Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 24
Page 1
MATERI PUBLIC EXPOSE TAHUNAN
PT KIMIA FARMA TBK
Jakarta, 30 Juli 2025
Page 2
Agenda 1 KONDISI EKSTERNAL 2 PROFIL PERSEROAN 3 KINERJA PERSEROAN TAHUN 2024 4 RENCANA STRATEGIS PERSEROAN
Page 3
Agenda 1 KONDISI EKSTERNAL 2 PROFIL PERSEROAN 3 KINERJA PERSEROAN TAHUN 2024 4 RENCANA STRATEGIS PERSEROAN
Page 4
Perekonomian Global tahun 2024 Mencerminkan Pemulihan dan Masih Tumbuh Melambat
• Konflik geopolitik di Eropa dan Timur Tengah yang berkepanjangan memicu ketidakstabilan global dan berdampak terhadap
pertumbuhan ekonomi global melambat.
• Kecenderungan negara – negara besar kini memprioritaskan kepentingan dalam negeri, mengurangi ketergantungan pada globalisasi.
• Kebijakan tarif yang didorong oleh Amerika membuat konstalasi dunia berubah.
• Dampak Covid-19 masih belum sepenuhnya selesai, masih memberikan dampak terhadap rantai pasok di seluruh dunia dimana
banyak negara lebih mementingkan ketahanan dalam negerinya.
Bank sentral di banyak negara menetapkan kebijakan suku bunga tinggi yang berkepanjangan (higher for longer) salah satunya
disebabkan karena tingkat inflasi yang masih tinggi. Dampak hal tersebut terjadi perlambatan pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan
beban biaya pinjaman bagi konsumen dan bisnis.
Perekonomian Indonesia tetap menunjukkan ketahanan dengan pertumbuhan sebesar 5,03%, Pertumbuhan ini ditopang oleh konsumsi
rumah tangga yang stabil, investasi yang terus tumbuh meski melambat, serta inflasi yang berhasil dikendalikan. Kinerja sektor jasa,
transportasi, dan industri manufaktur tetap menjadi motor pertumbuhan, sekaligus mencerminkan transformasi struktural ekonomi
nasional. Di tengah pergeseran rantai pasok global dan meningkatnya risiko eksternal, Indonesia tetap menjadi destinasi strategis bagi
investasi, dengan stabilitas makroekonomi yang terjaga dan arah kebijakan fiskal yang mendukung pembangunan jangka panjang.
Industri farmasi Indonesia masih menghadapi tantangan besar akibat tingginya ketergantungan terhadap bahan baku impor, di mana
sekitar 90% bahan aktif masih didatangkan dari luar negeri, terutama India dan China. Kondisi ini membuat industri rentan terhadap
fluktuasi harga global dan gangguan rantai pasok. Regulasi farmasi yang ketat serta keterbatasan riset dan pengembangan dalam
negeri turut memperlambat pertumbuhan industri. Untuk mendorong kemandirian, diperlukan strategi kolaboratif antara pemerintah,
industri, dan akademisi guna memperkuat produksi bahan baku lokal, serta mendorong investasi teknologi dan inovasi.
4
Page 5
Agenda 1 KONDISI EKSTERNAL 2 PROFIL PERSEROAN 3 KINERJA PERSEROAN TAHUN 2024 4 RENCANA STRATEGIS PERSEROAN
Page 6
Struktur Koorporasi
Government PT Bio Farma (Persero) Public
1 Saham Seri A 89,82% 10,18%
Dwiwarna
PT Kimia Farma PT Kimia Farma PT Sinkona Indonesia PT Kimia Farma Sungwun PT Phapros Tbk
Trading & Distribution Apotek Lestari Pharmacopia 56,77%
99,99% 59,99% 51,00% 80,67%
PT Kimia Farma
PT Lucas Djaja PT Permata Cirebon
Diagnostika
90,22% (Equity Participation
99,99%
19,80%
*Mei 2025
PT Marin Liza
99,00%
6
Page 7
Visi & Misi
Menjadi perusahaan Healthcare pilihan utama
yang terintegrasi dan menghasilkan nilai yang
berkesinambungan.
1. Melakukan aktivitas usaha di bidang-bidang
industri kimia dan farmasi, perdagangan dan
jaringan distribusi, ritel farmasi dan layanan
kesehatan serta optimalisasi aset.
