Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 70
Page 1 OCR 0.945
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (DIAUDIT) DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (MASING-MASING TIDAK DIAUDIT) FINANCIAL STATEMENTS AS OF JUNE 30, 2024 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2023 (AUDITED) AND FOR SIX MONTHS PERIODS ENDED JUNE 30, 2024 AND 2023 (UNAUDITED, RESPECTIVELY)
Page 2 OCR 0.936
DAFTAR ISI TABLE OF CONTENTS PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 FINANCIAL STATEMENTS DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN AS OF JUNE 30, 2025 BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Tidak AND FOR SIX MONTHS PERIOD THEN ENDED Diaudit) (Unaudited) Halaman / Page Surat Pernyataan Direksi Board of Director's Statement Lefter Laporan Audit Independen Independent Auditor's Report Laporan Posisi Keuangan 112 Statements of Financial Position Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Statements of Profit or Loss and Komprehensif Lain 212 Other Comprehensive Income Laporan Perubahan Ekuitas 3/1 Statements of Changes in Eguity Laporan Arus Kas 41 Statements of Cash Flows Catatan atas Laporan Keuangan 5/59 Notes To The Financial Statements
Page 3 OCR 0.897
&P'
MORE THAN LOGISTICS
SURAT PERNYATAAN DIREKSI
TENTANG
TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 30 JUNI 2025
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL Tbk.
Kami yang bertanda tangan di bawah ini
Nama
Alamat Kantor
Wahyu Dwi Jatmiko
Jl. Kavling POLRI No.20 Jagakarsa, Jakarta
DIRECTOR'S STATEMENT LETTER
REGARDING
RESPONSIBILITY FOR THE FINANCIAL STATEMENTS
AS OF JUNE 30, 2025
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL Tbk.
We, Ihe undersigned:
Name
Office address
Selatan 12620
Alamat Tempat Tinggal
Cluster Hiltop, Jl Alpen Glarus No.56 Sentul
Domicile Address
City, Babakan Madang, Bogor
Jabatan Direktur Utama Title
Nama Budi Mulyana Name
Alamat Kantor JI. Kavling POLRI No.20 Jagakarsa, Jakarta Office address
Selatan 12620
Alamat Tempat Tinggal Puri Nirwana 1, Blok.Z, NO.9, Pabuaran, Dowmicile Address
Cibinong - Bogor 16916
Jabatan Direktur Keuangan Title
menyatakan bahwa
1. Kami bertanggung jawab atas penyusunan dan peny:
laporan keuangan PT Logisticsplus International Tbk.
("Perusahaan"):
2. Laporan keuangan Perseroan telah disusun dan disajikan
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia:
3, a. Semua informasi dalam laporan keuangan Perseroan telah
dimuat secara lengkap dan benar:
b. Laporan keuangan Perseroan tidak mengandung
informasi atau fakta material yang tidak benar, dan tidak
menghilangkan informasi atau Fakta material:
declate that:
1. We are responsible for the preparation and presentation of he
/inancial statemenis of PT Logisticsplus International Tbk.
("Company"):
2. The financial statements of the Company has been prepared
and presented in accordance with Financial Accounting
Standards Indonesia,
3. a. All information contained in the financial statemenis of Ihe
Company has been presented completely and accurately:
b. The financial statements of Ihe Company do not contain
misleading material information or Jacts and do not omit material
information or facts:
PT. LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL Tbk
SAV Building
Jl. Kavling Polri No.20, Jagakarsa - Jakarta Selatan 12620 Indonesia
Phone. 162-211 7820485. Fax 162-211 29857201
Page 4 OCR 0.890
L&P' MORE THAN LOGISTICS 4. Bertanggung jawab atas sistem pengendalian intern dalam 4. We are responsible or the internal control system Of the Perseroan. Company. Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya. This statement letter is made truthfully Jakarta, 23 Juli 2025 / July 23, 2025 PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL Tbk. Wahyu Dwi Jatmiko Direktur Utama / President Director Budi Mulyana Direktur Keuangan / Finance Director 1 PT. LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL Tbk SAV Building Jl. Kavling Polri No.20, Jagakarsa - Jakarta Selatan 12620 Indonesia Phone. 162-211 7820485, Fax (62-211 29857201
Page 5 OCR 0.904
Halaman 1/3 The original financial statements included here in are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 AAS OF JUNE 30, 2025 (Dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) Catatan! — 30 Juni/ June 30, 31 Desember/ Notes 2025 December 31, 2024 ASET ASSETS ASET LANCAR CURRENT ASSETS Kas dan setara kas 200.4 915.800.782 678.396.930 Cash and cash eguivalents Piutang usaha dari Trade receivables from pihak ketiga - bersih 2d.e.f.5 32.428.355.657 28.190.075.232 Third parties - net pihak berelasi 2d.ef5 - 19.812.279.297 Related parties Piutang lain-lain dari: Other receivables from: Pihak ketiga - bersih 2d.e.f.6 27.750.001 33.029.166 Third parties - net Pajak dibayar dimuka 2n.12a. 3.304.084.028 : Prepaid taxes Biaya dibayar dimuka dan uang muka 2h.7 27.095.232.326 12.421.207.934 Prepaid expenses and advances Jumlah Aset Lancar 63.771.222.794 61.134.988.559 Total Current Assets ASET TIDAK LANCAR NON-CURRENT ASSETS Aset tetap - setelah dikurangi Fixed assets - net of akumulasi penyusutan 218 12.335.444.118 13.004.580.193 accummulated depreciation Aset pajak tangguhan 2n.12e. 298.211.685 298.211.685 Defforad tax assets Aset lainnya 9 8.230.000.000 4.030.000.000 Other assets Jumlah Aset Tidak Lancar 20.863.655.803 17.332.791.878 Total Non-Current Assets JUMLAH ASET 94.634,878.597 78.467.780.437 TOTAL ASSETS Catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari The accompanying notes to the financial statements from an laporan keuangan secara keseluruhan integral part of these financial statement taken as a whole
Page 6 OCR 0.892
Halaman 1/4 The original financial statement included here in are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 AS OF JUNE 30, 2025 (Dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) Catatan/ — 30 Juni/ June 30, 31 Desember/ Notes 2025 December 31, 2024 LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EGUITY LIABILITAS LIABILITIES LIABILITAS JANGKA PENDEK CURRENT LIABILITIES Utang bank jangka pendek 10 8.989.608.468 8.989.346.907 Short-term bank loans Utang usaha 2m1 7.577.833.939 8.577.569.072 Trade payables Utang pajak 2n.12b. 6.947.641.617 1.733.746.481 Tax payables 'Sewa pembiayaan - bagian lancar 213 475.999.248 475.999.248 Finance Lease - current portion Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 23.991.083.272 19.776.661.708 Total Current Liabilities LIABILITAS JANGKA PANJANG NON-CURRENT LIABILITIES Sewa pembiayaan - bagian tidak lancar 213 714.000.792 952.000.800 Finance lease - non current portion Liabilitas imbalan kerja 2pA4 562.822.646 562.822.646 Employee benefit liabilities Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 1.276.823.438 1.514.823.446 Total Non-Current Liabilitles Jumlah Liabilitas 25.267.906.710 21.291.485.54 Total Liabilities EKUITAS EGUITY Modal saham - nilai nominal Capital stock-par value Rp25 per saham of Rp25 per share Modal dasar - 3.200.000.000 saham Authorized capital - 3.200.000.000 Modal ditempatkan dan disetor penuh Shares Issued and fully paid - 1.100.011.289 saham -1,100,011,289 shares dan 1.100.000.000 saham and 1.100.000.000 shares untuk tahun 2025 dan 2024 15 27.500.282.225 27.500.282.225 forthe years 2024 and 2023 Tambahan modal disetor 16 20.053.462.905 20.053.462.905 Additional paid-in capital Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti Remeasurement of defined benefit - setelah pajak (26.312.922) (25.515.700) liability - net oftax Saldo laba Retained eamings Dicadangkan - 1.753.628.292 Appropriated Tidak dicadangkan 1.839.539.679 7.894.437.561 Unappropriated Jumlah Ekuitas 59.366.971.887 57A76.295.283 Total Eguity JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 84.634.878.597 78.467.780.437 TOTAL LIABILITIES AND EGUITY Catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari The accompanying notes to the financial statements from an laporan keuangan secara keseluruhan integral part of these financial statement taken as a whole
Page 7 OCR 0.893
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNE 2025 (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain) The original financial statements included here in are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME FOR SIX MONTHS PERIOD ENDED JUNE 30, 2025 (UNAUDITED) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) Catatan/ Notes 2025 2024 PENDAPATAN 17 53.305.432.220 33.733.886.234 REVENUES BEBAN POKOK PENDAPATAN 18 (44.363.845.810) (28.203.217.582) COST OF REVENUES LABA BRUTO 8.941.586.410 5.530.668.652 'GROSS PROFIT BEBAN USAHA OPERATING EXPENSES Beban umum dan administrasi 19 (6.183.928.272) (5.826.149.225) General and administration expenses LABA (RUGI) USAHA 658.138 (295.480.573) OPERATING INCOME (LOSS) PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN OTHER INCOME (EXPENSES) Penghasilan keuangan 20 9.528.217 9.288.748 Financial income Beban keuangan 2 (600.694.472) (575.581.195) Financial expenses Pendapatan (beban) lain-lain 22 538.047.133 1.224.821.219 Other income (expenses) Jumlah Pendapatan (Beban) Lain-lain - Bersih (53.119.422) 658.528.772 Total Other Income (Expenses) - Net LABA (RUGI) SEBELUM INCOME (LOSS) BEFORE PAJAK PENGHASILAN 1704539016 oo”? 363.048.199 INCOME TAX MANFAAT (BEBAN) PAJAK PENGHASILAN INCOME TAX BENEFIT (EXPENSE) Kini 2n.12c. (613.862.410) (72.609.640) Current Tangguhan 2n12e. £ : Deforred Jumlah beban pajak penghasilan (513.862.410) (72.609.640) Total income tax expense LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN 2.190.676.606 290.438.559 INCOME (LOSS) FOR THE YEAR PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN OTHER COMPREHENSIVE INCOME Tidak akan direklasifikasi Items that will not be reclassified ke laba rugi: to profit or loss: Kerugian aktuarial kumulatif Actuarial Loss on post-employement imbalan kerja (83.714.829) benefit Pajak penghasilan terkait - Related deferred income tax Jumlah Laba (Rugi) Komprehensif Total Other Comprehensive Profit Lain - Bersih - (33.714.829) (Loss) - Net JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF TOTAL COMPREHENSIVE PROFIT (LOSS) TAHUN BERJALAN - BERSIH 0. 2190.676.606 oo”)? 256.723.730 FOR THE YEAR - NET Laba per Saham Dasar 1,99 0,36 Basic Earning Per Share Catatan alas laporan keuangan yang merupakan bagian lidak terpisahkan dari The accompanying notes to the financial statements from an integral part laporan keuangan secara keseluruhan of these financial statement taken as a whole Halaman 2/5
Page 8 OCR 0.867
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS The original financial statements included here in are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK STATEMENTS OF CHANGES IN EGVITY UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR SIX MONTHS PERIODS ENDED TANGGAL 30 JUNI 2025 (TIDAK DIAUDIT) JUNE 30, 2025 (UNAUDITED) (Dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain) (in Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) Pengukuran kembali Modal saham liabilitas imbalan Saldo laba/ ditempatkan dan Tambahan modal kerja- Setelah pajak! Retained earnings disetor penuh/ disetor! Remeasurement of Tidak Issued and fully Additional paid-up defined benefit Dicadangkan/ dicadangkan/ Jumlah ekuitas/ paid-in capital capital liability — Net of tax Appropriated Unappropriated Total eguity Saldo Per 1 Juli 2023 20.000.000.000 155.000.000 7.401.908 4.731.380.966 24.893.782.874 Balance as of July 1, 2023 Setoran modal 7.500.160.350 19.897.609.780 5 - - 27.397.770.30 Paid-in capital 'Agio saham - - - - - Share premium Laba tahun berjalan - - - 2.604.228.953 2.604.228.953 Net profit forthe year Penghasilan komprehensif lain (33.714.830) La (33.714.829) Other comprehensive income Saldo Per 30 Juni 2024 27.500.160.350 20.052.609.780 (26.312.922) : 7.335.609.919 54.862.067.128 Balance as of June 30, 2024 Pelaksanaan waran - - - - Exercise of warrants 'Agio saham 121.875 853.125 s a 975.000 Share premium Laba tahun berjalan - - 4.503.929.761 4.503.929.761 Loss forthe year Penghasilan komprehensif lain Other comprehensive income Saldo per 30 Juni 2025 27.500.282.225 20.053.462.905 (26.312.922) - 1.839.539.680 59.366.971.889 Balance as of June 30, 2025 Catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan The accompanying notes to the financial statements from an integral part of thesa financial statement taken as a whole Halaman 3/6
Page 9 OCR 0.911
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK LAPORAN ARUS KAS UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNE 2025 (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain) Halaman 4/7 The original financial statements included here in are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK STATEMENTS OF CASH FLOW FOR SIX MONTHS PERIOD ENDED JUNE 30, 2025 (UNAUDITED) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) Catatan! Notes 2025 2024 ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI CASH FLOWS FROM OPERATING ACTIVITIES Penerimaan dari pelanggan 547 108.343.832.315 77.669.970.606 Receipts from customers Pembayaran kepada pemasok dan Payments to suppliers and other operasional lainnya 711,18 (103.318.108.472) (74.415.665.025) operational Pembayaran kepada karyawan 19 (5.097.168.454) (756.719.740) Payments to employees Pembayaran pajak 12 (1.656.803.318) (4.360.041.846) Payment for taxes Pembayaran beban bunga 2 (1.128.216.450) (1.865.825.586) Payment for interest expenses Pembayaran (Penerimaan) beban operasi Payment (receipts) for operating expenses dan lainnya 19,20,21 (7.863.106.864) (22.273.525.145) and other Arus Kas Neto yang Diperoleh dari Net Cash Flows Provided from (Digunakan untuk) Aktivitas Operasi (10.719.571.243) (26.001.806.736) (Used for) Operating Activities ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI CASH FLOWS FROM INVESTING ACTIVITIES Investasi 9 (4.200.000.000) - Investment Perolehan aset tetap 8 4.155.163.300 (3.800.814.391) 'Arguisition of fixed assets Penerimaan dari penjualan aset tetap 8 210.000.000 - Receipt from sales of fixed assets Placement (disbursement) of guarantee Pencairan (Penempatan) uang jaminan 9 5.060.000.000 deposit Decrease (increase) in receivables Penurunan (kenaikan) piutang pihak berelasi 6 461.400.000 from related parties Arus Kas Neto yang Diperoleh dari Net Cash Flows Provided from (Digunakan untuk) Aktivitas Investasi 5.686.563.300 (3.800.814.391) (Used for) Investing Activities ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN CASH FLOWS FROM FINANCING ACTIVITIES Hasil dari penerbitan modal saham 20.266.122.450 Proceeds from the issuance of share capital Hasil dari pelaksanaan opsi saham - 7.500.160.350 Proceeds from exercising stock options Tambahan setoran modal 975.000 - Paid in capital Penerimaan (Pembayaran) pinjaman bank. Receipts (Payment) of from short-term jangka pendek 10 139.515.744 9.000.000.000 bank loan Pembayaran pinjaman bank Payment of from long-term jangka panjang - (888.746.568) bank loan Penerimaan (pembayaran) sewa pembiayaan 13 (476.000.016) (171.047.160) Receipts (payment) of finance lease Arus Kas Neto yang Diperoleh dari Net Cash Flows Provided from (Digunakan untuk) Aktivitas Pendanaan (935.509.272) 35.706.489.072 (Used for) Financing Activities KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH NET INCREASE (DECREASE) IN CASH KAS DAN SETARA KAS (5.368.517.215) 5.903.867.945 AND CASH EGUIVALENTS CASH AND CASH EGUIVALENTS KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 6.284.317.996 380.450.051 AT BEGINNING OF YEAR CASH AND CASH EGUIVALENTS KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 915.800.781 6.284.317.996 AT THE END OF YEAR Catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan The accompanying notes to the financial statements from an integral part of these financial statement taken as a whole
Page 10 OCR 0.933
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Halaman 5/1 The original financial statements included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS AAS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 1. UMUM a. Pendirian dan Informasi Umum PT Logisticsplus International Tbk (“Perusahaan”) didirikan berdasarkan akta No. 10 tanggal 22 November 2013 dari Jansehat Aritonang,S.H., M.Kn., notaris di Bogor. Akta pendirian tersebut disahkan oleh Menteri Hukum Republik Indonesia dalam — Surat Keputusan — No. AHU- 0011732.AH.01.09 Tahun 2014 tanggal 18 Februari 2014. Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, pada tahun 2024, Perusahaan melakukan perubahan terkait susunan pengurus Perusahaan berdasarkan pada Akta No. 88 tanggal 24 Desember 2024 yang telah mendapat pengesahan dari Kementrian Hukum Republik Indonesia dengan Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-.000.1458.AH.01.11.Tahun 2025 tanggal 9 Januari 2025. Pada bulan Mei 2025, Perusahaan melakukan perubahan terkait perubahan peralihan saham berdasarkan pada Akta No. 86 tanggal 22 Mei 2025 yang telah mendapat pengesahan dari Kementrian Hukum Republik Indonesia dengan Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU- AH-01.09- 0269798 Tahun 2025 tanggal 27 Mei 25. Tempat kedudukan dan lokasi utama kegiatan usaha Perusahaan di Jl. Raya Kavling Polri No. 20, Kelurahan Jagakarsa, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, DKI Jakarta, Indonesia. Perusahaan mulai beroperasi komersial sejak 2015. Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan usaha Perusahaan adalah terutama dalam bidang jasa pengurusan transportasi (freight forwarding) yang juga merupakan kegiatan usaha yang sedang dijalankan oleh Perusahaan saat ini. Wahyu Dwi Jatmiko adalah pemegang saham pengendali akhir dari Perusahaan. GENERAL a. Establishment and General Information PT Logisticsplus International Tbk (the “Company”) was established based on deed no. 10 dated November 22, 2013 from Jansehat Aritonang, S.H., M.Kn., notary in Bogor. The deed of establishment was ratified by the Minister of Law of the Republic of Indonesia in Decree No. AHU-0011732.AH.01.09 Year 2014 dated February 18, 2014.In 2024, the Company change its management based on Deed No. 88 dated December 24, 2024 that has been approved by the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia based on Decree No. AHU- .000.1458.AH.01.11. Tahun 2025 dated January 9, 2025. In May 2025, the Company made changes related to changes in share transfer based on Deed No. 86 dated May 22, 2025 which has been approved by the Ministry of Law of the Republic of Indonesia with the Decree of the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia No. AHU-AH- 01.09-0269798 of 2025 dated May 27, 2025. The Company's domicile and main business activity located at Jl. Raya Kavling Polri No. 20, Jagakarsa Village, Jagakarsa District, South Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia. The Company started its commercial operation in 2015. In accordance with article 3 of the Company's articles of association, the scope of the Company's activities is mainly in the field of transportation management services (freight forwarding) which is also a business activity currently being carried out by the Company. Wahyu Dwi Jatmiko is the ultimate controlling shareholder of the Company.
