Skip to content
Back to announcement

20260710_PTMR_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_32110918_lamp1.pdf

Other Text extracted PTMR

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 15

Page 1
                                                                      Jakarta, 10 Juli 2026

Nomor           : 088/SP-MP/VII/2026
Perihal         : Jawaban Permintaan Penjelasan Bursa


Kepada Yth.
PT Bursa Efek Indonesia
Up. Bapak Adi Pratomo Aryanto
Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2
di tempat


Dengan hormat,
    Sehubungan dengan surat dari PT Bursa Efek Indonesia dengan nomor surat
S-08136/BEI.PP2/07-2026 tertanggal 8 Juli 2026 mengenai Permintaan Penjelasan, dengan
ini kami akan menjawab pertanyaan tersebut sebagai berikut:
1. Pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian, Perseroan
   membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp4,25 miliar, meningkat 154,57%
   dibandingkan 31 Maret 2025 (Rp1,67 miliar), di tengah penurunan pendapatan sebesar
   19,40%. Peningkatan laba tersebut bersumber dari lonjakan "pendapatan keuangan"
   menjadi Rp2,95 miliar (1Q25: Rp0,57 miliar). Agar Perseroan dapat menjelaskan:
    a. Nature, rincian, dan sumber pos "Pendapatan lain-lain" sebesar Rp2,99 miliar yang
       tercatat dalam Penghasilan (Biaya) Keuangan pada CALK No. 26, termasuk apakah
       pos tersebut mencakup pembalikan penyisihan penurunan nilai persediaan, dan
       alasan pengklasifikasiannya sebagai "pendapatan keuangan".
       Jawaban:

          Ya benar. Nature, rincian, dan sumber pos "Pendapatan lain-lain" sebesar Rp2,99
          miliar adalah persediaan yang sebelumnya dicadangkan dan sudah terjual sehingga
          penyisihan penurunan dan penghapusan nilai persediaan per 31 Desember 2025
          dapat direalisasikan. Perseroan mengklasifikasinya sebagai “pendapatan keuangan”
          karena pada periode Audit 31 Desember 2025 klasifikasi tersebut masuk ke dalam
          CALK No. 26.

    b. Mengingat hasil usaha inti (laba bruto dikurangi beban penjualan serta beban umum
          dan administrasi) justru menurun dari Rp2,18 miliar menjadi Rp1,76 miliar, agar
          Perseroan menjelaskan keberlanjutan (sustainability) laba serta strategi konkret
          untuk memulihkan pertumbuhan pendapatan dan profitabilitas usaha inti pada tahun
          2026.
          Jawaban:
Page 2
   Dalam rangka menjaga keberlanjutan kinerja Perseroan, fokus utama manajemen
   tetap diarahkan pada peningkatan pendapatan dan profitabilitas usaha inti melalui
   beberapa strategi sebagai berikut:

      1. Meningkatkan volume penjualan dengan memperluas basis pelanggan dan
         memperkuat hubungan dengan pelanggan eksisting;
      2. Mengembangkan produk dengan margin yang lebih baik sesuai kebutuhan
         pasar;
      3. Meningkatkan efisiensi operasional melalui optimalisasi proses produksi,
         pengendalian biaya produksi dan biaya operasional, serta peningkatan
         produktivitas;
      4. Melakukan pengelolaan modal kerja secara lebih efektif, termasuk
         optimalisasi pengelolaan persediaan dan piutang usaha; serta
      5. Terus melakukan evaluasi terhadap struktur biaya guna menjaga tingkat
         profitabilitas Perseroan.

   Perseroan meyakini bahwa implementasi strategi tersebut diharapkan dapat
   meningkatkan kontribusi laba dari kegiatan usaha utama sehingga kinerja keuangan
   Perseroan akan semakin sehat dan berkelanjutan pada periode-periode mendatang.

c. Mengingat piutang/pinjaman kepada pihak berelasi (Rp38,58 miliar) dikenakan
   bunga 1% per tahun, agar dijelaskan di mana pendapatan bunga tersebut diakui
   dalam laporan laba rugi dan apakah telah diakru untuk periode berjalan.
   Jawaban:

   Atas pinjaman yang diberikan kepada pihak berelasi dikenakan bunga sebesar 1%
   per bulan atau 12% per tahun. Atas transaksi pinjaman kepada pihak berelasi
   terdapat kriteria pembayaran bunga dilakukan oleh pihak peminjman dimana bunga
   pinjaman akan dibayarkan jika Perusahaan peminjam sudah mendapat keuntungan
   secara operasional. Oleh karena ini, Perseroan belum melakukan pencatatan
   pendapatan bunga pinjaman.
Page 3
2. Sebagai tindak lanjut atas surat Perseroan nomor 038/SP-MP/III/2026 tanggal 26 Maret
   2026 dan berdasarkan CALK No. 9 dan No. 28 tentang Uang Muka Pembelian
   Persediaan kepada pihak berelasi (Rp33,00 miliar, atau 26,93% dari total aset), agar
   Perseroan dapat menjelaskan:
    a. Status realisasi/pengembalian uang muka tersebut per saat ini, mengingat Perseroan
       sebelumnya menyatakan seluruh uang muka wajib dikembalikan paling lambat 30
       Juni 2026, dengan melengkapi tabel berikut:

        Keterangan             Saldo per 31 Mar     Realisasi Pengembalian    Outstanding          Rencana/Tanggal
                                    2026 (Rp)            per saat ini (Rp)        (Rp)                 Penyelesaian
 PT Multi Lestari Sentosa                                                    17.500.000.000   Proses penyelesaian masih
                                   17.500.000.000            Nil                                     berlangsung
 PT Dwitunggal Kusuma Inti                                                   6.500.000.000    Proses penyelesaian masih
                                    6.500.000.000            Nil                                     berlangsung
 PT Sejahtera Makmur Kurnia                                                  3.000.000.000    Proses penyelesaian masih
                                    3.000.000.000            Nil                                     berlangsung
 PT Digital Koding Solusindo                                                 2.000.000.000    Proses penyelesaian masih
                                    2.000.000.000            Nil                                     berlangsung
 PT Eka Karisma Persada                                                      2.000.000.000    Proses penyelesaian masih
                                    2.000.000.000            Nil                                     berlangsung
 PT Indotrepang Akuakultur                                                   2.000.000.000    Proses penyelesaian masih
                                    2.000.000.000            Nil                                     berlangsung
Total                              33.000.000.000                            33.000.000.000
        Jawaban:

