Skip to content
Back to announcement

Final Report CBRE 30 Juni 2025.pdf

Financial statement Text extracted CBRE

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 51

Page 1
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI Tbk

LAPORAN KEUANGAN INTERM (TIDAK DIAUDIT)
30 JUNI 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR
30 JUNI 2025 DAN 2024
Page 2

          
Page 3
                                DAFTAR ISI


                                                          Halaman



Pernyataan Direksi


Laporan Keuangan
-   Laporan Posisi Keuangan                                 1-2
-   Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain      3
-   Laporan Perubahan Ekuitas                                4
-   Laporan Arus Kas                                         5
-   Catatan Atas Laporan Keuangan                          6-47
Page 4
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN INTERM (TIDAK DIAUDIT)
30 JUNI 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                      Catatan          30 Juni 2025          31 Desember 2024

ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas                                     2g, 4               3.133.889.955              3.251.404.222
Piutang usaha - neto
 Pihak ketiga                                          2h, 5             15.363.283.999               7.799.713.266
Piutang lain-lain
 Pihak berelasi                                       2d, 6, 31            2.154.860.622              2.988.885.984
 Pihak ketiga                                             6                  498.554.578                319.711.092
Persediaan                                                7                6.617.866.416              5.616.404.888
Biaya dibayar dimuka                                    2i, 8              2.897.930.452                582.658.472
Pajak dibayar dimuka                                    20a                1.974.891.608              1.484.550.922
Uang muka                                                 9                6.257.807.573                545.957.946
Deposit sewa                                             10                4.271.885.440              3.574.446.667

Jumlah Aset Lancar                                                       43.170.970.643              26.163.733.459
Aset Tidak Lancar
Uang muka pembelian aset tetap                            9               2.928.720.276              874.746.601
Aset tetap - neto                                      2j, 11           274.739.387.270          288.131.096.234
Aset hak guna - neto                                 2d, 2k, 12           6.321.910.695           17.258.270.878
Deposit sewa                                          10, 31              1.225.000.000            1.225.000.000
Jumlah Aset Tidak Lancar                                                285.215.018.241          307.489.113.713
JUMLAH ASET                                                             328.385.988.884          333.652.847.172




                  Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan
                                        dari laporan keuangan secara keseluruhan                                      1
Page 5
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN INTERM (TIDAK DIAUDIT)
30 JUNI 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                                                        Catatan        30 Juni 2025          31 Desember 2024
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang usaha
 Pihak ketiga                                            2l, 13          12.966.133.058              14.151.571.475
Utang lain-lain
 Pihak Berelasi                                            31            43.731.085.957              20.406.095.714
 Pihak ketiga                                                                11.750.189                  11.750.189
Utang jaminan                                             17             10.897.660.000               9.772.660.000
Utang pajak                                               20b             1.427.473.849                 656.023.863
Biaya yang masih harus dibayar                            14              7.916.367.858               5.634.887.144
Pendapatan diterima dimuka                                16              1.650.000.001              11.683.333.334
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo
 dalam waktu satu tahun:
 Pinjaman bank                                             21            21.270.857.143              21.223.542.259
 Liabilitas sewa                                     2d, 2k, 18, 31       5.241.383.211               5.241.383.211
 Utang pembiayaan                                          15                85.265.731                 167.570.850
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                         105.197.976.997              88.948.818.039
Liabilitas Jangka Panjang setelah bagian jatuh tempo
 dalam waktu satu tahun:
 Pinjaman bank                                             21           103.271.001.434          113.930.617.666
 Liabilitas sewa                                     2d, 2k, 18, 31       1.692.930.181           13.449.891.658
 Utang pembiayaan                                          15                         -                        -
 Liabilitas imbalan pasca kerja                          2p, 19             203.024.867              203.024.867
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                        105.166.956.482          127.583.534.191
JUMLAH LIABILITAS                                                       210.364.933.479          216.532.352.230
EKUITAS
Modal saham
  Nilai nominal Rp25 per saham, modal dasar
  8.000.000.000 saham, modal ditempatkan dan
  disetor penuh 4.538.067.441 saham dan
  4.538.065.482 saham pada tanggal 30 Juni 2025
  dan 31 Desember 2024.                                   22a           113.451.686.025          113.451.637.050
Tambahan modal disetor                                    22b            59.489.071.396           59.488.614.949
Penghasilan komprehensif lain                             23                (24.782.546)             (24.782.546)
Akumulasi defisit                                         24            (54.894.919.470)         (55.794.974.511)
JUMLAH EKUITAS                                                          118.021.055.405          117.120.494.942
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                           328.385.988.884          333.652.847.172




                  Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan
                                        dari laporan keuangan secara keseluruhan                                      2
Page 6
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN (TIDAK DIAUDIT)
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR
30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                      Catatan           30 Juni 2025             30 Juni 2024

PENDAPATAN                                             2q, 25             29.081.967.154             31.971.050.053
BEBAN POKOK PENDAPATAN                                 2q, 26            (17.542.300.759)            (20.322.322.424)
LABA BRUTO                                                                11.539.666.395             11.648.727.629
BEBAN USAHA
Beban umum dan administrasi                            2q, 27              (8.078.114.262)            (8.990.725.119)
Penghasilan (beban) lain-lain-neto                     2q, 28               4.399.116.875                 33.602.923
LABA USAHA                                                                 7.860.669.008              2.691.605.432
Beban keuangan                                         2m, 29              (6.611.630.361)            (6.127.025.400)
LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK                                                  1.249.038.647              (3.435.419.967)
BEBAN PAJAK PENGHASILAN                                  20c                (348.983.606)              (383.652.601)
LABA (RUGI) NETO TAHUN BERJALAN                                              900.055.041              (3.819.072.568)

PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke
 laba rugi:
Pengukuran kembali imbalan pasca kerja
 jangka panjang                                          19                               -                        -
JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF
 TAHUN BERJALAN - NETO                                                       900.055.041              (3.819.072.568)

Laba (Rugi) Per Saham Dasar dan Dilusian                 30                            0,20                    (0,84)




                  Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan
                                        dari laporan keuangan secara keseluruhan                                        3
Page 7
                                                PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
                                          LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS INTERM (TIDAK DIAUDIT)
                                  SERTA UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2025 DAN 2024
                                                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                                    Tambahan Modal             Penghasilan
                           Catatan           Modal Saham                Disetor              Komprehensif Lain           Akumulasi Defisit     Total Ekuitas

Saldo 1 Januari 2024                           113.450.790.525           59.480.725.336                  (115.041.646)       (4.133.579.622)    168.682.894.593

Pelaksanaan waran           22b                        388.275                 3.049.429                            -                     -           3.437.704
Rugi neto tahun berjalan                                     -                         -                            -        (3.819.072.568)     (3.819.072.568)
Saldo 30 Juni 2024                             113.451.178.800           59.483.774.765                  (115.041.646)       (7.952.652.190)    164.867.259.729

Saldo 1 Januari 2025                           113.451.637.050           59.488.614.949                   (24.782.546)      (55.794.974.511)    117.120.494.942

Pelaksanaan waran           22b                         48.975                  456.447                             -                     -             505.422
Laba neto tahun berjalan                                     -                        -                             -           900.055.041         900.055.041
Saldo 30 Juni 2025                             113.451.686.025           59.489.071.396                   (24.782.546)      (54.894.919.470)    118.021.055.405




                                     Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan
                                                           dari laporan keuangan secara keseluruhan                                                               4
Page 8
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
LAPORAN ARUS KAS
Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2025 dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                                        30 Juni 2025             30 Juni 2024
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan dari pelanggan                                                  12.431.219.602             24.043.449.732
Pembayaran kepada pemasok dan operasional lainnya                         (14.373.116.100)           (10.220.558.928)
Pembayaran kepada direksi dan karyawan                                     (5.741.526.908)            (7.058.705.724)
Pembayaran bunga                                                           (6.006.247.393)            (5.886.965.079)
Penerimaan lain-lain                                                           68.737.351                  8.855.255
Pembayaran pajak                                                             (348.983.606)              (383.652.601)

Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Operasi               (13.969.917.054)              502.422.655

ARUS KAS UNTUK AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan aset tetap                                                       (2.612.852.729)       (169.304.252.437)
Pembayaran uang muka pembelian                                             (2.928.720.276)                      -
Penerimaan penjualan aset tetap                                             8.000.000.000                       -
Penerimaan (pembayaran) piutang lain - lain pihak berelasi                    834.025.362                       -

Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Investasi               3.292.452.357        (169.304.252.437)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan utang lain-lain pihak berelasi                                  23.324.990.243             12.205.410.331
Pelaksanaan waran                                                                 505.422                  3.437.704
Pembayaran pinjaman bank                                                  (10.635.428.571)            (3.500.000.000)
Pembayaran liabilitas sewa                                                 (2.130.116.664)               (76.688.721)
Kas Neto Diperoleh dari
 Aktivitas Pendanaan                                                      10.559.950.430               2.745.194.235

PENURUNAN NETO KAS DAN SETARA KAS                                            (117.514.267)       (166.056.635.546)
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN                                               3.251.404.222            173.585.482.379
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN                                              3.133.889.955              7.528.846.833




                  Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan
                                        dari laporan keuangan secara keseluruhan                                       5
Page 9
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 Juni 2025 (Tidak Diaudit) Dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada 30 Juni 2025 Dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1. UMUM

   a. Pendirian Perusahaan dan Informasi Umum

      PT Cakra Buana Resources Energi, Tbk (“Perusahaan”) didirikan di Jakarta berdasarkan Akta Notaris
      Bonifasius Sulistiyo Wibowo, S.H., M.Kn No. 5 tanggal 17 Juni 2016. Akta Pendirian Perusahaan telah
      mendapat pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat
      Keputusan No. AHU-0029831.AH.01.01. tanggal 21 Juni 2016. Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami
      beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta Notaris No. 55 dari Notaris Dr. Sugih Haryati, SH., M.Kn, pada
      tanggal 16 September 2022. Sehubungan dengan penawaran umum perdana saham, Akta tersebut telah
      diterima dan dicatat oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan No. AHU-
      0066859.AH.01.02. Tahun 2022.

      Berdasarkan akta Notaris No. 55 dari Notaris Dr. Sugih Haryati, SH., M.Kn, pada tanggal 16 September 2022,
      sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, lingkup usaha Perusahaan melakukan kegiatan usaha
      dalam bidang angkutan laut dalam negeri untuk barang umum. Kegiatan usaha Perusahaan saat ini antara
      lain penyediaan kapal tongkang dan kapal tunda untuk domestik dan luar negeri.

      Kantor Pusat Perusahaan berlokasi di Sahid Sudirman Centre Lantai 42, unit 42B Jl. Jend. Sudirman Kav. 86,
      Jakarta Selatan. Sebelumnya, kantor pusat Perusahaan berlokasi di Sona Topas Tower Lt. 5A Jl. Jenderal
      Sudirman Kav.26. Kelurahan Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan. Perusahaan mulai
      beroperasi secara komersial pada tahun 2016.

      Pemegang saham pengendali dan pemilik manfaat Perusahaan adalah Suganto Gunawan dan Suminto Husin
      Giman melalui PT Omudas Investment Holdco dengan kepemilikan langsung pada saham Perusahaan.

   b. Dewan Komisaris dan Direksi, Komite Audit, Internal Audit serta Karyawan

      Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 adalah
      sebagai berikut:

                                                    30 Juni 2025                        31 Desember 2024
      Dewan Komisaris
      Komisaris Utama          :           Suganto Gunawan                       Suganto Gunawan
      Komisaris                :           Suwito                                Suwito
      Komisaris                :           -                                     H.R. Agung Laksono
      Komisaris Independen     :           H.R. Agung Laksono                    Rivolinggo Pamudji
      Komisaris Independen     :           -                                     George Samuel

      Direksi
      Direktur Utama           :           Suminto Husin Giman                   Suminto Husin Giman
      Direktur                 :           Amanda Octania                        Amanda Octania

      Personel manajemen kunci Perusahaan adalah orang - orang yang mempunyai kewenangan dan tanggung
      jawab untuk merencanakan, memimpin dan mengendalikan aktivitas Perusahaan. Seluruh anggota Komisaris
      dan Dewan Direksi dianggap sebagai manajemen kunci Perusahaan.



                                                        6
Page 10
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 Juni 2025 (Tidak Diaudit) Dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada 30 Juni 2025 Dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1. UMUM (lanjutan)

   b. Dewan Komisaris dan Direksi, Komite Audit, Internal Audit serta Karyawan (lanjutan)

      Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris Perusahaan No. 0001/SKDK/CBRE/IX/2022 tanggal 8
      September 2022 tentang Penunjukan Komite Audit Perusahaan yang berlaku efektif pada tanggal 19
      September 2022, susunan anggota sebagai berikut:

      Ketua                    :           Rivolinggo Pamudji
      Anggota                  :           Raditia Christine Senjaya
      Anggota                  :           Saka Marlinang Nainggolan

      Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris Perusahaan No. 0006/SKDD/CBRE/IX/2022 tanggal 16
      September 2022 tentang Pengangkatan/Penunjukan Kepala Unit Audit Internal Perusahaan yang berlaku
      efektif pada tanggal 16 September 2022, menunjuk Oktaviana Magdalena sebagai Kepala Unit Audit Internal
      Perusahaan.

      Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, jumlah karyawan tetap pada Perusahaan masing-masing
      sebanyak 10 karyawan dan 10 karyawan (tidak diaudit).

   c. Penawaran umum saham Perusahaan

      Berdasarkan Keputusan Para Pemegang Saham, disetujui penawaran umum perdana saham Perusahaan dan
      dituangkan dalam Akta No. 55 Notaris Dr. Sugih Haryati, SH., M.Kn, pada tanggal 16 September 2022.

      Pada tanggal 20 September 2022, Perusahaan menyampaikan surat No. 0100/LO-CBRE/JKT/IX/2022 untuk
      pendaftaran Penawaran Umum Perdana Saham Perusahaan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
      Perusahaan memperoleh surat No. S-278/D.04/2022 tanggal 29 Desember 2022 perihal Pemberitahuan
      Efektif Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Perdana Saham Perusahan dari Dewan
      Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

      Perusahaan melakukan penawaran umum perdana saham sebanyak 738.000.000 saham baru dengan nilai
      nominal sebesar Rp25 per saham dan harga perdana sebesar Rp108 per saham di Bursa Efek Indonesia
      (BEI). Serta penerbitan 1.328.400.000 Waran Seri I yang diberikan kepada setiap 1 saham baru dengan nilai
      nominal sebesar Rp25 dan harga pelaksanaan sebesar Rp258 per saham, periode pelaksanaan mulai tanggal
      10 Juli 2023 sampai dengan 08 Januari 2025. Apabila Waran Seri I tidak dilaksanakan sampai habis masa
      berlakunya, maka Waran Seri I tersebut menjadi kadaluarsa, tidak bernilai dan tidak berlaku. Berdasarkan
      surat No. Peng-P-00021/BEI-PP1/01-2023 tanggal 9 Januari 2023 dari BEI, bahwa saham Perusahaan
      dengan Kode Saham CBRE efektif diperdagangkan di BEI pada tanggal 9 Januari 2023.

   d. Persetujuan laporan keuangan

      Manajemen Perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan laporan keuangan ini yang telah diotorisasi oleh
      Direksi untuk diterbitkan pada tanggal 30 Juli 2025.




                                                       7
Page 11
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 Juni 2025 (Tidak Diaudit) Dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada 30 Juni 2025 Dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL

   a. Kepatuhan terhadap Standar Akuntansi Keuangan ("SAK")
      Laporan keuangan Perusahaan telah disusun dan disajikan sesuai dengan SAK di Indonesia yang meliputi
      Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”)
      yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan - Ikatan Akuntan Indonesia (“DSAK-IAI”), serta
      Peraturan No. VIII.G.7 yang diterbitkan oleh BAPEPAM-LK, tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan
      Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik, yang terlampir dalam surat keputusan No. KEP-347/BL/2012 dari
      Ketua BAPEPAM-LK tanggal 25 Juni 2012.

   b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan
      Laporan keuangan disusun berdasarkan asumsi kelangsungan usaha dan biaya perolehan, kecuali untuk akun
      tertentu yang diukur berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi terkait.
      Laporan keuangan juga disusun dengan menggunakan basis akrual, kecuali untuk laporan arus kas yang
      disusun berdasarkan basis kas. Laporan arus kas disusun berdasarkan metode langsung dengan
      mengelompokkan arus kas atas dasar aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.
      Dasar pengukuran dalam penyusunan laporan keuangan ini adalah konsep biaya perolehan (historical cost ),
      biaya perolehan kini (current cost) , nilai realisasi neto (net realizable value) , Nilai Wajar (fair value) , kecuali
      untuk beberapa akun tertentu yang didasarkan pengukuran lain sebagaimana yang diungkapkan pada
      kebijakan akuntansi dalam masing-masing akun tersebut.

      Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan SAK di Indonesia mengharuskan manajemen untuk membuat
      pertimbangan, estimasi dan asumsi yang memengaruhi penerapan kebijakan akuntansi dan jumlah aset,
      liabilitas, pendapatan dan beban yang dilaporkan. Walaupun estimasi ini dibuat berdasarkan pengetahuan
      terbaik manajemen dan pertimbangan atas kejadian dan tindakan saat ini, hasil yang sebenarnya mungkin
      berbeda dari jumlah yang diestimasi. Hal-hal yang melibatkan pertimbangan atau kompleksitas yang lebih
      tinggi atau hal-hal dimana asumsi dan estimasi adalah signifikan terhadap laporan keuangan diungkapkan
      dalam Catatan 3 atas laporan keuangan.

      Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah yang merupakan mata uang fungsional Perusahaan.
   c. Pernyataan dan Interpretasi Standar Akuntansi Baru dan Revisi yang Berlaku Efektif pada Tahun
      Berjalan
      Berikut amendemen dan penyesuaian atas standar yang berlaku efektif untuk periode yang dimulai pada atau
      setelah 1 Januari 2024, dengan penerapan dini diperkenankan, yaitu:
      Amendemen PSAK 116: Liabilitas Sewa dalam Jual dan Sewa-Balik;
      PSAK 107: Instrumen Keuangan: Pengungkapan tentang Pengaturan Pembiayaan pemasok;
      Revisi PSAK 401: Penyajian Laporan Keuangan Syariah; dan
      Revisi PSAK 409: Akuntansi Zakat, Infak, dan Sedekah.

      Implementasi standar-standar tersebut tidak memiliki dampak yang signifikan terhadap jumlah yang dilaporkan
      di periode berjalan atau tahun sebelumnya.

      DSAK-IAI mengesahkan perubahan penomoran PSAK dan ISAK yang berlaku efektif pada 1 Januari 2024,
      perubahan ini tidak memengaruhi substansi pengaturan dalam masing-masing PSAK dan ISAK tersebut.


                                                            8
Page 12
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 Juni 2025 (Tidak Diaudit) Dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada 30 Juni 2025 Dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

   d. Transaksi dengan Pihak-Pihak Berelasi
      Perusahaan memiliki transaksi dengan pihak berelasi sebagaimana yang didefinisikan dalam PSAK No. 224,
      “Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi”.
      Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Perusahaan yang menyiapkan laporan
      keuangannya, yaitu:

      (a)    Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan Perusahaan jika orang tersebut:
             i. Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas Perusahaan;
             ii. Memiliki pengaruh signifikan atas Perusahaan; atau
             iii. Personil manajemen kunci Perusahaan atau entitas induk Perusahaan.
      (b)    Suatu entitas berelasi dengan Perusahaan jika memenuhi salah satu hal berikut:
             i. Entitas adalah anggota dari Perusahaan (artinya entitas induk, entitas anak, dan entitas anak
                  berikutnya terkait dengan entitas lain);
             ii. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi
                  atau ventura bersama yang merupakan anggota Perusahaan, yang mana entitas lain tersebut
                  adalah anggotanya);
             iii. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang diidentifikasi dalam huruf (a);
             iv. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau personil
                  manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas);
             v. Entitas, atau anggota dari Perusahaan dari kelompok yang mana entitas merupakan bagian dari
                  Perusahaan tersebut, menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada Perusahaan atau
                  kepada entitas induk dari Perusahaan.

      Semua transaksi yang signifikan dengan pihak-pihak berelasi telah diungkapkan dalam Catatan 31 atas
      laporan keuangan.

   e. Penjabaran mata uang asing

      Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs yang berlaku
      pada tanggal transaksi. Pada tanggal laporan posisi keuangan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang
      asing dijabarkan dengan kurs yang berlaku saat itu.

      Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari transaksi dalam mata uang asing dan penjabaran aset
      dan liabilitas moneter dalam mata uang asing, diakui pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
      lain.

      Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari transaksi dalam mata uang asing dan penjabaran aset
      dan liabilitas moneter dalam mata uang asing, diakui pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
      lain.

      Kurs utama yang digunakan, berdasarkan kurs tengah yang diterbitkan Bank Indonesia, adalah sebagai
      berikut:
                                           30 Juni 2025               31 Desember 2024
      Mata uang
      Dolar Amerika Serikat ("USD")                 16.233                   16.162


                                                         9
Page 13
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 Juni 2025 (Tidak Diaudit) Dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada 30 Juni 2025 Dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

    f. Instrumen Keuangan

      Aset Keuangan
      Perusahaan menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal. Klasifikasi dan pengukuran
      aset keuangan harus didasarkan pada bisnis model dan arus kas kontraktual - apakah semata dari
      pembayaran pokok dan bunga.
      Aset keuangan diklasifikasikan dalam kategori berikut:
       - Aset keuangan yang diukur dengan biaya amortisasi; dan
       - Aset keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan komprehensif
         lain.
      Semua aset keuangan pada awalnya diakui sebesar nilai wajarnya ditambah dengan biaya-biaya transaksi,
      kecuali aset keuangan dicatat pada nilai wajar melalui laba rugi .
      Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan penyerahan aset dalam kurun waktu yang
      ditetapkan oleh peraturan atau kebiasaan yang berlaku di pasar (perdagangan yang lazim) diakui pada
      tanggal perdagangan, yaitu pada tanggal Perusahaan berkomitmen untuk membeli atau menjual aset tersebut.
      Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 2024, Perusahaan hanya memiliki aset keuangan diklasifikasikan sebagai aset
      keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi. Aset keuangan Peruahaan meliputi kas dan bank, piutang
      usaha, deposit sewa, dan piutang lain-lain (instrumen keuangan yang memiliki dan tidak memiliki kuotasi
      harga). Aset keuangan diklasifikasikan sebagai aset lancar, jika jatuh tempo dalam waktu 12 bulan, jika tidak
      maka aset keuangan ini diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar.
      Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi selanjutnya diukur dengan menggunakan metode suku
      bunga efektif (Effective Interest Rate ) (“EIR”), setelah dikurangi dengan penurunan nilai. Biaya perolehan yang
      diamortisasi dihitung dengan memperhitungkan diskonto atau premi atas biaya akuisisi atau biaya yang
      merupakan bagian integral dari EIR tersebut. Amortisasi EIR dicatat dalam laba rugi. Kerugian yang timbul dari
      penurunan nilai juga diakui pada laba rugi .
      Aset keuangan dihentikan pengakuannya ketika hak untuk menerima arus kas dari aset tersebut telah berakhir
      atau telah ditransfer dan Perusahaan telah secara substansial mentransfer seluruh risiko dan manfaat
      kepemilikannya.

      Liabilitas Keuangan
      Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK No. 109 diklasifikasikan sebagai berikut:
       - Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamoritsasi; dan
       - Liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi.
      Perusahaan menentukan klasifikasi liabilitas keuangan mereka pada saat pengakuan awal.
      Seluruh liabilitas keuangan diakui pada awalnya sebesar nilai wajar dan, dalam hal pinjaman dan utang,
      termasuk biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung.




                                                         10
Page 14
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 Juni 2025 (Tidak Diaudit) Dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada 30 Juni 2025 Dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

    f. Instrumen Keuangan (lanjutan)

      Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 2024, Perusahaan hanya memiliki liabilitas keuangan yang diukur dengan
      biaya perolehan diamortisasi. Liabilitas keuangan Perusahaan meliputi utang usaha, utang lain - lain, utang
      jaminan, akrual dan liabilitas sewa. Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang jika
      jatuh tempo melebihi 12 bulan dan sebagai liabilitas jangka pendek jika jatuh tempo yang tersisa kurang dari
      12 bulan.
      Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat liabilitas tersebut berakhir atau dibatalkan atau
      kedaluwarsa.
      Dalam hal suatu liabilitas keuangan yang ada digantikan oleh liabilitas keuangan lain dari pemberi pinjaman
      yang sama dengan persyaratan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi secara substansial atas
      persyaratan dari suatu liabilitas yang ada, pertukaran atau modifikasi tersebut diperlakukan sebagai
      penghentian pengakuan liabilitas awal dan pengakuan liabilitas baru, dan selisih antara nilai tercatat masing-
      masing liabilitas diakui dalam laba rugi .

      Saling Hapus Instrumen Keuangan

      Aset dan liabilitas keuangan dapat saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan posisi keuangan
      jika, dan hanya jika, 1) Perusahaan saat ini memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk
      melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui dan 2) berniat untuk menyelesaikan secara neto atau
      untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.
      Perusahaan menerapkan model kerugian kredit ekspektasian (“ECL”) untuk pengukuran dan pengakuan
      kerugian penurunan nilai.
      Pada setiap periode pelaporan, Perusahaan menilai apakah risiko kredit dari instrumen keuangan telah
      meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian, Perusahaan menggunakan
      perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang perkiraan usia instrumen keuangan daripada
      perubahan atas jumlah kerugian kredit ekspektasian.
      Dalam melakukan penilaian, Perusahaan membandingkan antara risiko gagal bayar yang terjadi atas
      instrumen keuangan pada saat periode pelaporan dengan risiko gagal bayar yang terjadi atas instrumen
      keuangan pada saat pengakuan awal dan mempertimbangkan kewajaran serta ketersediaan informasi, yang
      tersedia tanpa biaya atau usaha pada saat tanggal pelaporan terkait dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini
      dan perkiraan atas kondisi ekonomi di masa depan, yang mengindikasikan kenaikan risiko kredit sejak
      pengakuan awal.

      Perusahaan menerapkan metode yang disederhanakan untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian tersebut
      terhadap piutang usaha dan lain-lain tanpa komponen pendanaan yang signifikan.




                                                         11
Page 15
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 Juni 2025 (Tidak Diaudit) Dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada 30 Juni 2025 Dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

    f. Instrumen Keuangan (lanjutan)

      Penentuan Nilai Wajar

      Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk
      mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur (orderly transaction) antara pelaku pasar (market
      participants ) pada tanggal pengukuran di pasar utama atau, jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang
      paling menguntungkan dimana Perusahaan memiliki akses pada tanggal tersebut. Nilai wajar liabilitas
      mencerminkan risiko wanprestasinya.

      Jika tersedia, Perusahaan mengukur nilai wajar instrumen keuangan dengan menggunakan harga kuotasi di
      pasar aktif untuk instrumen tersebut. Jika harga kuotasi tidak tersedia di pasar aktif, Perusahaan
      menggunakan teknik penilaian dengan memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi dan relevan
      serta meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi. Teknik penilaian mencakup penggunaan
      transaksi pasar terkini yang dilakukan secara wajar oleh pihak-pihak yang berkeinginan dan memahami
      (recent arm’s length market transactions ), penggunaan nilai wajar terkini instrumen lain yang secara
      substansial sama, analisa arus kas yang didiskonto, atau model penilaian lain.

   g. Kas dan setara kas

      Kas dan setara kas termasuk kas, kas di bank dan deposito berjangka yang jatuh tempo dalam jangka waktu 3
      bulan atau kurang pada saat penempatan yang tidak digunakan sebagai jaminan atau tidak dibatasi
      penggunaannya.

   h. Piutang usaha dan piutang lain-lain

      Piutang usaha dan piutang lain-lain pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya
      perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, kecuali jika efek diskontonya tidak
      material, setelah dikurangi penyisihan penurunan nilai yang diukur berdasarkan kerugian kredit ekspektasian
      dengan menelaah kolektibilitas saldo piutang secara individual atau kolektif dan mempertimbangkan informasi
      makro ekonomi yang berorientasi ke masa depan dan relevan yang dilakukan pada setiap akhir periode
      pelaporan. Penyisihan penurunan nilai dihapuskan pada saat piutang tersebut dipastikan tidak tertagih.
      Pemulihan dari jumlah yang disisihkan sebelumnya dikreditkan ke akun yang sama.

    i. Biaya dibayar di muka

      Biaya dibayar di muka diamortisasi sesuai masa manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan metode
      garis lurus.




                                                       12
Page 16
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 Juni 2025 (Tidak Diaudit) Dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada 30 Juni 2025 Dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

    j. Aset Tetap

      Manajemen Perusahaan memilih model biaya (cost model ) sebagai kebijakan akuntansi pengukuran aset
      tetap.
      Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan (kecuali tanah), dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi
      penurunan nilai jika ada. Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus (straight-line method )
      selama umur manfaat aset. Taksiran masa manfaat ekonomis sebagai berikut:
                                                                     Tahun                     Persentase
      Aset tetap
      Kapal (tongkang / tunda)                                         20                          5,0%
      Kendaraan                                                         8                         12,5%
      Perabot dan instalasi bangunan kantor                             8                         12,5%
      Peralatan kantor                                                  4                         25,0%
      Peralatan kapal                                                   4                         25,0%
      Docking                                                           5                         20,0%

      Pada setiap akhir tahun buku, manajemen mengkaji ulang nilai residu, umur manfaat dan metode penyusutan,
      dan jika sesuai dengan keadaan, disesuaikan secara prospektif.

      Beban perbaikan dan pemeliharaan dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
      pada saat terjadinya. Biaya penggantian atau inspeksi yang signifikan dikapitalisasi pada saat terjadinya, dan
      jika besar kemungkinan manfaat ekonomis di masa depan berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke
      Entitas, dan biaya perolehan aset dapat diukur secara andal.

      Aset dalam pembangunan disajikan dalam “Aset Tetap” dan dinyatakan sebesar biaya perolehan. Akumulasi
      biaya perolehan untuk aset dalam pembangunan akan dipindahkan ke masing-masing aset tetap yang
      bersangkutan pada saat aset tersebut selesai dikerjakan dan siap digunakan sesuai dengan tujuannya.

      Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau ketika tidak ada manfaat
      ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Keuntungan dan kerugian yang
      timbul dari penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan
      jumlah tercatat dari aset) dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif pada tahun aset tersebut
      dihentikan pengakuannya.

   k. Sewa

      Perusahaan sebagai Penyewa

      Pada insepsi kontrak, Perusahaan menilai apakah kontrak adalah, atau mengandung, sewa. Suatu kontrak
      adalah atau mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset
      yang identifikasian selama suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan.




                                                        13
Page 17
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 Juni 2025 (Tidak Diaudit) Dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada 30 Juni 2025 Dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

   k. Sewa (lanjutan)

      Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset yang identifikasian,
      Perusahaan menilai apakah:

       - Perusahaan memiliki hak untuk mendapatkan secara substansial seluruh manfaat ekonomik dari
         penggunaan aset identifikasian selama periode penggunaan; dan
       - Perusahaan memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian. Perusahaan memiliki hak ini
         ketika Perusahaan memiliki hak pengambilan keputusan yang paling relevan untuk mengubah cara dan
         tujuan penggunaan aset telah ditentukan sebelumnya:

          a. Perusahaan memiliki hak untuk mengoperasikan aset identifikasian;
          b. Perusahaan telah mendesain aset identifikasian dengan cara yang telah ditentukan sebelumnya
             bagaimana dan untuk tujuan apa aset itu akan digunakan.

      Pada insepsi atau penilaian kembali kontrak yang berisi komponen sewa, Perusahaan mengalokasikan
      imbalan dalam kontrak untuk setiap komponen sewa atas dasar harga tersendiri relatif dan harga tersendiri
      agregat dari komponen nonsewa.

      Pada saat permulaan sewa, penyewa mengakui aset hak-guna. Aset hak-guna awalnya diukur pada harga
      perolehan, yang terdiri dari jumlah awal liabilitas sewa yang disesuaikan dengan pembayaran sewa yang
      dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan, ditambah biaya langsung awal yang timbul dan estimasi
      biaya untuk membongkar dan memindahkan aset pendasar atau merestorasi aset pendasar ke kondisi yang
      disyaratkan oleh syarat dan ketentuan sewa, dikurangi insentif sewa yang diterima.

      Setelah tanggal permulaan, Perusahaan mengukur aset hak-guna dengan menggunakan model biaya yang
      berkaitan aset tetap.

      Berdasarkan model biaya, aset hak-guna diukur pada biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan
      akumulasi penurunan nilai. Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar kepada Perusahaan pada akhir
      masa sewa atau jika biaya perolehan aset hak-guna mencerminkan bahwa penyewa akan mengeksekusi opsi
      beli, Perusahaan mendepresiasi hak-guna sejak tanggal permulaan hingga akhir umur manfaat aset pendasar.
      Jika tidak, Perusahaan mendepresiasi aset hak-guna dari tanggal permulaan hingga tanggal yang lebih awal
      antara akhir umur manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa.

      Sewa Jangka-Pendek

      Perusahaan memutuskan untuk tidak mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa untuk sewa jangka pendek
      yang memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang. Perusahaan mengakui pembayaran sewa atas sewa tersebut
      sebagai beban dengan dasar garis lurus selama masa sewa.

      Perusahaan sebagai Pesewa

      Ketika Perusahaan bertindak sebagai pesewa, maka setiap sewa diklasifikasikan sebagai sewa operasi atau
      sewa pembiayaan.