2. Mengelola perusahaan secara Good Corporate
Governance dan operational excellence didukung
oleh Sumber Daya Manusia (SDM) profesional.
3. Memberikan nilai tambah dan manfaat bagi
seluruh stakeholder.
7
Page 8
|End-to-end presence allows Kimia Farma to capture opportunities throughout value chain and provide best-in-class
customer experience
Key Highlights
9 other
manufacturing - 4 Marvee aesthetic clinic
plants - Lab BA/BE
Manufacture of Active National Distribution Retail Clinic & Clinical
- Stem cell
Production Trading & Customer
- Halal Laboratorium
Pharmaceutical
Ingredients (API)
Facility Center (NDC) Distribution Pharmacy Laboratory
47
Pharmacy
distribution
Clinics points
Banda Aceh
Medan Laboratory
Pekan Baru Manado
Ternate
Optic
Distributor 1,054
Pematang Tanjung Pinang Batam Gorontalo
Samarinda Manufacture pharmacies
Siantar Pontianak
Balikpapan Sorong
Padang Palu
Jambi Palembang
Bengkulu
Pangkal
Pinang
Palangkaraya Banjarmasin
Kendari
Ambon 366
Lampung Cirebon Jayapura clinics
Jakarta Semarang Makassar
Tangerang Surabaya
Bogor Solo
Bali
Mataram Kupang
67
BandungYogyakartaJember diagnostic
laboratories *as of May 2025
8
Page 9
Peran Kimia Farma Dalam Ketahanan Kesehatan Nasional
Kimia Farma berperan dalam penyediaan obat yang berkualitas
serta memberikan pelayanan kesehatan terbaik dalam upaya menjaga ketahanan kesehatan nasional
Kimia Farma berupaya untuk mengurangi kertergantungan terhadap bahan baku obat (BBO) impor, dengan
memproduksi molekul BBO prioritas secara lokal melalui anak entitas usahanya yaitu Kimia Farma Sungwun
Pharmacopia (KFSP).
Kimia Farma memiliki layanan distribusi, apotek, klinik, dan laboratorium medis yang menjangkau 37 provinsi di
seluruh Indonesia. Kimia Farma bertanggung jawab untuk menjaga ketahanan Kesehatan Nasional dengan ikut
berpartisipasi aktif memberikan layanan pada daerah 3T (Tertinggal, Terluar, Terdepan).
Kimia Farma telah berkontribusi dalam menggerakkan perekonomian nasional dengan mempekerjakan lebih dari
10.000 karyawan dan berkolaborasi dengan UMKM dalam bentuk penyaluran produk-produk UMKM serta
melakukan pembinaan kepada UMKM untuk peningkatan perekonomian di daerah masing-masing.
9
Page 10
Sertifikat Perusahaan
Good Manufacturing Practice Food Safety System Certification
▪ CPOB → Plant Jakarta, Banjaran, (FSSC) 22000 ISO 37001 : 2016
Watudakon, Plant Kina (SIL), Plant Semarang, Plant Kina (SIL) PT Kimia Farma Tbk
Phapros, Lucas Djaja, Marin Liza
▪ CPOTB → Plant Banjaran,
Watudakon, Phapros, Lucas Djaja
▪ CPKB → Plant Semarang
▪ CPAKB → Plant Rapid Test
▪ CPPKRTB → Plant Watudakon Certificate of Suitablity ISO 17025 : 2017
▪ CPBBAOB → KF Sungwun Plant Kina (SIL) Plant Phapros
Cara Distribusi Obat yang Baik
(CDOB) Sertifikat Kosher ISO 45001 : 2018
National Distribution Center (NDC)
Plant Semarang, Plant Plant Banjaran, Phapros
Kina (SIL)
Sertifikat Halal ISO 9001 : 2015
Plant Jakarta, Banjaran, PT Kimia Farma Tbk, Plant Sertifkat PROPER
Watudakon, Semarang, Plant Kina
Jakarta, Banjaran, Semarang, Plant Jakarta, Banjaran,
(SIL), Phapros, Lucas Djaja, KF
