Skip to content
Back to announcement

20250623_WIFI_Penyampaian Prospektus//Informasi Tambahan_31907412_lamp2.pdf

Other Text extracted WIFI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 26

Page 1
    INFORMASI TAMBAHAN DAN/ATAU PERUBAHAN INFORMASI KEPADA PEMEGANG SAHAM DALAM RANGKA
 PENAMBAHAN MODALDENGAN MEMBERIKAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU I (“PMHMETD I”) PT SOLUSI
                                     SINERGI DIGITAL TBK
 OJK TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAK AN KEBENARAN ATAU KECUKUPAN ISI
 KETERBUKAAN INFORMASI INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN H AL-HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM

 INFORMASI INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEB AIKNYA
 BERKONSULTASI DENGAN PIH AK YANG KOMPETEN.

 PT SOLUSI SINERGI DIGITAL TBK (“PERSEROAN” ATAU “WIFI”) BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI, FAKTA,
 DATA, ATAU LAPORAN D AN KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM TAMBAHAN D AN/ATAU PERUBAHAN INFORMASI INI.




                                                PT SOLUSI SINERGI DIGITAL Tbk
                                                           Bidang Usaha
   Bergerak dalam bidang periklanan, serta perusahaan holding yang melakukan investasi dalam bidang periklanan, produk dan
                               layanan digital serta jaringan serat optik melalui Perusahaan Anak.
                                                                  Kantor Perseroan :
                                                              Fatmawati Mas Blok 328 - 329
                                                                 Jl. RS Fatmawati No 20
                                                                Jakarta Selatan, Indonesia
                                                                    Tel. (021) 765 9228
                                                                   Fax. (021) 765 9229
                                                               website: www.surge.co.id
                                                              email: corporate@surge.co.id

 Perseroan berencana untuk menerbitkan HMETD sebanyak-banyaknya 2.949.193.897 (dua miliar sembilan ratus empat puluh sembilan juta seratus sembilan
 puluh tiga ribu delapan ratus sembilan puluh tujuh) saham biasa atas nama dengan nilai nominal Rp100 , - (seratus Rupiah) setiap saham yang mewakili sebanyak-
 banyakanya 55,56 % (lima puluh lima koma lima enam persen) dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah PMHMETD . Setiap pemegang 4 (empat)
 Saham Lama yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 3 Juli 2025 pukul 16.00 WIB berhak atas 5 (lima) HME TD, dimana
 setiap 1 (satu) HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 (satu) Saham Baru dengan Harga Pelaksanaan R p2.000 ,- (dua ribu
 Rupiah) setiap saham yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan Formulir Pemesanan dan Pembelian Saham. Jumlah dana yang akan diterima Perseroan
 dalam PMHMETD ini sebanyak-banyaknya Rp5.898.387.794.000,- (lima triliun delapan ratus sembilan puluh delapan miliar tiga ratus delapan puluh tujuh juta
 tujuh ratus sembilan puluh empat Rupiah).

 Setiap HMETD dalam bentuk pecahan akan dibulatkan ke bawah (round down). Dalam hal Pemegang Saham memiliki HMETD dalam bentuk pecahan, sesuai
 dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 32/POJK.04/2015 tentang Penambahan Modal Perusahaan Terbuka dengan Mem berikan Hak Memesan Ef ek
 Terlebih Dahulu sebagaimana terakhir kali diubah berdasarkan Peraturan OJK No. 14/POJK.04/2019 tentang Perubahan atas Peratur an OJK No.
 32/POJK.04/2015 tentang Penambahan Modal Perusahaan Terbuka Dengan Memberikan Hak Memesan Ef ek Terlebih Dahulu (“POJK No. 32/2015”), maka hak
 atas pecahan saham tersebut akan dijual oleh Perseroan serta hasil penjualannya akan dimasukan ke dalam rekening Perseroan. S aham hasil pelaksanaan
 HMETD yang ditawarkan melalui PMHMETD I memiliki hak yang sama dan sederajat dalam segala hal (termasuk hak atas dividen, hak atas sisa hasil likuidasi,
 HMETD dan hak atas pembagian saham bonus) dengan saham yang telah disetor penuh lainnya.

 PT Investasi Sukses Bersama (“ISB”) selaku Pemegang Saham Utama dengan kepemilikan 1. 188.301.320 (satu miliar seratus delapan puluh delapan juta tiga
 ratus satu ribu tiga ratus dua puluh) lembar saham atau setara dengan 50,37% (lima puluh koma tiga tujuh persen) saham Perser oan menyatakan akan
 melaksanakan seluruh HMETD yang akan diperoleh yaitu sejumlah 1.485.376.650 (satu miliar empat ratus delapan puluh lima juta tiga ratus tujuh puluh enam
 ribu enam ratus lima puluh) HMETD yang dimilikinya melalui Surat Pernyataan tertanggal 8 April 2025 dengan Harga Pelaksanaan sebesar Rp2.000, - (dua ribu
 Rupiah) sehingga keseluruhan ISB akan melaksanakan Pelaksanaan HME TD sejumlah Rp2.970.753.300.000, - (dua triliun sembilan ratus tujuh puluh miliar tujuh
 ratus lima puluh tiga juta tiga ratus ribu Rupiah). ISB memiliki bukti kecukupan dana berupa rekening koran di (i) PT Bank Cent ral Asia Tbk; (ii) PT Bank
 Pembangunan Daerah Djakarta Raya; (iii) PT Bank Hibank Indonesia; (iv) PT Bank Victoria International Tb k (v) PT Bank Shinhan Indonesia; (vi) PT Bank IBK
 Indonesia Tbk; (vii) PT Bank Amar Indonesia Tbk; (viii) PT Bank Permata Tbk ; dan (ix) PT Bank OCBC NISP Tbk yang seluruhnya tertanggal 11 Juni 2025.

 Ibu Tinawati selaku Pengendali Perseroan dengan kepemilikan langsung sebesar 6.750.000 (enam juta tujuh ratus lima puluh rib u) lembar saham atau setara
 dengan 0,29% (nol koma dua sembilan persen) saham Perseroan menyatakan akan melaksanakan seluruh HMETD yang akan diperoleh yaitu sejumlah 8.437.500
 (delapan juta empat ratus tiga puluh tujuh ribu lima ratus) HMETD yang dimilikinya melalui Surat Pernyataan tertanggal 14 Mei 2025 dengan Harga Pelaksanaan
 sebesar Rp2.000,- (dua ribu Rupiah) sehingga keseluruhan Ibu Tinawati akan melaksanakan Pelaksanaan HME TD sejumlah Rp16.875.000.000, - (enam belas
 miliar delapan ratus tujuh puluh lima juta Rupiah). Ibu Tinawati memiliki bukti kecukupan dana berupa rekening koran di PT Neo Commerce Tbk tertanggal 11
 Juni 2025.

 Apabila Saham Baru yang ditawarkan dalam PMHMETD I ini tidak seluruhnya dilaksanakan oleh pemegang HMETD, maka sisanya akan d ialokasikan kepada
 pemegang HMETD lainnya yang melakukan pemesanan lebih dari haknya, seperti yang tercantum dalam SBHMETD atau Formulir Pemesanan Pembelian Saham
 Tambahan secara proporsional berdasarkan hak yang telah dilaksanakan. Apabila setelah alokasi pemesanan saham tambahan, masih terdapat sisa saham
 maka saham tersebut tidak akan diterbitkan dari portepel.

 HMETD DAPAT DIPERDAGANGKAN DI DALAM ATAU DI LU AR BURSA EFEK INDONESIA SELAMA TIDAK KURANG DARI 5 (LIMA) H ARI KERJA SEJAK TANGGAL
 7 JULI 2025 SAMPAI DENGAN TANGGAL 15 JULI 2025. PENCATATAN SAH AM BARU HASIL PELAKSANAAN HMETD AK AN DILAKUKAN DI PT BURSA EFEK
 INDONESIA PADA TANGGAL 9 JULI 2025 SAMPAI DENGAN 17 JULI 2025 . TANGGAL TERAKHIR PELAKSANAAN HMETD ADALAH TANGGAL 15 JULI 2025
 DENGAN KETERANGAN B AHWA HMETD YANG TID AK DILAKSANAK AN SAMPAI DENGAN TANGGAL TERSEBUT MENJADI TIDAK BERLAKU LAGI.

 PMHMETD I INI MENJADI EFEKTIF SETELAH PERNYATAAN PENDAFTAR AN YANG DISAMPAIKAN OLEH PERSEROAN KEPAD A OJK DALAM R ANGKA
 PMHMETD I TELAH MENJADI EFEKTIF. DALAM H AL PERNYATAAN EFEKTIF TIDAK DIPEROLEH, MAKA KEGIATAN DAN/ATAU TINDAK AN LAIN YANG TELAH
 DILAKSAN AKAN OLEH PERSEROAN DALAM RANGK A PENERBITAN HMETD SESU AI DENGAN J ADWAL TERSEBUT DI ATAS D ALAM PROSPEKTUS INI ATAU
 DOKUMEN LAIN YANG BERHUBUNGAN DENGAN RENCANA PMHMETD I DIANGGAP TID AK PERNAH AD A.

                                    PENTING UNTUK DIPERHATIKAN OLEH PAR A PEMEGANG SAHAM
 PEMEGANG SAH AM LAMA YANG TID AK MELAKSAN AKAN H AKNYA UNTUK MEMBELI SAHAM B ARU YANG DITAWARKAN D ALAM PMHMETD I INI SESU AI
 DENGAN HMETD-NYA AKAN MENGALAMI PENURUNAN PERSENTASE KEPEMILIKAN SAH AMNYA DALAM PERSEROAN (DILUSI) MAKSIMUM SEBESAR 55,56%
 (LIMA PULUH LIMA KOMA LIMA ENAM PERSEN) DARI TOTAL PORSI KEPEMILIKAN SAHAM D ARI MASING-MASING PEMEGANG SAHAM PADA SAAT
 PELAKSAN AAN HMETD .

 RISIKO USAHA UTAMA YANG DIH ADAPI PERSEROAN AD ALAH RISIKO PERSAINGAN. RISIKO USAH A PERSEROAN SELENGK APNYA DICANTUMKAN PADA
 BAB 8 PROSPEKTUS PMHMETD I.




Informasi Tambahan ini diterbitkan pada tanggal 23 Juni 2025.
Dokumen ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen Keterbukaan Informasi tertanggal 10 April 2025                                   Halaman-1
Page 2
                                            RENCANA JADWAL PMHMETD I

 Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa                                                                       :     4 September 2024
 Tanggal Pernyataan Pendaftaraan menjadi Efektif*                                                           :          20 Juni 2025
 Tanggal Terakhir Perdagangan Saham dengan HMETD di:
 - Pasar Reguler dan Negosiasi                                                                              :            1 Juli 2025
 - Pasar Tunai                                                                                              :            3 Juli 2025
 Tanggal Mulai Perdagangan Saham Tanpa HMETD:
 - Pasar Reguler dan Negosiasi                                                                              :            2 Juli 2025
 - Pasar Tunai                                                                                              :            4 Juli 2025
 Tanggal Pencatatan dalam DPS yang berhak atas HMETD                                                        :            3 Juli 2025
 Tanggal Distribusi SBHMETD                                                                                 :            4 Juli 2025
 Tanggal Pencatatan SBHMETD di BEI                                                                          :            7 Juli 2025
 Awal Perdagangan SBHMETD                                                                                   :            7 Juli 2025
 Akhir Perdagangan SBHMETD                                                                                  :           15 Juli 2025
 Periode Pelaksanaan HMETD                                                                                  :       7 – 15 Juli 2025
 Periode Penyerahan Saham Hasil Pelaksanaan HMETD                                                           :       9 – 17 Juli 2025
 Tanggal Akhir Pembayaran Pemesanan Saham Tambahan                                                          :           16 Juli 2025
 Tanggal Penjatahan atas Pemesanan Saham Tambahan                                                           :           17 Juli 2025
 Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan Saham Tambahan                                                         :           21 Juli 2025

                                                          PMHMETD I

Dalam rangka pelaksanaan PMHMETD I, para pemegang saham Perseroan telah menyetujui untuk (i) melakukan
peningkatan modal dasar, modal ditempatkan dan modal disetor Perseroan melalui Penambahan Modal Dengan
Melaksanakan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I ("PMHMETD I") dalam rangka menerbitkan Hak Memesan Efek
Terlebih Dahulu ("HMETD"), termasuk persetujuan atas perubahan pasal 4 anggaran dasar Perseroan sehubungan
dengan peningkatan modal tersebut dalam rangka PMHMETD I serta pemberian kuasa dan wewenang kepada direksi
perseroan dengan hak substitusi untuk melaksanakan segala tindakan yang diperlukan berkaitan dengan PMHMETD
I; dan (ii) melakukan pengeluaran saham dalam simpanan (portepel) Perseroan sehubungan dengan pelaksanaan
PMHEMTD I serta pemberian kuasa dan wewenang kepada direksi perseroan dengan hak substitusi, untuk melakukan
segala tindakan yang dianggap perlu dan baik terkait dengan pelaksanaan pengeluaran saham dalam simpanan
(portepel) sehubungan dengan pelaksanaan PMHMETD I sebagaimana tersebut di atas sebagaimana dinyatakan
dalam Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Kedua PT Solusi Sinergi Digital Tbk No. 10
tertanggal 4 September 2024.

 a.       Jumlah Saham Baru                                   :   Sebanyak-banyaknya 2.949.193.897 (dua miliar
                                                                  sembilan ratus empat puluh sembilan juta seratus
                                                                  sembilan puluh tiga ribu delapan ratus sembilan puluh
                                                                  tujuh) saham biasa atas nama yang mewakili 55,56%
                                                                  (lima puluh lima koma lima enam persen) dari modal
                                                                  ditempatkan dan disetor penuh setelah PMHMETD I.
 b.       Nilai Emisi PMHMETD I                               :   Sebanyak-banyaknya Rp5.898.387.794.000,- (lima
                                                                  triliun delapan ratus sembilan puluh delapan miliar
                                                                  tiga ratus delapan puluh tujuh juta tujuh ratus
                                                                  sembilan puluh empat Rupiah).
 c.       Rasio HMETD                                         :   4 : 5 yaitu dimana setiap pemegang 4 (empat) Saham
                                                                  Lama berhak atas 5 (lima) HMETD, di mana 1 (satu)
                                                                  HMETD berhak untuk membeli 1 (satu) Saham Baru.
 d.       Harga Pelaksanaan HMETD                             :   Rp2.000,- (dua ribu Rupiah) setiap saham.
 e.       Hak atas Saham Baru                                 :   Saham Baru ini mempunyai hak yang sama dan
                                                                  sederajat dalam segala hal dengan saham biasa atas
                                                                  nama lainnya yang telah ditempatkan dan disetor
                                                                  penuh dalam Perseroan termasuk tetapi tidak
                                                                  terbatas pada hak suara, hak dalam pembagian
                                                                  dividen, dan hak atas sisa hasil likuidasi, HMETD dan
                                                                  hak atas pembagian saham bonus.
 f.       Dilusi Setelah HMETD                                :   Bagi yang tidak melaksanakan HMETD, dilusi sampai
                                                                  dengan maksimum sebesar 55,56% (lima puluh lima
                                                                  koma lima enam persen) dari total porsi kepemilikan
                                                                  saham dari masing-masing pemegang saham pada
                                                                  saat pelaksanaan HMETD.
 g.       Penggunaan Dana Hasil PMHMETD I                     :   Dana hasil dari PMHMETD I Perseroan, setelah
                                                                  dikurangi biaya-biaya emisi akan digunakan oleh
                                                                  Perseroan untuk melakukan setoran modal kepada
                                                                  entitas anak yaitu JIA, yang mana seluruh dana
                                                                  tersebut kemudian digunakan oleh JIA untuk
                                                                  melakukan setoran modal kepada entitas anak JIA itu


Informasi Tambahan ini diterbitkan pada tanggal 23 Juni 2025.
Dokumen ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen Keterbukaan Informasi tertanggal 10 April 2025           Halaman-2
Page 3
                                                                  IJE, yang mana rincian penggunaan dana oleh IJE
                                                                  adalah sebagai berikut:

                                                                       1.    Sekitar Rp5.800.000.000.000,- (lima triliun
                                                                             delapan ratus miliar Rupiah) akan
                                                                             digunakan untuk pembangunan jaringan
                                                                             FTTH (Fiber To The Home) untuk
                                                                             4.000.000 (empat juta) homepass yang
                                                                             berlokasi di Pulau Jawa.

