Back to announcement
20250624_HDTX_Rencana Transaksi Perubahan Kegiatan Usaha_31908203_lamp1.pdf
Asset transaction Needs review HDTXSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 52
Page 1
KETERBUKAAN INFORMASI KEPADA PEMEGANG SAHAM
PT PANASIA INDO RESOURCES TBK. (“Perseroan”)
DALAM RANGKA MEMENUHI PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN (“OJK”)
NO. 17/POJK.04/2020 TENTANG TRANSAKSI MATERIAL DAN PERUBAHAN KEGIATAN USAHA
THE DISCLOSURE OF INFORMATION TO SHAREHOLDERS
PT PANASIA INDO RESOURCES TBK. (“The Company”)
IN ORDER TO COMPLY WITH THE REGULATION OF THE FINANCIAL SERVICES AUTHORITY (“OJK”)
NO. 17/POJK.04/2020 ON MATERIAL TRANSACTIONS AND CHANGES IN BUSINESS ACTIVITIES
KETERBUKAAN INFORMASI INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA ANDA
MENGALAMI KESULITAN DALAM MEMAHAMI INFORMASI YANG TERMUAT DALAM KETERBUKAAN
INFORMASI INI, ATAU KERAGU-RAGUAN DALAM MEMBUAT SUATU KEPUTUSAN DAN TERDAPAT
KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA BERKONSULTASI DENGAN PIHAK YANG
KOMPETEN.
THIS INFORMATION DISCLOSURE IS IMPORTANT AND NEEDS IMMEDIATE ATTENTION. IF YOU EXPERIENCE
DIFFICULTY IN UNDERSTANDING THE INFORMATION CONTAINED IN THIS INFORMATION DISCLOSURE, OR
HAVE DOUBT IN MAKING A DECISION AND THERE IS DOUBT IN THE ACTION TO BE TAKEN, YOU SHOULD
CONSULT WITH A COMPETENT PARTY.
Kegiatan usaha utama :
Bidang industri meliputi tekstil, pembangkit listrik, perdagangan dan investasi
Main business activities:
The industrial sector including textiles, power generation, trade and investment
Berkedudukan di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Located in Bandung Regency, West Java, Indonesia
Jl. Moh. Toha Km 6 Bandung, Indonesia
Telepon: (022) 5202930
Email: secretary@panasiagroup.co.id
DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS PERSEROAN BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN
SEMUA INFORMASI, FAKTA, DATA ATAU LAPORAN DAN KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM
KETERBUKAAN INFORMASI INI DAN SEMUA INFORMASI YANG TERCANTUM DI DALAM KETERBUKAAN
INFORMASI INI ADALAH BENAR DAN TIDAK ADA FAKTA MATERIAL YANG TIDAK DIUNGKAPKAN DI DALAM
KETERBUKAAN INFORMASI INI YANG DAPAT MENYEBABKAN INFORMASI MATERIAL YANG TERCANTUM
DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI MENJADI TIDAK BENAR ATAU MENYESATKAN.
THE BOARD OF DIRECTORS AND BOARD OF COMMISSIONERS OF THE COMPANY ARE FULLY
RESPONSIBLE FOR THE ACCURACY OF ALL INFORMATION, FACTS, DATA OR REPORTS AND THE HONESTY
OF OPINIONS CONTAINED IN THIS INFORMATION DISCLOSURE AND ALL INFORMATION CONTAINED IN THIS
INFORMATION DISCLOSURE IS CORRECT AND THERE ARE NO MATERIAL FACTS NOT DISCLOSED IN THIS
INFORMATION DISCLOSURE THAT COULD CAUSE THE MATERIAL INFORMATION CONTAINED IN THIS
INFORMATION DISCLOSURE TO BE INCORRECT OR MISLEADING.
Perubahan dan/atau Tambahan Keterbukaan Informasi ini diterbitkan di Bandung pada tanggal 24 Juni 2025.
Changes and/or Additions to this Disclosure of Information are published in Bandung on June 24, 2025.
1
Page 2
DEFINISI, ISTILAH DAN SINGKATAN DEFINITIONS, TERMS AND ABBREVIATIONS
DPS DPS
Daftar Pemegang Saham Perseroan yang diterbitkan Shareholders Register of the Company issued by
oleh Biro Administrasi Efek. Securities Administration Bureau
Hari Kerja Working Days
Hari-hari, kecuali hari Sabtu atau Minggu atau hari libur Days, except Saturdays or Sundays or national holidays,
nasional, di mana perusahaan-perusahaan komersial when commercial companies are open for general
buka untuk beroperasi secara umum di Indonesia. operations in Indonesia.
KBLI KBLI
Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia Standard Classification of Indonesian Business Activities
sebagaimana diatur dalam Peraturan Badan Pusat as regulated in Central Statistics Agency Regulation No.
Statistik No. 2 Tahun 2020 tentang Klasifikasi Baku 2 of 2020 concerning Standard Classification of
Lapangan Usaha Indonesia. Indonesian Business Activities.
Kemenkum Ministry of Law
Kementerian Hukum Republik Indonesia (atau sebutan Ministry of Law of the Republic of Indonesia (or the
sebelumnya/di masa yang akan datang yang dapat previous/future designation that may be used to refer to
digunakan untuk menyebut Kementerian Hukum the Ministry of Law of the Republic of Indonesia from time
Republik Indonesia dari waktu ke waktu). to time).
Masyarakat Public
Pihak-pihak termasuk badan hukum, baik warga negara The parties include legal entities, whether Indonesian
Indonesia ataupun warga negara asing dan badan citizens or foreign citizens and Indonesian legal entities
hukum Indonesia ataupun badan hukum asing, baik or foreign legal entities, whether domiciled and
yang berdomisili dan didirikan di Indonesia ataupun yang established in Indonesia or domiciled and established
berdomisili dan didirikan di luar yurisdiksi Republik outside the jurisdiction of the Republic of Indonesia.
Indonesia.
Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Financial Services Authority
Suatu lembaga independen yang dibentuk berdasarkan An independent institution established under Law no. 21
Undang-Undang No. 21 Tahun 2011 tentang Otoritas of 2011 concerning the Financial Services Authority as
Jasa Keuangan sebagaimana diubah dengan Undang- amended by Law No. 4 of 2023 concerning the
Undang No. 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Development and Strengthening of the Financial Sector
Penguatan Sektor Keuangan (“UU OJK”), yang tugas (“OJK Law”), whose duties and authorities include the
dan wewenangnya meliputi pengaturan dan regulation and supervision of financial service activities
pengawasan atas kegiatan jasa keuangan pada sektor in the banking sector,capital market, insurance, pension
perbankan, pasar modal, asuransi, dana pensiun, funds, financing institutions and other financial institution
institusi pembiayaan dan sektor-sektor institusi sectors. As of 31 December 2012, OJK is an institution
pembiayaan lainnya. Sejak tanggal 31 Desember 2012, that replaces and accepts the rights and obligations of
OJK merupakan institusi yang menggantikan dan Bapepam and/or Bapepam and LK to carry out
menerima hak dan kewajiban dari Bapepam dan/atau regulatory and supervisory functions in accordance with
Bapepam dan LK untuk melaksanakan fungsi the provisions of Article 55 of the OJK Law.
pengaturan dan pengawasan sesuai dengan ketentuan
Pasal 55 UU OJK.
Pemegang Saham Shareholders
Para pemegang saham Perseroan yang namanya The shareholders of the Company whose names are
terdaftar dalam DPS. registered in the DPS.
POJK No. 17/2020 POJK No. 17/2020
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Regulation of the Financial Services Authority of the
Nomor 17/POJK.04/2020 tanggal 20 April 2020 tentang Republic of Indonesia Number 17/POJK.04/2020 dated
Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha. 20 April 2020 concerning Material Transactions and
Changes in Business Activities.
2
Page 3
RUPS GMS
Rapat Umum Pemegang Saham. General Meeting of Shareholders.
Perusahaan The Company
PT Panasia Indo Resources Tbk, suatu perseroan PT Panasia Indo Resources Tbk, a public limited
terbatas terbuka dengan kegiatan usaha utama industri company with the main business activities in the textile
tekstil dan investasi industry and investment.
Undang-Undang Pasar Modal Capital Market Law
Undang-Undang No. 8 Tahun 1995 tanggal 10 Law No. 8 of 1995 dated November 10, 1995 concerning
November 1995 tentang Pasar Modal, Lembaran the Capital Market, State Gazette of the Republic of
Negara Republik Indonesia No. 64 Tahun 1995, Indonesia No. 64 year 1995, Supplement to the State
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia No. Gazette of the Republic of Indonesia No. 3608, as
3608, sebagaimana diubah dengan Undang-Undang amended by Law No. 4 of 2023 concerning the
No. 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Development and Strengthening of the Financial Sector.
Penguatan Sektor Keuangan.
I. Penjelasan, Pertimbangan, dan Alasan I. Explanation, Considerations, and Reasons for
Dilakukannya Penambahan Kegiatan Usaha the Addition of Business Activities
PT Panasia Indo Resources, Tbk. selanjutnya PT Panasia Indo Resources, Tbk. hereinafter
disebut “Perusahaan” merupakan perseroan referred to as the “Company” is a company with the
dengan status perusahaan terbuka yang kegiatan status of a public company whose main business
usaha utamanya dalam bidang industri meliputi activities in the industrial sector include textiles,
tekstil, pembangkit listrik, perdagangan dan power generation, trade and investment. For the
investasi. Untuk industri tekstil mencakup antara textile industry includes, among others,
lain polimerisasi, serat sintetis, permintalan, polymerization, synthetic fiber, spinning, weaving.
pertenunan.
Perusahaan memulai usahanya secara komersial The Company started its commercial operations in
pada tahun 1974 dan untuk bidang industri tekstil 1974 and stopped operating in the textile industry in
berhenti beroperasi di tahun 2017. Perusahaan 2017. The company restarted some parts of the
sempat menjalankan kembali beberapa bagian production units in 2019, then stopped again in 2022.
unit produksi di tahun 2019, kemudian berhenti
kembali di tahun 2022.
Perseroan tidak menjalankan kembali industri The Company did not resume the textile industry,
tekstil, dengan pertimbangan-pertimbangan antara with considerations including:
lain:
- Perseroan mengalami kerugian beruntun di - The Company has experienced consecutive
industri tekstil sejak tahun 2013 yang losses in the textile industry since 2013 which
berpengaruh terhadap kondisi keuangan dan has affected the financial condition and working
modal kerja. capital.
- Persaingan usaha di industri tekstil yang - Increasingly tight business competition in the
semakin ketat dan kondisi pasar produk tekstil textile industry and less favorable market
yang kurang menguntungkan bagi Perseroan. conditions for textile products for the Company
Di bidang investasi, Perseroan melakukan In the investment sector, the Company has made
investasi/penyertaan modal di perusahaan investments/capital participation in chromite mining
pertambangan kromit serta perusahaan companies as well as mining and cement industry
pertambangan dan industri semen. Untuk companies. For the chromite mining company, it has
perusahaan pertambangan kromit, belum not yet operated commercially and currently its
beroperasi secara komersial dan saat ini activities have stopped. In addition, the Company
aktivitasnya telah berhenti. Selain itu Perseroan has released investments/capital participation in
telah melepas investasi/penyertaan modal di mining and cement industry companies at the end of
perusahaan pertambangan dan industri semen di 2018.
akhir tahun 2018.
Setelah berhenti beroperasi di tahun 2017, untuk After stopping operating in 2017, to meet the costs
memenuhi biaya-biaya yang tetap harus dibayar, that still had to be paid, the Company sold some of
Perusahaan menjual sebagian aset yang sudah its unused assets and rented out its warehouse
3
Page 4
tidak dipakai dan menyewakan bangunan- buildings.
bangunan gudang yang dimiliki.
Sebagian pendapatan dari penjualan beberapa Part of the proceeds from the sale of several assets
aset akan digunakan untuk mendukung usaha will be used to support the building rental business,
sewa bangunan, di antaranya untuk biaya including for warehouse repair costs so that the
perbaikan gudang sehingga kondisi gudang akan warehouse conditions will be better and attract
lebih baik dan menarik minat calon penyewa. potential tenants. The rented warehouses will
Gudang-gudang yang disewa akan menghasilkan generate income that supports the Company's
pendapatan yang mendukung kelangsungan business continuity.
usaha Perusahaan.
Perseroan akan menjalankan usaha real estat The Company will run a real estate business
(sewa bangunan gudang) sebagai kegiatan usaha (warehouse building rental) as its main business
utama sehingga pendapatan lain-lain yang berasal activity so that other income derived from rental
dari pendapatan sewa akan menjadi pendapatan income will become business income.
usaha.
Terkait penambahan kegiatan usaha baru yaitu Regarding the addition of new business activities,
sewa bangunan gudang, Perseroan telah memiliki namely warehouse building rental, the Company
kontrak sewa jangka panjang. already has a long-term rental contract.
Atas aktivitas penyewaan bangunan-bangunan For the rental activities of its warehouse buildings,
gudang yang dimiliki, Perusahaan perlu the Company needs to add a new business activity,
menambahkan kegiatan usaha baru yaitu Real namely Self-Owned or Leased Real Estate (KBLI
Estat Yang Dimiliki Sendiri atau Disewa (KBLI 68111). The additional business activities that will be
68111). Penambahan kegiatan usaha yang akan carried out are in the form of warehouse rentals.
dilakukan adalah berupa penyewaan gudang.
Mengingat KBLI 68111 sehubungan dengan Considering that KBLI 68111 regarding the rental of
penyewaan gudang ini tidak berdiri sendiri, maka this warehouse does not stand alone, for the
untuk kepentingan penulisan perubahan Pasal 3 purposes of writing the amendment to Article 3 of the
Anggaran Dasar Perusahaan, kami akan Company's Articles of Association, we will write it in
menuliskan sesuai dengan KBLI 68111 secara accordance with KBLI 68111 in its entirety.
utuh.
Tujuan Keterbukaan Informasi Purpose of Information Disclosure
Keterbukaan Informasi kepada Para Pemegang This Information Disclosure to Shareholders
Saham ini (“Keterbukaan Informasi”) memuat (“Information Disclosure”) contains information
informasi mengenai rencana Penambahan regarding the Company's planned Addition of Main
Kegiatan Usaha Utama Perusahaan sebagaimana Business Activities as referred to in POJK No.
dimaksud dalam POJK No. 17/2020 berupa 17/2020 in the form of adding a new business field,
penambahan bidang usaha baru yakni Real Estat namely Owned or Rented Real Estate (KBLI 68111)
Yang Dimiliki Sendiri atau Disewa (KBLI 68111) as described above (hereinafter referred to as
sebagaimana diuraikan di atas (selanjutnya “Addition of Main Business Activities”).
disebut “Penambahan Kegiatan Usaha Utama”).
Untuk melakukan Penambahan Kegiatan Usaha To carry out the Addition of Main Business Activities
Utama berdasarkan ketentuan Pasal 22 ayat (1) based on the provisions of Article 22 paragraph (1)
huruf (a) POJK No. 17/2020, Perusahaan wajib letter (a) POJK No. 17/2020, the Company must first
terlebih dahulu memperoleh persetujuan RUPS. obtain approval from the GMS.
Penambahan kegiatan usaha dalam pasal 3 The addition of business activities in Article 3 of the
Anggaran Dasar merupakan perubahan Anggaran Articles of Association is an amendment to the
Dasar yang memerlukan persetujuan dari Articles of Association that requires approval from
Kemenkum. Dengan demikian, setelah RUPS the Ministry of Law. Thus, after the GMS approves
menyetujui perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar, the amendment to Article 3 of the Articles of
perubahan tersebut perlu mendapat persetujuan Association, the amendment must obtain approval
4
Page 5
dari Kemenkum. from the Ministry of Law.
Setelah mendapatkan persetujuan Kemenkum, After obtaining approval from the Ministry of Law, the
Perusahaan akan memperbaharui ijin usaha pada Company will renew the business license on the
Nomor Induk Berusaha melalui sistem Online Business Identification Number through the Online
Single Submission. Single Submission system.
Dengan demikian, persetujuan dan/atau perizinan Thus, the approval and/or permits required for the
yang diperlukan dalam rangka penambahan addition of business activities will be carried out by
kegiatan usaha akan dilakukan Perseroan setelah the Company after the deed of the GMS approving
akta RUPS yang menyetujui perubahan Anggaran the amendment to the Company's Articles of
Dasar Perseroan selesai dibuat oleh notaris yang Association has been completed by a notary
ditunjuk Perseroan. appointed by the Company.
Sampai dengan diterbitkannya Perubahan Up to the issuance of the Changes and/or Additional
dan/atau Tambahan Keterbukaan Informasi ini Disclosure of Information, there were no objections
tidak terdapat keberatan dari pihak-pihak tertentu from certain parties regarding changes in business
terkait dengan perubahan kegiatan usaha oleh activities by the Company.
Perseroan.
II. GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN II. COMPANY GENERAL DESCRIPTION
A. PROFIL PERUSAHAAN A. THE COMPANY PROFILE
Perusahaan didirikan berdasarkan Akta The Company was established based on Deed of
Pendirian No. 15 tanggal 06 April 1973 yang Establishment No. 15 dated April 6, 1973 made
dibuat di hadapan Notaris Imas Fatimah, before Notary Imas Fatimah, Bachelor of Law,
Sarjana Hukum, berkedudukan di Bandung. domiciled in Bandung. The Company has
Perusahaan telah beberapa kali mengalami changed its name several times and most
perubahan nama dan terakhir sejak 5 recently since September 5, 2012, the Company
September 2012, Perusahaan berganti nama changed its name to PT Panasia Indo Resources
menjadi PT Panasia Indo Resources Tbk. Tbk. The Company's articles of association have
Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami been amended several times, as of the last cut
beberapa kali perubahan, per tanggal cut off off date based on Notarial Deed No. 63 dated
terakhir berdasarkan Akta Notaris No. 63 August 30, 2021 made before R. Tendy
tanggal 30 Agustus 2021 yang dibuat di Suwarman, SH., Notary in Bandung City,
hadapan R. Tendy Suwarman, SH., Notaris di concerning the statement of the annual
Kota Bandung, mengenai pernyataan shareholders' decision of the Limited Liability
keputusan pemegang saham tahunan Company. The amendment was approved by the
Perseroan Terbatas. Perubahan tersebut Minister of Law and Human Rights of the
disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Republic of Indonesia through Decree No. AHU-
Manusia Republik Indonesia melalui Surat AH.01.03-0455934 dated October 4, 2021.
Keputusan No. AHU-AH.01.03-0455934
tanggal 04 Oktober 2021.
