Back to announcement
LKTT BFI 30 Juni 2025 (Konsolidasian).pdf
Financial statement Text extracted SOFASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 60
Page 1
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Laporan Keuangan Konsolidasian/
Consolidated Financial Statements
30 Juni 2025 (tidak di audit) dan Tanggal 31 Desember 2024 (diaudit)
June 30, 2025 (unaudit) and December 31, 2024 (Audited)
Dan untuk Periode Enam Bulan yang berakhir
Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 2024 (tidak diaudit)
And for Six-Month Periods Ended
June 30, 2025 and 2024 (Unaudit)
Page 2
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Daftar Isi Table of Contents
Halaman/
Pages
Surat Pernyataan Direksi Directors’ Statement
Laporan Auditor Independen Independent Auditor’s Report
Laporan Keuangan Konsolidasian Consolidated Financial Statements
Untuk tahun yang berakhir pada For The Years Ended
tanggal 30 Juni 2025 June 30, 2025
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian 1 Consolidated Statements of Financial Position
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Consolidated Statements of Profit or Loss and
Komprehensif Lain Konsolidasian 2 Other Comprehensive Income
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian 3 Consolidated Statements of Changes in Equity
Laporan Arus Kas Konsolidasian 4 Consolidated Statements of Cash Flows
Catatan Atas Laporan Keuangan 5 Notes to the Consolidated Financial Statements
Konsolidasian
Page 3
BOSTON
Furniture Industries
SURAT PERNYATAAN DIREKSI BOARD OF DIRECTORS' STATEMENT
TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN ON THE RESPONSIBILITY FOR THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCL4L STATEMENTS AS OF JUNE 30, 2025 AND
PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 DECEMBER 31,2024 AND FOR THE PERIODS ENDED
SERTA UNTUK PEFtIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI
2025 DAN 2024 JUNE 30,2025 AND 2024
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES Tbk DAN ENTITAS ANAK I AND SUBSIDIARIES
Yang bertanda tangan di bawah ini: We, the undersigned:
1. Nama / Name Yohan Satya
Alamat kantor / Office address Kawasan Industri Millenitun, Jl. Milenium 15 Blok 1-2
No.5A Kel. Peusar, Kee. Panongan, Kab. Tangerang,
Propinsi Banten.
Alamat / Domicile address Apt. Regatta Tower Rio de Janeiro 5B, RT/RW:010/016,
Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara
Nomor telepon / Telephone number +62 21 2915 9118
Jabatan / Title Direktur Utama /President Director
2. Nama / Name Dimas Adiyasa Wiryaatmaja
Alamat kantor / Office address Kawasan Industri Millenium, J1. Milenium 15 Blok 1-2
No.5A Kel. Peusar, Kec. Panongan, Kab. Tangerang,
Propinsi Banten.
Alamat / Domicile address Apt. Springhill Terrace Residences Twr Sandalwood 25D
RT/RW:010/011, Pademangan Timur, Pademangan, Jakarta
Utara
Nomor telepon / Telephone number +62 21 2915 9118
Jabatan / Title Direktur /Director
Menyatakan bahwa: State that:
1. Kami bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian I. We are responsible for the preparation and
laporan keuangan konsolidasian Perusahaan; presentation of the company's consolidated financial
statements;
2. Laporan keuangan konsolidasian Perusahaan telah disusun dan 2. The company's consolidatedfinancial statements have
disajikan sesuai dengan Standar Alcuntansi Keuangan di been prepared and presented in accordance with
Indonesia; Indonesian Financial Accounting Standards;
3. a. semua informasi dalam laporan keuangan konsolidasian 3. a. all information has been fully and correctly
Perusahaan telah dimuat secara lengkap dan benar; disclosed in the company's consolidated
financial statements and;
b. laporan keuangan konsolidasian Perusahaan tidak b. the company's consolidatedfinancial statements
mengandung informasi atan falcta material yang tidal( do not contain false material information or
benar, dan tidak menghilangkan informasi atau fakta facts, nor do they omit material information or
material; facts;
4. Kami bertanggung jawab atas sistem pengendalian internal 4. We are responsible for the company's internal control
Perusahaan. system.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenamya. This statement is made truthfully.
Kab. Tang
PT BOSTON FURNITURE INDU
-0 111E. IJuly 31, 2025
TITAS ANAK / AN SUBSIDIARIES
TE
:POB6AAMX40420578
AP%
Yohan Satya - Dimas Adiyasa Wigaatma ja
Direktur UtamalPresident Director Direlctur IDirector
PT Boston Furniture Industries Tbk.
Kawasan Industri Milenium
J1. Milenium 15 Blok 1-2 No. 5A, Panongan, Tangerang
Telp. +62 21 29159118
www.boston-industries.com
Page 4
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Consolidated Statements of Financial Position
Per tanggal 30 Juni 2025 As at June 30, 2025
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
30 Juni 2025/ Catatan/ 31 Desember 2024/
June 30.2025 Notes December 31.2024
ASET ASSETS
ASET LANCAR CURRENT ASSETS
Kas dan bank 1.126.659.140 4 4.561.199.900 Cash and banks
Piutang Usaha 309.839.850 5 - Accounts Receivables
Piutang lain-lain - pihak ketiga 9.163.615 6 15.775.426 Other receivables - third parties
Persediaan 30.791.370.435 7 28.179.262.557 Inventory
Uang muka 337.288.998 8 213.572.000 Advance Payments
Biaya dibayar dimuka 198.569.743 9a 337.003.666 Prepaid Expenses
Pajak dibayar dimuka 217.963.806 9b 33.989.062 Prepaid Tax
Jumlah Aset Lancar 32.990.855.587 33.340.802.611 Total Current Assets
ASET TIDAK LANCAR NON-CURRENT ASSETS
Aset tetap 26.492.383.878 10 27.560.733.931 Fixed assets-net
Aset tak berwujud - 12 - Intangible assets
Aset hak guna usaha 510.771.883 11 743.859.133 Right of use assets
Aset pajak tangguhan 634.675.779 28a 753.815.049 Deferred tax assets
Aset lain-lain 70.248.600 48.423.000 Other non-current asset
Jumlah Aset Tidak Lancar 27.708.080.140 29.106.831.113 Total Non-Current Assets
JUMLAH ASET 60.698.935.727 62.447.633.724 TOTAL ASSETS
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
LIABILITAS JANGKA PENDEK CURRENT
Total LIABILITIES
Non-Current
Other payables
Assets
Utang usaha 1.873.307.721 13 1.371.316.382 Accounts payables
Utang lain-lain 226.312.056 14 24.500.000 Other payables
Biaya yang masih harus dibayar 796.205.990 15 491.007.818 Accrued expenses
Utang pajak 243.910.240 29 491.233.405 Taxes payables
Uang muka penjualan 7.942.714.554 16 11.254.049.138 Advences sales
Utang jangka panjang jatuh tempo Long-term debt with maturities of
kurang dari satu tahun less than one year
Liabilitas sewa 527.299.312 18 342.806.731 Lease liabilities
Bank 25.871.952 19 24.286.505 Bank
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 11.635.621.825 13.999.199.979 Total Current Liabilities
LIABILITAS JANGKA PANJANG NON - CURRENT LIABILITIES
Utang jangka panjang setelah dikurangi Long-term debt net of maturities of
jatuh tempo dalam satu tahun less than one year
Liabilitas sewa 99.911.744 17 301.535.491 Lease liabilities
Bank - 19 - Bank
Liabilitas imbalan kerja 3.461.544.219 29 3.352.191.542 Employee Benefit Liabilities
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 3.561.455.963 3.653.727.033 Total Non-Current Liabilities
Jumlah Liabilitas 15.197.077.788 17.652.927.012 Total Liabilities
EKUITAS EQUITY
Modal saham-terdiri dari 5.000.000.000 saham The share capital consists of 5,000,000,000 shares
untuk 31 Desember 2024 dan 2023 dengan nilai for December 31, 2023 and 2021 with a
nominal Rp10 per saham. Modal disetor nominal value of IDR 10 per share. Paid up
1.653.574.499 saham untuk 31 Desember 2024 capital of 1,653.574.499 shares for December
dan 2023. 16.535.744.990 20 16.535.744.990 31, 2023 and 2022.
Agio Saham 32.845.000.000 21 32.845.000.000 Share Premium
Agio Waran 321.704.910 22 321.704.910 Warrant Agio
Pendapatan komprehensif lain 262.797.944 117.321.347 Other comprehensive income
Laba ditahan (Defisit) (4.463.390.187) (5.025.064.979) Retained Earnings (Deficit)
45.501.857.657 44.794.706.268
Kepentingan non-pengendali 282 20 444 Non controling interest
Jumlah Ekuitas 45.501.857.939 44.794.706.712 Total Equity
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 60.698.935.727 62.447.633.724 TOTAL LIABILITIES AND EQUITY
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan The accompanying notes from an integral part of these
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan consolidated financial statements.
konsolidasian.
Page 5
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Consolidated Statements of Profit or Loss
Komprehensif Lain Konsolidasian And Other Comprehensive Income
Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal For The Year Ended
30 Juni 2025 June 30, 2025
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
30 Juni 2025 / Catatan/ 30 Juni 2024 /
June 30. 2025 Notes June 30. 2024
Penjualan 23.057.933.344 23 23.848.319.292 Sales
Beban Pokok Pendapatan (12.137.052.460) 24 (11.981.868.986) Cost of goods sold
Laba Kotor 10.920.880.884 11.866.450.306 Gross Profit
Beban umum dan administrasi (10.220.916.022) 25 (11.055.960.837) General and administrative expenses
Pendapatan (beban) lain-lain 113.261.009 26 235.131.384 Other income (expenses)
Laba (rugi) usaha 813.225.871 1.045.620.853 Profit (loss) operation
Pendapatan keuangan 15.987.596 27 8.782.387 Finance income
Beban keuangan (189.431.497) 27 (379.581.207) Finance cost
Laba (rugi) Sebelum Pajak Penghasilan 639.781.970 674.822.033 Profit (loss) Before Income Tax Expenses
Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan 28 Income Tax Benefit (Expenses)
Pajak kini - - Current tax
Pajak tangguhan (78.107.340) (142.933.554) Deferred tax
Jumlah (78.107.340) (142.933.554) Total
Laba (Rugi) Tahun Berjalan 561.674.630 531.888.479 Profit (Loss) For The Current Year
Penghasilan Komprehensif Lain Other Comprehensive Income (charge)
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke Item that will not be reclassified
laba rugi: to profit or loss:
Pengukuran kembali atas 29b Remeasurement on employee
liabilitas imbalan kerja 186.508.458,00 (89.475.138) benefit liabilities
Pajak penghasilan terkait (41.031.861) 19.684.530 Related income tax benefit
jumlah 145.476.597 (69.790.608) total
Laba (Rugi) Komprehensif Tahun berjalan 707.151.227 462.097.871 Total comprehensive income (loss) for the year
Jumlah laba (rugi) tahun berjalan Profit (loss) for the current year
yang dapat diatribusikan kepada : attibutable to:
Pemilik entitas induk 561.674.792 531.888.472 owners of the parent
Kepentingan nonpengendali (162) 7 noncontrolling interests
jumlah 561.674.630 531.888.479 total
Jumlah penghasilan komprehensif lain Total other comprehensive income
tahun berjalan yang diatribusikan kepada: for the year attributable to;
Pemilik entitas induk 707.151.389 462.097.864 owners of the parent
Kepentingan nonpengendali (162) 7 noncontrolling interests
jumlah 707.151.227 462.097.871 total
Laba (rugi) per saham dasar 0,86 2o,30 0,56 Basic earning (loss) per share
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan The accompanying notes from an integral part of these
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan consolidated financial statements.
konsolidasian.
Page 6
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN ENTITAS ANAK PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND SUBSIDIARIES
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian Consolidated Statements of Changes in Equity
Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal For The Year Ended
30 Juni 2025 June 30, 2025
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
Saldo Laba / Retained Earning
Jumlah ekuitas yang
Komponen
dapat diatribusikan Kepentingan
komprehensif Lain / Telah ditentukan Belum ditentukan
Modal Saham / Agio saham / Agio waran / kepada pemilik induk / nonpengendali / Jumlah Ekuitas / Total
Catatan / Other penggunaannya / Its penggunaannya /
Shares Capital Premium share Warrant Agio Total equity Noncontrolling Equity
Note comprehensive use has been Not yet determined
attributable to owners interest
component determined for use
of the parent
Saldo per 1 Januari 2024 16.535.744.990 32.845.000.000 321.704.910 (173.631.847) - (4.114.758.371) 45.414.059.682 443 45.414.060.125 Balance as of January 1, 2024
Keuntungan (kerugian) aktuarial 30 - - 290.953.194 - - 290.953.194 - 290.953.194 Actuarial gain (loss)
Laba tahun berjalan - - - - (910.306.608) (910.306.608) 1 (910.306.607) Profit for the current year
Saldo per 31 Desember 2024 16.535.744.990 32.845.000.000 321.704.910 117.321.347 - (5.025.064.979) 44.794.706.268 444 44.794.706.712 Balance as of December 31, 2024
Keuntungan (kerugian) aktuarial 30 - - - 145.476.597 - - 145.476.597 - 145.476.597 Actuarial gain (loss)
Laba tahun berjalan - - - - - 561.674.792 561.674.792 (162) 561.674.630 Profit for the current year
Saldo per 30 Juni 2025 16.535.744.990 32.845.000.000 321.704.910 262.797.944 - (4.463.390.187) 45.501.857.657 282 45.501.857.939 Balance as of June 30, 2025
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari The accompanying notes from an integral part of these consolidated financial statements.
laporan keuangan konsolidasian.
Page 7
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian-lanjutan Notes To the Consolidated Financial Statements-continued
Pada tanggal 30 Juni 2025 As June 30, 2025
Serta Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut And for the Year Then Ended
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
30 Juni 2025 / 30 Juni 2024 /
June 30, 2025 June 30, 2024
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI CASH FLOWS FROM OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan kas dari pelanggan 18.229.678.553 19.917.474.749 Receipt from customer
Pembayaran kas kepada pemasok (9.828.706.266) (7.915.692.476) Payment to supplier
Pembayaran untuk beban usaha (6.906.045.037) (6.984.094.862) Payment to operational expenses
Pembayaran karyawan (4.491.433.129) (4.841.602.655) Payment to employees
Pembayaran bunga (24.355.892) (256.780.551) Payment to interest
Penerimaan lainnya 15.987.596 - 8.782.387 Other receipt
Pembayaran lainnya (116.213.537) - (189.780.546) Payment to others
Kas neto digunakan untuk aktivitas operasi (3.121.087.712) (261.693.954) Net Cash flows used in operating activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI CASH FLOWS FROM INVESTING
Perolehan aset tetap (627.097.518) (6.422.522) Acquisitions of fixed assets
Perolehan aset hak guna usaha - (1.052.275.752) Acquisitions of right of use assets
Kas neto digunakan untuk aktivitas investasi (627.097.518) (1.058.698.274) Net Cash flows used in investing activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN CASH FLOWS FROM FINANCING
Penerimaan (pembayaran) utang bank 1.585.447 (1.970.435.978) Receipt (payment) loan bank
Pembayaran liabilitas sewa 188.949.831 (183.527.503) Payment of Lease liabilities
Penurunan (kenaikan)piutang lain-lain (6.611.538) (12.300.091) Payment of other receivables
Pembayaran utang Lain-lain (42.097.930) - Payment of other payables
Pembayaran utang sewa pembiayaan 171.818.660 (103.308.432) Payment of finance lease
Kas neto diperoleh dari aktifitas pendanaan 313.644.470 (2.269.572.004) Net cash flow provided by financing activities
KENAIKAN (PENURUNAN) NETO KAS DAN BANK (3.434.540.760) (3.589.964.232) NET INCREASE (DECREASE) IN CASH AND BANKS
KAS DAN BANK AWAL PERIODE 4.561.199.900 8.416.908.425 CASH AND BANKS AT BEGINNING OF PERIOD
KAS DAN BANK AKHIR PERIODE 1.126.659.140 4.826.944.193 CASH AND BANKS AT END OF PERIOD
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan The accompanying notes from an integral part of these
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan consolidated financial statements.
konsolidasian.
6
Page 8
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian-lanjutan Notes To the Consolidated Financial Statements-continued
Pada tanggal 30 Juni 2025 As June 30, 2025
Serta Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut And for the Year Then Ended
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
1. Umum 1. General
a. Informasi umum a. General information
PT Boston Furniture Industries Tbk selanjutnya PT Boston Furniture Industries Tbk (hereinafter
disebut “Perusahaan” didirikan berdasarkan referred to as “the Company” was established
Akta pendirian yang dinyatakan dalam Akta based on the Deed of Establishment which is
nomor 6 tanggal 6 Juli 2012 dari Irene Yulia, stated in Deed number 6 dated July 6, 2012
S.H., notaris yang berkedudukan di Jakarta. from Irene Yulia, S.H, a notary domiciled in
Akta pendirian perusahaan tersebut telah Jakarta. The deed of establishment of the
mendapat pengesahan dari Menteri Hukum dan company was approved by the Minister of Law
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan and Human Rights of the Republic of Indonesia
surat Keputusan Nomor. AHU-40585.AH.01.01. with Decree No. AHU-40585.AH.01.01.Year
Tahun 2012 tanggal 26 Juli 2012. Anggaran 2012 dated July 26, 2012. The Company's
dasar Perusahaan mengalami bebrapa kali articles of association have been amended
perubahan terakhir dengan Akta No. 18 tanggal several times, most recently by Deed No. 18
11 November 2021 oleh Elizabeth Karina dated November 11, 2021 by Elizabeth Karina
Leonita, S.H, M.kn., notaris di Kota Bogor Leonita, S.H, M.kn., notary in Bogor City
mengenai peningkatan modal disetor dari regarding the increase in paid-in capital from
penerbitan waran seri I. Akta perubahan the issuance of series I warrants. The deed of
anggaran dasar perusahaan tersebut telah amendment to the company's articles of
mendapat pengesahan dari Menteri Hukum dan association has been approved by the Minister
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan of Law and Human Rights of the Republic of
surat Keputusan Nomor. AHU-AH.01.03-03- Indonesia with Decree No. AHU-AH.01.03-03-
0480402 tanggal 2 Desember 2021. 0480402 dated December 2, 2021.
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar In accordance with Article 3 of the Company's
Perusahaan, maksud dan tujuan Perusahaan Articles of Association, the Company's purposes
adalah berusaha di bidang industri furnitur, and objectives are to engage in the furniture
perdagangan, konstruksi khusus, reparasi industry, trade, special construction, repair of
barang keperluan pribadi dan umum, aktivitas personal and public goods, non-insurance
jasa keuangan bukan asuransi dan dana FINAL DRA FT
financial services activities and pension funds.
pensiun. Kegiatan usaha perusahaan saat ini The company's current business activities are
terutama dibidang produksi mebel berbahan mainly in the field of wood-based furniture
dasar kayu dan perdagangan mebel. production and furniture trading.
Perusahaan saat ini memiliki lokasi pabrik di The company currently has a factory location in
Kawasan Industri Millenium, Jl. Milenium 15 Millenium Industrial Estate, Jl. Milenium 15 Blok
Blok I-2 No.5A Peusar, Panongan, Kab. I-2 No.5A Peusar, Panongan, Tangerang
Tangerang, Banten dan ruang pameran untuk Regency, Banten and exhibition space for
pemasaran di Plaza Indonesia Lt.3 #118D,E, marketing at Plaza Indonesia 3rd fl. #118D,E,
Jakarta dan Pakuwon Square AK-1, Jl. Mayjen Jakarta and Pakuwon Square AK-1, Jl. Mayjen
Yono Soewoyo No.50-52, Surabaya. Yono Soewoyo No.50-52, Surabaya.
Hasil produksi Perusahaan berupa mebel The Company's products produce high quality
dengan kualitas tinggi dan menggunakan furniture using the Blackwood brand.
merek Blackwood.
Perusahaan berdomisili di Kawasan Industri The company is domiciled in the Millenium
Millenium, Jl. Milenium 15 Blok I-2 No.5A Industrial Estate, Jl. Milenium 15 Blok I-2 No.5A
Peusar, Panongan, Kab. Tangerang, Banten. Peusar, Panongan, Tangerang Regency,
Perusahaan memulai kegiatan komersilnya Banten. The company started its commercial
tahun 2015. activities in 2015.
b. Pencatatan Saham Perusahaan di Bursa b. Listing of Company’s Shares on the
Efek Indonesia Indonesian Stock Exchange
Perusahaan telah menerima Surat Pernyataan The Company had received the Notice of
Efektif dari Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Effectivity from Executive Head of Capital
Modal atas nama Dewan Komisioner Otoritas Market Supervisory on behalf of the Board of
Jasa Keuangan (“OJK”) dengan surat No. S- Commissioner of Financial Service Authority
178/D.04/2020 tanggal 26 Juni 2020 untuk (“OJK”) No. S-178/D.04/2020 dated June 26,
melakukan penawaran umum saham kepada 2020 to conduct an initial public offering of
masyarakat sebanyak 400.000.000 saham biasa 400,000,000 common stock and 400,000,000
Page 9
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian-lanjutan Notes To the Consolidated Financial Statements-continued
Pada tanggal 30 Juni 2025 As June 30, 2025
Serta Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut And for the Year Then Ended
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
dan sebanyak 400.000.000 Waran Seri I warrant series I with par value of Rp10 per
dengan nilai nominal Rp10 per saham dengan share, at an offering price of Rp100 per share.
harga penawaran Rp100 per saham. Saham- All shares were listed on the Indonesia Stock
saham tersebut seluruhnya telah dicatatkan Exchange on July 07, 2020.
pada Bursa Efek Indonesia tanggal 07 Juli
2020.
c. Dewan Komisaris dan Direksi, Korporat c. Board of Commissioners and Directors,
Sekretaris, Komite audit dan karyawan. Corporate Secretary, Audit Committee
and employees.
Sesuai dengan Akta No. 3 tanggal 14 Juni 2024 In accordance with Deed No. 3 dated June 14,
oleh notaris Bastian Harijanto, S.H, M.Kn., 2024 by notary Bastian Harijanto, S.H, M.Kn.,
susunan Dewan Komisaris dan Direksi the composition of the Company's Board of
Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2024 adalah Commissioners and Directors as of June 30,
sebagai berikut: 2024 is as follows:
Komisaris : Hardy Satya : Commissioner
Komisaris Independen : Eric Effendy : Independent Commissioner
Direktur Utama : Yohan Satya : President Director
Direktur : Dimas Adiyasa Wiryaatmaja : Director
Sesuai dengan Surat Keputusan Direksi Nomor In accordance with the Decree of the Board of
001/SK-BOD/BFI/I/2020 tanggal 17 Januari Directors Number 001/SK-BOD/BFI/I/2020
2020, Perusahaan menunjuk Helmut Sandro dated January 17, 2020, the Company
Parulian sebagai korporat sekretaris. appointed Helmut Sandro Parulian as corporate
secretary.
Sesuai dengan Surat Keputusan Komisaris In accordance with the Decree of the
Nomor 001/SK-BOC/BFI/I/2020 tanggal 17 Commissioners Number 001/SK-
Januari 2020, Perusahaan telah membentuk BOC/BFI/I/2020 dated January 17, 2020, the
komite audit sebagai berikut: Company has formed an audit committee as
follows:
Ketua : Eric Effendy : Chairman
Anggota : Kelik Irwantono : Member
Anggota : Nurrachman Hidayat : Member
Jumlah karyawan Perusahaan pada tanggal 31 The number of the Company's employees as of
Desember 2023 dan 2022 masing-masing December 31, 2023 and 2022 were 63 and 60,
adalah 63 orang dan 60 orang (tidak diaudit). respectively (unaudited).
d. Entitas Anak d. Subsidiary
Perusahaan mempunyai Entitas Anak yang The company has a subsidiary which is
bergerak dalam distribusi furnitur. Adapun engaged in the distribution of furniture. The
nama Entitas Anak, lokasi usaha, persentase names of the Subsidiaries, business location,
kepemilikan saham dan jumlah aset per percentage of share ownership and total assets
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah as of December 31, 2023 and 2022 are as
sebagai berikut: follows:
Tempat kepemilikan (%) / Ownership
Mulai operasi / Jenis usaha / Total Aset (Rupiah) / Total Assets (IDR)
Nama / Name kedudukan / (%)
Start Operation Type of business 2024 2023 2024 2023
Domicile
Perdagangan
PT Pratama Desember 2019 / eceran furnitur /
Tangerang 99,99999 99,99999 3.452.776.888 3.330.793.075
Satya Prima December 2019 Furniture retail
trade
Perdagangan
PT Pratama Desember 2019 / eceran furnitur /
Tangerang 99,99999 99,99999 12.470.672.804 12.899.006.009
Satya Tunggal December 2019 Furniture retail
trade
PT Pratama Satya Prima PT Pratama Satya Prima
PT Pratama Satya Prima (PSP) didirikan PT Pratama Satya Prima (PSP) was established
berdasarkan Akta No. 12 tanggal 22 November based on Deed No. 12 dated November 22,
8
Page 10
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian-lanjutan Notes To the Consolidated Financial Statements-continued
Pada tanggal 30 Juni 2025 As of June 30, 2025
Serta Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut And for the Year Then Ended
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
2019 dari Anang Suryanto, S.H., M.Kn., notaris 2019 from Anang Suryanto, S.H, M.Kn., notary
berkedudukan di Tangerang Selatan. Akta domiciled in South Tangerang. The deed has
tersebut telah mendapat Keputusan Menteri received the Decree of the Minister of Law and
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Human Rights of the Republic of Indonesia No.
Indonesia No. AHU-0062230.AH.01.01.Tahun AHU-0062230.AH.01.01.Tahun 2019 dated
2019 tanggal 25 November 2019 tentang November 25, 2019 concerning the Ratification
Pengesahan Pendirian Badan Hukum of the Establishment of a Legal Entity for PT
Perusahaan PT Pratama Satya Prima. Pratama Satya Prima.
Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar PSP In accordance with article 3 of the articles of
kegiatan utama saat ini adalah bidang association of PSP, the main activities at this
perdagangan eceran furnitur dan perdagangan time are in the retail trade of furniture and
eceran peralatan dan perlengkapan rumah retail trade of other home appliances and
lainnya dan masih berdasarkan anggaran equipment and still based on this statute, PSP
dasar tersebut PSP juga dapat berusaha dalam can also do business in the field of wholesale
bidang perdagangan besar bukan mobil dan trade not cars and motorbikes, special
motor, kontruksi khusus, aktivitas profesional, construction, professional, scientific activities.
ilmiah dan teknis lainnya dan reparasi barang and other technical and repair of personal items
keperluan pribadi dan perlengkapan rumah and household equipment.
tangga.
PSP berkedudukan dan berdomisili di Kawasan PSP is domiciled and domiciled in the Millenium
Industri Millenium, Tangerang, Banten. Industrial Estate, Tangerang, Banten.
PT Pratama Satya Tunggal PT Pratama Satya Tunggal
PT Pratama Satya Tunggal (PST) didirikan PT Pratama Satya Tunggal (PST) was
berdasarkan Akta No. 13 tanggal 22 November established based on Deed No. 13 dated
2019 dari Anang Suryanto, S.H., M.Kn., notaris November 22, 2019 from Anang Suryanto, S.H,
berkedudukan di Tangerang Selatan. Akta M.Kn., notary domiciled in South Tangerang.
tersebut telah mendapat Keputusan Menteri The deed has received the Decree of the
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Minister of Law and Human Rights of the
Indonesia No. AHU-0062231.AH.01.01.Tahun Republic of Indonesia No. AHU-
2019 tanggal 25 November 2019 tentang 0062231.AH.01.01.Tahun 2019 dated
Pengesahan Pendirian Badan Hukum November 25, 2019 concerning the Ratification
Perusahaan PT Pratama Satya Tunggal. of the Establishment of the Legal Entity for PT
Pratama Satya Tunggal.
Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar PST In accordance with article 3 of the articles of
kegiatan utama saat ini adalah bidang association of the PST, the main activities at
perdagangan eceran furnitur dan perdagangan this time are the retail trade of furniture and
eceran peralatan dan perlengkapan rumah retail trade of other home appliances and
lainnya dan masih berdasarkan anggaran equipment and still based on these articles of
dasar tersebut PST juga dapat berusaha dalam association, PST can also do business in the
bidang perdagangan besar bukan mobil dan field of wholesale trade not cars and
motor, kontruksi khusus, aktivitas profesional, motorcycles, special construction, professional,
ilmiah dan teknis lainnya dan reparasi barang scientific activities. And other technical and
keperluan pribadi dan perlengkapan rumah repair of personal items and household
tangga. equipment.
PST berkedudukan dan berdomisili di Kawasan PST is domiciled and domiciled in the Millenium
Industri Millenium, Kab. Tangerang, Banten. Industrial Estate, Tangerang Regency, Banten.
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi dan pelaporan 2. Summary of significant accounting policies.
keuangan penting.
Suatu ikhtisar kebijakan akuntansi yang diterapkan An overview of the accounting policies adopted by
oleh Perusahaan, yang mempengaruhi penentuan the Company that affect its determination of
posisi keuangan dan hasil usahanya, dijelaskan di financial position and results of operations is
bawah ini. described below.
a. Pernyataan kepatuhan a. Statement of compliance
Laporan keuangan disusun menggunakan Financial reports are prepared using Indonesian
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Financial Accounting Standards.
