Back to announcement
20250827_BBKP_Penyampaian Prospektus//Informasi Tambahan_31935348_lamp2.pdf
Other Text extracted BBKPSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 30
Page 1
INFORMASI TAMBAHAN RINGKAS
OTORITAS JASA KEUANGAN ("OJK") TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU KECUKUPAN ISI INFORMASI
TAMBAHAN RINGKAS INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.
INFORMASI TAMBAHAN RINGKAS INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA, APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA BEKONSULTASI DENGAN
PIHAK YANG KOMPETEN.
INFORMASI TAMBAHAN RINGKAS INI MERUPAKAN PERUBAHAN DAN/ATAU TAMBAHAN INFORMASI ATAS PROSPEKTUS DAN PROSPEKTUS RINGKAS YANG SEBELUMNYA DITERBITKAN OLEH
PERSEROAN SEHUBUNGAN DENGAN PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN DAN SELURUH PERUBAHAN YANG BERSIFAT MATERIAL TELAH DIMUAT DALAM INFORMASI TAMBAHAN RINGKAS INI.
PENAWARAN UMUM INI MERUPAKAN PENAWARAN EFEK BERSIFAT OBLIGASI TAHAP II DARI PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN EFEK BERSIFAT OBLIGASI YANG TELAH MENJADI EFEKTIF.
PT BANK KB INDONESIA TBK (“PERSEROAN”) DAN PARA PENJAMIN PELAKSANA EMISI EFEK BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI, FAKTA, DATA ATAU LAPORAN
DAN KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM INFORMASI TAMBAHAN RINGKAS INI.
PT BANK KB INDONESIA Tbk
Kegiatan Usaha Utama : Bergerak dalam bidang usaha Jasa Perbankan
Kantor Pusat Kantor Jaringan
Gedung KB Bank 1 Kantor Pusat, 29 Kantor Cabang,
Jl. MT. Haryono Kav. 50-51 Jakarta 12770 141 Kantor Cabang Pembantu, 2 Kantor Fungsional,
Telepon: 021-798 8266, 021-798 9837 dan 40 Jaringan ATM yang aktif beroperasional
Email: investor.relations@kbbank.co.id
www.kbbank.co.id
PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
OBLIGASI BERKELANJUTAN II KB BANK
DENGAN TARGET DANA YANG DIHIMPUN SEBESAR Rp3.000.000.000.000 (TIGA TRILIUN RUPIAH)
Dalam rangka penawaran umum berkelanjutan tersebut, Perseroan telah menerbitkan
OBLIGASI BERKELANJUTAN II KB BANK TAHAP I TAHUN 2025
DENGAN JUMLAH POKOK SEBESAR RP136.010.000.000 (SERATUS TIGA PULUH ENAM MILIAR SEPULUH JUTA RUPIAH)
DAN
Dalam Rangka Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan II tersebut,
Perseroan akan Menerbitkan dan Menawarkan:
OBLIGASI BERKELANJUTAN II KB BANK TAHAP II TAHUN 2025
DENGAN JUMLAH POKOK SEBANYAK-BANYAKNYA SEBESAR Rp2.863.990.000.000,-
(DUA TRILIUN DELAPAN RATUS ENAM PULUH TIGA MILIAR SEMBILAN RATUS SEMBILAN PULUH JUTA RUPIAH)
(“OBLIGASI”)
Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang akan diterbitkan oleh Perseroan atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”), sebagai bukti utang untuk kepentingan
Pemegang Obligasi. Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari nilai Pokok Obligasi, yang akan dijamin dengan secara Kesanggupan Penuh (Full Commitment) dan terdiri dari 3 (tiga) seri
dengan ketentuan sebagai berikut:
Seri A : Jumlah Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp800.000.000.000,- (delapan ratus miliar Rupiah) dengan bunga Obligasi sebesar 6,45% (enam koma empat limat persen) per tahun.
Jangka waktu Obligasi adalah 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender terhitung sejak Tanggal Emisi.
Seri B : Jumlah Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp536.000.000.000,- (lima ratus tiga puluh enam miliar Rupiah) dengan bunga Obligasi sebesar 6,80% (enam koma delapan nol persen)
per tahun. Jangka waktu Obligasi adalah 3 (tiga) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi.
Seri C : Jumlah Obligasi Seri C yang ditawarkan adalah sebesar Rp20.000.000.000,- (dua puluh miliar Rupiah) dengan bunga Obligasi sebesar 6,85% (enam koma delapan lima persen) per tahun.
Jangka waktu Obligasi adalah 5 (lima) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi.
Sisa dari Pokok Obligasi yang ditawarkan sebanyak-banyaknya sebesar Rp1.507.990.000.000,- (satu triliun lima ratus tujuh miliar sembilan ratus sembilan puluh juta Rupiah) akan dijamin secara kesanggupan
terbaik (best effort). Bila jumlah dalam penjaminan kesanggupan terbaik (best effort) tidak terjual sebagian atau seluruhnya, maka atas sisa yang tidak terjual tersebut tidak menjadi kewajiban Perseroan untuk
menerbitkan Obligasi tersebut.
Bunga Obligasi dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sejak Tanggal Emisi, sesuai dengan tanggal pembayaran masing-masing Bunga Obligasi. Pembayaran Bunga Obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 29
November 2025, sedangkan pembayaran Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo Obligasi masing-masing adalah pada tanggal 9 September 2026 untuk Obligasi Seri A, pada tanggal 29 Agustus 2028 untuk
Obligasi Seri B dan pada tanggal 29 Agustus 2030 untuk Obligasi Seri C. Pelunasan Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo.
OBLIGASI BERKELANJUTAN II KB BANK TAHAP III DAN/ATAU TAHAP SELANJUTNYA (JIKA ADA) AKAN DITENTUKAN KEMUDIAN.
PENTING UNTUK DIPERHATIKAN
OBLIGASI INI TIDAK DIJAMIN DENGAN AGUNAN KHUSUS MAUPUN OLEH PIHAK KETIGA LAINNYA, NAMUN SESUAI DENGAN KETENTUAN DALAM PASAL 1131 DAN PASAL 1132 KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA
INDONESIA, DIJAMIN DENGAN SELURUH HARTA KEKAYAAN PERSEROAN BAIK BARANG BERGERAK MAUPUN TIDAK BERGERAK, BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI. HAK PEMEGANG
OBLIGASI ADALAH PARIPASSU TANPA PREFEREN DENGAN HAK-HAK KREDITUR PERSEROAN LAIN SESUAI DENGAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN YANG BERLAKU. KETERANGAN SELENGKAPNYA DAPAT DILIHAT
PADA BAB I PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
OBLIGASI TIDAK MEMILIKI OPSI UNTUK PEMBELIAN KEMBALI (BUY BACK) SAMPAI DENGAN JATUH TEMPO OBLIGASI.
RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI OLEH PERSEROAN ADALAH RISIKO KREDIT YAITU RISIKO AKIBAT KEGAGALAN DEBITUR DAN/ATAU PIHAK LAIN DALAM MEMENUHI KEWAJIBAN KEPADA PERSEROAN.
PERSEROAN HANYA MENERBITKAN SERTIFIKAT JUMBO OBLIGASI YANG DIDAFTARKAN ATAS NAMA KSEI DAN AKAN DIDISTRIBUSIKAN DALAM BENTUK ELEKTRONIK YANG DIADMINISTRASIKAN DALAM PENITIPAN
KOLEKTIF DI KSEI.
DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM OBLIGASI INI, PERSEROAN TELAH MEMPEROLEH HASIL PEMERINGKATAN ATAS OBLIGASI DARI PT FITCH RATINGS INDONESIA (“FITCH RATINGS”):
AAAidn
(Triple A)
KETERANGAN LEBIH LANJUT TENTANG HASIL PEMERINGKATAN DAPAT DILIHAT PADA BAB I DALAM INFORMASI TAMBAHAN INI.
OBLIGASI INI AKAN DICATATKAN DI BURSA EFEK INDONESIA (“BEI”)
PENAWARAN OBLIGASI INI DIJAMIN SECARA KESANGGUPAN PENUH (FULL COMMITMENT) DAN KESANGGUPAN TERBAIK (BEST EFFORT)
PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI DAN PENJAMIN EMISI EFEK OBLIGASI
PT KB VALBURY PT KOREA INVESTMENT
PT ALDIRACITA SEKURITAS PT BRI DANAREKSA PT MAYBANK SEKURITAS PT TRIMEGAH SEKURITAS
PT BNI SEKURITAS SEKURITAS AND SEKURITAS
INDONESIA SEKURITAS INDONESIA INDONESIA Tbk
(Terafiliasi) INDONESIA
WALI AMANAT
PT BANK RAKYAT INDONESIA (Persero) TBK
Informasi Tambahan Ringkas ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 27 Agustus 2025
Page 2
PERKIRAAN JADWAL
Tanggal Efektif : 30 Juni 2025
Masa Penawaran Awal : 24 Juli - 7 Agustus 2025
Perkiraan Masa Penawaran Umum : 28 Agustus 2025
Perkiraan Tanggal Penjatahan : 28 Agustus 2025
Perkiraan Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan : 29 Agustus 2025
Perkiraan Tanggal Distribusi Obligasi : 29 Agustus 2025
Perkiraan Tanggal Pencatatan di Bursa Efek Indonesia : 1 September 2025
PENAWARAN UMUM
1. KETERANGAN RINGKAS MENGENAI OBLIGASI YANG DITERBITKAN
NAMA OBLIGASI
Nama Obligasi yang ditawarkan melalui Penawaran Umum ini adalah ”Obligasi Berkelanjutan II KB Bank Tahap II Tahun 2025”.
JENIS OBLIGASI
Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan untuk didaftarkan atas nama KSEI sebagai bukti
utang untuk kepentingan Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan di bidang
pasar modal. Bukti kepemilikan Obligasi bagi Pemegang Obligasi adalah Konfirmasi Tertulis yang diterbitkan oleh KSEI atau Pemegang
Rekening.
HARGA PENAWARAN
Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi pada Tanggal Emisi.
JUMLAH POKOK, TINGKAT BUNGA DAN JATUH TEMPO OBLIGASI
Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang akan diterbitkan oleh Perseroan atas nama PT Kustodian
Sentral Efek Indonesia (“KSEI”), sebagai bukti utang untuk kepentingan Pemegang Obligasi. Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100%
(seratus persen) dari nilai Pokok Obligasi dan akan dijamin secara Kesanggupan Penuh (full commitment) sebesar
Rp1.356.000.000.000,- (satu triliun tiga ratus lima puluh enam miliar Rupiah) yang terdiri dari 3 (tiga) seri dengan ketentuan sebagai
berikut:
Seri A : Jumlah Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp800.000.000.000,- (delapan ratus miliar Rupiah) dengan bunga
Obligasi sebesar 6,45% (enam koma empat lima persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi adalah 370 (tiga ratus tujuh
puluh) Hari Kalender terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Pokok Obligasi Seri A secara penuh akan dilakukan pada
Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi Seri A yaitu 9 September 2026;
Seri B : Jumlah Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp536.000.000.000,- (lima ratus tiga puluh enam miliar Rupiah)
dengan bunga Obligasi sebesar 6,80% (enam koma delapan nol persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi adalah 3 (tiga)
tahun terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Pokok Obligasi Seri B secara penuh akan dilakukan pada Tanggal
Pelunasan Pokok Obligasi Seri B yaitu 29 Agustus 2028; dan
Seri C : Jumlah Obligasi Seri C yang ditawarkan adalah sebesar Rp20.000.000.000,- (dua puluh miliar Rupiah) dengan bunga
Obligasi sebesar 6,85% (enam koma delapan lima persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi adalah 5 (lima) tahun
terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Pokok Obligasi Seri C secara penuh akan dilakukan pada Tanggal Pelunasan
Pokok Obligasi Seri C yaitu 29 Agustus 2030.
Sisa dari Pokok Obligasi yang ditawarkan sebanyak-banyaknya sebesar Rp1.507.990.000.000,- (satu triliun lima ratus tujuh miliar
sembilan ratus sembilan puluh juta Rupiah) akan dijamin secara kesanggupan terbaik (Best Effort). Bila jumlah dalam kesanggupan
terbaik (Best Effort) tidak terjual sebagian atau seluruhnya, maka atas sisa yang tidak terjual tersebut tidak menjadi kewajiban
Perseroan untuk menerbitkan Obligasi tersebut
Tingkat Bunga Obligasi tersebut merupakan persentase per tahun dari nilai nominal yang dihitung berdasarkan jumlah Hari Kalender
yang lewat dengan perhitungan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga
puluh) Hari Kalender. Bunga Obligasi dibayarkan setiap Triwulan terhitung sejak Tanggal Emisi pada Tanggal Pembayaran Bunga
Obligasi.
Jadwal pembayaran Pokok dan bunga untuk Obligasi adalah sebagaimana tercantum dalam tabel dibawah ini:
Bunga Ke- Seri A Seri B Seri C
1. 29 November 2025 29 November 2025 29 November 2025
2. 1 Maret 2026 1 Maret 2026 1 Maret 2026
Page 3
Bunga Ke- Seri A Seri B Seri C
3. 29 Mei 2026 29 Mei 2026 29 Mei 2026
4. 9 September 2026 29 Agustus 2026 29 Agustus 2026
5. 29 November 2026 29 November 2026
6. 1 Maret 2027 1 Maret 2027
7. 29 Mei 2027 29 Mei 2027
8. 29 Agustus 2027 29 Agustus 2027
9. 29 November 2027 29 November 2027
10. 29 Februari 2028 29 Februari 2028
11. 29 Mei 2028 29 Mei 2028
12. 29 Agustus 2028 29 Agustus 2028
13. 29 November 2028
14. 1 Maret 2029
15. 29 Mei 2029
16. 29 Agustus 2029
17. 29 November 2029
18. 1 Maret 2030
19. 29 Mei 2030
20. 29 Agustus 2030
Tata cara pembayaran Pokok Obligasi dan Bunga Obligasi
Pelunasan Pokok Obligasi dan pembayaran Bunga Obligasi oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening akan
dilakukan melalui KSEI selaku Agen Pembayaran sesuai dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan yang diatur dalam Perjanjian
Agen Pembayaran dan sesuai dengan jadwal waktu pembayaran masing-masing sebagaimana ditentukan dalam Perjanjian
Perwaliamanatan Obligasi. Apabila saat pelunasan Pokok Obligasi dan atau pembayaran Bunga Obligasi jatuh bukan pada Hari Kerja,
maka akan dibayarkan pada Hari Kerja berikutnya.
Satuan pemindahbukuan dan jumlah minimum pemesanan
Satuan pemindahbukuan berarti satuan pemindahbukuan Obligasi adalah sebesar Rp1,00 (satu Rupiah) atau kelipatannya. Satu satuan
pemindahbukuan mempunyai hak untuk mengeluarkan 1 (satu) suara dalam RUPO/e-RUPO.
Satuan perdagangan berarti satuan pemesanan pembelian/perdagangan Obligasi dalam jumlah sekurang-kurangnya Rp5.000.000,-
(lima juta Rupiah) dan/atau kelipatannya.
Jaminan
Obligasi ini tidak diproteksi maupun dijamin dengan jaminan khusus, tetapi dijamin dengan seluruh harta kekayaan Perseroan baik
barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan ada dikemudian hari menjadi jaminan bagi
Pemegang Obligasi ini sesuai dengan ketentuan dalam pasal 1131 dan 1132 Kitab Undang-undang Hukum Perdata.
Hak Pemegang Obligasi adalah Paripassu tanpa hak preferen dengan hak-hak kreditur Perseroan lainnya, baik yang ada sekarang
maupun dikemudian hari, kecuali hak-hak kreditur Perseroan yang dijamin secara khusus dengan kekayaan Perseroan baik yang telah
ada maupun yang akan ada di kemudian hari.
Pembelian Kembali Obligasi
Obligasi ini tidak mempunyai opsi untuk pembelian kembali (buy back) untuk sebagian atau seluruh obligasi.
Penyisihan dan pelunasan pokok Obligasi (sinking fund)
Perseroan tidak melakukan penyisihan dana pelunasan Pokok Obligasi atau pembayaran bunga secara khusus dengan pertimbangan
untuk mengoptimalkan penggunaan dana hasil emisi sesuai dengan tujuan penggunaan dana emisi.
Pembatasan dan kewajiban Perseroan
Keterangan mengenai pembatasan-pembatasan dan kewajiban Perseroan dapat dilihat pada Bab I Informasi Tambahan.
Hak-Hak Pemegang Obligasi
Keterangan mengenai hak-hak pemegang Obligasi dapat dilihat pada Bab I Informasi Tambahan.
3
Page 4
Kelalaian Perseroan
Keterangan mengenai kelalaian Perseroan dapat dilihat pada Bab I Informasi Tambahan.
Rapat Umum Pemegang Obligasi
Keterangan mengenai Rapat Umum Pemegang Obligasi dapat dilihat pada Bab I Informasi Tambahan.
