Back to announcement
20250626_DGWG_Informasi Transaksi Afiliasi_31909221_lamp3.pdf
Asset transaction Needs review DGWGSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 37
Page 1
Graha STH
Jl. Mandala Raya No. 20, Jakarta 11440
Tel : 021 – 563 7373 (Hunting)
Fax : 021 – 563 6404
Email : sth@kjppsth.com
Jakarta, 9 Mei 2025 Izin Usaha KJPP : No. 2.08.0007
Bidang Jasa : Penilaian Properti & Bisnis
Wilayah Kerja : Indonesia
Kepada Yth.
Direksi
PT Delta Giri Wacana Tbk.
Jl. Agung Karya VI No. 7
Kel. Papanggo, Kec. Tanjung Priok
Jakarta Utara 14340
Dengan hormat,
Ref : File No. 00027/2.0007-00/BS/01/0358/1/V/2025-SF
Penilaian Kewajaran Atas Transaksi Pengadaan dan Pengeloaan Tenaga
Kerja
Menindaklanjuti Surat Perjanjian Kerja No. STH-080/PR.013/LS/IV/2025, kami sebagai
Kantor Jasa Penilai Publik resmi berdasarkan Izin Usaha Kantor Penilai Publik No.
2.08.0007 dan Surat Izin Penilai Publik No. B-1.13.00358 yang dikeluarkan oleh Menteri
Keuangan Republik Indonesia serta Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar
Modal No. STTD.PB-45/PJ-1/PM.021/2024 yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa
Keuangan ("OJK"), telah melakukan analisis kewajaran atas rencana transaksi
pengadaan dan pengelolaan tenaga kerja antara PT Dharma Guna Wibawa yang
merupakan entitas anak dari PT Delta Giri Wacana Tbk dengan kepemilikan sebesar
99,50% dengan PT Focusindo Asia Pacific yang merupakan pihak terafiiasi.
DEFINISI DAN SINGKATAN
DGW berarti PT Dharma Guna Wibawa.
FAP berarti PT Focusindo Asia Pasific.
Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan berarti laporan keuangan
konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
yang diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan dan
ditandatangani oleh Ely, CPA pada tanggal 7 April 2025 dengan pendapat wajar tanpa
pengecualian.
Perjanjian berarti perjanjian kerjasama pengadaan dan pengelolaan tenaga kerja
antara DGW dan FAP.
Perseroan berarti PT Delta Giri Wacana Tbk.
POJK 17 berarti Peraturan OJK Nomor 17/POJK.04/2020, ditetapkan tanggal
20 April 2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.
1
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 2
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
POJK 35 dan SEOJK 17 berarti Peraturan OJK Nomor 35/POJK.04/2020, ditetapkan
tanggal 25 Mei 2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di
Pasar Modal dan Surat Edaran OJK Nomor 17/SEOJK.04/2020, diterapkan tanggal
9 Agustus 2020 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di
Pasar Modal.
POJK 42 berarti Peraturan OJK Nomor 42/POJK.04/2020, ditetapkan tanggal
1 Juli 2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.
Tanggal Penilaian berarti tanggal 31 Desember 2024.
Transaksi berarti transaksi pengadaan dan pengeloaan tenaga kerja antara DGW dan
FAP.
OBYEK ANALISIS KEWAJARAN
Obyek analisis kewajaran adalah rencana transaksi pengadaan dan pengelolaan
tenaga kerja antara DGW dan FAP.
MAKSUD DAN TUJUAN PEMBERIAN PENDAPAT KEWAJARAN ATAS
TRANSAKSI
Maksud dari penilaian ini adalah untuk memberikan pendapat kewajaran atas
Transaksi.
DGW merupakan entitas anak dari Perseroan dengan kepemilikan sebesar 99,50% per
Tanggal Penilaian.
Berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan per Tanggal Penilaian, total
ekuitas konsolidasian Perseroan adalah sebesar Rp.781.597.000.000, sehingga
Transaksi dengan nilai yang diperkirakan sebesar Rp.39.034.968.000 selama jangka
waktu Perjanjian adalah setara dengan 4,99% dari total ekuitas konsolidasian
Perseroan per Tanggal Penilaian.
Berdasarkan data diatas, Transaksi bukan transaksi material sebagaimana
didefinisikan dalam POJK 17, dimana nilai Transaksi dibandingkan dengan ekuitas
konsolidasian Perseroan per Tanggal Penilaian adalah kurang dari 20%.
Transaksi merupakan transaksi afiliasi sebagaimana didefinisikan dalam POJK 42 dan
berdasarkan penjelasan manajemen Perseroan, Rencana Transaksi ini bukan transaksi
benturan kepentingan.
Oleh karena Transaksi merupakan transaksi afiliasi dan bukan transaksi material, maka
berdasarkan POJK 42, Perseroan wajib menggunakan penilai untuk menentukan
kewajaran dari Transaksi, mengumumkan keterbukaan informasi atas Transaksi
kepada masyarakat, dan menyampaikan keterbukaan informasi dan dokumen
pendukungnya kepada OJK paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah tanggal Transaksi.
Dengan demikian penilaian atas kewajaran transaksi ini diperlukan dalam rangka
pemenuhan POJK 42.
2
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 3
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
PEDOMAN PENILAIAN
Dalam melakukan penilaian kewajaran ini kami berpedoman pada POJK 35 dan SEOJK
17 serta Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia (KEPI & SPI)
Edisi VII – 2018.
PEMBERI TUGAS
Pelaksanaan penilaian kewajaran Transaksi ini sebagai realisasi dari penugasan untuk
melakukan penilaian kewajaran dari Perseroan sesuai dengan Surat Perjanjian Kerja
No. STH-080/PR.013/LS/IV/2025 tanggal 9 April 2025.
Adapun identitas lengkap dari pemberi tugas, yaitu Perseroan adalah sebagai berikut:
Pemberi tugas : PT Delta Giri Wacana Tbk
Alamat : Jl. Agung Karya VI No. 7
Kel. Papanggo, Kec. Tanjung Priok
Jakarta Utara 14340
Telpon / Fax : 021 – 29614962
e-mail : listiany.ruslim@dgw.co.id
Web : https://www.dgw.co.id/
Bidang usaha : Perdagangan pestisida
RUANG LINGKUP PENILAIAN
Sesuai dengan penugasan yang diberikan, ruang lingkup penilaian yang kami lakukan
adalah pemberian pendapat kewajaran melalui analisis kewajaran, analisis kualitatif
dan analisis kuantitatif atas Transaksi.
TANGGAL PENILAIAN
Pemberian pendapat kewajaran ini dilakukan per tanggal 31 Desember 2024.
HASIL PELAKSANAAN INSPEKSI
Kami telah melakukan prosedur-prosedur penilaian sebagai berikut:
- pengumpulan data-data Perseroan dan DGW antara lain anggaran dasar, akta-akta,
izin-izin, susunan pemegang saham dan pengurus, laporan keuangan yang telah
diaudit, dan proyeksi laporan keuangan;
- pengumpulan data-data Perseroan dan DGW antara lain anggaran dasar, akta-akta,
izin-izin, susunan pemegang saham dan pengurus, laporan keuangan yang telah
diaudit, dan proyeksi laporan keuangan Perseroan dalam kondisi Melakukan dan
Tidak Melakukan Transaksi;
- wawancara secara daring dengan manajemen Perseroan.
3
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 4
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Kami juga telah melakukan inspeksi ke kantor Perseroan dan pabrik Perseroan dan
DGW di Cikande pada tanggal 2 Mei 2025 dan bertemu dengan Bapak Simon dan
Bapak Ali selaku Factory Manager dan Bapak Simon selaku Supply Chain Staff.
SIFAT DAN SUMBER INFORMASI YANG DAPAT DIANDALKAN
Sifat dan sumber dari informasi yang relevan digunakan didalam proses penilaian,
mencakup informasi yang dipublikasi, data riset atau data yang diperoleh dari
Pemerintah tanpa diperlukan verifikasi seperti suku bunga pinjaman Rupiah dari situs
Bank Indonesia dan tingkat suku bunga bebas resiko yang diperoleh dari data yang
terdapat di situs www.phei.co.id.
DATA DAN SUMBER INFORMASI
Untuk dapat memberikan pendapat atas kewajaran Transaksi tersebut, sebagai penilai
independen, kami telah mempelajari, mempertimbangkan, mengacu dan
melaksanakan prosedur analisis atas data dan sumber informasi sebagai berikut:
• Perjanjian Kerjasama Pengadaan dan Pengelolaan Tenaga Kerja antara DGW dan
FAP.
• Draft Informasi Keterbukaan Kepada Pemegang Saham yang merupakan
keterbukaan informasi yang disusun oleh manajemen Perseroan.
• Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2024 yang diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi,
Rianto & Rekan dan ditandatangani oleh Ely, CPA pada tanggal 7 April 2025 dengan
pendapat wajar tanpa pengecualian;
• Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2023 yang diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi,
Rianto & Rekan dan ditandatangani oleh Ely, CPA pada tanggal 29 Juli 2024 dengan
pendapat wajar tanpa pengecualian;
• Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2022 yang diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanudiredja,
Wibisana, Rintis & Rekan dan ditandatangani oleh Ely, CPA pada tanggal 22 Januari
2024 dengan pendapat wajar tanpa modifikasian;
• Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2021 yang diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanudiredja,
Wibisana, Rintis & Rekan dan ditandatangani oleh Ely, CPA pada tanggal 28
November 2022 dengan pendapat wajar tanpa modifikasian;
• Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2020 yang diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanudiredja,
Wibisana, Rintis & Rekan dan ditandatangani oleh Ely, CPA pada tanggal 10 Maret
2022 dengan pendapat wajar tanpa modifikasian;
4
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 5
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
• Proyeksi Keuangan Perseroan untuk periode 2025-2029 untuk kondisi Tidak
Melakukan Transaksi berikut asumsi dasarnya yang dipersiapkan oleh manajemen
Perseroan.
• Proyeksi Keuangan Perseroan untuk periode 2025-2029 untuk kondisi Melakukan
Transaksi berikut asumsi dasarnya yang dipersiapkan oleh manajemen Perseroan.
• Surat Pernyataan Manajemen Perseroan (Management Representation Letter)
berkaitan dengan penilaian kewajaran Transaksi.
• Wawancara dan diskusi dengan manajemen Perseroan sehubungan dengan
Transaksi; dan
• Review atas data dan informasi yang kami peroleh yang berkaitan Transaksi
tersebut yang kami anggap relevan.
ASUMSI ASUMSI PENTING
Dalam menyusun pendapat kewajaran atas Transaksi kami menggunakan beberapa
asumsi antara lain :
1. Laporan Pendapat Kewajaran yang dihasilkan oleh penilai bersifat non-disclaimer
opinion.
2. Penilai telah melakukan penelaahan atas dokumen yang digunakan dalam proses
penilaian.
3. Data-data dan informasi yang diperoleh Penilai berasal dari sumber yang dapat
dipercaya keakuratannya dan bahwa seluruh data dan informasi tersebut adalah
benar.
4. Penilai menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang
mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan
kemampuan untuk pencapaiannya (fiduciary duty).
5. Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi
keuangan yang telah disesuaikan.
6. Penilai menghasilkan Laporan Pendapat Kewajaran yang terbuka untuk publik,
kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia yang dapat mempengaruhi
operasional perusahaan.
7. Penilai bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran dan Kesimpulan
Pendapat Kewajaran.
8. Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum objek penilaian dari Pemberi
Tugas.
Kami berpegang juga kepada surat pernyataan manajemen (management
representation letter) bahwa manajemen telah menyampaikan seluruh informasi
penting dan relevan dengan Transaksi dan sepanjang pengetahuan manajemen
Perseroan tidak ada faktor material yang belum diungkapkan dan dapat menyesatkan.
5
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 6
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
INDEPENDENSI PENILAI
Dalam penyusunan laporan pendapat kewajaran atas Transaksi ini kami telah bertindak
dengan independen tanpa adanya konflik kepentingan dan tidak terafiliasi dengan
Perseroan ataupun pihak-pihak lain yang terafiliasi.
Kami juga tidak mempunyai kepentingan atau keuntungan pribadi berkaitan dengan
penugasan ini. Selanjutnya, laporan pendapat kewajaran ini tidak dilakukan untuk
memberikan keuntungan atau merugikan pada pihak manapun. Imbalan yang kami
terima sama sekali tidak dipengaruhi oleh kewajaran yang dihasilkan dari proses
analisis kewajaran ini.
