Back to announcement
20250709_AMAN_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31913500_lamp1.pdf
Other Text extracted AMANSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 11
Page 1
Nomor : 293/Ext/MBA-Dir/VII/2025 Sidoarjo, 09 Juli 2025
Lampiran : 11 (Sebelas) Lembar
Perihal : Penyampaian Penjelasan Surat Bursa
Nomor S-07782/BEI.PP2/07-2025
PT Makmur Berkah Amanda Tbk
Yth.
Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2
PT Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia
Jl. Jendral Sudirman KAV. 52-53
Jakarta
Dengan Hormat,
Sehubungan dengan surat PT Bursa Efek Indonesia nomor S-07782/BEI.PP2/07-2025 tertanggal 4 Juli 2025 perihal
Permintaan Penjelasan untuk PT Makmur Berkah Amanda Tbk (AMAN) sebagai berikut:
Lampiran Permintaan Penjelasan
PT Makmur Berkah Amanda Tbk (AMAN)
Kegiatan Operasional
1. Agar dapat dijelaskan mengenai kegiatan operasional usaha Perseroan meliputi:
a. Jumlah properti dan hotel yang dimiliki siap dijual dan/atau disewa pada Perseroan saat
ini serta jumlah properti dan hotel yang sedang dalam pembangunan.
Jawaban :
Jumlah properti dan hotel yang dimiliki siap dijual dan/atau disewa pada Perseroan saat ini serta properti
dan hotel yang sedang dalam pembangunan per 31 Maret 2025 adalah sebagai berikut:
Properti Siap Dijual Siap Disewa Dalam Pembangunan
Safe n Lock 54 unit 26 unit 39 unit
Hotel - 151 room -
Element Ubud
Hotel - - Progress pembangunan
Fourpoints Pontianak mencapai 90%
b. Tingkat okupansi properti dan hotel yang disewakan saat ini. Tingkat okupansi properti dan hotel
yang disewakan saat ini adalah sebagai berikut:
Jawaban :
Properti Tersewa/Okupansi
Safe n Lock 136 unit (91% dari total unit
sewa)
Hotel Element Ubud 73,2%
Hotel Fourpoints Pontianak -
c. Dampak peningkatan suku bunga terhadap para pelanggan Perseroan.
Jawaban :
Dampak peningkatan suku bunga terhadap para pelanggan Perseroan untuk industry property terindikasi
dari adanya penurunan penjualan selama kuartal 1 2025 yang menyajikan angka penurunan . Sedangkan
untuk industri hotel relatif tidak terdampak.
APL Tower OT/35/T5 Podomoro City Jln. S. Parman Kav 28 Tanjung Duren Selatan, Jakarta Barat
11470 T: +62 21 2119 2888| F: +62 21 2119 1008
Jln. Veteran KM 5.5 (Lingkar Timur) Kantor Pemasaran SAFE ‘n’ LOCK ECO INDUSTRIAL PARK KAV.E Sidoarjo
61234, Jawa TimurT: +6231896 3355 | F: +6231896 8669
E: info@mbagroup.id | W: w w w . mbagroup.id
Page 2
d. Kendala saat ini yang dihadapi Perseroan dalam melakukan pemasaran properti.
Jawaban :
Saat ini kendala yang dihadapi Perseroan dalam melakukan pemasaran properti seperti yang telah
diuraikan pada poin c, adalah adanya dampak peningkatan suku bunga sehingga menyebabkan turunnya
kebutuhan gudang baik jual maupun sewa dari pelanggan dan kompetitifnya para pesaing dalam
menyediakan produk yang sama di sekitar lokasi Perseroan.
e. Apakah terdapat penambahan segmen atau produk baru pada tahun 2024 dan 2025?
Jawaban :
Sampai saat ini, Perseroan belum melakukan penambahan segmen maupun produk baru karena Perseroan
saat ini sedang dalam proses pengembangan Halal Industrial Park Sidoarjo (HIPS) dan masih menunggu
putusan Pemerintah Pusat atas Kawasan Ekonomi Khusus Syariah (KEK Syariah).
f. Pandangan prospek industri properti dan real estat pada tahun 2025 sehubungan dengan
peningkatan suku bunga.
Jawaban :
Pandangan prospek industri properti dan real estat sehubungan dengan peningkatan suku bunga, akan
berpengaruh terhadap penjualan industri real estate karena hampir semua pembeli maupun penyewa
menggunakan fasilitas pendanaan dari perbankan dalam memutuskan untuk mengakuisisi properti.
2. Pada Annual Report periode 31 Desember 2024 yang disampaikan Perseroan, Perseroan
menyampaikan strategi pengembangan properti dengan fokus pada peningkatan pasokan gudang dan
properti komersial di kawasan industri Safe ‘N’ Lock dan Halal Industrial Park Sidoarjo (HIPS) serta
optimalisasi sewa ruang perkantoran dan pusat perbelanjaan, agar dapat dijelaskan:
a. Realisasi peningkatan pasokan gudang dan properti komersial di kawasan industri Safe ‘N’ Lock
dan HIPS. Realisasi peningkatan pasokan gudang dan properti komersial di kawasan industri Safe
‘N’Lock dan HIPS adalah sebagai berikut:
Jawaban :
Properti Komersial Unit / Luasan
Safe ‘N’ Lock 111 unit / 146.197 m2
HIPS 38 Unit / 2.736 m2
b. Target hunian atau tingkat okupansi yang ditetapkan untuk masing-masing segmen properti
tersebut. Target hunian atau tingkat okupansi yang ditetapkan untuk masing-masing segmen properti
adalah sebagai berikut:
Jawaban :
Properti Target Hunian / Tingkat Okupansi
Safe ‘N’ Lock 90 %
Hotel Element Ubud 80,3%
c. Strategi konkret yang ditempuh Perseroan dalam mengoptimalkan penyewaan ruang
perkantoran dan pusat perbelanjaan serta dampak finansial yang diharapkan dari strategi tersebut.
