Back to announcement
20250730_PPGD_Penyampaian Bukti Iklan_31928542_lamp3.pdf
Other Text extracted PPGDSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 1
Page 1
Rabu, 30 Juli 2025 EDITOR’S CHOICES 3
PENDANAAN PERBANKAN
HATI-HATI MENGINCAR DANA GLOBAL
Bisnis, JAKARTA — Kondisi likuiditas yang cenderung mengetat dan berbiaya tinggi mendorong Bank Indonesia untuk
memperluas ruang pendanaan luar negeri perbankan. Namun, risiko di balik langkah ekspansi ini patut diwaspadai.
Patricia Yashinta
G
redaksi@bisnis.com
ubernur Bank In- kata Perry dalam konferensi pers sumber dana luar negerinya. berasal dari luar negeri,” ujarnya Sebagai bagian dari prinsip kehati-
donesia (BI) Perry KSSK Jakarta, Senin (28/7). Corporate Secretary PT Bank kepada Bisnis, Selasa (29/7). hatian, kata Hera, BCA juga tetap
Warjiyo mendorong Menariknya, pada Juni 2025 Mandiri (Persero) Tbk. M. As- Adapun, RPLN Bank Mandiri per menjaga pertumbuhan profitabilitas
perbankan untuk lalu, pertumbuhan DPK perbankan hidiq Iswara mengapresiasi lang- Mei 2025 masih di kisaran 22%. dan likuiditas secara berimbang.
tidak hanya bergan- terlihat meningkat. Per- kah BI yang mendorong Perseroan menilai sejauh ini posisi
tung pada likuiditas tumbuhan DPK semula bank-bank nasional untuk likuiditas tersebut masih mampu RISIKO
dari pasar dalam negeri. BI mem- berada dalam tren pele- How State-Owned memperluas sumber pen- mengakomodasi target pertumbuh- Di sisi lain, Wakil Ketua Umum
berikan fasilitas bagi bank-bank mahan tahun ini hingga Banks Manage danaan dari luar negeri an aset perusahaan. Bidang Analisis Kebijakan Makro-
Credit Risks in the
yang memenuhi prinsip kehati- mencapai hanya 4,29% Village Co-Ops melalui kebijakan RPLN. Ia Meski begitu, lanjutnya, Bank Mikro Ekonomi Kadin Indonesia
hatian untuk mencari sumber year-on-year (YoY) pada Program menilai kebijakan tersebut Mandiri terus meningkatkan siner- Aviliani menilai kebijakan BI ter-
pendanaan dari luar negeri. Mei 2025. Namun, per mendukung pengelolaan gi dengan mitra perbankan luar sebut merupakan langkah yang
Untuk itu, BI telah melonggar- Juni 2025, pertumbuhan likuiditas yang lebih flek- negeri untuk menjaga ketahanan logis di tengah terbatasnya likui-
kan Rasio Pendanaan Luar Negeri DPK mencapai 6,96% YoY. sibel dan prudent. likuiditas sekaligus memperkuat ditas domestik. Namun, langkah
(RPLN) perbankan dari semula Di sisi lain, laju pertum- “Secara umum, kebijak- struktur pendanaan. tersebut harus ditempuh dengan
maksimum 30% menjadi 35% dari buhan kredit masih melan- an RPLN dari Bank Indo- Strategi ini, kata Ashidiq, di- sangat hati-hati.
modal bank. Keputusan ini berlaku jutkan tren perlambatan, nesia sangat mendukung jalankan lewat jaringan Kantor “Kalau kita pinjam dari luar
sejak 1 Juni 2025 dan tertuang menjadi hanya 7,77% YoY. Bank Mandiri untuk terus Luar Negeri (KLN) yang dimiliki negeri, harus hati-hati terhadap
dalam Peraturan Anggota Dewan (Lihat infografik) menjaga likuiditas secara perseroan, serta melalui diversifikasi fluktuasi nilai tukar karena vola-
Gubernur Nomor 12 Tahun 2025. Sementara itu, menanggapi lang- prudent dan fleksibel sesuai de- instrumen pendanaan luar negeri tilitasnya sekarang cukup tinggi.