9
Page 11
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian-lanjutan Notes To the Consolidated Financial Statements-continued
Pada tanggal 30 Juni 2025 As June 30, 2025
Serta Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut And for the Year Then Ended
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
b. Dasar penyusunan laporan keuangan b. Basis for preparation of the consolidated
konsolidasian financial statements
Laporan keuangan konsolidasian disusun dan The consolidated financial statements are
disajikan dengan menggunakan Standar prepared and presented using Indonesian
Akuntansi Keuangan di Indonesia, meliputi Financial Accounting Standards, including
pernyataan dan interpretasi yang diterbitkan statements and interpretations issued by the
oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Indonesian Institute of Accountants' Financial
Ikatan Akuntan Indonesia dan Peraturan No. Accounting Standards Board and Regulation
VIII.G.7 tentang “Penyajian dan Pengungkapan No. VIII.G.7 concerning "Presentation and
Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Disclosure of Financial Statements of Issuers
Publik”. or Public Companies".
Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan The consolidated statements of cash flows are
menggunakan metode langsung dengan prepared using the direct method by
mengelompokkan arus kas ke dalam aktivitas classifying cash flows into operating, investing
operasi, investasi dan pendanaan. and financing activities.
Mata uang pelaporan yang digunakan dalam The reporting currency used in the preparation
penyusunan laporan keuangan konsolidasian ini of the consolidated financial statements is the
adalah mata uang Rupiah, yang merupakan Indonesian Rupiah, which is the functional
mata uang fungsional Perusahaan. currency of the Company.
Penyusunan laporan keuangan konsolidasian The preparation of consolidated financial
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di statements in accordance with Indonesian
Indonesia mengharuskan penggunaan estimasi Financial Accounting Standards requires the
dan asumsi. Hal tersebut juga mengharuskan use of estimates and assumptions. It also
manajemen untuk membuat pertimbangan requires management to make judgments in
dalam proses penerapan kebijakan akuntansi the process of applying the Company's
Perusahaan. Area yang kompleks atau accounting policies. Areas that are complex or
memerlukan tingkat pertimbangan yang lebih require a higher level of judgment or areas
tinggi atau area dimana asumsi dan estimasi where assumptions and estimates could have
dapat berdampak signifikan terhadap laporan a significant impact on the consolidated
keuangan konsolidasian diungkapkan di financial statements are disclosed in Note 3.
Catatan 3.
Struktur Entitas Anak Structure of the Company’s Subsidiary
Entitas anak adalah seluruh entitas (termasuk Subsidiaries are all entities (including special
entitas bertujuan khusus) dimana Perusahaan purpose entities) over which the Company has
memiliki kekuasaan untuk mengatur kebijakan the power to govern the financial and
keuangan dan operasional atasnya, biasanya operating policies thereof, usually through
melalui kepemilikan lebih dari setengah hak ownership of more than half of the voting
suara. Keberadaan dan dampak dari hak suara rights. The existence and effects of potential
potensial yang saat ini dapat dilaksanakan atau voting rights that can currently be exercised or
dikonversi, dipertimbangkan ketika menilai converted are taken into account when
apakah Perusahaan mengendalikan entitas lain. assessing whether the Company controls other
Perusahaan juga menilai keberadaan entities. The Company also assesses the
pengendalian ketika Perusahaan tidak memiliki existence of controls when the Company does
lebih dari 50% hak suara namun dapat not have more than 50% of the voting rights
mengatur kebijakan keuangan dan operasional but can de-facto control financial and
secara de-facto. Pengendalian de-facto dapat operational policies. De-facto control may arise
timbul ketika jumlah hak suara yang dimiliki when the number of voting rights held by the
Perusahaan, secara relatif terhadap jumlah dan Company, relative to the number and
penyebaran kepemilikan hak suara pemegang distribution of voting rights of other
saham lain memberikan Perusahaan shareholders, gives the Company the ability to
kemampuan untuk mengendalikan kebijakan control financial and operating policies.
keuangan dan operasi, serta kebijakan lainnya.
c. Prinsip konsolidasian c. Principles of consolidation
Transaksi dengan Kepentingan Non- Transactions with Non-Controlling
Pengendali Interests
Perusahaan melakukan transaksi dengan The Company applies transactions with non-
kepentingan non-pengendali sebagai transaksi controlling interest as transactions with the
10
Page 12
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian-lanjutan Notes To the Consolidated Financial Statements-continued
Pada tanggal 30 Juni 2025 As of June 30, 2025
Serta Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut And for the Year Then Ended
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
dengan pemilik ekuitas Perusahaan. Untuk equity owner of the Company. For purchases
pembelian dari kepentingan non-pengendali, from non-controlling interest, the difference
selisih antara imbalan yang dibayarkan dan between any consideration paid and the
bagian yang diakuisisi atas nilai tercatat aset relevant share acquired of the carrying value of
neto entitas anak dicatat pada ekuitas. net assets of the subsidiary is recorded in
Keuntungan dan kerugian pelepasan equity. Gain or losses on disposal to non-
kepentingan non-pengendali juga dicatat pada controlling interests are also recorded in equity.
ekuitas.
Ketika Perusahaan tidak lagi memiliki When the Company no longer has significant
pengendalian atau pengaruh signifikan, control or influence, the remaining interest in
kepentingan yang masih tersisa atas entitas the entity is remeasured at its fair value, and
diukur kembali berdasarkan nilai wajarnya, dan changes in carrying value are recognized in
perubahan nilai tercatat diakui dalam laporan the statement of comprehensive income.
laba rugi komprehensif.
Nilai wajar adalah nilai tercatat awal untuk The fair value is the initial carrying amount for
kepentingan pengukuran kembali kepentingan the purposes of subsequently accounting for
yang tersisa sebagai entitas asosiasi, ventura the retained interest as an associate, joint
bersama atau aset keuangan. Di samping itu, venture or financial asset. In addition, any
jumlah yang sebelumnya diakui pada amounts previously recognized in other
pendapatan komprehensif lain sehubungan comprehensive income in respect of that
dengan entitas tersebut dicatat seolah-olah entities are accounted for as if the Group had
Perusahaan telah melepas aset atau liabilitas directly disposed of the related assets or
terkait. Hal ini dapat berarti bahwa jumlah liabilities. This may mean that amounts
yang sebelumnya diakui pada pendapatan previously recognized in other comprehensive
komprehensif lain direklasifikasi pada laporan income are reclassified to income statement
laba rugi komprehensif. comprehensive.
Prinsip konsolidasian Principles of consolidation
Sesuai dengan PSAK No. 65 mengenai In accordance with SFAS No. 65 regarding
“Laporan Keuangan Konsolidasi”, definisi “Consolidated Financial Statements”, the
Entitas Anak adalah semua Entitas (termasuk definition of Subsidiaries is all entities
entitas terstruktur) dimana Entitas memiliki (including structured entities) over which the
pengendalian. entity has control.
Dengan demikian, Entitas mengendalikan Accordingly, an entity controls a subsidiary if
Entitas Anak jika dan hanya jika Entitas and only if it owns all of the following:
memiliki seluruh hal berikut ini:
i Kekuasaan atas Entitas Anak; i. Power over Subsidiaries;
ii Ekposur atau hak atas imbal hasil variabel ii. Exposure or rights to variable returns from
dari keterlibatannya dengan Entitas Anak; its involvement with Subsidiaries; and
dan
iii Kemampuan untuk menggunakan iii. The ability to use its power over the
kekuasaannya atas Entitas Anak untuk Subsidiaries to influence the Subsidiary's
mempengaruhi jumlah imbal hasil Entitas returns.
Anak.
Entitas menilai kembali apakah Entitas An entity shall reassess whether it controls an
mengendalikan investee jika fakta dan keadaan investee if facts and circumstances indicate
mengindikasikan adanya perubahan terhadap that there are changes in one or more of the
satu atau lebih dari tiga elemen pengendalian. three elements of control. When the Entity's
Ketika hak suara Entitas atas investee kurang voting rights over the investee are less than
dari mayoritas, Entitas memiliki kekuasaan atas the majority, the Entity has power over the
investee ketika hak suara-nya secara sepihak investee when its voting rights unilaterally have
mempunyai kemampuan praktikal dalam the practical ability to direct the relevant
mengarahkan kegiatan relevan dari investee. activities of the investee. An entity shall
Entitas mempertimbangkan seluruh fakta dan consider all relevant facts and circumstances in
keadaan yang relevan dalam menilai apakah assessing whether the Entity's rights, votes
hak, suara Entitas atas investee cukup untuk over the investee are sufficient to authorize it,
memberinya wewenang, termasuk: including:
a. Ukuran kepemilikan hak suara Entitas a. The size of the Entity's voting rights
sehubungan dengan ukuran dan sebaran ownership with respect to the size and
11
Page 13
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian-lanjutan Notes To the Consolidated Financial Statements-continued
Pada tanggal 30 Juni 2025 As June 30, 2025
Serta Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut And for the Year Then Ended
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
pemegang suara lainnya; distribution of other voters;
b. Hak suara potensial yang dimiliki oleh b. Potential voting rights held by the Entity,
Entitas, pemegang suara lainnya atau other voters or other parties;
pihak lainnya;
c. Hak yang timbul dari perjanjian kontrak c. Rights arising from other contractual
lainnya; dan agreements; and
d. Fakta dan keadaan tambahan yang d. Additional facts and circumstances
mengindikasikan bahwa saat ini Entitas indicating that the Entity currently has or
memiliki atau tidak memiliki kemampuan does not have the ability to direct the
mengarahkan kegiatan yang relevan pada, relevant activities at, when decisions have
saat keputusan harus diambil, termasuk to be made, including voting patterns at
pola pemungutan suara pada pertemuan previous shareholders' meetings.
pemegang saham sebelumnya.
Konsolidasi atas Entitas Anak dimulai sejak Consolidation of a Subsidiary begins on the date
tanggal memperoleh pengendalian atas Entitas of obtaining control over the Subsidiary and ends
Anak dan berakhir ketika kehilangan when it loses control of the Subsidiary. Income
pengendalian atas Entitas Anak. Penghasilan and expenses of the Subsidiary are included or
dan beban Entitas Anak dimasukkan atau disposed of during the year in profit or loss from
dilepaskan selama tahun berjalan dalam laba the date when control is acquired until the date
rugi dari tanggal diperolehnya pengendalian when the Company loses control of the
sampai dengan tanggal ketika Entitas Subsidiary.
kehilangan pengendalian atas Entitas Anak.
Kepentingan non-pengendali disajikan di Non-controlling interest is presented as equity in
ekuitas dalam laporan posisi keuangan the consolidated statement of financial position,
konsolidasi, terpisah dari ekuitas pemilik separate from the equity of the owner of the
Entitas. entity.
Laba rugi dan setiap komponen dari Profit or loss and each component of other
penghasilan komprehensif lain diatribusikan comprehensive income are attributable to owners
kepada pemilik Entitas Induk dan kepentingan of the Parent Entity and non-controlling interests,
non-pengendali, meskipun hal tersebut even though this results in non-controlling
mengakibatkan kepentingan non-pengendali interests having a deficit balance. If necessary,
memiliki saldo defisit. Jika diperlukan, adjustments are made to the financial statements
dilakukan penyesuaian atas laporan keuangan of the Subsidiaries to ensure uniformity with the
Entitas Anak guna memastikan keseragaman accounting policies of the Entity and Subsidiaries.
dengan kebijakan akuntansi Entitas dan Entitas Eliminate in full the assets and liabilities, income,
Anak. Mengeliminasi secara penuh aset dan expenses and cash flows in the Company and
liabilitas, penghasilan, beban, dan arus kas Subsidiaries related to transactions between the
dalam Entitas dan Entitas Anak terkait dengan Company and Subsidiaries
transaksi antar Entitas dan Entitas Anak.
d. Transaksi dan saldo mata uang asing d. Transaction and balances in foreign
currency
Pembukuan Perusahaan diselenggarakan dalam The Company's books of accounts are
mata uang Rupiah, mata uang dari lingkungan maintained in Rupiah, the currency of the
ekonomi utama dimana entitas beroperasi (mata primary economic environment in which the
uang fungsionalnya). Transaksi-transaksi selama entity operates (its functional currency).
periode berjalan dalam mata uang asing dicatat Transactions during the period in foreign
dengan kurs yang berlaku pada saat terjadinya currencies are recorded at the exchange rates
transaksi. Pada tanggal pelaporan, aset dan prevailing at the time the transactions are made.
liabilitas moneter dalam mata uang asing At the reporting date, monetary assets and
disesuaikan untuk mencerminkan kurs yang liabilities denominated in foreign currencies are
berlaku pada tanggal tersebut. Keuntungan atau adjusted to reflect the exchange rates prevailing
kerugian kurs yang timbul dikreditkan atau at that date. The resulting gains or losses are
dibebankan dalam laba rugi. credited or charged to profit or loss.
Kurs yang digunakan untuk menjabarkan mata The exchange rate used to translate foreign
uang asing ke dalam Rupiah adalah kurs yang currency into Rupiah is the exchange rate
ditetapkan oleh Bank Indonesia dengan nilai determined by Bank Indonesia with the following
sebagai berikut: values:
12
Page 14
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian-lanjutan Notes To the Consolidated Financial Statements-continued
Pada tanggal 30 Juni 2025 As of June 30, 2025
Serta Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut And for the Year Then Ended
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
2024 2023
Dolar Amerika Serikat (USD) 16.162 15.416
e. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi e. Related party transaction and balances
Suatu pihak dianggap berelasi dengan A party is considered to be related to the
Perusahaan jika: Company if:
(i) Langsung, atau tidak langsung yang (i) Directly, or indirectly through one or more
melalui satu atau lebih perantara, suatu intermediaries, a party (a) controls, is
pihak (a) mengendalikan, atau controlled by, or is under common control
dikendalikan oleh, atau berada di bawah with the Company; (b) has an interest in
pengendalian bersama, dengan the Company that has significant
Perusahaan; (b) memiliki kepentingan influence over the Company; or (c) has
dalam Perusahaan yang memberikan joint control over the Company;
pengaruh signifikan atas Perusahaan;
atau (c) memiliki pengendalian bersama
atas Perusahaan;
(ii) Suatu pihak adalah perusahaan asosiasi (ii) One party is an associated company of
Perusahaan; the Company;
(iii) Suatu pihak adalah ventura bersama di (iii) The party is a joint venture in which the
mana Perusahaan sebagai venturer; Company is a venturer;
(iv) Suatu pihak adalah anggota dari personil (iv) The party is a member of the key
manajemen kunci Perusahaan; management personnel of the Company;
(v) Suatu pihak adalah anggota keluarga (v) A party is a close family member of the
dekat dari individu yang diuraikan dalam individual described in (i) or (iv);
butir (i) atau (iv);
(vi) Suatu pihak adalah Perusahaan yang (vi) A party is a Company that is controlled,
dikendalikan, dikendalikan bersama atau jointly controlled or significantly
dipengaruhi signifikan oleh atau untuk di influenced by or for which there are
mana hak suara signifikan pada beberapa significant voting rights in several
perusahaan, langsung maupun tidak companies, directly or indirectly, by an
langsung, individu seperti diuraikan dalam individual as described in item (iv) or (v);
butir (iv) atau (v); atau or
(vii) Suatu pihak adalah suatu program (vii) A party is an employee benefit plan for
imbalan kerja untuk imbalan kerja dari the benefit of employees of the Company.
Perusahaan.
Syarat dan kondisi dengan pihak berelasi kecuali The terms and conditions with related parties,
transaksi piutang lain-lain dengan karyawan, except for other accounts receivable
memiliki syarat dan kondisi yang sama dengan transactions with employees, have the same
pihak ketiga. terms and conditions as third parties.
Seluruh transaksi dan saldo yang signifikan All significant transactions and balances with
dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan dalam related parties are disclosed in the notes to the
catatan atas laporan keuangan. financial statements.
f. Kas dan bank f. Cash and bank
Kas dan bank terdiri atas kas dan kas di bank Cash and bank consist of cash on hand and
dan deposito berjangka dengan jangka waktu cash in banks and time deposits with maturities
tiga bulan atau kurang sejak saat penempatan of three months or less from the time of
dan tidak digunakan sebagai jaminan atas placement and are not used as collateral for
pinjaman serta tidak dibatasi penggunaannya. loans and are not restricted in use.
g. Piutang usaha dan piutang non-usaha g. Account receivables and other
receivables
Piutang usaha merupakan jumlah yang terutang Trade receivables are amounts due from
dari pelanggan atas penjualan furnitur dalam customers for the provision of goods and
kegiatan usaha normal. Jika piutang services performed in the ordinary course of
diperkirakan dapat ditagih dalam waktu satu business. If the collection is expected in one
tahun atau kurang (atau dalam siklus operasi year or less (or in the normal operating cycle of
normal jika lebih panjang), piutang the business if longer), they are classified as
diklasifikasikan sebagai aset lancar. Jika tidak, current assets. If not, they are presented as
13
Page 15
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian-lanjutan Notes To the Consolidated Financial Statements-continued
Pada tanggal 30 Juni 2025 As June 30, 2025
Serta Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut And for the Year Then Ended
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
piutang disajikan sebagai aset tidak lancar. non-current assets.
Piutang usaha dan piutang non-usaha pada Trade receivables and other receivables are
awalnya diakui sebesar nilai wajar dan recognized initially at fair value and
selanjutnya diukur pada biaya perolehan subsequently measured at amortized cost using
diamortisasi dengan menggunakan metode the effective interest method, if the impact of
bunga efektif, apabila dampak pendiskontoan discounting is significant, less any provision for
signifikan, dikurangi provisi atas penurunan nilai. impairment.
h. Persediaan dan penyisihan persediaan h. Inventory and provision for supplies
Persediaan dinyatakan berdasarkan biaya Inventories are stated at cost or net realizable
perolehan atau nilai realisasi bersih, mana yang value, whichever is lower. Cost is determined
lebih rendah. Biaya perolehan ditetapkan based on the average method which includes
berdasarkan metode rata-rata yang meliputi the purchase price, conversion costs and other
harga pembelian, biaya konversi dan biaya-biaya costs incurred in obtaining the inventory and
lainnya yang terjadi untuk memperoleh bringing it to its current location and condition.
persediaan tersebut, serta membawanya ke Finished goods and work in progress include
lokasi dan kondisinya yang sekarang. Barang allocations of fixed and variable manufacturing
jadi dan barang dalam proses meliputi alokasi expenses, in addition to raw materials and
beban pabrikasi tetap dan variabel, sebagai direct labor.
tambahan atas bahan baku dan tenaga kerja
langsung.
Nilai realisasi neto adalah taksiran harga jual Net realizable value is the estimated selling
dalam kegiatan usaha normal setelah dikurangi price in the ordinary course of business, less
dengan taksiran biaya untuk menyelesaikan dan the estimated costs to complete and the
taksiran biaya yang diperlukan untuk melakukan estimated costs necessary to make the sale.
penjualan.
Penyisihan untuk persediaan usang dan Allowance for obsolescence and decline in value
penurunan nilai persediaan, jika ada, dilakukan of inventories, if any, is provided by reducing
dengan mengurangi nilai tercatat persediaan ke the carrying value of the inventories to their net
nilai realisasi bersih persediaan berdasarkan realizable value based on a review of the
hasil penelaahan terhadap keadaan persediaan condition of the inventories at the end of the
pada akhir tahun. year.
i. Biaya dibayar dimuka i. Prepaid expenses
Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama masa Prepaid expenses are amortized over their
manfaat ekonomi masing-masing biaya dengan beneficial periods using the straight-line
menggunakan metode garis lurus. method.
j. Aset tetap j. Fixed assets
Grup menggunakan metode biaya untuk The Group uses the cost method for measuring
pengukuran aset tetapnya. Aset tetap, setelah its property, plant and equipment. Property,
pengakuan awal, dinyatakan berdasarkan biaya plant and equipment, after initial recognition,
perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan are stated at cost less accumulated depreciation
rugi penurunan nilai. Penyusutan aset tetap and impairment losses. Depreciation of
dihitung dengan menggunakan metode garis property, plant and equipment is computed
lurus berdasarkan taksiran masa manfaat using the straight-line method based on the
ekonomis aset tetap yang bersangkutan. estimated useful lives of the assets concerned.
Taksiran masa manfaat ekonomis untuk masing- The estimated useful lives for each property,
masing aset tetap adalah sebagai berikut: plant and equipment are as follows:
Tahun/Years Persentase/Percentag e
Bangunan / Building 20 5%
Inventaris kantor / Office Equipment 4 25%
Kendaraan / Vehicle 4-8 25% - 12,5%
Mesin dan peralatan / Machine and equipment 4-8 25% - 12,5%
Tanah dinyatakan pada harga perolehan dan Land is stated at cost and is not depreciated.
tidak disusutkan. Umur ekonomis hak guna The economic life of the right to cultivate, right
usaha, hak guna bangunan dan hak pakai, tidak to build and right to use, is not depreciated,
disusutkan, kecuali terdapat bukti bahwa unless there is evidence that it is unlikely that
14
Page 16
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian-lanjutan Notes To the Consolidated Financial Statements-continued
Pada tanggal 30 Juni 2025 As of June 30, 2025
Serta Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut And for the Year Then Ended
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
perpanjangan hak kemungkinan besar tidak the extension of the right is obtained. The cost
dapat diperoleh. Biaya pengurusan legal hak of legal management of land rights when the
atas tanah ketika tanah diperoleh pertama kali land is acquired is recognized as part of the
diakui sebagai bagian biaya perolehan aset cost of acquisition of land assets, while the cost
tanah, sedangkan biaya perpanjangan atas hak, of renewal of rights is recognized as other
diakui sebagai aset lain-lain dan amortisasi assets and amortized over the useful life of the
selama masa manfaat hak yang diperoleh atau rights acquired or the economic life of the land,
umur ekonomis tanah, mana yang lebih pendek. whichever is shorter.
Biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan Repairs and maintenance costs are charged
langsung ke laporan laba rugi dan penghasilan directly to the statement of profit or loss and
komprehensif lain saat terjadinya biaya-biaya other comprehensive income when these costs
tersebut. are incurred.
Entitas melakukan evaluasi atas penurunan nilai An entity shall evaluate the impairment of
aset tetap apabila terdapat peristiwa atau property and equipment when there are events
keadaan yang mengindikasikan bahwa nilai or circumstances that indicate that the carrying
tercatat aset tetap tersebut kemungkinan tidak amount of the fixed assets may not be
dapat dipulihkan. Bila nilai tercatat suatu aset recoverable. When the carrying amount of an
melebihi estimasi jumlah terpulihkan, nilai aset asset exceeds the estimated recoverable
tersebut diturunkan menjadi sebesar estimasi amount, the asset's value is reduced to the
jumlah terpulihkan, yang ditentukan estimated recoverable amount, which is
berdasarkan nilai tertinggi antara nilai wajar determined based on the higher of fair value
dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pakai. less costs to sell and value in use.
Apabila suatu aset tetap tidak lagi digunakan When a fixed asset is no longer used or sold,
atau dijual, nilai perolehan dan akumulasi the cost and accumulated depreciation of the
penyusutan aset tersebut dikeluarkan dari asset is excluded from the recording as fixed
pencatatannya sebagai aset tetap dan asset and the resulting gain or loss is calculated
keuntungan atau kerugian yang terjadi in the statement of profit or loss and other
diperhitungkan dalam laporan laba rugi dan comprehensive income for the year.
penghasilan komprehensif lain tahun yang
bersangkutan.
Masa manfaat ekonomis, nilai residu dan The economic useful lives, residual values and
metode penyusutan di reviu setiap akhir tahun depreciation method are reviewed at each year
dan pengaruh dari setiap perubahan estimasi end and the effect of any changes in these
tersebut berlaku prospektif. estimates is valid prospectively.
Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar Construction in progress is stated at cost. Costs
biaya perolehan. Biaya-biaya yang terjadi incurred during the construction period are
selama masa pembangunan dipindahkan ke transferred to the respective fixed asset
masing-masing akun aset tetap pada saat accounts when completed and ready for use.
selesai dan siap digunakan.
k. Aset tak berwujud k. Intangible assets
Aset tak berwujud terutama terdiri dari piranti Intangible assets mainly consist of software.
lunak. Aset tak berwujud diakui jika Intangible assets are recognized when it is
kemungkinan besar Perusahaan akan probable that the Company will obtain future
memperoleh manfaat ekonomis masa depan dari economic benefits from the intangible assets
aset tak berwujud tersebut dan biaya perolehan and the cost of the assets can be measured
aset tersebut dapat diukur secara andal. reliably.
Aset tak berwujud dicatat berdasarkan biaya Intangible assets are recorded at cost less
perolehan dikurangi akumulasi amortisasi dan accumulated amortization and impairment
rugi penurunan nilai, apabila ada. Aset tak losses, if any. Intangible assets are amortized
berwujud diamortisasi selama estimasi masa over their estimated useful lives. The company
manfaatnya. Perusahaan mengestimasi nilai estimates the recoverable value of the
yang dapat diperoleh kembali dari aset tak intangible asset. If the carrying amount of an
berwujud. Apabila nilai tercatat asset tak intangible asset exceeds the estimated
berwujud melebihi estimasi nilai yang dapat recoverable amount, the carrying amount of the
diperoleh kembali, maka nilai tercatat aset asset is reduced to the estimated recoverable
tersebut diturunkan menjadi sebesar estimasi amount.
jumlah terpulihkan.
15
Page 17
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian-lanjutan Notes To the Consolidated Financial Statements-continued
Pada tanggal 30 Juni 2025 As June 30, 2025
Serta Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut And for the Year Then Ended
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
Aset tak berwujud, kecuali goodwill diamortisasi Intangible assets, except goodwill are
dengan menggunakan metode garis lurus amortized using the straight-line method based
berdasarkan estimasi masa manfaat aset tak on the estimated useful lives of the intangible
berwujud sebagai berikut: assets as follows:
Tahun / Year Persentase / Percentage
Perangkat lunak / Software 4 25%
Aset tak berwujud dihentikan pengakuannya Intangible assets are derecognized when the
ketika aset tersebut dilepaskan atau ketika tidak asset is disposed of or when no future
terdapat lagi manfaat ekonomis masa depan economic benefits are expected from the use or
yang diharapkan dari penggunaan atau disposal of the asset.
pelepasan aset tersebut.
Selisih dalam laporan antara nilai tercatat aset The difference in the statement between the
dengan hasil neto yang diterima dari carrying amount of the asset and the net
pelepasannya diakui dalam laporan laba rugi dan proceeds received from its disposal is
penghasilan komprehensif lain konsolidasian. recognized in the consolidated statements of
profit or loss and other comprehensive income.
l. Penurunan nilai aset non-keuangan l. Impairment of non-financial assets
Nilai tercatat aset non-keuangan Grup ditelaah The carrying amounts of the Group’s non-
pada setiap tanggal pelaporan untuk financial assets are reviewed at each reporting
menentukan apakah terdapat indikasi date of determine whether there is any
penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut indication of impairment. If any indication of
maka nilai terpulihkan aset tersebut diestimasi. impairment. If any such indication exists then
the asset’s recoverable amount is estimated.
Rugi penurunan nilai diakui jika nilai tercatat An impairment loss is recognized if the carrying
unit penghasil kas melebihi nilai terpulihkannya. amount of a cash-generating unit exceeds its
Unit penghasil kas adalah kelompok terkecil aset recoverable amount. A cash-generating unit is
yang dapat diidentifikasi dan menghasilkan arus the smallest identifiable asset group that
kas yang sebagian besar independen dari aset generated cash flows that largely are
lainnya. Rugi penurunan nilai diakui dalam independent from other assets. Impairment
laporan laba rugi. losses are recognized in profit or loss.
Nilai terpulihkan unit penghasil kas adalah nilai The recoverable amount of a cash-generating
yang lebih tinggi antara nilai pakai dan nilai unit is the greater of its value in use and its fair
wajar dikurangi dengan biaya untuk menjual. value less costs to sell. In assessing value in
Dalam menentukan nilai pakai, estimasi arus kas use, the estimated future cash flows are
masa depan didiskontokan ke nilai sekarang discounted to their present value using a pre-
dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum tax discount rate that reflects current market
pajak yang mencerminkan penilaian pasar kini assessments of the time value of money and
atas nilai waktu uang dan risiko spesifik atas the risks specific to the asset.
aset.
Rugi penurunan nilai yang diakui pada periode Impairment losses recognized in prior periods
sebelumnya dievaluasi pada setiap tanggal are assessed at each reporting date for any
pelaporan untuk indikasi apakah rugi penurunan indications that the loss has decreased or no
nilai telah berkurang atau tidak ada lagi. Rugi longer exists. An impairment loss is reversed if
penurunan nilai dipulihkan jika terjadi perubahan there has been a change in the estimates used
dalam estimasi yang digunakan untuk to determine the recoverable amount. An
menentukan nilai terpulihkan. Rugi penurunan impairment loss is reversed only to the extent
nilai dipulihkan sebatas nilai tercatat yang that the asset’s carrying amount does not
seharusnya diakui, setelah dikurangi depresiasi exceed the carrying amount that would have
atau amortisasi, jika tidak ada rugi penurunan been determined, net of depreciation or
nilai yang telah diakui. amortization, if no impairment loss had been
recognized.
m. Utang usaha m. Account payables
Utang usaha adalah kewajiban untuk membayar Account payables are obligations to pay for
atas barang atau jasa yang telah diperoleh goods or services that have been acquired in
dalam kegiatan usaha dari pemasok. the ordinary course of business from suppliers.
