Skip to content
Back to announcement

20250728_INCO_Laporan Informasi dan Fakta Material_31927800_lamp2.pdf

Other Text extracted INCO

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 2

Page 1
No: 01549/IR-J/VII/2025

Jakarta, 28 Juli 2025

Yth. Direktur Penilaian Perusahaan
PT Bursa Efek Indonesia
Di
   Tempat


Perihal: Penyampaian Materi dan Risalah Sesi Tanya Jawab pada Acara Medan Investor
         Meeting & Connectivity 2025


Dengan hormat,

Sehubungan keikutsertaan dan telah dilaksanakannya acara Medan Investor Meeting &
Connectivity 2025 (MIMC 2025) di Medan pada tanggal 25 Juli 2025, dengan ini kami sampaikan
materi presentasi Perseroan dan risalah sesi tanya jawab sebagaimana terlampir.

MIMC 2025 merupakan acara yang diselenggarakan oleh Bursa Efek Indonesia bekerja sama
dengan Anggota Bursa dan didukung oleh Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI). Acara tersebut
bertujuan untuk mempromosikan Perusahaan Tercatat sebagai pilihan investasi dan sebagai bentuk
engagement activity bagi Perusahaan Tercatat dengan para investor.

Acara MIMC 2025 dihadiri oleh 58 peserta yang terdiri dari investor individual dan institusi (Dana
Pensiun) dan yang menjadi narasumber/pembicara dari Perseroan dalam acara tersebut adalah
Bapak Andaru Adi, Head of Corporate Finance and Investor Relations PT Vale Indonesia Tbk.

Demikian yang dapat disampaikan.

Atas perhatiannya, kami ucapkan terima kasih.


Hormat kami,
PT Vale Indonesia Tbk




Wiwik Wahyuni
Sekretaris Perusahaan




PT Vale Indonesia Tbk
Jakarta: Sequis Tower, 20th Floor, Unit 6 & 7, Jl. Jend. Sudirman Kav. 71, Jakarta 12190, Indonesia. T.(62) 21 524 9000 F.(62) 21 524 9020
Makassar: Jl. Somba Opu No. 281, Makassar 90113, Indonesia. T.(62) 411 366 9000 F.(62) 411 366 9020
Sorowako: Main Office Plant Site Sorowako, Luwu Timur 92984, Indonesia. T.(62) 475 332 9100 F.(62) 475 332 9575
www.vale.com/indonesia
Page 2
                                    RISALAH TANYA JAWAB

Benny, Investor Retail:
Mengapa INCO memilih blok Pomalaa dan produk apa yang akan dihasilkan?

Andaru Adi:
Pomalaa adalah salah satu blok yang memiliki potensi cadangan bijih nikel besar dengan kualitas
bijih limonite yang cocok digunakan untuk diproses lebih lanjut melalui fasilitas teknologi HPAL
guna memenuhi kebutuhan ekosistem kendaraan baterai listrik, serta bijih saprolite yang dapat
digunakan untuk memasok kebutuhan smelter lainnya. Data mengenai potensi cadangan INCO
tercantum dalam Annual Report 2024 yang tersedia di website resmi INCO.


Purnomo, MNC Sekuritas:
Laporan Keuangan 1Q25 income net profit tinggi banget, apakah kedepan bisa sustain kemudian
apa strategi yang akan dilakukan Perseroan?

Andaru Adi:
Kami mampu membukukan net profit yang cukup tinggi dikarenakan inisiatif Perseroan dalam
menjaga biaya kas per unit (cash cost per unit) secara berkesinambungan, serta faktor eksternal
terkait adanya penurunan harga komoditas salah satunya batubara. Inisiatif yang dilakukan
Perseroan di antaranya terkait kategori procurement melalui penambahan sumber pemasok baru
untuk mendapatkan harga pasokan yang lebih kompetitif. Perseroan terus berkomitmen untuk
melanjutkan hal yang telah baik, serta menciptakan inisiatif-inisiatif baru agar biaya kas per unit
tetap terjaga dan berkesinambungan.


Syai, Dapen Bank Aceh:
   1. Dampak isu lingkungan pada perusahaan pertambangan?
   2. Bagaimana prospek harga nikel kedepan?

Andaru Adi:
  1. Perusahaan kami sejak awal beroperasi telah ditopang oleh adanya Pembangkit Listrik
      Tenaga Air (PLTA) dengan jumlah kapasitas sebesar 365 MW yang mampu mendukung
      kebutuhan listrik di smelter RKEF kami. Dengan adanya PLTA selain menjadikan PT Vale
      sebagai salah satu produser nikel berbiaya rendah, smelter RKEF kami juga memiliki
      karbon intensitas terendah di Indonesia bila dibandingkan dengan smelter RKEF lainnya.

   2. Sebagaimana kita tahu saat ini harga nikel sangat berfluktuatif dan kedepannya kami
      memperkirakan akan masih berada di level sekitar US$15.000 – US$16.000 per ton. Fokus
      kami adalah mengendalikan biaya produksi untuk dapat terus memperoleh margin yang
      baik dan kompetitif. Dengan harga nikel saat ini, dan biaya kas per unit yang kami miliki -
      kami optimis mampu melewati tantangan tersebut dengan baik.




                                         ------ selesai ------

                                                                                        Hal 2 dari 2

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.03 MB
Published28 Jul 2025
Pages2
Characters4,265
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 8 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Dana Pensiun p.1 ×2
linked person Wiwik Wahyuni · Sekretaris Perusahaan p.1
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1 ×2
possible org Vale Indonesia Tbk. p.1 ×6
unresolved org PT Bursa Efek Indonesia Di Tempat p.1
unresolved org Dana Pensiun Indonesia p.1
unresolved person Andaru Adi p.1
unresolved org Bank Aceh p.2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result