Back to announcement
20250623_WIFI_Penyampaian Prospektus//Informasi Tambahan_31907412_lamp2.pdf
Other Text extracted WIFISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 26
Page 1
INFORMASI TAMBAHAN DAN/ATAU PERUBAHAN INFORMASI KEPADA PEMEGANG SAHAM DALAM RANGKA
PENAMBAHAN MODALDENGAN MEMBERIKAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU I (“PMHMETD I”) PT SOLUSI
SINERGI DIGITAL TBK
OJK TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAK AN KEBENARAN ATAU KECUKUPAN ISI
KETERBUKAAN INFORMASI INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN H AL-HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM
INFORMASI INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEB AIKNYA
BERKONSULTASI DENGAN PIH AK YANG KOMPETEN.
PT SOLUSI SINERGI DIGITAL TBK (“PERSEROAN” ATAU “WIFI”) BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI, FAKTA,
DATA, ATAU LAPORAN D AN KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM TAMBAHAN D AN/ATAU PERUBAHAN INFORMASI INI.
PT SOLUSI SINERGI DIGITAL Tbk
Bidang Usaha
Bergerak dalam bidang periklanan, serta perusahaan holding yang melakukan investasi dalam bidang periklanan, produk dan
layanan digital serta jaringan serat optik melalui Perusahaan Anak.
Kantor Perseroan :
Fatmawati Mas Blok 328 - 329
Jl. RS Fatmawati No 20
Jakarta Selatan, Indonesia
Tel. (021) 765 9228
Fax. (021) 765 9229
website: www.surge.co.id
email: corporate@surge.co.id
Perseroan berencana untuk menerbitkan HMETD sebanyak-banyaknya 2.949.193.897 (dua miliar sembilan ratus empat puluh sembilan juta seratus sembilan
puluh tiga ribu delapan ratus sembilan puluh tujuh) saham biasa atas nama dengan nilai nominal Rp100 , - (seratus Rupiah) setiap saham yang mewakili sebanyak-
banyakanya 55,56 % (lima puluh lima koma lima enam persen) dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah PMHMETD . Setiap pemegang 4 (empat)
Saham Lama yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 3 Juli 2025 pukul 16.00 WIB berhak atas 5 (lima) HME TD, dimana
setiap 1 (satu) HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 (satu) Saham Baru dengan Harga Pelaksanaan R p2.000 ,- (dua ribu
Rupiah) setiap saham yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan Formulir Pemesanan dan Pembelian Saham. Jumlah dana yang akan diterima Perseroan
dalam PMHMETD ini sebanyak-banyaknya Rp5.898.387.794.000,- (lima triliun delapan ratus sembilan puluh delapan miliar tiga ratus delapan puluh tujuh juta
tujuh ratus sembilan puluh empat Rupiah).
Setiap HMETD dalam bentuk pecahan akan dibulatkan ke bawah (round down). Dalam hal Pemegang Saham memiliki HMETD dalam bentuk pecahan, sesuai
dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 32/POJK.04/2015 tentang Penambahan Modal Perusahaan Terbuka dengan Mem berikan Hak Memesan Ef ek
Terlebih Dahulu sebagaimana terakhir kali diubah berdasarkan Peraturan OJK No. 14/POJK.04/2019 tentang Perubahan atas Peratur an OJK No.
32/POJK.04/2015 tentang Penambahan Modal Perusahaan Terbuka Dengan Memberikan Hak Memesan Ef ek Terlebih Dahulu (“POJK No. 32/2015”), maka hak
atas pecahan saham tersebut akan dijual oleh Perseroan serta hasil penjualannya akan dimasukan ke dalam rekening Perseroan. S aham hasil pelaksanaan
HMETD yang ditawarkan melalui PMHMETD I memiliki hak yang sama dan sederajat dalam segala hal (termasuk hak atas dividen, hak atas sisa hasil likuidasi,
HMETD dan hak atas pembagian saham bonus) dengan saham yang telah disetor penuh lainnya.
PT Investasi Sukses Bersama (“ISB”) selaku Pemegang Saham Utama dengan kepemilikan 1. 188.301.320 (satu miliar seratus delapan puluh delapan juta tiga
ratus satu ribu tiga ratus dua puluh) lembar saham atau setara dengan 50,37% (lima puluh koma tiga tujuh persen) saham Perser oan menyatakan akan
melaksanakan seluruh HMETD yang akan diperoleh yaitu sejumlah 1.485.376.650 (satu miliar empat ratus delapan puluh lima juta tiga ratus tujuh puluh enam
ribu enam ratus lima puluh) HMETD yang dimilikinya melalui Surat Pernyataan tertanggal 8 April 2025 dengan Harga Pelaksanaan sebesar Rp2.000, - (dua ribu
Rupiah) sehingga keseluruhan ISB akan melaksanakan Pelaksanaan HME TD sejumlah Rp2.970.753.300.000, - (dua triliun sembilan ratus tujuh puluh miliar tujuh
ratus lima puluh tiga juta tiga ratus ribu Rupiah). ISB memiliki bukti kecukupan dana berupa rekening koran di (i) PT Bank Cent ral Asia Tbk; (ii) PT Bank
Pembangunan Daerah Djakarta Raya; (iii) PT Bank Hibank Indonesia; (iv) PT Bank Victoria International Tb k (v) PT Bank Shinhan Indonesia; (vi) PT Bank IBK
Indonesia Tbk; (vii) PT Bank Amar Indonesia Tbk; (viii) PT Bank Permata Tbk ; dan (ix) PT Bank OCBC NISP Tbk yang seluruhnya tertanggal 11 Juni 2025.
Ibu Tinawati selaku Pengendali Perseroan dengan kepemilikan langsung sebesar 6.750.000 (enam juta tujuh ratus lima puluh rib u) lembar saham atau setara
dengan 0,29% (nol koma dua sembilan persen) saham Perseroan menyatakan akan melaksanakan seluruh HMETD yang akan diperoleh yaitu sejumlah 8.437.500
(delapan juta empat ratus tiga puluh tujuh ribu lima ratus) HMETD yang dimilikinya melalui Surat Pernyataan tertanggal 14 Mei 2025 dengan Harga Pelaksanaan
sebesar Rp2.000,- (dua ribu Rupiah) sehingga keseluruhan Ibu Tinawati akan melaksanakan Pelaksanaan HME TD sejumlah Rp16.875.000.000, - (enam belas
miliar delapan ratus tujuh puluh lima juta Rupiah). Ibu Tinawati memiliki bukti kecukupan dana berupa rekening koran di PT Neo Commerce Tbk tertanggal 11
Juni 2025.
Apabila Saham Baru yang ditawarkan dalam PMHMETD I ini tidak seluruhnya dilaksanakan oleh pemegang HMETD, maka sisanya akan d ialokasikan kepada
pemegang HMETD lainnya yang melakukan pemesanan lebih dari haknya, seperti yang tercantum dalam SBHMETD atau Formulir Pemesanan Pembelian Saham
Tambahan secara proporsional berdasarkan hak yang telah dilaksanakan. Apabila setelah alokasi pemesanan saham tambahan, masih terdapat sisa saham
maka saham tersebut tidak akan diterbitkan dari portepel.
HMETD DAPAT DIPERDAGANGKAN DI DALAM ATAU DI LU AR BURSA EFEK INDONESIA SELAMA TIDAK KURANG DARI 5 (LIMA) H ARI KERJA SEJAK TANGGAL
7 JULI 2025 SAMPAI DENGAN TANGGAL 15 JULI 2025. PENCATATAN SAH AM BARU HASIL PELAKSANAAN HMETD AK AN DILAKUKAN DI PT BURSA EFEK
INDONESIA PADA TANGGAL 9 JULI 2025 SAMPAI DENGAN 17 JULI 2025 . TANGGAL TERAKHIR PELAKSANAAN HMETD ADALAH TANGGAL 15 JULI 2025
DENGAN KETERANGAN B AHWA HMETD YANG TID AK DILAKSANAK AN SAMPAI DENGAN TANGGAL TERSEBUT MENJADI TIDAK BERLAKU LAGI.
PMHMETD I INI MENJADI EFEKTIF SETELAH PERNYATAAN PENDAFTAR AN YANG DISAMPAIKAN OLEH PERSEROAN KEPAD A OJK DALAM R ANGKA
PMHMETD I TELAH MENJADI EFEKTIF. DALAM H AL PERNYATAAN EFEKTIF TIDAK DIPEROLEH, MAKA KEGIATAN DAN/ATAU TINDAK AN LAIN YANG TELAH
DILAKSAN AKAN OLEH PERSEROAN DALAM RANGK A PENERBITAN HMETD SESU AI DENGAN J ADWAL TERSEBUT DI ATAS D ALAM PROSPEKTUS INI ATAU
DOKUMEN LAIN YANG BERHUBUNGAN DENGAN RENCANA PMHMETD I DIANGGAP TID AK PERNAH AD A.
PENTING UNTUK DIPERHATIKAN OLEH PAR A PEMEGANG SAHAM
PEMEGANG SAH AM LAMA YANG TID AK MELAKSAN AKAN H AKNYA UNTUK MEMBELI SAHAM B ARU YANG DITAWARKAN D ALAM PMHMETD I INI SESU AI
DENGAN HMETD-NYA AKAN MENGALAMI PENURUNAN PERSENTASE KEPEMILIKAN SAH AMNYA DALAM PERSEROAN (DILUSI) MAKSIMUM SEBESAR 55,56%
(LIMA PULUH LIMA KOMA LIMA ENAM PERSEN) DARI TOTAL PORSI KEPEMILIKAN SAHAM D ARI MASING-MASING PEMEGANG SAHAM PADA SAAT
PELAKSAN AAN HMETD .
RISIKO USAHA UTAMA YANG DIH ADAPI PERSEROAN AD ALAH RISIKO PERSAINGAN. RISIKO USAH A PERSEROAN SELENGK APNYA DICANTUMKAN PADA
BAB 8 PROSPEKTUS PMHMETD I.
Informasi Tambahan ini diterbitkan pada tanggal 23 Juni 2025.
Dokumen ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen Keterbukaan Informasi tertanggal 10 April 2025 Halaman-1
Page 2
RENCANA JADWAL PMHMETD I
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa : 4 September 2024
Tanggal Pernyataan Pendaftaraan menjadi Efektif* : 20 Juni 2025
Tanggal Terakhir Perdagangan Saham dengan HMETD di:
- Pasar Reguler dan Negosiasi : 1 Juli 2025
- Pasar Tunai : 3 Juli 2025
Tanggal Mulai Perdagangan Saham Tanpa HMETD:
- Pasar Reguler dan Negosiasi : 2 Juli 2025
- Pasar Tunai : 4 Juli 2025
Tanggal Pencatatan dalam DPS yang berhak atas HMETD : 3 Juli 2025
Tanggal Distribusi SBHMETD : 4 Juli 2025
Tanggal Pencatatan SBHMETD di BEI : 7 Juli 2025
Awal Perdagangan SBHMETD : 7 Juli 2025
Akhir Perdagangan SBHMETD : 15 Juli 2025
Periode Pelaksanaan HMETD : 7 – 15 Juli 2025
Periode Penyerahan Saham Hasil Pelaksanaan HMETD : 9 – 17 Juli 2025
Tanggal Akhir Pembayaran Pemesanan Saham Tambahan : 16 Juli 2025
Tanggal Penjatahan atas Pemesanan Saham Tambahan : 17 Juli 2025
Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan Saham Tambahan : 21 Juli 2025
PMHMETD I
Dalam rangka pelaksanaan PMHMETD I, para pemegang saham Perseroan telah menyetujui untuk (i) melakukan
peningkatan modal dasar, modal ditempatkan dan modal disetor Perseroan melalui Penambahan Modal Dengan
Melaksanakan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I ("PMHMETD I") dalam rangka menerbitkan Hak Memesan Efek
Terlebih Dahulu ("HMETD"), termasuk persetujuan atas perubahan pasal 4 anggaran dasar Perseroan sehubungan
dengan peningkatan modal tersebut dalam rangka PMHMETD I serta pemberian kuasa dan wewenang kepada direksi
perseroan dengan hak substitusi untuk melaksanakan segala tindakan yang diperlukan berkaitan dengan PMHMETD
I; dan (ii) melakukan pengeluaran saham dalam simpanan (portepel) Perseroan sehubungan dengan pelaksanaan
PMHEMTD I serta pemberian kuasa dan wewenang kepada direksi perseroan dengan hak substitusi, untuk melakukan
segala tindakan yang dianggap perlu dan baik terkait dengan pelaksanaan pengeluaran saham dalam simpanan
(portepel) sehubungan dengan pelaksanaan PMHMETD I sebagaimana tersebut di atas sebagaimana dinyatakan
dalam Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Kedua PT Solusi Sinergi Digital Tbk No. 10
tertanggal 4 September 2024.
a. Jumlah Saham Baru : Sebanyak-banyaknya 2.949.193.897 (dua miliar
sembilan ratus empat puluh sembilan juta seratus
sembilan puluh tiga ribu delapan ratus sembilan puluh
tujuh) saham biasa atas nama yang mewakili 55,56%
(lima puluh lima koma lima enam persen) dari modal
ditempatkan dan disetor penuh setelah PMHMETD I.
b. Nilai Emisi PMHMETD I : Sebanyak-banyaknya Rp5.898.387.794.000,- (lima
triliun delapan ratus sembilan puluh delapan miliar
tiga ratus delapan puluh tujuh juta tujuh ratus
sembilan puluh empat Rupiah).
c. Rasio HMETD : 4 : 5 yaitu dimana setiap pemegang 4 (empat) Saham
Lama berhak atas 5 (lima) HMETD, di mana 1 (satu)
HMETD berhak untuk membeli 1 (satu) Saham Baru.
d. Harga Pelaksanaan HMETD : Rp2.000,- (dua ribu Rupiah) setiap saham.
e. Hak atas Saham Baru : Saham Baru ini mempunyai hak yang sama dan
sederajat dalam segala hal dengan saham biasa atas
nama lainnya yang telah ditempatkan dan disetor
penuh dalam Perseroan termasuk tetapi tidak
terbatas pada hak suara, hak dalam pembagian
dividen, dan hak atas sisa hasil likuidasi, HMETD dan
hak atas pembagian saham bonus.
f. Dilusi Setelah HMETD : Bagi yang tidak melaksanakan HMETD, dilusi sampai
dengan maksimum sebesar 55,56% (lima puluh lima
koma lima enam persen) dari total porsi kepemilikan
saham dari masing-masing pemegang saham pada
saat pelaksanaan HMETD.
g. Penggunaan Dana Hasil PMHMETD I : Dana hasil dari PMHMETD I Perseroan, setelah
dikurangi biaya-biaya emisi akan digunakan oleh
Perseroan untuk melakukan setoran modal kepada
entitas anak yaitu JIA, yang mana seluruh dana
tersebut kemudian digunakan oleh JIA untuk
melakukan setoran modal kepada entitas anak JIA itu
Informasi Tambahan ini diterbitkan pada tanggal 23 Juni 2025.
Dokumen ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen Keterbukaan Informasi tertanggal 10 April 2025 Halaman-2
Page 3
IJE, yang mana rincian penggunaan dana oleh IJE
adalah sebagai berikut:
1. Sekitar Rp5.800.000.000.000,- (lima triliun
delapan ratus miliar Rupiah) akan
digunakan untuk pembangunan jaringan
FTTH (Fiber To The Home) untuk
4.000.000 (empat juta) homepass yang
berlokasi di Pulau Jawa.
