Back to announcement
LKA_PT Techno9 Indonesia Tbk - 30 Juni 2025 FINAL.pdf
Financial statement Text extracted NINESource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 52
Page 1
PT TECHNO9 INDONESIA TBK LAPORAN KEUANGAN INTERIM PER 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) INTERIM FINANCIAL STATEMENTS AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED ON THAT DATE (UNAUDITED)
Page 2
DAFTAR ISI TABLE OF CONTENTS
Halaman/
Page
Pernyataan Dewan Direksi Board of Directors' Statement
Laporan Posisi Keuangan 1-2 Statements of Financial Position
Laporan Laba Rugi dan Statements of Profit or Loss and
Penghasilan Komprehensif Lain 3 Other Comprehensive Income
Laporan Perubahan Ekuitas 4 Statements of Changes In Equity
Laporan Arus Kas 5 Statements of Cash Flows
Catatan atas Laporan Keuangan 6 - 49 Notes to the Financial Statements
**********************
Page 3
Page 4
PT TECHNO9 INDONESIA TBK
Laporan Posisi Keuangan Statements of Financial Position
30 Juni 2025 (Tidak Diaudit) Dan 31 Desember 2024 As of June 30 2025 (Unaudited), and December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
30 Juni/ 31 Desember/
Catatan/ June 30, December 31,
Notes 2025 2024
Aset Assets
Aset Lancar Current Assets
Kas dan bank 3f,3g,5 636.402.125 1.417.219.080 Cash on hand and cash in banks
Piutang usaha Trade receivables
Pihak ketiga - setelah dikurangi Third parties - net less allowance for
cadangan penurunan nilai sebesar impairment loss amount of
Rp 2.227.059.482 (2025) dan Rp 2.227.059.482 (2025) and
Rp 2.227.059.482 (2024) 3f,3h,6 8.980.719.109 9.183.110.018 Rp 2.227.059.482 (2024)
Persediaan 3i,7 7.393.515.742 7.385.598.800 Inventories
Pajak dibayar dimuka 3o,16a 279.097.225 198.395.094 Prepaid tax
Uang muka 8 344.268.392 344.268.392 Deposit
Jumlah Aset Lancar 17.634.002.593 18.528.591.384 Total Current Assets
Aset Tidak Lancar Non-Current Assets
Aset tetap - setelah dikurangi Fixed assets - net
akumulasi penyusutan sebesar less accumulated depreciation
Rp 5.145.377.030 (2025) dan Rp 5.145.377.030 (2025) and
Rp 4.697.974.273 (2024) 3k,9 5.979.097.510 6.426.500.267 Rp 4.697.974.273 (2024)
Aset tidak berwujud - bersih 3l,10 5.980.069.371 6.522.663.746 Intangible assets - net
Aset hak-guna - bersih 3n,11 2.381.190.476 3.509.285.714 Right-of-use assets - net
Aset pajak tangguhan 3p,17d 3.699.894.263 2.930.940.106 Deferred tax assets
Jumlah Aset Tidak Lancar 18.040.251.620 19.389.389.833 Total Non-Current Assets
Jumlah Aset 35.674.254.213 37.917.981.217 Total Assets
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan
yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan See accompanying Notes to Financial Statements
dari laporan keuangan secara keseluruhan which are an integral part of the financial statements
-1-
Page 5
PT TECHNO9 INDONESIA TBK
Laporan Posisi Keuangan Statements of Financial Position
30 Juni 2025 (Tidak Diaudit) Dan 31 Desember 2024 As of June 30 2025 (Unaudited), and December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
30 Juni/ 31 Desember/
Catatan/ June 30, December 31,
Notes 2025 2024
Liabilitas dan Ekuitas Liabilities and Equities
Liabilitas Jangka Pendek Current Liabilities
Utang bank 3f,12 1.340.111.802 1.724.688.678 Bank loan
Utang usaha Trade payables
Pihak ketiga 3f,3m,13 210.844.500 229.044.502 Third parties
Utang pajak 3p,20b,16b 4.217.500 1.215.210 Taxes payable
Beban yang masih harus dibayar 3f,14 1.032.697.266 90.000.000 Unearned revenue
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 2.587.871.068 2.044.948.390 Total Current Liabilities
Liabilitas Jangka Panjang Non-Current Liabilities
Liabilitas imbalan kerja 3q,15 280.960.000 280.960.000 Employee benefit obligations
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 280.960.000 280.960.000 Total Non-Current Liabilities
Jumlah Liabilitas 2.868.831.068 2.325.908.390 Total Liabilities
Ekuitas Equity
Modal dasar 4.600.000.000 saham Authorized capital
dengan nilai nominal 4,600,000,000 shares
Rp 10,- per / saham. par value Rp 10,- per share
Modal ditempatkan dan disetor penuh Issued and fully paid
sebanyak 2.157.000.000 saham 2,157,000,000 shares
pada 30 Juni 2024 dan June 30, 2024
31 Desember 2023 17 21.570.000.000 21.570.000.000 and December 31, 2023
Tambahan modal disetor 18 24.343.722.030 24.343.722.030 Additional paid-in capital
Saldo laba Retained earnings
Ditentukan penggunaannya - - Appropriated
Belum ditentukan
penggunaannya (13.200.193.025) (10.413.543.343) Unappropriated
Penghasilan komprehensif lain 3p,3q,15,16d 91.894.140 91.894.140 Other comprehensive Income
Jumlah Ekuitas 32.805.423.145 35.592.072.827 Total Equity
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas 35.674.254.213 37.917.981.217 Total Liabilities and Equity
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan
yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan See accompanying Notes to Financial Statements
dari laporan keuangan secara keseluruhan which are an integral part of the financial statements
-2-
Page 6
PT TECHNO9 INDONESIA TBK
Laporan Laba Rugi Statements of Profit or Loss
dan
30 Penghasilan
Juni 2025 (TidakKomprehensif
Diaudit) Dan 31Lain
Desember 2024 and Other Comprehensive Income As of June 30 2025 (Unaud
Untuk Periode 6 (enam) Bulan Yang Berakhir Pada For Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit) 30 June 2025 and 2024 (Unaudited)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
30 Juni/ 30 Juni/
Catatan/ June 30, June 30,
Notes 2025 2024
Pendapatan 3o,19 1.186.079.028 1.371.211.000 Revenue
Beban pokok pendapatan 3o,20 (716.836.925) (297.131.255) Cost of revenue
Laba Kotor 469.242.103 1.074.079.745 Gross Profit
General and administrative
Beban umum dan adminitrasi 3o,21 (3.897.881.571) (3.699.888.529) expenses
Jumlah beban usaha (3.897.881.571) (3.699.888.529) Total operating expenses
Laba (Rugi) Operasi (3.428.639.468) (2.625.808.784) Operating Income (Loss)
Pendapatan (Beban) lain-lain
lain-lain - bersih 3o,22 (21.176.483) (8.532.033) Other income (expenses) - net
Pendapatan keuangan 3o,22 - 115 Finance income
Beban keuangan 3o,3r,22 (105.787.888) (159.938.626) Finance expenses
Laba (Rugi) Sebelum Profit (Loss) Before
Pajak Penghasilan (3.555.603.839) (2.794.279.328) Income Tax
Pajak kini 3o,3p,16c - - Current tax
Pajak tangguhan 3o,3p,16d 768.954.157 606.928.590 Deferred tax
Laba (Rugi) Tahun Berjalan (2.786.649.682) (2.187.350.738) Profit (Loss) for the Year
Penghasilan Other Comprehensive
Komprehensif Lain Income
Pos-pos Items
yang tidak akan not to be
direklasifikasikan reclassified
ke laba rugi: to profit or loss:
Pengukuran kembali Remeasurements of
atas liabilitas post-employment
imbalan pasca kerja 3q,16c - - benefit oblogations
Pajak Penghasilan terkait 3o,3p,16d - - Related income tax
Jumlah Total
Penghasilan Other Comprehensive
Komprehensif Lain - - Income
Jumlah laba (Rugi) Total Comprehensive
komprehensif (2.786.649.682) (2.187.350.738) Income (Loss)
Laba periode berjalan Earnings per share form profit
per saham 3t,29 (1,29) (1,01) for the period/year
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan
yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan See accompanying Notes to Financial Statements
dari laporan keuangan secara keseluruhan which are an integral part of the financial statements
-3-
Page 7
PT TECHNO9 INDONESIA TBK
Laporan Perubahan Ekuitas Statements of Changes in Equity
Untuk Periode 6 (enam) Bulan Yang Berakhir Pada For Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit) 30 June 2025 and 2024 (Unaudited)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Penghasilan
(kerugian)
Tambahan komprehensif lain/ Saldo Laba / Retained Earnings
modal disetor/ Other Telah ditentukan Belum ditentukan
Modal Disetor / Additional comprehensive penggunaannya/ penggunaannya/ Jumlah Ekuitas /
Paid-up Capital paid-in capital income (loss) Appropriated Unappropriated Total Equity
Saldo per 31 Desember 2023 21.570.000.000 24.343.722.030 (12.721.800) - (4.369.100.563) 41.531.899.667 Balance as of December 31, 2022
Rugi bersih tahun berjalan - - - - (2.187.350.738) (2.187.350.738) Loss for the year
Penghasilan komprehensif lain Other comprehensive income
Penyesuaian atas penerapan Adjustments on application of
PSAK 24 - Imbalan kerja - - - - - - PSAK 24 - Employee Benefit
Saldo per 30 Juni 2024 21.570.000.000 24.343.722.030 (12.721.800) - (6.556.451.301) 39.344.548.929 Balance as of June 30, 2023
Saldo per 31 Desember 2024 21.570.000.000 24.343.722.030 91.894.140 - (10.413.543.343) 35.592.072.827 Balance as of December 31, 2023
Rugi bersih tahun berjalan - - - - (2.786.649.682) (2.786.649.682) Loss for the year
Penghasilan komprehensif lain Other comprehensive income
Penyesuaian atas penerapan Adjustments on application of
PSAK 24 - Imbalan kerja - - - - - - PSAK 24 - Employee Benefit
Saldo per Balance as of
30Juni 2025 21.570.000.000 24.343.722.030 91.894.140 - (13.200.193.025) 32.805.423.145 June 30, 2025
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan
yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan See accompanying Notes to Financial Statements
dari laporan keuangan secara keseluruhan which are an integral part of the financial statements
-4-
Page 8
PT TECHNO9 INDONESIA TBK
Laporan Arus Kas Statements of Cash Flows
Untuk Periode 6 (enam) Bulan Yang Berakhir Pada For Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit) 30 June 2025 and 2024 (Unaudited)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
30 Juni/ 30 Juni/
Catatan/ June 30, June 30,
Notes 2025 2024
Arus Kas dari Cash Flows From
Aktivitas Operasi Operating Activities
Penerimaan dari Receipts
pelanggan 6,14,20 1.388.469.937 3.989.914.483 from customer
Pembayaran kepada pemasok 7,13,21 (742.953.869) (2.437.058.242) Payments to suppliers
Pembayaran kepada karyawan 22 (699.750.577) (1.089.822.078) Payments to employee
Pembayaran pajak 17 (119.999.521) (201.248.150) Tax payment
Pembayaran beban Payments for other
operasional lainnya 22,23 (116.253.960) (306.928.084) operational expenses
Kas bersih diperoleh dari Net cash provided by
(digunakan untuk) (used in)
aktivitas operasi (290.487.990) (45.142.071) operating activities
Arus Kas dari Cash Flows From
Aktivitas Investasi Investing Activities
Perolehan aset tetap 9 - - Acquition of fixed assets
Penempatan uang muka Placement of advance for
pembelian aset hak guna 11 - (450.000.000) purchase of Right of use assets
Kas bersih diperoleh dari Net cash provided by
(digunakan untuk) (used in)
aktivitas investasi - (450.000.000) investing activities
Arus Kas dari Cash Flows From
Aktivitas Pendanaan Financing Activities
Penerimaan pinjaman bank 12 1.584.684.054 1.769.593.326 Receipt of bank loans
Pembayaran pinjaman bank 12 (1.969.260.930) (1.732.096.168) Payment of bank loans
lembaga pembiayaan - - financial institutions
Pembayaran bunga Payments of
pinjaman bank 23 (105.752.089) (157.358.990) bank loan interest
Kas bersih diperoleh dari Net cash provided by
aktivitas pendanaan (490.328.965) (119.861.832) financing activities
Net Increase (Decrease) in
Kenaikan (Penurunan) Bersih Cash on hand and
Kas dan Bank (780.816.955) (615.003.902) Cash in Banks
Kas dan Bank Cash on hand and Cash in Banks
pada Awal Tahun 1.417.219.080 1.796.293.187 at the Beginning of Year
Kas dan Bank Cash on hand and Cash in Banks
pada Akhir Tahun 5 636.402.125 1.181.289.285 at the End of Year
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan
yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan See accompanying Notes to Financial Statements
dari laporan keuangan secara keseluruhan which are an integral part of the financial statements
-5-
Page 9
PT TECHNO9 INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
30 Juni 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit) 30 June 2025 and 2024 (Unaudited)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
1. Umum 1. General
a. Pendirian Perusahaan dan informasi umum a. The Company's Establishment and general information
PT Techno9 Indonesia, Tbk ("Perusahaan") didirikan PT Techno9 Indonesia, Tbk (the "Company") was
berdasarkan Akta No. 05 tanggal 9 Juni 2010, yang dibuat di established based on Deed No. 05 dated June 9, 2010,
hadapan Notaris Lidya Enywati Tjendra, SH, dan telah which was made before Notary Lidya Enywati Tjendra, SH,
memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi and has been approved by the Minister of Law and Human
Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan Rights of the Republic of Indonesia based on Decree no.
No. AHU-31951.AH.01.01.Tahun 2010 tanggal 23 Juni 2010. AHU-31951.AH.01.01.Year 2010 dated June 23, 2010.
Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali The Company's articles of association has been amended
perubahan, perubahan terakhir dengan akta Dr. Sugih from time to time, the latest amendment of which was made
Haryati, SH.,M.Kn No. 36 tanggal 27 April 2023, mengenai by notarial deed No.36 dated April 27, 2023 of Dr. Sugih
perubahan anggaran dasar terkait peningkatan modal Haryati, SH., M.Kn, regarding changes to the articles of
ditempatkan. Perubahan terakhir tersebut telah disetujui oleh association related to increasing issued capital. The latest
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia amendment was approved by the Ministry of Law and Human
dalam Surat Keputusan No. AHU-0089289.AH.01.11.TAHUN Rights of the Republic of Indonesia in its decision Letter No.
2023 tanggal 15 Mei 2023. AHU-0089289.AH.01.11.TAHUN 2023 dated May 15, 2023.
Berdasarkan pasal 3 anggaran dasar, maksud dan tujuan Based on article 3 of the articles of association, the purposes
Perusahaan adalah berusaha dalam bidang perdagangan, and objectives of the Company are to engage in trade,
jasa, perindustrian, percetakan, pengangkutan darat, services, industry, printing, land transportation, agriculture,
pertanian, perbengkelan, pembangunan, dan pertambangan. workshops, construction, and mining. Currently, the
Pada saat ini, Perusahaan bergerak dalam bidang Company is engaged in wholesale trading of computers and
perdagangan besar komputer dan perlengkapan komputer. computer equipment.
Perusahaan mulai beroperasi secara komersial sejak 23 Juni The company started its commercial operations since June
2010. 23, 2010.
Perusahaan berdomisili Jakarta Barat dengan kantor The Company is domiciled in West Jakarta with an
operasional di Ruko Plaza Delumina Blok C-1, Kel. Duri operational office at Ruko Plaza Delumina Blok C-1, Kel. Duri
Kosambi, Kec. Cengkareng, Kota Adm. Jakarta Barat, Prov. Kosambi, Kec. Cengkareng, City of Adm. West Jakarta,
DKI Jakarta. Prov. DKI Jakarta.
Heddy Kandou merupakan pemilik manfaat utama (ultimate Heddy Kandou is the ultimate beneficial owner and
beneficial owner) dan pemegang saham pengendali atas controlling shareholder of the Company.
Perusahaan.
b. Penawaran Umum Perdana Perusahaan b. The Company's Initial Public Offering
Pada tanggal 25 November 2022, Perusahaan telah On November 25, 2022, the Company obtained Effective
memperoleh Surat Pernyataan Efektif No. S-243/D.04/2022 Statement Letter No. S-243/D.04/2022 from the Financial
dari Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) untuk melakukan Service Authority ("OJK”) to conduct an initial public offering
penawaran umum perdana saham biasa sejumlah of 432,000,000 shares with par value of Rp10 per share
432.000.000 saham dengan nilai nominal Rp10 per saham through the Indonesia Stock Exchange (“BEI”). The shares
kepada masyarakat melalui Bursa Efek Indonesia (“BEI”). were offered at a price of Rp75 per share.
Saham tersebut ditawarkan pada harga sebesar Rp75 per
saham.
Pada tanggal 5 Desember 2022, seluruh saham Perusahaan On December 5, 2022, the Company has listed all of these
tersebut telah dicatatkan pada BEI. shares in BEI.
-6-
Page 10
PT TECHNO9 INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
30 Juni 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit) 30 June 2025 and 2024 (Unaudited)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
1. Umum (lanjutan) 1. General (continued)
c. Komisaris, Direksi dan Karyawan c. Board of Commissioners, Directors and Employees
Berdasarkan Pernyataan Keputusan Rapat, yang diaktakan Based on the Statement of Meeting Decision, which was
sesuai dengan Akta Notaris No. 101 tanggal 30 April 2025 notarized in accordance with Notary Deed No. 101 dated
dari Dr. Sugih Haryati, S.H., M.Kn. Susunan Dewan April 30, 2025 from Dr. Sugih Haryati, S.H., M.Kn. The
Komisaris dan Direksi Perusahaan pada tanggal 30 Juni composition of the Board of Commissioners and the
2025 dan 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut: Company's Board of Directors on December 31, 2024 and
2023 is as follows:
Dewan Komisaris 2025 2024 Board of Commissioners
Komisaris Utama Noprian Fadli Noprian Fadli President Commissioner
Komisaris Independen Venantius Agung Independent Commissioner
Hulman Panjaitan
Passinuraga
Dewan Direksi Board of Directors
Direktur Utama Nuzwan Gufron Nuzwan Gufron President Director
Direktur Sales & IT Irwan Dharma Kusuma Irwan Dharma Kusuma Sales & IT Director
Direktur Operasional Merry Kandou Merry Kandou Operations Director
Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris Perusahaan Based on the Decree of the Company's Board of
No. 082/T9I/VI/2025 tanggal 10 Juni 2025`, Perusahaan telah Commissioners No. 082/T9I/VI/2025 dated June 10, 2025,
membentuk Komite Audit. Susunan Komite Audit pada 30 the Company has established an Audit Committee. The
Juni 2025 adalah sebagai berikut: composition of the Audit Committee as of June 30, 2025is as
follows:
Ketua Venantius Agung Passinuraga Chairman
Anggota Rudy Handoko Member
Anggota Ernawati Sitepu Member
Pembentukan komite audit telah dilakukan sesuai dengan The Formation of audit committee is in accordance with
peraturan Otoritas Jasa Keuangan ("OJK") No. Financial Services Authority ("OJK") rule No.
55/POJK.04/2015 tanggal 29 Desember 2015. 55/POJK.04/2015 dated December 29, 2015.
Pada 30 Juni 2025 Sekretaris Perusahaan dijabat oleh On June 30, 2025 the Company Secretary was held by Rio
Zaenal Abidin. Zaenal Abidin.
Personil manajemen kunci Perusahaan meliputi anggota The key management personnel of the Company comprises
dewan komisaris dan direksi. of the member of the boards of directors and commissioners.
Jumlah karyawan Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2025 The number of Company employees as of June 30, 2025
adalah sebanyak 12 orang. Jumlah karyawan Perusahaan was 12 people. The number of Company employees as of
pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebanyak 16 orang December 31, 2024 was 16 people (unaudited).
(tidak diaudit).
d. Tanggung Jawab Manajemen dan Persetujuan atas d. Management’s Responsibility and Approval of Financial
Laporan Keuangan Statements
Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan Management is responsible for preparation and fair
penyajian secara wajar laporan keuangan Perusahaan, yang presentation of the Company's financial statements, which
diselesaikan dan diotorisasi untuk terbit oleh Dewan Direksi was completed and authorized for issuance by Board of
pada tanggal 31 Juli 2025. Directors dated on July, 2025.
2. Pernyataan Kepatuhan Terhadap Standar Akuntansi 2. Statement of Compliance With Financial Accounting
Keuangan Standards
Laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan The financial statements have been prepared and presented in
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia yang meliputi accordance with Financial Accounting Standards in Indonesia
Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan which include Statements of Financial Accounting Standards
Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang (PSAK) and Interpretation of Financial Accounting Standards
diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan – Ikatan (ISAK) issued by the Financial Accounting Standards Board –
Akuntan Indonesia (DSAK-IAI) serta Peraturan No. VIII.G.7 Indonesian Institute of Accountants (DSAK-IAI) and Regulation
tentang “Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan no. VIII.G.7 regarding “Presentation and Disclosure of Financial
Emiten atau Perusahaan Publik”. Statements of Issuers or Public Companies”.