                                                      14
Page 18
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 Juni 2025 (Tidak Diaudit) Dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada 30 Juni 2025 Dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
   k. Sewa (lanjutan)

      Perusahaan sebagai Pesewa (lanjutan)
      Sewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan jika sewa mengalihkan secara substansial semua risiko dan
      manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset pendasar. Jika tidak, sewa diklasifikasikan sebagai sewa
      operasi.
      Sebagai bagian dari penilaian ini, Perusahaan mempertimbangkan indikator-indikator tertentu seperti:
      a. Sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar kepada penyewa pada akhir masa sewa;
      b. Penyewa memiliki opsi untuk membeli aset pendasar dengan harga yang diperkirakan cukup lebih rendah
         dari nilai wajar pada tanggal opsi tersebut dapat dieksekusi sehingga menjadi cukup pasti, pada tanggal
         insepsi, bahwa opsi tersebut akan dieksekusi;
      c. Masa sewa adalah untuk sebagian besar umur ekonomik aset pendasar meskipun hak milik tidak dialihkan;
      d. Pada tanggal insepsi, nilai kini dari pembayaran sewa setidaknya mencakup secara substansial seluruh
         nilai wajar aset pendasar;
      e. Aset pendasar bersifat khusus sehingga hanya penyewa yang dapat menggunakannya tanpa modifikasi
         signifikan.
      Pada permulaan sewa, Perusahaan mengakui aset yang dimiliki dalam sewa pembiayaan sebagai piutang
      pada jumlah yang sama dengan investasi neto sewa.
      Investasi neto sewa adalah investasi sewa bruto yang didiskontokan pada tingkat bunga implisit dalam sewa.
      Investasi bruto dalam sewa adalah jumlah dari:
       1. Piutang pembayaran sewa oleh Perusahaan dalam sewa pembiayaan; dan
       2. Nilai residual yang tidak dijamin yang diperoleh Perusahaan. Nilai residual yang tidak dijamin adalah
          bagian dari nilai residual aset pendasar yang realisasinya oleh Perusahaan tidak diyakini atau dijamin
          hanya oleh satu pihak yang terkait dengan Perusahaan.
      Perusahaan mengakui pendapatan keuangan selama masa sewa dari sewa pembiayaan, berdasarkan pola
      yang mencerminkan tingkat pengembalian investasi neto periodik yang konstan. Hal ini dicapai dengan
      mengalokasikan sewa yang diterima (setelah dikurangi biaya jasa, dan lain-lain) oleh Perusahaan antara
      pendapatan keuangan (bunga) kepada Perusahaan dan pembayaran kembali saldo debitur (pokok), yaitu
      metode biaya perolehan diamortisasi.
      Perusahaan mengakui pembayaran sewa operasi sebagai pendapatan dengan dasar garis lurus atau, jika
      lebih merepresentasikan pola manfaat dari penggunaan aset pendasar yang menurun, maka dengan dasar
      sistematis lain.
   l. Utang Usaha

      Utang usaha adalah kewajiban membayar barang atau jasa yang telah diterima dalam kegiatan usaha normal
      dari pemasok.
      Utang usaha pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan
      diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Utang usaha dan non- usaha diklasifikasikan
      sebagai liabilitas jangka pendek jika pembayaran jatuh tempo dalam satu tahun atau kurang (atau dalam
      siklus operasi normal bisnis jika lebih lama). Jika tidak, utang tersebut disajikan sebagai liabilitas jangka
      panjang.


                                                       15
Page 19
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 Juni 2025 (Tidak Diaudit) Dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada 30 Juni 2025 Dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

   m. Pinjaman

      Pada saat pengakuan awal, pinjaman diakui sebesar nilai wajar, dikurangi dengan biaya-biaya transaksi yang
      terjadi. Selanjutnya, pinjaman diukur sebesar biaya perolehan diamortisasi; selisih antara penerimaan kas
      (dikurangi biaya transaksi) dan nilai pelunasan dicatat pada laba rugi selama periode pinjaman dengan
      menggunakan metode bunga efektif.

      Biaya yang dibayar untuk memperoleh fasilitas pinjaman diakui sebagai biaya transaksi pinjaman sepanjang
      besar kemungkinan sebagian atau seluruh fasilitas akan ditarik. Dalam hal ini, biaya memperoleh pinjaman
      ditangguhkan sampai penarikan pinjaman terjadi. Sepanjang tidak terdapat bukti bahwa besar kemungkinan
      sebagian atau seluruh fasilitas akan ditarik, biaya memperoleh pinjaman dikapitalisasi sebagai biaya dibayar
      dimuka untuk jasa likuiditas dan diamortisasi selama periode fasilitas yang terkait.

      Biaya pinjaman yang terjadi untuk konstruksi aset kualifikasian dikapitalisasi selama periode waktu yang
      dibutuhkan untuk menyelesaikan konstruksi aset dan mempersiapkannya sampai dapat digunakan sesuai
      tujuan yang dimaksudkan atau untuk dijual. Biaya pinjaman lainnya dibebankan pada laba rugi.

      Pinjaman diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka pendek kecuali Perusahaan memiliki hak tanpa syarat untuk
      menunda pembayaran liabilitas selama paling tidak 12 bulan setelah tanggal pelaporan.

   n. Penurunan Nilai Aset Non - keuangan

      Aset yang diamortisasi ditelaah untuk penurunan nilai apabila terjadi kondisi atau perubahan yang
      mengindikasikan bahwa jumlah tercatat aset tidak dapat diperoleh kembali. Kerugian penurunan nilai diakui
      sebesar jumlah tercatat aset yang melebihi jumlah terpulihkannya. Jumlah terpulihkan adalah jumlah yang
      lebih tinggi dari nilai wajar aset dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pemakaian. Untuk tujuan pengujian
      penurunan nilai, aset dikelompokkan hingga unit terkecil yang menghasilkan arus kas terpisah teridentifikasi
      (unit penghasil kas). Aset non-keuangan yang mengalami penurunan ditelaah untuk kemungkinan pembalikan
      dari penurunan nilai tersebut pada setiap tanggal pelaporan.

   o. Provisi dan Kontinjensi

      Provisi diakui apabila Perusahaan memiliki kewajiban hukum atau konstruktif masa kini sebagai akibat
      peristiwa masa lalu dan terdapat kemungkinan besar penyelesaian kewajiban tersebut mengakibatkan arus
      keluar sumber daya dan jumlah kewajiban tersebut dapat diestimasi secara andal. Provisi tidak diakui untuk
      kerugian operasi masa depan.

      Provisi diukur sebesar nilai kini dari estimasi terbaik manajemen atas pengeluaran yang diharapkan diperlukan
      untuk menyelesaikan kewajiban kini pada akhir periode pelaporan. Tingkat diskonto yang digunakan untuk
      menentukan nilai kini adalah tingkat diskonto sebelum pajak yang mencerminkan penilaian pasar atas nilai
      waktu uang dan risiko yang terkait dengan kewajiban. Peningkatan provisi karena berjalannya waktu diakui
      sebagai beban bunga.

      Aset dan liabilitas kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan. Liabilitas kontinjensi diungkapkan dalam
      laporan keuangan, kecuali arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi kemungkinannya
      kecil. Aset kontinjensi diungkapkan dalam laporan keuangan, jika terdapat kemungkinan besar arus masuk
      manfaat ekonomis akan diperoleh.

                                                       16
Page 20
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 Juni 2025 (Tidak Diaudit) Dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada 30 Juni 2025 Dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
   p. Imbalan Kerja
      Sesuai dengan PSAK 219 tentang “Imbalan Kerja”, Perusahaan-Perusahaan diwajibkan untuk mengakui
      seluruh imbalan kerja yang diberikan melalui program atau perjanjian formal dan informal, peraturan
      perundang - undangan atau peraturan industri, yang mencakup imbalan pasca-kerja, imbalan kerja jangka
      pendek dan jangka panjang lainnya, pesangon pemutusan hubungan kerja dan imbalan berbasis ekuitas.

      Berdasarkan PSAK ini, perhitungan liabilitas imbalan kerja karyawan dihitung berdasarkan ketentuan di dalam
      Undang-Undang Cipta Kerja No. 11/2020 dan PP No. 35/2021 dengan menggunakan metode aktuarial
      “Projected Unit Credit”.

      Pesangon yang akan diberikan kepada karyawan pada saat pemutusan hubungan kerja diakui pada saat
      pesangon tersebut dibayarkan kepada karyawan. Peningkatan jumlah pesangon terutang seiring dengan
      meningkatnya masa kerja karyawan, tidak diakui sebagai beban tahun berjalan.

      Liabilitas neto Perusahaan atas program imbalan pasti dihitung dari nilai kini liabilitas imbalan kerja pasti pada
      akhir periode pelaporan dikurangi nilai wajar aset program, jika ada. Perhitungan liabilitas imbalan kerja
      dilakukan dengan menggunakan metode Projected Unit Credit dalam perhitungan aktuaria yang dilakukan
      setiap akhir periode pelaporan.

      Pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja, meliputi a) keuntungan dan kerugian aktuarial, b) imbal hasil atas
      aset program, tidak termasuk bunga, dan c) setiap perubahan dampak batas atas aset, tidak termasuk bunga,
      diakui di penghasilan komprehensif lain pada saat terjadinya. Pengukuran kembali tidak direklasifikasi ke laba
      rugi pada periode berikutnya

      Ketika program imbalan berubah, atau terdapat kurtailmen atas program, bagian imbalan yang berubah terkait
      biaya jasa lalu, atau keuntungan atau kerugian kurtailmen, diakui di laba rugi pada saat terdapat perubahan
      atau kurtailmen atas program.

      Perusahaan menentukan (penghasilan) beban bunga neto atas (aset) liabilitas imbalan kerja neto dengan
      menerapkan tingkat bunga diskonto pada awal periode pelaporan tahunan untuk mengukur liabilitas imbalan
      kerja selama periode berjalan.

   q. Pengakuan Pendapatan dan Beban

      Perusahaan mengakui pendapatan sesuai dengan ketentuan PSAK No. 115, Perusahaan mengakui
      pendapatan pada saat dan sejauh pengalihan barang atau jasa kepada pelanggan akan mencerminkan jumlah
      yang diharapkan akan diterima Perusahaan dalam pertukaran untuk barang atau jasa tersebut. Dalam
      menerapkan Standar ini, Perusahaan mempertimbangkan syarat-syarat kontrak dan semua fakta dan keadaan
      yang relevan.

      Pendapatan diakui menggunakan penilaian 5 langkah:

       1. Identifikasi Kontrak dengan Pelanggan
          Kontrak adalah kesepakatan antara dua pihak atau lebih yang menciptakan hak dan kewajiban yang dapat
          dipaksakan.



                                                          17
Page 21
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 Juni 2025 (Tidak Diaudit) Dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada 30 Juni 2025 Dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

   q. Pengakuan Pendapatan dan Beban (lanjutan)

       2. Identifikasi Kontrak Pelaksana dalam Kontrak
          Kewajiban pelaksanaan adalah janji kepada pelanggan untuk mengalihkan barang atau jasa (atau
          sekumpulan barang atau jasa) yang bersifat dapat dibedakan; atau serangkaian barang atau jasa bersifat
          dapat dibedakan yang secara substansial sama dan memiliki pola pengalihan yang sama kepada
          pelanggan. Bersifat dapat dibedakan artinya dapat dipisahkan, atau dapat diidentifikasi secara terpisah.

       3. Penetapan Harga Transaksi
          Harga transaksi adalah jumlah imbalan yang diperkirakan menjadi hak Perusahaan dalam pertukaran
          untuk mengalihkan barang atau jasa kepada pelanggan, tidak termasuk jumlah yang ditagih atas nama
          pihak ketiga (misalnya, pajak pertambahan nilai). Jika imbalan yang dijanjikan dalam kontrak mencakup
          jumlah variabel, Perusahaan mengestimasi jumlah imbalan yang diharapkan menjadi haknya dalam
          pertukaran untuk mengalihkan barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan dikurangi estimasi
          jumlah variabel yang akan dibayar selama kontrak.

       4. Alokasi Harga Transaksi untuk Kewajiban Pelaksanaan
          Alokasikan harga transaksi untuk setiap kewajiban pelaksanaan berdasarkan harga jual berdiri sendiri
          relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan dalam kontrak. Jika hal ini tidak dapat diamati
          secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif perlu diestimasi.

       5. Pengakuan Pendapatan ketika Kewajiban Pelaksanaan Dipenuhi
          Pendapatan dari penjualan diakui sebagai representasi penyerahan barang atau jasa dengan jumlah yang
          secara tepat mewakili kewajiban yang dilakukan dan hak untuk menerima imbalan sebagai imbalan atas
          barang dan/atau jasa tersebut. Pengakuan pendapatan tergantung pada apakah pengalihan diselesaikan
          sepanjang waktu atau pada waktu tertentu. Pengalihan kendali diperhitungkan.
      Untuk setiap kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi sepanjang waktu, pendapatan diakui dengan mengukur
      kemajuan penyelesaian kewajiban pelaksanaan tersebut berdasarkan pengukuran kemajuan yang tepat baik
      “Metode Keluaran” atau “Metode Masukan”.
      Pendapatan dari time charter dan ship management diakui secara proporsional selama periode yang dicakup
      sesuai dengan kontrak.
      Penghasilan bunga
      Penghasilan bunga diakui atas dasar proporsi waktu dengan menggunakan metode suku bunga efektif.
      Biaya Mendapatkan Kontrak
      Biaya inkremental untuk mendapatkan kontrak dengan pelanggan diakui sebagai aset jika Perusahaan
      mengharapkan untuk memulihkan biaya tersebut. Biaya inkremental tersebut adalah biaya yang timbul untuk
      mendapatkan kontrak dengan pelanggan yang tidak akan terjadi jika kontrak tersebut tidak berhasil diperoleh.




                                                         18
Page 22
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 Juni 2025 (Tidak Diaudit) Dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada 30 Juni 2025 Dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

      Biaya Pemenuhan Kontrak
      Suatu aset diakui untuk biaya yang timbul untuk memenuhi kontrak hanya jika biaya tersebut memenuhi
      semua kriteria berikut:
       a) Biaya terkait langsung dengan kontrak atau kontrak yang diantisipasi yang secara spesifik dapat
          diidentifikasi oleh Perusahaan;
       b) Biaya menghasilkan atau meningkatkan sumber daya Perusahaan yang akan digunakan untuk memenuhi
          (atau terus memenuhi) kewajiban pelaksanaan di masa depan; dan
       c) Biaya diharapkan dapat dipulihkan.
      Aset yang dihasilkan akan diamortisasi secara sistematis selama periode kontrak. Ketika biaya yang timbul
      dalam memenuhi kontrak dengan pelanggan berada dalam lingkup Pernyataan lain, biaya tersebut
      diperhitungkan sesuai dengan Pernyataan lainnya.
   r. Pajak Penghasilan
      Beban pajak penghasilan merupakan jumlah dari pajak penghasilan badan yang terutang saat ini dan pajak
      tangguhan. Pajak penghasilan diakui dalam laporan laba rugi, kecuali jika pajak tersebut terkait dengan
      transaksi atau kejadian yang diakui di penghasilan komprehensif lain atau langsung diakui ke ekuitas. Dalam
      hal ini, pajak tersebut masing-masing diakui dalam penghasilan komprehensif lain atau ekuitas.
      Pajak kini
      Aset dan liabilitas pajak kini untuk periode berjalan diukur sebesar jumlah yang diharapkan dapat direstitusi
      dari atau dibayarkan kepada otoritas perpajakan. Tarif pajak dan peraturan pajak yang digunakan untuk
      menghitung jumlah tersebut adalah yang telah berlaku atau secara substansial telah berlaku pada tanggal
      pelaporan.
      Koreksi terhadap liabilitas perpajakan dicatat saat surat ketetapan pajak diterima atau apabila dilakukan
      banding, ketika hasil banding sudah diputuskan.
      Pajak penghasilan final
      Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 416/ KMK.04/1996 tanggal 14 Juni
      1996 dan Surat Edaran Direktorat Jenderal Pajak No. 29/PJ.4/1996 tanggal 13 Agustus 1996, pendapatan dari
      jasa pengangkutan dan sewa kapal yang diterima Wajib Pajak Dalam Negeri dikenakan pajak bersifat final
      sebesar 1,2% dari pendapatan yang diterima Wajib Pajak Dalam Negeri, serta biaya sehubungan dengan
      kegiatan di atas tidak dapat dikurangkan untuk tujuan perhitungan pajak penghasilan.
      Beban pajak penghasilan tahun berjalan sehubungan dengan penghasilan yang dikenakan pajak penghasilan
      final diakui secara proporsional dengan total pendapatan yang diakui pada periode berjalan untuk tujuan
      akuntansi.
      Selisih lebih (kurang) antara jumlah pajak penghasilan final yang telah dibayar dengan jumlah yang
      dibebankan sebagai beban pajak penghasilan final pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
      diakui sebagai pajak dibayar di muka (utang pajak).
      Peraturan perpajakan di Indonesia mengatur beberapa jenis penghasilan dikenakan pajak yang bersifat final.
      Pajak final yang dikenakan atas nilai bruto transaksi tetap dikenakan walaupun atas transaksi tersebut pelaku
      transaksi mengalami kerugian. Pajak penghasilan final dihitung pada jumlah total tagihan untuk nilai kontrak
      yang dikumpulkan selama setahun.

                                                       19
Page 23
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 Juni 2025 (Tidak Diaudit) Dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada 30 Juni 2025 Dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

      Pajak tangguhan
      Pajak tangguhan diukur dengan metode liabilitas atas beda waktu pada tanggal pelaporan antara dasar
      pengenaan pajak untuk aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya untuk tujuan pelaporan keuangan. Liabilitas
      pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak dengan beberapa pengecualian. Aset
      pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer yang boleh dikurangkan dan rugi fiskal apabila terdapat
      kemungkinan besar bahwa jumlah laba kena pajak pada masa mendatang akan memadai untuk
      mengkompensasi perbedaan temporer dan rugi fiskal.
      Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan jumlah tercatat aset pajak
      tangguhan tersebut diturunkan apabila laba kena pajak mungkin tidak memadai untuk mengkompensasi
      sebagian atau semua manfaat aset pajak tangguhan. Aset pajak tangguhan yang belum diakui dinilai kembali
      pada setiap tanggal pelaporan dan diakui sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak di masa depan akan
      memungkinkan aset pajak tangguhan untuk dipulihkan.