Hukum yang Berlaku
Seluruh perjanjian-perjanjian yang berhubungan dengan Obligasi ini berada dan tunduk di bawah hukum yang berlaku di Negara
Republik Indonesia.
Hasil Pemeringkatan
Sesuai dengan POJK No.7/2017 dan POJK No.49/2020, dalam rangka penerbitan Obligasi ini, Perseroan telah memperoleh hasil
pemeringkatan atas surat hutang jangka panjang yang dilaksanakan oleh PT Fitch Rating Indonesia, berdasarkan Surat Fitch Ratings
No.: 148/DIR/RATLTR/VIII/2025 tanggal 15 Agustus 2025 perihal Peringkat PT Bank KB Indonesia Tbk yang diterbitkan melalui
Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB), Obligasi ini mendapatkan peringkat:
AAAidn
(Triple A)
Tidak ada hubungan Afiliasi antara Perseroan dengan PT Fitch Ratings Indonesia yang melakukan pemeringkatan atas Obligasi
Perseroan.
Perseroan akan melakukan pemeringkatan atas Obligasi setiap 1 (satu) tahun sekali selama kewajiban atas Obligasi tersebut belum
lunas, sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK No. 49/2020.
Keterangan Tentang Wali Amanat
Dalam rangka Penawaran Umum Obligasi ini, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. bertindak sebagai Wali Amanat sesuai dengan
ketentuan dalam Akta Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi, dengan tegas menyatakan tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan
Perseroan secara langsung melalui penyertaan modal Pemerintah sebagaimana didefinisikan dalam ketentuan UUP2SK. Selain itu, PT
Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. juga tidak memiliki hubungan kredit melebihi 25% dari jumlah hutang yang di waliamanatkan
sesuai dengan POJK No.19/2020:
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Investment Services Group
Trust & Corporate Services Department
Gedung BRI II Lt.6
Jl. Jend.Sudirman Kav.44-46
Jakarta 10210 – Indonesia
Email: tcs_aet@bri.co.id
Tel. (021) 575 8143
Faks. -
Keterangan lebih lengkap mengenai Wali Amanat dapat dilihat pada Bab X dalam Informasi Tambahan.
RENCANA PENGGUNAAN DANA YANG DIPEROLEH DARI PENAWARAN UMUM
Sehubungan dengan adanya kesanggupan terbaik (best effort), maka rencana penggunaan dana, setelah dikurangi dengan biaya Emisi,
akan menjadi sebagai berikut:
Dalam hal jumlah dana Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi yang diperoleh sebesar Rp1.356.000.000.000,- (satu triliun tiga ratus
lima puluh enam miliar Rupiah), setelah dikurangi biaya-biaya emisi, seluruhnya akan digunakan untuk pembayaran sebagian Fasilitas
Repurchase Agreement dengan rincian sebagai berikut:
Nama Fasilitas : Repurchase Agreement
Tanggal Transaksi Fasilitas Repurchase : 19 - 25 Agustus 2025
Agreement
Nilai Fasilitas Repurchase Agreement : Rp3.186.445.606.600,-
Nilai Fasilitas Repurchase Agreement yang : Rp1.351.820.062.000,-
akan dibayarkan dengan Obligasi Tahap II
ini
4
Page 5
Tingkat Bunga : 5,10% - 5,40%
Jatuh Tempo fasilitas Repurchase : 1 - 3 September 2025
Agreement
Penggunaan Fasilitas Repurchase : Pembayaran Sebagian Pinjaman kepada Kreditur yaitu Kookmin Bank Co.
Agreement Ltd. Singapore Branch jatuh tempo 20 – 28 Agustus 2025, dengan detail
rincian pinjaman sebagai berikut:
Kreditur : Kookmin Bank Co. Ltd. Singapore Branch
Nomor Perjanjian : Perjanjian Pinjaman Kembali PT Bank KB
Bukopin Tbk tanggal 10 Juni 2022, antara
Kookmin Bank Co.Ltd., Cabang Singapura
dan Perseroan
Sifat Hubungan Afiliasi : Terafiliasi
Dengan Kreditur
Nilai Fasilitas Pinjaman : Rp3.565.720.000.000,- per 30 Juni 2025
(termasuk biaya pinjaman yang di
amortisasi sebesar Rp2.089.000.000,-)
Pembayaran menggunakan : Rp134.047.848.809,-
dana Obligasi Berkelanjutan II
KB Bank Tahap I pada tanggal
20 Agustus 2025
Pembayaran menggunakan : Rp245.295.298.742,-
dana Obligasi Subordinasi
Berkelanjutan IV KB Bank
Tahap I pada tanggal 20
Agustus 2025
Nilai Fasilitas Pinjaman : Rp3.186.376.852.449,-
setelah pembayaran
menggunakan Dana Obligasi
Berkelanjutan II KB Bank
Tahap I dan Obligasi
Subordinasi Berkelanjutan IV
KB Bank Tahap I
Tingkat Bunga : 7,54% - 7,66% per tahun.
Jatuh Tempo : 20 - 28 Agustus 2025
Penggunaan Pinjaman : Kredit Modal Kerja Perseroan yaitu
fasilitas pembiayaan kepada debitur
Perseroan dengan kriteria tertentu.
Sumber Dana yang digunakan : Kas Internal Perseroan
untuk Pembayaran Bunga
Sumber Dana yang digunakan untuk : Kas Internal Perseroan
Pembayaran Bunga Repurchase Agreement
Rincian Pemberi Fasilitas Repurchase Agreement dan Nilai Fasilitas yang akan dibayarkan dengan menggunakan Obligasi Tahap II
sebagai berikut:
Nominal yang akan
Sisa Tanggal Sifat
Nominal dibayarkan dari
Nomor Perjanjian Pihak Nominal Fasilitas Jatuh hubungan
Fasilitas (Rp) Obligasi Full
(Rp) Tempo Afiliasi
Commitment (Rp)
No. 047/DTR/2016 dan No.
1 September
060/DTRE/II/2016 tanggal 10 50.515.209.000 50.515.209.000 -
2025
Februari 2016 jo. No. PT Bank Central Tidak
497/MO/DTR/2019 dan No. Asia Tbk Terafiliasi
3 September
ADD.259/DIR-DTRE/IX/2019 96.373.593.900 - 96.373.593.900
2025
tanggal 9 September 2019
3 September
163.552.381.500 - 163.552.381.500
2025
No. PKS.420/DIR- 3 September
163.552.381.500 - 163.552.381.500
DCMI/X/2023 dan No. PT Bank Danamon 2025 Tidak
1031/FI/1023 tanggal 11 Indonesia Tbk 1 September Terafiliasi
144.333.762.000 144.333.762.000 -
Oktober 2023 2025
1 September
97.947.062.000 97.947.062.000 -
2025
5
Page 6
Nominal yang akan
Sisa Tanggal Sifat
Nominal dibayarkan dari
Nomor Perjanjian Pihak Nominal Fasilitas Jatuh hubungan
Fasilitas (Rp) Obligasi Full
(Rp) Tempo Afiliasi
Commitment (Rp)
No. 012/BHI-GM/IV/2025
PT Bank HSBC 3 September Tidak
dan No. 129/CMSF/IV/2025 54.497.702.500 - 54.497.702.500
Indonesia 2025 Terafiliasi
tanggal 11 April 2025
No. PKS.503/DIR- 2 September
202.578.286.000 100.752.534.500 101.825.751.500
DTRE/V/2016 dan No. 2025
3 September
027/TRES-ALM/16 tanggal 30 101.306.150.000 - 101.306.150.000
2025 Tidak
Mei 2016 jo. No. PT Bank Mega Tbk
3 September Terafiliasi
PKS.441/DCMI/X/2023 dan 96.079.500.000 - 96.079.500.000
2025
No. 166/TSFI/23 tanggal 27 3 September
58.768.237.200 - 58.768.237.200
Oktober 2023 2025
No. PKS/206/DCMI/V/2023 3 September
146.920.593.000 - 146.920.593.000
dan No. PT Bank 2025 Tidak
PKS.180/NNB/PERJ/V/2023 Nationalnobu Tbk 3 September Terafiliasi
146.920.593.000 - 146.920.593.000
tanggal 10 Mei 2023 2025
No. PKS 264/DIR- 2 September
271.557.500.000 - 271.557.500.000
DTRE/III/2016 dan No. 2025
2 September
054/66/2016/DIR/TRE PT Bank 271.557.500.000 - 271.557.500.000
2025
tanggal 23 Maret jo. No. Pembangunan Tidak
1 September
ADD.270A/DIR- Daerah Jawa 105.464.698.000 105.464.698.000 - Terafiliasi
2025
DTRE/IX/2019 dan No. Timur Tbk
1 September
058/211/DIR/TRE/PKS 105.464.698.000 105.464.698.000 -
2025
tanggal 19 September 2019
No. PKS.480/DCMI/XI/2023 PT Bank 2 September
150.017.100.000 150.017.100.000 -
dan No. 122/Dir/DTs- Pembangunan 2025 Tidak
InKU/PKS/2023 tanggal 13 Daerah Sumatera 2 September Terafiliasi
150.017.100.000 150.017.100.000 -
November 2023 Utara 2025
No. PKS. 617/DIR-
PT Bank
DTRE/VII/2016 dan No. 1 September Tidak
Pembangunan 97.947.062.000 97.947.062.000 -
44/PKS-BPD/VII/2016 2025 Terafiliasi
Daerah Papua
tanggal 1 Juli 2016
051/BSS/KP/VIII/2021 dan
PT Bank Sahabat 3 September Tidak
No. PKS.290/DETP/VIII/2021 54.517.460.500 - 54.517.460.500
Sampoerna 2025 Terafiliasi
tanggal 3 Agustus 2021
No. 843/DIR-DTRE/X/2016
dan No. 018/DIR-
VICT/PJS/10/16 tanggal 10
Oktober 2016 Jo. No. PT Bank Victoria 3 September Tidak
107.196.200.000 - 107.196.200.000
ADD.166/DCMI/IV/2024 dan International Tbk 2025 Terafiliasi
No. 002A/DIR-
VICT/PKS/04/24 tanggal 22
April 2024
No. 065/LGL/PKS/X/2024 1 September
100.814.453.000 100.814.453.000 -
dan No. GMRA. PT Krom Bank 2025 Tidak
622/DCMI/X/2024 tanggal 11 Indonesia Tbk 1 September Terafiliasi
47.635.411.500 47.635.411.500 -
Oktober 2024 2025
Fasilitas perbankan dengan Repurchase
1 September Tidak
dealslip No. Agreement Bank 200.910.972.000 200.910.972.000 -
2025 Terafiliasi
508251413148800 Indonesia
Total 3.186.445.606.600 1.351.820.062.000 1.834.625.544.600
Dalam hal jumlah dana hasil Penawaran Umum Obligasi yang diperoleh Perseroan lebih besar dari Rp1.356.000.000.000,- (satu triliun
tiga ratus lima puluh enam miliar Rupiah) yang diperoleh dari hasil penjaminan secara Kesanggupan Terbaik (best effort), setelah
dikurangi biaya-biaya emisi, seluruhnya akan digunakan untuk pembayaran sebagian Fasilitas Repurchase Agreement dengan rincian
sebagai berikut:
Nilai Fasilitas Repurchase Agreement yang akan dibayarkan : Sebanyak-banyaknya sebesar Rp1.509.952.151.191,-
menggunakan dana yang diperoleh dari hasil penjaminan
secara Kesanggupan Terbaik (best effort)
6
Page 7
Rincian Pemberi Fasilitas Repurchase Agreement dan Nilai Fasilitas yang akan dibayarkan dengan menggunakan Obligasi Tahap II dari
Full Commitment dan Best Effort sebagai berikut:
Nominal yang akan
dibayarkan dari Sisa Tanggal Sifat
Nominal
Nomor Perjanjian Pihak Obligasi Full Nominal Fasilitas Jatuh hubungan
Fasilitas (Rp)
Commitment & Best (Rp) Tempo Afiliasi
Effort (Rp)
No. 047/DTR/2016 dan No.
1 September
060/DTRE/II/2016 tanggal 10 50.515.209.000 50.515.209.000 -
2025
Februari 2016 jo. No. PT Bank Central Tidak
497/MO/DTR/2019 dan No. Asia Tbk Terafiliasi
ADD.259/DIR-DTRE/IX/2019 3 September
96.373.593.900 27.854.087.691 68.519.506.209
2025
tanggal 9 September 2019
3 September
163.552.381.500 163.552.381.500 -
2025
No. PKS.420/DIR-
3 September
DCMI/X/2023 dan No. PT Bank Danamon 163.552.381.500 163.552.381.500 - Tidak
2025
1031/FI/1023 tanggal 11 Indonesia Tbk 1 September Terafiliasi
144.333.762.000 144.333.762.000 -
Oktober 2023 2025
1 September
97.947.062.000 97.947.062.000 -
2025
No. 012/BHI-GM/IV/2025
PT Bank HSBC 3 September Tidak
dan No. 129/CMSF/IV/2025 54.497.702.500 54.497.702.500 -
Indonesia 2025 Terafiliasi
tanggal 11 April 2025
No. PKS.503/DIR- 2 September
202.578.286.000 202.578.286.000 -
2025
DTRE/V/2016 dan No.
027/TRES-ALM/16 tanggal 30 3 September
101.306.150.000 - 101.306.150.000 Tidak
2025
Mei 2016 jo. No. PT Bank Mega Tbk
3 September
Terafiliasi
PKS.441/DCMI/X/2023 dan 96.079.500.000 - 96.079.500.000
2025
No. 166/TSFI/23 tanggal 27
3 September
Oktober 2023 58.768.237.200 - 58.768.237.200
2025
No. PKS/206/DCMI/V/2023 3 September
146.920.593.000 146.920.593.000 -
dan No. PT Bank 2025 Tidak
PKS.180/NNB/PERJ/V/2023 Nationalnobu Tbk 3 September Terafiliasi
146.920.593.000 146.920.593.000 -
tanggal 10 Mei 2023 2025
No. PKS 264/DIR- 2 September
271.557.500.000 271.557.500.000 -
DTRE/III/2016 dan No. 2025
054/66/2016/DIR/TRE PT Bank 2 September
271.557.500.000 271.557.500.000 -
2025
tanggal 23 Maret jo. No. Pembangunan 1 September Tidak
105.464.698.000 105.464.698.000 -
ADD.270A/DIR- Daerah Jawa 2025 Terafiliasi
DTRE/IX/2019 dan No. Timur Tbk
1 September
058/211/DIR/TRE/PKS 105.464.698.000 105.464.698.000 -
2025
tanggal 19 September 2019
No. PKS.480/DCMI/XI/2023 PT Bank 2 September
150.017.100.000 150.017.100.000 -
dan No. 122/Dir/DTs- Pembangunan 2025 Tidak
InKU/PKS/2023 tanggal 13 Daerah Sumatera 2 September Terafiliasi
150.017.100.000 150.017.100.000 -
November 2023 Utara 2025
No. PKS. 617/DIR-
PT Bank
DTRE/VII/2016 dan No. 1 September Tidak
Pembangunan 97.947.062.000 97.947.062.000 -
44/PKS-BPD/VII/2016 tanggal 2025 Terafiliasi
Daerah Papua
1 Juli 2016
051/BSS/KP/VIII/2021 dan
PT Bank Sahabat 3 September Tidak
No. PKS.290/DETP/VIII/2021 54.517.460.500 54.517.460.500 -
Sampoerna 2025 Terafiliasi
tanggal 3 Agustus 2021
No. 843/DIR-DTRE/X/2016
dan No. 018/DIR-
VICT/PJS/10/16 tanggal 10
Oktober 2016 Jo. No. PT Bank Victoria 3 September Tidak
107.196.200.000 107.196.200.000 -
ADD.166/DCMI/IV/2024 dan International Tbk 2025 Terafiliasi
No. 002A/DIR-
VICT/PKS/04/24 tanggal 22
April 2024
7
Page 8
Nominal yang akan
dibayarkan dari Sisa Tanggal Sifat
Nominal
Nomor Perjanjian Pihak Obligasi Full Nominal Fasilitas Jatuh hubungan
Fasilitas (Rp)
Commitment & Best (Rp) Tempo Afiliasi
Effort (Rp)
No. 065/LGL/PKS/X/2024 dan 1 September
100.814.453.000 100.814.453.000 -
No. GMRA. PT Krom Bank 2025 Tidak
622/DCMI/X/2024 tanggal 11 Indonesia Tbk 1 September Terafiliasi
47.635.411.500 47.635.411.500 -
Oktober 2024 2025
Fasilitas perbankan dengan Repurchase
1 September Tidak
dealslip No. Agreement Bank 200.910.972.000 200.910.972.000 -
2025 Terafiliasi
508251413148800 Indonesia
Total 3.186.445.606.600 2.861.772.213.191 324.673.393.409
Sumber dana yang digunakan untuk pembayaran sisa fasilitas Repurchase Agreement yaitu dengan menggunakan Sumber pendanaan
dari aktivitas bank secara normal ataupun utilisasi surat berharga yang dimiliki dan transaksi Interbank lainnya yang berasal dari
perjanjian Global Master Repurchase Agreement (GMRA) serta fasilitas Pinjaman Antar Bank.
