Skip to content
Back to announcement

LapKeu PT Modern Internasional Tbk.pdf

Financial statement Text extracted MDRN

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 42

Page 1

          
Page 2

          
Page 3

          
Page 4

          
Page 5

          
Page 6

          
Page 7

          
Page 8

          
Page 9
                                                      6


                   PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
            Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2025 dan 2024
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.   UMUM

     a. Pendirian Perusahaan

       PT Modern Internasional Tbk (“Perusahaan”) didirikan pada tanggal 12 Mei 1971
       berdasarkan Akta Notaris Djojo Muljadi, S.H. No. 47. Akta pendirian ini disahkan oleh Menteri
       Kehakiman dalam Surat Keputusan No. Y.A.5/205/2 tanggal 23 Agustus 1972 serta
       diumumkan dalam Berita Negara No. 99 tanggal 12 Desember 1972.

       Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan
       Akta Notaris Kumala Tjahyadi Widodo S.H., M.H.,M.Kn, No.8 tangal 11 Juli 2024 terkait
       dengan perubahan susunan komisaris dan direksi. Perubahan tersebut telah disetujui oleh
       Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No.AHU-
       AH.01.09.0179665 tanggal 3 Mei 2024

       Perusahaan mulai kegiatan komersialnya pada tahun 1971.

       Perusahaan berkedudukan di Jalan Sultan Hasanudin No.72 Melawai, Kebayoran Baru
       Jakarta 12160.

        Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan
        meliputi operasi di bidang perdagangan dan perindustrian pada umumnya. Saat ini Operasi
        perusahaan meliputi bisnis solusi dokumen dengan mengusung beberapa merek dan jasa
        yang meliputi alat teknik/mekanikal/elektrikal/mesin fotokopi dan suku cadang.

     b. Penawaran Umum dan tindakan Perusahaan yang mempengaruhi modal saham yang
        ditempatkan dan disetor penuh.

       Tindakan Perusahaan yang mempengaruhi modal saham yang ditempatkan dan disetor
       penuh sejak tanggal penawaran umum perdana sampai dengan tanggal 30 Juni 2025 adalah
       sebagai berikut:

                                                                               Ditempatkan Nilai Nominal
        Tanggal             Tindakan perusahan                                  Dan disetor per Saham

        16 Juli 1991        Penawaran umum perdana sejumlah 4.500.000 saham       4,500,000         1000
        16 Juli 1991        Pecatatan sahamsejumlah5.500.000 saham               10,000,000         1000
        26 Juni 1992        Pecatatan sahamsejumlah34.120.000 saham              44,120,000         1000
                            Penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih
        26 Juni 1992                                                             44,500,000
                            dahulu sejumlah 380.000 saham                                           1000
        18 Agustus 1992     Penawaran umum terbatas 8.853.980 saham.             53,353,980         1000
                            Saham bonus sejumlah 3 saham bonus untuk setiap
        30 Maret 1994                                                           133,384,950         1000
                            kepemilikan 2 saham
                            Perubahan nominal saham dari Rp1.000 per saham
        22 September 1997                                                       266,769,900          500
                            menjadi Rp 500 per saham (pemecahan saham)
                            Penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih
        18 Desember 2006                                                        639,817,902          500
                            dahulu sejumlah 373.048.002 saham
                            Perubahan nominal saham,dari Rp.500 per saham
        30 Mei 2012                                                            3,199,089,510         100
                            menjadi Rp.100 per saham (pemecahan saham)
Page 10
                                                                7


               PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
        Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2025 dan 2024
                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                                                                      Ditempatkan Nilai Nominal
   Tanggal                   Tindakan perusahan                                                        Dan disetor per Saham
                             Penawaran umum terbatas dengan hak memesan efek
   18 Oktober 2012                                                                                        4,158,816,363                    100
                             terlebih dahulu sejumlah 959.726.853 saham.
                             Penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih
   31 Oktober 2014                                                                                        4,574,697,999                    100
                             dahulu sejumlah 415.881.636 saham
                             Penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih
   09 Agustus 2018                                                                                        5,032,167,798                    100
                             dahulu sejumlah 457.469.799 saham.
                             Penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih
   20 Desember 2019
                             dahulu sejumlah 2.600.000.000 saham seri B
                             1. Saham Seri A                                                              5,032,167,798                    100
                             2. Saham Seri B                                                              2,600,000,000                     50

  Seluruh saham Perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia.

c. Struktur Perusahaan dan Entitas Anak

  Persentase kepemilikan Perusahaan, baik secara langsung maupun tidak langsung, dan total
  aset Entitas Anak per 30 Juni 2025 adalah sebagai berikut :

                                                                                    Tahun
                                                                                     Mulai   Persentase     Jumlah Aktiva      Jumlah Aktiva 31
             Entitas Anak            Lokasi            Kegiatan Pokok
                                                                                    Operasi Pemilikan        30 Juni 2025       Desember 2024
                                                                                   Komersial
   PT Modern Pangan Indonesia (MPI) Jakarta Perdagangan makanan dan minuman          1990       100            1,352,077,985      1,352,077,985
   PT Modern Sevel Indonesia (MSI)   Jakarta Usaha bidang perdagangan terutama
                                              dalam perdagangan impor/ekspor,
                                                                                     1993       100            3,046,710,130      3,046,710,130
                                               toko serba ada, dan supermarket
                                                       (Gerai 7-Eleven)
   PT Modern Data Solusi (MDS)       Jakarta Usaha bidang perdagangan dan jasa,
                                                 khususnya di bidang jasa yang
                                                meliputi alat teknik/mekanikal       1990       100          179,105,646,134    171,528,255,044
                                              elektrikal/mesin fotokopi dan suku
                                                          cadangnya


  PT Modern Pangan Indonesia (MPI)

  Berdasarkan Akta Notaris No.2 tanggal 26 September 2017 MPI menyetujui penjualan seluruh
  saham atas PT Fresh Food Indonesia (FFI) sebanyak 7.175.000 saham kepada Kho Boga
  Food (KBF). Sehingga, kepemilikan MPI atas FFI menjadi nihil. Sejak sat itu, MPI tidak
  mempunyai operasi komersial.

  PT Modern Sevel Indonesia (MSI)

  Berdasarkan akta R.M Indiarto Budioso, S.H. No.1 tanggal Mei 2020, MSI melakukan
  peningkatan     modal     ditempatkan    disetor  dari Rp.910.000.000.000        menjadi
  Rp.1.300.859.400.000 yang diambil seluruhnya oleh MDS melalui konversi dari piutang lain-
  lain menjadi investasi. Kepemilikan saham MDS di MSI menjadi 4,61%. Akta tersebut telah
  mendapatkan persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam
  Surat Keputusan No. AHU-oo79317 AH.01.11. Tahun 2020 tanggal 8 Mei 2020.

  Pada tanggal 11 September 2017, pengadilan Negeri atau Niaga memberikan “penundaan
  Kewajiban Pembayaran Utang” (PKPU ) kepada MSI karena permohonan yang diajukan oleh
  kreditor tertentu. Pada tanggal 26 Oktober 2017, proses PKPU seledsai dan rencana
Page 11
                                           8


           PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
      Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2025 dan 2024
                    (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

  perdamaian, yang disetujai oleh mayoritas kreditur MSi, te;ah dilaksanakan.

  PT Modern Data Solusi (MDS)

  Berdasarkan Akta No.6 tanggal 19 Desember 2023 yang dibuat oleh Notaris R.M Indiarto
  Budioso, S,H., para pemegang saham MDS menyetuji peningkatan modal ditempatkan dan
  disetor MDS menjadi sebesar Rp.124.685.000.000 dari Rp.102.350.000.000. Penambahan
  modal disetor sebesar Rp.22.335.000.000, seluruhnya dikonversikan dari utang MDS pada
  Perusahaan sehingga kepemilikan saham perusahaan pada MDS menjadi 100%.

  Berdasarkan Akta Notaris No.6 tanggal 26 Juli 2022 yang dibuat oleh Notaris R.M Indiarto
  Budioso, S.H., para pemegang saham MDS menyetuji peningkatan modal ditempatkan dan
  disetor MDS menjadi sebesar Rp.102,350.000.000 dari RP.70.000.000.000. Penambahan
  modal disetor sebesar Rp.32.350.000.000, seluruhnya dikonversikan dari utang MDS pada
  Perusahaan sehingga kepemilikan saham perusahaan pada MDS menjadi 100%


d. Dewan Komisaris, Direksi dan Komite Audit serta Karyawan

  Susuan Dewan Komisaris, Direksi (mamajemen kunci) Perusahaan pada tanggal 30 Juni
  2025 adalah sebagai berikut :

  Dewan Komisaris
  Komisaris                                 : Martino
  Komisaris Independen                      : Ign. Alit Himawan

  Direksi
  Direktur Utama                             : Sungkono Honoris
  Direktur                                   : Laurentius Linggodigdo
  Sekretaris Perusahaan                      : Martino

  Komite Audit
  Ketua                                        : Ign. Alit Himawan
  Anggota                                      : Ahmad Fauzi
  Anggota                                      : Rosalina

  Susunan Dewan Komisaris, Direksi (manajemen kunci) Perusahaan pada tanggal 31
  Desember 2024

  Dewan Komisaris
  Komisaris                                 : Martino
  Komisaris Independen                      : Ign. Alit Himawan

  Direksi
  Direktur Utama                             : Sungkono Honoris
  Direktur                                   : Laurentius Linggodigdo
  Sekretaris Perusahaan                      : Martino

  Komite Audit
  Ketua                                        : Ign. Alit Himawan
  Anggota                                      : Ahmad Fauzi
  Anggota                                      : Rosalina
Page 12
                                                 9


                 PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
                CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
           Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2025 dan 2024
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

        Pada tanggal 30 Juni 2025        dan 31 Desember 2024, Perusahaan dan Entitas anak
        (secara bersama-sama disebut sebagai (“Kelompok Usaha”) memiliki masing-masing 28
        dan 31 karyawan tetap (tidak diaudit).

        Perusahaan memiliki unit audit internal yang disyaratkan oleh Peraturan No. IX.I.7 dan telah
        memiliki Piagam Unit Audit Internal sebagaimana disyaratkan oleh Peraturan No. IX.I.7.
        Ketua unit audit internal Perusahaan per tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 adalah
        Ahmad Fauzi

     e. Penyelesaian Laporan Keuangan Konsolidasian

        Laporan keuangan konsolidasian ini telah diselesaikan dan diotorisasi untuk terbit oleh
        Direksi Perusahaan pada tanggal 30 Juli 2025.

2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTASI MATERIAL

     a. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian Kepatuhan

        Laporan keuangan konsolidasian telah disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan
        di Indonesia (“SAK”), yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”)
        dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”) yang dikeluarkan oleh Dewan Standar
        Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (“DSAK”) serta Peraturan-peraturan dan
        Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan yang dikeluarkan Badan
        Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK) bagi perusahaan Publik.

        Selain laporan arus kas konsolidasian, laporan keuangan konsolidasian disusun berdasarkan
        basis akrual, dengan menggunakan konsep biaya historis, kecuali untuk beberapa akun
        tertentu yang disajikan berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan
        akuntansi masing-masing akun tersebut.

        Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung yang
        menyajikan penerimaan dan pengeluaran kas dan bank yang dikelompokkan ke dalam
        aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.

        Mata uang penyajian yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian
        adalah Rupiah (Rp), yang merupakan mata uang fungsional Grup.

     b. Prinsip-prinsip Konsolidasian

       Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Grup seperti yang disebutkan
       pada Catatan 1c yang dimiliki oleh Perusahaan (secara langsung atau tidak langsung)
       dengan kepemilikan saham lebih dari 50%.

       Laporan keuangan (konsolidasian) Entitas-entitas Anak disusun untuk periode pelaporan
       yang sama dengan Perusahaan, menggunakan kebijakan akuntansi yang konsisten.

        Seluruh saldo akun, transaksi, penghasilan dan beban antar perusahaan yang signifikan, dan
        laba atau rugi hasil transaksi dari intra-Grup yang belum direalisasi telah dieliminasi.
        Entitas-entitas Anak dikonsolidasi secara penuh sejak tanggal akuisisi, yaitu tanggal Grup
        memperoleh pengendalian, sampai dengan tanggal pada saat entitas induk kehilangan
        pengendalian. Pengendalian dianggap ada ketika Perusahaan memiliki, secara langsung
        atau tidak langsung melalui Entitas-entitas Anak, lebih dari setengah hak suara entitas.
        Pengendalian didapat ketika Perusahaan terekspos atau memiliki hal atas imbal hasil variabel
        dari keterlibatannya dengan investee dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi imbal
        hasil tersebut melalui kekuasaannyta atas investee.
Page 13
                                        10


         PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
    Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2025 dan 2024
                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Secara spesifik, Grup mengendalikan investee jika dan hanya jika Kelompok Usaha memiliki
seluruh hal berikut ini :
- Kekuasaan atas investee (misal, hak yang ada memberi kemampuan kini untuk
    mengarahkan aktivitas relevan investee);
- Eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee, dan;
- Kemampuan untuk menggunakan kekuasaanya atas investee untuk mempengaruhi
    jumlah imbal hasil investor.

