Skip to content
Back to announcement

LKTT LOPI Juni 2025.pdf

Financial statement Text extracted LOPI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 70

Page 1 OCR 0.945
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 (TIDAK DIAUDIT)
DAN 31 DESEMBER 2024 (DIAUDIT) DAN UNTUK PERIODE
ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(MASING-MASING TIDAK DIAUDIT)
FINANCIAL STATEMENTS AS OF JUNE 30, 2024 (UNAUDITED)
AND DECEMBER 31, 2023 (AUDITED) AND FOR SIX MONTHS PERIODS ENDED
JUNE 30, 2024 AND 2023 (UNAUDITED, RESPECTIVELY)
Page 2 OCR 0.936
DAFTAR ISI TABLE OF CONTENTS

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK
LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN AS OF JUNE 30, 2025
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Tidak AND FOR SIX MONTHS PERIOD THEN ENDED
Diaudit) (Unaudited)
Halaman / Page
Surat Pernyataan Direksi Board of Director's Statement Lefter
Laporan Audit Independen Independent Auditor's Report
Laporan Posisi Keuangan 112 Statements of Financial Position
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Statements of Profit or Loss and
Komprehensif Lain 212 Other Comprehensive Income
Laporan Perubahan Ekuitas 3/1 Statements of Changes in Eguity
Laporan Arus Kas 41 Statements of Cash Flows

Catatan atas Laporan Keuangan 5/59 Notes To The Financial Statements
Page 3 OCR 0.897
&P'

MORE THAN LOGISTICS

SURAT PERNYATAAN DIREKSI
TENTANG
TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 30 JUNI 2025
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL Tbk.

Kami yang bertanda tangan di bawah ini

Nama

Alamat Kantor

Wahyu Dwi Jatmiko
Jl. Kavling POLRI No.20 Jagakarsa, Jakarta

DIRECTOR'S STATEMENT LETTER
REGARDING
RESPONSIBILITY FOR THE FINANCIAL STATEMENTS
AS OF JUNE 30, 2025
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL Tbk.

We, Ihe undersigned:

Name
Office address

Selatan 12620

Alamat Tempat Tinggal

Cluster Hiltop, Jl Alpen Glarus No.56 Sentul

Domicile Address

City, Babakan Madang, Bogor

Jabatan Direktur Utama Title
Nama Budi Mulyana Name
Alamat Kantor JI. Kavling POLRI No.20 Jagakarsa, Jakarta Office address
Selatan 12620
Alamat Tempat Tinggal Puri Nirwana 1, Blok.Z, NO.9, Pabuaran, Dowmicile Address
Cibinong - Bogor 16916
Jabatan Direktur Keuangan Title

menyatakan bahwa

1. Kami bertanggung jawab atas penyusunan dan peny:
laporan keuangan PT Logisticsplus International Tbk.
("Perusahaan"):

2. Laporan keuangan Perseroan telah disusun dan disajikan
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia:

3, a. Semua informasi dalam laporan keuangan Perseroan telah
dimuat secara lengkap dan benar:

b. Laporan keuangan Perseroan tidak mengandung
informasi atau fakta material yang tidak benar, dan tidak
menghilangkan informasi atau Fakta material:

declate that:

1. We are responsible for the preparation and presentation of he
/inancial statemenis of PT Logisticsplus International Tbk.
("Company"):

2. The financial statements of the Company has been prepared
and presented in accordance with Financial Accounting
Standards Indonesia,

3. a. All information contained in the financial statemenis of Ihe
Company has been presented completely and accurately:

b. The financial statements of Ihe Company do not contain
misleading material information or Jacts and do not omit material
information or facts:

PT. LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL Tbk
SAV Building
Jl. Kavling Polri No.20, Jagakarsa - Jakarta Selatan 12620 Indonesia
Phone. 162-211 7820485. Fax 162-211 29857201
Page 4 OCR 0.890
L&P'

MORE THAN LOGISTICS

4. Bertanggung jawab atas sistem pengendalian intern dalam 4. We are responsible or the internal control system Of the
Perseroan. Company.

Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya. This statement letter is made truthfully

Jakarta, 23 Juli 2025 / July 23, 2025
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL Tbk.

Wahyu Dwi Jatmiko
Direktur Utama / President Director

Budi Mulyana
Direktur Keuangan / Finance Director

1

PT. LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL Tbk
SAV Building
Jl. Kavling Polri No.20, Jagakarsa - Jakarta Selatan 12620 Indonesia
Phone. 162-211 7820485, Fax (62-211 29857201
Page 5 OCR 0.904
Halaman 1/3

The original financial statements included here in are in the

Indonesian language
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 AAS OF JUNE 30, 2025
(Dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan! — 30 Juni/ June 30, 31 Desember/
Notes 2025 December 31, 2024
ASET ASSETS
ASET LANCAR CURRENT ASSETS
Kas dan setara kas 200.4 915.800.782 678.396.930 Cash and cash eguivalents
Piutang usaha dari Trade receivables from
pihak ketiga - bersih 2d.e.f.5 32.428.355.657 28.190.075.232 Third parties - net
pihak berelasi 2d.ef5 - 19.812.279.297 Related parties
Piutang lain-lain dari: Other receivables from:
Pihak ketiga - bersih 2d.e.f.6 27.750.001 33.029.166 Third parties - net
Pajak dibayar dimuka 2n.12a. 3.304.084.028 : Prepaid taxes
Biaya dibayar dimuka dan uang muka 2h.7 27.095.232.326 12.421.207.934 Prepaid expenses and advances
Jumlah Aset Lancar 63.771.222.794 61.134.988.559 Total Current Assets
ASET TIDAK LANCAR NON-CURRENT ASSETS
Aset tetap - setelah dikurangi Fixed assets - net of
akumulasi penyusutan 218 12.335.444.118 13.004.580.193 accummulated depreciation
Aset pajak tangguhan 2n.12e. 298.211.685 298.211.685 Defforad tax assets
Aset lainnya 9 8.230.000.000 4.030.000.000 Other assets
Jumlah Aset Tidak Lancar 20.863.655.803 17.332.791.878 Total Non-Current Assets
JUMLAH ASET 94.634,878.597 78.467.780.437 TOTAL ASSETS
Catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari The accompanying notes to the financial statements from an

laporan keuangan secara keseluruhan integral part of these financial statement taken as a whole
Page 6 OCR 0.892
Halaman 1/4

The original financial statement included here in are in the

Indonesian language
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 AS OF JUNE 30, 2025
(Dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/ — 30 Juni/ June 30, 31 Desember/
Notes 2025 December 31, 2024
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EGUITY
LIABILITAS LIABILITIES
LIABILITAS JANGKA PENDEK CURRENT LIABILITIES
Utang bank jangka pendek 10 8.989.608.468 8.989.346.907 Short-term bank loans
Utang usaha 2m1 7.577.833.939 8.577.569.072 Trade payables
Utang pajak 2n.12b. 6.947.641.617 1.733.746.481 Tax payables
'Sewa pembiayaan - bagian lancar 213 475.999.248 475.999.248 Finance Lease - current portion
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 23.991.083.272 19.776.661.708 Total Current Liabilities
LIABILITAS JANGKA PANJANG NON-CURRENT LIABILITIES
Sewa pembiayaan - bagian tidak lancar 213 714.000.792 952.000.800 Finance lease - non current portion
Liabilitas imbalan kerja 2pA4 562.822.646 562.822.646 Employee benefit liabilities
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 1.276.823.438 1.514.823.446 Total Non-Current Liabilitles
Jumlah Liabilitas 25.267.906.710 21.291.485.54 Total Liabilities
EKUITAS EGUITY
Modal saham - nilai nominal Capital stock-par value
Rp25 per saham of Rp25 per share
Modal dasar - 3.200.000.000 saham Authorized capital - 3.200.000.000
Modal ditempatkan dan disetor penuh Shares Issued and fully paid
- 1.100.011.289 saham -1,100,011,289 shares
dan 1.100.000.000 saham and 1.100.000.000 shares
untuk tahun 2025 dan 2024 15 27.500.282.225 27.500.282.225 forthe years 2024 and 2023
Tambahan modal disetor 16 20.053.462.905 20.053.462.905 Additional paid-in capital
Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti Remeasurement of defined benefit
- setelah pajak (26.312.922) (25.515.700) liability - net oftax
Saldo laba Retained eamings
Dicadangkan - 1.753.628.292 Appropriated
Tidak dicadangkan 1.839.539.679 7.894.437.561 Unappropriated
Jumlah Ekuitas 59.366.971.887 57A76.295.283 Total Eguity
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 84.634.878.597 78.467.780.437 TOTAL LIABILITIES AND EGUITY
Catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari The accompanying notes to the financial statements from an

laporan keuangan secara keseluruhan integral part of these financial statement taken as a whole
Page 7 OCR 0.893
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN
KOMPREHENSIF LAIN

UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL 30 JUNE 2025 (TIDAK DIAUDIT)
(Dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

The original financial statements included here in are in the Indonesian
language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS

AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME

FOR SIX MONTHS PERIOD ENDED

JUNE 30, 2025 (UNAUDITED)

(In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

Catatan/
Notes 2025 2024

PENDAPATAN 17 53.305.432.220 33.733.886.234 REVENUES
BEBAN POKOK PENDAPATAN 18 (44.363.845.810) (28.203.217.582) COST OF REVENUES
LABA BRUTO 8.941.586.410 5.530.668.652 'GROSS PROFIT
BEBAN USAHA OPERATING EXPENSES

Beban umum dan administrasi 19 (6.183.928.272) (5.826.149.225) General and administration expenses
LABA (RUGI) USAHA 658.138 (295.480.573) OPERATING INCOME (LOSS)
PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN OTHER INCOME (EXPENSES)
Penghasilan keuangan 20 9.528.217 9.288.748 Financial income
Beban keuangan 2 (600.694.472) (575.581.195) Financial expenses
Pendapatan (beban) lain-lain 22 538.047.133 1.224.821.219 Other income (expenses)
Jumlah Pendapatan (Beban) Lain-lain - Bersih (53.119.422) 658.528.772 Total Other Income (Expenses) - Net
LABA (RUGI) SEBELUM INCOME (LOSS) BEFORE

PAJAK PENGHASILAN 1704539016 oo”? 363.048.199 INCOME TAX
MANFAAT (BEBAN) PAJAK PENGHASILAN INCOME TAX BENEFIT (EXPENSE)
Kini 2n.12c. (613.862.410) (72.609.640) Current
Tangguhan 2n12e. £ : Deforred
Jumlah beban pajak penghasilan (513.862.410) (72.609.640) Total income tax expense
LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN 2.190.676.606 290.438.559 INCOME (LOSS) FOR THE YEAR
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Tidak akan direklasifikasi Items that will not be reclassified

ke laba rugi: to profit or loss:

Kerugian aktuarial kumulatif Actuarial Loss on post-employement

imbalan kerja (83.714.829) benefit

Pajak penghasilan terkait - Related deferred income tax
Jumlah Laba (Rugi) Komprehensif Total Other Comprehensive Profit

Lain - Bersih - (33.714.829) (Loss) - Net
JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF TOTAL COMPREHENSIVE PROFIT (LOSS)

TAHUN BERJALAN - BERSIH 0. 2190.676.606 oo”)? 256.723.730 FOR THE YEAR - NET
Laba per Saham Dasar 1,99 0,36 Basic Earning Per Share

Catatan alas laporan keuangan yang merupakan bagian lidak terpisahkan dari The accompanying notes to the financial statements from an integral part

laporan keuangan secara keseluruhan

of these financial statement taken as a whole

Halaman 2/5
Page 8 OCR 0.867
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS

The original financial statements included here in are in the
Indonesian language
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

STATEMENTS OF CHANGES IN EGVITY
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR SIX MONTHS PERIODS ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2025 (TIDAK DIAUDIT) JUNE 30, 2025 (UNAUDITED)
(Dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain) (in Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

Pengukuran kembali
Modal saham liabilitas imbalan Saldo laba/
ditempatkan dan Tambahan modal kerja- Setelah pajak! Retained earnings
disetor penuh/ disetor! Remeasurement of Tidak
Issued and fully Additional paid-up defined benefit Dicadangkan/ dicadangkan/ Jumlah ekuitas/
paid-in capital capital liability — Net of tax Appropriated Unappropriated Total eguity

Saldo Per 1 Juli 2023 20.000.000.000 155.000.000 7.401.908 4.731.380.966 24.893.782.874 Balance as of July 1, 2023
Setoran modal 7.500.160.350 19.897.609.780 5 - - 27.397.770.30 Paid-in capital
'Agio saham - - - - - Share premium
Laba tahun berjalan - - - 2.604.228.953 2.604.228.953 Net profit forthe year
Penghasilan komprehensif lain (33.714.830) La (33.714.829) Other comprehensive income
Saldo Per 30 Juni 2024 27.500.160.350 20.052.609.780 (26.312.922) : 7.335.609.919 54.862.067.128 Balance as of June 30, 2024
Pelaksanaan waran - - - - Exercise of warrants
'Agio saham 121.875 853.125 s a 975.000 Share premium
Laba tahun berjalan - - 4.503.929.761 4.503.929.761 Loss forthe year
Penghasilan komprehensif lain Other comprehensive income
Saldo per 30 Juni 2025 27.500.282.225 20.053.462.905 (26.312.922) - 1.839.539.680 59.366.971.889 Balance as of June 30, 2025

Catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan
secara keseluruhan

The accompanying notes to the financial statements from an integral part of thesa financial statement
taken as a whole

Halaman 3/6
Page 9 OCR 0.911
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK
LAPORAN ARUS KAS

UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL 30 JUNE 2025 (TIDAK DIAUDIT)
(Dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

Halaman 4/7

The original financial statements included here in are in the
Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK
STATEMENTS OF CASH FLOW

FOR SIX MONTHS PERIOD ENDED

JUNE 30, 2025 (UNAUDITED)

(In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

Catatan!
Notes 2025 2024

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI CASH FLOWS FROM OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan dari pelanggan 547 108.343.832.315 77.669.970.606 Receipts from customers
Pembayaran kepada pemasok dan Payments to suppliers and other

operasional lainnya 711,18 (103.318.108.472) (74.415.665.025) operational
Pembayaran kepada karyawan 19 (5.097.168.454) (756.719.740) Payments to employees
Pembayaran pajak 12 (1.656.803.318) (4.360.041.846) Payment for taxes
Pembayaran beban bunga 2 (1.128.216.450) (1.865.825.586) Payment for interest expenses
Pembayaran (Penerimaan) beban operasi Payment (receipts) for operating expenses

dan lainnya 19,20,21 (7.863.106.864) (22.273.525.145) and other
Arus Kas Neto yang Diperoleh dari Net Cash Flows Provided from

(Digunakan untuk) Aktivitas Operasi (10.719.571.243) (26.001.806.736) (Used for) Operating Activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI CASH FLOWS FROM INVESTING ACTIVITIES
Investasi 9 (4.200.000.000) - Investment
Perolehan aset tetap 8 4.155.163.300 (3.800.814.391) 'Arguisition of fixed assets
Penerimaan dari penjualan aset tetap 8 210.000.000 - Receipt from sales of fixed assets
Placement (disbursement) of guarantee

Pencairan (Penempatan) uang jaminan 9 5.060.000.000 deposit
Decrease (increase) in receivables

Penurunan (kenaikan) piutang pihak berelasi 6 461.400.000 from related parties
Arus Kas Neto yang Diperoleh dari Net Cash Flows Provided from

(Digunakan untuk) Aktivitas Investasi 5.686.563.300 (3.800.814.391) (Used for) Investing Activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN CASH FLOWS FROM FINANCING ACTIVITIES
Hasil dari penerbitan modal saham 20.266.122.450 Proceeds from the issuance of share capital
Hasil dari pelaksanaan opsi saham - 7.500.160.350 Proceeds from exercising stock options
Tambahan setoran modal 975.000 - Paid in capital
Penerimaan (Pembayaran) pinjaman bank. Receipts (Payment) of from short-term

jangka pendek 10 139.515.744 9.000.000.000 bank loan
Pembayaran pinjaman bank Payment of from long-term

jangka panjang - (888.746.568) bank loan
Penerimaan (pembayaran) sewa pembiayaan 13 (476.000.016) (171.047.160) Receipts (payment) of finance lease
Arus Kas Neto yang Diperoleh dari Net Cash Flows Provided from

(Digunakan untuk) Aktivitas Pendanaan (935.509.272) 35.706.489.072 (Used for) Financing Activities
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH NET INCREASE (DECREASE) IN CASH

KAS DAN SETARA KAS (5.368.517.215) 5.903.867.945 AND CASH EGUIVALENTS
CASH AND CASH EGUIVALENTS

KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 6.284.317.996 380.450.051 AT BEGINNING OF YEAR
CASH AND CASH EGUIVALENTS

KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 915.800.781 6.284.317.996 AT THE END OF YEAR

Catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari

laporan keuangan secara keseluruhan

The accompanying notes to the financial statements from an integral
part of these financial statement taken as a whole
Page 10 OCR 0.933
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Halaman 5/1

The original financial statements included herein are in the

Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK
NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
AAS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

(In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

1. UMUM

a. Pendirian dan Informasi Umum

PT Logisticsplus International Tbk (“Perusahaan”)
didirikan berdasarkan akta No. 10 tanggal 22
November 2013 dari Jansehat Aritonang,S.H.,
M.Kn., notaris di Bogor. Akta pendirian tersebut
disahkan oleh Menteri Hukum Republik Indonesia
dalam — Surat Keputusan — No. AHU-
0011732.AH.01.09 Tahun 2014 tanggal 18
Februari 2014. Anggaran dasar Perusahaan telah
mengalami beberapa kali perubahan, pada tahun
2024, Perusahaan melakukan perubahan terkait
susunan pengurus Perusahaan berdasarkan pada
Akta No. 88 tanggal 24 Desember 2024 yang telah
mendapat pengesahan dari Kementrian Hukum
Republik Indonesia dengan Surat Keputusan
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia No.  AHU-.000.1458.AH.01.11.Tahun
2025 tanggal 9 Januari 2025.

Pada bulan Mei 2025, Perusahaan melakukan
perubahan terkait perubahan peralihan saham
berdasarkan pada Akta No. 86 tanggal 22 Mei
2025 yang telah mendapat pengesahan dari
Kementrian Hukum Republik Indonesia dengan
Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia No. AHU- AH-01.09-
0269798 Tahun 2025 tanggal 27 Mei 25.

Tempat kedudukan dan lokasi utama kegiatan
usaha Perusahaan di Jl. Raya Kavling Polri No. 20,
Kelurahan Jagakarsa, Kecamatan Jagakarsa,
Jakarta Selatan, DKI Jakarta, Indonesia.
Perusahaan mulai beroperasi komersial sejak
2015.

Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar
Perusahaan, ruang lingkup kegiatan usaha
Perusahaan adalah terutama dalam bidang jasa
pengurusan transportasi (freight forwarding) yang
juga merupakan kegiatan usaha yang sedang
dijalankan oleh Perusahaan saat ini.

Wahyu Dwi Jatmiko adalah pemegang saham
pengendali akhir dari Perusahaan.

GENERAL

a. Establishment and General Information

PT Logisticsplus International Tbk (the
“Company”) was established based on deed no.
10 dated November 22, 2013 from Jansehat
Aritonang, S.H., M.Kn., notary in Bogor. The deed
of establishment was ratified by the Minister of
Law of the Republic of Indonesia in Decree No.
AHU-0011732.AH.01.09 Year 2014  dated
February 18, 2014.In 2024, the Company change
its management based on Deed No. 88 dated
December 24, 2024 that has been approved by
the Minister of Law and Human Rights of the
Republic of Indonesia based on Decree No. AHU-
.000.1458.AH.01.11. Tahun 2025 dated January 9,
2025.

In May 2025, the Company made changes related
to changes in share transfer based on Deed No.
86 dated May 22, 2025 which has been approved
by the Ministry of Law of the Republic of Indonesia
with the Decree of the Minister of Law and Human
Rights of the Republic of Indonesia No. AHU-AH-
01.09-0269798 of 2025 dated May 27, 2025.

The Company's domicile and main business
activity located at Jl. Raya Kavling Polri No. 20,
Jagakarsa Village, Jagakarsa District, South
Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia. The Company
started its commercial operation in 2015.

In accordance with article 3 of the Company's
articles of association, the scope of the
Company's activities is mainly in the field of
transportation management services (freight
forwarding) which is also a business activity
currently being carried out by the Company.
Wahyu Dwi Jatmiko is the ultimate controlling
shareholder of the Company.
Page 11 OCR 0.932
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Halaman 5/2

The original financial statements included herein are in the
Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS

AAS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

(In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

1. UMUM (Lanjutan)

b. Penawaran Umum Saham Entitas

Pada tanggal 29 September 2023, Perusahaan
memperoleh Surat Pernyataan Efektif No. S-
323/D.04/2023 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
untuk melakukan penawaran umum saham
perdana kepada masyarakat.
Berdasarkan — Sertifikat — Pencatatan — yang
dikeluarkan oleh PT Bursa Efek Indonesia,
Perusahaan — dinyatakan — telah — memenuhi
persyaratan pencatatan PT Bursa Efek Indonesia.
Dan sejak tanggal 11 Oktober 2023, sahamnya
telah tercatat dan dapat diperdagangkan di Bursa
Efek Indonesia.
Perusahaan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek
Indonesia (BEI) pada tanggal 11 Oktober 2023
sebanyak 300.000.000 saham atau sebanyak
27,27 dari jumlah saham yang ditempatkan dan
disetor penuh dengan nilai nominal Rp25 setiap
saham dengan harga penawaran Rp100 setiap
saham. Selisih lebih antara harga penawaran per
saham dengan nilai nominal per saham dicatat
sebagai “Tambahan Modal Disetor” setelah
dikurangi biaya emisi saham, yang disajikan pada
bagian ekuitas pada laporan posisi keuangan.
Perusahaan menerbitkan sebanyak 150.000.000
Waran seri | atau sebesar 18,75”4 dari total jumlah
saham ditempatkan dan disetor penuh pada saat
pernyataan pendaftaran. Pelaksanaan waran seri |
sejumlah 11.289 waran dengan nilai nominal Rp25
harga pelaksanaan Rp200 tanggal 10 Oktober
2024.

c. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit dan
Karyawan
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi pada
tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024
adalah sebagai berikut:

1. GENERAL (Continued)

b. Public Offering of the Entity's Shares
On September 29, 2023, the Company obtained
Effective Statement Letter No. S-323/D.04/2023
from the Financial Services Authority to conduct
an initial public offering of shares to the public.

Based on the Listing Certificate issued by PT
Bursa Efek Indonesia, the Company was declared
to have fulfilled the listing reguirements of PT
Bursa Efek Indonesia. And since October 11,
2023, its shares have been listed and can be
traded on the Indonesia Stock Exchange.