ATAR BELAKANG TRANSAKSI
Perseroan memiliki sebuah pabrik karbamasi yang berlokasi di Cikande yang saat ini
sedang dalam proses konstruksi dan diperkirakan akan selesai pada bulan Mei 2025.
Pabrik karbamasi di Cikande ii akan segera beroperasi. Untuk mendukung operasi
tersebut, Perseroan membutuhkan tenaga kerja yang berkualitas dan dapat diandalkan.
Berdasarkan pengalaman kerjasama yang telah berjalan sejak lama dengan FAP,
Perseroan melihat hasil operasional yang baik sehingga memutuskan untuk
menggunakan jasa yang sama untuk pabrik baru yang akan dijalankan bisnisnya oleh
Perseroan.
KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL PENILAIAN (SUBSEQUENT EVENT)
Setelah tanggal penilaian, tepatnya pada tanggal 13 Januari 2025, Perseroan
melakukan pencatatan perdana saham di Papan Utama Bursa Efek Indonesia dengan
harga penawaran sebesar Rp 230,00 per lembar dengan jumlah saham yang dicatatkan
sebanyak 5.882.353.000 lembar saham.
METODOLOGI PENILAIAN KEWAJARAN ATAS TRANSAKSI
Untuk mengumumkan Transaksi ini kepada publik, diperlukan penilaian kewajaran dari
penilai independen untuk melakukan analisis dan memberikan pendapat kewajaran
atas Transaksi.
Analisis Kewajaran atas Transaksi ini dilakukan dengan analisis transaksi, analisis
kualitatif (Qualitative Analysis) maupun analisis kuantitatif (Quantitative Analysis)
yang berupa analisis kinerja dan analisis inkremental sehingga dapat ditentukan
kewajaran Transaksi ditinjau dari dampak keuangan terhadap para pemegang saham
Perseroan.
Berdasarkan hasil penelaahan terhadap Transaksi yang telah kami lakukan dapat kami
sampaikan analisis atas Transaksi tersebut sebagai berikut :
6
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 7
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
A. Analisis Transaksi
A.1. Identifikasi dan Hubungan Pihak-Pihak Yang Bertransaksi
Pihak-pihak yang terkait dalam Transaksi adalah sebagai berikut:
- FAP sebagai penyedia jasa pengadaan da pengelolaan tenaga kerja.
- DGW sebagai pengguna jasa yang disediakan oleh FAP diatas.
Pihak-pihak yang terkait dalam Transaksi ini adalah DGW dan FAP.
Transaksi merupakan transaksi afiliasi sebagaimana didefinisikan dalam POJK 42
karena adanya hubungan keluarga antara Bapak David Yaory yang merupakan
pemegang saham Perseroan dan DGW; dengan Ibu Amelia Yaory yang merupakan
Direktur FAP.
Berdasarkan penjelasan manajemen Perseroan, Transaksi ini bukan transaksi yang
mengandung benturan kepentingan.
RISIKO DAN MANFAAT DARI TRANSAKSI
Manfaat dan Keuntungan bagi Perseroan atas Transaksi
Transaksi memberikan manfaat dan keuntungan bagi Perseroan berupa:
- Ketersediaan jasa tenaga kerja yang berkualitas untuk menunjang operasi pabrik
secara stabil dan berlangsung dalam jangka panjang.
- Pengalaman kerjasama yang ada dengan FAP memastikan bahwa sistem kerja
outsourcing yang disetujui antara DGW dengan FAP dapat segera dijalankan di
pabrik Cikande yang baru, dengan proses penyesuaian yang lebih cepat jika
dibandingkan dengan opsi lain yaitu menggunakan jasa outsourcing dari penyedia
jasa lain yang belum pernah bekerja sama dengan Perseroan sebelumnya.
- Biaya-biaya yang berhubungan dengan risiko yang berkaitan dengan tenaga kerja,
seperti kecelakaan kerja, tindakan pendisiplinan tenaga kerja, dan-lain akan
menjadi tanggungan FAP.
Risiko Transaksi
Disamping manfaat yang akan diperoleh Perseroan dengan melakukan Transaksi,
terdapat pula risiko yang dihadapi Perseroan.
Risiko usaha di bawah ini berkaitan dengan Transaksi berdasarkan pengungkapan dari
Perseroan adalah risiko yang berkaitan dengan tenaga kerja, misalnya risiko
kecelakaan kerja, tindakan pendisiplinan tenaga kerja, dan lain-lain, Namun risiko ini
ditanggung oleh FAP sebagai penyedia tenaga kerja dan dapat dimitigasi dengan
penentuan klausa kontrak yang jelas antara DGW dengan FAP.
Dengan demikian, Perseroan melihat tidak ada resiko dalam Transaksi ini.
7
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 8
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Kerugian Transaksi
Disamping keuntungan yang akan diperoleh Perseroan dengan melakukan Transaksi,
terdapat pula risiko kerugian yang yang mungkin dihadapi Perseroan.
Adapun kerugian yang mungkin timbul dari Transaksi adalah terkait dengan kerugian
yang berkaitan dengan hasil operasional tenaga kerja, misalnya hasil produksi yang
tidak mencapai target. Namun hal ini dapat dimitigasi dengan penjabaran kontrak yang
jelas antara DGW dengan FAP dan dengan adanya reviu yang dilakukan pada setiap
hasil produksi yang tercapai.
A.2. Analisis Pokok-Pokok Perjanjian dan Persyaratan Yang Disepakati
Untuk melaksanakan Transaksi, DGW dan FAP telah menandatangani suatu
Perjanjian, dimana DGW bermaksud untuk menggunakan jasa FAP di bi bidang
layanan pengadaan dan pengelolaan tenaga kerja, dan FAP menyatakan
kesanggupannya untuk melaksanakan jasa dimaksud.
Adapun ketentuan-ketentuan penting dalam Perjanjian ini antara lain:
Pihak Pertama DGW
Pihak Kedua FAP
Tenaga Kerja Karyawan Pihak Kedua yang telah lulus seleksi dari proses seleksi
tenaga kerja dan telah menandatangani perjanjian kerja dengan
Pihak Kedua yang ditugaskan di tempat dimana Pihak Pertama
menyelenggarakan usahanya.
Ketentuan Umum - Tenaga Kerja adalah karyawan Pihak Kedua yang telah lulus
seleksi dari proses seleksi tenaga kerja dan telah
menandatangani perjanjian kerja dengan Pihak Kedua yang
ditugaskan di tempat dimana Pihak Pertama
menyelenggarakan usahanya.
- Hari Kerja adalah hari-hari diluar hari Minggu dan hari libur resmi
lainnya yang ditetapkan oleh pemerintah atau instansi terkait
lainnya yang berwenang untuk itu.
- Jam Kerja adalah jam kerja normatif yang ditetapkan oleh Pihak
Pertama dengan tetap mengacu pada peraturan perundang-
undangan yang berlaku.
- Data kehadiran adalah semua data yang memuat kehadiran
Tenaga Kerja Pihak Kedua di lokasi Pihak Pertama.
- Pajak adalah semua jenis pendapatan pemerintah yang timbul
dan berlaku atas Perjanjian ini, sesuai dengan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
8
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 9
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
- Pihak Pertama menunjuk Pihak Kedua untuk melakukan tugas
menyiapkan, menempatkan dan mengelola tenaga kerja untuk
ditempatkan pada lokasi kerja yang telah ditentukan oleh Pihak
Pertama.
- Pihak Kedua akan menyediakan, menempatkan dan mengelola
tenaga kerja guna memenuhi dan sesuai dengan permintaan
dari Pihak Pertama.
- Tenaga Kerja akan bekerja sesuai dengan Standart Operating
Procedure (S.O.P) yang ditentukan oleh Pihak Kedua dan akan
disetarakan dengan S.O.P Pihak Pertama dalam hal terdapat
perbedaan S.O.P, guna pencapaian kinerja yang maksimal.
- Pihak Pertama berkewajiban untuk membayarkan tagihan dari
Lingkup Pekerjaan Pihak Kedua sesuai dengan ketentuan dalam Perjanjian ini.
- Dalam hal terdapat biaya yang terjadi diluar Perjanjian ini yang
ditagihkan kepada Pihak Pertama. Pihak Kedua wajib
memberikan perhitungan secara terperinci.
- Pihak Pertama dapat meminta penggantian Tenaga Kerja yang
telah bertugas di Pihak Pertama kepada Pihak Kedua, dengan
pemberitahuan secara lisan dan disusul pemberitahuan secara
tertulis kepada Pihak Kedua selambat-lambatnya empat belas
(14) hari kerja sejak pemberitahuan sebagaimana dimaksud.
- Pihak Kedua selambat-lambatnya dalam waktu empat belas
(14) hari kerja sejak diterimanya pemberitahuan secara tertulis
dari Pihak Pertama wajib melakukan penggantian Tenaga kerja
untuk ditugaskan di Pihak Pertama.
- Melakukan pembayaran atas pekerjaan yang telah dilakukan
Pihak Kedua sesuai dengan jumlah tenaga kerja dan waktu
pembayaran yang telah disepakati Para Pihak;
- Mengijinkan Tenaga Kerja untuk menggunakan fasilitas yang
Kewajiban Pihak
dimiliki Pihak Pertama, sejauh penggunaan fasilitas tersebut
Pertama
berkaitan dengan pelaksanaan berdasarkan tugas dan fungsi
jabatannya;
- Menyediakan fasilitas peralatan kerja yang mendukung tugas
dan fungsi Tenaga Kerja yang ditugaskan di Pihak Pertama.
Kewajiban Pihak Kedua - Menyediakan kandidat Tenaga Kerja paling lambat empat belas
(14) hari kalender sejak diterimanya permintaan tertulis atas
kebutuhan tenaga kerja dari Pihak Pertama;
- Melakukan finalisasi kandidat untuk ditempatkan di kantor Pihak
Pertama paling lambat 5 (lima) hari kalender;
- Bertanggung jawab untuk melakukan pekerjaan, sebagaimana
diuraikan dalam Perjanjian ini;
Biaya Pekerjaan dan - Pihak Pertama berkewajiban membayar beban biaya tagihan
Pajak sebesar Rp624.000.000,- per bulan kepada Pihak Kedua
dengan ketentuan dan jumlah sebagaimana diatur dalam
lampiran Perjanjian.
- Pihak Pertama berkewajiban membayar PPN dari Total
Handling Fee dengan besaran berdasarkan ketentuan
perpajakan yang berlaku dan Pihak Kedua menerbitkan Faktur
Pajak.
- Pihak Pertama berhak memotong PPh 23 dari Total Handling
Fee Pihak Kedua dengan besaran berdasarkan ketentuan
perpajakan yang berlaku dan atas pemotongan tersebut Pihak
Pertama menerbitkan Bukti Potong PPh 23.
9
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 10
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Keamanan dan - Demi tercapainya keamanan dan keselamatan kerja, maka
Keselamatan Kerja Tenaga Kerja wajib tunduk kepada semua peraturan yang
dikeluarkan oleh Para Pihak
- Pihak Kedua menjamin Tenaga Kerjanya untuk wajib taat dan
patuh terhadap Standar Keamanan dan Keselamatan.
- Pihak Pertama tidak bertanggung jawab atas segala risiko
kecelakaan atau kerugian yang dialami oleh tenaga kerja,
sepanjang hal tersebut tidak disebabkan oleh kelalaian atau
kesalahan dari Pihak Pertama.
- Dalam hal terjadi pelanggaran yang terindikasi dilakukan oleh
Tenaga Kerja saat berlangsungnya Pekerjaan ini, Para Pihak
dapat melakukan Pemeriksaan / Investigasi akan hal tersebut
dan/atau menyerahkan hal tersebut kepada Pihak Yang
berwajib.
Jangka Waktu dan - Kedua Belah Pihak sepakat bahwa Perjanjian ini berlaku untuk
Pengakhiran Perjanjian jangka waktu Tiga (3) tahun sejak 15 Juni 2025 dan akan
berakhir sampai dengan tanggal 30 Juni 2028, dapat
diperpanjang atas kesepakatan bersama.
- Masing – masing Pihak dapat mengakhiri Perjanjian ini dengan
memberitahukan paling lambat 1 (satu) bulan sebelumnya.
Penyelesaian - Para Pihak akan menyelesaikan segala perselisihan yang timbul
Perselisihan sebagai akibat dari pemberlakuan perjanjian ini melalui cara
musyawarah untuk mencapai suatu kemufakatan yang paling
menguntungkan bagi Para Pihak.
- Para Pihak sepakat untuk memilih kediaman hukum yang tetap
dan tidak berubah, baik Pidana maupun Perdata di Kantor
Pengadilan Negeri Serang.
