Back to announcement
20250709_INDY_Laporan Bulanan Aktivitas Eksplorasi_31913261_lamp1.pdf
Other Text extracted INDYSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 36
Page 1
00
Page 2
2 May 2025 07 May 2025
Page 3
PT KIDECO JAYA AGUNG
1. LATAR BELAKANG
PT Kideco Jaya Agung (Kideco) merupakan salah satu kontraktor pemerintah
Republik Indonesia yang bergerak di bidang pertambangan batubara melalui Perjanjian
Kerjasama Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) generasi pertama yang
ditandatangani pada tanggal 14 September 1982, dengan nomor perjanjian Kerja sama
J2/Ji.DU/40/82, yang berlaku selama 30 tahun dari awal produksi komersial pertama di
tahun 1993. Pada tahun 2022, kontrak PKP2B berubah menjadi Izin Usaha
Pertambangan Khusus (IUPK) yang ditandatangani pada tanggal 16 Desember 2022,
dengan Nomor Perjanjian Kerja Sama 14/1/IUP/PMA/2022, yang berlaku selama 10
tahun.
Berdasarkan perjanjian tersebut, Kideco beroperasi di wilayah Kabupaten Paser,
Provinsi Kalimantan Timur, tepatnya berada di Desa Batu Kajang, Kecamatan Batu
Sopang. Lokasi Kideco berada sekitar 130 km dari kota Balikpapan ke arah selatan. Jenis
transportasi yang dapat digunakan untuk mencapai area ini adalah dengan
menggunakan speedboat ± 20 menit untuk menyeberangi Teluk Balikpapan dan
dilanjutkan dengan menggunakan kendaraan roda 2 atau roda 4 dengan waktu
tempuh ± 4 jam.
Pada kontrak wilayah PKP2B Kideco memiliki 4 block penambangan dengan
total luasan awal setelah dilakukan Tata Batas pada tahun 2011 dan berdasarkan surat
dari Direktur Jenderal Mineral dan Batubara No. 175/30/DJB/2015 tertanggal 29 Januari
2015 perihal Perubahan Lampiran Keputusan No. 959.K/DJB/2014 tertanggal 17
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan APRIL 2025 Page 2
Page 4
PT KIDECO JAYA AGUNG
November 2014, adalah seluas 50.921 Ha. Pada tahun 2017, luasan wilayah Kideco
diubah berdasarkan surat dari Direktur Jenderal Mineral dan Batubara No.
2444/30/DJB/2017 tertanggal 10 November 2017 perihal Revisi Persetujuan Rencana
Kegiatan Pada Seluruh Wilayah PKP2B, dimana total luasan wilayah PKP2B Kideco
menjadi 47,500 Ha. Pada tahun 2022, luasan wilayah Kideco diubah kembali
berdasarkan dari Surat Keputusan Menteri Investasi / Kepala Badan Koordinasi
Penanaman Modal No. 14/1/IUP/PMA/2022 tertanggal 16 Desember 2022 perihal
perubahan kontrak Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B)
Badan Usaha menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) dengan total luasan
wilayah IUPK Kideco menjadi 33,887 Ha, yang terbagi menjadi 2 block, antara lain
sebagai berikut:
Table 2. Total Luasan Wilayah/Block/Konsesi IUPK
Nama Wilayah/Block/Konsesi IUPK Luas (Ha)
Block Roto Samurangau 27,327
Block Susubang Uko 6,560
Total Luasan 33,887
Laporan ini merupakan penyampaian atau laporan kepada para pihak yang
berkepentingan mengenai hasil kegiatan eksplorasi secara ringkas yang telah dilakukan
pada bulan April 2025 dimana pelaporan ini dibuat dan dilaporkan secara independen
pada Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) Kideco atau selanjutnya disebut sebagai
Ringkasan Pelaporan Hasil Eksplorasi (PHE) Periode April 2025 pada wilayah IUPK
Kideco.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan APRIL 2025 Page 3
Page 5
PT KIDECO JAYA AGUNG
2. KONDISI UMUM
Pada sebagian lokasi pada Block Roto Samurangau dan Block Susubang Uko
telah dilakukan operasi penambangan dengan metode tambang terbuka dengan
menggunakan Truck dan Excavator, yang dikerjakan oleh Kideco dibantu oleh
kontraktor pertambangan dengan sistem rental untuk produksi batubara dan kontrak
penggalian tanah penutup, namun pada beberapa lokasi masih dilakukan kegiatan
eksplorasi detail untuk memastikan kemenerusan perlapisan batubara dan
kemungkinan untuk dapat dilakukan penambangan secara ekonomis. Target produksi
batubara yang direncanakan pada tahun ini sesuai dengan perencanaan adalah sebesar
30.03 juta ton.
Pemilihan metode penambangan tambang terbuka seperti yang disebutkan
diatas dikarenakan terdapat banyaknya perlapisan batubara (multi seam) yang dibatasi
oleh perlapisan batuan (interburden) yang tidak terlalu tebal, selain itu perlapisan
batubara memiliki kemiringan perlapisan (dip) landai hingga sangat curam. Dalam
operasional tambang terbuka, material interburden dan overburden atau bisa juga
disebut waste sebagian besar diangkut keluar tambang (pit) dan ditempatkan pada
area yang telah direncanakan di luar pit hingga batas kedalaman pit tercapai. Dalam
proses penambangan, tambang atau pit dibagi menjadi beberapa sector atau area.
Setelah batas kedalaman salah satu sector atau area pit tersebut dapat tertutup kembali
seperti yang telah direncanakan.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan APRIL 2025 Page 4
Page 6
PT KIDECO JAYA AGUNG
Operasi tambang terbuka menggunakan hydraulic excavator dengan ukuran
tepat dan disesuaikan dengan kapasitas angkut truck, sehingga dapat digunakan untuk
menambang batubara dan waste secara efisien. Batubara hasil penambangan yang
diangkut keluar dari pit (ROM) tidak melalui proses pencucian, tetapi dihancurkan untuk
menghasilkan produk batubara yang nantinya diangkut kepelabuhan untuk dipasarkan.
Area Kideco memiliki struktur geologi mayor yaitu pembentukan lipatan (antiklin
dan sinklin) yang memanjang dari utara - selatan hingga timur laut - barat daya dengan
kemiringan sayap lipatannya berkisar antara 10°~ 60°. Kemiringan lapisan batubara
(seam) di area Kideco berkisar 20°~ 90° memanjang dari timur ke barat. Struktur lipatan
yang terbentuk merupakan struktur lipatan yang asimetris yang melandai dari
perlapisan yang paling muda (atas). Struktur sesar juga berasosiasi dengan struktur
mayor berupa lipatan ini.