                                                                             IJE melakukan pembangunan jaringan FTTH
                                                                             (Fiber To The Home) untuk melakukan
                                                                             penetrasi pasar dengan menyalurkan
                                                                             internet murah dengan harga langganan
                                                                             Rp100 ribu per bulan yang diproyeksikan
                                                                             akan menjadi sumber revenue utama IJE.
                                                                             Target penyelesaian pembangunan tersebut
                                                                             yaitu pada akhir tahun 2025;

                                                                       2.  sisanya akan digunakan sebagai modal
                                                                           kerja IJE, termasuk namun tidak terbatas
                                                                           untuk biaya pembelian perlengkapan
                                                                           penunjang, biaya pengembangan layanan,
                                                                           biaya pemasaran, biaya pelatihan serta
                                                                           biaya overhead lainnya
 h.       Periode Perdagangan HMTED                           :   7 – 15 Juli 2025
 i.       Periode Pelaksanaan HMTED                           :   7 – 15 Juli 2025

PT Investasi Sukses Bersama (“ISB”) selaku Pemegang Saham Utama dengan kepemilikan 1.188.301.320 (satu miliar
seratus delapan puluh delapan juta tiga ratus satu ribu tiga ratus dua puluh) lembar saham atau setara dengan 50,37%
(lima puluh koma tiga tujuh persen) saham Perseroan menyatakan akan melaksanakan seluruh HMETD yang akan
diperoleh yaitu sejumlah 1.485.376.650 (satu miliar empat ratus delapan puluh lima juta tiga ratus tujuh puluh enam
ribu enam ratus lima puluh) HMETD yang dimilikinya melalui Surat Pernyataan tertanggal 8 April 2025 dengan Harga
Pelaksanaan sebesar Rp2.000,- (dua ribu Rupiah) sehingga keseluruhan ISB akan melaksanakan Pelaksanaan
HMETD sejumlah Rp2.970.753.300.000,- (dua triliun sembilan ratus tujuh puluh miliar tujuh ratus lima puluh tiga juta
tiga ratus ribu Rupiah). ISB memiliki bukti kecukupan dana berupa rekening koran di (i) PT Bank Central Asia Tbk; (ii)
PT Bank Pembangunan Daerah Djakarta Raya; (iii) PT Bank Hibank Indonesia; (iv) PT Bank Victoria International Tbk
(v) PT Bank Shinhan Indonesia; (vi) PT Bank IBK Indonesia Tbk; (vii) PT Bank Amar Indonesia Tbk; (viii) PT Bank
Permata Tbk ; dan (ix) PT Bank OCBC NISP Tbk yang seluruhnya tertanggal 11 Juni 2025.

Ibu Tinawati selaku Pengendali Perseroan dengan kepemilikan langsung sebanyak 6.750.000 (enam juta tujuh ratus
lima puluh ribu) lembar saham atau setara dengan 0,29% (nol koma dua sembilan persen) saham Perseroan
menyatakan akan melaksanakan seluruh HMETD yang akan diperoleh yaitu sejumlah 8.437.500 (delapan juta empat
ratus tiga puluh tujuh ribu lima ratus) HMETD yang dimilikinya melalui Surat Pernyataan tertanggal 14 Mei 2025
dengan Harga Pelaksanaan sebesar Rp2.000,- (dua ribu Rupiah) sehingga keseluruhan Ibu Tinawati akan
melaksanakan Pelaksanaan HMETD sejumlah Rp16.875.000.000,- (enam belas miliar delapan ratus tujuh puluh lima
juta Rupiah). Ibu Tinawati memiliki bukti kecukupan dana berupa rekening koran di PT Neo Commerce Tbk tertanggal
11 Juni 2025.

Struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan berdasarkan laporan kepemilikan yang dikeluarkan
oleh BAE tertanggal 31 Maret 2025 sebagai berikut:

                                                  MODAL SAHAM
                                        Terdiri dari Saham Biasa Atas Nama
                             Dengan Nilai Nominal Rp100,- (seratus Rupiah) setiap saham

                      Keterangan                              Jumlah Saham                 Nilai Nominal (Rp)         (%)

   Modal Dasar                                                       6.030.000.000                 603.000.000.000
   Modal Ditempatkan & Disetor Penuh
    PT Investasi Sukses Bersama                                      1.188.301.320                 118.830.132.000    50,37
    Tinawati                                                             6.750.000                     675.000.000    0,29
    Djoni                                                              120.000.000                  12.000.000.000    5,09
    Masyarakat dibawah 5%                                            1.044.303.798                 104.430.379.800    44,26
   Total Modal Ditempatkan & Disetor                                 2.359.355.118                 235.935.511.800   100,00
   Saham dalam Portepel                                              3.670.644.882                 367.064.488.200


Berikut ini proforma permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan berdasarkan laporan kepemilikan yang
dikeluarkan oleh BAE tertanggal 31 Maret 2025 sebelum dan sesudah dilakukan PMHMETD I, dengan asumsi seluruh
pemegang saham masyarakat dibawah 5% melaksanakan HMETD:


Informasi Tambahan ini diterbitkan pada tanggal 23 Juni 2025.
Dokumen ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen Keterbukaan Informasi tertanggal 10 April 2025        Halaman-3
Page 4
                          PROFORMA PERMODALAN DAN SUSUNAN PEMEGANG SAHAM
                                      Terdiri dari Saham Biasa Atas Nama
                           Dengan Nilai Nominal Rp100,- (seratus Rupiah) setiap saham

                                                    Sebelum PMHMETD I                                Setelah PMHMETD I
                Uraian                                    Nilai Nominal                                      Nilai Nominal
                                        Jumlah Saham                           (%)      Jumlah Saham                            (%)
                                                               (Rp)                                                (Rp)
 Modal Dasar                             6.030.000.000    603.000.000.000              10.000.000.000      1.000.000.000.000
 Modal Ditempatkan & Disetor Penuh
  PT Investasi Sukses Bersama             1.188.301.320    118.830.132.000    50,37       2.673.677.970     267.367.797.000    50,37
  Tinawati                                    6.750.000        675.000.000     0,29          15.187.500       1.518.750.000     0,29
  Djoni                                     120.000.000     12.000.000.000     5,09         270.000.000      27.000.000.000     5,09
  Masyarakat dibawah 5%                   1.044.303.798    104.430.379.800    44,26       2.349.683.545     234.968.354.500    44,26
 Total Modal Ditempatkan & Disetor
                                          2.359.355.118    235.935.511.800   100,00       5.308.549.015     530.854.901.500    100,00
 Penuh
 Saham dalam Portepel                     3.670.644.882    367.064.488.200                4.691.450.985     469.145.098.500


Berikut ini proforma permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan berdasarkan laporan kepemilikan yang
dikeluarkan oleh BAE tertanggal 31 Maret 2025 sebelum dan sesudah dilakukan PMHMETD I, dimana ISB dan Ibu
Tinawati menyatakan akan melaksanakan seluruh HMETD yang dimilikinya, dengan asumsi seluruh pemegang saham
masyarakat dibawah 5% kecuali Ibu Tinawati tidak melaksanakan HMETD:

                          PROFORMA PERMODALAN DAN SUSUNAN PEMEGANG SAHAM
                                      Terdiri dari Saham Biasa Atas Nama
                           Dengan Nilai Nominal Rp100,- (seratus Rupiah) setiap saham

                                                    Sebelum PMHMETD I                               Setelah PMHMETD I
                Uraian                                     Nilai Nominal                                    Nilai Nominal
                                        Jumlah Saham                           (%)      Jumlah Saham                            (%)
                                                                (Rp)                                              (Rp)
 Modal Dasar                              6.030.000.000    603.000.000.000           10.000.000.000       1.000.000.000.000
 Modal Ditempatkan & Disetor Penuh
  PT Investasi Sukses Bersama             1.188.301.320   118.830.132.000  50,37        2.673.677.970    267.367.797.000  69,39
  Tinawati                                    6.750.000       675.000.000   0,29           15.187.500      1.518.750.000   0,39
  Djoni*                                    120.000.000    12.000.000.000   5,09          120.000.000     12,000,000,000   3,11
  Masyarakat dibawah 5%                   1.044.303.798   104.430.379.800  44,26        1.044.303.798    104.430.379.800  27,10
 Total Modal Ditempatkan & Disetor
                                          2.359.355.118   235.935.511.800 100,00        3.853.169.268   385.316.926.800   100,00
 Penuh
 Saham dalam Portepel                     3.670.644.882   367.064.488.200               6.146.830.732   614.683.073.200
 *Pemegang Saham atas nama Djoni bukan merupakan Pemegang Saham Utama Perseroan karena porsi kepemilikannya dibawah 20% dan oleh
   karenanya sesuai POJK 32/2015 diasumsikan sama dengan Pemegang Saham Masyarakat dibawah 5%


                                      PENGGUNAAN DANA HASIL PMHMETD I

Dana hasil dari PMHMETD I Perseroan, setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan digunakan oleh Perseroan untuk
melakukan setoran modal kepada entitas anak yaitu JIA, yang mana seluruh dana tersebut kemudian digunakan oleh
JIA untuk melakukan setoran modal kepada entitas anak JIA ya itu IJE, yang mana rincian penggunaan dana oleh IJE
adalah sebagai berikut:

     1.   Sekitar Rp5.800.000.000.000,- (lima triliun delapan ratus miliar Rupiah) akan digunakan untuk pembangunan
          jaringan FTTH (Fiber To The Home) untuk 4.000.000 (empat juta) homepass yang berlokasi di Pulau Jawa.
          Biaya pembangunan tersebut terdiri dari antara lain perangkat (i) Optical Line Terminal (OLT); (ii) Optical
          Distribution Cabinet (ODC); (iii) Fiber Optic Distribution Wire; (iv) Optical Distribution Point (ODP); (v) Drop
          Wire; (vi) Optical Network Terminal (ONT); serta (vii) biaya jasa penggelaran. Adapun vendor maupun
          kontraktor yang ditunjuk oleh IJE untuk melakukan pembangunan adalah pihak ketiga yang kredibel dan
          berpengalaman dalam melaksanakan pekerjaan tersebut. Sampai Prospektus ini diterbitkan, IJE masih
          melakukan review untuk setiap penawaran-penawaran dari vendor maupun kontraktor IJE yang diestimasikan
          penandatanganan perikatan dengan vendor maupun kontraktor tersebut akan dilaksanakan selambat-
          lambatnya pada akhir kuartal II Tahun 2025.


          Pembangunan FTTH tersebut merupakan bagian dari Project FTTH Tahap I Grup Usaha Perseroan yang
          ditargetkan sebanyak 5.000.000 homepass dengan total kebutuhan pendanaan sekitar 7,25 triliun Rupiah.
          Grup usaha Perseroan mendanai proyek tersebut antara lain dari: (i) fasilitas perbankan yang diterima IJE;
          (ii) penerbitan surat utang melalui penerbitan Obligasi dan Sukuk oleh IJE; serta (iii) melalui PMHMETD yang
          akan dilakukan Perseroan. Dengan total target tersebut, Grup Usaha Perseroan berpotensi menguasai
          pangsa pasar sekitar 6,47% dari total 77,3 juta rumah di Indonesia (BPS 2025, sumber: helgilibrary.com).

          IJE melakukan pembangunan jaringan FTTH (FIber To The Home) untuk melakukan penetrasi pasar dengan
          menyalurkan internet murah dengan harga langganan Rp100 ribu per bulan yang diproyeksikan akan menjadi
          sumber revenue utama IJE. Target penyelesaian pembangunan tersebut yaitu pada Semester I Tahun 2026.


Informasi Tambahan ini diterbitkan pada tanggal 23 Juni 2025.
Dokumen ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen Keterbukaan Informasi tertanggal 10 April 2025            Halaman-4
Page 5
          Penggunaan dana oleh Perseroan yang diperoleh dari hasil PMHMETD dilatarbelakangi oleh rencana IJE
          selaku entitas anak Perseroan, yang membutuhkan pendanaan dari berbagai sumber untuk mendukung
          pembangunan jaringan FTTH (Fiber To The Home) dalam skala besar dimana program Internet Rakyat ini,
          Perseroan menargetkan dapat melayani 40.000.000 pelanggan dalam 5 tahun kedepan dan dalam jangka
          satu tahun kedepan ditargetkan 5.000.000 pelanggan dapat dilayani. Rencana pembangunan ini merupakan
          bagian dari strategi jangka menengah IJE, dengan estimasi biaya sekitar Rp1.450.000 per homepass,
          sehingga total kebutuhan pendanaan diperkirakan mencapai kurang lebih Rp7.250.000.000.000.

          Atas rencana penggunaan dana sehubungan dengan PMHMETD yang dilakukan oleh Perseroan
          sebagaimana dijelaskan di atas, IJE masih dalam tahap penjajakan untuk penunjukkan vendor yang akan
          melakukan kegiatan pembangunan dimaksud. Sehingga, belum terdapat vendor yang sudah melakukan
          perikatan dengan IJE untuk pembangunan FTTH yang menggunakan dana dari hasil PMHMETD. IJE dapat
          memastikan bahwa vendor yang sedang dalam proses penjajakan dan selanjutnya akan ditunjuk IJE untuk
          melakukan kegiatan pembangunan tersebut tidak memiliki hubungan afiliasi dengan IJE.

          Saat ini, pembangunan jaringan FTTH telah mencapai sekitar 250.000 homepass sebagai bagian dari tahap
          awal pengembangan infrastruktur yang dirancang untuk mendukung ekspansi jaringan secara menyeluruh.
          Kontribusi pendapatan dari jaringan ini diperkirakan mulai terlihat pada Semester II tahun 2025. Dana yang
          diperoleh dari hasil PMHMETD akan difokuskan untuk melanjutkan pembangunan jaringan FTTH tersebut
          untuk mempercepat pencapaian target 5.000.000 homepass hingga akhir Semester I Tahun 2026.

     2.   sisanya akan digunakan sebagai modal kerja IJE, termasuk namun tidak terbatas untuk biaya pembelian
          perlengkapan penunjang, biaya pengembangan layanan, biaya pemasaran, biaya pelatihan serta biaya
          overhead lainnya.


Dalam hal jumlah hasil PMHMETD I ini tidak mencukupi untuk memenuhi rencana tersebut di atas, maka Perseroan
akan menggunakan kas internal Perseroan dan/atau menggunakan pendanaan eksternal yang diperoleh dari bank
dan/atau lembaga keuangan dan/atau sumber lainnya.

Melihat besarnya kebutuhan pendanaan tersebut, Perseroan memandang perlu untuk menyediakan dukungan
pembiayaan guna menunjang pertumbuhan pendapatan PT Integrasi Jaringan Ekosistem (“IJE”) secara signifikan
dalam jangka menengah hingga panjang. Di samping itu, pendanaan ini juga ditujukan untuk membentuk arus kas
internal yang kuat, yang nantinya diharapkan dapat menjadi sumber pembiayaan berkelanjutan bagi proyek-proyek IJE
berikutnya tanpa bergantung pada pembiayaan eksternal seperti utang. Oleh karena itu, penyertaan modal oleh
Perseroan melalui PT Jaringan Infra Andalan (“JIA”) akan dialokasikan untuk mendukung pelaksanaan pembangunan
jaringan FTTH oleh IJE sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian finansial dan mendukung pertumbuhan
usaha secara berkelanjutan.

Sehubungan dengan rencana penggunaan dana hasil PMHEMTD I untuk penyertaan langsung atau setoran modal
Perseroan kepada JIA maupun dari JIA kepada IJE merupakan transaksi afiliasi yang tidak wajib melakukan prosedur
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 serta tidak wajib memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4
ayat (1) POJK No. 42/2020 karena dilakukan antara Perseroan dengan perusahaan terkendali yang sahamnya dimiliki
paling sedikit 99% dari modal disetor perusahaan terkendali dan bukan merupakan merupakan transaksi benturan
kepentingan sebagaimana dimaksud dalam POJK No. 42/2020. Perseroan wajib melaporkan transaksi afiliasi
sebagaimana di atas kepada OJK paling lambat hari kerja kedua setelah tanggal transaksi afiliasi tersebut dilakukan
sebagaimana diatur dalam Pasal 6 ayat (2) Peraturan OJK No. 42/2020.

Dalam hal rencana penggunaan dana hasil PMHEMTD I yang akan digunakan untuk penyertaan langsung atau setoran
modal Perseroan kepada JIA maupun dari JIA kepada IJE memenuhi kualifikasi transaksi material sebagaimana diatur
dalam POJK No. 17/2020, maka Perseroan wajib memenuhi dan mentaati ketentuan sebagaimana dimaksud dalam
POJK No. 17/2020 tersebut.