Dana Perseroan yang diberikan dari kreditur Kookmin Bank Co. Ltd. Singapore Branch dalam bentuk pinjaman merupakan transaksi
material dan transaksi afiliasi sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan
Perubahan Kegiatan Usaha (‘’POJK No. 17/2020”) dan Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi
Benturan Kepentingan (“POJK No. 42/2020”), sehingga pelaksanaannya tunduk pada POJK No. 17/2020 dan POJK 42/2020, antara lain
pemenuhan kewajiban untuk memperoleh pendapat kewajaran dari penilai independen untuk menentukan nilai wajar dari objek
transaksi dan/atau kewajaran transaksi tersebut, mengumumkan keterbukaan informasi kepada masyarakat dan menyampaikan
keterbukaan informasi tersebut kepada OJK. Perseroan telah menyampaikan laporan kepada OJK berdasarkan Surat Perseroan No.
07068/DIR/VI/2022 tanggal 13 Juni 2022 perihal Laporan Transaksi Afiliasi dan Transaksi Material PT Bank KB Bukopin Tbk. Fasilitas
pinjaman yang diperoleh Perseroan dari Kookmin Bank Co. Ltd. Singapore Branch telah memperoleh persetujuan dari PT Bank Central
Asia Tbk berdasarkan Surat Perseroan No. 21343/DIR/XII/2022 tanggal 26 Desember 2022 yang juga telah ditandatangani oleh PT Bank
Central Asia Tbk sebagai tanda persetujuan.
Apabila dana hasil Penawaran Umum Obligasi belum dipergunakan seluruhnya, maka penempatan sementara dana hasil Penawaran
Umum Obligasi tersebut akan ditempatkan dalam instrumen keuangan yang aman dan likuid serta dapat memberikan keuntungan
finansial yang wajar bagi Perseroan dan dilarang untuk dijadikan jaminan utang.
Rincian mengenai rencana penggunaan dana dari hasil Penawaran Umum Obligasi ini dapat dilihat pada Bab II Informasi Tambahan.
PERNYATAAN UTANG
Laporan posisi keuangan konsolidasian Perseroan berdasarkan Laporan Keuangan Perseroan periode 30 Juni 2025 dan 2024 serta untuk
tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris
(”Moore Indonesia”) dengan Opini Tanpa Modifikasian dalam laporannya No. 00490/3.0478/AU.1/07/1671-4/1/VI/2025 tanggal 13
Juni 2025. Audit dilaksanakan sesuai dengan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI). Laporan audit
tersebut ditandatangani oleh Denny Susanto (Rekan pada Moore Indonesia dengan Registrasi Akuntan Publik No.AP.1671).
Pada tanggal 30 Juni 2025, Perseroan memiliki total liabilitas sebesar Rp75.261.588 juta.
Keterangan lebih lanjut mengenai rincian liabilitas Perseroan dapat dilihat pada Bab III Informasi Tambahan tentang Pernyataan Utang.
IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING
Calon Investor harus membaca ikhtisar dari data keuangan penting Perseroan yang disajikan di bawah ini yang bersumber dari laporan
keuangan periode tanggal 30 Juni 2025 dan 2024 serta tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023, beserta
catatan-catatan atas laporan-laporan keuangan tersebut. Calon Investor juga harus membaca Bab V Informasi Tambahan ini yang
berjudul Analisis dan Pembahasan Oleh Manajemen.
Tabel-tabel di bawah ini menggambarkan ikhtisar data keuangan penting dari Perseroan berdasarkan Laporan Keuangan Perseroan
periode 30 Juni 2025 dan 2024 serta untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 telah diaudit oleh
Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris (”Moore Indonesia”) dengan Opini Tanpa Modifikasian dalam laporannya No.
00490/3.0478/AU.1/07/1671-4/1/VI/2025 tanggal 13 Juni 2025. Audit dilaksanakan sesuai dengan Standar Audit yang ditetapkan oleh
Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI). Laporan audit tersebut ditandatangani oleh Denny Susanto (Rekan pada Moore Indonesia
dengan Registrasi Akuntan Publik No.AP.1671).
8
Page 9
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(dalam jutaan Rupiah)
KETERANGAN 30 Juni 2025*) 31 Desember 2024 31 Desember 2023
ASET
Kas 402.907 369.083 289.184
Giro pada Bank Indonesia 1.278.994 2.672.478 3.205.619
Giro pada bank lain
Pihak berelasi 31.565 10.585 6.377
Pihak ketiga 1.987.285 386.552 336.504
Dikurangi: Cadangan kerugian (300) (300) (300)
Giro pada bank lain – neto 2.018.550 396.837 342.581
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain
4.691.974
Pihak ketiga 2.798.303 2.133.567
Surat-surat berharga
Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi 7.328.227 7.467.153 5.322.930
Diukur pada nilai wajar melalui penghasilan 121.031 3.067.387
komprehensif lain 4.345.452
Diukur pada biaya perolehan diamortisasi 10.422.069 9.954.506 9.145.932
17.871.327 21.767.111 17.536.249
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (1.725) (280) (109)
Surat-surat berharga – neto 17.869.602 21.766.831 17.536.140
Surat-surat berharga yang dibeli dengan janji dijual 2.572.152
kembali – neto -
Tagihan derivative 218 12.054 3.040
Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang syariah
Pihak berelasi 365.000 339.983 641.005
Pihak ketiga 48.971.695 47.187.503 48.777.611
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (2.922.747) (2.992.197) (3.582.834)
Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang syariah 46.413.948 44.535.289 45.835.782
- neto
Tagihan akseptasi 648 84.279 132.577
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (10) (1.200) (1.613)
Tagihan akseptasi – neto 638 83.079 130.964
Penyertaan Saham 15 15 15
Aset tetap dan aset hak guna 4.915.133 4.776.998 4.646.734
Dikurangi: Akumulasi penyusutan (1.506.132) (1.456.694) (1.413.059)
Aset tetap dan aset hak guna – neto 3.409.001 3.320.304 3.233.675
Aset pajak tangguhan – neto 1.139.452 1.258.561 2.670.543
Aset tidak berwujud 644.267 636.119 635.815
Dikurangi: Akumulasi amortisasi dan penurunan nilai (372.791) (365.312) (350.230)
Aset tidak berwujud – neto 271.476 270.807 285.585
Aset lain-lain – neto 6.133.037 5.591.657 6.068.453
JUMLAH ASET 83.629.812 83.075.298 84.307.300
*Tidak diaudit
(dalam jutaan Rupiah)
KETERANGAN 30 Juni 2025*) 31 Desember 2024 31 Desember 2023
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
Liabilitas segera 625.555 401.263 431.402
Simpanan dari nasabah
Giro
Pihak berelasi 7.701 3.203 9.094
Pihak ketiga 7.382.659 6.286.045 3.168.554
Tabungan
Pihak berelasi 10.672 45.260 18.491
Pihak ketiga 6.539.634 6.870.242 6.854.693
Deposito berjangka
Pihak berelasi 17.008 42.412 40.311
Pihak ketiga 32.943.122 33.345.996 34.698.000
Simpanan dari bank lain
9
Page 10
(dalam jutaan Rupiah)
KETERANGAN 30 Juni 2025*) 31 Desember 2024 31 Desember 2023
Pihak berelasi 1.744.944 2.710.649 7.699.413
Pihak ketiga 986.678 170.537 187.308
Surat-surat berharga yang dijual dengan janji dibeli 3.111.780 3.739.878 219.631
kembali – neto
Liabilitas derivative 8.872 3.641 808
Liabilitas akseptasi 648 84.279 132.577
Pinjaman yang diterima
Pihak berelasi 6.536.631 6.557.175 6.544.886
Pihak ketiga 8.097.480 7.363.469 5.159.606
Surat berharga yang diterbitkan 5.838.273 5.790.158 3.397.588
Utang pajak 66.740 60.903 64.635
Liabilitas lain-lain 1.316.191 1.638.402 1.570.140
JUMLAH LIABILITAS 75.261.588 75.113.512 70.197.137
EKUITAS YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA
PEMILIK ENTITAS INDUK
Modal saham biasa
Modal dasar
Modal ditempatkan dan disetor penuh 19.000.000 19.000.000 19.000.000
Tambahan modal disetor 8.225.767 8.225.767 8.225.767
Uang muka setoran modal - -
Surplus revaluasi aset 1.816.965 1.816.965 1.603.893
Keuntungan yang belum direalisasi atas surat-surat 2.621 (14.149) 7.563
berharga dalam kelompok tersedia untuk dijual dan
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain –
setelah pajak tangguhan.
Akumulasi deficit (20.651.862) (21.041.182) (14.700.914)
8.393.491 7.987.401 14.136.309
Kepentingan non-pengendali (25.267) (25.615) (26.146)
JUMLAH EKUITAS 8.368.224 7.961.786 14.110.163
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 83.629.812 83.075.298 84.307.300
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
(dalam jutaan Rupiah)
Periode yang Berakhir pada Tahun yang berakhir pada tanggal 31
KETERANGAN tanggal 30 Juni*) Desember
2025 2024 2024 2023
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL
Pendapatan bunga dan syariah
Pendapatan bunga 2.398.343 2.404.637 4.931.273 4.374.694
Pendapatan syariah 278.929 261.088 522.826 486.942
Total pendapatan bunga dan syariah 2.677.272 2.665.725 5.454.099 4.861.636
Beban bunga dan syariah
Beban bunga (1.917.118) (1.932.796) (3.965.208) (3.746.710)
Beban syariah (187.036) (162.764) (336.166) (306.044)
Total beban bunga dan syariah – neto (2.104.154) (2.095.560) (4.301.374) (4.052.754)
Pendapatan bunga dan syariah – neto 573.118 570.165 1.152.725 808.882
Pendapatan operasional lainnya
Provisi dan komisi lainnya 121.259 120.612 229.948 333.732
Keuntungan atas penjualan surat-surat berharga - 63.857 61.555 (8.899)
1.586
neto
(Kerugian) keuntungan selisih kurs – neto 21.496 157 40.476 29.265
Lain-lain 67.101 55.707 78.036 102.429
Total pendapatan operasional lainnya 273.713 238.031 350.046 456.527
Pemulihan/(Beban) penyisihan kerugian penurunan 8.426 (3.720.209) (3.452.900) (5.537.792)
nilai atas aset keuangan – neto
Keuntungan (kerugian) transaksi mata uang asing – (25.944) (3.941) 6.180 5.235
neto
Pemulihan (beban) estimasi kerugian atas (4.347) 2.117 5.385 1.999
komitmen dan kontinjensi – bersih
10
Page 11
(dalam jutaan Rupiah)
Periode yang Berakhir pada Tahun yang berakhir pada tanggal 31
KETERANGAN tanggal 30 Juni*) Desember
2025 2024 2024 2023
Beban penyisihan kerugian penurunan nilai atas 11.541 (392. (798.341) (269.055)
aset non-keuangan – neto 753)
Kerugian dari perubahan nilai wajar aset keuangan (36.956) 131.708 (23.246) 155.384
Beban operasional lainnya
Umum dan administrasi (435.241) (449.381) (1.119.658) (1.371.594)
Gaji dan tunjangan karyawan (367.209) (371.928) (824.226) (809.976)
Premi program penjaminan pemerintah (54.353) (33.170) (82.152) (98.812)
Total beban operasional lainnya (856.803) (854.479) (2.026.036) (2.280.382)
RUGI OPERASIONAL (57.252) (4.029.361) (4.786.187) (6.659.202)
PENDAPATAN (BEBAN) NON-OPERASIONAL –
563.213 11.259 (118.033) (128.185)
NETO
LABA (RUGI) SEBELUM BEBAN PAJAK
505.961 (4.018.102) (4.904.220) (6.787.387)
PENGHASILAN
MANFAAT (BEBAN) PAJAK PENGHASILAN
Kini - (3.159) -
Tangguhan (116.293) 885.259 (1.421.241) 731.684
Manfaat (beban) pajak penghasilan - neto (116.293) 885.259 (1.424.400) 731.684
LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN 389.668 (3.132.843) (6.328.620) (6.055.703)
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN:
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba-rugi:
Pengukuran kembali keuntungan (kerugian) atas (208)
program imbalan pasti - (14.252) 8.640
Perubahan surplus revaluasi aset - (645) 213.072 (1.756)
Pajak penghasilan terkait pos yang tidak akan 208
direklasifikasi ke laba rugi - 3.135 (1.900)
Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi :
Perubahan nilai wajar surat-surat berharga dalam
kelompok tersedia untuk djual dan nilai wajar
melalui penghasilan komprehensif lain 21.544 (35.705) (27.836) 6.330
Pajak penghasilan terkait pos yang akan
direklasifikasi ke laba rugi (4.774) 7.855 6.124 (1.392)
Penghasilan komprehensif lain – neto 16.770 (28.495) 180.243 9.922
Total Laba (rugi) komprehensif tahun berjalan 406.438 (3.161.338) (6.148.377) (6.045.781)
Laba (rugi) tahun berjalan yang dapat diatribusikan
kepada :
Pemilik entitas induk 389.320 (3.133.447) (6.329.138) (6.034.077)
Kepentingan non-pengendali 348 604 518 (21.626)
389.668 (3.132.843) (6.328.620) (6.055.703)
Total penghasilan (rugi) komprehensif
periode/tahun berjalan yang dapat diatribusikan
kepada:
Pemilik entitas induk 406.090 (3.161.942) (6.148.908) (6.024.463)
Kepentingan non-pengendali 348 604 531 (21.318)
406.438 (3.161.338) (6.148.377) (6.045.781)
LABA PER SAHAM
Dasar/dilusaian (nilai penuh) 2 (17) (34) (61)
RASIO-RASIO PERTUMBUHAN
Periode yang
Tahun yang berakhir pada tanggal 31
Berakhir pada
KETERANGAN Desember
tanggal 30 Juni
2025* 2024 2023
Rasio Pertumbuhan
11
Page 12
Periode yang
Tahun yang berakhir pada tanggal 31
Berakhir pada
KETERANGAN Desember
tanggal 30 Juni
2025* 2024 2023
Pendapatan bunga - bersih 0,52% 42,51% -22,93%
Rugi operasional -99,58% -28,13% 31,69%
Rugi tahun berjalan -112,44% 4,51% 20,33%
Jumlah aset 0,67% -1,46% -6,32%
Jumlah liabilitas 0,20% 7,00% -10,89%
Jumlah ekuitas 5,10 -43,57% 25,80%
RASIO – RASIO KEUANGAN
Periode yang Tahun yang berakhir pada tanggal 31
Berakhir pada Desember
KETERANGAN
tanggal 30 Juni
2025*) 2024 2023
Permodalan
Rasio Kecukupan Modal (CAR) 1)a) 16,68% 16,38% 27,05%
Aset Produktif
Aset Produktif & Non Produktif bermasalah terhadap total
aset produktif dan aset non produktif 2) 8,29% 7,69% 9,61%
Aset produktif bermasalah terhadap total aset produktif 3) 6,44% 5,74% 6,26%
CKPN aset keuangan terhadap aset produktif 4) -40,76% 3,86% 4,04%
NPL bruto 5) 9,77% 8,70% 9,13%
NPL netto 6) 5,93% 4,32% 4,73%
Profitabilitas
Laba periode tahun berjalan/total aset (ROA)7) 1,30% -7,62% -7,18%
Laba periode tahun berjalan/total ekuitas (ROE)8) 17,70% -97,95% -67,38%
Marjin bunga bersih (NIM)9) 1,63% 1,55% 0,78%
Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional 102,39%
(BOPO)10) 182,30% 221,30%
Biaya Overhead terhadap Pendapatan Operasional (CIR)10) 110,99% 136,37% 166,31%
Laba periode berjalan/pendapatan11) 13,20% -109,04% -113,68%
Solvabilitas
Debt to Equity Ratio (DER) 899,37% 943,43% 497,49%
Debt to Asset Ratio (DAR) 89,99% 90,42% 83,26%
Likuiditas
Kredit yang diberikan terhadap dana masyarakat (LDR)12)a) 106,29% 103,26% 113,18%
Rasio kecukupan likuiditas (LCR)13) 196,09% 143,55% 122,94%
Rasio pendanaan stabil bersih (NSFR)14) 101,77% 101,20% 104,12%
Kepatuhan15)
GWM Primer Rupiaha) 2,39% 8,74% 7,73%
GWM Primer Valuta Asinga) 4,03% 4,02% 4,02%
Penyangga Likuiditas Makroprudensiala) 15,21% 28,82% 35,08%
Posisi Devisa Netto16)a) 2,86% 2,46% 1,62%
Catatan:
a) Rasio dihitung menggunakan saldo Perseroan saja .
1) Rasio dihitung berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai kecukupan modal dengan cara membagi modal dengan Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR).