“Kami berikan dengan RPLN kah BI, kalangan perbankan mem- ngan dinamika pasar dan kondisi jangka pendek. Jangan sampai minjem-nya berapa
agar bank-bank juga tidak hanya berikan apresiasi, meskipun tidak likuiditas industri, terutama yang “Bank Mandiri terus berupaya bayarnya jadi lebih mahal, bisa-bisa
pendanaan dari DPK [dana pihak serta merta langsung menaikkan berkaitan dengan sumber dana yang meningkatkan kerja sama dengan dibilang merugikan negara,” ujar-
ketiga] dalam negeri, tapi counterparty bank di luar negeri, nya kepada Bisnis, Selasa (29/7).
juga bisa cari dana Bank Indonesia mendorong perbankan untuk mendorong perbankan untuk yang juga didukung melalui diver- Dia menjelaskan bahwa keti-
di luar negeri,” lebih cepat menurunkan suku bunga kredit guna mendorong pertumbuhan sifikasi instrumen pendanaan luar dakpastian global membuat risiko
ekonomi. negeri jangka pendek,” imbuhnya. nilai tukar semakin besar. Banyak
Save & Share
Untuk mendukung likuiditas, Bank Indonesia meningkatkan rasio pendanaan Sementara itu, Executive Vice pengusaha, kata dia, kini cende-
luar negeri bank agar bank bisa mencari lebih banyak sumber dana luar President Corporate Communica- rung menghindari utang dalam
negeri. tion and Social Responsibility PT mata uang asing.
Dana pihak ketiga (DPK) perbankan terlihat mulai meningkat pada Juni Bank Central Asia Tbk. (BBCA) “Buat mereka, risiko nilai tukar
2025, tetapi kredit justru makin lesu. Hera Haryn menegaskan apresiasi itu bisa menurunkan aset. Makanya
perseroan atas kebijakan tersebut. banyak yang balik ke pinjaman
12,21%
Perbandingan Pertumbuhan Kredit dan DPK Perbankan (YoY) “Pada prinsipnya, pendanaan rupiah,” ucapnya.
11,11% 11,35% luar negeri tetap menjadi alternatif Menurutnya, strategi mencari
10,38% 10,39% 10,27% 10,30%
9,16% 8,88% sumber likuiditas yang dipertim- pendanaan luar negeri sah-sah
8,43% 7,77% bangkan secara pruden, dengan saja selama disertai mekanisme
9,01% tetap memperhatikan stabilitas pa- lindung nilai (hedging) yang kuat
6,54% 5,51% 5,75% sar dan manajemen risiko yang dan perhitungan yang matang ter-
4,48% 4,75% 4,55% 4,29%
6,08% 3,73% 6,96% terukur,” katanya. hadap skenario pasar valuta asing.
5,20% Menurutnya, peningkatan batas “Kalau nggak hati-hati, bisa-bisa
maksimum RPLN dari 30% menjadi bank dan korporasi kesulitan bayar
Pertumbuhan Kredit Pertumbuhan DPK 35% dari modal inti bank mem- karena kurs melonjak. Jadi, BI dan
2020
buka ruang tambahan likuiditas pelaku industri keuangan harus
2019 2021 2022 2023 2024 Jan Feb Mar Apr Mei Jun yang dapat dimanfaatkan untuk duduk bareng membahas strategi
-2,41% Sumber: BI & OJK.
2025 BISNIS/RADITYO EKO
ekspansi kredit. mitigasinya,” pungkas Aviliani.
PT PEGADAIAN DAN ENTITAS ANAKNYA
PT PEGADAIAN DAN ENTITAS ANAKNYA PT PEGADAIAN DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN INTERIM
KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2025 Dan 31 Desember 2024 Untuk Periode yang Berakhir
Untuk Periode yang Berakhir
pada Tanggal 30 Juni 2025 dan 2024
pada Tanggal 30 Juni 2025 dan 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30 Juni 2025 31 Des 2024 30 Juni 2025 30 Juni 2024 30 Juni 2025 30 Juni 2024
(Tidak Diaudit) (Diaudit) (Tidak Diaudit) (Tidak Diaudit) (Tidak Diaudit) (Tidak Diaudit)
ASET PENDAPATAN USAHA ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Kas dan setara kas Pendapatan sewa modal dan administrasi 12.262.903 9.553.567 Penerimaan kas dari pelanggan:
- pihak berelasi 296.012 271.175 Pendapatan penjualan emas 27.245.007 6.338.467
- pihak ketiga 223.800 105.327 Pelunasan pinjaman yang diberikan 149.131.401 109.013.519
Pendapatan usaha lainnya 367.064 184.359
Efek-Efek -bersih 754.978 688.188 Penerimaan pendapatan sewa modal dan administrasi 11.713.427 9.255.806
Pinjaman yang diberikan 101.517.936 85.378.813 JUMLAH PENDAPATAN USAHA 39.874.974 16.076.393
Dikurangi: cadangan kerugian penurunan nilai (4.458.352) (3.688.218) Pendapatan usaha lainnya 1.214.971 416.762
BEBAN USAHA
