Back to announcement
20250613_DGWG_Perubahan dan//atau Tambahan Keterbukaan Informasi terkait Aksi Korporasi_31895187_lamp1.pdf
Asset transaction Needs review DGWGSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 209
Page 1
Page 2
Page 3
Page 4
Page 5
Page 6
Page 7
Page 8
Page 9
Page 10
Page 11
Page 12
Page 13
Page 14
LAMPIRAN III
Page 15
Graha STH
Jl. Mandala Raya No. 20, Jakarta 11440
Tel : 021 – 563 7373 (Hunting)
Fax : 021 – 563 6404
Email : sth@kjppsth.com
Jakarta, 12 Juni 2025 Izin Usaha KJPP : No. 2.08.0007
Bidang Jasa : Penilaian Properti & Bisnis
Wilayah Kerja : Indonesia
Kepada Yth.
Direksi
PT Delta Giri Wacana Tbk.
Jl. Agung Karya VI No. 7
Kel. Papanggo, Kec. Tanjung Priok
Jakarta Utara 14340
Dengan hormat,
Ref : File No. 00032/2.0007-00/BS/01/0358/1/VI/2025-SF
Penilaian Kewajaran Atas Transaksi Penyertaan Modal Saham PT Fertilizer
Inti Technology
Menindaklanjuti Surat Perjanjian Kerja No. STH-081/PR.014/LS/IV/2025, kami sebagai
Kantor Jasa Penilai Publik resmi berdasarkan Izin Usaha Kantor Penilai Publik No.
2.08.0007 dan Surat Izin Penilai Publik No. B-1.13.00358 yang dikeluarkan oleh Menteri
Keuangan Republik Indonesia serta Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar
Modal No. STTD.PB-45/PJ-1/PM.021/2024 yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa
Keuangan ("OJK"), telah melakukan revisi terhadap laporan penilaian kewajaran atas
rencana transaksi penyertaan modal saham pada PT Fertilizer Inti Technology sejumlah
Rp.90.082.500.000,- dengan File No. 00026/2.0007-00/BS/01/0358/1/V/2025 yang kami
lakukan per tanggal 31 Desember 2024, sehubungan dengan adanya tambahan
informasi atas rencana transaksi penyertaan modal saham pada PT Fertilizer Inti
Technology.
DEFINISI DAN SINGKATAN
Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan berarti laporan keuangan konsolidasian
Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 yang diaudit oleh
Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan dan ditandatangani oleh Ely, CPA
pada tanggal 7 April 2025 dengan pendapat wajar tanpa pengecualian.
Kesepakatan Bersama berarti draft kesepakatan bersama antara PT Delta Giri Wacana
Tbk selaku pemberi modal saham dan PT Fertilizer Inti Technology selaku penerima
setoran modal.
Perseroan berarti PT Delta Giri Wacana Tbk.
POJK 17 berarti Peraturan OJK Nomor 17/POJK.04/2020, ditetapkan tanggal
20 April 2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.
1
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 16
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
POJK 35 dan SEOJK 17 berarti Peraturan OJK Nomor 35/POJK.04/2020, ditetapkan
tanggal 25 Mei 2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar
Modal dan Surat Edaran OJK Nomor 17/SEOJK.04/2020, diterapkan tanggal 9 Agustus
2020 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar
Modal.
POJK 42 berarti Peraturan OJK Nomor 42/POJK.04/2020, ditetapkan tanggal 1
Juli 2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.
FIT berarti PT Fertilizer Inti Technology.
Tanggal Penilaian berarti tanggal 31 Desember 2024.
Transaksi berarti transaksi setoran modal oleh Perseroan pada FIT sejumlah
Rp.90.082.500.000 pada FIT.
OBYEK ANALISIS KEWAJARAN
Obyek Analisis Kewajaran adalah rencana penyetoran modal saham FIT oleh Perseroan
sebesar Rp.90.082.500.000.
MAKSUD DAN TUJUAN PEMBERIAN PENDAPAT KEWAJARAN ATAS TRANSAKSI
Maksud dari penilaian ini adalah untuk memberikan pendapat kewajaran atas Transaksi.
FIT merupakan entitas anak dari Perseroan dengan kepemilikan sebesar 94,27% per
Tanggal Penilaian.
Berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan per 31 Desember 2024,
Ekuitas Perseroan adalah sebesar Rp.781.597.000.000, sehingga Transaksi dengan
nilai sebesar Rp.90.082.500.000 adalah setara dengan 11,53% dari total ekuitas
konsolidasian Perseroan per Tanggal Penilaian.
Suatu transaksi dikategorikan sebagai Transaksi Material berdasarkan POJK 17 apabila
Nilai transaksi sama dengan 20% atau lebih dari ekuitas Perseroan. Oleh karena itu,
Transaksi bukan transaksi material sebagaimana didefinisikan dalam POJK 17, dimana
nilai Transaksi dibandingkan dengan ekuitas konsolidasian Perseroan per Tanggal
Penilaian adalah kurang dari 20%.
Mengingat FIT merupakan entitas anak dari Perseroan dimana 94,27% sahamnya
dimiliki oleh Perseroan, dimana dana hasil penawaran umum perdana saham,
sebagaimana dinyatakan dalam prospektus penawaran umum perdana saham, akan
digunakan untuk disetorkan kepada FIT, maka Transaksi ini merupakan transaksi afiliasi
dan bukan transaksi yang mengandung benturan kepentingan berdasarkan penjelasan
dari manajemen Perseroan.
2
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 17
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Oleh karena Transaksi merupakan transaksi afiliasi dan bukan transaksi material, maka
berdasarkan POJK 42, Perseroan wajib menggunakan penilai untuk menentukan
kewajaran dari Transaksi, mengumumkan keterbukaan informasi atas Transaksi kepada
masyarakat, dan menyampaikan keterbukaan informasi dan dokumen pendukungnya
kepada OJK paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah tanggal Transaksi.
Dengan demikian penilaian atas kewajaran transaksi ini diperlukan dalam rangka
pemenuhan POJK 42.
PEDOMAN PENILAIAN
Dalam melakukan penilaian kewajaran ini kami berpedoman pada POJK 35 dan SEOJK
17 serta Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia (KEPI & SPI) Edisi
VII – 2018.
PEMBERI TUGAS
Pelaksanaan penilaian kewajaran Transaksi ini sebagai realisasi dari penugasan untuk
melakukan penilaian kewajaran dari Perseroan sesuai dengan Surat Perjanjian Kerja No.
STH-081/PR.014/LS/IV/2025 tanggal 9 April 2025.
Adapun identitas lengkap dari pemberi tugas, yaitu Perseroan adalah sebagai berikut:
Pemberi tugas : PT Delta Giri Wacana Tbk
Alamat : Jl. Agung Karya VI No. 7
Kel. Papanggo, Kec. Tanjung Priok
Jakarta Utara 14340
Telpon / Fax : 021 – 29614962
e-mail : listiany.ruslim@dgw.co.id
Web : https://www.dgw.co.id/
Bidang usaha : Perdagangan pestisida
RUANG LINGKUP PENILAIAN
Sesuai dengan penugasan yang diberikan, ruang lingkup penilaian yang kami lakukan
adalah pemberian pendapat kewajaran melalui analisis kewajaran, analisis kualitatif dan
analisis kuantitatif atas Transaksi.
TANGGAL PENILAIAN
Pemberian pendapat kewajaran ini dilakukan per tanggal 31 Desember 2024.
HASIL PELAKSANAAN INSPEKSI
Kami telah melakukan prosedur-prosedur penilaian sebagai berikut:
3
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 18
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
- pengumpulan data-data FIT antara lain anggaran dasar, akta-akta, izin-izin, susunan
pemegang saham dan pengurus, laporan keuangan yang telah diaudit, dan proyeksi
laporan keuangan;
- pengumpulan data-data Perseroan antara lain anggaran dasar, akta-akta, izin-izin,
susunan pemegang saham dan pengurus, laporan keuangan yang telah diaudit, dan
proyeksi laporan keuangan Perseroan dalam kondisi Melakukan dan Tidak
Melakukan Transaksi;
- wawancara secara daring dengan manajemen Perseroan.
Kami juga telah melakukan inspeksi ke kantor FIT pada tanggal 8 Mei 2025 dan bertemu
dengan ibu Cynthya Hendra selaku VP Controller.
SIFAT DAN SUMBER INFORMASI YANG DAPAT DIANDALKAN
Sifat dan sumber dari informasi yang relevan digunakan didalam proses penilaian,
mencakup informasi yang dipublikasi, data riset atau data yang diperoleh dari Pemerintah
tanpa diperlukan verifikasi seperti suku bunga pinjaman Rupiah dari situs Bank Indonesia
dan tingkat suku bunga bebas resiko yang diperoleh dari data yang terdapat di situs
www.phei.co.id.
DATA DAN SUMBER INFORMASI
Untuk dapat memberikan pendapat atas kewajaran Transaksi tersebut, sebagai penilai
independen, kami telah mempelajari, mempertimbangkan, mengacu dan melaksanakan
prosedur analisis atas data dan sumber informasi sebagai berikut:
• Kesepakatan Bersama antara Perseroan dan FIT .
• Draft Informasi Keterbukaan Kepada Pemegang Saham yang merupakan
keterbukaan informasi yang disusun oleh manajemen Perseroan.
• Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024 yang diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto &
Rekan dan ditandatangani oleh Ely, CPA pada tanggal 7 April 2025 dengan pendapat
wajar tanpa pengecualian;
• Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2023 yang diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto &
Rekan dan ditandatangani oleh Ely, CPA pada tanggal 29 Juli 2024 dengan pendapat
wajar tanpa pengecualian;
• Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2022 yang diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana,
Rintis & Rekan dan ditandatangani oleh Ely, CPA pada tanggal 22 Januari 2024
dengan pendapat wajar tanpa modifikasian;
• Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2021 yang diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana,
Rintis & Rekan dan ditandatangani oleh Ely, CPA pada tanggal
28 November 2022 dengan pendapat wajar tanpa modifikasian;
4
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 19
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
• Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2020 yang diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana,
Rintis & Rekan dan ditandatangani oleh Ely, CPA pada tanggal 10 Maret 2022 dengan
pendapat wajar tanpa modifikasian;
• Informasi Keuangan Konsolidasian Proforma per tanggal 31 Desember 2024 yang
disiapkan oleh manajemen Perseroan;
• Proyeksi Keuangan Perseroan untuk periode 2025-2029 untuk kondisi Tidak
Melakukan Transaksi berikut asumsi dasarnya yang dipersiapkan oleh manajemen
Perseroan.
• Proyeksi Keuangan Perseroan untuk periode 2025-2029 untuk kondisi Melakukan
Transaksi berikut asumsi dasarnya yang dipersiapkan oleh manajemen Perseroan.
• Surat Pernyataan Manajemen Perseroan (Management Representation Letter)
berkaitan dengan penilaian kewajaran Transaksi.
• Wawancara dan diskusi dengan manajemen Perseroan sehubungan dengan
Transaksi; dan
• Review atas data dan informasi yang kami peroleh yang berkaitan Transaksi tersebut
yang kami anggap relevan.
ASUMSI ASUMSI PENTING
Dalam menyusun pendapat kewajaran atas Transaksi kami menggunakan beberapa
asumsi antara lain :
1. Laporan Pendapat Kewajaran yang dihasilkan oleh penilai bersifat non-disclaimer
opinion.
2. Penilai telah melakukan penelaahan atas dokumen yang digunakan dalam proses
penilaian.
3. Data-data dan informasi yang diperoleh Penilai berasal dari sumber yang dapat
dipercaya keakuratannya dan bahwa seluruh data dan informasi tersebut adalah
benar.
4. Penilai menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan
kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan
untuk pencapaiannya (fiduciary duty).
5. Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi
keuangan yang telah disesuaikan.
6. Penilai menghasilkan Laporan Pendapat Kewajaran yang terbuka untuk publik, kecuali
terdapat informasi yang bersifat rahasia yang dapat mempengaruhi operasional
perusahaan.
7. Penilai bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran dan Kesimpulan
Pendapat Kewajaran.
8. Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum objek penilaian dari Pemberi
Tugas.
5
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 20
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Kami berpegang juga kepada surat pernyataan manajemen (management
representation letter) bahwa manajemen telah menyampaikan seluruh informasi penting
dan relevan dengan Transaksi dan sepanjang pengetahuan manajemen Perseroan tidak
ada faktor material yang belum diungkapkan dan dapat menyesatkan.
INDEPENDENSI PENILAI
Dalam penyusunan laporan pendapat kewajaran atas Transaksi ini kami telah bertindak
dengan independen tanpa adanya konflik kepentingan dan tidak terafiliasi dengan
Perseroan ataupun pihak-pihak lain yang terafiliasi.
Kami juga tidak mempunyai kepentingan atau keuntungan pribadi berkaitan dengan
penugasan ini. Selanjutnya, laporan pendapat kewajaran ini tidak dilakukan untuk
memberikan keuntungan atau merugikan pada pihak manapun. Imbalan yang kami
terima sama sekali tidak dipengaruhi oleh kewajaran yang dihasilkan dari proses analisis
kewajaran ini.
KOMPETENSI DAN STATUS PENILAI
Penilaian dilakukan secara obyektif dan independen oleh penilai KJPP Stefanus Tonny
Hardi & Rekan yang memiliki kompetensi. Kami sebagai penilai tidak memiliki benturan
kepentingan baik aktual maupun potensial dengan pemberi tugas maupun dengan objek
penilaian.
LATAR BELAKANG TRANSAKSI
Pada tanggal 13 Januari 2025, Perseroan telah melakukan penawaran umum perdana
saham dengan dana yang diterima dari IPO sebesar Rp.202.941.190.000. Sebagian dari
dana yang diterima dari IPO oleh Perseroan akan dialokasikan kepada unit usaha
Pestisida dan Pupuk (FIT), mengikuti perencanaan awal Perseroan sebelum go public
dan sesuai dengan yang tertuang dalam dokumen prospektus penawaran umum
perdana Perseroan, dimana peruntukan dana tersebut adalah untuk pemenuhan modal
kerja pada anak usaha.
FIT akan menggunakan dana tersebut untuk memenuhi modal kerja dalam pembelian
raw material, dikarenakan FIT akan melaksanakan ekspansi pabrik di Sumatera
sehingga Perseroan sebagai entitas induk mendukung FIT dengan memberikan bantuan
dana dalam pembayaran raw material (berupa utang/trade payables kepada supplier raw
material).
METODOLOGI PENILAIAN KEWAJARAN ATAS TRANSAKSI
Untuk mengumumkan Transaksi ini kepada publik, diperlukan penilaian kewajaran dari
penilai independen untuk melakukan analisis dan memberikan pendapat kewajaran atas
Transaksi.
6
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 21
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Analisis Kewajaran atas Transaksi ini dilakukan dengan analisis transaksi, analisis
kualitatif (Qualitative Analysis) maupun analisis kuantitatif (Quantitative Analysis) yang
berupa analisis kinerja dan analisis inkremental sehingga dapat ditentukan kewajaran
Transaksi ditinjau dari dampak keuangan terhadap para pemegang saham Perseroan.
Berdasarkan hasil penelaahan terhadap Transaksi yang telah kami lakukan dapat kami
sampaikan analisis atas Transaksi tersebut sebagai berikut :
A. Analisis Transaksi
A.1. Identifikasi dan Hubungan Pihak-Pihak Yang Bertransaksi
Pihak-pihak yang terkait dalam Transaksi adalah sebagai berikut:
- Perseroan sebagai pihak yang menyetorkan tambahan modal saham.
- FIT sebagai pihak yang menerima setoran modal saham.
Pihak-pihak yang terkait dalam Transaksi ini adalah Perseroan dengan entitas anaknya
yaitu FIT.
Adapun struktur kepemilikan saham FIT dalam kondisi Melakukan dan Tidak Melakukan
Transaksi adalah sebagai berikut:
Kondisi Tidak Melakukan Transaksi
Pemegang Jumlah Modal Disetor Kepemilikan
Saham Saham (Rp)
David Yaory 124.320 12.432.000.000 5,73%
PT Delta Giri Wacana Tbk 2.045.680 204.568.000.000 94,27%
Total 2.170.000 217.000.000.000 100%
Kondisi Melakukan Transaksi
Jumlah lembar saham yang diperoleh Perseroan dengan dilakukannya Transaksi adalah
sebanyak 300.275 lembar saham, dengan nilai per lembar saham yang disepakati
sebesar Rp.300.000 per lembar saham. Sebesar Rp.30.027.500.000 dicatatkan sebagai
modal saham FIT dengan nilai nominal sebesar Rp.100.000 sehingga modal disetor FIT
bertambah menjadi Rp.247.027.500.000. Sisanya dicatatkan sebagai agio saham dalam
tambahan modal disetor sebesar Rp.60.055.000.000.
Pemegang Jumlah Modal Disetor Kepemilikan
Saham Saham (Rp)
David Yaory 124.320 12.432.000.000 5,03%
PT Delta Giri Wacana Tbk 2.345.955 234.595.500.000 94,97%
Total 2.470.275 247.027.500.000 100%
Agio saham 60.055.000.000
7
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 22
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
RISIKO DAN MANFAAT DARI TRANSAKSI
Manfaat dan Keuntungan Transaksi
Transaksi ini diharapkan untuk meningkatkan hasil operasi Perseroan, dengan laba
setelah pajak (PAT) yang bertambah diharapkan menjadi indikator dari peningkatan hasil
operasi.
Peningkatan laba setelah pajak dapat dicapai dengan adanya pengurangan interest
expense yang dicatatkan oleh FIT karena adanya tambahan modal dari Perseroan.
Dengan adanya Transaksi, FIT dapat memiliki tambahan modal kerja dan dengan
demikian membutuhkan lebih sedikit pendanaan dari pihak ketiga.
Hal ini juga diharapkan dapat memperluas cakupan penjualan Perusahaan untuk dapat
memenuhi kebutuhan pasar yang masih luas.
Risiko dan Kerugian Transaksi
Berdasarkan penjelasan dari manajemen Perseroan, tidak ada risiko maupun potensi
kerugian dari Transaksi. Disamping itu, Transaksi dilakukan sesuai dengan peruntukan
dana IPO yang diterima oleh Perseroan.
A.2. Analisis Pokok-Pokok Perjanjian dan Persyaratan Yang Disepakati
Untuk melaksanakan Transaksi, Perseroan dan FIT telah membuat Kesepakatan
Bersama sehubungan dengan tambahan setoran modal saham.
Adapun ketentuan-ketentuan penting dalam Kesepakatan Bersama ini antara lain:
Pihak bertransaksi Perseroan dan FIT
Jumlah penyertaan dana Rp.90.082.500.000
Pelaksanaan penyetoran modal tersebut akan dilakukan
Pelaksanaan penyetoran
setelah memperoleh persetujuan dari Rapat Umum Pemegang
modal
Saham (RUPS) sesuai dengan ketentuan yang berlaku
B. Analisis Kualitatif
B.1. Riwayat Perusahaan dan Sifat Kegiatan Usaha
URAIAN SINGKAT TENTANG PERSEROAN
Pendirian Perseroan
Perseroan adalah perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan Akta Pendirian No. 52
tanggal 29 November 2011, dibuat di hadapan Innovani Damanik, SH. M.Kn., Notaris di
Kabupaten Bekasi. Akta pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Hukum
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No.
AHU-59956.AH.01.01.Tahun 2011 tanggal 6 Desember 2011.
8
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 23
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Anggaran dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan antara lain dengan
(i) Akta No. 8 tanggal 2 Oktober 2024, dibuat di hadapan Gatot Widodo, S.E., S.H., M.Kn.,
mengenai perubahan atas maksud, tujuan dan kegiatan usaha Perseroan. Perubahan
tersebut telah diterima oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
melalui surat No. AHU-0062981.AH.01.02. Tahun 2024 tanggal 03 Oktober 2024; dan
terakhir berdasarkan (ii) Akta No. 124 tanggal 20 Januari 2025, dibuat di hadapan
Christina Dwi Utami, S.H., M.Kn., pernyataan Keputusan pemegang saham PT Delta Giri
Wacana. Perubahan tersebut telah diterima oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia melalui surat No. AHU-0010529.AH.01.11. Tahun 2025 tanggal
23 Januari 2025.
Perseroan berkedudukan di Jl. Agung Karya VI A Kav. 7, Kelurahan Papanggo,
Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Saham Perseroan
Susunan pemegang saham Perseroan per Tanggal Penilaian adalah sebagai berikut:
Pemegang Jumlah Modal Disetor Kepemilikan
Saham Saham (Rp)
David Yaory 4.250.000.000 425.000.000.000 85%
PT Agro Jaya Mandiri 750.000.000 75.000.000.000 15%
Total 5,000,000,000 500.000.000.000 100%
Sedangkan berdasarkan Akta No. 124 tanggal 20 Januari 2025 yang dibuat di hadapan
Christina Dwi Utami, S.H., M.Kn., susunan pemegang saham Perseroan mengalami
perubahan menjadi sebagai berikut:
Pemegang Jumlah Modal Disetor Kepemilikan
Saham Saham (Rp)
David Yaory 4.250.000.000 425.000.000.000 72,25%
PT Agro Jaya Mandiri 750.000.000 75.000.000.000 12,75%
Masyarakat 882.353.000 88.235.300.000 15,00%
Total 5.882.353.000 500.000.000.000 100,00%
Pengurus Perseroan
Susunan Direksi dan Komisaris Perseroan per Tanggal Penilaian adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris :
Komisaris Utama : Widagdo Hendro Sukoco
Komisaris Independen : Pending Dadih Permana
Dewan Direksi :
Direktur Utama : David Yaory
Direktur : Danny Jo Putra
Direktur : Yody Suganda
Direktur : Muk Kuang
Direktur : Arbi Munandar
9
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 24
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Kegiatan Usaha Perseroan
Perseroan bergerak dalam bidang industri pestisida dan produk-produk kimia.
Izin-izin Yang Diperoleh Perseroan
Untuk menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan telah memperoleh izin-izin dari
instansi yang terkait diantaranya adalah :
1. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) No. 31.428.025.6-414.000.
2. Nomor Induk Berusaha (NIB) No. 8120103970743 yang dikeluarkan oleh
Pemerintah Republik Indonesia c.q. Kepala Badan Koordinasi penanaman Modal
berdasarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang No. 2 tahun 2022
tentang cipta kerja yang ditetapkan pada tanggal 4 September 2018 dan
perubahan terakhir dicetak pada 14 Oktober 2024.
Investasi Perseroan Pada Anak Perusahaan dan Perusahaan Asosiasi
Perseroan melakukan investasi baik secara langsung maupun tidak langsung kepada
perusahaan-perusahaan asosiasi dalam bentuk saham dengan persentase kepemilikan
sebagai berikut :
Persentase
Nama Perusahaan
Kepemilikan
PT Dharma Guna Wibawa 99,50%
PT Fertilizer Inti Technology 94,27%
PT Hextar Fertilizer Indonesia 99,50%
PT Bangun Sahabat Tani 99,50%
PT Semesta Alam Sejati 99,50%
PT Mitra International Tunggal 99,50%
URAIAN SINGKAT TENTANG FIT
Pendirian FIT
FIT adalah perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan Akta Pendirian No. 15 tanggal
30 Maret 2015, dibuat di hadapan Adianto Sinaga, SH, M.Kn., Notaris di Kota Bekasi.
Akta pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia melalui Surat Keputusan No. AHU-0014703.AH.01.01.Tahun 2015 tanggal 1
April 2015.
Anggaran dasar FIT telah mengalami beberapa kali perubahan dengan perubahan
terakhir berdasarkan Akta No. 03 tanggal 02 Oktober 2024, dibuat dihadapan Notaris
Gatot Widodo, S.E., SH., M.Kn., Notaris di Kota Jakarta Pusat tentang mengenai
pernyataan Keputusan pemegang saham. Akta perubahan ini telah disahkan oleh
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No.
AHU-0062971.AH.01.02.Tahun 2024 tanggal 03 Oktober 2024.
10
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 25
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
FIT berkedudukan di Jl. Raya Manyar KM 11, Kawasan Industri Berkah Manyar
Sejahtera, Java Integrated Industrial & Port Estate Blok E10, Kelurahan Mayar
Sidorukun, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Saham FIT
Susunan pemegang saham FIT per Tanggal Penilaian adalah sebagai berikut:
Pemegang Jumlah Modal Disetor Kepemilikan
Saham Saham (Rp)
David Yaory 124.320 12.432.000.000 5,73%
PT Delta Giri Wacana 2.045.680 204.568.000.000 94,27%
Total 2.170.000 217.000.000.000 100%
Pengurus FIT
Susunan Direksi dan Komisaris FIT per Tanggal Penilaian adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris :
Komisaris : Ichsan Soelistio
Dewan Direksi :
Direktur Utama : Arbi Munandar
Direktur : F. Sunu Pamarta
Kegiatan Usaha FIT
Kegiatan usaha FIT sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar adalah berusaha dalam
bidang industri pupuk buatan tunggal, majemuk, dan campuran hara makro primer serta
perdagangan besar pupuk dan produk agrokimia.
Izin-izin Yang Diperoleh FIT
Untuk menjalankan kegiatan usahanya, FIT telah memperoleh izin-izin dari instansi yang
terkait diantaranya adalah :
1. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) No. 72.747.702.8-612.000.
2. Nomor Induk Berusaha (NIB) No. 8120202822489 yang dikeluarkan oleh
Pemerintah Republik Indonesia c.q. Kepala Badan Koordinasi penanaman Modal
berdasarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang No. 2 tahun 2022
tentang cipta kerja yang ditetapkan pada tanggal 28 Agustus 2018 dan perubahan
terakhir pada 11 November 2024.
11
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 26
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
B.2. Analisis Operasional dan Prospek Perusahaan
Analisis Operasional
Perseroan merupakan suatu perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan besar
pupuk dan produk agrokimia. Perseroan merupakan perusahaan nasional yang memiliki
produk suplai pertanian lengkap dengan beragam pilihan seperti pupuk, pestisida dan
alat-alat pertanian yang dibutuhkan petani dalam proses penanaman sampai dengan
perawatan hingga menghasilkan panen yang optimal dari segi kuantitas dan kualitas.
Menurut laporan Euromonitor International Ltd 2024 yang dikutip dalam Prospektus
Perseroan, industri pestisida di Indonesia sangat terfragmentasi dengan banyak
perusahaan lokal dan internasional yang terlibat. Pasar ini terbagi di antara berbagai
pemain, di mana lima perusahaan teratas secara kolektif memegang pangsa pasar
sebesar 35,2%, sementara sepuluh perusahaan teratas menguasai 58,1% pangsa
pasar. Struktur pasar yang beragam ini menunjukkan adanya banyak pemain dengan
tingkat desentralisasi yang tinggi. Pemain terkemuka merupakan kombinasi dari
perusahaan internasional dan lokal, dengan Perseroan menduduki peringkat kedua
dalam industri ini dengan pangsa pasar sebesar 7,8%. Industri pupuk premium cukup
terkonsentrasi, dengan lima pemain teratas menguasai 72,1% pangsa pasar pada tahun
2023. Meskipun industri pupuk premium di Indonesia sebagian besar dipimpin oleh
perusahaan lokal, mereka terutama mengimpor produk dari negara-negara seperti
Norwegia, Jerman, Tiongkok, dan Chili, di antara lainnya, karena kemampuan produksi
lokal mungkin terbatas akibat hambatan dalam mendirikan produksi lokal. Produk yang
diproduksi secara lokal mulai mengejar ketertinggalan dalam hal kualitas produk, namun
pupuk premium impor masih dianggap lebih unggul dalam hal kualitas dan kemasan.