Rencana penggunaan dana untuk modal kerja Perseroan bukan merupakan Transaksi Afiliasi berdasarkan POJK No.
42/2020 karena dilakukan dengan pihak ketiga.

Apabila di kemudian hari penggunaan dana hasil PMHMETD I diubah maka Perseroan wajib memperhatikan kembali
ketentuan POJK No. 42/2020 dan POJK No. 17/2020.

Sesuai dengan Peraturan OJK No. 30/POJK.04/2015 tentang Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran
Umum (“POJK No. 30/2015”), Perseroan akan menyampaikan laporan realisasi penggunaan dana hasil PMHMETD I
ini kepada OJK dan wajib mempertanggungjawabkan realisasi penggunaan dana hasil PMHMETD I ini dalam RUPS
Tahunan Perseroan sampai dengan seluruh dana hasil PMHMETD I telah direalisasikan. Laporan realisasi
penggunaan dana yang disampaikan kepada OJK akan dibuat secara berkala setiap enam bulan (Juni dan Desember)
sampai dengan seluruh dana hasil PMHMETD I ini telah direalisasikan. Perseroan akan menyampaikan laporan
tersebut selambat-lambatnya tanggal 15 bulan berikutnya.


Informasi Tambahan ini diterbitkan pada tanggal 23 Juni 2025.
Dokumen ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen Keterbukaan Informasi tertanggal 10 April 2025   Halaman-5
Page 6
Apabila di kemudian hari Perseroan bermaksud untuk mengubah rencana penggunaan dana, maka Perseroan wajib
melaksanakan ketentuan POJK 30/2015 yaitu:
             a. menyampaikan rencana dan alasan perubahan penggunaan dana hasil penawaran HMETD kepada
                 OJK paling lambat 14 hari sebelum penyelenggaraan RUPS; dan
             b. memperoleh persetujuan dari RUPS

dimana selanjutnya Perseroan harus menyampaikan hasil RUPS sebagaimana dimaksud di atas kepada OJK paling
lambat dua hari kerja setelah penyelenggaraan RUPS.

Sesuai dengan POJK No. 33/2015 mengenai perkiraan rincian biaya yang dikeluarkan oleh Perseroan dalam rangka
PMHMETD I, total perkiraan biaya yang dikeluarkan dalam rangka PMHMETD I ini adalah sekitar 0,03% (nol koma nol
tiga persen) dari hasil PMHMETD I, dengan rincian sebagai berikut:

     1.   Biaya jasa Akuntan                                                                   :              0,003%
     2.   Biaya jasa Konsultan Hukum                                                           :              0,007%
     3.   Biaya jasa Notaris                                                                   :              0,001%
     4.   Biaya jasa Biro Administrasi Efek                                                    :              0,001%
     5.   Biaya Pendaftaran OJK, Biaya Pencatatan di Bursa, KSEI, Biaya                                       0,019%
          Percetakan, Pengumuman Koran, penyelenggaraan RUPSLB dan lain-                       :
          lain

Rencana penggunaan dana yang diperoleh dari PMHMETD I ini akan dilaksanakan sepenuhnya sesuai dengan
peraturan pasar modal yang berlaku di Indonesia. Perseroan bertanggung jawab atas realisasi penggunaan dana yang
diperoleh dari PMHMETD I ini Perseroan akan menyampaikan laporan realisasi penggunaan dana hasil Penawaran
Umum kepada OJK sesuai dengan POJK No. 30/2015. Realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum tersebut
juga akan dipertanggungjawabkan secara berkala setiap tahun kepada pemegang saham Perseroan dalam RUPS
Tahunan Perseroan. Laporan realisasi penggunaan dana yang disampaikan ke OJK dibuat secara berkala setiap 6
(enam) bulan dengan tanggal laporan 30 Juni dan 31 Desember dan pertama kali wajib dibuat pada tanggal laporan
terdekat setelah tanggal penjatahan untuk penambahan modal dengan memberikan HMETD. Penyampaian laporan
tersebut selambat-lambatnya pada tanggal 15 bulan berikutnya.
Dalam hal terjadi perubahan penggunaan dana tersebut, Perseroan wajib:

a.   menyampaikan rencana dan alasan perubahan penggunaan dana hasil Penawaran Umum bersamaan dengan
     pemberitahuan mata acara RUPS kepada Otoritas Jasa Keuangan; dan

b.   memperoleh persetujuan dari RUPS terlebih dahulu.

Adapun laporan penggunaan dana hasil penawaran umum terakhir yang sebelumnya telah dilakukan Perseroan adalah
pada saat Penawaran Umum Perdana Saham Perseroan, yang telah dilaporkan kepada OJK pada tanggal 6 Juli 2021.
Dana hasil Penawaran Umum Perdana tersebut setelah dikurangi biaya-biaya emisi telah habis digunakan seluruhnya
sesuai dengan rencana penggunaan dana sebagaimana telah diungkapkan dalam Prospektus Penawaran Umum
Perdana Perseroan.

                               RINGKASAN IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING

Tabel berikut ini menggambarkan Ikhtisar Data Keuangan Penting Perseroan dan Entitas Anaknya untuk tahun-tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain).

Data-data keuangan penting tersebut berasal dari Laporan Keuangan Konsolidasian Perseoran dan Entitas Anaknya
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) yang telah diaudit
berdasarkan standar audit yang ditetapkan Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) oleh Kantor Akuntan Publik (KAP)
Anwar & Rekan dengan Opini Audit Tanpa Modifikasian atas laporan keuangan konsolidasian tersebut yang
ditandatangani oleh Akuntan Publik Christiadi Tjahnadi dengan Izin Akuntan Publik No. AP. 1164 yang dalam
laporannya No 00333/2.1035/AU.1/05/1164-4/1/V/2025 pada tanggal 13 Mei 2025 dan Laporan keuangan
konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 telah diaudit berdasarkan standar audit yang
ditetapkan Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Anwar & Rekan dengan Opini
Audit Tanpa Modifikasian atas laporan keuangan tersebut yang ditandatangani oleh Akuntan Publik Soaduon
Tampubolon,       CPA     dengan     izin  Akuntan     Publik    No.   AP.     1432     yang    dalam   laporannya
No. 00145/2.1035/AU.1/05/1432-2/1/III/2024 pada tanggal 28 Maret 2024.




Informasi Tambahan ini diterbitkan pada tanggal 23 Juni 2025.
Dokumen ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen Keterbukaan Informasi tertanggal 10 April 2025        Halaman-6
Page 7
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
                                                                                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                                                                                               31 Desember
                                         Keterangan
                                                                                       2024                    2023
          ASET
          ASET LANCAR
          Kas dan bank                                                               18.495.026.165         40.072.539.130
          Piutang usaha
             Pihak ketiga                                                           136.493.664.425         90.952.347.081
          Pajak dibayar di muka                                                      16.256.512.269         15.722.555.925
          Beban dibayar di muka                                                      21.113.521.591         71.364.709.778
          Uang muka                                                                 393.686.379.659         44.676.933.468
          Aset lain-lain                                                                302.096.542             43.910.000
          Total Aset Lancar                                                         586.347.200.651        262.832.995.400


          ASET TIDAK LANCAR
          Beban dibayar di muka                                                       9.794.106.194         11.823.413.242
          Uang muka – aset tetap                                                                  -         88.384.436.054
          Aset tetap – neto                                                       2.299.004.659.722      1.198.007.694.498
          Aset takberwujud – neto                                                    11.092.642.025          1.416.666.667
          Taksiran tagihan pajak penghasilan                                                      -            242.314.336
          Aset pajak tangguhan – neto                                                 1.177.123.782          1.522.094.349
          Total Aset Tidak Lancar                                                 2.321.068.531.723      1.301.396.619.146
          TOTAL ASET                                                              2.907.415.732.374      1.564.229.614.546




Informasi Tambahan ini diterbitkan pada tanggal 23 Juni 2025.
Dokumen ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen Keterbukaan Informasi tertanggal 10 April 2025               Halaman-7
Page 8
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian (Lanjutan)
                                                                                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                                                                                               31 Desember
                                           Keterangan
                                                                                        2024                   2023
            LIABILITAS DAN EKUITAS
            LIABILITAS JANGKA PENDEK
            Utang usaha
               Pihak ketiga                                                           33.001.370.287         48.646.099.251
            Utang lain-lain
               Pihak ketiga                                                            8.029.839.382            708.547.902
            Utang pajak                                                              112.370.069.339         24.623.870.445
            Beban akrual                                                               5.109.714.952          2.758.312.148
            Uang muka penjualan                                                       10.290.154.592         36.531.429.422
            Pinjaman jangka pendek                                                                                        -
            Liabilitas jangka panjang jatuh tempo dalam waktu satu tahun
               Liabilitas sewa                                                        25.717.400.118         20.408.038.717
               Utang pembiayaan konsumen                                                 386.633.823             39.050.233
               Utang bank                                                            138.055.277.673         76.527.008.920
               Pinjaman                                                               83.918.554.209         12.598.739.068
               Utang obligasi                                                        166.632.590.847                      -
            Total Liabilitas Jangka Pendek                                           583.511.605.222        222.841.096.106

            LIABILITAS JANGKA PANJANG
            Utang lain-lain pihak ketiga                                             301.212.468.808                       -
            Utang pihak berelasi                                                      39.377.574.929         10.358.361.195
            Liabilitas imbalan kerja                                                   3.155.146.210          2.512.157.747
            Uang muka penjualan                                                      127.559.944.472         98.593.263.304
            Liabilitas pajak tangguhan - neto                                          4.589.056.790                      -
            Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo
            dalam waktu satu tahun
               Liabilitas sewa                                                        158.533.723.977       205.735.226.811
               Utang pembiayaan konsumen                                                  726.049.149
               Utang bank                                                             237.250.226.847       260.319.583.906
               Pinjaman                                                                34.204.122.692        21.223.951.230
               Utang obligasi                                                         447.452.484.087                     -
            Total Liabilitas Jangka Panjang                                         1.354.060.797.961       598.742.544.193
            TOTAL LIABILITAS                                                        1.937.572.403.183       821.583.640.299

            EKUITAS
            Ekuitas yang dapat Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk
              Modal dasar - 6.030.000.000 saham dengan nilai nominal Rp 100 per
                 lembar saham
            Modal ditempatkan dan disetor - 2.359.355.118 dan 2.255.321.287
            saham dengan nilai nominal
            Rp 100 per lembar saham Tahun 2024 dan 2023                               235.935.511.800       225.532.128.700
            Uang muka setoran modal                                                                          71.783.331.590
            Tambahan modal disetor                                                    328.521.140.531       267.141.192.041
            Selisih nilai transaksi entitas sepengendali                                2.905.639.379         2.905.639.379
            Selisih nilai transaksi entitas nonpengendali                               (312.728.138)                     -
            Saldo laba                                                                402.299.619.306       173.199.784.351
            Ditentukan penggunaannya                                                   28.733.307.027        25.733.307.027
            Belum ditentukan penggunaanya                                             373.566.312.279       147.466.477.324
            Sub-total                                                                 969.349.182.878       740.562.076.061
            Kepentingan Nonpengendali                                                     494.146.313         2.083.898.186
            TOTAL EKUITAS                                                             969.843.329.191       742.645.974.247
            TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                                            2.907.415.732.374     1.564.229.614.546




Informasi Tambahan ini diterbitkan pada tanggal 23 Juni 2025.
Dokumen ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen Keterbukaan Informasi tertanggal 10 April 2025                  Halaman-8
Page 9
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
                                                                                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                                                                                    31 Desember
                                         Keterangan
                                                                               2024                 2023

                   PENDAPATAN USAHA - NETO                                 671.854.001.272      439.326.367.240
                   BEBAN POKOK PENDAPATAN                                 (257.080.687.384)    (267.350.511.060)
                   LABA BRUTO                                               414.773.313.888      171.975.856.180

                    Beban pemasaran                                                       -         (78.014.659 )
                   Beban umum dan administrasi                             (68.674.526.161)     (48.145.414.864 )
                   Penghasilan (beban) lain-lain - neto                     (1.207.531.677)        1.551.251.599
                   Beban pajak final                                                      -          (2.006.925 )
                   LABA USAHA                                              344.891.256.050       125.301.671.331

                    Penghasilan keuangan                                        538.954.781          186.400.180
                    Beban keuangan                                         (73.049.522.882)     (57.912.453.107 )
                    LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                         272.380.687.949        67.575.618.404

                   BEBAN PAJAK PENGHASILAN - NETO                          (43.102.216.446)      (9.318.897.299 )

                   LABA NETO TAHUN BERJALAN                                229.278.471.503        58.256.721.105

                   PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
                   Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:
                    Pengukuran kembali dari liabilitas imbalan kerja            538.204.957        (103.139.793 )
                    Pajak penghasilan terkait                                 (118.405.091)           22.690.755
                   PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN NETO -
                      SETELAH PAJAK                                            419.799.866          (80.449.038)

                   TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF TAHUN
                     BERJALAN                                              229.698.271.369        58.176.272.067

                   PENGHASILAN NETO PERIODE/TAHUN BERJALAN
                      YANG DIATRIBUSIKAN KEPADA:
                      Entitas induk                                        231.186.780.014        58.543.329.595
                      Kepentingan nonpengendali                             (1.908.308.511)        (286.608.490 )
                   Total                                                   229.278.471.503        58.256.721.105

                   TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF
                      PERIODE/TAHUN BERJALAN YANG DAPAT
                      DIATRIBUSIKAN KEPADA:
                      Entitas induk                                        231.600.751.380        58.462.880.557
                      Kepentingan nonpengendali                             (1.902.480.011)        (286.608.490 )
                   Total                                                   229.698.271.369        58.176.272.067

                   LABA NETO PER SAHAM YANG DAPAT
                      DIATRIBUSIKAN KEPADA PEMILIK ENTITAS INDUK
                    Saham dasar                                                      99,58                 25,96




Informasi Tambahan ini diterbitkan pada tanggal 23 Juni 2025.
Dokumen ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen Keterbukaan Informasi tertanggal 10 April 2025              Halaman-9
Page 10
Laporan Arus Kas Konsolidasian
                                                                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                                                                                         31 Desember
                                         Keterangan
                                                                                   2024                  2023

                     ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
                     Penerimaan kas dari pelanggan                             629.038.090.265       469.345.060.901
                     Pembayaran kas kepada pemasok                           (159.439.263.767)     (145.075.454.216 )
                     Pembayaran kas kepada karyawan                           (16.953.228.623)      (15.331.936.405 )
                     Penerimaan kepada kas pihak ketiga dan lainnya             38.862.923.831      (41.000.392.108 )
                     Pembayaran pajak penghasilan                               (2.825.105.087)      (2.908.593.670 )
                     Penerimaan penghasilan keuangan                                538.954.781           23.943.280
                     Pembayaran biaya keuangan                                (70.442.586.314)      (40.237.280.800 )
                     Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Operasi                 418.779.785.086       224.815.346.982


                     ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
                     Perolehan aset tetap                                   (1.166.762.596.005)    (236.813.734.078 )
                     Pembayaran uang muka aset tetap                          (310.773.400.000)     (88.384.436.054 )
                     Penerimaan hasil penjualan aset tetap                       1.513.088.042                      -
                     Kenaikan piutang pihak berelasi                                          -      120.400.198.799
                     Kas Neto Digunakan untuk Aktivitasi Investasi          (1.476.022.907.963)    (204.797.971.333 )

                     ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
                     Penerimaan untuk obligasi                                600.000.000.000                       -
                     Biaya emisi dari obligasi                                 (5.781.054.615)                      -
                     Penerimaan dari utang lain-lain jangka panjang           319.375.000.000                       -
                     Penerimaan dari utang pihak berelasi                       52.260.654.099         4.239.964.161
                     Penerimaan utang bank                                      61.528.268.753       100.715.730.401
                     Pembayaran utang bank                                    (23.069.357.059)     (147.610.848.369 )
                     Pembayaran utang pembiayaan konsumen                        (255.476.461)         (594.833.481 )
                     Pembayaran liabilitas sewa                               (50.191.494.983)      (63.229.646.361 )
                     Penerimaan pinjaman                                        84.299.986.603        33.822.690.298
                     Pembayaran deviden                                        (2.500.916.425)                      -
                     Penerimaan uang muka setoran modal                                      -        71.783.331.590
                     Kas Neto Diperoleh dari/ (Digunakan untuk) Aktivitas
                       Pendanaan                                             1.035.665.609.912         (873.611.761 )