Penggajian / Skema - Gaji pokok mengikuti skala gaji yang ditentukan Para Pihak;
Biaya - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan
mengikuti peraturan perundang-undangan, Program Jaminan
Hari Tua, Program Jaminan Kecelakaan Kerja, Program
Jaminan Kematian, dan Program Jaminan Pensiun. Pihak
Kedua akan menyerahkan bukti bayar kepada Pihak Pertama;
- Over time berlaku mengikuti Peraturan Perundang undangan
yang berlaku;
- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
ditagihkan setiap bulannya dengan besaran dan pembagiannya
sesuai dengan ketentuan Pemerintah yang berlaku. Pihak
Kedua akan menyerahkan bukti bayar kepada Pihak Pertama;
- Lembur (apabila ada) akan diberikan melalui Pihak Kedua dan
ditagihkan melalui invoice digabung dengan invoice gaji di bulan
tersebut. Data insentif dan lembur akan dikirimkan dari Pihak
Kedua kepada Pihak Pertama.
Handling Fee 5% (lima persen) per bulan yang dihitung dari seluruh komponen
Gaji.
Masa Pembayaran - Pihak Kedua akan mengirimkan surat tagihan kepada Pihak
Pertama setelah soft copy invoice disetujui oleh kedua belah
pihak dan maksimal dikirimkan Tujuh (7) hari setelah
pembayaran gaji karyawan;
- Pembayaran dari tagihan tersebut dilakukan maksimal Empat
Belas (14) hari sejak invoice diterima, jika jatuh tempo hari libur
dibayarkan pada hari berikutnya, melalui transfer antar rekening.
10
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 11
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
B. Analisis Kualitatif
B.1. Riwayat Perusahaan dan Sifat Kegiatan Usaha
URAIAN SINGKAT TENTANG PERSEROAN
Pendirian Perseroan
Perseroan adalah perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan Akta Pendirian No.
52 tanggal 29 November 2011, dibuat di hadapan Innovani Damanik, SH. M.Kn., Notaris
di Kabupaten Bekasi. Akta pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. AHU-
59956.AH.01.01.Tahun 2011 tanggal 6 Desember 2011.
Anggaran dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan antara lain
dengan (i) Akta No. 8 tanggal 2 Oktober 2024, dibuat di hadapan Gatot Widodo, S.E.,
S.H., M.Kn., mengenai perubahan atas maksud, tujuan dan kegiatan usaha Perseroan.
Perubahan tersebut telah diterima oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia melalui surat No. AHU-0062981.AH.01.02. Tahun 2024 tanggal
3 Oktober 2024; dan terakhir berdasarkan (ii) Akta No. 124 tanggal 20 Januari 2025,
dibuat di hadapan Christina Dwi Utami, S.H., M.Kn., pernyataan Keputusan pemegang
saham PT Delta Giri Wacana. Perubahan tersebut telah diterima oleh Menteri Hukum
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui surat No. AHU-0010529.AH.01.11.
Tahun 2025 tanggal 23 Januari 2025.
Perseroan berkedudukan di Jl. Agung Karya VI A Kav. 7, Kelurahan Papanggo,
Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Saham Perseroan
Susunan pemegang saham Perseroan per Tanggal Penilaian adalah sebagai berikut:
Pemegang Jumlah Modal Disetor Kepemilikan
Saham Saham (Rp)
David Yaory 4.250.000.000 425.000.000.000 85%
PT Agro Jaya Mandiri 750.000.000 75.000.000.000 15%
Total 5,000,000,000 500.000.000.000 100%
Sedangkan berdasarkan Akta No. 124 tanggal 20 Januari 2025 yang dibuat di hadapan
Christina Dwi Utami, S.H., M.Kn., susunan pemegang saham Perseroan mengalami
perubahan menjadi sebagai berikut:
Pemegang Jumlah Modal Disetor Kepemilikan
Saham Saham (Rp)
David Yaory 4.250.000.000 425.000.000.000 72,25%
PT Agro Jaya Mandiri 750.000.000 75.000.000.000 12,75%
Masyarakat 882.353.000 88.235.300.000 15,00%
Total 5.882.353.000 500.000.000.000 100,00%
11
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 12
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Pengurus Perseroan
Susunan Direksi dan Komisaris Perseroan per Tanggal Penilaian adalah sebagai
berikut:
Dewan Komisaris :
Komisaris Utama : Widagdo Hendro Sukoco
Komisaris Independen : Pending Dadih Permana
Dewan Direksi :
Direktur Utama : David Yaory
Direktur : Danny Jo Putra
Direktur : Yody Suganda
Direktur : Muk Kuang
Direktur : Arbi Munandar
Kegiatan Usaha Perseroan
Perseroan bergerak dalam bidang industri pestisida dan produk-produk kimia.
Izin-izin Yang Diperoleh Perseroan
Untuk menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan telah memperoleh izin-izin dari
instansi yang terkait diantaranya adalah :
1. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) No. 31.428.025.6-414.000.
2. Nomor Induk Berusaha (NIB) No. 8120103970743 yang dikeluarkan oleh
Pemerintah Republik Indonesia c.q. Kepala Badan Koordinasi penanaman
Modal berdasarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang No. 2 tahun
2022 tentang cipta kerja yang ditetapkan pada tanggal 4 September 2018 dan
perubahan terakhir dicetak pada 14 Oktober 2024.
Investasi Perseroan Pada Anak Perusahaan dan Perusahaan Asosiasi
Perseroan melakukan investasi baik secara langsung maupun tidak langsung kepada
perusahaan-perusahaan asosiasi dalam bentuk saham dengan persentase kepemilikan
sebagai berikut :
Persentase
Nama Perusahaan
Kepemilikan
PT Dharma Guna Wibawa 99,50%
PT Fertilizer Inti Technology 94,27%
PT Hextar Fertilizer Indonesia 99,50%
PT Bangun Sahabat Tani 99,50%
PT Semesta Alam Sejati 99,50%
PT Mitra International Tunggal 99,50%
12
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 13
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
URAIAN SINGKAT TENTANG DGW
Pendirian DGW
DGW adalah perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan Akta Pendirian No. 38
tanggal 9 Agustus 2000, dibuat di hadapan Setiawan, SH., Notaris di Jakarta. Akta
pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia melalui Surat Keputusan No. C3438.HT.01.01.TH.2001 tanggal 29 Maret
2001.
Anggaran dasar DGW telah mengalami beberapa kali perubahan, yang terakhir dengan
Akta No. 9 tanggal 2 Oktober 2024, dibuat dihadapan Gatot Widodo, S.E., S.H., M.Kn.,
Notaris di Jakarta. Akta perubahan tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. AHU-
0062986.AH.01.02.Tahun 2024 tanggal 3 Oktober 2024.
DGW berkedudukan di Jl. Agung Karya VI Blok A No. 7, Kelurahan Papanggo,
Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Saham DGW
Modal dasar DGW berdasarkan Akta No. 31 tanggal 15 Desember 2023 adalah sebesar
Rp. 120.000.000.000 yang terdiri dari 1.200.000 saham dengan nominal masing-
masing sebesar Rp.100.000. Dari modal dasar tersebut ditempatkan atau disetor
sebesar Rp.120.000.000.000.
Susunan pemegang saham DGW per Tanggal Penilaian adalah sebagai berikut:
Pemegang Jumlah Modal Disetor Kepemilikan
Saham Saham (Rp)
David Yaory 6.000 600.000.000 0,5%
PT Delta Giri Wacana Tbk 1.194.000 119.400.000.000 99,5%
Total 1.200.000 120.000.000.000 100%
Pengurus DGW
Susunan Direksi dan Komisaris Perseroan per Tanggal Penilaian adalah sebagai
berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris : David Yaory
Dewan Direksi :
Direktur : Yody Suganda
Kegiatan Usaha DGW
DGW bergerak dalam bidang industri pertanian, perdagangan pupuk, pestisida, dan
mesin pertanian.
13
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 14
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Izin-izin Yang Diperoleh DGW
Untuk menjalankan kegiatan usahanya, DGW telah memperoleh izin-izin dari instansi
yang terkait diantaranya adalah :
1. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) No. 1.973.999.4-073.000.
2. Nomor Induk Berusaha (NIB) No. 8120201930339 yang dikeluarkan oleh
Pemerintah Republik Indonesia c.q. Kepala Badan Koordinasi penanaman
Modal berdasarkan Undang-undang No.6 tahun 2023 tentang penetapan
peraturan pemerintah pengganti undang-undang No. 2 tahun 2022 tentang cipta
kerja menjadi Undang-undang yang ditetapkan pada tanggal 3 September 2018.
URAIAN SINGKAT TENTANG FAP
FAP adalah sebuah Perusahaan yang didirikan tahun 2001, berawal dari industri kecil
untuk mendirikan jasa repacking produk-produk pestisida dan pertanian dengan standar
kualitas yang tinggi. FAP menawarkan pelayanan jasa repacking yang fleksibel, tepat
waktu, dan komunikatif dengan customer. Dengan demikian, customer akan merasa
nyaman dan aman untuk bekerja sama dengan FAP.
Seiring perkembangan bisnis, tahun 2019 FAP mulai beroperasi di pabrik baru Cikande
untuk mendukung pelayanan jasa repacking produk pestisida lebih baik.
Pabrik baru dilengkapi dengan ruang-ruang produksi dan tentu dengan standar
keselamatan kerja yang sesuai. FAP memiliki kapabilitas untuk mengerjakan produk
pestisida dari kemasan 1.6 gr hingga 25 KG untuk powder dan 50 ml hingga 200 L untuk
liquid.
FAP memiliki staf serta team produksi yangberpengalaman dalam bekerja sama
dengan lebih dari belasan customer dan menangani puluhan produk pestisida.
Adapun jasa-jasa yang ditawarkan FAP antara lain tolling dan formulation.
FAP berlokasi di Jl. Modern Industri XXI No. 6A-B, Kawasan Modern Cikande, Desa
Nambo Udik, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang.
Sumber: https://fap.co.id
B.2. Analisis Operasional dan Prospek Perusahaan
Analisis Operasional
Perseroan merupakan suatu perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan besar
pupuk dan produk agrokimia. Perseroan merupakan perusahaan nasional yang
memiliki produk suplai pertanian lengkap dengan beragam pilihan seperti pupuk,
pestisida dan alat-alat pertanian yang dibutuhkan petani dalam proses penanaman
sampai dengan perawatan hingga menghasilkan panen yang optimal dari segi kuantitas
dan kualitas.
14
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 15
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Menurut laporan Euromonitor International Ltd 2024 yang dikutip dalam Prospektus
Perseroan, industri pestisida di Indonesia sangat terfragmentasi dengan banyak
perusahaan lokal dan internasional yang terlibat. Pasar ini terbagi di antara berbagai
pemain, di mana lima perusahaan teratas secara kolektif memegang pangsa pasar
sebesar 35,2%, sementara sepuluh perusahaan teratas menguasai 58,1% pangsa
pasar. Struktur pasar yang beragam ini menunjukkan adanya banyak pemain dengan
tingkat desentralisasi yang tinggi. Pemain terkemuka merupakan kombinasi dari
perusahaan internasional dan lokal, dengan Perseroan menduduki peringkat kedua
dalam industri ini dengan pangsa pasar sebesar 7,8%. Industri pupuk premium cukup
terkonsentrasi, dengan lima pemain teratas menguasai 72,1% pangsa pasar pada
tahun 2023. Meskipun industri pupuk premium di Indonesia sebagian besar dipimpin
oleh perusahaan lokal, mereka terutama mengimpor produk dari negara-negara seperti
Norwegia, Jerman, Tiongkok, dan Chili, di antara lainnya, karena kemampuan produksi
lokal mungkin terbatas akibat hambatan dalam mendirikan produksi lokal. Produk yang
diproduksi secara lokal mulai mengejar ketertinggalan dalam hal kualitas produk,
namun pupuk premium impor masih dianggap lebih unggul dalam hal kualitas dan
kemasan. Mayoritas dari lima pemain terkemuka dalam pupuk premium adalah pemain
lokal, dengan Perseroan berada di peringkat ketiga dengan pangsa pasar sebesar
14,4%.
Untuk itu, dalam menjalankan usahanya Perseroan menerapkan beberapa strategi
usaha diantaranya berfokus pada pasar retail, inovasi varian produk yang
berkelanjutan, dan mengerahkan sumber daya manusia yang mumpuni. Dalam
kegiatan produksinya, entitas anak Perseroan membeli bahan baku dari pemasok yang
ada di luar negeri maupun di Indonesia. Bahan baku diantar menggunakan jalur laut
dan darat untuk sampai ke fasilitas produksi. Selanjutnya, pemrosesan bahan baku
dilakukan menggunakan mesin-mesin dengan teknologi yang aman dan modern
sehingga mendukung proses produksi dengan aman dan optimal. Bahan baku akan
diproses menjadi komponen-komponen yang diperlukan untuk tahap formulasi
sehingga dapat menghasilkan berbagai jenis produk pupuk, pestisida maupun alat-alat
pertanian.