-7-
Page 11
PT TECHNO9 INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
30 Juni 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit) 30 June 2025 and 2024 (Unaudited)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
3. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 3. Material Accounting Policy Information
Berikut ini adalah ikhtisar kebijakan akuntansi yang diterapkan Presented below is a summary of significant accounting policies
oleh Perusahaan dalam penyusunan laporan keuangan yang adopted by the Company in preparing the financial statements
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. which are in conformity with Indonesian Financial Accounting
Standards.
a. Dasar Pengukuran dan Penyusunan Laporan Keuangan a. Basis Of Measurement and Preparation of the Financial
Statement
Laporan keuangan, kecuali untuk laporan arus kas, disusun The financial statements, except for the statements of cash
berdasarkan konsep akrual dengan menggunakan konsep flows, have been prepared on the accrual basis using the
harga historis, kecuali untuk beberapa akun tertentu yang historical cost concept of accounting, except for certain
diukur berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan accounts which are measured on the bases described in the
dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut. related accounting policies for those accounts.
Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode The statement of cash flows is prepared using the direct
langsung dengan mengelompokkan arus kas ke dalam method by classifying cash flows on the basis of operating,
aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Untuk tujuan investing and financing activities. For the purpose of the
laporan arus kas, kas dan setara kas mencakup kas, kas di statements of cash flows, cash and cash equivalents
bank dan deposito berjangka yang jatuh tempo dalam waktu includes cash on hand, cash in banks and deposits with a
tiga bulan atau kurang pada saat penempatan, setelah maturity of three months or less, net of overdrafts.
dikurangi cerukan.
Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Standar The preparation of financial statements in conformity with
Akuntansi Keuangan di Indonesia mengharuskan Indonesian Financial Accounting Standards requires
manajemen untuk membuat pertimbangan, estimasi dan management to make judgment, estimates and assumptions
asumsi yang mempengaruhi penerapan kebijakan akuntansi that affect the application of accounting policies and the
dan jumlah aset, liabilitas, pendapatan dan beban yang reported amounts of assets, liabilities, income and expenses.
dilaporkan. Walaupun estimasi ini dibuat berdasarkan Although these estimates are based on management’s best
pengetahuan terbaik dan pertimbangan atas kejadian dan knowledge and judgment of current events and actions,
tindakan saat ini, hasil yang sebenarnya mungkin berbeda actual results may ultimately differ from those estimates. The
dari jumlah yang diestimasi. Hal-hal yang melibatkan areas involving a higher degree of judgment or complexity, or
pertimbangan atau kompleksitas yang lebih tinggi atau hal- areas where assumptions and estimates are significant to the
hal di mana asumsi dan estimasi adalah signifikan terhadap financial statements are disclosed in Note 4 to the financial
laporan keuangan diungkapkan dalam Catatan 4 atas statements.
laporan keuangan.
Perusahaan telah menyusun laporan keuangan dengan The Company has prepared the financial statements on the
dasar bahwa Perusahaan akan terus beroperasi secara basis that it will continue to operate as a going concern.
berkesinambungan.
3. Informasi Kebijakan Akuntansi Material (lanjutan) 3. Material Accounting Policy Information (continued)
b. Perubahan kebijakan akuntansi b. Changes in accounting principles
Berikut ini adalah standar akuntansi keuangan, perubahan The followings are financial accounting standard,
dan interpretasi standar akuntansi keuangan yang berlaku amendments and interpretation of financial accounting
efektif sejak 1 Januari 2025. standard which become effective starting 1 January 2025.
- PSAK 117: “Kontrak Asuransi”; - SFAS 117: “Insurance Contract”;
- Amendemen PSAK 117: “Kontrak Asuransi” terkait - Amendment of SFAS 117: “Insurance Contract” regarding
Penerapan Awal PSAK 117 dan PSAK 109 - Informasi Initial Application of SFAS 117 and SFAS 109 -
Komparatif; dan Comparative Information; and
- Amendemen PSAK 221: “Pengaruh Perubahan Kurs - Amendment of SFAS 221: “The Effect of Changes in
Valuta Asing” terkait kondisi ketika suatu mata uang tidak Foreign Exchange Rates” regarding to conditions when a
tertukarkan. currency is not exchangeable.
-8-
Page 12
PT TECHNO9 INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
30 Juni 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit) 30 June 2025 and 2024 (Unaudited)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
3. Informasi Kebijakan Akuntansi Material (lanjutan) 3. Material Accounting Policy Information (continued)
b. Perubahan kebijakan akuntansi (lanjutan) b. Changes in accounting principles (continued)
Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Financial Accounting Standard Board of Indonesian Institute
Indonesia (”DSAK-IAI”) telah menerbitkan standar baru of Accountants (“DSAKIAI”) has issued the following new
sebagai berikut: standards, as follows:
- PSAK 118: “Penyajian dan Pengungkapan dalam Laporan - SFAS 118: “Presentation and Disclosure
Keuangan” yang akan menggantikan PSAK 201: in Financial Statements” which will
“Penyajian Laporan Keuangan”; replace SFAS 201: “Presentation in
Standar akuntansi keuangan yang berlaku efektif sejak 1 The financial accounting standards which become effective
Januari 2026. starting 1 January 2026.
- PSAK 109 : "Instrumen Keuangan dan PSAK 107 - SFAS 118: "Financial Instruments and SFAS 107
"Instrumen Keuangan: Pengungkapan tentang Klasifikasi "Financial Instruments: Disclosure on Classification and
dan Pengukuran Instrumen Keuangan"; Measurement of Financial Instruments";
- Penyesuaian Tahunan 2024 SAK Indonesia. - Annual Adjustment 2024 Indonesian SAK.
c. Mata Uang Pelaporan dan Transaksi c. Reporting Currency and Transactions
Mata Uang Fungsional dan Penyajian Functional and Presentation Currency
Item-item yang disertakan dalam laporan keuangan Items included in the financial statements of using the
menggunakan mata uang yang sesuai dengan lingkungan currency of the primary economic environment in which the
ekonomi utama dimana Perusahaan beroperasi ("mata uang Company operates ("the functional currency").
fungsional").
Mata uang pelaporan yang digunakan oleh Perusahaan The reporting currency used by the Company is Rupiah.
adalah mata uang Rupiah. Mata uang Rupiah digunakan Rupiah currency used for fulfilling the indicator as the
karena memenuhi indikator sebagai mata uang fungsional, functional currency, which is an indicator of cash flows, the
yaitu indikator arus kas, indikator harga jual dan indikator selling price indicators and indicators of cost. The figures in
biaya. Seluruh angka dalam laporan keuangan ini disajikan the financial statements are stated in Rupiah, except
dalam Rupiah, kecuali bila dinyatakan lain. otherwise stated.
d. Klasifikasi lancar dan tidak lancar d. Current and non-current classification
Perusahaan menyajikan aset dan liabilitas dalam laporan The Company presents assets and liabilities in the statement
posisi keuangan berdasarkan klasifikasi lancar/tidak lancar. of financial position based on current/non-current
Suatu aset disajikan lancar bila: An asset is current when it is:
i. akan direalisasi, dijual atau dikonsumsi dalam siklus i. expected to be realised or intended to be sold or
operasi normal, consumed in the normal operating cycle,
ii. untuk diperdagangkan, ii. held primarily for the purpose of trading,
iii. akan direalisasi dalam 12 bulan setelah tanggal iii. expected to be realised within 12 months after the
pelaporan, atau kas atau setara kas kecuali yang dibatasi reporting period, or cash or cash equivalent unless
penggunaannya atau akan digunakan untuk melunasi restricted from being exchanged or used to settle a
suatu liabilitas dalam paling lambat 12 bulan setelah liability for at least 12 months after the reporting period.
tanggal pelaporan.
Seluruh aset lain diklasifikasikan sebagai tidak lancar. All other assets are classified as non-current.
Suatu liabilitas disajikan jangka pendek bila: A liability is current when it is:
i. akan dilunasi dalam siklus operasi normal, i. expected to be settled in the normal operating cycle,
ii. untuk diperdagangkan, ii. held primarily for the purpose of trading,
iii. akan dilunasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan, iii. due to be settled within 12 months after the reporting
atau period, or
iv. tidak ada hak tanpa syarat untuk menangguhkan iv. there is no unconditional right to defer the settlement of
pelunasannya dalam paling tidak 12 bulan setelah tanggal the liability for at least 12 months after the reporting
pelaporan. period.
Seluruh liabilitas lain diklasifikasikan sebagai jangka panjang. All other liabilities are classified as non-current.
Persyaratan liabilitas yang dapat, atas opsi pihak lawan, The terms of the liability that could, at the option of the
menghasilkan penyelesaiannya dengan penerbitan instrumen counterparty, result in its settlement by the issue of the equity
ekuitas tidak memengaruhi klasifikasinya. instruments do not affect its classification.
-9-
Page 13
PT TECHNO9 INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
30 Juni 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit) 30 June 2025 and 2024 (Unaudited)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
3. Informasi Kebijakan Akuntansi Material (lanjutan) 3. Material Accounting Policy Information (continued)
d. Klasifikasi lancar dan tidak lancar (lanjutan) d. Current and non-current classification (continued)
Aset pajak tangguhan diklasifikasikan sebagai aset tidak Deferred tax assets are classified as noncurrent assets and
lancar dan liabilitas pajak tangguhan diklasifikasikan sebagai deferred tax liabilities are classified as non-current liabilities.
liabilitas jangka panjang.
e. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi e. Transactions with related parties
Perusahaan mempunyai transaksi dengan pihak berelasi. The entity has transactions with related parties. The
Definisi pihak berelasi sesuai dengan yang diatur dalam definition of a related party is in accordance with that
PSAK No. 224, “Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi”. PSAK stipulated in PSAK No. 224, “Related Party Disclosures”.
ini mensyaratkan pengungkapan hubungan, transaksi dan This PSAK requires disclosure of related party relationships,
saldo pihak-pihak berelasi, termasuk komitmen dan juga transactions and balances, including commitments and is
diterapkan terhadap laporan keuangan secara individual. also applied to individual financial statements.
Pihak-pihak berelasi adalah orang atau Entitas yang terkait A related party is a person or Entity that is related to the
dengan Entitas (Entitas pelapor): Entity (the reporting Entity):
a) Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi a) has control or joint control over the reporting entity;
dengan entitas pelapor jika orang tersebut:
i. memiliki pengendalian atau pengendalian bersama i. has control or joint control over the reporting entity;
atas entitas pelapor;
ii. memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; ii. has significant influence over the reporting entity; or
iii. personil manajemen kunci entitas pelapor atau iii. is a member of the key management personnel of the
entitas induk entitas pelapor. reporting entity or of a parent of the reporting entity.
b) Satu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika b) An entity is related to the reporting entity if any of the
memenuhi salah satu hal berikut: following conditions applies:
i. Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari i. The entity and the reporting entity are members of
kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk, the same Company (which means that each parent,
entitas anak, dan entitas anak berikutnya terkait subsidiary and fellow subsidiary is related to the
dengan entitas lain); others);
ii. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura ii. One entity is an associate or joint venture of the other
bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau entity (or an associate or joint venture of a member of
ventura bersama yang merupakan anggota suatu a Company of which the other entity is a member);
Perusahaan, yang mana entitas lain tersebut adalah
anggotanya);
iii. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari iii. Both entities are joint ventures of the same third
pihak ketiga yang sama; party;
iv. Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas iv. One entity is a joint venture of a third entity and the
ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi other entity is an associate of the third entity;
dari entitas ketiga;
v. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca v. The entity is a post-employment benefit plan for the
kerja untuk imbalan kerja dari salah satu entitas benefit of employees of either the reporting entity, or
pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas an entity related to the reporting entity;
vi. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama vi. The entity is controlled or jointly controlled by a
oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf (a); person identified in (a);
vii. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (i) memiliki vii. A person identified in (a) (i) has significant influence
pengaruh signifikan atas entitas atau personil over the entity or is a member of the key
manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari management personnel of the entity (or a parent of
viii. Entitas, atau anggota dari kelompok yang mana viii. The entity, or any member of a Company of which it
entitas merupakan bagian dari kelompok tersebut, is a part, provides key management personnel
menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada services to the Company.
Perusahaan.
Transaksi signifikan yang dilakukan dengan pihak-pihak Significant transactions with related parties, whether or not
berelasi, baik dilakukan dengan kondisi dan persyaratan made at similar terms and conditions as those done with third
yang sama dengan pihak ketiga maupun tidak, diungkapkan parties, are disclosed in the financial statements.
pada laporan keuangan.
- 10 -
Page 14
PT TECHNO9 INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
30 Juni 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit) 30 June 2025 and 2024 (Unaudited)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
3. Informasi Kebijakan Akuntansi Material (lanjutan) 3. Material Accounting Policy Information (continued)
f. Instrumen Keuangan f. Financial Instruments
Perusahaan mengklasifikasikan instrumen keuangan The Company classifies financial instruments into financial
menjadi aset keuangan dan liabilitas keuangan. Instrumen assets and financial liabilities. A financial instrument is any
keuangan adalah setiap kontrak yang menimbulkan aset contract that gives rise to a financial asset of one entity and a
keuangan pada satu entitas dan liabilitas keuangan atau financial liability or equity instrument of another entity. The
instrumen ekuitas pada entitas lain. Perusahaan mengadopsi Company adopted PSAK 109 (formerly PSAK 71).
PSAK 109 (sebelumnya PSAK 71).
1. Aset Keuangan 1. Financial Assets
Pengakuan dan pengukuran awal aset keuangan Initial recognition and measurement financial assets
Aset keuangan diklasifikasikan pada saat pengakuan Financial assets are classified, at initial recognition, and
awal dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan subsequently measured at amortized cost, fair value
diamortisasi, nilai wajar melalui penghasilan komprehensif through other comprehensive income, and fair value
lain, dan nilai wajar melalui laba rugi. through profit or loss.
Klasifikasi aset keuangan pada pengakuan awal The classification of financial assets at initial recognition
tergantung pada karakteristik arus kas kontraktual aset depends on the financial asset’s contractual cash flow
keuangan dan model bisnis Perusahaan dalam mengelola characteristics and the Company’s business model for
aset keuangan tersebut. Kecuali untuk piutang usaha managing them. With the exception of trade receivables
yang tidak memiliki komponen pendanaan yang signifikan that do not contain a significant financing component of
dan atau saat Perusahaan menerapkan panduan praktis, for which the Company has applied the practical
pada saat pengakuan awal Perusahaan mengukur aset expedient, the Company initially measures a financial
keuangan pada nilai wajarnya ditambah, dalam hal aset asset at its fair value plus, in the case of a financial asset
keuangan tidak diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, not at fair value through profit or loss, transactions costs.
biaya transaksi. Untuk piutang usaha yang tidak memiliki Trade receivables that do not contain a significant
komponen pendanaan yang signifikan atau ketika financing component or which the Company has applied
Perusahaan menerapkan panduan praktis, diukur sesuai the practical expedient are measured at the transaction
harga transaksi seperti yang didefinisikan dalam PSAK price determined under PSAK 109.
109.
Agar dapat diklasifikasikan dan diukur pada biaya In order for a financial asset to be classified and
perolehan diamortisasi atau nilai wajar melalui measured at amortized cost or fair value through other
penghasilan komprehensif lain, aset keuangan harus comprehensive income, it needs to give rise to cash flows
memiliki arus kas yang semata dari pembayaran pokok that are solely payments of principal and interest on the
dan bunga dari jumlah pokok terutang.Pengujian ini principal amount outstanding. This assessment is referred
dikenal sebagai Solely Payment of Principal and Interest to as the solely payments of principal and interest (SPPI)
(SPPI) testing dan dilakukan pada tingkat instrumen. testing and it is performed at instrument level.
Pembelian atau penjualan aset keuangan yang Purchases or sales of financial assets that require
memerlukan penyerahan aset dalam kurun waktu yang delivery of assets within a time frame established by
telah ditetapkan oleh peraturan atau kebiasaan yang regulation or convention in the market place (regular way
berlaku di pasar (pembelian yang lazim) diakui pada trades) are recognized on the trade date, i.e., the date
tanggal perdagangan, yaitu tanggal Perusahaan that the Company commits to buy or sell the asset.
berkomitmen untuk membeli atau menjual aset tersebut.
Untuk tujuan pengukuran setelah pengakuan awal, aset For purposes of subsequent measurement, financial
keuangan diklasifikasikan kedalam empat kategori: assets are classified in four categories:
i. Aset keuangan diukur pada biaya perolehan i. Financial assets at amortized cost (debt instruments)
diamortisasi (instrumen utang)
Kategori ini merupakan yang paling relevan bagi This category is the most relevant to the Company.
Perusahaan. Perusahaan mengukur aset keuangan The Company measures financial assets at
pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi amortized cost if both of the following conditions are
berikut dipenuhi: met:
● Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang ● The financial asset is held within a business model
bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam with the objective to hold financial assets in order to
rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan collect contractual cash flows; and
- 11 -
Page 15
PT TECHNO9 INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
30 Juni 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit) 30 June 2025 and 2024 (Unaudited)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
3. Informasi Kebijakan Akuntansi Material (lanjutan) 3. Material Accounting Policy Information (continued)
f. Instrumen Keuangan (Lanjutan) f. Financial Instruments (Continued)
1. Aset Keuangan (Lanjutan) 1. Financial Assets (Continued)
● Persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang ● The contractual terms of the financial asset give rise
pada tanggal tertentu meningkatkan arus kas yang on specified dates to cash flows that are solely
semata dari pembayaran pokok dan bunga dari payments of principal and interest on the principal
jumlah pokok terutang. amount outstanding.
Aset keuangan diukur pada biaya perolehan Financial assets at amortized cost are subsequently
diamortisasi setelah pengakuan awal diukur measured using the effective interest rate (“EIR”)
menggunakan metode suku bunga efektif dan method and are subject to impairment. Gains and
merupakan subjek penurunan nilai. Keuntungan dan losses are recognized in profit or loss when the asset
kerugian diakui pada laba rugi saat aset dihentikan is derecognized, modified or impaired.
pengakuannya, dimodifikasi atau mengalami
penurunan nilai.
Aset keuangan Perusahaan pada kategori ini meliputi The Company’s financial assets at amortized cost
kas dan bank, piutang usaha. consist of cash on hand and cash in banks and trade
receivables.
ii. Aset keuangan diukur nilai wajar melalui penghasilan ii. Financial assets at fair value through other
komprehensif lain dengan fitur reklasifikasi comprehensive income with recycling of cumulative
keuntungan dan kerugian kumulatif (instrumen gains and losses (debt instruments).
Perusahaan mengukur instrumen utang pada nilai The Company measures debt instruments at fair
wajar melalui penghasilan komprehensif lain jika value through other comprehensive income if both of
kedua kondisi berikut dipenuhi: the following conditions are met:
● Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang ● The financial asset is held within a business model
tujuannya akan terpenuhi dengan mendapatkan arus with the objective of both holding to collect
kas kontraktual dan menjual aset keuangan; dan contractual cash flows and selling; and
● Persyaratan kontraktual dari aset keuangan tersebut ● The contractual terms of the financial asset give rise
memberikan hak pada tanggal tertentu atas arus kas on specified dates to cash flows that are solely
yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari payments of principal and interest on the principal
jumlah pokok terutang. amount outstanding.
Untuk instrumen utang yang diukur pada nilai wajar For debt instruments at fair value through other
melalui penghasilan komprehensif lain, pendapatan comprehensive income, interest income, foreign
bunga, keuntungan atau kerugian selisih kurs, dan exchange revaluation and impairment losses or
kerugian penurunan nilai diakui pada laba rugi dan reversals are recognized in the statement of profit or
dihitung dengan cara yang sama dengan aset loss and computed in the same manner as for
keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi. financial assets measured at amortized cost. The
Perubahan nilai wajar lainnya diakui pada peghasilan remaining fair value changes are recognized in other
komprehensif lain. Ketika aset keuangan dihentikan comprehensive income. Upon derecognition, the
pengakuannya, keuntungan atau kerugian kumulatif cumulative fair value change recognized in other
yang sebelumnya diakui dalam pendapatan comprehensive income is recycled to profit or loss.
komprehensif lainnya direklasifikasi ke laba rugi.
Perusahaan tidak memiliki instrumen utang yang The Company has no debt instruments classified at
diklasifikasikan pada nilai wajar melalui penghasilan fair value through other comprehensive income with
komprehensif lain dengan fitur reklasifikasi recycling of cumulative gains and losses as of June
keuntungan dan kerugian kumulatif per 30 Juni 2025 30, 2025 and December 31, 2024.
dan 31 Desember 2024.
- 12 -
Page 16
PT TECHNO9 INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
30 Juni 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit) 30 June 2025 and 2024 (Unaudited)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
3. Informasi Kebijakan Akuntansi Material (lanjutan) 3. Material Accounting Policy Information (continued)
f. Instrumen Keuangan (Lanjutan) f. Financial Instruments (Continued)
1. Aset Keuangan (Lanjutan) 1. Financial Assets (Continued)
Pengakuan dan pengukuran awal aset keuangan Initial recognition and measurement financial assets
(lanjutan) (continued)
iii. Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui iii. Financial assets designated at fair value through
penghasilan komprehensif lain tanpa fitur reklasifikasi other comprehensive income with no recycling of
keuntungan dan kerugian kumulatif saat penghentian cumulative gains and losses upon derecognition
pengakuan (instrumen ekuitas). (equity instruments).
