Back to announcement
20250617_OASA_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31896000_lamp1.pdf
Other Text extracted OASASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1
Merujuk permintaan penjelasan oleh Bursa Efek Indonesia melalui surat nomor S-05903/BEI.PP3/06-2025
tanggal 13 Juni 2025 perihal Permintaan penjelasan atas volatilitas transaksi efek, kami sampaikan
penjelasan nomor 3, sebagai berikut:
3. Informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga efek
Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik
Tanggapan :
Tidak ada informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga
efek Perseroan serta kelangsungan hidup perseroan yang belum diungkapkan kepada publik, kecuali
hal-hal sebagai berikut :
(i) Keterangan terkait dengan penetapan Konsorsium IEH-CNTY WTE sebagai pemenang lelang
Pengadaan Badan Usaha Pelaksana Pembangunan dan Pengoperasian PSEL Tangsel, dimana
entitas anak Perseroan, yaitu PT Indoplas Energi Hijau menjadi anggota Konsorsium,
sebagaimana penjelasan kami dalam tanggapan atas pertanyaan no. 1 di atas.
(ii) Akan diaktifkan kembali persiapan pelaksanaan Proyek PSEL Jakarta wilayah Barat
Perseroan telah memberikan penjelasan mengenai proyek ini kepada pemegang saham dalam
Laporan Tahunan dan RUPS Perseroan tahun 2022. Melalui entitas anak yaitu PT. Indoplas Karya
Energi, telah memenangkan lelang Fasilitas Pengolahan Sampah Antara (ITF) Jakarta Wilayah
Barat pada tahun 2020. Proyek ini mengolah sampah menjadi energi listrik sebanyak 2.000 ton
sampah per hari untuk menghasilkan 37 MW listrik, dengan nilai investasi 6.7 Triliun rupiah.
Sejak tahun 2021 – 2024, persiapan proyek ini mengalami pelambatan, akibat adanya kebijakan
diluar kendali Perseroan, namun demikian secara internal Perseroan tetap melakukan persiapan
perencanaan yang diperlukan untuk dapat terlaksananya prayer PSEL tersebut termasuk
penyusunan studi kelayakan, studi-studi terkait lainnya, konsinyeriing dan diskusi dengan pihak
terkait.
Dengan terpilihnya Presiden Prabowo Subianto, proyek pengolahan sampah menjadi tenaga
listrik (“PSEL”) yang merupakan Program Proyek Strategis Nasional menjadi prioritas dalam
program Kabinet Indonesia Maju, yang dibuktikan sebagai berikut :
a. Presiden memberi instruksi untuk Pembentukan Satgas Penanganan Sampah Nasional untuk
yang merupakan langkah startegis pemerintah dalam menanganin permasalahan sampajh
yang makin kompleks (sumber: https://news.detik.com/berita/d-7820265/prabowo-
instruksikan-ahy-bentuk-satgas-penanganan-sampah-nasional)
b. Melakukan revisi Peraturan Presiden no. 35 tahun 2018 tentang Percepatan Pembangunan
Instalasi Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan
Page 2
dengan usulan target selesai pada tahun 2025 (sumber: https://www.tempo.co/lingkungan/menteri-hanif-targetkan-revisi-perprespltsa-rampung- juli-2025-1674186) c. Revisi Perpres 35/2018 itu akan mengatur pelaksanaan WTE dari semula berlaku di 12 kota menjadi 33 kota (sumber: https://www.antaranews.com/berita/4832093/pemerintah- targetkan-bangun-pltsa-di-33-lokasi-tekan-timbulan-sampah) d. Gubernur DKI Jakarta beserta jajarannya berkomitmen penuh untuk menjalankan proyek WTE di wilayah DKI Jakarta (sumber: https://m.beritajakarta.id/read/145195/jakarta-siap-bangun- pltsa-tangani-masalah-sampah) e. Perseroan telah beberapa kali melakukan pertemuan dengan para instansi yang terkait untuk pembahasan revisi Perpres 35/2018 dan koordinasi pelaksanaan WTE di Jakarta wilayah Barat ini.
Names mentioned 4 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Pelaksana Pembangunan dan Pengoperasian PSEL Tangsel
p.1
unresolved
org
PT Indoplas Energi Hijau
p.1
unresolved
org
PT. Indoplas Karya Energi
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.