Sementara kegiatan pemasaran Perseroan dilakukan melalui dua model yaitu Business
to Business (B2B) maupun dengan Business to Business to Consumer (B2B2C). Pada
model bisnis B2B, Prinsipal Perseroan melakukan penjualan langsung kepada pasar
perkebunan yang ada sedangkan untuk penjualan kepada pasar ritel (free market)
Perseroan menggunakan model bisnis B2B2C dengan menjual produk-produk kepada
kios tani (direct retailer) baik menggunakan unit usaha distribusi internal maupun
bekerja sama dengan distributor eksternal. Pada penjualan B2B2C, Perseroan
didukung jaringan distribusi yang kuat melalui 25 gudang yang tersebar di seluruh
wilayah Indonesia dan mendistribusikan daerah pedesaan sehingga produk Perseroan
dapat dibeli petani secara langsung melalui kios-kios yang bekerja sama dengan
Perseroan. Saat ini distribusi Perseroan diperkuat oleh 7.000 kios yang melayani
kebutuhan lebih dari 10 juta petani atau sekitar 30% dari total petani di Indonesia. Selain
itu, Perseroan juga memiliki lebih dari 1.000 ahli agronomi yang bertugas untuk
memasarkan produk sekaligus memberikan edukasi dan pelatihan kepada para petani
di daerah mengenai prosedur penggunaan produk Perseroan beserta manfaat yang
diperoleh bagi tanaman. Dengan demikian produk-produk Perseroan dapat digunakan
secara optimum oleh para petani sehingga mampu memberikan hasil panen yang
memuaskan bagi para petani.
15
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 16
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Prospek Usaha Perseroan
Berdasarkan Laporan Euromonitor, konsumsi pestisida di Indonesia sebesar 16,4 triliun
dan pangsa pasar untuk industri pupuk di Indonesia sebesar 103,6 triliun pada tahun
2023. Pertumbuhan industri pestisida didorong oleh support dari Pemerintah Indonesia
untuk meningkatkan ketahanan pangan, Peraturan Pemerintah untuk pendaftaran
pestisida memberikan dukungan yang menguntungkan untuk produksi lokal. Sementara
terkait pertumbuhan industry pupuk premium di Indonesia didorong oleh meningkatnya
focus pada produktivitas pertanian dan ketahanan pangan yang mendorong adopsi
pupuk premium, pengurangan subsidi pupuk akan mengalihkan permintaan ke pupuk
premium serta meningkatnya adopsi smart farming yang diharapkan dapat mendorong
konsumsi pupuk premium untuk aplikasi pertanian. Konsumsi pestisida diperkirakan
akan mencatat ekspansi yang kuat dengan CAGR sebesar 10,0% selama periode
perkiraan hingga mencapai Rp25,4 triliun pada tahun 2028. Pertumbuhan ini akan
didorong oleh dukungan pemerintah yang berkelanjutan untuk meningkatkan
ketahanan pangan, pertumbuhan populasi yang kuat yang mendorong meningkatnya
permintaan akan produk pertanian, dan volume penggunaan pestisida yang lebih tinggi
karena meningkatnya resistensi terhadap pestisida. Konsumsi pestisida diperkirakan
akan pulih pada tahun 2024, karena pola El Nino saat ini diproyeksikan akan berakhir
pada periode April-Juni dan curah hujan diperkirakan akan kembali ke tingkat yang lebih
normal.
Total market size konsumsi pupuk di Indonesia mencapai Rp103,6 triliun pada tahun
2023, naik dari Rp58,4 triliun pada tahun 2019. Dengan market size pupuk premium
dalam aplikasi pertanian mencapai Rp2,3 triliun pada tahun 2023. Pupuk premium
diperkirakan akan mempertahankan momentum pertumbuhan yang kuat karena
penggunaan pupuk berkualitas tinggi. Pupuk premium terus didukung oleh fokus
strategis pemerintah pada peningkatan produktivitas pertanian. Meningkatnya fokus
pada produktivitas pertanian dan ketahanan pangan mendorong adopsi pupuk
premium. Kekhawatiran tentang kekurangan pangan selama pandemi COVID-19
memotivasi pemerintah untuk meningkatkan upaya untuk meningkatkan ketahanan
pangan. Pupuk premium telah mendapat manfaat dari tren ini, karena pupuk ini
menawarkan kemanjuran yang lebih besar daripada pupuk non-premium berbiaya
rendah. Pupuk premium mengandung ketiga nutrisi utama (nitrogen, fosfor dan kalium)
dan mereka dapat diformulasikan sesuai dengan jenis tanaman dan tanah,
membuatnya lebih efektif dan nyaman untuk diterapkan daripada pupuk nutrisi tunggal.
Meningkatnya fokus pada produktivitas pertanian dan ketahanan pangan mendorong
adopsi pupuk premium. Kekhawatiran tentang kekurangan pangan selama pandemi
COVID-19 memotivasi pemerintah untuk meningkatkan upaya untuk meningkatkan
ketahanan pangan. Pupuk premium telah mendapat manfaat dari tren ini, karena pupuk
ini menawarkan kemanjuran yang lebih besar daripada pupuk non-premium berbiaya
rendah. Pupuk premium mengandung ketiga nutrisi utama (nitrogen, fosfor dan kalium)
dan dapat diformulasikan sesuai dengan jenis tanaman dan tanah, membuatnya lebih
efektif dan nyaman untuk diterapkan daripada pupuk nutrisi tunggal.
LATAR BELAKANG DAN ALASAN DILAKUKANNYA TRANSAKSI
Perseroan memiliki sebuah pabrik karbamasi yang berlokasi di Cikande yang saat ini
sedang dalam proses konstruksi dan diperkirakan akan selesai pada bulan Mei 2025.
Pabrik karbamasi di Cikande ii akan segera beroperasi.
16
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 17
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Untuk mendukung operasi tersebut, Perseroan membutuhkan tenaga kerja yang
berkualitas dan dapat diandalkan. Berdasarkan pengalaman kerjasama yang telah
berjalan sejak lama dengan FAP, Perseroan melihat hasil operasional yang baik
sehingga memutuskan untuk menggunakan jasa yang sama untuk pabrik baru yang
akan dijalankan bisnisnya oleh Perseroan.
KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN YANG BERSIFAT KUALITATIF ATAS
TRANSAKSI
Keuntungan Transaksi
Transaksi memberikan manfaat dan keuntungan bagi Perseroan berupa:
- Ketersediaan jasa tenaga kerja yang berkualitas untuk menunjang operasi pabrik
secara stabil dan berlangsung dalam jangka panjang.
- Pengalaman kerjasama yang ada dengan FAP memastikan bahwa sistem kerja
outsourcing yang disetujui antara DGW dengan FAP dapat segera dijalankan di
pabrik Cikande yang baru, dengan proses penyesuaian yang lebih cepat jika
dibandingkan dengan opsi lain yaitu menggunakan jasa outsourcing dari penyedia
jasa lain yang belum pernah bekerja sama dengan Perseroan sebelumnya.
- Biaya-biaya yang berhubungan dengan risiko yang berkaitan dengan tenaga kerja,
seperti kecelakaan kerja, tindakan pendisiplinan tenaga kerja, dan-lain akan
menjadi tanggungan FAP.
Kerugian Transaksi
Disamping keuntungan yang akan diperoleh Perseroan dengan melakukan Transaksi,
terdapat pula risiko kerugian yang yang mungkin dihadapi Perseroan.
Adapun kerugian yang mungkin timbul dari Transaksi adalah terkait dengan kerugian
yang berkaitan dengan hasil operasional tenaga kerja, misalnya hasil produksi yang
tidak mencapai target. Namun hal ini dapat dimitigasi dengan penjabaran kontrak yang
jelas antara DGW dengan FAP dan dengan adanya reviu yang dilakukan pada setiap
hasil produksi yang tercapai.
C. Analisis Kuantitatif
C.1. Penilaian Kinerja Historis
Tabel di bawah ini mencerminkan posisi keuangan historis Perseroan untuk tahun-
tahun yang berakhir 31 Desember 2020 sampai dengan 2024.
17
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 18
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
PT DELTA GIRI WACANA
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020 SAMPAI 2024
(dalam jutaan rupiah)
2020 2021 2022 2023 2024
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 6.975 16.099 23.385 43.938 63.078
Piutang usaha 349.326 534.762 867.281 685.340 980.470
Piutang lain-lain 499 2.148 5.558 6.060 2.189
Persediaan 193.843 271.974 937.101 962.624 958.426
Pajak dibayar di muka 791 2.329 12.014 49.821 30.648
Biaya dibayar di muka 7.029 4.343 11.507 17.149 39.949
Aset lancar lainnya 2.081 2.086 4.219 1.331 2.760
Total Aset Lancar 560.544 833.741 1.861.065 1.766.263 2.077.520
ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap - neto 60.127 79.667 183.918 442.584 577.441
Aset tidak berwujud 6.938 5.398 3.940
Properti Investasi 80.092 39.278 38.055 37.094 19.374
Aset pajak tangguhan 31.647 38.110 47.377 58.940 71.810
Goodwill - 2.268 2.268 2.268
Uang muka pembelian aset tetap - 26.480 42.870 58.904
Estimasi tagihan pajak penghasilan 135 135 24.303 62.892 97.010
Uang Jaminan 152 - - -
Aset tidak lancar lainnya 404 359 1.848 2.116
Total Aset Tidak Lancar 172.153 157.594 329.698 653.894 832.863
TOTAL ASET 732.697 991.335 2.190.763 2.420.157 2.910.383
PT DELTA GIRI WACANA
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020 SAMPAI 2024
(dalam jutaan rupiah)
2020 2021 2022 2023 2024
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS LANCAR
Cerukan bank 52.524 117.575 101.293 75.750 60.993
Utang usaha : 236.812 280.592 573.447 554.994 768.096
Utang pajak 15.847 37.032 62.945 31.950 25.958
Utang lain-lain 31.076 35.093 31.712 56.123 65.325
Uang Muka Pelanggan 83 1.583 8.035 18.999 11.589
Biaya yang masih harus dibayar 93.521 99.342 149.477 159.185 205.420
Liabilitas sewa - jangka pendek 17.622 19.465 25.596 16.194 19.275
Pinjaman jangka pendek - 58.347 496.890 621.500 864.746
Pinjaman bank jangka panjang - porsi jangka pendek - 4.000 4.000 3.401 2.274
Kewajiban imbalan kerja - jangka pendek 465 1.199 2.342 2.332 2.271
Pinjaman pihak ketiga - jangka pendek - - 75.266 - -
Total Liabilitas Lancar 447.950 654.228 1.531.003 1.540.428 2.025.947
LIABILITAS TIDAK LANCAR
Liabilitas pajak tangguhan 2.950 5.681 4.737
Kewajiban imbalan kerja 30.904 32.964 37.082 44.462 44.922
Utang lain-lain - 1.020
Pinjaman pihak berelasi - jangka panjang - 9.002
Pinjaman bank - jangka panjang 13.333 9.333 48.982 4.466
Liabilitas sewa - jangka panjang 28.806 10.280 59.426 55.858 45.183
Liabilitas lainnya - jangka panjang 3.682 3.287 3.531
Total Liabilitas Tidak Lancar 59.710 56.577 122.495 158.270 102.839
EKUITAS
Modal saham 20.000 135.550 166.150 166.150 500.000
Tambahan modal disetor 99.486 58.179 128.270 220.270 128.270
Transaksi dengan kepentingan nonpengendali - 9.952
Saldo laba 105.551 86.464 227.405 240.064 120.240
225.037 280.193 521.825 626.484 758.462
Kepentingan Non-pengendali 337 15.440 94.975 23.135
Total Ekuitas 225.037 280.530 537.265 721.459 781.597
TOTAL LIABILITAS DAN 31 28 25 30 27
EKUITAS 732.697 991.335 2.190.763 2.420.157 2.910.383
18
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 19
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Analisis Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perseroan
Kas dan Setara Kas
Dalam Kas dan Setara Kas per 31 Desember 2024 termasuk kas pada bank dan
deposito berjangka yang saldonya sebesar Rp.63.078.000.000. Kas dan setara kas ini
seluruhnya digunakan untuk kegiatan operasional Perseroan.
