Skip to content
Back to announcement

ENRG-Checklist Pengungkapan LapKeu Jun 25.pdf

Financial statement Text extracted ENRG

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 97

Page 1 OCR 0.927
CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Petunjuk Pengisian Checklist:

1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan
No. VIILG.17).

2. Tanda (V) diisi pada kolom 'Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan,

3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda v) diisi pada kolom "Tidak Ada' dengan
menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.

4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka
tanda (V) diisi pada kolom 'N/A',

5. Checklist Ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).

Data Umum
Narna Emiten/Perusahaan Publik PT Energi Mega Persada Tbk
Bidang Usaha Induk Perusahaan dengan Entitas Anak bergerak dalam Bidang Minyak dan Gas Bumi
Jenis penawaran Umum Penawaran Umum saham Perdana dan Penawaran Umum Terbatas
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Nama Kantor Akuntan Publik Y, Santosa dan Rekan Y. Santosa dan Rekan
Nama Partner Hilda Ong Tjiendradjaja Yamin
Opini Akuntan Wajar Tanpa Pengecualian Wajar Tanpa Pengecuai
. Catatan mengenai kemampuan Perusahaan untuk Catatan mengenai kemampuan Perusahaan untu!
Catatan tentang Opini (jika ada) mempertahankan kelangsungan usahanya. mempertahankan kelangsungan usahanya.

# disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangari,

Halaman 1
Page 2 OCR 0.929
Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung Jawab Direksi Atas vV
Laporan Keuangan"
Pemenuhan Peraturan No.VIII,A.2 tentang “Independensi Akuntan Yang vV
Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal" ,

Data Keuangan Penting (dalam Dollar Amerika Serikat - $, kecuali dinyatakan lain)

Periode laporan keuangan 30 Juni 2025 30 Juni 2024

Laba Rugi Komprehensif
Pendapatan 239.110.202 201.897.097
Laba bruto 84.503.001 64.636.528
Laba usaha/operasional 74.104.748 54.137.637
Laba (rugi) Bersih tahun berjalan 35.786.080 33.490.991
Laba (rugi) komprehensif 35.535.552 33.041.361
Laba Per saham (dasar) 0,00144 0,00135
Laba Per saham (dilusian) N/A N/A
30 Juni 2025 31 Desember 2024

Laporan Posisi keuangan

Jumlah Aset

1.619.157.273

1.583.258.785

Jumlah Aset Lancar 261.381.124 255.644.409
Jumlah Aset Tidak Lancar 1.357.776.149 1.327.614.376
Jumlah Liabilitas 926.481.103 926.118.167
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 452.155.150 434.811.390
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 414.325.953 491.306.777
Jumlah Ekuitas 692.676.170 657.140.618
Modal Disetor 638.086.082 638.086.082
Defisit (339.673.052) (375.398.209)

Halaman 2

Page 3 OCR 0.891
30 Juni 2025

31 Desember 2024

Rasio Keuangan”
Rasio Lancar (Yo) 57,81 58,79Ya
ROA | 0,02 oz
ROE 0,05 0,05

“dapat disesualkan berdasarkan industrinya

Catatan:

i. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan

atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik, Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai

dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan

Erniten atau Perusahaan Publik.

2. Erniten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist Ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK

No, VIILG.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

Laporan Keuangan Terdiri dari:

Laporan posisi keuangan pada akhir periode

Laporan laba rugi komprehensif selama periode

Laporan perubahan ekuitas selama periode

Laporan arus kas selama periode

P2 Ba Maa Hana

wialujnlja

laporan keuangannya,

Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat Perusahaan
menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian v
kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam

6 Catatan atas Laporan Keuangan

Halaman 3

Page 4 OCR 0.938
Ketentuan Umum

1, | Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut:

a. gambaran umum Perusahaan:

b. dasar penyusunan laporan keuangan dan Ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang
diterapkan,

C. Informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, laporan laba -
rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan
penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan

d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:

1) Informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun dalam
laporan keuangan: dan

2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi informasi
tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.

2. | Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan adanya
bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”,

3. | Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset yang
dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.

4. | Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang
diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen
atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:

Pendirian perusahaan

1) | Riwayat ringkas perusahaan: Catatan 1a
2) | Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang Catatan ia

berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara,

Halaman 4

Page 5 OCR 0.880
Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada periode
pelaporan,

Catatan la

kt)

Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha,

Catatan ia

5)

Tanggai mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalarn hal perusahaan melakukan
ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang disajikan, wajib
disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau peramplngan usaha dan kapasitas
produksinya: dan

Catatan la

8)

Narna entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate parent of the
group). Dalam hai tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.

Catatan la

»

Khusus Industri Media
Penjelasan rinel tentang Perizinan yang dlmlliki,

8)

Khusus Industri Jalan Tol

Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol
tersebut.

9)

Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.

10)

Khusus untuk Industri Perbankan

Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk menjalankan
kegiatan berdasarkan prinsip syarlah (jika ada).

11)

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum
Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.

Penjelasan mengenal area eksplorasi dan eksploitasl Perseroan meliputi:

a) Area Eksplorasi, meliputi:

«Nama lokasi,

Catatan le

8 Narria pemilik Izin lokasi,

Catatan 1e

# Tanggal perolehan Izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya)

Catatan ie

«  Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi, dan

&iaiala

Catatan 1e

Halaman 5
Page 6 OCR 0.789
«Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per

tanggal Laporan Posisi Keuangan: v Catatan 1e
b) Area Eksploitasi/Pengernbangan meliputi: — —
» Nama lokasi: v Catatan 1e
« Nama pemilik Himlokasi: v Catatan Te —
« Tanggal perolehan ljln eksploitasi serta tanggal fatuh terriponya) v Catatan ie
. Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi: v Catatan 1e
«Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi, dan « v “catatan 1e dan Informasi
tanggal sertifikasi: Tambahan
. Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan v Catatan 1e
» Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh Perseroan
hingga tanggal laporan posisi keuangan. v Catatan 1e
| 12) | Khusus Industri Kehutanan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan) — AN Manan nN "
b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selarna masa sisa manfaat HPH: dan vV
Cc) sisa umur HPH. — Ti mn
b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:
1) Tanggal dan/atau nornor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang diterbitkan v Catatan 15
di tuar Indonesia,
2) | Jenis dan jurnlah Efek yang ditawarkan: v Catatan 1b
3) | Bursa tempat Efek dicatatkan) dan v Catalan 1b — —
| 4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate action) v — Catatan 1b

Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:

Halaman 6
Page 7 OCR 0.856
Informasi penting lainnya antara fein:

1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak langsung v Catatan 1d
— 2) | Tempat kedudukan: v Catatan 1d
3) | Jenis usaha: — “ Catatan 1d
Na 4) | Tahun beroperasi secara komersial) v Catatan 1d
5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): v Catatan 1d
6) | Total Aset, dan — — v Catatan id
? —

a) sifat hubungan antara entitas Induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak mermniliki baik
langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5096 (Ilma puluh perssratus)
hak suara yang sah:

b) alasan mengapa kepemilikan balk langsung maupun tidak langsung lebih dari 5096 (lima puluh
perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas Investee tidak diikuti dengan pengendalian,

C) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas arak apabila laporan keuangan tersebut
digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau periode berbeda
dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan tanggal atau perlode
yang berbeda,

G) sifat dan luas satiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana
ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali pinjaman atau uang
muka:

8) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas induk
pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat
Giatribusikan pada pernilik entitas induk, dan

f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas Induk harus
mengungkapkan:

(Li) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan porsi
dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan sisa investasi
pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian,

(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan:

(3) jumlah harga yang diterima,

Halaman 7

Page 8 OCR 0.859
(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,

(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis tainnya dimana Pengendalian
dilepaskan, dan

(6) jumlah Aset dan Labilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis tainnya '
dimana Pengendalian dilepaskan, yang dilkhtisarkan berdasarkan kategori utamanya.

Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain,

Ea Ana
Ikhtisar Kebijakan Akuntansi
Dalam bagian ini barus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:

Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite audit, Catatan 1f
Cakupan rmanajemen kunci: dan v
3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau Fata-rata jumlah karyawan tetap v Catatan 1f 1
selarna periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak.
Penerbitan Laporan Keuangan — |
TI vV 7 Catatan 19
v Catatan 1g

Pernyataan kepatuhan terhadap SAK

Pernyataan Ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai v Catatan 2
dengan SAK.
b. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan
1) | Dasar pengukuran laporan keuangan yaltu berdasarkan blaya historis (historical cost), biaya
perolehan kini (current cost), hilal realisasi neto (net realigable value), Nilai Wajar (fair value) atau v Catatan 3a
jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.
2) | Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. v Catatan 3a
3) | Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:
v Catatan 3a

Halaman 8

Page 9 OCR 0.894
b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional Perusahaan
maupun kegiatan usaha asing yang signifikan, dan

C) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada).

&

2

Alasan perubahan periode pelaporan (jlka ada).

Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

1

Perusahaan harus mengungkapkan datam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau bagian Jain
dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses
penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah yang
diakui dalam laporan keuangan:

Catatan 4

perusahaan harus mengungkapkan Informasi tentang asurnsi yang dibuat mengenai masa depan,
dan sumber utarna dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, yang memiliki
risiko signifikan yang mengakibatkan penyesualan material terhadap jumlah tercatat Aset dan
Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan

3)

Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas laporan
keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir perlode pelanoran.

Kebijakan Akuntansi Tertentu

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan
untuk memahami taporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas
pada hal-hal sebagai berikut:

Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara lain:

Catatan 4

2) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas Induk dan entitas
anak, “

Catatan 3b

b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan entitas Induk,

Catatan 3b

GC) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan Pengendalian
atas entitas anak,

Catatan 3b

d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak,

Catatan 3b

&) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan honpengendall:
dan

PS SN PAN Mas Mia

Catatan 3b

Halaman 9

Page 10 OCR 0.826
f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi telah

v Catatan 3b
dieliminasi.
2) | Kombinasi bisnis
Yang harus dijelaskan antara lain:
3) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan untuk
. Catatan 3c
mengukur kepentingan nonpengendali,
b) pengakuan awal untuk goodwills Catatan 3c
Cc) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwilh, dan Catatan 3c

d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di Perusahaan, antara

(3) imbalan kontinjensl.

lain:
(L) pembelian dengan diskon: v "
(2) akuisisi secara bertahap, dan v
amareenran name TT

3) | Kas dan setara kas:
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara kas. v Catatan 3d
4) | Instrumen Keuangan
2) Instrumen Keuangan selain Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas biaya
transaksi, vV Catatan 3y
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Instrumen keuangan setiap kategori: v Catatan 3y
(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan, v Catatan 3y
(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan, p"/ Catatan 3y
ja P makan unbuk menantikan nanuminam nilalaar meat Tr
hi ki
(5) metode per itungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilal dari aset v Catatan 3y
keuangan,
(S) ketentuan penghentian pengakuan Instrumen keuangan) v Catatan 3y

Halaman 10
Page 11 OCR 0.841
(75 khusus Instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain penjelasan
sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka (4), angka (5), dan
angka (5), wajib ditambahkan penjelasan mengenai,

(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai v
“ (b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas Instrumen keuangan 1 v
derivatif, dan
TT (c) perlakuan akuntansi Indung nilal untuk tujuan akuntansi lindung nilai,
b) Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk, " ” Y
(B5 pengakuan awal Sukuk: v
3 3) pengukuran setalah pengakuan awal Sukuk, ST PA” Y
(4) Penyajian pendapatan sukuk: dan v
5) penyajian amortisasi biaya transaksi. N v

&) Sukuk yang diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal Sukuk:

(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk,

(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk:

(H) posisi penyajtan Sukuk, dan

(5) akad syariah yang digunakan.

