Back to announcement
20250716_AGII_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31915417_lamp1.pdf
Other Text extracted AGIISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 6
Page 1
Lampiran Surat Nomor S-08077/BEI.PP3/07-2025
Daftar Permintaan Penjelasan
A. Kondisi Operasional Perseroan
Agar Perseroan menyampaikan penjelasan lebih lanjut atas hal-hal sebagai berikut:
1. Kondisi operasional terkini Perseroan, termasuk jika terdapat hal-hal yang secara signifikan
mempengaruhi atau berpotensi mempengaruhi operasional dan kinerja Perseroan
Jawaban: Per tanggal 31 Maret 2025, Perseroan memiliki 58 pabrik dan 103 filling stations yang
tersebar di 29 provinsi seluruh Indonesia. Untuk mendukung kegiatan operasional, Perseroan
meluncurkan serangkaian inisiatif transformasi teknologi seperti sistem telemetri canggih berbasis
Internet of Things (IoT) untuk pemantauan real-time, platform pelacakan silinder, sistem ERP
terintegrasi, serta penerapan sistem komunikasi terpusat melalui Call Center. Layanan Call Center
ini telah diimplementasikan di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah. Inisiatif ini tidak hanya
menyederhanakan operasional dan meningkatkan responsivitas terhadap mitra, tetapi juga
membangun fondasi digital yang kuat untuk memanfaatkan potensi penuh teknologi berbasis data,
termasuk kecerdasan buatan (AI).
2. Fokus strategi usaha yang saat ini sedang dilakukan Perseroan dan perkiraan dampaknya baik secara
langsung maupun tidak langsung terhadap operasional dan kinerja keuangan Perseroan.
Jawaban: Fokus strategi usaha Perseroan saat ini adalah meningkatkan pangsa pasar bisnis ritel,
melakukan efisiensi biaya distribusi melalui optimisasi rute pengiriman serta efisiensi di biaya
SG&A. Strategi ini diharapkan berdampak positif pada peningkatan penjualan dan penurunan biaya
Perseroan.
3. Strategi pengembangan ke depan yang akan dilakukan Perseroan dan hal-hal yang dapat
mempengaruhinya.
Jawaban: Strategi pengembangan ke depan yang akan dilakukan Perseroan antara lain
pengembangan filling stations baru, peningkatan penjualan produk non air-gas serta pengembangan
aplikasi produk baru untuk meningkatkan daya jual ke pelanggan.
4. Kendala yang dihadapi Perseroan dalam merealisasikan strategi Perseroan yang telah direncanakan
sebelumnya serta upaya yang telah, sedang dan akan dilakukan Perseroan untuk mengatasinya
Jawaban: Kendala yang dihadapi Perseroan dalam merealisasikan strategi Perseroan salah satunya
adalah melemahnya permintaan pelanggan yang dipengaruhi oleh ketidakpastian ekonomi global
serta iklim geopolitik. Hal ini mengakibatkan terjadi over supply dan berimbas pada persaingan
harga.
Upaya yang akan dilakukan Perseroan untuk mempertahankan profitabilitas di tengah penurunan
pasar global adalah melakukan efisiensi biaya produksi dan biaya umum lainnya, sambil terus
berupaya meningkatkan pangsa pasar melalui new customer acquisition dan pengembangan new
product application, serta mempertahankan pelanggan eksisting melalui pelayanan dan customer
solution yang lebih baik.
PT Samator Indo Gas Tbk
JAKARTA OFFICE SURABAYA OFFICE
Gedung UGM Samator Pendidikan P +6221 8370 911 Gedung The Samator, 16th Floor P +6231 9900 4000
Tower A, 5th – 6th Floor F +6221 8370 9911 Jl. Raya Kedung Baruk 26-28 F +6231 9900 4100
Jl. Dr. Sahardjo No. 83, Jakarta 12850
www.samatorgas.com
Page 2
5. Rencana Perseroan untuk mengembangkan kegiatan usaha baru (jika ada), termasuk dampaknya
terhadap kinerja Perseroan ke depan.