        Jawaban terlampir pada tabel di atas.


    b. Latar belakang kenaikan saldo uang muka pembelian bruto dari Rp33,58 miliar (31
        Desember 2025) menjadi Rp34,24 miliar (31 Maret 2026), mengingat uang muka
        tersebut seharusnya sedang dalam proses penyelesaian/pengembalian.
        Jawaban:

        Kenaikan saldo bruto uang muka pembelian dari Rp33,58 miliar pada 31 Desember
        2025 menjadi Rp34,24 miliar pada 31 Maret 2026 disebabkan kenaikan transaksi
        uang muka pembelian barang import.

        Terkait uang muka per 31 Desember 2025 yang masih belum terealisasi sampai
        dengan tanggal 31 Maret 2026, proses penyelesaiannya telah disampaikan Perseroan
        melalui surat Nomor 038/SP-MP/III/2026 tanggal 26 Maret 2026 masih berlangsung
        sesuai dengan kesepakatan para pihak. Oleh karena itu, saldo uang muka tersebut
        masih disajikan sebagai aset pada laporan posisi keuangan konsolidasian.

        Perseroan tetap memonitor secara berkala proses penyelesaian tersebut dan meyakini
        bahwa hak Perseroan atas pengembalian uang muka tetap terlindungi sesuai dengan
        perjanjian yang berlaku.
Page 4
c. Rekonsiliasi atas kontradiksi antara pernyataan Perseroan pada surat nomor 038/SP-
   MP/III/2026 bahwa "tidak terdapat indikasi penurunan nilai" atas uang muka, dengan
   pencatatan cadangan penurunan nilai sebesar Rp9,25 miliar (27% dari nilai bruto)
   pada CALK No. 9. Agar dijelaskan dasar perhitungan cadangan tersebut dan alasan
   saldonya tidak berubah sepanjang 1Q26.
   Jawaban:

   Perseroan menyampaikan bahwa tidak terdapat kontradiksi antara pernyataan dalam
   surat Nomor 038/SP-MP/III/2026 dengan pencatatan cadangan penurunan nilai pada
   laporan keuangan.

   Cadangan penurunan nilai sebesar Rp9,25 miliar telah dibentuk pada periode
   sebelumnya sebagai penerapan prinsip kehati-hatian (prudence) dan berdasarkan
   evaluasi manajemen sesuai dengan kebijakan akuntansi Perseroan yang berlaku pada
   saat itu.

   Sementara itu, pernyataan bahwa "tidak terdapat indikasi penurunan nilai" dalam
   surat Perseroan dimaksudkan untuk menjelaskan bahwa berdasarkan evaluasi
   manajemen sampai dengan tanggal surat tersebut, tidak terdapat informasi atau
   kondisi baru yang mengindikasikan perlunya penambahan maupun pembalikan
   cadangan penurunan nilai yang telah dibentuk sebelumnya.

   Selama periode yang berakhir pada 31 Maret 2026, tidak terdapat perubahan
   signifikan terhadap kondisi maupun tingkat risiko atas pengembalian uang muka
   tersebut. Oleh karena itu, saldo cadangan penurunan nilai tetap dipertahankan
   sebesar Rp9,25 miliar dan tidak mengalami perubahan selama periode berjalan.

d. Langkah-langkah konkret dan terukur yang menjamin pengembalian uang muka
   tepat waktu (30 Juni 2026), serta konsekuensi/mitigasi apabila vendor gagal
   mengembalikan sesuai perjanjian.
   Jawaban:

   Perseroan bersama pihak vendor telah melakukan evaluasi atas proses penyelesaian
   pengembalian uang muka dan menyepakati penyesuaian terhadap mekanisme serta
   jangka waktu penyelesaiannya melalui perubahan perjanjian.

   Manajemen berkomitmen untuk memastikan penyelesaian pengembalian uang muka
   tersebut dan terus melakukan pemantauan serta koordinasi secara intensif dengan
   pihak vendor. Hingga saat ini, komunikasi dan proses penyelesaian masih berjalan
   dengan baik sesuai dengan kesepakatan yang telah diperbarui.

   Perseroan meyakini bahwa uang muka tersebut tetap dapat dipulihkan (recoverable)
   dan akan terus mengawal proses penyelesaiannya sampai seluruh kewajiban vendor
   dipenuhi. Apabila dalam pelaksanaannya terdapat kondisi yang memerlukan tindakan
   lebih lanjut, Perseroan akan menggunakan seluruh hak yang dimiliki berdasarkan
   perjanjian yang berlaku untuk melindungi kepentingan Perseroan dan para pemegang
   saham.
Page 5
3. Berdasarkan CALK No. 5 tentang Piutang Usaha, agar Perseroan dapat menjelaskan:
   a. Realisasi pembayaran piutang usaha per saat ini dengan melengkapi tabel berikut:

       Keterangan             Jumlah per        Pelunasan per saat     Outstanding (Rp)      % Outstanding
                           31 Mar 2026 (Rp)            ini
    Belum Jatuh Tempo          10.918.910.034          9.181.804.661         1.737.105.373                16%
 Jatuh Tempo < 30 hari          5.054.997.312          5.054.997.312                     -                   -
 Jatuh Tempo 31-60 hari           623.917.245            572.495.893            51.421.352                 8%
 Jatuh Tempo 61-90 hari            72.150.000                      -            72.150.000               100%
 Jatuh Tempo 91-120 hari        4.066.097.388          1.668.442.749         2.397.654.639                59%
         Jawaban:
         Jawaban terlampir pada tabel di atas.


    b. Upaya penagihan atas piutang usaha yang telah jatuh tempo pada rentang 91-120 hari
         (Rp4,07 miliar), dan dasar perhitungan cadangan kerugian penurunan nilai
         sebesar Rp1,78 miliar yang tidak berubah sepanjang 1Q26.
         Jawaban:
         Perseroan tidak melakukan pencadangan karena Perseroan masih berkeyakinan
         bahwa tahun 2026 ini masih bisa terealisasi.

