Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 71
Page 1
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR TANGGAL 30 JUNI 2025
Page 2
Page 3
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30 Juni 2025 31 Desember 2024
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 5, 34, 35 31.658.012 45.476.258
Piutang usaha - neto
- Pihak berelasi 31b 2.652.055 2.620.221
- Pihak ketiga 6c, 34 107.459.725 98.563.284
Persediaan - neto 8, 18 22.212.949 20.338.031
Pajak dibayar dimuka 19a 21.610.443 20.847.037
Piutang lain-lain
- Pihak berelasi 31b, 34 19.144.565 19.107.613
- Pihak ketiga 7 6.950.000 6.950.000
Aset lancar lainnya 9, 34 30.841.020 30.391.368
242.528.769 244.293.812
ASET TIDAK LANCAR
Investasi pada entitas asosiasi 10 3.582.414 3.582.414
Aset tetap - neto 11 62.107.281 64.323.292
Properti investasi - neto 12 86.203.349 86.941.368
Aset pajak tangguhan 19c 44.717.003 41.892.632
Aset tidak lancar lainnya – neto 13 9.376.269 9.543.252
205.986.316 206.282.958
JUMLAH ASET 32 448.515.085 450.576.770
Lihat catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan.
4
Page 4
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30 Juni 2025 31 Desember 2024
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang bank jangka pendek 18a 22.780.342 23.588.889
Utang usaha – pihak ketiga 14 9.786.676 10.206.932
Utang pajak 19b 23.750.717 26.565.924
Biaya yang masih harus dibayar 16, 33, 34 28.672.018 23.579.409
Uang muka diterima 17 36.580.430 27.105.938
Utang lain-lain – pihak berelasi 31b, 34 740.749 740.749
Utang bank jangka panjang - bagian yang 18b 3.040.476 6.071.855
jatuh tempo dalam waktu satu tahun
125.351.408 117.859.696
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang bank jangka panjang – setelah 18b 48.225.813 48.225.813
dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam
satu tahun
Utang lain-lain - pihak berelasi
- Pihak berelasi 31b, 34 9.186.667 10.186.667
- Pihak ketiga 15, 34 193.750 193.750
Liabilitas imbalan pasca kerja 20 23.453.327 24.896.351
81.059.557 83.502.581
JUMLAH LIABILITAS 206.410.965 201.362.277
EKUITAS
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada
pemilik - entitas induk
Modal dasar – nilai nominal Rp100 (nilai 21a 105.833.325 105.833.325
penuh) per lembar saham sejumlah
2.400.000.000 lembar saham. Modal dasar
ditempatkan dan disetor penuh sejumlah
1.058.333.250 lembar saham
Tambahan modal disetor 21b 154.608.858 154.608.858
Saldo laba (rugi)
- Telah ditentukan penggunaannya 1.700.000 1.700.000
- Belum ditentukan penggunaannya (43.005.409) (36.391.112)
Komponen ekuitas lainnya 12.171.672 12.171.672
231.308.446 237.922.743
Kepentingan non-pengendali 22 10.795.674 11.291.750
JUMLAH EKUITAS 242.104.120 249.214.493
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 448.515.085 450.576.770
Lihat catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan.
2
Page 5
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30 Juni 2025 30 Juni 2024
PENDAPATAN USAHA 24, 32 83.009.757 135.601.129
BEBAN POKOK PENDAPATAN 25, 32 (51.513.741) (101.278.153)
LABA (RUGI) BRUTO 31.496.016 34.322.976
Beban pemasaran dan penjualan 26, 32 (17.212.955) (17.585.885)
Beban umum dan administrasi 26, 32 (20.588.023) (18.319.377)
Pendapatan operasional lain 27, 32 230.916 961.488
Beban operasional lain 28, 32 (259.429) (1.255.870)
LABA (RUGI) USAHA (6.333.475) (1.876.668)
Beban keuangan 30, 32 (3.379.000) (3.368.045)
Pendapatan keuangan 29, 32 328.891 674.835
LABA (RUGI) BERSIH SEBELUM (9.383.584) (4.569.878)
PAJAK PENGHASILAN
Manfaat (beban) pajak penghasilan 19c, 32 2.273.211 1.037.694
LABA (RUGI) BERSIH PERIODE (7.110.373) (3.532.184)
BERJALAN
PENGHASILAN KOMPREHENSIF
LAIN
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi
ke laba rugi
Keuntungan (kerugian) aktuaria - -
LABA (RUGI) BERSIH (7.110.373) (3.532.184)
KOMPREHENSIF
LABA (RUGI) YANG DAPAT
DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik entitas induk (6.614.297) (3.656.722)
Kepentingan non-pengendali (496.076) 124.538
(7.110.373) (3.532.184)
LABA (RUGI) KOMPREHENSIF YANG
DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik entitas induk (6.614.297) (3.656.722)
Kepentingan non-pengendali (496.076) 124.538
(7.110.373) (3.532.184)
LABA (RUGI) PER SAHAM DASAR 23 (6,25) (3,46)
(rupiah penuh)
Lihat catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan.
3
Page 6
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Saldo laba (rugi) Ekuitas yang
dapat
Modal dasar Telah Belum diatribusikan
ditempatkan Tambahan ditentukan ditentukan Komponen kepada entitas Kepentingan
Catatan disetor penuh modal disetor penggunaannya penggunaannya ekuitas lainnya induk non-pengendali Ekuitas
Saldo 1 Januari 2024 21 105.833.325 123.432.102 1.600.000 (44.236.262) 12.082.450 198.711.615 10.861.605 209.573.220
Tambahan modal disetor - 31.176.756 - - - 31.176.756 - 31.176.756
Perubahan ekutias efek konsolidasi
anak usaha - - - 6.284.234 (6.956) 6.277.278 - 6.277.278
Pembentukan cadangan umum - - 100.000 (100.000) - - -
Laba (rugi) bersih tahun berjalan - - - 1.660.916 - 1.660.916 418.313 2.079.229
Keuntungan (kerugian) aktuaria - - - - 96.178 96.178 11.832 108.010
Saldo 31 Desember 2024 105.833.325 154.608.858 1.700.000 (36.391.112) 12.171.672 237.922.743 11.291.750 249.214.493
Laba (rugi) bersih periode berjalan - - - (6.614.297) - (6.614.297) (496.076) (7.110.373)
Saldo 30 Juni 2025 105.833.325 154.608.858 1.700.000 (43.005.409) 12.171.672 231.308.446 10.795.674 242.104.120
Lihat catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan.
4
Page 7
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30 Juni 2025 30 Juni 2024
ARUS KAS DARI AKTIVITAS
OPERASI
Penerimaan dari pelanggan 98.451.353 124.944.847
Penjualan barang sisa 151.878 688.018
Pembayaran kas kepada pemasok (56.864.253) (94.260.109)
Pembayaran kas kepada karyawan (40.779.381) (40.953.218)
Pembayaran bunga (2.996.395) (3.205.861)
Pembayaran pajak penghasilan (6.102.906) (1.756.021)
Pendapatan (beban) lainnya - 44.111
Kas bersih diperoleh dari (digunakan (8.139.704) (14.498.233)
untuk) aktivitas operasi
ARUS KAS DARI AKTIVITAS
INVESTASI
Penjualan (perolehan) aset tetap (838.617) -
Penjualan (perolehan) obligasi - (534.833)
Kas bersih diperoleh dari (digunakan (838.617) (534.833)
untuk) aktivitas investasi
ARUS KAS DARI AKTIVITAS
PENDANAAN
Penerimaan (pembayaran) utang bank (808.546) 13.879.419
jangka pendek
Pembayaran utang bank jangka panjang (3.031.379) (1.860.000)
Penerimaan (pembayaran) pinjaman dari (1.000.000) (2.000.000)
pihak berelasi
Penerimaan (pembayaran) pinjaman dari - (2.000.000)
pihak ketiga
Tambahan modal disetor - 24.676.756
Kas bersih diperoleh dari (digunakan (4.839.925) 32.696.175
untuk) aktivitas pendanaan
KENAIKAN PENURUNAN KAS DAN (13.818.246) 17.663.109
SETARA KAS
Kas Dan Setara Kas Awal Tahun 45.476.258 8.247.534
KAS DAN SETARA KAS AKHIR 5 31.658.012 25.910.643
PERIODE
Lihat catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan.
5
Page 8
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM
a. Pendirian dan informasi umum
PT Tempo Inti Media Tbk (“Entitas”), dahulu bernama PT Arsa Raya Perdana, didirikan berdasarkan Akta
No. 77 tanggal 27 Agustus 1996 yang dibuat di hadapan Sulaimansjah, SH., Notaris di Jakarta. Akta
pendirian ini telah disahkan Menteri Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan surat keputusan No.
C2 535.HT.01.01-TH.1998 tanggal 4 Februari 1998 dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik
Indonesia No. 61 tanggal 31 Juli 1998, Tambahan No. 4322.
Anggaran Dasar Entitas telah mengalami beberapa kali perubahan. Perubahan terakhir berdasarkan akta No.
8 tanggal 6 Agustus 2019 yang dibuat di hadapan Fathiah Helmi, SH., notaris di Jakarta, mengenai
perubahan Anggaran Dasar tersebut telah mendapat pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia dengan surat keputusan No. AHU- 0067122.AH.01.02.Tahun 2019 tanggal 9 September
2019.
Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) untuk melakukan kegiatan usaha perdagangan besar, alat tulis dan
barang cetakan (koran/majalah) serta jasa periklanan dan unit pelaksanaan pelayanan terpadu satu pintu kota
administrasi Jakarta Selatan No.1152/24.IPB.7/31.74/-1.824.27/e/2017.
Entitas juga telah mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB) No. 9120208431821 yang dikeluarkan oleh
Lembaga Pengelola dan Penyelenggara OSS (One Single Submission).
Berdasarkan Akta No. 17 tanggal 15 April 2004 yang dibuat di hadapan Fathiah Helmi, SH., notaris di
Jakarta, Entitas menghibahkan jasa penerbitan Majalah Tempo edisi Bahasa Indonesia kepada PT Tempo Inti
Media Harian (Entitas anak).
Berdasarkan Akta No. 11 tanggal 25 Januari 2017 yang dibuat di hadapan Tatyana Indrati Hasjim, SH,
mengenai perjanjian jual beli domain. Entitas menjual sejumlah domain antar lain Tempo.co (d/h Tempo
Interaktif), Tempo.id kepada PT Info Media Digital (Entitas anak usaha). Sejak saat itu Entitas hanya
menerbitkan Majalah Tempo edisi bahasa Inggris.
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Entitas, ruang lingkup kegiatan Entitas terutama bergerak dalam
bidang-bidang percetakan, periklanan, jasa, perdagangan dan pemasaran.
Entitas memulai kegiatan usahanya secara komersial pada bulan Oktober 1998 yang berdomisili di Jl.
Palmerah Barat No. 8 Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, PT Grafiti Pers menjadi pemegang saham mayoritas saat
Penawaran Umum Terbatas I, yang efektif sejak 2018.
b. Penawaran umum
Pada tanggal 6 Desember 2000 Entitas memperoleh pernyataan efektif dari ketua Badan Pengawas Pasar
Modal (BAPEPAM), sekarang Otoritas Jasa keuangan (OJK) dengan surat No. S-3584/PM/2000 untuk
melakukan penawaran umum perdana kepada masyarakat atas 125.000.000 saham Entitas dengan nilai
nominal Rp100 (nilai penuh) per saham dan harga penawaran Rp300 (nilai penuh) per saham.
Pada tanggal 28 Desember 2017 Entitas memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
dengan surat No.S-475/D.04/2017 untuk melakukan penawaran umum terbatas I dengan Hak Memperoleh
Efek terlebih dahulu atas 333.333.250 saham entitas dengan nilai nominal Rp100 per saham dan harga
penawaran Rp300 per saham.
6
Page 9
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)
c. Susunan pengurus perusahaan
Komisaris dan direksi
Berdasarkan Surat Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No. 39 tanggal 27 Mei
2025 susunan Dewan Komisaris dan Direksi Entitas pada 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 adalah sebagai
berikut:
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Goenawan Susatiyo Mohamad Goenawan Susatiyo Mohamad
Komisaris Independen : Leonardi Kusen Leonardi Kusen
Komisaris Independen : C Paul Tehusijarana C Paul Tehusijarana
Komisaris : Bambang Harymurti Bambang Harymurti
Komisaris : Kristianto Indrawan Kristianto Indrawan
Direksi
Direktur Utama : Arif Zulkifli Arif Zulkifli
Direktur : Budi Setyarso Budi Setyarso
Direktur : Sebastian Kinaatmaja Sebastian Kinaatmaja
Direktur : A.A. Gde Bagus Wahyu Dhyatmika -
Direktur : Ade Liesnasari -
Direktur : - Meiky Sofyansyah
Berdasarkan surat keputusan dewan komisaris PT Tempo Inti Media Tbk (“Perseroan”) No. 001/SK/Kom-
TIM/VI/2025 terkait pengangkatan komite audit untuk masa jabatan tahun 2025 sampai dengan Thun 20230
adalah sebagai berikut :
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Komite Audit
Ketua : C Paul Tehusijarana Leonardi Kusen
Anggota : Leonardi Kusen Kristianto Indrawan
Anggota : Herry Hernawan Herry Hernawan
Sejak tahun 2005, Dewan Komisaris dan Direksi Entitas menerima gaji dan imbalan lainnya melalui
PT Tempo Inti Media Harian (Entitas anak). Gaji dan kompensasi lainnya kepada Komisaris dan Direksi
Entitas pada tanggal 30 Juni 2025 dan 2024 masing- masing sejumlah Rp3.010.479 dan Rp2.868.966.
Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, Corporate Secretary adalah Jajang Jamaludin.
Jumlah rata-rata karyawan Entitas pada 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 masing-masing adalah 12 dan 5
karyawan (tidak diaudit).
d. Persetujuan laporan keuangan konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasian entitas untuk periode yang berakhir 30 Juni 2025 telah diselesaikan dan
diotorisasi untuk diterbitkan oleh direksi entitas yang bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian
laporan keuangan konsolidasian tersebut pada tanggal 29 Juli 2025.
7
Page 10
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)
e. Struktur Grup
Dalam laporan keuangan konsolidasian ini, Entitas dan Entitas anak secara keseluruhan dirujuk sebagai
“Grup”.
Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, struktur Grup adalah sebagai berikut:
Persentase
Tahun kepemilikan Jumlah aset sebelum eliminasi
Kegiatan usaha Domisili operasi 2025 2024 2025 2024
Entitas anak dengan kepemilikan langsung
1. PT Temprint Jasa percetakan Jakarta 1982 99,98% 99,98% 235.552.330 230.935.198
2. PT Tempo Inti Media Harian Penerbitan pers Jakarta 1996 99,99% 99,99% 125.303.970 125.499.268
Entitas anak dengan tidak kepemilikan langsung melalui PT Temprint
1. PT Temprint Inti Niaga Perdagangan Jakarta 2014 70% 70% 19.089.945 19.471.246
kertas
2. PT Temprint Graha Delapan Jasa building Jakarta 2015 99% 99% 1.524.207 1.524.207
management
3. PT Top Global Logistik Jasa pengurusan Jakarta Belum 99% 99% 1.000.000 1.000.000
transportasi beroperasi
Entitas anak dengan tidak kepemilikan langsung melalui PT Tempo Inti Media Harian
1. PT Info Media Digital Jual beli koran Jakarta 2017 85% 95% 131.460.815 118.439.690
digital, majalah
digital dan media
digital
2. PT Tempo Inti Media Jasa Jakarta 2013 70% 70% 33.710.207 34.871.009
Impresario penyelenggara
konvensi dan
dagang
Entitas anak dengan tidak kepemilikan langsung melalui PT Info Media Digital
1. PT Pusat Data dan Analisa Jasa pelatihan, Jakarta 2017 90% 90% 12.617.599 14.402.172
Tempo pengolahan data,
riset, dan
konsultasi
2. PT Edutama Tempo Integra Pendidikan Jakarta 2017 90% 90% 31.807.526 31.761.712
3. PT Rombak Pola Pikir Multimedia Jakarta 2016 49.5% 49.5% 22.605.836 22.064.538
4. PT Dimensi Idea Kreatif Jasa penyiaran Jakarta 2017 50% - 8.338.334 5.809.896
televisi
Entitas anak dengan tidak kepemilikan langsung melalui PT Rombak Pola Pikir
1. PT Mencerdaskan Kehidupan Multimedia Jakarta 2018 51% 51% 10.912.082 11.041.595
Bangsa
8
Page 11
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)
e. Struktur Grup (lanjutan)
Persentase
Tahun kepemilikan Jumlah aset sebelum eliminasi
Kegiatan usaha Domisili operasi 2025 2024 2025 2024
Entitas anak dengan tidak kepemilikan langsung melalui PT Tempo Inti Media Impresario
1. PT Matair Rumah Kreatif Jasa multimedia Jakarta 2015 99% 99% 10.251.603 10.311.955
dan creative
house
2. PT Televisi Tempo Bandung Jasa penyiaran Bandung Belum 99% 99% 2.500.000 2.500.000
televisi beroperasi
sejak
berdiri
tahun
2014
3. PT Televisi Tempo Surabaya Jasa penyiaran Surabaya Belum 99% 99% 2.500.000 2.500.000
televisi beroperasi
sejak
berdiri
tahun
2014
4. PT Televisi Tempo Jasa penyiaran Yogyakarta Belum 99% 99% 2.500.000 2.500.000
Yogyakarta televisi beroperasi
sejak
berdiri
tahun
2014
5. PT Televisi Tempo Jasa penyiaran Balikpapan Belum 99% 99% 2.500.000 2.500.000
Balikpapan televisi beroperasi
sejak
berdiri
tahun
2014
6. PT Televisi Tempo Batam Jasa penyiaran Batam Belum 99% 99% 2.500.000 2.500.000
televisi beroperasi
sejak
berdiri
tahun
2014
Entitas anak dengan tidak kepemilikan langsung melalui PT Temprint Graha Delapan
1. PT Dunia Idea Kreatif Jasa teknologi Jakarta 2016 49% 49% 9.858.730 9.858.958
informasi
2. PT Tempo Kreasi Bersama Jasa perdagangan Jakarta Belum 55% 55% 125.000 125.000
umum beroperasi
sejak
berdiri
tahun
2018
9
Page 12
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)
e. Struktur Grup (lanjutan)
Pada tanggal 3 September 2024, PT Info Media Digital, selaku pemegang saham PT Media Inti Televisi
Nusantara, telah menyelesaikan penjualan seluruh sahamnya sebanyak 1.550 lembar. Transaksi penjualan
saham ini didasarkan pada Akta Jual Beli Saham Nomor 4 yang dibuat oleh Notaris Cokro Vera, SH, MKn,
di Jakarta, pada tanggal yang sama. Dengan adanya transaksi penjualan saham tersebut, Perusahaan tidak
lagi mengkonsolidasikan laporan keuangan PT Media Inti Televisi Nusantara sejak tanggal efektif penjualan,
sebagaimana disebutkan di atas.
PT Info Media Digital telah mengkonsolidasikan entitas anak yang baru, yaitu PT Dimensi Idea Kreatif,
berdasarkan Akta No. 20 tertanggal 26 September 2024 yang dibuat oleh Laurensia Siti Nyoman, S.H.,
Notaris di Jakarta. Penerimaan pemberitahuan perubahan data perseroan telah tercatat dalam Sistem
Administrasi Badan Hukum pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia melalui Surat Nomor AHU-
AH.01.09-0262102 tertanggal 11 Oktober 2024. Dengan demikian, konsolidasi PT Dimensi Idea Kreatif oleh
PT Info Media Digital dinyatakan efektif sejak 11 Oktober 2024.
2. PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTASI KEUANGAN ("PSAK") BARU DAN REVISI
a. Standar yang diterbitkan dan berlaku efektif dalam tahun berjalan
Dalam tahun berjalan, Perusahaan telah menerapkan Standar Akuntasi Keuangan ("SAK") amandemen dan
penyesuaian tahunan yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntasi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia
yang dianggap relevan dengan kegiatan operasinya dan mempengaruhi laporan keuangan konsolidasian
berlaku efektif untuk periode tahun buku yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2025.
Berikut ini revisi SAK termasuk pengesahan amandemen dan penyesuaian yang berlaku pada atau tanggal 1
Januari 2025:
- PSAK 221 : Pengaruh perubahan kurs valuta asing.
Amandemen tentang kekurangan ketertukaran. Amandemen ini memperjelas pengaturan terkait kondisi
ketika suatu mata uang tidak tertukarkan serta pengungkapannya.
- PSAK 117 : Kontrak asuransi.
Merujuk pada IFRS Insuranse contracts.
10
Page 13
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTASI KEUANGAN ("PSAK") BARU DAN REVISI
2.
(lanjutan)
a. Standar yang diterbitkan dan berlaku efektif dalam tahun berjalan (lanjutan)
- PSAK 103 : Kombinasi bisnis
PSAK 105 : Aset tidak lancar yang diakui untuk dijual dan opersi yang dihentikan
PSAK 107 : Instrumen keuangan “Pengungkapan”
PSAK 109 : Instrumen keuangan
PSAK 115 : Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan
PSAK 201 : Penyajian laporan keuangan
PSAK 207 : Laporan arus kas
PSAK 216 : Aset tetap
PSAK 219 : Imbalan kerja
PSAK 228 : Investasi pada entitas asosiasi dan ventura bersama
PSAK 232 : Instrumen keuangan “Penyajian”
PSAK 237 : Provisi, liabilitas kontinjensi dan aset kontinjensi
PSAK 238 : Aset tidak berwujud
PSAK 240 : Properti investasi
Amandemen konsekuensial karena berlaku efektif PSAK 117 “Kontrak Asuransi”
- PSAK 370 : Akuntansi aset dan liabilitas pengampunan pajak
PSAK 335 : Penyajian laporan keuangan entitas berorientasi nonlaba
Amandemen konsekuensial karena berlaku efektifnya SAK Indonesia untuk Entitas Privat.
