Skip to content
Back to announcement

20250624_HDTX_Rencana Transaksi Perubahan Kegiatan Usaha_31908203_lamp1.pdf

Asset transaction Needs review HDTX

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 52

Page 1
                      KETERBUKAAN INFORMASI KEPADA PEMEGANG SAHAM
                         PT PANASIA INDO RESOURCES TBK. (“Perseroan”)
            DALAM RANGKA MEMENUHI PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN (“OJK”)
      NO. 17/POJK.04/2020 TENTANG TRANSAKSI MATERIAL DAN PERUBAHAN KEGIATAN USAHA

                       THE DISCLOSURE OF INFORMATION TO SHAREHOLDERS
                        PT PANASIA INDO RESOURCES TBK. (“The Company”)
   IN ORDER TO COMPLY WITH THE REGULATION OF THE FINANCIAL SERVICES AUTHORITY (“OJK”)
      NO. 17/POJK.04/2020 ON MATERIAL TRANSACTIONS AND CHANGES IN BUSINESS ACTIVITIES


KETERBUKAAN INFORMASI INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA ANDA
MENGALAMI KESULITAN DALAM MEMAHAMI INFORMASI YANG TERMUAT DALAM KETERBUKAAN
INFORMASI INI, ATAU KERAGU-RAGUAN DALAM MEMBUAT SUATU KEPUTUSAN DAN TERDAPAT
KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA BERKONSULTASI DENGAN PIHAK YANG
KOMPETEN.

THIS INFORMATION DISCLOSURE IS IMPORTANT AND NEEDS IMMEDIATE ATTENTION. IF YOU EXPERIENCE
DIFFICULTY IN UNDERSTANDING THE INFORMATION CONTAINED IN THIS INFORMATION DISCLOSURE, OR
HAVE DOUBT IN MAKING A DECISION AND THERE IS DOUBT IN THE ACTION TO BE TAKEN, YOU SHOULD
CONSULT WITH A COMPETENT PARTY.




                                          Kegiatan usaha utama :
              Bidang industri meliputi tekstil, pembangkit listrik, perdagangan dan investasi
                                         Main business activities:
             The industrial sector including textiles, power generation, trade and investment

                      Berkedudukan di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Indonesia
                          Located in Bandung Regency, West Java, Indonesia
                               Jl. Moh. Toha Km 6 Bandung, Indonesia
                                        Telepon: (022) 5202930
                                Email: secretary@panasiagroup.co.id


DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS PERSEROAN BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN
SEMUA INFORMASI, FAKTA, DATA ATAU LAPORAN DAN KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM
KETERBUKAAN INFORMASI INI DAN SEMUA INFORMASI YANG TERCANTUM DI DALAM KETERBUKAAN
INFORMASI INI ADALAH BENAR DAN TIDAK ADA FAKTA MATERIAL YANG TIDAK DIUNGKAPKAN DI DALAM
KETERBUKAAN INFORMASI INI YANG DAPAT MENYEBABKAN INFORMASI MATERIAL YANG TERCANTUM
DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI MENJADI TIDAK BENAR ATAU MENYESATKAN.

THE BOARD OF DIRECTORS AND BOARD OF COMMISSIONERS OF THE COMPANY ARE FULLY
RESPONSIBLE FOR THE ACCURACY OF ALL INFORMATION, FACTS, DATA OR REPORTS AND THE HONESTY
OF OPINIONS CONTAINED IN THIS INFORMATION DISCLOSURE AND ALL INFORMATION CONTAINED IN THIS
INFORMATION DISCLOSURE IS CORRECT AND THERE ARE NO MATERIAL FACTS NOT DISCLOSED IN THIS
INFORMATION DISCLOSURE THAT COULD CAUSE THE MATERIAL INFORMATION CONTAINED IN THIS
INFORMATION DISCLOSURE TO BE INCORRECT OR MISLEADING.


Perubahan dan/atau Tambahan Keterbukaan Informasi ini diterbitkan di Bandung pada tanggal 24 Juni 2025.
  Changes and/or Additions to this Disclosure of Information are published in Bandung on June 24, 2025.




                                                    1
Page 2
DEFINISI, ISTILAH DAN SINGKATAN                                 DEFINITIONS, TERMS AND ABBREVIATIONS

DPS                                                             DPS
Daftar Pemegang Saham Perseroan yang diterbitkan                Shareholders Register of the Company issued by
oleh Biro Administrasi Efek.                                    Securities Administration Bureau

Hari Kerja                                                      Working Days
Hari-hari, kecuali hari Sabtu atau Minggu atau hari libur       Days, except Saturdays or Sundays or national holidays,
nasional, di mana perusahaan-perusahaan komersial               when commercial companies are open for general
buka untuk beroperasi secara umum di Indonesia.                 operations in Indonesia.

KBLI                                                            KBLI
Klasifikasi   Baku   Lapangan   Usaha      Indonesia            Standard Classification of Indonesian Business Activities
sebagaimana diatur dalam Peraturan Badan Pusat                  as regulated in Central Statistics Agency Regulation No.
Statistik No. 2 Tahun 2020 tentang Klasifikasi Baku             2 of 2020 concerning Standard Classification of
Lapangan Usaha Indonesia.                                       Indonesian Business Activities.

Kemenkum                                                        Ministry of Law
Kementerian Hukum Republik Indonesia (atau sebutan              Ministry of Law of the Republic of Indonesia (or the
sebelumnya/di masa yang akan datang yang dapat                  previous/future designation that may be used to refer to
digunakan untuk menyebut Kementerian Hukum                      the Ministry of Law of the Republic of Indonesia from time
Republik Indonesia dari waktu ke waktu).                        to time).

Masyarakat                                                      Public
Pihak-pihak termasuk badan hukum, baik warga negara             The parties include legal entities, whether Indonesian
Indonesia ataupun warga negara asing dan badan                  citizens or foreign citizens and Indonesian legal entities
hukum Indonesia ataupun badan hukum asing, baik                 or foreign legal entities, whether domiciled and
yang berdomisili dan didirikan di Indonesia ataupun yang        established in Indonesia or domiciled and established
berdomisili dan didirikan di luar yurisdiksi Republik           outside the jurisdiction of the Republic of Indonesia.
Indonesia.

Otoritas Jasa Keuangan atau OJK                                 Financial Services Authority
Suatu lembaga independen yang dibentuk berdasarkan              An independent institution established under Law no. 21
Undang-Undang No. 21 Tahun 2011 tentang Otoritas                of 2011 concerning the Financial Services Authority as
Jasa Keuangan sebagaimana diubah dengan Undang-                 amended by Law No. 4 of 2023 concerning the
Undang No. 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan                Development and Strengthening of the Financial Sector
Penguatan Sektor Keuangan (“UU OJK”), yang tugas                (“OJK Law”), whose duties and authorities include the
dan      wewenangnya    meliputi   pengaturan   dan             regulation and supervision of financial service activities
pengawasan atas kegiatan jasa keuangan pada sektor              in the banking sector,capital market, insurance, pension
perbankan, pasar modal, asuransi, dana pensiun,                 funds, financing institutions and other financial institution
institusi pembiayaan dan sektor-sektor institusi                sectors. As of 31 December 2012, OJK is an institution
pembiayaan lainnya. Sejak tanggal 31 Desember 2012,             that replaces and accepts the rights and obligations of
OJK merupakan institusi yang menggantikan dan                   Bapepam and/or Bapepam and LK to carry out
menerima hak dan kewajiban dari Bapepam dan/atau                regulatory and supervisory functions in accordance with
Bapepam dan LK untuk melaksanakan fungsi                        the provisions of Article 55 of the OJK Law.
pengaturan dan pengawasan sesuai dengan ketentuan
Pasal 55 UU OJK.

Pemegang Saham                                                  Shareholders
Para pemegang saham Perseroan yang namanya                      The shareholders of the Company whose names are
terdaftar dalam DPS.                                            registered in the DPS.

POJK No. 17/2020                                                POJK No. 17/2020
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia             Regulation of the Financial Services Authority of the
Nomor 17/POJK.04/2020 tanggal 20 April 2020 tentang             Republic of Indonesia Number 17/POJK.04/2020 dated
Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.                20 April 2020 concerning Material Transactions and
                                                                Changes in Business Activities.



                                                            2
Page 3
RUPS                                                          GMS
Rapat Umum Pemegang Saham.                                    General Meeting of Shareholders.

Perusahaan                                                    The Company
PT Panasia Indo Resources Tbk, suatu perseroan                PT Panasia Indo Resources Tbk, a public limited
terbatas terbuka dengan kegiatan usaha utama industri         company with the main business activities in the textile
tekstil dan investasi                                         industry and investment.

Undang-Undang Pasar Modal                                     Capital Market Law
Undang-Undang No. 8 Tahun 1995 tanggal 10                     Law No. 8 of 1995 dated November 10, 1995 concerning
November 1995 tentang Pasar Modal, Lembaran                   the Capital Market, State Gazette of the Republic of
Negara Republik Indonesia No. 64 Tahun 1995,                  Indonesia No. 64 year 1995, Supplement to the State
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia No.               Gazette of the Republic of Indonesia No. 3608, as
3608, sebagaimana diubah dengan Undang-Undang                 amended by Law No. 4 of 2023 concerning the
No. 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan                     Development and Strengthening of the Financial Sector.
Penguatan Sektor Keuangan.

I.   Penjelasan,      Pertimbangan,      dan   Alasan         I.   Explanation, Considerations, and Reasons for
     Dilakukannya Penambahan Kegiatan Usaha                        the Addition of Business Activities
     PT Panasia Indo Resources, Tbk. selanjutnya                   PT Panasia Indo Resources, Tbk. hereinafter
     disebut “Perusahaan” merupakan perseroan                      referred to as the “Company” is a company with the
     dengan status perusahaan terbuka yang kegiatan                status of a public company whose main business
     usaha utamanya dalam bidang industri meliputi                 activities in the industrial sector include textiles,
     tekstil, pembangkit listrik, perdagangan dan                  power generation, trade and investment. For the
     investasi. Untuk industri tekstil mencakup antara             textile    industry   includes,     among     others,
     lain polimerisasi, serat sintetis, permintalan,               polymerization, synthetic fiber, spinning, weaving.
     pertenunan.
     Perusahaan memulai usahanya secara komersial                  The Company started its commercial operations in
     pada tahun 1974 dan untuk bidang industri tekstil             1974 and stopped operating in the textile industry in
     berhenti beroperasi di tahun 2017. Perusahaan                 2017. The company restarted some parts of the
     sempat menjalankan kembali beberapa bagian                    production units in 2019, then stopped again in 2022.
     unit produksi di tahun 2019, kemudian berhenti
     kembali di tahun 2022.
     Perseroan tidak menjalankan kembali industri                  The Company did not resume the textile industry,
     tekstil, dengan pertimbangan-pertimbangan antara              with considerations including:
     lain:
     - Perseroan mengalami kerugian beruntun di                    - The Company has experienced consecutive
         industri tekstil sejak tahun 2013 yang                      losses in the textile industry since 2013 which
         berpengaruh terhadap kondisi keuangan dan                   has affected the financial condition and working
         modal kerja.                                                capital.
     - Persaingan usaha di industri tekstil yang                   - Increasingly tight business competition in the
         semakin ketat dan kondisi pasar produk tekstil              textile industry and less favorable market
         yang kurang menguntungkan bagi Perseroan.                   conditions for textile products for the Company

     Di bidang investasi, Perseroan melakukan                      In the investment sector, the Company has made
     investasi/penyertaan modal di perusahaan                      investments/capital participation in chromite mining
     pertambangan       kromit    serta     perusahaan             companies as well as mining and cement industry
     pertambangan dan industri semen. Untuk                        companies. For the chromite mining company, it has
     perusahaan      pertambangan      kromit,   belum             not yet operated commercially and currently its
     beroperasi secara komersial dan saat ini                      activities have stopped. In addition, the Company
     aktivitasnya telah berhenti. Selain itu Perseroan             has released investments/capital participation in
     telah melepas investasi/penyertaan modal di                   mining and cement industry companies at the end of
     perusahaan pertambangan dan industri semen di                 2018.
     akhir tahun 2018.

     Setelah berhenti beroperasi di tahun 2017, untuk              After stopping operating in 2017, to meet the costs
     memenuhi biaya-biaya yang tetap harus dibayar,                that still had to be paid, the Company sold some of
     Perusahaan menjual sebagian aset yang sudah                   its unused assets and rented out its warehouse


                                                          3
Page 4
tidak dipakai dan menyewakan         bangunan-         buildings.
bangunan gudang yang dimiliki.

Sebagian pendapatan dari penjualan beberapa            Part of the proceeds from the sale of several assets
aset akan digunakan untuk mendukung usaha              will be used to support the building rental business,
sewa bangunan, di antaranya untuk biaya                including for warehouse repair costs so that the
perbaikan gudang sehingga kondisi gudang akan          warehouse conditions will be better and attract
lebih baik dan menarik minat calon penyewa.            potential tenants. The rented warehouses will
Gudang-gudang yang disewa akan menghasilkan            generate income that supports the Company's
pendapatan yang mendukung kelangsungan                 business continuity.
usaha Perusahaan.

Perseroan akan menjalankan usaha real estat            The Company will run a real estate business
(sewa bangunan gudang) sebagai kegiatan usaha          (warehouse building rental) as its main business
utama sehingga pendapatan lain-lain yang berasal       activity so that other income derived from rental
dari pendapatan sewa akan menjadi pendapatan           income will become business income.
usaha.

Terkait penambahan kegiatan usaha baru yaitu           Regarding the addition of new business activities,
sewa bangunan gudang, Perseroan telah memiliki         namely warehouse building rental, the Company
kontrak sewa jangka panjang.                           already has a long-term rental contract.

Atas aktivitas penyewaan bangunan-bangunan             For the rental activities of its warehouse buildings,
gudang yang dimiliki, Perusahaan perlu                 the Company needs to add a new business activity,
menambahkan kegiatan usaha baru yaitu Real             namely Self-Owned or Leased Real Estate (KBLI
Estat Yang Dimiliki Sendiri atau Disewa (KBLI          68111). The additional business activities that will be
68111). Penambahan kegiatan usaha yang akan            carried out are in the form of warehouse rentals.
dilakukan adalah berupa penyewaan gudang.

Mengingat KBLI 68111 sehubungan dengan                 Considering that KBLI 68111 regarding the rental of
penyewaan gudang ini tidak berdiri sendiri, maka       this warehouse does not stand alone, for the
untuk kepentingan penulisan perubahan Pasal 3          purposes of writing the amendment to Article 3 of the
Anggaran Dasar Perusahaan, kami akan                   Company's Articles of Association, we will write it in
menuliskan sesuai dengan KBLI 68111 secara             accordance with KBLI 68111 in its entirety.
utuh.

Tujuan Keterbukaan Informasi                           Purpose of Information Disclosure
Keterbukaan Informasi kepada Para Pemegang             This Information Disclosure to Shareholders
Saham ini (“Keterbukaan Informasi”) memuat             (“Information Disclosure”) contains information
informasi mengenai rencana Penambahan                  regarding the Company's planned Addition of Main
Kegiatan Usaha Utama Perusahaan sebagaimana            Business Activities as referred to in POJK No.
dimaksud dalam POJK No. 17/2020 berupa                 17/2020 in the form of adding a new business field,
penambahan bidang usaha baru yakni Real Estat          namely Owned or Rented Real Estate (KBLI 68111)
Yang Dimiliki Sendiri atau Disewa (KBLI 68111)         as described above (hereinafter referred to as
sebagaimana diuraikan di atas (selanjutnya             “Addition of Main Business Activities”).
disebut “Penambahan Kegiatan Usaha Utama”).

Untuk melakukan Penambahan Kegiatan Usaha              To carry out the Addition of Main Business Activities
Utama berdasarkan ketentuan Pasal 22 ayat (1)          based on the provisions of Article 22 paragraph (1)
huruf (a) POJK No. 17/2020, Perusahaan wajib           letter (a) POJK No. 17/2020, the Company must first
terlebih dahulu memperoleh persetujuan RUPS.           obtain approval from the GMS.

Penambahan kegiatan usaha dalam pasal 3                The addition of business activities in Article 3 of the
Anggaran Dasar merupakan perubahan Anggaran            Articles of Association is an amendment to the
Dasar yang memerlukan persetujuan dari                 Articles of Association that requires approval from
Kemenkum. Dengan demikian, setelah RUPS                the Ministry of Law. Thus, after the GMS approves
menyetujui perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar,           the amendment to Article 3 of the Articles of
perubahan tersebut perlu mendapat persetujuan          Association, the amendment must obtain approval


                                                   4
Page 5
       dari Kemenkum.                                              from the Ministry of Law.

       Setelah mendapatkan persetujuan Kemenkum,                   After obtaining approval from the Ministry of Law, the
       Perusahaan akan memperbaharui ijin usaha pada               Company will renew the business license on the
       Nomor Induk Berusaha melalui sistem Online                  Business Identification Number through the Online
       Single Submission.                                          Single Submission system.
       Dengan demikian, persetujuan dan/atau perizinan             Thus, the approval and/or permits required for the
       yang diperlukan dalam rangka penambahan                     addition of business activities will be carried out by
       kegiatan usaha akan dilakukan Perseroan setelah             the Company after the deed of the GMS approving
       akta RUPS yang menyetujui perubahan Anggaran                the amendment to the Company's Articles of
       Dasar Perseroan selesai dibuat oleh notaris yang            Association has been completed by a notary
       ditunjuk Perseroan.                                         appointed by the Company.

       Sampai dengan diterbitkannya Perubahan                      Up to the issuance of the Changes and/or Additional
       dan/atau Tambahan Keterbukaan Informasi ini                 Disclosure of Information, there were no objections
       tidak terdapat keberatan dari pihak-pihak tertentu          from certain parties regarding changes in business
       terkait dengan perubahan kegiatan usaha oleh                activities by the Company.
       Perseroan.

II.    GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN                                 II. COMPANY GENERAL DESCRIPTION
       A. PROFIL PERUSAHAAN                                         A. THE COMPANY PROFILE
          Perusahaan didirikan berdasarkan Akta                        The Company was established based on Deed of
          Pendirian No. 15 tanggal 06 April 1973 yang                  Establishment No. 15 dated April 6, 1973 made
          dibuat di hadapan Notaris Imas Fatimah,                      before Notary Imas Fatimah, Bachelor of Law,
          Sarjana Hukum, berkedudukan di Bandung.                      domiciled in Bandung. The Company has
          Perusahaan telah beberapa kali mengalami                     changed its name several times and most
          perubahan nama dan terakhir sejak 5                          recently since September 5, 2012, the Company
          September 2012, Perusahaan berganti nama                     changed its name to PT Panasia Indo Resources
          menjadi PT Panasia Indo Resources Tbk.                       Tbk. The Company's articles of association have
          Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami                    been amended several times, as of the last cut
          beberapa kali perubahan, per tanggal cut off                 off date based on Notarial Deed No. 63 dated
          terakhir berdasarkan Akta Notaris No. 63                     August 30, 2021 made before R. Tendy
          tanggal 30 Agustus 2021 yang dibuat di                       Suwarman, SH., Notary in Bandung City,
          hadapan R. Tendy Suwarman, SH., Notaris di                   concerning the statement of the annual
          Kota     Bandung,    mengenai     pernyataan                 shareholders' decision of the Limited Liability
          keputusan     pemegang     saham     tahunan                 Company. The amendment was approved by the
          Perseroan Terbatas. Perubahan tersebut                       Minister of Law and Human Rights of the
          disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi                   Republic of Indonesia through Decree No. AHU-
          Manusia Republik Indonesia melalui Surat                     AH.01.03-0455934 dated October 4, 2021.
          Keputusan      No.    AHU-AH.01.03-0455934
          tanggal 04 Oktober 2021.

           Kantor pusat Perusahaan berlokasi di Jalan                 The Company's head office is located at Jalan
           Moch. Toha No. KM 6, Kelurahan Pasawahan,                  Moch. Toha No. KM 6, Pasawahan Village,
           Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung,                  Dayeuhkolot District, Bandung Regency, West
           Jawa Barat 40256.                                          Java 40256.