      Aset dan liabilitas pajak tangguhan dihitung berdasarkan tarif yang akan dikenakan pada periode saat aset
      direalisasikan atau liabilitas tersebut diselesaikan, berdasarkan undang-undang pajak yang berlaku atau
      berlaku secara substantif pada akhir periode laporan keuangan. Pengaruh pajak terkait dengan penyisihan
      dan/atau pemulihan semua perbedaan temporer selama tahun berjalan, termasuk pengaruh perubahan tarif
      pajak, dikreditkan atau dibebankan pada periode operasi berjalan, untuk transaksi-transaksi yang sebelumnya
      telah langsung dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas.

      Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan secara saling hapus saat hak yang dapat dipaksakan secara
      hukum ada untuk saling hapus aset pajak kini dan liabilitas pajak kini, atau aset pajak tangguhan dan liabilitas
      pajak tangguhan berkaitan dengan entitas kena pajak yang sama, atau Perusahaan bermaksud untuk
      menyelesaikan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto.

   s. Informasi Segmen
      Segmen adalah bagian khusus dari Perusahaan yang terlibat baik dalam menyediakan produk dan jasa
      (segmen usaha), maupun dalam menyediakan produk dan jasa dalam lingkungan ekonomi tertentu (segmen
      geografis), yang memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dari segmen lainnya.

      Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas segmen termasuk akun-akun yang dapat diatribusikan langsung
      kepada suatu segmen serta hal-hal yang dapat dialokasikan dengan dasar yang sesuai kepada segmen
      tersebut.

    t. Laba Per Saham
      Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih yang tersedia bagi pemegang saham
      Perusahaan dengan menggunakan jumlah saham beredar sesuai dengan jumlah modal saham pada saat
      laporan keuangan diterbitkan.

   u. Dividen
      Pembagian dividen final diakui sebagai liabilitas ketika dividen tersebut disetujui Rapat Umum Pemegang
      Saham Perusahaan. Pembagian dividen interim diakui sebagai liabilitas ketika dividen disetujui berdasarkan
      keputusan rapat Direksi, disetujui oleh Dewan Komisaris, serta sudah diumumkan kepada publik.


                                                         20
Page 24
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 Juni 2025 (Tidak Diaudit) Dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada 30 Juni 2025 Dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING

   Pertimbangan, Estimasi dan Asumsi
   Penyusunan laporan keuangan mengharuskan manajemen Perusahaan untuk membuat pertimbangan, estimasi
   dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dari pendapatan, beban, aset dan liabilitas, dan
   pengungkapan atas liabilitas kontinjensi, pada akhir periode pelaporan.

   Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada tanggal pelaporan yang memiliki
   risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas untuk periode berikutnya
   diungkapkan di bawah ini.

   Perusahaan mendasarkan estimasi dan asumsi pada parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan
   disusun. Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa depan mungkin berubah akibat perubahan pasar
   atau situasi diluar kendali Perusahaan. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat
   terjadinya.

   Pertimbangan, estimasi dan asumsi berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka penerapan kebijakan
   akuntansi Perusahaan yang memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah yang diakui dalam laporan keuangan:

   Menentukan Mata Uang Fungsional
   Mata uang fungsional adalah mata uang dari lingkungan ekonomi utama dimana Perusahaan beroperasi.
   Manajemen mempertimbangkan mata uang yang paling mempengaruhi pendapatan dan harga pokok penjualan
   dan indikator lainnya dalam menentukan mata uang yang paling sesuai mewakili dampak ekonomi yang
   mendasari transaksi, peristiwa dan kondisi.

   Menentukan Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan
   Perusahaan menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas
   keuangan dengan mempertimbangkan definisi yang ditetapkan PSAK No. 109 dipenuhi. Dengan demikian, aset
   keuangan dan liabilitas keuangan diakui sesuai dengan kebijakan akuntansi Perusahaan seperti diungkapkan
   pada Catatan 2f atas laporan keuangan.

   Menentukan dan Menghitung Penyisihan Kerugian
   Ketika mengukur kerugian kredit ekspektasian (“ECL”). Perusahaan menggunakan informasi berwawasan ke
   depan yang wajar dan dapat didukung yang didasarkan pada asumsi untuk pergerakan masa depan dari berbagai
   ekonomi dan bagaimana akan saling memengaruhi.

   Probabilitas default merupakan input utama dalam mengukur ECL. Probabilitas gagal bayar (default) adalah
   estimasi kemungkinan gagal bayar (default) selama jangka waktu tertentu, yang perhitungannya mencakup data
   historis, asumsi, dan ekspektasi kondisi masa depan.
   Menentukan Apakah Suatu Kontrak adalah atau Mengandung Sewa
   Penentuan apakah suatu kontrak merupakan atau mengandung sewa memerlukan pertimbangan yang cermat
   untuk menilai apakah kontrak tersebut memberikan hak untuk memperoleh secara substansial semua manfaat
   ekonomik dari penggunaan aset selama periode penggunaan dan hak untuk mengarahkan penggunaan aset,
   bahkan jika kontrak tersebut hak tidak secara eksplisit ditentukan dalam kontrak.




                                                          21
Page 25
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 Juni 2025 (Tidak Diaudit) Dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada 30 Juni 2025 Dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)

   Menentukan Opsi Masa Sewa
   Masa sewa merupakan komponen signifikan dalam pengukuran aset hak-guna dan liabilitas sewa. Pertimbangan
   dilakukan dalam menentukan apakah terdapat opsi untuk memperpanjang sewa atau membeli aset pendasar
   cukup pasti akan dieksekusi, atau opsi untuk mengakhiri sewa tidak akan dieksekusi, ketika memastikan periode
   yang akan disertakan dalam masa sewa. Dalam menentukan masa sewa, semua fakta dan keadaan yang
   menciptakan insentif ekonomi untuk menggunakan opsi perpanjangan, atau tidak untuk menggunakan opsi
   penghentian, dipertimbangkan pada tanggal insepsi sewa.

   Faktor-faktor yang dipertimbangkan dapat mencakup pentingnya aset untuk operasi Perusahaan; perbandingan
   syarat dan ketentuan dengan harga pasar yang berlaku; timbulnya penalti yang signifikan; adanya perbaikan hak
   penyewaan yang signifikan; dan biaya serta masalah gangguan untuk mengganti aset. Perusahaan menilai
   kembali apakah cukup pasti untuk mengeksekusi opsi perpanjangan, atau tidak mengeksekusi opsi penghentian,
   jika terdapat peristiwa signifikan atau perubahan keadaan yang signifikan.

   Menentukan Metode Penyusutan dan Estimasi Masa Manfaat Aset Tetap
   Perusahaan mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap berdasarkan utilisasi dari aset yang diharapkan
   dan didukung dengan rencana dan strategi usaha dan perilaku pasar.

   Estimasi dari masa manfaat aset tetap adalah berdasarkan penelaahan Perusahaan terhadap praktik industri,
   evaluasi teknis internal dan pengalaman untuk aset yang setara.

   Estimasi masa manfaat ditelaah minimal setiap akhir tahun pelaporan dan diperbarui jika ekspektasi berbeda dari
   estimasi sebelumnya dikarenakan pemakaian dan kerusakan fisik, keusangan secara teknis atau komersial dan
   hukum atau pembatasan lain atas penggunaan dari aset serta perkembangan teknologi.

   Namun demikian, adalah mungkin, hasil di masa depan dari operasi dapat dipengaruhi secara material oleh
   perubahan-perubahan dalam estimasi yang diakibatkan oleh perubahan faktor-faktor yang disebutkan di atas, dan
   karenanya biaya penyusutan masa depan mungkin direvisi.

   Estimasi Beban Pensiun dan Imbalan Pasca Kerja
   Penentuan liabilitas atas pensiun dan kewajiban imbalan pasca kerja Perusahaan bergantung pada pemilihan
   asumsi yang digunakan oleh aktuaris independen dalam menghitung jumlah-jumlah tersebut.

   Asumsi tersebut termasuk antara lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat pengunduran diri
   karyawan tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun dan tingkat kematian dan tingkat pengembalian aset program
   yang diharapkan.

   Meskipun Perusahaan berkeyakinan bahwa asumsi pada tanggal pelaporan tersebut wajar dan telah sesuai,
   perbedaan signifikan pada hasil aktual atau perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan Perusahaan
   dapat mempengaruhi secara material liabilitas dan beban imbalan pascakerja. Penjelasan lebih rinci diungkapkan
   dalam Catatan 19 atas laporan keuangan.




                                                       22
Page 26
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 Juni 2025 (Tidak Diaudit) Dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada 30 Juni 2025 Dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

4. KAS DAN SETARA KAS

   Kas dan setara kas terdiri dari :
                                                                              30 Juni 2025          31 Desember 2024
   Pihak ketiga
   Kas di Bank
   Rupiah
      PT Bank Mandiri (Persero), Tbk                                                156.368.455              3.154.829.629
      PT Bank Central Asia, Tbk                                                      80.322.887                 90.346.402
      PT Bank CIMB Niaga, Tbk                                                         6.553.613                  6.228.191
      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                                            645.000                          -

   Deposito
   Rupiah
     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                2.890.000.000                          -

   Jumlah                                                                         3.133.889.955              3.251.404.222

   Tingkat suku bunga tahunan atas deposito sepanjang periode adalah sebagai berikut:

                                                                              30 Juni 2025          31 Desember 2024
      Rupiah                                                                    3% - 6%                    -

5. PIUTANG USAHA

   Rincian piutang usaha berdasarkan pelanggan adalah sebagai berikut:
                                                                              30 Juni 2025          31 Desember 2024
   Pihak ketiga
   Rupiah
      PT Wistara Internasional Maritim                                            9.796.194.000              6.406.030.066
      PT SYS Petrolindo Utama                                                     4.349.999.999                671.043.200
      PT. Vama Samudera Jaya                                                        900.000.000                          -
      PT Mitra Bahari Internusa                                                               -                400.000.000
      PT Padas Mustapa Jaya                                                         244.200.000                249.750.000
      PT Armada Elnusa Samudera                                                      72.890.000                 72.890.000
   Jumlah                                                                        15.363.283.999              7.799.713.266

   Rincian piutang usaha berdasarkan umur adalah sebagai berikut:
                                                                              30 Juni 2025          31 Desember 2024
   Rupiah
   Belum jatuh tempo                                                              3.744.200.000                          -
   Jatuh tempo                                                                                -                          -
      < 30 hari                                                                     400.000.000              3.480.629.266
      31 - 60 hari                                                                4.350.000.000                          -
      61 - 90 hari                                                                            -                          -
      91 - 120 hari                                                               6.869.083.999              4.319.084.000

   Jumlah                                                                        15.363.283.999              7.799.713.266

   Manajemen Perusahaan berkeyakinan bahwa berdasarkan penelaahan manajemen seluruh piutang usaha dapat tertagih.




                                                               23
Page 27
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 Juni 2025 (Tidak Diaudit) Dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada 30 Juni 2025 Dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

6. PIUTANG LAIN-LAIN
   Rincian piutang lain-lain adalah sebagai berikut:
                                                                              30 Juni 2025                 31 Desember 2024

   Pihak berelasi (Catatan 31)                                                    2.154.860.622                     2.988.885.984

   Pihak ketiga
   Rupiah
      PT Wistara Internasional Maritim                                              377.611.092                       302.611.092
      PT. Vama Samudera Jaya                                                        103.843.486                                 -
      PT Halmahera Persada Lygend                                                     9.600.000                         9.600.000
      PT Obi Nickel Cobalt                                                            7.500.000                         7.500.000
   Subjumlah                                                                        498.554.578                       319.711.092

   Jumlah                                                                         2.653.415.200                     3.308.597.076

   Piutang lain-lain adalah piutang yang timbul dari transaksi diluar kegiatan usaha normal Perusahaan yang merupakan pinjaman yang
   diberikan kepada pihak berelasi dan pihak ketiga yang tidak dikenakan jaminan dan bunga serta dapat dibayarkan sewaktu-waktu.

   Manajemen Perusahaan berkeyakinan bahwa seluruh piutang lain-lain dapat ditagihkan sehingga tidak diperlukan penyisihan atas
   piutang ragu-ragu.

7. PERSEDIAAN

   Persediaan per 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 merupakan persediaan berupa bahan bakar, masing-masing sebesar Rp
   6.617.866.416 dan Rp5.616.404.888. Berdasarkan penelaahan terhadap kondisi fisik persediaan, manajemen berpendapat bahwa
   nilai tercatat persediaan tersebut dapat dipulihkan dan tidak perlu membentuk penyisihan penurunan nilai.

8. BIAYA DIBAYAR DI MUKA
   Rincian biaya dibayar di muka dan uang muka adalah sebagai berikut:
                                                                              30 Juni 2025                 31 Desember 2024

   Asuransi                                                                       2.738.901.167                       579.158.472
   Sewa kantor                                                                                -                                 -
   lainnya                                                                          159.029.285                         3.500.000
                                                                                                                                -
   Jumlah                                                                         2.897.930.452                       582.658.472




                                                               24
Page 28
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 Juni 2025 (Tidak Diaudit) Dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada 30 Juni 2025 Dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

9. UANG MUKA
   Rincian uang muka adalah sebagai berikut:
                                                                                    30 Juni 2025                     31 Desember 2024
   Uang muka lancar
     Bahan bakar                                                                           6.257.807.573                       545.957.946
   Subjumlah                                                                               6.257.807.573                       545.957.946
   Uang muka tidak lancar
      Pembelian aset tetap                                                                 2.928.720.276                       874.746.601
   Jumlah                                                                                  9.186.527.849                     1.420.704.547


10. DEPOSIT SEWA
   Rincian deposit sewa adalah sebagai berikut:
                                                                                    30 Juni 2025                     31 Desember 2024
   Pihak Berelasi (Catatan 31)                                                          1.225.000.000                        1.225.000.000
   Pihak ketiga
     PT Wistara Internasional Maritim                                                      2.695.900.000                     2.695.900.000
     PT IMC Ship Management                                                                  721.438.773                                 -
     PT Epo Trans Abadi                                                                                -                       410.000.000
     PT Nusantara Terminal Terpadu                                                           320.000.000                       320.000.000
     PT Fortuna Andre Lines                                                                  128.500.000                       142.500.000
     PT Fortuna Samudera                                                                     401.346.667                         1.346.667
     Deposit lainnya                                                                           4.700.000                         4.700.000
   Sub-jumlah                                                                              4.271.885.440                     3.574.446.667

   Jumlah                                                                                  5.496.885.440                     4.799.446.667

   Deposit sewa kepada pihak berelasi merupakan deposit untuk masa sewa lebih dari satu tahun.

