Skip to content
Back to announcement

20250709_AMAN_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31913500_lamp1.pdf

Other Text extracted AMAN

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 11

Page 1
Nomor              : 293/Ext/MBA-Dir/VII/2025                                                     Sidoarjo, 09 Juli 2025
Lampiran           : 11 (Sebelas) Lembar
Perihal            : Penyampaian Penjelasan Surat Bursa
                     Nomor S-07782/BEI.PP2/07-2025
                     PT Makmur Berkah Amanda Tbk

Yth.
Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2
PT Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia
Jl. Jendral Sudirman KAV. 52-53
Jakarta


Dengan Hormat,

Sehubungan dengan surat PT Bursa Efek Indonesia nomor S-07782/BEI.PP2/07-2025 tertanggal 4 Juli 2025 perihal
Permintaan Penjelasan untuk PT Makmur Berkah Amanda Tbk (AMAN) sebagai berikut:


                                       Lampiran Permintaan Penjelasan
                                   PT Makmur Berkah Amanda Tbk (AMAN)

Kegiatan Operasional

1. Agar dapat dijelaskan mengenai kegiatan operasional usaha Perseroan meliputi:
a.           Jumlah properti dan hotel yang dimiliki siap dijual dan/atau disewa pada Perseroan saat
ini serta jumlah properti dan hotel yang sedang dalam pembangunan.
Jawaban :
Jumlah properti dan hotel yang dimiliki siap dijual dan/atau disewa pada Perseroan saat ini serta properti
dan hotel yang sedang dalam pembangunan per 31 Maret 2025 adalah sebagai berikut:

              Properti                     Siap Dijual                Siap Disewa                 Dalam Pembangunan
              Safe n Lock                  54 unit                    26 unit                     39 unit
              Hotel                        -                          151 room                    -
              Element Ubud
              Hotel                        -                          -                           Progress pembangunan
              Fourpoints Pontianak                                                                mencapai 90%

b. Tingkat okupansi properti dan hotel yang disewakan saat ini. Tingkat okupansi properti dan hotel
yang disewakan saat ini adalah sebagai berikut:
Jawaban :
          Properti                              Tersewa/Okupansi
          Safe n Lock                           136 unit (91% dari total unit
                                                sewa)
          Hotel Element Ubud                    73,2%
          Hotel Fourpoints Pontianak            -

c. Dampak peningkatan suku bunga terhadap para pelanggan Perseroan.
Jawaban :
Dampak peningkatan suku bunga terhadap para pelanggan Perseroan untuk industry property terindikasi
dari adanya penurunan penjualan selama kuartal 1 2025 yang menyajikan angka penurunan . Sedangkan
untuk industri hotel relatif tidak terdampak.



 APL Tower OT/35/T5 Podomoro City Jln. S. Parman Kav 28 Tanjung Duren Selatan, Jakarta Barat
 11470 T: +62 21 2119 2888| F: +62 21 2119 1008
 Jln. Veteran KM 5.5 (Lingkar Timur) Kantor Pemasaran SAFE ‘n’ LOCK ECO INDUSTRIAL PARK KAV.E Sidoarjo
 61234, Jawa TimurT: +6231896 3355 | F: +6231896 8669
 E: info@mbagroup.id | W: w w w . mbagroup.id
Page 2
d. Kendala saat ini yang dihadapi Perseroan dalam melakukan pemasaran properti.
Jawaban :
Saat ini kendala yang dihadapi Perseroan dalam melakukan pemasaran properti seperti yang telah
diuraikan pada poin c, adalah adanya dampak peningkatan suku bunga sehingga menyebabkan turunnya
kebutuhan gudang baik jual maupun sewa dari pelanggan dan kompetitifnya para pesaing dalam
menyediakan produk yang sama di sekitar lokasi Perseroan.
e. Apakah terdapat penambahan segmen atau produk baru pada tahun 2024 dan 2025?
Jawaban :
Sampai saat ini, Perseroan belum melakukan penambahan segmen maupun produk baru karena Perseroan
saat ini sedang dalam proses pengembangan Halal Industrial Park Sidoarjo (HIPS) dan masih menunggu
putusan Pemerintah Pusat atas Kawasan Ekonomi Khusus Syariah (KEK Syariah).
f. Pandangan prospek industri properti dan real estat pada tahun 2025 sehubungan dengan
peningkatan suku bunga.
Jawaban :
Pandangan prospek industri properti dan real estat sehubungan dengan peningkatan suku bunga, akan
berpengaruh terhadap penjualan industri real estate karena hampir semua pembeli maupun penyewa
menggunakan fasilitas pendanaan dari perbankan dalam memutuskan untuk mengakuisisi properti.

2. Pada Annual Report periode 31 Desember 2024 yang disampaikan Perseroan, Perseroan
menyampaikan strategi pengembangan properti dengan fokus pada peningkatan pasokan gudang dan
properti komersial di kawasan industri Safe ‘N’ Lock dan Halal Industrial Park Sidoarjo (HIPS) serta
optimalisasi sewa ruang perkantoran dan pusat perbelanjaan, agar dapat dijelaskan:
a. Realisasi peningkatan pasokan gudang dan properti komersial di kawasan industri Safe ‘N’ Lock
dan HIPS. Realisasi peningkatan pasokan gudang dan properti komersial di kawasan industri Safe
‘N’Lock dan HIPS adalah sebagai berikut:
Jawaban :
            Properti Komersial                                   Unit / Luasan
            Safe ‘N’ Lock                                        111 unit / 146.197 m2
            HIPS                                                 38 Unit / 2.736 m2

