Skip to content
Back to announcement

FS PT RUIS - 30 Juni 2025.pdf

Financial statement Text extracted RUIS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 68

Page 1
PT Radiant Utama Interinsco Tbk
dan Entitas Anaknya

Laporan keuangan konsolidasian interim
tanggal 30 Juni 2025 dan untuk periode
enam bulan yang berakhir pada Tanggal
tersebut (Tidak diaudit)




FINANCIAL STATEMENTS
Page 2

          
Page 3
 PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk
 DAN ENTITAS ANAKNYA




                                          DAFTAR ISI

                                                                                  Halaman



SURAT PERNYATAAN DIREKSI

LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2025 dan periode enam bulan yang berakhir pada tanggal tersebut


Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian                                               1-2

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian                    3

Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian                                              4

Laporan Arus Kas Konsolidasian                                                       5

Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian                                        6-65
Page 4
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                                      Catatan          30 Juni 2025         31 Desember 2024


ASET


ASET LANCAR
Kas dan setara kas                                                    4,31,32            108.636.117.027        103.890.935.212
Piutang usaha
 Pihak ketiga                                                         5,31,32            799.607.855.533        756.525.013.059
Aset keuangan lancar lain-lain                                         6,31              192.252.029.895        208.232.835.575
Persediaan                                                               7                 10.499.019.056        13.243.012.166
Pajak dibayar di muka                                                   9.a                31.562.512.910        22.185.492.260
Biaya dibayar di muka                                                   10                 51.992.716.638        42.487.695.409
Uang muka                                                                8                 10.629.471.920        17.407.412.319
TOTAL ASET LANCAR                                                                      1.205.179.722.979       1.163.972.396.000


ASET TIDAK LANCAR
Aset pajak tangguhan, neto                                                                 11.304.890.209        11.096.190.660
Estimasi tagihan pajak                                                                      2.903.445.302         2.903.445.302
Aset tidak berwujud                                                                           870.625.000                     --
Aset hak guna, neto                                                     12                  8.478.370.519        12.446.042.316
Aset tetap, neto                                                        11               183.030.602.014        205.972.801.426
Aset keuangan tidak lancar lain-lain                                  13, 31               6.283.081.157          4.790.224.701
TOTAL ASET TIDAK LANCAR                                                                  212.871.014.201        237.208.704.405
TOTAL ASET                                                                             1.418.050.737.180       1.401.181.100.405




                                     Catatan atas laporan keuangan konsolidasi yang merupakan
                                   bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi.


                                                                  1
Page 5
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                                     Catatan          30 Juni 2025         31 Desember 2024


LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang bank jangka pendek                                              14, 31             485.082.943.780       517.364.603.904
Utang usaha - pihak ketiga                                            15, 31              94.369.261.680        93.585.613.829
Utang lain-lain jangka pendek- pihak ketiga                           16, 31             121.191.584.682       120.568.520.000
Beban akrual                                                          17, 31              41.568.883.187        44.276.693.007
Utang pajak                                                            9.b                13.890.591.129         3.445.223.138
Pendapatan diterima di muka                                                               41.942.096.410         1.216.721.708
Bagian lancar atas:
   Liabilitas sewa                                                   12, 31, 32           12.146.289.433        16.416.994.729
   Utang pembiayaan konsumen                                         18, 31, 32              890.365.660           942.688.307
TOTAL LIABILITAS JANGKA PENDEK                                                           811.082.015.961       797.817.058.622
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Setelah dikurangi bagian lancar:
   Liabilitas sewa                                                   12,31, 32             3.411.470.425         8.193.822.504
   Utang pembiayaan konsumen                                         18, 31, 32            2.922.961.394         3.377.132.979
Liabilitas imbalan kerja                                                19                37.239.418.455        36.507.937.051
TOTAL LIABILITAS JANGKA PANJANG                                                           43.573.850.274        48.078.892.534


TOTAL LIABILITAS                                                                         854.655.866.235       845.895.951.156


EKUITAS
Modal saham
 Modal dasar - 2.400.000.000 lembar saham
   dengan nilai nominal Rp 100 per lembar saham
 Modal ditempatkan dan disetor - 770.000.000 saham
  dengan nilai nominal Rp 100 per lembar saham                          20                77.000.000.000        77.000.000.000
Tambahan modal disetor                                                  22                30.971.619.947        30.971.619.947
Penghasilan komprehensif lain                                                             12.628.896.727        12.628.896.727
Saldo laba
 Telah ditentukan penggunaannya                                         26                15.400.000.000        15.400.000.000
 Belum ditentukan penggunaannya                                         26               391.248.644.693       383.269.234.349
 Komponen ekuitas lain-lain                                                               36.115.674.130        35.986.090.012
Total ekuitas yang dapat diatribusikan kepada
 Pemilik entitas induk                                                                   563.364.835.497       555.255.841.035
 Kepentingan non-pengendali                                             21                    30.035.448            29.308.214
TOTAL EKUITAS                                                                            563.394.870.945       555.285.149.249
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                                                           1.418.050.737.180      1.401.181.100.405




                                     Catatan atas laporan keuangan konsolidasi yang merupakan
                                   bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi


                                                                 2
Page 6
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN INTERIM
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir 30 Juni 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                                       Catatan                 2025                  2024



PENDAPATAN                                                                23                 945.036.777.055     1.038.961.399.629

BEBAN LANGSUNG                                                            24               (844.311.960.067)     (941.999.448.394)
LABA KOTOR                                                                                   100.724.816.988       96.961.951.235


Beban umum dan administrasi                                               25                (58.593.289.480)      (57.914.235.239)
Beban penjualan                                                           25                  (2.040.325.072)      (2.844.339.055)
Laba penjualan aset tetap                                                 11                      18.165.654        1.346.967.083
Laba (rugi) selisih kurs                                                  32                  (1.014.939.971)       1.994.704.832
Pendapatan lain-lain, bersih                                                                     470.658.153          112.438.711
LABA USAHA                                                                                    39.565.086.272       39.657.487.567


Beban bunga dan keuangan                                                                    (27.680.277.590)      (29.318.562.514)
Pendapatan bunga                                                                                 689.739.405          787.612.413
LABA SEBELUM PAJAK                                                                            12.574.548.087       11.126.537.466

BEBAN PAJAK
 Beban pajak penghasilan                                                                      (4.594.415.591)      (4.561.880.361)
LABA PERIODE BERJALAN                                                                          7.980.132.496        6.564.657.105
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Item yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi
  periode berikutnya
 Perubahan nilai wajar aset keuangan pada nilai wajar                                           166.140.000         9.156.444.945
 Pajak terkait                                                                                   (36.550.800)      (2.014.417.888)
TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN                                                             129.589.200         7.142.027.057

TOTAL LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN                                                         8.109.721.696       13.706.684.162

LABA PERIODE BERJALAN
 YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
 Pemilik entitas induk                                                                         7.979.410.344        6.564.096.783
 Kepentingan non-pengendali                                               21                           722.152              560.322
TOTAL                                                                                          7.980.132.496        6.564.657.105
TOTAL LABA KOMPREHENSIF PERIODE
 BERJALAN YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
 Pemilik entitas induk                                                                         8.108.994.462       13.705.843.760
 Kepentingan non-pengendali                                               21                           727.234              840.402
TOTAL                                                                                          8.109.721.696       13.706.684.162


LABA PER SAHAM DASAR                                                      27                   10,36                 8,53




                                      Catatan atas laporan keuangan konsolidasi yang merupakan
                                    bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi.




                                                                   3
Page 7
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN INTERIM
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir 30 Juni 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                                                                Saldo laba                                                                         Ekuitas yang dapat
                                                           Tambahan                 Ditentukan            Belum ditentukan          Penghasilan             Komponen ekuitas      diatribusikan kepada        Kepentingan
                         Catatan   Modal disetor          modal disetor           penggunaannya            penggunaannya          komprehensif lain/             lain             Pemilik Entitas Induk      non-pengendali        Total ekuitas

Saldo 31 Desember 2023                  77.000.000.000          30.971.619.947          15.400.000.000          369.956.432.761         11.896.510.126           44.223.077.512           549.447.640.346             28.300.186       549.475.940.532


Laba tahun berjalan        27                        --                     --                      --           6.564.096.783                         --         7.141.746.977             13.705.843.760               840.402         13.706.684.162

Saldo 30 Juni 2024                       77.000.000.000         30.971.619.947          15.400.000.000          376.520.529.544         11.896.510.126           51.364.824.489           563.153.484.106             29.140.588       563.182.624.694


Saldo 31 Desember 2024                   77.000.000.000         30.971.619.947          15.400.000.000          383.269.234.349         12.628.896.727           35.986.090.012           555.255.841.035             29.308.214       555.285.149.249


Laba periode berjalan      27                        --                     --                      --           7.979.410.344                         --           129.584.118              8.108.994.462               727.234          8.109.721.696

Saldo 30 Juni 2025                       77.000.000.000         30.971.619.947          15.400.000.000          391.248.644.693         12.628.896.727           36.115.674.130           563.364.835.497             30.035.448       563.394.870.945




                                                                               Catatan atas laporan keuangan konsolidasi yang merupakan
                                                                             bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi

                                                                                                                4
Page 8
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN INTERIM
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir 30 Juni 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                                                              2025                2024


ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan                                                              901.953.934.581     966.579.309.443
Pembayaran kas kepada pemasok, karyawan
 dan lainnya                                                                              (830.527.626.280)   (941.973.296.262)
Pembayaran bunga dan beban keuangan                                                        (28.077.241.249)    (29.177.955.302)
Pembayaran pajak penghasilan                                                                (4.799.163.688)     (4.742.153.552)
Penerimaan restitusi pajak pertambahan nilai                                                  9.538.469.045       9.538.469.045
Kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi                                                 48.088.372.409        224.373.372


ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Penerimaan bunga                                                                               689.739.405        787.612.413
Perolehan aset tetap                                                                       (17.145.573.186)    (14.434.913.026)
Hasil penjualan aset tetap                                                                   1.800.226.964       1.346.967.083
Kas bersih digunakan untuk aktivitas investasi                                             (14.655.606.817)    (12.300.333.530)


ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penurunan piutang pihak berelasi                                                              (870.625.000)       (496.886.554)
Penurunan (penambahan) aset keuangan lancar lainnya                                         15.980.805.680      (2.842.684.355)
Penambahan aset keuangan tidak lancar lainnya                                               (1.492.856.456)    (16.144.405.088)
Penambahan utang bank jangka pendek                                                      1.809.352.526.099     435.503.692.722
Pembayaran utang bank jangka pendek                                                     (1.841.586.629.902)   (377.905.213.445)
Pembayaran utang pembiayaan konsumen                                                          (506.494.232)        (15.661.329)
Pembayaran liabilitas sewa pembiayaan                                                       (9.436.510.975)    (12.447.656.730)
Kas bersih diperoleh dari aktivitas pendanaan                                              (28.559.784.786)    25.651.185.221

KENAIKAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS                                                           4.872.980.806     13.575.225.063
Pengaruh selisih kurs mata uang asing                                                         (127.798.991)     (1.785.385.852)
KAS DAN SETARA KAS AWAL PERIODE                                                            103.890.935.212     97.642.773.991
KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE                                                           108.636.117.027    109.432.613.202




                                    Catatan atas laporan keuangan konsolidasi yang merupakan
                                  bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi.

                                                                 5
Page 9
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.   UMUM

a.   Pendirian dan Informasi Umum

     PT Radiant Utama Interinsco Tbk (Perusahaan) didirikan berdasarkan akta notaris No.41 tanggal
     22 Agustus 1984 dari Hadi Moentoro, S.H., notaris di Jakarta. Akta pendirian tersebut telah disahkan oleh
     Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusannya No.C2-574-HT.01.01.TH.85 tanggal
     11 Pebruari 1985 serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No.49 tanggal 18 Juni 1985,
     Tambahan No.860. Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
     dengan akta notaris No. 3 tanggal 3 Juni 2008 dari P. Sutrisno A. Tampubolon, S.H., notaris di Jakarta,
     untuk menyesuaikan dengan Undang-Undang No. 40 tahun 2007 mengenai Perseroan Terbatas. Akta ini
     telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan
     Surat Keputusan No. AHU-44233.AH. 01.02.TH.2008 tanggal 24 Juli 2008 serta diumumkan dalam Berita
     Negara Republik Indonesia No. 99 tanggal 9 Desember 2008, Tambahan No. 267148.

     Perusahaan berdomisili di Jakarta dengan kantor pusat beralamat di Jalan Kapten Tendean No.24
     Mampang Prapatan, Jakarta. Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1984.

     Pemegang saham pendiri Perusahaan adalah PT Radiant Nusa Investama.

     Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan terutama
     meliputi:

     a. Jasa teknik instalasi dan rekayasa bidang minyak, gas bumi, dan energi.
     b. Jasa sertifikasi mutu.
     c. Jasa survei bidang minyak, gas bumi, dan energi.
     d. Perdagangan besar (distributor) peralatan dan material bidang minyak dan gas bumi.
     e. Jasa penyewa peralatan pertambangan minyak dan gas bumi.
     f. Jasa perbaikan dan perawatan instalasi pertambangan minyak dan gas bumi.
     g. Eksplorasi dan eksploitasi dan pengembangan bidang minyak dan gas bumi.
     h. Penyediaan fasilitas-fasilitas produksi bidang minyak, gas bumi, dan energi.
     i. Jasa-jasa penunjang bidang migas, pertambangan umum, dan energi.
     j. Menyediakan dan memasok bahan-bahan, peralatan, kendaraan serta alat apung/ kapal/ tongkang
        yang khusus digunakan untuk migas baik di darat maupun lepas pantai maupun pertambangan umum.
     k. Distributor, agen, dan perwakilan dari badan-badan usaha baik dalam negeri maupun luar negeri.
     l. Jasa penyedia/outsourcing dan management Sumber Daya Manusia.
     m. Jasa marine/survey marine atau konsultansi bidang marine.
     n. Jasa konsultansi lingkungan dan pemetaan.
     o. Jasa konsultansi kontruksi dan non kontruksi.
     p. Jasa konsultan keamanan.
     q. Jasa penerapan peralatan keamanan.
     r. Jasa pelatihan keamanan
     s. Jasa penyedian tenaga keamanan

b.   Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit dan Karyawan

     Jumlah karyawan tetap Perusahaan rata-rata 235 dan 249 karyawan masing-masing untuk per tanggal
     30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024.

     Susunan Dewan komisaris dan Direksi Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2025 adalah sebagai berikut:

                                                                   30 Juni 2025          31 Desember 2024
     Dewan Komisaris
     Komisaris Utama                                                Amira Ganis            Amira Ganis
     Komisaris                                                Misyal Abdullah Bahwal     Muhammad Hamid
     Komisaris Independen                                     Nino Fediawan Kusmedi        Winarno Zain




                                                      6
Page 10
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.   UMUM (Lanjutan)

b.   Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit dan Karyawan (Lanjutan)

                                                                30 Juni 2025         31 Desember 2024

     Direksi
     Direktur Utama                                          Aby Abdullah Ganis      Aby Abdullah Ganis
     Direktur                                               Soeharto Nurcahyono     Soeharto Nurcahyono
     Direktur                                                  Zaki Maulana             Bibin Busono

     Berdasarkan hasil Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham No. 122 tanggal 26 Juni 2025,
     memutuskan untuk mengakhiri masa jabatan Muhhamad Hamid sebagai Komisaris, Winarno Zain sebagai
     Komisaris Independen, Bibin Busono sebagai Direktur, serta menyetujui untuk mengangkat Misyal
     Abdullah Bahwal sebagai Komisaris, Nino Fediawan Kusmedi sebagai Komisaris Independen, dan Zaki
     Maulana sebagai Direktur.

     Susunan Komite Audit Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2025 adalah sebagai berikut:

                                                                 30 Juni 2025            31 Desember 2024
     Komite Audit
     Ketua                                                  Nino Fediawan Kusmedi          Winarno Zain
     Anggota                                                      Asep Hikmat             Wirawan B. Ilyas
                                                                 Tjahjo Dahono              Sri Hartono

     Pembentukan Departemen Audit Internal Perusahaan berdasarkan keputusan Ketua Bapepam-LK
     No.KEP-496/BL/2008 tentang Pembentukan dan Pedoman dan Penyusunan Piagam Unit Audit Internal
     dan Surat Keputusan dan Direksi PT Radiant Utama Interinsco Tbk. (SKD No.0018.RUI/Kep.Dir/II/2020).

     Audit Internal                                             Erwin Arianto             Erwin Arianto

     Untuk memenuhi Peraturan Bapepam-LK No. IX.I.14 dan Peraturan BEI No.I-A tentang Pembentukan
     Sekretaris Perusahaan, Perusahaan mengeluarkan Surat Keputusan Direksi PT Radiant Utama Interinsco
     Tbk. No.116/SK/RUI/VIII/2016 tanggal 8 Agustus 2016.

     Sekretaris Perusahaan                                   Mona Nazaruddin         Mona Nazaruddin

c.   Penawaran Umum Efek Perusahaan

     Saham

     Pada tanggal 30 Juni 2006, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Badan Pengawas
     Pasar Modal/Bapepam (sekarang menjadi Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan-
     Bapepam-LK) dengan suratnya No. S-824/BL/2006 untuk melakukan penawaran umum kepada
     masyarakat atas 170.000.000 saham dengan nilai nominal Rp100 per saham dan harga penawaran Rp250
     per saham.

     Pada tanggal 12 Juli 2006 dilakukan pencatatan 600.000.000 saham Perusahaan milik pemegang saham
     pendiri pada Bursa Efek Jakarta (sekarang menjadi Bursa Efek Indonesia).

     Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, seluruh saham Perusahaan atau sejumlah 770,000,000 saham
     telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia.

     Obligasi
     Pada tanggal 29 Juni 2007, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Bapepam-LK dengan
     suratnya No.S-3214/BL/2007 untuk melakukan Penawaran Umum Obligasi Radiant Utama Interinsco I
     tahun 2007 dengan jumlah pokok sebesar Rp100.000.000.000, tingkat bunga tetap 11,5% per tahun dan
     berjangka waktu 4 tahun. Pada tahun 2010, obligasi ini telah dilunasi .

                                                   7
Page 11
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.   UMUM (Lanjutan)

d.   Struktur Entitas Anak

     Perusahaan memiliki baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 50% saham Entitas Anak pada
     30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, sebagai berikut:

                                                                                                       Tahun
                                                                                         Persentase    Operasi    Jumlah Aset             Jumlah Aset
                    Entitas Anak              Domisili            Jenis Usaha             Pemilikan   Komersial   30 Juni 2025         31 Desember 2024


      Kepemilikan langsung
      PT Supraco Indonesia ("SI")             Jakarta    Jasa penyediaan alat-alat        99,996%       1980         865.701.004.666      859.554.612.183
        dan Entitas Anak                                 eksplorasi


      Kepemilikan tidak langsung melalui SI
      PT Supraco Daya Wisesa                  Jakarta    Jasa penyediaan alat-alat        99,99%        2008          19.677.634.121       19.192.879.834
        ("SDW")                                          eksplorasi


      PT Supraco Lines ("SL")                 Jakarta    Jasa pelayaran dalam negeri      47,97%        2008         178.860.858.296      170.612.705.143

     Perubahan dalam Entitas Anak selama tahun berjalan sebagai berikut:

     Restrukturisasi dalam Grup

     Pada tanggal 31 Maret 2021, PT Radiant Utama Interinsco Tbk (RUI) menjual dan menyerahkan
     kepemilikannya atas PT Supraco Lines (SPL) kepada PT Supraco Indonesia (SI) dengan biaya akuisisi
     sebesar Rp 65.750.000.000. Setelah transaksi tersebut, kepemilikan RUI di SPL menurun dari 98,75%
     menjadi 47,97%. Lebih lanjut SPL menjadi entitas anak langsung dari SI.

     Dalam laporan keuangan konsolidasian ini, Perusahaan dan entitas anak secara bersama-sama disebut
     sebagai “Grup”.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL

a. Pernyataan Kepatuhan Terhadap Standar Akuntansi Keuangan (SAK)

     Laporan keuangan konsolidasian telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan
     di Indonesia yang meliputi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar
     Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan-Ikatan Akuntan
     Indonesia (DSAK-IAI), serta peraturan Pasar Modal yang berlaku antara lain Peraturan Otoritas Jasa
     Keuangan/Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (OJK/Bapepam-LK) No. VIII.G.7
     tentang     pedoman     penyajian     laporan    keuangan,      keputusan     Ketua     Bapepam-LK
     No. KEP-347/BL/2012 tentang penyajian dan pengungkapan laporan keuangan emiten atau perusahaan
     publik.

b. Dasar Pengukuran dan Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian

     Laporan keuangan konsolidasian disusun dan disajikan berdasarkan asumsi kelangsungan usaha serta
     atas dasar akrual, kecuali laporan arus kas konsolidasian. Dasar pengukuran dalam penyusunan laporan
     keuangan konsolidasian ini adalah konsep biaya perolehan, kecuali beberapa akun tertentu yang
     didasarkan pengukuran lain sebagaimana dijelaskan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun
     tersebut.




                                                                                     8
Page 12
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

b. Dasar Pengukuran dan Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian (Lanjutan)

     Laporan arus kas konsolidasian disajikan dengan metode langsung (direct method) dengan
     mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.

     Mata uang penyajian yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian ini adalah Rupiah
     (Rp) yang merupakan mata uang fungsional Grup. Setiap entitas di dalam Grup menetapkan mata uang
     fungsional sendiri dan unsur-unsur dalam laporan keuangan dari setiap entitas diukur berdasarkan mata
     uang fungsional tersebut.

c.   Perubahan atas Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan Interprestasi Standar
     Akuntansi Keuangan (“ISAK”)

     Standar akuntansi revisian berikut berlaku efektif sejak tanggal 1 Januari 2025 relevan untuk Grup, tetapi
     tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap laporan keuangan konsolidasian Grup:

     • Amendemen PSAK No.201, “Penyajian Laporan Keuangan” tentang klasifikasi liabilitas jangka panjang
       dengan kovenan

     • Amendemen PSAK No. 116, “Sewa” tentang liabiltas sewa dalam jual dan sewa balik

     • Amendemen PSAK No. 207, “Laporan Arus Kas” dan PSAK No. 107, “Instrumen Keuangan:
       Pengungkapan” tentang pengaturan pembiayaan pemasok

     Standar akuntansi revisian berikut yang telah diterbitkan dan relevan untuk Grup berlaku efektif sejak
     tanggal 1 Januari 2025:

     • PSAK No. 117, “Kontrak Asuransi”
     • Amendemen PSAK No. 117, “Kontrak Asuransi” tentang informasi komparatif dalam penerapan awal
       PSAK No. 117 dan PSAK No. 109

     • Amendemen PSAK No. 221, “Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing” tentang kekurangan
       ketertukaran .

     Mulai tanggal 1 Januari 2025, referensi terhadap masing-masing PSAK dan ISAK diubah sebagaimana
     diumumkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia ("DSAK-IAI").

     Pada tanggal pengesahan laporan keuangan konsolidasian, Grup sedang mempertimbangkan implikasi
     dari penerapan standar-standar tersebut terhadap laporan keuangan konsolidasian Grup.

d. Prinsip-prinsip Konsolidasian

     Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan dan Entitas Anaknya seperti
     disebutkan pada Catatan 1.d.

     Pengendalian diperoleh ketika Grup terekspos, atau memiliki hak atas imbal hasil variabel dari
     keterlibatannya dengan investee dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi imbal hasil tersebut
     melalui kekuasaannya atas investee. Secara khusus, Perusahaan mengendalikan investee jika, dan hanya
     jika, Perusahaan memiliki seluruh hal berikut ini:




                                                      9
Page 13
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

d.   Prinsip-prinsip Konsolidasian (Lanjutan)

     a. Kekuasaan atas investee (misalnya adanya hak yang memberikan Grup kemampuan saat ini untuk
        mengarahkan aktivitas investee yang relevan);

     b. Exposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatan Grup dengan investee; dan

     c. Kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi imbal hasil Grup.

     Grup menilai kembali apakah masih mengendalikan investee jika fakta dan keadaan mengindikasikan
     bahwa terdapat perubahan dalam satu atau lebih dari tiga elemen pengendalian. Konsolidasi atas entitas
     anak dimulai sejak tanggal Perusahaan memperoleh pengendalian atas entitas anak dan berakhir ketika
     kehilangan ruppengendalian atas entitas anak.

     Laba rugi dan setiap komponen dari penghasilan komprehensif lain (“OCI”) diatribusikan kepada pemilik
     entitas induk dan kepentingan non pengendali (“KNP”), meskipun hal tersebut mengakibatkan KNP memiliki
     saldo defisit.

     Laporan keuangan konsolidasian disusun dengan menggunakan kebijakan akuntansi yang sama untuk
     transaksi dan peristiwa lain dalam keadaan yang serupa. Jika anggota Grup menggunakan kebijakan
     akuntansi yang berbeda untuk transaksi dan peristiwa dalam keadaan yang serupa, maka penyesuaian
     dilakukan atas laporan keuangannya dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian .

     Seluruh saldo akun dan transaksi yang signifikan antar Perusahaan dengan Entitas Anak telah dieliminasi.

     Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya
     pengendalian dicatat sebagai transaksi ekuitas.