- PSAK 107 : Instrumen keuangan dan PSAK 109 : Instrumen keuangan “Pengungkapan tentang
klasifikasi dan pengukuran instrumen keuangan”
Amandemen ini menambahkan dan mengklarifikasi ketentuan dalam PSAK 109 terkait penghentian
pengakuan liabilitas keuangan, serta mengklarifikasi penilaian karakteristik arus kas untuk aset keuangan
dengan fitur non-recourse, dan instrumen yang terikat secara kontraktual seperti tranche. Amandemen ini
juga mengubah ketentuan dalam PSAK 107 terkait persyaratan pengungkapan investasi pada instrumen
ekuitas yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komrehensif dan menambah ketentuan terkait
instrumen keuangan dengan persyaratan kontraktual yang mengubah waktu atau jumlah arsu kas
kontraktual.
Penerapan dari amandemen standar akuntasi yang berlaku efektif mulai 1 Januari 2025, tidak menimbulkan
perubahan substansial terhadap kebijakan akuntasi Entitas dan pengaruh yang material atas jumlah yang
dilaporkan atas tahun berjalan atau tahun sebelumnya.
11
Page 14
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL
a. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasi disusun sesuai dengan PSAK No. 1 (Revisi 2013), "Penyajian Laporan
Keuangan ". PSAK revisi ini mengubah pengelompokkan item-item yang disajikan dalam penghasilan
komprehensif lain (OCI). Item-item yang disajikan terpisah dari item-item yang tidak akan direklasifikasi ke
laba rugi. Penerapan PSAK ini hanya berakibatkan pada penyajian saja dan tidak berdampak pada posisi
keuangan konsolidasian dan kinerja Group.
Laporan keuangan konsolidasi disusun berdasarkan asumsi kelangsungan usaha serta atas dasar akrual,
kecuali laporan arus kas konsolidasian yang menggunakan dasar kas.
Dasar pengukuran dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasi ini adalah konsep biaya perolehan
(Historial cost), kecuali untuk beberapa akun tertentu yang didasari pengukuran lain sebagaimana yang
diungkapkan pada kebijakan akuntansi dalam masing-masing akun tersebut.
Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung (direct method) dengan
mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.
Mata uang pelaporan yang digunakan untuk penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah mata uang
Rupiah, yang juga merupakan mata uang fungsional Group.
Ketika Group menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali
pos-pos laporan keuangan konsolidasiannya atau ketika Group mereklasifikasi pos-pos dalam laporan
keuangan konsolidasiannya maka Group menyajikan kembali laporan posisi keuangan pada awal periode
komparatif yang disajikan.
b. Prinsip Konsolidasian dan Kombinasi Bisnis
PSAK No. 110 menggantikan persyaratan laporan keuangan konsolidasian dalam PSAK No. 65, “Laporan
Keuangan Konsolidasian dan Laporan Keuangan Tersendiri” dan menggantikan ISAK No. 7, “Konsolidasi
Perusahaan Bertujuan Khusus “.
PSAK ini mensyaratkan Entitas Induk (Entitas yang mengendalikan satu atau lebih Entitas lain) untuk
menyajikan laporan keuangan konsolidasian. Investor menentukan apakah investor merupakan Entitas Induk
dengan menilai apakah investor mengendalikan satu atau lebih investee. Investor mempertimbangkan
seluruh fakta dan keadaan yang relevan ketika menilai apakah investor mengendalikan investee.
Investor mengendalikan investee ketika investor terekspos atau memiliki hak atas imbal hasil variabel dari
keterlibatannya dengan investee dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi imbal hasil tersebut melalui
kekuasaannya atas investee.
Dengan demikian, investor mengendalikan investee jika dan hanya jika, investor memiliki seluruh hal berikut
ini:
a) Kekuasaan atas investee (misalnya hak yang ada saat ini yang memberi investor tersebut kemampuan
kini untuk mengarahkan aktivitas relevan investee);
b) Eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee; dan
c) Kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal hasil.
12
Page 15
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
b. Prinsip Konsolidasian dan Kombinasi Bisnis (lanjutan)
Pada umumnya, mayoritas hak suara menghasilkan pengendalian. Ketika Entitas memiliki kurang dari
mayoritas hak suara, atau serupa atas investee, investor mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang
relevan dalam menilai apakah memiliki kekuasaan atas investee, termasuk:
a) Pengaturan kontraktual dengan pemegang suara lainnya dari investee;
b) Hak-hak yang timbul dari pengaturan kontraktual;
c) Hak suara dan hak suara potensial investor.
Investor menilai kembali apakah investor mengendalikan investee jika fakta dan keadaan mengindikasikan
adanya perubahan terhadap satu atau lebih dari tiga elemen pengendalian.
Laporan keuangan konsolidasian:
a) Menggabungkan item sejenis seperti aset, liabilitas, ekuitas, penghasilan, beban dan arus kas dari Entitas
Induk dengan Entitas anaknya;
b) Menghapus (mengeliminasi) jumlah tercatat dari investasi Entitas Induk di setiap Entitas anak dan
bagian Entitas Induk pada ekuitas setiap Entitas anak;
c) Mengeliminasi secara penuh aset dan liabilitas, ekuitas, penghasilan, beban dan arus kas dalam intra
Grup yang berkaitan dengan transaksi antara Entitas-Entitas dalam Grup.
Entitas memasukkan penghasilan dan beban entitas anak dalam laporan keuangan konsolidasian dari tanggal
diperolehnya pengendalian sampai dengan tanggal ketika entitas kehilangan pengendalian atas entitas anak.
Penghasilan dan beban entitas anak didasarkan pada jumlah aset dan liabilitas yang diakui dalam laporan
keuangan konsolidasian pada tanggal akuisisi.
Entitas dan entitas anaknya disyaratkan untuk mempunyai kebijakan akuntansi dan tanggal pelaporan yang
sama, atau konsolidasian berdasarkan informasi keuangan tambahan yang dibuat entitas anak.
Kepentingan non pengendalian (KNP)
Entitas Induk menyajikan KNP di laporan posisi keuangan konsolidasiannya dalam ekuitas, terpisah dari
ekuitas pemilik Entitas.
Entitas mengatribusikan laba rugi dan setiap komponen dari penghasilan komprehensif lain kepada pemilik
entitas induk dari Grup dan KNP, meskipun hal tersebut mengakibatkan KNP memiliki saldo defisit atas
dasar kepentingan kepemilikan sekarang.
Perubahan proporsi kepemilikan
Perubahan kepemilikan entitas dalam entitas anak yang tidak menghasilkan kehilangan pengendalian di
entitas anak adalah transaksi ekuitas (yaitu transaksi dengan pemilik dalam kapasitasnya sebagai pemilik).
Ketika proporsi ekuitas yang dimiliki oleh KNP berubah, entitas menyesuaikan jumlah tercatat kepentingan
pengendali dan KNP untuk mencerminkan perubahan kepemilikan relatifnya dalam entitas anak. Entitas
tersebut mengakui secara langsung dalam ekuitas setiap perbedaan antara jumlah tercatat KNP yang
disesuaikan dan nilai wajar imbalan yang dibayar atau diterima, dan mengatribusikannya kepada pemilik
entitas induk.‘
13
Page 16
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
b. Prinsip Konsolidasian dan Kombinasi Bisnis (lanjutan)
Kehilangan pengendalian
Jika entitas Induk kehilangan pengendalian atas entitas anak, maka entitas Induk:
Menghentikan pengakuan aset dan liabilitas entitas anak terdahulu dari laporan posisi keuangan
konsolidasian;
Jika entitas Induk kehilangan pengendalian atas entitas anak, maka entitas Induk:
a) Mengakui sisa investasi apapun pada entitas anak terdahulu pada saat hilangnya pengendalian dan
selanjutnya mencatat sisa investasi tersebut dan setiap jumlah terutang oleh atau kepada entitas anak
terdahulu sesuai dengan PSAK lain yang relevan. Sisa investasi tersebut diukur kembali dan pengukuran
kembali tersebut dianggap sebagai nilai wajar pada saat pengakuan awal aset keuangan sesuai dengan
PSAK No. 239, “Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran”, atau, jika sesuai, biaya perolehan
pada saat pengakuan awal investasi pada entitas asosiasi atau ventura bersama;
b) Mengakui keuntungan atau kerugian terkait dengan hilangnya pengendalian yang dapat diatribusikan
pada kepentingan pengendali terdahulu.
Entitas investasi – pengecualian konsolidasian
Entitas investasi tidak mengonsolidasi Entitas anaknya atau menerapkan PSAK No. 103, “Kombinasi Bisnis”
ketika Entitas tersebut memperoleh pengendalian atas entitas lain. Ketika entitas menjadi, atau berhenti,
menjadi Entitas investasi, Entitas menerapkan secara prospektif perubahan statusnya dari tanggal terjadinya
perubahan status tersebut.
Entitas investasi adalah entitas yang:
Memperoleh dana dari satu atau lebih investor dengan tujuan memberikan investor tersebut jasa manajemen
investasi;
a) Menyatakan komitmen kepada investor bahwa tujuan bisnisnya adalah untuk menginvestasikan dana
yang semata-mata untuk memperoleh imbal hasil dari kenaikan nilai modal, penghasilan investasi, atau
keduanya; dan
b) Mengukur dan mengevaluasi kinerja dari seluruh investasinya yang substansial berdasarkan pada nilai
wajar.
Entitas disyaratkan untuk mempertimbangkan semua fakta dan keadaan apakah entitas merupakan entitas
investasi, termasuk tujuan dan desainnya seperti:
a) Memiliki lebih dari satu investasi;
b) Memiliki lebih dari satu investor;
c) Memiliki investor yang bukan merupakan pihak-pihak berelasi dari entitas;
d) Memiliki bagian kepemilikan dalam bentuk kepentingan ekuitas atau kepentingan serupa.
e) Jika tidak terdapat karakteristik khusus tersebut tidak berarti mendiskualifikasikan entitas dari
pengklasifikasian sebagai entitas investasi. Entitas investasi yang tidak memiliki seluruh karakteristik
khusus tersebut memberikan pengungkapan tambahan yang disyaratkan oleh PSAK No. 112,
“Pengungkapan Kepentingan dalam entitas Lain”.
14
Page 17
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
b. Prinsip Konsolidasian dan Kombinasi Bisnis (lanjutan)
Entitas investasi – pengecualian konsolidasian (lanjutan)
Entitas investasi disyaratkan untuk mengukur investasi dalam entitas anak pada nilai wajar melalui laba rugi
sesuai dengan PSAK No. 239, “Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran”.
Karena entitas investasi tidak disyaratkan untuk mengonsolidasi entitas anaknya, transaksi pihak berelasi
intra Grup dan saldo tidak dieliminasi.
Pengecualian terhadap konsolidasian hanya diterapkan pada entitas investasi tersebut. Oleh karenanya entitas
induk dari Entitas investasi mengonsolidasi seluruh entitas yang dikendalikannya, termasuk entitas yang
dikendalikan melalui entitas anak yang merupakan entitas investasi, kecuali entitas Induk itu sendiri
merupakan entitas investasi.
Persyaratan pengungkapan untuk laporan keuangan konsolidasian diatur dalam PSAK No. 112,
“Pengungkapan Kepentingan dalam Entitas Lain”.
Sebagaimana diatur dalam PSAK No. 227, “Laporan Keuangan Tersendiri”, laporan keuangan tersendiri
(entitas induk) dapat disajikan hanya jika laporan tersebut merupakan informasi tambahan pada laporan
keuangan konsolidasian dan disajikan sebagai lampiran dalam laporan keuangan konsolidasian. Metode yang
digunakan untuk mencatat investasi di entitas anak, asosiasi dan ventura bersama adalah metode biaya
perolehan atau sesuai dengan PSAK No. 239, “Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran”. Laporan
keuangan tersendiri terdiri dari laporan posisi keuangan, laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
lain, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas.
Kombinasi bisnis dan goodwill
Kombinasi bisnis diterapkan dengan metode akuisisi. Harga perolehan suatu akuisisi diukur sebagai imbalan
agregat yang dialihkan, diukur dengan nilai wajar pada tanggal akuisisi, dan jumlah setiap KNP pada pihak
yang diakuisisi. Untuk setiap kombinasi bisnis, Entitas memilih apakah mengukur KNP pada pihak yang
diakuisisi baik nilai wajar ataupun pada proporsi kepemilikan KNP atas aset neto yang teridentifikasi dari
pihak yang diakuisisi. Biaya-biaya akuisisi yang timbul sehubungan dengan akuisisi dibebankan langsung
dalam “Beban Umum dan Administrasi”.
Ketika Entitas mengakuisisi sebuah bisnis, Entitas menilai aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas
yang diambil alih untuk klasifikasi dan penetapan yang sesuai dengan persyaratan kontraktual, keadaan
ekonomi dan keadaan terkait lainnya yang ada pada tanggal akuisisi.
Jika kombinasi bisnis dilakukan secara bertahap, kepentingan ekuitas yang dimiliki Entitas sebelumnya pada
pihak yang diakuisisi diukur kembali pada nilai wajar tanggal akuisisi dan keuntungan dan kerugian yang
dihasilkan, jika ada, diakui dalam laporan laba rugi.
Imbalan kontingensi yang dialihkan oleh pihak pengakuisisi diakui pada nilai wajar pada tanggal akuisisi.
Perubahan nilai wajar imbalan kontingensi setelah tanggal akuisisi yang diklasifikasikan sebagai aset atau
liabilitas akan diakui sesuai dengan PSAK No. 239, “Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran”,
baik dalam laba rugi ataupun sebagai OCI. Jika diklasifikasi sebagai ekuitas, imbalan kontingensi tidak
diukur kembali sampai penyelesaian akhir dalam ekuitas.
15
Page 18
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
b. Prinsip Konsolidasian dan Kombinasi Bisnis (lanjutan)
Kombinasi bisnis dan goodwill (lanjutan)
Pada tanggal akuisisi, pengakuan awal goodwill pada awalnya diukur adalah biaya perolehan yang
merupakan selisih lebih (a) atas (b) di bawah ini:
a) Imbalan yang dialihkan yang diukur pada nilai wajar;
- Jumlah setiap KNP pada pihak yang diakuisisi; dan
- Untuk kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap, nilai wajar kepentingan ekuitas yang
dimiliki Entitas sebelumnya pada pihak yang diakuisisi pada tanggal akuisisi;
- Selisih jumlah net aset yang teridentifikasi dan liabilitas yang diambil alih pada tanggal akuisisi.
b) Jika nilai agregat dari jumlah (b) melebihi nilai agregat dari jumlah (a), maka perbedaannya diakui
dalam laporan laba atau rugi sebagai keuntungan pembelian dengan diskon setelah penilaian sebelumnya
atas pengidentifikasian dan pengukuran nilai wajar aset teridentifikasi yang diakuisisi dan liabilitas yang
diambil alih dan dicatat dalam laporan laba rugi konsolidasian dan OCI.
Setelah pengakuan awal, goodwill diukur pada biaya perolehan dikurangi akumulasi penurunan nilai. Untuk
tujuan pengujian penurunan nilai, goodwill yang diperoleh dalam kombinasi bisnis dari tanggal akuisisi,
dialokasikan ke setiap Unit Penghasil Kas (UPK) dari Entitas yang diharapkan bermanfaat dari kombinasi
tersebut, terlepas apakah aset atau liabilitas lain dari pihak yang diakuisisi ditetapkan atas UPK tersebut.
Pengakuan penurunan nilai disyaratkan di PSAK No. 236, “Penurunan Nilai Aset”.
Jika goodwill telah dialokasikan pada suatu UPK dan operasi tertentu dari UPK tersebut dihentikan, maka
goodwill yang diasosiasikan dengan operasi yang dihentikan tersebut termasuk dalam jumlah tercatat operasi
tersebut ketika menentukan keuntungan atau kerugian disposal tersebut. Goodwill yang dilepaskan tersebut
diukur berdasarkan nilai relatif operasi yang dihentikan dan porsi UPK yang ditahan.
Sesuai dengan ketentuan dalam PSAK No. 103, “Kombinasi Bisnis”, jika akuntansi awal untuk kombinasi
bisnis belum selesai pada akhir periode pelaporan pada saat kombinasi bisnis terjadi, entitas melaporkan
jumlah provisi item-item yang proses akuntansinya belum selesai dalam laporan keuangan konsolidasian.
Selama periode pengukuran, entitas menyesuaikan secara retrospektif jumlah provisi yang diakui pada
tanggal akuisisi untuk mencerminkan informasi baru yang diperoleh tentang fakta dan keadaan yang ada
pada tanggal akuisisi dan, jika diketahui, akan berdampak pada pengukuran jumlah yang diakui pada tanggal
tersebut.
c. Investasi pada Entitas asosiasi dan penyertaan saham
Penyertaan saham pada entitas di mana Entitas tidak memiliki pengaruh yang signifikan dicatat sesuai
dengan PSAK No. 239, “Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran”.
Entitas asosiasi adalah suatu entitas di mana entitas mempunyai pengaruh yang signifikan, namun tidak
mempunyai pengendalian atau pengendalian bersama, melalui partisipasi dalam pengambilan keputusan atas
kebijakan finansial dan operasional investee. Entitas mempunyai pengaruh signifikan jika kepemilikan hak
suara antara 20% dan 50%.
16
Page 19
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
d. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi
Berdasarkan PSAK No. 224 mengenai “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”, definisi pihak berelasi adalah:
1. Orang atau anggota keluarga terdekatnya dikatakan memiliki relasi dengan Grup jika orang tersebut:
i. Memiliki pengendalian ataupun pengendalian bersama terhadap Grup;
ii. Memiliki pengaruh signifikan terhadap Grup; atau
iii. Merupakan personil manajemen kunci dari Grup ataupun Entitas induk dari Grup.
2. Suatu Entitas dikatakan memiliki relasi dengan Grup jika memenuhi salah satu dari hal berikut ini:
i. Entitas tersebut dan Grup adalah anggota dari Grup yang sama;
ii. Merupakan Entitas asosiasi atau ventura bersama dari Grup (atau Entitas asosiasi atau ventura
bersama tersebut merupakan anggota suatu Grup di mana Grup adalah anggota dari Grup tersebut);
iii. Entitas tersebut dan Grup adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama;
iv. Entitas yang merupakan ventura bersama dari asosiasi Grup atau asosiasi dari ventura bersama
dari Grup;
v. Entitas yang merupakan suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja dari Grup atau
Entitas yang terkait dengan Grup. Grup adalah penyelenggara program tersebut, maka Entitas
sponsor juga berelasi dengan Grup;
vi. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam angka
(1) di atas;
vii. Entitas yang dipengaruhi secara signifikan oleh orang yang diidentifikasi dalam angka (1) (i) atau
orang yang bersangkutan merupakan personil manajemen kunci dari Entitas tersebut (atau entitas
induk dari entitas).
Personil manajemen kunci adalah orang-orang yang mempunyai kewenangan dan tanggung jawab untuk
merencanakan, memimpin dan mengendalikan aktivitas Grup, secara langsung atau tidak langsung.
Seluruh transaksi signifikan dengan pihak-pihak yang berelasi diungkapkan dalam catatan atas laporan
keuangan konsolidasian.
e. Informasi segmen
Grup melaporkan informasi segmen yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi
sifat dan dampak keuangan dari aktivitas bisnis yang mana grup terlibat dan lingkungan ekonomi di mana
Grup beroperasi.
Sebuah segmen operasi adalah sebuah komponen dari Grup yang:
1. Terlibat dalam aktivitas bisnis yang mana memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban (termasuk
pendapatan dan beban terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas yang sama);
2. Hasil operasinya dikaji ulang secara reguler oleh pengambil keputusan operasional untuk membuat
keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya; dan
3. Tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan.
17
Page 20
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
e. Informasi segmen (lanjutan)
Grup melakukan segmentasi pelaporan berdasarkan informasi keuangan yang digunakan oleh pengambil
keputusan operasional dalam mengevaluasi kinerja segmen dan menentukan alokasi sumber daya yang
dimilikinya. Segmentasi berdasarkan aktivitas dari setiap kegiatan operasi di dalam grup. Seluruh transaksi
antar segmen telah dieliminasi.
f. Instrumen Keuangan
Grup menerapkan PSAK 109 “Instrumen Keuangan” dan Amandemen PSAK 109 “Instrumen Keuangan
tentang Fitur Percepatan Pelunasan dengan Kompensasi Negatif”.
1. Aset keuangan
Pengakuan, klasifikasi dan pengukuran
Grup mengakui aset keuangan dalam posisi keuangan konsolidasian jika Grup menjadi salah satu pihak
dalam ketentuan kontraktual instrumen tersebut.
Grup mengklasifikasikan aset keuangan sehingga setelah pengakuan awal aset keuangan diukur pada
biaya perolehan diamortisasi, nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain atau nilai wajar melalui
laba rugi. Aset keuangan diklasifikasikan dengan menggunakan dua dasar yaitu model bisnis entitas
dalam mengelola aset keuangan dan karakteristik arus kas kontraktual dari aset keuangan. Manajemen
menentukan klasifikasi aset keuangan pada saat awal pengakuan.
- Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut ini
terpenuhi yaitu aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan memiliki aset keuangan
dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual dan persyaratan kontraktual dari aset keuangan
menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari
jumlah pokok terutang.