Jawaban :
Strategi konkret yang ditempuh Perseroan dalam mengoptimalkan penyewaan ruang perkantoran dan
pusat perbelanjaan adalah meningkatkan program pemasaran dan pendekatan ke perbankan untuk
memberikan pembiayaan kepada calon pelanggan. Dampak finansial yang diharapkan dari strategi
tersebut adalah adanya dukungan finansial dari sector perbankan kepada klien yang cenderung menjadi
supporting utama konsumen didalam memutuskan menyewa satau memberi produk Perseroan. Dukungan
sector perbankan ini pada akhornya juga memberikan dampak terhadap peningkatan pendapatan
Perseroan secara keseluruhan.
Terkait Laporan Keuangan 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024
3. Berdasarkan CALK No. 6 tentang Piutang Usaha, pada periode 31 Maret 2025 Perseroan mencatatkan
piutang sebesar Rp6,66 miliar dengan komposisi yang telah jatuh tempo sebesar Rp3,34 miliar atau
50,1%. Agar dapat dijelaskan:
a. Pihak dan latar belakang terjadinya piutang yang telah jatuh tempo tersebut.
APL Tower OT/35/T5 Podomoro City Jln. S. Parman Kav 28 Tanjung Duren Selatan, Jakarta Barat
11470 T: +62 21 2119 2888| F: +62 21 2119 1008
Jln. Veteran KM 5.5 (Lingkar Timur) Kantor Pemasaran SAFE ‘n’ LOCK ECO INDUSTRIAL PARK KAV.E Sidoarjo
61234, Jawa TimurT: +6231896 3355 | F: +6231896 8669
E: info@mbagroup.id | W: w w w . mbagroup.id
Page 3
Jawaban :
Pihak Nominal Latar Belakang Transaksi
PT CJ Logistics Rp2.519.975.000 Sewa gudang
PT Tiga Raksa Satria Rp200.000.000 Sewa gudang
PT Padi Enam Sembilan Rp159.030.000 Sewa gudang
PT Mitsui Soko Indonesia Rp5.863.212 Sewa gudang
Ubud Rp459.731.788 Sewa kamar
Total Rp3.344.600.000
b. Pada piutang usaha yang jatuh tempo lebih dari 90 hari, apakah terdapat peningkatan risiko kredit
secara signifikan? Agar dapat dijelaskan oleh Perseroan serta kesesuaian penjelasan
Perseroan dengan PSAK 71 – Instrumen Keuangan.
Jawaban :
Pada piutang usaha yang jatuh tempo lebih dari 90 hari, tidak terdapat peningkatan risiko kredit secara
signifikan. Hal ini dibuktikan pada pelunasan piutang tersebut di bulan April 2025.
c. Strategi yang dilakukan Perseroan untuk memperbaiki kolektabilitas piutang usaha di masa
mendatang.
Jawaban :
Strategi yang dilakukan Perseroan untuk memperbaiki kolektabilitas piutang usaha di masa mendatang
adalah dengan meningkatkan intesitas penagihan dan pemantauan secara berkala atas pembayaran
piutang, jika ada, agar informasi kepada manajemen Perseroan menjadi lebih akurat .
d. Pada tabel analisis umur piutang usaha, agar dapat disampaikan status pelunasan piutang usaha
sampai saat ini:
Jawaban :
Deskripsi 31 Maret 2025 Realisasi % Realisasi Keterangan Jika
Penerimaan Belum Diterima
sampai Saat Ini
Lancar 3.535.680 3.535.680 100%
Jatuh tempo:
1-30 Hari 178.007 178.007 100%
31- 60 hari 165.352 165.352 100%
> 60 hari 3.344.600 3.344.600 100%
Total 7.223.640 5.458.712
4. Berdasarkan CALK No. 7 tentang Persediaan Real Estate, Perseroan memiliki persediaan real estat
sebesar Rp304 miliar per 31 Maret 2025 atau menurun dibandingkan periode 31 Desember 2024 sebesar
Rp389 miliar sebagai berikut:
APL Tower OT/35/T5 Podomoro City Jln. S. Parman Kav 28 Tanjung Duren Selatan, Jakarta Barat
11470 T: +62 21 2119 2888| F: +62 21 2119 1008
Jln. Veteran KM 5.5 (Lingkar Timur) Kantor Pemasaran SAFE ‘n’ LOCK ECO INDUSTRIAL PARK KAV.E Sidoarjo
61234, Jawa TimurT: +6231896 3355 | F: +6231896 8669
E: info@mbagroup.id | W: w w w . mbagroup.id
Page 4
Perseroan menyatakan bahwa terdapat sertifikat tanah yang belum diterbitkan per 31 Maret 2025 sebesar 175.691 m2 yang merupakan tanah mentah dimiliki oleh Perseroan namun belum dibaliknamakan menjadi atas nama Perseroan, agar dapat dijelaskan: a. Mohon dijelaskan secara rinci penyebab utama penurunan nilai persediaan real estat dari Rp389 miliar per 31 Desember 2024 menjadi Rp304 miliar per 31 Maret 2025, khususnya terkait penurunan signifikan pada pos “bangunan dalam konstruksi”. Jawaban : Penyebab utama penurunan signifikan pada pos bangunan dalam konstruksi adalah sehubungan dengan telah selesainya proses pekerjaan dan telah siap digunakan (disewakan / dijual). Pada catatan laporan keuangan, penurunan tersebut telah direklasifikasi dan disajikan pada pos Persediaan Gudang Jadi sebesar Rp14.566.117.000 dan pos Properti Investasi sebesar Rp48.221.350.000. b. Terkait dengan informasi bahwa terdapat tanah mentah seluas 175.691 m², tanah matang seluas 