Skip to content
Back to announcement

Laporan Keuangan Q2 30 Juni 2025.pdf

Financial statement Text extracted SRSN

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 36

Page 1
     PT INDO ACIDATAMA Tbk

LAPORAN KEUANGAN INTERIM
PER TANGGAL 30 JUNI 2025 (Tidak Diaudit)
DAN 31 DESEMBER 2024 (DIAUDIT)
Page 2
V      pr. tNDo AcIDATAMA rbk.
                                                             ffi o*scxx*** ffi -ffififl; *,, , ?H -ffi
                                              SURAT PERNYATAAN DIREKSI
                                         TEI{TANG
            TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM 30 JUNI2025 DAN
             3I DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR
                            PADA TANGGAL 30 JUNI2025 DAI{ 2024
                                 PT. INDO ACIDATAMA TbK


            Kami yang berlanda tangan di bawah ini:

            1. Nama                                       Budhi Moeliono
             Aialnat Kantor                               Graha Kencana Lt 9. Jl. Raya Per-iuangan 88 lakafta
             Alamat Domisili/ sesuai KTP atau              Jl. tr. H. Juanda 134
             kartu identitas lain                          RT 002 RW 009 Kel. Gandekan Kec. Jebres Surakarta
              Nomor Telepon                               53660777
              .labatan                                    Presiden Direktur

           2. Nama                                        Sharad Ganesh Ugrankar
              Alamat Kantor                               Graha Kencana Lt 9, Jl. Raya Perjuangan 88 Jakana
              Alamat Dornisilii sesuai KTP atau            Apt. Belleeza Tower lV/1 23A
              kartu identitas lain                         Grogol Selatan - .lakafta Selatan
              Nonior Telepon                              s3664777
              Jabatan                                     Direktur


           menyatakan bahwa:

                l. Bertanggungjawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan perusahaan;
                2. Laporan keuangan perusahaan telah disusun dan disajikan sesuai dengan standar akuntansi keuangan di
                      Indonesia;
                3. a. Semua informasi dalam laporan kuangan perusahaan telah dimuat secara lengkap dan benar;
                      b. Laporan keuangan perusahaan tidak mengandung informasi atau fakta material yang tidak benar, dan
                        tidak menghilangkan informasi atau fakta material;
                4.    Befianggung jawab atas sistem pengendalian intem dalam perusahaan.

           Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.




                                                         Jakarta   , )p luJi 2025




                                                                           1   2893




                      Sharad Ugrankar                                                            Budhi Moeljono
                      Direktur                                                                   Presiden Direktur




Head Office :                           TPE :                                    Factory:
Graha Kencana Suite 9-A                 Sepreh, Sroyo, Jaten,                    Jl. Raya Solo - Sragen Km. 11 ,4 Kemiri Kebakkramat,
Jl. Raya Perjuangan No. 88              Karanganyar 57731,                       Karanganyar 57 7 62, Surakarta, ndonesia
                                                                                                                I


Jakarta 11 530, lndonesia               Jawa Tengah, lndonesia                   Phone : (62-271) 648400 (hunting) Fax.: (62-271) 648700
Phone : (62-21) 53660777                Phone: (62-271) 648400                   IVail    : P.O. Box 302, Surakarta 57100 lndonesia
Fax.    : (62-21) 53660698                                                       E-mail :acidatama@acidatama.co.id
                                                                                 Website : http//www.acidatama.co.id
Page 3
PT INDO ACIDATAMA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN INTERM
Per Tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024
(Dalam Ribuan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
                                                                   30 Juni 2025      31 Desember 2024
                                                     Catatan      (Tidak Diaudit)        (Diaudit)
                                                                       Rp.                  Rp.
ASET
  ASET LANCAR
     Kas dan Bank                                    3, 32, 33           5.378.905           4.673.796
     Piutang Usaha - Bersih                          4, 32, 33
       Pihak Berelasi                                    17                619.366             458.237
       Pihak Ketiga                                                    240.445.017         206.080.387
     Aset Keuangan Lancar Lainnya - Bersih                  5            2.521.962           1.948.300
     Persediaan                                             6          285.828.921         411.909.715
     Pajak Dibayar di Muka                                 7a.          26.309.404          30.532.117
     Biaya Dibayar di Muka                                  8            1.763.464           1.156.572
     Uang Muka Pembelian dan Lainnya                        9          145.323.499          80.490.335
     Total Aset Lancar                                                 708.190.538         737.249.459

   ASET TIDAK LANCAR
     Properti Investasi                                    10            1.198.000           1.198.000
     Aset Tetap dan Aset Hak Guna                          11          406.725.988         396.981.530
     Total Aset Tidak Lancar                                           407.923.988         398.179.530
TOTAL ASET                                                           1.116.114.526       1.135.428.989

LIABILITAS DAN EKUITAS
   LIABILITAS JANGKA PENDEK
      Pinjaman Jangka Pendek                           12, 33          243.770.493         301.533.333
      Utang Usaha - Pihak Ketiga                     13, 32, 33         49.829.264          28.271.541
      Liabilitas Keuangan Jangka Pendek Lainnya        14, 33            4.768.000           4.768.000
      Uang Muka dari Pelanggan                           16              6.509.214          20.185.625
      Utang Pajak                                        7.d             4.790.417             601.661
      Beban Akrual                                     18, 33           13.328.301          16.627.192
      Utang Dividen                                      15              6.036.145              16.145
      Bagian Lancar atas Pinjaman Jangka Panjang
         Utang Bank                                   19, 33             1.000.000           2.500.000
         Liabilitas Sewa                              20, 33             2.631.836           2.604.229
      Total Liabilitas Jangka Pendek                                   332.663.670         377.107.726
   LIABILITAS JANGKA PANJANG
      Pinjaman Jangka Panjang -
         Setelah dikurangi Bagian Lancar
         Utang Bank                                   19, 33                   -                   -
         Liabilitas Sewa                              20, 33             7.129.653           3.373.046
      Liabilitas Imbalan Kerja                          28              17.279.477          15.479.477
      Liabilitas Pajak Tangguhan                       7.c               1.721.767             911.411
      Total Liabilitas Jangka Panjang                                   26.130.897          19.763.934
   TOTAL LIABILITAS                                                    358.794.567         396.871.660

   EKUITAS
     Modal Saham - nilai nominal Rp. 50 (dalam             21          301.000.000         301.000.000
     Rupiah Penuh) per saham
         Modal Dasar - 12.000.000.000 saham
         Modal ditempatkan dan disetor penuh
         6.020.000.000 saham
      Tambahan Modal Disetor                               22              600.000             600.000
      Komponen Ekuitas Lainnya                                         165.299.663         165.299.663
      Saldo Laba                                                       290.420.296         271.657.666
      Total Ekuitas                                                    757.319.959         738.557.329
TOTAL LIABILITAS dan EKUITAS                                         1.116.114.526       1.135.428.989

Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan ini


                                                       1
Page 4
PT INDO ACIDATAMA Tbk
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAINNYA
Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir 30 Juni 2025 dan 2024
(Dalam Ribuan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                       1 Januari - 30 Juni    1 Januari - 30 Juni
                                                                             2025                   2024
                                                             Catatan    (Tidak Diaudit)        (Tidak Diaudit)
                                                                              Rp.                    Rp.

PENJUALAN                                                    17, 23           615.810.400            499.745.859

BEBAN POKOK PENJUALAN                                          24            (489.944.660)          (399.689.097)

LABA KOTOR                                                                    125.865.740            100.056.762

Beban Usaha                                                    25             (85.644.827)           (72.027.280)
Pendapatan Lain-lain                                          26.a              4.347.935              5.227.964
Beban Lain-lain                                               26.b                (68.976)              (411.560)

LABA USAHA                                                                     44.499.872             32.845.886

Beban Keuangan                                                 27             (12.354.032)             (5.077.919)

LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                                                 32.145.840             27.767.967

BEBAN PAJAK PENGHASILAN
Pajak Penghasilan
   Pajak Kini                                                  7.b              (6.552.854)            (5.726.680)
   Pajak Tangguhan                                                                (810.356)              (674.726)
Total Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan                                         (7.363.210)            (6.401.406)

LABA TAHUN BERJALAN                                                            24.782.630             21.366.561

PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
  Pos-pos yang tidak Akan Direklasifikasi ke Laba Rugi
     Pengukuran Kembali atas Program Imbalan Pasti             28                      -                 396.000
  Total Penghasilan Komprehensif Lain                                                  -                 396.000

TOTAL LABA dan PENGHASILAN KOMPREHENSIF                                        24.782.630             21.762.561
PERIODE BERJALAN

LABA PER SAHAM DASAR                                           30                     4,12                   3,55




Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan ini




                                                         2
Page 5
PT INDO ACIDATAMA Tbk
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir 30 Juni 2025 dan Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2024
(Dalam Ribuan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


                                                                                                                                         Saldo Laba
                                                          Modal
                                                                          Tambahan              Surplus            Belum                           Pengukuran
                                                     Ditempatkan dan                                                               Ditentukan                      Total Saldo
                                                                         Modal Disetor         Revaluasi         Ditentukan                         Kembali                       Jumlah Ekuitas
                                                      Disetor Penuh                                                              Penggunaannya                       Laba
                                          Catatan                                                              Penggunaannya                      Imbalan Pasti
                                                           Rp                 Rp                  Rp                 Rp               Rp               Rp             Rp               Rp

Saldo per 1 Januari 2024                                301.000.000            600.000         154.579.133        193.284.433        62.000.000        (876.046)   254.408.387       710.587.520

Dividen Tunai dan Dana Cadangan             15                     -                 -                     -       (6.020.000)                -               -     (6.020.000)       (6.020.000)

Laba Tahun Berjalan                                                -                 -                     -       22.501.564                 -               -     22.501.564        22.501.564

Laba Komprehensif Tahun Berjalan                                   -                 -          10.720.530                  -                 -        767.715         767.715        11.488.245

Saldo per 31 Desember 2024                              301.000.000            600.000         165.299.663        209.765.997        62.000.000        (108.331)   271.657.666       738.557.329

Dividen Tunai dan Dana Cadangan             15                     -                 -                     -       (7.020.000)        1.000.000               -     (6.020.000)       (6.020.000)

Laba Tahun Berjalan                                                -                 -                     -       24.782.630                 -               -     24.782.630        24.782.630

Saldo per 30 Juni 2025                                  301.000.000            600.000         165.299.663        227.528.627        63.000.000        (108.331)   290.420.296       757.319.959




Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan ini




                                                                                                  3
Page 6
PT INDO ACIDATAMA Tbk
LAPORAN ARUS KAS
Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir 30 Juni 2025 dan 2024
(Dalam Ribuan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


                                                                      1 Januari - 30 Juni 2025 1 Januari - 30 Juni 2024
                                                                          (Tidak Diaudit)          (Tidak Diaudit)
                                                                                Rp.                      Rp.
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI

Penerimaan/(Pembayaran) Kas dari pihak ketiga                                  570.394.188               454.518.559
Penerimaan/(Pembayaran) Kas kepada pemasok dan pihak ketiga Lainnya           (478.519.226)             (363.583.642)
Penerimaan/(Pembayaran) Pajak                                                    1.949.633                (5.242.474)
Penerimaan/(Pembayaran) Bunga                                                  (12.349.848)               (5.073.206)
Pembayaran pada karyawan                                                       (16.713.430)              (22.603.069)
Arus Kas Diperoleh dari Aktivitas Operasi                                       64.761.316                58.016.168

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI

Perolehan Aset Tetap dan Aset Dalam Penyelesaian                                 (3.376.060)             (17.914.419)
Penjualan Aset Tetap                                                                837.387                  103.604
Arus Kas Diperoleh dari Aktivitas Investasi                                      (2.538.673)             (17.810.815)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN

Penerimaan Pinjaman Jangka Pendek Utang Bank                                   250.825.735               110.191.614
Pembayaran Pinjaman Jangka Pendek Utang Bank                                  (308.588.575)             (157.674.990)
Pembayaran Pinjaman Jangka Panjang Utang Bank                                   (1.500.000)               (4.056.928)
Peningkatan Utang Sewa                                                           4.378.956                 2.156.797
Pembayaran Utang Sewa                                                             (594.741)                 (594.741)
Pembayaran Deviden                                                              (6.020.000)                      -
Arus Kas Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan                                    (61.498.626)              (49.978.248)

Kenaikan (Penurunan) Bersih Kas dan Setara Kas                                     724.018                (9.772.895)

Laba(rugi) selisih kurs yang belum direalisasi
   Terhadap Kas dan setara kas akhir tahun                                          (18.910)                (371.710)

Kas Dan Setara Kas Awal Tahun                                                     4.673.796               18.160.023
Kas Dan Setara Kas Akhir Tahun                                                    5.378.905                8.015.417

Kas Dan Setara Kas Akhir Tahun terdiri dari:
    Kas                                                                             922.221                  865.530
    Bank                                                                          4.456.683                7.149.887
    Jumlah                                                                        5.378.905                8.015.417




Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan ini




                                                               4
Page 7
PT. INDO ACIDATAMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-tahun yang berakhir 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024
(Dalam Ribuan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

 1   Umum

      1.a. Pendirian Perusahaan
           PT. Indo Acidatama Tbk (Perusahaan) didirikan pada awalnya bernama PT Sarasa Nugraha Tbk, berdasarkan Akta Notaris Sri Rahayu, SH, Notaris di
           Jakarta No. 5 tanggal 7 Desember 1982. Akta Pendirian ini disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. C2-
           1433.HT.01.TH.85 tanggal 18 Maret 1985.

           Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, yang terakhir dengan Akta Notaris Fathiah Helmi, SH, Notaris di Jakarta, No.
           69 tanggal 16 Juni 2015 untuk menyesuaikan dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 32/POJK,04/2014 tentang Rencana dan Penyelenggaraan
           Rapat Umum Pemegang Saham Terbuka dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan no. 33/POJK,04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten
           atau Perusahaan Publik, Akta perubahan ini telah disampaikan dan diterima oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan
           Surat Keputusan No. AHU-3522865.AH.1.11 tahun 2015 tanggal 22 Juni 2015.


           Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan perusahaan meliputi industri pakaian jadi, kimia dasar, kemasan dari
           plastik dan perdagangan ekspor dan impor. Pada saat ini kegiatan Perusahaan adalah dalam bidang industri kimia dasar.


           Perusahaan berkedudukan di Gedung Graha Kencana Suite 9A, Jl. Raya Perjuangan 88, Jakarta. Perusahaan memiliki pabrik yang berlokasi Surakarta
           dengan alamat Jl. Raya Solo-Sragen Km 11 Desa Kemiri , Jawa Tengah. Perusahaan memulai kegiatan komersiil garmen sejak 1984 dan kimia sejak
           tahun 1989.

           Perusahaan tidak mempunyai entitas induk karena tidak terdapat pemegang saham Perusahaan yang memiliki porsi kepemilikan efektif atau hak suara
           melebihi 50%.
           Pada tanggal pelaporan PT Budhi Bersaudara Manunggal dan PT Kemiri Sarana Investama merupakan entitas yang masing-masing memiliki pengaruh
           signifikan terhadap perusahaan dan tidak terdapat pihak pengendali.


      1.b. Penawaran Umum Efek Perusahaan
           Pada tanggal 2 Desember 1992 Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) dengan suratnya No.
           S-1917/PM/1992 untuk melakukan penawaran umum atas 5.000.000 saham Perusahaan kepada masyarakat.


           Pada tanggal 11 Oktober 2000 dan 30 Oktober 2000 Perusahaan melakukan penambahan modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu sebesar
           81.100.000 saham biasa dan 110.000.000 saham biasa melalui konversi utang.

           Pada tanggal 25 Agustus 2005 Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam sehubungan dengan penggabungan usaha dan jumlah
           penambahan saham yang beredar sebesar 3.820.000.000 lembar saham.

           Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 seluruh saham Perusahaan atau sejumlah 6.020.000.000 saham telah tercatat pada Bursa Efek
           Indonesia.


      1.c. Karyawan, Direksi dan Komisaris

           Susunan anggota Komisaris dan Direksi Perusahaan per tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut :
                                                                 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024
           Dewan Komisaris
           Presiden Komisaris                                              Biantoro Setijo
           Wakil Presiden Komisaris                                        Budhi Santoso
           Komisaris                                                       Budhi Hartono
                                                                         Wymbo Widjaksono

           Komisaris Independen                                         FS Bahari Nusantara
                                                                         Stephanus Junianto

           Dewan Direksi
           Presiden Direktur                                             Budhi Moeljono
           Wakil Presiden Direktur                                Mulyadi Utomo Budhi Moeljono
           Direktur                                                Wong Lukas Yoyok Nurcahya
                                                                      Nurdjono Kusumohadi
                                                                         Shelumiel Setijo
           Direktur Independen                                       Sharad Ganesh Ugrankar

      1.d. Komite Audit
           Susunan Komite Audit per 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 berdasarkan Rapat Dewan Komisaris sebagai berikut :

                                                                30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024

           Ketua Komite Audit                                           FS Bahari Nusantara
           Anggota                                                         Hoo Kwie Han
                                                                       Ignatius Dion Setiawan

      1.e. Sekretaris Perusahaan
           Sekretaris Perusahaan per 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 adalah Bram Andika Cahya G., S.Kom dan Benny Herman



                                                                           5
Page 8
PT. INDO ACIDATAMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-tahun yang berakhir 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024
(Dalam Ribuan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


      1.f. Kepala Internal Audit
           Kepala Internal Audit Perusahaan per 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 adalah Ruci Abdi Muhyi, S. Akt .

 2   Ikhtisar Kebijakan Akuntasi

      2.a. Kepatuhan Terhadap Standar Akuntansi Keuangan (SAK)
           Laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia yang meliputi Pernyataan Standar Akuntansi
           Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan – Ikatan
           Akuntan Indonesia (“DSAK – IAI”).

      2.b. Dasar Pengukuran dan Penyusunan Laporan Keuangan
           Laporan Keuangan disusun berdasarkan asumsi kelangsungan usaha serta atas dasar akrual, kecuali laporan arus kas. Dasar pengukuran dalam
           penyusunan laporan keuangan ini adalah konsep biaya perolehan., kecuali beberapa akun tertentu yang berdasarkan pengukuran lain sebagaimana
           dijelaskan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut. Biaya perolehan umumnya didasarkan pada nilai wajar imbalan yang diserahkan
           dalam pemerolehan aset
           Laporan arus kas disusun dengan metode tidak langsung dengan mengelompokkan arus kas ke dalam aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan.


           Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan ini adalah Rupiah Indonesia (“IDR/ Rp”) yang merupakan mata uang
           fungsional Perusahaan.