     Jika kehilangan pengendalian atas suatu entitas anak, maka entitas induk:

     • Menghentikan pengakuan aset (termasuk setiap goodwill) dan liabilitas entitas anak;

     • Menghentikan pengakuan jumlah tercatat setiap KNP;

     • Menghentikan pengakuan akumulasi selisih penjabaran, yang dicatat di ekuitas, jika ada;

     • Mengakui nilai wajar pembayaran yang diterima;

     • Mengakui setiap sisa investasi pada nilai wajarnya;

     • Mengakui setiap perbedaan yang dihasilkan sebagai keuntungan atau kerugian dalam laporan laba rugi;
       dan

     • Mereklasifikasi bagian induk atas komponen yang sebelumnya diakui sebagai penghasilan
       komprehensif ke laporan laba rugi, atau mengalihkan secara langsung ke saldo laba, sebagaimana
       mestinya.

     KNP mencerminkan bagian atas laba atau rugi dan aset neto dari Entitas-entitas Anak yang tidak dapat
     diatribusikan secara langsung maupun tidak langsung pada entitas induk yang masing-masing disajikan
     dalam laporan laba rugi konsolidasian dan dalam ekuitas pada laporan posisi keuangan konsolidasian,
     terpisah dari bagian yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk.




                                                     10
Page 14
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

e.   Kombinasi Bisnis dan Goodwill

     Kombinasi bisnis dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Biaya perolehan dari sebuah akuisisi
     diukur pada nilai agregat imbalan yang dialihkan, diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan jumlah
     setiap kepentingan non-pengendali (“KNP”) pada pihak yang diakuisisi. Untuk setiap kombinasi bisnis,
     Grup memilih apakah mengukur KNP pada entitas yang diakuisisi baik pada nilai wajar ataupun pada
     proporsi kepemilikan KNP atas aset neto yang teridentifikasi dari entitas yang diakuisisi. Biaya-biaya
     akuisisi yang timbul dibebankan langsung dan disertakan dalam “Beban Umum dan Administrasi”.

     Ketika melakukan akuisisi atas sebuah bisnis, Grup mengklasifikasikan dan menentukan aset keuangan
     yang diperoleh dan liabilitas keuangan yang diambil alih berdasarkan pada persyaratan kontraktual, kondisi
     ekonomi dan kondisi terkait lain yang ada pada tanggal akuisisi.

     Imbalan kontinjensi yang akan dibayarkan oleh pihak pengakuisisi diakui pada nilai wajar pada tanggal
     akuisisi. Perubahan nilai wajar atas imbalan kontinjensi setelah tanggal akuisisi yang diklasifikasikan
     sebagai aset atau liabilitas, akan diakui pada laporan laba rugi berjalan atau sebagai penghasilan
     komprehensif lain sesuai dengan PSAK No. 109. Jika diklasifikasikan sebagai ekuitas, imbalan
     kontinjensinya tidak diukur kembali sampai penyelesaian terakhir dalam ekuitas.

     Ketika melakukan akuisisi atas sebuah bisnis, Grup mengklasifikasikan dan menentukan aset keuangan yang
     diperoleh dan liabilitas keuangan yang diambil alih berdasarkan pada persyaratan kontraktual, kondisi ekonomi
     dan kondisi terkait lain yang ada pada tanggal akuisisi.

     Pada tanggal akuisisi, goodwill awalnya diukur pada harga perolehan yang merupakan selisih lebih nilai agregat
     dari imbalan yang dialihkan dan jumlah setiap KNP atas selisih jumlah dari aset teridentifikasi yang diperoleh
     dan liabilitas yang diambil alih.

     Jika imbalan tersebut kurang dari nilai wajar aset neto entitas anak yang diakuisisi, selisih tersebut diakui
     sebagai laba atau rugi sebagai keuntungan dari pembelian dengan diskon setelah sebelumnya manajemen
     melakukan penilaian atas identifikasi dan nilai wajar dari aset yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih
     dan dicatat dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.

     Setelah pengakuan awal, goodwill diukur pada jumlah tercatat dikurangi akumulasi kerugian penurunan
     nilai. Untuk tujuan pengujian penurunan nilai, goodwill yang diperoleh dari suatu kombinasi bisnis, sejak
     tanggal akuisisi dialokasikan kepada setiap Unit Penghasil Kas (“UPK”) dari Grup yang diharapkan akan
     bermanfaat dari sinergi kombinasi tersebut, terlepas dari apakah aset atau liabilitas lain dari pihak yang
     diakuisisi ditetapkan atas UPK tersebut.

     Jika goodwill telah dialokasikan pada suatu UPK, dan operasi tertentu atas UPK tersebut dihentikan, maka
     goodwill yang diasosiasikan dengan operasi yang dihentikan tersebut termasuk dalam jumlah tercatat
     operasi tersebut ketika menentukan keuntungan atau kerugian dari pelepasan. Goodwill yang dilepaskan
     tersebut diukur berdasarkan nilai relatif operasi yang dihentikan dan porsi UPK yang ditahan.

f.   Instrumen Keuangan

     Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang memberikan kenaikan nilai aset keuangan dari satu entitas
     dan liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas dari entitas lainnya.

     Grup melakukan penerapan PSAK No. 109, yang mensyaratkan pengaturan instrumen keuangan terkait
     klasifikasi dan pengukuran, penurunan nilai atas instrumen aset keuangan dan akuntansi lindung nilai.
     Dengan demikian, kebijakan akuntansi yang berlaku untuk periode pelaporan kini adalah sebagai berikut:

     i) Aset Keuangan

        Klasifikasi, pengakuan, dan pengukuran

        Grup mengklasifikasikan aset keuangan dalam kategori berikut:



                                                        11
Page 15
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

f.   Instrumen Keuangan (Lanjutan)

        Klasifikasi, pengakuan, dan pengukuran (Lanjutan)

        (i)    Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortasi; dan

        (ii)   Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan komprehensif
               lain.

        Klasifikasi ini tergantung pada model bisnis dan persyartan kontraktual arus kas – apakah penentuan
        arus kasnya semata dari pembayaran pokok dan bunga.

        Grup menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal dan tidak bisa melakukan
        perubahan setelah penerapan awal tersebut.

        (i)    Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortasi

               Klasifikasi ini berlaku untuk instrumen utang yang dikelola dalam model bisnis dimiliki untuk
               mendapatkan arus kas dan memiliki arus kas yang memenuhi kriteria “semata-mata dari
               pembayaran pokok dan bunga”.

               Pada pengakuan awal, piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang signifikan,
               diakui sebesar harga transaksi. Aset keuangan lainnya awalnya diakui sebesar nilai wajar
               dikurangi biaya transaksi yang terkait. Aset keuangan ini selanjutnya diukur sebesar biaya
               perolehan diamortisasi menggunakan metode suku bunga efektif. Keuntungan atau kerugian pada
               penghentian atau modifikasi aset keuangan yang dicatat yang dicatat pada biaya perolehan
               diamortisasi diakui pada laba rugi.

        (ii)   Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi

               Klasifikasi ini berlaku untuk aset keuangan berikut. Dalam semua kasus, biaya transaksi
               debebankan pada laba rugi.

               -   Instrumen utang yang tidak memiliki kriteria biaya perolehan diamortasi atau nilai wajar melalui
                   penghasilan komprehensif lain. Keuntungan atau kerugian nilai wajar selanjutnya akan dicatat
                   pada laba rugi.

               -   Inventasi ekuitas yang dimiliki untuk diperdagangkan atau dimana pilihan penghasilan
                   komprehensif lain tidak berlaku. Keuntungan atau kerugian nilai wajar dan penghasilan deviden
                   terkait diakui pada laba rugi.

               -   Derivatif yang bukan merupakan instrumen lindung nilai. Keuntungan atau kerugian nilai wajar
                   selanjutnya diakui pada laba rugi.

               -   Aset keuangan dengan derivatif melekat dipertimbangkan secara keseluruhan saat
                   menentukan apakah arus kasnya semata-mata merupakan pembayaran pokok dan bunga.

        (iii) Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain

               Klasifikasi ini berlaku untuk aset keungan berikut:

               -   Instrumen utang yang dikelola dengan model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset
                   keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual dan di mana arus
                   kasnya memenuhi kriteria “semata-mata dari pembayaran pokok dan bunga”.

               -   Investasi ekuitas di mana Grup telah memilih secara tak terbatalkan untuk menyajkan
                   keuntungan dan kerugian nilai wajar dari revalusi pada penghasilan komprehensif lain.


                                                          12
Page 16
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

f.   Instrumen Keuangan (Lanjutan)

        Klasifikasi, pengakuan, dan pengukuran (Lanjutan)

        Pilihan dapat didasarkan pada investasi individu, namun, tidak berlaku pada investasi ekuitas yang
        dimiliki untuk diperdagangkan. Keuntungan atau kerugian nilai wajar dari revaluasi investasi ekuitas,
        termasuk komponen selisih kurs, diakui pada penghasilan komprehensif lain.

        Ketika investasi ekuitas dihentikan pengakuannya, keuntungan atau kerugian nilai wajar yang
        sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain tidak direklasifikasi pada laba rugi. Dividen
        diakui dalam laba rugi ketika hak untuk menerima pembayaran telah ditetapkan.

        Penghentian pengakuan

        Aset keuangan dihentikan pengakuannya ketika hak untuk menerima arus kas dari investasi tersebut
        telah jatuh tempo atau telah ditransfer dan Grup telah mentransfer secara substansial seluruh risiko
        dan manfaat atas kepemilikan aset.

        Penurunan nilai aset keuangan

        Pada setiap periode pelaporan, Grup menilai apakah risiko kredit dari instrumen keuangan telah
        meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian, Grup menggunakan
        perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang perkiraan usia instrumen keuangan dari pada
        perubahan atas jumlah kerugian kredit ekspektasian.

        Dalam melakukan penilaian, Grup membandingkan antara risiko gagal bayar yang terjadi atas
        instrumen keuangan pada saat periode pelaporan dengan yang terjadi pada saat pengakuan awal dan
        mempertimbangkan kewajaran serta ketersediaan informasi yang tersedia pada saat tanggal
        pelaporan terkait dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi ekonomi di
        masa depan, yang mengindikasikan kenaikan risiko kredit sejak pengakuan awal.

        Grup menerapkan pendekatan yang disederhanakan untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian
        yang menggunakan cadangan kerugian kredit ekspektasian seumur hidup untuk seluruh saldo piutang
        usaha dan piutang lain-lain dan aset kontrak tanpa komponen pendanaan yang signifikan dan
        pendekatan umum untuk aset keuangan lainnya. Pendekatan umum termasuk penelahaan perubahan
        signifikan risiko kredit sejak terjadinya.

        Penelaahan kerugian kredit ekspektasian termasuk asumsi mengenai risiko gagal bayar dan Tingkat
        kerugian ekspektasian. Untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian, piutang usaha telah
        dikelompokkan berdasarkan karakteristik risiko kredit dan jatuh tempo yang serupa.

     ii) Liabilitas Keuangan

       Pengakuan awal

       Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
       laporan laba atau rugi, liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi atau derivatif yang telah
       ditetapkan untuk tujuan lindung nilai yang efektif, jika sesuai. Grup menentukan klasifikasi liabilitas
       keuangan pada saat pengakuan awal.

       Saat pengakuan awal, liabilitas keuangan diukur pada nilai wajar dan, dalam hal liabilitas keuangan
       yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, termasuk biaya transaksi yang dapat diatribusikan
       secara langsung.

       Liabilitas keuangan utama Grup meliputi utang bank jangka pendek, utang usaha, utang lain-lain,
       beban akrual, utang bank, liabilitas sewa, dan utang pembiayaan konsumen.




                                                     13
Page 17
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

f.   Instrumen Keuangan (Lanjutan)

     (ii) Liabilitas Keuangan (Lanjutan)

        Pengukuran setelah pengakuan awal

        Setelah pengakuan awal, liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi menggunakan
        tingkat bunga efektif. Keuntungan dan kerugian diakui dalam laba rugi pada saat liabilitas dihentikan
        pengakuannya atau diturunkan nilainya melalui proses amortisasi suku bunga efektif. Biaya
        teramortisasi dihitung dengan mempertimbangkan diskon atau premium terhadap biaya jasa transaksi
        yang merupakan satu kesatuan dari amortisasi suku bunga efektif.

        Penghentian pengakuan

        Suatu liabilitas keuangan dihentikanpengakuannya pada saat kewajiban yang ditetapkan dalam
        kontrak dihentikan atau dibatalkan atau kadaluwarsa.

        Ketika liabilitas keuangan awal digantikan dengan liabilitas keuangan lain dari pemberi pinjaman yang
        sama dengan ketentuan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi secara substansial atas
        liabilitas keuangan yang saat ini ada, maka pertukaran atau modifikasi tersebut dicatat sebagai
        penghapusan liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru dan selisih antara nilai
        tercatat liabilitas keuangan tersebut diakui sebagai laba atau rugi.

     iii) Saling Hapus Instrumen Keuangan

        Aset keuangan dan liabilitaskeuangan saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan posisi
        keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, Grup saat ini memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk
        melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui dan berniat untuk menyelesaikan secara neto,
        atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan kewajibannya secara simultan.

     iv) Nilai Wajar Instrumen Keuangan

        Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar
        untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal
        pengukuran. Pengukuran nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual aset atau
        mengalihkan liabilitas terjadi:

        -   Di pasar utama untuk aset dan liabilitas tersebut, atau

        -   Jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas
            tersebut.

        Grup harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan.

        Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika
        menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam
        kepentingan ekonomi terbaiknya.

        Pengukuran nilai wajar atas aset non keuangan mempertimbangkan kemampuan pelaku pasar dalam
        menghasilkan keuntungan ekonomi dengan penggunaan aset pada kemampuan tertinggi dan terbaik
        aset atau dengan menjualnya ke pelaku pasar yang lain yang akan menggunakan aset di kemampuan
        tertinggi dan terbaik.

        Grup menggunakan teknik penilaian yang tepat sesuai keadaan dan dimana tersedia kecukupan data
        untuk mengukur nilai wajar, memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi yang relevan
        dan meminimalisir penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.




                                                       14
Page 18
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

f.   Instrumen Keuangan (Lanjutan)

     iv) Nilai Wajar Instrumen Keuangan (Lanjutan)

        Semua aset dan liabilitas dimana nilai wajar diukur atau diungkapkan dalam laporan keuangan
        konsolidasian dapat dikategorikan pada level hirarki nilai wajar, berdasarkan tingkatan input terendah
        yang signifikan atas pengukuran nilai wajar secara keseluruhan:

         -    Tingkat 1 - Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang
              indentik;

         -    Tingkat 2 - Teknik penilaian dimana input level rendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai
              wajar yang dapat diobservasi baik secara langsung atau tidak langsung;

         -    Tingkat 3 - Teknik penilaian dimana input level rendah yang signifikan terhadap pengukuran yang
              tidak dapat diobservasi.

        Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada laporan keuangan konsolidasian secara berulang, Grup
        menentukan apakah terjadi transfer antara level di dalam hirarki dengan cara mengevaluasi kategori
        (berdasarkan input level terendah yang signifikan dalam pengukuran nilai wajar) setiap akhir tahun
        pelaporan.

        Untuk tujuan pengungkapan nilai wajar, Grup telah menentukan kelas aset dan liabilitas berdasarkan
        sifat, karakteristik, dan risiko aset atau liabilitas dan level hirarki nilai wajar seperti dijelaskan di atas.

g.   Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing

     Dalam menyiapkan laporan keuangan, setiap entitas di dalam Grup mencatat dengan menggunakan mata
     uang dari lingkungan ekonomi utama di mana entitas beroperasi (“mata uang fungsional”). Mata uang
     fungsional Perusahaan dan seluruh entitas anak adalah Rupiah.

     Untuk tujuan penyajian laporan keuangan konsolidasian, aset dan liabilitas Grup pada tanggal laporan
     dijabarkan menggunakan kurs penutup yang berlaku pada tanggal laporan posisi keuangan, sedangkan
     pendapatan dan beban dijabarkan dengan menggunakan kurs rata-rata. Selisih kurs yang dihasilkan diakui
     dalam penghasilan komprehensif lain.

     Transaksi-transaksi selama tahun berjalan dalam mata uang asing dicatat dalam Rupiah dengan kurs spot
     antara Rupiah dan valuta asing pada tanggal transaksi. Pada akhir periode pelaporan, pos moneter dalam
     mata uang asing dijabarkan ke dalam Rupiah menggunakan kurs penutup, yaitu kurs tengah Bank
     Indonesia pada 31 Desember 2024 dan 2023 sebagai berikut:

                                             30 Juni 2025             31 Desember 2024               30 Juni 2024
     Mata Uang Asing                              Rp                         Rp                           Rp
     Dolar Amerika Serikat                              16.233                    16.162                         16.421
     Dolar Singapura                                    12.748                    11.919                         12.023
     Euro                                               19.009                    16.851                         17.554

     Selisih kurs yang timbul dari penyelesaian pos meter dan dari penjabaran pos moneter dalam mata uang
     asing diakui dalam laba rugi.

h. Transaksi dan Saldo dengan Pihak Berelasi

     Grup menerapkan PSAK No. 224, “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”. PSAK revisi ini mensyaratkan
     pengungkapan hubungan, transaksi dan saldo pihak-pihak berelasi, termasuk komitmen, dalam laporan
     keuangan konsolidasian.




                                                          15
Page 19
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

h.   Transaksi dan Saldo dengan Pihak Berelasi (Lanjutan)

     Dalam laporan keuangan konsolidasian, istilah pihak-pihak berelasi seperti yang diungkapkan dalam PSAK
     No. 224, “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”.

     Seluruh transaksi yang dilakukan dengan pihak-pihak berelasi, baik dilakukan dengan kondisi dan
     persyaratan dengan pihak ketiga maupun tidak, diungkapkan pada laporan keuangan konsolidasian.

i.   Kas dan Setara Kas

     Kas dan setara kas terdiri dari kas, kas di bank dan deposito berjangka dengan jangka waktu 3 (tiga) bulan
     atau kurang sejak tanggal penempatan dan tidak dijadikan sebagai jaminan pinjaman serta tanpa
     pembatasan penggunaan.

     Untuk tujuan laporan arus kas, kas dan setara kas terdiri dari kas di bank, dan deposito berjangka seperti
     disebutkan di atas, dikurangi overdraft, jika ada.

j.   Persediaan

     Persediaan dinyatakan berdasarkan jumlah terendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi neto. Biaya
     persediaan terdiri dari seluruh biaya pembelian, biaya konversi, dan biaya lain yang timbul sampai
     persediaan berada dalam kondisi dan lokasi saat ini. Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata
     tertimbang. Nilai realisasi neto merupakan taksiran harga jual dalam kegiatan usaha biasa dikurangi
     estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk membuat penjualan.

     Setiap penurunan nilai persediaan di bawah biaya perolehan menjadi nilai realisasi neto dan seluruh
     kerugian persediaan diakui sebagai beban pada periode terjadinya penurunan atau kerugian tersebut.
     Setiap pemulihan kembali penurunan nilai persediaan karena peningkatan kembali nilai realisasi neto,
     diakui sebagai pengurangan terhadap jumlah beban persediaan pada periode terjadinya pemulihan
     tersebut.

k.   Uang Muka dan Biaya Dibayar Di muka

     Uang muka adalah bagian dari kontrak yang dibayarkan atau diterima dimuka untuk barang atau jasa. Uang
     muka dicatat sebagai aset pada laporan posisi keuangan konsolidasian.

     Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama masa manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan
     metode garis lurus.

l. Aset Tetap

     Aset tetap pada awalnya diakui sebesar biaya perolehan yang meliputi harga perolehannya dan setiap
     biaya yang dapat diatribusikan langsung untuk membawa aset ke kondisi dan lokasi yang diinginkan agar
     aset siap digunakan sesuai intensi manajemen.

     Apabila relevan, biaya perolehan juga dapat mencakup estimasi awal biaya pembongkaran dan
     pemindahan aset tetap dan restorasi lokasi aset tetap, kewajiban tersebut timbul ketika aset tetap diperoleh
     atau sebagai konsekuensi penggunaan aset tetap selama periode tertentu untuk tujuan selain untuk
     memproduksi persediaan selama periode tersebut.

     Setelah pengakuan awal, aset tetap kecuali tanah dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi
     penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai. Tanah diakui sebesar harga perolehannya dan tidak
     disusutkan.

     Penyusutan aset tetap dimulai pada saat aset tersebut siap untuk digunakan sesuai maksud
     penggunaannya dan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan estimasi masa
     manfaat ekonomis aset sebagai berikut:



                                                       16
Page 20
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

l.   Aset Tetap (Lanjutan)
                                                                                                   Tahun

     Bangunan                                                                                         20
     Peralatan proyek                                                                                3-16
     Peralatan dan perlengkapan kantor                                                               3-8
     Kendaraan                                                                                       4-6
     Kapal                                                                                          10-16
     Mobile Offshore Production Unit (MOPU)                                                           16

     Aset tetap yang dikonstruksi sendiri disajikan sebagai bagian aset tetap sebagai “Aset dalam Konstruksi”
     dan dinyatakan sebesar biaya perolehannya. Semua biaya, termasuk biaya pinjaman,yang terjadi
     sehubungan dengan konstruksi aset tersebut dikapitalisasi sebagai bagian dari biaya perolehan aset tetap
     dalam konstruksi. Biaya perolehan aset tetap dalam konstruksi tidak termasuk setiap laba internal, jumlah
     tidak normal dari biaya pemborosan yang terjadi dalam pemakaian bahan baku, tenaga kerja atau sumber
     daya lain.

     Akumulasi biaya perolehan yang akan dipindahkan ke masing-masing pos aset tetap yang sesuai pada
     saat aset tersebut selesai dikerjakan atau siap digunakan dan disusutkan sejak beroperasi.

     Nilai tercatat dari suatu aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat pelepasan atau ketika tidak terdapat
     lagi manfaat ekonomi masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya.

     Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan tersebut (yang ditentukan sebesar
     selisih antara jumlah hasil pelepasan neto, jika ada, dan jumlah tercatatnya) dimasukkan dalam laba rugi
     pada saat penghentian pengakuan tersebut dilakukan.

     Aset sewa pembiayaan disusutkan berdasarkan taksiran masa manfaat yang sama dengan aset yang
     dimiliki atau disusutkan selama jangka waktu yang lebih pendek antara periode masa sewa dan masa
     manfaat.

     Pada akhir periode pelaporan, Grup melakukan penelaahan berkala atas masa manfaat, nilai residu,
     metode penyusutan, dan sisa umur pemakaian berdasarkan kondisi teknis.

m.   Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan

     Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup menilai apakah terdapat indikasi aset mengalami penurunan
     nilai. Jika terdapat indikasi tersebut, Grup mengestimasi jumlah terpulihkan aset tersebut. Jumlah
     terpulihkan ditentukan atas suatu aset individual, dan jika tidak memungkinkan, Grup menentukan jumlah
     terpulihkan dari unit penghasil kas dari aset tersebut.

     Jumlah terpulihkan adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar dikurangi biaya pelepasan dengan
     nilai pakainya. Nilai pakai adalah nilai kini dari arus kas yang diharapkan akan diterima dari aset atau unit
     penghasil kas. Nilai kini dihitung dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang mencerminkan
     nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset atau unit yang penurunan nilainya diukur.

     Jika, dan hanya jika, jumlah terpulihkan aset lebih kecil dari jumlah tercatatnya, maka jumlah tercatat aset
     diturunkan menjadi sebesar jumlah terpulihkan. Penurunan tersebut adalah rugi penurunan nilai dan segera
     diakui dalam laba rugi.

     Rugi penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset selain goodwill dibalik jika,
     dan hanya jika, terdapat perubahan estimasi yang digunakan untuk menentukan jumlah terpulihkan aset
     tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir diakui. Jika demikian, jumlah tercatat aset dinaikan ke jumlah
     terpulihkannya. Kenaikan ini merupakan suatu pembalikan rugi penurunan nilai.




                                                       17
Page 21
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

n.   Investasi Jangka Panjang Lainnya

     Merupakan investasi saham dengan kepemilikan kurang dari 20% atau tidak memiliki pengaruh signifikan
     yang pada awalnya diakui sebesar nilai wajar ditambah dengan biaya transaksi. Bukti terbaik dari nilai wajar
     adalah harga kuotasi dipasar aktif.

     Selanjutnya investasi saham yang tidak memiliki kuotasi harga dipasar aktif dan nilai wajarnya tidak dapat
     diukur secara andal, diukur dengan biaya perolehan.

     Pada setiap tanggal pelaporan, Grup mengevaluasi apakah terdapat bukti objektif bahwa suatu investasi
     mengalami penurunan nilai

o.   Sewa

     Grup menilai pada awal kontrak apakah suatu kontrak adalah, atau berisi, sewa. Artinya, jika kontrak
     memberikan hak untuk mengendalikan aset teridentifikasi untuk suatu periode waktu sebagai imbalan
     untuk imbalan.

     Sebagai penyewa

     Pada tanggal permulaan kontrak, Grup menilai apakah kontrak merupakan, atau mengandung sewa jika
     kontrak tersebut memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama
     suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan.

     Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian,
     Grup harus menilai apakah:

     • Grup memiliki hak untuk mendapatkan secara substantial seluruh manfaat ekonomi dari penggunaan
       aset indentifikasian; dan Grup memiliki hak untuk mengoperasikan aset;

     • Grup memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset indentifikasian. Grup memiliki hak ini ketika
       Grup memiliki hak untuk pengambilan keputusan yang relevan tentang bagaimana dan untuk tujuan
       apa aset digunakan telah ditentukan sebelumnya dan:

        -   Grup memiliki hak untuk mengoperasikan aset;

        -   Grup telah mendisain aset dengan cara menetapkan sebelumnya bagaimana dan untuk tujuan apa
            aset akan digunakan selama periode penggunaan.