17.628 m2, tanah gudang seluas 11.100 m2 yang belum dibaliknamakan atas nama Perseroan dan/atau sertifikat tanah yang belum diterbitkan, mohon dijelaskan: i. Latar belakang belum dibaliknamakan atas tanah / sertifikat yang belum terbit tersebut. Jawaban : Tanah mentah seluas 175.691 m², dan tanah matang seluas 17.628 m2 yang dimiliki Perseroan, pada saat ini sudah menjadi atas nama Perseroan namun belum dilakukan pemecahan sertifikat (splitsing). ii. Status kepemilikan saat ini. Jawaban : Status kepemilikan tanah mentah dan tanah matang saat ini dalam bentuk SHGB Induk atas nama PT Makmur Berkah Amanda Tbk, iii. Proses dan estimasi waktu penyelesaian balik nama/ sertifikat terbit. Jawaban : Tidak terdapat estimasi waktu penyelesaian balik nama/sertifikat terbit, dikarenakan tanah tersebut sudah terbit SHGB Induk atas nama PT Makmur Berkah Amanda Tbk. iv. Apakah terdapat potensi risiko hukum atau administratif yang menghambat proses tersebut. Jawaban : Terkait potensi risiko hukum atau administratif yang menghambat proses penerbitan sertifikat, sejauh ini tidak terdapat potensi risiko dimaksud karena sertifikat induk sudah terbit. c. Perseroan masih memiliki tanah mentah, matang dan gudang yang cukup luas, mohon penjelasan: i. Rencana penggunaan tanah tersebut pada tahun 2025. Jawaban : Perseroan berencana menggunakan properti tersebut (tanah mentah, tanah matang, gudang) untuk dijual dan disewakan untuk menambah pendapatan Perseroan. ii. Bagaimana kondisi pendanaan untuk pembangunan pada tanah luas yang dimiliki saat ini? Jawaban : Saat ini, Perseroan menggunakan pendanaan dari kas Perseroan, penerimaan dari pelanggan, dan pendanaan dari perbankan untuk pembangunan pada tanah luas yang dimiliki saat ini. iii. Kendala yang dihadapi Perseroan untuk mengembangkan operasionalnya pada tanah-tanah tersebut. Jawaban : Dalam pengembangan operasional atas tanah yang dimiliki, Perseroan tidak mendapati kendala yang signifikan. d. Apakah tanah-tanah yang belum dibaliknamakan tersebut telah digunakan sebagai jaminan atau telah masuk dalam pengembangan proyek tertentu? Jika ya, mohon dijelaskan bagaimana mitigasi risiko kepemilikan atas tanah tersebut. Jawaban : Tidak tedapat tanah yang belum dibaliknamakan ke Perseroan. Kesemua tanah yang telah dibaliknama tersebut tidak dijaminkan namun telah direncanakan untuk dipergunakan dalam pengembangan proyek tertentu dari Perseroan. e. Mohon konfirmasi apakah seluruh persediaan real estat, termasuk tanah mentah yang belum dibaliknamakan, telah dinilai secara wajar dan dicatat sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku. APL Tower OT/35/T5 Podomoro City Jln. S. Parman Kav 28 Tanjung Duren Selatan, Jakarta Barat 11470 T: +62 21 2119 2888| F: +62 21 2119 1008 Jln. Veteran KM 5.5 (Lingkar Timur) Kantor Pemasaran SAFE ‘n’ LOCK ECO INDUSTRIAL PARK KAV.E Sidoarjo 61234, Jawa TimurT: +6231896 3355 | F: +6231896 8669 E: info@mbagroup.id | W: w w w . mbagroup.id
Page 5
Jawaban : Atas tanah dan properti yang dimiliki Perseroan, telah dilakukan penilaian secara wajar oleh KJPP Firman, Suryanto, Sugeng, Suzy, Hartomo & Rekan pada tanggal 10 Maret 2023 dan telah diungkapkan dalam laporan keuangan perusahaan. 5. Berdasarkan CALK No. 8 tentang Uang Muka dan Biaya Dibayar Dimuka, terdapat peningkatan Uang Muka dan Biaya Dibayar Dimuka menjadi sebesar Rp309 miliar pada periode 31 Maret 2025 dari sebelumnya sebesar Rp289 miliar pada 31 Desember 2024. Perseroan mencatatkan Uang Muka lainnya sebesar Rp11,78 miliar dan Biaya Dibayar Dimuka sebesar Rp19,39 miliar, agar dapat dijelaskan: a. Nature dari uang muka lainnya Rp11,78 miliar. Jawaban : Uang muka lainnya terdiri atas beban PPH 4(2), uang muka jaminan, dan PPN Masukan yang fakturnya belum diterima. b. Nature dari biaya dibayar Dimuka Rp19,39 miliar.. Jawaban : Biaya Dibayar Dimuka terdiri atas uang muka pembelian material dll dan uang muka kepada Marriott International Design & Construction Services. c. Estimasi waktu kapitalisasi atas pembayaran uang muka tanah menjadi aset tetap untuk setiap bidang tanah yang telah dibayarkan oleh Perseroan. Jawaban : Atas uang muka tanah akan dikapitalisasi ke persediaan tanah mentah pada saat bidang tanah tersebut sudah lunas dan legalitasnya sudah terbit. d. Apakah peruntukan uang tanah tersebut untuk pengembangan proyek HIPS atau ada rencana strategis lain untuk mengembangkan operasional Perseroan? Agar dielaborasi. Jawaban : Peruntukan uang muka pembelian tanah tersebut saat ini adalah untuk pengembangan proyek HIPS dan juga Safe ‘N” Lock. e. Sumber pendanaan Perseroan untuk menyelesaikan proyek HIPS yang sedang dibangun, atau rencana strategis lain tersebut. Jawaban : Pendanaan Perseroan untuk menyelesaikan proyek HIPS diperoleh dari pendanaan internal, pembayaran dari pelanggan, dan pendanaan dari perbankan. 