Back to announcement
20250725_ADHI_Laporan Informasi dan Fakta Material_31917469_lamp1.pdf
Other Text extracted ADHISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1
KETERBUKAAN
INFORMASI
Laporan Keuangan Triwulan II 2025
Buktikan Komitmen Pembayaran Obligasi,
Liabilitas ADHI Menurun Rp2,3 triliun YoY
Jakarta (25/07) – Sampai dengan Triwulan II 2025, PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI)
membukukan pendapatan sebesar Rp3,8 triliun menurun 33% dibandingkan dengan periode yang
sama tahun sebelumnya. ADHI membukukan pendapatan JO sebesar Rp4,3 triliun dan pendapatan
NJO sebesar Rp5,7 triliun. Kontribusi terbesar pendapatan ADHI yakni berasal dari proyek
infrastruktur Jalan Tol Yogyakarta Bawen Paket 1, Jalan Tol Solo-Yogyakarta-Kulon Progo, dan
Pabrik PUSRI III-B. Kemudian dari sisi laba kotor, ADHI mencetak laba kotor sebesar Rp521 miliar,
meningkat 10% dibandingan periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan laba kotor
tersebut merupakan klaim eskalasi proyek jalan tol. Dari sisi bottom line, ADHI mencetak laba
selama Triwulan II Tahun 2025 sebesar Rp7,5 miliar atau turun 46% dari laba bersih periode yang
sama tahun sebelumnya. Turunnya kinerja pada periode ini merupakan dampak dinamika
perolehan kontrak.
Total aset ADHI pada triwulan II 2025 mencapai Rp34,4 triliun menurun 5% dibandingkan periode
yang sama tahun sebelumnya. Liabilitas ADHI pada triwulan II 2025 mencapai Rp24,7 triliun, atau
menurun 8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebagai dampak pelunasan
kewajiban. Sedangkan ekuitas ADHI pada triwulan II 2025 sebesar Rp9,7 triliun. Rasio DER Interest
Bearing Debt ADHI sebesar 0,89x dan rasio Total Liabilitas terhadap Ekuitas ADHI sebesar 2,55x.
Ditengah kondisi yang menantang, ADHI tetap berkomitmen untuk menjaga kepercayaan investor
dengan melakukan pelunasan pembayaran kewajiban jatuh tempo Obligasi Berkelanjutan PUB III
Tahap III Tahun 2022 sebesar Rp1,3 triliun pada 24 Mei 2025 yang lalu.
Perolehan Kontrak Baru
Hingga kuartal II 2025, ADHI telah memperoleh kontrak baru senilai Rp3,5 trilliun. Perolehan
kontrak baru didapat dari pekerjaan proyek gedung 41%, proyek infrastruktur 26%, proyek
engineering & industri 18%, dan sisanya lainnya. Ditinjau dari lini bisnis, perolehan kontrak masih
didominasi 86% dari lini engineering & konstruksi, 9% property & hospitality, 4% lini investasi &
konsesi, dan sisanya lini manufaktur. Sedangkan jika diurai dari sumber pendanaan bersumber dari
BUMN sebesar 58%, Pemerintah 22% dan sisanya dari swasta & lainnya.
Strategi ADHI
Dalam mencapai target kinerja tahun ini, ADHI akan terus mengoptimalkan peluang pertumbuhan
kontrak baru melalui KPBU, BUMN, maupun swasta. Sementara itu, ADHI senantiasa
melaksanakan operational excellence untuk memaksimalkan produktivitas pada proyek-proyek on
hand yang dimiliki. ADHI bersikap prudent dalam pemilihan setiap proyek baru dan disiplin cashflow
sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan bisnis secara jangka panjang.
Page 2
KETERBUKAAN
INFORMASI
***
PT Adhi Karya (Persero) Tbk. memiliki kode ticker saham ADHI, merupakan salah satu BUMN yang utamanya bergerak di bidang
konstruksi. ADHI merupakan BUMN Konstruksi pertama yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada Maret 2004, sehingga sejak
saat itu 36% saham ADHI dimiliki oleh masyarakat luas.
Selain bisnis konstruksi dan engineering, ADHI memiliki tiga bisnis lain antara lain property & hospitality, manufaktur, dan investasi
& konsesi. Sejalan dengan hal ini, ADHI menciptakan tagline Beyond Construction yang menegaskan, bahwa ADHI tidak hanya
memberikan jasa konstruksi, tetapi juga jasa lain yang manfaatnya dapat dirasakan secara terus menerus, baik bagi lingkungan,
sosial dan bisnis Perusahaan. ADHI berpartisipasi dalam berbagai Proyek Strategis Nasional, seperti dalam Pembangunan Trans
Jawa untuk Tol Cisumdawu, Tol Solo-Yogyakarta-Kulonprogo, hingga Tol Probolinggo-Bayuwangi, serta dalam Pembangunan Trans
Sumatera untuk Tol Sigli-Banda Aceh hingga Tol Bakauheni-Terbanggi Besar Lampung serta Jalan Lintas Timur Sumatera.
ADHI turut berperan dalam pembangunan infrastruktur IKN Nusantara, melalui pembangunan Hunian Pekerja Konstruksi, Jalan
Tol Kariangau-Karangjoang Seksi 3A, hingga Jembatan Pulau Balang dan Intake Sepaku. ADHI juga berhasil membuktikan diri
sebagai champion of railway melalui beberapa proyek kereta, seperti LRT Jabodebek, MRT Jakarta Fase 2A, hingga mendapatkan
proyek regional di Manila, Filipina untuk proyek North-South Commuter Railways. ADHI kini tengah menjadi pelopor konstruksi
berbasis lingkungan dengan menjadi kontrakor pelaksana Pengolahan Sampah Terbesar di Indonesia, RDF Bantargebang dan
mengembangkan pengelolaan lingkungan, FPLT Kawasan Industri di Medan.
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
For further information please contact:
Farid Budiyanto
Corporate Secretary
PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
Jl. Raya Pasar Minggu Km.18, Jakarta 12510. @adhikaryaID
P. +62 21 797 5312
@adhikaryaID
F. +62 21 797 5311
E. farid@adhi.co.id adhikaryaID
W. www.adhi.co.id @adhikaryaID
Disclaimer:
Important Notice
Dokumen ini dipersiapkan hanya untuk pihak yang hadir dengan tujuan diskusi. Dokumen ini beserta isinya
hanya boleh direproduksi, diungkapkan atau digunakan dengan persetujuan tertulis PT Adhi Karya (Persero)
Tbk.
Dokumen ini dapat berisi pernyataan yang memproyeksikan harapan dan ekspektasi masa depan, yang
mewakili keadaaan Perusahaan saat ini dengan kemungkinan kejadian di masa yang akan datang dan
perencanaan keuangan. Proyeksi tersebut dibuat berdasarkan asumsi dan data yang tersedia pada saat data ini
dibuat, yang mengandung risiko dan dapat berubah sewaktu-waktu.
PT Adhi Karya (Persero) Tbk. atau pihak terkait lainnya terbebas dari tanggung jawab atau kerugian yang muncul
akibat penggunaan dokumen ini maupun isinya atau yang terhubung dengannya.
Names mentioned 3 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.