      B.   BIDANG USAHA                                            B. BUSINESS ACTIVITIES
           Kegiatan usaha Perseroan berdasarkan                       The Company's business activities based on the
           Anggaran Dasar dan atau KBLI adalah                        Articles of Association and/or KBLI are to run a
           menjalankan usaha dalam bidang industri                    business in the industrial sector, especially the
           khususnya industri tekstil dan investasi.                  textile and investment industry.
           Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di               To achieve the above intent and purpose, the
           atas Perseroan dapat melaksanakan kegiatan                 Company may carry out the following business
           usaha sebagai berikut:                                     activities:
           a. Menjalankan usaha utama dalam bidang                    a. Running a main business in the industrial
               industri meliputi:                                         sector including:



                                                            5
Page 6
        - Tekstil antara lain polimerisasi, serat                 - Textiles      including      polymerization,
          sintetis, pemintalan, pertenunan;                         synthetic fibers, spinning, weaving;
        - Menjalankan usaha bidang pembangkit                     - Running a business in the field of
          listrik dengan menggunakan tenaga air,                    electricity generation using hydropower,
          gas, panas bumi, batu bara dan lain-lain                  gas, geothermal, coal and others as well
          serta usaha pengembangan bidang                           as a business developing the steam
          tenaga uap;                                               power sector;
        - Menjalankan usaha-usaha di bidang                       - Running businesses in the field of general
          perdagangan umum secara impor,                            trade through import, export, local and
          ekspor, lokal serta antar pulau                           inter-island (interinsulair) both for its own
          (interinsulair) baik untuk perhitungan                    calculations and on commission for the
          sendiri maupun secara komisi atas                         calculations of other parties, as well as
          perhitungan pihak lain, demikian pula                     trading businesses as a supplier,
          usaha-usaha perdagangan sebagai                           wholesaler and distributor, representative
          leveransier (supplier), grosir dan                        or agent of companies or other agencies
          distributor, perwakilan atau peragenan                    both from within and outside the country;
          dari perusahaan-perusahaan atau
          badan-badan lain baik dari dalam
          maupun luar negeri;
        - Investasi di berbagai bidang industri.                  - Investment in various industrial sectors.

     b. Untuk kegiatan usaha penunjang dapat                  b. For supporting business activities, it can run
        menjalankan usaha dalam bidang industri                  a business in the cement and building
        semen dan bahan bangunan.                                materials industry.

        , namun kegiatan usaha yang telah benar-                  , however, the business activities that have
        benar dijalankan adalah industri tekstil dan              actually been carried out are the textile and
        investasi. Industri tekstil sendiri berhenti              investment industries. The textile industry
        beroperasi di tahun 2017. Perseroan                       itself stopped operating in 2017. The
        sempat menjalankan kembali beberapa                       company restarted some parts of the
        bagian unit produksi di tahun 2019,                       production unit in 2019, then stopped again in
        kemudian berhenti kembali di tahun 2022.                  2022.

     Kegiatan usaha yang akan ditambahkan oleh                The business activities to be added by the
     Perseroan adalah kegiatan usaha utama.                   Company are the main business activities.


C.   STRUKTUR          PERMODALAN          DAN             C. CAPITAL             STRUCTURE              AND
     PEMEGANG SAHAM                                           SHAREHOLDERS
     Dasar    hukum      yang   menjadi   dasar               The legal basis for the disclosure of the Capital
     pengungkapan Strukur Permodalan dan                      Structure and Shareholders is the Company's
     Pemegang Saham adalah Akta Perubahan                     Deed of Amendment No. 63 dated August 30,
     Perseroan No. 63 tanggal 30 Agustus 2021                 2021, made by R. Tendy Suwarman, SH., which
     yang dibuat oleh R. Tendy Suwarman, SH., di              is as follows:
     mana sebagai berikut:




                                                       6
Page 7
                                                  Jumlah             Persentase                Jumlah
                                                  Saham/            Kepemilikan/            Modal Disetor/
                                                 Numb er of         Percentage              Total Paid-up
                                                  Shares            of Ownership            Capital Stock
                                                                         %                   ( Rp. 000 )

Modal dasar                                     12,000,000,000               100.00%           6,000,000,000     Authorized Capital
Modal ditempatkan dan disetor                    3,601,462,800                30.01%           1,800,731,400     Issued and Paid-up Capital

Nama Pemegang Saham                                                                                              Name of Shareholders

Lucky Heights Resources Limited                  1,000,035,100           27.7675%                500,017,550     Lucky Heights Resources Limited
Gold Gazelle Profits Corporation                   707,071,700           19.6329%                353,535,850     Gold Gazelle Profits Corporation
PT Panasia Synthetic Abadi                         696,942,260           19.3516%                348,471,130     PT Panasia Synthetic Ab adi
Ortega Management Limited                          361,785,000           10.0455%                180,892,500     Ortega Management Limited
Mercury Capital International Inc.                 350,200,000            9.7238%                175,100,000     Mercury Capital International Inc.
Prime Invesco Limited                              341,788,300            9.4903%                170,894,150     Prime Invesco Limited
Tuan Awong Hidjaja                                 103,876,100            2.8843%                 51,938,050     Mr. Awong Hidjaja
Masyarakat (masing-masing                                                                                        Pub lic (each
 di bawah 5%)                                       39,764,340               1.1041%              19,882,170      b elow 5%)

Jumlah                                           3,601,462,800          100.0000%              1,800,731,400      Total




Kepemilikan PT Panasia Indo Resources Tbk. (PT PIR                              The ownership of PT Panasia Indo Resources Tbk.
Tbk.) sampai dengan tingkat kepemilikan individu                                (PT PIR Tbk.) up to the individual ownership level is as
adalah sebagaimana diagram di bawah dengan pihak                                in the diagram below with the controlling party being
yang menjadi pengendali adalah PT Panasia Synthetic                             PT Panasia Synthetic Abadi.
Abadi.


                                                                                      AH                 PT PI
                                                                                 71.04%             28.96%

      LHRC          GGPC            OML            MCI            PIL                          PT PSA                    AH          P (<5%)
 27.78%         19.63%         10.05%          9.72%          9.49%                        19.35%                   2.88%         1.10%




                                                                             PT PIR Tbk.


     LHRC        :   Lucky Heights Resources Limited
     GGPC        :   Gold Gazelle Profits Corporation
     OML         :   Ortega Management Limited
     MCI         :   Mercury Capital International Incorporation
     PIL         :   Prime Invesco Limited
     PT PSA      :   PT Panasia Synthetic Abadi (pemegang saham pengendali)
     AH          :   Tuan Awong Hidjaja
     P           :   Publik atau Masyarakat
     PT PI       :   PT Panasia Intertraco


     D. SUSUNAN ANGGOTA                          DIREKSI           DAN             D. COMPOSITION OF THE BOARD OF
        DEWAN KOMISARIS                                                               DIRECTORS          AND        BOARD        OF
                                                                                      COMMISSIONERS
             Dasar   Hukum      yang   menjadi     dasar                              The legal basis for disclosing the composition
             pengungkapan Susunan Anggota Direksi dan                                 of the Board of Directors and Board of
             Dewan Komisaris adalah Akta No. 70 tanggal                               Commissioners is Deed of No. 70 dated June
             27 Juni 2023 yang dibuat oleh R. Tendy                                   27, 2023, made by R. Tendy Suwarman, SH.,
             Suwarman, SH., di mana sebagai berikut :                                 which is as follows:

             Direktur Utama/President Director                           :       Enrico Haryono
             Direktur/Director                                           :       Albert Januar Hidjaja
             Direktur/Director                                           :       Desveny Sibuea



                                                                         7
Page 8
     Komisaris Utama/President Commissioner         :   Awong Hidjaja
     Komisaris/Commissioner                         :   Soebianto Bambang Soegiarto
     Komisaris/Commissioner                         :   Agnes Novella Hidjaja


E.   STRUKTUR ORGANISASI PERUSAHAAN                      E.   COMPANY ORGANIZATIONAL STRUCTURE
     Dalam setiap organisasi diperlukan ketegasan             In every organization, it is necessary to have
     dalam pembagian tugas yang disesuaikan                   firmness in the division of tasks that are
     dengan bagan organisasi, pendelegasian                   adjusted to the organizational chart, clear
     wewenang yang jelas dan koordinasi kerja                 delegation of authority and integrated work
     yang terpadu. Penempatan tenaga kerja yang               coordination. Placement of workers according
     sesuai dengan pengalaman, keahlian dan                   to their experience, expertise and skills is an
     keterampilannya merupakan faktor yang                    important factor in implementing company
     penting dalam menerapkan kebijaksanaan                   policies. This will also facilitate the delegation
     perusahaan. Hal ini juga akan memperlancar               of tasks to lower units or vice versa, which will
     pendelegasian tugas kepada unit di bawahnya              ultimately facilitate the company's work.
     atau sebaliknya, yang pada akhirnya akan
     memperlancar kerja perusahaan.
     Struktur organisasi yang telah dibuat dapat              The organizational structure that has been
     dijadikan   pegangan     dalam     mengelola             created can be used as a guideline in
     perusahaan, agar dapat beroperasi sesuai                 managing the company, so that it can operate
     dengan yang diharapkan. Struktur organisasi              as expected. The company's organizational
     perusahaan ini disusun dengan pola yang                  structure is arranged in a simple pattern, which
     sederhana, yang diharapkan dapat mengelola               is expected to be able to manage projects
     proyek secara efektif dan efisien. Struktur              effectively and efficiently. This organizational
     organisasi ini didasarkan pada kebutuhan                 structure is based on the company's
     operasional perusahaan dengan pembagian                  operational needs with a clear division of tasks
     tugas yang jelas dari seluruh personil                   from all company management personnel as a
     pengelola perusahaan secara menyeluruh.                  whole. The organizational structure of PT
     Struktur organisasi PT Panasia Indo                      Panasia Indo Resources, Tbk. is as follows:
     Resources, Tbk. adalah sebagai berikut:




                                                    8
Page 9
                              PT PANASIA INDO RESOURCES TBK.
                                   STRUKTUR ORGANISASI
                                  ORGANIZATION CHART

                                           RUPS /
                                General Meeting of Shareholder

                                      Dew an Komisaris /
                                 The Board of Commissioners
                                                                                   Komite Audit
                                                                                 Audit Committee



                               Direktur Utama / President Director
                                          Enrico Haryono
                                        Direktur / Director
                                       Albert Januar Hidjaja
                                        Direktur / Director
                                         Desveny Sibuea
                                                                                   Auditor Intern
                                                                                 Internal Auditor



                                       Manajer Properti /                      Manajer Keuangan /          Sekretaris
                                       Property Manager                         Finance Manager        Corporate Secretary
                                                                                 Hanny G. Leman               Astiya

                                                                                Manajer Akuntansi /
                                                                               Accounting Manager



                                                                                   Manajer TI /
                                                                                   IT Manager




F.   KINERJA KEUANGAN HISTORIS                                       F.   HISTORICAL FINANCIAL PERFORMANCE
     Kinerja keuangan perusahaan ditunjukkan                              The company's financial performance is
     dengan        laporan      keuangan      yang                        indicated by financial reports that show
     memperlihatkan transaksi atau perubahan                              transactions or changes in financial items. The
     pos-pos keuangan. Adapun laporan PT.                                 report of PT. Panasia Indo Resources, Tbk. at
     Panasia Indo Resources, Tbk. pada saat                               the time of the feasibility study has been
     dilakukan studi kelayakan telah diaudit, yaitu                       audited, namely the financial report ending in:
     laporan keuangan yang berakhir pada:
     1. Laporan Keuangan Perseroan untuk                                  1. The Company's Financial Statements for
         tahun-tahun yang berakhir pada tanggal                              the years ended December 31, 2020,
         31 Desember 2020 yang telah diaudit                                 audited by Idris Jono as Public Accountant
         oleh Idris Jono selaku Akuntan Publik dan                           and Public Accounting Firm (KAP) Mirawati
         Kantor Akuntan Publik (KAP) Mirawati                                Sensi Idris with the opinion that the financial
         Sensi Idris dengan pendapat bahwa                                   statements are presented fairly with
         laporan keuangan tersebut disajikan                                 exceptions.
         secara wajar dengan pengecualian.
     2. Laporan Keuangan Perseroan untuk                                  2. The Company's Financial Statements for
         tahun-tahun yang berakhir pada tanggal                              the years ended December 31, 2021,
         31 Desember 2021 yang telah diaudit                                 audited by Drs. Rudy Soegiharto, Ak, CPA.
         oleh Drs. Rudy Soegiharto, Ak, CPA.                                 as     Public Accountant       and Public
         selaku Akuntan Publik dan Kantor                                    Accounting Firm (KAP) Doli, Bambang,
         Akuntan Publik (KAP) Doli, Bambang,                                 Sulistiyanto, Dadang & Ali with the opinion
         Sulistiyanto, Dadang & Ali dengan                                   that the financial statements are presented
         pendapat bahwa laporan keuangan                                     fairly with exceptions.
         tersebut disajikan secara wajar dengan
         pengecualian.



                                                         9
Page 10
               3. Laporan Keuangan Perseroan untuk                                    3. The Company's Financial Statements for
                  tahun-tahun yang berakhir pada tanggal                                 the years ended December 31, 2022,
                  31 Desember 2022 yang telah diaudit                                    audited by Drs. Rudy Soegiharto, Ak, CPA.
                  oleh Drs. Rudy Soegiharto, Ak, CPA.                                    as     Public Accountant       and Public
                  selaku Akuntan Publik dan Kantor                                       Accounting Firm (KAP) Doli, Bambang,
                  Akuntan Publik (KAP) Doli, Bambang,                                    Sulistiyanto, Dadang & Ali with the opinion
                  Sulistiyanto, Dadang & Ali dengan                                      that the financial statements are presented
                  pendapat bahwa laporan keuangan                                        fairly with exceptions.
                  tersebut disajikan secara wajar dengan
                  pengecualian.
               4. Laporan Keuangan Perseroan untuk                                    4. The Company's Financial Statements for
                  tahun-tahun yang berakhir pada tanggal                                 the years ended December 31, 2023, which
                  31 Desember 2023 yang telah diaudit                                    have been audited by Drs. Rudy
                  oleh Drs. Rudy Soegiharto, Ak, CPA.                                    Soegiharto, Ak, CPA. as Public Accountant
                  selaku Akuntan Publik dan Kantor                                       and Public Accounting Firm (KAP) Doli,
                  Akuntan Publik (KAP) Doli, Bambang,                                    Bambang, Sulistiyanto, Dadang & Ali with
                  Sulistiyanto, Dadang & Ali dengan                                      the opinion that the financial statements are
                  pendapat bahwa laporan keuangan                                        presented fairly with exceptions.
                  tersebut disajikan secara wajar dengan
                  pengecualian.
               5. Laporan Keuangan Perseroan untuk                                    5. The Company's Financial Statements for
                  tahun-tahun yang berakhir pada tanggal                                 the years ended December 31, 2024, which
                  31 Desember 2024 yang telah diaudit                                    have been audited by Drs. Rudy
                  oleh Drs. Rudy Soegiharto, Ak, CPA.                                    Soegiharto, Ak, CPA. as Public Accountant
                  selaku Akuntan Publik dan Kantor                                       and Public Accounting Firm (KAP) Doli,
                  Akuntan Publik (KAP) Doli, Bambang,                                    Bambang, Sulistiyanto, Dadang & Ali with
                  Sulistiyanto, Dadang & Ali dengan                                      the opinion that the financial statements are
                  pendapat bahwa laporan keuangan                                        presented fairly with exceptions.
                  tersebut disajikan secara wajar dengan
                  pengecualian.

PT Panasia Indo Resources Tbk.
Laporan Posisi Keuangan / Statements of Financial Position                                                                      (Rp. 000)
                              Item                              2020           2021             2022           2023           2024
Jumlah Aset Lancar/Total Current Assets                         16,651,452     12,013,544        9,729,508      7,162,658      4,060,201
Jumlah Aset Tidak Lancar/Total Non Current Assets              406,351,801    374,507,922      296,900,224    273,589,759    253,078,893
Jumlah Aset/Total Assets                                       423,003,253    386,521,466      306,629,732    280,752,417    257,139,095
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek/Total Short Term Liabilities   245,247,278    256,814,205      233,509,235    228,549,551    232,964,357
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang/Total Long Term Liabilities   117,869,785    109,970,521      109,955,283    103,404,377    101,610,798
Jumlah Liabilitas/Total Liabilities                            363,117,063    366,784,726      343,464,518    331,953,927    334,575,155
Jumlah Ekuitas/Total Equity                                     59,886,190     19,736,740      (36,834,786)   (51,201,510)   (77,436,061)
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas/Total Liabilities and Equity     423,003,253    386,521,466      306,629,732    280,752,417    257,139,095




Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
Statements of Profit or Loss and Other Comprehensive Income                                                                     (Rp. 000)

                              Item                              2020           2021             2022           2023           2024

Pendapatan bersih/Net Revenue                                   10,600,097     11,764,292        6,005,743        27,908             538
Beban Pokok Penjualan/COGS of Goods Sold                       (25,940,228)   (26,468,558)     (14,527,561)    (8,767,516)   (12,891,463)
Rugi Kotor/Gross Loss                                          (15,340,131)   (14,704,266)      (8,521,818)    (8,739,608)   (12,890,925)
EBITDA                                                         (28,591,500)   (26,454,395)     (22,728,575)   (18,575,589)   (19,408,121)
EBIT                                                           (56,357,301)   (52,720,604)     (46,754,057)   (39,550,933)   (36,465,529)
EBT                                                            (56,293,061)   (43,437,394)     (75,631,912)   (17,285,423)   (28,391,821)
EAT                                                            (46,380,528)   (40,701,845)     (56,583,687)   (14,370,379)   (26,231,074)




                                                                        10
Page 11
                         Uraian                     2020        2021       2022        2023          2024
      Rasio Likuiditas
      Rasio Lancar                                     0,07        0,05       0,04        0,03          0,02
      Rasio Cepat                                      0,02        0,01       0,02        0,01          0,01

      Rasio Aktivitas
      TO Piutang                                       3,94       14,96       7,42         0,03          0,00
      TO Persediaan                                    2,25        2,96       2,46         1,95          6,18
      TO Utang Usaha                                   4,08        4,25       2,72         1,73          2,46
      Average Collection Periode (TO Piutang)         92,70       24,39      49,20    10.473,67    926.488,04
      Inventory Conversion Period (TO Persediaan)    162,14      123,28     148,37       186,83         59,03
      Payables Defferal Period (TO Utang Usaha)       89,40       85,81     134,29       210,77        148,46

      TO Aset Tetap                                    0,03        0,04       0,03        0,00          0,00
      TO Aset                                          0,03        0,03       0,02        0,00          0,00

      Rasio Solvabilitas
      Debt to Equity Ratio                             6,06       18,58      (9,32)       (6,48)        (4,32)
      Debt to Assets                                   0,86        0,95       1,12         1,18          1,30

      Rasio Profitabilitas
      Return On Asset                                 (0,11)      (0,11)     (0,18)       (0,05)        (0,10)
      Return On Equity                                (0,77)      (2,06)      1,54         0,28          0,34


Rasio likuiditas merupakan suatu rasio keuangan                  Liquidity ratio is a financial ratio that aims to
yang bertujuan untuk mengetahui sejauh mana                      determine the extent of the company's ability to pay
kemampuan perseroan dalam melunasi kewajiban                     off its short-term obligations. In general, the higher
jangka pendeknya. Secara umum semakin tinggi                     this ratio means the safer the company is. The
rasio ini berarti semakin aman Perseroan. Rasio                  current ratio is a ratio that reflects the ability of the
lancar adalah rasio yang mencerminkan                            company's current assets to cover current liabilities
kemampuan aset lancar perusahaan untuk                           or short-term debts. The average current ratio of
menutupi kewajiban-kewajiban lancar atau utang                   the Company is 0.04. The quick ratio is the
jangka pendek. Rasio lancar rata-rata Perusahaan                 company's short-term liquidity ratio that measures
adalah 0,04. Rasio cepat adalah rasio likuiditas                 the company's ability to pay its short-term debts
jangka pendek perusahaan yang mengukur                           with its most liquid assets, namely cash and cash
kemampuan perusahaan untuk membayar utang                        equivalents, securities, and accounts receivable.
jangka pendeknya dengan aktiva-aktivanya yang                    The average quick ratio of the Company is 0.01.
paling likuid, yaitu kas dan setara kas, surat
berharga, dan piutang dagang. Rasio cepat rata-
rata Perusahaan adalah 0,01.