Watudakon, KF Sungwun, Watudakon, Semarang, Phapros
Sungwun
Phapros, Lucas Djaja, Marin Liza
Sistem Manajemen Keselamatan
dan Kesehatan Kerja (SMK3) ISO 14001 : 2015
Plant Jakarta, Banjaran, Semarang, Plant Jakarta, Banjaran, Watudakon, Plant
Kina (SIL), Phapros
Watudakon, Plant Kina (SIL),
Phapros, Lucas Djaja
10
Page 11
Penghargaan Perusahaan
11
Page 12
Agenda 1 KONDISI EKSTERNAL 2 PROFIL PERSEROAN 3 KINERJA PERSEROAN TAHUN 2024 4 RENCANA STRATEGIS PERSEROAN
Page 13
Manufaktur Kimia Farma
| Kimia Farma memiliki 9 fasilitas produksi di Jawa and Bali
Plant Bahan Baku Obat Plant Obat Jadi
1. Kimia Farma Sungwun 3. Jakarta 4. Banjaran 5. Semarang 6. Watudakon
Pharmacopia
Land Area : 6.000 m2 Land Area : 35.000 m2 Land Area : 51.592 m2 Land Area: 21.480 m2 Land Area : 51.000 m2
Didirikan 25 Januari 2016 Dibangun tahun 1982 Diibangun tahun 2015 dan beroperasi Diresmikan 7 Juni 1971 Perusahaan Belanda sejak 1926 dan diambil alih
Merupakan Pabrik Bahan Baku Aktif Kapasitas Produksi : 765.717.571 Butir januari 2021 Kapasitas Produksi: 26.449.416 Pcs 16 Agutus 1971
Obat Farmasi Pertama di Indonesia Specialized In: Kapasitas Produksi: 3.085.607.268 Butir Specialized In: Kapasitas Produksi: 127.346.578 Butir
Kapasitas Produksi: 292.344 Kg Obat Antiretroviral, Narkotika, dan Memiliki kapasitas produksi terbesar di KF Kosmetik Specialized In:
Sediaan Injeksi (SVP) Group Cream/Ointment, Suppositoria, Kapsul Lunak,
Antiseptic Sol
2. Sinkona Indonesia Lestari
7. Phapros 8. Lucas Djaja 9. Marin Liza Farmasi
Land area : 50.000 m2 Land Area : 35.756 m2 Land Area : 15.536 m2
PT SIL didirikan pada 25 Oktober 1986 Berdiri 21 Juni 1954,bergabung dengan PT Bergabung dengan PT. Phapros 29 Agustus 2018 Land Area : 4.461 m2
Kapasitas Produksi: 226.092 Kg Kimia Farma tahun 2019 Kapasitas Produksi: 796.852.594 Butir Berdiri 18 Januari 1973 bergabung dengan PT.
Specialized In: Kapasitas Produksi: 1.308.086.961 Butir Specialized In: Lucas Djaja 15 November 1991
Quinine & Its Derivatives Specialized In: Betalakatam, Non Betalaktam, Kapsul Lunak, Specialized In:
Essential Oil & Its Derivatives Injeksi Vial, Injeksi Sefalosporin, Non Antiseptic Sol Effervescent, Tablet Non Betalaktam, Semisolid
Betalaktam, Betalaktam
13
Page 14
Inovasi Produk : Produk Baru dan Change Source
Produk Baru 2024 Change Source
6 Main Therapeutic Produk Baru 2024
Classes Kimia Farma telah merealisasikan
substitusi bahan baku lokal pada
produk strategis yang selaras dengan
fokus terapi utama, sebagai upaya
mendukung kebijakan TKDN dan
memperkuat ketahanan kesehatan
nasional.
Tahun 2024, Kimia Farma melakukan change source dan menjadi
industri farmasi pertama yang berhasil menggunakan BBO lokal
di antaranya :
Pada tahun 2024, Kimia Farma meluncurkan tiga produk
baru unggulan: TLE 300 mg dan 600 mg
1. Morfin Sirup – Produk morfin sirup pertama di Indonesia, (Tenofovir, Lamivudine, dan Efavirenz) Rosuvastatin
yang dapat digunakan untuk pasien dengan kesulitan menelan Obat HIV, Program Prioritas Obat Kardiovaskular
atau tidak dapat lagi disuntik.
