Back to announcement
20250619_BBKP_Penyampaian Bukti Iklan_31896763_lamp1.pdf
Other Text extracted BBKPSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 3
Page 1
HALAMAN 6 l kamis, 19 juni 2025
PERKIRAAN JADWAL Ɣ Faktor-faktor yang dapat, secara individual ataupun secara kolektif, membawa kepada
aksi pemeringkatan negative/penurunan peringkat
Masa Penawaran Awal : 19 - 25 Juni 2025
Tindakan pemeringkatan positif untuk obligasi subordinasi tidak dimungkinkan karena
Perkiraan Tanggal Efektif : 26 Juni 2025
peringkat tersebut sudah berada pada ekspektasi tingkat risiko gagal bayar yang sangat
Perkiraan Masa Penawaran Umum : 1 Juli 2025 rendah dibandingkan dengan obligasi lain di negara atau serikat moneter yang sama.
Perkiraan Tanggal Penjatahan : 2 Juli 2025 PEMENUHAN KRITERIA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
INFORMASI DALAM DOKUMEN INI MASIH DAPAT DILENGKAPI DAN/ATAU DIUBAH. PERNYATAAN PENDAFTARAN EFEK INI TELAH DISAMPAIKAN KEPADA OTORITAS JASA KEUANGAN
Perkiraan Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan : 4 Juli 2025 (“OJK”) NAMUN BELUM MEMPEROLEH PERNYATAAN EFEKTIF DARI OJK. DOKUMEN INI HANYA DAPAT DIGUNAKAN DALAM RANGKA PENAWARAN AWAL TERHADAP EFEK INI. EFEK Perseroan telah dan akan memenuhi kriteria untuk melaksanakan Penawaran Umum
Perkiraan Tanggal Distribusi Obligasi dan Obligasi Subordinasi : 4 Juli 2025 INI TIDAK DAPAT DIJUAL SEBELUM PERNYATAAN PENDAFTARAN YANG TELAH DISAMPAIKAN KEPADA OJK MENJADI EFEKTIF. PEMESANAN UNTUK MEMBELI EFEK INI HANYA DAPAT Berkelanjutan sebagaimana diatur dalam POJK no. 36/2014, yaitu:
Perkiraan Tanggal Pencatatan di Bursa Efek Indonesia : 7 Juli 2025 DILAKSANAKAN SETELAH CALON PEMBELI ATAU PEMESAN MENERIMA ATAU MEMPUNYAI KESEMPATAN UNTUK MEMBACA PROSPEKTUS. 1. Penawaran Umum Berkelanjutan dilaksanakan dalam periode paling lama 2 (dua) tahun;
2. Telah menjadi Perseroan atau perusahaan publik paling sedikit 2 (dua) tahun;
PENAWARAN UMUM INFORMASI LENGKAP TERKAIT PENAWARAN UMUM TERDAPAT DALAM PROSPEKTUS.
3. Tidak pernah mengalami kondisi gagal bayar selama 2 (dua) tahun terakhir sebelum
1. KETERANGAN RINGKAS MENGENAI OBLIGASI YANG DITERBITKAN penyampaian Pernyataan Pendaftaran kepada OJK dalam rangka Penawaran Umum
NAMA OBLIGASI OTORITAS JASA KEUANGAN TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU KECUKUPAN ISI
Berkelanjutan sesuai dengan Surat Pernyataan Tidak Pernah Mengalami Gagal Bayar
PROSPEKTUS RINGKAS INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.
Nama Obligasi yang ditawarkan melalui Penawaran Umum ini adalah ”Obligasi Berkelanjutan II No.06806/PDI/III/2025 tertanggal 14 Maret 2025 yang dibuat oleh Perseroan dan Surat
KB Bank Tahap I Tahun 2025”. Pernyataan Tidak Pernah Gagal Bayar No. 095/III/2025/DES/MSId-E2 tertanggal 25 Maret
PT BANK KB BUKOPIN Tbk (“PERSEROAN”) DAN PENJAMIN PELAKSANA EMISI EFEK BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI, FAKTA, DATA ATAU 2025 yang dibuat oleh KAP Mirawati Sensi Idris (“Moore Indonesia”);
JENIS OBLIGASI LAPORAN DAN KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM PROSPEKTUS RINGKAS INI.
2EOLJDVL LQL GLWHUELWNDQ WDQSD ZDUNDW NHFXDOL 6HUWL¿NDW -XPER 2EOLJDVL \DQJ GLWHUELWNDQ XQWXN 4. Efek yang akan diterbitkan melalui Penawaran Umum Berkelanjutan adalah efek bersifat
didaftarkan atas nama KSEI sebagai bukti hutang untuk kepentingan Pemegang Obligasi. Obligasi utang dan memiliki hasil pemeringkatan yang termasuk dalam kategori 4 (empat) peringkat
ini didaftarkan atas nama KSEI untuk kepentingan Pemegang Rekening di KSEI yang selanjutnya teratas yang merupakan urutan ke-4 (empat) peringkat terbaik yang dikeluarkan oleh
XQWXN NHSHQWLQJDQ 3HPHJDQJ 2EOLJDVL GDQ GLGDIWDUNDQ SDGD WDQJJDO GLVHUDKNDQQ\D 6HUWL¿NDW Perusahaan Pemeringkat Efek.
Jumbo Obligasi oleh Perseroan kepada KSEI. Bukti kepemilikan Obligasi bagi Pemegang Obligasi WALI AMANAT
DGDODK.RQ¿UPDVL7HUWXOLV\DQJGLWHUELWNDQROHK.6(,3HUXVDKDDQ(IHNDWDX%DQN.XVWRGLDQ PT BANK KB BUKOPIN Tbk Dalam rangka Penawaran Umum Obligasi Subordinasi ini, PT Bank Rakyat Indonesia
HARGA PENAWARAN (Persero) Tbk. bertindak sebagai Wali Amanat sesuai dengan ketentuan dalam Akta Perjanjian
Kegiatan Usaha Utama : Bergerak dalam bidang usaha Jasa Perbankan Perwaliamanatan Obligasi Subordinasi, dengan tegas menyatakan tidak mempunyai hubungan
Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi.
Kantor Pusat Kantor Jaringan $¿OLDVLGHQJDQ3HUVHURDQVHFDUDODQJVXQJPHODOXLSHQ\HUWDDQPRGDO3HPHULQWDKVHEDJDLPDQD
JUMLAH POKOK, TINGKAT BUNGA DAN JATUH TEMPO OBLIGASI
Gedung KB Bank 1 Kantor Pusat, 29 Kantor Cabang, GLGH¿QLVLNDQGDODPNHWHQWXDQ8836.6HODLQLWX37%DQN5DN\DW,QGRQHVLD 3HUVHUR 7ENMXJD
Seluruh nilai Pokok Obligasi yang akan dikeluarkan sebanyak-banyaknya sebesar tidak memiliki hubungan kredit melebihi 25% dari jumlah hutang yang di waliamanatkan sesuai
Jl. MT. Haryono Kav. 50-51 Jakarta 12770 141 Kantor Cabang Pembantu, 2 Kantor Fungsional, dan 31 Jaringan ATM yang aktif beroperasional
Rp1.000.000.000.000,- (Satu Triliun Rupiah) yang terdiri dari 2 (dua) Seri Obligasi dengan dengan POJK No.19/2020.
Telepon: 021-798 8266, 021-798 9837
ketentuan sebagai berikut:
Email: investor.relations@kbbank.co.id PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Seri A : -XPODK 3RNRN 2EOLJDVL 6HUL $ \DQJ GLWDZDUNDQ DGDODK VHEHVDU 5SƔ Ɣ 5XSLDK www.kbbank.co.id Investment Services Division
GHQJDQ WLQJNDW EXQJD WHWDS VHEHVDU Ɣ Ɣ SHUVHQ SHU WDKXQ GHQJDQ MDQJND ZDNWX Trust & Corporate Services Department
3 (tiga) Tahun terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Obligasi dilakukan secara PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
Gedung BRI II Lt.6
penuh (bullet payment) sebesar 100,00% (seratus persen) dari Jumlah Pokok Obligasi OBLIGASI BERKELANJUTAN II KB BANK
Jl. Jend.Sudirman Kav.44-46
Seri A pada saat tanggal jatuh tempo; dan DENGAN TARGET DANA YANG DIHIMPUN SEBESAR Rp3.000.000.000.000 (TIGA TRILIUN RUPIAH)
Jakarta 10210 – Indonesia
DAN
Seri B : -XPODK 3RNRN 2EOLJDVL 6HUL % \DQJ GLWDZDUNDQ DGDODK VHEHVDU 5SƔ Ɣ 5XSLDK Email: tcs_aet@bri.co.id
OBLIGASI SUBORDINASI BERKELANJUTAN IV KB BANK
GHQJDQ WLQJNDW EXQJD WHWDS VHEHVDU Ɣ Ɣ SHUVHQ SHU WDKXQ GHQJDQ MDQJND ZDNWX Tel. (021) 251 0244, 575 8143
DENGAN TARGET DANA YANG AKAN DIHIMPUN SEBESAR Rp1.000.000.000.000 (SATU TRILIUN RUPIAH)
5 (lima) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Obligasi dilakukan secara Faks. -
Dalam rangka penawaran umum berkelanjutan tersebut, Perseroan akan menerbitkan dan menawarkan Keterangan lebih lengkap mengenai Wali Amanat dapat dilihat pada Bab XII dalam Prospektus.
penuh (bullet payment) sebesar 100,00% (seratus persen) dari Jumlah Pokok Obligasi
Seri B pada saat tanggal jatuh tempo. OBLIGASI BERKELANJUTAN II KB BANK TAHAP I TAHUN 2025
DENGAN JUMLAH POKOK SEBANYAK-BANYAKNYA SEBESAR Rp1.000.000.000.000 (SATU TRILIUN RUPIAH) RENCANA PENGGUNAAN DANA YANG DIPEROLEH DARI PENAWARAN
Bunga Obligasi dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sejak Tanggal Emisi, sesuai dengan tanggal UMUM
(“OBLIGASI”)
pembayaran masing-masing Bunga Obligasi. Pembayaran Bunga Obligasi pertama akan
dilakukan pada tanggal 4 Oktober 2025, sedangkan pembayaran Bunga Obligasi terakhir 2EOLJDVLLQLGLWHUELWNDQWDQSDZDUNDWNHFXDOL6HUWL¿NDW-XPER2EOLJDVL\DQJDNDQGLWHUELWNDQROHK3HUVHURDQDWDVQDPD37.XVWRGLDQ6HQWUDO(IHN,QGRQHVLD ³.6(,´ VHEDJDLEXNWLXWDQJ Seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi, setelah dikurangi
sekaligus jatuh tempo Obligasi masing-masing adalah pada tanggal 4 Juli 2028 untuk Obligasi kepada Pemegang Obligasi. Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100,00% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi, dimana sebanyak-banyaknya sebesar Rp1.000.000.000.000,- (satu dengan biaya-biaya Emisi, seluruhnya akan dipergunakan oleh Perseroan untuk pembayaran
Seri A, dan 4 Juli 2030 untuk Obligasi Seri B. triliun Rupiah) akan dijamin secara Kesanggupan Penuh (full commitment) yang terdiri dari 2 (dua) seri dengan ketentuan sebagai berikut: sebagian pembayaran pokok kewajiban kepada Kookmin Bank Co. Ltd. Singapore Branch.
Apabila Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi jatuh pada hari yang bukan Hari Bursa, maka Bunga Seri A : -XPODK3RNRN2EOLJDVL6HUL$\DQJGLWDZDUNDQDGDODKVHEHVDU5SƔ Ɣ5XSLDK GHQJDQWLQJNDWEXQJDWHWDSVHEHVDUƔ ƔSHUVHQ SHUWDKXQGHQJDQMDQJNDZDNWX WLJD 7DKXQ Sedangkan, seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
Obligasi dibayar pada Hari Bursa sesudahnya tanpa dikenakan denda. Tingkat Bunga Obligasi terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) sebesar 100,00% (seratus persen) dari Jumlah Pokok Obligasi Seri A pada saat Subordinasi, setelah dikurangi dengan biaya-biaya Emisi, seluruhnya akan dipergunakan oleh
tersebut merupakan persentase per tahun dari nilai nominal yang dihitung berdasarkan jumlah Hari tanggal jatuh tempo. Perseroan untuk modal pelengkap Perseroan dan pembayaran sebagian pembayaran pokok
Kalender yang lewat dengan perhitungan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari kewajiban kepada Kookmin Bank Co. Ltd. Singapore Branch.
Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender. Seri B : -XPODK3RNRN2EOLJDVL6HUL%\DQJGLWDZDUNDQDGDODKVHEHVDU5SƔ Ɣ5XSLDK GHQJDQWLQJNDWEXQJDWHWDSVHEHVDUƔ ƔSHUVHQ SHUWDKXQGHQJDQMDQJNDZDNWX OLPD 7DKXQ Rincian mengenai rencana penggunaan dana dari hasil Penawaran Umum Obligasi ini dapat
terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) sebesar 100,00% (seratus persen) dari Jumlah Pokok Obligasi Seri B pada saat dilihat pada Bab II Prospektus.
Obligasi harus dilunasi dengan harga yang sama dengan jumlah Pokok Obligasi yang tertulis pada
tanggal jatuh tempo.
.RQ¿UPDVL7HUWXOLV\DQJGLPLOLNLROHK3HPHJDQJ2EOLJDVLGHQJDQPHPSHUKDWLNDQ6HUWL¿NDW-XPER
PERNYATAAN UTANG
Obligasi dan ketentuan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi. Bunga Obligasi dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sejak Tanggal Emisi, sesuai dengan tanggal pembayaran masing-masing Bunga Obligasi. Pembayaran Bunga Obligasi pertama akan dilakukan
Jadwal pembayaran Pokok dan bunga untuk Obligasi adalah sebagaimana tercantum dalam tabel pada tanggal 4 Oktober 2025, sedangkan pembayaran Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo Obligasi masing-masing adalah pada tanggal 4 Juli 2028 untuk Obligasi Seri A, dan Laporan posisi keuangan konsolidasian Perseroan dan Perusahaan anak pada tanggal 31
dibawah ini: 4 Juli 2030 untuk Obligasi Seri B. Desember 2024 serta laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian, laporan
perubahan ekuitas konsolidasian dan Laporan arus kas konsolidasian untuk tahun yang berakhir
OBLIGASI BERKELANJUTAN II KB BANK TAHAP II DAN/ATAU TAHAP SELANJUTNYA (JIKA ADA) AKAN DITENTUKAN KEMUDIAN
Bunga Ke- Seri A Seri B pada tanggal 31 Desember 2024, yang disertakan sebagai bagian dari Pernyataan Pendaftaran,
DAN telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris (“Moore Indonesia”) berdasarkan
1 4 Oktober 2025 4 Oktober 2025
OBLIGASI SUBORDINASI BERKELANJUTAN IV KB BANK TAHAP I TAHUN 2025 standar audit yang ditetapkan Institut Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”), dengan opini tanpa
2 4 Januari 2026 4 Januari 2026
3 4 April 2026 4 April 2026 DENGAN JUMLAH POKOK SEBANYAK-BANYAKNYA SEBESAR Rp500.000.000.000 (LIMA RATUS MILIAR RUPIAH) PRGL¿NDVLDQ GDODP ODSRUDQQ\D 1R $89, WDQJJDO -XQL
4 4 Juli 2026 4 Juli 2026 (“OBLIGASI SUBORDINASI”) 2025, yang ditandatangani oleh Denny Susanto (Rekan pada Moore Indonesia dengan Registrasi
5 4 Oktober 2026 4 Oktober 2026 Akuntan Publik No.AP. 1671).
2EOLJDVL6XERUGLQDVLLQLGLWHUELWNDQWDQSDZDUNDWNHFXDOL6HUWL¿NDW-XPER2EOLJDVL6XERUGLQDVL\DQJDNDQGLWHUELWNDQROHK3HUVHURDQDWDVQDPD37.XVWRGLDQ6HQWUDO(IHN,QGRQHVLD ³.6(,´
6 4 Januari 2027 4 Januari 2027 Pada tanggal 31 Desember 2024, Perseroan dan Perusahaan Anak memiliki total liabilitas sebesar
7 4 April 2027 4 April 2027 sebagai bukti utang kepada Pemegang Obligasi Subordinasi. Obligasi Subordinasi ini ditawarkan dengan nilai 100,00% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi Subordinasi, dimana
sebanyak-banyaknya sebesar Rp500.000.000.000,- (lima ratus miliar Rupiah) akan dijamin secara Kesanggupan Penuh (full commitment) yang terdiri dari 2 (dua) seri dengan ketentuan Rp75.113.512 juta.
8 4 Juli 2027 4 Juli 2027
9 4 Oktober 2027 4 Oktober 2027 sebagai berikut: Keterangan lebih lanjut mengenai rincian liabilitas Perseroan dapat dilihat pada Bab III Prospektus
10 4 Januari 2028 4 Januari 2028 tentang Pernyataan Utang.
11 4 April 2028 4 April 2028
Seri A : -XPODK3RNRN2EOLJDVL6XERUGLQDVL6HUL$\DQJGLWDZDUNDQDGDODKVHEHVDU5SƔ Ɣ5XSLDK GHQJDQWLQJNDWEXQJDWHWDSVHEHVDUƔ ƔSHUVHQ SHUWDKXQGHQJDQMDQJNDZDNWX
12 4 Juli 2028 4 Juli 2028 5 (lima) Tahun terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Obligasi Subordinasi dilakukan secara penuh (bullet payment) sebesar 100,00% (seratus persen) dari Jumlah Pokok IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING
13 - 4 Oktober 2028 Obligasi Subordinasi Seri A pada saat tanggal jatuh tempo.
Calon investor harus membaca ikhtisar data keuangan konsolidasian penting yang disajikan di
14 - 4 Januari 2029
15 - 4 April 2029
Seri B : -XPODK3RNRN2EOLJDVL6XERUGLQDVL6HUL%\DQJGLWDZDUNDQDGDODKVHEHVDU5SƔ Ɣ5XSLDK GHQJDQWLQJNDWEXQJDWHWDSVHEHVDUƔ ƔSHUVHQ SHUWDKXQGHQJDQMDQJNDZDNWX bawah ini bersamaan dengan laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak
16 - 4 Juli 2029 7 (tujuh) Tahun terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Obligasi Subordinasi dilakukan secara penuh (bullet payment) sebesar 100,00% (seratus persen) dari Jumlah Pokok beserta catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang tidak tercantum dalam Prospektus.
17 - 4 Oktober 2029 Obligasi Subordinasi Seri B pada saat tanggal jatuh tempo. Calon investor juga harus membaca Bab V mengenai Analisis dan Pembahasan oleh Manajemen.
18 - 4 Januari 2030 Ikhtisar data keuangan penting di bawah ini diambil dari laporan keuangan konsolidasian Perseroan
19 - 4 April 2030 Obligasi Subordinasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi Subordinasi. Bunga Obligasi Subordinasi dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sejak Tanggal
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 serta laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
20 - 4 Juli 2030 Emisi, sesuai dengan tanggal pembayaran masing-masing Bunga Obligasi Subordinasi. Pembayaran Bunga Obligasi Subordinasi pertama akan dilakukan pada tanggal 4 Oktober 2025,
lain konsolidasian untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2024 dan 2023 yang disusun dan
sedangkan pembayaran Bunga Obligasi Subordinasi terakhir sekaligus jatuh tempo Obligasi Subordinasi masing-masing adalah pada tanggal 4 Juli 2030 untuk Obligasi Subordinasi Seri A,
disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku di Indonesia.