4. Berdasarkan CALK No. 6 dan No. 28 tentang Piutang Lain-lain kepada pihak berelasi
   (neto Rp38,58 miliar, atau 31,49% dari total aset), yang berupa fasilitas pinjaman
   berbunga 1% dan jatuh tempo 30 Juni 2026, agar Perseroan dapat menjelaskan:
    a. Justifikasi komersial Perseroan menyalurkan dana pinjaman lebih dari Rp38 miliar
       kepada pihak berelasi dengan bunga 1% per tahun, di tengah kondisi Perseroan yang
       mengalami saldo defisit dan hanya memiliki saldo kas sebesar Rp1,57 miliar,
       termasuk sumber pendanaan atas pinjaman tersebut.
       Jawaban:

         Perseroan perlu menyampaikan bahwa tingkat bunga atas fasilitas pinjaman kepada
         pihak berelasi adalah 1% per bulan atau 12% per tahun sebagaimana diatur dalam
         perjanjian pinjaman antara para pihak.

         Pemberian fasilitas pinjaman tersebut dilakukan berdasarkan pertimbangan
         komersial dan telah memperoleh persetujuan manajemen sesuai dengan kebijakan
         Perseroan yang berlaku pada saat transaksi dilakukan.

         Dana yang digunakan untuk pemberian fasilitas pinjaman berasal dari dana
         Perseroan yang tersedia pada saat transaksi dilakukan dan tidak mengganggu
         kebutuhan modal kerja maupun kegiatan operasional Perseroan.

         Perseroan secara berkala melakukan pemantauan atas piutang tersebut dan meyakini
         bahwa piutang kepada pihak berelasi tersebut tetap dapat dipulihkan (recoverable).
         Perseroan juga akan terus mengevaluasi transaksi dengan pihak berelasi dengan tetap
         memperhatikan prinsip kehati-hatian, tata kelola perusahaan yang baik (Good
         Corporate Governance), serta kepentingan Perseroan dan seluruh pemegang saham.
Page 6
b. Alasan saldo piutang kepada PT Kencana Usaha Sentosa (entitas induk terakhir)
    justru bertambah Rp2,08 miliar (dari Rp7,73 miliar menjadi Rp9,81 miliar) selama
    1Q26, padahal seharusnya sedang ditagihkan menjelang jatuh tempo, sekaligus
    Perseroan telah membentuk cadangan penurunan nilai Rp4,83 miliar yang
    seluruhnya melekat pada piutang kepada PT Kencana Usaha Sentosa tersebut. Agar
    dijelaskan dasar pembentukan cadangan dan implikasinya terhadap kolektibilitas dari
    pemegang kendali.
    Jawaban:

    Peningkatan saldo piutang kepada PT Kencana Usaha Sentosa selama periode yang
    berakhir pada 31 Maret 2026 disebabkan oleh adanya penambahan fasilitas pinjaman
    sebesar Rp2,08 miliar kepada PT Kencana Usaha Sentosa sesuai dengan kebutuhan
    pendanaan pada periode berjalan. Selain itu, Perseroan juga mengakui pendapatan
    bunga secara akrual sesuai dengan ketentuan dalam perjanjian pinjaman.

    Sehubungan dengan cadangan penurunan nilai sebesar Rp4,83 miliar, Perseroan
    perlu menjelaskan bahwa pembentukan cadangan tersebut merupakan penerapan
    kebijakan akuntansi Perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan yang
    mengatur mengenai penurunan nilai aset keuangan. Pembentukan cadangan tersebut
    didasarkan pada prinsip kehati-hatian (prudence) dan estimasi akuntansi atas risiko
    kredit, serta tidak secara langsung mencerminkan bahwa PT Kencana Usaha Sentosa
    tidak memiliki kemampuan atau itikad untuk memenuhi kewajibannya.

    Perseroan secara berkala melakukan evaluasi terhadap kolektibilitas piutang kepada
    PT Kencana Usaha Sentosa, termasuk melalui komunikasi dan pemantauan atas
    penyelesaian kewajiban sesuai dengan perjanjian yang berlaku. Berdasarkan hasil
    evaluasi manajemen, Perseroan meyakini bahwa piutang tersebut tetap dapat
    dipulihkan (recoverable), sehingga hingga saat ini tidak terdapat kondisi yang
    mengindikasikan perlunya pembentukan tambahan cadangan penurunan nilai.

    Perseroan akan terus melakukan pemantauan atas penyelesaian piutang tersebut serta
    mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai dengan ketentuan dalam
    perjanjian guna melindungi kepentingan Perseroan dan seluruh pemegang saham

c. Status realisasi pembayaran per saat ini (mengingat seluruh Surat Pengakuan Utang
    jatuh tempo 30 Juni 2026), dengan melengkapi tabel berikut:

      Pihak Berelasi           Saldo Bruto per 31 Realisasi per saat ini Outstanding          Rencana
                                 Mar 2026 (Rp)            (Rp)                (Rp)          Penyelesaian
 PT Kus Global Investama            18.783.113.041         Nil           18.783.113.041   Sedang dalam proses
                                                                                               negosiasi
 PT Kencana Usaha Sentosa            9.809.449.088         Nil          10.659.449.088    Sedang dalam proses
                                                                                               negosiasi
 PT Digital Koding Solusindo         6.500.000.000         Nil          6.500.000.000     Sedang dalam proses
                                                                                               negosiasi
 PT Sentra Citra Lestari             3.000.000.000         Nil          3.000.000.000     Sedang dalam proses
                                                                                               negosiasi
 PT Mitra Buana Asri                 2.900.000.000         Nil          3.050.000.000     Sedang dalam proses
                                                                                               negosiasi
 PT Sejahtera Putra Kusuma           2.415.000.000         Nil          2.515.000.000     Sedang dalam proses
                                                                                               negosiasi
 Sub-total Bruto                    43.407.562.129         Nil           44.507.562.129
Page 7
       Jawaban:

       Jawaban terlampir pada tabel di atas.