b.    Target hunian atau tingkat okupansi yang ditetapkan untuk masing-masing segmen properti
tersebut. Target hunian atau tingkat okupansi yang ditetapkan untuk masing-masing segmen properti
adalah sebagai berikut:
Jawaban :
             Properti                                   Target Hunian / Tingkat Okupansi
             Safe ‘N’ Lock                              90 %
             Hotel Element Ubud                         80,3%

c. Strategi konkret yang ditempuh Perseroan dalam mengoptimalkan penyewaan ruang
perkantoran dan pusat perbelanjaan serta dampak finansial yang diharapkan dari strategi tersebut.
Jawaban :
Strategi konkret yang ditempuh Perseroan dalam mengoptimalkan penyewaan ruang perkantoran dan
pusat perbelanjaan adalah meningkatkan program pemasaran dan pendekatan ke perbankan untuk
memberikan pembiayaan kepada calon pelanggan. Dampak finansial yang diharapkan dari strategi
tersebut adalah adanya dukungan finansial dari sector perbankan kepada klien yang cenderung menjadi
supporting utama konsumen didalam memutuskan menyewa satau memberi produk Perseroan. Dukungan
sector perbankan ini pada akhornya juga memberikan dampak terhadap peningkatan pendapatan
Perseroan secara keseluruhan.

Terkait Laporan Keuangan 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024
3. Berdasarkan CALK No. 6 tentang Piutang Usaha, pada periode 31 Maret 2025 Perseroan mencatatkan
piutang sebesar Rp6,66 miliar dengan komposisi yang telah jatuh tempo sebesar Rp3,34 miliar atau
50,1%. Agar dapat dijelaskan:
a. Pihak dan latar belakang terjadinya piutang yang telah jatuh tempo tersebut.


 APL Tower OT/35/T5 Podomoro City Jln. S. Parman Kav 28 Tanjung Duren Selatan, Jakarta Barat
 11470 T: +62 21 2119 2888| F: +62 21 2119 1008
 Jln. Veteran KM 5.5 (Lingkar Timur) Kantor Pemasaran SAFE ‘n’ LOCK ECO INDUSTRIAL PARK KAV.E Sidoarjo
 61234, Jawa TimurT: +6231896 3355 | F: +6231896 8669
 E: info@mbagroup.id | W: w w w . mbagroup.id
Page 3
Jawaban :
     Pihak                                          Nominal                          Latar Belakang Transaksi
     PT CJ Logistics                                Rp2.519.975.000                  Sewa gudang
     PT Tiga Raksa Satria                           Rp200.000.000                    Sewa gudang
     PT Padi Enam Sembilan                          Rp159.030.000                    Sewa gudang
     PT Mitsui Soko Indonesia                       Rp5.863.212                      Sewa gudang
     Ubud                                           Rp459.731.788                    Sewa kamar
     Total                                          Rp3.344.600.000

b. Pada piutang usaha yang jatuh tempo lebih dari 90 hari, apakah terdapat peningkatan risiko kredit
secara signifikan? Agar dapat dijelaskan oleh Perseroan serta kesesuaian penjelasan
Perseroan dengan PSAK 71 – Instrumen Keuangan.
Jawaban :
Pada piutang usaha yang jatuh tempo lebih dari 90 hari, tidak terdapat peningkatan risiko kredit secara
signifikan. Hal ini dibuktikan pada pelunasan piutang tersebut di bulan April 2025.
c. Strategi yang dilakukan Perseroan untuk memperbaiki kolektabilitas piutang usaha di masa
mendatang.
Jawaban :
Strategi yang dilakukan Perseroan untuk memperbaiki kolektabilitas piutang usaha di masa mendatang
adalah dengan meningkatkan intesitas penagihan dan pemantauan secara berkala atas pembayaran
piutang, jika ada, agar informasi kepada manajemen Perseroan menjadi lebih akurat .
d. Pada tabel analisis umur piutang usaha, agar dapat disampaikan status pelunasan piutang usaha
sampai saat ini:
Jawaban :
    Deskripsi                 31 Maret 2025 Realisasi       % Realisasi                        Keterangan Jika
                                            Penerimaan                                         Belum Diterima
                                            sampai Saat Ini
    Lancar                    3.535.680     3.535.680            100%
    Jatuh tempo:
    1-30 Hari                 178.007              178.007                       100%
    31- 60 hari               165.352              165.352                       100%
    > 60 hari                 3.344.600            3.344.600                     100%
    Total                     7.223.640            5.458.712



4. Berdasarkan CALK No. 7 tentang Persediaan Real Estate, Perseroan memiliki persediaan real estat
sebesar Rp304 miliar per 31 Maret 2025 atau menurun dibandingkan periode 31 Desember 2024 sebesar
Rp389 miliar sebagai berikut:




 APL Tower OT/35/T5 Podomoro City Jln. S. Parman Kav 28 Tanjung Duren Selatan, Jakarta Barat
 11470 T: +62 21 2119 2888| F: +62 21 2119 1008
 Jln. Veteran KM 5.5 (Lingkar Timur) Kantor Pemasaran SAFE ‘n’ LOCK ECO INDUSTRIAL PARK KAV.E Sidoarjo
 61234, Jawa TimurT: +6231896 3355 | F: +6231896 8669
 E: info@mbagroup.id | W: w w w . mbagroup.id
Page 4
Perseroan menyatakan bahwa terdapat sertifikat tanah yang belum diterbitkan per 31 Maret 2025 sebesar
175.691 m2 yang merupakan tanah mentah dimiliki oleh Perseroan namun belum dibaliknamakan menjadi
atas nama Perseroan, agar dapat dijelaskan:
a. Mohon dijelaskan secara rinci penyebab utama penurunan nilai persediaan real estat dari Rp389
miliar per 31 Desember 2024 menjadi Rp304 miliar per 31 Maret 2025, khususnya terkait penurunan
signifikan pada pos “bangunan dalam konstruksi”.
Jawaban :
Penyebab utama penurunan signifikan pada pos bangunan dalam konstruksi adalah sehubungan dengan
telah selesainya proses pekerjaan dan telah siap digunakan (disewakan / dijual). Pada catatan laporan
keuangan, penurunan tersebut telah direklasifikasi dan disajikan pada pos Persediaan Gudang Jadi sebesar
Rp14.566.117.000 dan pos Properti Investasi sebesar Rp48.221.350.000.