Page 11 OCR 0.932
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Halaman 5/2 The original financial statements included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS AAS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 1. UMUM (Lanjutan) b. Penawaran Umum Saham Entitas Pada tanggal 29 September 2023, Perusahaan memperoleh Surat Pernyataan Efektif No. S- 323/D.04/2023 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan penawaran umum saham perdana kepada masyarakat. Berdasarkan — Sertifikat — Pencatatan — yang dikeluarkan oleh PT Bursa Efek Indonesia, Perusahaan — dinyatakan — telah — memenuhi persyaratan pencatatan PT Bursa Efek Indonesia. Dan sejak tanggal 11 Oktober 2023, sahamnya telah tercatat dan dapat diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia. Perusahaan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 11 Oktober 2023 sebanyak 300.000.000 saham atau sebanyak 27,27 dari jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh dengan nilai nominal Rp25 setiap saham dengan harga penawaran Rp100 setiap saham. Selisih lebih antara harga penawaran per saham dengan nilai nominal per saham dicatat sebagai “Tambahan Modal Disetor” setelah dikurangi biaya emisi saham, yang disajikan pada bagian ekuitas pada laporan posisi keuangan. Perusahaan menerbitkan sebanyak 150.000.000 Waran seri | atau sebesar 18,75”4 dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran. Pelaksanaan waran seri | sejumlah 11.289 waran dengan nilai nominal Rp25 harga pelaksanaan Rp200 tanggal 10 Oktober 2024. c. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit dan Karyawan Susunan Dewan Komisaris dan Direksi pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut: 1. GENERAL (Continued) b. Public Offering of the Entity's Shares On September 29, 2023, the Company obtained Effective Statement Letter No. S-323/D.04/2023 from the Financial Services Authority to conduct an initial public offering of shares to the public. Based on the Listing Certificate issued by PT Bursa Efek Indonesia, the Company was declared to have fulfilled the listing reguirements of PT Bursa Efek Indonesia. And since October 11, 2023, its shares have been listed and can be traded on the Indonesia Stock Exchange. The Company listed its shares on the Indonesia Stock Exchange (BEI) on October 11, 2023, totaling 300,000,000 shares or 27.274 of the total issued and fully paid shares with a nominal value of IDR 25 per share with an offering price of IDR 100 per share. The excess difference between the offering price per share and the nominal value per share is recorded as "Additional Paid-in Capital" after deducting share issuance costs, which is presented in the eguity section of the statement of financial nosition. The Company issued 150,000,000 Series 1 Warrants or 187596 of the total number of shares issued and fully paid at the time of the registration statement. The exercise of Series I warrants amounting to 11,289 warranis with a nominal value of Rp25 and an exercise price of Rp200 on October 10. 2024. c. Boards of Commissioners Directors, Audit Committee and Employees The composition of the Board of Commissioners and Directors as of June 30, 2025 and December 31, 2024 is as follows: Dewan Komisaris Board of Commissioners Komisaris Utama Arfindi A. Batubara President Commissioner Komisaris Independen Ferianto Independent Commissioner Direksi Board of Directors Direktur Utama Wahyu Dwi Jatmiko President Director Direktur Budi Mulyana Director
Page 12 OCR 0.908
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Halaman 5/3 The original financial statements included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 1. UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL (Continued) c. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit dan c. Boards of Commissioners, Directors, Audit Karyawan (Lanjutan) Committee and Employees (Continued) Komite Audit Audit Committee Ketua Ferianto Chairman Anggota Armet Fiza Member Anggota Mushab Member Personel manajemen kunci Perusahaan meliputi seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi (namun tidak termasuk Komisaris Independen). Manajemen kunci tersebut memiliki kewenangan dan tanggung jawab untuk merencanakan, memimpin — dan — mengendalikan aktivitas Perusahaan. Jumlah karyawan Perusahaan masing-masing pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 sebanyak 16 dan 26 karyawan (tidak diaudit). 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN a. Pernyataan Kepatuhan Laporan keuangan Perusahaan telah disusun dan disajikan sesuai dengan SAK di Indonesia, meliputi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK IAI), serta Peraturan Regulator Pasar Modal yang berlaku, antara lain, Peraturan No. VIII.G.7 tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). The key management personnel of the Company consists of all members of the Boards of Commissioners — and — Directors — (exclude Independent — Commissioner). — The — key management has the authority and responsibility to plan, lead and control the Company's activities. As of June 30, 2025 and December 31, 2024 the Company have 16 and 26 employees, respectively (unaudited). 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES a. Statement of Compliance The financial statements were prepared and stated in accordance with the Indonesian Financial Accounting Standards (“SAK”), which comprise the Statements and Interpretations of Financial Accounting Standards issued by the Board of Financial Accounting Standards of the Indonesian Institute of Accountants, and regulation of the Capital Market regulatory which include — regulation — VII.G.7 — concering Presentation and Disclosure of Financial Statements of Issuers or Public Companies issued hu tha Finanrial Senvires Artharitu
Page 13 OCR 0.939
Halaman 5/4 The original financial statements included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS AAS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING (Lanjutan) b. Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan, kecuali laporan arus kas, telah disusun dengan konsep harga perolehan dan basis akrual, kecuali disebutkan lain dalam catatan atas laporan keuangan yang relevan. Laporan arus kas disusun menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan arus kas ke dalam aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan. Mata uang fungsional Perusahaan adalah Rupiah. Kecuali dinyatakan berbeda, kebijakan akuntansi telah diterapkan secara konsisten dengan laporan keuangan untuk periode tahun yang berakhir 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 yang telah sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntasi Keuangan di Indonesia mengharuskan penggunaan estimasi dan asumsi. Hal tersebut juga mengharuskan manajemen untuk membuat pertimbangan dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Entitas. Area yang kompleks atau memerlukan tingkat pertimbangan yang lebih tinggi, atau area dimana asumsi dan estimasi dapat berdampak signifikan terhadap laporan keuanaan diunakapkan di Catatan 3. POLICIES (Continued) b. Basis of preparation of the financial The financial statements, except for the statements of cash flows, have been prepared on the historical cost concept and accrual basis, except as othemwise disclosed in the relevant notes to the financial statements herein. The statements of cash flows are prepared based On the direct method by classifying cash flows on the basis of operating, investing and financing activities. The functional currency of the Company is Rupiah. Unless otherwise stated, the accounting policies applied are consistent with the financial statement for the year ended June 30, 2024, and December 31, 2023, which conform to Indonesian Financial Accounting Standards. The preparation of financial statemenis in conformity with Indonesian Financial Accounting Standards reguires the use of estimates and assumptions. It also reguires management to exercise its judgement in the process of applying the Company's accounting policies. The areas involving a higher degree of judgement or complexity, or areas where assumptions and estimates are significant to the financial statements are diseinsad in Notes 3
Page 14 OCR 0.909
Halaman 5/5 The original financial statements included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS AAS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING (Lanjutan) b. Dasar penyusunan laporan keuangan (Lanjutan) Penerapan PSAK Baru, Amendemen dan Penyesuaian, serta ISAK Baru Perusahaan menerapkan PSAK baru, amendemen dan penyesuaian, serta ISAK baru yang wajib diberlakukan mulai 1 Januari 2024. Penerapan PSAK baru, amendemen dan penyesuaian, serta ISAK baru ini tidak mengakibatkan perubahan substansial pada kebijakan akuntansi Perusahaan dan tidak berpengaruh material terhadap jumlah yang dilaporkan untuk periode keuangan saat ini atau sebelumnya: @ Amandemen PSAK No. 201, “Penyajian Laporan Keuangan" tentang Klasifikasi Liabilitas Jangka Pendek atau Panjang". # PSAK No. 201, Penyajian Laporan Keuangan — Liabilitas Jangka Panjang dengan Kovenan. @ Amandemen PSAK No. 116, "Sewa" tentang Liabilitas Sewa pada Transaksi Jual dan Sewa- balik, “Lease”. @e PSAK No. 207, "Laporan Arus Kas" tentang dengan Pengungkapan terkait Pengaturan Pembiayaan Pemasok. Standar baru, amandemen dan revisi yang telah diterbitkan, namun berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada 1 Januari 2025 adalah sebagai berikut: @ Amandemen PSAK No. 221 "Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing”. # PSAK No. 105, "Aset Tidak Lancar yang Dikuasai untuk Dijual dan Operasi yang Dihentikan". e PSAK No. 107, "Instrumen Keuangan: Pengungkapan". e PSAK No. 115, "Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan". POLICIES (Continued) b. Basis of preparation of the financial statements (Continued) Adoption of New, Amendments and Improvements to PSAK, and New ISAK The Company applied new, amendments and improvements to the new PSAK and new ISAK that are mandatory for application from January 1, 2024. The application of these new, amendments and improvemenis to PSAK, and new ISAK did not result in substantial changes to the Company accounting policies and had no material effect on the amounts reported for the current or prior financial periods: @ Amendment to PSAK No. 201, “Presentation of financial statements” about — Liabilities Classification as Current or Non-Curtent". @ Amendment to PSAK No. 201, Non Current Liabilities with Covenants. @ Amendment to PSAK No. 116, “Leases" regarding Lease Liabilites in Sale-and lease Back, “Lease”, @ PSAK No. 207, “Statement Cash Flow" about Disclosures related to Supplier Financing Arrangemenis. New standards, amendments and revision issued but effective for the financial year beginning January 1, 2025 are as follows: @ Amendment to PSAK No. 221, "Effect of Changes in Foreign Exchange Rates". @ PSAK No. 105, "Non-Current Assets Controlled for Sale and Discountinued Operations", e PSAK No. 107, "Financial Instruments: Disclosure". @ PSAK No. 115, "Revenue from Contracts wits Customers".
Page 15 OCR 0.934
Halaman 5/6
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM AAS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)
(TIDAK DIAUDIT)
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
(Lanjutan) POLICIES (Continued)
c. Kas dan Setara Kas C. Cash and Cash Eguivalents
Kas dan setara kas terdiri dari kas, simpanan pada
bank yang sewaktu-waktu bisa dicairkan, kas pada
bank, dan investasi likuid jangka pendek lain-lain
dengan jangka waktu jatuh tempo tiga bulan atau
kurang.
Transaksi dalam mata uang asing dicatat ke dalam
Rupiah berdasarkan kurs yang berlaku pada saat
transaksi dilakukan. Pada tanggal pelaporan, aset
dan liabilitas moneter dalam mata uang asing
disajikan ke dalam mata uang Rupiah berdasarkan
kurs tengah Bank Indonesia. Keuntungan atau
kerugian kurs yang timbul dikreditkan atau
dibebankan pada usaha tahun berjalan.
Kurs utama yang digunakan, berdasarkan kurs
tengah yang diterbitkan Bank Indonesia, adalah
sebagai berikut (dalam nilai penuh):
Cash and cash eguivalents include cash on hand,
deposits held at call with banks,cash in banks and
other shori-term highly liguid investments with
original maturities of three months or less.
Transactions involving foreign currencies are
recorded in Rupiah amounts at the rates of
exchange prevailing at the time the transactions
are made. At the reporting date, monetary assets
and liabilities denominated in foreign currency are
translated to Rupiah using middle rates issued by
Bank Indonesia. Any resulting gains or losses are
credited or charged to operations of the current
vear.
The main exchange rates used, based on the
middle rate published by the Bank Indonesia, are
as follows (in full amount):
June 30, 2025
Dolar Amerika Serikat (“USD”) 16.233
Euro (“EUR”) 19.009
@. Instrumen Keuangan
Klasifikasi
i. Aset Keuangan
Aset keuangan diklasifikasikan sebagai aset
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
laba rugi, pinjaman yang diberikan dan piutang,
investasi dimiliki hingga jatuh tempo, atau aset
keuangan tersedia untuk dijual. Perusahaan
menentukan klasifikasi atas aset keuangan
pada saat pengakuan awal, dan jika
diperbolehkan dan sesuai, mengevaluasi
kembali pengklasifikasian aset tersebut pada
setiap akhir tahun keuanaan.
Aset keuangan Perusahaan terdiri dari kas dan
setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain,
piutang retensi, uang muka pelanggan,
pendapatan kontrak belum ditagih, dan dana
yang dibatasi penggunaannya — yang
diklasifikasikan sebagai pinjaman yang
diberikan dan piutang.
December 31,
2024
16.162 United States Dollar (“USD”)
16.851 Euro ("EUR")
0. Financial Instrument
Clasification
i. Financial Assets
Financial assets are classified as financial
assets at fair value through profit or loss, loans
and receivables, held to maturity investments,
or available for sale financial assets. The
Company determines the classification of their
financial assets at initial recognition, and if
allowed and appropriate, re evaluates the
designation of such assets at each financial
yearend,
The Company's financial assets consist of
cash and cash eguivalents, trade receivables,
other receivables, retention receivables,
customer advances, and restricted funds which
are classified as loans and receivables.
Page 16 OCR 0.918
Halaman 5/7 The original financial statements included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING (Lanjutan) POLICIES (Continued) e. Instrumen Keuangan (Lanjutan) e. Financial Instrument (Continued) li. Liabilitas Keuangan Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dan liabilitas keuangan yang dicatat ' berdasarkan biaya — perolehan diamortisasi. — Perusahaan — menentukan klasifikasi atas liabilitas keuangan pada saat pengakuan awal. Liabilitas keuangan Perusahaan terdiri dari utang bank jangka pendek, utang usaha, utang lain-lain jangka pendek, beban masih harus dibayar, pendapatan diterima dimuka, uang muka proyek, uang jaminan, utang ke pemegang saham, utang bank jangka panjang, dan utang lain-lain jangka panjang yang diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang dicatat berdasarkan biaya perolehan diamortisasi. Pengakuan dan Pengukuran i. Aset Keuangan Aset keuangan pada awalnya diakui sebesar nilai wajarnya dalam hal investasi yang tidak diukur pada nilai wajar melalui laba rugi ditambah biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung. Pengukuran aset keuangan setelah pengakuan awal tergantung pada klasifikasi aset. Pembelian atau penjualan aset keuangan yang mensyaratkan penyerahan aset dalam kurun waktu yang ditetapkan oleh peraturan atau kebiasaan yang berlaku di pasar (pembelian yang lazimireguler) diakui pada tanggal perdagangan, yaitu tanggal Perusahaan berkomitmen untuk membeli atau menjual aset tersebut. ii. Financial Liability Financial liabilities are classified as financial liabilities at fair value through profit or loss and financial liabilities measured at amortized cost, as appropriate. The Company determines the classification of its financial liabilities at initial recognition. The Company's financial liabilities consist of Short term bank loans, trade payables, short- term other payables, accrued expenses, uneamed revenues, project advances, customer deposit, long term bank loans, and long-term other payables which are classified as financial liabilites measured at amortized cost. Recognition and Measurement i. Financial Assets Financial assets are initially recognized at fair value in the case of investments not at fair value through profit or loss, plus transaction costs which are directly attributable. Measurement of financial assets after initial recognition depends on the classification of assets. Purchases or sales of financial assets that reguire delivery of assets within a time frame established by regulation or convention in the market place (regular way trades) are recognized on the trade date, i.e., the date that the Company commits to purchase or sell the assets.
Page 17 OCR 0.930
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Halaman 518 The original financial statemenis included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan) e. Instrumen Keuangan (Lanjutan) Pengakuan dan Pengukuran IL Aset Keuangan (Lanjutan) Pinjaman yang diberikan dan piutang Pinjaman yang diberikan dan piutang adalah aset keuangan non-derivatif — dengan pembayaran tetap atau telah ditentukan dan tidak mempunyai kuotasi di pasar aktif. Setelah pengakuan awal, aset keuangan tersebut dicatat pada biaya perolehan diamortisasi menggunakan metode suku bunga efektif kecuali jika dampak diskonto tidak material, maka dinyatakan pada biaya perolehan. Keuntungan atau kerugian diakui pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain ketika aset keuangan tersebut dihentikan pengakuannya atau mengalami penurunan nilai, dan melalui proses amortisasi. ii. Liabilitas Keuangan Liabilitas keuangan diakui pada awalnya sebesar nilai wajar, dan dalam hal pinjaman dan utang, termasuk biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung. Liabilitas Keuangan yang Dicatat Berdasarkan Biaya Perolehan Diamortisasi Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, selanjutnya setelah pengakuan awal diukur pada biaya perolehan diamortisasi, menggunakan suku bunga efektif kecuali jika dampak diskonto tidak material, maka dinyatakan pada biaya perolehan. Beban bunga diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian. Keuntungan atau kerugian diakui pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain ketika liabilitas keuangan tersebut dihentikan pengakuannya dan melalui proses amortisasi. 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (Continued) @. Financial Instrument (Continued) Recognition and Measurement i. Financial Assets (Continued) Loans and receivables Loans and receivables are non-derivative financial assets with fixed or determinable payments that are not guoted in an active market. Subseguent to initial recognition, such financial assets are carried at amortized cost using the effective interest rate method less impairment, except for those assets in which the interest calculation is not material Gains or losses are recognized in the statement of profit or loss and other comprehensive income, when the financial assets are derecognized or impaired, as well as through the amortization process. ii. Financial Liability Financial liabilities are recognized initially at fair value and, in the case of Ioans and borrowings, inclusive of directly aftributable transaction costs. Financial Liabilities Measured at Amortized Cost Financial liabilities measured at amortized cost, subseguent after the initial recognition are measured at amortized cost, using the effective interest rate unless the discount effect is not material, then it is stated at cost. Interest expense is recognized in the statement of profit or loss and other comprehensive income. Gains or losses are recognized in the statement of profit or loss and other comprehensive income when the financial liabilities is derecognized and through the amortization process.
Page 18 OCR 0.931
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Halaman 5/9 The original financial statements included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS AAS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan) e. Instrumen Keuangan (Lanjutan) Saling Hapus Instrumen Keuangan Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya dilaporkan dalam laporan posisi keuangan jika, dan hanya jika, terdapat memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui dan terdapat maksud untuk menyelesaikan secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas Biaya Perolehan Diamortisasi dari Instrumen Keuangan Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif dikurangi dengan penyisihan atas penurunan nilai dan pembayaran pokok atau nilai yang tidak dapat ditagih. Perhitungan tersebut mempertimbangkan premium atau diskonto pada saat perolehan dan termasuk biaya transaksi dan biaya yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari suku bunaa efektif. Penurunan Nilai Aset Keuangan Perusahaan — mengakui — kerugian — kredit ekspektasian untuk aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Pada setiap tanggal pelaporan, Perusahaan mengukur penyisihan kerugian instrumen keuangan sejumlah kerugian kredit ekspektasian sepanjang umurnya jika risiko kredit atas instrumen keuangan tersebut telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Namun, jika risiko kredit instrumen keuangan tersebut tidak meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, maka mengakui sejumlah kerugian kredit ekspektasian 12 bulan. Perusahaan — menerapkan — metode — yang disederhanakan untuk mengukur kerugian kredit @ekspektasian tersebut terhadap piutang usaha dan aset kontrak tanpa komponen pendanaan yang signifikan. 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (Continued) e. Financial Instrument (Continued) Offsetting of Financial Instruments Financial assets and financial liabilities are offset and the net amount reported in the statement of financial position if, and only if, there is a currently enforceable legal right to offset the recognized amounts and there is an intention to settle on a net basis, or to realize the assets and to settie the liabilities simultaneously. Amortized Cost of Financial Instruments Amortized cost is computed using the effective interest rate method less any allowance for impairment and principal repayment or reduction. The calculation takes into account any premium or discount on acguisition and includes transaction costs and fees that are an integral part of the effective interest rate. Impairment of Financial Assets The Company recognize expected credit loss for its financial assets measured at amortized costs. At the end of each reporting date, the Company calculates any impairment provision in financial instruments based on its lifetime expected credit loss if the credit risk of the financial instruments has increased significantly since its initial recognition. However, if credit risk has not increased significantly since initial recognition, then 12 months expected credit loss is recognized. The Company applied a simplified approach to measure such expected credit loss for trade Teceivables and contract assets without significant financing component.
Page 19 OCR 0.933
Halaman 5/10 The original financial statements included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING (Lanjutan) e. Instrumen Keuangan (Lanjutan) Perusahaan menganggap aset keuangan gagal bayar ketika pihak ketiga tidak mampu membayar kewajiban kreditnya kepada Perusahaan secara penuh. Periode maksimum yang dipertimbangkan ketika memperkirakan kerugian kredit ekspektasian adalah periode maksimum kontrak dimana Perusahaan terekspos terhadap risiko kredit. Penyisihan kerugian diakui sebagai pengurang jumlah tercatat aset keuangan kecuali untuk aset keuangan yang diukur pada FVTOCI yang penyisihan kerugiannya diakui dalam penghasilan komprehensif lain. Sedangkan jumlah kerugian kredit ekspektasian (atau pemulihan kerugian kredit) diakui dalam laba rugi, sebagai keuntungan atau kerugian penurunan nilai. Pengukuran kerugian kredit ekspektasian dari instrumen keuangan dilakukan dengan suatu cara yang mencerminkan: i. Jumlah yang tidak bias dan rata-rata probabilitas tertimbang yang ditentukan dengan mengevaluasi serangkaian kemungkinan yang dapat terjadi, li. Nilai waktu uang, dan ii. Informasi yang wajar dan terdukung yang tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan pada tanggal pelaporan mengenai peristiwa masa lalu, kondisi kini, dan perkiraan kondisi ekonomi masa depan. POLICIES (Continued) e. Financial Instrument (Continued) The Company considers a financial asset to be in default when the counterparty is unlikely to pay its credit obligations to the Company in full. The maximum period considered when estimating expected credit loss is the maximum contractual period over which the Company is exposed to credit risk. Impairment losses are recognized as a deduction in financial assets” carrying amount, except for financial assets measured at FVTOCI where its impairment is recognized in other comprehensive income. The expected credit loss (or recovery of credit loss) is recognized in profit or loss, as gains or losses of financial asset impairment. The expected credit loss of financial intruments are conducted by a means which reflect: i. An unbiased and probability-weighted amount that reflects a range of possible outcomes, li. Time value of money, and lil Reasonable and supportable information that is available without undue cost or effort about past events, current conditions and forecasts of future conditions.