Saat pengakuan awal, Perusahaan dapat membuat Upon initial recognition, the Company can elect to
pilihan yang tidak dapat dibatalkan untuk menyajikan classify irrevocably its equity investments as equity
dalam penghasilan komprehensif lain perubahan nilai instruments designated at fair value through other
wajar investasi dalam instrumen ekuitas yang masuk comprehensive income when they meet the definition
dalam ruang lingkup PSAK 109 dan yang bukan of equity under PSAK 109 and are not held for
merupakan instrumen ekuitas dimiliki untuk trading. The classification is determined on an
diperdagangkan. Pilihan ini dilakukan pada level instrument- by-instrument basis. Gains and losses on
instrumen per instrumen. Keuntungan dan kerugian these financial assets are never recycled to profit or
dari aset keuangan ini tidak direklasifikasikan ke laba loss. Dividends are recognized as other income in the
rugi. Dividen diakui pada laba rugi ketika hak untuk statement of profit or loss when the right of payment
menerima pembayaran dividen telah ditetapkan, has been established, except when the Company
kecuali dividen secara jelas mewakili bagian benefits from such proceeds as a recovery of part of
terpulihkan dari biaya investasi. the cost of the financial asset, in which case, such
gains are recorded in other comprehensive income.
Instrumen ekuitas yang diukur pada nilai wajar Equity instruments designated at fair value through
melalui penghasilan komprehensif lain tidak other comprehensive income are not subject to
terpengaruh pada persyaratan penurunan nilai. Tidak impairment assessment. There were no equity
ada investasi ekuitas yang diklasifikasikan dalam investments elected under this category as of June
kategori ini per tanggal 30 Juni 2025 dan 31 30, 2025 and December 31, 2024.
Desember 2024.
iv. Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba iv. Financial assets at fair value through profit or loss
rugi
Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba Financial assets at fair value through profit or loss
rugi meliputi aset keuangan yang dikelola untuk include financial assets held for trading, financial
diperdagangkan, aset keuangan yang pada saat awal assets designated upon initial recognition at fair
ditetapkan untuk diukur pada nilai wajar melalui laba value through profit or loss, or financial assets
rugi, atau aset keuangan yang disyaratkan untuk mandatorily required to be measured at fair value.
diukur pada nilai wajarnya. Aset keuangan Financial assets are classified as held for trading if
diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang they are acquired for the purpose of selling or
diperdagangkan jika perolehannya ditujukan untuk repurchasing in the near term. Derivatives, including
dijual atau dibeli kembali dalam waktu dekat. separated embedded derivatives, are also classified
Derivatif, termasuk derivatif melekat yang dipisahkan, as held for trading unless they aredesignated as
juga diklasifikasikan sebagai diperdagangkan kecuali effective hedging instruments. Financial assets with
derivatif sebagai instrumen lindung nilai yang cash flows that are not fulfilled with solely payments
ditetapkan dan efektif. Aset keuangan yang tidak of principal and interest (SPPI) testing are classified
memenuhi SPPI testing diukur pada nilai wajar and measured at fair value through profit or loss,
melalui laba rugi, terlepas apapun model bisnisnya. irrespective of the business model.
Derivatif yang melekat pada kontrak hybrid, dengan A derivative embedded in a hybrid contract, with a
aset finansial atau host non-finansial, dipisahkan dari financial asset or non-financial host, is separated
host dan dicatat sebagai derivatif terpisah jika: from the host and accounted for as a separate
karakteristik ekonomi dan risiko tidak terkait erat derivative if: the economic characteristics and risks
dengan host; instrumen terpisah dengan ketentuan are not closely related to the host; a separate
yang sama dengan derivatif melekat akan memenuhi instrument with the same terms as the embedded
definisi derivatif; dan kontrak hybrid tidak diukur pada derivative would meet the definition of a derivative;
nilai wajar melalui laba rugi. Derivatif melekat diukur and the hybrid contract is not measured at fair value
pada nilai wajar dengan perubahan nilai wajar diakui through profit or loss. Embedded derivatives are
dalam laba rugi. measured at fair value with changes in fair value
recognised in profit or loss.
- 13 -
Page 17
PT TECHNO9 INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
30 Juni 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit) 30 June 2025 and 2024 (Unaudited)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
3. Informasi Kebijakan Akuntansi Material (lanjutan) 3. Material Accounting Policy Information (continued)
f. Instrumen Keuangan (Lanjutan) f. Financial Instruments (Continued)
1. Aset Keuangan (Lanjutan) 1. Financial Assets (Continued)
Pengakuan dan pengukuran awal aset keuangan Initial recognition and measurement financial assets
(lanjutan) (continued)
Penilaian kembali hanya terjadi jika ada perubahan Reassessment only occurs if there is either a change
dalam syarat-syarat kontrak yang secara signifikan in the terms of the contract that significantly modifies
mengubah arus kas yang sebaliknya akan diperlukan the cash flows that would otherwise be required or a
atau reklasifikasi aset keuangan dari nilai wajar reclassification of a financial asset out of the fair
melalui kategori laba atau rugi. value through profit or loss category.
Terlepas dari kriteria untuk instrumen utang yang Notwithstanding the criteria for debt instruments to be
akan diklasifikasikan pada biaya perolehan classified at amortized cost or at fair value through
diamortisasi atau pada nilai wajar melalui other comprehensive income, as described above,
penghasilan komprehensif lain, seperti dijelaskan di debt instruments may be designated at fair value
atas, instrumen utang dapat ditetapkan pada nilai through profit or loss on initial recognition if doing so
wajar melalui laba rugi pada pengakuan awal jika eliminates, or significantly reduces, an accounting
penerapan itu dapat menghilangkan, atau secara mismatch.
signifikan mengurangi, inkonsistensi pengukuran atau
pengakuan.
Aset keuangan kategori ini pada laporan posisi Financial assets at fair value through profit or loss are
keuangan diukur pada nilai wajarnya dimana carried in the statement of financial position at fair
keuntungan dan kerugian yang timbul sebagai hasil value with net changes in fair value recognized in the
dari perubahan nilai wajar diakui dalam laporan laba statement of profit or loss. There were no financial
rugi . Tidak ada aset keuangan kategori ini per assets under this category as of June 30, 2025 and
tanggal June 30, 2025 and December 31, 2024. December 31, 2024.
Kerugian Kredit Ekspektasian Expected credit losses
Perusahaan mengakui cadangan untuk kerugian kredit The Company recognizes an allowance for expected
ekspektasian untuk seluruh instrumen utang yang tidak credit losses for all debt instruments not held at fair value
diklasifikasikan sebagai diukur pada nilai wajar melalui through profit or loss. expected credit losses are based on
laba rugi. Kerugian kredit ekspektasian didasarkan pada the difference between the contractual cash flows due in
perbedaan antara arus kas kontraktual yang tertuang accordance with the contract and all the cash flows that
dalam kontrak dan seluruh arus kas yang diharapkan the Company expects to receive, discounted at an
akan diterima Perusahaan, didiskontokan menggunakan approximation of the original effective interest rate. The
suku bunga efektif awal. Arus kas yang diharapkan akan expected cash flows will include cash flows from the sale
diterima tersebut mencakup arus kas dari penjualan of collateral held or other credit enhancements that are
agunan yang dimiliki atau perluasan kredit lainnya yang integral to the contractual terms.
merupakan bagian integral dari persyaratan kontrak.
Kerugian kredit ekspektasian diakui dalam dua tahap. Expected credit losses are recognized in two stages. For
Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan yang tidak credit exposures for which there has not been a
mengalami peningkatan secara signifikan sejak significant increase in credit risk since initial recognition,
pengakuan awal, pengukuran penyisihan kerugian expected credit losses are provided for credit losses that
dilakukan sejumlah kerugian kredit ekspektasian 12 result from default events that are possible within the next
bulan. Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan yang 12-months (a 12-month expected credit losses). For those
mengalami peningkatan secara signifikan sejak credit exposures for which there has been a significant
pengakuan awal, penyisihan kerugian dilakukan increase in credit risk since initial recognition, a loss
sepanjang umurnya. allowance is required for credit losses expected over the
remaining life of the exposure, irrespective of the timing of
the default (a lifetime expected credit losses).
Untuk piutang usaha dan aset kontrak, Perusahaan For trade receivables and contract assets, the Company
menerapkan panduan praktis dalam menghitung kerugian applies a simplified approach in calculating expected
kredit ekspektasian. Oleh karena itu, Perusahaan tidak credit losses. Therefore, the Company does not track
mengidentifikasi perubahan dalam risiko kredit, melainkan changes in credit risk, but instead recognizes a loss
mengukur penyisihan kerugian sejumlah kerugian kredit allowance based on lifetime expected credit losses at
ekspektasian sepanjang umur. Perusahaan telah each reporting date. The Company has established a
membentuk matriks provisi yang didasarkan pada data provision matrix that is based on its historical credit loss
historis kerugian kredit, disesuaikan dengan faktor-faktor experience, adjusted for forward-looking factors specific
perkiraan masa depan (forward-looking) khusus terkait to the debtors and the economic environment.
pelanggan dan lingkungan ekonomi.
- 14 -
Page 18
PT TECHNO9 INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
30 Juni 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit) 30 June 2025 and 2024 (Unaudited)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
3. Informasi Kebijakan Akuntansi Material (lanjutan) 3. Material Accounting Policy Information (continued)
f. Instrumen Keuangan (Lanjutan) f. Financial Instruments (Continued)
1. Aset Keuangan (Lanjutan) 1. Financial Assets (Continued)
Kerugian Kredit Ekspektasian (lanjutan) Expected credit losses (continued)
Untuk instrumen utang yang diukur pada nilai wajar For debt instruments at fair value through other
melalui penghasilan komprehensif lain, Perusahaan comprehensive incomce, the Company applies the low
menerapkan metode yang disederhanakan. Pada setiap credit risk simplification. At every reporting date, the
tanggal pelaporan, Perusahaan mengevaluasi apakah Company evaluates whether the debt instrument is
instrumen utang dianggap memiliki risiko kredit rendah considered to have low credit risk using all reasonable
menggunakan semua informasi yang masuk akal dan and supportable information that is available without
dapat didukung yang tersedia tanpa biaya atau upaya undue cost or effort. In making that evaluation, the
yang berlebihan. Dalam melakukan evaluasi itu, Company reassesses the external credit rating of the debt
Perusahaan menilai kembali peringkat kredit eksternal instrument. In addition, the Company considers that there
dari instrumen utang. Selain itu, Perusahaan has been a significant increase in credit risk when
menganggap bahwa telah terjadi peningkatan risiko kredit contractual payments are more than 30 days past due.
yang signifikan ketika pembayaran kontrak lebih dari 30
hari tunggakan.
Perusahaan mempertimbangkan aset keuangan The Company considers a financial asset in default when
memenuhi definisi default ketika telah menunggak lebih contractual payments are 90 days past due. However, in
dari 90 hari. Namun, dalam kasus-kasus tertentu, certain cases, the Company may also consider a financial
Perusahaan juga dapat menganggap aset keuangan asset to be in default when internal or external information
dalam keadaan default ketika informasi internal atau indicates that the Company is unlikely to receive the
eksternal menunjukkan bahwa Perusahaan tidak mungkin outstanding contractual amounts in full before taking into
menerima arus kas kontraktual secara penuh tanpa account any credit enhancements held by the Company.
melakukan perluasan persyaratan kredit. Piutang usaha Trade receivables is written off when there is low
dihapusbukukan ketika kecil kemungkinan untuk possibility of recovering the contractual cash flow, after all
memulihkan arus kas kontraktual, setelah semua upaya collection efforts have been done and have been fully
penagihan telah dilakukan dan telah sepenuhnya provided for allowance.
dilakukan penyisihan.
2. Liabilitas Keuangan 2. Financial Liabilities
Pengakuan dan pengukuran awal liabilitas keuangan Initial recognition and measurement financial liabilities
Liabilitas keuangan diklasifikasikan, pada pengakuan Financial liabilities are classified, at initial recognition, as
awal, sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai financial liabilities at fair value through profit or loss, loans
wajar melalui laba rugi, pinjaman, dan hutang atau and borrowings, payables or as derivatives designated as
sebagai derivatif yang ditetapkan sebagai instrumen hedging instruments in an effective hedge, as
lindung nilai dalam lindung nilai yang efektif, jika sesuai. appropriate.
Semua liabilitas keuangan pada awalnya diakui pada nilai All financial liabilities are recognized initially at fair value
wajar, dan untuk pinjaman sebesar pinjaman yang and, in the case of loan and borrowings and payables, net
diterima setelah dikurangi biaya transaksi yang dapat of directly attributable transaction costs.
diatribusikan secara langsung.
Perusahaan mengklasifikasikan liabilitas keuangannya The Company classifies its financial liabilities as financial
sebagai liabilitas keuangan diukur pada nilai wajar melalui liabilities at fair value through profit or loss or financial
laba rugi atau liabilitas keuangan diukur pada biaya liabilities measured at amortized cost.
perolehan diamortisasi.
Liabilitas keuangan Perusahaan terdiri dari utang usaha, The Company’s financial liabilities include trade and other
utang lain-lain, utang dividen, beban yang masih harus payables, dividends payable, accrued expenses, and
dibayar, dan pinjaman. loan.
- 15 -
Page 19
PT TECHNO9 INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
30 Juni 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit) 30 June 2025 and 2024 (Unaudited)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
3. Informasi Kebijakan Akuntansi Material (lanjutan) 3. Material Accounting Policy Information (continued)
f. Instrumen Keuangan (Lanjutan) f. Financial Instruments (Continued)
2. Liabilitas Keuangan (lanjutan) 2. Financial Liabilities (continued)
Pengakuan dan pengukuran awal liabilitas keuangan Initial recognition and measurement financial liabilities
(lanjutan) (continued)
Pengukuran liabilitas keuangan bergantung pada The measurement of financial liabilities depends on their
klasifikasinya sebagai berikut: classification, as described below:
i. Liabilitas keuangan diukur pada nilai wajar melalui i. Financial liabilities at fair value through profit or loss
laba rugi
Liabilitas keuangan diukur pada nilai wajar melalui Financial liabilities at fair value through profit or loss
laporan laba rugi adalah liabilitas keuangan yang include financial liabilities held for trading and
diperdagangkan dan liabilitas keuangan yang pada financial liabilities designated upon initial recognition
saat awal ditetapkan untuk diukur pada nilai wajar as at fair value through profit or loss. Financial
melalui laba rugi. Liabilitas keuangan diklasifikasikan liabilities are classified as held for trading if they are
sebagai liabilitas keuangan yang diperdagangkan jika incurred for the purpose of repurchasing in the near
perolehannya ditujukan untuk dijual atau dibeli term. This category also includes derivative financial
kembali dalam waktu dekat. Kategori ini mencakup instruments entered into by the Company that are not
juga derivatif yang tidak ditetapkan sebagai instrumen designated as hedging instruments in hedge
lindungnilai. Derivatif melekat yang dipisahkan juga relationships. Separated embedded derivatives are
diklasifikasikan sebagai diperdagangkan kecuali also classified as held for trading unless they are
derivatif sebagai instrumen lindung nilai yang designated as effective hedging instruments. Gains
ditetapkan dan efektif. Keuntungan dan kerugian or losses on liabilities held for trading are recognized
yang timbul diakui dalam laporan laba rugi. in the statement of profit or loss.
Penentuan liabilitas keuangan untuk dapat ditetapkan Financial liabilities designated upon initial recognition
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi ditentukan at fair value through profit or loss are designated at
pada saat pengakuan awal, dan hanya jika kriteria- the initial date of recognition, and only if the criteria in
kriteria yang terdapat dalam PSAK 109 terpenuhi. PSAK 109 are satisfied. The Company has not
Perusahaan tidak menetapkan liabilitas keuangan designated any financial liability as at fair value
untuk diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. through profit or loss.
ii. Liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan ii. Financial liabilities measured at amortized cost
diamortisasi
Kategori ini merupakan yang paling relevan bagi This is the category most relevant to the Company.
Perusahaan. Setelah pengakuan awal, pinjaman After initial recognition, interest- bearing loans and
diukur pada biaya perolehan diamortisasi other borrowings are subsequently measured at
menggunakan metode suku bunga efektif. amortized cost using the EIR method. Gains and
Keuntungan dan kerugian diakui pada laba rugi losses are recognized in profit or loss when the
hingga liabilitas dihentikan pengakuannya melalui liabilities are derecognized as well as through the EIR
proses amortisasi metode suku bunga efektif. Biaya amortisation process. Amortized cost is calculated by
perolehan dimortisasi dihitung dengan taking into account any discount or premium on
mempertimbangkan setiap diskon atau premi pada acquisition and fees or costs that are an integral part
perolehan awal dan biaya yang merupakan bagian of the EIR. The EIR amortisation is included as
integral dari metode suku bunga efektif. Amortisasi finance costs in the statement of profit or loss.
metode suku bunga efektif diakui sebagai biaya
pendanaan pada laporan laba rugi.
Saling hapus instrumen keuangan Offsetting financial instruments
Aset keuangan dan liabilitas keuangan disaling hapus dan Financial assets and liabilities are offset and the net
jumlah netonya dilaporkan pada laporan posisi keuangan amount is reported in the statements of financial position
ketika terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk when there is a legally enforceable right to offset the
melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui recognized amounts and there is an intention to settle
tersebut dan adanya niat untuk merealisasikan aset dan them on a net basis, or realize the assets and settle the
menyelesaikan liabilitas secara simultan. Hak saling liabilities simultaneously. The right of set-off must not be
hapus harus tidak kontinjen atas peristiwa di masa depan contingent on a future event and must be legally
dan harus dapat dipaksakan secara hukum terhadap enforceable in all of the following circumstances:
seluruh keadaan sebagai berikut:
- 16 -
Page 20
PT TECHNO9 INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
30 Juni 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit) 30 June 2025 and 2024 (Unaudited)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
3. Informasi Kebijakan Akuntansi Material (lanjutan) 3. Material Accounting Policy Information (continued)
f. Instrumen Keuangan (Lanjutan) f. Financial Instruments (Continued)
2. Liabilitas Keuangan (lanjutan) 2. Financial Liabilities (continued)
i. situasi bisnis yang normal; i. the normal course of business;
ii. peristiwa default; dan ii. the event of default; and
iii. peristiwa kepailitan atau kebangkrutan dari iii. the event of insolvency or bankruptcy of the
Perusahaan dan seluruh pihak lawan. Company and all of the counterparties.
Penghentian pengakuan instrumen keuangan Derecognition of financial instruments
Perusahaan menghentikan pengakuan aset keuangan The Company derecognizes a financial asset when the
saat hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset contractual rights to the cash flows from the financial
keuangan tersebut berakhir, atau saat seluruh resiko dan asset expire, or when the Company transfers substantially
manfaat dari aset keuangan tersebut ditransfer secara all the risks and rewards of ownership of the financial
substansial kepada pihak lain. Perusahaan menghentikan asset. The Company derecognizes a financial liability
pengakuan liabilitas keuangan saat kewajiban kontraktual when the obligation specified in the contract is discharged
untuk membayar dilepaskan, dibatalkan atau berakhir. or cancelled or has expired.
g. Kas dan bank g. Cash on hand and Cash in banks
Kas dan setara kas terdiri dari kas, bank, dan deposito Cash on hand and cash in banks are cash on hand, cash in
berjangka yang jatuh tempo dalam 3 (tiga) bulan atau kurang banks and time deposits with maturity periods of 3 (three)
dari tanggal penempatannya dan tidak digunakan sebagai months or less at the time of placement and which are not
jaminan atau dibatasi penggunaannya. used as collateral or not restricted.
h. Piutang Usaha h. Trade receivables
Piutang usaha pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan Trade receivables are recognized initially at fair value and
kemudian diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan subsequently measured at amortized cost using the effective
menggunakan metode suku bunga efektif, dikurangi dengan interest method, less provision for impairment. If collections
penyisihan untuk penurunan nilai. Jika piutang diharapkan are expected within a one-year period or less (or in the
tertagih dalam satu tahun atau kurang (atau dalam siklus normal operating cycle of the business, if longer), they are
normal operasi dari bisnis jika lebih lama), piutang tersebut classified as current assets. If more, they are presented as
dikelompokkan sebagai aset lancar. Jika lebih, piutang non-current assets.
tersebut disajikan sebagai aset tidak lancar.
i. Persediaan i. Inventories
Persediaan diakui sebesar nilai terendah antara biaya Inventories are valued at the lower of cost and net realizable
perolehan dan nilai realisasi neto. Beban perolehan value. Cost is determined by the Moving Average Method.
ditentukan dengan metode rata-rata bergerak.
Biaya mencakup biaya pembelian dan pengeluaran lainnya Cost includes the cost of purchase and other expenditure
yang secara langsung terkait dengan pembelian. directly attributable to the purchase.
Nilai realisasi neto adalah taksiran harga jual dalam kegiatan Net realizable value is the estimated selling price in the
usaha normal, dikurangi dengan estimasi biaya penyelesaian ordinary course of business, less estimated costs of
dan taksiran biaya yang diperlukan untuk melaksanakan completion and the estimated costs necessary to make the
penjualan. sale.
Perusahaan menetapkan pernyisihan penurunan nilai dan The Company provides allowance for impairment and
keusangan persediaan, berdasarkan hasil penelaahan obsolescence of inventories, based on a periodic review of
berkala atas nilai pasar dan kondisi fisik persediaan, untuk the market value and physical condition of the inventories, to
menurunkan nilai persediaan ke nilai realisasi netonya. reduce the value of inventories to their net realizable values.