     Pada tanggal insepsi atau pada penilaian kembali atas kontrak yang mengandung sebuah komponen sewa,
     Grup mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke masing-masing komponen sewa berdasarkan harga
     tersendiri relatif dari komponen sewa dan harga tersendiri agregat dari komponen nonsewa. Namun, untuk
     sewa penunjang dimana Grup bertindak sebagai penyewa, Grup memutuskan untuk tidak memisahkan
     komponen non sewa dan mencatat komponen sewa dan nonsewa tersebut sebagai satu komponen sewa.

     Pada tanggal permulaan sewa, Grup mengakui aset hak-guna dan utang sewa. Aset hak-guna diukur pada
     biaya perolehan, dimana meliputi jumlah pengukuran awal utang sewa yang disesuaikan dengan
     pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan, ditambah dengan biaya
     langsung awal yang dikeluarkan dan estimasi biaya yang akan dikeluarkan untuk membongkar dan
     memindahkan aset pendasar atau untuk merestorasi aset pendasar ke kondisi yang disyaratkan dan
     ketentuan sewa, dikurangi dengan insentif sewa yang diterima.

     Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal permulaan,
     didiskontokan dengan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa atau jika suku bunga tersebut tidak
     dapat ditentukan, maka menggunakan suku bunga pinjaman inkremental. Pada umumnya, Grup
     menggunakan suku bunga pinjaman inkremental sebagai tingkat bunga diskonto.




                                                       18
Page 22
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

o.   Sewa (Lanjutan)

     Sebagai penyewa (Lanjutan)

     Pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran liabiltas sewa meliputi pembayaran berikut ini:

     • Pembayaran tetap, termasuk pembauaran tetap secara substansi;
     • Pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks atau suku bunga yang pada awalnya diukur
       dengan menggunakan indeks atau suku bunga pada tanggal permulaan;
     • Jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh penyewa dengan jaminan nilai residual;
     • Harga eksekusi opsi beli jika Grup cukup pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut; dan
     • Pinalti karena penghentian awal sewa kecuali jika Grup cukup pasti untuk tidak menghentikan lebih
       awal.

     Pembayaran sewa dialokasikan menjadi bagian pokok dan biaya keuangan. Biaya keuangan dibebankan
     pada laba rugi selama periode sewa sehingga menghasilkan tingkat suku bunga periodik yang konstan
     atas saldo liabilitas untuk setiap periode.

     Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar kepada Grup pada akhir masa sewa atau jika biaya
     perolehan aset hak-guna merefleksikan Grup akan mengeksekusi opsi beli, maka Grup menyusutkan aset
     hak-guna dari tanggal permulaan hingga akhir umur manfaat aset pendasar. Jika tidak, maka Grup
     menyusutkan aset hak-guna dari tanggal permulaan hingga tanggal yang lebih awal antara akhir umur
     manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa.

     Sewa jangka pendek

     Grup memutuskan untuk tidak mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa untuk sewa jangka-pendek yang
     memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang. Grup mengakui pembayaran sewa atas sewa tersebut sebagai
     beban dengan dasar garis lurus selama masa sewa.

     Modifikasi sewa

     Grup mencatat modifikasi sewa sebagai sewa terpisah jika:

     • Modifikasi meningkatkan ruang lingkup sewa dengan menambahkan hak untuk menggunakan satu aset
       pendasar atau lebih; dan
     • Imbalan sewa meningkat sebesar jumlah yang setara dengan harga tersendiri untuk peningkatan dalam
       ruang lingkup dan penyesuaian yang tepat pada harga tersendiri tersebut untuk merefleksikan kondisi
       kontrak tertentu.

     Untuk modifikasi sewa yang tidak dicatat sebagai sewa terpisah, pada tanggal efektif modifikasi sewa,
     Grup:

     -   Mengukur kembali dan mengalokasikan imbalan kontrak modifikasian;
     -   Menentukan masa sewa dari sewa modifikasian;
     -   Mengukur kembali liabilitas sewa dengan mendiskontokan pembayaran sewa revisian menggunakan
         tingkat diskonto revisian berdasarkan sisa umur sewa dan sisa pembayaran sewa dengan melakukan
         penyesuaian terhadap aset hak-guna. Tingkat diskonto revisian ditentukan sebagai suku bunga
         pinjaman incremental Grup pada tanggal efektif modifikasi;
     -   Menurunkan jumlah tercatat aset hak-guna untuk merefleksikan penghentian sebagian atau
         sepenuhnya sewa untuk modifikasi sewa yang menurunkan ruang lingkup sewa. Grup mengakui dalam
         laba rugi setiap laba rugi yang terkait dengan penghentian sebagian atau sepenuhnya sewa tersebut;
         dan
     -   Membuat penyesuaian terkait dengan aset hak-guna untuk seluruh modifikasi sewa lainnya.

     Ketika Grup bertindak sebagai pesewa, Grup mengklasifikasi masing-masing sewanya baik sewa operasi
     atau sewa pembiayaan.


                                                    19
Page 23
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

o.   Sewa (Lanjutan)

     Modifikasi sewa (Lanjutan)

     Untuk mengklasifikasi masing-masing sewa, Grup membuat penilaian secara keseluruhan atas apakah
     sewa mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset
     pendasar. Jika penilaian membuktikan hal tersebut, maka sewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan;
     jika tidak maka, merupakan sewa operasi. Sebagai bagian dari penilaian ini, Grup mempertimbangkan
     beberapa indikator seperti apakah masa sewa adalah sebagian besar dari umur ekonomik aset pendasar.

     Sebagai Pesewa

     Apabila aset disewakan melalui sewa pembiayaan, nilai kini pembayaran sewa diakui sebagai piutang.
     Selisih antara nilai piutang bruto dan nilai kini piutang tersebut diakui sebagai penghasilan sewa
     pembiayaan tangguhan.

     Penghasilan sewa diakui selama masa sewa dengan menggunakan metode investasi neto yang
     mencerminkan suatu tingkat pengembalian periodik yang konstan.

     Penghasilan sewa diakui selama masa sewa dengan menggunakan metode investasi neto yang
     mencerminkan suatu tingkat pengembalian periodik yang konstan.

p.   Imbalan Kerja Karyawan

     Imbalan pasca kerja

     Grup membukukan imbalan pasca kerja sesuai dengan Undang-Undang ketenagakerjaan dan peraturan
     pelaksanaan terkait.

     Liabilitas yang diakui di laporan posisi keuangan konsolidasian adalah nilai kini liabilitas imbalan pasti pada
     tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian sesuai dengan Undang-Undang dan Peraturan terkait yang
     berlaku, dikurangi dengan nilai wajar aset program pensiun, jika ada.

     Keuntungan atau kerugian aktuarial diakui dalam pendapatan komprehensif lainnya dan penyesuaian atas
     biaya jasa lalu diakui dalam laba rugi.

     Liabilitas imbalan pasti dihitung oleh aktuaris independen dengan menggunakan metode Projected Unit
     Credit. Nilai kini liabilitas imbalan pasti ditentukan dengan mendiskontokan estimasi arus kas keluar masa
     depan dengan menggunakan tingkat bunga Obligasi Pemerintah.

     Biaya jasa kini diakui sebagai beban periode berjalan dalam laba rugi.

q.   Pengakuan Pendapatan dan Beban

     Grup melakukan penerapan PSAK No. 115 yang mensyaratkan pengakuan pendapatan harus memenuhi
     5 langkah analisa sebagai berikut:

     1. Indentifikasi kontrak dengan pelanggan;

     2. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-janji dalam
        kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda ke pelanggan;

     3. Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak diperoleh suatu
        entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan. Jika
        imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah yang bersifat variable.




                                                        20
Page 24
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

q.   Pengakuan Pendapatan dan beban (Lanjutan)

        Grup melakukan penerapan PSAK No. 115 yang mensyaratkan pengakuan pendapatan harus
        memenuhi 5 langkah analisa sebagai berikut: (Lanjutan)

     3. Maka Grup membuat estimasi jumlah imbalan tersebut sebesar jumlah yang diharapkan berhak diterima
        atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan dikurangi dengan estimasi jumlah
        jaminan kinerja jasa yang akan dibayarkan selama tahun kontrak;

     4. Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga jual berdiri
        sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika tidak dapat diamati
        secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan berdasarkan biaya yang diharapkan
        ditambah marjin; dan

     5. Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan barang
        atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas barang atau jasa
        tersebut).

     Kewajiban pelaksanaan dapat dipenui dengan cara sebagai berikut:

     (i) Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau

     (ii) Suatu tahun waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke pelanggan). Untuk kewajiban
        pelaksanaan yang dipenuhi dalam suatu tahun waktu, Grup memilih ukuran penyelesaian yang sesuai
        untuk penentuan jumlah pendapatan yang harus diakui karena telah terpenuhinya kewajiban
        pelaksanaan.

     Pendapatan dari penjualan barang dan jasa dalam kegiatan bisnis normal diakui pada saat Grup memenuhi
     kewajiban Pelaksanaan dengan mengalihkan kendali atas barang atau jasa yang dijanjikan kepada
     pelanggan. Jumlah pendapatan yang diakui adalah jumlah harga transaksi yang dialokasikan pada
     kewajiban pelaksanaan yang terpenuhi.

     Pendapatan dapat diakui pada waktu tertentu atau sepanjang waktu mengikuti waktu pemenuhan
     kewajiban pelaksanaan. Jika pemenuhan kewajiban pelaksanaan adalah dari sepanjang waktu,
     pendapatan diakui berdasarkan persentase penyelesaian yang mencerminkan kemajuan menuju
     pemenuhan kewajiban pelaksanaan tersebut secara penuh.

     Beban

     Beban diakui saat terjadinya (basis akrual).

     a) Pendapatan dari Jasa Penunjang Operasi, Kegiatan Lepas Pantai, dan Jasa Inspeksi

        Pendapatan dari jasa pendukung operasi, kegiatan lepas pantai, dan jasa inspeksi diakui sepanjang
        waktu.

        Pendapatan dari pemberian jasa diakui atas kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi dari waktu
        ke waktu, jika salah satu kriteria berikut terpenuhi:
         i. Pelanggan secara bersamaan menerima dan menggunakan manfaat yang diberikan atas
            pelaksanaan kinerja Grup pada saat dilakukan Grup;
        ii. Kinerja Grup menciptakan atau meningkatkan aset yang dikendalikan pelanggan saat aset itu dibuat
            atau ditingkatkan; atau
       iii. Kinerja Grup tidak menciptakan aset dengan penggunaan alternatif untuk Grup dan Grup memiliki
            hak yang dapat diberlakukan atas pembayaran untuk kinerja yang diselesaikan hingga saat ini.

        Jika kewajiban pelaksanaan tidak dipenuhi dari waktu ke waktu sesuai dengan kriteria di atas, Grup
        memenuhi kewajiban pelaksanaan pada saat jasa diberikan atau pada suatu waktu.



                                                        21
Page 25
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

q.   Pengakuan Pendapatan dan beban (Lanjutan)

     a) Pendapatan dari Jasa Penunjang Operasi, Kegiatan Lepas Pantai, dan Jasa Inspeksi

       Dalam mengukur perkembangan kewajiban pelaksanaan dari waktu ke waktu, Grup menggunakan
       metode output. Grup mengakui pendapatan berdasarkan pengukuran langsung atas nilai barang atau
       jasa yang ditransfer hingga saat ini kepada pelanggan, terkait dengan sisa barang atau jasa yang
       dijanjikan berdasarkan kontrak. Kemajuan diukur menggunakan survei kinerja yang diselesaikan hingga
       saat ini. Kemajuan diukur menggunakan metode keluaran seperti jam kerja. Ini didasarkan pada laporan
       waktu yang diselesaikan oleh Grup dan disepakati dengan pelanggan.

       Grup memiliki hak untuk mendapatkan imbalan dari pelanggan dalam jumlah yang sesuai dengan nilai
       terhadap pelanggan atas kinerja Grup yang diselesaikan hingga saat ini, oleh karena itu, Grup
       mengakui pendapatan dalam jumlah yang menjadi haknya untuk ditagih.

       Ketika usaha atau masukan Grup dikeluarkan secara merata selama periode pelaksanaan, Grup
       mengakui pendapatan dengan dasar garis lurus.

     b) Pendapatan dari Jasa Kontruksi

       Grup mengakui pendapatan dari jasa penunjang konstruksi sepanjang waktu selama periode konstruksi
       (atau menggunakan persentase penyelesaian) karena berdasarkan ketentuan kontrak dengan
       pelanggannya, kinerja Grup tidak menciptakan aset dengan penggunaan alternatif dan Grup memiliki
       ketentuan yang dapat diberlakukan hak atas pembayaran atas pelaksanaan yang diselesaikan hingga
       saat ini.

       Grup mengakui pendapatan dari sepanjang waktu dengan menggunakan metode input, yang
       didasarkan pada biaya yang terjadi, relatif terhadap total biaya yang diharapkan untuk pemenuhan
       kewajiban pelaksanaan. Grup menetapkan bahwa metode input adalah metode terbaik dalam mengukur
       kemajuan karena terdapat hubungan langsung antara biaya yang dikeluarkan dan pengalihan layanan
       kepada pelanggan.

     c) Pendapatan dari Jasa Agensi

       Grup mengakui pendapatan dari jasa agensi pada suatu titik waktu (yaitu, ketika jasa terkait diberikan).

       Pendapatan/ beban bunga

       Untuk semua instrumen keuangan yang diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi, pendapatan
       atau biaya bunga dicatat dengan menggunakan metode suku bunga efektif (“SBE”), yaitu suku bunga
       yang secara tepat mendiskontokan estimasi pembayaran atau penerimaan kas di masa yang akan
       datang selama perkiraan umur dari instrumen keuangan, atau jika lebih tepat, selama periode yang lebih
       singkat, untuk nilai tercatat neto dari aset keuangan atau liabilitas keuangan.

       Pendapatan sewa

       Pendapatan sewa yang timbul dari aset tetap dicatat dengan metode garis lurus selama masa sewa
       atas sewa yang sedang berjalan.

       Pengakuan beban

       Beban diakui ketika jasa dari pihak lain telah diterima oleh Grup berdasarkan perjanjian atau kontrak.
       Demikian pula, beban yang belum diketahui jumlahnya secara pasti sampai penutupan buku, dilakukan
       penghitungan taksasi oleh unit teknis, dan diakui sebagai biaya yang masih harus dibayar.




                                                     22
Page 26
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

q.   Pengakuan Pendapatan dan Beban (Lanjutan)

     Pengakuan beban

     Beban diakui ketika jasa dari pihak lain telah diterima oleh Grup berdasarkan perjanjian atau kontrak.
     Demikian pula, beban yang belum diketahui jumlahnya secara pasti sampai penutupan buku, dilakukan
     penghitungan taksasi oleh unit teknis, dan diakui sebagai biaya yang masih harus dibayar.
     .
r.   Pajak Penghasilan

     Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang dihitung
     berdasarkan tarif pajak yang berlaku.

     Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer aset dan liabilitas antara pelaporan
     komersial dan pajak pada setiap tanggal pelaporan. Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan
     temporer yang dapat dikurangan sepanjang tersedia laba kena pajak sehingga perbedaan temporer dapat
     dimanfaatkan. Liabilitas pajak tangguhan umumnya diakui untuk seluruh perbedaan temporer kena pajak.

     Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur berdasarkan tarif pajak yang akan berlaku pada tahun saat aset
     direalisasikan atau liabilitas diselesaikan berdasarkan peraturan perpajakan yang berlaku atau yang telah
     secara substantif telah diberlakukan pada tanggal pelaporan. Pengaruh pajak terkait dengan penyisihan
     untuk dan/atau pembalikan seluruh perbedaan temporer selama tahun berjalan, termasuk pengaruh
     perubahan tarif pajak, diakui sebagai beban atau penghasilan dalam laba rugi tahun berjalan, kecuali untuk
     transaksi-transaksi yang sebelumnya telah dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas.

     Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah ulang pada akhir periode pelaporan dan dikurangi jumlah
     tercatatnya jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang memadai untuk
     mengkompensasikan sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan tersebut.

s.   Pajak Final

     Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 40 Tahun 2009 tentang Pajak Penghasilan
     atas Penghasilan dari Usaha Jasa Konstruksi adalah 2,65% final dari jumlah pembayaran tidak termasuk
     Pajak Pertambahan Nilai dan dipotong oleh Pengguna Jasa dalam hal Pengguna Jasa merupakan
     Pemotong Pajak.

     Koreksi tehadap liabilitas perpajakan diakui saat surat ketetapan pajak diterima atau jika mengajukan
     keberatan dan banding, pada saat keputusan atas keberatan dan banding tersebut telah ditetapkan.

     Pajak penghasilan atas sewa dihitung berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 5 tahun 2002 tanggal
     23 Maret 2002 dan KMK-120/KMK.03/2002 tentang pajak penghasilan final atas penyewaan tanah
     dan/atau bangunan.

t.   Laba Per Saham

     Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada
     pemegang saham biasa entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar dalam
     suatu periode.

     Untuk tujuan penghitungan laba per saham dilusian, Grup menyesuaikan laba atau rugi yang dapat
     diatribusikan kepada pemegang saham biasa entitas induk dan jumlah rata-rata tertimbang saham yang
     beredar, atas dampak dari seluruh instrument berpotensi saham biasa yang bersifat dilutif.




                                                      23
Page 27
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

u.   Segmen Operasi

     Grup menyajikan segmen operasi berdasarkan informasi keuangan yang digunakan oleh pengambil
     keputusan operasional dalam menilai kinerja segmen dan menentukan alokasi sumber daya yang
     dimilikinya. Segmetasi berdasarkan aktivitas dari setiap kegiatan operasi entitas legal didalam Grup.

     Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas:

     • yang terlihat dalam aktivitas bisnis yang memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban (termasuk
       pendapatan dan beban yang terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas yang sama);
     • hasil operasinya dikaji ulang secara berkala oleh kepala operasional untuk pembuatan keputusan
       tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya; dan
     • tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan

v.   Modal Saham

     Grup mengklasifikasikan instrumen modal sebagai liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas berdasarkan
     substansi dari kriteria yang disebutkan di dalam kontrak.

     Grup mengklasifikasikan saham Grup sebagai modal ketika tidak terdapat kewajiban di dalam kontrak untuk
     mentransfer kas atau aset keuangan lainnya.

w.   Kontinjensi

     Liabilitas kontinjensi diungkapkan, kecuali jika arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat
     ekonomi kemungkinannya kecil (remote). Aset kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan
     konsolidasian, tetapi diungkapkan jika terdapat kemungkinan besar (probable) arus masuk manfaat
     ekonomi.

x.   Provisi

     Provisi diakui ketika Grup memiliki liabilitas kini (hukum atau konstruktif) sebagai akibat peristiwa masa
     lalu, kemungkinan besar Grup diharuskan menyelesaikan kewajiban dan estimasi yang andal mengenai
     jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat.

     Provisi diukur sebesar nilai kini dari estimasi terbaik manajemen atas pengeluaran yang diperlukan untuk
     menyelesaikan liabilitas kini pada akhir periode pelaporan. Tingkat diskonto digunakan untuk menentukan
     nilai kini dan risiko yang terkait dengan kewajiban. Peningkatan provisi seiring dengan berjalannya waktu
     diakui sebagai beban bunga.

y.   Dividen

     Pembagian dividen final kepada para pemegang saham Perseroan diakui sebagai liabilitas ketika dividen
     disetujui oleh para pemegang saham Perusahaan. Pembagian dividen interim kepada para pemegang
     saham Perseroan diakui sebagai liabilitas ketika dividen disetujui berdasarkan keputusan rapat Direksi dan
     sudah diumumkan kepada publik.

z.   Peristiwa setelah periode pelaporan

     Peristiwa setelah akhir tahun yang memberikan tambahan informasi mengenai posisi keuangan
     konsolidasian Kelompok Usaha pada tanggal pelaporan (peristiwa penyesuaian), jika ada, dicerminkan
     dalam laporan keuangan. Peristiwa setelah periode pelaporan yang bukan peristiwa penyesuaian
     diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian jika material.




                                                      24
Page 28
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.   ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING

     Penyusunan laporan keuangan konsolidasian Grup mengharuskan manajemen untuk membuat
     pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dari pendapatan, beban,
     aset dan liabilitas, dan pengungkapan atas liabilitas kontijensi, pada akhir periode pelaporan.
     Ketidakpastian mengenai asumsi dan estimasi tersebut dapat mengakibatkan penyesuaian material
     terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya.

     Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi yang dijelaskan Catatan 2, tidak terdapat pertimbangan
     signifikan yang memiliki dampak material pada jumlah yang diakui dalam laporan keuangan konsolidasian.

     Pertimbangan

     Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi Grup yang
     memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah yang diakui dalam laporan keuangan konsolidasian:

     Pengakuan Pendapatan atas Penjualan Barang dan Jasa

     Pengakuan pendapatan berdasarkan PSAK No. 115 mencakup penerapan penilaian dan estimasi
     signifikan dalam:
     (a) identifikasi kontrak pendapatan yang akan memenuhi persyaratan PSAK No. 115;

     (b) penilaian kewajiban pelaksanaan dan probabilitas bahwa entitas akan mengumpulkan pertimbangan
         dari pembeli;

     (c) menentukan metode untuk memperkirakan pertimbangan variabel dan menilai kendala; dan

     (d) pengakuan pendapatan karena Grup memenuhi kewajiban pelaksanaan.

     a) Keterjadian kontrak

        Grup membuat kontrak dengan pelanggan melalui pesanan pembelian barang atau jasa yang disetujui
        dan merupakan kontrak yang valid karena terdapat rincian spesifik seperti kuantitas, harga, syarat
        kontrak dan kewajiban masing-masing diidentifikasi dengan jelas. Selain itu, bagian dari proses
        penilaian Grup sebelum spengakuan pendapatan adalah untuk menilai kemungkinan bahwa Grup akan
        mengumpulkan imbalan yang menjadi haknya untuk ditukar dengan jasa yang diserahkan kepada
        pelanggan.

     b) Identifikasi kewajiban pelaksanaan

        Grup mengidentifikasi kewajiban pelaksanaan dengan mempertimbangkan apakah barang atau jasa
        yang disepakati dalam kontrak merupakan barang atau jasa yang berbeda. Suatu barang atau jasa
        menjadi berbeda ketika pelanggan dapat memperoleh keuntungan dari barang atau jasa itu sendiri atau
        bersama dengan sumber daya lain yang tersedia bagi pelanggan dan kewajiban Grup untuk mentransfer
        barang atau jasa tersebut kepada pelanggan dapat diidentifikasi secara terpisah dari kewajiban yang
        lain dalam kontrak.

        Berdasarkan penilaian manajemen, setiap aliran pendapatan yang diidentifikasi merupakan kewajiban
        pelaksanaan yang terpisah.

     c) Pengakuan pendapatan ketika Grup memenuhi kewajiban pelaksanaan

        Grup mengakui pendapatan sepanjang waktu untuk pengaturan pendapatannya yang melibatkan jasa
        penunjang operasi, kegiatan lepas pantai dan jasa inspeksi, dan jasa konstruksi.

        Pendapatan dari jasa agensi diakui pada suatu waktu (yaitu, ketika jasa terkait diberikan).




                                                      25
Page 29
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.   ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING (Lanjutan)

     Pertimbangan (Lanjutan)

     Sewa

     Penentuan apakah suatu perjanjian mengandung unsur sewa membutuhkan pertimbangan yang cermat
     untuk menilai apakah perjanjian tersebut memberikan hak untuk mendapatkan secara subtansial seluruh
     manfaat ekonomi dari penggunaan aset identifikasian dan hak untuk mengarahkan penggunaan aset
     identifikasian, bahkan jika hak tersebut tidak dijabarkan secara eksplisit di perjanjian.

     Karena Grup tidak dapat dengan mudah menentukan suku bunga implisit, manajemen menggunakan suku
     bunga pinjaman inkremental Grup sebagai tingkat diskonto. Ada beberapa faktor yang perlu
     dipertimbangkan dalam menentukan suku bunga pinjaman inkremental, yang banyak di antaranya
     memerlukan pertimbangan untuk dapat secara andal mengukur penyesuaian yang diperlukan untuk
     sampai pada tingkat diskonto akhir.

     Dalam menentukan suku bunga pinjaman inkremental, Grup mempertimbangkan faktor-faktor utama
     berikut; risiko kredit korporat Grup, jangka waktu sewa, jangka waktu pembayaran sewa, lingkungan
     ekonomi, waktu di mana sewa dimasukkan, dan mata uang di mana pembayaran sewa ditentukan.

     Dalam menentukan jangka waktu sewa, Grup mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang
     menimbulkan insentif ekonomi untuk menggunakan opsi perpanjangan, atau tidak menggunakan opsi
     penghentian. Opsi perpanjangan (atau periode setelah opsi penghentian kontrak kerja) hanya termasuk
     dalam jangka waktu sewa jika cukup pasti akan diperpanjang (atau tidak dihentikan).

     Penilaian tersebut ditinjau jika terjadi peristiwa signifikan atau perubahan signifikan dalam situasi
     yang mempengaruhi penilaian ini dan berada dalam kendali Grup.

     Grup awalnya mengestimasi dan mengakui jumlah yang diharapkan akan dibayarkan dengan jaminan nilai
     residu sebagai bagian dari liabilitas sewa. Jumlah tersebut ditinjau, dan disesuaikan jika perlu, pada akhir
     setiap periode pelaporan.