6. Berdasarkan CALK No. 11 tentang Aset Tetap, entitas anak "PT Makmur Berkah Amanda Hotel" (PT MBAH) melakukan perubahan estimasi akuntansi atas umur ekonomis aset tetap (bangunan, mesin dan peralatan) berdasarkan Laporan Kajian No. 00420/2.024-00/PI/05/0348/1/VI/2023 tanggal 23 Juni 2023 yang dilakukan oleh Kantor Jasa Penilai Publik Satria Setiawan dan Rekan, untuk aset bangunan yang semula 18 tahun menjadi 50 tahun, aset mesin dan peralatan semula 10 tahun menjadi 20 tahun, agar dapat dijelaskan: a. Alasan dan pertimbangan utama dilakukannya perubahan estimasi umur ekonomis atas bangunan, mesin, dan peralatan. Jawaban : Alasan perubahan estimasi umur ekonomis atas bangunan, mesin dan peralatan dikarenakan faktor teknis dan juga untuk menurunkan beban penyusutan. b. Dasar penggunaan kajian dari Kantor Jasa Penilai Publik Satria Setiawan dan Rekan dalam mendukung perubahan estimasi tersebut. Jawaban : Berdasarkan kajian manajemen dan mengacu kepada Peraturan Pemerintah No. 55 tahun 2022 tentang Penyesuaian Pengaturan di Bidang Perpajakan dan Biaya Teknis Bangunan (BTB) yang dikeluarkan oleh Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) dan indikasi umur ekonomis bangunan yang dikeluarkan oleh Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI). c. Dampak perubahan estimasi terhadap laporan keuangan konsolidasian, khususnya terhadap beban penyusutan dan laba bersih. APL Tower OT/35/T5 Podomoro City Jln. S. Parman Kav 28 Tanjung Duren Selatan, Jakarta Barat 11470 T: +62 21 2119 2888| F: +62 21 2119 1008 Jln. Veteran KM 5.5 (Lingkar Timur) Kantor Pemasaran SAFE ‘n’ LOCK ECO INDUSTRIAL PARK KAV.E Sidoarjo 61234, Jawa TimurT: +6231896 3355 | F: +6231896 8669 E: info@mbagroup.id | W: w w w . mbagroup.id
Page 6
Jawaban : Dampak perubahan estimasi tersebut terhadap laporan keuangan konsolidasian Perseroan mengakibatkan penurunan nilai biaya penyusutan dan meningkatnya laba rugi konsolidasian masing-masing sebesar Rp446.399.446. d. Proyeksi dampak jangka panjang terhadap kinerja keuangan dan posisi aset tetap Perseroan. Jawaban : Dampak jangka panjang terhadap kinerja keuangan dan posisi aset tetap Perseroan adalah menjaga tingkat profitabilitas. 7. Pada 31 Desember 2024, Perseroan mengasuransikan aset tetap kepada PT Asuransi Allianz Utama Indonesia dengan total nilai pertanggungan kendaraan sebesar Rp8,26 miliar periode 17 Januari 2024 hingga 12 Februari 2027 dengan nilai total aset kendaraan yang Perseroan miliki yaitu sebesar Rp13,13 miliar. Selain itu, Perseroan juga mengasuransikan bangunan hotel sebesar Rp105,41 miliar dimana bangunan hotel yang dimiliki sebesar Rp170,78 miliar, agar dapat dijelaskan: a. Pertimbangan pemilihan nilai pertanggungan sebesar Rp8,26 miliar dari total aset kendaraan senilai Rp13,13 miliar dan nilai pertanggungan hotel sebesar Rp105,41 miliar dari bangunan hotel sebesar Rp170,78 miliar, serta apakah terdapat kebijakan internal terkait penetapan nilai pertanggungan. Jawaban : Nilai pertanggungan kendaraan lebih kecil dari nilai aset karena Perseroan membeli kendaraan melalui leasing sehingga nilai pertanggungannya ditentukan oleh pihak leasing. Sedangkan, untuk nilai pertanggungan hotel, mengacu kepada nilai buku untuk untuk Ubud, sedangkan untuk bangunan hotel pontianak masih dalam proses konstruksi. b. Apakah terdapat kebijakan internal terkait rasio minimum nilai pertanggungan terhadap nilai buku aset tetap? Jawaban : Perseroan tidak memiliki kebijakan internal terkait rasio minimum nilai pertanggungan terhadap nilai buku aset tetap, perseroan beranggapan nilai pertanggungan tersebut sudah cukup untuk menutupi kerugian atas risiko yang akan muncul. c. Rencana Perseroan untuk menyesuaikan nilai pertanggungan agar sejalan dengan total nilai tercatat aset kendaraan dan aset bangunan hotel. Jawaban : Perseroan akan menyesuaikan nilai pertanggungan setelah bangunan hotel Pontianak selesai dan beroperasi. 