- 17 -
Page 21
PT TECHNO9 INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
30 Juni 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit) 30 June 2025 and 2024 (Unaudited)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
3. Informasi Kebijakan Akuntansi Material (lanjutan) 3. Material Accounting Policy Information (continued)
j. Beban Dibayar Dimuka j. Prepaid Expense
Beban dibayar dimuka merupakan biaya yang dikeluarkan Prepaid expense are costs incurred in the current period but
pada periode berjalan namun belum ada manfaat yang no benefits have been obtained from these costs. This
diperoleh dari biaya tersebut. Manfaat ini akan diperoleh atau benefit will be obtained or felt in the coming year. Prepaid
dirasakan pada tahun yang akan datang. Biaya dibayar expenses will be amortized using the straight-line method
dimuka akan diamortisasi dengan metode garis lurus sesuai over the expected useful life of the period.
dengan masa manfaat selama periode manfaat yang
diharapkan.
k. Aset Tetap k. Fixed Assets
Suatu entitas harus memilih antara model biaya atau model An entity shall choose between the cost model and
revaluasian sebagai kebijakan akuntansi atas aset tetap. revaluation model as the accounting policy for its fixed
Perusahaan telah memilih menggunakan model biaya assets. The Company has chosen the cost model as the
sebagai kebijakan akuntansi pengukuran aset tetap. accounting policy for its fixed assets measurement.
Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi Fixed Assets are stated at cost less accumulated
dengan akumulasi penyusutan dan rugi penurunan nilai. depreciation and impairment losses. The cost includes the
Termasuk juga ke dalam biaya perolehan adalah biaya - cost of replacing part of the fixed assets when that cost is
biaya penggantian bagian dari aset tetap jika biaya itu terjadi, incurred, only when it is probable that future economic
dan apabila terdapat kemungkinan yang besar bahwa benefits associated with the item can be measured reliably.
Perusahaan akan mendapatkan manfaat ekonomis di masa
depan dari bagian aset tersebut serta biaya perolehannya
dapat diukur secara andal.
Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis Depreciation is computed using the straight-line method
lurus (straight-line method ) berdasarkan taksiran masa based on the estimated useful lives of the asset as follows:
manfaat ekonomis aset tetap sebagai berikut:
Tahun / (Year)
Bangunan 20 tahun / year Building
Renovasi kantor 5 tahun / year Office Equipment
Inventaris kantor 4 tahun / year Showroom Equipment
Kendaraan 5 tahun / year Vehicle
Nilai tercatat aset tetap ditelaah kembali dan dilakukan The carrying amount of the fixed assets is reviewed and an
penurunan nilai apabila terdapat peristiwa atau perubahan impairment is made if certain events or changes in conditions
kondisi tertentu yang mengindikasikan nilai tercatat tersebut indicate that the carrying amount cannot be fully recovered.
tidak dapat dipulihkan sepenuhnya. Jumlah tercatat aset The carrying amount of a fixed asset is derecognized when
tetap dihentikan pengakuannya (derecognized ) pada saat released or no future economic benefits are expected from its
dilepaskan atau tidak ada manfaat ekonomis masa depan use or disposal. Fixed assets that sold or disposed, are
yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Aset excluded from the Company of fixed assets together with
tetap yang dijual atau dilepaskan, dikeluarkan dari kelompok accumulated depreciation and amortization, accumulated
aset tetap berikut akumulasi penyusutan dan amortisasi serta depreciation and amortization, and accumulated impairment
akumulasi penyusutan dan amortisasi serta akumulasi losses related to these fixed assets.
penurunan nilai yang terkait dengan aset tetap tersebut.
Laba atau rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset Gains or losses arising from derecognition of fixed assets are
tetap ditentukan sebesar perbedaan antara jumlah neto hasil determined at the difference between the net disposal
pelepasan, jika ada, dengan jumlah tercatat dari aset tetap proceeds, if any, with the carrying amount of the fixed assets,
tersebut, dan diakui dalam laporan laba rugi komprehensif and are recognized in the statement of comprehensive
pada tahun terjadinya penghentian pengakuan. Nilai residu, income in the year the derecognition occurs. The residual
umur manfaat, serta metode penyusutan dan amortisasi value, useful life, and depreciation and amortization methods
ditelaah setiap akhir tahun dan dilakukan penyesuaian are reviewed at the end of each year and adjustments are
apabila hasil telaah berbeda dengan estimasi sebelumnya. made if the results of the study differ from previous
estimates.
- 18 -
Page 22
PT TECHNO9 INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
30 Juni 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit) 30 June 2025 and 2024 (Unaudited)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
3. Informasi Kebijakan Akuntansi Material (lanjutan) 3. Material Accounting Policy Information (continued)
l. Aset Takberwujud l. Intangible Assets
Aset takberwujud Perusahaan berupa perangkat lunak. The Company’s intangible assets are software.
Perangkat lunak yang bukan merupakan bagian integral dari Software which is not an integral part of a related hardware is
perangkat keras yang terkait dicatat sebagai aset recorded as an intangible asset and stated at carrying
takberwujud dan dinyatakan sebesar nilai tercatat, yaitu amount, which is cost less accumulated amortization and
sebesar biaya perolehan dikurangi dengan akumulasi impairment loss, if any.
amortisasi dan rugi penurunan nilai, jika ada.
Biaya perolehan perangkat lunak terdiri dari seluruh Cost of software consists of all expenses directly attributable
pengeluaran yang dapat dikaitkan langsung dalam persiapan to the preparation of such software cost, until it is ready to be
perangkat lunak tersebut sehingga siap digunakan sesuai used of its intended purpose.
tujuannya.
Pengeluaran setelah perolehan perangkat lunak dapat Subsequent expenditure on software is capitalized only when
ditambahkan pada biaya perolehan perangkat lunak atau it increases the future economic benefits of the software, so
dikapitalisasi sebagai perangkat lunak hanya jika that it becomes larger than the originally expected
pengeluaran tersebut menambah manfaat ekonomis masa performance standards. Expenditure with no addition of
depan dari perangkat lunak yang bersangkutan sehingga future economic benefits from the software is directly
menjadi lebih besar dari standar kinerja yang diperkirakan recognized as an expense when incurred.
semula. Pengeluaran yang tidak menambah manfaat
ekonomis masa depan dari perangkat lunak diakui sebagai
beban pada saat terjadinya.
Perangkat lunak dengan umur manfaat terbatas diamortisasi Software with a limited useful life in amortized using the
menggunakan metode garis lurus selama estimasi masa straight-line method over its estimated useful life, which is 8
manfaat ekonomis aset yaitu 8 (delapan) tahun. (eight) years.
Amortisasi perangkat lunak diakui dalam laporan laba rugi Amortization of software is recognized in the statement of
dan penghasilan komprehensif lain, sejak tanggal perangkat profit and loss and other comprehensive income from the
lunak tersebut tersedia untuk dipakai sampai berakhirnya date that is available for use until the economic benefits of
masa manfaat dari perangkat lunak tersebut. software is ended.
Masa manfaat ekonomis dan metode amortisasi ditelaah Estimated useful life and amortization method are reviewed
setiap tahun. every end of year.
Perangkat lunak tidak dimaksudkan untuk dijual, sehingga Software is not intended for sale, thus any gain or losses
jika terjadi penjualan perangkat lunak, laba atau rugi from sale of intangible assets are presented as other
penjualan akan diklasifikasikan sebagai bagian penghasilan operating income.
operasi lain.
m. Utang Usaha dan Utang Lain-lain m. Accounts Payable and Other Payables
Utang usaha adalah kewajiban untuk membayar barang atau Trade payables are obligations to pay for goods or services
jasa yang telah diperoleh dari pemasok dalam kegiatan that have been obtained from suppliers in normal business
usaha normal. Utang usaha dikelompokkan sebagai liabilitas activities. Trade payables are classified as short-term
jangka pendek apabila pembayaran jatuh tempo dalam waktu liabilities if the payment is due in one year or less. Otherwise,
satu tahun atau kurang. Jika tidak, utang usaha tersebut trade payables are presented as long-term liabilities.
disajikan sebagai liabilitas jangka panjang.
n. Sewa n. Leases
Perusahaan menerapkan PSAK No. 116, yang mengatur The Company has adopted PSAK No. 116, which sets the
persyaratan pengakuan liabilitas sewa sehubungan dengan requirement for recognition of lease liabilities in relation to
sewa yang sebelumnya diklasifikasikan sebagai 'sewa leases which had previously been classified as 'operating
operasi'. Kebijakan ini berlaku untuk kontrak yang dibuat atau leases'. This policy is applied to contracts entered into or
diubah, pada atau, setelah 1 Januari 2020. amended, on or, after January 1, 2020.
- 19 -
Page 23
PT TECHNO9 INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
30 Juni 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit) 30 June 2025 and 2024 (Unaudited)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
3. Informasi Kebijakan Akuntansi Material (lanjutan) 3. Material Accounting Policy Information (continued)
n. Sewa (lanjutan) n. Leases (continued)
Perusahaan sebagai lessee The Company as a lessee
Pada tanggal dimulainya atau pada penilaian kembali atas At the inception or on reassessment of a contract that
kontrak yang mengandung sebuah komponen sewa, contains a lease component, the Company allocates the
Perusahaan mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke consideration in the contract to each lease component on the
masing-masing komponen sewa berdasarkan harga basis of the relative stand-alone prices and the aggregate
tersendiri relatif dari komponen sewa dan harga tersendiri stand-alone price of the non-lease components.
agregat dari komponen nonsewa.
Pada tanggal permulaan sewa, Perusahaan mengakui aset The Company recognizes a right-of-use asset and a lease
hak-guna dan liabilitas sewa. Aset hak guna diukur pada liability at the lease commencement date. The right-of-use
biaya perolehan, dimana meliputi jumlah pengukuran awal asset is initially measured at cost, which comprises the initial
liabilitas sewa yang disesuaikan dengan pembayaran sewa amount of the lease liability adjusted for any lease payment
yang dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan, made at or before the commencement date, plus any initial
ditambah dengan biaya langsung awal yang dikeluarkan dan direct cost incurred and an estimate of costs to dismantle
estimasi biaya yang akan dikeluarkan untuk membongkar and remove the underlying asset or to restore the underlying
dan memindahkan aset pendasar atau untuk merestorasi asset to the condition required by the terms and conditions of
aset pendasar ke kondisi yang disyaratkan dan ketentuan the lease, less any lease incentives received.
sewa, dikurangi dengan insentif sewa yang diterima.
Aset hak guna kemudian disusutkan menggunakan metode The right-of-use asset is subsequently depreciated using the
garis lurus dari tanggal permulaan hingga tanggal yang lebih straight-line method from the commencement date to the
awal antara akhir umur manfaat aset hak-guna atau akhir earlier of the end of the useful life of the right-of-use asset or
masa sewa. the end of the lease term.
Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang The lease liability is initially measured at the present value of
belum dibayar pada tanggal permulaan, didiskontokan the lease payments that are not paid at the commencement
dengan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa atau date, discounted using the interest rate implicit in the lease
jika suku bunga tersebut tidak dapat ditentukan, maka or, if that rate cannot be readily determined, using the
menggunakan suku bunga pinjaman inkremental. Pada incremental borrowing rate. Generally, the Company uses its
umumnya, Perusahaan menggunakan suku bunga pinjaman incremental borrowing rate as the discount rate.
inkremental sebagai tingkat bunga diskonto.
Pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran Lease payments included in the measurement of the lease
liabilitas sewa meliputi pembayaran tetap, termasuk liability comprise fixed payments, including in-substance
pembayaran tetap secara substansi dikurangi dengan fixed payments less any lease incentive receivable.
piutang insentif sewa.
Setiap pembayaran sewa dialokasikan sebagai beban Each lease payment is allocated between finance charges
keuangan dan pengurangan liabilitas sehingga menghasilkan and reduction of the lease liability so as to achieve a
tingkat suku bunga yang konstan atas saldo liabilitas yang constant rate on the finance balance outstanding.
tersisa.
Pembayaran atas sewa jangka pendek dan sewa atas aset Payments associated with short-term leases and leases of
bernilai rendah diakui dengan dasar garis lurus sebagai low-value assets are recognized on a straight-line basis as
beban di dalam laporan laba rugi. Sewa jangka pendek an expense in the statements of profit or loss. Short-term
adalah sewa dengan jangka waktu sewa hingga 12 bulan. leases are leases with a lease term up to 12 months.
Perusahaan sebagai lessor The Company as a lessor
Sewa di mana Perusahaan tidak mengalihkan secara Leases in which the Company does not transfer substantially
substansial semua risiko dan manfaat yang terkait dengan all the risks and rewards incidental to ownership of an asset
kepemilikan suatu aset diklasifikasikan sebagai sewa are classified as operating leases. Rental income arising is
operasi. Pendapatan sewa yang timbul dicatat dengan accounted for on a straight-line basis over the lease terms
metode garis lurus selama masa sewa dan dimasukkan and is included in revenue in the statement of profit or loss
dalam pendapatan di laporan laba rugi karena sifat due to its operating nature. Initial direct costs incurred in
operasinya. Biaya langsung awal yang timbul dalam negotiating and arranging an operating lease are added to
negosiasi dan pengaturan sewa operasi ditambahkan ke nilai the carrying amount of the leased asset and recognized over
tercatat aset sewaan dan diakui selama masa sewa atas the lease term on the same basis as rental income.
dasar yang sama dengan pendapatan sewa. Sewa Contingent rents are recognized as revenue in the period in
kontinjensi diakui sebagai pendapatan pada periode which they are earned.
perolehannya.
- 20 -
Page 24
PT TECHNO9 INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
30 Juni 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit) 30 June 2025 and 2024 (Unaudited)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
3. Informasi Kebijakan Akuntansi Material (lanjutan) 3. Material Accounting Policy Information (continued)
o. Pengakuan Pendapatan dan Beban o. Revenue and Expense Recognition
Perusahaan menerapkan PSAK No. 115, “Pendapatan dari The Company has adopted PSAK No. 115, “Revenue from
Kontrak dengan Pelanggan”, yang mensyaratkan pengakuan Contracts with Customers”, which requires revenue
pendapatan untuk memenuhi 5 (lima) langkah analisis recognition to fulfill 5 (five) steps of assessments as follows:
sebagai berikut:
1. Identifikasi kontrak dengan pelanggan. 1. Identify contract (s) with a customer.
2. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. 2. Identify the performance obligations in the contract.
Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-janji dalam Performance obligations are promises in a contract to
kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang transfer to a customer goods or services that ate distinct.
memiliki karakteristik berbeda ke pelanggan.
3. Menetapkan harga transaksi, setelah dikurangi diskon, 3. Determine the transaction price, net of discounts, returns,
retur, insentif penjualan dan pajak pertambahan nilai, sales incentives and value added tax, which an entity
yang berhak diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi expects to be entitled in exchange for transferring the
atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan di promised goods or services to a customer.
kontrak.
4. Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan 4. Allocate the transaction price to each performance
dengan menggunakan dasar harga jual berdiri sendiri obligation on the basis of the relative stand-alone selling
relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang prices of each distinct goods or services promises in the
dijanjikan di kontrak. Ketika tidak dapat diamati secara contract. Where these are not directly observable, the
langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan relative standalone selling price are estimated based on
berdasarkan biaya yang diharapkan ditambah marjin. expected cost plus margin.
5. Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan 5. Recognize revenue when performance obligation is
telah dipenuhi dengan menyerahkan barang atau jasa satisfied by transferring a promised goods or services to a
yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah customer (which is when the customer obtains control of
memiliki kendali atas barang atau jasa tersebut). that goods or services).
Perusahaan mengakui pendapatan ketika (atau pada saat) The Company recognizes revenue when (or as) a
kewajiban pelaksanaan terpenuhi, yaitu ketika pengendalian performance obligation is satisfied, i.e. when control of the
barang atau jasa yang mendasari kewajiban pelaksanaan goods or services underlying the particular performance
tertentu dialihkan kepelanggan. obligation is transferred to the customer.
Beban diakui pada saat terjadinya. Expenses are recognized when incurred.
Penerapan dari PSAK 115 tidak memiliki dampak signifikan The adoption of PSAK 115 has no significant impact on the
terhadap laporan keuangan financial statements.
p. Pajak Penghasilan p. Income taxes
Beban pajak terdiri dari beban pajak kini dan beban pajak Tax expense consists of current tax expense and deferred
tangguhan. Beban pajak diakui pada laporan laba rugi tax expense. Tax expense is recognized in the statement of
kecuali untuk item yang langsung diakui di ekuitas, dimana income except for items that are directly recognized in equity,
beban pajak yang terkait dengan item tersebut diakui di where the tax expense related to the item is recognized in
ekuitas. Beban pajak kini ditentukan berdasarkan taksiran equity. Current tax expense is determined based on the
laba kena pajak untuk tahun yang bersangkutan yang estimated taxable income for the year that is calculated
dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku, atau yang based on the applicable tax rate, or which has been
secara substansial telah berlaku pada tanggal laporan posisi substantially in effect at the statement of financial position
keuangan. date.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas konsekuensi Deferred tax assets and liabilities are recognized for future
pajak periode mendatang yang timbul dari perbedaan jumlah tax consequences arising from differences in the carrying
tercatat aset dan liabilitas menurut laporan keuangan dengan amounts of assets and liabilities according to the financial
dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas. Liabilitas pajak statements on the basis of the taxation of assets and
tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena liabilities. Deferred tax liabilities are recognized for all taxable
pajak dan aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporary differences and deferred tax assets are
temporer yang boleh dikurangkan, sepanjang besar recognized for deductible temporary differences, to the extent
kemungkinan dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba that it is probable that they can be utilized to reduce future
kena pajak pada masa yang akan datang. taxable profits.
Pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak Deferred tax is measured using tax rates that have been
yang berlaku atau secara substansial telah berlaku pada enacted or substantively enacted at the statement of financial
tanggal laporan posisi keuangan. Amandemen terhadap position date. Amendments to tax obligations are recorded
liabilitas perpajakan dicatat pada saat diterimanya surat when an assessment letter is received or if an appeal is
ketetapan atau apabila dilakukan banding, ketika hasil made, when the result of the appeal has been decided.
banding sudah diputuskan.
- 21 -
Page 25
PT TECHNO9 INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
30 Juni 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit) 30 June 2025 and 2024 (Unaudited)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
3. Informasi Kebijakan Akuntansi Material (lanjutan) 3. Material Accounting Policy Information (continued)
q. Liabilitas Imbalan Kerja Karyawan q. Employee Benefits Liabilities
Sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan No. In accordance with Labor Law No. 13/2003 ("Law 13/2003")
13/2003 (“UU 13/2003”) dan UU No. 11 Tahun 2020 tentang and Law No. 11 of 2020 about Job Creation, Companies are
Cipta Kerja, Perusahaan disyaratkan untuk memberikan required to provide pension benefits at least the same as the
imbalan pensiun sekurang-kurangnya sama dengan imbalan pension benefits provided for in Law 13/2003 which is a
pensiun yang diatur dalam UU 13/2003 yang adalah program defined benefit pension plan. Law 13/2003 specifies a
pensiun imbalan pasti. UU 13/2003 menentukan rumus specific formula for calculating the minimum amount of
tertentu untuk menghitung jumlah minimal imbalan pensiun. pension benefits.
Program imbalan pasti adalah program pensiun yang A defined benefit plan is a pension plan that determines the
menentukan jumlah imbalan pensiun yang akan diterima amount of pension benefits an employee will receive at
seorang pekerja pada saat pensiun, biasanya tergantung retirement, usually depending on one or more factors, such
oleh satu faktor atau lebih, misalnya usia, masa bekerja dan as age, years of service and compensation.
kompensasi.
Kewajiban program pensiun imbalan pasti merupakan nilai The defined benefit pension plan obligation is the present
kini kewajiban imbalan pasti pada akhir periode pelaporan value of the defined benefit obligation at the end of the
dengan penyesuaian biaya jasa lalu yang belum diakui. reporting period by adjusting prior service costs that have not
Kewajiban imbalan pasti dihitung sekali setahun oleh aktuaris yet been recognized. The defined benefit obligation is
independen dengan menggunakan metode projected unit calculated once a year by an independent actuary using the
credit . projected unit credit method.
Nilai kini kewajiban imbalan pasti ditentukan dengan The present value of the defined benefit obligation is
mendiskontokan estimasi arus kas masa depan dengan determined by discounting the estimated future cash flows
menggunakan tingkat imbal hasil obligasi pemerintah jangka using the rate of return on long-term government bonds at
panjang pada tanggal laporan posisi keuangan dalam mata the statement of financial position date in Rupiah in
uang Rupiah sesuai dengan mata uang dimana imbalan accordance with the currency in which the benefits will be
tersebut akan dibayarkan dan yang memiliki jangka waktu paid and which has the same term as the benefit obligation
yang sama dengan kewajiban imbalan pensiun yang pensions are concerned.
bersangkutan.
Keuntungan dan kerugian aktuarial yang timbul dari Actuarial gains and losses arising from experience
penyesuaian pengalaman dan perubahan asumsi aktuarial adjustments and changes in actuarial assumptions are
segera diakui seluruhnya melalui penghasilan komprehensif immediately recognized entirely through other
lain dalam periode terjadinya. Akumulasi saldo pengukuran comprehensive income in the period in which they occur. The
kembali dilaporkan di saldo laba. Biaya jasa lalu diakui accumulated balance of remeasurement is reported in the
segera dalam laporan laba rugi. Biaya jasa lalu yang timbul retained earnings. Past service costs are recognized
dari amandemen atau kurtailmen program diakui sebagai immediately in the income statement. Past service costs
beban dalam laba rugi pada saat terjadinya. arising from program amendments or curtailments are
recognized as an expense in profit or loss as incurred.
r. Beban pinjaman r. Borrowing costs
Beban pinjaman merupakan bunga dan beban lainnya yang Borrowing costs are interest and other costs incurred in
terjadi sehubungan dengan peminjaman dana. connection with the borrowing of fund.