11. ASET TETAP

                                                                           30 Juni 2025
                          Saldo Awal           Penambahan                Pengurangan             Reklasifikasi             Saldo Akhir
   Kepemilikan langsung
   Biaya Perolehan
   Kapal                 272.393.038.193                        -        (10.771.140.000)                        -          261.621.898.193
   Perabot dan instalasi
      bangunan kantor      1.777.711.596                        -                      -                         -            1.777.711.596
   Peralatan kantor          273.044.156               33.810.780                      -                         -              306.854.936
   Kendaraan                 592.400.000                        -                      -                         -              592.400.000
   Perlengkapan kantor       862.825.233                        -                      -                         -              862.825.233
   Peralatan kapal         7.935.999.479            3.453.788.550                      -                         -           11.389.788.029
   Docking                33.000.821.119                        -                      -                         -           33.000.821.119
   Aset dalam
     pembangunan         24.128.754.008                         -                      -                         -           24.128.754.008
   Jumlah               340.964.593.784             3.487.599.330        (10.771.140.000)                        -          333.681.053.114




                                                                    25
Page 29
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 Juni 2025 (Tidak Diaudit) Dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada 30 Juni 2025 Dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

11. ASET TETAP (lanjutan)
                                                                            30 Juni 2025
                          Saldo Awal            Penambahan                 Pengurangan       Reklasifikasi       Saldo Akhir
   Akumulasi Penyusutan
   Kapal                 22.519.977.116              5.927.586.900         (3.545.500.250)                   -     24.902.063.766
   Perabot dan instalasi
      bangunan kantor       516.912.623                111.106.975                      -                    -        628.019.598
   Peralatan kantor         261.310.784                 30.513.126                      -                    -        291.823.910
   Kendaraan                148.100.000                 37.184.375                      -                    -        185.284.375
   Perlengkapan kantor      448.426.490                106.686.404                      -                    -        555.112.894
   Peralatan kapal        4.739.912.075                819.249.342                      -                    -      5.559.161.417
   Docking               16.960.232.259              2.621.341.422                      -                    -     19.581.573.681
   Jumlah                45.594.871.347              9.653.668.544         (3.545.500.250)                   -     51.703.039.641

   Penurunan nilai         7.238.626.202                         -                       -                   -      7.238.626.202


   Nilai buku neto      288.131.096.234                                                                          274.739.387.270


                                                                          31 Desember 2024
                          Saldo Awal            Penambahan                 Pengurangan       Reklasifikasi       Saldo Akhir
   Kepemilikan langsung
   Biaya Perolehan
   Kapal                  60.655.658.030        211.737.380.163                          -                   -   272.393.038.193
   Perabot dan instalasi
      bangunan kantor      1.777.711.596                         -                       -                   -      1.777.711.596
   Peralatan kantor          251.044.156                22.000.000                       -                   -        273.044.156
   Kendaraan                 592.400.000                         -                       -                   -        592.400.000
   Perlengkapan kantor       862.825.233                         -                       -                   -        862.825.233
   Peralatan kapal         6.571.699.124             1.364.300.355                       -                   -      7.935.999.479
   Docking                26.457.204.193             6.543.616.926                       -                   -     33.000.821.119
   Aset dalam
      pembangunan         24.128.754.008                      -                          -                   -    24.128.754.008
   Jumlah                121.297.296.340        219.667.297.444                          -                   -   340.964.593.784

   Akumulasi Penyusutan
   Kapal                  9.782.564.324             12.737.412.792                       -                   -     22.519.977.116
   Perabot dan instalasi
      bangunan kantor       294.698.674                222.213.950                       -                   -        516.912.623
   Peralatan kantor         203.727.822                 57.582.962                       -                   -        261.310.784
   Kendaraan                 74.368.750                 73.731.250                       -                   -        148.100.000
   Perlengkapan kantor      235.053.682                213.372.808                       -                   -        448.426.490
   Peralatan kapal        3.074.940.817              1.664.971.258                       -                   -      4.739.912.075
   Docking               11.131.493.668              5.828.738.591                       -                   -     16.960.232.259
   Jumlah                24.796.847.736             20.798.023.611                       -                   -     45.594.871.347
   Penurunan nilai                     -             7.238.626.202                       -                   -      7.238.626.202

   Nilai buku neto        96.500.448.604                                                                         288.131.096.234




                                                                     26
Page 30
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 Juni 2025 (Tidak Diaudit) Dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada 30 Juni 2025 Dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

11. ASET TETAP (lanjutan)

   Harga perolehan kapal per 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 sebesar Rp272.393.038.193 terdiri dari 1 Mother Vessel dan 5
   kapal Tongkang.
   Rincian aset dalam pembangunan pada 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:

                                                                            30 Juni 2025               31 Desember 2024
   Aset dalam pembangunan

   Kapal tugboat 2 Unit                                                        24.128.754.008                  24.128.754.008
                                                                               24.128.754.008                  24.128.754.008
   Penurunan nilai                                                             (7.238.626.202)                  (7.238.626.202)
   Jumlah                                                                      16.890.127.806                  16.890.127.806

   Manajemen berpendapat bahwa penyisihan penurunan nilai tersebut cukup untuk menutupi risiko penurunan nilai aset dalam
   pembangunan.

   Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut:
                                                                            30 Juni 2025                  30 Juni 2024

   Beban pokok pendapatan (Catatan 26)                                          9.368.177.666                      10.000.000
   Beban administrasi dan umum (Catatan 27)                                       285.490.878                         100.000
   Jumlah                                                                       9.653.668.544                      10.100.000

   Manajemen Perusahaan telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir
   periode pelaporan.

   Perusahaan mengasuransikan 5 unit tongkang dan 1 mother vessel sebesar Rp54.778.000.000 dan USD1.042.800.000 untuk
   marine hull dan protection & indemnity. Manajemen berkeyakinan bahwa nilai pertanggungan asuransi tersebut cukup untuk
   menutup semua kemungkinan kerugian atas aset tetap yang diasuransikan. Perusahaan tidak memiliki hubungan afiliasi terhadap
   Perusahaan asuransi.
   Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, sebagian aset tetap digunakan sebagai jaminan atas Pinjaman bank dan utang
   pembiayaan (Catatan 21 dan 15).
   Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 tidak terdapat aset yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan oleh
   Perusahaan.
   Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 tidak terdapat aset tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak
   diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual.




                                                             27
Page 31
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 Juni 2025 (Tidak Diaudit) Dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada 30 Juni 2025 Dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. ASET HAK GUNA
                                                                           30 Juni 2025
                          Saldo Awal            Penambahan                Pengurangan        Reklasifikasi       Saldo Akhir

   Biaya Perolehan
   Bangunan kantor         9.949.236.502                        -                       -                    -      9.949.236.502
   Kapal                  20.020.567.420                                  (20.020.567.420)                   -                  -

   Sub-jumlah             29.969.803.922                        -         (20.020.567.420)                   -      9.949.236.502

   Akumulasi Penyusutan
   Bangunan kantor      3.005.498.525                621.827.282                                             -      3.627.325.807
   Kapal                9.706.034.519                                      (9.706.034.519)                   -                  -

   Sub-jumlah             12.711.533.044             621.827.282           (9.706.034.519)                   -      3.627.325.807

   Nilai Buku             17.258.270.878                                                                            6.321.910.695

                                                                         31 Desember 2024
                          Saldo Awal           Penambahan                 Pengurangan        Reklasifikasi       Saldo Akhir
   Biaya Perolehan
   Bangunan kantor         9.949.236.502                        -                       -                    -      9.949.236.502
   Kapal                  20.020.567.420                        -                       -                    -     20.020.567.420

   Sub-jumlah             29.969.803.922                        -                       -                    -     29.969.803.922

   Akumulasi Penyusutan
   Bangunan kantor      1.761.843.963               1.243.654.562                                            -      3.005.498.525
   Kapal                5.701.921.034               4.004.113.484                                            -      9.706.034.519

   Sub-jumlah              7.463.764.998            5.247.768.046                       -                    -     12.711.533.044

   Nilai Buku             22.506.038.924                                                                           17.258.270.878


   Aset hak guna bangunan kantor merupakan sewa kantor Perusahaan yang berlokasi di Gedung Sahid Sudirman Center dengan
   masa sewa selama 8 (delapan) tahun (Catatan 31).
   Aset hak guna kapal merupakan sewa kapal kepada PT Mandala Armada Nusantara dengan masa sewa selama 5 (lima) tahun
   (Catatan 31).
   Beban penyusutan aset hak guna dialokasikan sebagai berikut:
                                                                      30 Juni 2025               30 Juni 2024
   Beban pokok pendapatan (Catatan 26)                                               -                2.002.056.742
   Beban administrasi dan umum (Catatan 27)                                621.827.282                   621.827.281
   Jumlah                                                                  621.827.282                2.623.884.023

13. UTANG USAHA

   Utang usaha merupakan utang atas pembelian kepada pemasok lokal masing-masing sebesar Rp12.966.133.058 dan
   Rp14.151.571.475 pada 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024.

   Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 tidak terdapat jaminan yang diberikan kepada pihak berelasi maupun pihak
   ketiga atas utang usaha Perusahaan.




                                                                    28
Page 32
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 Juni 2025 (Tidak Diaudit) Dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada 30 Juni 2025 Dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

14. BIAYA YANG MASIH HARUS DIBAYAR
                                                                              30 Juni 2025                 31 Desember 2024
   Sewa                                                                           7.113.600.000                     4.742.400.000
   Beban bunga pinjaman bank                                                        802.767.858                       892.487.144
   Lainnya                                                                                    -                                 -

   Jumlah                                                                         7.916.367.858                     5.634.887.144

15. UTANG PEMBIAYAAN
                                                                              30 Juni 2025                 31 Desember 2024
   PT BCA Finance                                                                    85.265.731                       167.570.850
   Jumlah                                                                            85.265.731                       167.570.850
   Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun                                85.265.731                       167.570.850
   Bagian jangka panjang                                                                     -                                   -

   Berdasarkan Perjanjian Pembiayaan No. 9768002024-PK-001, tanggal 9 Januari 2023, Entitas mengadakan perjanjian pembiayaan
   dengan PT BCA Finance untuk pembelian 1 unit mobil Toyota Fortuner 2.8 VRZ 4x2 A/T GR Sport sebesar Rp 592.400.000 dengan
   jangka waktu 36 bulan. Fasilitas pinjaman ini dibebani bunga tetap sebesar 7,09% per tahun. Fasilitas ini dijaminkan dengan aset
   terkait (Catatan 11).

16. PENDAPATAN DITERIMA DIMUKA

   Pendapatan diterima dimuka merupakan pendapatan yang diterima dimuka dari Pesewa pihak ketiga dalam bentuk Rupiah per 30
   Juni 2025 dan 31 Desember 2024 sebesar Rp1.650.000.001 dan Rp11.683.333.334.

17. UTANG JAMINAN

   Rincian utang jaminan adalah sebagai berikut:
                                                                              30 Juni 2025                 31 Desember 2024
   Pihak Ketiga
   Rupiah
   PT SYS Petrolindo Utama                                                        4.890.000.000                     4.350.000.000
   PT Wistara Internasional Maritim                                               2.612.500.000                     2.612.500.000
   PT Halmahera Jaya Feronikel                                                    2.210.160.000                     2.210.160.000
   PT Vama Samudera Jaya                                                            650.000.000
   PT Mitra Bahari Internusa                                                        400.000.000                       400.000.000
   PT Padas Mustapa Jaya                                                            100.000.000                       100.000.000
   PT Sinar Wandiole Balikpapan                                                      35.000.000                       100.000.000
   Jumlah                                                                        10.897.660.000                     9.772.660.000

   Utang jaminan merupakan jaminan deposit dari pelanggan atas sewa kapal kepada Perusahaan dengan masa sewa kurang dari
   atau sama dengan satu tahun.




                                                               29
Page 33
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 Juni 2025 (Tidak Diaudit) Dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada 30 Juni 2025 Dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

18. LIABILITAS SEWA

                                                                               30 Juni 2025                 31 Desember 2024
   Kapal
   PT Mandala Armada Nusantara                                                                 (0)                  11.196.423.270
   Bangunan kantor
   PT Catur Dharma Anugerah Surya                                                  6.934.313.392                     7.494.851.599

   Jumlah                                                                          6.934.313.392                    18.691.274.869

   Dikurangi : bagian jangka pendek                                                (5.241.383.211)                  (5.241.383.211)

   Bagian jangka panjang                                                           1.692.930.181                    13.449.891.658
   Liabilitas sewa kapal dan bangunan kantor merupakan transaksi dengan pihak berelasi (Catatan 12 dan 31).
   Pembayaran liabilitas sewa minimum di masa mendatang, serta nilai kini atas pembayaran minimum liabilitas sewa pada tanggal 30
   Juni 2025 dan 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:
                                                                               30 Juni 2025                31 Desember 2024

   Sampai dengan satu tahun                                                        1.620.000.000                     6.362.400.000
   Lebih dari 1 tahun dan kurang dari 5 tahun                                      6.615.000.000                    14.933.800.000
   Lebih dari 5 tahun                                                                          -                                 -
                                                                                   8.235.000.000                    21.296.200.000
   Dikurangi :
   Beban bunga yang belum jatuh tempo                                              (1.300.686.608)                  (2.604.925.131)
   Nilai kini atas pembayaran
      minimum liabilitas sewa                                                      6.934.313.392                    18.691.274.869
   Dikurangi :
   Bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun                                  (5.241.383.211)                  (5.241.383.211)
   Bagian jangka panjang                                                            1.692.930.181                   13.449.891.658

19. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA

   Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, Perusahaan mencatat liabilitas imbalan pasca kerja berdasarkan perhitungan
   aktuaris independen, yaitu KKA Bambang Sudradjad. Liabilitas imbalan pasca kerja dihitung dengan menggunakan metode
   “Projected Unit Credit” dan asumsi - asumsi utama sebagai berikut:
                                                                         30 Juni 2025                 31 Desember 2024
   Umur pensiun normal                                                     57 tahun                        57 tahun
   Kenaikan gaji tahunan                                                      9,00%                         9,00%
   Tingkat diskonto tahunan - Permanen                                        7,25%                         7,25%
   Tingkat diskonto tahunan - Kontrak                                         6,57%                         6,57%
   Tingkat mortalitas                                                     TMI - 2019                      TMI - 2019
   Beban imbalan kerja karyawan yang diakui di laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain adalah sebagai berikut:
                                                                               30 Juni 2025                 31 Desember 2024

   Biaya jasa kini                                                                               -                      63.307.889
   Biaya bunga                                                                                   -                      16.484.573
   Biaya jasa lalu                                                                               -                       7.165.757
   Biaya pemutusan hubungan kerja                                                                -                             -
   Dampak kurtailmen atau penyelesaian program                                                   -                             -
   Jumlah                                                                                        -                      86.958.219




                                                                30
Page 34
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 Juni 2025 (Tidak Diaudit) Dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada 30 Juni 2025 Dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

19. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA (lanjutan)

   Mutasi nilai kini liabilitas imbalan kerja jangka panjang adalah sebagai berikut :
                                                                                        30 Juni 2025       31 Desember 2024

   Saldo awal                                                                                203.024.867            222.405.028
   Biaya imbalan pasti yang diakui pada laba rugi                                                      -             86.958.219
   Biaya yang diakui pada penghasilan komprehensif lain                                                -            (90.259.100)
   Pembayaran manfaat - terminasi                                                                      -                      -
   Pembayaran manfaat - normatif                                                                       -            (16.079.280)

   Jumlah                                                                                    203.024.867            203.024.867

   Mutasi penghasilan komprehensif lain adalah sebagai berikut :
                                                                                        30 Juni 2025       31 Desember 2024

   Saldo awal                                                                                 24.782.546            115.041.646
   Biaya yang diakui pada penghasilan
      komprehensif lain                                                                                -            (90.259.100)

   Jumlah                                                                                     24.782.546             24.782.546

20. PERPAJAKAN

   a. Piutang Pajak
                                                                                        30 Juni 2025       31 Desember 2024
      Pajak Pertambahan nilai-neto                                                         1.974.891.608                      -
      Jumlah                                                                               1.974.891.608                      -

   b. Utang Pajak
      Rincian utang pajak adalah sebagai berikut:
                                                                                        30 Juni 2025       31 Desember 2024
      Pajak Penghasilan
         Pasal 21                                                                          1.189.549.965            605.018.850
         Pasal 23                                                                             24.457.440              2.991.057
         Pasal 15                                                                             24.420.000             41.542.512
         Pasal 4 ayat 2                                                                       36.146.444              6.471.444
         Lainnya                                                                             152.900.000                      -
   Jumlah                                                                                  1.427.473.849            656.023.863

   c. Pajak Penghasilan Badan - Final

      Perusahaan bergerak di bidang pelayaran yang dikenakan PPh pasal 15 final sebesar 1,2% dari peredaran bruto sesuai
      Keputusan Menteri Keuangan No. 416/KMK.04/1996 tanggal 14 Juni 1996 dan SE-29/PJ.4/1996 tanggal 13 Agustus 1996.

                                                                                        30 Juni 2025         30 Juni 2024
      Pendapatan yang berhubungan dengan persewaan kapal                                  29.081.967.154         31.971.050.053
      Beban pajak penghasilan final (1,2%)                                                   348.983.606            383.652.601
      Perhitungan pajak di atas menjadi dasar dalam pengisian Surat Pemberitahuan Tahunan (“SPT”) yang disampaikan kepada
      Kantor Pajak.




                                                                    31
Page 35
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 Juni 2025 (Tidak Diaudit) Dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada 30 Juni 2025 Dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

20. PERPAJAKAN (lanjutan)

   d. Beban Penghasilan Badan - Non Final
      Rekonsiliasi antara laba (rugi) sebelum pajak penghasilan sebagaimana yang disajikan dalam laporan laba rugi dan penghasilan
      komprehensif lain dan taksiran penghasilan kena pajak Perusahaan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 dan
      2024 adalah sebagai berikut:
                                                                              30 Juni 2025                    30 Juni 2024
      Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan
         menurut laporan laba rugi dan penghasilan
         komprehensif lain                                                        1.249.038.647                    (3.435.419.967)
      Beda permanen
         Pendapatan yang telah dikenakan pajak final                            (29.081.967.154)                  (31.971.050.053)
         Beban yang tidak dapat dikurangkan                                      17.542.300.759                    20.322.322.424
         Lainnya                                                                 (2.822.532.006)                      899.210.695
      Rugi kena pajak                                                           (13.113.159.754)                  (14.184.936.901)
      Pajak kini                                                                                -                                -

      Rugi kena pajak hasil rekonsiliasi tahun yang berakhir pada 30 Juni 2025 dan 30 Juni 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada
      tanggal tersebut menjadi dasar dalam pengisian Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) pajak penghasilan badan.

      Pada tahun 2025 dan 2024 sebagian besar pendapatan Perusahaan dikenakan pajak yang bersifat final dan tidak terdapat
      perbedaan temporer signifikan, sehingga Perusahaan tidak mengakui adanya pajak tangguhan.

   e. Administrasi Pajak

      Undang-Undang Perpajakan yang berlaku di Indonesia mengatur bahwa masing-masing perusahaan menghitung, menetapkan
      dan membayar sendiri besarnya jumlah pajak yang terutang secara individu.
      Berdasarkan Undang-Undang yang berlaku, Direktur Jenderal Pajak (DJP) dapat menetapkan atau mengubah kewajiban pajak
      dalam jangka waktu tertentu. Untuk tahun pajak 2007 dan sebelumnya, jangka waktu tersebut adalah sepuluh tahun sejak saat
      terutangnya pajak tetapi tidak lebih dari tahun 2013, sedangkan untuk tahun pajak 2008 dan seterusnya, jangka waktunya adalah
      lima tahun sejak saat terutangnya pajak.
      Pada Oktober 2021, Pemerintahan Indonesia mengesahkan Undang-Undang No. 7 tahun 2021 tentang harmonisasi peraturan
      perpajakan yang mengubah tarif pajak penghasilan badan dari 20% menjadi 22% untuk tahun 2022 dan seterusnya.