The Company listed its shares on the Indonesia
Stock Exchange (BEI) on October 11, 2023,
totaling 300,000,000 shares or 27.274 of the total
issued and fully paid shares with a nominal value
of IDR 25 per share with an offering price of IDR
100 per share. The excess difference between the
offering price per share and the nominal value per
share is recorded as "Additional Paid-in Capital"
after deducting share issuance costs, which is
presented in the eguity section of the statement of
financial nosition.
The Company issued 150,000,000 Series 1
Warrants or 187596 of the total number of shares
issued and fully paid at the time of the registration
statement. The exercise of Series I warrants
amounting to 11,289 warranis with a nominal
value of Rp25 and an exercise price of Rp200 on
October 10. 2024.

c. Boards of Commissioners Directors, Audit
Committee and Employees
The composition of the Board of Commissioners
and Directors as of June 30, 2025 and December
31, 2024 is as follows:

Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama Arfindi A. Batubara President Commissioner
Komisaris Independen Ferianto Independent Commissioner
Direksi Board of Directors
Direktur Utama Wahyu Dwi Jatmiko President Director
Direktur Budi Mulyana Director
Page 12 OCR 0.908
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Halaman 5/3

The original financial statements included herein are in the
Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS

AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

(In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

1. UMUM (Lanjutan)

1. GENERAL (Continued)

c. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit dan c. Boards of Commissioners, Directors, Audit
Karyawan (Lanjutan) Committee and Employees (Continued)
Komite Audit Audit Committee
Ketua Ferianto Chairman
Anggota Armet Fiza Member
Anggota Mushab Member

Personel manajemen kunci Perusahaan meliputi
seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi
(namun tidak termasuk Komisaris Independen).
Manajemen kunci tersebut memiliki kewenangan
dan tanggung jawab untuk merencanakan,
memimpin — dan — mengendalikan aktivitas
Perusahaan.

Jumlah karyawan Perusahaan masing-masing

pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024
sebanyak 16 dan 26 karyawan (tidak diaudit).
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN

a. Pernyataan Kepatuhan

Laporan keuangan Perusahaan telah disusun dan
disajikan sesuai dengan SAK di Indonesia, meliputi
Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK)
dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan
(ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar
Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia
(DSAK IAI), serta Peraturan Regulator Pasar Modal
yang berlaku, antara lain, Peraturan No. VIII.G.7
tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan
Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik yang
diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

The key management personnel of the Company
consists of all members of the Boards of
Commissioners — and — Directors — (exclude
Independent — Commissioner). — The — key
management has the authority and responsibility
to plan, lead and control the Company's activities.

As of June 30, 2025 and December 31, 2024 the
Company have 16 and 26 employees,
respectively (unaudited).
2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
POLICIES

a. Statement of Compliance

The financial statements were prepared and
stated in accordance with the Indonesian
Financial Accounting Standards (“SAK”), which
comprise the Statements and Interpretations of
Financial Accounting Standards issued by the
Board of Financial Accounting Standards of the
Indonesian Institute of Accountants, and
regulation of the Capital Market regulatory which
include — regulation — VII.G.7 — concering
Presentation and Disclosure of Financial
Statements of Issuers or Public Companies issued
hu tha Finanrial Senvires Artharitu
Page 13 OCR 0.939
Halaman 5/4

The original financial statements included herein are in the
Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS

AAS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING

(Lanjutan)

b. Dasar penyusunan laporan keuangan

Laporan keuangan, kecuali laporan arus kas, telah
disusun dengan konsep harga perolehan dan basis
akrual, kecuali disebutkan lain dalam catatan atas
laporan keuangan yang relevan.

Laporan arus kas disusun menggunakan metode
langsung dengan mengelompokkan arus kas ke
dalam aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan.

Mata uang fungsional Perusahaan adalah Rupiah.

Kecuali dinyatakan berbeda, kebijakan akuntansi
telah diterapkan secara konsisten dengan laporan
keuangan untuk periode tahun yang berakhir 30
Juni 2024 dan 31 Desember 2023 yang telah
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
Indonesia.

Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan
Standar Akuntasi Keuangan di Indonesia
mengharuskan penggunaan estimasi dan asumsi.
Hal tersebut juga mengharuskan manajemen untuk
membuat pertimbangan dalam proses penerapan
kebijakan akuntansi Entitas. Area yang kompleks
atau memerlukan tingkat pertimbangan yang lebih
tinggi, atau area dimana asumsi dan estimasi
dapat berdampak signifikan terhadap laporan
keuanaan diunakapkan di Catatan 3.

POLICIES (Continued)

b. Basis of preparation of the financial
The financial statements, except for the
statements of cash flows, have been prepared on
the historical cost concept and accrual basis,
except as othemwise disclosed in the relevant
notes to the financial statements herein.
The statements of cash flows are prepared based
On the direct method by classifying cash flows on
the basis of operating, investing and financing
activities.
The functional currency of the Company is
Rupiah.
Unless otherwise stated, the accounting policies
applied are consistent with the financial
statement for the year ended June 30, 2024, and
December 31, 2023, which conform to Indonesian
Financial Accounting Standards.

The preparation of financial statemenis in
conformity with Indonesian Financial Accounting
Standards reguires the use of estimates and
assumptions. It also reguires management to
exercise its judgement in the process of applying
the Company's accounting policies. The areas
involving a higher degree of judgement or
complexity, or areas where assumptions and
estimates are significant to the financial
statements are diseinsad in Notes 3
Page 14 OCR 0.909
Halaman 5/5

The original financial statements included herein are in the
Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS

AAS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING

(Lanjutan)
b. Dasar penyusunan laporan keuangan (Lanjutan)

Penerapan PSAK Baru, Amendemen dan

Penyesuaian, serta ISAK Baru

Perusahaan menerapkan PSAK baru, amendemen

dan penyesuaian, serta ISAK baru yang wajib

diberlakukan mulai 1 Januari 2024. Penerapan

PSAK baru, amendemen dan penyesuaian, serta

ISAK baru ini tidak mengakibatkan perubahan

substansial pada kebijakan akuntansi Perusahaan

dan tidak berpengaruh material terhadap jumlah
yang dilaporkan untuk periode keuangan saat ini
atau sebelumnya:

@ Amandemen PSAK No. 201, “Penyajian
Laporan Keuangan" tentang Klasifikasi
Liabilitas Jangka Pendek atau Panjang".

# PSAK No. 201, Penyajian Laporan Keuangan —
Liabilitas Jangka Panjang dengan Kovenan.

@ Amandemen PSAK No. 116, "Sewa" tentang
Liabilitas Sewa pada Transaksi Jual dan Sewa-
balik, “Lease”.

@e PSAK No. 207, "Laporan Arus Kas" tentang
dengan Pengungkapan terkait Pengaturan
Pembiayaan Pemasok.

Standar baru, amandemen dan revisi yang telah

diterbitkan, namun berlaku efektif untuk tahun buku

yang dimulai pada 1 Januari 2025 adalah sebagai
berikut:

@ Amandemen PSAK No. 221 "Pengaruh
Perubahan Kurs Valuta Asing”.

# PSAK No. 105, "Aset Tidak Lancar yang
Dikuasai untuk Dijual dan Operasi yang
Dihentikan".

e PSAK No. 107, "Instrumen Keuangan:
Pengungkapan".

e PSAK No. 115, "Pendapatan dari Kontrak
dengan Pelanggan".

POLICIES (Continued)

b. Basis of preparation of the financial statements
(Continued)
Adoption of New, Amendments and
Improvements to PSAK, and New ISAK
The Company applied new, amendments and
improvements to the new PSAK and new ISAK
that are mandatory for application from January 1,
2024. The application of these new, amendments
and improvemenis to PSAK, and new ISAK did
not result in substantial changes to the Company
accounting policies and had no material effect on
the amounts reported for the current or prior

financial periods:
@ Amendment to PSAK No. 201, “Presentation of

financial statements” about — Liabilities
Classification as Current or Non-Curtent".

@ Amendment to PSAK No. 201, Non Current
Liabilities with Covenants.

@ Amendment to PSAK No. 116, “Leases"
regarding Lease Liabilites in Sale-and lease
Back, “Lease”,

@ PSAK No. 207, “Statement Cash Flow" about
Disclosures related to Supplier Financing
Arrangemenis.

New standards, amendments and revision issued

but effective for the financial year beginning

January 1, 2025 are as follows:

@ Amendment to PSAK No. 221, "Effect of
Changes in Foreign Exchange Rates".
@ PSAK No. 105, "Non-Current Assets Controlled

for Sale and Discountinued Operations",

e PSAK No. 107, "Financial Instruments:
Disclosure".

@ PSAK No. 115, "Revenue from Contracts wits
Customers".
Page 15 OCR 0.934
Halaman 5/6

The original financial statements included herein are in the

Indonesian language
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM AAS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)
(TIDAK DIAUDIT)
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
(Lanjutan) POLICIES (Continued)

c. Kas dan Setara Kas C. Cash and Cash Eguivalents

Kas dan setara kas terdiri dari kas, simpanan pada
bank yang sewaktu-waktu bisa dicairkan, kas pada
bank, dan investasi likuid jangka pendek lain-lain
dengan jangka waktu jatuh tempo tiga bulan atau
kurang.

Transaksi dalam mata uang asing dicatat ke dalam
Rupiah berdasarkan kurs yang berlaku pada saat
transaksi dilakukan. Pada tanggal pelaporan, aset
dan liabilitas moneter dalam mata uang asing
disajikan ke dalam mata uang Rupiah berdasarkan
kurs tengah Bank Indonesia. Keuntungan atau
kerugian kurs yang timbul dikreditkan atau
dibebankan pada usaha tahun berjalan.

Kurs utama yang digunakan, berdasarkan kurs
tengah yang diterbitkan Bank Indonesia, adalah
sebagai berikut (dalam nilai penuh):

Cash and cash eguivalents include cash on hand,
deposits held at call with banks,cash in banks and
other shori-term highly liguid investments with
original maturities of three months or less.

Transactions involving foreign currencies are
recorded in Rupiah amounts at the rates of
exchange prevailing at the time the transactions
are made. At the reporting date, monetary assets
and liabilities denominated in foreign currency are
translated to Rupiah using middle rates issued by
Bank Indonesia. Any resulting gains or losses are
credited or charged to operations of the current

vear.
The main exchange rates used, based on the

middle rate published by the Bank Indonesia, are
as follows (in full amount):

June 30, 2025
Dolar Amerika Serikat (“USD”) 16.233
Euro (“EUR”) 19.009
@. Instrumen Keuangan
Klasifikasi
i. Aset Keuangan

Aset keuangan diklasifikasikan sebagai aset
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
laba rugi, pinjaman yang diberikan dan piutang,
investasi dimiliki hingga jatuh tempo, atau aset
keuangan tersedia untuk dijual. Perusahaan
menentukan klasifikasi atas aset keuangan
pada saat pengakuan awal, dan jika
diperbolehkan dan sesuai, mengevaluasi
kembali pengklasifikasian aset tersebut pada

setiap akhir tahun keuanaan.
Aset keuangan Perusahaan terdiri dari kas dan

setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain,
piutang retensi, uang muka pelanggan,
pendapatan kontrak belum ditagih, dan dana
yang dibatasi penggunaannya — yang
diklasifikasikan sebagai pinjaman yang
diberikan dan piutang.

December 31,
2024
16.162 United States Dollar (“USD”)
16.851 Euro ("EUR")

0. Financial Instrument

Clasification

i. Financial Assets
Financial assets are classified as financial
assets at fair value through profit or loss, loans
and receivables, held to maturity investments,
or available for sale financial assets. The
Company determines the classification of their
financial assets at initial recognition, and if
allowed and appropriate, re evaluates the
designation of such assets at each financial
yearend,

The Company's financial assets consist of
cash and cash eguivalents, trade receivables,
other receivables, retention receivables,
customer advances, and restricted funds which
are classified as loans and receivables.
Page 16 OCR 0.918
Halaman 5/7

The original financial statements included herein are in the

Indonesian language
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)
(TIDAK DIAUDIT)
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
(Lanjutan) POLICIES (Continued)

e. Instrumen Keuangan (Lanjutan) e. Financial Instrument (Continued)

li. Liabilitas Keuangan
Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai
liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar
melalui laba rugi dan liabilitas keuangan yang
dicatat ' berdasarkan biaya — perolehan
diamortisasi. — Perusahaan — menentukan
klasifikasi atas liabilitas keuangan pada saat

pengakuan awal.
Liabilitas keuangan Perusahaan terdiri dari

utang bank jangka pendek, utang usaha, utang
lain-lain jangka pendek, beban masih harus
dibayar, pendapatan diterima dimuka, uang
muka proyek, uang jaminan, utang ke
pemegang saham, utang bank jangka panjang,
dan utang lain-lain jangka panjang yang
diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan
yang dicatat berdasarkan biaya perolehan
diamortisasi.

Pengakuan dan Pengukuran

i. Aset Keuangan
Aset keuangan pada awalnya diakui sebesar
nilai wajarnya dalam hal investasi yang tidak
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
ditambah biaya transaksi yang dapat
diatribusikan secara langsung. Pengukuran
aset keuangan setelah pengakuan awal
tergantung pada klasifikasi aset.
Pembelian atau penjualan aset keuangan yang
mensyaratkan penyerahan aset dalam kurun
waktu yang ditetapkan oleh peraturan atau
kebiasaan yang berlaku di pasar (pembelian
yang lazimireguler) diakui pada tanggal
perdagangan, yaitu tanggal Perusahaan
berkomitmen untuk membeli atau menjual aset
tersebut.

ii. Financial Liability
Financial liabilities are classified as financial
liabilities at fair value through profit or loss and
financial liabilities measured at amortized cost,
as appropriate. The Company determines the
classification of its financial liabilities at initial
recognition.

The Company's financial liabilities consist of
Short term bank loans, trade payables, short-
term other payables, accrued expenses,
uneamed  revenues, project  advances,
customer deposit, long term bank loans, and
long-term other payables which are classified
as financial liabilites measured at amortized
cost.

Recognition and Measurement

i. Financial Assets
Financial assets are initially recognized at fair
value in the case of investments not at fair
value through profit or loss, plus transaction
costs which are directly attributable.
Measurement of financial assets after initial
recognition depends on the classification of

assets.
Purchases or sales of financial assets that

reguire delivery of assets within a time frame
established by regulation or convention in the
market place (regular way trades) are
recognized on the trade date, i.e., the date that
the Company commits to purchase or sell the
assets.
Page 17 OCR 0.930
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Halaman 518

The original financial statemenis included herein are in the

Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK
NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

(In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN
(Lanjutan)

e. Instrumen Keuangan (Lanjutan)

Pengakuan dan Pengukuran

IL Aset Keuangan (Lanjutan)
Pinjaman yang diberikan dan piutang
Pinjaman yang diberikan dan piutang adalah
aset keuangan  non-derivatif — dengan
pembayaran tetap atau telah ditentukan dan
tidak mempunyai kuotasi di pasar aktif. Setelah
pengakuan awal, aset keuangan tersebut
dicatat pada biaya perolehan diamortisasi
menggunakan metode suku bunga efektif
kecuali jika dampak diskonto tidak material,
maka dinyatakan pada biaya perolehan.
Keuntungan atau kerugian diakui pada laporan
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
ketika aset keuangan tersebut dihentikan
pengakuannya atau mengalami penurunan
nilai, dan melalui proses amortisasi.

ii. Liabilitas Keuangan
Liabilitas keuangan diakui pada awalnya
sebesar nilai wajar, dan dalam hal pinjaman
dan utang, termasuk biaya transaksi yang
dapat diatribusikan secara langsung.
Liabilitas Keuangan yang Dicatat Berdasarkan
Biaya Perolehan Diamortisasi
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya
perolehan diamortisasi, selanjutnya setelah
pengakuan awal diukur pada biaya perolehan
diamortisasi, menggunakan suku bunga efektif
kecuali jika dampak diskonto tidak material,
maka dinyatakan pada biaya perolehan. Beban
bunga diakui dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain konsolidasian.
Keuntungan atau kerugian diakui pada laporan
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
ketika liabilitas keuangan tersebut dihentikan
pengakuannya dan melalui proses amortisasi.

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
POLICIES (Continued)

@. Financial Instrument (Continued)

Recognition and Measurement

i. Financial Assets (Continued)
Loans and receivables
Loans and receivables are non-derivative
financial assets with fixed or determinable
payments that are not guoted in an active
market. Subseguent to initial recognition, such
financial assets are carried at amortized cost
using the effective interest rate method less
impairment, except for those assets in which
the interest calculation is not material

Gains or losses are recognized in the
statement of profit or loss and other
comprehensive income, when the financial
assets are derecognized or impaired, as well
as through the amortization process.

ii. Financial Liability
Financial liabilities are recognized initially at fair
value and, in the case of Ioans and borrowings,
inclusive of directly aftributable transaction
costs.
Financial Liabilities Measured at Amortized
Cost
Financial liabilities measured at amortized cost,
subseguent after the initial recognition are
measured at amortized cost, using the effective
interest rate unless the discount effect is not
material, then it is stated at cost. Interest
expense is recognized in the statement of profit
or loss and other comprehensive income.
Gains or losses are recognized in the
statement of profit or loss and other
comprehensive income when the financial
liabilities is derecognized and through the
amortization process.
Page 18 OCR 0.931
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Halaman 5/9

The original financial statements included herein are in the

Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK
NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
AAS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

(In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN
(Lanjutan)

e.

Instrumen Keuangan (Lanjutan)

Saling Hapus Instrumen Keuangan

Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling
hapus dan nilai bersihnya dilaporkan dalam
laporan posisi keuangan jika, dan hanya jika,
terdapat memiliki hak yang berkekuatan hukum
untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang
telah diakui dan terdapat maksud untuk
menyelesaikan secara neto, atau untuk
merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas
Biaya Perolehan Diamortisasi dari Instrumen
Keuangan

Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan
menggunakan metode suku bunga efektif dikurangi
dengan penyisihan atas penurunan nilai dan
pembayaran pokok atau nilai yang tidak dapat
ditagih. Perhitungan tersebut mempertimbangkan
premium atau diskonto pada saat perolehan dan
termasuk biaya transaksi dan biaya yang
merupakan bagian yang tak terpisahkan dari suku
bunaa efektif.

Penurunan Nilai Aset Keuangan

Perusahaan — mengakui — kerugian — kredit
ekspektasian untuk aset keuangan yang diukur
pada biaya perolehan diamortisasi.

Pada setiap tanggal pelaporan, Perusahaan
mengukur penyisihan kerugian instrumen
keuangan sejumlah kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya jika risiko kredit atas instrumen
keuangan tersebut telah meningkat secara
signifikan sejak pengakuan awal. Namun, jika risiko
kredit instrumen keuangan tersebut tidak
meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal,
maka mengakui sejumlah kerugian kredit
ekspektasian 12 bulan.

Perusahaan — menerapkan — metode — yang
disederhanakan untuk mengukur kerugian kredit
@ekspektasian tersebut terhadap piutang usaha dan
aset kontrak tanpa komponen pendanaan yang
signifikan.

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING

POLICIES (Continued)

e. Financial Instrument (Continued)

Offsetting of Financial Instruments

Financial assets and financial liabilities are offset
and the net amount reported in the statement of
financial position if, and only if, there is a currently
enforceable legal right to offset the recognized
amounts and there is an intention to settle on a
net basis, or to realize the assets and to settie the
liabilities simultaneously.

Amortized Cost of Financial Instruments

Amortized cost is computed using the effective
interest rate method less any allowance for
impairment and principal repayment or reduction.
The calculation takes into account any premium or
discount on acguisition and includes transaction
costs and fees that are an integral part of the
effective interest rate.

Impairment of Financial Assets
The Company recognize expected credit loss for
its financial assets measured at amortized costs.

At the end of each reporting date, the Company
calculates any impairment provision in financial
instruments based on its lifetime expected credit
loss if the credit risk of the financial instruments
has increased significantly since its initial
recognition. However, if credit risk has not
increased significantly since initial recognition,
then 12 months expected credit loss is
recognized.

The Company applied a simplified approach to
measure such expected credit loss for trade
Teceivables and contract assets without significant
financing component.
Page 19 OCR 0.933
Halaman 5/10

The original financial statements included herein are in the
Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS

AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING

(Lanjutan)

e. Instrumen Keuangan (Lanjutan)

Perusahaan menganggap aset keuangan gagal
bayar ketika pihak ketiga tidak mampu membayar
kewajiban kreditnya kepada Perusahaan secara
penuh. Periode maksimum yang dipertimbangkan
ketika memperkirakan kerugian kredit ekspektasian
adalah periode maksimum kontrak dimana
Perusahaan terekspos terhadap risiko kredit.
Penyisihan kerugian diakui sebagai pengurang
jumlah tercatat aset keuangan kecuali untuk aset
keuangan yang diukur pada FVTOCI yang
penyisihan kerugiannya diakui dalam penghasilan
komprehensif lain. Sedangkan jumlah kerugian
kredit ekspektasian (atau pemulihan kerugian
kredit) diakui dalam laba rugi, sebagai keuntungan
atau kerugian penurunan nilai.

Pengukuran kerugian kredit ekspektasian dari

instrumen keuangan dilakukan dengan suatu cara

yang mencerminkan:

i. Jumlah yang tidak bias dan rata-rata
probabilitas tertimbang yang ditentukan
dengan mengevaluasi serangkaian
kemungkinan yang dapat terjadi,

li. Nilai waktu uang, dan

ii. Informasi yang wajar dan terdukung yang
tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan
pada tanggal pelaporan mengenai peristiwa
masa lalu, kondisi kini, dan perkiraan kondisi
ekonomi masa depan.

POLICIES (Continued)

e. Financial Instrument (Continued)

The Company considers a financial asset to be in
default when the counterparty is unlikely to pay its
credit obligations to the Company in full. The
maximum period considered when estimating
expected credit loss is the maximum contractual
period over which the Company is exposed to
credit risk.

Impairment losses are recognized as a deduction

in financial assets” carrying amount, except for
financial assets measured at FVTOCI where its
impairment is recognized in other comprehensive
income. The expected credit loss (or recovery of
credit loss) is recognized in profit or loss, as gains
or losses of financial asset impairment.

The expected credit loss of financial intruments
are conducted by a means which reflect:

i. An unbiased and probability-weighted amount
that reflects a range of possible outcomes,

li. Time value of money, and

lil Reasonable and supportable information that is
available without undue cost or effort about
past events, current conditions and forecasts of
future conditions.
Page 20 OCR 0.932
Halaman 5/11

The original financial statements included herein are in the
Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS

AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING

(Lanjutan)

e. Instrumen Keuangan (Lanjutan)

Penurunan Nilai Aset Keuangan
Aset keuangan dapat dianggap tidak mengalami
peningkatan risiko kredit secara signifikan sejak
pengakuan awal jika aset keuangan memiliki risiko
kredit yang rendah pada tanggal pelaporan. Risiko
kredit pada instrumen keuangan dianggap rendah
ketika aset keuangan tersebut memiliki risiko gagal
bayar yang rendah, peminjam memiliki kapasitas
yang kuat untuk memenuhi kewajiban arus kas
kontraktualnya dalam jangka waktu dekat dan
memburuknya kondisi ekonomik dan bisnis dalam
jangka waktu panjang mungkin, namun tidak
selalu, menurunkan kemampuan peminjam untuk
memenuhi kewajiban arus kas kontraktualnya.
Untuk menentukan apakah aset keuangan memiliki
Tisiko kredit rendah, Perusahaan — dapat
menggunakan peringkat risiko kredit internal atau
penilaian eksternal. Misal, aset keuangan dengan
peringkat “investment grade” — berdasarkan
penilaian eksternal merupakan instrumen yang
memiliki risiko kredit yang rendah, sehingga tidak
mengalami peningkatan risiko kredit secara
sianifikan seiak penoakuan awal.
Penghentian Pengakuan
i. Aset Keuangan

Suatu aset keuangan, atau mana yang

berlaku, bagian dari aset keuangan atau

bagian dari kelompok aset keuangan sejenis,

dihentikan pengakuannya pada saat:

a. hak kontraktual atas arus kas yang berasal

dari aset keuangan tersebut berakhir, atau

POLICIES (Continued)

e. Financial Instrument (Continued)

Imparment of Financial Assets

Financial assets may be considered to not having
significant increase in credit risk since initial
recognition if the financial assets have a low credit
risk at the reporting date. Credit risk on financial
instrument may be considered be low if there is a
low risk of default, the borrower has a strong
capacity to meet its contractual cash flow
obligations in the near term and adverse changes
in economic and business conditions in the longer
term may, but will not necessarily, reduce the
ability of the borrower to fulfil its contractual cash
flow obligations. To determine whether a financial
asset has a low credit risk, the Company may use
internal credit risk rating or external assessment.
For example, a financial asset with 'investment
grade” according to external assessment has a
low credit risk rating, thus it does not experience
an increase in significant credit risk since initial
recognition.