Page 20 OCR 0.932
Halaman 5/11 The original financial statements included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING (Lanjutan) e. Instrumen Keuangan (Lanjutan) Penurunan Nilai Aset Keuangan Aset keuangan dapat dianggap tidak mengalami peningkatan risiko kredit secara signifikan sejak pengakuan awal jika aset keuangan memiliki risiko kredit yang rendah pada tanggal pelaporan. Risiko kredit pada instrumen keuangan dianggap rendah ketika aset keuangan tersebut memiliki risiko gagal bayar yang rendah, peminjam memiliki kapasitas yang kuat untuk memenuhi kewajiban arus kas kontraktualnya dalam jangka waktu dekat dan memburuknya kondisi ekonomik dan bisnis dalam jangka waktu panjang mungkin, namun tidak selalu, menurunkan kemampuan peminjam untuk memenuhi kewajiban arus kas kontraktualnya. Untuk menentukan apakah aset keuangan memiliki Tisiko kredit rendah, Perusahaan — dapat menggunakan peringkat risiko kredit internal atau penilaian eksternal. Misal, aset keuangan dengan peringkat “investment grade” — berdasarkan penilaian eksternal merupakan instrumen yang memiliki risiko kredit yang rendah, sehingga tidak mengalami peningkatan risiko kredit secara sianifikan seiak penoakuan awal. Penghentian Pengakuan i. Aset Keuangan Suatu aset keuangan, atau mana yang berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari kelompok aset keuangan sejenis, dihentikan pengakuannya pada saat: a. hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir, atau POLICIES (Continued) e. Financial Instrument (Continued) Imparment of Financial Assets Financial assets may be considered to not having significant increase in credit risk since initial recognition if the financial assets have a low credit risk at the reporting date. Credit risk on financial instrument may be considered be low if there is a low risk of default, the borrower has a strong capacity to meet its contractual cash flow obligations in the near term and adverse changes in economic and business conditions in the longer term may, but will not necessarily, reduce the ability of the borrower to fulfil its contractual cash flow obligations. To determine whether a financial asset has a low credit risk, the Company may use internal credit risk rating or external assessment. For example, a financial asset with 'investment grade” according to external assessment has a low credit risk rating, thus it does not experience an increase in significant credit risk since initial recognition. Derecognition i. Financial Assets A financial asset, or where applicable a part of a financial asset or part of a group of similar financial assets, is derecognized when: a. the contractual rights to receive cash flows from the financial asset have expired: or
Page 21 OCR 0.924
Halaman 512 The original financial statements included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING (Lanjutan) POLICIES (Continued) e. Instrumen Keuangan (Lanjutan) e. Financial Instrument (Continued) Penghentian Pengakuan i. Aset Keuangan b. Perusahaan mentransfer hak kontraktual untuk menerima arus kas yang berasal dari aset keuangan atau menanggung kewajiban untuk membayar arus kas yang diterima tanpa penundaan yang signifikan kepada pihak ketiga melalui suatu kesepakatan penyerahan dan (i) secara substansial mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut, atau (ii) secara substansial tidak mentransfer dan tidak memiliki seluruh Tisiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut, namun telah mentransfer pengendalian atas aset keuangan tersebut. Ketika Perusahaan telah mentransfer hak untuk menerima arus kas dari aset atau telah menandatangani kesepakatan pelepasan (pass through arrangement), dan secara substansial tidak mentransfer dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas aset keuangan, maupun mentransfer pengendalian atas aset, aset tersebut diakui sejauh keterlibatan — berkelanjutan — Perusahaan terhadap aset keuangan tersebut. Keterlibatan berkelanjutan yang berbentuk pemberian jaminan atas aset yang ditransfer diukur sebesar jumlah terendah dari jumlah tercatat aset dan jumlah maksimal dari pembayaran yang diterima Perusahaan yang mungkin harus dibavar kembali. Dalam hal ini, Perusahaan juga mengakui liabilitas terkait. Aset yang ditransfer dan liabilitas terkait diukur dengan dasar yang mencerminkan hak dan liabilitas yang masih dimiliki Perusahaan. Derecognition i. Financial Assets b. the Company has transferred its contractual rights to receive cash flows from the financial asset or has assumed an obligation to pay them in full without material delay to a third party under a “passthrough” arrangement and either (i) has transferred substantially all the risks and rewards of the financial asset, or (li) has neither transferred nor retained substantially all the risks and rewards of the financial asset, but has transferred control of the financial asset. When the Company have transferred its rights to receive cash flows from an asset or have entered into a pass-through arrangement, and have neither transferred not retained substantially all of the risks and rewards of the asset nor transferred control of the asset, the asset is recognized to the extent of the Company's continuing involvement in the asset. Continuing involvement that takes the form of a guarantee over the transferred asset is measured at the lower of the original carrying amount of the asset and the maximum amount of consideration that the Company could be reguired to repay. In that case, the Company also recognizes an associated liability. Transferred asset and the associated liability are measured on a basis that reflects the rights and obligations that the Company has retained.
Page 22 OCR 0.932
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK (CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Halaman 513 The original financial statements included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan) e. f Instrumen Keuangan (Lanjutan) Penghentian Pengakuan i. Aset Keuangan Pada saat penghentian pengakuan atas aset keuangan secara keseluruhan, maka selisih antara nilai tercatat dan jumlah dari (i) pembayaran yang diterima, termasuk setiap aset baru yang diperoleh dikurangi setiap liabilitas baru yang harus ditanggung: dan (ii) setiap keuntungan atau kerugian kumulatif yang telah diakui secara langsung dalam ekuitas harus diakui pada laporan laba rugi dan penahasilan komprehensif lain. ii. Liabilitas Keuangan Liabillitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas yang ditetapkan dalam kontrak dihentikan atau dibatalkan atau kadaluwarsa. Ketika liabilitas keuangan saat ini digantikan dengan yang lain dari pemberi pinjaman yang sama dengan persyaratan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi secara substansial atas ketentuan liabilitas keuangan yang saat ini ada, maka pertukaran atau modifikasi — tersebut — dicatat — sebagai penghapusan liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru, dan selisih antara nilai tercatat liabilitas keuangan tersebut diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. Piutang Usaha dan Piutang Non-Usaha Piutang usaha adalah jumlah yang terutang dari pelanggan untuk pengakuan pendapatan pada penjualan barang dan jasa, termasuk jasa konstruksi, dalam kegiatan usaha biasa. Piutang non-usaha adalah piutang yang dihasilkan dari transaksi selain penjualan barang dan jasa dalam kegiatan usaha biasa. 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (Continued) e. Financial Instrument (Continued) Derecognition i. Financial Assets On derecognition of a financial asset in its entirety, the difference between the carrying amount and the sum of (i) the consideration received, including any new asset obtained less any new liability assumed: and (ii) any cumulative gain or loss that has been recognized directly in eguity is recognized in the statement of profit or loss and other comprehensive income. i. Financial Liabilities A financial liabilities is derecognized when the liabilities specifed in the contract is discontinued or cancelled or expired. When an existing financial liability is replaced by another irom the same lender on Substantially different terms, or the terms of an existing liability are substantially modified, such an exchange or modification is treated as a derecognition of the original liability and the recognition of a new liability, and the difference in the respective carrying amounts is recognized in the statement of profit or loss and other comperehensive income. f. Trade receivables and non-trade receivables Trade receivables are amounts due from customers for revenues recognized on the sale of goods and services, including construction services, in the ordinary course of business. Non-trade receivables are receivables derived from transactions entered into other than the sale of goods and services in the ordinary course of business.
Page 23 OCR 0.932
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Halaman 514 The original financial statementis included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan) f Piutang Usaha dan Piutang Non-Usaha (Lanjutan) Jika piutang diperkirakan dapat ditagih dalam waktu satu tahun atau kurang (atau dalam siklus operasi normal jika lebih panjang), piutang diklasifikasikan sebagai aset lancar. Jika tidak, piutang disajikan sebagai aset tidak lancar. Piutang pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode bunga efektif, apabila dampak pendiskontoan signifikan, dikurangi provisi atas penurunan nilai. Kolektibilitas piutang ditinjau secara berkala. Piutang yang diketahui tidak tertagih, dihapuskan dengan secara langsung mengurangi nilai tercatatnya. Akun penyisihan digunakan ketika terdapat bukti yang objektif bahwa Perusahaan tidak dapat menagih seluruh nilai terutang sesuai dengan persyaratan awal piutang. Kesulitan keuangan signifikan yang dialami debitur, kemungkinan debitur dinyatakan pailit atau melakukan reorganisasi keuangan dan gagal bayar atau menunggak pembayaran merupakan indikator yang dianggap dapat menunjukan adanya penurunan nilai piutang. Jumlah penurunan nilai adalah sebesar selisih antara nilai tercatat aset dan nilai kini dari estimasi arus kas masa depan pada tingkat suku bunga efektif awal. Arus kas terkait dengan piutang jangka pendek tidak didiskontokan apabila efek diskonto tidak material. Jumlah kerugian penurunan nilai diakui pada laporan laba rugi dan disajikan dalam “beban penurunan nilai. Ketika piutang, yang rugi penurunan nilainya telah diakui, tidak dapat ditagih pada periode selanjutnya, maka piutang tersebut dihapusbukukan dengan mengurangi akun penyisihan. Jumlah yang selanjutnya dapat ditagih kembali atas piutang yang sebelumnya telah dihapusbukukan, dikreditkan terhadap “beban penurunan nilai" pada laporan laba ruai. 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (Continued) f. Trade receivables and non-trade receivables IF collection is expected in one year or less (or in the normal operating cycle of the business if longer), they are classified as current assets. If not, they are presented as non-curtent assets. Receivables are recognised initially at fair value and subseguently measured at amortized cost using the effective interest method, ifthe impact of discounting is significant, less any provision for impairment. Collectability of receivables is reviewed on an ongoing basis. Debts which are known to be uncollectible are written off by reducing the carrying amount directly. An allowance account is used when there is objective evidence that the Company will not be able to collect all amounts due according to the original terms of the receivables. Significant financial difficulties of the debtor, probability that the debtor will enter bankruptey or financial reorganisation, and default or delinguency in payments are considered indicators that the trade receivable is impaired. The amount of the impairment allowance is the difference between the asset's carrying amount and the present value of estimated future cash flows, discounted at the original effective interest rate. Cash flows relating to short term receivables are not discounted if the effect of discounting is immaterial. The amount of the impairment loss is recognised in profit or loss within “impairment charges”. When a receivable for which an impairment allowance had been recognised becomes uncollectible in a subseguent period, it is written off against the allowance account. Subseguent recoveries of amounts previously written off are credited against “Impairment charges" in profit or loss.
Page 24 OCR 0.927
Halaman 515 The original financial statements included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM AAS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING (Lanjutan) POLICIES (Continued) 9- Transaksi dengan Pihak-Pihak Berelasi 9. Related Parties Transactions Perusahaan melakukan transaksi dengan pihak- pihak berelasi sebagaimana didefinisikan dalam PSAK No. 7, "Pengungkapan Pihak Berelasi", sebagai berikut: 1) Orang atau anggota keluarga terdekatnya dikatakan memiliki relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut: a) Memiliki pengendalian ataupun pengendalian bersama terhadap entitas pelapor, b) Memiliki pengaruh signifikan terhadap entitas pelapor, atau c) Merupakan personil manajemen kunci dari entitas pelapor ataupun entitas induk dari entitas pelapor. Suatu entitas dikatakan memiliki relasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu dari hal berikut ini: B) Entitas tersebut dengan entitas pelapor adalah anggota dari Perusahaan yang sama. 2 b) Merupakan entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas (atau entitas asosiasi atau ventura bersama tersebut merupakan anggota suatu Perusahaan di mana entitas adalah anooota dari Perusahaan tersebut). c) Entitas tersebut dengan entitas lainnya adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama. d) Satu entitas yang merupakan ventura bersama dari pihak ketiga serta entitas lain yang merupakan entitas asosiasi dari entitas ketiaa. e) Entitas yang merupakan suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja dari entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah penyelenggara program tersebut, maka entitas sponsor juga berelasi dengan entitas nelanar ? Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam anaka (1) di atas. The Company enters into transactions with related parties as defined in SFAS No. 7, “Related Party Disclosures" as follows: 1) A person or his/her closest family member is said to have a relationship with the reporting entity ifthe person: a) Have control or joint control over the reporting entity, b) Has significant influence over the reporting entity, or c) Is a key management personel of the reporting entity or the parent entity of the reporting entity. 2) An entity is said to have a relationship with a Teporting entity ifit meets one of the following: a) The entity and the reporting entity are members of the same Company. b) Is an associate orjoint venture of the entity (or the associate or joint venture is a memberofa Company of which the entity is a member of that Company). c) The entity with other entities is a joint venture of the same third party. d) One entity that is a joint venture of a third party and another entity that is an associate of a third entity. e) An entity that is a post-employment benefit plan for employee benefits from the reporting entity or an entity related to the reporting entity. If the reporting entity is the organizer of the program, then the sponsoring entity is also related to the reporting entity. 1? Entities controlled or jointly controlled by the person identified in item (1) above.
Page 25 OCR 0.933
Halaman 5/16 The original financial statementis included herein are in the PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS AAS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN 2. (Lanjutan) 9. Transaksi dengan Pihak-Pihak Berelasi (Lanjutan) 2) Suatu entitas dikatakan memiliki relasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu dari hal berikut ini: (lanjutan) 9) Orang yang diidentifikasi dalam angka (1) (a) memiliki pengaruh signifikan terhadap entitas atau personil manajemen kunci dari entitas tersebut. Seluruh transaksi dan saldo material dengan pihak pihak berelasi diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan. h. Biaya Dibayar Dimuka Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama masa manfaat — masing-masing — biaya — dengan menggunakan metode garis lurus. i. Aset Tetap Seluruh aset tetap awalnya diakui sebesar biaya perolehan, yang terdiri atas harga perolehan dan biaya biaya tambahan yang dapat diatribusikan langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang diinginkan supaya aset tersebut siap digunakan sesuai dengan maksud manajemen. Setelah pengakuan awal, aset tetap dinyatakan pada biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai. Penyusutan aset dimulai pada saat aset tersebut siap untuk digunakan sesuai — maksud penggunaannya dan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan estimasi umur manfaat ekonomis. Taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap sebagai berikut: SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (Continued) 9. Related Parties Transactions (Continued) 2) An entity is said to have a relationship with a reporting entity if it meets one of the following: (continued) 9) The person identified in item (1) (a) has significant influence over the entity or the key management personnel of that entity. All significant transactions and balances with related parties are disclosed in the notes to financial statemenis. h. Prepaid Expense Prepaid expenses are amortized over the useful life of each expense using the straight-line method. i. Fixed Assets All fixed assets are initially recognized at cost, which comprises its purchase price and any costs direcily attributable in bringing the asset to the location and condition necessary for it to be capable of operating in the manner intended by management. Subseguent to initial recognition, fixed assets are stated at cost less any subseguent accumulated depreciation and impairment losses. Depreciation of an asset starts when it is available for use and is computed using the straight line method based on the estimated useful lives of the assets. The estimated useful lives of fixed assets as follows: Tahun/Year Bangunan 20 Building Kendaraan 4 Vehicles Perlengkapan, perabotan, dan peralatan kantor 4 Furnitures, fixtures and office eguipments
Page 26 OCR 0.935
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Halaman 517 The original financial statements included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan) i. Aset Tetap (Lanjutan) Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaannya. Saat aset dijual atau dilepaskan, harga perolehan, akumulasi penyusutan dan kerugian penurunan nilai dikeluarkan dari akun, Laba atau rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain pada periode aset tersebut dihentikan pengakuannya. Beban pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laba atau rugi pada saat terjadinya. Beban pemugaran dan penambahan dalam jumlah besar dikapitalisasi kepada jumlah tercatat aset tetap terkait bila besar kemungkinan bagi Perusahaan manfaat ekonomi masa depan menjadi lebih besar dari standar kinerja awal yang ditetapkan sebelumnya dan disusutkan sepanjang sisa manfaat aset tetap terkait. Nilai residu, estimasi masa manfaat dan metode penyusutan direviu dan disesuaikan, setiap akhir periode, bila diperlukan. Sewa Perusahaan menerapkan PSAK 116 yang mensyaratkan pengakuan liabilitas — sewa sehubungan dengan sewa yang sebelumnya diklasifikasikan sebagai “sewa operasi”. Pada tanggal insepsi atau pada saat penilaian kembali suatu kontrak yang mengandung suatu komponen sewa, Perusahaan mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke masing-masing komponen sewa berdasarkan harga tersendiri relatif dari komponen sewa. 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (Continued) i. Fixed Assets(Continued) The carrying value of fixed assets is derecognized upon disposal or when no future economic benefits are expected from its use or disposal. When assets are sold or retired, the cost, accumulated depreciation and any impairment loss are eliminated from the accounts. Any gain or loss arising from derecognition of fixed assets is included in the statement of profit or loss and other comprehensive income in the period the asset is derecognized. Repair and maintenance expenses are taken to the profit or loss when these are incurred. The cost of major renovation and restoration is included in the carrying amount of the related fixed assets when it is probable that future economic benefits in excess of the originally assessed standard of performance of the existing asset will flow to the Company, and is depreciated over the remaining useful lives of the related assets. The residual values, estimated useful lives, and depreciation method are reviewed and adiusted. at the end of each neriad. if necessarv. JI. Lease The Company applied PSAK 116, which set the reguirement for the recognition of lease liabilities in relation to leases which had been previously Classified as “operating lease”. At inception or on reassessment of a contract that contains a lease component, the Company allocates consideration in the contract to each lease component on the basis of their relative stand-alone prices.
Page 27 OCR 0.928
Halaman 5/18 The original financial statements included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS AAS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING (Lanjutan) j. Sewa (lanjutan) Pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran liabilitas sewa meliputi: - Pembayaran tetap, termasuk pembayaran tetap secara-substansi, - Pembayaran sewa variabel yang bergantung pada suatu indeks atau suku bunga, yang pada awalnya diukur dengan menggunakan indeks atau suku bunga pada tanggal permulaan, - Jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan dalam jaminan nilai residual, dan - Harga eksekusi opsi beli dimana Perusahaan cukup pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut, pembayaran sewa dalam periode perpanjangan opsional jika Perusahaan cukup pasti untuk mengeksekusi opsi perpanjangan, dan penalti untuk penghentian dini dari sewa kecuali jika Perusahaan cukup pasti untuk tidak mengakhiri lebih dini. Perusahaan mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa pada tanggal dimulainya sewa. Aset hak- guna awalnya diukur pada biaya perolehan, yang terdiri dari jumlah pengukuran awal dari liabilitas sewa disesuaikan dengan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan, ditambah dengan biaya langsung awal yang dikeluarkan, dan estimasi biaya untuk membongkar dan memindahkan aset pendasar atau untuk merestorasi aset pendasar atau tempat di mana aset berada, dikurangi insentif sewa yang diterima. Setelah tanggal permulaan, aset hak-guna diukur dengan model biaya. Aset hak-guna selanjutnya disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus dari tanggal permulaan hingga tanggal yang lebih awal antara akhir masa manfaat aset hak- guna atau akhir masa sewa. Selain itu, aset hak- guna secara berkala dikurangi dengan kerugian penurunan nilai, jika ada, dan disesuaikan dengan pengukuran kembali liabilitas sewa. POLICIES (Continued) j- Lease (continued) Lease payments included in the measurement of the lease liabilities comprise the following: - Fixed payments, including in-substance fixed payments, - Variable lease payments that depend on an index or a rate, initialy measured using the index or rate as at the commencement date: - Amounts expected to be payable under a residual value guarantee, and - The exercise price under a purchase option that the Company is reasonably certain to exercise, lease payments in an optional renewal period if the Company is reasonably certain to exercise an extension option, and penalties for early termination of a lease unless the Company is reasonably certain not to terminate early. The Company recognizes a right-of-use asset and a lease liability at the lease commencement date. The right of-use asset is initially measured at cost, which comprises the initial amount of the lease liability adjusted for any lease paymenis made at or before the commencement date, plus any initial direct costs incurred and an estimate of costs to dismantle and remove the underiying asset or to restore the underlying asset or the site on which it is located, less any lease incentives received. After commencement date, right-of-use asset is measured using cost model. The right-ofuse asset is subseguently depreciated using the straight-line method from the commencement date to the earlier of the end of the useful life of the right-of-use asset or the end of the lease term. In addition, the right-okuse asset is periodically reduced by impairment losses, if any, and adjusted for certain remeasuremenis of the lease liabilitv.
Page 28 OCR 0.932
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Halaman 519 The original financial statements included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan) j. Sewa (Lanjutan) Liabilitas sewa awalnya diukur pada nilai kini atas pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal permulaan, didiskontokan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa atau, jika suku bunga tersebut tidak dapat ditentukan, digunakan suku bunga pinjaman inkremental Perusahaan. Umumnya, Perusahaan menggunakan suku bunga pinjaman inkremental sebagai suku bunga diskonto. Liabilitas sewa diukur pada biaya perolehan diamortisasi menggunakan metode suku bunga efektif. Liabiltas sewa diukur kembali ketika ada perubahan pembayaran sewa masa depan yang timbul dari perubahan indeks atau suku bunga, jika ada perubahan estimasi Perusahaan atas jumlah yang diperkirakan akan dibayar dalam jaminan nilai residual, atau jika Perusahaan mengubah penilaiannya apakah akan mengeksekusi opsi beli, perpanjangan atau penghentian. Ketika liabilitas sewa diukur kembali dengan cara ini, penyesuaian terkait dilakukan terhadap jumlah tercatat aset hak-guna, atau dicatat dalam laba rugi jika jumlah tercatat aset hak-guna telah berkurang menjadi nol. Sewa Bangunan Perusahaan menyewa bangunan untuk ruang kantor. Sewa ruang kantor secara umum berlaku untuk periode 1 tahun. Beberapa sewa termasuk opsi untuk memperbaharui periode sewa untuk tambahan durasi yang sama setelah kontrak berakhir. 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (Continued) J Lease (Continued) The lease liability is initialy measured at the present value of the lease paymenis that are not yet paid at the commencement date, discounted using the interest rate implicit in the lease or, if that rate cannot be readily determined, the Company's incremental borrowing rate. Generally, the Company uses its incremental borrowing rate as the discount rate. The lease liability is measured at amortized cost using the effective interest method. It is remeasured when there is a change in future lease payments arising from a change in an index or rate, if there is a change in the Company's estimate of the amount expected to be payable under a residual value guarantee, or if the Company changes its assessment of whether it will exercise a purchase, extension or termination option. When the lease liability is remeasured in this way, a corresponding adjustment is made to the carrying amount of the right-of-use asset, or is recorded in profit or loss if the carrying amount of the right-of-use asset has been reduced to zero. Building Leases The Company leases buildings for its office. The leases of office space typically run for a period of 1 year. Some leases include an option to renew the lease for the same period at the end of the contract.