5) ! Khusus Industri Perbankan

a) Giro Wajib Minimum
Yang harus dijelaskan antara iain ketentuan mengenal Jumlah giro wajib minimum.

b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Glro pada Bank Indonesia dan Bank Lain.

Halaman 11

Page 12 OCR 0.900
c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank v
Lain.
6)! Piutang Reverse Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan dan v
pengukurannya.
7) | Khusus Industri Perbankan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki: “
b) Pengakuan nilai pada Investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah:dan v
C) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan. v
3) | Khusus Industri Perbankan

a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara tai

(1) benjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan:

(2) Dasar penyajian atas kredit,

(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolia kredit,

(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada), dan

(S5) Kebijakan bank akan agunan kredit.

b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi.

c) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar penilalan dan penyajian,

Halaman 12

Page 13 OCR 0.862
(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dangan saldo

piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan v
(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan. v
9) | Khusus untuk Industri Pembiayaan
Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen: dan vV
b) Pasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari v
konsumennya.
10) | Anjak Piutang
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse): v
b) Penyajian transaksi anjak plutang:
Cc) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang
dialihkan, dan
d) perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak plutang(ditagihkan kembali ke klien atau v
ditanggung oleh perusahaan).
11) | Sewa
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa) v Catatan 30
2 kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi, dan v Catatan 30
9 kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebayal lessee dan/atau /essor, v Catatan 30
12) | Persediaan:
Yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebljakan akuntansi yang diguhakan dan rumusan biaya v Catatan 3e

yang digunakan.

Halaman 13

Page 14 OCR 0.870
a) Khusus Industri Kehutanan

HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan sarana
dan pra-sarana,

HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.

b) Khusus Industri Perkebunan

Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara tain:

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belur menghasilkan,
atau tanaman telah menghasilkan:

(2) Dasar penilatan dan pengukuran,

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanarnan belum menghasilkan ke tanaman telah
menghasilkan:

(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan, dan

(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.

telah a lala

C) Khusus Industri Peternakan

Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Hewan ternak telah menghasilkan:

(a) Metode penilaian:

(b) Metode amortisasi (deplesi): dan

&

(c) Cadangan kernatian atau metode penghapusan langsung, jika ada.

(2) Kewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan):

Halaman 14
Page 15 OCR 0.819
(a) Metode penilaian, dan

(5) Perkiraan waktu yang dibutuhkan urtuk dapat berpindah menjadi hewan ternak telah
menghasi'tkan.

13) | Asat Tetap:
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) pengakuan awal Aset Tatap, EA Catatan 3k
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap: v Catatan 3k
Cc) pengelornpokan Aset Tetap, v“ Catatan 3k
d) metode penyusutan yang digunakanj v Catatan 3k
&) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap, v Catatan 3k
f) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan) vV Catatan 3k
9) penghentian pengakuan: v Catatan 3k
h) nilai residu: dan vV Catatan 3k
i) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi urur ekonomis, metade
Ai A - v Catatan 3k
penyusutan, dan nilal residu pada setiap akhir periode pelaporan.
14) | Investasi pada Entitas Asosiasl
| pada Eni . Ran v Catatan 3b
Yang harus dijelaskan antara fain metode yang digunakan untuk mencatat investasl pada asosiasi. -
15) | Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam v Catatan 3h
Ventura Bersama.
18) | pola Kerjasama

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriterla dari bentuk kerjasama, v
b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan llabilitas yang timbul: dan v
C) Sistern pembagian hasil, jika ada. v

Halaman 15
Page 16 OCR 0.878
17)

Aset Tak Berwujud
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Aset Takberwujudj

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud:

Cc) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, diungkapkan
tarif amortisas! yang digunakan dan umur manfaatnya,

d) sumber'terjadinya Aset Takberwujud)

&) metode amortisasi yang digunakan:

f) penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan

9) riset dan pengembangan (jika ada).

18)

Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai aset
yang dimiiki untuk dijual: dan

£

b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

&«

19)

Properti Investasi:
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Properti Investasi:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi:

Cc) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya)

d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan

8) penghentian pengakuan Properti Investasi,

Aataljata

20)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Aset Minyak dan Gas Bumi
Yang harus dijelaskan antara lain:

Catatan 3| dan 3m

Halaman 16
Page 17 OCR 0.886
D) Kriteria kapitallsasi biaya, penurunan nijai Cimpalrment) dan penilaian kembali aset (revaluasi),

Catatan 3| dan 3m

C) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan,

Catatan 3l dan 3m

d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan, dan

Catatan 3l dan 3m

2) Pertanggungan Asuransi,

lafal

Catatan 9, 15, 17 dan 29

21)

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

85) ketentuan perisiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya penurunan nilai,
dan

Catatan 39

b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya.

Catatan 3g

22)

Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera
Yang harus dijelaskan antara ain dasar penyajian Kabilitas segera.

Simpanan Nasabah
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan, dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.

Simpanan dari bank tain
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain, dan

b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.

Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lai

3) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan

b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.

23)

Provisi
Yang harus dijelaskan antara laln:

Halaman 17
Page 18 OCR 0.867
£

a) kondisi provisi yang harus diakui: dan Catatan 3cc

b) dasar penentuan nilai provisi. v Catatan 3cc

24) | Utang Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan pengukurannya.
25) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Biaya Pengefolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas
Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLX: v Catatan 3p

&

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan, Catatan 3p

&

Cc) Metode penyusutan prasarana PLH: dan Catatan 3p

dg) Tabel yang memuat penjelasan tentang:

Lokasi penambangan, Catatan 46

Saldo awal untuk masing-masing lokasi: Catatan 46

Catatan 46

Penarnbahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan

alatala

(4) Saido akhir untuk masing-masing lokasi penambangan. Catatan 46

26) | Khusus Industri Pertambangan Umum

Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan

a) Biaya Eksplorasi yang bitangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan dengan N Y
penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang bersangkutan:

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah rmenemukan adanya
Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat V
dimutainya produksi:

C) Dasar penentuan ditangguhkannya blaya pengembangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan v
konstruksi dan prasarana: dan

Halaman 18
Page 19 OCR 0.876
d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu

perijinan pehambangan, taksiran urnur ekonomis tambang dan dasar perhitungan amortisasi. v
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan I.labilitas
Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:
Ke) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLM, v
“5 Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan v
C) Metode penyusutan prasarana PLH. v
27) | Pengakuan Pendapatan
a) Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang digunakan
Catatan 35
berdasarkan jenis pendapatan yang ada, dan
(2) dalam hai terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan dan v
penjualan darl hubungan keagenan serta beban terkait.
b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase
penyelesaian " v
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap
penyelessian suatu kontrak.
GC) Khusus Industri Asuransi
(1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara laln:
ta) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan pendapatan: v
(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif: dan v
(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba 'rugi. V
(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambatikan antara lain:
ta) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujul, klaim dalam proses v

penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian

Halaman 19
Page 20 OCR 0.905
klaim, dan

(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.

d) Khusus Industri Real Estate

Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat:

(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek:

(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai tercatat
proyek:

(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat:

(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini: dan

(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.

28)

Program Loyalitas Pelangan
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan

29)

Transksi dan Satdo dalam mata uang asing
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing:

Catatan 3x

b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas moneter, dan

Catatan 3x

Cc) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam rata uang
asing.

Catatan 3x

30)

Transaksi dangan Pihak-pihak Berelasi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penetapan Pihak-pihak beretasi:

Catatan 3i

b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan

Catatan 31

Halaman 20
Page 21 OCR 0.887
31)

Hibah Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan
keuangan.

32)

Pajak Penghasilan
Yang harus dijelaskan antara laln:

a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan,

Catatan 3u

b) ketentuan mengenai saling hapus:

Catatan 3u

c) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan

Catatan 3G

d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan.

aralala

Catatan 3y

33)

Imbatan Kerja
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan,

Catatan 3t

b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan oleh
Perusahaan,

Catatan 3t

c) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dani kerugian aktuarial: dan

Catatan 3t

d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curteilment dan penyelesalan.

KIKI SIK

Catatan 3t

3a)

Saham Treasuri

Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan,
atau pembatalan saham treasuri.

35)

Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham
yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas, termasuk
pengukurannya.

36)

Kuasi-Reorganisasi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar dilakukannya Kuasl-reorganisasi,

b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas, dan

Halaman 21

Page 22 OCR 0.899
€) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasif revaluasi Aset dan Llabilitas.

Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi! sebelum 1 Januari 2013.

37)j Biaya Pinjaman
Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman dikapitalisasikan Catatan 3r
sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian
38) | Segmen Operasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasikan Catatan 3w
Segmen Operasi.
39) | Laba (Rugi) per saham
Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba (rugi) per Catatan 3v
saham diluslan,
RUGI
Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
Aset
1) Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:
BD) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga: Catatan 6
b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang asing, Catatan 6
C) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan
d) jumlah salda Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh kelompok '
y Catatan 12
usaha disertai pendapat manajemen.
2) | Khusus Industri Perbankan

a) Kas
Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang.

b) Giro pada Bank Indonesia

Yang harus diungkapkan antara lain:

Halaman 22
Page 23 OCR 0.875
(1)

Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilal dalam mata
uang @riginal), dari

(2)

Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada saat
periode pelaporan.

c)

Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang:

W)

Jumlah penyisihan penurunan mita,

(2)

Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro:

(3

Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang rmempunyal hubungan
Istirrrewa dan pihak ketiga:

9

Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

(5)

Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

la KL jaja

d)

Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang: v
(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (Impaired) dan tidak v
mengalami penurunan nilai (unimpaired),
(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok): v
(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama perlode berjalan: “
(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan Istimewa dan v
pihak ketiga:
(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, PI
(7) Jumlah dana yang diblokir gan alasannya: v
(8) Jumtah dana yang tidak dapat dicalrkan pada bank bermasalah, bank beku operasi atau
likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut berdasarkan v

Informasi dari otoritas yang berwenang, dan

Halaman 23
Page 24 OCR 0.833
(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan F penurunan nilai.

3)

Piutang Usaha
|.Yang harus diungkapkan antara lain:

IP jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, v Catatan 7
b) jumtah piutang menurut debitur v Catatan 7
SC) jumlah piutang menurut mata uan v Catatan 7
d) atasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai: v Catatan 7
8) jumtah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nitai secara
v Catatan ?
individyal dan kolektif, dan enghal usan piutang,
P pendapat manajemen akan kecukupan Jumlah cadangan atau keyakinan manajemen atas v Catatan 7
ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan,
9) piutang yang dijaminkan, hama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan: vV Catatan 7

h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga €fektif, dan

i) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:

(1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting lain yang
diatur dalam perjanjlan: dan

(2) jaminan yang diberikan (bila ada).

4)

Khusus Industri Asuransi

a) Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenalantara lain:

(Ll) Jumlah piutang “berdasarkan tertanggung dan asuradurj

(2) Jurnlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan

(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

b) Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:

(3) | Jumiah berdasarkan ko-asuradur:

Halaman 24

Page 25 OCR 0.798
(2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan vV

(3) Jumlah piutang koasuransi Yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. v —
c) Piutang Reasuransi

Tambahan pengungkapan mengenai antara laln:

(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradurj — V

(2) Jumlah piutang atau Utang reasuransi yang disalinghapuskan, dan v

(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. vV
d) Piutang Hasil Investasi

Tambahan pengungkapan mengenal antara lain:

Ten Pemisahan antara ptutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: T v

(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi, " v

(3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan — v

(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. v ”

5) (“Khusus Industri Pemblayaan San GNn NN DN —

a) Piutang Pembiayaan Konsumen

Yang harus diungkapkan antara lain:

(Ll) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor,

elektronik, rumah, dan laln-taln):

(2) Rincian umur dart angsuran pembiyaan kansumen:

(3) Bagian pinjaman yang dibiayal bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja v ” ——

(4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan pinjaman

dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak tertaglhnya piutang v

tarsebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas)

(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui,

(6) Nilai dan jenls jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan
konsumen yang diberikan berdasarkan objek pernblayaan:

Halaman 25

Page 26 OCR 0.873
?)

Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

(8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagal jaminan atas v
utang.
b) Tagihan Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:
(Li) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta jumlah utang
retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa recourse) serta pendapatan "4
anjak piutang tangguhan (dengan recourse), dan
(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah plutang yang diperoleh v
serta Ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.
€) Plutang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: v
(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum
pada akhir periode pelaporan. Di sampino itu, lessor mengungkapkan investasi sewa bruto
dan nilai kini plutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan, untuk
setiap periode berikut:
(a) kurang dari satu tahun v
(db) lebih dari satu tahun sampai lima tahun v
(2) tebih dari Ilma tahun v
(3) pendapatan keyangan yang belum diterima: v
(9) nilai residu yang tidak dijamin yang dlakru sebagai manfaat /essor, v
(5) akumulasi penyisihan plutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum, v
(6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode: dan “
(7) penjelasan Umum Isi perjanjian sewa Jessor yang material.
v

Halaman 26
Page 27 OCR 0.890
d) Piutang Sewa Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang tidak
dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut,

(a) kurang dari satu tahun

(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun

(c) lebih dari lima tahun

(2) total rental kontinjen yang diakui sebagal pendapatan pada periode, dan

(3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessar.

Kite

8) | Khusus Kontrak Konstruksi

Piutang Retensi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan

«

b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi.

7) | Tagihan Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalarn pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak
konstruksi.

Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu:

a) biaya kontrak yang terjadi:

b) laba yang diakui,

C) kerugian yang terjadi: dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (terrnin).

&isajata

8) | Piutang Reverse Rapo
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenal jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan,

Halaman 27

Page 28 OCR 0.856
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek:

c) Nama pihak/counterparty:

d) Lokasi Efek jaminan)

@) Tingkat bunga piutang reverse tepa:

f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan

9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).

atalalalala

2)

Agunan Yang Diambil Alih
Yang harus diungkapkan antara tain:

a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih:

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilatih dengan saldo piutang yang
tidak tertagih, dan

Cc) Laba atay rugi yang tImbul, termasuk blayasblaya yang timbul setelah pengambilatihan agunan
tersebut.

10)

Piutang Dividen dan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan
Gendakepada pihak lain.

11)

Piutang Lain-Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jenis dan jumlah piutang:

Catatan 8

«

Catatan 8

Cc) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan,

Catatan 8

12|

Aset Keuangan Lainnya

Pengungkapas In! telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun tidak
lancar,

dan pihak beretasi.

Catatan 19

b) Yang harus diungkapkan antara laln:

Halaman 28

Page 29 OCR 0.885
nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya,

Catatan 19

laba atau rugi neto pada setlap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, baik
yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai
laba atau rugi periode berjalan,

total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif untuk
aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui Jaha rugi:

(4)

biaya perolehan termasuk jurtah premium dan diskonto yang belum diamortisasi, untuk
Efek dimiliki hingga jatuh tempo,

(5)

beringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada),

(6)

uralan tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset kebangan yang
diklasifikasikan dimlliki hingga jatuh tempo:

(7)

jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:

(a) jurnlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori:

(b) alasan reklasifikasi: dan

(c) sisa Investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah direkasifikasi
dalam kelompok tersedia untuk dijual.

(8)

jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Llabilitas atau
Iiabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan tersebut:

(2

jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (Jika ada), termasuk mutasinya, dipisahkan
antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak
mengalami penurunan hilal, serta dipisahkan antara penurunan nilai yang dihitung secara
kolektif dan individual, termasuk beban penurunan nilsi yang diakui dalam laba rugi, dan

(10) jumlah arnortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi yang

tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh tempo.

13)

Khusus Deposito
Tambahan pengungkapan mengenal antara lain:

a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,

Catatan 6

p) kisaran suku bunga kontraktual selama pericde pelaporan,

Catatan. 6

Halaman 29

Page 30 OCR 0.895
Cc) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan

Catatan 5

d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut.

Catatan 6

14)

Khusus Investasi pada Sukuk
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah,

b) tujuan model usaha yang digunakan,

Cc) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan

d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan.

ajajaja

15)

Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

B8) Rincian jumlah nominal dan nilal pasar efek berdasarkan jenis,

b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga,

Cc) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan

d) Informasi penting lainnya.

“ajal

16)

Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih, dan

b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan

17)

Khusus Wesel Tagih

Tambahan pengungkapan mengenalantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, jatuh tempo,
jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha atau lalnnya),

18)

Khusus Industri Asuransi
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.

19)

Pinjaman Polis

Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan:

Halaman 30

Page 31 OCR 0.847
a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang,

b) Tingkat suku bunga. v
20) | Khusus Industri Perbankan
Kredit
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonorni dan jangka waktu serta v
kolektibilitas:
b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan, v
Cc) Rincian Jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: v
d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan: v
8) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: v
? Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dar jumlah cadangan penghapusan menurut v
ketentuan Bank Indonesia)
9) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah cadangan kerugian
penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap Jumlah minimum vV
cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesual ketentuan Bank Indonesia,
h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas, v
i) Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, agen, atau X
anggota sindikasi:
ji) Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, Jika ada, “
k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) v
yang Gitetapkan oleh Bank Indonesia,
) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai. v
21) | Tagihan dan Liabifitas Akseptasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
v

a) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo

Halaman 31

Page 32 OCR 0.888
b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan dan mutasi
selama periode berjalan,

c) Rincian jumlah tagihan dan Ilabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai tagihan
akseptasi

22) | Persediaan

a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumtah nilai tercatat menurut klasifikasi yang sesuai

dlakul sebagai beban dalam periode berjalan,

bagi Perusahaan, v Catatan 9
(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya untuk

menjual:
(3) jumlah persediaan yang diakul sebagai beban selama periode berjalan:
(4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang v Catatan 9

(5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang
jurntah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan,

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang diturunkan

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi kriterla
aset kualifikasian, maka diungkapkan:

ti) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama perlode berjalan, dan

(ii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang
fayak dikapitalisasi.

(8) persediaan yang dijaminkan, narna pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan,
dan

(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nila! pertanggungan asuransi, dan risiko
yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila v
tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

Catatan 9, 17 dan 18

Halaman 32
Page 33 OCR 0.792
b)

Khusus Industri Perhotelan

Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasl yang harus diungkapkan
antara lain:

(1) Makanan dan minuman: v
(2) Perlengkapan, dan v
3) Barang Dagangan. V
Cc) Khusus Industri Real Estat
Tambahan pengungkapan antara lain:
(Li) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi: ”
a Tanah Matang: | " v
b) Unit Bangunan: dan ”
ec) Unit Bangunan dalam Penyelesaian. v
(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah berlaku namun v
penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang akan dialihkan, bila ada.
d) Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara lain:
agar Lokasi, luas tanah, proses perizinan: v
(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang cikapiralisasi ke tanah untuk pengembangan: dan | v
(3) Proporsi tanah yang dijadikan Taminan utang. v
2) Khusus Industri Media
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Materi ri program: lokal, Impor (megla televisi): vV
(2) BUKU, k kertas koran, barang pra cetak (media cetak): v ”
(3) Barang promosi dan bartar (media cetak): dan v
&H Bahan p persediaan lain yang sesuai dengan industrinya. v

Halaman 33

Page 34 OCR 0.896
f) Khusus Industri Rumah Sakit
Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Obat-obatan

(3) Persediaan lainnya

9) Khusus Industri Peternakan

ditutup:

bau
(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu, seperti
hewan ternak menjadi:
(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual, dan
(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.
(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) Total jurslah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah
menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan,
(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelampok selama paling tidak 2
tahun terakhir,
(6) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan,
(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mati atau hilang:
(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang

(W Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau
metode penghapusan langsung:

(g) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi, dan

(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.

Halaman 34
Page 35 OCR 0.896
23)

Pajak Dibayar Di muka
Yang harus diungkapkan antara lain!

(a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan

Catatan 39a

(b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya.

Catatan 39a

24)

Biaya Dibayar Dimuka
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah.

Catatan 10

25)

Aset tidak tancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijywal
Yang harus diungkapkanantara lain:

(4) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok tepasan,

(2) uralan fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang
diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan:

(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai,

(4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu tahun,
diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian
@njualan menjadi lebih dari satu tahun:

(S5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijual dan

Ca) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:

WI jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan diklasifikasikan
sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan penyusutan, amortisasi atau
penilaian kembali yang telah diakul apabila aset atau kelompok lepasan tersebut tidak
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual: dan

II jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjualj

(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan

(ce) dampaknya terhadap hasil operasi untuk perlode tersebut dan perlode sajian sebelumnya.

Halaman 35
Page 36 OCR 0.882
26) | Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) nama entitas asosiasi, v Catatan 14
b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya: v Catatan 14
C) nilai tercatat dan Nilal Wajar investasi dalam entitas asoslasi yang kuotasi harganya tersedia: v Catatan 14
d) ringkasan informasi keuangan entitas asoslasi termasuk jurnlah agregat Aset, Liabilitas,
v Catatan 14

pendapatan, dan laba atau rugi:
8) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2095 (dua

puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung atau tidak v

langsung,

f) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan keuangan
tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau periode yang berbeda vV Catatan 14
dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda,

dg) sifat dan tingkatan setlap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi untuk . v
mentransfer dana kepada Perusahaan:

h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan menghentikan
pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode terjadinya kerugian tersebut v Catatan 14
Tnaupun secara kumulatif,

D) bagian atas Ilabilltas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan investor v Catatan 14
lain,

Dp liabilitas kontinjensi yang terjad| karena investor berkewajiban bersama-sama untuk semua v Catatan 14
atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi: dan "

k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam kelompok, yang
tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total Aset, total Llabilitas, v Catatan 14

Pendapatan, dan laba atau rugi.

272) Khusus Industri Konstruksi

Jaminan

Yang harus diungkapkan antara Jain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut v
serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.

Halaman 36 Y
Page 37 OCR 0.879
28)

Khusus Industri Kehutanan

HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupabiaya yang ditangguhkan dalarn pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sebagai
berikut:

a) Saldo awal,

b) Penyisihan periode berjalan:

€) Realisasi yang dilakukan selama pertode berjalan: dan

d) Saldo akhir.

KI DS Ma

29)

Khusus Industri Jalan Toi

Hak Bagi Hasil Tol
Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut.

ta) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol:

(b) Masa hak bagi hasli tol dan amortisasinya:

tc) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan, dan

td) Reklasifikasi proyek kerjasarna operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.

Siajala

30)

Khusus Industri Perkebunan

Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Untuk tanaman telah menghasilkan

(1) Rincian nilal tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman,

(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap kelompok
selama paling sedikit 2 tahun terakhir,

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam,

(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman,

(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun: dan

ajalah ai

Halaman 37
Page 38 OCR 0.836
(6) Tanaman yang dijaminkan. V

b) Untuk tanaman belum menghasilkan

ti Mutasi tanaman belum menghasiikan sebagai berikut:

(a) Saldo awal

IL Tambahan tahun berjalan v

&

II Blaya langsung

(b) Jumlah kapitatisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hat terjadi depresiasi luar
biasa

i. Pengurangan tahun berjalan

Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan

(c) Pengurangan laisnya

(d) Saldo akhir,

Ba Mis Hang

(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang menjadi milik
perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan (perkebunan
rakyat/perkebunan plasma), dan

&

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma. v

31) | Khusus Industri Peternakan

Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan ternak
telah menghasilkan:

b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun
terakhir,

c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan,

H
|
8
i
i
KN aa Ha Mn

8) Kondisi hewan ternak:

Halaman 38 : |
Page 39 OCR 0.891
Persentase kematian selama tiga tahun terakhir,

Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilat pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup:

Jika tsk ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode
penghapusan langsung,

Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jlka ada,

Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kernatian, jika ada, dan

3)

Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.