                     KENAIKAN (PENURUNAN) NETO KAS DAN BANK                   (21.577.512.965)        19.143.763.888

                     KAS DAN BANK AWAL TAHUN                                    40.072.539.130        20.928.775.242

                     KAS DAN BANK AKHIR TAHUN                                   18.495.026.165        40.072.539.130


Rasio-Rasio Penting

                                                                                              31 Desember
                                              Keterangan
                                                                                           2024        2023

                    Rasio Pertumbuhan (%)
                       Pendapatan Usaha                                                     52,93%        -4,75%
                       Beban Pokok Pendapatan                                               -3,84%       -24,15%
                       Laba Bruto                                                          141,18%        58,12%
                       Laba Usaha                                                          175,25%        35,09%
                       Laba Sebelum Pajak Penghasilan                                      303,08%        24,73%
                       Laba Periode/Tahun Berjalan                                         293,57%        -0,32%
                       Jumlah Aset                                                          85,87%        11,12%
                       Jumlah Liabilitas                                                   135,83%         3,34%
                       Jumlah Ekuitas                                                       30,59%        21,20%

                    Rasio Usaha (%)
                       Laba Bruto / Pendapatan Usaha                                        61,74%        39,15%
                       Laba Periode/Tahun Berjalan /    Laba Periode/Tahun Berjalan /
                          Pendapatan Usaha                 Pendapatan Usaha                 34,13%        13,26%
                       Laba Periode/Tahun Berjalan / Beban Usaha                            70,12%        18,55%
                       Laba Periode/Tahun Berjalan / Ekuitas (ROE)                          23,64%         7,84%
                       Laba Periode/Tahun Berjalan / Aset (ROA)                              7,89%         3,72%

                    Rasio Keuangan (X)
                       Aset / Liabilitas                                                        1,50         1,90
                       Liabilitas / Ekuitas (Debt to Equity)                                    2,00         1,11
                       Liabilitas / Aset (Debt to Asset)                                        0,67         0,53
                       Aset Lancar / Liabilitas Jangka Pendek (Current Ratio)                   1,00         1,18
                       Interest Coverage Ratio (ICR) (EBITDA / Beban Bunga Pinjaman)            6,73         3,96
                                                                                        491.797.942. 229.456.629.
                        EBITDA                                                                   089         711,
                                                                                        73.049.522.8   57.912.453
                        Bunga Berjalan                                                            82         .107
                        Debt Service Coverage Ratio (DSCR)**                                    3,37         1,86
                        Debt to EBITDA                                                          3,94         3,58




Informasi Tambahan ini diterbitkan pada tanggal 23 Juni 2025.
Dokumen ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen Keterbukaan Informasi tertanggal 10 April 2025             Halaman-10
Page 11
                      RINGKASAN ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN

     1.   Umum

PT Solusi Sinergi Digital (“Perusahaan”) didirikan berdasarkan Akta Notaris No. 21 dibuat oleh Humberg Lie, S.H.,
S.E., M.Kn., tanggal 6 September 2012. Akta pendirian ini telah disahkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-48121.AH.01.01 Tahun 2012 tanggal 10 September
2012. Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami perubahan beberapa kali, terakhir dengan Akta Notaris No. 22
dibuat oleh Rini Yulianti, S.H., tanggal 12 Juni 2023, mengenai perubahan susunan Dewan Komisaris. Perubahan
tersebut telah diterima dan dicatat dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi
Manusia dalam Surat No. AHU-AH.01.03-0076024 tanggal 12 Juni 2023.

Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, Perusahaan bergerak dalam bidang:

•         Perdagangan besar dan eceran;
•         Aktivitas profesional, ilmiah dan teknis;
•         Aktivitas keuangan dan asuransi; dan
•         Informasi dan komunikasi.

Kegiatan yang sedang dijalankan saat ini adalah bergerak dalam bidang periklanan, serta perusahaan holding yang
melakukan investasi dalam bidang periklanan, produk dan layanan digital, dan jaringan serat optik melalui Perusahaan
Anak.

Perusahaan memulai kegiatan operasional pada tahun 2012.

Perusahaan berdomisili di Fatmawati Mas Blok 328-329 Jl. RS Fatmawati No 20 Jakarta Selatan, Indonesia.

Induk perusahaan adalah PT Investasi Sukses Bersama.

     2.   Kebijakan Akuntansi Penting

Perseroan menyusun laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Kebijakan
akuntansi penting dijelaskan secara rinci dalam catatan atas laporan keuangan.

Dalam penerapan kebijakan akuntansi Perseroan, manajemen diwajibkan untuk membuat pertimbangan, estimasi, dan
asumsi tentang jumlah tercatat aset dan liabilitas yang tidak tersedia dari sumber lain. Estimasi dan asumsi yang terkait
didasarkan pada pengalaman historis dan faktor-faktor lain yang dianggap relevan. Hasil aktualnya mungkin berbeda
dengan estimasi tersebut.

Dalam periode berjalan, Perseroan telah menerapkan PSAK revisi, yang berlaku efektif 1 Januari 2022:
    •   Amendemen PSAK 57: Provisi, Liabilitas, Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi tentang Kontrak Memberatkan -
        Biaya Memenuhi Kontrak
    •   PSAK 71: Instrumen Keuangan (Penyesuaian Tahunan 2020)
    •   PSAK 73: Sewa (Penyesuaian Tahunan 2020)

Penerapan PSAK yang direvisi tidak mengakibatkan perubahan substansial terhadap kebijakan akuntansi Perusahaan
dan tidak memiliki dampak material terhadap jumlah yang dilaporkan untuk tahun berjalan.

DSAK-IAI telah menerbitkan beberapa standar baru, amandemen dan penyesuaian atas standar, serta interpretasi
atas standar namun belum berlaku efektif untuk periode yang dimulai pada 1 Januari 2022.

Amendemen dan revisi atas standar yang berlaku efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2023,
dengan penerapan dini diperkenankan yaitu:
    •   Amendemen PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan terkait Pengungkapan Kebijakan Akuntansi
    •   Amendemen PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan tentang Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek
        atau Jangka Panjang
    •   Amendemen PSAK 16 Aset Tetap tentang Hasil sebelum Penggunaan yang Diintensikan
    •   Amendemen PSAK 25: Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan terkait Definisi
        Estimasi Akuntansi
    •   Amendemen PSAK 46: Pajak Penghasilan tentang Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang Timbul
        dari Transaksi Tunggal

Standar baru dan amendemen atas standar yang berlaku efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah
1 Januari 2024, dengan penerapan dini diperkenankan yaitu:
    •    Amendemen PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan terkait Liabilitas Jangka Panjang dengan Kovenan
    •    Amendemen PSAK 73: Sewa terkait liabilitas Sewa pada Transaksi Jual dan Sewa-balik




Informasi Tambahan ini diterbitkan pada tanggal 23 Juni 2025.
Dokumen ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen Keterbukaan Informasi tertanggal 10 April 2025   Halaman-11
Page 12
Standar baru dan amendemen atas standar yang berlaku efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah
1 Januari 2025, dengan penerapan dini diperkenankan yaitu:
    •    PSAK 74: Kontrak Asuransi; dan
    •    Amendemen PSAK 74: Kontrak Asuransi tentang Penerapan Awal PSAK 74 dan PSAK 71 - Informasi
         Komparatif.

Hingga tanggal laporan keuangan diotorisasi, Perseroan masih melakukan evaluasi atas dampak potensial dari
penerapan standar baru, amandemen standar dan interpretasi standar tersebut.

     3.        Keuangan

          A.    LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
                                                                                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                                                                                         31 Desember
                                              Keterangan
                                                                                    2024                2023

                       PENDAPATAN USAHA - NETO                                  671.854.001.272         439.326.367.240
                       BEBAN POKOK PENDAPATAN                                  (257.080.687.384)    (267.350.511.060)
                       LABA BRUTO                                                414.773.313.888      171.975.856.180

                       Beban pemasaran                                                         -           (78.014.659 )
                       Beban umum dan administrasi                              (68.674.526.161)    (48.145.414.864 )
                       Penghasilan (beban) lain-lain - neto                      (1.207.531.677)       1.551.251.599
                       Beban pajak final                                                       -         (2.006.925 )
                       LABA USAHA                                               344.891.256.050      125.301.671.331

                       Penghasilan keuangan                                          538.954.781         186.400.180
                       Beban keuangan                                           (73.049.522.882)    (57.912.453.107 )
                       LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                           272.380.687.949       67.575.618.404

                       BEBAN PAJAK PENGHASILAN - NETO                           (43.102.216.446)        (9.318.897.299 )

                       LABA NETO TAHUN BERJALAN                                 229.278.471.503          58.256.721.105

                       PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
                       Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:
                        Pengukuran kembali dari liabilitas imbalan kerja             538.204.957         (103.139.793 )
                        Pajak penghasilan terkait                                  (118.405.091)            22.690.755
                       PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN NETO -
                          SETELAH PAJAK                                             419.799.866            (80.449.038)

                       TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF TAHUN
                         BERJALAN                                               229.698.271.369          58.176.272.067

                       PENGHASILAN NETO PERIODE/TAHUN BERJALAN
                          YANG DIATRIBUSIKAN KEPADA:
                          Entitas induk                                         231.186.780.014          58.543.329.595
                          Kepentingan nonpengendali                              (1.908.308.511)          (286.608.490 )
                       Total                                                    229.278.471.503          58.256.721.105

                       TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF
                          PERIODE/TAHUN BERJALAN YANG DAPAT
                          DIATRIBUSIKAN KEPADA:
                          Entitas induk                                         231.600.751.380          58.462.880.557
                          Kepentingan nonpengendali                              (1.902.480.011)          (286.608.490 )
                       Total                                                    229.698.271.369          58.176.272.067

                       LABA NETO PER SAHAM YANG DAPAT
                          DIATRIBUSIKAN KEPADA PEMILIK ENTITAS INDUK
                        Saham dasar                                                       99,58                   25,96


          Pendapatan Usaha - Neto

          Rincian pendapatan usaha - neto Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan
          2023 adalah sebagai berikut:
                                                                                          31 Desember
                                    Keterangan
                                                                            2024                             2023
                 Iklan                                                     320.388.967.114                    268.760.795.457
                 Bandwidth                                                 227.195.231.783                     55.276.208.865
                 Sewa core                                                 101.903.348.841                     58.585.030.783
                 Manage telco service                                       25.079.825.000                                   -
                 Colocation                                                   2.363.155.540
                 Portal web dan platform digital                                           -                   57.460.084.820
                 Sub-total                                                 676.930.528.278                    440.082.119.925
                 Potongan harga                                             (5.076.527.006)                     (755.752.685 )
                 Neto                                                      671.854.001.272                    439.326.367.240



Informasi Tambahan ini diterbitkan pada tanggal 23 Juni 2025.
Dokumen ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen Keterbukaan Informasi tertanggal 10 April 2025                  Halaman-12
Page 13
       Rincian berdasarkan jenis pelanggan adalah sebagai berikut:

                                                                                   31 Desember
                                           Keterangan
                                                                             2024              2023
                         Pihak ketiga                                     671.854.001.272   439.326.367.240
                         Pihak berelasi                                                 -                 -
                         Total                                            671.854.001.272   439.326.367.240

        Pendapatan usaha – neto untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 naik sebesar Rp232.527
        juta atau 52,93% dibandingkan dengan 31 Desember 2023 hal ini disebabkan oleh kenaikan segmen
        pendapatan Iklan, bandwith, sewa core, manage telco service dan colocation. Kenaikan ini sejalan dengan
        pengembangan jaringan kabel fiber optic yang semakin besar sehingga dapat memberikan peningkatan yang
        signifikan bagi pendapatan Perseroan yang seluruhnya merupakan pendapatan dari pihak ketiga.

        Kenaikan volume penjualan ini berasal dari perluasan pasar, peningkatan permintaan pelanggan, serta strategi
        pemasaran yang lebih efektif. Sementara itu, Perseroan tidak menetapkan kenaikan harga jual yang merupakan
        kebijakan manajemen Perseroan untuk meningkatkan occupancy. Selain itu, terdapat layanan atau jasa baru
        yang dikembangkan oleh Perseroan, masing - masing penyebab yang disampaikan berkontribusi terhadap
        pertumbuhan pendapatan serta pertumbuhan usaha Perseroan

       Beban Pokok Pendapatan

       Rincian Beban Pokok Pendapatan pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:

                                                                                     31 Desember
                                           Keterangan
                                                                              2024                 2023

                       Portal web dan platform digital                                  -    55.367.849.177
                       Telekomunikasi                                      90.765.154.515    71.085.873.331
                       Periklanan                                         166.315.532.869   140.896.788.552
                       Total                                              257.080.687.384   267.350.511.060


        Beban pokok pendapatan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 turun sebesar Rp10.269
        juta atau 3,84% dibandingkan dengan 31 Desember 2023 terutama disebabkan oleh penurunan beban pokok
        pendapatan dari periklanan. Hal ini dikarenakan Perseroan dapat meningkatkan efisiensi beban pokok
        pendapatan terutama di segmen periklanan.

            Beban Operasional

            Rincian beban operasional konsolidasian tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:

                                                                                     31 Desember
                                          Keterangan
                                                                              2024                 2023
                      Beban pemasaran:
                        Komisi                                                          -           78.014.659

                      Beban umum dan administrasi:
                         Penyusutan                                       18.460.627.789        9.726.952.302
                         Gaji, THR dan tunjangan                          16.953.228.623       15.331.936.405
                         Perizinan                                        10.157.803.693        5.195.403.818
                         Asuransi                                          4.580.405.309        3.628.951.015
                         Transportasi dan perjalanan dinas                 4.114.196.624        1.426.528.395
                         Jasa profesional                                  3.283.512.475        2.892.035.767
                         Jamuan dan sumbangan                              2.453.754.352          828.648.781
                         Sewa                                              1.642.856.856        4.317.860.976
                         Iklan, majalah dan pemasaran                      1.390.829.400          354.841.171
                         Internet, telepon, air dan listrik                1.335.665.963          280.925.350
                         Imbalan kerja karyawan                            1.181.193.420          924.621.073
                         Alat tulis dan cetakan                              522.617.860          262.579.923
                         Natura                                              464.721.207          454.189.196
                         Administrasi efek                                   424.638.146          858.240.077
                         Pemeliharaan dan perawatan                          337.113.233          461.416.146
                         Beban pajak                                         170.866.849          767.637.842
                         Perlengkapan                                         69.584.615           34.828.492
                         Lain-lain (masing-masing dibawah
                           Rp 5.000.000)                                   1.130.909.747          397.818.135
                      Sub-total                                           68.674.526.161       48.145.414.864
                      Total                                               68.674.526.161       48.223.429.523



            Beban operasional untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 naik sebesar Rp20.451 juta
            atau 42,41% dibandingkan dengan 31 Desember 2023 terutama disebabkan oleh kenaikan beban
            penyusutan, gaji dan beban perizinan. Peningkatan ini dikarenakan pada tahun 2024 Perseroan melakukan
            penambahan jaringan fiber optik untuk memperluas pangsa pasar yang Perseroan miliki sehingga atas


Informasi Tambahan ini diterbitkan pada tanggal 23 Juni 2025.
Dokumen ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen Keterbukaan Informasi tertanggal 10 April 2025   Halaman-13
Page 14
            penambahan tersebut menyebabkan peningkatan beban penyusutan atas aset Perseroan dan beban gaji
            serta beban perizinan Perseroan.

            Laba Neto Tahun Berjalan

            Laba bersih untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp 229.278 Juta naik
            sebesar Rp 171.021 Juta atau 293,57% dibandingkan tahun 2023 sebesar Rp 58.256 Juta. Peningkatan
            laba bersih tersebut dikarenakan peningkatan pendapatan yang signifikan dan efisiensi beban pokok
            pendapatan sehingga memberikan peningkatan laba bersih yang signifikan pada tahun 2024.

            Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan

            Penghasilan komprehensif untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp 229.698 Juta
            naik sebesar Rp 171.521 Juta atau sebesar 294,83% dibandingkan tahun 2023 sebesar Rp 58.176 Juta.
            Peningkatan penghasilan komprehensif tersebut dikarenakan peningkatan pendapatan yang signifikan dan
            efisiensi beban pokok pendapatan sehingga memberikan peningkatan laba bersih yang signifikan pada
            tahun 2024.