Derecognition

i. Financial Assets
A financial asset, or where applicable a part of
a financial asset or part of a group of similar
financial assets, is derecognized when:

a. the contractual rights to receive cash flows
from the financial asset have expired: or
Page 21 OCR 0.924
Halaman 512

The original financial statements included herein are in the
Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS

AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
(Lanjutan) POLICIES (Continued)

e. Instrumen Keuangan (Lanjutan) e. Financial Instrument (Continued)

Penghentian Pengakuan
i. Aset Keuangan
b. Perusahaan mentransfer hak kontraktual
untuk menerima arus kas yang berasal
dari aset keuangan atau menanggung
kewajiban untuk membayar arus kas yang
diterima tanpa penundaan yang signifikan
kepada pihak ketiga melalui suatu
kesepakatan penyerahan dan (i) secara
substansial mentransfer seluruh risiko dan
manfaat atas kepemilikan aset keuangan
tersebut, atau (ii) secara substansial tidak
mentransfer dan tidak memiliki seluruh
Tisiko dan manfaat atas kepemilikan aset
keuangan tersebut, namun telah
mentransfer pengendalian atas aset

keuangan tersebut.
Ketika Perusahaan telah mentransfer hak

untuk menerima arus kas dari aset atau telah
menandatangani kesepakatan pelepasan
(pass through arrangement), dan secara
substansial tidak mentransfer dan tidak
memiliki seluruh risiko dan manfaat atas aset
keuangan, maupun mentransfer pengendalian
atas aset, aset tersebut diakui sejauh
keterlibatan — berkelanjutan — Perusahaan
terhadap aset keuangan tersebut. Keterlibatan
berkelanjutan yang berbentuk pemberian
jaminan atas aset yang ditransfer diukur
sebesar jumlah terendah dari jumlah tercatat
aset dan jumlah maksimal dari pembayaran
yang diterima Perusahaan yang mungkin harus
dibavar kembali.

Dalam hal ini, Perusahaan juga mengakui

liabilitas terkait. Aset yang ditransfer dan
liabilitas terkait diukur dengan dasar yang
mencerminkan hak dan liabilitas yang masih
dimiliki Perusahaan.

Derecognition
i. Financial Assets
b. the Company has transferred its contractual

rights to receive cash flows from the
financial asset or has assumed an
obligation to pay them in full without
material delay to a third party under a
“passthrough” arrangement and either (i)
has transferred substantially all the risks
and rewards of the financial asset, or (li) has
neither transferred nor retained substantially
all the risks and rewards of the financial
asset, but has transferred control of the
financial asset.

When the Company have transferred its rights
to receive cash flows from an asset or have
entered into a pass-through arrangement, and
have neither transferred not retained
substantially all of the risks and rewards of the
asset nor transferred control of the asset, the
asset is recognized to the extent of the
Company's continuing involvement in the
asset. Continuing involvement that takes the
form of a guarantee over the transferred asset
is measured at the lower of the original
carrying amount of the asset and the maximum
amount of consideration that the Company
could be reguired to repay.

In that case, the Company also recognizes an
associated liability. Transferred asset and the
associated liability are measured on a basis
that reflects the rights and obligations that the
Company has retained.
Page 22 OCR 0.932
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

(CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Halaman 513

The original financial statements included herein are in the

Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK
NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

(In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN
(Lanjutan)

e.

f

Instrumen Keuangan (Lanjutan)

Penghentian Pengakuan

i. Aset Keuangan
Pada saat penghentian pengakuan atas aset
keuangan secara keseluruhan, maka selisih
antara nilai tercatat dan jumlah dari (i)
pembayaran yang diterima, termasuk setiap
aset baru yang diperoleh dikurangi setiap
liabilitas baru yang harus ditanggung: dan (ii)
setiap keuntungan atau kerugian kumulatif
yang telah diakui secara langsung dalam
ekuitas harus diakui pada laporan laba rugi
dan penahasilan komprehensif lain.

ii. Liabilitas Keuangan
Liabillitas keuangan dihentikan pengakuannya
ketika liabilitas yang ditetapkan dalam kontrak
dihentikan atau dibatalkan atau kadaluwarsa.
Ketika liabilitas keuangan saat ini digantikan
dengan yang lain dari pemberi pinjaman yang
sama dengan persyaratan yang berbeda
secara substansial, atau modifikasi secara
substansial atas ketentuan liabilitas keuangan
yang saat ini ada, maka pertukaran atau
modifikasi — tersebut — dicatat — sebagai
penghapusan liabilitas keuangan awal dan
pengakuan liabilitas keuangan baru, dan
selisih antara nilai tercatat liabilitas keuangan
tersebut diakui dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain.

Piutang Usaha dan Piutang Non-Usaha

Piutang usaha adalah jumlah yang terutang dari
pelanggan untuk pengakuan pendapatan pada
penjualan barang dan jasa, termasuk jasa
konstruksi, dalam kegiatan usaha biasa.

Piutang non-usaha adalah piutang yang dihasilkan
dari transaksi selain penjualan barang dan jasa
dalam kegiatan usaha biasa.

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
POLICIES (Continued)

e. Financial Instrument (Continued)

Derecognition

i. Financial Assets
On derecognition of a financial asset in its
entirety, the difference between the carrying
amount and the sum of (i) the consideration
received, including any new asset obtained
less any new liability assumed: and (ii) any
cumulative gain or loss that has been
recognized directly in eguity is recognized in
the statement of profit or loss and other
comprehensive income.

i. Financial Liabilities

A financial liabilities is derecognized when the
liabilities specifed in the contract is
discontinued or cancelled or expired.

When an existing financial liability is replaced
by another irom the same lender on
Substantially different terms, or the terms of an
existing liability are substantially modified, such
an exchange or modification is treated as a
derecognition of the original liability and the
recognition of a new liability, and the difference
in the respective carrying amounts is
recognized in the statement of profit or loss
and other comperehensive income.

f. Trade receivables and non-trade receivables

Trade receivables are amounts due from
customers for revenues recognized on the sale of
goods and services, including construction
services, in the ordinary course of business.
Non-trade receivables are receivables derived
from transactions entered into other than the sale
of goods and services in the ordinary course of
business.
Page 23 OCR 0.932
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Halaman 514

The original financial statementis included herein are in the

Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK
NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

(In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN
(Lanjutan)

f

Piutang Usaha dan Piutang Non-Usaha (Lanjutan)

Jika piutang diperkirakan dapat ditagih dalam
waktu satu tahun atau kurang (atau dalam siklus
operasi normal jika lebih panjang), piutang
diklasifikasikan sebagai aset lancar. Jika tidak,
piutang disajikan sebagai aset tidak lancar.

Piutang pada awalnya diakui sebesar nilai wajar
dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan
diamortisasi dengan menggunakan metode bunga
efektif, apabila dampak pendiskontoan signifikan,
dikurangi provisi atas penurunan nilai.

Kolektibilitas piutang ditinjau secara berkala.
Piutang yang diketahui tidak tertagih, dihapuskan
dengan secara langsung mengurangi nilai
tercatatnya. Akun penyisihan digunakan ketika
terdapat bukti yang objektif bahwa Perusahaan
tidak dapat menagih seluruh nilai terutang sesuai
dengan persyaratan awal piutang.

Kesulitan keuangan signifikan yang dialami debitur,
kemungkinan debitur dinyatakan pailit atau
melakukan reorganisasi keuangan dan gagal bayar
atau menunggak pembayaran merupakan indikator
yang dianggap dapat menunjukan adanya
penurunan nilai piutang. Jumlah penurunan nilai
adalah sebesar selisih antara nilai tercatat aset dan
nilai kini dari estimasi arus kas masa depan pada
tingkat suku bunga efektif awal. Arus kas terkait
dengan piutang jangka pendek tidak didiskontokan
apabila efek diskonto tidak material.

Jumlah kerugian penurunan nilai diakui pada
laporan laba rugi dan disajikan dalam “beban
penurunan nilai. Ketika piutang, yang rugi
penurunan nilainya telah diakui, tidak dapat ditagih
pada periode selanjutnya, maka piutang tersebut
dihapusbukukan dengan mengurangi akun
penyisihan. Jumlah yang selanjutnya dapat ditagih
kembali atas piutang yang sebelumnya telah
dihapusbukukan, dikreditkan terhadap “beban
penurunan nilai" pada laporan laba ruai.

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING

POLICIES (Continued)

f. Trade receivables and non-trade receivables

IF collection is expected in one year or less (or in
the normal operating cycle of the business if
longer), they are classified as current assets. If
not, they are presented as non-curtent assets.

Receivables are recognised initially at fair value
and subseguently measured at amortized cost
using the effective interest method, ifthe impact of
discounting is significant, less any provision for
impairment.

Collectability of receivables is reviewed on an
ongoing basis. Debts which are known to be
uncollectible are written off by reducing the
carrying amount directly. An allowance account is
used when there is objective evidence that the
Company will not be able to collect all amounts
due according to the original terms of the

receivables.
Significant financial difficulties of the debtor,

probability that the debtor will enter bankruptey or
financial reorganisation, and default or
delinguency in payments are considered
indicators that the trade receivable is impaired.
The amount of the impairment allowance is the
difference between the asset's carrying amount
and the present value of estimated future cash
flows, discounted at the original effective interest
rate. Cash flows relating to short term receivables
are not discounted if the effect of discounting is

immaterial.
The amount of the impairment loss is recognised

in profit or loss within “impairment charges”. When
a receivable for which an impairment allowance
had been recognised becomes uncollectible in a
subseguent period, it is written off against the
allowance account. Subseguent recoveries of
amounts previously written off are credited against
“Impairment charges" in profit or loss.
Page 24 OCR 0.927
Halaman 515

The original financial statements included herein are in the

Indonesian language
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM AAS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)
(TIDAK DIAUDIT)
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
(Lanjutan) POLICIES (Continued)

9- Transaksi dengan Pihak-Pihak Berelasi 9. Related Parties Transactions

Perusahaan melakukan transaksi dengan pihak-

pihak berelasi sebagaimana didefinisikan dalam

PSAK No. 7, "Pengungkapan Pihak Berelasi",

sebagai berikut:

1) Orang atau anggota keluarga terdekatnya
dikatakan memiliki relasi dengan entitas

pelapor jika orang tersebut:

a) Memiliki pengendalian ataupun
pengendalian bersama terhadap entitas
pelapor,

b) Memiliki pengaruh signifikan terhadap
entitas pelapor, atau

c) Merupakan personil manajemen kunci dari
entitas pelapor ataupun entitas induk dari
entitas pelapor.

Suatu entitas dikatakan memiliki relasi dengan

entitas pelapor jika memenuhi salah satu dari hal

berikut ini:

B) Entitas tersebut dengan entitas pelapor
adalah anggota dari Perusahaan yang sama.

2

b) Merupakan entitas asosiasi atau ventura
bersama dari entitas (atau entitas asosiasi
atau ventura bersama tersebut merupakan
anggota suatu Perusahaan di mana entitas

adalah anooota dari Perusahaan tersebut).
c) Entitas tersebut dengan entitas lainnya

adalah ventura bersama dari pihak ketiga
yang sama.

d) Satu entitas yang merupakan ventura
bersama dari pihak ketiga serta entitas lain
yang merupakan entitas asosiasi dari entitas
ketiaa.

e) Entitas yang merupakan suatu program
imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja dari
entitas pelapor atau entitas yang terkait
dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor
adalah penyelenggara program tersebut,

maka entitas sponsor juga berelasi dengan
entitas nelanar

? Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan
bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam
anaka (1) di atas.

The Company enters into transactions with related
parties as defined in SFAS No. 7, “Related Party
Disclosures" as follows:

1) A person or his/her closest family member is
said to have a relationship with the reporting
entity ifthe person:

a) Have control or joint control over the
reporting entity,

b) Has significant influence over the reporting
entity, or
c) Is a key management personel of the
reporting entity or the parent entity of the
reporting entity.
2) An entity is said to have a relationship with a
Teporting entity ifit meets one of the following:

a) The entity and the reporting entity are
members of the same Company.

b) Is an associate orjoint venture of the entity (or
the associate or joint venture is a memberofa
Company of which the entity is a member of
that Company).

c) The entity with other entities is a joint venture
of the same third party.

d) One entity that is a joint venture of a third
party and another entity that is an associate of
a third entity.

e) An entity that is a post-employment benefit
plan for employee benefits from the reporting
entity or an entity related to the reporting
entity. If the reporting entity is the organizer of
the program, then the sponsoring entity is also
related to the reporting entity.

1? Entities controlled or jointly controlled by the
person identified in item (1) above.
Page 25 OCR 0.933
Halaman 5/16

The original financial statementis included herein are in the

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK
NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
AAS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

(In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN 2.
(Lanjutan)

9. Transaksi dengan Pihak-Pihak Berelasi (Lanjutan)

2) Suatu entitas dikatakan memiliki relasi dengan
entitas pelapor jika memenuhi salah satu dari hal
berikut ini: (lanjutan)

9) Orang yang diidentifikasi dalam angka (1) (a)
memiliki pengaruh signifikan terhadap entitas
atau personil manajemen kunci dari entitas
tersebut.

Seluruh transaksi dan saldo material dengan

pihak pihak berelasi diungkapkan dalam catatan

atas laporan keuangan.
h. Biaya Dibayar Dimuka

Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama masa
manfaat — masing-masing — biaya — dengan
menggunakan metode garis lurus.

i. Aset Tetap
Seluruh aset tetap awalnya diakui sebesar biaya
perolehan, yang terdiri atas harga perolehan dan
biaya biaya tambahan yang dapat diatribusikan
langsung untuk membawa aset ke lokasi dan
kondisi yang diinginkan supaya aset tersebut siap
digunakan sesuai dengan maksud manajemen.
Setelah pengakuan awal, aset tetap dinyatakan
pada biaya perolehan dikurangi akumulasi
penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai.
Penyusutan aset dimulai pada saat aset tersebut
siap untuk digunakan sesuai — maksud
penggunaannya dan dihitung dengan
menggunakan metode garis lurus berdasarkan
estimasi umur manfaat ekonomis.
Taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap
sebagai berikut:

SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
POLICIES (Continued)

9. Related Parties Transactions (Continued)

2) An entity is said to have a relationship with a
reporting entity if it meets one of the following:
(continued)

9) The person identified in item (1) (a) has

significant influence over the entity or the key
management personnel of that entity.

All significant transactions and balances with
related parties are disclosed in the notes to
financial statemenis.

h. Prepaid Expense
Prepaid expenses are amortized over the useful
life of each expense using the straight-line
method.

i. Fixed Assets

All fixed assets are initially recognized at cost,
which comprises its purchase price and any costs
direcily attributable in bringing the asset to the
location and condition necessary for it to be
capable of operating in the manner intended by
management.

Subseguent to initial recognition, fixed assets are
stated at cost less any subseguent accumulated
depreciation and impairment losses.

Depreciation of an asset starts when it is available
for use and is computed using the straight line
method based on the estimated useful lives of the
assets.

The estimated useful lives of fixed assets as
follows:

Tahun/Year
Bangunan 20 Building
Kendaraan 4 Vehicles

Perlengkapan, perabotan, dan peralatan kantor 4

Furnitures, fixtures and office eguipments
Page 26 OCR 0.935
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Halaman 517

The original financial statements included herein are in the

Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK
NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

(In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN

(Lanjutan)
i. Aset Tetap (Lanjutan)
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan

pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat
tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang
diharapkan dari penggunaannya. Saat aset dijual
atau dilepaskan, harga perolehan, akumulasi
penyusutan dan kerugian penurunan nilai
dikeluarkan dari akun, Laba atau rugi yang timbul
dari penghentian pengakuan aset diakui dalam
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
lain pada periode aset tersebut dihentikan
pengakuannya.

Beban pemeliharaan dan perbaikan dibebankan
pada laba atau rugi pada saat terjadinya. Beban
pemugaran dan penambahan dalam jumlah besar
dikapitalisasi kepada jumlah tercatat aset tetap
terkait bila besar kemungkinan bagi Perusahaan
manfaat ekonomi masa depan menjadi lebih besar
dari standar kinerja awal yang ditetapkan
sebelumnya dan disusutkan sepanjang sisa
manfaat aset tetap terkait. Nilai residu, estimasi
masa manfaat dan metode penyusutan direviu dan
disesuaikan, setiap akhir periode, bila diperlukan.

Sewa
Perusahaan menerapkan PSAK 116 yang
mensyaratkan pengakuan  liabilitas — sewa

sehubungan dengan sewa yang sebelumnya
diklasifikasikan sebagai “sewa operasi”.

Pada tanggal insepsi atau pada saat penilaian
kembali suatu kontrak yang mengandung suatu
komponen sewa, Perusahaan mengalokasikan
imbalan dalam kontrak ke masing-masing
komponen sewa berdasarkan harga tersendiri
relatif dari komponen sewa.

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING

POLICIES (Continued)

i. Fixed Assets(Continued)

The carrying value of fixed assets is derecognized
upon disposal or when no future economic
benefits are expected from its use or disposal.
When assets are sold or retired, the cost,
accumulated depreciation and any impairment
loss are eliminated from the accounts. Any gain or
loss arising from derecognition of fixed assets is
included in the statement of profit or loss and
other comprehensive income in the period the
asset is derecognized.

Repair and maintenance expenses are taken to
the profit or loss when these are incurred. The
cost of major renovation and restoration is
included in the carrying amount of the related
fixed assets when it is probable that future
economic benefits in excess of the originally
assessed standard of performance of the existing
asset will flow to the Company, and is depreciated
over the remaining useful lives of the related
assets. The residual values, estimated useful
lives, and depreciation method are reviewed and
adiusted. at the end of each neriad. if necessarv.
JI. Lease

The Company applied PSAK 116, which set the
reguirement for the recognition of lease liabilities
in relation to leases which had been previously
Classified as “operating lease”.

At inception or on reassessment of a contract that
contains a lease component, the Company
allocates consideration in the contract to each
lease component on the basis of their relative
stand-alone prices.
Page 27 OCR 0.928
Halaman 5/18

The original financial statements included herein are in the
Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS

AAS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING

(Lanjutan)

j. Sewa (lanjutan)

Pembayaran sewa yang termasuk dalam

pengukuran liabilitas sewa meliputi:

- Pembayaran tetap, termasuk pembayaran
tetap secara-substansi,

- Pembayaran sewa variabel yang bergantung
pada suatu indeks atau suku bunga, yang
pada awalnya diukur dengan menggunakan
indeks atau suku bunga pada tanggal
permulaan,

- Jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan
dalam jaminan nilai residual, dan

- Harga eksekusi opsi beli dimana Perusahaan
cukup pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut,
pembayaran sewa dalam periode
perpanjangan opsional jika Perusahaan cukup
pasti untuk mengeksekusi opsi perpanjangan,
dan penalti untuk penghentian dini dari sewa
kecuali jika Perusahaan cukup pasti untuk tidak
mengakhiri lebih dini.

Perusahaan mengakui aset hak-guna dan liabilitas
sewa pada tanggal dimulainya sewa. Aset hak-
guna awalnya diukur pada biaya perolehan, yang
terdiri dari jumlah pengukuran awal dari liabilitas
sewa disesuaikan dengan pembayaran sewa yang
dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan,
ditambah dengan biaya langsung awal yang
dikeluarkan, dan estimasi biaya untuk membongkar
dan memindahkan aset pendasar atau untuk
merestorasi aset pendasar atau tempat di mana
aset berada, dikurangi insentif sewa yang diterima.
Setelah tanggal permulaan, aset hak-guna diukur
dengan model biaya. Aset hak-guna selanjutnya
disusutkan dengan menggunakan metode garis
lurus dari tanggal permulaan hingga tanggal yang
lebih awal antara akhir masa manfaat aset hak-
guna atau akhir masa sewa. Selain itu, aset hak-
guna secara berkala dikurangi dengan kerugian
penurunan nilai, jika ada, dan disesuaikan dengan
pengukuran kembali liabilitas sewa.

POLICIES (Continued)

j- Lease (continued)

Lease payments included in the measurement of

the lease liabilities comprise the following:

- Fixed payments, including in-substance fixed
payments,

- Variable lease payments that depend on an
index or a rate, initialy measured using the
index or rate as at the commencement date:

- Amounts expected to be payable under a
residual value guarantee, and

- The exercise price under a purchase option
that the Company is reasonably certain to
exercise, lease payments in an optional
renewal period if the Company is reasonably
certain to exercise an extension option, and
penalties for early termination of a lease unless
the Company is reasonably certain not to

terminate early.
The Company recognizes a right-of-use asset and

a lease liability at the lease commencement date.
The right of-use asset is initially measured at cost,
which comprises the initial amount of the lease
liability adjusted for any lease paymenis made at
or before the commencement date, plus any initial
direct costs incurred and an estimate of costs to
dismantle and remove the underiying asset or to
restore the underlying asset or the site on which it
is located, less any lease incentives received.

After commencement date, right-of-use asset is
measured using cost model. The right-ofuse
asset is subseguently depreciated using the
straight-line method from the commencement date
to the earlier of the end of the useful life of the
right-of-use asset or the end of the lease term. In
addition, the right-okuse asset is periodically
reduced by impairment losses, if any, and
adjusted for certain remeasuremenis of the lease
liabilitv.
Page 28 OCR 0.932
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Halaman 519

The original financial statements included herein are in the

Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK
NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

(In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN
(Lanjutan)

j. Sewa (Lanjutan)

Liabilitas sewa awalnya diukur pada nilai kini atas
pembayaran sewa yang belum dibayar pada
tanggal permulaan, didiskontokan menggunakan
suku bunga implisit dalam sewa atau, jika suku
bunga tersebut tidak dapat ditentukan, digunakan
suku bunga pinjaman inkremental Perusahaan.
Umumnya, Perusahaan menggunakan suku bunga
pinjaman inkremental sebagai suku bunga
diskonto.

Liabilitas sewa diukur pada biaya perolehan
diamortisasi menggunakan metode suku bunga
efektif. Liabiltas sewa diukur kembali ketika ada
perubahan pembayaran sewa masa depan yang
timbul dari perubahan indeks atau suku bunga, jika
ada perubahan estimasi Perusahaan atas jumlah
yang diperkirakan akan dibayar dalam jaminan nilai
residual, atau jika Perusahaan mengubah
penilaiannya apakah akan mengeksekusi opsi beli,
perpanjangan atau penghentian.

Ketika liabilitas sewa diukur kembali dengan cara
ini, penyesuaian terkait dilakukan terhadap jumlah
tercatat aset hak-guna, atau dicatat dalam laba rugi
jika jumlah tercatat aset hak-guna telah berkurang
menjadi nol.

