Back to announcement
Checklist BAPEPAM per 30 Juni 2026_Signed.pdf
Financial statement Text extracted BCICSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 84
Page 1 OCR 0.878
KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN GEDUNG SUMITRO DJOJOHADIKUSUMO, JL. LAPANGAN BANTENG TIMUR ND, 24, JAKARTA 10716 TELEPON YOZIY 3ESBO0N, FAKSIMILE (621) 38ST82, SITUS wuw.bapepam.codd “1 Desember 2012 Yth, Para Direksi Emiten dan Perusahaan Publik SURAT EDARAN Nomor: SE-../Z.,,./BL/2012 Tentang PENGGUNAAN CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SEMUA JENIS INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA Sehubungan dengan program peningkatan kualitas Laporan Keuangan Emiten dan Perusahaan Publik, dengan ini diwajibkan kepada Saudara agar menggunakan Checkilst Pengungkapan Laporan Keuangan Untuk Semua Jenis Industri di Pasar Modal di Indonesia dan menyampsikan pertama kali ke Bapepam-LK bersamaan dengan panyampaian Laporan Keuangan Tahunan per 31 Desember 2012, sejak ditetapkannya Surat Edaran ini. Demikian untuk dilaksanakan sebagaimana mestinya. Tembusan Yth: Sekretaris Badan: Kepala Biro PKP Sektor Jasa, Kepala Biro PKP Sektor Riil: Para Tenaga Pengkaji di Lingkungan Bapepam-LK: Direksi PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Oh yONaA
Page 2 OCR 0.911
Page 1 of 83 CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA ngisi. & 1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17), 2. Tanda (v) diisi pada kolom "Ada" apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom "Keterangan" ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan. 3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda (V) diisi pada kolom "Tidak Ada" dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan. 4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (V) diisi pada kolom "N/A". 5, Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audit). Data Umum Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Bank JTrust Indonesia Tbk. Bidang Usaha Perbankan Jenis penawaran Umum - 30 Juni 2026 31 Desember 2025 (Tidak Diaudit) (Diaudit) Nama Kantor Akuntan Publik - KAP Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan & Rekan Nama Partner - Riva Utama Winata Opini Akuntan - Wajar tanpa modifikasian Catatan tentang Opini (jika ada) - - “disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan. Ya Tidak Pemenuhan Peraturan No.VIILG.11 Tentang "Tanggung SI Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan" Pemenuhan Peraturan No.VIIL.A.2 tentang "Independensi Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal" w £
Page 3 OCR 0.893
Data Keuangan Penting Page 20783 30 Juni 2026 30 Juni 2025 (Tidak Diaudit) (Tidak Diaudit) Laba/(Rugi) Komprehensif Pendapatan Laba bruto 80.236 112.859 Laba usaha/operasional 82.930 123.699 EBITDA 114.449 153.402 Laba bersih periode berjalan 80.236 112,859 Laba komprehensif 90,034 161.957 Laba per saham (nilai penuh) 4,43 5,23 30 Juni 2026 ' 31 Desember 2025 (Tidak Diaudit) (Diaudit) Laporan Posisi Keuangan Jumlah Aset 39.835.863 |. 39.348.650 Jumlah Liabilitas 35,914.990 35.917.811 Jumlah Ekuitas 3.920.873 3.430.839 Modal Disetor 13.032.929 13,032.929 Saldo Rugi (12.665.694) (12.745.930) Kh
Page 4 OCR 0.915
Page 3of83 Rasio Keuangan (dalam 96)" 30 Juni 2026 31 Desember 2025 (Tidak Diaudit) (Diaudit) Kewajiban Penyediaan Modal Minimum 14,53 | 12,53 (KPMM) NPL gross 2,78 3,34 NPL net 1,78 2,26 Return on Asset (ROA) 0,42 (0,83) Return on Eguity (ROE) 4,71 (12,97) Net Interest Margin (NIM) 2,11 2,22 Biaya Operasional terhadap Pendapatan 94,00 110,00 Operasional (BOPO) Kredit yang Diberikan terhadap Dana Pihak 86,23 80,27 Ketiga (LFR) Posisi Devisa Neto (PDN) secara 0,15 1,70 keseluruhan “dapat disesuaikan berdasarkan Industrinya Catatan: 1, Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesualkan pengungkapan sesuai dengan karakteristik Industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik. 2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam- LK No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek. Laporan Keuangan Terdiri dari: 1 Laporan posisi keuangan pada akhir periode v 2 Laporan laba rugi komprehensif selama periode N 3 Laporan perubahan ekuitas selama perlode Bi “4 Laporan arus kas selama periode v s Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat v Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya. 6 Catatan atas Laporan Keuangan sj Yk
Page 5 OCR 0.887
He of83 L Ketentuan Umum Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagsi berikut: a. gambaran umum Perusahaan: 5. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan, C. Informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekultas dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan @. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi: 1) Informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan: dan 2) informasi yang tidak cisafikan di bagian rnanapun dalam laporan keuangan, tetapi Informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan. Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”. Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan. Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. Catatan Ia dan 2 (Catatan 16 Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan Gambaran Umum Perusahaan Hal-hal yang harus diungksopkan, antara lain: Pendirian Perusahaan 1) Riwayat ringkas Perusahaan, Catatan 12 2) omar dan tanggal akta pendirian serta perubshan terakhir, pengesahan dari instansi yang berwenang, dan norncr serta tanggal Berita Negara: Catatan Ja 3) Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada periode pelaporan: Catatan Ja 4 Tempat kedudukan Perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha: Catatan Ia 5) Tanggal mulai beroperasinya Perusahaan secara komersial, Dalam hal Perusahaan Melekukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan (Catatan Ia
Page 6 OCR 0.869
Page $ of 83 85) | Narna entitas Induk dan nama entitas Induk terakhir dalam kelornpok usaha (uttimate tatan Ja parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya, 7) | Khusus Industri Media Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki, 8) | Khusus Industri Jalan Tol Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan (Ol tersebut. 9) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan Izin bidang usaha dari Menteri Keuangen atau Otoritas yang berwenang. 10) | Khusus untuk Industri Perbankan Catatan Ia Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada). 11) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum Area Eksplorasi dan Ekspioitasi/Pengembangan, Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi: 2) Area Eksplorasi, meliputi: # Nama lokasi, Narna pernilik izin lokasi: Tanggal perotehan izin ekolorasi serta tanggal jatuh temponya, Persentasi kepernilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan Jumiah biays eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per tanggal Laporan Posisi Keuangan: b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi: Nama lokasi, Nama pemilik izin lokasi: Tanggal perolehan izin eksploitasi serta tanggal jatuh terrponya: Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi, Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi, dan tanggal sertifikasi, Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan » Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh Perseroan hingga tanggal laporan posisi kevangan. Wh
Page 7 OCR 0.843
Page 6 of83 12) | Khusus Industri Kehutanan v Yang harus diungkapkan antara lain: a) pelaksanaan kegiatan pengusahsan hutan: D) rincian Iuas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH, dan c) sisa umur HPH, b, Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Tanggal dan/atau nomar surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang v (Catatan Ib diterbitkan di kuar Indonesia) 2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: “ Catatan Ib 3) | Bursa tempat Efek dicatatkan: dan | Catatan Ib 4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate v atatan Ib acbion) sejak penewaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir, 3 Struktur Perusahaan, Entitas Anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK) Yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Narna entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak v langsung: 2) | Tempat kedudukan: N 3) | Jenis usaha: “ aj | Tanun beroperasi secara komersial: v 5) | Persentase kepemnilikan dan eropcrsi hak suara (jika berbeda): v 6) | Total Aset: dan v 7) | Informasi penting lainnya antara lain: V a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak Memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5095 (lima puluh perseratus) hak suara yang sah: b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 509 (lima puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensisl atas Investee tidak diikuti dengan pengendalian,
Page 8 OCR 0.885
Page 7of 83 Cc) akhir periode pelaporan dari laporan keuangen entitas anak apabila laporan keuangan tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian Gan tanggal atau periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan laser menggunakan tanggal atau periode yang berbeda: G) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali pinjaman atau uang muka @) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang Sapat diatribusikan pada pemilik entitas Induk, dan f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas Induk harus mengungkapkan: (1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian: (2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan, (3) jumlah harga yang diterima: (4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas: (5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan: dan (6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. d, Karyawan, Direksi, Komisaris, dan Komite Audit Yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan kornite N (Catatan 1c @udit, 2) | Cakupan manajemen kunci: dan | (Catatan 1c le 2 3) | Jumlah karyawan tetap peda masing-masing akhir periode atau rata-rata jurnlah karyawan tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak. |» Penerbitan Laporan Keuangan 1) | Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan N 1d
Page 9 OCR 0.874
Page 8 of83 D2 Pratyraterangunjrab mensrorasiassan sewaan NN No Ramanid Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan Dalam bagian ini harus diungkapkan hai-hal sebagai berikut: Pernyataan Kepatuhan terhadap SAK Pernyataan Ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan SAK, (Catatan 3a Dasar Pengukuran dan Penyusunan Laporan Keuangan 1) Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historica/ cost), biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizable value), Nilai Wajar (Fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku. Catatan 3a 2) Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas, Catatan 3a 3) Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi: a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak: b) fakta dan alesan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan C) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada), Ll 4) atatan 3a “) Alasan perubahan periode pelaparan (jika ada). Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen y Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau bagian lsin dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat Manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan: 2) Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa depan, dan sumber utarna dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, yang merniliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat Aset dan Labilitas dalam periode pelaporan berikutnya) dan (Catatan 4 3) Berkaitan dengan Aset dan Labilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan. Catatan 4 Kebijakan Akuntansi Tertentu (Catatan 3 Tan
Page 10 OCR 0.877
Page 90f 83 relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut: Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi kainnya yang diterapkan dan 1 Prinsip-prinsip Konsolidasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pes-pos entitas Induk dan entitas anak, b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam taporan keuangan entitas induk, C) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan Pengendalian atas entitas anak, d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak, €) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan nonpengendali: dan f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi telah dieliminasi, 2) Kombinasi Bisnis Yang harus dijelaskan antara lain: 3) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, terrnasuk metode yang digunakan untuk mengukur kepentingan nonpengendali: b) pengakuan awal untuk goodwi!: C) pengukuran seteiah pengakuan awal untuk goodwil': dan d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di Perusahaan, antara lain: (1) pembelian dengan diskon: (2) akuisisi secara bertahap: dan (3) imbalan kontinjensi. 3) Kas dan Setara Kas: Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara kas. Catatan 3e 4) Instrumen Keuangan a) Instrumen Keuangan selain Sukuk kt
Page 11 OCR 0.871
b) (3) Page 10of83 Yang harus @jelaskan antara lai (1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas biaya transaksi: (2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori: (3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan: (4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar Instrumen keuangan, (5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset keuangan: 16) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan (7) khusus Instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka (4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenal: la) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai: (b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen keuangan derivatif, dan (c) perlakuan akuntansi Indung nilai untuk tujuan skuntansi lindung nilai. Investasi pada Sukuk Yang harus dijelaskan antara lain: (1) klasifikasi dan reklasifikasi Investasi pada Sukuk: (2) pengakuan awal Sukuk: (3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: (4) penyajian pendapatan sukuk: dan (5) penyajian amortisasi Diaya transaksi. Sukuk yang diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal Sukuk, (2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: (3) biaya transaksi penertitan Sukuk) (4) posisi penyajian Sukuk, dan (5) akad syariah yang digunakan. 'atatan 3c dan 3d 5) Khusus Industri Perbankan 3) Giro Wajib Minimum Icatatan 52a Kr
Page 12 OCR 0.872
Page 11 of 83 Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumiah giro wajib minimum. Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Dasar penilaian dan penyajian: (2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembisyaan yang diberikan dengan saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagin: dan (3) Perakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan, b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain V (Catatan 3f Yang harus dijeleskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain. €C) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain N Catatan 3g Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain. 6) | Piutang Reverse Repo v Catatan 10 Yang harus dijelaskan antara Isin unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan dan pengukurannya, 7) | Khusus Industri Perbankan V atatan 3h Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lain: 3) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang cirniliki: b) Pengakuan nilai pads Investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah: dan C) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan. 8) | Khusus Industri Perbankan a) Kredit V (catatan 3 Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Penjelasan atas rnasing-masing jenis krecit yang diberkan: (2) Dasar penyajian atas kredit: (3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolia kredit: (4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan (5) Kebijakan bank akan agunan kredit. b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi “ Catatan 31 Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi. €) Agunan yang Diambil Alih y #5 vi
Page 13 OCR 0.873