Rasio aktivitas merupakan suatu rasio yang                       The activity ratio is a ratio that functions to measure
berfungsi untuk mengukur tingkat efektifitas                     the level of effectiveness of the use of the
penggunaan aset perusahaan. Rasio ini sering                     company's assets. This ratio is also often called the
juga disebut rasio perputaran. Secara umum                       turnover ratio. In general, the higher the turnover
semakin tinggi perputaran berarti semakin efektif                means the more effective the level of use of the
tingkat penggunaan aset Perusahaan. Rasio                        company's assets. The average Receivables
perputaran Piutang rata-rata 5,27. Rasio                         turnover ratio is 5.27. The average inventory
perputaran persediaan rata-rata 3,16. Rasio                      turnover ratio is 3.16. The average Accounts
perputaran Utang Usaha rata-rata 3,05 Rasio                      Payable turnover ratio is 3.05. The average fixed
perputaran aset tetap rata-rata 0,02. Rasio                      asset turnover ratio is 0.02. Average Asset
perputaran Aset rata-rata 0,02.                                  Turnover Ratio 0.02.

Rasio solvabilitas menunjukkan kemampuan                         Solvency ratio shows the Company's ability to
Perseroan untuk memenuhi seluruh liabilitasnya,                  meet all its liabilities, which is measured using two
yang    diukur    dengan menggunakan       dua                   approaches, namely through a comparison
pendekatan, yaitu melalui perbandingan antara                    between the amount of liabilities and the amount of
jumlah liabilitas dan jumlah aset dan melalui                    assets and through a comparison between the
perbandingan antara jumlah liabilitas dengan                     amount of liabilities and equity. The Company's
ekuitas. Debt equity ratio Perusahaan rata-rata                  debt equity ratio averages 90%. The Company's
                                                                 debt to asset ratio averages 108%.


                                                           11
Page 12
       90%. Debt to asset ratio Perusahaan rata-rata
       108%.
       Rasio Profitabilitas. Tingkat imbal hasil aset           Profitability Ratio. The rate of return on assets
       menunjukkan kemampuan Perseroan dalam                    shows the Company's ability to generate net profit
       menghasilkan laba neto dari aset yang dimilikinya.       from its assets. The Company's return on assets
       Return on aset Perusahaan rata-rata -11% Return          averages -11% The Company's return on equity
       on equity Perusahaan rata-rata -14%.                     averages -14%.


III.   RINGKASAN STUDI KELAYAKAN MENGENAI                    III. SUMMARY OF STUDY FEASIBILITY ON
       PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA UTAMA                            ADDITION OF MAIN BUSINESS ACTIVITIES
       TERKAIT REAL ESTATE YANG DIMILIKI                          RELATED TO SELF-OWNED OR LEASED REAL
       SENDIRI ATAU DISEWA                                        ESTATE

       Kantor Jasa Penilai Publik (“KJPP”) Soegianto           Public Appraisal Service Office (“KJPP”) Soegianto
       Prasodjo & Rekan (“SPR”) yang telah ditunjuk oleh       Prasodjo & Rekan (“SPR”) which has been
       Direksi Perseroan sebagai penilai independen            appointed by the Company’s Board of Directors as
       sesuai      dengan      surat    penawaran    No.       an independent appraiser in accordance with the
       00110/2.0131-09/KJPPSPR/FS-PIR/IV/2025,                 offer letter No. 00110/2.0131-09/KJPPSPR/FS-
       tanggal 21 April 2025 telah diminta untuk               PIR/IV/2025, dated April 21, 2025 has been
       melakukan Studi Kelayakan atas Penambahan               requested to conduct a Feasibility Study on the
       KBLI Baru (KBLI 68111).                                 Addition of New KBLI (KBLI 68111).
       Berikut adalah ringkasan laporan studi kelayakan        The following is a summary of the feasibility study
       dari KJPP RSR atas Rencana Penambahan KBLI              report from KJPP RSR on the Planned Addition of
       Baru (KBLI 68111) sebagaimana dituangkan dalam          New KBLI (KBLI 68111) as stated in its report
       laporannya       nomor:       00061/2.0131-09/BS-       number: 00061/2.0131-09/BS-FS/04/0643/1/V/2025
       FS/04/0643/1/V/2025 tanggal 19 Mei 2025 dengan          dated May 19, 2025 with the following summary:
       ringkasan sebagai berikut:
       A. Identitas Penilai Independen                          A.   Identity of Independent Appraiser
             Penilai Publik yang bertanda tangan didalam             The Public Appraiser who signed this Appraisal
             Laporan Penilaian ini yaitu Ginanjar Rizki              Report, namely Ginanjar Rizki Tarekat, S.T,
             Tarekat, S.T, M.Ec.Dev, MAPPI (Cert)                    M.Ec.Dev, MAPPI (Cert) is a Public Appraiser
             merupakan Penilai Publik Properti dan                   of Property and Business with License
             Bisnis dengan Nomor Izin No. P-1.18.00532               Number No. P-1.18.00532 based on the
             berdasarkan Surat Keputusan Menteri                     Decree of the Minister of Finance Number
             Keuangan Nomor 782/KM.1/2018 Tanggal 17                 782/KM.1/2018 dated December 17, 2018 and
             Desember 2018 dan Nomor Izin Penilai                    Public Appraiser License Number No. B-
             Publik No. B-1.23.00643 berdasarkan Surat               1.23.00643 based on the Decree of the Minister
             Keputusan Menteri Keuangan Nomor                        of Finance Number 214/KM.1/2023 dated May
             214/KM.1/2023 Tanggal 17 Mei 2023,                      17, 2023, acting on behalf of the Public
             bertindak atas nama Kantor Jasa Penilai                 Appraisal Services Office (KJPP) Sugianto
             Publik (KJPP) Sugianto Prasodjo dan Rekan               Prasodjo and Partners who obtained a
             yang     memperoleh      Izin  Usaha    dari            Business License from the Ministry of Finance
             Kementrian Keuangan No. 2.15.0131                       No. 2.15.0131 based on the Decree of the
             berdasarkan           Kepmenkeu         No.             Minister of Finance No. 722/KM.1/2015 dated
             722/KM.1/2015 tanggal 9 September 2015.                 September 9, 2015. Public Appraisers are
             Penilai Publik terdaftar sebagai Profesi                registered as Capital Market Supporting
             Penunjang Pasar Modal dengan nomor izin                 Professions with permit number STTD.PPB-
             STTD.PPB-47/PM.02/2023 tanggal 17 Juli                  47/PM.02/2023 dated July 17, 2023, which is
             2023 yang tergabung dalam KJPP Sugianto                 part of KJPP Sugianto Prasodjo and Partners
             Prasodjo dan Rekan dengan Surat Tanda                   with a Capital Market Supporting Profession
             Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal No.             Registration       Certificate    No.       S-
             S-859/PM.223/2015 tanggal 17 November                   859/PM.223/2015 dated November 17, 2015.
             2015.

       B.   Ringkasan Laporan Studi Kelayakan                  B.    Summary of Feasibility Study Report
            1) Objek Studi Kelayakan                                 1) Feasibility Study Object
                 Objek penugasan adalah Rencana                         The object of the assignment is the Plan


                                                        12
Page 13
     Penambahan KBLI Baru yaitu KBLI                    to Add a New KBLI, namely KBLI 68111,
     68111, dengan tanggal penilaian per 31             with an assessment date of December 31,
     Desember 2024. KBLI 68111 berupa                   2024. KBLI 68111 is a real estate KBLI
     KBLI real estat yang dimiliki sendiri atau         that is owned or rented
     disewa
2)   Analisis Kelayakan                            2)   Feasibility Analysis
     Analisis kelayakan yang dilakukan                  The feasibility analysis carried out
     meliputi:                                          includes:
     • Analisis kelayakan pasar                         • Market feasibility analysis
         Kondisi Pasar                                      Market Conditions
         • Ekonomi Indonesia tahun 2024                     • Indonesia's economy in 2024 will
           tumbuh sebesar 5,03 persen.                        grow by 5.03 percent. Growth will
           Pertumbuhan terjadi pada seluruh                   occur in all business sectors. The
           lapangan usaha. Lapangan usaha                     business sector that experienced
           yang mengalami pertumbuhan                         the highest growth was Other
           terti nggi adalah Jasa Lainnya                     Services at 9.80 percent; followed
           sebesar 9,80 persen; diikuti                       by Transportation and Warehousing
           Transportasi dan Pergudangan                       at 8.69 percent; and Provision of
           sebesar     8,69     persen;     dan               Accommodation and Food and
           Penyediaan      Akomodasi        dan               Beverage at 8.56 percent.
           Makan Minum sebesar 8,56
           persen.
           Sementara         itu,      Industri              Meanwhile,     the     Manufacturing
           Pengolahan yang memiliki peran                    Industry, which has a dominant role,
           dominan tumbuh 4,43 persen.                       grew by 4.43 percent. Meanwhile,
           Sedangkan Perdagangan Besar                       Wholesale and Retail Trade, Car
           dan Eceran, Reparasi Mobil dan                    and     Motorcycle     Repair,  and
           Sepeda Motor serta Pertanian,                     Agriculture, Forestry, and Fisheries
           Kehutanan,       dan     Perikanan                each grew by 4.86 percent and 0.67
           masing-masing tumbuh sebesar                      percent.
           4,86 persen dan 0,67 persen.
         • Ekonomi Indonesia triwulan IV-                  • Indonesia's economy in the fourth
           2024 terhadap triwulan IV-2023 (y-                quarter of 2024 compared to the
           on-y) tumbuh sebesar 5,02                         fourth quarter of 2023 (y-on-y) grew
           persen. Pertumbuhan terjadi pada                  by 5.02 percent. Growth occurred in
           seluruh      lapangan        usaha.               all business sectors. The business
           Lapangan usaha yang tumbuh                        sector that grew significantly was
           signifi kan adalah Jasa Lainnya                   Other Services at 11.36 percent;
           sebesar 11,36 persen; diikuti oleh                followed by Corporate Services at
           Jasa Perusahaan sebesar 8,08                      8.08 percent; Transportation and
           persen;      Transportasi        dan              Warehousing at 7.92 percent; and
           Pergudangan        sebesar      7,92              Information and Communication by
           persen; dan Informasi dan                         7.45 percent.
           Komunikasi sebesar 7,45 persen.
           Sebagai lapangan usaha yang                       As a business sector that has a
           memiliki peran dominan, Industri                  dominant role, the Manufacturing
           Pengolahan tumbuh sebesar 4,89                    Industry grew by 4.89 percent.
           persen. Sedangkan Perdagangan                     Meanwhile, Wholesale and Retail
           Besar dan Eceran, Reparasi Mobil                  Trade, Car and Motorcycle Repair;
           dan     Sepeda      Motor;     serta              and Agriculture, Forestry, and
           Pertanian,     Kehutanan,        dan              Fisheries grew by 5.19 percent and
           Perikanan masing-masing tumbuh                    0.71 percent respectively.
           sebesar 5,19 persen dan 0,71
           persen.
         Tinjauan Industri Real Estate di                  Real Estate Industry Overview in
         Indonesia                                         Indonesia
         • Kawasan industri merupakan                      • Industrial areas are a strategic
           elemen        strategis       dalam               element in driving Indonesia's


                                              13
Page 14
  mendorong              pertumbuhan        national economic growth.
  ekonomi       nasional Indonesia.
  Sebagai negara berkembang                 As a developing country with large
  dengan potensi sumber daya alam           natural resource potential and
  yang besar dan tenaga kerja yang          abundant labor, Indonesia has made
  melimpah,         Indonesia     telah     the development of industrial areas
  menjadikan           pengembangan         a priority in its long-term economic
  kawasan industri sebagai prioritas        development policy.
  dalam kebijakan pembangunan
  ekonomi         jangka      panjang.
  Kawasan-kawasan ini dirancang             These areas are designed to
  untuk menjadi pusat konsentrasi           become centers of concentration of
  aktivitas industri manufaktur dan         manufacturing      and   processing
  pengolahan, yang tidak hanya              industry activities, which not only
  meningkatkan efisiensi produksi,          increase production efficiency, but
  tetapi juga mempercepat aliran            also accelerate investment flows,
  investasi, menciptakan lapangan           create jobs, and encourage exports.
  kerja, dan mendorong ekspor.
• Industri real estate di Indonesia,       • The real estate industry in
  khususnya sektor lahan industri,           Indonesia, especially the industrial
  mengalami             perkembangan         land sector, has experienced
  signifikan dalam beberapa tahun            significant development in recent
  terakhir.                                  years.
  Pada kuartal kedua tahun 2024,             In the second quarter of 2024, sales
  penjualan lahan industri di                of industrial land in the Jabodetabek
  kawasan Jabodetabek tercatat               area were recorded at 182.90
  mencapai          182,90      hektar,      hectares, an increase of 184%
  meningkat 184% dibandingkan                compared to the previous quarter.
  kuartal sebelumnya.
  Sektor otomotif, terutama yang            The automotive sector, especially
  terkait dengan kendaraan listrik,         those related to electric vehicles,
  mendominasi sekitar 70% dari              dominates around 70% of the total
  total transaksi tersebut . Hal ini        transactions. This reflects a positive
  mencerminkan tren positif dalam           trend    in   automotive industry
  investasi industri otomotif di            investment in Indonesia.
  Indonesia.
  Selain itu, kawasan industri di luar      In addition, industrial areas outside
  Pulau Jawa juga menunjukkan               Java also show promising potential.
  potensi       yang       menjanjikan.     Areas such as Subang Smartpolitan
  Kawasan          seperti     Subang       in West Java experienced a spike in
  Smartpolitan di Jawa Barat                land sales of up to 2,706% in
  mengalami lonjakan penjualan              Q3/2024 compared to the same
  lahan hingga 2.706% pada kuartal          period the previous year.
  III/2024 dibandingkan periode
  yang sama tahun sebelumnya.
  Kenaikan ini didorong oleh                This increase was driven by the
  masuknya industri manufaktur dan          entry of the manufacturing industry
  investasi asing yang signifikan.          and significant foreign investment.
  Namun,         tantangan      seperti     However, challenges such as limited
  keterbatasan pasokan lahan dan            land supply and increasing industrial
  peningkatan harga lahan industri,         land prices, which averaged IDR
  yang        rata-rata      mencapai       2,792,000 per m² in June 2024,
  Rp2.792.000 per m² pada Juni              need to be anticipated by
  2024, perlu diantisipasi oleh             developers and investors.
  pengembang dan investor.




                                      14
Page 15
Perkembangan Kawasan Industri di           Development of Industrial Areas in
Indonesia                                  Indonesia
• Industri real estate di Indonesia,       • The real estate industry in
  khususnya sektor lahan industri,           Indonesia, especially the industrial
  mengalami             perkembangan         land sector, has experienced
  signifikan dalam beberapa tahun            significant development in recent
  terakhir.                                  years.
  Pada kuartal kedua tahun 2024,             In the second quarter of 2024,
  penjualan lahan industri di                industrial land sales in the
  kawasan Jabodetabek tercatat               Jabodetabek area were recorded at
  mencapai          182,90      hektar,      182.90 hectares, an increase of
  meningkat 184% dibandingkan                184% compared to the previous
  kuartal sebelumnya.                        quarter.
  Sektor otomotif, terutama yang             The automotive sector, especially
  terkait dengan kendaraan listrik,          those related to electric vehicles,
  mendominasi sekitar 70% dari               dominates around 70% of the total
  total transaksi tersebut . Hal ini         transactions. This reflects a positive
  mencerminkan tren positif dalam            trend    in   automotive industry
  investasi industri otomotif di             investment in Indonesia.
  Indonesia.
• Selain itu, kawasan industri di luar     • In addition, industrial areas outside
  Pulau Jawa juga menunjukkan                Java also show promising potential.
  potensi       yang       menjanjikan.      Areas such as Subang Smartpolitan
  Kawasan          seperti     Subang        in West Java experienced a spike in
  Smartpolitan di Jawa Barat                 land sales of up to 2,706% in
  mengalami lonjakan penjualan               Q3/2024 compared to the same
  lahan hingga 2.706% pada kuartal           period the previous year.
  III/2024 dibandingkan periode
  yang sama tahun sebelumnya.
  Kenaikan ini didorong oleh                This increase was driven by the
  masuknya industri manufaktur dan          entry of manufacturing industries
  investasi asing yang signifikan.          and significant foreign investment.
  Namun,         tantangan      seperti     However, challenges such as limited
  keterbatasan pasokan lahan dan            land supply and increasing industrial
  peningkatan harga lahan industri,         land prices, which averaged
  yang        rata-rata      mencapai       IDR2,792,000 per m² in June 2024,
  Rp2.792.000 per m² pada Juni              need to be anticipated by
  2024, perlu diantisipasi oleh             developers and investors.
  pengembang dan investor.
• Ke depan, sektor teknologi dan           • Going forward, the technology and
  logistik diperkirakan akan menjadi         logistics sectors are expected to be
  pendorong          utama       dalam       the main drivers in the absorption of
  penyerapan lahan industri. Pusat           industrial land. Data centers and
  data dan manufaktur kendaraan              electric vehicle manufacturing are
  listrik       diprediksi        akan       predicted to dominate demand for
  mendominasi permintaan lahan               industrial land in the future. Despite
  industri di masa depan. Meskipun           challenges such as increases in
  terdapat       tantangan      seperti      Value Added Tax (VAT) and
  kenaikan Pajak Pertambahan Nilai           Provincial Minimum Wage (UMP) in
  (PPN) dan Upah Minimum                     2025, which could affect investment
  Provinsi (UMP) pada 2025, yang             costs, the outlook for the industrial
  dapat      mempengaruhi         biaya      land sector remains positive.
  investasi, prospek sektor lahan            Government policies that support
  industri tetap positif. Kebijakan          investment and development of
  pemerintah yang mendukung                  industrial areas outside Java are
  investasi dan pengembangan                 also factors driving the growth of this
  kawasan industri di luar Pulau             sector.
  Jawa      juga      menjadi    faktor


                                      15
Page 16
      pendorong pertumbuhan sektor
      ini.
•   Analisis kelayakan teknis                   •   Technical feasibility analysis
    Sesuai dengan pasal 3 anggaran                  In accordance with article 3 of the
    dasar Perusahaan, ruang lingkup                 Company's articles of association, the
    kegiatan       Perusahaan       adalah          scope of the Company's activities is to
    menjalankan usaha dalam bidang                  run a business in the industrial sector,
    industri khususnya industri tekstil             especially the textile industry and
    dan investasi. Untuk mencapai                   investment. To achieve the above-
    maksud dan tujuan tersebut di atas              mentioned intent and objectives, the
    Perseroan dapat melaksanakan                    Company may carry out the following
    kegiatan usaha sebagai berikut:                 business activities:
    a. Menjalankan         usaha    utama           a. Running a main business in the
        dalam bidang industri meliputi:                industrial sector including:
        - Tekstil          antara       lain            - Textiles                 including
            polimerisasi, serat sintetis,                  polymerization,         synthetic
            pemintalan, pertenunan;                        fibers, spinning, weaving;
        - Menjalankan usaha bidang                      - Running a business in the field
            pembangkit listrik dengan                      of electricity generation using
            menggunakan tenaga air,                        hydropower, gas, geothermal,
            gas, panas bumi, batu bara                     coal and others as well as a
            dan lain-lain serta usaha                      business developing the steam
            pengembangan            bidang                 power sector;
            tenaga uap;
        - Menjalankan usaha-usaha di                   - Running businesses in the field
            bidang perdagangan umum                      of general trade through
            secara impor, ekspor, lokal                  import, export, local and inter-
            serta        antar       pulau               island (interinsulair) both for its
            (interinsulair) baik untuk                   own calculations and on
            perhitungan sendiri maupun                   commission          for        the
            secara        komisi       atas              calculations of other parties, as
            perhitungan       pihak    lain,             well as trading businesses as a
            demikian pula usaha-usaha                    supplier,     wholesaler      and
            perdagangan            sebagai               distributor, representative or
            leveransier (supplier), grosir               agent of companies or other
            dan distributor, perwakilan                  agencies both from within and
            atau      peragenan         dari             outside the country;
            perusahaan-perusahaan
            atau badan-badan lain baik
            dari dalam maupun luar
            negeri;
        - Investasi di berbagai bidang                 - Investment in various industrial
            industri.                                    sectors.

    b. Untuk     kegiatan    usaha                  b. For supporting business activities,
       penunjang dapat menjalankan                     it can run a business in the cement
       usaha dalam bidang industri                     and building materials industry.
       semen dan bahan bangunan.