Mayoritas dari lima pemain terkemuka dalam pupuk premium adalah pemain lokal,
dengan Perseroan berada di peringkat ketiga dengan pangsa pasar sebesar 14,4%.
Untuk itu, dalam menjalankan usahanya Perseroan menerapkan beberapa strategi
usaha diantaranya berfokus pada pasar retail, inovasi varian produk yang berkelanjutan,
dan mengerahkan sumber daya manusia yang mumpuni. Dalam kegiatan produksinya,
entitas anak Perseroan membeli bahan baku dari pemasok yang ada di luar negeri
maupun di Indonesia. Bahan baku diantar menggunakan jalur laut dan darat untuk
sampai ke fasilitas produksi. Selanjutnya, pemrosesan bahan baku dilakukan
menggunakan mesin-mesin dengan teknologi yang aman dan modern sehingga
mendukung proses produksi dengan aman dan optimal. Bahan baku akan diproses
menjadi komponen-komponen yang diperlukan untuk tahap formulasi sehingga dapat
menghasilkan berbagai jenis produk pupuk, pestisida maupun alat-alat pertanian.
Sementara kegiatan pemasaran Perseroan dilakukan melalui dua model yaitu Business
to Business (B2B) maupun dengan Business to Business to Consumer (B2B2C). Pada
model bisnis B2B, Prinsipal Perseroan melakukan penjualan langsung kepada pasar
perkebunan yang ada sedangkan untuk penjualan kepada pasar ritel (free market)
Perseroan menggunakan model bisnis B2B2C dengan menjual produk-produk kepada
kios tani (direct retailer) baik menggunakan unit usaha distribusi internal maupun bekerja
sama dengan distributor eksternal.
12
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 27
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Pada penjualan B2B2C, Perseroan didukung jaringan distribusi yang kuat melalui 25
gudang yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dan mendistribusikan daerah
pedesaan sehingga produk Perseroan dapat dibeli petani secara langsung melalui kios-
kios yang bekerja sama dengan Perseroan. Saat ini distribusi Perseroan diperkuat oleh
7.000 kios yang melayani kebutuhan lebih dari 10 juta petani atau sekitar 30% dari total
petani di Indonesia. Selain itu, Perseroan juga memiliki lebih dari 1.000 ahli agronomi
yang bertugas untuk memasarkan produk sekaligus memberikan edukasi dan pelatihan
kepada para petani di daerah mengenai prosedur penggunaan produk Perseroan
beserta manfaat yang diperoleh bagi tanaman. Dengan demikian produk-produk
Perseroan dapat digunakan secara optimum oleh para petani sehingga mampu
memberikan hasil panen yang memuaskan bagi para petani.
Prospek Usaha Perseroan
Berdasarkan Laporan Euromonitor, konsumsi pestisida di Indonesia sebesar 16,4 triliun
dan pangsa pasar untuk industri pupuk di Indonesia sebesar 103,6 triliun pada tahun
2023. Pertumbuhan industri pestisida didorong oleh support dari Pemerintah Indonesia
untuk meningkatkan ketahanan pangan, Peraturan Pemerintah untuk pendaftaran
pestisida memberikan dukungan yang menguntungkan untuk produksi lokal. Sementara
terkait pertumbuhan industry pupuk premium di Indonesia didorong oleh meningkatnya
focus pada produktivitas pertanian dan ketahanan pangan yang mendorong adopsi
pupuk premium, pengurangan subsidi pupuk akan mengalihkan permintaan ke pupuk
premium serta meningkatnya adopsi smart farming yang diharapkan dapat mendorong
konsumsi pupuk premium untuk aplikasi pertanian. Konsumsi pestisida diperkirakan
akan mencatat ekspansi yang kuat dengan CAGR sebesar 10,0% selama periode
perkiraan hingga mencapai Rp25,4 triliun pada tahun 2028. Pertumbuhan ini akan
didorong oleh dukungan pemerintah yang berkelanjutan untuk meningkatkan ketahanan
pangan, pertumbuhan populasi yang kuat yang mendorong meningkatnya permintaan
akan produk pertanian, dan volume penggunaan pestisida yang lebih tinggi karena
meningkatnya resistensi terhadap pestisida. Konsumsi pestisida diperkirakan akan pulih
pada tahun 2024, karena pola El Nino saat ini diproyeksikan akan berakhir pada periode
April-Juni dan curah hujan diperkirakan akan kembali ke tingkat yang lebih normal.
Total market size konsumsi pupuk di Indonesia mencapai Rp103,6 triliun pada tahun
2023, naik dari Rp58,4 triliun pada tahun 2019. Dengan market size pupuk premium
dalam aplikasi pertanian mencapai Rp2,3 triliun pada tahun 2023. Pupuk premium
diperkirakan akan mempertahankan momentum pertumbuhan yang kuat karena
penggunaan pupuk berkualitas tinggi. Pupuk premium terus didukung oleh fokus
strategis pemerintah pada peningkatan produktivitas pertanian. Meningkatnya fokus
pada produktivitas pertanian dan ketahanan pangan mendorong adopsi pupuk premium.
Kekhawatiran tentang kekurangan pangan selama pandemi COVID-19 memotivasi
pemerintah untuk meningkatkan upaya untuk meningkatkan ketahanan pangan. Pupuk
premium telah mendapat manfaat dari tren ini, karena pupuk ini menawarkan kemanjuran
yang lebih besar daripada pupuk non-premium berbiaya rendah. Pupuk premium
mengandung ketiga nutrisi utama (nitrogen, fosfor dan kalium) dan mereka dapat
diformulasikan sesuai dengan jenis tanaman dan tanah, membuatnya lebih efektif dan
nyaman untuk diterapkan daripada pupuk nutrisi tunggal.
13
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 28
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Meningkatnya fokus pada produktivitas pertanian dan ketahanan pangan mendorong
adopsi pupuk premium. Kekhawatiran tentang kekurangan pangan selama pandemi
COVID-19 memotivasi pemerintah untuk meningkatkan upaya untuk meningkatkan
ketahanan pangan. Pupuk premium telah mendapat manfaat dari tren ini, karena pupuk
ini menawarkan kemanjuran yang lebih besar daripada pupuk non-premium berbiaya
rendah. Pupuk premium mengandung ketiga nutrisi utama (nitrogen, fosfor dan kalium)
dan dapat diformulasikan sesuai dengan jenis tanaman dan tanah, membuatnya lebih
efektif dan nyaman untuk diterapkan daripada pupuk nutrisi tunggal.
LATAR BELAKANG DAN ALASAN DILAKUKANNYA TRANSAKSI
Pada tanggal 13 Januari 2025, Perseroan telah melakukan penawaran umum perdana
saham dengan dana yang diterima dari IPO sebesar Rp.202.941.190.000. Sebagian dari
dana yang diterima dari IPO oleh Perseroan akan dialokasikan kepada unit usaha
Pestisida dan Pupuk (FIT), mengikuti perencanaan awal Perseroan sebelum go public
dan sesuai dengan yang tertuang dalam dokumen prospektus penawaran umum
perdana Perseroan, dimana peruntukan dana tersebut adalah untuk pemenuhan modal
kerja pada anak usaha.
FIT akan menggunakan dana tersebut untuk memenuhi modal kerja dalam pembelian
raw material, dikarenakan FIT akan melaksanakan ekspansi pabrik di Sumatera
sehingga Perseroan sebagai entitas induk mendukung FIT dengan memberikan bantuan
dana dalam pembayaran raw material (berupa utang/trade payables kepada supplier raw
material).
KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN YANG BERSIFAT KUALITATIF ATAS TRANSAKSI
Manfaat dan Keuntungan Transaksi
Transaksi ini diharapkan untuk meningkatkan hasil operasi Perseroan, dengan laba
setelah pajak (PAT) yang bertambah diharapkan menjadi indikator dari peningkatan hasil
operasi.
Peningkatan laba setelah pajak dapat dicapai dengan adanya pengurangan interest
expense yang dicatatkan oleh FIT karena adanya tambahan modal dari Perseroan.
Dengan adanya Transaksi, FIT dapat memiliki tambahan modal kerja dan dengan
demikian membutuhkan lebih sedikit pendanaan dari pihak ketiga.
Hal ini juga diharapkan dapat memperluas cakupan penjualan Perusahaan untuk dapat
memenuhi kebutuhan pasar yang masih luas.
Risiko dan Kerugian Transaksi
Berdasarkan penjelasan dari manajemen Perseroan, tidak ada risiko maupun potensi
kerugian dari Transaksi. Disamping itu, Transaksi dilakukan sesuai dengan peruntukan
dana IPO yang diterima oleh Perseroan.
14
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 29
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
C. Analisis Kuantitatif
C.1. Penilaian Kinerja Historis
Tabel di bawah ini mencerminkan posisi keuangan historis Perseroan untuk tahun-tahun
yang berakhir 31 Desember 2020 sampai dengan 2024.
PT DELTA GIRI WACANA
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020 SAMPAI 2024
(dalam jutaan rupiah)
2020 2021 2022 2023 2024
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 6.975 16.099 23.385 43.938 63.078
Piutang usaha 349.326 534.762 867.281 685.340 980.470
Piutang lain-lain 499 2.148 5.558 6.060 2.189
Persediaan 193.843 271.974 937.101 962.624 958.426
Pajak dibayar di muka 791 2.329 12.014 49.821 30.648
Biaya dibayar di muka 7.029 4.343 11.507 17.149 39.949
Aset lancar lainnya 2.081 2.086 4.219 1.331 2.760
Total Aset Lancar 560.544 833.741 1.861.065 1.766.263 2.077.520
ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap - neto 60.127 79.667 183.918 442.584 577.441
Aset tidak berwujud 6.938 5.398 3.940
Properti Investasi 80.092 39.278 38.055 37.094 19.374
Aset pajak tangguhan 31.647 38.110 47.377 58.940 71.810
Goodwill - 2.268 2.268 2.268
Uang muka pembelian aset tetap - 26.480 42.870 58.904
Estimasi tagihan pajak penghasilan 135 135 24.303 62.892 97.010
Uang Jaminan 152 - - -
Aset tidak lancar lainnya 404 359 1.848 2.116
Total Aset Tidak Lancar 172.153 157.594 329.698 653.894 832.863
TOTAL ASET 732.697 991.335 2.190.763 2.420.157 2.910.383
PT DELTA GIRI WACANA
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020 SAMPAI 2024
(dalam jutaan rupiah)
2020 2021 2022 2023 2024
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS LANCAR
Cerukan bank 52.524 117.575 101.293 75.750 60.993
Utang usaha : 236.812 280.592 573.447 554.994 768.096
Utang pajak 15.847 37.032 62.945 31.950 25.958
Utang lain-lain 31.076 35.093 31.712 56.123 65.325
Uang Muka Pelanggan 83 1.583 8.035 18.999 11.589
Biaya yang masih harus dibayar 93.521 99.342 149.477 159.185 205.420
Liabilitas sewa - jangka pendek 17.622 19.465 25.596 16.194 19.275
Pinjaman jangka pendek - 58.347 496.890 621.500 864.746
Pinjaman bank jangka panjang - porsi jangka pendek - 4.000 4.000 3.401 2.274
Kewajiban imbalan kerja - jangka pendek 465 1.199 2.342 2.332 2.271
Pinjaman pihak ketiga - jangka pendek - - 75.266 - -
Total Liabilitas Lancar 447.950 654.228 1.531.003 1.540.428 2.025.947
LIABILITAS TIDAK LANCAR
Liabilitas pajak tangguhan 2.950 5.681 4.737
Kewajiban imbalan kerja 30.904 32.964 37.082 44.462 44.922
Utang lain-lain - 1.020
Pinjaman pihak berelasi - jangka panjang - 9.002
Pinjaman bank - jangka panjang 13.333 9.333 48.982 4.466
Liabilitas sewa - jangka panjang 28.806 10.280 59.426 55.858 45.183
Liabilitas lainnya - jangka panjang 3.682 3.287 3.531
Total Liabilitas Tidak Lancar 59.710 56.577 122.495 158.270 102.839
EKUITAS
Modal saham 20.000 135.550 166.150 166.150 500.000
Tambahan modal disetor 99.486 58.179 128.270 220.270 128.270
Transaksi dengan kepentingan nonpengendali - 9.952
Saldo laba 105.551 86.464 227.405 240.064 120.240
225.037 280.193 521.825 626.484 758.462
Kepentingan Non-pengendali 337 15.440 94.975 23.135
Total Ekuitas 225.037 280.530 537.265 721.459 781.597
TOTAL LIABILITAS DAN 31 28 25 30 27
EKUITAS 732.697 991.335 2.190.763 2.420.157 2.910.383
15
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 30
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Analisis Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perseroan
Kas dan Setara Kas
Dalam Kas dan Setara Kas per 31 Desember 2024 termasuk kas pada bank dan deposito
berjangka yang saldonya sebesar Rp.63.078.000.000. Kas dan setara kas ini seluruhnya
digunakan untuk kegiatan operasional Perseroan.
Kas setara kas Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021, 2022 dan
2023 masing-masing adalah sebesar Rp.6.975.429.000, Rp.16.098.794.000,
Rp.23.385.101.000 dan Rp.43.937.633.000.
Piutang Usaha
Saldo piutang usaha per 31 Desember 2024 sebesar Rp.980.470.000.000 terdiri dari
piutang usaha pihak ketiga sebesar Rp.1.028.376.000.000 dan piutang usaha pihak
berelasi sebesar Rp.3.472.000.000 dan provisi penurunan nilai atas piutang usaha
sebesar Rp.51.378.000.000.
Piutang usaha Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021, 2022 dan
2023 masing-masing adalah sebesar Rp.349.326.229.000, Rp.534.761.981.000,
Rp.867.280.923.000 dan Rp.685.340.312.000. Kenaikan jumlah piutang usaha
Perseroan per Tanggal Penilaian disebabkan oleh kenaikan jumlah piutang pihak ketiga
maupun piutang pihak berelasi.
Berdasarkan penelaahan terhadap akun piutang usaha pada akhir tahun, manajemen
berkeyakinan bahwa penyisihan atas penurunan nilai tersebut cukup untuk menutupi
kerugian dari tidak tertagihnya piutang usaha.
Piutang usaha digunakan sebagai jaminan untuk pinjaman bank jangka pendek dan
cerukan.
Persediaan
Jumlah persediaan Perseroan mengalami peningkatan dari tahun ke tahun sejak 2020
hingga 2024. Adapun persediaan Perseroan per 31 Desember 2024 sebesar
Rp.958.426.000.000 setelah memperhitungkan penurunan nilai persediaan dan
hak pengembalian barang masing-masing sebesar Rp.4.172.000.000, dan
Rp.29.276.000.000.
Persediaan Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021, 2022 dan
2023 masing-masing adalah sebesar Rp.100.385.257.000, Rp.193.842.942.000,
Rp.271.973.811.000, Rp.937.100.913.000 dan Rp.962.624.632.000.
Aset Tetap
Aset tetap Perseroan per 31 Desember 2024 sebesar Rp.577.441.000.000 meliputi
tanah, bangunan dan prasarana, kendaraan, mesin, peralatan kantor dan pabrik,
perangkat lunak serta aset dalam penyelesaian.
16
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 31
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Aset tetap tersebut seluruhnya adalah aset operasional yang menunjang kegiatan usaha
Perseroan. Sedangkan aset dalam penyelesaian berupa pembangunan pabrik di
Cikande dan pembuatan mesin yang diperkirakan akan selesai pada bulan Mei 2025.
Aset tetap Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021, 2022 dan
2023 masing-masing adalah sebesar Rp.60.127.569.000, Rp.79.666.807.000,
Rp.183.918.550 dan Rp.442.584.295.000. Kenaikan aset tetap secara konsolidasi pada
Perseroan disebabkan oleh peningkatan nilai aset tetap berupa tanah, bangunan, mesin,
peralatan kantor dan pabrik, perangkat lunak dan aset dalam penyelesaian.
Pinjaman dan cerukan
Pada tanggal 31 Desember 2024, saldo total pinjaman dan cerukan bank adalah sebesar
Rp.932.479.000.000 yang merupakan pinjaman kepada beberapa Bank di Indonesia,
yang dipergunakan untuk mendanai modal kerja Perseroan.
Jumlah pinjaman dan cerukan secara total pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020,
2021, 2022 dan 2023 masing-masing adalah sebesar Rp.52.524.000.000,
Rp.193.255.000.000, Rp.611.516.000.000 dan Rp.749.633.000.000. Kenaikan pada
saldo pinjaman dan cerukan bank disebabkan oleh adanya penambahan pinjaman bank.
Utang Usaha
Utang usaha Perseroan per 31 Desember 2024 sebesar Rp.768.096.000.000 terdiri dari
utang usaha kepada pihak ketiga sebesar Rp.759.644.000.000 dan kepada pihak
berelasi sebesar Rp.8.452.000.000.
Jumlah utang usaha Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021, 2022
dan 2023 masing-masing adalah sebesar Rp.236.811.830.000, Rp.280.592.354.000,
Rp.573.446.460.000, dan Rp.554.994.674.000. Kenaikan utang usaha Perseroan
disebabkan terutama oleh karena kenaikan pada utang usaha pihak ketiga.
Ekuitas
Per Tanggal Penilaian modal ditempatkan dan disetor Perseroan adalah sebesar
Rp.500.000.000.000 yang terdiri dari 5.000.000.000 lembar saham dengan harga per
lembar senilai Rp.100. Jumlah ekuitas Perseroan adalah sebesar Rp.781.597.000.000.
Jumlah Ekuitas Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021, 2022 dan
2023 masing-masing adalah sebesar Rp.225.037.558.000, Rp.280.530.376.000,
Rp.537.265.567.000, dan Rp.721.458.658.000. Kenaikan pada ekuitas Perseroan
disebabkan oleh tambahan modal disetor dan keuntungan yang terus dihasilkan setiap
tahunnya.
2020 2021 2022 2023 2024
Current Ratio 1,25 1,27 1,22 1,15 1,03
Quick Ratio 0,82 0,86 0,60 0,52 0,55
Debt to Equity Ratio 2,26 2,53 3,08 2,35 2,72
17
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 32
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Likuiditas Perseroan dari tahun 2020 sampai 2024 menunjukkan gambaran yang baik;
hal ini terlihat dari Current Ratio yang berada diatas satu.
Debt to Equity Ratio yang berada diatas satu, mencerminkan bahwa Perseroan dalam
menjalankan kegiatan usahanya lebih banyak menggunakan dana dari luar Perseroan.
Analisis Laporan Laba Rugi Konsolidasian Perseroan
Tabel di bawah ini mencerminkan hasil usaha historis Perseroan untuk tahun-tahun yang
berakhir 31 Desember 2020 sampai dengan 2024.
PT DELTA GIRI WACANA
LABA RUGI KOMPREHENSIF KONSOLIDASIAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020 SAMPAI 2024
(dalam jutaan rupiah)
2020 2021 2022 2023 2024
PENJUALAN
Penjualan bersih 1.030.880 1.383.279 1.687.154 3.039.796 3.373.117
1.030.880 1.383.279 1.687.154 3.039.796 3.373.117
BEBAN POKOK PENJUALAN
Beban pokok penjualan 765.327 1.035.887 1.305.976 2.338.009 2.434.371
765.327 1.035.887 1.305.976 2.338.009 2.434.371
LABA KOTOR 265.553 347.392 381.178 701.787 938.746
BEBAN USAHA (223.688) (231.657) (258.647) (597.319) (659.921)
(223.688) (231.657) (258.647) (597.319) (659.921)
LABA (RUGI) USAHA 41.865 115.735 122.531 104.468 278.825
PENGHASILAN DAN BEBAN LAIN-LAIN
Kerugian selisih kurs, bersih (8.325) (1.946) (15.081) 3.945 (17.268)
Pendapatan bunga 49 92 78 229 278
Management fee - - - - -
Beban bunga (11.728) (8.867) (22.492) (53.038) (69.114)
Pendapatan sewa 794 - - - -
Keuntungan penjualan aset tetap 470 - - - 14.205
Pendapatan atau beban lain-lain (509) 3.629 83.150 6.637 5.454
(19.249) (7.092) 45.655 (42.227) (66.445)
LABA SEBELUM PAJAK 22.616 108.643 168.186 62.241 212.380
PAJAK PENGHASILAN (11.657) (27.570) (23.950) (42.352) (30.494)
LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN 10.959 81.073 144.236 19.889 181.886
LABA(RUGI) KOMPREHENSIF (2.832) (2.034) (1.310) (2.632) 3.577
LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN 8.127 79.039 142.926 17.257 185.463
Pendapatan
Jumlah pendapatan Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021, 2022,
2023 dan 2024 masing-masing adalah sebesar Rp.1.030.880.148.000,
Rp.1.383.279.101.000, Rp.1.687.153.846.000, Rp.3.039.795.991.000, dan
Rp.3.373.117.000.000.
18
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 33
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Laba / (rugi) Bersih
Jumlah laba / (rugi) bersih Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021,
2022, 2023 dan 2024 masing-masing adalah sebesar Rp.10.958.818.000,
Rp.81.073.573.000, Rp.144.236.578.000, Rp.19.888.949.000, dan Rp.181.886.000.000.
Kenaikan laba bersih pada tahun 2024 disebabkan terutama karena adanya peningkatan
pada penjualan produk pupuk Perseroan.
2020 2021 2022 2023 2024
Return on Sales (%) 1,06 5,86 8,55 0,65 5,39
Return on Equity %) 4,87 28,90 26,85 2,76 23,27
Return on Assets (%) 1,50 8,18 6,58 0,82 6,25
Total pendapatan di tahun 2020 adalah sebesar Rp.1.030.880.148.000, yang kemudian
mengalami peningkatan sebesar 34,18% menjadi Rp.1.383.279.101.000 di tahun 2021.
Di tahun 2022 pendapatan Perseroan kembali mengalami peningkatan sebesar 21,97%
menjadi Rp.1.687.153.846.000. Di tahun 2023 pendapatan Perseroan mengalami
peningkatan kembali sebesar 80,17% menjadi Rp.3.039.795.991.000, dan di tahun 2024
kembali meningkat sebesar 10,97% menjadi Rp.3.373.117.000.000.
Berdasarkan rasio profitabilitas yang ditunjukan oleh rasio Return on Sales, Return on
Equity, dan Return on Assets memberikan gambaran bahwa Perseroan sudah mampu
untuk memperoleh laba hal ini tampak dengan ratio ROS, ROE, dan ROA yang positif.
Analisis Arus Kas Historis Perseroan
(dalam jutaan Rupiah)
2020 2021 2022 2023 2024
Arus kas
(70.759 (81.011) 78.919 129.776 129.477
dari aktivitas operasi
Arus kas
444 408 (108.207) 4.812 (130.153)
dari aktivitas investasi
Arus kas
12.528 22.879 52.826 (88.487) 34.547
dari aktivitas pendanaan
Kenaikan (Penurunan) kas
(57.787) (57.724) 23.539 46.101 33.871
dan setara kas
Arus kas dari aktivitas operasi menunjukkan gambaran yang semakin membaik setiap
tahunnya, dimana penerimaan kas dari pelanggan melebihi pengeluaran-pengeluaran
kas termasuk pengeluaran untuk pembayaran biaya keuangan.
Arus kas dari aktivitas investasi menunjukkan adanya investasi yang dilakukan
Perseroan terutama di tahun 2022 dan 2024, baik berupa investasi pada entitas anak
maupun atas aset tetap.
Sedangkan untuk arus kas dari aktivitas pendanaan, terlihat bahwa pada tahun 2023
terjadi aktivitas pembayaran pinjaman-pinjaman baik dari bank maupun pihak berelasi
yang lebih besar dibandingkan aktivitas penerimaan pendanaan.
19
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 34
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
C.2. Analisis Proyeksi Keuangan Perseroan
Dalam memberikan analisis kewajaran atas Transaksi, kami juga melakukan analisis
atas proyeksi keuangan Perseroan dalam kondisi Tidak Melakukan Transaksi dan
kondisi Melakukan Transaksi.
Proyeksi keuangan dalam kondisi Melakukan dan Tidak Melakukan Transaksi disiapkan
oleh manajemen Perseroan dan telah kami lakukan penyesuaian-penyesuaian antara
lain sebagai berikut:
- Aset tetap eksisting Perseroan didasarkan perhitungannya atas harga perolehan,
penyusutan, dan akumulasi penyusutan per Tanggal Penilaian.
- Revisi pada perhitungan depresiasi atas capex di tahun 2029.
- Asumsi jumlah hari penagihan piutang usaha didasarkan atas data historis jumlah
hari penagihan piutang usaha.
- Asumsi jumlah hari perputaran persediaan didasarkan atas dasar data historis
jumlah hari perputaran persediaan.
- Asumsi jumlah hari pembayaran utang usaha didasarkan atas data historis jumlah
hari pembayaran utang usaha.
Asumsi-asumsi dalam penyusunan proyeksi yang disiapkan oleh manajemen Perseroan
adalah sebagai berikut:
A. Kondisi Tidak Melakukan Transaksi
• Dalam kondisi Tidak Melakukan Transaksi, diasumsikan bahwa FIT tidak memiliki
tambahan modal kerja dan dengan demikian membutuhkan lebih banyak dana dari
pihak ketiga untuk mendanai modal kerjanya.