Ketika Grup memiliki kurang dari hak suara mayoritas, Grup dapat mempertimbangkan
semua fakta dan keadaan yang relevan dalam menilai apakah memiliki kekuasaan atas
investee, termasuk :
- Pengaturan kontruktual dengan pemilik hak suara yang lain.
- Hak yang timbul dari pengaturan kontraktual lain.
- Hak suara dan hak suara potensial Kelompok Usaha

Grup menilai kembali apakah investor mengendalikan investee jika fakta dan keadaan
mengindikasikan adanya perubahan terhadap satu atau lebih dari tiga elemen pengendalian.
Konsolidasi atas anak perusahaan dimulai ketika Kelompok Usaha memiliki pengendalian
atas anak perusahaan dan berhenti ketika Grup kehilangan pengendalian atas anak
perusahaan. Aset, liabilitas, penghasilan dan beban atas anak perusahaan yang diakuisisi
atau dilepas selama tahun tertentu termasuk dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian dari tanggal Grup memperoleh pengendalian sampai dengan
tanggal Grup menghentikan pengendalian atas anak perusahaan.

Laba atau rugi dan setiap komponen atas penghasilan komprehensif lain diatribusikan pada
pemegang saham entitas induk Grup pada kepentingan non pengendali (“KNP”), walaupun
hasil di KNP mempunyai saldo defisit. Bila diperlukan, penyesuaian dilakukan pada laporan
keuangan anak perusahaan agar kebijakan akuntansinya sesuai dengan kebijakan akuntansi
Perusahaan. Semua aset dan liabilitas, ekuitas, penghasilan, beban dan arus kas berkaitan
dengan transaksi antar anggota Grup akan dieleminasi secara penuh dalam proses
konsolidasi.

Perubahan kepemilikan di anak perusahaan, tanpa kehilangan pengendalian, dihitung
sebagai transaksi ekuitas. Jika Grup kehilangan pengendalian atas anak perusahaan, maka
Perusahaan :

-   Menghentikan pengakuan aset (termasuk setiap goodwill) dan liabilitas entitas anak;
-   Menghentikan pengakuan jumlah tercatat setiap KNP;
-   Menghentikan pengakuan akumulasi selisih penjabaran, yang dicatat di ekuitas, jika ada;
-   Mengakui nilai wajar pembayaran yang diterima;
-   Mengakui setiap sisa investasi pada nilai wajarnya;
-   Mengakui setiap perbedaan yang dihasilkan sebagai keuntungan atau kerugian dalam
    laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian; dan
-   Mereklasifikasikan ke laba rugi proporsi keuntungan dan kerugian yang telah diakui
    sebelumnya dalam penghasilan komprehensif lain atau saldo laba, begitu pula menjadi
    persyaratan jika Kelompok Usaha akan melepas secara langsung aset atau liabilitas
    yang terkait.

Kepentingan non pengendali (KNP) mencerminkan bagian atas laba atau rugi dan aset neto
dari entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung maupun tidak langsung oleh
Perusahaan, yang masing-masing disajikan dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian dan dalam ekuitas pada laporan posisi keuangan
konsolidasian, terpisah dari bagian yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk.
Page 14
                                           11


            PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
       Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2025 dan 2024
                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

c. Kas dan Bank

   Kas dan bank terdiri dari kas dan bank yang tidak dijaminkan serta tidak dibatasi dalam
   penggunaan nya.

d. Piutang usaha dan piutang lain-lain

  pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan
  diamortisasi dengan menggunakan metode bunga efektif, apabila dampak pensidkontoan
  signifikan , dikurangi provisi atas penurunan nilai.

  Kolektibilitas piutang usaha dan piutang non-usaha ditinjau secara berkala. Piutang yang
  diketahui tidak tertagih, dihapuskan dengan secara langusng mengurangi nilai tercatatnya.
  Akun penyisihan digunakan ketika terdapat bukti yang objektif bahwa Group tidak dapat
  menagih seluruh jumlah piutang sesuai dengan persyaratan awal piutang.

e. Transaksi dengan pihak berelasi

   Grup mengungkap hubungan, transaksi dan saldo pihak-pihak berelasi, termasuk komitmen,
   dalam laporan keuangan konsolidasian dan laporan keuangan tersendiri entitas induk, dan
   juga diterapkan terhadap laporan keuangan secara individual.

f. Persediaan

   Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan dan nilai
   realisasi neto dimana biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata bergerak, kecuali
   untuk persediaan yang dijual secara eceran. Penyisihan persediaan usang dan penurunan
   nilai persediaan ditentukan berdasarkan penelaahan terhadap keadaan persediaan pada
   akhir tahun untuk mengurangi nilai tercatat persediaan ke nilai realisasi neto.

g. Biaya Dibayar di Muka

   Biaya dibayar di muka dibebankan pada operasi selama masa manfaat masing-masing biaya.

h. Aset Tetap

   Aset tetap, kecuali tanah, dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi
   penyusutan dan rugi penurunan nilai. Biaya perolehan termasuk biaya penggantian bagian
   aset tetap saat biaya tersebut terjadi, jika memenuhi kriteria pengakuan. Selanjutnya, pada
   saat inspeksi yang signifikan dilakukan, biaya inspeksi itu diakui ke dalam jumlah tercatat
   (“carrying amount”) aset tetap sebagai suatu penggantian jika memenuhi kriteria pengakuan.
   Semua biaya perbaikan dan pemeliharaan yang tidak memenuhi kriteria pengakuan diakui
   sebagai laba rugi pada saat terjadinya.

   Penyusutan aset dimulai pada saat aset tersebut siap untuk digunakan dan dihitung dengan
   menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis sebagai
   berikut:


                                                                         Tahun
   Bangunan dan prasarana                                                 2–20
   Mesin dan peralatan                                                    4–10
   Inventaris                                                             4–5
   Alat-alat pengangkutan                                                 4–5
Page 15
                                        12


        PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
   Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2025 dan 2024
                 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Tanah dinyatakan berdasarkan biaya perolehan dan tidak disusutkan, karena manajemen
berpendapat     bahwa     kemungkinan      besar  hak    atas    tanah   tersebut    dapat
diperbaharui/diperpanjang pada saat jatuh tempo.
Biaya pengurusan legal hak atas tanah ketika tanah diperoleh pertama kali diakui sebagai
bagian dari biaya perolehan tanah pada akun “Aset Tetap” dan tidak diamortisasi. Sementara
biaya pengurusan atas perpanjangan atau pembaruan legal hak atas tanah diakui sebagai
bagian dari aset tak berwujud dan diamortisasi sepanjang mana yang lebih pendek antara
umur hukum hak dan umur ekonomi tanah.
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak
ada manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya.
Laba atau rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan
antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat dari aset) diakui sebagai laba rugi
pada tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya.

Pada setiap akhir tahun buku, nilai residu, umur manfaat dan metode penyusutan ditelaah
kembali dan jika sesuai dengan keadaan, disesuaikan secara prospektif.

● Aset tetap dalam penyelesaian

  Aset tetap dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan. Akumulasi biaya
  perolehanakan dipindahkan ke masing-masing akun aset tetap yang bersangkutan pada
  saat aset tersebut selesai dikerjakan dan siap digunakan.

● Sewa

  Penentuan apakah suatu perjanjian merupakan, atau mengandung, sewa, adalah
  berdasarkan substansi dari perjanjian tersebut pada penetapan awal. Perjanjian dievaluasi
  apakah pemenuhannya tergantung kepada penggunaan aset atau aset-aset tertentu
  secara spesifik atau perjanjian mengalihkan hak untuk menggunakan aset atau aset-aset,
  walaupun hak tersebut tidak secara eksplisit disebutkan dalam perjanjian.

  Sewa Pembiayaan - sebagai Lessee

  Suatu sewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan jika sewa tersebut mengalihkan
  secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset sewa.
  Sewa tersebut dikapitalisasi sebesar nilai wajar aset sewa pembiayaan atau sebesar nilai
  kini dari pembayaran sewa minimum, jika nilai kini lebih rendah dari nilai wajar.
  Pembayaran sewa minimum dipisahkan antara bagian yang merupakan beban keuangan
  dan bagian yang merupakan pelunasan liabilitas, sedemikian rupa sehingga menghasilkan
  suatu tingkat suku bunga periodik yang konstan atas saldo liabilitas. Beban keuangan
  dibebankan langsung ke operasi tahun berjalan.

  Jika terdapat kepastian yang memadai bahwa lessee akan mendapatkan hak kepemilikan
  pada akhir masa sewa, aset sewa pembiayaan disusutkan selama masa penggunaan aset
  yang di estimasi berdasarkan umur manfaat aset tersebut. Jika tidak terdapat kepastian
  yang memadai bahwa Kelompok Usaha akan mendapatkan hak kepemilikan pada akhir
  masa sewa, maka aset sewa pembiayaan disusutkan selama periode yang lebih pendek
  antara umur manfaat aset sewa pembiayaan atau masa sewa. Laba atau rugi yang timbul
  dari transaksi jual dan sewa-balik kembali ditangguhkan dan diamortisasi selama sisa
  masa sewa.

  Sewa Operasi - sebagai Lessee

  Suatu sewa diklasifikasikan sebagai sewa operasi jika sewa tidak mengalihkan secara
  substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset. Dengan
Page 16
                                            13


            PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
      Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2025 dan 2024
                    (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

      demikian, pembayaran sewa diakui sebagai beban pada operasi dengan metode garis
      lurus (straight-line method) selama masa sewa.

      Sewa Operasi - sebagai Lessor

      Sewa dimana Grup tidak mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang
      terkait dengan kepemilikan aset diklasifikasikan sebagai sewa operasi.

i. Investasi pada entitas asosiasi

   Investasi Grup pada entitas asosiasi diukur dengan menggunakan metode ekuitas. Entitas
   asosiasi adalah suatu entitas dimana Kelompok Usaha mempunyai pengaruh signifikan.
   Sesuai dengan metode ekuitas, investasi pada entitas asosiasi pada laporan posisi keuangan
   konsolidasian diakui sebesar biaya perolehan dan yang selanjutnya disesuaikan dengan
   perubahan pasca perolehan dalam bagian Kelompok Usaha atas aset neto dari entitas
   asosiasi tersebut.

   Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian mencerminkan bagian
   atas hasil operasi dari entitas asosiasi. Bila terdapat perubahan yang diakui langsung pada
   ekuitas dari entitas asosiasi, Grup mengakui bagiannya atas perubahan tersebut dan
   mengungkapkan hal ini, jika dapat diterapkan, dalam laporan perubahan ekuitas
   konsolidasian. Laba atau rugi yang belum direalisasi yang timbul dari transaksi antara Grup
   dengan entitas asosiasi dieliminasi pada jumlah yang sesuai dengan kepentingan Grup dalam
   entitas asosiasi.

   Kontribusi aset non-moneter kepada entitas asosiasi yang dipertukarkan dengan kepentingan
   dalam entitas asosiasi diperlakukan sebagai transaksi antara Grup dengan entitas asosiasi
   sehingga laba atau rugi yang belum direalisasi yang timbul dari transaksi tersebut dieliminasi
   pada jumlah yang sesuai dengan kepentingan Grup dalam entitas asosiasi.

   Laporan keuangan entitas asosiasi disusun atas periode pelaporan yang sama dengan Grup.

   Grup menentukan apakah diperlukan untuk mengakui tambahan rugi penurunan nilai atas
   investasi Grup dalam entitas asosiasi. Grup menentukan pada setiap tanggal pelaporan
   apakah terdapat bukti yang obyektif yang mengindikasikan bahwa investasi dalam entitas
   asosiasi mengalami penurunan nilai. Dalam hal ini, Grup menghitung jumlah penurunan nilai
   berdasarkan selisih antara jumlah terpulihkan atas investasi dalam entitas asosiasi dan nilai
   tercatatnya dan mengakuinya dalam laba atau rugi.

j. Penurunan nilai aset non-keuangan

   Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup menilai apakah terdapat indikasi suatu aset
   mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut, atau pada saat pengujian
   penurunan nilai aset yaitu aset tak berwujud dengan umur manfaat tidak terbatas, atau
   goodwill yang diperoleh dalam suatu kombinasi bisnis diperlukan, maka Kelompok Usaha
   membuat estimasi formal jumlah terpulihkan aset tersebut.

   Jumlah terpulihkan yang ditentukan untuk aset individual adalah jumlah yang lebih tinggi
   antara nilai wajar aset atau Unit Penghasil Kas (“UPK”) dikurangi biaya untuk menjual dengan
   nilai pakainya, kecuali aset tersebut tidak menghasilkan arus kas masuk yang sebagian besar
   independen dari aset atau kelompok aset lain. Jika nilai tercatat aset lebih besar daripada
   nilai terpulihkannya, maka aset tersebut dipertimbangkan mengalami penurunan nilai dan
   nilai tercatat aset diturunkan nilainya menjadi sebesar nilai terpulihkannya.
   Rugi penurunan nilai dari operasi yang berkelanjutan diakui pada laporan laba rugi
   komprehensif konsolidasian sebagai “Rugi Penurunan Nilai”. Dalam menghitung nilai pakai,
Page 17
                                            14


           PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
     Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2025 dan 2024
                   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

  estimasi arus kas masa depan bersih didiskontokan ke nilai kini dengan menggunakan tingkat
  diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini dari nilai waktu uang dan
  risiko spesifik atas aset.