      2.c. Pernyataan dan Interpretasi Standar Akuntansi Baru dan Revisi yang Berlaku Efektif pada Tahun Berjalan
           Mulai 1 Januari 2024, referensi terhadap masing-masing PSAK dan ISAK telah diubah sesuai dengan penerbitan oleh Dewan Standar Akuntansi
           Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (“DSAK-IAI”) yaitu:

             Nomor PSAK                Nomor PSAK
                                                                                                         Judul
           dan ISAK Sebelum          dan ISAK Setelah

           PSAK 1                  PSAK 201                  Penyajian Laporan Keuangan
           PSAK 2                  PSAK 207                  Laporan Arus Kas
           PSAK 3                  PSAK 234                  Laporan Keuangan Interim
           PSAK 4                  PSAK 227                  Laporan Keuangan Tersendiri
           PSAK 5                  PSAK 108                  Segmen Operasi
           PSAK 7                  PSAK 224                  Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi
           PSAK 8                  PSAK 210                  Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
           PSAK 10                 PSAK 221                  Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing
           PSAK 13                 PSAK 240                  Properti Investasi
           PSAK 14                 PSAK 202                  Persediaan
           PSAK 15                 PSAK 228                  Investasi pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama
           PSAK 16                 PSAK 216                  Aset Tetap
           PSAK 19                 PSAK 238                  Aset Takberwujud
           PSAK 22                 PSAK 103                  Kombinasi Bisnis
           PSAK 24                 PSAK 219                  Imbalan Kerja
           PSAK 25                 PSAK 208                  Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan
           PSAK 26                 PSAK 223                  Biaya Pinjaman
           PSAK 38                 PSAK 338                  Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali
           PSAK 46                 PSAK 212                  Pajak Penghasilan
           PSAK 48                 PSAK 236                  Penurunan Nilai Aset
           PSAK 50                 PSAK 232                  Instrumen Keuangan: Penyajian
           PSAK 53                 PSAK 102                  Pembayaran Berbasis Saham
           PSAK 55                 PSAK 239                  Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran
           PSAK 56                 PSAK 233                  Laba per Saham
           PSAK 57                 PSAK 237                  Provisi, Liabilitas Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi
           PSAK 60                 PSAK 107                  Instrumen Keuangan: Pengungkapan
           PSAK 65                 PSAK 110                  Laporan Keuangan Konsolidasian
           PSAK 66                 PSAK 111                  Pengaturan Bersama
           PSAK 67                 PSAK 112                  Pengungkapan Kepentingan dalam Entitas Lain
           PSAK 68                 PSAK 113                  Pengukuran Nilai Wajar
           PSAK 70                 PSAK 370                  Akuntansi Aset dan Liabilitas Pengampunan Pajak
           PSAK 71                 PSAK 109                  Instrumen Keuangan
           PSAK 72                 PSAK 115                  Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan
           PSAK 73                 PSAK 116                  Sewa
           ISAK 11                 ISAK 117                  Distribusi Aset Nonkas kepada Pemilik
           ISAK 13                 ISAK 116                  Lindung Nilai Investasi Neto dalam Kegiatan Usaha Luar Negeri
           ISAK 14                 ISAK 232                  Aset Takberwujud – Biaya Situs Web
           ISAK 15                 ISAK 114                  PSAK 219 – Batas Aset Imbalan Pasti, Persyaratan Pendanaan Minimum, dan Interaksinya

           ISAK 17                 ISAK 110                  Laporan Keuangan Interim dan Penurunan Nilai
           ISAK 19                 ISAK 107                  Penerapan Pendekatan Penyajian Kembali dalam PSAK 229: Pelaporan Keuangan dalam
                                                             Ekonomi Hiperinflasi
           ISAK 20                 ISAK 225                  Pajak Penghasilan – Perubahan dalam Status Pajak Entitas atau Para Pemegang Sahamnya

           ISAK 28                 ISAK 119                  Pengakhiran Liabilitas Keuangan dengan Instrumen Ekuitas
           ISAK 30                 ISAK 121                  Pungutan



                                                                            6
Page 9
PT. INDO ACIDATAMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-tahun yang berakhir 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024
(Dalam Ribuan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

           ISAK 31                  ISAK 331                    Interpretasi atas Ruang Lingkup PSAK 240: Properti Investasi
           ISAK 32                  ISAK 332                    Definisi dan Hierarki Standar Akuntansi Keuangan
           ISAK 33                  ISAK 122                    Transaksi Valuta Asing dan Imbalan di Muka
           ISAK 34                  ISAK 123                    Ketidakpastian dalam Perlakuan Pajak Penghasilan
           ISAK 36                  ISAK 336                    Interpretasi atas Interaksi antara Ketentuan Mengenai Hak atas Tanah dalam PSAK 216: Aset
                                                                Tetap dan PSAK 116: Sewa
           ISAK 101                 ISAK 401                    Pengakuan Pendapatan Murabahah Tangguh Tanpa Risiko Signifikan Terkait Kepemilikan
                                                                Persediaan
           ISAK 102                 ISAK 402                    Penurunan Nilai Piutang Murabahah

           Mulai dari 1 Januari 2024, referensi terhadap masing-masing PSAK dan ISAK telah diubah sesuai dengan penerbitan oleh Dewan Standar Akuntansi
           Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (“DSAK-IAI”).

           ●    Amendemen PSAK 116: Sewa tentang Liabilitas Sewa dalam Jual dan Sewa–Balik;
           ●    Amendemen PSAK 201: Penyajian Laporan Keuangan tentang Kewajiban Diklasifikasikan Sebagai Lancar atau Tidak Lancar;

           ●    Amendemen PSAK 201: Penyajian Laporan Keuangan tentang Liabilitas Jangka Panjang dengan Kovenan;
           ●    Amendemen PSAK 207: Laporan Arus Kas dan amendemen PSAK 107: Instrumen Keuangan: Pengungkapan tentang Pengaturan Pembiayaan
                Pemasok; dan
           ●    Revisi PSAK 409: Akuntansi Zakat, Infak, dan Sedekah dan Revisi PSAK 401: Penyajian Laporan Keuangan Syariah.

           Implementasi amendemen standar tersebut tidak memiliki dampak yang material terhadap jumlah yang dilaporkan di periode berjalan atau tahun
           sebelumnya.

      2.d. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing
           Transaksi dalam mata uang asing dicatat berdasarkan kurs yang berlaku pada saat transaksi dilakukan. Pada tanggal pelaporan, aset dan liabilitas

           moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah (“IDR/ Rp”) dengan kurs tengah Bank Indonesia yang berlaku sebagai berikut:
                                                                           30 Juni 2025                                  31 Desember 2024
                                                                      (Dalam Rupiah Penuh)                             (Dalam Rupiah Penuh)
               1 Pound Sterling Britania Raya ("GBP")                       22.298,48                                        20.332,61
               1 Euro ("EUR")                                               19.008,85                                        16.851,32
               1 Dolar Amerika Serikat ("USD")                              16.233,00                                        16.162,00
               1 Dolar Singapura ("SGD")                                    12.748,28                                        11.919,34
               1 Ringgit Malaysia ("MYR")                                    3.843,97                                         3.616,48
               1 Renmimbi Cina ("RMB")                                       2.264,87                                         2.214,17
               1 Baht Thailand ("THB")                                        501,49                                           475,98
               1 Peso Filipina ("PHP")                                        286,87                                           278,71
               1 Yen Jepang ("YEN")                                           112,68                                           102,36
               1 Rupee Pakistan ("PKR")                                        57,56                                            57,77
               1 Dong Vietnam ("VND")                                          0,62                                             0,64


           Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari penyelesaian transaksi dalam mata uang asing diakui sebagai laba atau rugi dalam tahun
           berjalan.

      2.e. Kas dan Bank
           Kas dan bank termasuk kas dan bank di bank (rekening giro) yang tidak digunakan sebagai jaminan dan tidak dibatasi penggunaannya.


      2.f. Persediaan dan Penyisihan Persediaan
           Persediaan dinyatakan berdasarkan biaya perolehan atau nilai realisasi bersih, mana yang lebih rendah.
           Biaya perolehan bahan baku, bahan pendukung, barang jadi dan barang dalam proses ditentukan dengan metode rata-rata bergerak (moving average).

           Penyisihan persediaan usang dan tidak lancar ditentukan berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan persediaan di akhir tahun.


      2.g. Biaya Dibayar di Muka
           Biaya dibayar di muka diamortisasi selama masa manfaat dengan menggunakan metode garis lurus (straight line method).

      2.h. Properti Investasi
           Properti investasi terdiri dari tanah yang dikuasai untuk kenaikan nilai dan belum ditentukan penggunaannya oleh Perusahaan.

           Properti Investasi pada pengakuan awal diukur sebesar biaya perolehan termasuk biaya transaksi.

           Properti investasi, setelah pengakuan awal diukur dengan menggunakan model nilai wajar. Nilai wajar tanah biasanya ditentukan melalui penilaian
           berdasarkan bukti pasar yang dilakukan oleh penilai yang memiliki kualifikasi profesional.

           Properti Investasi dihentikan pengakuannya (dikeluarkan dari laporan posisi keuangan) pada saat pelepasan atau ketika properti investasi tersebut tidak
           digunakan lagi secara permanen dan tidak memiliki manfaat ekonomis dimasa depan yang dapat diharapkan pada saat pelepasannya. Laba atau Rugi
           yang timbul dari penghentian atau pelepasan properti investasi diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain dalam tahun
           terjadinya penghentian atau pelepasan tersebut.




                                                                               7
Page 10
PT. INDO ACIDATAMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-tahun yang berakhir 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024
(Dalam Ribuan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

           Perusahaan mengalihkan properti ke, atau dari properti investasi jika dan hanya jika, ketika properti memenuhi, atau berhenti memenuhi definisi
           properti investasi dan terdapat bukti atas perubahan penggunaan, mencakup :
            a. Dimulainya penggunaan oleh pemilik, atau pengembangan untuk pemilik, untuk pengalihan dari properti investasi menjadi properti yang
                digunakan sendiri;
            b. Dimulainya pengembangan untuk dijual, untuk pengalihan dari properti investasi menjadi persediaan;
            c. Berakhirnya pemakaian oleh pemilik, atau pengalihan dari properti yang digunakan sendiri menjadi properti investasi; dan
            d. Insepsi sewa operasi kepada pihak lain, untuk pengalihan dari persediaan menjadi properti investasi.

           Properti investasi dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau ketika tidak digunakan lagi secara permanen dan tidak memiliki manfaat
           ekonomi masa depan yang diperkirakan dari pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian atau pelepasan ditentukan dari
           selisih antara hasil neto pelepasan dan jumlah tercatat aset, dan diakui dalam laba rugi pada periode terjadinya penghentian atau pelepasan.


      2.i. Aset Tetap
           Aset Tetap pada pengakuan awal diakui sebesar biaya perolehannya yang meliputi harga perolehannya dan setiap biaya yang dapat diatribusikan
           langsung untuk membawa aset ke kondisi dan lokasi yang diperlukan agar aset siap digunakan sesuai intensi manajemen.


           Apabila relevan, biaya perolehan juga dapat mencakup estimasi awal biaya pembongkaran dan pemindahan aset tetap dan restorasi lokasi aset tetap,
           kewajiban tersebut timbul ketika aset tetap diperoleh atau sebagai konsekuensi penggunaan aset tetap selama periode tertentu untuk tujuan selain
           untuk memproduksi persediaan selama periode tersebut.

           Setelah pengakuan awal, aset tetap kecuali tanah dan bangunan dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi
           rugi penurunan nilai.

           Aset tetap berupa tanah dan bangunan, setelah pengakuan awal diukur dengan menggunakan model revaluasi. Nilai wajar tanah dan bangunan
           biasanya ditentukan melalui penilaian berdasarkan bukti pasar yang dilakukan oleh penilai yang memiliki kualifikasi profesional.


           Penyusutan aset tetap dimulai pada saat aset tersebut siap untuk digunakan sesuai maksud penggunaannya dan dihitung dengan menggunakan metode
           garis lurus berdasarkan estimasi masa manfaat ekonomis aset sebagai berikut :
                                                                                  Tahun
           Bangunan                                                                 20
           Mesin dan Peralatan                                                    10 - 20
           Kendaraan                                                                 5
           Inventaris Kantor                                                         5
           Laboratorium                                                             10
           Unit Pengolah Limbah                                                   5 - 10

           Biaya legal awal untuk mendapatkan hak legal diakui sebagai bagian akuisisi tanah, biaya-biaya tersebut tidak didepresiasikan. Biaya terkait dengan
           pembaruan hak atas tanah diakui sebagai aset tak berwujud dan diamortisasi sepanjang umur hukum hak atas tanah.

           Biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan langsung ke laba rugi saat terjadinya biaya biaya tersebut.

           Perusahaan melakukan evaluasi atas penurunan nilai aset tetap apabila terdapat peristiwa atau keadaan yang mengindikasikan bahwa nilai tercatat aset
           tetap tersebut kemungkinan tidak dapat dipulihkan. Bila nilai tercatat suatu aset melebihi estimasi jumlah terpulihkan, nilai aset tersebut diturunkan
           menjadi sebesar estimasi jumlah terpulihkan, yang ditentukan berdasarkan nilai tertinggi antara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual dan nilai
           pakai.

           Apabila suatu aset tetap tidak lagi digunakan atau dijual, nilai perolehan dan akumulasi penyusutan tersebut dikeluarkan dari pencatatannya sebagai
           aset tetap dan keuntungannya atau kerugian yang terjadi diperhitungkan sebagai laba atau rugi tahun bersangkutan.


           Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan dan disajikan sebagai bagian dari aset tetap. Akumulasi biaya perolehan akan
           direklasifikasi ke masing-masing akun aset tetap yang bersangkutan pada saat aset tersebut selesai dikerjakan dan siap untuk digunakan.

           Masa manfaat ekonomis, nilai residu dan metode penyusutan di reviu setiap akhir tahun dan pengaruh dari setiap perubahan estimasi tersebut berlaku
           prospektif.


      2.j. Sewa
           Pada tanggal insepsi kontrak, Perusahaan menilai apakah kontrak merupakan, atau mengandung sewa. Suatu kontrak merupakan atau
           mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama suatu jangka waktu untuk
           dipertukarkan dengan imbalan.
           Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama suatu jangka waktu, Perusahaan
           menilai apakah salama periode penggunaan, Perusahaan memiliki dua hal berikut:
           (a) Hak untuk mendapatkan secara subtansial seluruh manfaat ekonomi dari penggunaan aset identifikasian; dan
           (b) Hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian, yaitu hanya jika:
                (i) Perusahaan memiliki hak untuk mengarahkan bagaimana dan untuk tujuan apa aset digunakan selama periode penggunaan; atau

                (ii) Keputusan yang relevan tentang bagaimana dan untuk tujuan apa aset digunakan telah ditentukan sebelumnya dan:
                   ● Perusahaan memiliki hak untuk mengarahkan bagaimana dan untuk tujuan apa aset digunakan selama periode penggunaan; atau

                  ● Perusahaan mendesain aset (atau aspek tertentu dari aset) dengan cara menetapkan sebelumnya bagaimana dan untuk tujuan apa aset akan
                    digunakan selama periode penggunaan.



                                                                              8
Page 11
PT. INDO ACIDATAMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-tahun yang berakhir 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024
(Dalam Ribuan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


           Perusahaan sebagai Lessee
           Perusahaan menerapkan satu pendekatan pengakuan dan pengukuran bagi seluruh sewa, kecuali untuk sewa jangka pendek dan sewa aset bernilai
           rendah. Perusahaan mengakui liabilitas sewa untuk melakukan pembayaran sewa dan aset hak-guna yang merupakan hak untuk menggunakan aset
           pendasar.
           Perusahaan mengakui aset hak-guna pada tanggal dimulainya sewa (yaitu tanggal aset tersedia untuk digunakan). Aset hak-guna diukur pada harga
           perolehan, dikurangi akumulasi penyusutan dan penurunan nilai, dan disesuaikan untuk setiap pengukuran kembali liabilitas sewa. Biaya perolehan
           aset hak-guna mencakup jumlah liabilitas sewa yang diakui, biaya langsung yang timbul di awal, dan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau
           sebelum tanggal mulai dikurangi setiap insentif sewa yang diterima. Aset hak guna disusutkan dengan metode garis lurus selama periode yang lebih
           pendek antara sewa dan estimasi masa manfaat aset.
           Jika kepemilikan aset sewa beralih ke Perusahaan pada akhir masa sewa atau biaya perolehan mencerminkan pelaksanaan opsi beli, penyusutan
           dihitung dengan menggunakan estimasi masa manfaat aset.
           Pada tanggal dimulainya sewa, Perusahaan mengakui liabilitas sewa yang diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang harus dilakukan selama masa
           sewa. Pembayaran sewa mencakup pembayaran tetap (termasuk pembayaran tetap secara substansi) dikurangi piutang insentif sewa, pembayaran
           sewa variabel yang bergantung pada indeks atau tarif, dan jumlah yang diharapkan akan dibayar dibawah jaminan nilai residu. Pembayaran sewa juga
           mencakup harga pelaksanaan dari opsi beli yang cukup pasti akan dilaksanakan oleh Perusahaan, dan pembayaran denda untuk penghentian sewa, jika
           masa sewa merefleksikan Perusahaan melaksanakan opsi untuk menghentikan sewa. Pembayaran sewa variabel yang tidak bergantung pada indeks
           atau tarif diakui sebagai beban (kecuali terjadi untuk menghasilkan persediaan) pada periode dimana peristiwa atau kondisi yang memicu terjadinya
           pembayaran.
           Dalam menghitung nilai kini pembayaran sewa, Perusahaan menggunakan suku bunga pinjaman inkremental pada tanggal dimulainya sewa karena
           tingkat bunga implisit dalam sewa tidak dapat segera ditentukan. Setelah tanggal permulaan, jumlah liabilitas sewa ditingkatkan untuk merefleksikan
           penambahan bunga dan mengurangi pembayaran sewa yang dilakukan. Selain itu, nilai tercatat liabilitas sewa diukur kembali jika ada modifikasi,
           perubahan masa sewa, perubahan pembayaran sewa (misalnya, perubahan pembayaran masa depan akibat perubahan indeks atau kurs yang digunakan
           untuk pembayaran sewa) atau perubahan penilaian opsi untuk membeli aset pendasar.
           Ketika liabilitas sewa diukur kembali dengan cara ini, penyesuaian terkait dilakukan terhadap jumlah tercatat aset hak-guna, atau dicatat dalam laba
           rugi jika jumlah tercatat aset hak guna telah berkurang menjadi nol.

           Perusahaan menerapkan pengecualian pengakuan sewa jangka pendek untuk sewa bangunan (yaitu, sewa yang memiliki jangka waktu sewa 12 bulan
           atau kurang, dari tanggal permulaan dan tidak mengandung opsi beli). Hal ini juga berlaku untuk pengecualian pengakuan sewa aset bernilai rendah
           untuk sewa bangunan yang dianggap bernilai rendah. Pembayaran sewa untuk sewa jangka pendek dan sewa dari aset bernilai rendah diakui sebagai
           beban dengan metode garis lurus selama masa sewa.

           Perusahaan mencatat modifikasi sewa sebagai sewa terpisah jika:
           ●    Mengurangi jumlah tercatat untuk Modifikasi meningkatkan ruang lingkup sewa dengan menambahkan hak untuk menggunakan satu aset
                pendasar atau lebih; dan
           ●    Imbalan sewa meningkat sebesar jumlah yang setara dengan harga tersendiri untuk peningkatan dalam ruang lingkup dan penyesuaian yang tepat
                pada harga tersendiri tersebut untuk merefleksikan kondisi kontrak tertentu.

           Untuk modifikasi sewa yang tidak dicatat sebagai sewa terpisah, pada tanggal efektif modifikasi sewa, Perusahaan:
           ●   Mengukur kembali dan mengalokasikan imbalan kontrak modifikasian;
           ●   Menentukan masa sewa dari sewa modifikasian;
           ●   Mengukur kembali liabilitas sewa dengan mendiskontokan pembayaran sewa revisian menggunakan tingkat diskonto revisian berdasarkan sisa
                umur sewa dan sisa pembayaran sewa dengan melakukan penyesuaian terhadap aset hak guna. Tingkat diskonto revisian ditentukan sebagai suku
                bunga pinjaman inkremental Perusahaan pada tanggal efektif modifikasi;
           ●    Menurunkan jumlah tercatat aset hak guna untuk merefleksikan penghentian sebagian atau sepenuhnya sewa untuk modifikasi sewa yang
                menurunkan ruang lingkup sewa. Perusahaan mengakui dalam laba rugi setiap laba rugi yang terkait dengan penghentian sebagian atau
                sepenuhnya sewa tersebut; dan
           ●    Membuat penyesuaian terkait dengan aset hak-guna untuk seluruh modifikasi sewa lainnya.

           Perusahaan sebagai Lessor
           Perusahaan mengakui aset untuk sewa operasi di laporan posisi keuangan sesuai sifat aset tersebut. Biaya langsung awal sehubungan proses negosiasi
           sewa operasi ditambahkan ke jumlah tercatat dari aset sewaan dan diakui sebagai beban selama masa sewa dengan dasar yang sama dengan
           pendapatan sewa operasi. Sewa kontinjen, apabila ada, diakui sebagai pendapatan pada periode terjadinya. Pendapatan sewa operasi diakui sebagai
           pendapatan atas dasar garis lurus selama masa sewa.

      2.k. Penurunan Nilai Aset
           Pada setiap akhir periode pelaporan, Perusahaan menilai apakah terdapat indikasi aset mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut,
           Perusahaan mengestimasi jumlah terpulihkan aset tersebut. Jumlah terpulihkan ditentukan atas suatu aset individual, dan jika tidak memungkinkan,
           Perusahaan menentukan jumlah terpulihkan dari unit penghasil kas dari aset tersebut.

           Jumlah terpulihkan adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar dikurangi biaya pelepasan dengan nilai pakainya. Nilai pakai adalah nilai kini
           dari arus kas yang diharapkan akan diterima dari aset atau unit penghasil kas. Nilai kini dihitung dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak
           yang mencerminkan nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset atau unit yang penurunan nilainya diukur.

           Jika, dan hanya jika, jumlah terpulihkan aset lebih kecil dari jumlah tercatatnya, maka jumlah tercatat aset diturunkan     menjadi sebesar jumlah
           terpulihkan. Penurunan tersebut adalah rugi penurunan nilai dan segera diakui dalam laba rugi.