16
Page 18
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian-lanjutan Notes To the Consolidated Financial Statements-continued
Pada tanggal 30 Juni 2025 As of June 30, 2025
Serta Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut And for the Year Then Ended
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
n. Sewa n. Lease
PSAK 73 menetapkan model komprehensif untuk SFAS 73 establishes a comprehensive model for
mengidentifikasi perjanjian sewa dan identifying lease agreements and their
perlakuannya dalam laporan keuangan Penyewa treatment in the financial statements of Lessees
dan Pesewa. PSAK 73 memperkenalkan model and Lessees. SFAS 73 introduces a control
pengendalian untuk identifikasi sewa, model for lease identification, distinguishing
membedakan antara sewa dan kontrak layanan between leases and service contracts based on
berdasarkan apakah ada aset identifikasi yang whether any identifying assets are controlled by
dikendalikan oleh pelanggan. the customer.
Grup menilai pada awal kontrak apakah suatu The Group assesses at the inception of the
kontrak merupakan atau mengandung sewa, contract whether a contract is or contains a
yaitu jika kontrak memiliki hak untuk lease, i.e., if the contract has the right to
mengendalikan penggunaan aset yang control the use of an identified asset for a
diidentifikasi untuk jangka waktu tertentu specified period of time in exchange for
dengan imbalan pertimbangan. Jangka waktu consideration. The term of the lease cannot be
sewa tidak dapat dibatalkan untuk masing- canceled for each contract, except in cases
masing kontrak, kecuali dalam kasus dimana where the Group is reasonably sure to exercise
Grup cukup yakin untuk melaksanakan opsi the option to extend the contract.
perpanjangan kontrak.
PSAK 73 juga mengizinkan Grup untuk SFAS 73 also allows the Group to continue
melanjutkan penilaian sewa historis yang valuing historical leases which allows the Group
memungkinkan Grup untuk tidak menilai kembali not to reassess the results of the Group's
hasil penilaian Grup sebelumnya tentang previous assessment of lease identification,
identifikasi sewa, klasifikasi sewa dan biaya lease classification and initial direct costs. The
langsung awal. Grup menerapkan definisi sewa Group applies the definition of lease and the
dan panduan terkait yang ditetapkan dalam related guidance set out in SFAS 73 for all lease
PSAK 73 untuk semua kontrak sewa yang dibuat contracts entered into or modified on or
atau dimodifikasi pada atau
i. Grup sebagai lessee i. The Group as a lessee
Grup menerapkan pendekatan pengakuan The Group applies a single recognition and
dan pengukuran tunggal untuk semua sewa, measurement approach to all leases,
kecuali untuk sewa jangka pendek dan sewa except for short-term leases and leases of
aset bernilai rendah. Grup mengakui liabilitas low-value assets. The Group recognizes a
sewa untuk melakukan pembayaran sewa lease liability to make lease payments and
dan aset hak guna yang mewakili hak untuk a right-of-use asset that represents the
menggunakan aset yang mendasarinya. right to use the underlying asset.
Grup mengakui aset hak guna pada tanggal The Group recognizes right-of-use assets
dimulainya sewa. Aset hak guna diukur pada on the commencement date of the lease.
biaya perolehan, dikurangi akumulasi Right-of-use assets are measured at cost,
amortisasi dan rugi penurunan nilai, dan less accumulated amortization and
disesuaikan untuk setiap pengukuran impairment losses, and adjusted for any
kembali liabilitas sewa. Biaya aset hak guna remeasurement of the lease liability. The
termasuk jumlah liabilitas sewa yang diakui, cost of right-of-use assets includes the
biaya langsung awal yang dikeluarkan, biaya amount of lease liability recognized, initial
restorasi dan pembayaran sewa yang direct costs incurred, restoration costs and
dilakukan pada atau sebelum tanggal lease payments made on or before the
dimulainya dikurangi insentif sewa yang commencement date less any lease
diterima. incentives received.
Aset hak guna diamortisasi dengan metode Right-of-use assets are amortized using
garis lurus selama masa sewa yang lebih the straight-line method over the shorter
pendek dan estimasi masa manfaat dari of the lease term and the estimated useful
aset, sebagai berikut: lives of the assets, as follows:
Tahun / Years Persentase / Percentage
Bangunan /Building 3 33%
Jika kepemilikan aset sewaan dialihkan ke If ownership of the leased asset is
Grup pada akhir masa sewa atau biaya transferred to the Group at the end of the
mencerminkan pelaksanaan opsi pembelian, lease term or the cost reflects the exercise
17
Page 19
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian-lanjutan Notes To the Consolidated Financial Statements-continued
Pada tanggal 30 Juni 2025 As June 30, 2025
Serta Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut And for the Year Then Ended
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
penyusutan dihitung menggunakan taksiran of a purchase option, depreciation is
masa manfaat ekonomis aset. Aset hak guna calculated using the estimated useful life
mengalami penurunan nilai sesuai dengan of the asset. Right to use assets is
PSAK 48 Penurunan Nilai Aset. impaired in accordance with SFAS 48
Impairment of Assets Value.
Liabilitas sewa Lease liability
Pada tanggal dimulainya sewa, Grup On the commencement date of the lease,
mengakui liabilitas sewa yang diukur pada the Group recognizes a lease liability
nilai kini dari pembayaran sewa yang akan which is measured at the present value of
dilakukan selama masa sewa. Pembayaran the lease payments to be made over the
sewa termasuk pembayaran tetap (termasuk lease term. Lease payments include fixed
pembayaran tetap secara substansi) payments (including substantive fixed
dikurangi piutang insentif sewa, pembayaran payments) less rental incentive
sewa variabel yang bergantung pada indeks receivables, variable lease payments that
atau kurs, dan jumlah yang diharapkan akan depend on an index or exchange rate, and
dibayarkan berdasarkan jaminan nilai residu. amounts expected to be paid based on a
Pembayaran sewa juga termasuk harga residual value guarantee. The lease
pelaksanaan opsi pembelian yang wajar payments also include the exercise price
dipastikan akan dilakukan oleh Grup dan of a purchase option that is reasonably
pembayaran penalti untuk mengakhiri sewa, certain to be exercised by the Group and
jika jangka waktu sewa mencerminkan Grup the payment of a penalty for terminating
yang melaksanakan opsi untuk mengakhiri. the lease, if the term of the lease reflects
Pembayaran sewa variabel yang tidak the Group exercising the option to
bergantung pada indeks atau kurs diakui terminate. Variable lease payments that
sebagai beban pada periode di mana are independent of an index or exchange
peristiwa atau kondisi yang memicu rate are recognized as an expense in the
pembayaran terjadi. period in which the event or condition that
triggers the payment occurs.
Dalam menghitung nilai sekarang dari In calculating the present value of lease
pembayaran sewa, Grup menggunakan payments, the Group uses an additional
tingkat pinjaman tambahan pada tanggal borrowing rate at the commencement
dimulainya sewa karena tingkat suku bunga date of the lease because the interest rate
yang tersirat dalam sewa tidak dapat implied in the lease cannot be determined
ditentukan dengan mudah. Setelah tanggal easily. After the commencement date, the
dimulainya, jumlah liabilitas sewa amount of the lease liability is increased to
ditingkatkan untuk mencerminkan reflect the increase in interest and
pertambahan bunga dan dikurangi untuk reduced for lease payments made. In
pembayaran sewa yang dilakukan. Selain itu, addition, the carrying amount of the lease
jumlah tercatat liabilitas sewa diukur kembali liability is remeasured if there is a
jika ada modifikasi, perubahan jangka waktu modification, a change in the term of the
sewa, perubahan pembayaran sewa, atau lease, a change in lease payments, or a
perubahan dalam penilaian opsi untuk change in the valuation of the option to
membeli aset yang mendasarinya. purchase the underlying asset.
Sewa jangka pendek dengan jangka waktu Short-term leases with maturities of less
kurang dari 12 bulan, berakhir dalam 12 than 12 months, expiring within 12
bulan setelah 1 Januari 2020 dan sewa months after January 1, 2020 and low
bernilai rendah, serta elemen-elemen sewa value leases, and elements of the lease,
tersebut, sebagian atau seluruhnya tidak which are partially or wholly not in
sesuai dengan prinsip-prinsip pengakuan accordance with the recognition principles
yang ditetapkan oleh PSAK 73 akan set out by SFAS 73 will be treated the
diperlakukan sama dengan sewa operasi. same as operating lease. The Group will
Grup akan mengakui pembayaran sewa recognize the lease payments on a
tersebut dengan dasar garis lurus selama straight-line basis over the lease term in
masa sewa dalam laporan laba rugi dan the consolidated statements of profit or
penghasilan komprehensif lain konsolidasian. loss and other comprehensive income.
ii. Sebagai lessor ii. As a lessor
Berdasarkan PSAK 73, lessor terus Under SFAS 73, lessors continue to
mengklasifikasikan sewa sebagai sewa classify leases as finance leases or
pembiayaan atau sewa operasi dan operating leases and account for the two
18
Page 20
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian-lanjutan Notes To the Consolidated Financial Statements-continued
Pada tanggal 30 Juni 2025 As of June 30, 2025
Serta Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut And for the Year Then Ended
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
memperhitungkan kedua jenis sewa tersebut types of leases differently. Leases in which
secara berbeda. Sewa dimana Grup the Group transfers substantially all the
mentransfer secara substansial seluruh risiko risks and rewards incidental to ownership
dan manfaat yang terkait dengan of an asset are classified as finance
kepemilikan suatu aset diklasifikasikan leases, otherwise they are classified as
sebagai sewa pembiayaan, jika tidak maka operating leases. Classification of leases is
akan diklasifikasikan sebagai sewa operasi. made at the initial date and revalued only
Klasifikasi sewa dibuat pada tanggal awal if there is a modification of the lease.
dan dinilai kembali hanya jika ada modifikasi
sewa.
Pada tanggal dimulainya, Grup mengakui On commencement date, the Group
aset yang dimiliki dalam sewa pembiayaan recognizes assets held in a finance lease
dengan jumlah yang sama dengan investasi at an amount equal to the net investment
bersih dalam sewa dan menyajikannya in the lease and presents it as receivables
sebagai piutang sewa pembiayaan. Investasi under a finance lease. The net investment
bersih dalam sewa termasuk pembayaran in the lease includes fixed payments
tetap (termasuk pembayaran tetap dalam (including fixed payments in substance)
substansi) dikurangi piutang insentif sewa, less lease incentive receivables, index or
pembayaran sewa variabel yang bergantung exchange rate dependent variable lease
pada indeks atau kurs, dan jaminan nilai payments, and residual value guarantees
residu yang diberikan kepada lessor oleh provided to the lessor by the lessee. The
lessee. Pembayaran sewa juga termasuk lease payments also include the exercise
harga pelaksanaan opsi pembelian yang price of a purchase option that is
wajar dipastikan akan dilakukan oleh lessee reasonably certain to be exercised by the
dan pembayaran penalti untuk mengakhiri lessee and the payment of a penalty for
sewa, jika jangka waktu sewa mencerminkan terminating the lease, if the term of the
Grup yang menggunakan opsi untuk lease reflects the Group exercising the
mengakhiri. option to terminate.
Pendapatan sewa yang timbul dari sewa Rental income arising from operating
operasi dicatat secara garis lurus selama leases is recorded on a straight-line basis
masa sewa dan dimasukkan dalam over the lease term and is included in
pendapatan dalam laporan laba rugi karena income in the income statement because
sifat operasinya. Biaya langsung awal yang of the nature of the operation. Initial
dikeluarkan untuk menegosiasikan dan direct costs incurred in negotiating and
mengatur sewa operasi ditambahkan ke arranging an operating lease are added to
jumlah tercatat dari aset sewaan dan diakui the carrying amount of the leased asset
selama masa sewa dengan dasar yang sama and recognized over the lease term on the
dengan pendapatan sewa. Sewa kontinjensi same basis as rental income. Contingent
diakui sebagai pendapatan pada periode rents are recognized as income in the
terjadinya. period in which they are incurred.
Jika suatu perjanjian mengandung komponen If an agreement contains both lease and non-
sewa dan non-sewa, Grup menerapkan lease components, the Group applies SFAS 72
pendapatan PSAK 72 dari kontrak dengan revenue from contracts with customers to
pelanggan untuk mengalokasikan pertimbangan allocate consideration in the contract.
dalam kontrak.
i. Sebagai lessee i. As a lessee
Suatu sewa diklasifikasikan pada tanggal A lease is classified at the commencement
dimulainya sebagai sewa pembiayaan atau date as a finance lease or an operating
sewa operasi. Sewa yang mengalihkan lease. Leases that transfer substantially all
secara substansial seluruh risiko dan the risks and rewards incidental to
manfaat yang terkait dengan kepemilikan ownership of shares to the Group are
saham ke Grup diklasifikasikan sebagai sewa classified as finance leases.
pembiayaan.
Sewa pembiayaan dikapitalisasi di awal A finance lease is capitalized at the
periode sewa pada nilai wajar dari aset beginning of the lease term at the fair
sewaan atau, jika lebih rendah, nilai kini dari value of the leased asset or, if lower, the
pembayaran sewa minimum. Pembayaran present value of the minimum lease
sewa dibagi menjadi biaya keuangan dan payments. Rental payments are divided
biaya sewa. Biaya keuangan dialokasikan ke into finance costs and rental fees. Finance
19
Page 21
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian-lanjutan Notes To the Consolidated Financial Statements-continued
Pada tanggal 30 Juni 2025 As June 30, 2025
Serta Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut And for the Year Then Ended
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
setiap periode selama periode sewa sehingga costs are allocated to each period during
menghasilkan tingkat suku bunga periodik the lease period so as to produce a
yang konstan atas saldo liabilitas yang constant periodic rate of interest on the
tersisa. Biaya keuangan tersebut diakui remaining balance of the liability. These
sebagai beban keuangan dalam laporan laba finance costs are recognized as a finance
rugi. expense in the income statement.
Grup tidak mengubah jumlah tercatat awal The Group does not change the initial
aset dan liabilitas yang diakui pada tanggal carrying amount of assets and liabilities
penerapan awal untuk sewa yang recognized at the date of initial application
sebelumnya diklasifikasikan sebagai sewa for leases previously classified as finance
pembiayaan dan liabilitas sewa sama dengan leases and lease liabilities are the same as
aset dan liabilitas sewa yang diakui lease assets and liabilities recognized
berdasarkan PSAK 30R). Persyaratan PSAK under SFAS 30R). The requirements of
73 secara substansial telah diterapkan. SFAS 73 have been substantially applied.
Aset sewaan disusutkan berdasarkan umur Leased assets are depreciated based on
manfaatnya. Akan tetapi, jika tidak terdapat their useful lives. However, if there is no
kepastian yang memadai bahwa Grup akan reasonable certainty that the Group will
memperoleh kepemilikan pada akhir masa obtain ownership at the end of the lease
sewa, aset sewa pembiayaan disusutkan term, the finance lease asset is fully
penuh selama jangka waktu yang lebih depreciated over the shorter of the lease
pendek antara masa sewa dan umur term and its useful life.
manfaatnya.
Sewa operasi adalah sewa selain sewa An operating lease is a lease other than a
pembiayaan. Pembayaran yang dibebankan finance lease. Payments charged under
dalam sewa operasi diakui sebagai beban operating leases are recognized as an
dalam laba rugi dengan dasar garis lurus expense in profit or loss on a straight-line
selama masa sewa. basis over the lease term.
ii. Sebagai lessor ii. As a lessor
Sewa dimana Grup tidak mentransfer secara Leases in which the Group does not
substansial seluruh risiko dan manfaat transfer substantially all the risks and
kepemilikan suatu aset diklasifikasikan rewards of ownership of an asset are
sebagai sewa operasi. Biaya langsung awal classified as operating leases. Initial direct
yang dikeluarkan untuk menegosiasikan dan costs incurred in negotiating and
mengatur sewa operasi ditambahkan ke nilai arranging an operating lease are added to
tercatat dari aset sewaan dan diakui selama the carrying amount of the leased asset
masa sewa dengan dasar yang sama dengan and recognized over the lease term on the
pendapatan sewa. Sewa kontinjensi diakui same basis as rental income. Contingent
sebagai pendapatan pada periode dimana rents are recognized as income in the
pendapatan tersebut diperoleh. period in which they are earned.
Implementasi PSAK 72 dan 73 tidak mempunyai The implementation of SFAS 72 and 73 has no
dampak signifikan atas laporan keuangan. significant impact on the financial statements.
o. Liabilitas imbalan kerja o. Employee benefit obligations
Grup mencatat liabilitas imbalan kerja yang tidak The Group recognizes its unfunded employee
didanakan berdasarkan Undang-Undang benefits liability in accordance with Law of the
Republik Indonesia No. 11 tahun 2020 tentang Republic of Indonesia No. 11 year 2020 on
Cipta Kerja tanggal 2 November 2020 dan “Cipta Kerja” dated November 2, 2020 and
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 35 Republic of Indonesia Government
tahun 2021. Regulation No. 35 year 2021.
Beban pensiun berdasarkan program dana Pension costs under the Group’s defined benefit
pensiun manfaat pasti Grup ditentukan melalui pension plans are determined by periodic
perhitungan aktuaria secara periodik dengan actuarial calculation using the projected-unit-
menggunakan metode projected-unit-credit dan credit method and applying the assumptions on
menerapkan asumsi atas tingkat diskonto dan discount rate and annual rate of increase in
tingkat kenaikan manfaat pasti pensiun tahunan. compensation.
Pengukuran kembali atas liabilitas imbalan pasti Remeasurement of the net defined benefit
neto, yang diakui sebagai penghasilan liability, which is recognized in other
20
Page 22
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian-lanjutan Notes To the Consolidated Financial Statements-continued
Pada tanggal 30 Juni 2025 As of June 30, 2025
Serta Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut And for the Year Then Ended
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
komprehensif lain, terdiri dari: comprehensive income, consists of:
a. Keuntungan atau kerugian aktuarial; a. Actuarial gain or loss;
b. Imbal hasil atas aset program, tidak b. Return on plan assets, excluding amounts
termasuk jumlah yang dimasukkan dalam included in net interest on liabilities (assets)
bunga neto atas liabilitas (aset) imbalan net defined benefit;
pasti neto;
c. Setiap perubahan dampak batas aset, tidak c. Any changes in the impact of asset limits,
termasuk jumlah yang dimasukkan dalam excluding amounts included in net interest
bunga neto atas liabilitas (aset) imbalan on the net defined benefit liability (asset).
pasti neto.
Pengukuran kembali atas liabilitas imbalan pasti Remeasurement of the net defined benefit
neto, yang dicatat dalam saldo laba sebagai liability, which is recorded in retained earnings
penghasilan komprehensif lain tidak as other comprehensive income, is not
direklasifikasi ke laba rugi pada tahun reclassified to profit or loss in the following
berikutnya. year.
Biaya jasa lalu diakui pada laba rugi pada Past service costs are recognized in profit or
tanggal yang lebih awal antara: loss at the earlier of:
a. ketika program amandemen atau kurtailmen a. when program amendments or curtailments
terjadi; dan occur; and
b. ketika entitas mengakui biaya restrukturisasi b. when the entity recognizes restructuring
atau imbalan terminasi terkait. costs or related termination benefits.
Beban imbalan jangka panjang lainnya Other long-term benefit expenses are
ditentukan dengan metode projected unit credit determined using the projected unit credit
dengan metode yang disederhanakan di mana method with a simplified method where this
metode ini tidak mengakui pengukuran kembali method does not recognize remeasurement in
dalam penghasilan komprehensif lain. Biaya jasa other comprehensive income. Current service
kini, biaya bunga neto atas liabilitas imbalan cost, net interest expense on the net defined
pasti neto dan pengukuran Kembali liabilitas benefit liability and remeasurement of the net
imbalan pasti neto diakui pada laba rugi tahun defined benefit liability are recognized in profit
berjalan. or loss for the year.
p. Perpajakan p. Taxation
Grup menyajikan kurang bayar/lebih bayar atas The Group presents the underpayment/
pajak penghasilan, jika ada, sebagai bagian dari overpayment of income tax, if any, as part of
“Beban Pajak - Kini” dalam laporan laba rugi dan “Tax Expense - Current” in the statement of
penghasilan komprehensif lain. profit or loss and other comprehensive income.
Pajak final Final tax
Sesuai peraturan perpajakan di Indonesia, Pajak In accordance with tax regulations in Indonesia,
final dikenakan atas nilai bruto transaksi, dan final tax is imposed on the gross value of the
tetap dikenakan walaupun atas transaksi transaction, and is still imposed even though
tersebut pelaku transaksi mengalami kerugian. the transaction actor suffers a loss.
Pajak final tidak termasuk dalam lingkup yang Final tax is not included in the scope regulated
diatur oleh PSAK No. 46. Oleh karena itu, Grup by SFAS No. 46. Therefore, the Group presents
menyajikan beban pajak final atas pendapatan the final tax expense on financial income as a
keuangan sebagai pos tersendiri. separate item.
Pajak kini Current tax
Aset dan liabilitas pajak kini untuk tahun Current tax assets and liabilities for the current
berjalan diukur sebesar jumlah yang diharapkan year are measured at the amount expected to
dapat direstitusi dari atau dibayarkan kepada be refunded from or paid to the taxation
otoritas perpajakan. Tarif pajak dan peraturan authority. The tax rates and tax regulations
pajak yang digunakan untuk menghitung jumlah used to calculate the amount are those that
tersebut adalah yang telah berlaku atau secara have been enacted or substantively enacted at
substantif telah berlaku pada tanggal pelaporan. the reporting date.
Penghasilan kena pajak berbeda dengan laba Taxable income differs from profit reported in
yang dilaporkan dalam laporan laba rugi dan the statement of profit or loss and other
penghasilan komprehensif lain karena comprehensive income because taxable income
21
Page 23
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian-lanjutan Notes To the Consolidated Financial Statements-continued
Pada tanggal 30 Juni 2025 As June 30, 2025
Serta Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut And for the Year Then Ended
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
penghasilan kena pajak tidak termasuk bagian does not include parts of income or expenses
dari pendapatan atau beban yang dikenakan that are taxed or deductible in different years,
pajak atau dikurangkan di tahun-tahun yang and also excludes items that are not taxed or
berbeda, dan juga tidak termasuk bagian-bagian not deductible.
yang tidak dikenakan pajak atau tidak dapat
dikurangkan.
Pajak tangguhan Deferred tax
Pajak tangguhan diakui dengan menggunakan Deferred tax is recognized using the liability
metode liabilitas atas perbedaan temporer pada method for temporary differences at the
tanggal pelaporan antara dasar pengenaan reporting date between the tax bases of assets
pajak dari aset dan liabilitas dan jumlah and liabilities and their carrying amounts for
tercatatnya untuk tujuan pelaporan keuangan financial reporting purposes at the reporting
pada tanggal pelaporan. date.
Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua Deferred tax liabilities are recognized for all
perbedaan temporer yang kena pajak, kecuali: taxable temporary differences, except:
a. liabilitas pajak tangguhan yang terjadi dari a. deferred tax liabilities arising from the initial
pengakuan awal goodwill atau dari aset atau recognition of goodwill or from an asset or
liabilitas dari transaksi yang bukan transaksi liability from a transaction that is not a
kombinasi bisnis, dan pada waktu transaksi business combination transaction, and at
tidak mempengaruhi laba akuntansi dan laba the time of the transaction does not affect
kena pajak/rugi pajak; the accounting profit and taxable profit/loss;
b. dari perbedaan temporer kena pajak atas b. of taxable temporary differences on
investasi, Grup asosiasi dan kepentingan investments, associated companies and
dalam pengaturan bersama, yang saat interests in joint arrangements, that when
pembalikannya dapat dikendalikan dan besar the reversal can be controlled and it is likely
kemungkinannya bahwa beda temporer itu that the temporary difference will not be
tidak akan dibalik dalam waktu dekat. reversed in the near future.
Aset pajak tangguhan diakui untuk semua Deferred tax assets are recognized for all
perbedaan temporer yang dapat dikurangkan, deductible temporary differences, the balance
saldo kredit pajak yang tidak digunakan dan of unused tax credits and tax losses unused.
akumulasi rugi fiskal yang tidak terpakai. Aktiva Deferred tax assets are recognized to the
pajak tangguhan diakui apabila besar extent that it is probable that the taxable
kemungkinan bahwa jumlah penghasilan kena income will be available against which the
pajak akan memadai untuk dikompensasi deductible temporary differences and the
dengan perbedaan temporer yang dapat application of unused tax credits and the
dikurangkan, dan penerapan kredit pajak yang accumulated tax losses can be applied, except:
tidak terpakai serta akumulasi rugi fiskal yang
dapat digunakan, kecuali:
a. jika aset pajak tangguhan timbul dari a. if the deferred tax asset arising from the
pengakuan awal aset atau liabilitas dalam initial recognition of an asset or liability in a
transaksi yang bukan transaksi kombinasi transaction other than a business
bisnis dan tidak mempengaruhi laba combination transaction and does not affect
akuntansi maupun laba kena pajak/rugi the accounting profit nor taxable profit /
pajak; atau income taxes; or
b. dari perbedaan temporer yang dapat b. of the deductible temporary differences of
dikurangkan atas investasi, Grup asosiasi investments, associates and interests in
dan kepentingan dalam pengaturan joint arrangements, deferred tax assets are
bersama, aset pajak tangguhan hanya diakui only recognized when it is probable that the
bila besar kemungkinannya bahwa beda temporary differences will not reverse in the
temporer itu tidak akan dibalik dalam waktu near term and taxable profit can be
dekat dan laba kena pajak dapat compensated against the temporary
dikompensasi dengan beda temporer differences.
tersebut.
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah The carrying amount of deferred tax assets is
pada setiap tanggal pelaporan dan diturunkan reviewed at each reporting date and reduced to
apabila laba fiskal mungkin tidak memadai untuk the extent taxable income may not be sufficient
mengkompensasi sebagian atau semua manfaat to compensate for some or all of the benefits of
aset pajak tangguhan. Aset pajak tangguhan the deferred tax assets. Deferred tax assets are
yang tidak diakui ditinjau ulang pada setiap not recognized are reviewed at each reporting
22
Page 24
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian-lanjutan Notes To the Consolidated Financial Statements-continued
Pada tanggal 30 Juni 2025 As of June 30, 2025
Serta Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut And for the Year Then Ended
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
tanggal pelaporan dan akan diakui apabila besar date and will be recognized when it is probable
kemungkinan bahwa laba fiskal pada masa yang that taxable profit in future be available for
akan datang akan tersedia untuk pemulihannya. recovery.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur Deferred tax assets and liabilities are measured
dengan menggunakan tarif pajak yang using the tax rates expected to apply in the
diharapkan akan berlaku pada tahun saat aset year when the asset is realized or the liability is
dipulihkan atau liabilitas diselesaikan settled based on tax rates and tax regulations
berdasarkan tarif pajak dan peraturan pajak enacted or substantively enacted at the
yang berlaku atau yang secara substantif telah reporting date.
berlaku pada tanggal pelaporan.
Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak Deferred tax assets and deferred tax liabilities
tangguhan disalinghapuskan jika terdapat hak offset if there is a legal right to offset the tax
secara hukum untuk melakukan saling hapus assets is now against tax liabilities present or
antara aset pajak kini terhadap liabilitas pajak deferred tax assets and deferred tax liabilities in
kini, atau aset pajak tangguhan dan liabilitas the same entity, or a Group that intends to
pajak tangguhan pada entitas yang sama, atau realize the asset and settle current liabilities
Grup yang bermaksud untuk merealisasikan aset based on the net amount.
dan menyelesaikan liabilitas lancar berdasarkan
jumlah neto.
Pajak Pertambahan Nilai Value Added Tax
Pendapatan, beban-beban dan aset-aset diakui Revenues, expenses and assets are recognized
neto atas jumlah Pajak Pertambahan Nilai net on the amount of Value Added Tax (“VAT”)
(“PPN”) kecuali: except:
a. PPN yang muncul dari pembelian aset atau a. VAT arising from the purchase of assets or
jasa yang tidak dapat dikreditkan oleh kantor services that can not be credited by the tax
pajak, yang dalam hal ini PPN diakui sebagai office, which in this case VAT is recognized
bagian dari biaya perolehan aset atau as part of the acquisition cost of the asset
sebagai bagian dari item beban-beban yang or as part of an item loads that are applied;
diterapkan; dan and
b. Piutang dan utang yang disajikan termasuk b. Receivables and payables presented include
dengan jumlah PPN. the amount of VAT.
