dan

() Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana:
(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya,

45)

Peristiwa Setelah Periode Pelaporan

Yang harus diungkapkan antara lain:

8) dalam hal Perusahaan menerirna Informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi
yang ada paca akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan
pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan Informasi terkini: dan
contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui
peristiwa yang sebelumnya tidak diakul:

b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuaian yang material setelah periode
pelaporan, maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:

(1) tanggal terjadinya:

(2) sifat peristiwa: dan

(3) estimasi atas dampak keuangan, stau pernyataan dan alasan bahwa estimasi
tersebut tidak dapat dibuat.

46)

Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait
dengan Aktivitas Perusahaan

Dalam hai Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait
Gengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, yang
harus diungkapkan antara lain:

B8) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut,

b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi:
Cc) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan

d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan
keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui atau
diestimasi secara wajar.

Ba ah

Catatan 2

w4
Page 83 OCR 0.894
Page 82 of 83

47) | Reklasifikasi

8) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam
laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:

(1) sifat reklasifikasi:

(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi:
dan

(3) alasan reklasifikasi.

b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan:

(1) alasan tklak mereklasifikasi jumlah tersebut, dan
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi,

48) | Hibah Pemerintah

Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai
berikut:

3) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam iaporan keuangan dan indikasi
bentuk lain deri bantuan pemerintah, dan

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan
pemerintah yang telah diakul.

49) | Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain
a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas
pasar medali di negara lain atau dalarn rangka penawaran Efek di negara lain,
&) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain:
(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta
penjelasannya dan
(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk leporan laba rugi komprehensif
beserta penjelasannya.
Ke) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain
untuk melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di
Negara tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam
laporan keuangan.

50) | Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau
keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang
mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan,

(Catatan 50

f
Page 84 OCR 0.624
Page 83 of 83

Jakarta, 24 Juli 2026 Y k

Ritsuo Fukadai Helmi A. Hidayat
nge nagyaowa pai Hen ja Pane

File

File Open PDF
Source IDX
Size4.25 MB
Published24 Jul 2026
Pages84
Characters150,952
Text sourceOCR
OCR confidence0.874

Names mentioned 13 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bank JTrust Indonesia Tbk. p.2 ×2
linked person Ritsuo Fukadai p.84
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1
unresolved org KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN p.1
unresolved org bapepam p.1 ×3
unresolved org Bapepam-LK p.1 ×6
unresolved org Paul Hadiwinata p.2
unresolved org Palilingan & Rekan p.2
unresolved org Menteri Keuangen p.6
unresolved org Bank Indonesia p.12 ×13
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.37
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.55
unresolved org Menteri Kevangan p.81

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 7

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result