Sewa Bangunan
Perusahaan menyewa bangunan untuk ruang

kantor. Sewa ruang kantor secara umum berlaku
untuk periode 1 tahun. Beberapa sewa termasuk
opsi untuk memperbaharui periode sewa untuk
tambahan durasi yang sama setelah kontrak
berakhir.

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING

POLICIES (Continued)

J Lease (Continued)

The lease liability is initialy measured at the
present value of the lease paymenis that are not
yet paid at the commencement date, discounted
using the interest rate implicit in the lease or, if
that rate cannot be readily determined, the
Company's incremental borrowing rate. Generally,
the Company uses its incremental borrowing rate
as the discount rate.

The lease liability is measured at amortized cost
using the effective interest method. It is
remeasured when there is a change in future
lease payments arising from a change in an index
or rate, if there is a change in the Company's
estimate of the amount expected to be payable
under a residual value guarantee, or if the
Company changes its assessment of whether it
will exercise a purchase, extension or termination
option.

When the lease liability is remeasured in this way,
a corresponding adjustment is made to the
carrying amount of the right-of-use asset, or is
recorded in profit or loss if the carrying amount of
the right-of-use asset has been reduced to zero.

Building Leases
The Company leases buildings for its office. The

leases of office space typically run for a period of
1 year. Some leases include an option to renew
the lease for the same period at the end of the
contract.
Page 29 OCR 0.935
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Halaman 5/20

The original financial statements included herein are in the

Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK
NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

(In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN
(Lanjutan)

i

Sewa (Lanjutan)

Beberapa sewa gedung kantor mengandung opsi
perpanjangan yang dapat dieksekusi Perusahaan
sebelum periode kontrak yang tidak dapat
dibatalkan tersebut berakhir. Jika memungkinkan,
Perusahaan berupaya untuk memasukkan opsi
perpanjangan dalam sewa baru untuk memberikan
fleksibilitas operasional. Perusahaan menilai pada
saat permulaan sewa apakah Perusahaan cukup
pasti untuk mengeksekusi opsi perpanjangan.
Perusahaan menilai kembali apakah cukup pasti
untuk mengeksekusi opsi tersebut jika ada
peristiwa atau perubahan signifikan dalam kondisi
yang berada dalam pengendalian Perusahaan.

Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan

Pada setiap akhir periode pelaporan, Perusahaan
menilai apakah terdapat indikasi suatu aset
mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi
tersebut atau pada saat pengujian penurunan nilai
aset diperlukan, maka Perusahaan membuat
estimasi formal jumlah terpulihkan aset tersebut.
Dalam menentukan nilai wajar dikurangi biaya
untuk menjual, digunakan harga penawaran pasar
terakhir, jika tersedia. Jika tidak terdapat transaksi
tersebut, Perusahaan menggunakan model
penilaian yang sesuai untuk menentukan nilai
wajar aset. Perhitungan perhitungan ini dikuatkan
oleh penilaian berganda atau indikasi nilai wajar
yang tersedia.

2, SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING

POLICIES (Continued)

J Lease (Continued)

Certain leases of office buildings contain
extension options exercisable by the Company
before the end of the non ancellable contract
period. Where practicable, ihe Company may
include extension options in new leases to provide
operational flexibility. The Company assesses at
lease commencement whether it is reasonably
certain to exercise the extension options. The
Company reassesses whether it is certain to
exercise the options if ihere is a significant event
or change in circumstances within its control.

k. Impairment of Non-Financial Assets

The Company assesses at each reporting period
whether there is an indication that an asset may
be impaired. If any such indication exists, or when
impairment testing for an asset is reguired, the
Company makes an estimate of the asset's

recoverable amount.

In determining fair value less costs to sell, recent
market transactions are taken into account, if
available. Ifno such transactions can be identified,
an appropriate valuation model is used by the
Company to determine the fair value of the assets.
These calculations are corroborated by valuation
multiples or other available fair value indicators.
Page 30 OCR 0.931
Halaman 5/21

The original financial statements included herein are in the
Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS

AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN 2. SUMMARY OF  SIGNIFICANT ACCOUNTING

(Lanjutan)

k. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan (Lanjutan)
Jumlah terpulihkan yang ditentukan untuk aset
individual adalah jumlah yang lebih tinggi antara
nilai wajar aset atau Unit Penghasil Kas (UPK)
dikurangi biaya untuk menjual dengan nilai
pakainya, kecuali aset tersebut tidak menghasilkan
arus kas masuk yang sebagian besar independen
dari aset atau kelompok aset lain. Jika nilai tercatat
aset lebih besar daripada nilai terpulihkannya,
maka aset tersebut mengalami penurunan nilai dan
nilai tercatat aset diturunkan menjadi sebesar nilai

teroulihkannva.
Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus kas

masa depan bersih didiskontokan ke nilai kini
dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum
pajak yang menggambarkan penilaian pasar terkini
atas nilai waktu dari uang dan risiko spesifik dari
aset.

IL Pinjaman
Pada saat pengakuan awal, pinjaman diakui
sebesar nilai wajar, dikurangi dengan biaya-biaya
transaksi yang terjadi. Selanjutnya, pinjaman
diukur sebesar biaya perolehan diamortisasi,
selisih antara penerimaan kas (dikurangi biaya
transaksi) dan nilai pelunasan dicatat pada laba
rugi selama periode pinjaman — dengan
menggunakan metode bunga efektif.
Biaya yang dibayar untuk memperoleh fasilitas
pinjaman diakui sebagai biaya transaksi pinjaman
sepanjang besar kemungkinan sebagian atau
seluruh fasilitas akan ditarik. Dalam hal ini, biaya
memperoleh pinjaman ditangguhkan sampai
penarikan pinjaman terjadi. Sepanjang tidak
terdapat bukti bahwa besar kemungkinan sebagian
atau seluruh fasilitas akan ditarik, biaya
memperoleh pinjaman dikapitalisasi sebagai biaya
dibayar dimuka untuk jasa likuiditas dan
diamortisasi selama periode fasilitas yang terkait.

POLICIES (Continued)

k. Impairment of Non-Financial Assets (Continued)
An asset's recoverable amount is the higher of an
asset's or Cash Generating Units (CGU) fair value
less costs to sell and its value in use, and is
determined for an individual asset unless the
asset does not generate cash flow that are largely
independent of those from other assets or groups
of assets. If the carrying amount of an asset
exceed its recoverable amount, the asset is
considered impaired and is written down to its
recoverable amount.

In assessing the value in use, the estimated net
future cash flows are discounted to their present
value using a pre-tax discount rate that reflects
current market assessments of the time value of
money and the risks specific to the asset.

IL. Borrowings

Borrowings are recognized initially at fair value,
net of transaction costs incurred. Borrowings are
subseguently carried at the amortised cost: any
difference between the proceeds (net of
transaction costs) and the redemption value is
recognised in profit or loss over the period of the
borrowings using the effective interest method.

Fees paid on the establishment of loan facilities
are recognised as transaction costs of the Ioan to
the extent that it is probable that some or all of the
facility will be drawn down. In this case, the fee is
deferred until the draw downoccurs. To the extent
that there is no evidence that it is probable that
Some or all of the facility will be drawn down, the
fee is capitalised as a prepayment for liguidity
services and amortised over the period of the
facility to which it relates.
Page 31 OCR 0.939
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Halaman 5/22

The original financial statements included herein are in the

Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK
NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

(In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING

(Lanjutan)

| Pinjaman (Lanjutan)
Biaya pinjaman yang terjadi untuk konstruksi aset
kualifikasian dikapitalisasi selama periode waktu
yang dibutuhkan untuk menyelesaikan konstruksi
aset dan mempersiapkannya sampai dapat
digunakan sesuai tujuan yang dimaksudkan atau
untuk dijual. Biaya pinjaman lainnya dibebankan
pada laba rugi.
Pinjaman diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka
pendek kecuali Perusahaan memiliki hak tanpa
syarat untuk menunda pembayaran liabilitas
selama paling tidak 12 bulan setelah tanggal

m. Utang Usaha dan Utang Lain-lain

Utang usaha adalah kewajiban membayar barang
atau jasa yang telah diterima dalam kegiatan
usaha normal dari pemasok.
Utang non-usaha adalah kewajiban membayar
barang atau jasa yang telah diterima dalam
transaksi diluar kegiatan usaha normal.
Utang usaha dan non-usaha pada awalnya diakui
sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada
biaya perolehan diamortisasi dengan
menggunakan metode suku bunga efektif. Utang
usaha dan non-usaha diklasifikasikan sebagai
liabilitas jangka pendek jika pembayaran jatuh
tempo dalam satu tahun atau kurang (atau dalam
siklus operasi normal bisnis jika lebih lama). Jika
tidak, utana tersebut disalikan sebaaai liabilitas

n. Perpajakan
Beban pajak penghasilan terdiri dari pajak
penghasilan kini dan pajak penghasilan tangguhan.
Pajak tersebut diakui dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain, kecuali apabila
pajak tersebut terkait dengan transaksi atau
kejadian yang langsung diakui ke ekuitas atau
penghasilan komprehensif lain. Dalam hal ini, pajak.
tersebut diakui langsung pada ekuitas atau
penghasilan komprehensif lain.

POLICIES (Continued)
L

Borrowings (Continued)

Borrowing costs incurred for the construction of
any gualifying asset are capitalised during the
period of time that is reguired to complete and
prepare the asset for its intended use or sale.
Other borrowing costs are expensed in profit or
loss.

Borrowings are classified as current liabilities
unless the Company has an unconditional right to
defer the settlement of the liability for at least 12
months after the reporting date.

Trade Payables and Other Payables

Trade payables are obligations to pay for goods or
services that have been acguired in the ordinary
course of business from suppliers.

Other payables are obligations to pay for goods or
services that have been acguired outside the
ordinary course of business.

Trade and non-trade payables are initially
recognised at fair value and subseguently
measured at amortised cost, using the effective
interest method. Trade and non trade payables
are classified as current liabilities if payment is
due within one year or less (or in the normal
operating cycle of the business if longer). IF not,
they are presented as noncurrent liabilities.

. Taxation

Income tax expense consists of current income
tax and deferred income tax. The tax is
recognized in the statement of profit or loss and
other comprehensive income, except if the tax is
related to transactions or events that are directly
recognized in eguity or other comprehensive
income. In this case, the tax is recognized directly
in eguity or other comprehensive income.
Page 32 OCR 0.937
Halaman 5/23

The original financial statements included herein are in the
Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS

AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING

(Lanjutan)

n. Perpajakan (Lanjutan)
Pajak Kini
Pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak
dalam periode/tahun yang bersangkutan yang
dihitung berdasarkan tarif pajak dan peraturan
pajak yang telah berlaku atau secara substantif
telah berlaku pada tanggal pelaporan.
Aset dan liabilitas pajak kini untuk periode/tahun
berjalan diukur sebesar jumlah yang diharapkan
dapat direstitusi dari atau dibayarkan kepada
otoritas perpajakan.
Manajemen secara periodik melakukan evaluasi
atas posisi yang diambil dalam pelaporan pajak
sehubungan dengan situasi dimana peraturan
pajak terkait menjadi subjek interpretasi dan
menetapkan provisi bila diperlukan.
Perubahan terhadap liabilitas perpajakan diakui
pada saat diterimanya surat ketetapan pajak atau,
Jika Perusahaan mengajukan keberatan, pada saat
keputusan atas keberatan tersebut ditetapkan.

Pajak Tangguhan

Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas
perbedaan temporer aset dan liabilitas antara
pelaporan komersial dan pajak pada setiap tanggal
pelaporan.

Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh
perbedaan temporer yang boleh dikurangkan dan
saldo rugi fiskal yang belum dikompensasikan,
sepanjang perbedaan temporer dan rugi fiskal
yang belum dikompensasikan tersebut dapat
dimanfaatkan untuk mengurangi laba fiskal pada
masa yang akan datang.

Nilai tercatat aset pajak tangguhan ditelaah pada
setiap tanggal pelaporan dan diturunkan apabila
laba fiskal mungkin tidak memadai untuk
mengkompensasi sebagian atau semua manfaat
aset pajak tangguhan. Pada setiap tanggal
pelaporan, Perusahaan meninjau kembali aset
pajak tangguhan yang tidak diakui dan mengakui
aset pajak tangguhan yang sebelumnya tidak
diakui apabila besar kemungkinan bahwa laba
fiskal pada masa yang akan datang akan tersedia
untuk pemulihannya.

POLICIES (Continued)

n. Taxation (Continued)
Current Tax
Current tax is determined based on taxable
income in the period/year concemed which is
calculated based on tax rates and tax regulations
that have been enacted or substantively enacted

at the reporting date.
Current tax assets and liabilities for the current

period/year are measured at the amount expected
to be recovered from or paid to the tax authority.

Management periodically evaluates the positions
taken in tax reporting in relation to situations in
which the relevant tax regulations are subject to
interpretation and establishes provisions when
necessary.

Amendments to tax obligations are recorded when
an assessment is received or, if the Company
Submits an objection, when the decision on the
appeal is determined.

Deferred tax

Deferred tax assets and liabilities are recognized
for temporary differences in assets and liabilities
between commercial reporting and tax at each
reporting date.

Deferred tax assets are recognized for all
deductible temporary differences and the balance
of tax losses that have not been compensated, as
long as temporary differences and tax losses that
have not been compensated can be utilized to
reduce future taxable income.

The carrying amount of deferred tax assets is
reviewed at each reporting date and reduced if
fiscal profit may not be sufficient to compensate
for part orall of the benefits of deferred tax assets.
At each reporting date, the Company reviews
deferred tax assets that are not recognized and
recognizes deferred tax assets that were not
previously recognized If it is probable that future
taxable income will be available for recovery.
Page 33 OCR 0.935
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Halaman 5/24

The original financial statements included herein are in the

Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK
NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
AAS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

(In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN

(Lanjutan)

n. Perpajakan (Lanjutan)
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan
menggunakan tarif pajak yang diharapkan akan
berlaku pada periode saat aset dipulihkan atau
liabilitas diselesaikan berdasarkan tarif pajak dan
peraturan pajak yang berlaku atau yang telah
secara substantif telah berlaku pada tanggal
pelaporan.
Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak
tangguhan disaling-hapuskan jika terdapat hak
secara hukum untuk melakukan saling hapus
antara aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini,
atau aset dan liabilitas pajak tangguhan pada
entitas yang sama, atau Perusahaan bermaksud
untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini

Pajak Pertambahan Nilai (PPN)
Pendapatan, beban-beban dan aset-aset diakui

neto atas jumlah PPN kecuali:

i. PPN yang muncul dari pembelian aset atau
jasa yang tidak dapat dikreditkan oleh kantor
pajak, yang dalam hal ini PPN diakui sebagai
bagian dari biaya perolehan aset atau sebagai
bagian dari beban-beban yang diterapkan, dan

il. Piutang dan utang yang disajikan termasuk
dengan jumlah PPN.

Pengampunan Pajak

Pada tanggal 19 September 2016, Dewan Standar

Akuntansi Keuangan Indonesia (DSAK IAI)

menerbitkan PSAK No. 70, "Akuntansi Aset dan

Liabilitas Pengampunan Pajak", yang berisi

pedoman pencatatan harta dan liabilitas yang

diungkapkan oleh wajib pajak yang mengikuti
program pengampunan Pajak berdasarkan

Undang-undang No. 11 tahun 2016.

0. Provisi

Provisi diakui apabila Perusahaan memiliki
kewajiban hukum maupun konstruktif sebagai
akibat peristiwa masa lalu, dan besar kemungkinan
penyelesaian kewajiban tersebut mengakibatkan
arus keluar sumber daya dan jumlahnya dapat
diestimasi secara andal. Provisi tidak diakui untuk
kerugian operasi masa depan.

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING

POLICIES (Continued)
n. Taxation (Continued)

Deferred tax assets and liabilities are measured
using the tax rate that is expected to apply to the
period when the asset is recovered or the liability
is seftled based on the tax rates and tax
regulations that have been enacted or that have
been substantively enacted at the reporting date.

Deferred tax assets and deferred tax liabilities are
offset if there is a legal right to offset current tax
assets against current tax liabilities, or deferred
tax assets and liabilities in the same entity, or the
Company intends to recover current tax assets
and liabilities with net basis.

Value Added Tax (VAT)

Revenue, expenses and assets are recognized
net of the amount of VAT except:

i. where the VAT incurred on a purchase of
assets or services is not recoverable from the
tax office, in which case the VAT is recognized
as part of the cost of acguisition of the asset or
as part of the expense item as applicable: and
receivables and payables that are stated with
the amount of VAT included.

Tax Amnesty

On September 19, 2016, the Indonesian Financial
Accounting Standards Board (DSAK IAI) issued
PSAK No. 70, "Accounting for Tax Amnesty
Assets and Liabilities", that states guidelines for
recording assets and liabilities disclosed by the
taxpayer following the Tax Amnesty Program
under Law No. 11 Year 2016.

0. Provision

Provisions are recognised when the Company has
a present legal or constructive obligation as a
result of past events and it is probable that an
oulflow of resources embodying economic
benefits will be reguired to settle the obligation
and a reliable estimate can be made on the
amount of the obligation. Provisions are not
recoanised for future oberatina losses.
Page 34 OCR 0.924
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Halaman 5/25

The original financial statemenis included herein are in the

Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK
NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
AAS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

(In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN
(Lanjutan)

p.

Imbalan Kerja

Perusahaan — mengakui kewajiban imbalan
pascakerja sesuai dengan Peraturan Pemerintah
No. 35 Tahun 2021 (PP 35/2021) untuk
melaksanakan beberapa ketentuan Undang-
undang No.11/2020 mengenai Cipta Kerja yang
diundangkan dan diberlakukan pada tanggal 2
Februari 2021.

Sebelum PP35/2021 diberlakukan Perusahaan
mencatat penyisihan imbalan kerja berdasarkan
Undang undang No. 13/2003, yang merupakan
kewajiban imbalan pasti berdasarkan PSAK No.
24, "Imbalan Kerja”,

Seluruh pengukuran kembali, terdiri atas
keuntungan dan kerugian aktuarial dan hasil atas
aset program (tidak termasuk bunga bersih) diakui
langsung melalui penghasilan komprehensif lain
dengan tujuan agar aset atau liabilitas program
neto diakui dalam laporan posisi keuangan untuk
mencerminkan nilai penuh dari defisit dan surplus
program. Pengukuran kembali tidak direklasifikasi
ke laba atau rugi pada periode berikutnya.

Seluruh pengukuran kembali, terdiri atas
keuntungan dan kerugian aktuarial dan hasil atas
aset program (tidak termasuk bunga bersih) diakui
langsung melalui penghasilan komprehensif lain
dengan tujuan agar aset atau liabilitas program
neto diakui dalam laporan posisi keuangan untuk
mencerminkan nilai penuh dari defisit dan surplus
program. Pengukuran kembali tidak direklasifikasi
ke laba atau rugi pada periode berikutnya.

Seluruh biaya jasa lalu diakui pada saat yang lebih
dulu antara ketika amandemen/kurtailmen terjadi
atau ketika biaya restrukturisasi atau pemutusan
hubungan kerja diakui.

Bunga neto dihitung dengan menggunakan tingkat
diskonto terhadap liabilitas atau aset imbalan pasti
neto. Biaya jasa terdiri dari biaya jasa kini dan
biaya jasa lalu, keuntungan dan kerugian
kurtailmen dan penyelesaian tidak rutin, jika ada.
Beban atau pendapatan bunga neto, dan biaya
jasa diakui dalam laba atau rugi.

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING

POLICIES (Continued)

P. Employee Benefit

The Company recognized employee benefits
liability in accordance with” Govemment
Regulation No. 35 Year 2021 (“PP35/2021”) to
implement certain provision of Law No.11/2020
conceming Job Creation has just been
promulgated and put into effect on February 2,

2021.
Prior to the effective of PP35/2021, the Group

provided provision based on Labor Law No.
13/2003, which represents an underlying defined
benefit obligation based on PSAK No. 24,

“Emplovee Benefits".
All remeasuremenis, comprising of actuarial gains

and losses, and the return of plan assets
(excludi net interest) are  recognized
immediately through other comprehensive income
in order for the net pension asset or liability
recognized in the statement of financial position to
refleci the full value of the plan deficit and surplus.
Remeasurements are not reclassified to profit or

loss in subseauent periods.
All remeasurements, comprising of actuarial gains

and losses, and the return of plan assets
(excluding net interest) are recognized
immediately through other comprehensive income
in order for the net pension asset or Ilability
recognized in the statement of financial position to
reflect the full value of the plan deficit and surplus.
Remeasurements are not reclassifled to profit or

loss in subseauent periods.
All past service cosis are recognized af the earlier

of when the amendment or curtailment occurs and
when the related restructuring or termination costs
are recognized.

Net interest is calculated by applying the discount
rate to the net defined benefit liability or asset.
Service cost comprise current service costs and
past service cost, gains and losses on
curtailments and non-routine settlements, if any.
Net interest expense or income, and service costs
are recognized in profit or loss.
Page 35 OCR 0.927
Halaman 5/26

The original financial statemenis included herein are in the

Indonesian language
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)
(TIDAK DIAUDIT)
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
(Lanjutan) POLICIES (Continued)

9- Pengakuan Pendapatan dan Beban g. Revenue and Expense Recognition

Pengakuan Pendapatan
Perusahaan menerapkan PSAK No. 115 yang

mensyaratkan pengakuan pendapatan harus

memenuhi 5 langkah analisa sebagai berikut:

1 Identifikasi kontrak dengan pelanggan.

2 Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam
kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan
janji-janji dalam kontrak untuk menyerahkan
barang atau jasa yang memiliki karakteristik
berbeda ke pelanggan.

3 Penetapan harga transaksi. Harga transaksi
merupakan jumlah imbalan yang berhak
diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi
atas diserahkannya barang atau jasa yang
dijanjikan ke pelanggan. Jika imbalan yang
dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah
yang bersifat variabel, maka Perusahaan
membuat estimasi jumlah imbalan tersebut
sebesar jumlah yang diharapkan berhak
diterima atas diserahkannya barang atau jasa
yang dijanjikan ke pelanggan dikurangi dengan
estimasi jumlah jaminan kinerja jasa yang akan
dibayarkan selama periode kontrak.

4 Nokasi harga transaksi ke setiap kewajiban
pelaksanaan dengan menggunakan dasar
harga jual berdiri sendiri relatif dari setiap
barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di
kontrak. Ketika tidak dapat diamati secara
langsung, harga jual berdiri sendiri relatif
diperkirakan berdasarkan biaya yang
diharapkan ditambah marjin.

5 Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban
pelaksanaan dengan menggunakan dasar
harga jual berdiri sendiri relatif dari setiap
barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di
kontrak. Ketika tidak dapat diamati secara
langsung, harga jual berdiri sendiri relatif
diperkirakan berdasarkan biaya yang
diharapkan ditambah marjin.

Revenue Recognation
The Company has applied PSAK No. 115, which

reguires revenue recognition to fulfill 5 steps of

assessment:

1 Identify contract(s) with a customer.

2 Identity the performance obligations in the
contract. Performance obligations are promises
ina contract to transfer to a customer goods or
services that are distinct.

3 Determine the transaction price. Transaction
price is the amount of consideration to which
an entity expects to be entitled in exchange for
transferring promised goods or services to a
customer. If the consideration promised in a
contract includes a variable amount, the
Company  estimates the amount of
consideration to which it expects to be entitled
in exchange for transferring the promised
goods or services to a customer less the
eslimated amount of service level guarantee
which will be paid during the contract period.