9) Page 12 of 83 Khusus untuk Industri Pembiayaan Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus dijelaskan antara lain: 3) dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen) dan b) dasar penilaian aset jiks perusahaan menarik kembali aset pembiayaan kensumen dari konsumennya. 10) Anjak Piutang Yang harus dijelaskan antara lain: a) jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse), b) penyajian transaksi anjak piutang: C) perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang dialihkan: dan 9) periakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang (ditagihkan kembali ke klien atau ditanggung oleh perusahaan), 11) Sewa Yang harus dijelaskan antara lairi: 8) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa: b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa Operasi: dan C) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor. Catatan 3ab Catatan 4 12) Persediaan : yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan rumusan biaya yang digunakan, 2) Khusus Industri Kehutanan HTI Dalam Pengembangan Yang harus dijelaskan antara lain: Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada regara, pemeliharaan sarana dan pra-sarana. HTI Siap Panen Yang harus dijelaskan antara lain: Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi. kt
Page 14 OCR 0.875
Page 13 of 83 b) Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang harus dijelaskan antara Isin: (1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persedizan, tanaman belum menghasilkan, atau tanarnan telah menghasilkan: (2) Dasar penilaian dan pengukuran (3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah menghasilkan: (4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan (5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman. C) Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Hewan ternak telah menghasilkan: (a) Metode penilaian: (b) Metode amortisasi (deplesi): dan (C) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada. (2) Hewan bernak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan): (a) Metode penilaian: dan (b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan ternak telah menghasilkan. 3) Pengakuan awal Aset Tetap: Bb) Pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap: C) Pengelompokan Aset Tetap, d) Metode penyusutan yang digunakan: €) Kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap: f) Estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan) 9) Penghentian pengakuan: h) Nilai residu, dan i) Pernyataan bahwa manajamen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, metode penyusutan, dan nilal residu pada setiap akrr periode pelaporan. 13) | Aset Tetap: Catatan 3m Yang harus dijelaskan antara lain: Catatan 4 Catatan 16 Wk
Page 15 OCR 0.888
Page 14 of83 Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat Investasi pada asosiasi. 14) | Investasi pada Entitas Asosiasi 15) Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam Ventura Bersama, 16) Pola Kerjasama Yang harus dijelaskan antara lain: 8) Kriteria dari bentuk kerjasama: b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul: dan C) Sistem pembagian hasil, jika ada. 17) Aset Tak Berwujud Yang harus dijelaskan antara lain: a) Pengakuan awal Aset Takberwujud: &) Pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujudj C) Umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, diungkapkan tarif arnortisasi yang digunakan dan umur manfsatnys: Gd) Surnber terjadinya Aset Takberwujud: 2) Metode amortisasi yang digunakan, N Penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan 9) Riset dan pengembangan (jika ada), Catatan 3n Catatan 17 18) Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual Yang harus dijelaskan antara lain: 2) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidek lancar diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual: dan b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. (Catatan 30 19) Properti Investasi: Yang harus dijelascan antara lain: 8) pengakuan awal Properti Investasi, b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi: €) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya: d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan @) penghentian pengakuan Properti Investasi. wf
Page 16 OCR 0.891
20) Page 15 of 83 Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi Yang harus dijelaskan antara lain: 8) Lasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto: b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset (revaluasi): €) Metode penyusutan dan amertisasi yang digunakan: G) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan e) Pertanggungan Asuransi. 21) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus dijelaskan antara lain: a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya penurunan nilai, dan D) kebijakan akuntensi pengakuan penurunan nilai aset nonkeyangan dan pembalikannya. (Catatan 3g 22) Khusus Industri Perbankan Liabilitas Segera Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Kabilitas segera, Simpanan Nasabah Yang harus dijelaskan antara lain: 2) Penjelasan atas simpanan: dan b) Dasar penyajian dari masing-masing ketegori simpanan. Simpanan dari bank lain Yang harus dijelaskan antara lain: 2) Penjelasan otas simpanan dari bank lain: dan b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain. Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto, (Catatan 3r (Catatan 3s Catatan 3s 23) Provisi Yang harus dijelaskan antara lain: B) kondisi provisi yang harus diakui: dan (Catatan 3w Wh
Page 17 OCR 0.885
Page 16 of 83 b) dasar penentuan nilsi provisi, 24) Utang Repo Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan pengukurannya. 25) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan. Yang harus dijelaskan antara lain: 8) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan C) Metode penyusutan prasarana PLH: dan d) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (Lt) Lokasi penambangan, (2) Saldo awal untuk mesing-masing lokasi: (3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan) dan (4) Saldo akhir untuk masing-rnasing lokasi penambangan, 26) Khusus Industri Pertambangan Umum Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: 8) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan Gengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang bersangkutan: b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat dimulainya produksi: C) Dasar penentuan ditengguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan konstruksi dan prasarana: dan d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu perizinan penambangan, taksiran umur ekonornis tambang dan dasar perhitungan amortisasi, Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus dijelaskan entara lain: a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan) dan ai
Page 18 OCR 0.901
Page 17 of 83 C) Metode penyusutan prasarana PLH, berdasarkan jenis pendapatan yang sda: dan (2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan dari penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait. 27) | Pengakuan Pendapatan v Catatan 3v B) Yang harus dijelaskan antara lain: (1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang digunakan N 5) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase penyelesaian Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap penyelesaian suatu kontrak. C) Khusus Industri Asuransi (1) Pengakuan pendapatan premi Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: (a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan prerni yang belum merupakan pendapatan: (b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif: dan (c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi, (2) Beban Klaim Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: (a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujul, klaim dalam proses penyelesalan, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian klaim: dan (b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi. d) Khusus Industri Real Estate Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estate Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estate, (2) Unsur blaya yang dialokasikan sebagai beban proyek: (3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai tercatat proyek: (4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estate: (5) E-i yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini: lal (S) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya. Kh
Page 19 OCR 0.901
28) Page 18 of83 Program Loyalitas Pelanggan Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan terkait program loyalitas pelanggan 29) Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing Yang harus dijelaskan antara lsin: 2) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing: b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas moneter: dan C) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam rnata uang asing, Catatan 3b 30) Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi, b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan Catatan 3ad Catatan 42 31) Hibah Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi tentang metcde penyajian dalam laporan keuangan. 32) Pajak Penghasilan Yang harus dijelaskan #ntara lain: a) dasar penentuan tarif pajak untuk rmengukur pajak kini dan pajak tangguhan: D) ketentuan mengenai saling hapus: C) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan G) metode yang digunakan dalam menilsi aset (liabilitas) pajak tangguhan. (Catatan 3y Catatan 4 Catatan 39b 33) Imbalan Kerja Yang harus dijelaskan antara lain: a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan: b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan oleh Perusahaan C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalarn mengakui keuntungan dan kerugian aktuariai: dan Gd) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtallment dan penyelesaian, Catatan 3aa 4 tan 40 34) Saham Treasuri Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan, atau pembatalan saham treasuri. ai
Page 20 OCR 0.893
35) Page 19 of83 Pembayaran Berbasis Saham Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas, termasuk pengukurannya. 36) Kuasi-Reorganisasi Yang harus dijelaskan antara lain: @) Dasar dilakukannya kussi-reorganisasi: D) Dasar penentuan nilsi wajar Aset dan Liabiiitas: dan C) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Uabilitas. Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum J Januari 2013. 37) Biaya Pinjaman Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman Gikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kuakifikasian. Catatan 3w 38) Segmen Operasi Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasikan Segmen Operasi. (Catatan 3ac 39) Laba (Rugi) per saham Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba (rugi) per saham dilusian. Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan Kas dan Setara Kas Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga) b) Rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama barik serta jenis mata uang asing, €) Kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan @) Jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh kelompok usaha disertal pendapat manajemen. wf
Page 21 OCR 0.899
Page 20 of'83 2) | Khusus Industri Perbankan 3) Kas Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang, Catatan 5 b) Giro pada Bank Indonesia Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata yang (nilai dalarn mata uang original): dan (2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada saat periode pelaporan. (Catatan 6 & Giro pada Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang: (1) Jumlah penyisihan penurunan nilsi: (2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro: (3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihek yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga: (4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun) dan (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lsin: (2) Rincian jumlah penerngatan berdasarkan jenis dan mata uang: (2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (Impaired) dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired): (3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok): (4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: (S) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimews dan pihak ketiga: (6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: (7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya, (Catatan 8 wh
Page 22 OCR 0.877
Page 21 of 83 (B) Jurniah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku Operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimi kembali dana tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang: dan (9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai, 3) Plutang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: 3) Jumlah plutang yang dipisahkan antara pihak ketigo dan pihak berelasi: B) Jumlah piutang menurut debitur: C) Jumlah piutang menurut mata uang: d) Alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilalj €) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban Cadangan kerugian penurunan nilsi secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang, f) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah Cadangan atau keyakinan manajemen Stas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan: 9) Plutang yang dijaminkan, nara pihak yang menerima jarninan, dan alasan dijaminkan: Ih) Jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan 1) Informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi: (4) jurniah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting lain yang diatur dalem perjanjian: dan (2) jaminan yang diberikan (bila ada). | Khusus Industri Asuransi a) Piutang Premi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Jumiah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradurj (2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan (3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabiltas, b) Piutang Koasuransi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Jumish berdasarkan ko-asuradur, (2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan (3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. WA
Page 23 OCR 0.875
Page 22 of 83 C) Piutang Reasuransi Tambahan pengungkapan mengenai antars lain: (1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur, (2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan) dan (3) Juriah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas, d) Piutang Hasil Investasi Tambahan pengungkapan mengensi entara Isin: (1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah piutang menurut jenis Investasi: (3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan (4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. 5) Khusus Industri Pembiayaan 8) Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan 'berrnotor, elektronik, rumah, dan lain-iain): (2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen) (3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja: (9) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas, (5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui: (6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan) (7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan (8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai jaminan atas utang. b) Tagihan Anjak Piutang Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa H4
Page 24 OCR 0.880
Page 23 of 83 Tecourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse): dan (2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang Giperoleh serta Ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. 9 Piutang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkspkan antara lain: (1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Rekonsiliasi antara Investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir pericde peleperan. Di samping itu, fessor mengungkapkan Investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan, untuk setiap periode berikut: (a) kurang dari satu tahun (b) letih dari satu tahun sampai lima tahun (Cc) labih dari Ama tahun (3) Pendapatan keuangan yang belum diterima, (4) Nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaet lessar (5) Akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum: (6) Rental kontinjen yang diakul sebagai pendapatan dalam periode: dan (7) Penjelasan umum Si perjanjian sewa lessor yang material. d) Piutang Sewa Operasi Yang harus diungkapkan antara lain: (a) Jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa cperasi yang tidak dapat dibatakan untuk setiap pericde berikut: (8) kurang dari satu tahun (b) lebih dari satu tahun sampai Iirna tahun tc) lebih dari Ima tahun (2) Total rental kontinjen yang diakul sebagai pendapatan peda periode: dan (3) Penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.