Pada pengakuan awal, piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang signifikan,
diakui sebesar harga transaksi. Aset keuangan lainnya awalnya diakui sebesar nilai wajar dikurangi
biaya transaksi yang terkait. Aset keuangan ini selanjutnya diukur sebesar biaya perolehan
diamortisasi menggunakan metode suku bunga efektif. Keuntungan atau kerugian pada penghentian
atau modifikasi aset keuangan yang dicatat yang dicatat pada biaya perolehan diamortisasi diakui
pada laporan laba rugi.
Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-
lain, uang jaminan dan piutang lain-lain - pihak berelasi Grup termasuk dalam kategori ini.
18
Page 21
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
f. Instrumen Keuangan (lanjutan)
1. Aset keuangan (lanjutan)
Pengakuan, klasifikasi dan pengukuran (lanjutan)
- Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain jika kedua kondisi
berikut ini terpenuhi yaitu aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang tujuannya akan terpenuhi
dengan mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset keuangan dan persyaratan kontraktual
dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu yang semata dari pembayaran pokok
dan bunga dari jumlah pokok terutang.
Perubahan nilai wajar aset keuangan ini dicatat pada penghasilan komprehensif lainnya, kecuali
pengakuan keuntungan atau kerugian penurunan nilai, pendapatan bunga (termasuk biaya transaksi
menggunakan metode suku bunga efektif), keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian
dan keuntungan dan kerugian dari selisih kurs diakui pada laporan laba rugi. Ketika aset keuangan
dihentikan, keuntungan atau kerugian nilai wajar kumulatif yang sebelumnya diakui pada
penghasilan komprehensif lain direklasifikasi pada laba rugi.
- Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi adalah aset keuangan yang diklasifikasikan
ke dalam kategori ini jika tidak termasuk ke dalam kategori diukur pada biaya perolehan
diamortisasi atau diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain. Akan tetapi, entitas
dapat menetapkan pilihan yang tak terbatalkan pada saat pengakuan awal atas investasi pada
instrumen ekuitas tertentu yang umumnya diukur pada nilai wajar melalui laba rugi sehingga
perubahan nilai wajarnya disajikan dalam penghasilan komprehensif lain.
Semua instrumen keuangan derivatif termasuk dalam kategori ini, kecuali untuk instrumen yang
ditetapkan dan efektif sebagai instrumen lindung nilai. Aset pada kategori ini diklasifikasikan
sebagai aset lancar jika diharapkan dapat diselesaikan dalam waktu 12 bulan; jika tidak, aset tersebut
diklasifikasikan sebagai tidak lancar.
2. Liabilitas keuangan
Grup mengakui liabilitas keuangan dalam posisi keuangan konsolidasian jika Grup menjadi salah satu
pihak dalam ketentuan kontraktual instrumen tersebut.
Grup mengklasifikasikan liabilitas keuangan sehingga setelah pengakuan awal liabilitas keuangan diukur
pada: nilai wajar melalui laba rugi dan biaya perolehan diamortisasi. Manajemen menentukan klasifikasi
liabilitas keuangan pada saat awal pengakuan.
Grup tidak memiliki liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.
19
Page 22
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
f. Instrumen Keuangan (lanjutan)
2. Liabilitas keuangan (lanjutan)
Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, liabilitas keuangan Grup yang diukur pada biaya
perolehan diamortisasi meliputi utang bank jangka pendek, utang usaha, utang lain-lain, beban akrual,
utang dan bank jangka panjang. Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang
jika jatuh tempo melebihi 12 bulan dan sebagai liabilitas jangka pendek jika jatuh tempo yang tersisa
kurang dari 12 bulan.
3. Saling hapus instrumen keuangan
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling-hapus buku dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan
posisi keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, terdapat hak secara hukum untuk melakukan saling
hapus buku atas jumlah tercatat dari aset keuangan dan liabilitas keuangan tersebut dan terdapat maksud
untuk menyelesaikan secara bersih, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara
bersamaan.
4. Nilai wajar instrumen keuangan
Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan secara aktif di pasar keuangan yang terorganisasi
ditentukan dengan mengacu pada kuotasi harga di pasar aktif pada penutupan bisnis pada akhir periode
pelaporan tanpa pengurangan untuk biaya transaksi. Untuk instrumen keuangan yang tidak memiliki
pasar aktif, nilai wajar ditentukan dengan menggunakan teknik penilaian.
Teknik penilaian tersebut mencakup penggunaan transaksi- transaksi pasar yang wajar antara pihak-
pihak yang mengerti dan berkeinginan, mengacu pada nilai wajar terkini dari instrumen lain yang secara
substansial sama, analisis arus kas yang didiskontokan, atau model penilaian lain sebagaimana
disyaratkan di PSAK 113, “Pengukuran Nilai Wajar”.
Penyesuaian risiko kredit
Grup menyesuaikan harga di pasar yang lebih menguntungkan untuk mencerminkan adanya perbedaan
risiko kredit pihak lawan (counterparty) antara instrumen yang diperdagangkan di pasar tersebut dengan
instrumen yang dinilai untuk posisi aset keuangan. Dalam menentukan nilai wajar posisi liabilitas
keuangan, risiko kredit Grup terkait dengan instrumen harus diperhitungkan.
5. Penurunan nilai aset keuangan
Sesuai dengan PSAK 109, Grup mengakui penyisihan kerugian untuk kerugian kredit ekspektasian pada
aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dan aset keuangan yang diukur pada nilai
wajar melalui penghasilan komprehensif lain. Grup mengukur kerugian kredit ekspektasian dari
instrumen keuangan dengan cara yang mencerminkan jumlah yang tidak bias dan probabilitas tertimbang
yang ditentukan dengan mengevaluasi serangkaian hasil yang memungkinkan dapat terjadi, nilai waktu
atas uang, dan informasi yang wajar dan terdukung yang tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan pada
tanggal pelaporan mengenai peristiwa masa lalu, kondisi kini, dan perkiraan kondisi ekonomi masa
depan.
20
Page 23
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
f. Instrumen Keuangan (lanjutan)
6. Penghentian pengakuan aset dan liabilitas keuangan
Aset keuangan
Aset keuangan (atau mana yang lebih sesuai, bagian dari aset keuangan atau bagian dari kelompok aset
keuangan serupa) dihentikan pengakuannya pada saat:
1) Hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut telah berakhir; atau
2) Grup telah mentransfer hak kontraktual mereka untuk menerima arus kas yang berasal dari aset
keuangan atau berkewajiban untuk membayar arus kas yang diterima secara penuh tanpa penundaan
yang signifikan kepada pihak ketiga dalam perjanjian pass-through; dan baik
a) Grup telah secara substansial mentransfer seluruh risiko dan manfaat dari aset; atau
b) Grup secara substansial tidak mentransfer atau tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat suatu
aset, namun telah mentransfer kendali atas aset tersebut.
Liabilitas keuangan
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat liabilitas tersebut dihentikan atau dibatalkan atau
kadaluwarsa. Ketika suatu liabilitas keuangan yang ada digantikan oleh liabilitas keuangan lain dari
pemberi pinjaman yang sama dengan persyaratan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi secara
substansial persyaratan dari suatu liabilitas yang saat ini ada, pertukaran atau modifikasi tersebut
diperlakukan sebagai penghentian pengakuan liabilitas awal dan pengakuan suatu liabilitas baru, dan
selisih antara nilai tercatat liabilitas keuangan tersebut diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian.
g. Kas dan setara kas
Kas adalah alat pembayaran yang siap dan bebas dipergunakan untuk membiayai kegiatan grup. Setara kas
adalah investasi yang sifatnya sangat likuid, berjangka pendek, dan dengan cepat dapat dijadikan kas dalam
jumlah yang dapat ditentukan dan memiliki risiko perubahan nilai yang tidak signifikan dengan jangka waktu
tiga bulan atau kurang sejak tanggal penempatan dan tidak digunakan sebagai jaminan atau tidak dibatasi
penggunaannya.
Kas di bank dan deposito berjangka yang dibatasi penggunaannya sehubungan dengan persyaratan perjanjian
pinjaman atau perjanjian lainnya disajikan sebagai “Kas di Bank dan Deposito Berjangka yang Dibatasi
Penggunaannya” sebagai aset tidak lancar.
Kas di bank dan deposito berjangka yang akan digunakan untuk membayar liabilitas yang akan jatuh tempo
dalam 1 (satu) tahun, disajikan sebagai bagian dari aset lancar.
21
Page 24
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
h. Persediaan
Persediaan dinyatakan sebesar nilai terendah antara harga perolehan dengan nilai realisasi bersih. Nilai
perolehan ditetapkan berdasarkan metode biaya yang meliputi biaya-biaya yang terjadi untuk memperoleh
persediaan tersebut serta membawanya ke lokasi dan kondisinya yang sekarang. Nilai bersih yang dapat
direalisasikan adalah taksiran harga jual yang wajar setelah dikurangi dengan taksiran biaya untuk
memperoleh dan menjual persediaan barang jadi.
Harga perolehan dinyatakan berdasarkan metode First-in First-out (FIFO) untuk seluruh persediaan.
Penyisihan barang usang dilakukan berdasarkan identifikasi kondisi persediaan pada setiap tanggal laporan
posisi keuangan konsolidasian.
i. Biaya dibayar di muka dan uang muka
Biaya dibayar di muka dibebankan pada usaha sesuai masa manfaat biaya dengan menggunakan metode garis
lurus.
Uang muka merupakan pembayaran atas pengadaan barang dan/atau jasa yang akan diperhitungkan demikian
dengan harga barang dan atau jasa yang diterima.
j. Aset tetap
Grup menerapkan PSAK No. 216, “Aset Tetap”. Selain itu, Grup juga menerapkan ISAK No. 336, “Hak
Atas Tanah”.
Pengakuan awal aset tetap diukur pada biaya perolehan. Biaya perolehan aset tetap meliputi harga perolehan
dan setiap biaya yang dapat diatribusikan secara langsung agar aset tersebut siap digunakan sesuai dengan
tujuannya.
Aset tetap, kecuali tanah, dinyatakan berdasarkan biaya perolehan, tetapi tidak termasuk biaya perawatan
sehari-hari, dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai, jika ada. Tanah tidak
disusutkan dan dinyatakan berdasarkan biaya perolehan dikurangi akumulasi rugi penurunan nilai, jika ada.
Biaya perolehan awal aset tetap meliputi harga perolehan termasuk bea impor dan pajak pembelian dan
biaya-biaya yang dapat diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang
diinginkan sesuai dengan tujuan penggunaan yang ditetapkan.
Beban-beban yang timbul setelah aset tetap digunakan, seperti beban perbaikan dan pemeliharaan,
dibebankan ke laporan laba rugi komprehensif pada saat terjadinya. Apabila beban-beban tersebut
menimbulkan peningkatan manfaat ekonomis di masa mendatang dari penggunaan aset tetap tersebut yang
dapat melebihi kinerja normalnya, maka beban-beban tersebut dikapitalisasi sebagai tambahan biaya
perolehan aset tetap.
22
Page 25
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
j. Aset Tetap (lanjutan)
Penyusutan dihitung berdasarkan metode garis lurus (straight-line method) selama masa manfaat aset tetap
sebagai berikut:
Tarif penyusutan Tahun
Bangunan 3,3%-5% 20-30 Tahun
Mesin & peralatan 20%-33,3% 3-5 Tahun
Peralatan kantor 12,5%-33,3% 3-8 Tahun
Kendaraan 12,5%-33,3% 3-8 Tahun
Nilai tercatat aset tetap ditelaah kembali dan dilakukan penurunan nilai apabila terdapat peristiwa atau
perubahan kondisi tertentu yang mengindikasikan nilai tercatat tersebut tidak dapat dipulihkan sepenuhnya.
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya (derecognized) pada saat dilepaskan atau tidak ada
manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya.
Ketika aset tetap yang dijual atau dilepaskan, dikeluarkan dari kelompok aset tetap berikut akumulasi
penyusutan serta akumulasi penurunan nilai yang terkait dengan aset tetap tersebut. Laba atau rugi yang
timbul dari penghentian pengakuan aset tetap ditentukan sebesar perbedaan antara jumlah neto hasil
pelepasan, jika ada, dengan jumlah tercatat dari aset tetap tersebut dan diakui dalam laporan laba rugi
komprehensif pada tahun terjadinya penghentian pengakuan.
Nilai residu, umur manfaat, serta metode penyusutan dan amortisasi ditelaah setiap akhir tahun dan dilakukan
penyesuaian apabila hasil telaah berbeda dengan estimasi sebelumnya.
Nilai residu dari aset tetap adalah estimasi jumlah yang dapat diperoleh Grup dari pelepasan aset setelah
dikurangi estimasi biaya pelepasan, jika aset telah mencapai umur dan kondisi pada akhir umur manfaatnya.
k. Aset Pusat Data dan Analisa Tempo (PDAT)
Aset Pusat Data dan Analisa Tempo (PDAT) adalah koleksi informasi dan data yang memiliki nilai sejarah
yang tinggi dan digunakan oleh Entitas sebagai referensi berita.
Efektif sejak tanggal 1 Januari 2002, Entitas mulai mengamortisasi Aset Pusat Data dan Analisa Tempo
sesuai dengan masa manfaatnya selama 18 tahun dengan metode garis lurus. Sisa biaya yang belum
diamortisasi untuk masing-masing produk ditinjau kembali manfaat keekonomiannya pada setiap akhir
periode.
l. Properti investasi
Grup menerapkan PSAK No. 13 yang memberikan klarifikasi bahwa PSAK No. 240 dan PSAK No. 103
saling mempengaruhi. Grup dapat mengacu pada PSAK No. 13 untuk membedakan antara properti investasi
dan properti yang digunakan sendiri. Grup juga dapat mengacu pada PSAK No. 22 sebagai pedoman apakah
akuisisi properti investasi merupakan kombinasi bisnis.
Properti investasi terdiri dari tanah, bangunan dan prasarana, yang dikuasai untuk menghasilkan sewa atau
untuk kenaikan nilai atau kedua-duanya, dan tidak untuk digunakan dalam produksi atau penyediaan barang
atau jasa untuk tujuan administratif atau dijual dalam kegiatan usaha sehari-hari.
23
Page 26
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
l. Properti Investasi
Grup telah memilih model biaya (cost model) sebagai kebijakan akuntansi pengukuran properti investasi.
Properti investasi dinyatakan sebesar biaya perolehan termasuk biaya transaksi dikurangi akumulasi
penyusutan dan penurunan nilai, kecuali tanah yang tidak disusutkan. Jumlah tercatat termasuk biaya
penggantian dari properti investasi yang ada pada saat terjadinya biaya, jika kriteria pengakuan terpenuhi,
dan tidak termasuk biaya harian penggunaan properti investasi.
Penyusutan bangunan dan prasarana dihitung dengan menggunakan metode garis lurus (straight line method)
selama umur manfaat aset antara 20 hingga 30 tahun.
Properti investasi dihentikan pengakuannya pada saat pelepasan atau ketika properti investasi tersebut tidak
digunakan lagi secara permanen dan tidak memiliki manfaat ekonomis di masa depan yang dapat diharapkan
pada saat pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian atau pelepasan properti investasi diakui
dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian pada tahun terjadinya penghentian
atau pelepasan tersebut.
Transfer ke properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan penggunaan yang
ditunjukkan dengan berakhirnya pemakaian oleh pemilik, dimulainya sewa operasi ke pihak lain atau
selesainya pembangunan atau pengembangan. Transfer dari properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika,
terdapat perubahan penggunaan yang ditunjukkan dengan dimulainya penggunaan oleh pemilik atau
dimulainya pengembangan untuk dijual.
Properti investasi mencakup juga properti dalam proses pembangunan yang di masa depan akan digunakan
sebagai properti investasi.
m. Aset tak berwujud
Grup menerapkan PSAK No. 238. Selain itu Grup juga menerapkan ISAK No. 23, “Biaya Situs Web”
termasuk PSAK No. 238, “Aset tak berwujud” dan Amandemen PSAK No. 238, “Aset tak berwujud tentang
Klarifikasi Metode yang Diterima untuk Penyusutan dan Amortisasi”.
PSAK No. 238 memberikan klarifikasi pada paragraf 80 terkait model revaluasi, bahwa ketika entitas
menggunakan model revaluasi, jumlah tercatat aset disajikan kembali pada jumlah revaluasiannya.
Amandemen PSAK No. 238 memberikan klarifikasi tentang anggapan bahwa pendapatan adalah dasar yang
tidak tepat dalam mengukur pemakaian manfaat ekonomi aset tak berwujud dapat dibantah dalam keadaan
terbatas tertentu.
Aset tak berwujud dapat diakui hanya apabila:
1) Kemungkinan besar akan diperoleh manfaat ekonomi masa depan dari aset tersebut; dan
2) Biaya perolehan aset tersebut dapat diukur secara andal.
Grup telah memilih model biaya (cost model) sebagai kebijakan akuntansi pengukuran aset tak berwujudnya.
24
Page 27
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
m. Aset tak berwujud (lanjutan)
Aset tak berwujud dengan umur manfaat terbatas (finite) diamortisasi secara sistematis selama umur
manfaatnya. Aset tak berwujud dengan umur manfaat tidak terbatas (indefinite) tidak perlu diamortisasi,
namun secara tahunan wajib dilakukan perbandingan antara nilai tercatat dengan nilai yang dapat
dipulihkan.
Selain itu, Grup juga menerapkan ISAK No. 336, “Hak atas Tanah”. Penerapan ISAK ini hanya
mereklasifikasi biaya pengurusan hak atas tanah untuk perolehan awal pada kelompok akun tanah dan untuk
perpanjangan hak pada kelompok akun “Aset Tak berwujud”.
Hak atas tanah tersebut diamortisasi dengan menggunakan metode garis lurus (straight line method) selama
taksiran masa manfaat hukum atau ekonomis, mana yang lebih cepat.
Beban ditangguhkan lainnya yang mempunyai masa manfaat ekonomis di masa depan diamortisasi selama
taksiran masa manfaat ekonomis dengan menggunakan metode garis lurus (straight line method).
n. Penurunan nilai aset non-keuangan
Grup menerapkan PSAK No. 236, “Penurunan Nilai Aset”. PSAK ini tidak diterapkan untuk persediaan,
aset yang timbul dari kontrak konstruksi, aset pajak tangguhan, aset yang timbul dari imbalan kerja, aset
keuangan, properti investasi pada nilai wajar, aset kontrak asuransi, aset tidak lancar dimiliki untuk dijual.
PSAK ini diterapkan untuk aset tetap, properti investasi pada biaya perolehan, aset tak berwujud dan
goodwill, investasi pada Entitas anak, Entitas asosiasi dan ventura bersama pada biaya perolehan.
Pada setiap akhir periode pelaporan, grup menilai apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami penurunan
nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian secara tahunan penurunan nilai aset diperlukan,
maka grup membuat estimasi jumlah terpulihkan aset tersebut.
Jumlah terpulihkan suatu aset atau CGU adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar dikurangi biaya
pelepasan dan nilai pakainya. Jika jumlah terpulihkan suatu aset lebih kecil dari nilai tercatatnya, nilai
tercatat harus diturunkan menjadi sebesar terpulihkan. Kerugian penurunan nilai diakui segera dalam laporan
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian, kecuali berkaitan dengan aset revaluasian di
mana rugi penurunan nilai diperlakukan sebagai penurunan revaluasi di OCI.
Jika jumlah terpulihkan adalah nilai wajar dikurangi biaya pelepasan, tingkat hierarki nilai wajar di mana
pengukuran nilai wajar dikategorikan, teknik penilaian yang digunakan untuk mengukur nilai wajar
dikurangi biaya pelepasan dan asumsi utama yang digunakan dalam pengukuran nilai wajar pengukuran
dikategorikan dalam “level 2” dan “level 3” dari hierarki nilai wajar adalah dengan mengacu pada PSAK
No. 113, “Pengukuran Nilai Wajar”.
Jumlah terpulihkan dari jenis aset tak berwujud berikut diukur setiap tahunnya apakah terdapat atau tidak
ada indikasi bahwa nilainya mungkin menurun. Dalam beberapa hal, perhitungan rinci jumlah terpulihkan
terkini yang dibuat dalam periode sebelumnya dapat digunakan dalam uji penurunan nilai atas aset tersebut
pada periode berjalan:
Aset tak berwujud dengan umur manfaat tidak terbatas;
- Aset tak berwujud belum tersedia untuk digunakan;
- Goodwill yang diperoleh dalam suatu kombinasi bisnis.
25
Page 28
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
n. Penurunan nilai aset non-keuangan (lanjutan)
Kerugian penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset selain goodwill dibalik
jika, dan hanya jika, terdapat perubahan asumsi-asumsi yang digunakan untuk menentukan jumlah
terpulihkan aset tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir diakui. Dalam hal ini, jumlah tercatat aset
dinaikkan ke jumlah terpulihkannya. Pembalikan tersebut dibatasi sehingga jumlah tercatat aset tidak
melebihi jumlah tercatat, neto setelah penyusutan, seandainya tidak ada rugi penurunan nilai yang telah
diakui untuk aset tersebut pada tahun sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan nilai diakui sebagai
keuntungan dalam laporan laba rugi kecuali terkait dengan aset revaluasian di mana pembalikan
diperlakukan sebagai kenaikan revaluasi dalam OCI.
Setelah pembalikan tersebut, penyusutan aset tersebut disesuaikan dalam periode mendatang untuk
mengalokasikan jumlah tercatat aset revisian, dikurangi nilai sisanya, dengan dasar yang sistematis selama
sisa umur manfaatnya.