Biaya pinjaman diakui sebagai beban pada saat terjadinya. Borrowing costs are recognised as an expense when
s. Segmen Operasi s. Operating Segment
Perusahaan menerapkan PSAK No. 108: Segmen Operasi. The company applies PSAK No. 108: Operating Segments.
Standar mengharuskan entitas untuk mengungkapkan Standards require entities to disclose information that
informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan enables users of financial statements to evaluate the nature
untuk mengevaluasi sifat dan dampak keuangan dari and financial effects of business activities.
aktivitas bisnis.
- 22 -
Page 26
PT TECHNO9 INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
30 Juni 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit) 30 June 2025 and 2024 (Unaudited)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
3. Informasi Kebijakan Akuntansi Material (lanjutan) 3. Material Accounting Policy Information (continued)
s. Segmen Operasi (lanjutan) s. Operating Segment (continued)
Segmen adalah bagian khusus dari Perusahaan atau Entitas Segments are special parts of the Company or Subsidiaries
Anak yang terlibat baik dalam menyediakan produk dan jasa involved both in providing products and services (business
(segmen usaha), maupun dalam menyediakan produk dan segments), and in providing products and services in a
jasa dalam lingkungan ekonomi tertentu (segmen geografis), particular economic environment (geographical segment),
yang memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dari segmen which have risks and returns that are different from other
lainnya. Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas segmen segments. Segment revenue, expenses, results, assets and
termasuk item-item yang dapat diatribusikan langsung liabilities include items directly attributable to a segment as
kepada suatu segmen serta hal-hal yang dapat dialokasikan well as those that can be allocated on an appropriate basis to
dengan dasar yang sesuai kepada segmen tersebut. the segment.
t. Laba Per Saham t. Earnings Per Share
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba tahun Basic earnings per share are computed by dividing profit for
berjalan dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang the year by the weighted average number of shares
beredar dalam tahun yang bersangkutan. outstanding during the year.
u. Peristiwa Setelah Periode Pelaporan u. Subsequent events
Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah periode pelaporan Events that occur after the reporting period that provide
yang menyediakan tambahan informasi mengenai posisi additional information about the Company's financial position
keuangan Perusahaan pada tanggal laporan posisi keuangan at the statement of financial position date (adjustment
(peristiwa penyesuaian), jika ada, telah tercermin dalam events), if any, have been reflected in the financial
laporan keuangan. Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah statements. Events that occur after the reporting period that
periode pelaporan yang tidak memerlukan penyesuaian do not require an adjustment (non adjusting events), if the
(peristiwa non penyesuai), apabila jumlahnya material, telah amount is material, has been disclosed in finance.
diungkapkan dalam keuangan.
4. Penggunaan Estimasi, Pertimbangan dan Asumsi Manajemen 4. Use of Management Estimates, Considerations and
Assumptions
Dalam penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan, seperti yang In applying the Company's accounting policies, as disclosed in
diungkapkan dalam Catatan 3, pada laporan keuangan, Note 3, in the financial statements, management must make
manajemen harus membuat estimasi, pertimbangan, dan estimates, judgments and assumptions about the carrying
asumsi atas nilai tercatat aset dan liabilitas yang tidak tersedia amounts of assets and liabilities that are not available by other
oleh sumber-sumber lain. Estimasi dan asumsi tersebut, sources. These estimates and assumptions are based on
berdasarkan pengalaman historis dan faktor lain yang historical experience and other factors considered relevant.
dipertimbangkan relevan.
Manajemen berkeyakinan bahwa pengungkapan berikut telah Management believes that the following disclosures include
mencakup ikhtisar estimasi, pertimbangan dan asumsi signifikan summary of estimates, judgments and significant assumptions
yang dibuat oleh manajemen, yang berpengaruh terhadap made by management, which affect the amounts reported as
jumlah-jumlah yang dilaporkan serta pengungkapan dalam well as disclosures in the financial statements.
laporan keuangan.
- 23 -
Page 27
PT TECHNO9 INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
30 Juni 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit) 30 June 2025 and 2024 (Unaudited)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
4. Penggunaan Estimasi, Pertimbangan dan Asumsi 4. Use of Management Estimates, Considerations and
Manajemen (Lanjutan) Assumptions (Continued)
Pertimbangan signifikan dalam Penerapan kebijakan akuntansi Significant considerations in applying accounting policies
Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi yang dijelaskan In the process of applying the accounting policies described in
Catatan 3, tidak terdapat pertimbangan signifikan yang memiliki Note 3, there are no significant considerations that have a
dampak material pada jumlah yang diakui dalam laporan material impact on the amounts recognized in the financial
keuangan. statements.
Sumber estimasi ketidakpastian Source of uncertainty estimation
Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber utama lain The main assumptions regarding the future and other major
dalam mengestimasi ketidakpastian pada tanggal pelaporan sources in estimating uncertainty at the reporting date that have
yang mempunyai risiko signifikan yang dapat menyebabkan significant risks that could cause a material adjustment to the
penyesuaian material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas carrying amounts of assets and liabilities in the subsequent
dalam periode berikutnya diungkapkan dibawah ini. Perusahaan periods are disclosed below. The company bases assumptions
mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang and estimates on parameters available when the financial
tersedia saat laporan keuangan disusun. Kondisi yang ada dan statements are prepared. Existing conditions and assumptions
asumsi mengenai perkembangan masa depan dapat berubah about future developments may change due to changes in
karena perubahan situasi pasar yang berada di luar kendali market situations that are beyond the Company's control. This
Perusahaan. Perubahan tersebut tercermin dalam asumsi ketika change is reflected in the assumptions when the situation
keadaan tersebut terjadi. occurs.
- Nilai wajar aset - Fair value of assets.
Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan menggunakan The cost of fixed assets is depreciated using the straight-line
metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat method based on the estimated useful lives of the assets.
ekonomisnya. Masa manfaat ekonomis tersebut adalah umur The economic useful life is the age generally expected in the
yang secara umum diharapkan dalam industri dimana industry in which the Company does business. Changes in
Perusahaan menjalankan bisnisnya. Perubahan tingkat the level of usage and technological development can affect
pemakaian dan perkembangan teknologi dapat the economic useful lives and the residual value of assets,
mempengaruhi masa manfaat ekonomis dan nilai sisa aset, and therefore future depreciation costs may be revised. The
dan karenanya biaya penyusutan masa depan mungkin carrying amount of fixed assets has been disclosed in Note
direvisi. Nilai tercatat atas aset tetap telah diungkapkan 9.
dalam catatan 9.
- Estimasi umur manfaat aset tetap - Estimated useful life of fixed assets.
Perusahaan memperkirakan masa manfaat aset tetapnya The company estimates the useful life of its fixed assets
berdasarkan perkiraan penggunaan yang diharapkan dan based on estimates of expected uses and valuation of
penilaian aset kolektif praktek perindustrian, teknik evaluasi collective assets of industrial practices, internal evaluation
internal dan pengalaman dengan penggunaan aset serupa. techniques and experience with the use of similar assets.
Perkiraan masa manfaat dikaji setidaknya setiap tahun dan The estimated useful lives are reviewed at least annually and
diperbaharui jika perkiraan berbeda dari perkiraan updated if the estimates differ from previous estimates due to
sebelumnya yang disebabkan kerusakan fisik dan keausan, physical damage and wear, technical or commercial
keusangan teknis atau komersial dan hukum pembatasan obsolescence and other legal restrictions on the use of
lain dalam penggunaan aset. assets.
Tidak ada perubahan masa manfaat aset tetap selama tahun There is no change in the useful life of fixed assets during
berjalan. the year.
- Nilai wajar dari aset dan liabilitas keuangan - Fair value of financial assets and liabilities
Perusahaan mencatat aset dan liabilitas keuangan tertentu The company records certain financial assets and liabilities
pada nilai wajar, yang mengharuskan penggunaan estimasi at fair value, which requires the use of accounting estimates.
akuntansi. Sementara komponen signifikan atas pengukuran While significant components of fair value measurement are
nilai wajar ditentukan menggunakan bukti obyektif yang dapat determined using verifiable objective evidence, the amount of
diverifikasi, jumlah perubahan nilai wajar dapat berbeda bila changes in fair value can be different if the Company uses
Perusahaan menggunakan metodologi penilaian yang different valuation methodologies. Changes in the fair value
berbeda. Perubahan nilai wajar aset dan liabilitas keuangan of these financial assets and liabilities can directly affect the
tersebut dapat mempengaruhi secara langsung laba atau rugi Company's profit or loss.
Perusahaan.
- 24 -
Page 28
PT TECHNO9 INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
30 Juni 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit) 30 June 2025 and 2024 (Unaudited)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
4. Penggunaan Estimasi, Pertimbangan dan Asumsi 4. Use of Management Estimates, Considerations and
Manajemen (Lanjutan) Assumptions (Continued)
Sumber estimasi ketidakpastian (lanjutan) Source of uncertainty estimation (continued)
Penentuan liabilitas imbalan kerja tergantung pada pemilihan The determination of an employee benefit liability depends
asumsi tertentu yang digunakan oleh aktuaris dalam on the selection of certain assumptions used by the actuary
menghitung jumlah liabilitas tersebut. Asumsi tersebut in calculating the amount of the liability. These assumptions
termasuk antara lain tingkat diskonto dan tingkat kenaikan include, among others, the discount rate and the rate of
gaji yang ditentukan dengan mengacu pada imbal hasil pasar salary increase determined by reference to market returns on
atas bunga obligasi korporasi berkualitas tinggi dalam mata high-quality corporate bond interest in the same currency as
uang yang sama dengan mata uang pembayaran imbalan the currency for payment of benefits and to have the term of
dan memiliki jangka waktu liabilitas imbalan kerja jangka the long-term employee benefit liability.
panjang tersebut.
- Imbalan kerja jangka panjang - Long-term employee benefits
Hasil aktual yang berbeda dengan asumsi Perusahaan Actual results that differ from the Company's assumptions
dibukukan pada penghasilan komprehensif lain dan dengan are recorded on other comprehensive income and as such,
demikian, berdampak pada jumlah penghasilan have an impact on the amount of other recognized
komprehensif lain yang diakui dan liabilitas yang pada comprehensive income and liabilities in future periods.
periode-periode mendatang. Manajemen berkeyakinan Management believes that the assumptions used are
bahwa asumsi-asumsi yang digunakan adalah tepat dan appropriate and reasonable, but make a significant difference
wajar, namun demikin perbedaan signifikan pada hasil to the actual results, or significant changes in these
aktual, atau perubahan signifikan dalam asumsi-asumsi assumptions can have a significant impact on the amount of
tersebut dapat berdampak signifikan pada jumlah liabilitas long-term employee benefit liabilities.
imbalan kerja jangka panjang.
Pertimbangan Judgements
Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka The following judgments are made by management in the
penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan yang memiliki process of applying the Company’s accounting policies that
pengaruh paling signifikan atas jumlah yang diakui dalam have the most significant effects on the amounts recognized in
laporan keuangan: the financial statements:
Klasifikasi Aset dan Liabilitas Keuangan Financial Assets and Liabilities Classifications
Klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset Classifications of certain assets and liabilities as financial assets
keuangan dan liabilitas keuangan ditetapkan oleh Perusahaan and financial liabilities by judging if the Company meet the
dengan mempertimbangkan apakah definisi yang ditetapkan definition set forth in PSAK No. 109. Accordingly, the financial
PSAK No. 109 dipenuhi. Dengan demikian aset keuangan dan assets and financial liabilities are accounted for in accordance
liabilitas keuangan diakui sesuai dengan kebijakan akuntansi with accounting policies disclosed in Note 3e.
seperti dijelaskan pada Catatan 3e.
Cadangan Keusangan dan Penurunan Nilai Persediaan Allowance for Obsolescence and Decline in Value of Inventories
Cadangan keusangan dan penurunan nilai persediaan Allowance for obsolescence and decline in values of inventories
diestimasi berdasarkan fakta dan keadaan yang tersedia, is estimated based on the best available facts and
termasuk namun tidak terbatas kepada, kondisi fisik persediaan circumstances, including but not limited to, the inventories’ own
yang dimiliki, harga jual pasar, estimasi biaya penyelesaian dan physical conditions, their market selling prices, estimated costs
estimasi biaya yang timbul untuk penjualan. Provisi dievaluasi of completion and estimated costs to sell. The provisions are re-
kembali dan disesuaikan jika terdapat tambahan informasi yang evaluated and adjusted as additional information received
mempengaruhi total yang diestimasi. affects the amount estimated.
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Aset Keuangan Allowance for Impairment of Financial Assets
Pada setiap tanggal laporan posisi keuangan, Perusahaan At each financial position reporting date, the Company shall
menilai apakah risiko kredit atas instrumen keuangan telah assess whether the credit risk of a financial instrument has
meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika increased significantly since initial recognition. When making the
melakukan penilaian tersebut, Perusahaan mempertimbangkan assessment, the Company shall use the change in the risk of a
perubahan risiko gagal bayar yang terjadi selama umur default over the expected life of the financial instrument. To
instrumen keuangan. Dalam melakukan penilaian tersebut, make that assessment, the Company shall compare the risk of a
Perusahaan membandingkan risiko gagal bayar yang terjadi default occurring on the financial instrument as at the reporting
pada tanggal pelaporan dengan risiko gagal bayar pada saat date with the risk of a default occurring on the financial
pengakuan awal, serta mempertimbangkan informasi, termasuk instrument as at the date of initial recognition and consider
informasi masa lalu, kondisi saat ini, dan informasi bersifat reasonable and supportable information, including that which is
perkiraan masa depan (forward-looking ), yang wajar dan forwardlooking, that is available without undue cost or effort.
terdukung yang tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan.
- 25 -
Page 29
PT TECHNO9 INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
30 Juni 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit) 30 June 2025 and 2024 (Unaudited)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
4. Penggunaan Estimasi, Pertimbangan dan Asumsi 4. Use of Management Estimates, Considerations and
Manajemen (Lanjutan) Assumptions (Continued)
Pertimbangan (lanjutan) Judgements (continued)
Perusahaan mengukur cadangan kerugian sepanjang umurnya, The Company shall measure the loss allowance for a financial
jika risiko kredit atas instrumen keuangan tersebut telah instrument at an amount equal to the lifetime expected credit
meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, jika tidak, losses if the credit risk on that financial instrument has increased
maka Perusahaan mengukur cadangan kerugian untuk significantly since initial recognition, otherwise, the Company
instrumen keuangan tersebut sejumlah kerugian kredit shall measure the loss allowance for that financial instrument at
ekspektasian 12 bulan. Suatu evaluasi yang bertujuan untuk an amount equal to 12-month expected credit losses. Evaluation
mengidentifikasi jumlah cadangan kerugian ekspektasian yang of financial assets to determine the allowance for expected loss
harus dibentuk, dilakukan secara berkala pada setiap periode to be provided is performed periodically in each reporting period.
pelaporan. Oleh karena itu, saat dan besaran jumlah cadangan Therefore, the timing and amount of allowance for expected
kerugian ekspektasian yang tercatat pada setiap periode dapat credit loss recorded at each period might differ based on the
berbeda tergantung pada pertimbangan atas informasi yang judgments and estimates that are available or valid at each
tersedia atau berlaku pada saat itu. period.
Estimasi dan asumsi Estimation and assumptions
Perusahaan mendasarkan asumsi dan estimasinya pada The Company based its assumptions and estimates on
parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan disusun. parameters available when the financial statements were
Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa depan prepared. Existing circumstances and assumptions about future
mungkin berubah akibat perubahan pasar atau situasi di luar developments may change due to market changes or
kendali Perusahaan. Perubahan tersebut dicerminkan dalam circumstances arising beyond the control of the Company. Such
asumsi terkait pada saat terjadinya. Asumsi utama masa depan changes are reflected in the assumptions when they occur. The
dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada tanggal key assumptions concerning the future and other key sources of
pelaporan yang memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang estimation uncertainty at the reporting date that have a
material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas untuk tahun significant risk of causing a material adjustment to the carrying
berikutnya diungkapkan di bawah ini. amounts of assets and liabilities within the next financial year
are disclosed below.
Provisi Pajak Provision for tax
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi Significant judgment is involved in determining the provision for
atas pajak penghasilan badan maupun pajak lainnya atas corporate income tax and other taxes on certain transactions.
transaksi tertentu. Ketidakpastian timbul terkait dengan Uncertainties exist with respect to the interpretation of complex
interpretasi dari peraturan perpajakan yang kompleks dan tax regulations and the amount and timing of future taxable
jumlah dan waktu dari penghasilan kena pajak di masa depan. income. In determining the amount to be recognized in respect
Dalam menentukan jumlah yang harus diakui terkait dengan of an uncertain tax liability, the Company apply similar
liabilitas pajak yang tidak pasti, Perusahaan menerapkan considerations as it would use in determining the amount of a
pertimbangan yang sama yang akan digunakan dalam provision to be recognized in accordance with PSAK No. 237,
menentukan jumlah cadangan yang harus diakui sesuai dengan “Provisions, Contingent Liabilities and Contingent Asset”. The
PSAK No. 237, “Provisi, Liabilitas Kontinjensi, dan Aset Company make an analysis of all tax positions related to income
Kontinjensi”. Perusahaan membuat analisa terhadap semua taxes to determine if a tax liability for unrecognized tax expense
posisi pajak yang terkait dengan pajak penghasilan untuk should be recognized.
menentukan jika liabilitas pajak untuk manfaat pajak yang belum
diakui harus diakui.
Perusahaan mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan The Company recognize liabilities for expected corporate
berdasarkan estimasi apakah akan terdapat tambahan pajak income tax issues based on estimates of whether additional
penghasilan badan. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam corporate income tax will be due. Further details are disclosed in
Catatan 3n dan 16. Notes 3n and 16.
Aset pajak tangguhan Deferred tax assets
Aset pajak tangguhan diakui atas seluruh perbedaan temporer Deferred tax assets are recognized for all deductible temporary
yang dapat dikurangkan, sepanjang besar kemungkinannya differences, to the extent that it is probable that taxable profit will
bahwa penghasilan kena pajak akan tersedia sehingga be available against which the deductible temporary differences
perbedaan temporer tersebut dapat digunakan. Estimasi are used. Significant management estimates are required to
signifikan oleh manajemen disyaratkan dalam menentukan total determine the amount of deferred tax assets that can be
aset pajak tangguhan yang dapat diakui, berdasarkan saat recognized, based upon the likely timing and the level of the
penggunaan dan tingkat penghasilan kena pajak serta strategi future taxable profits together with future tax planning strategies.
perencanaan pajak masa depan. Penjelasan lebih rinci Further details are disclosed in Notes 3n and 16.
diungkapkan dalam Catatan 3n dan 16.
- 26 -
Page 30
PT TECHNO9 INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
30 Juni 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit) 30 June 2025 and 2024 (Unaudited)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
4. Penggunaan Estimasi, Pertimbangan dan Asumsi 4. Use of Management Estimates, Considerations and
Manajemen (Lanjutan) Assumptions (Continued)
Estimasi dan asumsi (lanjutan) Estimation and assumptions (continued)
Penurunan nilai aset non keuangan Impairment of non-financial assets
Penurunan nilai muncul saat nilai tercatat aset atau UPK An impairment exists when the carrying value of an asset or
melebihi nilai terpulihkannya, yaitu yang lebih besar antara nilai CGU exceeds its recoverable amount, which is the higher of its
wajar dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pakainya. Nilai fair value less costs to sell and its value in use. The fair value
wajar dikurangi biaya untuk menjual didasarkan pada less costs to sell calculation is based on available data from
ketersediaan data dari perjanjian penjualan yang mengikat yang binding sales transactions in an arm’s length transaction of
dibuat dalam transaksi normal atas aset serupa atau harga similar assets or observable market prices less incremental
pasar yang dapat diamati dikurangi dengan biaya tambahan costs for disposing the asset.
yang dapat diatribusikan dengan pelepasan aset.
Perhitungan nilai pakai didasarkan pada model arus kas yang The value in use calculation is based on a discounted cash flow
didiskontokan. Arus kas diproyeksikan untuk sepuluh tahun ke model. The future cash flow projection is for a period of ten
depan dan tidak mencakup aktivitas restrukturisasi yang belum years and does not include restructuring activities not yet
ada komitmennya atau investasi signifikan di masa depan yang committed to or significant future investments that will enhance
akan meningkatkan kinerja UPK yang diuji. Nilai terpulihkan the asset’s performance of the CGU being tested. The
paling sensitif terhadap tingkat diskonto yang digunakan untuk recoverable amount is most sensitive to the discount rate used
model arus kas yang didiskontokan dan juga arus kas masuk for the discounted cash flow model as well as the expected
masa depan yang diharapkan dan tingkat pertumbuhan yang future cash inflows and the growth rate used for extrapolation
digunakan untuk tujuan ekstrapolasi. Manajemen berkeyakinan purposes. Management believes that no impairment loss is
bahwa tidak diperlukan pencatatan kerugian penurunan nilai required at reporting dates.
pada tanggal pelaporan.
- 27 -
Page 31
PT TECHNO9 INDONESIA TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to Financial Statements
Untuk Periode 6 (enam) Bulan Yang Berakhir Pada For Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit) 30 June 2025 and 2024 (Unaudited)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
5. Kas dan Bank 5. Cash on hand and Cash in Banks
30 Juni/ 31 Desember
June 30, December 31,
2025 2024
Kas Cash on hand
Rupiah 636.402.125 1.414.661.437 Rupiah
Bank Cash in Banks
Rupiah Rupiah
PT Bank Central Asia Tbk - 2.557.643 PT Bank Central Asia Tbk
Jumlah 636.402.125 1.417.219.080 Total
Tidak ada saldo kas dan bank yang dibatasi penggunaanya dan There are no restricted cash balances and cash in bank and
yang ditempatkan pada pihak berelasi. placed with related parties.
