Back to announcement
20250730_MINA_Penyampaian Bukti Iklan_31928591_lamp2.pdf
Other Text extracted MINASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 1
Page 1
6 HARIAN EKONOMI NERACA RABU, 30 JULI 2025
MAKRO BURSA & FINANSIAL
Kamar Dagang dan Industri Jepang Permudah Legalitas Akses Usaha
di ASEAN Berikan Rekomendasi untuk Tingkatkan Daya Saing
untuk Perkuat Ekonomi ASEAN NERACA
NERACA Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan
(KKP) terus menggencarkan pembinaan dan pen-
Jakarta - Federasi Kamar Dagang dan Industri Je- dampingan pengurusan legalitas izin edar guna
pang di ASEAN (FJCCIA) menggelar dialog bersama menambah daya saing produk perikanan. Langkah ini
Sekretaris Jenderal ASEAN H.E. Dr. Kao Kim Hourn di diwujudkan melalui kolaborasi dengan Badan Pe-
Sekretariat ASEAN di Jakarta, Selasa (29/7). Dalam ngawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk penerbitan
pertemuan itu, dibahas cara-cara untuk memperkuat sertifikat MD, serta dengan Dinas Kesehatan Kabu-
kerjasama antara Jepang dan ASEAN di masa men- paten/Kota dalam hal Perizinan Produk Industri
datang. Dialog tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Rumah Tangga (PIRT).
Kamar Dagang dan Industri Jepang di Vietnam, serta “Sinergi ini diharapkan dapat membuka peluang
perwakilan dari 10 kamar dagang dan industri di selu- kerja sama lebih lanjut untuk mempermudah akses
ruh ASEAN. pelaku usaha terhadap proses perizinan sesuai jenis dan
FJCCIA memberikan rekomendasi yang berfokus skala usahanya,” kata Dirjen Penguatan Daya Saing
pada elemen-elemen yang harus ditangani bersama Produk Kelautan dan Perikanan (PDS), Tornanda
dengan ASEAN untuk mencapai tujuan yang digariskan Syaifullah.
dalam “Rencana Strategis MEA (2026-2030),” yang di- Selain menjadi bagian penting dari sisi pemenuhan
adopsi oleh para pemimpin ASEAN pada bulan Mei regulasi, izin edar juga menjadi bukti keamanan dan
2025 dan menetapkan arah yang mengikuti Cetak Biru kualitas produk yang beredar di pasar domestik
Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Secara spesifik, maupun ekspor.
rekomendasi disusun berdasarkan empat pilar yakni Tornanda mengatakan izin edar produk perikanan
rantai pasokan yang tangguh, ekonomi hijau dan keber- merupakan izin resmi yang diberikan kepada pelaku
lanjutan, ekonomi digital, Inovasi, dan teknologi yang NERACA/Antarafoto/Ari Bowo Sucipto/tom usaha baik produsen, pengolah, maupun distributor
berkembang, serta ASEAN yang inklusif. INOVASI PRODUK DAUR ULANG DAN ECOPRINT TEMBUS PASAR EKSPOR : Perajin Cecilia Triputri Wardhani menata tas daur agar dapat mengedarkan produk seperti ikan segar,
“Kami bertujuan untuk berkontribusi dalam mem- ulang pastik buatannya di rumah produksi Trilogi Ecoprint, Pandanwangi, Malang, Jawa Timur, Selasa (29/7/2025). Perajin terse- beku, atau olahan dengan standar keamanan pangan,
perkuat daya saing ASEAN melalui kolaborasi di berba- but berinovasi dengan memanfaatkan keanekaragaman hayati tanaman lokal seperti daun jati dan waru sebagai motif ciri khas mutu, dan sanitasi yang sesuai peraturan perundang-
gai bidang, termasuk memperkuat konektivitas dengan serta mengembangkan kerajinan tas dari limbah plastik dengan mengusung konsep berkelanjutan, sederhana, dan siap pakai undangan.