2) Jumlah aset produktif dan non-produktif bermasalah dibagi jumlah aset produktif dan non-produktif. Aset produktif dan non-produktif bermasalah adalah aset produktif dan non-produktif dengan
kualitas kurang lancar, diragukan dan macet.
3) Jumlah aset produktif bermasalah dibagi jumlah aset produktif.
4) Jumlah cadangan kerugiaan penurunan nilai aset produktif dibagi jumlah aset produktif.
5) Jumlah kredit bermasalah sebelum dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai dibagi jumlah kredit yang diberikan. Kredit bermasalah adalah kredit dengan kualitas kurang lancar, diragukan
dan macet.
6) Jumlah kredit bermasalah setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai dibagi jumlah kredit yang diberikan.
7) Laba sebelum pajak penghasilan yang disetahunkan dibagi rata – rata total aset akhir bulan selama tahun/periode berjalan, perhitungan berdasarkan SEOJK 9/2020.
8) Laba bersih setelah pajak penghasilan yang disetahunkan dibagi rata-rata total modal (pada perhitungan CAR) akhir bulan selama tahun/periode berjalan, perhitungan berdasarkan SEOJK 9/2020.
9) Pendapatan bunga bersih dibagi rata-rata total aset produktif akhir bulan selama tahun/periode berjalan.
10) Jumlah beban bunga dan beban operasional lainnya dibagi jumlah pendapatan bunga dan pendapatan operasional lainnya.
11) Nilai pendapatan pada rasio berjalan/pendapatan merupakan penjumlahan dari total pendapatan bunga & syariah, provisi dan komisi lainnya, keuntungan (kerugian) atas penjuaan surat-surat
berharga – neto, keuntungan selisih kurs – neto dan pendapatan lain-lain.
12) Jumlah kredit yang diberikan dibagi jumlah simpanan nasabah (kecuali simpanan dari bank lain).
12
Page 13
13) Rasio aset lancar dibagi dengan total arus kas bersih.
14) Rasio pendanaan stabil yang tersedia dibagi dengan pendanaan stabil yang diperlukan.
15) Saldo rekening giro pada Bank Indonesia dibagi dengan rata-rata harian jumlah dana pihak ketiga bukan bank dalam masa laporan.
16) Posisi devisa neto (nilai absolut) dibagi Total Modal (posisi bulan sebelumnya) pada perhitungan CAR.
ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN
Analisis dan pembahasan oleh manajemen yang terdapat di dalam Informasi Tambahan ini berdasarkan
Laporan posisi Keuangan Perseroan periode tanggal 30 Juni 2025 dan 2024 serta tahun-tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris
(”Moore Indonesia”) dengan Opini Tanpa Modifikasian dalam laporannya No. 00490/3.0478/AU.1/07/1671-
4/1/VI/2025 tanggal 13 Juni 2025. Audit dilaksanakan sesuai dengan Standar Audit yang ditetapkan oleh
Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI). Laporan audit tersebut ditandatangani oleh Denny Susanto (Rekan
pada Moore Indonesia dengan Registrasi Akuntan Publik No.AP.1671).
ANALISIS KINERJA KEUANGAN
I. Analisis Kinerja Keuangan
1. ASET, LABILITAS DAN EKUITAS
a. Aset Posisi tanggal 30 Juni 2025, 31 Desember 2024 dan 2023
(dalam jutaan Rupiah)
KETERANGAN 30 Juni 2025*) 31 Desember 2024 31 Desember 2023
ASET
Kas 402.907 369.083 289.184
Giro pada Bank Indonesia 1.278.994 2.672.478 3.205.619
Giro pada bank lain
Pihak berelasi 31.565 10.585 6.377
Pihak ketiga 1.987.285 386.552 336.504
Dikurangi: Cadangan kerugian (300) (300) (300)
Giro pada bank lain – neto 2.018.550 396.837 342.581
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain
Pihak ketiga 4.691.974 2.798.303 2.133.567
Surat-surat berharga
Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi 7.328.227 7.467.153 5.322.930
Diukur pada nilai wajar melalui penghasilan 121.031 3.067.387
komprehensif lain 4.345.452
Diukur pada biaya perolehan diamortisasi 10.422.069 9.954.506 9.145.932
17.871.327 21.767.111 17.536.249
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (1.725) (280) (109)
Surat-surat berharga – neto 17.869.602 21.766.831 17.536.140
Surat-surat berharga yang dibeli dengan janji dijual 2.572.152
kembali – neto -
Tagihan derivative 218 12.054 3.040
Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang syariah
Pihak berelasi 365.000 339.983 641.005
Pihak ketiga 48.971.695 47.187.503 48.777.611
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (2.922.747) (2.992.197) (3.582.834)
Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang syariah 46.413.948 45.835.782
- neto 44.535.289
Tagihan akseptasi 648 84.279 132.577
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (10) (1.200) (1.613)
Tagihan akseptasi – neto 638 83.079 130.964
Penyertaan Saham 15 15 15
Aset tetap dan aset hak guna 4,915.133 4.776.998 4.646.734
Dikurangi: Akumulasi penyusutan (1.506.132) (1.456.694) (1.413.059)
Aset tetap dan aset hak guna – neto 3.409.001 3.320.304 3.233.675
Aset pajak tangguhan – neto 1.139.452 1.258.561 2.670.543
Aset tidak berwujud 644.267 636.119 635.815
Dikurangi: Akumulasi amortisasi dan penurunan nilai (372.791) (365.312) (350.230)
Aset tidak berwujud – neto 271.476 270.807 285.585
Aset lain-lain – neto 6.133.037 5.591.657 6.068.453
13
Page 14
(dalam jutaan Rupiah)
KETERANGAN 30 Juni 2025*) 31 Desember 2024 31 Desember 2023
JUMLAH ASET 83.629.812 83.075.298 84.307.300
*) Tidak Diaudit
Pertumbuhan Jumlah Aset
Posisi tanggal 30 Juni 2025 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2024
Jumlah aset Perseroan pada 30 Juni 2025 adalah sebesar Rp83.629.812 juta bertambah sebesar Rp554.514 juta atau sebesar 0,67%
dibandingkan pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp83.075.298 juta. Kenaikan ini terutama disebakan oleh peningkatan giro pada
bank lain dengan pihak ketiga dalam mata uang asing.
Posisi tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023
Jumlah aset Perseroan pada 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp83.075.298 juta berkurang sebesar Rp1.232.002 juta atau sebesar
turun 1,46% dibandingkan pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp84.307.300 juta. Penurunan ini disebakan oleh penurunan Aset
Pajak Tangguhan – neto sebesar Rp1.411.982 juta atau sebesar -52,87% dan penurunan Giro pada Bank Indonesia sebesar Rp533.141
juta atau sebesar -16,63%.
Giro pada Bank Indonesia
Posisi tanggal 30 Juni 2025 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2024
Giro pada Bank Indonesia pada 30 Juni 2025 adalah sebesar Rp1.278.994 juta berkurang sebesar Rp1.393.484 juta atau turun 52,14%
dibandingkan pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp2.672.478 juta. Penurunan ini disebabkan oleh penurunan Giro Wajib
Minimum Harian yang dijaga bank pada 30 Juni 2025.
Giro pada Bank Indonesia pada 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp2.672.478 juta berkurang sebesar Rp533.141 juta atau sebesar -
16,63% dibandingkan pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp3.205.619 juta. Penurunan ini disebabkan oleh penurunan Giro Wajib
Minimum Harian yang dijaga bank pada tahun 2024.
Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Posisi tanggal 30 Juni 2025 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2024
Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain pada 30 Juni 2025 adalah sebesar Rp4.691.974 juta bertambah sebesar Rp1.893.671
juta atau 67,67% dibandingkan pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp2.798.303 juta. Kenaikan tersebut terdapat pada transaksi
penempatan pada Bank Indonesia.
Posisi tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023
Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain pada 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp2.798.303 juta bertambah sebesar
Rp664.736 juta atau 31,16% dibandingkan pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp2.133.567 juta. Kenaikan tersebut terdapat pada
transaksi penempatan pada Bank Indonesia.
Surat-surat Berharga
Posisi tanggal 30 Juni 2025 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2024
Surat-surat berharga pada 30 Juni 2025 adalah sebesar Rp17.871.327 juta berkurang sebesar Rp3.895.784 juta atau 17,90%
dibandingkan pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp21.767.111 juta. Kenaikan ini salah satunya disebabkan oleh penurunan
portfolio kategori tersedia untuk dijual.
Posisi tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023
Surat-surat berharga pada 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp21.766.831 juta bertambah sebesar Rp4.230.691 juta atau 24,13%
dibandingkan pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp17.536.140 juta. Kenaikan ini salah satunya disebabkan oleh kenaikan
kepemilikan surat dari akuisisi instrumen Sukuk dengan skema penjualan portofolio kredit.
Kredit yang diberikan
Posisi tanggal 30 Juni 2025 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2024
14
Page 15
Kredit yang diberikan pada 30 Juni 2025 adalah sebesar Rp46.413.948 juta naik sebesar Rp1.878.659 juta atau 4,22% dibandingkan
pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp44.535.289 juta. Pertumbuhan kredit Perseroan didorong oleh peningkatan penyaluran
pada segmen kredit ritel.
Posisi tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023
Kredit yang diberikan pada 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp44.535.289 juta turun sebesar Rp1.300.493 juta atau -2,84%
dibandingkan pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp45.835.782 juta. Penurunan ini terutama disebabkan adanya penjualan
portofolio kredit yang diberikan dan diiringi dengan akuisisi surat berharga Sukuk yang merupakan langkah Bank dalam perbaikan
fundamental.
b. Liabilitas posisi tanggal Desember 2024 dan 2023.
(dalam jutaan Rupiah)
30 Juni
KETERANGAN 31 Desember 2024 31 Desember 2023
2025*)
LIABILITAS
Liabilitas segera 625.555 401.263 431.402
Simpanan dari nasabah
Giro
Pihak berelasi 7.701 3.203 9.094
Pihak ketiga 7.382.659 6.286.045 3.168.554
Tabungan
Pihak berelasi 10.672 45.260 18.491
Pihak ketiga 6.539.634 6.870.242 6.854.693
Deposito berjangka
Pihak berelasi 17.008 42.412 40.311
Pihak ketiga 32.943.122 33.345.996 34.698.000
Simpanan dari bank lain
Pihak berelasi 1.744.944 2.710.649 7.699.413
Pihak ketiga 986.678 170.537 187.308
Surat-surat berharga yang dijual dengan janji dibeli 3.111.780
kembali – neto 3.739.878 219.631
Liabilitas derivatif 8.872 3.641 808
Liabilitas akseptasi 648 84.279 132.577
Pinjaman yang diterima
Pihak berelasi 6.536.631 6.557.175 6.544.886
Pihak ketiga 8.097.480 7.363.469 5.159.606
Surat berharga yang diterbitkan 5.383.273 5.790.158 3.397.588
Utang pajak 66.740 60.903 64.635
Liabilitas lain-lain 1.316.191 1.638.402 1.570.140
JUMLAH LIABILITAS 75.261.588 75.113.512 70.197.137
*) Tidak diaudit
Pertumbuhan Jumlah Liabilitas
Posisi tanggal 30 Juni 2025 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2024
Jumlah liabilitas Perseroan pada 30 Juni 2025 adalah sebesar Rp75.261.588 juta bertambah sebesar Rp148.076 juta atau 0,20%
dibandingkan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp75.113.512 juta. Pertumbuhan liabilitas oleh peningkatan sumber
pendanaan dari pihak ketiga dan penguatan struktur pendanaan jangka panjang.
Posisi tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023
Jumlah liabilitas Perseroan pada 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp75.113.512 juta bertambah sebesar Rp4.916.375 juta atau 7,00%
dibandingkan pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp70.197.137 juta. Kenaikan ini dikarenakan penyaluran Giro kepada
masyarakat untuk menjaga likuiditas sebesar Rp3.111.600 juta atau 98,49%, dan kenaikan pada Pinjaman yang diterima sebesar
Rp2.216.152 juta atau sebesar 18,93%.
Liabilitas Segera
Posisi tanggal 30 Juni 2025 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2024
Liabilitas segera pada 30 Juni 2025 adalah sebesar Rp625.555 juta naik sebesar Rp224.292 juta atau 55,90% dibandingkan pada tanggal
31 Desember 2024 adalah sebesar Rp401.263 juta. Kenaikan liabilitas segera disebabkan bertambahnya kewajiban on demand dari
15
Page 16
pihak ketiga dan antarbank, sejalan dengan peningkatan aktivitas transaksi serta kebutuhan pemenuhan kewajiban likuiditas jangka
pendek.
Posisi tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023
Liabilitas segera pada 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp401.263 juta turun sebesar Rp30.139 juta atau -6,99% dibandingkan pada
tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp431.402 juta. Penurunan ini terutama disebabkan karena adanya transfer dana yang
masih dibukukan di rekening titipan. Penurunan berasal dari titipan pajak sebagai bank persepsi dan lain-lain.
Deposito Berjangka
Posisi tanggal 30 Juni 2025 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2024
Deposito berjangka 30 Juni 2025 adalah sebesar Rp32.960.130 juta turun sebesar Rp428.278 juta atau -1,28% dibandingkan pada
tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp33.388.408 juta. Penurunandeposito berjangka disebabkan oleh strategi penguatan dana
murah (CASA) untuk menekan biaya dana dan meningkatkan efisiensi pendanaan. Pergeseran struktur dana pihak ketiga ini sejalan
dengan arah kebijakan pendanaan Bank yang mengedepankan stabilitas likuiditas dan profitabilitas yag berkelanjutan.
Posisi tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023
Deposito berjangka 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp33.388.408 juta turun sebesar Rp1.349.903 juta atau -3,89% dibandingkan
pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp34.738.311 juta. Penurunan ini disebabkan oleh penurunan deposito berjangka oleh
pihak ketiga pada mata uang rupiah di 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp30.441.972 juta turun sebesar Rp764.510 juta apabila
dibandingkan pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp 31.206. 482 juta, dan pada deposito berjangka oleh pihak ketiga pada
mata uang asing di 31 Desember 2024 adalah Rp2.904.024 juta turun sebesar Rp587.494 juta apabila dibandingkan pada tanggal 31
Desember 2023 adalah sebesar Rp3.491.518 juta.
Simpanan dari Bank Lain
Posisi tanggal 30 Juni 2025 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2024
Simpanan dari Bank lain pada 30 Juni 2025 adalah sebesar Rp2.731.622 juta turun sebesar Rp149.564 juta atau -5,19% dibandingkan
pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp2.881.186 juta. Penurunan ini disebabkan untuk memenuhi kebutuhan likuiditas
serta optimalisasi penempatan pada instrumen dengan imbal hasil yang lebih kompetitif.
Posisi tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023
Simpanan dari Bank lain pada 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp2.881.186 juta turun sebesar Rp5.005.535 juta atau -63,47%
dibandingkan pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp7.886.721 juta. Penurunan ini disebabkan oleh penurunan pihak
berelasi.
c. Ekuitas posisi tanggal 31 Juni 2025 dan 2024 & 30 Desember 2024 dan 2023.
(dalam jutaan Rupiah)
KETERANGAN 30 Juni 2025*) 31 Desember 2024 31 Desember 2023
EKUITAS YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA PEMILIK ENTITAS INDUK
Modal saham biasa
Modal dasar
Modal ditempatkan dan disetor penuh 19.000.000 19.000.000 19.000.000
Tambahan modal disetor 8.225.767 8.225.767 8.225.767
Uang muka setoran modal - -
Surplus revaluasi aset 1.816.965 1.816.965 1.603.893
Keuntungan yang belum direalisasi atas surat-surat
berharga dalam kelompok tersedia untuk dijual dan
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain –
setelah pajak tangguhan. (14.149) 7.563
Akumulasi defisit (20.651.862) (21.041.182) (14.700.914)
8.393.491 7.987.401 14.136.309
Kepentingan non-pengendali (25.267) (25.615) (26.146)
JUMLAH EKUITAS 8.368.224 7.961.786 14.110.163
*) Tidak diaudit
Posisi tanggal 30 Juni 2025 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2024
16
Page 17
Jumlah ekuitas Perseroan pada 30 Juni 2025 adalah sebesar Rp8.368.224 juta naik sebesar Rp406.438 juta atau 5,10% dibandingkan
pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp7.961.786 juta. Kenaikan ini disebabkan oleh peningkatan pendapatan perseroan
yang berkontribusi pada kenaikan laba bersih Perseroan.
II. LAPORAN LABA RUGI KOMPEREHENSIF
a. Pendapatan Bunga dan Syariah
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun yang berakhir pada tanggal Tahun yang berakhir pada tanggal
KETERANGAN 30 Juni*) 31 Desember
2025 2024 2024 2023
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL
Pendapatan bunga dan syariah
Pendapatan bunga 2.398.343 2.404.637 4.931.273 4.374.694
Pendapatan syariah 278.929 261.088 522.826 486.942
Total pendapatan bunga dan syariah 2.677.272 2.665.725 5.454.099 4.861.636
*) Tidak diaudit
Jumlah pendapatan bunga dan syariah Perseroan pada 30 Juni 2025 adalah sebesar Rp2.677.272 juta naik sebesar Rp11.547 juta atau
sebesar 0,43% dari sebesar Rp2.665.725 juta pada 30 Juni 2024. Kenaikan ini disebabkan oleh kenaikan pendapatan bunga surat-surat
berharga.