  Dalam menentukan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual, digunakan harga penawaran
  pasar terakhir, jika tersedia. Jika tidak terdapat transaksi tersebut, Grup menggunakan model
  penilaian yang sesuai untuk menentukan nilai wajar aset. Perhitungan tersebut digabungkan
  dengan penilaian atau indikator nilai wajar lainnya.
  Grup melakukan penilaian pada setiap akhir periode pelaporan apakah terdapat indikasi
  bahwa rugi penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset selain
  goodwill mungkin tidak ada lagi atau mungkin telah menurun. Jika indikasi dimaksud
  ditemukan, maka entitas mengestimasi jumlah terpulihkan aset tersebut. Kerugian penurunan
  nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset selain goodwill dibalik hanya jika
  terdapat perubahan asumsi-asumsi yang digunakan untuk menentukan jumlah terpulihkan
  aset tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir diakui. Dalam hal ini, jumlah tercatat aset
  dinaikkan ke jumlah terpulihkannya. Pembalikan tersebut dibatasi sehingga jumlah tercatat
  aset tidak melebihi jumlah terpulihkannya maupun jumlah tercatat, setelah dikurangi
  penyusutan, seandainya tidak ada rugi penurunan nilai yang telah diakui untuk aset tersebut
  pada tahun sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan nilai diakui dalam laporan laba rugi
  komprehensif konsolidasian. Setelah pembalikan tersebut, penyusutan aset tersebut
  disesuaikan di periode mendatang untuk mengalokasikan jumlah tercatat aset yang direvisi,
  dikurangi nilai sisanya, dengan dasar yang sistematis selama sisa umur manfaatnya.

k. Pengakuan Pendapatan dan Beban

  Group malakukan 5 langkah penilaian sebelum mengakui pendapatan sebagai berikut :

  1. Indentifikasi kontrak dengan pelanggan
  2. Indentifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan adalah janji
     dalam kontrak untuk mentransfer barang atau jasa yang berbeda kepada pelanggan.
  3. Tentukan harga transaksi. Haraga transaksi adalah jumlah imbalan yang diharapkan
     menjadi hak entitas sebagai imbalan untuk mentransfer barang atau jasa yang dijanjikan
     kepada pelanggan. Jika pertimbangan yang dijanjikan dalam kontrak mancakup jumlah
     variabel, Group memperikirakan jumlah imbalan yang diharapkan berhak sebagai
     imbalan atas pengalihan barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan dikurangi
     perkiraan jumlah jaminan tingkat layanan yang akan dibayarkan selama masa kontrak.
  4. Alokasi harga transaksi untu setiap kewajiban pelaksanaan atas dasar harga jual berdiri
     sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan dalam kontrak. Jika hal
     ini tidak dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatf siestimasi
     berdasarkan biaya ekspektasian ditambah marjin.
  5. Mengakui pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan dipenuhi dengan mentrasfer barang
     atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan (yaitu ketika pelanggan memperoleh kendali
     atas barang atau jasa tersebut).




  Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dalam kondisi sebagai berikut :

  a. Pada waktu tertentu (biasanya untuk janji dalam memindahkan barang ke pelanggan)
     atau kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dalam kondisi sebagai berikut :
  b. Sepanjang waktu (biasanya untuk janji dalam memberikan layanan pada pelanggan ).
     Untuk kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi sepanjang waktu, Group memilih ukuran
     kemajuan yang sesuai untuk menentukan jumlah pendapatan yang harus diakui ketika
     kewajiban pelaksanaan dipenuhi.
Page 18
                                         15


         PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
    Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2025 dan 2024
                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


Kewajiban pelaksanaan dan waktu pengakuan pendapatan

Pendapatan dari penjualan lokal dan jasa perbaikan diakui pada saat penyerahan barang
kepada pelanggan atau pada saat jasa perbaikan telah selesai. Pendapatan dari jasa lainnya
diakui pada saat jasa telah dilaksanakan.

Pendapatan / Beban Bunga
Untuk semua instrumen keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi,
pendapatan atau beban bunga dicatat dengan menggunakan metode Suku Bunga Efektif
(”SBE”), yaitu suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi pembayaran atau
penerimaan kas di masa yang akan datang selama perkiraan umur dari instrumen keuangan,
atau jika lebih tepat, selama periode yang lebih singkat, untuk nilai tercatat neto dari aset
keuangan atau liabilitas keuangan.

Menentukan harga transaksi

Sebagian besar pendapatan Group berasal dari kontrak harga tetap dan oleh karena itu
jumlah pendapatan yang akan diperoleh dari setiap kontrak ditentukan dengan mengacu
pada harga-harga tetap itu.

Mengalokasikan jumlah untuk kewajiban pelaksanaan

Untuk sebagian besar kontrak, ada harga satuan tetap untuk setiap barang atau jasa yang
dijual. Oleh karena itu, tidak ada pertimbangan dalam mengalokasikan harga kontrak
tersebut.Jika pelanggan memesan lebih dari satu barang atau jasa, Group dapat menentukan
pemisahan dari total harga kontra antara setiap barang atau jasa dengan mengacu pada
harga jual masing-masing barang atau jasa (semua barang atau jasa mampu untuk dijual
terpisah).

Biaya untuk memperoleh kontrak jangka panjang dan biaya untuk memenuhi kontrak

Komisi tambahan yang dibayarkan kepada agen dan staf penjualan untuk pekerjaan dalam
memperoleh kontrak dengan periode lebih dari sarutahun dicacat dalam pembayaran dimuka
dan dibebankan berdasarkan pola yang sama dengan pendapatan yang diakui.

Tidak perlu penilaian untuk mengukur jumlah biaya untuk mendapatkan kontrak karena
jumlahnya sama dengan komisi yang dibayarkan.

Biaya untuk memperoleh         kontrak   jangka   panjang   dan   biaya   untuk   memenuhi
kontrak(lanjutan)

Biaya untuk memnuhi kontrak tidak menghasilkan pengakuan aset yang terpisah karena:

-   biaya tersebut termasuk dalam jumlah tercatat persediaan untuk kontrak yang melibatkan
    penjualan barang;dan
-   untuk layanan kontrak, pendapatan diakui sepanjang waktu dengan mengacu pada tahap
    penyelesaian yang berarti bahwa pengendalian aset (layanan desain) dialihkan ke
    pelanggan secara terus menerus saat pekerjaan dilakukan. Akibatnya, tidak ada aset
    untuk pekerjaan dalam penyelesain yang diakui.
-   Tidak memperhitungkan komponen pembiayaan yang signifikan dimana perbedaan
    waktu antara menerima pertimbangan dan mengalihkan kendali barang atau jasa kepada
    pelanggan adalah satu tahun atau kurang; dan
-   Beban biaya tambahan untuk mendapatkan kontrak ketika periode amortisasi aset yang
    diakui akan satu tahun atau kurang.
Page 19
                                            16


           PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
      Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2025 dan 2024
                    (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


  Beban

  Beban diakui saat terjadinya (accrual basis)

l. Perpajakan

  Beban pajak penghasilan merupakan jumlah dari pajak penghasilan badan yang terutang
  saat ini dan pajak tangguhan.

  Pajak Kini

  Aset dan liabilitas pajak kini untuk tahun berjalan dan lalu diukur sebesar jumlah yang
  diharapkan dapat direstitusi dari atau dibayarkan kepada otoritas perpajakan. Tarif pajak dan
  peraturan pajak yang digunakan untuk menghitung jumlah tersebut adalah yang telah berlaku
  atau secara substantif telah berlaku pada tanggal pelaporan.

  Koreksi terhadap liabilitas perpajakan dicatat saat surat ketetapan pajak diterima atau apabila
  dilakukan banding, ketika hasil banding sudah diputuskan. Kekurangan/kelebihan
  pembayaran pajak penghasilan disajikan sebagai bagian dari “Beban Pajak – Tahun
  Berjalan” dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.
  Perusahaan dan entitas anak juga menyajikan bunga/denda, jika ada, sebagai bagian dari
  “Beban Pajak – Tahun Berjalan”.

  Pajak Final

  Peraturan perpajakan di Indonesia mengatur beberapa jenis penghasilan dikenakan pajak
  yang bersifat final. Pajak final yang dikenakan atas nilai bruto transaksi tetap dikenakan
  walaupun atas transaksi tersebut pelaku transaksi mengalami kerugian.

  Pajak Tangguhan

  Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui pada setiap tanggal pelaporan sebesar perbedaan
  temporer aset dan liabilitas untuk tujuan akuntansi dan tujuan pajak. Metode ini juga
  mengharuskan pengakuan manfaat pajak di masa akan datang, jika kemungkinan realisasi
  manfaat tersebut di masa mendatang cukup besar (probable).

  Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer yang kena pajak.
  Pajak tangguhan diukur dengan metode liabilitas atas beda waktu pada tanggal pelaporan
  antara dasar pengenaan pajak untuk aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya untuk tujuan
  pelaporan keuangan. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer
  kena pajak dengan beberapa pengecualian.

  Aset pajak tangguhan direview pada setiap tanggal pelaporan dan jika diperlukan, dilakukan
  penyesuaian pada tanggal tersebut. Efek pajak tangguhan yang timbul dari akuisisi bisnis
  disajikan sebagai bagian dari akun “Aset atau Liabilitas Pajak Tangguhan”.
  Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan di laporan posisi keuangan konsolidasian atas
  dasar saling hapus (offset), kecuali aset dan liabilitas pajak tangguhan untuk entitas yang
  berbeda, sesuai penyajian aset dan liabilitas pajak kini masing-masing entitas tersebut.
  Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur berdasarkan tarif pajak yang diharapkan akan
  dipakai pada tahun saat aset direalisasikan atau liabilitas diselesaikan berdasarkan peraturan
  perpajakan yang berlaku atau yang telah secara substantif berlaku pada tanggal pelaporan.
Page 20
                                              17


           PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
      Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2025 dan 2024
                    (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

  Pajak Pertambahan Nilai (PPN)

  Penjualan, beban dan aset diakui neto terhadap nilai pajak penjualan (yaitu pajak
  pertambahan nilai dan pajak lainnya, jika ada), kecuali :

  ● Situasi dimana PPN yang timbul dari pembelian aset atau jasa tidak terpulihkan dari
    otoritas pajak, dalam situasi tersebut PPN terkait diakui sebagai bagian dari nilai
    perolehan aset atau bagian dari beban.
  ● Piutang dan hutang yang diakui termasuk PPN terkait

  Nilai dari PPN neto yang dipulihkan atau terhutang ke otoritas pajak dicatat sebagai bagian
  dari piutang atau utang dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.

m. Imbalan Kerja

  Imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat terutang kepada karyawan,

  Group mengakui liabilitas imbalan kerja yang tidak didanai sesuai dengan Undang-Undang
  No. 11/2020 tanggal 2 Februari 2021 tentang Cipta Kerja dan Undang-Undang
  Ketenagakerjaan No. 12/2003.

  Penyisihan tersebut diestimasi berdasarkan perhitungan akturia independen dengan
  menggunakan metode “Projected-Unit-Credit”.

  Liabilitas atau asset imbalan kerja neto adalah agreget dari nilai kini liabilitas imbal kerja pasti
  pada akhir periode pelaporan dikurangi dengan nilai wajar asset program (jika ada),
  disesuaikan dengan dampak yang membatasi asset imbalan pasti bersih terhadap batas atas
  asset.

  Batas atas asset adalah nilai sekarang dari manfaat ekonomis yang tersedia dalam bentuk
  pengembalian dana dari program atau pengurangan iuran masa mendatang tersebut.

  Biaya imbalan pasti terdiri dari biaya jasa kini diakui dalam laba rugi, biaya jasa lalu dan
  keuntungan atau kerugian atas penyelesaian, diakui dalam laba rugi, bunga neto atas
  liabilitas (asset) imbalan pasti neto, diakui dalam laba rugi, dan pengukuran kembali liabilitas
  (asset) imbalan pasti neto dalam penghasilan komprehensif lain.

n. Laba (rugi) per saham

  Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba tahun berjalan yang dapat
  diatribusikan kepada pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang
  beredar pada tahun yang bersangkutan.

o. Transaksi dan saldo dalam mata uang asing

  Transaksi dalam mata uang asing dicatat dalam mata uang fungsional berdasarkan kurs yang
  berlaku pada saat transaksi dilakukan. Pada akhir periode pelaporan, aset dan liabilitas
  moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang fungsional Grup
  berdasarkan rata-rata kurs jual dan kurs beli yang diterbitkan oleh Bank Indonesia pada
  tanggal terakhir transaksi perbankan pada tahun tersebut. Laba atau rugi kurs yang terjadi
  dikreditkan atau dibebankan pada operasi tahun berjalan.
  Kurs yang digunakan untuk menjabarkan aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing
  adalah sebagai berikut:
Page 21
                                             18


            PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
       Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2025 dan 2024
                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                              30 Juni 2025        31 Desember 2024          30 Juni 2024

   Dollar Amerika Serikat              16,233                 16,162                  16,421

p. Instrumen Keuangan

  Group mengakui asset keuangan atau liabilitas keuangan dalam laporan posisi keuangan
  konsolidasian jika, dan hanya jika, Group menjadi salah satu pihak dalam ketetuan kontrak
  instrumen keuangan tersebut.

  i.   Aset Keuangan

       Asset keuangan diklasifikasikan sebagai alat keuangan yang diukur pada nilai wajar
       melalui laba rugi, pinjaman yang diberikan dan piutang, investasi dimiliki hingga jatuh
       tempo, asset keuangan tersedia untuk dijual, aatau sebagai derivative yang ditetapkan
       sebagai instrument lindung nilai dalam lindung nilai yang efektif.