-

Allocate the transaction price to each
performance obligation on the basis of the
relative stand-alone selling prices of each
distinct goods or services promised in the
contract. When these are not directly
observable, the relative standalone selling
price are estimated based on expected cost

plus marain.
Allocate the transaction price to each

performance obligation on the basis of the
relative stand-alone selling prices of each
distinct goods or services promised in the
contract. When these are not directly
observable, the relative standalone selling
price are estimated based on expected cost
plus marain.

Kel
Page 36 OCR 0.930
Halaman 5/27

The original financial statemenis included herein are in the
Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS

AAS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING

(Lanjutan)

9. Pengakuan Pendapatan dan Beban (Lanjutan)

Pengakuan pendapatan ketika kewajiban

pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan

barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan

(ketika pelanggan telah memiliki pengendalian atas

barang atau jasa tersebut).

Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan 2

cara, yakni:

1 Suatu titik waktu (umumnya janji untuk
menyerahkan barang ke pelanggan), atau

2 Suatu periode waktu (umumnya janji untuk
menyerahkan jasa ke pelanggan). Untuk
kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi dalam
suatu periode waktu, Perusahaan memilih
ukuran penyelesaian yang — sesuai
untukpenentuan jumlah pendapatan yang
harus diakui karena telah terpenuhinya

kewajiban pelaksanaan.
Kewajiban Perusahaan terhadap kontrak dengan
pelanggan sehubungan dengan pendapatan
dibawah ini ditentukan sebagai kewajiban
pelaksanaan tunggal yang dipenuhi pada suatu titik
waktu:
- Pendapatan jasa pengiriman barang diakui
pada saat jasa diberikan.
Pengakuan Beban
Beban pokok penjualan diakui pada saat terjadinya
(metode akrual). Termasuk didalam beban pokok.
penjualan adalah taksiran beban untuk
pengembangan prasarana di masa yang akan
datang atas tanah yang telah terjual.
Beban bunga dari instrumen keuangan diakui
dalam laba rugi secara aktual menggunakan
metode suku bunga efektif.
Beban diakui pada saat terjadinya (accual basis).

POLICIES (Continued)

9. Revenue and Expense Recognition (Continued)

Recognize revenue when performance obligation
is satisfied by transferring a promised goods or
services to a customer (which is when the
customer obtains control of that goods or

services).
A performance obligation may be satisfied at the

following:

1 A point in time (typically for promises to
transfer goods to a customer): or

2 Over time (typically for promises to transfer
services fo a customer). For a performance
obligation satisfied over time, the Company
selects an appropriate measure of progress to
determine the amount of revenue that should
be recognized as the performance obligation is
satisfied.

The obligation of the Company from the contracts
with customers relating to below revenues are
determined to be single performance obligations
which are satisfied at a point in time:

- Service revenues are recognized when freight
forwarding services are rendered,

Expense Recognation.

Cost of sales are recognized when incurred

(accrual method). Cost of sales includes

estimated costs for future development of

amenities on land that is already sold.

Interest expense for all financial instruments are
recognized in profit or loss in accrual basis using
the effective interest method.

Expenses are recognized when are incurred
(accual basis).
Page 37 OCR 0.934
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Halaman 5/28

The original financial statements included herein are in the

Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK
NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

(In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN
(Lanjutan)

n

Pengukuran Nilai Wajar

PSAK No. 68 (2015), "Pengukuran Nilai Wajar”,
menyatakan definisi nilai wajar dan menyediakan
pedoman pengukuran nilai wajar, dalam hal nilai
wajar disyaratkan atau diizinkan, serta memperluas
pengungkapan mengenai nilai wajar. Penerapan
standar tersebut tidak berdampak material
terhadap laporan keuangan.
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk
menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar
untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi
teratur di antara pelaku pasar pada tanggal
pengukuran. Pengukuran nilai wajar didasarkan
pada asumsi bahwa transaksi untuk menjual aset
atau mengalihkan liabilitas akan terjadi:

1. di pasar utama untuk aset atau liabilitas
tersebut atau,

2. jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang
paling menguntungkan untuk aset atau
liabilitas tersebut.

Perusahaan harus memiliki akses ke pasar utama
atau pasar yang paling menguntungkan.
Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan
asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika
menentukan harga aset atau liabilitas tersebut,
dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak
dalam kepentingan ekonomi terbaiknya.
Pengukuran nilai wajar aset non-keuangan
memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk
menghasilkan — manfaat — ekonomis — dengan
menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi
dan terbaiknya, atau dengan menjualnya kepada
pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset
tersebut dalam penggunaan tertinggi dan
Perusahaan menggunakan teknik penilaian yang
sesuai dalam keadaan dan dimana data yang
memadai tersedia untuk mengukur nilai wajar,
memaksimalkan penggunaan input yang dapat
diobservasi yang relevan dan meminimalkan
penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING

POLICIES (Continued)

T. Fair Value Measurement

PSAK No. 68 (2015), “Fair Value Measurement",
states the definition of fair value and provides fair
value measurement guidelines, in which case fair
value is reguired or permitted, and expands
disclosure of fair value. The adoption of such
standards does not have a material impact on the
financial statements.

Fair value is the price that would be received to

sell an asset or paid to transfer a liability in an

orderly transaction between market participants at
lhe measurement date. The fair value
measurement is based on the presumption that
the transaction to sell the asset or transfer the

Iiability takes place either:

1. in the principal market for the asset or liability
or,

2. in the absence of a principal market, in the
most advantageous market for the asset or
liability.

The principal or the most advantageous market
must be accessible by the Company.
The fair value of an asset ora liability is measured
using the assumptions that market participants
would use when pricing the asset or liability,
assuming that market participant act in their best
@conomic interest.
A fair value measurement of a non-financial asset
takes into account a market participant's ability to
generate economic benefits by using the asset in
its highest and best use or by selling it to another
market participant that would use the asset in its
highest and best use.

The Company uses valuation technigues that are
appropriate in the circumstances and for which
sufficient data are available to measure fair value,
maximizing the use of relevant observable inputs
and minimizing the use of unobservable inputs.
Page 38 OCR 0.938
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Halaman 5/29

The original financial statemenis included herein are in the

Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK
NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
AAS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

(In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN
(Lanjutan)

3

Pengukuran Nilai Wajar
Seluruh aset dan liabilitas, baik yang diukur pada
nilai wajar, atau dimana nilai wajar aset atau
liabilitas tersebut diungkapkan, dikategorikan
dalam hirarki nilai wajar, berdasarkan tingkat input
terendah yang signifikan terhadap keseluruhan
pengukuran, sebagai berikut:

1. Level 1 - Harga kuotasian (tanpa penyesuaian)
di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang
identik,

2. Level 2 - Teknik penilaian dimana tingkat input
terendah yang signifikan terhadap pengukuran
nilai wajar dapat diobservasi, baik secara
langsung maupun tidak langsung,

3. Level 3 - Teknik penilaian dimana tingkat input
terendah yang signifikan terhadap pengukuran
nilai wajar tidak dapat diobservasi.

Untuk aset dan liabilitas yang diukur pada nilai
wajar secara berulang dalam laporan keuangan,
maka Perusahaan menentukan apakah telah
terjadi transfer di antara tingkat hirarki nilai wajar
dengan cara menilai kembali pengkategorian
tingkat nilai wajar (berdasarkan tingkat input
terendah yang signifikan terhadap keseluruhan
pengukuran) pada setiap akhir periode pelaporan.

. Laba Per Saham Dasar

Sesuai dengan PSAK No. 56, mengenai “Laba per
Saham", laba per saham dasar dihitung dengan
membagi laba rugi yang dapat diatribusikan
kepada pemegang saham biasa Entitas dengan
jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang
beredar dalam suatu periode/tahun (setelah
dikurangi dengan modal saham dibeli kembali).

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING

POLICIES (Continued)

T. Fair Value Measurement

All assets and liabilities for which fair value is
measured or disclosed in the financial statements
are categorized within the fair value hierarchy,
described as follows, based on the lowest able
input that significant to fair value measurement as

a whole:
1. Level 1 - Guoted (unadjusted) market prices in

active markets for identical assets or liabilities:

2. Level 2 - Valuation technigues for which the
lowest level input that is significant to the fair
value measurement is directly or indirectly
observable,

3. Level 3 - Valuation technigues for which the
lowest level input that is significant to the fair
value measurement is unobservable.

For assets and liabilities that are recognized in the

financial statements on a recurring basis, the

Company determines whether transfers have

occurred between levels in the hierarchy by re-

assessing categorization (based on the lowest
level input that is significant to the fair value
measurement as a whole) at the end of each
reporting period.

S. Basic Earnings Per Share

In accordance with PSAK No. 56, regarding

“Earnings Per Share”, basic earnings per share is

computed by dividing profit or loss aftributable to

Entity's ordinary stockholders by the weighted

average number of shares outstanding during the

periodyear (less treasury stock).
Page 39 OCR 0.924
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Halaman 5/30

The original financial statemenis included herein are in the

Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK
NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

(In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN
(Lanjutan)

Biaya Emisi Saham

Biaya-biaya yang terjadi sehubungan dengan
penawaran umum saham kepada masyarakat,
seperti biaya jasa penjamin emisi efek, jasa
lembaga dan profesi penunjang emisi efek,
percetakan dokumen dan promosi, serta biaya
pencatatan awal efek di bursa efek, ditangguhkan.
Biaya biaya tersebut nantinya dicatat sebagai
pengurang tambahan modal disetor, yang
merupakan selisih antara nilai yang diterima dari
pemegang saham dengan nilai nominal saham
pada saat penawaran saham kepada masyarakat
dilakukan.

.. Segmen Operasi

Perusahaan menerapkan PSAK No. 5 "Segmen
Operasi”. Segmen adalah komponen dari
Perusahaan yang dapat dibedakan yang terlibat
dalam penyediaan produk-produk tertentu (segmen
usaha), atau dalam menyediakan produk dalam
lingkungan ekonomi tertentu (segmen geografis),
yang memiliki risiko dan manfaat yang berbeda
dari segmen lainnya.

Peristiwa setelah Tanggal Pelaporan Keuangan

Peristiwa sesudah akhir tahun yang menyediakan
informasi tambahan tentang posisi Perusahaan
pada tanggal pelaporan keuangan (adjusting
events) disajikan dalam laporan keuangan.
Peristiwa paska akhir tahun yang bukan
merupakan adjusting events diungkapkan dalam
catatan atas laporan keuangan apabila material.

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING

POLICIES (Continued)

t. Shares Issuance Cost

The costs incurred in connection with the public
Offering of shares to the public, such as fees for
underwriting services, services for institutions and
professions supporting securities issuance,
document printing and promotion, as well as costs
for initial listing of securites on the stock
exchange, are deferred. These costs will later be
recorded as a deduction from additional paid-in
capital, which is the difference between the value
received from the stockholders and the nominal

value of the shares at the time the shares are
afforerl ta the nuihlin

Uu. Operating Segments
The Company applies PSAK No. 5 "Operations
Segment” A segment is a distinguishable
component of the Company that is involved in
providing certain products (business segment), or
in providing products within a particular economic
environment (geographical segment), which is
subject to risks and rewards that are different from
those of other seaments.

v. Events after the Financial Reporting Date

Post year-end events that provide additional
information about the Group's position at the
financial reporting date (adjusting events) are
reflected in the consolidated financial statements.
Post year-end events that are not adjusting events
are disclosed in the notes to consolidated financial
statements when material.
Page 40 OCR 0.938
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Halaman 5/31

The original financial statements included herein are in the

Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK
NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

(In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN
ASUMSI

Laporan keuangan telah disusun sesuai dengan
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia yang
mewajibkan manajemen Perusahaan untuk membuat
estimasi dan asumsi serta terus melakukan dievaluasi
berdasarkan pengalaman historis dan faktor lainnya,
termasuk ekspektasi dari peristiwa masa depan yang
diyakini wajar yang mempengaruhi jumlah jumlahyang
dilaporkan dalam laporan keuangan sehubungan
dengan adanya ketidakpastian yang melekat dalam
membuat estimasi.

Estimasi, asumsi dan pertimbangan yang memiliki
pengaruh signifikan terhadap jumlah tercatat aset dan
liabilitas adalah sebagai berikut:

a. Penyusutan Aset Tetap

Manajemen Perusahaan melakukan penelaahan
berkala atas masa manfaat aset tetap berdasarkan
faktor-faktor seperti kondisi teknis dan
perkembangan teknologi di masa depan.
Manajemen — akan — menyesuaikan — beban
penyusutan jika masa manfaatnya berbeda dari
estimasi sebelumnya atau manajemen akan
menghapusbukukan atau melakukan penurunan
nilai atas aset yang secara teknis telah usang atau
aset non-strategis yang dihentikan penggunaannya
atau dijual.

Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan
menggunakan metode garis lurus berdasarkan
estimasi masa manfaat ekonomisnya. Manajemen
mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap
adalah 4-20 tahun. Umur masa manfaat ini adalah
umur yang secara umum diharapkan dalam industri
di mana Perusahaan menjalankan bisnisnya.
Perubahan tingkat pemakaian dan perkembangan
teknologi dapat mempengaruhi masa manfaat
ekonomis dan nilai sisa aset, dan karenanya biaya
penyusutan masa depan mungkin direvisi.

USE OF JUDGEMENTS, ESTIMATES AND
ASSUMPTIONS

The financial statements have been prepared in
accordance with the Indonesian Financial Accounting
Standards which reguires management of The
Company to make estimations, assumptions and
continue to evaluate based on historical experience
and other factors, including expectations of future
events that are believed to be reasonable, that affect
amounts reported therein in connection with due to
inherent uncertainty in making estimates.

The estimates, assumptions and judgements that
have a significant effect on the carrying amounts of
assets and liabilities are as follows:

a. Depreciation of Fixed Assets

The Company management review periodically
the estimated useful lives of fixed assets based on
factors such as technical specification and future
technological developments.

Management will revise the depreciation charge
where useful lives are different to those previously
estimated, or it will write-off or write down assets
which are technically obsolete or non-strategic
assets that have been abandoned or sold.

The costs of fixed assets are depreciated on a
straight-line method over their estimated useful
lives. Management estimates the useful lives of
these fixed assets are 4-20 years. These are
common life expectancies applied in the indusiries
where the Company conduct their businesses.
Changes in the expected level of usage and
technological development could impact the
economic useful lives and the residual values of
these assets, and therefore future depreciation
charges could be revised.
Page 41 OCR 0.940
Halaman 5/32

The original financial statemenis included herein are in the
Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS

AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN 3. USE OF JUDGEMENTS, ESTIMATES AND
ASUMSI (Lanjutan) ASSUMPTIONS (Continued)

b. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan b. Impairment of Non-financial Assets

Pada setiap akhir periode pelaporan, Perusahaan
menelaah nilai tercatat aset non-keuangan untuk
menentukan apakah terdapat indikasi bahwa aset
tersebut telah mengalami penurunan nilai. Jika
terdapat indikasi tersebut, nilai yang dapat
diperoleh kembali dari aset diestimasi untuk
menentukan tingkat kerugian penurunan nilai (jika
ada). Bila tidak — memungkinkan — untuk
mengestimasi nilai yang dapat diperoleh kembali
atas suatu aset individu, — Perusahaan
mengestimasi nilai yang dapat diperoleh kembali
dari unit penghasil kas atas aset.

Perkiraan jumlah yang dapat diperoleh kembali
adalah nilai tertinggi antara nilai wajar dikurangi
biaya untuk menjual dan nilai pakai. Dalam menilai
nilai pakai, estimasi arus kas masa depan
didiskontokan ke nilai kini menggunakan tingkat
diskonto sebelum pajak yang menggambarkan
penilaian pasar kini dari nilai waktu uang dan risiko
spesifik atas aset yang mana estimasi arus kas
masa depan belum disesuaikan.

Jika jumlah yang dapat diperoleh kembali dari aset
non keuangan(unit penghasil kas) kurang dari nilai
tercatatnya, nilai tercatat aset (unit penghasil kas
dikurangi menjadi sebesar nilai yang dapat
diperoleh kembali dan rugi penurunan nilai diakui
langsung ke laba rugi.

. Pajak Penghasilan

Perusahaan beroperasi di bawah peraturan
perpajakan di Indonesia. Pertimbangan yang
signifikan diperlukan untuk menentukan provisi
pajak penghasilan dan pajak pertambahan nilai.
Apabila keputusan final atas pajak tersebut
berbeda dari jumlah yang pada awalnya dicatat,
perbedaan tersebut akan dicatat di laporan laba
rugi dan penghasilan komprehensif lain pada
periode dimana hasil tersebut dikeluarkan.

At the end of each reporting period, the Company
review the carrying amount of non-financial assets
to determine whether there is any indication that
those assets have suffered an impairment loss. If
any such indication exists, the recoverable
amount of the asset is estimated in order to
determine the extent of the impairment loss (if
any). Where it is not possible to estimate the
recoverable amount of an individual asset, the
Company estimate the recoverable amount of the
cash generating unit to which the asset belongs.

Estimated recoverable amount is the higher of fair
value less cost to sell and value in use. In
assessing value in use, the estimated future cash
flows are discounted to their present value using a
pre-tax discount rate that reflects current market
assessmenis of the time value of money and the
risks specific to the asset for which the estimates
of future cash flows have not been adjusted.

If the recoverable amount of the non-financial
asset (cash generating unit) is less than its
carrying amount, the carrying amount of the asset
(cash generating unit) is reduced to its
recoverable amount and an impairment loss is
recognized immediately to profit or loss.

C. Income Tax

The Company operate under the tax regulations in
Indonesia. Significant judgement is reguired in
determining the provision for income taxes and
Value added taxes. Where the final tax outcome of
these matters is different from the amounts that
were initialy recorded, such differences will be
recorded at the statements of profit or loss and
other comprehensive income in the period in
which such determination is made.
Page 42 OCR 0.929
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Halaman 5/33

The original financial statements included herein are in the

Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK
NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
AAS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

(In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN
ASUMSI (Lanjutan)

d. Liabilitas Imbalan Pascakerja

Nilai kini liabilitas imbalan pascakerja tergantung
pada sejumlah faktor yang ditentukan dengan
menggunakan asumsi aktuaria. asumsi yang
digunakan dalam menentukan biaya bersih untuk
pensiun termasuk tingkat diskonto yang relevan.
setiap perubahan dalam asumsi ini akan
berdampak pada nilai tercatat liabilitas imbalan
pascakerja.

Asumsi penting lainnya untuk liabilitas Imbalan
Pascakerja sebagian didasarkan pada kondisi
pasar saat ini.

4. KAS DAN SETARA KAS

Akun ini terdiri dari:

3. USE OF JUDGEMENTS, ESTIMATES AND

ASSUMPTIONS (Continued)

d. Post-employment Benefits Liability

The present value of the post-employment
benefits liability depends on a number of factors
that are determined on an actuarial basis using a
number of assumptions. the assumptions used in
determining the net cost for pensions include the
discount rate.any changes in these assumptions
will impact the carrying — amount of
post emplovment benefits liabilitv.

Other key assumptions for Post-employment
Benefits liability are based in part on cument
market conditions.

4. CASH AND CASH E@UIVALENTS

This account consists of:
31 Desember/
December 31, 2024

7.838 Cash on hand

Cash in Banks — Rupiah

- PT Bank Sahabat Sampoerna

270.609.745 PT Bank Negara Indonesa Tbk

346.245.952 PT Bank Mandiri Tbk

9.953.896 PT Bank Rakyat Indonesia Tbk

1.531.581 PT Bank Central Asia Tbk
628.349.012

Cash in Banks - United States Dollar
9.822.617 PT Bank Negara Indonesa Tbk
16.731.872 PT Bank Rakyat Indonesia Tbk

30 Juni/ June 30,
2025
Kas 7.838
Bank - Rupiah
PT Bank Sahabat Sampoerna -
PT Bank Negara Indonesa Tbk 375.351.244
PT Bank Mandiri Tbk 309.923.060
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk 87.096.809
PT Bank Central Asia Tbk 1.299.081
773.678.032
Bank - Dolar Amerika Serikat
PT Bank Negara Indonesa Tbk 108.998.376
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk 7.551.583
116.549.959
Bank - Euro
PT Bank Negara Indonesa Tbk 25572701
25.572.791
Jumlah 915.800.782

26.554.489
23.493.429 PT Bank Negara Indonesa Tbk
23.493.429

678.396.930 Total

Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024
seluruh kas dan setara kas ditempatkan pada pihak
ketiga dan tidak ada yang dijaminkan.

As of June 30, 2025 and December 31, 2024, all cash
and cash eguivalents were placed in third parties
banks and not used as collateral.
Page 43 OCR 0.933
Halaman 5/34

The original financial statements included herein are in the

Indonesian language
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM AAS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)
(TIDAK DIAUDIT)
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)
5. PIUTANG USAHA 5. TRADE RECEIVABLES
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
a. Berdasarkan Debitur a. By Debtor
30 Junil June 30, 31 Desember/
2025 December 31,
2024
Pihak ketiga Third parties
Logistics Plus Inc. 12.783.329.456 - Logistics Plus Inc.
PT Aztech Pandu Persada 10.711.482.282 12.706.017.009 PT Aztech Pandu Persada
PT GE Operations Indonesia 8.052.494.991 10.843.218.510 PT GE Operations Indonesia
PT Indo Trans Konstruksi 304.102.000 2.488.296.358 PT Indo Trans Konstruksi
PT Wijaya Karya 473.770.000 473.770.000 PT Wijaya Karya
PT Bukit Inti Makmur Abadi 207.406.650 339.696.000 PT Bukit Inti Makmur Abadi
PT Tekpak Indonesia 194.013.902 260.464.422 PT Tekpak Indonesia
PT Trimitra Cikarang - 245.413.907 PT Trimitra Cikarang
PT Kilang Pertamina PT Kilang Pertamina
Intemational - 190.359.808 International
PT Anugrah Teknologi Utama 146.709.390 146.709.389 PT Anugrah Teknologi Utama
PT Fragrance Oils Indonesia 101.428.470 - PT Fragrance Oiis Indonesia
Lain-lain (masing-masing Others (each below
dibawah Rp100 juta) 147.944.830 190.337.512 Rp100 million)
Pihak Berelasi Related parties
Logistics Plus Inc. - 20.806.692.366 Logistics Plus Inc.
Jumlah 33.122.681.971 48.690.975.281 Total
Dikurangi penyisihan Less allowance for
penurunan nilai (694.326.314) (688.620.752) doubtful accounts
Piutang Usaha - Bersih 32.428.355.657 48.002.354.529 Trade Receviables - Net
b. Berdasarkan Mata Uang b. By Functional Currency
30 Juni/ June 30, 31 Desember/
2025 December 31,
2024
Rupiah 14.584.052.759 28.210.483.842 IDR
Dollar AS 18.538.629.212 20.480.491.439 USD
Jumlah 33.122.681.971 48.690.975.281 Total
Dikurangi penyisihan Less allowance for
penurunan nilai (694.326.314) (688.620.752) doubtful accounts

Piutang Usaha - Bersih 32.428.355.657 48.002.354.529 Trade Receviables - Net

Page 44 OCR 0.928
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Halaman 5/35

The original financial statements included herein are in the

Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK
NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

(In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

5. PIUTANG USAHA (Lanjutan)

Cc. Berdasarkan Umur

Rincian umur piutang usaha dihitung sejak tanggal
faktur adalah sebagai berikut:

5. TRADE RECEIVABLE (Continued)

c. By Age
The aging analysis of trade receivables from the
date of invoice is as follows:
31 Desember/

30 Juni/ June 30,
2025

Belum jatuh tempo dan tidak

mengalami penurunan nilai 6.978.156.855
Telah jatuh tempo namun

namun tidak mengalami

penurunan nilai:

1 hari sampai 30 hari 2.529.087.410

31 hari sampai 60 hari 7.802.908.455

61 hari sampai 90 hari 1.834.960.530

91 hari sampai 120 hari 12.627.550
Telah jatuh tempo dan/atau

mengalami penurunan nilai 13.964.941.171
Jumlah 33.122.681.971
Dikurangi penyisihan

penurunan nilai (694.326.314)

Piutang Usaha - Bersih 5.657

Mutasi penyisihan penurunan nilai piutang adalah

sebagai berikut:

December 31,
2024
Neither past due
739.618.998 nor impaired
Past due but not impaired:
17.626.755.730 1-30 days
3.234.723.690 31-60 days
5.415.159.247 61 - 90 days
185.372.200 91 -120 days
21.489.345.416 Past due and impaired
48.690.975.281 Total
Less allowance for
(688.620.752) doubtful accounts
48.0 529 Trade Receviables - Net
Movements of allowance for impairment of
receivables are as follows:
31 Desember/
December 31,
2024
- Beginning balance
Changes during the year
688.620.752 Additional allowance
- Reversal of allowance
688.620.752 Total

30 Juni/ June 30,
2025

Saldo awal tahun 688.620.752
Perubahan selama tahun

berjalan

Penambahan penyisihan 694.326.314

Pemulihan penyisihan -
Jumlah 1.382.947.066

Perusahaan telah menerapkan metode yang

disederhanakan untuk menghitung kerugian kredit
ekspektasian sesuai dengan PSAK No. 109, yang
mengizinkan penggunaan cadangan kerugian
ekspektasian seumur hidup untuk seluruh piutang
usaha. Untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian,
piutang usaha telah dikelompokkan berdasarkan
karakteristik risiko kredit dan waktu jatuh tempo yang
serupa.