Goodwill diuji untuk penurunan nilai setiap tahun dan ketika keadaan yang mengindikasikan bahwa nilai
tercatat mungkin menurun. Penurunan nilai goodwill ditetapkan dengan menilai jumlah terpulihkan dari
masing-masing unit penghasil kas (CGU) atau kelompok CGU untuk mana goodwill terkait. Di mana jumlah
terpulihkan CGU lebih kecil dari jumlah tercatatnya, rugi penurunan nilai diakui. Penurunan yang berkaitan
dengan goodwill tidak dapat dibalik di masa mendatang.
o. Imbalan kerja
Grup menerapkan PSAK No. 219, “Imbalan Kerja”. Berdasarkan revisi atas PSAK tersebut, keuntungan
atau kerugian aktuarial yang timbul diakui sebagai Penghasilan Komprehensif Lain dan disajikan pada
bagian ekuitas. Biaya jasa lalu dibebankan langsung pada laba rugi.
Grup mencatat imbalan kerja berdasarkan Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tanggal 25 Maret 2003.
Liabilitas atau aset imbalan pasti neto adalah nilai agregat dari nilai kini kewajiban imbalan pasti (dihasilkan
dari penggunaan tingkat diskonto berdasarkan obligasi korporat berkualitas tinggi) pada akhir periode
pelaporan dikurangi dengan nilai wajar aset program (jika ada), disesuaikan dengan efek membatasi aset
imbalan pasti neto yang ditetapkan ke batas tertinggi aset. Batas tertinggi aset adalah nilai kini dari imbalan
ekonomi yang tersedia dalam bentuk pengembalian dana dari program atau pengurangan iuran masa depan
tersebut.
Dalam program imbalan pasti, biaya imbalan ditentukan terpisah untuk masing-masing program dengan
menggunakan metode Projected Unit Credit. Biaya imbalan pasti terdiri dari:
1. Biaya jasa
2. Bunga neto atas liabilitas atau aset imbalan pasti neto
3. Pengukuran kembali liabilitas atau aset imbalan pasti neto
Biaya jasa di mana termasuk biaya jasa kini, biaya jasa lalu dan keuntungan atau kerugian atas penyelesaian
diakui sebagai beban dalam laba rugi. Biaya jasa lalu diakui ketika terjadi amandemen atau perubahan
program imbalan pasti atau kurtailmen.
26
Page 29
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
o. Imbalan kerja (lanjutan)
Bunga neto di dalam liabilitas atau aset imbalan neto adalah perubahan selama periode liabilitas atau aset
imbalan neto yang muncul dari periode waktu yang ditentukan dengan menggunakan tarif diskon
berdasarkan obligasi perusahaan yang berkualitas tinggi ke dalam liabilitas atau aset imbalan neto. Bunga
neto di dalam liabilitas atau aset imbalan neto diakui sebagai beban atau pendapatan dalam laporan laba rugi.
Bunga neto di dalam liabilitas atau aset imbalan neto adalah perubahan selama periode liabilitas atau aset
imbalan neto yang muncul dari periode waktu yang ditentukan dengan menggunakan tarif diskon
berdasarkan obligasi perusahaan yang berkualitas tinggi ke dalam liabilitas atau aset imbalan neto. Bunga
neto di dalam liabilitas atau aset imbalan neto diakui sebagai beban atau pendapatan dalam laporan laba rugi.
Perhitungan yang terdiri dari keuntungan dan kerugian aktuarial, pendapatan dari aset dan setiap perubahan
dalam asset ceiling (tidak termasuk bunga neto pada liabilitas imbalan) diakui segera dalam penghasilan
komprehensif lain pada periode di mana mereka muncul. Perhitungan kembali diakui dalam laba ditahan
dalam ekuitas dan tidak diklasifikasikan kembali ke laporan laba rugi pada periode berikutnya.
Program pensiun
Entitas dan entitas anak (PT TIMH), menyelenggarakan program pensiun iuran pasti yang dikelola oleh
Dana Pensiun Lembaga Keuangan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang meliputi seluruh
karyawan permanen.
Berdasarkan program pensiun tersebut, kontribusi dihitung berdasarkan masa kerja karyawan. Kontribusi
entitas dan entitas anak terdiri atas biaya jasa kini dan biaya jasa lalu yang dibayar secara periodik
berdasarkan perhitungan aktuaria.
Karyawan permanen pada entitas anak (PT Temprint) disertakan dalam program Jaminan Sosial Tenaga
Kerja (Jamsostek).
Pengakuan
Beban imbalan kerja untuk pekerja harus diakui pada periode di mana imbalan diperoleh oleh pekerja,
daripada ketika dibayar atau terutang.
Komponen biaya imbalan pasti diakui sebagai berikut:
1. Biaya jasa diatribusikan ke periode sekarang dan masa lalu diakui dalam laporan laba rugi;
2. Bunga neto pada liabilitas atau aset imbalan pasti ditentukan dengan menggunakan tingkat diskonto
pada awal periode diakui dalam laporan laba rugi;
3. Pengukuran kembali dari liabilitas atau aset imbalan pasti terdiri dari:
- Keuntungan dan kerugian aktuarial;
- Imbal balik aset program;
- Setiap perubahan dalam dampak batas atas aset, tidak termasuk jumlah yang dimasukkan dalam
bunga neto atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto diakui di OCI (tidak direklasifikasi ke laba rugi
pada periode berikutnya).
27
Page 30
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
o. Imbalan kerja (lanjutan)
Program pensiun (lanjutan)
Pengukuran
Pengukuran liabilitas (aset) imbalan pasti neto mensyaratkan penerapan metode penilaian aktuaria, atribusi
imbalan untuk periode jasa, dan penggunaan asumsi aktuaria. Nilai wajar aset program dikurangi dari nilai
kini liabilitas imbalan pasti dalam menentukan defisit bersih atau surplus.
Nilai kini liabilitas imbalan pasti Entitas dan biaya jasa terkait ditentukan dengan menggunakan metode
“Projected Unit Credit”, yang menganggap setiap periode jasa akan menghasilkan satu unit tambahan dari
imbalan dan mengukur setiap unit secara terpisah untuk menghasilkan liabilitas akhir. Hal ini mensyaratkan
Entitas untuk mengatribusikan imbalan pada periode kini (untuk menentukan biaya jasa kini) dan periode
kini dan periode lalu (untuk menentukan nilai kini liabilitas imbalan pasti). Imbalan tersebut diatribusikan
sepanjang periode jasa menggunakan formula imbalan yang dimiliki program, kecuali jasa pekerja di tahun
tahun akhir akan meningkat secara material dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, dalam hal ini
menggunakan dasar metode garis lurus.
Biaya jasa lalu adalah perubahan liabilitas imbalan pasti atas jasa pekerja pada periode-periode lalu, yang
timbul sebagai akibat dari perubahan pengaturan program dalam periode kini (yaitu memperkenalkan
perubahan program atau mengubah imbalan yang akan dibayar, atau kurtailmen yang secara signifikan
mengurangi jumlah pekerja yang disertakan).
Biaya jasa lalu diakui sebagai beban pada awal tanggal ketika perubahan program atau kurtailmen terjadi
dan tanggal ketika Entitas mengakui setiap pesangon, atau biaya terkait restrukturisasi dalam PSAK No. 57,
“Provisi, Liabilitas Kontingensi, dan Aset Kontingensi”.
Keuntungan atau kerugian atas penyelesaian program imbalan pasti diakui pada saat penyelesaian terjadi.
Sebelum biaya jasa lalu ditentukan, atau keuntungan atau kerugian pada penyelesaian diakui, liabilitas
imbalan pasti atau aset disyaratkan untuk diukur kembali, namun Entitas tidak disyaratkan untuk
membedakan antara biaya jasa lalu yang dihasilkan dari kurtailmen dan keuntungan dan kerugian pada
penyelesaian di mana transaksi ini terjadi bersama-sama.
p. Penjabaran mata uang asing
PSAK No. 221 mewajibkan Grup untuk menentukan mata uang fungsionalnya dan mengukur hasil operasi
dan posisi keuangannya dalam mata uang tersebut. Selanjutnya, standar ini juga mengatur cara untuk
menyertakan transaksi mata uang asing dan operasi luar negeri dalam laporan keuangan konsolidasian dan
mentranslasikan laporan keuangan konsolidasian ke dalam mata uang penyajian.
1. Mata uang fungsional dan penyajian
Akun-akun yang tercakup dalam laporan keuangan setiap Entitas anak di dalam Grup diukur
menggunakan mata uang dari lingkungan ekonomi utama di mana Entitas tersebut beroperasi (mata
uang fungsional). Laporan keuangan konsolidasian disajikan dalam Rupiah, yang juga merupakan mata
uang fungsional dan penyajian Grup.
28
Page 31
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
p. Penjabaran mata uang asing (lanjutan)
2. Transaksi dan saldo
Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan menjadi mata uang fungsional menggunakan kurs yang
berlaku pada tanggal transaksi. Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang berasal dari pembayaran atas
transaksi-transaksi tersebut dan dari penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing
menggunakan kurs yang berlaku pada akhir tahun diakui dalam laba rugi.
3. Entitas dalam Grup
Hasil usaha operasi dan posisi keuangan dari entitas anak Grup (tidak ada yang mata uang
fungsionalnya mata uang dari suatu ekonomi hiperinflasi) yang memiliki mata uang fungsional yang
berbeda dengan mata uang penyajian Perusahaan, ditranslasikan dalam mata uang penyajian Perusahaan
sebagai berikut:
- Aset dan liabilitas yang disajikan pada laporan posisi keuangan konsolidasian, dijabarkan pada kurs
penutup tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian tersebut.
- Penghasilan dan beban untuk setiap laba rugi dijabarkan menggunakan kurs rata-rata (kecuali jika
rata-rata tersebut bukan perkiraan wajar efek kumulatif dari kurs yang berlaku pada tanggal
transaksi, maka penghasilan dan beban dijabarkan menggunakan kurs tanggal transaksi).
- Seluruh selisih kurs yang timbul diakui dalam pendapatan komprehensif lainnya.
Kurs tengah Bank Indonesia yang digunakan pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024
adalah:
2025 2024
(dalam Rupiah penuh) (dalam Rupiah penuh)
1 Dolar Amerika Serikat 16.233 16.162
Untuk tujuan konsolidasian, laporan keuangan entitas anak dengan mata uang fungsional selain mata uang
fungsional entitas induk (jika ada) dijabarkan ke dalam mata uang fungsional entitas Induk dengan
menggunakan berikut ini:
- Aset dan liabilitas, kurs tengah tukar Bank Indonesia pada akhir pelaporan tahun.
- Pendapatan dan beban, kurs tengah rata-rata tertimbang dari bank Indonesia selama periode laporan laba
rugi dan penghasilan komprehensif lain.
Selisih yang timbul dari penjabaran tersebut disajikan sebagai OCI dalam akun “selisih kurs karena
penjabaran laporan keuangan entitas anak” sebagai bagian dari ekuitas dari laporan posisi keuangan
konsolidasian.
q. Pengakuan pendapatan dan beban
Pendapatan diakui bila besar kemungkinan manfaat ekonomi akan diperoleh oleh Grup dan jumlahnya dapat
diukur secara andal. Pendapatan diukur pada nilai wajar pembayaran yang diterima, tidak termasuk diskon,
rabat dan Pajak Pertambahan Nilai (“PPN”).
29
Page 32
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
q. Pengakuan pendapatan dan beban
Pendapatan dari penjualan barang harus diakui bila seluruh kondisi berikut dipenuhi:
- Grup telah memindahkan risiko dan manfaat secara signifikan kepemilikan barang kepada pembeli;
- Grup tidak lagi melanjutkan pengelolaan yang biasanya terkait dengan kepemilikan atas barang ataupun
melakukan pengendalian efektif atas barang yang dijual;
- Jumlah pendapatan dapat diukur dengan andal;
- Kemungkinan besar manfaat ekonomi yang terkait dengan transaksi akan mengalir kepada perusahaan
tersebut; dan
- Biaya yang terjadi atau akan terjadi sehubungan transaksi penjualan tersebut dapat diukur dengan andal.
Beban diakui pada saat terjadinya (accrual basis).
r. Biaya pinjaman
Grup menerapkan PSAK No. 223, “Biaya Pinjaman”. Biaya pinjaman, baik secara langsung maupun tidak
langsung digunakan untuk mendanai suatu proses pembangunan tertentu yang memenuhi syarat (“aset
kualifikasian”), dikapitalisasi hingga saat proses pembangunannya selesai.
Biaya pinjaman yang dapat diatribusikan secara langsung pada perolehan, konstruksi dan produksi, suatu
aset kualifikasian, dikapitalisasi sebagai bagian dari biaya aset terkait. Jika tidak, biaya pinjaman diakui
sebagai beban pada saat terjadinya. Biaya pinjaman terdiri dari bunga dan beban keuangan lainnya
sehubungan dengan peminjaman dana oleh grup.
Untuk pinjaman yang secara khusus digunakan untuk perolehan aset kualifikasian, jumlah biaya pinjaman
yang memenuhi syarat untuk dikapitalisasi ditentukan sebesar biaya pinjaman yang terjadi selama periode
berjalan, dikurangi pendapatan investasi jangka pendek dari pinjaman tersebut.
Entitas memulai mengkapitalisasi biaya pinjaman sebagai bagian dari biaya aset kualifikasian pada tanggal
dimulainya. Tanggal dimulainya untuk kapitalisasi adalah tanggal ketika entitas pertama memenuhi semua
kondisi berikut:
- Menimbulkan pengeluaran untuk aset;
- Menimbulkan biaya pinjaman; dan
- Melakukan kegiatan yang diperlukan untuk mempersiapkan aset untuk tujuan penggunaannya atau
dijual.
Entitas menunda kapitalisasi biaya pinjaman selama periode perpanjangan di mana entitas menunda kegiatan
pembangunan dari aset kualifikasian.
Entitas berhenti mengkapitalisasi biaya pinjaman ketika secara substansial seluruh kegiatan yang diperlukan
untuk mempersiapkan aset kualifikasian sesuai dengan tujuan penggunaannya telah selesai.
s. Biaya emisi saham
Seluruh beban yang terjadi sehubungan dengan penawaran saham entitas induk kepada masyarakat dicatat
sebagai pengurang akun “Tambahan Modal Disetor” yang merupakan komponen ekuitas di dalam laporan
posisi keuangan konsolidasian.
30
Page 33
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
t. Pajak penghasilan
Grup menerapkan PSAK No. 212, Pajak Penghasilan”. Selain itu, Grup juga menerapkan ISAK No. 225,
“Pajak Penghasilan: Perubahan Dalam Status Pajak Entitas atau Para Pemegang Saham”.
Pajak kini
Beban pajak penghasilan merupakan jumlah dari pajak penghasilan badan yang terutang saat ini dan pajak
tangguhan.
Aset dan liabilitas pajak kini untuk tahun berjalan dan lalu diukur sebesar jumlah yang diharapkan dapat
restitusi dari atau dibayarkan kepada otoritas perpajakan. Tarif pajak dan peraturan pajak yang digunakan
untuk menghitung jumlah tersebut adalah yang telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada
tanggal pelaporan.
Penghasilan kena pajak berbeda dengan laba yang dilaporkan dalam laba atau rugi karena penghasilan kena
pajak tidak termasuk bagian dari pendapatan atau beban yang dikenakan pajak atau dikurangkan di tahun-
tahun yang berbeda, dan juga tidak termasuk bagian-bagian yang tidak dikenakan pajak atau tidak dapat
dikurangkan.
Koreksi terhadap liabilitas perpajakan dicatat saat surat ketetapan pajak diterima atau apabila dilakukan
banding ketika hasil banding diputuskan.
Pajak tangguhan
Pajak tangguhan diakui dengan menggunakan metode liabilitas atas perbedaan temporer pada tanggal
pelaporan antara dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas dan jumlah tercatatnya untuk tujuan pelaporan
keuangan pada tanggal pelaporan.
Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer yang kena pajak dan aset pajak
tangguhan diakui untuk perbedaan temporer yang boleh dikurangkan dan rugi fiskal yang belum terpakai,
sepanjang besar kemungkinan besar laba kena pajak akan tersedia sehingga perbedaan temporer yang boleh
dikurangkan dan rugi fiskal yang belum terpakai tersebut dapat dimanfaatkan.
Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang boleh dikurangkan dan akumulasi rugi
pajak yang belum dikompensasikan, bila kemungkinan besar laba kena pajak akan tersedia sehingga
perbedaan temporer tersebut dapat dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasikan tersebut dapat
dimanfaatkan.
Liabilitas pajak tangguhan dan aset pajak tangguhan (jika memenuhi kriteria) diakui atas perbedaan
temporer kena pajak terkait dengan investasi pada Entitas anak dan asosiasi, kecuali yang waktu
pembalikannya dapat dikendalikan dan kemungkinan besar perbedaan temporer tersebut tidak akan dibalik
dimasa depan yang dapat diperkirakan.
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan nilai tercatat aset pajak
tangguhan tersebut diturunkan apabila laba fiskal mungkin tidak memadai untuk mengkompensasi sebagian
atau semua manfaat aset pajak tangguhan. Aset pajak tangguhan yang belum diakui sebelumnya ditelaah
pada setiap tanggal pelaporan dan diakui sepanjang laba kena pajak yang akan datang kemungkinan besar
akan tersedia untuk dipulihkan.
31
Page 34
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
t. Pajak penghasilan
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur berdasarkan tarif pajak yang diharapkan akan dipakai pada saat
aset direalisasikan berdasarkan tarif pajak dan peraturan perpajakan yang berlaku atau yang telah secara
substantif berlaku pada tanggal pelaporan.
Perubahan nilai tercatat aset dan liabilitas pajak tangguhan yang disebabkan perubahan tarif pajak
dibebankan pada tahun berjalan, kecuali untuk transaksi-transaksi yang sebelumnya telah langsung
dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas.
Pajak tangguhan sehubungan dengan bagian yang diakui di luar laba atau rugi. Pajak tangguhan tersebut
diakui berkaitan dengan transaksi baik yang ada di penghasilan komprehensif lain atau langsung dibebankan
ke ekuitas.
Aset pajak tangguhan dan liabilitas aset pajak tangguhan disaling hapuskan jika terdapat hak secara hukum
untuk melakukan saling hapus atas aset pajak kini atau aset dan liabilitas pajak tangguhan pada Entitas yang
sama, atau grup yang bermaksud untuk menyelesaikan aset dan liabilitas lancar berdasarkan jumlah neto.
u. Laba bersih per saham dasar dan dilusian
Grup menerapkan PSAK No. 233, “Laba per Saham”. ini menetapkan prinsip penentuan dan penyajian laba
per saham, sehingga meningkatkan daya banding kinerja antar entitas berbeda pada periode pelaporan sama
dan antar periode pelaporan berbeda untuk Entitas yang sama.
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
(entitas induk) dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang ditempatkan dan disetor penuh selama
periode berjalan setelah dikurangi dengan saham yang diperoleh kembali.
Saham biasa dapat diterbitkan atau jumlah saham biasa dapat berkurang, tanpa disertai perubahan pada arus
kas atau aset lain atau pada liabilitas. Perubahan tersebut dapat berbentuk dividen saham, saham bonus,
pemecahan saham atau penggabungan saham. Untuk perhitungan laba per saham, perubahan tersebut
dianggap seolah-olah sudah terjadi pada awal tahun laporan keuangan konsolidasian yang disajikan.
Dalam menghitung laba per saham dilusian, jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar harus
disesuaikan dengan memperhitungkan dampak semua efek berpotensi saham biasa yang dilutif.
Tidak terdapat efek dilusi per 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 karena tidak ada efek berpotensi saham
biasa yang beredar.
v. Provisi
Provisi diakui jika Grup mempunyai kewajiban kini (hukum maupun konstruktif) sebagai akibat peristiwa
masa lalu, yang memungkinkan Grup harus menyelesaikan kewajiban tersebut dan estimasi yang andal
mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat.
Jumlah yang diakui sebagai provisi adalah hasil estimasi terbaik pengeluaran yang diperlukan untuk
menyelesaikan kewajiban kini pada tanggal pelaporan, dengan mempertimbangkan risiko dan ketidakpastian
terkait kewajiban tersebut. Ketika provisi diukur menggunakan estimasi arus kas untuk menyelesaikan
kewajiban kini, maka nilai tercatat provisi adalah nilai kini arus kas tersebut.
32
Page 35
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
v. Provisi (lanjutan)
Jika sebagian atau seluruh pengeluaran untuk menyelesaikan provisi diganti oleh pihak ketiga, maka
penggantian itu diakui hanya pada saat timbul keyakinan bahwa penggantian pasti akan diterima dan jumlah
penggantian dapat diukur dengan andal.
Provisi ditelaah pada setiap tanggal laporan posisi keuangan dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi
kini terbaik. Jika tidak terdapat kemungkinan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi
untuk menyelesaikan liabilitas tersebut, provisi tidak diakui.
w. Peristiwa setelah periode pelaporan
Peristiwa setelah periode pelaporan adalah peristiwa yang terjadi antara akhir periode pelaporan dan tanggal
laporan keuangan konsolidasian diotorisasi untuk terbit baik peristiwa yang menguntungkan maupun yang
tidak.
Peristiwa-peristiwa tersebut dapat dibagi menjadi 2 (dua) jenis yaitu:
- Peristiwa yang memberikan adanya bukti atas adanya kondisi pada akhir periode pelaporan (peristiwa
penyesuaian setelah periode pelaporan).