Jumlah PPN neto yang terpulihkan dari, atau The amount of net VAT recovered from, or
terutang kepada, kantor pajak termasuk sebagai payable to, the tax office is included as part of
bagian dari piutang atau utang pada laporan receivables or payables on the statement of
posisi keuangan. financial position.
q. Pengakuan pendapatan dan beban q. Revenue and expense recognition
Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan Revenue from contracts with customers
Sejak 1 Januari 2020, Grup menerapkan PSAK From January 1, 2020, the The Group has
No. 72 yang mensyaratkan pengakuan applied SFAS No. 72, which requires revenue
pendapatan harus memenuhi 5 langkah analisa recognition to fulfill 5 steps of assessment:
sebagai berikut:
a. Identifikasi kontrak dengan pelanggan a. Identify contract(s) with a customer
b. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam b. Identify the performance obligations in the
kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan contract. Performance obligations are
janji-janji dalam kontrak untuk menyerahkan promises in a contract to transfer to a
barang atau jasa yang memiliki karakteristik customer goods or services that are
berbeda ke pelanggan. distinct.
c. Penetapan harga transaksi. Harga c. Determine the transaction price.
transaksi merupakan jumlah imbalan yang Transaction price is the amount of
berhak diperoleh suatu entitas sebagai consideration to which an entity expects
kompensasi atas diserahkannya barang atau to be entitled in exchange for
jasa yang dijanjikan ke pelanggan. Jika transferring promised goods or services
imbalan yang dijanjikan di kontrak to a customer. If the consideration
mengandung suatu jumlah yang bersifat promised in a contract includes a variable
variabel, maka Grup membuat estimasi amount, the Group estimates the amount
jumlah imbalan tersebut sebesar jumlah of consideration to which it expects to be
23
Page 25
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian-lanjutan Notes To the Consolidated Financial Statements-continued
Pada tanggal 30 Juni 2025 As June 30, 2025
Serta Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut And for the Year Then Ended
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
yang diharapkan berhak diterima atas entitled in exchange for transferring
diserahkannya barang atau jasa yang the promised goods or services to a
dijanjikan ke pelanggan dikurangi dengan customer less the estimated amount of
estimasi jumlah jaminan kinerja jasa yang service level guarantee which will be paid
akan dibayarkan selama periode kontrak. during the contract period.
d. Alokasi harga transaksi ke setiap d. Allocate the transaction price to
kewajiban pelaksanaan dengan each performance obligation on the basis
menggunakan dasar harga jual berdiri of the relative stand-alone selling prices of
sendiri relatif dari setiap barang atau jasa each distinct goods or services promised
berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika in the contract. here these are not
tidak dapat diamati secara langsung, harga directly observable, the relative stand-
jual berdiri sendiri relatif diperkirakan alone selling price are estimated based on
berdasarkan biaya yang diharapkan expected cost-plus margin
ditambah marjin.
e. Pengakuan pendapatan Ketika kewajiban e. Recognize revenue when performance
pelaksanaan telah dipenuhi dengan obligation is satisfied by transferring a
menyerahkan barang atau jasa yang promised goods or services to a customer
dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan (which is when the customer
telah memiliki pengendalian atas barang obtains control of that goods or services).
atau jasa tersebut).
Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan 2 A performance obligation may be satisfied at
cara, yakni: the following:
a. Suatu titik waktu (umumnya janji untuk a. A point in time (typically for promises to
menyerahkan barang ke pelanggan); atau transfer goods to a customer); or
b. Suatu periode waktu (umumnya janji untuk b. Over time (typically for promises to
menyerahkan jasa ke (pelanggan). Untuk transfer services to a customer). For a
kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi performance obligation satisfied over time,
dalam suatu periode waktu, Grup memilih the Group selects an appropriate measure
ukuran penyelesaian yang sesuai untuk of progress to determine the amount of
penentuan jumlah pendapatan yang harus revenue that should be recognized as the
diakui karena telah terpenuhinya kewajiban performance obligation is satisfied.
pelaksanaan.
Pendapatan dari penjualan barang merupakan Revenue from sales of goods is recognized
penjualan putus diakui pada saat barang when the goods are delivered to the customer.
diserahkan kepada pelanggan.
Beban diakui pada saat terjadinya (metode Expenses are recognized when incurred
akrual). Beban bunga dari instrumen keuangan (accrual basis). Interest expense on financial
diakui dalam laba rugi secara akrual instruments is recognized in profit or loss on an
menggunakan metode suku bunga efektif. accrual basis using the effective interest rate
method.
r. Laba per saham r. Earnings per share
Kelompok usaha menerapkan PSAK No. 56 The group applies SFAS No. 56 "Earnings per
“Laba per Saham”. Informasi segmen disusun Share". Segment information is prepared in
sesuai dengan kebijakan akuntansi yang dianut accordance with the accounting policies
dalam penyusunan dan penyajian laporan adopted for preparing and presenting the
keuangan. Laba per saham dasar dihitung financial statements. Basic earnings per share is
dengan membagi jumlah laba tahun yang computed by dividing the total profit for the
berjalan dengan jumlah rata-rata tertimbang year by the weighted average number of
saham biasa yang beredar sepanjang periode ordinary shares outstanding during the
pelaporan. reporting period.
s. Informasi segmen s. Segment information
Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan Operating segments are identified based on
laporan internal mengenai komponen dari internal reports regarding components of the
Perusahaan yang secara regular ditelaah oleh Company which are regularly reviewed by the
pengambil keputusan operasional dalam rangka chief operating decision maker in order to
mengalokasikan sumber daya dan menilai allocate resources and assess the performance
kinerja segmen operasi. Segmen operasi adalah of the operating segments. An operating
24
Page 26
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian-lanjutan Notes To the Consolidated Financial Statements-continued
Pada tanggal 30 Juni 2025 As of June 30, 2025
Serta Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut And for the Year Then Ended
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
suatu komponen dari entitas: segment is a component of the entity:
- Yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang - Those involved in business activities that
mana memperoleh pendapatan dan generate income and incur expenses
menimbulkan beban (termasuk pendapatan (including income and expenses related to
dan beban terkait dengan transaksi dengan transactions with other components of the
komponen lain dari entitas yang sama); same entity);
- Yang hasil operasinya dikaji ulang secara - Which operating results are regularly
regular oleh pengambil keputusan reviewed by the chief operating decision
operasional untuk membuat keputusan maker to make decisions about resources to
tentang sumber daya yang dialokasikan pada be allocated to the segment and assess its
segmen tersebut dan menilai kinerjanya; dan performance; and
- Tersedia informasi keuangan yang dapat - Separate financial information is available.
dipisahkan.
Informasi yang digunakan oleh pengambil Information used by operational decision
keputusan operasional dalam rangka alokasi makers in the context of resource allocation
sumber daya dan penillaian kinerja terfokus and performance assessment is focused on the
pada kategori dari setiap bisnis. categories of each business.
t. Instrumen keuangan t. Financial instruments
Grup mengklasifikasikan instrumen keuangan The Group classifies financial instruments as
sebagai berikut: follows:
Aset keuangan Financial assets
Pengakuan dan pengukuran awal Initial recognition and measurement
Kelompok Usaha mengklasifikasikan aset • The Group classifies its financial assets into the
keuangannya dalam kategori (a) aset keuangan following category: (a) financial assets
yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, measured at fair value through profit or loss,
(b) aset keuangan yang diukur pada nilai wajar (b) financial assets measured at fair value
melalui pendapatan komprehensif lainnya, dan through other comprehensive income, and (c)
(c) aset keuangan yang diukur pada biaya financial assets measured at amortised cost.
perolehan diamortisasi.
Aset keuangan Kelompok Usaha terdiri dari kas The Group’s financial assets consist of cash and
dan setara kas, piutang usaha dan piutang lain- cash equivalents, trade receivables and other
lain diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang receivables classified as financial assets at
diukur dengan biaya diamortisasi. Kelompok amortized cost. The Group has no financial
Usaha tidak memiliki aset keuangan yang diukur assets measured at fair value through profit or
pada nilai wajar melalui laba rugi dan loss and other comprehensive income.
penghasilan komprehensif lain.
Kelompok Usaha menggunakan 2 (dua) metode • The Group used 2 (two) methods to classify its
untuk mengklasifikasikan aset keuangan, yaitu financial assets, based on the Group’s business
model bisnis Kelompok Usaha dalam mengelola model in managing the financial assets, and the
aset keuangan dan karakteristik arus kas contractual cash flow of the financial assets
kontraktual dari aset keuangan (“SPPI”). (“SPPI”).
Pengujian SPPI SPPI Test
Sebagai langkah pertama dari proses klasifikasi, As a first step of its classification process, the
Kelompok Usaha menilai persyaratan kontraktual Group assesses the contractual terms of
keuangan untuk mengidentifikasi apakah financial to identify whether they meet the SPPI
mereka memenuhi pengujian SPPI. test.
Nilai pokok untuk tujuan pengujian ini • Principal for the purpose of this test is defined
didefinisikan sebagai nilai wajar dari aset as the fair value of the financial asset at initial
keuangan pada pengakuan awal dan dapat recognition and may change over the life of the
berubah selama umur aset keuangan (misalnya, financial asset (for example, if there are
jika ada pembayaran pokok atau amortisasi repayments of principal or amortisation of the
premi/diskon). premium/discount).
Elemen bunga yang paling signifikan The most significant elements of interest within
25
Page 27
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian-lanjutan Notes To the Consolidated Financial Statements-continued
Pada tanggal 30 Juni 2025 As June 30, 2025
Serta Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut And for the Year Then Ended
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
dalam perjanjian biasanya adalah pertimbangan an arrangement are typically the consideration
atas nilai waktu dari uang dan risiko kredit. for the time value of money and credit risk. To
Untuk membuat penilaian SPPI, Kelompok make the SPPI assessment, the Group applies
Usaha menerapkan pertimbangan dan judgment and considers relevant factors such
memperhatikan faktor-faktor yang relevan as the currency in which the financial asset is
seperti mata uang dimana aset keuangan denominated, and the period for which the
didenominasikan dan periode pada saat suku interest rate is set.
bunga ditetapkan.
Sebaliknya, persyaratan kontraktual yang In contrast, contractual terms that introduce a
memberikan eksposur lebih dari de minimis atas more than de minimis exposure to risks or
risiko atau volatilitas dalam arus kas kontraktual volatility in the contractual cash flows that are
yang tidak terkait dengan dasar pengaturan unrelated to a basic lending arrangement, do
pinjaman, tidak menimbulkan arus kas not give rise to contractual cash flows that are
kontraktual yang hanya merupakan pembayaran solely payments of principal and interest on the
pokok dan bunga atas saldo SPPI. Dalam kasus amount outstanding. In such cases, the
seperti itu, aset keuangan diharuskan untuk financial asset is required to be measured as
diukur pada Fair Value through Profit or Loss Fair Value through Profit or Loss (“FVTPL”).
(“FVTPL”).
Penilaian model bisnis Business model assessment
Kelompok Usaha menentukan model bisnisnya • The Group determines its business model at the
berdasarkan tingkat yang paling mencerminkan level that best reflects how it manages the
bagaimana Kelompok Usaha mengelola Group’s financial assets to achieve its business
kelompok atas keuangannya untuk mencapai objective.
tujuan bisnisnya.
Model bisnis Kelompok Usaha tidak dinilai The Group’s business model is not assessed on
berdasarkan masing-masing instrumennya, an instrument-by-instrument basis, but at a
tetapi pada tingkat portofolio secara agregat higher level of aggregated portfolios and is
yang lebih tinggi dan didasarkan pada faktor- based on observable factors such as:
faktor yang dapat diamati seperti:
Bagaimana kinerja model bisnis dan aset How the performance of the business model
keuangan yang dimiliki dalam model bisnis and the financial assets held within that
tersebut dievaluasi dan dilaporkan kepada business model are evaluated and reported to
personel manajemen kunci; the entity’s key management personnel;
Risiko yang mempengaruhi kinerja model bisnis The risks that affect the performance of the
(dan aset keuangan yang dimiliki dalam model business model (and the financial assets held
bisnis tersebut) dan, khususnya, bagaimana within that business model) and, in particular
cara risiko tersebut dikelola; the way those risks are managed;
• Bagaimana manajer bisnis dikompensasi • How business managers are compensated
(misalnya, apakah kompensasi didasarkan (for example, whether the compensation is
pada nilai wajar dari aset yang dikelola atau based on the fair value of the assets
pada arus kas kontraktual yang tertagih); managed or on the contractual cash flows
collected);
• Frekuensi, nilai, dan waktu penjualan yang • The expected frequency, value, and timing
diharapkan, juga merupakan aspek penting of sales are also important aspects of the
dari penilaian Kelompok Usaha. Group’s assessment.
Penilaian model bisnis didasarkan pada skenario The business model assessment is based on
yang diharapkan secara wajar tanpa reasonably expected scenarios without taking
mempertimbangkan skenario “worst case” atau “worst case” or “stress case” scenarios into
“stress case”. Jika arus kas setelah pengakuan account. If cash flows after initial recognition
awal direalisasikan dengan cara yang berbeda are realised in a way that is different from the
dari yang awal diharapkan, Kelompok Usaha Group’s original expectations, the Group does
tidak mengubah klasifikasi aset keuangan not change the classification of the remaining
dimiliki yang tersisa dalam model bisnis financial assets held in that business model, but
tersebut, tetapi memasukkan informasi tersebut incorporates such information when assessing
dalam melakukan penilaian atas aset keuangan newly originated or newly purchased financial
yang baru atau yang baru dibeli selanjutnya. assets going forward
26
Page 28
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian-lanjutan Notes To the Consolidated Financial Statements-continued
Pada tanggal 30 Juni 2025 As of June 30, 2025
Serta Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut And for the Year Then Ended
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
Aset keuangan yang diukur pada biaya Financial assets are measured at amortized cost
perolehan diamortisasi jika aset keuangan if the financial asset is managed in a business
dikelola dalam model bisnis yang bertujuan model aimed at owning a financial asset in
untuk memiliki aset keuangan dalam rangka order to obtain a contractual cash flow and the
mendapatkan arus kas kontraktual dan contractual requirements of a financial asset
persyaratan kontraktual dari aset keuangan that on a given date increases the cash flow
yang pada tanggal tertentu meningkatkan arus solely from the principal and interest payments
kas yang semata dari pembayaran pokok dan (“SPPI”) of the amount owed.
bunga (“SPPI”) dari jumlah pokok terutang.
Pada saat pengakuan awal, aset keuangan yang At initial recognition, the financial assets
diukur pada biaya perolehan diamortisasi diakui measured at amortized cost are recognized at
pada nilai wajarnya ditambah biaya transaksi the fair value plus the transaction fee and
dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan subsequently measured at amortized cost by
diamortisasi dengan menggunakan suku bunga using the effective interest rate.
efektif.
Pendapatan bunga dari aset keuangan yang • Interest income from financial assets measured
diukur pada biaya perolehan diamortisasi dicatat at amortized cost is recorded in the statements
dalam laporan laba rugi dan penghasilan of profit and loss and other comprehensive
komprehensif lain dan diakui sebagai income and is recognized as "Finance Income".
“Pendapatan Keuangan”. Ketika penurunan nilai When a decline in value occurs, the impairment
terjadi, kerugian penurunan nilai diakui sebagai loss is recognized as a deduction of the
pengurang dari nilai tercatat aset keuangan dan recorded value of the financial asset and is
diakui didalam laporan keuangan konsolidasian acknowledged in the consolidated financial
sebagai “Kerugian penurunan nilai”. statements as "Impairment loss".
Sebelum 1 Januari 2020, Kelompok Usaha • Before January 1, 2020, the Group classified its
mengklasifikasikan aset keuangannya dalam financial assets into these categories: (a)
kategori (a) aset keuangan yang diukur pada financial assets measured at fair value through
nilai wajar melalui laba rugi, (b) pinjaman yang profit or loss, (b) loans and receivables, (c)
diberikan dan piutang, (c) aset keuangan dimiliki financial assets held to maturity, and (d)
hingga jatuh tempo dan (d) aset keuangan financial assets available for sale. This
tersedia untuk dijual. Klasifikasi ini tergantung classification depends on the purpose of
dari tujuan perolehan aset keuangan tersebut. acquiring such financial assets. Management
Manajemen menentukan klasifikasi aset determines the classification of such financial
keuangan tersebut pada saat awal assets at the beginning of its recognition.
pengakuannya.
Pinjaman yang diberikan dan piutang adalah • Loans and receivables are non-derivative
aset keuangan non-derivatif dengan financial assets with fixed or specified payments
pembayaran tetap atau telah ditentukan dan and have no quotes on the active market,
tidak mempunyai kuotasi di pasar aktif, kecuali: except:
• yang dimaksudkan oleh Kelompok Usaha • • intended by the Group for sale in the near
untuk dijual dalam waktu dekat, yang future, which is classified as held for
diklasifikasikan dalam kelompok trading, as well as which at the time of
diperdagangkan, serta yang pada saat initial recognition is determined to be
pengakuan awal ditetapkan diukur pada nilai measured at fair value through profit or
wajar melalui laba rugi; loss;
• yang pada saat pengakuan awal ditetapkan • • which at the time of initial recognition is set
dalam kelompok tersedia untuk dijual; atau as available for sale; or
• dalam hal Kelompok Usaha mungkin tidak • • in the case of the Group may not obtain
akan memperoleh kembali investasi awal substantial initial investment unless caused
secara substansial kecuali yang by a decrease in the quality of loans
disebabkan oleh penurunan kualitas provided and receivables.
pinjaman yang diberikan dan piutang
Pada saat pengakuan awal, pinjaman yang At the time of initial recognition, loans and
diberikan dan piutang diakui pada nilai wajarnya receivables are recognized at their fair value
ditambah biaya transaksi dan selanjutnya diukur plus transaction fees and are further measured
pada biaya perolehan diamortisasi dengan on amortized acquisition costs using the
menggunakan metode Suku Bunga Efektif Effective Interest Rate (“EIR”) method. Income
(“SBE”). Pendapatan dari aset keuangan dalam from financial assets in the category of loans
kelompok pinjaman yang diberikan dan piutang and receivables is recorded in the statements of
27
Page 29
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian-lanjutan Notes To the Consolidated Financial Statements-continued
Pada tanggal 30 Juni 2025 As June 30, 2025
Serta Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut And for the Year Then Ended
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
dicatat di dalam laporan laba rugi dan profit or loss and other comprehensive income
penghasilan komprehensif lain dan dilaporkan and is reported as "Finance Income". In the
sebagai “Pendapatan Keuangan”. Dalam hal event of impairment, impairment losses are
terjadi penurunan nilai, kerugian penurunan nilai reported as a deduction from the carrying value
dilaporkan sebagai pengurang dari nilai tercatat of the financial assets in loan and receivables
dari aset keuangan dalam kelompok pinjaman and are recognized in the statements of profit
yang diberikan dan piutang dan diakui di dalam and loss and other comprehensive income as
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif "Impairment loss".
lain sebagai “Kerugian penurunan nilai”.
Metode Suku Bunga Efektif (“SBE”) Effective Interest Method (“EIR”)
SBE adalah metode yang digunakan untuk EIR is a method of calculating the amortised
menghitung biaya perolehan diamortisasi dari cost of a financial asset and of allocating
instrumen keuangan dan metode untuk interest income over the relevant period. The
mengalokasikan pendapatan bunga selama EIR is the rate that exactly discounts
periode yang relevan. SBE adalah suku bunga estimated future cash receipts (including all
yang secara tepat mendiskontokan estimasi fees and other forms paid or received that
penerimaan kas di masa datang (mencakup form an integral part of the EIR, transaction
seluruh komisi dan bentuk lain yang dibayarkan costs and other premiums or discounts)
dan diterima yang merupakan bagian yang tak through the expected life of the financial
terpisahkan dari SBE, biaya transaksi dan instrument, or, where appropriate, a shorter
premium dan diskonto lainnya) selama perkiraan period to the net carrying amount of financial
umur instrumen keuangan, atau, jika lebih assets on initial recognition.
tepat, digunakan periode yang lebih singkat
untuk memperoleh nilai tercatat bersih aset
keuangan pada saat pengakuan awal.
Pendapatan diakui berdasarkan suku bunga Income is recognized on an effective interest
efektif untuk instrumen keuangan selain dari rate basis for financial instruments other than
aset keuangan FVTPL. those financial assets at FVTPL
Penurunan Nilai Aset Keuangan Impairment of Financial Assets
Aset keuangan, selain aset keuangan FVTPL, Financial assets, other than those at FVTPL,
dievaluasi terhadap indikator penurunan nilai are assessed for indicators of impairment at
pada setiap akhir periode pelaporan. Aset the end of each reporting date. Financial
keuangan diturunkan nilainya bila terdapat bukti assets are considered to be impaired when
objektif, sebagai akibat dari satu atau lebih there is objective evidence that, as a result of
peristiwa yang terjadi setelah pengakuan awal one or more events that occurred after the
aset keuangan, dan peristiwa yang merugikan initial recognition of the financial asset, the
tersebut berdampak pada estimasi arus kas estimated future cash flows of the investment
masa depan atas aset keuangan yang dapat have been affected
diestimasi secara andal.
Penerapan PSAK No. 71 “Instrumen Keuangan” The adoption of SFAS No. 71 “Financial
telah mengubah metode perhitungan kerugian Instrument” changed the method of
penurunan nilai dari pendekatan kerugian yang calculating impairment from incurred loss in
telah terjadi (incurred loss) sesuai PSAK no. 55 accordance with SFAS no. 55 “Financial
“Instrumen Keuangan Pengakuan dan Instrument: Recognition and Measurement”
Pengukuran” dengan pendekatan Kerugian to Expected Credit Loss (“ECL”). The Group
Kredit Ekspektasian (“ECL”). Kelompok Usaha adopted the simplified expected credit loss
menerapkan pendekatan yang disederhanakan approach which is using lifetime expected
(simplified) dalam menghitung kerugian kredit credit loss.
ekspektasian yaitu kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umur (lifetime).
Sebelum 1 Januari 2020, bukti objektif Before January 1, 2020, objective evidence of
penurunan nilai aset keuangan termasuk impairment of financial assets could include
sebagai berikut:
• kesulitan keuangan signifikan yang dialami • significant financial difficulty of the issuer
penerbit atau pihak peminjam; atau or counterparty; or
• pelanggaran kontrak, seperti terjadinya • breach of contract, such as default or
gagal bayar atau tunggakan pembayaran delinquency in interest or principal
pokok atau bunga; atau payments; or
28
Page 30
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian-lanjutan Notes To the Consolidated Financial Statements-continued
Pada tanggal 30 Juni 2025 As of June 30, 2025
Serta Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut And for the Year Then Ended
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
• terdapat kemungkinan bahwa pihak • it becomes probable that the borrower will
peminjam akan dinyatakan pailit atau enter bankruptcy or financial re-
melakukan reorganisasi keuangan; atau organisation; or
• hilangnya pasar aktif dari aset • the disappearance of an active market for
keuangan akibat kesulitan keuangan. that financial asset because of financial
difficulties.
Untuk kelompok aset keuangan tertentu, seperti For certain categories of financial assets, such
piutang, aset yang dinilai tidak akan diturunkan as receivables, assets that are assessed not to
secara individual akan dievaluasi penurunan be impaired individually are, in addition,
nilainya secara kolektif. Bukti objektif dari assessed for impairment on a collective basis.
penurunan nilai portofolio piutang dapat Objective evidence of impairment for a
termasuk pengalaman Kelompok Usaha atas portfolio of receivables could include the
tertagihnya piutang di masa lalu, peningkatan Group’s past experience of collecting
keterlambatan penerimaan pembayaran piutang payments, an increase in the number of
dari rata-rata periode kredit, dan juga delayed payments in the portfolio past the
pengamatan atas perubahan kondisi ekonomi average credit period, as well as observable
nasional atau lokal yang berkorelasi dengan changes in national or local economic
gagal bayar atas piutang. conditions that correlate with default on
receivables.
Untuk aset keuangan yang diukur pada biaya For financial assets carried at amortised cost,
perolehan diamortisasi, jumlah kerugian the amount of the impairment loss is
penurunan nilai merupakan selisih antara jumlah measured as the difference between the
tercatat aset keuangan dengan nilai kini dari asset’s carrying amount and the present value
estimasi arus kas masa depan yang of estimated future cash flows, discounted at
didiskontokan menggunakan suku bunga efektif the financial asset’s original effective interest
awal dari aset keuangan. rate
Jumlah tercatat aset keuangan tersebut The carrying amount of the financial asset is
dikurangi dengan kerugian penurunan nilai reduced by the impairment loss directly for all
secara langsung atas seluruh aset keuangan, financial assets with the exception of
kecuali piutang yang jumlah tercatatnya receivables, where the carrying amount is
dikurangi melalui penggunaan akun cadangan reduced through the use of an allowance
piutang. Jika piutang tidak tertagih, piutang account. When a receivable is considered
tersebut dihapuskan melalui akun cadangan uncollectible, it is written off against the
piutang. Pemulihan kemudian dari jumlah yang allowance account. Subsequent recoveries of
sebelumnya telah dihapuskan dikreditkan amounts previously written off are credited
terhadap akun cadangan. Perubahan jumlah against the allowance account. Changes in the
tercatat akun cadangan piutang diakui dalam carrying amount of the allowance account are
laba rugi. recognized in profit or loss.
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Pengakuan dan pengukuran awal Initial recognition and measurement
Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai Financial liabilities are classified as financial
liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar liabilities at fair value through profit or loss or
melalui laba rugi atau liabilitas keuangan pada financial liabilities at amortized cost. The
biaya perolehan diamortisasi. Kelompok Usaha Group determines the classification of its
menentukan klasifikasi liabilitas keuangan financial liabilities at initial recognition.
mereka pada saat pengakuan awal.
Liabilitas keuangan awalnya diukur sebesar nilai Financial liabilities are initially measured at fair
wajarnya. Biaya transaksi yang dapat value. Transaction costs that are directly
diatribusikan secara langsung dengan perolehan attributable to the acquisition of financial
liabilitas keuangan (selain liabilitas keuangan liabilities (other than financial liabilities at fair
yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi) value through profit or loss) are added to or
ditambahkan atau dikurangkan dari nilai wajar deducted from the fair value of the financial
liabilitas keuangan, yang sesuai, pada liabilities, as appropriate, on initial recognition.
pengakuan awal. Biaya transaksi yang dapat Transaction costs directly attributable to the
diatribusikan secara langsung dengan perolehan acquisition of financial liabilities at fair value
liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar through profit or loss are recognized
melalui laba rugi langsung diakui dalam laba immediately in profit or loss.
rugi.
29
Page 31
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian-lanjutan Notes To the Consolidated Financial Statements-continued
Pada tanggal 30 Juni 2025 As June 30, 2025
Serta Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut And for the Year Then Ended
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
Liabilitas keuangan Kelompok Usaha terdiri The Group’s financial liabilities consist of trade
dari utang usaha, utang lain-lain, beban akrual payables, other payables, accrued expenses
dan liabilitas jangka pendek lainnya and other current liabilities classified as
diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang financial liabilities at amortized cost. The
diukur dengan biaya diamortisasi. Kelompok Group has no financial liabilities measured at
Usaha tidak memiliki liabilitas keuangan yang fair value through profit or loss.
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
Pengukuran selanjutnya Subsequent measurement
Setelah pengakuan awal, liabilitas keuangan After initial recognition, interest-bearing
yang dikenakan bunga diukur pada biaya financial liabilities are subsequently measured
perolehan diamortisasi dengan menggunakan at amortized cost using the EIR method
metode SBE.
Pada tanggal pelaporan, akrual beban bunga At the reporting dates, accrued interest
dicatat secara terpisah dari pokok pinjaman expenses is recorded separately from the
terkait dalam bagian liabilitas jangka pendek. associated borrowings within the current
Keuntungan atau kerugian harus diakui dalam liabilities section. Gains and losses are
laba rugi ketika liabilitas tersebut dihentikan recognized in profit or loss when the liabilities
pengakuannya serta melalui proses amortisasi are derecognized as well as through the EIR
SBE. amortisation process
Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan Amortized cost is calculated by taking into
mempertimbangkan diskonto atau premium atas account any discount or premium on
perolehan dan komisi atau biaya yang acquisition and fee or costs that are an
merupakan bagian tidak terpisahkan dari SBE. integral part of the EIR. The EIR amortisation
Amortisasi SBE dicatat sebagai “Beban is included in “Finance Costs” in profit or loss.
Keuangan” dalam laba rugi.
Penghentian pengakuan Derecognition
Suatu liabilitas keuangan dihentikan A financial liability is derecognized when it is
pengakuannya pada saat kewajiban yang extinguished, that is when the obligation
ditetapkan dalam kontrak dihentikan atau specified in the contract is discharged or
dibatalkan atau kadaluwarsa. cancelled or expired
Ketika sebuah liabilitas keuangan ditukar dengan When an existing financial liability is replaced
liabilitas keuangan lain dari pemberi pinjaman by another from the same lender on
yang sama atas persyaratan yang secara substantially different terms, or the terms of
substansial berbeda, atau bila persyaratan dari an existing financial liability are substantially
liabilitas keuangan tersebut secara substansial modified, such an exchange or modification is
dimodifikasi, pertukaran atau modifikasi treated as derecognition of the original
persyaratan tersebut dicatat sebagai financial liability and recognition of a new
penghentian pengakuan liabilitas keuangan awal financial liability, and the difference in the
dan pengakuan liabilitas keuangan baru, dan respective carrying amounts is recognized in
selisih antara nilai tercatat masing-masing the profit or loss.
liabilitas keuangan tersebut diakui pada laba
rugi.
Biaya perolehan diamortisasi dari Amortized cost of financial instruments
instrumen keuangan
Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan Amortized cost is computed using the EIR
menggunakan metode SBE dikurangi cadangan method less any allowance for impairment and
atas penurunan nilai dan pembayaran pokok principal repayment or reduction. The
atau nilai yang tidak dapat ditagih. Perhitungan calculation takes into account any premium or
tersebut mempertimbangkan premium atau discount on acquisition and includes
diskonto pada saat perolehan dan termasuk transaction costs and fees that are an integral
biaya transaksi dan fee yang merupakan bagian part of the EIR.
yang tidak terpisahkan dari SBE.