2. Fentanil Injeksi – Produk injeksi untuk anestesi yang
Kementerian Kesehatan TKDN 59%
dikembangkan dan diproduksi di Kimia Farma. TKDN 52,78%
3. Pretomanid Tablet – Produk untuk terapi tuberculosis
berbasis pretomanid pertama di Indonesia.
14
Page 15
Perampingan Produk (Streamlining)
Realisasi Perampingan Produk KFHO
1200
Meningkatkan efektivitas kinerja perusahaan dalam mengoptimalkan 1008.0
Objective biaya marketing dan produksi dan memaksimalkan kinerja produk
1000
800 774.0
-234.0 714.0
-60.0
600 578.0
-136.0
Rasionalisasi produk dengan kinerja penjualan dan kontribusi
Strategy margin rendah 400
200
0
2022 Prun 2022 2023 Prun 2023 SKU 2024 Prun 2024 SKU 2025
• Mapping atau klasterisasi produk dengan melihat aspek kinerja
penjualan dan Gross Profit Margin (GPM) produk
• Fokus evaluasi dan perencanaan pruning pada produk kuadran 4 Klasterisasi Produk (578 SKU)
Description
(low sales & low margin) yaitu 199 SKU
• Melakukan rasionalisasi produk yang tidak profitable dengan
melihat aspek product performance, market, manufacturing dan
regulatory
Pada 2024 Kimia Farma melakukan perampingan terhadap 136
produk, dari 714 produk di tahun 2023 menjadi 578 produk di
Result tahun 2024.
Perampingan portofolio ini berdampak positif terhadap operasional
korporasi.
15
Page 16
Inovasi Layanan
Stem Cell Halal
PT Kimia Farma Tbk membangun kolaborasi yang kuat dalam melakukan penelitian pre
klinis, penelitian klinis dan pembuatan produk stem cell melalui skema triple helix
antara Universitas Indonesia, RSCM dan Kimia Farma.
LPH LPH
Pratama Utama
Sertikasi CPOB di tahun 2024 1 dari 4 fasilitas produksi stem cell di Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Equitrust telah
Indonesia yang telah tersertifikasi CPOB. mendapatkan akreditasi sebagai LPH Utama dari
BPJPH, yang menandai transformasi layanan melalui
ekspansi skala, pelaku usaha, dan ruang lingkup
Sesuai KMK Nomor 1359/2024, produk stem cell dari lab Kerjasama Kimia Farma pemeriksaan halal.
dapat digunakan dalam terapi ortopedi dan traumatologi
16
Page 17
Pencapaian Komersial
Distribution
Portfolio
SIL : Produsen bahan KFHO : Manufaktur KFTD : Penyedia Layanan KFA : menyediakan layanan KFD : Penyedia layanan
KFSP : Pabrik bahan baku PEHA : Manufaktur
alam menghasilkan kina memproduksi obat Distribusi, produk dari Kimia kesehatan yang terintegrasi lab klinik, dan
farmasi pertama Indonesiamemproduksi obat
beserta turunannya dan (generic , etikal, Farma dan produk-produk pihak meliputi ritel farmasi pemeriksaan non
(hasil JV dgn Sungwun (generic , etikal,
produk minyak kosmeti, otc & herbal) ketiga (apotek) laboratorium
Korea) kosmetik, otc &
47 Cab Distributor +1000 Apotek +400 Kllinik dan Labklin
herbal)
+21% +6 API 80,24% +5% +48%
Pertumbuhan OGB Kimia Farma di Insentif change of source dari Service Level Distribusi vs Pencapaian Pendapatan
Pencapaian dari target RKAP
Segmen Institusi (Market Access) Kemenkes pencapaian tahun lalu 78% Retail vs prognosa 4,078T
Produk Bahan Baku Obat Perdana +86% +20 Prinsipal +80% Pioneer Faskes IKN
Produk Me-too Pertama: Fentanyl Injeksi
Pertumbuhan penjualan BBO Tingkat Pemenuhan Distribusi Sebagai dukungan kepada pemerintah
Produk Lokal Pertama: Morfin & Molnupiravir Penambahan Prinsipal Baru hadir dalam HUT RI ke-79
API Lokal Pertama: Risperidone, Sitagliptin, TLE domestic 85,09% dan ekspor 61,47% 50% dengan SLA min. 80%
Peluncuran Produk TB Pertama: Pretomanid
Fasilitas Stem Cell KF +19 API Sertifikasi Halal 3 juta pelanggan 278 Klinik
Tersertifikasi CPOB, +16 API Untuk KFTD pusat dan Telah terakreditasi dan 51
Telah tersertifikasi CPOB tersertifikasi halal, +2 API tersertifikasi Yang dilayani setiap bulan
cabang Laboratorium telah terakreditasi
Korean GMP