- Peristiwa yang mengindikasikan timbulnya kondisi setelah periode pelaporan (peristiwa non
penyesuaian setelah periode pelaporan).
x. Sewa
Grup sebagai penyewa
Pada tanggal awal dimulainya suatu kontrak, Grup menilai apakah kontrak merupakan atau mengandung
sewa. Suatu kontrak mengandung sewa apabila kontrak tersebut memberikan hak untuk mengendalikan
penggunaan aset identifikasian selama suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan.
Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian, Grup
harus menilai apakah:
- Grup memiliki hak untuk mendapatkan secara subtansial seluruh manfaat ekonomi dari penggunaan aset
identifikasian; dan
- Grup memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian.
Pada tanggal permulaan sewa, Grup mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa. Aset hak-guna diukur pada
biaya perolehan, di mana meliputi:
- Jumlah pengukuran awal liabilitas sewa;
- Pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan, dikurangi dengan insentif
sewa;
- Biaya langsung awal yang dikeluarkan; dan
- Estimasi biaya yang akan dikeluarkan untuk membongkar dan memindahkan aset pendasar atau untuk
merestorasi aset pendasar ke kondisi yang disyaratkan oleh syarat dan ketentuan sewa.
33
Page 36
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
x. Sewa (lanjutan)
Grup sebagai penyewa (lanjutan)
Untuk kontrak yang mengandung komponen sewa dan tambahan satu atau lebih komponen sewa atau non
sewa, Grup mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke masing-masing komponen sewa berdasarkan harga
tersendiri relatif dari komponen sewa dan harga tersendiri agregat dari komponen non sewa.
Aset hak-guna kemudian disusutkan menggunakan metode garis lurus dari tanggal permulaan hingga tanggal
yang lebih awal antara akhir umur manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa.
Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar kepada Grup pada akhir masa sewa atau jika biaya
perolehan aset hak-guna merefleksikan Grup akan mengeksekusi opsi beli, maka Grup menyusutkan aset
hak-guna dari tanggal permulaan hingga akhir umur manfaat aset pendasar. Jika tidak, maka Grup
menyusutkan aset hak-guna dari tanggal permulaan hingga tanggal yang lebih awal antara akhir umur
manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa.
Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal permulaan,
didiskontokan dengan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa atau jika suku bunga tersebut tidak
dapat ditentukan, maka menggunakan suku bunga pinjaman inkremental. Pada umumnya, Grup
menggunakan suku bunga pinjaman inkremental sebagai tingkat bunga diskonto.
Pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran liabilitas sewa meliputi pembayaran berikut ini:
- Pembayaran tetap, termasuk pembayaran tetap secara substansi dikurangi dengan piutang insentif sewa;
- Pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks atau suku bunga yang pada awalnya diukur
dengan menggunakan indeks atau suku bunga pada tanggal permulaan;
- Jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh penyewa dengan jaminan nilai residual;
- Harga eksekusi opsi beli jika Grup cukup pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut; dan
- Penalti karena penghentian awal sewa kecuali jika Grup cukup pasti untuk tidak menghentikan lebih
awal.
Pembayaran sewa dialokasikan menjadi bagian pokok dan biaya keuangan. Biaya keuangan dibebankan
pada laba rugi selama periode sewa sehingga menghasilkan tingkat suku bunga periodik yang konstan atas
saldo liabilitas untuk setiap periode.
Sewa jangka-pendek dan sewa yang aset pendasarnya bernilai rendah
Grup memutuskan untuk tidak mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa untuk sewa jangka pendek yang
memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang dan sewa yang aset pendasarnya bernilai rendah. Grup mengakui
pembayaran sewa atas sewa tersebut sebagai beban dengan dasar garis lurus selama masa sewa.
34
Page 37
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
x. Sewa (lanjutan)
Grup sebagai penyewa (lanjutan)
Sewa jangka-pendek dan sewa yang aset pendasarnya bernilai rendah (lanjutan)
Modifikasi sewa
Grup mencatat modifikasi sewa sebagai sewa terpisah jika:
- Modifikasi meningkatkan ruang lingkup sewa dengan menambahkan hak untuk menggunakan satu aset
pendasar atau lebih; dan
- Imbalan sewa meningkat sebesar jumlah yang setara dengan harga tersendiri untuk peningkatan dalam
ruang lingkup dan penyesuaian yang tepat pada harga tersendiri tersebut untuk merefleksikan kondisi
kontrak tertentu.
Untuk modifikasi sewa yang tidak dicatat sebagai sewa terpisah, pada tanggal efektif modifikasi sewa, Grup:
- Mengalokasikan imbalan kontrak modifikasian;
- Menentukan masa sewa dari sewa modifikasian; dan
- Mengukur kembali liabilitas sewa dengan mendiskontokan pembayaran sewa revisian menggunakan
tingkat diskonto revisian. Pada tanggal efektif modifikasi, tingkat diskonto revisian ditentukan sebagai
suku bunga pinjaman inkremental Grup untuk sisa masa sewa.
Untuk modifikasi sewa yang tidak dicatat sebagai sewa terpisah, Grup mencatat pengukuran kembali
liabilitas sewa dengan:
- Menurunkan jumlah tercatat aset hak-guna untuk merefleksikan penghentian sebagian atau sepenuhnya
sewa untuk modifikasi sewa yang menurunkan ruang lingkup sewa. Grup mengakui dalam laba rugi
setiap keuntungan atau kerugian yang terkait dengan penghentian sebagian atau sepenuhnya sewa
tersebut;
- Membuat penyesuaian terkait aset hak-guna untuk seluruh modifikasi sewa lainnya.
Ketika Grup bertindak sebagai penyewa, Grup mengklasifikasi masing-masing sewanya baik sewa operasi
atau sewa pembiayaan.
Untuk mengklasifikasi masing-masing sewa, Grup membuat penilaian secara keseluruhan atas apakah sewa
mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset pendasar.
Jika penilaian membuktikan hal tersebut, maka sewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan; jika tidak,
maka merupakan sewa operasi.
35
Page 38
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
4. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI AKUNTANSI MATERIAL
Dalam penerapan kebijakan akuntansi Grup, manajemen harus membuat estimasi, pertimbangan dan asumsi atas
nilai tercatat aset dan liabilitas yang tidak tersedia oleh sumber-sumber lain. Estimasi dan asumsi tersebut,
berdasarkan pengalaman historis dan faktor lain yang dipertimbangkan relevan.
Manajemen berkeyakinan bahwa pengungkapan berikut telah mencakup ikhtisar estimasi, pertimbangan dan
asumsi signifikan yang dibuat oleh manajemen, yang berpengaruh terhadap jumlah-jumlah yang dilaporkan serta
pengungkapan dalam laporan keuangan konsolidasian.
a. Pertimbangan
Pertimbangan-pertimbangan berikut dibuat oleh manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi
Grup yang memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah-jumlah yang diakui dalam laporan
keuangan antara lain:
Klasifikasi aset dan liabilitas keuangan
Grup menentukan klasifikasi aset dan liabilitas tertentu sebagai aset dan liabilitas keuangan dengan menilai
apakah aset dan liabilitas tersebut memenuhi definisi yang ditetapkan dalam PSAK No. 239.
Mata uang fungsional grup adalah mata uang lingkungan ekonomi utama grup beroperasi. Mata uang
tersebut adalah yang paling mempengaruhi harga jual barang dan jasa dan mata uang dari negara yang
kekuatan persaingan dan peraturannya sebagian besar menentukan harga jual barang dan jasa dan
merupakan mata uang yang mana dana dari aktivitas pendanaan dihasilkan.
Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan
Pada setiap tanggal laporan posisi keuangan Grup secara spesifik menelaah apakah telah terdapat bukti
objektif bahwa suatu aset keuangan telah mengalami penurunan nilai (tidak tertagih).
Cadangan yang dibentuk adalah berdasarkan pengalaman penagihan masa lalu dan faktor-faktor lainnya
yang mungkin mempengaruhi kolektibilitas, antara lain kemungkinan kesulitan likuiditas atau kesulitan
keuangan yang signifikan yang dialami oleh debitur atau penundaan pembayaran yang signifikan.
Jika terdapat bukti objektif penurunan nilai, maka saat dan besaran jumlah yang dapat ditagih diestimasi
berdasarkan pengalaman kerugian masa lalu. Cadangan kerugian penurunan nilai dibentuk atas akun-akun
yang diidentifikasi secara spesifik telah mengalami penurunan nilai. Suatu evaluasi atas piutang, yang
bertujuan untuk mengidentifikasi jumlah cadangan yang harus dibentuk, dilakukan secara berkala sepanjang
tahun. Oleh karena itu, saat dan besaran jumlah cadangan kerugian penurunan nilai yang tercatat pada setiap
periode dapat berbeda tergantung pada pertimbangan dan estimasi yang digunakan.
Mata uang fungsional
Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Grup, manajemen telah membuat pertimbangan untuk
menentukan mata uang fungsional.
Mata uang pelaporan yang digunakan untuk penyusunan laporan keuangan adalah mata uang Rupiah, yang
juga merupakan mata uang fungsional Grup.
36
Page 39
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
4. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
a. Pertimbangan (lanjutan)
Pajak penghasilan
Pertimbangan yang signifikan dibutuhkan untuk menentukan jumlah pajak penghasilan. Terdapat banyak
transaksi dan perhitungan yang mengakibatkan ketidakpastian penentuan jumlah pajak penghasilan. Jika
hasil pemeriksaan pajak berbeda dengan jumlah yang sebelumnya telah dibukukan, maka selisih tersebut
akan berdampak terhadap aset dan liabilitas pajak kini dan tangguhan dalam periode di mana hasil
pemeriksaan tersebut terjadi.
b. Estimasi dan asumsi
Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber utama lain dalam mengestimasi ketidakpastian pada
tanggal pelaporan yang mempunyai risiko signifikan yang dapat menyebabkan penyesuaian material
terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas dalam periode berikutnya diungkapkan di bawah ini.
Grup mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia saat laporan keuangan disusun.
Kondisi yang ada dan asumsi mengenai perkembangan masa depan dapat berubah karena perubahan situasi
pasar yang berada di luar kendali Grup. Perubahan tersebut tercermin dalam asumsi ketika keadaan tersebut
terjadi:
Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mensyaratkan pengukuran aset dan liabilitas keuangan tertentu
pada nilai wajarnya, dan penyajian ini mengharuskan penggunaan estimasi komponen pengukuran nilai
wajar yang signifikan ditentukan berdasarkan bukti-bukti objektif yang dapat diverifikasi (seperti nilai tukar,
suku bunga), sedangkan saat dan besaran perubahan nilai wajar dapat menjadi berbeda karena penggunaan
metode penilaian yang berbeda.
Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, nilai wajar aset dan liabilitas keuangan diungkapkan pada
Catatan 34.
Cadangan kerugian penurunan nilai persediaan dan cadangan persediaan using
Grup membentuk cadangan kerugian penurunan nilai persediaan berdasarkan estimasi bahwa tidak terdapat
penggunaan masa depan dari persediaan tersebut, atau terdapat kemungkinan persediaan tersebut menjadi
usang.
Manajemen berkeyakinan bahwa asumsi-asumsi yang digunakan dalam estimasi cadangan kerugian
penurunan nilai persediaan dalam laporan keuangan konsolidasian adalah tepat dan wajar, namun demikian,
perubahan signifikan dalam asumsi-asumsi tersebut dapat berdampak signifikan terhadap nilai tercatat
persediaan dan jumlah beban cadangan penurunan nilai persediaan, yang akhirnya akan berdampak pada
hasil operasi Grup.
Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, nilai tercatat bersih persediaan diungkapkan pada Catatan
8.
37
Page 40
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
4. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
b. Estimasi dan asumsi (lanjutan)
Masa manfaat aset tetap
Masa manfaat aset tetap tertentu Grup diestimasi berdasarkan jangka waktu aset tersebut diharapkan tersedia
untuk digunakan. Estimasi tersebut didasarkan pada penilaian kolektif berdasarkan bidang usaha yang sama,
evaluasi teknis internal dan pengalaman dengan aset sejenis. Estimasi masa manfaat setiap aset ditelaah
secara berkala dan diperbarui jika estimasi berbeda dari perkiraan sebelumnya yang disebabkan karena
pemakaian, usang secara teknis atau komersial serta keterbatasan hak atau pembatasan lainnya terhadap
penggunaan aset.
Dengan demikian, hasil operasi di masa mendatang mungkin dapat berpengaruh secara signifikan oleh
perubahan dalam jumlah dan waktu terjadinya biaya karena perubahan yang disebabkan oleh faktor-faktor
yang disebutkan di atas. Penurunan estimasi masa manfaat ekonomis setiap aset tetap akan menyebabkan
kenaikan beban penyusutan dan penurunan nilai tercatat aset-aset tersebut.
Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, nilai buku bersih aset tetap diungkapkan pada Catatan
11.
Imbalan pasca kerja
Penentuan liabilitas dan manfaat pasca kerja dipengaruhi oleh asumsi tertentu yang digunakan oleh aktuaris
dalam menghitung jumlah tersebut. Asumsi tersebut antara lain, tingkat diskonto dan tingkat kenaikan gaji.
Hasil aktual yang berbeda dengan asumsi Grup diakumulasi dan diamortisasi ke masa depan dan oleh karena
itu, secara umum berdampak pada beban yang diakui dan liabilitas yang tercatat pada periode-periode
mendatang.
Manajemen berkeyakinan bahwa asumsi-asumsi yang digunakan adalah tepat dan wajar, namun demikian,
perbedaan signifikan pada hasil aktual, atau perubahan signifikan dalam asumsi-asumsi tersebut dapat
berdampak signifikan pada jumlah liabilitas imbalan kerja jangka panjang.
Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, liabilitas jangka panjang imbalan pasca kerja diungkapkan
pada Catatan 20.
Aset pajak tangguhan
Aset pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer antara nilai tercatat aset dan liabilitas pada
laporan keuangan konsolidasian dengan dasar pengenaan pajak jika besar kemungkinan bahwa jumlah laba
fiskal akan memadai untuk pemanfaatan perbedaan temporer yang diakui.
Estimasi manajemen yang signifikan diperlukan untuk menentukan jumlah aset pajak tangguhan yang diakui
berdasarkan kemungkinan waktu terealisasinya dan jumlah laba kena pajak pada masa mendatang serta strategi
perencanaan pajak masa depan.
Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, aset pajak tangguhan diungkapkan pada Catatan 19c.
38
Page 41
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
5. KAS DAN SETARA KAS
Akun ini terdiri dari:
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Kas 10.689 10.689
Bank
Rupiah
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 2.925.559 19.661.005
PT Bank Central Asia Tbk 1.075.071 2.275.100
PT Bank OCBC NISP Tbk 6.293 6.240
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 3.660 6.451
PT Bank Permata Tbk 28.449 26.107
PT Bank Cimb Niaga Tbk 14.235 14.365
PT Bank DKI 12.025 10.430
PT Bank Permata Syariah 9.327 9.422
PT Bank Sulselbar 3.035 3.235
PT Bank BPD Jawa Timur 736 1.291
PT Bank BPD Lampung 1.162 1.339
PT Bank BJB 52.156 640
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 3.798 280.249
Dolar Amerika Serikat
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 27.500.941 23.151.519
PT Bank Central Asia Tbk 10.876 18.176
31.658.012 45.476.258
Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, tidak terdapat saldo kas dan bank yang dibatasi
penggunaannya.
5. PIUTANG USAHA – PIHAK KETIGA
Rincian dari piutang usaha adalah sebagai berikut:
a. Berdasarkan segmen
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Jasa iklan 94.161.128 92.282471
Barang cetakan 23.530.347 17.385.619
Sirkulasi 23.538.014 22.232.795
Jasa penyelenggara acara 1.803.333 2.203.662
Penjualan kertas 922.368 922.368
Dikurangi:
Penyisihan kerugian penurunan nilai (33.843.410) (33.843.410)
piutang
110.111.780 101.183.505
39
Page 42
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
6. PIUTANG USAHA – PIHAK KETIGA (lanjutan)
Rincian dari piutang usaha adalah sebagai berikut: (lanjutan)
b. Berdasarkan umur piutang
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Belum jatuh tempo 19.302.382 16.209.848
Sudah jatuh tempo:
≤ 90 hari 12.640.384 10.198.329
≥ 91 hari 112.012.424 108.618.738
Dikurangi:
Penyisihan kerugian penurunan nilai (33.843.410) (33.843.410)
piutang
110.111.780 101.183.505
c. Berdasarkan pelanggan
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Pihak ketiga
PT Pustaka Mulia Sejahtera 8.187.377 292.701
Salihara 3.133.200 3.133.200
PT Simto Lestari 2.800.000 2.800.000
PT Balai Pustaka (Persero) 2.338.876 2.338.876
Ad Network 1.714.110 1.450.782
PT Indomarco Prismatama 1.353.564 3.208.688
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk 1.320.000 1.320.000
PT Jurnalindo Askara Grafika 1.151.500 1.151.500
Kementerian Tenaga Kerja & 1.010.549 1.010.549
Transmigrasi RI
PT Dentsu Inter Admark Media 787.627 787.627
PT Mitra Tour Travel 658.743 658.743
PT Puri Panca Pujibangun 326.026 926.026
Lain-lain (dibawah Rp500.000) 116.521.563 113.328.002
141.303.135
Dikurangi:
Penyisihan kerugian penurunan nilai (33.843.410) (33.843.410)
piutang
107.459.725 98.563.284
Pihak berelasi
PT Tempo Kreasi Bersama 2.586.754 2.586.754
PT Swasembada Media Bisnis 65.301 33.467
2.652.055 2.620.221
Total piutang usaha bersih 110.111.780 101.183.505
40
Page 43
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
6. PIUTANG USAHA – PIHAK KETIGA (lanjutan)
Berdasarkan evaluasi manajemen Grup terhadap kolektibilitas saldo masing-masing piutang usaha, manajemen
Grup berpendapat bahwa hasil perhitungan kembali cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang usaha
tersebut yang merupakan implementasi dari PSAK 109, telah memadai untuk mengantisipasi kemungkinan
kerugian dari tidak tertagihnya piutang usaha tersebut. Manajemen juga berpendapat bahwa saat ini tidak terdapat
risiko terkonsentrasi secara signifikan atas saldo piutang usaha tersebut.
Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, piutang usaha digunakan sebagai jaminan atas pinjaman yang
diperoleh dari PT Bank Central Asia dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebesar (catatan 18).
7. PIUTANG LAINNYA
Akun ini terdiri dari :
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Paytrend 4.950.000 4.950.000
PT Delapan Belas Indonesia 2.000.000 2.000.000
6.950.000 6.950.000
8. PERSEDIAAN
Akun ini adalah persediaan yang dimiliki entitas anak yang terdiri dari:
30 Juni 2025 31 Desember 2024
PT Temprint
Bahan baku 8.214.514 7.683.379
Bahan pembantu 3.358.298 3.327.758
Barang dalam proses 366.029 175.958
Dikurangi
Penyisihan barang usang (94.118) (94.118)
11.844.723 11.092.977
PT Dunia Idea Kreatif
Konten program 5.803.937 5.803.937
PT Tempo Inti Niaga
Barang dagangan 3.998.590 2.877.274
PT Tempo Inti Media Harian
Barang promosi dan barter 450.077 441.979
Perlengkapan kantor 115.622 121.864
22.212.949 20.338.031
41
Page 44
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
8. PERSEDIAAN (lanjutan)
Berdasarkan hasil penelaahan terhadap harga pasar dan kondisi fisik dari persediaan pada tanggal pelaporan,
manajemen grup berkeyakinan bahwa penyisihan tersebut di atas cukup untuk menutup kemungkinan kerugian
dari keusangan dan penurunan nilai persediaan.
Seluruh persediaan telah diasuransikan terhadap risiko kerusuhan, kerusakan berat, serangan teroris dan sabotase
dengan nilai pertanggungannya sebesar Rp7.606.569 masa berlaku 27 April 2025 sampai dengan 27 April 2026
kepada asuransi PT BRI Asuransi Indonesia yang menurut pendapat manajemen cukup untuk menutup
kemungkinan kerugian atas risiko tersebut.
Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, persediaan digunakan sebagai jaminan atas pinjaman yang
diperoleh dari PT Bank Central Asia dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebesar (catatan 18).