Jumlah pendapatan bunga dan syariah Perseroan pada 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp5.454.099 juta naik sebesar Rp592.463
juta atau sebesar 12,19% dari sebesar Rp4.861.636 juta pada 31 Desember 2023. Kenaikan ini disebabkan oleh kenaikan pendapatan
bunga surat-surat berharga.
b. Beban Bunga dan Syariah
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun yang berakhir pada tanggal Tahun yang berakhir pada tanggal
KETERANGAN 30 Juni*) 31 Desember
2025 2024 2024 2023
Beban bunga dan syariah
Beban bunga (1.917.118) (1.932.796) (3.965.208) (3.746.710)
Beban syariah (187.036) (162.764) (336.166) (306.044)
Total beban bunga dan syariah – neto (2.104.154) (2.095.560) (4.301.374) (4.052.754)
*) Tidak diaudit
Jumlah beban bunga dan syariah Perseroan pada 30 Juni 2025 adalah sebesar Rp2.104.154 juta naik sebesar Rp8.594 juta atau
sebesar 0,41% dari sebesar Rp2.095.560 juta pada 30 Juni 2024. Kenaikan ini disebabkan oleh peningkatan saldo Dana Pihak Ketiga
terutama pada Giro.
Jumlah beban bunga dan syariah Perseroan pada 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp4.301.374 juta naik sebesar Rp248.620 juta atau
sebesar 6,13% dari sebesar Rp4.052.754 juta pada 31 Desember 2023. Kenaikan ini disebabkan oleh kenaikan beban bunga syariah.
c. Laba (Rugi) Tahun Berjalan
(dalam jutaan Rupiah)
Periode yang berakhir pada tanggal Tahun yang berakhir pada tanggal 31
KETERANGAN 30 juni*) Desember
2025 2024 2024 2023
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL
Pendapatan bunga dan syariah
Pendapatan bunga 2.398.343 2.404.637 4.931.273 4.374.694
Pendapatan syariah 278.929 261.088 522.826 486.942
Total pendapatan bunga dan syariah 2.677.272 2.665.725 5.454.099 4.861.636
Beban bunga dan syariah
Beban bunga (1.917.118) (1.932.796) (3.965.208) (3.746.710)
Beban syariah (187.036) (162.764) (336.166) (306.044)
Total beban bunga dan syariah – neto (2.104.154) (2.095.560) (4.301.374) (4.052.754)
Pendapatan bunga dan syariah - neto 573.118 570.165 1.152.725 808.882
Pendapatan operasional lainnya
Provisi dan komisi lainnya 121.259 120.612 229.948 333.732
(Kerugian) keuntungan selisih kurs – neto 63.857 61.555 40.476 29.265
17
Page 18
(dalam jutaan Rupiah)
Periode yang berakhir pada tanggal Tahun yang berakhir pada tanggal 31
KETERANGAN 30 juni*) Desember
2025 2024 2024 2023
Keuntungan atas penjualan surat-surat
berharga - neto 21.496 157 1.586 (8.899)
Lain-lain 67.101 55.707 78.036 102.429
Total pendapatan operasional lainnya 273.713 238.031 350.046 456.527
Pemulihan/(Beban) penyisihan kerugian
penurunan nilai atas aset keuangan - neto 8.426 (3.720.209) (3.452.900) (5.537.792)
Keuntungan (kerugian) transaksi mata uang
asing – neto (25.944) (3.941) 6.180 5.235
Pemulihan (beban) estimasi kerugian atas
komitmen dan kontinjensi - bersih (4.347) 2.117 5.385 1.999
Beban penyisihan kerugian penurunan nilai
atas aset non-keuangan – neto 11.541 (392.753) (798.341) (269.055)
Kerugian dari perubahan nilai wajar aset
keuangan (36.956) 131.708 (23.246) 155.384
Beban operasional lainnya
Umum dan administrasi (435.241) (449.381) (1.119.658) (1.371.594)
Gaji dan tunjangan karyawan (367.209) (371.928) (824.226) (809.976)
Premi program penjaminan pemerintah (54.353) (33.170) (82.152) (98.812)
Total beban operasional lainnya (856.803) (854.479) (2.026.036) (2.280.382)
RUGI OPERASIONAL (57.252) (4.029.361) (4.786.187) (6.659.202)
PENDAPATAN (BEBAN) NON-OPERASIONAL –
NETO 563.213 11.259 (118.033) (128.185)
RUGI SEBELUM BEBAN PAJAK PENGHASILAN 505.961 (4.018.102) (4.904.220) (6.787.387)
MANFAAT (BEBAN) PAJAK PENGHASILAN
Kini - (3.159) -
Tangguhan (116.293) 885.259 (1.421.241) 731.684
Manfaat (beban) pajak penghasilan - neto (116.293) 885.259 (1.424.400) 731.684
LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN 389.668 (3.132.843) (6.328.620) (6.055.703)
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN:
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba-rugi:
Pengukuran kembali keuntungan (kerugian)
atas program imbalan pasti (208) - (14.252) 8.640
Perubahan surplus revaluasi aset (645) 213.072 (1.756)
Pajak penghasilan terkait pos yang tidak
akan direklasifikasi ke laba rugi 208 - 3.135 (1.900)
Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi :
Perubahan nilai wajar surat-surat berharga
dalam kelompok tersedia untuk djual dan
nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain 21.544 (35.705) (27.836) 6.330
Pajak penghasilan terkait pos yang akan
direklasifikasi ke laba rugi (4.774) 7.855 6.124 (1.392)
Penghasilan komprehensif lain - neto 16.770 (28.495) 180.243 9.922
Total (rugi) komprehensif tahun berjalan 406.438 (3.161.338) (6.148.377) (6.045.781)
Laba (rugi) tahun berjalan yang dapat
diatribusikan kepada :
Pemilik entitas induk 389.320 (3.133.447) (6.329.138) (6.034.077)
Kepentingan non-pengendali 348 604 518 (21.626)
389.668 (3.132.843) (6.328.620) (6.055.703)
Total penghasilan (rugi) komprehensif
periode/tahun berjalan yang dapat
diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk 406.090 (3.161.942) (6.148.908) (6.024.463)
Kepentingan non-pengendali 348 604 531 (21.318)
406.438 (3.161.338) (6.148.377) (6.045.781)
LABA PER SAHAM
18
Page 19
(dalam jutaan Rupiah)
Periode yang berakhir pada tanggal Tahun yang berakhir pada tanggal 31
KETERANGAN 30 juni*) Desember
2025 2024 2024 2023
Dasar/dilusaian (nilai penuh) 2 (17) (34) (61)
*) Tidak diaudit
Laba tahun berjalan Perseroan pada 30 Juni 2025 adalah sebesar Rp389.668 juta meningkat sebesar Rp3.522.511 juta atau sebesar
112,44% dari sebesar Rp3.132.843 juta pada 30 Juni 2024. Peningkatan ini disebabkan oleh pertumbuhan pendapatan bunga bersih
dan pendapatan operasional lainnya, disertai pembentukan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) yang lebih rendah
dibandingkan tahun sebelumnya.
Rugi tahun berjalan Perseroan pada 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp6.328.620 meningkat sebesar Rp272.917 juta atau sebesar
4,51% dari sebesar Rp6.055.703 juta pada 31 Desember 2023. Peningkatan ini disebabkan oleh bertambahnya beban penyisihan
kerugian penurunan nilai atas asset non-keuangan sebesar Rp529.286 juta atau sebesar 196,72%.
Dengan kondisi kecukupan modal Perseroan yang cenderung stabil, maka secara operasional Perseroan cenderung tidak terdapat
komponen penting dari pendapatan atau beban lainnya yang dianggap perlu untuk diungkapkan yang mempengaruhi hasil usaha
Perseroan.
d. Pendapatan Komprehensif Lain dan Total Laba (Rugi) Komprehensif
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun yang berakhir pada tanggal Tahun yang berakhir pada tanggal
KETERANGAN 30 Juni*) 31 Desember
2025 2024 2024 2023
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN:
Pos yang tidak akan direklasifikan ke laba rugi:
Pengukuran Kembali keuntungan (kerugian)
(208) - (14.252) 8.640
atas program imbalan pasti
Perubahan surplus revaluasi aset - (645) 213.072 (1.756)
Pajak penghasilan terkait pos yang
208 - 3.135 (1.900)
tidak akan direklasifikasi ke laba rugi
Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi:
Perubahan nilai wajar surat-surat berharga
dalam kelompok tersedia untuk
dijual dan nilai wajar melalui penghasilan
21.544 (35.705) (27.836) 6.330
komprehensif lain
Pajak penghasilan terkait pos yang akan
(4.774) 7.855 6.124 (1.392)
direklasifikasi ke laba rugi
Penghasilan (rugi) komprehensif lain – neto 16.770 (28.495) 180.243 9.922
Total Laba (rugi) komprehensif tahun berjalan 406.438 (3.161.338) (6.148.377) (6.045.781)
*) Tidak diaudit
Total laba komprehensif tahun berjalan Perseroan pada 30 Juni 2025 adalah sebesar Rp406.438 juta meningkat sebesar Rp3.567.776
juta atau sebesar 112,86% dari posisi total rugi komprehensif tahun berjalan sebesar minus Rp3.161.338 juta pada 30 Juni 2024.
Peningkatan total laba komprehensif tahun berjalan pada periode Juni 2025 terutama disebabkan oleh kenaikan laba bersih serta
keuntungan dari pengukuran kembali aset keuangan yang diakui melalui pendapatan komprehensif lain.
Total rugi komprehensif tahun berjalan Perseroan pada 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp6.148.377 juta meningkat sebes ar
Rp102.596 juta atau sebesar 1,70% dari posisi total rugi komprehensif tahun berjalan sebesar minus Rp6.045.781 juta pada 31
Desember 2023. Kenaikan ini disebabkan oleh bertambahnya rugi tahun berjalan Perseroan pada 31 Desember 2024 sebesar
Rp272.917 juta atau sebesar 4,51%.
Total penghasilan (rugi) komprehensif lain – neto Perseroan pada 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp180.243 juta meningkat
Rp170.321 juta atau sebesar 94% dari total penghasilan (rugi) komprehensif lain – neto sebesar Rp9.922 juta pada 31 Desember 2023.
Kenaikan ini disebabkan oleh kenaikan pada pos Revaluasi aset tetap, pengukuran Kembali keuntungan (kerugian) atas program
imbalan pasti dan surat-surat berharga dan kelompok tersedia untuk dijual.
III. Arus Kas
Rincian arus kas Perseroan dan Perusahaan Anak berdasarkan aktivitasnya adalah sebagai berikut:
19
Page 20
(dalam jutaan Rupiah)
30 Juni*) 31 Desember
KETERANGAN
2025 2024 2024 2023
Kas bersih yang (digunakan untuk)/diperoleh dari
aktivitas operasi (1.603.712) (2.071.985) (7.445.488) (10.165.808)
Kas bersih yang (digunakan untuk)/diperoleh dari
aktivitas investasi 3.067.804 (779.269) 276.851 (11.595.208)
Kas bersih yang (digunakan untuk)/diperoleh dari
aktivitas pendanaan 239.641 3.395.776 7.778.066 9.663.331
(Penurunan)/kenaikan bersih kas dan setara kas 1.703.733 544.522 609.429 (12.097.685)
*) Tidak diaudit
Arus Kas dari Kegiatan Operasi
Kas bersih yang digunakan dari aktivitas operasi pada 30 Juni 2025 jumlahnya mencapai Rp(1.603.712) juta menurun sebesar
Rp(468.273) juta atau -22.60% dari posisi 30 Juni 2024 yang digunakan dari aktivitas operasi sebesar Rp2.071.985 juta. Penurunan ini
disebabkan oleh penurunan arus kas dari kegiatan operasi pada periode pelaporan terutama disebabkan oleh peningkatan penyaluran
kredit dan kenaikan asset produktif lainnya.
Kas bersih yang digunakan dari aktivitas operasi pada 31 Desember 2024 jumlahnya mencapai Rp7.445.488 juta menurun sebesar
Rp2.720.320 juta atau -26,76% dari posisi 31 Desember 2023 yang digunakan dari aktivitas operasi sebesar Rp10.165.808 juta.
Penurunan penggunaan arus kas operasional ini dikarenakan pada tahun 2024 Perseroan memperoleh penerimaan bunga yang lebih
tinggi dan pembayaran bunga yang lebih rendah dibanding tahun sebelumnya, sehingga secara operasional Perseroan dapat menekan
penggunaan arus kas untuk kegiatan operasi. Selain itu disisi penghimpunan dana pihak ketiga pada pos giro dan tabungan memiliki
pertumbuhan yang baik di 2024 dimana hal tersebut membaik dibandingkan tahun sebelumnya dimana dana pihak ketiga Perseroan
mengalami penurunan.
Arus Kas untuk Kegiatan Investasi
Kas bersih yang diperoleh untuk aktivitas investasi pada 30 Juni 2025 mencapai Rp3.067.804 juta, meningkat sebesar Rp3.847.073 juta
atau 493.68% dari posisi 30 Juni 2024 yang tercatat menggunakan sebesar Rp(779.269) juta. Penurunan ini disebabkan oleh
peningkatan arus kas untuk kegiatan investasi pada periode pelaporan terutama disebabkan oleh peningkatan pembelian surat
berharga dan penempatan pada instrument investasi jangka Panjang.
Kas bersih yang diperoleh dari aktivitas investasi pada 31 Desember 2024 mencapai Rp276.851 juta, meningkat sebesar Rp11.872.059
juta atau 102,39% dari posisi 31 Desember 2023 yang tercatat menggunakan sebesar Rp11.595.208 juta. Alokasi penggunaan arus kas
investasi sebagian besar ditempatkan pada investasi efek-efek yang diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain, efek-efek yang jatuh tempo dan biaya perolehan diamortisasi, sedangkan faktor penunjang arus kas menjadi positif
pada 2024 dikarenakan terdapat dana yang cukup besar diterima dari hasil penjualan surat berharda maupun penerimaan dana dari
efek-efek yang jatuh tempo pada tahun 2024.
Arus Kas untuk Kegiatan Pendanaan
Kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan pada 30 Juni 2025 jumlahnya mencapai Rp239.641juta, turun sebesar
Rp3.156.135juta atau -92,94% dari posisi 30 Juni 2024 yang sebesar Rp3.395.776 juta. Penurunan ini disebabkan oleh menurunnya
penerimaan dana dari instrument utang dan pinjaman.
Kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan pada 31 Desember 2024 jumlahnya mencapai Rp7.778.066 juta, turun sebesar
Rp1.885.265 juta atau -19,51% dari posisi 31 Desember 2023 yang sebesar Rp9.663.331 juta. Hal tersebut dipengaruhi terutama oleh
meningkatnya pembayaran repo yang jatuh tempo, kendatipun perusahaan mendapatkan penerimaan pendanaan dari penerbitan
obligasi global (global bonds).
KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
Pada tanggal 9 Juli 2025 setelah tanggal pelaporan keuangan Triwulan II, JB Capital Woori Capital sebagai pihak calon investor strategis,
telah merealisasikan pembayaran uang muka sebesar Rp68.000.000.000 kepada pemegang saham pengendali, yaitu PT Bank KB
Indonesia Tbk, sebagai bagian dari PT KB Finansia Multi Finance.
Transaksi ini merupakan bagian dari rencana akuisisi sebesar 85% kepemilikan saham atau setara dengan 135.529 lembar saham dari
total 158.233 lembar saham yang dimiliki PT Bank KB Indonesia Tbk. Valuasi transaksi ini mengacu pada nilai buku bersih
Rp440.339.652.356, dengan Price to Book Value sebesar 0,908 sehingga menghasilkan estimasi nilai Rp399.828.404.339.
Dengan demikian, nilai transaksi untuk 85% saham yang diakuisisi JB Capital Woori Capital adalah sebesar Rp396.786.673.255. Proses
pembayaran akan dilakukan bertahap, dimulai dengan pembayaran uang muka yang telah diterima dan akan dilanjutkan pelunasan
sesuai ketentuan dalam perjanjian jual beli saham yang disepakati kedua pihak.
20
Page 21
Rencana akuisisi ini masih dalam tahap proses penyelesaian, termasuk pemenuhan persyaratan peraturan perundang-undangan terkait
perizinan perubahan kepemilikan saham, khususnya yang diatur OJK, guna memastikan bahwa transaksi yang dilakukan sesuai prinsip
tata kelola.