+20,90% +9% Transformasi Digital Transformasi Digital 355 ribu Medical Check Up
Pertumbuhan Penjualan Kina dan Pertumbuhan penjualan segmen RS Reguler 1.983 Perusahaan, 43 rb vaksinasi,
Phapros, +27% growth segmen apotek regular, Untuk efisiensi operasional Digitalisasi Proses Bisnis 15 rb homecare dan 1,6 juta
85% Atsiri serta penambahan negara dan layanan pelanggan Keuangan & Operasional
73% tender proyek pemerintah kapitasi BPJS
export (Swiss, Mesir, UAE)
24.289 saluran medis Sentralisasi Proses
46 Perusahaan 4.947 saluran non medis dan Pengadaan
Pengguna BBO lokal KFSP 3.235 institusi pemerintah yang
telah dilayani KFTD Efisiensi biaya operational 30%
17
Page 18
Profil SDM Kimia Farma Group
Employee Cost Efficiency HC Maturity Level
Total Employee
(head count only)
10.129
2023 3,0%
2024
PT 5.949 2,98 3,03
PTT 4.180
Real 2023 Real 2024
Gender
Total Cost Employee tahun 2024 dapat Tingkat HC Maturity Level tahun 2024
Laki-laki Perempuan meningkat dibandingkan tahun
tereduksi sebesar 3,0% dibandingkan tahun
4.586 5.418 sebelumnya. hal ini dampak dari rasionalisasi sebelumnya. Peningkatan HCML
46 % 354% organisasi dan optimalisasi work force planning merupakan dampak dari improvement
yang selaras dengan strategi Korporasi dan bisnis proses dan engagement pegawai
focus pada peningkatan efisiensi. serta penguatan budaya Korporasi.
Talent Expert Talent Readiness Tahun 2024
Research Manufacture SC & Distribution Commercial Healthcare Services
54 258 270
Target Real
1,218
+ 29,14%
+ 265,79% + 0,83% 1,010
+ 10,96%
60,00% 65,19%
+ 33,33% 139 741
121 122 574
365 405
9 12
38 Realisasi Talent Readiness tahun 2024
melampaui target, hal ini menujukkan
komitmen Korporasi dalam mempersiapkan
talenta sebagai pemimpin di masa depan
Target sd 2026 Real 2023 Real 2024
(future leader).
Korporasi memberikan perhatian khusus dalam meningkatkan jumlah talent expert pada setiap stream lini bisnis, hal ini merupakan
inisiatif strategis Korporasi dalam meningkatkan daya saing dan menciptakan talenta yang memiliki kompetensi tinggi.
18
Page 19
Digital & IT Development Report
Optimalisasi Bisnis Proses
WMS Trading & Distribusi
Penguatan Teknologi Implementasi Warehouse Management System di Kimia Farma Trading &
Migrasi Sistem ERP ke Cloud Distribution
Migrasi sistem ERP ke cloud memberikan fleksibilitas akses, efisiensi biaya, Mempercepat identifikasi detail tata letak suatu barang dalam penyimpanan dan
serta kemudahan dalam skalabilitas monitoring inventory pada sisi trading & distribusi
Peningkatan Performa sistem, dukungan keamanan data, pembaruan teknologi
dan pengelolaan Transportation Management System
Aplikasi pelacakan dan monitoring pada kendaraan operasional marketing dan
umum dengan menerapkan sistem Internet of Things (IoT) pada Kimia Farma
Penguatan Bisnis Proses Tbk
Peningkatan terhadap efisiensi operasional,transparansi, dan akuntabilitas
Integrasi Data Warehouse x Satu Sehat
penggunaan kendaraan melalui sistem digital yang terintegrasi
Integrasi distribusi obat program kemenkes secara digital untuk mendukung
pelacakan, pelaporan, dan pengawasan rantai pasok obat secara real-time
Peningkatan pelaporan dan pelacakan distribusi obat e-katalog dan program
Peningkatan Layanan ke Pelanggan
kemenkes secara otomatis dan akurat
Integrasi layanan Distribusi dengan Rumah Sakit
Integrasi dengan beberapa rumah sakit jaringan kerjasama (Indonesia
Healthcare Corporate/IHC)
Peningkatan layanan dalam pemesanan dan monitoring obat di Kimia Farma
19
Page 20
ESG & SMK3
Pengelolaan Energi yang bedampak terhadap Eco-Green (ESG)
Kimia Farma berhasil melakukan penurunan emisi GRK (Gas Rumah Kaca)
sebesar 17% menjadi 22.163,55 ton CO₂e pada tahun 2024 yang seiring
dengan penurunan konsumsi energi sebesar 17,6% menjadi 128.402,94 GJ.
