Skip to content
Back to announcement

20250730_PPGD_Penyampaian Bukti Iklan_31928542_lamp3.pdf

Other Text extracted PPGD

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 1

Page 1
                                    Rabu, 30 Juli 2025                                                                                                                                                                          EDITOR’S CHOICES 3
                                                                                                                                 PENDANAAN PERBANKAN



               HATI-HATI MENGINCAR DANA GLOBAL
                                    Bisnis, JAKARTA — Kondisi likuiditas yang cenderung mengetat dan berbiaya tinggi mendorong Bank Indonesia untuk
                                    memperluas ruang pendanaan luar negeri perbankan. Namun, risiko di balik langkah ekspansi ini patut diwaspadai.

                                                                                                                                                         Patricia Yashinta




       G
                                                                                                                                                        redaksi@bisnis.com


                      ubernur Bank In- kata Perry dalam konferensi pers sumber dana luar negerinya.                                                                                                 berasal dari luar negeri,” ujarnya                                Sebagai bagian dari prinsip kehati-
                      donesia (BI) Perry KSSK Jakarta, Senin (28/7).                                Corporate Secretary PT Bank                                                                     kepada Bisnis, Selasa (29/7).                                   hatian, kata Hera, BCA juga tetap
                      Warjiyo mendorong           Menariknya, pada Juni 2025 Mandiri (Persero) Tbk. M. As-                                                                                             Adapun, RPLN Bank Mandiri per                                menjaga pertumbuhan profitabilitas
                      perbankan untuk lalu, pertumbuhan DPK perbankan hidiq Iswara mengapresiasi lang-                                                                                              Mei 2025 masih di kisaran 22%.                                  dan likuiditas secara berimbang.
                      tidak hanya bergan- terlihat meningkat. Per-                                       kah BI yang mendorong                                                                      Perseroan menilai sejauh ini posisi
                      tung pada likuiditas tumbuhan DPK semula                                           bank-bank nasional untuk                                                                   likuiditas tersebut masih mampu                                 RISIKO
       dari pasar dalam negeri. BI mem- berada dalam tren pele-                    How State-Owned       memperluas sumber pen-                                                                     mengakomodasi target pertumbuh-                                    Di sisi lain, Wakil Ketua Umum
       berikan fasilitas bagi bank-bank mahan tahun ini hingga                       Banks Manage        danaan dari luar negeri                                                                    an aset perusahaan.                                             Bidang Analisis Kebijakan Makro-
                                                                                   Credit Risks in the
       yang memenuhi prinsip kehati- mencapai hanya 4,29%                            Village Co-Ops      melalui kebijakan RPLN. Ia                                                                    Meski begitu, lanjutnya, Bank                                Mikro Ekonomi Kadin Indonesia
       hatian untuk mencari sumber year-on-year (YoY) pada                               Program         menilai kebijakan tersebut                                                                 Mandiri terus meningkatkan siner-                               Aviliani menilai kebijakan BI ter-
       pendanaan dari luar negeri.             Mei 2025. Namun, per                                      mendukung pengelolaan                                                                      gi dengan mitra perbankan luar                                  sebut merupakan langkah yang
         Untuk itu, BI telah melonggar- Juni 2025, pertumbuhan                                           likuiditas yang lebih flek-                                                                negeri untuk menjaga ketahanan                                  logis di tengah terbatasnya likui-
       kan Rasio Pendanaan Luar Negeri DPK mencapai 6,96% YoY.                                           sibel dan prudent.                                                                         likuiditas sekaligus memperkuat                                 ditas domestik. Namun, langkah
       (RPLN) perbankan dari semula               Di sisi lain, laju pertum-                                “Secara umum, kebijak-                                                                  struktur pendanaan.                                             tersebut harus ditempuh dengan
       maksimum 30% menjadi 35% dari buhan kredit masih melan-                                           an RPLN dari Bank Indo-                                                                       Strategi ini, kata Ashidiq, di-                              sangat hati-hati.
       modal bank. Keputusan ini berlaku jutkan tren perlambatan,                                        nesia sangat mendukung                                                                     jalankan lewat jaringan Kantor                                     “Kalau kita pinjam dari luar
       sejak 1 Juni 2025 dan tertuang menjadi hanya 7,77% YoY.                                           Bank Mandiri untuk terus                                                                   Luar Negeri (KLN) yang dimiliki                                 negeri, harus hati-hati terhadap
       dalam Peraturan Anggota Dewan (Lihat infografik)                                                  menjaga likuiditas secara                                                                  perseroan, serta melalui diversifikasi                          fluktuasi nilai tukar karena vola-
       Gubernur Nomor 12 Tahun 2025.              Sementara itu, menanggapi lang- prudent dan fleksibel sesuai de-                                                                                  instrumen pendanaan luar negeri                                 tilitasnya sekarang cukup tinggi.
         “Kami berikan dengan RPLN kah BI, kalangan perbankan mem- ngan dinamika pasar dan kondisi                                                                                                  jangka pendek.                                                  Jangan sampai minjem-nya berapa
       agar bank-bank juga tidak hanya berikan apresiasi, meskipun tidak likuiditas industri, terutama yang                                                                                            “Bank Mandiri terus berupaya                                 bayarnya jadi lebih mahal, bisa-bisa