    Sesuai kegiatan usaha yang                      In accordance with the business
    tercantum dalam pasal 3 Anggaran                activities listed in Article 3 of the
    Dasar Perseroan, kegiatan usaha                 Company's Articles of Association, the
    yang telah benar-benar dijalankan               business activities that have actually
    adalah industri tekstil dan investasi.          been carried out are the textile
    Industri tekstil sendiri telah berhenti         industry and investment. The textile
    beroperasi       di    tahun     2017.          industry itself has stopped operating
    Perseroan sempat menjalankan                    in 2017. The Company had restarted
    kembali beberapa bagian unit                    several parts of the production unit in


                                           16
Page 17
produksi di tahun 2019, kemudian          2019, then stopped again in 2022. The
berhenti kembali di tahun 2022.           Company did not restart the textile
Perseroan      tidak    menjalankan       industry,     with    considerations
kembali industri tekstil, dengan          including:
pertimbangan-pertimbangan antara
lain:                                     - The Company has experienced
- Perseroan mengalami kerugian              consecutive losses in the textile
    beruntun di industri tekstil sejak      industry since 2013 which has
    tahun 2013 yang berpengaruh             affected its financial condition and
    terhadap kondisi keuangan dan           working capital.
    modal kerja.
- Persaingan usaha di industri            - Increasingly     tight    business
    tekstil yang semakin ketat dan          competition in the textile industry
    kondisi pasar produk tekstil yang       and     less   favorable    market
    kurang menguntungkan bagi               conditions for textile products for
    Perseroan.                              the Company.

Di bidang investasi, Perseroan            In the investment sector, the
melakukan       investasi/penyertaan      Company            has          made
modal di perusahaan pertambangan          investments/capital participation in
kromit      serta        perusahaan       chromite mining companies and
pertambangan dan industri semen.          mining      and   cement     industry
Untuk perusahaan pertambangan             companies. For the chromite mining
kromit, belum beroperasi secara           company, it has not yet operated
komersial dan saat ini aktivitasnya       commercially and currently its
telah berhenti. Selain itu Perseroan      activities have stopped. In addition,
telah melepas investasi/penyertaan        the      Company     has    released
modal di perusahaan pertambangan          investments/capital participation in
dan industri semen di akhir tahun         mining      and   cement     industry
2018.                                     companies at the end of 2018.

Gudang milik perusahaan berada di         The company's warehouse is located
atas Surat Hak Guna Bangunan No.          above the Building Use Rights
10, 11, 12 dan 15 dengan total luas       Certificate No. 10, 11, 12 and 15 with
tanah 162.345 m2 yang berada di           a total land area of 162,345 m2
Jalan Moch. Toha No. KM.6,                located on Jalan Moch. Toha No.
Kelurahan Pasawahan, Kecamatan            KM.6,        Pasawahan         Village,
Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung,           Dayeuhkolot      District,   Bandung
Jawa Barat 40256.                         Regency, West Java 40256.
Di atas tanah tersebut terdapat           On the land there is a building
pengembangan bangunan dengan              development with a total of 22
total 22 aset gudang yang semua           warehouse assets, all of which are in
nya berada didalam satu kawasan           the same area, namely on Jalan
yang sama yakni di Jalan Moch.            Moch. Toha No. KM.6, Pasawahan
Toha     No.    KM.6,    Kelurahan        Village,     Dayeuhkolot       District,
Pasawahan,              Kecamatan         Bandung Regency, West Java 40256.
Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung,
Jawa Barat 40256.
Dari ke 22 gudang yang akan               Of the 22 warehouses to be rented,
disewakan tersebut memiliki luas          they have varying building areas and
bangunan dan fasilitas yang               facilities.
bervariasi.
Total luas bangunan gudang
keseluruhan yang akan disewakan           The total area of the warehouse
pada penyusunan laporan studi             building to be rented in the preparation
kelayakan ini adalah 67.223 m2.           of this feasibility study report is 67,223
Perseroan        menginformasikan         m2.
bahwa jangka waktu untuk sewa             The company informs that the period


                                     17
Page 18
          gudang akan bervariasi mengikuti                          for renting the warehouse will vary
          calon penyewa/konsumen, namun                             according     to     the    prospective
          perseroan menargetkan bahwa                               tenant/consumer, but the company
          minimal jangka waktu yang bisa                            targets that the minimum period that
          diakomodir adalah 3 bulan – 24                            can be accommodated is 3 months -
          bulan untuk jangka waktu terlama                          24 months for the longest period of
          dari pembuatan kontrak sewa.                              time from the making of the lease
          Dari ke 22 unit gudang yang akan                          contract.
          disewakan di atas pada rencana                            Of the 22 warehouse units that will be
          penambahan kegiatan usaha diatas,                         rented above in the plan to add
          tidak ada pihak penyewa yang                              business activities above, there are no
          merupakan pihak afiliasi dari                             tenants who are affiliated with the
          perusahaan.                                               company.
          Berikut adalah rincian dari gudang
          yang akan disewakan :                                     The following are details of the
                                                                    warehouses to be rented:

                                                              Luas Bangunan
No.          Nama Gudang                    Lokasi                               Keterangan
                                                                   (m2)
1             Gudang G1                                                 5.050      TERISI
2             Gudang G2                                                 7.336      TERISI
3             Gudang G3                                                 7.908      TERISI
4             Gudang G4                                               10.115      KOSONG
5             Gudang G5                                                 5.170      TERISI
6             Gudang G6                                                 2.262      TERISI
7             Gudang G7                                                 1.491     KOSONG
8             Gudang G8                                                   480     KOSONG
9             Gudang G9                                                   500     KOSONG
                                  Jalan Moch. Toha No. KM.6,
10            Gudang G10                                                4.007     KOSONG
                                    Kelurahan Pasawahan,
11            Gudang G.11                                                 317      TERISI
                                   Kecamatan Dayeuhkolot,
12            Gudang G.12                                               4.083      TERISI
                                Kabupaten Bandung, Jawa Barat
13            Gudang G.13                                               3.200     KOSONG
                                            40256.
14            Gudang G.14                                               2.164     KOSONG
15            Gudang G.15                                               2.106     KOSONG
16            Gudang G.16                                               2.304     KOSONG
17            Gudang G.17                                               1.440     KOSONG
18            Gudang G.18                                               1.440     KOSONG
19            Gudang G.19                                                 576     KOSONG
20            Gudang G.20                                               4.032      TERISI
21            Gudang G.21                                                 160      TERISI
22            Gudang G.22                                               1.081      TERISI


      •   Analisis kelayakan pola bisnis                        •   Business pattern feasibility analysis
          Perseroan merupakan salah satu                            The Company is one of the companies
          perusahaan yang bergerak di                               engaged in the industrial sector,
          bidang industri khususnya industri                        especially the textile and investment
          tekstil   dan     investasi,    yang                      industry, which includes the main
          mencakup usaha utama dalam                                business in the textile industry,
          bidang industri tekstil antara lain                       including polymerization, synthetic
          polimerisasi,      serat     sintetis,                    fibers, spinning, weaving. However,
          permintalan, pertenunan. Namun,                           the Company stopped operating in
          Perseroan berhenti beroperasi di                          2017 and had time to restart some
          tahun      2017      dan     sempat                       parts of the production unit in 2019,
          menjalankan kembali beberapa                              then stopped again in 2022.
          bagian unit produksi di tahun 2019,
          kemudian berhenti kembali di tahun
          2022.
          Setelah berhenti beroperasi di tahun
          2017, untuk memenuhi biaya-biaya                          After stopping operating in 2017, to

                                               18
Page 19
yang      tetap      harus         dibayar,    meet the costs that still had to be paid,
Perusahaan menjual sebagian aset               the Company sold some of its unused
yang sudah tidak dipakai dan                   assets and rented out its warehouse
menyewakan bangunan-bangunan                   buildings as referred to in the
gudang       yang       dimiliki      yang     objectives of this Feasibility Study.
sebagaimana dimaksud pada tujuan
pada Studi Kelayakan ini.
Keunggulan kompetitif yang dapat
dikembangkan oleh Perseroan                    The competitive advantages that can
dalam bisnis sewa menyewa                      be developed by the Company in the
bangunan dalam hal ini adalah                  building rental business, in this case
gudang adalah sebagai berikut :                the warehouse, are as follows:
1. Memiliki harga sewa yang
    kompetitif.                                1. Have competitive rental prices.
2. Lokasi yang strategis serta
    berada di area industri yang               2. Strategic location and located in a
    cocok      sebagaimana           fungsi       suitable industrial area as the
    bangunan sebagai gudang.                      function of the building as a
3. Menyediakan           fasilitas     dan        warehouse.
    infrastruktur yang dibutuhkan,             3. Provide the necessary facilities
    seperti listrik, air bersih, fasilitas        and infrastructure, such as
    keamanan,         akses       internet,       electricity, clean water, security
    pemelihaan         gudang,         dan        facilities,     internet   access,
    kebersihan.                                   warehouse maintenance, and
                                                  cleanliness.
Saat      ini   terdapat     beberapa
perusahaan          sejenis      yang          Currently, there are several similar
menyewakan lahan maupun aset-                  companies that rent land or similar
aset yang sama seperti gudang                  assets such as warehouses in
pada area industri.                            industrial areas.
Merujuk       kepada     pembahasan
Kelayakan       Pasar     pada    bab          Referring to the discussion of Market
sebelumnya, PT Mega Manunggal                  Feasibility in the previous chapter, PT
Property Tbk. (MMP) adalah                     Mega Manunggal Property Tbk.
perusahaan          yang        paling         (MMP) is the most dominant company
mendominasi dalam kegiatan usaha               in the rental business activities in this
sewa menyewa dalam hal ini                     case warehouse property.
properti gudang.
Berbeda dari pesaing yang lainnya
yang berfokus pada penjualan lahan             Different from other competitors who
industri,        MMP          memang           focus on selling industrial land, MMP
mengkhususkan           diri    dalam          does     specialize    in     providing
penyediaan gudang (built-to-suit &             warehouses (built-to-suit & multi-user
multi-user warehouse). Disamping               warehouse). In addition, MMP also
itu juga, MMP juga memiliki                    has a large client portfolio, some of
portofolio klien besar yang beberapa           which provide warehouses for
diantaranya adalah menyediakan                 Unilever, Lazada, DHL and other
gudang untuk Unilever, Lazada,                 major players.
DHL dan pemain besar lainnya.
Hal     ini    menunjukan      tingkat
kepercayaan dan kapasitas yang                 This shows the high level of trust and
tinggi dimiliki oleh MMP. Lokasi               capacity owned by MMP. The location
gudang yang disewakan juga                     of the warehouse for rent also has a
memiliki lokasi yang strategis yang            strategic location that focuses on
berfokus      pada     lokasi    dekat         locations near ports and major
pelabuhan dan pusat logistik utama             logistics centers such as in Tanjung
seperti di Tanjung Priok, Cikarang             Priok, Cikarang and Cibitung.
dan Cibitung.


                                          19
Page 20
    Walaupun dalam hal ini MMP
    mendominasi dalam kegiatan usaha                Although in this case MMP dominates
    penyewaan gudang, masih banyak                  in the warehouse rental business
    celah     persaingan       yang     bisa        activities, there are still many
    dimanfaatkan oleh Perseroan untuk               competitive gaps that can be utilized
    bersaing dalam kegiatan usaha nya               by the Company to compete in its
    di antaranya adalah berfokus                    business activities, including focusing
    kepada konsumen pelaku Usaha                    on consumers of Small and Medium
    Kecil     Menengah        (UKM),      E-        Enterprises     (SMEs),      local    E-
    Commerce lokal, dan startup yang                Commerce, and startups that require
    membutuhkan gudang fleksibel dan                flexible and cost-efficient warehouses,
    biaya yang efisien, integrasi layanan           integration of logistics services with
    logistik dengan teknologi, skema                technology,       short-term       rental
    sewa      jangka     pendek       tanpa         schemes without major commitments
    komitmen besar adalah beberapa                  are some of the Company's
    peluang Perseroan untuk bersaing                opportunities to        compete      with
    dengan kompetitor.                              competitors.
    Untuk mitigasi risiko persaingan,
    maka Perseroan menggunakan                      To mitigate the risk of competition, the
    strategi sebagai berikut :                      Company       uses      the   following
    1. Membangun citra yang baik                    strategies:
        dalam memberikan layanan                    1. Building a good image in providing
        kepada penyewa.                                 services to tenants.
    2. Mengembangkan keahlian dan
        infrastruktur yang unggul dalam             2. Developing superior expertise and
        manajemen properti penyewaan                   infrastructure in warehouse rental
        gudang.                                        property management.
    3. Gudang         yang       disewakan
        memiliki lokasi yang strategis              3. The warehouses that are rented
        dan tepat sasaran karena                        have strategic and targeted
        berada di kawasan industri.                     locations because they are located
    Perseroan dapat menciptakan nilai                   in industrial areas.
    tambah dari penambahan KBLI                     The Company can create added value
    baru, karena dengan dilakukannya                from the addition of new KBLI,
    penambahan kegiatan usaha ini                   because by adding this business
    dapat meningkatkan potensi bisnis               activity, it can increase business
    dan berpeluang besar dalam                      potential and have a great opportunity
    memperoleh laba.                                to make a profit.
    Perseroan memiliki pangsa pasar
    yang tepat sesuai dengan lokasi dari            The Company has the right market
    aset-aset gudang yang berada di                 share according to the location of the
    kawasan         industri.       Dengan          warehouse assets located in the
    memanfaatkan aset-aset yang non                 industrial area. By utilizing existing
    operasional eksisting yang akan                 non-operational assets that will be
    disewakan, hal ini memberikan                   rented, this provides a great
    peluang yang besar bagi Perseroan               opportunity for the Company to
    dalam               mempertahankan              maintain business continuity.
    keberlangsungan usaha.

•   Analisis     kelayakan       model
    manajemen                                   •   Management         model   feasibility
    Ketersediaan Tenaga Kerja                       analysis
    Dalam rencana penambahan KBLI                   Availability of Workforce
    baru ini diperlukan tenaga kerja                In the plan to add new KBLI,
    yang berkompeten dibidangnya                    competent workers are needed in their
    dalam       kaitannya       dengan              fields in relation to property
    pengelolaan      dan    pemasaran               management         and    marketing.
    properti. Saat ini, Perseroan telah             Currently, the Company has an


                                           20
Page 21
        memiliki jumlah sumber daya                 adequate     number    of   human
        manusia yang memadai, dimana                resources, where the experts come
        tenaga ahli tersebut berasal dari           from experts who have worked at the
        tenaga ahli yang telah bekerja pada         Company.
        Perseroan.
        Meskipun demikian, dalam rangka
        mendukung      rencana     ekspansi         However, in order to support the future
        usaha ke depan, perusahaan                  business     expansion    plan,     the
        merencanakan penambahan tenaga              company plans to add professional
        kerja profesional melalui perluasan         workers through team expansion that
        tim yang secara khusus akan                 will specifically focus on property
        difokuskan pada pengelolaan dan             management and marketing. This
        pemasaran properti. Langkah ini             step is also expected to encourage
        juga diharapkan dapat mendorong             optimal management and marketing
        pengelolaan     dan     pemasaran           of assets to be leased.
        terhadap aset-aset yang akan
        disewakan secara optimal.




Eksisting / Existing

                             Kategori             Jumlah Tenaga Kerja
                             Category             Number of Workers
            Karyawan tetap                                 1
            Permanent employees
            Tenaga Kerja (kontrak)                         51
            Lab or (non-permanent)
            Total                                          52

Penambahan / Addition

                             Kategori             Jumlah Tenaga Kerja
                             Category             Number of Workers
             Manager (kontrak)                             1
             Manager (non permanent)
             Staf (kontrak)                                 1
             Staff (non permanent)
             Total                                          2

        Manajemen Risiko                            Risk Management
        Manajemen risiko adalah suatu               Risk management is a process of
        proses identifikasi, penilaian, dan         identifying, assessing, and managing
        pengelolaan risiko yang mungkin             risks that may occur in a business or
        terjadi pada suatu kegiatan usaha           operational activity. The risks that
        atau operasional. Risiko yang               arise can be influenced by internal and
        muncul bisa dipengaruhi oleh faktor-        external factors.
        faktor internal maupun eksternal.
        Oleh karena itu, perlu adanya               Therefore, there needs to be action or
        tindakan    ataupun      pencegahan         prevention to mitigate these risks. In
        mitigasi dari risiko-risiko tersebut.       this case, the Company has identified
        Perseroan dalam hal ini telah               and the possibility of potential risks
        melakukan       identifikasi    serta       and impacts that will arise in the
        kemungkinan munculnya potensi               future.
        risko dan dampak yang akan timbul
        kedepannya.
        • Resiko Internal, terkait dengan           •   Internal Risk, related to financial
            risiko     keuangan,        risiko          risk, operational risk, reputation


                                             21
Page 22
        operasional, risiko reputasi dan             risk and competition risk.
        risiko persaingan.
    •   Resiko Eksternal, terkait dengan         •   External Risk, related to regulatory
        risiko regulasi dan kebijakan                and government policy risks,
        pemerintah, risiko pasar dan                 market    and demand          risks,
        permintaan, risiko lingkungan,               environmental        risks,     and
        dan risiko teknologi                         technological risks

    Kesesuaian Struktur Organisasi Dan           Suitability of Organizational Structure
    Manajemen                                    and Management
    Dalam setiap organisasi diperlukan           In every organization, firmness is
    ketegasan dalam pembagian tugas              needed in the division of tasks that are
    yang disesuaikan dengan bagan                adjusted to the organizational chart,
    organisasi,            pendelegasian         clear delegation of authority and
    wewenang        yang     jelas   dan         integrated work coordination.
    koordinasi kerja yang terpadu.
    Penempatan tenaga kerja yang                 Placement of workers according to
    sesuai      dengan      pengalaman,          their experience, expertise and skills
    keahlian     dan     keterampilannya         is an important factor in implementing
    merupakan faktor yang penting                company policies. This will also
    dalam menerapkan kebijaksanaan               facilitate the delegation of tasks to
    perusahaan. Hal ini juga akan                lower units or vice versa, which will
    memperlancar pendelegasian tugas             ultimately facilitate the company's
    kepada unit di bawahnya atau                 work.
    sebaliknya, yang pada akhirnya
    akan        memperlancar        kerja
    perusahaan.
•   Analisis kelayakan keuangan              •   Financial feasibility analysis
    a. Biaya Pendirian (Start Up Costs)          a. Start-up Costs
       Manajemen akan menjalankan                   Management will run this new
       kegiatan usaha yang baru ini                 business activity by utilizing
       dengan             memanfaatkan              buildings and other facilities that
       bangunan dan fasilitas lainnya               are already owned in the
       yang sudah dimiliki dalam aset               company's fixed assets. Thus, the
       tetap     perusahaan.      Dengan            company         only    needs       an
       demikian perusahaan hanya                    investment in the form of 2 Laptop
       memerlukan investasi berupa 2                Units and 2 sets of Office Furniture
       Unit Laptop dan 2 set Furniture              in the form of tables and chairs to
       Kantor berupa meja dan kursi                 support new business activities.
       untuk mendukung kegiatan                     Meanwhile, for assets in the form
       usaha yang baru. Sedangkan,                  of land and buildings are assets
       untuk aset berupa tanah dan                  that have been owned by the
       bangunan adalah aset yang                    company which will later be used
       telah dimiliki oleh perusahaan               as rental objects in this feasibility
       yang nantinya akan dijadikan                 study. According to information
       objek      sewa     dalam    studi           from management, the office
       kelayakan ini. Menurut informasi             building to market the new
       dari manajemen, Bangunan                     business field is not in the
       kantor      untuk    memasarkan              feasibility study object or is not on
       bidang usaha baru tidak berada               the land and buildings included in
       pada objek studi kelayakan atau              the initial investment. Assets in the
       tidak berada pada tanah dan                  form of land and buildings in the
       bangunan yang termasuk dalam                 fixed assets in this feasibility study
       initial investment. Aset berupa              are included in the calculation as
       tanah dan bangunan pada aset                 opportunity costs. We include land
       tetap dalam studi kelayakan ini              and buildings in the opportunity
       dimasukkan          ke      dalam            cost by considering that business
       perhitungan sebagai opportunity              activities will look very profitable if