• Proyeksi Laba Rugi Komprehensif Perseroan dalam kondisi Tidak Melakukan
Transaksi adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
2025 2026 2027 2028 2029
PENJUALAN 20,29% 11,44% 9,71% 10,78% 11,06%
Penjualan bersih 4.057.639 4.521.636 4.960.497 5.495.422 6.103.068
4.057.639 4.521.636 4.960.497 5.495.422 6.103.068
BEBAN POKOK PENJUALAN 1,14 1,10 1,10 1,11 1,11
Beban pokok penjualan 2.774.450 3.049.861 3.341.684 3.704.584 4.114.320
2.774.450 3.049.861 3.341.684 3.704.584 4.114.320
LABA KOTOR 1.283.189 1.471.776 1.618.813 1.790.838 1.988.748
31,62% 32,55% 32,63% 32,59% 32,59%
Beban usaha (905.300) (954.770) (1.026.414) (1.103.183) (1.190.589)
Penyusutan dan amortisasi (47.686) (46.020) (41.573) (23.379) (23.672)
(952.986) (1.000.790) (1.067.986) (1.126.562) (1.214.262)
LABA (RUGI) USAHA 330.203 470.986 550.826 664.276 774.486
8,14% 10,42% 11,10% 12,09% 12,69%
PENGHASILAN DAN BEBAN LAIN-LAIN
Beban bunga pinjaman (72.331) (52.976) (28.102) - -
Beban bunga sewa (6.003) (5.251) (4.500) (3.748) (2.997)
(78.334) (58.227) (32.602) (3.748) (2.997)
LABA SEBELUM PAJAK 251.870 412.759 518.224 660.528 771.490
PAJAK PENGHASILAN (55.411) (90.807) (114.009) (145.316) (169.728)
LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN 196.458 321.952 404.215 515.211 601.762
20
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 35
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
o Pendapatan dan biaya pokok pendapatan Perseroan diproyeksikan sebagai
berikut:
Perincian dari proyeksi pendapatan Perseroan adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun 2025 2026 2027 2028 2029
Pestisida 1.769.453
1.480.000 2.003.507 2.271.379 2.566.475
Pupuk 2.480.902
2.378.290 2.592.038 2.719.881 2.866.903
Alat
120.003 139.813 165.091 190.811 221.308
Pertanian
Distribusi 79.346 131.469 199.862 313.351 448.382
Jumlah 4.057.639 4.521.636 4.960.497 5.495.422 6.103.068
Perincian dari proyeksi beban pokok Perseroan adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun 2025 2026 2027 2028 2029
Pestisida 856.000 1.011.018 1.314.539
1.151.655 1.492.398
Pupuk 1.877.721 2.037.996
1.807.960 1.952.256 2.136.602
Alat
100.460 118.105 137.275 156.542 179.259
Pertanian
Distribusi 10.030 43.016 100.498 195.506 306.060
Jumlah 2.774.450 3.049.861 3.341.684 3.704.584 4.114.320
o Beban usaha terdiri dari beban penjualan dan beban umum & administrasi,
dengan jumlah sebesar:
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun 2025 2026 2027 2028 2029
Beban
952.986 1.000.790 1.067.986 1.126.562 1.214.262
usaha
o Beban bunga pinjaman diasumsikan sebesar:
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun 2025 2026 2027 2028 2029
Beban
bunga 72.331 52.976 28.102 - -
pinjaman
21
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 36
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
• Proyeksi Posisi Keuangan Perseroan dalam kondisi Tidak Melakukan Transaksi
adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
2025 2026 2027 2028 2029
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 395.546 373.862 337.811 330.669 736.901
Piutang usaha 1.047.130 1.166.871 1.280.125 1.418.170 1.574.981
Piutang lain-lain 2.189 2.189 2.189 2.189 2.189
Persediaan 1.117.318 1.228.231 1.345.753 1.491.899 1.656.906
Pajak dibayar di muka 30.648 30.648 30.648 30.648 30.648
Biaya dibayar di muka 42.525 44.658 47.657 50.271 54.184
Aset lancar lainnya 2.760 2.760 2.760 2.760 2.760
Total Aset Lancar 2.638.116 2.849.219 3.046.943 3.326.605 4.058.569
ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap - neto 535.742 493.839 455.574 435.660 415.631
Aset tidak berwujud 962 - - - -
Properti Investasi 19.374 19.374 19.374 19.374 19.374
Aset pajak tangguhan 71.810 71.810 71.810 71.810 71.810
Goodwill 2.268 2.268 2.268 2.268 2.268
Uang muka pembelian aset tetap 58.904 58.904 58.904 58.904 58.904
Estimasi tagihan pajak penghasilan 97.010 97.010 97.010 97.010 97.010
Aset tidak lancar lainnya 2.116 2.116 2.116 2.116 2.116
Total Aset Tidak Lancar 788.186 745.321 707.056 687.142 667.113
TOTAL ASET 3.426.302 3.594.540 3.753.998 4.013.748 4.725.682
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS LANCAR
Utang usaha : 766.997 843.134 923.809 1.024.133 1.137.404
Utang pajak 25.958 25.958 25.958 25.958 25.958
Utang lain-lain 65.325 65.325 65.325 65.325 65.325
Uang Muka Pelanggan 11.589 11.589 11.589 11.589 11.589
Biaya yang masih harus dibayar 328.165 344.626 367.765 387.936 418.136
Pinjaman jangka pendek 904.141 662.201 351.277 - -
Total Liabilitas Lancar 2.102.175 1.952.833 1.745.724 1.514.941 1.658.412
LIABILITAS TIDAK LANCAR
Liabilitas pajak tangguhan 4.737 4.737 4.737 4.737 4.737
Kewajiban imbalan kerja 47.193 47.193 47.193 47.193 47.193
Liabilitas sewa - jangka panjang 64.458 64.458 64.458 64.458 64.458
Liabilitas lainnya - jangka panjang 3.531 3.531 3.531 3.531 3.531
Total Liabilitas Tidak Lancar 119.919 119.919 119.919 119.919 119.919
EKUITAS
Modal saham 588.235 588.235 588.235 588.235 588.235
Tambahan modal disetor 320.754 320.754 320.754 320.754 320.754
Transaksi dengan kepentingan nonpengendali 9.952 9.952 9.952 9.952 9.952
Komponen ekuitas lainnya (54.566) (58.937) (96.586) (121.264) (154.563)
Saldo laba 316.698 638.650 1.042.865 1.558.076 2.159.838
1.181.073 1.498.653 1.865.220 2.355.753 2.924.216
Kepentingan Non-pengendali 23.135 23.135 23.135 23.135 23.135
Total Ekuitas 1.204.208 1.521.788 1.888.355 2.378.888 2.947.351
TOTAL LIABILITAS DAN
EKUITAS 3.426.302 3.594.540 3.753.998 4.013.748 4.725.682
22
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 37
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
o Capital Expenditure diasumsikan sebagai berikut :
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun 2025 2026 2027 2028 2029
Capex 3.010 3.155 3.307 3.466 3.642
Capex tersebut berupa pembelian peralatan kantor dan pembelian terkait
pemeliharaan (maintenance/replacement) mesin dan bangunan.
o Pinjaman jangka pendek diasumsikan sebagai berikut :
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun 2025 2026 2027 2028 2029
Pinjaman
904.141 662.201 351.277 - -
jangka pendek
o Penyusutan aset tetap didasarkan pada perkiraan umur ekonomisnya.
o Pajak Penghasilan Badan diasumsikan 22% dari laba sebelum pajak.
o Rata-rata penagihan piutang usaha dalam 94 hari.
o Rata-rata perputaran persediaaan dalam 147 hari.
o Rata-rata pembayaran utang usaha dalam 101 hari.
Pada tabel di bawah ini dapat dilihat Kondisi Keuangan dan Rasio Keuangan
berdasarkan proyeksi Perseroan apabila Tidak Melakukan Transaksi.
2025 2026 2027 2028 2029
Kas dan setara kas*) 395.546 373.862 337.811 330.669 736.901
Aset Lancar *) 2.638.116 2.849.219 3.046.943 3.326.605 4.058.569
Liabilitas Jangka
2.102.175 1.952.833 1.745.724 1.514.941 1.659.412
Pendek *)
Total Liabilitas *) 2.222.094 2.072.752 1.865.643 1.634.860 1.778.331
Laba Bersih*) 196.458 321.952 404.215 515.211 601.762
Total Ekuitas*) 1.204.208 1.521.788 1.888.355 2.378.888 2.947.351
Total Pendapatan*) 4.057.639 4.521.636 4.960.497 5.495.422 6.103.068
Current Ratio 1,25 1,46 1,75 2,20 2,45
Quick Ratio 0,72 0,83 0,97 1,21 1,45
Debt to Equity Ratio 1,85 1,36 0,99 0,69 0,60
Return on Sales (%) 4,84 7,12 8,15 9,38 9,86
Return on Equity (%) 16,31 21,16 21,41 21,66 20,42
Return on Assets
5,73 8,96 10,77 12,84 12,73
(%)
*)dalam jutaan Rupiah
23
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 38
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
B. Kondisi Melakukan Transaksi
• Dalam kondisi Melakukan Transaksi, diasumsikan bahwa FIT memiliki tambahan
modal kerja dan dengan demikian membutuhkan lebih sedikit dana dari pihak ketiga
untuk mendanai modal kerjanya.
• Proyeksi Laba Rugi Komprehensif Perseroan dalam kondisi Melakukan Transaksi
adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
.
24
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 39
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
o Pendapatan dan biaya pokok pendapatan Perseroan diproyeksikan sebagai
berikut:
Perincian dari proyeksi pendapatan Perseroan adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun 2025 2026 2027 2028 2029
Pestisida 1.480.000 1.769.453 2.003.507 2.271.379 2.566.475
Pupuk 2.378.290 2.480.902 2.592.038 2.719.881 2.866.903
Alat Pertanian 120.003 139.813 165.091 190.811 221.308
Distribusi 79.346 131.469 199.862 313.351 448.382
Jumlah 4.057.639 4.521.636 4.960.497 5.495.422 6.103.068
Perincian dari proyeksi beban pokok Perseroan adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun 2025 2026 2027 2028 2029
Pestisida 856.000 1.011.018 1.151.655 1.314.539 1.492.398
Pupuk 1.807.960 1.877.721 1.952.256 2.037.996 2.136.602
Alat Pertanian 100.460 118.105 137.275 156.542 179.259
Distribusi 10.030 43.016 100.498 195.506 306.060
Jumlah 2.774.450 3.049.861 3.341.684 3.704.584 4.114.320
o Beban usaha terdiri dari beban penjualan dan beban umum & administrasi,
dengan jumlah sebesar:
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun 2025 2026 2027 2028 2029
Beban usaha 952.986 1.000.790 1.067.986 1.126.562 1.214.262
o Beban bunga pinjaman diasumsikan sebesar:
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun 2025 2026 2027 2028 2029
Beban bunga
56.669 43.918 18.250 - -
pinjaman
25
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 40
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
• Proyeksi Posisi Keuangan Perseroan dalam kondisi Melakukan Transaksi adalah
sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
o Capital Expenditure diasumsikan sebagai berikut :
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun 2025 2026 2027 2028 2029
Capex 3.010 3.155 3.307 3.466 3.642
Capex tersebut berupa pembelian peralatan kantor dan pembelian terkait
pemeliharaan (maintenance/replacement) mesin dan bangunan.
26
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 41
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
o Pinjaman jangka pendek diasumsikan sebagai berikut :
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun 2025 2026 2027 2028 2029
Pinjaman
798.443 548.970 228.129 - -
jangka pendek
o Penyusutan aset tetap didasarkan pada perkiraan umur ekonomisnya.
o Pajak Penghasilan Badan diasumsikan 22% dari laba sebelum pajak.
o Rata-rata penagihan piutang usaha dalam 94 hari.
o Rata-rata perputaran persediaaan dalam 147 hari.
o Rata-rata pembayaran utang usaha dalam 101 hari.
Pada tabel di bawah ini dapat dilihat Kondisi Keuangan dan Rasio Keuangan
berdasarkan proyeksi Perseroan apabila Melakukan Transaksi.
2025 2026 2027 2028 2029
Kas dan setara kas*) 227.574 209.355 181.861 308.510 729.705
Aset Lancar *) 2.463.578 2.677.816 2.883.634 3.296.684 4.043.008
Liabilitas Jangka
1.996.476 1.839.603 1.622.575 1.514.941 1.658.412
Pendek *)
Total Liabilitas *) 2.116.395 1.959.522 1.742.494 1.634.860 1.778.331
Laba Bersih*) 208.675 329.017 411.899 515.211 601.762
Total Ekuitas*) 1.135.369 1.463.616 1.848.195 2.348.966 2.931.789
Total Pendapatan*) 4.057.639 4.521.636 4.960.497 5.495.422 6.103.068
Current Ratio 1,23 1,46 1,78 2,18 2,44
Quick Ratio 0,67 0,79 0,95 1,19 1,44
Debt to Equity Ratio 1,86 1,34 0,94 0,70 0,61
Return on Sales (%) 5,14 7,28 8,30 9,38 9,86
Return on Equity (%) 18,38 22,48 22,29 21,93 20,53
Return on Assets (%) 6,42 9,61 11,47 12,93 12,78
*)dalam jutaan Rupiah
C.3. Analisis Rasio Keuangan Perseroan
Pada tabel di bawah ini dapat dilihat perbandingan Kondisi Keuangan dan Rasio
Keuangan berdasarkan proyeksi Perseroan apabila Tidak Melakukan Transaksi dan
Melakukan Transaksi.
A. Kondisi Tidak Melakukan Transaksi
Pada tabel di bawah ini dapat dilihat Kondisi Keuangan dan Rasio Keuangan
berdasarkan proyeksi Perseroan apabila Tidak Melakukan Transaksi.
27
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 42
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
2025 2026 2027 2028 2029
Kas dan setara kas*) 395.546 373.862 337.811 330.669 736.901
Aset Lancar *) 2.638.116 2.849.219 3.046.943 3.326.605 4.058.569
Liabilitas Jangka
2.102.175 1.952.833 1.745.724 1.514.941 1.659.412
Pendek *)
Total Liabilitas *) 2.222.094 2.072.752 1.865.643 1.634.860 1.778.331
Laba Bersih*) 196.458 321.952 404.215 515.211 601.762
Total Ekuitas*) 1.204.208 1.521.788 1.888.355 2.378.888 2.947.351
Total Pendapatan*) 4.057.639 4.521.636 4.960.497 5.495.422 6.103.068
Current Ratio 1,25 1,46 1,75 2,20 2,45
Quick Ratio 0,72 0,83 0,97 1,21 1,45
Debt to Equity Ratio 1,85 1,36 0,99 0,69 0,60
Return on Sales (%) 4,84 7,12 8,15 9,38 9,86
Return on Equity (%) 16,31 21,16 21,41 21,66 20,42
Return on Assets
5,73 8,96 10,77 12,84 12,73
(%)
*)dalam jutaan Rupiah
B. Kondisi Melakukan Transaksi
Pada tabel di bawah ini dapat dilihat Kondisi Keuangan dan Rasio Keuangan
berdasarkan proyeksi Perseroan apabila Melakukan Transaksi.
2025 2026 2027 2028 2029
Kas dan setara kas*) 227.574 209.355 181.861 308.510 729.705
Aset Lancar *) 2.463.578 2.677.816 2.883.634 3.296.684 4.043.008
Liabilitas Jangka
1.996.476 1.839.603 1.622.575 1.514.941 1.658.412
Pendek *)
Total Liabilitas *) 2.116.395 1.959.522 1.742.494 1.634.860 1.778.331
Laba Bersih*) 208.675 329.017 411.899 515.211 601.762
Total Ekuitas*) 1.135.369 1.463.616 1.848.195 2.348.966 2.931.789
Total Pendapatan*) 4.057.639 4.521.636 4.960.497 5.495.422 6.103.068
Current Ratio 1,23 1,46 1,78 2,18 2,44
Quick Ratio 0,67 0,79 0,95 1,19 1,44
Debt to Equity Ratio 1,86 1,34 0,94 0,70 0,61
Return on Sales (%) 5,14 7,28 8,30 9,38 9,86
Return on Equity (%) 18,38 22,48 22,29 21,93 20,53
Return on Assets (%) 6,42 9,61 11,47 12,93 12,78
*)dalam jutaan Rupiah
Dilihat dari kedua table diatas, tergambar bahwa kinerja Perseroan dengan
melakukan Transaksi lebih meningkat dibanding dengan kondisi tidak melakukan
Transaksi. Demikian pula Rasio-Rasio Keuangan Perseroan gambarannya lebih baik
dengan adanya Transaksi.
28
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 43
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
C.4. Penilaian Arus Kas
Berdasarkan analisa arus kas bersih Perseroan dari proyeksi dalam 5 (lima) tahun
kedepan terlihat adanya kenaikan arus kas bersih (net cash flow / NCF) sebagai berikut:
Analisis NCF:
(dalam Jutaan Rupiah)
Terminal
2025 2026 2027 2028 2029
Value
Melakukan
Transaksi
NCF 127.550 266.280 334.903 369.218 440.135 5.056.969
Tidak
melakukan
Transaksi
NCF 130.078 265.950 334.440 368.814 439.531 5.050.027
Kenaikan NCF (2.528) 329 463 404 604 6.943
(dalam Rupiah)
Nilai Kini Arus Kas Bersih
Arus Kas Bersih – Melakukan Transaksi 4.011.713.861.562
Arus Kas Bersih – Tidak Melakukan Transaksi 4.008.725.789.390
Selisih 2.988.072.173
Berdasarkan analisis arus kas bersih Perseroan seperti terlihat dalam tabel diatas, nilai
kini arus kas bersih Perseroan dalam kondisi Melakukan Transaksi lebih tinggi sebesar
Rp.2.988.072.173,- dibandingkan dalam kondisi Tidak Melakukan Transaksi.
C.5. Analisis Laporan Keuangan Sebelum Transaksi dan Proforma Laporan
Keuangan Setelah Transaksi Dilakukan
Tabel di bawah ini menunjukkan ikhtisar mengenai laporan posisi keuangan
konsolidasian Perseroan sebelum Transaksi dan proforma laporan posisi keuangan
konsolidasian Perseroan setelah Transaksi.
Analisis ringkas mengenai kondisi dan pengaruh terhadap proforma laporan posisi
keuangan konsolidasian Perseroan adalah sebagai berikut:
29
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 44
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Ikhtisar Data Keuangan Penting
Proforma Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
PT Delta Giri Wacana Tbk dan Entitas Anak
Pada Tanggal 31 Desember 2024
(dalam jutaan Rupiah)
30
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 45
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Analisis ringkas mengenai kondisi dan pengaruh terhadap laporan keuangan konsolidasi
proforma Perseroan setelah dilakukannya Transaksi adalah sebagai berikut:
- Kas dan Setara Kas bertambah dengan masuknya dana Penawaran Umum Perdana
(IPO) sebesar Rp.202.941.190.000.
- Modal Dasar di FIT bertambah sebesar Rp.88.235.300.000 dan Tambahan Modal
Disetor di DGI bertambah sebesar Rp.105.611.935.365.
- Biaya pelaksanaan IPO dicatatkan sebesar Rp.9.093.954.635
D. Analisis Inkremental
1. Kontribusi Nilai Tambah Dari Transaksi
Kami juga melakukan analisis atas proyeksi laba bersih Perseroan dalam kondisi
Melakukan Transaksi dan Tidak Melakukan Transaksi atas dasar prospek usaha
Perseroan di masa depan untuk 5 (lima) tahun. Dari analisis kami dapat kami
kemukakan bahwa terdapat kenaikan laba bersih Perseroan karena adanya
Transaksi.
(dalam jutaan Rupiah)
Laba bersih 2025 2026 2027 2028 2029
Melakukan
208.675 329.017 411.899 515.211 601.762
Transaksi
Tidak Melakukan
196.458 321.952 404.215 515.211 601.762
Transaksi
Selisih 12.217 7.066 7.684 - -
Kontribusi nilai tambah dari Transaksi juga diukur berdasarkan analisis rasio
keuangan Perseroan sebagai berikut:
A. Rasio Keuangan Perseroan dalam Kondisi Tidak Melakukan Transaksi
Pada tabel di bawah ini dapat dilihat Kondisi Keuangan dan Rasio Keuangan
berdasarkan proyeksi Perseroan apabila Tidak Melakukan Transaksi.
2025 2026 2027 2028 2029
Current Ratio 1,25 1,46 1,75 2,20 2,45
Quick Ratio 0,72 0,83 0,97 1,21 1,45
Debt to Equity Ratio 1,85 1,36 0,99 0,69 0,60
Return on Sales (%) 4,84 7,12 8,15 9,38 9,86
Return on Equity (%) 16,31 21,16 21,41 21,66 20,42
Return on Assets (%) 5,73 8,96 10,77 12,84 12,73
B. Rasio Keuangan Perseroan dalam Kondisi Melakukan Transaksi
Pada tabel di bawah ini dapat dilihat Kondisi Keuangan dan Rasio Keuangan
berdasarkan proyeksi Perseroan apabila Melakukan Transaksi.
31
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 46
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
2025 2026 2027 2028 2029
Current Ratio 1,23 1,46 1,78 2,18 2,44
Quick Ratio 0,67 0,79 0,95 1,19 1,44
Debt to Equity Ratio 1,86 1,34 0,94 0,70 0,61
Return on Sales (%) 5,14 7,28 8,30 9,38 9,86
Return on Equity (%) 18,38 22,48 22,29 21,93 20,53
Return on Assets (%) 6,42 9,61 11,47 12,93 12,78
Dilihat dari kedua table diatas, tergambar bahwa kinerja Perseroan dengan
melakukan Transaksi lebih meningkat dibanding dengan kondisi tidak melakukan
Transaksi. Demikian pula Rasio-Rasio Keuangan Perseroan gambarannya lebih
baik dengan adanya Transaksi.
Disamping itu berdasarkan analisa arus kas bersih Perseroan dari proyeksi dalam
5 (lima) tahun kedepan terlihat adanya kenaikan arus kas bersih (net cash flow / NCF)
sebagai berikut:
Analisis NCF:
(dalam Jutaan Rupiah)
Terminal
2025 2026 2027 2028 2029
Value
Melakukan Transaksi
NCF 127.550 266.280 334.903 369.218 440.135 5.056.969
Tidak melakukan
Transaksi
NCF 130.078 265.950 334.440 368.814 439.531 5.050.027
Kenaikan NCF (2.528) 329 463 404 604 6.943
Analisis Nilai Kini Arus Kas Bersih (Present Value Net Cash Flow - PVNCF)
Berdasarkan prediksi arus kas Perseroan sampai dengan tahun 2029, pada kondisi
Melakukan Transaksi, posisi kas Perseroan memberikan gambaran yang lebih baik,
dimana berdasarkan perhitungan Nilai Kini Arus Kas Bersih (PVNCF) yang telah
kami lakukan, nilai kini arus kas bersih dalam kondisi Melakukan Transaksi adalah
sebesar Rp.4.011.713.861.562.
Sedangkan, untuk kondisi Tidak Melakukan Transaksi, Nilai Kini Arus Kas Bersihnya
adalah Rp.4.008.725.789.390, sehingga terdapat selisih lebih sebesar
Rp.2.988.072.173. Oleh karena itu berdasarkan analisis Nilai Kini Arus Kas Bersih
ini, Transaksi memberikan nilai tambah kepada Perseroan.
Untuk menghitung PVNCF digunakan faktor diskonto (Discount Factor) atas dasar
Cost of Capital (WACC).
32
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 47
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Untuk menghitung Cost of Capital akan dihitung dengan rata-rata biaya capital
(Weighted Average Cost of Capital – WACC) dengan mendasarkan pada Cost of
Equity atas dasar perhitungan Capital Asset Pricing Model (CAPM), dengan formula
sebagai berikut:
E (Ri) = Rf + B (RPm) – Ds
E (Ri) = Tingkat balikan yang diharapkan (Cost of Equity)
Rf = Risk free rate
B = Beta
RPm = Equity risk premium
Ds = Default spread
Untuk menghitung Cost of Equity digunakan data-data sebagai berikut:
• Tingkat bunga tanpa resiko (risk free rate) ditetapkan berdasarkan yield
Obligasi Pemerintah RI dalam Rupiah untuk jangka waktu 30 tahun yang
diperoleh dari Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI) per 30 Desember 2024
sebesar 7,1118%;
• Equity Risk Premium berdasarkan data dari Damodaran untuk Indonesia tahun
2024 yang merupakan negara berkembang (emerging market) sebesar 6,87%
dan adanya Default Spread untuk Indonesia sebagai negara berkembang
(emerging market) sebesar 1,89% sebagai faktor penyesuaian dari Risk Free
Rate karena menggunakan Equity Risk Premium dari Damodaran; dan
• Besarnya beta didasarkan pada beta dari Damodaran untuk industri Chemical
(Specialty). Berdasarkan data tersebut, beta unleverednya adalah sebesar
0,88 dan Debt to Equity Ratio sebesar 25,01%. Tingkat pajak yang
dipergunakan adalah 22%. Sehingga beta leverednya adalah 1,06.
• Tingkat pajak yang dipergunakan adalah sebesar 22%.
Berdasarkan data-data tersebut, Cost of Equity adalah sebesar 12,48%.
Atas dasar Cost of Equity tersebut dan dengan memperhitungkan biaya bunga
pinjaman investasi Bank Persero berdasarkan data Suku Bunga Pinjaman Rupiah
Yang Diberikan Menurut Kelompok Bank dan Jenis Pinjaman dari situs Bank
Indonesia, yaitu sebesar 9,21% per 31 Desember 2024, serta rasio antara utang
dan ekuitas (DER) sebesar 25,01%, maka akan diperoleh Cost of Capital
berdasarkan perhitungan WACC sebesar 11,42%.
2. Biaya Atau Pendapatan Yang Relevan
Biaya yang relevan dari Transaksi adalah berupa biaya yang timbul dalam proses
dilaksanakannya Transaksi termasuk jasa profesional dan biaya publikasi dalam
rangka memenuhi POJK 17.
33
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 48
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
3. Prosedur Pengambilan Keputusan oleh Perseroan Dalam Menentukan Rencana
dan Nilai Transaksi dengan Memperhatikan Alternatif Lain
Jika Transaksi tidak dilaksanakan, Perseroan akan menjalankan operasi normal
dimana FIT akan mendanai sebagian besar modal kerjanya untuk pembelian raw
material dari utang pihak ketiga.
4. Hal-Hal Material Lainnya
Berdasarkan hasil penilaian atas ekuitas FIT sebagaimana dapat dilihat pada laporan
yang kami terbitkan dengan File No. 00031/2.0007-00/BS/01/0358//1/VI/2025
tanggal 12 Juni 2025, nilai pasar ekuitas FIT adalah sebesar Rp.301.496 per lembar
saham. Sementara Transaksi dilakukan dengan nilai transaksi sebesar Rp.300.000
per lembar saham. Dengan demikian Transaksi dilakukan pada 0,50% di bawah nilai
pasarnya.
Berdasarkan POJK 35, dinyatakan bahwa batas atas dan batas bawah pada kisaran
nilai tidak boleh melebihi 7,5% (tujuh koma lima perseratus) dari nilai yang dijadikan
acuan. Dengan demikian, nilai Transaksi per lembar saham sebesar Rp.300.000
tidak melebihi 7,5% dari batas yang dimaksud.
E. Analisis Sensitivitas
Analisis sensitivitas yang kami lakukan dalam rangka mengukur keuntungan dan
kerugian dari Transaksi, dapat kami kemukakan sebagai berikut:
Laba Bersih DGI
Sensitivitas Setoran Modal FIT (dalam jutaan Rupiah)
2025 2026 2027 2028 2029
-5% 85.578.375.000 208.369 328.996 411.877 515.211 601.762
0% 90.082.500.000 208.675 329.017 411.899 515.211 601.762
5% 94.586.625.000 208.981 329.039 411.922 515.211 601.762
Dapat dilihat dalam tabel diatas, bahwa perubahan berupa penurunan penyetoran
modal sebesar 5% mengakibatkan penurunan laba bersih Perseroan dan sebaliknya
dengan adanya kenaikan pada jumlah penyetoran modal sebesar 5%
mengakibatkan kenaikan laba bersih Perseroan terutama pada tahun 2025 sampai
dengan 2027.
E. Analisis Kewajaran Transaksi
Atas dasar analisis yang kami lakukan terhadap Transaksi dapat kami simpulkan
sebagai berikut:
34
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 49
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
1. Pada tanggal 13 Januari 2025, Perseroan telah melakukan penawaran umum
perdana saham dengan dana yang diterima dari IPO sebesar
Rp.202.941.190.000. Sebagian dari dana yang diterima dari IPO oleh Perseroan
akan dialokasikan kepada unit usaha Pestisida dan Pupuk (FIT), mengikuti
perencanaan awal Perseroan sebelum go public dan sesuai dengan yang tertuang
dalam dokumen prospektus penawaran umum perdana Perseroan, dimana
peruntukan dana tersebut adalah untuk pemenuhan modal kerja pada anak
usaha. FIT akan menggunakan dana tersebut untuk memenuhi modal kerja dalam
pembelian raw material, dikarenakan FIT akan melaksanakan ekspansi pabrik di
Sumatera sehingga Perseroan sebagai entitas induk mendukung FIT dengan
memberikan bantuan dana dalam pembayaran raw material (berupa utang/trade
payables kepada supplier raw material).
