Skip to content
Back to announcement

20250620_ELSA_Laporan Informasi dan Fakta Material_31897299_lamp1.pdf

Other Text extracted ELSA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 2

Page 1
Narahubung:
Jayanty Oktavia Maulina (Anty)
Manager of Corporate Communications
Graha Elnusa 16th Floor, Jl. TB Simatupang Kav. 1B, Jakarta 12560
Tel: (021) 7883 0850 | Fax: (021) 7883 0907 | Mob: +62813 1787 1717
E-mail: jayanty.maulina@elnusa.co.id




SIARAN PERS
   Anak Usaha Elnusa, EFK Resmikan Kampung Buah Nongsa, Dorong
 Pemberdayaan Masyarakat dan Ekonomi Sirkular Berbasis Lingkungan
Batam, 20 Juni 2025 — Dari tanah subur Bakau Serip di ujung timur Pulau Batam, tumbuh harapan baru. Tak sekadar
pohon buah yang ditanam, tetapi benih kolaborasi antara industri dan masyarakat untuk masa depan yang lebih hijau,
berdaya, dan mandiri menciptakan harmonisasi dalam satu ekosistem bersama.

PT Elnusa Fabrikasi Konstruksi (EFK), anak usaha dari PT Elnusa Tbk (Elnusa) yang merupakan bagian dari Subholding
Upstream Pertamina Hulu Energi, telah ini meresmikan Kampung Buah Nongsa dan Kelompok Pelestarian Lingkungan
Hidup dan Budaya Indonesia (KPLHBI) di kawasan Bakau Serip, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, Kota Batam.

Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen EFK dalam mendukung budaya AKHLAK One Pertamina melalui program
budaya One Kolab – BERSAMA untuk Indonesia (Berbagi Sebar Manfaat untuk Indonesia), dengan fokus pada
pemberdayaan masyarakat, pelestarian lingkungan, dan penciptaan ekonomi sirkular yang berkelanjutan.

Direktur EFK, Ari Wijaya, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan wujud sinergi antara
perusahaan dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem lokal yang produktif dan berdaya saing.

“Program Kampung Buah Nongsa adalah titik awal perjalanan kami bersama warga Bakau Serip. Ini bukan hanya
tentang menanam pohon buah, tapi juga membentuk kelompok usaha muda yang akan kami bina dan dampingi
menjadi UMKM tangguh mulai dari produksi, keuangan, hingga pemasaran olahan keripik buah,” ujar Ari Wijaya.

Melalui program ini, EFK menanam pohon buah produktif yang tak hanya berdampak pada penguatan ekonomi
masyarakat, tetapi juga memberikan kontribusi pada upaya dekarbonisasi dan peningkatan tutupan hijau di wilayah
pesisir Batam.

Sementara itu, Direktur Utama Elnusa, Bachtiar Soeria Atmadja yang turut hadir, menegaskan bahwa Elnusa Group
senantiasa hadir untuk mendorong kemandirian masyarakat melalui inovasi dan semangat kolaborasi lintas pihak.

“Dalam setiap perancangan program, kami secara proaktif mengintegrasikan prinsip-prinsip Environmental, Social,
and Governance (ESG) ke dalam strategi inti bisnis perusahaan. Pendekatan ini tidak hanya memperkuat posisi
keberlanjutan korporasi, tetapi juga memastikan bahwa setiap inisiatif membawa dampak nyata dan berkelanjutan
bagi masyarakat.” jelas Bachtiar.

“Harapan kami, semoga inisiatif ini menjadi inspirasi dan titik awal dari tumbuhnya usaha-usaha lokal yang tangguh.
Kami percaya bahwa keberhasilan yang inklusif hanya dapat dicapai melalui kolaborasi, pemberdayaan, dan
penyebaran nilai-nilai keberlanjutan yang menjangkau lebih luas, menciptakan efek domino positif di berbagai lapisan
untuk bersinergi, memperkuat kolaborasi, dan bergerak bersama menuju masa depan yang lebih baik bagi bumi,
bangsa, dan generasi mendatang,” tutupnya.

Program ini juga selaras dengan Asta Cita Pemerintah dan komitmen Elnusa Group terhadap prinsip Environmental
Social and Governance (ESG) dan Sustanaible Development Goals (SDGs) poin 8 yakni Pekerjaan Layak dan
Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif, poin 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim dan juga poin 15 yaitu Pelestarian
Ekosistem Daratan yang Berkelanjutan.
Page 2
Selain peresmian secara simbolis, acara ini juga diisi dengan penyerahan piagam peresmian dari EFK kepada Lurah
Sambau, serta penyerahan bibit pohon buah kepada Ketua RW 10 Sambau sebagai perwakilan masyarakat.

Turut hadir dalam acara ini Komisaris Utama Elnusa, Eko Ariantoro, Direktur Operasi Elnusa, Endro Hartanto, tokoh
adat Melayu Kecamatan Nongsa, serta tokoh masyarakat dan pemuda setempat yang tergabung dalam KPLHBI.

Dengan semangat kolaboratif dan keberlanjutan, EFK berharap program ini menjadi contoh nyata bahwa dunia
industri dan masyarakat dapat saling berdampingan dalam menjaga lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan
ekonomi berbasis lokal.

Sekilas Elnusa (IDX: ELSA)
PT Elnusa Tbk (Elnusa) merupakan Anak Perusahaan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina,
bergerak dalam bidang jasa energi yang terintegrasi untuk memberikan solusi total. Elnusa memiliki DNA Resllience dan inovasi lebih dari 55 Tahun
dalam industri energi, memiliki kompetensi inti pada jasa hulu migas terintegrasi, penjualan barang dan jasa distribusi & logistik energi serta jasa
penunjang migas. Lini jasa hulu migas terintegrasi meliputi jasa Geoscience & Reservoir (land, transition zone & marine serta data processing), jasa
pengeboran & pemeliharaan lapangan migas (drilling & workover), jasa engineering, procurement, construction & operation maintenance (EPC-
OM). Lini penjualan barang dan jasa distribusi & logistik energi meliputi jasa transportasi BBM, pengelolaan depot, dan penjualan chemical. Lini
jasa penunjang migas meliputi jasa marine support, fabrikasi, hingga manajemen data. Elnusa terus berkomitmen menerapkan Tata Kelola
Perusahaan sesuai dengan prinsip-prinsip GCG dan juga ESG untuk mewujudkan Perusahaan yang berdaya saing tinggi, terus tumbuh dan
memberikan kebermanfaatan yang keberlanjutan untuk seluruh pemangku kepentingan. Informasi lebih lanjut dapat diakses pada
www.elnusa.co.id

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.69 MB
Published20 Jun 2025
Pages2
Characters5,485
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 5 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Pertamina Hulu Energi p.1 ×2
linked person Bachtiar Soeria Atmadja p.1
linked person Eko Ariantoro p.2
possible org Elnusa Tbk p.1 ×4

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result