                                        22
Page 23
cost. Kami memasukkan tanah              we do not take opportunity costs
dan        bangunan            dalam     into account. Therefore, we
opportunity       cost        dengan     include land and buildings as
mempertimbangkan            kegiatan     investment values as opportunity
usaha akan terlihat sangat               costs so that business activities
menguntungkan          jika     tidak    are reflected optimally.
memperhitungkan opportunity
cost. Maka dari itu, kami
memasukkan          tanah         dan
bangunan sebagai nilai investasi
sebagai opportunity cost agar
kegiatan usaha tercermin secara
optimal.
Rencana penambahan kegiatan              Plan to add business activities with
usaha dengan investasi berupa            investment in the form of
pembelian peralatan kantor dan           purchasing office equipment and
hardware sebagai berikut:                hardware as follows:
- Laptop dengan jumlah 2 unit            - Laptops with a total of 2 units
- Meja dan kursi set dengan              - Table and chair sets with a total
  jumlah 2 unit                            of 2 units
Berdasarkan               kebutuhan      Based      on    the    investment
investasi      untuk       Rencana       requirements for the Plan to Add
Penambahan Kegiatan Usaha                Business Activities       of    IDR
sebesar Rp. 50.000.000 (Lima             50,000,000 (Fifty Million Rupiah)
Puluh          Juta          Rupiah)     compared to the company's asset
dibandingkan dengan posisi aset          position of IDR 257,139,094,653
perusahaan                        Rp.    (Two Hundred Fifty Seven Billion
257.139.094.653 (Dua Ratus               One Hundred Thirty Nine Million
Lima Puluh Tujuh Miliar Seratus          Ninety Four Thousand Six
Tiga Puluh Sembilan Juta                 Hundred Fifty Three Rupiah), the
Sembilan Puluh Empat Ribu                amount of investment is 0.019% of
Enam Ratus Lima Puluh Tiga               the Company's assets. Thus,
Rupiah),      besaran       investasi    based      on  POJK       No.     17
adalah 0,019% dari aset                  /POJK.04/2020, the Plan to Add
Perusahaan. Dengan demikian              Business Activities is not a
berdasarkan POJK No. 17                  material transaction.
/POJK.04/2020,             Rencana
Penambahan Kegiatan Usaha
bukan merupakan transaksi
material.
Para pihak yang terlibat dalam           The parties involved in the
transaksi      investasi       dalam     investment transaction in the Plan
Rencana Penambahan Kegiatan              to Add Business Activities are not
Usaha bukan merupakan afiliasi           affiliated with the Company.
Perusahaan.
Tidak       terdapat       benturan      There is no conflict of interest
kepentingan karena Rencana               because the Plan to Add Business
Penambahan Kegiatan Usaha                Activities generates profits or
menghasilkan keuntungan atau             added value to the Company.
nilai      tambah          terhadap      Thus, based on POJK No. 42
Perusahaan. Dengan demikian              /POJK.04/2020, the Plan to Add
berdasarkan POJK No. 42                  Business Activities is not an
/POJK.04/2020,             Rencana       affiliate transaction and a conflict
Penambahan Kegiatan Usaha                of interest transaction.
bukan merupakan transaksi
afiliasi dan transaksi benturan
kepentingan.



                                    23
Page 24
   Dalam biaya pendirian sudah                 The establishment costs are
   mencukupi untuk melakukan                   sufficient to carry out business
   kegiatan operasional usaha dan              operations and no additional
   tidak diperlukan lagi ada                   capex is needed during the
   penambahan capex selama                     projection year.
   tahun proyeksi.




b. Modal Kerja                              b. Working Capital




   Modal kerja yang dibutuhkan                 The working capital required
   terdiri dari Piutang Usaha. Modal           consists of Accounts Receivable.
   kerja sebesar Rp.1,1 Miliar – 2,2           Working capital of Rp.1.1 Billion –
   Miliar per tahun selama tahun               2.2 Billion per year during the
   proyeksi.                                   projection year.
c. Sumber Pembiayaan                        c. Source of Financing




   Total investasi termasuk dengan             Total     investment       including
   opportunity cost berupa tanah               opportunity cost in the form of land
   dan bangunan yang dibutuhkan                and buildings needed amounting
   sejumlah Rp. 59.573.781.744                 to Rp. 59,573,781,744 (Fifty Nine
   (Lima Puluh Sembilan Miliar                 Billion Five Hundred Seventy
   Lima Ratus Tujuh Puluh Tiga                 Three Million Seven Hundred
   Juta Tujuh Ratus Delapan Puluh              Eighty One Thousand Seven
   Satu Ribu Tujuh Ratus Empat                 Hundred Forty Four Rupiah)
   Puluh Empat Rupiah) yang                    needed in the first year with 100%
   diperlukan pada tahun pertama               self-funding as the source of
   dengan sumber pembiayaan                    financing. The actual investment


                                       24
Page 25
   100% pendanaan sendiri. Biaya                  cost incurred was only Rp.
   investasi        aktual        yang            50,000,000 in the form of laptops
   dikeluarkan hanyalah sebesar                   and       office  furniture.   By
   Rp50.000.000 berupa laptop                     considering the cash balance
   dan furnitur kantor. Dengan                    owned, the company is able to
   mempertimbangkan saldo kas                     cover all investment funding
   yang dimiliki maka perusahaan                  without affecting the operational
   sanggup      untuk      mengcover              performance of existing business
   seluruh pendanaan investasi                    activities.
   tanpa mempengaruhi kinerja
   operasi kegiatan usaha yang
   sudah ada.
d. Proyeksi Penjualan                          d. Sales Projection
   Proyeksi               pendapatan              The      Company's       revenue
   Perusahaan hanya berasal dari                  projection only comes from the
   KBLI baru yaitu sewa menyewa                   new KBLI, namely building rental,
   gedung, karena untuk kegiatan                  because the textile industry
   usaha industri tekstil telah                   business activities have stopped
   berhenti beroperasi di tahun                   operating in 2017. The company
   2017.     Perusahaan        sempat             had restarted some parts of the
   menjalankan kembali beberapa                   production unit in 2019, then
   bagian unit produksi di tahun                  stopped again in 2022.
   2019,      kemudian        berhenti
   kembali di tahun 2022.
   Pada         tahun         pertama             In the first year, the company had
   perusahaan        sudah        mulai           started its business activities,
   melakukan kegiatan usaha nya                   namely marketing the assets to be
   yaitu memasarkan aset-aset                     leased.
   yang akan disewakan.
   Pada        tahun         pertama,             In the first year, the company
   perusahaan       memproyeksikan                projected an occupancy rate of
   tingkat okupansi sebesar 55%                   55% of all total assets to be
   dari seluruh aset total yang akan              leased, namely 22 warehouse
   disewakan yaitu 22 unit gudang,                units, while in the 2nd year the
   sedangkan pada tahun ke 2                      occupancy rate projected by the
   tingkat       okupansi         yang            company increased by 68% of all
   proyeksikan oleh perusahaan                    total assets to be leased, namely
   naik sebesar 68% dari seluruh                  22 warehouse units.
   aset total yang akan disewakan
   yaitu 22 unit gudang.
   Pada tahun ke 4 perusahaan                     In the 4th year of the company's
   menjalani      kegiatan      usaha,            business activities, the company
   perusahaan                    sudah            had projected an occupancy rate
   memproyeksikan               tingkat           of 100% or fully occupied from all
   okupansi yang sebesar 100%                     total assets to be leased.
   atau terisi sepenuhnya dari
   seluruh total aset yang akan
   disewakan.
   Perseroan merasa perlu adanya                  The Company feels the need to
   kenaikan harga sewa gudang                     increase its warehouse rental
   nya     namun        juga      perlu           prices but also needs to pay
   memperhatikan dampak kepada                    attention to the impact on
   konsumen jika harga terlalu                    consumers if the price is too high.
   tinggi. Maka dari itu, Perseroan               Therefore, the Company projects
   memproyeksikan harga sewa                      that the rental price of the
   gudang yang akan disewakan                     warehouse to be rented will
   akan naik pada tetapi setiap 2                 increase every 2 years from the
   tahun sekali dari tahun pertama                first year the company runs its


                                          25
Page 26
   perusahaan         menjalankan                  business activities by 2.5%
   kegiatan usaha nya sebesar                      adjusting the inflation target rate
   2,5% menyesuaikan tingkat                       issued by Bank Indonesia. Net
   target inflasi yang dikeluarkan                 operating income in years 7 - 8
   oleh       Bank      Indonesia.                 and 9 - 10 did not change due to
   Pendapatan usaha bersih pada                    the increase in warehouse rental
   tahun ke 7 – tahun 8 dan tahun                  prices which we assume will
   9 – tahun 10 tidak berubah                      increase every 2 years with an
   dikarenakan kenaikan harga                      unchanged occupancy rate of
   sewa gudang yang kami asumsi                    100%.
   kan naik selama 2 tahun sekali
   dengan tingkat okupansi yang
   tidak berubah di 100%.
   Dalam biaya pendirian sudah                     The establishment costs are
   mencukupi untuk melakukan                       sufficient to carry out business
   kegiatan operasional usaha dan                  operations and no additional
   tidak diperlukan lagi ada                       capex is needed during the
   penambahan capex selama                         projection year.
   tahun proyeksi.

e. Biaya Operasional dan Beban                  e. Operational Costs and General
   Umum Admininstrasi                              Administrative
   Beban        Biaya    Operasional               Expenses Operating Costs (Cost
   (Harga Pokok Penjualan) terdiri                 of Goods Sold) consist of direct
   dari gaji tenaga kerja langsung,                labor salaries, electricity, water
   listrik air dan telfon, dan Pajak               and telephone, and PBB Tax.
   PBB. Selama tahun proyeksi                      During the projection year,
   beban        biaya     operasional              operational cost expenses are
   diproyeksikan naik sebesar                      projected to increase by 2.5% for
   2,5% pada setiap akun biaya                     each operational cost account
   operasional mengikuti tingkat                   following      Bank    Indonesia's
   target inflasi Bank Indonesia.                  inflation target rate.

   Beban HPP sebesar 2,082 miliar                  Cost of Goods Sold amount to
   – 2,447 miliar selama tahun                     2.082 billion - 2.447 billion during
   proyeksi yang terdiri dari gaji                 the projection year consisting of
   tenaga kerja, listrik air dan telfon,           labor salaries, electricity, water
   dan Pajak PBB. Gaji tenaga                      and telephone, and PBB Tax.
   kerja sebesar 1,01%-1,26% dari                  Labor salaries amount to 1.01% -
   total penjualan selama tahun                    1.26% of total sales during the
   proyeksi. Beban listrik air dan                 projection year. Electricity, water
   telfon sebesar 5,18%-6,48% dari                 and telephone expenses amount
   total penjualan selama tahun                    to 5.18% - 6.48% of total sales
   proyeksi. Beban pajak PBB                       during the projection year. PBB
   sebesar 2,2% - 3,15% dari total                 tax expenses amount to 2.2% -
   penjualan       selama         tahun            3.15% of total sales during the
   proyeksi.                                       projection year.

   Beban umum dan admininstrasi                    General     and     administrative
   terdiri atas fee agen sebesar 704               expenses consist of agent fees
   juta – 1,377 selama tahun                       amounting to 704 million - 1,377
   proyeksi. Beban fee agen                        during the projection year. Agent
   merupakan biaya variable yang                   fee expenses are variable costs
   dimana         besaran      beban               where the amount of expenses
   bergantung       kepada    jumlah               depends on the amount of rental
   pendapatan sewa. Proyeksi                       income. The projection of the
   besaran beban fee agen                          amount of agent fee burden is
   diproyeksikan sebesar 5% dari                   projected at 5% of total income


                                           26
Page 27
     total pendapatan selama tahun                 during the projection year.
     proyeksi.

     Tidak adanya perubahan beban                  There is no change in general and
     umum dan admininstrasi pada                   administrative expenses in years
     tahun ke 7 – tahun ke 8 dan                   7 - 8 and years 9 - 10 because the
     tahun ke 9 – tahun 10                         agent fee is a variable cost where
     dikarenakan      fee     agen                 the amount of the burden depends
     merupakan biaya variable yang                 on the amount of rental income.
     dimana      besaran     beban
     bergantung    kepada   jumlah
     pendapatan sewa.

f.   Proyeksi Laporan Keuangan                f.   Financial Report Projection
     Proyeksi yang kami lakukan                    The projections we made above
     diatas kami dapatkan dari                     were obtained from the Company
     Perseroan lalu kami sesuaikan                 and then we adjusted the level of
     tingkat    kewajarannya.    Jika              fairness. When viewed from
     dilihat   dari  sebelum      dan              before      and     after    business
     sesudah kegiatan usaha, tidak                 activities, there is no change in net
     adanya perubahan pada laba                    income due to the transfer of
     bersih dikarenakan pemindahan                 rental income from the previous
     dari      yang      sebelumnya                other income account to Net
     pendapatan sewa berada pada                   Income. We made financial
     akun     pendapatan     lain-lain             projections up to the 10th year
     sekarang masuk ke Pendapatan                  with the consideration that
     Bersih.     Kami     melakukan                business activities have been
     proyeksi keuangan sampai                      reflected as feasible, so there is
     dengan tahun ke-10 dengan                     no         need          for      the
     pertimbangan kegiatan usaha                   concept/assumption of going
     sudah tercermin layak maka                    concern       in     preparing    the
     tidak dibutuhkan konsep/asumsi                projections. In preparing this
     going       concern       dalam               projection, we also pay attention
     penyusunan proyeksi. Dalam                    to the implementation of PSAK
     penyusunan proyeksi ini kami                  115.
     juga             memperhatikan
     implementasi dari PSAK 115.

     Metodologi Analisa, Metodologi                Analysis      Methodology,     The
     dilakukan dengan menganalisa                  methodology is carried out by
     potensi keuntungan ekonomis                   analyzing the potential economic
     yang dapat diperoleh dari                     benefits that can be obtained from
     Rencana Penambahan Kegiatan                   the Planned Addition of Business
     Usaha.                                        Activities.

     Model     Arus    Kas     yang                Cash Flow Model Used, To
     Digunakan, Untuk melakukan                    conduct financial analysis in a
     analisis keuangan dalam studi                 feasibility study using the cash
     kelayakan              dengan                 flow discount method, using cash
     menggunakan metode diskonto                   flow against the Free Cash Flow
     arus kas, dengan menggunakan                  to Firm (FCFF) project.
     arus kas terhadap proyek Free
     Cash Flow to Firm (FCFF).

     Penetapan Tingkat Diskonto,                   Determination of Discount Rate,
     Tingkat diskonto diestimasikan                The discount rate is estimated
     dengan menggunakan metode                     using the Weighted Average Cost
     Weighted Average Cost of                      of Capital (WACC) method. The


                                         27
Page 28
Capital (WACC). Biaya Ekuitas              Cost of Equity (Ke) is estimated
(Ke)     diestimasikan   dengan            using the Capital Asset Pricing
metode Capital Asset Pricing               Model (CAPM) method. The
Model (CAPM). Tingkat diskonto             discount rate used is 10.79%.
yang digunakan adalah sebesar
10,79%.
Analisis Kelayakan Investasi               The Feasibility Analysis of
Rencana Penambahan Kegiatan                Investment Plans for Adding
Usaha       oleh     Perusahaan            Business Activities     by    the
dianalisa dengan menggunakan               Company is analyzed using 4
4 (empat) indikator yaitu Net              (four) indicators, namely Net
Present Value (NPV), Internal              Present Value (NPV), Internal
Rate of Return (IRR), Profitability        Rate of Return (IRR), Profitability
Index (PI), dan Payback Period             Index (PI), and Payback Period
dengan      ringkasan    sebagai           with the following summary:
berikut:




Berdasarkan analisis kelayakan             Based on the feasibility analysis
di atas, NPV menunjukkan nilai             above, NPV shows a positive
positif, IRR lebih tinggi daripada         value, IRR is higher than the
Discount Rate dan PI lebih dari            Discount Rate and PI is more than
1, dengan demikian investasi               1, thus the investment is feasible.
tersebut layak.

Analisis Titik Impas                       Break Even Point Analysis




                                      28
Page 29
Dalam figur analisis BEP di atas,          In the BEP analysis figure above,
dapat terlihat bahwa angka                 it can be seen that the break-even
break-even tercapai sangat                 figure is achieved very quickly by
cepat         cukup        hanya           simply renting an average of 1.2
menyewakan rata-rata 1,2 unit              warehouse units or around 2 units
gudang atau sekitar 2 unit dari            out of 22 warehouse units have
22 unit gudang sudah mencapai              reached the break-even point.
titik impas atau break even point.         While in BEP in rupiah, the
Sedangkan pada BEP dalam                   average income per unit in each
rupiah, pendapatan rata-rata per           projection     year      is     Rp.
unit pada setiap tahun proyeksi            1,112,109,015 which is very
adalah         sebesar        Rp.          accommodating from the break-
1.112.109.015       yang    mana           even point or average break-even
sangat mengakomodir dari titik             point in the projection year of Rp.
impas atau break even point                1,348,148,347.
rata-rata pada tahun proyeksi
sebesar Rp. 1.348.148.347.

Analisis Profitabilitas                    Profitability Analysis




Dalam figur di atas, dapat terlihat        In the figure above, it can be seen
bahwa profitabilitas Rencana               that the profitability of the Project
Proyek     yang      digambarkan           Plan depicted in the percentage of
dalam     persentase       margin          margin spread (cross margin), the
spread      (cross       margin),          percentage of net profit after
persentase laba bersih sesudah             interest and tax to income (Profit
bunga dan pajak terhadap                   Margin), ROE and ROI indicate
pendapatan (Profit Margin),                that the Project Plan has the
ROE dan ROI menunjukkan                    ability to generate profits.
bahwa Rencana Proyek memiliki
kemampuan                   dalam
menghasilkan laba.
Cross Margin berada di angka               Cross Margin is at 80.22% -
80,22% - 86,48% selama tahun               86.48% during the projection year.
proyeksi. Profit margin berada di          Profit margin is at 58.95% -
angka 58,95% - 70,51% selama               70.51% during the projection year.
tahun proyeksi. Return on Equity           Return on Equity is at 12% -
berada di angka 12% - 24,77%.              24.77%. Return on investment is
Return of investment berada                at 24.29% - 63.02% thus Return
diangka 24,29% - 63,02%                    on Investment additional business
dengan demikian Return of                  activities indicate that businesses
Investment          penambahan             in the service sector are very
kegiatan usaha menunjukan                  normal to get very large profits.
bahwa usaha dalam bidang jasa


                                      29
Page 30
            sangat       normal   untuk
            mendapatkan keuntungan yang
            sangat besar.

            Analisis Sensitivitas                                   Sensitivity Analysis




            Analisis sensitivitas diuji dengan                      Sensitivity analysis is tested by
            melakukan skenario penurunan                            conducting        scenarios        of
            dan kenaikan dari variable                              decreasing and increasing the
            Investasi, Pendapatan, HPP dan                          variables of Investment, Income,
            Beban       Penjualan        Umum                       COGS            and         General
            Administrasi.     Hasil     analisis                    Administrative Selling Expenses.
            sensitifitas menunjukan bahwa                           The results of the sensitivity
            Rencana Penambahan Kegiatan                             analysis show that the Planned
            Usaha sensitif tehadap variabel                         Addition of Business Activities is
            Investasi dan Pendapatan.                               sensitive to the variables of
                                                                    Investment and Income.
            Dengan memperhatikan analisis                           By considering the financial
            kelayakan           keuangan,                           feasibility analysis, the Addition of
            Penambahan Kegiatan Usaha                               Business Activities is financially
            secara keuangan layak.                                  feasible.