SATUAN PEMINDAHBUKUAN OBLIGASI dan 4 Juli 2032 untuk Obligasi Subordinasi Seri B.
Laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31
Satuan pemindahbukuan Obligasi adalah senilai Rp1,- (satu Rupiah) atau kelipatannya. OBLIGASI SUBORDINASI BERKELANJUTAN IV KB BANK TAHAP II DAN/ATAU TAHAP SELANJUTNYA (JIKA ADA) AKAN DITENTUKAN KEMUDIAN
Desember 2024 dan 2023 telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris (”Moore
SATUAN PERDAGANGAN OBLIGASI ,QGRQHVLD´ GHQJDQ2SLQL7DQSD0RGL¿NDVLDQGDODPODSRUDQQ\D1R$8
PENTING UNTUK DIPERHATIKAN
Perdagangan Obligasi dilakukan di Bursa Efek dengan syarat-syarat dan ketentuan sebagaimana 4/1/VI/2025 tanggal 13 Juni 2025. Audit dilaksanakan sesuai dengan Standard Audit yang
ditentukan dalam peraturan Bursa Efek. Satuan perdagangan Obligasi di Bursa Efek dilakukan OBLIGASI DAN OBLIGASI SUBORDINASI INI TIDAK DIJAMIN DENGAN JAMINAN KHUSUS TETAPI DIJAMIN DENGAN SELURUH HARTA KEKAYAAN PERSEROAN, BAIK YANG ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI). Laporan audit tersebut ditandatangani oleh
dengan nilai sebesar Rp5.000.000,- (lima juta Rupiah) dan kelipatannya atau dengan nilai BERGERAK MAUPUN YANG TIDAK BERGERAK, BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DIKEMUDIAN HARI SESUAI DENGAN KETENTUAN DALAM PASAL Denny Susanto (Rekan pada Moore Indonesia dengan Registrasi Akuntan Publik No.AP.1671).
sebagaimana ditentukan dalam peraturan Bursa Efek dan/atau Perjanjian yang ditandatangani 1131 DAN PASAL 1132 KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA. HAK PEMEGANG OBLIGASI ADALAH PARI PASSU TANPA PREFEREN DENGAN HAK-HAK KREDITUR
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
oleh Perseroan dan Bursa Efek. PERSEROAN LAIN SESUAI DENGAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN YANG BERLAKU.
(dalam jutaan Rupiah)
JUMLAH MINIMUM PEMESANAN KETERANGAN 31 Desember 2024 31 Desember 2023
OBLIGASI DAN OBLIGASI SUBORDINASI TIDAK MEMILIKI OPSI UNTUK PEMBELIAN KEMBALI (BUY BACK) SAMPAI DENGAN JATUH TEMPO OBLIGASI DAN OBLIGASI
Pemesanan pembelian Obligasi harus dilakukan dalam jumlah sekurang-kurangnya satu satuan ASET
SUBORDINASI.
perdagangan senilai Rp5.000.000,- (lima juta Rupiah) atau kelipatannya. Kas 369.083 289.184
JAMINAN Giro pada Bank Indonesia 2.672.478 3.205.619
PERSEROAN HANYA MENERBITKAN SERTIFIKAT JUMBO OBLIGASI DAN OBLIGASI SUBORDINASI DAN DIDAFTARKAN ATAS NAMA PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK Giro pada bank lain
Obligasi tidak dijamin dengan jaminan khusus tetapi dijamin dengan seluruh harta kekayaan Pihak berelasi 10.585 6.377
INDONESIA (“KSEI”) DAN AKAN DIDISTRIBUSIKAN DALAM BENTUK ELEKTRONIK YANG DIADMINISTRASIKAN DALAM PENITIPAN KOLEKTIF DI KSEI.
Perseroan, baik yang bergerak maupun yang tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang Pihak ketiga 386.552 336.504
akan ada dikemudian hari sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 1131 dan Pasal 1132 Kitab Dikurangi: Cadangan kerugian (300) (300)
Undang-undang Hukum Perdata. RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI OLEH PERSEROAN ADALAH RISIKO KREDIT YAITU RISIKO AKIBAT KEGAGALAN DEBITUR DAN/ATAU PIHAK LAIN DALAM MEMENUHI Giro pada bank lain – neto 396.837 342.581
PERPAJAKAN KEWAJIBAN KEPADA PERSEROAN. RISIKO USAHA LAINNYA YANG MUNGKIN DIHADAPI PERSEROAN DAPAT DILIHAT PADA BAB VI PROSPEKTUS. RISIKO USAHA LAINNYA Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain
YANG MUNGKIN DIHADAPI PERSEROAN DAPAT DILIHAT PADA BAB VI PROSPEKTUS. Pihak ketiga 2.798.303 2.133.567
Keterangan mengenai perpajakan terkait dengan Obligasi ini diuraikan dalam Bab IX Prospektus. Surat-surat berharga
PENYISIHAN DANA PELUNASAN OBLIGASI (SINKING FUND) Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi 7.467.153 5.322.930
Perseroan tidak menyelenggarakan penyisihan dana pelunasan Pokok Obligasi dengan RISIKO YANG MUNGKIN DIHADAPI INVESTOR PEMBELI OBLIGASI SUBORDINASI ADALAH TIDAK LIKUIDNYA OBLIGASI YANG DITAWARKAN PADA PENAWARAN UMUM INI Diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain 4.345.452 3.067.387
YANG ANTARA LAIN DISEBABKAN KARENA TUJUAN PEMBELIAN OBLIGASI PADA UMUMNYA ADALAH SEBAGAI INVESTASI JANGKA PANJANG. Diukur pada biaya perolehan diamortisasi 9.954.506 9.145.932
pertimbangan untuk mengoptimalkan penggunaan dana hasil emisi sesuai dengan tujuan rencana
21.767.111 17.536.249
penggunaan dana emisi. Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (280) (109)
KELALAIAN PERSEROAN DALAM RANGKA PENERBITAN OBLIGASI DAN OBLIGASI SUBORDINASI INI, PERSEROAN TELAH MEMPEROLEH HASIL PEMERINGKATAN Surat-surat berharga – neto 21.766.831 17.536.140
Keterangan lebih lanjut mengenai kondisi yang dapat menyebabkan Perseroan dinyatakan lalai DARI PT FITCH RATINGS INDONESIA (“FITCH”) DENGAN PERINGKAT : Surat-surat berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali – neto - 2.572.152
dapat dilihat pada Bab I Prospektus. Tagihan derivative 12.054 3.040
AAA(idn) (triple A) UNTUK OBLIGASI DAN AA(idn) (double A) UNTUK OBLIGASI SUBORDINASI Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang syariah
PEMBELIAN KEMBALI (BUY BACK) Pihak berelasi 339.983 641.005
Obligasi ini tidak mempunyai opsi untuk pembelian kembali (buy back) sampai dengan jatuh tempo UNTUK KETERANGAN LEBIH LANJUT TENTANG HASIL PEMERINGKATAN TERSEBUT DAPAT DILIHAT PADA BAB I PROSPEKTUS Pihak ketiga 47.187.503 48.777.611
Obligasi. Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (2.992.197) (3.582.834)
OBLIGASI DAN OBLIGASI SUBORDINASI INI AKAN DICATATKAN DI BURSA EFEK INDONESIA Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang syariah - neto 44.535.289 45.835.782
RAPAT UMUM PEMEGANG OBLIGASI (RUPO)
Tagihan akseptasi 84.279 132.577
Keterangan lebih lanjut mengenai Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO) dapat dilihat pada PENAWARAN OBLIGASI DAN OBLIGASI SUBORDINASI INI DIJAMIN SECARA KESANGGUPAN PENUH (FULL COMMITMENT) Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (1.200) (1.613)
Bab I Prospektus. PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI DAN OBLIGASI SUBORDINASI Tagihan akseptasi – neto 83.079 130.964
PEMBATASAN-PEMBATASAN DAN KEWAJIBAN-KEWAJIBAN PERSEROAN (COVENANTS) Penyertaan Saham 15 15
Aset tetap dan aset hak guna 4.776.998 4.646.734
Keterangan lebih lanjut mengenai Pembatasan-Pembatasan dan Kewajiban-Kewajiban Perseroan danareksa Dikurangi: Akumulasi penyusutan (1.456.694) (1.413.059)
dapat dilihat pada Bab I Prospektus. sekuritas
Aset tetap dan aset hak guna – neto 3.320.304 3.233.675
HAK-HAK PEMEGANG OBLIGASI Aset pajak tangguhan – neto 1.258.561 2.670.543
Keterangan lebih lanjut mengenai Hak-Hak Pemegang Obligasi Perseroan dapat dilihat pada Bab PT ALDIRACITA PT BNI SEKURITAS PT BRI DANAREKSA PT MAYBANK SEKURITAS PT KB VALBURY PT KOREA INVESTMENT PT TRIMEGAH Aset tidak berwujud 636.119 635.815
SEKURITAS INDONESIA SEKURITAS INDONESIA SEKURITAS AND SEKURITAS SEKURITAS INDONESIA Dikurangi: Akumulasi amortisasi dan penurunan nilai (365.312) (350.230)
I Prospektus.
7HUDÀOLDVL INDONESIA Tbk Aset tidak berwujud – neto 270.807 285.585
HASIL PEMERINGKATAN OBLIGASI Aset lain-lain – neto 5.591.657 6.068.453
Sesuai dengan POJK No.7/2017 dan POJK No.49/2020, dalam rangka penerbitan Obligasi WALI AMANAT JUMLAH ASET 83.075.298 84.307.300
ini, Perseroan telah memperoleh hasil pemeringkatan atas surat hutang jangka panjang yang
PT BANK RAKYAT INDONESIA (Persero) Tbk LIABILITAS DAN EKUITAS
dilaksanakan oleh PT Fitch Rating Indonesia, berdasarkan Surat Fitch No.: 37/DIR/RATLTR/ LIABILITAS
III/2025 tanggal 14 Maret 2025 dengan hasil pemeringkat atas Obligasi Berkelanjutan II KB Bank Liabilitas segera 401.263 431.402
adalah: Simpanan dari nasabah
AAA(idn) Giro
(Triple A) Prospektus Ringkas ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 19 Juni 2025 Pihak berelasi 3.203 9.094
Pihak ketiga 6.286.045 3.168.554
7LGDNDGDKXEXQJDQ$¿OLDVLDQWDUD3HUVHURDQGHQJDQ37)LWFK5DWLQJV,QGRQHVLD\DQJPHODNXNDQ Tabungan
pemeringkatan atas Obligasi Perseroan. Pihak berelasi 45.260 18.491
Lembaga Pemeringkat Efek dalam hal ini PT Fitch Rating Indonesia tidak memiliki hubungan Seri A : -XPODK3RNRN2EOLJDVL6XERUGLQDVL6HUL$\DQJGLWDZDUNDQDGDODKVHEHVDU5SƔ Ɣ dengan pertimbangan untuk mengoptimalkan penggunaan dana hasil emisi sesuai dengan tujuan Pihak ketiga 6.870.242 6.854.693
$¿OLDVLGHQJDQ3HUVHURDQEDLNODQJVXQJPDXSXQWLGDNODQJVXQJVHEDJDLPDQDGLGH¿QLVLNDQGDODP 5XSLDK GHQJDQWLQJNDWEXQJDWHWDSVHEHVDUƔ ƔSHUVHQ SHUWDKXQGHQJDQMDQJND rencana penggunaan dana emisi. Deposito berjangka
Pihak berelasi 42.412 40.311
ketentuan Pasal 1 angka I UUPM. waktu 5 (lima) Tahun terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Obligasi Subordinasi KELALAIAN PERSEROAN
Pihak ketiga 33.345.996 34.698.000
Rating Rationale dilakukan secara penuh (bullet payment) sebesar 100,00% (seratus persen) dari Jumlah Keterangan lebih lanjut mengenai kondisi yang dapat menyebabkan Perseroan dinyatakan lalai Simpanan dari bank lain
Pokok Obligasi Subordinasi Seri A pada saat tanggal jatuh tempo. dapat dilihat pada Bab I Prospektus. Pihak berelasi 2.710.649 7.699.413
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Peringkat:
PEMBELIAN KEMBALI (BUY BACK) Pihak ketiga 170.537 187.308
Ɣ Obligasi senior tanpa jaminan memiliki peringkat yang sama dengan peringkat nasional Seri B : -XPODK3RNRN2EOLJDVL6XERUGLQDVL6HUL%\DQJGLWDZDUNDQDGDODKVHEHVDU5SƔ Ɣ
Surat-surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali – neto 3.739.878 219.631
jangka panjang KB Bank berdasarkan kriteria Fitch, karena Obligasi senior ini dengan 5XSLDK GHQJDQWLQJNDWEXQJDWHWDSVHEHVDUƔ ƔSHUVHQ SHUWDKXQGHQJDQMDQJND Obligasi Subordinasi ini tidak mempunyai opsi untuk pembelian kembali (buy back) sampai dengan Liabilitas derivative 3.641 808
ekspektasi paling rendah terhadap risiko gagal bayar dibandingkan dengan semua obligasi waktu 7 (tujuh) Tahun terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Obligasi Subordinasi jatuh tempo Obligasi Subordinasi. Liabilitas akseptasi 84.279 132.577
lain di negara atau serikat moneter yang sama; dilakukan secara penuh (bullet payment) sebesar 100,00% (seratus persen) dari Jumlah RAPAT UMUM PEMEGANG OBLIGASI SUBORDINASI (RUPO) Pinjaman yang diterima
Ɣ 3HULQJNDWQDVLRQDOMDQJNDSDQMDQJ.%%DQNGLGDVDUNDQSDGDGXNXQJDQGDQPHUHÀHNVLNDQ Pokok Obligasi Subordinasi Seri B pada saat tanggal jatuh tempo. Keterangan lebih lanjut mengenai Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO) dapat dilihat pada Pihak berelasi 6.557.175 6.544.886
ekspektasi Fitch akan kemampuan dan kecenderungan induk usahanya yang lebih kuat untuk Pihak ketiga 7.363.469 5.159.606
Obligasi Subordinasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi Bab I Prospektus.
Surat berharga yang diterbitkan 5.790.158 3.397.588
meyediakan dukungan luar biasa kepada anak usahanya di Indonesia, apabila diperlukan. Subordinasi. Bunga Obligasi Subordinasi dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sejak Tanggal Emisi, PEMBATASAN-PEMBATASAN DAN KEWAJIBAN-KEWAJIBAN PERSEROAN (COVENANTS) Utang pajak 60.903 64.635
Sensitivitas Peringkat: sesuai dengan tanggal pembayaran masing-masing Bunga Obligasi Subordinasi. Pembayaran Keterangan lebih lanjut mengenai Pembatasan-Pembatasan dan Kewajiban-Kewajiban Perseroan Liabilitas lain-lain 1.638.402 1.570.140
Bunga Obligasi Subordinasi pertama akan dilakukan pada tanggal 4 Oktober 2025, sedangkan JUMLAH LIABILITAS 75.113.512 70.197.137
Ɣ Faktor-faktor yang dapat, secara individual ataupun secara kolektif, membawa kepada dapat dilihat pada Bab I Prospektus.
pembayaran Bunga Obligasi Subordinasi terakhir sekaligus jatuh tempo Obligasi Subordinasi
aksi pemeringkatan positif/kenaikan peringkat masing-masing adalah pada tanggal 4 Juli 2030 untuk Obligasi Subordinasi Seri A, dan 4 Juli 2032 STATUS OBLIGASI SUBORDINASI EKUITAS YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA PEMILIK
Penurunan peringkat nasional jangka panjang KB Bank akan berakibat pada penurunan untuk Obligasi Subordinasi Seri B. Keterangan lebih lanjut mengenai Status Obligasi Subordinasi Perseroan dapat dilihat pada Bab ENTITAS INDUK
peringkat surat utang yang dikeluarkan. Tingkat bunga Obligasi Subordinasi merupakan persentase per tahun dari nilai nominal yang I Prospektus. Modal saham biasa
Modal dasar
Ɣ Faktor-faktor yang dapat, secara individual ataupun secara kolektif, membawa kepada dihitung berdasarkan jumlah hari yang lewat, dimana 1 (satu) bulan dihitung 30 (tiga puluh) hari SIFAT-SIFAT KHUSUS OBLIGASI SUBORDINASI
Modal ditempatkan dan disetor penuh 19.000.000 19.000.000
aksi pemeringkatan negative/penurunan peringkat dan 1 (satu) tahun dihitung 360 (tiga ratus enam puluh) hari. Obligasi Subordinasi harus dilunasi Keterangan lebih lanjut mengenai sifat-sifat khusus Obligasi Perseroan dapat dilihat pada Bab Tambahan modal disetor 8.225.767 8.225.767
Tindakan pemeringkatan positif untuk obligasi senior tidak dimungkinkan karena peringkat GHQJDQKDUJD\DQJVDPDGHQJDQMXPODK3RNRN2EOLJDVL6XERUGLQDVL\DQJWHUWXOLVSDGD.RQ¿UPDVL I Prospektus. Uang muka setoran modal - -
tersebut sudah berada pada titik tertinggi pada skala peringkat nasional. 7HUWXOLV \DQJ GLPLOLNL ROHK 3HPHJDQJ 2EOLJDVL 6XERUGLQDVL GHQJDQ PHPSHUKDWLNDQ 6HUWL¿NDW
ANALISA DASAR PEMILIHAN FITUR OBLIGASI SUBORDINASI Surplus revaluasi aset 1.816.965 1.603.893
Jumbo Obligasi Subordinasi dan ketentuan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Subordinasi. Keuntungan yang belum direalisasi atas surat-surat berharga dalam
PEMENUHAN KRITERIA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN Sesuai dengan SEOJK No.20/2016 bahwa persyaratan yang harus dipenuhi oleh suatu instrumen
Jadwal pembayaran Pokok dan bunga untuk Obligasi Subordinasi adalah sebagaimana tercantum kelompok tersedia untuk dijual dan nilai wajar melalui penghasilan
Perseroan telah dan akan memenuhi kriteria untuk melaksanakan Penawaran Umum agar dapat diperhitungkan sebagai modal inti tambahan (additional tier-1) dan modal pelengkap komprehensif lain – setelah pajak tangguhan. (14.149) 7.563
dalam tabel dibawah ini:
Berkelanjutan sebagaimana diatur dalam POJK no. 36/2014, yaitu: (tier ZDMLEPHPLOLNL¿WXUXQWXNGLNRQYHUVLPHQMDGLVDKDPELDVDDWDXGLODNXNDQWrite Down dalam $NXPXODVLGH¿FLW (21.041.182) (14.700.914)
1. Penawaran Umum Berkelanjutan dilaksanakan dalam periode paling lama 2 (dua) tahun; Bunga Ke- Seri A Seri B hal bank berpotensi terganggu kelangsungan usahanya (point of nonviability). 7.987.401 14.136.309
Fitur konversi saham berarti instrumen Obligasi Subordinasi yang diterbitkan tersebut dijamin Kepentingan non-pengendali (25.615) (26.146)
2. Telah menjadi Perseroan atau perusahaan publik paling sedikit 2 (dua) tahun; 1 4 Oktober 2025 4 Oktober 2025
JUMLAH EKUITAS 7.961.786 14.110.163
2 4 Januari 2026 4 Januari 2026 dengan saham bank penerbit. Adanya jaminan ini menyebabkan instrumen obligasi subordinasi
3. Tidak pernah mengalami kondisi gagal bayar selama 2 (dua) tahun terakhir sebelum JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 83.075.298 84.307.300
3 4 April 2026 4 April 2026 WHUVHEXWNHPXQJNLQDQWLGDNGDSDWGLDNXLVHEDJDLPRGDOSHOHQJNDS%HJLWXMXJD¿WXUWrite Down
penyampaian Pernyataan Pendaftaran kepada OJK dalam rangka Penawaran Umum
4 4 Juli 2026 4 Juli 2026 GHQJDQ NRPSHQVDVL VDKDP 2OHK NDUHQD LWX 3HUVHURDQ WHODK PHPLOLK ¿WXU write down tanpa LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
Berkelanjutan sesuai dengan Surat Pernyataan Tidak Pernah Mengalami Gagal Bayar 5 4 Oktober 2026 4 Oktober 2026 kompensasi dalam hal kondisi dimana Perseroan ditetapkan sebagai Peristiwa Terganggu
No.06806/PDI/III/2025 tertanggal 14 Maret 2025 yang dibuat oleh Perseroan dan Surat 6 4 Januari 2027 4 Januari 2027 (dalam jutaan Rupiah)
Kelangsungan Usaha dan pilihan tersebut telah disetujui dan dicatat dalam administrasi
Pernyataan Tidak Pernah Gagal Bayar No. 095/III/2025/DES/MSId-E2 tertanggal 25 Maret 7 4 April 2027 4 April 2027 Tahun yang berakhir pada tanggal
pengawasan OJK.