Pada laporan saat ini mencantumkan 2 wilayah block penambangan Kideco,
yaitu Block Roto Samurangau dan Block Susubang Uko. Block Roto Samurangau
tersusun atas batuan Formasi Warukin, Formasi Berai, Formasi Pamaluan, Formasi
Tanjung, Formasi Pitap, Batuan Granit dan Diorit dan Formasi Haruyan dengan formasi
pembawa batubara adalah Formasi Warukin yang berumur Miosen Tengah – Miosen
Akhir, sedangkan Block Susubang-Uko tersusun atas batuan Formasi Warukin, Formasi
Berai, Formasi Tanjung, dan Formasi Pitap dengan formasi pembawa batubara adalah
Formasi Warukin yang berumur Miosen Tengah - Miosen Akhir dan Formasi Tanjung
yang berumur Eosen Akhir yang terletak pada sisi barat daya.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan APRIL 2025 Page 5
Page 7
PT KIDECO JAYA AGUNG
Terdapat lebih dari 50 lapisan batubara yang telah teridentifikasi pada Pit Roto
dengan maksimal rata – rata ketebalan sebenarnya mencapai 26.2 meter. Pada Pit
Samurangau, terdapat 85 lapisan batubara dengan maksimal rata – rata ketebalan
sebenarnya mencapai 10.6 meter. Sedangkan pada Pit Susubang, terdapat 41 lapisan
batubara dengan maksimal rata – rata ketebalan sebenarnya mencapai 4.6 meter.
Pada Block Roto Samurangau terbagi menjadi 2 area penambangan utama yaitu
Block Roto & Block Samurangau. Block Roto terdiri dari beberapa pit : Roto North (RTN),
Roto Middle (RTM), Roto South (RTS) dan Roto South G (RTS-G). Pada Block
Samurangau terdiri dari beberapa pit: Samurangau A (SM-A), Samurangau B (SM-B),
Samurangau C (SM-C) dan Samurangau D (SM-D), sedangkan pada Block Susubang
hanya terdiri satu pit yaitu Pit Susubang (SSB).
3. PELAKSANA KEGIATAN EKSPLORASI
Kegiatan eksplorasi dilaksanakan oleh kontraktor pemboran Kideco, yaitu PT
Mintec Abadi (Mintec) dan PT Kumala Drillindo Persada (Kumala) dibawah pengawasan
penuh Competent Person Indonesia (CPI) Kideco. Selain itu, pada kontraktor tersebut
juga terdapat Competent Person Indonesia (CPI) di bidang kegiatan eksplorasi yang
ikut terlibat dalam pengawasan kegiatan eksplorasi yang sedang berlangsung.
Kegiatan eksplorasi yang dilakukan adalah : pemetaan geologi, pemboran,
logging geofisika, dan analisa kualitas. Peralatan dan perlengkapan yang digunakan
sesuai dengan standar yang telah ditetapkan untuk masing – masing tipe kegiatan dan
pekerjaan. Pelaksanaan kegiatan eksplorasi tersebut telah mengikuti standart pekerjaan
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan APRIL 2025 Page 6
Page 8
PT KIDECO JAYA AGUNG
yang telah ditetapkan dan diawasi secara langsung oleh Competent Person Indonesia
(CPI).
4. HASIL KEGIATAN EKSPLORASI
4.1. Daerah Eksplorasi
Daerah kegiatan pemboran pada bulan April 2025 dilakukan di 4 area Pit
berbeda, yaitu Roto Middle (RTM), Roto South (RTS), Samurangau (SM-AC), dan
Susubang (SSB). Kegiatan pemboran tersebut dikerjakan oleh kontraktor pemboran PT
Kideco Jaya Agung yaitu PT Mintec Abadi (Mintec) dan PT Kumala Drillindo Persada
(Kumala).
4.2. Metode Eksplorasi
Pemboran dilakukan baik secara vertikal maupun pemboran miring sesuai
dengan target perlapisan batubara. Pemboran yang dilakukan menggunakan metoda
partly cored dan full coring sesuai target kedalaman perlapisan batubara dan
kebutuhan akan analisa geoteknik terhadap perlapisan batuan pengapit batubara.
Pemboran open hole menggunakan batang bor NQ (diameter dalam 60.3mm)
sedangkan partly cored dengan batang bor HQ (diameter dalam 77.8mm). Setelah
dilakukan pemboran dengan metoda tersebut, kemudian dilanjutkan dengan logging
geofisika untuk mendapatkan kedalaman batubara. Setelah kedalaman batubara
diketahui, perolehan conto (core recovery) untuk batubara dipastikan lebih dari atau
sama dengan 95%.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan APRIL 2025 Page 7
Page 9
PT KIDECO JAYA AGUNG
Logging geofisika dilakukan untuk membuktikan dan membandingkan posisi
kedalaman perlapisan batubara target dengan hasil coring yang telah dilakukan pada
kegiatan pemboran. Sehingga didapatkan posisi kedalaman batubara secara akurat
dan diperkuat dengan bukti bukti yang jelas.
Reconcile log geofisika dengan sebagian besar titik bor pemboran dengan conto
batuan ataupun pemboran tanpa conto dapat meningkatkan akurasi data yang
diperoleh. Pada umumnya, data log geofisika yang diperoleh berupa data gamma ray,
density, dan caliper. Data yang diperoleh termasuk kedalaman litologi batuan
penyusun, ketebalan, dan parting.
4.3. Biaya Eksplorasi
Biaya kegiatan pemboran eksplorasi pada periode bulan April 2025 untuk setiap
kontraktor pemboran PT Kideco Jaya Agung dapat dilihat pada tabel di bawah ini :
Table 3. Biaya Eksplorasi PT Kideco Jaya Agung Periode April 2025
BIAYA EKSPLORASI
NO KONTRAKTOR EKSPLORASI KETERANGAN
(April)
1 PT MINTEC ABADI Rp 2,099,098,800.00 10 Holes ~ 2,382.60 meter
2 PT KUMALA DRILLINDO PERSADA Rp 1,845,495,000.00 15 Holes ~ 2,583.00 meter
TOTAL Rp 3,944,593,800.00 25 Holes ~ 4,965.60 meter
4.4. Pengawasan Pemboran
Kegiatan pemboran eksplorasi dilakukan oleh perusahaan kontraktor pemboran
PT Kideco Jaya Agung, yaitu PT Mintec Abadi dan PT Kumala Drillindo Persada. PT
Mintec Abadi mengoperasikan 3 unit mesin bor yaitu 1 unit Mustang 9-F4 (DM02), 1
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan APRIL 2025 Page 8
Page 10
PT KIDECO JAYA AGUNG
unit Jacro 500 (DM05) dan 1 unit Jacro 300 (DM06). PT Kumala Drillindo Persada
mengoperasikan 5 unit mesin bor yaitu 5 unit Jacro 400 (RIG02, RIG03, RIG04, RIG05
dan RIG06). Pengawasan kegiatan eksplorasi oleh PT Mintec Abadi dan PT Kumala
Drillindo Persada dilakukan langsung oleh masing - masing penanggungjawab
operasional dan disupervisi oleh PT Kideco Jaya Agung.
4.5. Hasil Pemboran
Kegiatan pemboran eksplorasi pada bulan April 2025 dilakukan pada 4 area
yaitu area Roto Middle (RTM), Roto South (RTS), Samurangau (SM-AC), dan Susubang
(SSB). Detail hasil kegiatan eksplorasi pada setiap area tersebut dapat dilihat pada tabel
di bawah ini.