mitra di dalam dan luar kawasan ASEAN, membangun yang kemudian dipasarkan lewat media sosial hingga menembus pasar Australia, Portugal, dan berbagai kota di Indonesia den- “Produk perikanan yang bermutu dan aman dikon-
ekosistem untuk pengembangan sumber daya manu- gan harga Rp75 ribu hingga Rp400 ribu sesuai jenis produknya. sumsi akan punya daya saing yang tinggi, baik di dalam
sia bersama, mendorong inovasi terbuka, meningkat- negeri maupun di pasar ekspor. Apalagi dengan memi-
kan keberlanjutan, dan mengatasi tantangan digital, se- liki legalitas ini, pelaku usaha akan mendapatkan keper-
Fenomena “Rojali dan Rohana”
bagaimana diuraikan dalam rencana tersebut,” kata cayaan lebih besar dari konsumen dan mitra dagang,”
Ketua FJCCIA dan Ketua Kamar Dagang dan Industri terang Tornanda.
Jepang di Vietnam (JCCIVN) Wakabayashi Koichi.
Ditengah Turunnya Angka Kemiskinan
Menurutnya, peran ASEAN dalam rantai nilai glob- Pemenuhan Legalitas Izin Edar Masih Rendah
al semakin penting. Secara spesifik, upaya-upaya yang Salah satu langkah konkrit KKP dalam mendukung
lebih maju perlu terus digalakkan, seperti menetapkan pelaku usaha perikanan adalah melalui webinar berta-
standar dan pedoman untuk memperluas investasi hi- juk ‘Kupas Tuntas Legalitas Izin Edar Produk Perikanan’.
jau, melindungi kekayaan intelektual, dan memastikan Jakarta - Fenomena rombongan jarang beli Sosial (DTKS) yang dikelola run 200 ribu orang diband- Kegiatan yang diikuti lebih dari 1.000 peserta yang ter-
tata kelola data yang tepat dalam transaksi e-commerce, Kementerian Sosial. ingkan September 2024 diri dari pelaku usaha perikanan dari seluruh Indone-
serta mengembangkan aturan terkait pengembangan
atau “rojali” dan rombongan hanya bertanya “Seringkali masyarakat yang mencapai 24,06 juta. sia, penyuluh perikanan, pembina mutu dan analis
dan mobilitas sumber daya manusia. atau “rohana” menjadi anomali ditengah perkotaan justru tidak ter- Akan tetapi, tren angka pasar hasil perikanan ini juga menjadi wadah komu-
Seiring negara-negara dan kawasan seperti Ame- turunnya tren presentase kemiskinan. Kepala sentuh karena sektor peker- kemiskinan kota malah naik nikasi seputar prosedur dan manfaat izin edar.
rika Serikat, Tiongkok, dan Uni Eropa berupaya mem- Pusat Pangan, Energi dan Pembangunan jaan informal yang membu- meski jumlahnya masih Dalam kesempatan tersebut, KKP merespon per-
perkuat hubungan mereka dengan ASEAN, Jepang, at masyarakat miskin perko- jauh lebih sedikit diband- soalan yang dihadapi oleh UMKM di sektor kelautan
yang memiliki rantai pasokan yang kuat di kawasan ini, Berkelanjutan INDEF, Abra Talattov taan tidak tersentuh perlin- ingkan pedesaan. dan perikanan terkait rendahnya pemenuhan legalitas
akan bekerja sama dengan ASEAN untuk mengatasi mengungkapkan bahwa tren presentase dungan sosial,” ungkap Ada sejumlah faktor izin edar seperti minimnya akses informasi, serta keter-
berbagai permasalahan dan isu bersama. Q bari kemiskinan turun dan daya beli rumah Abra. yang membuat jumlah batasan sumber daya manusia.