Page 29 OCR 0.935
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Halaman 5/20 The original financial statements included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan) i Sewa (Lanjutan) Beberapa sewa gedung kantor mengandung opsi perpanjangan yang dapat dieksekusi Perusahaan sebelum periode kontrak yang tidak dapat dibatalkan tersebut berakhir. Jika memungkinkan, Perusahaan berupaya untuk memasukkan opsi perpanjangan dalam sewa baru untuk memberikan fleksibilitas operasional. Perusahaan menilai pada saat permulaan sewa apakah Perusahaan cukup pasti untuk mengeksekusi opsi perpanjangan. Perusahaan menilai kembali apakah cukup pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut jika ada peristiwa atau perubahan signifikan dalam kondisi yang berada dalam pengendalian Perusahaan. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan Pada setiap akhir periode pelaporan, Perusahaan menilai apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian penurunan nilai aset diperlukan, maka Perusahaan membuat estimasi formal jumlah terpulihkan aset tersebut. Dalam menentukan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual, digunakan harga penawaran pasar terakhir, jika tersedia. Jika tidak terdapat transaksi tersebut, Perusahaan menggunakan model penilaian yang sesuai untuk menentukan nilai wajar aset. Perhitungan perhitungan ini dikuatkan oleh penilaian berganda atau indikasi nilai wajar yang tersedia. 2, SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (Continued) J Lease (Continued) Certain leases of office buildings contain extension options exercisable by the Company before the end of the non ancellable contract period. Where practicable, ihe Company may include extension options in new leases to provide operational flexibility. The Company assesses at lease commencement whether it is reasonably certain to exercise the extension options. The Company reassesses whether it is certain to exercise the options if ihere is a significant event or change in circumstances within its control. k. Impairment of Non-Financial Assets The Company assesses at each reporting period whether there is an indication that an asset may be impaired. If any such indication exists, or when impairment testing for an asset is reguired, the Company makes an estimate of the asset's recoverable amount. In determining fair value less costs to sell, recent market transactions are taken into account, if available. Ifno such transactions can be identified, an appropriate valuation model is used by the Company to determine the fair value of the assets. These calculations are corroborated by valuation multiples or other available fair value indicators.
Page 30 OCR 0.931
Halaman 5/21 The original financial statements included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING (Lanjutan) k. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan (Lanjutan) Jumlah terpulihkan yang ditentukan untuk aset individual adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar aset atau Unit Penghasil Kas (UPK) dikurangi biaya untuk menjual dengan nilai pakainya, kecuali aset tersebut tidak menghasilkan arus kas masuk yang sebagian besar independen dari aset atau kelompok aset lain. Jika nilai tercatat aset lebih besar daripada nilai terpulihkannya, maka aset tersebut mengalami penurunan nilai dan nilai tercatat aset diturunkan menjadi sebesar nilai teroulihkannva. Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus kas masa depan bersih didiskontokan ke nilai kini dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar terkini atas nilai waktu dari uang dan risiko spesifik dari aset. IL Pinjaman Pada saat pengakuan awal, pinjaman diakui sebesar nilai wajar, dikurangi dengan biaya-biaya transaksi yang terjadi. Selanjutnya, pinjaman diukur sebesar biaya perolehan diamortisasi, selisih antara penerimaan kas (dikurangi biaya transaksi) dan nilai pelunasan dicatat pada laba rugi selama periode pinjaman — dengan menggunakan metode bunga efektif. Biaya yang dibayar untuk memperoleh fasilitas pinjaman diakui sebagai biaya transaksi pinjaman sepanjang besar kemungkinan sebagian atau seluruh fasilitas akan ditarik. Dalam hal ini, biaya memperoleh pinjaman ditangguhkan sampai penarikan pinjaman terjadi. Sepanjang tidak terdapat bukti bahwa besar kemungkinan sebagian atau seluruh fasilitas akan ditarik, biaya memperoleh pinjaman dikapitalisasi sebagai biaya dibayar dimuka untuk jasa likuiditas dan diamortisasi selama periode fasilitas yang terkait. POLICIES (Continued) k. Impairment of Non-Financial Assets (Continued) An asset's recoverable amount is the higher of an asset's or Cash Generating Units (CGU) fair value less costs to sell and its value in use, and is determined for an individual asset unless the asset does not generate cash flow that are largely independent of those from other assets or groups of assets. If the carrying amount of an asset exceed its recoverable amount, the asset is considered impaired and is written down to its recoverable amount. In assessing the value in use, the estimated net future cash flows are discounted to their present value using a pre-tax discount rate that reflects current market assessments of the time value of money and the risks specific to the asset. IL. Borrowings Borrowings are recognized initially at fair value, net of transaction costs incurred. Borrowings are subseguently carried at the amortised cost: any difference between the proceeds (net of transaction costs) and the redemption value is recognised in profit or loss over the period of the borrowings using the effective interest method. Fees paid on the establishment of loan facilities are recognised as transaction costs of the Ioan to the extent that it is probable that some or all of the facility will be drawn down. In this case, the fee is deferred until the draw downoccurs. To the extent that there is no evidence that it is probable that Some or all of the facility will be drawn down, the fee is capitalised as a prepayment for liguidity services and amortised over the period of the facility to which it relates.
Page 31 OCR 0.939
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Halaman 5/22 The original financial statements included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING (Lanjutan) | Pinjaman (Lanjutan) Biaya pinjaman yang terjadi untuk konstruksi aset kualifikasian dikapitalisasi selama periode waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan konstruksi aset dan mempersiapkannya sampai dapat digunakan sesuai tujuan yang dimaksudkan atau untuk dijual. Biaya pinjaman lainnya dibebankan pada laba rugi. Pinjaman diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka pendek kecuali Perusahaan memiliki hak tanpa syarat untuk menunda pembayaran liabilitas selama paling tidak 12 bulan setelah tanggal m. Utang Usaha dan Utang Lain-lain Utang usaha adalah kewajiban membayar barang atau jasa yang telah diterima dalam kegiatan usaha normal dari pemasok. Utang non-usaha adalah kewajiban membayar barang atau jasa yang telah diterima dalam transaksi diluar kegiatan usaha normal. Utang usaha dan non-usaha pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Utang usaha dan non-usaha diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka pendek jika pembayaran jatuh tempo dalam satu tahun atau kurang (atau dalam siklus operasi normal bisnis jika lebih lama). Jika tidak, utana tersebut disalikan sebaaai liabilitas n. Perpajakan Beban pajak penghasilan terdiri dari pajak penghasilan kini dan pajak penghasilan tangguhan. Pajak tersebut diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain, kecuali apabila pajak tersebut terkait dengan transaksi atau kejadian yang langsung diakui ke ekuitas atau penghasilan komprehensif lain. Dalam hal ini, pajak. tersebut diakui langsung pada ekuitas atau penghasilan komprehensif lain. POLICIES (Continued) L Borrowings (Continued) Borrowing costs incurred for the construction of any gualifying asset are capitalised during the period of time that is reguired to complete and prepare the asset for its intended use or sale. Other borrowing costs are expensed in profit or loss. Borrowings are classified as current liabilities unless the Company has an unconditional right to defer the settlement of the liability for at least 12 months after the reporting date. Trade Payables and Other Payables Trade payables are obligations to pay for goods or services that have been acguired in the ordinary course of business from suppliers. Other payables are obligations to pay for goods or services that have been acguired outside the ordinary course of business. Trade and non-trade payables are initially recognised at fair value and subseguently measured at amortised cost, using the effective interest method. Trade and non trade payables are classified as current liabilities if payment is due within one year or less (or in the normal operating cycle of the business if longer). IF not, they are presented as noncurrent liabilities. . Taxation Income tax expense consists of current income tax and deferred income tax. The tax is recognized in the statement of profit or loss and other comprehensive income, except if the tax is related to transactions or events that are directly recognized in eguity or other comprehensive income. In this case, the tax is recognized directly in eguity or other comprehensive income.
Page 32 OCR 0.937
Halaman 5/23 The original financial statements included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING (Lanjutan) n. Perpajakan (Lanjutan) Pajak Kini Pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam periode/tahun yang bersangkutan yang dihitung berdasarkan tarif pajak dan peraturan pajak yang telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada tanggal pelaporan. Aset dan liabilitas pajak kini untuk periode/tahun berjalan diukur sebesar jumlah yang diharapkan dapat direstitusi dari atau dibayarkan kepada otoritas perpajakan. Manajemen secara periodik melakukan evaluasi atas posisi yang diambil dalam pelaporan pajak sehubungan dengan situasi dimana peraturan pajak terkait menjadi subjek interpretasi dan menetapkan provisi bila diperlukan. Perubahan terhadap liabilitas perpajakan diakui pada saat diterimanya surat ketetapan pajak atau, Jika Perusahaan mengajukan keberatan, pada saat keputusan atas keberatan tersebut ditetapkan. Pajak Tangguhan Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer aset dan liabilitas antara pelaporan komersial dan pajak pada setiap tanggal pelaporan. Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang boleh dikurangkan dan saldo rugi fiskal yang belum dikompensasikan, sepanjang perbedaan temporer dan rugi fiskal yang belum dikompensasikan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba fiskal pada masa yang akan datang. Nilai tercatat aset pajak tangguhan ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan diturunkan apabila laba fiskal mungkin tidak memadai untuk mengkompensasi sebagian atau semua manfaat aset pajak tangguhan. Pada setiap tanggal pelaporan, Perusahaan meninjau kembali aset pajak tangguhan yang tidak diakui dan mengakui aset pajak tangguhan yang sebelumnya tidak diakui apabila besar kemungkinan bahwa laba fiskal pada masa yang akan datang akan tersedia untuk pemulihannya. POLICIES (Continued) n. Taxation (Continued) Current Tax Current tax is determined based on taxable income in the period/year concemed which is calculated based on tax rates and tax regulations that have been enacted or substantively enacted at the reporting date. Current tax assets and liabilities for the current period/year are measured at the amount expected to be recovered from or paid to the tax authority. Management periodically evaluates the positions taken in tax reporting in relation to situations in which the relevant tax regulations are subject to interpretation and establishes provisions when necessary. Amendments to tax obligations are recorded when an assessment is received or, if the Company Submits an objection, when the decision on the appeal is determined. Deferred tax Deferred tax assets and liabilities are recognized for temporary differences in assets and liabilities between commercial reporting and tax at each reporting date. Deferred tax assets are recognized for all deductible temporary differences and the balance of tax losses that have not been compensated, as long as temporary differences and tax losses that have not been compensated can be utilized to reduce future taxable income. The carrying amount of deferred tax assets is reviewed at each reporting date and reduced if fiscal profit may not be sufficient to compensate for part orall of the benefits of deferred tax assets. At each reporting date, the Company reviews deferred tax assets that are not recognized and recognizes deferred tax assets that were not previously recognized If it is probable that future taxable income will be available for recovery.
Page 33 OCR 0.935
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Halaman 5/24 The original financial statements included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS AAS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan) n. Perpajakan (Lanjutan) Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan akan berlaku pada periode saat aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan berdasarkan tarif pajak dan peraturan pajak yang berlaku atau yang telah secara substantif telah berlaku pada tanggal pelaporan. Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan disaling-hapuskan jika terdapat hak secara hukum untuk melakukan saling hapus antara aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini, atau aset dan liabilitas pajak tangguhan pada entitas yang sama, atau Perusahaan bermaksud untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Pendapatan, beban-beban dan aset-aset diakui neto atas jumlah PPN kecuali: i. PPN yang muncul dari pembelian aset atau jasa yang tidak dapat dikreditkan oleh kantor pajak, yang dalam hal ini PPN diakui sebagai bagian dari biaya perolehan aset atau sebagai bagian dari beban-beban yang diterapkan, dan il. Piutang dan utang yang disajikan termasuk dengan jumlah PPN. Pengampunan Pajak Pada tanggal 19 September 2016, Dewan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia (DSAK IAI) menerbitkan PSAK No. 70, "Akuntansi Aset dan Liabilitas Pengampunan Pajak", yang berisi pedoman pencatatan harta dan liabilitas yang diungkapkan oleh wajib pajak yang mengikuti program pengampunan Pajak berdasarkan Undang-undang No. 11 tahun 2016. 0. Provisi Provisi diakui apabila Perusahaan memiliki kewajiban hukum maupun konstruktif sebagai akibat peristiwa masa lalu, dan besar kemungkinan penyelesaian kewajiban tersebut mengakibatkan arus keluar sumber daya dan jumlahnya dapat diestimasi secara andal. Provisi tidak diakui untuk kerugian operasi masa depan. 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (Continued) n. Taxation (Continued) Deferred tax assets and liabilities are measured using the tax rate that is expected to apply to the period when the asset is recovered or the liability is seftled based on the tax rates and tax regulations that have been enacted or that have been substantively enacted at the reporting date. Deferred tax assets and deferred tax liabilities are offset if there is a legal right to offset current tax assets against current tax liabilities, or deferred tax assets and liabilities in the same entity, or the Company intends to recover current tax assets and liabilities with net basis. Value Added Tax (VAT) Revenue, expenses and assets are recognized net of the amount of VAT except: i. where the VAT incurred on a purchase of assets or services is not recoverable from the tax office, in which case the VAT is recognized as part of the cost of acguisition of the asset or as part of the expense item as applicable: and receivables and payables that are stated with the amount of VAT included. Tax Amnesty On September 19, 2016, the Indonesian Financial Accounting Standards Board (DSAK IAI) issued PSAK No. 70, "Accounting for Tax Amnesty Assets and Liabilities", that states guidelines for recording assets and liabilities disclosed by the taxpayer following the Tax Amnesty Program under Law No. 11 Year 2016. 0. Provision Provisions are recognised when the Company has a present legal or constructive obligation as a result of past events and it is probable that an oulflow of resources embodying economic benefits will be reguired to settle the obligation and a reliable estimate can be made on the amount of the obligation. Provisions are not recoanised for future oberatina losses.
Page 34 OCR 0.924
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Halaman 5/25 The original financial statemenis included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS AAS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan) p. Imbalan Kerja Perusahaan — mengakui kewajiban imbalan pascakerja sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 35 Tahun 2021 (PP 35/2021) untuk melaksanakan beberapa ketentuan Undang- undang No.11/2020 mengenai Cipta Kerja yang diundangkan dan diberlakukan pada tanggal 2 Februari 2021. Sebelum PP35/2021 diberlakukan Perusahaan mencatat penyisihan imbalan kerja berdasarkan Undang undang No. 13/2003, yang merupakan kewajiban imbalan pasti berdasarkan PSAK No. 24, "Imbalan Kerja”, Seluruh pengukuran kembali, terdiri atas keuntungan dan kerugian aktuarial dan hasil atas aset program (tidak termasuk bunga bersih) diakui langsung melalui penghasilan komprehensif lain dengan tujuan agar aset atau liabilitas program neto diakui dalam laporan posisi keuangan untuk mencerminkan nilai penuh dari defisit dan surplus program. Pengukuran kembali tidak direklasifikasi ke laba atau rugi pada periode berikutnya. Seluruh pengukuran kembali, terdiri atas keuntungan dan kerugian aktuarial dan hasil atas aset program (tidak termasuk bunga bersih) diakui langsung melalui penghasilan komprehensif lain dengan tujuan agar aset atau liabilitas program neto diakui dalam laporan posisi keuangan untuk mencerminkan nilai penuh dari defisit dan surplus program. Pengukuran kembali tidak direklasifikasi ke laba atau rugi pada periode berikutnya. Seluruh biaya jasa lalu diakui pada saat yang lebih dulu antara ketika amandemen/kurtailmen terjadi atau ketika biaya restrukturisasi atau pemutusan hubungan kerja diakui. Bunga neto dihitung dengan menggunakan tingkat diskonto terhadap liabilitas atau aset imbalan pasti neto. Biaya jasa terdiri dari biaya jasa kini dan biaya jasa lalu, keuntungan dan kerugian kurtailmen dan penyelesaian tidak rutin, jika ada. Beban atau pendapatan bunga neto, dan biaya jasa diakui dalam laba atau rugi. 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (Continued) P. Employee Benefit The Company recognized employee benefits liability in accordance with” Govemment Regulation No. 35 Year 2021 (“PP35/2021”) to implement certain provision of Law No.11/2020 conceming Job Creation has just been promulgated and put into effect on February 2, 2021. Prior to the effective of PP35/2021, the Group provided provision based on Labor Law No. 13/2003, which represents an underlying defined benefit obligation based on PSAK No. 24, “Emplovee Benefits". All remeasuremenis, comprising of actuarial gains and losses, and the return of plan assets (excludi net interest) are recognized immediately through other comprehensive income in order for the net pension asset or liability recognized in the statement of financial position to refleci the full value of the plan deficit and surplus. Remeasurements are not reclassified to profit or loss in subseauent periods. All remeasurements, comprising of actuarial gains and losses, and the return of plan assets (excluding net interest) are recognized immediately through other comprehensive income in order for the net pension asset or Ilability recognized in the statement of financial position to reflect the full value of the plan deficit and surplus. Remeasurements are not reclassifled to profit or loss in subseauent periods. All past service cosis are recognized af the earlier of when the amendment or curtailment occurs and when the related restructuring or termination costs are recognized. Net interest is calculated by applying the discount rate to the net defined benefit liability or asset. Service cost comprise current service costs and past service cost, gains and losses on curtailments and non-routine settlements, if any. Net interest expense or income, and service costs are recognized in profit or loss.
Page 35 OCR 0.927
Halaman 5/26 The original financial statemenis included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING (Lanjutan) POLICIES (Continued) 9- Pengakuan Pendapatan dan Beban g. Revenue and Expense Recognition Pengakuan Pendapatan Perusahaan menerapkan PSAK No. 115 yang mensyaratkan pengakuan pendapatan harus memenuhi 5 langkah analisa sebagai berikut: 1 Identifikasi kontrak dengan pelanggan. 2 Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-janji dalam kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda ke pelanggan. 3 Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan. Jika imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah yang bersifat variabel, maka Perusahaan membuat estimasi jumlah imbalan tersebut sebesar jumlah yang diharapkan berhak diterima atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan dikurangi dengan estimasi jumlah jaminan kinerja jasa yang akan dibayarkan selama periode kontrak. 4 Nokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga jual berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika tidak dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan berdasarkan biaya yang diharapkan ditambah marjin. 5 Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga jual berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika tidak dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan berdasarkan biaya yang diharapkan ditambah marjin. Revenue Recognation The Company has applied PSAK No. 115, which reguires revenue recognition to fulfill 5 steps of assessment: 1 Identify contract(s) with a customer. 2 Identity the performance obligations in the contract. Performance obligations are promises ina contract to transfer to a customer goods or services that are distinct. 3 Determine the transaction price. Transaction price is the amount of consideration to which an entity expects to be entitled in exchange for transferring promised goods or services to a customer. If the consideration promised in a contract includes a variable amount, the Company estimates the amount of consideration to which it expects to be entitled in exchange for transferring the promised goods or services to a customer less the eslimated amount of service level guarantee which will be paid during the contract period. - Allocate the transaction price to each performance obligation on the basis of the relative stand-alone selling prices of each distinct goods or services promised in the contract. When these are not directly observable, the relative standalone selling price are estimated based on expected cost plus marain. Allocate the transaction price to each performance obligation on the basis of the relative stand-alone selling prices of each distinct goods or services promised in the contract. When these are not directly observable, the relative standalone selling price are estimated based on expected cost plus marain. Kel
Page 36 OCR 0.930
Halaman 5/27 The original financial statemenis included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS AAS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING (Lanjutan) 9. Pengakuan Pendapatan dan Beban (Lanjutan) Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki pengendalian atas barang atau jasa tersebut). Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan 2 cara, yakni: 1 Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan), atau 2 Suatu periode waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke pelanggan). Untuk kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi dalam suatu periode waktu, Perusahaan memilih ukuran penyelesaian yang — sesuai untukpenentuan jumlah pendapatan yang harus diakui karena telah terpenuhinya kewajiban pelaksanaan. Kewajiban Perusahaan terhadap kontrak dengan pelanggan sehubungan dengan pendapatan dibawah ini ditentukan sebagai kewajiban pelaksanaan tunggal yang dipenuhi pada suatu titik waktu: - Pendapatan jasa pengiriman barang diakui pada saat jasa diberikan. Pengakuan Beban Beban pokok penjualan diakui pada saat terjadinya (metode akrual). Termasuk didalam beban pokok. penjualan adalah taksiran beban untuk pengembangan prasarana di masa yang akan datang atas tanah yang telah terjual. Beban bunga dari instrumen keuangan diakui dalam laba rugi secara aktual menggunakan metode suku bunga efektif. Beban diakui pada saat terjadinya (accual basis). POLICIES (Continued) 9. Revenue and Expense Recognition (Continued) Recognize revenue when performance obligation is satisfied by transferring a promised goods or services to a customer (which is when the customer obtains control of that goods or services). A performance obligation may be satisfied at the following: 1 A point in time (typically for promises to transfer goods to a customer): or 2 Over time (typically for promises to transfer services fo a customer). For a performance obligation satisfied over time, the Company selects an appropriate measure of progress to determine the amount of revenue that should be recognized as the performance obligation is satisfied. The obligation of the Company from the contracts with customers relating to below revenues are determined to be single performance obligations which are satisfied at a point in time: - Service revenues are recognized when freight forwarding services are rendered, Expense Recognation. Cost of sales are recognized when incurred (accrual method). Cost of sales includes estimated costs for future development of amenities on land that is already sold. Interest expense for all financial instruments are recognized in profit or loss in accrual basis using the effective interest method. Expenses are recognized when are incurred (accual basis).