           Rugi penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset selain goodwill dibalik jika, dan hanya jika, terdapat perubahan estimasi
           yang digunakan untuk menentukan jumlah terpulihkan aset tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir diakui. Jika demikian, jumlah tercatat aset
           dinaikan ke jumlah terpulihkannya. Kenaikan ini merupakan suatu pembalikan rugi penurunan nilai.



                                                                              9
Page 12
PT. INDO ACIDATAMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-tahun yang berakhir 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024
(Dalam Ribuan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


      2.l. Pengakuan Pendapatan dan Beban
           Dalam menentukan pengakuan pendapatan, Perusahaan melakukan analisa transaksi melalui lima langkah analisa berikut:
            1. Mengidentifikasi kontrak dengan pelanggan, dengan kriteria sebagai berikut:
               - Kontrak telah disetujui oleh pihak-pihak terkait dalam kontrak
               - Perusahaan bisa mengidentifikasi hak dari pihak-pihak terkait dan jangka waktu pembayaran dari barang atau
               jasa yang akan dialihkan
               - Kontrak memiliki substansi komersial
            2. Mengidentifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-janji dalam kontrak untuk menyerahkan barang
               atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda ke pelanggan.
            3. Menentukan harga transaksi, setelah dikurangi diskon, retur, insentif penjualan, pajak penjualan barang mewah, pajak pertambahan nilai dan

               pungutan ekspor, yang berhak diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan.
            4. Mengalokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga jual dari setiap barang atau jasa berbeda yang
               dijanjikan di kontrak.
            5. Mengakui pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi (sepanjang waktu atau pada suatu waktu tertentu).

           Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan cara sebagai berikut:
           ●   Suatu waktu tertentu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau
           ●   Sepanjang waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke pelanggan). Untuk kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi sepanjang waktu ,
               Perusahaan memilih ukuran penyelesaian yang sesuai untuk penentuan jumlah pendapatan yang harus diakui karena telah terpenuhinya
               kewajiban pelaksanaan.

           Suatu kewajiban pelaksanaan dipenuhi pada suatu waktu tertentu kecuali jika memenuhi salah satu kriteria berikut, dalam hal ini dipenuhi dari
           sepanjang waktu:
           ●    Pelanggan secara bersamaan menerima dan menggunakan manfaat yang diberikan oleh pelaksanaan Perusahaan sebagaimana yang dilakukan
                Perusahaan;
           ●    Pelaksanaan Perusahaan menciptakan atau meningkatkan aset yang dikendalikan pelanggan saat aset itu dibuat atau ditingkatkan; dan

           ●    Pelaksanaan Perusahaan tidak menciptakan aset dengan penggunaan alternatif untuk Perusahaan dan Perusahaan memiliki hak yang dapat
                diberlakukan atas pembayaran untuk pelaksanaan yang diselesaikan hingga saat ini.

           Pendapatan dari penjualan barang diakui pada saat pengendalian atas barang telah berpindah kepada pelanggan. Pendapatan jasa diakui pada saat
           pelanggan menerima dan mengonsumsi manfaat dari jasa tersebut.

           Beban diakui pada saat terjadinya dengan dasar akrual.



     2.m. Imbalan Kerja
          Imbalan Kerja Jangka Pendek
          Imbalan kerja jangka pendek diakui ketika pekerja telah memberikan jasanya dalam suatu periode akuntansi, sebesar jumlah tidak terdiskonto dari
          imbalan kerja jangka pendek yang diharapkan akan dibayar sebagai imbalan atas jasa tersebut.

           Imbalan kerja jangka pendek mencakup antara lain upah, gaji, bonus dan insentif.

           Imbalan Pasca Kerja
           Imbalan pascakerja seperti pensiun, uang pisah dan uang penghargaan masa kerja dihitung berdasarkan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang
           berlaku.
           Perusahaan mengakui jumlah liabilitas imbalan pasti neto sebesar nilai kini kewajiban imbalan pasti pada akhir periode pelaporan dikurangi nilai
           wajar aset program yang dihitung oleh aktuaris independen dengan menggunakan metode Projected Unit Credit. Nilai kini kewajiban imbalan imbalan
           pasti ditentukan dengan mendiskontokan imbalan tersebut.

           Perusahaan mencatat tidak hanya kewajiban hukum berdasarkan persyaratan formal program imbalan pasti, tetapi juga kewajiban konstruktif yang
           timbul dari praktik informal entitas.

           Biaya jasa kini, biaya jasa lalu dan keuntungan atau kerugian atas penyelesaian, serta bunga neto atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto diakui dalam
           laba rugi.

           Pengukuran kembali atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto yang terdiri dari keuntungan dan kerugian aktuarial, imbal hasil atas aset program dan
           setiap perubahan dampak batas atas aset diakui sebagai penghasilan komprehensif lain.
           Pesangon
           Perusahaan mengakui pesangon sebagai liabilitas dan beban pada tanggal yang lebih awal di antara:
            (a) Ketika Perusahaan tidak dapat lagi menarik tawaran atas imbalan tersebut; dan
            (b) Ketika Perusahaan mengakui biaya untuk restrukturisasi yang berada dalam ruang lingkup PSAK No. 57 dan melibatkan pembayaran pesangon.


           Perusahaan mengukur pesangon pada saat pengakuan awal, dan mengukur dan mengakui perubahan selanjutnya, sesuai dengan sifat imbalan kerja.


      2.n. Pajak Penghasilan
           Beban pajak adalah jumlah gabungan pajak kini dan pajak tangguhan yang diperhitungkan dalam 'menentukan laba rugi pada suatu periode. Pajak kini
           dan pajak tangguhan diakui dalam laba rugi, kecuali pajak penghasilan yang timbul dari transaksi atau peristiwa yang diakui dalam penghasilan
           komprehensif lain atau secara langsung di ekuitas. Dalam hal ini, pajak tersebut masing-masing diakui dalam penghasilan komprehensif lain atau
           ekuitas.




                                                                               10
Page 13
PT. INDO ACIDATAMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-tahun yang berakhir 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024
(Dalam Ribuan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

           Jumlah pajak kini untuk periode berjalan dan periode sebelumnya yang belum dibayar diakui sebagai liabilitas. Jika jumlah pajak yang telah dibayar
           untuk periode berjalan dan periode-periode sebelumnya melebihi jumlah pajak yang terutang untuk periode tersebut, maka kelebihannya diakui
           sebagai aset. Liabilitas (aset) pajak kini untuk periode berjalan dan periode sebelumnya diukur sebesar jumlah yang diperkirakan akan dibayar kepada
           (direstitusi dari) otoritas perpajakan, yang dihitung menggunakan tarif pajak (dan undang-undang pajak) yang telah berlaku atau secara substantif telah
           berlaku pada akhir periode pelaporan.


           Manfaat terkait dengan rugi pajak yang dapat ditarik untuk memulihkan pajak kini dari periode 'sebelumnya diakui sebagai aset. Aset pajak tangguhan
           diakui untuk akumulasi rugi pajak belum dikompensasi dan kredit pajak belum dimanfaatkan sepanjang kemungkinan besar laba 'kena pajak masa
           depan akan tersedia untuk dimanfaatkan dengan rugi pajak belum dikompensasi dan kredit pajak belum dimanfaatkan.


           Seluruh perbedaan temporer kena pajak diakui sebagai liabilitas pajak tangguhan, kecuali perbedaan temporer kena pajak yang berasal dari :

           (a) pengakuan awal goodwill; atau
           (b) pengakuan awal aset atau liabilitas dari transaksi yang bukan kombinasi bisnis dan 'pada saat transaksi tidak mempengaruhi laba akuntansi atau
               laba kena pajak (rugi pajak).
           (c) pada saat transaksi tidak menimbulkan perbedaan temporer kena pajak dan perbedaan temporer dapat dikurangkan dalam jumlah yang sama.


           Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan temporer dapat dikurangkan sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak akan tersedia
           sehingga perbedaan temporer dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba dimaksud, kecuali jika aset pajak tangguhan timbul dari pengakuan awal aset
           atau pengakuan awal liabilitas dalam transaksi yang bukan kombinasi bisnis dan pada saat transaksi tidak menimbulkan perbedaan temporer kena
           pajak dan perbedaan temporer dapat dikurangkan dalam jumlah yang sama.


           Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan berlaku ketika aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan,
           berdasarkan tarif pajak (dan peraturan pajak) yang telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada akhir periode pelaporan. Pengukuran aset
           dan liabilitas pajak tangguhan mencerminkan konsekuensi pajak yang sesuai dengan cara Perusahaan memperkirakan, pada akhir periode pelaporan,
           Pengukuran aset dan liabilitas pajak tangguhan mencerminkan konsekuensi pajak yang sesuai dengan cara Perusahaan memperkirakan, pada akhir
           periode pelaporan, untuk memulihkan atau menyelesaikan jumlah tercatat aset dan liabilitasnya.

           Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah ulang pada akhir periode pelaporan. Perusahaan mengurangi jumlah tercatat aset pajak tangguhan jika
           kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang memadai untuk mengkompensasikan sebagian atau seluruh aset pajak
           tangguhan tersebut. Setiap pengurangan tersebut dilakukan pembalikan atas aset pajak tangguhan hingga kemungkinan besar laba kena pajak yang
           tersedia jumlahnya memadai.

           Perusahaan melakukan saling hapus aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan jika, dan hanya jika:
            (a) Perusahaan memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini; dan

           (b) Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan pajak penghasilan yang dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama atas:

                  i. entitas kena pajak yang sama; atau
                 ii. entitas kena pajak yang berbeda yang bermaksud untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto, atau merealisasikan
                     aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan, pada setiap periode masa depan dimana jumlah signifikan atas aset atau liabilitas pajak
                     tangguhan diperkirakan untuk diselesaikan atau dipulihkan.


           Perusahaan melakukan saling hapus atas aset pajak kini dan liabilitas pajak kini jika, dan hanya jika, Perusahaan:
            (a) memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang diakui
            (b) bermaksud untuk menyelesaikan dengan dasar neto atau merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan


      2.o. Laba per Saham
           Laba per saham dasar dihitung dengan membagi total laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang
           saham yang beredar selama tahun yang bersangkutan. Laba per saham dilusian mempertimbangkan pula efek lain yang diterbitkan bagi semua efek
           berpotensi saham biasa yang sifatnya dilutif yang beredar sepanjang periode pelaporan.


      2.p. Informasi Segmen
           Perusahaan menyajikan segmen operasi berdasarkan informasi yang disiapkan secara internal untuk mengambil keputusan operasional. Pengambil
           keputusan operasional bertanggungjawab untuk mengalokasikan sumber daya, menilai kerja segmen operasi dan membuat keputusan strategis.

           Sebuah segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas :
            * yang terlihat dalam akktivitas bisnis yang memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban.
            * hasil operasinya dikaji ulang secara berkala oleh kepala operasional untuk pembuat keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada
               segmen tersebut dan menilai kinerjanya;
            * dimana tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan


      2.q. Transaksi dan saldo dengan Pihak Berelasi
           Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor :
            a. Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut :
                  i. memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor
                 ii. memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor
                 iii. personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk dari entitas pelapor.



                                                                              11
Page 14
PT. INDO ACIDATAMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-tahun yang berakhir 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024
(Dalam Ribuan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

            b. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut :
                  i. Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinga entitas induk, entitas anak, entitas anak berikutnya
                      terkait dengan entitas lain)
                 ii. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain ( atau entitas asosiasi atau ventura bersama yang merupakan
                      anggota suatu kelompok usaha, yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya)
                 iii. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari satu pihak ketiga yang sama.
                 iv. Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga.
                  v. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja dari salah satu entitas pelapor atau entitas yang terkait
                      dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor juga berelasi
                      dengan entitas pelapor.
                vi. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diindetifikasi dalam huruf (a).
                vii. Orang yang diindentifikasi dalam huruf (a) (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau personil manajemen kunci entitas (atau entitas
                      induk dari entitas).
                viii. Entitas atau anggota dari kelompok yang mana entitas merupakan bagian dari kelompok tersebut, menyediakan jasa personil manajemen
                      kunci kepada entitas pelapor atau kepada entitas induk dari entitas pelapor
           Seluruh transaksi dan saldo yang signifikan dengan pihak berelasi dilakukan dengan kondisi dan persyaratan yang sama dengan pihak ketiga,
           diungkapkan dalam catatan yang relevan.




      2.r. Instrumen Keuangan
           Pengakuan dan Pengukuran Awal
           Perusahaan mengukur pada nilai wajarnya. Dalam hal aset keuangan atau liabilitas keuangan tidak diukur pada nilai wajar melalui
           laba rugi, nilai wajar tersebut ditambah atau dikurang dengan biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan
           atau penerbitan aset keuangan atau liabilitas keuangan tersebut. Biaya transaksi yang dikeluarkan sehubungan dengan perolehan aset keuangan dan
           penerbitan liabilitas keuangan yang diklasifikasikan pada nilai wajar melalui laba rugi dibebankan segera.


           Nilai wajar instrumen keuangan pada pengakuan awal biasanya sama dengan harga transaksi (yaitu nilai wajar imbalan yang diberikan atau diterima).
           Jika nilai wajar instrumen keuangan pada saat pengakuan awal berbeda dari harga transaksinya, Perusahaan mengakui perbedaan antara nilai wajar
           pada saat pengakuan awal dan harga transaksi sebagai keuntungan atau kerugian.

           Pengukuran Selanjutnya Aset Keuangan
           Aset keuangan Perusahaan diklasifikasikan sebagai berikut: aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi, aset keuangan yang
           diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain, aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.

           (i) Aset Keuangan yang Diukur pada Biaya Perolehan Diamortisasi
                Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi ketika kedua kondisi berikut terpenuhi:
                1) Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual
                     saja; dan
                2) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan tersebut memberikan hak pada tanggal tertentu atas arus kas yang semata dari pembayaran pokok
                     dan bunga (solely payments of principal and interest - SPPI) dari jumlah pokok terutang.

                Aset keuangan ini diukur pada jumlah yang diakui pada awal pengakuan dikurangi dengan pembayaran pokok, kemudian dikurangi atau
                ditambah dengan jumlah amortisasi kumulatif atas perbedaan jumlah pengakuan awal dengan jumlah pada saat jatuh tempo, dan penurunan
                nilainya.

                Pendapatan keuangan dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif dan diakui di laba rugi. Perubahan pada nilai wajar diakui di
                laba rugi ketika aset dihentikan atau direklasifikasi.

                Aset keuangan yang diklasifikasikan menjadi aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dapat dijual ketika terdapat
                peningkatan risiko kredit. Penghentian untuk alasan lain diperbolehkan namun jumlah penjualan tersebut harus tidak material jumlahnya atau
                tidak sering.

           (ii) Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar Melalui Penghasilan Komprehensif Lain (”FVTOCI”)
                 Aset keuangan diukur pada FVTOCI jika kedua kondisi berikut terpenuhi:
                 (1) Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang tujuannya akan terpenuhi dengan mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset
                 keuangan; dan
                 (2) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan tersebut memberikan hak pada tanggal tertentu atas arus kas yang semata dari pembayaran pokok
                 dan bunga (solely payments of principal and interest - SPPI) dari jumlah pokok terutang.

                Aset keuangan tersebut diukur sebesar nilai wajar. Keuntungan atau kerugian diakui dalam penghasilan komprehensif lain, kecuali untuk
                kerugian akibat penurunan nilai dan keuntungan atau kerugian akibat perubahan kurs, diakui pada laba rugi. Ketika aset keuangan tersebut
                dihentikan pengakuannya atau direklasifikasi, keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain
                direklasifikasi dari ekuitas
                ke laba rugi sebagai penyesuaian reklasifikasi.

           (iii) Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar Melalui Laba Rugi (“FVTPL”)
                  Aset keuangan yang diukur pada FVTPL adalah aset keuangan yang tidak memenuhi kriteria untuk diukur pada biaya perolehan diamortisasi
                  atau untuk diukur FVTOCI.

                Setelah pengakuan awal, aset keuangan yang diukur pada FVTPL diukur pada nilai wajarnya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari
                perubahan nilai wajar aset keuangan diakui dalam laba rugi.




                                                                              12
Page 15
PT. INDO ACIDATAMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-tahun yang berakhir 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024
(Dalam Ribuan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

                Aset keuangan berupa derivatif dan investasi pada instrumen ekuitas tidak memenuhi kriteria untuk diukur pada biaya perolehan diamortisasi
                atau kriteria untuk diukur pada FVTOCI, sehingga diukur pada FVTPL. Namun demikian, Perusahaan dapat menetapkan pilihan yang tidak
                dapat dibatalkan saat pengakuan awal atas investasi pada instrumen ekuitas yang bukan untuk diperjualbelikan dalam waktu dekat (held for
                trading) untuk diukur pada
                FVTOCI. Penetapan ini menyebabkan semua keuntungan atau kerugian disajikan di penghasilan komprehensif lain, kecuali pendapatan dividen
                tetap diakui di laba rugi. Keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain direklasifikasi ke
                saldo laba tidak melalui laba rugi.


           Penurunan Nilai Aset Keuangan

           Aset keuangan dinilai apakah terdapat indikasi penurunan nilai pada setiap akhir periode pelaporan. Aset keuangan diturunkan nilainya apabila
           terdapat bukti obyektif sebagai akibat adanya satu atau lebih peristiwa yang terjadi setelah pengakuan awal aset keuangan tersebut dan dilakukan
           estimasi terhadap arus kas masa depan dari investasi tersebut yang akan terdampak.


           Perusahaan mengakui kerugian kredit ekspektasian untuk aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, aset keuangan yang diukur
           pada FVTOCI, piutang sewa, aset kontrak atau komitmen pinjaman dan kontrak jaminan keuangan. Aset keuangan yang berupa investasi pada
           instrumen ekuitas tidak dilakukan penurunan nilai.

           Pada setiap tanggal pelaporan, Perusahaan mengukur penyisihan kerugian instrumen keuangan sejumlah kerugian kredit ekspektasian sepanjang
           umurnya jika risiko kredit atas instrumen keuangan tersebut telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Namun, jika risiko kredit
           instrumen keuangan tersebut tidak meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, maka mengakui sejumlah kerugian kredit ekspektasian 12 bulan.


           Perusahaan menerapkan metode yang disederhanakan untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian tersebut terhadap piutang usaha dan aset kontrak
           tanpa komponen pendanaan yang signifikan.

           Perusahaan menganggap aset keuangan gagal bayar ketika pihak ketiga tidak mampu membayar kewajiban kreditnya kepada Perusahaan secara penuh.
           Periode maksimum yang dipertimbangkan ketika memperkirakan kerugian kredit ekspektasian adalah periode maksimum kontrak dimana Perusahaan
           terekspos terhadap risiko kredit.

           Penyisihan kerugian diakui sebagai pengurang jumlah tercatat aset keuangan kecuali untuk aset keuangan yang diukur pada FVTOCI yang penyisihan
           kerugiannya diakui dalam penghasilan komprehensif lain. Sedangkan jumlah kerugian kredit ekspektasian (atau pemulihan kerugian kredit) diakui
           dalam laba rugi, sebagai keuntungan atau kerugian penurunan nilai.


           Pengukuran kerugian kredit ekspektasian dari instrumen keuangan dilakukan dengan suatu cara yang mencerminkan:
           (i) Jumlah yang tidak bias dan rata-rata probabilitas tertimbang yang ditentukan dengan mengevaluasi serangkaian
                 kemungkinan yang dapat terjadi;
           (ii) Nilai waktu uang; dan
           (iii) Informasi yang wajar dan terdukung yang tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan pada tanggal pelaporan mengenai peristiwa masa lalu,
                 kondisi kini, dan perkiraan kondisi ekonomi masa depan.


           Aset keuangan dapat dianggap tidak mengalami peningkatan risiko kredit secara signifikan sejak pengakuan awal jika aset keuangan memiliki risiko
           kredit yang rendah pada tanggal pelaporan. Risiko kredit pada instrumen keuangan dianggap rendah ketika aset keuangan tersebut memiliki risiko
           gagal bayar yang rendah, peminjam memiliki kapasitas yang kuat untuk memenuhi kewajiban arus kas kontraktualnya dalam jangka waktu dekat dan
           memburuknya kondisi
           ekonomik dan bisnis dalam jangka waktu panjang mungkin, namun tidak selalu, menurunkan kemampuan peminjam untuk memenuhi kewajiban arus
           kas kontraktualnya. Untuk menentukan apakah aset keuangan memiliki risiko kredit rendah, Perusahaan dapat menggunakan peringkat risiko kredit
           internal atau penilaian eksternal. Misal, aset keuangan dengan peringkat “investment grade” berdasarkan penilaian eksternal merupakan instrumen
           yang memiliki risiko kredit yang rendah, sehingga tidak mengalami peningkatan risiko kredit secara signifikan sejak pengakuan awal.