     Grup mempunyai beberapa perjanjian sewa di mana Grup bertindak sebagai penyewa atau pesewa untuk
     beberapa aset tetap tertentu. Grup mengevaluasi apakah terdapat risiko dan manfaat kepemilikan yang
     signifikan dari aset sewa yang dialihkan kepada lessee atau tetap ada pada Grup berdasarkan PSAK No.
     116 yang mensyaratkan Grup untuk membuat pertimbangan dan estimasi dari pengalihan risiko dan
     manfaat terkait dengan kepemilikan aset yang disewa.

     Manfaat Karyawan dan Pensiun

     Grup menentukan tingkat diskonto yang tepat dan kenaikan gaji di masa depan pada setiap akhir periode
     pelaporan. Tingkat diskonto adalah tingkat suku bunga yang harus digunakan untuk menentukan nilai kini
     estimasi arus kas masa depan diharapkan yang diperlukan untuk menyelesaikan kewajiban pensiun. Dalam
     menentukan tingkat diskonto yang sesuai.

     Grup mempertimbangkan tingkat suku bunga obligasi pemerintah dalam mata uang di mana imbalan
     tersebut akan dibayarkan dan yang memiliki jangka waktu yang mendekati ketentuan kewajiban pensiun
     yang bersangkutan.

     Untuk tingkat kenaikan gaji di masa depan, Perusahaan mengumpulkan semua data historis yang
     berkaitan dengan perubahan gaji pokok dan menyesuaikan untuk rencana bisnis masa depan.

     Beban dari program pensiun iuran pasti dan nilai kini dari kewajiban pensiun Perusahaan dihitung
     berdasarkan penilaian aktuaris dengan menggunakan asumsi-asumsi tersebut diantaranya tingkat diskonto,
     tingkat pengembalian dana yang diharapkan, tingkat kenaikan kompensasi dan tingkat kematian. Kewajiban
     iuran pasti sangat sensitif terhadap perubahan asumsi. Nilai tercatat liabilitas telah diungkapkan dalam
     Catatan 20.




                                                        26
Page 30
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.   ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING (Lanjutan)

     Pertimbangan (Lanjutan)

     Mata Uang Fungsional

     Mata uang fungsional Grup adalah mata uang dari lingkungan ekonomi primer dimana Grup beroperasi.

     Grup mempertimbangkan beberapa faktor dalam menentukan mata uang fungsionalnya, antara lain, mata
     uang yang paling mempengaruhi pendapatan, biaya dan pendanaan, dan mata uang di mana penerimaan
     dari aktivitas operasi biasanya dipakai.

     Berdasarkan substansi ekonomi yang mendasari keadaan yang relevan terhadap Grup, mata uang
     fungsional yang telah ditentukan Rupiah.

     Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada tanggal pelaporan yang
     memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas untuk
     tahun berikutnya diungkapkan di bawah ini. Perusahaan mendasarkan asumsi dan estimasi pada
     parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan disusun.

     Situasi dan asumsi mengenai perkembangan masa depan mungkin berubah akibat perubahan pasar atau
     situasi diluar kendali Grup. Perubahan tersebut tercermin dalam asumsi terkait pada saat terjadinya.

     Klasifikasi aset dan liabilitas keuangan

     Grup menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas keuangan
     dengan mempertimbangkan bila definisi yang ditetapkan PSAK No. 109 dipenuhi. Dengan demikian, aset
     keuangan dan liabilitas keuangan diakui sesuai dengan kebijakan akuntansi seperti diungkapkan pada
     Catatan 2f.

     Estimasi dan Asumsi

     Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada tanggal pelaporan yang
     memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas untuk
     tahun berikutnya diungkapkan di bawah ini. Grup mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang
     tersedia pada saat laporan keuangan konsolidasian disusun.

     Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa depan mungkin berubah akibat perubahan pasar atau
     situasi di luar kendali Grup. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya.

     Penilaian Ekspektasi Kerugian Kredit (ECL - Expected Credit Loss) pada Piutang Usaha

     Grup menerapkan pendekatan yang disederhanakan dalam penghitungan ECL, awalnya menggunakan
     matriks provisi berdasarkan tarif default historis untuk piutang dagang. Matriks provisi menentukan tingkat
     provisi tergantung pada jumlah hari piutang usaha telah lewat jatuh tempo. Grup juga menggunakan
     pengelompokan yang tepat jika historis pengalaaman kerugian kredit menunjukkan pola kerugian yang
     berbeda secara signifikan untuk segmen pelanggan yang berbeda. Grup kemudian menyesuaikan historis
     pengalaman kerugian kredit dengan informasi berwawasan ke depan berdasarkan data yang dapat
     diobservasi saat ini yang mempengaruhi setiap segmen pelanggan untuk mencerminkan pengaruh kondisi
     ekonomi saat ini dan yang diperkirakan.

     Grup menyesuaikan tarif default historis ke tarif default berwawasan ke depan dengan menentukan faktor
     ekonomi terkait yang memengaruhi setiap segmen pelanggan. Grup secara teratur meninjau metodologi
     dan asumsi yang digunakan untuk memperkirakan ECL untuk mengurangi perbedaan antara estimasi dan
     pengalaman kerugian kredit yang sebenarnya.

     Penentuan hubungan antara tingkat gagal bayar historis dan kondisi ekonomi yang diperkirakan
     merupakan estimasi akuntansi yang signifikan. Oleh karena itu, ketentuan ECL pada piutang usaha sensitif
     terhadap perubahan asumsi tentang prakiraan kondisi ekonomi.


                                                      27
Page 31
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.   ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING (Lanjutan)

     Estimasi dan Asumsi (Lanjutan)

     Penilaian ECL atas Aset Keuangan Lainnya pada Biaya Amortisasi

     Grup menentukan penyisihan ECL menggunakan pendekatan umum berdasarkan estimasi tertimbang
     probabilitas dari nilai sekarang dari semua kekurangan kas selama perkiraan umur aset keuangan dengan
     biaya perolehan diamortisasi. ECL diberikan untuk kerugian kredit yang diakibatkan oleh kemungkinan
     peristiwa gagal bayar dalam 12 bulan ke depan kecuali ada peningkatan yang signifikan dalam risiko kredit
     sejak pengakuan awal di mana dalam hal ini ECL diberikan berdasarkan ECL seumur hidup.

     Ketika menentukan apakah telah terjadi peningkatan risiko kredit yang signifikan, Grup mempertimbangkan
     informasi yang wajar dan dapat didukung yang tersedia tanpa biaya atau upaya yang tidak semestinya dan
     yang relevan untuk instrumen keuangan tertentu yang sedang dinilai seperti, tetapi tidak terbatas pada,
     faktor-faktor berikut:

     •   Penurunan peringkat kredit eksternal dan internal aktual atau yang diharapkan;
     •   Perubahan merugikan yang ada atau yang diperkirakan terjadi dalam bisnis, keuangan atau kondisi
         ekonomi; dan,
     •   Perubahan merugikan signifikan yang aktual atau yang diharapkan dalam hasil operasi peminjam.

     Grup juga menganggap aset keuangan yang telah lewat lebih dari 90 hari sebagai titik terakhir di mana
     ECL seumur hidup harus diakui kecuali dapat menunjukkan bahwa hal ini tidak mewakili risiko yang
     signifikan dalam risiko kredit seperti ketika non-pembayaran adalah administrasi. pengawasan daripada
     akibat kesulitan keuangan peminjam.

     Grup telah menilai bahwa ECL atas aset keuangan lainnya kas di bank dan setara kas pada biaya perolehan
     diamortisasi tidak material karena transaksi yang berkaitan dengan aset keuangan ini dilakukan oleh Grup
     hanya dengan bank dan perusahaan terkemuka dengan reputasi kredit yang baik dan relatif. risiko gagal
     bayar yang rendah.

     Oleh karena itu, tidak ada penyisihan untuk ECL atas aset keuangan lainnya sebesar biaya perolehan
     diamortisasi yang diakui pada tahun 2024.

     Estimasi Nilai Persediaan Yang Dapat Direalisasikan

     Dalam menentukan nilai realisasi bersih (NRV) persediaan, Grup mempertimbangkan persediaan usang,
     kerusakan, kerusakan fisik, perubahan tingkat harga, perubahan kebutuhan konsumen, atau penyebab
     lainnya untuk mengidentifikasi persediaan yang harus diturunkan ke NRV. Grup menyesuaikan biaya
     persediaan ke jumlah terpulihkan pada tingkat yang dianggap cukup untuk mencerminkan penurunan
     pasar dalam nilai persediaan.

     Estimasi Masa Manfaat Aset Tetap

     Grup mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap berdasarkan utilisasi dari aset yang diharapkan
     dan didukung dengan rencana dan strategi usaha dan perilaku pasar. Estimasi dari masa manfaat aset
     tetap adalah berdasarkan penelaahan Grup terhadap praktek industri, evaluasi teknis internal dan
     pengalaman untuk aset yang setara.

     Estimasi masa manfaat ditelaah minimal setiap akhir periode pelaporan dan diperbarui jika ekspektasi
     berbeda dari estimasi sebelumnya dikarenakan pemakaian dan kerusakan fisik, keusangan secara teknis
     atau komersial dan hukum atau pembatasan lain atas penggunaan dari aset. Tetapi, adalah mungkin, hasil
     di masa depan dari operasi dapat dipengaruhi secara material oleh perubahan-perubahan dalam estimasi
     yang diakibatkan oleh perubahan faktor-faktor yang disebutkan di atas.

     Grup mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap antara 2 sampai dengan 20 tahun. Ini adalah umur
     yang secara umum diharapkan dalam industri dimana Grup menjalankan bisnisnya.



                                                     28
Page 32
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.   ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING (Lanjutan)

     Estimasi dan Asumsi (Lanjutan)

     Estimasi Masa Manfaat Aset Tetap (Lanjutan)

     Perubahan tingkat pemakaian dan perkembangan teknologi dapat mempengaruhi masa manfaat ekonomis
     dan nilai sisa aset, dan karenanya biaya penyusutan masa depan mungkin direvisi.

     Pajak Penghasilan

     Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan. Terdapat
     transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti dalam kegiatan usaha
     normal. Grup mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah akan terdapat
     tambahan pajak penghasilan badan.

     Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang boleh dikurangkan dan saldo rugi
     fiskal yang belum dikompensasikan, sepanjang perbedaan temporer dan rugi fiskal yang belum
     dikompensasikan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba fiskal pada masa yang akan datang.

     Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah pada setiap tanggal neraca dan nilai tercatat aset pajak
     tangguhan tersebut diturunkan apabila tidak lagi terdapat kemungkinan besar bahwa laba fiskal yang
     memadai akan tersedia untuk mengkompensasi sebagian atau semua manfaat aset pajak tangguhan.




                                                     29
Page 33
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

4.   KAS DAN SETARA KAS

                                                                    30 Juni 2025      31 Desember 2024

     Kas                                                                953.462.753          662.000.001
     Bank
         Rupiah
            PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                            15.880.659.836       19.573.793.014
            PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                   13.578.060.614       15.838.882.836
            PT Bank CIMB Niaga Tbk                                    8.202.517.290                  -
            PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                    7.389.066.520        7.460.192.249
            Lain-lain (masing-masing
              kurang dari Rp1.000.000.000)                            4.310.673.921        3.381.893.570
        Dolar Amerika Serikat
            PT Bank DBS Indonesia                                     3.968.566.733        3.213.143.139
            PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                             2.519.200.893        1.845.168.509
            PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                      535.733.318          585.763.085
            PT Bank HSBC Indonesia                                      429.616.085          428.706.748
            Lain-lain                                                   199.081.187          297.852.892
        Dolar Singapura
            PT Bank CIMB Niaga Tbk                                        6.415.572            6.415.585
        Euro
            PT Bank DBS Indonesia                                         1.219.988            2.030.584
        Sub-total                                                    57.020.811.957       52.633.842.211
     Deposito Berjangka
        Rupiah
             PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                           17.250.125.000       17.250.125.000
             PT Bank DBS Indonesia                                   11.300.000.000       11.300.000.000
        Dolar Amerika Serikat
             PT Bank CTBC Indonesia                                  17.879.730.658       18.095.968.000
             PT Bank DBS Indonesia                                    4.231.986.658        3.949.000.000
     Jumlah                                                         108.636.117.027      103.890.935.212

     Tingkat Suku Bunga Kontraktual
     Deposito Berjangka per Tahun
             Rupiah                                                2,50% - 4,00%        2,50% - 4,00%
     Jatuh Tempo                                                     1 - 3 bulan          1 - 3 bulan

     Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, tidak ada penempatan kas dan setara kas pada pihak
     berelasi.




                                                     30
Page 34
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

5.   PIUTANG USAHA

     b. Berdasarkan pelanggan

                                                                  30 Juni 2025        31 Desember 2024
        Pihak Ketiga
           PT Pertamina E&P Asset                                   111.136.589.422       85.298.464.707
           PT Pertamina Hulu Rokan                                   91.686.485.105       95.550.160.382
           PetroChina International Jabung Ltd.                      82.343.168.822       57.382.152.390
           PT Schlumberger Geophysic Nusantara                       79.604.364.822       59.759.215.049
           Sarulla Operations, Ltd.                                  47.498.968.080                    --
           Medco Energi (Madura Offshore) Pty. Ltd.                  41.090.872.592       68.603.380.226
           PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur                        39.069.050.046       36.214.796.613
           PT Pertamina Hulu Mahakam                                 29.389.057.718       48.936.532.595
           Petrogas (Basin) Ltd                                      23.526.608.950       26.689.614.018
           PT Pertamina Hulu Energi                                  18.698.727.367       37.068.585.384
           PT Pertamina Hulu Sanga Sanga                             18.574.299.703       23.498.697.481
           Inpex Masela Ltd                                          12.568.247.727       12.464.658.213
           ExxonMobile Cepu Ltd                                      10.282.827.320        8.736.932.030
           PT Wartsila Indonesia                                      9.722.234.478        8.770.760.971
           PT Mandau Cipta Tenaga Nusantara                           8.912.208.679        3.946.822.663
           CITIC Seram Energy Ltd.                                    8.024.908.319       11.767.138.507
           PT Citra Tubindo                                           7.330.859.672        9.053.943.635
           PT Chandra Asri Pacific Tbk                                6.660.043.617       11.826.244.252
           PT Wira Insani                                             6.446.436.012        6.707.711.194
           PT Medco E&P Indonesia                                     5.677.705.833        9.028.272.634
           PT Expro Indonesia                                         5.376.518.090        6.236.166.510
           PT Pertamina Geothermal Energy                             4.487.036.505        1.662.818.567
           Premier Oil Andaman Ltd                                    4.389.285.683                    --
           PT Xurya Daya Indonesia                                    4.079.806.633        4.220.871.373
           PT ISS Indonesia                                           3.366.959.942        4.141.164.478
           PT Martabak Pizza Orins                                    2.811.182.391        2.138.410.589
           PT Mitsubishi Chemical Indonesia                           2.620.370.794                    --
           PT Shinko Plantech                                         2.467.314.332                    --
           PT Kilang Pertamina Internasional                          2.142.955.549        5.119.489.166
           PT LIS International                                       1.853.998.751        8.119.994.201
           PT Geo Dipa Energi                                         1.024.217.877       14.905.268.985
           Lain-lain                                                118.096.207.577       99.648.409.122
           Sub-total                                               810.959.518.409       767.496.675.935
        Cadangan kerugian penurunan nilai                          (11.351.662.876)      (10.971.662.876)
        Total pihak ketiga setelah
           cadangan kerugian penurunan nilai                        799.607.855.533      756.525.013.059
        Jumlah                                                      799.607.855.533      756.525.013.059




                                                      31
Page 35
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

5.   PIUTANG USAHA (Lanjutan)

     c. Berdasarkan mata uang

                                                                   30 Juni 2025        31 Desember 2024
        Berdasarkan mata uang
           Rupiah                                                   766.488.950.960      699.279.663.350
           Dolar Amerika Serikat                                     44.470.567.449       68.217.012.585
           Jumlah                                                   810.959.518.409      767.496.675.935
           Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                        (11.351.662.876)     (10.971.662.876)
        Total piutang usaha, neto                                   799.607.855.533      756.525.013.059

     d. Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai

                                                                   30 Juni 2025        31 Desember 2024
        Mutasi Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
          Saldo Awal                                                 10.971.662.876        9.352.578.510
          Penambahan                                                    380.000.000        1.619.084.366
          Saldo Akhir                                                11.351.662.876       10.971.662.876

     e. Berdasarkan umur piutang

                                                                   30 Juni 2025        31 Desember 2024
        Berdasarkan Umur piutang
           1 - 30 Hari                                              787.977.393.358      739.610.298.923
           31 - 60 Hari                                               6.101.296.209       11.928.940.355
           61 - 90 Hari                                               7.351.789.586        4.190.669.510
           Lebih dari 90 Hari                                         9.529.039.256       11.766.767.147
           Jumlah                                                   810.959.518.409      767.496.675.935
           Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                        (11.351.662.876)      (10.971.662.876)
        Total piutang usaha, neto                                   799.607.855.533      756.525.013.059


     Grup membentuk penyisihan kerugian penurunan nilai piutang berdasarkan pada estimasi nilai tidak
     terpulihkan secara individual dan pengalaman Grup atas tertagihnya piutang di masa lalu. Manajemen
     Grup berpendapat bahwa penyisihan kerugian penurunan nilai atas piutang usaha kepada pihak ketiga
     adalah cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul dari tidak tertagihnya piutang tersebut,
     sedangkan terhadap piutang kepada pihak-pihak berelasi tidak diadakan penyisihan kerugian penurunan
     nilai karena manajemen berpendapat seluruh piutang tersebut dapat ditagih.

     Piutang usaha per tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 dijadikan jaminan atas utang bank jangka
     pendek (Catatan 14).




                                                   32
Page 36
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

6.   ASET KEUANGAN LANCAR LAINNYA

                                                                    30 Juni 2025         31 Desember 2024

     Investasi Tersedia Untuk Dijual                                  169.890.584.682       169.054.520.000
     Rekening bank dibatasi penggunaannya
       dan deposito berjangka                                           5.318.733.816         6.380.905.214
     Piutang lain-lain:
       Pihak berelasi                                                   4.158.267.327         5.631.791.817
       Pihak ketiga                                                     1.947.508.431         1.605.423.349
     Lain-lain                                                         10.936.935.639        25.560.195.195
     Total                                                            192.252.029.895       208.232.835.575

     a. Investasi tersedia untuk dijual

        PT Supraco Indonesia (“SI”) merencanakan untuk melepas investasi saham pada PT Sorik Marapi
        Geothermal Power dan telah menerima penawaran dari pihak ketiga untuk dilaksanakan jual beli dalam
        waktu dekat.

     b. Rekening bank dibatasi penggunaannya dan deposito berjangka

                                                                    30 Juni 2025         31 Desember 2024

        Rekening bank dibatasi penggunaannya
        Rupiah
         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                          290.713.270          1.352.884.668
        Dollar Amerika Serikat
         PT Bank HSBC Indonesia                                            10.550.150           105.754.766
        Deposito Berjangka
         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                         5.028.020.546         5.028.020.546
        Sub-total                                                       5.329.283.966         6.486.659.980
         Dikurangi bagian tidak lancar (Catatan 13)                       (10.550.150)        (105.754.766)
        Total                                                           5.318.733.816         6.380.905.214

     c. Piutang Lain Lain

       Pihak berelasi

       Utamanya merupakan pinjaman Grup kepada pihak berelasi.

       Pihak ketiga

       Utamanya merupakan dana talangan operasional Perusahaan dan entitas anak kepada pihak ketiga.

     d. Lain-lain

        Lain-lain terdiri dari transaksi lainnya sebesar uang yang disetorkan kepada bank yang dijadikan
        jaminan atas penerbitan bid bond dan pinjaman bank jangka pendek oleh Grup, sebagai berikut




                                                      33
Page 37
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

6.   ASET KEUANGAN LANCAR LAINNYA (Lanjutan)

     d. Lain-lain (Lanjutan)

                                                                   30 Juni 2025         31 Desember 2024
        Rupiah
         PT Bank CTBC                                                  6.483.383.935          6.744.479.054
         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                 6.272.531.007          4.684.469.935
         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                        3.290.567.631          3.600.417.997
         PT Bank HSBC Indonesia                                                    --       14.642.089.436
         Lain-lain                                                     1.162.984.073            573.208.708
        Sub Total                                                    17.209.466.646         30.244.665.130
         Dikurangi bagian tidak lancar (Catatan 13)                  (6.272.531.007)        (4.684.469.935)
        Total                                                        10.936.935.639         25.560.195.195


7.   PERSEDIAAN

                                                                   30 Juni 2025         31 Desember 2024
     Material                                                        4.061.660.321          3.560.277.059
     Peralatan dan suku cadang                                       3.197.416.749          6.940.156.616
     Film                                                            1.327.191.448            753.073.371
     Isotope IR 192                                                    576.003.002            973.571.502
     Perlengkapan keselamatan kerja                                    506.738.202            474.071.127
     Lain-lain                                                         830.009.334            541.862.491
                                                                                            1.978.518.739
     Jumlah                                                         10.499.019.056         13.243.012.166

     Manajemen berkeyakinan bahwa seluruh persediaan dapat terealisasi dengan demikian tidak diperlukan
     adanya penyisihan penurunan nilai pasar dan keusangan persediaan.


8.   UANG MUKA

                                                                   30 Juni 2025         31 Desember 2024
     Uang muka operasi                                                9.652.366.596         16.395.951.550
     Uang muka pembelian                                                977.105.324          1.011.460.769
     Jumlah                                                         10.629.471.920          17.407.412.319




                                                      34
Page 38
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

9.   PERPAJAKAN

     a. Pajak Dibayar Di Muka


                                                                   30 Juni 2025      31 Desember 2024
        Perusahaan
         Pasal 23                                                    8.203.960.401                  -
         Pasal 25                                                      583.551.440                  -
         Pajak pertambahan nilai                                    14.834.725.654       22.185.492.260
        Entitas Anak
         Aset Pajak Kini (PPh 28 A) Tahun 2014                                                      -
         Pasal 4 (2)                                                   760.640.684                  -
         Pasal 15                                                       12.789.833                  -
         Pasal 22                                                       14.552.950                  -
         Pasal 23                                                    2.925.023.469                  -
         Pasal 25                                                      894.817.311                  -
         Pajak Pertambahan Nilai - Bersih                            3.332.451.168                  -
        Total                                                       31.562.512.910       22.185.492.260


       Perusahaan

       Pada 31 Desember 2024, Perusahaan menerima Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar (SKPLB)
       No.00100 - 00105/407/23/081/24 atas pajak pertambahan nilai untuk periode Juli - Desember 2023
       sebesar Rp 7.671.083.716 dan Surat Perintah Membayar Kelebihan Pajak (SPMKP) diterima pada
       tanggal 20 Januari 2025.

       Pada 27 Desember 2024, Perusahaan menerima Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar (SKPLB)
       No.00002 - 00007/407/24/081/24 atas pajak pertambahan nilai untuk periode Januari - Juni 2024
       sebesar Rp 6.936.831.608 dan Surat Perintah Membayar Kelebihan Pajak (SPMKP) diterima pada
       tanggal 20 Januari 2025.

       Pada 8 Agustus 2023, Perusahaan menerima Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar (SKPLB) No.0062 -
       00067/407/22/081/23 atas pajak pertambahan nilai untuk periode Juli - Desember 2022 sebesar
       Rp9.764.168.948 dan Surat Perintah Membayar Kelebihan Pajak (SPMKP) diterima pada tanggal
       18 Agustus 2023.

       Pada 25 Januari 2023, Perusahaan menerima Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar (SKPLB) No.0004 -
       00008/407/22/081/23 atas pajak pertambahan nilai untuk periode Januari - Juni 2022 sebesar
       Rp3.938.970.847 dan Surat Perintah Membayar Kelebihan Pajak (SPMKP) diterima pada tanggal 7
       Februari 2023.