Hal itu juga diperparah orang miskin di kota me- Data KUSUKA KKP tahun 2024 menyebutkan, ada
tangga kelas bawah terus tergerus, dengan rendahnya penyer- ningkat. Pertama, jumlah 76.318 unit UPI (Unit Pengolahan Ikan) skala mikro dan
disebabkan oleh inflasi barang kebutuhan apan tenaga kerja dimana setengah penganggur naik kecil yang mayoritas memproduksi ikan kering/asin,
RAPBN 2026 Wujudkan pokok di wilayah urban, khususnya pangan, menurut data International signifikan. Per Februari pindang, dan produk lumatan. Kelompok usaha ini
Labor Organzation (ILO) 2025, jumlahnya bertam- memiliki potensi besar namun masih memerlukan pen-
Kedaulatan Pangan dan transportasi, dan perumahan. pada semester pertama bah 0,46 juta jiwa dibanding guatan dalam aspek legalitas perizinan.
tahun 2025 ini, peringkat Agustus 2024. Mereka yang Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti
Ekonomi Produktif NERACA pekerja informal,” jelasnya. teratas provinsi dengan masuk kategori ini bekerja Wahyu Trenggono menegaskan kualitas atau penjam-
Lebih lanjut Abra PHK tertinggi ditempati se- kurang dari 35 jam per ming- inan mutu produk perikanan harus dilakukan dari hu-
NERACA Hal itulah yang membe- menambahkan ada dua in- luruh provinsi di pulau Jawa. gu dan masih mencari lu ke hilir, mulai dari produksi hingga produk sampai
rikan tekanan signifikan pa- dikator lain yakni tingkat ke- Dipimpin oleh Jawa Tengah pekerjaan tambahan. ke tangan konsumen, disertasi dengan kesesuaian le-
Jakarta - Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) da kelompok rentan. “Ma- sejahteraan masih cukup dengan 10.995, diikuti Jawa Faktor kedua adalah ke- galitasnya.
dari Fraksi PKB Jazilul Fawaid mengatakan, Anggaran syarakat hanya menjadikan rentan dicerminkan dari in- Barat dengan 9.494, lalu naikan harga bahan pan- Lebih lanjut terkait dengan izin usaha, Menteri
Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2026 pusat perbelanjaan sebagai deks kedalaman kemiski- Banten dengan 4.267 dan gan, seperti minyak goreng, UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) Maman
akan difokuskan untuk mewujudkan kedaulatan pan- sarana rekreasi tanpa daya nan terutama dari wilayah disusul Jakarta dengan cabai rawit, dan bawang Abdurrahman mengatakan, Kementerian UMKM
gan dan energi, serta mendorong terciptanya ekonomi beli,” kata Abra dalam perkotaan yang mengalami 2.821. putih, yang sangat memukul mendorong sebanyak-banyaknya kolaborasi lintas sek-
yang produktif dan inklusif. “Dalam Rencana Kerja Pe- Diskusi Publik INDEF den- peningkatan. Kedua, ter- Menurutnya, masya- daya beli masyarakat miskin tor untuk menciptakan ekosistem usaha yang kondusif
merintah 2026, pemerintah mengusung tema Ke- gan tema Angka Kemis- jadinya polarisasi dalam rakat miskin perkotaan kota. termasuk mempermudah perizinan bagi UMKM.
daulatan Pangan dan Energi serta Ekonomi yang kinan Turun, Kesejahteraan kelompok miskin yang dise- membutuhkan perhatian Faktor ketiga adalah soal “Melalui acara ini kita bersinergi mewujudkan satu
Produktif dan Inklusif,” ujar Jazilul, sebagaimana diku- Naik? Selasa (29/7). babkan oleh bertahannya serius dari pemerintah pengangguran laki-laki. ekosistem, kolaborasi lintas institusi yang memiliki
tip dalam keterangan yang diterima, Selasa (29/7). Abra menjelaskan ma- sebagian kaum masyarakat dikarenakan golongan Meskipun secara umum wewenang untuk mengeluarkan sertifikasi dan periz-
Ia menjelaskan, APBN 2026 akan menjadi instru- syarakat miskin kota lebih miskin berkat bantuan in- tersebut sangat senstif ter- tingkat pengangguran ter- inan mulai dari NIB, halal, PIRT hingga pembiayaan
men utama untuk mendorong pemerataan pemban- memprioritaskan kebutu- formal sebagian lainya ma- hadap isu-isu sosial politik. buka menurun dari 4,91 melalui KUR,” kata Maman.