Kas setara kas Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021, 2022 dan
2023 masing-masing adalah sebesar Rp.6.975.429.000, Rp.16.098.794.000,
Rp.23.385.101.000 dan Rp.43.937.633.000.
Piutang Usaha
Saldo piutang usaha per 31 Desember 2024 sebesar Rp.980.470.000.000 terdiri dari
piutang usaha pihak ketiga sebesar Rp.1.028.376.000.000 dan piutang usaha pihak
berelasi sebesar Rp.3.472.000.000 dan provisi penurunan nilai atas piutang usaha
sebesar Rp.51.378.000.000.
Piutang usaha Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021, 2022 dan
2023 masing-masing adalah sebesar Rp.349.326.229.000, Rp.534.761.981.000,
Rp.867.280.923.000 dan Rp.685.340.312.000. Kenaikan jumlah piutang usaha
Perseroan per Tanggal Penilaian disebabkan oleh kenaikan jumlah piutang pihak ketiga
maupun piutang pihak berelasi.
Berdasarkan penelaahan terhadap akun piutang usaha pada akhir tahun, manajemen
berkeyakinan bahwa penyisihan atas penurunan nilai tersebut cukup untuk menutupi
kerugian dari tidak tertagihnya piutang usaha.
Piutang usaha digunakan sebagai jaminan untuk pinjaman bank jangka pendek dan
cerukan.
Persediaan
Jumlah persediaan Perseroan mengalami peningkatan dari tahun ke tahun sejak 2020
hingga 2024. Adapun persediaan Perseroan per 31 Desember 2024 sebesar
Rp.958.426.000.000 setelah memperhitungkan penurunan nilai persediaan dan
hak pengembalian barang masing-masing sebesar Rp.4.172.000.000, dan
Rp.29.276.000.000.
Persediaan Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021, 2022 dan
2023 masing-masing adalah sebesar Rp.100.385.257.000, Rp.193.842.942.000,
Rp.271.973.811.000, Rp.937.100.913.000 dan Rp.962.624.632.000.
19
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 20
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Aset Tetap
Aset tetap Perseroan per 31 Desember 2024 sebesar Rp.577.441.000.000 meliputi
tanah, bangunan dan prasarana, kendaraan, mesin, peralatan kantor dan pabrik,
perangkat lunak serta aset dalam penyelesaian. Aset tetap tersebut seluruhnya adalah
aset operasional yang menunjang kegiatan usaha Perseroan. Sedangkan aset dalam
penyelesaian berupa pembangunan pabrik di Cikande dan pembuatan mesin yang
diperkirakan akan selesai pada bulan Mei 2025.
Aset tetap Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021, 2022 dan
2023 masing-masing adalah sebesar Rp.60.127.569.000, Rp.79.666.807.000,
Rp.183.918.550 dan Rp.442.584.295.000. Kenaikan aset tetap secara konsolidasi pada
Perseroan disebabkan oleh peningkatan nilai aset tetap berupa tanah, bangunan,
mesin, peralatan kantor dan pabrik, perangkat lunak dan aset dalam penyelesaian.
Pinjaman dan cerukan
Pada tanggal 31 Desember 2024, saldo total pinjaman dan cerukan bank adalah
sebesar Rp.932.479.000.000 yang merupakan pinjaman kepada beberapa Bank di
Indonesia, yang dipergunakan untuk mendanai modal kerja Perseroan.
Jumlah pinjaman dan cerukan secara total pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020,
2021, 2022 dan 2023 masing-masing adalah sebesar Rp.52.524.000.000,
Rp.193.255.000.000, Rp.611.516.000.000 dan Rp.749.633.000.000.
Kenaikan pada saldo pinjaman dan cerukan bank disebabkan oleh adanya
penambahan pinjaman bank.
Utang Usaha
Utang usaha Perseroan per 31 Desember 2024 sebesar Rp.768.096.000.000 terdiri dari
utang usaha kepada pihak ketiga sebesar Rp.759.644.000.000 dan kepada pihak
berelasi sebesar Rp.8.452.000.000.
Jumlah utang usaha Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021, 2022
dan 2023 masing-masing adalah sebesar Rp.236.811.830.000, Rp.280.592.354.000,
Rp.573.446.460.000, dan Rp.554.994.674.000. Kenaikan utang usaha Perseroan
disebabkan terutama oleh karena kenaikan pada utang usaha pihak ketiga.
Ekuitas
Per Tanggal Penilaian modal ditempatkan dan disetor Perseroan adalah sebesar
Rp.500.000.000.000 yang terdiri dari 5.000.000.000 lembar saham dengan harga per
lembar senilai Rp.100. Jumlah ekuitas Perseroan adalah sebesar Rp.781.597.000.000.
Jumlah Ekuitas Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021, 2022 dan
2023 masing-masing adalah sebesar Rp.225.037.558.000, Rp.280.530.376.000,
Rp.537.265.567.000, dan Rp.721.458.658.000.
20
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 21
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Kenaikan pada ekuitas Perseroan disebabkan oleh tambahan modal disetor dan
keuntungan yang terus dihasilkan setiap tahunnya.
2020 2021 2022 2023 2024
Current Ratio 1,25 1,27 1,22 1,15 1,03
Quick Ratio 0,82 0,86 0,60 0,52 0,55
Debt to Equity Ratio 2,26 2,53 3,08 2,35 2,72
Likuiditas Perseroan dari tahun 2020 sampai 2024 menunjukkan gambaran yang baik;
hal ini terlihat dari Current Ratio yang berada diatas satu.
Debt to Equity Ratio yang berada diatas satu, mencerminkan bahwa Perseroan dalam
menjalankan kegiatan usahanya lebih banyak menggunakan dana dari luar Perseroan.
Analisis Laporan Laba Rugi Konsolidasian Perseroan
Tabel di bawah ini mencerminkan hasil usaha historis Perseroan untuk tahun-tahun
yang berakhir 31 Desember 2020 sampai dengan 2024.
PT DELTA GIRI WACANA
LABA RUGI KOMPREHENSIF KONSOLIDASIAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020 SAMPAI 2024
(dalam jutaan rupiah)
2020 2021 2022 2023 2024
PENJUALAN
Penjualan bersih 1.030.880 1.383.279 1.687.154 3.039.796 3.373.117
1.030.880 1.383.279 1.687.154 3.039.796 3.373.117
BEBAN POKOK PENJUALAN
Beban pokok penjualan 765.327 1.035.887 1.305.976 2.338.009 2.434.371
765.327 1.035.887 1.305.976 2.338.009 2.434.371
LABA KOTOR 265.553 347.392 381.178 701.787 938.746
BEBAN USAHA (223.688) (231.657) (258.647) (597.319) (659.921)
(223.688) (231.657) (258.647) (597.319) (659.921)
LABA (RUGI) USAHA 41.865 115.735 122.531 104.468 278.825
PENGHASILAN DAN BEBAN LAIN-LAIN
Kerugian selisih kurs, bersih (8.325) (1.946) (15.081) 3.945 (17.268)
Pendapatan bunga 49 92 78 229 278
Management fee - - - - -
Beban bunga (11.728) (8.867) (22.492) (53.038) (69.114)
Pendapatan sewa 794 - - - -
Keuntungan penjualan aset tetap 470 - - - 14.205
Pendapatan atau beban lain-lain (509) 3.629 83.150 6.637 5.454
(19.249) (7.092) 45.655 (42.227) (66.445)
LABA SEBELUM PAJAK 22.616 108.643 168.186 62.241 212.380
PAJAK PENGHASILAN (11.657) (27.570) (23.950) (42.352) (30.494)
LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN 10.959 81.073 144.236 19.889 181.886
LABA(RUGI) KOMPREHENSIF (2.832) (2.034) (1.310) (2.632) 3.577
LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN 8.127 79.039 142.926 17.257 185.463
21
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 22
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Pendapatan
Jumlah pendapatan Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021, 2022,
2023 dan 2024 masing-masing adalah sebesar Rp.1.030.880.148.000,
Rp.1.383.279.101.000, Rp.1.687.153.846.000, Rp.3.039.795.991.000, dan
Rp.3.373.117.000.000.
Laba / (rugi) Bersih
Jumlah laba / (rugi) bersih Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021,
2022, 2023 dan 2024 masing-masing adalah sebesar Rp.10.958.818.000,
Rp.81.073.573.000, Rp.144.236.578.000, Rp.19.888.949.000, dan
Rp.181.886.000.000. Kenaikan laba bersih pada tahun 2024 disebabkan terutama
karena adanya peningkatan pada penjualan produk pupuk Perseroan.
2020 2021 2022 2023 2024
Return on Sales (%) 1,06 5,86 8,55 0,65 5,39
Return on Equity (%) 4,87 28,90 26,85 2,76 23,27
Return on Assets (%) 1,50 8,18 6,58 0,82 6,25
Total pendapatan di tahun 2020 adalah sebesar Rp.1.030.880.148.000, yang kemudian
mengalami peningkatan sebesar 34,18% menjadi Rp.1.383.279.101.000 di tahun 2021.
Di tahun 2022 pendapatan Perseroan kembali mengalami peningkatan sebesar 21,97%
menjadi Rp.1.687.153.846.000. Di tahun 2023 pendapatan Perseroan mengalami
peningkatan kembali sebesar 80,17% menjadi Rp.3.039.795.991.000, dan di tahun
2024 kembali meningkat sebesar 10,97% menjadi Rp.3.373.117.000.000.
Berdasarkan rasio profitabilitas yang ditunjukan oleh rasio Return on Sales, Return on
Equity, dan Return on Assets memberikan gambaran bahwa Perseroan sudah mampu
untuk memperoleh laba hal ini tampak dengan ratio ROS, ROE, dan ROA yang positif.
C.2. Analisis Proyeksi Keuangan Perseroan
Dalam memberikan analisis kewajaran atas Transaksi, kami juga melakukan analisis
atas proyeksi keuangan Perseroan dalam kondisi Tidak Melakukan Transaksi dan
kondisi Melakukan Transaksi.
Proyeksi keuangan dalam kondisi Melakukan dan Tidak Melakukan Transaksi disiapkan
oleh manajemen Perseroan dan telah kami lakukan penyesuaian-penyesuaian antara
lain sebagai berikut:
22
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 23
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
- Aset tetap eksisting Perseroan didasarkan perhitungannya atas harga
perolehan, penyusutan, dan akumulasi penyusutan per Tanggal Penilaian.
- Revisi pada perhitungan depresiasi atas capex di tahun 2029.
- Asumsi jumlah hari penagihan piutang usaha didasarkan atas data historis
jumlah hari penagihan piutang usaha.
- Asumsi jumlah hari perputaran persediaan didasarkan atas dasar data historis
jumlah hari perputaran persediaan.
- Asumsi jumlah hari pembayaran utang usaha didasarkan atas data historis
jumlah hari pembayaran utang usaha.
- Perhitungan beban bunga didasarkan atas rata-rata saldo awal dan saldo akhir
pinjaman bank jangka pendek maupun jangka panjang setiap tahunnya.
- Asumsi bunga pinjaman didasarkan atas rata-rata besar bunga pinjaman dalam
laporan keuangan per Tanggal Penilaian.
A. Kondisi Tidak Melakukan Transaksi
• Dalam kondisi Tidak Melakukan Transaksi, diasumsikan bahwa pembangunan
pabrik di Cikande sudah selesai di tahun 2025. Sebagai informasi, di dalam
laporan keuangan Perseroan yang diaudit per 31 Desember 2024, dinyatakan
bahwa pembangunan pabrik di Cikande akan selesai di bulan Mei 2025.
Diasumsikan pula bahwa pabrik dioperasikan seluruhnya oleh karyawan
Perseroan.