Jawaban: Sampai dengan tanggal surat ini disiapkan, tidak ada rencana Perseroan untuk
mengembangkan kegiatan usaha baru. Perseroan akan berfokus pada kegiatan bisnis utama
Perseroan saat ini yaitu produksi dan perdagangan gas industri.
6. Sehubungan dengan keterlambatan penyampaian Laporan Keuangan per 31 Desember 2023, 31
Maret 2023, 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2025. Agar dijelaskan:
a. Kendala yang dihadapi oleh Perseroan untuk dapat menyampaikan laporan keuangan secara
tepat waktu;
Jawaban: Keterlambatan penyampaian Laporan Keuangan 31 Desember 2023 disebabkan oleh
pergantian KAP (dari sebelumnya KAP Hadori Sugiarto Adi & Rekan menjadi KAP
Purwantono, Sungkoro & Surja) sehingga proses audit memakan waktu yang lebih lama.
Sedangkan keterlambatan penyampaian Laporan Keuangan 31 Desember 2024 disebabkan
adanya perubahan prosedur audit yang diterapkan oleh Akuntan Publik sehingga jumlah sampel
yang diperlukan menjadi lebih banyak dan berimbas pada proses audit yang lebih lama.
Keterlambatan penyampaian Laporan Keuangan 31 Desember 2024 mengakibatkan Laporan
Keuangan Maret 2025 tidak dapat disampaikan tepat waktu karena saldo awal 1 Januari 2025
harus menunggu proses audit FY 2024 rampung.
b. Upaya yang dilakukan Perseroan untuk memitigasi risiko keterlambatan penyampaian laporan
keuangan konsolidasian kedepannya.
Jawaban: Berdasarkan daftar temuan audit dari Akuntan Publik serta pengalaman proses audit
tahun 2023 dan 2024, Perseroan telah melakukan improvement dalam hal kerapian, ketepatan
waktu dan akurasi untuk proses filing dan input dokumen, sehingga diharapkan waktu yang
diperlukan untuk menyiapkan dokumen sampel audit menjadi lebih singkat. Perseroan juga
secara bertahap menerapkan rekomendasi dari Akuntan Publik untuk perbaikan proses.
c. Kesiapan karyawan bagian keuangan dan akuntansi dalam menyiapkan pelaporan keuangan
sesuai standar PSAK dan memenuhi kewajiban penyampaian laporan keuangan interim dan
tahunan secara tepat waktu dan akurat.
Jawaban: Karyawan bagian keuangan dan akuntansi memiliki latar belakang pendidikan dan
pelatihan yang cukup dan mumpuni untuk menyiapkan laporan keuangan sesuai standar PSAK
dan memenuhi kewajiban penyampaian laporan keuangan interim dan tahunan.
PT Samator Indo Gas Tbk
JAKARTA OFFICE SURABAYA OFFICE
Gedung UGM Samator Pendidikan P +6221 8370 911 Gedung The Samator, 16th Floor P +6231 9900 4000
Tower A, 5th – 6th Floor F +6221 8370 9911 Jl. Raya Kedung Baruk 26-28 F +6231 9900 4100
Jl. Dr. Sahardjo No. 83, Jakarta 12850
www.samatorgas.com
Page 3
B. Kondisi Keuangan dan Penyajian Laporan Keuangan
1. Sehubungan dengan CALK 4 tentang kas dan bank, agar dijelaskan:
a. Konfirmasi terkait perbedaan saldo kas dan setara kas per 31 Desember 2024 pada laporan posisi
keuangan dan CALK 4.
Jawaban: Terdapat kesalahan penjumlahan atas angka pada CALK 4 dimana seharusnya angka
subtotal Bank adalah Rp86.718 juta dan angka subtotal Deposito Berjangka adalah Rp291.541
juta. Jika ditotalkan, maka jumlah kas dan bank pada CALK sama dengan laporan posisi
keuangan sebesar Rp384.284 juta.
CALK Kas dan Bank per 31 Desember 2024
(jutaan Rupiah)
Kas 6.025
Bank 86.718
Deposito Berjangka 291.541
Total 384.284
b. Strategi dan manajemen kas Perseroan.
