Skip to content
Back to announcement

20250730_MINA_Penyampaian Bukti Iklan_31928591_lamp2.pdf

Other Text extracted MINA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 1

Page 1
6                                                                                                                                                                                                                                                                                                                  HARIAN EKONOMI NERACA RABU, 30 JULI 2025


MAKRO                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       BURSA & FINANSIAL

Kamar Dagang dan Industri Jepang                                                                                                                                                                                                                                                                                        Permudah Legalitas Akses Usaha
di ASEAN Berikan Rekomendasi                                                                                                                                                                                                                                                                                            untuk Tingkatkan Daya Saing
untuk Perkuat Ekonomi ASEAN                                                                                                                                                                                                                                                                                             NERACA

NERACA                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        (KKP) terus menggencarkan pembinaan dan pen-
    Jakarta - Federasi Kamar Dagang dan Industri Je-                                                                                                                                                                                                                                                                    dampingan pengurusan legalitas izin edar guna
pang di ASEAN (FJCCIA) menggelar dialog bersama                                                                                                                                                                                                                                                                         menambah daya saing produk perikanan. Langkah ini
Sekretaris Jenderal ASEAN H.E. Dr. Kao Kim Hourn di                                                                                                                                                                                                                                                                     diwujudkan melalui kolaborasi dengan Badan Pe-
Sekretariat ASEAN di Jakarta, Selasa (29/7). Dalam                                                                                                                                                                                                                                                                      ngawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk penerbitan
pertemuan itu, dibahas cara-cara untuk memperkuat                                                                                                                                                                                                                                                                       sertifikat MD, serta dengan Dinas Kesehatan Kabu-
kerjasama antara Jepang dan ASEAN di masa men-                                                                                                                                                                                                                                                                          paten/Kota dalam hal Perizinan Produk Industri
datang. Dialog tersebut dihadiri oleh perwakilan dari                                                                                                                                                                                                                                                                   Rumah Tangga (PIRT).
Kamar Dagang dan Industri Jepang di Vietnam, serta                                                                                                                                                                                                                                                                            “Sinergi ini diharapkan dapat membuka peluang
perwakilan dari 10 kamar dagang dan industri di selu-                                                                                                                                                                                                                                                                   kerja sama lebih lanjut untuk mempermudah akses
ruh ASEAN.                                                                                                                                                                                                                                                                                                              pelaku usaha terhadap proses perizinan sesuai jenis dan
    FJCCIA memberikan rekomendasi yang berfokus                                                                                                                                                                                                                                                                         skala usahanya,” kata Dirjen Penguatan Daya Saing
pada elemen-elemen yang harus ditangani bersama                                                                                                                                                                                                                                                                         Produk Kelautan dan Perikanan (PDS), Tornanda
dengan ASEAN untuk mencapai tujuan yang digariskan                                                                                                                                                                                                                                                                      Syaifullah.
dalam “Rencana Strategis MEA (2026-2030),” yang di-                                                                                                                                                                                                                                                                           Selain menjadi bagian penting dari sisi pemenuhan
adopsi oleh para pemimpin ASEAN pada bulan Mei                                                                                                                                                                                                                                                                          regulasi, izin edar juga menjadi bukti keamanan dan
2025 dan menetapkan arah yang mengikuti Cetak Biru                                                                                                                                                                                                                                                                      kualitas produk yang beredar di pasar domestik
Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Secara spesifik,                                                                                                                                                                                                                                                                        maupun ekspor.
rekomendasi disusun berdasarkan empat pilar yakni                                                                                                                                                                                                                                                                             Tornanda mengatakan izin edar produk perikanan
rantai pasokan yang tangguh, ekonomi hijau dan keber-                                                                                                                                                                                                                                                                   merupakan izin resmi yang diberikan kepada pelaku
lanjutan, ekonomi digital, Inovasi, dan teknologi yang                                                                                                                                                                                                                NERACA/Antarafoto/Ari Bowo Sucipto/tom            usaha baik produsen, pengolah, maupun distributor
berkembang, serta ASEAN yang inklusif.                                                            INOVASI PRODUK DAUR ULANG DAN ECOPRINT TEMBUS PASAR EKSPOR : Perajin Cecilia Triputri Wardhani menata tas daur                                                                                                        agar dapat mengedarkan produk seperti ikan segar,
    “Kami bertujuan untuk berkontribusi dalam mem-                                                ulang pastik buatannya di rumah produksi Trilogi Ecoprint, Pandanwangi, Malang, Jawa Timur, Selasa (29/7/2025). Perajin terse-                                                                                        beku, atau olahan dengan standar keamanan pangan,
perkuat daya saing ASEAN melalui kolaborasi di berba-                                             but berinovasi dengan memanfaatkan keanekaragaman hayati tanaman lokal seperti daun jati dan waru sebagai motif ciri khas                                                                                             mutu, dan sanitasi yang sesuai peraturan perundang-
gai bidang, termasuk memperkuat konektivitas dengan                                               serta mengembangkan kerajinan tas dari limbah plastik dengan mengusung konsep berkelanjutan, sederhana, dan siap pakai                                                                                                undangan.
mitra di dalam dan luar kawasan ASEAN, membangun                                                  yang kemudian dipasarkan lewat media sosial hingga menembus pasar Australia, Portugal, dan berbagai kota di Indonesia den-                                                                                                  “Produk perikanan yang bermutu dan aman dikon-
ekosistem untuk pengembangan sumber daya manu-                                                    gan harga Rp75 ribu hingga Rp400 ribu sesuai jenis produknya.                                                                                                                                                         sumsi akan punya daya saing yang tinggi, baik di dalam
sia bersama, mendorong inovasi terbuka, meningkat-                                                                                                                                                                                                                                                                      negeri maupun di pasar ekspor. Apalagi dengan memi-
kan keberlanjutan, dan mengatasi tantangan digital, se-                                                                                                                                                                                                                                                                 liki legalitas ini, pelaku usaha akan mendapatkan keper-