5. Berdasarkan CALK No. 7 tentang Persediaan, saldo cadangan penurunan nilai persediaan
   menurun Rp2,67 miliar (dari Rp14,32 miliar menjadi Rp11,64 miliar) melalui
   pembalikan penyisihan, di tengah tren penjualan yang menurun. Agar Perseroan dapat
   menjelaskan:
    a. Dasar pertimbangan manajemen melakukan pembalikan penyisihan penurunan nilai
       persediaan tersebut, mengingat pendapatan Perseroan justru menurun 19,40%.
       Jawaban:

       Terjadi penjualan atas persediaan yang sebelumnya dicadangkan sehingga dilakukan
       realisasi penyisihan penurunan dan penghapusan nilai persediaan per 31 Desember
       2025 seperti yang dijelaskan pada nomor 1.a.

    b. Penyajian pembalikan yang tidak diungkapkan secara terpisah, mengingat baris
       "Penyisihan penurunan nilai persediaan" pada CALK No. 23 (Beban Pokok
       Pendapatan) dikosongkan, sementara pembalikan tampak terserap ke dalam Beban
       Pokok Pendapatan melalui penggunaan nilai persediaan neto. Agar Perseroan
       menegaskan pos dan nilai persis pengakuan pembalikan tersebut, serta memastikan
       tidak terjadi pengakuan ganda dengan pos lain termasuk "Pendapatan lain-lain" pada
       CALK No. 26.
       Jawaban:

       Kami akan menambahkan catatan atas realisasi persediaan di CALK No. 23

6. Berdasarkan CALK No. 13 dan No. 28 tentang Utang Usaha, saldo utang usaha kepada
   pihak berelasi (PT Mitra Pack Tbk selaku pemegang saham 76,42%) meningkat
   55,47% dari Rp15,71 miliar menjadi Rp24,42 miliar, sementara utang usaha kepada
   pihak ketiga menurun dari Rp4,13 miliar menjadi Rp0,81 miliar. Agar Perseroan dapat
   menjelaskan latar belakang, syarat, dan jangka waktu utang usaha kepada PT Mitra Pack
   Tbk tersebut, serta menegaskan apakah terdapat peningkatan ketergantungan pendanaan
   (financing) Perseroan kepada entitas induk.
   Jawaban:

   Tidak terdapat perbedaan transaksi utang usaha pihak berelasi dengan pihak ketiga.
   Penyelesaian utang pihak berelasi tetap dilakukan berdasarkan tanggal jatuh tempo.


7. Berdasarkan CALK No. 22 tentang Pendapatan, pendapatan menurun 19,40% (terutama
   segmen consumables -19,95%). Agar Perseroan dapat menjelaskan:
    a. Latar belakang penurunan pendapatan tersebut, termasuk apakah didorong oleh
       volume penjualan, harga jual, atau perubahan permintaan pelanggan tertentu, serta
       prospek pemulihannya.
       Jawaban:

       Penurunan pendapatan didorong oleh penurunan volume penjualan. Kondisi ini
       dikarenakan oleh penurunan daya beli Masyarakat atas barang consumer goods.
Page 8
       Rencana yang akan dilakukan manajemen Adalah:
          1. Meningkatkan volume penjualan dengan memperluas basis pelanggan dan
             memperkuat hubungan dengan pelanggan eksisting.
          2. Mengembangkan produk dengan margin yang lebih baik sesuai kebutuhan
             pasar.

   b. Rekonsiliasi/penjelasan atas penyajian penjualan kepada PT Global Putra Kusuma
       sebesar Rp2,89 miliar (8,93% dari total pendapatan) sebagai salah satu pelanggan
       utama pada CALK No. 22, mengingat PT Global Putra Kusuma merupakan entitas
       anak yang dimiliki 99,99% sehingga transaksi tersebut seharusnya dieliminasi dalam
       laporan keuangan konsolidasian.
       Jawaban:

       Kami akan melakukan koreksi atas CALK No. 22.


8. Berdasarkan CALK No. 28, Perseroan mengungkapkan bahwa atas transaksi dengan
   pihak afiliasi dalam ruang lingkup POJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi
   dan Transaksi Benturan Kepentingan, Grup belum melakukan keterbukaan informasi
   kepada 8dmini pada saat transaksi dilakukan, dan hingga tanggal penyelesaian laporan
   keuangan belum melakukan evaluasi formal maupun tindakan perbaikan 8dministrative.
   Atas hal tersebut, agar Perseroan dapat:
    a. Menjelaskan latar belakang dan kronologi ketidakpatuhan tersebut, serta pihak yang
       bertanggung jawab.
       Jawaban:

       Perseroan memandang bahwa transaksi dengan pihak afiliasi yang diungkapkan
       dalam CALK No. 28 merupakan transaksi yang dilakukan dalam rangka mendukung
       kegiatan usaha dan operasional Perseroan serta dilaksanakan berdasarkan prinsip
       kewajaran dan kepentingan terbaik Perseroan.

       Pada saat transaksi dilaksanakan, manajemen berpendapat bahwa transaksi tersebut
       telah memenuhi ketentuan internal Perseroan dan tidak menimbulkan benturan
       kepentingan. Sehubungan dengan penerapan ketentuan POJK No. 42/POJK.04/2020,
       setelah dilakukan penelaahan lebih lanjut bersamaan dengan proses penyusunan
       laporan keuangan, Perseroan mengidentifikasi adanya kebutuhan untuk melakukan
       penyempurnaan dokumentasi, evaluasi formal, dan aspek administratif terkait
       penerapan ketentuan dimaksud.