21. PINJAMAN BANK
                                                                              30 Juni 2025                 31 Desember 2024
      PT Bank Mandiri (Persero), Tbk                                            124.897.714.284                  135.533.142.856

   Jumlah                                                                       124.897.714.284                  135.533.142.856
      Biaya perolehan pinjaman yang
         belum diamortisasi                                                        (355.855.707)                     (378.982.930)
   Jumlah                                                                       124.541.858.577                  135.154.159.926
   Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun                            21.270.857.143                    21.223.542.259
   Bagian jangka panjang                                                        103.271.001.434                  113.930.617.666




                                                               32
Page 36
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 Juni 2025 (Tidak Diaudit) Dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada 30 Juni 2025 Dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

21. PINJAMAN BANK (lanjutan)

      Pada tanggal 09 November 2023, Perusahaan memperoleh fasilitas Kredit dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk berdasarkan Akta
      No. 35.Notaris Toki Thomas. S.H., M.Kn., dengan ketentuan sebagai berikut:

      Limit kredit                                  :   Maksimal Rp166.000.000.000
      Jenis kredit                                  :   Kredit investasi
      Sifat kredit                                  :   Non Revolving, committed, dan Advised
      Tujuan penggunaan                             :   Pembiayaan 1 unit Kapal bulk Carrier "Seacon Dalian"
      Jangka waktu                                  :   87 bulan terhitung mulai tanggal penandatangan perjanjian kredit termasuk grace
                                                        period selama 3 bulan.
      Suku bunga                                    :   9% per tahun, dibayar efektif setiap bulan pada tanggal 5 dan suku bunga dapat
                                                        berubah sewaktu-sewaktu.
      Provisi & structuring fee                     :   0,25% dari limit kredit yang ditarik
      Annual servicing fee                          :   0,15% dari nominal oustanding fasilitas kredit
      Biaya administrasi                            :   Rp50.000.000
      Perusahaan telah menggunakan fasilitas pinjaman ini sebesar Rp148.896.000.000.
      Agunan yang diberikan adalah sebagai berikut:
      a. 1 unit kapal MV Majestic Laksono dh. MV Secon Dalian, dengan bukti grosse akta a.n PT Cakra Buana Resources Energi Tbk,
         yang diikat hipotik sebesar Rp222.227.000.000 atau sebesar nilai realisasi transaksi yang tercantum dalam MoA.

      b. 4 kapal eksisting yakni TK. Cakrawala 3009, TK. Cakrawala 3010, TK. Matahari 3016 dan TK. GTO 395 yang akan diikat
         hipotek dengan total nilai pengikatan sebesar Rp64.316.000.000.
      c. Gadai Saham PT Cakra Buana Resources Energi Tbk sebesar 2.774.000.000 lembar saham yang dimiliki oleh PT Omudas
         Investment Holdco.
      d. Gadai Saham PT Cakra Buana Resources Energi Tbk sebesar 513.000.000 lembar saham yang dimiliki oleh PT Republic
         Capital Indonesia.
      e. Tanah & Bangunan yang berada di JI. Kol. MT. Haryono, Desa Beji, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah
         akan dikat Hak Tanggungan dengan nilai Rp8.000.000.000, paling lambat 3 (tiga) bulan setelah penandatanganan Perjanjian
         Kredit.
      f. Personal Guarantee an. Suminto Husin Giman.
      g. Personal Guarantee an. Suganto Gunawan.
      Syarat Kredit/Covenant Pinjaman Bank antara lain :
      1. PT Cakra Buana Resources Energi Tbk. Mengikatkan diri kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, bahwa selama kredit belum
         dinyatakan lunas oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, berjanji dan menyanggupi untuk menjaga rasio keuangan PT Cakra
         Buana Resources Energi Tbk sebagai berikut:

           -  DSCR = EBITDA/(Interest expense + Current Portion Long Term Debt Liabilities) = min. 1 x (sejak tahun 2023 dan
             seterusnya)
           - DER = Total Interest Bearing Debt/Equity = max. 3,0 x
           - Debt Capacity = Total Interest Bearing Debt/EBITDA = max. 7,0 x
           - Cash Flow Positif
          Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, Perusahaan belum memenuhi rasio atas DSCR dan Debt Capacity.




                                                                    33
Page 37
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 Juni 2025 (Tidak Diaudit) Dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada 30 Juni 2025 Dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

21. PINJAMAN BANK (lanjutan)

      2. Selama kredit belum lunas, tanpa persetujuan tertulis dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk terlebih dahulu PT Cakra Buana
         Resources Energi Tbk. Tidak diperkenankan (negative covenant) :

          a. Melakukan perubahan Anggaran Dasar Perusahaan, kecuali melakukan perubahan pengurus Perusahaan, perubahan
             pemegang saham, permodalan dan nilai saham dengan tetap mempertahankan porsi kepemilikan PT Omudas Investment
             Holdco maka cukup memberitahukan secara tertulis kepada Bank maksimum 30 (tiga puluh) hari kalender sejak tanggal
             keputusan RUPS.
          b. Memindahtangankan barang agunan kecuali barang dagangan.
          c. Memperoleh fasilitas kredit atau pinjaman lain dari bank atau lembaga keuangan lain, termasuk namun tidak terbatas pada
             transaksi derivatif.
          d. Mengikatkan diri sebagai penjamin hutang atau menjaminkan harta kekayaan kepada pihak lain kecuali kepada entitas
             anak usaha yang mendapatkan fasilitas di Mandiri Group.
          e. Melunasi hutang kepada pemegang saham.
          f. Membuat suatu perikatan, perjanjian, atau dokumen lain yang bertentangan dengan Perjanjian Kredit dan atau dokumen
             agunan.
          g. Membuat dan/atau melakukan langkah-langkah atau kebijakan bersifat strategis bagi perusahaan yang pada akhirnya
             dapat mengakibatkan terganggunya operasional Perusahaan dan/atau terganggunya kelancaran pembayaran kewajiban
             kepada bank dan/atau pihak ke-tiga lainnya dan/atau melanggar ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku.



22. MODAL SAHAM DAN TAMBAHAN MODAL DISETOR
   a. Modal Saham
   Susunan pemegang saham Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:

                                                                                30 Juni 2025
                                                    Jumlah Saham         Persentase Kepemilikan           Jumlah Modal Saham
     PT Omudas Investment Holdco                        2.774.000.000                    61,13%                   69.350.000.000
     PT Republik Capital Indonesia                        513.000.000                    11,30%                   12.825.000.000
     Bes Trus Pte. Ltd                                    342.000.000                     7,54%                    8.550.000.000
     PT Bima Harsa Rahardja                               171.000.000                     3,77%                    4.275.000.000
     Masyarakat                                           738.067.441                    16,26%                   18.451.686.025
   Jumlah                                               4.538.067.441                     100%                   113.451.686.025

                                                                             31 Desember 2024
                                                    Jumlah Saham         Persentase Kepemilikan           Jumlah Modal Saham
     PT Omudas Investment Holdco                        2.774.000.000                   61,13%                    69.350.000.000
     PT Republik Capital Indonesia                        513.000.000                   11,30%                    12.825.000.000
     Herlienna Qisthi                                     342.000.000                    7,54%                     8.550.000.000
     PT Bima Harsa Rahardja                               171.000.000                    3,77%                     4.275.000.000
     Masyarakat                                           738.065.482                   16,26%                    18.451.637.050
   Jumlah                                               4.538.065.482                    100%                    113.451.637.050




                                                                 34
Page 38
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 Juni 2025 (Tidak Diaudit) Dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada 30 Juni 2025 Dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

22. MODAL SAHAM DAN TAMBAHAN MODAL DISETOR (lanjutan)

   Tahun 2024
   Sejak tanggal 2 Januari 2024 sampai dengan 31 Desember 2024, sebanyak 33.861 Waran seri I telah dikonversi menjadi 33.861
   lembar saham.
   Tahun 2023
   Sejak tanggal 11 Juli 2023 sampai dengan 31 Desember 2023, sebanyak 31.621 Waran seri I telah dikonversi menjadi 31.621
   lembar saham.
   Tahun 2022
   Sesuai dengan akta No. 09 tanggal 28 Juni 2022 Notaris Bonifasius Sulistiyo Wibowo, S.H., M.Kn., dengan SK Kemenkumham No.
   AHU-0044547.AH.01.02 tahun 2022 para pemegang saham menyetujui:
   1. Peningkatan modal dasar Perusahaan dari sebelumnya sejumlah Rp50.000.000.000 menjadi Rp200.000.000.000.
   2. Peningkatan modal disetor dan/ atau modal ditempatkan Perusahaan dari sebelumnya sejumlah Rp12.500.000.000 menjadi
      Rp95.000.000.000.
   3. Penerbitan 82.500 lembar saham baru dengan nilai nominal masing - masing saham sebesar Rp1.000.000 dengan nilai nominal
      seluruhnya sebesar Rp82.500.000.000 yang diambil bagian oleh dan berasal dari:
      a. Konversi utang Perusahaan kepada West Ocean International Pte., Ltd sebesar Rp78.225.000.000 yang timbul sehubungan
          dengan kewajiban pembayaran Perusahaan kepada West Ocean International Pte., Ltd berdasarkan Perjanjian
          Pinjaman no. 0001/CBRE-WOI/JKT/VI/2016 tanggal 30 Juni 2016, dimana konversi utang tersebut seluruhnya telah dialihkan
          kepada pihak ketiga sebagai berikut :
          - Tuan Chan Kern Ngee sebesar Rp4.370.000.000, berdasarkan Perjanjian Novasi No. 0003/LOA/CBRE-WOI/JKT/IV/2022
              tanggal 18 April 2022 atau sebanyak 4.370 lembar saham;
          - Tuan Sufrizal khairi Bin Jumahad sebesar Rp2.850.000.000, berdasarkan Perjanjian Novasi No. 0003/LOA/CBRE-
              WOI/JKT/IV/2022 tanggal 18 April 2022 atau sebanyak 2.850 lembar saham;
          - Ace International Marine Ltd sebesar Rp21.850.000.000, berdasarkan Perjanjian Novasi No. 0003/LOA/CBRE-
              WOI/JKT/IV/2022 tanggal 18 April 2022 atau sebanyak 21.850 lembar saham
          - Water Wheel Renewables Pte., Ltd sebesar Rp17.480.000.000, berdasarkan Perjanjian Novasi No.0003/LOA/CBRE-
              WOI/JKT/IV/2022 tanggal 18 April 2022 atau sebanyak 17.480 lembar saham;
          - PT Republik Capital Indonesia sebesar Rp12.825.000.000, berdasarkan Perjanjian Novasi No. 0003/LOA/CBRE-
              WOI/JKT/IV/2022 tanggal 18 April 2022 atau sebanyak 12.825 lembar saham;
          - PT Omudas Investment Holdco sebesar Rp18.850.000.000, berdasarkan Perjanjian Novasi No. 0003/LOA/CBRE-
              WOI/JKT/IV/2022 tanggal 18 April 2022 atau sebanyak 18.850 lembar saham
      b. Pengambilan bagian oleh PT Bima Harsa Rahardja atas 4.275 saham baru dengan nilai nominal seluruhnya sebesar
         Rp4.275.000.000.
   Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Di Luar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Cakra
   Buana Resources Energi Nomor: 02 tanggal 13 September 2022, yang dibuat di hadapan Bonifasius Sulistiyo Wibowo, S.H., M.Kn.,
   Notaris di Kabupaten Cianjur, akta mana telah diterima dan dicatat dalam Database Sisminbakum Direktorat Jenderal Administrasi
   Hukum Umum Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor: AHU-AH.01.03-0290847 tanggal 13 September
   2022 perihal Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar Perusahaan dan Nomor: AHU-AH.01.09-0054324 tanggal 13
   September 2022 perihal Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perusahaan serta telah didaftarkan dalam Daftar Perusahaan
   Nomor: AHU-0181676.AH.01.11.TAHUN 2022 tanggal 13 September 2022 (selanjutnya disebut “Akta No. 02 tanggal 13 September
   2022”), para pemegang saham Perusahaan telah menyetujui penjualan saham yang dimiliki oleh:


   i. Charn Kern Ngee kepada PT Omudas Investment Holdco sebanyak 4.370 (empat ribu tiga ratus tujuh puluh) lembar saham
      dengan nilai nominal sebesar Rp4.370.000.000,00 (empat miliar tiga ratus tujuh puluh juta rupiah), berdasarkan Akta Jual Beli
      Saham PT Cakra Buana Resources Energi Nomor: 04 tanggal 13 September 2022, yang dibuat di hadapan Bonifasius Sulistiyo
      Wibowo, S.H., M.Kn., Notaris di Kabupaten Cianjur;




                                                               35
Page 39
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 Juni 2025 (Tidak Diaudit) Dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada 30 Juni 2025 Dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

22. MODAL SAHAM DAN TAMBAHAN MODAL DISETOR (lanjutan)

   ii. Sufrizal Khairi kepada PT Omudas Investment Holdco sebanyak 2.850 (dua ribu delapan ratus lima puluh) lembar saham dengan
       nilai nominal sebesar Rp2.850.000.000,00 (dua miliar delapan ratus lima puluh juta rupiah), berdasarkan Akta Jual Beli Saham PT
       Cakra Buana Resources Energi Nomor: 05 tanggal 13 September 2022, yang dibuat di hadapan Bonifasius Sulistiyo Wibowo,
       S.H., M.Kn., Notaris di Kabupaten Cianjur;
   iii Ace International Marine Ltd kepada PT Omudas Investment Holdco sebanyak 21.850 (dua puluh satu ribu delapan ratus lima
   . puluh) lembar saham dengan nilai nominal sebesar Rp21.850.000.000,00 (dua puluh satu miliar delapan ratus lima puluh juta
       rupiah), berdasarkan Akta Jual Beli Saham PT Cakra Buana Resources Energi Nomor: 03 tanggal 13 September 2022, yang
       dibuat di hadapan Bonifasius Sulistiyo Wibowo, S.H., M.Kn., Notaris di Kabupaten Cianjur; dan


   iv Water Wheels Renewables Pte. Ltd. kepada PT Omudas Investment Holdco sebanyak 17.480 (tujuh belas ribu empat ratus
   . delapan puluh) lembar saham dengan nilai nominal sebesar Rp17.480.000.000,00 (tujuh belas miliar empat ratus delapan puluh
      juta rupiah), berdasarkan Akta Jual Beli Saham PT Cakra Buana Resources Energi Nomor: 06 tanggal 13 September 2022, yang
      dibuat di hadapan Bonifasius Sulistiyo Wibowo, S.H., M.Kn., Notaris di Kabupaten Cianjur.


   Berdasarkan keputusan tersebut di atas, tidak terdapat perubahan pada struktur permodalan Perusahaan.
   Sehubungan dengan pengalihan dan penjualan saham, para pemegang saham Perusahaan juga menyetujui untuk mengubah status
   dan jenis Perusahaan dari sebelumnya Penanaman Modal Asing (PMA) menjadi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).