Alajaj ata

32)

Properti Investasi

a) Yangharusdiungkapkan antara laln:

(H) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar atau model v
biaya,
(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar dari Properti Y
Investasi,
(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak
berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan data pasar yang v
dapat diperbandingkan,
(8) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilalan terakhir: v
(5) jumlah yang diakul dalam laba rugi untuk:
(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi: v
(b) beban operasi langsung yang terjadi bak dari Properti Investasi yang menghasilkan v
maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama periode tersebut, dan
(c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang dlakul dalam taba rugi atas penjualan
Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan model biaya ke kelompok v
aset yang menggunakan modef Nilai Wajar,
(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau Y
pembayaran penghasitan dan hasil pelepasan: dan
(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan Properti V

Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan,

Halaman 39
Page 40 OCR 0.877
b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain pengungkapan
sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan antara lain:
(JI) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan v
menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:
(2) saat suatu penilalan terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan untuk tujuan
pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan rekonsiliasi antara
penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang dilaporkan dalam laporan
keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:
Ca) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan kembali: dan vV
lb) penyesuaian signifikan lain, v
C) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan
sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lain:
(1) umur manfaat: v
(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi pada awal v
dan akhir perlode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasl:
(3) jurntah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi baban v
penyusutan:
(4) jurntah rugi penurunan nilai yang diakul, dan jumlah pemulihan rugi penurunan nilai,
selama satu perlode sesuai SAK yang berlaku:
($) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri, dan
(6) Nilai Wajar Properti Investasi. v
d) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang harus
diungkapkan antara lain:
(4) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: 3"
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilal kontrak: v
(3) estimasi saat penyelesaian, v
(4) hambatan kelanjutan penyelesalan: v

Halaman 40

Page 41 OCR 0.854
(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi dalam proses

pembangunan dan pengembangan: dan V
(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti Investasi yang memenuhi
kriteria aset kualifikasian, maka wajib Glungkapkan:
(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang
layak dikapitalisasi.
33) | Aset Tetap
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepemilikan aset Catatan 15
yaitk aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan:
b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir Catatan 15
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi,
€) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajiah dan alokasi beban penyusutan, Catatan 15
d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan ekuitas v
Gika ada):
e) jumlah kornitrnen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap v
f) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan nilai, hilang,
atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan secara terpisah v
pada laporan laba rugi komprehensif:
Gg) Dalam hat Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan:
(LI) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian), v
(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap untuk v
perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian,
(3) nama Penilai dan tanggal laporan penlialan terakhir, v
(4) metode dan asumsi signifikan yang Aigunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset, v
(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan model v

biaya: dan

Halaman 41

Page 42 OCR 0.871
(5) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama periode
dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham.

&

h)

Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara lain:

(1) . Jincian Aset Tetap yang sedang Salam pembangunan

(2) “persentase jumlah tercatat Jt terhadap mlat kontrak:

(3) estimasi saat penyelesaian,

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada),

(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam pembangunan,
dan

a lajajala

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(2) jumlah biaya pinjaman yang dikapitallsasi selama periode berjalan: dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah blaya pinjaman yang
layak dikapitatisasi.

Pengungkapan iainnya antara lain:

(en) jumlah tercatat Aset Tetap ang tidak dipakai sementa

(2) Tumlan tercatat bruto de dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan peruh dan masih
digunakan:

Catatan 15

(3) jurntah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual:

(4) dalarn hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara material
dari jumtah tercatat:

(5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan
pengakuannya,

(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis Aset, nilai
tercatat, dan tanggal perolehan:

(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset Tetap:

Halaman 42

Page 43 OCR 0.901
(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilal atau pemulihan
penurunan nilai,

(8) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan
alasan penjaminan: dan

(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilal pertanggungan asuransi, dan risiko
yang ditutup, Serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi,
apabila tidak diasuransikan atjar diungkapkan alasannya.

Catatan 15

34)

Khusus Industri Minyak gan Gas Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi
(khusus untuk perusahaan yang memiliki keglatan hulu minyak dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lai:

(4) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unoperated acreage, sumur dan
peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur dan peralatan
serta fasilitas dalam pengerjaan:

Catatan 18

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang:

ta) Lokasi penambangan:

Catatan 18

(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi,

Catatan 18

(ce) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, dan

Catatan 18

(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penaribangan

“dajaja

Catatan 18

(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator
terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalarn bentuk tabel analisa umur
tagihan,

35)

Aset Tak Berwujud
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:

a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi:

b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi komprehensif,

Cc) rekonsiliasi jurnlah tercatat bruto dari akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada awal dan

akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi,

Halaman 43

Page 44 OCR 0.871
d)

dalam hal terdapat kapitalisasi blaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka harus diungkapkan:

(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan dan

(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah blaya pinjaman yang layak
dikapitalisasi:

Jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan pentlalannya untuk
Aset Takberwujud yang din dinltat dengan umur manfaat tidak terbatas,

penjelasan “stas jumlah Tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset Takberwujud yang
material terhadap laporan keuangan Perusahaan:

Aset Takberwujud yang diperaleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada Nilai Wajar
sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:

(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut,

(2) jumlah tercatatnyaj dan

(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan moge biaya atau model revaluasi:

h)

keberadaan dan jumiah tercatat Aset Takberwujud yang kebemilikannya dibatasi dan jumlah
tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitasj

nilai kornitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud,

Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:

(3) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2) nama Penllat dan tanggal laporan penilalan terakhir,

(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi,

(4) metode dan asurnsi signifikan yang digunakan dalarn mengestimasi Nilal Wajar aset:

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat dengan
model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selarna periode
dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham.

Halaman 44
Page 45 OCR 0.859
36)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bu an Pertambangan Umum

3) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Lia
Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang barus diungkapkan antara fain tabel yang memuat penjelasan tentang:

(1) Saldo awal: vV Catatan 46
(2) Penambahan dan pengurangan: ” Y Catatan 46
(3) Saldo akhir. v Catatan 46
b) Biaya Pengembangan Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan ”
menunjukkan:
(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan, v Catatan 17
(b) Saldo awal: N v Catatan 17
(c) Penambahan/pengurangan: v “Catatan 17
(O) Amortisasi: dan | v Catatan 17
(2) Saldo akhir. v ” Catatan 17
“— Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih v Catatan 17

berjalan,

(3) Penjelasan apabila terjadi penahapusan biaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan

yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan:

Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan
masa produksi, meliputi penjelasan:

ta) Alasan terjadinya penundaan

(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi, dan

(c) Jurntah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap biaya
yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asurnsi utama yang dipergunakan
dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

Halaman 45

Page 46 OCR 0.884
(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian dari
Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of interest.

Kabilitas

1) | Utang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, v Catatan 22
b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan v Catatan 22
C) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.
2) | Provisi
a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provist jangka pendek dan provisi jangka panjang.
b) Yang harus diungkapkan: antara tali
(1) mai tercatat pada “awal dan akhir “periode:
(2) provist sambahan dalam periode bersangkutan:
(3) jurnlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan:
(4) jumlah yang dibataikan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum digunakan
(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi karena
berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto:
(S) uralan mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber
daya ekonomi,
(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud dalam
angka (6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan
(8) jumlah Satimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumtah Aset yang
telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut.
3) | Beban akrual
Yang wajib diungkapkan antara laln jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum jatuh v Catatan 25

tempo,

Halaman 46
Page 47 OCR 0.792
Khusus Indusi

Liabilitas Segera

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rindian berdasarkan jenis dan mata uang: dan v
“5 Ursian mengenai sifat masing-masing kewajiban. — v
5) | Utang Repo — —
Yang harus diungkapkan antara Jain:
2) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo: yo
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kermbali Efek. v
6) | khusus Kontrak Konstruksi ui
Utang Bruto kepada Pelanggan
Yang harus diungkapkan dalam pas ini antara Jain liabilitas bruto dari setlap kontrak konstruksi,
Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirlnci dalam bentuk tabel
yaitu:
a) biaya kontrak yang terjadi, v
» laba yang diakul: " vV
Cc) kerugian yang dialarnij dan —— 2 V
d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). " v
7) | Khusus Industri Perbankan —
a) Simpanan Nasabah "
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:
(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu: — v
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: v Naa
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: v
(4) Jumiah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito) v

Halaman 47
Page 48 OCR 0.875
(5) Rinclan simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan,
dan

(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro.

b) Simpanan dari Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:

(2) Rincian jurnlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya dibfokir atau
dijaminkan.

3)

Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa

a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan program asuransi,

(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan,

(3) Rincian berdasarkan mata uang,

(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan

(5) Rekonslliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan
pengurangan.

Lorajalala

b) Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga)

(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung:

(3) Jumiah utang klaim menurut jenis asuransi, dan

(4) Jumiah utang menurut mata uang.

ajalah

Halaman 48
Page 49 OCR 0.856
&)

Estimasi Klaim Retensi Sendiri
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah menurut jenis asuransi,

(2) Jumlah menurut tertanggung:

(3) Jumtah menurut mata uang, dan

(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaparkan.

ajajaja

d)

Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara jain:

(1) Jumlah menurut program asuransi,

(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan:

(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi dan
pihak ketiga,

(4) Metode perhitungan yang digunakan, dan

8

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan
pengurangan.

& Ist aa

Utang Koasuransi (rewrite)
Yang harus diungkapkan antara laln:

(1) Pemnisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,

(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,

(3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan

(4) Jumlah menurut umur utang.

Seal

Uu)

Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara jain:

(4) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,

(2) Jumlah berdasarkan reasuradur:

(3) Jumlah menurut jenis mata uang,

Hataman 49
Page 50 OCR 0.768
(4) Jumlah menurut umur utang, dan v
(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalingh: “
9) Utang Komisi — ”
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradurj v
(2) Jumlah menurut jenis mata uang, dan v
(3) Jumlah menurut jenis asuransi. —— v
h) Titipan Premi v
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi.
) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:
(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham, v
(2) Dasar perhitungan: dan ” na MEN Vo
“3 Saldo menurut usia. v
9) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek Na Mn T
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jurntahnya.
10) | Utang Pajak
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jenis dan jumlahnya: dan TT v Catatan 39c
b) Informasi mengenal ketetapan pajak. v Catatan 39
ta)| Khusus Industri Pembiayaan” “A.A
| kewajiban Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:
23) Jurnlah Yiabi Hitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan racourse) dan v
b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak plutang, dan jatuh tempo serta Ikatan penting v

lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

Halaman 50

Page 51 OCR 0.898
12)

Khusus Kontrak Konstruksi
Yang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima.

13)

Bagian Lancar atas Llabilitas Jangka Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain bagian tancar atas Ilabilitas jangka panjang sesuai dengan
pengungkapan utang bank dan lernbaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam
Checklist Ini.

Catatan 26 dan 27

19)

Lfabilitas Keuangan Lainnya

a) Yang harus diungkapkan antara tain:

(1) pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas keuangan lainnya
yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang:

Catatan 21, 22, 23, 24, 26, 27

dan 28

(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga
dan pihak barelasi,

Catatan 21, 22, 23, 24, 26, 27

dan 28 ,

(3) Yang harus diungkapkan antara lain:

(a) nilai tercatat Habilitas keuangan untuk setiap kategori:

Catatan 21, 22, 23, 24, 26, 27

dan 28

(b) laba atau rugi neto pada setiap liabilltas keuangan) dan

(c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misainya restrukturisasi utang dan kondisi default).

Catatan 21, 22, 23, 24, 26, 27

dan 28

b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan p persyaratan dan penyelesalan utang,

(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang
terkait,

(3) Jurniah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui selama periode
tersebut: dan

(4) Jumiah utang kontinjen yang dirnasukkan dalam nilai tercatat utang yang tetah
direstrukturisa.