Page 25 OCR 0.865
6) Page 24 of 83 Khusus Kontrak Konstrui Piutang Retensi Yang harus diungkapkan antara lain: @) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya Piutang retensi, 2 Tagihan Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : a) Biaya kontrak yang terjadi, b) Laba yang diakui: C) Kerugian yang terjadi: dan Gd) Pekerjaan yang sudah ditagih (termin). 8) Piutang Reverse Repo Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan: b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek: C) Nama pihak/counterparty, @) Lokasi Efek jaminan, €) Tingkat bunga piutang reverse repo: P Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan 9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada), tan 10 9) Agunan Yang Diambil Alih Yang harus diungkapkan antara lain: 2) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih: &) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang yang tidak tertagih: dan C) Labs atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan agunan tersebut. (Catatan 30, 19 4
Page 26 OCR 0.882
10) Page 25 of83 Piutang Dividen dan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan denda kepada pihak lain. 11) Piutang Lain-Lain Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jenis dan jurnlah piutang, b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilsi (CKPN): dani C) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. 12) Aset Keuangan Lainnya Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar Maupun tidak lancar, 8) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya: (2) Laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan: (3) Total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: (4) Biaya perolehan termasuk jumlsh premium dan diskonto yang belum diamortisasi, untuk Efek dirniliki hingga jatuh tempo: (5) Peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada). (6) Ursian tentang alasan diambilnya keputusan rmenjual untuk aset keuangan yang Oiklasifikasikan dirniliki hingga jatuh tempo: (7) Jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan: (Ia) Jurniah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori, (b) Alasan reklasifikasi: dan (EC) Sisa Investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah Gireklasifikasi datar kelompok tersedia untuk dijual, (Catatan 20 P4
Page 27 OCR 0.881
Page 26 of 33 (8) Jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agu untuk Liabilitas atau) labilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan tersebut, (9) Jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (Jika ada), termasuk mutasinya, Gipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi: dan (10) Jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas Investasi yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh tempo, 13) Khusus Deposito Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) Nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: b) Kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: C) Jenis dan jumiah deposito dalam mata uang asing: dan @) Hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut. LA 14) Khusus Investasi pada Sukuk Tambahan pengungkapan rnengenai antara lain: a) Rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah: b) Tujuan model usaha yang digunakan) C) Jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya, dan @) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan, 15) Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis: b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembisyaran bunga: C) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan @) Inforrnasi penting lainnya. 2 Pa (Catatan 9 Catatan 9a Catatan 9d Catatan 9e Catatan 9 18) Khusus Unit Penyertaan Reksadana Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
Page 28 OCR 0.883
Page 27 0163 8) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lsinnya rnaupun yang diakui sebagai labs atau rugi periode berjalan 17) Khusus Wesel Tagih Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, Jatuh tempo, jenis mata uang, dan uralan tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya). 18) Khusus Industri Asuransi Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan, 19) Pinjaman Polis Yang harus diungkapkan antasalsin rincian berdasarkan: 8) Saido pinjaman polis menurut jenis mata uang b) Tingkat suku bunga. 20) Khusus Industri Perbankan Kradit Catatan 12 Yang harus diungkapkan antara Isin: Catatan 52g 2) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata vang, sektor ekonomi dan jangka waktu serta kolektibilitas, b) Jurniah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: d Rindan jumlan kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan, e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: 41 Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan menurut ketentuan Bank Indonesia, (31 Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap jumlah minimum cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia: hn) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas: » Jumlah can persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, agen, stau anggota sindikasi:
Page 29 OCR 0.847
Page 28 of83 kh Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimurn Pemberian H Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada, . a) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi yang sesuai bagi Perusahaan: (2) Jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya untuk menjual: (3) Jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan, (4) Jumlah setiap penurunan nilai yang Siskul sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakul sebagai beban dalam periode berjalan: (5) Jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilsi yang diakui sebagai pengurang jumlah persedisan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan: 16) Kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang Giturunkan: (7) Dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan: (U) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan Cii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi, (8) Persediaan yang dijaminkan, nema pihak yang menerima jaminan, dan alasan Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia: v » Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai. v 21) | Tagihan dan Liabilitas Akseptasi N (Catatan 13 Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo: “ tatan 13a dan 13b B) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan dan 3) 'atatan 15d,13e dan 52h mutasi selama periode berjalan: EC) Rincian jurnish tagihan dan llabilitas berdasarkan pihak bereiasi dan pihak ketiga, v 13a dan 13f d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai v tatan 13d tagihan akseptasi 22) | Persediaan tt
Page 30 OCR 0.857
Page 29 of 83 dijaminkan: dan “MW tidak TUN7A-I Keterangas “1 (9) Jenis dan nilai persediaan yang Gasuransikan, nilal pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya, b) Khusus Industri Perhotelan Tambahan pengungkapan nilai tercatat persedisan menurut klasifikasi yang harus Giungkapkan antara lain: (1) Makanan dan minuman: (2) Perlengkapan: dan (3) Barang Dagangan. ts) Khusus Industri Real Estate Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi: (2) Tanah Matang: (b) Unit Bangunan: dan (Cc) Unit Bangunan dalam Penyelesaian. (2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estate yang pengikatan jual belinya telah berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang akan dialihkan, bila ada. a) Tanah untuk Pengembangan Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan: (2) Jumiah biaya bunge dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk pengembangan: dan (3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang, 2) Khusus Industri Media Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Materi program: lokal, impor (media televisi): (2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak),
Page 31 OCR 0.875
Page 30 of 83 (4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya. (3) Barang promosi dan barter (medis cetak): dan fh Khusus Industri Rumah Sakit Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Obat-obatan, (2) Perlengkapan medis (disposable): dan (3) Persediaan lainnya v 9) Khusus Industri Peternakan (1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu, seperti hewan terak menjadi: (a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan (b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan, (2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek Yang harus diungkapkan antara lain: (2) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan: (b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tatun terakhir, (c) Nilai amortisasi (daplesi) stas hewan ternak telah menghasilkan, (d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan yang mati atau hilang: (e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup: (Ph Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan langsung: (0) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan (h) Nilai hewan temak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.
Page 32 OCR 0.881
23) Page 31 of83 Pajak Dibayar Di muka Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan B) Uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. 24) Biaya Dibayar Dimuka Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah. (Catatan 15 25) Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual Yang harus diungkapkan antara lain: (a) Uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasanj (b) Uraian fekta dan keodaan dari penjualan, atau yong mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepesan: (c) Kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai: (9) Dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direslisesikan dalam satu tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun, (e) Dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: dan (N Dalam hal eset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan: (1) Nilai dari aset tersebut, ysitu nilai yang lebih rendah antara: |. Jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai dimWliki untuk dijual, disesusikan dengan penyusutan, amortsasi atau penilaian kembali yeng telah diakul apabila aset tau kelompok lepasan tersehut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual dan Il. Jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual: (2) Uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan (3) Dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian sebelumnya, isa 19 25) Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: B) Rincian jenis, narns pihak berelasi, dan jumlah piutang: b) Alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta penjelasan terjadinya piutang pihak berelasi tersebut: umlah cadangan bs ilai, beban nurunan nilai Ft
Page 33 OCR 0.876
Page 32 of 83 secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang) d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai: dan €) Dalam hal piutang berelasi nen usaha disajikan dalarnaset lancar, hal tersebut harus dibuktikan serta diungkapkan alasannya, 27) Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Nama entitas asosiasi: b) Persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya: C) Nilai tercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya tersedia, d) Ringkasan informasi kevangan entitas asesiasi termasuk jumlah agregat aset, liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugij €) Alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun perusahaan memiliki lebih dari 2085 (dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial Investee secara langsung atau tidak langsung, 1 Akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan rnetode ekuitas dan tanggal atau periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau penode yang berbeda, 9) Sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi untuk mentransfer dana kepada perusahaan) h) Bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakul dan alasannya, apabila perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif: I) Bagian atas llabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan investor lain: 1) Labilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk semua atau sebagian lisbilitas entitas asosiasi) dan k) Ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara Individual atau dalam kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan rnetode ekuitas termasuk total aset, total liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi. 28) Khusus Industri Konstruksi Jaminan Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jarninan tersebut.