Kantor pusat Perusahaan berlokasi di Jalan The Company's head office is located at Jalan
Moch. Toha No. KM 6, Kelurahan Pasawahan, Moch. Toha No. KM 6, Pasawahan Village,
Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Dayeuhkolot District, Bandung Regency, West
Jawa Barat 40256. Java 40256.
B. BIDANG USAHA B. BUSINESS ACTIVITIES
Kegiatan usaha Perseroan berdasarkan The Company's business activities based on the
Anggaran Dasar dan atau KBLI adalah Articles of Association and/or KBLI are to run a
menjalankan usaha dalam bidang industri business in the industrial sector, especially the
khususnya industri tekstil dan investasi. textile and investment industry.
Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di To achieve the above intent and purpose, the
atas Perseroan dapat melaksanakan kegiatan Company may carry out the following business
usaha sebagai berikut: activities:
a. Menjalankan usaha utama dalam bidang a. Running a main business in the industrial
industri meliputi: sector including:
5
Page 6
- Tekstil antara lain polimerisasi, serat - Textiles including polymerization,
sintetis, pemintalan, pertenunan; synthetic fibers, spinning, weaving;
- Menjalankan usaha bidang pembangkit - Running a business in the field of
listrik dengan menggunakan tenaga air, electricity generation using hydropower,
gas, panas bumi, batu bara dan lain-lain gas, geothermal, coal and others as well
serta usaha pengembangan bidang as a business developing the steam
tenaga uap; power sector;
- Menjalankan usaha-usaha di bidang - Running businesses in the field of general
perdagangan umum secara impor, trade through import, export, local and
ekspor, lokal serta antar pulau inter-island (interinsulair) both for its own
(interinsulair) baik untuk perhitungan calculations and on commission for the
sendiri maupun secara komisi atas calculations of other parties, as well as
perhitungan pihak lain, demikian pula trading businesses as a supplier,
usaha-usaha perdagangan sebagai wholesaler and distributor, representative
leveransier (supplier), grosir dan or agent of companies or other agencies
distributor, perwakilan atau peragenan both from within and outside the country;
dari perusahaan-perusahaan atau
badan-badan lain baik dari dalam
maupun luar negeri;
- Investasi di berbagai bidang industri. - Investment in various industrial sectors.
b. Untuk kegiatan usaha penunjang dapat b. For supporting business activities, it can run
menjalankan usaha dalam bidang industri a business in the cement and building
semen dan bahan bangunan. materials industry.
, namun kegiatan usaha yang telah benar- , however, the business activities that have
benar dijalankan adalah industri tekstil dan actually been carried out are the textile and
investasi. Industri tekstil sendiri berhenti investment industries. The textile industry
beroperasi di tahun 2017. Perseroan itself stopped operating in 2017. The
sempat menjalankan kembali beberapa company restarted some parts of the
bagian unit produksi di tahun 2019, production unit in 2019, then stopped again in
kemudian berhenti kembali di tahun 2022. 2022.
Kegiatan usaha yang akan ditambahkan oleh The business activities to be added by the
Perseroan adalah kegiatan usaha utama. Company are the main business activities.
C. STRUKTUR PERMODALAN DAN C. CAPITAL STRUCTURE AND
PEMEGANG SAHAM SHAREHOLDERS
Dasar hukum yang menjadi dasar The legal basis for the disclosure of the Capital
pengungkapan Strukur Permodalan dan Structure and Shareholders is the Company's
Pemegang Saham adalah Akta Perubahan Deed of Amendment No. 63 dated August 30,
Perseroan No. 63 tanggal 30 Agustus 2021 2021, made by R. Tendy Suwarman, SH., which
yang dibuat oleh R. Tendy Suwarman, SH., di is as follows:
mana sebagai berikut:
6
Page 7
Jumlah Persentase Jumlah
Saham/ Kepemilikan/ Modal Disetor/
Numb er of Percentage Total Paid-up
Shares of Ownership Capital Stock
% ( Rp. 000 )
Modal dasar 12,000,000,000 100.00% 6,000,000,000 Authorized Capital
Modal ditempatkan dan disetor 3,601,462,800 30.01% 1,800,731,400 Issued and Paid-up Capital
Nama Pemegang Saham Name of Shareholders
Lucky Heights Resources Limited 1,000,035,100 27.7675% 500,017,550 Lucky Heights Resources Limited
Gold Gazelle Profits Corporation 707,071,700 19.6329% 353,535,850 Gold Gazelle Profits Corporation
PT Panasia Synthetic Abadi 696,942,260 19.3516% 348,471,130 PT Panasia Synthetic Ab adi
Ortega Management Limited 361,785,000 10.0455% 180,892,500 Ortega Management Limited
Mercury Capital International Inc. 350,200,000 9.7238% 175,100,000 Mercury Capital International Inc.
Prime Invesco Limited 341,788,300 9.4903% 170,894,150 Prime Invesco Limited
Tuan Awong Hidjaja 103,876,100 2.8843% 51,938,050 Mr. Awong Hidjaja
Masyarakat (masing-masing Pub lic (each
di bawah 5%) 39,764,340 1.1041% 19,882,170 b elow 5%)
Jumlah 3,601,462,800 100.0000% 1,800,731,400 Total
Kepemilikan PT Panasia Indo Resources Tbk. (PT PIR The ownership of PT Panasia Indo Resources Tbk.
Tbk.) sampai dengan tingkat kepemilikan individu (PT PIR Tbk.) up to the individual ownership level is as
adalah sebagaimana diagram di bawah dengan pihak in the diagram below with the controlling party being
yang menjadi pengendali adalah PT Panasia Synthetic PT Panasia Synthetic Abadi.
Abadi.
AH PT PI
71.04% 28.96%
LHRC GGPC OML MCI PIL PT PSA AH P (<5%)
27.78% 19.63% 10.05% 9.72% 9.49% 19.35% 2.88% 1.10%
PT PIR Tbk.
LHRC : Lucky Heights Resources Limited
GGPC : Gold Gazelle Profits Corporation
OML : Ortega Management Limited
MCI : Mercury Capital International Incorporation
PIL : Prime Invesco Limited
PT PSA : PT Panasia Synthetic Abadi (pemegang saham pengendali)
AH : Tuan Awong Hidjaja
P : Publik atau Masyarakat
PT PI : PT Panasia Intertraco
D. SUSUNAN ANGGOTA DIREKSI DAN D. COMPOSITION OF THE BOARD OF
DEWAN KOMISARIS DIRECTORS AND BOARD OF
COMMISSIONERS
Dasar Hukum yang menjadi dasar The legal basis for disclosing the composition
pengungkapan Susunan Anggota Direksi dan of the Board of Directors and Board of
Dewan Komisaris adalah Akta No. 70 tanggal Commissioners is Deed of No. 70 dated June
27 Juni 2023 yang dibuat oleh R. Tendy 27, 2023, made by R. Tendy Suwarman, SH.,
Suwarman, SH., di mana sebagai berikut : which is as follows:
Direktur Utama/President Director : Enrico Haryono
Direktur/Director : Albert Januar Hidjaja
Direktur/Director : Desveny Sibuea
7
Page 8
Komisaris Utama/President Commissioner : Awong Hidjaja
Komisaris/Commissioner : Soebianto Bambang Soegiarto
Komisaris/Commissioner : Agnes Novella Hidjaja
E. STRUKTUR ORGANISASI PERUSAHAAN E. COMPANY ORGANIZATIONAL STRUCTURE
Dalam setiap organisasi diperlukan ketegasan In every organization, it is necessary to have
dalam pembagian tugas yang disesuaikan firmness in the division of tasks that are
dengan bagan organisasi, pendelegasian adjusted to the organizational chart, clear
wewenang yang jelas dan koordinasi kerja delegation of authority and integrated work
yang terpadu. Penempatan tenaga kerja yang coordination. Placement of workers according
sesuai dengan pengalaman, keahlian dan to their experience, expertise and skills is an
keterampilannya merupakan faktor yang important factor in implementing company
penting dalam menerapkan kebijaksanaan policies. This will also facilitate the delegation
perusahaan. Hal ini juga akan memperlancar of tasks to lower units or vice versa, which will
pendelegasian tugas kepada unit di bawahnya ultimately facilitate the company's work.
atau sebaliknya, yang pada akhirnya akan
memperlancar kerja perusahaan.
Struktur organisasi yang telah dibuat dapat The organizational structure that has been
dijadikan pegangan dalam mengelola created can be used as a guideline in
perusahaan, agar dapat beroperasi sesuai managing the company, so that it can operate
dengan yang diharapkan. Struktur organisasi as expected. The company's organizational
perusahaan ini disusun dengan pola yang structure is arranged in a simple pattern, which
sederhana, yang diharapkan dapat mengelola is expected to be able to manage projects
proyek secara efektif dan efisien. Struktur effectively and efficiently. This organizational
organisasi ini didasarkan pada kebutuhan structure is based on the company's
operasional perusahaan dengan pembagian operational needs with a clear division of tasks
tugas yang jelas dari seluruh personil from all company management personnel as a
pengelola perusahaan secara menyeluruh. whole. The organizational structure of PT
Struktur organisasi PT Panasia Indo Panasia Indo Resources, Tbk. is as follows:
Resources, Tbk. adalah sebagai berikut:
8
Page 9
PT PANASIA INDO RESOURCES TBK.
STRUKTUR ORGANISASI
ORGANIZATION CHART
RUPS /
General Meeting of Shareholder
Dew an Komisaris /
The Board of Commissioners
Komite Audit
Audit Committee
Direktur Utama / President Director
Enrico Haryono
Direktur / Director
Albert Januar Hidjaja
Direktur / Director
Desveny Sibuea
Auditor Intern
Internal Auditor
Manajer Properti / Manajer Keuangan / Sekretaris
Property Manager Finance Manager Corporate Secretary
Hanny G. Leman Astiya
Manajer Akuntansi /
Accounting Manager
Manajer TI /
IT Manager
F. KINERJA KEUANGAN HISTORIS F. HISTORICAL FINANCIAL PERFORMANCE
Kinerja keuangan perusahaan ditunjukkan The company's financial performance is
dengan laporan keuangan yang indicated by financial reports that show
memperlihatkan transaksi atau perubahan transactions or changes in financial items. The
pos-pos keuangan. Adapun laporan PT. report of PT. Panasia Indo Resources, Tbk. at
Panasia Indo Resources, Tbk. pada saat the time of the feasibility study has been
dilakukan studi kelayakan telah diaudit, yaitu audited, namely the financial report ending in:
laporan keuangan yang berakhir pada:
1. Laporan Keuangan Perseroan untuk 1. The Company's Financial Statements for
tahun-tahun yang berakhir pada tanggal the years ended December 31, 2020,
31 Desember 2020 yang telah diaudit audited by Idris Jono as Public Accountant
oleh Idris Jono selaku Akuntan Publik dan and Public Accounting Firm (KAP) Mirawati
Kantor Akuntan Publik (KAP) Mirawati Sensi Idris with the opinion that the financial
Sensi Idris dengan pendapat bahwa statements are presented fairly with
laporan keuangan tersebut disajikan exceptions.
secara wajar dengan pengecualian.
2. Laporan Keuangan Perseroan untuk 2. The Company's Financial Statements for
tahun-tahun yang berakhir pada tanggal the years ended December 31, 2021,
31 Desember 2021 yang telah diaudit audited by Drs. Rudy Soegiharto, Ak, CPA.
oleh Drs. Rudy Soegiharto, Ak, CPA. as Public Accountant and Public
selaku Akuntan Publik dan Kantor Accounting Firm (KAP) Doli, Bambang,
Akuntan Publik (KAP) Doli, Bambang, Sulistiyanto, Dadang & Ali with the opinion
Sulistiyanto, Dadang & Ali dengan that the financial statements are presented
pendapat bahwa laporan keuangan fairly with exceptions.
tersebut disajikan secara wajar dengan
pengecualian.
9
Page 10
3. Laporan Keuangan Perseroan untuk 3. The Company's Financial Statements for
tahun-tahun yang berakhir pada tanggal the years ended December 31, 2022,
31 Desember 2022 yang telah diaudit audited by Drs. Rudy Soegiharto, Ak, CPA.
oleh Drs. Rudy Soegiharto, Ak, CPA. as Public Accountant and Public
selaku Akuntan Publik dan Kantor Accounting Firm (KAP) Doli, Bambang,
Akuntan Publik (KAP) Doli, Bambang, Sulistiyanto, Dadang & Ali with the opinion
Sulistiyanto, Dadang & Ali dengan that the financial statements are presented
pendapat bahwa laporan keuangan fairly with exceptions.
tersebut disajikan secara wajar dengan
pengecualian.
4. Laporan Keuangan Perseroan untuk 4. The Company's Financial Statements for
tahun-tahun yang berakhir pada tanggal the years ended December 31, 2023, which
31 Desember 2023 yang telah diaudit have been audited by Drs. Rudy
oleh Drs. Rudy Soegiharto, Ak, CPA. Soegiharto, Ak, CPA. as Public Accountant
selaku Akuntan Publik dan Kantor and Public Accounting Firm (KAP) Doli,
Akuntan Publik (KAP) Doli, Bambang, Bambang, Sulistiyanto, Dadang & Ali with
Sulistiyanto, Dadang & Ali dengan the opinion that the financial statements are
pendapat bahwa laporan keuangan presented fairly with exceptions.
tersebut disajikan secara wajar dengan
pengecualian.
5. Laporan Keuangan Perseroan untuk 5. The Company's Financial Statements for
tahun-tahun yang berakhir pada tanggal the years ended December 31, 2024, which
31 Desember 2024 yang telah diaudit have been audited by Drs. Rudy
oleh Drs. Rudy Soegiharto, Ak, CPA. Soegiharto, Ak, CPA. as Public Accountant
selaku Akuntan Publik dan Kantor and Public Accounting Firm (KAP) Doli,
Akuntan Publik (KAP) Doli, Bambang, Bambang, Sulistiyanto, Dadang & Ali with
Sulistiyanto, Dadang & Ali dengan the opinion that the financial statements are
pendapat bahwa laporan keuangan presented fairly with exceptions.
tersebut disajikan secara wajar dengan
pengecualian.
PT Panasia Indo Resources Tbk.
Laporan Posisi Keuangan / Statements of Financial Position (Rp. 000)
Item 2020 2021 2022 2023 2024
Jumlah Aset Lancar/Total Current Assets 16,651,452 12,013,544 9,729,508 7,162,658 4,060,201
Jumlah Aset Tidak Lancar/Total Non Current Assets 406,351,801 374,507,922 296,900,224 273,589,759 253,078,893
Jumlah Aset/Total Assets 423,003,253 386,521,466 306,629,732 280,752,417 257,139,095
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek/Total Short Term Liabilities 245,247,278 256,814,205 233,509,235 228,549,551 232,964,357
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang/Total Long Term Liabilities 117,869,785 109,970,521 109,955,283 103,404,377 101,610,798
Jumlah Liabilitas/Total Liabilities 363,117,063 366,784,726 343,464,518 331,953,927 334,575,155
Jumlah Ekuitas/Total Equity 59,886,190 19,736,740 (36,834,786) (51,201,510) (77,436,061)
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas/Total Liabilities and Equity 423,003,253 386,521,466 306,629,732 280,752,417 257,139,095
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
Statements of Profit or Loss and Other Comprehensive Income (Rp. 000)
Item 2020 2021 2022 2023 2024
Pendapatan bersih/Net Revenue 10,600,097 11,764,292 6,005,743 27,908 538
Beban Pokok Penjualan/COGS of Goods Sold (25,940,228) (26,468,558) (14,527,561) (8,767,516) (12,891,463)
Rugi Kotor/Gross Loss (15,340,131) (14,704,266) (8,521,818) (8,739,608) (12,890,925)
EBITDA (28,591,500) (26,454,395) (22,728,575) (18,575,589) (19,408,121)
EBIT (56,357,301) (52,720,604) (46,754,057) (39,550,933) (36,465,529)
EBT (56,293,061) (43,437,394) (75,631,912) (17,285,423) (28,391,821)
EAT (46,380,528) (40,701,845) (56,583,687) (14,370,379) (26,231,074)
10
Page 11
Uraian 2020 2021 2022 2023 2024
Rasio Likuiditas
Rasio Lancar 0,07 0,05 0,04 0,03 0,02
Rasio Cepat 0,02 0,01 0,02 0,01 0,01
Rasio Aktivitas
TO Piutang 3,94 14,96 7,42 0,03 0,00
TO Persediaan 2,25 2,96 2,46 1,95 6,18
TO Utang Usaha 4,08 4,25 2,72 1,73 2,46
Average Collection Periode (TO Piutang) 92,70 24,39 49,20 10.473,67 926.488,04
Inventory Conversion Period (TO Persediaan) 162,14 123,28 148,37 186,83 59,03
Payables Defferal Period (TO Utang Usaha) 89,40 85,81 134,29 210,77 148,46
TO Aset Tetap 0,03 0,04 0,03 0,00 0,00
TO Aset 0,03 0,03 0,02 0,00 0,00
Rasio Solvabilitas
Debt to Equity Ratio 6,06 18,58 (9,32) (6,48) (4,32)
Debt to Assets 0,86 0,95 1,12 1,18 1,30
Rasio Profitabilitas
Return On Asset (0,11) (0,11) (0,18) (0,05) (0,10)
Return On Equity (0,77) (2,06) 1,54 0,28 0,34
Rasio likuiditas merupakan suatu rasio keuangan Liquidity ratio is a financial ratio that aims to
yang bertujuan untuk mengetahui sejauh mana determine the extent of the company's ability to pay
kemampuan perseroan dalam melunasi kewajiban off its short-term obligations. In general, the higher
jangka pendeknya. Secara umum semakin tinggi this ratio means the safer the company is. The
rasio ini berarti semakin aman Perseroan. Rasio current ratio is a ratio that reflects the ability of the
lancar adalah rasio yang mencerminkan company's current assets to cover current liabilities
kemampuan aset lancar perusahaan untuk or short-term debts. The average current ratio of
menutupi kewajiban-kewajiban lancar atau utang the Company is 0.04. The quick ratio is the
jangka pendek. Rasio lancar rata-rata Perusahaan company's short-term liquidity ratio that measures
adalah 0,04. Rasio cepat adalah rasio likuiditas the company's ability to pay its short-term debts
jangka pendek perusahaan yang mengukur with its most liquid assets, namely cash and cash
kemampuan perusahaan untuk membayar utang equivalents, securities, and accounts receivable.
jangka pendeknya dengan aktiva-aktivanya yang The average quick ratio of the Company is 0.01.
paling likuid, yaitu kas dan setara kas, surat
berharga, dan piutang dagang. Rasio cepat rata-
rata Perusahaan adalah 0,01.