Table 4. Hasil Kegiatan Pemboran Eksplorasi PT Kideco Jaya Agung Periode April 2025
A/PLAN APRIL YEAR TO DATE
AREA
HOLE DEPTH HOLE DEPTH HOLE DEPTH
1 SUWI - - - - - -
2 RTN ~ SM6 - - - - - -
3 RTS-G 2 400 - - - -
4 RTM 5 1,000 4 1,261.40 14 3,561.50
5 RTS 5 1,000 5 1,092.00 25 4,856.00
6 SSB 6 1,350 10 1,491.00 36 5,574.50
7 SM-AC 2 450 6 1,121.20 20 3,288.50
8 SM-D - - - - 15 2,618.80
9 SELUYUS - - - - - -
10 UKO - - - - - -
TOTAL 20 4,200 25 4,965.60 110 19,899.30
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan APRIL 2025 Page 9
Page 11
PT KIDECO JAYA AGUNG
Table 5. Detail Hasil Kegiatan Pemboran Eksplorasi PT Kideco Jaya Agung Periode April 2025
DRILLING PROGRESS
HOLE ID AREA REMARK
O. HOLE CORING T/ DEPTH L/ DEPTH
1 2504SMMT14 160.60 55.40 216.00 209.00
2 2504SMMT15 114.80 47.20 162.00 158.00
3 2504SMMT16 201.00 - 201.00 194.00
SM
4 2504SMMT17 201.00 - 201.00 193.00
5 2504SMMT18 69.80 50.20 120.00 119.00
6 2504SMMT19 140.30 80.90 221.20 217.00
Depth Cont. From
7 2502RTMMT08 - 43.50 43.50 149.00
Last Month
8 2504RTMMT11 156.90 113.10 270.00 263.00
9 2504RTMMT13 216.00 35.20 251.20 246.00
RTM
2504RTMMT15 189.00 15.70 204.70 On Progress
10 2504RTMMT12 204.80 65.20 270.00 254.00
2504RTMMT14 175.50 46.50 222.00 On Progress
11 2504RTSKD21 101.00 69.00 170.00 164.00
12 2504RTSKD23 231.00 - 231.00 218.00
13 2504RTSKD25 90.00 60.00 150.00 143.00
RTS
14 2504RTSKD22 117.50 32.50 150.00 143.00
2504RTSKD24 77.00 90.00 167.00 On Progress
15 2503RTSKD16 207.00 17.00 224.00 208.00
16 2504SSBKD26 173.50 12.50 186.00 176.00
17 2504SSBKD28 108.00 15.00 123.00 116.00
18 2504SSBKD30 106.00 5.00 111.00 104.00
19 2504SSBKD32 129.00 21.00 150.00 140.00
20 2504SSBKD34 171.00 30.00 201.00 188.00
SSB Depth Cont. From
21 2503SSBKD25 99.00 - 99.00 185.00
Last Month
22 2504SSBKD27 59.50 60.50 120.00 110.00
23 2504SSBKD29 131.00 19.00 150.00 140.00
24 2504SSBKD31 138.00 12.00 150.00 140.00
25 2504SSBKD33 177.00 24.00 201.00 188.00
TOTAL 3,945.20 1,020.40 4,965.60 4,365.00
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan APRIL 2025 Page 10
Page 12
PT KIDECO JAYA AGUNG
4.6. Rencana Pemboran bulan Mei 2025
Kegiatan pemboran pada bulan Mei 2025 adalah melanjutkan aktivitas kegiatan
eksplorasi sesuai dengan rencana tahunan yang telah dicanangkan sebelumnya.
Dimana pada bulan Mei direncanakan kegiatan eksplorasi dilaksanakan pada Block
Roto Samurangau yaitu area Roto Middle (RTM), Roto South (RTS), Roto South G (RTS-
G) Samurangau (SM-AC), dan pada Block Susubang Uko yaitu area Susubang (SSB).
Kegiatan pemboran pada bulan Mei direncanakan dapat menyelesaikan 30 lubang
dengan target kedalaman 6,500.00 meter.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan APRIL 2025 Page 11
Page 13
Page 14
4 Juni 2025
Page 15
PT KIDECO JAYA AGUNG
1. LATAR BELAKANG
PT Kideco Jaya Agung (Kideco) merupakan salah satu kontraktor pemerintah
Republik Indonesia yang bergerak di bidang pertambangan batubara melalui Perjanjian
Kerjasama Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) generasi pertama yang
ditandatangani pada tanggal 14 September 1982, dengan nomor perjanjian Kerja sama
J2/Ji.DU/40/82, yang berlaku selama 30 tahun dari awal produksi komersial pertama di
tahun 1993. Pada tahun 2022, kontrak PKP2B berubah menjadi Izin Usaha
Pertambangan Khusus (IUPK) yang ditandatangani pada tanggal 16 Desember 2022,
dengan Nomor Perjanjian Kerja Sama 14/1/IUP/PMA/2022, yang berlaku selama 10
tahun.
Berdasarkan perjanjian tersebut, Kideco beroperasi di wilayah Kabupaten Paser,
Provinsi Kalimantan Timur, tepatnya berada di Desa Batu Kajang, Kecamatan Batu
Sopang. Lokasi Kideco berada sekitar 130 km dari kota Balikpapan ke arah selatan. Jenis
transportasi yang dapat digunakan untuk mencapai area ini adalah dengan
menggunakan speedboat ± 20 menit untuk menyeberangi Teluk Balikpapan dan
dilanjutkan dengan menggunakan kendaraan roda 2 atau roda 4 dengan waktu
tempuh ± 4 jam.
Pada kontrak wilayah PKP2B Kideco memiliki 4 block penambangan dengan
total luasan awal setelah dilakukan Tata Batas pada tahun 2011 dan berdasarkan surat
dari Direktur Jenderal Mineral dan Batubara No. 175/30/DJB/2015 tertanggal 29 Januari
2015 perihal Perubahan Lampiran Keputusan No. 959.K/DJB/2014 tertanggal 17
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan MAY 2025 Page 2
Page 16
PT KIDECO JAYA AGUNG
November 2014, adalah seluas 50.921 Ha. Pada tahun 2017, luasan wilayah Kideco
diubah berdasarkan surat dari Direktur Jenderal Mineral dan Batubara No.
2444/30/DJB/2017 tertanggal 10 November 2017 perihal Revisi Persetujuan Rencana
Kegiatan Pada Seluruh Wilayah PKP2B, dimana total luasan wilayah PKP2B Kideco
menjadi 47,500 Ha. Pada tahun 2022, luasan wilayah Kideco diubah kembali
berdasarkan dari Surat Keputusan Menteri Investasi / Kepala Badan Koordinasi
Penanaman Modal No. 14/1/IUP/PMA/2022 tertanggal 16 Desember 2022 perihal
perubahan kontrak Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B)
Badan Usaha menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) dengan total luasan
wilayah IUPK Kideco menjadi 33,887 Ha, yang terbagi menjadi 2 block, antara lain
sebagai berikut:
Table 2. Total Luasan Wilayah/Block/Konsesi IUPK
Nama Wilayah/Block/Konsesi IUPK Luas (Ha)
Block Roto Samurangau 27,327
Block Susubang Uko 6,560
Total Luasan 33,887
Laporan ini merupakan penyampaian atau laporan kepada para pihak yang
berkepentingan mengenai hasil kegiatan eksplorasi secara ringkas yang telah dilakukan
pada bulan Mei 2025 dimana pelaporan ini dibuat dan dilaporkan secara independen
pada Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) Kideco atau selanjutnya disebut sebagai
Ringkasan Pelaporan Hasil Eksplorasi (PHE) Periode Mei 2025 pada wilayah IUPK
Kideco.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan MAY 2025 Page 3
Page 17
PT KIDECO JAYA AGUNG
2. KONDISI UMUM
Pada sebagian lokasi pada Block Roto Samurangau dan Block Susubang Uko
telah dilakukan operasi penambangan dengan metode tambang terbuka dengan
menggunakan Truck dan Excavator, yang dikerjakan oleh Kideco dibantu oleh
kontraktor pertambangan dengan sistem rental untuk produksi batubara dan kontrak
penggalian tanah penutup, namun pada beberapa lokasi masih dilakukan kegiatan
eksplorasi detail untuk memastikan kemenerusan perlapisan batubara dan
kemungkinan untuk dapat dilakukan penambangan secara ekonomis. Target produksi
batubara yang direncanakan pada tahun ini sesuai dengan perencanaan adalah sebesar
30.03 juta ton.