b. Terkait dengan informasi bahwa terdapat tanah mentah seluas 175.691 m², tanah matang seluas
17.628 m2, tanah gudang seluas 11.100 m2 yang belum dibaliknamakan atas nama Perseroan dan/atau
sertifikat tanah yang belum diterbitkan, mohon dijelaskan:
i. Latar belakang belum dibaliknamakan atas tanah / sertifikat yang belum terbit tersebut.
Jawaban :
Tanah mentah seluas 175.691 m², dan tanah matang seluas 17.628 m2 yang dimiliki Perseroan, pada saat
ini sudah menjadi atas nama Perseroan namun belum dilakukan pemecahan sertifikat (splitsing).
ii. Status kepemilikan saat ini.
Jawaban :
Status kepemilikan tanah mentah dan tanah matang saat ini dalam bentuk SHGB Induk atas nama PT
Makmur Berkah Amanda Tbk,
iii. Proses dan estimasi waktu penyelesaian balik nama/ sertifikat terbit.
Jawaban :
Tidak terdapat estimasi waktu penyelesaian balik nama/sertifikat terbit, dikarenakan tanah tersebut sudah
terbit SHGB Induk atas nama PT Makmur Berkah Amanda Tbk.
iv. Apakah terdapat potensi risiko hukum atau administratif yang menghambat proses tersebut.
Jawaban :
Terkait potensi risiko hukum atau administratif yang menghambat proses penerbitan sertifikat, sejauh
ini tidak terdapat potensi risiko dimaksud karena sertifikat induk sudah terbit.

c. Perseroan masih memiliki tanah mentah, matang dan gudang yang cukup luas, mohon penjelasan:
i. Rencana penggunaan tanah tersebut pada tahun 2025.
Jawaban :
Perseroan berencana menggunakan properti tersebut (tanah mentah, tanah matang, gudang) untuk dijual
dan disewakan untuk menambah pendapatan Perseroan.
ii. Bagaimana kondisi pendanaan untuk pembangunan pada tanah luas yang dimiliki saat ini?
Jawaban :
Saat ini, Perseroan menggunakan pendanaan dari kas Perseroan, penerimaan dari pelanggan, dan
pendanaan dari perbankan untuk pembangunan pada tanah luas yang dimiliki saat ini.
iii. Kendala yang dihadapi Perseroan untuk mengembangkan operasionalnya pada tanah-tanah tersebut.
Jawaban :
Dalam pengembangan operasional atas tanah yang dimiliki, Perseroan tidak mendapati kendala yang
signifikan.
d. Apakah tanah-tanah yang belum dibaliknamakan tersebut telah digunakan sebagai jaminan atau telah
masuk dalam pengembangan proyek tertentu? Jika ya, mohon dijelaskan bagaimana mitigasi risiko
kepemilikan atas tanah tersebut.
Jawaban :
Tidak tedapat tanah yang belum dibaliknamakan ke Perseroan. Kesemua tanah yang telah dibaliknama
tersebut tidak dijaminkan namun telah direncanakan untuk dipergunakan dalam pengembangan proyek
tertentu dari Perseroan.
e. Mohon konfirmasi apakah seluruh persediaan real estat, termasuk tanah mentah yang belum
dibaliknamakan, telah dinilai secara wajar dan dicatat sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku.



 APL Tower OT/35/T5 Podomoro City Jln. S. Parman Kav 28 Tanjung Duren Selatan, Jakarta Barat
 11470 T: +62 21 2119 2888| F: +62 21 2119 1008
 Jln. Veteran KM 5.5 (Lingkar Timur) Kantor Pemasaran SAFE ‘n’ LOCK ECO INDUSTRIAL PARK KAV.E Sidoarjo
 61234, Jawa TimurT: +6231896 3355 | F: +6231896 8669
 E: info@mbagroup.id | W: w w w . mbagroup.id
Page 5
Jawaban :
Atas tanah dan properti yang dimiliki Perseroan, telah dilakukan penilaian secara wajar oleh KJPP
Firman, Suryanto, Sugeng, Suzy, Hartomo & Rekan pada tanggal 10 Maret 2023 dan telah diungkapkan
dalam laporan keuangan perusahaan.