The Company applies the simplified approach to
provide for expected credit losses prescribed by PSAK
No. 109, which permits the use of the lifetime
expected loss allowance for all trade receivables. To
measure the expected credit losses, trade receivables
have been classified based on shared credit risk
characteristics and the days past due.
Page 45 OCR 0.933
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Halaman 5/36

The original financial statements included herein are in the
Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS

AAS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

(In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

5. PIUTANG USAHA (Lanjutan)

Berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan akun
piutang masing-masing pelanggan pada tanggal 30
Juni 2025 dan Desember 2024 manajemen
Perusahaan berkeyakinan bahwa penyisihan
penurunan nilai piutang adalah cukup untuk menutup
kemungkinan tidak tertagihnya piutang di kemudian

6. PIUTANG LAIN-LAIN

Rincian piutang lain-lain adalah sebagai berikut:

5. TRADE RECEIVABLE (Continued)

Based on the review of the status of the individual
Teceivable accounts as of June 30, 2025 and
December 31, 2024, the Company's management
believes that the allowance for impairment is sufficient
to cover potentially uncollectible receivables in later
dates.

6. OTHER RECEIVABLES

The details of other receivables are as follows:

30 Juni/ June 30, 31 Desember/
2025 December 31, 2024

Pihak ketiga Third parties

Karyawan 27.750.001 33.029.166 Employees
Jumlah 27.150.001 33.029.166 Total
Dikurangi penyisihan Less allowance for doubtful

penurunan nilai - - accounts
Piutang Lain-lain - Bersih 27.150.001 33.029.166 Other Receviables - Net

Manajemen berkeyakinan bahwa seluruh piutang lain-
lain tersebut dapat tertagih sehingga tidak perlu dibuat
cadangan penurunan nilai piutang lain-lain.

7. BIAYA DIBAYAR DI MUKA DAN UANG MUKA

Rincian biaya dibayar dimuka dan uang muka adalah
sebagai berikut:

Management believes that all other receivables are
collectible and therefore no allowance for impairment
of other receivables is necessary.

7. PREPAID EXPENSES AND ADVANCES

The details of prepaid expenses and advances are as
Tollows:

30 Juni/ June 30, 31 Desember/
2025 December 31, 2024
Biaya dibayar dimuka Prepaid expenses
Sewa 301.666.665 301.666.659 Rent
Asuransi 120.846.612 104.544.333 Insurance
Lainnya 985.754.329 38.400.003 Others
Uang muka Advances
Project 24.194.034.112 11.500.300.000 Project
Cash Advance 1.492.930.608 476.296.938 Cash Advance
Jumlah 27.095.232.326 12.421.207.933 Total

Page 46 OCR 0.913
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Halaman 5/37

The original financial statements included herein are in the
Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS

AAS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

(In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

7. BIAYA DIBAYAR DI MUKA DAN UANG MUKA
(lanjutan)

Uang muka proyek terdiri atas uang muka kepada PT
Logistics Multimoda Indonesia dan PT Intisarana
Teknindo Utama sebesar Rp8.000.000.000 dan
Rp3.500.300.000 terkait pemesanan (pengadaan) atas
barang atau peralatan yang dibutuhkan Aztech
(Catatan 32)

8. ASET TETAP - BERSIH

Nilai buku aset tetap per 30 Juni 2025 dan 31
Desember 2024 adalah sebagai berikut:

7. PREPAID EXPENSES AND ADVANCES (continued)

Project advances consist of advances to PT Logistics
Multimoda Indonesia and PT Intisarana Teknindo
Utama  amounting to  Rp8,000,000,000 and
Rp3,500,300,000 related to orders (procurement) for
goods or eguipment needed by Aztech (Notes 32)

8. FIXED ASSETS - NET

The book values of fixed assets as of June 30, 2025
and December 31, 2024 are as follows:

30 Juni 2025 / June 30, 2025

Saldoawal/  Penambahan/ Pengurangan! — Saldo akhir/
Beginning Additions Deductions Ending balance
Harga perolehan Acguisition cost
Tanah 3.815.000.000 - - 3.815.000.000 Land
Bangunan dan Building and
prasarana 2.101.641.716 - - 2.101.641.716 infrastructures
Kendaraan 5.976.478.028 - - 5.976.478.028 Vehicles
Perlengkapan, perabotan Furniture, fixtures and
dan peralatan kantor 7.217.498.560 173.340.000 7.390.838.560 — Office eguipments
Jumlah 19.110.618.304 — 173.340.000 19.283.958.304 Total
Akumulasi Penyusutan Accumulated Depreciation
Bangunan dan Building and
prasarana 381.190.043 52.541.043 - 433.731.086 infrastructures
Kendaraan 3.151.011.593 382.035.402 3.533.046.995 Vehicles
Perlengkapan, perabotan Fumiture, fixtures and
dan peralatan kantor 2.573.836.475 — 407.899.630 - 2.981.736.104 office eguipments
Jumlah 6.106.038.110 842.476.075 - 6.948.514.186 Total
Nilai buku 13.004.580.194 12.335.444.118 Book value
Page 47 OCR 0.921
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Halaman 5/38

The original financial statements included herein are in the

Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK
NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

(In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

8. ASET TETAP - BERSIH (Lanjutan)

8. FIXED ASSETS - NET (Continued)

31 Desember 2024 / December 31, 2024

Saldoawal/ — Penambahan/ Pengurangan/ Saldo akhir!
Beginning Additions Deductions — Ending balance

Harga perolehan Acguisition cost
Tanah 3.815.000.000 3.815.000.000 Land
Bangunan dan Building and

prasarana 2.039.641.716 62.000.000 - 2.101.641.716 infrastructures
Kendaraan 6.473.123.028 100.000.000 596.645.000 5.976.478.028 Vehicles
Perlengkapan, perabotan Furniture, fixtures and

dan peralatan kantor 7.068.640.794 — 148.857.766 - 7.217.498.560 office eguipments
Jumlah 19.396.405.538 — 162.000.000 596.645.000 — 19.110.618.304 Total
Akumulasi Penyusutan 'Accumulated Depreciation
Bangunan dan Building and

prasarana 290.282.957 90.907.086 381.190.043 infrastructures
Kendaraan 2.124.805.486 796.529.895 370.323.788 3.151.011.593 Vehicles
Perlengkapan, perabot - Furniture, fixtures and

dan peralatan kantor 1.791.983.505 781.852.970 - 2.573.836.475 office eguipments
Jumlah 4.807.071.948 1.669.289.950 370.323.788 6.106.038.110 Total
Nilai buku 14.589.333.590 13.004.580.194 Book value
Rincian penjualan aset tetap adalah sebagai berikut: The details of disposal of fixed assets are as follows:

30 Juni/ June 30, 31 Desember/
2025 December 31, 2024

Harga penjualan : 210.000.000 Selling price
Nilai tercatat - (197.987.879) Carrying amount
Laba penjualan aset tetap Gain on sale of fixed assets

(Catatan 21) : 12.012.121 (Notes 21)

Pada tahun 2024, Perusahaan tidak mengasuransikan
aset tetapnya terhadap risiko kerugian atau kerusakan.

Pada tahun 2023, Perusahaan mengasuransikan aset
tetapnya kepada PT Asuransi Wahana Tata dan PT
Asuransi Adira Dinamika, keduanya pihak ketiga,
terhadap risiko kerugian atau kerusakan kendaraan
dengan nilai pertanggungan sebesar Rp3.971.000.000,
yang menurut asumsi manajemen, nilai tersebut sudah
memadai untuk menutupi risiko-risiko tersebut.

Tanah dan bangunan termasuk digunakan sebagai
jaminan atas fasilitas pinjaman bank (Catatan 11).

In 2024, the Company does not insure its fixed assets
against the risk of loss or damage.

In 2023, the Company insures its fixed assets with PT
Asuransi Wahana Tata and PT Asuransi Adira
Dinamika, both third parties, against the risk of loss or
damage to vehicles with a coverage value of
Rp3,971,000,000, which, according to management's
assumptions, is sufficient to cover these risks.

Land and buildings are used as collateral for bank
loan facilities (Notes 11).
Page 48 OCR 0.932
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Halaman 5/39

The original financial statements included herein are in the
Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS

AAS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

(In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

8. ASET TETAP - BERSIH (Lanjutan)

Beban penyusutan aset tetap untuk tahun 2024 dan
2023 diklasifikasikan kedalam kelompok sebagai
berikut:

8. FIXED ASSETS - NET (Continued)

Fixed asset depreciation expenses for 2024 and 2023
are classified into the following groups:

31 Desember/
December 31, 2024

915.770.314  Costs of revenues (Notes 21)
781.852.969 Operating expenses (Notes 22)

1.697.623.283 Total

30 Juni/ June 30,
2025

Beban pokok pendapatan

(Catatan 18) 484.576.445
Beban usaha (Catatan 19) 407.899.630
Jumlah 842.476.075
Berdasarkan penelaahan manajemen, tidak terdapat
kejadian atau perubahan keadaan — yang

mengindikasikan adanya penurunan nilai aset tetap
pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024.

Based on management's review, there are no events
or changes incircumstances that indicate adecline in
the value of fixed assets on June 30, 2025 and
December 31, 2024.

9. ASET LAINNYA 9. OTHER ASSETS
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
30 Juni/ June 30, 31 Desember!
2025 December 31, 2024
Deposito berjangka dibatasi
penggunaannya 4.000.000.000 4.000.000.000 Restricted time deposit
Uang Jaminan: Guarantee deposits.
Gudang 30.000.000 30.000.000 Warehouse
Investasi Asosiasi 4.200.000.000 - Investment in Associates
Jumlah 8.230.000.000 4.030.000.000 Total

Aset lainnya merupakan uang jaminan terkait dengan
perjanjian sewa menyewa gudang (Catatan 32).

Investasi asosiasi merupakan dari PT Logisticsplus
Multimoda Indonesia dan PT Wibowo Manajemen
Indonesia

Other assets represent guarantee deposits to
warehouse rental agreements (Notes 32).

The Investment Association is from PT Logisticsplus
Multimoda Indonesia and PT Wibowo Manajemen
Indonesia
Page 49 OCR 0.932
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Halaman 5/40

The original financial statements included herein are in the

Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK
NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

(In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

10. UTANG BANK

Utang bank seluruhnya dalam rupiah dengan rincian
sebagai berikut:
a. Jangka pendek

10. BANK LOANS

Bank loans are all in rupiah with the following details:

30 Juni/ June 30,
2025
PT Bank Mandiri Tbk
Pinjaman rekening koran 5.000.000.000
PT Bank Sahabat Sampoerna
Pinjaman rekening koran 3.989.608.468
Jumlah 8.989.608.468

a. Short-term
31 Desember/
December 31,
2024
PT Bank Mandiri Tbk
5.000.000.000 Overdrafts
PT Bank Sahabat Sampoema
3.989.346.907 Overdrafts
8.989.346.907 Total

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Fasilitas Kredit Modal Kerja

Pada tanggal 11 Desember 2023, berdasarkan
perjanjian kredit No. RCO.JSD/1057/KMK/2023, PT
Bank Mandiri Tbk (Persero) menyetujui pemberian
fasilitas kredit modal kerja dengan limit sebesar
Rp5.000.000.000. Fasilitas ini dikenakan bunga efektif
sebesar 10,546 per tahun. Telah menyerahkan
dokumen kepemilikan agunan Sertifikat Hak Guna
Bangunan (SHGB) No. 2622/Sumur Batu terdaftar atas

nama Perusahaan.
Pada tanggal 10 Desember 2024 telah dibuat

addendum I pengakhiran perjanjian per 9 Desember
2024, dan perperpanjangan KMK Revolving sampai
dengan 10 Desember 2025.

PT Bank Sahabat Sampoerna
Fasilitas Kredit Modal Kerja

Pada tanggal 8 Maret 2024, berdasarkan perjanjian
kredit No. 114/BSS-JKT/BR/I!//2024, PT Bank Sahabat
Sampoerna menyetujui pemberian fasilitas kredit
modal kerja dengan plafon sebesar Rp4.000.000.000.
Fasilitas ini dikenakan bunga efektif sebesar 7,596 per
tahun. Jaminan berupa deposito berjangka Bank
Sahabat Sampoema dengan nominal
Rp4.000.000.000. Jangka waktu 12 bulan.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

Working Capital Credit Facility - Limited Overdraft

On December 11, 2023, based on credit agreement
No. RCO.JSD/1057/KMK/2023, PT Bank Mandiri Tbk
(Persero) approved the provision of working capital
credit facilities with a limit of Rp5,000,000,000. This
facility bears effective interest of 10.574 per year. Have
submitted collateral ownership documents Building
Use Rights Certificate (SHGB) No. 2622/Sumur Batu
is registered in the name of the Company.

On December 10, 2024, addendum I had been made
to terminate the agreement effectively as of December
9, 2024, and extension of the Revolving KMK until
December 10, 2025.

PT Bank Sahabat Sampoerna

Working Capital Credit Facility - Limited Overdraft

On March 8, 2024, based on credit agreement No.
114/BSS-JKT/BR/III/2024, — PT Bank — Sahabat
Sampoerna approved the provision of working capital
credit facilities with a plafond of Rp4,000,000,000. This
facility bears effective interest of 7.596 per year.
Collateral in the Bank Sahabat Sampoerna term
deposit with a nominal value of Rp4,000,000,000.
Term 12 months.
Page 50 OCR 0.929
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Halaman 5/41

The original financial statements included herein are in the

Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK
NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

(In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

11. UTANG USAHA

Seluruh utang usaha Perusahaan berasal dari
transaksi dengan pihak ketiga, dengan rincian umur
utang usaha sebagai berikut:

a. Berdasarkan Umur

11. TRADE PAYABLES

All of the Company's trade payables originate from
transactionswith third parties, with details of the term
Of trade payables as follows:

a. Based on Age
31 Desember/

30 Juni/ June 30,
2025
Belum jatuh tempo: 307.000.000
Telah jatuh tempo:
1 - 30 hari 1.886.978.867
31 - 60 hari 1.409.034.903
61 - 90 hari 608.311.376
91 - 120 hari 3.366.508.793
Lebih dari 120 hari -
Jumlah 7.577.833.939
b. Berdasarkan Mata Uang
30 Juni/ June 30,
2025
Rupiah 7.577.833.939
Jumlah 7.577.833.939

December 31,
2024
2.213.667.001 Not yet due:
Past due:
614.696.161 1-30 days
1.247.323.009 31 - 60 days
887.687.801 61-90 days
1.077.882.402 91-120 days
2.536.312.698 More than 120 days
8.577.569.072 Total
b. Based on Functional Currency
31 Desember/
December 31,
2024
8.577.569.072 Rupiah
8.577.569.072 Total

Utang usaha berasal dari pembelian suku cadang dan
jasa logistik. Seluruh saldo utang usaha berstatus
lancar, dalam mata uang rupiah, tanpa jaminan dan
tidak dikenakan bunga.

12. PERPAJAKAN
a. Pajak Dibayar di Muka

The trade payable arise from the purchase of
spareparts and logistics services. All trade payables
are current, denominated in rupiah, unsecured and not
subject to interest.

30 Juni/ June 30,
2025
Pajak pertambahan nilai 2.877.893.440
Pasal 23 382.787.588
Pasal 4/2) 43.403.000

Jumlah 3.304.084.028

12. TAXATION
a. Prepaid Taxes
31 Desember/
December 31,
2024

Value added tax
» Article 23
: “Article 42)
Total

Page 51 OCR 0.928
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Halaman 5/42

The original financial statements included herein are in the

Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK
NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
AAS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

(In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

12. PERPAJAKAN (lanjutan)

b. Utang Pajak

12. TAXATION (continued)

b. Taxes Payable
31 Desember/

December 31,
2024

Income tax

111.000.000 Income tax Art 15

727.939.458 Income tax Art 21

201.713.196 Income tax Art 23

101.795.997 Income tax Art 29
150.390.038 Value added tax -net
440.907.792 Tax assessment letter
1.733.746.481 Total

30 Juni/ June 30,
2025
Pajak Penghasilan
PPh Pasal 15 62.700.000
PPh Pasal 21 1.432.632.971
PPh Pasal 23 193.122.316
PPh Pasal 29 513.862.410
PPN -neto 4.304.416.128
SKPKB 440.907.792
Jumlah 6.947.641.617
c. Pajak Kini

Rekonsiliasi antara laba (rugi) sebelum manfaat
(beban) pajak seperti yang disajikan dalam laporan
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain dan
taksiran laba (rugi) fiskal untuk tahun yang berakhir
pada 30 Juni 2025 dan 30 Juni 2024 adalah
sebagai berikut:
30 Juni/ June 30,
2025

c. Current Tax
The reconciliation between income (loss) before
tax benefit (expense) as shown in the statements
Of profit or loss and other comprehensive income
and estimated taxable income (loss) for the years
ended June 30, 2025 and December 31, 2024 are

Laba (rugi) sebelum beban (manfaat)
pajak menurut laporan laba
(rugi) dan penghasilan

komprehensif lain 2.704.539.016

Beda temporer:

Penyisihan imbalan kerja £
Penyisihan penurunan
nilai piutang
Beda tetap:
Jamuan dan sumbangan
Pendapatan yang telah
dikenakan pajak final

Saldo pindahan 2.704.539.016

as follows:
31 Desember)
December 31,
2024
Income (loss) before tax expense
(benefit) per statement
Of profit or loss and other
3.423.198.315 comprehensive income
Temporary diffterences:
Provision for employee
147.157.694 benefits
Provision for doubiful
688.620.752 accounts
Permanent differences:
497.882.127 donation
Revenue that has been
(794.298.161) subject to final tax
3.962.560.727 Carrying forward

Page 52 OCR 0.936
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Halaman 5/43

The original financial statemenis included herein are in the

Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK
NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

(In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

12. PERPAJAKAN (lanjutan)

Saldo pindahan 2.704.539.016

12. TAXATION (continued)

Beban yang tidak dapat
dikurangkan 2

Taksiran penghasilan kena

pajak 2.104.539.016

Pajak kini 513.862.410
Pajak dibayar dimuka:

Pasal 23 -

Taksiran kurang (lebih) bayar

pajak penghasilan 513.862.410

3.962.560.727 Carrying forward
940.415.433 Non-deductible expenses
.. 4.902.976.160 Estimated taxable income
931.565.470 Current tax
Less prepaid income taxes:

(829.769.443) Art. 23
Estimated income taxes

101.796.027 payable

d. Pengampunan Pajak

Pada tanggal 29 Maret 2017, Perusahaan telah
menyampaikan Surat Pernyataan Harta untuk
Pengampunan Pajak berupa Peralatan, Furnitur
dan Harta Bergerak Lainnya sebesar
Rp155.000.000 dengan uang tebusan sebesar
Rp7.750.000. Perusahaan telah mendapat Surat
Keterangan Pengampunan Pajak pada tanggal 11
April 2017 dari Menteri Keuangan Republik
Indonesia.

Perusahaan telah mencatat aset pengampunan
pajak tersebut sebesar Rp155.000.000 sebagai
tambahan modal disetor.

e. Pajak Tangguhan

Aset pajak tangguhan pada tanggal 30 Juni 2025
dan 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:

d. Tax Amnesty
On March 29, 2017, the Company has submitted
a Declaration of Assets for Tax Amnesty in the
form of Eguipment, Furniture and Other Movable
Assets amounting to Rp155,000,000 with a
ransom of Rp7,750,000. The company has
received a Tax Amnesty Certificate on April 11,
2017 from the Minister of Finance of the Republic
of Indonesia.

The Company has record the tax amnesty assets
amounted to Rp155,000,000 as additional paid-in
capital,

@. Deferred Tax

Deferred tax assets as of June 30, 2025 and
December 31, 2024 are as follows:
Page 53 OCR 0.863
Halaman 5/44

The original financial statements included herein are in the
Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS

AAS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

12. PERPAJAKAN (lanjutan) 12. TAXATION (continued)

e. Pajak Tangguhan (lanjutan) @. Deferred Tax (continued)

Dikreditkan
Dikreditkan —— (Dibebankan) ke
(Dibebankan) ke Pendapatan
Laporan Tahun Komprehensif
Berjalan/ Lain/
31 Desember Credited Credited
20231 (Charged) tothe — (Charged) to other
December 31, Cument Year comprehensive 30 Juni 2025/
2024 Report income June 30, 2025
Provision for post-
Penyisihan imbalan employment and
pascakerja 146.715.119 : - 146.715.119 benefit
Penyisihan penurunan Provision for doubtful
nilai piutang 151.496.565 - - 151.496.565 accounts
Jumlah aset pajak
tangguhan 298.211.685 - 3 298.211.685  Deferred Tax Assets
Dikreditkan
Dikreditkan (Dibebankan) ke
(Dibebankan) ke Pendapatan
Laporan Tahun Komprehensif
Berjalan/ Lain/
Credited Credited
31 Desember — (Charged)tothe  (Charged) to other 31 Desember
2023/December — Current Year comprehensive — 2024/December 31,
31, 2023 Report income 2024 Provision for post-
Penyisihan imbalan employment and
pascakerja 114.565.284 — 32.374.693 (224.857) 146.715.19 benefit
Penyisihan penurunan Provision for doubtful
nilai piutang 151.496.565 - 151.496.565 accounts
Jumlah aset pajak
tangguhan 114.565.284 183.871.258 (224.857) 298.211.685  Deferred Tax Assets

Page 54 OCR 0.933
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)

(Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain)

Halaman 5/45

The original financial statements included herein are in the

Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK
NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

(In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

12. PERPAJAKAN (lanjutan)

f

Tarif Pajak

Pada tanggal 31 Maret 2020, Pemerintah Republik
Indonesia mengeluarkan Peraturan Pemerintah
Pengganti Undang-Undang No. 1 Tahun 2020
(“Perpu”) yang mengatur kebijakan Pemerintah
untuk menjaga stabilitas system keuangan negara
dan perekonomian nasional secara keseluruhan
terkait dampak dari pandemic Covid-19, termasuk
menurunkan tarif pajak penghasilan badan dari
sebelumnya 259 untuk tahun fiskal 2019 menjadi
22” untuk tahun fiscal 2020-2021 dan 2074 untuk
tahun fiscal 2022 dan selanjutnya. Perpu ini
berlaku efektif segera setelah diumumkan pada
tanggal 31 Maret 2020.