Saling hapus dari instrumen keuangan Offsetting of financial instruments
Aset dan liabilitas keuangan saling hapus dan Financial assets and financial liabilities are
nilai netonya dilaporkan dalam laporan posisi offset and the net amount reported in the
keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, consolidated statement of financial position if,
30
Page 32
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian-lanjutan Notes To the Consolidated Financial Statements-continued
Pada tanggal 30 Juni 2025 As of June 30, 2025
Serta Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut And for the Year Then Ended
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
saat ini memiliki hak yang berkekuatan hukum and only if, there is a currently enforceable
untuk melakukan saling hapus atas jumlah legal right to offset the recognized amounts
tercatat dari aset keuangan dan liabilitas and there is an intention to settle on a net
keuangan tersebut dan terdapat intensi untuk basis, or to realize the assets and settle the
menyelesaikan secara neto, atau untuk liabilities simultaneously.
merealisasikan aset dan menyelesaikan
liabilitasnya secara bersamaan.
u. Peristiwa setelah periode pelaporan u. Events after the reporting period
Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah periode Events occurring after the reporting period that
pelaporan yang menyediakan tambahan provide additional information about the
informasi mengenai posisi keuangan Grup pada Group's financial position at the reporting date
tanggal laporan posisi keuangan (peristiwa (adjustment events), if any, are reflected in the
penyesuaian), jika ada, telah tercermin dalam financial statements. Events that occurred after
laporan keuangan. Peristiwa-peristiwa yang the reporting period that did not require
terjadi setelah periode pelaporan yang tidak adjustment (non-adjustment events), if the
memerlukan penyesuaian (peristiwa non amount is material, have been disclosed in the
penyesuaian), apabila jumlahnya material, telah financial statements.
diungkapkan dalam laporan keuangan.
v. Perubahan pada Pernyataan Standar v. Changes in Statement of Financial
Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan Accounting Standards (“SFAS”) and
Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan Interpretation of Financial Accounting
(“ISAK”) Standards (“ISFAS”)
Grup telah menerapkan sejumlah amandemen The Group has applied a number of
dan penyesuaian standar akuntansi yang relevan amendments and improvements to accounting
dengan pelaporan keuangan dan efektif untuk standards that are relevant to its financial
tahun yang dimulai pada atau setelah 1 Januari reporting and effective for annual years
2022 sebagai berikut: beginning on or after January 1, 2022 as
follow:
Efektif 1 Januari 2022 Effective January 1, 2022
a. Amandemen PSAK No. 22: Definisi Bisnis a. Amendment of SFAS No. 22: Definition of
Business
Grup sedang mengevaluasi standar The Group is currently evaluating the
akuntansi tersebut dan belum menentukan accounting standards and has not yet
dampaknya terhadap laporan keuangan determined the impact on the Group's
Grup. financial statements.
Amandemen ini dikeluarkan untuk This amendment was issued to help an
membantu entitas menentukan apakah entity determine whether a set of activities
serangkaian kegiatan dan aset yang and assets acquired is a business or not.
diperoleh adalah bisnis atau tidak. Mereka They clarified the minimum requirements for
mengklarifikasi persyaratan minimum untuk business, removed assessments of whether
bisnis, menghapus penilaian apakah pelaku market participants were capable of
pasar mampu mengganti elemen yang replacing missing elements, added guidance
hilang, menambah panduan untuk to help entities assess whether the acquired
membantu entitas menilai apakah proses process was substantive, narrowed the
yang diperoleh adalah substantif, definition of business and output, and
mempersempit definisi bisnis dan output, introduced an optional fair value
dan memperkenalkan uji konsentrasi nilai concentration test. A new illustrative
wajar opsional. Contoh ilustratif baru example is provided along with the
diberikan bersama dengan amandemen. amendments.
Amendemen PSAK No. 22: Kombinasi Bisnis Amendment of SFAS No. 22: Business
tentang Referensi ke Kerangka Konseptual Combinations Conceptual Framework of
ini mengklarifikasi interaksi antara PSAK No. Reference for this clarifies the interaction
22, PSAK No. 57, ISAK 30 dan Kerangka between SFAS No. 22, SFAS No. 57,
Konseptual Pelaporan Keuangan. Interpretation of SFAS 30 and the
Conceptual Framework for Financial
Reporting.
31
Page 33
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian-lanjutan Notes To the Consolidated Financial Statements-continued
Pada tanggal 30 Juni 2025 As June 30, 2025
Serta Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut And for the Year Then Ended
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
Secara umum Amendemen PSAK No. 22 ini: Generally, Amendment of SFAS No. 22 of
these:
• Menambahkan deskripsi terkait “liabilitas • Adding a description related to "liabilities
dan liabilitas kontinjensi dalam ruang and contingent liabilities within the
lingkup PSAK No. 57 atau ISAK 30” yang scope of SFAS No. 57 or ISFAS 30”
dinyatakan dalam paragraf 21A-21C. stated in paragraphs 21A-21C.
• Mengubah paragraf 23 dengan • Amend paragraph 23 by clarifying the
mengklarifikasi liabilitas kontinjesi yang contingent liability recognized at the
diakui pada tanggal akuisisi. acquisition date.
• Menambahkan paragraf 23A terkait • Adds paragraph 23A definition of
definisi aset kontinjensi dan perlakuan contingent assets and related accounting
akuntansinya. treatment.
Amendemen PSAK No. 22: Kombinasi Bisnis Amendment of SFAS No. 22: Business
tentang Referensi ke Kerangka Konseptual Combinations of Reference to the
ini berlaku efektif pada 1 Januari 2022 Conceptual Framework became effective on
dengan penerapan dini diperkenankan. January 1, 2022 with earlier application
permitted.
b. Amendemen PSAK No. 57: Provisi, Liabilitas b. Amendment of SFAS No. 57: Provisions,
Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi tentang Contingent Liabilities and Contingent Assets
Kontrak Memberatkan - Biaya Memenuhi on Onerous Contracts - Cost of Fulfilling
Kontrak; Contracts;
Amendemen ini mengklarifikasi biaya untuk This amendment clarifies costs to fulfill a
memenuhi suatu kontrak dalam kaitannya contract in relation to determining whether
dalam menentukan apakah suatu kontrak a contract is an onerous contract.
merupakan kontrak memberatkan.
Amendemen PSAK No. 57 mengatur bahwa Amendment of SFAS No. 57 provides that
biaya untuk memenuhi kontrak terdiri dari the cost to meet the contract consists of
biaya yang berhubungan langsung dengan costs directly related to the contract. Costs
kontrak. Biaya yang berhubungan langsung directly related to the contract consist of:
dengan kontrak terdiri dari:
i. biaya inkremental untuk memenuhi i. incremental costs to fulfill the contract,
kontrak tersebut, dan and
ii. alokasi biaya lain yang berhubungan ii. allocation of other costs directly
langsung untuk memenuhi kontrak. related to fulfilling the contract.
Amendemen PSAK No. 57 berlaku efektif Amendment of SFAS No. 57 effective
pada 1 Januari 2022 dengan penerapan dini January 1, 2022 with early application
diperkenankan. permitted.
c. Penyesuaian Tahunan 2020 - PSAK No. 71: c. Annual Adjustment 2020 - SFAS No. 71:
Instrumen Keuangan - Imbalan dalam Financial Instruments - Benefit in the '10
pengujian '10 persen 'untuk penghentian percent' test for derecognition of financial
pengakuan liabilitas keuangan liabilities
Amandemen tersebut mengklarifikasi biaya The amendments clarify the costs included
yang termasuk dalam entitas ketika menilai in an entity when assessing whether the
apakah persyaratan liabilitas keuangan baru terms of a new or modified financial liability
atau yang dimodifikasi secara substansial are substantially different from the terms of
berbeda dari persyaratan liabilitas keuangan the original financial liability. These costs
asli. Biaya ini hanya mencakup yang include only those paid or received between
dibayarkan atau diterima antara peminjam the borrower and the lender, including fees
dan pemberi pinjaman, termasuk biaya yang paid or received by either the borrower or
dibayarkan atau diterima baik oleh peminjam the lender on behalf of another party. An
atau pemberi pinjaman atas nama pihak lain. entity applies an amendment to a modified
Entitas menerapkan amandemen atas or exchanged financial liability on or after
liabilitas keuangan yang dimodifikasi atau the beginning of the annual reporting period
dipertukarkan pada atau setelah awal in which the entity first applies the
periode pelaporan tahunan di mana entitas amendment.
pertama kali menerapkan amandemen
tersebut.
32
Page 34
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian-lanjutan Notes To the Consolidated Financial Statements-continued
Pada tanggal 30 Juni 2025 As of June 30, 2025
Serta Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut And for the Year Then Ended
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
Amandemen ini berlaku efektif untuk periode This amendment is effective for annual
pelaporan tahunan yang dimulai pada atau reporting periods beginning on or after
setelah 1 Januari 2022 dengan penerapan January 1, 2022 with early adoption
lebih awal diizinkan. Grup akan menerapkan permitted. The Group will apply the
amandemen atas liabilitas keuangan yang amendments to the modified or exchanged
dimodifikasi atau dipertukarkan pada atau financial liabilities on or after the beginning
setelah awal periode pelaporan tahunan di of the annual reporting period in which the
mana entitas pertama kali menerapkan entity first applies the amendments.
amandemen tersebut.
Efektif 1 Januari 2023 Effective Januari 1, 2023
a. Amendemen PSAK No. 1: Penyajian Laporan a. Amendment of SFAS No. 1: Presentation of
Keuangan tentang Klasifikasi Liabilitas Financial Statements on Classification of
sebagai Jangka Pendek atau Jangka Panjang Liabilities as Short-Term or Long-Term
Amandemen menentukan persyaratan untuk The amendments specify the requirement to
mengklasifikasikan kewajiban sebagai lancar classify liabilities as current or non-current.
atau tidak lancar. Amandemen tersebut The amendment explains:
menjelaskan:
• Apa yang dimaksud dengan hak untuk • What is the right to suspend settlement
menunda penyelesaian
• Bahwa hak untuk menunda harus ada • That there should be a right to postpone
pada akhir periode pelaporan the end of the reporting period
• Klasifikasi tersebut tidak terpengaruh • The classification is not affected by the
oleh kemungkinan bahwa entitas akan possibility that the entity will use the
menggunakan hak penangguhannya right suspension
• Bahwa hanya jika derivatif melekat dalam • That only if the derivative embedded in a
liabilitas konversi itu sendiri merupakan convertible liability is itself an equity
instrumen ekuitas, ketentuan liabilitas instrument, the terms of the liability will
tidak akan memengaruhi klasifikasinya. not affect its classification.
Amandemen tersebut berlaku efektif untuk The amendment is effective for annual
periode pelaporan tahunan yang dimulai reporting periods beginning on or after
pada atau setelah 1 Januari 2023 dan harus January 1, 2023 and must be applied
diterapkan secara retrospektif. Grup saat ini retrospectively. The Group is currently
sedang menilai dampak amandemen assessing the impact of amendments to the
terhadap praktik saat ini dan apakah current practice and whether the existing
perjanjian pinjaman yang ada mungkin loan agreement may require renegotiation.
memerlukan negosiasi ulang.
Amandemen tersebut diperkirakan tidak The amendment is not expected to have a
akan berdampak material pada Grup. material impact on the Group.
3. Penggunaan estimasi, pertimbangan, dan 3. Use of management's estimates, judgments
asumsi manajemen and assumptions
Dalam penerapan kebijakan akuntansi Grup, seperti In applying the Group's accounting policies, as
yang diungkapkan dalam Catatan 2, pada laporan disclosed in Note 2, to the financial statements,
keuangan, manajemen harus membuat estimasi, management is required to make estimates,
pertimbangan, dan asumsi atas nilai tercatat aset judgments and assumptions about the carrying
dan liabilitas yang tidak tersedia oleh sumber- amounts of assets and liabilities that are not readily
sumber lain. Estimasi dan asumsi tersebut, available by other sources. These estimates and
berdasarkan pengalaman historis dan faktor lain assumptions are based on historical experience and
yang dipertimbangkan relevan. other factors that are considered relevant.
Manajemen berkeyakinan bahwa pengungkapan Management believes that the following disclosures
berikut telah mencakup ikhtisar estimasi, include a summary of the significant estimates,
pertimbangan dan asumsi signifikan yang dibuat judgments and assumptions made by management
oleh manajemen, yang berpengaruh terhadap that affect the reported amounts and the
jumlah-jumlah yang dilaporkan serta disclosures in the financial statements.
pengungkapan dalam laporan keuangan.
Pertimbangan signifikan dalam Penerapan Significant considerations in the application
33
Page 35
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian-lanjutan Notes To the Consolidated Financial Statements-continued
Pada tanggal 30 Juni 2025 As June 30, 2025
Serta Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut And for the Year Then Ended
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
kebijakan akuntansi of accounting policies
Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi yang In the process of applying the accounting policies
dijelaskan Catatan 2, tidak terdapat pertimbangan described in Note 2, there are no significant
signifikan yang memiliki dampak material pada judgments that have a material impact on the
jumlah yang diakui dalam laporan keuangan. amounts recognized in the financial statements.
Sumber estimasi ketidakpastian Sources of estimated uncertainty
Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber The main assumptions about the future and other
utama lain dalam mengestimasi ketidakpastian key sources in estimating uncertainty at the
pada tanggal pelaporan yang mempunyai risiko reporting date that have a significant risk of
signifikan yang dapat menyebabkan penyesuaian causing a material adjustment to the carrying
material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas amounts of assets and liabilities in subsequent
dalam periode berikutnya diungkapkan dibawah ini. periods are disclosed below. The Group based its
Grup mendasarkan asumsi dan estimasi pada assumptions and estimates on parameters available
parameter yang tersedia saat laporan keuangan when the financial statements were prepared.
disusun. Kondisi yang ada dan asumsi mengenai Existing conditions and assumptions about future
perkembangan masa depan dapat berubah karena developments are subject to change due to
perubahan situasi pasar yang berada di luar kendali changes in market situations which are beyond the
Grup. Perubahan tersebut tercermin dalam asumsi control of the Group. These changes are reflected
ketika keadaan tersebut terjadi. in the assumptions when the circumstances
occurred.
a. Nilai wajar aset a. Fair value of assets
Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan The cost of property, plant and equipment is
menggunakan metode garis lurus berdasarkan depreciated using the straight-line method over
taksiran masa manfaat ekonomisnya. Masa their estimated useful lives. These economic
manfaat ekonomis tersebut adalah umur yang useful lives are generally expected in the
secara umum diharapkan dalam industri dimana industry in which the Group does business.
Grup menjalankan bisnisnya. Perubahan tingkat Changes in the level of usage and technological
pemakaian dan perkembangan teknologi dapat developments may affect the economic useful
mempengaruhi masa manfaat ekonomis dan lives and residual values of the assets, and
nilai sisa aset, dan karenanya biaya penyusutan therefore future depreciation charges may be
masa depan mungkin direvisi. revised.
b. Estimasi umur manfaat aset tetap b. Estimated useful lives of fixed assets
Grup memperkirakan masa manfaat aset The Group estimates the useful lives of its
tetapnya berdasarkan perkiraan penggunaan property, plant and equipment based on the
yang diharapkan dan penilaian aset kolektif expected use and valuation of collective assets
praktek perindustrian, teknik evaluasi internal of industrial practice, internal evaluation
dan pengalaman dengan penggunaan aset techniques and experience with the use of
serupa. similar assets.
Perkiraan masa manfaat dikaji setidaknya setiap The estimated useful lives are reviewed at least
tahun dan diperbaharui jika perkiraan berbeda annually and are updated if the estimates differ
dari perkiraan sebelumnya yang disebabkan from previous estimates due to physical
kerusakan fisik dan keausan, keusangan teknis damage and wear, technical or commercial
atau komersial dan hukum pembatasan lain obsolescence and other legal restrictions on the
dalam penggunaan aset. use of assets.
Tidak ada perubahan masa manfaat aset tetap There are no changes in the useful lives of
selama tahun berjalan. fixed assets during the year.
c. Nilai wajar dari aset dan liabilitas keuangan c. Fair value of financial assets and liabilities
Grup mencatat aset dan liabilitas keuangan The Group accounts for certain financial assets
tertentu pada nilai wajar, yang mengharuskan and liabilities at fair value, which requires the
penggunaan estimasi akuntansi. Sementara use of accounting estimates. While significant
komponen signifikan atas pengukuran nilai components of fair value measurement are
wajar ditentukan menggunakan bukti obyektif determined using verifiable objective evidence,
yang dapat diverifikasi, jumlah perubahan nilai the amount of change in fair value would have
wajar dapat berbeda bila Grup menggunakan been different if the Group used a different
metodologi penilaian yang berbeda. Perubahan valuation methodology. Changes in fair value of
34
Page 36
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian-lanjutan Notes To the Consolidated Financial Statements-continued
Pada tanggal 30 Juni 2025 As of June 30, 2025
Serta Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut And for the Year Then Ended
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
nilai wajar aset dan liabilitas keuangan tersebut these financial assets and liabilities could
dapat mempengaruhi secara langsung laba atau directly affect the Group's profit or loss.
rugi Grup.
d. Imbalan kerja jangka panjang d. Long term employee benefits
e.
Penentuan liabilitas imbalan kerja tergantung The determination of the employee benefit
pada pemilihan asumsi tertentu yang digunakan liability depends on choosing certain
oleh aktuaris dalam menghitung jumlah liabilitas assumptions used by the actuary in calculating
tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain the amount of the liability. These assumptions
tingkat diskonto dan tingkat kenaikan gaji yang include, among others, the discount rate and
ditentukan dengan mengacu pada imbal hasil the rate of increase in salary determined by
pasar atas bunga obligasi korporasi berkualitas reference to the market yields on high-quality
tinggi dalam mata uang yang sama dengan corporate bond interest in the currency of the
mata uang pembayaran imbalan dan memiliki payment of benefits and have a long-term
jangka waktu liabilitas imbalan kerja jangka employee benefits obligation.
panjang tersebut.
Hasil aktual yang berbeda dengan asumsi Grup The actual results that differ from the Group's
dibukukan pada penghasilan komprehensif lain assumptions are recorded in other
dan dengan demikian, berdampak pada jumlah comprehensive income and, accordingly, have
penghasilan komprehensif lain yang diakui dan an impact on the recognized amounts of other
liabilitas yang pada periode-periode mendatang. comprehensive income and liabilities in future
Manajemen berkeyakinan bahwa asumsi-asumsi periods. Management believes that the
yang digunakan adalah tepat dan wajar, namun assumptions used are appropriate and fair,
demikin perbedaan signifikan pada hasil aktual, however that significant differences in actual
atau perubahan signifikan dalam asumsi-asumsi results, or significant changes in these
tersebut dapat berdampak signifikan pada assumptions, could have a significant impact on
jumlah liabilitas imbalan kerja jangka panjang. the amount of long-term employee benefit
liabilities.
4. Kas dan bank 4. Cash and banks
30 Juni 2025 / 31 Desember 2024 /
June 30, 2025 December 31, 2024
Kas 10.000.000 10.000.000 Cash
Bank Bank
Rupiah IDR
PT Bank Central Asia Tbk 239.629.054 2.712.858.248 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 873.876.364 1.694.418.825 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Mayapada Internasional Tbk 3.153.722 3.333.721 PT Bank Mayapada Internasional Tbk
Bank Intransit - 140.589.106 Bank Intransit
Jumlah 1.126.659.140 4.561.199.900 Total
Suku bunga jasa giro per bulan yang berlaku The interest rates for current accounts per month
selama periode berjalan adalah berkisar 0,25%- ranged from 0.25% -0.5%. All bank accounts are
0,5%. Seluruh rekening bank ditempatkan pada placed with third party banks.
bank pihak ketiga.
5. Piutang usaha 5. Account receivables
30 Juni 2025 / 31 Desember 2024 /
June 30, 2025 December 31, 2024
Pihak ketiga - Rupiah Third Parties - Rp
PT Hutama Karya (Persero) 309.839.850 - PT Hutama Karya (Persero)
PT Panca Anugrah Wisesa, Tbk 5.198.825 5.198.825 PT Panca Anugrah Wisesa, Tbk
Jumlah 315.038.675 5.198.825 Total
Dikurangi: Less:
Cadangan penurunan nilai (5.198.825) (5.198.825) Allowance for impairment
Jumlah 309.839.850 - Total
35
Page 37
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian-lanjutan Notes To the Consolidated Financial Statements-continued
Pada tanggal 30 Juni 2025 As June 30, 2025
Serta Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut And for the Year Then Ended
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
30 Juni 2025 / 31 Desember 2024 /
June 30, 2025 December 31, 2024
Belum jatuh tempo - - Not past due
Jatuh tempo - - Past due
1 - 30 hari - - 1 - 30 days
31 - 60 hari - - 31 - 60 days
61 - 90 hari - - 61 - 90 days
> 90 hari 309.839.850 - > 90 days
Jumlah 309.839.850 - Total
Seluruh piutang usaha di denominasi dalam mata All trade receivables are denominated in rupiah
uang rupiah. currency.
Manajemen juga berpendapat bahwa tidak Management also believes that there are no risks that
terdapat risiko yang terkonsentrasi secara are significantly concentrated above accounts receivable
signifikan atas piutang tersebut di atas. tementioned above.
6. Piutang lain-lain 6. Other receivables
30 Juni 2025 / 31 Desember 2024 /
June 30, 2025 December 31, 2024
Pihak ketiga: Third parties :
Karyawan 9.163.615 15.775.426 Employee
Jumlah 9.163.615 15.775.426 Total
Piutang lain-lain tidak dikenakan suku bunga dan Other receivables are not subject to interest and
tanpa jaminan. Seluruh piutang lain-lain di are unsecured. All other receivables are
denominasi dalam mata uang Rupiah. Manajemen denominated in Rupiah. Management believes that
berpendapat bahwa seluruh piutang lain-lain dapat all other receivables are collectible and therefore no
ditagih sehingga tidak dibentuk cadangan kerugian allowance for impairment losses is provided.
penurunan nilai.
7. Persediaan 7. Inventory
30 Juni 2025 / 31 Desember 2024 /
June 30, 2025 December 31, 2024
Persediaan Inventory
Barang dalam proses 15.707.832.507 14.037.296.984 Raw material
Barang jadi 13.815.497.464 12.890.875.134 Finished goods
Bahan baku 1.268.040.464 1.251.090.439 Raw material
Jumlah 30.791.370.435 28.179.262.557 Total
Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat Management believes that there is no indication of
indikasi penurunan nilai sehingga manajemen tidak impairment so that management does not provide
melakukan penyisihan penurunan nilai. allowance for impairment.
Tidak terdapat persediaan yang digunakan sebagai There are no inventories used as collateral. As of
jaminan. Pada Tanggal 30 Juni 2025 dan 2024, December 31, 2023 and 2022, inventories were
persediaan diasuransikan kepada pihak ketiga yaitu insured with a third party, namely PT Asuransi Multi
PT Asuransi Multi Artha Guna, Tbk dan PT. Asuransi Artha Guna, Tbk and PT Asuransi Chubb Syariah
Chubb Syariah Indonesia, terhadap risiko kebakaran, Indonesia, against fire, sabotage, terrorism and
sabotase, terorisme dan risiko lainnya dengan jumlah other risks for a total coverage of Rp11 billion.
pertanggungan sebesar Rp11 miliar. Manajemen Management believes that the sum insured is
berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut adequate to cover possible losses on the assets
cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian atas insured.
aset yang dipertanggungkan.
8. Uang muka 8. Advance payments
30 Juni 2025 / 31 Desember 2024 /
June 30, 2025 December 31, 2024
Uang muka Advance payments
Bahan baku 337.288.998 213.572.000 Raw material
Jumlah 337.288.998 213.572.000 Total
Pada tahun 2023 dan 2022 Perusahaan melakukan In 2023 and 2022 the company made an advance
36
Page 38
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian-lanjutan Notes To the Consolidated Financial Statements-continued
Pada tanggal 30 Juni 2025 As of June 30, 2025
Serta Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut And for the Year Then Ended
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
pembayaran uang muka ke pemasok untuk payment to a supplier for the procurement of raw
pengadaan bahan baku. materials.
9. a. Biaya dibayar dimuka 9. a. Prepaid expenses
30 Juni 2025 / 31 Desember 2024 /
June 30, 2025 December 31, 2024
Sewa 96.250.000 192.500.000 Rent
Asuransi 57.413.327 90.164.607 Insurance
Lain-lain 44.906.416 54.339.059 Other
Jumlah 198.569.743 337.003.666 Total
b. Pajak dibayar dimuka b. Prepaid tax
30 Juni 2025 / 31 Desember 2024/
June 30, 2025 December 31, 2024
Pajak Pertambahan Nilai 151.100.655 33.760.301 Value added tax
Pajak Penghasilan pasal 21 - 228.761 Income tax article 21
Pajak Penghasilan pasal 25 66.863.151 - Income tax article 25
Jumlah 217.963.806 33.989.062 Total
10. Aset tetap 10. Fixed assets
30 Juni 2025 / June 30, 2025
Saldo awal / Beginning Penambahan / Reklasifikasi / Saldo akhir / Ending
Pemilikan langsung: balance Additional Pengurangan / Disposal Reclassification balance Direct ownership
Biaya perolehan Acquisition cost
Tanah 3.729.180.000 - - - 3.729.180.000 Land
Bangunan 19.823.725.912 - 19.823.725.912 Building
Kendaraan 3.844.400.964 - 407.405.332 423.879.909 3.860.875.541 Vehicle
Inventaris kantor 5.693.346.837 - - 5.693.346.837 Office equipment
Mesin dan peralatan 17.197.620.910 34.305.180 - 17.231.926.090 Machinery and equipment
Jumlah 50.288.274.623 34.305.180 407.405.332 423.879.909 50.339.054.380 Total
Aset sewa pembiayaan: Leased assets
Kendaraan 858.037.486 560.641.742 - (423.879.909) 994.799.319 Vehicle
Aset dalam penyelesaian: Asset work in progress
Bangunan - 514.683.765 - 514.683.765 Building
Jumlah 51.146.312.109 1.109.630.687 407.405.332 - 51.848.537.464 Total
Pemilikan langsung: Direct ownership
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan 6.567.239.136 799.050.183 7.366.289.319 Building
Kendaraan 3.196.997.879 138.908.315 284.334.971 3.051.571.223 Vehicle
Inventaris kantor 5.410.495.126 54.614.167 5.465.109.293 Office equipment
Mesin dan peralatan 8.147.445.918 1.044.817.660 9.192.263.578 Machinery and equipment
Jumlah 23.322.178.059 2.037.390.325 284.334.971 - 25.075.233.413 Total
Aset sewa pembiayaan: Leased assets
Kendaraan 263.400.119 17.520.054 280.920.173 Vehicle
Jumlah 23.585.578.178 2.054.910.379 284.334.971 - 25.356.153.586 Total
Nilai buku 27.560.733.931 26.492.383.878 Book value
37
Page 39
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian-lanjutan Notes To the Consolidated Financial Statements-continued
Pada tanggal 30 Juni 2025 As June 30, 2025
Serta Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut And for the Year Then Ended
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
31 Desember 2024/ December 31, 2024
Saldo awal / Beginning Penambahan / Reklasifikasi / Saldo akhir / Ending
Pemilikan langsung: balance Additional Reclassification balance Direct ownership:
Biaya perolehan Acquisition cost
Tanah 3.729.180.000 - - 3.729.180.000 Land
Bangunan 18.469.986.137 1.353.739.775 - 19.823.725.912 Building
Kendaraan 3.415.659.302 - 428.741.662 3.844.400.964 Vehicle
Inventaris kantor 5.615.880.502 77.466.335 - 5.693.346.837 Office equipment
Mesin dan peralatan 17.186.138.547 11.482.363 - 17.197.620.910 Machinery and equipment
Jumlah 48.416.844.488 1.442.688.473 428.741.662 50.288.274.623 Total
Aset sewa pembiayaan: Leased assets:
Kendaraan 1.286.779.148 - (428.741.662) 858.037.486 Vehicle
Aset dalam penyelesaian: Asset work in progress:
Bangunan - - - - Building
Jumlah 49.703.623.636 1.442.688.473 - 51.146.312.109 Total
Pemilikan langsung: Direct ownership:
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation:
Bangunan 5.104.096.082 1.463.143.054 - 6.567.239.136 Building
Kendaraan 2.796.307.170 178.257.985 222.432.723 3.196.997.879 Vehicle
Inventaris kantor 4.104.189.418 1.306.305.708 - 5.410.495.126 Office equipment
Mesin dan peralatan 6.055.158.195 2.092.287.723 - 8.147.445.918 Machinery and equipment
Jumlah 18.059.750.865 5.039.994.470 222.432.723 23.322.178.059 Total
Aset sewa pembiayaan: Leased assets:
Kendaraan 324.985.448 160.847.394 (222.432.723) 263.400.119 Vehicle
Jumlah 18.384.736.313 5.200.841.864 - 23.585.578.177 Total
Nilai buku 31.318.887.323 27.560.733.931 Book value
Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut: Depreciation expense is allocated as follows:
30 Juni 2025 / 31 Desember 2024 /
June 30, 2025 December 31, 2024
Beban pokok penjualan 1.044.817.660 2.790.840.027 Cost of goods sold
Beban usaha 1.010.092.718 2.410.001.837 Operating expenses
Jumlah 2.054.910.378 5.200.841.864 Total
Hak atas tanah Land rights
Jenis kepemilikan hak atas tanah Perusahaan The type of ownership of the Company's land rights
berupa Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB), is in the form of Building Use Rights Certificate
dengan tanggal penerbitan 3 Oktober 2016 dan (SHGB), with an issue date of October 3, 2016 and
tanggal berakhir 3 Oktober 2044 yang berlokasi di an ending date of October 3, 2044 which is located
Peusar, Panongan, Kab Tangerang, Provinsi Banten in Peusar, Panongan, Tangerang Regency, Banten
dengan luas 6.250 m2. Province with an area of 6,250 m2.
Berdasarkan hasil penelaahan keadaan akun Based on a review of the status of the accounts for
masing-masing jenis aset tetap pada akhir tahun, each type of property, plant and equipment at the
manajemen Grup berpendapat tidak terjadi end of the year, the Group management is of the
penurunan nilai aset tetap Grup untuk tahun yang opinion that there is no impairment in the value of
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022. the Group's property and equipment for the years
ended December 31, 2023 and 2022.