       Kondisi tersebut terutama disebabkan oleh adanya perbedaan interpretasi
       administratif terhadap ruang lingkup kewajiban pemenuhan ketentuan POJK No.
       42/POJK.04/2020, dan bukan karena adanya maksud untuk menghindari ketentuan
       yang berlaku ataupun menyembunyikan informasi material kepada publik.

       Perseroan bertanggung jawab secara kelembagaan atas proses pemenuhan ketentuan
       pasar modal, dengan pelaksanaan administratif berada di bawah koordinasi Direksi
       yang membawahi fungsi keuangan, hukum, dan Sekretaris Perusahaan. Perseroan
       telah melakukan evaluasi internal guna memperkuat koordinasi antar fungsi terkait
       agar proses identifikasi transaksi afiliasi dan pemenuhan kewajiban administratif
       dapat dilakukan secara lebih komprehensif pada masa mendatang.
Page 9
    b. Menyampaikan rencana dan jadwal (timeline) tindakan perbaikan, termasuk apakah
         Perseroan akan/telah memperoleh penilaian kewajaran dari Penilai Independen dan
         melakukan keterbukaan informasi susulan sesuai ketentuan yang berlaku.
         Jawaban:

         Perseroan berkomitmen untuk terus meningkatkan penerapan tata kelola perusahaan
         yang baik (Good Corporate Governance) serta memastikan kepatuhan terhadap
         seluruh ketentuan pasar modal yang berlaku.

         Sebagai tindak lanjut, Perseroan telah menyusun rencana perbaikan secara bertahap
         sebagai berikut:
            1. Melakukan kajian hukum dan evaluasi menyeluruh atas transaksi yang
                dimaksud untuk memastikan pemenuhan ketentuan POJK No.
                42/POJK.04/2020.
            2. Apabila berdasarkan hasil evaluasi diperlukan penilaian kewajaran (fairness
                opinion) sesuai ketentuan yang berlaku, Perseroan akan menunjuk Penilai
                Independen yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan untuk menyusun
                penilaian dimaksud.
            3. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, Perseroan akan melaksanakan
                penyempurnaan kewajiban administratif, termasuk melakukan keterbukaan
                informasi apabila dipersyaratkan oleh peraturan perundang-undangan yang
                berlaku.
            4. Perseroan juga akan memperkuat prosedur internal melalui penyempurnaan
                mekanisme identifikasi transaksi afiliasi, peningkatan koordinasi antara
                Direksi, Sekretaris Perusahaan, dan fungsi hukum, serta penerapan proses
                penelaahan kepatuhan sebelum suatu transaksi dilaksanakan.

         Perseroan meyakini bahwa langkah-langkah tersebut akan semakin memperkuat
         penerapan tata kelola perusahaan serta memastikan seluruh transaksi yang dilakukan
         di masa mendatang memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang
         berlaku.

    c. Menyampaikan daftar lengkap seluruh transaksi afiliasi yang belum memenuhi
         ketentuan POJK 42 (nilai transaksi, tanggal, pihak lawan, dan sifat transaksi), dengan
         melengkapi tabel berikut:
         Jawaban:

                            Jenis/Sifat     Tanggal                      Status Pemenuhan          Rencana Tindakan
    xPihak Afiliasi                                      Nilai (Rp)
                            Transaksi      Transaksi                          POJK 42                  Perbaikan
                                                                                                Melakukan         evaluasi
                                                                                                hukum dan administratif,
                                                                                                memperoleh        fairness
                                                                        Dalam proses evaluasi   opinion            apabila
                                            Periode
                                                                        pemenuhan ketentuan     dipersyaratkan,       serta
 PT Sentra Citra Lestari   Piutang Usaha    2023 –     2.901.524.824
                                                                         administratif POJK     melakukan
                                             2025
                                                                              42/2020           penyempurnaan
                                                                                                keterbukaan     informasi
                                                                                                sesuai hasil evaluasi dan
                                                                                                ketentuan yang berlaku.
                                                                        Dalam proses evaluasi
                                            Periode                     pemenuhan ketentuan
  PT Mitra Pack Tbk        Piutang Usaha                238.095.000                                       Sama
                                             2025                        administratif POJK
                                                                              42/2020
PT Kus Global Investama    Piutang Lain-    Periode    18.783.113.041   Dalam proses evaluasi             Sama
Page 10
                              Jenis/Sifat      Tanggal                      Status Pemenuhan       Rencana Tindakan
     xPihak Afiliasi                                        Nilai (Rp)
                              Transaksi       Transaksi                          POJK 42              Perbaikan
                                 lain           2024                       pemenuhan ketentuan
                                                                            administratif POJK
                                                                                  42/2020
                                                                           Dalam proses evaluasi
                                               Periode
                            Piutang Lain-                                  pemenuhan ketentuan
PT Sejahtera Putra Kusuma                      2023 -     2.115.000.000                                 Sama
                                 lain                                       administratif POJK
                                                2025
                                                                                  42/2020
                                                                           Dalam proses evaluasi
                                               Periode
                            Piutang Lain-                                  pemenuhan ketentuan
PT.Kencana Usaha Sentosa                       2023 –     7.733.000.000                                 Sama
                                 lain                                       administratif POJK
                                                2025
                                                                                  42/2020
                                                                           Dalam proses evaluasi
                                               Periode
                            Piutang Lain-                                  pemenuhan ketentuan
   PT Mitra Buana Asri                         2023 –     2.350.000.000                                 Sama
                                 lain                                       administratif POJK
                                                2025
                                                                                  42/2020
                                                                           Dalam proses evaluasi
                                               Periode
    PT. Digital Koding      Piutang Lain-                                  pemenuhan ketentuan
                                               2023 –     6.500.000.000                                 Sama
        Solusindo                lain                                       administratif POJK
                                                2024
                                                                                  42/2020
                                                                           Dalam proses evaluasi
                                               Periode
                            Piutang Lain-                                  pemenuhan ketentuan
  PT.Sentra Citra Lestari                      2023 –     3.250.000.000                                 Sama
                                 lain                                       administratif POJK
                                                2025
                                                                                  42/2020
                                                                           Dalam proses evaluasi
                                               Periode
                                                                           pemenuhan ketentuan
 PT Multi Lestari Sentosa    Uang Muka         2022 –     17.500.000.000                                Sama
                                                                            administratif POJK
                                                2024
                                                                                  42/2020
                                                                           Dalam proses evaluasi
    PT. Digital Koding                         Periode                     pemenuhan ketentuan
                             Uang Muka                    2.000.000.000                                 Sama
        Solusindo                               2022                        administratif POJK
                                                                                  42/2020
                                                                           Dalam proses evaluasi
                                               Periode                     pemenuhan ketentuan
 PT Eka Karisma Persada      Uang Muka                    2.000.000.000                                 Sama
                                                2024                        administratif POJK
                                                                                  42/2020
                                                                           Dalam proses evaluasi
  PT Sejahtera Makmur                          Periode                     pemenuhan ketentuan
                             Uang Muka                    3.000.000.000                                 Sama
         Kurnia                                 2024                        administratif POJK
                                                                                  42/2020
                                                                           Dalam proses evaluasi
                                               Periode                     pemenuhan ketentuan
PT Dwitunggal Kusuma Inti    Uang Muka                    6.500.000.000                                 Sama
                                                2024                        administratif POJK
                                                                                  42/2020
                                                                           Dalam proses evaluasi
                                               Periode                     pemenuhan ketentuan
PT Indotrepang Akuakultur    Uang Muka                    2.000.000.000                                 Sama
                                                2024                        administratif POJK
                                                                                  42/2020
                                                                           Dalam proses evaluasi
                                               Periode                     pemenuhan ketentuan
    PT Mitra Pack Tbk       Utang lain-lain               6.600.000.000                                 Sama
                                              2024-2025                     administratif POJK
                                                                                  42/2020
                                                                           Dalam proses evaluasi
                                               Periode                     pemenuhan ketentuan
PT.Kencana Usaha Sentosa    Utang lain-lain                170.627.918                                  Sama
                                                2025                        administratif POJK
                                                                                  42/2020
                                                                           Dalam proses evaluasi
                                               Periode                     pemenuhan ketentuan
      Ardi Kusuma           Liabilitas Sewa               3.982.123.443                                 Sama
                                                2024                        administratif POJK
                                                                                  42/2020
Page 11
       Perseroan menyampaikan bahwa daftar transaksi afiliasi sebagaimana tercantum
       pada tabel di atas merupakan transaksi yang saat ini sedang dilakukan penelaahan
       dan evaluasi administratif terhadap pemenuhan ketentuan POJK No.
       42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.

       Seluruh transaksi tersebut dilakukan dalam rangka mendukung kegiatan usaha
       Perseroan, berdasarkan kebutuhan operasional dan pertimbangan bisnis yang wajar,
       serta tidak dimaksudkan untuk menghindari ketentuan peraturan perundang-
       undangan yang berlaku maupun menimbulkan benturan kepentingan yang merugikan
       Perseroan atau pemegang saham.

       Sebagai bagian dari komitmen Perseroan dalam menerapkan prinsip tata kelola
       perusahaan yang baik (Good Corporate Governance), Perseroan saat ini sedang
       melakukan evaluasi menyeluruh atas aspek hukum dan administratif setiap transaksi
       dimaksud. Apabila berdasarkan hasil evaluasi terdapat kewajiban administratif yang
       perlu dipenuhi, termasuk memperoleh penilaian kewajaran (fairness opinion) dari
       Penilai Independen dan/atau melakukan keterbukaan informasi kepada publik,
       Perseroan akan melaksanakan penyempurnaan tersebut secara bertahap sesuai
       ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

9. Berdasarkan CALK No. 34 tentang Kelangsungan Usaha, Perseroan mengungkapkan
   saldo defisit (akumulasi rugi) dan menyusun laporan keuangan atas dasar asumsi
   kelangsungan usaha. Agar Perseroan dapat menjelaskan:
    a. Dasar dan pertimbangan manajemen atas asumsi kelangsungan usaha, mengingat
       saldo defisit sebesar Rp12,75 miliar, kerugian signifikan pada tahun 2025, serta saldo
       kas yang tipis (Rp1,57 miliar).
       Jawaban:

       Manajemen memberikan penjelasan terkait kelangsungan usaha pada CALK No. 34.
       Grup memfokuskan pada upaya meningkatkan penjualan dan efisiensi biaya
       produksi dengan mengambil langkah-langkah sebagai berikut:
          a. Evaluasi Aset Tidak Produktif
             Manajemen akan melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap aset yang
             tidak memberikan kontribusi positf terhadap pendapatan Grup. Aset yang
             terbukti tidak produktif akan dipertimbangkan untuk dijual. Hasil dari
             penjualan aset tersebut akan digunakan untuk memperkuat arus kas Grup dan
             mendukung kebutuhan modal kerja.

          b. Penguatan Likuiditas dan Pendanaan
             Grup akan memperkuat posisi likuiditas dan pendanaan melalui pengelolaan
             arus kas yang lebih prudent dan disiplin, termasuk pemantauan ketat atas
             siklus kas di tingkat Grup. Manajemen akan melakukan evaluasi komprehensif
             atas kebutuhan pendanaan Grup dan mempertimbangkan berbagai opsi
             strategis yang tersedia, termasuk penambahan modal, restrukturisasi
             kewajiban, maupun pengamanan sumber pendanaan alternatif, apabila
             diperlukan untuk memperkokoh struktur keuangan Grup secara keseluruhan.