2025 yang dibuat oleh KAP Mirawati Sensi Idris (“Moore Indonesia”); 8 4 Juli 2027 4 Juli 2027 KETERANGAN 31 Desember
9 4 Oktober 2027 4 Oktober 2027 CARA DAN TEMPAT PELUNASAN POKOK DAN PEMBAYARAN BUNGA OBLIGASI 2024 2023
4. Efek yang akan diterbitkan melalui Penawaran Umum Berkelanjutan adalah efek bersifat
10 4 Januari 2028 4 Januari 2028 SUBORDINASI PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL
utang dan memiliki hasil pemeringkatan yang termasuk dalam kategori 4 (empat) peringkat
teratas yang merupakan urutan ke-4 (empat) peringkat terbaik yang dikeluarkan oleh
11 4 April 2028 4 April 2028 Pelunasan Pokok Obligasi Subordinasi dan pembayaran Bunga Obligasi Subordinasi akan Pendapatan bunga dan syariah
12 4 Juli 2028 4 Juli 2028 dibayarkan oleh KSEI selaku Agen Pembayaran atas nama Perseroan sesuai dengan syarat-syarat Pendapatan bunga 4.931.273 4.374.694
Perusahaan Pemeringkat Efek. 13 4 Oktober 2028 4 Oktober 2028 dan ketentuan-ketentuan yang diatur dalam Perjanjian Agen Pembayaran kepada Pemegang Pendapatan syariah 522.826 486.942
WALI AMANAT 14 4 Januari 2029 4 Januari 2029 Total pendapatan bunga dan syariah 5.454.099 4.861.636
Obligasi Subordinasi melalui Pemegang Rekening sesuai dengan jadwal waktu pembayaran
Dalam rangka Penawaran Umum Obligasi ini, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. bertindak 15 4 April 2029 4 April 2029 Beban bunga dan syariah
16 4 Juli 2029 4 Juli 2029
masing-masing sebagaimana yang telah ditentukan. Bilamana tanggal pembayaran jatuh pada
sebagai Wali Amanat sesuai dengan ketentuan dalam Akta Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi, Beban bunga (3.965.208) (3.746.710)
17 4 Oktober 2029 4 Oktober 2029 hari yang bukan Hari Bursa, maka pembayaran akan dilakukan pada Hari Bursa berikutnya. Beban syariah (336.166) (306.044)
GHQJDQWHJDVPHQ\DWDNDQWLGDNPHPSXQ\DLKXEXQJDQ$¿OLDVLGHQJDQ3HUVHURDQVHFDUDODQJVXQJ
18 4 Januari 2030 4 Januari 2030 HAK-HAK PEMEGANG OBLIGASI SUBORDINASI Total beban bunga dan syariah – neto (4.301.374) (4.052.754)
PHODOXL SHQ\HUWDDQ PRGDO 3HPHULQWDK VHEDJDLPDQD GLGH¿QLVLNDQ GDODP NHWHQWXDQ 8836. 19 4 April 2030 4 April 2030 Keterangan lebih lanjut mengenai Hak-Hak Pemegang Obligasi Subordinasi Perseroan dapat Pendapatan bunga dan syariah – neto 1.152.725 808.882
Selain itu, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. juga tidak memiliki hubungan kredit melebihi 20 4 Juli 2030 4 Juli 2030 Pendapatan operasional lainnya
25% dari jumlah hutang yang di waliamanatkan sesuai dengan POJK No.19/2020. dilihat pada Bab I Prospektus.
21 - 4 Oktober 2030 Provisi dan komisi lainnya 229.948 333.732
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 22 - 4 Januari 2031 HASIL PEMERINGKATAN OBLIGASI SUBORDINASI Keuntungan atas penjualan surat-surat berharga - neto 1.586 (8.899)
Investment Services Division
23 - 4 April 2031 Sesuai dengan POJK No.7/2017 dan POJK No.49/2020, dalam rangka penerbitan Obligasi (Kerugian) keuntungan selisih kurs – neto 40.476 29.265
24 - 4 Juli 2031 Subordinasi ini, Perseroan telah memperoleh hasil pemeringkatan atas surat hutang jangka Lain-lain 78.036 102.429
Trust & Corporate Services Department 25 - 4 Oktober 2031 panjang yang dilaksanakan oleh PT Fitch Rating Indonesia, berdasarkan Surat Fitch No.: 37/ Total pendapatan operasional lainnya 350.046 456.527
Gedung BRI II Lt.6 26 - 4 Januari 2032 Pemulihan/(Beban) penyisihan kerugian penurunan nilai atas aset
Jl. Jend.Sudirman Kav.44-46 DIR/RATLTR/III/2025 tanggal 14 Maret 2025 dengan hasil pemeringkat atas Obligasi Subordinasi
27 - 4 April 2032 keuangan – neto (3.452.900) (5.537.792)
Jakarta 10210 – Indonesia 28 - 4 Juli 2032
Berkelanjutan IV KB Bank adalah:
Keuntungan (kerugian) transaksi mata uang asing – neto 6.180 5.235
Email: tcs_aet@bri.co.id AA(idn) Pemulihan (beban) estimasi kerugian atas komitmen dan kontinjensi
Tel. (021) 251 0244, 575 8143 SATUAN PEMINDAHBUKUAN OBLIGASI SUBORDINASI (Double A) – bersih 5.385 1.999
Faks. - Beban penyisihan kerugian penurunan nilai atas aset non-keuangan
Satuan pemindahbukuan Obligasi Subordinasi adalah senilai Rp1,- (satu Rupiah) atau 7LGDNDGDKXEXQJDQ$¿OLDVLDQWDUD3HUVHURDQGHQJDQ37)LWFK5DWLQJV,QGRQHVLD\DQJPHODNXNDQ – neto (798.341) (269.055)
Keterangan lebih lengkap mengenai Wali Amanat dapat dilihat pada Bab XII dalam Prospektus. kelipatannya. pemeringkatan atas Obligasi Subordinasi Perseroan. Kerugian dari perubahan nilai wajar aset keuangan (23.246) 155.384
2. KETERANGAN RINGKAS MENGENAI OBLIGASI SUBORDINASI YANG DITERBITKAN SATUAN PERDAGANGAN OBLIGASI SUBORDINASI Lembaga Pemeringkat Efek dalam hal ini PT Fitch Rating Indonesia tidak memiliki hubungan Beban operasional lainnya
Perdagangan Obligasi Subordinasi dilakukan di Bursa Efek dengan syarat-syarat dan ketentuan $¿OLDVLGHQJDQ3HUVHURDQEDLNODQJVXQJPDXSXQWLGDNODQJVXQJVHEDJDLPDQDGLGH¿QLVLNDQGDODP Umum dan administrasi (1.119.658) (1.371.594)
NAMA OBLIGASI SUBORDINASI Gaji dan tunjangan karyawan (824.226) (809.976)
sebagaimana ditentukan dalam peraturan Bursa Efek. Satuan perdagangan Obligasi Subordinasi ketentuan Pasal 1 angka I UUPM.
Nama Obligasi yang ditawarkan melalui Penawaran Umum ini adalah ”Obligasi Subordinasi Premi program penjaminan pemerintah (82.152) (98.812)
di Bursa Efek dilakukan dengan nilai sebesar Rp5.000.000,- (lima juta Rupiah) dan kelipatannya Rating Rationale
Berkelanjutan IV KB Bank Tahap I Tahun 2025”. Total beban operasional lainnya (2.026.036) (2.280.382)
atau dengan nilai sebagaimana ditentukan dalam peraturan Bursa Efek dan/atau Perjanjian yang Faktor-faktor yang Mempengaruhi Peringkat: RUGI OPERASIONAL (4.786.187) (6.659.202)
JENIS OBLIGASI SUBORDINASI ditandatangani oleh Perseroan dan Bursa Efek.
2EOLJDVL6XERUGLQDVLLQLGLWHUELWNDQWDQSDZDUNDWNHFXDOL6HUWL¿NDW-XPER2EOLJDVL\DQJGLWHUELWNDQ Ɣ Obligasi Subordinasi tanpa jaminan memiliki peringkat yang sama dengan peringkat
JUMLAH MINIMUM PEMESANAN nasional jangka panjang KB Bank berdasarkan kriteria Fitch, karena Obligasi Subordinasi PENDAPATAN (BEBAN) NON-OPERASIONAL – NETO (118.033) (128.185)
untuk didaftarkan atas nama KSEI sebagai bukti hutang untuk kepentingan Pemegang Obligasi
Pemesanan pembelian Obligasi Subordinasi harus dilakukan dalam jumlah sekurang-kurangnya ini merupakan kewajiban langsung dan senior tanpa jaminan dan peringkatnya sama
Subordinasi. Obligasi Subordinasi ini didaftarkan atas nama KSEI untuk kepentingan Pemegang RUGI SEBELUM BEBAN PAJAK PENGHASILAN (4.904.220) (6.787.387)
satu satuan perdagangan senilai Rp5.000.000,- (lima juta Rupiah) atau kelipatannya. dengan semua kewajiban senior tanpa jaminan lainnya. Indonesia tidak memiliki kerangka
Rekening di KSEI yang selanjutnya untuk kepentingan Pemegang Obligasi Subordinasi dan
GLGDIWDUNDQ SDGD WDQJJDO GLVHUDKNDQQ\D 6HUWL¿NDW -XPER 2EOLJDVL 6XERUGLQDVL ROHK 3HUVHURDQ JAMINAN penyelesaian utang yang memuaskan, dan kami percaya bahwa Obligasi Subordinasi MANFAAT (BEBAN) PAJAK PENGHASILAN
kepada KSEI. Bukti kepemilikan Obligasi Subordinasi bagi Pemegang Obligasi Subordinasi adalah Obligasi Subordinasi tidak dijamin dengan jaminan khusus tetapi dijamin dengan seluruh harta tersebut memiliki prospek pemulihan yang rata-rata; Kini (3.159) -
.RQ¿UPDVL7HUWXOLV\DQJGLWHUELWNDQROHK.6(,3HUXVDKDDQ(IHNDWDX%DQN.XVWRGLDQ kekayaan Perseroan, baik yang bergerak maupun yang tidak bergerak, baik yang telah ada Ɣ 3HULQJNDWQDVLRQDOMDQJNDSDQMDQJ.%%DQNGLGDVDUNDQSDGDGXNXQJDQGDQPHUHÀHNVLNDQ Tangguhan (1.421.241) 731.684
maupun yang akan ada dikemudian hari sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 1131 dan Pasal ekspektasi Fitch akan kemampuan dan kecenderungan induk usahanya yang lebih kuat untuk Manfaat (beban) pajak penghasilan - neto (1.424.400) 731.684
HARGA PENAWARAN LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN (6.328.620) (6.055.703)
1132 Kitab Undang-undang Hukum Perdata. meyediakan dukungan luar biasa kepada anak usahanya di Indonesia, apabila diperlukan.
Obligasi Subordinasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN:
Subordinasi. PERPAJAKAN Sensitivitas Peringkat: 3RV\DQJWLGDNDNDQGLUHNODVL¿NDVLNHODEDUXJL
JUMLAH POKOK, TINGKAT BUNGA DAN JATUH TEMPO OBLIGASI SUBORDINASI Keterangan mengenai perpajakan terkait dengan Obligasi Subordinasi ini diuraikan dalam Bab Ɣ Faktor-faktor yang dapat, secara individual ataupun secara kolektif, membawa kepada Pengukuran kembali keuntungan (kerugian) atas program imbalan
IX Prospektus. pasti (14.252) 8.640
Seluruh nilai Pokok Obligasi yang akan dikeluarkan sebanyak-banyaknya sebesar aksi pemeringkatan positif/kenaikan peringkat
Perubahan surplus revaluasi aset 213.072 (1.756)
Rp500.000.000.000,- (Lima Ratus Miliar Rupiah) yang terdiri dari 2 (dua) Seri Obligasi dengan PENYISIHAN DANA PELUNASAN OBLIGASI SUBORDINASI (SINKING FUND) Penurunan peringkat nasional jangka panjang KB Bank akan berakibat pada penurunan Pajak penghasilan terkait pos yang tidak akan
ketentuan sebagai berikut: Perseroan tidak menyelenggarakan penyisihan dana pelunasan Pokok Obligasi Subordinasi peringkat surat utang yang dikeluarkan. GLUHNODVL¿NDVLNHODEDUXJL 3.135 (1.900)
Page 2
kamis, 19 juni 2025 l HALAMAN 7
(dalam jutaan Rupiah) Pertumbuhan Jumlah Liabilitas 2. Pembiayaan: Segmen ini berkontribusi sebesar 0,62% (2024) terhadap pendapatan bunga yang sensitif terhadap pergerakan suku bunga, melakukan stress test dengan beberapa skenario
Posisi tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023 perseroan, dimana produk dan layanan yang disediakan Perseroan melalui KB Bukopin diantaranya skenario terburuk (worst case scenario), dan lain-lain.
Tahun yang berakhir pada tanggal
KETERANGAN 31 Desember Jumlah liabilitas Perseroan pada 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp75.113.512 juta bertambah Finance (KBBF) meliputi Pembiayaan Investasi, Pembiayaan Modal Kerja, dan Pembiayaan e. Giro Wajib Minimum
2024 2023 sebesar Rp4.916.375 juta atau 7,00% dibandingkan pada tanggal 31 Desember 2023 adalah Multiguna.
Berdasarkan Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) No.24/8/PADG/2022 tentang Peraturan
sebesar Rp70.197.137 juta. Kenaikan ini dikarenakan penyaluran Giro kepada masyarakat untuk 3. Syariah: Segmen Syariah berkontribusi sebesar 9,58% (2024) terhadap pendapatan bunga Pelaksanaan Pemenuhan Giro Wajib Minimum dalam Rupiah dan Valuta Asing Bagi Bank Umum
3RVSRV\DQJDNDQGLUHNODVL¿NDVLNHODEDUXJL menjaga likuiditas sebesar Rp3.111.600 juta atau 98,49%, dan kenaikan pada Pinjaman yang perseroan, dimana Produk dan layanan dalam segmen pembiayaan disediakan oleh KB Bank Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah. Berdasarkan peraturan tersebut,
Perubahan nilai wajar surat-surat berharga dalam kelompok Syariah (KBBS), anak perusahaan Perseroan. Produk yang ditawarkan mencakup berbagai
tersedia untuk dijual dan nilai wajar melalui penghasilan
diterima sebesar Rp2.216.152 juta atau sebesar 18,93%. GWM Primer Rupiah, GWM Valuta Asing, dan GWM Sekunder (PLM) masing-masing sebesar 9%,
Liabilitas Segera jenis pembiayaan berbasis prinsip syariah, produk pendanaan yang sesuai dengan ketentuan 4%, dan 5%. GWM Primer dipenuhi secara harian sebesar 0% dan secara rata-rata untuk masa
komprehensif lain (27.836) 6.330
3DMDNSHQJKDVLODQWHUNDLWSRV\DQJDNDQGLUHNODVL¿NDVLNHODEDUXJL 6.124 (1.392) V\DULDK VHUWD EHUDJDP OD\DQDQ ODLQ \DQJ GLUDQFDQJ XQWXN PHPHQXKL NHEXWXKDQ ¿QDQVLDO laporan tertentu sebesar 9%, GWM Valuta Asing dipenuhi secara harian 2% dan secara rata-rata
Posisi tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023 sesuai dengan prinsip syariah.
Penghasilan komprehensif lain – neto 180.243 9.922 untuk masa laporan tertentu 2%, sedangkan GWM Sekunder (PLM) dipenuhi sebesar 5%.
Total (rugi) komprehensif tahun berjalan (6.148.377) (6.045.781) Liabilitas segera pada 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp401.263 juta turun sebesar Rp30.139 Dalam Sektor Perbankan, kemampuan usaha dipengaruhi oleh kapasitas permodalan, serta
juta atau -6,99% dibandingkan pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp431.402 Menunjuk Peraturan Bank Indonesia Nomor 11 Tahun 2023 tentang Kebijakan Insentif Likuiditas
akses terhadap dana pihak ketiga (ataupun pendanaan) yang dapat dipergunakan Perseroan Makroprudensial (PBI KLM) dan Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 21 Tahun 2024
Laba (rugi) tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada : juta. Penurunan ini terutama disebabkan karena adanya transfer dana yang masih dibukukan di untuk menyalurkan kredit dan pembiayaan maupun menempatkan pada asset/alat likuid lain untuk
Pemilik entitas induk (6.329.138) (6.034.077) rekening titipan. Penurunan berasal dari titipan pajak sebagai bank persepsi dan lain-lain. tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 11 Tahun 2023
memperoleh pendapatan. tentang Peraturan Pelaksanaan Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (PADG KLM), Bank
Kepentingan non-pengendali 518 (21.626) Deposito Berjangka
(6.328.620) (6.055.703) Ditinjau secara sisi permodalan, Perseroan masih memenuhi Batasan yang ditetapkan regulasi, Indonesia menyampaikan informasi tentang pemberian KLM kepada bank melalui surat dan/
Total penghasilan (rugi) komprehensif periode/tahun berjalan yang Posisi tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023 sehingga secara proses bisnis tidak terdapat Batasan dari sisi Permodalan. Sedangkan jika atau media lain yang ditetapkan Bank Indonesia. KLM dari paling besar 4%. Saat ini KB Bank
dapat diatribusikan kepada: Deposito berjangka 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp33.388.408 juta turun sebesar ditinjau dari aspek akses dana pihak ketiga (dan pendanaan), sepanjang tahun 2024 perseroan mendapatkan insentif GWM dari Bank Indonesia sebesar 0.3%, sehingga GWM rata-rata yang
Pemilik entitas induk (6.148.908) (6.024.463) Rp1.349.903 juta atau -3,89% dibandingkan pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar menghimpun dana pihak ketiga yang lebih tinggi dari tahun 2023, dimana hal tersebut harus dijaga oleh KB Bank saat ini sebesar 8.7%.
Kepentingan non-pengendali 531 (21.318) Rp34.738.311 juta. Penurunan ini disebabkan oleh penurunan deposito berjangka oleh pihak mengindikasikan perseroan memiliki kemampuan untuk memperoleh “modal usaha” Perseroan.