5. Berdasarkan CALK No. 8 tentang Uang Muka dan Biaya Dibayar Dimuka, terdapat peningkatan
Uang Muka dan Biaya Dibayar Dimuka menjadi sebesar Rp309 miliar pada periode 31 Maret 2025 dari
sebelumnya sebesar Rp289 miliar pada 31 Desember 2024. Perseroan mencatatkan Uang Muka lainnya
sebesar Rp11,78 miliar dan Biaya Dibayar Dimuka sebesar Rp19,39 miliar, agar dapat dijelaskan:
a. Nature dari uang muka lainnya Rp11,78 miliar.
Jawaban :
Uang muka lainnya terdiri atas beban PPH 4(2), uang muka jaminan, dan PPN Masukan yang fakturnya
belum diterima.
b. Nature dari biaya dibayar Dimuka Rp19,39 miliar..
Jawaban :
Biaya Dibayar Dimuka terdiri atas uang muka pembelian material dll dan uang muka kepada Marriott
International Design & Construction Services.
c. Estimasi waktu kapitalisasi atas pembayaran uang muka tanah menjadi aset tetap untuk setiap bidang
tanah yang telah dibayarkan oleh Perseroan.
Jawaban :
Atas uang muka tanah akan dikapitalisasi ke persediaan tanah mentah pada saat bidang tanah tersebut
sudah lunas dan legalitasnya sudah terbit.
d. Apakah peruntukan uang tanah tersebut untuk pengembangan proyek HIPS atau ada rencana
strategis lain untuk mengembangkan operasional Perseroan? Agar dielaborasi.
Jawaban :
Peruntukan uang muka pembelian tanah tersebut saat ini adalah untuk pengembangan proyek HIPS dan
juga Safe ‘N” Lock.
e. Sumber pendanaan Perseroan untuk menyelesaikan proyek HIPS yang sedang dibangun, atau rencana
strategis lain tersebut.
Jawaban :
Pendanaan Perseroan untuk menyelesaikan proyek HIPS diperoleh dari pendanaan internal, pembayaran
dari pelanggan, dan pendanaan dari perbankan.

6. Berdasarkan CALK No. 11 tentang Aset Tetap, entitas anak "PT Makmur Berkah Amanda Hotel" (PT
MBAH) melakukan perubahan estimasi akuntansi atas umur ekonomis aset tetap (bangunan, mesin dan
peralatan) berdasarkan Laporan Kajian No. 00420/2.024-00/PI/05/0348/1/VI/2023 tanggal 23 Juni 2023
yang dilakukan oleh Kantor Jasa Penilai Publik Satria Setiawan dan Rekan, untuk aset bangunan yang
semula 18 tahun menjadi 50 tahun, aset mesin dan peralatan semula
10 tahun menjadi 20 tahun, agar dapat dijelaskan:
a.      Alasan dan pertimbangan utama dilakukannya perubahan estimasi umur ekonomis atas
bangunan, mesin, dan peralatan.
Jawaban :
Alasan perubahan estimasi umur ekonomis atas bangunan, mesin dan peralatan dikarenakan faktor
teknis dan juga untuk menurunkan beban penyusutan.
b. Dasar penggunaan kajian dari Kantor Jasa Penilai Publik Satria Setiawan dan Rekan dalam
mendukung perubahan estimasi tersebut.
Jawaban :
Berdasarkan kajian manajemen dan mengacu kepada Peraturan Pemerintah No. 55 tahun 2022 tentang
Penyesuaian Pengaturan di Bidang Perpajakan dan Biaya Teknis Bangunan (BTB) yang dikeluarkan oleh
Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) dan indikasi umur ekonomis bangunan yang dikeluarkan
oleh Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI).
c. Dampak perubahan estimasi terhadap laporan keuangan konsolidasian, khususnya terhadap beban
   penyusutan dan laba bersih.



 APL Tower OT/35/T5 Podomoro City Jln. S. Parman Kav 28 Tanjung Duren Selatan, Jakarta Barat
 11470 T: +62 21 2119 2888| F: +62 21 2119 1008
 Jln. Veteran KM 5.5 (Lingkar Timur) Kantor Pemasaran SAFE ‘n’ LOCK ECO INDUSTRIAL PARK KAV.E Sidoarjo
 61234, Jawa TimurT: +6231896 3355 | F: +6231896 8669
 E: info@mbagroup.id | W: w w w . mbagroup.id
Page 6
Jawaban :
Dampak perubahan estimasi tersebut terhadap laporan keuangan konsolidasian Perseroan mengakibatkan
penurunan nilai biaya penyusutan dan meningkatnya laba rugi konsolidasian masing-masing sebesar
Rp446.399.446.
d.      Proyeksi dampak jangka panjang terhadap kinerja keuangan dan posisi aset tetap Perseroan.
Jawaban :
Dampak jangka panjang terhadap kinerja keuangan dan posisi aset tetap Perseroan adalah menjaga tingkat
profitabilitas.

7. Pada 31 Desember 2024, Perseroan mengasuransikan aset tetap kepada PT Asuransi Allianz Utama
Indonesia dengan total nilai pertanggungan kendaraan sebesar Rp8,26 miliar periode 17 Januari 2024 hingga
12 Februari 2027 dengan nilai total aset kendaraan yang Perseroan miliki yaitu sebesar Rp13,13 miliar.
Selain itu, Perseroan juga mengasuransikan bangunan hotel sebesar Rp105,41 miliar dimana bangunan
hotel yang dimiliki sebesar Rp170,78 miliar, agar dapat dijelaskan:
a.          Pertimbangan pemilihan nilai pertanggungan sebesar Rp8,26 miliar dari total aset kendaraan
senilai Rp13,13 miliar dan nilai pertanggungan hotel sebesar Rp105,41 miliar dari bangunan hotel
sebesar Rp170,78 miliar, serta apakah terdapat kebijakan internal terkait penetapan nilai pertanggungan.
Jawaban :
Nilai pertanggungan kendaraan lebih kecil dari nilai aset karena Perseroan membeli kendaraan melalui
leasing sehingga nilai pertanggungannya ditentukan oleh pihak leasing. Sedangkan, untuk nilai
pertanggungan hotel, mengacu kepada nilai buku untuk untuk Ubud, sedangkan untuk bangunan hotel
pontianak masih dalam proses konstruksi.

b. Apakah terdapat kebijakan internal terkait rasio minimum nilai pertanggungan terhadap nilai buku
aset tetap?
Jawaban :
Perseroan tidak memiliki kebijakan internal terkait rasio minimum nilai pertanggungan terhadap nilai
buku aset tetap, perseroan beranggapan nilai pertanggungan tersebut sudah cukup untuk menutupi
kerugian atas risiko yang akan muncul.

c.          Rencana Perseroan untuk menyesuaikan nilai pertanggungan agar sejalan dengan total nilai
tercatat aset kendaraan dan aset bangunan hotel.
Jawaban :
Perseroan akan menyesuaikan nilai pertanggungan setelah bangunan hotel Pontianak selesai dan
beroperasi.