6. Piutang usaha 6. Trade receivables
30 Juni/ 31 Desember
June 30, December 31,
2025 2024
Pihak ketiga Third Parties
PT Interdata Teknologi Sukses 2.533.562.501 2.533.562.501 PT Interdata Teknologi Sukses
PT Integra Kreasitama Solusindo 8.263.132.179 8.263.132.179 PT Integra Kreasitama Solusindo
PT Berlian Inti Teknologi 248.307.000 298.723.200 PT Berlian Inti Teknologi
Petra 149.361.600 248.307.000 Petra
Lain-lain dibawah 50 Juta 13.415.311 66.444.620 Others each 50 Million
Jumlah 11.207.778.591 11.410.169.500 Total
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment loss of
nilai piutang usaha (2.227.059.482) (2.227.059.482) trade receivables
Neto 8.980.719.109 9.183.110.018 Net
Analisa umur piutang usaha adalah sebagai berikut: The aging analysis of these trade receivables are as follows:
30 Juni/ 31 Desember
June 30, December 31,
2025 2024
Belum jatuh tempo 160.855.650 - Not yet due
Lewat jatuh tempo: Overdue:
1 - 30 hari - 343.724.820 1 - 30 days
31 - 60 hari - 7.053.728.793 31 - 60 days
61 - 90 hari 1.921.260 1.443.000 61 - 90 days
lebih dari 90 hari 11.045.001.681 4.011.272.887 more than 90 days
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment loss of
nilai piutang usaha (2.227.059.482) (2.227.059.482) trade receivables
Neto 8.980.719.109 9.183.110.018 Net
Mutasi penyisihan kerugian penurunan nilai untuk tahun-tahun Movements in the allowance for impairment losses for the years
yang berakhir pada 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 adalah ended June 30, 2025 and December 31, 2024 are as follows:
sebagai berikut:
- 28 -
Page 32
PT TECHNO9 INDONESIA TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to Financial Statements
Untuk Periode 6 (enam) Bulan Yang Berakhir Pada For Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit) 30 June 2025 and 2024 (Unaudited)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
6. Piutang usaha (Lanjutan) 6. Trade receivables (Continued)
30 Juni/ 31 Desember
June 30, December 31,
2025 2024
Saldo awal 2.227.059.482 283.472.430 Beginning balance
Penyisihan (pemulihan) selama tahun berjalan - 1.943.587.052 Provision (recovery) during the year
Saldo akhir 2.227.059.482 2.227.059.482 Ending balance
Perusahaan menerapkan pendekatan yang disederhanakan The Company applies the simplified approach to provide for
untuk menghitung cadangan kerugian ekspektasian pada expected credit losses prescribed by PSAK No. 109 on June
tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 yang disyaratkan 30, 2025 and December 31, 2024 which permits the use of the
oleh PSAK No. 109, yang memperbolehkan penerapan lifetime expected loss provison for all trade receivables. To
cadangan kerugian ekspektasian sepanjang umurnya untuk measure the expected credit losses, trade receivables have
seluruh piutang usaha. Untuk mengukur cadangan kerugian been grouped based on shared credit risk characteristics and
ekspektasian tersebut, piutang usaha dikelompokkan the days past due.
berdasarkan karakteristik risiko kredit yang sejenis dan pola
tunggakan atau gagal bayar.
Pada 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, seluruh piutang As of June 30, 2025 and December 31, 2024, all of the
usaha Perusahaan dalam mata uang Rupiah. Company's trade receivables are denominated in Indonesian
Rupiah.
Pada 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, tidak ada piutang As of June 30, 2025 and December 31, 2024, there are no
usaha yang dijaminkan untuk pinjaman tertentu. trade receivables which are pledged as collateral for certain
loans.
Penambahan atas penyisihan penurunan nilai piutang usaha The addition of allowance for impairment of trade receivables is
dibebankan ke dalam beban umum dan administrasi dalam charged to general and administrative expenses in the income
laporan laba rugi (Catatan 21). statement (Note 21).
Manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan piutang ragu-ragu Management believes that the allowance for doubtful accounts
tersebut cukup untuk menutupi kerugian dari tidak tertagihnya is adequate to cover losses from uncollectible trade
piutang usaha. receivables.
7. Persediaan 7. Inventories
30 Juni/ 31 Desember
June 30, December 31,
2025 2024
Barang dagangan 7.393.515.742 7.385.598.800 Merchandise inventories
Jumlah 7.393.515.742 7.385.598.800 Total
Jenis persediaan yang dimiliki Perusahaan adalah perangkat Types of inventory owned by the company are hardware and
keras (hardware) dan perangkat lunak (software). software.
Seluruh pembelian berasal dari pihak ketiga dan tidak terdapat All purchases come from third parties and there is no affiliation
hubungan afiliasi antara Perusahaan dengan para pemasok. between Companies and suppliers.
Biaya persediaan yang diakui sebagai beban dan termasuk The cost of inventories recognized as an expense and included
dalam beban pokok pendapatan sebesar Rp 320.431.517 untuk in cost of revenue amounted to Rp 320.431.517 for the period
periode yang berakhir pada 30 Juni 2025 dan Rp 000.000 untuk ended June 30, 2025 and Rp 000.000 for the year ended
periode yang berakhir pada 31 Desember 2024. December 31, 2024.
- 29 -
Page 33
PT TECHNO9 INDONESIA TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to Financial Statements
Untuk Periode 6 (enam) Bulan Yang Berakhir Pada For Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit) 30 June 2025 and 2024 (Unaudited)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
7. Persediaan (Lanjutan) 7. Inventories (Continued)
Persediaan tersebut diatas telah diasuransikan terhadap risiko Inventories are covered by insurance against losses from fire
kebakaran dengan total nilai pertanggungan sebesar Rp risks with total coverage of Rp 1.600.000.000,- in 2025 and
1.600.000.000,- pada tahun 2025 dan 2024. Manajemen 2024. The Company's management believes that the above
Perusahaan berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut insurance is adequate to cover possible losses arising from
cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas risiko such risks.
tersebut.
Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat indikasi Management believes that there is no indication of impairment
penurunan nilai persediaan, sehingga manajemen tidak in the value of inventories, therefore management has not
melakukan penyisihan penurunan nilai. provided any allowance for impairment.
Tidak terdapat persediaan yang digunakan sebagai jaminan. There are no inventories used as collateral.
8. Uang muka 8. Deposit
30 Juni/ 31 Desember
June 30, December 31,
2025 2024
Operasional 300.000.000 300.000.000 Operational
Pembelian persediaan 44.268.392 44.268.392 Purchase advance
Jumlah 344.268.392 344.268.392 Total
Uang muka opersianal adalah uang muka untuk beban service Operational down payment is an advance for service point
point. expenses.
Uang muka pembelian persediaan merupakan uang muka yang Advances for purchases of inventories represent advances paid
dibayarkan kepada para pemasok Perusahaan untuk pembelian to the Company's suppliers for the purchase of merchandise
persediaan barang dagang berupa perangkat keras dan inventories in the form of computer hardware and software and
perangkat lunak komputer serta peralatan pendukungnya. their supporting equipment.
9. Aset tetap 9. Fixed assets
30 Juni 2025/ June 30 , 2025
Awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Akhir/
Beginning Additions Deductions Ending
Nilai perolehan Acquisition costs
Tanah 2.718.037.307 - - 2.718.037.307 Land
Gedung 2.430.712.693 - - 2.430.712.693 Building
Renovasi kantor 1.438.386.500 - - 1.438.386.500 Office renovation
Kendaraan 140.000.000 - - 140.000.000 Vehicles
Inventaris kantor 4.397.338.040 - - 4.397.338.040 Office equipment
Jumlah 11.124.474.540 - - 11.124.474.540 Total
Akumulasi Accumulated
penyusutan depreciation
Gedung 222.815.331 60.767.820 - 283.583.151 Building
Renovasi kantor 1.208.985.823 126.508.279 - 1.335.494.102 Office renovation
Kendaraan 140.000.000 - - 140.000.000 Vehicles
Inventaris kantor 3.126.173.119 260.126.658 - 3.386.299.777 Office equipment
Jumlah 4.697.974.273 447.402.757 - 5.145.377.030 Total
Nilai buku 6.426.500.267 5.979.097.510 Net book value
- 30 -
Page 34
PT TECHNO9 INDONESIA TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to Financial Statements
Untuk Periode 6 (enam) Bulan Yang Berakhir Pada For Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit) 30 June 2025 and 2024 (Unaudited)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
9. Aset tetap (lanjutan) 9. Fixed assets (continued)
31 Desember 2024/ December 31 2024
Awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Akhir/
Beginning Additions Deductions Ending
Nilai perolehan Acquisition costs
Tanah 2.718.037.307 - - 2.718.037.307 Land
Gedung 2.430.712.693 - - 2.430.712.693 Building
Renovasi kantor 1.438.386.500 - - 1.438.386.500 Office renovation
Kendaraan 140.000.000 - - 140.000.000 Vehicles
Inventaris kantor 4.397.338.040 - - 4.397.338.040 Office equipment
Jumlah 11.124.474.540 - - 11.124.474.540 Total
Akumulasi Accumulated
penyusutan depreciation
Gedung 101.279.696 121.535.635 - 222.815.331 Building
Renovasi kantor 855.139.198 353.846.625 - 1.208.985.823 Office renovation
Kendaraan 140.000.000 - - 140.000.000 Vehicles
Inventaris kantor 2.178.551.204 947.621.915 - 3.126.173.119 Office equipment
Jumlah 3.274.970.098 1.423.004.175 - 4.697.974.273 Total
Nilai buku 7.849.504.442 6.426.500.267 Net book value
Beban penyusutan aset tetap seluruhnya dialokasikan pada All depreciation expense of fixed assets allocated to general
beban umum dan administrasi (lihat Catatan 21). and administrative expenses (see Note 21).
Aset tetap kendaraan Perusahaan diasuransikan terhadap risiko The Company's vehicle fixed assets are insured against the risk
kerusakan dengan total nilai pertanggungan sebesar Rp of damage with a total coverage of Rp 60,000,000,- in 2024.
60.000.000,- pada tahun 2024. Manajemen Perusahaan The Company's management believes that the above insurance
berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup is adequate to cover possible losses arising from such risks.
memadai untuk menutup kemungkinan kerugian atas risiko
tersebut.
Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat indikasi atas Management believes that there is no indication of potential
kemungkinan penurunan nilai potensial dari aset tetap yang impairment of the value of property, plant and equipment
disajikan pada laporan posisi keuangan per tanggal 30 Juni presented on the statement of financial position as of June 30,
2025 dan 31 Desember 2024. 2025 and December 31, 2024.
Pada 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, terdapat sebanyak As of June 30, 2025 and December 31, 2024, there are 28%
33% dan 28% dari jumlah aset tetap yang sudah disusutkan and1,26% of the total fixed assets were fully depreciated,
penuh, namun masih digunakan untuk menunjang operasional respectively, but were still used to support the Company's
Perusahaan. operations.
Pada 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, tidak terdapat aset As of June 30, 2025 and December 31, 2024, there are no
tetap yang tidak digunakan sementara dan yang dihentikan property, plant and equipment that are temporarily unused and
penggunannya maupun yang diklasifikasikan sebagai tersedia discontinued or classified as available-for-sale.
untuk dijual.
Pada 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, tidak ada aset tetap As of June 30, 2025 and December 31, 2024, there are no fixed
yang dijaminkan untuk pinjaman tertentu. assets that are pledged as collateral for certain loans.
Manajemen telah mereviu estimasi umur ekonomis, metode Management has reviewed the estimated economic life,
penyusutan dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan, depreciation method and residual value at the end of each
manajemen berpendapat tidak ada perubahan estimasi umur reporting period, management believes there is no change in
ekonomis, metode penyusutan dan nilai residu atas aset tetap the estimated economic life, depreciation method and residual
adalah nol. value of property, plant and equipment is zero.
- 31 -
Page 35
PT TECHNO9 INDONESIA TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to Financial Statements
Untuk Periode 6 (enam) Bulan Yang Berakhir Pada For Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit) 30 June 2025 and 2024 (Unaudited)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
10. Aset TakBerwujud 10. Intangible asset
30 Juni 2025/ June 30, 2025
Awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi Akhir/
Beginning Additions Deductions Reclassifications Ending
Nilai perolehan Costs
Perangkat lunak 8.610.000.000 - - - 8.610.000.000 Software
Lisensi Accurate 71.510.000 - - - 71.510.000 Accurate License
Jumlah 8.681.510.000 - - - 8.681.510.000 Total
Akumulasi Accumulated
amortisasi amortization
Perangkat lunak 2.152.500.004 538.125.000 - - 2.690.625.004 Software
Lisensi Accurate 6.346.250 4.469.375 - - 10.815.625 Accurate License
Jumlah 2.158.846.254 542.594.375 - - 2.701.440.629 Total
Nilai Buku 6.522.663.746 5.980.069.371 Net book value
31 Desember 2024/ December 31, 2024
Awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Akhir/
Beginning Additions Deductions Ending
Nilai perolehan Costs
Perangkat lunak 8.610.000.000 - - - 8.610.000.000 Software
Lisensi Accurate 10.010.000 61.500.000 - - 71.510.000 Accurate License
Jumlah 8.620.010.000 61.500.000 - - 8.681.510.000 Total
Akumulasi Accumulated
amortisasi amortization
Perangkat lunak 1.076.250.002 1.076.250.002 - - 2.152.500.004 Software
Lisensi Accurate 1.251.250 5.095.000 - - 6.346.250 Accurate License
Jumlah 1.077.501.252 1.081.345.002 - - 2.158.846.254 Total
Nilai Buku 7.542.508.748 6.522.663.746 Net book value
Perangkat lunak yang dimiliki Perusahaan terdiri dari Aplikasi The software owned by the company consists of the Hospital
Hospital Information System ("HIS") dan Aplikasi Pendidikan. Information System ("HIS") application and Educational
application.
Beban penyusutan untuk periode yang berakhir pada 30 Juni Depreciation expense for the period ended June 30,2025 and
2025 dan 31 Desember 2024 dibebankan ke beban umum dan December 31, 2024 is charged to general and administrative
administrasi (lihat Catatan 21). expenses (see Note 21).
- 32 -
Page 36
PT TECHNO9 INDONESIA TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to Financial Statements
Untuk Periode 6 (enam) Bulan Yang Berakhir Pada For Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit) 30 June 2025 and 2024 (Unaudited)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
11. Aset Hak-Guna 11. Right-of-Use Assets
30 Juni 2025/ June 30, 2025
Awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Akhir/
Beginning Additions Deductions Ending
Nilai perolehan Costs
Gedung kantor 6.768.571.429 - - 6.768.571.429 Office building
Jumlah 6.768.571.429 - - 6.768.571.429 Total
Akumulasi Accumulated
penyusutan depreciation
Gedung kantor 3.259.285.714 1.128.095.238 - 4.387.380.952 Office building
Jumlah 3.259.285.714 1.128.095.238 - 4.387.380.952 Total
Nilai buku 3.509.285.714 2.381.190.476 Net book value
31 Desember 2024 / December 31, 2024
Awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Akhir/
Beginning Additions Deductions Ending
Nilai perolehan Costs
Gedung kantor 6.921.842.692 450.000.000 603.271.263 6.768.571.429 Office building
Jumlah 6.921.842.692 450.000.000 603.271.263 6.768.571.429 Total
Akumulasi Accumulated
penyusutan depreciation
Gedung kantor 1.453.237.396 2.409.319.581 603.271.263 3.259.285.714 Office building
Jumlah 1.453.237.396 2.409.319.581 603.271.263 3.259.285.714 Total
Nilai buku 5.468.605.296 3.509.285.714 Net book value
Beban penyusutan untuk periode yang berakhir pada 30 Juni Depreciation expense for the period ended June 30, 2025 and
2025 dan 31 Desember 2024 dibebankan ke beban umum dan December 31, 2024 is charged to general and administrative
administrasi (lihat Catatan 21). expenses (see Note 23).
12. Utang bank 12. Bank loan
30 Juni/ 31 Desember
June 30, December 31,
2025 2024
PT Bank Central Asia Tbk 1.340.111.802 1.724.688.678 PT Bank Central Asia Tbk
Jumlah 1.340.111.802 1.724.688.678 Total
Berdasarkan Surat Perjanjian Kredit No.00019/PIH/SPKJ/2025 Based on Credit Agreement Letter No. 00019/PIH/SPKJ/2025
tanggal 13 Maret 2025 antara PT Bank Central Asia Tbk dengan dated 15 March 2025 between PT Bank Central Asia Tbk and
PT Techno9 Indonesia Tbk, Perusahaan memperoleh PT Techno9 Indonesia Tbk, The Company obtained credit
perpanjangan kredit sebagai berikut: facility as follows:
- 33 -
Page 37
PT TECHNO9 INDONESIA TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to Financial Statements
Untuk Periode 6 (enam) Bulan Yang Berakhir Pada For Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit) 30 June 2025 and 2024 (Unaudited)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
12. Utang bank (lanjutan) 12. Bank loan (continued)
a) Fasilitas Kredit Lokal (Rekening Koran): a) Local Credit Facility (Current Account):
Jenis Fasilitas : Kredit lokal (Rekening koran) Facility Type : Local credit (Current account)
Jumlah Pagu kredit : Rp 1.800.000.000 Total credit limit : Rp 1.800.000.000
Batas waktu
penarikan dan/ Deadline for
atau Penggunaan : Sejak 17 Maret 2024 withdrawing and/or : Since March 17, 2023 and ends on
Fasilitas Kredit dan berakhir pada 17 Maret 2026 using credit facilities March 17, 2024
Bunga fix : 10% p.a Fixed interest : 10% p.a
Agunan dan/atau Jaminan: Collateral and/or Collateral:
Untuk menjamin kepastian pembayaran kembali dengan tertib To ensure the certainty of repayment in an orderly and proper
dan sebagaimana mestinya Utang, Debitor dan/atau pemberi manner Debt, Debtor and/or Collateral provider and/or
Agunan dan/atau Penjamin dengan ini menyerahkan Agunan Guarantor hereby submit Collateral and/or personal guarantee
dan/atau jaminan pribadi dan/atau jaminan perusahaan sebagai and/or company guarantee as follows:
berikut:
a. Agunan berupa sebidang tanah berikut bangunan dan segala a. Collateral in the form of a plot of land including buildings and
sesuatu yang telah dan atau akan didirikan, ditanam, dan everything that has been and or will be erected, planted and
ditempatkan di atas tanah tersebut dengan keterangan dan placed on the land with the following information and proof of
bukti kepemilikan sebagai berikut: ownership:
Status Hak/ Status of Rights/
Nomor bukti kepemilikan : SHM No. 3122/Duri Kosambi Ownership proof number : SHM No. 3122/Duri Kosambi
Atas Nama : Heddy Kandou On behalf of : Heddy Kandou
Lokasi tanah : Taman Semanan Indah Blok NC Land location : Semanan Indah Park Block NC
Persil No. 5 Provinsi Daerah Persil No. 5 Province Special
Khusus Ibukota Jakarta, Kota Capital Region of Jakarta,
Administrasi Jakarta Barat, Administrative City of West Jakarta,
Kecamatan Cengkareng, Cengkareng District, Duri Kosambi
Kelurahan Duri Kosambi. Village.
13. Utang usaha 13. Trade Payables
30 Juni/ 31 Desember
June 30, December 31,
2025 2024
Pihak ketiga Third parties
PT Integra Kreasitama Solusindo 210.844.500 210.844.500 PT Integra Kreasitama Solusindo
Lain-lain dibawah 20 Juta Rupiah - 18.200.002 Others under 20 million Rupiah
Jumlah 210.844.500 229.044.502 Total
Analisa umur utang usaha adalah sebagai berikut: The aging analysis of these trade payables is as follows:
30 Juni/ 31 Desember
June 30, December 31,
2025 2024
Belum jatuh tempo - - Not yet due
Lewat jatuh tempo: Overdue:
1 - 30 hari - - 1 - 30 days
31 - 60 hari - - 31 - 60 days
61 - 90 hari - 210.844.500 61 - 90 days
lebih dari 90 hari 210.844.500 18.200.002 more than 90 days
Jumlah 210.844.500 229.044.502 Total
Seluruh utang usaha adalah dalam mata uang Rupiah. Utang All trade payables are denominated in Rupiah. This trade
usaha ini tidak dikenakan bunga dan tanpa jaminan. payable is interest free and unsecured.
- 34 -
Page 38
PT TECHNO9 INDONESIA TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to Financial Statements
Untuk Periode 6 (enam) Bulan Yang Berakhir Pada For Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit) 30 June 2025 and 2024 (Unaudited)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
14. Beban Masih Harus Dibayar 14. Accrued Expenses
30 Juni/ 31 Desember
June 30, December 31,
2025 2024
Jasa Profesional 1.032.697.266 90.000.000 Professional services
Jumlah 1.032.697.266 90.000.000 Total
Seluruh beban masih harus dibayar adalah dalam mata uang All accrued expenses are denominated in Rupiah.
Rupiah.
15. Liabilitas Imbalan Kerja 15. Employee Benefit Liabilities
Perusahaan telah menghitung kewajibannya sehubungan The company has calculated its obligations in relation to the
dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan No. 11 tahun 2020 Labor Law No. 11 of 2020 concerning Job Creation and
mengenai Cipta Kerja dan Peraturan Perusahaan No. 35/2021. Company Regulation No. 35/2021. No funding has been made
Tidak ada pendanaan yang dilakukan sehubungan dengan in connection with such employee benefit plans.
program manfaat karyawan tersebut.