                                                  35
Page 39
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

9.   PERPAJAKAN (Lanjutan)

     b. Estimasi Tagihan Pajak

                                                                   30 Juni 2025        31 Desember 2024
        Perusahaan
         Estimasi liabilitas pajak kini periode berjalan              1.763.329.485                       --
         Pajak penghasilan
          Pasal 4 (2)                                                    17.935.556           163.807.399
          Pasal 21                                                      648.949.783           290.017.389
          Pasal 23                                                      261.852.004           285.563.864
          Pasal 25                                                                --           92.374.528
          Pasal 29                                                                --          204.748.097
        Sub-total                                                     2.692.066.828         1.036.511.277

        Entitas Anak
         Estimasi liabilitas pajak kini periode berjalan              2.831.086.113                       --
         Pajak penghasilan
          Pasal 4 (2)                                                   240.519.210           119.409.805
          Pasal 15                                                        6.585.960             5.829.959
          Pasal 21                                                    2.757.539.553           122.338.773
          Pasal 23                                                       90.571.256            70.619.347
          Pasal 25                                                      106.546.136           224.803.845
          Pasal 26                                                       62.714.160                     --
          Pasal 29                                                                --          276.035.543
         Pajak pertambahan nilai                                      5.102.961.915         1.589.674.589
        Sub total                                                    11.198.524.303         2.408.711.861
        Total                                                        13.890.591.131         3.445.223.138

10. BIAYA DIBAYAR DIMUKA


                                                                   30 Juni 2025        31 Desember 2024

     Pemeliharaan                                                   25.083.035.860         4.672.495.197
     Jasa instalasi proyek                                          13.939.716.143        25.673.424.145
     Asuransi                                                        9.775.307.924         9.295.884.560
     Lain-lain                                                       3.194.656.711         2.845.891.507
     Total                                                          51.992.716.638        42.487.695.409




                                                           36
Page 40
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

11. ASET TETAP

                                                                                              30 Juni 2025
                                                   Saldo Awal            Penambahan           Pengurangan          Reklasifikasi        Saldo Akhir
     Biaya Perolehan :
     Pemilikan Langsung
          Tanah                                        22,483,952,959                   -                  -                       -       22,483,952,959
          Bangunan                                     17,308,311,622                   -                  -                               17,308,311,622
          Peralatan Proyek                            520,088,610,634        13,633,263,476       (816,368,098)       1,332,000,000       534,237,506,012
          Peralatan dan Perlengkapan Kantor            25,043,921,221         1,485,175,895       (227,207,135)                 -          26,301,889,981
          Kendaraan                                    14,486,230,836                   -                  -                    -          14,486,230,836
          Kapal                                       168,809,318,740                   -                  -                    -         168,809,318,740
          Mobile Offshore Production Unit (MOPU)      320,300,046,480                   -                  -                    -         320,300,046,480
     Aset Sewa Pembiayaan
          Kendaraan                                     8,504,203,802         1,741,746,130                  -                   -         10,245,949,932
          Peralatan Proyek                             25,867,940,206                   -                    -        (1,332,000,000)      24,535,940,206
     Sub-total                                      1,122,892,536,500        16,860,185,501      (1,043,575,233)                   -     1,138,709,146,768

     Aset dalam pembangunan                             7,211,296,797          285,387,685       (1,388,800,000)                            6,107,884,482

     Jumlah                                         1,130,103,833,297        17,145,573,186      (2,432,375,233)                   -     1,144,817,031,250


     Akumulasi Penyusutan :
     Pemilikan Langsung
          Bangunan                                     11,438,101,467           416,383,923                -                     -         11,854,485,390
          Peralatan Proyek                            455,692,762,013        17,544,492,991       (423,106,788)        1,070,437,422      473,884,585,638
          Peralatan dan Perlengkapan Kantor            18,955,080,834         1,997,838,169       (227,207,135)                  -         20,725,711,868
          Kendaraan                                    12,017,668,880           222,953,031                -                     -         12,240,621,911
          Kapal                                       146,018,115,064         3,395,889,862                -          (8,408,595,478)     141,005,409,448
          Mobile Offshore Production Unit (MOPU)      256,184,411,738        10,790,463,228                -           8,364,908,056      275,339,783,022
     Aset Sewa Pembiayaan
          Peralatan Proyek                             19,131,145,886         2,856,102,109                  -        (1,026,750,000)      20,960,497,995
          Kendaraan                                     4,693,745,989         1,081,587,975                                      -          5,775,333,964
     Jumlah akumulasi penyusutan                      924,131,031,871        38,305,711,288       (650,313,923)                    -      961,786,429,236

     Jumlah Tercatat                                  205,972,801,426                                                                     183,030,602,014




                                                                        37
Page 41
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

11. ASET TETAP (Lanjutan)
                                                                                               31 Desember 2024
                                                   Saldo Awal            Penambahan               Pengurangan         Reklasifikasi            Saldo Akhir
     Biaya Perolehan :
     Pemilikan Langsung
          Tanah                                        22,483,952,959                    -                     -                   -              22,483,952,959
          Bangunan                                     17,308,311,622                    -                     -                   -              17,308,311,622
          Peralatan Proyek                            571,530,920,423         14,323,802,155       (71,040,147,460)      5,274,035,516           520,088,610,634
          Peralatan dan Perlengkapan Kantor            26,444,109,432          3,198,103,620        (4,598,291,831)                -              25,043,921,221
          Kendaraan                                    15,473,835,454                    -          (3,274,504,618)      2,286,900,000            14,486,230,836
          Kapal                                       168,809,318,740                    -                     -                   -             168,809,318,740
          Mobile Offshore Production Unit (MOPU)      320,300,046,480                    -                     -                   -             320,300,046,480
     Aset Sewa Pembiayaan
          Peralatan Proyek                             27,202,060,722          3,939,915,000                   -         (5,274,035,516)          25,867,940,206
          Kendaraan                                     5,058,265,766          5,732,838,036                   -         (2,286,900,000)           8,504,203,802

     Sub-total                                      1,174,610,821,598         27,194,658,811       (78,912,943,909)                   -         1,122,892,536,500
     Aset dalam pembangunan                                       -            7,211,296,797                   -                                    7,211,296,797

     Jumlah                                         1,174,610,821,598         34,405,955,608       (78,912,943,909)                   -         1,130,103,833,297

     Akumulasi Penyusutan :
     Pemilikan Langsung
          Bangunan                                     10,582,529,618            855,571,849                   -                      -           11,438,101,467
          Peralatan Proyek                            466,436,543,949         60,292,266,297       (71,036,048,233)                   -          455,692,762,013
          Peralatan dan Perlengkapan Kantor            20,767,191,706          2,790,280,186        (4,602,391,058)                   -           18,955,080,834
          Kendaraan                                    14,719,471,300            572,702,198        (3,274,504,618)                   -           12,017,668,880
          Kapal                                       130,876,669,070         15,141,445,994                   -                      -          146,018,115,064
          Mobile Offshore Production Unit (MOPU)      239,998,716,896         16,185,694,842                   -                      -          256,184,411,738
     Aset Sewa Pembiayaan
          Peralatan Proyek                             13,029,484,478          6,101,661,408                   -                      -           19,131,145,886
          Kendaraan                                     3,442,550,553          1,251,195,436                   -                      -            4,693,745,989

     Jumlah akumulasi penyusutan                      899,853,157,570        103,190,818,210       (78,912,943,909)                   -          924,131,031,871

     Jumlah Tercatat                                  274,757,664,028                                                                            205,972,801,426


    Rincian laba atas penjualan aset tetap adalah sebagai berikut:
                                                                                                          2025                               2024
     Hasil penjualan                                                                                     1.800.226.964                      1.346.967.083
     Dikurangi: Nilai tercatat                                                                          (1.782.061.310)                               -
     Laba penjualan aset tetap                                                                                18.165.654                    1.346.967.083

    Beban penyusutan dialokasi sebagai berikut:
                                                                                                           2025                              2024
    Pemilikan langsung :
     Beban langsung (Catatan 24)                                                                        33.979.358.062                     49.045.025.972
     Beban usaha (Catatan 25)                                                                              388.663.142                        803.551.470
    Aset sewa pembiayaan :
     Beban langsung (Catatan 24)                                                                         3.937.690.084                      3.603.579.600
    Total                                                                                               38.305.711.288                     53.452.157.042


    Harga perolehan aset tetap yang telah disusutkan penuh tetapi masih digunakan pada tanggal 30 Juni
    2025 dan 31 Desember 2024 masing-masing sebesar Rp 520.440.753.388 dan Rp 263.435.478.140.

    Grup memiliki lima bidang tanah di beberapa daerah dengan hak legal berupa HGB yang akan jatuh tempo
    antara tahun 2028 sampai dengan tahun 2037. Manajemen berpendapat tidak terdapat masalah dengan
    perpanjangan hak atas tanah karena seluruh tanah diperoleh secara sah dan didukung dengan bukti
    pemilikan yang memadai.

    Aset tetap digunakan sebagai jaminan atas Utang Bank Jangka Pendek, Liabilitas Sewa Pembiayaan dan
    Utang Pembiayaan Konsumen (Catatan 12, catatan14, dan catatan 18).

    Manajemen Grup berpendapat bahwa tidak terdapat kejadian atau perubahan keadaan yang
    mengindikasikan penurunan nilai aset tetap pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian.



                                                                        38
Page 42
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

11. ASET TETAP (Lanjutan)

    Per 30 Juni 2025 dan 2024, seluruh aset tetap kecuali tanah telah diasuransikan kepada Asuransi Multi
    Artha Guna, BRI Insurance, Asuransi Tugu Pratama Indonesia, Asuransi Bintang, Asuransi Central Asia,
    Asuransi Ramayana, Asuransi Zurich, Asuransi Buana Independent, Asuransi Intra Asia, Asuransi
    Cakrawala Proteksi, Asuransi Mitra Pelindung Mustika, dan Asuransi Jasa Raharja Putera terhadap risiko
    kebakaran,      dan       risiko     lainnya      dengan        nilai    pertanggungan       sebesar
    Rp 785.205.960.500 (31 Desember 2024: Rp 789.731.040.722).

    Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kerugian atas aset
    yang dipertanggungkan.

12. ASET HAK GUNA DAN LIABILITAS SEWA

                                                                        30 Juni 2025
                               Saldo Awal         Penambahan           Pengurangan          Reklasifikasi        Saldo Akhir

     Biaya Perolehan:
     Pemilikan Langsung:
       Tanah & Bangunan             214.963.755                 --                     --                   --        214.963.755
       Kendaraan                 29.949.236.536                 --          (256.266.142)                   --     29.692.970.394
       Peralatan kantor             466.473.106                 --          (466.473.106)                   --                  --

     Jumlah                      30.630.673.397                 --          (722.739.248)                   --     29.907.934.149

     Akumulasi Penyusutan:
     Pemilikan Langsung:
       Tanah & Bangunan             107.481.880         35.827.294                     --                   --        143.309.174
       Kendaraan                 17.649.548.853      3.892.971.745          (256.266.142)                   --     21.286.254.456
       Peralatan kantor             427.600.348         38.872.758          (466.473.106)                   --                  --

     Jumlah                      18.184.631.081      3.967.671.797          (722.739.248)                   --     21.429.563.630

     Jumlah Tercatat             12.446.042.316                                                                     8.478.370.519


                                                                     31 Desember 2024
                               Saldo awal         Penambahan           Pengurangan          Reklasifikasi        Saldo Akhir

     Biaya Perolehan:
     Pemilikan Langsung:
       Tanah & Bangunan           1.687.185.978                 --        (3.666.666.667)       2.194.444.444         214.963.755
       Peralatan Proyek          11.324.262.870                 --       (11.963.778.653)         639.515.783                   --
       Kendaraan                 32.297.048.254                 --        (2.404.159.834)          56.348.116      29.949.236.536
       Peralatan kantor             466.473.106                 --                     --                   --        466.473.106

     Jumlah                      45.774.970.208                 --       (18.034.605.154)       2.890.308.343      30.630.673.397

     Akumulasi Penyusutan:
     Pemilikan Langsung:
       Tanah & Bangunan           1.591.845.810        617.487.920        (3.666.666.667)       1.564.814.817         107.481.880
       Peralatan Proyek           5.511.231.266      4.984.907.771       (11.963.778.652)       1.467.639.615                   --
       Kendaraan                 10.529.476.118      8.349.725.664        (1.087.506.840)       (142.146.089)      17.649.548.853
       Peralatan kantor             310.982.071        116.618.277                     --                   --        427.600.348

     Jumlah                      17.943.535.265     14.068.739.632       (16.717.952.159)       2.890.308.343      18.184.631.081

     Jumlah Tercatat             27.831.434.943                                                                    12.446.042.316


    Aset hak guna merupakan aset yang berasal hanya dari aktifitas sewa operasi, sedangkan aset hak guna
    yang berasal dari aktifitas sewa pembiayaan disajikan sebagai bagian dari kelompok aset tetap (Catatan
    11).




                                                       39
Page 43
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. ASET HAK GUNA DAN LIABILITAS SEWA (Lanjutan)

    Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut:


                                                                         2025                  2024

     Beban langsung (Catatan 24)                                        3.788.427.752          8.668.946.269
     Beban usaha (Catatan 25)                                             179.244.045          1.558.035.626
     Total                                                              3.967.671.797         10.226.981.895


    Liabilitas sewa terdiri dari:


                                                                     30 Juni 2025        31 Desember 2024

     Liabilitas sewa                                                    15.557.759.858        24.610.817.233
     Bagian jatuh tempo dalam satu tahun                              (12.146.289.433)      (16.416.994.729)
     Liabilitas sewa jangka panjang - bersih                            3.411.470.425          8.193.822.504


    Manajemen menetapkan kebijakan untuk membeli peralatan proyek dan kendaraan melalui sewa. Jangka
    waktu sewa antara 2 sampai 3 tahun dengan suku bunga efektif antara 5% - 8% per tahun. Utang ini dijamin
    dengan kendaraan bermotor dan peralatan proyek yang dibiayai.


13. ASET KEUANGAN TIDAK LANCAR LAINNYA


                                                                     30 Juni 2025        31 Desember 2024

     Uang jaminan                                                       6.272.531.007          4.684.469.935
     Rekening bank dibatasi penggunaannya                                  10.550.150            105.754.766
     Total                                                              6.283.081.157          4.790.224.701


    Uang jaminan merupakan uang yang disetorkan kepada bank yang dijadikan jaminan atas penerbitan
    Performance Bond oleh Grup.




                                                     40
Page 44
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

14. UTANG BANK JANGKA PENDEK

                                                                       30 Juni 2025        31 Desember 2024
     Perusahaan
      Rupiah
       PT Bank DBS Indonesia                                            64.069.142.781         90.197.972.850
       PT Bank Danamon Indonesia Tbk                                    34.966.009.765         33.048.414.853
       PT Bank CTBC                                                     27.307.350.681         27.481.707.476
       PT Bank CIMB Niaga Tbk                                            1.000.000.000                    -
      Sub-total                                                         127.342.503.227        150.728.095.179
      Dolar Amerika Serikat
       PT Bank DBS Indonesia                                              8.928.150.000        28.283.500.000
      Sub-total                                                        136.270.653.227        179.011.595.179

     Entitas Anak
      Rupiah
       PT Bank UOB Indonesia                                            136.240.694.015        125.915.787.223
       PT Bank CTBC Indonesia                                            99.998.349.490         99.995.067.281
       PT Bank CIMB Niaga Tbk                                            74.602.247.048                    -
       PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                            37.971.000.000         37.969.000.000
       PT Bank HSBC Indonesia                                                         --        74.473.154.221
      Sub-total                                                         348.812.290.553        338.353.008.725
     Total                                                              485.082.943.780        517.364.603.904

    PT Bank DBS Indonesia

    Perusahaan

    Merupakan total fasilitas yang diperoleh Perusahaan dengan perincian sebagai berikut:
    1. Uncommitted sales invoice facility dengan jumlah fasilitas tersedia maksimum Rp40.000.000.000
       dengan tenor maksimum 3 bulan. Berdasarkan perubahan terakhir atas perjanjian, fasilitas ini akan
       berakhir tanggal 28 Februari 2026.

    2. Uncommitted sales invoice facility 2 dengan jumlah fasilitas tersedia maksimum Rp20.000.000.000
       dengan tenor maksimum 90 hari, yang mana limitnya dapat digunakan untuk sub-sub fasilitas
       perbankan berupa sublimit account payable financing, pembiayaan impor berupa L/C
       (Usance/Sight/UPAS), jaminan bagi penerbit Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN), fasilitas
       trust receipt dan pembiayaan piutang. Berdasarkan perubahan terakhir atas perjanjian, fasilitas ini akan
       berakhir tanggal 28 Februari 2026.

    3. Uncommitted pre-shipment export financing facility dengan jumlah fasilitas tersedia maksimum
       Rp80.000.000.000 dengan tenor maksimum 150 hari. Berdasarkan perubahan terakhir atas perjanjian,
       fasilitas ini diperbaharui dengan jumlah fasilitas tersedia maksimum Rp53.000.000.000 dengan tenor
       maksimum 150 hari yang akan berakhir tanggal 28 Februari 2026.

    4. Revolving credit facility merupakan fasilitas pembiayaan modal kerja untuk kegiatan operasional MOPU
       Meleo Producer Paltform, dengan jumlah maksimum USD 2.500.000. Fasilits ini akan berakhir pada
       tanggal 28 Februari 2026.

    5. Omnibus Facility merupakan fasilitas pembiayaan import berupa L/C atas pembelian mesin/turbine
       untuk MOPU Maleo Producer Platform. Fasilitas L/C akan menjadi fasilitas term loan yang akan jatuh
       tempo 12 bulan sejak pencairan term loan pertama. Fasilitas tersedia maksimum USD 1.000.000.
       Fasilitas ini akan berakhir pada 28 Februari 2026.



                                                     41
Page 45
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

14. UTANG BANK JANGKA PENDEK (Lanjutan)

    PT Bank DBS Indonesia (Lanjutan)

    Perusahaan (Lanjutan)

    6. Fasilitas berupa PCE FX Forward/Spot dengan tujuan utama untuk keperluan hedging valuta asing (FX).
       Fasilitas ini diberikan dengan limit sebesar USD 300.000 dan memiliki jangka waktu maksimal hingga
       12 bulan. Fasilitas ini memungkinkan perusahaan untuk mengelola risiko fluktuasi nilai tukar dalam
       transaksi valas, baik melalui mekanisme forward maupun spot transaction, sesuai kebutuhan lindung
       nilai terhadap eksposur mata uang asing.

    Fasilitas 1-5 di atas dikenakan suku bunga sebesar 10,0% per tahun, untuk penarikan dalam mata uang
    rupiah. Adapun penarikan dalam mata uang Dolar Amerika Serikat dikenakan suku bunga 8% per tahun.
    Fasilitas-fasilitas ini dijaminkan oleh piutang usaha (catatan 5).

    Berdasarkan persyaratan dalam perjanjian pinjaman, Perusahaan diwajibkan untuk memenuhi beberapa
    batasan tertentu antara lain, mendapatkan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari pihak kreditur, antara
    lain dalam hal penjualan dan penerbitan opsi, waran, dan hak untuk memperoleh saham anak Perusahan,
    melakukan penambahan utang baru, melakukan reorganisasi, merger, akuisisi, dan penggabungan, selain
    reorganisasi yang diizinkan, seperti IPO anak Perusahaan, melakukan penjualan aset dan melakukan
    perubahan dalam bisnis Perusahaan.

    Saldo utang dalam Rupiah untuk fasilitas ini per tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 adalah
    masing-masing sebesar Rp 64.069.142.781 dan Rp 65.860.545.552.

    Saldo utang dalam Dolar Amerika Serikat untuk fasilitas ini pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember
    2024 adalah masing-masing sebesar AS$ 550.000 (setara dengan Rp 8.928.150.000) dan AS$ 1.750.000
    (setara dengan Rp 28.283.500.000).

    Pada tanggal laporan keuangan ini dibuat sedang dilakukan proses review perpanjangan waktu fasilitas
    untuk 1 tahun ke depan

    PT Bank HSBC Indonesia

    Entitas Anak - PT Supraco Indonesia (SI)

    Merupakan fasilitas yang dimiliki SI, yang terdiri dari fasilitas modal kerja, pembiayaan impor, pembiayaan
    ekspor, Bank Garansi, dan fasilitas treasury dengan limit Rp75.000.000.000, yang dapat digunakan secara
    korporasi. Fasilitas tersebut di atas dikenakan suku bunga sebesar 10,00%-11,00% per tahun, untuk
    penarikan     dalam       mata     uang      rupiah.       Fasilitas     ini    verlaku   sampai    dengan
    31 Januari 2025.

    Pinjaman ini dijamin oleh piutang dari SI sebesar USD 5.000.000 dan aset tetap berupa kapal atas nama
    PT Supraco Lines.

    Berdasarkan persyaratan dalam perjanjian pinjaman, Perusahaan diwajibkan untuk memenuhi beberapa
    batasan tertentu antara lain, mendapatkan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari pihak kreditur, antara
    lain dalam hal bertindak sebagai penjamin (borg) atas utang pihak ketiga, menjaminkan kepada bank atau
    pihak ketiga lain atas barang-barang yang telah diserahkan ke bank, meminjamkan atau menyewakan
    kepada pihak lain ketiga manapun juga, barang-barang yang telah dijaminkan, dan menarik fasilitas diatas
    jumlah plafon. Disamping itu SI juga diharuskan memelihara rasio-rasio keuangan tertentu.

    Saldo utang untuk fasilitas ini per 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 masing-masing sebesar
    nihil dan Rp 74.473.154.221.

    Fasilitas ini telah dilunasi pada tanggal 4 Juni 2025.




                                                       42
Page 46
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

14. UTANG BANK JANGKA PENDEK (Lanjutan)

    PT Bank HSBC Indonesia

    Entitas Anak - PT Supraco Lines (SL)

    Merupakan bagian dari fasilitas yang dimiliki SI, yang terdiri dari fasilitas modal kerja, pembiayaan impor,
    pembiayaan ekspor, Bank Garansi, dan fasilitas treasury dengan limit sebesar Rp 25.000.000.000.
    Fasilitas tersebut di atas dikenakan suku bunga sebesar 10,00%-11,00% per tahun, untuk penarikan dalam
    mata uang rupiah dan berakhir pada tanggal 31 Januari 2025.

    Saldo utang untuk fasilitas ini dalam Rupiah per 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, masing-masing
    sebesar nihil.

    Fasilitas ini telah dilunasi pada tanggal 4 Juni 2025.

    PT Bank UOB Indonesia

    Entitas Anak - PT Supraco Indonesia (SI):

    Merupakan bagian dari total fasilitas gabungan sebesar Rp 165.000.000.000 untuk keperluan modal kerja
    dan/atau investasi yang diterima oleh SI pada tanggal 23 Mei 2018, sebagai berikut:

    1. Revolving Credit Facility 1 dengan batas penggunaan maksimum Rp50.000.000.000. Fasilitas ini
       memiliki jangka waktu 12 bulan dan akan jatuh tempo pada tanggal 27 Januari 2026.
    2. Revolving Credit Facility 2 dengan batas penggunaan maksimum Rp15.000.000.000. Fasilitas ini
       memiliki jangka waktu 12 bulan dan akan jatuh tempo pada tanggal 27 Januari 2026.
    3. Pre-Export Financing (PEF I) dengan batas penggunaan maksimum Rp50.000.000.000. Fasilitas ini
       memiliki jangka waktu 12 bulan dan akan jatuh tempo pada tanggal 27 Januari 2026.
    4. Fasilitas Import Financing (sublimit Pre-Export Financing) dengan batas penggunaan maksimum
       Rp50.000.000.000 dan memiliki jangka waktu 12 bulan, serta akan jatuh tempo pada tanggal
       27 Januari 2026.
    5. Pre-Export Financing 2 dengan batas penggunaan maksimum Rp.25.000.000.000. Fasilitas ini
       dikhususkan untuk membiayai proyek-proyek yang berkaitan dengan bidang konstruksi green energy,
       dan memiliki jangka waktu 12 bulan serta akan berakhir pada tanggal 27 Januari 2026.
    6. Fasilitas Invoice Financing 2 (sublimit Pre-Export Financing 2) dengan batas penggunaan maksimum
       Rp.25.000.000.000. Fasilitas ini dikhususkan untuk membiayai proyek-proyek yang berkaitan dengan
       bidang konstruksi green energy dan memiliki jangka waktu 12 bulan serta akan berakhir pada tanggal
       27 Januari 2026.
    7. Sublimit fasilitas Sight/Usance Letter of Credit/ SKBDN maksimum sebesar Rp.25.000.000.
    8. Sublimit Fasilitas Trust Receipt (“TR”) dengan penggunaan batas maksimum sebesar Rp
       25.000.000.000.
    9. Pre-Export Financing 3 dengan batas penggunaan maksimum sebesar Rp 25.000.000.000. Fasilitas ini
       memiliki jangka waktu 12 bulan serta akan berakhir pada tanggal 27 Januari 2026.
   10. Fasilitas Import Financing 3 (sublimit Pre-Export Financing 3) dengan batas penggunaan maksimum
       sebesar Rp 25.000.000.000. Fasilitas ini memiliki jangka waktu 12 bulan serta akan berakhir pada
       tanggal 27 Januari 2026.

    Seluruh fasilitas pinjaman di atas dikenakan suku bunga berkisar 10% per tahun dan di jamin oleh tanah
    dan bangunan yang dimiliki oleh SI dengan nilai penjaminan tidak kurang dari Rp200.000.000.000.

    Berdasarkan persyaratan dalam perjanjian pinjaman, SI diwajibkan untuk memenuhi beberapa batasan
    tertentu antara lain, mendapatkan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari pihak kreditur, antara lain
    dalam hal melakukan merger, akuisisi, dan konsolidasi, melakukan likuidasi, menerima pernyataan pailit
    dan penundaan pembayaran utang, pengalihan, penjaminan dan penyewaan aset, memberikan hutang
    kepada pihak lain, penjaminan utang pihak lain, mengalihkan utang kepada pihak lain, penyertaan modal
    dan pengambilalihan saham di perusahaan lain, perubahan struktur kepemilikan, perubahan aktivitas
    usaha, serta menggadaikan dan menerbitkan saham. Disamping itu SI juga diharuskan memelihara rasio-
    rasio keuangan tertentu.




                                                       43
Page 47
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

14. UTANG BANK JANGKA PENDEK (Lanjutan)

    PT Bank UOB Indonesia (Lanjutan)

    Entitas Anak - PT Supraco Indonesia (SI) (Lanjutan) :

    SI telah memenuhi batasan-batasan yang diwajibkan dalam perjanjian pinjaman tersebut.

    Saldo utang untuk fasilitas ini per tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 masing-masing sebesar
    Rp 136.240.694.015 dan Rp 125.915.787.223.

    PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk

    Entitas Anak - PT Supraco Indonesia (SI) :

    Merupakan fasilitas kredit modal kerja (KMK) dengan suku bunga mengambang dan fasilitas penerbitan
    bank garansi untuk jaminan tender dan pelaksanaan jasa-jasa pendukung operasi perminyakan dan gas

    bumi yang diperoleh SI pada tanggal 26 Maret 2007. Berdasarkan perpanjangan terakhir dari Fasilitas
    pinjaman ini pada tanggal 23 Februari 2018, plafon fasilitas adalah sebesar Rp 38.000.000.000 (KMK) dan
    Rp20.000.000.000 (Bank Garansi).

    Berdasarkan perubahan terakhir atas perjanjian, fasilitas ini telah diperpanjang hingga 25 Juni 2025.
    Pinjaman ini dijamin oleh corporate guarantee dan deposito, serta bangunan milik SI.

    Seluruh fasilitas pinjaman di atas dikenakan suku bunga berkisar 11,75% per tahun dan diberikan jaminan
    berupa tanah dan bangunan yang dimiliki oleh SI.

    Berdasarkan persyaratan dalam perjanjian pinjaman, SI diwajibkan untuk memenuhi beberapa batasan
    tertentu antara lain, mendapatkan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari pihak kreditur, antara lain dalam
    hal melakukan merger, akuisisi, dan konsolidasi, melakukan likuidasi, menerima pernyataan pailit dan
    penundaan pembayaran utang, pelepasan dan penyewaan asset jaminan, memperoleh pinjaman bank
    dan institusi keuangan lain, memberikan hutang kepada internal grup dan pihak lain, penjaminan utang
    pihak lain, megalihkan utang kepada pihak lain, pengambilalihan dan penyertaan saham baru di
    perusahaan lain, membagikan dan membayarkan dividen kepada pemegang saham, menggunakan dana
    pinjaman untuk tujuan lain termasuk melunasi utang ke pemegang saham, perubahan anggaran dasar,
    struktur kepemilikan, perubahan aktivitas usaha, menggadaikan dan menerbitkan saham, serta membuat
    perjanjian dan transaksi tidak wajar.

    Disamping itu perusahaan juga diharuskan memelihara rasio-rasio keuangan berikut :
    1. Current Ratio minimal 1,00 kali.
    2. Debt Equity Ratio maksimal 2,50 kali
    3. Debt Service Coverage minimal 100%

    Perusahaan telah memenuhi batasan-batasan yang diwajibkan dalam perjanjian pinjaman tersebut.

    Saldo utang untuk fasilitas ini per tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 masing-masing sebesar
    Rp 37.971.000.000 dan Rp 37.969.000.000.

    Pada tanggal laporan keuangan ini dibuat sedang dilakukan proses reviu perpanjangan waktu fasilitas
    untuk 1 tahun ke depan.

    PT Bank Danamon Indonesia, Tbk

    Perusahaan

    Berdasarkan perjanjian kredit antara Perusahaan dengan PT Bank Danamon Indonesia, Tbk (BDI) tanggal
    17 Maret 2020, BDI setuju untuk memberikan fasilitas kredit ke Perusahaan berupa fasilitas Omnibus Trade
    Finance (Uncommitted, Revolving) dengan total plafon sebesar USD3.000.000 dalam bentuk L/C dan
    SKBDN. Fasilitas ini merupakan pengambilalihan dari fasilitas yang sebelumnya diberikan oleh MUFG
    Bank Ltd. Pinjaman ini dikenakan suku tingkat bunga sebesar 9,75% per tahun dan Fasilitas ini berakhir
    pada tanggal 17 April 2026.

                                                      44
Page 48
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

14. UTANG BANK JANGKA PENDEK (Lanjutan)

    PT Bank Danamon Indonesia, Tbk (Lanjutan)

    Perusahaan (Lanjutan)

    Berdasarkan persyaratan dalam perjanjian pinjaman, Perusahaan diwajibkan untuk memenuhi beberapa
    batasan tertentu antara lain, mendapatkan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari pihak kreditur, antara
    lain dalam hal melakukan perubahan kegiatan usaha. Disamping itu diharuskan memelihara rasio-
    rasio keuangan tertentu. Perusahaan telah memenuhi batasan-batasan yang diwajibkan dalam perjanjian
    pinjaman tersebut.

    Saldo utang untuk fasilitas ini per tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 masing-masing sebesar
    Rp 34.966.009.765 dan Rp 33.048.414.853.

    PT Bank CTBC Indonesia

    Perusahaan

    Berdasarkan perjanjian kredit antara Perusahaan dengan PT Bank CTBC Indonesia tanggal 22 Maret
    2022, PT Bank CTBC setuju untuutk meemberikan total fasilitas sebesar Rp. 100,000,000,000 untuk
    keperluan modal kerja sebagai berikut:
    1. Fasilitas kredit ke Perusahaan berupa fasilitas Omnibus Line (Short Term Loan 1, Short Term 2 dan
        Surat Kredit) dengan total plafon Rp50.000.000.000. Pinjaman ini dikenakan suku tingkat bunga
        sebesar 10,00% per tahun dan fasilitas ini akan berakhir pada tanggal 21 Desember 2025.

     2. Fasilitas Pinjaman Jangka Pendek kepada perusahaan dengan plafon sebesar Rp50.000.000.000.
        Fasilitas ini ditujukan untuk kebutuhan modal kerja dan pembiayaan proyek di bawah perjanjian
        konsorsium dengan PT Supraco Indonesia. Tenor pinjaman adalah maksimal 4 bulan terhitung dari
        tanggal pencairan, dengan bunga 10,00% per tahun

    Berdasarkan persyaratan dalam perjanjian pinjaman, Perusahaan diwajibkan untuk memenuhi beberapa
    batasan tertentu antara lain, mendapatkan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari pihak kreditur, antara
    lain dalam hal melakukan perubahan usaha dan melakukan pengalihan aset utama. Disamping itu
    diharuskan memelihara rasio-rasio keuangan tertentu.

    Saldo utang untuk fasilitas ini pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 masing-masing sebesar
    Rp 27.307.350.681 dan Rp 27.481.707.476.

    Entitas Anak – PT Supraco Indonesia (SI)

    Berdasarkan perjanjian kredit antara SI dengan PT Bank CTBC Indonesia tanggal
    21 Desember 2020, CTBC setuju untuk memberikan fasilitas kredit ke Perusahaan berupa fasilitas
    Omnibus Line (Short Term Loan 1, Short Term 2, Short Term 3 dan Bank Garansi) dengan total plafon
    Rp100.000.000.000 dan fasilitas Transaksi Valuta Asing dengan total plafon sebesar USD500.000.
    Pinjaman ini dikenakan suku tingkat bunga sebesar 10% per tahun dan fasilitas ini berakhir pada tanggal
    21 Desember 2025.

    Berdasarkan persyaratan dalam perjanjian pinjaman, Perusahaan diwajibkan untuk memenuhi beberapa
    batasan tertentu antara lain, mendapatkan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari pihak kreditur, antara
    lain dalam hal melakukan perubahan usaha dan melakukan pengalihan aset utama. Disamping itu
    diharuskan memelihara rasio-rasio keuangan tertentu. SI telah memenuhi batasan-batasan yang
    diwajibkan dalam perjanjian pinjaman tersebut.

    Saldo utang untuk fasilitas ini per tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 masing-masing sebesar
    Rp 99.998.349.490 dan Rp 99.995.067.281.




                                                     45
Page 49
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

14. UTANG BANK JANGKA PENDEK (Lanjutan)

    PT Bank CIMB Niaga Tbk

    Perusahaan

    Pada tanggal 2 Juni 2025 PT Bank CIMB Niaga Tbk telah menyetujui pemberian fasilitas pembiayaan
    Syariah kepada Perusahaan selaku debitur utama, dengan Co-Borrower terdiri dari PT Supraco Indonesia,
    PT Supraco Lines, dan PT Supraco Daya Wisesa. Fasilitas pembiayaan yang disepakati ini memiliki total
    plafon sebesar Rp 115.000.000.000 dan bertujuan utama untuk pembiayaan modal kerja melalui skema
    Musyarakah dan Hawalah, dengan struktur pembiayaan sebagai berikut:

     1. Fasilitas Pembiayaan Rekening Koran iB / Musyarakah dengan nilai plafon sebesar Rp5.000.000.000
        yang digunakan secara eksklusif oleh Perusahaan. Fasilitas ini bersifat uncommitted dengan jangka
        waktu 1 tahun.
     2. Fasilitas Pembiayaan Transaksi Khusus iB Musyarakah (PTK iB) dengan plafon sebesar
        Rp110.000.000.000, diberikan kepada Perusahaan dan PT Supraco Indonesia. Fasilitas ini bersifat
        revolving dan digunakan khusus untuk membayar gaji tenaga kerja.
     3. Sub Fasilitas PTK Trade AP iB senilai Rp110.000.000.000yang menggunakan akad Hawalah. Fasilitas
        ini juga bersifat revolving dan digunakan untuk membayar kewajiban atas dasar invoice dari pemasok
        terkait pembelian barang dan jasa. Fasilitas diberikan kepada Perusahaan dengan Co-Borrower terdiri
        dari PT Supraco Indonesia, PT Supraco Lines, dan PT Supraco Daya Wisesa.
     4. Sub Fasilitas BG iB atau Bank Guarantee / SBLC iB senilai Rp110.000.000.000, yang ditujukan untuk
        memenuhi kebutuhan garansi proyek (termasuk Bid Bond, Performance Bond, Maintenance Bond).
        Akad yang digunakan adalah Kafalah bil Ujrah, dengan tenor maksimal satu tahun atau disesuaikan
        dengan masa berlaku dokumen kontrak. Fasilitas diberikan kepada Perusahaan dengan Co-Borrower
        terdiri dari PT Supraco Indonesia, PT Supraco Lines, dan PT Supraco Daya Wisesa.

    Fasilitas pinjaman atas point 1-3 di atas dikenakan suku bunga sebesar 8.5% per tahun dan seluruh
    fasilitas ini dijamin dengan piutang sebesar IDR 115.000.000.000 dan aset tetap berupa kapal atas nama
    PT Supraco Lines.

    Perusahaan beserta seluruh anak perusahaan dalam hal ini telah memenuhi kewajiban atas Rasio
    keuangan yang mencakup current ratio, DER, dan DSCR untuk konsolidasi Perusahaan serta
    Debt/EBITDA untuk PT Supraco Indonesia. Selain itu, pembatasan dalam perjanjian mensyaratkan
    persetujuan tertulis bank sebelum melakukan merger, akuisisi, perubahan struktur kepemilikan, pengalihan
    atau penggadaian aset, pembagian dividen lebih dari 10% dari retained earnings untuk anak perusahaan,
    dan tindakan korporasi lainnya yang berpengaruh signifikan terhadap struktur atau kelangsungan bisnis
    perusahaan.

    Saldo utang untuk fasilitas ini per tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 masing-masing adalah
    sebesar Rp 1.000.000.000 dan nihil.

    Entitas Anak – PT Supraco Indonesia (SI)

    Merupakan bagian dari fasilitas yang dimiliki Perusahaan, yang toal plafonsebesar Rp 115.000.000.000.
    Fasilitas tersebut di atas dikenakan suku bunga sebesar 8,5% per tahun dan berakhir pada tanggal 2 Juni
    2026.

    Saldo utang untuk fasilitas ini dalam Rupiah per 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, masing-masing
    sebesar Rp 74.602.247.048 dan nihil.




                                                    46
Page 50
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

15. UTANG USAHA
    a.   Berdasarkan pemasok

                                                                       30 Juni 2025        31 Desember 2024
         Pihak Ketiga
          PT Petrindo Semesta                                              7,450,489,229                   -
          PT Pratita Prama Nugraha                                         5,560,783,062         6,248,210,236
          PT Sasco Global Indonesia                                        5,510,506,633                   -
          PT Astrindo Travel Services                                      4,296,495,095         4,910,723,335
          PT PAN Maritime Wira Prawitra                                    3,725,538,604         4,049,264,085
          PT Hakiki Wiramandiri                                            2,995,093,793         2,539,427,050
          Koperasi Karyawan Sehati                                         2,331,519,971         2,957,506,439
          PT Berkah Mitra Abadi Bersama                                    2,262,949,000                   -
          PT NDT Instruments Indonesia                                     1,961,822,461                   -
          PT Leo Anugerah Sukses                                           1,705,305,000                   -
          Lain-lain                                                       56,568,758,832        72,880,482,684
         Total                                                            94,369,261,680        93,585,613,829


    b.   Berdasarkan mata uang

                                                                     30 Juni 2025          31 Desember 2024

         Berdasarkan mata uang
          Rupiah                                                         83.496.279.159        88.136.119.113
          Dolar Amerika Serikat                                          10.872.982.521         5.449.494.716
         Total                                                           94.369.261.680        93.585.613.829

         Jangka waktu utang usaha berkisar antara 30 sampai 90 hari.


16. UTANG LAIN-LAIN JANGKA PENDEK

                                                                       30 Juni 2025        31 Desember 2024

    Pihak ketiga                                                        121.191.584.682       120.568.520.000
    Total                                                               121.191.584.682       120.568.520.000


    Utang ini akan dilunasi terkait dengan rencana PT Supraco Indonesia (“SI”) untuk melepas investasi saham
    pada PT Sorik Marapi Geothermal Power dalam waktu dekat (Catatan 6a).




                                                    47
Page 51
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

17. BEBAN AKRUAL

                                                                   30 Juni 2025        31 Desember 2024
     Subkontraktor                                                    24.554.144.574         20.030.075.008
     Gaji dan tunjangan                                               10.234.699.233         12.111.285.573
     Sewa                                                              1.107.090.600          4.342.012.644
     Bunga                                                               753.991.368          1.150.955.027
     Lain-lain                                                         4.918.957.412          6.642.364.755
     Total                                                            41.568.883.187         44.276.693.007

    Beban akrual lain-lain terutama merupakan utang Perusahaan dan entitas anak atas transaksi pembelian
    barang dan jasa yang telah diterima atau dipasok, tetapi belum dibayar, ditagih atau secara formal
    disepakati dengan para pemasok.


18. UTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN

                                                                   30 Juni 2025        31 Desember 2024

     PT Mandiri Tunas Finance                                         3.813.327.054           4.319.821.286
     Dikurangi: Bagian lancar                                         (890.365.660)           (942.688.307)
     Bagian jangka panjang                                            2.922.961.394           3.377.132.979


19. LIABILITAS IMBALAN KERJA

    Grup menghitung liabilitas imbalan kerja sesuai dengan Undang-undang yang berlaku. Grup mencatat
    liabilitas imbalan kerja berdasarkan hasil perhitungan aktuaria yang dilakukan oleh Kantor Konsultan
    Aktuaria Steven & Mourits, aktuaris independen, untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
    2024 dalam laporannya tanggal 18 Februari 2025, dengan menggunakan metode “Projected Unit Credit”.

    Penghitungan liabilitas imbalan pasca kerja dihitung sesuai dengan Undang-undang ketenagakerjaan yang
    berlaku.

    Asumsi-asumsi yang digunakan sebagai berikut:

     Tingkat diskonto                                             7,25%               6,60% - 6,70%
     Tingkat kenaikan upah                                        5,00%                   5,00%
     Tingkat mortalitas                                           TMI 4                   TMI 4
     Tingkat cacat                                               5% TMI 4                5% TMI 4
     Tingkat perputaran pekerja                                                    2.5% per tahun (linear)
     Usia pensiun normal                                          56 tahun               56 tahun




                                                    48
Page 52
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

19. LIABILITAS IMBALAN KERJA (Lanjutan)

    Liabilitas imbalan pasca kerja di laporan posisi keuangan konsolidasian, sebagai berikut

                                                                              30 Juni 2025             31 Desember 2024
     Saldo Awal                                                                36.507.937.051             36.953.392.488
     Beban Periode Berjalan (Catatan 25)                                        3.273.770.491              5.394.380.860
     Pembayaran Manfaat                                                        (3.551.192.546)             (5.008.385.836)
     Pendapatan Komprehensif Lainnya                                                         -              (831.450.461)
     Saldo Akhir                                                               36.230.514.996             36.507.937.051

    Beban imbalan pasca kerja yang diakui di laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
    konsolidasian sebagai berikut:

20. MODAL SAHAM

    Sesuai dengan daftar pemegang saham yang dikeluarkan oleh Biro Administrasi Efek Perusahaan, PT
    Adimitra Transferindo, susunan pemegang saham Perusahaan per 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024,
    adalah sebagai berikut:

                                                                                      30 Juni 2025
                                                                  Jumlah              Persentase          Jumlah Modal
                                                                   Saham               Pemilikan             Disetor
     Pemegang Saham                                                                       %                    Rp
      Tn. Haiyanto                                                 184.598.700                    23,97    18.459.870.000
      PT Radiant Nusa Investama                                    174.354.500                    22,64    17.435.450.000
      OCBC Securities PTE Ltd                                      107.804.100                    14,00    10.780.410.000
      Masyarakat Umum
       (masing-masing dibawah 5%)                                  303.242.700                    39,39    30.324.270.000
     Total                                                         770.000.000                   100,00    77.000.000.000

                                                                                   31 Desember 2024
                                                                   Jumlah             Persentase    Jumlah Modal
                                                                    Saham              Pemilikan       Disetor
     Pemegang Saham                                                                       %              Rp
      Tn. Haiyanto                                                 184.598.700                    23,97    18.459.870.000
      PT Radiant Nusa Investama                                    174.354.500                    22,64    17.435.450.000
      OCBC Securities PTE Ltd                                      107.804.100                    14,00    10.780.410.000
      Masyarakat Umum
       (masing-masing dibawah 5%)                                  303.242.700                    39,39    30.324.270.000
     Total                                                         770.000.000                   100,00    77.000.000.000

21. KEPENTINGAN NON-PENGENDALI

                                       Kepentingan Non Pengendali                    Kepentingan Non Pengendali
                                              atas Aset Bersih                               atas Laba Bersih
                                    30 Juni 2025        31 Desember 2024           30 Juni 2025            30 Juni 2024

     SI dan Entitas Anak                   30.035.448            29.308.214                  727.234                560.322
     Jumlah                                30.035.448            29.308.214                  727.234                560.322




                                                         49
Page 53
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

22. TAMBAHAN MODAL DISETOR

      Merupakan agio saham atas penawaran umum perdana saham Perusahaan pada tahun 2006 setelah
      dikurangi dengan biaya emisi saham dengan perincian sebagai berikut:

                                                                                    30 Juni 2025 dan
                                                                                    31 Desember 2024
      Agio atas penerbitan saham sebanyak
       170.000.000 saham dengan nilai
       nominal Rp100 per saham dengan
       harga penawaran Rp250 per saham                                                     25.500.000.000
      Dikurangi: Biaya emisi saham                                                         (3.902.936.278)
      Agio saham bersih                                                                    21.597.063.722

      Selisih nilai transaksi restrukturisasi
       entitas sepengendali                                                                 9.374.556.225
      Total                                                                                30.971.619.947

23.   PENDAPATAN

                                                                 30 Juni 2025           30 Juni 2024

       Jasa pendukung operasi                                     603.208.194.441        752.001.561.266
       Jasa inspeksi                                              183.483.168.911        109.528.768.854
       Jasa kegiatan lepas pantai                                 143.554.489.725        151.502.165.613
       Lain-lain                                                   14.790.923.978         25.928.903.896
       Total                                                      945.036.777.055      1.038.961.399.629


      Pada 30 Juni 2025 dan 2024, pendapatan lainnya terdiri atas jasa penunjang konstruksi masing-masing
      sebesar Rp 14.734.122.131 dan Rp 25.857.118.990, dan jasa manajemen gedung masing-masing
      sebesar Rp 56.801.847 dan Rp 71.784.906.

      Berikut ini adalah rincian pendapatan yang melebihi 10% dari jumlah pendapatan masing-masing pada
      periode 30 Juni 2025 dan 2024:

                                                                 30 Juni 2025           30 Juni 2024
       PT Pertamina E&P                                           116.929.879.242        107.598.171.255
       Medco Energi (Madura Offshore) Pty. Ltd                    114.689.305.915        126.080.491.898
       PT Pertamina Hulu Rokan                                     80.766.641.111         79.079.761.462
       Petrochina International Jabung, Ltd                        76.617.045.529         57.014.083.452
       Schlumberger Group                                          69.854.583.089         45.419.166.374
       Total                                                      458.857.454.886        415.191.674.441




                                                   50
Page 54
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

24.   BEBAN LANGSUNG

                                                                 30 Juni 2025           30 Juni 2024

      Gaji dan tunjangan                                          579.392.655.886       662.339.190.188
      Subkontraktor                                                61.036.176.585        46.895.060.508
      Penyusutan (Catatan 11)                                      37.917.048.146        52.648.605.572
      Peralatan dan perlengkapan                                   34.563.254.963        45.182.060.039
      Perjalanan dan akomodasi                                     29.148.149.346        31.676.202.185
      Material                                                     25.275.984.970        40.648.137.475
      Kendaraan                                                    16.256.852.854         7.888.808.312
      Sewa kapal                                                   10.038.944.434         3.671.784.423
      Seragam dan perlengkapan keamanan                             9.857.602.639        14.679.467.201
      Penyusutan aset hak guna (Catatan 12)                         3.788.427.752         8.668.946.269
      Lain-lain                                                    37.036.862.492        27.701.186.222
      Total                                                       844.311.960.067       941.999.448.394



25.   BEBAN USAHA

                                                                 30 Juni 2025           30 Juni 2024

      Beban Umum dan Administrasi
         Gaji dan tunjangan                                         36,635,011,046         38,552,541,464
         Kantor                                                      6,242,336,572          4,507,673,845
         Gedung                                                      3,273,770,491          1,233,712,193
         Imbalan kerja (Catatan 19)                                  2,968,804,014          3,895,920,000
         Tenaga ahli                                                 2,002,426,360          1,873,294,360
         Kendaraan                                                   1,832,044,285          2,277,886,293
         Donasi                                                      1,321,332,366            609,737,682
         Perjalanan dinas dan akomodasi                              1,080,206,351          1,053,466,929
         Rekrutmen dan pelatihan                                       854,181,245          1,185,305,222
         Penyusutan (Catatan 11)                                       388,663,142            803,551,470
         Penyusutan aset hak guna (Catatan 12)                         179,244,045          1,558,035,626
         Lain - lain                                                 1,815,269,564            363,110,155
      Sub-total                                                     58,593,289,481         57,914,235,239
      Beban Penjualan                                                2,040,325,072          2,844,339,055
      Total                                                         60,633,614,552         60,758,574,294




                                                  51
Page 55
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

26. DIVIDEN TUNAI DAN CADANGAN UMUM

    a. Saldo Laba yang Belum Ditentukan Penggunaannya

         Saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya terdiri dari:

         1. Akumulasi saldo laba merupakan akumulasi laba setelah dikurangi pembagian dividen dan
            pembentukan dana cadangan sesuai keputusan Rapat Umum Pemegang Saham.

         2. Penghasilan komprehensif lain yang berasal dari keuntungan atau kerugian aktuarial merupakan
            saldo laba yang berasal dari pengukuran kembali program imbalan pasti.


27. LABA PER SAHAM DASAR

                                                                        30 Juni 2025           30 Juni 2024

     Laba yang dapat diatribusikan
      ke pemilik entitas induk per saham                                  7.979.410.344          6.564.096.783

    Pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasi, Grup tidak memiliki efek yang berpotensi saham biasa
    yang dilutif.


28. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI

    a.    Sifat hubungan dengan pihak-pihak berelasi

           Pihak Berelasi                           Hubungan                            Transaksi
           PT Radiant Nusa Investama                Pemegang Saham                      Utang lain-lain
           PT Radiant Guna Persada                  Dibawah pengendalian yang sama      Piutang non-usaha
           PT Guna Mandiri Paripurna                Dibawah pengendalian yang sama      Piutang usaha

    b.    Sifat hubungan dengan pihak-pihak berelasi

          Piutang lain-lain

                                                                        30 Juni 2025         31 Desember 2024

          PT Radiant Guna Persada (RGP)                                     3,777,296,595           3,780,233,385
          PT Guna Mandiri Paripurna                                                   -               850,000,000
          Lain-lain
          (masing-masing di bawah Rp 500.000.000)                            380,970,732            1,001,558,432

          Bagian jangka panjang                                             4,158,267,327           5,631,791,817




                                                           52
Page 56
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

29. INFORMASI SEGMEN

    Segmen Operasi

    Grup pada saat ini melakukan kegiatan usaha sebagai berikut:

    1. Jasa pendukung operasi meliputi: jasa penyediaan sumber daya manusia, pelatihan, pemeliharaan
        dan perbaikan, sewa kendaraan serta penyediaan dan pengelolaan terintegrasi untuk basis lapangan
        minyak dan gas.

    2. Jasa inspeksi meliputi: jasa voluntary inspection, statutory inspection, non destructive testing services
        dan oil country tubular goods, dan analisis dampak lingkungan.

    3. Jasa kegiatan lepas pantai meliputi penyediaan jasa untuk kegiatan lepas pantai termasuk
        pengoperasian mobile offshore production unit, dan jasa pelayaran dalam negeri.