8. Berdasarkan CALK No. 12 tentang Aset Lain-lain, Perseroan mencatatkan aset lukisan sebesar
Rp6,4 miliar yang telah didepresiasi penuh pada periode 31 Maret 2025 dan software sebesar Rp231
juta dengan depresiasi Rp142 juta, agar dapat dijelaskan:
a.          Fungsi dan penggunaan aset lukisan yang telah didepresiasi penuh senilai Rp6,4 miliar, serta
apakah aset tersebut masih digunakan atau hanya bersifat dekoratif/estetik.
Jawaban :
Fungsi dan penggunaan aset lukisan tersebut bersifat dekoratif.
b. Apakah terdapat penilaian ulang atas nilai wajar aset lukisan tersebut, mengingat sifatnya yang
berpotensi memiliki nilai apresiasi seiring waktu.
Jawaban :
Atas aset lukisan tersebut, belum dilakukan penilaian ulang atas nilai wajarnya mengingat kompleksitas
atas penilaian lukisan.
c.          Rincian penggunaan software yang dimiliki Perseroan sebesar Rp231 juta, termasuk masa
manfaat dan justifikasi metode depresiasi yang digunakan.
Jawaban :
Software yang dimiliki perseroan terdiri atas Web Program, Accounting Software Zahir, Autocad, Adobe,
Onedrive, sketch up yang masing-masing memiliki masa manfaat selama 4 tahun sesuai peraturan
perpajakan.
d. Rencana pengembangan atau investasi lanjutan pada aset tak berwujud seperti software yang
berkaitan dengan operasional atau efisiensi usaha.
 APL Tower OT/35/T5 Podomoro City Jln. S. Parman Kav 28 Tanjung Duren Selatan, Jakarta Barat
 11470 T: +62 21 2119 2888| F: +62 21 2119 1008
 Jln. Veteran KM 5.5 (Lingkar Timur) Kantor Pemasaran SAFE ‘n’ LOCK ECO INDUSTRIAL PARK KAV.E Sidoarjo
 61234, Jawa TimurT: +6231896 3355 | F: +6231896 8669
 E: info@mbagroup.id | W: w w w . mbagroup.id
Page 7
Jawaban :
Perseroan memiliki rencana untuk mengembangkan dan melakukan investasi lanjutan pada software yang
dikembangkan khusus untuk memenuhi internal.

9.     Berdasarkan CALK No. 13 tentang Properti Investasi, terdapat penambahan tanah dan bangunan
sebesar Rp23,5 miliar dan Rp54,9 miliar pada periode 31 Maret 2025. Agar dapat dijelaskan:
a. Perincian pertambahan properti investasi - tanah dengan mengisi tabel berikut

Jawaban :
        Nama Aset                   Nilai Perolehan Lokasi                      Peruntukkan              Status Hukum

            Tanah                 23.573.319.548
                                               SNL AN 6301- Sewa                     SHGB
                                               6306
b. Perincian pertambahan properti investasi – bangunan dengan mengisi tabel berikut:
Jawaban :
          Nama Aset       Nilai Perolehan Lokasi                       Peruntukkan Status Hukum

            Bangunan             54.908.427.000        SNL AN 6301-6306                 Sewa               SHGB
                                 13.777.500            SNL AN 6301-6306                 Sewa               SHGB
                                 13.777.500            SNL AN 6301-6306                 Sewa               SHGB
c. Pertimbangan pemilihan nilai pertanggungan sebesar Rp43,12 miliar dari properti investasi
bangunan di atas Rp200 miliar, serta apakah terdapat kebijakan internal terkait penetapan nilai
pertanggungan.
 Jawaban :
Nilai pertanggungan asuransi sebesar Rp 43,12 M lebih kecil dari nilai properti investasi bangunan karena
belum semua aset tersebut tercover asuransi

d.      Rencana Perseroan untuk menyesuaikan nilai pertanggungan agar sejalan dengan total nilai
properti investasi.
Jawaban :
 Perseroan akan menyesuaikan nilai pertanggungan untuk gudang yang tersewa dan menjadi jaminan
kredit bank
10. Berdasarkan laporan ringkasan penilaian yang dilakukan oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP)
Firman, Suryantoro, Sugeng, Suzy, Hartomo & Rekan sebagai jasa penilai independen dengan No.
00077/2.0074-06/PI/03/0544/1/III/2023 tertanggal 10 Maret 2023 diantaranya untuk menilai properti
investasi milik/atas nama/yang dikuasai oleh Perusahaan dengan menggunakan nilai pasar dengan total
nilai adalah Rp462,39 miliar yang berlokasi di komplek pergudangan Safe n Lock jalan Lingkar Timur,
Kelurahan Gebang, Kecamatan Sidoarjo, Jawa Timur, agar dapat dijelaskan:
a. Rencana untuk melakukan penyesuaian nilai wajar atas properti investasi tersebut dalam laporan
keuangan mendatang.
Jawaban :
Perseroan sejauh ini tidak memiliki rencana untuk melakukan penyesuaian nilai wajar atas properti
investasi di laporan keuangan mendatang. Namun, perseroan akan melakukan penilaian kembali nilai
wajar menggunakan Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) yang mana akan ditunjuk kemudian dan
mengungkapkan hasil penilaian kembali nilai wajar tersebut pada laporan keuangan mendatang sebagai
informasi tambahan sesuai dengan ketentuan OJK maupun ketentuan perundangundangan terkait lainnya
yang berlaku.