2. Mengingat FIT merupakan entitas anak dari Perseroan dimana 94,27% sahamnya
dimiliki oleh Perseroan, dimana dana hasil penawaran umum perdana saham,
sebagaimana dinyatakan dalam prospektus penawaran umum perdana saham,
akan digunakan untuk disetorkan kepada FIT, maka Transaksi ini merupakan
transaksi afiliasi dan bukan transaksi yang mengandung benturan kepentingan
berdasarkan penjelasan dari manajemen Perseroan.
Oleh karena Transaksi merupakan transaksi afiliasi dan bukan transaksi material,
maka berdasarkan POJK 42, Perseroan wajib menggunakan penilai untuk
menentukan kewajaran dari Transaksi, mengumumkan keterbukaan informasi
atas Transaksi kepada masyarakat, dan menyampaikan keterbukaan informasi
dan dokumen pendukungnya kepada OJK paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah
tanggal Transaksi.
Dengan demikian penilaian atas kewajaran transaksi ini diperlukan dalam rangka
pemenuhan POJK 42.
3. Manfaat dan keuntungan yang akan diperoleh Perseroan adalah sebagai berikut:
Transaksi ini diharapkan untuk meningkatkan hasil operasi Perseroan, dengan
laba setelah pajak (PAT) yang bertambah diharapkan menjadi indikator dari
peningkatan hasil operasi.
Peningkatan laba setelah pajak dapat dicapai dengan adanya pengurangan
interest expense yang dicatatkan oleh FIT karena adanya tambahan modal dari
Perseroan. Dengan adanya Transaksi, FIT dapat memiliki tambahan modal kerja
dan dengan demikian membutuhkan lebih sedikit pendanaan dari pihak ketiga.
Hal ini juga diharapkan dapat memperluas cakupan penjualan Perusahaan untuk
dapat memenuhi kebutuhan pasar yang masih luas.
Risiko dan Kerugian Transaksi
Berdasarkan penjelasan dari manajemen Perseroan, tidak ada risiko maupun
potensi kerugian dari Transaksi. Disamping itu, Transaksi dilakukan sesuai
dengan peruntukan dana IPO yang diterima oleh Perseroan.
35
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 50
Page 51
Graha STH
Jl. Mandala Raya No. 20, Jakarta 11440
Tel : 021 – 563 7373 (Hunting)
Fax : 021 – 563 6404
Email : sth@kjppsth.com
Izin Usaha KJPP : No. 2.08.0007
Bidang Jasa : Penilaian Properti & Bisnis
Wilayah Kerja : Indonesia
PENILAIAN KEWAJARAN
ATAS
TRANSAKSI PENYERTAAN MODAL SAHAM
PT. FERTILIZER INTI TECHNOLOGY
PER 31 DESEMBER 2024
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 52
Graha STH
Jl. Mandala Raya No. 20, Jakarta 11440
Tel : 021 – 563 7373 (Hunting)
Fax : 021 – 563 6404
Email : sth@kjppsth.com
Jakarta, 12 Juni 2025 Izin Usaha KJPP : No. 2.08.0007
Bidang Jasa : Penilaian Properti & Bisnis
Wilayah Kerja : Indonesia
Kepada Yth.
Direksi
PT Delta Giri Wacana Tbk.
Jl. Agung Karya VI No. 7
Kel. Papanggo, Kec. Tanjung Priok
Jakarta Utara 14340
Dengan hormat,
Ref : File No. 00032/2.0007-00/BS/01/0358/1/VI/2025
Penilaian Kewajaran Atas Transaksi Penyertaan Modal Saham PT Fertilizer
Inti Technology
Menindaklanjuti Surat Perjanjian Kerja No. STH-081/PR.014/LS/IV/2025, kami sebagai
Kantor Jasa Penilai Publik resmi berdasarkan Izin Usaha Kantor Penilai Publik No.
2.08.0007 dan Surat Izin Penilai Publik No. B-1.13.00358 yang dikeluarkan oleh Menteri
Keuangan Republik Indonesia serta Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar
Modal No. STTD.PB-45/PJ-1/PM.021/2024 yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa
Keuangan ("OJK"), telah melakukan revisi terhadap laporan penilaian kewajaran atas
rencana transaksi penyertaan modal saham pada PT Fertilizer Inti Technology sejumlah
Rp.90.082.500.000,- dengan File No. 00026/2.0007-00/BS/01/0358/1/V/2025 yang
kami lakukan per tanggal 31 Desember 2024, sehubungan dengan adanya tambahan
informasi atas rencana transaksi penyertaan modal saham pada PT Fertilizer Inti
Technology.
DEFINISI DAN SINGKATAN
Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan berarti laporan keuangan
konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
yang diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan dan
ditandatangani oleh Ely, CPA pada tanggal 7 April 2025 dengan pendapat wajar tanpa
pengecualian.
Kesepakatan Bersama berarti draft kesepakatan bersama antara PT Delta Giri
Wacana Tbk selaku pemberi modal saham dan PT Fertilizer Inti Technology selaku
penerima setoran modal.
Perseroan berarti PT Delta Giri Wacana Tbk.
POJK 17 berarti Peraturan OJK Nomor 17/POJK.04/2020, ditetapkan tanggal
20 April 2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.
1
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 53
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
POJK 35 dan SEOJK 17 berarti Peraturan OJK Nomor 35/POJK.04/2020, ditetapkan
tanggal 25 Mei 2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar
Modal dan Surat Edaran OJK Nomor 17/SEOJK.04/2020, diterapkan tanggal
9 Agustus 2020 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di
Pasar Modal.
POJK 42 berarti Peraturan OJK Nomor 42/POJK.04/2020, ditetapkan tanggal
01 Juli 2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.
FIT berarti PT Fertilizer Inti Technology.
Tanggal Penilaian berarti tanggal 31 Desember 2024.
Transaksi berarti transaksi setoran modal oleh Perseroan pada FIT sejumlah
Rp.90.082.500.000 pada FIT.
OBYEK ANALISIS KEWAJARAN
Obyek Analisis Kewajaran adalah rencana penyetoran modal saham FIT oleh
Perseroan sebesar Rp.90.082.500.000.
MAKSUD DAN TUJUAN PEMBERIAN PENDAPAT KEWAJARAN ATAS
TRANSAKSI
Maksud dari penilaian ini adalah untuk memberikan pendapat kewajaran atas
Transaksi.
FIT merupakan entitas anak dari Perseroan dengan kepemilikan sebesar 94,27% per
Tanggal Penilaian.
Berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan per 31 Desember 2024,
Ekuitas Perseroan adalah sebesar Rp.781.597.000.000, sehingga Transaksi dengan
nilai sebesar Rp.90.082.500.000 adalah setara dengan 11,53% dari total ekuitas
konsolidasian Perseroan per Tanggal Penilaian.
Suatu transaksi dikategorikan sebagai Transaksi Material berdasarkan POJK 17
apabila Nilai transaksi sama dengan 20% atau lebih dari ekuitas Perseroan. Oleh
karena itu, Transaksi bukan transaksi material sebagaimana didefinisikan dalam POJK
17, dimana nilai Transaksi dibandingkan dengan ekuitas konsolidasian Perseroan per
Tanggal Penilaian adalah kurang dari 20%.
Mengingat FIT merupakan entitas anak dari Perseroan dimana 94,27% sahamnya
dimiliki oleh Perseroan, dimana dana hasil penawaran umum perdana saham,
sebagaimana dinyatakan dalam prospektus penawaran umum perdana saham, akan
digunakan untuk disetorkan kepada FIT, maka Transaksi ini merupakan transaksi
afiliasi dan bukan transaksi yang mengandung benturan kepentingan berdasarkan
penjelasan dari manajemen Perseroan.
2
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 54
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Oleh karena Transaksi merupakan transaksi afiliasi dan bukan transaksi material, maka
berdasarkan POJK 42, Perseroan wajib menggunakan penilai untuk menentukan
kewajaran dari Transaksi, mengumumkan keterbukaan informasi atas Transaksi
kepada masyarakat, dan menyampaikan keterbukaan informasi dan dokumen
pendukungnya kepada OJK paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah tanggal Transaksi.
Dengan demikian penilaian atas kewajaran transaksi ini diperlukan dalam rangka
pemenuhan POJK 42.
PEDOMAN PENILAIAN
Dalam melakukan penilaian kewajaran ini kami berpedoman pada POJK 35 dan SEOJK
17 serta Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia (KEPI & SPI)
Edisi VII – 2018.
PEMBERI TUGAS
Pelaksanaan penilaian kewajaran Transaksi ini sebagai realisasi dari penugasan untuk
melakukan penilaian kewajaran dari Perseroan sesuai dengan Surat Perjanjian Kerja
No. STH-081/PR.014/LS/IV/2025 tanggal 9 April 2025.
Adapun identitas lengkap dari pemberi tugas, yaitu Perseroan adalah sebagai berikut:
Pemberi tugas : PT Delta Giri Wacana Tbk
Alamat : Jl. Agung Karya VI No. 7
Kel. Papanggo, Kec. Tanjung Priok
Jakarta Utara 14340
Telpon / Fax : 021 – 29614962
e-mail : listiany.ruslim@dgw.co.id
Web : https://www.dgw.co.id/
Bidang usaha : Perdagangan pestisida
RUANG LINGKUP PENILAIAN
Sesuai dengan penugasan yang diberikan, ruang lingkup penilaian yang kami lakukan
adalah pemberian pendapat kewajaran melalui analisis kewajaran, analisis kualitatif
dan analisis kuantitatif atas Transaksi.
TANGGAL PENILAIAN
Pemberian pendapat kewajaran ini dilakukan per tanggal 31 Desember 2024.
3
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 55
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
HASIL PELAKSANAAN INSPEKSI
Kami telah melakukan prosedur-prosedur penilaian sebagai berikut:
- pengumpulan data-data FIT antara lain anggaran dasar, akta-akta, izin-izin,
susunan pemegang saham dan pengurus, laporan keuangan yang telah diaudit, dan
proyeksi laporan keuangan;
- pengumpulan data-data Perseroan antara lain anggaran dasar, akta-akta, izin-izin,
susunan pemegang saham dan pengurus, laporan keuangan yang telah diaudit, dan
proyeksi laporan keuangan Perseroan dalam kondisi Melakukan dan Tidak
Melakukan Transaksi;
- wawancara secara daring dengan manajemen Perseroan.
Kami juga telah melakukan inspeksi ke kantor FIT pada tanggal 8 Mei 2025 dan bertemu
dengan ibu Cynthya Hendra selaku VP Controller.
SIFAT DAN SUMBER INFORMASI YANG DAPAT DIANDALKAN
Sifat dan sumber dari informasi yang relevan digunakan didalam proses penilaian,
mencakup informasi yang dipublikasi, data riset atau data yang diperoleh dari
Pemerintah tanpa diperlukan verifikasi seperti suku bunga pinjaman Rupiah dari situs
Bank Indonesia dan tingkat suku bunga bebas resiko yang diperoleh dari data yang
terdapat di situs www.phei.co.id.
DATA DAN SUMBER INFORMASI
Untuk dapat memberikan pendapat atas kewajaran Transaksi tersebut, sebagai penilai
independen, kami telah mempelajari, mempertimbangkan, mengacu dan
melaksanakan prosedur analisis atas data dan sumber informasi sebagai berikut:
• Kesepakatan Bersama antara Perseroan dan FIT .
• Draft Informasi Keterbukaan Kepada Pemegang Saham yang merupakan
keterbukaan informasi yang disusun oleh manajemen Perseroan.
• Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2024 yang diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi,
Rianto & Rekan dan ditandatangani oleh Ely, CPA pada tanggal 7 April 2025 dengan
pendapat wajar tanpa pengecualian;
• Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2023 yang diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi,
Rianto & Rekan dan ditandatangani oleh Ely, CPA pada tanggal 29 Juli 2024 dengan
pendapat wajar tanpa pengecualian;
• Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2022 yang diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanudiredja,
Wibisana, Rintis & Rekan dan ditandatangani oleh Ely, CPA pada tanggal 22 Januari
2024 dengan pendapat wajar tanpa modifikasian;
• Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2021 yang diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanudiredja,
Wibisana, Rintis & Rekan dan ditandatangani oleh Ely, CPA pada tanggal
28 November 2022 dengan pendapat wajar tanpa modifikasian;
4
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 56
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
• Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2020 yang diaudit oleh Kantor Akuntan Publik
Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dan ditandatangani oleh Ely, CPA pada
tanggal 10 Maret 2022 dengan pendapat wajar tanpa modifikasian;
• Informasi Keuangan Konsolidasian Proforma per tanggal 31 Desember 2024 yang
disiapkan oleh manajemen Perseroan;
• Proyeksi Keuangan Perseroan untuk periode 2025-2029 untuk kondisi Tidak
Melakukan Transaksi berikut asumsi dasarnya yang dipersiapkan oleh manajemen
Perseroan.
• Proyeksi Keuangan Perseroan untuk periode 2025-2029 untuk kondisi Melakukan
Transaksi berikut asumsi dasarnya yang dipersiapkan oleh manajemen Perseroan.
• Surat Pernyataan Manajemen Perseroan (Management Representation Letter)
berkaitan dengan penilaian kewajaran Transaksi.
• Wawancara dan diskusi dengan manajemen Perseroan sehubungan dengan
Transaksi; dan
• Review atas data dan informasi yang kami peroleh yang berkaitan Transaksi
tersebut yang kami anggap relevan.
ASUMSI ASUMSI PENTING
Dalam menyusun pendapat kewajaran atas Transaksi kami menggunakan beberapa
asumsi antara lain :
1. Laporan Pendapat Kewajaran yang dihasilkan oleh penilai bersifat non-disclaimer
opinion.
2. Penilai telah melakukan penelaahan atas dokumen yang digunakan dalam proses
penilaian.
3. Data-data dan informasi yang diperoleh Penilai berasal dari sumber yang dapat
dipercaya keakuratannya dan bahwa seluruh data dan informasi tersebut adalah
benar.
4. Penilai menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang
mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan
kemampuan untuk pencapaiannya (fiduciary duty).
5. Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi
keuangan yang telah disesuaikan.
6. Penilai menghasilkan Laporan Pendapat Kewajaran yang terbuka untuk publik,
kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia yang dapat mempengaruhi
operasional perusahaan.
7. Penilai bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran dan Kesimpulan
Pendapat Kewajaran.
8. Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum objek penilaian dari Pemberi
Tugas.
5
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 57
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Kami berpegang juga kepada surat pernyataan manajemen (management
representation letter) bahwa manajemen telah menyampaikan seluruh informasi
penting dan relevan dengan Transaksi dan sepanjang pengetahuan manajemen
Perseroan tidak ada faktor material yang belum diungkapkan dan dapat menyesatkan.
INDEPENDENSI PENILAI
Dalam penyusunan laporan pendapat kewajaran atas Transaksi ini kami telah bertindak
dengan independen tanpa adanya konflik kepentingan dan tidak terafiliasi dengan
Perseroan ataupun pihak-pihak lain yang terafiliasi.
Kami juga tidak mempunyai kepentingan atau keuntungan pribadi berkaitan dengan
penugasan ini. Selanjutnya, laporan pendapat kewajaran ini tidak dilakukan untuk
memberikan keuntungan atau merugikan pada pihak manapun. Imbalan yang kami
terima sama sekali tidak dipengaruhi oleh kewajaran yang dihasilkan dari proses
analisis kewajaran ini.
KOMPETENSI DAN STATUS PENILAI
Penilaian dilakukan secara obyektif dan independen oleh penilai KJPP Stefanus
Tonny Hardi & Rekan yang memiliki kompetensi. Kami sebagai penilai tidak memiliki
benturan kepentingan baik aktual maupun potensial dengan pemberi tugas maupun
dengan objek penilaian.
LATAR BELAKANG TRANSAKSI
Pada tanggal 13 Januari 2025, Perseroan telah melakukan penawaran umum perdana
saham dengan dana yang diterima dari IPO sebesar Rp.202.941.190.000. Sebagian
dari dana yang diterima dari IPO oleh Perseroan akan dialokasikan kepada unit usaha
Pestisida dan Pupuk (FIT), mengikuti perencanaan awal Perseroan sebelum go public
dan sesuai dengan yang tertuang dalam dokumen prospektus penawaran umum
perdana Perseroan, dimana peruntukan dana tersebut adalah untuk pemenuhan modal
kerja pada anak usaha.
FIT akan menggunakan dana tersebut untuk memenuhi modal kerja dalam pembelian
raw material, dikarenakan FIT akan melaksanakan ekspansi pabrik di Sumatera
sehingga Perseroan sebagai entitas induk mendukung FIT dengan memberikan
bantuan dana dalam pembayaran raw material (berupa utang/trade payables kepada
supplier raw material).
METODOLOGI PENILAIAN KEWAJARAN ATAS TRANSAKSI
Untuk mengumumkan Transaksi ini kepada publik, diperlukan penilaian kewajaran dari
penilai independen untuk melakukan analisis dan memberikan pendapat kewajaran
atas Transaksi.
6
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 58
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Analisis Kewajaran atas Transaksi ini dilakukan dengan analisis transaksi, analisis
kualitatif (Qualitative Analysis) maupun analisis kuantitatif (Quantitative Analysis)
yang berupa analisis kinerja dan analisis inkremental sehingga dapat ditentukan
kewajaran Transaksi ditinjau dari dampak keuangan terhadap para pemegang saham
Perseroan.
Berdasarkan hasil penelaahan terhadap Transaksi yang telah kami lakukan dapat kami
sampaikan analisis atas Transaksi tersebut sebagai berikut :
A. Analisis Transaksi
A.1. Identifikasi dan Hubungan Pihak-Pihak Yang Bertransaksi
Pihak-pihak yang terkait dalam Transaksi adalah sebagai berikut:
- Perseroan sebagai pihak yang menyetorkan tambahan modal saham.
- FIT sebagai pihak yang menerima setoran modal saham.
Pihak-pihak yang terkait dalam Transaksi ini adalah Perseroan dengan entitas anaknya
yaitu FIT.
Adapun struktur kepemilikan saham FIT dalam kondisi Melakukan dan Tidak Melakukan
Transaksi adalah sebagai berikut:
Kondisi Tidak Melakukan Transaksi
Pemegang Jumlah Modal Disetor Kepemilikan
Saham Saham (Rp)
David Yaory 124.320 12.432.000.000 5,73%
PT Delta Giri Wacana Tbk 2.045.680 204.568.000.000 94,27%
Total 2.170.000 217.000.000.000 100%
Kondisi Melakukan Transaksi
Jumlah lembar saham yang diperoleh Perseroan dengan dilakukannya Transaksi
adalah sebanyak 300.275 lembar saham, dengan nilai per lembar saham yang
disepakati sebesar Rp.300.000 per lembar saham. Sebesar Rp.30.027.500.000
dicatatkan sebagai modal saham FIT dengan nilai nominal sebesar Rp.100.000
sehingga modal disetor FIT bertambah menjadi Rp.247.027.500.000. Sisanya
dicatatkan sebagai agio saham dalam tambahan modal disetor sebesar
Rp.60.055.000.000.
Pemegang Jumlah Modal Disetor Kepemilikan
Saham Saham (Rp)
David Yaory 124.320 12.432.000.000 5,03%
PT Delta Giri Wacana Tbk 2.345.955 234.595.500.000 94,97%
Total 2.470.275 247.027.500.000 100%
Agio saham 60.055.000.000
7
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 59
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
RISIKO DAN MANFAAT DARI TRANSAKSI
Manfaat dan Keuntungan Transaksi
Transaksi ini diharapkan untuk meningkatkan hasil operasi Perseroan, dengan laba
setelah pajak (PAT) yang bertambah diharapkan menjadi indikator dari peningkatan
hasil operasi.
Peningkatan laba setelah pajak dapat dicapai dengan adanya pengurangan interest
expense yang dicatatkan oleh FIT karena adanya tambahan modal dari Perseroan.
Dengan adanya Transaksi, FIT dapat memiliki tambahan modal kerja dan dengan
demikian membutuhkan lebih sedikit pendanaan dari pihak ketiga.
Hal ini juga diharapkan dapat memperluas cakupan penjualan Perusahaan untuk dapat
memenuhi kebutuhan pasar yang masih luas.
Risiko dan Kerugian Transaksi
Berdasarkan penjelasan dari manajemen Perseroan, tidak ada risiko maupun potensi
kerugian dari Transaksi. Disamping itu, Transaksi dilakukan sesuai dengan peruntukan
dana IPO yang diterima oleh Perseroan.
A.2. Analisis Pokok-Pokok Perjanjian dan Persyaratan Yang Disepakati
Untuk melaksanakan Transaksi, Perseroan dan FIT telah membuat Kesepakatan
Bersama sehubungan dengan tambahan setoran modal saham.
Adapun ketentuan-ketentuan penting dalam Kesepakatan Bersama ini antara lain:
Pihak bertransaksi Perseroan dan FIT
Jumlah penyertaan dana Rp.90.082.500.000
Pelaksanaan penyetoran modal tersebut akan dilakukan setelah
Pelaksanaan penyetoran
memperoleh persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham
modal
(RUPS) sesuai dengan ketentuan yang berlaku
B. Analisis Kualitatif
B.1. Riwayat Perusahaan dan Sifat Kegiatan Usaha
URAIAN SINGKAT TENTANG PERSEROAN
Pendirian Perseroan
Perseroan adalah perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan Akta Pendirian No.
52 tanggal 29 November 2011, dibuat di hadapan Innovani Damanik, SH. M.Kn., Notaris
di Kabupaten Bekasi. Akta pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Hukum
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No.
AHU-59956.AH.01.01.Tahun 2011 tanggal 6 Desember 2011.
8
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 60
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Anggaran dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan antara lain
dengan (i) Akta No. 8 tanggal 2 Oktober 2024, dibuat di hadapan Gatot Widodo, S.E.,
S.H., M.Kn., mengenai perubahan atas maksud, tujuan dan kegiatan usaha Perseroan.
Perubahan tersebut telah diterima oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia melalui surat No. AHU-0062981.AH.01.02. Tahun 2024 tanggal
03 Oktober 2024; dan terakhir berdasarkan (ii) Akta No. 124 tanggal 20 Januari 2025,
dibuat di hadapan Christina Dwi Utami, S.H., M.Kn., pernyataan Keputusan pemegang
saham PT Delta Giri Wacana. Perubahan tersebut telah diterima oleh Menteri Hukum
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui surat No. AHU-0010529.AH.01.11.
Tahun 2025 tanggal 23 Januari 2025.
Perseroan berkedudukan di Jl. Agung Karya VI A Kav. 7, Kelurahan Papanggo,
Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Saham Perseroan
Susunan pemegang saham Perseroan per Tanggal Penilaian adalah sebagai berikut:
Pemegang Jumlah Modal Disetor Kepemilikan
Saham Saham (Rp)
David Yaory 4.250.000.000 425.000.000.000 85%
PT Agro Jaya Mandiri 750.000.000 75.000.000.000 15%
Total 5,000,000,000 500.000.000.000 100%
Sedangkan berdasarkan Akta No. 124 tanggal 20 Januari 2025 yang dibuat di hadapan
Christina Dwi Utami, S.H., M.Kn., susunan pemegang saham Perseroan mengalami
perubahan menjadi sebagai berikut:
Pemegang Jumlah Modal Disetor Kepemilikan
Saham Saham (Rp)
David Yaory 4.250.000.000 425.000.000.000 72,25%
PT Agro Jaya Mandiri 750.000.000 75.000.000.000 12,75%
Masyarakat 882.353.000 88.235.300.000 15,00%
Total 5.882.353.000 500.000.000.000 100,00%
Pengurus Perseroan
Susunan Direksi dan Komisaris Perseroan per Tanggal Penilaian adalah sebagai
berikut:
Dewan Komisaris :
Komisaris Utama : Widagdo Hendro Sukoco
Komisaris Independen : Pending Dadih Permana
Dewan Direksi :
Direktur Utama : David Yaory
Direktur : Danny Jo Putra
Direktur : Yody Suganda
Direktur : Muk Kuang
Direktur : Arbi Munandar
9
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 61
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Kegiatan Usaha Perseroan
Perseroan bergerak dalam bidang industri pestisida dan produk-produk kimia.
Izin-izin Yang Diperoleh Perseroan
Untuk menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan telah memperoleh izin-izin dari
instansi yang terkait diantaranya adalah :
1. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) No. 31.428.025.6-414.000.
2. Nomor Induk Berusaha (NIB) No. 8120103970743 yang dikeluarkan oleh
Pemerintah Republik Indonesia c.q. Kepala Badan Koordinasi penanaman
Modal berdasarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang No. 2 tahun
2022 tentang cipta kerja yang ditetapkan pada tanggal 4 September 2018 dan
perubahan terakhir dicetak pada 14 Oktober 2024.
Investasi Perseroan Pada Anak Perusahaan dan Perusahaan Asosiasi
Perseroan melakukan investasi baik secara langsung maupun tidak langsung kepada
perusahaan-perusahaan asosiasi dalam bentuk saham dengan persentase kepemilikan
sebagai berikut :
Persentase
Nama Perusahaan
Kepemilikan
PT Dharma Guna Wibawa 99,50%
PT Fertilizer Inti Technology 94,27%
PT Hextar Fertilizer Indonesia 99,50%
PT Bangun Sahabat Tani 99,50%
PT Semesta Alam Sejati 99,50%
PT Mitra International Tunggal 99,50%
URAIAN SINGKAT TENTANG FIT
Pendirian FIT
FIT adalah perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan Akta Pendirian No. 15
tanggal 30 Maret 2015, dibuat di hadapan Adianto Sinaga, SH, M.Kn., Notaris di Kota
Bekasi. Akta pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. AHU-0014703.AH.01.01.Tahun 2015
tanggal 1 April 2015.
Anggaran dasar FIT telah mengalami beberapa kali perubahan dengan perubahan
terakhir berdasarkan Akta No. 03 tanggal 02 Oktober 2024, dibuat dihadapan Notaris
Gatot Widodo, S.E., SH., M.Kn., Notaris di Kota Jakarta Pusat tentang mengenai
pernyataan Keputusan pemegang saham.
10
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 62
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Akta perubahan ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. AHU-0062971.AH.01.02.Tahun 2024
tanggal 03 Oktober 2024.
FIT berkedudukan di Jl. Raya Manyar KM 11, Kawasan Industri Berkah Manyar
Sejahtera, Java Integrated Industrial & Port Estate Blok E10, Kelurahan Mayar
Sidorukun, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Saham FIT
Susunan pemegang saham FIT per Tanggal Penilaian adalah sebagai berikut:
Pemegang Jumlah Modal Disetor Kepemilikan
Saham Saham (Rp)
David Yaory 124.320 12.432.000.000 5,73%
PT Delta Giri Wacana 2.045.680 204.568.000.000 94,27%
Total 2.170.000 217.000.000.000 100%
Pengurus FIT
Susunan Direksi dan Komisaris FIT per Tanggal Penilaian adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris :
Komisaris : Ichsan Soelistio
Dewan Direksi :
Direktur Utama : Arbi Munandar
Direktur : F. Sunu Pamarta
Kegiatan Usaha FIT
Kegiatan usaha FIT sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar adalah berusaha dalam
bidang industri pupuk buatan tunggal, majemuk, dan campuran hara makro primer serta
perdagangan besar pupuk dan produk agrokimia.
