Back to announcement
20250730_ADMF_Penyampaian Bukti Iklan_31928550_lamp2.pdf
Other Text extracted ADMFSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 1
Page 1
7 MACRO ECONOMIC
RABU, 30 JULI 2025
APBN Penjamin Pembiayaan
Kopdes Merah Putih
JAKARTA, ID – Pemerintah menempatkan dana di Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) agar dapat digunakan sebagai penjamin
untuk pembiayaan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih. Hal ini untuk memastikan likuiditas perbankan tetap terjaga.
Oleh Arnoldus Kristianus Strategi Ekonomi dan Fiskal Kemenkeu Febrio jaman. Pemerintah tetap memberikan jaminan difokuskan pada penguatan kapasitas kelem-
Kacaribu mengatakan, penempatan dana potensi intersep kalau diperlukan,” terang Febrio. bagaan koperasi, bukan pada menjamin risiko
M
pemerintah dalam Himbara untuk pembiayaan mereka dengan dana publik. Bila pemerintah
enteri Keuangan Sri Muly- Sinyal Risiko
Kopdes Merah Putih akan disesuaikan dengan tetap ngotot menggunakan skema ini maka
ani Indrawati mengatakan, tenor pinjaman. Dalam hal ini pemerintah Menanggapi hal itu, Peneliti Center of perlu ada kerangka regulasi, pengawasan
pemerintah mengoptimalkan Reform on Economics (Core) Indonesia Yusuf
memastikan likuiditas perbankan tetap terjaga. ketat, dan transparansi penggunaan dana agar
APBN melalui Saldo Ang- Upaya pemberian pembiayaan Kopdes Rendy Manilet mengatakan, bila koperasi layak tidak menjadi beban fiskal tersembunyi yang
garan Lebih (SAL) yang akan secara finansial dan memenuhi prinsip per-
Merah Putih akan dilakukan dengan persiapan merugikan APBN di masa depan.
ditempatkan di Himbara. Dana ini disalurkan bankan, seharusnya mereka dapat mengakses
yang matang. Pinjaman hanya akan diberikan Pada dasarnya SAL merupakan buffer un-
dengan biaya penempatan, sehingga Himbara pembiayaan tanpa jaminan APBN. Dengan
kepada unit kopdes yang benar-benar siap baik tuk kebutuhan strategis dan tidak semestinya
dapat memberikan pinjaman ke Kopdes Me- kata lain, keberadaan skema penjaminan justru
dari sisi sumber daya manusia, infrastruktur, digunakan sebagai instrumen penjaminan
rah Putih dengan bunga rendah, yakni 6%. memberi sinyal bahwa risiko koperasi belum
hingga pengelolaan keuangan yang matang. bagi entitas nonpemerintah. Penggunaan di
Pelaksanaan mekanisme penjaminan ini sepenuhnya terkelola. “Ini dapat menciptakan
“Dari awal akan diberikan pendampingan dan luar kerangka APBN berisiko menimbulkan
diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan distorsi insentif dan melemahkan peran seleksi
pelatihan, sehingga proposal yang masuk dari contingent liability, yang pada akhirnya dapat
Nomor 49 Tahun 2025, Tentang Tata Cara Pinja- risiko dalam sistem keuangan,” imbuh Yusuf.
koperasi adalah proposal yang memang bagus menjadi beban tambahan bagi APBN jika ter-
man Dalam Rangka Pendanaan Koperasi Desa/ sehingga perbankan nyaman memberikan pin-Menurut dia, intervensi negara sebaiknya jadi pembiayaan bermasalah.
Kelurahan Merah Putih.