(6.148.377) (6.045.781) GWM Primer adalah simpanan minimum yang wajib dipelihara oleh bank dalam bentuk saldo
ketiga pada mata uang rupiah di 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp30.441.972 juta turun Pada tahun 2024 perseroan masih cukup selektif dalam menyalurkan kredit baru, sehingga jika rekening giro pada BI yang besarnya ditetapkan oleh BI sebesar persentase tertentu dari DPK.
LABA PER SAHAM
sebesar Rp764.510 juta apabila dibandingkan pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar GLOLKDW GDUL SHUJHUDNDQ DQJND EHOXP DGD SHQLQJNDWDQ SHQ\DOXUDQ NUHGLW \DQJ VLJQL¿NDQ DNDQ GWM Sekunder adalah cadangan minimum yang wajib dipelihara oleh bank dalam bentuk
Dasar/dilusaian (nilai penuh) (34) (61)
Rp 31.206. 482 juta, dan pada deposito berjangka oleh pihak ketiga pada mata uang asing di tetapi likuiditas yang ada dikelola dan dialokasikan ke aset yang relatif aman yaitu komponen surat 6HUWL¿NDW%,6XUDW8WDQJ1HJDUDGDQDWDXExcess Reserve, yang besarnya ditetapkan BI sebesar
RASIO-RASIO PERTUMBUHAN 31 Desember 2024 adalah Rp2.904.024 juta turun sebesar Rp587.494 juta apabila dibandingkan berharga untuk tetap menjaga level pendapatan Perseroan. persentase tertentu dari DPK.
pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp3.491.518 juta. Dengan segala hal yang dilakukan pada tahun 2024, hal ini berhasil mendongkrak optimalisasi
Tahun yang berakhir pada 31 Desember
KETERANGAN tanggal 31 Desember Simpanan dari Bank Lain Net Interest Margin\DQJPHQMDGLVDODKVDWXWRODNXNXUSUR¿WDELOLWDV3HUXVDKDDQGDULSDGD KETERANGAN
2024 2023
2024 2023 Posisi tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023 tahun 2023 menjadi 1,31% di tahun 2024. Rupiah
Rasio Pertumbuhan Simpanan dari Bank lain pada 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp2.881.186 juta turun sebesar LIKUIDITAS PERSEROAN Giro Wajib Minimum Primer 8,74% 7,37%
Pendapatan bunga - bersih 42,51% -22,93%
Rp5.005.535 juta atau -63,47% dibandingkan pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Likuiditas merupakan kemampuan Perseroan dalam memenuhi kewajiban sewaktu-waktu Penyangga Likuiditas Makroprudensial * 28,82% 35,08%
Rugi operasional -28,13% 31,69% Valuta Asing
Rugi tahun berjalan 4,51% 20,33%
Rp7.886.721 juta. Penurunan ini disebabkan oleh penurunan pihak berelasi. melalui pengelolaan atas simpanan dan kewajiban lainnya untuk dijadikan aset produktif. Untuk
Giro Wajib Minimum Valuta Asing 4,02% 4,02%
Jumlah aset -1,46% -6,32% c. Ekuitas posisi tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 menunjukkan kemampuan Perseroan dalam memenuhi kewajibannya dengan menjaga Giro Wajib
*tidak termasuk Excess Reserve
Jumlah liabilitas 7,00% -10,89% Minimum (GWM) sebagai cadangan wajib (perbanding antara saldo rekening giro Perseroan pada
(dalam jutaan Rupiah)
Jumlah ekuitas -43,57% 25,80% Bank Indonesia dengan dana pihak ketiga) seperti yang telah ditentukan oleh Bank Indonesia. f. Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK)
KETERANGAN 31 Desember 2024 31 Desember 2023
GWM primer Perseroan untuk periode 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebesar 8.74 dan
RASIO – RASIO KEUANGAN EKUITAS YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA PEMILIK ENTITAS INDUK Berdasarkan POJK No.32/POJK.03/2018 tanggal 26 Desember 2018 yang kemudian
Modal saham biasa 7,37% dan GWM sekunder Perseroan untuk periode 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebesar
disempurnakan dengan POJK No.38/POJK.03/2019 tanggal 19 Desember 2019, ketentuan BMPK
Tahun yang berakhir pada tanggal Modal dasar 28,82% dan 35,08%.
yang dimaksud adalah:
KETERANGAN 31 Desember Modal ditempatkan dan disetor penuh 19.000.000 19.000.000 Pengelolaan likuiditas merupakan salah satu aspek penting prinsip-prinsip perbankan yang
2024 2023 Tambahan modal disetor 8.225.767 8.225.767 - Portofolio penyediaan dana kepada pihak terkait dengan bank secara keseluruhan ditetapkan
sehat. Risiko likuiditas merupakan risiko dimana Perseroan tidak dapat memenuhi kewajiban
Permodalan Uang muka setoran modal - - paling tinggi 10% dari modal bank.
keuangannya pada saat jatuh tempo.
Rasio Kecukupan Modal (CAR) 1) 16,38% 27,05% Surplus revaluasi aset 1.816.965 1.603.893 - Penyediaan dana kepada 1 (satu) peminjam selain pihak terkait atau satu kelompok
Keuntungan yang belum direalisasi atas surat-surat berharga dalam (14.149) 7.563 Perseroan Menyusun kebijakan Pengelolaan risiko likuiditas yang memaparkan tanggung jawab,
Aset Produktif Pengelolaan dan pendekatan stratejik yang diambil untuk menjamin ketersediaan likuiditas peminjam selain pihak terkait ditetapkan paling tinggi 25% dari modal inti bank.
kelompok tersedia untuk dijual dan nilai wajar melalui penghasilan
Aset Produktif & Non Produktif bermasalah terhadap total aset komprehensif lain – setelah pajak tangguhan. yang cukup guna memenuhi kewajiban Perseroan secara kontraktual maupun behavioral yang - Penyediaan dana kepada BUMN untuk tujuan pembangunan ditetapkan paling tinggi 30%
produktif dan aset non produktif 2) 7,69% 9,61%
$NXPXODVLGH¿VLW (21.041.182) (14.700.914) dipersyaratkan oleh regulator. dari modal bank.
Aset produktif bermasalah terhadap total aset produktif 3) 5,74% 6,26%
7.987.401 14.136.309 Pada tanggal 31 Desember 2024 terdapat pelampauan BMPK atas nama Grup Atosim dan Grup
CKPN aset keuangan terhadap aset produktif 4) 3,86% 4,04% Perseroan bergantung pada simpanan dari nasabah dan simpanan dari bank-bank lain sebagai
Kepentingan non-pengendali (25.615) (26.146)
NPL bruto 5) 8,70% 9,13% sumber pendanaan utamanya yang memiliki jatuh tempo yang lebih pendek dan sebagian Sinar Mas. Pelampuan ini terjadi sejak bulan April 2024. Rencana tindak penyelesaian BMPK
JUMLAH EKUITAS 7.961.786 14.110.163
NPL netto 6) 4,32% 4,73% besar dapat ditarik sewaktu-waktu. Pendanaan dengan jangka waktu yang pendek tersebut disampaikan oleh Bank melalui surat nomor 10980/DIR/V/2024 tertanggal 29 Mei 2024 perihal
3URÀWDELOLWDV Posisi tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023 meningkatkan risiko likuiditas Perseroan dan Perseroan secara aktif mengelola risiko tersebut Penyampaian Laporan Rencana TIndak Pelampuan BMPK, dengan batas waktu penyelesaian
Laba periode tahun berjalan/total aset (ROA) -7,62% -7,18% Jumlah ekuitas Perseroan pada 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp7.961.786 juta turun dengan memberikan tingkat suku bunga yang bersaing dan secara konstan memantau tanggal 31 Desember 2024. Melalui surat nomor: 32963/PDI/XII/2024 tertanggal 6 Desember
Laba periode tahun berjalan/total ekuitas (ROE) -97,95% -67,38% sebesar Rp6.148.377 juta atau -43,57% dibandingkan pada tanggal 31 Desember 2023 adalah kecenderungan suku bunga pasar. 2024 perihal Permohonan Perpanjangan Waktu Penyelesaian Pelampauan BMPK, Bank
Marjin bunga bersih (NIM) 1,55% 0,78% sebesar Rp14.110.163 juta. Penurunan pada ekuitas merupakan dampak dari perbaikan Kerangka Pengelolaan risiko likuiditas mengharuskan Perseroan untuk menetapkan batas – batas menyampaikan permohonan perpanjangan waktu penyelesaian pelampauan BMPK dari semula
Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) 182,30% 221,30% IXQGDPHQWDO\DQJPHQDPEDKDNXPXODVLGH¿VLWVHFDUDSDGDWDKXQ likuiditas untuk Pengelolaan likuiditas secara hati-hati. Batas-batas tersebut diantaranya adalah: 31 Desember 2024 menjadi 30 Juni 2025. Persetujuan atas permohonan Bank disampaikan oleh
Biaya Overhead terhadap Pendapatan Operasional (CIR) 136,37% 166,31% OJK melalui surat nomor S-270/PB.31/2024 tertanggal 17 Desember 2024 perihal Rencana
Laba periode berjalan/pendapatan -109,04% -113,68% B. LAPORAN LABA RUGI KOMPEREHENSIF - Ketidaksesuaian waktu arus kas kontraktual dan behavioral mata uang lokal dan valuta asing;
Tindak Penyelesaian Pelampauan Batas Maksimal Pemberikan Kredit (BMPK) Bank Saudara,
- Komitmen, baik pada laporan posisi keuangan dan rekening administratif, untuk memastikan
Solvabilitas a. Pendapatan Bunga dan Syariah dengan meminta Bank menyampaikan kembali rencana tindak penyelesaian pelampauan BMPK.
tersedianya dana yang cukup apabila terjadi penarikan atas komitmen tersebut;
Debt to Equity Ratio (DER) 943,43% 497,49% Penyampaian kembali rencana tindak telah disampaikan oleh Bank melalui surat nomor: 35303/
Tahun yang berakhir pada - Jumlah pendanaan jangka menengah untuk mendukung portfolio aset jangka menengah; dan
Debt to Asset Ratio (DAR) 90,42% 83,26% PDI/XII/2024 tertanggal 30 Desember 2024 perihal Penyampaikan Kembali Rencana Tindak
KETERANGAN tanggal 31 Desember
Likuiditas 2024 2023 - Jumlah pembiayaan dalam mata uang lokal yang bersumber dari pendanaan dalam mata Penyelesaian Pelampauan BMPK.
Kredit yang diberikan terhadap dana masyarakat (LDR)12) 103,26% 113,18% PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL uang asing.
TINGKAT KESEHATAN PERSEROAN
Rasio kecukupan likuiditas (LCR)13) 143,55% 122,94% Pendapatan bunga dan syariah Pada saat kekurangan likuiditas dimana kebutuhan dana tidak dipenuhi dengan pinjaman dari
Pendapatan bunga 4.931.273 4.374.694 Sesuai Peraturan OJK No. 55/POJK.03/2016 dan Surat Edaran OJK No.13/SEOJK.03/2017
Rasio pendanaan stabil bersih (NSFR)14) 101,20% 104,12% pasar uang sesuai dengan kondisi yang dikehendaki, alternatif yang dilakukan adalah sebagai
Pendapatan syariah 522.826 486.942 perihal Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum, Perseroan melakukan penilaian sendiri atas
Kepatuhan15) berikut:
Total pendapatan bunga dan syariah 5.454.099 4.861.636 penerapan prinsip-prinsip Tata Kelola yang baik (Transparansi, Akuntabilitas, Pertanggung-
GWM Primer Rupiah 8,74% 7,73% - Melakukan penjualan SBI;
jawaban, Independensi, Kewajaran) untuk menghasilkan Peringkat Tata Kelola yang menjadi
GWM Primer Valuta Asing 4,02% 4,02% Jumlah pendapatan bunga dan syariah Perseroan pada 31 Desember 2024 adalah sebesar - Melakukan repo surat berharga ke BI; dan
Penyangga Likuiditas Makroprudensial 28,82% 35,08% faktor dalam menentukan Tingkat Kesehatan Bank sesuai POJK No.4/POJK.03/2016. Penilaian ini
Rp5.454.099 juta naik sebesar Rp592.463 juta atau sebesar 12,19% dari sebesar Rp4.861.636 - Melakukan penjualan surat berharga. dilakukan terhadap 3 aspek dalam sistem Tata Kelola, yaitu struktur, proses dan hasil Tata Kelola
Posisi Devisa Netto16) 2,46% 1,62%
juta pada 31 Desember 2023. Kenaikan ini disebabkan oleh kenaikan pendapatan bunga surat-
Untuk pengukuran likuiditas dalam dunia perbankan, salah satu ukuran likuiditas adalah Loan atas 11 Faktor Penilaian Penerapan Tata Kelola.
Catatan: surat berharga.
a) Rasio dihitung menggunakan saldo Perseroan saja. to Deposit Ratio (LDR). LDR Perseroan per 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023 adalah Perseroan melaksanakan penilaian sendiri atas penerapan Tata Kelola dengan melibatkan Dewan
b. Beban Bunga dan Syariah sebesar 103,26% dan 113,18%. Komisaris, Direksi, Pihak Independen, Pejabat Eksekutif dan unit-unit independen di Perseroan
1) Rasio dihitung berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai kecukupan modal dengan cara
(dalam jutaan Rupiah) Sumber likuiditas internal berupa kas dan penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain serta untuk menghasilkan penilaian yang komprehensif dan terstruktur atas efektivitas sistem Tata
membagi modal dengan Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR).
2) Jumlah aset produktif dan non-produktif bermasalah dibagi jumlah aset produktif dan non-produktif. Aset produktif Tahun yang berakhir pada surat berharga yang bersifat likuid, sedangkan sumber dana eksternal dapat berupa dana pihak Kelola dan kualitas hasil Tata Kelola Bank. Penilaian sendiri tersebut juga termasuk penerapan
dan non-produktif bermasalah adalah aset produktif dan non-produktif dengan kualitas kurang lancar, diragukan KETERANGAN tanggal 31 Desember ketiga, fasilitas pinjaman bank, penerbitan obligasi maupun penerbitan saham baru. Tidak terdapat Tata Kelola di Anak Perusahaan sesuai dengan ketentuan yang terkait. Berdasarkan hasil self-
dan macet. 2024 2023
3) Jumlah aset produktif bermasalah dibagi jumlah aset produktif.
sumber likuiditas material yang belum digunakan. assessment, Tingkat Kesehatan Perseroan adalah sebagai berikut:
Beban bunga dan syariah
4) Jumlah cadangan kerugiaan penurunan nilai aset produktif dibagi jumlah aset produktif. Beban bunga (3.965.208) (3.746.710) 6DDW LQL 3HUVHURDQ WLGDN PHQJLQGHQWL¿NDVL DGDQ\D SHUPLQWDDQ SHULNDWDQ NRPLWPHQ NHMDGLDQ KETERANGAN 2024 2023
5) Jumlah kredit bermasalah sebelum dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai dibagi jumlah kredit yang Beban syariah (336.166) (306.044) dan/atau ketidakpastian yang secara material diperkirakan dapat menyebabkan peningkatan Tingkat Kesehatan Perseroan PK-2 PK-2
diberikan. Kredit bermasalah adalah kredit dengan kualitas kurang lancar, diragukan dan macet. maupun penurunan terhadap tingkat likuiditas Perseroan.
Total beban bunga dan syariah – neto (4.301.374) (4.052.754)
6) Jumlah kredit bermasalah setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai dibagi jumlah kredit yang Hasil self assessment yang disampaikan oleh Bank tersebut sejalan dengan dua penilaian Tingkat
diberikan. Perseroan mencermati bahwa kondisi pasar saat ini menunjukkan adanya kecenderungan Kesehatan Bank yang terakhir oleh OJK untuk posisi pelaporan 31 Desember 2024 dan 31
Jumlah beban bunga dan syariah Perseroan pada 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp4.301.374
7) Laba sebelum pajak penghasilan yang disetahunkan dibagi rata – rata total aset akhir bulan selama tahun/periode pergerakan suku bunga, yang mencerminkan persaingan antar bank dalam memperoleh sumber Desember 2023 yaitu PK-2 dan PK-2.
juta naik sebesar Rp248.620 juta atau sebesar 6,13% dari sebesar Rp4.052.754 juta pada 31
berjalan. likuiditas dari Masyarakat, khususnya melalui instrumen Dana Pihak Ketiga (DPK). Meskipun
8) Laba bersih setelah pajak penghasilan yang disetahunkan dibagi rata-rata total modal (pada perhitungan CAR) Desember 2023. Kenaikan ini disebabkan oleh kenaikan beban bunga syariah. Keterangan lebih lanjut mengenai Analisis dan Pembahasan oleh Manajemen dapat dilihat pada
demikian, Perseroan tetap melakukan pengelolaan likuiditas secara hati-hati dan mempertahankan
akhir bulan selama tahun/periode berjalan. Bab V Prospektus.
9) Pendapatan bunga bersih dibagi rata-rata total aset produktif akhir bulan selama tahun/periode berjalan.
c. Laba (Rugi) Tahun Berjalan kecukupan modal kerja untuk mendukung operasional serta pertumbuhan bisnis ke depan.
10) Jumlah beban bunga dan beban operasional lainnya dibagi jumlah pendapatan bunga dan pendapatan (dalam jutaan Rupiah) Perseroan senantiasa melakukan pemantauan atas kecukupan modal kerja guna mendukung FAKTOR RISIKO
operasional lainnya. Tahun yang berakhir pada kelangsungan operasional dan ekspansi usaha. Dalam hal modal kerja yang dimiliki tidak
11) Jumlah beban operasional lainnya selain beban CKPN dibagi jumlah pendapatan bunga bersih dan pendapatan Dalam menjalankan usahanya, Perseroan tidak terlepas dari risiko yang mungkin mempengaruhi
KETERANGAN tanggal 31 Desember mencukupi, Perseroan telah menyiapkan langkah-langkah strategis untuk memperoleh tambahan
operasional lainnya.
12) Jumlah kredit yang diberikan dibagi jumlah simpanan nasabah (kecuali simpanan dari bank lain).
2024 2025 modal kerja yang diperlukan. hasil usaha Perseroan. Menurut manajemen Perseroan, faktor risiko yang dihadapi Perseroan
13) Rasio aset lancar dibagi dengan total arus kas bersih.
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL
Langkah-langkah tersebut antara lain mencakup: adalah sebagai berikut:
14) Rasio pendanaan stabil yang tersedia dibagi dengan pendanaan stabil yang diperlukan. Pendapatan bunga dan syariah
Pendapatan bunga 4.931.273 4.374.694 - Peningkatan modal inti (Tier 1) melalui mekanisme seperti penerbitan saham baru (rights A. RISIKO UTAMA YANG MEMPUNYAI PENGARUH SIGNIFIKAN TERDAPAT
15) Saldo rekening giro pada Bank Indonesia dibagi dengan rata-rata harian jumlah dana pihak ketiga bukan bank
dalam masa laporan. Pendapatan syariah 522.826 486.942 issue) atau penerbitan instrument perpetual; KELANGSUNGAN USAHA PERSEROAN
16) Posisi devisa neto (nilai absolut) dibagi Total Modal (posisi bulan sebelumnya) pada perhitungan CAR. Total pendapatan bunga dan syariah 5.454.099 4.861.636 - Penerbitan instrument subordinasi, baik dalam bentuk utang subordinasi maupun obligasi Risiko Kredit
Beban bunga dan syariah subordinasi, sebagai modal pelengkap (Tier 2).
ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN Beban bunga (3.965.208) (3.746.710) B. RISIKO YANG BERKAITAN DENGAN KEGIATAN USAHA PERSEROAN
Beban syariah (336.166) (306.044) ARUS KAS 1. Risiko Pasar;
Analisis dan pembahasan kondisi keuangan serta hasil operasi Perseroan dan Perusahaan Anak Total beban bunga dan syariah – neto (4.301.374) (4.052.754) Rincian arus kas Perseroan dan Perusahaan Anak berdasarkan aktivitasnya adalah sebagai 2. Risiko Likuiditas;
dalam bab ini harus dibaca bersama-sama dengan “Ikhtisar Data Keuangan Penting” dan laporan Pendapatan bunga dan syariah - neto 1.152.725 808.882 berikut:
keuangan konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak beserta catatan atas laporan keuangan Pendapatan operasional lainnya 3. Risiko Operasional;
(dalam jutaan Rupiah)
konsolidasian yang disertakan sebagai bagian dari Pernyataan Pendaftaran. Provisi dan komisi lainnya 229.948 333.732 4. Risiko Stratejik;
(Kerugian) keuntungan selisih kurs – neto 40.476 29.265 31 Desember
Ikhtisar data keuangan penting di bawah ini diambil dari laporan keuangan konsolidasian Perseroan KETERANGAN
2024 2025 5. Risiko Hukum;
Keuntungan atas penjualan surat-surat berharga - neto 1.586 (8.899)
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 serta laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif Lain-lain 78.036 102.429 Kas bersih yang (digunakan untuk)/diperoleh dari aktivitas operasi (7.445.488) (10.165.808) 6. Risiko Kepatuhan;
lain konsolidasian untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2024 dan 2023 yang disusun dan Total pendapatan operasional lainnya 350.046 456.527 Kas bersih yang (digunakan untuk)/diperoleh dari aktivitas investasi 276.851 (11.595.208) 7. Risiko Reputasi.
disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku di Indonesia. Pemulihan/(Beban) penyisihan kerugian penurunan nilai atas aset Kas bersih yang (digunakan untuk)/diperoleh dari aktivitas pendanaan 7.778.066 9.663.331
(Penurunan)/kenaikan bersih kas dan setara kas 609.429 (12.097.685)
8. Risiko Perubahan Teknologi
Laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 keuangan - neto (3.452.900) (5.537.792)
9. Risiko Persaingan
Desember 2024 dan 2023 telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris (”Moore Keuntungan (kerugian) transaksi mata uang asing – neto 6.180 5.235 Arus Kas dari Kegiatan Operasi
Pemulihan (beban) estimasi kerugian atas komitmen dan kontinjensi C. RISIKO UMUM
,QGRQHVLD´ GHQJDQ2SLQL7DQSD0RGL¿NDVLDQGDODPODSRUDQQ\D1R$8 Kas bersih yang digunakan dari aktivitas operasi pada 31 Desember 2024 jumlahnya mencapai
- bersih 5.385 1.999
4/1/VI/2025 tanggal 13 Juni 2025. Audit dilaksanakan sesuai dengan Standard Audit yang Beban penyisihan kerugian penurunan nilai atas aset non-keuangan Rp7.445.488 juta menurun sebesar Rp2.720.320 juta atau -26,76% dari posisi 31 Desember 1. Risiko Terhadap Perubahan Kondisi Ekonomi Makro;
ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI). Laporan audit tersebut ditandatangani oleh – neto (798.341) (269.055) 2023 yang digunakan dari aktivitas operasi sebesar Rp10.165.808 juta. Penurunan penggunaan 2. Risiko Terhadap Perubahan Kurs Valuta Asing;
Denny Susanto (Rekan pada Moore Indonesia dengan Registrasi Akuntan Publik No.AP.1671). Kerugian dari perubahan nilai wajar aset keuangan (23.246) 155.384 arus kas operasional ini dikarenakan pada tahun 2024 Perseroan memperoleh penerimaan 3. Risiko Terhadap Kebijakan Pemerintah;
ANALISIS KINERJA KEUANGAN Beban operasional lainnya bunga yang lebih tinggi dan pembayaran bunga yang lebih rendah dibanding tahun sebelumnya,
Umum dan administrasi (1.119.658) (1.371.594) 4. Risiko Terhadap Ketentuan Negara Lain atau Peraturan Internasional.
sehingga secara operasional perseroan dapat menekan penggunaan arus kas untuk kegiatan
A. ASET, LIABILITAS DAN EKUITAS Gaji dan tunjangan karyawan (824.226) (809.976) 5. Risiko Tuntutan atau Gugatan Hukum
operasi. Selain itu disisi penghimpunan dana pihak ketiga pada pos giro dan tabungan memiliki
a. Aset posisi tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 Premi program penjaminan pemerintah (82.152) (98.812)
pertumbuhan yang baik di 2024 dimana hal tersebut membaik dibandingkan tahun sebelumnya 6. Risiko Kepatuhan Terhadap Peraturan Perundang-Undangan Yang Berlaku Terkait
Total beban operasional lainnya (2.026.036) (2.280.382)
dimana dana pihak ketiga perseroan mengalami penurunan. Bidang Usaha Perseroan
(dalam jutaan Rupiah) RUGI OPERASIONAL (4.786.187) (6.659.202)
KETERANGAN 31 Desember 2024 31 Desember 2023 Arus Kas untuk Kegiatan Investasi Keterangan selengkapnya mengenai Faktor Risiko dapat dilihat pada Bab VI Prospektus.
ASET PENDAPATAN (BEBAN) NON-OPERASIONAL – NETO (118.033) (128.185) Kas bersih yang diperoleh dari aktivitas investasi pada 31 Desember 2024 mencapai Rp276.851
Kas 369.083 289.184 juta, meningkat sebesar Rp11.872.059 juta atau 102,39% dari posisi 31 Desember 2023 yang
KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
Giro pada Bank Indonesia 2.672.478 3.205.619 RUGI SEBELUM BEBAN PAJAK PENGHASILAN (4.904.220) (6.787.387)
tercatat menggunakan sebesar Rp11.595.208 juta. Alokasi penggunaan arus kas investasi Manajemen Perseroan menyatakan bahwa tidak terdapat kejadian penting yang mempunyai
Giro pada bank lain
MANFAAT (BEBAN) PAJAK PENGHASILAN VHEDJLDQ EHVDU GLWHPSDWNDQ SDGD LQYHVWDVL HIHNHIHN \DQJ GLNODVL¿NDVLNDQ VHEDJDL QLODL dampak material terhadap keadaan keuangan dan hasil usaha Perseroan yang terjadi setelah
Pihak berelasi 10.585 6.377
Pihak ketiga 386.552 336.504 Kini (3.159) - wajar melalui penghasilan komprehensif lain, efek-efek yang jatuh tempo dan biaya perolehan tanggal Laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak pada tanggal 31
Dikurangi: Cadangan kerugian (300) (300) Tangguhan (1.421.241) 731.684 diamortisasi, sedangkan faktor penunjang arus kas menjadi positif pada 2024 dikarenakan Desember 2024 serta untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut telah diaudit oleh Kantor
Giro pada bank lain - neto 396.837 342.581 Manfaat (beban) pajak penghasilan - neto (1.424.400) 731.684 terdapat dana yang cukup besar diterima dari hasil penjualan surat berharda maupun penerimaan Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris (“Moore Indonesia”) berdasarkan standar audit yang ditetapkan
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN (6.328.620) (6.055.703) dana dari efek-efek yang jatuh tempo pada tahun 2024. ,QVWLWXW$NXQWDQ3XEOLN,QGRQHVLD ³,$3,´ GHQJDQRSLQLWDQSDPRGL¿NDVLDQGDODPODSRUDQQ\D1R
Pihak ketiga 2.798.303 2.133.567 PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN:
Arus Kas untuk Kegiatan Pendanaan 00490/3.0478/AU.1/07/1671-4/1/VI/2025 tanggal 13 Juni 2025, yang ditandatangani oleh Denny
Surat-surat berharga 3RV\DQJWLGDNDNDQGLUHNODVL¿NDVLNHODEDUXJL
Pengukuran kembali keuntungan (kerugian) atas program imbalan Kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan pada 31 Desember 2024 jumlahnya mencapai Susanto (Rekan pada Moore Indonesia), sampai dengan tanggal Pernyataan Pendaftaran menjadi
Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi 7.467.153 5.322.930
Diukur pada nilai wajar melalui penghasilan pasti (14.252) 8.640 Rp7.778.066 juta, turun sebesar Rp1.885.265 juta atau -19,51% dari posisi 31 Desember Efektif.
komprehensif lain 4.345.452 3.067.387 Perubahan surplus revaluasi aset 213.072 (1.756) 2023 yang sebesar Rp9.663.331 juta. Hal tersebut dipengaruhi terutama oleh meningkatnya
Diukur pada biaya perolehan diamortisasi 9.954.506 9.145.932 3DMDNSHQJKDVLODQWHUNDLWSRV\DQJWLGDNDNDQGLUHNODVL¿NDVLNH pembayaran repo yang jatuh tempo, kendatipun perusahaan mendapatkan penerimaan KETERANGAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN USAHA SERTA
3.135 (1.900)
21.767.111 17.536.249 laba rugi pendanaan dari penerbitan obligasi global (global bonds). KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (280) (109)
3RVSRV\DQJDNDQGLUHNODVL¿NDVLNHODEDUXJL PRINSIP PERBANKAN YANG SEHAT 1. RIWAYAT SINGKAT PERSEROAN
Surat-surat berharga - neto 21.766.831 17.536.140
Surat-surat berharga yang dibeli dengan janji dijual Perubahan nilai wajar surat-surat berharga dalam kelompok tersedia Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan menerapkan kebijakan-kebijakan yang Perseroan, berkedudukan di Jakarta Selatan, adalah sebuah perseroan terbuka yang didirikan
untuk djual dan nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (27.836) 6.330 mengacu kepada peraturan dan Perundang-undangan perbankan, terutama pada tingkat
kembali - neto - 2.572.152 berdasarkan hukum negara Republik Indonesia sebagaimana termaktub dalam Akta Perseroan
3DMDNSHQJKDVLODQWHUNDLWSRV\DQJDNDQGLUHNODVL¿NDVLNHODEDUXJL 6.124 (1.392) kesehatan bank.
Tagihan derivatif 12.054 3.040
Penghasilan komprehensif lain - neto 180.243 9.922 Terbatas PT Bank Bukopin No. 126 tanggal 25 Februari 1993 juncto akta Pembetulan Bank
Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang syariah Bukopin No. 118 tanggal 28 Mei 1993, keduanya dibuat dihadapan Muhani Salim, SH., Notaris
Total (rugi) komprehensif tahun berjalan (6.148.377) (6.045.781) a. Kecukupan Modal
Pihak berelasi 339.983 641.005 di Jakarta, yang telah memperoleh persetujuan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia
Pihak ketiga 47.187.503 48.777.611 Modal merupakan motor penggerak bagi kegiatan usaha Perseroan dan sangat mempunyai
Laba (rugi) tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada :
pengaruh terhadap kemampuan Perseroan untuk melaksanakan kegiatan operasinya. Perseroan dengan keputusannya No. C2-5332.HT.01.01.TH.93 tanggal 29 Juni 1993, yang telah didaftarkan
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (2.992.197) (3.582.834)
Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang syariah - neto 44.535.289 45.835.782
Pemilik entitas induk (6.329.138) (6.034.077)
harus memenuhi ketentuan kecukupan modal minimum sesuai dengan POJK No.34/2016. dalam register di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan di bawah No.524/A.HKM/1993/
Kepentingan non-pengendali 518 (21.626) PN.JAK.SEL tanggal 1 Juli 1993 serta telah diumumkan dalam Tambahan No.64 Berita Negara RI
Tagihan akseptasi 84.279 132.577
(6.328.620) (6.055.703) Perseroan disyaratkan untuk memelihara rasio kecukupan modal minimum terhadap aset
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (1.200) (1.613) tertimbang menurut risiko sebesar 9 - <10%. No. 3633 (“Akta Pendirian”).
Total penghasilan (rugi) komprehensif periode/tahun berjalan yang
Tagihan akseptasi - neto 83.079 130.964 2. STRUKTUR PERMODALAN PERSEROAN
Penyertaan Saham 15 15
dapat diatribusikan kepada: Tabel berikut ini menyajikan ringkasan rasio kecukupan modal minimum (CAR) Perseroan saja,
Pemilik entitas induk (6.148.908) (6.024.463) yang dihitung berdasarkan ketentuan BI adalah sebagai berikut: Struktur permodalan dan struktur pemegang saham Perseroan berdasarkan Akta Pendirian
Aset tetap dan aset hak guna 4.776.998 4.646.734
Kepentingan non-pengendali 531 (21.318)
Dikurangi: Akumulasi penyusutan (1.456.694) (1.413.059) sebagai berikut:
(6.148.377) (6.045.781) 31 Desember
Aset tetap dan aset hak guna - neto 3.320.304 3.233.675 KETERANGAN
LABA PER SAHAM 2024 2023 Nilai Nominal Saham Prioritas Rp1.000 per saham
Aset pajak tangguhan – neto 1.258.561 2.670.543 Modal
Dasar/dilusaian (nilai penuh) (34) (61) KETERANGAN Nilai Nominal Saham Biasa Rp1.000 per saham
Aset tidak berwujud 636.119 635.815
Modal inti 3.410.320 7.847.606 Jumlah Saham Nominal (Rp) %
Dikurangi: Akumulasi amortisasi dan penurunan nilai (365.312) (350.230) Rugi tahun berjalan Perseroan pada 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp6.328.620 juta Modal pelengkap 3.410.320 4.317.559 Modal Dasar:
Aset tidak berwujud - neto 270.807 285.585 meningkat sebesar Rp272.917 juta atau sebesar 4,51% dari sebesar Rp6.055.703 juta pada Jumlah modal 6.820.640 12.165.165 - Saham Prioritas 96.000.000 96.000.000.000 20,00
Aset lain-lain – neto 5.591.657 6.068.453
31 Desember 2023. Peningkatan ini disebabkan oleh bertambahnya beban penyisihan kerugian - Saham Biasa 384.000.000 384.000.000.000 80,00
JUMLAH ASET 83.075.298 84.307.300
penurunan nilai atas asset non-keuangan sebesar Rp529.286 juta atau sebesar 196,72%. Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk risiko kredit 39.598.647 42.683.771 Jumlah Modal Dasar 480.000.000 480.000.000.000 100,00
Pertumbuhan Jumlah Aset Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk risiko Operasional 1.771.508 2.098.314 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh:
Dengan kondisi kecukukan modal Perseroan yang cenderung stabil, maka secara operasional
Posisi tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023 Perseroan cenderung tidak terdapat komponen penting dari pendapatan atau beban lainnya yang
Aktiva Tertimbang Menurut Risiko untuk Risiko Pasar 268.195 197.195 Saham Prioritas 96.000.000 96.000.000.000
Jumlah aset Perseroan pada 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp83.075.298 juta berkurang 1. Gabungan Koperasi Batik Indonesia (GKBI) 1.696.016 1.696.016.000 1,77
dianggap perlu untuk diungkapkan yang mempengaruhi hasil usaha Perseroan. Rasio CAR dengan memperhitungkan risiko kredit 17,22% 28,51% 2. Gabungan Koperasi Susu Indonesia (GKSI) 56.826 56.826.000 0,06
sebesar Rp1.232.002 juta atau sebesar -1,46% dibandingkan pada tanggal 31 Desember 2023
d. Pendapatan Komprehensif Lain dan Total Laba (Rugi) Komprehensif 3. Induk Koperasi Purnawirawan Angkatan 152.042 152.042.000 0,16
sebesar Rp84.307.300 juta. Penurunan ini disebakan oleh penurunan Aset Pajak Tangguhan – Rasio Kewajiban Penyediaan Modal : Bersenjata Republik Indonesia (INKOPPABRI)
neto sebesar Rp1.411.982 juta atau sebesar -52,87% dan penurunan Giro pada Bank Indonesia (dalam jutaan Rupiah) Rasio CET 1 8,19% 17,45% 4. Induk Koperasi Tentara Nasional Indonesia 488.121 488.121.000 0,51
sebesar Rp533.141 juta atau sebesar -16,63%. Tahun yang berakhir pada Rasio Tier 1 8,19% 17,45% Angkatan Darat (INKOPAD)
KETERANGAN tanggal 31 Desember
Giro pada Bank Indonesia Rasio Tier 2 8,19% 9,60% 5. Induk Koperasi Tentara Nasional Indonesia 400.705 400.705.000 0,42
2024 2023 Total KPMM (CAR) 16,38% 27,05%
Posisi tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023 PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN:
Angkatan Laut (INKOPAL)
Capital Conservation Buffer 2,50% 2,50% 342.096 342.096.000 0,36
Giro pada Bank Indonesia pada 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp2.672.478 juta berkurang 3RV\DQJWLGDNDNDQGLUHNODVL¿NDQNHODEDUXJL 6. Induk Koperasi Tentara Nasional Indonesia
Countercyclical Buffer 0,00% 0,00% Angkatan Udara (INKOPAU)
sebesar Rp533.141 juta atau sebesar -16,63% dibandingkan pada tanggal 31 Desember 2023 Pengukuran Kembali keuntungan (kerugian) atas program Capital Surcharge untuk D-SIB 0,00% 0,00%
imbalan pasti (14.252) 8.640 7. Induk Koperasi Kepolisian Republik Indonesia 468.389 468.389.000 0,49
sebesar Rp3.205.619 juta. Penurunan ini disebabkan oleh penurunan Giro Wajib Minimum Harian
Perubahan surplus revaluasi aset 213.072 (1.756) (INKOPPOL)
yang dijaga bank pada tahun 2024. Secara umum permodalan Perseroan masih sesuai ketentuan, namun secara rasio telah
Pajak penghasilan terkait pos yang 8. Induk Koperasi Karyawan (INKOPKAR) 747.136 747.136.000 0,78
Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain mendekati ambang batas bawah yang ditetapkan, hal tersebut akan membatasi ruang gerak 9. Induk Koperasi Perikanan Indonesia (IKPI) 448.023 448.023.000 0,47
WLGDNDNDQGLUHNODVL¿NDVLNHODEDUXJL 3.135 (1.900) Perseroan dalam hal ekspansi. Melalui Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Subordinasi ini
Posisi tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023 10. Induk Koperasi Unit Desa (INKUD) 51.130.499 51.130.499.000 53,26
3RVSRV\DQJDNDQGLUHNODVL¿NDVLNHODEDUXJL
diharapkan akan meningkatkan permodalan dan juga Perseroan berencana untuk melaksanakan 11. Induk Koperasi Veteran Republik Indonesia 461.108 461.108.000 0,48
Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain pada 31 Desember 2024 adalah sebesar Perubahan nilai wajar surat-surat berharga dalam kelompok
Penawaran Umum Terbatas dengan menerbitkan saham guna mendapatkan modal tambahan (INKOVERI)
Rp2.798.303 juta bertambah sebesar Rp664.736 juta atau 31,16% dibandingkan pada tanggal tersedia untuk dijual dan nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain (27.836) 6.330 yang diperlukan. 12. Induk Koperasi Wredatama (INKOPTAMA) 101.598 101.598.000 0,11
31 Desember 2023 sebesar Rp2.133.567 juta. Kenaikan tersebut terdapat pada transaksi 13. Koperasi Karyawan Bank Bukopin Jakarta 1.136.807 1.136.807.000 1,18
penempatan pada Bank Indonesia.