Page 37 OCR 0.934
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Halaman 5/28 The original financial statements included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan) n Pengukuran Nilai Wajar PSAK No. 68 (2015), "Pengukuran Nilai Wajar”, menyatakan definisi nilai wajar dan menyediakan pedoman pengukuran nilai wajar, dalam hal nilai wajar disyaratkan atau diizinkan, serta memperluas pengungkapan mengenai nilai wajar. Penerapan standar tersebut tidak berdampak material terhadap laporan keuangan. Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur di antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran. Pengukuran nilai wajar didasarkan pada asumsi bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan liabilitas akan terjadi: 1. di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut atau, 2. jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas tersebut. Perusahaan harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan. Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam kepentingan ekonomi terbaiknya. Pengukuran nilai wajar aset non-keuangan memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk menghasilkan — manfaat — ekonomis — dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya, atau dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset tersebut dalam penggunaan tertinggi dan Perusahaan menggunakan teknik penilaian yang sesuai dalam keadaan dan dimana data yang memadai tersedia untuk mengukur nilai wajar, memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi yang relevan dan meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi. 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (Continued) T. Fair Value Measurement PSAK No. 68 (2015), “Fair Value Measurement", states the definition of fair value and provides fair value measurement guidelines, in which case fair value is reguired or permitted, and expands disclosure of fair value. The adoption of such standards does not have a material impact on the financial statements. Fair value is the price that would be received to sell an asset or paid to transfer a liability in an orderly transaction between market participants at lhe measurement date. The fair value measurement is based on the presumption that the transaction to sell the asset or transfer the Iiability takes place either: 1. in the principal market for the asset or liability or, 2. in the absence of a principal market, in the most advantageous market for the asset or liability. The principal or the most advantageous market must be accessible by the Company. The fair value of an asset ora liability is measured using the assumptions that market participants would use when pricing the asset or liability, assuming that market participant act in their best @conomic interest. A fair value measurement of a non-financial asset takes into account a market participant's ability to generate economic benefits by using the asset in its highest and best use or by selling it to another market participant that would use the asset in its highest and best use. The Company uses valuation technigues that are appropriate in the circumstances and for which sufficient data are available to measure fair value, maximizing the use of relevant observable inputs and minimizing the use of unobservable inputs.
Page 38 OCR 0.938
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Halaman 5/29 The original financial statemenis included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS AAS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan) 3 Pengukuran Nilai Wajar Seluruh aset dan liabilitas, baik yang diukur pada nilai wajar, atau dimana nilai wajar aset atau liabilitas tersebut diungkapkan, dikategorikan dalam hirarki nilai wajar, berdasarkan tingkat input terendah yang signifikan terhadap keseluruhan pengukuran, sebagai berikut: 1. Level 1 - Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik, 2. Level 2 - Teknik penilaian dimana tingkat input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar dapat diobservasi, baik secara langsung maupun tidak langsung, 3. Level 3 - Teknik penilaian dimana tingkat input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar tidak dapat diobservasi. Untuk aset dan liabilitas yang diukur pada nilai wajar secara berulang dalam laporan keuangan, maka Perusahaan menentukan apakah telah terjadi transfer di antara tingkat hirarki nilai wajar dengan cara menilai kembali pengkategorian tingkat nilai wajar (berdasarkan tingkat input terendah yang signifikan terhadap keseluruhan pengukuran) pada setiap akhir periode pelaporan. . Laba Per Saham Dasar Sesuai dengan PSAK No. 56, mengenai “Laba per Saham", laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba rugi yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham biasa Entitas dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar dalam suatu periode/tahun (setelah dikurangi dengan modal saham dibeli kembali). 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (Continued) T. Fair Value Measurement All assets and liabilities for which fair value is measured or disclosed in the financial statements are categorized within the fair value hierarchy, described as follows, based on the lowest able input that significant to fair value measurement as a whole: 1. Level 1 - Guoted (unadjusted) market prices in active markets for identical assets or liabilities: 2. Level 2 - Valuation technigues for which the lowest level input that is significant to the fair value measurement is directly or indirectly observable, 3. Level 3 - Valuation technigues for which the lowest level input that is significant to the fair value measurement is unobservable. For assets and liabilities that are recognized in the financial statements on a recurring basis, the Company determines whether transfers have occurred between levels in the hierarchy by re- assessing categorization (based on the lowest level input that is significant to the fair value measurement as a whole) at the end of each reporting period. S. Basic Earnings Per Share In accordance with PSAK No. 56, regarding “Earnings Per Share”, basic earnings per share is computed by dividing profit or loss aftributable to Entity's ordinary stockholders by the weighted average number of shares outstanding during the periodyear (less treasury stock).
Page 39 OCR 0.924
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Halaman 5/30 The original financial statemenis included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan) Biaya Emisi Saham Biaya-biaya yang terjadi sehubungan dengan penawaran umum saham kepada masyarakat, seperti biaya jasa penjamin emisi efek, jasa lembaga dan profesi penunjang emisi efek, percetakan dokumen dan promosi, serta biaya pencatatan awal efek di bursa efek, ditangguhkan. Biaya biaya tersebut nantinya dicatat sebagai pengurang tambahan modal disetor, yang merupakan selisih antara nilai yang diterima dari pemegang saham dengan nilai nominal saham pada saat penawaran saham kepada masyarakat dilakukan. .. Segmen Operasi Perusahaan menerapkan PSAK No. 5 "Segmen Operasi”. Segmen adalah komponen dari Perusahaan yang dapat dibedakan yang terlibat dalam penyediaan produk-produk tertentu (segmen usaha), atau dalam menyediakan produk dalam lingkungan ekonomi tertentu (segmen geografis), yang memiliki risiko dan manfaat yang berbeda dari segmen lainnya. Peristiwa setelah Tanggal Pelaporan Keuangan Peristiwa sesudah akhir tahun yang menyediakan informasi tambahan tentang posisi Perusahaan pada tanggal pelaporan keuangan (adjusting events) disajikan dalam laporan keuangan. Peristiwa paska akhir tahun yang bukan merupakan adjusting events diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan apabila material. 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (Continued) t. Shares Issuance Cost The costs incurred in connection with the public Offering of shares to the public, such as fees for underwriting services, services for institutions and professions supporting securities issuance, document printing and promotion, as well as costs for initial listing of securites on the stock exchange, are deferred. These costs will later be recorded as a deduction from additional paid-in capital, which is the difference between the value received from the stockholders and the nominal value of the shares at the time the shares are afforerl ta the nuihlin Uu. Operating Segments The Company applies PSAK No. 5 "Operations Segment” A segment is a distinguishable component of the Company that is involved in providing certain products (business segment), or in providing products within a particular economic environment (geographical segment), which is subject to risks and rewards that are different from those of other seaments. v. Events after the Financial Reporting Date Post year-end events that provide additional information about the Group's position at the financial reporting date (adjusting events) are reflected in the consolidated financial statements. Post year-end events that are not adjusting events are disclosed in the notes to consolidated financial statements when material.
Page 40 OCR 0.938
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Halaman 5/31 The original financial statements included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI Laporan keuangan telah disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia yang mewajibkan manajemen Perusahaan untuk membuat estimasi dan asumsi serta terus melakukan dievaluasi berdasarkan pengalaman historis dan faktor lainnya, termasuk ekspektasi dari peristiwa masa depan yang diyakini wajar yang mempengaruhi jumlah jumlahyang dilaporkan dalam laporan keuangan sehubungan dengan adanya ketidakpastian yang melekat dalam membuat estimasi. Estimasi, asumsi dan pertimbangan yang memiliki pengaruh signifikan terhadap jumlah tercatat aset dan liabilitas adalah sebagai berikut: a. Penyusutan Aset Tetap Manajemen Perusahaan melakukan penelaahan berkala atas masa manfaat aset tetap berdasarkan faktor-faktor seperti kondisi teknis dan perkembangan teknologi di masa depan. Manajemen — akan — menyesuaikan — beban penyusutan jika masa manfaatnya berbeda dari estimasi sebelumnya atau manajemen akan menghapusbukukan atau melakukan penurunan nilai atas aset yang secara teknis telah usang atau aset non-strategis yang dihentikan penggunaannya atau dijual. Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan estimasi masa manfaat ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap adalah 4-20 tahun. Umur masa manfaat ini adalah umur yang secara umum diharapkan dalam industri di mana Perusahaan menjalankan bisnisnya. Perubahan tingkat pemakaian dan perkembangan teknologi dapat mempengaruhi masa manfaat ekonomis dan nilai sisa aset, dan karenanya biaya penyusutan masa depan mungkin direvisi. USE OF JUDGEMENTS, ESTIMATES AND ASSUMPTIONS The financial statements have been prepared in accordance with the Indonesian Financial Accounting Standards which reguires management of The Company to make estimations, assumptions and continue to evaluate based on historical experience and other factors, including expectations of future events that are believed to be reasonable, that affect amounts reported therein in connection with due to inherent uncertainty in making estimates. The estimates, assumptions and judgements that have a significant effect on the carrying amounts of assets and liabilities are as follows: a. Depreciation of Fixed Assets The Company management review periodically the estimated useful lives of fixed assets based on factors such as technical specification and future technological developments. Management will revise the depreciation charge where useful lives are different to those previously estimated, or it will write-off or write down assets which are technically obsolete or non-strategic assets that have been abandoned or sold. The costs of fixed assets are depreciated on a straight-line method over their estimated useful lives. Management estimates the useful lives of these fixed assets are 4-20 years. These are common life expectancies applied in the indusiries where the Company conduct their businesses. Changes in the expected level of usage and technological development could impact the economic useful lives and the residual values of these assets, and therefore future depreciation charges could be revised.
Page 41 OCR 0.940
Halaman 5/32 The original financial statemenis included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN 3. USE OF JUDGEMENTS, ESTIMATES AND ASUMSI (Lanjutan) ASSUMPTIONS (Continued) b. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan b. Impairment of Non-financial Assets Pada setiap akhir periode pelaporan, Perusahaan menelaah nilai tercatat aset non-keuangan untuk menentukan apakah terdapat indikasi bahwa aset tersebut telah mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut, nilai yang dapat diperoleh kembali dari aset diestimasi untuk menentukan tingkat kerugian penurunan nilai (jika ada). Bila tidak — memungkinkan — untuk mengestimasi nilai yang dapat diperoleh kembali atas suatu aset individu, — Perusahaan mengestimasi nilai yang dapat diperoleh kembali dari unit penghasil kas atas aset. Perkiraan jumlah yang dapat diperoleh kembali adalah nilai tertinggi antara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pakai. Dalam menilai nilai pakai, estimasi arus kas masa depan didiskontokan ke nilai kini menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini dari nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset yang mana estimasi arus kas masa depan belum disesuaikan. Jika jumlah yang dapat diperoleh kembali dari aset non keuangan(unit penghasil kas) kurang dari nilai tercatatnya, nilai tercatat aset (unit penghasil kas dikurangi menjadi sebesar nilai yang dapat diperoleh kembali dan rugi penurunan nilai diakui langsung ke laba rugi. . Pajak Penghasilan Perusahaan beroperasi di bawah peraturan perpajakan di Indonesia. Pertimbangan yang signifikan diperlukan untuk menentukan provisi pajak penghasilan dan pajak pertambahan nilai. Apabila keputusan final atas pajak tersebut berbeda dari jumlah yang pada awalnya dicatat, perbedaan tersebut akan dicatat di laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain pada periode dimana hasil tersebut dikeluarkan. At the end of each reporting period, the Company review the carrying amount of non-financial assets to determine whether there is any indication that those assets have suffered an impairment loss. If any such indication exists, the recoverable amount of the asset is estimated in order to determine the extent of the impairment loss (if any). Where it is not possible to estimate the recoverable amount of an individual asset, the Company estimate the recoverable amount of the cash generating unit to which the asset belongs. Estimated recoverable amount is the higher of fair value less cost to sell and value in use. In assessing value in use, the estimated future cash flows are discounted to their present value using a pre-tax discount rate that reflects current market assessmenis of the time value of money and the risks specific to the asset for which the estimates of future cash flows have not been adjusted. If the recoverable amount of the non-financial asset (cash generating unit) is less than its carrying amount, the carrying amount of the asset (cash generating unit) is reduced to its recoverable amount and an impairment loss is recognized immediately to profit or loss. C. Income Tax The Company operate under the tax regulations in Indonesia. Significant judgement is reguired in determining the provision for income taxes and Value added taxes. Where the final tax outcome of these matters is different from the amounts that were initialy recorded, such differences will be recorded at the statements of profit or loss and other comprehensive income in the period in which such determination is made.
Page 42 OCR 0.929
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Halaman 5/33 The original financial statements included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS AAS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI (Lanjutan) d. Liabilitas Imbalan Pascakerja Nilai kini liabilitas imbalan pascakerja tergantung pada sejumlah faktor yang ditentukan dengan menggunakan asumsi aktuaria. asumsi yang digunakan dalam menentukan biaya bersih untuk pensiun termasuk tingkat diskonto yang relevan. setiap perubahan dalam asumsi ini akan berdampak pada nilai tercatat liabilitas imbalan pascakerja. Asumsi penting lainnya untuk liabilitas Imbalan Pascakerja sebagian didasarkan pada kondisi pasar saat ini. 4. KAS DAN SETARA KAS Akun ini terdiri dari: 3. USE OF JUDGEMENTS, ESTIMATES AND ASSUMPTIONS (Continued) d. Post-employment Benefits Liability The present value of the post-employment benefits liability depends on a number of factors that are determined on an actuarial basis using a number of assumptions. the assumptions used in determining the net cost for pensions include the discount rate.any changes in these assumptions will impact the carrying — amount of post emplovment benefits liabilitv. Other key assumptions for Post-employment Benefits liability are based in part on cument market conditions. 4. CASH AND CASH E@UIVALENTS This account consists of: 31 Desember/ December 31, 2024 7.838 Cash on hand Cash in Banks — Rupiah - PT Bank Sahabat Sampoerna 270.609.745 PT Bank Negara Indonesa Tbk 346.245.952 PT Bank Mandiri Tbk 9.953.896 PT Bank Rakyat Indonesia Tbk 1.531.581 PT Bank Central Asia Tbk 628.349.012 Cash in Banks - United States Dollar 9.822.617 PT Bank Negara Indonesa Tbk 16.731.872 PT Bank Rakyat Indonesia Tbk 30 Juni/ June 30, 2025 Kas 7.838 Bank - Rupiah PT Bank Sahabat Sampoerna - PT Bank Negara Indonesa Tbk 375.351.244 PT Bank Mandiri Tbk 309.923.060 PT Bank Rakyat Indonesia Tbk 87.096.809 PT Bank Central Asia Tbk 1.299.081 773.678.032 Bank - Dolar Amerika Serikat PT Bank Negara Indonesa Tbk 108.998.376 PT Bank Rakyat Indonesia Tbk 7.551.583 116.549.959 Bank - Euro PT Bank Negara Indonesa Tbk 25572701 25.572.791 Jumlah 915.800.782 26.554.489 23.493.429 PT Bank Negara Indonesa Tbk 23.493.429 678.396.930 Total Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 seluruh kas dan setara kas ditempatkan pada pihak ketiga dan tidak ada yang dijaminkan. As of June 30, 2025 and December 31, 2024, all cash and cash eguivalents were placed in third parties banks and not used as collateral.
Page 43 OCR 0.933
Halaman 5/34 The original financial statements included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM AAS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 5. PIUTANG USAHA 5. TRADE RECEIVABLES Akun ini terdiri dari: This account consists of: a. Berdasarkan Debitur a. By Debtor 30 Junil June 30, 31 Desember/ 2025 December 31, 2024 Pihak ketiga Third parties Logistics Plus Inc. 12.783.329.456 - Logistics Plus Inc. PT Aztech Pandu Persada 10.711.482.282 12.706.017.009 PT Aztech Pandu Persada PT GE Operations Indonesia 8.052.494.991 10.843.218.510 PT GE Operations Indonesia PT Indo Trans Konstruksi 304.102.000 2.488.296.358 PT Indo Trans Konstruksi PT Wijaya Karya 473.770.000 473.770.000 PT Wijaya Karya PT Bukit Inti Makmur Abadi 207.406.650 339.696.000 PT Bukit Inti Makmur Abadi PT Tekpak Indonesia 194.013.902 260.464.422 PT Tekpak Indonesia PT Trimitra Cikarang - 245.413.907 PT Trimitra Cikarang PT Kilang Pertamina PT Kilang Pertamina Intemational - 190.359.808 International PT Anugrah Teknologi Utama 146.709.390 146.709.389 PT Anugrah Teknologi Utama PT Fragrance Oils Indonesia 101.428.470 - PT Fragrance Oiis Indonesia Lain-lain (masing-masing Others (each below dibawah Rp100 juta) 147.944.830 190.337.512 Rp100 million) Pihak Berelasi Related parties Logistics Plus Inc. - 20.806.692.366 Logistics Plus Inc. Jumlah 33.122.681.971 48.690.975.281 Total Dikurangi penyisihan Less allowance for penurunan nilai (694.326.314) (688.620.752) doubtful accounts Piutang Usaha - Bersih 32.428.355.657 48.002.354.529 Trade Receviables - Net b. Berdasarkan Mata Uang b. By Functional Currency 30 Juni/ June 30, 31 Desember/ 2025 December 31, 2024 Rupiah 14.584.052.759 28.210.483.842 IDR Dollar AS 18.538.629.212 20.480.491.439 USD Jumlah 33.122.681.971 48.690.975.281 Total Dikurangi penyisihan Less allowance for penurunan nilai (694.326.314) (688.620.752) doubtful accounts Piutang Usaha - Bersih 32.428.355.657 48.002.354.529 Trade Receviables - Net
Page 44 OCR 0.928
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Halaman 5/35 The original financial statements included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 5. PIUTANG USAHA (Lanjutan) Cc. Berdasarkan Umur Rincian umur piutang usaha dihitung sejak tanggal faktur adalah sebagai berikut: 5. TRADE RECEIVABLE (Continued) c. By Age The aging analysis of trade receivables from the date of invoice is as follows: 31 Desember/ 30 Juni/ June 30, 2025 Belum jatuh tempo dan tidak mengalami penurunan nilai 6.978.156.855 Telah jatuh tempo namun namun tidak mengalami penurunan nilai: 1 hari sampai 30 hari 2.529.087.410 31 hari sampai 60 hari 7.802.908.455 61 hari sampai 90 hari 1.834.960.530 91 hari sampai 120 hari 12.627.550 Telah jatuh tempo dan/atau mengalami penurunan nilai 13.964.941.171 Jumlah 33.122.681.971 Dikurangi penyisihan penurunan nilai (694.326.314) Piutang Usaha - Bersih 5.657 Mutasi penyisihan penurunan nilai piutang adalah sebagai berikut: December 31, 2024 Neither past due 739.618.998 nor impaired Past due but not impaired: 17.626.755.730 1-30 days 3.234.723.690 31-60 days 5.415.159.247 61 - 90 days 185.372.200 91 -120 days 21.489.345.416 Past due and impaired 48.690.975.281 Total Less allowance for (688.620.752) doubtful accounts 48.0 529 Trade Receviables - Net Movements of allowance for impairment of receivables are as follows: 31 Desember/ December 31, 2024 - Beginning balance Changes during the year 688.620.752 Additional allowance - Reversal of allowance 688.620.752 Total 30 Juni/ June 30, 2025 Saldo awal tahun 688.620.752 Perubahan selama tahun berjalan Penambahan penyisihan 694.326.314 Pemulihan penyisihan - Jumlah 1.382.947.066 Perusahaan telah menerapkan metode yang disederhanakan untuk menghitung kerugian kredit ekspektasian sesuai dengan PSAK No. 109, yang mengizinkan penggunaan cadangan kerugian ekspektasian seumur hidup untuk seluruh piutang usaha. Untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian, piutang usaha telah dikelompokkan berdasarkan karakteristik risiko kredit dan waktu jatuh tempo yang serupa. The Company applies the simplified approach to provide for expected credit losses prescribed by PSAK No. 109, which permits the use of the lifetime expected loss allowance for all trade receivables. To measure the expected credit losses, trade receivables have been classified based on shared credit risk characteristics and the days past due.