• Proyeksi Laba Rugi Komprehensif Perseroan dalam kondisi Tidak Melakukan
Transaksi adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
2025 2026 2027 2028 2029
PENJUALAN 22.87% 13.90% 12.25% 13.11% 11.61%
Penjualan bersih 4,144,418 4,720,439 5,298,461 5,992,859 6,688,513
4,144,418 4,720,439 5,298,461 5,992,859 6,688,513
BEBAN POKOK PENJUALAN 1.17 1.13 1.12 1.14 1.12
Beban pokok penjualan 2,853,709 3,227,152 3,622,628 4,121,797 4,607,933
2,853,709 3,227,152 3,622,628 4,121,797 4,607,933
LABA KOTOR 1,290,710 1,493,287 1,675,834 1,871,062 2,080,580
31.14% 31.63% 31.63% 31.22% 31.11%
Beban usaha (908,524) (963,330) (1,038,276) (1,119,917) (1,209,464)
Penyusutan dan amortisasi (54,061) (57,287) (49,431) (39,918) (40,210)
(962,585) (1,020,618) (1,087,708) (1,159,835) (1,249,674)
LABA (RUGI) USAHA 328,125 472,669 588,126 711,227 830,906
7.92% 10.01% 11.10% 11.87% 12.42%
PENGHASILAN DAN BEBAN LAIN-LAIN
Beban bunga pinjaman (83,850) (80,000) (61,959) (34,848) (10,720)
Beban bunga sew a (6,003) (5,251) (4,500) (3,748) (2,997)
(89,852) (85,252) (66,458) (38,596) (13,717)
LABA SEBELUM PAJAK 238,273 387,418 521,668 672,631 817,189
PAJAK PENGHASILAN (52,420) (85,232) (114,767) (147,979) (179,781)
LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN 185,853 302,186 406,901 524,652 637,407
23
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 24
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
• Pendapatan dan biaya pokok pendapatan Perseroan diproyeksikan sebagai
berikut:
Perincian dari proyeksi pendapatan Perseroan adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun 2025 2026 2027 2028 2029
Pestisida 1.566.779 1.968.256 2.341.471 2.768.816 3.151.920
Pupuk 2.378.290 2.480.902 2.592.038 2.719.881 2.866.903
Alat Pertanian 120.003 139.813 165.091 190.811 221.308
Distribusi 79.346 131.469 199.862 313.351 448.382
Jumlah 4.144.418 4.720.439 5.298.461 5.992.859 6.688.513
Perincian dari proyeksi beban pokok Perseroan adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun 2025 2026 2027 2028 2029
Pestisida 935.259 1.188.310 1.432.598 1.731.752 1.986.011
Pupuk 1.807.960 1.877.721 1.952.256 2.037.996 2.136.602
Alat Pertanian 100.460 118.105 137.275 156.542 179.259
Distribusi 10.030 43.016 100.498 195.506 306.060
Jumlah 2.853.709 3.227.152 3.622.628 4.121.797 4.607.933
o Beban usaha terdiri dari beban penjualan dan beban umum & administrasi,
dengan jumlah sebesar:
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun 2025 2026 2027 2028 2029
Beban usaha 962.585 1.020.618 1.087.708 1.159.835 1.249.674
24
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 25
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
o Proyeksi Posisi Keuangan Perseroan dalam kondisi Tidak Melakukan Transaksi
adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
2025 2026 2027 2028 2029
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 541.339 528.792 491.357 305.109 537.445
Piutang usaha 1.069.525 1.218.175 1.367.341 1.546.540 1.726.063
Piutang lain-lain 2.189 2.189 2.189 2.189 2.189
Persediaan 1.149.237 1.299.629 1.458.894 1.659.918 1.855.693
Pajak dibayar di muka 30.648 30.648 30.648 30.648 30.648
Biaya dibayar di muka 42.953 45.543 48.537 51.755 55.764
Aset lancar lainnya 2.760 2.760 2.760 2.760 2.760
Total Aset Lancar 2.838.651 3.127.735 3.401.726 3.598.919 4.210.562
ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap - neto 538.255 490.522 444.398 495.278 458.710
Aset tidak berwujud 962 - - - -
Properti Investasi 19.374 19.374 19.374 19.374 19.374
Aset pajak tangguhan 71.810 71.810 71.810 71.810 71.810
Goodwill 2.268 2.268 2.268 2.268 2.268
Uang muka pembelian aset tetap 58.904 58.904 58.904 58.904 58.904
Estimasi tagihan pajak penghasilan 97.010 97.010 97.010 97.010 97.010
Aset tidak lancar lainnya 2.116 2.116 2.116 2.116 2.116
Total Aset Tidak Lancar 790.699 742.004 695.880 746.760 710.192
TOTAL ASET 3.629.349 3.869.740 4.097.606 4.345.679 4.920.754
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS LANCAR
Utang usaha : 788.908 892.147 1.001.476 1.139.471 1.273.864
Utang pajak 25.958 25.958 25.958 25.958 25.958
Utang lain-lain 65.325 65.325 65.325 65.325 65.325
Uang Muka Pelanggan 11.589 11.589 11.589 11.589 11.589
Biaya yang masih harus dibayar 331.470 351.454 374.557 399.394 430.330
Pinjaman jangka pendek 957.227 773.399 496.833 137.835 -
Total Liabilitas Lancar 2.180.477 2.119.872 1.975.737 1.779.572 1.807.066
LIABILITAS TIDAK LANCAR
Liabilitas pajak tangguhan 4.737 4.737 4.737 4.737 4.737
Kewajiban imbalan kerja 47.193 47.193 47.193 47.193 47.193
Pinjaman bank - jangka panjang 135.350 135.350 135.350 86.350 31.850
Liabilitas sewa - jangka panjang 64.458 64.458 64.458 64.458 64.458
Liabilitas lainnya - jangka panjang 3.531 3.531 3.531 3.531 3.531
Total Liabilitas Tidak Lancar 255.269 255.269 255.269 206.269 151.769
EKUITAS
Modal saham 588.235 588.235 588.235 588.235 588.235
Tambahan modal disetor 266.188 264.998 230.098 198.683 163.358
Transaksi dengan kepentingan nonpengendali 9.952 9.952 9.952 9.952 9.952
Saldo laba 306.093 608.279 1.015.180 1.539.832 2.177.239
1.170.468 1.471.464 1.843.465 2.336.703 2.938.784
Kepentingan Non-pengendali 23.135 23.135 23.135 23.135 23.135
Total Ekuitas 1.193.603 1.494.599 1.866.600 2.359.838 2.961.919
TOTAL LIABILITAS DAN
EKUITAS 3.629.349 3.869.740 4.097.606 4.345.679 4.920.754
Capital Expenditure diasumsikan sebagai berikut :
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun 2025 2026 2027 2028 2029
Capex 11.896 8.593 3.307 90.798 3.642
Capex tersebut berupa pembelian peralatan kantor dan pembelian terkait
pemeliharaan (maintenance/replacement), serta pembelian mesin dan
bangunan di tahun 2028 dalam rangka penambahan line kedua di pabrik
Cikande.
o Penyusutan aset tetap didasarkan pada perkiraan umur ekonomisnya.
o Pajak Penghasilan Badan diasumsikan 22% dari laba sebelum pajak.
o Rata-rata penagihan piutang usaha dalam 94 hari.
o Rata-rata perputaran persediaaan dalam 147 hari.
o Rata-rata pembayaran utang usaha dalam 101 hari.
25
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 26
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Pada tabel di bawah ini dapat dilihat Kondisi Keuangan dan Rasio Keuangan
berdasarkan proyeksi Perseroan apabila Tidak Melakukan Transaksi.
2025 2026 2027 2028 2029
Kas dan setara kas*) 541.339 528.792 491.357 305.109 537.445
Aset Lancar *) 2.838.651 3.127.735 3.401.726 3.598.919 4.210.562
Liabilitas Jangka
2.180.477 2.119.872 1.975.737 1.779.572 1.807.066
Pendek *)
Total Liabilitas *) 2.435.746 2.375.141 2.231.006 1.985.841 1.958.835
Laba Bersih*) 185.853 302.186 406.901 524.652 637.407
Total Ekuitas*) 1.193.603 1.494.599 1.866.600 2.359.838 2.961.919
Total Pendapatan*) 4.144.418 4.720.439 5.298.461 5.992.859 6.688.513
Current Ratio 1,30 1,48 1,72 2,02 2,33
Quick Ratio 0,77 0,86 0,98 1,09 1,30
Debt to Equity Ratio 2,04 1,59* 1,20 0,84 0,66
Return on Sales (%) 4,48 6,40 7,68 8,75 9,53
Return on Equity (%) 15,57 20,22 21,80 22,23 21,52
Return on Assets (%) 5,12 7,81 9,93 12,07 12,95
*)dalam jutaan Rupiah
B. Kondisi Melakukan Transaksi
• Dalam kondisi Melakukan Transaksi, diasumsikan bahwa pembangunan pabrik di
Cikande sudah selesai di tahun 2025. Diasumsikan pula bahwa Perseroan
menggunakan jasa dari FAP dalam rangka pengelolaan dan pengadaan tenaga kerja
untuk pabrik Cikande.
26
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 27
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
• Proyeksi Laba Rugi Komprehensif Perseroan dalam kondisi Melakukan Transaksi
adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
2025 2026 2027 2028 2029
PENJUALAN 22,87% 13,90% 12,25% 13,11% 11,61%
Penjualan bersih 4.144.418 4.720.439 5.298.461 5.992.859 6.688.513
4.144.418 4.720.439 5.298.461 5.992.859 6.688.513
BEBAN POKOK PENJUALAN 1,17 1,13 1,12 1,14 1,12
Beban pokok penjualan 2.853.927 3.225.779 3.620.954 4.119.139 4.604.857
2.853.927 3.225.779 3.620.954 4.119.139 4.604.857
LABA KOTOR 1.290.491 1.494.660 1.677.508 1.873.720 2.083.656
31,14% 31,66% 31,66% 31,27% 31,15%
Beban usaha (907.990) (961.602) (1.036.186) (1.116.635) (1.205.688)
Penyusutan dan amortisasi (54.061) (57.287) (49.431) (39.918) (40.210)
(962.050) (1.018.889) (1.085.618) (1.156.553) (1.245.899)
LABA (RUGI) USAHA 328.441 475.771 591.890 717.167 837.757
7,92% 10,08% 11,17% 11,97% 12,53%
PENGHASILAN DAN BEBAN LAIN-LAIN
Beban bunga pinjaman (83.836) (79.811) (61.456) (33.938) (10.138)
Beban bunga sewa (6.003) (5.251) (4.500) (3.748) (2.997)
(89.839) (85.062) (65.956) (37.686) (13.135)
LABA SEBELUM PAJAK 238.603 390.708 525.934 679.481 824.622
PAJAK PENGHASILAN (52.493) (85.956) (115.705) (149.486) (181.417)
LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN 186.110 304.753 410.228 529.995 643.205
o Pendapatan dan biaya pokok pendapatan Perseroan diproyeksikan sebagai
berikut:
Perincian dari proyeksi pendapatan Perseroan adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun
2025 2026 2027 2028 2029
Pestisida 1.566.779 1.968.256 2.341.471 2.768.816 3.151.920
Pupuk 2.378.290 2.480.902 2.592.038 2.719.881 2.866.903
Alat Pertanian 120.003 139.813 165.091 190.811 221.308
Distribusi 79.346 131.469 199.862 313.351 448.382
Jumlah 4.144.418 4.720.439 5.298.461 5.992.859 6.688.513
Perincian dari proyeksi beban pokok Perseroan adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun 2025 2026 2027 2028 2029
Pestisida 935.477 1.186.937 1.430.924 1.729.095 1.982.936
Pupuk 1.807.960 1.877.721 1.952.256 2.037.996 2.136.602
Alat Pertanian 100.460 118.105 137.275 156.542 179.259
Distribusi 10.030 43.016 100.498 195.506 306.060
Jumlah 2.853.927 3.225.779 3.620.954 4.119.139 4.604.857
27
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 28
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
o Beban usaha terdiri dari beban penjualan dan beban umum & administrasi,
dengan jumlah sebesar:
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun 2025 2026 2027 2028 2029
Beban usaha 962.050 1.018.889 1.085.618 1.156.553 1.245.899
o Proyeksi Posisi Keuangan Perseroan dalam kondisi Melakukan Transaksi
adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
2025 2026 2027 2028 2029
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 541.061 526.710 487.989 300.087 552.391
Piutang usaha 1.069.525 1.218.175 1.367.341 1.546.540 1.726.063
Piutang lain-lain 2.189 2.189 2.189 2.189 2.189
Persediaan 1.149.325 1.299.076 1.458.219 1.658.847 1.854.454
Pajak dibayar di muka 30.648 30.648 30.648 30.648 30.648
Biaya dibayar di muka 42.930 45.466 48.444 51.609 55.596
Aset lancar lainnya 2.760 2.760 2.760 2.760 2.760
Total Aset Lancar 2.838.437 3.125.024 3.397.590 3.592.681 4.224.101
ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap - neto 538.255 490.522 444.398 495.278 458.710
Aset tidak berwujud 962 - - - -
Properti Investasi 19.374 19.374 19.374 19.374 19.374
Aset pajak tangguhan 71.810 71.810 71.810 71.810 71.810
Goodwill 2.268 2.268 2.268 2.268 2.268
Uang muka pembelian aset tetap 58.904 58.904 58.904 58.904 58.904
Estimasi tagihan pajak penghasilan 97.010 97.010 97.010 97.010 97.010
Aset tidak lancar lainnya 2.116 2.116 2.116 2.116 2.116
Total Aset Tidak Lancar 790.699 742.004 695.880 746.760 710.192
TOTAL ASET 3.629.135 3.867.028 4.093.470 4.339.441 4.934.293
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS LANCAR
Cerukan bank - - - - -
Utang usaha : 788.968 891.767 1.001.013 1.138.737 1.273.013
Utang pajak 25.958 25.958 25.958 25.958 25.958
Utang lain-lain 65.325 65.325 65.325 65.325 65.325
Uang Muka Pelanggan 11.589 11.589 11.589 11.589 11.589
Biaya yang masih harus dibayar 331.286 350.859 373.837 398.264 429.030
Pinjaman jangka pendek 956.880 768.916 488.498 122.966 -
Total Liabilitas Lancar 2.180.006 2.114.413 1.966.220 1.762.839 1.804.916
LIABILITAS TIDAK LANCAR
Liabilitas pajak tangguhan 4.737 4.737 4.737 4.737 4.737
Kewajiban imbalan kerja 47.193 47.193 47.193 47.193 47.193
Pinjaman bank - jangka panjang 135.350 135.350 135.350 86.350 31.850
Liabilitas sewa - jangka panjang 64.458 64.458 64.458 64.458 64.458
Liabilitas lainnya - jangka panjang 3.531 3.531 3.531 3.531 3.531
Total Liabilitas Tidak Lancar 255.269 255.269 255.269 206.269 151.769
EKUITAS
Modal saham 588.235 588.235 588.235 588.235 588.235
Tambahan modal disetor 266.188 264.921 229.328 197.685 161.755
Transaksi dengan kepentingan nonpengendali 9.952 9.952 9.952 9.952 9.952
Saldo laba 306.350 611.103 1.021.331 1.551.326 2.194.531
1.170.725 1.474.211 1.848.846 2.347.198 2.954.474
Kepentingan Non-pengendali 23.135 23.135 23.135 23.135 23.135
Total Ekuitas 1.193.860 1.497.346 1.871.981 2.370.333 2.977.609
TOTAL LIABILITAS DAN
EKUITAS 3.629.135 3.867.028 4.093.470 4.339.441 4.934.293
28
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 29
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
o Capital Expenditure diasumsikan sebagai berikut :
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun 2025 2026 2027 2028 2029
Capex 11.896 8.593 3.307 90.798 3.642
Capex tersebut berupa pembelian peralatan kantor dan pembelian terkait
pemeliharaan (maintenance/replacement), serta pembelian mesin dan
bangunan di tahun 2028 dalam rangka penambahan line kedua di pabrik
Cikande.