9. ASET LANCAR LAINNYA
Akun ini terdiri dari:
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Uang muka:
Investasi 10.789.207 10.789.207
Operasional 18.242.153 16.788.037
29.031.360 27.577.244
Biaya dibayar dimuka:
Asuransi 894.150 817.005
Aset lancar lainnya:
Piutang lainnya 90.838 366.583
Piutang karyawan 824.672 1.630.536
915.510 1.997.119
30.841.020 30.391.368
10. INVESTASI PADA ENTITAS ASOSIASI
Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, saldo investasi dengan kepemilikan tidak langsung
Perusahaan pada Entitas asosiasi masing-masing sebesar Rp3.582.414 dengan rincian sebagai berikut:
30 Juni 2025 31 Desember 2024
PT Tempo Kreasi Animasi 1.650.000 1.650.000
PT Koran Tempo Makassar 1.188.664 1.188.664
PT Orbitin Kebanggaan Indonesia 675.000 675.000
PT Tempo Kreasi Bersama 68.750 68.750
3.582.414 3.582.414
42
Page 45
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
11. ASET TETAP
Rincian aset tetap sebagai berikut:
30 Juni 2025
Saldo awal Penambahan Pengurangan Saldo akhir
Harga perolehan
Kepemilikan langsung
Tanah 31.195.932 - - 31.195.932
Bangunan 50.698.304 - - 50.698.304
Mesin dan peralatan 63.512.744 78.472 - 63.591.216
Peralatan kantor 49.656.490 760.145 - 50.416.635
Kendaraan 1.807.637 - - 1.807.637
196.871.107 838.617 - 197.709.724
Akumulasi penyusutan
Bangunan 33.668.551 1.823.342 - 35.491.893
Mesin dan peralatan 51.487.682 587.291 - 52.074.973
Peralatan kantor 45.601.444 636.495 - 46.237.939
Kendaraan 1.790.138 7.500 - 1.797.638
132.547.815 3.054.627 - 135.602.443
Nilai buku bersih 64.323.292 62.107.281
31 Desember 2024
Saldo awal Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Saldo akhir
Harga perolehan
Kepemilikan langsung
Tanah 31.195.932 - - - 31.195.932
Bangunan 50.532.798 165.506 - - 50.698.304
Mesin dan peralatan 64.271.722 342.863 - (1.101.841) 63.512.744
Peralatan kantor 49.266.525 3.001.759 - (2.611.794) 49.656.490
Kendaraan 2.168.908 - (191.436) (169.835) 1.807.637
197.435.885 3.510.128 (191.436) (3.883.470) 196.871.107
Akumulasi penyusutan
Bangunan 30.006.955 3.661.596 - - 33.668.551
Mesin dan peralatan 51.439.204 1.150.319 - (1.101.841) 51.487.682
Peralatan kantor 47.936.400 519.114 - (2.854.070) 45.601.444
Kendaraan 2.136.408 15.000 (191.436) (169.834) 1.790.138
131.518.967 5.346.029 (191.436) (4.125.745) 132.547.815
Nilai buku bersih 65.916.918 64.323.292
43
Page 46
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
11. ASET TETAP (lanjutan)
Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut:
30 Juni 2025 30 Juni 2024
Beban pokok pendapatan (catatan 25) 951.197 935.397
Beban administrasi dan umum (catatan 26) 2.103.430 1.729.523
3.054.627 2.664.920
30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, grup telah mengasuransikan seluruh aset tetap terhadap risiko kerugian,
kebakaran dan kerusakan lainnya kepada PT BRI Asuransi Indonesia.
Nilai perincian sebagai berikut:
Objek asuransi Masa berlaku Nilai pertanggungan
Entitas anak (PT Temprint) :
Bangunan 27 April 2025 s/d 27 April 2026 103.072.013
Mesin & peralatan 27 April 2025 s/d 27 April 2026 11.995.702
Peralatan kantor 27 April 2025 s/d 27 April 2026 569.645
Entitas anak (PT Info Media Digital)
Peralatan kantor 27 April 2025 s/d 27 April 2026 3.431.247
Manajemen berpendapat bahwa jumlah pertanggungan asuransi tersebut cukup untuk menutup kemungkinan
kerugian atas risiko-risiko tersebut.
Hak Guna Bangunan (HGB) atas tanah yang dimiliki Entitas dan Entitas anak PT Temprint terbagi dalam
beberapa sertifikat yang masa berlakunya akan berakhir antara tahun 2022 - 2030. Entitas dan Entitas anak
PT Temprint telah menjaminkan tanah, bangunan, dan mesin-mesin sebagai jaminan atas pinjaman Bank
(Catatan 18).
12. PROPERTI INVESTASI
Akun ini terdiri dari:
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Harga perolehan 97.582.531 97.582.531
Akumulasi penyusutan (11.379.182) (10.641.163)
86.203.349 86.941.368
44
Page 47
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. PROPERTI INVESTASI (lanjutan)
Akun ini merupakan bangunan gedung yang dimiliki oleh Entitas Anak (PT Temprint) berlokasi di Jl. Palmerah
Barat No. 8, Kel. Grogol Utara Kebayoran Lama Jakarta Selatan yang disewakan kepada Grup maupun pihak
ketiga. Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 bangunan gedung tersebut seluas 6.461m2 dengan
nilai masing-masing sebesar Rp86.203.349 dan Rp86.941.368.
Penghasilan sewa properti investasi yang diakui untuk periode yang berakhir 30 Juni 2025 dan 2024 masing-
masing sebesar Rp622.723 dan Rp486.233.
13. ASET TIDAK LANCAR LAINNYA
Akun ini merupakan aset lain-lain berupa uang jaminan, obligasi dan domain yang dimiliki Grup pada tanggal
30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 masing-masing sebesar Rp9.376.269 dan Rp9.543.252.
14. UTANG USAHA
Rincian utang usaha pihak ketiga adalah sebagai berikut:
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Pihak ketiga
PT Cinjoe Jaya Perkasa Muda 1.245.287 3.057.566
PT Temprina Media Grafika 1.927.938 1.017.489
PT Inpera Pratama Indonesia 1.277.161 1.277.161
PT Sona Kirana Internasional 18.896 1.529.735
PT Sinar Grafindo 3.254.507 852.617
Japan Pulp and Paper 482.791 947.460
Lain-lain (dibawah Rp500.000) 1.580.096 1.524.904
Jumlah utang usaha 9.786.676 10.206.932
Saldo utang usaha tersebut merupakan utang usaha kepada pihak ketiga yang merupakan utang kepada para
pemasok kertas cetak, jasa percetakan, plate, film dan bahan kimia, serta utang kepada pemasok lainnya yang
secara individu terdiri dari saldo yang tidak material.
Analisis utang usaha berdasarkan umur adalah sebagai berikut:
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Belum jatuh tempo 6.520.214 3.377.464
Sudah jatuh tempo:
< 30 hari 241.629 1.039.731
30-60 hari 1.240.015 1.201.890
61- 90 hari 206.668 80.057
≥ 91 hari 1.578.150 4.507.790
Jumlah utang usaha 9.786.676 10.206.932
45
Page 48
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
15. UTANG LAIN-LAIN
Akun ini terdiri dari:
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Pihak ketiga
PT Media Lintas Inti Nusantara 193.750 193.750
Jumlah utang lain-lain 193.750 193.750
16. BIAYA YANG MASIH HARUS DIBAYAR
Akun ini terdiri dari:
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Operasional 26.025.358 19.878.581
Gaji, upah dan tunjangan 2.016.807 2.340.200
Pengiriman barang 18.584 157.038
Listrik dan telepon 185.564 103.000
Lainnya 425.705 1.100.590
Jumlah biaya yang masih harus
28.672.018 23.579.409
dibayar
17. UANG MUKA DITERIMA
Akun ini merupakan uang muka penjualan dan uang muka diterima lainnya yang dimiliki Perusahaan per 30
Juni 2025 dan 31 Desember 2024 masing-masing sebesar Rp36.580.430 dan Rp27.105.938.
18. UTANG BANK
Akun ini terdiri dari:
a. Utang bank jangka pendek:
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Entitas induk
PT Bank Mayapada Internasional Tbk 7.926.512 7.824.141
Entitas anak (PT Temprint)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 3.858.501 4.779.867
Entitas anak (PT Tempo Inti Media
Harian)
PT Bank Central Asia Tbk 10.995.329 10.984.881
Total utang bank jangka pendek 22.780.342 23.588.889
46
Page 49
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
18. UTANG BANK (lanjutan)
b. Utang bank jangka panjang:
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Entitas anak
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (PT
49.475.476 51.535.000
Temprint)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (PT Info
1.790.813 2.762.668
Media Digital)
Dikurangi:
Bagian yang jatuh tempo dalam waktu 1 (3.040.476) (6.071.855)
(satu) tahun
Total utang bank jangka panjang 48.225.813 48.225.813
c. Perjanjian-perjanjian utang bank jangka pendek
PT Bank Mayapada Internasional Tbk
Berdasarkan Persesuaian no. 0038/Pers/AOO/XI/2024 tanggal 4 November 2024, Entitas memperoleh
perpanjangan fasilitas pinjaman rekening Koran (PRK-I) dari PT Bank Mayapada Internasional Tbk senilai
Rp8.000.000 dengan jangka waktu 12 bulan dan fasilitas pinjaman rekening Koran II (PRK-II) senilai
Rp5.000.000. Persesuaian tersebut telah ada kesepakatan memperpanjang jangka waktu fasilitas Pinjaman
Rekening Koran (PRK I) dan Pinjaman Rekening Koran II (PRK II) tersebut untuk jangka waktu 12 (dua
belas) bulan lamanya terhitung mulai tanggal 02 Oktober 2024 sampai dengan tanggal 02 Oktober 2025
Berdasarkan Persesuaian no. 0170/Pers/AOO/V/2024 tanggal 14 Mei 2024, Entitas memperoleh
perpanjangan fasilitas pinjaman rekening Koran (PRK-I) dari PT Bank Mayapada Internasional Tbk senilai
Rp3.000.000 dengan jangka waktu 12 bulan dan fasilitas pinjaman rekening Koran II (PRK-II) senilai
Rp5.000.000. Persesuaian tersebut telah ada kesepakatan memperpanjang jangka waktu fasilitas Pinjaman
Rekening Koran (PRK I) dan Pinjaman Rekening Koran II (PRK II) tersebut untuk jangka waktu 12 (dua
belas) bulan lamanya terhitung mulai tanggal 02 Oktober 2023 sampai dengan tanggal 02 Oktober 2024
Berdasarkan pinjaman tersebut, Grup menjaminkan :
- Corporate guarantee, senilai Rp15.000.000 (lima belas milyar rupiah) sebagaimana tertera pada akta
jaminan perusahaan No.34 tanggal 15 November 2018.
- Personal guarantee, R Wahyu Muryadi sebagaimana tertera pada akta jaminan perusahaan no. 35
tanggal 15 November 2018.
47
Page 50
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
18. UTANG BANK (lanjutan)
c. Perjanjian-perjanjian utang bank jangka pendek (lanjutan)
PT Bank Central Asia
Berdasarkan surat pemberitahuan perpanjangan jangka waktu pinjaman No. 00277/PIA/SPPJ/2025 tanggal
28 Juni 2025 fasilitas kredit modal kerja dengan suku bunga tetap (fixed rate) tahun 8,75% yang akan
dibayarkan tanggal 25 setiap bulan. Jangka waktu pinjaman mulai dari tanggal 28 Juni 2025 sampai
dengan 28 Juni 2026. Perjanjian kredit ini dibebankan biaya provisi/komisi 0,5% per tahun.
Berdasarkan perjanjian kredit no. 00302/PK/0978S/2024 tanggal 28 Juni 2024 memperoleh fasilitas kredit
modal kerja dengan jumlah pagu kredit sebesar Rp11.000.000 dengan suku bunga tetap (fixed rate) tahun
7,75% yang akan dibayarkan tanggal 25 setiap bulan. Jangka waktu pinjaman mulai dari tanggal 28 Juni
2024 sampai dengan 28 Juni 2025. Perjanjian kredit ini dibebankan biaya provisi/komisi 0,25% per tahun.
Agunan dan/jaminan
- 1 (satu) bidang tanah Hak Guna Bangunan no. 134/ Cipayung Girang, seluas 450M2 yang terletak di
Provinsi Jawa Barat, Kab. Bogor, Kec. Cisarua, Kel. Cipayung Girang, sebagaimana diuraikan dalam
gambar situasi no. 157/1999 tanggal 21 April 1999 atas nama PT Tempo Inti Media Tbk
- 1 (satu) bidang tanah Hak Guna Bangunan no. 8/ Cipayung Girang, seluas 4.234M 2 yang terletak di
Provinsi Jawa Barat, Kab. Bogor, Kec. Cisarua, Kel. Cipayung Girang, sebagaimana diuraikan dalam
gambar situasi no. 5610/1986, tertanggal 27 November 1998 atas nama PT Tempo Inti Media Tbk.
- 1 (satu) bidang tanah Hak Guna Bangunan no. 102/ Cipayung Girang, seluas 1.965M 2 yang terletak di
Provinsi Jawa Barat, Kab. Bogor, Kec. Cisarua, Kel. Cipayung Girang, sebagaimana diuraikan dalam
gambaran situasi no. 1696/1987 tanggal 05 Februari 1987 atas nama PT Tempo Inti Media Tbk.
- 1 (satu) bidang tanah Hak Guna Bangunan no. 3/ Cipayung Girang, seluas 9.655M 2 yang terletak di
Provinsi Jawa Barat, Kab. Bogor, Kec. Cisarua, Kel. Cipayung Girang, sebagaimana diuraikan dalam
gambar situasi no. 5610/1986, tertanggal 22 Juli 1986 atas nama PT Tempo Inti Media Tbk.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Perjanjian ini telah mengalami beberapa kali perpanjangan, terakhir dengan Surat Pemberitahuan
Perpanjangan Kredit (SPPK) No. CM2.JTH/SPPK/0109/2025 tanggal 17 Maret 2025. Jangka waktu
fasilitas kredit sampai dengan tanggal 20 Maret 2026.
Perjanjian ini telah mengalami beberapa kali perpanjangan, terakhir dengan Surat Pemberitahuan
Perpanjangan Kredit (SPPK) No. CM2.JTH/SPPK/0056/2023 tanggal 14 Maret 2023. Entitas anak
memperoleh fasilitas Kredit Modal Kerja dengan plafon sebesar Rp26.000.000 dan fasilitas Non Cash
Loan dengan plafon sebesar Rp5.000.000, jangka waktu fasilitas kredit sampai dengan tanggal 20 Maret
2024 dengan suku bunga sebesar 8,50% per tahun.
Perjanjian ini telah mengalami beberapa kali perpanjangan, terakhir dengan Surat Pemberitahuan
Perpanjangan Kredit (SPPK) No. CM2.JTH/SPPK/0051/2022 tanggal 15 Maret 2022. Entitas anak
memperoleh fasilitas kredit modal kerja dengan plafon sebesar Rp26.000.000 dan fasilitas non cash loan
dengan plafon sebesar Rp5.000.000, jangka waktu fasilitas kredit sampai dengan tanggal 22 Maret 2023
dengan suku bunga sebesar 8,50% per tahun.
48
Page 51
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
18. UTANG BANK (lanjutan)
c. Perjanjian-perjanjian utang bank jangka pendek (lanjutan)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (lanjutan)
Sehubungan dengan fasilitas kredit yang diberikan, grup menjaminkan:
1. Non fixed asset:
a) Piutang usaha diikat secara fidusia sebesar Rp35.000.000.
b) Persediaan yang diikat secara fidusia sebesar Rp5.000.000.
2. Fixed asset:
a) Tanah dan bangunan gedung kantor 8 lantai di Jl. Palmerah Barat No.8 Kel. Grogol Utara
Kebayoran Lama Jakarta Selatan dengan bukti kepemilikan berupa :
1) SHGB No. 2283/ Grogol Utara (atas nama PT Temprint) seluas 4.353 m2, telah diikat HT I
sebesar Rp23.819.740, HT II sebesar Rp. 11.820.260 dan HT III sebesar Rp58.836.000.
2) SHGB No. 3372/ Grogol Utara an. PT Temprint seluas 106 m2 telah diikat Hak Tanggungan
sebesar Rp549.000.
3) SHGB No. 3371/ Grogol Utara an. PT Temprint seluas 1.325 m2 telah diikat hak tanggungan
sebesar Rp6.862.000.
4) Sehingga total pengikatan hak Tanggungan seluruh agunan fixed asset tanah dan bangunan
minimal Rp101.887.000.
b) 13 unit mesin percetakan offset yang telah diikat fidusia sebesar Rp18.540.000.
c) Mesin counter stacker type tpe-825/525 yang diikat fidusia sebesar Rp500.000.
d) Mesin cetak global G145 platinum series yang akan diikat fidusia sebesar Rp22.500.000.
Jaminan tersebut diikat secara cross collateral dan cross default untuk menjamin fasilitas kredit cash loan
dan non cash loan lainnya yang diperoleh Entitas anak dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, biaya
pengikatan menjadi beban entitas anak.
d. Perjanjian-perjanjian utang bank jangka panjang
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Kredit Modal Kerja
Perjanjian ini telah mengalami beberapa kali perpanjangan, terakhir dengan Surat Pemberitahuan
Perpanjangan Kredit (SPPK) No. CM2.JTH/SPPK/0078/2024 tanggal 15 Maret 2024. Perjanjian
addendum dan pernyataan kembali untuk tujuan restrukturisasi dengan jangka waktu fasilitas 96 bulan dan
jatuh tempo tanggal 20 Maret 2032 dengan suku bunga sebesar 8,50% per tahun.
Kredit Investasi Mesin
Berdasarkan kesepakatan entitas anak dengan bank sesuai SPPK no. CM2.JTH/SPPK/0051/2022 tanggal
15 Maret 2022, jangka waktu pinjaman tersebut telah diperpanjang sampai dengan 23 Oktober 2027
dengan suku bunga 8,50% per tahun.
49
Page 52
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
d. Perjanjian-perjanjian utang bank jangka Panjang (lanjutan)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (lanjutan)
Kredit Investasi Mesin (lanjutan)
Sehubungan dengan fasilitas kredit yang diberikan, Grup menjaminkan:
1. Non fixed asset:
a) Piutang usaha diikat secara fidusia sebesar Rp35.000.000.
b) Persediaan yang diikat secara fidusia sebesar Rp5.000.000.
2. Fixed asset:
a) Tanah dan bangunan gedung kantor 8 lantai di Jl. Palmerah Barat No.8 Kel. Grogol Utara
Kebayoran Lama Jakarta Selatan dengan bukti kepemilikan berupa :
1) SHGB No. 2283/ Grogol Utara (atas nama PT Temprint) seluas 4.353 m2, telah diikat HT I
sebesar Rp23.819.740, HT II sebesar Rp. 11.820.260 dan HT III sebesar Rp58.836.000.
2) SHGB No. 3372/ Grogol Utara an. PT Temprint seluas 106 m2 telah diikat hak tanggungan
sebesar Rp549.000.
3) SHGB No. 3371/ Grogol Utara an. PT Temprint seluas 1.325 m2 telah diikat hak tanggungan
sebesar Rp6.862.000.
4) Sehingga total pengikatan hak tanggungan seluruh agunan fixed asset tanah dan bangunan
minimal Rp101.887.000.
b) 13 unit mesin percetakan offset yang telah diikat fidusia sebesar Rp18.540.000.
c) Mesin counter stacker type tpe-825/525 yang diikat fidusia sebesar Rp500.000.
d) Mesin cetak global G145 platinum series yang akan diikat fidusia sebesar Rp22.500.000.
Jaminan tersebut diikat secara cross collateral dan cross default untuk menjamin fasilitas kredit cash loan
dan non cash loan lainnya yang diperoleh entitas anak dari PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. Biaya
pengikatan menjadi beban entitas anak.
Kredit investasi Gedung
Berdasarkan kesepakatan entitas anak dengan bank sesuai SPPK no. CM2.JTH/SPPK/0051/2022 tanggal
15 Maret 2022, jangka waktu pinjaman tersebut telah diperpanjang sampai dengan 23 Oktober 2029
dengan suku bunga 8,50% per tahun.
Sehubungan dengan fasilitas kredit yang diberikan, Grup menjaminkan:
1. Non fixed asset:
a) Piutang usaha diikat secara fidusia sebesar Rp35.000.000.
b) Persediaan yang diikat secara fidusia sebesar Rp5.000.000.
2. Fixed asset:
a) Tanah dan bangunan gedung kantor 8 lantai di Jl. Palmerah Barat No.8 Kel. Grogol Utara
Kebayoran Lama Jakarta Selatan dengan bukti kepemilikan berupa :
1) SHGB No. 2283/ Grogol Utara (atas nama PT Temprint) seluas 4.353 m2, telah diikat HT I
sebesar Rp23.819.740, HT II sebesar Rp. 11.820.260 dan HT III sebesar Rp58.836.000.
2) SHGB No. 3372/ Grogol Utara an. PT Temprint seluas 106 m2 telah diikat hak tanggungan
sebesar Rp549.000.
3) SHGB No. 3371/ Grogol Utara an. PT Temprint seluas 1.325 m2 telah diikat hak tanggungan
sebesar Rp6.862.000.
4) Sehingga total pengikatan Hak Tanggungan seluruh agunan fixed asset tanah dan bangunan
minimal Rp101.887.000.
50
Page 53
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
18. UTANG BANK (lanjutan)
d. Perjanjian-perjanjian utang bank jangka panjang (lanjutan)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (lanjutan)
Kredit Investasi Mesin (lanjutan)
Sehubungan dengan fasilitas kredit yang diberikan, Grup menjaminkan: (lanjutan)
b) 13 unit mesin percetakan offset yang telah diikat fidusia sebesar Rp18.540.000.
c) Mesin counter stacker type tpe-825/525 yang diikat fidusia sebesar Rp500.000.
d) Mesin cetak global G145 platinum series yang akan diikat fidusia sebesar Rp22.500.000.
e. Persyaratan dalam financial covenant utang bank
Berikut ini syarat dalam financial covenant utang bank group:
PT Bank Mayapada Internasional
Tbk PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
- Perubahan anggaran dasar, susunan - Perubahan anggaran dasar, susunan - Perubahan anggaran dasar, susunan
pengurus Perusahaan dan susunan pengurus Perusahaan dan susunan pengurus Perusahaan dan susunan
pemegang saham pemegang saham pemegang saham
- Pembagian dividen tanpa - Pembagian dividen tanpa - Pembagian dividen tanpa
persetujuan pihak bank persetujuan pihak bank persetujuan pihak bank
- Mengalihkan barang jaminan - Mengalihkan barang jaminan - Mengalihkan barang jaminan
kepada pihak lain kepada pihak lain kepada pihak lain
- Melakukan tindakan merger, - Melakukan tindakan merger, - Melakukan tindakan merger,
akuisisi, penjualan aset dan aksi akuisisi, penjualan aset dan aksi akuisisi, penjualan aset dan aksi
korporasi lainnya tanpa persetujuan korporasi lainnya tanpa persetujuan korporasi lainnya tanpa persetujuan
pihak bank pihak bank pihak bank
19. PERPAJAKAN
a. Pajak Dibayar Dimuka
30 Juni 2025 31 Desember 2024
PPh pasal 4 ayat 2 811.187 811.187
PPh 21 5.780 5.787
PPh 22 380.218 298.028
PPh 23 3.541.646 2.612.974
PPh 28A 3.506.999 3.506.999
PPN 13.364.613 13.612.062
21.610.443 20.847.037
51
Page 54
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
19. PERPAJAKAN (lanjutan)
b. Utang pajak
30 Juni 2025 31 Desember 2024
PPh pasal 4 ayat 2 31.256 42.529
PPh 21 5.901.675 8.663.363
PPh 23 882.329 831.651
PPh 29 584.119 673.994
PPN 16.351.338 16.284.387
Denda pajak - 70.000
23.750.717 26.565.924
Besarnya pajak yang terutang ditetapkan berdasarkan perhitungan pajak yang dilakukan sendiri oleh wajib pajak
(self-assessment).
c. Pajak penghasilan badan
Berdasarkan Undang-Undang No, 28 Tahun 2007 mengenai Perubahan Ketiga atas Ketentuan Umum dan Tata
Cara Perpajakan, Kantor Pajak dapat melakukan pemeriksaan atas perhitungan pajak dalam jangka waktu 5
tahun (dari sebelumnya 10 tahun) setelah terutangnya pajak, dengan beberapa pengecualian, sedangkan untuk
tahun pajak 2007 dan sebelumnya ketetapan tersebut berakhir paling lama pada akhir tahun pajak 2013.