IJE melakukan pembangunan jaringan FTTH
(Fiber To The Home) untuk melakukan
penetrasi pasar dengan menyalurkan
internet murah dengan harga langganan
Rp100 ribu per bulan yang diproyeksikan
akan menjadi sumber revenue utama IJE.
Target penyelesaian pembangunan tersebut
yaitu pada akhir tahun 2025;
2. sisanya akan digunakan sebagai modal
kerja IJE, termasuk namun tidak terbatas
untuk biaya pembelian perlengkapan
penunjang, biaya pengembangan layanan,
biaya pemasaran, biaya pelatihan serta
biaya overhead lainnya
h. Periode Perdagangan HMTED : 7 – 15 Juli 2025
i. Periode Pelaksanaan HMTED : 7 – 15 Juli 2025
PT Investasi Sukses Bersama (“ISB”) selaku Pemegang Saham Utama dengan kepemilikan 1.188.301.320 (satu miliar
seratus delapan puluh delapan juta tiga ratus satu ribu tiga ratus dua puluh) lembar saham atau setara dengan 50,37%
(lima puluh koma tiga tujuh persen) saham Perseroan menyatakan akan melaksanakan seluruh HMETD yang akan
diperoleh yaitu sejumlah 1.485.376.650 (satu miliar empat ratus delapan puluh lima juta tiga ratus tujuh puluh enam
ribu enam ratus lima puluh) HMETD yang dimilikinya melalui Surat Pernyataan tertanggal 8 April 2025 dengan Harga
Pelaksanaan sebesar Rp2.000,- (dua ribu Rupiah) sehingga keseluruhan ISB akan melaksanakan Pelaksanaan
HMETD sejumlah Rp2.970.753.300.000,- (dua triliun sembilan ratus tujuh puluh miliar tujuh ratus lima puluh tiga juta
tiga ratus ribu Rupiah). ISB memiliki bukti kecukupan dana berupa rekening koran di (i) PT Bank Central Asia Tbk; (ii)
PT Bank Pembangunan Daerah Djakarta Raya; (iii) PT Bank Hibank Indonesia; (iv) PT Bank Victoria International Tbk
(v) PT Bank Shinhan Indonesia; (vi) PT Bank IBK Indonesia Tbk; (vii) PT Bank Amar Indonesia Tbk; (viii) PT Bank
Permata Tbk ; dan (ix) PT Bank OCBC NISP Tbk yang seluruhnya tertanggal 11 Juni 2025.
Ibu Tinawati selaku Pengendali Perseroan dengan kepemilikan langsung sebanyak 6.750.000 (enam juta tujuh ratus
lima puluh ribu) lembar saham atau setara dengan 0,29% (nol koma dua sembilan persen) saham Perseroan
menyatakan akan melaksanakan seluruh HMETD yang akan diperoleh yaitu sejumlah 8.437.500 (delapan juta empat
ratus tiga puluh tujuh ribu lima ratus) HMETD yang dimilikinya melalui Surat Pernyataan tertanggal 14 Mei 2025
dengan Harga Pelaksanaan sebesar Rp2.000,- (dua ribu Rupiah) sehingga keseluruhan Ibu Tinawati akan
melaksanakan Pelaksanaan HMETD sejumlah Rp16.875.000.000,- (enam belas miliar delapan ratus tujuh puluh lima
juta Rupiah). Ibu Tinawati memiliki bukti kecukupan dana berupa rekening koran di PT Neo Commerce Tbk tertanggal
11 Juni 2025.
Struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan berdasarkan laporan kepemilikan yang dikeluarkan
oleh BAE tertanggal 31 Maret 2025 sebagai berikut:
MODAL SAHAM
Terdiri dari Saham Biasa Atas Nama
Dengan Nilai Nominal Rp100,- (seratus Rupiah) setiap saham
Keterangan Jumlah Saham Nilai Nominal (Rp) (%)
Modal Dasar 6.030.000.000 603.000.000.000
Modal Ditempatkan & Disetor Penuh
PT Investasi Sukses Bersama 1.188.301.320 118.830.132.000 50,37
Tinawati 6.750.000 675.000.000 0,29
Djoni 120.000.000 12.000.000.000 5,09
Masyarakat dibawah 5% 1.044.303.798 104.430.379.800 44,26
Total Modal Ditempatkan & Disetor 2.359.355.118 235.935.511.800 100,00
Saham dalam Portepel 3.670.644.882 367.064.488.200
Berikut ini proforma permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan berdasarkan laporan kepemilikan yang
dikeluarkan oleh BAE tertanggal 31 Maret 2025 sebelum dan sesudah dilakukan PMHMETD I, dengan asumsi seluruh
pemegang saham masyarakat dibawah 5% melaksanakan HMETD:
Informasi Tambahan ini diterbitkan pada tanggal 23 Juni 2025.
Dokumen ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen Keterbukaan Informasi tertanggal 10 April 2025 Halaman-3
Page 4
PROFORMA PERMODALAN DAN SUSUNAN PEMEGANG SAHAM
Terdiri dari Saham Biasa Atas Nama
Dengan Nilai Nominal Rp100,- (seratus Rupiah) setiap saham
Sebelum PMHMETD I Setelah PMHMETD I
Uraian Nilai Nominal Nilai Nominal
Jumlah Saham (%) Jumlah Saham (%)
(Rp) (Rp)
Modal Dasar 6.030.000.000 603.000.000.000 10.000.000.000 1.000.000.000.000
Modal Ditempatkan & Disetor Penuh
PT Investasi Sukses Bersama 1.188.301.320 118.830.132.000 50,37 2.673.677.970 267.367.797.000 50,37
Tinawati 6.750.000 675.000.000 0,29 15.187.500 1.518.750.000 0,29
Djoni 120.000.000 12.000.000.000 5,09 270.000.000 27.000.000.000 5,09
Masyarakat dibawah 5% 1.044.303.798 104.430.379.800 44,26 2.349.683.545 234.968.354.500 44,26
Total Modal Ditempatkan & Disetor
2.359.355.118 235.935.511.800 100,00 5.308.549.015 530.854.901.500 100,00
Penuh
Saham dalam Portepel 3.670.644.882 367.064.488.200 4.691.450.985 469.145.098.500
Berikut ini proforma permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan berdasarkan laporan kepemilikan yang
dikeluarkan oleh BAE tertanggal 31 Maret 2025 sebelum dan sesudah dilakukan PMHMETD I, dimana ISB dan Ibu
Tinawati menyatakan akan melaksanakan seluruh HMETD yang dimilikinya, dengan asumsi seluruh pemegang saham
masyarakat dibawah 5% kecuali Ibu Tinawati tidak melaksanakan HMETD:
PROFORMA PERMODALAN DAN SUSUNAN PEMEGANG SAHAM
Terdiri dari Saham Biasa Atas Nama
Dengan Nilai Nominal Rp100,- (seratus Rupiah) setiap saham
Sebelum PMHMETD I Setelah PMHMETD I
Uraian Nilai Nominal Nilai Nominal
Jumlah Saham (%) Jumlah Saham (%)
(Rp) (Rp)
Modal Dasar 6.030.000.000 603.000.000.000 10.000.000.000 1.000.000.000.000
Modal Ditempatkan & Disetor Penuh
PT Investasi Sukses Bersama 1.188.301.320 118.830.132.000 50,37 2.673.677.970 267.367.797.000 69,39
Tinawati 6.750.000 675.000.000 0,29 15.187.500 1.518.750.000 0,39
Djoni* 120.000.000 12.000.000.000 5,09 120.000.000 12,000,000,000 3,11
Masyarakat dibawah 5% 1.044.303.798 104.430.379.800 44,26 1.044.303.798 104.430.379.800 27,10
Total Modal Ditempatkan & Disetor
2.359.355.118 235.935.511.800 100,00 3.853.169.268 385.316.926.800 100,00
Penuh
Saham dalam Portepel 3.670.644.882 367.064.488.200 6.146.830.732 614.683.073.200
*Pemegang Saham atas nama Djoni bukan merupakan Pemegang Saham Utama Perseroan karena porsi kepemilikannya dibawah 20% dan oleh
karenanya sesuai POJK 32/2015 diasumsikan sama dengan Pemegang Saham Masyarakat dibawah 5%
PENGGUNAAN DANA HASIL PMHMETD I
Dana hasil dari PMHMETD I Perseroan, setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan digunakan oleh Perseroan untuk
melakukan setoran modal kepada entitas anak yaitu JIA, yang mana seluruh dana tersebut kemudian digunakan oleh
JIA untuk melakukan setoran modal kepada entitas anak JIA ya itu IJE, yang mana rincian penggunaan dana oleh IJE
adalah sebagai berikut:
1. Sekitar Rp5.800.000.000.000,- (lima triliun delapan ratus miliar Rupiah) akan digunakan untuk pembangunan
jaringan FTTH (Fiber To The Home) untuk 4.000.000 (empat juta) homepass yang berlokasi di Pulau Jawa.
Biaya pembangunan tersebut terdiri dari antara lain perangkat (i) Optical Line Terminal (OLT); (ii) Optical
Distribution Cabinet (ODC); (iii) Fiber Optic Distribution Wire; (iv) Optical Distribution Point (ODP); (v) Drop
Wire; (vi) Optical Network Terminal (ONT); serta (vii) biaya jasa penggelaran. Adapun vendor maupun
kontraktor yang ditunjuk oleh IJE untuk melakukan pembangunan adalah pihak ketiga yang kredibel dan
berpengalaman dalam melaksanakan pekerjaan tersebut. Sampai Prospektus ini diterbitkan, IJE masih
melakukan review untuk setiap penawaran-penawaran dari vendor maupun kontraktor IJE yang diestimasikan
penandatanganan perikatan dengan vendor maupun kontraktor tersebut akan dilaksanakan selambat-
lambatnya pada akhir kuartal II Tahun 2025.
Pembangunan FTTH tersebut merupakan bagian dari Project FTTH Tahap I Grup Usaha Perseroan yang
ditargetkan sebanyak 5.000.000 homepass dengan total kebutuhan pendanaan sekitar 7,25 triliun Rupiah.
Grup usaha Perseroan mendanai proyek tersebut antara lain dari: (i) fasilitas perbankan yang diterima IJE;
(ii) penerbitan surat utang melalui penerbitan Obligasi dan Sukuk oleh IJE; serta (iii) melalui PMHMETD yang
akan dilakukan Perseroan. Dengan total target tersebut, Grup Usaha Perseroan berpotensi menguasai
pangsa pasar sekitar 6,47% dari total 77,3 juta rumah di Indonesia (BPS 2025, sumber: helgilibrary.com).
IJE melakukan pembangunan jaringan FTTH (FIber To The Home) untuk melakukan penetrasi pasar dengan
menyalurkan internet murah dengan harga langganan Rp100 ribu per bulan yang diproyeksikan akan menjadi
sumber revenue utama IJE. Target penyelesaian pembangunan tersebut yaitu pada Semester I Tahun 2026.
Informasi Tambahan ini diterbitkan pada tanggal 23 Juni 2025.
Dokumen ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen Keterbukaan Informasi tertanggal 10 April 2025 Halaman-4
Page 5
Penggunaan dana oleh Perseroan yang diperoleh dari hasil PMHMETD dilatarbelakangi oleh rencana IJE
selaku entitas anak Perseroan, yang membutuhkan pendanaan dari berbagai sumber untuk mendukung
pembangunan jaringan FTTH (Fiber To The Home) dalam skala besar dimana program Internet Rakyat ini,
Perseroan menargetkan dapat melayani 40.000.000 pelanggan dalam 5 tahun kedepan dan dalam jangka
satu tahun kedepan ditargetkan 5.000.000 pelanggan dapat dilayani. Rencana pembangunan ini merupakan
bagian dari strategi jangka menengah IJE, dengan estimasi biaya sekitar Rp1.450.000 per homepass,
sehingga total kebutuhan pendanaan diperkirakan mencapai kurang lebih Rp7.250.000.000.000.
Atas rencana penggunaan dana sehubungan dengan PMHMETD yang dilakukan oleh Perseroan
sebagaimana dijelaskan di atas, IJE masih dalam tahap penjajakan untuk penunjukkan vendor yang akan
melakukan kegiatan pembangunan dimaksud. Sehingga, belum terdapat vendor yang sudah melakukan
perikatan dengan IJE untuk pembangunan FTTH yang menggunakan dana dari hasil PMHMETD. IJE dapat
memastikan bahwa vendor yang sedang dalam proses penjajakan dan selanjutnya akan ditunjuk IJE untuk
melakukan kegiatan pembangunan tersebut tidak memiliki hubungan afiliasi dengan IJE.
Saat ini, pembangunan jaringan FTTH telah mencapai sekitar 250.000 homepass sebagai bagian dari tahap
awal pengembangan infrastruktur yang dirancang untuk mendukung ekspansi jaringan secara menyeluruh.
Kontribusi pendapatan dari jaringan ini diperkirakan mulai terlihat pada Semester II tahun 2025. Dana yang
diperoleh dari hasil PMHMETD akan difokuskan untuk melanjutkan pembangunan jaringan FTTH tersebut
untuk mempercepat pencapaian target 5.000.000 homepass hingga akhir Semester I Tahun 2026.
2. sisanya akan digunakan sebagai modal kerja IJE, termasuk namun tidak terbatas untuk biaya pembelian
perlengkapan penunjang, biaya pengembangan layanan, biaya pemasaran, biaya pelatihan serta biaya
overhead lainnya.
Dalam hal jumlah hasil PMHMETD I ini tidak mencukupi untuk memenuhi rencana tersebut di atas, maka Perseroan
akan menggunakan kas internal Perseroan dan/atau menggunakan pendanaan eksternal yang diperoleh dari bank
dan/atau lembaga keuangan dan/atau sumber lainnya.
Melihat besarnya kebutuhan pendanaan tersebut, Perseroan memandang perlu untuk menyediakan dukungan
pembiayaan guna menunjang pertumbuhan pendapatan PT Integrasi Jaringan Ekosistem (“IJE”) secara signifikan
dalam jangka menengah hingga panjang. Di samping itu, pendanaan ini juga ditujukan untuk membentuk arus kas
internal yang kuat, yang nantinya diharapkan dapat menjadi sumber pembiayaan berkelanjutan bagi proyek-proyek IJE
berikutnya tanpa bergantung pada pembiayaan eksternal seperti utang. Oleh karena itu, penyertaan modal oleh
Perseroan melalui PT Jaringan Infra Andalan (“JIA”) akan dialokasikan untuk mendukung pelaksanaan pembangunan
jaringan FTTH oleh IJE sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian finansial dan mendukung pertumbuhan
usaha secara berkelanjutan.
Sehubungan dengan rencana penggunaan dana hasil PMHEMTD I untuk penyertaan langsung atau setoran modal
Perseroan kepada JIA maupun dari JIA kepada IJE merupakan transaksi afiliasi yang tidak wajib melakukan prosedur
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 serta tidak wajib memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4
ayat (1) POJK No. 42/2020 karena dilakukan antara Perseroan dengan perusahaan terkendali yang sahamnya dimiliki
paling sedikit 99% dari modal disetor perusahaan terkendali dan bukan merupakan merupakan transaksi benturan
kepentingan sebagaimana dimaksud dalam POJK No. 42/2020. Perseroan wajib melaporkan transaksi afiliasi
sebagaimana di atas kepada OJK paling lambat hari kerja kedua setelah tanggal transaksi afiliasi tersebut dilakukan
sebagaimana diatur dalam Pasal 6 ayat (2) Peraturan OJK No. 42/2020.