Pinjaman yang diberikan - bersih 97.059.584 81.690.595 Beban harga pokok penjualan emas 26.385.092 6.095.871 Penerimaan lainnya 185.071 97.023
Piutang lain-lain - bersih 637.822 552.628 Beban pegawai 3.085.202 2.320.779 Hasil penjualan persediaan barang 54.252 1.916
Aset deposito emas 1.313.732 - Beban bunga dan bagi hasil 2.098.098 1.462.101
Persediaan 1.604.039 1.302.113 Beban administrasi dan umum 2.649.687 2.040.058
Pendapatan yang masih harus diterima 3.580.975 3.031.445 Pembayaran kas untuk:
Beban pemasaran 95.278 94.054
Pajak dibayar di muka 147.827 91.806 Penyaluran pinjaman yang diberikan (165.270.524) (118.467.118)
Beban dibayar di muka 655.331 63.271 Cadangan kerugian penurunan nilai 863.433 296.589
Pembayaran bunga (1.995.603) (1.476.229)
Aset hak guna 417.885 404.731 JUMLAH BEBAN USAHA 35.176.790 12.309.452
Penyertaan langsung 25.851 23.308 Beban pegawai (2.951.664) (2.656.647)
Properti investasi 180.788 180.788 LABA USAHA 4.698.184 3.766.941
Beban usaha (1.127.518) (1.677.896)
Aset tetap - bersih 12.610.356 12.650.143 Pendapatan lain-lain - bersih 58.031 16.851
Aset takberwujud - bersih 156.951 166.002 Pembayaran pajak penghasilan (1.552.928) (1.383.265)
Aset pajak tangguhan 1.397.284 1.380.384 LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 4.756.215 3.783.792 Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi (10.599.115) (6.876.129)
Aset Lain-lain - bersih - 14.727
Beban pajak penghasilan (1.179.764) (879.076)
JUMLAH ASET 121.063.215 102.616.631
LABA BERSIH PERIODE BERJALAN 3.576.451 2.904.716 ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
LIABILITAS
Utang kepada nasabah 556.562 429.521 PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN: Penerimaan kas dari:
Utang usaha 881.860 630.202 Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi: Penerimaan dividen 2.850 -
Utang deposito emas 2.226.924 - - Pengukuran kembali imbalan pasca kerja (15.506) (45.610)
Utang pajak Penjualan efek - efek 95.000 -
- Keuntungan revaluasi tanah dan bangunan - 1.949
- Pajak penghasilan badan 739.861 421.664
- Efek pajak terkait 3.412 10.038
- Pajak lain-lain 80.649 76.412 Pengeluaran kas untuk:
Liabilitas pajak tangguhan 6.868 6.850 Penghasilan komprehensif lain
Akrual 3.256.069 2.713.680 periode berjalan, setelah pajak (12.094) (33.623) Pembelian aset takberwujud (66.262) (27.331)
Pendapatan diterima di muka 50.439 57.000 Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi: Pembelian aset tetap (499.057) (430.921)
Liabilitas sewa 3.043 2.857 - Keuntungan (kerugian) yang belum Pembelian efek-efek (145.000) (630.000)
Liabilitas lain-lain 3.617.703 722.244
direalisasi atas efek-efek yang
Pinjaman bank Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi (612.469) (1.088.252)
- pihak berelasi 22.610.508 32.844.010 diklasifikasikan sebagai nilai wajar
- pihak ketiga 35.128.866 20.168.911 melalui penghasilan komprehensif lain 16.790 -
- Cadangan kerugian penurunan nilai ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Surat berharga yang diterbitkan 13.172.362 6.539.196
Liabilitas imbalan kerja 2.105.704 2.029.675 atas efek-efek yang diklasifikasikan Penerimaan kas dari:
JUMLAH LIABILITAS 84.437.418 66.642.222 sebagai nilai wajar melalui Pinjaman bank 110.783.607 164.081.003
penghasilan komprehensif lain (162) -
EKUITAS Surat beharga yang diterbitkan 8.149.085 791.805
Ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk - Efek pajak terkait (3.694) -
Modal saham Penghasilan komprehensif lain
Modal saham - Nilai nominal Rp1.000.000 (nilai penuh) per lembar saham periode berjalan, setelah pajak 12.934 - Pengeluaran kas untuk:
Modal dasar JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF Angsuran pinjaman bank (106.057.154) (150.866.605)
- 1 lembar saham seri A Dwiwarna
PERIODE BERJALAN 3.577.291 2.871.093 Pelunasan surat berharga yang diterbitkan (1.508.615) (3.473.300)
- 24.999.999 lembar saham seri B masing-masing per 30 Juni 2025 dan
31 Desember 2024 Laba bersih periode berjalan Pembayaran dividen - (2.406.807)
Modal ditempatkan dan disetor penuh yang diatribusikan kepada: Pembayaran emisi (12.028) (1.553)