Rasio aktivitas merupakan suatu rasio yang The activity ratio is a ratio that functions to measure
berfungsi untuk mengukur tingkat efektifitas the level of effectiveness of the use of the
penggunaan aset perusahaan. Rasio ini sering company's assets. This ratio is also often called the
juga disebut rasio perputaran. Secara umum turnover ratio. In general, the higher the turnover
semakin tinggi perputaran berarti semakin efektif means the more effective the level of use of the
tingkat penggunaan aset Perusahaan. Rasio company's assets. The average Receivables
perputaran Piutang rata-rata 5,27. Rasio turnover ratio is 5.27. The average inventory
perputaran persediaan rata-rata 3,16. Rasio turnover ratio is 3.16. The average Accounts
perputaran Utang Usaha rata-rata 3,05 Rasio Payable turnover ratio is 3.05. The average fixed
perputaran aset tetap rata-rata 0,02. Rasio asset turnover ratio is 0.02. Average Asset
perputaran Aset rata-rata 0,02. Turnover Ratio 0.02.
Rasio solvabilitas menunjukkan kemampuan Solvency ratio shows the Company's ability to
Perseroan untuk memenuhi seluruh liabilitasnya, meet all its liabilities, which is measured using two
yang diukur dengan menggunakan dua approaches, namely through a comparison
pendekatan, yaitu melalui perbandingan antara between the amount of liabilities and the amount of
jumlah liabilitas dan jumlah aset dan melalui assets and through a comparison between the
perbandingan antara jumlah liabilitas dengan amount of liabilities and equity. The Company's
ekuitas. Debt equity ratio Perusahaan rata-rata debt equity ratio averages 90%. The Company's
debt to asset ratio averages 108%.
11
Page 12
90%. Debt to asset ratio Perusahaan rata-rata
108%.
Rasio Profitabilitas. Tingkat imbal hasil aset Profitability Ratio. The rate of return on assets
menunjukkan kemampuan Perseroan dalam shows the Company's ability to generate net profit
menghasilkan laba neto dari aset yang dimilikinya. from its assets. The Company's return on assets
Return on aset Perusahaan rata-rata -11% Return averages -11% The Company's return on equity
on equity Perusahaan rata-rata -14%. averages -14%.
III. RINGKASAN STUDI KELAYAKAN MENGENAI III. SUMMARY OF STUDY FEASIBILITY ON
PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA UTAMA ADDITION OF MAIN BUSINESS ACTIVITIES
TERKAIT REAL ESTATE YANG DIMILIKI RELATED TO SELF-OWNED OR LEASED REAL
SENDIRI ATAU DISEWA ESTATE
Kantor Jasa Penilai Publik (“KJPP”) Soegianto Public Appraisal Service Office (“KJPP”) Soegianto
Prasodjo & Rekan (“SPR”) yang telah ditunjuk oleh Prasodjo & Rekan (“SPR”) which has been
Direksi Perseroan sebagai penilai independen appointed by the Company’s Board of Directors as
sesuai dengan surat penawaran No. an independent appraiser in accordance with the
00110/2.0131-09/KJPPSPR/FS-PIR/IV/2025, offer letter No. 00110/2.0131-09/KJPPSPR/FS-
tanggal 21 April 2025 telah diminta untuk PIR/IV/2025, dated April 21, 2025 has been
melakukan Studi Kelayakan atas Penambahan requested to conduct a Feasibility Study on the
KBLI Baru (KBLI 68111). Addition of New KBLI (KBLI 68111).
Berikut adalah ringkasan laporan studi kelayakan The following is a summary of the feasibility study
dari KJPP RSR atas Rencana Penambahan KBLI report from KJPP RSR on the Planned Addition of
Baru (KBLI 68111) sebagaimana dituangkan dalam New KBLI (KBLI 68111) as stated in its report
laporannya nomor: 00061/2.0131-09/BS- number: 00061/2.0131-09/BS-FS/04/0643/1/V/2025
FS/04/0643/1/V/2025 tanggal 19 Mei 2025 dengan dated May 19, 2025 with the following summary:
ringkasan sebagai berikut:
A. Identitas Penilai Independen A. Identity of Independent Appraiser
Penilai Publik yang bertanda tangan didalam The Public Appraiser who signed this Appraisal
Laporan Penilaian ini yaitu Ginanjar Rizki Report, namely Ginanjar Rizki Tarekat, S.T,
Tarekat, S.T, M.Ec.Dev, MAPPI (Cert) M.Ec.Dev, MAPPI (Cert) is a Public Appraiser
merupakan Penilai Publik Properti dan of Property and Business with License
Bisnis dengan Nomor Izin No. P-1.18.00532 Number No. P-1.18.00532 based on the
berdasarkan Surat Keputusan Menteri Decree of the Minister of Finance Number
Keuangan Nomor 782/KM.1/2018 Tanggal 17 782/KM.1/2018 dated December 17, 2018 and
Desember 2018 dan Nomor Izin Penilai Public Appraiser License Number No. B-
Publik No. B-1.23.00643 berdasarkan Surat 1.23.00643 based on the Decree of the Minister
Keputusan Menteri Keuangan Nomor of Finance Number 214/KM.1/2023 dated May
214/KM.1/2023 Tanggal 17 Mei 2023, 17, 2023, acting on behalf of the Public
bertindak atas nama Kantor Jasa Penilai Appraisal Services Office (KJPP) Sugianto
Publik (KJPP) Sugianto Prasodjo dan Rekan Prasodjo and Partners who obtained a
yang memperoleh Izin Usaha dari Business License from the Ministry of Finance
Kementrian Keuangan No. 2.15.0131 No. 2.15.0131 based on the Decree of the
berdasarkan Kepmenkeu No. Minister of Finance No. 722/KM.1/2015 dated
722/KM.1/2015 tanggal 9 September 2015. September 9, 2015. Public Appraisers are
Penilai Publik terdaftar sebagai Profesi registered as Capital Market Supporting
Penunjang Pasar Modal dengan nomor izin Professions with permit number STTD.PPB-
STTD.PPB-47/PM.02/2023 tanggal 17 Juli 47/PM.02/2023 dated July 17, 2023, which is
2023 yang tergabung dalam KJPP Sugianto part of KJPP Sugianto Prasodjo and Partners
Prasodjo dan Rekan dengan Surat Tanda with a Capital Market Supporting Profession
Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal No. Registration Certificate No. S-
S-859/PM.223/2015 tanggal 17 November 859/PM.223/2015 dated November 17, 2015.
2015.
B. Ringkasan Laporan Studi Kelayakan B. Summary of Feasibility Study Report
1) Objek Studi Kelayakan 1) Feasibility Study Object
Objek penugasan adalah Rencana The object of the assignment is the Plan
12
Page 13
Penambahan KBLI Baru yaitu KBLI to Add a New KBLI, namely KBLI 68111,
68111, dengan tanggal penilaian per 31 with an assessment date of December 31,
Desember 2024. KBLI 68111 berupa 2024. KBLI 68111 is a real estate KBLI
KBLI real estat yang dimiliki sendiri atau that is owned or rented
disewa
2) Analisis Kelayakan 2) Feasibility Analysis
Analisis kelayakan yang dilakukan The feasibility analysis carried out
meliputi: includes:
• Analisis kelayakan pasar • Market feasibility analysis
Kondisi Pasar Market Conditions
• Ekonomi Indonesia tahun 2024 • Indonesia's economy in 2024 will
tumbuh sebesar 5,03 persen. grow by 5.03 percent. Growth will
Pertumbuhan terjadi pada seluruh occur in all business sectors. The
lapangan usaha. Lapangan usaha business sector that experienced
yang mengalami pertumbuhan the highest growth was Other
terti nggi adalah Jasa Lainnya Services at 9.80 percent; followed
sebesar 9,80 persen; diikuti by Transportation and Warehousing
Transportasi dan Pergudangan at 8.69 percent; and Provision of
sebesar 8,69 persen; dan Accommodation and Food and
Penyediaan Akomodasi dan Beverage at 8.56 percent.
Makan Minum sebesar 8,56
persen.
Sementara itu, Industri Meanwhile, the Manufacturing
Pengolahan yang memiliki peran Industry, which has a dominant role,
dominan tumbuh 4,43 persen. grew by 4.43 percent. Meanwhile,
Sedangkan Perdagangan Besar Wholesale and Retail Trade, Car
dan Eceran, Reparasi Mobil dan and Motorcycle Repair, and
Sepeda Motor serta Pertanian, Agriculture, Forestry, and Fisheries
Kehutanan, dan Perikanan each grew by 4.86 percent and 0.67
masing-masing tumbuh sebesar percent.
4,86 persen dan 0,67 persen.
• Ekonomi Indonesia triwulan IV- • Indonesia's economy in the fourth
2024 terhadap triwulan IV-2023 (y- quarter of 2024 compared to the
on-y) tumbuh sebesar 5,02 fourth quarter of 2023 (y-on-y) grew
persen. Pertumbuhan terjadi pada by 5.02 percent. Growth occurred in
seluruh lapangan usaha. all business sectors. The business
Lapangan usaha yang tumbuh sector that grew significantly was
signifi kan adalah Jasa Lainnya Other Services at 11.36 percent;
sebesar 11,36 persen; diikuti oleh followed by Corporate Services at
Jasa Perusahaan sebesar 8,08 8.08 percent; Transportation and
persen; Transportasi dan Warehousing at 7.92 percent; and
Pergudangan sebesar 7,92 Information and Communication by
persen; dan Informasi dan 7.45 percent.
Komunikasi sebesar 7,45 persen.
Sebagai lapangan usaha yang As a business sector that has a
memiliki peran dominan, Industri dominant role, the Manufacturing
Pengolahan tumbuh sebesar 4,89 Industry grew by 4.89 percent.
persen. Sedangkan Perdagangan Meanwhile, Wholesale and Retail
Besar dan Eceran, Reparasi Mobil Trade, Car and Motorcycle Repair;
dan Sepeda Motor; serta and Agriculture, Forestry, and
Pertanian, Kehutanan, dan Fisheries grew by 5.19 percent and
Perikanan masing-masing tumbuh 0.71 percent respectively.
sebesar 5,19 persen dan 0,71
persen.
Tinjauan Industri Real Estate di Real Estate Industry Overview in
Indonesia Indonesia
• Kawasan industri merupakan • Industrial areas are a strategic
elemen strategis dalam element in driving Indonesia's
13
Page 14
mendorong pertumbuhan national economic growth.
ekonomi nasional Indonesia.
Sebagai negara berkembang As a developing country with large
dengan potensi sumber daya alam natural resource potential and
yang besar dan tenaga kerja yang abundant labor, Indonesia has made
melimpah, Indonesia telah the development of industrial areas
menjadikan pengembangan a priority in its long-term economic
kawasan industri sebagai prioritas development policy.
dalam kebijakan pembangunan
ekonomi jangka panjang.
Kawasan-kawasan ini dirancang These areas are designed to
untuk menjadi pusat konsentrasi become centers of concentration of
aktivitas industri manufaktur dan manufacturing and processing
pengolahan, yang tidak hanya industry activities, which not only
meningkatkan efisiensi produksi, increase production efficiency, but
tetapi juga mempercepat aliran also accelerate investment flows,
investasi, menciptakan lapangan create jobs, and encourage exports.
kerja, dan mendorong ekspor.
• Industri real estate di Indonesia, • The real estate industry in
khususnya sektor lahan industri, Indonesia, especially the industrial
mengalami perkembangan land sector, has experienced
signifikan dalam beberapa tahun significant development in recent
terakhir. years.
Pada kuartal kedua tahun 2024, In the second quarter of 2024, sales
penjualan lahan industri di of industrial land in the Jabodetabek
kawasan Jabodetabek tercatat area were recorded at 182.90
mencapai 182,90 hektar, hectares, an increase of 184%
meningkat 184% dibandingkan compared to the previous quarter.
kuartal sebelumnya.
Sektor otomotif, terutama yang The automotive sector, especially
terkait dengan kendaraan listrik, those related to electric vehicles,
mendominasi sekitar 70% dari dominates around 70% of the total
total transaksi tersebut . Hal ini transactions. This reflects a positive
mencerminkan tren positif dalam trend in automotive industry
investasi industri otomotif di investment in Indonesia.
Indonesia.
Selain itu, kawasan industri di luar In addition, industrial areas outside
Pulau Jawa juga menunjukkan Java also show promising potential.
potensi yang menjanjikan. Areas such as Subang Smartpolitan
Kawasan seperti Subang in West Java experienced a spike in
Smartpolitan di Jawa Barat land sales of up to 2,706% in
mengalami lonjakan penjualan Q3/2024 compared to the same
lahan hingga 2.706% pada kuartal period the previous year.
III/2024 dibandingkan periode
yang sama tahun sebelumnya.
Kenaikan ini didorong oleh This increase was driven by the
masuknya industri manufaktur dan entry of the manufacturing industry
investasi asing yang signifikan. and significant foreign investment.
Namun, tantangan seperti However, challenges such as limited
keterbatasan pasokan lahan dan land supply and increasing industrial
peningkatan harga lahan industri, land prices, which averaged IDR
yang rata-rata mencapai 2,792,000 per m² in June 2024,
Rp2.792.000 per m² pada Juni need to be anticipated by
2024, perlu diantisipasi oleh developers and investors.
pengembang dan investor.
14
Page 15
Perkembangan Kawasan Industri di Development of Industrial Areas in
Indonesia Indonesia
• Industri real estate di Indonesia, • The real estate industry in
khususnya sektor lahan industri, Indonesia, especially the industrial
mengalami perkembangan land sector, has experienced
signifikan dalam beberapa tahun significant development in recent
terakhir. years.
Pada kuartal kedua tahun 2024, In the second quarter of 2024,
penjualan lahan industri di industrial land sales in the
kawasan Jabodetabek tercatat Jabodetabek area were recorded at
mencapai 182,90 hektar, 182.90 hectares, an increase of
meningkat 184% dibandingkan 184% compared to the previous
kuartal sebelumnya. quarter.
Sektor otomotif, terutama yang The automotive sector, especially
terkait dengan kendaraan listrik, those related to electric vehicles,
mendominasi sekitar 70% dari dominates around 70% of the total
total transaksi tersebut . Hal ini transactions. This reflects a positive
mencerminkan tren positif dalam trend in automotive industry
investasi industri otomotif di investment in Indonesia.
Indonesia.
• Selain itu, kawasan industri di luar • In addition, industrial areas outside
Pulau Jawa juga menunjukkan Java also show promising potential.
potensi yang menjanjikan. Areas such as Subang Smartpolitan
Kawasan seperti Subang in West Java experienced a spike in
Smartpolitan di Jawa Barat land sales of up to 2,706% in
mengalami lonjakan penjualan Q3/2024 compared to the same
lahan hingga 2.706% pada kuartal period the previous year.
III/2024 dibandingkan periode
yang sama tahun sebelumnya.
Kenaikan ini didorong oleh This increase was driven by the
masuknya industri manufaktur dan entry of manufacturing industries
investasi asing yang signifikan. and significant foreign investment.
Namun, tantangan seperti However, challenges such as limited
keterbatasan pasokan lahan dan land supply and increasing industrial
peningkatan harga lahan industri, land prices, which averaged
yang rata-rata mencapai IDR2,792,000 per m² in June 2024,
Rp2.792.000 per m² pada Juni need to be anticipated by
2024, perlu diantisipasi oleh developers and investors.
pengembang dan investor.
• Ke depan, sektor teknologi dan • Going forward, the technology and
logistik diperkirakan akan menjadi logistics sectors are expected to be
pendorong utama dalam the main drivers in the absorption of
penyerapan lahan industri. Pusat industrial land. Data centers and
data dan manufaktur kendaraan electric vehicle manufacturing are
listrik diprediksi akan predicted to dominate demand for
mendominasi permintaan lahan industrial land in the future. Despite
industri di masa depan. Meskipun challenges such as increases in
terdapat tantangan seperti Value Added Tax (VAT) and
kenaikan Pajak Pertambahan Nilai Provincial Minimum Wage (UMP) in
(PPN) dan Upah Minimum 2025, which could affect investment
Provinsi (UMP) pada 2025, yang costs, the outlook for the industrial
dapat mempengaruhi biaya land sector remains positive.
investasi, prospek sektor lahan Government policies that support
industri tetap positif. Kebijakan investment and development of
pemerintah yang mendukung industrial areas outside Java are
investasi dan pengembangan also factors driving the growth of this
kawasan industri di luar Pulau sector.
Jawa juga menjadi faktor
15
Page 16
pendorong pertumbuhan sektor
ini.
• Analisis kelayakan teknis • Technical feasibility analysis
Sesuai dengan pasal 3 anggaran In accordance with article 3 of the
dasar Perusahaan, ruang lingkup Company's articles of association, the
kegiatan Perusahaan adalah scope of the Company's activities is to
menjalankan usaha dalam bidang run a business in the industrial sector,
industri khususnya industri tekstil especially the textile industry and
dan investasi. Untuk mencapai investment. To achieve the above-
maksud dan tujuan tersebut di atas mentioned intent and objectives, the
Perseroan dapat melaksanakan Company may carry out the following
kegiatan usaha sebagai berikut: business activities:
a. Menjalankan usaha utama a. Running a main business in the
dalam bidang industri meliputi: industrial sector including:
- Tekstil antara lain - Textiles including
polimerisasi, serat sintetis, polymerization, synthetic
pemintalan, pertenunan; fibers, spinning, weaving;
- Menjalankan usaha bidang - Running a business in the field
pembangkit listrik dengan of electricity generation using
menggunakan tenaga air, hydropower, gas, geothermal,
gas, panas bumi, batu bara coal and others as well as a
dan lain-lain serta usaha business developing the steam
pengembangan bidang power sector;
tenaga uap;
- Menjalankan usaha-usaha di - Running businesses in the field
bidang perdagangan umum of general trade through
secara impor, ekspor, lokal import, export, local and inter-
serta antar pulau island (interinsulair) both for its
(interinsulair) baik untuk own calculations and on
perhitungan sendiri maupun commission for the
secara komisi atas calculations of other parties, as
perhitungan pihak lain, well as trading businesses as a
demikian pula usaha-usaha supplier, wholesaler and
perdagangan sebagai distributor, representative or
leveransier (supplier), grosir agent of companies or other
dan distributor, perwakilan agencies both from within and
atau peragenan dari outside the country;
perusahaan-perusahaan
atau badan-badan lain baik
dari dalam maupun luar
negeri;
- Investasi di berbagai bidang - Investment in various industrial
industri. sectors.
b. Untuk kegiatan usaha b. For supporting business activities,
penunjang dapat menjalankan it can run a business in the cement
usaha dalam bidang industri and building materials industry.
semen dan bahan bangunan.