            Selain pendapatan dari kegiatan usaha utama, Perseroan mencatat beberapa komponen pendapatan
            lainnya yang turut memengaruhi hasil usaha, seperti pendapatan bunga dari penempatan dana jangka
            pendek, keuntungan atas pelepasan aset (bila ada), serta penerimaan insidental yang bersifat tidak reguler
            namun berdampak signifikan terhadap laba bersih. Komponen ini membantu memberikan gambaran lebih
            menyeluruh terhadap kinerja keuangan Perseroan.

            Di sisi beban, selain beban operasional dan beban pokok pendapatan, Perseroan mencermati beberapa
            beban penting seperti beban bunga pinjaman, kerugian selisih kurs, beban penurunan nilai aset (bila ada),
            serta beban satu kali (non-recurring) seperti biaya restrukturisasi atau penalti. Identifikasi terhadap
            komponen-komponen ini dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan transparansi dan akurasi
            dalam penyajian hasil usaha Perseroan

       B.   LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN

            Berikut adalah ringkasan laporan posisi keuangan konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak untuk tanggal
            31 Desember 2024 dan 2023.
                                                                                          31 Desember
                                         Keterangan
                                                                                   2024                 2023
               Total Aset Lancar                                                586.347.200.651      262.832.995.400
               Total Aset Tidak Lancar                                        2.321.068.531.723    1.301.396.619.146
               TOTAL ASET                                                     2.907.415.732.374    1.564.229.614.546
               Total Liabilitas Jangka Pendek                                   583.511.605.222      222.841.096.106
               Total Liabilitas Jangka Panjang                                1.354.060.797.961      598.742.544.193
               TOTAL LIABILITAS                                               1.937.572.403.183      821.583.640.299
               TOTAL EKUITAS                                                    969.843.329.191      742.645.974.247


            Aset

            Komposisi aset Perseroan dan Entitas Anak adalah sebagai berikut:
                                                                                        31 Desember
                                         Keterangan
                                                                                 2024                 2023
                ASET
                ASET LANCAR
                Kas dan bank                                                   18.495.026.165       40.072.539.130
                Piutang usaha
                   Pihak ketiga                                               136.493.664.425       90.952.347.081
                Pajak dibayar di muka                                          16.256.512.269       15.722.555.925
                Beban dibayar di muka                                          21.113.521.591       71.364.709.778
                Uang muka                                                     393.686.379.659       44.676.933.468
                Aset lain-lain                                                    302.096.542           43.910.000
                Total Aset Lancar                                             586.347.200.651      262.832.995.400


                ASET TIDAK LANCAR
                Beban dibayar di muka                                           9.794.106.194       11.823.413.242
                Uang muka – aset tetap                                                      -       88.384.436.054
                Aset tetap – neto                                           2.299.004.659.722    1.198.007.694.498
                Aset takberwujud – neto                                        11.092.642.025        1.416.666.667
                Taksiran tagihan pajak penghasilan                                          -          242.314.336
                Aset pajak tangguhan – neto                                     1.177.123.782        1.522.094.349
                Total Aset Tidak Lancar                                     2.321.068.531.723    1.301.396.619.146
                TOTAL ASET                                                  2.907.415.732.374    1.564.229.614.546



Informasi Tambahan ini diterbitkan pada tanggal 23 Juni 2025.
Dokumen ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen Keterbukaan Informasi tertanggal 10 April 2025        Halaman-14
Page 15
            Aset Lancar

            Aset Lancar konsolidasian pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan posisi 31 Desember 2023
            mengalami kenaikkan sebesar Rp323.514 juta atau naik sebesar 123,09% dari Rp262.832 juta di tahun
            2023 menjadi sebesar Rp586.347 juta di tahun 2024. Kenaikkan Aset Lancar konsolidasian ini terjadi
            karena adanya peningkatan pada Piutang usaha pada pihak ketiga dan uang muka. Peningkatan piutang
            usaha mengalami peningkatan dikarenakan meningkatnya pendapatan Perseroan pada tahun 2024.
            Sedangkan peningkatan uang muka dikarenakan pada tahun 2024 Perseroan melakukan pengembangan
            jaringan kabel fiber optic sehingga menyebabkan peningkatan atas uang muka project telco tersebut.

            Aset Tidak Lancar

            Aset Tidak Lancar konsolidasian pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan posisi 31 Desember 2023
            mengalami kenaikkan sebesar Rp1.019.671 juta atau naik sebesar 78,35% dari Rp1.301.396 juta di tahun
            2023 menjadi sebesar Rp2.321.068 juta di tahun 2024. Kenaiikan Aset Tidak Lancar konsolidasian ini
            terjadi karena adanya peningkatan pada Aset Tetap dan Aset tak berwujud Perseroan yang disebabkan
            pada tahun 2024 Perseroan melakukan penambahan aset tetap yang cukup signifikan untuk
            pengembangan jaringan kabel fiberoptik.

            Jumlah Aset

            Aset konsolidasian pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan posisi 31 Desember 2023 mengalami
            kenaikkan sebesar Rp1.343.186 juta atau naik sebesar 85,87% dari Rp1.564.229 juta di tahun 2023
            menjadi sebesar Rp2.907.415 juta di tahun 2024. Kenaikkan aset konsolidasian ini terjadi karena adanya
            peningkatan pada Aset Lancar seperti Piutang Usaha Pihak Ketiga, dan Uang Muka, serta peningkatan
            pada Aset Tidak Lancar seperti Peningkatan pada Aset Tetap dan peningkatan pasa Aset Tak Berwujud
            Perseroan.



            Liabilitas
            Komposisi liabilitas Perseroan dan Entitas Anak adalah sebagai berikut:
                                                                                         31 Desember
                                         Keterangan
                                                                                  2024                 2023
                  LIABILITAS DAN EKUITAS
                  LIABILITAS JANGKA PENDEK
                  Utang usaha
                     Pihak ketiga                                               33.001.370.287     48.646.099.251
                  Utang lain-lain
                     Pihak ketiga                                                8.029.839.382        708.547.902
                  Utang pajak                                                  112.370.069.339     24.623.870.445
                  Beban akrual                                                   5.109.714.952      2.758.312.148
                  Uang muka penjualan                                           10.290.154.592     36.531.429.422
                  Pinjaman jangka pendek                                                                        -
                  Liabilitas jangka panjang jatuh tempo dalam waktu satu
                  tahun
                     Liabilitas sewa                                            25.717.400.118     20.408.038.717
                     Utang pembiayaan konsumen                                     386.633.823         39.050.233
                     Utang bank                                                138.055.277.673     76.527.008.920
                     Pinjaman                                                   83.918.554.209     12.598.739.068
                     Utang obligasi                                            166.632.590.847                  -
                  Total Liabilitas Jangka Pendek                               583.511.605.222    222.841.096.106

                  LIABILITAS JANGKA PANJANG
                  Utang lain-lain pihak ketiga                                 301.212.468.808                    -
                  Utang pihak berelasi                                          39.377.574.929     10.358.361.195
                  Liabilitas imbalan kerja                                       3.155.146.210      2.512.157.747
                  Uang muka penjualan                                          127.559.944.472     98.593.263.304
                  Liabilitas pajak tangguhan - neto                              4.589.056.790                  -
                  Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang
                  jatuh tempo dalam waktu satu tahun
                     Liabilitas sewa                                            158.533.723.977   205.735.226.811
                     Utang pembiayaan konsumen                                      726.049.149
                     Utang bank                                                 237.250.226.847   260.319.583.906
                     Pinjaman                                                    34.204.122.692    21.223.951.230
                     Utang obligasi                                             447.452.484.087                 -
                  Total Liabilitas Jangka Panjang                             1.354.060.797.961   598.742.544.193
                  TOTAL LIABILITAS                                            1.937.572.403.183   821.583.640.299




Informasi Tambahan ini diterbitkan pada tanggal 23 Juni 2025.
Dokumen ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen Keterbukaan Informasi tertanggal 10 April 2025       Halaman-15
Page 16
            Liabilitas Jangka Pendek

            Liabilitas Jangka Pendek konsolidasian pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan posisi 31 Desember
            2023 mengalami kenaikkan sebesar Rp360.670 juta atau ada kenaikkan sebesar 161,85% dari Rp222.841
            juta di tahun 2023 menjadi sebesar Rp583.511 juta di tahun 2024. Kenaikan Liabilitas Jangka Pendek
            konsolidasian ini terjadi karena adanya peningkatan pada Utang Pajak Perseroan,Pinjaman, Utang Bank
            dan pada Utang obligasi Perseroan. Peningkatan pada Utang Pajak perseroan dikarenakan peningkatan
            pendapatan dan laba bersih Perseroan yang menyebabkan peningkatan utang pajak terutama pajak
            pertambahan nilai dan pajak penghasilan pasal 29. Sementara itu peningkatan atas pinjaman, utang bank
            dan utang obligasi Perseroan dikarenakan adanya kebutuhan pendanaan yang diperlukan oleh Perseroan
            dalam pengembangan jaringan infrastuktur fiber optik yang dimiliki oleh Perseroan.

            Liabilitas Jangka Panjang

            Liabilitas Jangka Panjang konsolidasian pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan posisi 31
            Desember 2023 mengalami kenaikkan sebesar Rp755.318 juta atau naik sebesar 126,15% dari Rp598.742
            juta di tahun 2023 menjadi sebesar Rp1.354.060 juta di tahun 2024. Kenaikan Liabilitas Jangka Panjang
            konsolidasian ini terjadi karena adanya kenaikan pada Utang lain-lain pihak ketiga, utang pihak berelasi,
            uang muka penjualan dan utang obligasi. Peningkatan liabilitas jangka panjang pada tahun 2024 secara
            umum dikarenakan adanya kebutuhan pendanaan yang diperlukan oleh Perseroan dalam pengembangan
            jaringan infrastuktur fiber optik yang dimiliki oleh Perseroan.

            Jumlah Liabilitas

            Liabilitas konsolidasian pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan posisi 31 Desember 2023
            mengalami kenaikkan sebesar Rp1.115.988 juta atau naik sebesar 135,83% dari Rp821.583 juta pada
            tahun 2023 menjadi Rp1.937.572 juta pada tahun 2024. Kenaikkan ini disebabkan karena Peningkatan
            pada Liabilitas Jangka Pendek, dan juga peningkatan di Liabilitas Jangka Panjang seperti utang bank, utang
            lain-lain pihak ketiga dan utang obligasi dimana peningkatan ini dikarenakan kebutuhan pendanaan
            Perseroan yang diperlukan untuk pembangunan aset jaringan infrasturktur jaringan fiber optik yang dimiliki
            oleh Perseroan.

            Ekuitas

            Komposisi ekuitas Perseroan dan Entitas Anak adalah sebagai berikut:
                                                                                                31 Desember
                                          Keterangan
                                                                                         2024                 2023

               EKUITAS
               Ekuitas yang dapat Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk
                 Modal dasar - 6.030.000.000 saham dengan nilai nominal Rp 100 per
                    lembar saham
                 Modal ditempatkan dan disetor - 2.359.355.118 dan 2.255.321.287
                    saham                 dengan             nilai        nominal
                    Rp 100 per lembar saham Tahun 2024 dan 2023                      235.935.511.800   225.532.128.700
               Uang muka setoran modal                                                             -    71.783.331.590
               Tambahan modal disetor                                                328.521.140.531   267.141.192.041
               Selisih nilai transaksi entitas sepengendali                            2.905.639.379     2.905.639.379
               Selisih nilai transaksi entitas nonpengendali                           (312.728.138)                 -
               Saldo laba
                 Ditentukan penggunaanya                                              28.733.307.027    25.733.307.027
                 Belum ditentukan penggunaannya                                      373.566.312.279   147.466.477.324
               Sub-total                                                             969.349.182.878   740.562.076.061
               Kepentingan Nonpengendali                                                 494.146.313     2.083.898.186
               TOTAL EKUITAS                                                         969.843.329.191   742.645.974.247



            Pada akhir tahun 2024 modal Perseroan mengalami kenaikkan sebesar 30,59% atau sebesar Rp227 miliar
            dari Rp742 miliar pada tahun 2023 menjadi Rp969 miliar di tahun 2024. Kenaikan ini disebabkan oleh
            penambahan modal disetor sebesar Rp61 miliar dan peningkatan pada saldo laba ditahan sebesar Rp229
            miliar dimana pada akhir Desember 2023 saldo laba ditahan sebesar Rp173 miliar menjadi Rp402 miliar
            pada akhir Desember 2024.




Informasi Tambahan ini diterbitkan pada tanggal 23 Juni 2025.
Dokumen ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen Keterbukaan Informasi tertanggal 10 April 2025          Halaman-16
Page 17
       C.   LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN

            Berikut adalah ringkasan laporan arus kas konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal
            31 Desember 2024 dan 2023:

                                                                                  31 Desember
                                      Keterangan
                                                                           2024                   2023

                      Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Operasi           418.779.785.086      224.815.346.982
                      Kas Neto Digunakan untuk Aktivitasi Investasi   (1.476.022.907.963)    (204.797.971.333 )
                      Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk)
                      Aktivitas Pendanaan                              1.035.665.609.912         (873.611.761 )


              •     Arus Kas dari Aktivitas Operasi

                    Perolehan kas dari kegiatan operasi di tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp418.779 juta berasal
                    dari penerimaan dari pelanggan sebesar Rp629.038 juta, penerimaan dari pihak ketiga sebesar
                    Rp83.987 juta dan penerimaan penghasilan keuangan sebesar Rp538 juta, dikurangi dengan
                    pembayaran kepada pemasok sebesar Rp159.439 juta, pembayaran kas kepada karyawan sebesar
                    Rp16.953 juta, pembayaran pajak penghasilan sebesar Rp2.825 juta, pembayaran kepada pihak
                    ketiga sebesar Rp45.124 juta serta pembayaran biaya keuangan sebesar Rp70.442 juta.


                    Perolehan kas dari kegiatan operasi di tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp224.815 juta berasal
                    dari penerimaan dari pelanggan sebesar Rp469.345 juta, dan penerimaan penghasilan keuangan
                    sebesar Rp23 juta, dikurangi dengan pembayaran kepada pemasok sebesar Rp145.075 juta,
                    pembayaran kepada pihak ketiga sebesar 41.000 juta, pembayaran kas kepada karyawan sebesar
                    Rp15.331 juta, pembayaran pajak penghasilan sebesar Rp2.908 juta serta pembayaran biaya
                    keuangan sebesar Rp40.237 juta.


              •     Arus Kas dari Aktivitas Investasi

                    Dari kegiatan investasi selama periode 31 Desember 2024, Perseroan dan Entitas anak mencatatkan
                    penggunaan kas untuk investasi sebesar Rp1.476.023 juta terdiri perolehan aset tetap sebesar
                    Rp1.166.762 juta, pembayaran uang muka aset tetap sebesar Rp310.773 juta dan dikurangi
                    penerimaan hasil penjualan aset tetap sebesar Rp1.513 juta.

                    Pada tanggal 31 Desember 2023, kas neto digunakan untuk aktivitas investasi sebesar Rp204.797
                    juta terdiri dari penerimaan dari piutang pihak berelasi sebesar Rp120.400 juta serta pembayaran
                    untuk perolehan aset tetap sebesar Rp236.813 juta dan pembayaran untuk uang muka aset tetap
                    sebesar Rp88.384 juta.

              •     Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan

                    Dari kas yang diperoleh dari aktivitas pendanaan pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar
                    Rp1.035.665 juta terutama berasal dari penerimaan utang obligasi sebesar Rp600.000 juta,
                    penerimaan utang lain-lain jangka Panjang sebesar 319.375 juta, penerimaan utang pihak berelasi
                    sebesar Rp52.260 juta, penerimaan utang bank sebesar Rp61.528 juta, serta penerimaan pinjaman
                    sebesar Rp84.299 juta dan dikurangi pembayaran utang pembiayaan konsumen sebesar Rp255 juta
                    biaya emisi obligasi sebesar Rp5.781 juta, pembayaran utang bank Rp23.069 juta, pembayaran
                    liabilitas sewa Rp50.191 juta dan pembayaran dividen Rp2.500 juta.

                    Pada tanggal 31 Desember 2023, kas neto digunakan untuk aktivitas pendanaan sebesar Rp873
                    juta berasal dari penerimaan utang pihak bereasi sebesar Rp4.239 juta, penerimaan utang bank
                    sebesar Rp100.715 juta, penerimaan pinjaman sebesar Rp33.822 juta, penerimaan uang muka
                    setoran modal sebesar Rp71.783 juta dan dikurangi pembayaran utang bank sebesar Rp147.610
                    juta, pembayaran utang pembiayaan konsumen Rp594 juta, pembayaran liabilitas sewa sebesar
                    Rp63.229 juta.