Pemilihan metode penambangan tambang terbuka seperti yang disebutkan
diatas dikarenakan terdapat banyaknya perlapisan batubara (multi seam) yang dibatasi
oleh perlapisan batuan (interburden) yang tidak terlalu tebal, selain itu perlapisan
batubara memiliki kemiringan perlapisan (dip) landai hingga sangat curam. Dalam
operasional tambang terbuka, material interburden dan overburden atau bisa juga
disebut waste sebagian besar diangkut keluar tambang (pit) dan ditempatkan pada
area yang telah direncanakan di luar pit hingga batas kedalaman pit tercapai. Dalam
proses penambangan, tambang atau pit dibagi menjadi beberapa sector atau area.
Setelah batas kedalaman salah satu sector atau area pit tersebut dapat tertutup kembali
seperti yang telah direncanakan.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan MAY 2025 Page 4
Page 18
PT KIDECO JAYA AGUNG
Operasi tambang terbuka menggunakan hydraulic excavator dengan ukuran
tepat dan disesuaikan dengan kapasitas angkut truck, sehingga dapat digunakan untuk
menambang batubara dan waste secara efisien. Batubara hasil penambangan yang
diangkut keluar dari pit (ROM) tidak melalui proses pencucian, tetapi dihancurkan untuk
menghasilkan produk batubara yang nantinya diangkut kepelabuhan untuk dipasarkan.
Area Kideco memiliki struktur geologi mayor yaitu pembentukan lipatan (antiklin
dan sinklin) yang memanjang dari utara - selatan hingga timur laut - barat daya dengan
kemiringan sayap lipatannya berkisar antara 10°~ 60°. Kemiringan lapisan batubara
(seam) di area Kideco berkisar 20°~ 90° memanjang dari timur ke barat. Struktur lipatan
yang terbentuk merupakan struktur lipatan yang asimetris yang melandai dari
perlapisan yang paling muda (atas). Struktur sesar juga berasosiasi dengan struktur
mayor berupa lipatan ini.
Pada laporan saat ini mencantumkan 2 wilayah block penambangan Kideco,
yaitu Block Roto Samurangau dan Block Susubang Uko. Block Roto Samurangau
tersusun atas batuan Formasi Warukin, Formasi Berai, Formasi Pamaluan, Formasi
Tanjung, Formasi Pitap, Batuan Granit dan Diorit dan Formasi Haruyan dengan formasi
pembawa batubara adalah Formasi Warukin yang berumur Miosen Tengah – Miosen
Akhir, sedangkan Block Susubang-Uko tersusun atas batuan Formasi Warukin, Formasi
Berai, Formasi Tanjung, dan Formasi Pitap dengan formasi pembawa batubara adalah
Formasi Warukin yang berumur Miosen Tengah - Miosen Akhir dan Formasi Tanjung
yang berumur Eosen Akhir yang terletak pada sisi barat daya.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan MAY 2025 Page 5
Page 19
PT KIDECO JAYA AGUNG
Terdapat lebih dari 50 lapisan batubara yang telah teridentifikasi pada Pit Roto
dengan maksimal rata – rata ketebalan sebenarnya mencapai 26.2 meter. Pada Pit
Samurangau, terdapat 85 lapisan batubara dengan maksimal rata – rata ketebalan
sebenarnya mencapai 10.6 meter. Sedangkan pada Pit Susubang, terdapat 41 lapisan
batubara dengan maksimal rata – rata ketebalan sebenarnya mencapai 4.6 meter.
Pada Block Roto Samurangau terbagi menjadi 2 area penambangan utama yaitu
Block Roto & Block Samurangau. Block Roto terdiri dari beberapa pit : Roto North (RTN),
Roto Middle (RTM), Roto South (RTS) dan Roto South G (RTS-G). Pada Block
Samurangau terdiri dari beberapa pit: Samurangau A (SM-A), Samurangau B (SM-B),
Samurangau C (SM-C) dan Samurangau D (SM-D), sedangkan pada Block Susubang
hanya terdiri satu pit yaitu Pit Susubang (SSB).
3. PELAKSANA KEGIATAN EKSPLORASI
Kegiatan eksplorasi dilaksanakan oleh kontraktor pemboran Kideco, yaitu PT
Mintec Abadi (Mintec) dan PT Kumala Drillindo Persada (Kumala) dibawah pengawasan
penuh Competent Person Indonesia (CPI) Kideco. Selain itu, pada kontraktor tersebut
juga terdapat Competent Person Indonesia (CPI) di bidang kegiatan eksplorasi yang
ikut terlibat dalam pengawasan kegiatan eksplorasi yang sedang berlangsung.
Kegiatan eksplorasi yang dilakukan adalah : pemetaan geologi, pemboran,
logging geofisika, dan analisa kualitas. Peralatan dan perlengkapan yang digunakan
sesuai dengan standar yang telah ditetapkan untuk masing – masing tipe kegiatan dan
pekerjaan. Pelaksanaan kegiatan eksplorasi tersebut telah mengikuti standart pekerjaan
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan MAY 2025 Page 6
Page 20
PT KIDECO JAYA AGUNG
yang telah ditetapkan dan diawasi secara langsung oleh Competent Person Indonesia
(CPI).
4. HASIL KEGIATAN EKSPLORASI
4.1. Daerah Eksplorasi
Daerah kegiatan pemboran pada bulan Mei 2025 dilakukan di 5 area Pit
berbeda, yaitu Roto Middle (RTM), Roto South (RTS), Roto South G (RTSG), Samurangau
(SM-AC), dan Susubang (SSB). Kegiatan pemboran tersebut dikerjakan oleh kontraktor
pemboran PT Kideco Jaya Agung yaitu PT Mintec Abadi (Mintec) dan PT Kumala
Drillindo Persada (Kumala).
4.2. Metode Eksplorasi
Pemboran dilakukan baik secara vertikal maupun pemboran miring sesuai
dengan target perlapisan batubara. Pemboran yang dilakukan menggunakan metoda
partly cored dan full coring sesuai target kedalaman perlapisan batubara dan
kebutuhan akan analisa geoteknik terhadap perlapisan batuan pengapit batubara.