Sesuai kegiatan usaha yang In accordance with the business
tercantum dalam pasal 3 Anggaran activities listed in Article 3 of the
Dasar Perseroan, kegiatan usaha Company's Articles of Association, the
yang telah benar-benar dijalankan business activities that have actually
adalah industri tekstil dan investasi. been carried out are the textile
Industri tekstil sendiri telah berhenti industry and investment. The textile
beroperasi di tahun 2017. industry itself has stopped operating
Perseroan sempat menjalankan in 2017. The Company had restarted
kembali beberapa bagian unit several parts of the production unit in
16
Page 17
produksi di tahun 2019, kemudian 2019, then stopped again in 2022. The
berhenti kembali di tahun 2022. Company did not restart the textile
Perseroan tidak menjalankan industry, with considerations
kembali industri tekstil, dengan including:
pertimbangan-pertimbangan antara
lain: - The Company has experienced
- Perseroan mengalami kerugian consecutive losses in the textile
beruntun di industri tekstil sejak industry since 2013 which has
tahun 2013 yang berpengaruh affected its financial condition and
terhadap kondisi keuangan dan working capital.
modal kerja.
- Persaingan usaha di industri - Increasingly tight business
tekstil yang semakin ketat dan competition in the textile industry
kondisi pasar produk tekstil yang and less favorable market
kurang menguntungkan bagi conditions for textile products for
Perseroan. the Company.
Di bidang investasi, Perseroan In the investment sector, the
melakukan investasi/penyertaan Company has made
modal di perusahaan pertambangan investments/capital participation in
kromit serta perusahaan chromite mining companies and
pertambangan dan industri semen. mining and cement industry
Untuk perusahaan pertambangan companies. For the chromite mining
kromit, belum beroperasi secara company, it has not yet operated
komersial dan saat ini aktivitasnya commercially and currently its
telah berhenti. Selain itu Perseroan activities have stopped. In addition,
telah melepas investasi/penyertaan the Company has released
modal di perusahaan pertambangan investments/capital participation in
dan industri semen di akhir tahun mining and cement industry
2018. companies at the end of 2018.
Gudang milik perusahaan berada di The company's warehouse is located
atas Surat Hak Guna Bangunan No. above the Building Use Rights
10, 11, 12 dan 15 dengan total luas Certificate No. 10, 11, 12 and 15 with
tanah 162.345 m2 yang berada di a total land area of 162,345 m2
Jalan Moch. Toha No. KM.6, located on Jalan Moch. Toha No.
Kelurahan Pasawahan, Kecamatan KM.6, Pasawahan Village,
Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Dayeuhkolot District, Bandung
Jawa Barat 40256. Regency, West Java 40256.
Di atas tanah tersebut terdapat On the land there is a building
pengembangan bangunan dengan development with a total of 22
total 22 aset gudang yang semua warehouse assets, all of which are in
nya berada didalam satu kawasan the same area, namely on Jalan
yang sama yakni di Jalan Moch. Moch. Toha No. KM.6, Pasawahan
Toha No. KM.6, Kelurahan Village, Dayeuhkolot District,
Pasawahan, Kecamatan Bandung Regency, West Java 40256.
Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung,
Jawa Barat 40256.
Dari ke 22 gudang yang akan Of the 22 warehouses to be rented,
disewakan tersebut memiliki luas they have varying building areas and
bangunan dan fasilitas yang facilities.
bervariasi.
Total luas bangunan gudang
keseluruhan yang akan disewakan The total area of the warehouse
pada penyusunan laporan studi building to be rented in the preparation
kelayakan ini adalah 67.223 m2. of this feasibility study report is 67,223
Perseroan menginformasikan m2.
bahwa jangka waktu untuk sewa The company informs that the period
17
Page 18
gudang akan bervariasi mengikuti for renting the warehouse will vary
calon penyewa/konsumen, namun according to the prospective
perseroan menargetkan bahwa tenant/consumer, but the company
minimal jangka waktu yang bisa targets that the minimum period that
diakomodir adalah 3 bulan – 24 can be accommodated is 3 months -
bulan untuk jangka waktu terlama 24 months for the longest period of
dari pembuatan kontrak sewa. time from the making of the lease
Dari ke 22 unit gudang yang akan contract.
disewakan di atas pada rencana Of the 22 warehouse units that will be
penambahan kegiatan usaha diatas, rented above in the plan to add
tidak ada pihak penyewa yang business activities above, there are no
merupakan pihak afiliasi dari tenants who are affiliated with the
perusahaan. company.
Berikut adalah rincian dari gudang
yang akan disewakan : The following are details of the
warehouses to be rented:
Luas Bangunan
No. Nama Gudang Lokasi Keterangan
(m2)
1 Gudang G1 5.050 TERISI
2 Gudang G2 7.336 TERISI
3 Gudang G3 7.908 TERISI
4 Gudang G4 10.115 KOSONG
5 Gudang G5 5.170 TERISI
6 Gudang G6 2.262 TERISI
7 Gudang G7 1.491 KOSONG
8 Gudang G8 480 KOSONG
9 Gudang G9 500 KOSONG
Jalan Moch. Toha No. KM.6,
10 Gudang G10 4.007 KOSONG
Kelurahan Pasawahan,
11 Gudang G.11 317 TERISI
Kecamatan Dayeuhkolot,
12 Gudang G.12 4.083 TERISI
Kabupaten Bandung, Jawa Barat
13 Gudang G.13 3.200 KOSONG
40256.
14 Gudang G.14 2.164 KOSONG
15 Gudang G.15 2.106 KOSONG
16 Gudang G.16 2.304 KOSONG
17 Gudang G.17 1.440 KOSONG
18 Gudang G.18 1.440 KOSONG
19 Gudang G.19 576 KOSONG
20 Gudang G.20 4.032 TERISI
21 Gudang G.21 160 TERISI
22 Gudang G.22 1.081 TERISI
• Analisis kelayakan pola bisnis • Business pattern feasibility analysis
Perseroan merupakan salah satu The Company is one of the companies
perusahaan yang bergerak di engaged in the industrial sector,
bidang industri khususnya industri especially the textile and investment
tekstil dan investasi, yang industry, which includes the main
mencakup usaha utama dalam business in the textile industry,
bidang industri tekstil antara lain including polymerization, synthetic
polimerisasi, serat sintetis, fibers, spinning, weaving. However,
permintalan, pertenunan. Namun, the Company stopped operating in
Perseroan berhenti beroperasi di 2017 and had time to restart some
tahun 2017 dan sempat parts of the production unit in 2019,
menjalankan kembali beberapa then stopped again in 2022.
bagian unit produksi di tahun 2019,
kemudian berhenti kembali di tahun
2022.
Setelah berhenti beroperasi di tahun
2017, untuk memenuhi biaya-biaya After stopping operating in 2017, to
18
Page 19
yang tetap harus dibayar, meet the costs that still had to be paid,
Perusahaan menjual sebagian aset the Company sold some of its unused
yang sudah tidak dipakai dan assets and rented out its warehouse
menyewakan bangunan-bangunan buildings as referred to in the
gudang yang dimiliki yang objectives of this Feasibility Study.
sebagaimana dimaksud pada tujuan
pada Studi Kelayakan ini.
Keunggulan kompetitif yang dapat
dikembangkan oleh Perseroan The competitive advantages that can
dalam bisnis sewa menyewa be developed by the Company in the
bangunan dalam hal ini adalah building rental business, in this case
gudang adalah sebagai berikut : the warehouse, are as follows:
1. Memiliki harga sewa yang
kompetitif. 1. Have competitive rental prices.
2. Lokasi yang strategis serta
berada di area industri yang 2. Strategic location and located in a
cocok sebagaimana fungsi suitable industrial area as the
bangunan sebagai gudang. function of the building as a
3. Menyediakan fasilitas dan warehouse.
infrastruktur yang dibutuhkan, 3. Provide the necessary facilities
seperti listrik, air bersih, fasilitas and infrastructure, such as
keamanan, akses internet, electricity, clean water, security
pemelihaan gudang, dan facilities, internet access,
kebersihan. warehouse maintenance, and
cleanliness.
Saat ini terdapat beberapa
perusahaan sejenis yang Currently, there are several similar
menyewakan lahan maupun aset- companies that rent land or similar
aset yang sama seperti gudang assets such as warehouses in
pada area industri. industrial areas.
Merujuk kepada pembahasan
Kelayakan Pasar pada bab Referring to the discussion of Market
sebelumnya, PT Mega Manunggal Feasibility in the previous chapter, PT
Property Tbk. (MMP) adalah Mega Manunggal Property Tbk.
perusahaan yang paling (MMP) is the most dominant company
mendominasi dalam kegiatan usaha in the rental business activities in this
sewa menyewa dalam hal ini case warehouse property.
properti gudang.
Berbeda dari pesaing yang lainnya
yang berfokus pada penjualan lahan Different from other competitors who
industri, MMP memang focus on selling industrial land, MMP
mengkhususkan diri dalam does specialize in providing
penyediaan gudang (built-to-suit & warehouses (built-to-suit & multi-user
multi-user warehouse). Disamping warehouse). In addition, MMP also
itu juga, MMP juga memiliki has a large client portfolio, some of
portofolio klien besar yang beberapa which provide warehouses for
diantaranya adalah menyediakan Unilever, Lazada, DHL and other
gudang untuk Unilever, Lazada, major players.
DHL dan pemain besar lainnya.
Hal ini menunjukan tingkat
kepercayaan dan kapasitas yang This shows the high level of trust and
tinggi dimiliki oleh MMP. Lokasi capacity owned by MMP. The location
gudang yang disewakan juga of the warehouse for rent also has a
memiliki lokasi yang strategis yang strategic location that focuses on
berfokus pada lokasi dekat locations near ports and major
pelabuhan dan pusat logistik utama logistics centers such as in Tanjung
seperti di Tanjung Priok, Cikarang Priok, Cikarang and Cibitung.
dan Cibitung.
19
Page 20
Walaupun dalam hal ini MMP
mendominasi dalam kegiatan usaha Although in this case MMP dominates
penyewaan gudang, masih banyak in the warehouse rental business
celah persaingan yang bisa activities, there are still many
dimanfaatkan oleh Perseroan untuk competitive gaps that can be utilized
bersaing dalam kegiatan usaha nya by the Company to compete in its
di antaranya adalah berfokus business activities, including focusing
kepada konsumen pelaku Usaha on consumers of Small and Medium
Kecil Menengah (UKM), E- Enterprises (SMEs), local E-
Commerce lokal, dan startup yang Commerce, and startups that require
membutuhkan gudang fleksibel dan flexible and cost-efficient warehouses,
biaya yang efisien, integrasi layanan integration of logistics services with
logistik dengan teknologi, skema technology, short-term rental
sewa jangka pendek tanpa schemes without major commitments
komitmen besar adalah beberapa are some of the Company's
peluang Perseroan untuk bersaing opportunities to compete with
dengan kompetitor. competitors.
Untuk mitigasi risiko persaingan,
maka Perseroan menggunakan To mitigate the risk of competition, the
strategi sebagai berikut : Company uses the following
1. Membangun citra yang baik strategies:
dalam memberikan layanan 1. Building a good image in providing
kepada penyewa. services to tenants.
2. Mengembangkan keahlian dan
infrastruktur yang unggul dalam 2. Developing superior expertise and
manajemen properti penyewaan infrastructure in warehouse rental
gudang. property management.
3. Gudang yang disewakan
memiliki lokasi yang strategis 3. The warehouses that are rented
dan tepat sasaran karena have strategic and targeted
berada di kawasan industri. locations because they are located
Perseroan dapat menciptakan nilai in industrial areas.
tambah dari penambahan KBLI The Company can create added value
baru, karena dengan dilakukannya from the addition of new KBLI,
penambahan kegiatan usaha ini because by adding this business
dapat meningkatkan potensi bisnis activity, it can increase business
dan berpeluang besar dalam potential and have a great opportunity
memperoleh laba. to make a profit.
Perseroan memiliki pangsa pasar
yang tepat sesuai dengan lokasi dari The Company has the right market
aset-aset gudang yang berada di share according to the location of the
kawasan industri. Dengan warehouse assets located in the
memanfaatkan aset-aset yang non industrial area. By utilizing existing
operasional eksisting yang akan non-operational assets that will be
disewakan, hal ini memberikan rented, this provides a great
peluang yang besar bagi Perseroan opportunity for the Company to
dalam mempertahankan maintain business continuity.
keberlangsungan usaha.
• Analisis kelayakan model
manajemen • Management model feasibility
Ketersediaan Tenaga Kerja analysis
Dalam rencana penambahan KBLI Availability of Workforce
baru ini diperlukan tenaga kerja In the plan to add new KBLI,
yang berkompeten dibidangnya competent workers are needed in their
dalam kaitannya dengan fields in relation to property
pengelolaan dan pemasaran management and marketing.
properti. Saat ini, Perseroan telah Currently, the Company has an
20
Page 21
memiliki jumlah sumber daya adequate number of human
manusia yang memadai, dimana resources, where the experts come
tenaga ahli tersebut berasal dari from experts who have worked at the
tenaga ahli yang telah bekerja pada Company.
Perseroan.
Meskipun demikian, dalam rangka
mendukung rencana ekspansi However, in order to support the future
usaha ke depan, perusahaan business expansion plan, the
merencanakan penambahan tenaga company plans to add professional
kerja profesional melalui perluasan workers through team expansion that
tim yang secara khusus akan will specifically focus on property
difokuskan pada pengelolaan dan management and marketing. This
pemasaran properti. Langkah ini step is also expected to encourage
juga diharapkan dapat mendorong optimal management and marketing
pengelolaan dan pemasaran of assets to be leased.
terhadap aset-aset yang akan
disewakan secara optimal.
Eksisting / Existing
Kategori Jumlah Tenaga Kerja
Category Number of Workers
Karyawan tetap 1
Permanent employees
Tenaga Kerja (kontrak) 51
Lab or (non-permanent)
Total 52
Penambahan / Addition
Kategori Jumlah Tenaga Kerja
Category Number of Workers
Manager (kontrak) 1
Manager (non permanent)
Staf (kontrak) 1
Staff (non permanent)
Total 2
Manajemen Risiko Risk Management
Manajemen risiko adalah suatu Risk management is a process of
proses identifikasi, penilaian, dan identifying, assessing, and managing
pengelolaan risiko yang mungkin risks that may occur in a business or
terjadi pada suatu kegiatan usaha operational activity. The risks that
atau operasional. Risiko yang arise can be influenced by internal and
muncul bisa dipengaruhi oleh faktor- external factors.
faktor internal maupun eksternal.
Oleh karena itu, perlu adanya Therefore, there needs to be action or
tindakan ataupun pencegahan prevention to mitigate these risks. In
mitigasi dari risiko-risiko tersebut. this case, the Company has identified
Perseroan dalam hal ini telah and the possibility of potential risks
melakukan identifikasi serta and impacts that will arise in the
kemungkinan munculnya potensi future.
risko dan dampak yang akan timbul
kedepannya.
• Resiko Internal, terkait dengan • Internal Risk, related to financial
risiko keuangan, risiko risk, operational risk, reputation
21
Page 22
operasional, risiko reputasi dan risk and competition risk.
risiko persaingan.
• Resiko Eksternal, terkait dengan • External Risk, related to regulatory
risiko regulasi dan kebijakan and government policy risks,
pemerintah, risiko pasar dan market and demand risks,
permintaan, risiko lingkungan, environmental risks, and
dan risiko teknologi technological risks
Kesesuaian Struktur Organisasi Dan Suitability of Organizational Structure
Manajemen and Management
Dalam setiap organisasi diperlukan In every organization, firmness is
ketegasan dalam pembagian tugas needed in the division of tasks that are
yang disesuaikan dengan bagan adjusted to the organizational chart,
organisasi, pendelegasian clear delegation of authority and
wewenang yang jelas dan integrated work coordination.
koordinasi kerja yang terpadu.
Penempatan tenaga kerja yang Placement of workers according to
sesuai dengan pengalaman, their experience, expertise and skills
keahlian dan keterampilannya is an important factor in implementing
merupakan faktor yang penting company policies. This will also
dalam menerapkan kebijaksanaan facilitate the delegation of tasks to
perusahaan. Hal ini juga akan lower units or vice versa, which will
memperlancar pendelegasian tugas ultimately facilitate the company's
kepada unit di bawahnya atau work.
sebaliknya, yang pada akhirnya
akan memperlancar kerja
perusahaan.
• Analisis kelayakan keuangan • Financial feasibility analysis
a. Biaya Pendirian (Start Up Costs) a. Start-up Costs
Manajemen akan menjalankan Management will run this new
kegiatan usaha yang baru ini business activity by utilizing
dengan memanfaatkan buildings and other facilities that
bangunan dan fasilitas lainnya are already owned in the
yang sudah dimiliki dalam aset company's fixed assets. Thus, the
tetap perusahaan. Dengan company only needs an
demikian perusahaan hanya investment in the form of 2 Laptop
memerlukan investasi berupa 2 Units and 2 sets of Office Furniture
Unit Laptop dan 2 set Furniture in the form of tables and chairs to
Kantor berupa meja dan kursi support new business activities.
untuk mendukung kegiatan Meanwhile, for assets in the form
usaha yang baru. Sedangkan, of land and buildings are assets
untuk aset berupa tanah dan that have been owned by the
bangunan adalah aset yang company which will later be used
telah dimiliki oleh perusahaan as rental objects in this feasibility
yang nantinya akan dijadikan study. According to information
objek sewa dalam studi from management, the office
kelayakan ini. Menurut informasi building to market the new
dari manajemen, Bangunan business field is not in the
kantor untuk memasarkan feasibility study object or is not on
bidang usaha baru tidak berada the land and buildings included in
pada objek studi kelayakan atau the initial investment. Assets in the
tidak berada pada tanah dan form of land and buildings in the
bangunan yang termasuk dalam fixed assets in this feasibility study
initial investment. Aset berupa are included in the calculation as
tanah dan bangunan pada aset opportunity costs. We include land
tetap dalam studi kelayakan ini and buildings in the opportunity
dimasukkan ke dalam cost by considering that business
perhitungan sebagai opportunity activities will look very profitable if
22
Page 23
cost. Kami memasukkan tanah we do not take opportunity costs
dan bangunan dalam into account. Therefore, we
opportunity cost dengan include land and buildings as
mempertimbangkan kegiatan investment values as opportunity
usaha akan terlihat sangat costs so that business activities
menguntungkan jika tidak are reflected optimally.
memperhitungkan opportunity
cost. Maka dari itu, kami
memasukkan tanah dan
bangunan sebagai nilai investasi
sebagai opportunity cost agar
kegiatan usaha tercermin secara
optimal.