gunan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan han dasar daripada kebu- kin terpuruk akibat kehilan- Ketika terjadi gejolak ekono- persen (Agustus 2024) men- Maman menambahkan, “saat ini sebagian besar
penguatan daya saing ekonomi nasional. Kebijakan tuhan sekunder atau tersier. gan pekerjaan atau peng- mi, dikahawatirkan golon- jadi 4,76 persen (Februari UMKM masih berada di sektor informal. Artinya tugas
fiskal tahun depan juga diarahkan untuk mendukung Sehingga ada shifting di hasilan total. gan ini akan mudah tersulut 2025), Deputi Bidang pemerintah sebagaimana amanah dan tugas dari
transformasi ekonomi melalui hilirisasi industri, pen- masyarakat wilayah perko- Pola bantuan sosial pe- dan menyebabkan instabil- Statistik Sosial BPS, Ateng Presiden adalah bagaimana caranya agar sektor infor-
guatan sektor pertanian, serta ketahanan energi. taan. “Tekanan biaya hidup merintah, kata Abra, juga itas sosial politik dalam Hartono, mencatat pen- mal bisa berkurang bergeser ke sektor formal. Ajang ini
“Pemerintah juga akan melanjutkan hilirisasi dan dan inflasi spesifik perko- cukup bias. Banyak pendu- negeri. gangguran laki-laki di kota menjadi salah satu wujud konkret yang kita lakukan,”
mengembangkan industri berbasis sumber daya alam taan tidak diimbangi den- duk dalam kemiskinan ek- Sekedar informasi, data justru meningkat. Tingkat kata Maman.
untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri,” ka- gan kenaikan pendapatan. strim di wilayah kumuh BPS mengungkap bahwa pengangguran laki-laki di Maman juga berharap dengan kolaborasi berbagai
ta pria yang akrab disapa Gus Jazil itu. Dari sisi fiskal, Terutamanya dikarenakan perkotaan tidak tercatat jumlah penduduk miskin kota naik dari 5,87 persen pihak, UMKM yang berada di sektor informal mampu
RAPBN 2026 diproyeksikan memuat pendapatan ne- mayoritas masyarakat mis- dalam basis data resmi Data pada Maret 2025 mencapai menjadi 6,06 persen dalam bertransformasi menjadi usaha formal dan meningkat
gara sebesar 11,71-12,31 persen terhadap PDB. Q fb kin kota berprofesi sebagai Terpadu Kesejahteraan 23,85 juta orang atau menu- periode yang sama. Q banu daya saing serta produktivitasnya. Q gro
LAPORAN KEUANGAN Kantor Pusat
Equity Tower Lt.11 D
Sudirman Central Business Distric Lot 9
PT SANURHASTA MITRA Tbk
Jl. Jend Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190 Indonesia
Tel.+62 21 29035620 Fax +62 21 29035619
DAN ENTITAS ANAKNYA www.sanurhastamitra.com
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAPORAN ARUS KAS
LAPORAN POSISI KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIAN LAIN INTERIM KONSOLIDASIAN KONSOLIDASIAN INTERIM
30 Juni 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2025 dan 2024 Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2025 dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Tidak Diaudit) (Tidak diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
ASET 30 Juni 2025 31 Desember 2024 LIABILITAS DAN EKUITAS 30 Juni 2025 31 Desember 2024 30 Juni 2025 30 Juni 2024 30 Juni 2025 30 Juni 2024
ASET LANCAR LIABILITAS JANGKA PENDEK ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Utang usaha PENDAPATAN NETO 3.866.629.310 3.051.650.598
Pihak ketiga 503.284.731 307.864.884 BEBAN POKOK PENDAPATAN (1.667.803.801) (1.336.602.171)
Kas dan setara kas 914.460.008 1.765.225.842 Utang lain-lain
Pihak ketiga 4.040.000.000 3.945.000.000 LABA BRUTO 2.198.825.509 1.715.048.427
Piutang usaha Pihak berelasi 66.000.000 66.000.000 Beban penjualan dan pemasaran (707.726.358) (519.481.923) Penerimaan dari pelanggan 3.882.738.681 2.979.412.140
Liabilitas lancar lainnya 503.224.001 162.964.249 Beban umum dan administrasi (3.443.602.679) (3.512.561.751) Pembayaran kepada pemasok (604.527.048) (845.398.220)
Pihak ketiga - neto 172.493.495 241.562.288 Utang pajak 127.896.119 159.275.171 Penghasilan usaha lainnya - neto 48.278.800 393.542.582 Pembayaran kepada karyawan dan beban
Aset keuangan lancar lainnya 2.339.942 8.748.226 Beban akrual 1.678.532.083 1.600.006.415