b. Tujuan penggunaan laporan KJPP tersebut, apakah untuk tujuan audit, pencatatan ulang, atau sebagai
dasar aksi korporasi tertentu? Agar dielaborasi.
Jawaban :
Laporan penilaian nilai wajar yang diterbitkan KJPP bertujuan untuk pencatatan ulang.
11. Perseroan menginvestasikan modal yang dimiliki pada investasi Obligasi Pemerintah Dolar Amerika
Serikat sebesar Rp4,05 miliar dengan suku bunga 3,05% dan investasi pada efek yang diperdagangkan

 APL Tower OT/35/T5 Podomoro City Jln. S. Parman Kav 28 Tanjung Duren Selatan, Jakarta Barat
 11470 T: +62 21 2119 2888| F: +62 21 2119 1008
 Jln. Veteran KM 5.5 (Lingkar Timur) Kantor Pemasaran SAFE ‘n’ LOCK ECO INDUSTRIAL PARK KAV.E Sidoarjo
 61234, Jawa TimurT: +6231896 3355 | F: +6231896 8669
 E: info@mbagroup.id | W: w w w . mbagroup.id
Page 8
pada reksa dana saham Rp1,59 miliar, agar dapat dijelaskan:
a.             Pertimbangan utama Perseroan memilih untuk melakukan penanaman modal pada kedua
instrumen tersebut.
Jawaban :
Perseroan memilih untuk berinvestasi pada Obligasi Pemerintah Dolar Amerika Serikat karena bebas
risiko (free risk) dan pada reksadana karena minim risiko (low risk).
b. Strategi dan kebijakan investasi Perseroan pada efek yang diperdagangkan pada instrument tersebut.
Jawaban :
Kebijakan investasi Perseroan pada efek yang diperdagangkan pada instrumen yang telah dipilih adalah
untuk diversifikasi kelebihan likuiditas perseroan.
c. Kontribusi yang diharapkan Perseroan atas penanaman modal investasi tersebut terhadap posisi
keuangan secara keseluruhan.
Jawaban :
Imbal hasil yang diperoleh Perseroan atas investasi tersebut tidak signifikan, namun menambah kas
perseroan

12. Berdasarkan CALK No. 15 tentang Utang Usaha, Perseroan memiliki utang usaha sebesar
Rp44,52 miliar periode 31 Maret 2025 atau menurun dari periode 31 Desember 2024 sebesar Rp48,18
miliar, agar dapat dijelaskan:
a. Perincian realisasi pembayaran utang usaha Perseroan per saat ini dengan melengkapi tabel berikut:
 Jawaban :
   Keterangan          31 Mar 2025    Pembayaran        Outstanding       Outstanding
                       (Ribuan Rp)    sampai Saat       (Ribuan Rp)          (%)
                                           Ini
 Kurang dari 30             1.607.425       0             1.607.425
 hari
 31 – 60 hari               7.436.007   5.012.000         2.424.007
 61 – 90 hari              35.480.880  23.012.796        12.468.084

 Total                        44.524.312         28.024.796             16.499.516

b. Apakah terdapat bunga dan/atau denda dari keterlambatan mengenai pembayaran utang usaha yang
telah jatuh tempo tersebut, agar dielaborasi (jika ada).
Jawaban :
Atas keterlambatan pembayaran utang usaha yang telah jatuh tempo, Perseroan tidak dikenakan bunga
dan/atau denda.
c. Strategi Perseroan untuk melunasi utang usaha agar tidak terlambat.
Jawaban :
Untuk dapat melunasi utang usaha tidak terlambat, Perseroan akan memantau jadwal pembayaran dan
menjaga likuiditas

13. Pada CALK Utang Bank, Perseroan memiliki utang bank jangka pendek kepada BCA sebesar
Rp9,16 miliar dan BNI sebesar Rp4,89 miliar pada periode 31 Maret 2025, agar dapat dijelaskan: a.
Perincian utang bank jangka pendek Perseroan saat ini dengan melengkapi tabel berikut:
  Jawaban :
Keterangan               31 Mar 2025     Pembayaran Outstanding             Outstanding (%)
                         (Ribuan Rp)     sampai Saat Ini (Ribuan Rp)

PT Bank Central Asia 9.166.406                      7.475.651           1.690.755             18,45%
(Persero) Tbk
PT     Bank      Negara 4.895.567                   4.934.103           38.536                0,79%
Indonesia (Persero) Tbk

Total                         14.061.973            12.409.754          1.729.291

 APL Tower OT/35/T5 Podomoro City Jln. S. Parman Kav 28 Tanjung Duren Selatan, Jakarta Barat
 11470 T: +62 21 2119 2888| F: +62 21 2119 1008
 Jln. Veteran KM 5.5 (Lingkar Timur) Kantor Pemasaran SAFE ‘n’ LOCK ECO INDUSTRIAL PARK KAV.E Sidoarjo
 61234, Jawa TimurT: +6231896 3355 | F: +6231896 8669
 E: info@mbagroup.id | W: w w w . mbagroup.id
Page 9
b. Strategi Perseroan agar utang bank sesuai dengan jadwal pembayaran tepat waktu dan tidak
menambah denda/penalti utang bank.
Jawaban :
Strategi Perseroan agar pembayaran utang bank untuk BCA dengan Fasilitas KI sesuai dengan jadwal
adalah dengan mengalokasikan dana khusus. Sedangkan untuk BNI dengan Fasilitas KMK akan
diselesaikan pada saat jatuh tempo.
c. Analisa manajemen likuiditas Perseroan atas kemampuan operasional untuk memenuhi utang dan
kewajiban yang dimiliki.
Jawaban :
Perseroan telah melakukan analisa atas manajemen likuiditas terkait kemampuan operasional untuk
memenuhi utang dan kewajiban yang dimiliki dimana hasilnya perseroan memiliki rasio likuiditas yang
sehat dan telah membuat alokasi khusus untuk menyelesaikan kewajiban.
d. Berdasarkan CALK 17 mengenai Utang Bank Jangka Panjang, Perseroan mencatat bagian jangka
panjang sebesar Rp126 miliar. Namun demikian, pada neraca tercantum saldo Utang Bank Jangka
Panjang sebesar Rp198 miliar. Mohon klarifikasi atas perbedaan informasi
tersebut dan penjelasan terkait komposisi atau pengelompokannya.
Jawaban :
Berdasarkan saldo utang bank jangka panjang per 31 Desember 2024 yang telah diaudit oleh Kantor
Akuntan Publik sebesar 198 miliar. Sedangkan posisi 31 Maret 2025 dan perbandingannya per 31
Desember 2024 sebesar 126 miliar. Terdapat kesalahan informasi penyajian dan akan dilakukan
perbaikan kedepannya.