Izin-izin Yang Diperoleh FIT
Untuk menjalankan kegiatan usahanya, FIT telah memperoleh izin-izin dari instansi
yang terkait diantaranya adalah :
1. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) No. 72.747.702.8-612.000.
2. Nomor Induk Berusaha (NIB) No. 8120202822489 yang dikeluarkan oleh
Pemerintah Republik Indonesia c.q. Kepala Badan Koordinasi penanaman
Modal berdasarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang No. 2 tahun
2022 tentang cipta kerja yang ditetapkan pada tanggal 28 Agustus 2018 dan
perubahan terakhir pada 11 November 2024.
11
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 63
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
B.2. Analisis Industri dan Lingkungan
TINJAUAN KONDISI PEREKONOMIAN INDONESIA
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang
2024 tumbuh sebesar 5,03% secara tahunan (year on year/yoy). Realisasi itu lebih
rendah dari pertumbuhan ekonomi tahun 2023 sebesar 5,05% dan lebih rendah dari
target pemerintah yang sebesar 5,2%. Kinerja ekonomi Indonesia sepanjang tahun lalu
tak lepas dari kinerja pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2024 yang sebesar 5,02% (yoy).
Realisasi ini lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang
mencapai 5,04. Secara lebih rinci, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2024
tercatat sebesar 5,11%, lalu di kuartal II-2024 tumbuh sebesar 5,05%, dan pada kuartal
III-2024 tumbuh sebesar 4,95%. Plt. Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti dalam
Kompas.com mengatakan, secara kumulatif atau c to c, ekonomi Indonesia pada tahun
2024 tumbuh sebesar 5,03%. Amalia menyebutkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia
pada tahun 2024 turut dipengaruhi kondisi perekonomian global. Ekonomi global
diproyeksi akan tetap tumbuh, namun melambat pada 2024. Imbas dari perlambatan
ekonomi tersebut, aktivitas perdagangan global pun melemah. Hal ini kemudian
berimplikasi terhadap sumber pertumbuhan ekonomi nasional yang berasal dari
perdagangan internasional. Secara rinci, pertumbuhan ekonomi 2024 tercatat sebesar
5,11% pada kuartal I, 5,05% pada Kuartal II, dan 4,95% pada Kuartal III.
Plt. Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti dalam kontan.co.id menyampaikan,
lima lapangan usaha dengan kontribusi terbesar terhadap ekonomi kuartal IV 2024
adalah, industri pengolahan tumbuh 4,89% yoy, perdagangan 5,19% yoy, pertanian
0,71% yoy, konstruksi 5,81% yoy, dan pertambangan 3,95% yoy. Adapun
total share dari kelima lapangan usaha tersebut mencakup 63,34% dari total produk
domestik bruto (PDB). Dari sisi lapangan usaha pada kuartal IV 2024, seluruh lapangan
usaha tumbuh positif. Amalia menambahkan, lapangan usaha dengan pertumbuhan
tertinggi yakni jasa lainnya sebesar 11,36% yoy, didukung oleh peningkatan aktivitas
rekreasi seiring peningkatan jumlah wisatawan nusantara dan mancanegara.
Kemudian, jasa perusahaan yang tumbuh 8,08% yoy, ditopang oleh peningkatan
aktivitas agen perjalanan, penyelenggaraan tur, dan jasa reservasi lainya selama
periode Natal dan tahun Baru 2024, serta peningkatan jumlah jamaah umroh.
Selanjutnya, transportasi dan pergudangan tumbuh 7,92%, sejalan dengan
peningkatan jumlah penumpang dan barang di berbagai moda transportasi terutama
saat libur Natal dan tahun Baru.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh baik dengan kecenderungan lebih rendah dari
prakiraan sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2024 sedikit di bawah
prakiraan dipengaruhi oleh lebih rendahnya permintaan domestik, baik konsumsi
maupun investasi. Pada 2025, pertumbuhan ekonomi diperkirakan juga cenderung
lebih rendah dari prakiraan sebelumnya. Ekspor diprakirakan lebih rendah sehubungan
dengan melambatnya permintaan negara-negara mitra dagang utama, kecuali AS.
Konsumsi rumah tangga juga masih lemah, khususnya golongan menengah ke bawah
sehubungan dengan belum kuatnya ekspektasi penghasilan dan ketersediaan
lapangan kerja. Pada saat yang sama, dorongan investasi swasta juga belum kuat
karena masih lebih besarnya kapasitas produksi dalam memenuhi permintaan, baik
domestik maupun ekspor.
12
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 64
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2025 mencapai
kisaran 4,7 - 5,5%, sedikit lebih rendah dari kisaran prakiraan sebelumnya 4,8 - 5,6%.
Dalam kaitan ini, Bank Indonesia terus mengoptimalkan bauran kebijakannya untuk
tetap menjaga stabilitas dan turut mendorong pertumbuhan ekonomi yang
berkelanjutan. Upaya tersebut dilakukan melalui optimalisasi stimulus kebijakan
makroprudensial dan akselerasi digitalisasi transaksi pembayaran yang ditempuh Bank
Indonesia dengan kebijakan stimulus fiskal Pemerintah. Lebih dari itu, Bank Indonesia
mendukung penuh implementasi program-program Pemerintah dalam Asta Cita,
termasuk untuk ketahanan pangan, pembiayaan ekonomi, serta akselerasi ekonomi
dan keuangan digital.
Tabel Indikator Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2020 – 2024
Indikasi Ekonomi 2020 2021 2022 2023 2024
Pertumbuhan PDB (yoy, %) -2,07 3,69 5,31 5,05 5,03
Nominal PDB (Rp. Triliun) 15.434,2 16.970,8 19.588,4 20.892,4 22.139,0
Tingkat Inflasi (%, akhir tahun) 1,68 1,87 5,51 2,61 1,57
Suku Bunga BI (%) 3,75 3,50 5,50 6,00 6,00
Cadangan Devisa (USD Miliar) 135,9 144,9 137,2 146,4 155,7
Nilai Tukar Rupiah
13.901 14.269 15.731 15.399 16.157
(Rp/USD, akhir tahun)
Sumber: BPS, Bank Indonesia dan sumber lainnya (diolah)
Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 17-18 Desember
2024 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 6,00%, suku
bunga Deposit Facility sebesar 5,25%, dan suku bunga Lending Facility sebesar
6,75%. Keputusan ini konsisten dengan arah kebijakan moneter untuk memastikan
tetap terkendalinya inflasi dalam sasaran 2,5±1% pada 2024 dan 2025, serta
mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Fokus kebijakan moneter
diarahkan untuk memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah dari dampak makin tingginya
ketidakpastian perekonomian global akibat arah kebijakan Amerika Serikat (AS) dan
eskalasi ketegangan geopolitik di berbagai wilayah. Ke depan, Bank Indonesia terus
mencermati pergerakan nilai tukar Rupiah dan prospek inflasi serta dinamika kondisi
ekonomi yang berkembang, dalam memanfaatkan ruang penurunan suku bunga
kebijakan lanjutan. Sementara itu, kebijakan makroprudensial dan sistem pembayaran
terus diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Kebijakan makroprudensial longgar terus ditempuh untuk mendorong
kredit/pembiayaan perbankan kepada sektor-sektor prioritas pertumbuhan dan
penciptaan lapangan kerja, termasuk UMKM dan ekonomi hijau, melalui penguatan
strategi Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) mulai Januari 2025,
dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian. Kebijakan sistem pembayaran juga
diarahkan untuk turut mendorong pertumbuhan, khususnya sektor perdagangan dan
UMKM, dengan memperkuat keandalan infrastruktur dan struktur industri sistem
pembayaran, serta memperluas akseptasi digitalisasi sistem pembayaran.
Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) tetap sehat sehingga mendukung ketahanan
eksternal. Surplus neraca perdagangan berlanjut pada Desember 2024 yang tercatat
2,2 miliar dolar AS dipengaruhi oleh kinerja ekspor komoditas utama Indonesia yang
kuat, seperti bahan bakar mineral, lemak dan minyak hewan nabati, serta besi dan baja.
13
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 65
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Perkembangan ini mendukung transaksi berjalan 2024 tetap sehat dan diprakirakan
dalam kisaran defisit rendah 0,1% sampai dengan 0,9% dari PDB.
Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Desember 2024 tercatat tinggi sebesar
155,7 miliar dolar AS, setara dengan pembiayaan 6,7 bulan impor atau 6,5 bulan impor
dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan
internasional sekitar 3 bulan impor. Ke depan, NPI pada 2025 diprakirakan tetap sehat
seiring dengan surplus transaksi modal dan finansial yang berlanjut dan defisit transaksi
berjalan yang terjaga dalam kisaran defisit 0,5% sampai dengan 1,3% dari PDB.
Surplus neraca transaksi modal dan finansial didukung oleh aliran masuk modal asing
sejalan dengan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian domestik yang
lebih baik dan imbal hasil investasi yang menarik.
Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) 2024 terjaga dalam kisaran sasarannya 2,5±1%,
sejalan inflasi IHK Desember 2024 yang tercatat 1,57% (yoy). Perkembangan ini
dipengaruhi oleh inflasi inti yang terkendali pada level 2,26% (yoy) sejalan dengan
konsistensi suku bunga kebijakan Bank Indonesia (BI-Rate) untuk mengarahkan
ekspektasi inflasi sesuai dengan sasarannya. Sementara itu, kelompok volatile
food (VF) mencatat inflasi 0,12% (yoy) didukung oleh peningkatan pasokan pangan
seiring berlanjutnya musim panen, serta eratnya sinergi pengendalian inflasi TPIP/TPID
melalui GNPIP. Secara spasial, inflasi IHK di berbagai daerah juga terkendali dalam
kisaran sasaran inflasi nasional. Ke depan, Bank Indonesia meyakini inflasi IHK tetap
terkendali dalam sasarannya. Inflasi inti diprakirakan terjaga seiring ekspektasi inflasi
yang terjangkar dalam sasaran, kapasitas perekonomian yang masih besar dan dapat
merespons permintaan domestik, imported inflation yang terkendali sejalan dengan
kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah Bank Indonesia, serta dampak positif
berkembangnya digitalisasi. Inflasi VF diprakirakan terkendali didukung oleh sinergi
pengendalian inflasi Bank Indonesia dan Pemerintah Pusat dan Daerah. Bank
Indonesia terus berkomitmen memperkuat efektivitas kebijakan moneter guna menjaga
inflasi tahun 2025 dan 2026 terkendali dalam sasaran 2,5±1%, dengan tetap
mendukung upaya turut mendorong pertumbuhan ekonomi.
Sepanjang 2024, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengalami
fluktuasi yang signifikan. Dalam waktu singkat rupiah menguat namun dalam sekejap
juga rupiah dapat melemah. Dikutip dari cnbcindonesia.com, per 27 Desember 2024
rupiah ditutup di angka Rp16.230/USD. Posisi ini merupakan yang terlemah sejak
19 Desember 2024. Secara month to date/mtd, rupiah telah terdepresiasi sebesar
2,46% dan secara year to date/ytd, rupiah telah ambruk sebesar 5,42%. Dalam
perjalannya rupiah sempat mengalami posisi terkuat yakni pada 25 September 2024 di
angka Rp15.095/USD. Sementara rupiah juga pernah anjlok hingga menyentuh level
terburuknya di tahun ini yakni pada 21 Juni 2024 di angka Rp16.445/USD. Sebelumnya,
nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dalam asumsi makro Anggaran Pendapatan dan
Belanja Negara (APBN) 2024 yakni sebesar Rp15.000/USD. Jika dilihat hingga saat ini,
posisi rupiah sudah melenceng sekitar Rp1.230/USD atau telah ambles 8,2%
dibandingkan target dari APBN itu sendiri. Sementara menurut Jakarta Interbank Spot
Dollar Rate (JISDOR), kurs rupiah terhadap dolar AS pada 31 Desember 2024 sebesar
Rp 16.157. Ke depan, nilai tukar Rupiah diprakirakan stabil didukung komitmen Bank
Indonesia menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah, imbal hasil yang menarik, inflasi yang
rendah, dan prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap baik.
14
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 66
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Produk Domestik Bruto
Perekonomian Indonesia 2024 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Bruto (PDB)
atas dasar harga berlaku mencapai Rp22.139,0 triliun dan PDB per kapita mencapai
Rp78,6 juta atau USD4.960,3. Ekonomi Indonesia tahun 2024 tumbuh sebesar 5,03%.
Pertumbuhan terjadi pada seluruh lapangan usaha. Lapangan usaha yang mengalami
pertumbuhan tertinggi adalah Jasa Lainnya sebesar 9,80%; diikuti Transportasi dan
Pergudangan sebesar 8,69%; dan Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar
8,56%. Sementara itu, Industri Pengolahan yang memiliki peran dominan tumbuh
4,43%. Sedangkan Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor
serta Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan masing-masing tumbuh sebesar 4,86% dan
0,67%. Struktur PDB Indonesia menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku
tahun 2024 didominasi oleh Lapangan Usaha Industri Pengolahan sebesar 18,98%;
diikuti oleh Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar
13,07%; Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 12,61%; Konstruksi sebesar
10,09%; serta Pertambangan dan Penggalian sebesar 9,15%. Peranan kelima
lapangan usaha tersebut dalam perekonomian Indonesia mencapai 63,90%.
Ekonomi Indonesia kuartal IV-2024 terhadap kuartal IV-2023 (y-on-y) tumbuh sebesar
5,02%. Pertumbuhan terjadi pada seluruh lapangan usaha. Lapangan usaha yang
tumbuh signifi kan adalah Jasa Lainnya sebesar 11,36%; diikuti oleh Jasa Perusahaan
sebesar 8,08%; Transportasi dan Pergudangan sebesar 7,92%; dan Informasi dan
Komunikasi sebesar 7,45%. Sebagai lapangan usaha yang memiliki peran dominan,
Industri Pengolahan tumbuh sebesar 4,89%. Sedangkan Perdagangan Besar dan
Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor; serta Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan
masing-masing tumbuh sebesar 5,19% dan 0,71%. Sementara itu, ekonomi Indonesia
kuartal IV-2024 tumbuh sebesar 0,53% (q-to-q). Pertumbuhan terjadi pada beberapa
lapangan usaha. Lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan signifi kan
diantaranya Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib sebesar
16,63%; diikuti oleh Jasa Pendidikan sebesar 14,94%; serta Jasa Lainnya sebesar
8,40%. Sementara itu, lapangan usaha yang mengalami kontraksi terdalam adalah
Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 18,49%.
Sumber: BPS
15
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 67
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Dari sisi pengeluaran, ekonomi Indonesia tahun 2024 tumbuh sebesar 5,03% (c-to-c)
dibanding tahun 2023. Pertumbuhan terjadi pada semua komponen PDB Pengeluaran.
Pertumbuhan tertinggi terjadi pada PK-LNPRT sebesar 12,48%; diikuti Komponen PK-
P sebesar 6,61%; Komponen Ekspor Barang dan Jasa sebesar 6,51%; Komponen
Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PK-RT) sebesar 4,94%; dan Komponen
Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 4,61%. Sementara itu, Komponen
Impor Barang dan Jasa (factor pengurang dalam PDB menurut pengeluaran) tumbuh
sebesar 7,95%.
Struktur PDB Indonesia menurut pengeluaran atas dasar harga berlaku tahun 2024
tidak menunjukkan perubahan yang signifi kan. Perekonomian Indonesia didominasi
oleh Komponen PK-RT dengan kontribusi sebesar 54,04%. Komponen PMTB memiliki
kontribusi terbesar kedua yakni sebesar 29,15%, diikuti Komponen Ekspor Barang dan
Jasa sebesar 22,18%; Komponen PK-P sebesar 7,73%; Komponen Perubahan
Inventori sebesar 2,25%; dan Komponen PK-LNPRT sebesar 1,36%. Sementara itu,
Komponen Impor Barang dan Jasa memiliki kontribusi sebesar 20,39%
Ekonomi Indonesia kuartal IV-2024 terhadap kuartal IV-2023 tumbuh sebesar 5,02%
(y-on-y). Pertumbuhan terjadi pada semua komponen pengeluaran. Pertumbuhan terti
nggi terjadi pada Komponen Ekspor Barang dan Jasa, yang mengalami peningkatan
sebesar 7,63%, diikuti Komponen PK-LNPRT tumbuh sebesar 6,06%. Selain itu,
Komponen PMTB, PK-RT, dan PK-P tumbuh masing-masing sebesar 5,03%, 4,98%,
dan 4,17%. Sementara itu, Komponen Impor Barang dan Jasa tumbuh sebesar 10,36%.
Ekonomi Indonesia pada kuartal IV-2024 dibanding kuartal III-2024 tumbuh sebesar
0,53% (q-to-q). Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen PK-P sebesar 38,58%,
diikuti Komponen PK-LNPRT sebesar 6,36%. Selain itu, Komponen Ekspor Barang dan
Jasa, Komponen PMTB, dan Komponen PK-RT masing-masing tumbuh sebesar
4,63%, 2,44%, dan 1,64%. Sementara itu, Komponen Impor Barang dan Jasa tumbuh
sebesar 3,23%.
Kelompok provinsi di Pulau Jawa masih mewarnai struktur perekonomian Indonesia
secara spasial selama tahun 2024 dengan kontribusi sebesar 57,02%; diikuti Pulau
Sumatera sebesar 22,12%; Pulau Kalimantan sebesar 8,24%; Pulau Sulawesi sebesar
7,12%; Pulau Bali dan Nusa Tenggara sebesar 2,81%; serta Pulau Maluku dan Papua
sebesar 2,69%. Pada tahun 2024, pertumbuhan ekonomi semua kelompok pulau
tercatat kondusif walaupun dibayangi tekanan global geopolitik dan internal dalam
negeri. Secara kumulatif, pertumbuhan tertinggi (c-to-c) tercatat di kelompok Pulau
Maluku dan Papua yang tumbuh sebesar 7,81%; diikuti Pulau Sulawesi sebesar 6,18%;
Pulau Kalimantan sebesar 5,52%; Pulau Bali dan Nusa Tenggara sebesar 5,04%; dan
Pulau Jawa sebesar 4,92%. Selanjutnya, kelompok provinsi di Pulau Sumatera tumbuh
sebesar 4,45%
16
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 68
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
PDB Menurut Lapangan Usaha
Atas Dasar Harga Berlaku dan Harga Konstan 2010
(triliun rupiah)
Laju Pertumbuhan PDB Menurut Lapangan Usaha
(persen)
Sumber: bps.go.id
17
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 69
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Perkembangan Ekspor Impor Indonesia
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, nilai ekspor Indonesia Desember 2024
mencapai USD23,46 miliar atau turun 2,24% dibanding ekspor November 2024.
Dibanding Desember 2023 nilai ekspor naik sebesar 4,78%. Ekspor nonmigas
Desember 2024 mencapai USD21,92 miliar, turun 3,36% dibanding November 2024
dan naik 4,83% jika dibanding ekspor nonmigas Desember 2023. Secara kumulatif, nilai
ekspor Indonesia Januari - Desember 2024 mencapai USD264,70 miliar atau naik
2,29% dibanding periode yang sama tahun 2023. Sejalan dengan total ekspor, nilai
ekspor nonmigas yang mencapai USD248,83 miliar juga naik 2,46%. Dari sepuluh
komoditas dengan nilai ekspor nonmigas terbesar Desember 2024, sebagian besar
komoditas mengalami penurunan, dengan penurunan terbesar pada mesin dan
peralatan mekanis serta bagiannya sebesar USD206,1 juta (26,38%). Sementara yang
mengalami peningkatan terbesar adalah logam mulia dan perhiasan/permata sebesar
USD41,9 juta (6,54%). Menurut sektor, ekspor nonmigas hasil industri pengolahan
Januari - Desember 2024 naik 5,33% dibanding periode yang sama tahun 2023,
demikian juga ekspor hasil pertanian, kehutanan, dan perikanan naik 29,81%,
sedangkan ekspor hasil pertambangan dan lainnya turun 10,20%. Ekspor nonmigas
Desember 2024 terbesar adalah ke Tiongkok yaitu USD5,79 miliar, disusul Amerika
Serikat USD2,46 miliar, dan Jepang USD1,45 miliar, dengan kontribusi ketiganya
mencapai 44,21%. Sementara ekspor ke ASEAN dan Uni Eropa (27 negara) masing-
masing sebesar USD4,10 miliar dan USD1,35 miliar. Menurut provinsi asal barang,
ekspor Indonesia terbesar pada Januari - Desember 2024 berasal dari Provinsi Jawa
Barat dengan nilai USD37,87 miliar (14,31%), diikuti Jawa Timur USD25,72 miliar
(9,72%) dan Kalimantan Timur USD25,46 miliar (9,62%).
Sumber : www.bps.go.id
Sedangkan untuk nilai impor Indonesia Desember 2024 mencapai USD21,22 miliar,
naik 8,10% dibandingkan November 2024 atau naik 11,07% dibandingkan Desember
2023. Impor migas Desember 2024 senilai USD3,30 miliar, naik 28,26% dibandingkan
November 2024 atau turun 2,24% dibandingkan Desember 2023. Impor nonmigas
Desember 2024 senilai USD17,92 miliar, naik 5,06% dibandingkan November 2024
atau naik 13,92% dibandingkan Desember 2023.
18
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 70
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Dari sepuluh golongan barang utama nonmigas Desember 2024, golongan
mesin/peralatan mekanis dan bagiannya yang mengalami peningkatan tertinggi senilai
USD197,2 juta (6,93%) dibandingkan November 2024. Sementara golongan logam
mulia dan perhiasan/permata mengalami penurunan terbesar senilai USD143,4 juta
(21,11%). Tiga negara pemasok barang impor nonmigas terbesar selama Desember
2024 adalah Tiongkok USD7,29 miliar (40,65%), Jepang USD1,34 miliar (7,48%), dan
Australia USD0,87 miliar (4,84%). Impor nonmigas dari ASEAN USD2,70 miliar
(15,08%) dan Uni Eropa USD1,14 miliar (6,38%). Seluruh nilai impor menurut golongan
penggunaan barang selama Januari - Desember 2024 mengalami peningkatan
terhadap periode yang sama tahun sebelumnya. Golongan bahan baku/penolong
meningkat tertinggi senilai USD8,52 miliar (5,29%), diikuti barang modal USD2,09 miliar
(5,34%) dan barang konsumsi USD1,16 miliar (5,37%). Neraca perdagangan Indonesia
Desember 2024 mengalami surplus USD2,24 miliar terutama berasal dari sektor
nonmigas USD4,00 miliar, namun sektor migas deficit senilai USD1,76 miliar.
Inflasi dan IHSG
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, pada Desember 2024 terjadi inflasi year on
year (y-on-y) sebesar 1,57% dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 106,80.
Inflasi provinsi y-on-y tertinggi terjadi di Provinsi Papua Pegunungan sebesar 5,36%
dengan IHK sebesar 111,80 dan terendah terjadi di Provinsi Sulawesi Utara sebesar
0,44% dengan IHK sebesar 107,28. Deflasi provinsi y-on-y terjadi di Provinsi Gorontalo
sebesar 0,79% dengan IHK sebesar 106,60. Sedangkan inflasi kabupaten/kota y-on-
y tertinggi terjadi di Kabupaten Jayawijaya sebesar 5,36% dengan IHK sebesar 111,80
dan terendah terjadi di Kabupaten Minahasa Utara sebesar 0,02% dengan IHK sebesar
110,61.
Deflasi kabupaten/kota y-on-y terdalam terjadi di Kota Gorontalo sebesar 1,10%
dengan IHK sebesar 105,07 dan terendah terjadi di Kabupaten Muko Muko sebesar
0,16% dengan IHK sebesar 104,79. Inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga
yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, yaitu:
kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,90%; kelompok pakaian dan
alas kaki sebesar 1,16%; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah
tangga sebesar 0,59%; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin
rumah tangga sebesar 1,04%; kelompok kesehatan sebesar 1,93%; kelompok rekreasi,
olahraga, dan budaya sebesar 1,17%; kelompok pendidikan sebesar 1,94%; kelompok
penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 2,48%; dan kelompok perawatan
pribadi dan jasa lainnya sebesar 7,02%. Sementara kelompok pengeluaran yang
mengalami penurunan indeks, yaitu: kelompok transportasi sebesar 0,30% dan
kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,27%. Tingkat
inflasi month to month (m-to-m) Desember 2024 sebesar 0,44% dan tingkat inflasi year
to date (y-to-d) Desember 2024 sebesar 1,57%. Tingkat inflasi y-on-y komponen inti
Desember 2024 sebesar 2,26%, inflasi m-to-m sebesar 0,17%, dan inflasi y-to-
d sebesar 2,26%.
19
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 71
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Inflasi (2020-2024)
Sumber: BPS, BI
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,62% menjadi
7.079,90 pada penutupan perdagangan Senin (30/12/2024). Menurut Kepala Eksekutif
Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa
Keuangan (OJK), Inarno Djajadi dalam katadata.co.id, pasar modal Indonesia
menunjukkan resiliensi dalam setahun terakhir di tengah banyaknya tantangan global
dan domestik. Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, 10 dari 11 sektor saham menguat
hari ini, Sektor teknologi memimpin dengan kenaikan 3,01%. Diikuti sektor barang
konsumen primer dan sektor industri yang masing-masing naik 2,28% dan 1,68%.
Sementara hanya ada satu sektor yang melemah, yaitu sektor keuangan yang
terkoreksi 0,28%. Menurut data RTI Business, frekuensi perdagangan saham dalam
negeri mencapai 1 juta kali transaksi. Total saham berpindah tangan mencapai 26,27
miliar lembar dengan nilai total transaksi Rp12,39 triliun. Sebanyak 338 saham ditutup
menguat, lalu 251 saham melemah, dan 210 saham stagnan. Emiten top
gainers adalah WAPO yang meningkat 34,65%, diikuti MMIX dan KEJU yang masing-
masing naik 34,02% dan 24,62%. Di sisi lain, emiten berkode VTNY menjadi top
loser setelah ambles 14,57%, disusul JGLE dan KREN yang sama-sama terkoreksi
14,29%. Bursa saham Asia sore ini ditutup variatif. Indeks Nikkei turun 0,96% ke
39.894,54; indeks Hang Seng turun 0,24% ke 20.041,42; indeks Shanghai naik 0,21%
ke 3.407,33; dan indeks Strait Times naik 0,64% ke 3.795,73.
Perlu diketahui bahwa IHSG sudah pernah menempati posisi tertinggi dan terendahnya.
Posisi terendah berada di level 6.993,07 sementara level IHSG pada akhir perdagangan
2024 merupakan posisi tertinggi sepanjang perdagangan berlangsung. Sampai akhir
perdagangan, IHSG tercatat telah memperjualbelikan 26,27 miliar lembar saham
dengan frekuensi sebanyak 1.009,286 kali. Adapun nilai transaksi yang berhasil
dibukukan mencapai Rp12,39 triliun dengan kapitalisasi pasar Rp12.367 triliun. Posisi
top gainers LQ45 ditempati oleh PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) yang melonjak
11,11%. Disusul PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) yang menguat 5,73% dan
PT United Tractors Tbk (UNTR) yang naik 5,41%.