“Pendanaan tersebut termasuk
menggunakan dana SAL di Bank
Indonesia, dan disalurkan melalui
pinjaman perbankan. Bank-bank
tersebut tetap harus melakukan
proses due diligence, sehingga pinja-
man benar-benar digunakan untuk LAPORAN POSISI KEUANGAN LAPORAN ARUS KAS
membangun ekonomi desa dan 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 Untuk periode enam bulan berakhir 30 Juni 2025 dan 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
kelurahan,” kata Sri Mulyani dalam
konferensi pers Hasil Rapat Berkala KETERANGAN 30 Juni 2025 31 Desember 2023 KETERANGAN 30 Juni 2025 30 Juni 2024
Komite Stabilitas Sistem Keuangan ASET ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
(KSSK) III Tahun 2025 di Jakarta Kas dan setara kas Penerimaan kas dari:
Kas 111.319 117.502
pada Senin (28/7/2025). Kas di bank Transaksi pembiayaan 22.773.917 22.591.631
Pihak ketiga 234.301 580.860
Menkeu menjelaskan, APBN Pihak berelasi 773.594 855.496
Pembiayaan bersama 7.498.901 9.586.543
memberikan dukungan likuiditas ke Piutang pembiayaan konsumen - setelah dikurangi cadangan kerugian Bunga bank 17.189 20.440
penurunan nilai sebesar Rp1.116.066 dan Rp1.176.699 pada tanggal Pengeluaran kas untuk:
perbankan melalui penempatan dana 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024
Pihak ketiga 19.296.723 20.143.154 Transaksi pembiayaan (16.154.354) (20.481.312)
pemerintah di empat bank anggota Pihak berelasi 6.360 6.972 Pokok pembiayaan bersama (7.444.486) (7.395.835)
Himbara yaitu Bank Mandiri, Bank Piutang pembiayaan murabahah - setelah dikurangi cadangan kerugian
penurunan nilai sebesar Rp343.538 dan Rp336.733 pada tanggal Bunga pembiayaan bersama (1.633.311) (1.581.589)
Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 Gaji dan tunjangan (1.379.222) (1.444.794)
Pihak ketiga 5.238.497 5.551.137
Indonesia (BNI), dan Bank Tabungan Pihak berelasi 1.089 785 Beban umum dan administrasi (765.846) (805.111)
Negara (BTN). Langkah tersebut Piutang sewa pembiayaan - setelah dikurangi cadangan kerugian Premi asuransi (678.377) (933.402)
penurunan nilai sebesar Rp79.888 dan Rp74.454 pada tanggal
Pajak penghasilan dan lainnya (377.195) (534.408)
dilakukan agar dapat mendukung 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 2.485.375 2.235.399
Beban dibayar dimuka Beban bunga dan provisi bank (342.326) (404.407)
model bisnis koperasi desa dan kelu- Pihak ketiga 221.955 158.137
Beban bunga utang obligasi (228.165) (184.985)
Pihak berelasi 1.096 44.053
rahan dapat berjalan optimal sesuai Piutang lain-lain - neto Bagi hasil sukuk mudharabah (25.994) (25.920)
potensi ekonomi lokal. Pihak ketiga
Pihak berelasi
120.934
49.969
121.381
54.239 Tantiem Dewan Komisaris dan Direksi (22.858) (28.986)
“Jadi, bukan koperasi yang Aset derivatif 79.524 62.806 Beban bunga liabilitas sewa (4.805) (5.838)
Pajak dibayar dimuka 55.260 73.809
mengambil likuiditas dari dana Investasi dalam saham, pihak berelasi 399.328 396.870
Penerimaan kas dari lain-lain - neto 175.104 222.748
pihak ketiga, tetapi pemerintah Investasi pada entitas asosiasi
Aset tetap - setelah dikurangi akumulasi penyusutan