14. Berdasarkan CALK No. 18 tentang Utang Lain-lain, Perseroan membukukan utang lain-lain lainnya
sebesar Rp33,94 miliar pada 31 Maret 2025 atau menurun dari 31 Desember 2024 sebesar Rp40,9 miliar,
agar dijelaskan:
a.           Rincian komposisi utang lain-lain tersebut, termasuk kepada pihak mana saja utang tersebut
terutang (pihak ketiga, afiliasi, atau lainnya).
Jawaban :
Utang lain-lain giro beredar BCA kepada pihak ketiga atas pembelian material sebesar Rp9.973.317.000,
sedangkan kepada pihak lainnya sebesar Rp23.974.851.000 atas penyelesaian hutang ke BNI (PT
MBAH).
b. Tujuan dan latar belakang timbulnya utang lain-lain tersebut serta jenis transaksinya.
Jawaban :
Tujuan dan latar belakang timbulnya utang lain-lain adalah tambahan modal kerja perseroan.
c. Status jatuh tempo dan kebijakan pembayaran atau penyelesaian atas utang lain-lain tersebut.
Jawaban :
Penyelesaian atas utang lain-lain tersebut, untuk yang jatuh tempo melalui giro maksimum 3 bulan,
sedangkan yang tidak ada waktu jatuh tempo, diselesaikan secara bertahap oleh Perseroan.
d.    Apakah terdapat bunga atau kewajiban tambahan atas utang lain-lain ini serta dampaknya
terhadap arus kas Perseroan.
Jawaban :
Atas utang lain-lain, Perseroan tidak dikenakan bunga dan/atau denda serta tidak berdampak terhadap
arus kas perseroan.

15. Berdasarkan CALK No. 19 tentang Akrual, Perseroan mencatatkan akrual lainnya sebesar
Rp10,29 miliar pada 31 Maret 2025 dan tidak terdapat perubahan yang signifikan pada 31
Desember 2024 sebesar Rp10,6 miliar, agar dapat dijelaskan:
a.      Rincian komposisi akun akrual tersebut, termasuk jenis kewajiban yang diakui.
Jawaban :
Komposisi akun Akrual lainnya terdiri atas hutang asuransi, komisi, jasa manajemen, service charge,
furniture fixture & equipment expense.
b.      Dasar pengakuan dan metode estimasi yang digunakan dalam pencatatan akrual tersebut.
Jawaban :
Dasar pengakuan dan metode estimasi yang digunakan dalam pencatatan adalah biaya diakui pada saat
terjadinya, atau saat manfaat ekonominya dikomsumsi.
c.      Status jatuh tempo dan rencana penyelesaian atas kewajiban akrual dimaksud.

 APL Tower OT/35/T5 Podomoro City Jln. S. Parman Kav 28 Tanjung Duren Selatan, Jakarta Barat
 11470 T: +62 21 2119 2888| F: +62 21 2119 1008
 Jln. Veteran KM 5.5 (Lingkar Timur) Kantor Pemasaran SAFE ‘n’ LOCK ECO INDUSTRIAL PARK KAV.E Sidoarjo
 61234, Jawa TimurT: +6231896 3355 | F: +6231896 8669
 E: info@mbagroup.id | W: w w w . mbagroup.id
Page 10
Jawaban :
Status jatuh tempo akrual lancar dan perseroan menyelesaikan kewajiban akrual tersebut satu bulan
setelah pencatatan.

16. Terkait penggabungan akun uang muka pelanggan dan pendapatan diterima dimuka dalam satu akun
yang sama pada neraca periode 31 Maret 2025, agar dapat dijelaskan:
a. Dalam CALK, Perseroan menyajikan akun uang muka pelanggan dan pendapatan diterima
dimuka secara terpisah, namun pada bagian neraca kedua akun tersebut digabungkan dalam satu pos.
Mohon dijelaskan alasan dan pertimbangan akuntansi atas penggabungan penyajian tersebut dalam
laporan posisi keuangan.
Jawaban :
Terkait penggabungan akun uang muka pelanggan dan pendapatan diterima dimuka, penyajian pada
laporan posisi keuangan digabung sedangkan pada Catatan atas Laporan Keuangan dipisahkan,
mengingat ada transaksi atas penjualan yang belum direalisasikan dan transaksi sewa. Hal ini dilakukan
sebagai kontrol atas transaksi tersebut.