       Group menentukan klasifikasi asset keuangannya pada saat pengakuan awalnya,
       sepanjang diperbolehkan, mengevaluasi penentunan klasifikasi asset keuangan pada
       setiap akhir tahun.

       Pengakuan awal dan pengukuran

       Aset keuangan yang ditetapkan pada nilai wajar melalui laba rugi, pinjaman yang
       diberikan dan piutang, investasi dimiliki hingga jatuh tempo, dan aset keuangan tersedia
       untuk dijual, mana yang sesuai. Grup menentukan klasifikasi aset keuangan pada saat
       pengakuan awal dan, jika diperbolehkan dan sesuai, akan dievaluasi kembali
       pengklasifikasian aset tersebut pada setiap akhir tahun pelaporan.

       Pada saat pengakuan awal, aset keuangan diukur pada nilai wajar dan, dalam hal
       investasi tidak diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, nilai wajar tersebut ditambah
       dengan biaya transaksi yang dapat didistribusikan secara langsung.

       Pada tanggal 30 Juni 2025 , aset keuangan Kelompok Usaha mencakup kas dan bank,
       kas yang dibatasi penggunaannya, piutang usaha, piutang lain-lain, setoran jaminan dan
       aset keuangan lainnya, yang seluruhnya dikategorikan sebagai pinjaman yang diberikan
       dan piutang.

       Pengukuran setelah pengakuan awal

       Pinjaman yang diberikan dan piutang adalah aset keuangan non-derivatif dengan
       pembayaran tetap atau telah ditntukan, yang tidak mempunyai kuotasi di pasar aktif.
       Aset keuangan tersebut dicatat sebesar biaya perolehan diamortasi dengan
       menggunakan metode suku bunga aktif. Keuntungan dan kerugian diakui dalam laporan
       laba-rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian pada saat pinjaman dan
       piutang dihentikan pengakuannya atau mengalami penurunan nilai, maupun pada saat
       proses amortisasi.

       Penghentian pengakuan

       Aset keuangan (atau mana yang berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari
       kelompok aset keuangan sejenis) dihentikan pengakuannya pada saat : (1) hak untuk
       menerima arus kas yang berasal dari aset tersebut telah berakhir; atau (2) Kelompok
       Usaha telah mentransfer hak mereka untuk menerima arus kas yang berasal dari aset
       atau berkewajiban untuk membayar arus kas yang diterima secara penuh tanpa
Page 22
                                     19


     PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2025 dan 2024
              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

penundaan yang material kepada pihak ketiga dalam perjanjian “pass-through”, dan
salah satu diantara (a) Kelompok Usaha telah mentransfer secara substansial seluruh
risiko dan manfaat dari aset, atau (b) Grup tidak mentransfer atau mempertahankan
secara substansial seluruh risiko dan manfaat atas aset, namun telah mentransfer
kendali atas aset tersebut.

Penurunan nilai

Pada setiap akhir periode pelaporan Kelompok Usaha mengevaluasi apakah terdapat
bukti yang obyektif bahwa aset keuangan atau kelompok aset keuangan mengalami
penurunan nilai. Penurunan nilai atas aset keuangan atau kelompok aset keuangan
dianggap telah terjadi, jika dan hanya jika, terdapat bukti yang obyektif mengenai
penurunan nilai tersebut sebagai akibat dari salah satu atau lebih peristiwa yang terjadi
setelah pengakuan awal aset tersebut (peristiwa yang merugikan), dan peristiwa yang
merugikan tersebut berdampak pada estimasi arus kas masa depan atas aset keuangan
atau kelompok aset keuangan yang dapat diestimasi secara handal.

Bukti penurunan nilai dapat meliputi indikasi pihak peminjam atau kelompok pihak
peminjam mengalami kesulitan keuangan signifikan, wanprestasi atau tunggakan
pembayaran bunga atau pokok, terdapat kemungkinan bahwa pihak peminjam akan
dinyatakan pailit atau melakukan reorganisasi keuangan lainnya dan pada saat data
yang dapat diobservasi mengindikasikan adanya penurunan yang dapat diukur atas
estimasi arus kas masa datang, seperti meningkatnya tunggakan atau kondisi ekonomi
yang berkorelasi dengan wanprestasi.

Untuk pinjaman yang diberikan dan piutang yang dicatat pada biaya perolehan
diamortisasi, Kelompok Usaha pertama kali menentukan apakah terdapat bukti obyektif
mengenai penurunan nilai secara individual atas aset keuangan yang signifikan secara
individual, atau secara kolektif untuk aset keuangan yang jumlahnya tidak signifikan
secara individual.Jika Kelompok Usaha menentukan tidak terdapat bukti obyektif
mengenai penurunan nilai atas aset keuangan yang dinilai secara individual, terlepas
aset keuangan tersebut signifikan atau tidak, maka aset tersebut dimasukkan ke dalam
kelompok aset keuangan yang memiliki karakteristik risiko kredit yang sejenis dan
menilai penurunan nilai kelompok tersebut secara kolektif.

Aset yang penurunan nilainya dinilai secara individual, dan untuk itu kerugian penurunan
nilai diakui atau tetap diakui, tidak termasuk dalam penilaian penurunan nilai secara
kolektif.

Jika terdapat bukti obyektif bahwa kerugian penurunan nilai telah terjadi, jumlah kerugian
tersebut diukur sebagai selisih antara nilai tercatat aset dengan nilai kini estimasi arus
kas masa datang (tidak termasuk ekspektasi kerugian kredit masa datang yang belum
terjadi).

Nilai tercatat aset tersebut dikurangi melalui penggunaan akun penyisihan dan jumlah
kerugian tersebut diakui sebagai laba rugi. Penghasilan bunga tetap diakui berdasarkan
nilai tercatat yang telah dikurangi, berdasarkan suku bunga efektif awal aset keuangan
tersebut. Pinjaman yang diberikan dan piutang, bersama-sama dengan penyisihan
terkait, akan dihapuskan pada saat tidak terdapat kemungkinan yang realistis atas
pemulihan di masa mendatang dan seluruh agunan, jika ada, telah direalisasi atau telah
dialihkan kepada Kelompok Usaha.Jika, pada tahun berikutnya, nilai estimasi kerugian
penurunan nilai aset keuangan bertambah atau berkurang karena suatu peristiwa yang
terjadi setelah penurunan nilai diakui, maka kerugian penurunan nilai yang sebelumnya
diakui ditambah atau dikurangi (dipulihkan) dengan menyesuaikan akun penyisihan.
Pemulihan tersebut tidak boleh mengakibatkan nilai tercatat aset keuangan melebihi
Page 23
                                            20


            PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
       Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2025 dan 2024
                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

       biaya perolehan diamortisasi yang seharusnya jika penurunan nilai tidak diakui pada
       tanggal pemulihan dilakukan.Jumlah pemulihan aset keuangan diakui sebagai laba rugi.
       Jika penghapusan kemudian dipulihkan, maka pemulihan tersebut diakui sebagai laba
       rugi.

ii.    Liabilitas Keuangan

       Pengakuan awal dan pengukuran

       Instrumen utang dan ekuitas dikelompokkan sebagai liabilitas keuangan atau sebagai
       ekuitas sesuai dengan substansi pengaturan kontraksi.

       Pada saat pengakuan awal, liabilitas keuangan diukur pada nilai wajar dan, dalam hal
       liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi, termasuk biaya transaksi
       yang dapat diatribusikan secara langsung.

       Liabilitas keuangan Kelomppok usaha meliputi pinjaman bank jangka pendek, utang
       usaha, utang lain-lain, utang pihak berelasi, biaya masih harus dibayar dan pinjaman
       bank jangka panjang dan utang pembiayaan konsumen dan sewa pembiayaan.

       Setelah pengakuan awal, liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi
       yang dikenakan bunga selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan
       menggunakan metode suku bunga efektif.

       Keuntungan atau kerugian diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
       lain konsolidasian pada saat liabilitas tersebut dihentikan pengakuannya serta melalui
       proses amortisasi.

       Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat liabilitas tersebut dihentikan
       atau dibatalkan atau kadaluarsa.

       Ketika liabilitas keuangan awal digantikan dengan liabilitas keuangan lain dari pemberi
       pinjaman yang sama dengan persyaratan yang berbeda secara substansial, atau
       modifikasi secara substansial atas persyaratan liabilitas keuangan yang saat ini ada,
       maka pertukaran atau modifikasi tersebut diperlakukan sebagai penghentian pengakuan
       liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru, dan selisih antara nilai
       tercatat masing-masing liabilitas keuangan diakui dalam laba atau rugi.

iii.   Biaya perolehan diamortisasi dari instrumen keuangan

       Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan menggunakan metode SBE dikurangi
       cadangan atas penurunan nilai dan pembayaran pokok atau nilai yang tidak dapat
       ditagih. Perhitungan tersebut mempertimbangkan premium atau diskonto pada saat
       perolehan dan termasuk biaya transaksi dan fee yang merupakan bagian yang tidak
       terpisahkan dari SBE.

iv.    Saling hapus instrumen keuangan

       Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai netonya dilaporkan dalam
       laporan posisi keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, memiliki hak yang
       berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atau jumlah yang telah diakui dan
       terdapat maksud untuk menyelesaikan secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan
       menyelesaikan liabilitasnya secara bersamaan.
Page 24
                                                 21


                  PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
             Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2025 dan 2024
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

        v.   Nilai wajar instrumen keuangan

             Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan secara aktif di pasar keuangan
             yang terorganisasi ditentukan dengan mengacu pada kuotasi harga penawaran atau
             harga yang diminta pada penutupan bisnis pada akhir tahun pelaporan. Untuk instrumen
             keuangan yang tidak memiliki pasar aktif , nilai wajar ditentukan dengan menggunakan
             teknik penilaian. Teknik penilaian tersebut mencakup penggunaan transaksi-transaksi
             pasar yang wajar antara pihak-pihak yang mengerti dan berkeinginan (arm’s length
             market transactions), referensi atas nilai wajar terkini dari instrumen lain yang secara
             substansial sama, analisa arus kas yang didiskontokan, atau model penilaian lainnya.

             Bila nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif tidak dapat
             ditentukan secara handal, aset keuangan tersebut diakui dan diukr pada nilai
             tercatatnya.

     q. Informasi Segmen

        Untuk tujuan manajemen, Grup dibagi menjadi lima segmen operasi berdasarkan produk
        yang dikelola secara independen oleh masing-masing pengelola segmen yang bertanggung
        jawab atas kinerja dari masing-masing segmen. Para pengelola segmen melaporkan secara
        langsung kepada manajemen Perusahaan yang secara teratur mengkaji laba segmen
        sebagai dasar untuk mengalokasikan sumber daya ke masing-masing segmen dan untuk
        menilai kinerja segmen. Pengungkapan tambahan pada masing-masing segmen terdapat
        dalam Catatan 23, termasuk faktor yang digunakan untuk mengidentifikasi segmen yang
        dilaporkan dan dasar pengukuran informasi segmen.

2.   SUMBER ESTIMASI KETIDAKPASTIAN

     Penyusunan laporan keuangan konsolidasian Kelompok Usaha mengharuskan manajemen
     untuk membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan
     dari pendapatan, beban, aset dan liabilitas, dan pengungkapan atas liabilitas kontinjensi, pada
     akhir periode pelaporan. Ketidakpastian mengenai asumsi dan estimasi tersebut dapat
     mengakibatkan penyesuaian material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas yang terpengaruh
     pada periode pelaporan berikutnya.

     Pertimbangan

     Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi
     Grup yang memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah yang diakui dalam laporan keuangan
     konsolidasian:

     Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai atas Piutang Usaha - Evaluasi Individual

     Grup mengevaluasi akun tertentu jika terdapat informasi bahwa pelanggan yang bersangkutan
     tidak dapat memenuhi kewajiban keuangannya. Dalam hal tersebut, Kelompok Usaha
     mempertimbangkan, berdasarkan fakta dan situasi yang tersedia, termasuk namun tidak
     terbatas pada, jangka waktu hubungan dengan pelanggan dan status kredit dari pelanggan
     berdasarkan catatan kredit dari pihak ketiga dan faktor pasar yang telah diketahui, untuk
     mencatat penyisihan spesifik atas jumlah piutang pelanggan guna mengurangi jumlah piutang
     yang diharapkan dapat diterima oleh Grup. Penyisihan spesifik ini dievaluasi kembali dan
     disesuaikan jika tambahan informasi yang diterima mempengaruhi jumlah penyisihan penurunan
     nilai atas piutang usaha.
Page 25
                                            22


            PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
       Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2025 dan 2024
                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Penentuan Mata Uang Fungsional

Mata uang fungsional dari Grup adalah mata uang dari lingkungan ekonomi primer dimana
entitas beroperasi. Mata uang tersebut adalah mata uang yang mempengaruhi pendapatan dan
beban dari penjualan barang dan jasa yang diberikan.