Halaman S1
Page 52 OCR 0.905
15)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam
Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

Catatan 46

18)

Khusus Industri Pertambangan Umum

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara fain rincian jenis dan jumlahaya.

17)

Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk
dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok
lepasan yang diklasifikasikan sebagai dirnitiki untuk dijual.

Liabifitas Jangka Panjang

18) | Utang Pihak Berelasi Non-Usaha

Yang Harus dlungkapkan antara lain:

b) jumlah utang menurut mata uang, dan

Cc) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

19)

Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang
Yang Harus diungkapkan antara lain:

@) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata uang:

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan,

Catatan 27 dan 28

Catatan 27 dan 28

C) tanggal jatuh tempo:

Catatan 27 dan 28

jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan,

Catatan 27 dan 28

€e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan
perolehannya:

Catatan 27 dan 28

f) pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas pinjaman)

Ara teJajafa

Halaman 52

Catatan 27 dan 28

Page 53 OCR 0.888
3)

kejadian pentlng lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default),

Catatan 27 dan 28

jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan,

Catatan 27 dan 28

persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, pernbatasan
rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru, dan

Catatan 27 dan 28

pengungkapan informasi sehubungan dengan liabiitas berbunga jangka panjang yang akan
jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan
tetapi tetap diklasifikasikan sebagai fiabilitas jangka panjang, antara lain adalah:

(1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan

(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang mellputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.

20)

Uta

ng Sewa Pemblayaan

Yang harus diungkapkan antara lain:

jumlah neto nilal tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (Jessor) pada tanggal

a) ni
laporan posisi keuangan,
b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di rnasa depan pada tanggal laporan posisi
keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan totai pembayaran sewa
minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap
perlode berikut:
(1) sampai dengan satu tahun: v
(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun: dan v
(3) lebih dari 5 (lima) tahun. v
C) bembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut, v
d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan akan
diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable sublease) pada v ”
tanggal laporan posisi keuangan)
&) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan dengan y
transaksi penjualan dan penyewaan kemball (sale and Ieaseback), dan
|

penjelasan umurn isi perjanjian sewa yang material, antara lain:

Halaman 53

Page 54 OCR 0.907
(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen:

(2)

(3)

ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembelian
dan eskalasi beserta syarat-syaratnya, dan

pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa,

21) | Khusus Industri Perbankan

a) Surat Berharga yang Diterbltkan

Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:

Rinclan jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat,

Jumtah amortisasi pada tahun berjalan:

Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal
jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan persyaratan penting lainnya (Debt
Covenance),

Pendapat manajaman tentang pemenuhan Debt Covenance atas surat berharga yang
diterbitkan.

b)

Pinjaman Diterima
Yang harus diungkapkan antara lain:

CL)

Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang,

(2)

Rinclan jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3)

Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat
bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan, dan persyaratan penting
lainnya (debt covenance),

(4)

Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance,

(5)

Apabila bank menerirna dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak lain
dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen
mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih,

Halaman 54

Page 55 OCR 0.784
C) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi

Yang barus diungkapkan antara lain.

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dari kolektibilitas: v
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak.ketiga, “
3 Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan, v
(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi menurut BI dan v
posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode pelaporan) dan
(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai komitmen dan v ”
kontinjensi.
22) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi — “1

Liabiltas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan: —
(di) Saldo awal: — V Catatan 46
(2) Penyisihan yang dibentuk, v Catatan 46

— (3) Pengeluaran yang terjadi: dan ” v |
Ca) Saldoakhir — v Ng Catatan 46 sg

6) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan:

Cc) Mobilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya sebagaimana diatur ig —
dalam standar akuntansi keuangan)

d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban ”— v 7)
penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang terpisah,

£) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Saldo awal, | " —— v
(2) Penambahan dan Pengurangan , — | v
GG) Saldo akhir. v

Hataman 55
Page 56 OCR 0.853
23)

bilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang

a) imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara faln:

berbeda dengan mata uang penyajian:

(1) gambaran umum mengenai jenis program. v Catatan 41
(2) rekonsillasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan
secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat diatribusikan ke dalam:
(a) biaya jasa kini: v Catatan 41
(b) biaya bunga: v Catatan 41
(C3 luran oleh peserta program, vV Catatan 41
(dj) keuntungan dan kerugian aktuariaks v Catatan d1
(2) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang
. aji v Catatan 41
berbeda dengan rata uang penyajian:
(DN imbalan yang dibayarkan: v Catatan 41
(9) btaya jasa lalu, v Catatan 41
(h) kombinasi bisnis: v
(i) curtsilment, dan v Catatan 41
ti) penyelesaian. v Catatan 41
(3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasiikan dari program yang
seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya ataw V
sebagian didanai,
(4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal dan akhir |
dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK menunjukkan
secara terpisah, dampak selama perlode yang dapat dlatribusikan pada setiap:
(2) hasil yang diharapkan dari aset program, Av Catatan 41
(b) keuntungan dan kerugian aktuarlal, vV Catatan 41
(Cc) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata vang yang Catatan 41

Halaman 56
Page 57 OCR 0.859
(d) iuran oleh pemberi pekerja: Catatan 41
(e) iuran oleh peserta program, v
(P- imbalan yang dibayarkan, Catatan 41
(9) kombinasi bisnis, dan v
(h) penyelesalan: Catatan 41
(5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban Imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan
Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Aset dan Liabilltas
yang diakui dalam taporan posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan:
(a) keuntungan dan kerugian aktuarlal neto yang tidak diakul dalam laporan posisi y
keuangan:
(b) biaya jasa lalu yang tidak diakul dalam laporan posisi keuangan, v
(O setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan dalam SAK, v
(d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiah hak penggantian yang diakui v
sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan
(e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan, v
(6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos dimana hal
tersebut termasuk:
fa) biaya jasa kini: Catatan 41
(b) biaya bunga, Catatan 41
(d) hasit yang diharapkan dari aset program, v
(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai v
dengan SAK:
r (e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor 1014
Catatan 4i
(sepuluh per seratus):
(f) biaya jasa latu, Catatan 41
(a) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesalannya, dan Catatan 41
(h) dampak dari batasan dalam SAK: v »

Halaman 57

Page 58 OCR 0.899
(2

jumlah totat yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui segera
dalam saldo laba, meliputi:

(a) keuntungan dan kerugian aktuariai, dan

(b) dampak dari batasan dalam SAK:

(8)

jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada pendapatan
komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam
pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK,

persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total aset
program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup, namun tidak
terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan seluruh aset lain:

juraiah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:

la) setiap kategori Instrumen keuangan mnilik Perusahaan: dan

(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan:

(d1)

penjetasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian yang
diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori utama dari aset
program,

02

imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setlap hak penggantian
yang diakui sebagai Aset:

03)

Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan dan
diungkapkan dalarn ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin antara
persentase dan variabel lainnya, termasuk:

(a) tingkat diskonto:

Catatan di

(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode yang
disajikan dalam laporan kevangan:

Catatan 41

(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam laporan
keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset:

td

tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau variabel
tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif sebagai dasar untuk
kenaikan Imbalan masa depan):

Catatan 41

Halaman 58
Page 59 OCR 0.894
(2) tingkat tren biaya kesehatan: dan

(Ff) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria,

Catatan 41

44)

dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren biaya
kesehatan yang diasumsikan pada:

(a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja
perlodik neto, dan

(b) akumulasi kewajiban Imbalan pascakerja untuk blaya kesehatan.

(ce) Dalam hai program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, wajib
Glungkapkan darnpak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren blaya
kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu angka persentase
dalam lingkungan inflasi yang rendah.

(5)

jurnlah periode tahunan saat ini dan perlode empat tahun sebelumnya dari:

Ca) nilal kini kewajiban Imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau defisit
peda program: dan

Catatan 44

(b) penyesuaian yang timbul pada:

( liabllitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari Jiabilitas
program pada akhir perlode pelaporan) dan

Catatan 41

Gi) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset program pada
akhir periode pelaporan,

estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari iuran
yang diharapkan akan dibayar dalam program selama perlode tahunan dimulai setalah
periode pelaporan: "

khusus untuk program Imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas sepengendali,
wajib diungkapkan sebagai berikut:

(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya imbalan pasti
neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu,

tb) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi blaya imbalan pasti heto sesuai SAK, maka
Perusahaan mengungkapkan:

Halaman 59

Page 60 OCR 0.889
(I) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevalua:

sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas perubahan program v
selama periode tersebut,
(il) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a) butir (1)
mencakup penjelasan praktik Informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif v
termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan pasti, dan
(it) jika Perusahaan mmencatat luran yang terutang untuk perlode sesuai SAK
informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan butir A
(1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14), dan butir (16)
serta butir ii.
b) furan Pasti
Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pasti harus mengungkapkan jumlah yang v
Glakut sebagai beban untuk program luran pasti.
C) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya v
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka panjang lainnya. -
d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkanantara fain:
(L) Iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan vV
(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada). v
24) | Utang Obligasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam ruplah dan nata uang asing,
tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi dicatatkan, v
dan tujuan penerbitannya:
b) peringkat dan nama berusahaan Pemeringkat Efek: vV
G) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, v
d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, v
e) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-. v

pos yang berhubungan, jika ada:

Halaman 60

Page 61 OCR 0.791
ka)

pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan:

ka

kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan

kondisl utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): dan

h) persyaratan penting lainnya,
25) | Sukuk
a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan, — v —
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang persyaratan utarna dalam penerbitan Sukuk, termasuk:
(a) ringkasan akad syartah dan skema transaksisyariah yang digunakan, v
(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari, | v 7
(9 msi nominal | v
(d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah): v
(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi hasit (untuk | v
Sukuk mudharabah),
" 0 rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran Imbalan atau bagi v 7
(9) jangka waktu, v
(h) tujuan penerbitannya: dan ” V
rn persyaratan penting lain, | v "
(R) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek, v
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan: — v
ta) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, Na v 7
(S5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, — — Y
(6) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): PN na
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwallamanatan: dan v

Halaman 61
Page 62 OCR 0.861
(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik dalam
memenuhi persyaratan dan kandisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi
default).

26)

Utang Subordinasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) nama kreditur, sifat Ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga kontraktualt
selarna periode pelaporan

b) tujuan peroiehannya:

C) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi,

d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default),

8) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwallamanatan: dan

f) persyaratan penting lainnya.

SaT AA jajar

27)

Obligas! Konversi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rindan mengenai Tenis, “Wal nominal dan nifal tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal
pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan
penerbitannya,

b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga
pelaksanaan, hak konversi sebelurn jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti,

Cc) dampak diusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat konversi
atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan dari sudut pandang
pemegang obligasi konversi:

d) jumlah obligasi yang te telah dikonversikan dan dampak dilusinya:

2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Erek,

&) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha a dengan Perusahaan:

Halaman 62
Page 63 OCR 0.884
jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-
pos yang berhubungan (jika ada):

kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
kondisi utang (Inisalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib
diungkapkan tujuan penerbitan dan narna pembeli:

komponen Llabilitas dari obilgasi konversi,

keberadaan fitur derivatif melekat, dan

Mm) persyaratan penting lainnya

P3 an Maan Han

Ekultas

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk

1)

Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain:

a)

(1)

Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode,

2)

Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, termasuk
pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal, dan

(3)

Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan
saham, termasuk jumlah dan persyaratan)

b)

Penjelasan mengenal sifat dan tujuan setlap pos cadangan dalam ekuitas,

&)

Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan persentase
kepemilikan, yaitu:

(1) Pemegang saham yang memiliki 596 (lima perseratus) atau lebih:

Catatan 30

(2)

Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham: dan

&

Catatan 30

9)

Pemegang saham lainnya:

Catatan 30

9)

Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam perlode berjalan:

Hatarman 63
Page 64 OCR 0.856
(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saharn tersebut, seperti
pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau pemberitahuan
Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS),

(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba,

penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak Memesan Efek

Terlebih Pahulu (right issue dan private plscement), pelaksanaan waran, serta konversi
obligasi) dan

(3) Tujuan perubahan modat saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian
pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal)

3)

Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar disebutkan
jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek.