Manfaat (beban) pajak penghasilan Grup adalah sebagai berikut:
30 Juni 2025 30 Juni 2024
Pajak kini
Entitas induk -
Entitas anak 551.160 220.600
551.160 220.600
Pajak tangguhan
Entitas induk 65.847 96.074
Entitas anak 2.758.524 1.162.220
2.824.371 1.258.294
Manfaat (beban) pajak penghasilan 2.273.211 1.037.694
Pajak Kini
30 Juni 2025 30 Juni 2024
Laba (rugi) sebelum beban pajak menurut (9.383.584) (4.569.878)
laporan laba komprehensif konsolidasian
Laba (rugi) sebelum beban pajak - entitas (9.083.291) (4.133.178)
anak
Laba (rugi) sebelum beban pajak - entitas (300.293) (436.700)
induk
Perbedaan temporer :
Pencadangan hak karyawan - -
Penyusutan aset tetap - -
- -
52
Page 55
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
19. PERPAJAKAN (lanjutan)
c. Pajak penghasilan badan (lanjutan)
Pajak Kini (lanjutan)
Sesuai peraturan perpajakan Indonesia, rugi fiskal dapat dikompensasikan untuk masa lima tahun setelah
terjadinya kerugian. Dengan berlakunya Undang-undang no. 36 tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan,
tarif pajak penghasilan badan yang berlaku adalah tarif tunggal sebesar 22%.
Perbedaan tetap :
Bunga/ jasa giro (130) (1.294)
Beda tetap lainnya 1.140 1.820
Total koreksi 1.010 526
Laba (rugi) fiskal periode berjalan (299.283) (436.174)
Pajak penghasilan periode berjalan
Entitas induk - -
Entitas anak 551.160 220.600
551.160 220.600
Pajak Tangguhan
Aset (liabilitas) pajak tangguhan Grup adalah sebagai berikut:
Dikreditkan
(dibebankan) pada
laporan laba (rugi)
31 Desember 2024 komprehensif 30 Juni 2025
Entitas induk :
Aset (liabilitas) pajak tangguhan
Pencadangan hak karyawan 200.917 - 200.917
Akumulasi rugi fiskal 7.922.135 65.848 7.987.983
Cadangan kerugian penurunan 504.329 - 504.329
nilai
Aset (liabilitas) pajak tangguhan 8.627.381 8.693.229
Entitas anak :
Aset pajak tangguhan 33.265.251 2.758.523 36.023.774
Aset pajak tangguhan 41.892.632 44.717.003
konsolidasian
53
Page 56
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
19. PERPAJAKAN (lanjutan)
c. Pajak penghasilan badan (lanjutan)
Pajak Tangguhan (lanjutan)
Dikreditkan
(dibebankan) pada
laporan laba (rugi)
31 Desember 2023 komprehensif 30 Juni 2024
Entitas induk :
Aset (liabilitas) pajak tangguhan
Pencadangan hak karyawan 175.415 - 175.415
Akumulasi rugi fiskal 7.441.659 96.075 7.537.734
Cadangan kerugian penurunan 504.329 - 504.329
nilai
Aset (liabilitas) pajak tangguhan 8.121.403 8.217.478
Entitas anak :
Aset pajak tangguhan 32.667.464 1.112.725 33.780.189
Aset pajak tangguhan 40.788.867 41.997.667
konsolidasian
20. IMBALAN PASCA KERJA
Besarnya imbalan pasca kerja dihitung berdasarkan peraturan yang berlaku, yakni undang-undang no, 13 Tahun
2003 tanggal 25 Maret 2003 dan Peraturan Perusahaan dengan komponen liabilitas dan beban imbalan pasca
kerja.
Asumsi-asumsi aktuarial utama yang digunakan dalam perhitungan imbalan kerja jangka panjang adalah sebagai
berikut:
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Tingkat diskonto 7,14% per tahun 7,14% per tahun
Hasil aset yang diharapkan 7,75% per tahun 7,75% per tahun
Tingkat kenaikan gaji 0.5% per tahun 0.5% per tahun
Tabel mortalita TMI 2019 TMI 2019
Usia pensiun normal 55 tahun 55 tahun
Rincian liabilitas imbalan pasca kerja yang diakui dalam laporan posisi keuangan konsolidasian adalah sebagai
berikut:
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Nilai kini liabilitas imbalan kerja 23.453.327 24.896.351
54
Page 57
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
20. IMBALAN PASCA KERJA (lanjutan)
Mutasi liabilitas imbalan pasca kerja adalah sebagai berikut:
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Saldo awal 24.896.351 25.874.925
Beban imbalan kerja (catatan 26) - 3.342.156
Pembayaran tahun berjalan (1.443.024) (4.182.255)
Penghasilan komprehensif lain - (138.475)
23.453.327 24.896.351
Program pensiun
Entitas dan Entitas anak (PT TIMH) mengikutsertakan karyawan tetap dalam program pensiun iuran pasti, yang
diselenggarakan oleh Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) PT Bank Nasional Indonesia (persero) Tbk
sejak bulan April 1999 dan Januari 2002 dan sejak September 2011 pengelolaan dana dipindahkan ke Dana
Pensiun Lembaga Keuangan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk, Jumlah karyawan yang ikut kepesertaan
sampai dengan 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 masing-masing sebanyak 200 orang dan 487 orang.
Jumlah iuran masing-masing peserta DPLK BNI dan DPLK BRI sebesar 8%-10% dari upah yang terdiri dari
3%-5% dipotong dari gaji karyawan dan 5% kontribusi dari Entitas dan Entitas anak sudah tidak ada sejak bulan
Juni 2011.
Jumlah iuran Entitas dan Entitas anak (PT TIMH) sampai dengan 30 Juni 2025 masing-masing sebesar Rp
68.671 dan Rp 1.107.609 dan 31 Desember 2024 masing-masing sebesar Rp68.671 dan Rp1.277.477. Jumlah
bagian Entitas dan Entitas anak atas iuran pensiun dan pengembangan pada tanggal 30 Juni 2025 masing-
masing sebesar Rp 152.767 dan Rp 2.458.831 dan 31 Desember 2024 masing-masing sebesar Rp148.224 dan
Rp2.644.757.
Karyawan tetap Entitas dan Entitas anak (PT TIMH) diikutsertakan dalam program Jaminan Sosial Tenaga
Kerja (JAMSOSTEK) mulai bulan Juli 2011. Jumlah iuran masing-masing peserta JAMSOSTEK sebesar 6,89%
dari gaji total, yang terdiri dari 2% dipotong dari gaji karyawan dan 4,89% kontribusi dari perusahaan.
Karyawan PT Temprint diikut sertakan dalam program jamsostek. Jumlah iuran masing-masing peserta
JAMSOSTEK sebesar 6,89% dari gaji pokok, yang terdiri dari 2% dipotong dari gaji karyawan dan 4,89%
kontribusi dari PT Temprint.
Berdasarkan program pensiun tersebut semua kontribusi yang dibayar dicatat atas nama karyawan tersebut dan
karyawan mempunyai hak untuk menarik tanpa tergantung kepada kesinambungan hubungan kepegawaian
dengan Entitas dan Entitas anak, dan karenanya setiap kontribusi dibebankan ke laba rugi pada saat dibayar atau
terutang.
55
Page 58
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
21. MODAL SAHAM DAN TAMBAHAN MODAL DISETOR
a. Modal saham
Jumlah dan komposisi modal saham ditempatkan dan disetor penuh entitas dengan nilai nominal Rp100
(nominal penuh) per saham pada 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:
Persentase
Nama pemegang saham Jumlah saham kepemilikan Jumlah
PT Grafiti Pers 256.960.003 24,28% 25.696.000
Yayasan Tempo 21 Juni 1994 181.322.500 17,13% 18.132.250
PT Jaya Raya Utama 172.329.205 16,28% 17.232.921
Yayasan Jaya Raya 90.429.394 8,54% 9.042.939
Yayasan Karyawan Tempo 87.627.267 8,28% 8.762.727
Bambang Harymurti 2.745.000 0,26% 274.500
Goenawan S Muhamad 800.000 0,08% 80.000
Masyarakat (dibawah 5%) 266.119.881 25,125% 26.611.988
1.058.333.250 100% 105.833.325
b. Tambahan modal disetor
Akun ini terdiri dari:
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Agio saham:
- Penawaran umum terbatas I 66.666.650 66.666.650
- Penawaran saham perdana 25.000.000 25.000.000
Biaya emisi saham:
- Penawaran umum terbatas I (1.907.702) (1.907.702)
- Penawaran saham perdana (2.926.205) (2.926.205)
Agio saham entitas anak 36.583.856 36.583.856
Uang muka setoran modal 31.176.756 31.176.756
Selisih nilai transaksi restrukturisasi entitas pengendali 15.503 15.503
154.608.858 154.608.858
Uang muka setoran modal merupakan dana atas rencana investasi Media Development Investment Fund, Inc.
dan PT Pramana Media Investama dengan total nominal masing-masing Rp21.176.756 dan Rp10.000.000.
Berdasarkan Perjanjian tanggal 06 Mei 2024 Media Development Investment Fund, Inc memberikan pinjaman
kepada entitas anak ( PT Info Media Digital) sebesar USD1.300.000 (setara dengan Rp21.176.755.650), dimana
pinjaman ini dapat dikonversi menjadi saham, dalam keadaan Media Development Investment Fund. Inc, tidak
mengkonversi pinjaman ini, maka Perusahaan diwajibkan mengembalikan seluruh dana yang telah diberikan.
Berdasarkan Perjanjian tanggal 23 September 2024 PT Pramana Media Investama memberikan pinjaman
kepada entitas anak ( PT Info Media Digital) sebesar Rp10.000.000, dimana pinjaman ini dapat dikonversi
menjadi saham, dalam keadaan PT Pramana Media Investama, tidak mengkonversi pinjaman ini, maka
Perusahaan diwajibkan mengembalikan seluruh dana yang telah diberikan.
56
Page 59
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
22. KEPENTINGAN NON PENGENDALI
Kepentingan non-pengendali atas aset bersih entitas anaknya merupakan bagian pemegang saham minoritas atas
aset bersih entitas anaknya yang tidak seluruh sahamnya dimiliki oleh perusahaan.
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Saldo awal 11.291.750 10.861.605
Perubahan efek konsolidasli anak usaha 11.832
Laba (rugi) bersih tahun berjalan (496.076) 418.313
Saldo akhir 10.795.674 11.291.750
23. LABA PER SAHAM DASAR
Perhitungan laba per saham dasar adalah sebagai berikut:
30 Juni 2025 30 Juni 2024
Laba (rugi) neto untuk perhitungan laba (6.614.297) (3.656.722)
per saham dasar dan dilusian
Jumlah rata-rata tertimbang saham biasa 105.833.325 105.833.325
untuk perhitungan laba per saham dasar
dan dilusian
Laba per saham dasar (nilai penuh) (6,25) (3,46)
24. PENDAPATAN USAHA
Rincian pendapatan usaha Grup adalah sebagai berikut:
30 Juni 2025 30 Juni 2024
Pihak ketiga:
Majalah dan iklan majalah 46.053.750 49.819.963
Barang cetakan 19.220.654 69.835.837
Tempo TV 8.259.413 6.342.092
Jasa penyelenggara acara 4.315.533 2.070.965
Rombak media 2.289.960 2.921.899
Jasa rumah kreatif 1.296.884 3.134.783
Koran dan iklan Koran 1.112.234 984.787
Kertas 349.329 410.603
Pihak berelasi:
Barang cetakan
- Yayasan Swasembada Swakarya 112.000 80.200
83.009.757 135.601.129
Persentase penjualan kepada pihak 0,13% 0,06%
berelasi terhadap jumlah penjualan
konsolidasian
57
Page 60
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
25. BEBAN POKOK PENDAPATAN
Akun ini terdiri dari:
a. Beban pokok penjualan majalah dan iklan majalah
30 Juni 2025 30 Juni 2024
Gaji tenaga produksi 12.693.352 12.110.179
Perjalanan dan transportasi operasional 5.185.620 4.334.606
Penulisan dan naskah berita 1.949.655 2.473.386
Sub Jumlah BPP Majalah & Iklan
19.828.627 18.918.171
Majalah
b. Beban pokok penjualan koran dan iklan Koran
30 Juni 2025 30 Juni 2024
Gaji tenaga produksi 2.920.212 3.011.646
Penulisan dan naskah berita 255.901 274.983
Foto dan pra cetak 62.065 84.120
Sub Jumlah BPP Koran & Iklan Koran 3.238.178 3.370.749
c. Beban pokok barang cetakan
30 Juni 2025 30 Juni 2024
Persediaan bahan baku awal 10.440.930 12.084.513
Pembelian 8.969.155 29.312.256
Persediaan tersedia untuk produksi 19.410.085 41.396.769
Persediaan bahan baku akhir (11.572.812) (10.440.930)
Bahan baku 7.837.273 30.955.839
Pabrikasi 6.982.755 28.819.617
Penyusutan (Catatan 11) 951.197 935.397
Upah langsung 1.207.292 1.434.076
Jumlah biaya produksi 16.978.517 62.144.929
Mutasi persediaan
Barang dalam proses awal 175.958 6.305.002
Barang dalam proses akhir (366.029) (363.204)
Sub Jumlah BPP Cetakan 16.788.446 68.086.727
58
Page 61
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
25. BEBAN POKOK PENDAPATAN (lanjutan)
Akun ini terdiri dari: (lanjutan)
d. Beban pokok penjualan kertas
30 Juni 2025 30 Juni 2024
Persediaan barang dagang awal 3.461.845 3.068.251
Pembelian 821.244 775.974
Persediaan tersedia untuk dijual 4.283.089 3.844.225
Persediaan barang dagang akhir (3.998.590) (3.461.845)
Sub Jumlah BPP Penjualan Kertas 284.499 382.380
e. Beban pokok pendapatan rumah kreatif
30 Juni 2025 30 Juni 2024
Overhead 1.055.501 1.914.938
Gaji 892.673 768.702
Sub Jumlah BPP Rumah Kreatif 1.948.174 2.683.640
f. Beban pokok pendapatan penyelenggara acara
30 Juni 2025 30 Juni 2024
Overhead 3.265.646 1.685.815
Gaji 404.354 205.487
Sub Jumlah BPP Penyelenggara Acara 3.670.000 1.891.302
g. Beban pokok pendapatan Tempo TV
30 Juni 2025 30 Juni 2024
Overhead 2.382.584 2.844.668
Gaji 1.741.429 1.023.655
4.124.013 3.868.323
h. Beban pokok pendapatan Rombak Media
30 Juni 2025 30 Juni 2024
Gaji 1.141.652 1.113.096
Biaya operasional 259.618 611.470
Overhead 230.535 352.295
1.631.805 2.076.861
TOTAL BEBAN POKOK 51.513.741 101.278.153
PENDAPATAN
59
Page 62
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
26. BEBAN USAHA
Akun ini terdiri dari:
30 Juni 2025 30 Juni 2024
Beban pemasaran dan penjualan:
Overhead 8.126.788 9.403.500
Gaji 7.665.834 6.820.477
Pengiriman 1.221.440 1.124.296
Promosi 198.893 237.612
17.212.955 17.585.885
30 Juni 2025 30 Juni 2024
Beban administrasi dan umum:
Gaji 9.661.207 9.662.461
Overhead 8.407.536 7.198.825
Penyusutan (catatan 11) 2.103.430 1.323.049
Peralatan 415.850 135.042
20.588.023 18.319.377
27. PENDAPATAN OPERASI LAIN
Akun ini terdiri dari:
30 Juni 2025 30 Juni 2024
Penjualan barang limbah 217.635 707.307
Lain-lain bersih 13.281 254.181
230.916 961.488
28. BEBAN OPERASI LAIN
Akun ini terdiri dari:
30 Juni 2025 30 Juni 2024
Kerugian penjualan barang barter 24.823 72.395
Lain-lain 234.606 1.183.475
259.429 1.255.870
29. PENDAPATAN KEUANGAN
Akun ini merupakan pendapatan keuangan yang terdiri dari pendapatan jasa giro yang dimiliki grup pada
tanggal 30 Juni 2025 dan 2024 masing-masing sebesar Rp328.891 dan Rp674.835.
60
Page 63
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30. BEBAN KEUANGAN
Akun ini terdiri dari:
30 Juni 2025 30 Juni 2024
Bunga bank 3.065.255 2.777.503
Bunga non bank 313.745 590.542
3.379.000 3.368.045
31. SIFAT HUBUNGAN DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI
a. Sifat hubungan pihak-pihak berelasi
Sifat hubungan dengan pihak-pihak berelasi dan transaksinya adalah sebagai berikut:
Pihak-pihak berelasi Sifat hubungan Transaksi pihak berelasi
Yayasan Swasembada Swakarsa Pemegang saham Piutang usaha, utang usaha
Yayasan Karyawan Tempo Pemegang saham Piutang lain-lain
Yayasan Tempo 21 Juni 1994 Pemegang saham Piutang usaha, piutang lain-lain,
utang usaha
PT Grafiti Pers Pemegang saham Utang lain-lain
PT Koran Tempo Makassar Entitas asosiasi Piutang lain-lain
PT Media Inti Televisi Nusantara Entitas asosiasi Piutang lain-lain
PT Media Bintang Indonesia Entitas asosiasi Piutang lain-lain
PT Tempo Kreasi Bersama Entitas asosiasi Piutang lain-lain
PT Rombak Pola Pikir Afiliasi Piutang dan utang lain-lain
PT Komunitas Utan Kayu Afiliasi Utang lain-lain
b. Piutang & Utang usaha & piutang & Utang lain-lain – pihak berelasi
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Aset lancar
Piutang Usaha
PT Tempo Kreasi Bersama 2.586.754 2.586.754
PT Swasembada Media Bisnis 65.301 33.467
2.652.055 2.620.221
Piutang Lainnya
PT Tempo Kreasi Bersama 17.485.743 17.485.743
PT Koran Tempo Makasar 7.896.430 7.896.430
PT Media Bintang Indonesia 1.207.594 1.207.594
Lain-lain (dibawah Rp1.000.000) 451.228 414.276
Dikurangin :
Cadangan kerugian penurunan nilai (7.896.430) (7.896.430)
piutang
19.144.565 19.107.613
61
Page 64
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31. SIFAT HUBUNGAN DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI (lanjutan)
b. Piutang & Utang usaha & piutang & Utang lain-lain – pihak berelasi (lanjutan)
Utang lain-lain – pihak berelasi
Akun ini terdiri dari:
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Jangka pendek
Yayasan 21 Juni 1994 623.636 623.636
PT Tempo Kreasi Bersama 117.113 117.113
740.749 740.749
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Jangka panjang
PT Komunitas Utan Kayu 6.095.000 6.595.000
PT Grafiti Pers 1.166.667 1.666.667
Utang lain-lain (dibawah Rp1.000.000) 1.925.000 1.925.000
9.186.667 10.186.667
Persentase utang berelasi terhadap jumlah
4% 6%
liabilitas
32. SEGMEN OPERASI
Manajemen telah menentukan segmen operasi didasarkan pada laporan yang ditelaah oleh Direksi, yang telah
diidentifikasikan sebagai pengambil keputusan operasional utama Grup, yang digunakan dalam mengambil
keputusan strategis.
Direksi mempertimbangkan operasi bisnis dari perspektif jenis bisnis yang terdiri dari penerbitan, percetakan,
penyelenggara acara dan perdagangan kertas.