Pemboran open hole menggunakan batang bor NQ (diameter dalam 60.3mm)
sedangkan partly cored dengan batang bor HQ (diameter dalam 77.8mm). Setelah
dilakukan pemboran dengan metoda tersebut, kemudian dilanjutkan dengan logging
geofisika untuk mendapatkan kedalaman batubara. Setelah kedalaman batubara
diketahui, perolehan conto (core recovery) untuk batubara dipastikan lebih dari atau
sama dengan 95%.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan MAY 2025 Page 7
Page 21
PT KIDECO JAYA AGUNG
Logging geofisika dilakukan untuk membuktikan dan membandingkan posisi
kedalaman perlapisan batubara target dengan hasil coring yang telah dilakukan pada
kegiatan pemboran. Sehingga didapatkan posisi kedalaman batubara secara akurat
dan diperkuat dengan bukti bukti yang jelas.
Reconcile log geofisika dengan sebagian besar titik bor pemboran dengan conto
batuan ataupun pemboran tanpa conto dapat meningkatkan akurasi data yang
diperoleh. Pada umumnya, data log geofisika yang diperoleh berupa data gamma ray,
density, dan caliper. Data yang diperoleh termasuk kedalaman litologi batuan
penyusun, ketebalan, dan parting.
4.3. Biaya Eksplorasi
Biaya kegiatan pemboran eksplorasi pada periode bulan Mei 2025 untuk setiap
kontraktor pemboran PT Kideco Jaya Agung dapat dilihat pada tabel di bawah ini :
Table 3. Biaya Eksplorasi PT Kideco Jaya Agung Periode Mei 2025
BIAYA EKSPLORASI
NO KONTRAKTOR EKSPLORASI KETERANGAN
(Mei)
1 PT MINTEC ABADI Rp 2,197,867,750.00 14 Holes ~ 2,859.60 meter
2 PT KUMALA DRILLINDO PERSADA Rp 2,671,122,500.00 21 Holes ~ 4,190.00 meter
TOTAL Rp 4,868,990,250.00 35 Holes ~ 7,049.60 meter
4.4. Pengawasan Pemboran
Kegiatan pemboran eksplorasi dilakukan oleh perusahaan kontraktor pemboran
PT Kideco Jaya Agung, yaitu PT Mintec Abadi dan PT Kumala Drillindo Persada. PT
Mintec Abadi mengoperasikan 3 unit mesin bor yaitu 1 unit Mustang 9-F4 (DM02), 1
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan MAY 2025 Page 8
Page 22
PT KIDECO JAYA AGUNG
unit Jacro 500 (DM05) dan 1 unit Jacro 300 (DM06). PT Kumala Drillindo Persada
mengoperasikan 5 unit mesin bor yaitu 5 unit Jacro 400 (RIG02, RIG03, RIG04, RIG05
dan RIG06). Pengawasan kegiatan eksplorasi oleh PT Mintec Abadi dan PT Kumala
Drillindo Persada dilakukan langsung oleh masing - masing penanggungjawab
operasional dan disupervisi oleh PT Kideco Jaya Agung.
4.5. Hasil Pemboran
Kegiatan pemboran eksplorasi pada bulan Mei 2025 dilakukan pada 5 area yaitu
area Roto Middle (RTM), Roto South (RTS), Roto South G (RTSG), Samurangau (SM-AC),
dan Susubang (SSB). Detail hasil kegiatan eksplorasi pada setiap area tersebut dapat
dilihat pada tabel di bawah ini.
Table 4. Hasil Kegiatan Pemboran Eksplorasi PT Kideco Jaya Agung Periode Mei 2025
A/PLAN MAY YEAR TO DATE
AREA
HOLE DEPTH HOLE DEPTH HOLE DEPTH
1 SUWI - - - - - -
2 RTN ~ SM6 - - - - - -
3 RTS-G 2 400 3 643.40 3 643.40
4 RTM 8 1,800 13 2,801.30 27 6,362.80
5 RTS 4 900 9 1,471.00 34 6,327.00
6 SSB 8 1,800 8 1,546.00 44 7,120.50
7 SM-AC 8 1,600 2 587.90 22 3,876.40
8 SM-D - - - - 15 2,618.80
9 SELUYUS - - - - - -
10 UKO - - - - - -
TOTAL 30 6,500 35 7,049.60 145 26,948.90
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan MAY 2025 Page 9
Page 23
PT KIDECO JAYA AGUNG
Table 5. Detail Hasil Kegiatan Pemboran Eksplorasi PT Kideco Jaya Agung Periode Mei 2025
DRILLING PROGRESS
HOLE ID AREA REMARK
O. HOLE CORING T/ DEPTH L/ DEPTH
1 2505SMMT20 157.60 49.40 207.00 200.50
2 2505SMMT21 SM 75.10 125.10 200.20 188.00
2505SMMT22 135.80 44.90 180.70 On Progress
2505RSGMT04 111.00 29.20 140.20 On Progress
3 2505RSGMT01 132.00 - 132.00 128.00
4 2505RSGMT02 RTSG 150.00 - 150.00 143.00
5 2505RSGMT03 150.00 - 150.00 144.50
2505RSGMT05 63.00 8.20 71.20 On Progress
Depth Cont. From Last
6 2504RTMMT15 24.80 22.50 47.30 252.00
Month
7 2505RTMMT17 252.00 - 252.00 242.00
8 2505RTMMT20 252.00 - 252.00 242.00
9 2505RTMMT21 252.00 - 252.00 245.00
10 2505RTMMT22 261.00 - 261.00 251.00
Depth Cont. From Last
11 2504RTMMT14 30.00 - 30.00 242.00
Month
12 2504RTMMT16 RTM 30.00 - 30.00 29.00
13 2505RTMMT18 252.00 - 252.00 242.00
14 2505RTMMT19 252.00 - 252.00 246.00
15 2505RTMKD01 273.00 - 273.00 254.00
16 2505RTMKD02 252.00 - 252.00 239.00
17 2505RTMKD03 282.00 - 282.00 266.00
18 2505RTMKD04 282.00 - 282.00 266.00
2505RTMKD05 84.00 - 84.00 On Progress
19 2505RTSKD26 12.00 56.00 68.00 -
20 2505RTSKD28 109.00 122.00 231.00 224.00
21 2505RTSKD30 120.00 - 120.00 116.00
22 2505RTSKD31 32.50 48.50 81.00 74.00
23 2505RTSKD32 103.00 62.00 165.00 158.00
24 2505RTSKD34 88.00 62.00 150.00 143.00
RTS
2505RTSKD35 24.00 20.00 44.00 On Progress
Depth Cont. From Last
25 2504RTSKD24 9.00 24.00 33.00 182.00
Month
26 2505RTSKD27 201.00 - 201.00 194.00
27 2505RTSKD29 149.50 96.50 246.00 236.00
2505RTSKD33 87.00 45.00 132.00 On Progress
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan MAY 2025 Page 10
Page 24
PT KIDECO JAYA AGUNG
DRILLING PROGRESS
HOLE ID AREA REMARK
O. HOLE CORING T/ DEPTH L/ DEPTH
28 2505SSBKD36 175.50 25.50 201.00 185.00
29 2505SSBKD38 142.50 28.50 171.00 158.00
30 2505SSBKD39 129.00 42.00 171.00 161.00
31 2505SSBKD42 151.00 50.00 201.00 188.00
2505SSBKD44 - 20.00 20.00 On Progress
SSB
32 2505SSBKD35 169.00 17.00 186.00 176.00
33 2505SSBKD37 167.00 40.00 207.00 197.00
34 2505SSBKD40 75.50 29.50 105.00 98.00
35 2505SSBKD41 174.00 27.00 201.00 188.00
2505SSBKD43 59.00 24.00 83.00 On Progress
TOTAL 5,930.80 1,118.80 7,049.60 6,498.00
4.6. Rencana Pemboran bulan Juni 2025
Kegiatan pemboran pada bulan Juni 2025 adalah melanjutkan aktivitas kegiatan
eksplorasi sesuai dengan rencana tahunan yang telah dicanangkan sebelumnya.
