Back to announcement
20250730_ELSA_Laporan Informasi dan Fakta Material_31928509_lamp1.pdf
Other Text extracted ELSASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 1
Page 1
Narahubung:
Jayanty Oktavia Maulina (Anty)
Manager of Corporate Communications
Graha Elnusa 16th Floor, Jl. TB Simatupang Kav. 1B, Jakarta 12560
Tel: (021) 7883 0850 | Fax: (021) 7883 0907 | Mob: +62813 1787 1717
E-mail: jayanty.maulina@elnusa.co.id
SIARAN PERS
Elnusa Bukukan Pendapatan Rp6,9 Triliun pada Semester
Pertama 2025, Siap Pacu Kinerja hingga Akhir Tahun
Jakarta, 30 Juli 2025 – PT Elnusa Tbk (Elnusa), anak perusahaan PT Pertamina Hulu Energi yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina,
mencatat pertumbuhan pendapatan pada Semester I 2025 sebesar Rp6,9 triliun, tumbuh 10% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Peningkatan ini menjadi sinyal positif atas solidnya kinerja Elnusa di tengah tantangan industri migas dan dinamika makroekonomi global yang
masih berlangsung.
Pertumbuhan ini ditopang oleh kontribusi yang kuat dari seluruh lini bisnis, dengan segmen Penjualan Barang dan Jasa Distribusi & Logistik Energi
menjadi penyumbang pendapatan terbesar, yaitu 56% dari total revenue. Kontribusi signifikan ini berasal dari peningkatan bisnis trading Bahan
Bakar Minyak (BBM) industri dan jasa transportasi BBM.
Sementara itu, segmen Jasa Hulu Migas Terintegrasi berkontribusi 33% dengan mempertahankan kinerja melalui layanan teknis dan proyek-proyek
strategis. Segmen Jasa Penunjang Migas berkontribusi sebesar 11%, ditopang oleh kinerja positif dari lini bisnis fabrikasi, marine support, hingga
warehouse & data management.
Di sisi lain, EBITDA perusahaan tercatat sebesar Rp742 miliar, sedangkan laba bersih (net profit) mencapai Rp336 miliar. Direktur Keuangan Elnusa,
Stanley Iriawan menjelaskan, “Capaian laba bersih pada Semester I 2025 mencerminkan kinerja operasional yang tetap solid, meskipun pada
periode yang sama tahun lalu Elnusa memperoleh tambahan pendapatan non-operasional dari penyelesaian kasus deposito Bank Mega. Tanpa
adanya komponen tersebut, capaian laba tahun ini mencerminkan kontribusi murni dari aktivitas bisnis utama dan efisiensi operasional
perusahaan,” jelas Stanley.
Stanley menambahkan, “Kami bersyukur di tengah tantangan eksternal seperti tekanan nilai tukar dan dinamika industri, Elnusa tetap mampu
menjaga tren pertumbuhan pada pendapatan usaha. Penguatan lini bisnis perusahaan menunjukkan bahwa fondasi operasional kami kian solid,”
tambah Stanley.
Sejalan dengan itu, Kinerja operasional Elnusa pada Semester I 2025 mencerminkan kapabilitas yang terus berkembang. Di segmen jasa hulu migas
terintegrasi, Elnusa mencatat pencapaian penting melalui survei seismik 3D seluas 564,85 km² dan 2D 13,14 km, serta penyelesaian 551 pekerjaan
wireline dan 7.401 aktivitas well testing. Layanan lainnya juga menunjukkan performa optimal, seperti pengoperasian Modular Rig pada 5 sumur,
serta penggunaan Hidraulic Workover Unit (HWU) pada 81 sumur.
Di bidang jasa penunjang migas, unit marine support membukukan 21 proyek aktif dengan tingkat utilisasi aset sebesar 80% tanpa insiden
kecelakaan kerja, sementara warehouse & data management mencapai utilisasi aset 95% serta keberhasilan re-sertifikasi ISO 27001:2022 dan ISO
20000-1:2018. Segmen Penjualan Barang dan Jasa Distribusi & Logistik Energi pun berkontribusi kuat, antara lain melalui pengangkutan BBM
sebesar 11,85 juta KL, pengelolaan depot BBM dan LPG, serta distribusi BBM industri, pelumas, dan bahan kimia. Keseluruhan pencapaian ini
menjadi bukti nyata bahwa Elnusa mampu menjaga kesinambungan operasional secara optimal di tengah tantangan industri yang dinamis.
Memasuki paruh kedua tahun 2025, Elnusa memantapkan langkah dengan menetapkan beberapa program strategis sebagai landasan penguatan
kinerja hingga akhir tahun. Di antaranya, aspek HSSE (Health, Safety, Security & Environment) menjadi prioritas utama dalam setiap lini operasional.
Keselamatan dan kesehatan kerja bukan hanya sebagai kewajiban, tetapi merupakan budaya yang terus diperkuat demi menciptakan lingkungan
kerja yang aman, sehat, dan produktif. Elnusa juga terus mengoptimalkan efisiensi biaya, memperluas sinergi antar entitas dalam Grup Elnusa,
mendorong investasi tepat guna, serta meningkatkan kompetensi SDM melalui pengembangan berkelanjutan dan penerapan teknologi yang
terjangkau dan relevan.
Dengan strategi yang adaptif dan berorientasi keberlanjutan ini, Elnusa meyakini bahwa setiap langkah yang diambil akan berkontribusi langsung
terhadap penguatan industri migas nasional dan mendukung pencapaian Asta Cita Pemerintah, khususnya dalam upaya mewujudkan swasembada
energi bagi Indonesia.
Sekilas Elnusa (IDX: ELSA)
PT Elnusa Tbk (Elnusa) merupakan Anak Perusahaan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina,
bergerak dalam bidang jasa energi yang terintegrasi untuk memberikan solusi total. Elnusa memiliki DNA Resllience dan inovasi lebih dari 55 Tahun
dalam industri energi, memiliki kompetensi inti pada jasa hulu migas terintegrasi, penjualan barang dan jasa distribusi & logistik energi serta jasa
penunjang migas. Lini jasa hulu migas terintegrasi meliputi jasa Geoscience & Reservoir (land, transition zone & marine serta data processing), jasa
pengeboran & pemeliharaan lapangan migas (drilling & workover), jasa engineering, procurement, construction & operation maintenance (EPC-
OM). Lini penjualan barang dan jasa distribusi & logistik energi meliputi jasa transportasi BBM, pengelolaan depot, dan penjualan chemical. Lini
jasa penunjang migas meliputi jasa marine support, fabrikasi, hingga manajemen data. Elnusa terus berkomitmen menerapkan Tata Kelola
Perusahaan sesuai dengan prinsip-prinsip GCG dan juga ESG untuk mewujudkan Perusahaan yang berdaya saing tinggi, terus tumbuh dan
memberikan kebermanfaatan yang keberlanjutan untuk seluruh pemangku kepentingan. Informasi lebih lanjut dapat diakses pada
www.elnusa.co.id
Names mentioned 4 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Mega. Tanpa
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.