Rencana penambahan kegiatan Plan to add business activities with
usaha dengan investasi berupa investment in the form of
pembelian peralatan kantor dan purchasing office equipment and
hardware sebagai berikut: hardware as follows:
- Laptop dengan jumlah 2 unit - Laptops with a total of 2 units
- Meja dan kursi set dengan - Table and chair sets with a total
jumlah 2 unit of 2 units
Berdasarkan kebutuhan Based on the investment
investasi untuk Rencana requirements for the Plan to Add
Penambahan Kegiatan Usaha Business Activities of IDR
sebesar Rp. 50.000.000 (Lima 50,000,000 (Fifty Million Rupiah)
Puluh Juta Rupiah) compared to the company's asset
dibandingkan dengan posisi aset position of IDR 257,139,094,653
perusahaan Rp. (Two Hundred Fifty Seven Billion
257.139.094.653 (Dua Ratus One Hundred Thirty Nine Million
Lima Puluh Tujuh Miliar Seratus Ninety Four Thousand Six
Tiga Puluh Sembilan Juta Hundred Fifty Three Rupiah), the
Sembilan Puluh Empat Ribu amount of investment is 0.019% of
Enam Ratus Lima Puluh Tiga the Company's assets. Thus,
Rupiah), besaran investasi based on POJK No. 17
adalah 0,019% dari aset /POJK.04/2020, the Plan to Add
Perusahaan. Dengan demikian Business Activities is not a
berdasarkan POJK No. 17 material transaction.
/POJK.04/2020, Rencana
Penambahan Kegiatan Usaha
bukan merupakan transaksi
material.
Para pihak yang terlibat dalam The parties involved in the
transaksi investasi dalam investment transaction in the Plan
Rencana Penambahan Kegiatan to Add Business Activities are not
Usaha bukan merupakan afiliasi affiliated with the Company.
Perusahaan.
Tidak terdapat benturan There is no conflict of interest
kepentingan karena Rencana because the Plan to Add Business
Penambahan Kegiatan Usaha Activities generates profits or
menghasilkan keuntungan atau added value to the Company.
nilai tambah terhadap Thus, based on POJK No. 42
Perusahaan. Dengan demikian /POJK.04/2020, the Plan to Add
berdasarkan POJK No. 42 Business Activities is not an
/POJK.04/2020, Rencana affiliate transaction and a conflict
Penambahan Kegiatan Usaha of interest transaction.
bukan merupakan transaksi
afiliasi dan transaksi benturan
kepentingan.
23
Page 24
Dalam biaya pendirian sudah The establishment costs are
mencukupi untuk melakukan sufficient to carry out business
kegiatan operasional usaha dan operations and no additional
tidak diperlukan lagi ada capex is needed during the
penambahan capex selama projection year.
tahun proyeksi.
b. Modal Kerja b. Working Capital
Modal kerja yang dibutuhkan The working capital required
terdiri dari Piutang Usaha. Modal consists of Accounts Receivable.
kerja sebesar Rp.1,1 Miliar – 2,2 Working capital of Rp.1.1 Billion –
Miliar per tahun selama tahun 2.2 Billion per year during the
proyeksi. projection year.
c. Sumber Pembiayaan c. Source of Financing
Total investasi termasuk dengan Total investment including
opportunity cost berupa tanah opportunity cost in the form of land
dan bangunan yang dibutuhkan and buildings needed amounting
sejumlah Rp. 59.573.781.744 to Rp. 59,573,781,744 (Fifty Nine
(Lima Puluh Sembilan Miliar Billion Five Hundred Seventy
Lima Ratus Tujuh Puluh Tiga Three Million Seven Hundred
Juta Tujuh Ratus Delapan Puluh Eighty One Thousand Seven
Satu Ribu Tujuh Ratus Empat Hundred Forty Four Rupiah)
Puluh Empat Rupiah) yang needed in the first year with 100%
diperlukan pada tahun pertama self-funding as the source of
dengan sumber pembiayaan financing. The actual investment
24
Page 25
100% pendanaan sendiri. Biaya cost incurred was only Rp.
investasi aktual yang 50,000,000 in the form of laptops
dikeluarkan hanyalah sebesar and office furniture. By
Rp50.000.000 berupa laptop considering the cash balance
dan furnitur kantor. Dengan owned, the company is able to
mempertimbangkan saldo kas cover all investment funding
yang dimiliki maka perusahaan without affecting the operational
sanggup untuk mengcover performance of existing business
seluruh pendanaan investasi activities.
tanpa mempengaruhi kinerja
operasi kegiatan usaha yang
sudah ada.
d. Proyeksi Penjualan d. Sales Projection
Proyeksi pendapatan The Company's revenue
Perusahaan hanya berasal dari projection only comes from the
KBLI baru yaitu sewa menyewa new KBLI, namely building rental,
gedung, karena untuk kegiatan because the textile industry
usaha industri tekstil telah business activities have stopped
berhenti beroperasi di tahun operating in 2017. The company
2017. Perusahaan sempat had restarted some parts of the
menjalankan kembali beberapa production unit in 2019, then
bagian unit produksi di tahun stopped again in 2022.
2019, kemudian berhenti
kembali di tahun 2022.
Pada tahun pertama In the first year, the company had
perusahaan sudah mulai started its business activities,
melakukan kegiatan usaha nya namely marketing the assets to be
yaitu memasarkan aset-aset leased.
yang akan disewakan.
Pada tahun pertama, In the first year, the company
perusahaan memproyeksikan projected an occupancy rate of
tingkat okupansi sebesar 55% 55% of all total assets to be
dari seluruh aset total yang akan leased, namely 22 warehouse
disewakan yaitu 22 unit gudang, units, while in the 2nd year the
sedangkan pada tahun ke 2 occupancy rate projected by the
tingkat okupansi yang company increased by 68% of all
proyeksikan oleh perusahaan total assets to be leased, namely
naik sebesar 68% dari seluruh 22 warehouse units.
aset total yang akan disewakan
yaitu 22 unit gudang.
Pada tahun ke 4 perusahaan In the 4th year of the company's
menjalani kegiatan usaha, business activities, the company
perusahaan sudah had projected an occupancy rate
memproyeksikan tingkat of 100% or fully occupied from all
okupansi yang sebesar 100% total assets to be leased.
atau terisi sepenuhnya dari
seluruh total aset yang akan
disewakan.
Perseroan merasa perlu adanya The Company feels the need to
kenaikan harga sewa gudang increase its warehouse rental
nya namun juga perlu prices but also needs to pay
memperhatikan dampak kepada attention to the impact on
konsumen jika harga terlalu consumers if the price is too high.
tinggi. Maka dari itu, Perseroan Therefore, the Company projects
memproyeksikan harga sewa that the rental price of the
gudang yang akan disewakan warehouse to be rented will
akan naik pada tetapi setiap 2 increase every 2 years from the
tahun sekali dari tahun pertama first year the company runs its
25
Page 26
perusahaan menjalankan business activities by 2.5%
kegiatan usaha nya sebesar adjusting the inflation target rate
2,5% menyesuaikan tingkat issued by Bank Indonesia. Net
target inflasi yang dikeluarkan operating income in years 7 - 8
oleh Bank Indonesia. and 9 - 10 did not change due to
Pendapatan usaha bersih pada the increase in warehouse rental
tahun ke 7 – tahun 8 dan tahun prices which we assume will
9 – tahun 10 tidak berubah increase every 2 years with an
dikarenakan kenaikan harga unchanged occupancy rate of
sewa gudang yang kami asumsi 100%.
kan naik selama 2 tahun sekali
dengan tingkat okupansi yang
tidak berubah di 100%.
Dalam biaya pendirian sudah The establishment costs are
mencukupi untuk melakukan sufficient to carry out business
kegiatan operasional usaha dan operations and no additional
tidak diperlukan lagi ada capex is needed during the
penambahan capex selama projection year.
tahun proyeksi.
e. Biaya Operasional dan Beban e. Operational Costs and General
Umum Admininstrasi Administrative
Beban Biaya Operasional Expenses Operating Costs (Cost
(Harga Pokok Penjualan) terdiri of Goods Sold) consist of direct
dari gaji tenaga kerja langsung, labor salaries, electricity, water
listrik air dan telfon, dan Pajak and telephone, and PBB Tax.
PBB. Selama tahun proyeksi During the projection year,
beban biaya operasional operational cost expenses are
diproyeksikan naik sebesar projected to increase by 2.5% for
2,5% pada setiap akun biaya each operational cost account
operasional mengikuti tingkat following Bank Indonesia's
target inflasi Bank Indonesia. inflation target rate.
Beban HPP sebesar 2,082 miliar Cost of Goods Sold amount to
– 2,447 miliar selama tahun 2.082 billion - 2.447 billion during
proyeksi yang terdiri dari gaji the projection year consisting of
tenaga kerja, listrik air dan telfon, labor salaries, electricity, water
dan Pajak PBB. Gaji tenaga and telephone, and PBB Tax.
kerja sebesar 1,01%-1,26% dari Labor salaries amount to 1.01% -
total penjualan selama tahun 1.26% of total sales during the
proyeksi. Beban listrik air dan projection year. Electricity, water
telfon sebesar 5,18%-6,48% dari and telephone expenses amount
total penjualan selama tahun to 5.18% - 6.48% of total sales
proyeksi. Beban pajak PBB during the projection year. PBB
sebesar 2,2% - 3,15% dari total tax expenses amount to 2.2% -
penjualan selama tahun 3.15% of total sales during the
proyeksi. projection year.
Beban umum dan admininstrasi General and administrative
terdiri atas fee agen sebesar 704 expenses consist of agent fees
juta – 1,377 selama tahun amounting to 704 million - 1,377
proyeksi. Beban fee agen during the projection year. Agent
merupakan biaya variable yang fee expenses are variable costs
dimana besaran beban where the amount of expenses
bergantung kepada jumlah depends on the amount of rental
pendapatan sewa. Proyeksi income. The projection of the
besaran beban fee agen amount of agent fee burden is
diproyeksikan sebesar 5% dari projected at 5% of total income
26
Page 27
total pendapatan selama tahun during the projection year.
proyeksi.
Tidak adanya perubahan beban There is no change in general and
umum dan admininstrasi pada administrative expenses in years
tahun ke 7 – tahun ke 8 dan 7 - 8 and years 9 - 10 because the
tahun ke 9 – tahun 10 agent fee is a variable cost where
dikarenakan fee agen the amount of the burden depends
merupakan biaya variable yang on the amount of rental income.
dimana besaran beban
bergantung kepada jumlah
pendapatan sewa.
f. Proyeksi Laporan Keuangan f. Financial Report Projection
Proyeksi yang kami lakukan The projections we made above
diatas kami dapatkan dari were obtained from the Company
Perseroan lalu kami sesuaikan and then we adjusted the level of
tingkat kewajarannya. Jika fairness. When viewed from
dilihat dari sebelum dan before and after business
sesudah kegiatan usaha, tidak activities, there is no change in net
adanya perubahan pada laba income due to the transfer of
bersih dikarenakan pemindahan rental income from the previous
dari yang sebelumnya other income account to Net
pendapatan sewa berada pada Income. We made financial
akun pendapatan lain-lain projections up to the 10th year
sekarang masuk ke Pendapatan with the consideration that
Bersih. Kami melakukan business activities have been
proyeksi keuangan sampai reflected as feasible, so there is
dengan tahun ke-10 dengan no need for the
pertimbangan kegiatan usaha concept/assumption of going
sudah tercermin layak maka concern in preparing the
tidak dibutuhkan konsep/asumsi projections. In preparing this
going concern dalam projection, we also pay attention
penyusunan proyeksi. Dalam to the implementation of PSAK
penyusunan proyeksi ini kami 115.
juga memperhatikan
implementasi dari PSAK 115.
Metodologi Analisa, Metodologi Analysis Methodology, The
dilakukan dengan menganalisa methodology is carried out by
potensi keuntungan ekonomis analyzing the potential economic
yang dapat diperoleh dari benefits that can be obtained from
Rencana Penambahan Kegiatan the Planned Addition of Business
Usaha. Activities.
Model Arus Kas yang Cash Flow Model Used, To
Digunakan, Untuk melakukan conduct financial analysis in a
analisis keuangan dalam studi feasibility study using the cash
kelayakan dengan flow discount method, using cash
menggunakan metode diskonto flow against the Free Cash Flow
arus kas, dengan menggunakan to Firm (FCFF) project.
arus kas terhadap proyek Free
Cash Flow to Firm (FCFF).
Penetapan Tingkat Diskonto, Determination of Discount Rate,
Tingkat diskonto diestimasikan The discount rate is estimated
dengan menggunakan metode using the Weighted Average Cost
Weighted Average Cost of of Capital (WACC) method. The
27
Page 28
Capital (WACC). Biaya Ekuitas Cost of Equity (Ke) is estimated
(Ke) diestimasikan dengan using the Capital Asset Pricing
metode Capital Asset Pricing Model (CAPM) method. The
Model (CAPM). Tingkat diskonto discount rate used is 10.79%.
yang digunakan adalah sebesar
10,79%.
Analisis Kelayakan Investasi The Feasibility Analysis of
Rencana Penambahan Kegiatan Investment Plans for Adding
Usaha oleh Perusahaan Business Activities by the
dianalisa dengan menggunakan Company is analyzed using 4
4 (empat) indikator yaitu Net (four) indicators, namely Net
Present Value (NPV), Internal Present Value (NPV), Internal
Rate of Return (IRR), Profitability Rate of Return (IRR), Profitability
Index (PI), dan Payback Period Index (PI), and Payback Period
dengan ringkasan sebagai with the following summary:
berikut:
Berdasarkan analisis kelayakan Based on the feasibility analysis
di atas, NPV menunjukkan nilai above, NPV shows a positive
positif, IRR lebih tinggi daripada value, IRR is higher than the
Discount Rate dan PI lebih dari Discount Rate and PI is more than
1, dengan demikian investasi 1, thus the investment is feasible.
tersebut layak.
Analisis Titik Impas Break Even Point Analysis
28
Page 29
Dalam figur analisis BEP di atas, In the BEP analysis figure above,
dapat terlihat bahwa angka it can be seen that the break-even
break-even tercapai sangat figure is achieved very quickly by
cepat cukup hanya simply renting an average of 1.2
menyewakan rata-rata 1,2 unit warehouse units or around 2 units
gudang atau sekitar 2 unit dari out of 22 warehouse units have
22 unit gudang sudah mencapai reached the break-even point.
titik impas atau break even point. While in BEP in rupiah, the
Sedangkan pada BEP dalam average income per unit in each
rupiah, pendapatan rata-rata per projection year is Rp.
unit pada setiap tahun proyeksi 1,112,109,015 which is very
adalah sebesar Rp. accommodating from the break-
1.112.109.015 yang mana even point or average break-even
sangat mengakomodir dari titik point in the projection year of Rp.
impas atau break even point 1,348,148,347.
rata-rata pada tahun proyeksi
sebesar Rp. 1.348.148.347.
Analisis Profitabilitas Profitability Analysis
Dalam figur di atas, dapat terlihat In the figure above, it can be seen
bahwa profitabilitas Rencana that the profitability of the Project
Proyek yang digambarkan Plan depicted in the percentage of
dalam persentase margin margin spread (cross margin), the
spread (cross margin), percentage of net profit after
persentase laba bersih sesudah interest and tax to income (Profit
bunga dan pajak terhadap Margin), ROE and ROI indicate
pendapatan (Profit Margin), that the Project Plan has the
ROE dan ROI menunjukkan ability to generate profits.
bahwa Rencana Proyek memiliki
kemampuan dalam
menghasilkan laba.
Cross Margin berada di angka Cross Margin is at 80.22% -
80,22% - 86,48% selama tahun 86.48% during the projection year.
proyeksi. Profit margin berada di Profit margin is at 58.95% -
angka 58,95% - 70,51% selama 70.51% during the projection year.
tahun proyeksi. Return on Equity Return on Equity is at 12% -
berada di angka 12% - 24,77%. 24.77%. Return on investment is
Return of investment berada at 24.29% - 63.02% thus Return
diangka 24,29% - 63,02% on Investment additional business
dengan demikian Return of activities indicate that businesses
Investment penambahan in the service sector are very
kegiatan usaha menunjukan normal to get very large profits.
bahwa usaha dalam bidang jasa
29
Page 30
sangat normal untuk
mendapatkan keuntungan yang
sangat besar.
Analisis Sensitivitas Sensitivity Analysis
Analisis sensitivitas diuji dengan Sensitivity analysis is tested by
melakukan skenario penurunan conducting scenarios of
dan kenaikan dari variable decreasing and increasing the
Investasi, Pendapatan, HPP dan variables of Investment, Income,
Beban Penjualan Umum COGS and General
Administrasi. Hasil analisis Administrative Selling Expenses.
sensitifitas menunjukan bahwa The results of the sensitivity
Rencana Penambahan Kegiatan analysis show that the Planned
Usaha sensitif tehadap variabel Addition of Business Activities is
Investasi dan Pendapatan. sensitive to the variables of
Investment and Income.
Dengan memperhatikan analisis By considering the financial
kelayakan keuangan, feasibility analysis, the Addition of
Penambahan Kegiatan Usaha Business Activities is financially
secara keuangan layak. feasible.
3) Analisis kelayakan investasi 3) Investment feasibility analysis
Untuk mengevaluasi kelayakan To evaluate the feasibility of investment
investasi dari aspek keuangan, pada from a financial aspect, in the Project Plan
Rencana Proyek sesuai SEOJK according to SEOJK 17/2020, 4 (four)
17/2020 digunakan 4 (empat) indikator indicators are used, namely Net Present
yaitu Net Present Value (NPV), Internal Value (NPV), Internal Rate of Return
Rate of Return (IRR), Profitability Index (IRR), Profitability Index (PI), and
(PI), dan Payback Period., yang Payback Period., which are based on the
didasarkan pada nilai kini arus kas present value of the projected net cash
bersih yang diproyeksikan hingga tahun flow up to the 10th year. The use of NPV
ke-10. Penggunaan NPV berarti means measuring the present value of
mengukur nilai kini dari pengeluaran investment expenditures and business
investasi dan manfaat bisnis yang benefits as described by the net benefit
digambarkan oleh proyeksi manfaat projections.
neto.