2)

Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-In Capital)
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah tambahan modal disetor, v Catatan 31
b) Uratan sumber agio saham, — v Catatan 51a
Cc) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas, v Catatan 3la
d) Uraian Mmengenat sifat dan asa! selisih kurs atas modal disetor,
8) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya, v “7 Catatan 3ia dan catatan 31c
f) Pengungkapan untuk selisih nilal transaksi dengan entitas sepengendali, antara laln:
(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkambinasl: TT Catatan 31b
(2) Penjelasan mengenal hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang bertransaksi dan Catatan 31b
bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara:
(3) Tanggal efektif transaksi, " Catatan 31b
(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat
kombinasi bisnis tersebut,
(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan yang v Catatan ai

terjadi:

Hatarman 64
Page 65 OCR 0.779
(6) Nilal tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai tercatat Y Catatan 31b
tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima, dan
(?) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi: antara lain: TT
ta) Ikhtisar angka sangka laporan keuangan yang telah aitaparkan sebelumnya Untuk ”
periode yang disajikan kembali:
(b) Ikhtisar furnlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang dikombinasikan,
an Dampak penyesualan kebijakan akuntansi: dan v
td) Ikrtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali, — yo
2 ' Selisih Yransaksi dengan Pihak Nonpengendali —
Yang harus diwnokapkan antara lain:
a) Uratan transaksi perubahan kepernilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan, v Catatan 33
— (2) Nama entitas anak, dan v Catatan 33
(3) Nama pihak yang bertransaksi: ” v Catatan 33
b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian: dan v Catatan 3
Ta Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan Investasi pada saat hilangnya Pengendatan, v
ay | Saham Treasuri T — —
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal disetor — v
b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang diperoleh, vV
6) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal disetor, v
d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga v “
perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan
2) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri. v
5) | Saldo Laba "
Yang harus diungkapkan antara lain:

Halaman 65
Page 66 OCR 0.848
@) Alasan dan jumlah penyesualan perlode yang lalu (jika ada):

b) Perubahan saldo laba pada perlode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait, dan v
GC) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan,
5) | waran
Yang harus diungkapkan antara iain:
a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran: v Catatan 1
b) dasar penentuan Nilai Wajar waranj v
c) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa), v
d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan v
&) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran. v
7) | Pendapatan Komprehensif Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenal perubahan masing-rnasing komponen v
pendapatan komprehensif tainnya.
8) | Kepentingan Nonpengendali
Yang harus diungkapkan antara lain rinckan bagian pemegang saham nonpengendali atas ekuitas v Catatan 34
masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara kangsung atal tidak langsung
pada entitas induk.
Laba Rugi Komprehensif
1) | pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode, termasuk
pendapatan yang berasal dari:
(1) Penjualan barang: v Catatan 35
(2) Penjualan jasa, v Catatan 35
(3) Bungaj v
(A4) Royalti: dan/atau v

Halaman 66

Page 67 OCR 0.882
(5) Dividen:

diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama,

Catatan 35 dan 42

Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihl 1096 (sepuluh perseratus) dari
pendapatan:

Catatan 35 dan 42

Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam setiap
kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah berdasarkan pihak
berelasi dan pihak ketiga,

2)

Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara Jain:

(1) Pendapatan kontrak konstruksi:

(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode berjalan,

Cb) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui dalam
periode berjalan: dan

(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesalan kontrak:

(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:

(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan taba/rugi yang diakul sampai tanggal
pelaporan:

(b) Jumlah yang muka yang diterima: dan

(ce) Jumlah retensi:

(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai Aset dan
Liabilitas,

Ga Pn Ma Mn

Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara terpisah,
antara lain:

(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan,

(2 pendapatan komisi yang diperoteh Perusahaan sebagai agen dari transaksi keagenan
dengan pendapatan 'ainnya, dan

Halaman 67

Page 68 OCR 0.760
(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusattaan sebagai prinsipal
dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:

(a) Pendapatan bruto! v
w) Retur/rabat/diskon terkait: dan v
— — te) Total pendapatan neto Naa v
2) | Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator NN
Ketentuan Tarif
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Dasar ketentuan tarif: vV
b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif: v “ "
Cc) Masa berlaku tarif, v
d) Besaran tarif, dan v TT
Pn Perjanjian lain yang terkait. v
3) | Khusus Industri pembiayaan —
| Rincian jumtah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain
IP Pendapatan pembiayaan konsumen: Nana DN MI v
bj) Pendapatan anjak piutang: dan v
C) Pendapatan sewa. “ ——
4 Khusus Ind tr Rumah Sakit
Terdiri dari: KI
Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan penunjang
medis,
Rincian pengurang pendapatan, antara ain
a) Restitusi: v
b) Subsidi tidak mampu, dan “

Halaman 68

Page 69 OCR 0.877
C) Selisih perhitungan kiai

5) | Khusus Industri Transportasi
Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara laln:
a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi, v
b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi: v
C) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi: v
d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan, dan v
e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan X
pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada tersebut.
8) | Khusus Industri Telekomunikasi
Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa telekomunikasi v
sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lain,
7) | Khusus Industri Asuransi!
Pendapatan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jurntah berdasarkan kelompok premi bruto, premi
reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belur merupakan pendapatan untuk setiap jenis v
asuransi. :
Catatan: menyesusikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)
8) | Khusus Industri Jalan Tok
Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dan rincian v
pendapatan kerjasama operasi
b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan
usaha untuk setlap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan. v

Halaman 69

Page 70 OCR 0.848
Khusus Industri Perbankan

Pendapatan Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain:
Pendapatan bunga, yang dapat terdirl dari dan tidak terbatas pada:

a) Obligasi Pemerintah: v
b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui: v
C) Efek-efek, dan v
@d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank iain. v

Beban Pokok Penjualan

2)

Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dicinel:

(1) Biaya bahan baku:

(2) Biaya tenaga kerjaj dan

(3) Biaya overhead

ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan,

o)

Nana pihak penjual dan nilal pembelian yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari
pendapatan)

2)

Untuk Industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual.

Khusus Industri Rumah Sakit

Beban Departementalisasi/ Beban Operasional

Yang harus diungkapkan antara fatin, rincian beban departementalisasi:

Ba) Beban bahan:

&

b) Beban jasa pelayanan:

ke)

Beban pegawai)

d)

Beban penyusutan sarana medis:

e) Beban pemeliharaan sarana,

Halaman 70

Sjaejalaja

Page 71 OCR 0.857
£) Beban asuransi: V
9g) Beban langganan daya dan jasa: v
h) Beban depresiasi, V

12

Khusus Industri Asuransi:

2) Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diungkapkan antara fain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto,

v
klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estirnasi klatin retensi sendiri untuk setiap jenis
asuransi.
b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lain! v
Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya: klaim jatuh tempo,
klaim nilai tunai, dan klaim kematian.
C) Komisi Neto
Yang harus diungkapkan antara Jain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok peridapatan v
komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.
d) Hasil Investasi V
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut janis Investasi.
13)1 Khusus Industri Perhotelan
Beban Departementalisasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi: v
b) Gaji dan beban pegawai tainnya, dan v
c) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya, v
14) | Beban Usaha
Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara lain:
a) Beban penjualan: v
b) Beban distribusi: dan v

Halaman 71
Page 72 OCR 0.883
Cc) Beban umum dan administrasi,

Catatan 37

15

Khusus Industri Perbankan

a) Beban Bunga

Yang harus diungkapkan antara laln rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok
produk/jasa utama.

b) Beban Provisi dan Komisi

Yang hatus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi berdasarkan
kelorapok produk/jasa utama.

16,

Khusus Industri Pembiayaan

Beban Kerugian Penurunan Nilal

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilat untuk masing-masing
akun Piutang Pernbiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan,

17

Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara tata:

a) rincian dan jumlah Pendapatan lalnnya

b) rincian dan jumlah Beban lainnya.

Catatan 38b

Catatan 38b

C) Untuk Biaya Keuangan, meliputi:

(1) biaya pinjaman | meliputi:

ta) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif,

Catatan 3ga

(b) beban keuangan Salam sewa pembiayaan yang diakui sesual SAK yang berlaku: dan

(C) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalarn mata uang asing sepanjang selisih kurs
tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga,

(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi:

(a) rudi penurunan nilai dari kuotasl atas Investasi tersedia untuk dijual,

(b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilal Wajar rnefalui laba rugi: dan

Catatan 38a

(c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung nilai.

Halaman 72

Page 73 OCR 0.856
d

2 Asoslasi dan/atau Ventura Bersama meliputi:

Untuk Bagian Laba Rugi dari Enti

(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asoslasi' dan/atau Ventura Bersama yang
dicatat dengan menggunakan metode ekultas: dan

Catatan 38b

(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang diungkapkan
secara terpisah.

18)

Khusus Industri Perbankan

8)

Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan janis aset keuangan.

bj

Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga dan
Obligasi Rekapltalisasi Pemerintah

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlsh berdasarkan jenis.

Li

Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obilgasi Rekapitalisasi Petnerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis,

19)

Pendapatan Komprehensif Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

a)

perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud,

b)

keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfeat pasti,

Catatan 41

9

selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan:

d

keuntungan (kerualan) dari aset keuangan tersedia untuk dia

ka

bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen Indung nilai dalam rangka Indung nilal
arus kas, dan bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura
Bersama,

Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a)

komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:

(1) beban (penghasilan) pajak kini,

Catatan 3Sd dan 39e

(2) penyesualan yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode lalu,

Halaman 73
Page 74 OCR 0.886
(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer dan
pembalikannya:

Catatan 35d dan 39f

(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif pajak atau
penerapan peraturan perpajakan yang baru,

(5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya atau
perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak
kini dan beban pajak tangguhanj

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan penurunan
sebelumnya atas aset pajak tangguhan, dan

(2) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan kesalahan
yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif, dikarenakan tidak dapat
diperlakukan secara retrospektif,

b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau
dikreditkan langsung ke ekuitas:

c) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif lain,
kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura
Bersama,

d) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan faba akuntansi dalam satu atau
kedua bentuk berikut Ini:

(4) rekonsillasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasi! perkallan laba akuntansi dengan

mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku:

tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang v Catatan 399
berlaku: atau
(2) rekonsillasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, dengan v Catatan 399

8) penjelasan mengenal perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tarif pajak
yang berlaku pada periote akuntansi sebelumnya,

f) jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat dikurangkan
dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakul sebagai aset pajak tangguhan dalam
laporan keuanganj

Halaman 74
Page 75 OCR 0.862
jumloh agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak, cabang,
entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas habilitas pajak tangguhan
yang belur diakui,

h)

rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:

(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi:

Catatan 399

(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci), dan

Catatan 39g

(3) iaba kena pajak,

Catatan 399

perhitungan beban dan lisbilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai dengan
ketentuan perundang- undangan pajak yang berlaku,

Kol ejaja

Catatan 39e

P))

pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsitiasi menjadi dasar dalam pengisian SPT
Tahunan PPh Badan,

Catatan 39e

&)

setlap jenis perbedaan temporer dan setiap janis rugi pajak yang belum dikompensasi:

(1) jumlah aset dan Ilabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi keuangan
untuk perlade sajian: dan

Catatan 39f

(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakul dalam laba rugi, apabila jumlah
tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau fiabilitas pajak tangguhan yang
diakui dalarn laporan posisi keuangan:

Catatan 39f

beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:

(L) keuntungan atau kerugian atas penghentian, dan

(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan sefama perlode, bersama
. gengan jurntah terkait untuk setiap periode sajian)

m)

jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Perusahaan yang
diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun tidak
diakui sebagai Liabllitas dalam laporan keyanganj

»

uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakuisisi
apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisnis:

Catatari 39f

0)

peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakul
apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakul pada tanggal
akuisisi tetap! diakui setelah tanggal akuisisi: dan

Halaman 75

Page 76 OCR 0.897
Pp) jumtah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset
pajak tangguhan, apablia:

(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang
lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak yang telah ada, dan

(2) entitas mengalami kerugian pada pertode kini atau periode sebelumnya yang
mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.