Pada periode 30 Juni 2025 Aset dalam penyelesaian As of June 30, 2025, construction in progress
merupakan renovasi atas showroom yang dilakukan represents renovation of showroom carried out by
oleh Perusahaan. Aset dalam penyelesaiaan the Company. The construction in progress has
tersebut telah selesai dan disajikan dalam aset been completed and is presented in building assets.
bangunan.
Tidak terdapat aset tetap yang tidak dipakai There are no fixed assets which are not used
sementara dan yang dihentikan dari penggunaan temporarily and which are discontinued from active
aktif serta yang tidak diklasifikasikan sebagai use and which are not classified as available for sale
tersedia untuk dijual serta tidak terdapat aset tetap and there are no fixed assets that have been fully
yang sudah disusutkan penuh namun masih depreciated but are still used to support the
digunakan untuk menunjang operasional Company's operations.
Perusahaan.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, aset As of December 31, 2024 and 2023, factory and
pabrik dan gudang telah diasuransikan kepada pihak warehouse assets were insured with a third party,
ketiga yaitu PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk namely PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk against
terhadap risiko kebakaran, sabotase, terorisme dan fire, sabotage, terrorism and other risks for a total
38
Page 40
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian-lanjutan Notes To the Consolidated Financial Statements-continued
Pada tanggal 30 Juni 2025 As of June 30, 2025
Serta Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut And for the Year Then Ended
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
risiko lainnya dengan jumlah pertanggungan coverage of Rp10 billion each. Management believes
masing-masing sebesar Rp10 miliar. Manajemen that the sum insured is adequate to cover possible
berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut losses on the assets insured.
cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian atas
aset yang dipertanggungkan.
Manajemen telah mereview estimasi umur Management has reviewed the estimated economic
ekonomis, metode penyusutan dan nilai residu pada life, depreciation method and residual value at the
setiap akhir periode pelaporan, manajemen end of each reporting period, management believes
berpendapat tidak ada perubahan estimasi umur that there is no change in the estimated economic
ekonomis, metode penyusutan dan untuk nilai life, depreciation method and residual value of
residu atas aset tetap adalah nol. property, plant and equipment is zero.
11. Aset Hak Guna 11. Right of Use Assets
30 Juni 2025/June 30,2025
Saldo awal / Beginning balance Penambahan / Additional Pengurangan / Disposal Saldo akhir / Ending balance
Biaya perolehan Acquisition cost
Bangunan 1.115.788.700 - - 1.115.788.700 Building
Jumlah 1.115.788.700 - - 1.115.788.700 Total
Akumulasi amortisasi Accumulated amortization
Bangunan 371.929.567 233.087.250 - 605.016.817 Building
Jumlah 371.929.567 233.087.250 - 605.016.817 Total
Nilai buku 743.859.133 510.771.883 Book value
31 Desember 2024/ December 31.2024
Saldo awal / Beginning
balance Penambahan / Additional Pengurangan / Disposal Saldo akhir / Ending balance
Biaya perolehan Acquisition cost
Bangunan 9.905.934.444 1.115.788.700 9.905.934.444 1.115.788.700 Building
Jumlah 9.905.934.444 1.115.788.700 9.905.934.444 1.115.788.700 Total
Akumulasi amortisasi Accumulated amortization
Bangunan 8.355.394.630 1.922.469.381 9.905.934.444 371.929.567 Building
Jumlah 8.355.394.630 1.922.469.381 9.905.934.444 371.929.567 Total
Nilai buku 1.550.539.814 743.859.133 Book value
Beban amortisasi dialokasikan sebagai berikut Amortization expenses is allocated as follows:
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30,2025 December 31,2024
Beban usaha 233.087.250 1.922.469.381 Operating expenses
Jumlah 233.087.250 1.922.469.381 Total
Aset hak guna usaha tersebut terletak di Pakuwon The right of use assets is located at Pakuwon
Square AK-1, Jl. Mayjen Yono Soewoyo No.50-52, Square AK-1, Jl. Mayjen Yono Soewoyo No.50-52,
Surabaya dan Plaza Indonesia lantai 3 #118D,E. Surabaya dan Plaza Indonesia 3rd floor #118D,E.
Aset-aset ini digunakan oleh Perusahaan untuk These assets are used by the Company for
ruang pamer. Selain itu, Perusahaan menggunakan showrooms. Additionally, the Company uses Jl.
Jl. Millenium 11 Blok F4 No.2, Kawasan Industri Millennium 11 Blok F4 No.2, Milenium Industrial
Millenium sebagai gudang. Estate as a warehouse.
Manajemen berkeyakinan bahwa tidak ada Management believes that there are no changes
perubahan keadaan yang mengindikasikan in circumstances that indicate material
penurunan nilai aset hak guna pada 30 Juni 2025 impairment of rights of use assets as of June 30,
dan 2024 2025 and 2024.
.
39
Page 41
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian-lanjutan Notes To the Consolidated Financial Statements-continued
Pada tanggal 30 Juni 2025 As June 30, 2025
Serta Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut And for the Year Then Ended
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
12. Aset Tak Berwujud 12. Intangible Assets
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30,2025 December 31,2024
Perangkat lunak komputer Computer software
saldo awal - 330.000.000 Beginning balance
penambahan - - Additions
Jumlah - 330.000.000 Ending balance
Akumulasi amortisasi Accumulated amortization
saldo awal - 247.500.000 Beginning balance
penambahan - 82.500.000 Additions
Jumlah - 330.000.000 Ending balance
Nilai buku - - Net book value
Pada tahun 2020, Entitas induk membeli perangkat In 2020, The parent entity purchased a Microsoft
Microsoft Exchange Enterprise dari pihak ketiga, Exchange Enterprise from a third party, where the
dimana perjanjian jual beli tersebut sesuai dengan sale and purchase agreement in accordance with
kesepakatan kerjasama kedua pihak. the agreement of the two parties.
13. Utang Usaha 13. Account payables
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30,2025 December 31,2024
PT Kreasi Sentosa Abadi 508.623.395 230.938.084 PT Kreasi Sentosa Abadi
PT Indasa Sukses Manunggal 434.578.875 243.787.912 PT Indasa Sukses Manunggal
PT Idefab Cipta 290.414.156 98.257.705 PT Idefab Cipta
PT Trimitra Sejati Jaya 94.253.876 47.422.530 PT Trimitra Sejati Jaya
PT Finartindo Kriya Abadi 86.531.566 76.812.627 PT Finartindo Kriya Abadi
PT Warna Prima Kimiatama 73.828.000 28.971.000 PT Warna Prima Kimiatama
PT Ekamant Indonesia 51.037.800 59.856.653 PT Ekamant Indonesia
PT Serim Indonesia 43.148.323 62.455.332 PT Serim Indonesia
PT Ronadamar Sejahtera 34.965.000 9.268.500 PT Ronadamar Sejahtera
PT Sahabat Jaya Sukses 33.130.000 167.829.000 PT Sahabat Jaya Sukses
PT Butuh Lakban Indonesia 31.569.732 - PT Butuh Lakban Indonesia
Samawa Jati 31.431.099 27.627.372 Samawa Jati
PT Profitto Inovasi Kreatif 21.435.319 32.927.672 PT Profitto Inovasi Kreatif
PT Nasdika Indah Tekstiles 20.857.800 - PT Nasdika Indah Tekstiles
Lain-lain dibawah Rp 20 juta 117.502.780 285.161.995 Others under Rp 20 million
Jumlah 1.873.307.721 1.371.316.382 Total
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30 , 2025 December 31, 2024
Belum jatuh tempo - - Not past due
Jatuh tempo Past due
1 - 30 hari 998.083.112 965.689.004 1 - 30 days
31- 60 hari 853.822.823 387.510.387 31- 60 days
61-90 hari 8.041.950 18.116.991 61-90 days
> 90 hari 13.359.836 - > 90 days
Jumlah 1.873.307.721 1.371.316.382 Total
Seluruh utang usaha di denominasi dalam mata All trade payables are denominated in rupiah
uang rupiah. Utang usaha ini tidak memiliki bunga currency. These accounts payable have no interest
dan tanpa jaminan. and are unsecured.
14. Utang lain-lain 14. Other payable
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30,2025 December 31,2024
Pihak ketiga Third parties
Reimbursement karyawan 226.312.056 24.500.000 Employee reimbursement
Jumlah 226.312.056 24.500.000 Total
Seluruh pinjaman tersebut didenominasi dalam All of these loans are denominated in Rupiah
Rupiah tidak dikenakan beban bunga dan tanpa without interest expense and without a definite
jadwal pengembalian yang pasti. Pinjaman tersebut repayment schedule. The loan is unsecured and
tanpa jaminan dan tidak ada pembatasan terkait there are no restrictions related to the loan.
pinjaman tersebut.
40
Page 42
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian-lanjutan Notes To the Consolidated Financial Statements-continued
Pada tanggal 30 Juni 2025 As of June 30, 2025
Serta Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut And for the Year Then Ended
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
15. Biaya yang masih harus dibayar 15. Accrued expenses
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30, 2025 December 31, 2024
Gaji 554.289.823 - Salary
Jasa profesional 145.149.988 235.600.007 Professional fee
Tunjangan hari raya 43.774.699 200.270.826 THR allowance
Biaya listrik dan Air 21.391.480 55.136.985 Electricity and water expenses
Pengendalian hama 17.200.000 - Pest Control
Pengharum ruangan 14.400.000 - Air Freshener
Jumlah 796.205.990 491.007.818 Total
16. Uang muka penjualan 16. Advance sales
30 Juni 2025 / 31 Desember 2024 /
June 30, 2025 December 31, 2024
Pak & Stella, Ibu 563.063.063 - Pak & Stella, Ibu
Jantra Swarna Dipta, PT 539.008.728 - Jantra Swarna Dipta, PT
Ditha, Ibu 371.911.135 - Ditha, Ibu
Irene, Ibu 361.302.498 - Irene, Ibu
Darmadi, Bpk 267.674.392 - Darmadi, Bpk
Soegi, Mr & Eko, Mrs 242.886.279 - Soegi, Mr & Eko, Mrs
Stella, Ibu 241.865.081 52.753.581 Stella, Ibu
Budi,Bpk 234.435.748 - Budi,Bpk
Nazmy, Bpk 219.732.616 104.743.571 Nazmy, Bpk
Sisca, Ibu dan Junghans, bpk 213.159.813 - Sisca, Ibu dan Junghans, bpk
Vita, Ibu. 195.495.496 - Vita, Ibu.
Ken, Bpk & Vendra, Ibu 190.243.277 88.065.000 Ken, Bpk & Vendra, Ibu
Christina, Ibu 186.936.937 186.936.937 Christina, Ibu
Winda, Mrs 176.959.000 176.959.000 Winda, Mrs
Sonny, Bpk 174.192.105 - Sonny, Bpk
Muliawati, Ibu 171.662.500 171.662.500 Muliawati, Ibu
Ferry, Bpk 144.144.144 - Ferry, Bpk
MAHAKAM SUMBER JAYA, PT 139.639.640 - MAHAKAM SUMBER JAYA, PT
Yuli, Ibu 135.777.202 135.777.202 Yuli, Ibu
Evan, Bapak 123.455.030 123.455.030 Evan, Bapak
Virgin, Ibu 118.181.189 - Virgin, Ibu
Paulus Arifin, Bpk 118.125.000 65.625.000 Paulus Arifin, Bpk
Henry, Pak 114.944.607 114.944.607 Henry, Pak
Biondy, Bapak 114.038.514 - Biondy, Bapak
Jean, Ibu 107.109.375 107.109.375 Jean, Ibu
Inpaulus, Bpk 105.855.856 - Inpaulus, Bpk
Janice Valentinus, Ibu 101.827.554 - Janice Valentinus, Ibu
Ervi, Ibu 90.408.829 - Ervi, Ibu
Suryo, Mr 90.090.090 - Suryo, Mr
Teknik Alum Service, PT. 84.375.000 16.875.000 Teknik Alum Service, PT.
Agus, Bpk & Joyce, Ibu 84.231.751 84.231.751 Agus, Bpk & Joyce, Ibu
Selena, Ibu 77.456.541 - Selena, Ibu
Wini, Ibu 75.702.162 - Wini, Ibu
Jeffry, Bpk 74.131.655 74.131.655 Jeffry, Bpk
Syenli, Ibu 72.208.216 - Syenli, Ibu
Yulia, Ibu 72.072.072 - Yulia, Ibu
Felice, Ibu 68.966.611 - Felice, Ibu
Paulus Tjung, Bpk 66.152.043 - Paulus Tjung, Bpk
PT. Bumi Serpong Damai 62.007.748 - PT. Bumi Serpong Damai
Patricia,Ibu 61.195.135 - Patricia,Ibu
Lola, Ibu 60.975.000 - Lola, Ibu
Louise, Ibu 60.871.400 215.746.400 Louise, Ibu
Sarah, Ibu 58.402.164 58.402.164 Sarah, Ibu
Subagia, Bpk 56.189.189 - Subagia, Bpk
Celine, Ibu 56.107.274 37.801.688 Celine, Ibu
Sonya, Ibu 54.350.270 - Sonya, Ibu
Ratna, Ibu 51.801.802 - Ratna, Ibu
Lain-lain di bawah Rp 50 juta 891.392.823 9.438.828.677 Lain-lain di bawah Rp 50 juta
Jumlah 7.942.714.554 11.254.049.138 Total
Uang muka penjualan merupakan deposit atas Advance sales are a deposit for the customer
pemesanan mebel oleh langganan, yang akan ordered furniture, which will be reduced if the
berkurang jika realisasi pesanan mebel telah selesai realization of the furniture order has been
dan diserahkan ke pelanggan. completed and submitted to the customer.
17. Liabilitas sewa 17. Lease liabilities
Jadwal pembayaran sewa minimum liabilitas sewa The future minimum lease payments of lease
berdasarkan perjanjian sewa Grup pada tanggal liabilities required under the Group's outstanding
41
Page 43
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian-lanjutan Notes To the Consolidated Financial Statements-continued
Pada tanggal 30 Juni 2025 As June 30, 2025
Serta Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut And for the Year Then Ended
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
30 Juni 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut lease agreements as of June 30, 2025 and 2023 are
as follows.
30 Juni 2025 / 31 Desember 2024 /
June 30, 2025 December 31, 2024
Sampai dengan satu tahun 540.936.780 400.491.653 Within one year
Lebih dari satu tahun sampai dengan lima tahun 99.911.744 313.333.333 Between one to five years
Jumlah 640.848.524 713.824.986 Total
dikurangi bagian bunga (13.637.468) (69.482.764) Net of interest
Jumlah nilai tunai 627.211.056 644.342.222 Total cash value
Bagian liabilitas sewa yang jatuh Section finance lease liabilities
tempo dalam waktu 1 tahun (527.299.312) (342.806.731) maturing within 1 year
Bagian jangka panjang 99.911.744 301.535.491 Long-term portion
Pada tahun 2020 Perusahaan melakukan perjanjian In 2020 the Company entered into a third-party
sewa pembiayaan (“Leasing”) dengan PT Mandiri financing lease agreement (“Leasing”) with PT
Finance serta dengan PT Clipan Finance Indonesia, Mandiri Finance as well as with PT Clipan Finance
Tbk dan PT Toyota Astra Financial Services pihak Indonesia, Tbk and PT Toyota Astra Financial
ketiga untuk tahun 2022, berkaitan dengan Services for the year 2022, relating to the
perolehan kendaraan dan alat berat dengan jangka acquisition of vehicles and heavy equipment with a
waktu tiga (3) sampai lima (5) tahun dengan tingkat term of three (3) to five (5) years with an interest
bunga 4,48% sampai dengan 8,88% per tahun. rate of 4.48% to 8.88% per year. The finance lease
Liabilitas sewa pembiayaan tersebut dijamin dengan obligations are secured by the finance lease assets
aset sewa pembiayaan yang dibiayai. being financed.
Pada tanggal 20 Januari 2021 Perusahaan On January 20, 2021, the Company signed a lease
menandatangani perjanjian sewa showroom yang agreement for a showroom located at Pakuwon
terletak di Pakuwon Square AK-1, Jl. Mayjen Yono Square AK-1, Jl. Mayjen Yono Soewoyo No.50-52,
Soewoyo No.50-52, Babatan, Wiyung, Surabaya, Babatan, Wiyung, Surabaya, East Java with an area
Jawa timur dengan luas 284,13 m2 dengan jangka of 284.13 sqm with a lease period of 3 years ending
waktu sewa menyewa 3 tahun berakhir tanggal 19 January 19, 2024.
Januari 2024.
Pada tanggal 3 Juni 2021 anak Perusahaan On June 3, 2021, the Company's subsidiary signed
menandatangani perjanjian sewa unit-unit toko a lease agreement for shop units’ number 118D, E
nomor 118D, E yang terletak di lantai 3 di Plaza located on the 3rd floor at Plaza Indonesia with an
Indonesia dengan luas 234,23 m2 dengan jangka area of 234.23 sqm with a lease period of 3 years
waktu sewa menyewa 3 tahun berakhir tanggal 11 ending August 11, 2024.
Agustus 2024.
Pembatasan – pembatasan yang di tetapkan dalam The limitations set out in the finance lease
perjanjian sewa pembiayaan sebagai berikut: agreement are as follows:
a. Lesse tidak diperkenankan mengijinkan pihak a. Lesse is not allowed to allow other parties to
lain untuk menggunakan Peralatan dalam bentuk use the Equipment in any form, without written
apapun, tanpa ijin tertulis dari pihak lessor. permission from the lessor.
b. Lesse tidak diperkenankan untuk menyewakan, b. Lesse is not allowed to lease, lease, pledge,
menyewagunausahakan, menjaminkan, transfer, sell or transfer equipment and the
memindahtangankan, menjual atau mengalihkan rights and obligations of the lesse based on the
peralatan serta hak dan kewajiban lesse agreement, in any form, partially or completely
berdasarkan perjanjian, dalam bentuk apapun to any party and in any way as long as the lease
baik sebagian maupun seluruhnya kepada pihak term has not been completed.
manapun dan dengan cara apapun selama Masa
Sewa Guna Usaha belum selesai.
c. Lesse tidak boleh melakukan suatu perubahan c. Lesse may not make any changes, either
baik itu penambahan ataupun pengurangan additions or subtractions to the Equipment or
pada Peralatan atau Bagiannya, tanpa Parts, without the written consent of the lessor.
persetujuan tertulis dari lessor.
18. Utang bank 18. Bank loan
42
Page 44
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian-lanjutan Notes To the Consolidated Financial Statements-continued
Pada tanggal 30 Juni 2025 As of June 30, 2025
Serta Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut And for the Year Then Ended
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30, 2025 December 31, 2024
PT Bank Panin Tbk PT Bank Panin Tbk
Pinjaman Rekening Koran (PRK) 25.871.952 24.286.505 Loan Account (PRK)
Pinjaman Tetap Modal Angsuran (PTMA) - - Installment Fixed Loan (PTMA)
Jumlah 25.871.952 24.286.505 Total
Jangka pendek 25.871.952 24.286.505 Short-term
Jangka panjang - - Long-term
Pada tanggal 26 September 2023, Perusahaan On September 26, 2023, the Company received a
mendapatkan surat perubahan perjanjian kredit credit agreement amendment number
nomor 137/PK/SNY/IX/2023 dari PT Bank Panin Tbk 137/PK/SNY/IX/2023 from PT Bank Panin Tbk with
dengan kondisi dan persyaratan sebagai berikut: the following conditions and requirements:
1. Fasilitas kredit: 1. Credit facility
Jenis fasilitas : Pinjaman rekening Type of facility : Bank statement loan
koran (PRK) - (PRK) - Extension
Perpanjangan
Plafond : Rp10.500.000.000. Plafond : Rp10,500,000,000.
Tujuan penggunaan : Modal kerja dalam The intended use : Working capital in the
bidang usaha business of
pembuatan dan manufacturing and
perdagangan furnitur trading of furniture
Jangka waktu : 26 September 2023 Time period : September 26, 2023
s/d 26 September until September 26,
2024 2024
Suku bunga : 10,25% pertahun Interest rate : 10,25% per year
(floating) (floating)
Provisi kredit : 0,45% Pertahun Credit provision : 0,45% per year
Biaya administrasi : Rp1.000.000. Administrasion fee : Rp1,000,000.
2. Fasilitas kredit 2. Credit facility
Jenis fasilitas : Pinjaman berulang Type of facility : Recurring Loans (PB) -
(PB) - Perpanjangan Extension
Plafond : Rp2.500.000.000. Plafond : Rp2,500,000,000.
Tujuan penggunaan : Modal kerja dalam The intended use : Working capital in the
bidang usaha business of
pembuatan dan manufacturing and
perdagangan furnitur trading of furniture
Jangka waktu : 26 September 2023 Time period : September 26, 2023
s/d 26 September until September 26,
2024 2024
Suku bunga : 10,25% pertahun Interest rate : 10.25% per year
(floating) (floating)
Provisi kredit : 0,45% pertahun Credit provision : 0.45% per year
Biaya administrasi : Rp1.000.000. Administrasion fee : Rp1,000,000.
3. Syarat / kondisi pencairan dan pelunasan 3. Terms / conditions of withdrawal and repayment
fasilitas kredit of credit facilities
a. Syarat Pelunasan Fasilitas Pinjaman Tetap a. Terms of Repayment of Fixed Loan
Modal Angsuran (PTMA) Installment Capital Facility (PTMA)
- Pelunasan sebagian atau seluruhnya - Partial or full repayment must be
wajib diinformasikan ke Bank Panin informed to Bank Panin in writing 3
secara tertulis 3 (tiga) hari kerja sebelum (three) working days prior to repayment.
pelunasan.
- Pelunasan sebagian fasilitas PTMA hanya -Partial repayment of PTMA facilities can
dapat dilakukan pada tanggal angsuran only be made on the installment date
dengan pembayaran minimal with a minimum payment of
Rp100.000.000. Rp100,000,000.
b. Syarat Pencairan Fasilitas Pinjaman Berulang b. Terms of Disbursement of Recurring Loan
(PB). Facility (PB).
- Melampirkan ITUN. - Attach ITUN.
- Melampirkan surat pennohonan pencairan - Attach a letter of request for
43
Page 45
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian-lanjutan Notes To the Consolidated Financial Statements-continued
Pada tanggal 30 Juni 2025 As June 30, 2025
Serta Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut And for the Year Then Ended
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
minimal 1 (satu) hari sebelum pencairan. disbursement at least 1 (one) day before
disbursement.
-Maksimal pencairan sebesar 70% dari - Maximum disbursement of 70% of the
kontrak I surat penawaran (quotation) contract I quotation letter that has been
yang telah disetujui oleh pihak pembeli. approved by the buyer.
- Minimal pencairan sebesar - Minimum disbursement of
Rp200.000.000. Rp200,000,000.
c. Syarat Pelunasan Fasilitas Pinjaman Berulang c. Terms of Repayment of Recurring Loan
(PB). Facility (PB).
- Pelunasan aksep PB dilakukan maksimal 7 - PB accepting repayment is done
(tujuh) bulan setelah pencairan. maximum 7 (seven) months after
disbursement.
- Melampirkan surat permohonan lunas - Attach a letter of request to pay off
d. Pelunasan fasilitas kredit dimana sumber d. Repayment of credit facilities where the
dana berasal dari fasilitas kredit di bank lain source of funds comes from credit facilities
(take over) akan dikenakan denda sebesar at other banks (take over) will be subject to
3% dari plafond (fasilitas PRK dan PB) dan a penalty of 3% of the ceiling (PRK and PB
3% dari outstanding (fasilitas PTMA). facilities) and 3% of the outstanding (PTMA
facilities).
4. Jaminan kredit 4. Credit guarantee:
• Agunan fasilitas PRK, PB, PTMA • Collateral for PRK, PB, PTMA facilities
1 Unit pabrik dengan LT/LB 6.250/4.234 m2 1 Factory unit with LT/LB 6,250/4,234 m2
yang berlokasi di Kawasan Industri Millenium, located at Milenium Industrial Estate, Jl,
Jl. Milenium 15 Blok I-2 No.5A Peusar, Milenium 15 Blok I-2 No.5A Peusar,
Panongan, Kab. Tangerang, Banten dengan Panongan, Tangerang Regency, Banten with
SHGB No.01209 (jatuh tempo tanggal 3 SHGB No.01209 (due on October 3, 2044)
Oktober 2044) atas nama Perusahaan. Atas on behalf of the Company. On the collateral,
agunan akan dipasang hak tanggungan rank I mortgage will be installed in the
peringkat I sebesar Rp18.600.000.000. amount of Rp18,600,000,000.
5. Persyaratan-persyaratan 5. Credit guarantee:
a. Perjanjian Kredit dilaksanakan secara a. The Credit Agreement is executed
unnotariil. unnoticed.
b. Seluruh agunan yang insurable wajib b. All insurable collateral must be insured with
diasuransikan kepada perusahaan asuransi an insurance company appointed by PT.
yang ditunjuk oleh PT. Bank Panin, Tbk., Bank Panin, Tbk., with the banker's clause
dengan banker’s clause PT Bank Panin Tbk. PT Bank Panin Tbk. Collateral that has been
Agunan yang telah diasuransikan kepada insured with another insurance company
perusahaan asuransi lain wajib dialihkan must be transferred to the above insurance
kepada perusahaan asuransi tersebut diatas company if the coverage period has expired.
jika masa pertanggungan telah jatuh tempo.
c. Melakukan penilaian agunan setiap tahun c. Perform collateral appraisal every year or in
atau sesuai dengan ketentuan PT. Bank accordance with the provisions of PT. Bank
Panin Tbk, melalui appraiser yang ditunjuk Panin Tbk, through an appraiser appointed
oleh PT Bank Panin, Tbk atau sesuai dengan by PT Bank Panin, Tbk or in accordance with
ketentuan bank. bank regulations.
d. Denda keterlambatan pembayaran kewajiban d. The penalty for late payment of obligations
sesuai dengan ketentuan PT Bank Panin Tbk. is in accordance with the provisions of PT
Indikasi saat ini sebesar 48% per tahun Bank Panin Tbk. The current indication is
48% per year.
e. Sebagian transaksi usaha harus dilakukan e. Some business transactions must be made
melalui rekening giro yang ada di PT Bank through a current account at PT Bank Panin
Panin Tbk. Tbk.
f. Sebelum dilakukan perjanjian kredit untuk f. Before the credit agreement is made for
fasilitas kartu kredit atas nama Eric Effendy credit card facilities on behalf of Eric
wajib dalam kondisi kolektibilitas lancar atau Effendy, it must be in a current collectibility
melampirkan bukti pembayaran. condition or attach proof of payment.
Pada tanggal 23 September 2022, Perusahaan On September 23, 2022, the Company received an
mendapatkan surat persetujuan perpanjangan approval letter for the extension of credit facility
fasilitas kredit nomor 645/JAS/EXT/22 dari PT Bank number 645/JAS/EXT/22 from PT Bank Panin Tbk
44
Page 46
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian-lanjutan Notes To the Consolidated Financial Statements-continued
Pada tanggal 30 Juni 2025 As of June 30, 2025
Serta Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut And for the Year Then Ended
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
Panin Tbk dengan kondisi dan persyaratan sebagai with the following conditions and requirements:
berikut:
1. Fasilitas kredit: 1. Credit facility
Jenis fasilitas : Pinjaman rekening Type of facility : Bank statement loan
koran (PRK) - (PRK) - Extension
Perpanjangan
Plafond : R10.500.000.000. Plafond : Rp10,500,000,000.
Tujuan penggunaan : Modal kerja dalam The intended use : Working capital in the
bidang usaha business of
pembuatan dan manufacturing and
perdagangan furnitur trading of furniture
Jangka waktu : 26 September 2022 Time period : September 26, 2022
s/d 26 September until September 26,
2023 2023
Suku bunga : 9,0% pertahun Interest rate : 9.0% per year
(floating) (floating)
Provisi kredit : 0,25% Pertahun Credit provision : 0.25% per year
Biaya administrasi : Rp1.000.000. Administrasion fee : Rp1,000,000.
2. Fasilitas kredit 2. Credit facility
Jenis fasilitas : Pinjaman berulang Type of facility : Recurring Loans (PB) -
(PB) - Perpanjangan Extension
Plafond : Rp2.500.000.000. Plafond : Rp2,500,000,000.
Tujuan penggunaan : Modal kerja dalam The intended use : Working capital in the
bidang usaha business of
pembuatan dan manufacturing and
perdagangan furnitur trading of furniture
Jangka waktu : 26 September 2022 Time period : September 26, 2022
s/d 26 September until September 26,
2023 2023
Suku bunga : 9,0% pertahun Interest rate : 9.0% per year
(floating) (floating)
Provisi kredit : 0,25% pertahun Credit provision : 0.25% per year
Biaya administrasi : Rp1.000.000. Administrasion fee : Rp1,000,000.
3. Fasilitas kredit 3. Credit facility
Jenis fasilitas : Pinjaman Tetap Modal Type of facility : Fixed Loan Installment
Angsuran (PTMA) - Capital (PTMA) - Fixed
Tetap
Plafond : Rp2.500.000.000. Plafond : Rp2,500,000,000.