o Penyusutan aset tetap didasarkan pada perkiraan umur ekonomisnya.
o Pajak Penghasilan Badan diasumsikan 22% dari laba sebelum pajak.
o Rata-rata penagihan piutang usaha dalam 94 hari.
o Rata-rata perputaran persediaaan dalam 147 hari.
o Rata-rata pembayaran utang usaha dalam 101 hari.
Pada tabel di bawah ini dapat dilihat Kondisi Keuangan dan Rasio Keuangan
berdasarkan proyeksi Perseroan apabila Melakukan Transaksi.
2025 2026 2027 2028 2029
Kas dan setara kas*) 541.061 526.710 487.989 300.087 552.391
Aset Lancar *) 2.838.437 3.125.024 3.397.500 3.592.681 4.224.101
Liabilitas Jangka
2.180.006 2.114.413 1.966.220 1.762.839 1.804.916
Pendek *)
Total Liabilitas *) 2.435.275 2.369.682 2.221.489 1.969.108 1.956.685
Laba Bersih*) 186.110 304.753 410.228 529.995 643.205
Total Ekuitas*) 1.193.860 1.497.346 1.871.981 2.370.333 2.977.609
Total Pendapatan*) 4.144.418 4.720.439 5.298.461 5.992.859 6.688.513
Current Ratio 1,30 1,48 1,73 2,04 2,34
Quick Ratio 0,77 0,86 0,99 1,10 1,31
Debt to Equity Ratio 2,04 1,58 1,19 0,83 0,66
Return on Sales (%) 4,49 6,46 7,74 8,84 9,62
Return on Equity (%) 15,59 20,35 21,91 22,36 21,60
Return on Assets (%) 5,13 7,88 10,02 12,21 13,04
*)dalam jutaan Rupiah
C.3. Analisis Rasio Keuangan Perseroan
Pada tabel di bawah ini dapat dilihat perbandingan Kondisi Keuangan dan Rasio
Keuangan berdasarkan proyeksi Perseroan apabila Tidak Melakukan Transaksi dan
Melakukan Transaksi.
29
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 30
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
A. Kondisi Tidak Melakukan Transaksi
Pada tabel di bawah ini dapat dilihat Kondisi Keuangan dan Rasio Keuangan
berdasarkan proyeksi Perseroan apabila Tidak Melakukan Transaksi.
2025 2026 2027 2028 2029
Kas dan setara kas*) 541.339 528.792 491.357 305.109 537.445
Aset Lancar *) 2.838.651 3.127.735 3.401.726 3.598.919 4.210.562
Liabilitas Jangka
2.180.477 2.119.872 1.975.737 1.779.572 1.807.066
Pendek *)
Total Liabilitas *) 2.435.746 2.375.141 2.231.006 1.985.841 1.958.835
Laba Bersih*) 185.853 302.186 406.901 524.652 637.407
Total Ekuitas*) 1.193.603 1.494.599 1.866.600 2.359.838 2.961.919
Total Pendapatan*) 4.144.418 4.720.439 5.298.461 5.992.859 6.688.513
Current Ratio 1,30 1,48 1,72 2,02 2,33
Quick Ratio 0,77 0,86 0,98 1,09 1,30
Debt to Equity Ratio 2,04 1,59* 1,20 0,84 0,66
Return on Sales (%) 4,48 6,40 7,68 8,75 9,53
Return on Equity (%) 15,57 20,22 21,80 22,23 21,52
Return on Assets
5,12 7,81 9,93 12,07 12,95
(%)
*)dalam jutaan Rupiah
B. Kondisi Melakukan Transaksi
Pada tabel di bawah ini dapat dilihat Kondisi Keuangan dan Rasio Keuangan
berdasarkan proyeksi Perseroan apabila Melakukan Transaksi.
2025 2026 2027 2028 2029
Kas dan setara kas*) 541.061 526.710 487.989 300.087 552.391
Aset Lancar *) 2.838.437 3.125.024 3.397.500 3.592.681 4.224.101
Liabilitas Jangka
2.180.006 2.114.413 1.966.220 1.762.839 1.804.916
Pendek *)
Total Liabilitas *) 2.435.275 2.369.682 2.221.489 1.969.108 1.956.685
Laba Bersih*) 186.110 304.753 410.228 529.995 643.205
Total Ekuitas*) 1.193.860 1.497.346 1.871.981 2.370.333 2.977.609
Total Pendapatan*) 4.144.418 4.720.439 5.298.461 5.992.859 6.688.513
Current Ratio 1,30 1,48 1,73 2,04 2,34
Quick Ratio 0,77 0,86 0,99 1,10 1,31
Debt to Equity Ratio 2,04 1,58 1,19 0,83 0,66
Return on Sales (%) 4,49 6,46 7,74 8,84 9,62
Return on Equity (%) 15,59 20,35 21,91 22,36 21,60
Return on Assets (%) 5,13 7,88 10,02 12,21 13,04
*)dalam jutaan Rupiah
30
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 31
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Dilihat dari kedua table diatas, tergambar bahwa kinerja Perseroan dengan
melakukan Transaksi lebih meningkat dibanding dengan kondisi tidak melakukan
Transaksi. Demikian pula Rasio-Rasio Keuangan Perseroan gambarannya lebih
baik dengan adanya Transaksi.
C.4. Penilaian Arus Kas
Berdasarkan analisa arus kas bersih Perseroan dari proyeksi dalam 5 (lima) tahun
kedepan terlihat adanya kenaikan arus kas bersih (net cash flow / NCF) sebagai berikut:
Analisis NCF:
Terminal
2025 2026 2027 2028 2029
Value
Melakukan Transaksi
NCF 96.478 237.133 325.225 284.745 473.608 5.441.560
Tidak melakukan Transaksi
NCF 96.419 234.871 322.360 280.345 468.359 5.381.252
Kenaikan NCF 59 2.262 2.865 4.400 5.249 60.307
(dalam Jutaan Rupiah)
Nilai Kini Arus Kas Bersih
Arus Kas Bersih – Melakukan Transaksi 4.141.991.623.157
Arus Kas Bersih – Tidak Melakukan
4.097.015.809.414
Transaksi
Selisih 44.975.813.743
Berdasarkan analisis arus kas bersih Perseroan seperti terlihat dalam tabel diatas, nilai
kini arus kas bersih Perseroan dalam kondisi Melakukan Transaksi lebih tinggi sebesar
Rp. 44.975.813.743,- dibandingkan dalam kondisi Tidak Melakukan Transaksi.
C.5. Analisis Laporan Keuangan Sebelum Transaksi dan Proforma Laporan
Keuangan Setelah Transaksi Dilakukan
Tabel di bawah ini menunjukkan ikhtisar mengenai laporan posisi keuangan
konsolidasian Perseroan sebelum Transaksi dan proforma laporan posisi keuangan
konsolidasian Perseroan setelah Transaksi.
Analisis ringkas mengenai kondisi dan pengaruh terhadap proforma laporan posisi
keuangan konsolidasian Perseroan adalah sebagai berikut:
31
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 32
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Ikhtisar Data Keuangan Penting
Proforma Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
PT Delta Giri Wacana Tbk dan Entitas Anak
Pada Tanggal 31 Desember 2024
(dalam jutaan Rupiah)
2024 Penyesuaian Proforma
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 63.078 63.078
Piutang usaha 980.470 980.470
Piutang lain-lain 2.189 2.189
Persediaan 958.426 958.426
Pajak dibayar di muka 30.648 30.648
Biaya dibayar di muka 39.949 39.949
Aset lancar lainnya 2.760 2.760
Total Aset Lancar 2.077.520 - 2.077.520
ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap - neto 577.441 577.441
Aset tidak berwujud 3.940 3.940
Properti Investasi 19.374 19.374
Aset pajak tangguhan 71.810 71.810
Goodwill 2.268 2.268
Uang muka pembelian aset tetap 58.904 58.904
Estimasi tagihan pajak penghasilan 97.010 97.010
Aset tidak lancar lainnya 2.116 2.116
Total Aset Tidak Lancar 832.863 - 832.863
TOTAL ASET 2.910.383 - 2.910.383
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS LANCAR
Cerukan bank 60.993 60.993
Utang usaha : 768.096 768.096
Utang pajak 25.958 25.958
Utang lain-lain 65.325 65.325
Uang Muka Pelanggan 11.589 11.589
Biaya yang masih harus dibayar 205.420 205.420
Liabilitas sewa - jangka pendek 19.275 19.275
Pinjaman jangka pendek 864.746 864.746
Pinjaman bank jangka panjang - porsi jangka pendek 2.274 2.274
Kewajiban imbalan kerja - jangka pendek 2.271 2.271
Pinjaman pihak ketiga - jangka pendek - -
Total Liabilitas Lancar 2.025.947 - 2.025.947
LIABILITAS TIDAK LANCAR
Liabilitas pajak tangguhan 4.737 4.737
Kewajiban imbalan kerja 44.922 44.922
Pinjaman bank - jangka panjang 4.466 4.466
Liabilitas sewa - jangka panjang 45.183 45.183
Liabilitas lainnya - jangka panjang 3.531 3.531
Total Liabilitas Tidak Lancar 102.839 - 102.839
EKUITAS
Modal saham 500.000 500.000
Tambahan modal disetor 128.270 128.270
Transaksi dengan kepentingan nonpengendali 9.952 9.952
Saldo laba 120.240 120.240
758.462 - 758.462
Kepentingan Non-pengendali 23.135 23.135
Total Ekuitas 781.597 - 781.597
TOTAL LIABILITAS DAN
EKUITAS 2.910.383 - 2.910.383
- -
Tidak ada perubahan pada kondisi proforma karena Transaksi diasumsikan baru akan
berlangsung di tahun 2025.