Uang muka pelanggan 311.815.685 364.775.097 RUGI USAHA (1.904.224.728) (1.923.452.665) usaha lainnya (4.080.480.563) (2.733.799.021)
Pajak dibayar di muka 60.640.513 43.701.950 Liabilitas imbalan kerja 272.500.000 272.500.000 Penghasilan keuangan 373.170 -
Bagian liabilitas jangka panjang - yang jatuh tempo dalam Biaya keuangan (4.298.655) (1.151.162)
Persediaan 23.909.458.115 23.769.930.280
waktu satu tahun:
Beban dibayar di muka 73.480.778 56.977.603 Liabilitas sewa 21.915.754 21.915.754 RUGI SEBELUM PAJAK PENGHASILAN (1.908.150.213) (1.924.603.827)
Total Liabilitas Jangka Pendek 7.525.168.373 6.900.301.570 BEBAN PAJAK PENGHASILAN - - Kas dihasilkan dari (digunakan untuk) operasi (802.268.930) (599.785.101)
LIABILITAS JANGKA PANJANG RUGI NETO TAHUN BERJALAN (1.908.150.213) (1.924.603.827) Pembayaran biaya keuangan (4.298.655) (1.151.162)
Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang jatuh
tempo dalam waktu satu tahun: PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF LAIN
Total Aset Lancar 25.132.872.851 25.886.146.189 Liabilitas sewa 101.941.952 101.941.952 Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi
Utang lain-lain Pengukuran kembali atas imbalan kerja - - Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk)
Pihak ketiga 4.115.000.000 4.115.000.000
Liabilitas imbalan kerja 1.361.142.461 1.361.142.461 Pajak penghasilan terkait - - Aktivitas Operasi (806.567.585) (600.936.263)
Total Liabilitas Jangka Panjang 5.578.084.413 5.578.084.413 Perubahan nilai wajar atas aset keuangan 5.380.950 (21.517.600)
ASET TIDAK LANCAR
TOTAL LIABILITAS 13.103.252.786 12.478.385.983 PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF LAIN -
Aset keuangan yang dinilai pada nilai wajar melalui NETO SETELAH PAJAK 5.380.950 (21.517.600)
LIABILITAS DAN EKUITAS (lanjutan)
penghasilan komprehensif lain 8.329.200 2.948.250 EKUITAS ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
TOTAL RUGI KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN (1.902.769.263) (1.946.121.427)
Ekuitas yang Dapat Diatribusikan kepada Pemilik Perolehan aset tetap (44.198.249) (15.500.000)
Aset pajak tangguhan - neto 2.553.279.880 2.553.279.880 Entitas Induk RUGI NETO TAHUN BERJALAN YANG DAPAT
Aset tetap - neto 9.541.737.146 10.071.747.218 Modal saham - Rp 20 nilai nominal per saham DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Modal dasar - 21.000.000.000 saham Pemilik entitas induk (1.908.132.456) (1.924.674.835)
Properti investasi - neto 65.403.359.400 65.403.359.400 Modal ditempatkan dan disetor penuh - 6.562.500.000 saham 131.250.000.000 131.250.000.000
Tambahan modal disetor (7.987.932.791) (7.987.932.791) Kepentingan nonpengendali (17.757) 71.008 PENURUNAN NETO KAS DAN SETARA KAS (850.765.834) (616.436.263
Selisih transaksi ekuitas dengan kepentingan nonpengendali 2.693.848.392 2.693.848.392 TOTAL (1.908.150.213) (1.924.603.827)
Kerugian yang belum direalisasikan atas aset keuangan (16.452.999) (21.833.949)
Defisit (36.110.272.412) (34.202.122.199) TOTAL RUGI KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN
Total Aset Tidak Lancar 77.506.705.626 78.031.334.748 Rugi komprehensif lain (383.994.429) (383.994.429) YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 1.765.225.842 1.587.115.660
Total Ekuitas yang dapat Diatribusikan kepada Pemilik Pemilik entitas induk (1.902.769.263) (1.946.121.427)
Entitas Induk 89.445.195.761 91.347.965.024 Kepentingan nonpengendali - -
Kepentingan Nonpengendali 91.129.930 91.129.930
TOTAL EKUITAS 89.536.325.691 91.439.094.954 TOTAL (1.902.769.263) (1.946.121.427)
TOTAL ASET 102.639.578.477 103.917.480.937 TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 102.639.578.477 103.917.480.937 RUGI NETO PER SAHAM DASAR (0,29) (0,29) KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 914.460.008 970.679.397
Catatan:
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN INTERIM Informasi keuangan ini diambil dari Laporan Keuangan Konsolidasian Interim Pada Tanggal 30 Juni 2025 Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit).
Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2025 dan 2024 (Tidak diaudit) dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2024 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Ekuitas yang Dapat Diatribusikan Kepada Pemilik Entitas Induk
Selisih Transaksi Kerugian yang
Modal Ekuitas dengan Belum Direalisasi Rugi
ditempatkan dan Tambahan Modal Kepentingan atas Aset Komprehensif Kepentingan Total
disetor penuh Disetor Nonpengendali Keuangan Defisit Lain Total Nonpengendali Ekuitas
Saldo per 1 Januari 2025 131.250.000.000 (7.987.932.791) 2.693.848.392 (21.833.949) (34.202.122.199 ) (383.994.429) 91.347.965.024 91.129.930 91.439.094.954
Rugi neto tahun berjalan - - - - (1.908.132.456 ) - (1.908.132.456) (17.757) (1.908.150.213)
Penghasilan komprehensif lain
tahun berjalan - - - 5.380.950 (17.757 ) - 5.363.193 17.757 5.380.950
Saldo per 30 Juni 2025 131.250.000.000 (7.987.932.791) 2.693.848.392 (16.452.999) (36.110.272.412 ) (383.994.429) 89.445.195.761 91.129.930 89.536.325.691
Saldo per 1 Januari 2024 131.250.000.000 (7.987.932.791) 2.693.848.392 (303.899) (28.596.423.251 ) (786.407.550) 96.572.780.901 96.704.743 96.669.485.644
Rugi neto tahun berjalan - - - - (1.924.674.835 ) - (1.924.674.835) 71.008 (1.924.603.827)
Rugi komprehensif lain tahun
berjalan - - - (21.517.600) 71.008 - (21.446.592) (71.008) (21.517.600) Jakarta, 30 Juli 2025
Saldo per 30 Juni 2024 131.250.000.000 (7.987.932.791) 2.693.848.392 (21.821.499) (30.521.027.078 ) (786.407.550) 94.626.659.474 96.704.743 94.723.364.217 PT. SANURHASTA MITRA Tbk.
Saldo per 1 Januari 2024 131.250.000.000 (7.987.932.791) 2.693.848.392 (303.899) (28.596.423.251 ) (786.407.550) 96.572.780.901 96.704.743 96.669.485.644
Rugi neto tahun berjalan - - - - (5.605.698.948 ) - (5.605.698.948) (6.140.358) (5.611.839.306) S.E & O
Penghasilan komprehensif lain Direksi
tahun berjalan - - - (21.530.050) - 402.413.121 380.883.071 565.545 381.448.616
Saldo per 31 Desember 2024 131.250.000.000 (7.987.932.791) 2.693.848.392 (21.833.949) (34.202.122.199 ) (383.994.429) 91.347.965.024 91.129.930 91.439.094.954
Names mentioned 10 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Kementerian Kelautan dan Perikanan
p.1
unresolved
person
H.E. Dr. Kao Kim Hourn
p.1
unresolved
org
Pe-Sekretariat ASEAN
p.1
unresolved
org
Kementerian Sosial.
p.1
unresolved
org
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Ekonomi Produktif
p.1
unresolved
org
Anggaran
p.1
unresolved
org
Menteri Pendapatan dan Belanja Negara
p.1
unresolved
org
Kementerian UMKM
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.