       pendanaan dari DPK [dana pihak serta merta langsung menaikkan berkaitan dengan sumber dana yang                                                                                              meningkatkan kerja sama dengan                                  dibilang merugikan negara,” ujar-
       ketiga] dalam negeri, tapi                                                                                                                                                                   counterparty bank di luar negeri,                               nya kepada Bisnis, Selasa (29/7).
             juga bisa cari dana      Bank Indonesia mendorong perbankan untuk mendorong perbankan untuk                                                                                            yang juga didukung melalui diver-                                  Dia menjelaskan bahwa keti-
                di luar negeri,”      lebih cepat menurunkan suku bunga kredit guna mendorong pertumbuhan                                                                                           sifikasi instrumen pendanaan luar                               dakpastian global membuat risiko
                                      ekonomi.                                                                                                                                                      negeri jangka pendek,” imbuhnya.                                nilai tukar semakin besar. Banyak
                                                                                                                      Save & Share
                                      Untuk mendukung likuiditas, Bank Indonesia meningkatkan rasio pendanaan                                                                                          Sementara itu, Executive Vice                                pengusaha, kata dia, kini cende-
                                      luar negeri bank agar bank bisa mencari lebih banyak sumber dana luar                                                                                         President Corporate Communica-                                  rung menghindari utang dalam
                                      negeri.                                                                                                                                                       tion and Social Responsibility PT                               mata uang asing.
                                      Dana pihak ketiga (DPK) perbankan terlihat mulai meningkat pada Juni                                                                                          Bank Central Asia Tbk. (BBCA)                                      “Buat mereka, risiko nilai tukar
                                      2025, tetapi kredit justru makin lesu.                                                                                                                        Hera Haryn menegaskan apresiasi                                 itu bisa menurunkan aset. Makanya
                                                                                                                                                                                                    perseroan atas kebijakan tersebut.                              banyak yang balik ke pinjaman
                              12,21%
                                                            Perbandingan Pertumbuhan Kredit dan DPK Perbankan (YoY)                                                                                    “Pada prinsipnya, pendanaan                                  rupiah,” ucapnya.
             11,11%                           11,35%                                                                                                                                                luar negeri tetap menjadi alternatif                               Menurutnya, strategi mencari
                                                                10,38%           10,39%           10,27%          10,30%
                                                                                                                                      9,16%             8,88%                                       sumber likuiditas yang dipertim-                                pendanaan luar negeri sah-sah
                                                                                                                                                                         8,43%       7,77%          bangkan secara pruden, dengan                                   saja selama disertai mekanisme
                                            9,01%                                                                                                                                                   tetap memperhatikan stabilitas pa-                              lindung nilai (hedging) yang kuat
   6,54%                                                                                           5,51%           5,75%                                                                            sar dan manajemen risiko yang                                   dan perhitungan yang matang ter-
                                                                                   4,48%                                              4,75%             4,55%            4,29%
   6,08%                                                            3,73%                                                                                                           6,96%           terukur,” katanya.                                              hadap skenario pasar valuta asing.
                                     5,20%                                                                                                                                                             Menurutnya, peningkatan batas                                   “Kalau nggak hati-hati, bisa-bisa
                                                                                                                                                                                                    maksimum RPLN dari 30% menjadi                                  bank dan korporasi kesulitan bayar
                                                                                                            Pertumbuhan Kredit                             Pertumbuhan DPK                          35% dari modal inti bank mem-                                   karena kurs melonjak. Jadi, BI dan
              2020
                                                                                                                                                                                                    buka ruang tambahan likuiditas                                  pelaku industri keuangan harus
2019                           2021              2022            2023              2024             Jan               Feb               Mar               Apr              Mei            Jun       yang dapat dimanfaatkan untuk                                   duduk bareng membahas strategi
             -2,41%          Sumber: BI & OJK.
                                                                                                                                       2025                               BISNIS/RADITYO EKO
                                                                                                                                                                                                    ekspansi kredit.                                                mitigasinya,” pungkas Aviliani.