3)   Analisis kelayakan investasi                       3)   Investment feasibility analysis
     Untuk      mengevaluasi      kelayakan                  To evaluate the feasibility of investment
     investasi dari aspek keuangan, pada                     from a financial aspect, in the Project Plan
     Rencana Proyek sesuai SEOJK                             according to SEOJK 17/2020, 4 (four)
     17/2020 digunakan 4 (empat) indikator                   indicators are used, namely Net Present
     yaitu Net Present Value (NPV), Internal                 Value (NPV), Internal Rate of Return
     Rate of Return (IRR), Profitability Index               (IRR), Profitability Index (PI), and
     (PI), dan Payback Period., yang                         Payback Period., which are based on the
     didasarkan pada nilai kini arus kas                     present value of the projected net cash
     bersih yang diproyeksikan hingga tahun                  flow up to the 10th year. The use of NPV
     ke-10. Penggunaan NPV berarti                           means measuring the present value of
     mengukur nilai kini dari pengeluaran                    investment expenditures and business
     investasi dan manfaat bisnis yang                       benefits as described by the net benefit
     digambarkan oleh proyeksi manfaat                       projections.
     neto.
     Kelayakan dari proyek ini dihitung dari                 The feasibility of this project is calculated
     manfaat ekonomis yang diantisipasi di                   from the anticipated economic benefits in
     masa mendatang dengan Free Cash                         the future with Free Cash Flow To Firm
     Flow To Firm yang selanjutnya                           which is then compared with its economic


                                                   30
Page 31
dibandingkan dengan pengorbanan              sacrifice. The feasibility of project
ekonomisnya. Kelayakan investasi             investment is calculated using four
proyek dihitung dengan menggunakan           indicators, namely Net Present Value,
empat indikator yaitu Net Present Value,     Internal Rate of Return, Profitability Index
Internal Rate of Return, Profitability       (PI) and Payback Period.
Index (PI) dan Payback Period.

Nilai NPV mencerminkan selisih dari          The NPV value reflects the difference
nilai sekarang arus kas masa datang          between the present value of future cash
dengan      nilai   investasi.  Dengan       flows and the investment value. By
membandingkan antara total investasi         comparing the total investment issued at
yang dikeluarkan pada awal periode           the beginning of the project period and the
proyek dan total arus kas yang akan          total cash flow to be received each year,
diterima setiap tahun, maka dapat            the NPV value generated by the project
diketahui nilai NPV yang dihasilkan oleh     can be determined. If the NPV value is
proyek tersebut. Jika nilai NPV positif      positive, the investment is feasible, while
maka      investasi    tersebut    layak     if the NPV value is negative, the
dilaksanakan sedangkan jika nilai NPV        investment should not be implemented.
negatif, investasi tersebut sebaiknya
tidak dilaksanakan.

Nilai IRR mencerminkan besarnya              The IRR value reflects the amount of
tingkat bunga yang apabila digunakan         interest rate that, when used to discount
untuk mendiskonto seluruh kas masuk          all cash inflows, will produce the same
akan menghasilkan jumlah kas yang            amount of cash as the investment
sama dengan jumlah investasi. IRR            amount. IRR is the value of the
merupakan nilai tingkat pengembalian         investment return rate when the
investasi pada saat NPV Perseroan            Company's NPV is equal to 0, which
sama dengan 0, yang artinya tingkat          means that the rate of return and risk of
pengembalian dan risiko dari total           the total investment at this time are the
investasi pada saat ini adalah sama          same as the market rate of return and risk.
dengan tingkat pengembalian dan risiko       So if the project's IRR is greater than the
pasar. Sehingga apabila IRR proyek           WACC (Discount Rate), then this project
lebih besar dari WACC (Discount Rate),       is feasible and if the project's IRR is
maka proyek ini layak dilaksanakan dan       smaller than the WACC, then this project
apabila IRR proyek lebih kecil dari          should not be implemented.
WACC maka proyek ini sebaiknya tidak
dilaksanakan.

Untuk       menganalisis     keseluruhan     To analyze overall profitability, you can
profitabilitas   dapat     menggunakan       use the Profitability Index (PI), where PI is
Profitability Index (PI), dimana PI          an investment assessment technique that
merupakan teknik penilaian investasi         is calculated by dividing the present value
yang dihitung dengan membagi nilai           of the future net cash flow of a project by
sekarang dari arus kas bersih yang           the initial investment value required for
akan datang suatu proyek dengan nilai        the project. If the PI generated from a
investasi awal yang dibutuhkan untuk         project is equal to 1, then the cash flow
proyek tersebut. Apabila PI yang             from the project does not generate added
dihasilkan dari suatu proyek sama            value, if the PI is greater than 1, then the
dengan 1 maka arus kas dari proyek           value of the cash flow generated from the
tidak menghasilkan nilai tambah,             project generates added value for the
apabila PI lebih besar dari 1, maka nilai    Company, while if the PI is less than 1,
arus kas yang dihasilkan dari proyek         then the value of the cash flow generated
menghasilkan nilai tambah bagi               from the project does not generate added
Perseroan, sedangkan apabila PI lebih        value for the Company. In analyzing the
kecil dari 1, maka nilai arus kas yang       PI of a project, feasibility can be assessed
dihasilkan      dari     proyek     tidak    if the PI value is more than 1. If the PI is
menghasilkan nilai tambah bagi               greater than 1, then the investment can


                                        31
Page 32
     Perseroan. Dalam menganalisis PI                    be concluded as feasible.
     suatu proyek maka kelayakan dapat
     dinilai apabila nilai PI lebih dari 1. Jika
     PI lebih besar dari 1, maka investasi
     tersebut dapat disimpulkan layak.

     Payback      period    atau   periode               Payback period or capital return period is
     pengembalian modal adalah waktu                     the time required to reach the break even
     yang dibutuhkan untuk mencapai break                point or breakeven point. Payback Period
     even point atau titik impas. Payback                determines how long it takes to cover the
     Period menentukan berapa lama waktu                 initial  costs   associated with       an
     yang diperlukan untuk menutup biaya                 investment. The shorter the return, the
     awal yang terkait dengan investasi.                 more desirable the investment.
     Semakin pendek pengembalian maka
     investasi semakin diinginkan.

4)   Maksud dan Tujuan Studi Kelayakan              4)   Purpose and Objectives of Feasibility
                                                         Study
     Maksud dan tujuan adalah memberikan                 The purpose and objectives are to provide
     pendapat kelayakan atas rencana                     an opinion on the feasibility of a new
     kegiatan        usaha     baru   oleh               business activity plan by PT Panasia Indo
     PT Panasia Indo Resources, Tbk. untuk               Resources, Tbk. for the benefit of the
     kepentingan Pasar Modal dengan                      Capital Market with the scope of the
     lingkup indikator Net Present Value                 indicators Net Present Value (NPV),
     (NPV), Internal Rate of Return (IRR),               Internal Rate of Return (IRR), Profitability
     Profitability Index (PI), dan Payback               Index (PI), and Payback Period.
     Period.

     Studi Kelayakan dilakukan dengan                    The Feasibility Study is conducted with
     mengacu POJK No. 35/POJK.04/2020                    reference to POJK No. 35 / POJK.04 /
     tentang Penilaian dan Penyajian                     2020 concerning The Assessment and
     Laporan Penilaian Bisnis di Pasar                   Presentation of Business Assessment
     Modal       dan       SEOJK       No.               Reports in The Capital Market and
     17/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman                    SEOJK        No.       17/SEOJK.04/2020
     Penilaian dan Penyajian Laporan Bisnis              concerning      Guidelines       for   The
     di Pasar Modal.                                     Assessment      and      Presentation    of
                                                         Business Reports in The Capital Market.
5)   Asumsi dan Kondisi Pembatas                    5)   Assumptions and Limiting Conditions
     • Laporan studi kelayakan ini bersifat              • This feasibility study report is a non-
        non-disclaimer opinion.                              disclaimer opinion.
     • Perusahaan diasumsikan sebagai                    • The company is assumed to be an
        perusahaan yang sedang berjalan                      ongoing company and will continue its
        dan akan melanjutkan kegiatan                        business activities in the future.
        usahanya di masa yang akan
        datang.
     • Perusahaan diasumsikan telah                      •   The company is assumed to have
        memenuhi seluruh aspek legal dan                     fulfilled all legal and regulatory
        perundang-undangan yang berlaku                      aspects that apply generally and
        secara umum maupun spesifik                          specifically to its industry in order to
        terhadap industrinya agar dapat                      carry out operational activities.
        melakukan kegiatan operasional.
     • Laporan keuangan audit yang                       •   The audited financial statements used
        digunakan sebagai dasar dalam                        as the basis for this assessment
        analisis penilaian ini diasumsikan                   analysis are assumed to be accurate
        akurat dan benar serta tidak ada                     and correct and that no information is
        informasi   disembunyikan     atau                   hidden or intentionally hidden.
        sengaja disembunyikan.



                                               32
Page 33
     •   Studi Kelayakan dilakukan dengan             •   The Feasibility Study is conducted
         adanya akses untuk pelaksanaan                   with      access      to   adequate
         investigasi yang memadai.                        investigations.
     •   Studi kelayakan didasarkan atas              •   The feasibility study is based on
         proyeksi keuangan yang telah                     adjusted financial projections that
         disesuaikan yang mencerminkan                    reflect the reasonableness of the
         kewajaran proyeksi keuangan yang                 financial   projections   made   by
         dibuat oleh manajemen dengan                     management with the ability to
         kemampuan pencapaian (fiduciary                  achieve (fiduciary duty).
         duty).
     •   Proyeksi harga, volume penjualan,            •   Projections of price, sales volume,
         dan informasi keuangan lainnya                   and other financial information are
         didasarkan atas informasi keuangan               based on prospective financial
         prospektif yang disiapkan oleh                   information prepared by management
         manajemen yang telah disesuaikan                 that has been adjusted and assumed
         dan diasumsikan dapat dicapai.                   to be achievable.
     •   Kami bertanggung jawab atas                  •   We      are   responsible     for the
         pelaksanaan Studi Kelayakan dan                  implementation of the Feasibility
         kewajaran proyeksi keuangan yang                 Study and the reasonableness of the
         telah disesuaikan.                               adjusted financial projections.
     •   Laporan Studi Kelayakan ini terbuka          •   This Feasibility Study Report is open
         untuk publik, kecuali terdapat                   to the public, unless there is
         informasi yang bersifat rahasia yang             confidential information that may
         dapat mempengaruhi operasional                   affect the company's operations.
         perusahaan.
     •   Untuk tujuan Studi Kelayakan, telah          •   For the purpose of the Feasibility
         dilengkapi data yang disediakan                  Study, data provided by the
         oleh manajemen Perusahaan serta                  Company's management and verbal
         data verbal yang didapatkan selama               data obtained during the investigation
         investigasi dan data tersebut                    have been supplemented and the
         diasumsikan akurat dan benar.                    data is assumed to be accurate and
                                                          correct.

6)   Kesimpulan Studi Kelayakan                  6)   Feasibility Study Conclusion
     a) Kelayakan Pasar                               a) Market Feasibility
        Mengacu pada perkembangan                        Referring to the general development
        pasar Real Estate secara umum,                   of the Real Estate market, market
        pangsa    pasar, serta adanya                    share, and the existence of good
        perencanaan       dan     strategi               marketing planning and strategy, it
        pemasaran yang baik, dapat                       can be concluded that new business
        disimpulkan bahwa kegiatan usaha                 activities have good prospects in the
        baru mempunyai prospek yang baik                 future.
        dimasa yang akan datang.
        Berdasarkan evaluasi terhadap                     Based on the evaluation of the market
        aspek pasar dalam Rencana                         aspect in the New KBLI Addition Plan
        Penambahan KBLI baru melalui                      through       Industrial      Building
        kegiatan penyewaan Bangunan                       (Warehouse) rental activities, it is
        Industri      (Gudang),     maka                  concluded that this market aspect is
        disimpulkan bahwa aspek pasar ini                 feasible.
        adalah layak.

     b) Kelayakan Teknis                              b) Technical Feasibility
        Berdasarkan evaluasi terhadap                    Based on the evaluation of the
        aspek teknis dalam Rencana                       technical aspect in the New KBLI
        Penambahan KBLI baru melalui                     Addition Plan through warehouse
        kegiatan penyewaan gudang, maka                  rental activities, it is concluded that
        disimpulkan       bahwa        aspek             this technical feasibility aspect is
        kelayakan teknis ini adalah layak.               feasible.


                                            33
Page 34
c) Kelayakan Pola Bisnis                     c) Business Pattern Feasibility
   Berdasarkan evaluasi terhadap                Based on the evaluation of the
   aspek pola bisnis dari manajemen             business pattern aspect of company
   perusahaan        dalam  Rencana             management in the New KBLI
   Penambahan KBLI baru melalui                 Addition Plan through warehouse
   kegiatan penyewaan gudang, maka              rental activities, it is concluded that
   disimpulkan bahwa aspek pola                 this business pattern aspect is
   bisnis ini adalah layak.                     feasible.

d) Kelayakan Model Manajemen                 d) Management Model Feasibility
   Berdasarkan evaluasi terhadap                Based on the evaluation of the
   aspek model manajemen dalam                  management model aspect in the
   Rencana Penambahan KBLI baru                 New KBLI Addition Plan through
   melalui    kegiatan      penyewaan           warehouse rental activities, it is
   gudang, maka disimpulkan bahwa               concluded that this business pattern
   aspek pola bisnis ini adalah layak.          aspect is feasible.

e) Kelayakan Keuangan                        e) Financial Feasibility
   Dengan memperhatikan analisis                By considering the financial feasibility
   kelayakan keuangan, Penambahan               analysis, the Addition of Business
   Kegiatan Usaha secara keuangan               Activities is financially feasible, with
   layak,    dengan     hasil    analisis       the following financial feasibility
   kelayakan      keuangan       sebagai        analysis results:
   berikut:
   • Net Present Value (NPV)           :        •   Net    Present       Value     (NPV):
       43.563.472.459                               43,563,472,459
   • Internal Rate of Return (IRR):             •   Internal Rate of Return (IRR):
       24,12%                                       24.12%
   • Profitability Index (PI): 1,73             •   Profitability Index (PI): 1.73
   • Payback Period: 3 Tahun 1                  •   Payback Period: 3 Years 1 Months
       Bulan

   Net     Present     Value     (“NPV”)        Net Present Value (“NPV”)
   NPV       untuk     investasi    dan         NPV for the investment and
   pelaksanaan operasional KBLI baru            implementation of the new KBLI
   adalah      positif   sebesar     Rp.        operation      is    positive   at  Rp.
   43.563.472.459, atau lebih besar             43,563,472,459, or greater than 0,
   dari 0, artinya kegiatan usaha KBLI          meaning that the new KBLI business
   baru layak dilaksanakan.                     activity is feasible to be implemented.

   Internal Rate of Return                      Internal Rate of Return
   Internal Rate of Return untuk                The Internal Rate of Return for the
   investasi KBLI baru adalah sebesar           new KBLI investment is 24.12%
   24,12% lebih tinggi dari tingkat             higher than the discount rate of
   diskonto yang sebesar 10,79%,                10.79%, meaning that the new KBLI
   artinya kegiatan usaha KBLI baru             business activity is feasible to be
   layak dilaksanakan.                          implemented.

   Profitability Index (“P/I”)                  Profitability Index (“P/I”)
   Analisis P/I yang dilakukan terhadap         The P/I analysis conducted on this
   KBLI baru ini adalah sebesar 1,73            new KBLI is 1.73 or greater than 1,
   atau lebih besar dari 1, artinya             meaning that the new KBLI business
   kegiatan usaha KBLI baru layak               activity is feasible to be implemented.
   dilaksanakan.




                                        34
Page 35
                   Payback Period (“PP”)                                    Payback Period (“PP”)
                   PP KBLI baru ini adalah 3 tahun 1                        The PP of this new KBLI is 3 years and
                   bulan, merupakan jangka waktu                            1 month, a relatively short period of
                   yang relatif cepat.                                      time.

                   Berdasarkan       analisa    pada                        Based on the analysis of market
                   kelayakan aspek pasar, kelayakan                         feasibility,  technical      feasibility,
                   aspek teknis, kelayakan aspek pola                       business       pattern       feasibility,
                   bisnis, kelayakan aspek model                            management model feasibility, and
                   manajemen, dan kelayakan aspek                           financial feasibility, it can be
                   keuangan maka dapat disimpulkan                          concluded that the Plan to Add
                   bahwa    Rencana      Penambahan                         Business Activities is Feasible.
                   Kegiatan Usaha adalah Layak.

IV.   KETERSEDIAAN TENAGA AHLI                            IV. AVAILABILITY OF EXPERTS
      Berkaitan dengan pekerja dan tenaga ahli                Regarding workers and professional experts, the
      profesional, Perseroan telah merencanakan               Company has planned a competent workforce in
      tenaga kerja yang berkompeten di bidangnya              their fields in relation to property management and
      dalam kaitannya dengan pengelolaan dan                  marketing. Currently, the Company has an adequate
      pemasaran properti. Saat ini, Perseroan telah           number of human resources, where the experts
      memiliki jumlah sumber daya manusia yang                come from experts who have worked at the
      memadai, di mana tenaga ahli tersebut berasal           Company. However, in order to support future
      dari tenaga ahli yang telah bekerja pada                business expansion plans, the company plans to add
      Perseroan. Meskipun demikian, dalam rangka              professional workers through team expansion that
      mendukung rencana ekspansi usaha ke depan,              will specifically focus on property management and
      perusahaan merencanakan penambahan tenaga               marketing.
      kerja profesional melalui perluasan tim yang
      secara khusus akan difokuskan pada pengelolaan
      dan pemasaran properti.
      Langkah ini juga diharapkan dapat mendorong            This step is also expected to encourage optimal
      pengelolaan dan pemasaran terhadap aset-aset           management and marketing of assets to be leased.
      yang akan disewakan secara optimal.
      Dalam menjalankan kegiatan usaha tersebut,             In carrying out these business activities, the
      Perseroan rencana akan melakukan penambahan            Company plans to add 2 (two) workers.
      tenaga kerja sebanyak 2 (dua) orang.


V.    PENGARUH PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA                  V. THE EFFECT OF ADDITION OF MAIN BUSINESS
      UTAMA       PADA      KONDISI      KEUANGAN            ACTIVITIES ON THE COMPANY'S FINANCIAL
      PERUSAHAAN                                             CONDITION
      Pengaruh Penambahan Kegiatan Usaha Utama               The effect of the Addition of Main Business Activities
      Terkait Real Estat Yang Dimiliki Sendiri Atau          Related to Self-Owned or Rented Real Estate on the
      Disewa pada kondisi keuangan Perseroan                 Company's financial condition is expected to
      diharapkan dapat meningkatkan pendapatan               increase revenue through the Addition of Main
      melalui Penambahan Kegiatan Usaha Utama                Business Activities, where this will be able to provide
      tersebut, dimana hal ini akan dapat memberikan         added value to the Company's shareholders.
      nilai tambah kepada para pemegang saham
      Perseroan.
      Nilai tambah yang diharapkan dari Penambahan           The expected added value of the Addition of Main
      Kegiatan Usaha Utama terkait Real Estat Yang           Business Activities related to Owned or Rented Real
      Dimiliki Sendiri Atau Disewa terhadap kondisi          Estate to the Company's financial condition is to
      keuangan     Perseroan     adalah   memberikan         provide increased revenue, increased net profit,
      peningkatan pendapatan, peningkatan laba bersih,       which ultimately provides a positive NPV of Rp.
      yang pada akhirnya memberikan NPV positif              43,563,472,459,-.
      sebesar Rp. 43.563.472.459,- .

      Analisis lebih rinci terkait dampak penambahan         A more detailed analysis of the impact of the addition
      kegiatan usaha ini dengan mengacu pada pos-pos         of this business activity by referring to the financial


                                                     35
Page 36
laporan keuangan yang diproyeksikan mengalami                 statement items that are projected to increase and
peningkatan serta asumsi dan dasar penyusunan                 the assumptions and basis for preparing the
proyeksi tersebut.                                            projection.
Analisis dampak penambahan kegiatan usaha ini                 Analysis of the impact of the addition of this business
dengan mengacu pada pos-pos laporan keuangan                  activity by referring to the financial statement items
yang     diproyeksikan   adalah    peningkatan                that are projected to increase is an increase in
pendapatan dan peningkatan laba bersih, yang                  revenue and an increase in net profit, which
pada akhirnya memberikan nilai tambah pada                    ultimately provides added value to the Company,
Perseroan yaitu Net Present Value (“NPV”)                     namely the Net Present Value ("NPV") of Rp.
sebesar Rp. 43.563.472.459,- .                                43,563,472,459,-.