8. Berdasarkan CALK No. 12 tentang Aset Lain-lain, Perseroan mencatatkan aset lukisan sebesar Rp6,4 miliar yang telah didepresiasi penuh pada periode 31 Maret 2025 dan software sebesar Rp231 juta dengan depresiasi Rp142 juta, agar dapat dijelaskan: a. Fungsi dan penggunaan aset lukisan yang telah didepresiasi penuh senilai Rp6,4 miliar, serta apakah aset tersebut masih digunakan atau hanya bersifat dekoratif/estetik. Jawaban : Fungsi dan penggunaan aset lukisan tersebut bersifat dekoratif. b. Apakah terdapat penilaian ulang atas nilai wajar aset lukisan tersebut, mengingat sifatnya yang berpotensi memiliki nilai apresiasi seiring waktu. Jawaban : Atas aset lukisan tersebut, belum dilakukan penilaian ulang atas nilai wajarnya mengingat kompleksitas atas penilaian lukisan. c. Rincian penggunaan software yang dimiliki Perseroan sebesar Rp231 juta, termasuk masa manfaat dan justifikasi metode depresiasi yang digunakan. Jawaban : Software yang dimiliki perseroan terdiri atas Web Program, Accounting Software Zahir, Autocad, Adobe, Onedrive, sketch up yang masing-masing memiliki masa manfaat selama 4 tahun sesuai peraturan perpajakan. d. Rencana pengembangan atau investasi lanjutan pada aset tak berwujud seperti software yang berkaitan dengan operasional atau efisiensi usaha. APL Tower OT/35/T5 Podomoro City Jln. S. Parman Kav 28 Tanjung Duren Selatan, Jakarta Barat 11470 T: +62 21 2119 2888| F: +62 21 2119 1008 Jln. Veteran KM 5.5 (Lingkar Timur) Kantor Pemasaran SAFE ‘n’ LOCK ECO INDUSTRIAL PARK KAV.E Sidoarjo 61234, Jawa TimurT: +6231896 3355 | F: +6231896 8669 E: info@mbagroup.id | W: w w w . mbagroup.id
Page 7
Jawaban :
Perseroan memiliki rencana untuk mengembangkan dan melakukan investasi lanjutan pada software yang
dikembangkan khusus untuk memenuhi internal.
9. Berdasarkan CALK No. 13 tentang Properti Investasi, terdapat penambahan tanah dan bangunan
sebesar Rp23,5 miliar dan Rp54,9 miliar pada periode 31 Maret 2025. Agar dapat dijelaskan:
a. Perincian pertambahan properti investasi - tanah dengan mengisi tabel berikut
Jawaban :
Nama Aset Nilai Perolehan Lokasi Peruntukkan Status Hukum
Tanah 23.573.319.548
SNL AN 6301- Sewa SHGB
6306
b. Perincian pertambahan properti investasi – bangunan dengan mengisi tabel berikut:
Jawaban :
Nama Aset Nilai Perolehan Lokasi Peruntukkan Status Hukum
Bangunan 54.908.427.000 SNL AN 6301-6306 Sewa SHGB
13.777.500 SNL AN 6301-6306 Sewa SHGB
13.777.500 SNL AN 6301-6306 Sewa SHGB
c. Pertimbangan pemilihan nilai pertanggungan sebesar Rp43,12 miliar dari properti investasi
bangunan di atas Rp200 miliar, serta apakah terdapat kebijakan internal terkait penetapan nilai
pertanggungan.
Jawaban :
Nilai pertanggungan asuransi sebesar Rp 43,12 M lebih kecil dari nilai properti investasi bangunan karena
belum semua aset tersebut tercover asuransi
d. Rencana Perseroan untuk menyesuaikan nilai pertanggungan agar sejalan dengan total nilai
properti investasi.
Jawaban :
Perseroan akan menyesuaikan nilai pertanggungan untuk gudang yang tersewa dan menjadi jaminan
kredit bank
10. Berdasarkan laporan ringkasan penilaian yang dilakukan oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP)
Firman, Suryantoro, Sugeng, Suzy, Hartomo & Rekan sebagai jasa penilai independen dengan No.
00077/2.0074-06/PI/03/0544/1/III/2023 tertanggal 10 Maret 2023 diantaranya untuk menilai properti
investasi milik/atas nama/yang dikuasai oleh Perusahaan dengan menggunakan nilai pasar dengan total
nilai adalah Rp462,39 miliar yang berlokasi di komplek pergudangan Safe n Lock jalan Lingkar Timur,
Kelurahan Gebang, Kecamatan Sidoarjo, Jawa Timur, agar dapat dijelaskan:
a. Rencana untuk melakukan penyesuaian nilai wajar atas properti investasi tersebut dalam laporan
keuangan mendatang.
Jawaban :
Perseroan sejauh ini tidak memiliki rencana untuk melakukan penyesuaian nilai wajar atas properti
investasi di laporan keuangan mendatang. Namun, perseroan akan melakukan penilaian kembali nilai
wajar menggunakan Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) yang mana akan ditunjuk kemudian dan
mengungkapkan hasil penilaian kembali nilai wajar tersebut pada laporan keuangan mendatang sebagai
informasi tambahan sesuai dengan ketentuan OJK maupun ketentuan perundangundangan terkait lainnya
yang berlaku.
b. Tujuan penggunaan laporan KJPP tersebut, apakah untuk tujuan audit, pencatatan ulang, atau sebagai
dasar aksi korporasi tertentu? Agar dielaborasi.