       D.   LIKUIDITAS

      Sumber pendanaan Perseroan dan Entitas Anak berasal dari 2 (dua) sumber yakni internal dan eksternal.
      Pembiayaan dari internal berasal dari kas internal Perseroan dan Entitas Anak. Saat ini Perseroan dan Entitas
      Anak memiliki arus kas internal yang kurang memadai untuk menjaga likuiditas Perseroan dan Entitas Anak,
      sehingga Perseroan dan Entitas Anak harus berfokus pada pencarian sumber dana eksternal seperti penerbitan
      surat utang.




Informasi Tambahan ini diterbitkan pada tanggal 23 Juni 2025.
Dokumen ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen Keterbukaan Informasi tertanggal 10 April 2025   Halaman-17
Page 18
      Langkah-langkah yang diambil oleh Perseroan dan Entitas Anak terkait dengan kecukupan untuk mendapatkan
      modal kerja tambahan adalah dengan melakukan penerbitan surat utang atau pinjaman.

      Tidak ada sumber likuiditas material yang belum digunakan.

      Tidak ada kecenderungan yang diketahui, permintaan, perikatan atau komitmen, kejadian dan/atau
      ketidakpastian yang mungkin mengakibatkan terjadinya peningkatan atau penurunan yang material terhadap
      likuiditas Perseroan.

      Jika modal kerja tidak mencukupi, maka Perseroan akan mengajukan pinjaman dari Bank atau pihak ketiga untuk
      mendapatkan modal kerja tambahan yang diperlukan.

       E.   SOLVABILITAS

      Solvabilitas Perseroan dan Entitas Anak merupakan alat ukur untuk mengetahui kemampuan Perseroan dalam
      memenuhi liabilitias jangka pendek dan jangka panjangnya dan tercermin dari perbandingan antara jumlah
      liabilitias dengan modal sendiri dan juga perbandingan antara jumlah liabilitias dengan total aset Perseroan.

                                                                                            31 Desember
                                          Keterangan
                                                                                      2024                2023
                 TOTAL ASET                                                      2.907.415.732.374  1.564.229.614.546
                 TOTAL LIABILITAS                                                1.937.572.403.183    821.583.640.299
                 TOTAL EKUITAS                                                     969.843.329.191    742.645.974.247
                 Solvabilitas (x)
                  Liabilitas terhadap Aset                                             0,67                 0,53
                  Liabilitas terhadap Ekuitas                                          2,00                 1,11

       F.   IMBAL HASIL ASET

      Imbal hasil aset (Return on Asset) adalah rasio yang menggambarkan kemampuan Perseroan dan Entitas Anak
      dalam menghasilkan laba dari perputaran asetnya. Rasio ini diukur dengan membandingkan antara laba bersih
      dengan jumlah aset konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak.


                                                                                           31 Desember
                                          Keterangan
                                                                                     2024                2023
                  LABA NETO TAHUN BERJALAN                                        229.278.471.503     58.256.721.105
                  TOTAL ASET                                                    2.907.415.732.374  1.564.229.614.546
                  ROA                                                               7,89%               3,72%


       G. IMBAL HASIL EKUITAS
      Imbal hasil ekuitas (Return on Equity) adalah rasio yang menggambarkan kemampuan Perseroan dan Entitas
      Anak dalam menghasilkan laba bersih bagi para pemegang sahamnya. Rasio ini diukur dengan membandingkan
      antara laba bersih dengan ekuitas, terlampir adalah penjabaran sehubungan dengan rasio tersebut :
                                                                                           31 Desember
                                           Keterangan
                                                                                     2024                2023
                    LABA NETO TAHUN BERJALAN                                      229.278.471.503    58.256.721.105
                    TOTAL EKUITAS                                                 969.843.329.191   742.645.974.247
                    ROE                                                             23,64%              7,84%


       H.   INFORMASI SEGMEN
                                                                    2024
                                                Periklanan /      Telekomunikasi /    Product digital /         Total /
                                                Advertising       Telecomunication    Digital product           Total
                Pendapatan neto                   316.508.228.497    355.345.772.775                    -     671.854.001.272
                Beban pokok pendapatan          (166.315.532.869)    (90.765.154.515)                   -   (257.080.687.384)
                Laba bruto                        150.192.695.628    264.580.618.260                    -     414.773.313.888
                Beban usaha - neto               (38.619.214.888)    (31.262.842.950)                   -    (69.882.057.838)
                Laba usaha                        111.573.480.740    233.317.775.310                    -     344.891.256.050


                                                                    2023
                                                Periklanan /      Telekomunikasi /    Product digital /         Total /
                                                Advertising       Telecomunication    Digital product           Total
                Pendapatan neto                   260.164.112.560    121.702.169.860     57.460.084.820       439.326.367.240
                Beban pokok pendapatan          (140.896.788.552)    (71.085.873.331) (55.367.849.177)      (267.350.511.060)
                Laba bruto                        119.267.324.008      50.616.296.529     2.092.235.643       171.975.856.180
                Beban usaha - neto                 30.664.806.887      13.518.284.314     2.491.093.648        46.674.184.849
                Laba usaha                         88.602.517.121      37.098.012.215     (398.858.005)       125.301.671.331


      Pada periode 31 Desember 2024 kontribusi pendapatan Perseroan terbesar diperoleh dari sektor telekomunikasi
      dengan kontribusi pendapatan sekitar 53% atau setara Rp 355.345.772.775,-sedangkan kontribusi sektor


Informasi Tambahan ini diterbitkan pada tanggal 23 Juni 2025.
Dokumen ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen Keterbukaan Informasi tertanggal 10 April 2025                 Halaman-18
Page 19
      periklanan hanya sebesar 39% atau setara Rp 316.508.228.497,- dari total pendapatan Perseroan sebesar Rp
      671.854.001.272. Selanjutnya, dari sisi laba usaha kontribusi oleh sektor telekomunikasi sebesar 68% dan sektor
      periklanan sebesar 32% dari total laba usaha sebesar Rp 344.891.256.050,-

      Pada periode 31 Desember 2023 selain segmen periklanan dan telekomunikasi,terdapat segmen Produk Digital.
      Kontribusi pendapatan Perseroan terbesar didominasi oleh sektor Periklanan dengan kontribusi pendapatan
      sekitar 59% atau setara dengan Rp 260.164.112.560,- sedangkan sektor telekomunikasi sebesar 28% atau
      setara dengan Rp 121.702.169.860,- dan sektor produk digital yang hanya sebesar 13% atau setara dengan Rp
      57.460.084.820 dari total pendapatan sebesar Rp 439.326.367.240,-. Selanjutnya dari sisi laba usaha kontribusi
      sektor periklanan sebesar 71%, sektor telekomunikasi sebesar 30% dan sektor produk digital yang mengalami
      kerugian sebesar -0,3% dari total laba usaha sebesar Rp 125.301.671.331,-

     4.   Fluktuasi Mata Uang Asing dan Suku Bunga

     Perseroan tidak memiliki utang/pinjaman dalam mata uang asing. Namun begitu di masa mendatang tidak
     menutup kemungkinan bahwa Perseroan akan mendapatkan pinjaman dan/atau mendapaktan penghasilan dalam
     bentuk mata uang asing. Fluktuasi mata uang asing yang terjadi dapat mempengaruhi kinerja Perseroan baik dari
     segi pendapatan maupun dari segi beban bunga serta kemampuan Perseroan untuk membayar bunga maupun
     pokok pinjaman dalam mata uang asing.

     Perseroan mengelola risiko fluktuasi mata uang asing dengan menyesuaikan penerimaan dan pembayaran dalam
     mata uang yang sama dimana dolar AS menjadi pilihan karena merupakan mata uang yang paling banyak
     digunakan. Selain itu Perseroan melakukan pemantauan secara berkala terhadap fluktuasi pertukaran nilai mata
     uang asing. Selain itu dalam hal Perseroan memperoleh pinjaman dalam mata uang asing Perseroan akan
     menjalankan program lindung nilai yang terkait dengan pinjaman dengan mata uang asing.

     5.   Kejadian yang Tidak Normal dan Jarang Terjadi dalam Ekonomi

     Pandemi Covid-19 merupakan suatu kejadian yang tida normal dan jarang terjadi dalam ekonomi dan sangat
     berpengaruh pada dunia bisnis, terlebih lagi bisnis pariwisata yang menjadi kegiatan utama Perseroan. Tahun
     2021 masih menjadi tahun yang sangat buruk bagi dunia usaha. Namun begitu pada tahun 2022 dan 2023 telah
     terjadi beberapa pemulihan dan penyesuaian dengan diberlakukannya New Normal oleh Pemerintah Indonesia.
     Hal ini tercermin dari kinerja up line maupun bottom line Perseroan dimana Pendapatan pada 2022 dan tengah
     tahun 2023 terus meningkat dibandingkan dengan 2021.


     6.   Kebijakan Pemerintah yang Berdampak pada Kegiatan Usaha dan Investasi Perseroan

     Pada kondisi ekonomi pasca covid-19 yang tidak menentu seperti ini banyak kebijakan yang dilaksanakan oleh
     Pemerintah baik secara fiskal,moneter, ekonomi public dan politik. Kebijakan yang paling berdampak secara
     langsung merupakan kebijakan pelonggaran protokol Kesehatan sebagai respon atas penurunan data korban
     Pandemi Covid-19. Pelonggaran protokol Kesehatan berdampak secara negatif dan signifikan pada pendapatan
     Perseroan, begitupun sebaliknya. Sedangkan kebijakan yang berpengaruh secara tidak langsung adalah
     kebijakan moneter yaitu naik dan turunnya suku bunga yang berdampak pada beban keuangan Perseroan.

     Namun demikian kebijakan Pemerintah yang selalu mendukung ekonomi kreatif, dan juga digitalisasi industri
     menjadi faktor yang turut meningkatkan penjulan Perseroan dan Entitas Anak.


     7.   Dampak Perubahan Harga Terhadap Pendapatan dan Laba Operasi Perseroan

     Pada tahun 2021, 2022 dan 2023 Perseroan tidak melakukan perubahan harga secara signifikan pada biaya
     layanan atas jasa yang ditawarkan Perseroan. Kenaikan pendapatan Perseroan lebih banyak dipengaruhi dari
     peningkatan volume penjualan dari jasa yang ditawarkan Perseroan dan Entitas anak sebagai dampak kondisi
     ekonomi dimana terjadi pemulihan atas kondisi penurunan ekonomi secara tajam pada tahun 2020 sebagai imbas
     Pandemi Covid-19.

     8.   Analisis Jumlah Pinjaman Terutang

     Tabel di bawah ini memperlihatkan total pinjaman Perseroan yang angka-angkanya diambil dari laporan posisi
     keuangan Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 yang dinyatakan dalam mata uang Rupiah dan
     disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.

     Laporan keuangan Perseroan tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 yang tercantum dalam Prospektus ini, telah
     diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Anwar & Rekan, auditor independen, berdasarkan Standar Audit yang
     ditetapkan oleh Ikatan Akuntan Publik Indonesia (IAPI), dengan Opini Audit Tanpa Modifikasian, sebagaimana
     tercantum dalam laporan audit yang juga tercantum dalam Prospektus ini.

                                    Keterangan                                             31 Desember


Informasi Tambahan ini diterbitkan pada tanggal 23 Juni 2025.
Dokumen ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen Keterbukaan Informasi tertanggal 10 April 2025   Halaman-19
Page 20
                                                                                     2024                  2023
          PT Bank Shinhan                                                         174.136.604.516                    -
          PT Bank Hibank Indonesia                                                 50.000.000.000                    -
          PT Bank J Trust Indonesia                                               149.875.000.004     126.250.000.000
          PT BPR Kirana Indonesia                                                   3.294.900.000                    -
          PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                                                 -    212.476.592.826
          Dikurangi beban provisi yang belum diamortisasi                          (2.001.000.000)    (1.880.000.000 )
          Sub-total                                                               375.305.504.520     336.846.592.826
          Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun               (138.055.277.673)    (76.527.008.920)
          Bagian jangka Panjang                                                    237.250.226.847    260.319.583.906


     Perseroan tidak memiliki kebutuhan pinjaman musiman karena selama ini modal kerja operasional Perseroan
     cukup menggunakan dana internal Perseroan.

     9.     Investasi Barang Modal

     Tidak terdapat investasi barang modal yang dikeluarkan dalam rangka pemenuhan persyaratan regulasi.

    10. Pembatasan terhadap kemampuan Perusahaan Anak untuk mengalihkan dana kepada Perseroan

     Perusahaan Anak mungkin tunduk pada sejumlah pembatasan hukum, regulasi, dan perjanjian kontraktual yang
     membatasi kemampuannya untuk mendistribusikan laba, membayar dividen, atau memberikan pinjaman maupun
     transfer dana lainnya kepada Perseroan Induk.

     Hal ini berlaku pada PT Integrasi Jaringan Ekosistem (IJE) yang memiliki batasan untuk tidak memberikan
     pinjaman, mendistribusikan laba, membagikan dividen kepada Perusahaan Induk akibat dari perjanjian kontraktual
     yang dimiliki IJE dengan Bank BNI.

     Akan tetapi pembatasan tersebut tidak berdampak material terhadap likuiditas dan fleksibilitas keuangan
     Perseroan, hal ini disebabkan Perseroan memiliki arus kas yang diperoleh dari lini bisnis dan operasionalnya
     sendiri, selain itu Perseroan juga memiliki opsi untuk mendapatkan sumber pendanaan eksternal, seperti pinjaman
     bank atau penerbitan surat utang.

    11. Risiko suku bungan acuan pinjaman dan pengaruhnya terhadap hasil usaha atau keadaan keuangan
        pada masa yang akan datang

     Saat ini, Perseroan tidak memiliki ketergantungan secara langsung terhadap mata uang asing tertentu, karena
     lebih dari 90% transaksi dilakukan dalam mata uang Rupiah dan berlangsung di wilayah Indonesia. Perseroan
     juga tidak memiliki pinjaman dalam mata uang asing, sehingga eksposur langsung terhadap risiko nilai tukar
     tergolong rendah. Selain itu, hingga saat ini Perseroan belum melakukan pengadaan barang dan jasa dari luar
     negeri dalam mata uang asing, namun hal tersebut tidak menutup kemungkinan akan terjadi di masa depan. Oleh
     karena itu, risiko nilai tukar tetap menjadi perhatian dalam perencanaan usaha dan strategi keuangan jangka
     panjang.

     Manajemen Perseroan secara aktif memantau kondisi pasar dan faktor makroekonomi seperti nilai tukar dan suku
     bunga, serta akan mempertimbangkan strategi lindung nilai, diversifikasi sumber pembiayaan, dan pengelolaan
     struktur pinjaman guna memitigasi potensi risiko terhadap stabilitas keuangan dan kemampuan pembayaran tunai
     di masa yang akan datang

    12. Dampak perubahan harga terhadap penjualan dan pendapatan bersih emiten serta laba operasi emiten
        selama 3 (tiga) tahun terakhir serta dampak inflasi dan perubahan kurs valuta asing

     Selama tiga tahun terakhir, Perseroan tidak melakukan penyesuaian harga jual secara signifikan. Strategi utama
     yang diambil adalah menjaga stabilitas harga guna mempertahankan daya saing di pasar dan mendorong
     peningkatan volume penggunaan atau keterisian (occupancy). Dengan pendekatan ini, pertumbuhan pendapatan
     Perseroan lebih banyak ditopang oleh peningkatan volume penjualan atau jasa, termasuk keberhasilan dalam
     mendorong tingkat okupansi dan efisiensi operasional.

     Perseroan juga mencermati faktor eksternal seperti inflasi dan fluktuasi kurs mata uang asing, namun selama
     periode tersebut tidak terdapat dampak yang material terhadap pendapatan, laba operasional, maupun struktur
     biaya Perseroan. Mengingat sebagian besar transaksi dilakukan dalam mata uang Rupiah dan beroperasi di dalam
     negeri, eksposur terhadap risiko nilai tukar sangat terbatas. Oleh karena itu, kenaikan tren pendapatan dan laba
     operasional lebih mencerminkan pertumbuhan organik, bukan hasil dari penyesuaian harga atau dampak
     eksternal lainnya.