3DMDNSHQJKDVLODQWHUNDLWSRV\DQJDNDQGLUHNODVL¿NDVLNHODED 6HODQMXWQ\D3HUVHURDQWLGDNPHPLOLNLSHUJHUDNDQWUDQVDNVL\DQJVDQJDWVLJQL¿NDQGDODPELVQLV (KKBJ)
rugi 6.124 (1.392) operasional Perseroan, adapun Perseroan mampu meningkatkan pendapatan bunga dikarenakan
Surat-surat Berharga Penghasilan (rugi) komprehensif lain – neto 180.243 9.922 14. Koperasi Pegawai Departemen Koperasi 3.722.946 3.722.946.000 3,88
optimalisasi penempatan aset Perseroan serta perbaikan dari kualitas aset kredit yang diberikan. (KPDK)
Posisi tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023 Total rugi komprehensif tahun berjalan (6.148.377) (6.045.781)
15. Koperasi Pegawai Badan Urusan Logistik 6.133.531 6.133.531.000 6,39
Selain itu, Perseroan bergerak di bidang perbankan sehingga tidak terdapat faktor perubahan
Surat-surat berharga pada 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp21.766.831 juta bertambah Total rugi komprehensif tahun berjalan Perseroan pada 31 Desember 2024 adalah sebesar harga yang dipicu dari pergerakan suku bunga acuan dan dari kurs nilai tukar. Akan tetapi, (KOPELBULOG)
sebesar Rp4.230.691 juta atau 24,13% dibandingkan pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp6.148.377 juta meningkat sebesar Rp102.596 juta atau sebesar 1,70% dari posisi total rugi Perseroan memiliki akses dan kemampuan untuk memitigasi dampak dari pergerakan tersebut
16. Koperasi Pemuda Indonesia (KOPINDO) 180.969 180.969.000 0,19
Rp17.536.140 juta. Kenaikan ini salah satunya disebabkan oleh kenaikan kepemilikan surat dari komprehensif tahun berjalan sebesar minus Rp6.045.781 juta pada 31 Desember 2023. Kenaikan
17. Pusat Koperasi Pelayaran Rakyat 103.217 103.217.000 0,11
VHKLQJJDWLGDNDGDGDPSDN\DQJWHUODOXVLJQL¿NDQDWDVSHUJHUDNDQIDNWRUKDUJDWHUKDGDSELVQLV (PUSKOPELRA)
akuisisi instrumen Sukuk dengan skema penjualan portofolio kredit. ini disebabkan oleh bertambahnya rugi tahun berjalan Perseroan pada 31 Desember 2024 sebesar Perseroan. 18. Tuan Haji Mohamad Hasan 28.229.971 28.229.971.000 29,41
Kredit yang diberikan Rp272.917 juta atau sebesar 4,51%. Kualitas Aset Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 96.000.000 96.000.000.000 100,00
Posisi tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023 Total penghasilan (rugi) komprehensif lain – neto Perseroan pada 31 Desember 2024 adalah Jumlah Saham dalam Portepel: 384.000.000 384.000.000.000 -
Kualitas aset Perseroan dinilai berdasarkan rasio sebagai berikut:
Kredit yang diberikan pada 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp44.535.289 juta turun sebesar Rp180.243 juta meningkat Rp170.321 juta atau sebesar 94% dari total penghasilan (rugi)
sebesar Rp1.300.493 juta atau -2,84% dibandingkan pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar 31 Desember Maksud dan tujuan sesuai dengan Akta Pendirian adalah sebagai berikut:
komprehensif lain – neto sebesar Rp9.922 juta pada 31 Desember 2023. Kenaikan ini disebabkan KETERANGAN
Rp45.835.782 juta. Penurunan ini terutama disebabkan adanya penjualan portofolio kredit yang oleh kenaikan pada pos Revaluasi aset tetap, pengukuran Kembali keuntungan (kerugian) atas 2024 2023 a. Menjalankan segala kegiatan dan usaha di bidang perbankan sebagai Bank Umum dalam
diberikan dan diiringi dengan akuisisi surat berharga Sukuk yang merupakan langkah Bank dalam Aset Produktif & Non Produktif bermasalah terhadap total aset 7,69% 9,61% arti kata seluas-luasnya berdasarkan Undang-Undang Perbankan dan peraturan perundang-
program imbalan pasti dan surat-surat berharga dan kelompok tersedia untuk dijual. produktif dan aset non produktif
perbaikan fundamental. undangan alinnya yang menunjang kegiatan-kegiatan di sektor perdagangan, pengangkutan,
SEGMEN USAHA Aset produktif bermasalah terhadap total aset produktif 5,74% 6,26%
perindustrian, konstruksi, pertanian, perkebunan, perikanan, pertambangan, peternakan,
b. Liabilitas posisi tanggal Desember 2024 dan 2023 Perseroan memiliki 3 pelaporan segmen. Di bawah ini merupakan penjelasan mengenai operasi CKPN aset keuangan terhadap aset produktif 3,86% 4,04%
Rasio Kredit Bermasalah terhadap Kredit yang Diberikan – Kotor 8,70% 9,13%
kehutanan, jasa-jasa pendidikan dan lain-lain yang diarahkan antara lain untuk mewujudkan
(dalam jutaan Rupiah) dari masing-masing pelaporan segmen yang dimiliki oleh Perseroan: tercapainya tujuan koperasi yaitu meningkatkan kesejahteraan anggota Koperasi dengan
Rasio Kredit Bermasalah terhadap Kredit yang Diberikan – Bersih 4,32% 4,73%
KETERANGAN 31 Desember 2024 31 Desember 2023 31 Desember cara:
LIABILITAS Keterangan 2024 2023 b. Rentabilitas Perseroan a. Menghimpun dana dari masyarakat;
Liabilitas segera 401.263 431.402 % Rp % Rp Tabel di bawah ini menunjukkan Imbal Hasil Aset (Return on Assets), Imbal Hasil Ekuitas (Return b. Memberikan kredit kepada masyarakat serta lembaga keuangan Bank dan Non Bank;
Simpanan dari nasabah Perbankan konvensional 100,28% (7.378.803) 90,99% (5.510.780)
Giro
on Equity), Marjin Bunga Bersih (NIM), Laba (rugi) tahun berjalan terhadap pendapatan (NPM) dan c. Menerbitkan obligasi;
Pembiayaan (0,13%) 9.478 0,31% (18.571) Rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO): :
Pihak berelasi 3.203 9.094 d. Memberikan Bank Garansi;
Syariah (0,15%) 11.242 8,70% (527.065)
Pihak ketiga 6.286.045 3.168.554 Total sebelum eliminasi 100,00% (7.358.083) 100,00% (6.056.416) 31 Desember
e. Memperjual belikan surat-surat berharga kecuali saham;
Tabungan KETERANGAN f. Melaksanakan usaha-usaha lain yang syah menurut hukum dan tidak bertentangan
Eliminasi 1.029.463 713 2024 2023
Pihak berelasi 45.260 18.491 Rugi bersih konsolidasian (6.328.620) (6.055.703) Laba periode tahun berjalan/total aset (ROA) -7,62% -7,18% dengan undang-undang Perbankan dan peraturan perundang-undangan lainnya.
Pihak ketiga 6.870.242 6.854.693
Laba periode tahun berjalan/total ekuitas (ROE) -97,95% -67,38% b. Melakukan kerjasama dengan pihak-pihak lain seperti Bank-bank di dalam maupun di luar
Deposito berjangka 1. Perbankan Konvensional: Segmen ini berkontribusi sebesar 89,8% (2024) terhadap Marjin bunga bersih (NIM) 1,55% 0,78% negeri, lembaga-lembaga pembiayaan lainnya di dalam maupun di luar negeri, serta badan-
Pihak berelasi 42.412 40.311 pendapatan bunga perseroan, dimana segmen Perbankan Konvensional terdiri dari produk Laba periode berjalan/pendapatan -109,04% -113,68% badan usaha lainnya baik koperasi maupun swasta, di dalam maupun di luar negeri serta
Pihak ketiga 33.345.996 34.698.000
Kredit, Produk Dana dan Jasa Lainnya. Rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) 182,30% 221,30%
BUMN (Badan Usaha Milik Negara), BUMD (Badan Usaha Milik Daerah).
Simpanan dari bank lain
Pihak berelasi 2.710.649 7.699.413 a. Produk Kredit: Perseroan memiliki berbagai produk kredit, termasuk Kredit Ritel, Kredit
F 7LQJNDW(ÀVLHQVL Struktur Permodalan Pada Waktu Prospektus Ringkas Diterbitkan
Pihak ketiga 170.537 187.308 UMKM, dan Kredit Wholesale.
Surat-surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali – neto 3.739.878 219.631
5DVLR\DQJVHULQJGLJXQDNDQXQWXNPHQJXNXUWLQJNDWH¿VLHQVLGLEDQNXPXPDGDODKUDVLR%HEDQ Nilai Nominal Saham Kelas A Rp10.000 per saham
b. Produk Dana: Perseroan memiliki dua jenis produk pendanaan terdiri dari produk dana
Liabilitas derivatif 3.641 808 Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO). Penurunan Rasio BOPO menunjukkan KETERANGAN
Ritel dan Wholesale. Nilai Nominal Saham Kelas B Rp100 per saham
Liabilitas akseptasi 84.279 132.577 NLQHUMDH¿VLHQVL3HUVHURDQ\DQJOHELKEDLN Jumlah Saham Nominal (Rp) %
Pinjaman yang diterima c. Jasa Lainnya: Pendapatan Fee Based Income Perseroan berasal dari berbagai
aktivitas, termasuk perdagangan (trading) produk Treasury, layanan Public Services, d. Sensitivitas Terhadap Risiko Pasar Modal Dasar
Pihak berelasi 6.557.175 6.544.886 Saham Kelas A 21.337.978 213.379.780.000 0,01
Pihak ketiga 7.363.469 5.159.606 Trade Finance, Bank Garansi, dan jasa keagenan. Selain itu, peningkatan juga terjadi 'DODP UDQJND XSD\D PHPLQLPDONDQ NHUXJLDQ DNLEDW ÀXNWXDVL QLODL WXNDU GDQ VXNX EXQJD
Saham Kelas B 207.866.202.200 20.786.620.220.000 99,99
Surat berharga yang diterbitkan 5.790.158 3.397.588 pada layanan e-banking, corporate internet banking - KBstarbiz, fee kartu kredit, jasa Perseroan memiliki strategi maupun langkah-langkah untuk memitigasi risiko tersebut sehingga Jumlah Modal Dasar 207.887.540.178 21.000.000.000.000 100
Utang pajak 60.903 64.635 kustodian, manajemen pengelolaan, IT Swamitra, serta public utilities. Sejalan dengan tidak berdampak negatif terhadap usaha Perseroan. Hal-hal yang dilakukan Perseroan antara Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh:
Liabilitas lain-lain 1.638.402 1.570.140 perkembangan layanan perbankan, Perseroan turut menghadirkan produk investasi dan lain analisis risiko dan limit untuk aktivitas trading, dilakukan proses mark to market untuk posisi Saham Kelas A 21.337.978 213.379.780.000
JUMLAH LIABILITAS 75.113.512 70.197.137 layanan wealth management bagi nasabahnya. trading, monitoring Posisi Devisa Neto, memperhatikan posisi gap aset dan liabilitas Perseroan 1. Pemegang saham lainnya dengan kepemilikan dibawah 5% 21.337.978 213.379.780.000 0,01
Page 3
NUSANTARA
Nilai Nominal Saham Kelas A Rp10.000 per saham Memaksimalkan Kapabilitas IT & Digital untuk Menciptakan “KB Ecosystem” – Mengembangkan
8
KETERANGAN Nilai Nominal Saham Kelas B Rp100 per saham ekosistem digital yang terintegrasi dengan memanfaatkan teknologi terkini, memungkinkan sinergi
Jumlah Saham Nominal (Rp) % antar layanan keuangan, meningkatkan konektivitas dengan mitra strategis, serta menghadirkan solusi
Saham Kelas B 187.866.201.892 18.786.620.189.200 NHXDQJDQ\DQJOHELKÀHNVLEHOGDQEHUEDVLVNHEXWXKDQQDVDEDK
1. Kookmin Bank Co., Ltd. 125.655.736.951 12.565.573.695.100 66,88 Keterangan lebih lanjut mengenai Perseroan, Kegiatan Usaha serta Kecenderungan dan Prospek
2. STIC Eugene Star Holding Inc. 31.900.000.000 3.190.000.000.000 16,98
Usaha dan Entitas Anak Perseroan dapat dilihat pada Bab VIII Prospektus.
3. Pemegang saham lainnya dengan kepemilikan dibawah 5%
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
30.310.464.941
187.887.539.870
3.031.046.494.100 16,13
18.999.999.969.200 100,00
PERPAJAKAN KAMIS, 19 JUNI 2025 mediaindonesia.com/nusantara
Jumlah Saham dalam Portepel: 20.000.000.308 2.000.000.030.800 -
Tidak terdapat perbedaan antara Saham Kelas A dan Saham Kelas B. CALON PEMBELI OBLIGASI DAN OBLIGASI SUBORDINASI DALAM PENAWARAN UMUM
Catatan: BERKELANJUTAN INI DIHARAPKAN UNTUK BERKONSULTASI DENGAN KONSULTAN PAJAK
MASING-MASING MENGENAI AKIBAT PERPAJAKAN YANG TIMBUL DARI PENERIMAAN BUNGA,
Sehubungan dengan struktur modal Perseroan telah melakukan perubahan nomenklatur jenis saham dalam PEMBELIAN, PEMILIKAN MAUPUN PENJUALAN ATAU PENGALIHAN DENGAN CARA LAIN
modal dasarnya, yaitu dari semula terdiri atas saham prioritas dan saham biasa sebagaimana tercantum OBLIGASI DAN OBLIGASI SUBORDINASI YANG DIBELI MELALUI PENAWARAN UMUM INI.
dalam Akta Pendirian, menjadi saham Kelas A dan saham Kelas B yang termuat dalam Akta Pernyataan
Keputusan Rapat No. 22 tanggal 15 Juli 1992, yang dibuat di hadapan Ny. Lindasari Bachroem, S.H.,
LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL
Perubahan tersebut telah berlaku sejak tanggal akta tersebut dan terus digunakan hingga saat ini sebagai
GDVDUSHQJNODVL¿NDVLDQVDKDPGDODPVWUXNWXUPRGDO3HUVHURDQ Akuntan Publik : KAP Mirawati Sensi Idris (%UDQFK2I¿FH) – Moore Indonesia
3. PENGAWASAN DAN PENGURUSAN PERSEROAN Konsultan Hukum : Lasut Pane & Partners
Pada tanggal Prospektus diterbitkan, susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan adalah berdasarkan Notaris : Kantor Vita Cahyojati, SH., M.Hum
Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 111 tanggal 28 Mei 2025, dibuat di hadapan Notaris Aulia Taufani, Wali Amanat : PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
S.H., Notaris yang berkedudukan di Kota Administrasi Jakarta Selatan, yang pemberitahuan perubahan TATA CARA PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI BERWAWASAN SOSIAL
Data Perseroannya telah diterima dan dicatat dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian
Hukum RI No. AHU-AH.01.09-0275537, dan telah didaftarkan dalam Ddaftar Pperseroan No. AHU- 1. Pemesan Yang Berhak
0119022.AH.01.11.TAHUN 2025, keduanya tertanggal 28 Mei 2025, susunan terkini Direksi dan Dewan Perorangan Warga Negara Indonesia dan perorangan Warga Negara Asing di manapun mereka bertempat
Komisaris Perseroan adalah sebagai berikut: tinggal, serta badan usaha atau lembaga Indonesia ataupun asing di manapun mereka berkedudukan yang
Direksi berhak membeli Obligasi dan Obligasi Subordinasi sesuai dengan ketentuan-ketentuan yurisdiksi setempat.
Direktur Utama : Kunardy Darma, Lie* 2. Pemesanan Pembelian Obligasi Dan Obligasi Subordinasi
Wakil Direktur Utama : Robby Mondong Pemesanan pembelian Obligasi dan Obligasi Subordinasi dilakukan dengan menggunakan Formulir
Direktur : Dodi Widjajanto Pemesanan Pembelian Obligasi dan Obligasi Subordinasi (“FPPO/OS”) yang disiapkan untuk keperluan ini
yang dapat diperoleh dari Penjamin Emisi Obligasi dan Obligasi Subordinasi sebagaimana tercantum pada
Direktur : Henry Sawali %DE;,GDODP3URVSHNWXV%DLNGDODPEHQWXN¿VLN hardcopy) maupun bentuk elektronik (softcopy) melalui
Direktur : Jung Ho Han email. Setelah FPPO/OS diisi dengan lengkap dan ditandatangani oleh pemesan, scan FPPO/OS tersebut
Direktur : Janghyuk Im ZDMLEGLVDPSDLNDQNHPEDOLEDLNGDODPEHQWXN¿VLN hardcopy) maupun bentuk elektronik (softcopy) melalui
email kepada Penjamin Emisi Obligasi dan Obligasi Subordinasi di mana pemesan memperoleh Informasi
* Dengan ketentuan bahwa Kunardy Darma, Lie terhitung efektif sejak ditetapkan oleh Perseroan setelah memenuhi semua
persyaratan yang diatur dalam Otoritas Jasa Keuangan POJK Nomor 27/POJK.03/2016 tentang Penilaian Kemampuan dan
Tambahan dan FPPO/OS. Pemesanan wajib dilengkapi dengan tanda jati diri (KTP/paspor bagi perorangan
Kepatutan Bagi Pihak utama Lembaga Jasa Keuangan, dan/atau peraturan perundang-undangan lainnya yang berlaku. dan anggaran dasar dan perubahannya yang memuat susunan pengurus terakhir bagi badan hukum).
Pemesanan yang telah diajukan tidak dapat dibatalkan oleh pemesan. Pemesanan pembelian Obligasi
Dewan Komisaris Subordinasi yang dilakukan menyimpang dari ketentuan-ketentuan tersebut di atas tidak dilayani.
Komisaris Utama : Jerry Marmen
3. Jumlah Minimum Pemesanan
Wakil Komisaris Utama : Seng Hyup Shin
Pemesanan pembelian Obligasi dan Obligasi Subordinasi dilakukan dalam jumlah sekurang-kurangnya
Komisaris Independen : Stephen Liestyo satu satuan perdagangan yaitu sebesar Rp5.000.000,- (lima juta Rupiah) dan/atau kelipatannya.
Komisaris Independen : Hae Wang Lee
4. Masa Penawaran Umum Obligasi Dan Obligasi Subordinasi
Seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan telah mendapatkan persetujuan uji penilaian Masa Penawaran Umum Obligasi dan Obligasi Subordinasi dilakukan pada tanggal 1 Juli 2025 pukul 10.00
kemampuan dan kepatutan (¿WDQGSURSHUWHVW/“FPT”) berdasarkan peraturan perundang-undangan yang WIB dan ditutup pukul 16.00 WIB.
berlaku.