Jawaban :
Laporan penilaian nilai wajar yang diterbitkan KJPP bertujuan untuk pencatatan ulang.
11. Perseroan menginvestasikan modal yang dimiliki pada investasi Obligasi Pemerintah Dolar Amerika
Serikat sebesar Rp4,05 miliar dengan suku bunga 3,05% dan investasi pada efek yang diperdagangkan
APL Tower OT/35/T5 Podomoro City Jln. S. Parman Kav 28 Tanjung Duren Selatan, Jakarta Barat
11470 T: +62 21 2119 2888| F: +62 21 2119 1008
Jln. Veteran KM 5.5 (Lingkar Timur) Kantor Pemasaran SAFE ‘n’ LOCK ECO INDUSTRIAL PARK KAV.E Sidoarjo
61234, Jawa TimurT: +6231896 3355 | F: +6231896 8669
E: info@mbagroup.id | W: w w w . mbagroup.id
Page 8
pada reksa dana saham Rp1,59 miliar, agar dapat dijelaskan:
a. Pertimbangan utama Perseroan memilih untuk melakukan penanaman modal pada kedua
instrumen tersebut.
Jawaban :
Perseroan memilih untuk berinvestasi pada Obligasi Pemerintah Dolar Amerika Serikat karena bebas
risiko (free risk) dan pada reksadana karena minim risiko (low risk).
b. Strategi dan kebijakan investasi Perseroan pada efek yang diperdagangkan pada instrument tersebut.
Jawaban :
Kebijakan investasi Perseroan pada efek yang diperdagangkan pada instrumen yang telah dipilih adalah
untuk diversifikasi kelebihan likuiditas perseroan.
c. Kontribusi yang diharapkan Perseroan atas penanaman modal investasi tersebut terhadap posisi
keuangan secara keseluruhan.
Jawaban :
Imbal hasil yang diperoleh Perseroan atas investasi tersebut tidak signifikan, namun menambah kas
perseroan
12. Berdasarkan CALK No. 15 tentang Utang Usaha, Perseroan memiliki utang usaha sebesar
Rp44,52 miliar periode 31 Maret 2025 atau menurun dari periode 31 Desember 2024 sebesar Rp48,18
miliar, agar dapat dijelaskan:
a. Perincian realisasi pembayaran utang usaha Perseroan per saat ini dengan melengkapi tabel berikut:
Jawaban :
Keterangan 31 Mar 2025 Pembayaran Outstanding Outstanding
(Ribuan Rp) sampai Saat (Ribuan Rp) (%)
Ini
Kurang dari 30 1.607.425 0 1.607.425
hari
31 – 60 hari 7.436.007 5.012.000 2.424.007
61 – 90 hari 35.480.880 23.012.796 12.468.084
Total 44.524.312 28.024.796 16.499.516
b. Apakah terdapat bunga dan/atau denda dari keterlambatan mengenai pembayaran utang usaha yang
telah jatuh tempo tersebut, agar dielaborasi (jika ada).
Jawaban :
Atas keterlambatan pembayaran utang usaha yang telah jatuh tempo, Perseroan tidak dikenakan bunga
dan/atau denda.
c. Strategi Perseroan untuk melunasi utang usaha agar tidak terlambat.
Jawaban :
Untuk dapat melunasi utang usaha tidak terlambat, Perseroan akan memantau jadwal pembayaran dan
menjaga likuiditas
13. Pada CALK Utang Bank, Perseroan memiliki utang bank jangka pendek kepada BCA sebesar
Rp9,16 miliar dan BNI sebesar Rp4,89 miliar pada periode 31 Maret 2025, agar dapat dijelaskan: a.
Perincian utang bank jangka pendek Perseroan saat ini dengan melengkapi tabel berikut:
Jawaban :
Keterangan 31 Mar 2025 Pembayaran Outstanding Outstanding (%)
(Ribuan Rp) sampai Saat Ini (Ribuan Rp)
PT Bank Central Asia 9.166.406 7.475.651 1.690.755 18,45%
(Persero) Tbk
PT Bank Negara 4.895.567 4.934.103 38.536 0,79%
Indonesia (Persero) Tbk
Total 14.061.973 12.409.754 1.729.291
APL Tower OT/35/T5 Podomoro City Jln. S. Parman Kav 28 Tanjung Duren Selatan, Jakarta Barat
11470 T: +62 21 2119 2888| F: +62 21 2119 1008
Jln. Veteran KM 5.5 (Lingkar Timur) Kantor Pemasaran SAFE ‘n’ LOCK ECO INDUSTRIAL PARK KAV.E Sidoarjo
61234, Jawa TimurT: +6231896 3355 | F: +6231896 8669
E: info@mbagroup.id | W: w w w . mbagroup.id
Page 9
b. Strategi Perseroan agar utang bank sesuai dengan jadwal pembayaran tepat waktu dan tidak menambah denda/penalti utang bank. Jawaban : Strategi Perseroan agar pembayaran utang bank untuk BCA dengan Fasilitas KI sesuai dengan jadwal adalah dengan mengalokasikan dana khusus. Sedangkan untuk BNI dengan Fasilitas KMK akan diselesaikan pada saat jatuh tempo. c. Analisa manajemen likuiditas Perseroan atas kemampuan operasional untuk memenuhi utang dan kewajiban yang dimiliki. Jawaban : Perseroan telah melakukan analisa atas manajemen likuiditas terkait kemampuan operasional untuk memenuhi utang dan kewajiban yang dimiliki dimana hasilnya perseroan memiliki rasio likuiditas yang sehat dan telah membuat alokasi khusus untuk menyelesaikan kewajiban. d. Berdasarkan CALK 17 mengenai Utang Bank Jangka Panjang, Perseroan mencatat bagian jangka panjang sebesar Rp126 miliar. Namun demikian, pada neraca tercantum saldo Utang Bank Jangka Panjang sebesar Rp198 miliar. Mohon klarifikasi atas perbedaan informasi tersebut dan penjelasan terkait komposisi atau pengelompokannya. Jawaban : Berdasarkan saldo utang bank jangka panjang per 31 Desember 2024 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik sebesar 198 miliar. Sedangkan posisi 31 Maret 2025 dan perbandingannya per 31 Desember 2024 sebesar 126 miliar. Terdapat kesalahan informasi penyajian dan akan dilakukan perbaikan kedepannya. 