Page 34 OCR 0.890
29) Page 33 of 83 Khusus Industri Kehutanan HTI dan HTI dalam pengembangan Berupa biaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pernbangunan HTI, yang disajikan sebagai berikut: a) Saido awal, b) Penyisihan periode berjalan: C) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan 9) Sakdo akhir. 30) Khusus Industri Jalan Tol Hak Bagi Hasil Tol Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut: (2) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol (b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya: (C) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan (G) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol. 31) Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Untuk tanaman telah menghasilkan (1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman, (2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap kelompok selama peling sedikt 2 tahun terakhir, (3) Status tanah yang digunakan untuk menanam: (4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman (S) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun: dan (6) Tanaman yang dijaminkan, b) Untuk tanaman belum menghasilkan (4) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut: (a) Saldo awal | Tambahan tahun berjalan Ii. Biaya lengsung (b) Feolhgrenn Ssi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hai terjadi depresiasi r Tg
Page 35 OCR 0.886
Page 34 of 83 li. Jumlah yang direklasifikasi ke tanarnan telah menghasilkan. (c) Pengurangan lainnya: dan (d) Saldo akhir, (2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang menjadi rnilik perusahaan (Inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan (perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan (3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma. IL Pengurangan tahun berjalan, 32) Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang Yang harus diungkapkan antara lain: a. Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan ternak telah menghasilkan: b. Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selarna paling tidak 2 C. tahun terakhir, d, Kilai amortisasi (deplesi) atas hewan temak telah menghasilkan: &. Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan: !. Kondisi hewan ternak, 9. Persentase kematian selama tiga tahun terakhir, h. Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup: L Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kernatian atau metode penghapusan langsung, 1. Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada: k. Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kernatian, jika ada: dan 1. Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan narna pihak yang menerima jaminan, 33) Properti Investasi a) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar atau model biaya, (2) Metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar Gari Properti Investasi, (3) Pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan, (9) Nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilalan terakhir: (5) Jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:
Page 36 OCR 0.893
b) 8) d) (6) » Page 35 083 (a) penghasilan sewa dari properti investasi: (b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari properti investasi yang menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa salama periode tersebut, dan (C) perubahan kumulatif dalam nilai wajar yang diskut dalam laba rugi atas penjualan properti investasi dari sekelompok aset yang menggunakan model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model nilai wajar: keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari properti investasi atau pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan. Khusus untuk properti Investasi yang menggunakan model nilai wajar, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan antarg lain: (1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat properti investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: (2) saat suatu penilaian terhadap Preperti Investasi disesuaikan secara signifikan untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan rekonsikasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang dilaporkan Galam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah: (a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan kembali, dan (b) penyesuaian signifikan lain. Khusus untuk properti Investasi yang menggunakan modet biaya, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lain: (2) (2 43) (9 (5) (6) umur manfaat, rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Preperti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, Jumlah penyusutan untuk masing-rnasing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan) jumlah rugi penurunan nilai yang diakul, dan jumlah pemulihan rugi penurunan nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku: transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri, dan Nilai wajar properti Investasi. Khusus untuk properti investasi dalarn proses pembangunan dan pengembangan, yang harus diungkapkan antara lain: (1) rincian properti investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak: Kh
Page 37 OCR 0.864
Page 36 of 83 (3) hambatan kelanjutan penyelesaian: (5) jumlah pengeluaran yang diskui dalam jurnlah tercatat Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: dan (G) Salam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti Investasi yang memenuhi kriteria aset kuahfikasian, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah biaye pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (D) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. 34) Aset Tetap Yang harus diungkapkan antara lain: B) Sebap kelompok aset tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepemilikan aset yaitu aset pernilikan langsung dan/etau aset sewa pembiayaan: b) Rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan #set tetap peda awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi : C) Jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan: d) Rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijual balik yang diakui dalam Isba rugi dan ekuitas (jika ada): &) Jumlah kornitmen kontraktual dalam perolehan aset tetap: () Jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk aset tetap yang mengalami penurunan nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak Glungkapkan secara terpisah pada laporan leba rugi komprehensif: 9) Dalarn hal aset tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan: (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): (2) tanggal efektif persetujuan Sari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila aset tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasianj (3) nama penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir, (4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar a9et: : (5) jumlah tercatat untuk setiap aset tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan modei biaya: dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham, h) Khusus untuk aset tetap delam proses pernbangunan, yang harus diungkapkan antara lain: (1) rincian aset tetap yang sedang dalam pembangunan: 4 £ LL Le (Catatan 16 v
Page 38 OCR 0.886
Page 37 of83 (3) estimasi saat penyelesaian, (4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada), (5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam pembangunan: dan (6) dalam hei terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikesion, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah bisya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjarnan yang layak dikapitalisasi, 1 Pengungkapan lainnya antara lain: (1) jumlah tercatat aset tetap yang tidak dipakai sementara, (2)jumnlah tercatat bruto dari setiap aset tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan, (3) jumlah tercatat aset tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual, (4) dalam hal rnodel biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara material Gari jumlah tercatat: (S) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan pengakuannya: (6) dalam hal terdapat aset tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis aset, nilal tercatat, dan tanggel perolehan: (7) perubahan estimasi rnasa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis aset (8) Kondisi atau peristwa yang rrenyebabkan terjadinya penurunan nilsi atau pemulihan penurunan nilai: (9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan alasan penjaminan: dan (10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan egar diungkapkan @lasannya. (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak: Catatan 16 35) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi (khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincan aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unoperated acresge, sumur dan peralatan serta fasihitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur Yan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan: Yt
Page 39 OCR 0.851
Page 38 of 83 (b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi: (c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan (8) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan (3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel analisa umur tagihan, (2) Tabel yang memuat penjelasan tentang : “ Aeterangan | (e) Lokasi penambangan) 36) Aset Takberwujud Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain: 8) Jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasij b) Alokasi jurnlah armortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi komprehensif: C) Rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akurnulasi amortisasi Aset Takberwujud pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: d) Dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kritena aset kualifikasian, maka harus diungkapkan: (1) Jumlah biaye pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (2) Tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi: @) Jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas: O) Penjelesen atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan: 9) Aset Takberwujud yang dipercleh melaiwi Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada Nila: Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan: (3) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut: (2) Jumlah tercatatnya, dan (3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model revaluasi: h) Keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Listilitas: I) Nilai komitmen kontraktusi untuk akuisisi Aset Takberwujud: JD) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan: (1) Tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): (2) Nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir: 2) Taka He Catatan 17 id
Page 40 OCR 0.888
Page 39 of 83 (3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvali (4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar asetj (5) jurnlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicstat dengan model biaya: dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi ssido surplus kepada para pemegang saham. 37) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum 3) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Saldo ewal: (2) Penambahan dan pengurangan: (3) Saldo akhir, bD) Aset Eksplorasi dan Evaluasi Yang harus diungkapkanantara lain: (1) Rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area Of interest yang mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan sakde akhir: dan (2) Jumlah aset, iiatilites, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan. Cc) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang. Yang harus diungkapkan antars lain: (1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan: (2) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan (b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup, (2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya pengupasan awal, (2) biaya pengupasen lanjutan dengan penjelasan mengenai perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya: (3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada): (4) Biaya Penguptsan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan: (a) Alasan terjadinya penundaan: (D) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan (c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada), dan 3sums
Page 41 OCR 0.878
Page 40 of 83 utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. 9) Biaya Pengembangan Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan Gengan menunjukkan: (a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan: (b) Saldo awal: (c) Penambahan/pengurangan: (dj Amertisasi, dan (e) Sakto akhir, (2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih berjalan) (3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan: (4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan: (8) Alasan terjadinya penundaan) (Bb) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan (c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap bisya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asurnsi utama yang dipergunakan dalarn menghitung penurunan nilai tersebut. (5) Apabila terdapat lebih dari satu are of interest, maka harus diungkapkan rincian Gari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap area of interest, “ Liabilitas 1) Utang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: @&) Jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: b) Jumlah utang usaha menurut mata uang: dan C) Jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. 2) Provisi 8) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka panjang. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode: (2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan,
Page 42 OCR 0.894
Page 41 of83 (3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provi periode bersangkutan: (4) jumiah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum digunakan) (5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto (G) uraian mengensi karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber daya ekenomni: (7) Indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud dalam angka (6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi utarna yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan (8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut. 3) Beban akrual Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum Jatuh ternpo. Catatan 24 4) Khusus Industri Perbankan Liabilitas Segera Yang harus diungkapkan antara lain: 3) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan D) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban. 2 (Catatan 21 5) Utang Repo Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo: 8) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek. 21 8) Khusus Kontrak Konstruksi Utang Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain lisbilitas bruto dari setiap kontrak. konstruksi, Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel Yaitu: 8) biaya kontrak yang terjadi, b) laba yang diakui, C) kerugian yang dialami: dan d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). Pa W