Dalam hal rencana penggunaan dana hasil PMHEMTD I yang akan digunakan untuk penyertaan langsung atau setoran
modal Perseroan kepada JIA maupun dari JIA kepada IJE memenuhi kualifikasi transaksi material sebagaimana diatur
dalam POJK No. 17/2020, maka Perseroan wajib memenuhi dan mentaati ketentuan sebagaimana dimaksud dalam
POJK No. 17/2020 tersebut.
Rencana penggunaan dana untuk modal kerja Perseroan bukan merupakan Transaksi Afiliasi berdasarkan POJK No.
42/2020 karena dilakukan dengan pihak ketiga.
Apabila di kemudian hari penggunaan dana hasil PMHMETD I diubah maka Perseroan wajib memperhatikan kembali
ketentuan POJK No. 42/2020 dan POJK No. 17/2020.
Sesuai dengan Peraturan OJK No. 30/POJK.04/2015 tentang Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran
Umum (“POJK No. 30/2015”), Perseroan akan menyampaikan laporan realisasi penggunaan dana hasil PMHMETD I
ini kepada OJK dan wajib mempertanggungjawabkan realisasi penggunaan dana hasil PMHMETD I ini dalam RUPS
Tahunan Perseroan sampai dengan seluruh dana hasil PMHMETD I telah direalisasikan. Laporan realisasi
penggunaan dana yang disampaikan kepada OJK akan dibuat secara berkala setiap enam bulan (Juni dan Desember)
sampai dengan seluruh dana hasil PMHMETD I ini telah direalisasikan. Perseroan akan menyampaikan laporan
tersebut selambat-lambatnya tanggal 15 bulan berikutnya.
Informasi Tambahan ini diterbitkan pada tanggal 23 Juni 2025.
Dokumen ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen Keterbukaan Informasi tertanggal 10 April 2025 Halaman-5
Page 6
Apabila di kemudian hari Perseroan bermaksud untuk mengubah rencana penggunaan dana, maka Perseroan wajib
melaksanakan ketentuan POJK 30/2015 yaitu:
a. menyampaikan rencana dan alasan perubahan penggunaan dana hasil penawaran HMETD kepada
OJK paling lambat 14 hari sebelum penyelenggaraan RUPS; dan
b. memperoleh persetujuan dari RUPS
dimana selanjutnya Perseroan harus menyampaikan hasil RUPS sebagaimana dimaksud di atas kepada OJK paling
lambat dua hari kerja setelah penyelenggaraan RUPS.
Sesuai dengan POJK No. 33/2015 mengenai perkiraan rincian biaya yang dikeluarkan oleh Perseroan dalam rangka
PMHMETD I, total perkiraan biaya yang dikeluarkan dalam rangka PMHMETD I ini adalah sekitar 0,03% (nol koma nol
tiga persen) dari hasil PMHMETD I, dengan rincian sebagai berikut:
1. Biaya jasa Akuntan : 0,003%
2. Biaya jasa Konsultan Hukum : 0,007%
3. Biaya jasa Notaris : 0,001%
4. Biaya jasa Biro Administrasi Efek : 0,001%
5. Biaya Pendaftaran OJK, Biaya Pencatatan di Bursa, KSEI, Biaya 0,019%
Percetakan, Pengumuman Koran, penyelenggaraan RUPSLB dan lain- :
lain
Rencana penggunaan dana yang diperoleh dari PMHMETD I ini akan dilaksanakan sepenuhnya sesuai dengan
peraturan pasar modal yang berlaku di Indonesia. Perseroan bertanggung jawab atas realisasi penggunaan dana yang
diperoleh dari PMHMETD I ini Perseroan akan menyampaikan laporan realisasi penggunaan dana hasil Penawaran
Umum kepada OJK sesuai dengan POJK No. 30/2015. Realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum tersebut
juga akan dipertanggungjawabkan secara berkala setiap tahun kepada pemegang saham Perseroan dalam RUPS
Tahunan Perseroan. Laporan realisasi penggunaan dana yang disampaikan ke OJK dibuat secara berkala setiap 6
(enam) bulan dengan tanggal laporan 30 Juni dan 31 Desember dan pertama kali wajib dibuat pada tanggal laporan
terdekat setelah tanggal penjatahan untuk penambahan modal dengan memberikan HMETD. Penyampaian laporan
tersebut selambat-lambatnya pada tanggal 15 bulan berikutnya.
Dalam hal terjadi perubahan penggunaan dana tersebut, Perseroan wajib:
a. menyampaikan rencana dan alasan perubahan penggunaan dana hasil Penawaran Umum bersamaan dengan
pemberitahuan mata acara RUPS kepada Otoritas Jasa Keuangan; dan
b. memperoleh persetujuan dari RUPS terlebih dahulu.
Adapun laporan penggunaan dana hasil penawaran umum terakhir yang sebelumnya telah dilakukan Perseroan adalah
pada saat Penawaran Umum Perdana Saham Perseroan, yang telah dilaporkan kepada OJK pada tanggal 6 Juli 2021.
Dana hasil Penawaran Umum Perdana tersebut setelah dikurangi biaya-biaya emisi telah habis digunakan seluruhnya
sesuai dengan rencana penggunaan dana sebagaimana telah diungkapkan dalam Prospektus Penawaran Umum
Perdana Perseroan.
RINGKASAN IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING
Tabel berikut ini menggambarkan Ikhtisar Data Keuangan Penting Perseroan dan Entitas Anaknya untuk tahun-tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain).
Data-data keuangan penting tersebut berasal dari Laporan Keuangan Konsolidasian Perseoran dan Entitas Anaknya
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) yang telah diaudit
berdasarkan standar audit yang ditetapkan Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) oleh Kantor Akuntan Publik (KAP)
Anwar & Rekan dengan Opini Audit Tanpa Modifikasian atas laporan keuangan konsolidasian tersebut yang
ditandatangani oleh Akuntan Publik Christiadi Tjahnadi dengan Izin Akuntan Publik No. AP. 1164 yang dalam
laporannya No 00333/2.1035/AU.1/05/1164-4/1/V/2025 pada tanggal 13 Mei 2025 dan Laporan keuangan
konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 telah diaudit berdasarkan standar audit yang
ditetapkan Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Anwar & Rekan dengan Opini
Audit Tanpa Modifikasian atas laporan keuangan tersebut yang ditandatangani oleh Akuntan Publik Soaduon
Tampubolon, CPA dengan izin Akuntan Publik No. AP. 1432 yang dalam laporannya
No. 00145/2.1035/AU.1/05/1432-2/1/III/2024 pada tanggal 28 Maret 2024.
Informasi Tambahan ini diterbitkan pada tanggal 23 Juni 2025.
Dokumen ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen Keterbukaan Informasi tertanggal 10 April 2025 Halaman-6
Page 7
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
ASET
ASET LANCAR
Kas dan bank 18.495.026.165 40.072.539.130
Piutang usaha
Pihak ketiga 136.493.664.425 90.952.347.081
Pajak dibayar di muka 16.256.512.269 15.722.555.925
Beban dibayar di muka 21.113.521.591 71.364.709.778
Uang muka 393.686.379.659 44.676.933.468
Aset lain-lain 302.096.542 43.910.000
Total Aset Lancar 586.347.200.651 262.832.995.400
ASET TIDAK LANCAR
Beban dibayar di muka 9.794.106.194 11.823.413.242
Uang muka – aset tetap - 88.384.436.054
Aset tetap – neto 2.299.004.659.722 1.198.007.694.498
Aset takberwujud – neto 11.092.642.025 1.416.666.667
Taksiran tagihan pajak penghasilan - 242.314.336
Aset pajak tangguhan – neto 1.177.123.782 1.522.094.349
Total Aset Tidak Lancar 2.321.068.531.723 1.301.396.619.146
TOTAL ASET 2.907.415.732.374 1.564.229.614.546
Informasi Tambahan ini diterbitkan pada tanggal 23 Juni 2025.
Dokumen ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen Keterbukaan Informasi tertanggal 10 April 2025 Halaman-7
Page 8
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian (Lanjutan)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha
Pihak ketiga 33.001.370.287 48.646.099.251
Utang lain-lain
Pihak ketiga 8.029.839.382 708.547.902
Utang pajak 112.370.069.339 24.623.870.445
Beban akrual 5.109.714.952 2.758.312.148
Uang muka penjualan 10.290.154.592 36.531.429.422
Pinjaman jangka pendek -
Liabilitas jangka panjang jatuh tempo dalam waktu satu tahun
Liabilitas sewa 25.717.400.118 20.408.038.717
Utang pembiayaan konsumen 386.633.823 39.050.233
Utang bank 138.055.277.673 76.527.008.920
Pinjaman 83.918.554.209 12.598.739.068
Utang obligasi 166.632.590.847 -
Total Liabilitas Jangka Pendek 583.511.605.222 222.841.096.106
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang lain-lain pihak ketiga 301.212.468.808 -
Utang pihak berelasi 39.377.574.929 10.358.361.195
Liabilitas imbalan kerja 3.155.146.210 2.512.157.747
Uang muka penjualan 127.559.944.472 98.593.263.304
Liabilitas pajak tangguhan - neto 4.589.056.790 -
Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo
dalam waktu satu tahun
Liabilitas sewa 158.533.723.977 205.735.226.811
Utang pembiayaan konsumen 726.049.149
Utang bank 237.250.226.847 260.319.583.906
Pinjaman 34.204.122.692 21.223.951.230
Utang obligasi 447.452.484.087 -
Total Liabilitas Jangka Panjang 1.354.060.797.961 598.742.544.193
TOTAL LIABILITAS 1.937.572.403.183 821.583.640.299
EKUITAS
Ekuitas yang dapat Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk
Modal dasar - 6.030.000.000 saham dengan nilai nominal Rp 100 per
lembar saham
Modal ditempatkan dan disetor - 2.359.355.118 dan 2.255.321.287
saham dengan nilai nominal
Rp 100 per lembar saham Tahun 2024 dan 2023 235.935.511.800 225.532.128.700
Uang muka setoran modal 71.783.331.590
Tambahan modal disetor 328.521.140.531 267.141.192.041
Selisih nilai transaksi entitas sepengendali 2.905.639.379 2.905.639.379
Selisih nilai transaksi entitas nonpengendali (312.728.138) -
Saldo laba 402.299.619.306 173.199.784.351
Ditentukan penggunaannya 28.733.307.027 25.733.307.027
Belum ditentukan penggunaanya 373.566.312.279 147.466.477.324
Sub-total 969.349.182.878 740.562.076.061
Kepentingan Nonpengendali 494.146.313 2.083.898.186
TOTAL EKUITAS 969.843.329.191 742.645.974.247
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 2.907.415.732.374 1.564.229.614.546
Informasi Tambahan ini diterbitkan pada tanggal 23 Juni 2025.
Dokumen ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen Keterbukaan Informasi tertanggal 10 April 2025 Halaman-8
Page 9
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
PENDAPATAN USAHA - NETO 671.854.001.272 439.326.367.240
BEBAN POKOK PENDAPATAN (257.080.687.384) (267.350.511.060)
LABA BRUTO 414.773.313.888 171.975.856.180
Beban pemasaran - (78.014.659 )
Beban umum dan administrasi (68.674.526.161) (48.145.414.864 )
Penghasilan (beban) lain-lain - neto (1.207.531.677) 1.551.251.599
Beban pajak final - (2.006.925 )
LABA USAHA 344.891.256.050 125.301.671.331
Penghasilan keuangan 538.954.781 186.400.180
Beban keuangan (73.049.522.882) (57.912.453.107 )
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 272.380.687.949 67.575.618.404
BEBAN PAJAK PENGHASILAN - NETO (43.102.216.446) (9.318.897.299 )
LABA NETO TAHUN BERJALAN 229.278.471.503 58.256.721.105
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:
Pengukuran kembali dari liabilitas imbalan kerja 538.204.957 (103.139.793 )
Pajak penghasilan terkait (118.405.091) 22.690.755
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN NETO -
SETELAH PAJAK 419.799.866 (80.449.038)
TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF TAHUN
BERJALAN 229.698.271.369 58.176.272.067
PENGHASILAN NETO PERIODE/TAHUN BERJALAN
YANG DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Entitas induk 231.186.780.014 58.543.329.595
Kepentingan nonpengendali (1.908.308.511) (286.608.490 )
Total 229.278.471.503 58.256.721.105
TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF
PERIODE/TAHUN BERJALAN YANG DAPAT
DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Entitas induk 231.600.751.380 58.462.880.557
Kepentingan nonpengendali (1.902.480.011) (286.608.490 )
Total 229.698.271.369 58.176.272.067
LABA NETO PER SAHAM YANG DAPAT
DIATRIBUSIKAN KEPADA PEMILIK ENTITAS INDUK
Saham dasar 99,58 25,96
Informasi Tambahan ini diterbitkan pada tanggal 23 Juni 2025.
Dokumen ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen Keterbukaan Informasi tertanggal 10 April 2025 Halaman-9
Page 10
Laporan Arus Kas Konsolidasian
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan 629.038.090.265 469.345.060.901
Pembayaran kas kepada pemasok (159.439.263.767) (145.075.454.216 )
Pembayaran kas kepada karyawan (16.953.228.623) (15.331.936.405 )
Penerimaan kepada kas pihak ketiga dan lainnya 38.862.923.831 (41.000.392.108 )
Pembayaran pajak penghasilan (2.825.105.087) (2.908.593.670 )
Penerimaan penghasilan keuangan 538.954.781 23.943.280
Pembayaran biaya keuangan (70.442.586.314) (40.237.280.800 )
Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Operasi 418.779.785.086 224.815.346.982
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan aset tetap (1.166.762.596.005) (236.813.734.078 )
Pembayaran uang muka aset tetap (310.773.400.000) (88.384.436.054 )
Penerimaan hasil penjualan aset tetap 1.513.088.042 -
Kenaikan piutang pihak berelasi - 120.400.198.799
Kas Neto Digunakan untuk Aktivitasi Investasi (1.476.022.907.963) (204.797.971.333 )
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan untuk obligasi 600.000.000.000 -
Biaya emisi dari obligasi (5.781.054.615) -
Penerimaan dari utang lain-lain jangka panjang 319.375.000.000 -
Penerimaan dari utang pihak berelasi 52.260.654.099 4.239.964.161
Penerimaan utang bank 61.528.268.753 100.715.730.401
Pembayaran utang bank (23.069.357.059) (147.610.848.369 )
Pembayaran utang pembiayaan konsumen (255.476.461) (594.833.481 )
Pembayaran liabilitas sewa (50.191.494.983) (63.229.646.361 )
Penerimaan pinjaman 84.299.986.603 33.822.690.298
Pembayaran deviden (2.500.916.425) -
Penerimaan uang muka setoran modal - 71.783.331.590
Kas Neto Diperoleh dari/ (Digunakan untuk) Aktivitas
Pendanaan 1.035.665.609.912 (873.611.761 )
KENAIKAN (PENURUNAN) NETO KAS DAN BANK (21.577.512.965) 19.143.763.888
KAS DAN BANK AWAL TAHUN 40.072.539.130 20.928.775.242
KAS DAN BANK AKHIR TAHUN 18.495.026.165 40.072.539.130
Rasio-Rasio Penting
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Rasio Pertumbuhan (%)
Pendapatan Usaha 52,93% -4,75%
Beban Pokok Pendapatan -3,84% -24,15%
Laba Bruto 141,18% 58,12%
Laba Usaha 175,25% 35,09%
Laba Sebelum Pajak Penghasilan 303,08% 24,73%
Laba Periode/Tahun Berjalan 293,57% -0,32%
Jumlah Aset 85,87% 11,12%
Jumlah Liabilitas 135,83% 3,34%
Jumlah Ekuitas 30,59% 21,20%
Rasio Usaha (%)
Laba Bruto / Pendapatan Usaha 61,74% 39,15%
Laba Periode/Tahun Berjalan / Laba Periode/Tahun Berjalan /
Pendapatan Usaha Pendapatan Usaha 34,13% 13,26%
Laba Periode/Tahun Berjalan / Beban Usaha 70,12% 18,55%
Laba Periode/Tahun Berjalan / Ekuitas (ROE) 23,64% 7,84%
Laba Periode/Tahun Berjalan / Aset (ROA) 7,89% 3,72%
Rasio Keuangan (X)
Aset / Liabilitas 1,50 1,90
Liabilitas / Ekuitas (Debt to Equity) 2,00 1,11
Liabilitas / Aset (Debt to Asset) 0,67 0,53
Aset Lancar / Liabilitas Jangka Pendek (Current Ratio) 1,00 1,18
Interest Coverage Ratio (ICR) (EBITDA / Beban Bunga Pinjaman) 6,73 3,96
491.797.942. 229.456.629.