Jawaban: Perseroan menyusun anggaran kas secara periodik serta membuat estimasi
penerimaan dan pengeluaran kas berdasarkan proyeksi penjualan, pembayaran piutang,
pembelian, dan pengeluaran lainnya. Selain itu Perseroan menempatkan kelebihan kas
sementara ke dalam instrumen investasi jangka pendek seperti deposito dan tetap menjaga
cadangan kas untuk kebutuhan kontinjensi.
2. Sehubungan dengan CALK 5 tentang piutang usaha, agar dijelaskan:
a. Kendala yang dihadapi Perseroan dalam menagih pembayaran ke pelanggan (jika ada).
Jawaban: Beberapa pelanggan memiliki proses internal yang manual dan membutuhkan
persetujuan yang berlapis. Hal ini menyebabkan mundurnya pembayaran pelanggan tersebut
melebihi Terms of Payment yang sudah disepakati.
b. Strategi dan upaya Perseroan agar piutang usaha Perseroan dapat tertagih sesuai dengan jangka
waktu yang telah ditentukan.
Jawaban:
Perseroan menerapkan sistem kredit limit untuk setiap pelanggan. Hal ini berfungsi untuk
meminimalkan terjadinya gagal bayar di kemudian hari. Perseroan juga mulai menjalankan
sistem auto-reminder kepada pelanggan untuk piutang-piutang yang akan jatuh tempo, selain
reminder secara manual melalui telepon/email/pesan pendek.
c. Informasi mengenai rata-rata jumlah hari yang dibutuhkan pelanggan untuk membayar atas
piutang mereka (AR days) untuk periode 31 Maret 2025.
Jawaban: DSO (Days of Sales Outstanding) per tanggal 31 Maret 2025 adalah selama 76 hari.
d. Kebijakan pencadangan piutang di Perseroan.
Jawaban: Kebijakan pencadangan piutang Perseroan menggunakan metode simplified roll rate
untuk piutang usaha pihak ketiga, dengan menghitung flow rates, probability default, loss given
default dan expected credit loss. Sedangkan untuk piutang usaha pihak berelasi, Perseroan
menggunakan individual assessment dimana umur piutang pihak berelasi yang dianggap tidak
tertagih adalah diatas 365 hari dan langsung diprovisikan.
PT Samator Indo Gas Tbk
JAKARTA OFFICE SURABAYA OFFICE
Gedung UGM Samator Pendidikan P +6221 8370 911 Gedung The Samator, 16th Floor P +6231 9900 4000
Tower A, 5th – 6th Floor F +6221 8370 9911 Jl. Raya Kedung Baruk 26-28 F +6231 9900 4100
Jl. Dr. Sahardjo No. 83, Jakarta 12850
www.samatorgas.com
Page 4
e. Kondisi yang menyebabkan terdapat kenaikan piutang dengan umur lebih dari 90 hari.
Jawaban: Beberapa penyebab karena adanya kondisi keuangan pelanggan mengalami kesulitan
dana sehingga mengalami keterlambatan pembayaran. Seperti yang disebutkan di atas, beberapa
pelanggan memiliki sistem approval internal yang memakan waktu sangat lama (misalnya di
sektor pemerintahan atau BUMN).
3. Sehubungan dengan CALK 7 tentang persediaan, agar dijelaskan:
a. Informasi mengenai strategi manajemen persediaan Perseroan.
Jawaban : Perseroan melakukan manajemen persediaan dengan safety stock dan reorder point
dan adanya persediaan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan atau keterlambatan pasokan
dan dihitung berdasarkan lead time dan konsumsi rata-rata pelanggan. Selain itu Perseroan
melakukan stok opname secara rutin.
b. Strategi Perseroan dalam mengelola dan menentukan jumlah persediaan bahan baku dan barang
jadi.
Jawaban : Perseroan melakukan manajemen persediaan terhadap bahan baku dan barang jadi
dengan safety stock dan reorder point sehingga adanya persediaan untuk mengantisipasi
lonjakan permintaan atau keterlambatan pasokan.