Page 45 OCR 0.933
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Halaman 5/36 The original financial statements included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS AAS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 5. PIUTANG USAHA (Lanjutan) Berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan akun piutang masing-masing pelanggan pada tanggal 30 Juni 2025 dan Desember 2024 manajemen Perusahaan berkeyakinan bahwa penyisihan penurunan nilai piutang adalah cukup untuk menutup kemungkinan tidak tertagihnya piutang di kemudian 6. PIUTANG LAIN-LAIN Rincian piutang lain-lain adalah sebagai berikut: 5. TRADE RECEIVABLE (Continued) Based on the review of the status of the individual Teceivable accounts as of June 30, 2025 and December 31, 2024, the Company's management believes that the allowance for impairment is sufficient to cover potentially uncollectible receivables in later dates. 6. OTHER RECEIVABLES The details of other receivables are as follows: 30 Juni/ June 30, 31 Desember/ 2025 December 31, 2024 Pihak ketiga Third parties Karyawan 27.750.001 33.029.166 Employees Jumlah 27.150.001 33.029.166 Total Dikurangi penyisihan Less allowance for doubtful penurunan nilai - - accounts Piutang Lain-lain - Bersih 27.150.001 33.029.166 Other Receviables - Net Manajemen berkeyakinan bahwa seluruh piutang lain- lain tersebut dapat tertagih sehingga tidak perlu dibuat cadangan penurunan nilai piutang lain-lain. 7. BIAYA DIBAYAR DI MUKA DAN UANG MUKA Rincian biaya dibayar dimuka dan uang muka adalah sebagai berikut: Management believes that all other receivables are collectible and therefore no allowance for impairment of other receivables is necessary. 7. PREPAID EXPENSES AND ADVANCES The details of prepaid expenses and advances are as Tollows: 30 Juni/ June 30, 31 Desember/ 2025 December 31, 2024 Biaya dibayar dimuka Prepaid expenses Sewa 301.666.665 301.666.659 Rent Asuransi 120.846.612 104.544.333 Insurance Lainnya 985.754.329 38.400.003 Others Uang muka Advances Project 24.194.034.112 11.500.300.000 Project Cash Advance 1.492.930.608 476.296.938 Cash Advance Jumlah 27.095.232.326 12.421.207.933 Total
Page 46 OCR 0.913
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Halaman 5/37 The original financial statements included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS AAS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 7. BIAYA DIBAYAR DI MUKA DAN UANG MUKA (lanjutan) Uang muka proyek terdiri atas uang muka kepada PT Logistics Multimoda Indonesia dan PT Intisarana Teknindo Utama sebesar Rp8.000.000.000 dan Rp3.500.300.000 terkait pemesanan (pengadaan) atas barang atau peralatan yang dibutuhkan Aztech (Catatan 32) 8. ASET TETAP - BERSIH Nilai buku aset tetap per 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut: 7. PREPAID EXPENSES AND ADVANCES (continued) Project advances consist of advances to PT Logistics Multimoda Indonesia and PT Intisarana Teknindo Utama amounting to Rp8,000,000,000 and Rp3,500,300,000 related to orders (procurement) for goods or eguipment needed by Aztech (Notes 32) 8. FIXED ASSETS - NET The book values of fixed assets as of June 30, 2025 and December 31, 2024 are as follows: 30 Juni 2025 / June 30, 2025 Saldoawal/ Penambahan/ Pengurangan! — Saldo akhir/ Beginning Additions Deductions Ending balance Harga perolehan Acguisition cost Tanah 3.815.000.000 - - 3.815.000.000 Land Bangunan dan Building and prasarana 2.101.641.716 - - 2.101.641.716 infrastructures Kendaraan 5.976.478.028 - - 5.976.478.028 Vehicles Perlengkapan, perabotan Furniture, fixtures and dan peralatan kantor 7.217.498.560 173.340.000 7.390.838.560 — Office eguipments Jumlah 19.110.618.304 — 173.340.000 19.283.958.304 Total Akumulasi Penyusutan Accumulated Depreciation Bangunan dan Building and prasarana 381.190.043 52.541.043 - 433.731.086 infrastructures Kendaraan 3.151.011.593 382.035.402 3.533.046.995 Vehicles Perlengkapan, perabotan Fumiture, fixtures and dan peralatan kantor 2.573.836.475 — 407.899.630 - 2.981.736.104 office eguipments Jumlah 6.106.038.110 842.476.075 - 6.948.514.186 Total Nilai buku 13.004.580.194 12.335.444.118 Book value
Page 47 OCR 0.921
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Halaman 5/38 The original financial statements included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 8. ASET TETAP - BERSIH (Lanjutan) 8. FIXED ASSETS - NET (Continued) 31 Desember 2024 / December 31, 2024 Saldoawal/ — Penambahan/ Pengurangan/ Saldo akhir! Beginning Additions Deductions — Ending balance Harga perolehan Acguisition cost Tanah 3.815.000.000 3.815.000.000 Land Bangunan dan Building and prasarana 2.039.641.716 62.000.000 - 2.101.641.716 infrastructures Kendaraan 6.473.123.028 100.000.000 596.645.000 5.976.478.028 Vehicles Perlengkapan, perabotan Furniture, fixtures and dan peralatan kantor 7.068.640.794 — 148.857.766 - 7.217.498.560 office eguipments Jumlah 19.396.405.538 — 162.000.000 596.645.000 — 19.110.618.304 Total Akumulasi Penyusutan 'Accumulated Depreciation Bangunan dan Building and prasarana 290.282.957 90.907.086 381.190.043 infrastructures Kendaraan 2.124.805.486 796.529.895 370.323.788 3.151.011.593 Vehicles Perlengkapan, perabot - Furniture, fixtures and dan peralatan kantor 1.791.983.505 781.852.970 - 2.573.836.475 office eguipments Jumlah 4.807.071.948 1.669.289.950 370.323.788 6.106.038.110 Total Nilai buku 14.589.333.590 13.004.580.194 Book value Rincian penjualan aset tetap adalah sebagai berikut: The details of disposal of fixed assets are as follows: 30 Juni/ June 30, 31 Desember/ 2025 December 31, 2024 Harga penjualan : 210.000.000 Selling price Nilai tercatat - (197.987.879) Carrying amount Laba penjualan aset tetap Gain on sale of fixed assets (Catatan 21) : 12.012.121 (Notes 21) Pada tahun 2024, Perusahaan tidak mengasuransikan aset tetapnya terhadap risiko kerugian atau kerusakan. Pada tahun 2023, Perusahaan mengasuransikan aset tetapnya kepada PT Asuransi Wahana Tata dan PT Asuransi Adira Dinamika, keduanya pihak ketiga, terhadap risiko kerugian atau kerusakan kendaraan dengan nilai pertanggungan sebesar Rp3.971.000.000, yang menurut asumsi manajemen, nilai tersebut sudah memadai untuk menutupi risiko-risiko tersebut. Tanah dan bangunan termasuk digunakan sebagai jaminan atas fasilitas pinjaman bank (Catatan 11). In 2024, the Company does not insure its fixed assets against the risk of loss or damage. In 2023, the Company insures its fixed assets with PT Asuransi Wahana Tata and PT Asuransi Adira Dinamika, both third parties, against the risk of loss or damage to vehicles with a coverage value of Rp3,971,000,000, which, according to management's assumptions, is sufficient to cover these risks. Land and buildings are used as collateral for bank loan facilities (Notes 11).
Page 48 OCR 0.932
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Halaman 5/39 The original financial statements included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS AAS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 8. ASET TETAP - BERSIH (Lanjutan) Beban penyusutan aset tetap untuk tahun 2024 dan 2023 diklasifikasikan kedalam kelompok sebagai berikut: 8. FIXED ASSETS - NET (Continued) Fixed asset depreciation expenses for 2024 and 2023 are classified into the following groups: 31 Desember/ December 31, 2024 915.770.314 Costs of revenues (Notes 21) 781.852.969 Operating expenses (Notes 22) 1.697.623.283 Total 30 Juni/ June 30, 2025 Beban pokok pendapatan (Catatan 18) 484.576.445 Beban usaha (Catatan 19) 407.899.630 Jumlah 842.476.075 Berdasarkan penelaahan manajemen, tidak terdapat kejadian atau perubahan keadaan — yang mengindikasikan adanya penurunan nilai aset tetap pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024. Based on management's review, there are no events or changes incircumstances that indicate adecline in the value of fixed assets on June 30, 2025 and December 31, 2024. 9. ASET LAINNYA 9. OTHER ASSETS Akun ini terdiri dari: This account consists of: 30 Juni/ June 30, 31 Desember! 2025 December 31, 2024 Deposito berjangka dibatasi penggunaannya 4.000.000.000 4.000.000.000 Restricted time deposit Uang Jaminan: Guarantee deposits. Gudang 30.000.000 30.000.000 Warehouse Investasi Asosiasi 4.200.000.000 - Investment in Associates Jumlah 8.230.000.000 4.030.000.000 Total Aset lainnya merupakan uang jaminan terkait dengan perjanjian sewa menyewa gudang (Catatan 32). Investasi asosiasi merupakan dari PT Logisticsplus Multimoda Indonesia dan PT Wibowo Manajemen Indonesia Other assets represent guarantee deposits to warehouse rental agreements (Notes 32). The Investment Association is from PT Logisticsplus Multimoda Indonesia and PT Wibowo Manajemen Indonesia
Page 49 OCR 0.932
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Halaman 5/40 The original financial statements included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 10. UTANG BANK Utang bank seluruhnya dalam rupiah dengan rincian sebagai berikut: a. Jangka pendek 10. BANK LOANS Bank loans are all in rupiah with the following details: 30 Juni/ June 30, 2025 PT Bank Mandiri Tbk Pinjaman rekening koran 5.000.000.000 PT Bank Sahabat Sampoerna Pinjaman rekening koran 3.989.608.468 Jumlah 8.989.608.468 a. Short-term 31 Desember/ December 31, 2024 PT Bank Mandiri Tbk 5.000.000.000 Overdrafts PT Bank Sahabat Sampoema 3.989.346.907 Overdrafts 8.989.346.907 Total PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Fasilitas Kredit Modal Kerja Pada tanggal 11 Desember 2023, berdasarkan perjanjian kredit No. RCO.JSD/1057/KMK/2023, PT Bank Mandiri Tbk (Persero) menyetujui pemberian fasilitas kredit modal kerja dengan limit sebesar Rp5.000.000.000. Fasilitas ini dikenakan bunga efektif sebesar 10,546 per tahun. Telah menyerahkan dokumen kepemilikan agunan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) No. 2622/Sumur Batu terdaftar atas nama Perusahaan. Pada tanggal 10 Desember 2024 telah dibuat addendum I pengakhiran perjanjian per 9 Desember 2024, dan perperpanjangan KMK Revolving sampai dengan 10 Desember 2025. PT Bank Sahabat Sampoerna Fasilitas Kredit Modal Kerja Pada tanggal 8 Maret 2024, berdasarkan perjanjian kredit No. 114/BSS-JKT/BR/I!//2024, PT Bank Sahabat Sampoerna menyetujui pemberian fasilitas kredit modal kerja dengan plafon sebesar Rp4.000.000.000. Fasilitas ini dikenakan bunga efektif sebesar 7,596 per tahun. Jaminan berupa deposito berjangka Bank Sahabat Sampoema dengan nominal Rp4.000.000.000. Jangka waktu 12 bulan. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Working Capital Credit Facility - Limited Overdraft On December 11, 2023, based on credit agreement No. RCO.JSD/1057/KMK/2023, PT Bank Mandiri Tbk (Persero) approved the provision of working capital credit facilities with a limit of Rp5,000,000,000. This facility bears effective interest of 10.574 per year. Have submitted collateral ownership documents Building Use Rights Certificate (SHGB) No. 2622/Sumur Batu is registered in the name of the Company. On December 10, 2024, addendum I had been made to terminate the agreement effectively as of December 9, 2024, and extension of the Revolving KMK until December 10, 2025. PT Bank Sahabat Sampoerna Working Capital Credit Facility - Limited Overdraft On March 8, 2024, based on credit agreement No. 114/BSS-JKT/BR/III/2024, — PT Bank — Sahabat Sampoerna approved the provision of working capital credit facilities with a plafond of Rp4,000,000,000. This facility bears effective interest of 7.596 per year. Collateral in the Bank Sahabat Sampoerna term deposit with a nominal value of Rp4,000,000,000. Term 12 months.
Page 50 OCR 0.929
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Halaman 5/41 The original financial statements included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 11. UTANG USAHA Seluruh utang usaha Perusahaan berasal dari transaksi dengan pihak ketiga, dengan rincian umur utang usaha sebagai berikut: a. Berdasarkan Umur 11. TRADE PAYABLES All of the Company's trade payables originate from transactionswith third parties, with details of the term Of trade payables as follows: a. Based on Age 31 Desember/ 30 Juni/ June 30, 2025 Belum jatuh tempo: 307.000.000 Telah jatuh tempo: 1 - 30 hari 1.886.978.867 31 - 60 hari 1.409.034.903 61 - 90 hari 608.311.376 91 - 120 hari 3.366.508.793 Lebih dari 120 hari - Jumlah 7.577.833.939 b. Berdasarkan Mata Uang 30 Juni/ June 30, 2025 Rupiah 7.577.833.939 Jumlah 7.577.833.939 December 31, 2024 2.213.667.001 Not yet due: Past due: 614.696.161 1-30 days 1.247.323.009 31 - 60 days 887.687.801 61-90 days 1.077.882.402 91-120 days 2.536.312.698 More than 120 days 8.577.569.072 Total b. Based on Functional Currency 31 Desember/ December 31, 2024 8.577.569.072 Rupiah 8.577.569.072 Total Utang usaha berasal dari pembelian suku cadang dan jasa logistik. Seluruh saldo utang usaha berstatus lancar, dalam mata uang rupiah, tanpa jaminan dan tidak dikenakan bunga. 12. PERPAJAKAN a. Pajak Dibayar di Muka The trade payable arise from the purchase of spareparts and logistics services. All trade payables are current, denominated in rupiah, unsecured and not subject to interest. 30 Juni/ June 30, 2025 Pajak pertambahan nilai 2.877.893.440 Pasal 23 382.787.588 Pasal 4/2) 43.403.000 Jumlah 3.304.084.028 12. TAXATION a. Prepaid Taxes 31 Desember/ December 31, 2024 Value added tax » Article 23 : “Article 42) Total
Page 51 OCR 0.928
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Halaman 5/42 The original financial statements included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS AAS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 12. PERPAJAKAN (lanjutan) b. Utang Pajak 12. TAXATION (continued) b. Taxes Payable 31 Desember/ December 31, 2024 Income tax 111.000.000 Income tax Art 15 727.939.458 Income tax Art 21 201.713.196 Income tax Art 23 101.795.997 Income tax Art 29 150.390.038 Value added tax -net 440.907.792 Tax assessment letter 1.733.746.481 Total 30 Juni/ June 30, 2025 Pajak Penghasilan PPh Pasal 15 62.700.000 PPh Pasal 21 1.432.632.971 PPh Pasal 23 193.122.316 PPh Pasal 29 513.862.410 PPN -neto 4.304.416.128 SKPKB 440.907.792 Jumlah 6.947.641.617 c. Pajak Kini Rekonsiliasi antara laba (rugi) sebelum manfaat (beban) pajak seperti yang disajikan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain dan taksiran laba (rugi) fiskal untuk tahun yang berakhir pada 30 Juni 2025 dan 30 Juni 2024 adalah sebagai berikut: 30 Juni/ June 30, 2025 c. Current Tax The reconciliation between income (loss) before tax benefit (expense) as shown in the statements Of profit or loss and other comprehensive income and estimated taxable income (loss) for the years ended June 30, 2025 and December 31, 2024 are Laba (rugi) sebelum beban (manfaat) pajak menurut laporan laba (rugi) dan penghasilan komprehensif lain 2.704.539.016 Beda temporer: Penyisihan imbalan kerja £ Penyisihan penurunan nilai piutang Beda tetap: Jamuan dan sumbangan Pendapatan yang telah dikenakan pajak final Saldo pindahan 2.704.539.016 as follows: 31 Desember) December 31, 2024 Income (loss) before tax expense (benefit) per statement Of profit or loss and other 3.423.198.315 comprehensive income Temporary diffterences: Provision for employee 147.157.694 benefits Provision for doubiful 688.620.752 accounts Permanent differences: 497.882.127 donation Revenue that has been (794.298.161) subject to final tax 3.962.560.727 Carrying forward
Page 52 OCR 0.936
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Halaman 5/43 The original financial statemenis included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 12. PERPAJAKAN (lanjutan) Saldo pindahan 2.704.539.016 12. TAXATION (continued) Beban yang tidak dapat dikurangkan 2 Taksiran penghasilan kena pajak 2.104.539.016 Pajak kini 513.862.410 Pajak dibayar dimuka: Pasal 23 - Taksiran kurang (lebih) bayar pajak penghasilan 513.862.410 3.962.560.727 Carrying forward 940.415.433 Non-deductible expenses .. 4.902.976.160 Estimated taxable income 931.565.470 Current tax Less prepaid income taxes: (829.769.443) Art. 23 Estimated income taxes 101.796.027 payable d. Pengampunan Pajak Pada tanggal 29 Maret 2017, Perusahaan telah menyampaikan Surat Pernyataan Harta untuk Pengampunan Pajak berupa Peralatan, Furnitur dan Harta Bergerak Lainnya sebesar Rp155.000.000 dengan uang tebusan sebesar Rp7.750.000. Perusahaan telah mendapat Surat Keterangan Pengampunan Pajak pada tanggal 11 April 2017 dari Menteri Keuangan Republik Indonesia. Perusahaan telah mencatat aset pengampunan pajak tersebut sebesar Rp155.000.000 sebagai tambahan modal disetor. e. Pajak Tangguhan Aset pajak tangguhan pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut: d. Tax Amnesty On March 29, 2017, the Company has submitted a Declaration of Assets for Tax Amnesty in the form of Eguipment, Furniture and Other Movable Assets amounting to Rp155,000,000 with a ransom of Rp7,750,000. The company has received a Tax Amnesty Certificate on April 11, 2017 from the Minister of Finance of the Republic of Indonesia. The Company has record the tax amnesty assets amounted to Rp155,000,000 as additional paid-in capital, @. Deferred Tax Deferred tax assets as of June 30, 2025 and December 31, 2024 are as follows:
Page 53 OCR 0.863
Halaman 5/44 The original financial statements included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS AAS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 12. PERPAJAKAN (lanjutan) 12. TAXATION (continued) e. Pajak Tangguhan (lanjutan) @. Deferred Tax (continued) Dikreditkan Dikreditkan —— (Dibebankan) ke (Dibebankan) ke Pendapatan Laporan Tahun Komprehensif Berjalan/ Lain/ 31 Desember Credited Credited 20231 (Charged) tothe — (Charged) to other December 31, Cument Year comprehensive 30 Juni 2025/ 2024 Report income June 30, 2025 Provision for post- Penyisihan imbalan employment and pascakerja 146.715.119 : - 146.715.119 benefit Penyisihan penurunan Provision for doubtful nilai piutang 151.496.565 - - 151.496.565 accounts Jumlah aset pajak tangguhan 298.211.685 - 3 298.211.685 Deferred Tax Assets Dikreditkan Dikreditkan (Dibebankan) ke (Dibebankan) ke Pendapatan Laporan Tahun Komprehensif Berjalan/ Lain/ Credited Credited 31 Desember — (Charged)tothe (Charged) to other 31 Desember 2023/December — Current Year comprehensive — 2024/December 31, 31, 2023 Report income 2024 Provision for post- Penyisihan imbalan employment and pascakerja 114.565.284 — 32.374.693 (224.857) 146.715.19 benefit Penyisihan penurunan Provision for doubtful nilai piutang 151.496.565 - 151.496.565 accounts Jumlah aset pajak tangguhan 114.565.284 183.871.258 (224.857) 298.211.685 Deferred Tax Assets
Page 54 OCR 0.933
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)
(Dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain)
Halaman 5/45
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK
NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS
PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED)
(In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)
12. PERPAJAKAN (lanjutan)
f
Tarif Pajak
Pada tanggal 31 Maret 2020, Pemerintah Republik
Indonesia mengeluarkan Peraturan Pemerintah
Pengganti Undang-Undang No. 1 Tahun 2020
(“Perpu”) yang mengatur kebijakan Pemerintah
untuk menjaga stabilitas system keuangan negara
dan perekonomian nasional secara keseluruhan
terkait dampak dari pandemic Covid-19, termasuk
menurunkan tarif pajak penghasilan badan dari
sebelumnya 259 untuk tahun fiskal 2019 menjadi
22” untuk tahun fiscal 2020-2021 dan 2074 untuk
tahun fiscal 2022 dan selanjutnya. Perpu ini
berlaku efektif segera setelah diumumkan pada
tanggal 31 Maret 2020.
Pada Oktober 2021, DPR mengesahkan Undang-
Undang tentang Harmonisasi — Peraturan
Perpajakan (“UU HPP”). Salah satu pasal dalam
UU HPP adalah tarif PPh Badan yang berlaku pada
tahun 2022 dan seterusnya adalah sebesar 22”
UU HPP ini menggantikan Perpu.
Perusahaan telah menghitung pajak penghasilan
badan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2024 dan 2023 menggunakan tarif yang
berlaku.
Aset pajak tangguhan pada tanggal 31 Desember
2024 dan 2023 juga telah dihitung menggunakan
tarif baru yang diharapkan akan berlaku pada
periode dimana asset pajak tangguhan terealisasi.
Administrasi
Berdasarkan Undang-undang Perpajakan yang
berlaku di Indonesia, Perusahaan menyampaikan
surat pemberitahuan berdasarkan perhitungan
sendiri. Direktur Jenderal Pajak dapat menetapkan
atau mengubah liabilitas pajak dalam batas-batas
tertentu, berdasarkan peraturan yang berlaku,
12. TAXATION (continued)
f. Tax Rates
On March 31, 2020, the Government of Republic
of Indonesia issued Government Regulation in
Lieu of Act number 1 year 2020 (the Perpu”)
which articulated its policies to stabilize the state's
financial system and overall national economic in
light of the Covid-19 pandemic, including the
reduction of corporate income tax rate from
previously 2544 for 2019 fiscal year to 2276 for
2020-2021 fiscal year and 2074 for 2022 fiscal
year. Regulation of the Government in Lieu of Law
became effective immediately upon
announcement on March 31, 2020.