Asumsi dan dasar penyusunan proyeksi tersebut                 The assumptions and basis for preparing the
adalah:                                                       projection are:

Biaya Pendirian (Start Up Costs)                              Start Up Costs




Manajemen akan menjalankan kegiatan usaha                     Management will run this new business activity by
yang baru ini dengan memanfaatkan bangunan                    utilizing buildings and other facilities that are already
dan fasilitas lainnya yang sudah dimiliki dalam aset          owned in the company's fixed assets. Thus, the
tetap perusahaan. Dengan demikian perusahaan                  company only needs an investment in the form of 2
hanya memerlukan investasi berupa 2 Unit Laptop               Laptop Units and 2 sets of Office Furniture in the
dan 2 set Furniture Kantor berupa meja dan kursi              form of tables and chairs to support new business
untuk mendukung kegiatan usaha yang baru.                     activities. Meanwhile, for assets in the form of land
Sedangkan, untuk aset berupa tanah dan                        and buildings are assets that are already owned by
bangunan adalah aset yang telah dimiliki oleh                 the company but in this feasibility study are included
perusahaan namun dalam studi kelayakan ini                    in the calculation as opportunity costs.
dimasukkan ke dalam perhitungan sebagai
opportunity cost.
Biaya tanah dan bangunan dimasukkan dalam                     Land and building costs are included in opportunity
opportunity cost dengan pertimbangan bahwa                    costs considering that business activities will look
kegiatan       usaha     akan    terlihat     sangat          very profitable if they do not take opportunity costs
menguntungkan jika tidak memperhitungkan                      into account. Therefore, land and building costs as
opportunity cost. Sehingga, biaya tanah dan                   investment values are included in opportunity costs
bangunan sebagai nilai investasi dimasukkan                   so that business activities are reflected optimally.
dalam opportunity cost agar kegiatan usaha
tercermin secara optimal.
Bangunan kantor untuk memasarkan bidang                       Office buildings to market new business fields are
usaha baru tidak berada pada objek studi                      not in the feasibility study object or are not on land
kelayakan atau tidak berada pada tanah dan                    and buildings included in the initial investment.
bangunan yang termasuk dalam initial investment.

Proyeksi Modal Kerja                                          Working Capital Projection

                            Tahun ke 1       Tahun ke 2          Tahun ke 3       Tahun ke 4        Tahun ke 5
       Modal Kerja
                             Jan - Des        Jan - Des           Jan - Des        Jan - Des         Jan - Des
Piutang Usaha                1.157.592.744    1.599.110.153      1.996.228.050     2.102.172.737     2.154.727.055




                                                    36
Page 37
                                         Tahun ke 6              Tahun ke 7              Tahun ke 8             Tahun ke 9            Tahun ke 10
         Modal Kerja
                                          Jan - Des               Jan - Des               Jan - Des              Jan - Des             Jan - Des
Piutang Usaha                             2.154.727.055           2.208.595.232          2.208.595.232           2.263.810.113         2.263.810.113


 Modal kerja yang dibutuhkan terdiri dari Piutang                                   The working capital required consists of Accounts
 Usaha. Modal kerja sebesar Rp.1,1 Miliar – 2,2                                     Receivable. Working capital of Rp.1.1 Billion – 2.2
 Miliar per tahun selama tahun proyeksi.                                            Billion per year during the projection year.

 Sumber Pembiayaan                                                                  Source of Funding




 Total investasi termasuk dengan opportunity cost                                   Total investment including opportunity cost in the
 berupa tanah dan bangunan yang dibutuhkan                                          form of land and buildings needed amounting to Rp.
 sejumlah Rp. 59.573.781.744 (Lima Puluh                                            59,573,781,744 (Fifty Nine Billion Five Hundred
 Sembilan Miliar Lima Ratus Tujuh Puluh Tiga Juta                                   Seventy Three Million Seven Hundred Eighty One
 Tujuh Ratus Delapan Puluh Satu Ribu Tujuh Ratus                                    Thousand Seven Hundred Forty Four Rupiah)
 Empat Puluh Empat Rupiah) yang diperlukan pada                                     needed in the first year with 100% self-funding
 tahun pertama dengan sumber pembiayaan 100%                                        source of Rp. 59,573,781,744 (Fifty Nine Billion Five
 pendanaan sendiri senilai 59.573.781.744 (Lima                                     Hundred Seventy Three Million Seven Hundred
 Puluh Sembilan Miliar Lima Ratus Tujuh Puluh Tiga                                  Eighty One Thousand Seven Hundred Forty Four
 Juta Tujuh Ratus Delapan Puluh Satu Ribu Tujuh                                     Rupiah). The actual investment cost incurred was
 Ratus Empat Puluh Empat Rupiah). Biaya                                             only Rp50,000,000 in the form of laptops and office
 investasi aktual yang dikeluarkan hanyalah                                         furniture.
 sebesar Rp50.000.000 berupa laptop dan furnitur
 kantor.
 Dengan mempertimbangkan saldo kas yang                                             By considering the cash balance owned, the
 dimiliki maka perusahaan sanggup untuk                                             company is able to cover all investment funding
 mengcover seluruh pendanaan investasi tanpa                                        without affecting the operational performance of
 mempengaruhi kinerja operasi kegiatan usaha                                        existing business activities.
 yang sudah ada.

 Proyeksi Pendapatan                                                                Revenue Projection

                                             Tahun ke 1              Tahun ke 2             Tahun ke 3            Tahun ke 4            Tahun ke 5
             Keterangan
                                              Jan - Des               Jan - Des              Jan - Des             Jan - Des             Jan - Des
Pendapatan Usaha Bersih                        14.084.045.048          19.455.840.200         24.287.441.277        25.576.434.967        26.215.845.841
Beban Pokok Penjualan                          (2.082.150.230)         (2.118.900.230)        (2.156.568.980)       (2.195.179.449)       (2.234.755.179)
Laba Kotor                                     12.001.894.818          17.336.939.970         22.130.872.297        23.381.255.519        23.981.090.662
Total Beban Umum dan Adminintrasi                (704.202.252)           (972.792.010)        (1.214.372.064)       (1.278.821.748)       (1.310.792.292)
Pajak Final                                    (1.408.404.505)         (1.945.584.020)        (2.428.744.128)       (2.557.643.497)       (2.621.584.584)
EBITDA                                          9.889.288.061          14.418.563.940         18.487.756.105        19.544.790.273        20.048.713.786
Penyusutan dan Amortisasi                      (1.586.586.582)         (1.586.586.582)        (1.586.586.582)       (1.586.586.582)       (1.586.586.582)
EBIT                                            8.302.701.479          12.831.977.358         16.901.169.523        17.958.203.691        18.462.127.204
Beban Bunga dan Beban Keuangan Lainnya                      -                       -                      -                     -                     -
EBT                                             8.302.701.479          12.831.977.358         16.901.169.523        17.958.203.691        18.462.127.204
Pajak Kini                                                  -                       -                      -                     -                     -
EAT                                             8.302.701.479          12.831.977.358         16.901.169.523        17.958.203.691        18.462.127.204




                                                                         37
Page 38
                                             Tahun ke 6               Tahun ke 7               Tahun ke 8             Tahun ke 9           Tahun ke 10
              Keterangan
                                              Jan - Des                Jan - Des                Jan - Des              Jan - Des            Jan - Des
Pendapatan Usaha Bersih                        26.215.845.841           26.871.241.987           26.871.241.987         27.543.023.037       27.543.023.037
Beban Pokok Penjualan                          (2.275.320.303)          (2.316.899.555)          (2.359.518.288)        (2.403.202.489)      (2.447.978.796)
Laba Kotor                                     23.940.525.538           24.554.342.433           24.511.723.700         25.139.820.548       25.095.044.241
Total Beban Umum dan Adminintrasi              (1.310.792.292)          (1.343.562.099)          (1.343.562.099)        (1.377.151.152)      (1.377.151.152)
Pajak Final                                    (2.621.584.584)          (2.687.124.199)          (2.687.124.199)        (2.754.302.304)      (2.754.302.304)
EBITDA                                         20.008.148.662           20.523.656.135           20.481.037.401         21.008.367.092       20.963.590.786
Penyusutan dan Amortisasi                      (1.586.586.582)          (1.586.586.582)          (1.586.586.582)        (1.586.586.582)      (1.586.586.582)
EBIT                                           18.421.562.080           18.937.069.553           18.894.450.820         19.421.780.510       19.377.004.204
Beban Bunga dan Beban Keuangan Lainnya                      -                        -                        -                      -                    -
EBT                                            18.421.562.080           18.937.069.553           18.894.450.820         19.421.780.510       19.377.004.204
Pajak Kini                                                  -                        -                        -                      -                    -
EAT                                            18.421.562.080           18.937.069.553           18.894.450.820         19.421.780.510       19.377.004.204


 Pada tahun pertama perusahaan sudah mulai                                           In the first year the company has started its business
 melakukan kegiatan usaha nya yaitu memasarkan                                       activities, namely marketing the assets to be leased.
 aset-aset yang akan disewakan.
 Dari 22 gudang, pada tahun pertama, perusahaan                                      Of the 22 warehouses, in the first year, the company
 memproyeksikan tingkat okupansi sebesar 55%                                         projects an occupancy rate of 55% of the total assets
 dari seluruh aset total yang akan disewakan yaitu                                   to be leased, namely 22 warehouse units, while in
 22 unit gudang, sedangkan pada tahun ke 2 tingkat                                   the 2nd year the occupancy rate projected by the
 okupansi yang proyeksikan oleh perusahaan naik                                      company increased by 68% of the total assets to be
 sebesar 68% dari seluruh aset total yang akan                                       leased, namely 22 warehouse units. In the 3rd year
 disewakan yaitu 22 unit gudang. Pada tahun ke 3                                     of the company's business activities, the company
 perusahaan       menjalani     kegiatan   usaha,                                    has projected an occupancy rate of 100% or fully
 perusahaan sudah memproyeksikan tingkat                                             occupied from all total assets to be leased.
 okupansi yang sebesar 100% atau terisi
 sepenuhnya dari seluruh total aset yang akan
 disewakan.
 Harga sewa gudang yang akan disewakan juga                                          The rental price of the warehouse to be leased will
 akan naik pada setiap 2 tahun sekali dari tahun                                     also increase every 2 years from the first year the
 pertama perusahaan menjalankan kegiatan usaha                                       company runs its business activities by 2.5%.
 nya sebesar 2,5%.

 Proyeksi Beban Operasional                                                          Operational Expense Projection

Keterangan                        Tahun ke 1                 Tahun ke 2                   Tahun ke 3               Tahun ke 4             Tahun ke 5
                                   Jan - Des                  Jan - Des                    Jan - Des                Jan - Des              Jan - Des
HPP                                  2.082.150.230             2.118.900.230                2.156.568.980            2.195.179.449          2.234.755.179
 Gaji - Tenaga Kerja                   240.000.000               246.000.000                  252.150.000              258.453.750            264.915.094
 Listrik Air & Telfon                1.230.000.000             1.260.750.000                1.292.268.750            1.324.575.469          1.357.689.855
 PBB                                   612.150.230               612.150.230                  612.150.230              612.150.230            612.150.230

 Beban Umum & Adm                        704.202.252               972.792.010              1.214.372.064            1.278.821.748          1.310.792.292
  Management Fee                                   -                         -                          -                        -                      -
  Fee Agen                               704.202.252               972.792.010              1.214.372.064            1.278.821.748          1.310.792.292

Pajak Final                          1.408.404.505               1.945.584.020              2.428.744.128            2.557.643.497          2.621.584.584
Keterangan                        Tahun ke 6                Tahun ke 7                    Tahun ke 8               Tahun ke 9             Tahun ke 10
                                   Jan - Des                 Jan - Des                     Jan - Des                Jan - Des              Jan - Des
HPP                                 2.275.320.303             2.316.899.555                 2.359.518.288            2.403.202.489          2.447.978.796
 Gaji - Tenaga Kerja                  271.537.971               278.326.420                   285.284.581              292.416.695            299.727.113
 Listrik Air & Telfon               1.391.632.102             1.426.422.904                 1.462.083.477            1.498.635.564          1.536.101.453
 PBB                                  612.150.230               612.150.230                   612.150.230              612.150.230            612.150.230

 Beban Umum & Adm                   1.310.792.292                1.343.562.099             1.343.562.099            1.377.151.152           1.377.151.152
  Management Fee                                -                            -                         -                        -                       -
  Fee Agen                          1.310.792.292                1.343.562.099             1.343.562.099            1.377.151.152           1.377.151.152

Pajak Final                         2.621.584.584                2.687.124.199             2.687.124.199            2.754.302.304           2.754.302.304




 Beban HPP sebesar Rp. 2,082 miliar – 2,447 miliar                                   COGS expense of Rp. 2.082 billion – 2.447 billion
 selama tahun proyeksi yang terdiri dari gaji tenaga                                 during the projection year consisting of direct labor


                                                                          38
Page 39
 kerja langsung, listrik air dan telfon, dan Pajak                          salaries, electricity, water and telephone, and PBB
 PBB. Gaji tenaga kerja langsung sebesar 1,01% -                            tax. Direct labor salaries of 1.01% - 1.26% of total
 1,26% dari total penjualan selama tahun proyeksi.                          sales during the projection year. Electricity, water
 Beban listrik air dan telfon sebesar 5,18% - 6,48%                         and telephone expenses of 5.18% - 6.48% of total
 dari total penjualan selama tahun proyeksi. Beban                          sales during the projection year. PBB tax expenses
 pajak PBB sebesar 2,2% - 3,15% dari total                                  of 2.2% - 3.15% of total sales during the projection
 penjualan selama tahun proyeksi.                                           year.
 Beban umum dan administrasi sebesar Rp. 704                                General and administrative expenses of Rp. 704
 juta – 1,377 selama tahun proyeksi yang terdiri dari                       million – 1.377 during the projection year consisting
 fee agen sebesar 5% dari total pendapatan selama                           of agent fees of 5% of total revenue during the
 tahun proyeksi.                                                            projection year.


 Proyeksi Laba (Rugi)                                                       Profit (Loss) Projection

                                         Tahun ke 1          Tahun ke 2          Tahun ke 3          Tahun ke 4          Tahun ke 5
             Keterangan
                                          Jan - Des           Jan - Des           Jan - Des           Jan - Des           Jan - Des
Pendapatan Usaha Bersih                    14.084.045.048      19.455.840.200      24.287.441.277      25.576.434.967      26.215.845.841
Beban Pokok Penjualan                      (2.082.150.230)     (2.118.900.230)     (2.156.568.980)     (2.195.179.449)     (2.234.755.179)
Laba Kotor                                 12.001.894.818      17.336.939.970      22.130.872.297      23.381.255.519      23.981.090.662
Total Beban Umum dan Adminintrasi            (704.202.252)       (972.792.010)     (1.214.372.064)     (1.278.821.748)     (1.310.792.292)
Pajak Final                                (1.408.404.505)     (1.945.584.020)     (2.428.744.128)     (2.557.643.497)     (2.621.584.584)
EBITDA                                      9.889.288.061      14.418.563.940      18.487.756.105      19.544.790.273      20.048.713.786
Penyusutan dan Amortisasi                  (1.586.586.582)     (1.586.586.582)     (1.586.586.582)     (1.586.586.582)     (1.586.586.582)
EBIT                                        8.302.701.479      12.831.977.358      16.901.169.523      17.958.203.691      18.462.127.204
Beban Bunga dan Beban Keuangan Lainnya                  -                   -                   -                   -                   -
EBT                                         8.302.701.479      12.831.977.358      16.901.169.523      17.958.203.691      18.462.127.204
Pajak Kini                                              -                   -                   -                   -                   -
EAT                                         8.302.701.479      12.831.977.358      16.901.169.523      17.958.203.691      18.462.127.204


                                         Tahun ke 6          Tahun ke 7          Tahun ke 8          Tahun ke 9          Tahun ke 10
             Keterangan
                                          Jan - Des           Jan - Des           Jan - Des           Jan - Des           Jan - Des
Pendapatan Usaha Bersih                    26.215.845.841      26.871.241.987      26.871.241.987      27.543.023.037      27.543.023.037
Beban Pokok Penjualan                      (2.275.320.303)     (2.316.899.555)     (2.359.518.288)     (2.403.202.489)     (2.447.978.796)
Laba Kotor                                 23.940.525.538      24.554.342.433      24.511.723.700      25.139.820.548      25.095.044.241
Total Beban Umum dan Adminintrasi          (1.310.792.292)     (1.343.562.099)     (1.343.562.099)     (1.377.151.152)     (1.377.151.152)
Pajak Final                                (2.621.584.584)     (2.687.124.199)     (2.687.124.199)     (2.754.302.304)     (2.754.302.304)
EBITDA                                     20.008.148.662      20.523.656.135      20.481.037.401      21.008.367.092      20.963.590.786
Penyusutan dan Amortisasi                  (1.586.586.582)     (1.586.586.582)     (1.586.586.582)     (1.586.586.582)     (1.586.586.582)
EBIT                                       18.421.562.080      18.937.069.553      18.894.450.820      19.421.780.510      19.377.004.204
Beban Bunga dan Beban Keuangan Lainnya                  -                   -                   -                   -                   -
EBT                                        18.421.562.080      18.937.069.553      18.894.450.820      19.421.780.510      19.377.004.204
Pajak Kini                                              -                   -                   -                   -                   -
EAT                                        18.421.562.080      18.937.069.553      18.894.450.820      19.421.780.510      19.377.004.204



 Pada tahun proyeksi Rencana Penambahan                                     In the projection year of the Company's Business
 Kegiatan Usaha Perusahaan diproyeksikan                                    Activity Addition Plan, it is projected to obtain EBIT
 mendapatkan EBIT (Earning Before Interest dan                              (Earning Before Interest and Tax) ranging from Rp.
 Tax) berkisar antara Rp. 8,302 miliar – 19,421                             8.302 billion - 19.421 billion. Income tax burden of
 miliar. Beban pajak penghasilan sebesar 0%                                 0% because the lease transaction is a final tax object
 karena transaksi sewa-menyewa merupakan objek                              so that the Company obtains EAT (Earning After Tax)
 pajak final sehingga Perusahaan mendapatkan                                ranging from Rp. 8.302 billion - 19.421 billion.
 EAT (Earning After Tax) berkisar Rp. 8,302 miliar
 – 19,421 miliar.

 Kelayakan dari proyek ini dihitung dari manfaat                            The feasibility of this project is calculated from the
 ekonomis yang diantisipasi di masa mendatang                               anticipated economic benefits in the future with Free
 dengan Free Cash Flow To Firm yang selanjutnya                             Cash Flow To Firm which is then compared with its
 dibandingkan dengan pengorbanan ekonomisnya.                               economic sacrifice. The feasibility of project
 Kelayakan investasi proyek dihitung dengan                                 investment is calculated using four indicators,
 menggunakan empat indikator yaitu Net Present                              namely Net Present Value, Internal Rate of Return,
 Value, Internal Rate of Return, Profitability Index                        Profitability Index (PI) and Payback Period with the
 (PI) dan Payback Period dengan ringkasan                                   following summary:
 sebagai berikut:



                                                                 39
Page 40
Berdasarkan analisa kelayakan di atas, NPV        Based on the feasibility analysis above, NPV shows
menunjukkan      nilai   positif     yaitu Rp.    a positive value of Rp. 43,563,472,459, -, IRR =
43.563.472.459,- , IRR = 24,12% lebih tinggi      24.12% higher than WACC = 10.79% and PI is more
daripada WACC = 10,79% dan PI lebih dari 1,       than 1, thus the investment is feasible.
dengan demikian investasi tersebut layak.


Analisis Profitabilitas dan Tingka Imbal Balik    Profitability Analysis and Rate of Return on
Investasi                                         Investment




Dalam figur di atas, dapat terlihat bahwa         In the figure above, it can be seen that the
profitabilitas Rencana Proyek yang digambarkan    profitability of the Project Plan depicted in the
dalam persentase margin spread (cross margin),    percentage of margin spread (cross margin), the
persentase laba bersih sesudah bunga dan pajak    percentage of net profit after interest and tax to
terhadap pendapatan (Profit Margin), ROE dan      income (Profit Margin), ROE and ROI indicate that
ROI menunjukkan bahwa Rencana Proyek              the Project Plan has the ability to generate profits.
memiliki kemampuan dalam menghasilkan laba.

Cross Margin berada di angka 80,22% - 86,48%
selama tahun proyeksi. Profit margin berada di    Cross Margin is at 80.22% - 86.48% during the
angka 58,95% - 70,51% selama tahun proyeksi.      projection year. Profit margin is at 58.95% - 70.51%


                                             40
Page 41
Return on Equity berada di angka 12% - 24,77%.         during the projection year. Return on Equity is at 12%
Return of investment berada diangka 24,29% -           - 24.77%. Return on investment is at 24.29% -
63,02% dengan demikian Return of Investment            63.02% thus Return on Investment additional
penambahan kegiatan usaha menunjukan bahwa             business activities indicate that businesses in the
usaha dalam bidang jasa sangat normal untuk            service sector are very normal to gain very large
mendapatkan keuntungan yang sangat besar.              profits.