Dimana pada bulan Juni direncanakan kegiatan eksplorasi dilaksanakan pada Block
Roto Samurangau yaitu area Roto Middle (RTM), Roto South (RTS), Roto South G (RTS-
G) Samurangau (SM-AC), dan pada Block Susubang Uko yaitu area Susubang (SSB).
Kegiatan pemboran pada bulan Juni direncanakan dapat menyelesaikan 33 lubang
dengan target kedalaman 7,066.00 meter.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan MAY 2025 Page 11
Page 25
Page 26
02 Juli 2025 3 Juli 2025
Page 27
PT KIDECO JAYA AGUNG
1. LATAR BELAKANG
PT Kideco Jaya Agung (Kideco) merupakan salah satu kontraktor pemerintah
Republik Indonesia yang bergerak di bidang pertambangan batubara melalui Perjanjian
Kerjasama Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) generasi pertama yang
ditandatangani pada tanggal 14 September 1982, dengan nomor perjanjian Kerja sama
J2/Ji.DU/40/82, yang berlaku selama 30 tahun dari awal produksi komersial pertama di
tahun 1993. Pada tahun 2022, kontrak PKP2B berubah menjadi Izin Usaha
Pertambangan Khusus (IUPK) yang ditandatangani pada tanggal 16 Desember 2022,
dengan Nomor Perjanjian Kerja Sama 14/1/IUP/PMA/2022, yang berlaku selama 10
tahun.
Berdasarkan perjanjian tersebut, Kideco beroperasi di wilayah Kabupaten Paser,
Provinsi Kalimantan Timur, tepatnya berada di Desa Batu Kajang, Kecamatan Batu
Sopang. Lokasi Kideco berada sekitar 130 km dari kota Balikpapan ke arah selatan. Jenis
transportasi yang dapat digunakan untuk mencapai area ini adalah dengan
menggunakan speedboat ± 20 menit untuk menyeberangi Teluk Balikpapan dan
dilanjutkan dengan menggunakan kendaraan roda 2 atau roda 4 dengan waktu
tempuh ± 4 jam.
Pada kontrak wilayah PKP2B Kideco memiliki 4 block penambangan dengan
total luasan awal setelah dilakukan Tata Batas pada tahun 2011 dan berdasarkan surat
dari Direktur Jenderal Mineral dan Batubara No. 175/30/DJB/2015 tertanggal 29 Januari
2015 perihal Perubahan Lampiran Keputusan No. 959.K/DJB/2014 tertanggal 17
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan JUN 2025 Page 2
Page 28
PT KIDECO JAYA AGUNG
November 2014, adalah seluas 50.921 Ha. Pada tahun 2017, luasan wilayah Kideco
diubah berdasarkan surat dari Direktur Jenderal Mineral dan Batubara No.
2444/30/DJB/2017 tertanggal 10 November 2017 perihal Revisi Persetujuan Rencana
Kegiatan Pada Seluruh Wilayah PKP2B, dimana total luasan wilayah PKP2B Kideco
menjadi 47,500 Ha. Pada tahun 2022, luasan wilayah Kideco diubah kembali
berdasarkan dari Surat Keputusan Menteri Investasi / Kepala Badan Koordinasi
Penanaman Modal No. 14/1/IUP/PMA/2022 tertanggal 16 Desember 2022 perihal
perubahan kontrak Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B)
Badan Usaha menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) dengan total luasan
wilayah IUPK Kideco menjadi 33,887 Ha, yang terbagi menjadi 2 block, antara lain
sebagai berikut:
Table 2. Total Luasan Wilayah/Block/Konsesi IUPK
Nama Wilayah/Block/Konsesi IUPK Luas (Ha)
Block Roto Samurangau 27,327
Block Susubang Uko 6,560
Total Luasan 33,887
Laporan ini merupakan penyampaian atau laporan kepada para pihak yang
berkepentingan mengenai hasil kegiatan eksplorasi secara ringkas yang telah dilakukan
pada bulan Juni 2025 dimana pelaporan ini dibuat dan dilaporkan secara independen
pada Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) Kideco atau selanjutnya disebut sebagai
Ringkasan Pelaporan Hasil Eksplorasi (PHE) Periode Juni 2025 pada wilayah IUPK
Kideco.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan JUN 2025 Page 3
Page 29
PT KIDECO JAYA AGUNG
2. KONDISI UMUM
Pada sebagian lokasi pada Block Roto Samurangau dan Block Susubang Uko
telah dilakukan operasi penambangan dengan metode tambang terbuka dengan
menggunakan Truck dan Excavator, yang dikerjakan oleh Kideco dibantu oleh
kontraktor pertambangan dengan sistem rental untuk produksi batubara dan kontrak
penggalian tanah penutup, namun pada beberapa lokasi masih dilakukan kegiatan
eksplorasi detail untuk memastikan kemenerusan perlapisan batubara dan
kemungkinan untuk dapat dilakukan penambangan secara ekonomis. Target produksi
batubara yang direncanakan pada tahun ini sesuai dengan perencanaan adalah sebesar
30.03 juta ton.
Pemilihan metode penambangan tambang terbuka seperti yang disebutkan
diatas dikarenakan terdapat banyaknya perlapisan batubara (multi seam) yang dibatasi
oleh perlapisan batuan (interburden) yang tidak terlalu tebal, selain itu perlapisan
batubara memiliki kemiringan perlapisan (dip) landai hingga sangat curam. Dalam
operasional tambang terbuka, material interburden dan overburden atau bisa juga
disebut waste sebagian besar diangkut keluar tambang (pit) dan ditempatkan pada
area yang telah direncanakan di luar pit hingga batas kedalaman pit tercapai. Dalam
proses penambangan, tambang atau pit dibagi menjadi beberapa sector atau area.
Setelah batas kedalaman salah satu sector atau area pit tersebut dapat tertutup kembali
seperti yang telah direncanakan.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan JUN 2025 Page 4
Page 30
PT KIDECO JAYA AGUNG
Operasi tambang terbuka menggunakan hydraulic excavator dengan ukuran
tepat dan disesuaikan dengan kapasitas angkut truck, sehingga dapat digunakan untuk
menambang batubara dan waste secara efisien. Batubara hasil penambangan yang
diangkut keluar dari pit (ROM) tidak melalui proses pencucian, tetapi dihancurkan untuk
menghasilkan produk batubara yang nantinya diangkut kepelabuhan untuk dipasarkan.