Tujuan penggunaan : Modal kerja dalam The intended use : Working capital in the
bidang usaha business of
pembuatan dan manufacturing and
perdagangan furnitur trading of furniture
Jangka waktu : 30 Januari 2018 s/d Time period : Januari 30, 2018 until
30 Januari 2023 Januari 30, 2023
Suku bunga : 9,0% pertahun Interest rate : 9,0% per year
(floating) (floating)
Provisi kredit : Sudah dibebankan Credit provision : Already charged
4. Fasilitas kredit: 4. Credit facilities
Jenis fasilitas : Letter of credit (LC)- Type of facility : Letter of credit (LC)-
Pembatalan Cancellation
Plafond : USD500.000 Plafond : USD500,000
Tujuan penggunaan : Jaminan pengadaan The intended use : Guarantee of
barang procurement of goods
Jangka waktu : s/d 26 September Time period : until September 26,
2022 2022
5. Syarat / kondisi pencairan dan pelunasan 5. Terms/conditions of withdrawal and repayment
45
Page 47
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian-lanjutan Notes To the Consolidated Financial Statements-continued
Pada tanggal 30 Juni 2025 As June 30, 2025
Serta Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut And for the Year Then Ended
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
fasilitas kredit of credit facilities
a. Syarat Pelunasan Fasilitas Pinjaman Tetap a. Terms of Repayment of Fixed Loan
Modal Angsuran (PTMA) Installment Capital Facility (PTMA)
- Pelunasan sebagian atau seluruhnya - Partial or full repayment must be
wajib diinformasikan ke Bank Panin informed to Bank Panin in writing 3
secara tertulis 3 (tiga) hari kerja sebelum (three) working days prior to repayment.
pelunasan.
- Pelunasan sebagian fasilitas PTMA hanya - Partial repayment of PTMA facilities can
dapat dilakukan pada tanggal angsuran only be made on the installment date
dengan pembayaran minimal with a minimum payment of
Rp100.000.000. Rp100,000,000.
b. Syarat Pencairan Fasilitas Pinjaman Berulang b. Terms of Disbursement of Recurring Loan
(PB). Facility (PB).
- Melampirkan ITUN. - Attach ITUN.
- Melampirkan surat pennohonan pencairan - Attach a letter of request for
minimal 1 (satu) hari sebelum pencairan. disbursement at least 1 (one) day before
disbursement.
-Maksimal pencairan sebesar 70% dari - Maximum disbursement of 70% of the
kontrak I surat penawaran (quotation) contract I quotation letter that has been
yang telah disetujui oleh pihak pembeli. approved by the buyer.
- Minimal pencairan sebesar - Minimum disbursement of
Rp200.000.000. Rp200,000,000.
c. Syarat Pelunasan Fasilitas Pinjaman Berulang c. Terms of Repayment of Recurring Loan
(PB). Facility (PB).
- Pelunasan aksep PB dilakukan maksimal 7 - PB accepting repayment is done
(tujuh) bulan setelah pencairan. maximum 7 (seven) months after
disbursement.
- Melampirkan surat permohonan lunas - Attach a letter of request to pay off
d. Pelunasan fasilitas kredit dimana sumber d. Repayment of credit facilities where the
dana berasal dari fasilitas kredit di bank lain source of funds comes from credit facilities
(take over) akan dikenakan denda sebesar at other banks (take over) will be subject to
3% dari plafond (fasilitas PRK dan PB) dan a penalty of 3% of the ceiling (PRK and PB
3% dari outstanding (fasilitas PTMA). facilities) and 3% of the outstanding (PTMA
facilities).
6. Jaminan kredit 6. Credit guarantee:
• Agunan fasilitas PRK, PB, PTMA • Collateral for PRK, PB, PTMA facilities
1 Unit pabrik dengan LT/LB 6.250/4.234 m2 1 Factory unit with LT/LB 6,250/4,234 m2
yang berlokasi di Kawasan Industri Millenium, located at Milenium Industrial Estate, Jl,
Jl. Milenium 15 Blok I-2 No.5A Peusar, Milenium 15 Blok I-2 No.5A Peusar,
Panongan, Kab. Tangerang, Banten dengan Panongan, Tangerang Regency, Banten with
SHGB No.01209 (jatuh tempo tanggal 3 SHGB No.01209 (due on October 3, 2044)
Oktober 2044) atas nama Perusahaan. Atas on behalf of the Company. On the collateral,
agunan akan dipasang hak tanggungan rank I mortgage will be installed in the
peringkat I sebesar Rp18.600.000.000. amount of Rp18,600,000,000.
7. Persyaratan-persyaratan 7. Credit guarantee:
a. Perjanjian Kredit dilaksanakan secara a. The Credit Agreement is executed
unnotariil. unnoticed.
b. Seluruh agunan yang insurable wajib b. All insurable collateral must be insured with
diasuransikan kepada perusahaan asuransi an insurance company appointed by PT.
yang ditunjuk oleh PT. Bank Panin, Tbk., Bank Panin, Tbk., with the banker's clause
dengan banker’s clause PT Bank Panin Tbk. PT Bank Panin Tbk. Collateral that has been
Agunan yang telah diasuransikan kepada insured with another insurance company
perusahaan asuransi lain wajib dialihkan must be transferred to the above insurance
kepada perusahaan asuransi tersebut diatas company if the coverage period has expired.
jika masa pertanggungan telah jatuh tempo.
c. Melakukan penilaian agunan setiap tahun c. Perform collateral appraisal every year or in
atau sesuai dengan ketentuan PT. Bank accordance with the provisions of PT. Bank
Panin Tbk, melalui appraiser yang ditunjuk Panin Tbk, through an appraiser appointed
oleh PT Bank Panin, Tbk atau sesuai dengan by PT Bank Panin, Tbk or in accordance with
46
Page 48
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian-lanjutan Notes To the Consolidated Financial Statements-continued
Pada tanggal 30 Juni 2025 As of June 30, 2025
Serta Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut And for the Year Then Ended
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
ketentuan bank. bank regulations.
d. Denda keterlambatan pembayaran kewajiban d. The penalty for late payment of obligations
sesuai dengan ketentuan PT Bank Panin Tbk. is in accordance with the provisions of PT
Indikasi saat ini sebesar 48% per tahun Bank Panin Tbk. The current indication is
48% per year.
e. Sebagian transaksi usaha harus dilakukan e. Some business transactions must be made
melalui rekening giro yang ada di PT Bank through a current account at PT Bank Panin
Panin Tbk. Tbk.
f. Sebelum dilakukan perjanjian kredit untuk f. Before the credit agreement is made for
fasilitas kartu kredit atas nama Eric Effendy credit card facilities on behalf of Eric
wajib dalam kondisi kolektibilitas lancar atau Effendy, it must be in a current collectibility
melampirkan bukti pembayaran. condition or attach proof of payment.
19. Kepentingan Non-pengendali 19. Non-controlling interest
Kepentingan non-pengendali atas ekuitas entitas Non-controlling interest in the equity of the
anak yang dikonsolidasi terhadap laporan keuangan consolidated subsidiaries in the consolidated
konsolidasian tidak diungkapkan karena nilainya financial statements was not disclosed because the
tidak material, dimana persentase kepemilikan value was immaterial, where the percentage of
saham non-pengendali atas ekuitas entitas anak non-controlling share ownership in the equity of the
sebesar 0,00002% atau ekuivalen Rp200. subsidiary was 0.00002% or equivalent to Rp200.
20. Modal saham 20. Share capital
Komposisi pemegang saham Entitas Induk pada The composition of the Company’s shareholders as
tanggal 30 Juni 2025 dan 2024 berdasarkan laporan of June 30, 2025 and 2024 based on the reports
yang dikelola oleh PT Bima Registra, Biro managed by PT Bima Registra, the Securities
Administrasi Efek, adalah sebagai berikut: Administration Bureau, are as follows:
30 Juni 2025/
June 30, 2025
Pemegang saham / Shareholders
Jumlah Saham / Persentase Kepemilikan / Jumlah /
Number of shares Percentage of ownership Amount
% Rp
Hardy Satya 578.500.000 34,98% 5.785.000.000
Yohan Satya 578.500.000 34,98% 5.785.000.000
Dimas Adiyasa Wiryaatmaja 16.500.000 1,00% 165.000.000
Masyarakat/ public 480.074.499 29,04% 4.800.744.990
Jumlah/Total 1.653.574.499 100,00% 16.535.744.990
31 Desember 2024/
December 31, 2024
Pemegang saham / Shareholders
Jumlah Saham / Persentase Kepemilikan / Jumlah /
Number of shares Percentage of ownership Amount
% Rp
Hardy Satya 578.500.000 34,98% 5.785.000.000
Yohan Satya 578.500.000 34,98% 5.785.000.000
Dimas Adiyasa Wiryaatmaja 16.500.000 1,00% 165.000.000
Masyarakat/ public 480.074.499 29,04% 4.800.744.990
Jumlah/Total 1.653.574.499 100,00% 16.535.744.990
21. Agio Saham 21. Shares Premium
Harga saham/ shares price 400.000.000 lembar saham/ per share x Rp 100,- Rp 40.000.000.000
Nilai nominal saham/ share capital
at par value 400.000.000 lembar saham/ per share x Rp 10,- Rp 4.000.000.000
Agio saham-Penawara umum perdana/ Rp 36.000.000.000
share premium initial publlic offering
Dikurangi/less:
Biaya emisi saham/net of share
emission cost Rp 3.155.000.000
Total agio saham/Total share premium Rp 32.845.000.000
Agio saham merupakan kelebihan pembayaran dari Share premium represents the excess of payments
pemegang saham atas nilai nominal saham. from shareholders over the par value of the shares.
47
Page 49
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian-lanjutan Notes To the Consolidated Financial Statements-continued
Pada tanggal 30 Juni 2025 As June 30, 2025
Serta Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut And for the Year Then Ended
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
22. Agio waran 22. Warrant Agio
Harga saham / shares price 3.574.499 lembar saham / share x Rp 100,- Rp 357.449.900
Nilai nominal saham / share capital
at par value 3.574.499 lembar saham / share x Rp 10,- Rp 35.744.990
Total agio waran / Total warrant agio Rp 321.704.910
Dari tanggal 1 Januari 2021 sampai dengan tanggal From January 1, 2021 to December 31, 2021,
31 Desember 2021 sebanyak 3.574.499 waran seri I 3,574,499 series I warrants have been converted
telah dikonversi menjadi 3.574.499 lembar saham into 3,574,499 shares with total receipts of
dengan jumlah penerimaan sebesar Rp357.449.900. Rp357,449,900.
23. Penjualan 23. Sales
30 Juni 2025/ 30 Juni 2024/
June 30, 2025 June 30, 2024
Penjualan bersih 23.057.933.344 23.848.319.292 Net sales
Jumlah 23.057.933.344 23.848.319.292 Total
Tidak ada penjualan kepada satu pelanggan yang No sale to a single customer exceeds 10% of the
melebihi 10% dari jumlah penjualan. total sales.
24. Beban pokok penjualan 24. Cost of goods sold
30 Juni 2025/ 30 Juni 2024/
June 30, 2025 June 30, 2024
Bahan baku Raw material
Saldo awal 1.251.090.439 1.106.389.277 Beginning balance
Pembelian bahan baku 11.473.356.206 15.237.913.500 Raw material purchase
Upah buruh langsung 1.824.460.542 1.741.689.250 Direct labor
Beban pabrikasi 1.451.343.590 1.448.069.858 Manufacturing expenses
Saldo akhir (1.268.040.464) (1.267.959.297) Ending balance
jumlah beban Produksi 14.732.210.313 18.266.102.588 Total production cost
Barang dalam proses Goods in process
Saldo awal 14.037.296.984 11.505.759.287 Beginning balance
Saldo akhir (15.707.832.507) (20.218.123.527) Ending balance
Jumlah beban pokok produksi 13.061.674.790 9.553.738.348 Total cost of production
Pesediaan barang jadi Finished goods inventory
Saldo awal 12.890.875.134 8.732.495.724 Beginning balance
Saldo akhir (13.815.497.464) (6.304.365.086) Ending balance
Jumlah beban pokok penjualan 12.137.052.460 11.981.868.986 Total cost of goods sold
Tidak terdapat pembelian dari pemasok tunggal There is no purchase from a single supplier that
yang jumlahnya melebihi 10% dari jumlah amounts to more than 10% of the total purchase.
pembelian.
Beban Pabrikasi dialokasikan sebagai berikut: Factory overhead cost are allocated as follows:
30 Juni 2025/ 30 Juni 2024/
June 30, 2025 June 30, 2024
Beban penyusutan 1.044.817.660 1.176.174.608 Depreciation expenses
Beban utilitas 259.035.294 194.477.384 Utility expenses
Beban perbaikan dan pemeliharaan 147.490.636 77.417.866 Repair, and maintanance expenses
Jumlah 1.451.343.590 1.448.069.858 Total
48
Page 50
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian-lanjutan Notes To the Consolidated Financial Statements-continued
Pada tanggal 30 Juni 2025 As of June 30, 2025
Serta Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut And for the Year Then Ended
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
25. Beban usaha 25. Operating expenses
30 Juni 2025/ 30 Juni 2024/
June 30, 2025 June 30, 2024
Gaji dan kesejahteraan karyawan 2.813.633.520 2.681.294.341 Salaries and employee benefits
Komisi 2.125.587.442 2.522.925.295 Commission
Penyusutan 1.243.179.969 2.452.331.815 Depreciation
Sewa 799.581.661 87.499.998 Rent
Perbaikan dan pemeliharaan 512.437.864 460.256.628 Repair and maintenance
Beban manfaat karyawan 355.033.362 346.317.336 Employee benefit expenses
Pajak 293.558.776 352.138.598 Tax
Perlengkapan dan peralatan kantor 240.987.074 237.657.407 Office supplies and equipment
Bensin, parkir dan tol 224.696.128 226.309.863 Fuel, parking and tolls
Pengiriman, pos dan meterai 208.305.244 208.835.641 Shipping, post and seal
Jasa profesional 202.974.360 158.618.102 Professional fee
Utilitas 177.504.522 111.378.996 Utility
Telekomunikasi dan internet 121.921.639 88.256.878 Telecommunication and internet
Asuransi 68.435.700 79.742.342 Insurance
Iklan, Marketing dan Promosi 63.394.261 167.922.605 Advertisement, Marketing, and Promotion
Legalitas 41.703.886 49.275.810 Legality
Perjalanan dinas 2.165.953 13.923.808 Business travel
Lain-lain 725.814.661 811.275.374 Other
Jumlah 10.220.916.022 11.055.960.837 Total
26. Pendapatan (beban) lain-lain 26. Other income (expenses)
30 Juni 2025/ 30 Juni 2024/
June 30, 2025 June 30, 2024
Pendapatan (beban) Lain-lain (113.261.009) (235.131.384) Other income (expense)
Beban cadangan penurunan nilai - - impairment allowance expense
Jumlah beban lain-lain (113.261.009) (235.131.384) Total Other expenses
27. Pendapatan (beban) keuangan 27. Finance income (expenses)
30 Juni 2025/ 30 Juni 2024/
June 30,2025 June 30,2024
Pendapatan keuangan Finance income
Pendapatan bunga 15.987.596 8.782.387 Interest income
Beban keuangan Finance cost
Beban bunga atas utang bank (936.616) (1.786.533) Interest expenses
Beban bunga atas liabilitas sewa (14.861.064) (246.114.450) Interest expenses on lease liablities
Beban bunga atas sewa pembiayaan (8.558.212) (8.879.568) Finance lease interest expenses
Pajak bunga tabungan (165.075.605) (122.800.656) saving interest tax
sub jumlah beban keuangan (189.431.497) (379.581.207) sub total finance cost
Jumlah (173.443.901) (370.798.820) Total
28. Pajak penghasilan 28. Income tax
Utang pajak Tax payables
30 Juni 2025 / 31 Desember 2024/
June 30, 2025 December 31.2024
Pajak Pertambahan Nilai 206.521.137 366.832.243 Value added tax
Pajak Penghasilan Pasal 4 (2) 7.034.343 19.250.008 Income tax article 4 (2)
Pajak Penghasilan pasal 21 26.133.170 13.147.585 Income tax article 21
Pajak Penghasilan pasal 23 3.000.897 889.212 Income tax article 23
Pajak Penghasilan pasal 26 1.220.693 3.243.390 Income tax article 26
Pajak Penghasilan pasal 29 - 87.870.967 Income tax article 29
Jumlah 243.910.240 491.233.405 Total
49
Page 51
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian-lanjutan Notes To the Consolidated Financial Statements-continued
Pada tanggal 30 Juni 2025 As June 30, 2025
Serta Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut And for the Year Then Ended
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
Manfaat (beban) pajak Perusahaan terdiri dari: Tax benefits (expenses) :
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30, 2025 December 31, 2024
Pajak kini - (240.750.633) Current tax
Pajak tangguhan (78.107.340) 110.854.865 Deferred tax
Jumlah manfaat (beban) pajak (78.107.340) (129.895.768) Total tax benefit (expense)
Pajak kini Current tax
Rekonsiliasi antara laba (rugi) sebelum pajak The reconciliation between profit (loss) before tax
menurut laporan laba rugi dan penghasilan according to the statement of profit or loss and
komprehensif lain dengan laba kena pajak adalah other comprehensive income with taxable profit is
sebagai berikut: as follows:
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30,2025 December 31,2024
Laba sebelum beban pajak penghasilan menurut laporan Profit before income tax expense based on
consolidated statements of profit or loss and other comprehensive
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian 1.858.744.972 (780.410.839) income
Laba sebelum beban pajak penghasilan Profit before income tax expense
Entitas anak (1.618.963.000) (162.219.575) of subsidiaries
Laba sebelum beban pajak penghasilan Profit before income tax expense
Perusahaan 239.781.972 (942.630.414) the Company
Beda temporer: Temporary differences:
Beban manfaat karyawan 355.033.362 710.066.728 Post-employment benefit
355.033.362 710.066.728
Beda tetap : Permanent differences:
Beban Iklan, Marketing dan Promosi 154.368.000 154.368.000 Advertising, Marketing and Promotion Expenses
Pajak 160.533.574 362.216.972 Tax
Beban Penyusutan 56.207.910 143.060.196 Depreciation expense
Kesejahteraan karyawan 188.151.962 366.204.011 Employee welfare
Telekomunikasi 6.824.582 11.243.301 Telecommunication
Pemeliharaan 37.468.934 50.402.490 Maintenance
Biaya Keanggotaan 48.049.998 101.800.085 Membership Fee
Beban STNK, KIR Kendaraan dan lain-lain 30.260.576 97.175.700 STNK expenses, Vehicle KIR and others
Bingkisan, Parcel Hari Raya Keagamaan 10.384.000 11.356.800 Gifts, Religious Holiday Parcels
Asuransi 15.762.261 31.040.267 Insurance
Beban bunga 1.738.668 3.477.336 Interest expense
Lain-lain - (422.490.453) Other
Penghasilan jasa giro 419.403 (2.894.183) Income checking services
Pendapatan diluar usaha lainnya (29.718.909) (72.376.103) Other non-operating income
680.450.959 834.584.418
Laba fiskal (pembulatan) 1.275.266.000 602.021.000 Fiscal profit
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30, 2025 December 31, 2024
Laba fiskal (pembulatan) 1.275.266.000 602.021.000 Fiscal profit
Rugi fiskal yang masih dapat Fiscal loss that can be compensated
dikompensasi periode berikutnya: for the next period:
Rugi fiskal Fiscal loss
2021 - (211.381.593) 2021
Jumlah 1.275.266.000 390.639.407 Total
Beban pajak penghasilan Income tax expense
Perusahaan (tidak final) - - The Company (not final)
Entitas anak (tidak final) - 160.136.099 Subsidiaries (not final)
Jumlah - 160.136.099 Total
Beban pajak penghasilan Perusahaan tidak final Income tax expense Company is not final
Perhitungan pajak penghasilan The calculation of income tax
Penghasilan dengan fasilitas - 48.419.410 Income with facilities
Penghasilan non fasilitas - 342.219.997 Non-facility income
- 390.639.407
Pajak penghasilan tahun berjalan Current year income tax
50% x 22% x Penghasilan dengan fasilitas - 5.326.135 50% x 22% x Income with facilities
22% x Penghasilan non fasilitas - 75.288.399 22% x Non-facility income
Pajak penghasilan tahun berjalan - 80.614.534 Current year income tax
Pajak dibayar dimuka Prepaid tax
Pajak Penghasilan Pasal 22 - 30.000.000 Income tax article 22
Pajak Penghasilan Pasal 25 - - Income tax article 25
Pajak terutang - 50.614.534 Tax payable
50
Page 52
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian-lanjutan Notes To the Consolidated Financial Statements-continued
Pada tanggal 30 Juni 2025 As of June 30, 2025
Serta Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut And for the Year Then Ended
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30, 2025 December 31, 2024
Pajak kini entitas induk - (80.614.534) Current tax parent entity
Entitas Anak Subsidairies
Pajak kini entitas anak - (160.136.099) Current tax subsidiaries
Jumlah - (240.750.633) Total
Laba dan Rugi fiskal dan utang pajak kini Grup The Group's fiscal profit and loss and current tax
tahun 2024 sudah sesuai dengan Surat payable in 2024 are in accordance with the Tax
Pemberitahuan Pajak (SPT) yang disampaikan ke Return (SPT) submitted to the Tax Service Office.
Kantor Pelayanan Pajak.
a. Aset pajak tangguhan a. Differed tax asset
Penyesuaian atas pajak
Diakui dalam penghasilan
Diakui dalam laba rugi / tangguhan tahun sebelumnya /
1 Januari 2025 / komprehensif lain / 30 Juni 2025 /
Recognized to profit or loss adjustment in respect of
January 01, 2025 Recognized to other June 30, 2025
for the period deferred income tax of previous
comprehensive income
years
Rugi fiskal - - - - - Fiscal loss
Imbalan kerja karyawan 752.671.307 - (119.139.270) - 633.532.037 Employee benefit
Cadangan kerugian piutang 1.143.742 - - 1.143.742 Allowance for loss on receivables
Jumlah 753.815.049 - (119.139.270) - 634.675.779 Total
Penyesuaian atas pajak
Diakui dalam penghasilan tangguhan tahun
Diakui dalam laba rugi /
1 Januari 2024 / komprehensif lain / sebelumnya / adjustment 31 Desember 2024 /
Recognized to profit or
January 01, 2024 Recognized to other in respect of deferred December 31, 2024
loss for the period
comprehensive income income tax of previous
years
Rugi fiskal 45.359.815 (45.359.815) - - - Fiscal loss
Imbalan kerja karyawan 678.520.349 156.214.680 (82.063.722) - 752.671.307 Employee benefit
Allowance for loss on receivables 1.143.742 - - 1.143.742 Allowance for loss on receivables
Jumlah 725.023.906 110.854.865 (82.063.722) - 753.815.049 Total
29. Liabilitas imbalan kerja 29. Employee benefits liabilities
Perhitungan atas imbalan kerja Grup dengan The calculation of the Group's employee benefits
menggunakan metode Projected Unit Credit using the Projected Unit Credit method is based on
didasarkan pada penilaian yang dilakukan oleh the assessment conducted by the Actuarial
Kantor Konsultan Aktuaria (KKA) Ragil Setyadi, Consultant Office (KKA) Ragil Setyadi, FSAI
FSAI (Aktuaria Independen) dan untuk tahun yang (Independent Actuarial) and for the years ended
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan December 31, 2024 and Actuarial Consultant Office
Kantor Konsultan Aktuaria (KKA) Ragil Setyadi, (KKA) Ragil Setyadi, FSAI (Independent Actuarial)
FSAI (Aktuaria Independen) dan untuk tahun-tahun and for the years ended December 31, 2024 and
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 using the following assumptions:
2023 dengan menggunakan asumsi-asumsi sebagai
berikut:
2024 2023
Usia pensiun normal : 55 tahun 55 tahun : Normal retirement age
Metode : Projected Unit Credit Actuarial Cost Projected Unit Credit Actuarial Cost : Method
Method Method
Tingkat kenaikan gaji : 6% per tahun 10% per tahun : Salary increase rate
Bunga teknis : 7,10% per tahun 6,82% per tahun : Technical interest
Mortality : TMI IV-2019 TMI IV-2019 : Mortality
Jumlah karyawan : 76 orang 63 orang : Total of employees
Analisa sensitivitas untuk asumsi-asumsi yang Sensitivity analysis for significant assumptions as at
signifikan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah December 31, 2023 is as follows:
sebagai berikut:
51
Page 53
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian-lanjutan Notes To the Consolidated Financial Statements-continued
Pada tanggal 30 Juni 2025 As June 30, 2025
Serta Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut And for the Year Then Ended
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
Kenaikan tingkat bunga diskonto 1% / The Penurunan tingkat bunga diskonto 1% / The
increase in the discount rate of 1% decrease in the discount rate of 1%
Dampak terhadap liabilitas imbalan pasti / The 3.076.432.508 3.664.231.084
impact on the Employee benefits liabilities
Kenaikan tingkat kenaikan gaji 1% / The Penurunan tingkat kenaikan gaji 1% / The
increase rate of salary increase of 1% decreased levels of salary increase 1%
Dampak terhadap liabilitas imbalan pasti / The 3.661.903.049 3.073.629.911
impact on the Employee benefits liabilities
a. Jumlah yang diakui dalam laporan laba rugi a. Amounts recognized in the statements of profit
dan pendapatan komprehensif lain adalah: or loss and other comprehensive income are:
2024 2023
Biaya jasa kini 504.434.062 484.361.019 Current sevice cost
Beban bunga 205.632.666 208.273.660 Interest cost
Jumlah 710.066.728 692.634.679 Total
Beban imbalan kerja tahun berjalan disajikan The current year's employee benefits expense
dalam akun “Beban usaha” dalam laporan laba is presented under “Operating expenses” in the
rugi dan pendapatan komprehensif lain. statements of profit or loss and other
comprehensive income.
b. Jumlah diakui dalam pendapatan komprehensif b. Amount recognized in other comprehensive
lain: income:
2024 2023
Keuntungan (kerugian) aktuarial atas: Actuarial Gains or (Losses) on:
Perubahan asumsi keuangan 373.016.916 536.850.829 Changes in financial assumptions
Jumlah 373.016.916 536.850.829 Total
Mutasi nilai kini liabilitas imbalan kerja tahun yang The movements in the present value of the
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 employee benefit liabilities for the years ended
adalah sebagai berikut: December 31, 2023 and 2022 are as follows:
2024 2023
Saldo pada awal tahun 3.015.141.730 2.884.676.736 Beginning balance
Pembayaran manfaat - (25.318.856) Actual benefit payment
Biaya jasa kini 504.434.062 484.361.019 Current Sevice Cost
Biaya bunga 205.632.666 208.273.660 Interest Cost
Rugi (pendapatan) komprehensif lain (373.016.916) (536.850.829) Other Comprehensive loss (income)
Jumlah 3.352.191.543 3.015.141.730 Total
Manajemen berpendapat bahwa liabilitas imbalan Management is of the opinion that the employee
kerja yang diakui pada tanggal benefit obligations recognized as of December 31,
31 Desember 2023 dan 2022 telah memenuhi 2023 and 2022 have complied with Law of the
ketentuan Undang-Undang Republik Indonesia No. Republic of Indonesia No. 11 year 2020 on “Cipta
11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja tanggal 2 Kerja” dated November 2, 2020 and Republic of
November 2020 dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Government Regulation No. 35 year
Indonesia No. 35 tahun 2021. 2021.
30. Laba per saham dasar 30. Earnings per share
Perhitungan laba per saham dasar adalah sebagai The calculation of basic earnings per share is as
berikut: follows:
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30, 2025 December 31, 2024
Nilai nominal 10 10 The nominal value
Rata-rata tertimbang dari jumlah saham Weighted average number of shares
untuk perhitungan laba (rugi) dasar for the calculation of net income (loss) basis
per saham semula 1.653.574.499 1.653.574.499 per share originally
Rata-rata tertimbang dari jumlah saham Weighted average number of shares
untuk perhitungan laba (rugi) dasar for the calculation of net income (loss) basis
per saham yang disajikan kembali 1.653.574.499 1.653.574.499 per share restated
Laba bersih entitas induk 707.151.227 (911.450.743) Profit of the parent entity
Laba per saham 0,86 (0,55) Profit per share
52
Page 54
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian-lanjutan Notes To the Consolidated Financial Statements-continued
Pada tanggal 30 Juni 2025 As of June 30, 2025
Serta Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut And for the Year Then Ended
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
Grup tidak memiliki efek yang bersifat dilutive pada The Group did not have any dilutive effects as of
tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024. June 30, 2025 and December 31, 2024.
31. Informasi segmen 31. Segment information
Segmen Usaha Business segment
Perusahaan tidak menyajikan informasi segmen The company does not provide information on
usaha karena Perusahaan hanya memiliki satu business segments because it only has one
segmen usaha yaitu industri furnitur. business segment, namely the furniture industry.
32. Transaksi dengan pihak berelasi 32. Transactions with related parties
a. Sifat berelasi a. The nature of related
Hardy dan Yohan adalah pemegang saham Hardy and Yohan are shareholders of the
perusahaan. company.
b. Remunerasi personil manajemen kunci b. Remuneration of key management personnel
Gaji dan imbalan jangka pendek yang Salaries and short-term remuneration paid to
dibayarkan kepada personil manajemen kunci key management personnel for the years ended
untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal December 31, 2024 and 2023 respectively is
31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing Rp900,000,000 and Rp900,000,000.
adalah sebesar Rp900.000.000 dan Rp
900.000.000.
c. Saldo dan transaksi pihak-pihak berelasi c. Balances and transactions of related parties
Perusahaan tidak mempunyai transaksi di luar The Company does not has non-trade
usaha dengan pihak berelasi. transactions with related parties.