Pada Oktober 2021, DPR mengesahkan Undang-
Undang tentang Harmonisasi — Peraturan
Perpajakan (“UU HPP”). Salah satu pasal dalam
UU HPP adalah tarif PPh Badan yang berlaku pada
tahun 2022 dan seterusnya adalah sebesar 22”
UU HPP ini menggantikan Perpu.

Perusahaan telah menghitung pajak penghasilan
badan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2024 dan 2023 menggunakan tarif yang
berlaku.

Aset pajak tangguhan pada tanggal 31 Desember
2024 dan 2023 juga telah dihitung menggunakan
tarif baru yang diharapkan akan berlaku pada
periode dimana asset pajak tangguhan terealisasi.

Administrasi

Berdasarkan Undang-undang Perpajakan yang
berlaku di Indonesia, Perusahaan menyampaikan
surat pemberitahuan berdasarkan perhitungan
sendiri. Direktur Jenderal Pajak dapat menetapkan
atau mengubah liabilitas pajak dalam batas-batas
tertentu, berdasarkan peraturan yang berlaku,

12. TAXATION (continued)

f. Tax Rates

On March 31, 2020, the Government of Republic
of Indonesia issued Government Regulation in
Lieu of Act number 1 year 2020 (the Perpu”)
which articulated its policies to stabilize the state's
financial system and overall national economic in
light of the Covid-19 pandemic, including the
reduction of corporate income tax rate from
previously 2544 for 2019 fiscal year to 2276 for
2020-2021 fiscal year and 2074 for 2022 fiscal
year. Regulation of the Government in Lieu of Law
became effective immediately upon
announcement on March 31, 2020.

In October 2021, the House of Representatives
passed the Law on the Harmonization of Tax
Regulations ("UU HPP”). One of the articles in the
HPP Law is that the corporate income tax rate
applicable in 2022 and beyond is 22Y4. This UU
HPP replaced Regulation of the Govemment in
Lieu of Law.

The Company has calculated its corporate income
tax for the years ended December 31, 2024 and
2023 using the applicable rate.

Deferred tax assets as at December 31, 2024 and
2022 have also been caiculated using the new tax
rates which are expected to applicable in the
period in which the deferred tax assests will be
realized.

9. Administration

Under the taxation laws of Indonesia, the
Company submit tax returns on the basis of self
assessment. The tax authorites may assess or
amend taxes within the statute of limitations,
under prevailing regulations.
Page 55 OCR 0.928
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Halaman 5/46

The original financial statements included herein are in the
Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS

AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

(In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

13. SEWA PEMBIAYAAN

13. FINANCE LEASE

Akun ini terdiri dari: This account consists of:
30 Juni/ June 30, 31 Desember/
2025 December 31, 2024

PT Mandiri Tunas Finance 1.190.000.040 1.428.000.048 PT Mandiri Tunas Finance
Jumlah 1.190.000.040 1.428.000.048 Total
Bagian yang jatuh tempo

dalam waktu satu tahun 475.999.248 475.999.248 Current portions
Bagian jangka panjang 714.000.792 952.000.800 Long term
Jumlah 1.190.000.040 1.428.000.048 Total

Merupakan utang pembiayaan atas pembelian 4
(empat) unit kendaraan berdasarkan perjanjian
pembiayaan antara Perusahaan dengan PT Mandiri
Tunas Finance dengan kriteria perjanjian seperti yang
dijelaskan dalam tabel dibawah ini:

Represents financing debt for the purchase of 4 (four)
vehicles based on a financing agreement between the
Company and PT Mandiri Tunas Finance with
agreement criteria as explained in the table below:

Tanggal/ Pa Jangka Waktu/ Kendaraan/ Utang Pokok!
Li ba Na ana Tem Vehicle Deni
1 29 Januari 2024 5582400047 48 bulan ISUZU - B9113 CEH 476.000.000
2 29 Januari 2024 5582400085 48 bulan ISUZU - 89112 CEH 476.000.000
3 29 Januari 2024 5582400046 48 bulan ISUZU -B9114 CEH 476.000.000
4 29 Januari 2024 5582400045 48 bulan ISUZU - 89115 CEH 476.000.000

Beban bunga atas liabilitas sewa untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 sebesar
Rp144.283.992 yang seluruhnya dibebankan ke beban
keuangan (Catatan 24).

The interest expenses of lease liabilities for the years
ended June 30, 2025 amounting to RpRp144.283.992,
which was charged to finance cost (Notes 24).
Page 56 OCR 0.925
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Halaman 5/47

The original financial statements included herein are in the
Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS

AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

(In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

14. LIABILITAS IMBALAN KERJA

Imbalan pascakerja Perusahaan dihitung oleh Kantor
Konsultan Aktuaria Budi Ramdani pada tanggal 23
Januari 2025 dan Tubagus Syafrial & Amran Nangasan
pada tanggal 15 Februari 2024 oleh untuk 31
Desember 2024 untuk tanggal 31 Desember 2023
dengan menggunakan metode “Projected Unit Credit"
dengan asumsi sebagai berikut:
31 Desember/

December 31, 2024

14. EMPLOYMENT BENEFITS LIABILITIES

The Company's post-employment benefits were
calculated by the Actuarial Consulting Firm of Budi
Ramdani on January, 23 2025 for December 31, 2024
and Tubagus Syafrial & Amran Nangasan on February
15, 2024 for December 31, 2023 using the "Projected
Unit Credit" method with the following assumptions:

31 Desember/
December 31, 2023

Tingkat diskonto pertahun T,1070
Tingkat kenaikan gaji per tahun 596

Usia pensiun normal 60 tahun/years
Tingkat mortalitas 1096 TMII IN
Tingkat cacat TMII IV

Mutasi imbalan pascakerja adalah sebagai berikut:

31 Desember/
December 31, 2024

6,76Y6 Discount rate per annum

5Y Salary increase rate

60 tahun/years Normal retirement age
1096 TMII II Mortality rate
TMII IV Disability rate

The movemenis of post-employment benefits are as
follows:

31 Desember/
December 31, 2023

271.366.389 Beginning balance
150.497.389 Current year expense
- 'Actual benefit payment

44.573.253 Other comprehensive loss (gain)

Saldo awal 466.437.031
Beban tahun berjalan 147.157.694
Realisasi pembayaran manfaat (49.750.000)
Rugi (penghasilan) komprehensif

lain (1.022.079)
Saldo akhir 562.822.646

466.437.031 Ending balance

Rincian imbalan pascakerja yang diakui dalam laba
rugi adalah sebagai berikut:
31 Desember/
December 31, 2024

Details of post-employment benefits recognized in
profit or loss are as follows:

31 Desember/
December 31, 2023

Beban jasa kini 115.624.685 130.827.125 Current service cost
Beban bunga 31.533.009 19.670.264 Interest expense
Jumlah 147.157.694 150.497.389 Total

Page 57 OCR 0.930
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Halaman 5/48

The original financial statements included herein are in the
Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS

AAS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

(In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

14, LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan)

Rincian imbalan pascakerja yang diakui pada
penghasilan komprehensif lain adalah sebagai berikut:
31 Desember/
December 31, 2024

14, EMPLOYMENT BENEFITS LIABILITIES (continued)

Details of post-employment benefits recognized in
other comprehensive income are as follows:

31 Desember/
December 31, 2023

Kerugian (keuntungan) aktuarial
yang timbul dari:
Penyesuaian pengalaman pada

Actuarial losses (gains) from:

Changes in financial

kewajiban 15.154.590 29.103.517 asumptions
Changes in financial
Perubahan asumsi keuangan (16.176.669) 15.469.736 asumptions
Jumlah (1.022.079) 44.573.253 Total

Analisa sensitivitas dari perubahan asumsi-asumsi
utama terhadap liabilitas imbalan pascakerja untuk
tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 dan

2023 adalah sebaaai berikut:
31 Desember/

December 31, 2024

The sensitivity analysis from the changes of the main
assumptions of the post-employment benefits for the
years ended December 31, 2024 and 2023 are as

follows:
31 Desember/

December 31, 2023

Perubahan asumsi tingkat diskonto

Penurunan 195 616.527.052
Kenaikan 14 515.657.022
Perubahan asumsi tingkat kenaikan gaji
Penurunan 14 516.048.343
Kenaikan 1s 615.090.812
15. MODAL SAHAM
Sesuai dengan daftar pemegang saham yang

dikeluarkan oleh Biro Administrasi Efek Perusahaan,
PT Adimitra Jasa Korpora, susunan pemegang saham
Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31
Desember 2024 adalah sebagai berikut:

Changes in discount rate assumptions

662.920.773 Decrease 146
540.277.692 Increase 144
Changes in salary increase rate assumptions
540.604.242 Decrease 14
661.301.493 Increase 176
15. SHARE CAPITAL

Based on the list of shareholders issued by
Administration Office of Listed Shares of the
Company, PT Adimitra Jasa Korpora, the composition
of shareholders of the Company on June 30, 2025
and December 31, 2024 are as follows:
Page 58 OCR 0.911
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Halaman 5/49

The original financial statements included herein are in the
Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS

AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

(In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

15, MODAL SAHAM (lanjutan)

15. SHARE CAPITAL (continued)

30 Juni 2025! June 30, 2025

Jumlah
Lembar Saham/ — Kepemilikan/ Saham/
Sharestock Ownership Share Amount
Wahyu Dwi Jatmiko 745.954.360 67,810 18.648.859.000 Wahyu Dwi Jatmiko
Masyarakat 354.056.929 32,19'/o 8.851.423.225 Public
Jumlah 1.100.011.289 10056, 27.500.282.225 Total
31 Desember 2024/ December 31, 2024
Jumlah
Lembar Saham/ — Kepemilikan/ Saham/
Sharestock Ownership Share Amount
Wahyu Dwi Jatmiko 431.043.360 391996 10.776.084.000 Wahyu Dwi Jatmiko
PT Logisticsplus Multimoda PT Logisticsplus Multimoda
Indonesia 304.000.000 27,640 7.600.000.000 Indonesia
Moch Taufik 3.001.300 0,276 75.032.500 Moch Taufik
Masyarakat 361.966.629 32,916 9.049.165.725 Public
Jumlah 1.100.011.289 10070 21.500.282.225 Total

Berdasarkan Pernyataan Keputusan Rapat Direksi
Perusahaan yang diaktakan No. 65 tanggal 18
Desember 2024 notaris Dr. Sugih Haryati, SH, MKn di
Jakarta, menyetujui peningkatan modal ditempatkan
dan disetor Perusahaan setelah penawaran umum
dilaksanakan menjadi  Rp27.500.282.225 atau
sejumlah 1.100.011.289 serta nama-nama pemegang
saham telah tercatat dalam daftar pemegang saham
Perusahaan.

Perusahaan menerbitkan 150.000.000 waran seri I,
dan jumlah waran yang dilaksanakan 11.289 waran
dengan nilai nominal Rp25, harga pelaksanaan waran
Rp200 pada tanggal pelaksanaan 10 Oktober 2024,
jumlah waran yang tidak dilaksanakan 149.988.711
waran yaitu jumlah waran yang tidak digunakan atau
tidak berlaku.

Wahyu Dwi Jatmiko adalah direktur Perusahaan.

Based on the Company's Board of Directors' Meeting
Decision Statement notarized No. 65 dated December
18, 2024, notary Dr. Sugih Haryati, SH, MKn in
Jakarta, approved the increase in the Company's
issued and paid-up capital after the public offering was
carried out to IDR 27,500,282,225 or an amount of
1,100,011,289 and the names of the shareholders
have been recorded in the Company's shareholders

reaister.
The Company issued 150,000,000 series I warrants,

and the number of warrants exercised was 11,289
warrants with a nominal value of Rp25, the warrant
exercise price of Rp200 on the exercise date was
October 10, 2024, the number of warrants not
exercised was 149,988,711 warrants that were not

used or invalid.
Wahyu Dwi Jatmiko is the director of the Company.
Page 59 OCR 0.906
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Halaman 5/50

The original financial statements included herein are in the
Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS

AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

(In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

16. TAMBAHAN MODAL DISETOR

16. ADDITIONAL-PAID-IN CAPITAL

Akun ini terdiri dari: This account consists of:
30 Juni/ June 30, 31 Desember/
2025 December 31, 2024
Pengampunan pajak 155.000.000 155.000.000 Tax amnesty
Agio saham 22.501.975.575 22.501.975.575 Share premium
Biaya emisi saham (2.603.512.670) (2.603.512.670) Share issuance costs
Tambahan modal disetor - neto 20.053.462.905 20.0: 905 Additional paid in capital— net

Biaya emisi saham merupakan biaya sehubungan
dengan Penawaran Umum Saham Perdana dan
Penawaran Umum Terbatas | (PUT I) kepada para
pemegang saham dalam rangka Hak Memesan Efek
Terlebih Dahulu (HMETD).

Share issuance costs are related to the Initial Public
Offering and Limited Public Offering I (PUT I) to
Shareholders through Issuance of Pre-emptive Rights
(HMETD).

17. PENDAPATAN 17. REVENUES
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
30 Juni/ June 30, 30 Juni/ June 30,
2025 2024
Jasa pengiriman Delivery services
Pihak ketiga 53.305.432.220 33.283.886.234 Third parties
Sewa gudang Warehouse Rent
Pihak ketiga - 450.000.000 Third parties
Jumlah 53.305.432.220 33.733.886.234 Total
Rincian pelanggan dengan jumlah penjualan lebih dari Details of customers representing more than 1046 of
1094 dari jumlah penjualan adalah sebagai berikut: total sales are as follows:
30 Juni/ June 30, 2025 30 Juni/ June 30, 2024
Jumlah! Persentase/ Jumlah! Persentase!
Amount Percentage Amount Percentage
PT GE Operations Indonesia 14.659.832.898 28Y 11.709.519.500 3599
PT Aztech Pandu Persada 36.904.653.332 6996 . 0/6
PT Indo Trans Kontruksi . 0 5.785.000.000 177
PT Badranaya Trans Apsara - 0yo 6.150.812.565 1895
07 946

Logisticsplus Inc

Jumlah 51.564.486.230

Page 60 OCR 0.932
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Halaman 5/51

The original financial statements included herein are in the
Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS

AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

(In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

18. BEBAN POKOK PENDAPATAN

18. COSTS OF REVENUES

Akun ini terdiri dari: Ihis account consisis ot:
30 Juni/ June 30, 30 Juni/ June 30,
2025 2024

Beban pengangkutan 43.778.723.144 27 454.410.013 Freight
Penyusutan aset tetap Depreciation of fixed assets

(Catatan 8) 434.576.446 454.630.990 (Notes 8)
Penyusutan aset hak guna Depreciation of right of use asset

(Catatan 9) - 162.866.514 (Notes 9)
Asuransi dan perizinan 51.345.399 87.110.611 Insurance and permit
Suku cadang dan pemeliharaan 99.200.821 44.199.454 Spare parts and maintenance
Jumlah 44.363.845.810 28.203.217.582 Total

Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025
dan 2024 tidak terdapat transaksi kepada pihak
berelasi dan tidak terdapat transaksi kumulatif dengan
konsumen individual yang melebihi 1094 dari beban

For the years ended June 30, 2025 and 2024 there
were no transaction to related parties and there were
no cumulative transactions with individual customers
exceeding 104 of cost of revenues.

pokok pendapatan.
19. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 19. GENERAL AND ADMINISTRATION EXPENSES
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
30 Juni/ June 30, 30 Juni/ June 30,
2025 2024
Gaji dan tunjangan 2.896.604.369 3.710.727.486 Salaries and allowances
Pajak 1.097.255.991 285.401.169 Tax
Keperluan kantor 585.352.525 440.700.675 Office supplies
Transportasi dan perjalanan 373.168.636 447.038.179 Transportation and travel
Jasa profesional 531.313.595 326.795.062 Professional fees
Penyusutan (Catatan 8) 407.899.631 385.663.659 Depreciation (Notes 8)
Perijinan 119.709.163 146.765.000 Permit
Jamuan dan sumbangan 172.624.362 83.057.995 Entertainment and donation
Jumlah 6.183.928.272 5.826.149.225 Total
20. PENGHASILAN KEUANGAN 20. FINANCE INCOME
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
30 Juni/ June 30, 30 Juni/ June 30,
2025 2024
Pendapatan bunga deposito Interest income on time deposit
dan jasa giro 9.528.217 9.288.748 and current account

Jumlah 9.528.217 9.288.748 Total

Page 61 OCR 0.924
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT

(TIDAK DIAUDIT)
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Halaman 5/52

The original financial statemenis included herein are in the
Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS

AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

(In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

21. BEBAN KEUANGAN

21. FINANCE COST

Akun ini terdiri dari: This account consists of:
30 Juni/ June 30, 30 Juni/ June 30,
2025 2024
Bunga pinjaman bank 423.471.672 329.192.418 Interest of bank loans
Pembiayaan konsumen 144.283.992 217.854.056 Consumer financing
Administrasi bank 33.238.808 28.534.721 Bank administration
Jumlah 600.694.472 575.581.195 Total

22. PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN

22. OTHER INCOME (EXPENSES)

Akun ini terdiri dari: This account consists of:
30 Juni/ June 30, 30 Juni/ June 30,
2025 2024
Foreign exchange gain

Laba (rugi) selisih kurs - bersih 538.047.133 1.224.821.219 (loss)- net

Lain-lain - bersih - - Others - net

Jumlah 538.047.133 1.224.821.219 Total

23. LABA PER SAHAM DASAR 23. BASIC EARNING PER SHARE
30 Juni! June 30, 31 Desember/

Laba (rugi) neto tahun berjalan Profit (loss) for the current year
yang dapat diatribusikan attributable to owner
kepada pemilik entitas induk 2.190.676.606 290.438.559 of the parent entity

Rata-rata tertimbang jumlah Weighted average number
saham biasa yang beredar 1.100.011.289 803.013.699 of shares outstanding

199 0,36

Page 62 OCR 0.907
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Halaman 5/53

The original financial statemenis included herein are in the

Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK
NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

(In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

24. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA 24. MONETARY

25.

ASSETS AND LIABILITIES

UANG ASING DENOMINATED IN FOREIGN CURRENCIES
June 30, 2025 December 31, 2024
Mata Uang Ekuivalen Mata Uang
Asing/ Rupiah/ Asing/ Ekuivalen
Foreign Rupiah Foreign Rupiah!
Currencies Eguivalent Currencies Rupiah Eguivalent
Aset Assets
Kas dan setara kas Cash and cash eguivalents
USD 607,76 118.549.959 1.643,02 26.554.489 USD
EURO 1.345,31 255721791 1.394,16 23.493.429 EURO
Piutang usaha - USD 1.140.569,62 17.844.211.705 1.267.200,31 20.480.491.439 Trade receivables - USD
Jumlah Aset 1.142.522,69 17.986.334.455 1.270.237,49 20.530.539.357 Total Assets
Liabilitas Liabilities
Utang usaha - USD Trade payables - USD
Jumlah Liabilitas 3 «. £ " Total Liabilities
Jumlah asset - Bersih 1.142.522,69 17.986.334.455 1.270.237,49 20.530.539.357 Net Assets

TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI

Berikut ini adalah informasi pihak berelasi yang telah
diungkapkan dalam masing-masing Catatan atas
Laporan Keuangan, berikut ini transaksi signifikan
antara Perusahaan dan pihak berelasi sesuai dengan
persyaratan yang ditetapkan antara pihak-pihak terkait.

a. Saldo dengan pihak berelasi adalah sebagai berikut:

30 Juni/ June 30,
2025

25. RELATED PARTY TRANSACTION

The following is related party information that has
been disclosed in the respective Notes to the Financial
Statements, the following are significant transactions
between the Company and related parties in
accordance with the reguirements set between the
related parties:

a. Balance with related parties are as follows:

31 Desember/

Piutang Usaha - (Catatan 5)
Rupiah
Logistics Plus Inc. -
PT Legon Pari -
USD
Logistics Plus Inc.

Jumlah

“hb jumlah aset 0,00Y6

December 31,
2024
Trade Receivables (Notes 5)

IDR

336.086.204 Logistics Plus Inc.

- PT Legon Pari
USD

20.480.491.439 Logistics Plus Inc.
20.816.577.643 Total
26,53/6 79 total assets
Page 63 OCR 0.894
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Halaman 5/54

The original financial statemenis included herein are in the

Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK
NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

(In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

25. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI (lanjutan)

a. Saldo dengan pihak berelasi adalah sebagai berikut:

25. RELATED PARTY TRANSACTION (continued)

a. Balance with related parties are as follows:

30 Juni/ June 30,
2025
Pendapatan - (Catatan 20)
PT Legon Pari
Jumlah 3:
Yb jumlah pendapatan 0,072
Total remunerasi yang dibayarkan kepada

Komisaris dan Direksi Perusahaan untuk periode

30 Juni/ June 30,
2024
Revenues (Notes 20)
8.000.000.000 PT Legon Pari
8.000.000.000 Total
23,7246 7 total revenues

Total remuneration paid to the Commissioners and
Directors for the years ended December 30, 2025 and

yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 dan 2024 2024, amounted to  Rp1,833,000,000 and
masing-masing sebesar Rp1.833.000.000 dan Rp1,570,000,000 respectively.
Rp1.570.000.000.
b. Sifat transaksi dan hubungan pihak berelasi: b. Nature of transaction and related parties
Pihak berelasi/ Sifat hubungan/ Sifat Saldo Akun/Transaksi/
Related parties Nature of relationship: Nature of Account/Transaction
PT Elogistik System Indonesia Entitas Sepengendali/ Piutang non-usaha/
Entites — Under — Common  Non-trade receivables
Control
Wahyu Dwi Jatmiko Pemegang Saham Piutang non-usaha/
Perusahaan/ Shareholders Non-trade receivables
PT Logisticsplus  Multimoda Pemegang Saham Piutang non-usaha/
Indonesia Perusahaan/ Shareholders Non-trade receivables
PT Legon Pari Entitas Sepengendali/ Piutang usaha, Pendapatan/
Entites — Under ' Common Trade receivables, Revenue
Control
Logistics Plus Inc. Entitas Sepengendali/ Piutang usaha, Pendapatan/
Entities — Under — Common Trade receivables, Revenue
Control
PT Logistics Plus LLC Entitas Asosiasi/ Associates Piutang berbunga dan tidak berbunga/

Interest and non-interest bearing
Page 64 OCR 0.937
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Halaman 5/55

The original financial statements included herein are in the
Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS

AAS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

(In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

26. INFORMASI SEGMEN

Informasi segmen dibawah ini dilaporkan berdasarkan
informasi yang digunakan oleh manajemen untuk
mengevaluasi kinerja tiap segmen usaha dan di dalam
mengalokasikan sumber daya dan tidak terdapat
segmen geografis karena seluruh kegiatan bisnis
Perusahaan beroperasi di Indonesia. Bisnis
Perusahaan hanya dikelompokkan menjadi satu
produk yaitu jasa pengurusan transportasi.