5. Tempat Pengajuan Pemesanan Pembelian Obligasi Dan Obligasi Subordinasi
4. PROSPEK USAHA DAN STRATEGI USAHA Selama Masa Penawaran Umum Obligasi dan Obligasi Subordinasi. pemesan harus melakukan
Prospek Usaha pemesanan pembelian Obligasi dan Obligasi Subordinasi dengan mengajukan FPPO/OS selama jam kerja
Kondisi Makro Ekonomi Indonesia yang umum berlaku kepada Penjamin Emisi Obligasi dan Obligasi Subordinasi. sebagaimana dimuat pada
Menjelang pertengahan tahun 2025, perekonomian global masih diliputi ketidakpastian tinggi akibat berbagai Bab XIV dalam Prospektus melalui email.
faktor eksternal, seperti ketegangan geopolitik, disrupsi rantai pasok, meningkatnya proteksionisme 6. Bukti Tanda Terima Pemesanan Obligasi Dan Obligasi Subordinasi
SHUGDJDQJDQ VHUWD NHELMDNDQ ¿VNDO HNVSDQVLI GL QHJDUDQHJDUD PDMX WHUXWDPD$PHULND 6HULNDW +DO LQL Penjamin Emisi Obligasi dan Obligasi Subordinasi yang menerima pengajuan pemesanan pembelian
PHQ\HEDENDQ SURVHV GLVLQÀDVL JOREDO WHUWDKDQ GDQ EHUGDPSDN SDGD YRODWLOLWDV SDVDU NHXDQJDQ %DQN Obligasi dan Obligasi Subordinasi akan menyerahkan kembali kepada pemesan 1 (satu) tembusan FPPO/
Dunia dan IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi global tahun 2025 hanya akan mencapai sekitar 26 \DQJ WHODK GLWDQGDWDQJDQLQ\D GDODP EHQWXN ¿VLN hardcopy) maupun bentuk elektronik (softcopy)
3,2%, stagnan seperti tahun sebelumnya. Di antara kawasan utama, pertumbuhan ekonomi AS lebih kuat melalui email, sebagai bukti tanda terima pemesanan pembelian Obligasi dan Obligasi Subordinasi.
GDUL HNVSHNWDVL EHUNDW VWLPXOXV ¿VNDO \DQJ EHVDU VHPHQWDUD (URSD 7LRQJNRN GDQ -HSDQJ PHQJDODPL Bukti tanda terima pemesanan pembelian Obligasi dan Obligasi Subordinasi bukan merupakan jaminan
perlambatan. ASEAN tetap menjadi kawasan yang relatif resilien dengan konsumsi domestik dan investasi dipenuhinya pemesanan.
Media Indonesia 4 (184) x 540
yang terjaga.
Dalam lanskap global yang menantang tersebut, perekonomian Indonesia menunjukkan kinerja yang 7. Penjatahan Obligasi Dan Obligasi Subordinasi
relatif solid. Hingga awal 2025, Indonesia berhasil mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi, Penjatahan akan dilakukan sesuai dengan Peraturan No. IX.A.7. Apabila jumlah keseluruhan Obligasi dan
meskipun sedikit lebih rendah dari proyeksi semula. Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi Obligasi Subordinasi yang dipesan melebihi jumlah Obligasi dan Obligasi Subordinasi yang ditawarkan,
Indonesia tahun 2025 berada dalam kisaran 4,7%–5,5%, dengan kecenderungan ke arah batas bawah maka penjatahan akan ditentukan oleh kebijaksanaan Penjamin Emisi Obligasi dan Obligasi Subordinasi
kisaran tersebut. Hal ini disebabkan oleh tekanan terhadap ekspor akibat melemahnya permintaan global sesuai Bagian Penjaminan. Tanggal Penjatahan adalah tanggal 2 Juli 2025.
dan dampak kebijakan tarif yang diterapkan negara mitra dagang utama. Namun demikian, konsumsi rumah Setiap pihak dilarang baik langsung maupun tidak langsung untuk mengajukan lebih dari satu pemesanan
ANTARA/FIKRI YUSUF
WDQJJD\DQJNXDWLQYHVWDVL\DQJWHUXVWXPEXKVHUWDUHDOLVDVLEHODQMD¿VNDO\DQJWHWDSHNVSDQVLIPHQMDGL Obligasi dan Obligasi Subordinasi untuk Penawaran Umum Obligasi dan Obligasi Subordinasi ini. Dalam
penopang utama pertumbuhan domestik. hal terjadi kelebihan pemesanan Obligasi dan Obligasi Subordinasi dan terbukti bahwa pihak tertentu
Sektor-sektor utama seperti manufaktur, perdagangan, konstruksi, dan pariwisata menunjukkan pemulihan mengajukan pemesanan Obligasi dan Obligasi Subordinasi melalui lebih dari satu formulir pemesanan BARANG BUKTI PENEMBAKAN: Polisi memperlihatkan barang bukti kasus penembakan
\DQJVWDELO,QGXVWULSDULZLVDWDNKXVXVQ\DPHQGDSDWNDQGRURQJDQVLJQL¿NDQGDULSHQLQJNDWDQNXQMXQJDQ untuk Penawaran Umum Obligasi dan Obligasi Subordinasi ini, baik secara langsung maupun tidak terhadap dua warga negara Australia di Polres Badung, Bali, kemarin. Polisi melakukan
wisatawan mancanegara dan penyelenggaraan berbagai event internasional. Sementara itu, sektor langsung, maka untuk tujuan penjatahan Manajer Penjatahan hanya dapat mengikutsertakan satu
pertanian tetap mendukung ketahanan pangan, meskipun menghadapi tantangan iklim dan tekanan harga. formulir pemesanan Obligasi dan Obligasi Subordinasi yang pertama kali diajukan oleh pemesan yang penyelidikan dan penyidikan serta telah menangkap tiga warga negara Australia sebagai tersangka
'DUL VLVL VWDELOLWDV KDUJDLQÀDVL ,+.,QGRQHVLD WHUNHQGDOL GHQJDQ EDLN 3DGD0DUHWLQÀDVL WHUFDWDW bersangkutan. dalam kasus penembakan yang menewaskan warga Australia berinisial ZR dan melukai SG di
sebesar 1,03% (year-on-year), jauh di bawah target BI sebesar 2,5±1%. Ini mencerminkan keberhasilan Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Obligasi Subordinasi akan menyampaikan Laporan Hasil
pemerintah dan otoritas moneter dalam mengelola pasokan bahan pangan dan energi serta menstabilkan Penawaran Umum Obligasi dan Obligasi Subordinasi kepada OJK paling lambat 5 (lima) Hari Kerja setelah sebuah vila di kawasan Desa Munggu, Badung, Sabtu (14/6).
HNVSHNWDVLLQÀDVLPDV\DUDNDW&DGDQJDQGHYLVD,QGRQHVLDMXJDEHUDGDSDGDOHYHO\DQJVDQJDWNXDW\DNQL Tanggal Penjatahan sesuai dengan Peraturan No. IX.A.2.
Pemkot
sebesar USD 157,09 miliar per akhir Maret 2025, mencerminkan ketahanan eksternal yang solid dan Manajer Penjatahan dalam hal ini PT Maybank Sekuritas Indonesia akan menyampaikan Laporan Hasil
mendukung stabilitas nilai tukar Rupiah. Pemeriksaan Akuntan kepada OJK mengenai kewajaran dari pelaksanaan penjatahan dengan berpedoman
Di sektor keuangan, perbankan nasional tetap stabil dan berdaya tahan. Pertumbuhan kredit pada pada Peraturan No. VIII.G.12. Lampiran Keputusan Ketua Bapepam No. Kep-17/PM/2004 tanggal 13 April
awal 2025 berada pada level 9,6% (year-on-year), menandakan optimisme sektor riil dan keberlanjutan 2004 tentang Pedoman Pemeriksaan oleh Akuntan atas Pemesanan dan Penjatahan Efek atau Pembagian
pemulihan ekonomi. Rasio kecukupan modal (CAR) perbankan juga tetap tinggi, di atas 25%, mencerminkan Saham Bonus dan Peraturan No. IX.A.7 paling lambat 30 hari setelah berakhirnya Masa Penawaran Umum
kuatnya permodalan perbankan nasional. Aktivitas ekonomi digital, termasuk transaksi e-commerce dan Obligasi dan Obligasi Subordinasi.
pembayaran digital, terus meningkat seiring dengan adopsi teknologi dan perubahan perilaku konsumen. 8. Pembayaran Pemesanan Pembelian Obligasi DAN OBLIGASI Subordinasi
Kinerja Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) juga masih mencatatkan kinerja positif dengan neraca Setelah menerima pemberitahuan hasil penjatahan Obligasi dan Obligasi Subordinasi. Pemesan harus
perdagangan tetap mencetak surplus, didorong oleh ekspor komoditas utama seperti batu bara, CPO, dan
Cirebon Segera
segera melaksanakan pembayaran yang dapat dilakukan secara tunai atau transfer yang ditujukan kepada
nikel hilirisasi. Sementara itu, nilai tukar Rupiah pada Januari 2025 hanya mengalami pelemahan terbatas Penjamin Emisi Obligasi dan Obligasi Subordinasi tempat mengajukan pemesanan. Dana tersebut harus
sebesar 1,00% secara point-to-point terhadap dolar AS, di tengah penguatan indeks dolar global.
sudah efektif pada rekening Penjamin Emisi Obligasi dan Obligasi Subordinasi di bawah ini selambat-
Ke depan, prospek ekonomi Indonesia tetap positif didukung oleh berbagai inisiatif strategis, termasuk lambatnya pada tanggal 3 Juli 2025 (in good funds):
percepatan hilirisasi industri, pembangunan infrastruktur berkelanjutan, digitalisasi ekonomi, dan
transformasi struktural yang diarahkan untuk meningkatkan daya saing dan inklusivitas pertumbuhan. Obligasi Obligasi Subordinasi
6LQHUJLNHELMDNDQ¿VNDOGDQPRQHWHUDNDQWHUXVGLSHUNXDWXQWXNPHQMDJDVWDELOLWDVPDNURHNRQRPLVHNDOLJXV
mendukung akselerasi pertumbuhan di tengah ketidakpastian global. PT Aldiracita Sekuritas Indonesia Bank: PT Bank Sinarmas Tbk Bank: PT Bank Sinarmas Tbk
Prospek Usaha Perseroan Cabang: KFO Thamrin Cabang: KFO Thamrin
Tutup Akses
No. Rek: 0055054363 No. Rek: 0055054347
Berdasarkan uraian makro industri diatas, serta mempertimbangkan iklim perekonomian global dan internal a/n: PT Aldiracita Sekuritas Indonesia a/n: PT Aldiracita Sekuritas Indonesia
Perseroan, maka Perseroan senantiasa aktif melakukan mitigasi dalam rangka menjawab tantangan yang
akan datang. Untuk mencapai sasaran di tahun 2025, Perseroan berkomitmen untuk terus melakukan PT BNI Sekuritas Bank: PT Bank Negara Indonesia Bank: PT Bank Negara Indonesia
perubahan dalam meningkatkan kinerja dan dapat membukukan SUR¿W di tahun 2025. Adapun upaya loan (Persero) Tbk (Persero) Tbk
portfolio improvement dan deposit portfolio advancement akan dilakukan melalui: Cabang: Mega Kuningan Cabang: Mega Kuningan
No. Rek: 899-999-8875 No. Rek: 014-003-4143
a. Corporate Banking akan menjadi salah satu pilar utama pertumbuhan Perseroan di tahun 2025 a/n: PT BNI Sekuritas a/n: PT BNI Sekuritas
- Pembiayaan di Sektor Strategis: Perseroan akan memperkuat perannya dalam pembiayaan PT BRI Danareksa Sekuritas Bank: Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Bank: Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
proyek-proyek infrastruktur, energi terbarukan, kesehatan, dan industri berbasis ekspor yang
ke Argasunya
Cabang: Bursa Efek Jakarta Cabang: Bursa Efek Jakarta
memiliki fundamental kuat dan prospek pertumbuhan yang positif. No. Rek: 0671.01.000680.30.4 No. Rek: 0671.01.000692.30.1
- Sinergi dengan Supply Chain Finance: Dengan memperkuat layanan Supply Chain Finance, a/n: PT BRI Danareksa Sekuritas a/n: PT BRI Danareksa Sekuritas
Perseroan dapat meningkatkan keterlibatan dalam ekosistem bisnis perusahaan besar dengan PT KB Valbury Sekuritas Bank: PT Bank Central Asia Tbk Bank: PT Bank Central Asia Tbk
PHPEHULNDQVROXVLSHPELD\DDQ\DQJOHELKH¿VLHQEDJLSHPDVRNGDQGLVWULEXWRUPHUHND Cabang: Kuningan Cabang: Kuningan
Agar menjadi penyeimbang porsi pembiayaan, Perseroan juga tetap menggarap Segmen SME, namun No. Rek: 217 313 0554 No. Rek: 217 313 0554
a/n: PT KB Valbury Seukuritas a/n: PT KB Valbury Sekuritas
akan mulai fokus ke SME Upper Size mengingat memiliki potensi pertumbuhan tinggi seiring dengan
berkembangnya sektor usaha menengah yang semakin membutuhkan akses ke pembiayaan dan layanan PT Korea Investment And Sekuritas Bank: Bank Central Asia Tbk Bank: Bank Central Asia Tbk
perbankan yang lebih kompleks. Indonesia Cabang: KCU SCBD Cabang: KCU SCBD
No.Rekening : 006.799.9898 No.Rekening : 006.799.8088
b. Pertumbuhan Berkelanjutan di Segmen Mortgage a/n: PT Korea Investment And Sekuritas a/n: PT Korea Investment And Sekuritas
Pasar Mortgage di Indonesia masih memiliki potensi yang besar, terutama dengan meningkatnya Indonesia Indonesia
kebutuhan kepemilikan rumah bagi masyarakat. Perseroan akan menerapkan strategi berikut:
PT Maybank Sekuritas Indonesia Bank: Bank Maybank Indonesia Tbk Bank: Bank Maybank Indonesia Tbk
- Skema Pembiayaan yang Kompetitif: Perseroan akan menghadirkan produk mortgage dengan
VNHPDEXQJD\DQJOHELKÀHNVLEHOGDQSURJUDPSURPRVL\DQJPHQDULNXQWXNPHQDULNOHELKEDQ\DN
Cabang: Bursa Efek Indonesia
No. Rek: 2170 416 728
Cabang: Bursa Efek Indonesia
No. Rek: 2170 417 377 • Penambangan di Argasunya merupakan kegiatan ilegal
nasabah.
karena sudah lama ditutup.
a/n: PT Maybank Sekuritas Indonesia a/n: PT Maybank Sekuritas Indonesia
- Kemudahan Akses melalui Digitalisasi: Dengan memanfaatkan teknologi digital, Perseroan akan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk Bank: Bank Central Asia Tbk Bank: Bank Central Asia Tbk
meningkatkan kemudahan dalam pengajuan kredit rumah, baik melalui mobile banking maupun
• Pemkot Cirebon akan menutup akses menuju lokasi galian.
Cabang: KH Mansyur Cabang: KH Mansyur
kolaborasi dengan platform properti digital. No. Rek: 179.303.0308 No. Rek: 179.303.0707
- Ekspansi ke Pasar yang Potensial: Fokus ekspansi akan diarahkan pada wilayah dengan a/n: PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk a/n: PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk
c.
pertumbuhan sektor properti yang tinggi, termasuk kota-kota berkembang dan kawasan industri.
Optimalisasi Kredit Pensiun Jika pembayaran dilakukan dengan cek atau bilyet giro, maka cek atau bilyet giro yang bersangkutan • Dampak ekologis pertambangan di pulau-pulau kecil sangat
destruktif dan permanen.
harus dapat diuangkan atau ditunaikan dengan segera selambat-lambatnya tanggal 3 Juli 2025 pada
Segmen kredit pensiun tetap menjadi salah satu lini bisnis yang stabil dengan risiko yang lebih rekening tersebut di atas, kecuali Penjamin Emisi Obligasi dan Obligasi Subordinasi yang bertindak sebagai
terkendali. Untuk meningkatkan penetrasi di segmen ini, Perseroan akan meningkatkan jangkauan Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Obligasi Subordinasi, dapat melakukan pembayaran selambat-
layanan melalui Channeling. Perseroan juga akan memperluas cakupan layanan pensiun dengan lambatnya pada Tanggal Emisi.
menjangkau lebih banyak ASN, pensiunan BUMN, dan institusi yang memiliki skema pensiun tetap.
d. Akselerasi Digital Banking sebagai Pilar Transformasi
Semua biaya atau provisi bank ataupun biaya transfer merupakan beban pemesan. Pemesanan akan
dibatalkan jika persyaratan pembayaran tidak dipenuhi. Nurul Hidayah kami ketatkan lagi dengan dengan memasang portal di
Digitalisasi akan terus menjadi salah satu prioritas utama Perseroan dalam memperkuat daya saing
9. Distribusi Obligasi Dan Obligasi Subordinasi Secara Elektronik nurul@mediaindonesia.com memperbaiki tanda-tanda la- akses menuju lokasi peng-
T
dan meningkatkan inklusi keuangan. Digitalisasi diimplentasikan melalui Project SHINE yaitu inisiatif
transformasi besar yang mencakup berbagai aspek sistem perbankan, dengan tujuan meningkatkan Distribusi Obligasi dan Obligasi Subordinasi secara elektronik akan dilakukan pada 4 Juli 2025. Perseroan rangan, termasuk memasang galian. Ketua DPRD Kota
H¿VLHQVL RSHUDVLRQDO NHDPDQDQ GDQ SHQJDODPDQ QDVDEDK 6DODK VDWX \DQJ PHQMDGL IRNXV GDODP ZDMLE PHQHUELWNDQ 6HUWL¿NDW -XPER 2EOLJDVL GDQ 2EOLJDVL 6XERUGLQDVL XQWXN GLVHUDKNDQ NHSDGD .6(,
dan memberi instruksi kepada KSEI untuk mengkreditkan Obligasi dan Obligasi Subordinasi pada IM SAR berhasil police line,” tutur Eko. Cirebon saat itu, Sunaryo,
SHINE yaitu Core Banking System Modernization yaitu mengganti sistem inti perbankan lama dengan
VLVWHPEDUX\DQJOHELKÀHNVLEHOFHSDWGDQH¿VLHQGDODPPHQDQJDQLWUDQVDNVLSHUEDQNDQ Rekening Efek Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Obligasi Subordinasi di KSEI. Dengan telah menge vakuasi dua Namun, masyarakat masih menjelaskan bahwa Pemkot
dilaksanakannya instruksi tersebut. maka pendistribusian Obligasi dan Obligasi Subordinasi semata-
Ketergantungan Terhadap Pelanggan
mata menjadi tanggung jawab Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Obligasi Subordinasi dan KSEI. jenazah penambang melakukan penambangan Cirebon mengalami kerugian
Perseroan tidak memiliki ketergantungan terhadap kontrak industrial, komersial, atau keuangan, termasuk Selanjutnya Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Obligasi Subordinasi memberi instruksi kepada KSEI
kontrak dengan pelanggan, pemasok, dan/atau Pemerintah. untuk memindahbukukan Obligasi dan Obligasi Subordinasi dari Rekening Efek Penjamin Pelaksana
yang tertimbun ma- secara sembunyi-sembunyi. sedikitnya Rp480 miliar setiap
Kegiatan Usaha Perseroan Sehubungan Dengan Modal Kerja Yang Menimbulkan Risiko Khusus Emisi Obligasi dan Obligasi Subordinasi ke dalam Rekening Efek Penjamin Emisi Obligasi dan Obligasi terial longsor di Galian C Untuk mencegah penambang tahunnya dari penambangan
Dalam menjalankan kegiatan usaha Perseroan senantiasa dilakukan sesuai dengan arah kebijakan Bank Subordinasi sesuai dengan pembayaran yang telah dilakukan Penjamin Emisi Obligasi dan Obligasi
yaitu sebagai berikut: Subordinasi menurut Bagian Penjaminan. Dengan telah dilaksanakannya pendistribusian Obligasi dan
di Kelurahan Argasunya, an ilegal, pemerintah daerah ilegal Galian C di Argasunya.