33. Aktivitas yang tidak mempengaruhi arus kas 33. Activities not affecting cash flows
Pada tahun yang berakhir 31 Desember 2024 dan In the year ended December 31, 2024 and 202 the
2023 Perusahaan melakukan transaksi investasi Company made an investment transaction does not
tidak memerlukan penggunaan kas dan tidak require the use of cash and are not included in the
termasuk dalam laporan arus kas konsolidasian consolidated statement of cash flows as follows:
sebagai berikut:
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30, 2025 December 31, 2024
Penambahan aset hak guna melalui Liabilitas sewa - 1.115.788.700 Addition of right of use assets by lease liabilities
Penambahan aset tetap melalui Liabilitas sewa - - Addition of fixed assets by lease liabilities
Jumlah - 1.115.788.700 Total
Prakarsa pengungkapan arus kas pada aktivitas Initiatives disclosure of cash flows for financing
pendanaan: activities:
01 Januari 2025 / Aktivitas kas / Aktivitas non kas / 30 Juni 2025
January 01, 2025 Cash activity Non cash activity June 30, 2025
Liabilitas / Liabilities
Utang bank / Bank payable 24.286.505 1.585.447 25.871.952
Liabilitas sewa / Lease liabilities 1.756.105.047 (591.527.473) 671.746.544 1.836.324.118
Jumlah / Total 1.780.391.552 (589.942.026) 671.746.544 1.862.196.070
01 Januari 2024 / Aktivitas kas / Aktivitas non kas / 31 Desember 2024 /
January 01, 2024 Cash activity Non cash activity December 31, 2024
Liabilitas / Liabilities
Utang bank / Bank payable 2.003.181.335 (1.978.894.830) - 24.286.505
Liabilitas sewa / Lease liabilities 1.322.433.558 (682.117.211) 1.115.788.700 1.756.105.047
Jumlah / Total 3.325.614.893 (2.661.012.041) 1.115.788.700 1.780.391.552
34. Perikatan dan perjanjian 34. Alliances and agreements
a. Pada tanggal 2 Desember 2019, Perusahaan a. On December 2, 2019, the Company entered
mengadakan kerjasama dengan PT Pratama into a collaboration with PT Pratama Satya
53
Page 55
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian-lanjutan Notes To the Consolidated Financial Statements-continued
Pada tanggal 30 Juni 2025 As June 30, 2025
Serta Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut And for the Year Then Ended
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
Satya Prima (PSP) berupa sebagai penjual Prima (PSP) as a seller of products produced by
produk-produk yang dihasilkan oleh perusahaan. the company. This agreement is valid since it
Perjanjian ini berlaku sejak ditandatangani oleh was signed by the Company and PSP and will
Perusahaan dan PSP dan akan berlangsung continue as long as PSP carries out its business
terus sepanjang PSP melakukan kegiatan activities, unless otherwise stipulated by this
usahanya, kecuali ditentukan lain berdasarkan Agreement.
Perjanjian ini.
Pembayaran harga Barang Yang Dijual akan Payment for the price of goods for sale will be
dilakukan melalui 2 (dua) tahap dan sesuai nilai made in 2 (two) stages and according to the
tagihan yang tercantum pada tagihan (invoice) invoice value stated in the invoice submitted by
yang disampaikan oleh Perusahaan, yaitu: the Company, namely:
- sebesar 50% (lima puluh persen) selambat- - 50% (fifty percent) at the latest before the
lambatnya sebelum produksi Barang Yang production of the Goods for Sale is carried
Dijual dilakukan; dan out; and
- sebesar 30% (tiga puluh persen) setelah - 30% (thirty percent) after the production of
produksi barang pesanan mencapai tahap ordered goods reaches the 50% stage; and
50%; dan
- sebesar 20% (dua puluh persen) selambat- - 20% (twenty percent) not later than the
lambatnya setelah tanggal penyerahan date of delivery of the Goods for Sale as
Barang Yang Dijual sebagaimana dibuktikan evidenced by BAST.
dengan BAST.
b. Pada tanggal 2 Desember 2019, Perusahaan b. On December 2, 2019, the Company entered
mengadakan kerjasama dengan PT Pratama into a collaboration with PT Pratama Satya
Satya Tunggal (PST) berupa sebagai penjual Tunggal (PST) in the form of selling products
produk-produk yang dihasilkan oleh perusahaan. produced by the company. This agreement is
Perjanjian ini berlaku sejak ditandatangani oleh valid since it was signed by the Company and
Perusahaan dan PST dan akan berlangsung PST and will continue as long as PST conducts
terus sepanjang PST melakukan kegiatan its business activities, unless otherwise
usahanya, kecuali ditentukan lain berdasarkan stipulated under this Agreement.
Perjanjian ini.
Pembayaran harga Barang Yang Dijual akan Payment for the price of goods for sale will be
dilakukan melalui 2 (dua) tahap dan sesuai nilai made in 2 (two) stages and according to the
tagihan yang tercantum pada tagihan (invoice) invoice value stated in the invoice submitted by
yang disampaikan oleh Perusahaan, yaitu: the Company, namely:
- sebesar 50% (lima puluh persen) selambat- - 50% (fifty percent) not later than before the
lambatnya sebelum produksi Barang Yang production of the Goods for Sale is carried
Dijual dilakukan; dan out; and
- sebesar 30% (tiga puluh persen) setelah - 30% (thirty percent) after the production of
produksi barang pesanan mencapai tahap ordered goods reaches the 50% stage; and
50%; dan
- sebesar 20% (dua puluh persen) selambat- - 20% (twenty percent) not later than the
lambatnya setelah tanggal penyerahan date of delivery of the Goods for Sale as
Barang Yang Dijual sebagaimana dibuktikan evidenced by BAST.
dengan BAST.
35. Manajemen risiko keuangan 35. Financial risk management
a. Faktor dan kebijakan manajemen risiko a. Factors and financial risk management policy
keuangan
Dalam menjalankan aktivitas operasi, investasi In carrying out operating, investing and
dan pendanaan, Grup menghadapi risiko financing activities, the Group faces financial
keuangan yaitu risiko kredit, risiko likuiditas, risks, namely credit risk, liquidity risk, currency
risiko mata uang dan risiko suku bunga. Grup risk and interest rate risk. The Group defines
mendefinisikan risiko-risiko tersebut sebagai these risks as follows:
berikut:
• Risiko kredit merupakan risiko yang muncul • Credit risk is a risk that arises because the
dikarenakan debitur tidak membayar debtor does not pay all or part of the
semua atau sebagian piutang atau tidak receivable or does not pay it in a timely
membayar secara tepat waktu dan akan manner and will cause the Company to
menyebabkan kerugian Perusahaan. lose.
54
Page 56
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian-lanjutan Notes To the Consolidated Financial Statements-continued
Pada tanggal 30 Juni 2025 As of June 30, 2025
Serta Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut And for the Year Then Ended
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
• Risiko likuiditas merupakan risiko atas • Liquidity risk is the risk of the Company's
ketidakmampuan Perusahaan membayar inability to pay its liabilities at maturity.
liabilitasnya pada saat jatuh tempo. Saat Currently, the Company expects to pay all
ini Perusahaan berharap dapat membayar liabilities at maturity.
semua liabilitas pada saat jatuh tempo.
• Risiko mata uang merupakan risiko • Currency risk is the risk of fluctuations in
fluktuasi nilai instrumen keuangan yang the value of financial instruments due to
disebabkan perubahan nilai tukar mata changes in foreign currency exchange
uang asing. rates.
• Risiko suku bunga terdiri dari risiko suku • Interest rate risk consists of interest rate
bunga atas nilai wajar, yaitu risiko fluktuasi risk over fair value, namely the risk of
nilai instrumen keuangan yang disebabkan fluctuating value of financial instruments
perubahan suku bunga pasar, dan risiko due to changes in market interest rates,
suku bunga atas arus kas, yaitu risiko arus and interest rate risk on cash flows,
kas dimasa datang akan berfluktuasi namely the risk of future cash flows that
karena perubahan suku bunga pasar. will fluctuate due to changes in market
interest rates.
Dalam rangka untuk mengelola risiko tersebut In order to manage this risk effectively, the
secara efektif, Direksi Perusahaan telah Company's Board of Directors has approved
menyetujui beberapa strategi untuk several strategies for financial risk
pengelolaan risiko keuangan, yang sejalan management, which are in line with the
dengan tujuan Perusahaan. Pedoman ini Company's objectives. This guideline sets out
menetapkan tujuan dan tindakan yang harus the objectives and actions that must be taken
diambil dalam rangka mengelola risiko in order to manage the financial risks faced by
keuangan yang dihadapi Perusahaan. the Company.
Pedoman utama dari kebijakan ini adalah The main guidelines of this policy are as
sebagai berikut: follows:
• Meminimalkan dampak dari perubahan • Minimize the impact of currency changes
mata uang dan risiko pasar atas semua and market risk on all types of
jenis transaksi dengan menyediakan transactions by providing sufficient
cadangan mata uang yang cukup. currency reserves.
• Memaksimalkan penggunaan lindung nilai • Maximizing the use of profitable natural
alamiah yang menguntungkan sebanyak hedging as much as possible the natural
mungkin off-setting alami antara off-setting between income and expenses
pendapatan dan biaya dan hutang piutang and accounts payable in the same
dalam mata uang yang sama; dan currency; and
• Semua kegiatan manajemen risiko • All financial risk management activities are
keuangan dilakukan secara bijaksana, carried out prudently, consistently and in
konsisten, dan mengikuti praktik pasar accordance with best market practices.
terbaik.
Risiko Kredit Credit Risk
Perusahaan mengelola risiko kredit terkait The Company manages credit risk associated
dengan simpanan dana di bank dan with the fund in bank deposits and time
penempatan deposito berjangka dengan deposits using only those banks that have a
hanya menggunakan bank-bank yang memiliki good reputation and predicate to reduce the
reputasi dan predikat yang baik untuk possibility of losses due to bankruptcy of the
mengurangi kemungkinan kerugian akibat bank.
kebangkrutan bank.
Terkait dengan kredit yang diberikan kepada Relating to loans granted to customers, the
pelanggan, Perusahaan mengendalikan Company controls the credit risk exposure by
eksposur risiko kredit dengan menetapkan defining policies on the approval or rejection
kebijakan atas persetujuan atau penolakan of new credit contracts. Compliance with these
kontrak kredit baru. Kepatuhan atas kebijakan policies is monitored by the Board of Directors.
tersebut dipantau oleh Direksi. Sebagai bagian As part of the approval or rejection process
dari proses dalam persetujuan atau penolakan the customer's reputation and track record
tersebut, reputasi dan jejak rekam pelanggan into consideration. Currently, there are no
menjadi bahan pertimbangan. Saat ini, tidak significant concentrations of credit risk.
terdapat risiko kredit yang terkonsentrasi
secara signifikan.
55
Page 57
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian-lanjutan Notes To the Consolidated Financial Statements-continued
Pada tanggal 30 Juni 2025 As June 30, 2025
Serta Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut And for the Year Then Ended
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
Pada tanggal pelaporan, eksposur maksimum At the reporting date, the Company's
Perusahaan terhadap risiko kredit adalah maximum exposure to credit risk is the
sebesar nilai tercatat masing-masing kategori carrying amount of each financial asset
aset keuangan yang disajikan pada laporan category is presented in the statement of
posisi keuangan. financial position.
30 Juni 2025/June 30,2025 31 Desember 2024/December 31,2024
Nilai tercatat/ Maksimum eksposur/ Nilai tercatat/ Maksimum eksposur/
carrying value Maximum exposure carrying value Maximum exposure
Kas dan bank 1.126.659.140 1.126.659.140 4.561.199.900 4.561.199.900 Cash and bank
Piutang usaha 309.839.850 309.839.850 - - Account receivable
Piutang lain-lain 9.163.615 9.163.615 15.775.426 15.775.426 Other receivable
Jumlah 1.445.662.605 1.445.662.605 4.576.975.326 4.576.975.326 Total
Risiko likuiditas Liquidity risk
Pada saat ini Perusahaan berharap dapat At this time, the Company expects to pay all
membayar semua liabilitas pada saat jatuh liabilities when they are due. The company
tempo. Perusahaan melakukan evaluasi dan evaluates and closely monitors cash inflows
pengawasan yang ketat atas arus kas masuk and cash outflows to ensure the availability of
dan kas keluar untuk memastikan tersedianya funds to meet the payment needs of maturing
dana untuk memenuhi kebutuhan pembayaran liabilities. In general, the required funds for
liabilitas yang jatuh tempo. Secara umum, the settlement of short-term liabilities that are
kebutuhan dana untuk pelunasan liabilitas due are obtained from the settlement of
jangka pendek yang jatuh tempo diperoleh receivables from customers with a credit
dari pelunasan piutang dari pelanggan yang period of 1 (one) month.
memiliki jangka waktu kredit 1 (satu) bulan.
Tabel berikut menganalisis liabilitas keuangan The following table analyzes financial liabilities
yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi at amortized cost based on their remaining
berdasarkan sisa umur jatuh temponya: maturity:
30 Juni 2025/June 30, 2025
Kurang dari 1 Lebih dari 5
1-2 Tahun/ 2-5 Tahun/
Liabilitas Keuangan tahun / tahun / More Jumlah/Amount Financial Liabilities
Years Years
less than 1 years than 5 years
Utang usaha 1.873.307.721 - - - 1.873.307.721 Account payables
Utang lain-lain 226.312.056 - - - 226.312.056 Other payables
Biaya yang masih harus dibayar 796.205.990 - - - 796.205.990 Accrued expense
Utang pajak 243.910.240 - - - 243.910.240 Tax payable
Utang sewa pembiayaan 527.299.312 99.911.744 - - 627.211.056 Lease payable
Utang bank 25.871.952 - - - 25.871.952 Bank loan
Jumlah 3.692.907.271 99.911.744 - - 3.792.819.015 Total
31 Desember 2024/December 31, 2024
Kurang dari 1 tahun / Lebih dari 5 tahun /
Liabilitas Keuangan 1-2 Tahun/ Years 2-5 Tahun/ Years Jumlah/Amount Financial Liabilities
less than 1 years More than 5 years
Utang usaha 1.371.316.382 - - - 1.371.316.382 Account payables
Utang lain-lain 24.500.000 - - - 24.500.000 Other payables
Biaya yang masih harus dibayar 491.007.818 - - - 491.007.818 Accrued expense
Utang pajak 491.233.405 - - - 491.233.405 Tax payable
Utang sewa pembiayaan 104.270.892 540.071.330 - - 644.342.222 Lease payable
Utang bank 24.286.505 - - - 24.286.505 Bank loan
Jumlah 2.506.615.002 540.071.330 - - 3.046.686.332 Total
Risiko suku bunga Interest rate risk
Perusahaan terekspos risiko tingkat bunga Companies are exposed to interest rate risk,
terutama menyangkut liabilitas keuangan especially with regard to financial liabilities in
sehubungan dengan utang bank yang dimiliki. connection with bank loans they have. The
Perusahaan memiliki pinjaman yang bersifat Company has long-term loans to banks which
jangka panjang kepada bank yang memiliki have floating interest rates in line with
suku bunga mengambang sejalan dengan changes in relevant interest rates on the
56
Page 58
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian-lanjutan Notes To the Consolidated Financial Statements-continued
Pada tanggal 30 Juni 2025 As of June 30, 2025
Serta Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut And for the Year Then Ended
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
perubahan suku bunga yang relevan di pasar financial market. To minimize this risk, the
keuangan. Untuk meminimalkan risiko ini, Company entered into an agreement with the
Perusahaan mengadakan perjanjian dengan bank to be able to pay interest at a fixed rate
pihak bank agar dapat membayar bunga in anticipation of a significant change in
dengan tingkat bunga tetap untuk market interest rates.
mengantisipasi apabila terdapat perubahan
tingkat bunga pasar yang signifikan.
Tabel berikut ini menunjukan sensitivitas The following table shows the sensitivity of
kemungkinan perubahan tingkat pertukaran possible changes in the exchange rate of loan
tingkat bunga pinjaman. Dengan asumsi interest rates. Assuming other variables are
variabel lain konstan, laba sebelum beban constant, profit before tax expense is affected
pajak dipengaruhi oleh tingkat suku bunga by floating interest rates as follows:
mengambang sebagai berikut:
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30, 2025 December 31, 2024
Dampak terhadap laba (rugi) sebelum pajak Impact on profit (loss) before tax
Kenaikan dalam satuan poin (+100) 9.366 85.056 Increase in points (+100)
Penurunan dalam satuan poin (+100) (9.366) (85.056) Decrease in points (+100)
Risiko perubahan kebijakan pemerintah, Risk of changes in government policies,
kondisi ekonomi dan sosial politik economic and socio-political conditions
Kebijakan pemerintah baik yang menyangkut Government policies related to the economy
ekonomi dan moneter, serta kondisi sosial dan and monetary, as well as unfavorable social
politik yang kurang kondusif akan berakibat and political conditions will result in a decline
menurunnya investasi dan pembangunan. in investment and development. This risk is a
Risiko ini merupakan risiko yang bersifat systematic risk (Systematic Risk) where if this
sistematik (Systematic Risk) dimana bila risiko risk occurs it will negatively affect all the
ini terjadi maka akan mempengaruhi secara variables involved, thus reducing the
negatif seluruh variabel yang terlibat, Company's performance. This risk even
sehingga membuat kinerja Perusahaan diversification has not been able to eliminate
menurun risiko ini bahkan diversifikasi pun this risk.
belum mampu menghilangkan risiko ini.
Estimasi nilai wajar Estimated fair value
Nilai wajar aset keuangan dan liabilitas The fair values of financial assets and financial
keuangan diestimasi untuk keperluan liabilities are estimated for recognition and
pengakuan dan pengukuran atau untuk measurement purposes or for disclosure
keperluan pengungkapan. PSAK 60, purposes. SFAS 60, "Financial Instruments:
“Instrumen Keuangan: Pengungkapan” Disclosures" requires disclosures of fair value
mensyaratkan pengungkapan atas pengukuran measurements at the fair value hierarchy level
nilai wajar dengan tingkat hirarki nilai wajar as follows:
sebagai berikut:
a. Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam a. Quoted prices (unadjusted) in active
pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang markets for identical assets or liabilities
identik (tingkat 1); (level 1);
b. Input selain harga kuotasian yang b. Inputs other than quoted prices that are
termasuk dalam tingkat 1 yang dapat included in level 1 that are observable for
diobservasi untuk aset atau liabilitas, baik assets or liabilities, either directly (e.g.,
secara langsung (misalnya harga) atau prices) or indirectly (e.g., derivatives of
secara tidak langsung (misalnya derivasi prices) (level 2); and
dari harga) (tingkat 2); dan
c. Input untuk aset atau liabilitas yang bukan c. Inputs for assets or liabilities that are not
berdasarkan data pasar yang dapat based on observable market data
diobservasi (input yang tidak dapat (unobservable input) (level 3).
diobservasi) (tingkat 3).
Tabel di bawah ini menyajikan perbandingan The table below presents a comparison of the
atas nilai tercatat dengan nilai wajar dari carrying value to the fair value of the
instrumen keuangan Perusahaan yang tercatat Company's financial instruments recorded in
dalam laporan keuangan untuk Periode the financial statements As June 30, 2025 and
57
Page 59
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian-lanjutan Notes To the Consolidated Financial Statements-continued
Pada tanggal 30 Juni 2025 As June 30, 2025
Serta Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut And for the Year Then Ended
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024. December 31, 2024.
30 Juni 2025/June 30, 2025 31 Desember 2024/December 31, 2024
Nilai Tercatat / Nilai Tercatat /
Nilai wajar / Fair value Nilai wajar / Fair value
Carrying Value Carrying Value
Aset Keuangan Financial Assets
Kas dan bank 1.126.659.140 1.126.659.140 4.561.199.900 4.561.199.900 Cash and banks
Piutang usaha 309.839.850 309.839.850 - - Account receivables
Piutang lain-lain 9.163.615 9.163.615 15.775.426 15.775.426 Other receivables
1.445.662.605 1.445.662.605 4.576.975.326 4.576.975.326
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Utang usaha 1.873.307.721 1.873.307.721 1.371.316.382 1.371.316.382 Account payables
Utang lain-lain 226.312.056 226.312.056 24.500.000 24.500.000 Other payables
Biaya yang masih harus dibayar 796.205.990 796.205.990 491.007.818 491.007.818 Accrued expense
Utang sewa pembiayaan 627.211.056 627.211.056 644.342.222 644.342.222 Lease payable
Utang Bank 25.871.952 25.871.952 24.286.505 24.286.505 Loan payable
Utang pajak 243.910.240 243.910.240 491.233.405 491.233.405 Tax payable
3.792.819.015 3.792.819.015 3.046.686.332 3.046.686.332
b. Manajemen permodalan b. Capital management
Tujuan utama pengelolaan modal Perusahaan The main objective of the Company's capital
adalah untuk memastikan terpeliharanya rasio management is to ensure the maintenance of
modal yang sehat untuk mendukung usaha a healthy capital ratio to support its business
dan memaksimalkan imbalan bagi pemegang and maximize shareholder returns.
saham.
Perusahaan mengelola struktur permodalan The company manages its capital structure
dan melakukan penyesuaian, berdasarkan and makes adjustments, based on changes in
perubahan kondisi ekonomi. Untuk economic conditions. To maintain and adjust
memelihara dan menyesuaikan struktur the capital structure, the Company may issue
permodalan, Perusahaan dapat menerbitkan new shares or seek funding through loans.
saham baru atau mengusahakan pendanaan The Company's policy is to maintain a healthy
melalui pinjaman. Kebijakan Perusahaan capital structure in order to secure access to
adalah untuk mempertahankan struktur finance at a reasonable cost.
permodalan yang sehat untuk mengamankan
akses terhadap pendanaan pada biaya yang
wajar.
Rasio Adjusted Leverage pada tanggal 30 Juni The Adjusted Leverage Ratio as of June 30,
2025 dan 31 Desember 2024 adalah sebagai 2025 and December 31, 2024 are as follows:
berikut:
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30,2025 December 31,2024
Utang bank 25.871.952 24.286.505 Bank loan
Ekuitas 45.501.857.939 44.794.706.712 Equity
Rasio adjusted leverage 0,00 0,00 Adjusted leverage ratio
36. Saldo Defisit 36. Deficit
Laporan keuangan disusun dengan anggapan The financial statements are prepared with the
Perusahaan dan entitas anak akan melanjutkan assumption that the Company and its subsidiaries
usahanya secara berkesinambungan dan tidak will continue their business on an ongoing basis
mencakup adanya penyesuaian sebagai akibat and do not include any adjustments as a result of
adanya ketidakpastian tentang kelangsungan hidup uncertainty about the survival of the Company and
Perusahaan dan entitas anaknya. Perusahaan dan its subsidiaries. The company and its subsidiaries
entitas anaknya mengalami defisit pada tanggal experienced a deficit on June 30, 2025 amounting
30 Juni 2025 sebesar Rp4.463.390.187,- dan 31 to Rp4,463,390,187,- and December 31, 2024
Desember 2024 sebesar Rp5.025.064.979,-. amounting to Rp5,025,064,979,-. The Company
Perusahaan mengalami saldo defisit atas laba has a deficit balance on retained earnings because
58
Page 60
PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK DAN PT BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK AND
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian-lanjutan Notes To the Consolidated Financial Statements-continued
Pada tanggal 30 Juni 2025 As of June 30, 2025
Serta Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut And for the Year Then Ended
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (presented in Rupiah, unless otherwise stated)
ditahan karena pendapatan operasional Perusahaan the Company's operating income has not been
yang belum maksimal. maximized.
Manajemen berkeyakinan bahwa Perusahaan dan Management believes that the Company and its
entitas anaknya memiliki sumber daya yang subsidiaries have adequate resources to continue
memadai untuk melanjutkan kegiatan usahanya their business activities for the foreseeable future.
dalam waktu mendatang yang dapat diduga secara Therefore, the going concern basis continues to be
pantas. Oleh karena itu, dasar kelangsungan usaha used as the basis for preparing the financial
tetap digunakan sebagai dasar penyusunan laporan statements.
keuangan.
Perusahaan telah dan akan terus menerapkan The Company has and will continue to implement
strategi- strategi pokok sebagai berikut: the following principal strategies:
- Memperluas jaringan pemasaran dan penjualan - Expand marketing and sales network
- Meningkatkan kerjasama dengan berbagai pihak - Increase cooperation with various parties
- Promosi yang menarik dan tepat sasaran - Attractive and targeted promotions
- Meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam - Improve effectiveness and efficiency in the
proses produksi production process
- Membentuk tim internal yang solid - Establish a solid internal team
37. Kontinjensi 37. Contingency
Sampai dengan laporan auditor independen Until the independent auditor's report was
diterbitkan, Perusahaan tidak ada masalah published, the Company has no outstanding issues
sengketa hukum, lingkungan hidup dan of law, the environment and taxation.
perpajakan.
38. Penyelesaian laporan keuangan konsolidasian 38. Completion Of the Consolidated of Financial
Statements
Manajemen Perusahaan bertanggung jawab atas The Company’s management is responsible for the
laporan keuangan konsolidasian Perusahaan dan Company’s and subsidiaries consolidated of
entitas anak untuk tahun yang berakhir pada financial statements for the year ended June 30,
tanggal 30 Juni 2025. Manajemen menyelesaikan 2025. The company’s management finish the
laporan tersebut pada tanggal 31 Juli 2025. financial statements on July 31, 2025.
******
59
Names mentioned 102 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
BOSTON FURNITURE INDUSTRIES TBK
p.1 ×222
unresolved
org
PT BOSTON FURNITURE INDU
p.3
unresolved
person
Direlctur IDirector
· Director
p.3
unresolved
person
Irene Yulia
p.8
unresolved
org
Menteri
p.8 ×2
unresolved
org
Minister of Law Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.8
unresolved
person
Elizabeth Karina Leonita
p.8
unresolved
person
Leonita
p.8
unresolved
person
Bastian Harijanto
p.9 ×2
unresolved
org
PT Pratama
p.9 ×2
unresolved
org
PT Pratama Satya Prima
p.9 ×5
unresolved
person
Anang Suryanto
p.10 ×4
unresolved
org
Minister of Law
p.10
unresolved
org
PT Pratama Satya Tunggal
p.10 ×5
unresolved
org
Minister of Law and Human Rights
p.10
unresolved
org
PT Pratama Satya Tunggal. Sesuai
p.10
unresolved
org
Bank Indonesia
p.13 ×2
unresolved
org
Bank Intransit
p.36
unresolved
org
PT Panca Anugrah Wisesa
p.36 ×2
unresolved
org
PT Asuransi Multi
p.37
unresolved
org
PT Asuransi Chubb Syariah Chubb Syariah Indonesia
p.37
unresolved
org
PT Kreasi Sentosa Abadi
p.41 ×2
unresolved
org
PT Indasa Sukses Manunggal
p.41 ×2
unresolved
org
PT Idefab Cipta
p.41 ×2
unresolved
org
PT Trimitra Sejati Jaya
p.41 ×2
unresolved
org
PT Finartindo Kriya Abadi
p.41 ×2
unresolved
org
PT Warna Prima Kimiatama
p.41 ×2
unresolved
org
PT Ekamant Indonesia
p.41 ×2
unresolved
org
PT Serim Indonesia
p.41 ×2
unresolved
org
PT Ronadamar Sejahtera
p.41 ×2
unresolved
org
PT Sahabat Jaya Sukses
p.41 ×2
unresolved
org
PT Butuh Lakban Indonesia
p.41
unresolved
org
PT Butuh Lakban Indonesia Samawa Jati
p.41
unresolved
org
PT Profitto Inovasi Kreatif
p.41 ×2
unresolved
org
PT Nasdika Indah Tekstiles
p.41
unresolved
org
PT Nasdika Indah Tekstiles Lain-lain
p.41
unresolved
person
Jantra Swarna Dipta
p.42
unresolved
org
PT Ditha
p.42
unresolved
person
Irene
p.42
unresolved
person
Darmadi
p.42
unresolved
person
Soegi
p.42
unresolved
person
Stella
p.42
unresolved
person
Nazmy
p.42
unresolved
person
Sisca
p.42
unresolved
person
Christina
p.42
unresolved
person
Sonny
p.42
unresolved
person
Muliawati
p.42
unresolved
person
MAHAKAM SUMBER JAYA
p.42
unresolved
org
PT Yuli
p.42
unresolved
person
Evan
p.42
unresolved
person
Virgin
p.42
unresolved
person
Paulus Arifin
p.42
unresolved
person
Biondy
p.42
unresolved
person
Jean
p.42
unresolved
person
Inpaulus
p.42
unresolved
person
Janice Valentinus
p.42
unresolved
person
Ervi
p.42
unresolved
person
Suryo
p.42
unresolved
person
Teknik Alum Service
p.42
unresolved
org
PT. Agus
p.42
unresolved
person
Selena
p.42
unresolved
person
Wini
p.42
unresolved
person
Syenli
p.42
unresolved
person
Yulia
p.42
unresolved
person
Felice
p.42
unresolved
person
Paulus Tjung
p.42
unresolved
org
PT. Bumi Serpong Damai Patricia
p.42
unresolved
person
Lola
p.42
unresolved
person
Louise
p.42
unresolved
person
Sarah
p.42
unresolved
person
Subagia
p.42
unresolved
person
Celine
p.42
unresolved
person
Sonya
p.42
unresolved
person
Ratna
p.42
unresolved
org
PT Mandiri
p.43
unresolved
org
PT Toyota Astra Financial Services
p.43
unresolved
org
PT Toyota Astra Financial
p.43
unresolved
org
Panin Tbk
p.45 ×3
unresolved
org
PT Bima Registra
p.48 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.