    4. Jasa lain-lain meliputi: jasa agency, jasa konstruksi, jasa manajemen gedung, dan lain-lainnya.

    Berikut ini adalah informasi segmen berdasarkan segmen usaha:


                                                                                 30 Juni 2025
                                         Jasa Pendukung                          Jasa Kegiatan
                                            Operasi          Jasa Inspeksi       Lepas Pantai           Lain-lain          Konsolidasian


     Laporan laba rugi dan penghasilan
         komprehensif Lain
     Pendapatan                            603.208.194.441    179.483.168.911     163.066.489.725       21.605.001.138      967.362.854.215
     Pendapatan antar segmen                           -                     -     (19.512.000.000)     (2.814.077.160)      (22.326.077.160)
     Beban langsung                        565.932.221.396    152.777.567.015     126.175.987.044       16.927.112.574      861.812.888.029
     Beban antar segmen                                -                     -     (17.500.927.962)                  -       (17.500.927.962)
     Total laba kotor                       37.275.973.045     26.705.601.896      34.879.430.643        1.863.811.404      100.724.816.988
     Laba usaha                                       6,2%              14,9%               21,4%                   8,6%     39.565.086.272
     Laba sebelum pajak                               8,1%                1,9%                  32,0%           -29,8%       12.574.548.086

     Informasi lainnya
     Aset segmen yang tidak
         dapat dialokasikan                                                                                                1.418.050.737.180
     Liabilitas segmen yang
         tidak dapat dialokasikan                                                                                           854.655.866.235




                                                                     53
Page 57
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

29. INFORMASI SEGMEN (Lanjutan)

     Segmen operasi (Lanjutan)
                                                                                   30 Juni 2024
                                          Jasa Pendukung                           Jasa Kegiatan
                                             Operasi           Jasa Inspeksi       Lepas Pantai         Lain-lain             Konsolidasian



      Laporan laba rugi dan penghasilan
          komprehensif Lain
      Pendapatan                            752.001.561.266     109.528.768.854     175.166.165.613     28.790.372.192        1.065.486.867.925
      Pendapatan antar segmen                              -                   -     (23.664.000.000)   (2.861.468.296)         (26.525.468.296)
      Beban langsung                        715.591.218.107      92.850.167.274     133.862.474.522     23.359.588.491         965.663.448.394
      Beban antar segmen                                   -                   -     (23.664.000.000)                 -         (23.664.000.000)
      Total laba kotor                       36.410.343.159      16.678.601.580      41.303.691.091      2.569.315.405          96.961.951.235
      Laba usaha                                       4,8%                15,2%              23,6%                 8,9%        39.657.487.567
      Laba sebelum pajak                                                                                                        11.126.537.466

      Informasi Lainnya
      Aset segmen yang tidak
          dapat dialokasikan
         31 Desember 2024                                                                                                     1.401.181.100.405
      Liabilitas segmen yang
          tidak dapat dialokasikan
         31 Desember 2024                                                                                                      845.895.951.156

     Operasi Grup berlokasi di wilayah Indonesia yang memiliki risiko dan imbalan relatif sama. Pendapatan
     berdasarkan lokasi geografis:

                                                                                              2025                           2024
     Jawa                                                                                 603.164.114.310                  582.990.415.217
     Sumatera                                                                             190.674.004.131                  194.106.094.004
     Kalimantan                                                                           151.198.658.614                  261.864.890.408
     Jumlah                                                                               945.036.777.055             1.038.961.399.629

30. KOMITMEN

Perusahaan

a.   Pada tanggal 1 Mei 2025, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina EP
     Zona 10 yang tertuang dalam kontrak No. SA 16053119A mengenai Inspection Services. Kontrak ini
     berlaku sampai dengan 14 Juli 2028 dengan nilai kontrak sebesar Rp 24.989.730.000.

b.   Pada tanggal 1 April 2025, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina EP
     yang tertuang dalam kontrak No. SA 15046889A mengenai Inspection Services. Kontrak ini berlaku sampai
     dengan 30 Juni 2027 dengan nilai kontrak sebesar Rp 39.604.330.000.

c.   Pada tanggal 18 Januari 2025, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina
     Hulu Rokan yang tertuang dalam kontrak No. SPHR00788A mengenai Inspection Services. Kontrak ini
     berlaku sampai dengan 17 April 2028 dengan nilai kontrak sebesar Rp 84.102.253.240.



                                                                      54
Page 58
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

30. KOMITMEN (Lanjutan)

Perusahaan (Lanjutan)

d.   Pada tanggal 1 November 2024, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina
     Hulu Sanga Sanga yang tertuang dalam kontrak No. 24630006-OB mengenai Manpower Services. Kontrak
     ini berlaku sampai dengan 31 Juli 2027 dengan nilai kontrak sebesar Rp 229.534.676.094.

e.   Pada tanggal 8 Juli 2024, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan Premier Oil
     Andaman Ltd. yang tertuang dalam kontrak No. 24630006-OB mengenai Manpower Services. Kontrak ini
     berlaku sampai dengan 7 Juli 2027 dengan nilai kontrak sebesar Rp 230.195.183.258.

f.   Pada tanggal 18 Juni 2024, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina Hulu
     Rokan yang tertuang dalam kontrak No. SPHR00722A mengenai jasa inspeksi audit keselamatan dan
     kepatuhan drilling & workover WK Rokan. Kontrak ini berlaku sampai dengan 31 Oktober 2029 dengan
     nilai kontrak sebesar Rp 83.525.479.080.

g.   Pada tanggal 18 Juni 2024, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina Hulu
     Rokan yang tertuang dalam kontrak No. SPHR00735A mengenai jasa inspeksi Long Range Ultrasonic
     Testing. Kontrak ini berlaku sampai dengan 30 September 2027 dengan nilai kontrak sebesar
     Rp 36.112.933.758.

h.   Pada tanggal 20 Maret 2024, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina
     Hulu Sanga Sanga yang tertuang dalam kontrak No. SA15026594A mengenai Non-Destructive Testing.
     Kontrak ini berlaku sampai dengan 30 April 2027 dengan nilai kontrak sebesar Rp 29.587.650.000.

i.   Pada tanggal 18 Maret 2024, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina
     Hulu Energi Offshore Northwest Java yang tertuang dalam kontrak No. 4710008112 mengenai jasa
     Integrated Statutory Inspection & Certification Services (Paket B). Kontrak ini berlaku sampai dengan 30
     April 2027 dengan nilai kontrak sebesar Rp 25.793.403.000.

j.   Pada tanggal 1 Maret 2024, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina EP
     Zona 7 yang tertuang dalam kontrak No. SA13029332A mengenai Manpower Services. Kontrak ini berlaku
     sampai dengan 28 Februari 2026 dengan nilai kontrak sebesar Rp 44.945.966.165.

k.   Pada tanggal 1 Maret 2024, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT REA Kaltim
     Plantations yang tertuang dalam kontrak No. RKP.LO-2424/XII/2023 mengenai Manpower Services.
     Kontrak ini berlaku sampai dengan 31 Mei 2026 dengan nilai kontrak sebesar Rp 34.007.601.879

l.   Pada tanggal 1 Januari 2024, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina
     EP Zona 7 yang tertuang dalam kontrak No. SSA13026391A mengenai Manpower Services. Kontrak ini
     berlaku sampai dengan 31 Desember 2025 dengan nilai kontrak sebesar Rp 28.996.995.300.

m.   Pada tanggal 6 Desember 2023, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina
     Hulu Kalimantan Timur yang tertuang dalam kontrak No. SA16022541A/XI/2023/ S-12 mengenai NDT
     Inspection Services. Kontrak ini berlaku sampai dengan 30 Juni 2027 dengan nilai kontrak sebesar
     Rp 20.070.500.000.

n.   Pada tanggal 23 Oktober 2023, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan JOB
     Pertamina-Medco E&P Tomori Sulawesi yang tertuang dalam kontrak No. S230011R/JOBT/SPE mengenai
     Jasa Third Party Inspection. Kontrak ini berlaku sampai dengan 22 Januari 2026 dengan nilai kontrak
     sebesar Rp 34.519.325.000.

o.   Pada tanggal 1 Oktober 2023, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina
     EP yang tertuang dalam kontrak No. SHUG-S23PL0060A-A07 mengenai Jasa Tenaga Pembantu
     Pengamanan di Wilayah Kerja Rantau Field. Kontrak ini berlaku sampai dengan 30 September 2025
     dengan nilai kontrak sebesar Rp 28.505.008.017.




                                                     55
Page 59
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

30. KOMITMEN (Lanjutan)

Perusahaan (Lanjutan)

p.   Pada tanggal 20 September 2023, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT
     Pertamina EP Asset 1 Field Jambi yang tertuang dalam kontrak No. 4650017585 mengenai Jasa Tenaga
     Pembantu Pengamanan di Wilayah Kerja Jambi Field. Kontrak ini berlaku sampai dengan 19 September
     2025 dengan nilai kontrak sebesar Rp 21.037.970.661.

q.   Pada tanggal 19 September 2023, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT
     Pertamina Drilling Service Indonesia yang tertuang dalam kontrak No. 4650017581 mengenai Pengadaan
     Jasa Inspkesi Tubular Goods. Kontrak ini berlaku sampai dengan 7 Desember 2025 dengan nilai kontrak
     sebesar Rp 27.065.055.000.

r.   Pada tanggal 1 Juli 2023, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina EP
     Zona 7 Field Subang yang tertuang dalam kontrak No. SA13019912A mengenai Penyediaan Jasa Tenaga
     Bantu Operasional Bagian Operasi Produksi Subang Field - Area Karawang. Kontrak ini berlaku sampai
     dengan 30 Juni 2025 dengan nilai kontrak sebesar Rp 27.728.643.000.

s.   Pada tanggal 1 Juli 2023, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina EP
     Zona 7 Field Subang yang tertuang dalam kontrak No. SA13019908A mengenai Penyediaan Jasa Tenaga
     Bantu Operasional Bagian Operasi Produksi Subang Field - Area Subang. Kontrak ini berlaku sampai
     dengan 30 Juni 2025 dengan nilai kontrak sebesar Rp 34.495.516.504

t.   Pada tanggal 1 April 2023, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina Hulu
     Energi OSES yang tertuang dalam kontrak No. 4710006969 mengenai Jasa Project Management Team.
     Kontrak ini berlaku sampai dengan 31 Mei 2025 dengan nilai kontrak sebesar Rp 32.022.687.932.

u.   Pada tanggal 27 Maret 2023, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina
     EP yang tertuang dalam kontrak No. SR1000051B mengenai Penyediaan Jasa Supervisi untuk
     mendukung kegiatan pemboran di wilayah kerja PT. Pertamina EP Zona 1. Kontrak ini berlaku sampai
     dengan 25 Maret 2025 dengan nilai kontrak sebesar Rp 42.887.664.449.

v.   Pada tanggal 1 September 2022, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PetroChina
     International Jabung Ltd yang tertuang dalam kontrak No. PCJ-3454-CA mengenai Manpower Services.
     Kontrak ini berlaku sampai dengan 28 Februari 2025 dengan nilai kontrak Rp43.297.255.639.

w.   Pada tanggal 13 Juli 2022, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina Hulu
     Rokan yang tertuang dalam kontrak No. SPHR00172A mengenai Non-Destructive Testing. Kontrak ini
     berlaku sampai dengan 8 Agustus 2025 dengan nilai kontrak Rp58.684.199.250.

x.   Pada tanggal 1 Juli 2022, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina Hulu
     Rokan yang tertuang dalam kontrak No. SPHR00129A mengenai Operation Maintenance Services.
     Kontrak ini berlaku sampai dengan 7 Agustus 2026 dengan nilai kontrak Rp231.921.643.994.

y.   Pada tanggal 1 Juli 2022, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina Hulu
     Rokan yang tertuang dalam kontrak No. SPHR00126A mengenai Operation Maintenance Services.
     Kontrak ini berlaku sampai dengan 7 Agustus 2027 dengan nilai kontrak Rp159.474.281.506.

aa. Pada tanggal 1 Juli 2022, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan ExxonMobil Cepu
    Ltd yang tertuang dalam kontrak No. 4600072723 mengenai Operation Maintenance Services. Kontrak ini
    berlaku sampai dengan 30 Juni 2025 dengan nilai kontrak Rp43.091.494.056.

ab. Pada tanggal 1 Maret 2022, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina
    Hulu Mahakam yang tertuang dalam kontrak No. 4710005766 mengenai Pipeline Inspection and
    Maintenance Supervision Services. Kontrak ini berlaku sampai dengan 29 Mei 2025 dengan nilai kontrak
    Rp46.375.997.192.




                                                  56
Page 60
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

30. KOMITMEN (Lanjutan)
Perusahaan (Lanjutan)
ac. Pada tanggal 5 Januari 2022, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Dwi Mitra
    Rekayasa Teknik yang tertuang dalam kontrak No. 0201221DRT mengenai Non-Destructive Testing.
    Kontrak ini berlaku sampai dengan 3 Januari 2027 dengan nilai kontrak Rp25.082.500.000.

ad. Pada tanggal 7 Oktober 2021, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina
    Hulu Energi ONWJ LTD yang tertuang dalam kontrak No. 4710005441 mengenai Lifting Management
    Services. Kontrak ini berlaku sampai dengan 7 Desember 2026 dengan nilai kontrak Rp22.609.906.500.

ae. Pada tanggal 20 Agustus 2021, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina
    Hulu Energi OSES yang tertuang dalam kontrak No. 4710004728 mengenai Certification Services. Kontrak
    ini berlaku sampai dengan 20 Oktober 2026 dengan nilai kontrak Rp15.910.200.000.

af.   Berdasarkan berita acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa, tanggal 21 Februari 2019 dari P.
      Sutrisno A. Tampubolon, SH., notaris di Jakarta.
      Pemegang saham telah memberikan persetujuan kepada Direksi Perseroan untuk menjaminkan sebagian
      besar atau seluruh kekayaan Entitas Induk Perseroan dan/atau Entitas Anak Perseroan baik yang telah
      ada maupun yang akan ada, dalam rangka kaitannya dengan fasilitas pinjaman dan/ atau pembiayaan
      yang akan diperoleh Entitas Induk Perseroan dan/ atau Entitas Anak Perseroan baik dari Perbankan dan
      atau perusahaan modal ventura, perusahaan pembiayaan atau perusahaan pembiayaan infrastruktur baik
      dalam negeri maupun luar negeri termasuk perpanjangan, perubahan, pergantian, dan pembaharuannya
      dari waktu ke waktu serta memberikan persetujuan dan kuasa kepada Direksi Perseroan untuk
      menentukan skema pemberian jaminannya. Pemegang saham juga memberikan wewenang kepada
      Direksi Perseroan untuk mengambil segala tindakan yang dianggap perlu sehubungan dengan pemberian
      jaminan tersebut.

ag. Pada tanggal 27 April 2006, Perusahaan menandatangani perjanjian Maleo Development dengan Santos
    (Madura Offshore) Pty. Ltd., yang tertuang dalam perjanjian No.900252 mengenai Mobile Offshore Project
    Unit (MOPU) Operating Services yang berlaku sampai 28 September 2010 dengan nilai kontrak sebesar
    USD110,081,000.
      Pada tanggal 8 Juni 2010, Santos (Madura Offshore) Pty. Ltd., mengadakan adendum dengan Perusahaan
      atas perjanjian di atas dengan Ref No.013/MDO/LEG/III/10 diperpanjang dengan jangka waktu perjanjian
      untuk periode 5 tahun.
      Berdasarkan addendum perjanjian tanggal 31 Oktober 2011, Perusahaan dan Santos sepakat untuk
      memperpanjang perjanjian tersebut diatas dimulai dari periode 1 Agustus 2011 hingga 21 Juli 2016. Santos
      memiliki hak untuk memperpanjang secara otomatis perjanjian tersebut setelah tanggal 31 Juli 2016 untuk
      periode 1 Agustus 2016 hingga 20 April 2018.

ah. Pada tanggal 27 Desember 2017, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan Santos
    (Madura Offshore) Pty Ltd yang merupakan kelanjutan dari kontrak No.903941 dan tertuang dalam kontrak
    MD000310317DA mengenai Maleo Producer Platform (MPP) Rental, Operations and Maintenance
    Services. Kontrak ini berlaku sampai dengan 27 Desember 2021 dengan nilai kontrak USD62,236,170 atau
    setara dengan Rp840.188.295.000.
      Pada tanggal 27 Februari 2019, Perusahaan menerima Surat Penunjukan Pemenang dari Santos
      (Sampang) Pty Ltd, mengenai perpanjangan perjanjian kerja sama terkait Maleo Producer Platform (MPP)
      Lease, Operation and Maintenance Services, Contract No. 904199 sebeasar AS$ 90.291.480. Untuk
      periode 5 tahun dan 8 bulan yang terdiri dari 13 bulan (fase konversi) dan 3 tahun periode pasti ditambah
      1 tahun dan 7 bulan periode Opsi (fase operasi dan pemeliharaan). Di periode yang sama pula terjadi
      perubahan kepemilikan kontrak dari sebelumnya Santos (Sampang) Pty Ltd menjadi Ophir Indonesia
      (Madura Offshore) Pty Ltd dan selanjutnya menjadi Medco Energi Madura Offshore Pty Ltd.
      Berdasarkan kontrak seluruh biaya yang terjadi selama fase konversi ditagihkan kepada klien dalam bentuk
      unit rate selama 3-4 tahun fase operasi.
      Berdasarkan addendum perjanjian tanggal 1 November 2023, Perusahaan dan Medco Energi Madura
      Offshore Pty Ltd. sepakat untuk melakukan perubahan jangka waktu periode pasti dari mulai 1 November
      2023 sampai dengan 31 Oktober 2025 dan penambahan nilai kontrak menjadi USD. 96,117,425.

                                                      57
Page 61
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

30. KOMITMEN (Lanjutan)

Entitas anak - PT Supraco Indonesia:

a.   Pada tanggal 16 Juni 2025, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan Star Energy Geothermal, Ltd
     yang tertuang dalam kontrak No. 3200001373 mengenai Manpower Supply Services, yang berlaku sampai
     11 Februari 2026 sebesar Rp 61.724.185.198.

b.   Pada tanggal 9 Mei 2025, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT PLN Mandau Cipta Tenaga
     Nusantara yang tertuang dalam kontrak No. K1880783-R mengenai Manpower Supply Services, yang
     berlaku sampai 8 Mei 2028 sebesar Rp 45.683.603.533.

c.   Pada tanggal 1 Mei 2025, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina EP Cepu yang
     tertuang dalam kontrak No. 4650000301 mengenai Manpower Supply Services, yang berlaku sampai
     30 April 2028 sebesar Rp 45.174.437.950.

d.   Pada tanggal 17 Maret 2025, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan Sarulla Operations, Ltd.
     yang tertuang dalam kontrak No. SOL-AGR II-1758 R00 mengenai Engineering, Procurement and
     Construcition for WJR-1 Steamfield Above Ground System (SAGS), yang berlaku sampai 17 Juni 2026
     sebesar Rp 280.926.000.000.

e.   Pada tanggal 6 Januari 2025, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan Star Energy Geothermal
     Salak, Ltd. yang tertuang dalam kontrak No. SCM/PS/2024/00551 mengenai Construction Services, yang
     berlaku sampai 5 Juli 2027 sebesar Rp 42.770.000.000.

f.   Pada tanggal 1 Januari 2025, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan Premier Oil Natuna Sea
     B.V. yang tertuang dalam kontrak No. 24130092-OB mengenai Provision of Technical Support Services for
     Facility Engineering, Modification, Reliability and Integrity, yang berlaku sampai 31 Desember 2027 sebesar
     Rp 41.473.161.158.

g.   Pada tanggal 1 Januari 2025, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Schlumberger
     Geophysics Nusantara yang tertuang dalam kontrak No. CW2712367 mengenai Manpower Supply
     Services, yang berlaku sampai 31 Desember 2025 sebesar Rp 57.251.544.620.

h.   Pada tanggal 6 Januari 2025, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan Star Energy Geothermal
     Salak, Ltd. yang tertuang dalam kontrak No. SCM/PS/2024/00551 mengenai Construction Services, yang
     berlaku sampai 5 Juli 2027 sebesar Rp 42.770.000.000.

i.   Pada tanggal 17 Juli 2024, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan Petrochina International
     Jabung Ltd., yang tertuang dalam kontrak No. PCJ-3714-CA mengenai Manpower Supply Services, yang
     berlaku sampai 16 Juli 2025 sebesar Rp 37.088.559.585.

j.   Pada tanggal 1 Januari 2024, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan CITIC Seram Energy Ltd.,
     yang tertuang dalam kontrak No.15366 mengenai Manpower Supply Services, yang berlaku sampai 31
     Desember 2024 sebesar Rp 59.082.003.333.

k.   Pada tanggal 1 Januari 2024, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan Petrogas (Basin) Ltd, yang
     tertuang dalam kontrak No. PROCGS465 mengenai Manpower Supply Services, yang berlaku sampai 31
     Desember 2024 sebesar Rp 34.744.196.526.

l.   Pada tanggal 1 Januari 2024, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Expro Indonesia, yang
     tertuang dalam kontrak No. 001/SPC-EXPRO/I/2024 mengenai Manpower Supply Services, yang berlaku
     sampai 31 Desember 2024 sebesar Rp 30.520.674.429.

m.   Pada tanggal 1 Desember 2023, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan Petrochina International
     Jabung Ltd., yang tertuang dalam kontrak No. PCJ-3647-CA mengenai Manpower Supply Services, yang
     berlaku sampai 30 November 2025 sebesar Rp 26.032.856.137.




                                                      58
Page 62
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

30.   KOMITMEN (Lanjutan)

Entitas anak - PT Supraco Indonesia (Lanjutan)

n.    Pada tanggal 9 Oktober 2023, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina EP, yang
      tertuang dalam kontrak No. SA02021990A mengenai Manpower Supply Services yang berlaku sampai
      8 Oktober 2025 sebesar Rp 48.766.667.000.

o.    Pada tanggal 1 Oktober 2023, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina EP,
      mengenai Manpower Supply Services yang berlaku sampai 30 September 2025 sebesar
      Rp 24.688.569.094.

p.    Pada tanggal 1 Agustus 2023, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT. WARTSILA
      INDONESIA, yang tertuang dalam kontrak No. 024/DAU/GA/WID/VIII/2017 mengenai Manpower Serivice
      yang berlaku sampai 31 Juli 2026 dengan nilai Rp 20.938.694.957.

q.    Pada tanggal 1 Agustus 2023, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan Inpex Masela Ltd. yang
      tertuang dalam kontrak No. MAS/2023/0010 mengenai National Manpower Supply for Non-Technical
      Position yang berlaku sampai 31 Juli 2025 dengan nilai sebesar Rp 42.391.597.552.

r.    Pada tanggal 10 Mei 2023, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan Petrogas (Basin) Ltd., yang
      tertuang dalam kontrak No. PROCGS383 mengenai Operation & Engineering Consultancy Services yang
      berlaku sampai 9 Mei 2025 dengan nilai sebesar Rp 27.201.486.027.

s.    Pada tanggal 1 Mei 2023, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina Hulu Rokan,
      yang tertuang dalam kontrak No. SPHR00521A mengenai Perbaikan Perawatan Gedung - SMO yang
      berlaku sampai 30 April 2026 dengan sebesar nilai Rp 72.655.181.604 .

t.    Pada tanggal 1 April 2023, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan Petrochina International
      Jabung Ltd, yang tertuang dalam kontrak No. PCJ-3569-CA mengenai Welding, QC & Drilling Contraction
      Labor Support yang berlaku sampai 30 Maret 2025 dengan nilai Rp 36.003.601.380.

u.    Pada tanggal 1 April 2023, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan Petrochina International
      Jabung Ltd, yang tertuang dalam kontrak No. PCJ-3567-CA mengenai Field Admin, Govel & IT Labor
      Support yang berlaku sampai 30 Maret 2025 dengan nilai Rp 35.000.813.427.

v.    Pada tanggal 1 April 2023, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan Petrochina International
      Jabung Ltd, yang tertuang dalam kontrak No. PCJ-3568-CA mengenai Field Operation Labor Support yang
      berlaku sampai 30 Maret 2025 dengan nilai Rp 31.484.274.432.

w.    Pada tanggal 1 Maret 2023, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Ecolab International
      Indonesia, yang tertuang dalam kontrak No. Main Power Service yang berlaku sampai 30 Februari 2025
      dengan nilai Rp 21.304.015.295.

x.    Pada tanggal 27 Februari 2023, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Petrochina
      International Jabung Ltd, yang tertuang dalam kontrak No. PCJ-3502-CA mengenai Maintenance Labor
      Support (PetroChina International Jabung Ltd) yang berlaku sampai 28 Februari 2025 dengan nilai
      Rp 41.532.577.896.

y.    Pada tanggal 1 Januari 2023, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan Petrogas (Basin) Ltd. yang
      tertuang dalam kontrak No. PBL-GS2023-001 mengenai Jasa Penyediaan Tenaga Kerja Penunjang Opersi
      Migas – Jakarta Technical & Non-Technical yang berlaku sampai 31 Desember 2024 dengan nilai sebesar
      Rp 66.550.098.003.

z.    Pada tanggal 24 Oktober 2022, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan Polytama Propindo, yang
      tertuang dalam kontrak No. PPPB/PCM/AOR/2022-0155 mengenai Manpower Services yang berlaku
      sampai 23 Agustus 2025 dengan nilai sebesar Rp 20.710.607.550

aa. Pada tanggal 1 Desember 2022, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina Hulu
    Kalimantan Timur, yang tertuang dalam kontrak No. 4710006620 mengenai Operation Assistance &
    Maintenance Services yang berlaku sampai 30 November 2025 dengan nilai sebesar Rp 174.733.846.104.