- 1 lembar saham seri A Dwiwarna Pemilik entitas induk 3.575.970 2.904.677
- 6.249.999 lembar saham seri B masing-masing per 30 Juni 2025 dan Pelunasan pinjaman pemerintah - (24.259)
Kepentingan non-pengendali 481 39
31 Desember 2024 6.250.000 6.250.000
Keuntungan (Kerugian) atas perubahan efek-efek yang diklasifikasikan LABA BERSIH PERIODE BERJALAN 3.576.451 2.904.716 Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan 11.354.895 8.100.284
sebagai nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain 3.883 (9.213) Jumlah penghasilan komprehensif
Cadangan kerugian penurunan nilai atas efek-efek yang diklasifikasikan yang dapat diatribusikan kepada: KENAIKAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS 143.311 135.903
sebagai nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain - 162
Pemilik entitas induk 3.576.810 2.871.054
Cadangan revaluasi aset 7.613.898 7.643.777 KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL PERIODE 376.501 263.631
Pengukuran kembali imbalan pasca kerja (942.442) (930.348) Kepentingan non-pengendali 481 39
Saldo laba yang telah dicadangkan 19.680.251 16.754.749 3.577.291 2.871.093 KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR PERIODE 519.812 399.534
Saldo laba yang belum dicadangkan 4.015.787 6.260.942 Laba bersih per saham dasar
Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk 36.621.377 35.970.069 yang dapat diatribusikan kepada: Kas dan setara kas pada akhir periode terdiri dari:
Kepentingan non-pengendali 4.420 4.340 pemilik entitas induk
(dalam Rupiah penuh) Kas 87.920 88.086
JUMLAH EKUITAS 36.625.797 35.974.409
Dasar/dilusian 572.155 464.748 Setara kas 431.892 311.448
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 121.063.215 102.616.631 572.155 464.748 Jumlah kas dan setara kas 519.812 399.534
Catatan:
SUSUNAN DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI 30 JUNI 2025 Jakarta, 30 Juli 2025
1. Penyajian informasi keuangan dalam laporan publikasi pada tanggal dan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal-tanggal 30 Juni 2025, 30 Juni 2024, dan 31 Desember 2024 diambil dari Laporan Keuangan
S.E. & O
Dewan Komisaris Direksi
Komisaris Utama : Nezar Patria *) Konsolidasian Interim PT Pegadaian dan Entitas Anak (bersama-sama disebut “Grup”) yang disusun oleh
Manajemen Grup sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia untuk periode yang berakhir ttd
Komisaris Independen : Yudi Priambodo P.
pada tanggal 30 Juni 2025. Informasi keuangan konsolidasian di atas diambil dari Laporan Keuangan
Komisaris Independen : Muhammad Isnaini
Konsolidasian, dengan demikian informasi tersebut bukan merupakan penyajian yang lengkap dari Laporan
Komisaris : Sudarto
Keuangan Konsolidasian Interim.
Komisaris : Umiyatun Hayati Triastuti
2. Informasi Keuangan Publikasi ini diterbitkan untuk memenuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor Damar Latri Setiawan Ferdian Timur Satyagraha
Direksi 14/POJK.04/2022 tentang Penyampaian Laporan Keuangan Berkala Emiten atau Perusahaan Publik. Direktur Utama Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis
Direktur Utama : Damar Latri Setiawan 3. PT Pegadaian terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk : Elvi Rofiqotul Hidayah
Direktur Jaringan, Operasi, dan Penjualan : Eka Pebriansyah
Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis : Ferdian Timur Satyagraha
Direktur Teknologi Informasi dan Digital : Teguh Wahyono
KANTOR PUSAT
Direktur Human Capital : E.R.A Taufiq
Jl. Kramat Raya 162, Jakarta 10430 Kotak Pos 1090
Direktur Umum : Eka Pebriansyah *)
Telp. (021) 3155550 (Hunting) Fax. (021) 3914221
Direktur Manajemen Risiko, Legal dan Kepatuhan : Udin Salahudin
Homepage : www.pegadaian.co.id
*) Pelaksana Tugas Call Center : (021) 1500569
Names mentioned 19 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Indonesia
p.1 ×3
unresolved
org
Bank In-
p.1
unresolved
org
Mandiri (Persero) Tbk.
p.1
unresolved
org
Bank Indo-
p.1
unresolved
org
PT PEGADAIAN DAN ENTITAS ANAKNYA
p.1 ×3
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.