Kelayakan dari proyek ini dihitung dari The feasibility of this project is calculated
manfaat ekonomis yang diantisipasi di from the anticipated economic benefits in
masa mendatang dengan Free Cash the future with Free Cash Flow To Firm
Flow To Firm yang selanjutnya which is then compared with its economic
30
Page 31
dibandingkan dengan pengorbanan sacrifice. The feasibility of project
ekonomisnya. Kelayakan investasi investment is calculated using four
proyek dihitung dengan menggunakan indicators, namely Net Present Value,
empat indikator yaitu Net Present Value, Internal Rate of Return, Profitability Index
Internal Rate of Return, Profitability (PI) and Payback Period.
Index (PI) dan Payback Period.
Nilai NPV mencerminkan selisih dari The NPV value reflects the difference
nilai sekarang arus kas masa datang between the present value of future cash
dengan nilai investasi. Dengan flows and the investment value. By
membandingkan antara total investasi comparing the total investment issued at
yang dikeluarkan pada awal periode the beginning of the project period and the
proyek dan total arus kas yang akan total cash flow to be received each year,
diterima setiap tahun, maka dapat the NPV value generated by the project
diketahui nilai NPV yang dihasilkan oleh can be determined. If the NPV value is
proyek tersebut. Jika nilai NPV positif positive, the investment is feasible, while
maka investasi tersebut layak if the NPV value is negative, the
dilaksanakan sedangkan jika nilai NPV investment should not be implemented.
negatif, investasi tersebut sebaiknya
tidak dilaksanakan.
Nilai IRR mencerminkan besarnya The IRR value reflects the amount of
tingkat bunga yang apabila digunakan interest rate that, when used to discount
untuk mendiskonto seluruh kas masuk all cash inflows, will produce the same
akan menghasilkan jumlah kas yang amount of cash as the investment
sama dengan jumlah investasi. IRR amount. IRR is the value of the
merupakan nilai tingkat pengembalian investment return rate when the
investasi pada saat NPV Perseroan Company's NPV is equal to 0, which
sama dengan 0, yang artinya tingkat means that the rate of return and risk of
pengembalian dan risiko dari total the total investment at this time are the
investasi pada saat ini adalah sama same as the market rate of return and risk.
dengan tingkat pengembalian dan risiko So if the project's IRR is greater than the
pasar. Sehingga apabila IRR proyek WACC (Discount Rate), then this project
lebih besar dari WACC (Discount Rate), is feasible and if the project's IRR is
maka proyek ini layak dilaksanakan dan smaller than the WACC, then this project
apabila IRR proyek lebih kecil dari should not be implemented.
WACC maka proyek ini sebaiknya tidak
dilaksanakan.
Untuk menganalisis keseluruhan To analyze overall profitability, you can
profitabilitas dapat menggunakan use the Profitability Index (PI), where PI is
Profitability Index (PI), dimana PI an investment assessment technique that
merupakan teknik penilaian investasi is calculated by dividing the present value
yang dihitung dengan membagi nilai of the future net cash flow of a project by
sekarang dari arus kas bersih yang the initial investment value required for
akan datang suatu proyek dengan nilai the project. If the PI generated from a
investasi awal yang dibutuhkan untuk project is equal to 1, then the cash flow
proyek tersebut. Apabila PI yang from the project does not generate added
dihasilkan dari suatu proyek sama value, if the PI is greater than 1, then the
dengan 1 maka arus kas dari proyek value of the cash flow generated from the
tidak menghasilkan nilai tambah, project generates added value for the
apabila PI lebih besar dari 1, maka nilai Company, while if the PI is less than 1,
arus kas yang dihasilkan dari proyek then the value of the cash flow generated
menghasilkan nilai tambah bagi from the project does not generate added
Perseroan, sedangkan apabila PI lebih value for the Company. In analyzing the
kecil dari 1, maka nilai arus kas yang PI of a project, feasibility can be assessed
dihasilkan dari proyek tidak if the PI value is more than 1. If the PI is
menghasilkan nilai tambah bagi greater than 1, then the investment can
31
Page 32
Perseroan. Dalam menganalisis PI be concluded as feasible.
suatu proyek maka kelayakan dapat
dinilai apabila nilai PI lebih dari 1. Jika
PI lebih besar dari 1, maka investasi
tersebut dapat disimpulkan layak.
Payback period atau periode Payback period or capital return period is
pengembalian modal adalah waktu the time required to reach the break even
yang dibutuhkan untuk mencapai break point or breakeven point. Payback Period
even point atau titik impas. Payback determines how long it takes to cover the
Period menentukan berapa lama waktu initial costs associated with an
yang diperlukan untuk menutup biaya investment. The shorter the return, the
awal yang terkait dengan investasi. more desirable the investment.
Semakin pendek pengembalian maka
investasi semakin diinginkan.
4) Maksud dan Tujuan Studi Kelayakan 4) Purpose and Objectives of Feasibility
Study
Maksud dan tujuan adalah memberikan The purpose and objectives are to provide
pendapat kelayakan atas rencana an opinion on the feasibility of a new
kegiatan usaha baru oleh business activity plan by PT Panasia Indo
PT Panasia Indo Resources, Tbk. untuk Resources, Tbk. for the benefit of the
kepentingan Pasar Modal dengan Capital Market with the scope of the
lingkup indikator Net Present Value indicators Net Present Value (NPV),
(NPV), Internal Rate of Return (IRR), Internal Rate of Return (IRR), Profitability
Profitability Index (PI), dan Payback Index (PI), and Payback Period.
Period.
Studi Kelayakan dilakukan dengan The Feasibility Study is conducted with
mengacu POJK No. 35/POJK.04/2020 reference to POJK No. 35 / POJK.04 /
tentang Penilaian dan Penyajian 2020 concerning The Assessment and
Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Presentation of Business Assessment
Modal dan SEOJK No. Reports in The Capital Market and
17/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman SEOJK No. 17/SEOJK.04/2020
Penilaian dan Penyajian Laporan Bisnis concerning Guidelines for The
di Pasar Modal. Assessment and Presentation of
Business Reports in The Capital Market.
5) Asumsi dan Kondisi Pembatas 5) Assumptions and Limiting Conditions
• Laporan studi kelayakan ini bersifat • This feasibility study report is a non-
non-disclaimer opinion. disclaimer opinion.
• Perusahaan diasumsikan sebagai • The company is assumed to be an
perusahaan yang sedang berjalan ongoing company and will continue its
dan akan melanjutkan kegiatan business activities in the future.
usahanya di masa yang akan
datang.
• Perusahaan diasumsikan telah • The company is assumed to have
memenuhi seluruh aspek legal dan fulfilled all legal and regulatory
perundang-undangan yang berlaku aspects that apply generally and
secara umum maupun spesifik specifically to its industry in order to
terhadap industrinya agar dapat carry out operational activities.
melakukan kegiatan operasional.
• Laporan keuangan audit yang • The audited financial statements used
digunakan sebagai dasar dalam as the basis for this assessment
analisis penilaian ini diasumsikan analysis are assumed to be accurate
akurat dan benar serta tidak ada and correct and that no information is
informasi disembunyikan atau hidden or intentionally hidden.
sengaja disembunyikan.
32
Page 33
• Studi Kelayakan dilakukan dengan • The Feasibility Study is conducted
adanya akses untuk pelaksanaan with access to adequate
investigasi yang memadai. investigations.
• Studi kelayakan didasarkan atas • The feasibility study is based on
proyeksi keuangan yang telah adjusted financial projections that
disesuaikan yang mencerminkan reflect the reasonableness of the
kewajaran proyeksi keuangan yang financial projections made by
dibuat oleh manajemen dengan management with the ability to
kemampuan pencapaian (fiduciary achieve (fiduciary duty).
duty).
• Proyeksi harga, volume penjualan, • Projections of price, sales volume,
dan informasi keuangan lainnya and other financial information are
didasarkan atas informasi keuangan based on prospective financial
prospektif yang disiapkan oleh information prepared by management
manajemen yang telah disesuaikan that has been adjusted and assumed
dan diasumsikan dapat dicapai. to be achievable.
• Kami bertanggung jawab atas • We are responsible for the
pelaksanaan Studi Kelayakan dan implementation of the Feasibility
kewajaran proyeksi keuangan yang Study and the reasonableness of the
telah disesuaikan. adjusted financial projections.
• Laporan Studi Kelayakan ini terbuka • This Feasibility Study Report is open
untuk publik, kecuali terdapat to the public, unless there is
informasi yang bersifat rahasia yang confidential information that may
dapat mempengaruhi operasional affect the company's operations.
perusahaan.
• Untuk tujuan Studi Kelayakan, telah • For the purpose of the Feasibility
dilengkapi data yang disediakan Study, data provided by the
oleh manajemen Perusahaan serta Company's management and verbal
data verbal yang didapatkan selama data obtained during the investigation
investigasi dan data tersebut have been supplemented and the
diasumsikan akurat dan benar. data is assumed to be accurate and
correct.
6) Kesimpulan Studi Kelayakan 6) Feasibility Study Conclusion
a) Kelayakan Pasar a) Market Feasibility
Mengacu pada perkembangan Referring to the general development
pasar Real Estate secara umum, of the Real Estate market, market
pangsa pasar, serta adanya share, and the existence of good
perencanaan dan strategi marketing planning and strategy, it
pemasaran yang baik, dapat can be concluded that new business
disimpulkan bahwa kegiatan usaha activities have good prospects in the
baru mempunyai prospek yang baik future.
dimasa yang akan datang.
Berdasarkan evaluasi terhadap Based on the evaluation of the market
aspek pasar dalam Rencana aspect in the New KBLI Addition Plan
Penambahan KBLI baru melalui through Industrial Building
kegiatan penyewaan Bangunan (Warehouse) rental activities, it is
Industri (Gudang), maka concluded that this market aspect is
disimpulkan bahwa aspek pasar ini feasible.
adalah layak.
b) Kelayakan Teknis b) Technical Feasibility
Berdasarkan evaluasi terhadap Based on the evaluation of the
aspek teknis dalam Rencana technical aspect in the New KBLI
Penambahan KBLI baru melalui Addition Plan through warehouse
kegiatan penyewaan gudang, maka rental activities, it is concluded that
disimpulkan bahwa aspek this technical feasibility aspect is
kelayakan teknis ini adalah layak. feasible.
33
Page 34
c) Kelayakan Pola Bisnis c) Business Pattern Feasibility
Berdasarkan evaluasi terhadap Based on the evaluation of the
aspek pola bisnis dari manajemen business pattern aspect of company
perusahaan dalam Rencana management in the New KBLI
Penambahan KBLI baru melalui Addition Plan through warehouse
kegiatan penyewaan gudang, maka rental activities, it is concluded that
disimpulkan bahwa aspek pola this business pattern aspect is
bisnis ini adalah layak. feasible.
d) Kelayakan Model Manajemen d) Management Model Feasibility
Berdasarkan evaluasi terhadap Based on the evaluation of the
aspek model manajemen dalam management model aspect in the
Rencana Penambahan KBLI baru New KBLI Addition Plan through
melalui kegiatan penyewaan warehouse rental activities, it is
gudang, maka disimpulkan bahwa concluded that this business pattern
aspek pola bisnis ini adalah layak. aspect is feasible.
e) Kelayakan Keuangan e) Financial Feasibility
Dengan memperhatikan analisis By considering the financial feasibility
kelayakan keuangan, Penambahan analysis, the Addition of Business
Kegiatan Usaha secara keuangan Activities is financially feasible, with
layak, dengan hasil analisis the following financial feasibility
kelayakan keuangan sebagai analysis results:
berikut:
• Net Present Value (NPV) : • Net Present Value (NPV):
43.563.472.459 43,563,472,459
• Internal Rate of Return (IRR): • Internal Rate of Return (IRR):
24,12% 24.12%
• Profitability Index (PI): 1,73 • Profitability Index (PI): 1.73
• Payback Period: 3 Tahun 1 • Payback Period: 3 Years 1 Months
Bulan
Net Present Value (“NPV”) Net Present Value (“NPV”)
NPV untuk investasi dan NPV for the investment and
pelaksanaan operasional KBLI baru implementation of the new KBLI
adalah positif sebesar Rp. operation is positive at Rp.
43.563.472.459, atau lebih besar 43,563,472,459, or greater than 0,
dari 0, artinya kegiatan usaha KBLI meaning that the new KBLI business
baru layak dilaksanakan. activity is feasible to be implemented.
Internal Rate of Return Internal Rate of Return
Internal Rate of Return untuk The Internal Rate of Return for the
investasi KBLI baru adalah sebesar new KBLI investment is 24.12%
24,12% lebih tinggi dari tingkat higher than the discount rate of
diskonto yang sebesar 10,79%, 10.79%, meaning that the new KBLI
artinya kegiatan usaha KBLI baru business activity is feasible to be
layak dilaksanakan. implemented.
Profitability Index (“P/I”) Profitability Index (“P/I”)
Analisis P/I yang dilakukan terhadap The P/I analysis conducted on this
KBLI baru ini adalah sebesar 1,73 new KBLI is 1.73 or greater than 1,
atau lebih besar dari 1, artinya meaning that the new KBLI business
kegiatan usaha KBLI baru layak activity is feasible to be implemented.
dilaksanakan.
34
Page 35
Payback Period (“PP”) Payback Period (“PP”)
PP KBLI baru ini adalah 3 tahun 1 The PP of this new KBLI is 3 years and
bulan, merupakan jangka waktu 1 month, a relatively short period of
yang relatif cepat. time.
Berdasarkan analisa pada Based on the analysis of market
kelayakan aspek pasar, kelayakan feasibility, technical feasibility,
aspek teknis, kelayakan aspek pola business pattern feasibility,
bisnis, kelayakan aspek model management model feasibility, and
manajemen, dan kelayakan aspek financial feasibility, it can be
keuangan maka dapat disimpulkan concluded that the Plan to Add
bahwa Rencana Penambahan Business Activities is Feasible.
Kegiatan Usaha adalah Layak.
IV. KETERSEDIAAN TENAGA AHLI IV. AVAILABILITY OF EXPERTS
Berkaitan dengan pekerja dan tenaga ahli Regarding workers and professional experts, the
profesional, Perseroan telah merencanakan Company has planned a competent workforce in
tenaga kerja yang berkompeten di bidangnya their fields in relation to property management and
dalam kaitannya dengan pengelolaan dan marketing. Currently, the Company has an adequate
pemasaran properti. Saat ini, Perseroan telah number of human resources, where the experts
memiliki jumlah sumber daya manusia yang come from experts who have worked at the
memadai, di mana tenaga ahli tersebut berasal Company. However, in order to support future
dari tenaga ahli yang telah bekerja pada business expansion plans, the company plans to add
Perseroan. Meskipun demikian, dalam rangka professional workers through team expansion that
mendukung rencana ekspansi usaha ke depan, will specifically focus on property management and
perusahaan merencanakan penambahan tenaga marketing.
kerja profesional melalui perluasan tim yang
secara khusus akan difokuskan pada pengelolaan
dan pemasaran properti.
Langkah ini juga diharapkan dapat mendorong This step is also expected to encourage optimal
pengelolaan dan pemasaran terhadap aset-aset management and marketing of assets to be leased.
yang akan disewakan secara optimal.
Dalam menjalankan kegiatan usaha tersebut, In carrying out these business activities, the
Perseroan rencana akan melakukan penambahan Company plans to add 2 (two) workers.
tenaga kerja sebanyak 2 (dua) orang.
V. PENGARUH PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA V. THE EFFECT OF ADDITION OF MAIN BUSINESS
UTAMA PADA KONDISI KEUANGAN ACTIVITIES ON THE COMPANY'S FINANCIAL
PERUSAHAAN CONDITION
Pengaruh Penambahan Kegiatan Usaha Utama The effect of the Addition of Main Business Activities
Terkait Real Estat Yang Dimiliki Sendiri Atau Related to Self-Owned or Rented Real Estate on the
Disewa pada kondisi keuangan Perseroan Company's financial condition is expected to
diharapkan dapat meningkatkan pendapatan increase revenue through the Addition of Main
melalui Penambahan Kegiatan Usaha Utama Business Activities, where this will be able to provide
tersebut, dimana hal ini akan dapat memberikan added value to the Company's shareholders.
nilai tambah kepada para pemegang saham
Perseroan.
Nilai tambah yang diharapkan dari Penambahan The expected added value of the Addition of Main
Kegiatan Usaha Utama terkait Real Estat Yang Business Activities related to Owned or Rented Real
Dimiliki Sendiri Atau Disewa terhadap kondisi Estate to the Company's financial condition is to
keuangan Perseroan adalah memberikan provide increased revenue, increased net profit,
peningkatan pendapatan, peningkatan laba bersih, which ultimately provides a positive NPV of Rp.
yang pada akhirnya memberikan NPV positif 43,563,472,459,-.
sebesar Rp. 43.563.472.459,- .
Analisis lebih rinci terkait dampak penambahan A more detailed analysis of the impact of the addition
kegiatan usaha ini dengan mengacu pada pos-pos of this business activity by referring to the financial
35
Page 36
laporan keuangan yang diproyeksikan mengalami statement items that are projected to increase and
peningkatan serta asumsi dan dasar penyusunan the assumptions and basis for preparing the
proyeksi tersebut. projection.
Analisis dampak penambahan kegiatan usaha ini Analysis of the impact of the addition of this business
dengan mengacu pada pos-pos laporan keuangan activity by referring to the financial statement items
yang diproyeksikan adalah peningkatan that are projected to increase is an increase in
pendapatan dan peningkatan laba bersih, yang revenue and an increase in net profit, which
pada akhirnya memberikan nilai tambah pada ultimately provides added value to the Company,
Perseroan yaitu Net Present Value (“NPV”) namely the Net Present Value ("NPV") of Rp.
sebesar Rp. 43.563.472.459,- . 43,563,472,459,-.
Asumsi dan dasar penyusunan proyeksi tersebut The assumptions and basis for preparing the
adalah: projection are:
Biaya Pendirian (Start Up Costs) Start Up Costs
Manajemen akan menjalankan kegiatan usaha Management will run this new business activity by
yang baru ini dengan memanfaatkan bangunan utilizing buildings and other facilities that are already
dan fasilitas lainnya yang sudah dimiliki dalam aset owned in the company's fixed assets. Thus, the
tetap perusahaan. Dengan demikian perusahaan company only needs an investment in the form of 2
hanya memerlukan investasi berupa 2 Unit Laptop Laptop Units and 2 sets of Office Furniture in the
dan 2 set Furniture Kantor berupa meja dan kursi form of tables and chairs to support new business
untuk mendukung kegiatan usaha yang baru. activities. Meanwhile, for assets in the form of land
Sedangkan, untuk aset berupa tanah dan and buildings are assets that are already owned by
bangunan adalah aset yang telah dimiliki oleh the company but in this feasibility study are included
perusahaan namun dalam studi kelayakan ini in the calculation as opportunity costs.
dimasukkan ke dalam perhitungan sebagai
opportunity cost.