                                                                                                                                 PT PEGADAIAN DAN ENTITAS ANAKNYA
               PT PEGADAIAN DAN ENTITAS ANAKNYA                                                                                                                                                                                                 PT PEGADAIAN DAN ENTITAS ANAKNYA
                                                                                                                                LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN
         LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM                                                                                                                                                                                       LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN INTERIM
                                                                                                                              KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN INTERIM
               Tanggal 30 Juni 2025 Dan 31 Desember 2024                                                                                                                                                                                             Untuk Periode yang Berakhir
                                                                                                                                      Untuk Periode yang Berakhir
                                                                                                                                                                                                                                                 pada Tanggal 30 Juni 2025 dan 2024
                                                                                                                                  pada Tanggal 30 Juni 2025 dan 2024
                                           (Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                          (Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                     (Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                                             30 Juni 2025 31 Des 2024                                                                                      30 Juni 2025 30 Juni 2024                                                                                     30 Juni 2025 30 Juni 2024
                                                                             (Tidak Diaudit) (Diaudit)                                                                                     (Tidak Diaudit) (Tidak Diaudit)                                                                               (Tidak Diaudit) (Tidak Diaudit)

  ASET                                                                                                           PENDAPATAN USAHA                                                                                               ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
  Kas dan setara kas                                                                                             Pendapatan sewa modal dan administrasi                                     12.262.903        9.553.567         Penerimaan kas dari pelanggan:
  - pihak berelasi                                                                296.012        271.175         Pendapatan penjualan emas                                                  27.245.007        6.338.467
  - pihak ketiga                                                                  223.800        105.327                                                                                                                          Pelunasan pinjaman yang diberikan                                       149.131.401       109.013.519
                                                                                                                 Pendapatan usaha lainnya                                                      367.064          184.359
  Efek-Efek -bersih                                                               754.978        688.188                                                                                                                          Penerimaan pendapatan sewa modal dan administrasi                        11.713.427         9.255.806
  Pinjaman yang diberikan                                                     101.517.936     85.378.813         JUMLAH PENDAPATAN USAHA                                                    39.874.974       16.076.393
    Dikurangi: cadangan kerugian penurunan nilai                               (4.458.352)    (3.688.218)                                                                                                                         Pendapatan usaha lainnya                                                  1.214.971           416.762
                                                                                                                 BEBAN USAHA
  Pinjaman yang diberikan - bersih                                             97.059.584     81.690.595         Beban harga pokok penjualan emas                                           26.385.092        6.095.871           Penerimaan lainnya                                                          185.071            97.023
  Piutang lain-lain - bersih                                                      637.822        552.628         Beban pegawai                                                               3.085.202        2.320.779           Hasil penjualan persediaan barang                                              54.252           1.916
  Aset deposito emas                                                            1.313.732              -         Beban bunga dan bagi hasil                                                  2.098.098        1.462.101
  Persediaan                                                                    1.604.039      1.302.113         Beban administrasi dan umum                                                 2.649.687        2.040.058
  Pendapatan yang masih harus diterima                                          3.580.975      3.031.445                                                                                                                        Pembayaran kas untuk:
                                                                                                                 Beban pemasaran                                                                95.278           94.054
  Pajak dibayar di muka                                                           147.827         91.806                                                                                                                          Penyaluran pinjaman yang diberikan                                     (165.270.524)      (118.467.118)
  Beban dibayar di muka                                                           655.331         63.271         Cadangan kerugian penurunan nilai                                             863.433          296.589
                                                                                                                                                                                                                                  Pembayaran bunga                                                         (1.995.603)        (1.476.229)