Perseroan melakukan perubahan nama menjadi PT Bank KB Indonesia, Tbk sebagaimana termaktub dalam Akta Pernyataan Anggaran
Dasar PT Bank KB Bukopin Tbk No. 115 tertanggal 26 Juni 2025 dibuat di hadapan Aulia Taufani, S.H., Notaris di Kota Administrasi
Jakarta Selatan, yang perubahan Anggaran Dasarnya telah disetujui oleh Menteri Hukum RI berdasarkan Surat Keputusan Menteri
Hukum RI No. AHU-0044224.AH.01.02.TAHUN 2025, dan telah didaftarkan pada Daftar Perseroan No. AHU-0151926.AH.01.11.TAHUN
2025, keduanya tanggal 8 Juli 2025. Pada tanggal 11 Agustus 2025, Perseroan melalui Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner
Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-54/D.03/2025 tentang Penetapan Penggunaan Izin Usaha Atas Nama PT Bank KB Bukopin Tbk Menjadi
Izin Usaha Atas Nama PT Bank KB Indonesia Tbk.
KETERANGAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN USAHA SERTA KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA
1. RIWAYAT SINGKAT PERSEROAN
Perseroan, berkedudukan di Jakarta Selatan, adalah sebuah perseroan terbuka yang didirikan berdasarkan hukum negara Republik
Indonesia. sebagaimana termaktub dalam akta Perseroan Terbatas PT Bank Bukopin No. 126 tanggal 25 Februari 1993 juncto akta
Pembetulan Bank Bukopin No. 118 tanggal 28 Mei 1993, keduanya dibuat dihadapan Muhani Salim, SH., Notaris di Jakarta, yang telah
memperoleh persetujuan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan keputusannya No. C2-5332.HT.01.01.TH.93 tanggal 29
Juni 1993, yang telah didaftarkan dalam register di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan di bawah
No.524/A.HKM/1993/PN.JAK.SEL tanggal 1 Juli 1993 serta telah diumumkan dalam Tambahan No.64 Berita Negara RI No. 3633 (“Akta
Pendirian”).
Struktur permodalan dan struktur pemegang saham Perseroan berdasarkan Akta Pendirian sebagai berikut:
2. STRUKTUR PERMODALAN PERSEROAN
Struktur permodalan dan struktur pemegang saham Perseroan berdasarkan Akta Pendirian sebagai berikut:
Nilai Nominal Saham Prioritas Rp1.000,00 per
saham
KETERANGAN Nilai Nominal Saham Biasa Rp1.000,00 per saham
Jumlah
Nominal (Rp) %
Saham
Modal Dasar
Saham Prioritas 96.000.000 96.000.000.000 20,00
Saham Biasa 384.000.000 384.000.000.000 80,00
Jumlah Modal Dasar 480.000.000 480.000.000.000 100,00
Modal ditempatkan dan Disetor Penuh
Saham Prioritas 96.000.000 96.000.000.000
1. Gabungan Koperasi Batik Indonesia (GKBI) 1.696.016 1.696.016.000 1.77
2. Gabungan Koperasi Susu Indonesia (GKSI) 58.826 58.826.000 0.06
3. Induk Koperasi Purnawirawan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (INKOPPABRI) 152.042 152.042.000 0.16
4. Induk Koperasi Tentara Nasionla Indonesia Angkatan Darat (INKOPAD) 488.121 488.121.000 0,51
5. Induk Koperasi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (INKOPAL) 400.705 400.705.000 0,42
6. Induk Koperasi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (INKOPAU) 342.096 342.096.000 0,36
7. Induk Koperasi Kepolisian Republik Indonesia (INKOPPOL) 468.389 468.389.000 0,49
8. Induk Koperasi Karyawan (INKOPKAR) 747.136 747.136.000 0,78
9. Induk Koperasi Perikanan Indonesia (IKPI) 448.023 448.023.000 0,47
10. Induk Koperasi Unit Desa ( INKUD) 51.130.499 51.130.499.000 53,26
11. Induk Koperasi Veteran Republik Indonesia (INKOVERI) 461.108 461.108.000 0,48
12. Induk Koperasi Wredatama (INKOPTAMA) 101.598 101.598.000 0,11
13. Koperasi Karyawan Bank Bukopin Jakarta (KKBJ) 1.136.807 1.136.807.000 1,18
14. Koperasi Pegawai Departemen Koperasi (KPDK) 3.722.946 3.722.946.000 3,88
15. Koperasi Pegawai Badan Urusan Logistik (KOPELBULOG) 6.133.531 6.133.531.000 6,39
16. Koperasi Pemuda Indonesia (KOPINDO) 180.969 180.969.000 0,19
17. Pusat Koperasi Pelayaran Rakyat (PUSKOPELRA) 103.217 103.217.000 0,11
18. Tuan Haji Mohamad Hasan 28.229.971 28.229.971.000 29,41
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor 96.000.000 96.000.000.000 100,00
Jumlah Saham Dalam Portepel 384.000.000 384.000.000.000 -
Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, perubahan terakhir Anggaran Dasar Perseroan adalah
sehubungan dengan perubahan nama Perseroan menjadi PT Bank KB Indonesia Tbk, sebagaimana termaktub dalam Akta Pernyataan
Keputusan Rapat Perubahan Anggaran Dasar PT Bank KB Bukopin Tbk No. 115 tanggal 26 Juni 2025, dibuat di hadapan Aulia Taufani,
S.H., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan, yang perubahan Anggaran Dasarnya telah disetujui oleh Menteri Hukum RI
21
Page 22
berdasarkan Surat Keputusan Menteri Hukum RI No. AHU-0044224.AH.01.02.TAHUN 2025, dan telah didaftarkan pada Daftar
Perseroan No. AHU-0151926.AH.01.11.TAHUN 2025, keduanya tanggal 8 Juli 2025.
Struktur Permodalan Pada Waktu Informasi Tambahan Ringkas Diterbitkan
Nilai Nominal Saham Kelas A Rp10.000 per saham
KETERANGAN Nilai Nominal Saham Kelas B Rp100 per saham
Jumlah Saham Nominal (Rp) %
Modal Dasar
Saham Kelas A 21.337.978 213.379.780.000 0,01
Saham Kelas B 207.866.202.200 20.786.620.220.000 99,99
Jumlah Modal Dasar 207.887.540.178 21.000.000.000.000 100
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh:
Saham Kelas A 21.337.978 213.379.780.000
1. Pemegang saham lainnya dengan kepemilikan dibawah 5% 21.337.978 213.379.780.000 0,01
Saham Kelas B 187.866.201.892 18.786.620.189.200
1. Kookmin Bank Co., Ltd. 125.655.736.951 12.565.573.695.100 66,88
2. STIC Eugene Star Holding Inc. 31.900.000.000 3.190.000.000.000 16,98
3. Pemegang saham lainnya dengan kepemilikan dibawah 5% 30.310.464.941 3.031.046.494.100 16,13
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 187.887.539.870 18.999.999.969.200 100,00
Jumlah Saham dalam Portepel: 20.000.000.308 2.000.000.030.800 -
3. PENGAWASAN DAN PENGURUSAN PERSEROAN
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan adalah berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 111 tanggal 28 Mei 2025,
dibuat di hadapan Notaris Aulia Taufani, S.H., Notaris yang berkedudukan di Kkota Aadministrasi Jakarta Selatan, yang pemberitahuan
perubahan Data Perseroannya telah diterima dan dicatat dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum RI No. AHU-
AH.01.09-0275537, dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0119022.AH.01.11.TAHUN 2025, keduanya tertanggal 28
Mei 2025, susunan terkini Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan adalah sebagai berikut:
Direksi
Direktur Utama : Kunardy Darma, Lie*
Wakil Direktur Utama : Robby Mondong
Direktur : Dodi Widjajanto
Direktur : Henry Sawali
Direktur : Jung Ho Han
Direktur : Janghyuk Im
*Dengan ketentuan bahwa Kunardy Darma, Lie terhitung efektif sejak ditetapkan oleh Perseroan setelah memenuhi semua persyaratan
yang diatur dalam Otoritas Jasa Keuangan POJK Nomor 27/POJK.03/2016 tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Bagi Pihak
utama Lembaga Jasa Keuangan, dan/atau peraturan perundang-undangan lainnya yang berlaku. Status saat ini masih dalam proses
review oleh OJK atas perbaikan dokumen yang telah dikirimkan oleh Perseroan pada tanggal 20 Agustus 2025.
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Jerry Marmen
Wakil Komisaris Utama : Seng Hyup Shin
Komisaris Independen : Stephen Liestyo
Komisaris Independen : Hae Wang Lee
*Terdapat 1 anggota Direksi Perseroan yang belum memperoleh persetujuan penilaian Uji Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper
Test) dari OJK sebagaimana dipersyaratkan dalam Peraturan OJK No. 27/POJK.03/2016 tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan
Bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan, yaitu Kunardy Darma, Lie. yang masih dalam proses review oleh OJK atas perbaikan
dokumen yang telah dikirimkan oleh Perseroan pada tanggal 20 Agustus 2025.
Tidak ada hubungan kekeluargaan di antara anggota Dewan Komisaris, Direksi dan Pemegang Saham Perseroan.
Tidak terdapat perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan setelah Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
Berkelanjutan II KB Bank Tahap I Tahun 2025.
4. PROSPEK USAHA DAN STRATEGI USAHA
Prospek Usaha
Kondisi Makro Ekonomi Indonesia
Menjelang pertengahan tahun 2025, perekonomian global masih diliputi ketidakpastian tinggi akibat berbagai faktor eksternal, seperti
ketegangan geopolitik, disrupsi rantai pasok, meningkatnya proteksionisme perdagangan, serta kebijakan fiskal ekspansif di negara-
negara maju, terutama Amerika Serikat. Hal ini menyebabkan proses disinflasi global tertahan dan berdampak pada volatilitas pasar
keuangan. Bank Dunia dan IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi global tahun 2025 hanya akan mencapai sekitar 3,2%, stagnan
22
Page 23
seperti tahun sebelumnya. Di antara kawasan utama, pertumbuhan ekonomi AS lebih kuat dari ekspektasi berkat stimulus fiskal yang
besar, sementara Eropa, Tiongkok, dan Jepang mengalami perlambatan. ASEAN tetap menjadi kawasan yang relatif resilien dengan
konsumsi domestik dan investasi yang terjaga.
Dalam lanskap global yang menantang tersebut, perekonomian Indonesia menunjukkan kinerja yang relatif solid. Hingga awal 2025,
Indonesia berhasil mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi, meskipun sedikit lebih rendah dari proyeksi semula. Bank
Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2025 berada dalam kisaran 4,7%–5,5%, dengan kecenderungan ke
arah batas bawah kisaran tersebut. Hal ini disebabkan oleh tekanan terhadap ekspor akibat melemahnya permintaan global dan
dampak kebijakan tarif yang diterapkan negara mitra dagang utama. Namun demikian, konsumsi rumah tangga yang kuat, investasi
yang terus tumbuh, serta realisasi belanja fiskal yang tetap ekspansif menjadi penopang utama pertumbuhan domestik.
Sektor-sektor utama seperti manufaktur, perdagangan, konstruksi, dan pariwisata menunjukkan pemulihan yang stabil. Industri
pariwisata, khususnya, mendapatkan dorongan signifikan dari peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara dan penyelenggaraan
berbagai event internasional. Sementara itu, sektor pertanian tetap mendukung ketahanan pangan, meskipun menghadapi tantangan
iklim dan tekanan harga.
Dari sisi stabilitas harga, inflasi IHK Indonesia terkendali dengan baik. Pada Maret 2025, inflasi tercatat sebesar 1,03% (year-on-year),
jauh di bawah target BI sebesar 2,5±1%. Ini mencerminkan keberhasilan pemerintah dan otoritas moneter dalam mengelola pasokan
bahan pangan dan energi serta menstabilkan ekspektasi inflasi masyarakat. Cadangan devisa Indonesia juga berada pada level yang
sangat kuat, yakni sebesar USD 157,09 miliar per akhir Maret 2025, mencerminkan ketahanan eksternal yang solid dan mendukung
stabilitas nilai tukar Rupiah.
Di sektor keuangan, perbankan nasional tetap stabil dan berdaya tahan. Pertumbuhan kredit pada awal 2025 berada pada level 9,6%
(year-on-year), menandakan optimisme sektor riil dan keberlanjutan pemulihan ekonomi. Rasio kecukupan modal (CAR) perbankan
juga tetap tinggi, di atas 25%, mencerminkan kuatnya permodalan perbankan nasional. Aktivitas ekonomi digital, termasuk transaksi
e-commerce dan pembayaran digital, terus meningkat seiring dengan adopsi teknologi dan perubahan perilaku konsumen.
Kinerja Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) juga masih mencatatkan kinerja positif dengan neraca perdagangan tetap mencetak
surplus, didorong oleh ekspor komoditas utama seperti batu bara, CPO, dan nikel hilirisasi. Sementara itu, nilai tukar Rupiah pada
Januari 2025 hanya mengalami pelemahan terbatas sebesar 1,00% secara point-to-point terhadap dolar AS, di tengah penguatan indeks
dolar global.
Ke depan, prospek ekonomi Indonesia tetap positif didukung oleh berbagai inisiatif strategis, termasuk percepatan hilirisasi industri,
pembangunan infrastruktur berkelanjutan, digitalisasi ekonomi, dan transformasi struktural yang diarahkan untuk meningkatkan daya
saing dan inklusivitas pertumbuhan. Sinergi kebijakan fiskal dan moneter akan terus diperkuat untuk menjaga stabilitas makroekonomi
sekaligus mendukung akselerasi pertumbuhan di tengah ketidakpastian global.
Prospek Usaha Perseroan
Berdasarkan uraian makro industri diatas, serta mempertimbangkan iklim perekonomian global dan internal Perseroan, maka
Perseroan senantiasa aktif melakukan mitigasi dalam rangka menjawab tantangan yang akan datang. Untuk mencapai sasaran di tahun
2025, Perseroan berkomitmen untuk terus melakukan perubahan dalam meningkatkan kinerja dan dapat membukukan profit di tahun
2025. Adapun upaya loan portfolio improvement dan deposit portfolio advancement akan dilakukan melalui:
a. Corporate Banking akan menjadi salah satu pilar utama pertumbuhan Perseroan di tahun 2025
Pembiayaan di Sektor Strategis: Perseroan akan memperkuat perannya dalam pembiayaan proyek-proyek infrastruktur,
energi terbarukan, kesehatan, dan industri berbasis ekspor yang memiliki fundamental kuat dan prospek pertumbuhan
yang positif.
Sinergi dengan Supply Chain Finance: Dengan memperkuat layanan Supply Chain Finance, Perseroan dapat meningkatkan
keterlibatan dalam ekosistem bisnis perusahaan besar dengan memberikan solusi pembiayaan yang lebih efisien bagi
pemasok dan distributor mereka.
Agar menjadi penyeimbang porsi pembiayaan, Perseroan juga tetap menggarap Segmen SME, namun akan mulai fokus ke SME
Upper Size mengingat memiliki potensi pertumbuhan tinggi seiring dengan berkembangnya sektor usaha menengah yang
semakin membutuhkan akses ke pembiayaan dan layanan perbankan yang lebih kompleks.
b. Pertumbuhan Berkelanjutan di Segmen Mortgage
Pasar Mortgage di Indonesia masih memiliki potensi yang besar, terutama dengan meningkatnya kebutuhan kepemilikan rumah
bagi masyarakat. Perseroan akan menerapkan strategi berikut:
Skema Pembiayaan yang Kompetitif: Perseroan akan menghadirkan produk mortgage dengan skema bunga yang lebih
fleksibel dan program promosi yang menarik untuk menarik lebih banyak nasabah.
Kemudahan Akses melalui Digitalisasi: Dengan memanfaatkan teknologi digital, Perseroan akan meningkatkan
kemudahan dalam pengajuan kredit rumah, baik melalui mobile banking maupun kolaborasi dengan platform properti
digital.
Ekspansi ke Pasar yang Potensial: Fokus ekspansi akan diarahkan pada wilayah dengan pertumbuhan sektor properti yang
tinggi, termasuk kota-kota berkembang dan kawasan industri.
c. Optimalisasi Kredit Pensiun
23
Page 24
Segmen kredit pensiun tetap menjadi salah satu lini bisnis yang stabil dengan risiko yang lebih terkendali. Untuk meningkatkan
penetrasi di segmen ini, Perseroan akan meningkatkan jangkauan layanan melalui Channeling. Perseroan juga akan memperluas
cakupan layanan pensiun dengan menjangkau lebih banyak ASN, pensiunan BUMN, dan institusi yang memiliki skema pensiun
tetap.
d. Akselerasi Digital Banking sebagai Pilar Transformasi
Digitalisasi akan terus menjadi salah satu prioritas utama Perseroan dalam memperkuat daya saing dan meningkatkan inklusi
keuangan. Digitalisasi diimplentasikan melalui Project SHINE yaitu inisiatif transformasi besar yang mencakup berbagai aspek
sistem perbankan, dengan tujuan meningkatkan efisiensi operasional, keamanan, dan pengalaman nasabah. Salah satu yang
menjadi fokus dalam SHINE yaitu Core Banking System Modernization yaitu mengganti sistem inti perbankan lama dengan sistem
baru yang lebih fleksibel, cepat, dan efisien dalam menangani transaksi perbankan.