Perhitungan imbalan pasca kerja 31 Desember 2024 mengacu The calculation of post-employment benefits as of December
pada laporan aktuaris independen Kantor Konsultan Aktuaria 31, 2024 refers to the independent actuary report of the Steven
Steven & Mourits No.1401/ST-EP-PSAK219-TCH/III/2025 & Mourits Actuarial Consulting Office No. 1401/ST-EP-
tanggal 3 Maret 2025 dan No. 1262/ST-EP-PSAK219- PSAK219-TCH/III/2025 date March 3, 2025 and No. 1262/ST-
TCH9/III/2024 tanggal 18 Maret 2024. EP-PSAK219-TCH9/III/2024 tanggal 18 Maret 2024.
Rekonsiliasi kewajiban / (kekayaan) yang diakui di laporan posisi Reconciliations of liability/(assets) recognized in statements of
keuangan sebagai berikut: financial position as follows:
30 Juni/ 31 Desember
June 30, December 31,
2025 2024
Kewajiban/(Kekayaan) Liability/(Asset)
pada awal tahun 280.960.000 514.978.000 at beginning of the year
Beban/(Pendapatan) - (132.515.000) Expense/(Income)
Pengukuran kembali kewajiban/ Remeasurement of the liability/
(aset) dalam Penghasilan (Assets) in the Other
Komprehensif Lain - (101.503.000) Comprehensive Income
Iuran yang dibayarkan Contributions paid by
oleh Perusahaan - - the Company
(Kewajiban)/Kekayaan (Liability)/Asset
pada akhir tahun 280.960.000 280.960.000 at ending of the year
Beban (Pendapatan) yang diakui dalam Laporan Laba Rugi Expense (Income) which recognized in the Statements of Profit
sebagai berikut: or Loss are as follows:
- 35 -
Page 39
PT TECHNO9 INDONESIA TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to Financial Statements
Untuk Periode 6 (enam) Bulan Yang Berakhir Pada For Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit) 30 June 2025 and 2024 (Unaudited)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
15. Liabilitas Imbalan Kerja (lanjutan) 15. Employee Benefit Liabilities (continued)
30 Juni/ 31 Desember
June 30, December 31,
2025 2024
Biaya jasa kini - 80.931.000 Current service cost
Biaya bunga neto - 33.138.000 Net interest cost
Biaya jasa lalu dan (keuntungan) / Past service cost and (Gains)/
kerugian atas penyelesaian - (246.584.000) Losses on Settlements
Iuran karyawan - - Employee Contributions
Beban (pendapatan) Expense (Income)
diakui dalam laporan recognized in the
laba rugi - (132.515.000) statements of profit or loss
Jumlah yang diakui di pendapatan komprehensif lain adalah Amounts recognized in the other comprehensive income is as
sebagai berikut: follows:
30 Juni/ 31 Desember
June 30, December 31,
2025 2024
Keuntungan/(kerugian) aktuaria Actuarial gains / (losses) arising on
karena perubahan asumsi keuangan - (10.354.000) changes in financial assumptions
Keuntungan/(kerugian) aktuaria Actuarial gains / (losses) arising on
karena perubahan asumsi demografik - - changes in demographic assumptions
Penyesuaian pengalaman atas kewajiban - (91.149.000) Experiences adjustment on liabilities
Dampak atas penerapan IFRIC Effect of IFRIC Attributing Benefit to
Pengatribusian Imbalan pada periode jasa - - Periods of Service
Beban (Pendapatan)
yang diakui di Expense (Income)
penghasilan recognized in other
komprehensif lain - (101.503.000) comprehensive income
Asumsi utama yang digunakan oleh aktuaris independen adalah The principal actuarial assumptions used by the independent
sebagai berikut: actuarial were as follows:
30 Juni/ 31 Desember
June 30, December 31,
2025 2024
Tingkat diskonto - 7,15% p.a Discount rate
Tingkat proyeksi Projection rate of
kenaikan gaji - 5,00% p.a salary increase
Tingkat mortalita Tabel Mortalita Indonesia IV Mortality rate
Tingkat cacat tetap 10% dari tingkat kematian Disability and sickness rate
Tingkat pengunduran diri Disusun berdasarkan usia pegawai/ Resignation rate
Arranged based on employee age
Metode aktuaria Projected Unit Credit Actuarial method
- 36 -
Page 40
PT TECHNO9 INDONESIA TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to Financial Statements
Untuk Periode 6 (enam) Bulan Yang Berakhir Pada For Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit) 30 June 2025 and 2024 (Unaudited)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
15. Liabilitas Imbalan Kerja (lanjutan) 15. Employee Benefit Liabilities (continued)
Analisis Sensitivitas Sensitivity Analysis
30 Juni/ 31 Desember
June 30, December 31,
2025 2024
Nilai kini kewajiban/
Present Value of Obligation
Asumsi-asumsi keuangan Financial assumptions
Tingkat diskonto Discount rate
Kenaikan 1% - 260.497.000 Increased by 1%
Penurunan 1% - 309.502.000 Decreased by 1%
Tingkat kenaikan gaji ke depan Future salary increment rate
Kenaikan 1% - 311.314.000 Increased by 1%
Penurunan 1% - 258.571.000 Decreased by 1%
16. Perpajakan 16. Taxation
a. Pajak dibayar dimuka a. Prepaid taxes
30 Juni/ 31 Desember
June 30, December 31,
2025 2024
Pajak pertambahan nilai Value added tax
PPN lebih bayar 279.097.225 198.395.094 Overpayment VAT
PPh Pasal 23 - - Income tax article 23
Jumlah 279.097.225 198.395.094 Total
b. Utang pajak b. Taxes payable
30 Juni/ 31 Desember
June 30, December 31,
2025 2024
PPh pasal 21 4.217.500 1.215.210 Income tax article 21
PPh pasal 23 - - Income tax article 23
Jumlah 4.217.500 1.215.210 Total
- 37 -
Page 41
PT TECHNO9 INDONESIA TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to Financial Statements
Untuk Periode 6 (enam) Bulan Yang Berakhir Pada For Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit) 30 June 2025 and 2024 (Unaudited)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
16. Perpajakan (Lanjutan) 16. Taxation (Continued)
c. Pajak kini c. Current tax
Rekonsiliasi antara rugi Perusahaan sebelum pajak The reconciliation between the Company profit before
penghasilan menurut laporan keuangan dengan estimasi income tax as shown in the financial statements and the
laba pajak adalah sebagai berikut: estimated tax income are as follows:
30 Juni/ 31 Desember
June 30, December 31,
2025 2024
Laba (rugi) sebelum Profit (loss) before
pajak penghasilan (3.555.603.839) (7.758.511.482) income tax
Koreksi fiskal: Fiscal correction:
Beda waktu Time different
Beban imbalan kerja karyawan - (132.515.000) Employee benefit expense
Penyisihan kerugian penurunan Provision for impairment
nilai piutang usaha - 1.943.587.052 of trade receivables
Beban penyusutan aset tetap - (141.646.874) Depreciation of fixed assets expense
Beban penyusutan dan Depreciation and rent interest expenses
bunga sewa aset hak guna - (1.170.086) of right of use asset
Beda tetap Permanent different
Beban kesejahteraan - 74.207.919 Final tax expense
Beban rapat dan jamuan 18.057.989 57.471.204 Meeting and entertainment expense
Beban Sumbangan - - Donation expense
Pendapatan jasa giro - (115) Current account service income
Pendapatan lain-lain - - Other income
Beban pajak 42.299.681 121.245.020 Tax expense
Laba (rugi) kena pajak (3.495.246.169) (5.837.332.362) Taxable net income (loss)
Laba (rugi) kena pajak (lanjutan) (3.495.246.169) (5.837.332.362) Taxable net income (loss) (continued)
Kompensasi kerugian fiskal: Fiscal loss compensation:
Tahun pajak 2019 - - 2019 tax year
Tahun pajak 2020 - - 2020 tax year
Tahun pajak 2021 - - 2021 tax year
Penghasilan kena pajak (3.495.246.169) (5.837.332.362) Taxable income
Jumlah pajak kini - - Total current tax
Kredit pajak: Tax credit:
PPh pasal 23 - - Income tax article 23
PPh pasal 25 - - Income tax article 25
Jumlah kredit pajak - - Total tax credit
Jumlah PPh Total
Pasal 29 - - Income tax article 29
Laba kena pajak hasil rekonsiliasi diatas menjadi dasar The taxable profit resulting from the above reconciliation
dalam pengisian Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) pajak becomes the basis for filling out the Corporate Annual Tax
penghasilan badan. Return (SPT).
- 38 -
Page 42
PT TECHNO9 INDONESIA TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to Financial Statements
Untuk Periode 6 (enam) Bulan Yang Berakhir Pada For Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit) 30 June 2025 and 2024 (Unaudited)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
16. Perpajakan (Lanjuntan) 16. Taxation (Continued)
d. Pajak tangguhan d. Deferred tax
Pengakuan aset pajak tangguhan atas perbedaan temporer The recognition of deferred tax assets for temporary
pengakuan beban antara komersial dengan fiskal adalah differences between the commercial recognition of expenses
sebagai berikut : with fiscal are as follows:
30 Juni 2025 / June 30, 2025
Dikreditkan ke
Aset / (Liabilitas) Laporan Aset / (Liabilitas)
Pajak Tangguhan Dikreditkan ke Penghasilan Pajak Tangguhan
31 Des 2023 Laporan laba rugi/ Komprehensif 30 Juni 2024/
Deferred tax Credited to Lain/ Deferred tax
Asset/ (Liabilities) Income Credited to Asset/ (Liabilities)
Dec 31, 2023 Statement OCI June 30, 2024
Imbalan kerja karyawan 61.811.200 - - 61.811.200 Employee benefit
Penyusutan aset tetap 18.659.670 - - 18.659.670 Fixed asset depreciation
Rugi fiskal 2.334.895.705 768.954.157 - 3.103.849.862 Fiscal losses
Cadangan penurunan Allowance for impairment
nilai piutang usaha 489.953.084 - - 489.953.084 of trade receivables
Aset hak guna 25.620.447 - - 25.620.447 Right-of-use assets
Neto 2.930.940.106 768.954.157 - 3.699.894.263 Net
31 Desember 2024, December 31, 2024
Dikreditkan ke
Aset / (Liabilitas) Laporan Aset / (Liabilitas)
Pajak Tangguhan Dikreditkan ke Penghasilan Pajak Tangguhan
31 Des 2023 Laporan laba rugi/ Komprehensif 31 Des 2023
Deferred tax Credited to Lain/ Deferred tax
Asset/ (Liabilities) Income Credited to Asset/ (Liabilities)
Dec 31, 2023 Statement OCI Dec 31, 2023
Imbalan kerja karyawan 113.295.160 (29.153.300) (22.330.660) 61.811.200 Employee benefit
Penyusutan aset tetap (12.502.642) 31.162.312 - 18.659.670 Fixed asset depreciation
Rugi fiskal 1.050.682.585 1.284.213.120 - 2.334.895.705 Fiscal losses
Cadangan penurunan Allowance for impairment
nilai piutang usaha 62.363.933 427.589.151 - 489.953.084 of trade receivables
Aset hak guna 25.363.028 257.419 - 25.620.447 Right-of-use assets
Neto 1.239.202.064 1.714.068.702 (22.330.660) 2.930.940.106 Net
17. Modal Saham 17. Capital Stock
Perusahaan melakukan Penawaran Umum Perdana Saham The Company undertook the Intial Public Offering of
sebesar 432.000.000 saham biasa dengan nilai nominal Rp 10 432,000,000 ordinary shares with par value of Rp 10 per share
per saham dan harga penawaran sebesar Rp 75 per saham and offering price of Rp 75 per share to the public in Indonesia
kepada masyarakat di Indonesia yang telah dicatatkan pada BEI which have been listed in BEI on December 05, 2022. As a
pada tanggal 05 Desember 2022. Sehubungan dengan result of the Intial Public Offering, the proceed from issuance of
Penawaran Umum Perdana Saham tersebut, penerimaan dari new shares is amounting to Rp 32,400,000,000. Excess of
penerbitan saham baru adalah sebesar Rp 32.400.000.000. proceeds from issuance of new shares over par value is
Selisih antara penerimaan dari penerbitan saham baru dengan presented as part of additional paid-in-capital (Note 18).
nilai nominal saham dicatat pada akun tambahan modal disetor
(Catatan 18).
- 39 -
Page 43
PT TECHNO9 INDONESIA TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to Financial Statements
Untuk Periode 6 (enam) Bulan Yang Berakhir Pada For Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit) 30 June 2025 and 2024 (Unaudited)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
17. Modal Saham (Lanjutan) 17. Capital Stock (Continued)
Berdasarkan akta notaris Putri Rejeki Kasad,SH.,M.Kn, No.04 Based on the notary deed of Putri Rejeki Kasad, SH., M.Kn,
tanggal 27 Mei 2024 sebagaimana telah diberitahukan kepada No.04 dated May 27, 2024 as notified to the Minister of Law and
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan Surat Human Rights with the Letter of Receipt of Notification of
Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. Changes in Company Data No. AHU-AH.01.09-0216865 dated
AHU-AH.01.09-0216865 tanggal 22 Juni 2024, terdapat June 22, 2024, there is an approval for the transfer of all shares
persetujuan peralihan seluruh saham milik Heddy Kandou, Merry belonging to Heddy Kandou, Merry Kandou and Agatha Nindya
Kandou dan Agatha Nindya kepada Noprian Fadli. Sehingga to Noprian Fadli. So that the composition of share ownership as
komposisi kepemilikan saham per 30 Juni 2025 dan 31 of June 30, 2025 and December 31, 2024 is as follows:
Desember 2024 adalah sebagai berikut:
30 Juni 2024 / June 30, 2024
Persentase Jumlah modal
Kepemilikan/ Disetor/
Jumlah Saham/ Percentage of Total
Pemegang Saham Number of shares ownership paid-up capital Stockholders
Heddy Kandou 852.660.263 40% 8.526.602.630 Heddy Kandou
Noprian Fadli 60.746.092 3% 607.460.920 Noprian Fadli
Poh Holdings Pte Ltd 110.007.000 5% 1.100.070.000 Poh Holdings Pte Ltd
Djoni 110.000.000 5% 1.100.000.000 Djoni
Agatha Nindya 8.438.900 0% 84.389.000 Agatha Nindya
Masyarakat 1.015.147.745 47% 10.151.477.450 Public
Jumlah 2.157.000.000 100% 21.570.000.000 Total
31 Desember 2024 / December 31, 2024
Persentase Jumlah modal
Kepemilikan/ Disetor/
Jumlah Saham/ Percentage of Total
Pemegang Saham Number of shares ownership paid-up capital Stockholders
Heddy Kandou 1.120.560.000 52% 11.205.600.000 Heddy Kandou
Noprian Fadli 258.840.000 12% 2.588.400.000 Noprian Fadli
Merry Kandou 57.600.000 3% 576.000.000 Merry Kandou
Agatha Nindya 288.000.000 13% 2.880.000.000 Agatha Nindya
Masyarakat 432.000.000 20% 4.320.000.000 Public
Jumlah 2.157.000.000 100% 21.570.000.000 Total
18. Tambahan modal disetor 18. Additional paid-in capital
Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, tambahan As at June 30, 2025 and December 31, 2024, additional paid-in
modal disetor terdiri dari Penawaran Umum Perdana Saham capital consists of the result from Initial Public Offering (Note
(Catatan 1b), dengan rincian sebagai berikut: 1b), with details as follow:
Selisih antara penerimaan penerbitan saham baru Excess of proceeds from issuance of
dengan nilai nominal saham 28.080.000.000 new shares over par value
Dikurangi: biaya emisi saham (3.736.277.970) Less: share issuance cost
Neto 24.343.722.030 Net
- 40 -
Page 44
PT TECHNO9 INDONESIA TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to Financial Statements
Untuk Periode 6 (enam) Bulan Yang Berakhir Pada For Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit) 30 June 2025 and 2024 (Unaudited)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
19. Pendapatan 19. Revenues
30 Juni/ 30 Juni/
June 30, June 30,
2025 2024
Perangkat keras 378.719.028 300.451.000 Hardware
Perangkat lunak - 36.900.000 Software
Pemeliharaan 807.360.000 1.033.860.000 Maintenance
Jumlah 1.186.079.028 1.371.211.000 Total
30 Juni/ 30 Juni/
June 30, June 30,
2025 2024
Pihak berelasi - - Related party
Pihak ketiga 1.186.079.028 1.371.211.000 Third party
Jumlah 1.186.079.028 1.371.211.000 Total
Penjualan kepada pelanggan pihak ketiga yang melebihi 10% Sales to third party customers that exceed 10% of total net
dari jumlah pendapatan bersih pada tahun-tahun yang berakhir revenues in the years ended June 30, 2025 and 2024 are as
pada 30 Juni 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: follows:
30 Juni/ June 30, 2025
Jumlah/ Persentase/
Total Percentage
PT Perhimpunan Pendidikan PT Perhimpunan Pendidikan
dan Pengajaran Kristen Petra 807.360.000 68,07% dan Pengajaran Kristen Petra
PT Integra Kreasitama Solusindo 199.400.000 16,81% PT Integra Kreasitama Solusindo
Jumlah 1.006.760.000 84,88% Total
30 Juni/ June 30, 2024
Jumlah/ Persentase/
Total Percentage
PT Perhimpunan Pendidikan PT Perhimpunan Pendidikan
dan Pengajaran Kristen Petra 807.360.000 58,88% dan Pengajaran Kristen Petra
Jumlah 807.360.000 58,88% Total
- 41 -
Page 45
PT TECHNO9 INDONESIA TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to Financial Statements
Untuk Periode 6 (enam) Bulan Yang Berakhir Pada For Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit) 30 June 2025 and 2024 (Unaudited)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
20. Beban Pokok Pendapatan 20. Costs of Revenues
30 Juni/ 30 Juni/
June 30, June 30,
2025 2024
Persediaan awal 7.385.598.800 11.630.435.200 Beginning balance
Pembelian 328.348.459 2.221.641.891 Purchase
Biaya teknisi lepas 396.405.408 2.675.000 Freelance technician expense
Persediaan akhir (7.393.515.742) (13.557.620.836) Ending balance
Jumlah 716.836.925 297.131.255 Total
Rincian pemasok dengan nilai pembelian melebihi 10% dari total The details of suppliers whose purchase value exceeded 10%
pembelian sebagai berikut: of the total purchase are as follows:
30 Juni/ 30 Juni/
June 30, June 30,
2025 2024
Pihak ketiga Third party
PT Interdata Teknologi Sukses - 1.944.385.000 PT Interdata Teknologi Sukses
PT Fullmoon Jaya Abadi 80.172.920 - PT Fullmoon Jaya Abadi
Maradi Comp 72.700.000 - Maradi Comp
Jumlah 152.872.920 1.944.385.000 Total
21. Beban Umum dan Administrasi 21. General and Administrative Expenses
30 Juni/ 30 Juni/
June 30, June 30,
2025 2024
Penyusutan aset hak guna (catatan 11) 1.128.095.238 1.128.877.514 Depreciation of right of use asset (note 11)
Legal dan profesional 974.491.266 69.850.000 Legal and profesional fee
Gaji dan tunjangan Employee salaries
karyawan 699.750.577 1.089.822.078 and benefits
Penyusutan aset takberwujud (catatan 10) 542.594.375 538.750.626 Depreciation of intangible asset (note 10)
Penyusutan aset tetap (catatan 9) 447.402.757 561.751.800 Depreciation of fixed asset (note 9)
Pajak penghasilan 41.250.124 76.487.575 Income taxes
Listrik dan PAM 19.030.906 31.145.184 Electricity and PAM
Rapat dan jamuan 18.057.989 27.130.600 Meeting and entertainment
Operasional 9.508.545 17.698.073 Operational
Telekomunikasi dan internet 7.360.950 6.458.881 Telecommunication and internet
Biaya Perlengkapan Kantor 4.290.000 18.712.971 inventory maintenance
Percetakan, pos dan kurir 1.426.500 4.984.570 Printing, postage and courier
Asuransi 1.233.200 1.233.160 Insurance
Pemeliharaan aset tetap - 34.449.345 Fixed assets maintenance
Keamanan dan kebersihan - 22.084.000 Security and cleaning
Perijinan, PBB, STNK, Licensing, PBB, STNK, KIR,
KIR, dan pajak kendaraan - 2.511.000 and vehicle tax
Umum & Adm Lainnya 3.389.144 67.941.152 Others
Jumlah 3.897.881.571 3.699.888.529 Total
- 42 -
Page 46
PT TECHNO9 INDONESIA TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to Financial Statements
Untuk Periode 6 (enam) Bulan Yang Berakhir Pada For Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit) 30 June 2025 and 2024 (Unaudited)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
22. Pendapatan dan (beban) lain-lain 22. Others income and (expense)
30 Juni/ 30 Juni/
June 30, June 30,
2025 2024
Pendapatan (beban) lain-lain Other income (expense)
Lain-lain (21.176.483) (8.532.033) Others
Jumlah (21.176.483) (8.532.033) Total
Pendapatan keuangan Finance income
Pendapatan jasa giro - 115 Bank interest income
Jumlah - 115 Total
Beban keuangan Finance expense
Bunga pinjaman bank 105.752.089 157.358.990 Bank loan interest
Administrasi bank 35.800 2.579.637 Bank Administration
Jumlah 105.787.888 159.938.626 Total
23. Segmen Operasi 23. Operating Segment
Perusahaan menerapkan segmen operasi berdasarkan kategori The company implements operating segments based on the
produk yang dijual, yaitu Perangkat Keras, Perangkat Lunak, product categories sold, namely Hardware, Software, and
dan Pemeliharaan sebagai berikut: Maintenance as follows:
30 Juni 2025 / June 30, 2025
Berdasarkan produk Based on product
Perangkat Keras/ Perangkat Lunak/ Pemeliharaan/ Jumlah/
Hardware Software Maintenance Total
Pendapatan bersih 378.719.028 - 807.360.000 1.186.079.028 Net revenues
Beban pokok pendapatan (328.348.459) - (388.488.466) (716.836.925) Cost of revenues
Laba kotor 50.370.569 - 418.871.534 469.242.103 Gross profit
Beban penjualan - - - - Sales expenses
Beban umum dan General and
administrasi - - - (3.897.881.571) administrative expenses
Pendapatan (Beban) Other Incomes
lain-lain - bersih - - - (21.176.483) (Expenses) - net
Pendapatan keuangan - - - - Finance income
Beban keuangan - - - (105.787.888) Finance expenses
Laba (rugi) sebelum
pajak - - - (3.555.603.839) Income (loss) before tax
- 43 -
Page 47
PT TECHNO9 INDONESIA TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to Financial Statements
Untuk Periode 6 (enam) Bulan Yang Berakhir Pada For Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit) 30 June 2025 and 2024 (Unaudited)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
23. Segmen Operasi (lanjutan) 23. Operating Segment (continued)
30 Juni 2025 / June 30, 2025
Berdasarkan produk Based on product
Perangkat Keras/ Perangkat Lunak/ Pemeliharaan/ Jumlah/
Hardware Software Maintenance Total
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
Aset segmen 6.423.444.811 846.400.000 123.670.931 7.393.515.742 Segment assets
Aset yang tidak dapat
dialokasikan - - - 28.280.738.471 Unallocated assets
Jumlah aset 6.423.444.811 846.400.000 123.670.931 35.674.254.213 Total assets
Liabilitas segmen 210.844.500 - - 210.844.500 Segment liabilities
Liabilitas yang tidak
dapat dialokasikan - - - 2.657.986.568 Unallocated liabilities
Jumlah liabilitas 210.844.500 - - 2.868.831.068 Total liabilities
30 Juni 2024 / 30 June 2024
Berdasarkan produk Based on product
Perangkat Keras/ Perangkat Lunak/ Pemeliharaan/ Jumlah/
Hardware Software Maintenance Total
Pendapatan bersih 300.451.000 36.900.000 1.033.860.000 1.371.211.000 Net revenues
Beban pokok pendapatan (268.492.515) (28.638.739) - (297.131.254) Cost of revenues
Laba kotor 31.958.485 8.261.261 1.033.860.000 1.074.079.746 Gross profit
Beban penjualan - - - - Sales expenses
Beban umum dan General and
administrasi - - - (3.699.888.529) administrative expenses
Pendapatan (Beban) Other Incomes
lain-lain - bersih - - - (8.532.033) (Expenses) - net
Pendapatan keuangan 115 Finance income
Beban keuangan (159.938.626) Finance expenses
Laba (rugi)
sebelum pajak (2.794.279.328) Income (loss) before tax
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
Aset segmen 11.782.260.360 764.956.662 1.010.403.814 13.557.620.836 Segment assets
Aset yang tidak dapat
dialokasikan - - - 28.435.164.891 Unallocated assets
Jumlah aset 11.782.260.360 764.956.662 1.010.403.814 41.992.785.727 Total assets
Liabilitas segmen 31.789.000 - - 31.789.000 Segment liabilities
Liabilitas yang tidak
dapat dialokasikan - - - 2.591.004.198 Unallocated liabilities
Jumlah liabilitas 31.789.000 - - 2.622.793.198 Total liabilities
- 44 -
Page 48
PT TECHNO9 INDONESIA TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to Financial Statements
Untuk Periode 6 (enam) Bulan Yang Berakhir Pada For Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit) 30 June 2025 and 2024 (Unaudited)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
24. Perjanjian-perjanjian penting 24. Significant agreements and commitments
Perjanjian sewa menyewa bangunan Green Lake City Building lease agreement for Green Lake City
Perusahaan mengadakan perjanjian sewa menyewa pada The Company entered into a lease agreement on February 27,
tanggal 27 Februari 2024 dengan Ibu Heddy Kandou sebagai 2024 with Mrs. Heddy Kandou as the legal owner of a
pemilik yang sah atas sebuah ruko di Green Lake City No. 108, shophouse in Green Lake City No. 108, Duri Kosambi
Duri Kosambi Cengkareng, Jakarta Barat. Cengkareng, West Jakarta.