In October 2021, the House of Representatives
passed the Law on the Harmonization of Tax
Regulations ("UU HPP”). One of the articles in the
HPP Law is that the corporate income tax rate
applicable in 2022 and beyond is 22Y4. This UU
HPP replaced Regulation of the Govemment in
Lieu of Law.
The Company has calculated its corporate income
tax for the years ended December 31, 2024 and
2023 using the applicable rate.
Deferred tax assets as at December 31, 2024 and
2022 have also been caiculated using the new tax
rates which are expected to applicable in the
period in which the deferred tax assests will be
realized.
9. Administration
Under the taxation laws of Indonesia, the
Company submit tax returns on the basis of self
assessment. The tax authorites may assess or
amend taxes within the statute of limitations,
under prevailing regulations.
Page 55 OCR 0.928
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Halaman 5/46 The original financial statements included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 13. SEWA PEMBIAYAAN 13. FINANCE LEASE Akun ini terdiri dari: This account consists of: 30 Juni/ June 30, 31 Desember/ 2025 December 31, 2024 PT Mandiri Tunas Finance 1.190.000.040 1.428.000.048 PT Mandiri Tunas Finance Jumlah 1.190.000.040 1.428.000.048 Total Bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun 475.999.248 475.999.248 Current portions Bagian jangka panjang 714.000.792 952.000.800 Long term Jumlah 1.190.000.040 1.428.000.048 Total Merupakan utang pembiayaan atas pembelian 4 (empat) unit kendaraan berdasarkan perjanjian pembiayaan antara Perusahaan dengan PT Mandiri Tunas Finance dengan kriteria perjanjian seperti yang dijelaskan dalam tabel dibawah ini: Represents financing debt for the purchase of 4 (four) vehicles based on a financing agreement between the Company and PT Mandiri Tunas Finance with agreement criteria as explained in the table below: Tanggal/ Pa Jangka Waktu/ Kendaraan/ Utang Pokok! Li ba Na ana Tem Vehicle Deni 1 29 Januari 2024 5582400047 48 bulan ISUZU - B9113 CEH 476.000.000 2 29 Januari 2024 5582400085 48 bulan ISUZU - 89112 CEH 476.000.000 3 29 Januari 2024 5582400046 48 bulan ISUZU -B9114 CEH 476.000.000 4 29 Januari 2024 5582400045 48 bulan ISUZU - 89115 CEH 476.000.000 Beban bunga atas liabilitas sewa untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 sebesar Rp144.283.992 yang seluruhnya dibebankan ke beban keuangan (Catatan 24). The interest expenses of lease liabilities for the years ended June 30, 2025 amounting to RpRp144.283.992, which was charged to finance cost (Notes 24).
Page 56 OCR 0.925
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Halaman 5/47 The original financial statements included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 14. LIABILITAS IMBALAN KERJA Imbalan pascakerja Perusahaan dihitung oleh Kantor Konsultan Aktuaria Budi Ramdani pada tanggal 23 Januari 2025 dan Tubagus Syafrial & Amran Nangasan pada tanggal 15 Februari 2024 oleh untuk 31 Desember 2024 untuk tanggal 31 Desember 2023 dengan menggunakan metode “Projected Unit Credit" dengan asumsi sebagai berikut: 31 Desember/ December 31, 2024 14. EMPLOYMENT BENEFITS LIABILITIES The Company's post-employment benefits were calculated by the Actuarial Consulting Firm of Budi Ramdani on January, 23 2025 for December 31, 2024 and Tubagus Syafrial & Amran Nangasan on February 15, 2024 for December 31, 2023 using the "Projected Unit Credit" method with the following assumptions: 31 Desember/ December 31, 2023 Tingkat diskonto pertahun T,1070 Tingkat kenaikan gaji per tahun 596 Usia pensiun normal 60 tahun/years Tingkat mortalitas 1096 TMII IN Tingkat cacat TMII IV Mutasi imbalan pascakerja adalah sebagai berikut: 31 Desember/ December 31, 2024 6,76Y6 Discount rate per annum 5Y Salary increase rate 60 tahun/years Normal retirement age 1096 TMII II Mortality rate TMII IV Disability rate The movemenis of post-employment benefits are as follows: 31 Desember/ December 31, 2023 271.366.389 Beginning balance 150.497.389 Current year expense - 'Actual benefit payment 44.573.253 Other comprehensive loss (gain) Saldo awal 466.437.031 Beban tahun berjalan 147.157.694 Realisasi pembayaran manfaat (49.750.000) Rugi (penghasilan) komprehensif lain (1.022.079) Saldo akhir 562.822.646 466.437.031 Ending balance Rincian imbalan pascakerja yang diakui dalam laba rugi adalah sebagai berikut: 31 Desember/ December 31, 2024 Details of post-employment benefits recognized in profit or loss are as follows: 31 Desember/ December 31, 2023 Beban jasa kini 115.624.685 130.827.125 Current service cost Beban bunga 31.533.009 19.670.264 Interest expense Jumlah 147.157.694 150.497.389 Total
Page 57 OCR 0.930
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Halaman 5/48 The original financial statements included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS AAS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 14, LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) Rincian imbalan pascakerja yang diakui pada penghasilan komprehensif lain adalah sebagai berikut: 31 Desember/ December 31, 2024 14, EMPLOYMENT BENEFITS LIABILITIES (continued) Details of post-employment benefits recognized in other comprehensive income are as follows: 31 Desember/ December 31, 2023 Kerugian (keuntungan) aktuarial yang timbul dari: Penyesuaian pengalaman pada Actuarial losses (gains) from: Changes in financial kewajiban 15.154.590 29.103.517 asumptions Changes in financial Perubahan asumsi keuangan (16.176.669) 15.469.736 asumptions Jumlah (1.022.079) 44.573.253 Total Analisa sensitivitas dari perubahan asumsi-asumsi utama terhadap liabilitas imbalan pascakerja untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebaaai berikut: 31 Desember/ December 31, 2024 The sensitivity analysis from the changes of the main assumptions of the post-employment benefits for the years ended December 31, 2024 and 2023 are as follows: 31 Desember/ December 31, 2023 Perubahan asumsi tingkat diskonto Penurunan 195 616.527.052 Kenaikan 14 515.657.022 Perubahan asumsi tingkat kenaikan gaji Penurunan 14 516.048.343 Kenaikan 1s 615.090.812 15. MODAL SAHAM Sesuai dengan daftar pemegang saham yang dikeluarkan oleh Biro Administrasi Efek Perusahaan, PT Adimitra Jasa Korpora, susunan pemegang saham Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut: Changes in discount rate assumptions 662.920.773 Decrease 146 540.277.692 Increase 144 Changes in salary increase rate assumptions 540.604.242 Decrease 14 661.301.493 Increase 176 15. SHARE CAPITAL Based on the list of shareholders issued by Administration Office of Listed Shares of the Company, PT Adimitra Jasa Korpora, the composition of shareholders of the Company on June 30, 2025 and December 31, 2024 are as follows:
Page 58 OCR 0.911
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Halaman 5/49 The original financial statements included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 15, MODAL SAHAM (lanjutan) 15. SHARE CAPITAL (continued) 30 Juni 2025! June 30, 2025 Jumlah Lembar Saham/ — Kepemilikan/ Saham/ Sharestock Ownership Share Amount Wahyu Dwi Jatmiko 745.954.360 67,810 18.648.859.000 Wahyu Dwi Jatmiko Masyarakat 354.056.929 32,19'/o 8.851.423.225 Public Jumlah 1.100.011.289 10056, 27.500.282.225 Total 31 Desember 2024/ December 31, 2024 Jumlah Lembar Saham/ — Kepemilikan/ Saham/ Sharestock Ownership Share Amount Wahyu Dwi Jatmiko 431.043.360 391996 10.776.084.000 Wahyu Dwi Jatmiko PT Logisticsplus Multimoda PT Logisticsplus Multimoda Indonesia 304.000.000 27,640 7.600.000.000 Indonesia Moch Taufik 3.001.300 0,276 75.032.500 Moch Taufik Masyarakat 361.966.629 32,916 9.049.165.725 Public Jumlah 1.100.011.289 10070 21.500.282.225 Total Berdasarkan Pernyataan Keputusan Rapat Direksi Perusahaan yang diaktakan No. 65 tanggal 18 Desember 2024 notaris Dr. Sugih Haryati, SH, MKn di Jakarta, menyetujui peningkatan modal ditempatkan dan disetor Perusahaan setelah penawaran umum dilaksanakan menjadi Rp27.500.282.225 atau sejumlah 1.100.011.289 serta nama-nama pemegang saham telah tercatat dalam daftar pemegang saham Perusahaan. Perusahaan menerbitkan 150.000.000 waran seri I, dan jumlah waran yang dilaksanakan 11.289 waran dengan nilai nominal Rp25, harga pelaksanaan waran Rp200 pada tanggal pelaksanaan 10 Oktober 2024, jumlah waran yang tidak dilaksanakan 149.988.711 waran yaitu jumlah waran yang tidak digunakan atau tidak berlaku. Wahyu Dwi Jatmiko adalah direktur Perusahaan. Based on the Company's Board of Directors' Meeting Decision Statement notarized No. 65 dated December 18, 2024, notary Dr. Sugih Haryati, SH, MKn in Jakarta, approved the increase in the Company's issued and paid-up capital after the public offering was carried out to IDR 27,500,282,225 or an amount of 1,100,011,289 and the names of the shareholders have been recorded in the Company's shareholders reaister. The Company issued 150,000,000 series I warrants, and the number of warrants exercised was 11,289 warrants with a nominal value of Rp25, the warrant exercise price of Rp200 on the exercise date was October 10, 2024, the number of warrants not exercised was 149,988,711 warrants that were not used or invalid. Wahyu Dwi Jatmiko is the director of the Company.
Page 59 OCR 0.906
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Halaman 5/50 The original financial statements included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 16. TAMBAHAN MODAL DISETOR 16. ADDITIONAL-PAID-IN CAPITAL Akun ini terdiri dari: This account consists of: 30 Juni/ June 30, 31 Desember/ 2025 December 31, 2024 Pengampunan pajak 155.000.000 155.000.000 Tax amnesty Agio saham 22.501.975.575 22.501.975.575 Share premium Biaya emisi saham (2.603.512.670) (2.603.512.670) Share issuance costs Tambahan modal disetor - neto 20.053.462.905 20.0: 905 Additional paid in capital— net Biaya emisi saham merupakan biaya sehubungan dengan Penawaran Umum Saham Perdana dan Penawaran Umum Terbatas | (PUT I) kepada para pemegang saham dalam rangka Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD). Share issuance costs are related to the Initial Public Offering and Limited Public Offering I (PUT I) to Shareholders through Issuance of Pre-emptive Rights (HMETD). 17. PENDAPATAN 17. REVENUES Akun ini terdiri dari: This account consists of: 30 Juni/ June 30, 30 Juni/ June 30, 2025 2024 Jasa pengiriman Delivery services Pihak ketiga 53.305.432.220 33.283.886.234 Third parties Sewa gudang Warehouse Rent Pihak ketiga - 450.000.000 Third parties Jumlah 53.305.432.220 33.733.886.234 Total Rincian pelanggan dengan jumlah penjualan lebih dari Details of customers representing more than 1046 of 1094 dari jumlah penjualan adalah sebagai berikut: total sales are as follows: 30 Juni/ June 30, 2025 30 Juni/ June 30, 2024 Jumlah! Persentase/ Jumlah! Persentase! Amount Percentage Amount Percentage PT GE Operations Indonesia 14.659.832.898 28Y 11.709.519.500 3599 PT Aztech Pandu Persada 36.904.653.332 6996 . 0/6 PT Indo Trans Kontruksi . 0 5.785.000.000 177 PT Badranaya Trans Apsara - 0yo 6.150.812.565 1895 07 946 Logisticsplus Inc Jumlah 51.564.486.230
Page 60 OCR 0.932
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Halaman 5/51 The original financial statements included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 18. BEBAN POKOK PENDAPATAN 18. COSTS OF REVENUES Akun ini terdiri dari: Ihis account consisis ot: 30 Juni/ June 30, 30 Juni/ June 30, 2025 2024 Beban pengangkutan 43.778.723.144 27 454.410.013 Freight Penyusutan aset tetap Depreciation of fixed assets (Catatan 8) 434.576.446 454.630.990 (Notes 8) Penyusutan aset hak guna Depreciation of right of use asset (Catatan 9) - 162.866.514 (Notes 9) Asuransi dan perizinan 51.345.399 87.110.611 Insurance and permit Suku cadang dan pemeliharaan 99.200.821 44.199.454 Spare parts and maintenance Jumlah 44.363.845.810 28.203.217.582 Total Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 dan 2024 tidak terdapat transaksi kepada pihak berelasi dan tidak terdapat transaksi kumulatif dengan konsumen individual yang melebihi 1094 dari beban For the years ended June 30, 2025 and 2024 there were no transaction to related parties and there were no cumulative transactions with individual customers exceeding 104 of cost of revenues. pokok pendapatan. 19. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 19. GENERAL AND ADMINISTRATION EXPENSES Akun ini terdiri dari: This account consists of: 30 Juni/ June 30, 30 Juni/ June 30, 2025 2024 Gaji dan tunjangan 2.896.604.369 3.710.727.486 Salaries and allowances Pajak 1.097.255.991 285.401.169 Tax Keperluan kantor 585.352.525 440.700.675 Office supplies Transportasi dan perjalanan 373.168.636 447.038.179 Transportation and travel Jasa profesional 531.313.595 326.795.062 Professional fees Penyusutan (Catatan 8) 407.899.631 385.663.659 Depreciation (Notes 8) Perijinan 119.709.163 146.765.000 Permit Jamuan dan sumbangan 172.624.362 83.057.995 Entertainment and donation Jumlah 6.183.928.272 5.826.149.225 Total 20. PENGHASILAN KEUANGAN 20. FINANCE INCOME Akun ini terdiri dari: This account consists of: 30 Juni/ June 30, 30 Juni/ June 30, 2025 2024 Pendapatan bunga deposito Interest income on time deposit dan jasa giro 9.528.217 9.288.748 and current account Jumlah 9.528.217 9.288.748 Total
Page 61 OCR 0.924
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Halaman 5/52 The original financial statemenis included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 21. BEBAN KEUANGAN 21. FINANCE COST Akun ini terdiri dari: This account consists of: 30 Juni/ June 30, 30 Juni/ June 30, 2025 2024 Bunga pinjaman bank 423.471.672 329.192.418 Interest of bank loans Pembiayaan konsumen 144.283.992 217.854.056 Consumer financing Administrasi bank 33.238.808 28.534.721 Bank administration Jumlah 600.694.472 575.581.195 Total 22. PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN 22. OTHER INCOME (EXPENSES) Akun ini terdiri dari: This account consists of: 30 Juni/ June 30, 30 Juni/ June 30, 2025 2024 Foreign exchange gain Laba (rugi) selisih kurs - bersih 538.047.133 1.224.821.219 (loss)- net Lain-lain - bersih - - Others - net Jumlah 538.047.133 1.224.821.219 Total 23. LABA PER SAHAM DASAR 23. BASIC EARNING PER SHARE 30 Juni! June 30, 31 Desember/ Laba (rugi) neto tahun berjalan Profit (loss) for the current year yang dapat diatribusikan attributable to owner kepada pemilik entitas induk 2.190.676.606 290.438.559 of the parent entity Rata-rata tertimbang jumlah Weighted average number saham biasa yang beredar 1.100.011.289 803.013.699 of shares outstanding 199 0,36
Page 62 OCR 0.907
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Halaman 5/53 The original financial statemenis included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 24. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA 24. MONETARY 25. ASSETS AND LIABILITIES UANG ASING DENOMINATED IN FOREIGN CURRENCIES June 30, 2025 December 31, 2024 Mata Uang Ekuivalen Mata Uang Asing/ Rupiah/ Asing/ Ekuivalen Foreign Rupiah Foreign Rupiah! Currencies Eguivalent Currencies Rupiah Eguivalent Aset Assets Kas dan setara kas Cash and cash eguivalents USD 607,76 118.549.959 1.643,02 26.554.489 USD EURO 1.345,31 255721791 1.394,16 23.493.429 EURO Piutang usaha - USD 1.140.569,62 17.844.211.705 1.267.200,31 20.480.491.439 Trade receivables - USD Jumlah Aset 1.142.522,69 17.986.334.455 1.270.237,49 20.530.539.357 Total Assets Liabilitas Liabilities Utang usaha - USD Trade payables - USD Jumlah Liabilitas 3 «. £ " Total Liabilities Jumlah asset - Bersih 1.142.522,69 17.986.334.455 1.270.237,49 20.530.539.357 Net Assets TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI Berikut ini adalah informasi pihak berelasi yang telah diungkapkan dalam masing-masing Catatan atas Laporan Keuangan, berikut ini transaksi signifikan antara Perusahaan dan pihak berelasi sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan antara pihak-pihak terkait. a. Saldo dengan pihak berelasi adalah sebagai berikut: 30 Juni/ June 30, 2025 25. RELATED PARTY TRANSACTION The following is related party information that has been disclosed in the respective Notes to the Financial Statements, the following are significant transactions between the Company and related parties in accordance with the reguirements set between the related parties: a. Balance with related parties are as follows: 31 Desember/ Piutang Usaha - (Catatan 5) Rupiah Logistics Plus Inc. - PT Legon Pari - USD Logistics Plus Inc. Jumlah “hb jumlah aset 0,00Y6 December 31, 2024 Trade Receivables (Notes 5) IDR 336.086.204 Logistics Plus Inc. - PT Legon Pari USD 20.480.491.439 Logistics Plus Inc. 20.816.577.643 Total 26,53/6 79 total assets
Page 63 OCR 0.894
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Halaman 5/54 The original financial statemenis included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 25. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI (lanjutan) a. Saldo dengan pihak berelasi adalah sebagai berikut: 25. RELATED PARTY TRANSACTION (continued) a. Balance with related parties are as follows: 30 Juni/ June 30, 2025 Pendapatan - (Catatan 20) PT Legon Pari Jumlah 3: Yb jumlah pendapatan 0,072 Total remunerasi yang dibayarkan kepada Komisaris dan Direksi Perusahaan untuk periode 30 Juni/ June 30, 2024 Revenues (Notes 20) 8.000.000.000 PT Legon Pari 8.000.000.000 Total 23,7246 7 total revenues Total remuneration paid to the Commissioners and Directors for the years ended December 30, 2025 and yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 dan 2024 2024, amounted to Rp1,833,000,000 and masing-masing sebesar Rp1.833.000.000 dan Rp1,570,000,000 respectively. Rp1.570.000.000. b. Sifat transaksi dan hubungan pihak berelasi: b. Nature of transaction and related parties Pihak berelasi/ Sifat hubungan/ Sifat Saldo Akun/Transaksi/ Related parties Nature of relationship: Nature of Account/Transaction PT Elogistik System Indonesia Entitas Sepengendali/ Piutang non-usaha/ Entites — Under — Common Non-trade receivables Control Wahyu Dwi Jatmiko Pemegang Saham Piutang non-usaha/ Perusahaan/ Shareholders Non-trade receivables PT Logisticsplus Multimoda Pemegang Saham Piutang non-usaha/ Indonesia Perusahaan/ Shareholders Non-trade receivables PT Legon Pari Entitas Sepengendali/ Piutang usaha, Pendapatan/ Entites — Under ' Common Trade receivables, Revenue Control Logistics Plus Inc. Entitas Sepengendali/ Piutang usaha, Pendapatan/ Entities — Under — Common Trade receivables, Revenue Control PT Logistics Plus LLC Entitas Asosiasi/ Associates Piutang berbunga dan tidak berbunga/ Interest and non-interest bearing
Page 64 OCR 0.937
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Halaman 5/55 The original financial statements included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS AAS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 26. INFORMASI SEGMEN Informasi segmen dibawah ini dilaporkan berdasarkan informasi yang digunakan oleh manajemen untuk mengevaluasi kinerja tiap segmen usaha dan di dalam mengalokasikan sumber daya dan tidak terdapat segmen geografis karena seluruh kegiatan bisnis Perusahaan beroperasi di Indonesia. Bisnis Perusahaan hanya dikelompokkan menjadi satu produk yaitu jasa pengurusan transportasi. 26. SEGMENT INFORMATION The segment information below is reported based on the information used by management to evaluate the performance of each business segment and in allocating resources and there are no geographic segmenis because all of the Company's business activities operate in Indonesia. The Company's business is only grouped into one product, namely transportation management services. 30 Juni/ June 30, 30 Juni/ June 30, 2025 2024 Pendapatan 53.305.432.220 33.733.886.234 Revenues Beban pokok pendapatan (44.363.845.810) (28.203.217.582) Cost of revenues Hasil segmen 8.941.586.410 5.530.668.652 Hasil segmen Beban usaha segmen (4.017.436.389) (6.687.922.245) Operation expenses of segment Pendapatan keuangan 9.528.217 9.288.748 Finance income Beban keuangan (600.694.472) (575.581.195) Finance cost Beban pajak penghasilan - bersih (513.862.410) (72.609.640) Income tax expense -net Laba (rugi) segmen 3.819.121.356 (1.796.155.680) Segment profit (loss) Aset segmen 84.634.878.597 78.467.780.437 Segment asset Liabilitas segmen 25.267.906.710 21.291.485.154 Segment liabilities 27. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN 27. FINANCIAL RISK MANAGEMENT Tingkat probabilitas risiko yang sangat potensial terjadi dari instrumen keuangan Perusahaan adalah risiko pasar (yaitu risiko mata uang asing dan tingkat suku bunga), risiko kredit, dan risiko likuiditas. Kebijakan akan pentingnya mengelola tingkat risiko ini telah meningkat secara signifikan dengan mempertimbangkan beberapa parameter perubahan dan volatilitas pasar keuangan baik di Indonesia maupun internasional. Direksi Perusahaan menelaah dan menyetujui kebijakan risiko yang mencakup toleransi risiko dalam strategi mengelola risiko-risiko vana diranakum dibawah ini. RISIKO PASAR Risiko pasar adalah risiko dimana nilai wajar dari arus kas masa depan dari suatu instrumen keuangan akan berfluktuasi karena perubahan harga pasar. Perusahaan dipengaruhi oleh risiko pasar, terutama risiko tingkat suku bunga dan risiko nilai tukar. Potential risks arising from the Company's financial instruments relates to market risk (foreign currency exchange and interest rate risk), credit risk and liguidity risk. Policies of the importance of managing the risk level has increased significantly considering changes of several parameters and volatility of financial markets both in Indonesia and international. The Company's Director reviews and approves risk policies covering the risk tolerance in the strategy fomanage the risks which are summarized below. MARKET RISK Market risk is the risk that the fair value of future cash flows of a financial instrument will fluctuate because of changes in market prices. The Company is affected by market risks, especially interest rate risk and foreign exchange risk.