           Reklasifikasi
           Perusahaan mereklasifikasi aset keuangan ketika Perusahaan mengubah tujuan model bisnis untu pengelolaan aset keuangan sehingga penilaian
           sebelumnya menjadi tidak dapat diterapkan
           Ketika Perusahaan mereklasifikasi aset keuangan, maka Perusahaan menerapkan reklasifikasi secara prospektif dari tanggal reklasifikasi. Perusahaan
           tidak menyajikan kembali keuntungan, kerugian (termasuk keuntungan atau kerugian penurunan nilai), atau bunga yang diakui sebelumnya.

           Ketika Perusahaan mereklasifikasi aset keuangan keluar dari kategori pengukuran biaya perolehan diamortisasi menjadi kategori FVTPL, nilai
           wajarnya diukur pada tanggal reklasifikasi. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari selisih antara biaya perolehan diamortisasi sebelumnya dan
           nilai wajar aset keuangan diakui dalam laba rugi. Pada saat Perusahaan melakukan reklasifikasi sebaliknya, yaitu dari aset keuangan kategori FVTPL
           menjadi kategori pengukuran biaya perolehan diamortisasi, maka nilai wajar pada tanggal reklasifikasi menjadi jumlah tercatat bruto yang baru.


           Pada saat Perusahaan mereklasifikasi aset keuangan keluar dari kategori pengukuran biaya perolehan diamortisasi        menjadi kategori FVTOCI,
           nilai wajarnya diukur pada tanggal reklasifikasi. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari selisih antara biaya perolehan diamortisasi
           sebelumnya dan nilai wajar aset keuangan diakui dalam penghasilan komprehensif lain. Suku bunga efektif dan pengukuran kerugian
           kredit ekspektasian tidak disesuaikan sebagai akibat dari reklasifikasi. Ketika Perusahaan mereklasifikasi aset keuangan sebaliknya, yaitu keluar
           dari kategori FVTOCI menjadi kategori pengukuran biaya perolehan diamortisasi, aset keuangan direklasifikasi pada nilai wajarnya pada tanggal
           reklasifikasi. Akan tetapi keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain dihapus dari ekuitas
           dan disesuaikan terhadap nilai wajar aset keuangan pada tanggal reklasifikasi. Akibatnya, pada tanggal reklasifikasi aset keuangan diukur seperti
           halnya jika aset keuangan tersebut selalu diukur pada biaya perolehan
                                                                              13 diamortisasi.
Page 16
PT. INDO ACIDATAMA         Tbk
          Pada saat Perusahaan       mereklasifikasi aset keuangan keluar dari kategori pengukuran biaya perolehan diamortisasi   menjadi kategori FVTOCI,
CATATANnilai
           ATASwajarnya
                   LAPORAN      KEUANGAN
                            diukur    pada tanggal reklasifikasi. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari selisih antara biaya perolehan diamortisasi
Untuk Tahun-tahun  yang berakhir
          sebelumnya     dan nilai30 wajar
                                     Juni 2025
                                            asetdan 31 Desember
                                                 keuangan  diakui 2024
                                                                   dalam penghasilan komprehensif lain. Suku bunga efektif dan pengukuran kerugian
(Dalam Ribuan Rupiah,
          kredit       kecuali Dinyatakan
                  ekspektasian             Lain) sebagai akibat dari reklasifikasi. Ketika Perusahaan mereklasifikasi aset keuangan sebaliknya, yaitu keluar
                                tidak disesuaikan
          dari kategori FVTOCI menjadi kategori pengukuran biaya perolehan diamortisasi, aset keuangan direklasifikasi pada nilai wajarnya pada tanggal
          reklasifikasi. Akan tetapi keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain dihapus dari ekuitas
          dan disesuaikan terhadap nilai wajar aset keuangan pada tanggal reklasifikasi. Akibatnya, pada tanggal reklasifikasi aset keuangan diukur seperti
          halnya jika aset keuangan tersebut selalu diukur pada biaya perolehan diamortisasi.



           Penyesuaian ini memengaruhi penghasilan komprehensif lain tetapi tidak memengaruhi laba rugi, dan karenanya bukan merupakan penyesuaian
           reklasifikasi. Suku bunga efektif dan pengukuran kerugian kredit ekspektasian tidak disesuaikan sebagai akibat dari reklasifikasi.


           Pada saat Perusahaan mereklasifikasi aset keuangan keluar dari kategori pengukuran FVTPL menjadi kategori pengukuran FVTOCI, aset keuangan
           tetap diukur pada nilai wajarnya. Sama halnya, ketika Perusahaan mereklasifikasi aset keuangan keluar dari kategori FVTOCI menjadi kategori
           pengukuran FVTPL, aset keuangan tetap diukur pada nilai wajarnya. Keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui di penghasilan
           komprehensif lain direklasifikasi dari ekuitas ke laba rugi sebagai penyesuaian reklasifikasi pada tanggal reklasifikasi.


           Pengukuran Selanjutnya Liabilitas Keuangan
           Perusahaan mengklasifikasikan seluruh liabilitas keuangan sehingga setelah pengakuan awal liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan
           diamortisasi, kecuali:
           (a)   Liabilitas keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi. Liabiitas dimaksud, termasuk derivatif       yang     merupakan   liabilitas,
                selanjutnya akan diukur pada nilai wajar.
           (b) Liabitas keuangan yang timbul ketika pengalihan aset keuangan yang tidak memenuhi                          kualifikasi    penghentian
                pengakuan      atau   ketika    pendekatan keterlibatan berkelanjutan diterapkan.
           (c) Kontrak jaminan keuangan dan komitmen untuk menyediakan pinjaman dengan suku bunga dibawah pasar. Setelah pengakuan awal,
                penerbit kontrak dan penerbit komitmen selanjutnya mengukur kontrak tersebut sebesar jumlah yang lebih tinggi antara:

                (i) Jumlah penyisihan kerugian dan
                (ii) Jumlah yang pertama kali diakui dikurangi dengan, jika sesuai, jumlah kumulatif dari penghasilan yang diakui sesuai dengan
                     prinsip PSAK 72
           (d) Imbalan kontijensi yang diakui oleh pihak pengakusisi dalam kombinasi bisnis ketika PSAK 22 diterapkan. Imbalan kontijensi
                selanjutnya diukur pada nilai wajar dan selisihnya dalam laba rugi
           Saat pengakuan awal, Perusahaan dapat membuat penetapan yang takterbatalkan untuk mengukur liabilitas keuangan pada nilai wajar
           melalui laba rugi, jika diizinkan oleh standar atau jika penetapan akan menghasilkan informasi yang lebih relevan, karena:

           (a) mengeliminasi atau mengurangi secara signifikan inkosistensi pengukuran atau pengakuan                       (kadang     disebut    sebagai
               “accounting mismatch”) yang dapat timbul dari pengukuran aset atau liabilitas atau pengakuan keuntungan dan kerugian atas aset atau
               liabilitas dengan dasar yang berbeda beda; atau
           (b) sekelompok liabilitas keuangan atau aset keuangan dan liabilitas keuangan dikelola dan kinerjanya dievaluasi berdasarkan nilai wajar, sesuai
               manajemen risiko atau strategi investasi yang terdokumentasi, dan informasi dengan dasar nilai wajar dimaksud atas kelompok tersebut
               disediakan secara internal untuk personil manajemen kunci Perusahaan.


           Penghentian Pengakuan Aset dan Liabilitas Keuangan
           Perusahaan menghentikan pengakuan aset keuangan, jika dan hanya jika hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan
           berakhir atau Perusahaan mengalihkan hak kontraktual untuk menerima kas yang berasal dari aset keuangan atau tetap memiliki hak
           kontraktual untuk menerima kas tetapi juga menanggung kewajiban kontraktual untuk membayar arus kas yang diterima tersebut
           kepada satu atau lebih pihak penerima melalui suatu kesepakatan. Jika Perusahaan secara substansial mengalihkan seluruh risiko dan
           manfaat atas kepemilikan aset keuangan, maka Perusahaan menghentikan pengakuan aset keuangan dan mengakui secara terpisah
           sebagai aset atau liabilitas untuk setiap hak dan kewajiban yang timbul atau yang masih dimiliki dalam pengalihan tersebut. Jika Perusahaan
           secara substansial tidak mengalihkan dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut dan
           masih memiliki pengendalian, maka Perusahaan mengakui aset keuangan sebesar keterlibatan berkelanjutan dengan aset keuangan tersebut.
           Jika Perusahaan secara substansial masih memiliki seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan, maka Perusahaan
           tetap mengakui aset keuangan tersebut.


           Perusahaan menghentikan pengakuan liabilitas keuangan, jika dan hanya jika, liabilitas keuangan             tersebut   berakhir,   yaitu   ketika
           kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak dilepaskan atau dibatalkan atau kedaluwarsa.

           Metode Suku Bunga Efektif
           Metode suku bunga efektif adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya perolehan diamortisasi dari aset atau liabilitas keuangan
           (atau kelompok aset atau liabilitas keuangan) dan metode untuk mengalokasikan pendapatan bunga atau beban bunga selama periode yang
           relevan. Suku bunga efektif adalah suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi pembayaran atau penerimaan kas masa depan
           selama perkiraan umur dari instrumen keuangan, atau jika lebih tepat, digunakan periode yang lebih singkat untuk memperoleh jumlah tercatat
           neto dari aset keuangan atau liabilitas keuangan. Pada saat menghitung suku bunga efektif, Perusahaan mengestimasi arus kas dengan
           mempertimbangkan seluruh persyaratan kontraktual dalam instrumen keuangan tersebut, seperti pelunasan dipercepat, opsi beli dan opsi serupa lain,
           tetapi tidak mempertimbangkan kerugian kredit masa depan. Perhitungan ini mencakup seluruh komisi dan bentuk lain yang dibayarkan atau
           diterima oleh pihak-pihak dalam kontrak yang merupakan bagian tak terpisahkan dari suku bunga efektif, biaya transaksi, dan seluruh premium atau
           diskonto lain.




           Pengukuran Nilai Wajar
           Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam
           transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran. Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan diestimasi untuk keperluan pengakuan dan
           pengukuran atau untuk keperluan pengungkapan.




                                                                            14
Page 17
PT. INDO ACIDATAMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-tahun yang berakhir 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024
(Dalam Ribuan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

           Nilai wajar dikategorikan dalam level yang berbeda dalam suatu hirarki nilai wajar berdasarkan pada apakah input suatu pengukuran
           dapat diobservasi dan signifikansi input terhadap keseluruhan pengukuran nilai wajar:

           (i)   Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik yang dapat diakses pada tanggal
                 pengukuran (Level 1);
           (ii) Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam Level 1 yang dapat diobservasi untuk aset atau liabilitas, baik secara langsung maupun
                 tidak langsung (Level 2);
           (iii) Input yang tidak dapat diobservasi untuk aset atau liabilitas (Level 3).
           Dalam mengukur nilai wajar aset atau liabilitas, Perusahaan sebisa mungkin menggunakan data pasar yang dapat diobservasi. Apabila nilai wajar
           aset atau liabilitas tidak dapat diobservasi secara langsung, Perusahaan menggunakan teknik penilaian yang sesuai dengan keadaannya dan
           memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi yang relevan dan meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.
           Perpindahan antara level hirarki nilai wajar diakui oleh Perusahaan pada akhir periode pelaporan dimana perpindahan terjadi.


      2.s. Sumber Ketidakpastian Estimasi dan Pertimbagan Akuntansi yang Penting
           Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mengharuskan manajemen untuk membuat
           pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dari pendapatan, beban, aset dan liabilitas, dan
           pengungkapan atas liabilitas kontinjensi, pada akhir   periode  pelaporan.   Ketidakpastian mengenai asumsi dan estimasi tersebut dapat
           mengakibatkan penyesuaian material terhadap nilai tercatat pada aset dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya.

           Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada tanggal pelaporan yang memiliki risiko signifikan bagi
           penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas untuk tahun berikutnya diungkapkan di bawah ini. Perusahaan
           mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan disusun. Asumsi dan situasi mengenai
           perkembangan masa depan mungkin berubah akibat perubahan pasar atau situasi di luar kendali           Perusahaan. Perubahan tersebut
           dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya.

           Estimasi Umur Manfaat Aset Tetap
           Perusahaan melakukan penelaahan berkala atas masa manfaat ekonomis aset tetap berdasarkan faktor-faktor seperti kondisi teknis dan
           perkembangan teknologi di masa depan. Hasil operasi di masa depan akan dipengaruhi secara material atas perubahan estimasi ini yang
           diakibatkan oleh perubahan faktor yang telah disebutkan di atas. Nilai tercatat aset tetap disajikan dalam Catatan 11.


           Imbalan Kerja
           Nilai kini liabilitas imbalan kerja tergantung pada beberapa faktor yang ditentukan dengan dasar dengan menggunakan beberapa asumsi. Asumsi
           yang digunakan antara lain mencakup tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji, dan tingkat pengunduran diri. Perubahan asumsi ini akan
           mempengaruhi jumlah tercatat imbalan kerja.

           Perusahaan menentukan tingkat diskonto yang sesuai pada akhir periode pelaporan, yakni tingkat suku bunga yang harus digunakan untuk
           menentukan nilai kini arus kas keluar masa depan estimasian yang diharapkan untuk menyelesaikan liabilitas. Dalam menentukan tingkat suku
           bunga yang sesuai, Perusahaan mempertimbangkan tingkat suku bunga obligasi pemerintah yang didenominasikan dalam mata uang imbalan akan
           dibayar dan memiliki jangka waktu yang serupa dengan jangka waktu liabilitas yang terkait. Asumsi kunci liabilitas Imbalan kerja sebagian
           ditentukan berdasarkan kondisi pasar saat ini. Informasi tambahan diungkapkan pada Catatan 28.



           Penyisihan Penurunan Nilai Persediaan
           Perusahaan membuat penyisihan penurunan nilai persediaan berdasarkan estimasi penggunaan persediaan pada masa mendatang. Walaupun asumsi
           yang digunakan dalam mengestimasi penyisihan penurunan nilai persediaan telah sesuai dan wajar, namun perubahan signifikan atas asumsi ini akan
           berdampak material terhadap penyisihan penurunan nilai persediaan, yang pada akhirnya akan mempengaruhi hasil usaha Perusahaan. Nilai tercatat
           persediaan diungkapkan dalam Catatan 6.

           Estimasi Cadangan untuk Penurunan Nilai Atas Piutang
           Perusahaan mengakui penyisihan kerugian untuk kerugian kredit ekspektasian (“ECL”) atas piutang usaha dan piutang lain-lain dan aset kontrak. Nilai
           kerugian kredit ekspektasian diperbarui pada tanggal pelaporan untuk mencerminkan perubahan risiko kredit sejak pengakuan awal masing-masing
           instrumen keuangan.


           Perusahaan selalu mengakui ECL sepanjang umurnya untuk piutang usaha dan aset kontrak. Kerugian kredit ekspektasian atas aset
           keuangan diestimasi menggunakan matriks provisi berdasarkan pengalaman kerugian kredit historis Perusahaan, disesuaikan untuk faktor
           spesifik debitur, kondisi ekonomi umum serta penilaian atas arah kondisi kini dan perkiraan masa depan pada tanggal pelaporan, termasuk
           nilai waktu atas uang jika tepat.

           Untuk semua instrumen keuangan lainnya, Perusahaan mengakui ECL sepanjang umur ketika telah ada peningkatan risiko kredit yang
           signifikan sejak pengakuan awal. Jika, sebaliknya, risiko kredit pada instrumen keuangan tidak meningkat secara signifikan
           sejak pengakuan awal, Perusahaan mengukur penyisihan     kerugian   untuk    instrument keuangan tersebut sejumlah ECL 12 bulan.
           Penilaian apakah ECL sepanjang umur harus diakui didasarkan pada peningkatan signifikan dalam kemungkinan terjadinya atau pada risiko
           gagal bayar sejak pengakuan awal dan bukan didasarkan pada bukti asset keuangan yang mengalami kerugian kredit pada tanggal
           pelaporan atau kejadian gagal      bayar sebenarnya.


           Kerugian kredit ekspektasian sepanjang umur merupakan kerugian kredit ekspektasian yang timbul dari seluruh kemungkinan peristiwa
           gagal bayar selama perkiraan umur instrument keuangan. Sebaliknya, ECL 12 bulan mewakili porsi ECL sepanjang umur yang timbul dari
           peristiwa gagal bayar pada instrumen keuangan yang mungkin terjadi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan.




                                                                            15
Page 18
PT. INDO ACIDATAMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-tahun yang berakhir 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024
(Dalam Ribuan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

           Pajak Penghasilan
           Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan. Terdapat transaksi dan perhitungan
           tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti sepanjang kegiatan usaha normal. Perusahaan mengakui liabilitas atas pajak
           penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah terdapat tambahan pajak penghasilan badan.




           Nilai Wajar Instrumen Keuangan
           Bila nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan yang tercatat pada laporan posisi keuangan tidak tersedia di pasar aktif, ditentukan dengan
           menggunakan berbagai teknik penilaian termasuk penggunaan model matematika. Masukan (input) untuk model ini berasal dari data pasar yang bisa
           diamati sepanjang data tersebut tersedia. Bila data pasar yang bisa diamati tersebut tidak tersedia, pertimbangan manajemen diperlukan untuk
           menentukan nilai wajar. Pertimbangan tersebut mencakup pertimbangan likuiditas dan masukan model seperti volatilitas untuk transaksi derivatif yang
           berjangka waktu panjang dan tingkat diskonto, tingkat pelunasan dipercepat dan asumsi tingkat gagal bayar.


           Pertimbangan Penting dalam Penentuan Kebijakan Akuntansi
           Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan yang memiliki pengaruh paling signifikan
           atas jumlah yang diakui dalam laporan keuangan.

           Klasifikasi Aset dan Liabilitas Keuangan
           Perusahaan menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas keuangan dengan
           mempertimbangkan bila definisi yang ditetapkan PSAK 71. Dengan demikian, aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui sesuai dengan kebijakan
           akuntansi Perusahaan




                                                                            16
Page 19
PT. INDO ACIDATAMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-tahun yang berakhir 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024
(Dalam Ribuan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

 3   Kas dan Bank
                                                                                                                30 Juni 2025         31 Desember 2024
                                                                                                               (Tidak Diaudit)           (Diaudit)
                                                                                                                    Rp.                     Rp.
     Kas
           IDR                                                                                                            753.465             741.055,00
           USD                                                                                                             68.179                 14.546
           RMB                                                                                                             38.985                 38.114
           GBP                                                                                                             27.650                 25.212
           THB                                                                                                             10.130                  3.903
           EUR                                                                                                              7.033                 16.346
           YEN                                                                                                              6.761                  6.142
           MYR                                                                                                              6.150                  5.786
           VND                                                                                                              1.984                  2.048
           PHP                                                                                                              1.319                  7.450
           SGD                                                                                                                306                  1.478
           PKR                                                                                                                260                  3.212
                                                                                                                          922.222                865.292
     Bank
        IDR
               PT Bank Central Asia Tbk                                                                                   980.224              1.454.939
               PT Bank Maybank Indonesia Tbk                                                                              325.530                371.917
               PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                                               84.445                118.300
               PT Bank Multiarta Sentosa Tbk                                                                               72.501                 22.413
               PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                                                                      49.772                 49.805
               PT Bank HSBC Indonesia                                                                                       2.940                 39.170
                                                                                                                        1.515.411              2.056.544
           USD
              PT Bank Central Asia Tbk                                                                                  2.774.969              1.664.774
              PT Bank HSBC Indonesia                                                                                      166.304                 87.186
                                                                                                                        2.941.272              1.751.960

     Total                                                                                                              5.378.905              4.673.796
     Tidak terdapat saldo kas dan bank yang ditempatkan kepada pihak berelasi pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024.