EBITDA 089 711,
73.049.522.8 57.912.453
Bunga Berjalan 82 .107
Debt Service Coverage Ratio (DSCR)** 3,37 1,86
Debt to EBITDA 3,94 3,58
Informasi Tambahan ini diterbitkan pada tanggal 23 Juni 2025.
Dokumen ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen Keterbukaan Informasi tertanggal 10 April 2025 Halaman-10
Page 11
RINGKASAN ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN
1. Umum
PT Solusi Sinergi Digital (“Perusahaan”) didirikan berdasarkan Akta Notaris No. 21 dibuat oleh Humberg Lie, S.H.,
S.E., M.Kn., tanggal 6 September 2012. Akta pendirian ini telah disahkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-48121.AH.01.01 Tahun 2012 tanggal 10 September
2012. Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami perubahan beberapa kali, terakhir dengan Akta Notaris No. 22
dibuat oleh Rini Yulianti, S.H., tanggal 12 Juni 2023, mengenai perubahan susunan Dewan Komisaris. Perubahan
tersebut telah diterima dan dicatat dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi
Manusia dalam Surat No. AHU-AH.01.03-0076024 tanggal 12 Juni 2023.
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, Perusahaan bergerak dalam bidang:
• Perdagangan besar dan eceran;
• Aktivitas profesional, ilmiah dan teknis;
• Aktivitas keuangan dan asuransi; dan
• Informasi dan komunikasi.
Kegiatan yang sedang dijalankan saat ini adalah bergerak dalam bidang periklanan, serta perusahaan holding yang
melakukan investasi dalam bidang periklanan, produk dan layanan digital, dan jaringan serat optik melalui Perusahaan
Anak.
Perusahaan memulai kegiatan operasional pada tahun 2012.
Perusahaan berdomisili di Fatmawati Mas Blok 328-329 Jl. RS Fatmawati No 20 Jakarta Selatan, Indonesia.
Induk perusahaan adalah PT Investasi Sukses Bersama.
2. Kebijakan Akuntansi Penting
Perseroan menyusun laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Kebijakan
akuntansi penting dijelaskan secara rinci dalam catatan atas laporan keuangan.
Dalam penerapan kebijakan akuntansi Perseroan, manajemen diwajibkan untuk membuat pertimbangan, estimasi, dan
asumsi tentang jumlah tercatat aset dan liabilitas yang tidak tersedia dari sumber lain. Estimasi dan asumsi yang terkait
didasarkan pada pengalaman historis dan faktor-faktor lain yang dianggap relevan. Hasil aktualnya mungkin berbeda
dengan estimasi tersebut.
Dalam periode berjalan, Perseroan telah menerapkan PSAK revisi, yang berlaku efektif 1 Januari 2022:
• Amendemen PSAK 57: Provisi, Liabilitas, Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi tentang Kontrak Memberatkan -
Biaya Memenuhi Kontrak
• PSAK 71: Instrumen Keuangan (Penyesuaian Tahunan 2020)
• PSAK 73: Sewa (Penyesuaian Tahunan 2020)
Penerapan PSAK yang direvisi tidak mengakibatkan perubahan substansial terhadap kebijakan akuntansi Perusahaan
dan tidak memiliki dampak material terhadap jumlah yang dilaporkan untuk tahun berjalan.
DSAK-IAI telah menerbitkan beberapa standar baru, amandemen dan penyesuaian atas standar, serta interpretasi
atas standar namun belum berlaku efektif untuk periode yang dimulai pada 1 Januari 2022.
Amendemen dan revisi atas standar yang berlaku efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2023,
dengan penerapan dini diperkenankan yaitu:
• Amendemen PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan terkait Pengungkapan Kebijakan Akuntansi
• Amendemen PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan tentang Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek
atau Jangka Panjang
• Amendemen PSAK 16 Aset Tetap tentang Hasil sebelum Penggunaan yang Diintensikan
• Amendemen PSAK 25: Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan terkait Definisi
Estimasi Akuntansi
• Amendemen PSAK 46: Pajak Penghasilan tentang Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang Timbul
dari Transaksi Tunggal
Standar baru dan amendemen atas standar yang berlaku efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah
1 Januari 2024, dengan penerapan dini diperkenankan yaitu:
• Amendemen PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan terkait Liabilitas Jangka Panjang dengan Kovenan
• Amendemen PSAK 73: Sewa terkait liabilitas Sewa pada Transaksi Jual dan Sewa-balik
Informasi Tambahan ini diterbitkan pada tanggal 23 Juni 2025.
Dokumen ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen Keterbukaan Informasi tertanggal 10 April 2025 Halaman-11
Page 12
Standar baru dan amendemen atas standar yang berlaku efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah
1 Januari 2025, dengan penerapan dini diperkenankan yaitu:
• PSAK 74: Kontrak Asuransi; dan
• Amendemen PSAK 74: Kontrak Asuransi tentang Penerapan Awal PSAK 74 dan PSAK 71 - Informasi
Komparatif.
Hingga tanggal laporan keuangan diotorisasi, Perseroan masih melakukan evaluasi atas dampak potensial dari
penerapan standar baru, amandemen standar dan interpretasi standar tersebut.
3. Keuangan
A. LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
PENDAPATAN USAHA - NETO 671.854.001.272 439.326.367.240
BEBAN POKOK PENDAPATAN (257.080.687.384) (267.350.511.060)
LABA BRUTO 414.773.313.888 171.975.856.180
Beban pemasaran - (78.014.659 )
Beban umum dan administrasi (68.674.526.161) (48.145.414.864 )
Penghasilan (beban) lain-lain - neto (1.207.531.677) 1.551.251.599
Beban pajak final - (2.006.925 )
LABA USAHA 344.891.256.050 125.301.671.331
Penghasilan keuangan 538.954.781 186.400.180
Beban keuangan (73.049.522.882) (57.912.453.107 )
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 272.380.687.949 67.575.618.404
BEBAN PAJAK PENGHASILAN - NETO (43.102.216.446) (9.318.897.299 )
LABA NETO TAHUN BERJALAN 229.278.471.503 58.256.721.105
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:
Pengukuran kembali dari liabilitas imbalan kerja 538.204.957 (103.139.793 )
Pajak penghasilan terkait (118.405.091) 22.690.755
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN NETO -
SETELAH PAJAK 419.799.866 (80.449.038)
TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF TAHUN
BERJALAN 229.698.271.369 58.176.272.067
PENGHASILAN NETO PERIODE/TAHUN BERJALAN
YANG DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Entitas induk 231.186.780.014 58.543.329.595
Kepentingan nonpengendali (1.908.308.511) (286.608.490 )
Total 229.278.471.503 58.256.721.105
TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF
PERIODE/TAHUN BERJALAN YANG DAPAT
DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Entitas induk 231.600.751.380 58.462.880.557
Kepentingan nonpengendali (1.902.480.011) (286.608.490 )
Total 229.698.271.369 58.176.272.067
LABA NETO PER SAHAM YANG DAPAT
DIATRIBUSIKAN KEPADA PEMILIK ENTITAS INDUK
Saham dasar 99,58 25,96
Pendapatan Usaha - Neto
Rincian pendapatan usaha - neto Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan
2023 adalah sebagai berikut:
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Iklan 320.388.967.114 268.760.795.457
Bandwidth 227.195.231.783 55.276.208.865
Sewa core 101.903.348.841 58.585.030.783
Manage telco service 25.079.825.000 -
Colocation 2.363.155.540
Portal web dan platform digital - 57.460.084.820
Sub-total 676.930.528.278 440.082.119.925
Potongan harga (5.076.527.006) (755.752.685 )
Neto 671.854.001.272 439.326.367.240
Informasi Tambahan ini diterbitkan pada tanggal 23 Juni 2025.
Dokumen ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen Keterbukaan Informasi tertanggal 10 April 2025 Halaman-12
Page 13
Rincian berdasarkan jenis pelanggan adalah sebagai berikut:
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Pihak ketiga 671.854.001.272 439.326.367.240
Pihak berelasi - -
Total 671.854.001.272 439.326.367.240
Pendapatan usaha – neto untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 naik sebesar Rp232.527
juta atau 52,93% dibandingkan dengan 31 Desember 2023 hal ini disebabkan oleh kenaikan segmen
pendapatan Iklan, bandwith, sewa core, manage telco service dan colocation. Kenaikan ini sejalan dengan
pengembangan jaringan kabel fiber optic yang semakin besar sehingga dapat memberikan peningkatan yang
signifikan bagi pendapatan Perseroan yang seluruhnya merupakan pendapatan dari pihak ketiga.
Kenaikan volume penjualan ini berasal dari perluasan pasar, peningkatan permintaan pelanggan, serta strategi
pemasaran yang lebih efektif. Sementara itu, Perseroan tidak menetapkan kenaikan harga jual yang merupakan
kebijakan manajemen Perseroan untuk meningkatkan occupancy. Selain itu, terdapat layanan atau jasa baru
yang dikembangkan oleh Perseroan, masing - masing penyebab yang disampaikan berkontribusi terhadap
pertumbuhan pendapatan serta pertumbuhan usaha Perseroan
Beban Pokok Pendapatan
Rincian Beban Pokok Pendapatan pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Portal web dan platform digital - 55.367.849.177
Telekomunikasi 90.765.154.515 71.085.873.331
Periklanan 166.315.532.869 140.896.788.552
Total 257.080.687.384 267.350.511.060
Beban pokok pendapatan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 turun sebesar Rp10.269
juta atau 3,84% dibandingkan dengan 31 Desember 2023 terutama disebabkan oleh penurunan beban pokok
pendapatan dari periklanan. Hal ini dikarenakan Perseroan dapat meningkatkan efisiensi beban pokok
pendapatan terutama di segmen periklanan.
Beban Operasional
Rincian beban operasional konsolidasian tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Beban pemasaran:
Komisi - 78.014.659
Beban umum dan administrasi:
Penyusutan 18.460.627.789 9.726.952.302
Gaji, THR dan tunjangan 16.953.228.623 15.331.936.405
Perizinan 10.157.803.693 5.195.403.818
Asuransi 4.580.405.309 3.628.951.015
Transportasi dan perjalanan dinas 4.114.196.624 1.426.528.395
Jasa profesional 3.283.512.475 2.892.035.767
Jamuan dan sumbangan 2.453.754.352 828.648.781
Sewa 1.642.856.856 4.317.860.976
Iklan, majalah dan pemasaran 1.390.829.400 354.841.171
Internet, telepon, air dan listrik 1.335.665.963 280.925.350
Imbalan kerja karyawan 1.181.193.420 924.621.073
Alat tulis dan cetakan 522.617.860 262.579.923
Natura 464.721.207 454.189.196
Administrasi efek 424.638.146 858.240.077
Pemeliharaan dan perawatan 337.113.233 461.416.146
Beban pajak 170.866.849 767.637.842
Perlengkapan 69.584.615 34.828.492
Lain-lain (masing-masing dibawah
Rp 5.000.000) 1.130.909.747 397.818.135
Sub-total 68.674.526.161 48.145.414.864
Total 68.674.526.161 48.223.429.523
Beban operasional untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 naik sebesar Rp20.451 juta
atau 42,41% dibandingkan dengan 31 Desember 2023 terutama disebabkan oleh kenaikan beban
penyusutan, gaji dan beban perizinan. Peningkatan ini dikarenakan pada tahun 2024 Perseroan melakukan
penambahan jaringan fiber optik untuk memperluas pangsa pasar yang Perseroan miliki sehingga atas
Informasi Tambahan ini diterbitkan pada tanggal 23 Juni 2025.
Dokumen ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen Keterbukaan Informasi tertanggal 10 April 2025 Halaman-13
Page 14
penambahan tersebut menyebabkan peningkatan beban penyusutan atas aset Perseroan dan beban gaji
serta beban perizinan Perseroan.
Laba Neto Tahun Berjalan
Laba bersih untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp 229.278 Juta naik
sebesar Rp 171.021 Juta atau 293,57% dibandingkan tahun 2023 sebesar Rp 58.256 Juta. Peningkatan
laba bersih tersebut dikarenakan peningkatan pendapatan yang signifikan dan efisiensi beban pokok
pendapatan sehingga memberikan peningkatan laba bersih yang signifikan pada tahun 2024.
Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan
Penghasilan komprehensif untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp 229.698 Juta
naik sebesar Rp 171.521 Juta atau sebesar 294,83% dibandingkan tahun 2023 sebesar Rp 58.176 Juta.
Peningkatan penghasilan komprehensif tersebut dikarenakan peningkatan pendapatan yang signifikan dan
efisiensi beban pokok pendapatan sehingga memberikan peningkatan laba bersih yang signifikan pada
tahun 2024.
Selain pendapatan dari kegiatan usaha utama, Perseroan mencatat beberapa komponen pendapatan
lainnya yang turut memengaruhi hasil usaha, seperti pendapatan bunga dari penempatan dana jangka
pendek, keuntungan atas pelepasan aset (bila ada), serta penerimaan insidental yang bersifat tidak reguler
namun berdampak signifikan terhadap laba bersih. Komponen ini membantu memberikan gambaran lebih
menyeluruh terhadap kinerja keuangan Perseroan.