Page 65 OCR 0.940
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Halaman 5/56 The original financial statements included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS AAS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 27. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) Suku Bunga Risiko suku bunga adalah risiko dalam hal nilai wajar atau arus kas kontraktual masa datang dari suatu instrumen keuangan akan terpengaruh akibat perubahan suku bunga pasar. Eksposur Perusahaan yang terpengaruh risiko suku bunga terutama terkait dengan kas di bank, bank yang dibatasi penggunaannya, utang bank jangka pendek, dan utang bank jangka panjana. Perusahaan memonitor secara ketat fluktuasi suku bunga pasar dan ekspektasi pasar sehingga dapat mengambil — langkah-langkah yang paling menguntungkan Perusahaan secara tepat waktu. Manajemen tidak menganggap perlunya melakukan swap suku bunga saat ini. Nilai Tukar Risiko mata uang adalah risiko dalam hal nilai wajar atau arus kas masa datang dari suatu instrumen keuangan akan berfluktuasi akibat perubahan nilai tukar mata uang asing. Eksposur Perusahaan terhadap fluktuasi nilai tukar terutama berasal dari kas dan bank dan piutang usaha dalam mata uang asing. Eksposur fluktuasi nilai tukar atas Perusahaan berasal dari nilai tukar antara Dolar Amerika Serikat dan Euro. RISIKO KREDIT Risiko kredit adalah risiko dalam hal pihak ketiga tidak akan memenuhi liabilitasnya berdasarkan instrumen keuangan atau kontrak pelanggan, yang menyebabkan kerugian keuangan. Perusahaan dihadapkan pada risiko kredit dari kegiatan operasi dan dari aktivitas pendanaan, termasuk deposito pada bank, transaksi valuta asing, dan instrumen keuangan lainnya. Risiko kredit terutama berasal dari kas di bank, piutang usaha - pihak ketiga, piutang lain-lain - pihak ketiga, bank yang dibatasi penggunaannya dan aset lain-lain. 27. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued) Interest Rate Interest rate risk is the risk in terms of fair value or future contractual cash flows of a financial instrument will be affected due to changes in market interest rates. Exposure of the Company to interest rate risk is mainly related to cash in banks, resiricted bank, short-term bank loans, and long-term bank loans. The Company closely monitor fluctuations in market interest rates and market expectations so that they can take the most profitable steps for the Group in a timely manner. Management does not consider the need for interest rate swaps at this time. Foreign Exchange Rate Currency risk is the risk that the fair value or future cash flows of a financial instrument will fuctuate because of changes in foreign currency exchange rates. The Company's exposure to exchange rate fluctuations are mainly from cash and banks and trade receivables in foreign currencies. The 'Company's exposure to exchange rate fluctuations comes from the exchange rate between US Dollar and Euro. CREDIT RISK Credit risk is the risk that a third party failed to discharge its obligation based on financial instrument Or customer contract, which will incur a financial loss. The Company is exposed to credit risk arising from its operating activities and from its financing activities, include deposits with banks, foreign exchange transactions, and other financial instruments. Credit risk arises mainly from cash in banks, trade receivables - third parties, other receivables - third parties, restricted bank and other assets.
Page 66 OCR 0.902
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Halaman 5/57 The original financial statements included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 27. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) RISIKO KREDIT (lanjutan) Risiko kredit yang berasal bank dan bank yang dibatasi penggunaannya dikelola oleh manajemen Perusahaan dengan memilih bank yang kredibel pada saat kas ditempatkan di bank. Eksposur Perusahaan terhadap risiko kredit timbul dari kelalaian pihak lain, dengan eksposur maksimum sebesar jumlah tercatat aset keuangan Perusahaan RISIKO LIKUIDITAS Risiko likuiditas merupakan risiko dalam hal Perusahaan tidak bisa memenuhi liabilitas pada saat jatuh tempo. Manajemen melakukan evaluasi dan pengawasan yang ketat atas arus kas masuk (cash-in) dan kas keluar (cash-out) untuk memastikan tersedianya dana untuk memenuhi kebutuhan pembayaran liabilitas yang jatuh tempo. Secara umum, kebutuhan dana untuk pelunasan liabilitas jangka pendek maupun jangka panjang yang jatuh tempo diperoleh dari pendapatan kepada pelanggan. Analisa umur aset keuangan Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut: 27. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued) CREDIT RISK (continued) Credit risk arises from banks and restricted bank are managed by the management's the Company by selecting credible banks when cash are placed in the banks. The Company's exposure to credit risk arises from the negligence of other parties, with a maximum exposure of the carrying amount of the Company's financial assets, LI@UIDITY RISK Liguidity risk is the risk when the Company is unable to meet its obligations when it is due. The management evaluates and monitors cash-in flows and cash-out flows to ensure the availability of fund fo settle the due obligation. In general, the fund needed for setilement of current and long - term llabilities is obtained from revenue activities to customers. The aging analysis of the Company's financial assets as of June 30, 2025 and December 31, 2024 is as Tollows: 30 Juni 2025/June 30, 2025 Belumjatuh tempo — Telah jatuh tempo dan tidak tetapitidak —— Telah jatuh tempo mengalami mengalami dan mengalami penurunannilail penurunan nilai/ penurunan nilai/ Neither past due Past due but not Past due and Jumlah/ norimpaired impaired impaired Total Kas dan setara kas 915.800.782 915.800.782 Cash and cash eguivalents Piutang usaha 6.978.156.855 26.144.525.116 33.122.681.971 Trade receivables Piutang lain-lain Other receivables Pihak ketiga 27.750.001 27.150.001 Third parties Aset tidak lancar Other non-cument assets- lainnya-Jaminan) 4.000.000.000 3.304.084.028 7.304.084.028 (Deposits) Jumlah 1.893.957.637 3.331.834.028 — 26144525116 — 81.370.316.782 Total
Page 67 OCR 0.902
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Halaman 5/58 The original financial statements included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS AAS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 27. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 27. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued) 31 Desember 2024/December 31, 2024 Belum jatuh tempo — Telah jatuh tempo dan tidak tetapi tidak Telah jatuh tempo mengalami mengalami dan mengalami penurunan nilai/ penurunan nilai/ penurunan nilai/ Neither past due Past due but not Past due and Jumlah/ norimpaired impaired impaired Total Kas dan setara kas 678.396.930 Ka 678.396.930 Cash and cash eguivalents Piutang usaha 739.618.998 47.951356.284 48.690.975.282 Trade receivables Piutang lain-lain Other receivables Pihak ketiga 33.029.166 33.029.166 Third parties Aset tidak lancar Other non-cumeni assets- lainnya-(Jaminan) 4.000.000.000 - 4.000.000.000 (Deposits) Jumlah 5.418.015.928 33.029.166 — 47.951.356.284 — 53.402.401.378 Total 28. INSTRUMEN KEUANGAN 28. FINANCIAL INSTRUMENT Tabel di bawah ini adalah perbandingan nilai tercatat dan nilai wajar instrumen keuangan Perusahaan yang dicatat di laporan keuangan: The table below is a comparison of the canying amount and fair value of the Company's financial Instruments recorded in the financial statements: 30 Juni/ June 30, 2025 Nilai tercatat/ Nilai wajar/ Carrying amount Fair value ASET KEUANGAN FINANCIAL ASSETS Pinjaman dan piutang Loans and receivables Kas dan setara kas 915.800.782 915.800.782 Cash and cash eguivalents Piutang usaha 32.428.355.657 32.428.355.657 Trade receivables Piutang lain-lain 21.150.001 27.150.001 Other receivables Jumlah aset keuangan 33.371.906.440 33.371.906.440 Total financial assets LIABILITAS KEUANGAN FINANCIAL LIABILITIES Liabilitas keuangan yang dicatat Financial liabilities measured at berdasarkan biaya perolehan amortized cost: Utang bank jangka pendek 8.989.608.468 8.989.608.468 Short term bank loans Utang usaha 7.577.833.939 7.577.833.939 Trade payables Sewa pembiayaan 475.999.248 475.999.248 Finance Lease Jumlah liabilitas keuangan 17.043.441.655 17.043.441.655 Total financial liabilities
Page 68 OCR 0.913
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Halaman 5/59 The original financial statements included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS AAS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 28. INSTRUMEN KEUANGAN 28. FINANCIAL INSTRUMENT 31 Desember/ December 31, 2024 Nilai tercatat/ Carrying amount ASET KEUANGAN Pinjaman dan piutang Kas dan setara kas 271.494.718 Piutang usaha 55.814.571.598 Piutang lain-lain 114.565.284 Jumlah aset keuangan 56.206.631.600 LIABILITAS KEUANGAN Liabilitas keuangan yang dicatat berdasarkan biaya perolehan Utang bank jangka pendek 5.000.000.000 Utang usaha 18.595.656.875 Beban akrual 313.041.382 Jumlah liabilitas keuangan 23.908.698.257 Nilai wajar/ Fair value FINANCIAL ASSETS Loans and receivables 217.494.718 Cash and cash eguivalents 55.814.571.598 Trade receivables 114.565.284 Other receivables 56.206.631.600 Total financial assets FINANCIAL LIABILITIES Financial liabilities measured at amortized cost: 5.000.000.000 Short term bank loans 18.595.656.875 Trade payables 313.041.382 Accrued expenses 23.908.698.257 Total financial liabilities Berikut ini adalah metode dan asumsi yang digunakan untuk menentukan nilai wajar masing-masing kelompok dari instrumen keuangan Perusahaan: @e Kas dan setara kas, piutang usaha, piutang non- usaha, uang jaminan, utang bank jangka pendek, utang usaha, utang non-usaha, dan beban yang akrual mendekati nilai tercatatnya karena bersifat jangka pendek. @ Nilai tercatat dari utang jangka panjang berupa utang bank, pembiayaan konsumen, dan liabilitas sewa mendekati nilai wajarnya karena suku bunga mengambang dari instrument keuangan ini tergantung penyesuaian oleh pihak bank atau entitas pembiayaan. # Nilai wajar piutang pihak berelasi dicatat sebesar biaya historis karena nilai wajarnya tidak dapat diukur secara handal. These are the methods and assumptions used to estimate the fair value of each class of The Company's financial instruments: e Cash and cash eguivalents, trade receivables, non-trade receivables, short-term bank loans, trade payables, non-trade payables, and accrued expenses approximate their carrying amounts laraely due to their short-term maturities. e Carrying value of long-term liabilities such as Bank loans, consumer financing, and lease liabilities approximate their fair value because floating interest rate from these financial instruments depends on adjustment from bank or creditors. @ Fair value of due from related parties recorded as historical cost because its fair value can not be reliably estimated.
Page 69 OCR 0.934
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Halaman 5/60 The original financial statemenis included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 29. PERJANJIAN PENTING Perjanjian Sewa Menyewa Sewa Gudang Pada tanggal 8 Juli 2024, Perusahaan mengadakan perjanjian sewa menyewa bangunan dengan Budiharto. SE atas perjanjian tersebut Perusahaan akan menyewa bangunan dimiliki oleh Budiharto. SE dengan jangka waktu selama 2 tahun dengan harga sewa pertahun sebesar Rp200.000.000, uang tanda jadi Rp20.000.000, dan uang jaminan sebesar Rp20.000.000 dimana sewa dimulai tanggal 1 Agustus 2024 sampai denaan 31 Juli 2026 (Catatan 7). Pada tanggal 29 Agustus 2024, Perusahaan mengadakan perjanjian sewa menyewa bangunan dengan PT Indo Motor Lestari diwakili oleh Nona Tjen Foeng Fa atas perjanjian tersebut Perusahaan akan menyewa gudang yang dimiliki oleh PT Indo Motor Lestari dengan jangka waktu selama 2 tahun dengan harga sewa pertahun sebesar Rp260.000.000 dan uang jaminan sebesar Rp10.000.000 dimana sewa dimulai tanggal 23 Agustus 2024 sampai dengan 22 Aaustus 2026 (Catatan 7). PERJANJIAN PENTING Perjanjian Kerjasama dengan PT Aztech Pandu Persada Pada tanggal 27 Desember 2024, Perusahaan mengadakan Perjanjian Pengadaan Barang dengan PTAztech Pandu Persada No. KPO1/LOPI- AZTIXIN2024, dimana atas perjanjian tersebut Perusahaan sebagai mitra untuk melaksanakan pemesanan (pengadaan) atas barang atau peralatan yang dibutuhkan aztech dari pihak ketiga/vendorffabricator. Spesifikasi teknis, merek, jumlah, volume, harga, mekanisme pembayaran, mekanisme pengiriman, jadwal pengiriman, syarat- syarat inspeksi dan uji kelayakan barang, warranty, asuransi dan hal-hal terkait lainnya yang berhubungan pengadaan barang akan diatur dalam setiap PO yang diterbitkan Aztech. Perjanjian ini berlaku selama 2 tahun 29. SIGNIFICANT COMMITMENTS Lease Agreement Warehouse Rent On July 8, 2024, the Company entered into a building lease agreement with Budiharto. SE based on the agreement, the Company will rent the building owned by Budiharto. SE for a period of 2 years with an annual rental price of Rp200,000,000, a down payment of Rp20,000,000, anda security deposit of Rp20,000,000 where the lease starts from August 1, 2024 until July 31, 2026 (Note 7). On August 29, 2024, the Company entered into a building lease agreement with PT Indo Motor Lestari represented by Ms. Tjen Foeng Fa. Based on the agreement, the Company will renta warehouse owned by PT Indo Motor Lestari for a period of 2 years with an annual rental price of Rp260,000,000 and a security deposit of Rp10,000,000 where the lease starts from August 23, 2024 until August 22, 2026 (Note 7). 29. SIGNIFICANT COMMITMENTS Cooperation Agreement with PT Aztech Pandu Persada On December 27, 2024, the Company entered into a Procurement of Goods Agreement with PT Aztech Pandu Persada No. KPOT/LOPI-AZT/XII/2024, wherein the agreement the Company as a partner to carry out orders (procurement) for goods or eguipment needed by Aztech from third parties/vendors/fabricators. Technical specifications, brands, guantity, volume, price, payment mechanism, delivery mechanism, delivery schedule, inspection and feasibility test reguirements for goods, warranty, insurance and other related matters related to procurement of goods will be regulated in each PO issued by Aztech. This agreement is valid for 2 years.
Page 70 OCR 0.941
PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) (Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Halaman 5/61 The original financial statemenis included herein are in the Indonesian language PT LOGISTICSPLUS INTERNATIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS AS OF JUNE 30, 2025 AND FOR SIX MONTHS PERIODS THEN ENDED (UNAUDITED) (In Indonesian Rupiah, unless otherwise stated) 29. PERJANJIAN PENTING (lanjutan) Perjanjian Kerjasama dengan PT GE Operations Indonesia Pada tanggal 1 Januari 2022, Perusahaan mengadakan Perjanjian Jasa Transportasi dan Layanan Rigging dengan PT GE Operations Indonesia (GE) No. GEHC-ID-Log/20220210, dimana atas perjanjian tersebut Perusahaan akan memberikan jasa transportasi atas barang GE untuk dikirimkan ke lokasi yang telah ditentukan oleh GE dan penanganan peralatan yang berupa perincian peralatan dalam daftar pengepakan dari lokasi pengiriman yang dirancang dan membongkar peralatan hingga posisinya yang telah ditentukan oleh GE. Perjanjian ini berlaku selama 2 tahun sampai dengan 31 Desember 2024 dan diperpanjang selama 1 tahun. 29. SIGNIFICANT COMMITMENTS (continued) Cooperation Agreement with PT GE Operations Indonesia On January 1, 2022, the Company entered a Transportation and Rigging Service Agreement No.GEHC-ID-L0g/20220210 with PT GE Operations Indonesia (GE) in which the Company will provide ransportation services for GE goods to be sent toa location determined by GE and handling eguipment in the form of detailed eguipments in the packing list from the designed delivery location and disassembly of the eguipments to the position determined by GE. This agreement is valid for 2 years until December 31, 2024 and renewal for 1 year.
Names mentioned 69 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Jansehat Aritonang
p.10 ×2
unresolved
org
Menteri Hukum Republik Indonesia
p.10
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-.
p.10
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU- AH-
p.10
unresolved
org
Minister of Law
p.10
unresolved
org
Minister of Law and Human Rights
p.10 ×2
unresolved
org
Ministry of Law
p.10
unresolved
org
Financial Services Authority
p.11
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.11 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.15 ×4
unresolved
org
PT Bank Sahabat Sampoerna
p.42 ×4
unresolved
org
Bank Negara Indonesa Tbk
p.42 ×12
unresolved
org
Logistics Plus Inc.
p.43 ×8
unresolved
org
PT Aztech Pandu Persada
p.43 ×4
unresolved
org
PT GE Operations Indonesia
p.43 ×6
unresolved
org
PT Indo Trans Konstruksi
p.43 ×2
unresolved
org
PT Bukit Inti Makmur Abadi
p.43 ×2
unresolved
org
PT Tekpak Indonesia
p.43 ×2
unresolved
org
PT Trimitra Cikarang
p.43 ×2
unresolved
org
PT Kilang Pertamina
p.43
unresolved
org
PT Kilang Pertamina Intemational
p.43
unresolved
org
PT Anugrah Teknologi Utama
p.43 ×2
unresolved
org
PT Fragrance Oils Indonesia
p.43
unresolved
org
PT Fragrance Oiis Indonesia Lain-lain
p.43
unresolved
org
PT Logistics Multimoda Indonesia
p.46 ×2
unresolved
org
PT Intisarana Teknindo Utama
p.46 ×2
unresolved
org
PT Asuransi Wahana Tata
p.47 ×2
unresolved
org
PT Asuransi Adira Dinamika
p.47 ×2
unresolved
org
PT Logisticsplus Multimoda Indonesia
p.48 ×3
unresolved
org
PT Wibowo Manajemen Indonesia Other
p.48
unresolved
org
PT Wibowo Manajemen Indonesia
p.48
unresolved
org
PT Bank Sahabat Sampoerna Pinjaman
p.49
unresolved
org
PT Bank Sahabat Sampoema
p.49 ×2
unresolved
org
PT Bank Sahabat Sampoerna Fasilitas Kredit Modal Kerja
p.49
unresolved
org
PT Bank Sahabat Sampoerna Working Capital Credit Facility
p.49
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik Indonesia. Perusahaan
p.52
unresolved
org
Minister of Finance
p.52
unresolved
org
Government of Republic of Indonesia
p.54
unresolved
org
PT Adimitra Jasa Korpora
p.57 ×2
unresolved
org
PT Logisticsplus Multimoda
p.58
unresolved
person
Dr. Sugih Haryati
p.58 ×4
unresolved
org
PT Indo Trans Kontruksi
p.59
unresolved
org
PT Badranaya Trans Apsara
p.59
unresolved
org
PT Legon Pari
p.62 ×3
unresolved
org
USD Logistics Plus Inc.
p.62
unresolved
org
PT Legon Pari USD
p.62
unresolved
org
PT Elogistik System Indonesia Entitas Sepengendali
p.63
unresolved
org
PT Logisticsplus Multimoda Pemegang Saham Piutang
p.63
unresolved
org
PT Legon Pari Entitas Sepengendali
p.63
unresolved
org
Revenue Control Logistics Plus Inc.
p.63
unresolved
org
PT Indo Motor Lestari
p.69 ×4
unresolved
person
Tjen Foeng Fa. Based
p.69 ×2
unresolved
org
PT Aztech Pandu Persada On
p.69
unresolved
org
PT Aztech Pandu Persada No. KPOT
p.69
unresolved
org
PT GE Operations Indonesia On
p.70
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.
Other files in this announcement 6
FinancialStatement-2025-II-LOPI.xlsx
done
inlineXBRL.zip
done
instance.zip
done
SPD LKTT 2025.pdf
done