                                                                                                  Fenomena “Rojali dan Rohana”
bagaimana diuraikan dalam rencana tersebut,” kata                                                                                                                                                                                                                                                                       cayaan lebih besar dari konsumen dan mitra dagang,”
Ketua FJCCIA dan Ketua Kamar Dagang dan Industri                                                                                                                                                                                                                                                                        terang Tornanda.
Jepang di Vietnam (JCCIVN) Wakabayashi Koichi.

                                                                                                  Ditengah Turunnya Angka Kemiskinan
    Menurutnya, peran ASEAN dalam rantai nilai glob-                                                                                                                                                                                                                                                                    Pemenuhan Legalitas Izin Edar Masih Rendah
al semakin penting. Secara spesifik, upaya-upaya yang                                                                                                                                                                                                                                                                        Salah satu langkah konkrit KKP dalam mendukung
lebih maju perlu terus digalakkan, seperti menetapkan                                                                                                                                                                                                                                                                   pelaku usaha perikanan adalah melalui webinar berta-
standar dan pedoman untuk memperluas investasi hi-                                                                                                                                                                                                                                                                      juk ‘Kupas Tuntas Legalitas Izin Edar Produk Perikanan’.
jau, melindungi kekayaan intelektual, dan memastikan                                              Jakarta - Fenomena rombongan jarang beli                                                                   Sosial (DTKS) yang dikelola                      run 200 ribu orang diband-                                Kegiatan yang diikuti lebih dari 1.000 peserta yang ter-
tata kelola data yang tepat dalam transaksi e-commerce,                                                                                                                                                      Kementerian Sosial.                              ingkan September 2024                                     diri dari pelaku usaha perikanan dari seluruh Indone-
serta mengembangkan aturan terkait pengembangan
                                                                                                  atau “rojali” dan rombongan hanya bertanya                                                                     “Seringkali masyarakat                       yang mencapai 24,06 juta.                                 sia, penyuluh perikanan, pembina mutu dan analis
dan mobilitas sumber daya manusia.                                                                atau “rohana” menjadi anomali ditengah                                                                     perkotaan justru tidak ter-                      Akan tetapi, tren angka                                   pasar hasil perikanan ini juga menjadi wadah komu-
    Seiring negara-negara dan kawasan seperti Ame-                                                turunnya tren presentase kemiskinan. Kepala                                                                sentuh karena sektor peker-                      kemiskinan kota malah naik                                nikasi seputar prosedur dan manfaat izin edar.
rika Serikat, Tiongkok, dan Uni Eropa berupaya mem-                                               Pusat Pangan, Energi dan Pembangunan                                                                       jaan informal yang membu-                        meski jumlahnya masih                                          Dalam kesempatan tersebut, KKP merespon per-
perkuat hubungan mereka dengan ASEAN, Jepang,                                                                                                                                                                at masyarakat miskin perko-                      jauh lebih sedikit diband-                                soalan yang dihadapi oleh UMKM di sektor kelautan
yang memiliki rantai pasokan yang kuat di kawasan ini,                                            Berkelanjutan INDEF, Abra Talattov                                                                         taan tidak tersentuh perlin-                     ingkan pedesaan.                                          dan perikanan terkait rendahnya pemenuhan legalitas
akan bekerja sama dengan ASEAN untuk mengatasi                                                    mengungkapkan bahwa tren presentase                                                                        dungan sosial,” ungkap                               Ada sejumlah faktor                                   izin edar seperti minimnya akses informasi, serta keter-
berbagai permasalahan dan isu bersama. Q bari                                                     kemiskinan turun dan daya beli rumah                                                                       Abra.                                            yang membuat jumlah                                       batasan sumber daya manusia.