Di sisi beban, selain beban operasional dan beban pokok pendapatan, Perseroan mencermati beberapa
beban penting seperti beban bunga pinjaman, kerugian selisih kurs, beban penurunan nilai aset (bila ada),
serta beban satu kali (non-recurring) seperti biaya restrukturisasi atau penalti. Identifikasi terhadap
komponen-komponen ini dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan transparansi dan akurasi
dalam penyajian hasil usaha Perseroan
B. LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Berikut adalah ringkasan laporan posisi keuangan konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak untuk tanggal
31 Desember 2024 dan 2023.
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Total Aset Lancar 586.347.200.651 262.832.995.400
Total Aset Tidak Lancar 2.321.068.531.723 1.301.396.619.146
TOTAL ASET 2.907.415.732.374 1.564.229.614.546
Total Liabilitas Jangka Pendek 583.511.605.222 222.841.096.106
Total Liabilitas Jangka Panjang 1.354.060.797.961 598.742.544.193
TOTAL LIABILITAS 1.937.572.403.183 821.583.640.299
TOTAL EKUITAS 969.843.329.191 742.645.974.247
Aset
Komposisi aset Perseroan dan Entitas Anak adalah sebagai berikut:
31 Desember
Keterangan
2024 2023
ASET
ASET LANCAR
Kas dan bank 18.495.026.165 40.072.539.130
Piutang usaha
Pihak ketiga 136.493.664.425 90.952.347.081
Pajak dibayar di muka 16.256.512.269 15.722.555.925
Beban dibayar di muka 21.113.521.591 71.364.709.778
Uang muka 393.686.379.659 44.676.933.468
Aset lain-lain 302.096.542 43.910.000
Total Aset Lancar 586.347.200.651 262.832.995.400
ASET TIDAK LANCAR
Beban dibayar di muka 9.794.106.194 11.823.413.242
Uang muka – aset tetap - 88.384.436.054
Aset tetap – neto 2.299.004.659.722 1.198.007.694.498
Aset takberwujud – neto 11.092.642.025 1.416.666.667
Taksiran tagihan pajak penghasilan - 242.314.336
Aset pajak tangguhan – neto 1.177.123.782 1.522.094.349
Total Aset Tidak Lancar 2.321.068.531.723 1.301.396.619.146
TOTAL ASET 2.907.415.732.374 1.564.229.614.546
Informasi Tambahan ini diterbitkan pada tanggal 23 Juni 2025.
Dokumen ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen Keterbukaan Informasi tertanggal 10 April 2025 Halaman-14
Page 15
Aset Lancar
Aset Lancar konsolidasian pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan posisi 31 Desember 2023
mengalami kenaikkan sebesar Rp323.514 juta atau naik sebesar 123,09% dari Rp262.832 juta di tahun
2023 menjadi sebesar Rp586.347 juta di tahun 2024. Kenaikkan Aset Lancar konsolidasian ini terjadi
karena adanya peningkatan pada Piutang usaha pada pihak ketiga dan uang muka. Peningkatan piutang
usaha mengalami peningkatan dikarenakan meningkatnya pendapatan Perseroan pada tahun 2024.
Sedangkan peningkatan uang muka dikarenakan pada tahun 2024 Perseroan melakukan pengembangan
jaringan kabel fiber optic sehingga menyebabkan peningkatan atas uang muka project telco tersebut.
Aset Tidak Lancar
Aset Tidak Lancar konsolidasian pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan posisi 31 Desember 2023
mengalami kenaikkan sebesar Rp1.019.671 juta atau naik sebesar 78,35% dari Rp1.301.396 juta di tahun
2023 menjadi sebesar Rp2.321.068 juta di tahun 2024. Kenaiikan Aset Tidak Lancar konsolidasian ini
terjadi karena adanya peningkatan pada Aset Tetap dan Aset tak berwujud Perseroan yang disebabkan
pada tahun 2024 Perseroan melakukan penambahan aset tetap yang cukup signifikan untuk
pengembangan jaringan kabel fiberoptik.
Jumlah Aset
Aset konsolidasian pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan posisi 31 Desember 2023 mengalami
kenaikkan sebesar Rp1.343.186 juta atau naik sebesar 85,87% dari Rp1.564.229 juta di tahun 2023
menjadi sebesar Rp2.907.415 juta di tahun 2024. Kenaikkan aset konsolidasian ini terjadi karena adanya
peningkatan pada Aset Lancar seperti Piutang Usaha Pihak Ketiga, dan Uang Muka, serta peningkatan
pada Aset Tidak Lancar seperti Peningkatan pada Aset Tetap dan peningkatan pasa Aset Tak Berwujud
Perseroan.
Liabilitas
Komposisi liabilitas Perseroan dan Entitas Anak adalah sebagai berikut:
31 Desember
Keterangan
2024 2023
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha
Pihak ketiga 33.001.370.287 48.646.099.251
Utang lain-lain
Pihak ketiga 8.029.839.382 708.547.902
Utang pajak 112.370.069.339 24.623.870.445
Beban akrual 5.109.714.952 2.758.312.148
Uang muka penjualan 10.290.154.592 36.531.429.422
Pinjaman jangka pendek -
Liabilitas jangka panjang jatuh tempo dalam waktu satu
tahun
Liabilitas sewa 25.717.400.118 20.408.038.717
Utang pembiayaan konsumen 386.633.823 39.050.233
Utang bank 138.055.277.673 76.527.008.920
Pinjaman 83.918.554.209 12.598.739.068
Utang obligasi 166.632.590.847 -
Total Liabilitas Jangka Pendek 583.511.605.222 222.841.096.106
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang lain-lain pihak ketiga 301.212.468.808 -
Utang pihak berelasi 39.377.574.929 10.358.361.195
Liabilitas imbalan kerja 3.155.146.210 2.512.157.747
Uang muka penjualan 127.559.944.472 98.593.263.304
Liabilitas pajak tangguhan - neto 4.589.056.790 -
Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang
jatuh tempo dalam waktu satu tahun
Liabilitas sewa 158.533.723.977 205.735.226.811
Utang pembiayaan konsumen 726.049.149
Utang bank 237.250.226.847 260.319.583.906
Pinjaman 34.204.122.692 21.223.951.230
Utang obligasi 447.452.484.087 -
Total Liabilitas Jangka Panjang 1.354.060.797.961 598.742.544.193
TOTAL LIABILITAS 1.937.572.403.183 821.583.640.299
Informasi Tambahan ini diterbitkan pada tanggal 23 Juni 2025.
Dokumen ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen Keterbukaan Informasi tertanggal 10 April 2025 Halaman-15
Page 16
Liabilitas Jangka Pendek
Liabilitas Jangka Pendek konsolidasian pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan posisi 31 Desember
2023 mengalami kenaikkan sebesar Rp360.670 juta atau ada kenaikkan sebesar 161,85% dari Rp222.841
juta di tahun 2023 menjadi sebesar Rp583.511 juta di tahun 2024. Kenaikan Liabilitas Jangka Pendek
konsolidasian ini terjadi karena adanya peningkatan pada Utang Pajak Perseroan,Pinjaman, Utang Bank
dan pada Utang obligasi Perseroan. Peningkatan pada Utang Pajak perseroan dikarenakan peningkatan
pendapatan dan laba bersih Perseroan yang menyebabkan peningkatan utang pajak terutama pajak
pertambahan nilai dan pajak penghasilan pasal 29. Sementara itu peningkatan atas pinjaman, utang bank
dan utang obligasi Perseroan dikarenakan adanya kebutuhan pendanaan yang diperlukan oleh Perseroan
dalam pengembangan jaringan infrastuktur fiber optik yang dimiliki oleh Perseroan.
Liabilitas Jangka Panjang
Liabilitas Jangka Panjang konsolidasian pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan posisi 31
Desember 2023 mengalami kenaikkan sebesar Rp755.318 juta atau naik sebesar 126,15% dari Rp598.742
juta di tahun 2023 menjadi sebesar Rp1.354.060 juta di tahun 2024. Kenaikan Liabilitas Jangka Panjang
konsolidasian ini terjadi karena adanya kenaikan pada Utang lain-lain pihak ketiga, utang pihak berelasi,
uang muka penjualan dan utang obligasi. Peningkatan liabilitas jangka panjang pada tahun 2024 secara
umum dikarenakan adanya kebutuhan pendanaan yang diperlukan oleh Perseroan dalam pengembangan
jaringan infrastuktur fiber optik yang dimiliki oleh Perseroan.
Jumlah Liabilitas
Liabilitas konsolidasian pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan posisi 31 Desember 2023
mengalami kenaikkan sebesar Rp1.115.988 juta atau naik sebesar 135,83% dari Rp821.583 juta pada
tahun 2023 menjadi Rp1.937.572 juta pada tahun 2024. Kenaikkan ini disebabkan karena Peningkatan
pada Liabilitas Jangka Pendek, dan juga peningkatan di Liabilitas Jangka Panjang seperti utang bank, utang
lain-lain pihak ketiga dan utang obligasi dimana peningkatan ini dikarenakan kebutuhan pendanaan
Perseroan yang diperlukan untuk pembangunan aset jaringan infrasturktur jaringan fiber optik yang dimiliki
oleh Perseroan.
Ekuitas
Komposisi ekuitas Perseroan dan Entitas Anak adalah sebagai berikut:
31 Desember
Keterangan
2024 2023
EKUITAS
Ekuitas yang dapat Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk
Modal dasar - 6.030.000.000 saham dengan nilai nominal Rp 100 per
lembar saham
Modal ditempatkan dan disetor - 2.359.355.118 dan 2.255.321.287
saham dengan nilai nominal
Rp 100 per lembar saham Tahun 2024 dan 2023 235.935.511.800 225.532.128.700
Uang muka setoran modal - 71.783.331.590
Tambahan modal disetor 328.521.140.531 267.141.192.041
Selisih nilai transaksi entitas sepengendali 2.905.639.379 2.905.639.379
Selisih nilai transaksi entitas nonpengendali (312.728.138) -
Saldo laba
Ditentukan penggunaanya 28.733.307.027 25.733.307.027
Belum ditentukan penggunaannya 373.566.312.279 147.466.477.324
Sub-total 969.349.182.878 740.562.076.061
Kepentingan Nonpengendali 494.146.313 2.083.898.186
TOTAL EKUITAS 969.843.329.191 742.645.974.247
Pada akhir tahun 2024 modal Perseroan mengalami kenaikkan sebesar 30,59% atau sebesar Rp227 miliar
dari Rp742 miliar pada tahun 2023 menjadi Rp969 miliar di tahun 2024. Kenaikan ini disebabkan oleh
penambahan modal disetor sebesar Rp61 miliar dan peningkatan pada saldo laba ditahan sebesar Rp229
miliar dimana pada akhir Desember 2023 saldo laba ditahan sebesar Rp173 miliar menjadi Rp402 miliar
pada akhir Desember 2024.
Informasi Tambahan ini diterbitkan pada tanggal 23 Juni 2025.
Dokumen ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen Keterbukaan Informasi tertanggal 10 April 2025 Halaman-16
Page 17
C. LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
Berikut adalah ringkasan laporan arus kas konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024 dan 2023:
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Operasi 418.779.785.086 224.815.346.982
Kas Neto Digunakan untuk Aktivitasi Investasi (1.476.022.907.963) (204.797.971.333 )
Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk)
Aktivitas Pendanaan 1.035.665.609.912 (873.611.761 )
• Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Perolehan kas dari kegiatan operasi di tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp418.779 juta berasal
dari penerimaan dari pelanggan sebesar Rp629.038 juta, penerimaan dari pihak ketiga sebesar
Rp83.987 juta dan penerimaan penghasilan keuangan sebesar Rp538 juta, dikurangi dengan
pembayaran kepada pemasok sebesar Rp159.439 juta, pembayaran kas kepada karyawan sebesar
Rp16.953 juta, pembayaran pajak penghasilan sebesar Rp2.825 juta, pembayaran kepada pihak
ketiga sebesar Rp45.124 juta serta pembayaran biaya keuangan sebesar Rp70.442 juta.
Perolehan kas dari kegiatan operasi di tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp224.815 juta berasal
dari penerimaan dari pelanggan sebesar Rp469.345 juta, dan penerimaan penghasilan keuangan
sebesar Rp23 juta, dikurangi dengan pembayaran kepada pemasok sebesar Rp145.075 juta,
pembayaran kepada pihak ketiga sebesar 41.000 juta, pembayaran kas kepada karyawan sebesar
Rp15.331 juta, pembayaran pajak penghasilan sebesar Rp2.908 juta serta pembayaran biaya
keuangan sebesar Rp40.237 juta.
• Arus Kas dari Aktivitas Investasi
Dari kegiatan investasi selama periode 31 Desember 2024, Perseroan dan Entitas anak mencatatkan
penggunaan kas untuk investasi sebesar Rp1.476.023 juta terdiri perolehan aset tetap sebesar
Rp1.166.762 juta, pembayaran uang muka aset tetap sebesar Rp310.773 juta dan dikurangi
penerimaan hasil penjualan aset tetap sebesar Rp1.513 juta.
Pada tanggal 31 Desember 2023, kas neto digunakan untuk aktivitas investasi sebesar Rp204.797
juta terdiri dari penerimaan dari piutang pihak berelasi sebesar Rp120.400 juta serta pembayaran
untuk perolehan aset tetap sebesar Rp236.813 juta dan pembayaran untuk uang muka aset tetap
sebesar Rp88.384 juta.
• Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Dari kas yang diperoleh dari aktivitas pendanaan pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar
Rp1.035.665 juta terutama berasal dari penerimaan utang obligasi sebesar Rp600.000 juta,
penerimaan utang lain-lain jangka Panjang sebesar 319.375 juta, penerimaan utang pihak berelasi
sebesar Rp52.260 juta, penerimaan utang bank sebesar Rp61.528 juta, serta penerimaan pinjaman
sebesar Rp84.299 juta dan dikurangi pembayaran utang pembiayaan konsumen sebesar Rp255 juta
biaya emisi obligasi sebesar Rp5.781 juta, pembayaran utang bank Rp23.069 juta, pembayaran
liabilitas sewa Rp50.191 juta dan pembayaran dividen Rp2.500 juta.
Pada tanggal 31 Desember 2023, kas neto digunakan untuk aktivitas pendanaan sebesar Rp873
juta berasal dari penerimaan utang pihak bereasi sebesar Rp4.239 juta, penerimaan utang bank
sebesar Rp100.715 juta, penerimaan pinjaman sebesar Rp33.822 juta, penerimaan uang muka
setoran modal sebesar Rp71.783 juta dan dikurangi pembayaran utang bank sebesar Rp147.610
juta, pembayaran utang pembiayaan konsumen Rp594 juta, pembayaran liabilitas sewa sebesar
Rp63.229 juta.
D. LIKUIDITAS
Sumber pendanaan Perseroan dan Entitas Anak berasal dari 2 (dua) sumber yakni internal dan eksternal.
Pembiayaan dari internal berasal dari kas internal Perseroan dan Entitas Anak. Saat ini Perseroan dan Entitas
Anak memiliki arus kas internal yang kurang memadai untuk menjaga likuiditas Perseroan dan Entitas Anak,
sehingga Perseroan dan Entitas Anak harus berfokus pada pencarian sumber dana eksternal seperti penerbitan
surat utang.
Informasi Tambahan ini diterbitkan pada tanggal 23 Juni 2025.
Dokumen ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen Keterbukaan Informasi tertanggal 10 April 2025 Halaman-17
Page 18
Langkah-langkah yang diambil oleh Perseroan dan Entitas Anak terkait dengan kecukupan untuk mendapatkan
modal kerja tambahan adalah dengan melakukan penerbitan surat utang atau pinjaman.