26. SEGMENT INFORMATION

The segment information below is reported based on
the information used by management to evaluate the
performance of each business segment and in
allocating resources and there are no geographic
segmenis because all of the Company's business
activities operate in Indonesia. The Company's
business is only grouped into one product, namely
transportation management services.

30 Juni/ June 30, 30 Juni/ June 30,
2025 2024
Pendapatan 53.305.432.220 33.733.886.234 Revenues
Beban pokok pendapatan (44.363.845.810) (28.203.217.582) Cost of revenues
Hasil segmen 8.941.586.410 5.530.668.652 Hasil segmen
Beban usaha segmen (4.017.436.389) (6.687.922.245) Operation expenses of segment
Pendapatan keuangan 9.528.217 9.288.748 Finance income
Beban keuangan (600.694.472) (575.581.195) Finance cost
Beban pajak penghasilan - bersih (513.862.410) (72.609.640) Income tax expense -net
Laba (rugi) segmen 3.819.121.356 (1.796.155.680) Segment profit (loss)
Aset segmen 84.634.878.597 78.467.780.437 Segment asset
Liabilitas segmen 25.267.906.710 21.291.485.154 Segment liabilities
27. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN 27. FINANCIAL RISK MANAGEMENT

Tingkat probabilitas risiko yang sangat potensial
terjadi dari instrumen keuangan Perusahaan adalah
risiko pasar (yaitu risiko mata uang asing dan
tingkat suku bunga), risiko kredit, dan risiko
likuiditas. Kebijakan akan pentingnya mengelola
tingkat risiko ini telah meningkat secara signifikan
dengan mempertimbangkan beberapa parameter
perubahan dan volatilitas pasar keuangan baik di
Indonesia maupun internasional. Direksi Perusahaan
menelaah dan menyetujui kebijakan risiko yang
mencakup toleransi risiko dalam strategi mengelola
risiko-risiko vana diranakum dibawah ini.

RISIKO PASAR

Risiko pasar adalah risiko dimana nilai wajar dari arus
kas masa depan dari suatu instrumen keuangan
akan berfluktuasi karena perubahan harga pasar.
Perusahaan dipengaruhi oleh risiko pasar, terutama
risiko tingkat suku bunga dan risiko nilai tukar.

Potential risks arising from the Company's financial
instruments relates to market risk (foreign currency
exchange and interest rate risk), credit risk and
liguidity risk. Policies of the importance of managing
the risk level has increased significantly considering
changes of several parameters and volatility of
financial markets both in Indonesia and international.
The Company's Director reviews and approves risk
policies covering the risk tolerance in the strategy
fomanage the risks which are summarized below.

MARKET RISK

Market risk is the risk that the fair value of future
cash flows of a financial instrument will fluctuate
because of changes in market prices. The
Company is affected by market risks, especially
interest rate risk and foreign exchange risk.
Page 65 OCR 0.940
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Halaman 5/56

The original financial statements included herein are in the
Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS

AAS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

(In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

27. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

Suku Bunga

Risiko suku bunga adalah risiko dalam hal nilai wajar
atau arus kas kontraktual masa datang dari suatu
instrumen keuangan akan terpengaruh akibat
perubahan suku bunga pasar. Eksposur Perusahaan
yang terpengaruh risiko suku bunga terutama terkait
dengan kas di bank, bank yang dibatasi
penggunaannya, utang bank jangka pendek, dan

utang bank jangka panjana.
Perusahaan memonitor secara ketat fluktuasi suku

bunga pasar dan ekspektasi pasar sehingga dapat
mengambil — langkah-langkah yang paling
menguntungkan Perusahaan secara tepat waktu.
Manajemen tidak menganggap perlunya melakukan
swap suku bunga saat ini.

Nilai Tukar

Risiko mata uang adalah risiko dalam hal nilai wajar
atau arus kas masa datang dari suatu instrumen
keuangan akan berfluktuasi akibat perubahan nilai
tukar mata uang asing. Eksposur Perusahaan
terhadap fluktuasi nilai tukar terutama berasal dari
kas dan bank dan piutang usaha dalam mata uang
asing.

Eksposur fluktuasi nilai tukar atas Perusahaan berasal
dari nilai tukar antara Dolar Amerika Serikat dan Euro.

RISIKO KREDIT

Risiko kredit adalah risiko dalam hal pihak ketiga
tidak akan memenuhi liabilitasnya berdasarkan
instrumen keuangan atau kontrak pelanggan, yang
menyebabkan kerugian keuangan. Perusahaan
dihadapkan pada risiko kredit dari kegiatan operasi
dan dari aktivitas pendanaan, termasuk deposito
pada bank, transaksi valuta asing, dan instrumen
keuangan lainnya. Risiko kredit terutama berasal
dari kas di bank, piutang usaha - pihak ketiga,
piutang lain-lain - pihak ketiga, bank yang dibatasi
penggunaannya dan aset lain-lain.

27. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)

Interest Rate

Interest rate risk is the risk in terms of fair value or
future contractual cash flows of a financial
instrument will be affected due to changes in
market interest rates. Exposure of the Company to
interest rate risk is mainly related to cash in banks,
resiricted bank, short-term bank loans, and long-term
bank loans.

The Company closely monitor fluctuations in market
interest rates and market expectations so that they
can take the most profitable steps for the Group in
a timely manner. Management does not consider the
need for interest rate swaps at this time.

Foreign Exchange Rate

Currency risk is the risk that the fair value or future
cash flows of a financial instrument will fuctuate
because of changes in foreign currency exchange
rates. The Company's exposure to exchange rate
fluctuations are mainly from cash and banks and trade
receivables in foreign currencies.

The 'Company's exposure to exchange rate
fluctuations comes from the exchange rate between
US Dollar and Euro.

CREDIT RISK

Credit risk is the risk that a third party failed to
discharge its obligation based on financial instrument
Or customer contract, which will incur a financial loss.
The Company is exposed to credit risk arising from its
operating activities and from its financing activities,
include deposits with banks, foreign exchange
transactions, and other financial instruments. Credit
risk arises mainly from cash in banks, trade
receivables - third parties, other receivables - third
parties, restricted bank and other assets.
Page 66 OCR 0.902
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Halaman 5/57

The original financial statements included herein are in the
Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS

AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

(In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

27. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

RISIKO KREDIT (lanjutan)

Risiko kredit yang berasal bank dan bank yang
dibatasi penggunaannya dikelola oleh manajemen
Perusahaan dengan memilih bank yang kredibel pada
saat kas ditempatkan di bank.

Eksposur Perusahaan terhadap risiko kredit timbul dari
kelalaian pihak lain, dengan eksposur maksimum
sebesar jumlah tercatat aset keuangan Perusahaan

RISIKO LIKUIDITAS

Risiko likuiditas merupakan risiko dalam hal
Perusahaan tidak bisa memenuhi liabilitas pada
saat jatuh tempo. Manajemen melakukan evaluasi
dan pengawasan yang ketat atas arus kas masuk
(cash-in) dan kas keluar (cash-out) untuk memastikan
tersedianya dana untuk memenuhi kebutuhan
pembayaran liabilitas yang jatuh tempo. Secara
umum, kebutuhan dana untuk pelunasan liabilitas
jangka pendek maupun jangka panjang yang jatuh
tempo diperoleh dari pendapatan kepada pelanggan.

Analisa umur aset keuangan Perusahaan pada tanggal
30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 adalah sebagai
berikut:

27. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)

CREDIT RISK (continued)

Credit risk arises from banks and restricted bank are
managed by the management's the Company by
selecting credible banks when cash are placed in the

banks.
The Company's exposure to credit risk arises from the

negligence of other parties, with a maximum exposure
of the carrying amount of the Company's financial
assets,

LI@UIDITY RISK

Liguidity risk is the risk when the Company is unable
to meet its obligations when it is due. The
management evaluates and monitors cash-in flows
and cash-out flows to ensure the availability of fund
fo settle the due obligation. In general, the fund
needed for setilement of current and long - term
llabilities is obtained from revenue activities to
customers.

The aging analysis of the Company's financial assets
as of June 30, 2025 and December 31, 2024 is as
Tollows:

30 Juni 2025/June 30, 2025

Belumjatuh tempo — Telah jatuh tempo

dan tidak tetapitidak —— Telah jatuh tempo
mengalami mengalami dan mengalami
penurunannilail penurunan nilai/ penurunan nilai/
Neither past due Past due but not Past due and Jumlah/
norimpaired impaired impaired Total
Kas dan setara kas 915.800.782 915.800.782 Cash and cash eguivalents
Piutang usaha 6.978.156.855 26.144.525.116  33.122.681.971 Trade receivables
Piutang lain-lain Other receivables
Pihak ketiga 27.750.001 27.150.001 Third parties
Aset tidak lancar Other non-cument assets-
lainnya-Jaminan) 4.000.000.000 3.304.084.028 7.304.084.028 (Deposits)
Jumlah 1.893.957.637 3.331.834.028 — 26144525116 — 81.370.316.782 Total

Page 67 OCR 0.902
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Halaman 5/58

The original financial statements included herein are in the
Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS

AAS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

(In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

27. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

27. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)

31 Desember 2024/December 31, 2024

Belum jatuh tempo — Telah jatuh tempo

dan tidak tetapi tidak Telah jatuh tempo
mengalami mengalami dan mengalami
penurunan nilai/ penurunan nilai/ penurunan nilai/
Neither past due Past due but not Past due and Jumlah/
norimpaired impaired impaired Total
Kas dan setara kas 678.396.930 Ka 678.396.930 Cash and cash eguivalents
Piutang usaha 739.618.998 47.951356.284  48.690.975.282 Trade receivables
Piutang lain-lain Other receivables
Pihak ketiga 33.029.166 33.029.166 Third parties
Aset tidak lancar Other non-cumeni assets-
lainnya-(Jaminan) 4.000.000.000 - 4.000.000.000 (Deposits)
Jumlah 5.418.015.928 33.029.166 — 47.951.356.284 — 53.402.401.378 Total
28. INSTRUMEN KEUANGAN 28. FINANCIAL INSTRUMENT

Tabel di bawah ini adalah perbandingan nilai tercatat
dan nilai wajar instrumen keuangan Perusahaan
yang dicatat di laporan keuangan:

The table below is a comparison of the canying
amount and fair value of the Company's financial
Instruments recorded in the financial statements:

30 Juni/ June 30, 2025

Nilai tercatat/ Nilai wajar/
Carrying amount Fair value
ASET KEUANGAN FINANCIAL ASSETS
Pinjaman dan piutang Loans and receivables
Kas dan setara kas 915.800.782 915.800.782 Cash and cash eguivalents
Piutang usaha 32.428.355.657 32.428.355.657 Trade receivables
Piutang lain-lain 21.150.001 27.150.001 Other receivables
Jumlah aset keuangan 33.371.906.440 33.371.906.440 Total financial assets
LIABILITAS KEUANGAN FINANCIAL LIABILITIES
Liabilitas keuangan yang dicatat Financial liabilities measured at
berdasarkan biaya perolehan amortized cost:
Utang bank jangka pendek 8.989.608.468 8.989.608.468 Short term bank loans
Utang usaha 7.577.833.939 7.577.833.939 Trade payables
Sewa pembiayaan 475.999.248 475.999.248 Finance Lease
Jumlah liabilitas keuangan 17.043.441.655 17.043.441.655 Total financial liabilities
Page 68 OCR 0.913
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Halaman 5/59

The original financial statements included herein are in the

Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK
NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
AAS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

(In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

28. INSTRUMEN KEUANGAN

28. FINANCIAL INSTRUMENT

31 Desember/ December 31, 2024

Nilai tercatat/
Carrying amount
ASET KEUANGAN
Pinjaman dan piutang
Kas dan setara kas 271.494.718
Piutang usaha 55.814.571.598
Piutang lain-lain 114.565.284

Jumlah aset keuangan 56.206.631.600

LIABILITAS KEUANGAN
Liabilitas keuangan yang dicatat
berdasarkan biaya perolehan
Utang bank jangka pendek 5.000.000.000
Utang usaha 18.595.656.875
Beban akrual 313.041.382
Jumlah liabilitas keuangan 23.908.698.257

Nilai wajar/
Fair value
FINANCIAL ASSETS
Loans and receivables
217.494.718 Cash and cash eguivalents
55.814.571.598 Trade receivables
114.565.284 Other receivables
56.206.631.600 Total financial assets
FINANCIAL LIABILITIES
Financial liabilities measured at
amortized cost:
5.000.000.000 Short term bank loans
18.595.656.875 Trade payables
313.041.382 Accrued expenses
23.908.698.257 Total financial liabilities

Berikut ini adalah metode dan asumsi yang digunakan
untuk menentukan nilai wajar masing-masing
kelompok dari instrumen keuangan Perusahaan:

@e Kas dan setara kas, piutang usaha, piutang non-
usaha, uang jaminan, utang bank jangka pendek,
utang usaha, utang non-usaha, dan beban yang
akrual mendekati nilai tercatatnya karena bersifat
jangka pendek.

@ Nilai tercatat dari utang jangka panjang berupa
utang bank, pembiayaan konsumen, dan liabilitas
sewa mendekati nilai wajarnya karena suku bunga
mengambang dari instrument keuangan ini
tergantung penyesuaian oleh pihak bank atau
entitas pembiayaan.

# Nilai wajar piutang pihak berelasi dicatat sebesar
biaya historis karena nilai wajarnya tidak dapat
diukur secara handal.

These are the methods and assumptions used to
estimate the fair value of each class of The
Company's financial instruments:

e Cash and cash eguivalents, trade receivables,
non-trade receivables, short-term bank loans,
trade payables, non-trade payables, and accrued
expenses approximate their carrying amounts
laraely due to their short-term maturities.

e Carrying value of long-term liabilities such as
Bank loans, consumer financing, and lease
liabilities approximate their fair value because
floating interest rate from these financial
instruments depends on adjustment from bank or

creditors.
@ Fair value of due from related parties recorded as

historical cost because its fair value can not be
reliably estimated.
Page 69 OCR 0.934
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Halaman 5/60

The original financial statemenis included herein are in the
Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS

AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

(In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

29. PERJANJIAN PENTING

Perjanjian Sewa Menyewa

Sewa Gudang

Pada tanggal 8 Juli 2024, Perusahaan mengadakan
perjanjian sewa menyewa bangunan dengan
Budiharto. SE atas perjanjian tersebut Perusahaan
akan menyewa bangunan dimiliki oleh Budiharto. SE
dengan jangka waktu selama 2 tahun dengan harga
sewa pertahun sebesar Rp200.000.000, uang tanda
jadi Rp20.000.000, dan uang jaminan sebesar
Rp20.000.000 dimana sewa dimulai tanggal 1 Agustus
2024 sampai denaan 31 Juli 2026 (Catatan 7).

Pada tanggal 29 Agustus 2024, Perusahaan
mengadakan perjanjian sewa menyewa bangunan
dengan PT Indo Motor Lestari diwakili oleh Nona Tjen
Foeng Fa atas perjanjian tersebut Perusahaan akan
menyewa gudang yang dimiliki oleh PT Indo Motor
Lestari dengan jangka waktu selama 2 tahun dengan
harga sewa pertahun sebesar Rp260.000.000 dan
uang jaminan sebesar Rp10.000.000 dimana sewa
dimulai tanggal 23 Agustus 2024 sampai dengan 22
Aaustus 2026 (Catatan 7).

PERJANJIAN PENTING

Perjanjian Kerjasama dengan PT Aztech Pandu
Persada

Pada tanggal 27 Desember 2024, Perusahaan
mengadakan Perjanjian Pengadaan Barang dengan
PTAztech Pandu Persada No.  KPO1/LOPI-
AZTIXIN2024, dimana atas perjanjian tersebut
Perusahaan sebagai mitra untuk melaksanakan
pemesanan (pengadaan) atas barang atau peralatan
yang dibutuhkan aztech dari pihak
ketiga/vendorffabricator. Spesifikasi teknis, merek,
jumlah, volume, harga, mekanisme pembayaran,
mekanisme pengiriman, jadwal pengiriman, syarat-
syarat inspeksi dan uji kelayakan barang, warranty,
asuransi dan hal-hal terkait lainnya yang berhubungan
pengadaan barang akan diatur dalam setiap PO yang
diterbitkan Aztech. Perjanjian ini berlaku selama 2
tahun

29. SIGNIFICANT COMMITMENTS

Lease Agreement

Warehouse Rent

On July 8, 2024, the Company entered into a building
lease agreement with Budiharto. SE based on the
agreement, the Company will rent the building owned
by Budiharto. SE for a period of 2 years with an annual
rental price of Rp200,000,000, a down payment of
Rp20,000,000, anda security deposit of
Rp20,000,000 where the lease starts from August 1,
2024 until July 31, 2026 (Note 7).

On August 29, 2024, the Company entered into a
building lease agreement with PT Indo Motor Lestari
represented by Ms. Tjen Foeng Fa. Based on the
agreement, the Company will renta warehouse owned
by PT Indo Motor Lestari for a period of 2 years with
an annual rental price of Rp260,000,000 and a
security deposit of Rp10,000,000 where the lease
starts from August 23, 2024 until August 22, 2026
(Note 7).

29. SIGNIFICANT COMMITMENTS

Cooperation Agreement with PT Aztech Pandu
Persada

On December 27, 2024, the Company entered into a
Procurement of Goods Agreement with PT Aztech
Pandu Persada No.  KPOT/LOPI-AZT/XII/2024,
wherein the agreement the Company as a partner to
carry out orders (procurement) for goods or eguipment
needed by Aztech from third
parties/vendors/fabricators. Technical specifications,
brands, guantity, volume, price, payment mechanism,
delivery mechanism, delivery schedule, inspection and
feasibility test reguirements for goods, warranty,
insurance and other related matters related to
procurement of goods will be regulated in each PO
issued by Aztech. This agreement is valid for 2 years.
Page 70 OCR 0.941
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Halaman 5/61

The original financial statemenis included herein are in the
Indonesian language

PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK

NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS

AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)

(In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)

29. PERJANJIAN PENTING (lanjutan)

Perjanjian Kerjasama dengan PT GE Operations
Indonesia

Pada tanggal 1 Januari 2022, Perusahaan
mengadakan Perjanjian Jasa Transportasi dan
Layanan Rigging dengan PT GE Operations Indonesia
(GE) No. GEHC-ID-Log/20220210, dimana atas
perjanjian tersebut Perusahaan akan memberikan jasa
transportasi atas barang GE untuk dikirimkan ke lokasi
yang telah ditentukan oleh GE dan penanganan
peralatan yang berupa perincian peralatan dalam
daftar pengepakan dari lokasi pengiriman yang
dirancang dan membongkar peralatan hingga
posisinya yang telah ditentukan oleh GE. Perjanjian ini
berlaku selama 2 tahun sampai dengan 31 Desember
2024 dan diperpanjang selama 1 tahun.

29. SIGNIFICANT COMMITMENTS (continued)

Cooperation Agreement with PT GE Operations
Indonesia

On January 1, 2022, the Company entered a
Transportation and Rigging Service Agreement
No.GEHC-ID-L0g/20220210 with PT GE Operations
Indonesia (GE) in which the Company will provide
ransportation services for GE goods to be sent toa
location determined by GE and handling eguipment in
the form of detailed eguipments in the packing list from
the designed delivery location and disassembly of the
eguipments to the position determined by GE. This
agreement is valid for 2 years until December 31,
2024 and renewal for 1 year.

File

File Open PDF
Source IDX
Size4.31 MB
Published23 Jul 2025
Pages70
Characters203,725
Text sourceOCR
OCR confidence0.923

Names mentioned 69 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK p.1 ×431
linked person Wahyu Dwi Jatmiko p.3 ×12
linked person Budi Mulyana p.3 ×3
linked person Arfindi A. Batubara p.11
linked org Bank Mandiri Tbk p.42 ×23
linked org Bank Central Asia Tbk p.42 ×5
linked org PT Mandiri Tunas Finance p.55 ×7
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.11 ×2
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.11 ×6
possible org Bank Rakyat Indonesia Tbk p.42 ×11
possible org PT Wijaya Karya p.43 ×3
possible org Pemerintah Republik Indonesia p.54
possible org Logisticsplus Inc p.59
unresolved person Jansehat Aritonang p.10 ×2
unresolved org Menteri Hukum Republik Indonesia p.10
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-. p.10
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU- AH- p.10
unresolved org Minister of Law p.10
unresolved org Minister of Law and Human Rights p.10 ×2
unresolved org Ministry of Law p.10
unresolved org Financial Services Authority p.11
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.11 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.15 ×4
unresolved org PT Bank Sahabat Sampoerna p.42 ×4
unresolved org Bank Negara Indonesa Tbk p.42 ×12
unresolved org Logistics Plus Inc. p.43 ×8
unresolved org PT Aztech Pandu Persada p.43 ×4
unresolved org PT GE Operations Indonesia p.43 ×6
unresolved org PT Indo Trans Konstruksi p.43 ×2
unresolved org PT Bukit Inti Makmur Abadi p.43 ×2
unresolved org PT Tekpak Indonesia p.43 ×2
unresolved org PT Trimitra Cikarang p.43 ×2
unresolved org PT Kilang Pertamina p.43
unresolved org PT Kilang Pertamina Intemational p.43
unresolved org PT Anugrah Teknologi Utama p.43 ×2
unresolved org PT Fragrance Oils Indonesia p.43
unresolved org PT Fragrance Oiis Indonesia Lain-lain p.43
unresolved org PT Logistics Multimoda Indonesia p.46 ×2
unresolved org PT Intisarana Teknindo Utama p.46 ×2
unresolved org PT Asuransi Wahana Tata p.47 ×2
unresolved org PT Asuransi Adira Dinamika p.47 ×2
unresolved org PT Logisticsplus Multimoda Indonesia p.48 ×3
unresolved org PT Wibowo Manajemen Indonesia Other p.48
unresolved org PT Wibowo Manajemen Indonesia p.48
unresolved org PT Bank Sahabat Sampoerna Pinjaman p.49
unresolved org PT Bank Sahabat Sampoema p.49 ×2
unresolved org PT Bank Sahabat Sampoerna Fasilitas Kredit Modal Kerja p.49
unresolved org PT Bank Sahabat Sampoerna Working Capital Credit Facility p.49
unresolved org Menteri Keuangan Republik Indonesia. Perusahaan p.52
unresolved org Minister of Finance p.52
unresolved org Government of Republic of Indonesia p.54
unresolved org PT Adimitra Jasa Korpora p.57 ×2
unresolved org PT Logisticsplus Multimoda p.58
unresolved person Dr. Sugih Haryati p.58 ×4
unresolved org PT Indo Trans Kontruksi p.59
unresolved org PT Badranaya Trans Apsara p.59
unresolved org PT Legon Pari p.62 ×3
unresolved org USD Logistics Plus Inc. p.62
unresolved org PT Legon Pari USD p.62
unresolved org PT Elogistik System Indonesia Entitas Sepengendali p.63
unresolved org PT Logisticsplus Multimoda Pemegang Saham Piutang p.63
unresolved org PT Legon Pari Entitas Sepengendali p.63
unresolved org Revenue Control Logistics Plus Inc. p.63
unresolved org PT Indo Motor Lestari p.69 ×4
unresolved person Tjen Foeng Fa. Based p.69 ×2
unresolved org PT Aztech Pandu Persada On p.69
unresolved org PT Aztech Pandu Persada No. KPOT p.69
unresolved org PT GE Operations Indonesia On p.70

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

FinancialStatement-2025-II-LOPI.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result