                                                                                                                                                                                                                 Hal itu juga diperparah                      orang miskin di kota me-                                       Data KUSUKA KKP tahun 2024 menyebutkan, ada
                                                                                                  tangga kelas bawah terus tergerus,                                                                         dengan rendahnya penyer-                         ningkat. Pertama, jumlah                                  76.318 unit UPI (Unit Pengolahan Ikan) skala mikro dan
                                                                                                  disebabkan oleh inflasi barang kebutuhan                                                                   apan tenaga kerja dimana                         setengah penganggur naik                                  kecil yang mayoritas memproduksi ikan kering/asin,
RAPBN 2026 Wujudkan                                                                               pokok di wilayah urban, khususnya pangan,                                                                  menurut data International                       signifikan. Per Februari                                  pindang, dan produk lumatan. Kelompok usaha ini
                                                                                                                                                                                                             Labor Organzation (ILO)                          2025, jumlahnya bertam-                                   memiliki potensi besar namun masih memerlukan pen-
Kedaulatan Pangan dan                                                                             transportasi, dan perumahan.                                                                               pada semester pertama                            bah 0,46 juta jiwa dibanding                              guatan dalam aspek legalitas perizinan.
                                                                                                                                                                                                             tahun 2025 ini, peringkat                        Agustus 2024. Mereka yang                                      Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti
Ekonomi Produktif                                                                                 „ NERACA                                             pekerja informal,” jelasnya.                          teratas provinsi dengan                          masuk kategori ini bekerja                                Wahyu Trenggono menegaskan kualitas atau penjam-
                                                                                                                                                           Lebih lanjut Abra                                 PHK tertinggi ditempati se-                      kurang dari 35 jam per ming-                              inan mutu produk perikanan harus dilakukan dari hu-
NERACA                                                                                                Hal itulah yang membe-                           menambahkan ada dua in-                               luruh provinsi di pulau Jawa.                    gu dan masih mencari                                      lu ke hilir, mulai dari produksi hingga produk sampai
                                                                                                  rikan tekanan signifikan pa-                         dikator lain yakni tingkat ke-                        Dipimpin oleh Jawa Tengah                        pekerjaan        tambahan.                                ke tangan konsumen, disertasi dengan kesesuaian le-
    Jakarta - Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar)                                                da kelompok rentan. “Ma-                             sejahteraan masih cukup                               dengan 10.995, diikuti Jawa                      Faktor kedua adalah ke-                                   galitasnya.
dari Fraksi PKB Jazilul Fawaid mengatakan, Anggaran                                               syarakat hanya menjadikan                            rentan dicerminkan dari in-                           Barat dengan 9.494, lalu                         naikan harga bahan pan-                                        Lebih lanjut terkait dengan izin usaha, Menteri
Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2026                                                   pusat perbelanjaan sebagai                           deks kedalaman kemiski-                               Banten dengan 4.267 dan                          gan, seperti minyak goreng,                               UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) Maman
akan difokuskan untuk mewujudkan kedaulatan pan-                                                  sarana rekreasi tanpa daya                           nan terutama dari wilayah                             disusul Jakarta dengan                           cabai rawit, dan bawang                                   Abdurrahman mengatakan, Kementerian UMKM
gan dan energi, serta mendorong terciptanya ekonomi                                               beli,” kata Abra dalam                               perkotaan yang mengalami                              2.821.                                           putih, yang sangat memukul                                mendorong sebanyak-banyaknya kolaborasi lintas sek-
yang produktif dan inklusif. “Dalam Rencana Kerja Pe-                                             Diskusi Publik INDEF den-                            peningkatan. Kedua, ter-                                  Menurutnya, masya-                           daya beli masyarakat miskin                               tor untuk menciptakan ekosistem usaha yang kondusif