Tidak ada sumber likuiditas material yang belum digunakan.
Tidak ada kecenderungan yang diketahui, permintaan, perikatan atau komitmen, kejadian dan/atau
ketidakpastian yang mungkin mengakibatkan terjadinya peningkatan atau penurunan yang material terhadap
likuiditas Perseroan.
Jika modal kerja tidak mencukupi, maka Perseroan akan mengajukan pinjaman dari Bank atau pihak ketiga untuk
mendapatkan modal kerja tambahan yang diperlukan.
E. SOLVABILITAS
Solvabilitas Perseroan dan Entitas Anak merupakan alat ukur untuk mengetahui kemampuan Perseroan dalam
memenuhi liabilitias jangka pendek dan jangka panjangnya dan tercermin dari perbandingan antara jumlah
liabilitias dengan modal sendiri dan juga perbandingan antara jumlah liabilitias dengan total aset Perseroan.
31 Desember
Keterangan
2024 2023
TOTAL ASET 2.907.415.732.374 1.564.229.614.546
TOTAL LIABILITAS 1.937.572.403.183 821.583.640.299
TOTAL EKUITAS 969.843.329.191 742.645.974.247
Solvabilitas (x)
Liabilitas terhadap Aset 0,67 0,53
Liabilitas terhadap Ekuitas 2,00 1,11
F. IMBAL HASIL ASET
Imbal hasil aset (Return on Asset) adalah rasio yang menggambarkan kemampuan Perseroan dan Entitas Anak
dalam menghasilkan laba dari perputaran asetnya. Rasio ini diukur dengan membandingkan antara laba bersih
dengan jumlah aset konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak.
31 Desember
Keterangan
2024 2023
LABA NETO TAHUN BERJALAN 229.278.471.503 58.256.721.105
TOTAL ASET 2.907.415.732.374 1.564.229.614.546
ROA 7,89% 3,72%
G. IMBAL HASIL EKUITAS
Imbal hasil ekuitas (Return on Equity) adalah rasio yang menggambarkan kemampuan Perseroan dan Entitas
Anak dalam menghasilkan laba bersih bagi para pemegang sahamnya. Rasio ini diukur dengan membandingkan
antara laba bersih dengan ekuitas, terlampir adalah penjabaran sehubungan dengan rasio tersebut :
31 Desember
Keterangan
2024 2023
LABA NETO TAHUN BERJALAN 229.278.471.503 58.256.721.105
TOTAL EKUITAS 969.843.329.191 742.645.974.247
ROE 23,64% 7,84%
H. INFORMASI SEGMEN
2024
Periklanan / Telekomunikasi / Product digital / Total /
Advertising Telecomunication Digital product Total
Pendapatan neto 316.508.228.497 355.345.772.775 - 671.854.001.272
Beban pokok pendapatan (166.315.532.869) (90.765.154.515) - (257.080.687.384)
Laba bruto 150.192.695.628 264.580.618.260 - 414.773.313.888
Beban usaha - neto (38.619.214.888) (31.262.842.950) - (69.882.057.838)
Laba usaha 111.573.480.740 233.317.775.310 - 344.891.256.050
2023
Periklanan / Telekomunikasi / Product digital / Total /
Advertising Telecomunication Digital product Total
Pendapatan neto 260.164.112.560 121.702.169.860 57.460.084.820 439.326.367.240
Beban pokok pendapatan (140.896.788.552) (71.085.873.331) (55.367.849.177) (267.350.511.060)
Laba bruto 119.267.324.008 50.616.296.529 2.092.235.643 171.975.856.180
Beban usaha - neto 30.664.806.887 13.518.284.314 2.491.093.648 46.674.184.849
Laba usaha 88.602.517.121 37.098.012.215 (398.858.005) 125.301.671.331
Pada periode 31 Desember 2024 kontribusi pendapatan Perseroan terbesar diperoleh dari sektor telekomunikasi
dengan kontribusi pendapatan sekitar 53% atau setara Rp 355.345.772.775,-sedangkan kontribusi sektor
Informasi Tambahan ini diterbitkan pada tanggal 23 Juni 2025.
Dokumen ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen Keterbukaan Informasi tertanggal 10 April 2025 Halaman-18
Page 19
periklanan hanya sebesar 39% atau setara Rp 316.508.228.497,- dari total pendapatan Perseroan sebesar Rp
671.854.001.272. Selanjutnya, dari sisi laba usaha kontribusi oleh sektor telekomunikasi sebesar 68% dan sektor
periklanan sebesar 32% dari total laba usaha sebesar Rp 344.891.256.050,-
Pada periode 31 Desember 2023 selain segmen periklanan dan telekomunikasi,terdapat segmen Produk Digital.
Kontribusi pendapatan Perseroan terbesar didominasi oleh sektor Periklanan dengan kontribusi pendapatan
sekitar 59% atau setara dengan Rp 260.164.112.560,- sedangkan sektor telekomunikasi sebesar 28% atau
setara dengan Rp 121.702.169.860,- dan sektor produk digital yang hanya sebesar 13% atau setara dengan Rp
57.460.084.820 dari total pendapatan sebesar Rp 439.326.367.240,-. Selanjutnya dari sisi laba usaha kontribusi
sektor periklanan sebesar 71%, sektor telekomunikasi sebesar 30% dan sektor produk digital yang mengalami
kerugian sebesar -0,3% dari total laba usaha sebesar Rp 125.301.671.331,-
4. Fluktuasi Mata Uang Asing dan Suku Bunga
Perseroan tidak memiliki utang/pinjaman dalam mata uang asing. Namun begitu di masa mendatang tidak
menutup kemungkinan bahwa Perseroan akan mendapatkan pinjaman dan/atau mendapaktan penghasilan dalam
bentuk mata uang asing. Fluktuasi mata uang asing yang terjadi dapat mempengaruhi kinerja Perseroan baik dari
segi pendapatan maupun dari segi beban bunga serta kemampuan Perseroan untuk membayar bunga maupun
pokok pinjaman dalam mata uang asing.
Perseroan mengelola risiko fluktuasi mata uang asing dengan menyesuaikan penerimaan dan pembayaran dalam
mata uang yang sama dimana dolar AS menjadi pilihan karena merupakan mata uang yang paling banyak
digunakan. Selain itu Perseroan melakukan pemantauan secara berkala terhadap fluktuasi pertukaran nilai mata
uang asing. Selain itu dalam hal Perseroan memperoleh pinjaman dalam mata uang asing Perseroan akan
menjalankan program lindung nilai yang terkait dengan pinjaman dengan mata uang asing.
5. Kejadian yang Tidak Normal dan Jarang Terjadi dalam Ekonomi
Pandemi Covid-19 merupakan suatu kejadian yang tida normal dan jarang terjadi dalam ekonomi dan sangat
berpengaruh pada dunia bisnis, terlebih lagi bisnis pariwisata yang menjadi kegiatan utama Perseroan. Tahun
2021 masih menjadi tahun yang sangat buruk bagi dunia usaha. Namun begitu pada tahun 2022 dan 2023 telah
terjadi beberapa pemulihan dan penyesuaian dengan diberlakukannya New Normal oleh Pemerintah Indonesia.
Hal ini tercermin dari kinerja up line maupun bottom line Perseroan dimana Pendapatan pada 2022 dan tengah
tahun 2023 terus meningkat dibandingkan dengan 2021.
6. Kebijakan Pemerintah yang Berdampak pada Kegiatan Usaha dan Investasi Perseroan
Pada kondisi ekonomi pasca covid-19 yang tidak menentu seperti ini banyak kebijakan yang dilaksanakan oleh
Pemerintah baik secara fiskal,moneter, ekonomi public dan politik. Kebijakan yang paling berdampak secara
langsung merupakan kebijakan pelonggaran protokol Kesehatan sebagai respon atas penurunan data korban
Pandemi Covid-19. Pelonggaran protokol Kesehatan berdampak secara negatif dan signifikan pada pendapatan
Perseroan, begitupun sebaliknya. Sedangkan kebijakan yang berpengaruh secara tidak langsung adalah
kebijakan moneter yaitu naik dan turunnya suku bunga yang berdampak pada beban keuangan Perseroan.
Namun demikian kebijakan Pemerintah yang selalu mendukung ekonomi kreatif, dan juga digitalisasi industri
menjadi faktor yang turut meningkatkan penjulan Perseroan dan Entitas Anak.
7. Dampak Perubahan Harga Terhadap Pendapatan dan Laba Operasi Perseroan
Pada tahun 2021, 2022 dan 2023 Perseroan tidak melakukan perubahan harga secara signifikan pada biaya
layanan atas jasa yang ditawarkan Perseroan. Kenaikan pendapatan Perseroan lebih banyak dipengaruhi dari
peningkatan volume penjualan dari jasa yang ditawarkan Perseroan dan Entitas anak sebagai dampak kondisi
ekonomi dimana terjadi pemulihan atas kondisi penurunan ekonomi secara tajam pada tahun 2020 sebagai imbas
Pandemi Covid-19.
8. Analisis Jumlah Pinjaman Terutang
Tabel di bawah ini memperlihatkan total pinjaman Perseroan yang angka-angkanya diambil dari laporan posisi
keuangan Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 yang dinyatakan dalam mata uang Rupiah dan
disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
Laporan keuangan Perseroan tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 yang tercantum dalam Prospektus ini, telah
diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Anwar & Rekan, auditor independen, berdasarkan Standar Audit yang
ditetapkan oleh Ikatan Akuntan Publik Indonesia (IAPI), dengan Opini Audit Tanpa Modifikasian, sebagaimana
tercantum dalam laporan audit yang juga tercantum dalam Prospektus ini.
Keterangan 31 Desember
Informasi Tambahan ini diterbitkan pada tanggal 23 Juni 2025.
Dokumen ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen Keterbukaan Informasi tertanggal 10 April 2025 Halaman-19
Page 20
2024 2023
PT Bank Shinhan 174.136.604.516 -
PT Bank Hibank Indonesia 50.000.000.000 -
PT Bank J Trust Indonesia 149.875.000.004 126.250.000.000
PT BPR Kirana Indonesia 3.294.900.000 -
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk - 212.476.592.826
Dikurangi beban provisi yang belum diamortisasi (2.001.000.000) (1.880.000.000 )
Sub-total 375.305.504.520 336.846.592.826
Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun (138.055.277.673) (76.527.008.920)
Bagian jangka Panjang 237.250.226.847 260.319.583.906
Perseroan tidak memiliki kebutuhan pinjaman musiman karena selama ini modal kerja operasional Perseroan
cukup menggunakan dana internal Perseroan.
9. Investasi Barang Modal
Tidak terdapat investasi barang modal yang dikeluarkan dalam rangka pemenuhan persyaratan regulasi.
10. Pembatasan terhadap kemampuan Perusahaan Anak untuk mengalihkan dana kepada Perseroan
Perusahaan Anak mungkin tunduk pada sejumlah pembatasan hukum, regulasi, dan perjanjian kontraktual yang
membatasi kemampuannya untuk mendistribusikan laba, membayar dividen, atau memberikan pinjaman maupun
transfer dana lainnya kepada Perseroan Induk.
Hal ini berlaku pada PT Integrasi Jaringan Ekosistem (IJE) yang memiliki batasan untuk tidak memberikan
pinjaman, mendistribusikan laba, membagikan dividen kepada Perusahaan Induk akibat dari perjanjian kontraktual
yang dimiliki IJE dengan Bank BNI.
Akan tetapi pembatasan tersebut tidak berdampak material terhadap likuiditas dan fleksibilitas keuangan
Perseroan, hal ini disebabkan Perseroan memiliki arus kas yang diperoleh dari lini bisnis dan operasionalnya
sendiri, selain itu Perseroan juga memiliki opsi untuk mendapatkan sumber pendanaan eksternal, seperti pinjaman
bank atau penerbitan surat utang.
11. Risiko suku bungan acuan pinjaman dan pengaruhnya terhadap hasil usaha atau keadaan keuangan
pada masa yang akan datang
Saat ini, Perseroan tidak memiliki ketergantungan secara langsung terhadap mata uang asing tertentu, karena
lebih dari 90% transaksi dilakukan dalam mata uang Rupiah dan berlangsung di wilayah Indonesia. Perseroan
juga tidak memiliki pinjaman dalam mata uang asing, sehingga eksposur langsung terhadap risiko nilai tukar
tergolong rendah. Selain itu, hingga saat ini Perseroan belum melakukan pengadaan barang dan jasa dari luar
negeri dalam mata uang asing, namun hal tersebut tidak menutup kemungkinan akan terjadi di masa depan. Oleh
karena itu, risiko nilai tukar tetap menjadi perhatian dalam perencanaan usaha dan strategi keuangan jangka
panjang.
Manajemen Perseroan secara aktif memantau kondisi pasar dan faktor makroekonomi seperti nilai tukar dan suku
bunga, serta akan mempertimbangkan strategi lindung nilai, diversifikasi sumber pembiayaan, dan pengelolaan
struktur pinjaman guna memitigasi potensi risiko terhadap stabilitas keuangan dan kemampuan pembayaran tunai
di masa yang akan datang
12. Dampak perubahan harga terhadap penjualan dan pendapatan bersih emiten serta laba operasi emiten
selama 3 (tiga) tahun terakhir serta dampak inflasi dan perubahan kurs valuta asing
Selama tiga tahun terakhir, Perseroan tidak melakukan penyesuaian harga jual secara signifikan. Strategi utama
yang diambil adalah menjaga stabilitas harga guna mempertahankan daya saing di pasar dan mendorong
peningkatan volume penggunaan atau keterisian (occupancy). Dengan pendekatan ini, pertumbuhan pendapatan
Perseroan lebih banyak ditopang oleh peningkatan volume penjualan atau jasa, termasuk keberhasilan dalam
mendorong tingkat okupansi dan efisiensi operasional.
Perseroan juga mencermati faktor eksternal seperti inflasi dan fluktuasi kurs mata uang asing, namun selama
periode tersebut tidak terdapat dampak yang material terhadap pendapatan, laba operasional, maupun struktur
biaya Perseroan. Mengingat sebagian besar transaksi dilakukan dalam mata uang Rupiah dan beroperasi di dalam
negeri, eksposur terhadap risiko nilai tukar sangat terbatas. Oleh karena itu, kenaikan tren pendapatan dan laba
operasional lebih mencerminkan pertumbuhan organik, bukan hasil dari penyesuaian harga atau dampak
eksternal lainnya.
Informasi Tambahan ini diterbitkan pada tanggal 23 Juni 2025.
Dokumen ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen Keterbukaan Informasi tertanggal 10 April 2025 Halaman-20
Page 21
KEJADIAN DAN TRANSAKSI PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
Tidak terdapat kejadian penting yang mempunyai dampak cukup material terhadap keadaan keuangan dan hasil usaha
Perseroan dan Entitas Anak yang terjadi setelah tanggal laporan Auditor Independen tertanggal 26 Maret 2025 atas
Laporan keuangan konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 telah diaudit
berdasarkan standar audit yang ditetapkan Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) oleh Kantor Akuntan Publik (KAP)
Anwar & Rekan dengan Opini Audit Tanpa Modifikasian atas laporan keuangan tersebut yang ditandatangani oleh
Akuntan Publik Christiadi Tjahnadi dengan Izin Akuntan Publik No. AP. 1164 yang dalam laporannya No
00333/2.1035/AU.1/05/1164-4/1/V/2025 pada tanggal 13 Mei 2025 dan Laporan keuangan Konsolidasian untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 telah diaudit berdasarkan standar audit yang ditetapkan Institut Akuntan
Publik Indonesia (IAPI) oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Anwar & Rekan dengan Opini Audit Tanpa Modifikasian atas
laporan keuangan tersebut yang ditandatangani oleh Akuntan Publik Soaduon Tampubolon, CPA dengan izin Akuntan
Publik No. AP. 1432 yang dalam laporannya No. 00145/2.1035/AU.1/05/1432-2/1/III/2024 pada tanggal 28 Maret 2024.