Berdasarkan substansi ekonomi dari kondisi mendasari yang relevan, mata uang fungsional dan
penyajian Grup adalah Rupiah.

Estimasi dan Asumsi
Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada tanggal
pelaporan yang memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat
aset dan liabilitas untuk tahun berikutnya, diungkapkan dibawah ini. Grup mendasarkan asumsi
dan estimasi pada parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan konsolidasian disusun.
Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa depan, mungkin berubah

Bila Kelompok Usaha memutuskan bahwa tidak terdapat bukti obyektif atas penurunan nilai
pada evaluasi individual atas piutang usaha, baik yang nilainya signifikan maupun tidak, Grup
menyertakannya dalam kelompok piutang usaha dengan risiko kredit yang serupa
karakteristiknya dan melakukan evaluasi kolektif atas penurunan nilai. Karakteristik yang dipilih
mempengaruhi estimasi arus kas masa depan atas kelompok piutang usaha tersebut karena
merupakan indikasi bagi kemampuan pelanggan untuk melunasi jumlah terutang.

Arus kas masa depan pada kelompok piutang usaha yang dievaluasi secara kolektif untuk
penurunan nilai diestimasi berdasarkan pengalaman kerugian historis bagi piutang usaha
dengan karakteristik risiko kredit yang serupa dengan piutang usaha pada kelompok tersebut.

Imbalan Kerja

Penentuan liabilitas imbalan kerja Kelompok Usaha bergantung pada pemilihan asumsi yang
digunakan oleh aktuaris independen dalam menghitung jumlah-jumlah tersebut. Asumsi tersebut
termasuk antara lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat pengunduran diri
karyawan tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun dan tingkat kematian. Hasil aktual yang
berbeda dari asumsi yang ditetapkan Grup langsung diakui dalam laba atau rugi pada saat
terjadinya. Sementara Grup berkeyakinan bahwa asumsi tersebut adalah wajar dan sesuai,
perbedaan signifikan pada hasil aktual atau perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan
Grup dapat mempengaruhi secara material liabilitas diestimasi atas imbalan kerja dan imbalan
kerja neto.

Penyusutan Aset Tetap
Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan menggunakan garis lurus berdasarkan taksiran
masa manfaat ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap
antara 4 sampai 20 tahun Ini adalah umur secara umum diharapkan dalam insudtri dimana group
menjalankan bisnisnya. Perubahan tingkat pemakaian dan perkembangan teknologi dapat
mempengaruhi masa manfaat ekonomis dan nilai sisa aset, dan karenanya biaya penyusutan
masa depan mungkin direvisi.

Pajak Penghasilan

Estimasi signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan. Terdapat
transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti sepanjang
kegiatan usaha normal. Grup mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan
estimasi apakah akan terdapat tambahan pajak penghasilan badan, Grup menerapkan
pertimbangan yang sama yang akan mereka gunakan dalam menentukan jumlah cadangan
yang harus diakui sesuai dengan PSAK No. 57, “Provisi, Liabilitas Kontijensi, dan Aset
Page 26
                                                 23


                   PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
             Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2025 dan 2024
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

      Kontijensi”. Grup membuat analisa untuk semua posisi pajak terkait dengan pajak penghasilan
      untuk menentukan jika liabilitas pajak untuk manfaat pajak yang belum diakui harus diakui.

      Aset Pajak Tangguhan

      Aset pajak tangguhan diakui atas seluruh rugi fiskal yang belum digunakan sepanjang besar
      kemungkinannya bahwa penghasilan kena pajak akan tersedia sehingga rugi fiskal tersebut
      dapat digunakan. Estimasi signifikan oleh manajemen diisyaratkan dalam menentukan jumlah
      aset pajak tangguhan yang dapat diakui, berdasarkan saat penggunaan dan tingkat penghasilan
      kena pajak dan strategi perencanaan pajak masa depan.

      Penyisihan Persediaan Usang dan Penurunan Nilai

      Penyisihan penurunan nilai pasar dan keusangan persediaan diestimasi berdasarkan fakta dan
      situasi yang tersedia, termasuk namun tidak terbatas kepada, kondisi fisik persediaan yang
      dimiliki, harga jual pasar, estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang timbul untuk
      penjualan. Provisi dievaluasi kembali dan disesuaikan jika terdapat tambahan informasi yang
      mempengaruhi jumlah yang diestimasi.

3.    KAS DAN SETARA KAS
      Kas dan setara kas terdiri dari :
                                                      30 Juni 2025       31 Desember 2024
       Kas - Rupiah                                        30,190,889            28,500,000
       Bank
       Pihak ketiga
       Rekening Rupiah
          PT Bank Central Asia Tbk                       141,376,449           1,403,249,125
          PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                   52,157,190               8,849,707
          PT Bank Sinarmas Tbk                           356,519,315             356,519,316
          PT Bank Permata Tbk                             28,886,659              20,386,659
          PT Bank Rakyat Indonesia Tbk.                   73,732,908              73,732,908
       Rekening Dolar Amerika Serikat
          PT Bank Central Asia Tbk                        24,109,130              24,109,130
       Sub- Total Kas dan Bank                           676,781,651           1,886,846,845
       Total Kas dan Setara Kas                          706,972,540           1,915,346,845

     4. PIUTANG USAHA

      Akun ini merupakan piutang yang timbul dari penjualan barang dagangan dan jasa serta jasa
      perbaikan dan perakitan kepada :

                                              30 Juni 2025        31 Desember 2024
       Pihak ketiga
          Dalam Rupiah                           6,772,190,471          4,819,428,624
       Dikurangi penyisihan kerugian
       Penurunan nilai
           Pihak ketiga                           (135,384,834)          (135,384,834)
       Neto                                      6,636,805,637          4,684,043,790
Page 27
                                                   24


                  PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
            Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2025 dan 2024
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

     Rincian umur piutang usaha – pihak ketiga adalah sebagai berikut :

                                               30 Juni 2025            31 Desember 2024

     Lancar dan belum mengalami                   4,074,149,948              3,604,377,666
        penurunan nilai
     Telah jatuh tempo namun tidak
        mengalami penurunan nilai
        1 - 30 hari                               2,117,632,671                227,958,332
        31 - 90 hari                                184,219,889                319,690,760
        91 - 120 hari                                29,185,418                189,062,174
        121 - 365 hari                              128,474,242                254,176,846
        lebih dari 365 hari                         103,143,469                 88,778,012
     Lewat jatuh tempo dan mengalami
     penurunan nilai                                135,384,834                135,384,834
     Total                                        6,772,190,471              4,819,428,624
     Penyisihan kerugian penurunan nilai           (135,384,834)              (135,384,834)

     Neto                                         6,636,805,637              4,684,043,790

     Berdasarkan hasil penelaahan akhir tahun, manajemen berpendapat bahwa penyisihan
     penurunan nilai yang dibentuk adalah cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas tidak
     tertagihnya piutang usaha.

5.   TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI

     Dalam kegiatan usaha normal, Perusahaan dan Anak perusahaan melakukan transaksi usaha
     dengan pihak-pihak berelasi, terutama yang berhubungan dengan transaksi penjualan dan
     pembelian berdasarkan pada tingkat harga yang disepakati.

     Ringkasan pihak-pihak berelasi, sifat hubungandan jenis transaksinya adalah sebagai berikut:

      Pihak-pihak berelasi   Sifat dan hubungan                  Sifat dari transaksi

      Sungkono Honoris       Direktur Utama Perusahaan           Utang lain-lain dan
                                                                 Jaminan pribadi pinjaman bank Grup

     Penjualan dan pembelian dari pihak-pihak berelasi dilakukan pada harga yang disepakati
     tergantung jenis produk terkait dan/atau berdasarkan harga pasar. Saldo terkait pada akhir tahun
     adalah tanpa jaminan, tanpa bunga dan penyelesaian dilakukan dalam bentuk tunai.


6.   PIUTANG LAIN-LAIN

     Akun ini terdiri dari piutang pihak ketiga dalam mata uang rupiah sebagai berikut :

                                                  30 Juni 2025          31 Desember 2024
      Pihak Ketiga
      Lain-lain (di bawah Rp. 1.000.000.000)        1,319,009,521               961,660,026
      Total                                         1,319,009,521               961,660,026
Page 28
                                                        25


                    PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
             Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2025 dan 2024
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

   Pada periode 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, berdasarkan evaluasi manajemen Group
   tidak terdapat pencadangan kerugian penurunan nilai atas piutang ini.

7. PERSEDIAAN

   Persediaan terdiri dari :
                                                       30 Juni 2025                 31 Desember 2024
    Perdagangan
    Produk fotokopi                                      20,865,896,554                  21,364,874,506
    Penyisihan Persediaan Usang dan
                                                         (3,458,665,895)                  (3,458,665,895)
    Penurunan Nilai
    Persediaan, neto                                     17,407,230,659                  17,906,208,611


   Berdasarkan hasil penelaahan terhadap harga pasar dan kondisi fisik dari persediaan pada
   tanggal pelaporan, manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan tersebut di atas cukup untuk
   menutup kemungkinan kerugian dari keusangan dan penurunan nilai pasar persediaan.

   Persediaan digunakan sebagai jaminan untuk pinjaman jangka pendek dan pinjaman jangka
   panjang.

   Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, persediaan Gruplompok Usaha dengan nilai
   tercatat sebesar Rp. 20.865.896.554 dan Rp. 21.364.874.506 dan diasuransikan dengan nilai
   pertanggungan Rp.19.826.425.543 yang menurut pendapat manajemen cukup untuk menutupi
   kemungkinan kerugian atas persediaan yang ditanggungkan.

8. ASET TETAP

  Aset tetap terdiri dari :
                                                                                30 Jun 2025
                                                                Penambahan /         Pengurangan /
                                          Saldo Awal            Reklasifikasi        Reklasifikasi          Saldo Akhir
   Biaya Perolehan - Pemilikan Langsung
   Tanah                                       99,115,665,498                -                       -          99,115,665,498
   Bangunan dan Prasarana                      13,402,635,097                -              (125,244,850)       13,277,390,247
   Mesin dan Peralatan                        188,825,673,522                -                                 188,825,673,522
   Peralatan dan Inventaris Kantor            134,965,250,057         41,892,980                     -         135,007,143,037
   Alat-alat Pengangkutan                       7,787,527,943                -                       -           7,787,527,943
   Total                                      444,096,752,117         41,892,980            (125,244,850)      444,013,400,247
   Aset Dalam Pembangunan
   Mesin dan Peralatan                          3,766,126,431      6,755,045,954          (2,085,737,463)        8,435,434,922
   Total                                        3,766,126,431      6,755,045,954          (2,085,737,463)        8,435,434,922

   Total Biaya Perolehan                      447,862,878,548      6,796,938,934          (2,210,982,313)      452,448,835,169
Page 29
                                                            26


                    PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
             Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2025 dan 2024
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                                                    30 Jun 2025
                                                                    Penambahan /         Pengurangan /
                                              Saldo Awal            Reklasifikasi        Reklasifikasi           Saldo Akhir
  Akumulasi Penyusutan - Pemilikan Langsung
  Bangunan dan Prasarana                           11,343,441,345        212,662,992            (125,244,847)        11,430,859,490
  Mesin dan Peralatan                             156,011,150,703      4,303,743,801          (3,040,646,819)       157,274,247,685
  Peralatan dan Inventaris Kantor                 134,482,109,718        123,931,074                     -          134,606,040,792
  Alat-alat Pengangkutan                            7,787,527,943                -                       -            7,787,527,943
  Total                                           309,624,229,709      4,640,337,867          (3,165,891,666)       311,098,675,910
  Total Akumulasi Penyusutan                      309,624,229,709      4,640,337,867          (3,165,891,666)       311,098,675,910
  Nilai Tercatat Neto                             138,238,648,839                                                   141,350,159,259


                                                                               31 Desember 2024
                                                                      Penambahan /           Pengurangan /
                                                  Saldo Awal          Reklasifikasi          Reklasifikasi        Saldo Akhir
   Biaya Perolehan - Pemilikan Langsung
   Tanah                                            99.666.150.238                   -           (550.484.740)     99.115.665.498
   Bangunan dan Prasarana                           19.998.965.611        43.160.800.000      (49.757.130.514)     13.402.635.097
   Mesin dan Peralatan                             186.091.106.557         6.157.798.405       (3.423.231.440)    188.825.673.522
   Peralatan dan Inventaris Kantor                 134.766.764.384           198.485.673                  -       134.965.250.057
   Alat-alat Pengangkutan                            7.787.527.943                   -                    -         7.787.527.943
   Total                                           448.310.514.733        49.517.084.078      (53.730.846.694)    444.096.752.117
   Aset Dalam Pembangunan
   Mesin dan Peralatan                               2.811.074.653         7.112.850.183       (6.157.798.405)       3.766.126.431
   Total                                             2.811.074.653         7.112.850.183       (6.157.798.405)       3.766.126.431

   Total Biaya Perolehan                           451.121.589.386        56.629.934.261      (53.730.846.694)    447.862.878.548
   Akumulasi Penyusutan - Pemilikan Langsung
   Bangunan dan Prasarana                           14.353.658.906        46.920.725.514      (49.930.943.075)     11.343.441.345
   Mesin dan Peralatan                             150.808.148.145         8.625.549.999       (3.422.547.441)    156.011.150.703
   Peralatan dan Inventaris Kantor                 134.234.892.514           247.217.204                  -       134.482.109.718
   Alat-alat Pengangkutan                            7.787.527.943                   -                    -         7.787.527.943
   Total                                           307.184.227.508        55.793.492.717      (53.353.490.516)    309.624.229.709
   Total Akumulasi Penyusutan                      307.184.227.508        55.793.492.717      (53.353.490.516)    309.624.229.709
   Nilai Tercatat Neto                             143.937.361.878                                                138.238.648.839


  Berdasarkan penilaian manajemen Grup, tidak ada kejadian-kejadian atau perubahan-perubahan
  keadaan yang mengindikasikan adanya penurunan nilai aset tetap pada tanggal-tanggal 30 Juni
  2025 dan 31 Desember 2024.