Area Kideco memiliki struktur geologi mayor yaitu pembentukan lipatan (antiklin
dan sinklin) yang memanjang dari utara - selatan hingga timur laut - barat daya dengan
kemiringan sayap lipatannya berkisar antara 10°~ 60°. Kemiringan lapisan batubara
(seam) di area Kideco berkisar 20°~ 90° memanjang dari timur ke barat. Struktur lipatan
yang terbentuk merupakan struktur lipatan yang asimetris yang melandai dari
perlapisan yang paling muda (atas). Struktur sesar juga berasosiasi dengan struktur
mayor berupa lipatan ini.
Pada laporan saat ini mencantumkan 2 wilayah block penambangan Kideco,
yaitu Block Roto Samurangau dan Block Susubang Uko. Block Roto Samurangau
tersusun atas batuan Formasi Warukin, Formasi Berai, Formasi Pamaluan, Formasi
Tanjung, Formasi Pitap, Batuan Granit dan Diorit dan Formasi Haruyan dengan formasi
pembawa batubara adalah Formasi Warukin yang berumur Miosen Tengah – Miosen
Akhir, sedangkan Block Susubang-Uko tersusun atas batuan Formasi Warukin, Formasi
Berai, Formasi Tanjung, dan Formasi Pitap dengan formasi pembawa batubara adalah
Formasi Warukin yang berumur Miosen Tengah - Miosen Akhir dan Formasi Tanjung
yang berumur Eosen Akhir yang terletak pada sisi barat daya.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan JUN 2025 Page 5
Page 31
PT KIDECO JAYA AGUNG
Terdapat lebih dari 50 lapisan batubara yang telah teridentifikasi pada Pit Roto
dengan maksimal rata – rata ketebalan sebenarnya mencapai 26.2 meter. Pada Pit
Samurangau, terdapat 85 lapisan batubara dengan maksimal rata – rata ketebalan
sebenarnya mencapai 10.6 meter. Sedangkan pada Pit Susubang, terdapat 41 lapisan
batubara dengan maksimal rata – rata ketebalan sebenarnya mencapai 4.6 meter.
Pada Block Roto Samurangau terbagi menjadi 2 area penambangan utama yaitu
Block Roto & Block Samurangau. Block Roto terdiri dari beberapa pit : Roto North (RTN),
Roto Middle (RTM), Roto South (RTS) dan Roto South G (RTS-G). Pada Block
Samurangau terdiri dari beberapa pit: Samurangau A (SM-A), Samurangau B (SM-B),
Samurangau C (SM-C) dan Samurangau D (SM-D), sedangkan pada Block Susubang
hanya terdiri satu pit yaitu Pit Susubang (SSB).
3. PELAKSANA KEGIATAN EKSPLORASI
Kegiatan eksplorasi dilaksanakan oleh kontraktor pemboran Kideco, yaitu PT
Mintec Abadi (Mintec) dan PT Kumala Drillindo Persada (Kumala) dibawah pengawasan
penuh Competent Person Indonesia (CPI) Kideco. Selain itu, pada kontraktor tersebut
juga terdapat Competent Person Indonesia (CPI) di bidang kegiatan eksplorasi yang
ikut terlibat dalam pengawasan kegiatan eksplorasi yang sedang berlangsung.
Kegiatan eksplorasi yang dilakukan adalah : pemetaan geologi, pemboran,
logging geofisika, dan analisa kualitas. Peralatan dan perlengkapan yang digunakan
sesuai dengan standar yang telah ditetapkan untuk masing – masing tipe kegiatan dan
pekerjaan. Pelaksanaan kegiatan eksplorasi tersebut telah mengikuti standart pekerjaan
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan JUN 2025 Page 6
Page 32
PT KIDECO JAYA AGUNG
yang telah ditetapkan dan diawasi secara langsung oleh Competent Person Indonesia
(CPI).
4. HASIL KEGIATAN EKSPLORASI
4.1. Daerah Eksplorasi
Daerah kegiatan pemboran pada bulan Juni 2025 dilakukan di 5 area Pit
berbeda, yaitu Roto Middle (RTM), Roto South (RTS), Roto South G (RTSG), Samurangau
(SM-AC), dan Susubang (SSB). Kegiatan pemboran tersebut dikerjakan oleh kontraktor
pemboran PT Kideco Jaya Agung yaitu PT Mintec Abadi (Mintec) dan PT Kumala
Drillindo Persada (Kumala).
4.2. Metode Eksplorasi
Pemboran dilakukan baik secara vertikal maupun pemboran miring sesuai
dengan target perlapisan batubara. Pemboran yang dilakukan menggunakan metoda
partly cored dan full coring sesuai target kedalaman perlapisan batubara dan
kebutuhan akan analisa geoteknik terhadap perlapisan batuan pengapit batubara.
Pemboran open hole menggunakan batang bor NQ (diameter dalam 60.3mm)
sedangkan partly cored dengan batang bor HQ (diameter dalam 77.8mm). Setelah
dilakukan pemboran dengan metoda tersebut, kemudian dilanjutkan dengan logging
geofisika untuk mendapatkan kedalaman batubara. Setelah kedalaman batubara
diketahui, perolehan conto (core recovery) untuk batubara dipastikan lebih dari atau
sama dengan 95%.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan JUN 2025 Page 7
Page 33
PT KIDECO JAYA AGUNG
Logging geofisika dilakukan untuk membuktikan dan membandingkan posisi
kedalaman perlapisan batubara target dengan hasil coring yang telah dilakukan pada
kegiatan pemboran. Sehingga didapatkan posisi kedalaman batubara secara akurat
dan diperkuat dengan bukti bukti yang jelas.
Reconcile log geofisika dengan sebagian besar titik bor pemboran dengan conto
batuan ataupun pemboran tanpa conto dapat meningkatkan akurasi data yang
diperoleh. Pada umumnya, data log geofisika yang diperoleh berupa data gamma ray,
density, dan caliper. Data yang diperoleh termasuk kedalaman litologi batuan
penyusun, ketebalan, dan parting.
4.3. Biaya Eksplorasi
Biaya kegiatan pemboran eksplorasi pada periode bulan Juni 2025 untuk setiap
kontraktor pemboran PT Kideco Jaya Agung dapat dilihat pada tabel di bawah ini :
Table 3. Biaya Eksplorasi PT Kideco Jaya Agung Periode Juni 2025
BIAYA EKSPLORASI
NO KONTRAKTOR EKSPLORASI KETERANGAN
(Juni)
1 PT MINTEC ABADI Rp 2,241,425,700.00 17 Holes ~ 2,850.00 meter
2 PT KUMALA DRILLINDO PERSADA Rp 2,860,638,750.00 21 Holes ~ 4,702.00 meter
TOTAL Rp 5,102,064,450.00 38 Holes ~ 7,552.00 meter
4.4. Pengawasan Pemboran
Kegiatan pemboran eksplorasi dilakukan oleh perusahaan kontraktor pemboran
PT Kideco Jaya Agung, yaitu PT Mintec Abadi dan PT Kumala Drillindo Persada. PT
Mintec Abadi mengoperasikan 3 unit mesin bor yaitu 1 unit Mustang 9-F4 (DM02), 1
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan JUN 2025 Page 8
Page 34
PT KIDECO JAYA AGUNG
unit Jacro 500 (DM05) dan 1 unit Jacro 300 (DM06). PT Kumala Drillindo Persada
mengoperasikan 5 unit mesin bor yaitu 5 unit Jacro 400 (RIG02, RIG03, RIG04, RIG05
dan RIG06). Pengawasan kegiatan eksplorasi oleh PT Mintec Abadi dan PT Kumala
Drillindo Persada dilakukan langsung oleh masing - masing penanggungjawab
operasional dan disupervisi oleh PT Kideco Jaya Agung.