Informasi segmen yang diberikan kepada Direksi untuk pelaporan segmen tahun yang berakhir 30 Juni 2025 dan
2024 adalah sebagai berikut:
62
Page 65
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
32. SEGMEN OPERASI (lanjutan)
30 Juni 2025
Penyelenggara Perdagangan
Penerbitan Percetakan acara kertas Eliminasi Konsolidasian
Pendapatan 58.805.440 23.436.744 4.522.335 2.828.820 (6.583.582) 83.009.757
Beban pokok (34.783.317) (16.961.434) (3.761.569) (2.591.003) 6.583.582 (51.513.741)
pendapatan
Laba bruto 24.022.123 6.475.310 760.766 237.817 31.496.016
Beban pemasaran (16.346.681) (469.747) (306.745) (89.782) (17.212.955)
Beban umum dan (16.023.751) (4.282.987) (231.281) (50.004) (20.588.023)
administrasi
Pendapatan operasi lain 12.531 217.635 750 - 230.916
Beban operasi lain (25.138) (229.542) - (4.749) (259.429)
Laba usaha (8.360.916) 1.710.669 223.490 93.282 (6.333.475)
Pendapatan keuangan 201.456 12.022 115.291 122 328.891
Beban keuangan (1.468.703) (1.805.297) (105.000) - (3.379.000)
Laba (rugi) sebelum
(9.628.163) (82.606) 233.781 93.404 (9.383.584)
pajak
Manfaat (beban) pajak 2.359.847 (50.627) (25.545) (10.464) 2.273.211
Laba (rugi) setelah
(7.268.314) (133.233) 208.236 82.940 (7.110.373)
pajak
Informasi lainnya
Aset segmen 569.883.115 235.552.330 43.961.809 19.089.945 (419.972.114) 448.515.085
Liabilitas segmen 279.997.980 173.521.643 29.704.164 5.208.983 (282.021.805) 206.410.965
30 Juni 2024
Penyelenggara Perdagangan
Penerbitan Percetakan acara kertas Eliminasi Konsolidasian
Pendapatan 62.998.659 73.893.769 2.275.829 2.421.907 (5.989.035) 135.601.129
Beban pokok (34.633.234) (68.152.060) (2.153.542) (2.328.352) 5.989.035 (101.278.153)
pendapatan
Laba bruto 28.365.425 5.741.709 122.287 93.555 34.322.976
Beban pemasaran (16.228.434) (1.069.140) (203.960) (84.351) (17.585.885)
Beban umum dan (14.731.488) (3.313.474) (232.828) (41.587) (18.319.377)
administrasi
Pendapatan operasi lain 254.181 707.307 - - 961.488
Beban operasi lain (153.204) (1.102.666) - - (1.255.870)
Laba usaha (2.493.520) 963.736 (314.501) (32.383) (1.876.668)
Pendapatan keuangan 522.283 45.880 106.506 166 674.835
Beban keuangan (1.271.854) (1.991.191) (105.000) - (3.368.045)
Laba (rugi) sebelum
(3.243.091) (981.575) (312.995) (32.217) (4.569.878)
pajak
Beban pajak 1.097.224 (140.905) 74.944 6.431 1.037.694
Laba (rugi) setelah
(2.145.867) (1.122.480) (238.051) (25.786) (3.532.184)
pajak
Informasi lainnya
Aset segmen 521.422.780 246.617.606 39.628.488 18.350.647 (379.931.505) 446.088.016
Liabilitas segmen 252.188.185 183.513.390 28.304.438 5.093.756 (250.229.545) 218.870.224
63
Page 66
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
33. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN
Pengelolaan modal
Kebijakan pengelolaan modal grup adalah untuk memastikan bahwa rasio modal selalu dalam keadaan kondisi
sehat agar dapat mendukung kinerja usaha dan memaksimalkan nilai dari pemegang saham.
Grup mengelola struktur modalnya dan membuat penyesuaian-penyesuaian sehubungan dengan perubahan
kondisi ekonomi dan karakteristik dari risiko usahanya.
Grup secara hati-hati (prudent) melakukan diversifikasi sumber permodalan untuk mengantisipasi rencana
strategis jangka panjang dan mengalokasikan modal secara efisien pada segmen bisnis yang memiliki potensi
untuk memberikan profil pengembalian risiko (risk return) yang optimal, termasuk penempatan pada entitas
anak dalam rangka memenuhi ekspektasi pemegang kepentingan (stakeholder). Tidak ada perubahan dalam
tujuan, kebijakan dan proses dan sama seperti pada tahun-tahun sebelumnya.
Manajemen memantau modal dengan menggunakan beberapa ukuran leverage keuangan seperti rasio utang
terhadap ekuitas (debt to equity ratio).
Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, akun-akun grup yang membentuk rasio utang terhadap
ekuitas adalah sebagai berikut:
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Utang bank jangka pendek 22.780.342 23.588.889
Utang jangka panjang jatuh tempo dalam waktu satu tahun 3.040.476 6.071.855
Utang jangka panjang setelah dikurangi bagian jatuh tempo 48.225.813 48.225.813
dalam satu tahun
Jumlah utang 74.046.631 77.886.557
Jumlah ekuitas 242.104.120 249.214.493
Rasio utang terhadap ekuitas 30,58% 31,25%
Manajemen risiko keuangan
Grup dipengaruh oleh berbagai risiko keuangan, termasuk risiko kredit, risiko mata uang asing, risiko suku
bunga, risiko likuiditas. Tujuan manajemen risiko Grup secara keseluruhan adalah untuk secara efektif
mengendalikan risiko-risiko ini dan meminimalisasi pengaruh merugikan yang dapat terjadi terhadap kinerja
keuangan grup. Manajemen mereviu dan menyetujui kebijakan untuk mengendalikan setiap risiko, yang
diringkas di bawah ini, dan juga memantau risiko harga pasar dari semua instrumen keuangan.
a. Risiko kredit
Risiko kredit adalah risiko kerugian keuangan yang timbul jika pelanggan Grup gagal memenuhi
kewajiban kontraktualnya kepada grup. Risiko kredit terutama berasal dari piutang usaha yang diberikan
kepada pelanggan.
Grup telah mengembangkan model untuk mendukung kuantifikasi dari risiko kredit. Dalam mengukur
risiko kredit untuk kredit yang diberikan, grup mempertimbangkan ”Probability of Default” (PD)
pelanggan atas kewajiban dan kemungkinan rasio pemulihan atas kewajiban yang telah wanprestasi (“Loss
Given Default”) (LGD). Model ini ditelaah secara rutin untuk membandingkan dengan hasil aktualnya.
LGD merupakan ekspektasi grup atas besarnya kerugian dari suatu piutang pada saat wanprestasi terjadi.
Hal ini dinyatakan dalam persentase kerugian per unit dari suatu eksposur, LGD biasanya bervariasi sesuai
dengan tipe pelanggan.
64
Page 67
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
33. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
Manajemen risiko keuangan (lanjutan)
a. Risiko kredit (lanjutan)
Cadangan kerugian penurunan nilai yang diakui pada pelaporan keuangan hanyalah kerugian yang telah
terjadi pada tanggal laporan keuangan konsolidasian (berdasarkan bukti objektif atas penurunan nilai).
Tidak terdapat konsentrasi risiko kredit yang signifikan terkait dengan piutang usaha, hal ini disebabkan
keragaman pelanggan.
Risiko kredit yang timbul dari aset keuangan lainnya mencakup kas dan setara kas, investasi jangka
pendek, kas yang dibatasi penggunaannya dan jaminan, risiko kredit yang dihadapi grup timbul karena
wanprestasi dari pihak lain. Grup mengelola risiko kredit yang terkait dengan simpanan di bank dan aset
derivatif dengan memantau reputasi, peringkat kredit dan membatasi risiko agregat dari masing-masing
pihak dalam kontrak, nilai maksimal eksposur adalah sebesar nilai tercatat.
Eksposur grup terhadap risiko kredit timbul dari wanprestasi pihak lain, dengan eksposur maksimum
setara dengan nilai tercatat dari instrumen berikut ini:
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Piutang usaha – neto 110.111.780 101.183.505
Tidak ada limit kredit yang dilampaui selama periode pelaporan dan manajemen tidak mengharapkan
kerugian dari kegagalan pihak- pihak dalam melunasi utangnya.
Informasi jumlah piutang usaha berdasarkan umur (hari) dihitung sejak tanggal faktur yang belum jatuh
tempo.
Kualitas kredit dari aset keuangan Grup berupa kas, piutang usaha dan aset lain-lain adalah lancar, yang
ditelaah dengan mengacu pada kredibilitas dan reputasi pihak rekanan serta informasi historis mengenai
penerimaan pembayaran.
30 Juni 2025
Belum jatuh Telah jatuh Telah jatuh
tempo dan tidak tempo tetapi tempo tetapi
mengalami tidak mengalami mengalami
penurunan nilai penurunan nilai penurunan nilai Jumlah
Aset lancar :
Piutang usaha 19.317.905 124.637.285 33.843.410 177.798.600
Piutang lain-lain 27.040.995 - 7.896.430 34.937.425
Jumlah 46.358.900 124.637.285 41.739.840 212.736.025
31 Desember 2024
Belum jatuh Telah jatuh Telah jatuh
tempo dan tidak tempo tetapi tempo tetapi
mengalami tidak mengalami mengalami
penurunan nilai penurunan nilai penurunan nilai Jumlah
Piutang usaha 16.209.848 118.817.069 33.843.410 168.870.327
Piutang lain-lain 27.004.043 - 7.896.430 34.900.473
Jumlah 43.213.891 118.817.069 41.739.840 203.770.800
65
Page 68
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
33. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
Manajemen risiko keuangan (lanjutan)
b. Risiko tingkat suku bunga
Grup memiliki eksposur terhadap fluktuasi tingkat suku bunga pasar yang berlaku baik atas risiko nilai
wajar maupun arus kas.
Eksposur Grup terhadap risiko tingkat suku bunga terutama sehubungan dengan pinjaman serta aset dan
liabilitas berbunga. Kebijakan Grup adalah mendapatkan tingkat suku bunga yang paling menguntungkan.
Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, Grup tidak memiliki saldo aset dan liabilitas dengan
tingkat suku bunga mengambang yang material.
c. Risiko mata uang asing
Berdasarkan estimasi Grup, sampai dengan tanggal pelaporan pada tanggal 30 September 2024, eksposur
risiko nilai tukar Rupiah terhadap fluktuatif transaksi dengan mata uang asing yang mungkin terjadi dalam
transaksi kas dan setara kas (USD) dan utang usaha (YEN).
Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, Grup tidak memiliki saldo aset dan liabilitas moneter
dalam mata uang asing yang memiliki risiko signifikan atas fluktuatif transaksi dengan mata uang
asingnya.
d. Risiko likuiditas
Risiko likuiditas adalah risiko dimana Grup tidak bisa memenuhi kewajiban pada saat jatuh tempo.
Manajemen risiko likuiditas yang hati-hati (prudent) termasuk mengatur kas dan setara kas yang cukup
untuk menunjang aktivitas usaha secara tepat waktu.
Pengelolaan risiko likuiditas dilakukan antara lain dengan memonitor pinjaman dan sumber pendanaan,
menjaga saldo kecukupan kas dan surat berharga serta memastikan tersedianya pendanaan dari sejumlah
fasilitas kredit yang mengikat, dan kesiapan untuk menjaga posisi pasar. Grup mempertahankan
kemampuannya untuk melakukan pembiayaan yang mengikat dari pemberi pinjaman yang andal.
Tabel di bawah ini menganalisa liabilitas keuangan Grup yang diselesaikan secara neto yang
dikelompokkan berdasarkan periode yang tersisa sampai dengan tanggal jatuh tempo kontraktual. Jumlah
yang diungkapkan dalam tabel merupakan arus kas kontraktual yang tidak didiskontokan.
30 Juni 2025
≤ 1 tahun 1 – 2 tahun 3 – 5 tahun > 5 tahun Jumlah Nilai tercatat
Liabilitas
Utang bank – jangka 22.780.342 - - - 22.780.342 22.780.342
pendek
Utang usaha 6.520.215 3.266.461 - - 9.786.676 9.786.676
Utang lain-lain – jangka - 740.749 - - 740.749 740.749
pendek
Biaya yang masih harus 28.672.018 - - - 28.672.018 28.672.018
dibayar
Uang muka diterima 36.580.430 - - - 36.580.430 36.580.430
Utang lainnya – jangka - - 9.380.417 - 9.380.417 9.380.417
panjang
Utang bank – jangka 51.266.289 - - - 51.266.289 51.266.289
panjang
145.819.294 4.007.210 9.380.417 - 159.206.921 159.206.921
66
Page 69
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
33. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
Manajemen risiko keuangan (lanjutan)
d. Risiko likuiditas (lanjutan)
31 Desember 2024
≤ 1 tahun 1 – 2 tahun 3 – 5 tahun > 5 tahun Jumlah Nilai tercatat
Liabilitas
Utang bank – jangka 23.588.888 - - - 23.588.888 23.588.888
pendek
Utang usaha 3.377.464 6.829.468 - - 10.206.932 10.206.932
Utang lain-lain – jangka - 740.749 - - 740.749 740.749
pendek
Biaya yang masih harus 23.579.408 - - - 23.579.408 23.579.408
dibayar
Uang muka diterima 27.105.938 - - - 27.105.938 27.105.938
Utang bank – jangka 54.297.669 - - - 54.297.669 54.297.669
panjang
Utang lain-lain – jangka - - 10.380.417 - 10.380.417 10.380.417
panjang
131.949.367 7.570.217 10.380.417 - 149.900.001 149.900.001
34. INSTRUMEN KEUANGAN
Aset keuangan grup meliputi kas dan setara kas, kas yang dibatasi penggunaannya, investasi jangka pendek,
piutang usaha - neto dan piutang lain-lain - neto yang timbul dari kegiatan usahanya. Liabilitas keuangan entitas
dan entitas anak meliputi utang usaha, utang lain-lain, liabilitas yang masih harus dibayar, utang derivatif,
pinjaman jangka panjang jatuh tempo dalam waktu satu tahun dan pinjaman jangka panjang setelah dikurangi
bagian jatuh tempo dalam waktu satu tahun yang tujuan utamanya untuk pembiayaan kegiatan usaha.
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan nilai tercatat dan estimasi nilai wajar instrumen keuangan grup yang
dinyatakan dalam posisi keuangan konsolidasian 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, sebagai berikut:
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Nilai tercatat Nilai wajar Nilai tercatat Nilai wajar
Aset keuangan-lancar
Kas dan setara kas 31.658.012 31.658.012 45.476.258 45.476.258
Piutang usaha 110.111.780 110.111.780 101.183.505 101.183.505
Piutang lain-lain 26.094.565 26.094.565 26.057.613 26.057.613
Aset lancar lainnya 915.510 915.510 1.997.119 1.997.119
168.779.867 168.779.867 174.714.495 174.714.495
Aset keuangan-tidak lancar
Investasi pada entitas asosiasi 3.582.414 3.582.414 3.582.414 3.582.414
Aset tidak lancar lainnya 9.376.269 9.376.269 9.543.252 9.543.252
12.958.683 12.958.683 13.125.666 13.125.666
67
Page 70
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
34. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Nilai tercatat Nilai wajar Nilai tercatat Nilai wajar
Liabilitas keuangan-jangka
pendek
Utang bank jangka pendek 22.780.342 22.780.342 23.588.889 23.588.889
Utang usaha 9.786.676 9.786.676 10.206.932 10.206.932
Biaya yang masih harus dibayar 28.672.018 28.672.018 23.579.409 23.579.409
Utang lain-lain 740.749 740.749 740.749 740.749
Utang bank jangka panjang – 3.040.476 3.040.476 6.071.855 6.071.855
bagian yang jatuh tempo dalam
waktu setahun
65.020.261 65.020.261 64.187.834 64.187.834
Liabilitas keuangan-jangka
panjang
Utang bank jangka panjang 48.225.813 48.225.813 48.225.813 48.225.813
Utang lain-lain 9.380.417 9.380.417 10.380.417 10.380.417
57.606.230 57.606.230 58.432.745 58.432.745
122.626.491 122.626.491 122.620.579 122.620.579
35. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA UANG ASING
Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, aset dan liabilitas moneter grup dalam mata uang asing
adalah sebagai berikut:
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Mata uang asing Setara dengan Rp Mata uang asing Setara dengan Rp
Aset
Kas & setara kas 1.694.717 27.511.817 1.433.425 23.169.695
Jumlah aset – bersih 1.694.717 27.511.817 1.433.425 23.169.695
68
Page 71
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
36. KELANGSUNGAN USAHA DAN RENCANA MANAJEMEN
Rencana manajemen
Perseroan juga merencanakan aksi keuangan berkelanjutan untuk periode 5 (lima) tahun mendatang (2025 -
2029). Rencana aksi itu akan berfokus pada lima program besar yaitu:
a) Meningkatkan pendapatan usaha secara bertahap 5-10 % terutama dari bisnis digital;
b) Meningkatkan daya saing Perseroan dengan program efisiensi biaya produksi dan operasional;
c) Melakukan penawaran saham perdana (initial public Offering, IPO) anak usaha digital yakni PT Info Media
Digital di Bursa Efek Indonesia;
d) Memanfaatkan dana hasil IPO untuk pengembangan bisnis digital;
e) Membangun arsitektur digital Tempo lewat akuisisi, merger, serta pengembangan inovasi.
Kemampuan Grup untuk mempertahankan kelangsungan usahanya dan menghadapi tantangan eksternal di atas
bergantung pada kemampuan Grup untuk menghasilkan arus kas yang cukup untuk membayar liabilitas secara
tepat waktu dan mematuhi persyaratan dan ketentuan perjanjian kredit, serta kemampuan Grup memperbaiki
operasi, kinerja, dan posisi berkelanjutan.
Laporan keuangan konsolidasian ini disusun dengan asumsi bahwa grup akan terus beroperasi secara
berkelanjutan.
69
Names mentioned 98 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
TEMPO INTI MEDIA TBK
p.1 ×152
unresolved
org
PT Arsa Raya Perdana
p.8
unresolved
person
Sulaimansjah
· Notaris
p.8
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.8
unresolved
person
Fathiah Helmi
p.8 ×2
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.8
unresolved
person
Tatyana Indrati Hasjim
p.8
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal
p.8
unresolved
org
BAPEPAM
p.8
unresolved
org
PT Temprint
p.10 ×19
unresolved
org
PT Temprint Inti Niaga
p.10
unresolved
org
PT Temprint Graha Delapan
p.10 ×2
unresolved
org
PT Edutama Tempo Integra
p.10
unresolved
org
PT Rombak Pola Pikir
p.10 ×3
unresolved
org
PT Dimensi Idea Kreatif
p.10 ×3
unresolved
org
PT Mencerdaskan Kehidupan
p.10
unresolved
org
PT Tempo Inti Media Impresario
p.11
unresolved
org
PT Matair Rumah Kreatif
p.11
unresolved
org
PT Televisi Tempo Bandung
p.11
unresolved
org
PT Televisi Tempo Surabaya
p.11
unresolved
org
PT Televisi Tempo
p.11 ×2
unresolved
org
PT Televisi Tempo Batam
p.11
unresolved
org
PT Dunia Idea Kreatif
p.11
unresolved
org
PT Tempo Kreasi Bersama
p.11 ×7
unresolved
org
PT Media Inti Televisi Nusantara
p.12 ×3
unresolved
person
Cokro Vera
p.12
unresolved
person
Laurensia Siti Nyoman
· Notaris
p.12
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.12
unresolved
org
PT TIMH
p.29 ×4
unresolved
org
Bank Indonesia
p.31 ×3
unresolved
org
PT Bank DKI
p.41
unresolved
org
PT Bank Permata Syariah
p.41
unresolved
org
PT Bank Sulselbar
p.41
unresolved
org
PT Bank BPD Jawa Timur
p.41
unresolved
org
PT Bank BPD Lampung
p.41
unresolved
org
PT Pustaka Mulia Sejahtera
p.42
unresolved
org
PT Simto Lestari
p.42
unresolved
org
PT Balai Pustaka (Persero)
p.42
unresolved
org
PT Indomarco Prismatama
p.42
unresolved
org
PT Jurnalindo Askara Grafika
p.42
unresolved
org
PT Dentsu Inter Admark Media
p.42
unresolved
org
PT Mitra Tour Travel
p.42
unresolved
org
PT Puri Panca Pujibangun
p.42
unresolved
org
PT Swasembada Media Bisnis
p.42 ×2
unresolved
org
PT Temprint Bahan
p.43
unresolved
org
PT Dunia Idea Kreatif Konten
p.43
unresolved
org
PT Tempo Inti Niaga Barang
p.43
unresolved
org
PT BRI Asuransi Indonesia
p.44
unresolved
org
PT Tempo Kreasi Animasi
p.44
unresolved
org
PT Koran Tempo Makassar
p.44 ×2
unresolved
org
PT Orbitin Kebanggaan Indonesia
p.44
unresolved
org
PT BRI Asuransi Indonesia. Nilai
p.46
unresolved
org
PT Cinjoe Jaya Perkasa Muda
p.47
unresolved
org
PT Temprina Media Grafika
p.47
unresolved
org
PT Inpera Pratama Indonesia
p.47
unresolved
org
PT Sona Kirana Internasional
p.47
unresolved
org
PT Sinar Grafindo
p.47
unresolved
org
PT Media Lintas Inti Nusantara
p.48
unresolved
—
PPh pasal 4 ayat 2
p.53
unresolved
—
PPh 28A
p.53
unresolved
—
PPN
p.53
unresolved
org
Dana Pensiun Lembaga Keuangan
p.57
unresolved
org
Yayasan Tempo 21 Juni 1994
p.58
unresolved
org
Yayasan Tempo
p.58 ×2
unresolved
org
PT Jaya Raya
p.58
unresolved
org
Yayasan Jaya Raya
p.58
unresolved
org
Yayasan Karyawan Tempo
p.58 ×2
unresolved
org
PT Pramana Media Investama
p.58 ×3
unresolved
org
Media Development Investment Fund. Inc
p.58
unresolved
org
Yayasan Swasembada Swakarya
p.59
unresolved
org
Yayasan Swasembada Swakarsa
p.63
unresolved
org
PT Media Bintang Indonesia
p.63 ×2
unresolved
org
PT Komunitas Utan Kayu
p.63 ×2
unresolved
org
PT Koran Tempo Makasar
p.63
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.