merintah 2026, pemerintah mengusung tema Ke-                                                      gan tema Angka Kemis-                                jadinya polarisasi dalam                              rakat miskin perkotaan                           kota.                                                     termasuk mempermudah perizinan bagi UMKM.
daulatan Pangan dan Energi serta Ekonomi yang                                                     kinan Turun, Kesejahteraan                           kelompok miskin yang dise-                            membutuhkan perhatian                                Faktor ketiga adalah soal                                  “Melalui acara ini kita bersinergi mewujudkan satu
Produktif dan Inklusif,” ujar Jazilul, sebagaimana diku-                                          Naik? Selasa (29/7).                                 babkan oleh bertahannya                               serius dari pemerintah                           pengangguran laki-laki.                                   ekosistem, kolaborasi lintas institusi yang memiliki
tip dalam keterangan yang diterima, Selasa (29/7).                                                    Abra menjelaskan ma-                             sebagian kaum masyarakat                              dikarenakan         golongan                     Meskipun secara umum                                      wewenang untuk mengeluarkan sertifikasi dan periz-
    Ia menjelaskan, APBN 2026 akan menjadi instru-                                                syarakat miskin kota lebih                           miskin berkat bantuan in-                             tersebut sangat senstif ter-                     tingkat pengangguran ter-                                 inan mulai dari NIB, halal, PIRT hingga pembiayaan
men utama untuk mendorong pemerataan pemban-                                                      memprioritaskan kebutu-                              formal sebagian lainya ma-                            hadap isu-isu sosial politik.                    buka menurun dari 4,91                                    melalui KUR,” kata Maman.
gunan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan                                                  han dasar daripada kebu-                             kin terpuruk akibat kehilan-                          Ketika terjadi gejolak ekono-                    persen (Agustus 2024) men-                                     Maman menambahkan, “saat ini sebagian besar
penguatan daya saing ekonomi nasional. Kebijakan                                                  tuhan sekunder atau tersier.                         gan pekerjaan atau peng-                              mi, dikahawatirkan golon-                        jadi 4,76 persen (Februari                                UMKM masih berada di sektor informal. Artinya tugas
fiskal tahun depan juga diarahkan untuk mendukung                                                 Sehingga ada shifting di                             hasilan total.                                        gan ini akan mudah tersulut                      2025), Deputi Bidang                                      pemerintah sebagaimana amanah dan tugas dari
transformasi ekonomi melalui hilirisasi industri, pen-                                            masyarakat wilayah perko-                                Pola bantuan sosial pe-                           dan menyebabkan instabil-                        Statistik Sosial BPS, Ateng                               Presiden adalah bagaimana caranya agar sektor infor-
guatan sektor pertanian, serta ketahanan energi.                                                  taan. “Tekanan biaya hidup                           merintah, kata Abra, juga                             itas sosial politik dalam                        Hartono, mencatat pen-                                    mal bisa berkurang bergeser ke sektor formal. Ajang ini
    “Pemerintah juga akan melanjutkan hilirisasi dan                                              dan inflasi spesifik perko-                          cukup bias. Banyak pendu-                             negeri.                                          gangguran laki-laki di kota                               menjadi salah satu wujud konkret yang kita lakukan,”
mengembangkan industri berbasis sumber daya alam                                                  taan tidak diimbangi den-                            duk dalam kemiskinan ek-                                  Sekedar informasi, data                      justru meningkat. Tingkat                                 kata Maman.
untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri,” ka-                                             gan kenaikan pendapatan.                             strim di wilayah kumuh                                BPS mengungkap bahwa                             pengangguran laki-laki di                                      Maman juga berharap dengan kolaborasi berbagai
ta pria yang akrab disapa Gus Jazil itu. Dari sisi fiskal,                                        Terutamanya dikarenakan                              perkotaan tidak tercatat                              jumlah penduduk miskin                           kota naik dari 5,87 persen                                pihak, UMKM yang berada di sektor informal mampu
RAPBN 2026 diproyeksikan memuat pendapatan ne-                                                    mayoritas masyarakat mis-                            dalam basis data resmi Data                           pada Maret 2025 mencapai                         menjadi 6,06 persen dalam                                 bertransformasi menjadi usaha formal dan meningkat
gara sebesar 11,71-12,31 persen terhadap PDB. Q fb                                                kin kota berprofesi sebagai                          Terpadu       Kesejahteraan                           23,85 juta orang atau menu-                      periode yang sama. Q banu                                 daya saing serta produktivitasnya. Q gro