  Aset hak guna                                                                   417.885        404.731         JUMLAH BEBAN USAHA                                                         35.176.790       12.309.452
  Penyertaan langsung                                                              25.851         23.308                                                                                                                          Beban pegawai                                                            (2.951.664)        (2.656.647)
  Properti investasi                                                              180.788        180.788         LABA USAHA                                                                   4.698.184       3.766.941
                                                                                                                                                                                                                                  Beban usaha                                                              (1.127.518)        (1.677.896)
  Aset tetap - bersih                                                          12.610.356     12.650.143         Pendapatan lain-lain - bersih                                                   58.031          16.851
  Aset takberwujud - bersih                                                       156.951        166.002                                                                                                                          Pembayaran pajak penghasilan                                             (1.552.928)        (1.383.265)
  Aset pajak tangguhan                                                          1.397.284      1.380.384         LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                                               4.756.215       3.783.792         Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi                    (10.599.115)        (6.876.129)
  Aset Lain-lain - bersih                                                               -         14.727
                                                                                                                 Beban pajak penghasilan                                                     (1.179.764)       (879.076)
  JUMLAH ASET                                                                 121.063.215    102.616.631
                                                                                                                 LABA BERSIH PERIODE BERJALAN                                                 3.576.451       2.904.716         ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
  LIABILITAS
  Utang kepada nasabah                                                            556.562       429.521          PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN:                                                                                 Penerimaan kas dari:
  Utang usaha                                                                     881.860       630.202          Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:                                                            Penerimaan dividen                                                               2.850               -
  Utang deposito emas                                                           2.226.924             -          - Pengukuran kembali imbalan pasca kerja                                       (15.506)         (45.610)
  Utang pajak                                                                                                                                                                                                                     Penjualan efek - efek                                                          95.000                -
                                                                                                                 - Keuntungan revaluasi tanah dan bangunan                                            -            1.949
  - Pajak penghasilan badan                                                       739.861        421.664
                                                                                                                 - Efek pajak terkait                                                             3.412           10.038
  - Pajak lain-lain                                                                80.649         76.412                                                                                                                        Pengeluaran kas untuk:
  Liabilitas pajak tangguhan                                                        6.868          6.850         Penghasilan komprehensif lain
  Akrual                                                                        3.256.069      2.713.680           periode berjalan, setelah pajak                                              (12.094)         (33.623)         Pembelian aset takberwujud                                                     (66.262)        (27.331)
  Pendapatan diterima di muka                                                      50.439         57.000         Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi:                                                                  Pembelian aset tetap                                                       (499.057)         (430.921)
  Liabilitas sewa                                                                   3.043          2.857         - Keuntungan (kerugian) yang belum                                                                               Pembelian efek-efek                                                        (145.000)         (630.000)
  Liabilitas lain-lain                                                          3.617.703        722.244
                                                                                                                   direalisasi atas efek-efek yang
  Pinjaman bank                                                                                                                                                                                                                 Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi                     (612.469)        (1.088.252)
  - pihak berelasi                                                             22.610.508     32.844.010           diklasifikasikan sebagai nilai wajar
  - pihak ketiga                                                               35.128.866     20.168.911           melalui penghasilan komprehensif lain                                         16.790                 -
                                                                                                                 - Cadangan kerugian penurunan nilai                                                                            ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
  Surat berharga yang diterbitkan                                              13.172.362      6.539.196
  Liabilitas imbalan kerja                                                      2.105.704      2.029.675           atas efek-efek yang diklasifikasikan                                                                         Penerimaan kas dari:
  JUMLAH LIABILITAS                                                            84.437.418     66.642.222           sebagai nilai wajar melalui                                                                                    Pinjaman bank                                                           110.783.607       164.081.003
                                                                                                                   penghasilan komprehensif lain                                                   (162)                -
  EKUITAS                                                                                                                                                                                                                         Surat beharga yang diterbitkan                                            8.149.085           791.805
  Ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk                                                        - Efek pajak terkait                                                            (3.694)                    -
  Modal saham                                                                                                    Penghasilan komprehensif lain
    Modal saham - Nilai nominal Rp1.000.000 (nilai penuh) per lembar saham                                         periode berjalan, setelah pajak                                               12.934                 -       Pengeluaran kas untuk:
  Modal dasar                                                                                                    JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF                                                                                  Angsuran pinjaman bank                                                 (106.057.154) (150.866.605)
  - 1 lembar saham seri A Dwiwarna
                                                                                                                   PERIODE BERJALAN                                                           3.577.291       2.871.093           Pelunasan surat berharga yang diterbitkan                                (1.508.615)        (3.473.300)
  - 24.999.999 lembar saham seri B masing-masing per 30 Juni 2025 dan
    31 Desember 2024                                                                                             Laba bersih periode berjalan                                                                                     Pembayaran dividen                                                                   -      (2.406.807)
  Modal ditempatkan dan disetor penuh                                                                              yang diatribusikan kepada:                                                                                     Pembayaran emisi                                                               (12.028)         (1.553)
  - 1 lembar saham seri A Dwiwarna                                                                                 Pemilik entitas induk                                                      3.575.970       2.904.677
  - 6.249.999 lembar saham seri B masing-masing per 30 Juni 2025 dan                                                                                                                                                              Pelunasan pinjaman pemerintah                                                        -         (24.259)
                                                                                                                   Kepentingan non-pengendali                                                       481              39
    31 Desember 2024                                                            6.250.000      6.250.000
  Keuntungan (Kerugian) atas perubahan efek-efek yang diklasifikasikan                                           LABA BERSIH PERIODE BERJALAN                                                 3.576.451       2.904.716         Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan                    11.354.895         8.100.284
    sebagai nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain                       3.883        (9.213)         Jumlah penghasilan komprehensif
  Cadangan kerugian penurunan nilai atas efek-efek yang diklasifikasikan                                           yang dapat diatribusikan kepada:                                                                             KENAIKAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS                                               143.311        135.903
    sebagai nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain                           -            162
                                                                                                                   Pemilik entitas induk                                                      3.576.810       2.871.054
  Cadangan revaluasi aset                                                       7.613.898      7.643.777                                                                                                                        KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL PERIODE                                          376.501           263.631
  Pengukuran kembali imbalan pasca kerja                                         (942.442)      (930.348)          Kepentingan non-pengendali                                                       481              39
  Saldo laba yang telah dicadangkan                                            19.680.251     16.754.749                                                                                      3.577.291       2.871.093         KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR PERIODE                                         519.812           399.534
  Saldo laba yang belum dicadangkan                                             4.015.787      6.260.942         Laba bersih per saham dasar
  Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk         36.621.377     35.970.069           yang dapat diatribusikan kepada:                                                                             Kas dan setara kas pada akhir periode terdiri dari:
  Kepentingan non-pengendali                                                        4.420          4.340           pemilik entitas induk
                                                                                                                   (dalam Rupiah penuh)                                                                                         Kas                                                                              87.920          88.086
  JUMLAH EKUITAS                                                               36.625.797     35.974.409
                                                                                                                   Dasar/dilusian                                                               572.155         464.748         Setara kas                                                                    431.892           311.448
  JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                               121.063.215    102.616.631                                                                                        572.155         464.748         Jumlah kas dan setara kas                                                     519.812           399.534