875.081 901.143 Kas neto diperoleh dari/(digunakan untuk) aktivitas operasi 1.408.172 (1.405.225)
yang menempatkan dana di bank sebesar Rp654.747 dan Rp637.639 pada tanggal 30 Juni 2025
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
dan 31 Desember 2024 294.095 287.222
tersebut,” terang Sri Mulyani. Aset hak guna - setelah dikurangi akumulasi penyusutan Penerimaan dividen kas 31.054 -
Skema pinjaman dilakukan den- sebesar Rp239.117 dan Rp245.811 pada tanggal 30 Juni 2025 Penyesuaian nilai/(pembelian) investasi dalam saham 1.168 (4.208)
dan 31 Desember 2024 252.052 263.534
gan ketentuan plafon pinjaman paling Aset tak berwujud - setelah dikurangi akumulasi amortisasi Hasil penjualan aset tetap 236 93
sebesar Rp523.223 dan Rp487.698 pada tanggal 30 Juni 2025 Pembelian aset tak berwujud (115.795) (68.177)
banyak Rp 3 miliar per Kopdes Merah dan 31 Desember 2024 319.525 295.046
Aset pajak tangguhan 369.861 397.545 Pembelian aset tetap (31.452) (68.977)
Putih. Tingkat suku bunga kepada Aset lain-lain 62.169 41.101 Penempatan investasi pada entitas asosiasi (378) (877.085)
penerima pinjaman sebesar 6% per TOTAL ASET 31.248.107 32.588.191
Kas neto digunakan untuk aktivitas investasi (115.167) (1.018.254)
tahun dengan jangka waktu (tenor) LIABILITAS
pinjaman paling lama 72 bulan; masa Pinjaman yang diterima ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Pihak ketiga 4.019.460 4.849.352
Penerimaan pinjaman bank 3.791.850 13.173.380
tenggang (grace period) pinjaman se- Pihak berelasi 5.977.886 5.816.114
Beban yang masih harus dibayar Penerimaan dari penerbitan obligasi 2.066.993 1.600.000
lama 6 bulan atau paling lama 8 bulan; Pihak ketiga 554.619 545.950
Pembayaran pinjaman bank (4.565.231) (8.749.806)
Pihak berelasi 51.006 91.774
dan periode pembayaran angsuran Utang obligasi - neto Pembayaran pokok utang obligasi (1.909.204) (935.750)
dilakukan secara bulanan. Dari plafon Pihak ketiga 6.364.905 6.191.030
Pembayaran dividen kas (703.000) (972.000)
Pihak berelasi 170.000 186.800
pinjaman Rp 3 miliar paling banyak Utang lain-lain Pembayaran pokok sukuk mudharabah (387.980) (46.000)
Pihak ketiga 505.618 525.405
digunakan untuk belanja operasional Pihak berelasi 681.221 709.823
Pembayaran pokok liabilitas sewa (11.674) (7.933)
sebesar Rp 500 juta. Liabilitas
Utang pajak
sewa 126.786
72.510
137.978
136.152
Pembayaran biaya emisi obligasi (6.250 ) (4.870 )
Pembayaran biaya transaksi pinjaman bank (3.153) (5.895)
“OJK (Otoritas Jasa Keuangan) Liabilitas derivatif 18.597 75.416
Liabilitas imbalan kerja 831.007 934.823 Penerimaan dari penerbitan sukuk mudharabah - 400.000
dan LPS (Lembaga Penjamin Sim- Sukuk mudharabah Pembayaran biaya emisi sukuk mudharabah - (1.373)
panan) turut mendukung melalui Pihak ketiga
Pihak berelasi
413.850
30.000
801.830
30.000 Kas neto diperoleh dari/(digunakan untuk) aktivitas pendanaan (1.727.649) 4.449.753
kebijakan makroprudensial, mikro- TOTAL LIABILITAS 19.817.465 21.032.447
prudensial, dan penjaminan sim- KENAIKAN/(PENURUNAN) NETO KAS DAN SETARA KAS (434.644 ) 2.026.274
EKUITAS
panan. Tujuannya agar likuiditas tidak Modal saham - nilai nominal Rp100