                                                                                                                                   LAPORAN KEUANGAN                                                                                                                                                                                                                       Kantor Pusat
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Equity Tower Lt.11 D
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                Sudirman Central Business Distric Lot 9

                                                                                                                                   PT SANURHASTA MITRA Tbk
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                          Jl. Jend Sudirman Kav. 52-53
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                Jakarta 12190 Indonesia
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            Tel.+62 21 29035620 Fax +62 21 29035619
                                                                                                                                                           DAN ENTITAS ANAKNYA                                                                                                                                                                                www.sanurhastamitra.com

                                                                                                                                                                                                                      LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF                                                                           LAPORAN ARUS KAS
                                                             LAPORAN POSISI KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIAN                                                                                                                      LAIN INTERIM KONSOLIDASIAN                                                                                   KONSOLIDASIAN INTERIM
                                                                     30 Juni 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit)                                                                                      Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2025 dan 2024                       Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2025 dan 2024
                                                                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                                                                                          (Tidak Diaudit)                                                                                 (Tidak diaudit)
                                                                                                                                                                                                                                    (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                            ASET                           30 Juni 2025      31 Desember 2024                      LIABILITAS DAN EKUITAS                                  30 Juni 2025       31 Desember 2024                                                                30 Juni 2025       30 Juni 2024                                                            30 Juni 2025      30 Juni 2024
    ASET LANCAR                                                                                  LIABILITAS JANGKA PENDEK                                                                                                                                                                                            ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
                                                                                                 Utang usaha                                                                                                          PENDAPATAN NETO                                         3.866.629.310      3.051.650.598
                                                                                                   Pihak ketiga                                                              503.284.731          307.864.884         BEBAN POKOK PENDAPATAN                                 (1.667.803.801)    (1.336.602.171)
    Kas dan setara kas                                       914.460.008       1.765.225.842     Utang lain-lain
                                                                                                   Pihak ketiga                                                             4.040.000.000       3.945.000.000         LABA BRUTO                                              2.198.825.509      1.715.048.427
    Piutang usaha                                                                                  Pihak berelasi                                                              66.000.000          66.000.000         Beban penjualan dan pemasaran                            (707.726.358)      (519.481.923)      Penerimaan dari pelanggan                           3.882.738.681    2.979.412.140
                                                                                                 Liabilitas lancar lainnya                                                    503.224.001         162.964.249         Beban umum dan administrasi                            (3.443.602.679)    (3.512.561.751)      Pembayaran kepada pemasok                            (604.527.048)     (845.398.220)
      Pihak ketiga - neto                                    172.493.495         241.562.288     Utang pajak                                                                  127.896.119         159.275.171         Penghasilan usaha lainnya - neto                           48.278.800        393.542.582       Pembayaran kepada karyawan dan beban
    Aset keuangan lancar lainnya                                2.339.942          8.748.226     Beban akrual                                                               1.678.532.083       1.600.006.415
                                                                                                 Uang muka pelanggan                                                          311.815.685         364.775.097         RUGI USAHA                                             (1.904.224.728)    (1.923.452.665)        usaha lainnya                                    (4.080.480.563)   (2.733.799.021)
    Pajak dibayar di muka                                      60.640.513         43.701.950     Liabilitas imbalan kerja                                                     272.500.000         272.500.000         Penghasilan keuangan                                          373.170                  -
                                                                                                 Bagian liabilitas jangka panjang - yang jatuh tempo dalam                                                            Biaya keuangan                                             (4.298.655)        (1.151.162)
    Persediaan                                             23.909.458.115     23.769.930.280
                                                                                                   waktu satu tahun:
    Beban dibayar di muka                                      73.480.778         56.977.603       Liabilitas sewa                                                             21.915.754          21.915.754         RUGI SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                         (1.908.150.213)    (1.924.603.827)
                                                                                                 Total Liabilitas Jangka Pendek                                             7.525.168.373       6.900.301.570         BEBAN PAJAK PENGHASILAN                                             -                  -       Kas dihasilkan dari (digunakan untuk) operasi        (802.268.930)     (599.785.101)