 4   Piutang Usaha - Bersih

      a. Berdasar Pelanggan                                                                                     30 Juni 2025         31 Desember 2024
                                                                                                               (Tidak Diaudit)           (Diaudit)
                                                                                                                    Rp.                     Rp.
           Pihak Berelasi (Catatan 17.a)                                                                                  619.366                458.237
           Pihak Ketiga                                                                                              244.330.748             211.019.293
           Dikurangi: Penyisihan Penurunan Nilai Piutang Pihak Ketiga                                                  (3.885.731)            (4.938.907)
           Total                                                                                                     241.064.383             206.538.624


      b. Berdasarkan Umur                                                                                       30 Juni 2025         31 Desember 2024
                                                                                                               (Tidak Diaudit)           (Diaudit)
                                                                                                                    Rp.                     Rp.
           Belum Jatuh Tempo                                                                                         124.195.688             131.999.851
           Telah Jatuh Tempo
           1 bulan - 2 bulan                                                                                         104.233.717             70.228.908
           2 bulan - 3 bulan                                                                                           8.990.184              2.504.816
           lebih dari 3 bulan                                                                                          7.530.524              6.743.956
           Dikurangi: Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Piutang Usaha                                                 (3.885.731)            (4.938.907)
           Total                                                                                                     241.064.383            206.538.624


      c. Berdasarkan Mata Uang                                                                                  30 Juni 2025         31 Desember 2024
                                                                                                               (Tidak Diaudit)           (Diaudit)
                                                                                                                    Rp.                     Rp.
           IDR                                                                                                       176.827.933             159.943.924
           USD                                                                                                        68.122.181              51.533.607
           Dikurangi: Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Piutang Usaha                                                  (3.885.731)            (4.938.907)
           Total                                                                                                     241.064.383             206.538.624




                                                                            17
Page 20
PT. INDO ACIDATAMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-tahun yang berakhir 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024
(Dalam Ribuan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                                                                30 Juni 2025            31 Desember 2024
                                                                                                               (Tidak Diaudit)              (Diaudit)
                                                                                                                    Rp.                        Rp.
      d. Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Piutang Usaha
         Saldo Awal                                                                                                     4.938.907                  5.152.122
         Pemulihan (Catatan 26.a)                                                                                      (1.053.176)                  (213.215)
         Saldo Akhir                                                                                                    3.885.731                  4.938.907

         Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan yang dibentuk cukup untuk menutupi penurunan nilai dari piutang usaha.

 5   Aset Keuangan Lancar Lainnya - Bersih

                                                                                                                30 Juni 2025            31 Desember 2024
                                                                                                               (Tidak Diaudit)              (Diaudit)
                                                                                                                    Rp.                        Rp.
     Pihak Ketiga                                                                                                       5.841.996                 5.268.334
     Dikurangi : Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Piutang                                                             (3.320.034)               (3.320.034)
     Total                                                                                                              2.521.962                 1.948.300


     Pada tanggal 19 Agustus 2008, Perusahaan menerima surat dari PT Supra Busanayasa (SBY) dan PT Panca Brothers Swakarsa (PBS) tentang permohonan
     konversi tagihan Perusahaan masing-masing sebesar USD208,811.33 dan USD134,400 ke dalam mata uang Rupiah. Perusahaan menyetujui dengan
     mengkonversi ke Rupiah dengan kurs Rp9.378 sehingga tagihan masing-masing menjadi Rp2.048.001 (termasuk PPN Rp89.768) dan Rp1.272.033 (termasuk
     PPN Rp11.630). Pada tanggal 20 Oktober 2008, Perusahaan menerima surat dari SBY dan PBS yang menyatakan ketidaksanggupan untuk membayar
     kewajiban kepada Perusahaan. Perusahaan telah membentuk penyisihan penurunan nilai atas piutang ini.

     Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan yang dibentuk cukup untuk menutupi penurunan nilai dari piutang usaha.


 6   Persediaan

                                                                                                                30 Juni 2025            31 Desember 2024
                                                                                                               (Tidak Diaudit)              (Diaudit)
                                                                                                                    Rp.                        Rp.
     Bahan Baku                                                                                                      200.465.842                343.605.617
     Barang Jadi                                                                                                      76.288.854                 55.633.093
     Bahan Pembantu                                                                                                    3.778.933                  6.725.631
     Barang Dalam Proses                                                                                               3.577.139                  3.367.120
     Suku Cadang dan Utility                                                                                           1.718.153                  2.578.254
     Total                                                                                                           285.828.921                411.909.715


     Persediaan senilai Rp. 260.000.000 dijadikan jaminan atas fasilitas pinjaman jangka pendek kepada PT Bank Central Asia TBK (BCA) (lihat Catatan 12 dan
     19).
     Persediaan telah diasuransikan terhadap risiko kebakaran, pencurian dan risiko lainnya kepada PT Asuransi Jasa Indonesia dan PT Asuransi Multi Artha Guna
     Tbk dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 260.000.000 dan USD 1,967,213 pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024.

     Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan asuransi tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas persediaan yang dipertanggungkan.

     Manajemen berpendapat bahwa semua persediaaan dapat digunakan atau dijual, Manajemen juga berpendapat nilai realisasi neto persediaan masih melebihi
     nilai tercatatnya. Manajemen berkeyakinan bahwa tidak ada indikasi penurunan nilai persediaan.




 7   Perpajakan
                                                                                                                30 Juni 2025            31 Desember 2024
                                                                                                               (Tidak Diaudit)              (Diaudit)
                                                                                                                    Rp.                        Rp.
      a. Pajak Dibayar di Muka
             Pajak Pertambahan Nilai (PPN)                                                                             20.022.086                 24.244.800
             PPh Pasal 28A Tahun 2024                                                                                   6.287.317                  6.287.317
             Total                                                                                                     26.309.404                 30.532.117




                                                                                                                30 Juni 2025              30 Juni 2024
                                                                                                               (Tidak Diaudit)           (Tidak Diaudit)
                                                                                                                    Rp.                       Rp.
      b. Beban Pajak Penghasilan
             Pajak Kini                                                                                                 6.552.854                  5.726.680
             Beban Pajak Tangguhan                                                                                        810.356                    674.726
             Total                                                                                                      7.363.210                  6.401.406




                                                                             18
Page 21
PT. INDO ACIDATAMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-tahun yang berakhir 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024
(Dalam Ribuan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

         Pajak Kini
         Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak penghasilan menurut laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lainnya dengan laba rugi fiscal untuk periode
         dan tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 sebagai berikut :
                                                                                                                30 Juni 2025             31 Desember 2024
                                                                                                               (Tidak Diaudit)                 (Diaudit)
                                                                                                                      Rp.                         Rp.
         Laba Sebelum Pajak Penghasilan                                                                                 32.145.840                   29.558.472
         Beda waktu
              Penyusutan Aset Tetap                                                                                     (3.975.192)                  (9.470.286)
              Beban Imbalan Kerja                                                                                        1.800.000                    2.369.297
              Pembayaran Manfaat                                                                                               -                     (3.178.070)
              Laba dari Perubahan Nilai Wajar Properti Investasi                                                               -                         (6.000)
              Aset Hak Guna dan Aset Sewa Pembiayaan                                                                      (219.663)                   2.052.607
              Pembayaran Liabilitas Sewa                                                                                  (235.411)                  (2.346.513)
              Cadangan (Pemulihan) Penurunan Nilai
                 Piutang Usaha                                                                                          (1.053.176)                    (213.215)
              Total Beda Waktu                                                                                          (3.683.442)                 (10.792.180)
         Beda Tetap
              Beban & Denda Pajak                                                                                              127                      158.843
              Pendapatan Bunga                                                                                              (4.184)                     (10.002)
              Representasi dan Sumbangan                                                                                   201.587                      208.300
              Biaya Lainnya                                                                                              1.125.769                    2.139.967
              Jumlah Beda Tetap                                                                                          1.323.300                    2.497.108
         Laba Kena Pajak                                                                                                29.785.697                   21.263.400
         Beban Pajak Kini dengan tarif pajak yang berlaku                                                                6.552.854                    4.677.948
         Dikurangi :
         Pajak Penghasilan Dibayar di Muka
              PPh Pasal 22                                                                                                (858.897)                  (3.493.915)
              PPh Pasal 25                                                                                              (1.415.512)                  (7.471.350)
         Kurang (Lebih) Bayar Pajak Penghasilan                                                                          4.278.444                   (6.287.317)

     Rekonsiliasi antara beban pajak penghasilan dengan hasil perkalian laba akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku adalah sebagai berikut :


                                                                                                                    30 Juni 2025              31 Desember 2024
                                                                                                                   (Tidak Diaudit)                (Diaudit)
                                                                                                                        Rp.                          Rp.
         Laba Sebelum Pajak Penghasilan                                                                                   32.145.840                   29.558.472
         Pajak dihitung pada tarif pajak berlaku                                                                             7.072.085                   6.502.864
         Koreksi Fiskal                                                                                                       (519.231)                 (1.824.916)
         Pajak Kini
             Periode Berjalan                                                                                                6.552.854                   4.677.948
         Pajak Tangguhan                                                                                                       810.356                     674.726
         Total                                                                                                               7.363.210                   5.352.674

         Pada tanggal 29 Oktober 2021, Pemerintah menetapkan Undang-Undang No. 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP). Salah
         satu pasal dalm UU HPP ini adalah tarif pajak penghasilan badan yang berlaku di tahun 2022 dan seterusnya adalah 22%




      c. Aset (Liabilitas) Pajak Tangguhan
                                                                                             Dikreditkan
                                                                                                                  Dibebankan Ke
                                                                                           (Dibebankan) ke
                                                                   31 Desember 2024                                Penghasilan                    30 Juni 2025
                                                                                             Laba Tahun
                                                                                                                 Komprehensif Lain
                                                                                               Berjalan
                                                                           Rp.                   Rp.                      Rp.                         Rp.
         Cadangan Penurunan Nilai
              Aset Keuangan Lancar Lainnya                                       730.408                 -                          -                       730.408
         Cadangan Penurunan
              Nilai Piutang Usaha                                            1.086.560             (231.699)                        -                      854.861
         Keuntungan Revaluasi Aset tetap                                    (3.555.732)                 -                           -                   (3.555.732)
         Properti Investasi                                                    (25.766)                 -                           -                      (25.766)
         Penyusutan Aset Tetap                                              (2.430.630)            (874.542)                        -                   (3.305.172)
         Imbalan Kerja                                                       3.405.485              396.001                         -                    3.801.486
         Aset Hak Guna Usaha dan Aset Sewa Pembiayaan                        2.227.177              (48.326)                        -                    2.178.851
         Pembayaran Liabilitas Sewa                                         (2.348.913)             (51.790)                        -                   (2.400.703)
         Aset (Liabilitas) Pajak Tangguhan - Bersih                           (911.411)            (810.356)                        -                   (1.721.767)




                                                                                 19
Page 22
PT. INDO ACIDATAMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-tahun yang berakhir 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024
(Dalam Ribuan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


                                                                                        Dikreditkan
                                                                                                          Dibebankan Ke
                                                                                      (Dibebankan) ke
                                                               31 Desember 2023                            Penghasilan             31 Desember 2024
                                                                                        Laba Tahun
                                                                                                         Komprehensif Lain
                                                                                          Berjalan
                                                                      Rp.                   Rp.                  Rp.                      Rp.
         Cadangan Penurunan Nilai
              Aset Keuangan Lancar Lainnya                                  730.408               -                         -                   730.408
         Cadangan Penurunan
              Nilai Piutang Usaha                                       1.133.467             (46.907)                      -                 1.086.560
         Keuntungan Revaluasi Aset tetap                               (3.280.847)                -                    (274.885)             (3.555.732)
         Properti Investasi                                               (19.766)             (6.000)                      -                   (25.766)
         Penyusutan Aset Tetap                                           (347.167)         (2.083.463)                      -                (2.430.630)
         Imbalan Kerja                                                  3.799.951            (177.931)                 (216.535)              3.405.485
         Aset Hak Guna Usaha dan Aset Sewa Pembiayaan                   1.775.603             451.574                       -                 2.227.177
         Pembayaran Liabilitas Sewa                                    (1.832.680)           (516.233)                      -                (2.348.913)
         Aset (Liabilitas) Pajak Tangguhan - Bersih                     1.958.969          (2.378.960)                 (491.420)               (911.411)

                                                                                                            30 Juni 2025           31 Desember 2024
                                                                                                           (Tidak Diaudit)             (Diaudit)
      d. Utang Pajak
         Pajak Penghasilan
             Pasal 21                                                                                                 356.734                   374.347
             Pasal 23                                                                                                 119.565                   117.559
             Pasal 4 (2)                                                                                               35.674                    18.611
             Pasal 22                                                                                                     -                      91.144
             Pasal 29                                                                                               4.278.444                       -
         Total                                                                                                      4.790.417                   601.661

      e. Administrasi
         Undang-undang Perpajakan yang berlaku di Indonesia mengatur bahwa masing-masing perusahaan menghitung, menetapkan dan membayar sendiri
         besarnya jumlah pajak yang terutang secara individu
         Berdasarkan UU yang berlaku, Direktorat Jendral Pajak (“DJP”) dapat menetapkan atau mengubah kewajiban pajak dalam jangka waktu tertentu. Untuk
         tahun pajak 2008 dan seterusnya, jangka waktunya adalah lima tahun sejak saat terutangnya pajak.




 8   Biaya Dibayar di Muka
                                                                                                            30 Juni 2025           31 Desember 2024
                                                                                                           (Tidak Diaudit)             (Diaudit)

     Asuransi Dibayar di Muka                                                                                       1.763.464                1.156.572
     Total                                                                                                          1.763.464                1.156.572


 9   Uang Muka Pembelian dan Lainnya
                                                                                                            30 Juni 2025           31 Desember 2024
                                                                                                           (Tidak Diaudit)             (Diaudit)
              Pembelian Bahan Baku                                                                               141.133.672                79.522.677
              Pembelian Aset                                                                                       3.318.985                   733.744
              Lain-lain                                                                                              870.842                   233.914
     Total                                                                                                       145.323.499                80.490.335




                                                                            20
Page 23
PT. INDO ACIDATAMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-tahun yang berakhir 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024
(Dalam Ribuan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


 10 Properti Investasi

                                                                                    31 Desember 2024        Penambahan      Penjualan           Revaluasi               30 Juni 2025
                                                                                           Rp.                  Rp.            Rp.                Rp.                       Rp.
     Nilai Perolehan
            Tanah                                                                             1.198.000             -              -                          -               1.198.000
     Nilai Tercatat                                                                           1.198.000             -              -                          -               1.198.000

                                                                                    31 Desember 2023        Penambahan      Penjualan           Revaluasi             31 Desember 2024
                                                                                           Rp.                  Rp.            Rp.                Rp.                        Rp.
     Nilai Perolehan
            Tanah                                                                              958.000              -              -                  240.000                 1.198.000
     Nilai Tercatat                                                                            958.000              -              -                  240.000                 1.198.000

     Nilai pasar tanah yang disajikan adalah berdasarkan laporan penilaian aset dari KJPP Nirboyo, Adiputro, Dewi Apriyanti & Rekan No.00047/2.0018-00/PI/04/0496/1/II/2025 tanggal 3
     Februari 2025 untuk penilaian tanggal 31 Desember 2024. Nilai wajar tanah dihitung menggunakan metode pendekatan pasar dan pendekatan biaya.


     Properti Investasi berupa beberapa bidang tanah yang penggunaannya belum ditentukan dan tidak digunakan untuk proses produksi. Tanah tersebut terletak di jalan desa, Desa Kemiri,
     Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
     Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 luas tanah masing-masing sebesar 4,790 m2.
     Properti investasi tidak disewakan sehingga tidak ada beban operasi di laba rugi.
     Manajemen berkeyakinan tidak terdapat indikasi penurunan nilai properti investasi pada 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024.

 11 Aset Tetap dan Aset Hak Guna

                                                             31 Desember 2024          Penambahan           Pengurangan     Revaluasi         Reklasifikasi             30 Juni 2025
                                                                    Rp.                    Rp.                  Rp.           Rp.                 Rp.                       Rp.
        Nilai Perolehan
           Pemilikan Langsung
               Tanah                                                196.825.000                 313.000               -                 -                   -               197.138.000
               Bangunan                                              56.546.282                  53.000               -                 -           4.709.952                61.309.234
               Mesin dan Peralatan                                  412.151.368               1.274.451     (14.803.408)                -           5.715.700               404.338.111
               Kendaraan                                             30.783.947               3.719.706      (1.133.200)                -                   -                33.370.453
               Laboratorium                                           5.795.209                       -               -                 -                   -                 5.795.209
               Inventaris Kantor                                      3.691.817                       -               -                 -             165.777                 3.857.594
               Unit Pengolah Limbah                                  12.678.118                       -               -                 -                   -                12.678.118
           Subtotal                                                 718.471.741               5.360.157     (15.936.608)                -          10.591.429               718.486.719
           Aset Dalam Penyelesaian
               Bangunan                                                 253.251               5.036.442                 -               -           (4.709.952)                 579.741
               Mesin dan Peralatan                                    2.906.945               4.715.614                 -               -           (5.715.700)               1.906.859
           Subtotal                                                   3.160.196               9.752.056                 -               -          (10.425.652)               2.486.600

        Akumulasi Penyusutan
          Pemilikan Langsung
             Bangunan                                                26.901.620               1.683.172               -                 -                         -          28.584.792
             Mesin dan Peralatan                                    258.110.125               5.108.977     (14.803.408)                -                         -         248.415.694
             Kendaraan                                               26.472.884                 961.170      (1.133.200)                -                         -          26.300.854
             Laboratorium                                             3.751.909                 130.039               -                 -                         -           3.881.948
             Inventaris Kantor                                        3.303.627                  49.588               -                 -                         -           3.353.215
             Unit Pengolah Limbah                                    12.678.118                       -               -                 -                         -          12.678.118
          Subtotal                                                  331.218.283               7.932.946     (15.936.608)                -                         -         323.214.622

        Nilai Perolehan
           Aset Sewa Pembiayaan
               Kendaraan                                              6.856.399               3.555.886             -              -                          -              10.412.285
           Subtotal                                                   6.856.399               3.555.886             -              -                          -              10.412.285

        Akumulasi Penyusutan
          Aset Sewa Pembiayaan
             Kendaraan                                                2.316.920                879.002              -              -                          -               3.195.922
          Subtotal                                                    2.316.920                879.002              -              -                          -               3.195.922
        Nilai Perolehan
           Aset Hak Guna
               Bangunan                                               2.473.232                         -               -               -                         -           2.473.232
               Kendaraan                                                471.314                     -               -              -                          -                 471.314
           Subtotal                                                   2.944.546                     -               -              -                          -               2.944.546

        Akumulasi Penyusutan
          Aset Hak Guna
             Bangunan                                                   425.220                 73.271                  -               -                         -             498.491
             Kendaraan                                                  490.929                204.198              -              -                          -                 695.127
          Subtotal                                                      916.149                277.469              -              -                          -               1.193.618

        Nilai Tercatat                                              396.981.530                                                                                             406.725.988



                                                                                         21
Page 24
PT. INDO ACIDATAMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-tahun yang berakhir 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024
(Dalam Ribuan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




                                                              31 Desember 2023            Penambahan          Pengurangan        Revaluasi        Reklasifikasi       31 Desember 2024
                                                                     Rp.                      Rp.                 Rp.              Rp.                Rp.                    Rp.
        Nilai Perolehan
           Pemilikan Langsung
               Tanah                                                  184.320.049                 7.990.278              -        4.514.673                   -             196.825.000
               Bangunan                                                48.620.068                   284.000              -        6.480.742             1.161.472            56.546.282
               Mesin dan Peralatan                                    373.513.841                 1.403.002              -              -              37.234.525           412.151.368
               Kendaraan                                               28.849.955                 2.411.628         (477.636)           -                     -              30.783.947
               Laboratorium                                             4.560.209                 1.235.000              -              -                     -               5.795.209
               Inventaris Kantor                                        3.537.239                   154.578              -              -                     -               3.691.817
               Unit Pengolah Limbah                                    12.678.118                       -                -              -                     -              12.678.118
           Subtotal                                                   656.079.479                13.478.486         (477.636)    10.995.415            38.395.997           718.471.741
            Aset Dalam Penyelesaian
               Bangunan                                                    407.599                1.007.124              -              -               (1.161.472)             253.251
               Mesin dan Peralatan                                         579.097               39.562.373              -              -              (37.234.525)           2.906.945
            Subtotal                                                       986.696               40.569.497                  -               -         (38.395.997)           3.160.196

        Akumulasi Penyusutan
          Pemilikan Langsung
             Bangunan                                                  24.261.777                 2.639.843              -              -                         -          26.901.620
             Mesin dan Peralatan                                      249.108.812                 9.001.313              -              -                         -         258.110.125
             Kendaraan                                                 25.414.013                 1.536.507         (477.636)           -                         -          26.472.884
             Laboratorium                                               3.529.893                   222.016              -              -                         -           3.751.909
             Inventaris Kantor                                          3.228.788                    74.839              -              -                         -           3.303.627
             Unit Pengolah Limbah                                      12.678.118                       -                -              -                         -          12.678.118
          Subtotal                                                    318.221.401                13.474.518         (477.636)           -                         -         331.218.283

        Nilai Perolehan
           Aset Sewa Pembiayaan
               Kendaraan                                                  3.049.658               3.806.741              -              -                         -           6.856.399
           Subtotal                                                       3.049.658               3.806.741              -              -                         -           6.856.399

        Akumulasi Penyusutan
          Aset Sewa Pembiayaan
             Kendaraan                                                     713.263                1.603.657              -              -                         -           2.316.920
          Subtotal                                                         713.263                1.603.657              -              -                         -           2.316.920

        Nilai Perolehan
           Aset Hak Guna
               Bangunan                                                    289.047                2.184.185                                                                   2.473.232
               Kendaraan                                                   300.423                  170.891                                                                     471.314
           Subtotal                                                        589.470                2.355.076              -              -                         -           2.944.546

        Akumulasi Penyusutan
          Aset Hak Guna
             Bangunan                                                      252.917                 172.303               -              -                         -             425.220
             Kendaraan                                                     288.161                 202.768               -              -                         -             490.929
          Subtotal                                                         541.078                 375.071               -              -                         -             916.149


        Nilai Tercatat                                                341.229.561                                                                                           396.981.530

        Beban penyusutan periode berjalan dialokasikan sebagai berikut:
                                                                                                                                                  30 Juni 2025        31 Desember 2024
                                                                                                                                                 (Tidak Diaudit)          (Diaudit)
                                                                                                                                                      Rp.                    Rp.
        Beban Pokok Penjualan                                                                                                                            6.922.188           11.863.172
        Beban Umum dan Administrasi (Catatan 25.b)                                                                                                       2.167.229            3.590.074
        Total                                                                                                                                            9.089.416           15.453.246

        Nilai pasar tanah dan bangunan yang disajikan adalah berdasarkan laporan penilaian aset dari KJPP Nirboyo, Adiputro, Dewi Apriyanti & Rekan No. 00109/2.0018-
        00/PI/04/0148/1/II/2023 tanggal 13 Februari 2023 untuk penilaian tanggal 31 Desember 2022. Nilai wajar tanah dihitung menggunakan metode pendekatan pasar dan bangunan
        menggunakan metode biaya.