32
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 33
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
D. Analisis Inkremental
1. Kontribusi Nilai Tambah Dari Transaksi
Kami juga melakukan analisis atas proyeksi laba bersih Perseroan dalam kondisi
Melakukan Transaksi dan Tidak Melakukan Transaksi atas dasar prospek usaha
Perseroan di masa depan untuk 5 (lima) tahun. Dari analisis kami dapat kami
kemukakan bahwa terdapat kenaikan laba bersih Perseroan karena adanya
Transaksi.
(dalam jutaan Rupiah)
Laba bersih 2025 2026 2027 2028 2029
Melakukan
186.110 304.753 410.228 529.995 643.205
Transaksi
Tidak Melakukan
185.853 302.186 406.901 524.652 637.407
Transaksi
Selisih 257 2.567 3.327 5.342 5.798
Disamping itu berdasarkan analisa arus kas bersih Perseroan dari proyeksi dalam 5
(lima) tahun kedepan terlihat adanya kenaikan arus kas bersih (net cash flow / NCF)
sebagai berikut:
Analisis NCF:
(dalam Jutaan Rupiah)
Terminal
2025 2026 2027 2028 2029
Value
Melakukan Transaksi
NCF 96.478 237.133 325.225 284.745 473.608 5.441.560
Tidak melakukan Transaksi
NCF 96.419 234.871 322.360 280.345 468.359 5.381.252
Kenaikan NCF 59 2.262 2.865 4.400 5.249 60.307
Analisis Nilai Kini Arus Kas Bersih (Present Value Net Cash Flow - PVNCF)
Berdasarkan prediksi arus kas Perseroan sampai dengan tahun 2029, pada kondisi
Melakukan Transaksi, posisi kas Perseroan memberikan gambaran yang lebih baik,
dimana berdasarkan perhitungan Nilai Kini Arus Kas Bersih (PVNCF) yang telah
kami lakukan, nilai kini arus kas bersih dalam kondisi Melakukan Transaksi adalah
sebesar Rp. 4.141.991.623.157.
Sedangkan, untuk kondisi Tidak Melakukan Transaksi, Nilai Kini Arus Kas
Bersihnya adalah Rp. 4.097.015.809.414 , sehingga terdapat selisih lebih sebesar
Rp. 44.975.813.743. Oleh karena itu berdasarkan analisis Nilai Kini Arus Kas Bersih
ini, Transaksi memberikan nilai tambah kepada Perseroan.
Untuk menghitung PVNCF digunakan faktor diskonto (Discount Factor) atas dasar
Cost of Capital (WACC).
33
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 34
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Untuk menghitung Cost of Capital akan dihitung dengan rata-rata biaya capital
(Weighted Average Cost of Capital – WACC) dengan mendasarkan pada Cost of
Equity atas dasar perhitungan Capital Asset Pricing Model (CAPM), dengan formula
sebagai berikut:
E (Ri) = Rf + B (RPm) – Ds
E (Ri) = Tingkat balikan yang diharapkan (Cost of Equity)
Rf = Risk free rate
B = Beta
RPm = Equity risk premium
Ds = Default spread
Untuk menghitung Cost of Equity digunakan data-data sebagai berikut:
• Tingkat bunga tanpa resiko (risk free rate) ditetapkan berdasarkan yield
Obligasi Pemerintah RI dalam Rupiah untuk jangka waktu 30 tahun yang
diperoleh dari Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI) per 30 Desember 2024
sebesar 7,1118%;
• Equity Risk Premium berdasarkan data dari Damodaran untuk Indonesia
tahun 2024 yang merupakan negara berkembang (emerging market) sebesar
6,87% dan adanya Default Spread untuk Indonesia sebagai negara
berkembang (emerging market) sebesar 1,89% sebagai faktor penyesuaian
dari Risk Free Rate karena menggunakan Equity Risk Premium dari
Damodaran; dan
• Besarnya beta didasarkan pada beta dari Damodaran untuk industri
Chemical (Specialty). Berdasarkan data tersebut, beta unleverednya adalah
sebesar 0,88 dan Debt to Equity Ratio sebesar 25,01%. Tingkat pajak yang
dipergunakan adalah 22%. Sehingga beta leverednya adalah 1,06.
• Tingkat pajak yang dipergunakan adalah sebesar 22%.
Berdasarkan data-data tersebut, Cost of Equity adalah sebesar 12,48%.
Atas dasar Cost of Equity tersebut dan dengan memperhitungkan biaya bunga
pinjaman investasi Bank Persero berdasarkan data Suku Bunga Pinjaman
Rupiah Yang Diberikan Menurut Kelompok Bank dan Jenis Pinjaman dari situs
Bank Indonesia, yaitu sebesar 9,21% per 31 Desember 2024, serta rasio antara
utang dan ekuitas (DER) sebesar 25,01%, maka akan diperoleh Cost of Capital
berdasarkan perhitungan WACC sebesar 11,42%.
2. Biaya Atau Pendapatan Yang Relevan
Biaya yang relevan dari Transaksi adalah berupa biaya yang timbul dalam proses
dilaksanakannya Transaksi termasuk jasa profesional dan biaya publikasi dalam
rangka memenuhi POJK 17.
34
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 35
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
3. Prosedur Pengambilan Keputusan oleh Perseroan Dalam Menentukan
Rencana dan Nilai Transaksi dengan Memperhatikan Alternatif Lain
Selain dari Transaksi, DGW dapat melakukan penambahan jumlah tenaga kerja
yang dikontrak langsung (tidak melakukan kontrak outsourcing), tetapi opsi ini dapat
menimbulkan tambahan biaya yang berkaitan dengan perekrutan tenaga kerja baru,
yaitu:
- biaya rekrutmen karyawan
- biaya training berkala
- biaya gaji dan bonus karyawan yang lebih besar karena status tenaga kerja
adalah non-outsource
- biaya tunjangan yang harus diberikan (asuransi, tunjangan harian, dst.)
Biaya-biaya di atas secara jangka panjang diproyeksikan akan semakin besar di
masa depan dengan adanya rencana ekspansi di pabrik Cikande, di mana
kebutuhan tenaga kerja akan terus bertambah. Opsi outsourcing dianggap lebih
efektif dan efisien bagi DGW secara jangka panjang.
E. Analisis Kewajaran Transaksi
Atas dasar analisis yang kami lakukan terhadap Transaksi dapat kami simpulkan
sebagai berikut:
1. Perseroan memiliki sebuah pabrik karbamasi yang berlokasi di Cikande yang
saat ini sedang dalam proses konstruksi dan diperkirakan akan selesai pada
bulan Mei 2025. Pabrik karbamasi di Cikande ini akan segera beroperasi. Untuk
mendukung operasi tersebut, Perseroan membutuhkan tenaga kerja yang
berkualitas dan dapat diandalkan. Berdasarkan pengalaman kerjasama yang
telah berjalan sejak lama dengan FAP untuk kelompok perusahaan Perseroan
lainnya, Perseroan melihat hasil operasional yang baik sehingga memutuskan
untuk menggunakan jasa yang sama untuk pabrik baru yang akan dijalankan
bisnisnya oleh Perseroan.
2. Transaksi merupakan transaksi afiliasi sebagaimana didefinisikan dalam POJK
42 dan berdasarkan penjelasan manajemen Perseroan, Rencana Transaksi ini
bukan transaksi benturan kepentingan. Oleh karena Transaksi merupakan
transaksi afiliasi dan bukan transaksi material, maka berdasarkan POJK 42,
Perseroan wajib menggunakan penilai untuk menentukan kewajaran dari
Transaksi, mengumumkan keterbukaan informasi atas Transaksi kepada
masyarakat, dan menyampaikan keterbukaan informasi dan dokumen
pendukungnya kepada OJK paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah tanggal
Transaksi.
3. Manfaat dan keuntungan yang akan diperoleh Perseroan adalah sebagai berikut:
- Ketersediaan jasa tenaga kerja yang berkualitas untuk menunjang operasi
pabrik secara stabil dan berlangsung dalam jangka panjang.
35
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 36
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
- Pengalaman kerjasama yang ada dengan FAP memastikan bahwa sistem
kerja outsourcing yang disetujui antara DGW dengan FAP dapat segera
dijalankan di pabrik Cikande yang baru, dengan proses penyesuaian yang
lebih cepat jika dibandingkan dengan opsi lain yaitu menggunakan jasa
outsourcing dari penyedia jasa lain yang belum pernah bekerja sama dengan
Perseroan sebelumnya.
- Biaya-biaya yang berhubungan dengan risiko yang berkaitan dengan tenaga
kerja, seperti kecelakaan kerja, tindakan pendisiplinan tenaga kerja, dan-lain
akan menjadi tanggungan FAP.
4. Berdasarkan proyeksi laporan keuangan Perseroan dari tahun 2025 sampai
2029, laba bersih Perseroan, NCF, dan PV NCF untuk kondisi Melakukan
Transaksi dibandingkan dengan kondisi Tidak Melakukan Transaksi
menggambarkan kinerja dan kondisi keuangan dari proyeksi keuangan
Perseroan pada tahun-tahun mendatang lebih baik.
Kenaikan laba bersih
(dalam jutaan Rupiah)
Laba bersih 2025 2026 2027 2028 2029
Melakukan Transaksi 186.110 304.753 410.228 529.995 643.205
Tidak Melakukan
185.853 302.186 406.901 524.652 637.407
Transaksi
Selisih 257 2.567 3.327 5.342 5.798
Kenaikan Arus Kas Bersih dan Nilai Kini Arus Kas Bersih
(dalam Jutaan Rupiah)
Terminal
2025 2026 2027 2028 2029
Value
Melakukan Transaksi
NCF 96.478 237.133 325.225 284.745 473.608 5.441.560
Tidak melakukan
Transaksi
NCF 96.419 234.871 322.360 280.345 468.359 5.381.252
Kenaikan NCF 59 2.262 2.865 4.400 5.249 60.307
Nilai Kini Arus Kas Bersih
Arus Kas Bersih – Melakukan Transaksi 4.141.991.623.157
Arus Kas Bersih – Tidak Melakukan Transaksi 4.097.015.809.414
Selisih 44.975.813.743
Berdasarkan analisis arus kas bersih Perseroan seperti terlihat dalam tabel
diatas, nilai kini arus kas bersih Perseroan dalam kondisi Melakukan Transaksi
lebih tinggi sebesar Rp.44.975.813.743,- dibandingkan dalam kondisi Tidak
Melakukan Transaksi.
36
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 37
Names mentioned 42 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik Indonesia
p.1
unresolved
org
PT Dharma Guna Wibawa
p.1 ×2
unresolved
org
PT Focusindo Asia Pacific
p.1
unresolved
org
PT Dharma Guna Wibawa. FAP
p.1
unresolved
org
PT Focusindo Asia Pasific.
p.1
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Rintis
p.1 ×3
unresolved
org
Rianto & Rekan
p.1 ×3
unresolved
org
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
p.2 ×35
unresolved
org
KJPP Stefanus Tonny Hardi
p.2 ×35
unresolved
person
Simon
p.4 ×2
unresolved
person
Ali
p.4
unresolved
org
Bank Indonesia
p.4 ×2
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Tanudiredja
p.4 ×3
unresolved
org
Rintis & Rekan
p.4 ×3
unresolved
person
Amelia Yaory
p.7
unresolved
org
Pengadilan Negeri Serang. Penggajian
p.10
unresolved
org
Penyelenggara Jaminan Sosial
p.10 ×2
unresolved
person
Innovani Damanik
p.11
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.11 ×3
unresolved
person
Christina Dwi Utami
p.11 ×2
unresolved
org
Koordinasi
p.12 ×2
unresolved
org
PT Fertilizer Inti Technology
p.12
unresolved
org
PT Hextar Fertilizer Indonesia
p.12
unresolved
org
PT Bangun Sahabat Tani
p.12
unresolved
org
PT Semesta Alam Sejati
p.12
unresolved
org
PT Mitra International Tunggal
p.12
unresolved
person
Setiawan
· Notaris
p.13
unresolved
org
Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.13
unresolved
org
Menteri
p.13
unresolved
org
Euromonitor International Ltd
p.15
unresolved
org
PT DELTA GIRI WACANA LABA RUGI KOMPREHENSIF KONSOLIDASIAN
p.21
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
Rule parser
Needs review
confidence 0.182
8670 ms
12 Sep 2026 22:38
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
'appraiser_name': '',
'assets': [],
'currency': None,
'fact_type': '',
'issuer_name': '',
'kind': 'CONFLICT',
'kjpp_name': '',
'letter_number': '',
'object_text': '',
'object_truncated': False,
'parties': [],
'pct_of_equity': None,
'reference_period': '',
'requires_rups': None,
'rups_date': None,
'ticker': '',
'transaction_date': None,
'valuation_date': '2024-12-31',
'value': None}