Informasi Tambahan ini diterbitkan pada tanggal 23 Juni 2025.
Dokumen ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen Keterbukaan Informasi tertanggal 10 April 2025          Halaman-20
Page 21
      KEJADIAN DAN TRANSAKSI PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN

     Tidak terdapat kejadian penting yang mempunyai dampak cukup material terhadap keadaan keuangan dan hasil usaha
     Perseroan dan Entitas Anak yang terjadi setelah tanggal laporan Auditor Independen tertanggal 26 Maret 2025 atas
     Laporan keuangan konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 telah diaudit
     berdasarkan standar audit yang ditetapkan Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) oleh Kantor Akuntan Publik (KAP)
     Anwar & Rekan dengan Opini Audit Tanpa Modifikasian atas laporan keuangan tersebut yang ditandatangani oleh
     Akuntan Publik Christiadi Tjahnadi dengan Izin Akuntan Publik No. AP. 1164 yang dalam laporannya No
     00333/2.1035/AU.1/05/1164-4/1/V/2025 pada tanggal 13 Mei 2025 dan Laporan keuangan Konsolidasian untuk tahun
     yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 telah diaudit berdasarkan standar audit yang ditetapkan Institut Akuntan
     Publik Indonesia (IAPI) oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Anwar & Rekan dengan Opini Audit Tanpa Modifikasian atas
     laporan keuangan tersebut yang ditandatangani oleh Akuntan Publik Soaduon Tampubolon, CPA dengan izin Akuntan
     Publik No. AP. 1432 yang dalam laporannya No. 00145/2.1035/AU.1/05/1432-2/1/III/2024 pada tanggal 28 Maret 2024.

     Seluruh kejadian penting yang material dan relevan yang terjadi setelah tanggal posisi keuangan sampai dengan
     tanggal laporan Auditor Independen dapat dilihat dalam “Catatan Atas Laporan Keuangan” yang terdapat pada bab
     XIII dalam Prospektus ini.

                   TATA CARA PELAKSANAAN HMETD DAN PEMESANAN SAHAM TAMBAHAN

     Perseroan telah menunjuk PT Ficomindo Buana Registrar selaku BAE yang akan mengelola pelaksanaan administrasi
     dalam PMHMETD I Perseroan sesuai dengan Akta Perjanjian Pengelolaan Administrasi Saham dan Agen
     Pelaksanaan dalam Rangka Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu PT Solusi
     Sinergi Digital Tbk No. 6 tanggal 9 April 2025 dan Addendum I Perjanjian Pengelolaan Administrasi Saham dan Agen
     Pelaksanaan dalam Rangka Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu PT Solusi
     Sinergi Digital Tbk No. 37 tanggal 14 Mei 2025 yang keduanya dibuat oleh dan antara Perseroan dengan BAE di
     hadapan Dr. Sugih Haryati, S.H., Mkn Notaris di Jakarta.

     Persyaratan pemesanan dan pembelian saham yang diuraikan dibawah ini dapat berubah apabila terdapat peraturan-
     peraturan KSEI yang baru.

1.   Pemesan yang berhak

      Para pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 3 Juli 2025
      pukul 16.00 WIB berhak untuk membeli saham baru yang diterbitkan Perseroan dalam PMHMETD I ini dengan
      ketentuan bahwa setiap pemilik 4 (empat) Saham Lama memiliki 5 (lima) HMETD dimana 1 (satu) HMETD berhak
      untuk membeli 1 (satu) saham biasa pada Harga Pelaksanaan.

      Harga Pelaksanaan Rp2.000,- (tiga ribu Rupiah) setiap saham yang harus dibayar pada saat pengajuan pemesanan
      pembelian.

      Pemesan yang berhak melakukan pembelian saham baru adalah:

       •     Pemegang saham Perseroan yang memperoleh HMETD dari Perseroan dan tidak menjual/mengalihkan kepada
             pihak lain; dan
       •     Pemegang HMETD yang namanya tercantum dalam SBHMETD atau dalam kolom endorsement atau
             pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif KSEI

      Pemesan dapat terdiri dari Perorangan dan/atau Badan Hukum Indonesia maupun Asing sebagaimana diatur dalam
      UU No. 8 tahun 1995 tentang Pasar Modal.

      Apabila terdapat pecahan atas saham hasil pelaksanaan HMETD maka akan diadakan pembulatan terdekat ke
      bawah, dan jika masih timbul pecahan maka akan menjadi milik Perseroan dan harus dijual oleh Perseroan serta
      hasil penjualannya dimasukkan ke rekening Perseroan.

2.   Distribusi SBHMETD, Formulir dan Prospektus

     Bagi Pemegang Saham yang sahamnya berada dalam Penitipan Kolektif, HMETD akan didistribusikan secara
     elektronik melalui rekening efek Perusahaan Efek dan/atau Bank Kustodian masing-masing di KSEI selambat-
     lambatnya 1 (satu) Hari Bursa setelah tanggal Daftar Pemegang Saham yang berhak atas HMETD, yaitu tanggal 4 Juli
     2025 pukul 16.00 WIB. Prospektus, Formulir Pemesanan Pembelian Saham Tambahan (FPPS Tambahan) dan
     formulir lainnya dapat diperoleh oleh Pemegang Saham dari masing-masing Perusahaan Efek dan Bank Kustodiannya
     setiap hari kerja dan jam kerja sejak tanggal 7 Juli 2025 di kantor BAE dengan menyerahkan:

a.   Fotokopi identitas yang masih berlaku dari pemegang saham perorangan (Kartu Tanda Penduduk/Paspor/Kartu Ijin
     Tinggal Terbatas); atau fotokopi Anggaran Dasar dan lampiran susunan terakhir anggota Direksi/pengurus dari
     Pemegang Saham berupa badan hukum/lembaga. Pemegang Saham juga wajib menunjukkan dokumen asli dari
     fotokopi tersebut;


     Informasi Tambahan ini diterbitkan pada tanggal 23 Juni 2025.
     Dokumen ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen Keterbukaan Informasi tertanggal 10 April 2025   Halaman-21
Page 22
b.   Asli surat kuasa bermeterai Rp10.000,- (sepuluh ribu Rupiah) (jika dikuasakan) dilengkapi fotokopi identitas diri lainnya
     yang masih berlaku baik untuk pemberi kuasa maupun penerima kuasa (asli identitas pemberi dan penerima kuasa
     wajib diperlihatkan).

     Bagi Pemegang Saham yang Sahamnya tidak dimasukkan dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, Perseroan akan
     menerbitkan Sertifikat HMETD atas nama Pemegang Saham. SBHMETD, Prospektus, Formulir Pemesanan
     Pembelian Saham Tambahan (FPPS Tambahan) dan formulir lainnya dapat diambil setiap hari kerja mulai tanggal 7
     Juli 2025 di kantor pusat BAE Perseroan dengan menyerahkan:

a.   Fotokopi identitas yang masih berlaku dari pemegang saham perorangan (Kartu Tanda Penduduk/Paspor/Kartu Ijin
     Tinggal Terbatas); atau fotokopi Anggaran Dasar dan lampiran susunan terakhir anggota Direksi/pengurus dari
     Pemegang Saham berupa badan hukum/lembaga. Pemegang Saham juga wajib menunjukkan dokumen asli dari
     fotokopi tersebut;

b.   Asli surat kuasa bermeterai Rp10.000,- (sepuluh ribu Rupiah) (jika dikuasakan) dilengkapi fotokopi identitas diri lainnya
     yang masih berlaku baik untuk pemberi kuasa maupun penerima kuasa (asli identitas pemberi dan penerima kuasa
     wajib diperlihatkan.

     Bagi Pemegang SBHMETD yang ingin menjual atau mengalihkan sebagian dari HMETD yang telah dimilikinya, maka
     pemegang HMETD yang bersangkutan dapat menghubungi BAE Perseroan untuk mendapatkan denominasi HMETD
     yang diinginkan. Pemegang HMETD dapat melakukan pemecahan SBHMETD mulai dari 7 Juli 2025 sampai dengan
     tanggal 15 Juli 2025.

3.   Prosedur Pelaksanaan HMETD dalam bentuk elektronik

     Pelaksanaan HMETD dapat dilakukan mulai tanggal 7 Juli 2025 sampai dengan tanggal 15 Juli 2025.

a.   Prosedur pelaksanaan HMETD yang berada dalam Penitipan Kolektif

1)   Pemegang HMETD memberikan instruksi pelaksanaan HMETD kepada Perusahaan Efek/Bank Kustodian dan
     membayar Harga Pelaksanaan HMETD dengan memasukkannya ke dalam rekening yang khusus ditunjuk oleh KSEI.
2)   Pada Hari Bursa yang sama dengan saat disampaikannya instruksi pelaksanaan HMETD oleh Perusahaan Efek/Bank
     Kustodian kepada KSEI maka:
a)   KSEI akan mendebet HMETD dari masing-masing sub-rekening pemegang HMETD yang memberikan instruksi
     Pelaksanaan HMETD ke dalam rekening KSEI dengan menggunakan fasilitas C-BEST; dan
b)   Segera setelah uang Harga Pelaksanaan HMETD diterima di dalam rekening bank yang ditunjuk oleh KSEI, KSEI akan
     melakukan pemindahbukuan uang Harga Pelaksanaan HMETD dari rekening bank yang ditujuk KSEI tersebut ke
     rekening bank khusus pada hari kerja berikutnya.
3)   Satu Hari Bursa setelah KSEI menerima instruksi pelaksanaan HMETD, KSEI akan menyampaikan kepada Biro
     Administrasi Efek dokumen sebagai berikut:
a)   Daftar rincian instruksi pelaksanaan HMETD yang diterima KSEI, berikut rincian data pemegang HMETD (Nomor
     identitas, nama, alamat, status kewarganegaraan dan domisili) pemegang HMETD yang melakukan pelaksanaan
     HMETD;
b)   Surat atau bukti pemindahbukuan Harga PMHMETD I yang dilakukan oleh KSEI, dari rekening bank yang ditunjuk
     KSEI kedalam rekening bank khusus; dan
c)   Instruksi untuk mendapatkan sejumlah saham hasil pelaksanaan HMETD ke dalam rekening khusus yang telah
     disediakan oleh KSEI.
4)   Segera setelah BAE menerima dari KSEI dokumen-dokumen sebagaimana dimaksud dalam butir a.iii di atas, BAE
     akan melakukan pemeriksaan terhadap dokumen pendukung dari instruksi pelaksanaan HMETD, bukti pemindahan
     uang sesuai Harga Pelaksanaan HMETD ke dalam rekening bank khusus berdasarkan data pada rekening bank
     khusus serta instruksi untuk mendepositokan sejumlah saham hasil pelaksanaan HMETD.
5)   Selambat-lambatnya 2 (dua) Hari Bursa setelah permohonan pelaksanaan HMETD diterima dari KSEI dan uang Harga
     pelaksanaan HMETD telah dibayar penuh (in good funds) di rekening bank khusus, BAE akan
     menerbitkan/mendepositkan sejumlah saham hasil pelaksanaan HMETD ke dalam rekening khusus yang telah
     disiapkan KSEI dan KSEI akan langsung mendistribusikan saham hasil pelaksanaan HMETD dengan menggunakan
     fasilitas C-BEST. Selanjutnya KSEI akan memberikan laporan hasil distribusi saham hasil pelaksanaan HMETD
     tersebut kepada Perseroan dan BAE.




b.   Prosedur pelaksanaan HMETD yang berada di luar Penitipan Kolektif (Warkat)

1)   Pendaftaran Pelaksanaan HMETD dilakukan di kantor pusat BAE:




     Informasi Tambahan ini diterbitkan pada tanggal 23 Juni 2025.
     Dokumen ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen Keterbukaan Informasi tertanggal 10 April 2025   Halaman-22
Page 23
                                                 PT Ficomindo Buana Registrar
                                                    Jl. Kyai Caringin No. 2-A
                                                    Jakarta 10150, Indonesia
                                                   Telepon: +62-21 2263 8327
                                                     Fax. +62-21 2263 9048
                                E-mail : helpdesk@ficomindo.com ; ficomindo_br@yahoo.co.id

2)   Pemegang HMETD yang berada diluar Penitipan Kolektif yang akan melakukan Pelaksanaan HMETD harus membuka
     rekening efek di Perusahaan Efek/Bank Kustodian dan membayar Harga pelaksanaan HMETD ke dalam rekening
     bank khusus serta menyerahkan dokumen sebagai berikut:
a)   Asli SBHMETD yang telah ditandatangani dan diisi lengkap;
b)   Asli bukti pembayaran Harga pelaksanaan HMETD;
c)   Fotokopi identitas yang masih berlaku dari pemegang HMETD (perorangan) yang akan melakukan Pelaksanaan
     HMETD (Kartu Tanda Penduduk/Paspor/Kartu Ijin Tinggal Terbatas); atau fotokopi Anggaran Dasar dan lampiran
     susunan terakhir anggota Direksi/pengurus dari pemegang HMETD (lembaga/badan hukum) yang akan melakukan
     pelaksanaan HMETD. Asli surat kuasa yang sah (jika dikuasakan) bermeterai Rp10.000,- (sepuluh ribu Rupiah)
     dilampiri dengan fotokopi KTP/Paspor/KITAS dari Pemberi dan Penerima Kuasa;
d)   Asli formulir penyetoran Efek yang diterbitkan KSEI yang telah diisi dan ditandatangani lengkap.
3)   Setiap dan semua biaya pemecahan dari SBHMETD khusus bagi pemegang saham yang masih memiliki saham fisik,
     Perseroan akan bebankan kepada pemegang saham dengan biaya Rp5.000,- (lima ribu Rupiah) per SBHMETD yang
     telah dipecah (belum termasuk PPn).
4)   BAE akan melakukan pemeriksaan terhadap dokumen pendukung untuk Pelaksanaan HMETD sebagaimana
     dimaksud dalam butir b.ii diatas
5)   Selambatnya 2 (dua) Hari Bursa setelah permohonan Pelaksanaan HMETD diterima oleh BAE dan uang Harga
     PMHMETD I telah mendepositkan atau membayar penuh (in good funds) ke dalam rekening bank khusus, BAE akan
     menerbitkan sejumlah saham hasil pelaksanaan HMETD ke dalam rekening efek pemegang saham menggunakan
     fasilitas C-Best.

4.   Pemesanan Saham Tambahan

     Pemegang Saham yang telah melaksanakan HMETD miliknya dapat memesan Saham Tambahan melebihi hak yang
     dimilikinya dengan cara mengisi Kolom Pemesanan Pembelian Saham Tambahan pada SBHMETD dan/atau FPPS
     Tambahan yang telah disediakan sekurang-kurangnya 100 (seratus) saham atau kelipatannya.

     Pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif dan pemegang HMETD dalam bentuk SBHMETD yang menginginkan
     Saham hasil pelaksanaannya dalam bentuk elektronik harus mengajukan permohonan kepada BAE melalui
     Perusahaan Efek atau Bank Kustodian.

     Saham hasil penjatahan akan diterbitkan dalam bentuk elektronik, bagi pemegang HMETD yang telah melaksanakan
     HMTED dan mengajukan penesanan Tambahan harus mengajukan permohonan kepada Biro Administrasi Efek
     melalui Perusahaan Efek atau Bank Kustodian dengan menyerahkan dokumen sebagai berikut:

     a.     Asli FPPS Tambahan yang telah diisi dengan lengkap dan benar;
     b.     Asli surat kuasa bermeterai Rp10.000,- (sepuluh ribu Rupiah) dari pemegang HMETD kepada Perusahaan Efek
            atau Bank Kustodian untuk mengajukan permohonan pemesanan pembelian Saham tambahan dan melakukan
            pengelolaan efek atas Saham hasil penjatahan dalam Penitipan Kolektif dan kuasa lainnya yang mungkin
            diberikan sehubungan dengan pemesanan pembelian Saham tambahan atas nama pemberi kuasa;
     c.     Fotokopi Kartu Tanda Penduduk/Paspor/Kartu Ijin Tinggal Terbatas yang masih berlaku (untuk perorangan) atau
            fotokopi Anggaran Dasar dan lampiran susunan Direksi/Pengurus (bagi lembaga/badan hukum);
     d.     Asli bukti pembayaran dengan transfer/pemindahbukuan/giro/cek/tunai ke rekening Perseroan dari bank tempat
            menyetorkan pembayaran;
     e.     Asli Formulir Penyetoran Efek yang dikeluarkan KSEI yang telah diisi lengkap untuk keperluan pendistribusian
            Saham hasil penjatahan.

