Skip to content
Back to announcement

20250820_BBCA_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31933966_lamp2.pdf

Other Text extracted BBCA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 2

Page 1 OCR 0.945
0302210324

2N1-000000001002

No. 0196/CORSEC/2025 Jakarta, 20 Agustus 2025

Kepada:

PT Bursa Efek Indonesia

Indonesia Stock Exchange Building, Tower 1, 6th floor
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52 - 53

Jakarta 12190

Up. Yth. - Bapak I Gede Nyoman Yetna — Direktur Penilaian Perusahaan
- Bapak Adi Pratomo Aryanto — Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2

Perihal 1 Tanggapan Atas Surat Bursa Efek Indonesia No. S-09602/BEI.PP2/08-2025
tanggal 19 Agustus 2025 perihal Permintaan Penjelasan Atas Pemberitaan di
media massa

Dengan hormat,

Menindaklanjuti Surat PT Bursa Efek Indonesia No. S-09602/BEI.PP2/08-2025 tanggal 19 Agustus 2025
perihal Permintaan Penjelasan Atas Pemberitaan di media massa sebagai berikut:

Sasmito menduga adanya rekayasa dalam akuisisi 51 persen saham BCA oleh Djarum
Grup, kerajaan bisnis milik Budi Hartono di era Megawati.

"Pada waktu itu, pada Desember 2002, nilai sahamnya (BCA) Rp117 triliun. Dalam buku,
BCA mempunyai utang ke negara Rp60 triliun, diangsur Rp7 triliun setiap tahunnya,"
katanya.

Dengan ini PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyampaikan:

1. Informasi yang menyebutkan bahwa pembelian 5196 saham BCA dengan nilai hanya sekitar Rp5
triliun diduga melanggar hukum karena nilai pasar BCA saat itu dinilai sekitar Rp117 triliun,
merupakan informasi yang tidak benar.

Angka Rp117 triliun yang sering disebut dalam narasi merujuk pada total aset BCA, bukan nilai
pasar perusahaan. Nilai pasar ditentukan oleh harga saham perusahaan di bursa efek, dikalikan
dengan jumlah total saham yang beredar. Seiring BCA yang sudah melaksanakan Initial Public
Offering (IPO) pada tahun 2000, maka harga saham BCA terbentuk berdasarkan mekanisme pasar.

Pada saat proses strategic private placement dilakukan, nilai pasar BCA berdasarkan harga saham
rata-rata di Bursa Efek Indonesia adalah sekitar Rp10 triliun. Angka inilah yang menjadi acuan
valuasi saat transaksi berlangsung, bukan sekitar Rp117 triliun. Dengan demikian, nilai akuisisi
51”o saham oleh konsorsium FarIndo yang menang melalui tender, merupakan cerminan dari
kondisi pasar saat itu. Tender dilakukan oleh Pemerintah Republik Indonesia melalui Badan
Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) secara transparan dan akuntabel.

2. Terkait informasi BCA yang memiliki hutang kepada negara Rp60 triliun yang diangsur Rp7 triliun
setiap tahunnya adalah tidak benar. Di dalam neraca, BCA tercatat memiliki aset obligasi
pemerintah senilai Rp60 triliun, dan seluruhnya telah selesai pada tahun 2009 sesuai dengan
ketentuan dan hukum yang berlaku.

PT BANK CENTRAL ASIA TBK

Menara BCA, Grand Indonesia, Jl. M.H. Thamrin No. 1, Jakarta 10310, Telp. (021) 236

Page 2 OCR 0.893
0302210324

2NI-000000001002

& BCA

Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan, atas perhatian Bapak, kami mengucapkan terima kasih.

Hormat kami,

I Ketut Alam Wangsawijaya
Corporate Secretary

PT BANK CENTRAL ASIA TBK

Menara BCA, Grand Indonesia, Jl. M.H. Thamrin No. 1, Jakarta 10310, Telp. (021) 2358-8000

File

File Open PDF
Source IDX
Size5.15 MB
Published20 Aug 2025
Pages2
Characters2,960
Text sourceOCR
OCR confidence0.919

Names mentioned 12 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bank Central Asia Tbk p.1 ×8
linked org Grand Indonesia p.1 ×2
linked person I Ketut Alam Wangsawijaya · Corporate Secretary p.2
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1 ×4
possible person Budi Hartono p.1
unresolved org PT Bursa Efek Indonesia Indonesia Stock Exchange Building p.1
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.1
unresolved person I Gede Nyoman Yetna p.1
unresolved person Adi Pratomo Aryanto p.1
unresolved org Penyehatan Perbankan Nasional p.1
unresolved person H. Thamrin p.1 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result