1. Inovasi produk dan layanan melalui pendekatan digital dengan proses yang lebih cepat guna Obligasi Subordinasi kepada Penjamin Emisi Obligasi dan Obligasi Subordinasi, maka tanggung jawab Kecamatan Harjamukti, Ci- berencana membuat parit
memberikan kenyamanan, keamanan nasabah dan/atau calon nasabah. Disisi lain, Bank dapat
meningkatkan fungsi monitoring dan upaya mitigasi risiko yang melekat pada layanan dan produk
pendistribusian Obligasi dan Obligasi Subordinasi semata-mata menjadi tanggung jawab Penjamin Emisi
Obligasi dan Obligasi Subordinasi yang bersangkutan. rebon, Jawa Barat. Menyusul sehingga tidak ada lagi akses SANGAT DESTRUKTIF
yang dipasarkan serta dapat meningkatkan ¿QDQFLDOYDOXH Bank. 10. Pengembalian Uang Pemesanan Obligasi Dan Obligasi subordinasi ditemukannya penambang kendaraan ke lokasi Galian C. Pada kasus penambangan
2. Inovasi produk dan layanan yang diperkenalkan senantiasa memperhatikan prinsip-prinsip Good Dengan memperhatikan ketentuan mengenai penjatahan, dalam hal pemesanan Obligasi dan Obligasi tersebut, operasi pencarian E ko m e n g a k u i b a h w a di Raja Ampat, Papua Barat
Corporate Governance dan manajemen risiko yang dapat memberikan value bagi stakeholder. Subordinasi ditolak sebagian atau seluruhnya akibat dari pelaksanaan penjatahan dan uang pembayaran
Strategi Usaha pemesanan Obligasi dan Obligasi Subordinasi telah diterima oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan pun dihentikan. penuntasan Galian C di Arga- Daya, dosen Fakultas Kehutan
Sesuai dengan Rencana Bisnis 2024-2026 (sebagaimana telah diubah), visi Perseroan adalah menjadi Obligasi Subordinasi atau Penjamin Emisi Obligasi dan Obligasi Subordinasi namun belum dibayarkan Berdasarkan informasi sunya tidak hanya dari segi hu- an UGM, Hatma Suryatmojo,
‚‘lembaga keuangan pilihan utama di Indonesia‘‘. Perseroan bermaksud untuk menerapkan strategi berikut kepada Perseroan. Maka, Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Obligasi Subordinasi atau Penjamin
untuk mencapai tujuan tersebut: Emisi Obligasi dan Obligasi Subordinasi bertanggung jawab untuk mengembalikan uang pemesanan yang berhasil dihimpun, kor- kum, tapi juga segi sosial, yaitu mengatakan dampak ekolo-
kepada para pemesan Obligasi dan Obligasi Subordinasi paling lambat 2 (dua) Hari Kerja sesudah Tanggal
Maximize Growth
Penjatahan.
ban pertama yang ditemukan alih profesi bagi mereka yang gis dari pertambangan di
KB Bank berkomitmen untuk meningkatkan Net Interest Margin (NIM) secara berkelanjutan melalui
ekspansi portofolio pinjaman yang berkualitas, optimalisasi biaya dana (COF), dan penguatan bisnis Pengembalian uang kepada pemesan akan dilakukan dalam bentuk pemindahbukuan ke rekening atas atas nama Ryan sekitar pukul selama ini bergantung men- pulau-pulau kecil, seperti
nama pemesan oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Obligasi Subordinasi atau Penjamin Emisi
berbasis fee. Strategi ini diwujudkan melalui tiga inisiatif utama yang dirancang untuk memperkuat daya
Obligasi dan Obligasi Subordinasi di mana pemesan melakukan pembayaran. Dalam hal pencatatan
16.00 WIB. Sementara itu, jadi penambang di Galian C yang terjadi di Raja Ampat,
saing dan memperluas peluang pertumbuhan:
1. Penguatan Kompetensi pada Segmen Wholesale: Memperdalam hubungan dengan nasabah korporasi
Obligasi dan Obligasi Subordinasi di Bursa Efek tidak dapat dilakukan dalam jangka waktu 1 (satu) Hari korban atas nama Dani dite- itu. “Nanti akan kita bicarakan Papua, sangat destruktif dan
Kerja setelah Tanggal Distribusi karena persyaratan pencatatan tidak terpenuhi. Penawaran atas Obligasi
melalui solusi keuangan yang terintegrasi dan berbasis kebutuhan bisnis, guna meningkatkan
dan Obligasi Subordinasi batal demi hukum dan pembayaran pesanan Obligasi dan Obligasi Subordinasi mukan sekitar pukul 16.40 bersama dengan Forkopimda,” bisa bersifat permanen. Hutan
SUR¿WDELOLWDVVHUWDOR\DOLWDVSHODQJJDQ
2. Pengembangan Kapabilitas Bisnis SME dan Retail: Mendorong pertumbuhan di segmen usaha kecil
wajib dikembalikan kepada para pemesan Obligasi dan Obligasi Subordinasi oleh Perseroan melalui KSEI WIB. Kapolres Cirebon Kota tutur Eko. yang ditebang dalam skala be-
paling lambat 2 (dua) Hari Kerja sejak tidak dipenuhinya persyaratan pencatatan pada Bursa Efek.
dan menengah (SME) serta ritel dengan meningkatkan akses pembiayaan, memperkuat digitalisasi
Setiap pihak yang lalai dalam melakukan pengembalian uang pemesanan kepada pemesan Obligasi dan
AKBP Eko Iskandar menje- sar akan mengakibatkan erosi
layanan, dan menawarkan produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar.
3. Mengaktifkan Pendapatan Berbasis Fee: Memaksimalkan potensi cross-selling dengan memanfaatkan
Obligasi Subordinasi sehingga terjadi keterlambatan dalam pengembalian uang pemesanan tersebut, wajib laskan dengan ditemukannya SUDAH LAMA DITUTUP tanah yang kemudian terbawa
membayar kepada para pemesan Obligasi dan Obligasi Subordinasi untuk tiap hari keterlambatan denda
sinergi antar unit bisnis, serta didukung oleh tim spesialis dari Kantor Pusat untuk menghadirkan solusi sebesar 1% (satu persen) per tahun di atas tingkat Bunga Obligasi dan Obligasi Subordinasi dari jumlah dua korban itu, pencarian Menyusul insiden tersebut, hujan ke laut dan menutup
bernilai tambah bagi nasabah. dana yang terlambat dibayar dengan ketentuan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari dihentikan. “Untuk sore ini, Wali Kota Cirebon, Effendi terumbu karang dengan sedi-
Dengan pendekatan ini, KB Bank terus memperkokoh posisinya sebagai institusi keuangan yang solid dan Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender.
berorientasi pada pertumbuhan berkelanjutan, memberikan nilai optimal bagi pemangku kepentingan, serta Apabila pengembalian atas pembayaran pemesanan telah dipenuhi kepada para pemesan dengan cara pencarian sudah kita henti- Edo, juga menegaskan akan men. Jika terumbu karang
mendukung perkembangan ekosistem perbankan di Indonesia. transfer melalui rekening para pemesan dalam waktu paling lambat 2 (dua) Hari Kerja sejak Tanggal kan karena dua korban sudah menutup akses menuju lokasi rusak, daya tarik pariwisata
On the Market Penjatahan atau tidak dipenuhinya persyaratan pencatatan pada Bursa Efek atau pengumuman keputusan
KB Bank terus berinovasi untuk memperkuat citra merek dan meningkatkan loyalitas pelanggan penundaan atau pembatalan Penawaran Umum Obligasi dan Obligasi Subordinasi, maka Perseroan dan/ ditemukan,” tutur Eko. galian untuk mencegah akti- dan keseimbangan ekologi
melalui layanan digital yang unggul, pendekatan personalisasi, serta komunikasi yang efektif. Dengan atau Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Obligasi Subordinasi atau Penjamin Emisi Obligasi dan Satu korban, lanjut Eko, vitas yang membahayakan laut juga ikut runtuh. “Pada-
menempatkan nasabah sebagai prioritas utama, strategi ini diwujudkan melalui tiga inisiatif kunci: Obligasi Subordinasi tidak diwajibkan membayar bunga dan/atau denda kepada para pemesan Obligasi
1. Optimalisasi Pemulihan Aset Bermasalah: Mengelola dan memitigasi risiko secara pro-aktif dengan dan Obligasi Subordinasi. ditemukan dalam kondisi masyarakat. hal terumbu karang adalah
pendekatan strategis dalam pemulihan aset, guna menjaga kesehatan keuangan bank serta
PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN relatif utuh dan satu korban “Sebelumnya kami sudah fondasi ekosistem laut Raja
meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan.
2. Transformasi Model Cabang Berbasis Potensi Bisnis dan Teknologi: Menyesuaikan peran dan OBLIGASI DAN OBLIGASI SUBORDINASI lagi dalam kondisi yang rela- memberikan perhatian khu- Ampat,” ujar Hatma.
fungsi cabang agar lebih selaras dengan kebutuhan pasar dan perkembangan digital, menciptakan Prospektus dan Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi dan Obligasi Subordinasi dapat diperoleh pada tif hancur. “Keluarga korban sus tentang aktivitas di area Hatma juga mengingatkan
SHQJDODPDQSHUEDQNDQ\DQJOHELKH¿VLHQQ\DPDQGDQEHUQLODLWDPEDKEDJLQDVDEDK pada masa Penawaran Umum yaitu pada 1 Juli 2025 pukul 10.00 WIB dan ditutup pukul 16.00 WIB di
3. Mindset “Customer First”: Pelayanan yang Berpusat pada Nasabah – Menerapkan budaya pelayanan kantor Penjamin Pelaksana Emisi Efek dan Para Penjamin Emisi Efek berikut ini: menghendaki untuk segera Galian C. Pemerintah daerah bahwa kawasan yang telah
SULPD \DQJ PHQJHGHSDQNDQ HPSDWL UHVSRQV FHSDW VHUWD VROXVL ¿QDQVLDO \DQJ UHOHYDQ VHKLQJJD PARA PENJAMIN PELAKSANA EMISI EFEK dilakukan pemakaman,” tu- bersama Forkopimda sudah ditetapkan sebagai geopark
membangun hubungan jangka panjang yang lebih erat dengan nasabah.
Melalui pendekatan ini, KB Bank tidak hanya memperkuat posisinya di pasar, tetapi juga memastikan
PT Aldiracita Sekuritas Indonesia PT BNI Sekuritas PT BRI Danareksa Sekuritas tur Eko. melakukan peninjauan dan semestinya tidak lagi dibuka
Menara Tekno Sudirman Plaza Gedung BRI II, Lantai 23
setiap inovasi dan layanan yang dihadirkan memberikan dampak positif bagi nasabah serta mendukung Jl. H. Fachrudin No.19 Indofood Tower, Lt. 16 Jl. Jend Sudirman Kav 44 – 46 melarang aktivitas penam- untuk kegiatan ekstraktif
AKTIVITAS ILEGAL
pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Kebon Sirih, Tanah Abang, Jakarta Pusat Jl. Jend. Sudirman Kav. 76-78 Jakarta 10210
Versatile Talent Jakarta 10250 Jakarta 12910 Jakarta, Indonesia bangan di sini karena sa- seperti tambang. Geopark
KB Bank berkomitmen untuk mengembangkan talenta yang adaptif, kompeten, dan inovatif guna
Telepon: +62 21 3983 4551
Fax: +62 21 3970 5850
Telepon (021) 2554 3946
Fax: +62 21 5793 6934
Telepon: +62 21 5091 4100
Fax: +62 21 021 2520 990
Saat menyinggung penam- ngat berbahaya,” tutur Edo, adalah wilayah dengan ni-
menghadapi dinamika industri perbankan yang terus berkembang. Melalui pelatihan yang relevan dan
budaya kerja yang produktif, strategi ini bertujuan untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul
www.aldiracita.com
Email : Ib@aldiracita.com
www.bnisekuritas.co.id
Email: dcm@bnisekuritas.co.id
www.bridanareksasekuritas.co.id
Email: debtcapitalmarket@brids.co.id
bangan di Galian C Arga- kemarin. lai geologi dan biodiversitas
dan selaras dengan visi perusahaan. Tiga inisiatif utama yang menjadi fokus dalam pengembangan talenta
PT KB Valbury Sekuritas PT Korea Investment And Sekuritas Indonesia PT Maybank Sekuritas Indonesia
sunya, Eko mengungkapkan Larangan aktivitas penam- tinggi yang seharusnya dijaga
adalah:
1. Menyiapkan Human Capital untuk Digitalisasi dan Selaras dengan Fokus Bisnis : Meningkatkan
Sahid Sudirman Center Lantai 41 Unit AC. Equity Tower Lt. 9 & 22 Sentral Senayan III Lt. 22 bahwa kegiatan itu merupa- bangan bukan saja merupa- untuk pendidikan, konser-
Jl. Jenderal Sudirman No. 86 Suite A7E, SCBD Lot 9 Jl. Asia Afrika No. 8
kapabilitas karyawan dalam memahami dan mengimplementasikan teknologi digital guna mendukung Jakarta Pusat 10220, Indonesia Jl. Jend Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 10270 kan kegiatan ilegal karena kan tindakan ilegal, melain- vasi, dan ekowisata. Ia meng-
VWUDWHJLELVQLVVHUWDPHQGRURQJH¿VLHQVLGDQLQRYDVLGLVHOXUXKOLQLRSHUDVLRQDO Telepon: +62 21 250 98 300 Jakarta 12190 Indonesia
2. Mengembangkan SDM Menjadi Talenta Unggul (Top Talent): Merancang program pengembangan Fax: +62 21 250 98 400 Telepon: +62 21 2991 1888 Telepon: +62 21 8066 8500 sudah lama ditutup. “Kami kan juga membahayakan usulkan agar status geopark
www.kbvalbury.com www.kisi.co.id www.maybank-ke.co.id
karyawan berbasis kompetensi dan kepemimpinan, dengan tujuan menciptakan profesional yang siap Email: dcm.ib@kbvalbury.com (PDLO¿[HGLQFRPH#NLVLFRLG (PDLO¿[HGLQFRPHLQGRQHVLD#PD\EDQNFRP pun sudah beberapa kali keselamatan. Edo pun menye- secara otomatis dikunci da-
menghadapi tantangan bisnis masa depan dan mampu membawa organisasi ke level berikutnya.
3. Membangun Risk and Compliance Culture: Menanamkan budaya kepatuhan dan manajemen risiko PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk
melakukan sosialisasi dan salkan sekalipun sudah ada lam tata ruang sebagai zona
yang kuat di seluruh lapisan organisasi untuk memastikan keberlanjutan bisnis, meningkatkan Gedung Artha Graha Lantai 18
Jl. Jendral Sudirman Kav. 52 - 53
imbauan kepada masyara- larangan, secara diam-diam lindung mutlak yang tak bisa
kepercayaan stakeholder, serta menjaga integritas operasional perusahaan. Jakarta, Indonesia kat untuk tidak melakukan masyarakat masih melaku- diganggu gugat. “Aktivitas
Empowered Biz through Digital & IT Telepon : +62 21 2924 9088
.%%DQNWHUXVPHQGRURQJWUDQVIRUPDVLGLJLWDOJXQDPHQLQJNDWNDQH¿VLHQVLRSHUDVLRQDOGDQPHPEHULNDQ Fax. : +62 21 2924 9150 penambangan. Imbauan di kan aktivitas penambangan. pembukaan wilayah hutan je-
www.trimegah.com
pengalaman perbankan yang lebih optimal bagi nasabah. Melalui platform SHINE dan aplikasi KBStar, bank (PDLO¿W#WULPHJDKFRPLQYHVWPHQWEDQNLQJ# antaranya kami lakukan pada Galian C di Argasunya res- las bertolak belakang dengan
menghadirkan solusi inovatif yang mendukung pertumbuhan bisnis serta memperkuat daya saing di era trimegah.com
digital. Strategi ini dijalankan melalui dua inisiatif utama: 2 Juni 2025 dan selang dua mi ditutup sejak 24 Februari konsep geopark,” terang dia.
1. Implementasi NGBS dengan Dukungan Proaktif dari Seluruh Karyawan – Mengoptimalkan penerapan SETIAP CALON INVESTOR DIHARAPKAN MEMBACA KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI hari kemudian atau 4 Juni 2005. Penutupan dilakukan (AT/E-2)
Next Generation Banking System (NGBS) sebagai fondasi digitalisasi perbankan, didukung oleh peran
PENAWARAN UMUM INI MELALUI INFORMASI YANG TELAH TERSAJI DALAM PROSPEKTUS
aktif seluruh karyawan dalam memastikan kelancaran transisi serta peningkatan kualitas layanan.
Names mentioned 82 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Mirawati Sensi Idris
p.1 ×3
unresolved
org
PT Bank Rakyat Indonesia HARGA PENAWARAN
p.1
unresolved
org
Kookmin Bank Co. Ltd.
p.1 ×2
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris
p.1 ×3
unresolved
org
Bank Indonesia
p.1 ×18
unresolved
org
PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK
p.1
unresolved
org
PT FITCH RATINGS INDONESIA
p.1
unresolved
org
PT BRI DANAREKSA
p.1
unresolved
org
PT KOREA INVESTMENT
p.1
unresolved
org
PT Fitch Rating Indonesia
p.1 ×4
unresolved
org
Bank Umum Syariah
p.2
unresolved
org
Bank Indonesia. KLM
p.2
unresolved
org
Bank Marjin
p.2
unresolved
org
PT Bank Bukopin
p.2
unresolved
person
Muhani Salim
· Notaris
p.2
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia Pihak
p.2
unresolved
org
Pengadilan Negeri Jakarta Selatan
p.2
unresolved
org
Koperasi Batik Indonesia
p.2
unresolved
org
Koperasi Susu Indonesia
p.2
unresolved
org
Koperasi Purnawirawan Angkatan
p.2
unresolved
org
Koperasi Tentara Nasional Indonesia
p.2 ×2
unresolved
org
Koperasi Tentara Nasional Indonesia Countercyclical Buffer
p.2
unresolved
org
Koperasi Kepolisian Republik Indonesia
p.2
unresolved
org
Koperasi Perikanan Indonesia
p.2
unresolved
org
Koperasi Unit Desa
p.2
unresolved
org
Koperasi Veteran Republik Indonesia
p.2
unresolved
org
Koperasi Wredatama
p.2
unresolved
org
Koperasi Karyawan Bank Bukopin
p.2
unresolved
org
Koperasi Pegawai Departemen Koperasi
p.2
unresolved
org
Departemen Koperasi
p.2
unresolved
org
Koperasi Pegawai Badan Urusan Logistik
p.2
unresolved
org
Urusan Logistik
p.2
unresolved
org
Koperasi Pemuda Indonesia
p.2
unresolved
org
Koperasi Pelayaran Rakyat
p.2
unresolved
org
Bank Garansi
p.2 ×2
unresolved
org
Milik Negara
p.2
unresolved
org
Milik Daerah
p.2
unresolved
person
Lindasari Bachroem
p.3
unresolved
org
Lasut Pane & Partners
p.3
unresolved
person
Kantor Vita Cahyojati
p.3
unresolved
org
Kementerian Hukum RI No. AHU-AH.
p.3
unresolved
person
Subordinasi
· Komisaris
p.3
unresolved
org
Bapepam
p.3 ×2
unresolved
org
PT Aldiracita Sekuritas Indonesia
p.3 ×4
unresolved
org
PT BRI Danareksa Sekuritas
p.3 ×4
unresolved
org
PT KB Valbury Seukuritas
p.3
unresolved
org
PT Korea Investment And Sekuritas
p.3 ×2
unresolved
org
PT Korea Investment And Sekuritas Pasar Mortgage
p.3
unresolved
person
KH Mansyur
p.3 ×2
unresolved
person
H. Fachrudin
p.3
unresolved
org
PT Korea Investment And Sekuritas Indonesia
p.3
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.