Modal dasar 4.000.000.000 saham
(nilai penuh) per saham KAS DAN SETARA KAS, AWAL PERIODE 1.553.858 1.435.491
ada crowding out terhadap dana pihak Modal ditempatkan dan disetor penuh 1.000.000.000 saham 100.000 100.000 KAS DAN SETARA KAS, AKHIR PERIODE 1.119.214 3.461.765
Tambahan modal disetor 6.750 6.750
ketiga perbankan, dan kredit tetap Saldo laba
disalurkan secara prudent. Pemerintah Telah ditentukan penggunaannya
Belum ditentukan penggunaannya
256.645
11.091.511
242.578
11.208.198
SUSUNAN DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI PERSEROAN
juga memberikan penjaminan terha- Perubahan nilai wajar atas investasi dalam saham yang diukur pada 30 Juni 2025
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain 12.416 9.588
dap pinjaman tersebut,” ungkap dia. Kerugian kumulatif atas instrumen derivatif untuk lindung nilai arus kas - neto (36.680) (11.370) DEWAN KOMISARIS
Dalam pelaksanaan skema penja- EKUITAS - NETO 11.430.642 11.555.744 Komisaris Utama Daisuke Ejima
minan nantinya Kementerian Dalam TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 31.248.107 32.588.191 Komisaris Independen Krisna Wijaya
Negeri akan mengatur mengenai Komisaris Independen Manggi Taruna Habir
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN Komisaris Congsin Congcar
penggunaan Dana Alokasi Umum Untuk periode enam bulan berakhir 30 Juni 2025 dan 2024 Komisaris Honggo Widjojo Kangmasto
(DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH) (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
untuk pengembalian pinjaman, serta DIREKSI
KETERANGAN 30 Juni 2025 30 Juni 2024
mekanisme persetujuan dari bu- Direktur Utama I Dewa Made Susila
Direktur Swandajani Gunadi
pati/wali kota terhadap koperasi. PENDAPATAN
Pembiayaan konsumen 2.915.482 3.141.441 Direktur Niko Kurniawan Bonggowarsito
Sementara itu, Kementerian Desa Marjin murabahah 703.837 802.853
Direktur Harry Latif
Sewa pembiayaan 187.548 114.417
dan Pembangunan Daerah Tertinggal Lain-lain 903.313 945.629 Direktur Denny Riza Farib
akan mengatur mekanisme serupa di Bagian laba bersih entitas asosiasi 6.463 -
Direktur Sigit Hendra Gunawan
TOTAL PENDAPATAN 4.716.643 5.004.340
tingkat desa. “Tujuannya adalah agar Direktur Sylvanus Gani Kukuh Mendrofa
BEBAN
kerangka pembiayaan koperasi ber- Gaji dan tunjangan (1.261.493) (1.156.763)
Direktur Takanori Mizuno
Direktur Ricky Gunawan
jalan dengan baik, risikonya dikelola, Beban bunga dan keuangan (602.193) (619.482)
Penyisihan kerugian penurunan nilai
dan kegiatan ekonomi desa tumbuh Pembiayaan konsumen (722.142) (909.132)
Pembiayaan murabahah (231.699) (256.656) SUSUNAN PEMEGANG SAHAM PERSEROAN
tanpa menciptakan moral hazard. Sewa pembiayaan (27.031) (59.117) 30 Juni 2025
Pemerintah mengambil sebagian Umum dan administrasi (809.803) (729.778)
Pemasaran (279.386) (278.208) Nama Pemegang Saham Lembar Saham Nilai Penuh Rupiah
risiko, tetapi semua pihak tetap harus Bagi hasil sukuk mudharabah (22.416) (29.164)
Lain-lain (1.908 ) (2.205 ) PT Bank Danamon Indonesia Tbk 920.700.000 92.070.000.000
bertanggung jawab,” kata Sri Mulyani.