Seluruh kejadian penting yang material dan relevan yang terjadi setelah tanggal posisi keuangan sampai dengan
tanggal laporan Auditor Independen dapat dilihat dalam “Catatan Atas Laporan Keuangan” yang terdapat pada bab
XIII dalam Prospektus ini.
TATA CARA PELAKSANAAN HMETD DAN PEMESANAN SAHAM TAMBAHAN
Perseroan telah menunjuk PT Ficomindo Buana Registrar selaku BAE yang akan mengelola pelaksanaan administrasi
dalam PMHMETD I Perseroan sesuai dengan Akta Perjanjian Pengelolaan Administrasi Saham dan Agen
Pelaksanaan dalam Rangka Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu PT Solusi
Sinergi Digital Tbk No. 6 tanggal 9 April 2025 dan Addendum I Perjanjian Pengelolaan Administrasi Saham dan Agen
Pelaksanaan dalam Rangka Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu PT Solusi
Sinergi Digital Tbk No. 37 tanggal 14 Mei 2025 yang keduanya dibuat oleh dan antara Perseroan dengan BAE di
hadapan Dr. Sugih Haryati, S.H., Mkn Notaris di Jakarta.
Persyaratan pemesanan dan pembelian saham yang diuraikan dibawah ini dapat berubah apabila terdapat peraturan-
peraturan KSEI yang baru.
1. Pemesan yang berhak
Para pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 3 Juli 2025
pukul 16.00 WIB berhak untuk membeli saham baru yang diterbitkan Perseroan dalam PMHMETD I ini dengan
ketentuan bahwa setiap pemilik 4 (empat) Saham Lama memiliki 5 (lima) HMETD dimana 1 (satu) HMETD berhak
untuk membeli 1 (satu) saham biasa pada Harga Pelaksanaan.
Harga Pelaksanaan Rp2.000,- (tiga ribu Rupiah) setiap saham yang harus dibayar pada saat pengajuan pemesanan
pembelian.
Pemesan yang berhak melakukan pembelian saham baru adalah:
• Pemegang saham Perseroan yang memperoleh HMETD dari Perseroan dan tidak menjual/mengalihkan kepada
pihak lain; dan
• Pemegang HMETD yang namanya tercantum dalam SBHMETD atau dalam kolom endorsement atau
pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif KSEI
Pemesan dapat terdiri dari Perorangan dan/atau Badan Hukum Indonesia maupun Asing sebagaimana diatur dalam
UU No. 8 tahun 1995 tentang Pasar Modal.
Apabila terdapat pecahan atas saham hasil pelaksanaan HMETD maka akan diadakan pembulatan terdekat ke
bawah, dan jika masih timbul pecahan maka akan menjadi milik Perseroan dan harus dijual oleh Perseroan serta
hasil penjualannya dimasukkan ke rekening Perseroan.
2. Distribusi SBHMETD, Formulir dan Prospektus
Bagi Pemegang Saham yang sahamnya berada dalam Penitipan Kolektif, HMETD akan didistribusikan secara
elektronik melalui rekening efek Perusahaan Efek dan/atau Bank Kustodian masing-masing di KSEI selambat-
lambatnya 1 (satu) Hari Bursa setelah tanggal Daftar Pemegang Saham yang berhak atas HMETD, yaitu tanggal 4 Juli
2025 pukul 16.00 WIB. Prospektus, Formulir Pemesanan Pembelian Saham Tambahan (FPPS Tambahan) dan
formulir lainnya dapat diperoleh oleh Pemegang Saham dari masing-masing Perusahaan Efek dan Bank Kustodiannya
setiap hari kerja dan jam kerja sejak tanggal 7 Juli 2025 di kantor BAE dengan menyerahkan:
a. Fotokopi identitas yang masih berlaku dari pemegang saham perorangan (Kartu Tanda Penduduk/Paspor/Kartu Ijin
Tinggal Terbatas); atau fotokopi Anggaran Dasar dan lampiran susunan terakhir anggota Direksi/pengurus dari
Pemegang Saham berupa badan hukum/lembaga. Pemegang Saham juga wajib menunjukkan dokumen asli dari
fotokopi tersebut;
Informasi Tambahan ini diterbitkan pada tanggal 23 Juni 2025.
Dokumen ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen Keterbukaan Informasi tertanggal 10 April 2025 Halaman-21
Page 22
b. Asli surat kuasa bermeterai Rp10.000,- (sepuluh ribu Rupiah) (jika dikuasakan) dilengkapi fotokopi identitas diri lainnya
yang masih berlaku baik untuk pemberi kuasa maupun penerima kuasa (asli identitas pemberi dan penerima kuasa
wajib diperlihatkan).
Bagi Pemegang Saham yang Sahamnya tidak dimasukkan dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, Perseroan akan
menerbitkan Sertifikat HMETD atas nama Pemegang Saham. SBHMETD, Prospektus, Formulir Pemesanan
Pembelian Saham Tambahan (FPPS Tambahan) dan formulir lainnya dapat diambil setiap hari kerja mulai tanggal 7
Juli 2025 di kantor pusat BAE Perseroan dengan menyerahkan:
a. Fotokopi identitas yang masih berlaku dari pemegang saham perorangan (Kartu Tanda Penduduk/Paspor/Kartu Ijin
Tinggal Terbatas); atau fotokopi Anggaran Dasar dan lampiran susunan terakhir anggota Direksi/pengurus dari
Pemegang Saham berupa badan hukum/lembaga. Pemegang Saham juga wajib menunjukkan dokumen asli dari
fotokopi tersebut;
b. Asli surat kuasa bermeterai Rp10.000,- (sepuluh ribu Rupiah) (jika dikuasakan) dilengkapi fotokopi identitas diri lainnya
yang masih berlaku baik untuk pemberi kuasa maupun penerima kuasa (asli identitas pemberi dan penerima kuasa
wajib diperlihatkan.
Bagi Pemegang SBHMETD yang ingin menjual atau mengalihkan sebagian dari HMETD yang telah dimilikinya, maka
pemegang HMETD yang bersangkutan dapat menghubungi BAE Perseroan untuk mendapatkan denominasi HMETD
yang diinginkan. Pemegang HMETD dapat melakukan pemecahan SBHMETD mulai dari 7 Juli 2025 sampai dengan
tanggal 15 Juli 2025.
3. Prosedur Pelaksanaan HMETD dalam bentuk elektronik
Pelaksanaan HMETD dapat dilakukan mulai tanggal 7 Juli 2025 sampai dengan tanggal 15 Juli 2025.
a. Prosedur pelaksanaan HMETD yang berada dalam Penitipan Kolektif
1) Pemegang HMETD memberikan instruksi pelaksanaan HMETD kepada Perusahaan Efek/Bank Kustodian dan
membayar Harga Pelaksanaan HMETD dengan memasukkannya ke dalam rekening yang khusus ditunjuk oleh KSEI.
2) Pada Hari Bursa yang sama dengan saat disampaikannya instruksi pelaksanaan HMETD oleh Perusahaan Efek/Bank
Kustodian kepada KSEI maka:
a) KSEI akan mendebet HMETD dari masing-masing sub-rekening pemegang HMETD yang memberikan instruksi
Pelaksanaan HMETD ke dalam rekening KSEI dengan menggunakan fasilitas C-BEST; dan
b) Segera setelah uang Harga Pelaksanaan HMETD diterima di dalam rekening bank yang ditunjuk oleh KSEI, KSEI akan
melakukan pemindahbukuan uang Harga Pelaksanaan HMETD dari rekening bank yang ditujuk KSEI tersebut ke
rekening bank khusus pada hari kerja berikutnya.
3) Satu Hari Bursa setelah KSEI menerima instruksi pelaksanaan HMETD, KSEI akan menyampaikan kepada Biro
Administrasi Efek dokumen sebagai berikut:
a) Daftar rincian instruksi pelaksanaan HMETD yang diterima KSEI, berikut rincian data pemegang HMETD (Nomor
identitas, nama, alamat, status kewarganegaraan dan domisili) pemegang HMETD yang melakukan pelaksanaan
HMETD;
b) Surat atau bukti pemindahbukuan Harga PMHMETD I yang dilakukan oleh KSEI, dari rekening bank yang ditunjuk
KSEI kedalam rekening bank khusus; dan
c) Instruksi untuk mendapatkan sejumlah saham hasil pelaksanaan HMETD ke dalam rekening khusus yang telah
disediakan oleh KSEI.
4) Segera setelah BAE menerima dari KSEI dokumen-dokumen sebagaimana dimaksud dalam butir a.iii di atas, BAE
akan melakukan pemeriksaan terhadap dokumen pendukung dari instruksi pelaksanaan HMETD, bukti pemindahan
uang sesuai Harga Pelaksanaan HMETD ke dalam rekening bank khusus berdasarkan data pada rekening bank
khusus serta instruksi untuk mendepositokan sejumlah saham hasil pelaksanaan HMETD.
5) Selambat-lambatnya 2 (dua) Hari Bursa setelah permohonan pelaksanaan HMETD diterima dari KSEI dan uang Harga
pelaksanaan HMETD telah dibayar penuh (in good funds) di rekening bank khusus, BAE akan
menerbitkan/mendepositkan sejumlah saham hasil pelaksanaan HMETD ke dalam rekening khusus yang telah
disiapkan KSEI dan KSEI akan langsung mendistribusikan saham hasil pelaksanaan HMETD dengan menggunakan
fasilitas C-BEST. Selanjutnya KSEI akan memberikan laporan hasil distribusi saham hasil pelaksanaan HMETD
tersebut kepada Perseroan dan BAE.
b. Prosedur pelaksanaan HMETD yang berada di luar Penitipan Kolektif (Warkat)
1) Pendaftaran Pelaksanaan HMETD dilakukan di kantor pusat BAE:
Informasi Tambahan ini diterbitkan pada tanggal 23 Juni 2025.
Dokumen ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen Keterbukaan Informasi tertanggal 10 April 2025 Halaman-22
Page 23
PT Ficomindo Buana Registrar
Jl. Kyai Caringin No. 2-A
Jakarta 10150, Indonesia
Telepon: +62-21 2263 8327
Fax. +62-21 2263 9048
E-mail : helpdesk@ficomindo.com ; ficomindo_br@yahoo.co.id
2) Pemegang HMETD yang berada diluar Penitipan Kolektif yang akan melakukan Pelaksanaan HMETD harus membuka
rekening efek di Perusahaan Efek/Bank Kustodian dan membayar Harga pelaksanaan HMETD ke dalam rekening
bank khusus serta menyerahkan dokumen sebagai berikut:
a) Asli SBHMETD yang telah ditandatangani dan diisi lengkap;
b) Asli bukti pembayaran Harga pelaksanaan HMETD;
c) Fotokopi identitas yang masih berlaku dari pemegang HMETD (perorangan) yang akan melakukan Pelaksanaan
HMETD (Kartu Tanda Penduduk/Paspor/Kartu Ijin Tinggal Terbatas); atau fotokopi Anggaran Dasar dan lampiran
susunan terakhir anggota Direksi/pengurus dari pemegang HMETD (lembaga/badan hukum) yang akan melakukan
pelaksanaan HMETD. Asli surat kuasa yang sah (jika dikuasakan) bermeterai Rp10.000,- (sepuluh ribu Rupiah)
dilampiri dengan fotokopi KTP/Paspor/KITAS dari Pemberi dan Penerima Kuasa;
d) Asli formulir penyetoran Efek yang diterbitkan KSEI yang telah diisi dan ditandatangani lengkap.
3) Setiap dan semua biaya pemecahan dari SBHMETD khusus bagi pemegang saham yang masih memiliki saham fisik,
Perseroan akan bebankan kepada pemegang saham dengan biaya Rp5.000,- (lima ribu Rupiah) per SBHMETD yang
telah dipecah (belum termasuk PPn).
4) BAE akan melakukan pemeriksaan terhadap dokumen pendukung untuk Pelaksanaan HMETD sebagaimana
dimaksud dalam butir b.ii diatas
5) Selambatnya 2 (dua) Hari Bursa setelah permohonan Pelaksanaan HMETD diterima oleh BAE dan uang Harga
PMHMETD I telah mendepositkan atau membayar penuh (in good funds) ke dalam rekening bank khusus, BAE akan
menerbitkan sejumlah saham hasil pelaksanaan HMETD ke dalam rekening efek pemegang saham menggunakan
fasilitas C-Best.
4. Pemesanan Saham Tambahan
Pemegang Saham yang telah melaksanakan HMETD miliknya dapat memesan Saham Tambahan melebihi hak yang
dimilikinya dengan cara mengisi Kolom Pemesanan Pembelian Saham Tambahan pada SBHMETD dan/atau FPPS
Tambahan yang telah disediakan sekurang-kurangnya 100 (seratus) saham atau kelipatannya.
Pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif dan pemegang HMETD dalam bentuk SBHMETD yang menginginkan
Saham hasil pelaksanaannya dalam bentuk elektronik harus mengajukan permohonan kepada BAE melalui
Perusahaan Efek atau Bank Kustodian.
Saham hasil penjatahan akan diterbitkan dalam bentuk elektronik, bagi pemegang HMETD yang telah melaksanakan
HMTED dan mengajukan penesanan Tambahan harus mengajukan permohonan kepada Biro Administrasi Efek
melalui Perusahaan Efek atau Bank Kustodian dengan menyerahkan dokumen sebagai berikut:
a. Asli FPPS Tambahan yang telah diisi dengan lengkap dan benar;
b. Asli surat kuasa bermeterai Rp10.000,- (sepuluh ribu Rupiah) dari pemegang HMETD kepada Perusahaan Efek
atau Bank Kustodian untuk mengajukan permohonan pemesanan pembelian Saham tambahan dan melakukan
pengelolaan efek atas Saham hasil penjatahan dalam Penitipan Kolektif dan kuasa lainnya yang mungkin
diberikan sehubungan dengan pemesanan pembelian Saham tambahan atas nama pemberi kuasa;
c. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk/Paspor/Kartu Ijin Tinggal Terbatas yang masih berlaku (untuk perorangan) atau
fotokopi Anggaran Dasar dan lampiran susunan Direksi/Pengurus (bagi lembaga/badan hukum);
d. Asli bukti pembayaran dengan transfer/pemindahbukuan/giro/cek/tunai ke rekening Perseroan dari bank tempat
menyetorkan pembayaran;
e. Asli Formulir Penyetoran Efek yang dikeluarkan KSEI yang telah diisi lengkap untuk keperluan pendistribusian
Saham hasil penjatahan.