20
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 72
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Sementara posisi saham top losers LQ45 diduduki oleh PT Alamtri Resources
Indonesia Tbk (ADRO) yang melemah -4,43%. Kemudian, PT Indocement Tunggal
Prakarsa Tbk (INTP) yang ambruk -2,63% dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
(JK:BMRI) yang merosot -1,72%.
Grafik Pertumbuhan IHSG
Sumber: finance.yahoo.com
Prospek Perekonomian Indonesia
Pemerintah memasang target proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai
5,2% pada 2025, seperti yang ditetapkan dalam UU APBN 2025. Target tersebut tidak
berbeda dari target 2024 yang sama-sama sebesar 5,2%. Wakil Menteri Keuangan
Thomas Djiwandono dalam bisnis.com mengungkapkan realisasi target pertumbuhan
tahun depan akan sangat bergantung pada kebijakan Presiden Prabowo Subianto dan
Wakil Presiden Gibran Rakabuming. Selanjutnya, International Monetary Fund (IMF)
dalam laporan World Economic Outlook edisi Oktober 2024, memproyeksikan bahwa
pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,1% pada 2025. Bahkan, angka tersebut
diperkirakan stagnan hingga 2029. Secara umum, laporan World Economic Outlook
Oktober 2024 menggambarkan bahwa perjuangan global melawan Inflasi sebagian
besar berhasil dimenangkan. Tingkat inflasi secara global diperkirakan mencapai 3,5%
pada akhir 2025, di bawah tingkat rata-rata 2000 - 2019 sebesar 3,6%. Lalu, meskipun
terjadi pengetatan kebijakan moneter yang tajam di banyak belahan dunia, kondisi
ekonomi global tetap tangguh sehingga terhindar dari resesi.
Bank Dunia atau World Bank dalam laporan Indonesia Economic Prospects edisi
Desember 2024, memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,1%
pada 2025. Bank Dunia menyoroti bahwa prospek ekonomi ini menghadapi risiko yang
seimbang. Di mana risiko negatif mencakup ketegangan geopolitik yang meningkat
sekaligus potensi penundaan dalam reformasi fiskal dan struktural. Sementara itu,
dalam laporan Economic Surveys Indonesia edisi November 2024, Organisation for
Economic Co-operation and Development (OECD) memproyeksikan ekonomi
Indonesia akan tumbuh mencapai 5,2% pada 2025.
21
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 73
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Secara keseluruhan, OECD memandang perekonomian Indonesia telah pulih dari efek
pandemi Covid-19. Kendati demikian, kini Indonesia terdampak ketidakpastian
perekonomian global. Oleh sebab itu, lembaga yang beranggotakan banyak negara-
negara maju tersebut menekankan perlunya kebijakan moneter dan fiskal yang tetap
prudent untuk mempertahankan stabilitas ekonomi makro Indonesia.
Tinjauan Industri Pupuk dan Pertanian
Badan Pusat Statistik (BPS) pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV-2024
mencapai 5,02% year on year (yoy). Pertumbuhan ekonomi ini lebih tinggi bila
dibandingkan kuartal sebelumnya yang mencapai 4,95% yoy. Plt. Kepala BPS, Amalia
Adininggar Widyasanti dalam kontan.co.id menyampaikan, lima lapangan usaha
dengan kontribusi terbesar terhadap ekonomi kuartal IV-2024 adalah, industri
pengolahan tumbuh 4,89% yoy, perdagangan 5,19% yoy, pertanian 0,71% yoy,
konstruksi 5,81% yoy, dan pertambangan 3,95% yoy. Adapun total share dari kelima
lapangan usaha tersebut mencakup 63,34% dari total produk domestik bruto (PDB).
Sektor pertanian turut berkontribusi pada produk domestik bruto (PDB) selama kuartal
IV-2024. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Indonesia secara kumulatif
pada periode Januari-Desember 2024 mencapai USD264,70 miliar atau naik 2,29
persen dibanding periode yang sama 2023. Sementara itu, ekspor kumulatif nonmigas
mencapai USD248,83 miliar atau naik 2,46 persen. Ekspor produk pertanian,
kehutanan, dan perikanan meningkat signifikan sebesar 29,81 persen, didorong oleh
peningkatan ekspor kopi. Founder & CEO Supply Chain Indonesia (SCI), Setijadi dalam
Indonesia.go.id menyoroti pentingnya implementasi rantai dingin (cold chain) secara
end-to-end untuk produk pertanian, kehutanan, dan perikanan yang bersifat mudah
rusak (perishable). Dibutuhkan gudang dingin (cold storage) dan teknologi khusus
seperti controlled atmosphere storage (CAS) untuk menjaga kualitas produk. Hilirisasi
sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan sangat penting untuk meningkatkan
kualitas, kuantitas, dan daya saing produk.
Kepala Organisasi Riset Pertanian dan Pangan (ORPP) Badan Riset dan Inovasi
Nasional (BRIN) Puji Lestari menyampaikan sepanjang 2024, ORPP berhasil mencatat
berbagai langkah signifikan, terutama dalam mengatasi isu-isu kritis seperti ketahanan
pangan, praktik pertanian berkelanjutan, serta integrasi teknologi dalam sistem pangan
dan pertanian. Berbagai inovasi telah dihasilkan, mulai dari pengembangan varietas
unggul tanaman dan rumpun ternak yang meningkatkan produktivitas serta kualitas
hasil pertanian, hingga efisiensi proses pascapanen yang mendukung ketahanan
pangan nasional. Namun, di balik pencapaian tersebut, ORPP menghadapi tantangan
besar. Dampak perubahan iklim, keterbatasan sumber daya, dan meningkatnya
kebutuhan pangan akibat pertumbuhan populasi yang pesat menjadi tantangan utama.
Selain itu, pemerintah juga terus berupaya memperbaiki tata kelola pupuk bersubsidi
melalui digitalisasi penebusan yang diinisiasi oleh PT Pupuk Indonesia (Persero).
Industri Pupuk
Tanaman merupakan mahluk hidup yang membutuhkan berbagai unsur hara seperti C,
H, O, N, P, K, Ca, Mg, S, Fe dan lain sebagainya. Untuk memenuhi berbagai unsur hara
ini maka tanaman juga memerlukan pupuk.
22
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 74
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Pupuk merupakan produk kimia yang digunakan untuk membantu dalam meningkatkan
dan mempercepat partumbuhan serta perkembangan tanaman yang sedang
dibudidayakan sehingga dapat mempercepat produksi tanaman, selain itu pupuk juga
diperlukan untuk membantu menyuburkan tanaman sehingga tanaman yang
dibudidayakan menjadi lebih tahan terhadap hama penyakit. Pupuk juga dapat
membantu dalam memanipulasi lingkungan sekitar tanaman agar sesuai dengan
pertumbuhan dan juga perkembangan tanaman yang bersangkutan, disamping itu
pupuk juga dapat membantu dalam merangsang pertumbuhan akar, batang dan daun
tanaman.
Berdasarkan proses pembuatannya pupuk dibedakan menjadi dua yaitu pupuk buatan
dan pupuk alam. Pupuk ini dapat diaplikasikan lewat tanah, dan dan injeksi ke batang
tanaman. Adapun beberapa jenis pupuk yang beredar di pasaran terbagi atas 2 jenis
yaitu pupuk kimia dan pupuk organik.
Pupuk Kimia
Pupuk kimia merupakan pupuk yang dibuat dengan menggunakan berbagai bahan
kimia adapun bebrapa jenisnya yang beredar di pasaran adalah :
1. Urea
merupakan jenis pupuk kimia yang paling diminati karena sangat bermanfaat
untuk lahan pertanian dan budidaya, pupuk ini terbuat dari gas amoniak dan gas
asam arang. Adapun dalam pupuk ini jumlah kandungan nitrogennya cukup
tinggi yaitu sebesar 46 kg dari 100 kg pupuk. Kandungan nitrogen yang tinggi ini
sangat penting untuk membantu mempercepat pertumbuhan dan perkembangan
tanaman sebab nitrogen membantu mempercepat fotosintesis sehingga
menghasilkan banyak klorofil.
2. Za (Zwavelzure Amonium)
merupakan pupuk yang mengandung 21% nitrogen dan 24% sulfur. Pupuk ZA
ini biasanya digunakan sebagai pupuk dasar tanaman karena memiliki reaksi
kerja yang agak lambat. Pupuk ZA bersifat higroskopis atau mudah menyerap
air, dan karena reaksi pupuk ZA ini yang asam membuat pupuk ini kurang cocok
untuk tanaman muda karena rata-rata tanaman muda masih asam.
3. SP-36(Super phosphate)
merupakan pupuk hasil pencampuran asam sulfat dan fosfat alam. Pupuk ini
sering digunakan untuk tanaman perkebunan dan holtikultura. Pupuk ini sangat
bermanfaat untuk merangsang tanaman agar menghasilkan buah yang lebih
banyak selain itu SP-36 juga berfungsi untuk membantu kualitas biji,
merangsang pembelahan tanaman, mempercepat pemasakan buah,
menguatkan batang tanaman dan mempercepat jaringan sel. Pupuk SP36
mengandung 36% fosfor. Sama dengan Za, pupuk SP36 ini juga sering
digunakan sebagai pupuk dasar tanaman.
23
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 75
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
4. Kalium Klorida
Adalah pupuk yang terbuat dari ekstraksi mineral kalim dan mengandung 60%
kalium. Pupuk ini mudah larut dalam air sehingga mudah terserap dalam tanah.
Namun pupuk ini kurang cocok untuk tanaman seperti wortel dan kentang
karena reaksi toksiknya akan muncul pada tanaman tersebut. Pupuk ini cocok
digunakan untuk pupuk dasar maupun pupuk susulan.
5. NPK Phonska
Digunakan sebagai penyeimbang unsur hara. Pupuk NPK dapat membantu
tanaman agar tidak kerdil serta membuat pertumbuhan akar menjadi kuat,
banyak dan panjang sehingga mudah menyerap zat hara dalam tanah.
6. Dolomite (kapur karbonat)
Merupakan pupuk yang sering digunakan dalam pertanian dan digunakan
sebagai penyedia unsur hara makro sekunder Ca dan Mg. dengan reaksi kimia
yang ditimbulkan basa ( alkali ) sehingga dapat membantu untuk meningkatkan
pH tanah.
7. ZK (Zwavelzure Kali)
Adalah pupuk yang terbuat dari kandungan asam belerang dan kalium sehingga
sering disebut pupuk sulfat. Pupuk ini cocok untuk tanaman wortel dan kentang.
Pupuk Organik
Pupuk organik merupakan pupuk yang dibuat dengan bahan alami, antara lain:
1. Pupuk Kandang merupakan pupuk yang berasal dari kotoran hewan baik ternak
maupun unggas, seperti kerbau, sapi, kambing, dan ayam. Pupuk ini dapat
membantu menyuburkan tanah dan tanaman karena banyak mengandung unsur
hara atau nutrisi seperti fosfor, nitrogen dan kalium, selain itu juga terdapat unsur
lainnya seperti magnesium, sulfer kalsium,besi, natrium, molybdenum, dan
tembaga.
2. Pupuk Hijau merupakan pupuk yang berasal dari sisa tumbuhan, biasanya pupuk
ini dibuat dari tanaman hasil panen. Pupuk ini sant membantu untuk
meningkatkan kualitas tanah
3. Pupuk Kompos merupakan pupuk yang terbentuk dari sisa bahan organik yang
berasal dari tumbuhan, hewan dan limbah organik yang secara alami melalui
dekomposisi atau fermentasi
4. Pupuk Hayati yaitu pupuk yang bekerja dengan memanfaatkan organisme hidup
5. Humus yaitu pupuk yang dihasilkan dari proses dekomposisi atau pelapukan dari
daun-daun serta ranting-ranting tanaman yang membusuk secara alami
6. Pupuk Serasah yaitu pupuk yang terbuat dari limbah organik nabati atau
komponen tanaman yang sudah tidak lagi terpakai. Pupuk ini berasal dari
perbahan warna dan bentuk seperti jerami, sabut kelapa dan rumput.
Dengan melihat pentingnya pupuk untuk meningkatkan kualitas dan produktifitas
tanaman serta meningkatkan kualitas tanah maka industri ini terlihat akan terus
berkembang selama industri pendukung pupuk ini juga semakin meningkat seperti
industri perkebunan, dan pertanian.
24
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 76
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Pasar pupuk diperkirakan mencapai 402,5 miliar USD pada tahun 2025 dan akan
mencapai 541,2 miliar USD pada tahun 2030, dengan CAGR 6,10% selama periode
perkiraan (2025-2030). Pasar pupuk global mengalami transformasi signifikan yang
didorong oleh praktik pertanian yang berkembang dan masalah ketahanan pangan.
Saat ini, lebih dari 95% lahan pertanian global didedikasikan untuk budidaya tanaman
pangan, dengan padi, gandum, dan jagung yang secara kolektif mencakup sekitar 38%
lahan pertanian global. Pola budidaya yang ekstensif ini telah menyebabkan
peningkatan kebutuhan nutrisi dan aplikasi pupuk yang lebih canggih. Industri ini
menyaksikan pergeseran ke arah pertanian presisi dan teknik pertanian cerdas, yang
mengoptimalkan penggunaan pupuk dan meningkatkan hasil panen sambil
meminimalkan dampak lingkungan.
Industri pupuk memegang peranan penting dalam mendukung ketahanan pangan dan
ekonomi Indonesia. Ketersediaan pangan nasional dapat terpenuhi melalui
peningkatan produksi dan produktivitas tanaman, dan pupuk menjadi faktor kunci
keberhasilan ketahanan pangan tersebut. Pemerintah mendukung revitalisasi
infrastruktur industri pupuk melalui modernisasi. Untuk itu, industri, lembaga penelitian,
dan Kementerian/Lembaga terkait harus berkolaborasi mengembangkan pupuk yang
lebih efisien dan berkelanjutan. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat upaya
menghadapi tantangan global seperti fluktuasi harga bahan baku dan perubahan iklim.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dalam ekon.go.id
mengatakan, tujuan membangun pabrik pupuk, bukan untuk petrokimia, tapi tujuan
utamanya untuk produksi beras. Tidak ada revolusi pertanian tanpa pupuk. Tetapi
pasca reformasi, pembangunan pabrik pupuk dan turunannya relatif lebih lambat.
Padahal, pembangunan sebuah pabrik adalah employment terbesar untuk masyarakat
sekitar pada industri yang sifatnya capital intensive.
Produksi dan Permintaan Pupuk di Indonesia
PT Pupuk Indonesia (Persero) mencatat stok pupuk nasional mencapai 1,4 juta ton
pada penghujung 2024. Direktur Pemasaran Pupuk Indonesia, Tri Wahyudi Saleh
dalam tempo.co mengatakan, stok ini bisa menopang kebutuhan musim tanam perdana
di 2025.
25
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 77
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Tri menjelaskan bahwa stok yang dimiliki Pupuk Indonesia saat ini terdiri dari pupuk
bersubsidi dan nonsubsidi. Berdasarkan data per 27 Desember 2024, jumlah pupuk
bersubsidi yang dimiliki Pupuk Indonesia mencapai 1.069.208 juta ton. Stok pupuk
bersubsidi tersebut terdiri dari pupuk jenis urea sebanyak 544.295 ton, NPK sebesar
472.234 ton, NPK Formula Khusus sebesar 16.843 ton, dan organik sebesar 35.836
ton. Sementara itu, stok pupuk nonsubsidi sebanyak 428.299 ton yang terdiri dari urea
sebesar 355.982 ton dan NPK sebesar 72.318 ton. Stok pupuk bersubsidi per tanggal
27 Desember 2024 sebesar 1.069.208 ton.
PT Pupuk Indonesia (Persero) menuturkan bahwa sepanjang 2024 telah meraih
beberapa target dan pencapaian. Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi
dalam kontan.co.id mengatakan bahwa Perusahaan berhasil lakukan digitalisasi
layanan, penyaluran pupuk bersubsidi yang tepat waktu, hingga revitalisasi pabrik guna
mencukupi kebutuhan pupuk nasional. Dia melanjutkan, dengan kapasitas produksi
sebesar 14,6 juta ton, Pupuk Indonesia menjadi produsen pupuk berbasis nitrogen
terbesar di Asia Pasifik, Timur Tengah, dan Afrika Utara. Dalam beberapa waktu ini,
kata dia, Pupuk Indonesia bersama anak perusahaan telah melakukan sejumlah inisiatif
untuk mempertahankan pencapaian tersebut dengan cara meningkatkan kapasitas
produksi maupun melakukan inovasi bisnis yang lebih ramah lingkungan. Beberapa
upaya yang dilakukan di antaranya pembangunan pabrik NPK Pupuk Iskandar Muda
(PIM), pabrik NPK Phonska V Pupuk Petrokimia Gresik (PKG), dan terbaru adalah
proyek revitalisasi pabrik III-B milik PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (Pusri). Pupuk
Indonesia bersama seluruh anak perusahaan berkomitmen untuk terus meningkatkan
efisiensi produksi dan inovasi hijau sebagai strategi utama dalam memperkuat
ketahanan pangan nasional. Ia menambahkan, implementasi proyek-proyek ini
diharapkan dapat semakin meningkatkan daya saing industri pupuk nasional sekaligus
mendukung transisi menuju ekonomi hijau. Menurut Rahmat, dengan strategi yang
terarah, Pupuk Indonesia optimistis dapat terus memainkan peran sentral dalam industri
pupuk dan petrokimia nasional serta global.
Rahmad Pribadi juga mengungkapkan revitalisasi Pusri III-bertujuan agar pabrik yang
telah berusia lebih dari 40 tahun itu bisa lebih hemat energi dan mengurangi emisi
karbon. Selain itu, pengembangan pabrik ini juga dilakukan agar penggunaan bahan
baku menjadi lebih efisien. Pabrik Pusri III-B didesain lebih ramah lingkungan karena
menerapkan teknologi teranyar seperti KBR purifier untuk memproduksi amonia.
Sementara dalam proses produksi urea, pabrik Pusri III-B akan menggunakan sistem
Advance Cost Energy Saving (ACES 21) yang lebih hemat energi. Pada saat sudah
beroperasi, pabrik Pusri III-B diperkirakan dapat menghemat konsumsi gas bumi
sebesar 10 MMBTU per ton urea sehingga diharapkan dapat menghemat biaya gas
hingga Rp 1,5 triliun per tahun. Revitalisasi pabrik Pusri III-B bertujuan untuk
menggantikan pabrik Pusri III dan IV. Dibandingkan dengan kedua pabrik tersebut,
teknologi yang digunakan pada pabrik Pusri III-B ini merupakan teknologi yang lebih
ramah lingkungan. Rahmad mengatakan revitalisasi ditargetkan akan rampung pada
tahun 2027 dan pabrik akan memiliki kapasitas produksi sebesar 445.500 ton amonia
per tahun, serta 907.000 ton urea per tahun. Dia berharap, penyelesaian revitalisasi
pabrik ini akan mampu mendukung program pemerintah dalam mempercepat
pencapaian swasembada pangan.
26
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 78
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Ketua Komisi VI DPR RI, Anggia Erma Rini dalam drp.go.id menekankan pentingnya
peran strategis industri pupuk dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Dalam
Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Direktur Utama PT Pupuk Indonesia, Rachmat
Pribadi, Anggia menyoroti urgensi modernisasi dan kolaborasi lintas sektor guna
meningkatkan efisiensi distribusi serta keberlanjutan sektor pupuk di tengah tantangan
global, seperti fluktuasi harga bahan baku dan perubahan iklim. Industri pupuk adalah
kunci untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Dalam konteks perhatian besar
Presiden terhadap kedaulatan pangan, memastikan ketersediaan pupuk yang memadai
sangatlah krusial untuk meningkatkan produksi dan produktivitas tanaman. Anggia
mengapresiasi langkah pemerintah yang menaikkan alokasi pupuk bersubsidi tahun
2024 menjadi 9,55 juta ton, hampir dua kali lipat dari alokasi tahun sebelumnya sebesar
4,7 juta ton. Anggaran subsidi pupuk juga meningkat menjadi Rp33,78 triliun dari
alokasi awal Rp26,68 triliun.
Distribusi Pupuk
Pemerintah telah menetapkan alokasi volume pupuk bersubsidi tahun 2024 sebesar
9,55 juta ton. Volume ini naik dari alokasi awal pupuk bersubsidi sebesar 4,7 juta ton.
Anggaran subsidi pupuk tahun 2024 juga ditambahkan sebesar Rp7,1 triliun dari nilai
awal Rp26,68 triliun, sehingga total anggaran menjadi Rp33,78 triliun. Pemerintah saat
ini juga sedang berupaya terus meningkatkan transparansi dan efisiensi dalam
penyaluran pupuk bersubsidi. Adopsi teknologi digital dilakukan untuk meningkatkan
pengawasan distribusi dan penyaluran sampai ke petani agar tepat sasaran. Salah satu
upaya penting dalam hal ini yaitu mengintegrasikan data dan sistem dalam satu
platform terintegrasi dan real-time.
PT Pupuk Indonesia (Persero) telah menyalurkan pupuk subsidi sebanyak 7.312.584
ton atau 7,3 juta ton hingga 27 Desember 2024. Direktur Pemasaran Pupuk Indonesia
Tri Wahyudi Saleh dalam bisnis.com menyampaikan, total pupuk subsidi yang telah
disalurkan itu terdiri dari 3,69 juta ton urea, 3,57 juta ton NPK, dan 46.845 ton pupuk
organik. Realisasi penyaluran pupuk bersubsidi hingga akhir Desember 2024 ini telah
mencapai hasil yang memuaskan. Dengan kinerja positif tersebut, Tri Wahyudi
optimistis Pupuk Indonesia dapat memenuhi kebutuhan stok pupuk nasional di 2025.
Tercatat, stok pupuk nasional hingga akhir 2024 mencapai 1.497.507 ton atau 1,49 juta
ton. Stok ini terdiri dari pupuk bersubsidi dan nonsubsidi. Berdasarkan data per 27
Desember 2024, jumlah pupuk bersubsidi yang dimiliki Pupuk Indonesia mencapai
1.069.208 juta ton. Stok pupuk bersubsidi tersebut terdiri dari pupuk jenis urea
sebanyak 544.295 ton, NPK sebesar 472.234 ton, NPK Formula Khusus sebesar
16.843 ton, dan organik sebesar 35.836 ton.
Sementara, stok pupuk nonsubsidi sebanyak 428.299 ton yang terdiri dari urea sebesar
355.982 ton dan NPK sebesar 72.318 ton. Stok pupuk bersubsidi per tanggal 27
Desember 2024 sebesar 1.069.208 ton. Adapun, pemerintah telah menetapkan alokasi
pupuk bersubsidi 2025 mencapai 9,55 juta ton. Penambahan alokasi pada 2025 ini akan
dibarengi dengan penyederhanaan alur distribusi pupuk bersubsidi langsung ke petani.
Pihaknya menyatakan siap untuk menyalurkan pupuk subsidi pada 1 Januari 2025
sesuai dengan arahan dari pemerintah.
27
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 79
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Untuk mendukung kelancaran distribusi dan menjamin kualitas produk agar terjaga
dengan baik, Pupuk Indonesia memiliki 516 gudang lini II tingkat provinsi dan lini III
tingkat kabupaten atau kota yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, dengan
kapasitas total mencapai 2,89 juta ton. Selain itu, infrastruktur distribusi Pupuk
Indonesia juga didukung oleh 256 jasa ekspedisi truk, 125 kapal, dan 142 trayek
pelayaran. Pupuk Indonesia juga terus mengoptimalkan aplikasi Integrasi Pupuk
Bersubsidi (iPubers) yang telah diterapkan pada 27.000 kios di seluruh Indonesia untuk
menjamin penyaluran pupuk subsidi tepat sasaran. Sebagai produsen, Tri Wahyudi
menyebut bahwa pihaknya telah menyiapkan stok pupuk subsidi yang siap ditebus oleh
petani yang datang membawa KTP dan sudah terdaftar di sistem e-RDKK (Sistem
elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok). Semua petani yang memenuhi
syarat tersebut dapat langsung menebus pupuk subsidi sesuai alokasi yang telah
ditentukan.
Pestisida
Pestisida dapat diklasifikasikan berdasarkan organisme target. Berikut jenis-jenis
pestisida berdasarkan jenis hamanya:
- Insektisida
Insektisida adalah pestisida yang mengandung senyawa kimia beracun yang bisa
mematikan semua jenis serangga. Insektisida sebagai pestisida adalah bahan
kimia yang digunakan untuk mengendalikan serangga dengan membunuhnya atau
mencegahnya melakukan perilaku yang tidak diinginkan atau merusak.
- Herbisida
Herbisida adalah bahan senyawa beracun yang dapat dimanfaatkan untuk
membunuh tumbuhan pengganggu yang disebut gulma. Herbisida merupakan
agen, biasanya kimia, untuk membunuh atau menghambat pertumbuhan tanaman
yang tidak diinginkan, seperti gulma, spesies invasif, atau hama pertanian.
- Fungisida
Fungisida adalah bahan yang mengandung senyawa kimia beracun dan bisa
digunakan untuk memberantas dan mencegah fungi/cendawan. Fungisida, juga
disebut antimikotik, setiap zat beracun yang digunakan untuk membunuh atau
menghambat pertumbuhan jamur. Fungisida umumnya digunakan untuk
mengendalikan parasit.
- Bakterisida
Bakterisida mengandung bahan aktif beracun yang bisa membunuh bakteri.
Bakterisida sebagai pestisida adalah zat kimia yang membantu mencegah
pembentukan bakteri. Bakterisida juga sering digunakan sebagai aditif dalam
pelapis dan inhibitor korosi.
- Nematisida
Nematisida merupakan jenis pestisida untuk hama nematoda. Nematoda
merupakan organisme berbentuk seperti cacing kecil yang panjangya lebih dari 1
cm hidup pada lapisan tanah bagian atas. Nematisida cenderung menjadi racun
spektrum luas yang memiliki volatilitas tinggi atau sifat lain yang mendorong migrasi
melalui tanah.
28
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 80
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
- Akarisida
Akarisida sebagai pestisida adalah bahan yang mengandung senyawa kimia yang
beracun yang digunakan untuk membunuh tungau, caplak, laba-laba. Istilah
ixodicides kadang-kadang diterapkan pada akarisida yang digunakan untuk
melawan kutu.
Berdasarkan laporan Euromonitor dalam Agrochemical Industry in Indonesia, bahwa
kebutuhan bahan baku pestisida Indonesia tergolong tinggi. Dalam periode antara
tahun 2019-2023 nilai impor bahan baku pestisida utamanya produk karbamasi seperti
methomyl, carbofuran, carbosulfran, carbaryl dan buthyl penyl, methyl carbamate
(BPMC) tumbuh 2,8% hingga mencapai Rp 8 triliun pada 2023. Pada periode
2021-2022, harga bahan baku tersebut mengalami peningkatan yang disebabkan oleh
gangguan rantai pasok, peningkatan biaya produksi dan logistik akibat kapasitas
produksi yang belum sepenuhnya pulih pascapandemi Covid-19. Berdasarkan Global
Food Security Index 2022, Indonesia memperoleh skor yang baik dalam aspek
keterjangkauan pangan, namun masih terdapat pekerjaan rumah dari aspek
ketersediaan pangan untuk berbagai indikator seperti kecukupan pangan, penelitian
dan pengembangan dan akses terhadap agro input (agribisnis hulu). Salah satu faktor
yang dikhawatirkan adalah kesiapan industri dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan
produk agro input dalam skala besar. Isu tersebut tentunya dicermati oleh pelaku bisnis
agro input dalam negeri.