          c. Akselerasi Kinerja dan Diversifikasi Usaha
             Grup akan secara aktif mendorong peningkatan kinerja melalui penguatan
             strategi bisnis yang terarah, peningkatan efisiensi operasional yang
Page 12
         berkelanjutan, serta penerapan tata kelola yang lebih kuat di level Grup .
         Selain itu, manajemen akan mengeksplorasi dan mengevaluasi peluang usaha
         serta segmen baru yang memiliki potensi pertumbuhan dan profitabilitas yang
         lebih baik, sebagai bagian dari upaya diversifikasi portofolio bisnis Grup
         secara terencana.

b. Rincian rencana mitigasi yang konkret dan terukur beserta timeline-nya
   (evaluasi/penjualan aset tidak produktif, penguatan likuiditas, penambahan modal,
   dan/atau restrukturisasi kewajiban), termasuk sejauh mana kelangsungan usaha
   Perseroan bergantung pada realisasi/penagihan aset pihak berelasi (uang muka
   Rp33,00 miliar dan piutang lain-lain Rp38,58 miliar) yang jatuh temponya 30 Juni
   2026.
   Jawaban:

   Perseroan bersama pihak berelasi dan vendor telah melakukan evaluasi untuk proses
   penyelesaian piutang lain-lain dan uang muka dan menyepakati penyesuaian
   terhadap mekanisme serta jangka waktu penyelesaiannya melalui perubahan
   perjanjian.

   Terkait dengan uang muka pembelian, Manajemen berkomitmen untuk memastikan
   penyelesaian pengembalian uang muka tersebut dan terus melakukan pemantauan
   serta koordinasi secara intensif dengan pihak vendor. Hingga saat ini, komunikasi
   dan proses penyelesaian masih berjalan dengan baik sesuai dengan kesepakatan yang
   telah diperbarui.

   Perseroan meyakini bahwa uang muka tersebut tetap dapat dipulihkan (recoverable)
   dan akan terus mengawal proses penyelesaiannya sampai seluruh kewajiban vendor
   dipenuhi. Apabila dalam pelaksanaannya terdapat kondisi yang memerlukan
   tindakan lebih lanjut, Perseroan akan menggunakan seluruh hak yang dimiliki
   berdasarkan perjanjian yang berlaku untuk melindungi kepentingan Perseroan dan
   para pemegang saham.

c. Rencana dan langkah konkret Perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan dan
   kinerja, mengingat saham Perseroan berada dalam kondisi suspensi perdagangan
   sejak 23 Juni 2025, termasuk roadmap yang mendukung pemulihan kondisi yang
   mendasarinya.
   Jawaban:

   Pada rencana memperbaiki kondisi keuangan, fokus utama manajemen tetap
   diarahkan pada peningkatan pendapatan dan profitabilitas usaha inti melalui beberapa
   strategi sebagai berikut:
       1. Meningkatkan volume penjualan dengan memperluas basis pelanggan dan
           memperkuat hubungan dengan pelanggan eksisting;
       2. mengembangkan produk dengan margin yang lebih baik sesuai kebutuhan
           pasar;
       3. meningkatkan efisiensi operasional melalui optimalisasi proses produksi,
           pengendalian biaya produksi dan biaya operasional, serta peningkatan
           produktivitas;
       4. melakukan pengelolaan modal kerja secara lebih efektif, termasuk
           optimalisasi pengelolaan persediaan dan piutang usaha; serta
Page 13
          5. terus melakukan evaluasi terhadap struktur biaya guna menjaga tingkat
             profitabilitas Perseroan.

       Perseroan meyakini bahwa implementasi strategi tersebut diharapkan dapat
       meningkatkan kontribusi laba dari kegiatan usaha utama sehingga kinerja keuangan
       Perseroan akan semakin sehat dan berkelanjutan pada periode-periode mendatang.

   d. Menegaskan strategi pendanaan Perseroan ke depan, mengingat Perseroan telah
       melunasi seluruh fasilitas bank PT Bank Mandiri (Persero) Tbk pada November 2025
       (CALK No. 12) sehingga pada tanggal pelaporan tidak lagi memiliki fasilitas
       perbankan pada tingkat entitas induk.
       Jawaban:

       Merujuk pada rencana Perseroan pada jawaban 9.c, Perseroan meyakini bahwa
       implementasi strategi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kontribusi laba dari
       kegiatan usaha utama sehingga kinerja keuangan Perseroan akan semakin sehat dan
       berkelanjutan pada periode-periode mendatang.

       Adapun strategi Pendanaan yang akan dilakukan Perseroan jika memerlukan
       pendanaan maka Perseroan akan kembali melakukan pengajuan fasilitas pinjaman
       Bank untuk modal kerja.

10. Sehubungan dengan penyajian laporan keuangan, agar Perseroan meninjau dan
   menjelaskan beberapa inkonsistensi berikut:
   a. Nilai laba neto pada CALK No. 29 (Rp4.285.562.582) berbeda dengan laporan laba
      rugi (Rp4.253.584.223);
      Jawaban:

       Akan kami lakukan koreksi menjadi Rp 4.253.584.223.

   b. Angka laba per saham dasar (3,88) pada CALK No. 29 tidak konsisten dengan angka
       pembentuknya, serta rata-rata tertimbang jumlah saham untuk 1Q25 (368.000.000
       saham) yang tampak tidak selaras dengan jumlah saham beredar 1.907.000.000
       saham;
       Jawaban:

       Akan kami lakukan koreksi 1Q25 dengan membagi ke jumlah saham beredar
       1.907.000.000.

   c. Saldo    penghasilan komprehensif lain dan saldo laba belum ditentukan
      penggunaannya per 31 Maret 2026 pada laporan perubahan ekuitas (masing-masing
      Rp(1.841.139.070) dan Rp(13.121.071.412)) berselisih Rp242.728 dengan laporan
      posisi keuangan (Rp(1.841.381.798) dan Rp(13.120.828.684));
      Jawaban:

      Akan kami lakukan koreksi menjadi Rp 1.841.139.070.
Page 14
d. Tabel rasio pengungkit (gearing ratio) pada CALK No. 30 yang pada kolom 2026
     masih memuat angka periode 31 Desember 2025 (Total Liabilitas Rp48.163.873.827,
     Kas dan Setara Kas Rp1.933.824.747, dan Total Ekuitas Rp72.689.496.623), sehingga
     tidak mencerminkan posisi per 31 Maret 2026 dan rasio pengungkitnya perlu dihitung
     ulang; serta beberapa tabel mutasi cadangan penurunan nilai, yaitu piutang usaha
     (CALK No. 5), piutang lain-lain (CALK No. 6), dan uang muka (CALK No. 9), yang
     menampilkan angka identik pada kolom 2026 dan 2025, di mana saldo awal kolom
     2026 tidak menggunakan saldo akhir 31 Desember 2025 sebagai saldo awal periode
     berjalan sehingga yang tersaji adalah mutasi tahun penuh 2025, bukan mutasi selama
     periode 1Q26.
     Jawaban:

     Akan kami lakukan koreksi menggunakan angka 1Q26.


e. Ketidakkonsistenan klasifikasi PT Eka Karisma Persada, yang pada surat Perseroan
     No. 038/SP-MP/III/2026 tanggal 26 Maret 2026 dinyatakan sebagai "Non Afiliasi",
     namun pada CALK No. 28 LK per 31 Maret 2026 dicantumkan sebagai pihak
     berelasi penerima uang muka sebesar Rp2.000.000.000.
     Jawaban:

     Akan kami lakukan koreksi dengan mengeluarkan PT Eka Karisma Persada dari
     CALK No. 28 karena bukan merupakan pihak berelasi.


f.   Ketidakkonsistenan penomoran dan penamaan pada CALK No. 6 dan No. 28, antara
     lain PT Mitra Buana Asri yang tercantum dua kali pada subbagian Entitas Induk
     dengan nomor Surat Pengakuan Utang yang sama (No. 047/DIR-SP/IX/2025),
     perbedaan penulisan nomor surat untuk PT Sejahtera Putra Kusuma antara versi
     bahasa Indonesia dan Inggris (No. 027/SPK-SP/IX/2025 vs No. 027/DIR-
     SP/IX/2025), serta perbedaan penulisan nama antara "PT Mitra Buana Asri" (CALK
     No. 6) dan "PT Buana Mitra Asri" (CALK No. 28).
     Jawaban:

     Akan kami lakukan koreksi menjadi:
        1. CALK No. 6 Perjanjian dengan PT Mitra Buana Asri akan kami cantumkan
           satu kali.
        2. Nomor surat untuk PT Sejahtera Putra Kusuma pada Bahasa Inggris akan
           kami revisi menjadi No. 027/SPK-SP/IX/2025
        3. CALK No. 28 akan direvisi menjadi PT Mitra Buana Asri


g. Selisih nilai pendapatan keuangan antara laporan laba rugi (Rp2.949.771.486) dan
     CALK No. 26 (Rp2.946.187.131); serta ketidaksesuaian penjumlahan (footing) umur
     piutang usaha pada CALK No. 5;
     Jawaban:

     Akan kami lakukan koreksi menjadi Rp2.949.771.486.
Page 15
    h. Tanggal otorisasi penerbitan laporan keuangan pada CALK No. 1c (30 Maret 2026)
       yang mendahului tanggal pelaporan (31 Maret 2026) dan berbeda dengan tanggal
       Surat Pernyataan Direksi (30 April 2026), serta beberapa kesalahan penulisan
       judul/penomoran catatan (antara lain CALK No. 34 dengan 2 judul dan CALK No.
       29 dengan laba per saham dasar).
       Jawaban:

       Akan kami lakukan koreksi menjadi 30 April 2026.


Demikian kami sampaikan. Atas perhatiannya, kami ucapkan terima kasih.

Hormat Kami,
PT Master Print Tbk




Ardi Kusuma
Direktur Utama


Tembusan:
   1. Yth. Direktur PT Bursa Efek Indonesia
   2. Yth. Kepala Direktorat Pengawasan Transaksi Efek, Otoritas Jasa Keuangan
   3. Yth. Kepala Direktorat Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik 1, Otoritas Jasa
      Keuangan
   4. Yth. Kepala Direktorat Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik 2, Otoritas Jasa
      Keuangan
   5. Yth. Kepala Direktorat Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik 3, Otoritas Jasa
      Keuangan

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.38 MB
Published10 Jul 2026
Pages15
Characters47,253
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 25 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Kencana Usaha p.6 ×9
linked org Global Investama p.6 ×2
linked org Mitra Pack Tbk p.7 ×11
linked org PT Global Putra Kusuma p.8 ×3
linked person Ardi Kusuma · Direktur Utama p.10 ×2
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.13 ×2
linked org Master Print Tbk p.15 ×2
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1 ×3
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.9 ×5
unresolved org PT Bursa Efek Indonesia Up. Bapak Adi Pratomo p.1
unresolved person Adi Pratomo Aryanto Kepala Divisi Penilaian p.1
unresolved org PT Multi Lestari Sentosa p.3 ×2
unresolved org PT Dwitunggal Kusuma Inti p.3 ×2
unresolved org PT Sejahtera Makmur Kurnia p.3
unresolved org PT Digital Koding Solusindo p.3 ×2
unresolved org PT Eka Karisma Persada p.3 ×4
unresolved org PT Indotrepang Akuakultur p.3 ×2
unresolved org PT Kencana Usaha Sentosa p.6 ×7
unresolved org PT Kus Global Investama p.6 ×2
unresolved org PT Sentra Citra Lestari p.6 ×2
unresolved org PT Mitra Buana Asri p.6 ×6
unresolved org PT Sejahtera Putra Kusuma p.6 ×4
unresolved org PT. Digital Koding p.10 ×2
unresolved org PT Sejahtera Makmur p.10
unresolved org PT Buana Mitra Asri p.14

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result