        Perusahaan memiliki beberapa bidang tanah yang terletak di Karanganyar, Surakarta dengan hak legal berupa Hak Guna Bangunan yang berjangka waktu 20 (dua puluh) sampai 30
        (tiga puluh) tahun yang akan jatuh tempo tahun sampai dengan tahun 2038.
        Manajemen berpendapat tidak terdapat masalah dengan perpanjangan hak atas tanah karena seluruh tanah diperoleh secara sah dan didukung dengan bukti pemilikan yang memadai.


        Aset tetap tertentu telah dijadikan sebagai jaminan perolehan pinjaman jangka pendek (Catatan 12 dan 19).




                                                                                            22
Page 25
PT. INDO ACIDATAMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-tahun yang berakhir 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024
(Dalam Ribuan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


        Aset tetap, kecuali tanah, telah diasuransikan ke PT Asuransi Bintang Tbk dan PT BCA Insurance terhadap risiko kebakaran, pencurian dan risiko lainnya dengan nilai
        pertanggungan sebesar Rp 23,945,500 dan USD 26,431,150 pada tanggal 30 Juni 2024 dan Rp 20,559,700 dan USD 27,236,138 pada tanggal 31 Desember 2024. Manajemen
        berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian atas aset yang dipertanggungkan.

        Manajemen     melakukan    pengkajian   berkala mengenai nilai residu dan umur manfaat setiap akhir periode pelaporan.

        Aset dalam penyelesaian merupakan bangunan, mesin serta peralatan. Pada tanggal 30 Juni 2025, aset dalam penyelesaian telah mencapai 60% dan proyeksi penyelesaian
        berkisar antara Desember 2025. Manajemen berkeyakinan tidak terdapat hal yang mengakibatkan penyelesaiannya tidak dapat dicapai.

        Manajemen berkeyakinan tidak terdapat indikasi penurunan nilai aset tetap pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024.


 12 Pinjaman Jangka Pendek
                                                                                                                                                30 Juni 2025          31 Desember 2024
                                                                                                                                               (Tidak Diaudit)            (Diaudit)
                                                                                                                                                    Rp.                      Rp.

        PT Bank Central Asia Tbk (BCA)                                                                                                               225.063.513             301.533.333
        PT Bank HSBC Indonesia                                                                                                                        17.206.980                     -
        PT Bank Multiarta Sentosa Tbk                                                                                                                  1.500.000                     -
        Total                                                                                                                                        243.770.493             301.533.333

        PT Bank Central Asia Tbk
        Pada tanggal 23 Juni 2016, Perusahaan dan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menandatangani permohonan fasilitas kredit No. 616/KRD/SLO/2016 yang telah mengalami perubahan
        terakhir berdasarkan perjanjian No. 0815/394/KRD/SLO/2023 tanggal 4 April 2023. Perusahaan memperoleh fasilitas sebagai berikut:
        Fasilitas kredit yang disetujui :
         1 Overdraft
                Plafond                   : Rp. 30.000.000
                Tingkat Bunga             : 7,50% pa per tahun
                Jangka Waktu              : sampai dengan November 2025
         2 Pinjaman Berulang
                Plafond                   : Rp. 385.000.000
                Tingkat Bunga             : 7,50% pa per tahun
                Jangka Waktu              : sampai dengan November 2025

        Fasilitas - fasilitas tersebut dijaminkan dengan 11 bidang tanah (HGB 20, 1, 4, 5, 11, 14, 15, 16, 17, 23, 24), fiduciary transfer persediaan sebesar IDR 260.000.000 dan fiduciary
        transfer terhadap mesin (Produksi) senilai Rp. 184.026.326 (Catatan 6 dan 11).
        Dalam Perjanjian kredit disebutkan bahwa Perusahaan terikat dengan beberapa batasan antara lain, Perusahaan harus memberitahukan secara tertulis kepada BCA untuk :

         1. Menginformasikan kepada bank tentang perkara yang menyangkut Perusahaan termasuk perdata, tata usaha negara, tuntutan pajak, penyidikan dan perkara pidana yang akan
            mempengaruhi usaha maupun aset perusahaan.
         2. Menginformasikan kepada Bank dengan melampirkan dokumen pendukung setiap kali terjadi perubahan anggaran dasar serta perubahan susunan Direksi, Komisaris dan/atau
            pemegang saham Perusahaan.
         3. Menyerahkan Laporan Keuangan Tahunan yang telah diaudit oleh akuntan publik terdaftar yang disetujui oleh Bank setiap 1 (satu) tahun sekali, selambat lambatnya 6 (enam) bulan
            setelah akhir tahun buku.
         4. Menyerahkan Laporan Pembelian, Penjualan, dan Persediaan setiap proses tambahan/perpanjangan.
         5. Harus menjaga nilai total persediaan, piutang, uang muka pembelian lebih tinggi dari nilai total utang bank jangka pendek, utang dagang, uang muka penjualan.

        Dalam Perjanjian kredit disebutkan bahwa Perusahaan harus menjaga rasio keuangan sebagai berikut:
        a. EBITDA/Interest + Installment > 1x
        b. Debt/Equity Maximum 1x
        c. Current Ratio > 1x

        Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, Perusahaan telah memenuhi rasio-rasio yang diisyaratkan dalam bank covenant.

        Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, saldo fasilitas pinjaman berulang masing-masing sebesar Rp 225.063.513 dan Rp 301.533.333

        PT Bank HSBC Indonesia
        Pada tanggal 27 Juli 2005, Perusahaan dengan PT Bank HSBC Indonesia menandatangani Corporate Facility Agreement No. SEM/050433/U/050708 yang telah mengalami beberapa
        kali perubahan, terakhir berdasarkan Corpotate Facility Agreement No. JAK/212660/U/240819 tanggal 7 Oktober 2024. Perusahaan memperoleh fasilitas sebagai berikut :

          i Pinjaman Berulang
                Plafon                : Rp. 50.000.000
                Bunga                 : 6,15 % per tahun dibawah Term Lending Rate
                Jangka Waktu          : Maksimal 120 hari
          ii Fasilitas Impor
                Plafon                : Rp. 20.000.000
                Bunga                 : 6,65 % per tahun dibawah Term Lending Rate
                Jangka Waktu          : Maksimal 120 hari
         iii Pinjaman Ekspor (POE)
             a. Plafond               : Rp. 50.000.000
                Tingkat Bunga         : 6,65 % per tahun dibawah Term Lending Rate
                Jangka Waktu          : Maksimal 120 hari



                                                                                           23
Page 26
PT. INDO ACIDATAMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-tahun yang berakhir 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024
(Dalam Ribuan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




            b. Plafond                 : USD 3.000.000
               Tingkat Bunga           : 8,87 % per tahun dibawah Term Lending Rate
               Jangka Waktu            : Maksimal 120 hari

        Dalam perjanjian kredit disebutkan bahwa Perusahaan terikat dengan beberapa batasan antara lain, Perusahaan harus mendapat persetujuan terlebih dahulu dari HSBC untuk:

         1. Membuat, menanggung atau mengizinkan adanya suatu penjaminan atas aktiva tidak bergerak, gadai, hak tanggungan atau hak jaminan apapun juga atas properti, aset atau
            pendapatan dari Perusahaan, baik yang saat ini atau yang akan diperoleh di kemudian hari.
         2. Membuat, mengadakan atau mengizinkan suatu utang ataupun kewajiban apapun.
         3. Memberikan suatu pinjaman atau kredit kepada Perusahaan atau orang lain siapapun juga

        Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, Perusahaan telah memenuhi rasio-rasio yang diisyaratkan dalam bank covenant.

        Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, saldo fasilitas pinjaman berulang masing-masing sebesar Rp 17.206.980 dan Nihil .

        Sampai dengan tanggal 30 Juni 2025, saldo fasilitas pinjaman ekspor sebesar Nihil .


        PT Bank Multiarta Sentosa
        Pada tanggal 2 Agustus 2023, Perusahaan dan PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (MAS) menandatangani permohonan fasilitas kredit No. 150/C/SLO/MAS/08/2023 yang telah
        mengalami perubahan terakhir berdasarkan perjanjian No. 010/RI/SLO/092024 tanggal 5 September 2024. Perusahaan memperoleh fasilitas sebagai berikut:
        i Pinjaman Aksep Bersyarat
           Plafon                    : Rp 10.000.000
           Bunga                     : 8% per tahun
           Jangka Waktu              : sampai dengan 6 September 2025

        Fasilitas tersebut dijaminkan dengan fidusia atas piutang usaha dagang senilai Rp 12.500.000

        Dalam perjanjian kredit disebutkan bahwa Perusahaan terikat dengan beberapa batasan antara lain, Perusahaan harus mendapat persetujuan terlebih dahulu dari MAS untuk:

         1. Menyerahkan laporan keuangan tahunan yang telah diaudit oleh akuntan publik terdaftar yang disetujui oleh bank 1 (satu) tahun sekali, selambat-lambatnya 6 (enam) bulan setelah
            akhir tahun buku
         2. Menyerahkan laporan piutang setiap triwulan (Maret, Juni, September, Desember), yang diserahkan 1 bulan berikutnya.

        Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, saldo fasilitas pinjaman berulang masing-masing sebesar Rp 1.500.000 dan Nihil.




                                                                                              24
Page 27
PT. INDO ACIDATAMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-tahun yang berakhir 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024
(Dalam Ribuan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


 13 Utang Usaha - Pihak Ketiga
     a. Berdasarkan Pelanggan                                                                                         30 Juni 2025            31 Desember 2024
                                                                                                                     (Tidak Diaudit)              (Diaudit)
                                                                                                                          Rp.                        Rp.
         Pihak Ketiga                                                                                                      49.829.264                28.271.541


      b. Berdasarkan Mata Uang                                                                                        30 Juni 2025            31 Desember 2024
                                                                                                                     (Tidak Diaudit)              (Diaudit)
                                                                                                                          Rp.                        Rp.
         IDR                                                                                                               42.490.324                24.351.100
         USD                                                                                                                7.338.940                 3.920.441
         Total                                                                                                             49.829.264                28.271.541

     Jangka waktu kredit yang timbul dari pembelian bahan baku dan bahan pembantu, baik dari pemasok dalam maupun luar negeri, berkisar 30 sampai dengan 60
     hari.

 14 Liabilitas Keuangan Jangka Pendek Lainnya

     Akun ini merupakana atas Surat berharga komersial. Surat Berharga ini diterbitkan oleh Perusahaan dengan PT Bakrie Sekuritas sebagai arranger (agen) untuk
     jangka waktu 3 (tiga) bulan dan tingkat bunga diskonto sebesar 20,75% per tahun.
     Surat berharga ini telah jatuh tempo pada tanggal 10 Pebruari 1996 dan berdasarkan hasil negosiasi Manajemen dalam tahun 1997 dengan pihak arranger (agen),
     Perusahaan hanya diwajibkan untuk melunasi pokok pinjaman sejak tanggal jatuh tempo. Namun sejak tahun 1998 sampai dengan tanggal neraca pihak arranger
     maupun pemegang surat berharga belum menghubungi Perusahaan untuk membicarakan penyelesaian atas surat berharga komersial tersebut.

     Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, nilai liabilitas keuangan jangka pendek lainnya sebesar Rp4.768.000 dan Rp4.768.000

 15 Deviden Tunai dan Dana Cadangan

     Berdasarkan Akta Risalah Rapatu Umum Pemegang Saham Tahunan No. 29 tanggal 17 Juni 2025 yang dibuat dihadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta,
     Pemegang Saham Perusahaan menyetujui antara lain, pembagian jumlah deviden kas sebesar Rp 6.020.000 dan penyisihan tambahan dana cadangan sebesar Rp
     1.000.000 dari saldo Laba 2024.
     Total saldo laba cadangan pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 masing-masing sebesar Rp 63.000.000 dan Rp 62.000.000.
     Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 saldo Utang deviden masing-masing sebesar Rp 6.036.145 dan Rp 16.145 .

 16 Uang Muka dari Pelanggan

     Akun ini merupakan uang muka dari pelanggan, seluruhnya kepada pihak ketiga yang merupakan atas penjualan Ethanol, Molases, dan Pupuk.
     Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, nilai uang muka dari pelanggan adalah sebesar Rp 6.509.214 dan Rp 20.185.625

 17 Saldo dan Transaksi dengan Pihak-Pihak Berelasi

      a. Transaksi dengan Pihak Berelasi
         Manajemen kunci termasuk dewan direksi, komisaris dan personil manajemen kunci lainnya (catatan 1.c)
         Kompensasi yang dibayar atau terutang pada manajemen kunci atas jasa pekerja adalah sebagai berikut :
                                                                           30 Juni 2025                                       31 Desember 2024
                                                                         (Tidak Diaudit)                                           (Diaudit)
                                                                                Rp.                                                  Rp.
                                                            Dewan Direksi               Dewan Komisaris              Dewan Direksi         Dewan Komisaris
         Beban Komisi
         Gaji dan Imbalan Jangka Pendek                              4.048.707                   1.164.000                   6.558.807                1.791.500
         Total                                                       4.048.707                   1.164.000                   6.558.807                1.791.500



                                                                                                                         Prosentase terhadap Total Aset
                                                              30 Juni 2025             31 Desember 2024               30 Juni 2025            31 Desember 2024
                                                             (Tidak Diaudit)               (Diaudit)
                                                                                                                           %                         %
                                                                  Rp.                         Rp.
         Piutang Usaha
             PT. Sama Mandiri                                            561.616                   430.187               0,0503                    0,0441
             PT. Sari Warna Asli Textile Industri                         57.750                    28.050               0,0052                    0,0129
         Total                                                           619.366                   458.237               0,0555                    0,0570


                                                                                                                      Prosentase Terhadap Total Penjualan
                                                              30 Juni 2025             31 Desember 2024                30-Jun-25                 31-Dec-24
                                                             (Tidak Diaudit)               (Diaudit)
                                                                                                                           %                         %
                                                                  Rp.                         Rp.
         Penjualan
             PT. Sama Mandiri                                          1.626.844                 1.933.644               0,2642                    0,1047
             PT. Sari Warna Asli Textile Industri                        142.317                   259.080               0,0231                    0,0228
         Total                                                         1.769.161                 2.192.724               0,2873                    0,1275



                                                                               25
Page 28
PT. INDO ACIDATAMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-tahun yang berakhir 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024
(Dalam Ribuan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




      b. Sifat Pihak Berelasi

                       Pihak Berelasi                               Hubungan dengan Perusahaan                                Sifat Saldo Akun/Transaksi
              PT Sama Mandiri                                       Dalam pengendalian yang sama                       Uang Muka Penjualan, Penjualan CO2
              PT Sari Warna Asli                                   Dalam pemegang saham yang sama                        Piutang Usaha, Penjualan Asam Asetat
              Dewan Direksi, Dewan Komisaris dan                          Manajemen Kunci                                     Kompensasi dan Renumerasi

              Personil Manajemen Kunci lainnya
          Transaksi-transaksi dengan pihak berelasi dilakukan dengan syarat dan kondisi yang sama dengan transaksi-transaksi dengan pihak ketiga.


 18 Beban Akrual
                                                                                                                         30 Juni 2025               31 Desember 2024
                                                                                                                        (Tidak Diaudit)                 (Diaudit)
                                                                                                                             Rp.                           Rp.
     Rupiah
         Pengiriman                                                                                                             5.053.172                   4.830.572
         Komisi Penjualan                                                                                                       5.048.828                   5.885.217
         Listrik PLN dan Energi                                                                                                 2.451.337                   2.444.311
         Bunga Bank                                                                                                               774.963                     937.077
         Asuransi                                                                                                                     -                       252.402
         Profesional                                                                                                                  -                        86.500
         Bonus                                                                                                                        -                     2.191.113
     Total                                                                                                                     13.328.301                  16.627.192


 19 Pinjaman Jangka Panjang
                                                                                                                         30 Juni 2025               31 Desember 2024
                                                                                                                        (Tidak Diaudit)                 (Diaudit)
                                                                                                                             Rp.                           Rp.
     Pinjaman Jangka Panjang
     Bank Central Asia Tbk                                                                                                      1.000.000                    2.500.000
     Dikurangi: Bagian Jangka Pendek                                                                                           (1.000.000)                  (2.500.000)
     Bagian Jangka Panjang                                                                                                            -                            -

     PT Bank Central Asia Tbk
     Pada tanggal 23 Juni 2016, Perusahaan dan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menandatangani permohonan fasilitas kredit No. 616/KRD/SLO/2016 yang telah
     mengalami perubahan terakhir berdasarkan Perjanjian nomor 1706/KRD/SLA/2020 tanggal 17 September 2020.

     Perusahaan memperoleh fasilitas sebagai berikut:
     Kredit Investasi:
         Plafond                                        : Rp. 15.000.000
         Provisi                                        : 1 % pa
         Jangka Waktu                                   : 5 tahun sampai dengan 2025

     Fasilitas-fasilitas tersebut dijaminkan dengan 11 bidang tanah (HGB 20, 1, 4, 5, 11, 14, 15, 16, 17, 23, 24), transfer fidusia terhadap persediaan sebesar Rp
     260,000,000 dan transfer fidusia terhadap mesin senilai Rp 184,026,326 (catatan 6 dan 11).

     Dalam perjanjian kredit disebutkan bahwa Perusahaan harus menjaga rasio keuangan sebagai berikut:
     a. EBITDA/Interest + Instalment > 1x
     b. Debt/Equity Maximum 1x
     c. Current Ratio > 1x

     Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, saldo pinjaman masing-masing sebesar Rp 1.000.000 dan Rp 2.500.000.
     Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, perusahaan telah memenuhi rasio-rasio yang disyaratkan dalam bank covenant.