4. Sehubungan dengan CALK 9 tentang uang muka pembelian, agar dijelaskan:
a. Informasi mengenai kebijakan dan prosedur atas batas waktu pelaporan pertanggungjawaban
atas pembayaran uang muka pembelian aset tetap dan operasional Perseroan.
Jawaban: Realisasi uang muka untuk pengadaan barang berdasarkan tanggal penerimaan
barang, sedangkan realisasi uang muka untuk pengadaan jasa berdasarkan progress pekerjaan
yang dicantumkan dalam Berita Acara Serah Terima.
b. Informasi mengenai rata-rata umur uang muka per 31 Maret 2025.
Jawaban: Mayoritas rata-rata umur uang muka per 31 Maret 2025 adalah 0 - 12 bulan
5. Sehubungan dengan CALK 10 tentang aset tetap, agar dijelaskan:
a. Strategi dan upaya Perseroan dalam melakukan pemeliharaan dan perbaikan atas mesin dan
peralatan produksi Perseroan.
Jawaban: Atas mesin dan peralatan, Perseroan melakukan preventive maintenance yang
dilakukan berdasarkan jadwal waktu atau jam kerja mesin dan corrective maintenance yang
dilakukan saat mesin mengalami gangguan secara mendadak dan tidak dapat dihindari. Selain
itu Perseroan melakukan total productive maintenance yang melibatkan seluruh karyawan,
termasuk operator produksi, dalam menjaga performa mesin.
b. Informasi mengenai kondisi terkini atas aset tetap Perseroan yang telah terdepresiasi penuh
beserta penggunaannya untuk operasional Perseroan (jika ada).
Jawaban: Kondisi aset Perseroan yang telah terdepresiasi penuh namun masih dalam kondisi
layak pakai masih tetap digunakan untuk operasional Perusahaan. Pada tanggal 31 Maret 2025,
nilai aset tetap yang sudah terdepresiasi penuh namun masih digunakan adalah sebesar Rp
773.904 juta Rupiah.
PT Samator Indo Gas Tbk
JAKARTA OFFICE SURABAYA OFFICE
Gedung UGM Samator Pendidikan P +6221 8370 911 Gedung The Samator, 16th Floor P +6231 9900 4000
Tower A, 5th – 6th Floor F +6221 8370 9911 Jl. Raya Kedung Baruk 26-28 F +6231 9900 4100
Jl. Dr. Sahardjo No. 83, Jakarta 12850
www.samatorgas.com
Page 5
6. Sehubungan dengan CALK 11 tentang aset tidak lancar lainnya, agar dijelaskan transaksi yang
menyebabkan terjadinya akun saldo lisensi. Perseroan agar menyampaikan rincian nama pihak beserta
nilainya.
Jawaban: Saldo lisensi mayoritas terdiri dari lisensi untuk program ERP (EPICOR) dan program HR
system (Sunfish) yang digunakan Perseroan.
7. Sehubungan dengan CALK 16 tentang utang bank jangka panjang, agar dijelaskan latar belakang dan
alasan Perseroan melakukan penambahan pinjaman sindikasi.
Jawaban: Penambahan utang sindikasi untuk mendukung kegiatan pengembangan bisnis Perseroan
dengan adanya investasi pabrik baru.
8. Sehubungan dengan CALK 37 tentang perpajakan agar dijelaskan latar belakang dan penyebab saldo
pajak dibayar di muka Perseroan tidak mengalami perubahan sejak per 31 Desember 2024.
Jawaban: Saldo tersebut adalah atas saldo atas entitas anak yang belum beroperasi.
9. Sehubungan dengan liabilitas imbalan kerja agar dijelaskan dasar penghitungan nilai wajar aset
program beserta pihak yang melakukan penghitungan.
Jawaban: Penghitungan nilai wajar aset program untuk liabilitas imbalan kerja dilakukan oleh
Aktuaria independen yaitu Kantor Konsultan Aktuaria Nurichwan yang dilakukan saat proses audit
berlangsung.