                                                                                                 LIABILITAS JANGKA PANJANG                                                                                            RUGI NETO TAHUN BERJALAN                               (1.908.150.213)    (1.924.603.827)      Pembayaran biaya keuangan                              (4.298.655)       (1.151.162)
                                                                                                 Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang jatuh
                                                                                                   tempo dalam waktu satu tahun:                                                                                      PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF LAIN
    Total Aset Lancar                                      25.132.872.851     25.886.146.189       Liabilitas sewa                                                           101.941.952          101.941.952         Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi
                                                                                                 Utang lain-lain                                                                                                      Pengukuran kembali atas imbalan kerja                               -                  -       Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk)
                                                                                                   Pihak ketiga                                                             4.115.000.000       4.115.000.000
                                                                                                 Liabilitas imbalan kerja                                                   1.361.142.461       1.361.142.461         Pajak penghasilan terkait                                           -                  -         Aktivitas Operasi                                  (806.567.585)     (600.936.263)
                                                                                                 Total Liabilitas Jangka Panjang                                            5.578.084.413       5.578.084.413         Perubahan nilai wajar atas aset keuangan                    5.380.950        (21.517.600)
    ASET TIDAK LANCAR
                                                                                                 TOTAL LIABILITAS                                                          13.103.252.786      12.478.385.983         PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF LAIN -
    Aset keuangan yang dinilai pada nilai wajar melalui                                                                                                                                                                 NETO SETELAH PAJAK                                        5.380.950        (21.517.600)
                                                                                                 LIABILITAS DAN EKUITAS (lanjutan)
      penghasilan komprehensif lain                             8.329.200          2.948.250     EKUITAS                                                                                                                                                                                                             ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
                                                                                                                                                                                                                      TOTAL RUGI KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN                 (1.902.769.263)    (1.946.121.427)
                                                                                                 Ekuitas yang Dapat Diatribusikan kepada Pemilik                                                                                                                                                                     Perolehan aset tetap                                  (44.198.249)      (15.500.000)
    Aset pajak tangguhan - neto                             2.553.279.880      2.553.279.880       Entitas Induk                                                                                                      RUGI NETO TAHUN BERJALAN YANG DAPAT
    Aset tetap - neto                                       9.541.737.146     10.071.747.218     Modal saham - Rp 20 nilai nominal per saham                                                                            DIATRIBUSIKAN KEPADA:
                                                                                                   Modal dasar - 21.000.000.000 saham                                                                                   Pemilik entitas induk                                (1.908.132.456)    (1.924.674.835)
    Properti investasi - neto                              65.403.359.400     65.403.359.400       Modal ditempatkan dan disetor penuh - 6.562.500.000 saham              131.250.000.000 131.250.000.000
                                                                                                 Tambahan modal disetor                                                     (7.987.932.791)  (7.987.932.791)            Kepentingan nonpengendali                                   (17.757)            71.008       PENURUNAN NETO KAS DAN SETARA KAS                    (850.765.834)     (616.436.263
                                                                                                 Selisih transaksi ekuitas dengan kepentingan nonpengendali                  2.693.848.392    2.693.848.392           TOTAL                                                  (1.908.150.213)    (1.924.603.827)
                                                                                                 Kerugian yang belum direalisasikan atas aset keuangan                         (16.452.999)     (21.833.949)
                                                                                                 Defisit                                                                   (36.110.272.412) (34.202.122.199)          TOTAL RUGI KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN
    Total Aset Tidak Lancar                                77.506.705.626     78.031.334.748     Rugi komprehensif lain                                                       (383.994.429)    (383.994.429)            YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN                       1.765.225.842     1.587.115.660
                                                                                                 Total Ekuitas yang dapat Diatribusikan kepada Pemilik                                                                  Pemilik entitas induk                                (1.902.769.263)    (1.946.121.427)
                                                                                                   Entitas Induk                                                           89.445.195.761      91.347.965.024           Kepentingan nonpengendali                                         -                  -
                                                                                                 Kepentingan Nonpengendali                                                     91.129.930          91.129.930
                                                                                                 TOTAL EKUITAS                                                             89.536.325.691      91.439.094.954         TOTAL                                                  (1.902.769.263)    (1.946.121.427)
    TOTAL ASET                                            102.639.578.477    103.917.480.937     TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                                             102.639.578.477     103.917.480.937         RUGI NETO PER SAHAM DASAR                                        (0,29)             (0,29)     KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN                       914.460.008       970.679.397