9. PINJAMAN BANK DAN NON BANK JANGKA PENDEK

  Pinjaman bank jangka pendek merupakan pinjaman dari :

                                                            30 Juni 2025                   31 Desember 2024
   Pihak Ketiga (Rupiah)
      Entitas Anak
          PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                          45,733,987,514                   45,733,987,514
          PT Bank Sinarmas Tbk                                        5,734,629                           8,647,788
      PT Bank Permata Tbk                                         9,437,407,456                     9,468,970,012
   Total                                                         55,177,129,599                   55,211,605,314
Page 30
                                               27


                PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
           Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2025 dan 2024
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

   Pinjaman non bank jangka pendek merupakan pinjaman dari :

                                               30 Juni 2025          31 Desember 2024
   Non-Bank
   Perusahaan
      PT Transpasific Finance                                               111,963,389
   Pihak ketiga
      PT Paramitra Multifinance                        58,847,648           116,620,995
      PT Equity Finance Indonesia                   1,125,631,965         1,157,171,922
   Entitas anak
   Pihak ketiga
      PT Transpasific Finance                          32,974,774            64,940,110
      PT Artha Asia Finance                         3,024,964,757         3,024,964,757
   Total                                            4,242,419,144         4,475,661,173


10. UTANG USAHA

   Akun ini merupakan utang kepada pemasok luar negeri dan lokal untuk transaksi pembelian
   barang dagang dan transaksi lainnya dengan rincian sebagai berikut:

                                                 30 Juni 2025        31 Desember 2024
   Pihak Ketiga
      Dalam Rupiah                                   1,783,717,304        1,099,806,453
      Dalam Dollar AS                                2,598,625,271        2,598,625,271
   Total utang usaha                                 4,382,342,575        3,698,431,724

   Akun-akun tersebut di atas merupakan utang dari pembelian mesin fotokopi.

11. PERPAJAKAN

   Utang pajak terdiri dari :
                                                 30 Juni 2025        31 Desember 2024
    Pajak Penghasilan
       Pasal 21                                     10,183,084,894       9,678,692,811
       Pasal 23                                         47,481,795          33,781,365
       Pasal 25                                        796,817,989         796,817,989
       Pasal 4 (2)                                      87,484,623          87,484,623
    Pajak Pertambahan Nilai                         12,345,433,137      11,714,357,759
    Total                                           23,460,302,438      22,311,134,547

   Pengaruh pajak tangguhan atas beda temporer antara pelaporan komersial dan pajak adalah
   sebagai berikut:
Page 31
                                                 28


               PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2025 dan 2024
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                      30 Juni 2025        31 Desember 2024
   Perusahaan
   Liabilitas pajak tangguhan
   Beban bunga                                          2,429,038,764         2,429,038,764
   Entitas Anak
   Liabilitas imbalan kerja karyawan                      343,305,820            343,305,820
   Piutang usaha dan piutang lain-lain                     29,784,664             29,784,664
   Aset tetap                                          (5,313,573,694)        (5,313,573,694)
   Beban bunga                                          3,620,379,491          3,620,379,491
   Rugi fiskal                                          4,885,935,838          4,885,935,838
   Liabilitas pajak tangguhan                           3,565,832,119          3,565,832,119
   Aset Pajak Tangguhan konsolidasian                   5,994,870,883         5,994,870,883

   Untuk penyajian dalam laporan posisi keuangan konsolidasian, klasifikasi aset atau liabilitas
   pajak tangguhan untuk setiap perbedaan temporer di atas ditentukan berdasarkan posisi pajak
   tangguhan neto (aset neto atau liabilitas neto) setiap entitas.

12. PINJAMAN BANK DAN NON BANK JANGKA PANJANG

   Pinjaman bank jangka panjang terdiri dari :
                                                  30 Juni 2025            31 Desember 2024
   Pihak Ketiga
   Entitas Anak
      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                    80,507,008,797        80,731,711,500
      PT Bank Permata Tbk                               9,419,492,668         9,471,767,311
      PT Bank Sinar Mas Tbk                            24,577,502,315        24,562,510,684
   Total                                              114,504,003,780       114,765,989,495
   Dikurangi bagian jatuh tempo dalam satu
   tahun                                              (55,177,099,599)       (55,211,605,314)
   Bagian Jangka Panjang                               59,326,904,181         59,554,384,181


   Pinjaman non bank jangka panjang terdiri dari :

                                                 30 Juni 2025            31 Desember 2024
   Non-Bank
   Perusahaan
   Pihak ketiga
      PT Transpasific Finance                    125,402,067,360           143,039,698,740
      PT Paramitra Multifinance                   38,961,637,454            39,019,410,800
      PT Equity Finance Indonesia                 25,042,991,965            25,074,531,922
   Entitas anak
   Pihak ketiga
      PT Transpasific Finance                     21,987,397,881            22,019,363,218
      PT Artha Asia Finance                        5,950,750,342             5,950,750,342

   Bagian Jangka Panjang                         217,344,845,002           235,103,755,022
Page 32
                                                29


                 PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
                CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
            Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2025 dan 2024
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                 30 Juni 2025          31 Desember 2024
      Non-Bank
      Entitas anak
      Pihak ketiga
      Dikurangi bagian jangka pendek                 (4,242,419,144)      (4,475,661,173)

      Bagian Jangka Panjang                      213,102,425,858         230,628,093,849

    PT Modern Sevel Indonesia
.
    Bank Mandiri

    Pada bulan September 2018, berdasarkan surat No. SAW/LW02.05/2018, PT Bank Mandiri
    ( Persero) Tbk telah setuju        untuk   melakukan restrukturisasi Pinjaman MSI dengan
    rincian sebagai berikut :
         -      fasilitas kredit modal kerja;
         -      fasilitas pinjaman transaksi khusus a; dan
         -      fasilitas pinjaman transaksi khusus 2.

    Jumlah pokok pinjaman yang di restrukturisasi adalah sebesar Rp.164.691.634.247 yang akan
    dibagi     antara MSI dan MDS masing-masing sebesar           Rp.104.691.634.247 dan
    Rp.60.000.000.000.

    Pinjaman yang direstrukturisasi MSI dengan jumlah pokok sebesar Rp.104.691.634.247 akan
    jatuh tempo 120 bulan sejak tanggal perjanjian kredit ditandatangani dan dengan suku bunga
    sebesar 4% per tahun dibayar setiap bulan dan dapat berubah sewaktu-waktu. Bunga selama
    dua tahun akan ditangguhkan dan akan dibayarkan pada saat jatuh tempo pinjaman.

    Pokok pinjaman sebesar Rp.50.000.000.000 akan dibayar dari penjualan agunan dalam waktu 2
    tahun sejak tanggal perjanjian kredit. Setelah 2 tahun, jumlah yang tersisa akan dibayarkan
    sesuai dengan skema.

    Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 sisa saldo pinjaman ini adalah
    Rp.75.094.188.000 dan Rp.75.094.188.000 MSI saat ini sedang dalam proses restrukturisasi
    persyaratan pinjaman.

    Entitas Anak – PT Modern Data Solusi
    Bank Permata
    Pinjaman yang di restrukturisasi Term Loan - 4

    Pada tanggal 25 Mei 2018, PT Bank Permata Tbk telah setuju melakukan restrukturisasi selurus
    sisa fasiliats MDS menjadi Term Loan 4 (TL4) dengan jumlah limit pinjaman sebesar
    Rp.22.900.000.000. Fasilitas dikenakan suku bunga tahunan sebesar 9,00%. Jangka waktu
    fasilitas ini adalah 60 bulan.
    Seluruh fasilitas Pinjaman ini dijamin dengan mesin yang dibiayai oleh tiap fasilitas dan juga
    dijamin dengan tanah dan bangunan PT Modern Internasional Tbk.

    Pada 13 Februari 2025, Bank Permata telah melakukan restrukturisasi pinjaman kembali dengan
    baki debet senilai Rp.9.471.737.309 denga jangka waktu 7 tahun.

    Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 sisa saldo pinjaman ini adalah
    Rp.9.440.194.755 dan Rp.9.741.767.311.
Page 33
                                            30


             PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
       Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2025 dan 2024
                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Bank Mandiri)

Berdasarkan perjanjian No. SAM.SA1/LW02.06/2018, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyetujui
novasi sebagian fasilitas kredit PT Modern Sevel Indonesia kepada PT Modern Data Solusi
sebesar Rp.60.000.000.000 dengan suku bunga sebesar 9% per tahun dan berjangka waktu 10
tahun.

Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 sisa saldo pinjaman ini adalah
Rp.5.412.820.797 dan Rp.5.673.523.500.

PT Bank Sinarmas Tbk.

Pada 10 Maret 2021, PT Bank Sinarmas Tbk (Bank Sinarmas) telah setuju melakukan
restrukturisasi pinjaman bank jangka pendek MDS. Jumlah pokok pinjaman yang direstrukturisasi
adalah sebesar Rp.25.665.229.937 dan jangka waktu pinjaman diperpanjang sampai 20 Februari
2025 dengan suku bunga 12% per tahun.

Pada 4 April 2024, Bank Sinarmas telah melakukan restrukturisasi pinjaman kembali dengan
jangka waktu pinjaman diperpanjang sampai 28 Maret 2036 dengan suku bunga 11% per tahun.
Proses AYDA atas aset jaminan juga merupakan bagian dari restrukturisasi tersebut.

Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 sisa saldo pinjaman ini adalah
Rp.24.577.502.315. dan Rp.24.562.510.684.

Pinjaman non-bank
Perusahaan
PT Transpasific Finance

Berdasarkan perjanjian pinjaman tanggal 17 November 2016, PT Transpasific Finance setuju
untuk memberikan pinjaman kepada Perusahaan sebesar Rp.120.000.000.000. Pinjaman ini
terdiri dari 2 fasilitas. Fasilitas pertama dan kedua sebesar masing-masing Rp.50.000.000.000
dan Rp.70.000.000.000.

Fasilitas pinjaman pertama sebesar Rp.50.000.000.000 dikenakan bunga sebesar 19,00% dan
berjangka waktu 4 tahun dan akan jatuh tempo tanggal 17 November 2020.

Fasilitas pinjaman kedua sebesar Rp.70.000.000.000 dikenakan bunga sebesar 21,00% dan
berjangka 2 tahun atau akan jatuh tempo pada tanggal 17 November 2018.

Kedua fasilitas tersebut telah direkstrurisasi pada bulan Juli 2018 dengan jangka waktu 9 tahun
dari tanggal perjanjian dan dikenakan suku bunga 5,00% per tahun untuk tahun pertama dan
akan bertambah 1,00% setiap tahunnya.

Berdasarkan perjanjian pinjaman tanggal 25 Juli 2018, PT Transpasific Finance setuju untuk
memberikan fasilitas pinjaman tambahan sebesar Rp.37.000.000.000 yang dikenakan suku
bunga sebesar 13,50% per tahun dan berjangka waktu 5 tahun. Fasilitas ini digunakan untuk
melunasi utang Perusahaan ke Bank CIMB Niaga.

Pada 5 Agustus 2024, PT Transpasific Finance telah melakukan restrukturisasi pinjaman kembali
dengan jangka waktu pinjaman diperpanjang sampai 28 Juli 2036 dengan suku bunga 11% per
tahun. Proses AYDA atas aset jaminan juga merupakan bagian dari restrukturisasi tersebut.

Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, saldo fasilitas pinjaman ini adalah masing-
maisng sebesar Rp.125.402.067.360 dan Rp.143.039.698.740
Page 34
                                                31


                 PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
                CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
           Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2025 dan 2024
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

    PT Paramitra Multifinance

    Pinjaman jangka pendek Perusahaan dan utang sewa pembiayaan dari PT Paramitra Multifinance
    telah direkstrurisasi pada bulan Juli 2018 dengan jangka waktu 9 tahun dari tanggal perjanjian
    dan dikenakan suku bunga 5,00% per tahun untuk tahun pertama dan akan bertambah 1,00%
    setiap tahunnya.

    Berdasarkan perjanjian pinjaman tanggal 25 Juli 2018, PT Paramitra Multifinance setuju untuk
    memberikan fasilitas pinjaman tambahan sebesar Rp.9.400.000.000 yang dikenakan suku bunga
    sebesar 13,50% per tahun dan berjangka waktu 5 tahun. Fasilitas ini digunakan untuk melunasi
    utang Perusahaan ke Bank CIMB Niaga.