     Bagi pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif, mengisi dan menyerahkan FPPS Tambahan yang telah
     didistribusikan dengan melampirkan dokumen sebagai berikut:

       a.    Asli FPPS Tambahan yang telah diisi dengan lengkap dan benar;
       b.    Asli instruksi pelaksanaan (exercise) yang telah berhasil (settled) dilakukan melalui C-Best yang sesuai atas
             nama pemegang HMETD tersebut (khusus bagi pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif yang telah
             melaksanakan haknya melalui sistem C-Best);
       c.    Asli Formulir Penyetoran Efek yang dikeluarkan KSEI yang telah diisi lengkap untuk keperluan pendistribusian
             Saham hasil penjatahan oleh Biro Administrasi Efek Perseroan;
       d.    Asli bukti pembayaran dengan transfer/pemindahbukuan/giro/cek/tunai ke rekening Perseroan dari bank tempat
             menyetorkan pembayaran.

5.   Penjatahan Pemesanan Saham Tambahan




     Informasi Tambahan ini diterbitkan pada tanggal 23 Juni 2025.
     Dokumen ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen Keterbukaan Informasi tertanggal 10 April 2025   Halaman-23
Page 24
     Penjatahan atas pemesanan saham tambahan akan dilakukan pada tanggal 17 Juli 2025 dengan ketentuan sebagai
     berikut:

a.   Bila jumlah seluruh saham yang dipesan, termasuk pemesanan saham tambahan tidak melebihi jumlah seluruh saham
     yang ditawarkan dalam PMHMETD I ini, maka seluruh pesanan atas saham tambahan akan dipenuhi.
b.   Bila jumlah seluruh saham yang dipesan, termasuk pemesanan saham tambahan melebihi jumlah seluruh saham yang
     ditawarkan dalam PMHMETD I ini, maka kepada pemesan yang melakukan pemesahan saham tambahan akan
     diberlakukan sistem penjatahan secara proporsional berdasarkan jumlah HMETD yang telah dilaksanakan oleh
     masing-masing pemegang Saham yang meminta pemesanan saham tambahan.

     Perseroan akan menyampaikan laporan hasil pemeriksaan akuntan kepada OJK mengenai kewajaran dari
     pelaksanaan penjatahan dengan berpedoman pada Peraturan VIII.G.12 dan Peraturan No. IX.A.7 selambatnya 30
     (tiga puluh) hari sejak tanggal penjatahan.

6.   Persyaratan Pembayaran

     Pembayaran pemesanan pembelian Saham dalam rangka PMHMETD I yang permohonan pemesanannya diajukan
     langsung kepada BAE harus dibayar penuh (in good funds) dalam mata uang Rupiah saat pengajuan pemesanan
     secara tunai, cek, bilyet giro atau pemindahbukuan atau transfer dengan mencantumkan Nomor SBHMETD atau
     Nomor FPPS tambahan dan pembayaran dilakukan ke rekening Perseroan pada:

                                                        PT Bank Hibank Indonesia
                                                             KCP Mangga Dua
                                         Alamat : Jl. Mangga Dua Raya D No.76-77 1, Jakarta Pusat
                                                 Atas Nama: PT Solusi Sinergi Digital Tbk
                                                         No. Rekening: 5302142477

     Semua cek dan wesel bank akan segera dicairkan pada saat diterima. Jika cek atau bilyet giro pada saat dicairkan
     ditolak oleh Bank yang bersangkutan, maka pemesanan pembelian Saham dianggap batal.

     Bila pembayaran dilakukan dengan cek, bilyet giro, atau pemindahbukuan, maka tanggal pembayaran dihitung
     berdasarkan tanggal dana efektif diterima (in good funds) di rekening Perseroan tersebut di atas.

     Biaya-biaya yang timbul dalam rangka pembelian saham ini merupakan beban pemesan. Pemesanan saham yang
     tidak memenuhi persyaratan pembayaran akan dibatalkan.

7.   Bukti Tanda Terima Pemesanan Pembelian Saham

     Perseroan melalui BAE akan menerima pengajuan pemesanan pembelian saham, dan menyerahkan Bukti Tanda
     Terima Pemesanan Saham yang telah di cap dan ditandatangani, kepada pemesan untuk menjadi bukti pada saat
     mengambil Saham dan untuk pengembalian uang untuk pesanan yang tidak dipenuhi. Pemegang HMETD dalam
     penitipan kolektif akan mendapat konfirmasi atas permohonan pelaksanaan HMETD (exercise) melalui C-BEST melalui
     Pemegang Rekening KSEI.

8.   Pembatalan Pemesanan Saham

     Perseroan berhak untuk membatalkan pemesanan saham, baik sebagian atau keseluruhan dengan memperhatikan
     persyaratan yang berlaku. Pemberitahuan mengenai pembatalan pemesanan saham akan diumumkan bersamaan
     dengan penjatahan atas pesanan. Hal-hal yang dapat menyebabkan dibatalkannya pemesanan saham antara lain:

a.   Pengisian SBHMETD atau FPPS Tambahan tidak sesuai dengan petunjuk/syarat-syarat pemesanan saham yang
     tercantum dalam SBHMETD dan Prospektus;
b.   Tidak terpenuhinya persyaratan pembayaran; dan
c.   Tidak terpenuhinya kelengkapan dokumen permohonan dalam hal terdapat pihak-pihak yang walaupun tidak
     diperbolehkan untuk melaksanakan HMETD karena pelaksanaan HMETD ke saham dilarang oleh hukum yang berlaku
     tetapi tetap melakukan pemesanan Saham HMETD dan melakukan pembayaran uang pemesanan, maka Perseroan
     berhak untuk memperlakukan HMETD tersebut atau dokumentasi HMETD lain yang disampaikan orang pihak tersebut
     dalam pemesanan saham baru tidak sah dan mengembalikan seluruh uang pemesanan yang telah dibayarkan tersebut
     dalam mata uang Rupiah dengan mentransfer ke rekening bank atas nama pemesan sesuai dengan tata cara
     pengembalian uang pemesanan pada angka 9 di bawah ini.


9.   Pengembalian Uang Pemesanan

     Dalam hal tidak terpenuhinya sebagian atau seluruhnya dari pemesanan saham yang lebih besar daripada haknya
     atau dalam hal terjadinya pembatalan pemesanan saham, maka Perseroan akan mengembalikan sebagian atau




     Informasi Tambahan ini diterbitkan pada tanggal 23 Juni 2025.
     Dokumen ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen Keterbukaan Informasi tertanggal 10 April 2025   Halaman-24
Page 25
   seluruh uang pemesanan tersebut dalam mata uang Rupiah (sesuai dengan yang tercantum dalam FPPS Tambahan)
   pengembalian uang dilakukan oleh Perseroan selambat-lambatnya tanggal 21 Juli 2025.

   Pengembalian uang yang dilakukan Perseroan sampai dengan tanggal 21 Juli 2025.tidak akan disertai bunga, apabila
   terjadi keterlambatan maka uang akan dikembalikan dengan disertai bunga yang diperhitungkan mulai hari kerja ke-3
   (tiga) setelah tanggal akhir penjatahan atau tanggal pembatalan sebesar 2% (dua persen) dari tingkat suku bunga
   Sertifikat Bank Indonesia per tahun, yang dihitung secara pro rata setiap hari keterlambatan, kecuali keterlambatan
   tersebut disebabkan oleh: (i) kesalahan dari sistem pada bank yang bersangkutan, (ii) pemesan yang tidak mengambil
   uang pengembalian sampai dengan hari kerja ke-4 (empat) setelah Tanggal Penjatahan atau Hari Kerja ke-4 (empat)
   setelah tanggal diumumkannya pembatalan PMHMETD, (iii) atau hal-hal lain yang bukan disebabkan oleh kesalahan
   Perseroan.

   Pengembalian uang dilakukan dengan mata uang Rupiah dengan menggunakan cek atau pemindah bukuan ke
   rekening pemesan.

   Uang yang dikembalikan dalam bentuk cek dapat diambil di:

                                               PT Ficomindo Buana Registrar
                                                  Jl. Kyai Caringin No. 2-A
                                                  Jakarta 10150, Indonesia
                                                 Telepon: +62-21 2263 8327
                                                   Fax. +62-21 2263 9048
                              E-mail : helpdesk@ficomindo.com ; ficomindo_br@yahoo.co.id

   dengan menunjukkan bukti jati diri Pemesan seperti KTP/Paspor/KITAS asli yang masih berlaku; fotokopi Anggaran
   Dasar (bagi badan hukum/lembaga) dan menyerahkan Bukti Tanda Terima Pemesanan Pembelian Saham asli serta
   menyerahkan fotokopi bukti jati diri tersebut. Pemesan tidak dikenakan biaya bank ataupun biaya transfer untuk jumlah
   yang dikembalikan tersebut. Bilamana pemesan berhalangan mengambil sendiri, maka pemesan dapat memberikan
   kuasa kepada orang lain yang ditunjuk dengan melampirkan surat kuasa bermeterai Rp10.000,- (sepuluh ribu Rupiah)
   dan fotokopi KTP pemberi kuasa dan penerima kuasa serta menunjukkan KTP asli pemberi dan penerima kuasa
   tersebut.

10. Penyerahan Saham Hasil Pelaksanaan HMETD dan Pengkreditan ke Rekening Efek

   Saham hasil PMHMETD I bagi pemesan yang melaksanakan HMETD sesuai dengan haknya melalui KSEI akan
   dikreditkan pada Rekening Efek dalam 2 (dua) hari kerja setelah permohonan pelaksanaan HMETD diterima dari
   KSEI dan dana pembayaran telah diterima dengan baik di rekening Perseroan.

   Saham hasil PMHMETD I bagi pemegang HMETD dalam bentuk SBHMETD yang melaksanakan HMETD sesuai
   haknya melalui Perusahaan Efek atau Bank Kustodian, akan diterbitkan dalam bentuk elektronik selambatnya 2 (dua)
   hari kerja setelah permohonan diterima oleh BAE dan dana pembayaran telah diterima dengan baik oleh Perseroan.

   Saham hasil penjatahan atas pemesanan Saham tambahan akan didistribusikan dalam bentuk elektronik dalam
   Penitipan Kolektif selambat-lambatnya 2 (dua) hari kerja setelah tanggal penjatahan.

11. Alokasi Sisa Saham Yang Tidak Diambil Oleh Pemegang HMETD

   Apabila Saham Baru yang ditawarkan dalam PMHMETD I ini tidak seluruhnya dilaksanakan oleh pemegang HMETD,
   maka sisanya akan dialokasikan kepada pemegang HMETD lainnya yang melakukan pemesanan lebih dari haknya,
   seperti yang tercantum dalam SBHMETD atau Formulir Pemesanan Pembelian Saham Tambahan secara proporsional
   berdasarkan hak yang telah dilaksanakan. Apabila setelah alokasi pemesanan saham tambahan, masih terdapat sisa
   saham maka saham tersebut tidak akan diterbitkan dari portepel.

                  PENYEBARLLUASAN PROSPEKTUS, SERTIFIKAT HMETD DAN FORMULIR

   Perseroan telah mengumumkan informasi penting berkaitan dengan PMHMETD I ini melalui iklan di Website Bursa
   dan Website Perseroan.

   •    Bagi pemegang saham yang sahamnya berada dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, HMETD akan
        didistribusikan secara elektronik melalui Rekening Efek Perusahaan Efek atau Bank Kustodian masing-masing di
        KSEI selambat-lambatnya 1 (satu) Hari Kerja setelah tanggal pencatatan pada DPS yang berhak atas HMETD,
        yaitu tanggal 4 Juli 2025. Prospektus dan petunjuk pelaksanaan akan didistribusikan oleh Perseroan kepada KSEI
        dan dapat diperoleh oleh pemegang saham dari masing-masing Perusahaan Efek atau Bank Kustodiannya.

   •    Bagi pemegang saham yang sahamnya tidak dimasukkan dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, Perseroan
        akan menerbitkan SBHMETD atas nama pemegang saham.




   Informasi Tambahan ini diterbitkan pada tanggal 23 Juni 2025.
   Dokumen ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen Keterbukaan Informasi tertanggal 10 April 2025   Halaman-25
Page 26
SBHMETD, Prospektus, FPPS Tambahan dan formulir lainnya dapat diambil langsung oleh pemegang saham
Perseroan yang tercatat dalam DPS Perseroan mulai tanggal 7 Juli 2025 sampai dengan 15 Juli 2025 pada hari dan
jam kerja (Senin s.d. Jumat pukul 9.00 - 15.00 WIB) dengan menyerahkan bukti jati diri yang sah (KTP/Paspor/KITAS)
dan menyerahkan fotokopinya serta asli surat kuasa bagi yang tidak bisa mengambil sendiri pada BAE Perseroan di:


                                             PT Ficomindo Buana Registrar
                                                 Jl. Kyai Caringin No. 2-A
                                                 Jakarta 10150, Indonesia
                                                Telepon: +62-21 2263 8327
                                                  Fax. +62-21 2263 9048
                           E-mail : helpdesk@ficomindo.com ; ficomindo_br@yahoo.co.id

Apabila pemegang saham Perseroan yang namanya dengan sah tercatat dalam DPS Perseroan per tanggal 4 Juli
2025 belum menerima atau mengambil SBHMETD, Prospektus, FPPS Tambahan dan formulir lainnya dan tidak
menghubungi BAE Perseroan, maka setiap dan segala risiko ataupun kerugian yang mungkin timbul bukan menjadi
tanggung jawab Perseroan ataupun BAE Perseroan, melainkan sepenuhnya merupakan tanggung jawab para
pemegang saham Perseroan yang bersangkutan.

HMETD dalam bentuk elektronik akan didistribusikan ke dalam Rekening Efek KSEI atau didistribusikan kepada
pemegang saham melalui Pemegang Rekening KSEI.

                                                 INFORMASI TAMBAHAN

Untuk memperoleh informasi lanjutan terkait Rencana Transaksi, para pemegang saham dari Perseroan dapat
mengajukan pertanyaan kepada Sekretaris Perusahaan Perseroan, pada hari kerja dan jam kerja Perseroan di alamat
berikut:

                                           PT SOLUSI SINERGI DIGITAL Tbk

                                                    Kantor Perseroan:
                                              Fatmawati Mas Blok 328 - 329
                                                 Jl. RS Fatmawati No 20
                                                Jakarta Selatan, Indonesia
                                                   Tel. (021) 765 9228;
                                                   Fax. (021) 765 9229
                                               website: www.surge.co.id;
                                              email: corporate@surge.co.id

                                                 U.P. Sekretaris Perusahaan


                                                      Jakarta, 23 Juni 2025
                                                       Direksi Perseroan.




Informasi Tambahan ini diterbitkan pada tanggal 23 Juni 2025.
Dokumen ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen Keterbukaan Informasi tertanggal 10 April 2025   Halaman-26

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.7 MB
Published23 Jun 2025
Pages26
Characters142,331
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 36 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org SOLUSI SINERGI DIGITAL TBK p.1 ×16
linked org Investasi Sukses p.1 ×6
linked org Bank Victoria International p.1 ×3
linked org PT Bank Shinhan Indonesia p.1 ×3
linked org Bank IBK Indonesia Tbk p.1 ×5
linked org Bank Amar Indonesia Tbk p.1 ×5
linked org Bank Permata Tbk p.1 ×5
linked org Bank OCBC NISP Tbk p.1 ×5
linked org Bank Central Asia Tbk p.3 ×2
linked org PT Integrasi Jaringan Ekosistem p.5 ×3
linked org PT Jaringan Infra Andalan p.5
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.1 ×2
possible person Tinawati p.1 ×8
possible org BURSA EFEK INDONESIA p.1 ×2
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.20 ×2
unresolved org PT Investasi Sukses Bersama p.1 ×6
unresolved org PT Bank Cent p.1
unresolved org Asia Tbk p.1
unresolved org PT Bank Pembangunan Daerah Djakarta Raya p.1 ×2
unresolved org PT Bank Hibank Indonesia p.1 ×3
unresolved org PT Bank Victoria International Tb p.1
unresolved org Neo Commerce Tbk p.1 ×4
unresolved org Anwar & Rekan p.6 ×5
unresolved person Humberg Lie p.11
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.11
unresolved person Rini Yulianti p.11
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia p.11
unresolved org PT Bank Shinhan p.20
unresolved org PT BPR Kirana Indonesia p.20
unresolved person Akuntan Publik Soaduon Tampubolon p.21
unresolved org PT Ficomindo Buana Registrar p.21 ×4
unresolved person Dr. Sugih Haryati · Notaris p.21 ×2
unresolved org Indonesia p.21
unresolved org Bank Kustodiannya p.21 ×2
unresolved org PT Bank Hibank Indonesia KCP Mangga Dua p.24
unresolved org Bank Indonesia p.25

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result