Ketergantungan Terhadap Pelanggan
Perseroan tidak memiliki ketergantungan terhadap kontrak industrial, komersial, atau keuangan, termasuk kontrak dengan pelanggan,
pemasok, dan/atau Pemerintah.
Kegiatan Usaha Perseroan Sehubungan Dengan Modal Kerja Yang Menimbulkan Risiko Khusus
Dalam menjalankan kegiatan usaha Perseroan senantiasa dilakukan sesuai dengan arah kebijakan Bank yaitu sebagai berikut:
1. Inovasi produk dan layanan melalui pendekatan digital dengan proses yang lebih cepat guna memberikan kenyamanan,
keamanan nasabah dan/atau calon nasabah. Disisi lain, Bank dapat meningkatkan fungsi monitoring dan upaya mitigasi risiko
yang melekat pada layanan dan produk yang dipasarkan serta dapat meningkatkan financial value Bank.
2. Inovasi produk dan layanan yang diperkenalkan senantiasa memperhatikan prinsip-prinsip Good Corporate Governance dan
manajemen risiko yang dapat memberikan value bagi stakeholder.
Strategi Usaha
Sesuai dengan Rencana Bisnis 2024-2026 (sebagaimana telah diubah), visi Perseroan adalah menjadi ''lembaga keuangan pilihan utama
di Indonesia''. Perseroan bermaksud untuk menerapkan strategi berikut untuk mencapai tujuan tersebut:
Maximize Growth
KB Bank berkomitmen untuk meningkatkan Net Interest Margin (NIM) secara berkelanjutan melalui ekspansi portofolio pinjaman yang
berkualitas, optimalisasi biaya dana (COF), dan penguatan bisnis berbasis fee. Strategi ini diwujudkan melalui tiga inisiatif utama yang
dirancang untuk memperkuat daya saing dan memperluas peluang pertumbuhan:
1. Penguatan Kompetensi pada Segmen Wholesale: Memperdalam hubungan dengan nasabah korporasi melalui solusi keuangan
yang terintegrasi dan berbasis kebutuhan bisnis, guna meningkatkan profitabilitas serta loyalitas pelanggan.
2. Pengembangan Kapabilitas Bisnis SME dan Retail: Mendorong pertumbuhan di segmen usaha kecil dan menengah (SME) serta
ritel dengan meningkatkan akses pembiayaan, memperkuat digitalisasi layanan, dan menawarkan produk yang sesuai dengan
kebutuhan pasar.
3. Mengaktifkan Pendapatan Berbasis Fee: Memaksimalkan potensi cross-selling dengan memanfaatkan sinergi antar unit bisnis,
serta didukung oleh tim spesialis dari Kantor Pusat untuk menghadirkan solusi bernilai tambah bagi nasabah.
Dengan pendekatan ini, KB Bank terus memperkokoh posisinya sebagai institusi keuangan yang solid dan berorientasi pada
pertumbuhan berkelanjutan, memberikan nilai optimal bagi pemangku kepentingan, serta mendukung perkembangan ekosistem
perbankan di Indonesia.
On the Market
KB Bank terus berinovasi untuk memperkuat citra merek dan meningkatkan loyalitas pelanggan melalui layanan digital yang unggul,
pendekatan personalisasi, serta komunikasi yang efektif. Dengan menempatkan nasabah sebagai prioritas utama, strategi ini
diwujudkan melalui tiga inisiatif kunci:
1. Optimalisasi Pemulihan Aset Bermasalah: Mengelola dan memitigasi risiko secara pro-aktif dengan pendekatan strategis dalam
pemulihan aset, guna menjaga kesehatan keuangan bank serta meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan.
2. Transformasi Model Cabang Berbasis Potensi Bisnis dan Teknologi: Menyesuaikan peran dan fungsi cabang agar lebih selaras
dengan kebutuhan pasar dan perkembangan digital, menciptakan pengalaman perbankan yang lebih efisien, nyaman, dan
bernilai tambah bagi nasabah.
3. Mindset “Customer First”: Pelayanan yang Berpusat pada Nasabah – Menerapkan budaya pelayanan prima yang
mengedepankan empati, respons cepat, serta solusi finansial yang relevan, sehingga membangun hubungan jangka panjang
yang lebih erat dengan nasabah.
Melalui pendekatan ini, KB Bank tidak hanya memperkuat posisinya di pasar, tetapi juga memastikan setiap inovasi dan layanan yang
dihadirkan memberikan dampak positif bagi nasabah serta mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
24
Page 25
Versatile Talent
KB Bank berkomitmen untuk mengembangkan talenta yang adaptif, kompeten, dan inovatif guna menghadapi dinamika industri
perbankan yang terus berkembang. Melalui pelatihan yang relevan dan budaya kerja yang produktif, strategi ini bertujuan untuk
menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan selaras dengan visi perusahaan. Tiga inisiatif utama yang menjadi fokus dalam
pengembangan talenta adalah:
1. Menyiapkan Human Capital untuk Digitalisasi dan Selaras dengan Fokus Bisnis : Meningkatkan kapabilitas karyawan dalam
memahami dan mengimplementasikan teknologi digital guna mendukung strategi bisnis serta mendorong efisiensi dan inovasi di
seluruh lini operasional.
2. Mengembangkan SDM Menjadi Talenta Unggul (Top Talent): Merancang program pengembangan karyawan berbasis
kompetensi dan kepemimpinan, dengan tujuan menciptakan profesional yang siap menghadapi tantangan bisnis masa depan
dan mampu membawa organisasi ke level berikutnya.
3. Membangun Risk and Compliance Culture: Menanamkan budaya kepatuhan dan manajemen risiko yang kuat di seluruh lapisan
organisasi untuk memastikan keberlanjutan bisnis, meningkatkan kepercayaan stakeholder, serta menjaga integritas operasional
perusahaan.
Empowered Biz through Digital & IT
KB Bank terus mendorong transformasi digital guna meningkatkan efisiensi operasional dan memberikan pengalaman perbankan yang
lebih optimal bagi nasabah. Melalui platform SHINE dan aplikasi KBStar, bank menghadirkan solusi inovatif yang mendukung
pertumbuhan bisnis serta memperkuat daya saing di era digital. Strategi ini dijalankan melalui dua inisiatif utama:
1. Implementasi NGBS dengan Dukungan Proaktif dari Seluruh Karyawan – Mengoptimalkan penerapan Next Generation Banking
System (NGBS) sebagai fondasi digitalisasi perbankan, didukung oleh peran aktif seluruh karyawan dalam memastikan
kelancaran transisi serta peningkatan kualitas layanan.
Memaksimalkan Kapabilitas IT & Digital untuk Menciptakan “KB Ecosystem” – Mengembangkan ekosistem digital yang terintegrasi
dengan memanfaatkan teknologi terkini, memungkinkan sinergi antar layanan keuangan, meningkatkan konektivitas dengan mitra
strategis, serta menghadirkan solusi keuangan yang lebih fleksibel dan berbasis kebutuhan nasabah.
Keterangan lebih lanjut mengenai Perseroan, Kegiatan Usaha serta Kecenderungan dan Prospek Usaha dan Entitas Anak Perseroan
dapat dilihat pada Bab VII Informasi Tambahan.
PENJAMINAN EMISI OBLIGASI
Berdasarkan persyaratan dan ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi yang namanya
tercantum di bawah ini telah menyetujui untuk menawarkan Obligasi Berkelanjutan II KB Bank Tahap II Tahun 2025 kepada Masyarakat
dengan jumlah pokok sebesar Rp1.356.000.000.000,- (satu triliun tiga ratus lima puluh enam miliar Rupiah) yang akan dijamin dengan
kesanggupan penuh (full commitment).
Susunan dan jumlah porsi full commitment serta persentase dari anggota Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi adalah sebagai berikut:
Porsi Penjaminan (dalam Rupiah)
Penjamin Emisi Efek Total %
Seri A Seri B Seri C
PT Aldiracita Sekuritas Indonesia 127.000.000.000 40.000.000.000 0 167.000.000.000 12,32%
PT BNI Sekuritas 127.000.000.000 85.000.000.000 0 212.000.000.000 15,63%
PT BRI Danareksa Sekuritas 127.000.000.000 88.000.000.000 0 215.000.000.000 15,86%
PT KB Valbury Sekuritas 131.000.000.000 63.000.000.000 20.000.000.000 214.000.000.000 15,78%
PT Korea Investment And Sekuritas Indonesia 34.000.000.000 110.000.000.000 0 144.000.000.000 10,62%
PT Maybank Sekuritas Indonesia 127.000.000.000 25.000.000.000 0 152.000.000.000 11,21%
PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk 127.000.000.000 125.000.000.000 0 252.000.000.000 18,58%
Total 800.000.000.000 536.000.000.000 20.000.000.000 1.356.000.000.000 100,00%
Sisa dari Pokok Obligasi yang ditawarkan sebanyak-banyaknya sebesar Rp1.507.990.000.000,- (satu triliun lima ratus tujuh miliar
sembilan ratus sembilan puluh juta Rupiah) akan dijamin secara kesanggupan terbaik (best effort). Bila jumlah dalam kesanggupan
terbaik (best effort) tidak terjual sebagian atau seluruhnya, maka atas sisa yang tidak terjual tersebut tidak menjadi kewajiban
Perseroan untuk menerbitkan Obligasi tersebut
Selanjutnya Para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi yang turut dalam Emisi Obligasi ini telah sepakat untuk melaksanakan tugasnya
masing-masing sesuai dengan Peraturan No. IX.A.7 Lampiran Keputusan Ketua Bapepam dan LK No. KEP-691/BL/2011 tanggal 30
Desember 2011 tentang Pemesanan dan Penjatahan Efek Dalam Penawaran Umum.
25
Page 26
Berdasarkan Perjanjian Penjaminan Emisi Efek, pihak yang bertindak sebagai Manajer Penjatahan untuk Obligasi ini adalah PT Korea
Investment And Sekuritas Indonesia.
Para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi selain PT KB Valbury Sekuritas dengan tegas menyatakan tidak menjadi pihak yang memiliki
Afiliasi atau terasosiasi dengan Perseroan baik secara langsung maupun tidak langsung sebagaimana yang didefinisikan dalam UUP2SK.
PT KB Valbury Sekuritas, selaku salah satu Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi, merupakan pihak terafiliasi dengan Perseroan melalui
kepemilikan saham tidak langsung.
Penentuan Tingkat Bunga Tetap Pada Pasar Perdana
Tingkat Bunga Obligasi ditentukan berdasarkan hasil kesepakatan dan negosiasi Perseroan dengan Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi
dengan mempertimbangkan faktor dan parameter, yaitu hasil penawaran awal (bookbuilding), kondisi pasar, benchmark kepada
Obligasi Pemerintah yang disesuaikan dengan waktu jatuh tempo masing-masing seri Obligasi, serta risk premium yang disesuaikan
dengan masing-masing pemeringkatan Obligasi.
LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL
Konsultan Hukum : Lasut Pane & Partners
Notaris : Kantor Vita Cahyojati, SH., M.Hum
Wali Amanat : PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
TATA CARA PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI
1. PEMESAN YANG BERHAK
Perorangan Warga Negara Indonesia dan perorangan Warga Negara Asing dimanapun mereka bertempat tinggal, serta badan usaha
atau lembaga Indonesia ataupun asing dimanapun mereka berkedudukan yang berhak membeli Obligasi sesuai dengan ketentuan-
ketentuan yurisdiksi setempat.
2. PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI
Pemesanan pembelian Obligasi dilakukan dengan menggunakan Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi (“FPPO”) asli yang
dikeluarkan oleh Penjamin Pelaksana Emisi yang dapat diperoleh melalui email terlebih dahulu sesuai ketentuan Pengajuan Pemesanan
Pembelian Obligasi. Setelah FPPO ditandatangani oleh Pemesan, scan FPPO tersebut wajib disampaikan kembali yang dapat melalui
email terlebih dahulu melalui email Penjamin Pelaksana Emisi yang terdapat pada bab XI Informasi Tambahan ini dan aslinya dikirimkan
melalui jasa kurir kepada Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan pemesanan yang telah diajukan tidak dapat dibatalkan oleh pemesan.
Pemesanan pembelian Obligasi yang dilakukan menyimpang dari ketentuan-ketentuan tersebut di atas tidak dilayani.
3. JUMLAH MINIMUM PEMESANAN
Pemesanan pembelian Obligasi dilakukan dalam jumlah sekurang-kurangnya satu satuan perdagangan yaitu sebesar Rp5.000.000,-
(lima juta Rupiah) dan/atau kelipatannya.
4. MASA PENAWARAN UMUM
Masa Penawaran Umum dilaksanakan setiap Hari Kerja akan dimulai pada tanggal 28 Agustus 2025 dimulai pukul 09.00 WIB dan ditutup
pukul 16.00 WIB.
5. TEMPAT PENGAJUAN PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI
Pemesan Obligasi harus melakukan pemesanan pembelian Obligasi selama jam kerja dengan mengajukan FPPO kepada Penjamin Emisi
Obligasi yang ditunjuk melalui email.
Pemesanan Obligasi hanya dapat dilakukan melalui alamat email Penjamin Emisi Obligasi pada Bab XI dengan prosedur sebagai berikut:
- Setiap pihak hanya berhak mengajukan satu FPPO dan wajib diajukan oleh pemesan yang bersangkutan. 1 (satu) alamat email
hanya bisa melakukan 1 (satu) kali pemesanan.
- Melampirkan fotokopi jati diri (KTP/paspor bagi perorangan dan anggaran dasar bagi badan hukum).
- Menyampaikan pemesanan disertai detail Nomor Rekening untuk Pengembalian Kelebihan Pemesanan (Refund) dengan format:
Nama Bank<SPASI>No Rekening<SPASI>Nama Pemilik Rekening. Contoh: BCA 1000567890 Budi.
Pemesan akan mendapatkan email balasan yang berisikan:
a. Hasil scan Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi (FPPO) asli yang telah diisi secara elektronik sesuai dengan pemesanan yang
disampaikan untuk dicetak dan ditandatangani oleh Pemesan yang bersangkutan; atau
b. Informasi tolakan karena persyaratan tidak lengkap atau email ganda.
26
Page 27
Penjamin Emisi Obligasi dan Perseroan berhak untuk menolak pemesanan pembelian Obligasi apabila FPPO tidak diisi dengan lengkap
atau bila persyaratan pemesanan pembelian Obligasi termasuk persyaratan pihak yang berhak melakukan pemesanan, tidak terpenuhi.
Sedangkan, pemesan, tidak dapat membatalkan pembelian obligasi apabila telah memenuhi persyaratan pemesanan pembelian.
6. BUKTI TANDA TERIMA PEMESANAN OBLIGASI
Para Penjamin Emisi Obligasi yang menerima pengajuan pemesanan pembelian Obligasi akan menyerahkan kembali kepada pemesan
berupa jawaban konfirmasi email bahwa pengajuan sudah diterima melalui email Penjamin Emisi Obligasi yang dilampiri 1 (satu)
tembusan dari FPPO yang telah ditandatanganinya sebagai bukti tanda terima pemesanan pembelian Obligasi. Bukti tanda terima
pemesanan pembelian Obligasi tersebut bukan merupakan jaminan dipenuhinya pesanan.
7. PENJATAHAN OBLIGASI
Apabila terjadi kelebihan pemesanan, maka penjatahan akan dilakukan sesuai dengan Peraturan No. IX.A.7. Tanggal penjatahan adalah
28 Agustus 2025.
Dalam hal terjadi kelebihan pemesanan Obligasi dan terbukti bahwa pihak tertentu mengajukan pemesanan Obligasi melalui lebih dari
satu formulir pemesanan untuk Penawaran Umum ini, baik secara langsung maupun tidak langsung. Maka untuk tujuan penjatahan
Manajer Penjatahan hanya dapat mengikutsertakan satu formulir pemesanan Obligasi yang pertama kali diajukan oleh pemesan yang
bersangkutan.
Penjamin Pelaksana Emisi Efek wajib menyampaikan laporan hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi kepada OJK paling lambat
5 (lima) Hari Kerja setelah Tanggal Penjatahan dalam bentuk dan isi sesuai dengan formulir pada lampiran peraturan perundang-
undangan di sektor Pasar Modal yang mengatur mengenai tata cara Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum sesuai
dengan Peraturan No. IX.A.2 dan POJK No. 36/2014.
Manajer Penjatahan, dalam hal ini adalah PT Korea Investment And Sekuritas Indonesia akan menyampaikan Laporan Hasil
Pemeriksaan Akuntan kepada OJK mengenai kewajaran dari pelaksanaan penjatahan dengan berpedoman pada Peraturan Bapepam
No. VIII.G.12 Tentang Pedoman Pemeriksaan Oleh Akuntan Atas Pemesanan dan Penjatahan Efek Atau Pembagian Saham Bonus dan
Peraturan No. IX.A.7, paling lambat 30 (tiga puluh) hari setelah berakhirnya masa Penawaran Umum.