Jangka waktu sewa selama 3 (tiga) tahun, terhitung mulai The rental period is 3 (three) years, starting from April 1, 2024
tanggal 01 April 2024 dan berakhir pada 01 April 2027. and ending on April 1, 2027.
Harga sewa yang disepakati sebesar Rp 450.000.000, dan The agreed rental price is Rp 450,000,000, and paid before the
dibayarkan sebelum masa sewa dimulai, pembayaran I sebesar lease period starts, payment I of Rp 225,000,000 on March 1,
Rp 225.000.000 pada tanggal 1 Maret 2024 dan untuk 2024 and for repayment on March 18, 2024.
pelunasannya di tanggal 18 Maret 2024.
Kerjasama penyediaan gedung/ruko dan perabotan serta Cooperation in the provision of buildings/shophouses and
renovasi furniture as well as renovation
Pada tanggal 01 Desember 2022 dan 02 November 2022, On December 1, 2022 and November 2, 2022, the Company
Perusahaan melakukan kesepakatan dengan CV Gemilang entered into an agreement with CV Gemilang Utama Jaya.
Utama Jaya. Dimana CV Gemilang Utama Jaya menerima tugas Where CV Gemilang Utama Jaya received an assignment as a
sebagai kontraktor untuk melaksanaka pekerjaannya, yaitu contractor to carry out his work, namely providing ready-to-use
menyediakan ruko siap pakai, perabotan serta renovasi dalam shop houses, furniture and renovations in the framework of
rangka pembukaan Service Point di beberapa kota. Untuk opening Service Points in several cities. For the first project,
project ke satu ada tujuh kota, yaitu Bandung, Semarang, there are seven cities, namely Bandung, Semarang, Surabaya,
Surabaya, Medan, Palembang, Pekan baru dan Bali. Serta untuk Medan, Palembang, Pekanbaru and Bali. As well as for the
project kedua ada 12 (dua belas) kota yang terdiri dari second project there are 12 (twelve) cities consisting of
Makassar, Malang, Yogyakarta, Padang, Banjarmasin, Makassar, Malang, Yogyakarta, Padang, Banjarmasin,
Balikpapan, Pontianak, Aceh, Lampung, bengkulu, Palu dan Balikpapan, Pontianak, Aceh, Lampung, Bengkulu, Palu and
Samarinda. Samarinda.
Pelaksanaan pekerjaan akan dimulai pada 13 Desember 2022 Work implementation will start on December 13, 2022 for the
untuk project pertama dan 09 Januari 2023 untuk project kedua. first project and January 9, 2023 for the second project. The
Pihak kedua akan melakukan survei lokasi kemudian melakukan second party will conduct a site survey and then enter into a
perjanjian sewa menyewa dalam jangka waktu tiga tahun three-year lease agreement with the shop owner and then the
dengan pemilik ruko dan selanjutnya pihak kedua akan second party will carry out work to carry out renovations and
melaksanakan pekerjaan untuk melakukan renovasi dan provide shop furniture in accordance with what has been
menyediakan perabotan ruko sesuai dengan yang telah di agreed in the agreement.
sepakati dalam perjanjian.
Berdasarkan addendum perjanjian kerjasama No. GUB- Based on addendum to cooperation agreement no. GUB-
01/2023/002 tanggal 20 Januari 2023 adanya perubahan dalam 01/2023/002 dated January 20, 2023 there was a change in the
nilai kontrak untuk project kesatu yang semula Rp contract value for the first project which was originally IDR
3.000.000.000,- berubah menjadi Rp 2.918.571.429,-. Dan untuk 3,000,000,000,- changed to IDR 2,918,571,429,-. And for the
project kedua adalah sebesar Rp 3.400.000.000,- dimana second project it is IDR 3,400,000,000,- where the Company
Perusahaan akan melakukan pembayaran secara bertahap will make payments in stages according to the agreement
sesuai dengan kesepatan yang tertuang dalam perjanjian. stated in the agreement.
Kerjasama penyediaan gedung/ruko dan perabotan serta Cooperation in the provision of buildings/shophouses and
renovasi furniture as well as renovation
Jangka waktu sewa menyewa ruko akan berlangsung selama 3 The rental period for renting the shop will last for 3 years and
tahun dan baru akan dimulai di bulan Juli 2023. will only start in July 2023.
- 45 -
Page 49
PT TECHNO9 INDONESIA TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to Financial Statements
Untuk Periode 6 (enam) Bulan Yang Berakhir Pada For Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit) 30 June 2025 and 2024 (Unaudited)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
24. Perjanjian-perjanjian penting (lanjutan) 24. Significant agreements and commitments (continued)
Pekerjaan instalasi on-site dan jasa pemeliharaan Fortigate Fortigate 40F on-site installation work and maintenance
40F services.
Perusahaan mengadakan kerjasama dengan PT Berlian Inti The company entered into a ccoperation with PT Berlian Inti
Teknologi terkait pekerjaan instalasi on-site Fortigate 40F Teknologi related to the Fortigate 40F on-site installation work
sesuai dengan PO No. 018/PO-BIT/22 tanggal 12 April 2022. in accordance with PO No. 018/PO-BIT/22 dated April 12, 2022.
Dan juga kerjasama pekerjaan jasa pemeliharaan Fortigate 40F And also cooperation for maintenance services for Fortigate
sesuai dengan PO No. 019 dan 020/PO-BIT/22 tanggal 12 April 40F in accordance with PO No. 019 and 020/PO-BIT/22 dated
2022 dimana jangka waktu kerjasama masing-masing selama April 12, 2022 where the cooperation period is 60 months each
60 bulan (Oktober 2022 sampai dengan September 2027), (October 2022 to September 2027), with a total cooperation
dengan total nilai kerjasama sebesar Rp 1.098.000.000 diluar value of Rp 1,098,000,000 excluding tax.
pajak.
25. Laba per saham dasar 25. Basic earnings per share
Perhitungan laba per saham dasar untuk tahun yang berakhir The calculation of basic earnings per share for the years ended
pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut: June 30, 2023 and 2022 are as follows:
30 Juni/ 30 Juni/
June 30, June 30,
2025 2024
Laba bersih untuk perhitungan Net income for
laba per saham dasar (2.786.649.682) (2.187.350.738) basic earnings per share calculation
Jumlah rata-rata tertimbang Weighted average number of
saham biasa 2.157.000.000 2.157.000.000 ordinary shares
Laba per saham dasar (1,29) (1,01) Basic earnings per share
Pada tanggal laporan posisi keuangan, Perusahaan tidak At the statements of financial position date, the Company does
memiliki efek yang berpotensi saham biasa yang dilutif. not have any transaction of potential dilutive effect to ordinary
shares.
26. Manajemen Resiko Keuangan 26. Financial Risk Management
lnstrumen keuangan pokok Perusahaan terdiri dari kas dan The Company's principal financial instrument consists of cash
setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain, utang usaha, utang and cash equivalents, accounts receivable, other receivables,
lain-lain, dan beban yang masih harus dibayar. Trade payables, other payables, and accrued expenses.
Perusahaan terpengaruh terhadap risiko pasar, risiko kredit, Entities are affected by market risk, credit risk, liquidity risk.
risiko likuditas. Manajemen Perusahaan mengawasi manajemen TheCompany's management oversees risk management for
risiko atas risiko-risiko tersebut. these risks.
Direksi menelaah dan menyetujui kebijakan pengelolaan risiko- The Board of Directors reviews and approves risk management
risiko sebagaimana dirangkum dibawah ini: policies as summarized below:
Risiko Pasar Market Risk
Risiko Pasar adalah risiko nilai wajar arus kas di masa depan Market risk is the risk of the fair value of future cash flows on a
atas suatu instrumen keuangan, yang akan berfluktuasi karena financial instrument, which will fluctuate because of changes in
perubahan harga pasar. Harga pasar mengandung risiko nilai market prices. Market prices contain foreign exchange risk.
tukar mata uang asing. lnstrumen keuangan yang terutama Financial instruments that are mainly affected by market risk
terpengaruh oleh risiko pasar adalah pinjaman jangka pendek, are short-term loans, cash and cash equivalents.
kas dan setara kas.
- 46 -
Page 50
PT TECHNO9 INDONESIA TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to Financial Statements
Untuk Periode 6 (enam) Bulan Yang Berakhir Pada For Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit) 30 June 2025 and 2024 (Unaudited)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
26. Manajemen Resiko Keuangan (Lanjutan) 26. Financial Risk Management (Continued)
Risiko Nilai Tukar Mata Uang Asing Foreign exchange risk
Risiko nilai tukar mata uang asing adalah risiko nilai wajar arus The risk of foreign exchange rates is the risk of the fair value of
kas di masa depan yang berfluktuasi karena perubahan kurs future cash flows that fluctuate because of changes in of foreign
mata uang asing. Perusahaan memantau fluktuasi mata uang exchange rates. The Company monitors foreign exchanges
asing dan dapat melakukan lindung nilai terhadap eksposur fluctuations and may hedge the exposure on the foreign
fluktuasi mata uang asing untuk transaksi yang sudah diketahui currency fluctuation for known and committed transactions.
dan diikat.
Risiko Likuiditas Liquidity Risk
Perusahaan mengelola risiko likuiditas dengan memantau The Company manages its liquidity risk by monitoring the
proyeksi dan arus kas aktual secara reguler. Perusahaan projected and actual cash flows regularly. The Company
berkeyakinan bahwa siklus penerimaan kas memungkinkan believes that the cash collection cycle enables it to meet its
Perusahaan untuk memenuhi kewajibannya pada saat jatuh obligations when it falls due.
tempo.
Risiko Tingkat Suku Bunga atas Arus Kas Interest Rate Risk on Cash Flow
Risiko Tingkat Suku Bunga atas Arus Kas adalah risiko dimana Interest Rate Risk on Cash Flow is a risk of future cash flows
arus kas dimasa depan akan berfluktuasi karena perubahan will fluctuate because of changes in market interest rates.
tingkat suku bunga pasar. Perusahaan terpengaruh risiko Entities affected by the risk of changes in market interest rates
perubahan suku bunga pasar terutama terkait dengan kas dan are mainly related to cash and cash equivalents.
setara kas.
27. Instrumen Keuangan 27. Financial Instrument
Nilai wajar didefinisikan sebagai total dimana instrumen tersebut Fair value is defined as the total in which the instrument can be
dapat dipertukarkan di dalam transaksi jangka pendek antara exchanged in short-term transactions between parties demand
pihak yang berkeinginan dan memiliki pengetahuan yang and adequate knowledge through a reasonable transaction, in
memadai melalui suatu transaksi yang wajar, selain dalam addition to forced sales or sale of liquidity. Fair value is obtained
penjualan terpaksa atau penjualan likuiditas. Nilai wajar from market price quotations, discounted cash flow capital and
didapatkan dari kuotasi harga pasar, modal arus kas diskonto reasonable capital price options.
dan modal penentuan harga opsi yang sewajarnya.
lnstrumen keuangan yang disajikan di dalam laporan posisi Financial instruments presented in the statement of financial
keuangan dicatat sebesar nilai wajar, atau sebaliknya, disajikan position are recorded at fair value, or otherwise, presented in
dalam modal tercatat apabila total tersebut mendekati nilai recorded capital if the total is close to its fair value or its fair
wajarnya atau nilai wajarnya tidak dapat di ukur secara handal. value cannot be reliably measured.
Tabel di bawah ini menyajikan perbandingan atas nilai tercatat The table below presents a comparison of the registered value
dengan nilai wajar dari instrumen keuangan Perusahaan yang and fair value of the financial instruments of the Company
tercatat dalam laporan keuangan. recorded in the financial statements.
- 47 -
Page 51
PT TECHNO9 INDONESIA TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to Financial Statements
Untuk Periode 6 (enam) Bulan Yang Berakhir Pada For Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit) 30 June 2025 and 2024 (Unaudited)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
27. Instrumen Keuangan (Lanjutan) 27. Financial Instrument (Continued)
30 Juni / Juni 30, 2025
Nilai tercatat/ Nilai wajar/
Carrying value Fair value
Aset Keuangan Financial Assets
Kas dan bank 636.402.125 636.402.125 Cash on hand and in banks
Piutang usaha - neto 8.980.719.109 8.980.719.109 Trade receivables - net
Jumlah Aset Keuangan 9.617.121.234 9.617.121.234 Total Financial Assets
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Utang bank 1.340.111.802 1.340.111.802 Bank loan
Utang usaha 210.844.500 210.844.500 Trade payables
Beban yang masih harus dibayar 1.032.697.266 1.032.697.266 Accrued expense
Jumlah Liabilitas Keuangan 2.583.653.568 2.583.653.568 Total Financial Liabilities
31 Desember / December 31, 2024
Nilai tercatat/ Nilai wajar/
Carrying value Fair value
Aset Keuangan Financial Assets
Kas dan bank 1.417.219.080 1.417.219.080 Cash on hand and in banks
Piutang usaha - neto 9.183.110.018 9.183.110.018 Trade receivables - net
Jumlah Aset Keuangan 10.600.329.098 10.600.329.098 Total Financial Assets
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Utang bank 1.724.688.678 1.724.688.678 Bank loan
Utang usaha 229.044.502 229.044.502 Trade payables
Beban yang masih harus dibayar 90.000.000 90.000.000 Accrued expense
Jumlah Liabilitas Keuangan 2.043.733.180 2.043.733.180 Total Financial Liabilities
28. Informasi Arus Kas 28. Cash Flow Information
a. Transaksi non-kas a. Non-cash transactions
Transaksi non kas Perusahaan adalah sebagai berikut: The Company's non-cash transactions are as follows:
30 Juni/ 31 Desember/
June 30, December 31,
2025 2024
Perolehan aset takberwujud Acquisition of intangible assets
melalui uang muka - - through deposit
- 48 -
Page 52
PT TECHNO9 INDONESIA TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to Financial Statements
Untuk Periode 6 (enam) Bulan Yang Berakhir Pada For Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit) 30 June 2025 and 2024 (Unaudited)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
28. Informasi Arus Kas (Lanjutan) 28. Cash Flow Information (Continued)
b. Rekonsiliasi liabilitas yang timbul dari aktivitas pendanaan b. Reconciliation of liabilities arising from financing activities
Tabel di bawah ini menunjukkan rekonsiliasi liabilitas yang The below tables set out a reconciliation of liabilities arising
timbul dari aktivitas pendanaan, sebagai berikut: from financing activities, as follows:
1 Januari 2025/ Arus kas/ Penambahan/ 30 Juni 2025/
January 01, 2025 Cash flow Additions Juni 30, 2025
Piutang lain-lain Other receivables
Piutang lain-lain - - - - Other receivables
Utang jangka pendek: Short-term debts:
Utang bank 1.724.688.678 (1.969.260.930) 1.584.684.054 1.340.111.802 Bank loan
Jumlah 1.724.688.678 (1.969.260.930) 1.584.684.054 1.340.111.802 Total
1 Januari 2024/ Arus kas/ Penambahan/ 30 Juni 2024/
January 01, 2024 Cash flow Additions Juni 30, 2024
Piutang lain-lain Other receivables
Piutang lain-lain - - - - Other receivables
Utang jangka pendek: Short-term debts:
Utang bank 1.724.688.678 (1.732.096.168) 1.769.593.326 1.762.185.836 Bank loan
Jumlah 1.724.688.678 (1.732.096.168) 1.769.593.326 1.762.185.836 Total
- 49 -
Names mentioned 40 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT TECHNO
p.1 ×54
unresolved
org
INDONESIA TBK
p.1 ×52
unresolved
person
Notary Lidya Enywati Tjendra
p.9 ×2
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi
p.9
unresolved
org
Minister of Law and Human Manusia Republik Indonesia
p.9
unresolved
person
Dr. Sugih
p.9 ×2
unresolved
person
Haryati
p.9 ×2
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.9
unresolved
org
Ministry of Law and Human
p.9
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.9
unresolved
person
Dr. Sugih Haryati
p.10 ×4
unresolved
person
Venantius Agung Passinuraga
· Ketua
p.10 ×2
unresolved
org
PT Interdata Teknologi Sukses
p.31 ×4
unresolved
org
PT Integra Kreasitama Solusindo
p.31 ×5
unresolved
org
PT Berlian Inti Teknologi
p.31 ×2
unresolved
org
PT Berlian Inti Teknologi Petra
p.31
unresolved
org
PT Integra Kreasitama Solusindo Lain-lain
p.37
unresolved
person
Putri Rejeki Kasad
p.43 ×2
unresolved
org
Minister of Law
p.43
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.43
unresolved
org
Noprian Fadli Poh Holdings Pte Ltd
p.43
unresolved
org
PT Perhimpunan Pendidikan
p.44 ×4
unresolved
org
PT Fullmoon Jaya Abadi
p.45
unresolved
org
PT Fullmoon Jaya Abadi Maradi Comp
p.45
unresolved
org
Bank Administration
p.46
unresolved
org
PT Berlian Inti
p.49
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.