Biaya tanah dan bangunan dimasukkan dalam Land and building costs are included in opportunity
opportunity cost dengan pertimbangan bahwa costs considering that business activities will look
kegiatan usaha akan terlihat sangat very profitable if they do not take opportunity costs
menguntungkan jika tidak memperhitungkan into account. Therefore, land and building costs as
opportunity cost. Sehingga, biaya tanah dan investment values are included in opportunity costs
bangunan sebagai nilai investasi dimasukkan so that business activities are reflected optimally.
dalam opportunity cost agar kegiatan usaha
tercermin secara optimal.
Bangunan kantor untuk memasarkan bidang Office buildings to market new business fields are
usaha baru tidak berada pada objek studi not in the feasibility study object or are not on land
kelayakan atau tidak berada pada tanah dan and buildings included in the initial investment.
bangunan yang termasuk dalam initial investment.
Proyeksi Modal Kerja Working Capital Projection
Tahun ke 1 Tahun ke 2 Tahun ke 3 Tahun ke 4 Tahun ke 5
Modal Kerja
Jan - Des Jan - Des Jan - Des Jan - Des Jan - Des
Piutang Usaha 1.157.592.744 1.599.110.153 1.996.228.050 2.102.172.737 2.154.727.055
36
Page 37
Tahun ke 6 Tahun ke 7 Tahun ke 8 Tahun ke 9 Tahun ke 10
Modal Kerja
Jan - Des Jan - Des Jan - Des Jan - Des Jan - Des
Piutang Usaha 2.154.727.055 2.208.595.232 2.208.595.232 2.263.810.113 2.263.810.113
Modal kerja yang dibutuhkan terdiri dari Piutang The working capital required consists of Accounts
Usaha. Modal kerja sebesar Rp.1,1 Miliar – 2,2 Receivable. Working capital of Rp.1.1 Billion – 2.2
Miliar per tahun selama tahun proyeksi. Billion per year during the projection year.
Sumber Pembiayaan Source of Funding
Total investasi termasuk dengan opportunity cost Total investment including opportunity cost in the
berupa tanah dan bangunan yang dibutuhkan form of land and buildings needed amounting to Rp.
sejumlah Rp. 59.573.781.744 (Lima Puluh 59,573,781,744 (Fifty Nine Billion Five Hundred
Sembilan Miliar Lima Ratus Tujuh Puluh Tiga Juta Seventy Three Million Seven Hundred Eighty One
Tujuh Ratus Delapan Puluh Satu Ribu Tujuh Ratus Thousand Seven Hundred Forty Four Rupiah)
Empat Puluh Empat Rupiah) yang diperlukan pada needed in the first year with 100% self-funding
tahun pertama dengan sumber pembiayaan 100% source of Rp. 59,573,781,744 (Fifty Nine Billion Five
pendanaan sendiri senilai 59.573.781.744 (Lima Hundred Seventy Three Million Seven Hundred
Puluh Sembilan Miliar Lima Ratus Tujuh Puluh Tiga Eighty One Thousand Seven Hundred Forty Four
Juta Tujuh Ratus Delapan Puluh Satu Ribu Tujuh Rupiah). The actual investment cost incurred was
Ratus Empat Puluh Empat Rupiah). Biaya only Rp50,000,000 in the form of laptops and office
investasi aktual yang dikeluarkan hanyalah furniture.
sebesar Rp50.000.000 berupa laptop dan furnitur
kantor.
Dengan mempertimbangkan saldo kas yang By considering the cash balance owned, the
dimiliki maka perusahaan sanggup untuk company is able to cover all investment funding
mengcover seluruh pendanaan investasi tanpa without affecting the operational performance of
mempengaruhi kinerja operasi kegiatan usaha existing business activities.
yang sudah ada.
Proyeksi Pendapatan Revenue Projection
Tahun ke 1 Tahun ke 2 Tahun ke 3 Tahun ke 4 Tahun ke 5
Keterangan
Jan - Des Jan - Des Jan - Des Jan - Des Jan - Des
Pendapatan Usaha Bersih 14.084.045.048 19.455.840.200 24.287.441.277 25.576.434.967 26.215.845.841
Beban Pokok Penjualan (2.082.150.230) (2.118.900.230) (2.156.568.980) (2.195.179.449) (2.234.755.179)
Laba Kotor 12.001.894.818 17.336.939.970 22.130.872.297 23.381.255.519 23.981.090.662
Total Beban Umum dan Adminintrasi (704.202.252) (972.792.010) (1.214.372.064) (1.278.821.748) (1.310.792.292)
Pajak Final (1.408.404.505) (1.945.584.020) (2.428.744.128) (2.557.643.497) (2.621.584.584)
EBITDA 9.889.288.061 14.418.563.940 18.487.756.105 19.544.790.273 20.048.713.786
Penyusutan dan Amortisasi (1.586.586.582) (1.586.586.582) (1.586.586.582) (1.586.586.582) (1.586.586.582)
EBIT 8.302.701.479 12.831.977.358 16.901.169.523 17.958.203.691 18.462.127.204
Beban Bunga dan Beban Keuangan Lainnya - - - - -
EBT 8.302.701.479 12.831.977.358 16.901.169.523 17.958.203.691 18.462.127.204
Pajak Kini - - - - -
EAT 8.302.701.479 12.831.977.358 16.901.169.523 17.958.203.691 18.462.127.204
37
Page 38
Tahun ke 6 Tahun ke 7 Tahun ke 8 Tahun ke 9 Tahun ke 10
Keterangan
Jan - Des Jan - Des Jan - Des Jan - Des Jan - Des
Pendapatan Usaha Bersih 26.215.845.841 26.871.241.987 26.871.241.987 27.543.023.037 27.543.023.037
Beban Pokok Penjualan (2.275.320.303) (2.316.899.555) (2.359.518.288) (2.403.202.489) (2.447.978.796)
Laba Kotor 23.940.525.538 24.554.342.433 24.511.723.700 25.139.820.548 25.095.044.241
Total Beban Umum dan Adminintrasi (1.310.792.292) (1.343.562.099) (1.343.562.099) (1.377.151.152) (1.377.151.152)
Pajak Final (2.621.584.584) (2.687.124.199) (2.687.124.199) (2.754.302.304) (2.754.302.304)
EBITDA 20.008.148.662 20.523.656.135 20.481.037.401 21.008.367.092 20.963.590.786
Penyusutan dan Amortisasi (1.586.586.582) (1.586.586.582) (1.586.586.582) (1.586.586.582) (1.586.586.582)
EBIT 18.421.562.080 18.937.069.553 18.894.450.820 19.421.780.510 19.377.004.204
Beban Bunga dan Beban Keuangan Lainnya - - - - -
EBT 18.421.562.080 18.937.069.553 18.894.450.820 19.421.780.510 19.377.004.204
Pajak Kini - - - - -
EAT 18.421.562.080 18.937.069.553 18.894.450.820 19.421.780.510 19.377.004.204
Pada tahun pertama perusahaan sudah mulai In the first year the company has started its business
melakukan kegiatan usaha nya yaitu memasarkan activities, namely marketing the assets to be leased.
aset-aset yang akan disewakan.
Dari 22 gudang, pada tahun pertama, perusahaan Of the 22 warehouses, in the first year, the company
memproyeksikan tingkat okupansi sebesar 55% projects an occupancy rate of 55% of the total assets
dari seluruh aset total yang akan disewakan yaitu to be leased, namely 22 warehouse units, while in
22 unit gudang, sedangkan pada tahun ke 2 tingkat the 2nd year the occupancy rate projected by the
okupansi yang proyeksikan oleh perusahaan naik company increased by 68% of the total assets to be
sebesar 68% dari seluruh aset total yang akan leased, namely 22 warehouse units. In the 3rd year
disewakan yaitu 22 unit gudang. Pada tahun ke 3 of the company's business activities, the company
perusahaan menjalani kegiatan usaha, has projected an occupancy rate of 100% or fully
perusahaan sudah memproyeksikan tingkat occupied from all total assets to be leased.
okupansi yang sebesar 100% atau terisi
sepenuhnya dari seluruh total aset yang akan
disewakan.
Harga sewa gudang yang akan disewakan juga The rental price of the warehouse to be leased will
akan naik pada setiap 2 tahun sekali dari tahun also increase every 2 years from the first year the
pertama perusahaan menjalankan kegiatan usaha company runs its business activities by 2.5%.
nya sebesar 2,5%.
Proyeksi Beban Operasional Operational Expense Projection
Keterangan Tahun ke 1 Tahun ke 2 Tahun ke 3 Tahun ke 4 Tahun ke 5
Jan - Des Jan - Des Jan - Des Jan - Des Jan - Des
HPP 2.082.150.230 2.118.900.230 2.156.568.980 2.195.179.449 2.234.755.179
Gaji - Tenaga Kerja 240.000.000 246.000.000 252.150.000 258.453.750 264.915.094
Listrik Air & Telfon 1.230.000.000 1.260.750.000 1.292.268.750 1.324.575.469 1.357.689.855
PBB 612.150.230 612.150.230 612.150.230 612.150.230 612.150.230
Beban Umum & Adm 704.202.252 972.792.010 1.214.372.064 1.278.821.748 1.310.792.292
Management Fee - - - - -
Fee Agen 704.202.252 972.792.010 1.214.372.064 1.278.821.748 1.310.792.292
Pajak Final 1.408.404.505 1.945.584.020 2.428.744.128 2.557.643.497 2.621.584.584
Keterangan Tahun ke 6 Tahun ke 7 Tahun ke 8 Tahun ke 9 Tahun ke 10
Jan - Des Jan - Des Jan - Des Jan - Des Jan - Des
HPP 2.275.320.303 2.316.899.555 2.359.518.288 2.403.202.489 2.447.978.796
Gaji - Tenaga Kerja 271.537.971 278.326.420 285.284.581 292.416.695 299.727.113
Listrik Air & Telfon 1.391.632.102 1.426.422.904 1.462.083.477 1.498.635.564 1.536.101.453
PBB 612.150.230 612.150.230 612.150.230 612.150.230 612.150.230
Beban Umum & Adm 1.310.792.292 1.343.562.099 1.343.562.099 1.377.151.152 1.377.151.152
Management Fee - - - - -
Fee Agen 1.310.792.292 1.343.562.099 1.343.562.099 1.377.151.152 1.377.151.152
Pajak Final 2.621.584.584 2.687.124.199 2.687.124.199 2.754.302.304 2.754.302.304
Beban HPP sebesar Rp. 2,082 miliar – 2,447 miliar COGS expense of Rp. 2.082 billion – 2.447 billion
selama tahun proyeksi yang terdiri dari gaji tenaga during the projection year consisting of direct labor
38
Page 39
kerja langsung, listrik air dan telfon, dan Pajak salaries, electricity, water and telephone, and PBB
PBB. Gaji tenaga kerja langsung sebesar 1,01% - tax. Direct labor salaries of 1.01% - 1.26% of total
1,26% dari total penjualan selama tahun proyeksi. sales during the projection year. Electricity, water
Beban listrik air dan telfon sebesar 5,18% - 6,48% and telephone expenses of 5.18% - 6.48% of total
dari total penjualan selama tahun proyeksi. Beban sales during the projection year. PBB tax expenses
pajak PBB sebesar 2,2% - 3,15% dari total of 2.2% - 3.15% of total sales during the projection
penjualan selama tahun proyeksi. year.
Beban umum dan administrasi sebesar Rp. 704 General and administrative expenses of Rp. 704
juta – 1,377 selama tahun proyeksi yang terdiri dari million – 1.377 during the projection year consisting
fee agen sebesar 5% dari total pendapatan selama of agent fees of 5% of total revenue during the
tahun proyeksi. projection year.
Proyeksi Laba (Rugi) Profit (Loss) Projection
Tahun ke 1 Tahun ke 2 Tahun ke 3 Tahun ke 4 Tahun ke 5
Keterangan
Jan - Des Jan - Des Jan - Des Jan - Des Jan - Des
Pendapatan Usaha Bersih 14.084.045.048 19.455.840.200 24.287.441.277 25.576.434.967 26.215.845.841
Beban Pokok Penjualan (2.082.150.230) (2.118.900.230) (2.156.568.980) (2.195.179.449) (2.234.755.179)
Laba Kotor 12.001.894.818 17.336.939.970 22.130.872.297 23.381.255.519 23.981.090.662
Total Beban Umum dan Adminintrasi (704.202.252) (972.792.010) (1.214.372.064) (1.278.821.748) (1.310.792.292)
Pajak Final (1.408.404.505) (1.945.584.020) (2.428.744.128) (2.557.643.497) (2.621.584.584)
EBITDA 9.889.288.061 14.418.563.940 18.487.756.105 19.544.790.273 20.048.713.786
Penyusutan dan Amortisasi (1.586.586.582) (1.586.586.582) (1.586.586.582) (1.586.586.582) (1.586.586.582)
EBIT 8.302.701.479 12.831.977.358 16.901.169.523 17.958.203.691 18.462.127.204
Beban Bunga dan Beban Keuangan Lainnya - - - - -
EBT 8.302.701.479 12.831.977.358 16.901.169.523 17.958.203.691 18.462.127.204
Pajak Kini - - - - -
EAT 8.302.701.479 12.831.977.358 16.901.169.523 17.958.203.691 18.462.127.204
Tahun ke 6 Tahun ke 7 Tahun ke 8 Tahun ke 9 Tahun ke 10
Keterangan
Jan - Des Jan - Des Jan - Des Jan - Des Jan - Des
Pendapatan Usaha Bersih 26.215.845.841 26.871.241.987 26.871.241.987 27.543.023.037 27.543.023.037
Beban Pokok Penjualan (2.275.320.303) (2.316.899.555) (2.359.518.288) (2.403.202.489) (2.447.978.796)
Laba Kotor 23.940.525.538 24.554.342.433 24.511.723.700 25.139.820.548 25.095.044.241
Total Beban Umum dan Adminintrasi (1.310.792.292) (1.343.562.099) (1.343.562.099) (1.377.151.152) (1.377.151.152)
Pajak Final (2.621.584.584) (2.687.124.199) (2.687.124.199) (2.754.302.304) (2.754.302.304)
EBITDA 20.008.148.662 20.523.656.135 20.481.037.401 21.008.367.092 20.963.590.786
Penyusutan dan Amortisasi (1.586.586.582) (1.586.586.582) (1.586.586.582) (1.586.586.582) (1.586.586.582)
EBIT 18.421.562.080 18.937.069.553 18.894.450.820 19.421.780.510 19.377.004.204
Beban Bunga dan Beban Keuangan Lainnya - - - - -
EBT 18.421.562.080 18.937.069.553 18.894.450.820 19.421.780.510 19.377.004.204
Pajak Kini - - - - -
EAT 18.421.562.080 18.937.069.553 18.894.450.820 19.421.780.510 19.377.004.204
Pada tahun proyeksi Rencana Penambahan In the projection year of the Company's Business
Kegiatan Usaha Perusahaan diproyeksikan Activity Addition Plan, it is projected to obtain EBIT
mendapatkan EBIT (Earning Before Interest dan (Earning Before Interest and Tax) ranging from Rp.
Tax) berkisar antara Rp. 8,302 miliar – 19,421 8.302 billion - 19.421 billion. Income tax burden of
miliar. Beban pajak penghasilan sebesar 0% 0% because the lease transaction is a final tax object
karena transaksi sewa-menyewa merupakan objek so that the Company obtains EAT (Earning After Tax)
pajak final sehingga Perusahaan mendapatkan ranging from Rp. 8.302 billion - 19.421 billion.
EAT (Earning After Tax) berkisar Rp. 8,302 miliar
– 19,421 miliar.
Kelayakan dari proyek ini dihitung dari manfaat The feasibility of this project is calculated from the
ekonomis yang diantisipasi di masa mendatang anticipated economic benefits in the future with Free
dengan Free Cash Flow To Firm yang selanjutnya Cash Flow To Firm which is then compared with its
dibandingkan dengan pengorbanan ekonomisnya. economic sacrifice. The feasibility of project
Kelayakan investasi proyek dihitung dengan investment is calculated using four indicators,
menggunakan empat indikator yaitu Net Present namely Net Present Value, Internal Rate of Return,
Value, Internal Rate of Return, Profitability Index Profitability Index (PI) and Payback Period with the
(PI) dan Payback Period dengan ringkasan following summary:
sebagai berikut:
39
Page 40
Berdasarkan analisa kelayakan di atas, NPV Based on the feasibility analysis above, NPV shows
menunjukkan nilai positif yaitu Rp. a positive value of Rp. 43,563,472,459, -, IRR =
43.563.472.459,- , IRR = 24,12% lebih tinggi 24.12% higher than WACC = 10.79% and PI is more
daripada WACC = 10,79% dan PI lebih dari 1, than 1, thus the investment is feasible.
dengan demikian investasi tersebut layak.
Analisis Profitabilitas dan Tingka Imbal Balik Profitability Analysis and Rate of Return on
Investasi Investment
Dalam figur di atas, dapat terlihat bahwa In the figure above, it can be seen that the
profitabilitas Rencana Proyek yang digambarkan profitability of the Project Plan depicted in the
dalam persentase margin spread (cross margin), percentage of margin spread (cross margin), the
persentase laba bersih sesudah bunga dan pajak percentage of net profit after interest and tax to
terhadap pendapatan (Profit Margin), ROE dan income (Profit Margin), ROE and ROI indicate that
ROI menunjukkan bahwa Rencana Proyek the Project Plan has the ability to generate profits.
memiliki kemampuan dalam menghasilkan laba.
Cross Margin berada di angka 80,22% - 86,48%
selama tahun proyeksi. Profit margin berada di Cross Margin is at 80.22% - 86.48% during the
angka 58,95% - 70,51% selama tahun proyeksi. projection year. Profit margin is at 58.95% - 70.51%
40
Page 41
Return on Equity berada di angka 12% - 24,77%. during the projection year. Return on Equity is at 12%
Return of investment berada diangka 24,29% - - 24.77%. Return on investment is at 24.29% -
63,02% dengan demikian Return of Investment 63.02% thus Return on Investment additional
penambahan kegiatan usaha menunjukan bahwa business activities indicate that businesses in the
usaha dalam bidang jasa sangat normal untuk service sector are very normal to gain very large
mendapatkan keuntungan yang sangat besar. profits.