8. PEMBAYARAN PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI
Selambat-lambatnya pada tanggal 28 Agustus 2025 (in good funds), pemesan harus segera melaksanakan pembayaran yang dapat
dilakukan secara tunai atau transfer yang ditujukan kepada Penjamin Emisi Obligasi tempat mengajukan pemesanan. Dana tersebut
harus sudah efektif pada rekening Penjamin Emisi Obligasi selambat-lambatnya pada tanggal 28 Agustus 2025 (in good funds) kecuali
Penjamin Emisi Obligasi yang bertindak sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi, dapat melakukan pembayaran selambat-lambatnya
pada Tanggal Pembayaran yang ditujukan pada rekening di bawah ini.
Obligasi
PT Aldiracita Sekuritas Indonesia Bank: PT Bank Sinarmas Tbk
Cabang: KFO Thamrin
No. Rek: 0055054363
a/n: PT Aldiracita Sekuritas Indonesia
PT BNI Sekuritas
Bank: PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Cabang: Mega Kuningan
No. Rek: 014-003-4143
a/n: PT BNI Sekuritas
PT BRI Danareksa Sekuritas Bank: Bank Rakyat Indonesia Tbk
Cabang: Bursa Efek Jakarta
No. Rek: 0671.01.000680.30.4
a/n: PT BRI Danareksa Sekuritas
PT KB Valbury Sekuritas Bank: PT Bank Central Asia Tbk
Cabang: Kuningan
No. Rek: 217 313 0554
a/n: PT KB Valbury Seukuritas
27
Page 28
Obligasi
PT Korea Investment And Sekuritas Indonesia Bank: Bank Central Asia Tbk
Cabang: KCU SCBD
No.Rekening : 006.799.9898
a/n: PT Korea Investment And Sekuritas Indonesia
PT Maybank Sekuritas Indonesia Bank: Bank Maybank Indonesia Tbk
Cabang: Bursa Efek Indonesia
No. Rek: 2170 416 728
a/n: PT Maybank Sekuritas Indonesia
PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk Bank: PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Cabang: Bursa Efek Indonesia
No. Rek: 104.00.00900.949
a/n: PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk
Dalam hal terjadi keterlambatan pembayaran oleh investor sehingga dana baru diterima pada Tanggal Pembayaran, Penjamin
Pelaksana Emisi Efek memiliki hak untuk menerima ataupun menolak pemesanan tersebut.
Semua biaya atau provisi bank ataupun biaya transfer merupakan beban Pemesan. Pemesanan akan dibatalkan jika persyaratan
pembayaran tidak dipenuhi.
Selanjutnya, setelah dana telah diterima oleh Penjamin Emisi Obligasi melalui Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi wajib mentransfer
dana Penawaran Umum kepada Perseroan pada Tanggal Pembayaran sesuai Tanggal Emisi yaitu pada tanggal 29 Agustus 2025 paling
lambat jam 13.00 WIB kepada rekening Perseroan sebagai berikut:
KB Bank
Kantor Pusat
No. Rekening: 10000000058
Atas Nama: PT Bank KB Indonesia Tbk
9. DISTRIBUSI OBLIGASI SECARA ELEKTRONIK
Distribusi Obligasi secara elektronik akan dilakukan pada tanggal 29 Agustus 2025. Perseroan wajib menerbitkan Sertifikat Jumbo
Obligasi untuk diserahkan kepada KSEI dan memberi instruksi kepada KSEI untuk mengkreditkan Obligasi pada Rekening Efek Penjamin
Pelaksana Emisi Obligasi di KSEI. Dengan telah dilaksanakannya instruksi tersebut, maka pendistribusian Obligasi semata-mata menjadi
tanggung jawab Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi.
Selanjutnya Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi memberi instruksi kepada KSEI untuk memindahbukukan Obligasi dari Rekening Efek
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi ke dalam Rekening Efek Penjamin Emisi Obligasi sesuai dengan bagian penjaminan masing-masing.
Dengan telah dilaksanakannya pendistribusian Obligasi kepada Penjamin Emisi Obligasi maka tanggung jawab pendistribusian Obligasi
semata-mata menjadi tanggung jawab Penjamin Emisi Obligasi yang bersangkutan.
10. PENDAFTARAN OBLIGASI PADA PENITIPAN KOLEKTIF
Obligasi yang ditawarkan oleh Perseroan melalui Penawaran Umum ini telah didaftarkan pada KSEI berdasarkan Perjanjian Tentang
Pendaftaran Obligasi di KSEI, yang ditandatangani Perseroan dengan KSEI. Dengan didaftarkannya Obligasi tersebut di KSEI maka atas
Obligasi yang ditawarkan berlaku ketentuan sebagai berikut:
a. Perseroan tidak menerbitkan Obligasi dalam bentuk sertifikat kecuali Sertifikat Jumbo yang diterbitkan untuk didaftarkan atas
nama KSEI untuk kepentingan Pemegang Obligasi. Obligasi akan diadministrasikan secara elektronik dalam Penitipan Kolektif di
KSEI. Selanjutnya Obligasi hasil Penawaran Umum akan dikreditkan ke dalam Rekening Efek selambat-lambatnya tanggal 29
Agustus 2025.
b. KSEI akan menerbitkan Konfirmasi Tertulis kepada Perusahaan Efek atau Bank Kustodian sebagai tanda bukti pencatatan Obligasi
dalam Rekening Efek di KSEI. Konfirmasi Tertulis tersebut merupakan bukti kepemilikan yang sah atas Obligasi yang tercatat dalam
Rekening Efek.
c. Pengalihan kepemilikan atas Obligasi dilakukan dengan pemindahbukuan antar Rekening Efek di KSEI, yang selanjutnya akan
dikonfirmasikan kepada Pemegang Rekening.
28
Page 29
d. Pemegang Obligasi yang tercatat dalam Rekening Efek merupakan Pemegang Obligasi yang berhak atas pembayaran Bunga
Obligasi. Pelunasan Pokok Obligasi, memberikan suara dalam RUPO serta hak-hak lainnya yang melekat pada Obligasi.
e. Pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan jumlah Pokok Obligasi akan dibayarkan oleh KSEI selaku Agen Pembayaran atas nama
Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening sesuai dengan jadwal pembayaran Bunga Obligasi maupun
pelunasan Pokok Obligasi yang ditetapkan Perseroan dalam Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau Perjanjian Agen Pembayaran
Obligasi. Perseroan melaksanakan pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan Pokok Obligasi berdasarkan data kepemilikan
Obligasi yang disampaikan oleh KSEI kepada Perseroan.
f. Hak untuk menghadiri RUPO dilaksanakan oleh Pemegang Obligasi dengan menyerahkan KTUR asli yang diterbitkan oleh KSEI
kepada Wali Amanat. Yang dapat menghadiri RUPO adalah Pemegang Obligasi di Rekening Efek pada hari ketiga sebelum
pelaksanaan RUPO (R-3). Terhitung sejak R-3 sampai dengan berakhirnya RUPO, seluruh Obligasi di Rekening Efek di KSEI akan
dibekukan sehingga tidak dapat dilakukan pemindahbukuan antar Rekening Efek. Transaksi Obligasi yang penyelesaiannya jatuh
pada R-3 sampai dengan tanggal pelaksanaan RUPO akan diselesaikan oleh KSEI mulai hari pertama setelah berakhirnya RUPO.
g. Pihak-pihak yang hendak melakukan pemesanan Obligasi wajib membuka Rekening Efek di Perusahaan Efek atau Bank Kustodian
yang telah menjadi pemegang Rekening Efek di KSEI.
11. PENGEMBALIAN UANG PEMESANAN
Dalam hal suatu pemesanan Efek ditolak sebagian atau seluruhnya, atau dalam hal terjadi pembatalan atau penundaan Penawaran
Umum jika pesanan sudah dibayar maka uang pemesanan harus dikembalikan oleh Manajer Penjatahan, kepada para pemesan, paling
lambat 2 (dua) hari kerja sesudah Tanggal Penjatahan atau sejak keputusan pembatalan atau penundaan Penawaran Umum.
Jika dalam Pernyataan Pendaftaran dinyatakan bahwa Obligasi akan dicatatkan pada Bursa Efek dan ternyata persyaratan pencatatan
tidak dipenuhi, Penawaran atas Obligasi batal demi hukum dan pembayaran pesanan Obligasi tersebut wajib dikembalikan kepada
pemesan paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah tanggal diumumkan pembatalan atau penundaan penawaran umum.
Jika terjadi keterlambatan, maka Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan/atau Penjamin Emisi Obligasi yang menyebabkan terjadinya
keterlambatan tersebut wajib membayar kepada para pemesan sebesar 1% (satu persen) untuk tiap hari keterlambatan yang dihitung
secara harian (berdasarkan jumlah Hari Kalender yang telah lewat sampai dengan pelaksanaan pembayaran seluruh jumlah yang
seharusnya dibayar ditambah denda), dengan ketentuan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari kalender dan 1 (satu)
bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender.
- Apabila uang pengembalian pemesanan Obligasi sudah disediakan, akan tetapi pemesan tidak datang untuk mengambilnya dalam
waktu 2 (dua) Hari Kerja setelah tanggal keputusan penundaan atau pembatalan Penawaran Umum maka Penjamin Pelaksana
Emisi Obligasi dan/atau Penjamin Emisi Obligasi tidak diwajibkan membayar denda kepada para pemesan Obligasi.
- Perseroan tidak bertanggung jawab dan dengan ini dibebaskan oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi
Obligasi dari segala tuntutan yang disebabkan karena tidak dilaksanakannya kewajiban yang menjadi tanggung jawab Penjamin
Pelaksana Emisi Obligasi dan/atau Penjamin Emisi Obligasi.
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi tidak bertanggung jawab dan karenanya harus dibebaskan oleh
Perseroan dari segala tuntutan yang disebabkan karena tidak dilaksanakannya kewajiban yang menjadi tanggung jawab Perseroan.
12. LAIN-LAIN
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi berhak untuk menerima atau menolak pemesanan pembelian Obligasi secara keseluruhan atau
sebagian dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan yang berlaku.
PENYEBARLUASAN INFORMASI TAMBAHAN DAN FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI
Informasi Tambahan serta Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi dapat diperoleh selama tanggal Penawaran Umum Obligasi melalui
email kepada Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan juga dapat diperoleh di kantor Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dari pada tanggal
27 Agustus 2025 dimulai pada pukul 09.00 WIB sampai jam 16.00 WIB di bawah ini:
PARA PENJAMIN PELAKSANA EMISI EFEK
PT Aldiracita Sekuritas Indonesia PT BNI Sekuritas PT BRI Danareksa Sekuritas
Menara Tekno Sudirman Plaza, Indofood Tower, Lt. 16 Gedung BRI II, Lantai 23
Jl. H. Fachrudin No.19 Jl. Jend. Sudirman Kav. 76-78 Jl. Jend Sudirman Kav 44 – 46
Kebon Sirih, Tanah Abang, Jakarta Pusat Jakarta 12910 Jakarta 10210
Jakarta 10250 Telepon (021) 2554 3946 Jakarta, Indonesia
Telepon: +62 21 3983 4551 Fax: +62 21 5793 6934 Telepon: +62 21 5091 4100
Fax: +62 21 3970 5850 www.bnisekuritas.co.id Fax: +62 21 021 2520 990
www.aldiracita.com Email: dcm@bnisekuritas.co.id www.bridanareksasekuritas.co.id
Email : Ib@aldiracita.com Email: debtcapitalmarket@brids.co.id
29
Page 30
PT KB Valbury Sekuritas PT Korea Investment And Sekuritas PT Maybank Sekuritas Indonesia
Sahid Sudirman Center Lantai 41 Unit AC. Indonesia Sentral Senayan III Lt. 22
Jl. Jenderal Sudirman No. 86 Equity Tower Lt. 9 & 22 Jl. Asia Afrika No. 8
Jakarta Pusat 10220, Indonesia Suite A7E, SCBD Lot 9 Jakarta 10270
Telepon: +62 21 250 98 300 Jl. Jend Sudirman Kav. 52-53 Indonesia
Fax: +62 21 250 98 400 Jakarta 12190 Telepon: +62 21 8066 8500
www.kbvalbury.com Telepon: +62 21 2991 1888 www.maybank-ke.co.id
Email: dcm.ib@kbvalbury.com www.kisi.co.id Email:
Email: fixedincome@kisi.co.id fixedincome.indonesia@maybank.com
PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk
Gedung Artha Graha Lantai 18
Jl. Jendral Sudirman Kav. 52 - 53
Jakarta, Indonesia
Telepon : +62 21 2924 9088
Fax. : +62 21 2924 9150
www.trimegah.com
Email: fit@trimegah.com,
investment.banking@trimegah.com
SETIAP CALON INVESTOR DIHARAPKAN MEMBACA KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI PENAWARAN UMUM INI MELALUI
INFORMASI YANG TELAH TERSAJI DALAM INFORMASI TAMBAHAN
30
Names mentioned 98 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
p.1 ×3
unresolved
org
PT FITCH RATINGS INDONESIA
p.1 ×2
unresolved
org
PT KOREA INVESTMENT
p.1
unresolved
org
PT ALDIRACITA SEKURITAS
p.1
unresolved
org
PT BRI DANAREKSA
p.1
unresolved
org
INDONESIA Tbk
p.1 ×5
unresolved
org
Bank Tahap II Tahun
p.2 ×2
unresolved
org
PT Fitch Rating Indonesia
p.4
unresolved
org
Bank Co. Agreement
p.5
unresolved
org
Kookmin Bank Co. Ltd.
p.5 ×4
unresolved
org
PT Bank Central
p.5 ×2
unresolved
org
Asia Tbk
p.5 ×2
unresolved
org
PT Bank HSBC
p.6
unresolved
org
Nationalnobu Tbk
p.6 ×2
unresolved
org
Timur Tbk
p.6 ×2
unresolved
org
PT Bank DTRE
p.6 ×2
unresolved
org
PT Bank Sahabat
p.6 ×2
unresolved
org
PT Bank Victoria
p.6 ×2
unresolved
org
PT Krom Bank
p.6 ×2
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris
p.8 ×3
unresolved
org
Bank Indonesia
p.9 ×15
unresolved
org
Bank Indonesia. Surat-surat Berharga Posisi
p.14
unresolved
org
PT KB Finansia Multi Finance. Transaksi
p.20
unresolved
person
Aulia Taufani
· Notaris
p.21 ×5
unresolved
org
Menteri Hukum RI
p.21 ×2
unresolved
org
Menteri Hukum RI No. AHU-
p.21 ×2
unresolved
org
PT Bank Bukopin
p.21 ×2
unresolved
person
Muhani Salim
· Notaris
p.21
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.21
unresolved
org
Pengadilan Negeri Jakarta Selatan
p.21
unresolved
org
Koperasi Batik Indonesia
p.21
unresolved
org
Koperasi Susu Indonesia
p.21
unresolved
org
Koperasi Purnawirawan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia
p.21
unresolved
org
Koperasi Tentara Nasionla Indonesia Angkatan Darat
p.21
unresolved
org
Koperasi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut
p.21
unresolved
org
Koperasi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara
p.21
unresolved
org
Koperasi Kepolisian Republik Indonesia
p.21
unresolved
org
Koperasi Perikanan Indonesia
p.21
unresolved
org
Koperasi Unit Desa
p.21
unresolved
org
Koperasi Veteran Republik Indonesia
p.21
unresolved
org
Koperasi Wredatama
p.21
unresolved
org
Koperasi Karyawan Bank Bukopin
p.21
unresolved
org
Koperasi Pegawai Departemen Koperasi
p.21
unresolved
org
Departemen Koperasi
p.21
unresolved
org
Koperasi Pegawai Badan Urusan Logistik
p.21
unresolved
org
Urusan Logistik
p.21
unresolved
org
Koperasi Pemuda Indonesia
p.21
unresolved
org
Koperasi Pelayaran Rakyat
p.21
unresolved
org
Kementerian Hukum RI No. AHU- AH.
p.22
unresolved
org
PT Aldiracita Sekuritas Indonesia
p.25 ×4
unresolved
org
PT BRI Danareksa Sekuritas
p.25 ×3
unresolved
org
PT Korea Investment And Sekuritas Indonesia
p.25 ×4
unresolved
org
Bapepam
p.25 ×4
unresolved
org
PT Korea Investment And Sekuritas Indonesia. Para Penjamin
p.26
unresolved
org
Lasut Pane & Partners
· Konsultan Hukum
p.26
unresolved
person
Kantor Vita Cahyojati
· Notaris
p.26
unresolved
org
PT BNI Sekuritas Bank
p.27
unresolved
org
PT KB Valbury Seukuritas
p.27
unresolved
org
PT BRI Danareksa Sekuritas Menara Tekno
p.29
unresolved
person
H. Fachrudin
p.29
unresolved
org
PT Korea Investment And Sekuritas
p.30
unresolved
org
PT Maybank Sekuritas Indonesia Sahid Sudirman Center
p.30
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.