    Pada 4 April 2024, PT Paramitra Multifinance telah melakukan restrukturisasi pinjaman kembali
    dengan jangka waktu pinjaman diperpanjang sampai 28 Maret 2036 dengan suku bunga 11% per
    tahun. Proses AYDA atas aset jaminan juga merupakan bagian dari restrukturisasi tersebut.

    Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, saldo fasilitas pinjaman ini adalah masing-
    maisng sebesar Rp.38.961.637.454 dan Rp.39.019.410.800.

    PT Equity Finance Indonesia

    Pinjaman jangka pendek Perusahaan PT Equity Finance Indonesia telah direkstrurisasi pada 10
    Oktober 2018 dengan pokok sebesar Rp.25.476.000.000 dan jangka waktu 10 tahun dari tanggal
    perjanjian dan dikenakan suku bunga 4,00% per tahun akan mulai dibayarkan pada tahun kedua
    sampai dengan tahun kesepuluh.

    Pada tahun 2022, pinjaman Perusahaan dar Equity Finance Indonesia telah direstrukturisasi Rp
    25.444.000.000 dan jatuh tempo 10 tahun.

    Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, saldo fasilitas pinjaman sebesar
    Rp.25.042.991.965 dan Rp.25.074.531.922.

    PT Artha Asia Finance

    Pada Bulan Mei 2018, PT Artha Asia Finance telah setuju untuk melakukan restrukturisasi
    pinjaman MSI.

    Jumlah pokok pinjaman yang direstrukturisasi sebesar Rp.5.590.750.342 dengan jangka waktu 10
    tahun dari tanggal perjanjian dan kenakan suku bunga 4% per tahun.
.
    PT Modern Data Solusi
    PT Transpasific Finance

    Berdasarkan perjanjian pinjaman tanggal 25 Juli 2018, PT Transpasific Finance setuju untuk
    memberikan fasilitas pinjaman dengan jumlah maksimum sebesar Rp.30.000.000.000. Jangka
    waktu fasilitas ini adalah 3 tahun dikenakan suku bunga sebesar 15,00% per tahun.

    Pada 5 Agustus 2024, PT Transpasific Finance telah melakukan restrukturisasi pinjaman kembali
    dengan jangka waktu pinjaman diperpanjang sampai 28 Juli 2036 dengan suku bunga 11% per
    tahun. Proses AYDA atas aset jaminan juga merupakan bagian dari restrukturisasi tersebut.

    Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, saldo fasilitas pinjaman adalah
    Rp.21.987.397.881 dan Rp.22.019.363.218.
Page 35
                                               32


                PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2025 dan 2024
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

13. MODALSAHAM

   Susunan pemilikan saham Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2025 berdasarkan catatan yang
   dibuat oleh PT EDI Indonesia, Biro Administrasi Efek, adalah sebagai berikut:

                                            30 Juni 2025
                                              Jumlah Saham
   Pemegang Saham                            Ditempatkan dan        Persentase      Jumlah
                                              Disetor Penuh

   Sungkono Honoris                                 2,689,080,200       35.23%   138,908,020,000
   PT Bukit Hedama Permai                           1,608,446,427       21.07%   160,844,642,700
   Asialink Electronics Pte., Ltd.                   602,931,700         7.90%    60,293,170,000
   CIMB Private Equity SDN BHD (Slurpee)             473,640,818         6.21%    47,364,081,800
   Masyarakat (masing-masing di bawah 5%)           2,258,068,653       29.59%   225,806,865,300
   Total                                            7,632,167,798      100.00%   633,216,779,800

                                        31 Desember 2024
                                               Jumlah Saham
   Pemegang Saham                             Ditempatkan dan       Persentase      Jumlah
                                               Disetor Penuh

   Sungkono Honoris                                 2,689,080,200       35.23%   138,908,020,000
   PT Bukit Hedama Permai                           1,608,446,427       21.07%   160,844,642,700
   Asialink Electronics Pte., Ltd.                   602,931,700         7.90%    60,293,170,000
   CIMB Private Equity SDN BHD (Slurpee)             473,640,818         6.21%    47,364,081,800
   Masyarakat (masing-masing di bawah 5%)           2,258,068,653       29.59%   225,806,865,300
   Total                                            7,632,167,798      100.00%   633,216,779,800

  Berdasarkan akta Notaris Kumala Tjahjani Widodo, S.H., M.Kn., No. 60 tanggal 20 Desember
  2019, para pemegang saham menyetujui untuk melakukan perubahan anggaran dasar sebagai
  berikut :
  a. Perubahan klasifikasi modal dasar dari yang semula semua saham seri A menjadi sebagai
      berikut :
      1. Saham seri A sebanyak 10.700.000.000 saham dengan nilai nominal Rp 100 per saham
      2. Saham seri B sebanyak 2.600.000.000 saham degan nilai nominal Rp 50 per saham

   b. Perubahan modal ditempatkan dan disetor penuh dari 5.032.167.798 saham menjadi
      7.632.167.798 saham dengan klasifikasi sebagai berikut :

       1. Saham seri A sebanyak 5.032.167.798 saham
       2. Saham seri B sebanyak 2.600.000.000 saham

   Pengelolaan Modal

   Tujuan utama pengelolaan modal Perusahaan adalah untuk memastikan terpeliharanya debt to
   equity ratio yang dipersyaratan oleh pihak kreditur.
Page 36
                                                33


                 PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
                CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
            Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2025 dan 2024
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

   Perusahaan mengelola struktur permodalan dan melakukan penyesuaian, berdasarkan
   perubahan kondisi ekonomi. Untuk memelihara dan menyesuaikan struktur permodalan,
   Perusahaan dapat menyesuaikan pembayaran dividen kepada pemegang saham, menerbitkan
   saham baru atau mengusahakan pendanaan melalui pinjaman. Tidak ada perubahan atas
   tujuan, kebijakan maupun proses selama periode penyajian.

   Kebijakan Perusahaan adalah mempertahankan struktur permodalan yang sehat untuk
   mengamankan akses terhadap pendanaan pada biaya yang wajar.

14. TAMBAHAN MODAL DISETOR

   Selisih lebih kas yang diterima dari penerbitan saham atas jumlah nilai nominal saham dan
   selisih lebih harga teoritis atas jumlah nilai nominal saham yang didistribusikan sebagai dividen
   saham disajikan sebagai tambahan modal disetor. Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember
   2024, tambahan modal disetor sebasar Rp.671.395.823.551.

15. DIVIDEN

   Pada 30 Juni 2025, tidak ada pembagian dividen tunai kepada pemegang saham oleh
   Perusahaan.

16. LIABILITAS IMBALAN KERJA JANGKA PANJANG

   Berikut ini merupakan rangkuman komponen beban imbalan kerja neto yang diakui pada laporan
   laba rugi komprehensif konsolidasian dan liabilitas atas imbalan kerja yang diakui di laporan
   posisi keuangan konsolidasian yang dihitung oleh aktuaris independen, Biro Pusat Aktuaria,
   untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 berdasarkan laporannya
   tanggal 25 Maret 2025 dengan menggunakan metode “Projected Unit Credit” dengan asumsi
   sebagai berikut:

   Tingkat diskonto                        :     6.88% - 7,13%
   Tingkat kematian                        :     100% TMI 1
   Kenaikan gaji dan upah                  :     3,00 %
   Tingkat sakit atau cacat                :     10% TMI 1
   Tingkat pengunduran diri                :     0 - 10% p.a
   Usia pensiun                            :     55 tahun

17. PENDAPATAN NETO

   Penjualan bersih merupakan pendapatan yang diperoleh dari sumber-sumber sebagai berikut :

                                                  30 Juni 2025           30 Juni 2024
    Pihak Ketiga
    Barang Dagangan dan Jasa
       Produk Industrial                             19,886,391,269       20,272,955,235
    Total                                            19,886,391,269       20,272,955,235

18. BEBAN POKOK PENJUALAN

   Rincian beban pokok penjualan adalah sebagai berikut :
Page 37
                                                34


                 PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
                CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
            Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2025 dan 2024
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                     30 Juni 2025        30 Juni 2024
    Pihak Ketiga
    Barang Dagangan dan Jasa
       Produk Industrial                               4,864,009,564       5,183,102,440
    Total                                              4,864,009,564       5,183,102,440

19. BEBAN USAHA

   a. Beban penjualan terutama terdiri dari iklan dan promosi, gaji, upah dan kesejahteraan
      karyawan, sewa, penyusutan, pengepakan dan pengiriman barang, perjalanan dan
      transportasi, dan pemeliharaan dan perbaikan.

   b. Beban umum dan administrasi terutama terdiri dari gaji, upah dan kesejahteraan karyawan,
      penyusutan,     pemakaian listrik, air, dan telepon , jasa professional, perjalanan dan
      transportasi, sumbangan dan representasi, pemeliharan dan perbaikan.

20. PENDAPATAN OPERASI LAIN

   Rincian pendapatan operasi lain adalah sebagai berikut :
                                                  30 Juni 2025            30 Juni 2024

    Lain-lain                                          17,802,533,902       4,328,271,874

    Total                                              17,802,533,902       4,328,271,874

21. BEBAN OPERASI LAIN

   Rincian beban operasi lain adalah sebagai berikut :
                                                  30 Juni 2025           30 Juni 2024

    Lain-lain                                             29,626,373             142,160
    Total                                                 29,626,373             142,160


22. INFORMASI SEGMEN

   Informasi segmen berikut ini dilaporkan berdasarkan informasi yang digunakan oleh manajemen
   untuk mengevaluasi kinerja setiap segmen dan menentukan alokasi sumber daya.

   Segmen Usaha

   Kegiatan Kelopmpok usaha dikelompokkan dalam divisi usaha yang terdiri dari produk-produk
   industrial, dan lain-lain.

   Informasi segmen Kelompok Usaha adalah sebagai berikut :
Page 38
                                                          35


                   PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
         Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2025 dan 2024
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

30 Juni 2025
                                                 Ricoh              Medical         Other              Total
Pendapatan
Penjualan                                      19,001,231,039        885,160,230            -       19,886,391,269
Penjualan, neto                                19,001,231,039        885,160,230            -       19,886,391,269
Hasil (Beban) yang tidak dapat Dialokasikan
Hasil Segmen                                                                                        15,022,381,705
Beban Penjualan                                                                                     (9,016,139,736)
Beban Umum dan Administrasi                                                                         (5,810,526,451)
Beban Keuangan                                                                                        (107,356,627)
Pendapatan Keuangan                                                                                        400,437
Pendapatan Operasi Lain                                                                             17,802,533,902
Beban Operasi Lain                                                                                     (29,626,373)
Laba Tahun Berjalan                                                                                 17,861,666,857
Aset dan Liabilitas
Aset Segmen                                    23,490,086,286       1,074,035,718           -       24,564,122,004
Aset yang Tidak dapat Dialokasikan                                                                 164,616,859,209
Total Aset                                                                                         189,180,981,213

 30 Juni 2024
                                                  Ricoh              Medical        Other              Total
 Pendapatan
 Penjualan                                     19,403,662,442         869,292,793           -       20,272,955,235
 Penjualan, neto                               19,403,662,442         869,292,793           -       20,272,955,235
 Hasil (Beban) yang tidak dapat Dialokasikan
 Hasil Segmen                                                                                       15,089,852,795
 Beban Penjualan                                                                                    (8,239,833,639)
 Beban Umum dan Administrasi                                                                        (8,271,522,320)
 Beban Keuangan                                                                                        (69,344,156)
 Pendapatan Keuangan                                                                                       350,909
 Pendapatan Operasi Lain                                                                             4,328,271,874
 Beban Operasi Lain                                                                                       (142,160)
 Laba Tahun Berjalan                                                                                 2,837,633,303
 Aset dan Liabilitas
 Aset Segmen                                   28,263,597,800         245,066,731           -       28,508,664,531
 Aset yang Tidak dapat Dialokasikan                                                                183,285,271,526
 Total Aset                                                                                        211,793,936,057


Segmen Geografis

Segmen geografis ditentukan berdasarkan lokasi aset atau operasi Perusahaan, yakni Pulau
Jawa, Pulau Sumatera, Pulau Sulawesi, Pulau Kalimantan, Pulau Bali, Pulau Batam dan lainnya.

Informasi berdasarkan geografis adalah sebagai berikut :

Penjualan
                                                                30 Juni 2025        30 Juni 2024
Pulau
Jawa                                                            18,578,753,648      18,914,103,894
Bali                                                               127,002,098         241,785,801
Batam                                                            1,081,404,109       1,008,582,036
Sumatera                                                                                 6,400,000
Sulawesi                                                            99,231,414         102,083,505
Penjualan. neto                                                 19,886,391,269      20,272,955,235
Page 39
                                                      36


                  PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
           Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2025 dan 2024
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

   Aset
                                                           30 Juni 2025             30 Juni 2024
   Pulau
   Jawa                                                     24,209,154,825          28,056,786,945
   Bali                                                         44,830,908             100,661,381
   Batam                                                       238,737,694             270,146,689
   Sumatera                                                                              3,214,152
   Sulawesi                                                     71,398,577              77,855,364
   Total                                                    24,564,122,004          28,508,664,531
   Aset yang tidak dapat dialokasikan                      162,116,859,209         183,285,271,526
   Total Aset                                              186,680,981,213         211,793,936,057

23. PERJANJIAN-PERJANJIAN PENTING DAN IKATAN
   Perusahaan

   Berdasarkan notarial cersificate pada tanggal 12 September 2023, perusahaan mangadakan
   perjanjian dealer dengan Samsung Electronics Co.,Ltd dimana Perusahaan ditunjuk sebagai
   dealer non-eksklusif untuk memasarkan dan/atau menjual produknya di Indonesia. Perjanjian
   kerjasama ini berlaku untuk jangka waktu 5 (lima) tahun, terhitung sejak tanggal 1 September
   2023 sampai dengan tanggal 31 Agustus 2028.