10. Sehubungan dengan CALK 29 tentang pendapatan dari kontrak dengan pelanggan, agar dijelaskan:
Informasi mengenai jenis jasa beserta nilai dari masing-masing atas pendapatan jasa dari Perseroan.
Jawaban: Pendapatan jasa Perseroan untuk periode 3 bulan yang berakhir pada 31 Maret 2025 adalah
sebesar Rp 44,7 milyar.
11. Sehubungan dengan CALK 31 tentang beban penjualan, agar dijelaskan:
a. Latar belakang dan penyebab terjadinya kenaikan signifikan sebesar 52,48% pada beban gaji
dan tunjangan. Perseroan agar menyampaikan rata-rata jumlah karyawan Perseroan.
Jawaban: Kenaikan disebabkan karena adanya perbedaan timing pembayaran THR, dimana
pada tahun 2024 THR dilakukan pada bulan April, sedangkan pada tahun 2025 THR dibayarkan
pada bulan Maret. Jumlah karyawan per 31 Maret 2025 adalah 2.028 orang.
b. Latar belakang peningkatan beban lain-lain sebesar 37,68%.
Jawaban: Kenaikan sebagian besar disebabkan peningkatan beban sewa dan perjalanan dinas
untuk menunjang kegiatan operasional.
12. Sehubungan dengan CALK 32 tentang beban umum dan administrasi, agar dijelaskan:
Latar belakang dan penyebab terjadinya kenaikan signifikan sebesar 84,72% pada beban lain lain.
Jawaban: Terdapat kenaikan biaya sewa, biaya perjalanan dinas dan amortisasi lisensi untuk
menunjang kegiatan operasional
PT Samator Indo Gas Tbk
JAKARTA OFFICE SURABAYA OFFICE
Gedung UGM Samator Pendidikan P +6221 8370 911 Gedung The Samator, 16th Floor P +6231 9900 4000
Tower A, 5th – 6th Floor F +6221 8370 9911 Jl. Raya Kedung Baruk 26-28 F +6231 9900 4100
Jl. Dr. Sahardjo No. 83, Jakarta 12850
www.samatorgas.com
Page 6
13. Pada per 31 Maret 2025, laba tahun berjalan Perseroan mengalami penurunan signifikan sebesar
78,98% dibandingkan periode sebelumnya meskipun Perseroan membukukan peningkatan penjualan
sebesar 2,13%. Agar dijelaskan:
Latar belakang penurunan signifikan atas laba tahun berjalan Perseroan tersebut.
Jawaban: Terdapat peningkatan biaya produksi serta biaya SG&A yang lebih tinggi dibandingkan
peningkatan penjualan, salah satunya disebabkan oleh pembukaan pabrik baru di Batang, Jawa Tengah.
Sementara di lain pihak, permintaan dari pelanggan mengalami penurunan karena kondisi ekonomi
global yang tidak menentu.
14. Rencana tindakan korporasi dalam periode 12 bulan ke depan (jika ada).
Jawaban: Sampai dengan tanggal surat ini disiapkan, belum ada rencana tindakan korporasi dalam
periode 12 bulan ke depan.
15. Penjelasan mengenai informasi/kejadian penting lainnya yang material yang akan dilakukan Perseroan
pada masa yang datang dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup Perseroan.
Jawaban : Sampai dengan tanggal surat ini disiapkan, tidak ada informasi/kejadian penting lainnya
yang material yang dapat mempengaruhi kelangsungan hidup Perseroan.
PT Samator Indo Gas Tbk
JAKARTA OFFICE SURABAYA OFFICE
Gedung UGM Samator Pendidikan P +6221 8370 911 Gedung The Samator, 16th Floor P +6231 9900 4000
Tower A, 5th – 6th Floor F +6221 8370 9911 Jl. Raya Kedung Baruk 26-28 F +6231 9900 4100
Jl. Dr. Sahardjo No. 83, Jakarta 12850
www.samatorgas.com
Names mentioned 5 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Dr. Sahardjo
p.1 ×6
unresolved
org
Hadori Sugiarto Adi & Rekan
p.2
unresolved
org
Hadori Sugiarto Adi
p.2
unresolved
org
Purwantono
p.2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.