Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 10
Page 1
LAPORAN PELAKSANAAN PAPARAN PUBLIK
PT GAJAH TUNGGAL TBK
Jakarta, 25 JUNI 2025
Latar Belakang
Paparan Publik (atau Public Expose) PT Gajah Tunggal Tbk (untuk selanjutnya
disebut “Perseroan”) tahun 2025 diselenggarakan dalam rangka memenuhi
ketentuan dari Keputusan Direksi PT Bursa Efek Jakarta No. Kep-306/BEJ/07-
2004 tentang Peraturan Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi
Rencana Paparan Publik telah disampaikan oleh Perseroan kepada PT Bursa
Efek Indonesia (“Bursa”) pada tanggal 12 Juni 2025 dengan surat nomor
029/CCI/CORS/VI/2025 melalui proses upload kedalam situs resmi Bursa, yaitu
www.idxnet.co.id.
Waktu Penyelenggaraan
Paparan Publik Perseroan diselenggarakan pada:
Hari / Tanggal : Rabu, 25 Juni 2024
Pukul : 15.30 – 16.30 WIB
Tempat : Lune Ballroom – Mezannine Floor, Movenpick Hotel
Jakarta City Center, Jalan Pecenongan No. 7-17,
Jakarta Pusat
Perwakilan Perseroan
Perwakilan Perseroan yang hadir adalah:
1. Sugeng Rahardjo, Presiden Direktur;
2. Budhi Santoso Tanasaleh, Wakil Presiden Direktur;
3. Kisyuwono, Direktur;
4. Raymond Feddes, EVP Corporate Finance.
Susunan Acara
1. Pembukaan.
2. Materi Paparan Publik yang telah disampaikan Perseroan kepada Bursa
pada tanggal 20 Juni 2025 dengan surat nomor 030/CCI/CORS/VI/2025
melalui proses upload kedalam situs resmi Bursa, yaitu www.idxnet.co.id.
3. Acara Tanya Jawab.
Page 2
Peserta dan Daftar Hadir
Paparan Publik Perseroan dihadiri oleh 27 orang yang terdiri dari pemegang
saham Perseroan, analis pasar modal, anggota bursa, dan media massa serta
pengurus Perseroan, sebagaimana terlampir.
Tanya Jawab
1. SUPRIYANTO DARI ESIA METROPOLITANPOST.ID
Pertanyaan:
1. Apakah ada pembagian deviden ?
2. Terkait dengan belanja modal 2025 akan digunakan untuk apa saja dan
berapa persen penggunaannya ?
3. Apakah ada CSR yang dikeluarkan oleh Perusahaan ?
4. Dampak tarif yang diberlakukan oleh Amerika Serikat dan pengaruh
perang Iran terhadap Perusahaan?
Terima kasih
Jawaban:
1. Diputuskan untuk tahun buku 2024 Perusahaan memberikan Rp.
50/saham dan akan dibayarkan pada tanggal 30 Juli 2025.
2. Belanja Modal 2025 untuk budget CAPEX ± 150 juta USD yang
digunakan sebagian besar untuk expansi TBR dimana sebagian
pendanaan dengan drawdown pinjaman dari sindikasi bank yang
dilakukan secara bertahap sampai dengan pembelian mesin selesai.
3. Salah satu CSR yang dilakukan Perusahaan ialah kegiatan Pendidikan
vokasi sejak tahun 1981 dahulu bernama Patigat dan sekarang
bernama Politeknik Gajah Tunggal dengan memberikan bebas biaya
pendidikan melalui fasilitas beasiswa dari Perusahaan untuk siswa-
siswa kurang mampu yang berasal dari seluruh Indonesia dan setelah
lulus akan bekerja di Gajah Tunggal. Adapun kegiatan CSR lainnya lebih
diprioritaskan di lingkungan Pabrik di Tangerang.
4. Dengan adanya tarif tambahan tarif 25% untuk produk otomotif yang
diexport ke USA, untuk sementara Perusahaan akan hold export ke
Page 3
USA untuk beberapa customer dan akan dialihkan ke negara Asia dan
Timur Tengah serta Eropa.
2. RAMA DARI BISNIS INDONESIA
Pertanyaan:
1. Berapa besaran Capex dan anggaran akan digunakan sebagai apa ?
2. Mengenai hutang kuartal pertama 2025 dan Working Capital
alokasinya untuk apa ?
3. Apakah ada pembangunan pabrik baru dan rencana ekspansi di 2025?
4. Rencana penambahan presentase penjualan di negara-negara selain
Amerika dan negara export lainnya ?
Terimakasih
Jawaban:
1. Budget CAPEX 2025 sudah kami jelaskan bersamaan dengan penannya
sebelumnya.