Page 43 OCR 0.896
7) b) Page 42 of83 Khusus Industri Perbankan 3) Simpanan Nasabah Yang harus diungkapkan antars Iain rindan bap jenis simpanan yang mengungkapkan: (1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu: (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun (4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: (S) Rindan simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan, dan (6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro. Simpanan dari Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lsin: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu: (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi Gan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: (4) Jumlah amortisasi pada tehun berjalan untuk sertifikat deposito: don (S) Rincan simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misainya diblokir atau dijaminkan. £ £ LL 2 Catatan 22 Catatan 23 8) Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa 2) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan prograrn asuransi: (2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan: (3) Rincian berdasarkan mata uang: (8) Dasar perhitungan dan asurnsi aktuaris: dan (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan, b) Utang Klaim Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Perusahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung: (3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi, dan (4) Jumlah utang menurut mata uang,
Page 44 OCR 0.873
Page 43 of 83 €) Estimasi Klaim Retensi Sendiri Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah menurut jenis asuransi: (2) Jumlah menurut tertanggung: (3) Jumlah menurut mata uang: dan (4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan. d) Premi yang belum merupakan Pendapatan N Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah menurut program asuransi: (2) Jumtah menurut jenis pertanggungan: (3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: Ia) Metode perhitungan yang digunakan: dan (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperiihatkan penambahan dan pengurangan. &) Utang Koasuransi (rewrite) Tv Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antare utang kiaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga) (2) Jumlah berdasarkan ko-ssuradur: (3) Jumlah menurut jenis mata uang, dan (4) Jumiah menurut umur utang. f) Utang Reasuransi Yang harus diungkapkan antara lain: "| (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak bereiasi dan pihak ketiga: (2) Jumiah berdasarkan reasuradur, (3) Jumlah menurut jenis mata uang: (a) Jumlah menurut umur utang: dan (S) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan. 9) Utang Komisi v Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur: (2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan (3) Jumlah menurut jenis asuransi,
Page 45 OCR 0.888
Page 44 of 83 Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi. 1) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan Yang harus diungkapkan: (1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saharn: (2) Dasar perhitungan: dan (3) Seldo menurut usia. h) Titipan Premi v 3 Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek Yang harus diungkapkan antara lain jenis.dan jumlahnya. (Catatan 40 10) Utang Pajak Yang harus dngkapkan antara lain: B8) Jenis dan jumlahnya: dan b) Inforrnasi mengenai ketetapan pajak. Catatan 39a 11) Khusus Industri Pembiayaan Kewajiban Anjak Piutang Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jumlah llabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse: dan 5) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan penting lsinnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. v 12) Khusus Kontrak Konstruksi Uang Muka Kontrak Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima. 13) Bagian Lancar atas Uabilitas Jangka Panjang Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesusi dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam Checklist ini. 14) Liabilitas Keuangan Lainnya 8) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pengungkapan untuk Nabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang) (2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: (3) Yang harus diungkapkan entara lain: Catatan 25
Page 46 OCR 0.891
Page 45 of 83 (a) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori: (b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan: dan (c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang Gan kondisi default). b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang, (2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang terkait: (3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakur Selama periode tersebut, dan (4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilsi tercatat utang yang telah direstrukturisasi. 15) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis den jumlahnya. 18) Khusus Industri Pertambangan Umum Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. 17) Wabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang Gimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak Jancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, Liabilitas Jangka Panjang 18) Utang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang Harus diungkapkan antara lain: 8) Rincan nama pihak bersiasi, jenis, dan jumlah utang: b) Jumlah utang menurut mata vang: dan C) Jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. ig
Page 47 OCR 0.870
Page 46 of 83 19) | Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang 3) b) cd 3 2) n 3 h) » Yang Harus diungkapkan antara lain: Rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata uang, Kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: Tanggal jatuh tempo) Jumiah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dus belas) bulan: Penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan perolehannya: Pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk rnasing-masing fasilitas pinjaman, Kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (missinya restrukturisasi utang dan kondisi default): Jaminan yang diberikan dengan menunjuk pes-pos yang berhubungan: Persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan Pengungkapan informasi sehubungan dengan llabilitas berbunga jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan aga keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai llabilitas jangka panjang, antara lain adalah: (1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya) dan (2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu pinjaman, tanggal jatuh temgo, dan persyaratan penting. 20) | Utang Sewa Pembiayaan 8) b) g d) Yang harus diungkapkan antara lain: Jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pernberi sewa (lessor) pada tanggal laporan posisi keuangan, Rekonsiliasi antara total pembayaran sewa rninimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain Itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut: (1) sampai dengan satu tahun: (2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun dan (3) lebih dari 5 (lima)tahun. Pembayaran sewa kontinjen yang diakul sebagai beban pada periode tersebut: Total pembayaran minimum sewa-lanjut (subieese) masa depan yang Giperkirakan akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-canceitable subisase) pada tanggal laporan posisi keuangan: Catatan 18
Page 48 OCR 0.903
n Page 47 of 83 Penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain: (1) dasar penentuan utang sewa kontinjan: (2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan (3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa. “V €) Keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta arnortisasinya sehubungan 2 dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and lexseback): dan 21) Khusus Industri Perbankan 3) b) c) Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu: (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: (4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat: (5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan: (6) Ringkasan perjanjlan yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenubi, dan persyaratan penting lainnya (Debt Covenance): (7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenance atas surat berharga yang diterbitkan, Pinjaman Diterima Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang, (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan, Gan persyaratan penting lainnya (debt covenance): (9) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance: (S) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman Cari pemerintah atau pihak lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan mengenal fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap labo bersih, Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas: Catatan 26 Catatan 44 V4
Page 49 OCR 0.848
Page 48 of 83 (3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan (4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode pelaporan: dan (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai komitmen den kontinjensi. (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: 22) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : Ba) Mutasi taksiran provisi PLH selarna tahun berjalan dengan menunjukkan: (1) Saido awal, (2) Penyisihan yang dibentuk, (3) Pengeluaran yang terjadi, dan (4) Saldo akhir. b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan: €) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan kabilitas bersyarat lainnya sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan, @) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban ena tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang terpisah, @) Tabel yang memuat penjelasan tentang: ki) Saldo awal: (2) Penambahan dan Pengurangan: (3) “Saldo akhir, €| A.A daa 23) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang 2) Imbalan Pasti Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Gambaran umum mengenal jenis program, (2) Rekonsikasi saido awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat Giatribusikan ke dalam: (a) biaya jasa kinij (b) biaya bunga) (C) luran oleh peserta program, (d) keuntungan dan kerugian aktuarial: Maa Lb v4
Page 50 OCR 0.855
(5) (6) Page 49 083 (N imbalan yang dibayarkan, (9) biaya jasa lalu: (h) kombinasi bisnis: () curtailmentj dan UU) penyelesaian. (3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program yang selurunnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang Seluruhnya atau sebagian didansi: (4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilsi Wajar aset program serta saldo awal Gan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat diatribusikan pada setiap: la) hasil yang diharapkan dari aset program) (b) keuntungan dan kerugian aktuarial: (c) perubahan kurs mata uang asing pada prograrn yang diukur dengan rnata uang yang berbeda dengan mata usang penyajian: (d) iuran oleh pemberi pekerja: le) Iuran oleh peserta program, (Ph Imbalan yang dibayarkan, (o) kombinasi bisnis: dan (h) penyelesaian, rekonsikasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangen, paling kurang mengungkapkan: (ea) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakul dalam laporan posisi keuangan: (b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan (c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan Galam SAK, (d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dan setiap hak penggantian yang Giakui sebagai Aset sesual dengan SAK: dan (le) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan: total beban yang diakul di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan narna pos dimana hal tersebut termasuk: (8) biaya jasa kini, (e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata 1 vang yang berbeda dengan rnata uang penyajian: Laba La NN bb Tega Idi
Page 51 OCR 0.837
Page S0 of 83 (0) biaya bunga: “ (C) hasil yang diharapkan dari aset program) v (d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor 109 (sepuluh per seratus): (ND biaya jasa lalu, V (0) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya: den (n) dampak dari batasan dalam SAK: (7) jumlah total yang diskui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakul segera dalam saldo laba, meliputi: (a) keuntungan dan kerugian aktuarial: dan (D) dampak dari batasan dalam SAK: (8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakul pada pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK: (9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilsi Wajar total "| aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup, namun tidak terbatas pada, Instrumen ekuitas, Instrumen utang, properti, dan Seluruh aset kain: (10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk: v (8) setiap kategori Instrumen keuangan milik Perusahaan: dan (b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan: (11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori utama v dari aset program: (12) Imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak v penggantian yang diakul sebagai Aset, (13) Asurnsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan Gan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin antara persentase dan variabel lainnya, termasuk: P3 PA Ha ta) tingkat diskonto: N (b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode v yang disajikan dalam laporan keuangan, , (C9 tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalarn N laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset: (Gd) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam Indeks atau variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif v sebagai dasar untuk kenaikan imbalan rasa depanj:
Page 52 OCR 0.872