Bagi pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif, mengisi dan menyerahkan FPPS Tambahan yang telah
didistribusikan dengan melampirkan dokumen sebagai berikut:
a. Asli FPPS Tambahan yang telah diisi dengan lengkap dan benar;
b. Asli instruksi pelaksanaan (exercise) yang telah berhasil (settled) dilakukan melalui C-Best yang sesuai atas
nama pemegang HMETD tersebut (khusus bagi pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif yang telah
melaksanakan haknya melalui sistem C-Best);
c. Asli Formulir Penyetoran Efek yang dikeluarkan KSEI yang telah diisi lengkap untuk keperluan pendistribusian
Saham hasil penjatahan oleh Biro Administrasi Efek Perseroan;
d. Asli bukti pembayaran dengan transfer/pemindahbukuan/giro/cek/tunai ke rekening Perseroan dari bank tempat
menyetorkan pembayaran.
5. Penjatahan Pemesanan Saham Tambahan
Informasi Tambahan ini diterbitkan pada tanggal 23 Juni 2025.
Dokumen ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen Keterbukaan Informasi tertanggal 10 April 2025 Halaman-23
Page 24
Penjatahan atas pemesanan saham tambahan akan dilakukan pada tanggal 17 Juli 2025 dengan ketentuan sebagai
berikut:
a. Bila jumlah seluruh saham yang dipesan, termasuk pemesanan saham tambahan tidak melebihi jumlah seluruh saham
yang ditawarkan dalam PMHMETD I ini, maka seluruh pesanan atas saham tambahan akan dipenuhi.
b. Bila jumlah seluruh saham yang dipesan, termasuk pemesanan saham tambahan melebihi jumlah seluruh saham yang
ditawarkan dalam PMHMETD I ini, maka kepada pemesan yang melakukan pemesahan saham tambahan akan
diberlakukan sistem penjatahan secara proporsional berdasarkan jumlah HMETD yang telah dilaksanakan oleh
masing-masing pemegang Saham yang meminta pemesanan saham tambahan.
Perseroan akan menyampaikan laporan hasil pemeriksaan akuntan kepada OJK mengenai kewajaran dari
pelaksanaan penjatahan dengan berpedoman pada Peraturan VIII.G.12 dan Peraturan No. IX.A.7 selambatnya 30
(tiga puluh) hari sejak tanggal penjatahan.
6. Persyaratan Pembayaran
Pembayaran pemesanan pembelian Saham dalam rangka PMHMETD I yang permohonan pemesanannya diajukan
langsung kepada BAE harus dibayar penuh (in good funds) dalam mata uang Rupiah saat pengajuan pemesanan
secara tunai, cek, bilyet giro atau pemindahbukuan atau transfer dengan mencantumkan Nomor SBHMETD atau
Nomor FPPS tambahan dan pembayaran dilakukan ke rekening Perseroan pada:
PT Bank Hibank Indonesia
KCP Mangga Dua
Alamat : Jl. Mangga Dua Raya D No.76-77 1, Jakarta Pusat
Atas Nama: PT Solusi Sinergi Digital Tbk
No. Rekening: 5302142477
Semua cek dan wesel bank akan segera dicairkan pada saat diterima. Jika cek atau bilyet giro pada saat dicairkan
ditolak oleh Bank yang bersangkutan, maka pemesanan pembelian Saham dianggap batal.
Bila pembayaran dilakukan dengan cek, bilyet giro, atau pemindahbukuan, maka tanggal pembayaran dihitung
berdasarkan tanggal dana efektif diterima (in good funds) di rekening Perseroan tersebut di atas.
Biaya-biaya yang timbul dalam rangka pembelian saham ini merupakan beban pemesan. Pemesanan saham yang
tidak memenuhi persyaratan pembayaran akan dibatalkan.
7. Bukti Tanda Terima Pemesanan Pembelian Saham
Perseroan melalui BAE akan menerima pengajuan pemesanan pembelian saham, dan menyerahkan Bukti Tanda
Terima Pemesanan Saham yang telah di cap dan ditandatangani, kepada pemesan untuk menjadi bukti pada saat
mengambil Saham dan untuk pengembalian uang untuk pesanan yang tidak dipenuhi. Pemegang HMETD dalam
penitipan kolektif akan mendapat konfirmasi atas permohonan pelaksanaan HMETD (exercise) melalui C-BEST melalui
Pemegang Rekening KSEI.
8. Pembatalan Pemesanan Saham
Perseroan berhak untuk membatalkan pemesanan saham, baik sebagian atau keseluruhan dengan memperhatikan
persyaratan yang berlaku. Pemberitahuan mengenai pembatalan pemesanan saham akan diumumkan bersamaan
dengan penjatahan atas pesanan. Hal-hal yang dapat menyebabkan dibatalkannya pemesanan saham antara lain:
a. Pengisian SBHMETD atau FPPS Tambahan tidak sesuai dengan petunjuk/syarat-syarat pemesanan saham yang
tercantum dalam SBHMETD dan Prospektus;
b. Tidak terpenuhinya persyaratan pembayaran; dan
c. Tidak terpenuhinya kelengkapan dokumen permohonan dalam hal terdapat pihak-pihak yang walaupun tidak
diperbolehkan untuk melaksanakan HMETD karena pelaksanaan HMETD ke saham dilarang oleh hukum yang berlaku
tetapi tetap melakukan pemesanan Saham HMETD dan melakukan pembayaran uang pemesanan, maka Perseroan
berhak untuk memperlakukan HMETD tersebut atau dokumentasi HMETD lain yang disampaikan orang pihak tersebut
dalam pemesanan saham baru tidak sah dan mengembalikan seluruh uang pemesanan yang telah dibayarkan tersebut
dalam mata uang Rupiah dengan mentransfer ke rekening bank atas nama pemesan sesuai dengan tata cara
pengembalian uang pemesanan pada angka 9 di bawah ini.
9. Pengembalian Uang Pemesanan
Dalam hal tidak terpenuhinya sebagian atau seluruhnya dari pemesanan saham yang lebih besar daripada haknya
atau dalam hal terjadinya pembatalan pemesanan saham, maka Perseroan akan mengembalikan sebagian atau
Informasi Tambahan ini diterbitkan pada tanggal 23 Juni 2025.
Dokumen ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen Keterbukaan Informasi tertanggal 10 April 2025 Halaman-24
Page 25
seluruh uang pemesanan tersebut dalam mata uang Rupiah (sesuai dengan yang tercantum dalam FPPS Tambahan)
pengembalian uang dilakukan oleh Perseroan selambat-lambatnya tanggal 21 Juli 2025.
Pengembalian uang yang dilakukan Perseroan sampai dengan tanggal 21 Juli 2025.tidak akan disertai bunga, apabila
terjadi keterlambatan maka uang akan dikembalikan dengan disertai bunga yang diperhitungkan mulai hari kerja ke-3
(tiga) setelah tanggal akhir penjatahan atau tanggal pembatalan sebesar 2% (dua persen) dari tingkat suku bunga
Sertifikat Bank Indonesia per tahun, yang dihitung secara pro rata setiap hari keterlambatan, kecuali keterlambatan
tersebut disebabkan oleh: (i) kesalahan dari sistem pada bank yang bersangkutan, (ii) pemesan yang tidak mengambil
uang pengembalian sampai dengan hari kerja ke-4 (empat) setelah Tanggal Penjatahan atau Hari Kerja ke-4 (empat)
setelah tanggal diumumkannya pembatalan PMHMETD, (iii) atau hal-hal lain yang bukan disebabkan oleh kesalahan
Perseroan.
Pengembalian uang dilakukan dengan mata uang Rupiah dengan menggunakan cek atau pemindah bukuan ke
rekening pemesan.
Uang yang dikembalikan dalam bentuk cek dapat diambil di:
PT Ficomindo Buana Registrar
Jl. Kyai Caringin No. 2-A
Jakarta 10150, Indonesia
Telepon: +62-21 2263 8327
Fax. +62-21 2263 9048
E-mail : helpdesk@ficomindo.com ; ficomindo_br@yahoo.co.id
dengan menunjukkan bukti jati diri Pemesan seperti KTP/Paspor/KITAS asli yang masih berlaku; fotokopi Anggaran
Dasar (bagi badan hukum/lembaga) dan menyerahkan Bukti Tanda Terima Pemesanan Pembelian Saham asli serta
menyerahkan fotokopi bukti jati diri tersebut. Pemesan tidak dikenakan biaya bank ataupun biaya transfer untuk jumlah
yang dikembalikan tersebut. Bilamana pemesan berhalangan mengambil sendiri, maka pemesan dapat memberikan
kuasa kepada orang lain yang ditunjuk dengan melampirkan surat kuasa bermeterai Rp10.000,- (sepuluh ribu Rupiah)
dan fotokopi KTP pemberi kuasa dan penerima kuasa serta menunjukkan KTP asli pemberi dan penerima kuasa
tersebut.
10. Penyerahan Saham Hasil Pelaksanaan HMETD dan Pengkreditan ke Rekening Efek
Saham hasil PMHMETD I bagi pemesan yang melaksanakan HMETD sesuai dengan haknya melalui KSEI akan
dikreditkan pada Rekening Efek dalam 2 (dua) hari kerja setelah permohonan pelaksanaan HMETD diterima dari
KSEI dan dana pembayaran telah diterima dengan baik di rekening Perseroan.
Saham hasil PMHMETD I bagi pemegang HMETD dalam bentuk SBHMETD yang melaksanakan HMETD sesuai
haknya melalui Perusahaan Efek atau Bank Kustodian, akan diterbitkan dalam bentuk elektronik selambatnya 2 (dua)
hari kerja setelah permohonan diterima oleh BAE dan dana pembayaran telah diterima dengan baik oleh Perseroan.
Saham hasil penjatahan atas pemesanan Saham tambahan akan didistribusikan dalam bentuk elektronik dalam
Penitipan Kolektif selambat-lambatnya 2 (dua) hari kerja setelah tanggal penjatahan.
11. Alokasi Sisa Saham Yang Tidak Diambil Oleh Pemegang HMETD
Apabila Saham Baru yang ditawarkan dalam PMHMETD I ini tidak seluruhnya dilaksanakan oleh pemegang HMETD,
maka sisanya akan dialokasikan kepada pemegang HMETD lainnya yang melakukan pemesanan lebih dari haknya,
seperti yang tercantum dalam SBHMETD atau Formulir Pemesanan Pembelian Saham Tambahan secara proporsional
berdasarkan hak yang telah dilaksanakan. Apabila setelah alokasi pemesanan saham tambahan, masih terdapat sisa
saham maka saham tersebut tidak akan diterbitkan dari portepel.
PENYEBARLLUASAN PROSPEKTUS, SERTIFIKAT HMETD DAN FORMULIR
Perseroan telah mengumumkan informasi penting berkaitan dengan PMHMETD I ini melalui iklan di Website Bursa
dan Website Perseroan.
• Bagi pemegang saham yang sahamnya berada dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, HMETD akan
didistribusikan secara elektronik melalui Rekening Efek Perusahaan Efek atau Bank Kustodian masing-masing di
KSEI selambat-lambatnya 1 (satu) Hari Kerja setelah tanggal pencatatan pada DPS yang berhak atas HMETD,
yaitu tanggal 4 Juli 2025. Prospektus dan petunjuk pelaksanaan akan didistribusikan oleh Perseroan kepada KSEI
dan dapat diperoleh oleh pemegang saham dari masing-masing Perusahaan Efek atau Bank Kustodiannya.
• Bagi pemegang saham yang sahamnya tidak dimasukkan dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, Perseroan
akan menerbitkan SBHMETD atas nama pemegang saham.
Informasi Tambahan ini diterbitkan pada tanggal 23 Juni 2025.
Dokumen ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen Keterbukaan Informasi tertanggal 10 April 2025 Halaman-25
Page 26
SBHMETD, Prospektus, FPPS Tambahan dan formulir lainnya dapat diambil langsung oleh pemegang saham
Perseroan yang tercatat dalam DPS Perseroan mulai tanggal 7 Juli 2025 sampai dengan 15 Juli 2025 pada hari dan
jam kerja (Senin s.d. Jumat pukul 9.00 - 15.00 WIB) dengan menyerahkan bukti jati diri yang sah (KTP/Paspor/KITAS)
dan menyerahkan fotokopinya serta asli surat kuasa bagi yang tidak bisa mengambil sendiri pada BAE Perseroan di:
PT Ficomindo Buana Registrar
Jl. Kyai Caringin No. 2-A
Jakarta 10150, Indonesia
Telepon: +62-21 2263 8327
Fax. +62-21 2263 9048
E-mail : helpdesk@ficomindo.com ; ficomindo_br@yahoo.co.id
Apabila pemegang saham Perseroan yang namanya dengan sah tercatat dalam DPS Perseroan per tanggal 4 Juli
2025 belum menerima atau mengambil SBHMETD, Prospektus, FPPS Tambahan dan formulir lainnya dan tidak
menghubungi BAE Perseroan, maka setiap dan segala risiko ataupun kerugian yang mungkin timbul bukan menjadi
tanggung jawab Perseroan ataupun BAE Perseroan, melainkan sepenuhnya merupakan tanggung jawab para
pemegang saham Perseroan yang bersangkutan.
HMETD dalam bentuk elektronik akan didistribusikan ke dalam Rekening Efek KSEI atau didistribusikan kepada
pemegang saham melalui Pemegang Rekening KSEI.
INFORMASI TAMBAHAN
Untuk memperoleh informasi lanjutan terkait Rencana Transaksi, para pemegang saham dari Perseroan dapat
mengajukan pertanyaan kepada Sekretaris Perusahaan Perseroan, pada hari kerja dan jam kerja Perseroan di alamat
berikut:
PT SOLUSI SINERGI DIGITAL Tbk
Kantor Perseroan:
Fatmawati Mas Blok 328 - 329
Jl. RS Fatmawati No 20
Jakarta Selatan, Indonesia
Tel. (021) 765 9228;
Fax. (021) 765 9229
website: www.surge.co.id;
email: corporate@surge.co.id
U.P. Sekretaris Perusahaan
Jakarta, 23 Juni 2025
Direksi Perseroan.
Informasi Tambahan ini diterbitkan pada tanggal 23 Juni 2025.
Dokumen ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen Keterbukaan Informasi tertanggal 10 April 2025 Halaman-26
Names mentioned 36 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Investasi Sukses Bersama
p.1 ×6
unresolved
org
PT Bank Cent
p.1
unresolved
org
Asia Tbk
p.1
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Daerah Djakarta Raya
p.1 ×2
unresolved
org
PT Bank Hibank Indonesia
p.1 ×3
unresolved
org
PT Bank Victoria International Tb
p.1
unresolved
org
Neo Commerce Tbk
p.1 ×4
unresolved
org
Anwar & Rekan
p.6 ×5
unresolved
person
Humberg Lie
p.11
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.11
unresolved
person
Rini Yulianti
p.11
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.11
unresolved
org
PT Bank Shinhan
p.20
unresolved
org
PT BPR Kirana Indonesia
p.20
unresolved
person
Akuntan Publik Soaduon Tampubolon
p.21
unresolved
org
PT Ficomindo Buana Registrar
p.21 ×4
unresolved
person
Dr. Sugih Haryati
· Notaris
p.21 ×2
unresolved
org
Indonesia
p.21
unresolved
org
Bank Kustodiannya
p.21 ×2
unresolved
org
PT Bank Hibank Indonesia KCP Mangga Dua
p.24
unresolved
org
Bank Indonesia
p.25
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.