                                                    59
Page 63
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

30.   KOMITMEN (Lanjutan)

Entitas anak - PT Supraco Indonesia (Lanjutan)

bb. Pada tanggal 9 Agustus 2022, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina Hulu Rokan
    yang tertuang dalam kontrak No. SPHR00136A mengenai Jasa - Jasa Pendukung Pengoperasian dan
    Perawatan Fasilitas Oil Wharves - Paket 2 yang berlaku sampai 8 Agustus 2026 dengan nilai sebesar Rp
    43.537.453.700.

cc. Pada tanggal 1 April 2022, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina Hulu Mahakam
    yang tertuang dalam kontrak No. 4710005803 mengenai Lifting Equipment & Burner Boom Maintenance
    yang berlaku sampai 30 Juni 2025 dengan nilai Rp25.899.000.000.

dd. Pada tanggal 5 Januari 2022, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Medco Energi
    Internasional Tbk yang tertuang dalam kontrak No. 3510006873 mengenai Electrical and Instrument
    Engineering Services yang berlaku sampai 4 Januari 2025 dengan nilai Rp16.594.793.630.

ee. Pada tanggal 18 Februari 2010, SI bersama dengan OTP menandatangani suatu perjanjian Head of
    Agreement dengan tujuan khusus yaitu untuk membiayai partisipasi modal dalam SMGP, yang kemudian
    diubah berdasarkan surat amandemen tanggal 6 Desember 2010.

aa. Dalam rangka pertisipasi modal tersebut, pada tanggal 28 Juli 2010, SI menandatangani suatu perjanjian
    kredit dengan OTP yang sebagaimana telah diubah dan dinyatakan kembali melalui suatu perjanjian kredit
    tanggal 9 Maret 2011 (secara bersama-sama disebut sebagai “Perjanjian Kredit Awal”). Sebagai kelanjutan
    dari Perjanjian Kredit Awal, SI dan OTP menyetujui untuk mengubah dan menyatakan kembali pada
    Perjanjian Perubahan dan Pernyataan Kembali Kedua atas Perjanjian Kredit pada tanggal 13 Mei 2014.

      SI memperoleh fasilitas pinjaman sebesar AS$ 15.000.000 dari OTP. Berdasarkan amandemen penjanjian
      kredit pada tanggal 25 Mei 2016, fasilitas ini hanya akan diikenakan bunga pada saat SI telah gagal
      memenuhi kewajibannya untuk memberikan instruksi pada SMGP untuk membayarkan 75% dari dividen
      yang dibayarkan.

      Berdasarkan Akta Notaris No. 126 tanggal 27 Februari 2018 oleh Humberg Lie, SH., SE., Magister
      Kenotariatan, SI melakukan penambahan investasi saham pada PT Sorik Marapi Geothermal Power
      (“SMGP”) menjadi sebesar AS$ 7.460.000. Penambahan modal ditempatkan dan modal disetor SMGP ini
      telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan
      No. AHU-AH.01.03-0085825 tanggal 27 Februari 2018.

Entitas anak - PT Supraco Lines

a.    Pada tanggal 31 Oktober 2023, SL menandatangani kontrak dengan PT Pertamina Hulu Mahakam yang
      tertuang dalam kontrak No. 4710007618 mengenai Provision of Dredging and Associated Services
      Package 1 - 4 yang berlaku sampai dengan tanggal 31 Oktober 2027 dengan nilai kontrak sebesar
      Rp 96.325.000.000.

b.    Pada tanggal 4 April 2023, SL menandatangani kontrak dengan PT Pertamina Hulu Mahakam yang
      tertuang dalam kontrak No. 4710007032 mengenai Provision of Dredging and Associated Service – II yang
      berlaku sampai dengan tanggal 31 Desember 2023 dengan nilai kontrak sebesar Rp 30.777.187.500.




                                                    60
Page 64
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

31. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN

    Tujuan dan Kebijakan Manajemen Risiko Keuangan

    Manajemen risiko kredit

    Grup bertujuan untuk memperoleh pertumbuhan pendapatan yang berkelanjutan dengan meminimalkan
    kerugian yang terjadi karena eksposur risiko kredit. Risiko kredit timbul dari risiko kegagalan dari
    counterpart atas liabilitas kontraktual yang dapat mengakibatkan kerugian keuangan kepada Grup. Grup
    meminimalkan eksposur risiko kredit yang timbul dari piutang usaha dengan kebijakan untuk memastikan
    bahwa transaksi dilakukan dengan pelanggan dengan riwayat catatan kredit yang baik. Untuk aset
    keuangan lainnya seperti kas dan setara kas, Grup meminimalkan risiko kredit dengan melakukan
    penempatan pada pihak-pihak yang bereputasi.

    Piutang usaha Grup terdiri dari beberapa pelanggan dan tersebar dalam wilayah geografis Indonesia.
    Konsentrasi atas risiko kredit terbatas karena para pelanggan tidak terkait. Grup tidak memiliki eksposur
    risiko kredit yang signifikan kepada satu pihak atau group yang memiliki karakteristik yang sama.


                                                                   30 Juni 2025
                                 Suku Bunga    Tiga bulan        Satu Tahun        Diatas Satu Tahun         Jumlah
                                     %
     Aset Keuangan
      Tanpa dikenakan bunga          --       802.383.941.906   179.077.743.399        17.634.744.033      999.096.429.338
      Instrumen dengan tingkat
        suku bunga tetap         4% - 6.25%   107.682.654.274                 --                    --     107.682.654.274
    Jumlah                                    910.066.596.180   179.077.743.399        17.634.744.033    1.106.779.083.612

     Liabilitas Keuangan

      Tanpa dikenakan bunga          --       257.129.729.549                 --                    --     257.129.729.549
      Instrumen dengan tingkat
        suku bunga tetap         5% - 12.5%     3.259.163.773     9.777.491.320         6.334.431.819       19.371.086.912
      Instrumen dengan tingkat
        suku bunga mengambang    4%-11.75%    485.082.943.780                 --                    --     485.082.943.780
    Jumlah                                    745.471.837.102     9.777.491.320         6.334.431.819      761.583.760.241



                                                                31 Desember 2024
                                 Suku Bunga    Tiga bulan       Satu Tahun      Diatas Satu Tahun            Jumlah
                                     %
     Aset Keuangan
      Tanpa dikenakan bunga          --       752.405.782.657   202.042.403.101        15.761.887.577     970.210.073.335
      Instrumen dengan tingkat
        suku bunga tetap         4% - 6.25%   103.228.935.211                 --                   --      103.228.935.211
    Jumlah                                    855.634.717.868   202.042.403.101       15.761.887.577     1.073.439.008.546

     Liabilitas Keuangan

      Tanpa dikenakan bunga          --       258.430.826.836                 --                    --    258.430.826.836
      Instrumen dengan tingkat
        suku bunga tetap         5% - 12.5%     4.339.920.759    13.019.762.277       11.570.955.483       28.930.638.519
      Instrumen dengan tingkat
        suku bunga mengambang    4%-11.75%    517.364.603.904                 --                   --     517.364.603.904
    Jumlah                                    780.135.351.499    13.019.762.277       11.570.955.483      804.726.069.259




                                                        61
Page 65
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

31. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)

    Manajemen risiko nilai tukar mata uang asing

    Grup memiliki eksposur terhadap fluktuasi nilai tukar yang timbul dari transaksi dengan pelanggan maupun
    pemasok yang didenominasi dalam mata uang AS$. Pada tanggal laporan posisi keuangan per 30 Juni
    2025 dan 31 Desember 2024, aset dan liabilitas moneter Grup adalah sebagai berikut:

                                                        30 Juni 2025                               31 Desember 2024
                                          Mata uang asing            Setara Rp/         Mata uang asing           Ekuivalen
    ASET
      Kas dan setara kas         US$                 471.398            7.652.198.216               81.198          1.312.322.725
                                 SG$                     503                6.415.572                 538               6.415.585
      Piutang usaha              US$                2.739.516          44.470.567.449            4.220.827         68.217.012.585


    Jumlah aset                                                        52.129.181.237                              69.535.750.895


    LIABILITAS
      Utang bank jangka pendek   US$                 550.000            8.928.150.000            1.750.000         28.283.500.000
      Utang usaha                US$                 669.807           10.872.982.521              337.179          5.449.494.716


    Jumlah liabilitas                                                  19.801.132.521                              33.732.994.716

    Aset (liabilitas) neto                                             32.328.048.716                              35.802.756.179



    Fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap mata uang asing, mengakibatkan Grup mengalami kerugian dan
    keuntungan kurs mata uang asing untuk tahun 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 masing-masing
    sebesar Rp 1.014.939.971 dan Rp 1.994.704.832.

    Tabel berikut menunjukkan sensitivitas terhadap perubahan yang mungkin terjadi dalam nilai tukar mata
    uang Dolar Amerika Serikat pada denominasi aset dan liabilitas Grup dalam Rupiah dengan semua variabel
    lainnya dianggap tetap ada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024:


                                                                          Perubahan                Pengaruh Terhadap
                                           Periode                     terhadap Rupiah            Perubahan Sensitivitas
     Rupiah                              30 Juni 2025                              + 100 Poin                      199.150.180
                                                                                   - 100 Poin                    (199.150.180)
                                       31 Desember 2024                            + 100 Poin                      221.484.597
                                                                                   - 100 Poin                    (221.484.597)

    Risiko suku bunga adalah risiko dimana arus kas atau nilai wajar di masa datang atas instrumen keuangan
    Grup akan berfluktuasi akibat perubahan suku bunga pasar.

    Eksposur risiko arus kas Grup terutama timbul dari deposito berjangka, maupun utang bank jangka pendek
    (PT Bank DBS Indonesia, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Danamon Indonesia Tbk,
    Ltd., PT Bank UOB Indonesia, PT Bank HSBC Indonesia, dan PT Bank CTBC) yang menggunakan suku
    bunga mengambang..

    Eksposur risiko nilai wajar terutama timbul dari utang bank jangka pendek, sewa pembiayaan dan
    pembelian kendaraan yang menggunakan suku bunga tetap. Grup memonitor perubahan suku bunga
    pasar untuk memastikan suku bunga Grup sesuai dengan pasar.

    Per 30 Juni 2025 Grup telah melakukan analisa untuk mengukur sensitivitas atas risiko fluktuasi suku
    bunga. Berdasarkan hasil analisa tersebut setiap kenaikan atau penurunan 1% suku bunga akan
    meningkatkan atau menurunkan beban bunga Grup Rp 4.850.829.438.


                                                                62
Page 66
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

31. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)
    Manajemen risiko likuiditas
    Risiko likuiditas muncul terutama dari pendanaan umum atas operasi Grup. Grup memiliki kebijakan untuk
    mengelola likuiditas secara hati-hati dengan memelihara kecukupan saldo kas dan ketersediaan modal
    kerja. Pemeliharaan tersebut dilakukan dengan cara mempertahankan cadangan yang memadai, fasilitas
    perbankan, dengan terus memantau rencana dan realisasi arus kas dengan cara pencocokkan profil jatuh
    tempo aset keuangan dan liabilitas keuangan.
    Tabel berikut merupakan analisis liabilitas keuangan Grup pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember
    2024 berdasarkan jatuh tempo dari tanggal laporan posisi keuangan sampai dengan tanggal jatuh tempo.
    Jumlah yang diungkapkan dalam tabel adalah berdasarkan jatuh tempo kontraktual aset dan liabilitas
    keuangan yang tidak didiskontokan termasuk bunga yang dapat atau akan diakru, kecuali apabila Grup
    berhak dan berkeinginan mengklaim atau membayar aset atau liabilitas sebelum jatuh tempo.
                                                                                30 Juni 2025
                                                          ≤ 1 Tahun              > 1 Tahun            Nilai tercatat
     Liabilitas
     Utang bank jangka pendek                             485,082,943,780                   -          485,082,943,780
     Utang usaha                                           94,369,261,680                   -           94,369,261,680
     Beban akrual                                          41,568,883,187                   -           41,568,883,187
     Utang lain-lain                                                  -         121,191,584,682        121,191,584,682
     Liabilitas sewa                                       12,146,289,433         3,411,470,425         15,557,759,858
     Utang pembiayaan konsumen                                890,365,660         2,922,961,394          3,813,327,054
     Total                                                634,057,743,740       127,526,016,501        761,583,760,241

                                                                             31 Desember 2024
                                                          ≤ 1 Tahun              > 1 Tahun            Nilai tercatat
     Liabilitas
     Utang bank jangka pendek                             517,364,603,904                   -          517,364,603,904
     Utang usaha                                           93,585,613,829                   -           93,585,613,829
     Beban akrual                                          44,276,693,007                   -           44,276,693,007
     Utang lain-lain jangka pendek                        120,568,520,000                   -          120,568,520,000
     Liabilitas sewa                                       16,416,994,729         8,193,822,504         24,610,817,233
     Utang pembiayaan konsumen                                942,688,307         3,377,132,979          4,319,821,286
     Total                                                793,155,113,776        11,570,955,483        804,726,069,259


    Manajemen Permodalan

    Tujuan dari Grup dalam mengelola permodalan adalah untuk melindungi kemampuan entitas dalam
    mempertahankan kelangsungan usaha, sehingga entitas dapat tetap memberikan hasil bagi pemegang
    saham dan manfaat bagi pemangku kepentingan lainnya, dan untuk memberikan imbal hasil yang memadai
    kepada pemegang saham dengan menentukan harga produk dan jasa yang sepadan dengan tingkat risiko.

    Grup menetapkan sejumlah modal sesuai proporsi terhadap risiko. Grup memonitor modal dengan dasar
    rasio utang terhadap modal yang disesuaikan. Rasio ini dihitung sebagai berikut: utang neto dibagi modal.
    Utang neto merupakan total utang (sebagaimana jumlah dalam laporan posisi keuangan konsolidasian)
    dikurangi kas dan setara kas. Modal yang disesuaikan terdiri dari seluruh komponen ekuitas (meliputi modal
    saham, selisih kurs penjabaran laporan keuangan konsolidasian dalam valuta asing dan saldo laba).
    Selama tahun 2024, strategi Grup tidak berubah yaitu mempertahankan rasio utang terhadap modal yang
    disesuaikan.

    Rasio utang terhadap modal pada tanggal-tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, sebagai berikut:
                                                                        30 Juni 2025              31 Desember 2024

    Total liabilitas                                                        854.655.866.235           845.895.951.156
    Total ekuitas                                                           563.394.870.945           555.285.149.249
    Rasio utang terhadap modal                                                         1,52                       1,52

                                                     63
Page 67
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

32.   INSTRUMEN KEUANGAN

      Grup menggunakan hirarki berikut ini untuk menentukan nilai wajar instruemen keuangan:

      Tingkat 1 – Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik;

      Tingkat 2 – Teknik penilaian dimana input level terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar
      yang dapat diobservasi baik secara langsung atau tidak langsung;

      Tingkat 3 – Teknik penilaian dimana input level terendah yang signifikan terhadap pengukuran yang tidak
      dapat diobservasi.

      Tabel berikut menyajikan nilai wajar, yang mendekati nilai tercatat, atas aset keuangan dan liabilitas
      keuangan Grup.

                                                                       30 Juni 2025          31 Desember 2024
      Aset Keuangan
        Kas dan setara kas                                               108.636.117.027         103.890.935.212
        Piutang usaha                                                    799.607.855.533         756.525.013.059
        Aset keuangan lancar lain-lain                                   192.252.029.895         208.232.835.575
        Aset keuangan tidak lancar lain-lain                               6.283.081.157           4.790.224.701
        Total                                                          1.106.779.083.612       1.073.439.008.547

      Tabel berikut menyajikan nilai wajar, yang mendekati nilai tercatat, atas aset keuangan dan liabilitas
      keuangan Grup:


                                                                       30 Juni 2025          31 Desember 2024
      Liabilitas Keuangan
        Utang bank jangka pendek                                         485.082.943.780          517.364.603.904
        Utang usaha - pihak ketiga                                        94.369.261.680           93.585.613.829
        Beban akrual                                                      41.568.883.187           44.276.693.007
        Utang pembiayaan konsumen                                          3.813.327.054            4.319.821.286
        Liabilitas Sewa                                                   15.557.759.858           24.610.817.233
        Utang lain-lain                                                  121.191.584.682          120.568.520.000
        Total                                                            761.583.760.241          804.726.069.259


      Nilai wajar atas sebagian besar aset dan liabilitas keuangan mendekati nilai tercatat karena dampak
      pendiskontoan yang tidak signifikan.

      Tidak terdapat pengalihan antara tingkat 1 dan 2 selama periode berjalan.




                                                        64
Page 68
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

33. INFORMASI TAMBAHAN UNTUK LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN

    Kegiatan investasi dan pendanaan signifikan yang tidak mempengaruhi arus kas:

                                                                                 30 Juni 2025                 31 Desember 2024
     Aktivitas Pendanaan
      Penambahan aset yang berasal dari :
         Liabilitas sewa                                                                383,453,600                  2,254,000,000
         Utang pembiayaan konsumen                                                              -                      513,394,006
      Utang pada OTP Geothermal Pte Ltd                                                 623,064,682                 (2,349,900,000)

     Aktivitas Investasi
      Penambahan Aset Keuangan Tidak Lancar
       Lainnya yaitu Investasi pada:
         PT Sorik Marapi Geothermal Power                                               836,064,682                 18,032,050,734
     Total                                                                            1,842,582,964                 18,449,544,740

    Perubahan pada liabilitas yang timbul dari aktivitas arus kas konsolidasian adalah sebagai berikut

                                                                                  Perubahan non kas
                                  Saldo awal         Arus kas, neto       Selisih kurs           Lain-lain           Saldo akhir

     Utang bank jangka pendek      517.364.603.904     (32.234.103.803)       (47.556.321)                     --     485.082.943.780
     Liabilitas sewa                24.610.817.233      (9.436.510.975)                 --           383.453.600       15.557.759.858
     Utang pembiayaan konsumen       4.319.821.286        (506.494.232)                 --                     --       3.813.327.054
     Total                         546.295.242.423     (42.177.109.010)       (47.556.321)           383.453.600      504.454.030.692



34. TANGGUNG JAWAB MANAJEMEN DAN PERSETUJUAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

     Laporan keuangan konsolidasian telah diselesaikan dan disetujui untuk diterbitkan oleh Dewan Direksi
     pada tanggal 29 Juli 2025.




                                                              65

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.42 MB
Published31 Jul 2025
Pages68
Characters239,745
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 134 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Radiant Utama Interinsco Tbk p.1 ×213
linked org Radiant Nusa Investama. p.9 ×6
linked person Muhammad Hamid p.9
linked person Nino Fediawan Kusmedi · Komisaris Independen p.9 ×5
linked person Winarno Zain · Komisaris Independen p.9 ×3
linked person Soeharto Nurcahyono · Direktur p.10 ×2
linked person Bibin Busono · Direktur p.10 ×2
linked person Zaki Maulana · Direktur p.10 ×3
linked person Asep Hikmat · Anggota p.10
linked person Wirawan B. Ilyas p.10
linked person Tjahjo Dahono p.10
linked person Sri Hartono p.10
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.33 ×11
linked org Bank CIMB Niaga Tbk p.33 ×17
linked org PT Bank DBS Indonesia p.33 ×16
linked org PT Bank HSBC Indonesia p.33 ×11
linked org Bank CTBC p.33 ×12
linked org Medco Energi p.34 ×4
linked org PT Pertamina Hulu Energi p.34 ×5
linked org PT Citra Tubindo p.34
linked org Asuransi Multi Artha Guna p.42
linked org Asuransi Bintang p.42
linked org Asuransi Central Asia p.42
linked org Asuransi Ramayana p.42
linked org Zurich, Asuransi p.42
linked org Asuransi Intra Asia p.42
linked org Jasa Raharja p.42
linked org Bank Danamon Indonesia Tbk p.44 ×11
linked org PT Bank UOB Indonesia p.44 ×6
linked org PT Mandiri Tunas Finance p.51
linked org Star Energy Geothermal Salak p.61 ×2
linked org Polytama Propindo p.62
linked org Medco Energi Internasional Tbk p.63 ×2
possible org Negara Republik Indonesia p.9 ×2
possible person Amira Ganis · Komisaris Utama p.9 ×2
possible person Aby Abdullah Ganis · Direktur Utama p.10 ×2
possible — Muhhamad Hamid · Komisaris p.10
possible org Bursa Efek Indonesia p.10 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.11
possible org Pemerintah Republik Indonesia p.26
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.33 ×16
possible org Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk p.33 ×2
possible org PT Pertamina E p.34 ×2
possible org Chandra Asri Pacific Tbk p.34 ×2
possible org MUFG Bank Ltd. p.47
possible person Prama Nugraha p.50
possible person Haiyanto p.52 ×2
possible org OCBC Securities PTE Ltd p.52 ×3
unresolved person Hadi Moentoro p.9
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.9
unresolved person P. Sutrisno A. Tampubolon p.9 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.9 ×2
unresolved org PT Radiant Nusa Investama. Sesuai p.9
unresolved person Misyal Abdullah Bahwal · Komisaris p.9 ×4
unresolved org Departemen Audit Internal Perusahaan p.10
unresolved org Bapepam-LK · Ketua p.10 ×12
unresolved person Mona Nazaruddin · Sekretaris Perusahaan p.10
unresolved org Pengawas Pasar Modal p.10
unresolved org Bapepam p.10 ×2
unresolved org Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan-Bapepam-LK p.10
unresolved org PT Supraco Indonesia p.11 ×16
unresolved org PT Supraco Daya Wisesa p.11 ×2
unresolved org PT Supraco Lines p.11 ×8
unresolved org Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan p.11
unresolved org Bank Indonesia p.18
unresolved org PT Bank CTBC Indonesia p.33 ×4
unresolved org PT Pertamina Hulu Rokan p.34 ×10
unresolved org PetroChina International Jabung Ltd. p.34 ×9
unresolved org PT Schlumberger Geophysic Nusantara p.34
unresolved org Pty. Ltd. p.34 ×8
unresolved org PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur p.34 ×3
unresolved org PT Pertamina Hulu Mahakam p.34 ×5
unresolved org PT Pertamina Hulu Sanga Sanga p.34 ×3
unresolved org Inpex Masela Ltd p.34 ×2
unresolved org ExxonMobile Cepu Ltd p.34
unresolved org PT Wartsila Indonesia p.34 ×2
unresolved org PT Mandau Cipta Tenaga Nusantara p.34
unresolved org CITIC Seram Energy Ltd. p.34 ×2
unresolved org PT Wira Insani p.34
unresolved org PT Medco E p.34
unresolved org PT Expro Indonesia p.34 ×2
unresolved org Premier Oil Andaman Ltd p.34 ×2
unresolved org PT Xurya Daya Indonesia p.34
unresolved org PT ISS Indonesia p.34
unresolved org PT Martabak Pizza Orins p.34
unresolved org PT Mitsubishi Chemical Indonesia p.34
unresolved org PT Shinko Plantech p.34
unresolved org PT Kilang Pertamina Internasional p.34
unresolved org PT LIS International p.34
unresolved org PT Geo Dipa Energi p.34
unresolved org PT Sorik Marapi Geothermal Power p.36 ×4
unresolved org PT Bank DBS Indonesia Perusahaan Merupakan p.44
unresolved org PT Bank HSBC Indonesia Entitas Anak p.45 ×2
unresolved org Bank Garansi p.45 ×4
unresolved org PT Bank UOB Indonesia Entitas Anak p.46
unresolved org PT Bank CTBC Indonesia Perusahaan p.48
unresolved org PT Supraco Indonesia. Tenor p.48
unresolved org PT Supraco Daya Wisesa. Fasilitas p.49 ×2
unresolved org PT Supraco Indonesia. Fasilitas p.49
unresolved org PT Supraco Lines. Perusahaan p.49
unresolved org PT Supraco Indonesia. Selain p.49
unresolved org PT Petrindo Semesta p.50
unresolved org PT Pratita Prama Nugraha p.50
unresolved org PT Sasco Global Indonesia p.50
unresolved org PT Astrindo Travel Services p.50
unresolved org PT PAN Maritime Wira Prawitra p.50
unresolved org PT Hakiki Wiramandiri p.50
unresolved org Koperasi Karyawan Sehati p.50
unresolved org PT Berkah Mitra Abadi Bersama p.50
unresolved org PT NDT Instruments Indonesia p.50
unresolved org PT Leo Anugerah Sukses p.50
unresolved org PT Adimitra Transferindo p.52
unresolved org PT Radiant Guna Persada p.55 ×2
unresolved org PT Guna Mandiri Paripurna p.55 ×2
unresolved org PT Pertamina EP Zona p.57 ×6
unresolved org PT Pertamina EP p.57 ×5
unresolved org PT Pertamina Hulu Energi Offshore Northwest Java p.58
unresolved org PT REA Kaltim Plantations p.58
unresolved org PT Pertamina EP Asset p.59
unresolved org PT Pertamina Drilling Service Indonesia p.59
unresolved org PT Pertamina Hulu Energi OSES p.59 ×2
unresolved org ExxonMobil Cepu Ltd p.59
unresolved org PT Dwi Mitra Rekayasa Teknik p.60
unresolved org PT Pertamina Hulu Energi ONWJ LTD p.60
unresolved org Medco Energi Madura Offshore Pty Ltd. p.60 ×2
unresolved org PT PLN Mandau Cipta Tenaga Nusantara p.61
unresolved org PT Pertamina EP Cepu p.61
unresolved org Premier Oil Natuna Sea B.V. p.61
unresolved org PT Schlumberger Geophysics Nusantara p.61
unresolved org PT Ecolab International Indonesia p.62
unresolved person Humberg Lie p.63
unresolved org OTP Geothermal Pte Ltd p.68

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

FinancialStatement-2025-II-RUIS.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result