Page 51 083 (14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan pada: (a) biaya jasa kini sgregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja periodik neto, dan (D) akurnulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan, (C) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan Inflasi yang tinggi, wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu angka persentase dalam lingkungan inftasi yang rendah, (15) Jumlah periode tahunan saat Ini dan pericde empat tahun sebelumnya dari: (3) nilai kini kewajiban Imbalan pasti, Nilai Wajar aset program den surplus atau Gefisit pada prograrn, dan (b) penyesuaian yang timbul pada: Ci) Nabilitas program dinyatakan sebagai jurnlah atau persentase dari Nabilitas program pada aklsir periode pelaporan: dan Mii) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset program pada akhir periode pelaporan: (16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andai, dari iuran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan Gimulai setelah periode pelaporan: (17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko entar entitas Sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut: (fa) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti Ituj (b) dalarn hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesual SAK, maka Perusahaan mengungkapkan: (i) informasi yang mernungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat program Imbalan pasti dan dampak keuangan atas Perubahan program selama periode tersebut, (ii) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf 3) butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban Imbalan pasti: dan (wi)jika Perusahasn mencatat luran yang terutang untuk periode sesual SAK informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (19), dan butir (16) serta butir il. (e) tingkat tren biaya kesehatan: dan z (9 asurnsi material lain yang digunakan dalam aktuaria, £ £ aa ng Yt
Page 53 OCR 0.870
Page 52 0f83 yang menyelenggarakan program iuran pasti harus mengungkapkan Jumlah yang diakui sebagai beban untuk program luran pasti, €) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jurnlah Imbalan kerja jangka panjang lainnya. G) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja Yang harus diungkapkanantara lain: (1) iuran pregram dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan (2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada). (catatan 40 28) Utang Obligasi Yang harus diungkapkan antara lain: 8) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan rela tercatat dalam rupiah dan mata uang asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat Obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya: b) peringkat dan nama Perusahaan Perneringkat Efek: C) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua betas) bulan: d) nama Wall Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan €) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada: #) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: 9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kongisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): dan h) persyaratan penting lainnya, 25) Sukuk B) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan. b) Perusahaan harus mengungkapkan antara isin: (1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, terrnasuk: (8) ringkasan akad syariah dan skema transaksi syariah yang digunakan, (b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari: (ec) nitai nominal, (d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah): fe) prinsi 1! hasil, dan Kan Ni:
Page 54 OCR 0.856
Page 53 of 83 (f) rentana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan atau bagi hasil, (G) jangka waktu In) tujuan penerbitannya) dan (persyaratan penting lain: (2) peringkat dan nama Perusahaan Perneringkat Efek, (3) bursa tempat Sukuk dicatatkan: (9) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: (5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: (6) jaminan dengan menunjuk pes-pos yang berhubungan ijika ada): (7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwallamanatan, dan (B) kejadian penting lsinnya antara lain kepatuhan Ermiten atau Perusahaan Publik dalami memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi default). hasil (untuk Sukuk mudharabah): 26) Utang Subordinasi Yang harus diungkapkan antara lsin: a) Nara kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan b) Tujuan perciehannyaj C) Persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi: d) Kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dari kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): e) Pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan f) Persyaratan penting lainnye, Ch LA 27) Obligasi Konversi Yang harus diungkapkan antara lain: 3) Rincan mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya, b) Periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga pelaksanaan, hak konversi sebelurn jatuh tempo serta persyaratannya, dan sai C) Dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling Peenguntungkkan dari sudut pandang pemegang obligasi konversi: G) Jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya: w
Page 55 OCR 0.895
Page 54 of83 f) Jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dus belas) bulan: 9) Nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: h) Jaminan serta pembentukan dena untuk pelunasan utang pokok obligssi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): 1) Kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahsan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): j) Dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli: k) Komponen Liabilitas dari obligasi konversi, |) Keberadaan fitur derivatif melekat, dan m) Persyaratan penting lainnya 2) Peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: Ekuitas Ekuitas yang Dapat Diatribusikan Kepada Pemilik Entitas Induk 1) Modal Saham Yang harus dupgkapkan antara lain: 2) Bagi setiap jenis saham, antara Isin: (1) Rekonsiliasi jumlah saharn beredar pada awal dan akhir perode: (2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, termasuk pernbatasan atas dividen den pembayaran kembali atas modal: dan (3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan: b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas: C) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar sanam dan persentase kepemilikan, yaitu: (1) Pemegang saham yang memiliki 596 (lima perseratus) atau lebih: (2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham, dan (3) Pemegang saham lainnya: G) Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan: (1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti pengesehan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS): (2) Sumber peningkatan modai saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba, penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengen dan/atau tanpa Hak Catatan 27 kt
Page 56 OCR 0.878
Page 88 of 83 Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan waran, serta konversi obligasi dan (3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal, &) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar disebutkan jumlah seham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek, 2) Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital) Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah tambahan modal disetor, b) Uraian sumber agio saham, C) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas: G) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor, €) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya: N) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain: (1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi: (2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sernantara, (3) Tanggai efektif transaksi: (4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat kombinasi bisnis tersebut: (5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan yang terjadi, (6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima: dan (7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan Informasi antara lain: (2) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya untuk periode yang disajikan kembali: (b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Lisbilitas entitas atau bisnis yang Gikombinasikan: (Cc) Dampak penyesusian kebijakan akuntansi: dan (d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali. aa Catatan 28 3) Selisih Transaksi dengan Pihak Non Pengendali Yang harus diungkapkan antara lain: 2) Uraian transaksi perubahan kepernilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi: (1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan: kt
Page 57 OCR 0.854
Page 56 of 83 (3) Narna pihak yang bertransaksi: b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian, dan C) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilananys Pengendalian. (2) Narna entitas anak, dan 4) Saham Treasuri Yang harus diungkapkan antara lain: 3) Latar belakang pembelian kembali saharn, pelepasan, atau pengurangan modal Gisetor, : B6) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilei saharn treasuri yang C) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal disetor, d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga perolehan dengan harga pelepasan saharn treasuri: dan €) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri. 5) Saldo Laba Yang harus diungkapkan antara lain: a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada): b) Pacubahar saido laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait n C) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan. akal ah el 8) Waran Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran: b) Dasar penentuan Nilai Wajar waran: C) Nilai waran yang belum dan bdsk dilaksanakan (kadaluwarsa): d) Jumiah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan @) Ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran. (Catatan 1b 3 Pendapatan Komprehensif Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenal perubahan masing-masing komponen pendapatan komprehensif lainnya, Catatan 3, 9, 39b, 40 Kt
Page 58 OCR 0.845
8) Page 87 of 83 Kepentingan Nonpengendali Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas #kutts masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau tidak langsung pada entitas induk. Laba Rugi Komprehensif 1) | Pendapatan 30 Yang harus diungkapkan antara lsin: atatan 42 3) b) Ii a) L:) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakul selama periode, termasuk pendapatan yang berasal dari: (1) Penjualan barang: (2) Penjualan jasa: (3) Bunga, (4) Royeiti: danjatau (5) Dividen: Giungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama: Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1045 (sepuluh perserstus) dari pendapatan: Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalarn setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketigaj Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain: (1) Pendapatan kontrak konstruksi: (la) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode (b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui Oalam periode berjalan: dan (c) Metoda yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak: (2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan: (a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sarnpal tanggal pelaporan: (b) Jumlah uang muka yang diterirna: dan (c) Jumlah retensi (3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai Aset dan Liabilitas: bb bb LN Ii
Page 59 OCR 0.859
Page 58 of 83 (1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan: (2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi keagenan dengan pendapatan lainnya, dan (3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari: (ea) Pendapatan bruto, (DJ) Retur/rabat/diskon terkait: dan (c) Total pendapatan neto. 2) Khusus Industri yang Tarifnya Diatur olah Regulator Ketentuan Tarif Yang harus dungkapkan antara lain: 8) Dasar ketentuan tar#: b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif: C) Masa berlaku tarif: @G) Besaran tarif, dan 8) Perjanjian lain yang terkait 3) Khusus Industri pembiayaan Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain: a) Pendapatan pembiayaan konsumen: b) Pendapatan anjak piutang: dan C) Pendapstan sewa, B3) Khusus Industri Rumah Sakit Terdiri dari: Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan penunjang medis, Rincian pengurang pendapatan, antara lain: a) Restitusi, b) Subsidi tidak mempu: dan Cc) Selisih perhitungan klaim. 5) Khusus Industri Transportasi Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain: Vi
Page 60 OCR 0.884
Page 59 of 83 C) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi: d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan 2) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker Gan pesawat udara) dengan ketentuan mernisahkan atas dasar kepemilikan armada tersebut, a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi b) Rincian pendapatan usaha dari jese penyewaan alat transportasi, 8) Khusus Industri Telekomunikasi Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa telekornunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan rpelatui kerjasama dengan pihak lain. 2 Khusus Industri Asuransi: Pendapatan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelornpok premi bruto, premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) prerni yang belum merupakan pendapatan untuk sebap jenis asuransi Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62) 8) Khusus Industri Jalan Tol: Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, Gan rincian pendapatan kerjasama operasi: 5) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan. 9 Khusus Industri Perbankan Pendapatan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain: Pendapatan bunga, yang dapat terdiri deri dan tidak terbatas pada : a) Obligasi Pemerintah: b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui: C) Efek-efek: dan 8) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain. Lha (Catatan 30 V4
Page 61 OCR 0.886
Page 60 of 83 Beban Pokok Penjualan Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci: (1) Biaya bahan baku: (2) Biaya tenaga kerja dan (3) Biaya overhead ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan: b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1045 (sepuluh perserstus) dari pendapatan: dan C) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual. 11) Khusus Industri Rumah Sakit Beban Departementalisasi/Beban Operasional Yang harus diungkapkan antara lain, rindan beban departementalisasi: 2) Beban bahan: b) Beban jasa pelayanan: €) Beban pegawai, G) Beban penyusutan sarana medis: 2) Beban pemeliharaan sarana: P Beban asuransi: 9) Beban langganan daya dan jasa: h) Beban depresiasi. 12) Khusus Industri Asuransi: 3) Beban Klaim Asuransi Kerugian Yang harus diungkapkan antars Isin rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim reasuransi, den kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi. 0) Beban Klaim Asuransi Jiwa Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian dan jurnlah beban menurut jenis klairn dan manfaat, diantaranya: klaim jatuh tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian. C) Komisi Neto Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi. Ig.