Isu tersebut tentunya dicermati oleh pelaku bisnis agro input dalam negeri. Salah satu
perusahaan agro input nasional PT Delta Giri Wacana (Perseroan) berupaya
melakukan penguatan bisnis dengan meningkatkan kapabilitas dan kapasitas produksi.
Dalam mengurangi ketergantungan bahan baku impor serta meningkatkan kontribusi
bauran bahan baku nonimpor, Perseroan membangun pabrik karbamasi dengan
kapasitas produksi 3.300 ton per tahun di tiga tahun pertama serta meningkat hingga
7.000 ton per tahun. David Yaory, direktur utama Perseroan dalam investor.id
mengatakan, hal ini tidak hanya memungkinkan Perseroan untuk memenuhi kebutuhan
produksi internal, bahkan memenuhi kebutuhan pasar pestisida domestik serta
membuka kesempatan untuk ekspor. Dia menegaskan, upaya Perseroan dalam
mengurangi ketergantungan bahan baku impor direalisasikan dengan kemampuan
memenuhi tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang tinggi pada produk-produk
agro input. Hal tersebut sejalan dengan upaya bisnis Perseroan untuk mengoptimalkan
pasar domestik.
Dikutip dalam prospectus DGW, pasar pestisida di Indonesia berfluktuasi selama
periode tinjauan dan mengalami penurunan dengan CAGR sebesar -1,3%, mencapai
IDR16,4 triliun pada tahun 2023. Di satu sisi, konsumsi pestisida sangat bergantung
pada kondisi cuaca. Misalnya, konsumsi pestisida menurun pada tahun 2019 dan 2023
akibat dampak pola iklim El Nino yang menyebabkan musim kemarau berkepanjangan.
Nilai konsumsi pestisida melonjak sebesar 32,5% pada tahun 2020, sebagian
disebabkan oleh tingkat curah hujan yang lebih tinggi yang mendorong pertumbuhan
gulma yang lebih banyak dan populasi hama yang lebih aktif. Di sisi lain, lonjakan harga
unit pestisida, akibat gangguan rantai pasokan, juga turut berkontribusi pada
pertumbuhan konsumsi pestisida yang kuat dalam hal nilai pada tahun 2020.
29
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 81
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Meskipun demikian, permintaan pestisida dipengaruhi oleh profitabilitas petani. Pada
tahun 2022, konsumsi pestisida menurun sebesar 26,8%, karena margin keuntungan
petani tertekan oleh meningkatnya biaya (seperti harga benih, pupuk, dan bahan bakar,
dll) yang memaksa petani untuk mengurangi pengeluaran pada pestisida.
Selama periode tinjauan, pestisida kimia merupakan sebagian besar dari konsumsi
pestisida, sementara pestisida organik dan bio-pestisida telah menjadi area
pertumbuhan yang muncul, terutama untuk pertanian buah dan sayuran. Konsumsi
produk organik diperkirakan akan tetap terbatas selama periode perkiraan, karena
faktor-faktor seperti ketersediaan produk yang lebih rendah dan efikasi dibandingkan
dengan pestisida kimia serta kurangnya kesadaran di kalangan petani. Konsumsi
pestisida diperkirakan akan mengalami ekspansi yang kuat dengan CAGR sebesar
10,0% selama periode perkiraan hingga mencapai IDR25,4 triliun pada tahun 2028.
Pertumbuhan ini akan didorong oleh dukungan pemerintah yang berkelanjutan untuk
meningkatkan ketahanan pangan, pertumbuhan populasi yang pesat yang mendorong
permintaan yang meningkat untuk produk pertanian, dan volume penggunaan pestisida
yang lebih tinggi akibat meningkatnya resistensi terhadap pestisida. Konsumsi pestisida
diperkirakan akan pulih pada tahun 2024, karena pola El Niño saat ini diproyeksikan
akan berakhir pada periode April-Juni dan curah hujan diperkirakan akan kembali ke
tingkat yang lebih normal. Dampak dari kenaikan biaya, terutama harga pupuk,
kemungkinan akan menjadi kurang signifikan untuk konsumsi pestisida, karena
meredanya gangguan rantai pasokan dan antisipasi penurunan harga pupuk non-
subsidi.
B.3. Analisis Operasional dan Prospek Perusahaan
Analisis Operasional
Perseroan merupakan suatu perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan besar
pupuk dan produk agrokimia. Perseroan merupakan perusahaan nasional yang
memiliki produk suplai pertanian lengkap dengan beragam pilihan seperti pupuk,
pestisida dan alat-alat pertanian yang dibutuhkan petani dalam proses penanaman
sampai dengan perawatan hingga menghasilkan panen yang optimal dari segi kuantitas
dan kualitas.
30
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 82
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Menurut laporan Euromonitor International Ltd 2024 yang dikutip dalam Prospektus
Perseroan, industri pestisida di Indonesia sangat terfragmentasi dengan banyak
perusahaan lokal dan internasional yang terlibat. Pasar ini terbagi di antara berbagai
pemain, di mana lima perusahaan teratas secara kolektif memegang pangsa pasar
sebesar 35,2%, sementara sepuluh perusahaan teratas menguasai 58,1% pangsa
pasar. Struktur pasar yang beragam ini menunjukkan adanya banyak pemain dengan
tingkat desentralisasi yang tinggi. Pemain terkemuka merupakan kombinasi dari
perusahaan internasional dan lokal, dengan Perseroan menduduki peringkat kedua
dalam industri ini dengan pangsa pasar sebesar 7,8%. Industri pupuk premium cukup
terkonsentrasi, dengan lima pemain teratas menguasai 72,1% pangsa pasar pada
tahun 2023. Meskipun industri pupuk premium di Indonesia sebagian besar dipimpin
oleh perusahaan lokal, mereka terutama mengimpor produk dari negara-negara seperti
Norwegia, Jerman, Tiongkok, dan Chili, di antara lainnya, karena kemampuan produksi
lokal mungkin terbatas akibat hambatan dalam mendirikan produksi lokal. Produk yang
diproduksi secara lokal mulai mengejar ketertinggalan dalam hal kualitas produk,
namun pupuk premium impor masih dianggap lebih unggul dalam hal kualitas dan
kemasan. Mayoritas dari lima pemain terkemuka dalam pupuk premium adalah pemain
lokal, dengan Perseroan berada di peringkat ketiga dengan pangsa pasar sebesar
14,4%.
Untuk itu, dalam menjalankan usahanya Perseroan menerapkan beberapa strategi
usaha diantaranya berfokus pada pasar retail, inovasi varian produk yang
berkelanjutan, dan mengerahkan sumber daya manusia yang mumpuni. Dalam
kegiatan produksinya, entitas anak Perseroan membeli bahan baku dari pemasok yang
ada di luar negeri maupun di Indonesia. Bahan baku diantar menggunakan jalur laut
dan darat untuk sampai ke fasilitas produksi. Selanjutnya, pemrosesan bahan baku
dilakukan menggunakan mesin-mesin dengan teknologi yang aman dan modern
sehingga mendukung proses produksi dengan aman dan optimal. Bahan baku akan
diproses menjadi komponen-komponen yang diperlukan untuk tahap formulasi
sehingga dapat menghasilkan berbagai jenis produk pupuk, pestisida maupun alat-alat
pertanian.
Sementara kegiatan pemasaran Perseroan dilakukan melalui dua model yaitu Business
to Business (B2B) maupun dengan Business to Business to Consumer (B2B2C). Pada
model bisnis B2B, Prinsipal Perseroan melakukan penjualan langsung kepada pasar
perkebunan yang ada sedangkan untuk penjualan kepada pasar ritel (free market)
Perseroan menggunakan model bisnis B2B2C dengan menjual produk-produk kepada
kios tani (direct retailer) baik menggunakan unit usaha distribusi internal maupun
bekerja sama dengan distributor eksternal. Pada penjualan B2B2C, Perseroan
didukung jaringan distribusi yang kuat melalui 25 gudang yang tersebar di seluruh
wilayah Indonesia dan mendistribusikan daerah pedesaan sehingga produk Perseroan
dapat dibeli petani secara langsung melalui kios-kios yang bekerja sama dengan
Perseroan. Saat ini distribusi Perseroan diperkuat oleh 7.000 kios yang melayani
kebutuhan lebih dari 10 juta petani atau sekitar 30% dari total petani di Indonesia. Selain
itu, Perseroan juga memiliki lebih dari 1.000 ahli agronomi yang bertugas untuk
memasarkan produk sekaligus memberikan edukasi dan pelatihan kepada para petani
di daerah mengenai prosedur penggunaan produk Perseroan beserta manfaat yang
diperoleh bagi tanaman. Dengan demikian produk-produk Perseroan dapat digunakan
secara optimum oleh para petani sehingga mampu memberikan hasil panen yang
memuaskan bagi para petani.
31
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 83
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Prospek Usaha Perseroan
Berdasarkan Laporan Euromonitor, konsumsi pestisida di Indonesia sebesar 16,4 triliun
dan pangsa pasar untuk industri pupuk di Indonesia sebesar 103,6 triliun pada tahun
2023. Pertumbuhan industri pestisida didorong oleh support dari Pemerintah Indonesia
untuk meningkatkan ketahanan pangan, Peraturan Pemerintah untuk pendaftaran
pestisida memberikan dukungan yang menguntungkan untuk produksi lokal.
Sementara terkait pertumbuhan industry pupuk premium di Indonesia didorong oleh
meningkatnya focus pada produktivitas pertanian dan ketahanan pangan yang
mendorong adopsi pupuk premium, pengurangan subsidi pupuk akan mengalihkan
permintaan ke pupuk premium serta meningkatnya adopsi smart farming yang
diharapkan dapat mendorong konsumsi pupuk premium untuk aplikasi pertanian.
Konsumsi pestisida diperkirakan akan mencatat ekspansi yang kuat dengan CAGR
sebesar 10,0% selama periode perkiraan hingga mencapai Rp25,4 triliun pada tahun
2028. Pertumbuhan ini akan didorong oleh dukungan pemerintah yang berkelanjutan
untuk meningkatkan ketahanan pangan, pertumbuhan populasi yang kuat yang
mendorong meningkatnya permintaan akan produk pertanian, dan volume penggunaan
pestisida yang lebih tinggi karena meningkatnya resistensi terhadap pestisida.
Konsumsi pestisida diperkirakan akan pulih pada tahun 2024, karena pola El Nino saat
ini diproyeksikan akan berakhir pada periode April-Juni dan curah hujan diperkirakan
akan kembali ke tingkat yang lebih normal.
Total market size konsumsi pupuk di Indonesia mencapai Rp103,6 triliun pada tahun
2023, naik dari Rp58,4 triliun pada tahun 2019. Dengan market size pupuk premium
dalam aplikasi pertanian mencapai Rp2,3 triliun pada tahun 2023. Pupuk premium
diperkirakan akan mempertahankan momentum pertumbuhan yang kuat karena
penggunaan pupuk berkualitas tinggi. Pupuk premium terus didukung oleh fokus
strategis pemerintah pada peningkatan produktivitas pertanian. Meningkatnya fokus
pada produktivitas pertanian dan ketahanan pangan mendorong adopsi pupuk
premium. Kekhawatiran tentang kekurangan pangan selama pandemi COVID-19
memotivasi pemerintah untuk meningkatkan upaya untuk meningkatkan ketahanan
pangan. Pupuk premium telah mendapat manfaat dari tren ini, karena pupuk ini
menawarkan kemanjuran yang lebih besar daripada pupuk non-premium berbiaya
rendah. Pupuk premium mengandung ketiga nutrisi utama (nitrogen, fosfor dan kalium)
dan mereka dapat diformulasikan sesuai dengan jenis tanaman dan tanah,
membuatnya lebih efektif dan nyaman untuk diterapkan daripada pupuk nutrisi tunggal.
Meningkatnya fokus pada produktivitas pertanian dan ketahanan pangan mendorong
adopsi pupuk premium. Kekhawatiran tentang kekurangan pangan selama pandemi
COVID-19 memotivasi pemerintah untuk meningkatkan upaya untuk meningkatkan
ketahanan pangan. Pupuk premium telah mendapat manfaat dari tren ini, karena pupuk
ini menawarkan kemanjuran yang lebih besar daripada pupuk non-premium berbiaya
rendah. Pupuk premium mengandung ketiga nutrisi utama (nitrogen, fosfor dan kalium)
dan dapat diformulasikan sesuai dengan jenis tanaman dan tanah, membuatnya lebih
efektif dan nyaman untuk diterapkan daripada pupuk nutrisi tunggal.
32
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 84
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
LATAR BELAKANG DAN ALASAN DILAKUKANNYA TRANSAKSI
Pada tanggal 13 Januari 2025, Perseroan telah melakukan penawaran umum perdana
saham dengan dana yang diterima dari IPO sebesar Rp.202.941.190.000. Sebagian
dari dana yang diterima dari IPO oleh Perseroan akan dialokasikan kepada unit usaha
Pestisida dan Pupuk (FIT), mengikuti perencanaan awal Perseroan sebelum go public
dan sesuai dengan yang tertuang dalam dokumen prospektus penawaran umum
perdana Perseroan, dimana peruntukan dana tersebut adalah untuk pemenuhan modal
kerja pada anak usaha.
FIT akan menggunakan dana tersebut untuk memenuhi modal kerja dalam pembelian
raw material, dikarenakan FIT akan melaksanakan ekspansi pabrik di Sumatera
sehingga Perseroan sebagai entitas induk mendukung FIT dengan memberikan
bantuan dana dalam pembayaran raw material (berupa utang/trade payables kepada
supplier raw material).
KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN YANG BERSIFAT KUALITATIF ATAS
TRANSAKSI
Manfaat dan Keuntungan Transaksi
Transaksi ini diharapkan untuk meningkatkan hasil operasi Perseroan, dengan laba
setelah pajak (PAT) yang bertambah diharapkan menjadi indikator dari peningkatan
hasil operasi.
Peningkatan laba setelah pajak dapat dicapai dengan adanya pengurangan interest
expense yang dicatatkan oleh FIT karena adanya tambahan modal dari Perseroan.
Dengan adanya Transaksi, FIT dapat memiliki tambahan modal kerja dan dengan
demikian membutuhkan lebih sedikit pendanaan dari pihak ketiga.
Hal ini juga diharapkan dapat memperluas cakupan penjualan Perusahaan untuk dapat
memenuhi kebutuhan pasar yang masih luas.
Risiko dan Kerugian Transaksi
Berdasarkan penjelasan dari manajemen Perseroan, tidak ada risiko maupun potensi
kerugian dari Transaksi. Disamping itu, Transaksi dilakukan sesuai dengan peruntukan
dana IPO yang diterima oleh Perseroan.
C. Analisis Kuantitatif
C.1. Penilaian Kinerja Historis
Tabel di bawah ini mencerminkan posisi keuangan historis Perseroan untuk tahun-
tahun yang berakhir 31 Desember 2020 sampai dengan 2024.
33
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 85
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
PT DELTA GIRI WACANA
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020 SAMPAI 2024
(dalam jutaan rupiah)
2020 2021 2022 2023 2024
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 6.975 16.099 23.385 43.938 63.078
Piutang usaha 349.326 534.762 867.281 685.340 980.470
Piutang lain-lain 499 2.148 5.558 6.060 2.189
Persediaan 193.843 271.974 937.101 962.624 958.426
Pajak dibayar di muka 791 2.329 12.014 49.821 30.648
Biaya dibayar di muka 7.029 4.343 11.507 17.149 39.949
Aset lancar lainnya 2.081 2.086 4.219 1.331 2.760
Total Aset Lancar 560.544 833.741 1.861.065 1.766.263 2.077.520
ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap - neto 60.127 79.667 183.918 442.584 577.441
Aset tidak berwujud 6.938 5.398 3.940
Properti Investasi 80.092 39.278 38.055 37.094 19.374
Aset pajak tangguhan 31.647 38.110 47.377 58.940 71.810
Goodwill - 2.268 2.268 2.268
Uang muka pembelian aset tetap - 26.480 42.870 58.904
Estimasi tagihan pajak penghasilan 135 135 24.303 62.892 97.010
Uang Jaminan 152 - - -
Aset tidak lancar lainnya 404 359 1.848 2.116
Total Aset Tidak Lancar 172.153 157.594 329.698 653.894 832.863
TOTAL ASET 732.697 991.335 2.190.763 2.420.157 2.910.383
PT DELTA GIRI WACANA
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020 SAMPAI 2024
(dalam jutaan rupiah)
2020 2021 2022 2023 2024
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS LANCAR
Cerukan bank 52.524 117.575 101.293 75.750 60.993
Utang usaha : 236.812 280.592 573.447 554.994 768.096
Utang pajak 15.847 37.032 62.945 31.950 25.958
Utang lain-lain 31.076 35.093 31.712 56.123 65.325
Uang Muka Pelanggan 83 1.583 8.035 18.999 11.589
Biaya yang masih harus dibayar 93.521 99.342 149.477 159.185 205.420
Liabilitas sewa - jangka pendek 17.622 19.465 25.596 16.194 19.275
Pinjaman jangka pendek - 58.347 496.890 621.500 864.746
Pinjaman bank jangka panjang - porsi jangka pendek - 4.000 4.000 3.401 2.274
Kewajiban imbalan kerja - jangka pendek 465 1.199 2.342 2.332 2.271
Pinjaman pihak ketiga - jangka pendek - - 75.266 - -
Total Liabilitas Lancar 447.950 654.228 1.531.003 1.540.428 2.025.947
LIABILITAS TIDAK LANCAR
Liabilitas pajak tangguhan 2.950 5.681 4.737
Kewajiban imbalan kerja 30.904 32.964 37.082 44.462 44.922
Utang lain-lain - 1.020
Pinjaman pihak berelasi - jangka panjang - 9.002
Pinjaman bank - jangka panjang 13.333 9.333 48.982 4.466
Liabilitas sewa - jangka panjang 28.806 10.280 59.426 55.858 45.183
Liabilitas lainnya - jangka panjang 3.682 3.287 3.531
Total Liabilitas Tidak Lancar 59.710 56.577 122.495 158.270 102.839
EKUITAS
Modal saham 20.000 135.550 166.150 166.150 500.000
Tambahan modal disetor 99.486 58.179 128.270 220.270 128.270
Transaksi dengan kepentingan nonpengendali - 9.952
Saldo laba 105.551 86.464 227.405 240.064 120.240
225.037 280.193 521.825 626.484 758.462
Kepentingan Non-pengendali 337 15.440 94.975 23.135
Total Ekuitas 225.037 280.530 537.265 721.459 781.597
TOTAL LIABILITAS DAN 31 28 25 30 27
EKUITAS 732.697 991.335 2.190.763 2.420.157 2.910.383
34
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 86
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Analisis Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perseroan
Kas dan Setara Kas
Dalam Kas dan Setara Kas per 31 Desember 2024 termasuk kas pada bank dan
deposito berjangka yang saldonya sebesar Rp.63.078.000.000. Kas dan setara kas ini
seluruhnya digunakan untuk kegiatan operasional Perseroan.
Kas setara kas Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021, 2022 dan
2023 masing-masing adalah sebesar Rp.6.975.429.000, Rp.16.098.794.000,
Rp.23.385.101.000 dan Rp.43.937.633.000.
Piutang Usaha
Saldo piutang usaha per 31 Desember 2024 sebesar Rp.980.470.000.000 terdiri dari
piutang usaha pihak ketiga sebesar Rp.1.028.376.000.000 dan piutang usaha pihak
berelasi sebesar Rp.3.472.000.000 dan provisi penurunan nilai atas piutang usaha
sebesar Rp.51.378.000.000.
Piutang usaha Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021, 2022 dan
2023 masing-masing adalah sebesar Rp.349.326.229.000, Rp.534.761.981.000,
Rp.867.280.923.000 dan Rp.685.340.312.000. Kenaikan jumlah piutang usaha
Perseroan per Tanggal Penilaian disebabkan oleh kenaikan jumlah piutang pihak ketiga
maupun piutang pihak berelasi.
Berdasarkan penelaahan terhadap akun piutang usaha pada akhir tahun, manajemen
berkeyakinan bahwa penyisihan atas penurunan nilai tersebut cukup untuk menutupi
kerugian dari tidak tertagihnya piutang usaha.
Piutang usaha digunakan sebagai jaminan untuk pinjaman bank jangka pendek dan
cerukan.
Persediaan
Jumlah persediaan Perseroan mengalami peningkatan dari tahun ke tahun sejak 2020
hingga 2024. Adapun persediaan Perseroan per 31 Desember 2024 sebesar
Rp.958.426.000.000 setelah memperhitungkan penurunan nilai persediaan dan
hak pengembalian barang masing-masing sebesar Rp.4.172.000.000, dan
Rp.29.276.000.000.
Persediaan Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021, 2022 dan 2023
masing-masing adalah sebesar Rp.100.385.257.000, Rp.193.842.942.000,
Rp.271.973.811.000, Rp.937.100.913.000 dan Rp.962.624.632.000.
Aset Tetap
Aset tetap Perseroan per 31 Desember 2024 sebesar Rp.577.441.000.000 meliputi
tanah, bangunan dan prasarana, kendaraan, mesin, peralatan kantor dan pabrik,
perangkat lunak serta aset dalam penyelesaian.
35
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 87
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Aset tetap tersebut seluruhnya adalah aset operasional yang menunjang kegiatan
usaha Perseroan. Sedangkan aset dalam penyelesaian berupa pembangunan pabrik
di Cikande dan pembuatan mesin yang diperkirakan akan selesai pada bulan Mei 2025.
Aset tetap Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021, 2022 dan 2023
masing-masing adalah sebesar Rp.60.127.569.000, Rp.79.666.807.000,
Rp.183.918.550 dan Rp.442.584.295.000. Kenaikan aset tetap secara konsolidasi pada
Perseroan disebabkan oleh peningkatan nilai aset tetap berupa tanah, bangunan,
mesin, peralatan kantor dan pabrik, perangkat lunak dan aset dalam penyelesaian.
Pinjaman dan cerukan
Pada tanggal 31 Desember 2024, saldo total pinjaman dan cerukan bank adalah
sebesar Rp.932.479.000.000 yang merupakan pinjaman kepada beberapa Bank di
Indonesia, yang dipergunakan untuk mendanai modal kerja Perseroan.
Jumlah pinjaman dan cerukan secara total pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020,
2021, 2022 dan 2023 masing-masing adalah sebesar Rp.52.524.000.000,
Rp.193.255.000.000, Rp.611.516.000.000 dan Rp.749.633.000.000. Kenaikan pada
saldo pinjaman dan cerukan bank disebabkan oleh adanya penambahan pinjaman
bank.
Utang Usaha
Utang usaha Perseroan per 31 Desember 2024 sebesar Rp.768.096.000.000 terdiri dari
utang usaha kepada pihak ketiga sebesar Rp.759.644.000.000 dan kepada pihak
berelasi sebesar Rp.8.452.000.000.
Jumlah utang usaha Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021, 2022
dan 2023 masing-masing adalah sebesar Rp.236.811.830.000, Rp.280.592.354.000,
Rp.573.446.460.000, dan Rp.554.994.674.000. Kenaikan utang usaha Perseroan
disebabkan terutama oleh karena kenaikan pada utang usaha pihak ketiga.
Ekuitas
Per Tanggal Penilaian modal ditempatkan dan disetor Perseroan adalah sebesar
Rp.500.000.000.000 yang terdiri dari 5.000.000.000 lembar saham dengan harga per
lembar senilai Rp.100. Jumlah ekuitas Perseroan adalah sebesar Rp.781.597.000.000.
Jumlah Ekuitas Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021, 2022 dan
2023 masing-masing adalah sebesar Rp.225.037.558.000, Rp.280.530.376.000,
Rp.537.265.567.000, dan Rp.721.458.658.000. Kenaikan pada ekuitas Perseroan
disebabkan oleh tambahan modal disetor dan keuntungan yang terus dihasilkan setiap
tahunnya.
2020 2021 2022 2023 2024
Current Ratio 1,25 1,27 1,22 1,15 1,03
Quick Ratio 0,82 0,86 0,60 0,52 0,55
Debt to Equity Ratio 2,26 2,53 3,08 2,35 2,72
36
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 88
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Likuiditas Perseroan dari tahun 2020 sampai 2024 menunjukkan gambaran yang baik;
hal ini terlihat dari Current Ratio yang berada diatas satu.
Debt to Equity Ratio yang berada diatas satu, mencerminkan bahwa Perseroan dalam
menjalankan kegiatan usahanya lebih banyak menggunakan dana dari luar Perseroan.
Analisis Laporan Laba Rugi Konsolidasian Perseroan
Tabel di bawah ini mencerminkan hasil usaha historis Perseroan untuk tahun-tahun
yang berakhir 31 Desember 2020 sampai dengan 2024.
PT DELTA GIRI WACANA
LABA RUGI KOMPREHENSIF KONSOLIDASIAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020 SAMPAI 2024
(dalam jutaan rupiah)
2020 2021 2022 2023 2024
PENJUALAN
Penjualan bersih 1.030.880 1.383.279 1.687.154 3.039.796 3.373.117
1.030.880 1.383.279 1.687.154 3.039.796 3.373.117
BEBAN POKOK PENJUALAN
Beban pokok penjualan 765.327 1.035.887 1.305.976 2.338.009 2.434.371
765.327 1.035.887 1.305.976 2.338.009 2.434.371
LABA KOTOR 265.553 347.392 381.178 701.787 938.746
BEBAN USAHA (223.688) (231.657) (258.647) (597.319) (659.921)
(223.688) (231.657) (258.647) (597.319) (659.921)
LABA (RUGI) USAHA 41.865 115.735 122.531 104.468 278.825
PENGHASILAN DAN BEBAN LAIN-LAIN
Kerugian selisih kurs, bersih (8.325) (1.946) (15.081) 3.945 (17.268)
Pendapatan bunga 49 92 78 229 278
Management fee - - - - -
Beban bunga (11.728) (8.867) (22.492) (53.038) (69.114)
Pendapatan sewa 794 - - - -
Keuntungan penjualan aset tetap 470 - - - 14.205
Pendapatan atau beban lain-lain (509) 3.629 83.150 6.637 5.454
(19.249) (7.092) 45.655 (42.227) (66.445)
LABA SEBELUM PAJAK 22.616 108.643 168.186 62.241 212.380
PAJAK PENGHASILAN (11.657) (27.570) (23.950) (42.352) (30.494)
LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN 10.959 81.073 144.236 19.889 181.886
LABA(RUGI) KOMPREHENSIF (2.832) (2.034) (1.310) (2.632) 3.577
LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN 8.127 79.039 142.926 17.257 185.463
37
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 89
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Pendapatan
Jumlah pendapatan Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021, 2022,
2023 dan 2024 masing-masing adalah sebesar Rp.1.030.880.148.000,
Rp.1.383.279.101.000, Rp.1.687.153.846.000, Rp.3.039.795.991.000, dan
Rp.3.373.117.000.000.
Laba / (rugi) Bersih
Jumlah laba / (rugi) bersih Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021,
2022, 2023 dan 2024 masing-masing adalah sebesar Rp.10.958.818.000,
Rp.81.073.573.000, Rp.144.236.578.000, Rp.19.888.949.000, dan
Rp.181.886.000.000. Kenaikan laba bersih pada tahun 2024 disebabkan terutama
karena adanya peningkatan pada penjualan produk pupuk Perseroan.