14. Berdasarkan CALK No. 18 tentang Utang Lain-lain, Perseroan membukukan utang lain-lain lainnya sebesar Rp33,94 miliar pada 31 Maret 2025 atau menurun dari 31 Desember 2024 sebesar Rp40,9 miliar, agar dijelaskan: a. Rincian komposisi utang lain-lain tersebut, termasuk kepada pihak mana saja utang tersebut terutang (pihak ketiga, afiliasi, atau lainnya). Jawaban : Utang lain-lain giro beredar BCA kepada pihak ketiga atas pembelian material sebesar Rp9.973.317.000, sedangkan kepada pihak lainnya sebesar Rp23.974.851.000 atas penyelesaian hutang ke BNI (PT MBAH). b. Tujuan dan latar belakang timbulnya utang lain-lain tersebut serta jenis transaksinya. Jawaban : Tujuan dan latar belakang timbulnya utang lain-lain adalah tambahan modal kerja perseroan. c. Status jatuh tempo dan kebijakan pembayaran atau penyelesaian atas utang lain-lain tersebut. Jawaban : Penyelesaian atas utang lain-lain tersebut, untuk yang jatuh tempo melalui giro maksimum 3 bulan, sedangkan yang tidak ada waktu jatuh tempo, diselesaikan secara bertahap oleh Perseroan. d. Apakah terdapat bunga atau kewajiban tambahan atas utang lain-lain ini serta dampaknya terhadap arus kas Perseroan. Jawaban : Atas utang lain-lain, Perseroan tidak dikenakan bunga dan/atau denda serta tidak berdampak terhadap arus kas perseroan. 15. Berdasarkan CALK No. 19 tentang Akrual, Perseroan mencatatkan akrual lainnya sebesar Rp10,29 miliar pada 31 Maret 2025 dan tidak terdapat perubahan yang signifikan pada 31 Desember 2024 sebesar Rp10,6 miliar, agar dapat dijelaskan: a. Rincian komposisi akun akrual tersebut, termasuk jenis kewajiban yang diakui. Jawaban : Komposisi akun Akrual lainnya terdiri atas hutang asuransi, komisi, jasa manajemen, service charge, furniture fixture & equipment expense. b. Dasar pengakuan dan metode estimasi yang digunakan dalam pencatatan akrual tersebut. Jawaban : Dasar pengakuan dan metode estimasi yang digunakan dalam pencatatan adalah biaya diakui pada saat terjadinya, atau saat manfaat ekonominya dikomsumsi. c. Status jatuh tempo dan rencana penyelesaian atas kewajiban akrual dimaksud. APL Tower OT/35/T5 Podomoro City Jln. S. Parman Kav 28 Tanjung Duren Selatan, Jakarta Barat 11470 T: +62 21 2119 2888| F: +62 21 2119 1008 Jln. Veteran KM 5.5 (Lingkar Timur) Kantor Pemasaran SAFE ‘n’ LOCK ECO INDUSTRIAL PARK KAV.E Sidoarjo 61234, Jawa TimurT: +6231896 3355 | F: +6231896 8669 E: info@mbagroup.id | W: w w w . mbagroup.id
Page 10
Jawaban : Status jatuh tempo akrual lancar dan perseroan menyelesaikan kewajiban akrual tersebut satu bulan setelah pencatatan. 16. Terkait penggabungan akun uang muka pelanggan dan pendapatan diterima dimuka dalam satu akun yang sama pada neraca periode 31 Maret 2025, agar dapat dijelaskan: a. Dalam CALK, Perseroan menyajikan akun uang muka pelanggan dan pendapatan diterima dimuka secara terpisah, namun pada bagian neraca kedua akun tersebut digabungkan dalam satu pos. Mohon dijelaskan alasan dan pertimbangan akuntansi atas penggabungan penyajian tersebut dalam laporan posisi keuangan. Jawaban : Terkait penggabungan akun uang muka pelanggan dan pendapatan diterima dimuka, penyajian pada laporan posisi keuangan digabung sedangkan pada Catatan atas Laporan Keuangan dipisahkan, mengingat ada transaksi atas penjualan yang belum direalisasikan dan transaksi sewa. Hal ini dilakukan sebagai kontrol atas transaksi tersebut. b. Apakah penggabungan ini telah sesuai dengan prinsip penyajian yang wajar sebagaimana diatur dalam PSAK 1 tentang Penyajian Laporan Keuangan dan PSAK 72 tentang Pengakuan Pendapatan? Jawaban : Penyajian atas penggabungan akun tersebut telah sesuai dengan PSAK 1 dan PSAK 72. c. Apakah terdapat rencana untuk menyelaraskan penyajian