Page 62 OCR 0.906
Page 61 of83 Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi, d) Hasil Investasi . 13) Khusus Industri Perhotelan Beban Departementalisasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi: b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan C) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya. “ 14) Beban Usaha Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara lain: 2) Beban penjualan: b) Beban distribusi: dan €) Beban umum dan administrasi. (Catatan 34 15) Khusus Industri Perbankan a) Beban Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok produk/jasa utama. b) Beban Provisi dan Komisi Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi berdasarkan kelomgek produk/jasa utama. (Catatan 31 (Catatan 3w 16) Khusus Industri Pembiayaan Beban Kerugian Penurunan Nilai Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing- masing akun Plutang Pernbiayaan Konsurnen, Tagihan Anjak Plutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan. 17) Pendapatan dan Beban Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain: 2) Rincian dan jumlah Pendapatan lainnya, D) Rincian dan jumlah Beban lainnya. C) Untuk Biaya Keuangan, meliputi: (1) blaya pinjaman meliputi: (Catatan 3x, 37, 38
Page 63 OCR 0.880
Page 62 of 83 (D) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakul sesuai SAK yang berlaku: dan (c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga: (2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi Instrumen keuangan meliputi: (a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual, (8) rugi neto dari Instrumen keuangan yang diakul pada Nilai Wajar melalui laba rugi: dan (c) amiortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk Indung nilai, @) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi: (1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas ascsiasi dan/atau Ventura Bersama yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan (2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang diungkapkan secara terpisah. “ (e) Sa Pen yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga / #fektif: 18) Khusus Industri Perbankan 3) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan. b) Keuntungan (Kerugian) dari kenalkan (penurunan) nilai surat-surat berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdaserkan jenis. C) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara Isin rincian jumlah berdasarkan jenis. (Catatan 36 Catatan 9 (Catatan 32 18) Pendapatan Komprehensif Lain Yang harus diungkapkan antara Isin: 2) Perubahan dalarn surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Tekberwujud: b) Keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti: C) Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan: @) Keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual: 2) Bagian efektif dari keuntungan dan kerugian Instrumen lindung nilai dalam rangka lindung nilai arus kas: dan bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama. Mn ti 0 Catatan 9, 39b, 40 Catatan 3b pt
Page 64 OCR 0.890
Pajak Penghasilan Page 63 of83 Yang harus diungkapkan antara lain: 3) b) 8) @) e) Kemponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari: (1) beban (penghasilan) pajak kini: (2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari perlode lalu: (3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer dan pembalikannya: (9) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru, (S) jumlah manfaet yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban pajak tangguhan) (6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan: dan (7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif, Gikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif: Agregat pajak kini dan pajak tengguhan terkait dengen transaksi yang dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekuitas: Jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi Ganfatau Ventura Bersama: Penjelasan hubungan entara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu atau kedua bentuk berikut Ini: (1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku, atau (2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, engan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku: Penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang bariaku dan perbandingan dengan tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya: Jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak tengguhan dalam laporan keuangan: tan 39b w
Page 65 OCR 0.880
h) » kh m) mn o) p) Page 64 of 83 Cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalarn Ventura Bersama atas liabilitas pajak tangguhan yang belum diakui: Rekonsillasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut: (1) laba sebelum pajak menurut akuntansi: (2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan (3) laba kena pajak, Perhitungan beban dan Kabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesual dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku: Pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan, Setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum Sikompensasi: (1) jumlah aset dan Ilabilitas pajak tangguhan yang diaku' pada laporan posisi keuangan untuk periode sajian: dan (2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, apabila Jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumiah aset atau liabilitas pajak tangguhan yang diakui dalarn laporan pasisi keuangan: Beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan: (1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan (2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode, bersama dengan jurniah terkait untuk setiap periode sajian: Jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan: Uralan jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakulsisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi tesnis: Peristiwa atau perubahan keedaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakui pada tapggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi: dan Jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset pajak tangguhan, apabila: (1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kene pajak yang telah ada: dan (2) entitas mengalami keruglan pada periode kini atau periode sebelumnya yang 9) Jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak, V
Page 66 OCR 0.890
Page 6S of 83 mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait. 21) Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian Yang harus diungkapkan antara lain: 2) Jumiah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap isba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada entitas Induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak Individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba par saham, D) Jurniah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebegai penyebut dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut, Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saharn: C) Instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi mendilusi laba per saharn dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian, Od) Penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa, selain yang dihitung sesual dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumiah saham biasa atau Instrumen berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan &) Laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan. Catatan 41 22) Transaksi Pihak Berelasi Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Pengungkapan mengenal transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang jumlahnya: (1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan Orang atau anggota keluarga terdekat, dan/atau (2) lebih dari 0,596 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi dengan entitas berelasi. b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi nara, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi dan saido dengan pihak dimaksud, C) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengen pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dempak hubungan tersebut (Catatan 42
Page 67 OCR 0.851
9 (2 t1) (2) (3) (4) Page 66 of 83 jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban terkait, Jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas, termasuk komitmen, dan: (3) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan (b) rincian garansi yang diberikan atau diterima: jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan jumlah saldo ptutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha: dan alasan dan daser pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika Oilakukan pembentukan, pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dirnaksud dalam huruf a) dan b) dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut: ta) 12) (3) (4) (5) (8) (7) entitas induk, entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas: entitas anak, entitas asosiasi, Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturerj personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya, dan pihak-pinak berelasi lainnya. seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok Gireksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebegai karyawan, dan manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut: (3) (2) (3 (4 (5) imbalan kerja jangka pendek: imbalan pascakerja: Imbalan kera jangka panjang lainnya: pesangon pemutusan kontrak kerja: dan pembayaran berbasis saham, untuk entitas berelasi dengan pemerintah : ta) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan Perusahaan, “V v dalam laporan keuangan, paling kurang: Yi
Page 68 OCR 0.885
Page 67 of83 (3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara Individual, signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas Ivasnya transaksi tersebut, (2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara Individual signifiken: dan 23) Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain meta uang fungsional. b) Yang herus diungkapkan antara lain: (4) rincian aset dan Ilabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekulvalennya dalam mata uang fungsional) (2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing: (3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekulvalen dalam mata uang fungsional: (9) jumiah selisih kurs yang diakul dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang Ssi pada instrumen keuangan yang diukur pada nilsi wajar melalui laba rugi: (5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir periode, dl Le Catatan 43 24) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus diungkapkan antara lain: @) Untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu untuk suatu aset Individual, termasuk goodwil/ atau sustu unit penghasil kas: (L) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan nilai: (2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut Gan unsur kaporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai: (3) jumlah pernbalikan rugi penurunan nilai yang Siakui dalarn laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik: (4) goodwill yang telah diakul rugi penurunan nilainya: (5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yong diakul dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut: dan (6) jurniah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut. b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset. Catatan 3g Pt
Page 69 OCR 0.865
2) b) (3) Page 68 of 83 Perubahan Estimasi Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) 2 (3) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi: jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan perkiraan dampak sstimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah Gampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus Siungkapkan, Perubahan Kebijakan Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) (2 (3) (9 (5) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal dan relevan, Jurniah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap pericde lalu sajian: (8) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan tb) laba per saham dasar dan dilusian: Jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang Gisafikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya) Gan keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu atau untuk pericde-periode sebelum periode-periode tersebut disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi, Kesalahan Periode Lalu Yang harus diungkapkan antara lain: (1) (2) (3) (9) sifat dari kesalahan periode lalu, jumlah koreksi untuk setiap periode sajisn: (a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan (b) laba per saham dasar dan dilusian: Jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian kembali retrospektif tidak praktis. Sa ea AE EA ea 25)| Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan Periode Lalu vi
Page 70 OCR 0.859
26) Page 690f 83 Kombinasi Bisnis 8) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang terjadi selarna periode pelaporan, yaitu: ta) (2) (3) (33) (5) (6) » (8) (2) (10) (al) nama Gan penjelasan tentang pihak yeng diakuisisi, tanggal akuisisi, biaya terkat akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis: persentase kepentingan ekultas berhak suara yang diperoleh: Slesan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak pengakussisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi: penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakul: Nilai Wajar pade saat tanggal akulsisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utarna Imbalan: kesepakatan Imbalan kontinjensi dan aset indernnifikasi: (a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi: (Bb) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran: dan (Cc) estirnesi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak. Cepat dicstimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak Gapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimurn pembayaran tidak terbatas, maka pihak pengakussisi mengungkapkan fakta tersebut: Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut: la) Nilai Wajar piutang: (b) jumlah piutang beuto kontraktual: dan (c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktusi yang diperkirakan tidak tertagih: Jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih: setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar: (2) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar sumber daya ekonomi terjadi: (b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut, Dalam hai "4
Page 71 OCR 0.888
(12) (13) (14) (3S) Page 70 of83 Giperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asurnsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: (Cc) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut: dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakul karena Nilai Wajarnya tidak dapat diukur secara andsi, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan: (8) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4) terkait perikatan dan kontijensi: dan (b) alasan Labilitas tidak dapat diukur secara andai, Galam hal pembslisn dengan diskon: fa) jumlah keuntungan yang diakul dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui: dan (b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan: setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakutsisi memiliki kurang dari 10096 (seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakwisisi pada tanggal akuisisi: (a) Jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang diakul pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan (b) teknik penilaian dan input medel utarns yang digunakan dalam penentuan rifai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar: Galam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap: la) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi yang dimiliki cieh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal akuisisi: dan (b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pade pihak yang diakuisisi yang Gimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi bisnis dan pos dalam taporan laba rugi komprehensif untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut, (16) Informasi sebagai barikut: () jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak tanggal akuisisi yang dimasukkan dalarn laporan laba rugi komprehensif pada periode pelaporan: dan (b) pendapatan dan laba atau rugi dan entitas hasil penggabungan untuk periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua
Page 72 OCR 0.872
b) bs Page 71 0f83 kombinasi yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal periode pelaporan. Terhadap kernbinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelurnnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atsu secara kolektif material: (1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset, Liebilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan: (a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi besnis belum selesai) (D) Aset, Unbilitos, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi awalnya belum selesai: dan (C) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakul selama periode pelaporan (2) setiap periode pelaporan setsish tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau Ilabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan: (a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakul, termasuk setiap perbedaan yang timbul selama penyelesaian: (b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan perubahan tersebut, dan (c) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur Imbalan kontinjensi: (3) ltabilitas konbinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada: (4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan: (S) jumlah dan penjelasan deri setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada periode pelapcran yang: (2) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang Sismbil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode pelaporan sebelumnya: dan (b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami laparan kevangan Perusahaan hasil penagabungan: pernyataan kesesualan dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan transaksi kombinasi bisnis, dan