4.5. Hasil Pemboran
Kegiatan pemboran eksplorasi pada bulan Juni 2025 dilakukan pada 5 area yaitu
area Roto Middle (RTM), Roto South (RTS), Roto South G (RTSG), Samurangau (SM-AC),
dan Susubang (SSB). Detail hasil kegiatan eksplorasi pada setiap area tersebut dapat
dilihat pada tabel di bawah ini.
Table 4. Hasil Kegiatan Pemboran Eksplorasi PT Kideco Jaya Agung Periode Juni 2025
A/PLAN JUN YEAR TO DATE
AREA
HOLE DEPTH HOLE DEPTH HOLE DEPTH
1 SUWI - - - - - -
2 RTN ~ SM6 - - - - - -
3 RTS-G 7 1,666 13 1,875.70 16 2,519.10
4 RTM 8 2,000 7 2,199.50 34 8,562.30
5 RTS 5 1,000 5 870.50 39 7,197.50
6 SSB 8 1,600 9 1,632.00 53 8,752.50
7 SM-AC 5 800 4 974.30 26 4,850.70
8 SM-D - - - - 15 2,618.80
9 SELUYUS - - - - - -
10 UKO - - - - - -
TOTAL 33 7,066 38 7,552.00 183 34,500.90
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan JUN 2025 Page 9
Page 35
PT KIDECO JAYA AGUNG
Table 5. Detail Hasil Kegiatan Pemboran Eksplorasi PT Kideco Jaya Agung Periode Juni 2025
DRILLING PROGRESS
HOLE ID AREA REMARK
O. HOLE CORING T/ DEPTH L/ DEPTH
Depth Cont. From Last
1 2505SMMT22 12.80 19.50 32.30 206.00
Month
2 2506SMMT23 114.90 86.10 201.00 197.00
3 2506SMMT24 SM 252.00 - 252.00 245.00
4 2506SMMT25 270.00 - 270.00 263.00
2506SMMT26 219.00 - 219.00 On Progress
Depth Cont. From Last
5 2505RSGMT04 9.80 18.00 27.80 161.00
Month
6 2506RSGMT06 147.10 14.90 162.00 155.00
7 2506RSGMT08 141.00 - 141.00 137.00
8 2506RSGMT10 132.00 - 132.00 128.00
9 2506RSGMT11 132.00 - 132.00 128.00
10 2506RSGMT09 150.00 - 150.00 146.00
11 2506RSGMT13 88.50 13.50 102.00 95.00
12 2506RSGMT14 RTSG 45.00 56.20 101.20 95.00
13 2506RSGMT15 210.00 - 210.00 200.00
14 2506RSGMT17 150.00 - 150.00 140.00
2506RSGMT18 144.00 12.70 156.70 On Progress
Depth Cont. From Last
15 2505RSGMT05 69.80 9.00 78.80 146.00
Month
16 2506RSGMT07 153.00 - 153.00 149.50
17 2506RSGMT12 54.00 56.20 110.20 110.20
2506RSGMT16 47.30 21.70 69.00 On Progress
Depth Cont. From Last
18 2505RTMKD05 198.00 - 198.00 266.00
Month
19 2506RTMKD06 282.00 - 282.00 266.00
20 2506RTMKD08 282.00 - 282.00 270.00
21 2506RTMKD10 210.00 72.00 282.00 267.00
2506RTMKD12 RTM 158.00 49.50 207.50 On Progress
22 2506RTMKD07 225.50 56.50 282.00 266.00
23 2506RTMKD09 180.00 102.00 282.00 266.00
24 2506RTMKD11 200.00 70.00 270.00 254.00
2506RTMKD13 66.00 48.00 114.00 On Progress
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan JUN 2025 Page 10
Page 36
PT KIDECO JAYA AGUNG
DRILLING PROGRESS
HOLE ID AREA REMARK
O. HOLE CORING T/ DEPTH L/ DEPTH
Depth Cont. From Last
25 2505RTSKD35 94.00 63.00 157.00 191.00
Month
Depth Cont. From Last
26 2505RTSKD33 - - - 128.00
Month
27 2506RTSKD36 RTS 139.00 77.00 216.00 206.00
28 2506RTSKD37 129.00 101.00 230.00 221.00
29 2506RTSKD38 157.00 71.00 228.00 219.00
2506RTSKD39 20.00 19.50 39.50 On Progress
Depth Cont. From Last
30 2505SSBKD44 141.00 51.00 192.00 198.00
Month
31 2506SSBKD46 121.00 56.00 177.00 167.00
32 2506SSBKD49 137.00 64.00 201.00 185.00
33 2506SSBKD50 120.00 45.00 165.00 155.00
2506SSBKD53 114.00 63.00 177.00 On Progress
SSB Depth Cont. From Last
34 2505SSBKD43 19.00 36.00 55.00 128.00
Month
35 2506SSBKD45 97.00 47.00 144.00 128.00
36 2506SSBKD47 49.00 101.00 150.00 140.00
37 2506SSBKD48 19.00 134.00 153.00 143.00
38 2506SSBKD51 90.00 30.00 120.00 113.00
2506SSBKD52 23.00 75.00 98.00 On Progress
TOTAL 5,812.70 1,739.30 7,552.00 6,878.70
4.6. Rencana Pemboran bulan Juli 2025
Kegiatan pemboran pada bulan Juli 2025 adalah melanjutkan aktivitas kegiatan
eksplorasi sesuai dengan rencana tahunan yang telah dicanangkan sebelumnya.
Dimana pada bulan Juli direncanakan kegiatan eksplorasi dilaksanakan pada Block Roto
Samurangau yaitu area Roto Middle (RTM), Roto South (RTS), Roto South G (RTS-G)
Samurangau (SM-AC), dan pada Block Susubang Uko yaitu area Susubang (SSB).
Kegiatan pemboran pada bulan Juli direncanakan dapat menyelesaikan 35 lubang
dengan target kedalaman 7,300.00 meter.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan JUN 2025 Page 11
Names mentioned 11 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT KIDECO JAYA AGUNG
p.3 ×40
unresolved
org
Menteri Investasi
p.4 ×3
unresolved
org
Koordinasi Penanaman Modal
p.4 ×3
unresolved
org
PT KIDECO JAYA AGUNG Operasi
p.6 ×3
unresolved
org
PT KIDECO JAYA AGUNG Terdapat
p.7 ×3
unresolved
org
PT Mintec Abadi
p.7 ×18
unresolved
org
PT Kumala Drillindo Persada
p.7 ×18
unresolved
org
PT KIDECO JAYA AGUNG Logging
p.9 ×3
unresolved
org
PT KIDECO JAYA AGUNG Table
p.11 ×3
unresolved
org
PT KIDECO JAYA AGUNG DRILLING PROGRESS HOLE ID
p.24 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.