TOTAL BEBAN (3.958.071) (4.040.505) Lain-lain (masing-masing dengan kepemilikan
Sementara itu, Direktur Jenderal di bawah 5%) 79.300.000 7.930.000.000
LABA SEBELUM BEBAN PAJAK PENGHASILAN 758.572 963.835
Beban Pajak Penghasilan (156.919) (198.637)
Jumlah 1.000.000.000 100.000.000.000
LABA PERIODE BERJALAN 601.653 765.198
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN Catatan:
PENAWARAN UMUM REKSA DANA BERBENTUK KONTRAK
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi Informasi keuangan di atas diambil dari laporan keuangan PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (“Perseroan”)
INVESTASI KOLEKTIF REKSA DANA TERPROTEKSI BATAVIA
Perubahan nilai wajar atas investasi dalam saham yang diukur pada tanggal 30 Juni 2025 dan untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal tersebut (tidak diaudit), yang
PROTEKSI MAXIMA 61 (“BATAVIA PROTEKSI MAXIMA 61”) nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain 3.626 -
Untuk memenuhi Ketentuan Bab V Bagian kedua perihal Pasar Modal, pada Pasal 1 angka 14 Undang- Pengukuran kembali atas program imbalan pasca-kerja 255 - disusun oleh manajemen Perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia sebagaimana
Undang Nomor 4 Tahun 2023 (dua ribu dua puluh tiga) tentang Pengembangan Dan Penguatan Sektor Pajak penghasilan terkait penghasilan komprehensif lain yang tidak akan tercantum dalam laporannya tanggal 29 Juli 2025. Informasi keuangan tersebut di atas tidak mencakup laporan
Keuangan beserta peraturan pelaksanaannya dan segala perubahan-perubahannya dari waktu ke waktu,
maka PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen dengan ini menawarkan Unit Penyertaan BATAVIA direklasifikasi ke laba rugi (854) - perubahan ekuitas serta catatan atas laporan keuangan.
PROTEKSI MAXIMA 61 yang akan dikelola oleh PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen selaku Manajer Pengukuran kembali atas liabilitas imbalan pasca-kerja dari entitas
Investasi. Adapun jumlah Unit Penyertaan yang ditawarkan sebanyak-banyaknya sebesar 5.000.000.000 asosisasi - neto (1.472) -
(lima milyar) Unit Penyertaan dengan Nilai Aktiva Bersih awal per Unit Penyertaan sebesar Rp. 1.000,-
Pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi
Para calon investor yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut mengenai BATAVIA PROTEKSI MAXIMA
61 tersebut di atas dapat menghubungi kami:
Bagian efektif atas perubahan nilai wajar
instrumen derivatif - lindung nilai arus kas (32.449) (8.447) Jakarta, 30 Juli 2025
PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen
Chase Plaza, Lantai 12 Pajak penghasilan terkait penghasilan komprehensif lain
Jl. Jend. Sudirman Kav. 21, Jakarta 12920 yang akan direklasifikasi ke laba rugi 7.139 1.858 PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk
Telepon: (62-21) 520-8390, Faksimili: (62-21) 520-6899
Email: customer@bpam.co.id, www.bpam.co.id PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN SETELAH PAJAK (23.755) (6.589) Direksi
Demikian pengumuman Penawaran Umum ini kami sampaikan, untuk dapat diketahui oleh publik.
TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF PERIODE BERJALAN 577.898 758.609
Jakarta, 30 Juli 2025.
Manajer Investasi: PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen LABA PER SAHAM - DASAR (dinyatakan dalam nilai Rupiah penuh) 602 765
Manajer Investasi berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan
2 X 50 mm Investor Daily_6x360_30 Juli 2025
Terbit di Harian Investor Daily
Names mentioned 28 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Koperasi Desa
p.1 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.1
unresolved
org
Bank Indonesia
p.1
unresolved
org
Bank Tabungan
p.1
unresolved
org
Kementerian
p.1
unresolved
org
Kementerian Desa
p.1
unresolved
org
PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen
p.1 ×3
unresolved
org
PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen Chase Plaza
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.