Page 73 OCR 0.883
Page 72 of 83 (1) jumlah harga yang dibayarkan: (2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas: (3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila pengendalian diperoleh: dan (4) jumiah aset dan Kabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apatila pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya, G) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungi dengan perolehan ates entitas anak dan unit bisnis lsinnya selama suatu periade: 2) Segmen Operasi Yang harus diungkapkan antara lain: B) pengungkapan pada level segmen: (4) informasi umum, yang terdiri dari: (2) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi segmen dilaporkan, dan (b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen dilaporkan, (2) inforrnasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban tertentu, aset segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar pengukurannya) (3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, Ukuran laba atau rugi segmen Gilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen rnaterial lainnya terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan: b) pengungkapan pada level entitas (1) Inforrnasi produk dan jasa Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap kelompok produk dan asa yang serupa. (2) Informasi wilayah geografis la) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada: | negara domisili Perusahaan: dan IL semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara Individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara Catatan 45 Yt
Page 74 OCR 0.878
Page 73 of 83 aset imbalan pescakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di: 4. negara dornisih Perusahaan: dan 9, semua negara ssing secara total dimana Perusahaan memiliki aset, Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya maternal, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah. (3) Informasi pelanggan utama Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapai 1046 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus mengungkapkan: (a) fakta: (b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan (Cc) Wentitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut. tersebut secara individual. (bo) Aset tidak lancar selain Instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, “ 28) Operasi yang Dihentikan a) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) uraian tentang alasan operasi dihentikan: (2) uralan fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yeng diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi yang dihentikan: dan (3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari &tet tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku. b) Yang harus diungkapkan atas Informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan, antara lain: (4) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam taporan laba rugi komprehensif meliputi: la) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang Sihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan (b) laba atau rugi yang diakul dalarn pengukuran ke Nilai Wajar setelah @ikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau keiompok lepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait, (2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, Investasi dan pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan (3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat diatribusikan pada pernilik entitas induk. wt
Page 75 OCR 0.826
Page 74 of 83 29) | Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat Catatan 11 a) Perusahaan wajib mengelompokkan Instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya, yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan VX #pekulasi, D) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk setiap kontrak Instrumen derivatif dalarn kelompok klasifikasi Indung nilai dan kelompok non lindung nilai: (1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalarn bentuk valuta, bunga, komoditas atau lain-lain: v (2) pihak lawan transaksi (counternarties): N (3) tanggal jatuh tempo: “ (4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilal Wajar pada tanggal laporan posisi V keuangan, (5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan: N (6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan |) (7) persyaratan penting lainnya. / C) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi Y untuk mencapai tujuan tersebut: (2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk V penjelasan mengenai Aset dan/atau Labilitas dan jenis transaksi yang dilindung nilai: dan (3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan “ tujuannya, 30) | Nilai Wajar Instrumen Keuangan “ (Catatan 46 Yang herus diungkapkan untuk setiap kelompck aset keuangan dan Ilabilitas keuangan dntara lain: a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liatilitas tersebut dengan cara yang memungkinkad untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi keuangan: dan S| b) hierarki, metode, dan asurnsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilsi Wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan. v 31)| bividen V Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagai Sistribusi kepada pemilik pada periode pelaporan: b) Jumlah utang dividen untuk: Tea
Page 76 OCR 0.847
Pare 75 of 83 (1) periode pelaporan, dan has (Tidak TON/A | Tketerangan (2) periode sebelurnnya: C) Jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah periode pelaporan tetapi sebelum tanggai penyelesaian laporan keuangan dan tidak diakui sebagai Llabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan Gd) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui. 32) Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus diungkapkan antara Isin: 8) Jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas konitinjensi lainnya secara terpisah: b) Jumlah agregat dari komitmen medal terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya: C) Daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas: dan 9) Dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar @itambahkan pengungkapan tambahan tentang: (LE) metode yang digunakan untuk mengekui bagian partisipasinya: dan (2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset bdak lancar, Sabilitas jangka pendek, Ilabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian partisipasinya dalem Ventura Bersama. 33) Perikatan dan Kontinjensi 4) Perikatan Yang harus diungkapkan antara lsin: (1) perikatan yang meliputi: (a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan rmanajeman dan teknis, royalti, dan lisensi, diungkapkan! I. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian: Ii. pericde berlakunya perikatan, iii.” dasar penentuan kompensasi dan denda: IV, Jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan: dan V. pembatasan-pembatasan lainnya: (b) kontrak atau perjanjan yang memerlukan penggunaan dana di masa yang akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, Ikatan untuk Investasi, diungkapkan: P4
Page 77 OCR 0.858
b) Page 76 of 83 | pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian: 4. periode berlakunya perikatan: IW. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi: dan Iv. sanksi-sanksi, (2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan: (a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin: (b) latar belakang dikeluarkannya jaminan, (C) periode berlakunya jaminan: dan (9) nila jaminan, (3) fasilitas kredit yang belurn digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank, den (9) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya. Kontinjensi Yang harus diungkapkan entara lain : (L) perkara atau sengketa hukum, drungkapkan: (a) pihak-pihak yang terkait, (b) jumlah yang diperkarakan: tc) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (lega opinion): dan (d) darnpak keuangan, (2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi dampak keuangannya: (3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan: fa) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan denda atau bunganya: dan (b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding): (9) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain: (a) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensij (b) estimasi dari dampek keuangannya) (c) Indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus wf
Page 78 OCR 0.865
Page TT of 83 keluar sumber daya: dan (d) kemungkinan penggantian olen pihak ketiga. 34) Khusus Industri Perkebunan Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma Yang harus diungkapkan antara lain: @) Isi perjanjian kerjasama IR/Plesma: b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama: C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan, d) Hak dan Ilabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasarna: €) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasarna: dan 1) Isi perubahan perjanjian, jika ada. 3S) Manajemen Risiko Keuangan 8) Perusahaan harus mengungkapkan inforrnasi yang memungkinkan para pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut: (1) risiko kredit, antara lain Ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai: (2) risiko likviditas, antara lain: (a) analisis jatuh terngo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman terhadap periode arus kas: dan (0) deskripsi mengenal cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas: (3) risiko pasar, antara Iain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana @ntitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas, dan (4) risiko lainnya yang dimiliki olah Perusahaan, b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari Instrumen keuangan, Ain “Lb he ai Catatan 47 36) Khusus Industri Perbankan 3) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio) Yang harus diungkapkan antara lain: K1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan 2 Catatan 521 V4
Page 79 OCR 0.893
Page 78 of 83 (2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, dan (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR. b) d d) Posisi Devisa Neto Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal laporan pesisi keuangan (2) Posisi devise neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto. Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana pihak ketiga di bank. Aktivitas Fiduciary Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciary yang meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana. Catatan 52j (Catatan 48 37) Kuasi-Reorganisasi Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengeriai kegiatan kuasi-reorganisasi yang meliputi: 2) Jumiah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah b) d a (31 tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi: Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham setelah kuasi-rearganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang, Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi- reorganisasi: Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum Gigunakan untuk mengeliminasi defisit, dan Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam aporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi- reorganisasi. 38) Pengelolaan Modal Yang harus diungkapkan antara lain: a) Informasi kualitatif tentang semi kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengekta permodalannya, termasuk: Catatan 521 Vi
Page 80 OCR 0.883
Page 79 of 83 (2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan (3) care Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permedalannya: b) Ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal: C) Setiap perubahan pada angka a) dan angka 5) dari periode sebelumnya: d) Pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak eksternal (jika ada): den €) Konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila terjadi ketidakpatuhan, bal A (1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal: 39) Transaksi Nonkas Yang harus diungkapkan antara lain: Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas Gan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas. Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi rnelalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal, Catatan 51 40) Pembayaran Berbasis Saham Yang harus diungkapkan antara lain: Ba) Rincian jumlah Listilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek ataupun jangka panjang: b) Penjelasan mengenal setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode penyelesaian: CE) Jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok opsi saham, d) Untuk cpsi saham yang dieksekusi selarna periode, rata-rata tertimbang harga saham pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan: e) Kisaran harga eksekusi dan rata-rata bertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham yang beredar pada akhir periode, ? Penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai berikut: (1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar Opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajar tersebut diukur, dan
Page 81 OCR 0.884
Page 80 of 83 tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk instrumen ekultas lain yang diberikan selama suatu periode (yeitu selsin opsi saham): 9G) Dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam Suatu periode dan terhadap posisi keuangannya, (2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada 4) Khusus Industri Asuransi: a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas Yang harus diungkapkan antara lain: (1)Analisis Kekayaan, (2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas: (3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi: (4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan (5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam permitungan solvabilitas, 82) Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah Hal-hal yang harus diungkapkan: 8) Izin Menteri Kevangan atas pendirian unit Asuransi Syariah, b) Jenis Akad Asuransi Syariah: C) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah: dan d) Zakat. 43) Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jurnlah dan dampak dari: a) Kontrak reasuransi: b) Perjanjian penting dan ikatan kainnya, €) Rasic keuangan penting: d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan €) Perstiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup perusahaan. Pn Catatan 52k Catatan 52k 49) Khusus Industri Kehutanan: a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu), b) Pernenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib lainnya, P4
Page 82 OCR 0.895
Page 81 of 83 C) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam). d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya: €) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan akumulasinya: dan () Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana: (1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan (2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya, 45) Peristiwa Setelah Periode Pelaporan Yang harus diungkapkan antara lain: 8) dalam hal Perusahaan menerirna Informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yang ada paca akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan Informasi terkini: dan contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak diakul: b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuaian yang material setelah periode pelaporan, maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya: (1) tanggal terjadinya: (2) sifat peristiwa: dan (3) estimasi atas dampak keuangan, stau pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut tidak dapat dibuat. 46) Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan Aktivitas Perusahaan Dalam hai Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait Gengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, yang harus diungkapkan antara lain: B8) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut, b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi: Cc) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui atau diestimasi secara wajar. Ba ah Catatan 2 w4
Page 83 OCR 0.894
Page 82 of 83 47) | Reklasifikasi 8) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1) sifat reklasifikasi: (2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi: dan (3) alasan reklasifikasi. b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka Perusahaan harus mengungkapkan: (1) alasan tklak mereklasifikasi jumlah tersebut, dan (2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi, 48) | Hibah Pemerintah Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut: 3) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam iaporan keuangan dan indikasi bentuk lain deri bantuan pemerintah, dan b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan pemerintah yang telah diakul. 49) | Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar medali di negara lain atau dalarn rangka penawaran Efek di negara lain, &) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain: (2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta penjelasannya dan (3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk leporan laba rugi komprehensif beserta penjelasannya. Ke) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di Negara tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan. 50) | Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan, (Catatan 50 f
Page 84 OCR 0.624
Page 83 of 83 Jakarta, 24 Juli 2026 Y k Ritsuo Fukadai Helmi A. Hidayat nge nagyaowa pai Hen ja Pane
Names mentioned 13 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN
p.1
unresolved
org
bapepam
p.1 ×3
unresolved
org
Bapepam-LK
p.1 ×6
unresolved
org
Paul Hadiwinata
p.2
unresolved
org
Palilingan & Rekan
p.2
unresolved
org
Menteri Keuangen
p.6
unresolved
org
Bank Indonesia
p.12 ×13
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.37
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.55
unresolved
org
Menteri Kevangan
p.81
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.