 20 Liabilitas Sewa
    Rincian Liabilitas sewa berdasarkan perusahaan adalah sebagai berikut:


                                                                                                                         30 Juni 2025               31 Desember 2024
                                                                                                                        (Tidak Diaudit)                 (Diaudit)
                                                                                                                             Rp.                           Rp.
     PT Orix Indonesia Finance                                                                                                 5.697.824                    2.990.102
     PT BCA Finance                                                                                                            2.131.460                       605.400
     PT Kawasan Industri Kujang Cikampek                                                                                       1.526.300                    1.942.525
     PT Hadisurjo Propertama                                                                                                     188.280                       196.605
     PT Mandiri Tunas Finance                                                                                                    125.413                       154.643
     PT Pusaka Prima Transport                                                                                                    92.211                        88.000
     Total Liabilitas Sewa Jangka Panjang                                                                                      9.761.489                    5.977.275

     Dikurangi : Bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun                                                                      (2.631.836)                  (2.604.229)
     Total Liabilitas Sewa Jangka Panjang - Bersih                                                                              7.129.653                    3.373.046



                                                                                26
Page 29
PT. INDO ACIDATAMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-tahun yang berakhir 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024
(Dalam Ribuan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




     Rincian Liabilitas sewa berdasarkan periode jatuh tempo adalah sebagai berikut:

                                                                                        30 Juni 2025            31 Desember 2024
                                                                                       (Tidak Diaudit)              (Diaudit)
                                                                                            Rp.                        Rp.
     Pembayaran yang Jatuh Tempo
        pada Tahun:
        2025                                                                                  2.440.135                  2.549.222
        2026                                                                                  4.345.330                  2.174.807
        2027                                                                                  4.232.366                  1.215.526
        2028                                                                                    978.006                    449.642
        2029                                                                                    413.093                    435.886
     Pembayaran Minimum Liabilitas Sewa                                                      12.408.931                  6.825.083
     Bunga                                                                                   (2.647.442)
                                                                                                    -                     (847.808)
     Nilai Tunai Pembayaran Minimum Liabilitas Sewa                                           9.761.489                  5.977.275
     Bagian Jatuh Tempo dalam Satu Tahun                                                     (2.631.836)                (2.604.229)
     Total Liabilitas Sewa Jangka Panjang-Neto                                                7.129.653                  3.373.046



 21 Modal Saham
    Susunan pemegang saham perusahaan pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut :
                                                                                                         30 Juni 2025 (Tidak Diaudit)
                                                                                        Jumlah                     Persentase             Jumlah
                                                                                        Saham                     Kepemilikan           Modal Saham
                                                                                       (lembar)                        (%)                  Rp
    PT Budhi Bersaudara Manunggal                                                         851.685.910                       14,15           42.584.296
    PT Kemiri Sarana Investama                                                            819.055.188                       13,61           40.952.759
    Budhi Santoso (Wakil Presiden Komisaris)                                              596.233.053                         9,90          29.811.653
    Ludjianto Setijo                                                                      584.680.812                         9,71          29.234.041
    Biantoro Setijo (Presiden Komisaris)                                                  584.680.811                         9,71          29.234.041
    Budhi Hartono (Komisaris)                                                             596.233.053                         9,90          29.811.653
    Budhi Moeljono (Presiden Direktur)                                                    592.011.282                         9,83          29.600.564
    PT Sarana Integritas                                                                  303.457.702                         5,04          15.172.885
    Mulyadi Utomo Budhi Moeljono (Wakil Presiden Direktur)                                102.470.588                         1,70            5.123.529
    Masyarakat (di bawah 5%)                                                              989.491.601                       16,44           49.474.580
    Total                                                                               6.020.000.000                      100,00          301.000.000

                                                                                                           31 Desember 2024 (Diaudit)
                                                                                           Jumlah                   Persentase            Jumlah
                                                                                           Saham                   Kepemilikan          Modal Saham
                                                                                          (lembar)                     (%)                  Rp
     PT Budhi Bersaudara Manunggal                                                           851.685.910                     14,15          42.584.296
     PT Kemiri Sarana Investama                                                              819.055.188                     13,61          40.952.759
     Budhi Santoso (Wakil Presiden Komisaris)                                                596.233.053                       9,90         29.811.653
     Ludjianto Setijo                                                                        584.680.812                       9,71         29.234.041
     Biantoro Setijo (Presiden Komisaris)                                                    584.680.811                       9,71         29.234.041
     Budhi Hartono (Komisaris)                                                               596.233.053                       9,90         29.811.653
     Budhi Moeljono (Presiden Direktur)                                                      592.011.282                       9,83         29.600.564
     PT Sarana Integritas                                                                    303.457.702                       5,04         15.172.885
     Mulyadi Utomo Budhi Moeljono (Wakil Presiden Direktur)                                  102.470.588                       1,70           5.123.529
     Masyarakat (di bawah 5%)                                                                989.491.601                     16,44          49.474.580
     Total                                                                                 6.020.000.000                    100,00         301.000.000


 22 Tambahan Modal Disetor

     Merupakan selisih antara nominal saham dengan harga pasar saham pada saat penawaran saham kepada masyarakat, dikurangi dengan pembagian bonus pada
     tahun 1994. Perhitungannya adalah sebagai berikut :
                                                                                                                                            Rp.
     Penawaran 5.000.000 saham berdasarkan harga pasar Rp. 3.500                                                                             17.500.000
     Nilai 5.000.000 saham berdasarkan nilai nominal Rp. 1.000                                                                                5.000.000
     Agio saham                                                                                                                              12.500.000
     Pembagian saham bonus :
          Setiap 10 saham mendapat 7 saham,
          Jumlah lembar saham bonus, 7 x 1.700.000 = 11.900.000 (@ Rp. 1,000)                                                               (11.900.000)
     Saldo Tambahan Modal Disetor                                                                                                               600.000




                                                                                27
Page 30
PT. INDO ACIDATAMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-tahun yang berakhir 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024
(Dalam Ribuan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

 23 Penjualan
                                                                                                     1 Januari - 30 Juni      1 Januari - 30 Juni
                                                                                                            2025                    2024
                                                                                                       (Tidak Diaudit)         (Tidak Diaudit)
                                                                                                             Rp.                     Rp.
     Ekspor
         Ethanol (Alkohol)                                                                                   181.375.514             140.388.872
                                                                                                             181.375.514             140.388.872
     Lokal
         Ethanol (Alkohol)                                                                                   330.984.590             304.802.941
         Acetic Acid                                                                                          45.349.079              50.789.863
         Pupuk                                                                                                   792.774               1.243.375
         CO2                                                                                                   1.626.844                 787.588
         Spiritus                                                                                              1.540.000               1.650.000
         Lain-lain                                                                                            54.141.598                  83.220
                                                                                                             434.434.886             359.356.987
     Total                                                                                                   615.810.400             499.745.859

     Penjualan yang melebihi 10% dari jumlah penjualan bersih masing-masing pada 30 Juni 2025 dan 30 Juni 2024 adalah sbb :

                                                                                                     1 Januari - 30 Juni      1 Januari - 30 Juni
                                                                                                            2025                    2024
                                                                                                       (Tidak Diaudit)         (Tidak Diaudit)
                                                                                                             Rp.                     Rp.
     Tanduay Distillers, Inc                                                                                115.900.206               73.389.954
     Nippon Shokubai Indonesia, PT                                                                            63.237.294              62.550.301
     Pinnacle Synergy Pte. Ltd.                                                                               49.686.842                      -
     Total                                                                                                  228.824.342              135.940.255




 24 Beban Pokok Penjualan
                                                                                                     1 Januari - 30 Juni      1 Januari - 30 Juni
                                                                                                            2025                    2024
                                                                                                       (Tidak Diaudit)         (Tidak Diaudit)
                                                                                                             Rp.                     Rp.
     Pemakaian Bahan Baku
        Persediaan Awal                                                                                       343.605.617            270.007.294
        Pembelian                                                                                             215.571.339             82.535.717
        Tersedia untuk dipakai                                                                                559.176.956            352.543.011
        Persediaan Akhir                                                                                     (200.465.842)           (87.799.058)
        Pemakaian Bahan Baku                                                                                  358.711.113            264.743.953

     Upah Langsung                                                                                               762.476                 808.392
     Biaya Pabrikasi                                                                                          66.538.337              61.393.809
     Jumlah Beban Produksi                                                                                   426.011.926             326.946.155
     Barang Dalam Proses
         Persediaan Awal                                                                                       3.367.120               3.816.489
         Persediaan Akhir                                                                                     (3.577.139)             (3.369.169)
     Beban Pokok Produksi                                                                                    425.801.907             327.393.475
     Barang Jadi
         Persediaan Awal                                                                                      55.633.093              39.405.445
         Pembelian                                                                                            77.248.748              41.512.938
         Persediaan Akhir                                                                                    (76.288.854)            (16.794.397)
     Beban Pokok Penjualan                                                                                   482.394.895             391.517.460
     Beban Pokok Penjualan Kemasan                                                                             7.549.765               8.171.637
     Total                                                                                                   489.944.660             399.689.097

     Pembelian yang melebihi 10% masing-masing pada 30 Juni 2025 dan 30 Juni 2024 adalah sebagai berikut :

                                                                                                     1 Januari - 30 Juni      1 Januari - 30 Juni
                                                                                                            2025                    2024
                                                                                                       (Tidak Diaudit)         (Tidak Diaudit)
                                                                                                             Rp.                     Rp.
     Pinnacle Synergy PTE, LTD                                                                                34.194.730              21.884.690
     PT Perkebunan Nasional                                                                                   28.048.966              15.597.983
     PT Kebon Agung                                                                                           15.263.280              24.103.542
     PT. Perdana Agung Sejahtera                                                                               8.439.086               1.539.282
     Total                                                                                                    85.946.062              63.125.497




                                                                       28
Page 31
PT. INDO ACIDATAMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-tahun yang berakhir 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024
(Dalam Ribuan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




 25 Beban Usaha
                                                                                                     1 Januari - 30 Juni      1 Januari - 30 Juni
                                                                                                            2025                    2024
                                                                                                       (Tidak Diaudit)         (Tidak Diaudit)
                                                                                                             Rp.                     Rp.
      a. Beban Penjualan
         Ekspor dan Pengangkutan                                                                              34.382.997               26.827.815
         Komisi                                                                                               13.395.884                8.644.909
         Operasional Pupuk                                                                                     2.034.913                1.830.233
         Gaji dan Tunjangan                                                                                    1.500.132                1.593.471
         Perjalanan Dinas                                                                                        902.078                  746.299
         Sewa Tangki                                                                                             884.589                  738.519
         Biaya Pengemasan                                                                                        721.224                  744.810
         Lain-lain (masing-masing dibawah Rp. 200 juta)                                                        1.295.969                1.493.010
         Sub Total                                                                                            55.117.787               42.619.067


      b. Beban Umum dan Administrasi
         Gaji dan Tunjangan                                                                                   15.830.293               15.768.851
         Perbaikan dan Pemeliharaan                                                                            2.834.517                2.602.119
         Perlengkapan Kantor                                                                                   2.485.056                1.942.826
         Penyusutan Aset Tetap dan Aset Hak Guna (Catatan 11)                                                  2.167.230                1.775.563
         Imbalan Kerja (Catatan 28)                                                                            1.800.000                1.800.000
         Sewa                                                                                                    763.349                  832.135
         Perjalanan Dinas                                                                                        569.561                  384.421
         Pos, Telephone, Faksimili dan Listrik                                                                   533.811                  522.856
         Jasa Profesional                                                                                        394.103                  743.527
         Kesehatan                                                                                               358.580                  222.843
         Jamuan dan Representasi                                                                                 306.470                  322.923
         Sumbangan dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan                                                          290.437                  234.888
         Pengembangan Produk                                                                                     199.101                  536.056
         Pajak dan Perijinan                                                                                      31.950                  128.234
         Cadangan Piutang Tak Tertagih                                                                               -                   (150.181)
         Biaya lain-lain (dibawah 200 juta)                                                                    1.962.583                1.741.152
         Sub Total                                                                                            30.527.039               29.408.213
     Total                                                                                                    85.644.827               72.027.280


 26 Pendapatan dan Beban Lain-Lain
     a. Pendapatan Lain-Lain                                                                         1 Januari - 30 Juni      1 Januari - 30 Juni
                                                                                                            2025                    2024
                                                                                                       (Tidak Diaudit)         (Tidak Diaudit)
                                                                                                             Rp.                     Rp.
         Pemulihan Nilai Piutang                                                                              1.053.176                       -
         Laba Penjualan Aset Tetap (Catatan 11)                                                                  837.387                  103.604
         Laba Selisih Kurs - Bersih                                                                              651.556               5.086.349
         Pendapatan Bunga                                                                                          4.184                    4.713
         Lain-Lain Bersih                                                                                     1.801.632                    33.299
         Total                                                                                                4.347.935                5.227.964


      b. Beban Lain-Lain                                                                             1 Januari - 30 Juni      1 Januari - 30 Juni
                                                                                                            2025                    2024
                                                                                                       (Tidak Diaudit)         (Tidak Diaudit)
                                                                                                             Rp.                     Rp.
         Beban dan Denda Pajak                                                                                       127                      -
         Beban Lain-Lain Bersih                                                                                   68.850                  411.560
         Total                                                                                                    68.976                  411.560


 27 Beban Keuangan

     Pada 30 Juni 2025 dan 30 Juni 2024, saldo beban keuangan berjumlah masing-masing Rp 12.354.032 dan Rp 5.077.919.


 28 Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang

     Perusahaan mengakui liabilitas manfaat karyawan sesuai dengan peraturan ketenagakerjaan yang berlaku. Liabilitas diestimasi atas imbalan kerja
     Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2024 dan telah dihitung oleh aktuaris independen PT Sentra Jasa Aktuaria dengan laporannya tanggal 28
     Februari 2025.
     Asumsi aktuaria yang digunakan dalam menentukan beban dan Liabilitas imbalan kerja pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut :




                                                                       29
Page 32
PT. INDO ACIDATAMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-tahun yang berakhir 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024
(Dalam Ribuan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

         Usia Pensiun Normal                                                                                         55 tahun
         Tingkat diskonto                                                                                     6,88% - 7,13% per tahun
         Estimasi Kenaikan Gaji di masa datang                                                                           9%
         Tabel Moralita                                                                                     Tabel Moralita Indonesia 2019
         Tingkat pengunduran diri                                                                   15% untuk karyawan sebelum usia 30 tahun dan
                                                                                                    akan menurun sampai 0% pada usia 2 tahun
                                                                                                    sebelum usia pensiun normal
         Metode                                                                                                  Projected Unit Credit


     Mutasi liabilitas imbalan pascakerja adalah sebagai berikut:
                                                                                                         30 Juni 2025          31 Desember 2024
                                                                                                        (Tidak Diaudit)            (Diaudit)
                                                                                                             Rp.                      Rp.
     Saldo Awal                                                                                               15.479.477               17.272.500
     Beban Tahun Berjalan
         Diakui di Laba Rugi (Catatan 25.b)                                                                     1.800.000                 2.369.297
     Pengahasilan Komprehensif Lain                                                                                   -                    (984.250)
     Pembayaran Manfaat                                                                                               -                  (3.178.070)
     Saldo Akhir                                                                                               17.279.477                15.479.477


 29 Perikatan

     Perusahaan melakukan perjanjian jual beli tetes dengan PT Kebon Agung, PT Perkebunan Nusantara IX, PT Perkebunan Nusantara X dan PT
     Perkebunan Nusantara XI, PT Perkebunan Nusantara XII dan PT PG Rajawali II.
     Perusahaan mendapat kontrak alokasi pembelian tetes total untuk musim giling tahun 2025 sebanyak 196.000 ton dan tahun 2024 sebanyak 210.000
     ton .

 30 Laba Per Saham
                                                                                                      1 Januari - 30 Juni      1 Januari - 30 Juni
                                                                                                             2025                    2024
     Perhitungan laba per saham dalam Rupiah penuh adalah sebagai berikut :                             (Tidak Diaudit)         (Tidak Diaudit)
                                                                                                              Rp.                     Rp.
     Laba Bersih                                                                                               24.782.630              21.366.561
     Rata-rata Tertimbang Saham                                                                             6.020.000.000           6.020.000.000
     Laba per Saham Dasar (dalam Rupiah Penuh)                                                                       4,12                     3,55

     Pada tanggal pelaporan, tidak ada efek berpotensi saham yang menimbulkan pengaruh dilusi pada laba bersih per saham Perusahaan.




                                                                        30
Page 33
PT. INDO ACIDATAMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-tahun yang berakhir 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024
(Dalam Ribuan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


 31 Informasi Segmen Pasar

     Segmen Perusahaan dikelompokkan berdasarkan produk yang dihasilkan

                                                                                                                                                  1 Januari - 30 Juni 2025
                                                                                                                                                      (Tidak Diaudit)
                                                                                                                               Ethanol      A. Acid              Lainnya         Jumlah
                                                                                                                                 Rp.          Rp.                  Rp.             Rp.

     Penjualan                                                                                                                512.360.104   45.349.079            58.101.217      615.810.400

     Laba Kotor                                                                                                               109.156.693    6.367.966            10.341.080      125.865.738

     Beban Usaha Tidak Dapat Dialokasi                                                                                                                                             (85.644.827)
     Beban Keuangan                                                                                                                                                                (12.354.032)
     Penghasilan (Beban) Lain-lain - Bersih                                                                                                                                          4.278.959
     Laba Sebelum Pajak Penghasilan                                                                                                                                                 32.145.839
     Beban Pajak Penghasilan                                                                                                                                                        (7.363.210)
     Laba Tahun Berjalan                                                                                                                                                            24.782.629

     Aset Segmen                                                                                                                                                                 1.116.114.526
     Liabilitas Segmen                                                                                                                                                             358.794.567

     Pengeluaran Barang Modal                                                                                                                                                       (3.376.060)
     Penyusutan                                                                                                                                                                      9.089.416

                                                                                                                                                  1 Januari - 30 Juni 2024
                                                                                                                                                      (Tidak Diaudit)
                                                                                                                               Ethanol      A. Acid              Lainnya         Jumlah
                                                                                                                                 Rp.          Rp.                  Rp.             Rp.

     Penjualan                                                                                                                445.191.813   50.789.863             3.764.183      499.745.859

     Laba Kotor                                                                                                                95.252.512    6.370.486             (1.566.236)    100.056.762

     Beban Usaha Tidak Dapat Dialokasi                                                                                                                                             (72.027.280)
     Beban Keuangan                                                                                                                                                                 (5.077.919)
     Penghasilan (beban) Lain-lain - Bersih                                                                                                                                          4.816.404
     Laba Sebelum Pajak                                                                                                                                                             27.767.967
     Beban Pajak Penghasilan                                                                                                                                                        (6.401.406)
     Laba Tahun Berjalan                                                                                                                                                            21.366.561

     Aset Segmen                                                                                                                                                                  907.829.432
     Liabilitas Segmen                                                                                                                                                            181.499.351

     Pengeluaran Barang Modal                                                                                                                                                      (17.914.419)
     Penyusutan                                                                                                                                                                      7.779.889


 32 Aset dan Liabilitas Moneter Dalam Mata Uang Asing

     Perusahaan memiliki aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing sebagai berikut:

                                                               30 Juni 2025                                   31 Desember 2024
                                                              (Tidak Diaudit)                                     (Diaudit)
                                                    Mata Uang          Setara Rupiah                 Mata Uang         Setara Rupiah
                                                     Asing               Indonesia                    Asing              Indonesia
     Aset
     Kas dan Bank
     EUR                                                   2.051                    38.985,21               970                    16.346
     GBP                                                     454                    10.130,10             1.240                    25.212
     USD                                                   4.200                    68.178,60           109.733                    14.546
     RMB                                                  12.208                    27.650,12            17.213                    38.113
     THB                                                  12.264                     6.150,35             8.000                     3.903
     PHP                                                  24.517                     7.033,27            26.732                     7.450
     SGD                                                      20                       259,60               124                     1.478
     PKR                                                  34.468                     1.984,00            55.600                     3.212
     YEN                                                  60.000                     6.760,80            59.999                     6.142
     VND                                               2.126.887                     1.318,67         3.200.000                     2.048
     MYR                                                      80                       305,96             1.600                     5.786
     Piutang Usaha - Bersih
     USD                                                4.196,52                  68.122.181          3.188.566                51.533.607
     Liabilitas
     Utang Usaha - Pihak Ketiga
     USD                                                  452,10                 7.338.940,11           242.572                 3.920.441
     Total Aset - Bersih                                                          75.629.877                                   55.578.284




                                                                                                31
Page 34
PT. INDO ACIDATAMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-tahun yang berakhir 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024
(Dalam Ribuan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


 33 Manajemen Risiko Keuangan

        Kebijakan Manajemen Risiko
        Berbagai aktivitas yang dilakukan membuat Perusahaan menghadapi berbagai macam risiko keuangan, termasuk dampak perubahan harga komoditas dan nilai tukar mata uang asing.