b. Apakah penggabungan ini telah sesuai dengan prinsip penyajian yang wajar sebagaimana diatur
dalam PSAK 1 tentang Penyajian Laporan Keuangan dan PSAK 72 tentang Pengakuan Pendapatan?
Jawaban :
Penyajian atas penggabungan akun tersebut telah sesuai dengan PSAK 1 dan PSAK 72.
c. Apakah terdapat rencana untuk menyelaraskan penyajian di neraca agar konsisten dengan rincian
yang disajikan dalam CALK pada periode pelaporan mendatang?
Jawaban :
Perseroan tidak memiliki rencana untuk menyelaraskan penyajian di neraca agar konsisten dengan rincian
pada CALK karena konsisten dengan tahun tahun sebelumnya

17. Berdasarkan CALK No. 27 tentang Pendapatan Usaha, Perseroan mencatatkan pendapatan dengan
peningkatan signifikan pada 31 Maret 2025 sebesar 120% secara year on year terutama didominasi oleh
pendapatan properti tanah matang sebesar Rp38,39 miliar, agar dapat dijelaskan:
a.      Bagaimana strategi perusahaan untuk mempertahankan pertumbuhan pendapatan properti,
terutama di segmen Tanah Matang?
Jawaban :
Perseroan terus menjalin kerjasama dengan dinas penanaman modal , DPMTSP, misi dagang dengan
perwakilan pemerintah, kementrian investasi, menjalin kerjasama dengan Indonesia invesment promotion
di berbagai belahan benua
b. Bagaimana stabilitas pendapatan sewa (recurring income) dibandingkan pendapatan satu kali
dari penjualan Tanah Matang?
Jawaban :
Perseroan terus meningkatkan komposisi pendapatan sewa
c. Penyebab tidak adanya penjualan segmen Tanah Matang pada periode sebelumnya.
Jawaban :
Pangsa pasar industri untuk segmen tanah matang relatif kecil atau terbatas daripada segmen gudang

18. Berdasarkan CALK No. 30 tentang Beban Umum dan Administrasi, pada 31 Maret 2025 Perseroan
peralatan dan perlengkapan kantor sebesar Rp4,1 miliar atau meningkat signifikan 35 kali lipat
dibandingkan periode sebelumnya 31 Maret 2024 sebesar Rp113,9 juta, agar dapat dijelaskan:
a.      Apa saja komponen utama atau jenis belanja yang menyebabkan kenaikan beban peralatan dan
perlengkapan kantor dari Rp113,9 juta per 31 Maret 2024 menjadi Rp4,1 miliar per 31 Maret 2025.
Jawaban :
komponen utama atau jenis belanja yang menyebabkan kenaikan beban peralatan dan perlengkapan kantor
yaitu adanya penambahan atas perlengkapan dan peralatan hotel di Element Ubud.
b. Apakah pengeluaran tersebut bersifat non-recurring (sekali waktu) atau akan berulang pada
periode mendatang.



 APL Tower OT/35/T5 Podomoro City Jln. S. Parman Kav 28 Tanjung Duren Selatan, Jakarta Barat
 11470 T: +62 21 2119 2888| F: +62 21 2119 1008
 Jln. Veteran KM 5.5 (Lingkar Timur) Kantor Pemasaran SAFE ‘n’ LOCK ECO INDUSTRIAL PARK KAV.E Sidoarjo
 61234, Jawa TimurT: +6231896 3355 | F: +6231896 8669
 E: info@mbagroup.id | W: w w w . mbagroup.id
Page 11
Jawaban :
Pengeluaran ini bersifat berulang (recurring) mengingat peralatan dan perlengkapan di hotel harus secara
rutin diganti dengan yang baru karena rusak maupun usang.
c. Tujuan pembelian peralatan dan perlengkapan kantor tersebut, serta lokasi/divisi
penggunaannya.
Jawaban :
Tujuan pembelian peralatan dan perlengkapan ini adalah mengganti barang yang sudah rusak dan/atau
usang.
d. Apakah pengeluaran tersebut telah melewati proses pengadaan dan pengendalian internal sesuai
kebijakan perusahaan.
Jawaban :
Pengeluaran tersebut mengacu pada perjanjian dengan pemberi lisensi hotel (Marriott International)
dimana Perseroan diharuskan untuk secara rutin mengganti barang-barang tersebut.




Demikian kami sampaikan. Atas perhatian dan kerjasamanya kami sampaikan terima kasih.

Hormat kami,
PT Makmur Berkah Amanda Tbk




Marcos Iwan
Corporate Secretary




 APL Tower OT/35/T5 Podomoro City Jln. S. Parman Kav 28 Tanjung Duren Selatan, Jakarta Barat
 11470 T: +62 21 2119 2888| F: +62 21 2119 1008
 Jln. Veteran KM 5.5 (Lingkar Timur) Kantor Pemasaran SAFE ‘n’ LOCK ECO INDUSTRIAL PARK KAV.E Sidoarjo
 61234, Jawa TimurT: +6231896 3355 | F: +6231896 8669
 E: info@mbagroup.id | W: w w w . mbagroup.id

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.42 MB
Published9 Jul 2025
Pages11
Characters37,101
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 16 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Makmur Berkah Amanda Tbk p.1 ×18
linked org PT Bank Central Asia p.8
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1 ×3
unresolved org PT CJ Logistics p.3
unresolved org PT Tiga Raksa Satria p.3
unresolved org PT Padi Enam Sembilan p.3
unresolved org PT Mitsui Soko Indonesia p.3
unresolved org KJPP Firman p.5
unresolved org Hartomo & Rekan p.5 ×2
unresolved org PT Makmur Berkah Amanda Hotel p.5
unresolved org PT MBAH p.5 ×2
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Satria Setiawan dan Rekan p.5 ×2
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Satria Setiawan p.5 ×2
unresolved org PT Asuransi Allianz Utama Indonesia p.6
unresolved org Indonesia (Persero) Tbk p.8
unresolved person Marcos Iwan · Corporate Secretary p.11

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result