2. Penambahan Hutang selain working capital juga penambahan karena
drawdown fasilitas sindikasi untuk expansi TBR.
3. Pembangunan expansi pabrik TBR berlokasi di Tangerang, lokasi pabrik
Perusahaan yang saat ini berada.
4. Dialihkan ke negara Asia dan Eropa khususnya untuk produk TBR dan
PCR
3. BEN DARI INVESTOR INDIVIDUAL
Pertanyaan:
1. Apakah ada rencana memproduksi ban musim dingin dan musim panas
di negara yang cuacanya cukup ekstrem ? seperti Australia atau New
Zealand.
2. Bagaimana terkait bahan bakar untuk biaya produksi yang semakin
tinggi apakah masih menggunakan tenaga listrik, gas atau Batubara
yang harganya lebih murah ?
3. Untuk penjualan apakah bisa dilakukan selain melalui Distributor agar
dapat lebih dielaborasi?
Page 4
Jawaban:
1. Perusahaan sebelumnya sudah pernah produksi winter tire, dimana
perlu pengaturan jadwal produksi, persediaan yang cukup banyak
mengingat shipment produk winter tire sekitar bulan Oktober sampai
dengan Desember, sedangkan barang harus diproduksi/dipersiapkan
sebelunnya dari bulan April bahkan Maret dan dengan adanya
keterbatasan kapasitas, Perusahaan fokuskan untuk summer tire.
2. Biaya energi untuk produksi ban ada dua yaitu listrik dan gas, dimana
gas dipakai untuk generate steam dan dipakai untuk vulcanize/curring.
Pemakaian batu bara untuk menghasilkan steam di wilayah Tangerang
dilarang karena polusi dan menimbulkan kemacetan lalulintas.
3. Untuk penjualan pasar pengganti penjualan Perusahaan dilakukan
melalui distributor untuk pasar Domestik, Perusahaan juga melakukan
penjualan langsung ke Pabrikan kendaraan yang biasa disebut pasar
OEM serta ekspor,
4. SOFIAN DARI INVESTOR INDIVIDUAL
Pertanyaan:
1. Dengan masukanya Ban China, bagaimana strategi Perusahaan untuk
bersaing?
2. Pabrikan mobil china yang masuk ke Indonesia seperti BYD apakah ada
ada langkah untuk bekerja sama dengan BYD atau perusahaan lain
yang masuk ke Indonesia?
Jawaban:
1. Perusahaan melihatnya sebagai suatu hal yang positif untuk lebih
kompetitif dan mawas diri tidak semata-mata sebagai ancaman;
2. Untuk pabrikan Mobil China untuk BYD, Perusahaan sudah kerjasama
dengan BYD dengan menggunakan salah satu brand Perusahaan yaitu
GITI.
Page 5
5. ELIZABETH DARI BONGKAR MERDEKA.COM
Pertanyaan:
1. Sebagai produsen ban di Indonesia sudah ada berapa pabrik ?
2. Apakah ada rencana ekspansi bisnis ban lainnya dan rencana ekspansi
ke Eropa ?
Jawaban:
1. Perusahaan mempunyai 4 main product dan semuanya diproduksi di
Kota Tangerang sedangkan karet sintetik (SBR) terletak di Merak dan
untuk di Karawang ada proofing ground untuk tes ban seluas ± 60
hektar.
2. Ekspansi dengan Pembangunan pabrik TBR baru di Lokasi pabrik di
Tangerang, Perusahaan belum ada rencana menambah pabrik di Lokasi
diluar wilayah Indonesia.
6. PUPUT DARI INSIGHT MEDIA
Pertanyaan:
Bagaimana Perusahaan menjaga efisiensi produksi di tengah fluktuasi
harga bahan baku ? Terimakasih
Jawaban:
Efisiensi ada 2 yaitu harga maupun pemakaiannya, dari segi harga bahan
baku sebagai contoh Perusahaan melakukan kontrak supply Karet untuk
kepastian supply selama 1 tahun sebesar 70-75% dengan harga rata rata
perbulan sesuai index komoditi, apabila ada penurunan maupun kenaikan
tidak terlalu drastis dan sisanya dengan pembelian dengan harga spot.
Sedangkan efisiensi untuk pemakaiannya ada target scrap yang harus
dicapai dan target selalu diturunkan, serta pemilihan bahan baku yg lebih
kompetitif namun tidak mengurangi fungsi maupun kualitas yang
ditentukan oleh standard kualitas ban internasional.
Page 6
Foto Acara
PAPARAN PUBLIK PT GAJAH TUNGGAL TBK
Jakarta, 25 Juni 2025
Page 7
Page 8
Page 9
Page 10
Names mentioned 3 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.