        Manajemen risiko dijalankan oleh Dewan Direksi bertugas melakukan identifikasi, evaluasi dan lindung nilai yang tepat terhadap risiko-risiko keuangan jika diperlukan. Dewan Direksi menentukan prinsip manajemen
        risiko secara keseluruhan, sekaligus juga menetapkan kebijakan-kebijakan yang mencakup risiko-risiko dalam bidang tertentu, seperti risiko tingkat kredit, risiko likuiditas, risiko mata uang, dan risiko harga
        komoditas.

        Beberapa risiko yang di hadapi oleh Perusahaan adalah sebagai berikut:
         i Resiko Kredit
           Risiko kredit merupakan risiko yang muncul dikarenakan debitur tidak membayar semua atau sebagian piutang atau tidak membayar secara tepat waktu dan akan menyebabkan kerugian Perusahaan.


            Risiko kredit Perusahaan terutama melekat pada penagihan penjualan. Perusahaan mengendalikan eksposur risiko kredit dengan menetapkan kebijakan di mana persetujuan atau penolakan kontrak penjualan dan
            kepatuhan atas kebijakan tersebut dipantau oleh direksi. Sebagai bagian dari proses persetujuan atau penolakan tersebut, reputasi dan catatan historis pelanggan menjadi bahan pertimbangan.


            Selain pengungkapan di bawah ini, Perusahaan tidak memiliki konsentrasi risiko kredit.
               Kas dan Bank
               Risiko kredit atas penempatan rekening koran dikelola oleh manajemen sesuai dengan kebijakan Perusahaan. Penempatan dana dan hanya dilakukan bank dengan reputasi dan kredibilitas yang baik. Kebijakan
               ini dievaluasi setiap tahun oleh Direksi untuk meminimalkan risiko konsentrasi kredit sehingga mengurangi kemungkinan kerugian akibat kebangkrutan bank-bank tersebut.


               Piutang Usaha
               Risiko kredit atas penjualan kredit kepada pelanggan adalah risiko bahwa Perusahaan akan mengalami kerugian yang timbul dari pelanggan yang gagal memenuhi kewajiban kontraktual mereka. Perusahaan
               mengelola dan mengendalikan risiko kredit dengan menetapkan kebijakan atas persetujuan atau penolakan kontrak kredit baru. Kepatuhan atas kebijakan tersebut dipantau oleh Dewan Direksi. Sebagai bagian
               dari proses persetujuan atau penolakan tersebut, reputasi dan rekam jejak pelanggan menjadi bahan pertimbangan.

               Perusahaan melakukan hubungan usaha hanya dengan pihak ketiga yang diakui dan kredibel. Manajemen menerapkan peninjauan mingguan dan bulanan pada umur piutang dan penagihan untuk membatasi
               risiko kredit. Sesuai dengan kebijakan manajemen, pelanggan yang tagihannya telah melewati batas jatuh tempo akan dikenakan status hold .
               Saat ini tidak ada risiko kredit terpusat secara signifikan.

               Pada tanggal pelaporan, eksposur maksimum Perusahaan terhadap risiko kredit adalah sebesar nilai tercatat masing-masing kategori aset keuangan yang disajikan pada laporan posisi keuangan.

                                                                                                                                                                                30 Juni 2025          31 Desember 2024
                                                                                                                                                                               (Tidak Diaudit)            (Diaudit)
                                                                                                                                                                                    Rp.                      Rp.
               Aset Keuangan
               Pinjaman yang diberikan dan Piutang
                     Kas dan Bank                                                                                                                                                      5.378.905               4.673.796
                     Piutang Usaha                                                                                                                                                   241.064.383             206.538.624
                     Aset Keuangan Lancar Lainnya                                                                                                                                      2.521.962               1.948.300
               Total Aset Keuangan                                                                                                                                                   248.965.251             213.160.720

         ii Risiko Likuiditas
            Risiko likuiditas adalah suatu risiko yang dapat terjadi di mana pendapatan jangka pendek tidak dapat menutupi pengeluaran jangka pendek.

            Pada saat ini Perusahaan berharap dapat membayar semua liabilitas pada saat jatuh tempo. Untuk memenuhi komitmen kas, Perusahaan berharap kegiatan operasinya dapat menghasilkan arus kas masuk yang
            cukup. Perusahaan memelihara rekening bank yang cukup memadai untuk memenuhi kebutuhan likuiditasnya.

            Tabel berikut menganalisis liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi berdasarkan sisa umur jatuh temponya :
                                                                                                                                                                 30 Juni 2025 (Tidak Diaudit)
                                                                                                                                           Kurang dari 1
                                                                                                                                                             1-2 tahun             2-3 tahun                 Total
                                                                                                                                              tahun
                        Pinjaman Jangka Pendek                                                                                              243.770.493              -                       -               243.770.493
                        Utang Usaha                                                                                                          49.829.264              -                       -                49.829.264
                        Liabilitas Keuangan Jangka Pendek lainnya                                                                              4.768.000             -                       -                 4.768.000
                        Beban Akrual                                                                                                         13.328.301              -                       -                13.328.301
                        Utang Bank                                                                                                             1.000.000             -                       -                 1.000.000
                        Utang Dividen                                                                                                          6.036.145             -                       -                 6.036.145
                        Liabilitas Sewa                                                                                                        2.631.836       4.689.517               2.440.135               9.761.489
                        Total                                                                                                               321.364.039        4.689.517               2.440.135             328.493.692




                                                                                                                                                                  31 Desember 2024 (Diaudit)
                                                                                                                                           Kurang dari 1
                                                                                                                                                             1-2 tahun             2-3 tahun                 Total
                                                                                                                                              tahun
                        Pinjaman Jangka Pendek                                                                                              301.533.333              -                       -               301.533.333
                        Utang Usaha                                                                                                          28.271.541              -                       -                28.271.541
                        Liabilitas Keuangan Jangka Pendek lainnya                                                                              4.768.000             -                       -                 4.768.000
                        Beban Akrual                                                                                                         16.627.192              -                       -                16.627.192
                        Utang Bank                                                                                                             2.500.000             -                       -                 2.500.000
                        Utang Dividen                                                                                                             16.145             -                       -                    16.145
                        Liabilitas Sewa                                                                                                        2.604.229       2.555.746                 817.300               5.977.275
                        Total                                                                                                               356.320.440        2.555.746                 817.300             359.693.486




                                                                                                            32
Page 35
PT. INDO ACIDATAMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-tahun yang berakhir 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024
(Dalam Ribuan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


         iii Risiko Mata Uang Asing
             Risiko mata uang merupakan risiko fluktuasi nilai instrumen keuangan yang disebabkan perubahan nilai tukar mata uang asing.
            Perusahaan secara signifikan terekpos risiko mata uang asing karena sebagian transaksi. Perusahaan dalam mata uang asing. Jumlah eksposur mata uang asing bersih pada tanggal laporan diungkapkan dalam
            catatan 32. Untuk meminimalkan risiko ini, Perusahaan selalu berusaha menjaga aliran kas dengan mengatur waktu pembayaran dengan mempertimbangkan kurs yang berlaku pada saat akan dilakukan
            pembayaran, serta merencanakan secara cermat alokasi penempatan dana dalam mata uang asing, untuk mengantisipasi perubahan kurs yang signifikan pada sisi liabilitas serta menghindari spekulasi ambil
            keuntungan atas penempatan dana dalam mata uang asing
            Tabel berikut ini menunjukkan sensivitas kemungkinan perubahan tingkat pertukaran mata uang asing terhadap Rupiah, dengan asumsi variabel lain konstan, dampak terhadap laba sebelum beban pajak penghasilan
            sebgai berikut:

                                                                                                                                                                                     30 Juni 2025          31 Desember 2024
                                                                                                                                                                                    (Tidak Diaudit)            (Diaudit)
                                                                                                                                                                                         Rp.                      Rp.
            Dampak Terhadap Laba Sebelum Pajak Penghasilan
            Perubahan tingkat pertukaran Mata Uang Asing terhadap Rupiah (1%)                                                                                                                    1.626                 494.906
            Perubahan tingkat pertukaran Mata Uang Asing terhadap Rupiah (-1%)                                                                                                                  (1.626)               (494.906)

         iv Risiko Tingkat Suku Bunga
            Risiko suku bunga terdiri dari risiko suku bunga atas nilai wajar, yaitu risiko fluktuasi nilai instrumen keuangan yang disebabkan perubahan suku bunga pasar, dan risiko suku bunga atas arus kas, yaitu risiko arus
            kas di masa datang akan berfluktuasi karena perubahan suku bunga pasar
            Tabel berikut ini menunjukkan sensivitas kemungkinan perubahan tingkat pertukaran tingkat bunga pinjaman. Dengan asumsi variabel lain konstan, laba sebelum beban pajak dipengaruhi oleh tingkat suku bunga
            mengambang sebagai berikut:

                                                                                                                                                                                     30 Juni 2025          31 Desember 2024
                                                                                                                                                                                    (Tidak Diaudit)            (Diaudit)
            Dampak Terhadap Laba Sebelum Beban Pajak                                                                                                                                      Rp.                     Rp.
            Kenaikan (1%)                                                                                                                                                             (2.447.705)             (3.040.333)
            Penurunan (-1%)                                                                                                                                                            2.447.705               3.040.333

         v Risiko Harga
           Risiko harga adalah risiko fluktuasi nilai instrumen keuangan sebagai akibat perubahan harga harga pasar, terlepas dari apakah perubahan tersebut disebabkan oleh faktor-faktor spesifik dari instrumen individual
           atau penerbitnya atau faktor-faktor yang mempengaruhi seluruh instrument yang diperdagangkan di pasar
            Perusahaan terkena dampak risiko harga yang terutama diakibatkan oleh pembelian tetes tebu yang merupakan bahan baku utama. Harga tetes tebu tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain
            permintaan dan pasokan.
            Dampak risiko harga tersebut mengakibatkankenaikan biaya produksi. Dampak yang terjadi terhadap instrumen keuangan adalah penyediaan kebutuhan dana yang cukup besar untuk pembelian bahan baku.


            Kebijakan Perusahaan untuk meminimalkan resiko yang berasal dari fluktuasi harga tetes tebu adalah antara lain dengan mengadakan kontrak pembelian yang berjangka waktu 12 bulan atau kurang dan pembelian
            kepada pemasok agar mendapatkan harga dan kuantitas yang memadai.
     b. Estimasi Nilai Wajar
        Tabel di bawah ini menggambarkan nilai tercatat dan nilai wajar dari aset dan liabilitas keuangan:
                                                                                                                                             30 Juni 2025 (Tidak Diaudit)                 31 Desember 2024 (Diaudit)
                                                                                                                                            Nilai Tercatat      Nilai Wajar          Nilai Tercatat            Nilai Wajar
                                                                                                                                                  Rp                Rp                     Rp                       Rp
        Aset Keuangan
           Kas dan Bank                                                                                                                          5.378.905          5.378.905               4.673.796                4.673.796
           Piutang Usaha                                                                                                                       241.064.383        241.064.383             206.538.624              206.538.624
           Aset Keuangan Lancar Lainnya                                                                                                          2.521.962          2.521.962               1.948.300                1.948.300
        Total                                                                                                                                  248.965.250        248.965.250             213.160.720              213.160.720

        Liabilitas Keuangan
           Pinjaman Jangka Pendek                                                                                                              243.770.493        243.770.493             301.533.333              301.533.333
           Utang Usaha dan Lain-lain                                                                                                            49.829.264         49.829.264              28.271.541               28.271.541
           Liabilitas keuangan Jangka Pendek Lainnya                                                                                             4.768.000          4.768.000               4.768.000                4.768.000
           Pinjaman Jangka Panjang - Bank                                                                                                        1.000.000          1.000.000               2.500.000                2.500.000
           Beban Akrual                                                                                                                         13.328.301         13.328.301              16.627.192               16.627.192
           Utang Deviden                                                                                                                         6.036.145          6.036.145                  16.145                   16.145
           Pinjaman Jangka Panjang                                                                                                               9.761.489          9.761.489               5.977.275                5.977.275
        Total                                                                                                                                  328.493.692        328.493.692             359.693.486              359.693.486

        Manajemen berpendapat bahwa nilai buku dari aset dan liabilitas keuangannya mendekati nilai wajar dari aset dan liabilitas keuangan tersebut pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, karena dampak
        pendiskontoan yang tidak signifikan.

      c. Manajemen Permodalan
         Tujuan Perusahaan dalam mengelola permodalan adalah untuk melindungi kemampuan Perusahaan dalam mempertahankan kelangsungan usaha, sehingga entitas dapat tetap memberikan imbal hasil bagi pemegang
         saham dan manfaat bagi pemangku kepentingan lainnya dan untuk mengelola struktur modal yang optimal untuk meminimalisasi biaya modal yang efektif.


        Perusahaan secara aktif dan rutin menelaah dan mengelola permodalannya untuk memastikan struktur modal dan pengembalian yang optimal bagi pemegang saham, dengan mempertimbangkan efisiensi penggunaan
        modal berdasarkan arus kas operasi dan belanja modal,serta mempertimbangkan kebutuhan modal di masa yang akan datang.




                                                                                                              33
Page 36
PT. INDO ACIDATAMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-tahun yang berakhir 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024
(Dalam Ribuan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


 34 Informasi Tambahan Arus Kas

     Tabel dibawah ini menunjukkan rekonsiliasi liabilitas yang timbul dari pendanaan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024:

                                                                                                                                    Perubahan Nonkas
                                                                           31 Desember
                                                                                                                     Penambahan        Pergerakan    Perubahan                 30 Juni 2025
                                                                               2024                  Arus Kas
                                                                                                                      Aset Tetap      Valuta Asing   Nilai Wajar
                                                                                 Rp                    Rp                 Rp               Rp             Rp                       Rp

     Utang Bank Jangka Pendek                                                301.533.333              (57.762.840)             -                 -                 -               243.770.493
     Utang Bank Jangka Panjang                                                 2.500.000               (1.500.000)             -                 -                 -                 1.000.000
     Liabilitas Sewa                                                           5.977.275                3.784.214              -                 -                 -                 9.761.489
     Jumlah Liabilitas dari Aktivitas Pendanaan                              310.010.608              (55.478.626)             -                 -                 -               254.531.982



                                                                                                                                    Perubahan Nonkas
                                                                           31 Desember
                                                                                                                     Penambahan        Pergerakan    Perubahan              31 Desember 2024
                                                                               2023                  Arus Kas
                                                                                                                      Aset Tetap      Valuta Asing   Nilai Wajar
                                                                                 Rp                    Rp                 Rp               Rp             Rp                       Rp

     Utang Bank Jangka Pendek                                                142.241.501              159.291.832              -                 -                 -               301.533.333
     Utang Bank Jangka Panjang                                                 9.366.267               (6.866.267)             -                 -                 -                 2.500.000
     Liabilitas Sewa                                                           1.895.712                4.081.563              -                 -                 -                 5.977.275
     Jumlah Liabilitas dari Aktivitas Pendanaan                              153.503.480              156.507.128              -                 -                 -               310.010.608


 35 Standar Akuntansi dan Interpretasi Standar Yang Telah Disahkan

     Standar baru dan amendemen atas standar yang berlaku efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2025, dengan penerapan dini diperkenankan yaitu:
     • Amendemen PSAK 1031: Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing tentang Kekurangan Ketertukaran;
     • PSAK 117: Kontrak Asuransi; dan
     • Amandemen PSAK 117: Kontak Asuransi tentang Penerapan Awal PSAK 117 dan PSAK 109 – Informasi Komparatif.

     Beberapa PSAK juga diamendemen yang merupakan amendemen konsekuensial karena berlakunya PSAK 104: Kontrak Asuransi, yaitu:
     • PSAK 103: Kombinasi Bisnis;
     • PSAK 105: Aset Tidak Lancar yang Dikuasai untuk Dijual dan Operasi yang Dihentikan;
     • PSAK 107: Instrumen Keuangan: Pengungkapan;
     • PSAK 109: Instrumen Keuangan;
     • PSAK 115: Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan;
     • PSAK 201: Penyajian Laporan Keuangan
     • PSAK 207: Laporan Arus Kas;
     • PSAK 216: Aset Tetap;
     • PSAK 219: Imbalan Kerja;
     • PSAK 1038: Investasi pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama;
     • PSAK 232: Instrumen Keuangan Penyajian;
     • PSAK 236: Penurunan Nilai Aset;
     • PSAK 237: Provisi, Liabilitas Kontinjensi dan Aset Kontinjensi;
     • PSAK 238: Aset Takberwujud; dan
     • PSAK 240: Properti Investasi

     Hingga tanggal laporan           keuangan   ini diotorisasi,   Perusahaan   masih   melakukan evaluasi atas dampak potensial dari penerapan standar   baru,   amandemen     standar   dan
     interpretasi standar tersebut.

 36 Tanggung Jawab Manajemen atas Laporan Keuangan
    Manajemen Perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan yang diotorisasi oleh Direktur untuk diterbitkan pada tanggal 30 Juli 2025.




                                                                                                34

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.7 MB
Published31 Jul 2025
Pages36
Characters228,999
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 60 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org INDO ACIDATAMA Tbk p.1 ×108
linked person Biantoro Setijo · Presiden Komisaris p.7 ×4
linked person Budhi Santoso · Presiden Komisaris p.7 ×4
linked person Budhi Hartono · Komisaris p.7 ×3
linked person Mulyadi Utomo Budhi Moeljono · Wakil Presiden Direktur p.7 ×10
linked person Shelumiel Setijo p.7
linked person Benny Herman p.7
linked org Bank Central Asia Tbk p.19 ×25
linked org Bank Maybank Indonesia Tbk p.19 ×2
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.19 ×2
linked org Bank Multiarta Sentosa Tbk p.19 ×10
linked org PT Bank HSBC Indonesia p.19 ×9
linked org Asuransi Multi Artha Guna Tbk p.20 ×2
linked org Asuransi Bintang Tbk p.25 ×2
linked org PT Mandiri Tunas Finance p.28
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.7 ×2
possible org Bursa Efek Indonesia p.7
possible org Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk p.19 ×2
unresolved person H. Juanda p.2
unresolved org Sarasa Nugraha Tbk p.7 ×2
unresolved person Akta Notaris Sri Rahayu p.7 ×2
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.7
unresolved person Akta Notaris Fathiah Helmi · Notaris p.7 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.7
unresolved org PT Budhi Bersaudara Manunggal p.7 ×3
unresolved org PT Kemiri Sarana Investama p.7 ×3
unresolved org Pengawas Pasar Modal p.7
unresolved org Bapepam p.7 ×4
unresolved org FS Bahari Nusantara · Komisaris Independen p.7
unresolved person Wong Lukas Yoyok Nurcahya · Direktur p.7
unresolved person Sharad Ganesh Ugrankar · Direktur Independen p.7
unresolved person Hoo Kwie Han · Anggota p.7
unresolved person Bram Andika Cahya G. p.7
unresolved org Bank Indonesia p.9
unresolved org PT Supra Busanayasa p.20
unresolved org PT Panca Brothers Swakarsa p.20
unresolved org KJPP Nirboyo p.23 ×2
unresolved org Dewi Apriyanti & Rekan p.23 ×2
unresolved org PT BCA Insurance p.25
unresolved org PT Bakrie Sekuritas p.27
unresolved org PT. Sama Mandiri p.27 ×3
unresolved org PT. Sari Warna Asli Textile Industri p.27 ×2
unresolved org PT Sari Warna Asli p.28
unresolved org Rp. Pinjaman Jangka Panjang Bank Central Asia Tbk p.28
unresolved org PT Orix Indonesia Finance p.28
unresolved org PT BCA Finance p.28
unresolved org PT Kawasan Industri Kujang Cikampek p.28
unresolved org PT Hadisurjo Propertama p.28
unresolved org PT Pusaka Prima Transport p.28
unresolved org PT Sarana Integritas p.29 ×2
unresolved org Pinnacle Synergy Pte. Ltd. p.30
unresolved org PT Kebon Agung p.30 ×2
unresolved org PT. Perdana Agung Sejahtera p.30
unresolved org PT Sentra Jasa Aktuaria p.31
unresolved org PT Perkebunan Nusantara IX p.32
unresolved org PT Perkebunan Nusantara X p.32
unresolved org PT Perkebunan Nusantara XI p.32
unresolved org PT Perkebunan Nusantara XII p.32
unresolved org PT PG Rajawali II. Perusahaan p.32
unresolved org Bank EUR p.33

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

FinancialStatement-2025-II-SRSN.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result