   Entitas Anak – MDS

   Efektif tanggal 1 April 2012, MDS mengadakan perjanjian distribusi dengan Ricoh Asia Pacific
   Operations Limited (Ricoh), dimana Ricoh menunjuk MDS sebagai distributor non-eksklusif atas
   produknya di Indonesia. Perjanjian kerjasama ini berlaku sejak perjanjian ditanda tangani dan
   tidak mempunyai batas waktu, kecuali saat kedua pihak sepakat mengakhiri perjanjian.

24. NILAI WAJAR DARI INSTRUMEN KEUANGAN

   Tabel berikut menyajikan nilai tercatat dan estimasi nilai wajar dari instrumen keuangan
   Kelompok Usaha pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 :
                                                   30 Juni 2025                        31 Desember 2024
                                       Nilai Tercatat    Nilai Wajar          Nilai Tercatat   Nilai Wajar

    Biaya yang diamortisasi
    Kas dan bank                           706,972,540         706,972,540      1,886,846,845      1,886,846,845
    Piutang Usaha                        6,636,805,637       6,636,805,637      4,684,043,790      4,684,043,790
    Piutang lain-lain                    1,319,009,521       1,319,009,521        961,660,026        961,660,026
    Total                                8,662,787,698       8,662,787,698      7,532,550,661      7,532,550,661
    Liabilitas
    Utang jangka pendek                               -                   -                  -                 -
    Utang Usaha                          4,382,342,575       4,382,342,575      3,698,431,724      3,698,431,724
    Utang lain-lain                     33,820,515,107      33,820,515,107     25,376,914,385    25,376,914,385
    Beban yang masih harus dibayar      41,853,354,121      41,853,354,121     42,614,014,053    42,614,014,053
    Utang lain-lain - jangka panjang    18,195,209,250      18,195,209,250     18,195,209,250    18,195,209,250
    Utang jangka panjang               331,848,848,782 331,848,848,782 349,869,744,517 349,869,744,517
    Liabiltas Sewa                       3,236,956,366       3,236,956,366      3,236,956,366      3,236,956,366
    Total Liabilitas Keuangan          433,337,226,202 433,337,226,202 442,991,270,295 442,991,270,295
Page 40
                                               37


               PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2025 dan 2024
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

   Nilai tercatat instrumen keuangan yang disajikan di dalam laporan posisi keuangan
   konsolidasian dicatat sebesar nilai wajar atau pada biaya perolehan diamortisasi, atau disajikan
   sebesar jumlah tercatat baik karena jumlah tersebut adalah kurang lebih sebesar nilai wajarnya
   atau karena nilai wajarnya tidak dapat diukur secara handal. Penjelasan lebih lanjut diberikan
   pada paragraf-paragraf berikut.

   Instrumen keuangan dengan nilai tercatat yang kurang lebih sebesar nilai wajarnya

   Manajemen menetapkan bahwa nilai tercatat (berdasarkan jumlah nasional) kas dan setara kas,
   piutang usaha, piutang lain-lain, setoran jaminan, pinjaman jangka pendek, utang usaha, utang
   lain-lain, utang pihak berelasi, biaya masih harus dibayar dan utang jangka panjang jatuh tempo
   dalam satu tahun kurang lebih sebesar nilai wajarnya karena instrumen keuangan tersebut
   berjangka pendek.

   Aset lancar lainnya dicatat pada biaya perolehan karena tidak praktis untuk memperkirakan nilai
   wajar dari setoran jaminan, karena tidak memiliki jangka waktu pembayaran yang tetap
   mesikipun tidak diharapkan dapat diselesaikan dalam waktu 12 (dua belas) bulan setelah
   tanggal laporan posisi keuangan.

   Instrumen keuangan yang dicatat sebesar nilai wajar atau biaya perolehan diamortisasi

   Liabilitas jangka panjang disajikan pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan
   metode suku bunga efektif, dan tingkat diskonto yang digunakan mengacu kepada suku bunga
   pinjaman pasar saat itu bagi pinjaman yang serupa. Nilai wajar dari pinjaman jangka panjang
   kurang lebih sebesar nilai tercatatnya karena dinilai secara terus menerus.

25. KEBIJAKAN DAN TUJUAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN

   Kebijakan manajemen risiko keuangan Group bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis
   risiko-risiko keuangan yang dihadapi Group, menetapkan batasan risiko dan pengenadalian yang
   sesuai serta untuk mengawasi kepatuhan terhadap batasan yang telah ditetapkan.

   Dewan Direksi memiliki tanggung jawab keseluruhan untuk menetapkan dan mengawasi
   kerangka manjemen risiko. Dewan Direksi telah menetapkan fungsi keuangan yang bertabggung
   jawab untuk mengembangkan dan mamantau kebijakan manajemen risiko Group.

   Sedang fungsi internal audit memiliki tanggung jawab untuk memantau kepatuhan terhadap
   kebijakan dan prosedur manajemen risiko dan untuk menelaah kecukupan kerangka manajemen
   risiko yang terkait dengan risiko-risiko yang dihadapi oleh Group dengan memberikan
   laporannya kepada Dewan Direksi.
   Direksi Kelompok Usaha menelaah dan menyetujui kebijakan untuk mengelola risiko-risiko yang
   dirangkum di bawah ini.

   a. Risiko suku bunga

      Risiko suku bunga atas nilai wajar atau arus kas adalah risiko dimana nilai wajar atau arus
      kas masa datang dari suatu instrumen keuangan akan berfluktuasi akibat perubahan suku
      bunga pasar. Eksposur Kelompok Usaha terhadap risiko perubahan suku bunga pasar
      terutama terkait dengan pinjaman bank jangka pendek dan pinjaman jangka panjangnya.
      Fluktuasi suku bunga mempengaruhi biaya atas pinjaman baru dan bunga atas saldo
      pinjaman Kelompok Usaha yang dikenakan suku bunga mengambang.

      Kebijakan Grup terkait dengan risiko suku bunga adalah dengan mengelola biaya bunga
      melalui kombinasi pinjaman dengan suku bunga tetap dan variabel. Kelompok Usaha
      mengevaluasi perbandingan suku bunga tetap terhadap suku bunga mengambang dari
Page 41
                                               38


                PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2025 dan 2024
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

       pinjaman bank jangka panjang sejalan dengan perubahan suku bunga yang relevan di pasar
       uang. Berdasarkan penilaian manajemen, pembiayaan baru akan ditentukan harganya pada
       suku bunga tetap atau mengambang.

   b. Risiko mata uang

       Risiko mata uang adalah risiko dimana nilai wajar atau arus kas masa datang dari suatu
       instrumen keuangan akan berfluktuasi akibat perubahan nilai tukar mata uang asing.
       Eksposur Grup terhadap fluktuasi nilai tukar terutama berasal dari utang usaha dari
       pembelian dalam mata uang asing dan pinjaman bank dalam mata uang asing.

       Apabila terjadi penurunan/penguatan nilai tukar mata uang Rupiah terhadap mata uang asing
       yang berlaku pada tanggal 30 Juni 2025, mata uang dalam mata uang asing akan
       meningkat/berkurang dalam mata uang Rupiah
   .
   c. Risiko kredit

       Risiko kredit adalah risiko dimana salah satu pihak atas instrumen keuangan akan gagal
       memenuhi liabilitasnya dan menyebabkan pihak lain mengalami kerugian keuangan. Risiko
       kredit yang dihadapi Grup berasal dari kredit yang diberikan kepada pelanggan.

       Grup melakukan hubungan usaha hanya dengan pihak ketiga yang diakui dan kredibel. Grup
       memiliki kebijakan untuk semua pelanggan yang akan melakukan perdagangan secara kredit
       harus melalui prosedur verifikasi kredit. Sebagai tambahan, jumlah piutang dipantau secara
       terus menerus untuk mengurangi risiko piutang yang tidak tertagih. Tidak ada risiko kredit
       yang terpusat secara signifikan.

   d. Risiko likuiditas

       Risiko likuiditas didefinisikan sebagai risiko saat posisi arus kas Grup menunjukkan bahwa
       pendapatan jangka pendek tidak cukup menutupi pengeluaran jangka pendek.

       Kebutuhan likuiditas Grup Usaha secara historis timbul dari kebutuhan untuk membiayai
       aktivitas bisnis Kelompok Usaha.
       Dalam mengelola risiko likuiditas, Grup memantau dan menjaga tingkat kas dan setara kas
       yang dianggap memadai untuk membiayai operasional Grup dan untuk mengatasi dampak
       dari fluktuasi arus kas. Grup juga secara rutin mengevaluasi proyeksi arus kas dan arus kas
       aktual, termasuk jadwal jatuh tempo pinjaman jangka panjang mereka, dan terus menelaah
       kondisi pasar keuangan untuk memelihara fleksibilitas pendanaan dengan cara menjaga
       ketersediaan komitmen fasilitas kredit.
       Kegiatan ini meliputi pinjaman bank dan pinjaman pihak-pihak berelasi. Grup menerapkan
       prinsip kehati-hatian dalam mengelola risiko likuiditas dengan menjaga saldo kas yang cukup.

26. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA UANG ASING

   Pada tanggal 30 Juni 2025 Kelompok usaha memiliki aset dan liabilitas moneter dalam
   mata uang asing sebagai berikut :
Page 42
                                              39


               PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2025 dan 2024
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                                               30 Juni 2025
                                                                           (Tanggal Laporan
                                                                            Posisi Keuangan
                                                        Mata Uang Asing      Konsolidasian)
    Aset Moneter
    Kas dan setara kas
     Dalam Dollar Amerika Serikat                                  1,485            24,109,130
    Total Aset Moneter Dalam Mata Uang Asing                                        24,109,130
    Liabilitas Moneter
    Utang Usaha
      Dalam Dollar Amerika Serikat                               160,083         2,598,625,271
    Total Liabilitas Moneter Dalam Mata Uang Asing                               2,598,625,271
    Liabilitas Moneter Neto Dalam Mata Uang Asing                               (2,574,516,141)

27. LABA PER SAHAM

   Laba per saham dihitung dengan membagi laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada
   pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar pada tahun
   bersangkutan.
                                                          30 Juni 2025        30 Juni 2024
   Laba per saham :
   Laba rugi tahun berjalan yang dapat diatribusikan
                                                           17,861,666,857       2,837,633,303
   kepada pemilik entitas induk
   Rata-rata tertimbang jumlah saham yang beredar -
                                                            7,632,167,798       7,632,167,798
   dasar
   Laba per saham - dasar (dalam satuan rupiah)                      2.34                0.37

   Laba per saham dilusian adalah sama dengan Laba perusahaan dasar karena Perusahaan tidak
   memiliki efek berpotensi dilusian.

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.39 MB
Published30 Jul 2025
Pages42
Characters116,435
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 36 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org MODERN INTERNASIONAL Tbk p.9 ×107
linked person Sungkono Honoris · Direktur Utama p.11 ×6
linked org Bank Central Asia Tbk p.26 ×5
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.26 ×21
linked org Bank Permata Tbk p.26 ×14
linked org Sinar Mas p.31
linked org Bank CIMB Niaga. p.33 ×3
linked — Bukit Hedama p.35 ×2
possible org Bursa Efek Indonesia p.10
possible org Bank Sinarmas Tbk p.26 ×8
possible org Bank Rakyat Indonesia Tbk. p.26 ×2
unresolved person Akta Notaris Djojo Muljadi p.9
unresolved org Menteri Kehakiman p.9
unresolved person Akta Notaris Kumala Tjahyadi Widodo S.H. p.9
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.9 ×2
unresolved org PT Modern Sevel Indonesia p.10 ×4
unresolved org PT Fresh Food Indonesia p.10
unresolved person Indiarto Budioso p.10 ×2
unresolved person Susuan · Komisaris p.11
unresolved org Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan p.12
unresolved org BAPEPAM-LK p.12 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.20
unresolved org PT Transpasific Finance p.30 ×11
unresolved org PT Paramitra Multifinance p.30 ×5
unresolved org PT Artha Asia Finance p.30 ×3
unresolved org Bank Sinar Mas Tbk p.31 ×2
unresolved org PT Modern Data Solusi Bank Permata Pinjaman p.32
unresolved org PT Paramitra Multifinance Pinjaman p.34
unresolved org PT Artha Asia Finance Pada Bulan p.34
unresolved org PT Bukit Hedama Permai p.35 ×3
unresolved org Asialink Electronics Pte., Ltd. p.35 ×2
unresolved — CIMB Private Equity SDN BHD (Slurpee) p.35 ×2
unresolved — Masyarakat (masing-masing di bawah 5%) p.35 ×2
unresolved person Kumala Tjahjani Widodo p.35
unresolved org Samsung Electronics Co.,Ltd p.39
unresolved org Ricoh Asia Pacific Operations Limited p.39

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 4

FinancialStatement-2025-II-MDRN.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result