   Berdasarkan Akta Notaris No. 55 tertanggal 16 September 2022 sehubungan rencana Penawaran Umum Perusahaan yang dibuat
   dihadapan Dr. Sugih Haryati. SH., M.Kn., notaris di Jakarta Selatan dan telah disetujui oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi
   Manusia Republik Indonesia dengan No. AHU-0066859.AH.01.02 tahun 2022, para pemegang saham menyetujui:
   1. Penurunan nilai nominal setiap saham (stock split 1:40.000) dari sebesar Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah) menjadi sebesar
      Rp25,00 (dua puluh lima rupiah);

   2. Pengeluaran saham dalam simpanan (portepel) Perusahaan untuk ditawarkan kepada masyarakat melalui Penawaran Umum
      sebanyak-banyaknya 738.000.000 (tujuh ratus tiga puluh delapan juta) saham baru yang mewakili 16,26 % (enam belas koma
      dua enam persen) dari seluruh modal ditempatkan dan disetor Perusahaan setelah Penawaran Umum;

   3. Penerbitan Waran Seri I Perusahaan, sebanyak-banyaknya 1.328.400.000 (satu miliar tiga ratus dua puluh delapan juta empat
      ratus ribu) yang merupakan sekitar 34,96% (tiga puluh empat koma sembilan enam persen) dari total jumlah saham ditempatkan
      dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum, yang diberikan secara Cuma-Cuma
      sebagai insentif bagi para pemegang saham baru yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada Tanggal
      Penjatahan;

   4. Modal dasar sebesar Rp200.000.000.000,00 (dua ratus miliar rupiah), yang terbagi atas 8.000.000.000 (delapan miliar) saham,
      dengan nilai nominal masing-masing saham sebesar Rp25,00 (dua puluh lima rupiah);

   5. Modal ditempatkan sebesar Rp95.000.000.000,00 (sembilan puluh lima miliar rupiah), yang terbagi atas 3.800.000.000 (tiga miliar
      delapan ratus juta) saham, dengan nilai nominal masing- masing saham sebesar Rp25,00 (dua puluh lima rupiah);


   6. Modal disetorkan sebesar Rp95.000.000.000,00 (sembilan puluh lima miliar rupiah), yang terbagi atas 3.800.000.000 (tiga miliar
      delapan ratus juta) saham, dengan nilai nominal masing- masing saham sebesar Rp25,00 (dua puluh lima rupiah).


   b. Tambahan Modal Disetor
                                                                                30 Juni 2025                 31 Desember 2024
      Saldo awal                                                                   59.488.614.949                    59.480.725.336

                                                                 36
Page 40
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 Juni 2025 (Tidak Diaudit) Dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada 30 Juni 2025 Dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

      Pelaksanaan waran                                                       456.447         7.889.613
      Saldo Akhir                                                       59.489.071.396   59.488.614.949




                                                         37
Page 41
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 Juni 2025 (Tidak Diaudit) Dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada 30 Juni 2025 Dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

23. PENGHASILAN KOMPERHENSIF LAIN

                                                                             30 Juni 2025                 31 Desember 2024

      Saldo awal                                                                     24.782.546                      115.041.646
      Pengukuran kembali liabilitas imbalan
         pasca kerja (Catatan 19)                                                             -                      (90.259.100)
      Saldo Akhir                                                                    24.782.546                       24.782.546

24. AKUMULASI DEFISIT

                                                                             30 Juni 2025                 31 Desember 2024

      Saldo awal                                                               (55.794.974.511)                   (4.133.579.622)
      Laba (rugi) tahun berjalan                                                   900.055.041                   (51.661.394.889)
      Saldo Akhir                                                              (54.894.919.470)                  (55.794.974.511)

25. PENDAPATAN
                                                                             30 Juni 2025                    30 Juni 2024

   Time Charter                                                                 29.081.967.154                   31.971.050.053

   Jumlah                                                                       29.081.967.154                   31.971.050.053

   Persentase pendapatan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 dan 2024 berdasarkan pelanggan dengan nilai
   pendapatan diatas 10% (sepuluh persen) dari jumlah pendapatan adalah sebagai berikut:

                                                       30 Juni 2025              %                30 Juni 2024              %

   PT SYS Petrolindo Utama                                 18.037.992.258       62%                              -            0%
   PT Mitra Bahari Internusa                                5.184.967.476       18%                              -            0%
   PT Vama Samudera Jaya                                    3.853.843.486       13%                              -            0%
   PT Habco Trans Maritima Tbk                                           -       0%                 14.415.718.028           45%
   PT Sinar Wandiole Balikpapan                                          -       0%                  4.200.000.000           13%
   PT Halmahera Jaya Feronichel                                          -       0%                  2.955.241.935            9%
   Pada tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 dan 2024 seluruh pendapatan berasal dari pihak ketiga.




                                                              38
Page 42
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 Juni 2025 (Tidak Diaudit) Dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada 30 Juni 2025 Dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

26. BEBAN POKOK PENDAPATAN
                                                                        30 Juni 2025              30 Juni 2024

   Penyusutan                                                              9.368.177.666               9.538.833.358
   Penyusutan aset hak guna (Catatan 12)                                   1.972.629.811               2.002.056.742
   Sewa kapal                                                              1.635.000.000               4.836.607.433
   Asuransi                                                                1.586.242.555                 937.489.715
   Operasional kapal                                                       1.247.608.857                  53.053.825
   Perbaikan dan Pemeliharaan                                                706.530.960                   9.600.000
   Bahan bakar                                                               486.486.496               2.585.293.793
   Keagenan                                                                  245.472.144                  30.950.000
   Ekspedisi                                                                 205.261.000                   2.000.000
   Sertifikat                                                                 27.500.000                  91.116.833
   Legalitas dan profesional                                                   4.626.357                 180.467.566
   Keamanan                                                                            -                  10.000.000
   Lain - lain                                                                56.764.913                  44.853.159

   Jumlah                                                                 17.542.300.759              20.322.322.424


   Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 2024 tidak terdapat Pembelian dari pemasok yang melebihi 10% dari jumlah beban pokok
   pendapatan.

27. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI
                                                                        30 Juni 2025              30 Juni 2024

   Gaji dan tunjangan                                                      5.741.526.908               7.065.492.792
   Penyusutan aset hak guna (Catatan 12)                                     621.827.282                 621.827.281
   Penyusutan aset tetap                                                     285.490.878                 274.742.933
   Sewa                                                                      163.811.870                 106.236.009
   Representasi dan jamuan                                                   116.758.698                   7.941.040
   Legalitas dan profesional                                                  93.140.367                 338.820.053
   Perjalanan dinas                                                           76.193.960                 280.490.984
   Transportasi                                                               43.313.665                     100.000
   Operasional kantor                                                         43.019.726                  35.334.375
   Medis                                                                      14.944.432                  24.263.914
   Imbalan kerja                                                              11.479.352                  32.354.666
   Utilitas                                                                    4.781.998                  27.283.726
   Pajak                                                                               -                  28.910.708
   Lainnya                                                                   857.385.476                 146.926.638

   Jumlah                                                                  8.078.114.262               8.990.725.119




                                                         39
Page 43
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 Juni 2025 (Tidak Diaudit) Dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada 30 Juni 2025 Dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

28. PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN-NETO
                                                                                 30 Juni 2025                  30 Juni 2024

   Pendapatan bunga                                                                    22.482.904                         19.308.702
   Rugi selisih kurs                                                                  (72.821.241)                                 -
   Pendapatan penjualan asset                                                       3.774.360.250                                  -
   Beban Lainnya                                                                      675.094.961                         14.294.221

   Jumlah                                                                           4.399.116.875                         33.602.923

29. BEBAN KEUANGAN
                                                                                 30 Juni 2025                  30 Juni 2024

   Beban bunga liabilitas sewa                                                       (605.382.968)                       (240.060.321)
   Beban bunga pinjaman bank                                                       (6.006.247.393)                     (5.886.965.079)
   Beban bunga utang leasing                                                                    -                                   -

   Jumlah                                                                          (6.611.630.361)                     (6.127.025.400)

30. LABA PER SAHAM
                                                                                 30 Juni 2025                  30 Juni 2024

   Laba (rugi) neto tahun berjalan                                                    900.055.041                      (3.819.072.568)
   Jumlah rata - rata tertimbang saham                                              4.538.047.916                       4.521.835.645
   Laba per saham dasar dan dilusi                                                           0,20                               (0,84)

   Tidak ada dilusi laba per saham dari waran yang diterbitkan per 30 Juni 2025 dan 2024 karena harga pelaksanaan waran lebih besar
   dibandingkan pasar saham.

31. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK - PIHAK BERELASI
   a. Sifat hubungan dengan pihak berelasi

      Dalam kegiatan usahanya, Perusahaan melakukan transaksi dengan pihak-pihak yang berelasi. Sifat transaksi dan hubungan
      dengan pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut:

                  Pihak Berelasi                                Sifat Hubungan                       Sifat Transaksi
      PT Republik Capital Indonesia                 Pemegang saham                      Piutang lain - lain
      PT Bima Harsa Raharja                         Entitas afilliasi                   Piutang lain - lain
      PT Karunia Karya Nasional                     Entitas afilliasi                   Piutang lain - lain
      PT Mandala Armada Nusantara                   Entitas afilliasi                   Sewa kapal
      PT Catur Dharma Anugerah Surya                Entitas afilliasi                   Sewa kantor
      Entitas afiliasi adalah entitas di bawah pengendalian pemegang saham yang sama dan/atau memiliki dewan direksi atau
      komisaris yang sama dengan Perusahaan.




                                                                        40
Page 44
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 Juni 2025 (Tidak Diaudit) Dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada 30 Juni 2025 Dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

31. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK - PIHAK BERELASI (lanjutan)
   b. Transaksi pihak berelasi (lanjutan)
                                                                        30 Juni 2025       31 Desember 2024
      Piutang lain - lain (Catatan 6)
      Bagian lancar
      PT Mandala Armada Nusantara                                          2.154.860.622          2.741.476.324
      PT Wistara Andalas Persada                                                       -            238.715.000
      PT Bima Harsa Raharja                                                            -              1.400.000
      PT Karunia Karya Nasional                                                        -              7.294.660
      Jumlah                                                               2.154.860.622          2.988.885.984
      Deposit (Catatan 9)
      Bagian tidak lancar
      PT Mandala Armada Nusantara                                            825.000.000            825.000.000
      PT Catur Dharma Anugerah Surya                                         400.000.000            400.000.000
      Jumlah                                                               1.225.000.000          1.225.000.000
      Aset hak guna (Catatan 12)
      Bagian tidak lancar
      PT Mandala Armada Nusantara                                                      -         11.196.423.270
      PT Catur Dharma Anugerah Surya                                       6.934.313.392          7.494.851.599
      Jumlah                                                               6.934.313.392         18.691.274.869
      Jumlah aset - pihak berelasi                                        10.314.174.014         22.905.160.853
      Persentase terhadap jumlah aset                                              3,14%                  6,86%
      Liabilitas
      Liabilitas sewa (Catatan 18)
      Bagian jangka pendek
      PT Mandala Armada Nusantara                                                      -          4.100.775.977
      PT Catur Dharma Anugerah Surya                                       1.180.349.393          1.140.607.234
      Bagian jangka panjang
      PT Mandala Armada Nusantara                                                      -          7.095.647.293
      PT Catur Dharma Anugerah Surya                                       5.753.963.999          6.354.244.365
      Jumlah                                                               6.934.313.392         18.691.274.869

      Utang lain-lain
      Bagian jangka pendek
      PT Omudas Investment Holdco                                         40.741.085.957         19.116.095.714
      PT Mandala Armada Nusantara                                          1.020.000.000          1.020.000.000
      PT Catur Dharma Anugrah Surya                                          270.000.000            270.000.000
      Jumlah                                                              42.031.085.957         20.406.095.714

      Jumah liabilitas - pihak berelasi                                   48.965.399.349         39.097.370.583
      Persentase terhadap jumlah liabilitas                                       23,28%                18,06%




                                                         41
Page 45
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 Juni 2025 (Tidak Diaudit) Dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada 30 Juni 2025 Dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

31. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK - PIHAK BERELASI (lanjutan)

   Utang lain-lain seluruhnya tanpa jaminan, tidak dikenakan bunga dan dapat dibayarkan sewaktu-waktu serta didenominasi dalam
   mata uang Rupiah.

   Utang lain-lain merupakan utang kepada pemegang saham dalam bentuk Rupiah tanpa jaminan, tidak dikenakan bunga dan dapat
   dibayarkan sewaktu-waktu.
                                                                           30 Juni 2025                  30 Juni 2024
   Beban pokok pendapatan (Catatan 26)
   PT Mandala Armada Nusantara                                                 1.972.629.811                   2.002.056.742
   Jumlah                                                                      1.972.629.811                   2.002.056.742

   Jumah beban pokok pendapatan - pihak berelasi                               1.972.629.811                   2.002.056.742
   Persentase terhadap jumlah beban pokok pendapatan                                  11,24%                           9,85%

   b. Transaksi pihak berelasi (lanjutan)
                                                                           30 Juni 2025                  30 Juni 2024
   Beban administrasi dan umum (Catatan 27)
   PT Catur Dharma Anugerah Surya                                                621.827.282                     621.827.281
   Jumlah                                                                        621.827.282                     621.827.281

   Jumah beban administrasi dan umum - pihak berelasi                            621.827.282                     621.827.281
   Persentase terhadap jumlah beban administrasi dan umum                              7,70%                           6,92%

                                                                           30 Juni 2025                  30 Juni 2024
   Pendapatan (biaya) keuangan (Catatan 29)
   PT Catur Dharma Anugerah Surya                                               (284.472.728)                   (165.775.267)
   PT Mandala Armada Nusantara                                                  (320.910.240)                   (263.013.752)
   Jumlah                                                                       (605.382.968)                   (428.789.019)

   Jumah pendapatan (biaya) keuangan - pihak berelasi                           (605.382.968)                   (428.789.019)
   Persentase terhadap jumlah pendapatan (biaya) keuangan                                 9%                              7%

   Personel manajemen kunci Perusahaan meliputi seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi (namun tidak termasuk Komisaris
   Independen). Manajemen kunci tersebut memiliki kewenangan dan tanggung jawab untuk merencanakan, memimpin, dan
   mengendalikan aktivitas Perusahaan.

   Total gaji dan kompensasi lainnya yang diterima Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan masing-masing pada 2025 dan 2024
   adalah sebagai berikut:
                                                                           30 Juni 2025                 30 Juni 2024
   Komisaris                                                                   5.760.000.000                   1.440.000.000
   Direksi                                                                     3.000.000.000                     750.000.000
   Jumlah                                                                      8.760.000.000                   2.190.000.000




                                                             42
Page 46
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 Juni 2025 (Tidak Diaudit) Dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada 30 Juni 2025 Dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

32. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS KEUANGAN
                                                                                30 Juni 2025                31 Desember 2024
   Aset keuangan
   Kas dan setara kas                                                              3.133.889.955                     3.251.404.222
   Piutang usaha                                                                  15.363.283.999                     7.799.713.266
   Piutang lain - lain                                                             2.154.860.622                     2.988.885.984
   Jumlah aset keuangan                                                           20.652.034.576                    14.040.003.472

   Liabilitas keuangan
   Utang usaha                                                                    12.966.133.058                    14.151.571.475
   Utang lain-lain                                                                43.731.085.957                    20.406.095.714
   Pinjaman bank                                                                 124.541.858.577                   135.154.159.925
   Liabilitas sewa                                                                 6.934.313.392                    18.691.274.869
   Jumlah liabilitas keuangan                                                    188.173.390.984                   188.403.101.983

   Metode dan asumsi yang digunakan untuk estimasi nilai wajar adalah sebagai berikut:
   Nilai wajar kas dan setara kas, piutang usaha, deposit sewa, biaya dibayar dimuka dan uang muka, piutang lain-lain, utang usaha,
   utang lain-lain, utang jaminan dan uang muka penjualan mendekati nilai tercatat karena jangka waktu jatuh tempo yang singkat atas
   instrumen keuangan tersebut.
   Liabilitas sewa adalah liabilitas dengan suku bunga tetap, sehingga nilai tercatat liabilitas keuangan tersebut mendekati nilai
   wajarnya.

33. KEBIJAKAN DAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN

   Perusahaan terekspos risiko suku bunga, risiko kredit dan risiko likuiditas yang timbul dalam kegiatan usahanya. Manajemen secara
   berkesinambungan memantau proses manajemen risiko Perusahaan untuk memastikan tercapainya keseimbangan yang memadai
   antara risiko dan pengendalian. Sistem dan kebijakan manajemen risiko ditelaah secara berkala untuk menyesuaikan dengan
   perubahan kondisi pasar dan aktivitas Perusahaan.
   Direksi Perusahaan menelaah dan menyetujui kebijakan untuk mengelola risiko-risiko yang dirangkum di bawah ini:

   a. Risiko Suku Bunga

      Risiko suku bunga adalah risiko dimana nilai wajar atau arus kas masa datang dari suatu instrumen keuangan akan berfluktuasi
      akibat perubahan suku bunga pasar. Risiko ini sebagian besar timbul dari pinjaman bank.

      Untuk meminimalkan risiko suku bunga, manajeman menelaah berbagai suku bunga yang ditawarkan kreditur untuk mendapatkan
      suku bunga yang paling menguntungkan sebelum melakukan perikatan utang.

      Perusahaan tidak memiliki aset dengan tingkat bunga signifikan, pendapatan dan arus kas dari operasi Perusahaan secara
      substansial bebas dari pengaruh perubahan tingkat suku bunga pasar. Perusahaan tidak memiliki eksposur signifikan terhadap
      risiko suku bunga karena tidak memiliki pinjaman dengan tingkat bunga mengambang.

   b. Risiko Kredit

      Risiko kredit adalah risiko bahwa pihak lain tidak dapat memenuhi kewajiban atas suatu instrumen keuangan atau kontrak
      pelanggan, yang menyebabkan kerugian keuangan. Tujuan Perusahaan adalah untuk mencapai pertumbuhan pendapatan yang
      berkelanjutan seraya meminimalkan kerugian yang timbul atas eksposur peningkatan risiko kredit. Perusahaan melakukan
      transaksi penjualan hanya dengan pihak ketiga yang memiliki nama baik dan terpercaya.

      Kebijakan Perusahaan mengatur bahwa seluruh pelanggan yang akan melakukan transaksi penjualan secara kredit harus melalui
      proses verifikasi kredit. Selain itu, saldo piutang dipantau secara terus menerus dengan tujuan untuk memastikan bahwa eksposur
      Perusahaan terhadap risiko kredit macet tidak signifikan.




                                                                43
Page 47
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 Juni 2025 (Tidak Diaudit) Dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada 30 Juni 2025 Dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

33. KEBIJAKAN DAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

      Piutang usaha dan piutang lain-lain yang belum jatuh tempo ataupun penurunan nilai adalah dengan debitur kredit dengan
      catatan pembayaran yang baik. Kas dan setara kas serta aset keuangan lainnya yang belum jatuh tempo ataupun mengalami
      penurunan nilai ditempatkan pada lembaga keuangan yang resmi dan memiliki reputasi baik.