                                                                                                                                                                                                                   Catatan:
                                                          LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN INTERIM                                                                                                          Informasi keuangan ini diambil dari Laporan Keuangan Konsolidasian Interim Pada Tanggal 30 Juni 2025 Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit).
              Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2025 dan 2024 (Tidak diaudit) dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2024 (Diaudit)
                                                                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                                                                      Ekuitas yang Dapat Diatribusikan Kepada Pemilik Entitas Induk
                                                                             Selisih Transaksi Kerugian yang
                                           Modal                              Ekuitas dengan Belum Direalisasi                          Rugi
                                      ditempatkan dan     Tambahan Modal       Kepentingan       atas Aset                           Komprehensif                            Kepentingan            Total
                                       disetor penuh          Disetor         Nonpengendali      Keuangan             Defisit           Lain                 Total          Nonpengendali          Ekuitas

    Saldo per 1 Januari 2025           131.250.000.000     (7.987.932.791)     2.693.848.392      (21.833.949) (34.202.122.199 )       (383.994.429)    91.347.965.024          91.129.930      91.439.094.954
    Rugi neto tahun berjalan                         -                  -                  -                -   (1.908.132.456 )                  -     (1.908.132.456)            (17.757)     (1.908.150.213)
    Penghasilan komprehensif lain
      tahun berjalan                                 -                  -                  -        5.380.950          (17.757 )                  -          5.363.193              17.757           5.380.950
    Saldo per 30 Juni 2025             131.250.000.000     (7.987.932.791)     2.693.848.392      (16.452.999) (36.110.272.412 )       (383.994.429)    89.445.195.761          91.129.930      89.536.325.691
    Saldo per 1 Januari 2024           131.250.000.000     (7.987.932.791)     2.693.848.392         (303.899) (28.596.423.251 )       (786.407.550)    96.572.780.901          96.704.743      96.669.485.644
    Rugi neto tahun berjalan                         -                  -                  -                -   (1.924.674.835 )                  -     (1.924.674.835)             71.008      (1.924.603.827)
    Rugi komprehensif lain tahun
      berjalan                                       -                  -                  -      (21.517.600)          71.008                    -        (21.446.592)            (71.008)         (21.517.600)                                                                                Jakarta, 30 Juli 2025
    Saldo per 30 Juni 2024             131.250.000.000     (7.987.932.791)     2.693.848.392      (21.821.499) (30.521.027.078 )       (786.407.550)    94.626.659.474          96.704.743      94.723.364.217                                                                             PT. SANURHASTA MITRA Tbk.
    Saldo per 1 Januari 2024           131.250.000.000     (7.987.932.791)     2.693.848.392         (303.899) (28.596.423.251 )       (786.407.550)    96.572.780.901          96.704.743      96.669.485.644
    Rugi neto tahun berjalan                         -                  -                  -                -   (5.605.698.948 )                  -     (5.605.698.948)         (6.140.358)      (5.611.839.306)                                                                                           S.E & O
    Penghasilan komprehensif lain                                                                                                                                                                                                                                                                          Direksi
      tahun berjalan                                 -                  -                  -      (21.530.050)               -          402.413.121        380.883.071             565.545         381.448.616
    Saldo per 31 Desember 2024         131.250.000.000     (7.987.932.791)     2.693.848.392      (21.833.949) (34.202.122.199 )       (383.994.429)    91.347.965.024          91.129.930      91.439.094.954

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.32 MB
Published30 Jul 2025
Pages1
Characters53,612
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 10 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org SANURHASTA MITRA Tbk p.1 ×5
possible — Central Business p.1
unresolved org Kementerian Kelautan dan Perikanan p.1
unresolved person H.E. Dr. Kao Kim Hourn p.1
unresolved org Pe-Sekretariat ASEAN p.1
unresolved org Kementerian Sosial. p.1
unresolved org Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Ekonomi Produktif p.1
unresolved org Anggaran p.1
unresolved org Menteri Pendapatan dan Belanja Negara p.1
unresolved org Kementerian UMKM p.1

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result