                                                                                                            Catatan:
                      SUSUNAN DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI 30 JUNI 2025                                                                                                                                                                                                     Jakarta, 30 Juli 2025
                                                                                                            1.     Penyajian informasi keuangan dalam laporan publikasi pada tanggal dan untuk tahun yang berakhir pada
                                                                                                                   tanggal-tanggal 30 Juni 2025, 30 Juni 2024, dan 31 Desember 2024 diambil dari Laporan Keuangan
                                                                                                                                                                                                                                                                                 S.E. & O
   Dewan Komisaris                                                                                                                                                                                                                                                                Direksi
     Komisaris Utama                                    :   Nezar Patria *)                                        Konsolidasian Interim PT Pegadaian dan Entitas Anak (bersama-sama disebut “Grup”) yang disusun oleh
                                                                                                                   Manajemen Grup sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia untuk periode yang berakhir                                                                 ttd
     Komisaris Independen                               :   Yudi Priambodo P.
                                                                                                                   pada tanggal 30 Juni 2025. Informasi keuangan konsolidasian di atas diambil dari Laporan Keuangan
     Komisaris Independen                               :   Muhammad Isnaini
                                                                                                                   Konsolidasian, dengan demikian informasi tersebut bukan merupakan penyajian yang lengkap dari Laporan
     Komisaris                                          :   Sudarto
                                                                                                                   Keuangan Konsolidasian Interim.
     Komisaris                                          :   Umiyatun Hayati Triastuti
                                                                                                            2.     Informasi Keuangan Publikasi ini diterbitkan untuk memenuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor                 Damar Latri Setiawan                                       Ferdian Timur Satyagraha
   Direksi                                                                                                         14/POJK.04/2022 tentang Penyampaian Laporan Keuangan Berkala Emiten atau Perusahaan Publik.                          Direktur Utama                                 Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis
      Direktur Utama                                    :   Damar Latri Setiawan                            3.     PT Pegadaian terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
      Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk        :   Elvi Rofiqotul Hidayah
      Direktur Jaringan, Operasi, dan Penjualan         :   Eka Pebriansyah
      Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis       :   Ferdian Timur Satyagraha
      Direktur Teknologi Informasi dan Digital          :   Teguh Wahyono
                                                                                                                                                                                                                                                                               KANTOR PUSAT
      Direktur Human Capital                            :   E.R.A Taufiq
                                                                                                                                                                                                                                                             Jl. Kramat Raya 162, Jakarta 10430 Kotak Pos 1090
      Direktur Umum                                     :   Eka Pebriansyah *)
                                                                                                                                                                                                                                                              Telp. (021) 3155550 (Hunting) Fax. (021) 3914221
      Direktur Manajemen Risiko, Legal dan Kepatuhan    :   Udin Salahudin
                                                                                                                                                                                                                                                                       Homepage : www.pegadaian.co.id
       *) Pelaksana Tugas                                                                                                                                                                                                                                                 Call Center : (021) 1500569

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.39 MB
Published30 Jul 2025
Pages1
Characters42,858
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 19 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bank Mandiri p.1 ×5
linked org Bank Central Asia Tbk. p.1 ×2
linked person Nezar Patria p.1
linked person Yudi Priambodo P. p.1
linked person Muhammad Isnaini p.1
linked person Umiyatun Hayati Triastuti p.1
linked person Damar Latri Setiawan p.1 ×2
linked person Ferdian Timur Satyagraha p.1 ×2
linked person Elvi Rofiqotul Hidayah p.1
linked person Eka Pebriansyah p.1 ×2
linked person Teguh Wahyono p.1
linked person Udin Salahudin p.1
possible org PT Pegadaian p.1 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.1 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.1 ×3
unresolved org Bank In- p.1
unresolved org Mandiri (Persero) Tbk. p.1
unresolved org Bank Indo- p.1
unresolved org PT PEGADAIAN DAN ENTITAS ANAKNYA p.1 ×3

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result