Capaian ini mencerminkan efektivitas strategi efisiensi energi dan komitmen
perusahaan terhadap praktik bisnis berkelanjutan.
Penerapan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3)
Kimia Farma mencatat nihil insiden kecelakaan kerja berat maupun fatal selama tahun
2024. Perusahaan secara konsisten menjalankan program keselamatan dan kesehatan kerja
(K3) melalui inspeksi rutin, pelatihan keselamatan, pengelolaan peralatan dan lingkungan
kerja, sebagai bagian dari komitmen menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat.
Lost Time Injury Frequency Rate : 0
20
Page 21
Performa 5 Tahun Terakhir KF Group
Revenue relatif stabil dalam 5 tahun terakhir, mencerminkan daya tahan bisnis di tengah tantangan eksternal. Namun,
profitabilitas Perseroan masih cukup tertekan. Perusahaan terus berupaya memperbaiki kinerja dengan fokus pada
profitabilitas dan perbaikan struktur keuangan melalui langkah efisiensi dan transformasi operasional.
Dalam jutaan
Revenue EBITDA Laba Bersih
(Dalam jutaan) (Dalam jutaan) (Dalam jutaan)
12,518,522
575,478 20,426
10,006,173 9,871,842 9,938,958 365,352 359,090
9,247,413
-662,898
-300,721 -1,208,173
-1,381,768
-993,599 -2,260,684
2020 Audited 2021 Reissue 2022 Reissue 2023 Reissue 2024 Audited
2020 Audited 2021 Reissue 2022 Reissue 2023 Reissue 2024 Audited 2020 Audited 2021 Reissue 2022 Reissue 2023 Reissue 2024 Audited
21
Page 22
Agenda 1 KONDISI EKSTERNAL 2 PROFIL PERSEROAN 3 KINERJA PERSEROAN TAHUN 2024 4 RENCANA STRATEGIS PERSEROAN
Page 23
Transformasi Kimia Farma
Ketahanan Penguatan Digitalisasi Efisiensi Operasional Penguatan GCG Sinergi Entitas
Modal Kerja Kompetensi SDM Grup
Manufaktur Trading
Holding
• Fokus pada Penjualan Margin Tinggi • Peningkatan Service Level
• SKU rationalization • Fokus High Value & High Margin
• Peningkatan Market Share Prinsipal
• Restrukturisasi Keuangan • Optimalisasi outlet aktif dan
outlet transaksi
Retail Services
• Optimalisasi kinerja outlet • Peningkatan Service Level
• Merchandising yang Inovatif • Optimalisasi Kinerja Klinik
• Penguatan retail value added services dan Lab
• Optimalisasi Outlet
• Restrukturisasi Keuangan
23
Page 24
Terima Kasih Semoga Sehat Selalu KANTOR PUSAT Jl. Veteran No. 9 www.kimiafarma.co.id Jakarta Pusat 10110 Phone : +62 21 3847709 Fax : +62 21 3814441 kimiafarma.ind Call Center : 1500-255
Names mentioned 11 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Sinkona Indonesia
p.6
unresolved
org
PT Kimia Farma Sungwun
p.6
unresolved
org
PT Lucas Djaja
p.6
unresolved
org
PT Permata Cirebon Diagnostika
p.6
unresolved
org
PT Marin Liza
p.6
unresolved
org
PT SIL
p.13
unresolved
org
PT. Specialized In
p.13
unresolved
org
Kementerian Kesehatan
p.14
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.