Analisis Sensitivitas                                  Sensitivity Analysis
Untuk menguji sensitifitas suatu proyek terhadap       To test the sensitivity of a project to various factors
berbagai faktor yang mempengaruhinya, maka             that influence it, the following is a sensitivity analysis
berikut ini disajikan analisa sensitivitas terhadap    of the project's feasibility, namely:
kelayakan proyek, yaitu:
    1. Investasi                                          1. Investment
    2. Pendapatan                                         2. Revenue
    3. HPP                                                3. COGS
    4. Beban Penjualan Umum dan Administrasi              4. General Selling and Administrative Expenses
Berdasarkan uji sensitivitas tersebut, kondisi         Based on the sensitivity test, the project's feasibility
parameter kelayakan proyek akan terlihat seperti       parameter conditions will look like the following:
di bawah ini:




Analisis sensitifitas diuji dengan melakukan           Sensitivity analysis is tested by conducting scenarios
skenario penurunan dan kenaikan dari variable          of decreasing and increasing the variables of
Investasi, Pendapatan, HPP dan Beban Penjualan         Investment,     Income,      COGS      and      General
Umum Administrasi. Hasil analisis sensitifitas         Administrative Selling Expenses. The results of the
menunjukan bahwa Rencana Penambahan                    sensitivity analysis show that the Planned Addition of
Kegiatan Usaha sensitif tehadap variabel Investasi     Business Activities is sensitive to the variables of
dan Pendapatan.                                        Investment and Income.
Dengan memperhatikan analisis kelayakan                By considering the financial feasibility analysis, the
keuangan, Penambahan Kegiatan Usaha secara             Addition of Business Activities is financially feasible.
keuangan layak.


Kesimpulan                                              Conclusion
Berdasarkan analisa pada kelayakan aspek pasar,         Based on the analysis of the feasibility of market
kelayakan aspek teknis, kelayakan aspek pola            aspects, feasibility of technical aspects, feasibility
bisnis, kelayakan aspek model manajemen, dan            of business pattern aspects, feasibility of
kelayakan aspek keuangan maka dapat                     management model aspects, and feasibility of
disimpulkan bahwa Rencana Penambahan                    financial aspects, it can be concluded that the Plan
Kegiatan Usaha adalah Layak.                            for Adding Business Activities is Feasible.




                                                  41
Page 42
VI.   PENGARUH PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA                VI.   THE EFFECT OF ADDITIONAL BUSINESS
      SECARA           KONSOLIDASI        TERHADAP            ACTIVITIES ON THE COMPANY'S FINANCES
      KEUANGAN PERUSAHAAN
      Penambahan Kegiatan Usaha Utama yaitu Real              The addition of Main Business Activities, namely
      Estat Yang Dimiliki Sendiri atau Disewa (KBLI           Self-Owned or Leased Real Estate (KBLI 68111) is
      68111) diharapkan akan memberikan manfaat bagi          expected to provide benefits to the Company in the
      Perseroan di masa mendatang baik sebagai                future as a stand-alone company or on a
      perusahaan yang berdiri sendiri maupun secara           consolidated basis, as follows:
      konsolidasi, yaitu sebagai berikut:




           PROYEKSI LAPORAN POSISI KEUANGAN SEBELUM PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA
        PROJECTION OF FINANCIAL POSITION REPORT BEFORE ADDITION OF BUSINESS ACTIVITIES




                                                   42
Page 43
     PROYEKSI LAPORAN LABA RUGI SEBELUM PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA
PROJECTION OF PROFIT AND LOSS REPORT BEFORE ADDITION OF BUSINESS ACTIVITIES




                                  43
Page 44
   PROYEKSI LAPORAN ARUS KAS SEBELUM PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA
PROJECTION OF CASH FLOW REPORT BEFORE ADDITION OF BUSINESS ACTIVITIES




                               44
Page 45
  PROYEKSI RASIO KEUANGAN SEBELUM PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA
FINANCIAL RATIO PROJECTION BEFORE ADDITION OF BUSINESS ACTIVITIES




                             45
Page 46
  PROYEKSI LAPORAN POSISI KEUANGAN SESUDAH PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA
PROJECTION OF FINANCIAL POSITION REPORT AFTER ADDITION OF BUSINESS ACTIVITIES




                                   46
Page 47
    PROYEKSI LAPORAN LABA RUGI SESUDAH PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA
PROJECTION OF PROFIT AND LOSS REPORT AFTER ADDITION OF BUSINESS ACTIVITIES




                                  47
Page 48
   PROYEKSI LAPORAN ARUS KAS SESUDAH PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA
PROJECTION OF CASH FLOW REPORT AFTER ADDITION OF BUSINESS ACTIVITIES




    PROYEKSI RASIO KEUANGAN SESUDAH PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA
   FINANCIAL RATIO PROJECTION AFTER ADDITION OF BUSINESS ACTIVITIES




                               48
Page 49
Jika dilihat dari tabel sebelum penambahan            If seen from the table before the addition of
kegiatan usaha dan sesudah penambahan                 business activities and after the addition of
kegiatan usaha, tidak adanya perubahan pada           business activities, there are no changes in the
pos-pos laporan posisi keuangan. Perubahan            financial position report items. The changes
antara sebelum penambahan dan sesudah                 between before and after the addition of business
penambahan kegiatan usaha ini berdampak pada          activities have an impact on net profit before
laba bersih sebelum bunga dan pajak “EBIT”,           interest and taxes "EBIT", before the addition of
sebelum penambahan kegiatan usaha rata-rata “         business activities the average "EBIT" in the
EBIT” pada tahun proyeksi adalah sebesar Rp.          projection year is Rp. (27,190,722,685), while after
                                                      the addition of business activities the average
(27.190.722.685),      sedangkan           setelah
                                                      "EBIT" in the projection year is Rp.
penambahan kegiatan usaha rata-rata “EBIT”
                                                      (2,724,324,363). However, this does not affect the
pada tahun proyeksi adalah sebesar Rp.
                                                      company's net profit between before the addition of
(2.724.324.363). Namun hal ini tidak berdampak
                                                      business activities and after the addition of
pada laba bersih perusahaan antara sebelum
                                                      business activities, due to the transfer of the rental
penambahan kegiatan usaha dan sesudah
                                                      income post which before the addition of business
penambahan kegiatan usaha, dikarenakan
                                                      activities was in the other income post, while after
pemindahan pada pos pendapatan sewa yang
                                                      the addition of business activities the rental income
sebelum penambahan kegiatan usaha berada
                                                      was in the company's main income post. From the
pada pos pendapatan lain-lain, sedangkan
                                                      ratio table before and after the addition of business
sesudah penambahan kegiatan usaha pendapatan
                                                      activities above, it can be seen that the change in
sewa berada pada pos pendapatan utama
                                                      the ratio is in the liquidity ratio and activity ratio due
perusahaan.
                                                      to the transfer of rental income which before the
Dari tabel rasio sebelum dan sesudah
                                                      addition of business activities was in other income
penambahan kegiatan usaha diatas, terlihat
                                                      and after the addition of business activities the
perubahan rasio terdapat pada rasio likuiditas dan
                                                      rental income was reclassified into the company's
rasio aktivitas di karenakan pemindahan
                                                      main income. Before the addition of business
pendapatan sewa yang sebelum penambahan
                                                      activities, the company's liquidity ratio consisted of
kegiatan usaha berada pada pendapatan lain-lain
                                                      a current ratio with an average of 0.25 in the
dan setelah penambahan kegiatan usaha
                                                      projection year and the company's quick ratio with
pendapatan sewa tersebut direklasifikasi menjadi
                                                      an average of 0.25 in the projection year.
pendapatan utama dari perseroan. Pada sebelum
                                                      Meanwhile, for the company's activity ratio, there is
penambahan kegiatan usaha, rasio likuiditas

                                                 49
Page 50
    perusahaan terdiri dari rasio lancar dengan rata-              only TO Accounts Payable with an average of 2.72
    rata sebesar 0,25 pada tahun proyeksi dan rasio                in the projection. After the addition of business
    cepat perusahaan rata-rata sebesar 0,25 pada                   activities, the company's current ratio averaged
    tahun proyeksi. Sedangkan untuk rasio aktivitas                0.25 and the company's quick ratio averaged 0.25
    perusahaan, hanya ada pada TO Utang Usaha                      in the projection year. As for the company's activity
    dengan rata-rata sebesar 2,72 pada proyeksi.                   ratio, the company's average accounts receivable
    Pada sesudah penambahan kegiatan usaha, rasio                  turnover is 12.17 in the projection year, the average
    lancar perusahaan rata-rata sebesar 0,25 dan                   accounts payable turnover is 2.72. The solvency
    rasio cepat perusahaan rata-rata sebear 0,25 pada              ratio and profitability ratio do not have an impact on
    tahun proyeksi. Sedangkan untuk rasio aktivitas                the financial ratio because the company's net profit
    perusahaan, turnover piutang usaha perusahaan                  before the addition of business activities and after
    rata-rata sebesar 12,17 pada tahun proyeksi,                   business activities did not change.
    turnover utang usaha rata-rata sebesar 2,72. Pada
    rasio solvabilitas dan rasio profitabilitas tidak
    berdampak pada rasio keuangan dikarenakan laba
    bersih perusahaan pada sebelum penambahan
    kegiatan usaha dan sesudah kegiatan usaha tidak
    berubah.


VII. RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM                                VII. GENERAL MEETING OF SHAREHOLDERS
     Sesuai dengan ketentuan POJK No. 17/2020,                     In accordance with the provisions of POJK No.
     Perseroan bermaksud untuk meminta persetujuan                 17/2020, the Company intends to request approval
     kepada Pemegang Saham melalui RUPS                            from Shareholders through a GMS in connection
     sehubungan dengan rencana Penambahan                          with the plan to Add the Company's Main Business
     Kegiatan Usaha Utama Perseroan. Dalam hal ini,                Activities. In this case, approval for the Addition of
     persetujuan untuk Penambahan Kegiatan Usaha                   the Company's Main Business Activities will be
     Utama Perseroan akan dimintakan pada RUPS                     requested at the GMS to be held by the Company
     yang akan diselenggarakan Perseroan pada:                     on:

                                        Hari, tanggal     :    Senin, 30 Juni 2025
                                           Day, date           Monday, June 30, 2025
                                              Tempat      :    Kantor Perseroan, Jl. Moh. Toha Km 6 Bandung
                                                Place          Office Company, Jl. Moh. Toha Km 6 Bandung
                                               Waktu      :    09.00 WIB – selesai
                                                Time           09.00 Western Indonesia Time - finish

        Dalam RUPS yang akan dilaksanakan pada 30                  In the GMS to be held on June 30, 2025, the
        Juni 2025, Perseroan telah menetapkan mata                 Company has set an agenda for discussing a
        acara untuk pembahasan studi kelayakan                     feasibility study on changes to the Company's
        tentang perubahan kegiatan usaha Perseroan.                business activities.
        Pemegang Saham yang berhak hadir dalam                     Shareholders who are entitled to attend the
        RUPS Perseroan adalah pemegang saham                       Company's GMS are shareholders whose names
        yang namanya tercatat dalam Daftar                         are registered in the Company's Shareholders
        Pemegang Saham Perseroan 1 (satu) hari                     Register 1 (one) working day before the date of the
        kerja sebelum tanggal Pemanggilan RUPS                     GMS Invitation on June 5, 2025, namely June 4,
        tanggal 5 Juni 2025, yaitu tanggal 4 Juni 2025.            2025.
                                                                   Based on the provisions of Article 26 paragraph (1)
        Berdasarkan ketentuan pasal 26 ayat (1)                    of the Company's Articles of Association and the
        Anggaran Dasar Perseroan dan ketentuan                     provisions of the Regulation of the Financial
        Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik                  Services Authority of the Republic of Indonesia
        Indonesia Nomor 15/POJK.04/2020 tentang                    Number       15/POJK.04/2020        concerning   the
        Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum                     Planning and Implementation of General Meetings
        Pemegang Saham Perusahaan Terbuka Pasal                    of Shareholders of Public Companies Article 42
        42 huruf a dan b, Kuorum kehadiran dan                     letters a and b, the attendance quorum and the
        kuorum keputusan RUPS untuk mata acara                     GMS decision quorum for the agenda of changes
        perubahan anggaran dasar Perusahaan                        to the articles of association of the Public Company
        Terbuka yang memerlukan persetujuan menteri                that require the approval of the minister who


                                                        50
Page 51
        yang menyelenggarakan urusan pemerintahan              organizes government affairs in the field of law and
        di bidang hukum dan hak asasi manusia,                 human rights, except for changes to the articles of
        kecuali    perubahan       anggaran  dasar             association of the Public Company in order to
        Perusahaan     Terbuka       dalam  rangka             extend the term of the establishment of the Public
        memperpanjang jangka waktu berdirinya                  Company, are carried out with the following
        Perusahaan Terbuka dilakukan dengan                    provisions:
        ketentuan sebagai berikut:

        a. RUPS dapat dilangsungkan jika RUPS                   a. The GMS may be held if the GMS is attended
           dihadiri oleh pemegang saham yang                       by shareholders representing at least 2/3 (two
           mewakili paling sedikit 2/3 (dua per tiga)              thirds) of the total number of shares with valid
           bagian dari jumlah seluruh saham dengan                 voting rights, unless the articles of association
           hak suara yang sah, kecuali anggaran                    of the Public Company determine a larger
           dasar Perusahaan Terbuka menentukan                     quorum;
           jumlah kuorum yang lebih besar;                      b. The decision of the GMS as referred to in letter
        b. keputusan RUPS sebagaimana dimaksud                     a is valid if approved by more than 2/3 (two
           pada huruf a adalah sah jika disetujui oleh             thirds) of all shares with voting rights present at
           lebih dari 2/3 (dua per tiga) bagian dari               the GMS .
           seluruh saham dengan hak suara yang
           hadir dalam RUPS .

    Selanjutnya, mata acara RUPS Perseroan                     Furthermore, the agenda of the Company's GMS in
    sehubungan dengan Penambahan Kegiatan                      relation to the Addition of the Company's Main
    Usaha Utama Perseroan adalah:                              Business Activities is:
    Usulan perubahan Anggaran Dasar Perseroan                  Proposed amendments to the Company's Articles
    Pasal 3 Maksud dan Tujuan serta Kegiatan Usaha             of Association Article 3 Purpose and Objectives and
    diawali dengan pembahasan studi kelayakan                  Business Activities begin with a discussion of a
    tentang perubahan kegiatan usaha untuk meminta             feasibility study on changes to business activities to
    persetujuan para pemegang saham                            request approval from shareholders.


VIII. INFORMASI TAMBAHAN                                  VIII. ADDITIONAL INFORMATION
      Tidak terdapat kejadian-kejadian penting terkait          There were no significant events related to the
      objek studi kelayakan yang diketahui maupun yang          feasibility study object that were known or that
      patut diketahui sampai dengan tanggal laporan,            should have been known up to the date of the
      yang dapat mempengaruhi nilai objek studi                 report, that could affect the value of the feasibility
      kelayakan.                                                study object.

     Untuk memperoleh informasi lanjutan terkait                To obtain further information regarding the Addition
     Penambahan Kegiatan Usaha Utama, Para                      of Main Business Activities, the Shareholders of
     Pemegang Saham dari Perseroan dapat                        the Company may submit questions to the
     mengajukan pertanyaan kepada Sekretaris                    Company's Corporate Secretary, on Working
     Perusahaan Perseroan, pada Hari Kerja, yaitu               Days, namely Monday - Friday and during working
     Senin - Jumat dan pada jam kerja, yaitu Pukul              hours, namely 08.00 - 16.30 WIB at the following
     08.00 - 16.30 WIB di alamat berikut:                       address:


                                       PT Panasia Indo Resources Tbk.
                                   Jl. Moh. Toha Km 6 Bandung, Indonesia
                                           Telepon: (022) 5202930
                                                  Website:
                                           www.panasiagroup.co.id
                                                   Email:
                                        secretary@panasiagroup.co.id
                                         U.p. Sekretaris Perusahaan




                                                     51
Page 52

          

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.65 MB
Published24 Jun 2025
Pages52
Characters195,951
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 71 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PANASIA INDO RESOURCES TBK. p.1 ×41
linked — Lucky Heights p.7 ×3
linked — Gold Gazelle p.7 ×3
linked org PT Panasia Synthetic Ab p.7 ×6
linked org Mercury Capital p.7 ×3
linked org Prime Invesco Limited p.7 ×4
linked person Enrico Haryono p.7 ×2
linked person Albert Januar p.7 ×2
linked person Desveny Sibuea p.7 ×2
linked person Agnes Novella p.8
possible org OTORITAS JASA KEUANGAN p.1 ×3
possible org Negara Republik Indonesia p.3 ×2
possible person Awong Hidjaja P p.7
possible person Drs. Rudy p.10 ×2
possible person Soegiharto p.10 ×2
possible org KJPP Sugianto p.12
unresolved org FINANCIAL SERVICES AUTHORITY p.1 ×4
unresolved org Pusat p.2
unresolved org Ministry of Law Kementerian Hukum Republik Indonesia p.2
unresolved org Ministry of Law p.2 ×3
unresolved org Kementerian p.2
unresolved org Bapepam p.2 ×8
unresolved — 17/2020 p.2
unresolved org Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia p.2
unresolved — 17/POJK.04/2020 tanggal 20 April 2020 tentang p.2
unresolved org Ministry of Law. Thus p.4
unresolved org Ministry of Law. Setelah p.5
unresolved person Suwarman p.5 ×2
unresolved org Minister of Law and Human Rights p.5
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi p.5
unresolved — pengungkapan Strukur Permodalan p.6
unresolved person dibuat oleh R. Tendy Suwarman, SH., di · Notaris p.6 ×5
unresolved org Shareholders Lucky Heights Resources Limited p.7
unresolved org Lucky Heights Resources Limited Gold Gazelle Profits Corporation p.7
unresolved org Gold Gazelle Profits Corporation p.7 ×2
unresolved org PT Panasia Synthetic Abadi p.7 ×2
unresolved org Ortega Management Limited p.7 ×2
unresolved org Ortega Management Limited Mercury Capital International Inc. p.7
unresolved org Mercury Capital International Inc. Prime Invesco Limited p.7
unresolved person Awong Hidjaja Masyarakat p.7 ×5
unresolved org Kepemilikan PT Panasia Indo Resources Tbk. (PT PIR p.7
unresolved org PIR Tbk. p.7 ×5
unresolved — adalah sebagaimana diagram di bawah dengan pihak p.7
unresolved — menjadi pengendali adalah PT Panasia Synthetic p.7
unresolved org PT Panasia Synthetic Abadi. Abadi. AH p.7
unresolved org PT PI p.7 ×2
unresolved org PT PSA p.7 ×2
unresolved org Lucky Heights Resources Limited p.7
unresolved org PT Panasia Intertraco D. SUSUNAN p.7
unresolved — adalah Akta No. 70 p.7
unresolved person Suwarman, SH., di mana sebagai berikut : p.7
unresolved org PT Panasia Indo p.8 ×2
unresolved — Idris Jono · Akuntan Publik p.9
unresolved person Drs. Rudy Soegiharto p.9 ×12
unresolved org Soegianto Prasodjo & Rekan p.12
unresolved org Prasodjo & Rekan p.12
unresolved org KJPP RSR p.12 ×2
unresolved — A. Identit · Penilai p.12
unresolved person Ginanjar Rizki Tarekat p.12
unresolved person Tarekat p.12
unresolved org Minister of Finance Number Keuangan p.12
unresolved org Menteri Keuangan p.12
unresolved org Sugianto Prasodjo dan Rekan p.12
unresolved org Ministry of Finance Kementrian Keuangan p.12
unresolved org Minister of Finance p.12
unresolved org KJPP Sugianto Prasodjo p.12
unresolved org Partners Prasodjo dan Rekan p.12
unresolved org PT Mega Manunggal p.19
unresolved org Property Tbk. p.19 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.26 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.091 10804 ms 12 Sep 2026 22:38
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result