21)j Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah yang digunakan sebagal pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar dan
dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat diatribusikan Catatan 40
kepada entitas Induk untuk perlode tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak Individual"
dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham,

b) jurntah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam
penghitungan laba per saham dasar dan ditusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut. Catatan 40
Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak Individual dari setiap jenis instrumen yang
mempengaruhi laba per saham,

C) instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi mendilusi
taba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam penghitungan laba per
saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian:

d) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa, selain yang
dihitung sesual dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah perlode pelaporan dan akan
secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen berpotensi saham biasa yang
beredar pada akhir periode tersebut seandalnya transaksi dimaksud terjadi sebelum akhir
periode pelaporan: dan

€) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan.

22) Transaksi Pihak Berelasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang jumlahnya:

(1) tebih dari Rp 1.000,000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan orang atau
arjgota keluarga terdekat: dan/atau

Halaman 76
Page 77 OCR 0.863
(3) lebih dari 0,596 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi dengan

an 13
entitas berelasi. Catat .
b) terkait dangan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi harna, sifat dan
hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi dan saido dengan pihak v
dimaksud,
&) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-
pihak berelasi serta Informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk kornitmen, yang
diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut dalam laparan keuangan,
paling kurang: .
(4) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban terkait, Catatan 13
(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas, termasuk
komitmen, dan:
(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jarninan, dan sifat imbalan
“1 Catatan 13
yang akan diberikan, untuk penyelesalan: dan
(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima: v
(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan jumlah saldo Catatan 7 dan 13b
piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha, dan
(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika dilakukan Catatan 7 dan 135
pembentukan, -
d) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b) ditakukan
secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:
(1) entitas induk: . “
(2) entitas dengan 'pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas: v
(3) entitas anakj vV
(4) entitas asosiasi: v
(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer, vV
(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya: dan V

(7) pihak-pihak berelasi lainnya.

Catatan 13

Halaman 77
Page 78 OCR 0.904
@) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok direksi,
komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci lainnya
untuk masing-masing kategori berikut:

(1) imbalan kerja jangka pendek:

Catatan 13d

(2) Imbalan pascakerja,

(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya)

(4) pesangon pemutusan kontrak kerja, dan

(5) pembayaran berbasis saham.

Ba Ma aan Maan

f) untuk entitas berelasi dengan pemerintah:

(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan Perusahaan:

&

(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara indlvidual signifikan: dan

&

(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara Individual, signifikan,
indikasi secara kuantitatif atau kualltatif atas luasnya transaksi tersebut.

23)

Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing

a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional.

Catatan 47

b) Yang harus diungkapkan antara lai

(4) rincian aset dan Ilabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekulvalennya dalam mata
uang fungsional:

Catatan 47

(2

posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata bang asing:

Catatan 47

(3

rinclan kontrak valuta berjangka dan ekulvalen dalam mata uang fungsional:

(4

jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang timbul
pada Instrumen keuangan yang diukur pada nilal wajar melalui laba rugi: dan

Laporan laba rugi
komprehensif konsolidastan

(5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam
komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan
akhir periode.

Halaman 78

Page 79 OCR 0.891
24)

Penurunan Nil: set Nonkeuangan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Untuk setlap rugi penurunan nilat yang diakui atau dibalik selama periode tertentu untuk suatu
aset individual, termasuk goodwil! atau suatu unit penghasil kas:

(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan v

nilais "
(2) jumlah rugi penurunan nilat yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur v Laporan laba rugi

laporan laba rugi komprehensif yang didalarnnya tercakup rugi penurunan nilai, komprehensif konsofidasian
(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama perlode

tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi “

penurunan nilai yang dibalik:

(4) goodwili yang telah diakul rugi penurunan nilainya,

(5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut, dan

Ha

(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut.

&

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset.

«

25)

Perubahan Estlmasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan Periode
Lalu

a) Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi:

(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan

(3) perkiraan dampak estimasi pada perlode mendatang, Dalam hal jumlah dampak pada
periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diungkapkan.

b) Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntan:

Halaman 79

Page 80 OCR 0.851
tidak praktis.

(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal dan y
relevan,
(3) jumlah penyesuajan Untuk periode berjalan dan setiap perlade laiu sajian:
ta) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan v
(b) iaba per saham dasar dan dilusian,
(4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum perlode yang disajikan,
Dalam hat tidak praktis dilakukan, rnaka diungkapkan alasannya, dan
(5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu
atau untuk periode-periode sebelum perlode-pertode tersebut disajlkan dan tanggal v
dimulainya perubahan kebijakan akuntansi,
c) Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan antara laln:
(1) sifat dari kesalahan periode lalu, vV
(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:
fa) bagi setiap pos laporan keuangan: dan vV
(b) laba per saham dasar dan dilusian: v
(3) jumlah koreksi pada awal periode sajlan paling awal, dan v
(4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan penjelasan
mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian kembali retrospektif v

26:

Kombinasi Bisnis

a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang
terjadi selama periode petaporan, yaitu:

(1)

nama dan penjelasan tentang pihak yang diakulsisi:

berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis,

v Catatan 5
(2) tanggal akulsisi: v Catatan 5
(3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode v Catatan 5

Halaman 80
Page 81 OCR 0.849
persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh, Catatan 8
(5) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak pengakulsisi v
memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisij
(6G) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwil! yang diakui, “
(7) Nilai Wajar pada saat tanggai akuisisi atas total Imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar v
tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utarna imbalan:
(8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indernnifikasi:
(a) jumlah yang diakui pada tanggal akuislsi: vV
(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran: dan v
(Cc) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apablia kisaran tidak dapat
Giestlmasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat V
diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas, maka pihak
pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebuti
(9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelbmpak utama
piutang, misalnya pinjarnan yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok
piutang Jain, yaitu sebagai berikut:
(a) Nilai Wajar plutang: vV
(b) jumlah piutang bruto kontraktual, dan v
(c) estimasi terbaik pada tanggal akulsisl atas jumlah arus kas kontraktual yang v
diperkirakan tidak tertagih: cd
(10) jumlah yang diakui pada tanggal akulsisl untuk setiap kelompok utama Aset yang Catatan 5
diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih:
Gl) setiap liabilitas kontinjensi yang diakul pada Nilai Wajar:
(a) uraian mengenal karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar sumber daya v
ekonomi terjadi,
(b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal diperlukan,
Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa v
masa depan, dan

Halaman 81
Page 82 OCR 0.909
(c) jumlah estimasi penggantlan yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset
yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut,

(12) dalam hai Ilabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat diukur
secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:

(a) Informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4) terkait
perikatan dan kontijensi: dan

(Bb) alasan Liabllitas tidak dapat diukur secara andal,

(13) dalam hal pembelian dengan diskor

ta) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif
dimana keuntungan tersebut dlakul, dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan:

(14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 10094 (seratus
perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisl pada tanggal akuisisi:

(a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang diakui pada
tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan

(b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan nilai
tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi yang
diukur pada Nilai Wajar,

(15) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

(Ca) Nilai Wajar pada tanggai akuisisi atas kepentingan ekultas pihak yang diakulsisi yang
dimilikt oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal akulsisi: dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari pengukuran kembali
Nilat Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh
pihak pengakuisisi sebelum kornbinasi bisnis dan pos dalarn laporan laba rugi
komprehensif untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut:

(16) Informasi sebagai berikut:

ta) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang dlakulsisi sejak tanggal akulsisi
yang dimasukkan dalam iaparan laba rugi komprehensif pada periode pelaporan, dan

Halaman 82

Page 83 OCR 0.903
(b) pendapatan dan laba atau rugi dart entitas hasil penggabungan untuk periode
pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua kombinasi bisnis yang
terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal periode pelaporan.

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya,
Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan informasi berikut untuk
setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif material:

(4) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset, Liabilitas,
kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah yang diakul dalam
laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka
diungkapkan:

ta) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai:

tb) Aset, Llabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis Imbalan yang akuntansi awalnya belum
selesai, dan

(c) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakul selama
periode pelaporan

(2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau sampai
dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau liabilitas tersebut
dibataikan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

ta

setiap perubahan dalam jumlah yang diakul, termasuk setiap perbedaan yang timbul
selama penyelesaian:

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan perubahan
tersebut, dan

(c) teknik penilaian dan Input model utama yang digunakan untuk mengukur imbalan
kontinjensi:

(3) Nabilitas kontinjensi yang diakul dalam kombinasi bisnis, jika ada,

(a) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan:

(5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugian yang diakui pada periode
pelaporan yang:

Halaman 83

Page 84 OCR 0.879
Ca) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang diambil-alih
dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode pelaporan
sebelurnnyaj dan

(b) ukuran, sifat, ataw kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami laporan
keuangan Perusahaan hasil penggabungan,

C) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan transaksi
kornbinasi bisnis, dan

d) Perusahaan harus mengungkapkan hai-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan dengan
perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:

(4) jurnlah harga yang Gibayarkan:

(2) bagian dari harga yang “merupakan Kas dan Setara Kas:

Catatan 5

(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian
diperoleh: dan

(4) jumlah aset dan Ilabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis fainnya
apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya.

Catatan 5

27)

Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lalin.

a) pengungkapan pada level segmen:

(1) informasi umum, yang terdiri dari:

(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi segmen
Gilaporkan, dan

Catatan 42

(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen dilaporkan, Catatan 22
(2) Informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban tertentu, aset Catatan 42
segmen, dan liabiltas segmen dari segmen ditaporkan, serta dasar pengukurannya)
ama mwmpouraumes
(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, Ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan, aset
segmen, labilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya terhadap jumlah yang Catatan 42

terkait dalam laporan keuangan Perusahaan:

b) pengungkapan pada level entitas

Halaman 84

Page 85 OCR 0.895
(1) Informasi produk dan jasa

Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap kelompok v Catatan 42
produk dan jasa yang serupa,
(2) Informasi wilayah geografis
ta) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:
i. negara dorisili Perusahaan, dan
H. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh pendapatan.
Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara individual jumlahnya
material, pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk dasar
pengatribusian pendapatannya kepada negara tersebut secara individual,
(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset
Imbalan pascakerfa, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di:
I. negara domisili Perusahaan) dan
Hi. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset. Dalam hal aset
dari suatu negara asing secara individual jumlahnya materlal, maka aset tersebut
diungkapkan secara terpisah,
(3) Informasi pelanggan utama
Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksterna! tungga! mencapai 104
(sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus
mengungkapkan:
(2) fakta: v Catatan 35 dan 42
(b) total pendapatan dari setiap pelanggan, dan vV Catatan 35 dan 42
(C) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut, v Catatan 35 dan 42

28)! Operasi yang Dihentikan

2

Yang barus diungkapkan antara lain:

(1) uralan tentang alasan operasi dihentikan,

Halaman 85
Page 86 OCR 0.914
(2) uralan fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang
diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan fiabllitas operasi yang dihentikan:
dan

(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari aset tidak
lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku.

b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan,
antara ialn:

(a) pendapatan, beban, dan Jaba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang dihentikan
dan beban pajak penghasilan yang terkait, dan

(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilal Wajar setelah dikurangi biaya
untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan yang terkait dengan
operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait,

(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan pendanaan
dari operasi yang dihentikan: dan

(3) jumlah penghbasijan dart operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat
diatribusikan pada pemilik entitas induk.

Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat

a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesual dengan tujuannya, yaitu untuk
lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan spekulasi,

b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan Instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk
setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi lindung nilai dan kelompok non
lindung nilai:

(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta, bunga,
kornoditas atau lain-lain:

(2) pihak lawan transaksi (counterparties):

(3) tanggal jatuh tempo,

(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laperan posisi keuangan,

(5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan:

Halaman 86
Page 87 OCR 0.871
(8) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan

(7) persyaratan penting lainnya.

€) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk
mencapai tujuan tersebut,

(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk penjelasan
mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan fenis transaksi yang dilindung nilai, dan

(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung hilal, disebutkan

tujuannya.
30) | Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan antara lain:
a) Nilal Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang memungkinkan untuk Catatan 29
dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dafam laporan posisi keuangan: dan
b) hierarki, metode, dan asumsi sioniikan yang digunakan dalam menentukan Mai Wajar aset Catatan 29
keuangan dan ilabilitas keuangan.
31) | Dividen

Yang barus diungkapkan antara lain:

a) “Yamlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagai
distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan,

b) jurnlah utang dividen untuk:

(1) perlode pelaporan, dan

(2) periode sebelumnya:

C) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah periode
pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak dlakui sebagai
Liabllitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan

d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui.

32)

Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara lain.

Halaman 87
Page 88 OCR 0.838
a) jurnlah agregat dari Jiabillitas kontinjensi dengan jumlah tiabilltas kontinjensi lainnya secara
terpisah:

b) jumlah agregat dari komitmen rnodai terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura
Bersamg secara terpisah dari komitmen lainnya:

Cc) daftar dan penjelasan bagian partisipasi & dalam Ventura Bersama yang signifikan dan bagian
partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitasj dan

d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar ditambahkan
pengungkapan tambahan tenfang:

(1) metoda yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan

(2) jumlah agregat setiap aset Jancar, aset tidak lancar, fiabilitas jangka pendek, liabilitas
jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian partisipasinya dalam
Ventura Bersama.

33)

Perikatan dan Kontinjensi

a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) perikatan yang meliputi:

ta) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, royalti,
dan lisensi, diungkapkan:

Halaman 88

1 pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian, “ Catatan 43
il. periode berlakunya perikatan, vV Catatan 43
il, dasar penentuan kompensasi dan denda, v Catatan 43
Iv. jumlah beban atau pendapatan pada perfode pelaporan: dan

pembatasan-pembatasan jainnya v Catatan 43

Ig kontrak atau perjanjian yang memerlukari penggunaan dana di masa yang akan

datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, Ikatan untuk investasi,
ungkapkan:

pihak- pihak. yang terkait dalarn perjanjian, v Catatan 43c
il. periode berlakunya perikatan, v

Catatan 43c

Page 89 OCR 0.870
fi, nifal keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi: dan

Iv. sanksi-sanksis

&

(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:

(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jamlnan, yang dipisahkan antara pihak
berelasi dan plhak ketiga untuk pihak yang dijamin:

(B) latar belakang dikeluarkannya jaminan,

(c) periode berlakunya jaminan: dan

(d) nilai jaminan:

(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank, dan

(4) uralan mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya.

Sjataelajel

b) Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) perkara atau sengketa hukum, diungkapkan:

(a) pihak-pihak yang terkait:

tb) jumlah yang diperkarakan:

(c) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (ega! opinion), dan

(3) dampak keuangan,

(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah
lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi dampak
keuangannya:

(3) kemungkinan llabilitas pajak tambahan:

(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan
denda atau bunganya: dan

Catatan 44

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding):

Catatan 44

(4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:

(2) karakteristik aset atau ilabilitas kontinjensi,

Halaman 89

Page 90 OCR 0.851
(b) estimasi dari dampak keuangannya,

(c) indikasi tentang ketidakpastlan yang terkait dengan jumlah atau waktu arus keluar
sumber daya: dan

(dj kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.

34)

Khusus Industri Perkebunan

Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasmaj

b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama:

c) Lokasi aset dan jangka waktu pengeloiaan,

d) Hak dan fiabilltas dari masing-masing pihak dalam kerjasama,

e) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama: dan

f) Isi perubahan perjanjian, jika ada.

DN Na Min Masa Men Masa

35)

Manajemen Risiko Keuangan

a) Perusahaan harus mengungkapkan inforrnasi yang memungkinkan para pengguna laporan
keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen keuangan, serta
kebijakan datam pengelolaan risiko, termasuk, tamun tidak terbatas pada risiko sehagai

berikut:
(1) risiko kredit, antara fain Ikhtisar analisis umur aset kevangan yang belum jatuh tempo atau
tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada akhir periode pelaporan v Catatan 29
tetapi tidak mengalami penurunan nilai:
(2) risiko likuiditas, antara lain:
(a) analisis jatuh tempo untuk liabllltas keuangan derivatif dan nonderivatif yang
menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman PA Catatan 29
terhadap perlode arus kas, dan
EA Catatan 29

(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelota risiko likulditas,

Halaman 90

Page 91 OCR 0.891
(3) risiko pasar, antara ain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas
terdarnpak pada akhir perlode pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada
varlabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas: dan

(4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan,

Catatan 29

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan kualitatif dan
pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari instrumen keuangan.

Catatan 29

36)

Khusus Industri Perbankan

a) Rasio Kecukupan Modal (Capita! Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:

() Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan posisi
keuangan:

(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: dan

(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.

b) Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara lain:

(L) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal laporan
posisi keuangan,

(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia:

(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto,

&) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Barik Umur

Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana pihak
ketiga di bank.

d) Aktivitas Fiduciary

Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciaryyang meliputi jasa
kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana,

37)

Kuasl-Reorganisasi

Yang barus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang meliputi:

Halaman 91

Page 92 OCR 0.866
a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi datam laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut

disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi, v
b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham setelah kuasi-
reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang,
Cc) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, bada saat dan sesudah kuasi- -reorganisasi,
d) Rincian dari jurnlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan Habilitas sebalum
digunakan untuk mengeliminasi defisit, dan
@) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam laporan v

posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-reorganisasi,

38) | Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain:
3) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola
permodatannya, termasuk:
(1) deskripsi tentang bagian yang Gikeloia sebagai modal, v Catatan 29
(2) sifat persyaratan dan tmpicmentasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi v Catatan 29
persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal, dan ata
(3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannyaj v Catatan 29
b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagal modal: v Catatan 29
EC) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya, v Catatan 29
d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak eksternal Oika v
ada), dan
&) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila terjadi v
ketidakpatuhan.
39) | Transaksi Nonkas
Yang harus diungkapkan antara lain:
Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas dan v Catatan 48

Setara Kas yang tidak termasuk dalarn laporan arus kas.

Halaman 92

Page 93 OCR 0.871
Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi
. 4 tar Catatan 48
melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal.
40) | Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek ataupun v
jangka panjang:
b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjlan pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu
periode, termasuk syarat dan ketentvan Umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka v
waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode penyelesaian:
C) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok opsl saham,
d) untuk opsi saham yang dieksekusi setara periode, rata-rata tertimbang harga saham pada
tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan,
e) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertlmbang sisa umur kontrak untuk opsi saham yang y
beredar pada akhir periode,
f) penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-ha! sebagai berikut:
(1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar opsi tersebut
pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajar tersebut diukur, v
dan
(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada tanggal
pengukuran, dan Informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk instrumen v
ekuitas lain yang diberikan selarna suatu periode (yaitu selain opsi saham),
9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu y
Periode dan terhadap posisi keuangannya.
41) | Khusus Industri Asuransi:
Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Analisis Kekayaan, v
(2) Perhitungan batas tingkat sotvahilit: v
(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi: v

Halaman 93

Page 94 OCR 0.880
Kei

Tingkat solvabilitas yang dicapal perusahaan per tanggal pelaporan: dan

(5)

Jumitah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

&

42)

Aset Liabttltas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah
Hal-hal yang harus diungkapkan:

2)

Tin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah:

b)

Jenis Akad Asuransi Syariah,

Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransl Syariah: dan

alahaj

Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:

a)

Kontrak reasuransi,

b)

K3)

Perjanjian penting dan ikatan lalnnya,

Rasio keuangan penting:

3)

Pendapatan, beban dan hasil underwriting, dan

2)

Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan usaha perusahaan,

djajalaja

ad)

Khusus Industri Kehutanan:

3)

Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu):

&

b)

Pernenuhan Ilabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan luran wajib lainnya:

«

c)

Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembali hutan
alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha lainnya
untuk kelestarian alam),

3)

Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya,

2)

Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada perlode berjalan dan
akumutasinyaj dan

Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana:

(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya, dan

Halaman 94
Page 95 OCR 0.882
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya.

45)

Peristiwa Setelah Porlode Pelaporan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yang ada
pada akhir perlode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi
tersebut sesuai dengan informasi terkini, dan contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang
mensyaratkan entitas untuk menyesualkan jumlah yang diakui dalam taporan keuangannya,
atau untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak diakui:

Catatan 50

dalam hal terdapat peristiwa non penyesual yang material setelah periode pelaporan, maka
Perusahaan mengungkapkan uralan peristiwa, misalnya:

b

(1) tanggal terjadinya,

Catatan 50

(2) sifat peristiwa, dan

Catatan 50

(3) estimasi atas dampak keuangan, atal pernyataan dan alasan bahwa estirmasi tersebut
tidak dapat dibuat.

46)

Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan
Aktivitas Perusahaan

Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait dengan
aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus diungkapkan
antara lain:

a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut,

Catatan 51

b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi,

£

Catatan 51

CG) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan dan

Catatan 51

d) pembahasan mengenal dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan kewangan
atau pernyataan manalaman bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahul atau diestlmasi
secara wajar.

Catatan 51

47)

Reklasifikasi

a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam laporan
keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara fain:

(1) sifat reklasifikasi:

Halaman 95

Page 96 OCR 0.908
(25 jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi: Yan

(3) alasan reklasifikasl.

b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka Perusahaan harus
mengungkapkan:

(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan

(2) Sifat penyesualan yang akan dilakukan Jika jumlah tersebut direklasifikasi.

Hibah Pemerintah
Setlap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-ha! sebagai berikut:

a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan kevangan dan indikasi bentuk lain
dari bantuan pemerintah: dan

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi laln yang melekat atas bantuan pemerintah yang
telah diakul.

Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain

a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan menggunakan
standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar modal di negara taln
atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain.

b) Yang harus dlungkapkan antara lain

(Lt) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain,

(2) rekonsillasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta penjelasannya:
dan

(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta
penjelasannya.

c) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk melakukan
pengungkapan tambahan mengikut! ketentuan yang berlaku di negara tersebut, maka
pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.

Halaman 96

Page 97 OCR 0.902
50) | Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan darnpak dari peristiwa atau keadaan
tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi
kelangsungan usaha perusahaan. .

Jakarta,

S7

Edoardus Ardianto V
Wakil Direktur Utama

Halaman 97

File

File Open PDF
Source IDX
Size5.07 MB
Published1 Sep 2025
Pages97
Characters150,717
Text sourceOCR
OCR confidence0.869

Names mentioned 11 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Energi Mega Persada Tbk p.1 ×2
linked person Edoardus Ardianto p.97
unresolved org Kantor Akuntan Publik Y p.1
unresolved org Santosa dan Rekan p.1
unresolved org Y. Santosa dan Rekan p.1
unresolved org Bapepam-LK p.3 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.5 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.11 ×13
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.41
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.64
unresolved org Bapepam p.84 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 5

FinancialStatement-2025-II-ENRG.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result