Analisis Sensitivitas Sensitivity Analysis
Untuk menguji sensitifitas suatu proyek terhadap To test the sensitivity of a project to various factors
berbagai faktor yang mempengaruhinya, maka that influence it, the following is a sensitivity analysis
berikut ini disajikan analisa sensitivitas terhadap of the project's feasibility, namely:
kelayakan proyek, yaitu:
1. Investasi 1. Investment
2. Pendapatan 2. Revenue
3. HPP 3. COGS
4. Beban Penjualan Umum dan Administrasi 4. General Selling and Administrative Expenses
Berdasarkan uji sensitivitas tersebut, kondisi Based on the sensitivity test, the project's feasibility
parameter kelayakan proyek akan terlihat seperti parameter conditions will look like the following:
di bawah ini:
Analisis sensitifitas diuji dengan melakukan Sensitivity analysis is tested by conducting scenarios
skenario penurunan dan kenaikan dari variable of decreasing and increasing the variables of
Investasi, Pendapatan, HPP dan Beban Penjualan Investment, Income, COGS and General
Umum Administrasi. Hasil analisis sensitifitas Administrative Selling Expenses. The results of the
menunjukan bahwa Rencana Penambahan sensitivity analysis show that the Planned Addition of
Kegiatan Usaha sensitif tehadap variabel Investasi Business Activities is sensitive to the variables of
dan Pendapatan. Investment and Income.
Dengan memperhatikan analisis kelayakan By considering the financial feasibility analysis, the
keuangan, Penambahan Kegiatan Usaha secara Addition of Business Activities is financially feasible.
keuangan layak.
Kesimpulan Conclusion
Berdasarkan analisa pada kelayakan aspek pasar, Based on the analysis of the feasibility of market
kelayakan aspek teknis, kelayakan aspek pola aspects, feasibility of technical aspects, feasibility
bisnis, kelayakan aspek model manajemen, dan of business pattern aspects, feasibility of
kelayakan aspek keuangan maka dapat management model aspects, and feasibility of
disimpulkan bahwa Rencana Penambahan financial aspects, it can be concluded that the Plan
Kegiatan Usaha adalah Layak. for Adding Business Activities is Feasible.
41
Page 42
VI. PENGARUH PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA VI. THE EFFECT OF ADDITIONAL BUSINESS
SECARA KONSOLIDASI TERHADAP ACTIVITIES ON THE COMPANY'S FINANCES
KEUANGAN PERUSAHAAN
Penambahan Kegiatan Usaha Utama yaitu Real The addition of Main Business Activities, namely
Estat Yang Dimiliki Sendiri atau Disewa (KBLI Self-Owned or Leased Real Estate (KBLI 68111) is
68111) diharapkan akan memberikan manfaat bagi expected to provide benefits to the Company in the
Perseroan di masa mendatang baik sebagai future as a stand-alone company or on a
perusahaan yang berdiri sendiri maupun secara consolidated basis, as follows:
konsolidasi, yaitu sebagai berikut:
PROYEKSI LAPORAN POSISI KEUANGAN SEBELUM PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA
PROJECTION OF FINANCIAL POSITION REPORT BEFORE ADDITION OF BUSINESS ACTIVITIES
42
Page 43
PROYEKSI LAPORAN LABA RUGI SEBELUM PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA
PROJECTION OF PROFIT AND LOSS REPORT BEFORE ADDITION OF BUSINESS ACTIVITIES
43
Page 44
PROYEKSI LAPORAN ARUS KAS SEBELUM PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA
PROJECTION OF CASH FLOW REPORT BEFORE ADDITION OF BUSINESS ACTIVITIES
44
Page 45
PROYEKSI RASIO KEUANGAN SEBELUM PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA
FINANCIAL RATIO PROJECTION BEFORE ADDITION OF BUSINESS ACTIVITIES
45
Page 46
PROYEKSI LAPORAN POSISI KEUANGAN SESUDAH PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA
PROJECTION OF FINANCIAL POSITION REPORT AFTER ADDITION OF BUSINESS ACTIVITIES
46
Page 47
PROYEKSI LAPORAN LABA RUGI SESUDAH PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA
PROJECTION OF PROFIT AND LOSS REPORT AFTER ADDITION OF BUSINESS ACTIVITIES
47
Page 48
PROYEKSI LAPORAN ARUS KAS SESUDAH PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA
PROJECTION OF CASH FLOW REPORT AFTER ADDITION OF BUSINESS ACTIVITIES
PROYEKSI RASIO KEUANGAN SESUDAH PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA
FINANCIAL RATIO PROJECTION AFTER ADDITION OF BUSINESS ACTIVITIES
48
Page 49
Jika dilihat dari tabel sebelum penambahan If seen from the table before the addition of
kegiatan usaha dan sesudah penambahan business activities and after the addition of
kegiatan usaha, tidak adanya perubahan pada business activities, there are no changes in the
pos-pos laporan posisi keuangan. Perubahan financial position report items. The changes
antara sebelum penambahan dan sesudah between before and after the addition of business
penambahan kegiatan usaha ini berdampak pada activities have an impact on net profit before
laba bersih sebelum bunga dan pajak “EBIT”, interest and taxes "EBIT", before the addition of
sebelum penambahan kegiatan usaha rata-rata “ business activities the average "EBIT" in the
EBIT” pada tahun proyeksi adalah sebesar Rp. projection year is Rp. (27,190,722,685), while after
the addition of business activities the average
(27.190.722.685), sedangkan setelah
"EBIT" in the projection year is Rp.
penambahan kegiatan usaha rata-rata “EBIT”
(2,724,324,363). However, this does not affect the
pada tahun proyeksi adalah sebesar Rp.
company's net profit between before the addition of
(2.724.324.363). Namun hal ini tidak berdampak
business activities and after the addition of
pada laba bersih perusahaan antara sebelum
business activities, due to the transfer of the rental
penambahan kegiatan usaha dan sesudah
income post which before the addition of business
penambahan kegiatan usaha, dikarenakan
activities was in the other income post, while after
pemindahan pada pos pendapatan sewa yang
the addition of business activities the rental income
sebelum penambahan kegiatan usaha berada
was in the company's main income post. From the
pada pos pendapatan lain-lain, sedangkan
ratio table before and after the addition of business
sesudah penambahan kegiatan usaha pendapatan
activities above, it can be seen that the change in
sewa berada pada pos pendapatan utama
the ratio is in the liquidity ratio and activity ratio due
perusahaan.
to the transfer of rental income which before the
Dari tabel rasio sebelum dan sesudah
addition of business activities was in other income
penambahan kegiatan usaha diatas, terlihat
and after the addition of business activities the
perubahan rasio terdapat pada rasio likuiditas dan
rental income was reclassified into the company's
rasio aktivitas di karenakan pemindahan
main income. Before the addition of business
pendapatan sewa yang sebelum penambahan
activities, the company's liquidity ratio consisted of
kegiatan usaha berada pada pendapatan lain-lain
a current ratio with an average of 0.25 in the
dan setelah penambahan kegiatan usaha
projection year and the company's quick ratio with
pendapatan sewa tersebut direklasifikasi menjadi
an average of 0.25 in the projection year.
pendapatan utama dari perseroan. Pada sebelum
Meanwhile, for the company's activity ratio, there is
penambahan kegiatan usaha, rasio likuiditas
49
Page 50
perusahaan terdiri dari rasio lancar dengan rata- only TO Accounts Payable with an average of 2.72
rata sebesar 0,25 pada tahun proyeksi dan rasio in the projection. After the addition of business
cepat perusahaan rata-rata sebesar 0,25 pada activities, the company's current ratio averaged
tahun proyeksi. Sedangkan untuk rasio aktivitas 0.25 and the company's quick ratio averaged 0.25
perusahaan, hanya ada pada TO Utang Usaha in the projection year. As for the company's activity
dengan rata-rata sebesar 2,72 pada proyeksi. ratio, the company's average accounts receivable
Pada sesudah penambahan kegiatan usaha, rasio turnover is 12.17 in the projection year, the average
lancar perusahaan rata-rata sebesar 0,25 dan accounts payable turnover is 2.72. The solvency
rasio cepat perusahaan rata-rata sebear 0,25 pada ratio and profitability ratio do not have an impact on
tahun proyeksi. Sedangkan untuk rasio aktivitas the financial ratio because the company's net profit
perusahaan, turnover piutang usaha perusahaan before the addition of business activities and after
rata-rata sebesar 12,17 pada tahun proyeksi, business activities did not change.
turnover utang usaha rata-rata sebesar 2,72. Pada
rasio solvabilitas dan rasio profitabilitas tidak
berdampak pada rasio keuangan dikarenakan laba
bersih perusahaan pada sebelum penambahan
kegiatan usaha dan sesudah kegiatan usaha tidak
berubah.
VII. RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM VII. GENERAL MEETING OF SHAREHOLDERS
Sesuai dengan ketentuan POJK No. 17/2020, In accordance with the provisions of POJK No.
Perseroan bermaksud untuk meminta persetujuan 17/2020, the Company intends to request approval
kepada Pemegang Saham melalui RUPS from Shareholders through a GMS in connection
sehubungan dengan rencana Penambahan with the plan to Add the Company's Main Business
Kegiatan Usaha Utama Perseroan. Dalam hal ini, Activities. In this case, approval for the Addition of
persetujuan untuk Penambahan Kegiatan Usaha the Company's Main Business Activities will be
Utama Perseroan akan dimintakan pada RUPS requested at the GMS to be held by the Company
yang akan diselenggarakan Perseroan pada: on:
Hari, tanggal : Senin, 30 Juni 2025
Day, date Monday, June 30, 2025
Tempat : Kantor Perseroan, Jl. Moh. Toha Km 6 Bandung
Place Office Company, Jl. Moh. Toha Km 6 Bandung
Waktu : 09.00 WIB – selesai
Time 09.00 Western Indonesia Time - finish
Dalam RUPS yang akan dilaksanakan pada 30 In the GMS to be held on June 30, 2025, the
Juni 2025, Perseroan telah menetapkan mata Company has set an agenda for discussing a
acara untuk pembahasan studi kelayakan feasibility study on changes to the Company's
tentang perubahan kegiatan usaha Perseroan. business activities.
Pemegang Saham yang berhak hadir dalam Shareholders who are entitled to attend the
RUPS Perseroan adalah pemegang saham Company's GMS are shareholders whose names
yang namanya tercatat dalam Daftar are registered in the Company's Shareholders
Pemegang Saham Perseroan 1 (satu) hari Register 1 (one) working day before the date of the
kerja sebelum tanggal Pemanggilan RUPS GMS Invitation on June 5, 2025, namely June 4,
tanggal 5 Juni 2025, yaitu tanggal 4 Juni 2025. 2025.
Based on the provisions of Article 26 paragraph (1)
Berdasarkan ketentuan pasal 26 ayat (1) of the Company's Articles of Association and the
Anggaran Dasar Perseroan dan ketentuan provisions of the Regulation of the Financial
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Services Authority of the Republic of Indonesia
Indonesia Nomor 15/POJK.04/2020 tentang Number 15/POJK.04/2020 concerning the
Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Planning and Implementation of General Meetings
Pemegang Saham Perusahaan Terbuka Pasal of Shareholders of Public Companies Article 42
42 huruf a dan b, Kuorum kehadiran dan letters a and b, the attendance quorum and the
kuorum keputusan RUPS untuk mata acara GMS decision quorum for the agenda of changes
perubahan anggaran dasar Perusahaan to the articles of association of the Public Company
Terbuka yang memerlukan persetujuan menteri that require the approval of the minister who
50
Page 51
yang menyelenggarakan urusan pemerintahan organizes government affairs in the field of law and
di bidang hukum dan hak asasi manusia, human rights, except for changes to the articles of
kecuali perubahan anggaran dasar association of the Public Company in order to
Perusahaan Terbuka dalam rangka extend the term of the establishment of the Public
memperpanjang jangka waktu berdirinya Company, are carried out with the following
Perusahaan Terbuka dilakukan dengan provisions:
ketentuan sebagai berikut:
a. RUPS dapat dilangsungkan jika RUPS a. The GMS may be held if the GMS is attended
dihadiri oleh pemegang saham yang by shareholders representing at least 2/3 (two
mewakili paling sedikit 2/3 (dua per tiga) thirds) of the total number of shares with valid
bagian dari jumlah seluruh saham dengan voting rights, unless the articles of association
hak suara yang sah, kecuali anggaran of the Public Company determine a larger
dasar Perusahaan Terbuka menentukan quorum;
jumlah kuorum yang lebih besar; b. The decision of the GMS as referred to in letter
b. keputusan RUPS sebagaimana dimaksud a is valid if approved by more than 2/3 (two
pada huruf a adalah sah jika disetujui oleh thirds) of all shares with voting rights present at
lebih dari 2/3 (dua per tiga) bagian dari the GMS .
seluruh saham dengan hak suara yang
hadir dalam RUPS .
Selanjutnya, mata acara RUPS Perseroan Furthermore, the agenda of the Company's GMS in
sehubungan dengan Penambahan Kegiatan relation to the Addition of the Company's Main
Usaha Utama Perseroan adalah: Business Activities is:
Usulan perubahan Anggaran Dasar Perseroan Proposed amendments to the Company's Articles
Pasal 3 Maksud dan Tujuan serta Kegiatan Usaha of Association Article 3 Purpose and Objectives and
diawali dengan pembahasan studi kelayakan Business Activities begin with a discussion of a
tentang perubahan kegiatan usaha untuk meminta feasibility study on changes to business activities to
persetujuan para pemegang saham request approval from shareholders.
VIII. INFORMASI TAMBAHAN VIII. ADDITIONAL INFORMATION
Tidak terdapat kejadian-kejadian penting terkait There were no significant events related to the
objek studi kelayakan yang diketahui maupun yang feasibility study object that were known or that
patut diketahui sampai dengan tanggal laporan, should have been known up to the date of the
yang dapat mempengaruhi nilai objek studi report, that could affect the value of the feasibility
kelayakan. study object.
Untuk memperoleh informasi lanjutan terkait To obtain further information regarding the Addition
Penambahan Kegiatan Usaha Utama, Para of Main Business Activities, the Shareholders of
Pemegang Saham dari Perseroan dapat the Company may submit questions to the
mengajukan pertanyaan kepada Sekretaris Company's Corporate Secretary, on Working
Perusahaan Perseroan, pada Hari Kerja, yaitu Days, namely Monday - Friday and during working
Senin - Jumat dan pada jam kerja, yaitu Pukul hours, namely 08.00 - 16.30 WIB at the following
08.00 - 16.30 WIB di alamat berikut: address:
PT Panasia Indo Resources Tbk.
Jl. Moh. Toha Km 6 Bandung, Indonesia
Telepon: (022) 5202930
Website:
www.panasiagroup.co.id
Email:
secretary@panasiagroup.co.id
U.p. Sekretaris Perusahaan
51
Page 52
Names mentioned 71 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
FINANCIAL SERVICES AUTHORITY
p.1 ×4
unresolved
org
Pusat
p.2
unresolved
org
Ministry of Law Kementerian Hukum Republik Indonesia
p.2
unresolved
org
Ministry of Law
p.2 ×3
unresolved
org
Kementerian
p.2
unresolved
org
Bapepam
p.2 ×8
unresolved
—
17/2020
p.2
unresolved
org
Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
p.2
unresolved
—
17/POJK.04/2020 tanggal 20 April 2020 tentang
p.2
unresolved
org
Ministry of Law. Thus
p.4
unresolved
org
Ministry of Law. Setelah
p.5
unresolved
person
Suwarman
p.5 ×2
unresolved
org
Minister of Law and Human Rights
p.5
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi
p.5
unresolved
—
pengungkapan Strukur Permodalan
p.6
unresolved
person
dibuat oleh R. Tendy Suwarman, SH., di
· Notaris
p.6 ×5
unresolved
org
Shareholders Lucky Heights Resources Limited
p.7
unresolved
org
Lucky Heights Resources Limited Gold Gazelle Profits Corporation
p.7
unresolved
org
Gold Gazelle Profits Corporation
p.7 ×2
unresolved
org
PT Panasia Synthetic Abadi
p.7 ×2
unresolved
org
Ortega Management Limited
p.7 ×2
unresolved
org
Ortega Management Limited Mercury Capital International Inc.
p.7
unresolved
org
Mercury Capital International Inc. Prime Invesco Limited
p.7
unresolved
person
Awong Hidjaja Masyarakat
p.7 ×5
unresolved
org
Kepemilikan PT Panasia Indo Resources Tbk. (PT PIR
p.7
unresolved
org
PIR Tbk.
p.7 ×5
unresolved
—
adalah sebagaimana diagram di bawah dengan pihak
p.7
unresolved
—
menjadi pengendali adalah PT Panasia Synthetic
p.7
unresolved
org
PT Panasia Synthetic Abadi. Abadi. AH
p.7
unresolved
org
PT PI
p.7 ×2
unresolved
org
PT PSA
p.7 ×2
unresolved
org
Lucky Heights Resources Limited
p.7
unresolved
org
PT Panasia Intertraco D. SUSUNAN
p.7
unresolved
—
adalah Akta No. 70
p.7
unresolved
person
Suwarman, SH., di mana sebagai berikut :
p.7
unresolved
org
PT Panasia Indo
p.8 ×2
unresolved
—
Idris Jono
· Akuntan Publik
p.9
unresolved
person
Drs. Rudy Soegiharto
p.9 ×12
unresolved
org
Soegianto Prasodjo & Rekan
p.12
unresolved
org
Prasodjo & Rekan
p.12
unresolved
org
KJPP RSR
p.12 ×2
unresolved
—
A. Identit
· Penilai
p.12
unresolved
person
Ginanjar Rizki Tarekat
p.12
unresolved
person
Tarekat
p.12
unresolved
org
Minister of Finance Number Keuangan
p.12
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.12
unresolved
org
Sugianto Prasodjo dan Rekan
p.12
unresolved
org
Ministry of Finance Kementrian Keuangan
p.12
unresolved
org
Minister of Finance
p.12
unresolved
org
KJPP Sugianto Prasodjo
p.12
unresolved
org
Partners Prasodjo dan Rekan
p.12
unresolved
org
PT Mega Manunggal
p.19
unresolved
org
Property Tbk.
p.19 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.26 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
Rule parser
Needs review
confidence 0.091
10804 ms
12 Sep 2026 22:38
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
'appraiser_name': '',
'assets': [],
'currency': None,
'fact_type': '',
'issuer_name': '',
'kind': 'MATERIAL',
'kjpp_name': '',
'letter_number': '',
'object_text': '',
'object_truncated': False,
'parties': [],
'pct_of_equity': None,
'reference_period': '',
'requires_rups': None,
'rups_date': None,
'ticker': '',
'transaction_date': None,
'valuation_date': None,
'value': None}