di neraca agar konsisten dengan rincian yang disajikan dalam CALK pada periode pelaporan mendatang? Jawaban : Perseroan tidak memiliki rencana untuk menyelaraskan penyajian di neraca agar konsisten dengan rincian pada CALK karena konsisten dengan tahun tahun sebelumnya 17. Berdasarkan CALK No. 27 tentang Pendapatan Usaha, Perseroan mencatatkan pendapatan dengan peningkatan signifikan pada 31 Maret 2025 sebesar 120% secara year on year terutama didominasi oleh pendapatan properti tanah matang sebesar Rp38,39 miliar, agar dapat dijelaskan: a. Bagaimana strategi perusahaan untuk mempertahankan pertumbuhan pendapatan properti, terutama di segmen Tanah Matang? Jawaban : Perseroan terus menjalin kerjasama dengan dinas penanaman modal , DPMTSP, misi dagang dengan perwakilan pemerintah, kementrian investasi, menjalin kerjasama dengan Indonesia invesment promotion di berbagai belahan benua b. Bagaimana stabilitas pendapatan sewa (recurring income) dibandingkan pendapatan satu kali dari penjualan Tanah Matang? Jawaban : Perseroan terus meningkatkan komposisi pendapatan sewa c. Penyebab tidak adanya penjualan segmen Tanah Matang pada periode sebelumnya. Jawaban : Pangsa pasar industri untuk segmen tanah matang relatif kecil atau terbatas daripada segmen gudang 18. Berdasarkan CALK No. 30 tentang Beban Umum dan Administrasi, pada 31 Maret 2025 Perseroan peralatan dan perlengkapan kantor sebesar Rp4,1 miliar atau meningkat signifikan 35 kali lipat dibandingkan periode sebelumnya 31 Maret 2024 sebesar Rp113,9 juta, agar dapat dijelaskan: a. Apa saja komponen utama atau jenis belanja yang menyebabkan kenaikan beban peralatan dan perlengkapan kantor dari Rp113,9 juta per 31 Maret 2024 menjadi Rp4,1 miliar per 31 Maret 2025. Jawaban : komponen utama atau jenis belanja yang menyebabkan kenaikan beban peralatan dan perlengkapan kantor yaitu adanya penambahan atas perlengkapan dan peralatan hotel di Element Ubud. b. Apakah pengeluaran tersebut bersifat non-recurring (sekali waktu) atau akan berulang pada periode mendatang. APL Tower OT/35/T5 Podomoro City Jln. S. Parman Kav 28 Tanjung Duren Selatan, Jakarta Barat 11470 T: +62 21 2119 2888| F: +62 21 2119 1008 Jln. Veteran KM 5.5 (Lingkar Timur) Kantor Pemasaran SAFE ‘n’ LOCK ECO INDUSTRIAL PARK KAV.E Sidoarjo 61234, Jawa TimurT: +6231896 3355 | F: +6231896 8669 E: info@mbagroup.id | W: w w w . mbagroup.id
Page 11
Jawaban : Pengeluaran ini bersifat berulang (recurring) mengingat peralatan dan perlengkapan di hotel harus secara rutin diganti dengan yang baru karena rusak maupun usang. c. Tujuan pembelian peralatan dan perlengkapan kantor tersebut, serta lokasi/divisi penggunaannya. Jawaban : Tujuan pembelian peralatan dan perlengkapan ini adalah mengganti barang yang sudah rusak dan/atau usang. d. Apakah pengeluaran tersebut telah melewati proses pengadaan dan pengendalian internal sesuai kebijakan perusahaan. Jawaban : Pengeluaran tersebut mengacu pada perjanjian dengan pemberi lisensi hotel (Marriott International) dimana Perseroan diharuskan untuk secara rutin mengganti barang-barang tersebut. Demikian kami sampaikan. Atas perhatian dan kerjasamanya kami sampaikan terima kasih. Hormat kami, PT Makmur Berkah Amanda Tbk Marcos Iwan Corporate Secretary APL Tower OT/35/T5 Podomoro City Jln. S. Parman Kav 28 Tanjung Duren Selatan, Jakarta Barat 11470 T: +62 21 2119 2888| F: +62 21 2119 1008 Jln. Veteran KM 5.5 (Lingkar Timur) Kantor Pemasaran SAFE ‘n’ LOCK ECO INDUSTRIAL PARK KAV.E Sidoarjo 61234, Jawa TimurT: +6231896 3355 | F: +6231896 8669 E: info@mbagroup.id | W: w w w . mbagroup.id
Names mentioned 16 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT CJ Logistics
p.3
unresolved
org
PT Tiga Raksa Satria
p.3
unresolved
org
PT Padi Enam Sembilan
p.3
unresolved
org
PT Mitsui Soko Indonesia
p.3
unresolved
org
KJPP Firman
p.5
unresolved
org
Hartomo & Rekan
p.5 ×2
unresolved
org
PT Makmur Berkah Amanda Hotel
p.5
unresolved
org
PT MBAH
p.5 ×2
unresolved
org
Kantor Jasa Penilai Publik Satria Setiawan dan Rekan
p.5 ×2
unresolved
org
Kantor Jasa Penilai Publik Satria Setiawan
p.5 ×2
unresolved
org
PT Asuransi Allianz Utama Indonesia
p.6
unresolved
org
Indonesia (Persero) Tbk
p.8
unresolved
person
Marcos Iwan
· Corporate Secretary
p.11
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.