      Tabel berikut ini menunjukkan informasi mengenai eksposur risiko kredit berdasarkan evaluasi penurunan nilai pada aset
      keuangan Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024.

                                                                                       30 Juni 2025

                                                             Telah jatuh tempo
                                        Belum jatuh tempo
                                                                tetapi tidak             Mengalami          Penyisihan
                                       dan tidak mengalami                                                                      Jumlah
                                                                mengalami              penurunan nilai    penurunan nilai
                                         penurunan nilai
                                                              penurunan nilai

      Kas dan setara kas                     3.133.889.955                       -                    -                -        3.133.889.955
      Piutang usaha dan lain-lain                        -       18.016.699.199                       -                -       18.016.699.199

      Jumlah                                 3.133.889.955        18.016.699.199                      -                -         21.150.589.154


                                                                                     31 Desember 2024


                                        Belum jatuh tempo    Telah jatuh tempo
                                                                                         Mengalami          Penyisihan
                                       dan tidak mengalami      tetapi tidak                                                    Jumlah
                                                                                       penurunan nilai    penurunan nilai
                                         penurunan nilai        mengalami
                                                              penurunan nilai
      Kas dan setara kas                     3.251.404.222                       -                    -                -        3.251.404.222
      Piutang usaha dan lain-lain                        -       11.108.310.342                       -                -       11.108.310.342

      Jumlah                                 3.251.404.222        11.108.310.342                      -                -        14.359.714.564


   c. Risiko Likuiditas

      Risiko likuiditas didefinisikan sebagai risiko saat arus kas Perusahaan menunjukkan bahwa pendapatan jangka pendek tidak
      cukup untuk menutupi pengeluaran jangka pendek.

      Manajemen risiko yang telah diterapkan Perusahaan adalah sebagai berikut:
      1. Secara periodik melakukan penagihan kepada pelanggan agar melakukan pembayaran tepat waktu.
      2. Mengusahakan pembelian secara kredit dan mengurangi pembelian secara tunai.

      Tabel di bawah merangkum profil jatuh tempo liabilitas keuangan Perusahaan berdasarkan pembayaran kontraktual yang tidak
      didiskontokan pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024.

                                                                              30 Juni 2025
                                    Kurang dari 1 tahun      1 sampai 5 tahun         Lebih dari 5 tahun                    Jumlah
      Utang usaha                          166.528.787           12.799.604.271                         -                    12.966.133.058
      Utang lain-lain                   43.731.085.957                         -                        -                    43.731.085.957
      Pinjaman bank                     21.221.372.767          103.320.485.810                         -                   124.541.858.577
      Utang pembiyaan                       85.265.731                         -                        -                        85.265.731
      Liabilitas sewa                    1.180.349.392            5.753.964.000                         -                     6.934.313.392
      Jumlah                            66.384.602.633          121.874.054.081                         -                   188.258.656.715




                                                                      44
Page 48
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 Juni 2025 (Tidak Diaudit) Dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada 30 Juni 2025 Dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

33. KEBIJAKAN DAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

                                                                       31 Desember 2024
                              Kurang dari 1 tahun        1 sampai 5 tahun       Lebih dari 5 tahun               Jumlah
      Utang usaha                  1.351.967.204             12.799.604.271                       -               14.151.571.475
      Utang lain-lain             20.406.095.714                           -                      -               20.406.095.714
      Pinjaman bank               21.223.542.261            110.885.474.810         3.045.142.854                135.154.159.925
      Utang pembiyaan                167.570.850                           -                      -                  167.570.850
      Liabilitas sewa              5.241.383.211             13.449.891.658                       -               18.691.274.869
      Jumlah                      48.390.559.240            137.134.970.739         3.045.142.854                188.570.672.833

   Manajemen Permodalan

   Tujuan utama Perusahaan dalam mengelola permodalan adalah melindungi kemampuan Perusahaan dalam mempertahankan
   kelangsungan usahanya. Dengan demikian, Perusahaan dapat memberikan imbal hasil yang memadai kepada para pemegang
   saham serta juga sekaligus memberikan manfaat bagi para pemangku kepentingan lainnya.

   Dalam mengelola permodalan tersebut, manajemen senantiasa memperhatikan pemeliharaan rasio modal yang sehat antara jumlah
   liabilitas dan ekuitas. Penyesuaian terhadap struktur keuangan dilakukan berdasarkan perubahan kondisi ekonomi dan karakteristik
   risiko aset yang mendasari. Di samping itu, kebijakan diarahkan untuk mempertahankan struktur permodalan yang sehat guna
   mengamankan akses terhadap pendanaan pada biaya yang wajar.

   Rasio pengungkit pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:

                                                                               30 Juni 2025                31 Desember 2024
   Total Liabilitas                                                             210.364.933.479                  216.532.352.230
   Dikurangi :
      Kas dan setara kas                                                          3.133.889.955                    3.251.404.222
   Liabilitas neto                                                              207.231.043.524                  213.280.948.008
   Total ekuitas                                                                118.021.055.405                  117.120.494.942
   Rasio pengungkit                                                                         1,76                             1,82

34. SEGMEN OPERASI

   Manajemen telah menentukan segmen operasi berdasarkan laporan yang ditelaah oleh Direksi, yang telah diidentifikasikan sebagai
   pengambil keputusan operasional utama Perusahaan dalam mengambil keputusan strategis. Informasi segmen yang diberikan
   kepada Direksi untuk pelaporan segmen berdasarkan jenis jasa dalam kegiatan usaha Perusahaan adalah sebagai berikut:

                                                                                 30 Juni 2025
                                              Time & Freight charter         Ship management                    Jumlah
   Aset
   Aset segmen                                      292.083.626.848              36.302.362.036                  328.385.988.884
   Liabilitas
   Liabilitas segmen                                179.680.873.494              30.684.059.985                  210.364.933.479
   Pendapatan                                         17.449.180.293             11.632.786.861                    29.081.967.154
   Beban pokok pendapatan                            (15.787.402.132)            (1.754.898.627)                  (17.542.300.759)
   Laba (rugi) kotor                                  1.661.778.161      \        9.877.888.235                    11.539.666.395




                                                                45
Page 49
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 Juni 2025 (Tidak Diaudit) Dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada 30 Juni 2025 Dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

34. SEGMEN OPERASI (lanjutan)
                                                                                      30 Juni 2025
                                              Time & Freight charter              Ship management                     Jumlah

   Beban umum dan administrasi                           (8.078.114.262)                              -                  (8.078.114.262)
   Penghasilan (beban)
     usaha lainnya - neto                                 4.399.116.875                            -                      4.399.116.875
   Laba (rugi) usaha                                     (2.017.219.226)               9.877.888.235                      7.860.669.008
   Biaya keuangan                                        (7.017.040.447)                (405.410.086)                    (6.611.630.361)
   Laba (rugi) usaha per segmen                          (9.034.259.673)               9.472.478.149                      1.249.038.647

                                                                                      30 Juni 2024
                                                    Time charter                  Ship management                     Jumlah
   Aset
   Aset segmen                                          316.596.209.453               39.348.971.179                   355.945.180.632

   Liabilitas
   Liabilitas segmen                                    163.207.085.732               27.870.835.171                   191.077.920.903

   Pendapatan                                            19.182.630.032               12.788.420.021                     31.971.050.053
   Beban pokok pendapatan                               (18.289.315.682)              (2.033.006.742)                   (20.322.322.424)

   Laba kotor                                               893.314.350               10.755.413.279                    11.648.727.629
   Beban umum dan administrasi                           (8.990.725.119)                           -                    (8.990.725.119)
   Penghasilan (beban)
     usaha lainnya - neto                                    33.602.923                               -                          33.602.923

   Laba usaha                                            (8.063.807.845)              10.755.413.279                      2.691.605.433
   Biaya keuangan                                        (6.028.528.451)                 (98.496.949)                    (6.127.025.400)
   Laba usaha per segmen                                (14.092.336.296)              10.656.916.330                     (3.435.419.967)

   Perusahaan berdomisili di Indonesia dan tidak terdapat aktivitas signifikan di luar negeri sehingga tidak terdapat klasifikasi
   berdasarkan segmen geografis pada 30 Juni 2025 dan 2024.


35. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA UANG ASING
   Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, Perusahaan memiliki aset moneter dalam mata uang asing sebagai berikut:


                                                         2025                                             2024
                                       Mata uang asing            Ekuivalen           Mata uang asing            Ekuivalen
      Aset
      Bank             USD                          -                         -                   -                          -
      Jumlah                                        -                         -                   -                          -




                                                                   46
Page 50
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 Juni 2025 (Tidak Diaudit) Dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada 30 Juni 2025 Dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

36. PERJANJIAN-PERJANJIAN PENTING
   1. PT Catur Dharma Anugerah Surya


      Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa Menyewa Kantor No. 0003/LOA/CDAS-CBRE/VII/2022 tanggal 04 Juli 2022, Perusahaan
      mengadakan Perjanjian dengan PT Catur Dharma Anugerah Surya mengenai Pemanfaatan dan sewa aset berupa ruangan
      seluas 269,90 sqm yang terletak di Gedung Sahid Sudirman Center Lantai 42 ruang B yang digunakan sebagai kantor
      Perusahaan. Atas sewa tersebut, Perusahaan diwajibkan untuk membayar biaya sewa sebesar Rp150.000.000 (diluar ketentuan
      perpajakan) dan deposit sebesar Rp350.000.000 yang akan dikembalikan pada saat akhir masa sewa. Perjanjian dimulai sejak
      tanggal berita acara serah terima dengan masa sewa selama 8 tahun.

   2. PT Mandala Armada Nusantara


      Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa Menyewa Kapal No. 001/TC/MAN-CBRE/V/2022 sebagaimana telah diubah terakhir kali
      dengan Amandemen II tanggal 30 Desember 2022, Perusahaan mengadakan perjanjian dengan PT Mandala Armada Nusantara
      mengenai Pemanfaatan dan Sewa Aset berupa 1 unit Kapal Tugboat dan 1 unit Kapal Tongkang. Atas pemanfaatan aset
      tersebut, Perusahaan diwajibkan untuk membayar sewa sebesar Rp412.500.000 perbulan dan deposit sebesar Rp825.000.000
      serta seluruh biaya perbaikan dan pemeliharaan serta biaya perizinan. Perjanjian berlaku selama 5 tahun dimulai tanggal 01
      Agustus 2022 sampai dengan 31 Juli 2027. Pada tahun 2025, Perusahaan telah mengakhiri perjanjian sewa-menyewa dengan PT
      Mandala Armada Nusantara.
   3. PT SYS Petrolindo Utama

      Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa Menyewa Kapal No.0010/TC/CBRE-SYS/XI/2024 tanggal 25 November 2024. Perusahaan
      mengadakan Perjanjian dengan PT SYS Petralindo Utama mengenai Pemanfaatan dan Sewa Aset berupa MV Majstic Laksono.
      Perusahaan sebagai pemilik mewajibkan penyewa membayar sewa sebesar Rp.145.000.000,- (seratus empat puluh lima juta
      rupiah) belum termasuk PPN per hari dan depoait satu bulan sewa. Perjanjian berlaku sejak tanggal 25 November 2024 sampai
      dengan 24 November 2029 dan dapat diperpanjang sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak.



37. KELANGSUNGAN USAHA

   Perusahaan mengalami kerugian dalam operasinya sehingga mengakibatkan rugi tahun berjalan yang signifikan untuk tahun
   yang berakhir 31 Desember 2024 sebesar Rp51 milliar. Penurunan kinerja tersebut terutama disebabkan karena adanya
   kebutuhan pre operasional atas unit kapal baru yaitu berjenis Mother Vessel (MV). Hal tersebut menyebabkan kesangsian besar
   bagi kami mengenai kelangsungan usaha Perusahaan pada masa yang akan datang. Untuk mengatasi kondisi tersebut,
   manajemen Perusahaan telah dan akan mengambil tindakan-tindakan antara lain sebagai berikut:

   1. Pada saat Perusahaan telah mencapai tingkat likuiditas yang baik maka akan dilakukan perubahan sumber pendanaan yang
      semula dari pihak ketiga mulai diganti dengan dana internal. Sehingga bisa dilakukan penghematan dari sisi beban bunga dan
      fleksibilitas pembayaran pokok pinjaman;
   2. Peningkatan laba bersih tahun berjalan akibat dari penurunan beban bunga;
   3. Rencana Perusahaan menambah unit penghasil kas melalui penambahan armada kapal tongkang dalam akhir atau pertengahan
      tahun 2025 sebagai bagian dari rencana untuk memaksimalkan pendapatan dan net profit kedepannya.


   Pemegang saham Perusahaan, telah menegaskan niatnya pertanggal 31 Desember 2024 untuk senantiasa memberikan dukungan
   finansial kepada Perusahaan sehingga memungkinkan Perseroan memenuhi kewajiban-kewajibannya ketika jatuh tempo.


   Laporan keuangan tersebut tidak mencakup penyesuaian yang mungkin timbul akibat ketidakpastian ini.




                                                               47
Page 51
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 Juni 2025 (Tidak Diaudit) Dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada 30 Juni 2025 Dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

38. INFORMASI TAMBAHAN ARUS KAS

   Transaksi non kas
   Transaksi non kas pada 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 dengan rincian sebagai berikut:

                                                                             30 Juni 2025                31 Desember 2024

   Penambahan aset tetap diperoleh melalui utang dan reklasifikasi                 874.746.601                   42.343.802.366

39. PERISTIWA SETELAH PERIODE PELAPORAN

   Tidak terdapat kejadian setelah periode pelaporan yang perlu disesuaikan atau diungkapkan dalam catatan laporan keuangan untuk
   tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025.




                                                                48

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.8 MB
Published31 Jul 2025
Pages51
Characters169,090
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 64 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI Tbk p.1 ×176
linked — Suganto Gunawan p.9 ×4
linked — Suminto Husin Giman p.9 ×4
linked org Omudas Investment p.9 ×11
linked person R. Agung Laksono p.9 ×2
linked person Amanda Octania p.9 ×2
linked person Raditia Christine Senjaya p.10
linked org PT Bank Central Asia p.26
linked org PT Bank CIMB Niaga p.26
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.26 ×18
linked org PT Obi Nickel Cobalt p.27
linked org PT Halmahera Jaya Feronikel p.32
linked — Catur Dharma Anugerah p.33 ×10
linked org Bes Trus Pte. Ltd p.37
linked — Herlienna Qisthi p.37
linked org Habco Trans Maritima Tbk p.41 ×2
possible person George Samuel p.9
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.10 ×2
possible org Bursa Efek Indonesia p.10
possible org Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk p.26 ×2
unresolved person Akta Notaris Bonifasius Sulistiyo Wibowo · Notaris p.9 ×11
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.9
unresolved person Dr. Sugih Haryati p.9 ×8
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.9 ×2
unresolved org PT Omudas Investment Holdco p.9 ×11
unresolved — Oktaviana Magdalena · Kepala Unit Audit Internal p.10
unresolved org BAPEPAM-LK p.11 ×4
unresolved org Bank Indonesia p.12
unresolved org Menteri Keuangan Republik Indonesia p.22
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.22
unresolved org PT Wistara Internasional Maritim p.26 ×4
unresolved org PT SYS Petrolindo Utama p.26 ×3
unresolved org PT. Vama Samudera Jaya p.26 ×4
unresolved org PT Mitra Bahari Internusa p.26 ×3
unresolved org PT Padas Mustapa Jaya p.26 ×2
unresolved org PT Armada Elnusa Samudera p.26
unresolved org PT Halmahera Persada Lygend p.27
unresolved org PT IMC Ship Management p.28
unresolved org PT Epo Trans Abadi p.28
unresolved org PT Nusantara Terminal Terpadu p.28
unresolved org PT Fortuna Andre Lines p.28
unresolved org PT Fortuna Samudera p.28
unresolved org PT Mandala Armada Nusantara p.31 ×13
unresolved org PT BCA Finance p.32 ×2
unresolved org PT Sinar Wandiole Balikpapan p.32 ×2
unresolved org PT Catur Dharma Anugerah Surya p.33 ×9
unresolved org Menteri Keuangan p.34
unresolved person Toki Thomas. S.H. p.36
unresolved org PT Republic Capital Indonesia. p.36
unresolved org PT Bima Harsa Rahardja p.37 ×5
unresolved person Chan Kern Ngee p.38
unresolved person Sufrizal p.38
unresolved org Ace International Marine Ltd p.38 ×2
unresolved org Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.38
unresolved org Water Wheels Renewables Pte. Ltd. p.39
unresolved org PT Halmahera Jaya Feronichel p.41
unresolved — Entitas afilliasi p.43 ×4
unresolved org PT Karunia Karya Nasional p.43 ×2
unresolved org PT Wistara Andalas Persada p.44
unresolved org PT Catur Dharma Anugrah Surya p.44
unresolved org PT Catur Dharma Anugerah Surya Berdasarkan Surat Perjanjian p.50
unresolved org PT Mandala Armada Nusantara Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa p.50
unresolved org PT SYS Petrolindo Utama Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa p.50
unresolved org PT SYS Petralindo Utama p.50

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 7

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result