2020 2021 2022 2023 2024
Return on Sales (%) 1,06 5,86 8,55 0,65 5,39
Return on Equity %) 4,87 28,90 26,85 2,76 23,27
Return on Assets (%) 1,50 8,18 6,58 0,82 6,25
Total pendapatan di tahun 2020 adalah sebesar Rp.1.030.880.148.000, yang kemudian
mengalami peningkatan sebesar 34,18% menjadi Rp.1.383.279.101.000 di tahun 2021.
Di tahun 2022 pendapatan Perseroan kembali mengalami peningkatan sebesar 21,97%
menjadi Rp.1.687.153.846.000. Di tahun 2023 pendapatan Perseroan mengalami
peningkatan kembali sebesar 80,17% menjadi Rp.3.039.795.991.000, dan di tahun
2024 kembali meningkat sebesar 10,97% menjadi Rp.3.373.117.000.000.
Berdasarkan rasio profitabilitas yang ditunjukan oleh rasio Return on Sales, Return on
Equity, dan Return on Assets memberikan gambaran bahwa Perseroan sudah mampu
untuk memperoleh laba hal ini tampak dengan ratio ROS, ROE, dan ROA yang positif.
Analisis Arus Kas Historis Perseroan
(dalam jutaan Rupiah)
2020 2021 2022 2023 2024
Arus kas dari aktivitas operasi (70.759 (81.011) 78.919 129.776 129.477
Arus kas dari aktivitas investasi 444 408 (108.207) 4.812 (130.153)
Arus kas dari aktivitas pendanaan 12.528 22.879 52.826 (88.487) 34.547
Kenaikan (Penurunan) kas dan
(57.787) (57.724) 23.539 46.101 33.871
setara kas
Arus kas dari aktivitas operasi menunjukkan gambaran yang semakin membaik setiap
tahunnya, dimana penerimaan kas dari pelanggan melebihi pengeluaran-pengeluaran
kas termasuk pengeluaran untuk pembayaran biaya keuangan.
Arus kas dari aktivitas investasi menunjukkan adanya investasi yang dilakukan
Perseroan terutama di tahun 2022 dan 2024, baik berupa investasi pada entitas anak
maupun atas aset tetap.
38
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 90
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Sedangkan untuk arus kas dari aktivitas pendanaan, terlihat bahwa pada tahun 2023
terjadi aktivitas pembayaran pinjaman-pinjaman baik dari bank maupun pihak berelasi
yang lebih besar dibandingkan aktivitas penerimaan pendanaan.
C.2. Analisis Proyeksi Keuangan Perseroan
Dalam memberikan analisis kewajaran atas Transaksi, kami juga melakukan analisis
atas proyeksi keuangan Perseroan dalam kondisi Tidak Melakukan Transaksi dan
kondisi Melakukan Transaksi.
Proyeksi keuangan dalam kondisi Melakukan dan Tidak Melakukan Transaksi disiapkan
oleh manajemen Perseroan dan telah kami lakukan penyesuaian-penyesuaian antara
lain sebagai berikut:
- Aset tetap eksisting Perseroan didasarkan perhitungannya atas harga
perolehan, penyusutan, dan akumulasi penyusutan per Tanggal Penilaian.
- Revisi pada perhitungan depresiasi atas capex di tahun 2029.
- Asumsi jumlah hari penagihan piutang usaha didasarkan atas data historis
jumlah hari penagihan piutang usaha.
- Asumsi jumlah hari perputaran persediaan didasarkan atas dasar data historis
jumlah hari perputaran persediaan.
- Asumsi jumlah hari pembayaran utang usaha didasarkan atas data historis
jumlah hari pembayaran utang usaha.
Asumsi-asumsi dalam penyusunan proyeksi yang disiapkan oleh manajemen
Perseroan adalah sebagai berikut:
A. Kondisi Tidak Melakukan Transaksi
• Dalam kondisi Tidak Melakukan Transaksi, diasumsikan bahwa FIT tidak memiliki
tambahan modal kerja dan dengan demikian membutuhkan lebih banyak dana
dari pihak ketiga untuk mendanai modal kerjanya.
• Proyeksi Laba Rugi Komprehensif Perseroan dalam kondisi Tidak Melakukan
Transaksi adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
2025 2026 2027 2028 2029
PENJUALAN 20,29% 11,44% 9,71% 10,78% 11,06%
Penjualan bersih 4.057.639 4.521.636 4.960.497 5.495.422 6.103.068
4.057.639 4.521.636 4.960.497 5.495.422 6.103.068
BEBAN POKOK PENJUALAN 1,14 1,10 1,10 1,11 1,11
Beban pokok penjualan 2.774.450 3.049.861 3.341.684 3.704.584 4.114.320
2.774.450 3.049.861 3.341.684 3.704.584 4.114.320
LABA KOTOR 1.283.189 1.471.776 1.618.813 1.790.838 1.988.748
31,62% 32,55% 32,63% 32,59% 32,59%
Beban usaha (905.300) (954.770) (1.026.414) (1.103.183) (1.190.589)
Penyusutan dan amortisasi (47.686) (46.020) (41.573) (23.379) (23.672)
(952.986) (1.000.790) (1.067.986) (1.126.562) (1.214.262)
LABA (RUGI) USAHA 330.203 470.986 550.826 664.276 774.486
8,14% 10,42% 11,10% 12,09% 12,69%
PENGHASILAN DAN BEBAN LAIN-LAIN
Beban bunga pinjaman (72.331) (52.976) (28.102) - -
Beban bunga sewa (6.003) (5.251) (4.500) (3.748) (2.997)
(78.334) (58.227) (32.602) (3.748) (2.997)
LABA SEBELUM PAJAK 251.870 412.759 518.224 660.528 771.490
PAJAK PENGHASILAN (55.411) (90.807) (114.009) (145.316) (169.728)
LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN 196.458 321.952 404.215 515.211 601.762
39
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 91
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
o Pendapatan dan biaya pokok pendapatan Perseroan diproyeksikan sebagai
berikut:
Perincian dari proyeksi pendapatan Perseroan adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun 2025 2026 2027 2028 2029
Pestisida 1.480.000 1.769.453 2.003.507 2.271.379 2.566.475
Pupuk 2.378.290 2.480.902 2.592.038 2.719.881 2.866.903
Alat Pertanian 120.003 139.813 165.091 190.811 221.308
Distribusi 79.346 131.469 199.862 313.351 448.382
Jumlah 4.057.639 4.521.636 4.960.497 5.495.422 6.103.068
Perincian dari proyeksi beban pokok Perseroan adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun 2025 2026 2027 2028 2029
Pestisida 856.000 1.011.018 1.151.655 1.314.539 1.492.398
Pupuk 1.807.960 1.877.721 1.952.256 2.037.996 2.136.602
Alat Pertanian 100.460 118.105 137.275 156.542 179.259
Distribusi 10.030 43.016 100.498 195.506 306.060
Jumlah 2.774.450 3.049.861 3.341.684 3.704.584 4.114.320
o Beban usaha terdiri dari beban penjualan dan beban umum & administrasi,
dengan jumlah sebesar:
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun 2025 2026 2027 2028 2029
Beban usaha 952.986 1.000.790 1.067.986 1.126.562 1.214.262
o Beban bunga pinjaman diasumsikan sebesar:
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun 2025 2026 2027 2028 2029
Beban bunga
72.331 52.976 28.102 - -
pinjaman
40
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 92
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
• Proyeksi Posisi Keuangan Perseroan dalam kondisi Tidak Melakukan Transaksi
adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
2025 2026 2027 2028 2029
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 395.546 373.862 337.811 330.669 736.901
Piutang usaha 1.047.130 1.166.871 1.280.125 1.418.170 1.574.981
Piutang lain-lain 2.189 2.189 2.189 2.189 2.189
Persediaan 1.117.318 1.228.231 1.345.753 1.491.899 1.656.906
Pajak dibayar di muka 30.648 30.648 30.648 30.648 30.648
Biaya dibayar di muka 42.525 44.658 47.657 50.271 54.184
Aset lancar lainnya 2.760 2.760 2.760 2.760 2.760
Total Aset Lancar 2.638.116 2.849.219 3.046.943 3.326.605 4.058.569
ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap - neto 535.742 493.839 455.574 435.660 415.631
Aset tidak berwujud 962 - - - -
Properti Investasi 19.374 19.374 19.374 19.374 19.374
Aset pajak tangguhan 71.810 71.810 71.810 71.810 71.810
Goodwill 2.268 2.268 2.268 2.268 2.268
Uang muka pembelian aset tetap 58.904 58.904 58.904 58.904 58.904
Estimasi tagihan pajak penghasilan 97.010 97.010 97.010 97.010 97.010
Aset tidak lancar lainnya 2.116 2.116 2.116 2.116 2.116
Total Aset Tidak Lancar 788.186 745.321 707.056 687.142 667.113
TOTAL ASET 3.426.302 3.594.540 3.753.998 4.013.748 4.725.682
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS LANCAR
Utang usaha : 766.997 843.134 923.809 1.024.133 1.137.404
Utang pajak 25.958 25.958 25.958 25.958 25.958
Utang lain-lain 65.325 65.325 65.325 65.325 65.325
Uang Muka Pelanggan 11.589 11.589 11.589 11.589 11.589
Biaya yang masih harus dibayar 328.165 344.626 367.765 387.936 418.136
Pinjaman jangka pendek 904.141 662.201 351.277 - -
Total Liabilitas Lancar 2.102.175 1.952.833 1.745.724 1.514.941 1.658.412
LIABILITAS TIDAK LANCAR
Liabilitas pajak tangguhan 4.737 4.737 4.737 4.737 4.737
Kewajiban imbalan kerja 47.193 47.193 47.193 47.193 47.193
Liabilitas sewa - jangka panjang 64.458 64.458 64.458 64.458 64.458
Liabilitas lainnya - jangka panjang 3.531 3.531 3.531 3.531 3.531
Total Liabilitas Tidak Lancar 119.919 119.919 119.919 119.919 119.919
EKUITAS
Modal saham 588.235 588.235 588.235 588.235 588.235
Tambahan modal disetor 320.754 320.754 320.754 320.754 320.754
Transaksi dengan kepentingan nonpengendali 9.952 9.952 9.952 9.952 9.952
Komponen ekuitas lainnya (54.566) (58.937) (96.586) (121.264) (154.563)
Saldo laba 316.698 638.650 1.042.865 1.558.076 2.159.838
1.181.073 1.498.653 1.865.220 2.355.753 2.924.216
Kepentingan Non-pengendali 23.135 23.135 23.135 23.135 23.135
Total Ekuitas 1.204.208 1.521.788 1.888.355 2.378.888 2.947.351
TOTAL LIABILITAS DAN
EKUITAS 3.426.302 3.594.540 3.753.998 4.013.748 4.725.682
41
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 93
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
o Capital Expenditure diasumsikan sebagai berikut :
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun 2025 2026 2027 2028 2029
Capex 3.010 3.155 3.307 3.466 3.642
Capex tersebut berupa pembelian peralatan kantor dan pembelian terkait
pemeliharaan (maintenance/replacement) mesin dan bangunan.
o Pinjaman jangka pendek diasumsikan sebagai berikut :
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun 2025 2026 2027 2028 2029
Pinjaman
904.141 662.201 351.277 - -
jangka pendek
o Penyusutan aset tetap didasarkan pada perkiraan umur ekonomisnya.
o Pajak Penghasilan Badan diasumsikan 22% dari laba sebelum pajak.
o Rata-rata penagihan piutang usaha dalam 94 hari.
o Rata-rata perputaran persediaaan dalam 147 hari.
o Rata-rata pembayaran utang usaha dalam 101 hari.
Pada tabel di bawah ini dapat dilihat Kondisi Keuangan dan Rasio Keuangan
berdasarkan proyeksi Perseroan apabila Tidak Melakukan Transaksi.
2025 2026 2027 2028 2029
Kas dan setara kas*) 395.546 373.862 337.811 330.669 736.901
Aset Lancar *) 2.638.116 2.849.219 3.046.943 3.326.605 4.058.569
Liabilitas Jangka
2.102.175 1.952.833 1.745.724 1.514.941 1.659.412
Pendek *)
Total Liabilitas *) 2.222.094 2.072.752 1.865.643 1.634.860 1.778.331
Laba Bersih*) 196.458 321.952 404.215 515.211 601.762
Total Ekuitas*) 1.204.208 1.521.788 1.888.355 2.378.888 2.947.351
Total Pendapatan*) 4.057.639 4.521.636 4.960.497 5.495.422 6.103.068
Current Ratio 1,25 1,46 1,75 2,20 2,45
Quick Ratio 0,72 0,83 0,97 1,21 1,45
Debt to Equity Ratio 1,85 1,36 0,99 0,69 0,60
Return on Sales (%) 4,84 7,12 8,15 9,38 9,86
Return on Equity (%) 16,31 21,16 21,41 21,66 20,42
Return on Assets
5,73 8,96 10,77 12,84 12,73
(%)
*)dalam jutaan Rupiah
42
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 94
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
B. Kondisi Melakukan Transaksi
• Dalam kondisi Melakukan Transaksi, diasumsikan bahwa FIT memiliki tambahan
modal kerja dan dengan demikian membutuhkan lebih sedikit dana dari pihak
ketiga untuk mendanai modal kerjanya.
• Proyeksi Laba Rugi Komprehensif Perseroan dalam kondisi Melakukan Transaksi
adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
.
43
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 95
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
o Pendapatan dan biaya pokok pendapatan Perseroan diproyeksikan sebagai
berikut:
Perincian dari proyeksi pendapatan Perseroan adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun 2025 2026 2027 2028 2029
Pestisida 1.480.000 1.769.453 2.003.507 2.271.379 2.566.475
Pupuk 2.378.290 2.480.902 2.592.038 2.719.881 2.866.903
Alat Pertanian 120.003 139.813 165.091 190.811 221.308
Distribusi 79.346 131.469 199.862 313.351 448.382
Jumlah 4.057.639 4.521.636 4.960.497 5.495.422 6.103.068
Perincian dari proyeksi beban pokok Perseroan adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun 2025 2026 2027 2028 2029
Pestisida 856.000 1.011.018 1.151.655 1.314.539 1.492.398
Pupuk 1.807.960 1.877.721 1.952.256 2.037.996 2.136.602
Alat Pertanian 100.460 118.105 137.275 156.542 179.259
Distribusi 10.030 43.016 100.498 195.506 306.060
Jumlah 2.774.450 3.049.861 3.341.684 3.704.584 4.114.320
o Beban usaha terdiri dari beban penjualan dan beban umum & administrasi,
dengan jumlah sebesar:
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun 2025 2026 2027 2028 2029
Beban usaha 952.986 1.000.790 1.067.986 1.126.562 1.214.262
o Beban bunga pinjaman diasumsikan sebesar:
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun 2025 2026 2027 2028 2029
Beban bunga
56.669 43.918 18.250 - -
pinjaman
44
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 96
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
• Proyeksi Posisi Keuangan Perseroan dalam kondisi Melakukan Transaksi adalah
sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
o Capital Expenditure diasumsikan sebagai berikut :
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun 2025 2026 2027 2028 2029
Capex 3.010 3.155 3.307 3.466 3.642
Capex tersebut berupa pembelian peralatan kantor dan pembelian terkait
pemeliharaan (maintenance/replacement) mesin dan bangunan.
45
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 97
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
o Pinjaman jangka pendek diasumsikan sebagai berikut :
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun 2025 2026 2027 2028 2029
Pinjaman
798.443 548.970 228.129 - -
jangka pendek
o Penyusutan aset tetap didasarkan pada perkiraan umur ekonomisnya.
o Pajak Penghasilan Badan diasumsikan 22% dari laba sebelum pajak.
o Rata-rata penagihan piutang usaha dalam 94 hari.
o Rata-rata perputaran persediaaan dalam 147 hari.
o Rata-rata pembayaran utang usaha dalam 101 hari.
Pada tabel di bawah ini dapat dilihat Kondisi Keuangan dan Rasio Keuangan
berdasarkan proyeksi Perseroan apabila Melakukan Transaksi.
2025 2026 2027 2028 2029
Kas dan setara kas*) 227.574 209.355 181.861 308.510 729.705
Aset Lancar *) 2.463.578 2.677.816 2.883.634 3.296.684 4.043.008
Liabilitas Jangka
1.996.476 1.839.603 1.622.575 1.514.941 1.658.412
Pendek *)
Total Liabilitas *) 2.116.395 1.959.522 1.742.494 1.634.860 1.778.331
Laba Bersih*) 208.675 329.017 411.899 515.211 601.762
Total Ekuitas*) 1.135.369 1.463.616 1.848.195 2.348.966 2.931.789
Total Pendapatan*) 4.057.639 4.521.636 4.960.497 5.495.422 6.103.068
Current Ratio 1,23 1,46 1,78 2,18 2,44
Quick Ratio 0,67 0,79 0,95 1,19 1,44
Debt to Equity Ratio 1,86 1,34 0,94 0,70 0,61
Return on Sales (%) 5,14 7,28 8,30 9,38 9,86
Return on Equity (%) 18,38 22,48 22,29 21,93 20,53
Return on Assets (%) 6,42 9,61 11,47 12,93 12,78
*)dalam jutaan Rupiah
C.3. Analisis Rasio Keuangan Perseroan
Pada tabel di bawah ini dapat dilihat perbandingan Kondisi Keuangan dan Rasio
Keuangan berdasarkan proyeksi Perseroan apabila Tidak Melakukan Transaksi dan
Melakukan Transaksi.
A. Kondisi Tidak Melakukan Transaksi
Pada tabel di bawah ini dapat dilihat Kondisi Keuangan dan Rasio Keuangan
berdasarkan proyeksi Perseroan apabila Tidak Melakukan Transaksi.
46
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 98
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
2025 2026 2027 2028 2029
Kas dan setara kas*) 395.546 373.862 337.811 330.669 736.901
Aset Lancar *) 2.638.116 2.849.219 3.046.943 3.326.605 4.058.569
Liabilitas Jangka
2.102.175 1.952.833 1.745.724 1.514.941 1.659.412
Pendek *)
Total Liabilitas *) 2.222.094 2.072.752 1.865.643 1.634.860 1.778.331
Laba Bersih*) 196.458 321.952 404.215 515.211 601.762
Total Ekuitas*) 1.204.208 1.521.788 1.888.355 2.378.888 2.947.351
Total Pendapatan*) 4.057.639 4.521.636 4.960.497 5.495.422 6.103.068
Current Ratio 1,25 1,46 1,75 2,20 2,45
Quick Ratio 0,72 0,83 0,97 1,21 1,45
Debt to Equity Ratio 1,85 1,36 0,99 0,69 0,60
Return on Sales (%) 4,84 7,12 8,15 9,38 9,86
Return on Equity (%) 16,31 21,16 21,41 21,66 20,42
Return on Assets
5,73 8,96 10,77 12,84 12,73
(%)
*)dalam jutaan Rupiah
B. Kondisi Melakukan Transaksi
Pada tabel di bawah ini dapat dilihat Kondisi Keuangan dan Rasio Keuangan
berdasarkan proyeksi Perseroan apabila Melakukan Transaksi.
2025 2026 2027 2028 2029
Kas dan setara kas*) 227.574 209.355 181.861 308.510 729.705
Aset Lancar *) 2.463.578 2.677.816 2.883.634 3.296.684 4.043.008
Liabilitas Jangka
1.996.476 1.839.603 1.622.575 1.514.941 1.658.412
Pendek *)
Total Liabilitas *) 2.116.395 1.959.522 1.742.494 1.634.860 1.778.331
Laba Bersih*) 208.675 329.017 411.899 515.211 601.762
Total Ekuitas*) 1.135.369 1.463.616 1.848.195 2.348.966 2.931.789
Total Pendapatan*) 4.057.639 4.521.636 4.960.497 5.495.422 6.103.068
Current Ratio 1,23 1,46 1,78 2,18 2,44
Quick Ratio 0,67 0,79 0,95 1,19 1,44
Debt to Equity Ratio 1,86 1,34 0,94 0,70 0,61
Return on Sales (%) 5,14 7,28 8,30 9,38 9,86
Return on Equity (%) 18,38 22,48 22,29 21,93 20,53
Return on Assets (%) 6,42 9,61 11,47 12,93 12,78
*)dalam jutaan Rupiah
Dilihat dari kedua table diatas, tergambar bahwa kinerja Perseroan dengan
melakukan Transaksi lebih meningkat dibanding dengan kondisi tidak melakukan
Transaksi. Demikian pula Rasio-Rasio Keuangan Perseroan gambarannya lebih
baik dengan adanya Transaksi.
47
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 99
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
C.4. Penilaian Arus Kas
Proyeksi Arus Kas Bersih Perseroan untuk Kondisi Melakukan Transaksi dapat dilihat
pada Lampiran B-6, sedangkan untuk Proyeksi Arus Kas Bersih untuk Kondisi Tidak
Melakukan Transaksi dapat dilihat pada Lampiran A – 6.
Berdasarkan analisa arus kas bersih Perseroan dari proyeksi dalam 5 (lima) tahun
kedepan terlihat adanya kenaikan arus kas bersih (net cash flow / NCF) sebagai berikut:
Analisis NCF:
(dalam Jutaan Rupiah)
Terminal
2025 2026 2027 2028 2029
Value
Melakukan
Transaksi
NCF 127.550 266.280 334.903 369.218 440.135 5.056.969
Tidak melakukan
Transaksi
NCF 130.078 265.950 334.440 368.814 439.531 5.050.027
Kenaikan NCF (2.528) 329 463 404 604 6.943
(dalam Rupiah)
Nilai Kini Arus Kas Bersih
Arus Kas Bersih – Melakukan Transaksi 4.011.713.861.562
Arus Kas Bersih – Tidak Melakukan Transaksi 4.008.725.789.390
Selisih 2.988.072.173
Berdasarkan analisis arus kas bersih Perseroan seperti terlihat dalam tabel diatas, nilai
kini arus kas bersih Perseroan dalam kondisi Melakukan Transaksi lebih tinggi sebesar
Rp.2.988.072.173,- dibandingkan dalam kondisi Tidak Melakukan Transaksi.
Adapun perhitungan Arus Kas Bersih Perseroan dapat dilihat dalam Lampiran A-6 untuk
kondisi Tidak Melakukan Transaksi dan B-6 untuk kondisi Melakukan Transaksi.
C.5. Analisis Laporan Keuangan Sebelum Transaksi dan Proforma Laporan
Keuangan Setelah Transaksi Dilakukan
Tabel di bawah ini menunjukkan ikhtisar mengenai laporan posisi keuangan
konsolidasian Perseroan sebelum Transaksi dan proforma laporan posisi keuangan
konsolidasian Perseroan setelah Transaksi.
Analisis ringkas mengenai kondisi dan pengaruh terhadap proforma laporan posisi
keuangan konsolidasian Perseroan adalah sebagai berikut:
48
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 100
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Ikhtisar Data Keuangan Penting
Proforma Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
PT Delta Giri Wacana Tbk dan Entitas Anak
Pada Tanggal 31 Desember 2024
(dalam jutaan Rupiah)
49
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 101
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Analisis ringkas mengenai kondisi dan pengaruh terhadap laporan keuangan
konsolidasi proforma Perseroan setelah dilakukannya Transaksi adalah sebagai
berikut:
- Kas dan Setara Kas bertambah dengan masuknya dana Penawaran Umum Perdana
(IPO) sebesar Rp.202.941.190.000.
- Modal Dasar di FIT bertambah sebesar Rp.88.235.300.000 dan Tambahan Modal
Disetor di DGI bertambah sebesar Rp.105.611.935.365.
- Biaya pelaksanaan IPO dicatatkan sebesar Rp.9.093.954.635
D. Analisis Inkremental
1. Kontribusi Nilai Tambah Dari Transaksi
Kami juga melakukan analisis atas proyeksi laba bersih Perseroan dalam kondisi
Melakukan Transaksi dan Tidak Melakukan Transaksi atas dasar prospek usaha
Perseroan di masa depan untuk 5 (lima) tahun. Dari analisis kami dapat kami
kemukakan bahwa terdapat kenaikan laba bersih Perseroan karena adanya
Transaksi.
(dalam jutaan Rupiah)
Laba bersih 2025 2026 2027 2028 2029
Melakukan
208.675 329.017 411.899 515.211 601.762
Transaksi
Tidak Melakukan
196.458 321.952 404.215 515.211 601.762
Transaksi
Selisih 12.217 7.066 7.684 - -
Perhitungan laba bersih dalam kondisi Melakukan dan Tidak Melakukan Transaksi
dapat dilihat pada Lampiran A - 4 dan B - 4.
Kontribusi nilai tambah dari Transaksi juga diukur berdasarkan analisis rasio
keuangan Perseroan sebagai berikut:
A. Rasio Keuangan Perseroan dalam Kondisi Tidak Melakukan Transaksi
Pada tabel di bawah ini dapat dilihat Kondisi Keuangan dan Rasio Keuangan
berdasarkan proyeksi Perseroan apabila Tidak Melakukan Transaksi.
2025 2026 2027 2028 2029
Current Ratio 1,25 1,46 1,75 2,20 2,45
Quick Ratio 0,72 0,83 0,97 1,21 1,45
Debt to Equity Ratio 1,85 1,36 0,99 0,69 0,60
Return on Sales (%) 4,84 7,12 8,15 9,38 9,86
Return on Equity (%) 16,31 21,16 21,41 21,66 20,42
Return on Assets (%) 5,73 8,96 10,77 12,84 12,73
50
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 102
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
B. Rasio Keuangan Perseroan dalam Kondisi Melakukan Transaksi
Pada tabel di bawah ini dapat dilihat Kondisi Keuangan dan Rasio Keuangan
berdasarkan proyeksi Perseroan apabila Melakukan Transaksi.
2025 2026 2027 2028 2029
Current Ratio 1,23 1,46 1,78 2,18 2,44
Quick Ratio 0,67 0,79 0,95 1,19 1,44
Debt to Equity Ratio 1,86 1,34 0,94 0,70 0,61
Return on Sales (%) 5,14 7,28 8,30 9,38 9,86
Return on Equity (%) 18,38 22,48 22,29 21,93 20,53
Return on Assets (%) 6,42 9,61 11,47 12,93 12,78
Dilihat dari kedua table diatas, tergambar bahwa kinerja Perseroan dengan
melakukan Transaksi lebih meningkat dibanding dengan kondisi tidak
melakukan Transaksi. Demikian pula Rasio-Rasio Keuangan Perseroan
gambarannya lebih baik dengan adanya Transaksi.
Disamping itu berdasarkan analisa arus kas bersih Perseroan dari proyeksi dalam 5
(lima) tahun kedepan terlihat adanya kenaikan arus kas bersih (net cash flow / NCF)
sebagai berikut:
Analisis NCF:
(dalam Jutaan Rupiah)
Terminal
2025 2026 2027 2028 2029
Value
Melakukan Transaksi
NCF 127.550 266.280 334.903 369.218 440.135 5.056.969
Tidak melakukan
Transaksi
NCF 130.078 265.950 334.440 368.814 439.531 5.050.027
Kenaikan NCF (2.528) 329 463 404 604 6.943
Analisis Nilai Kini Arus Kas Bersih (Present Value Net Cash Flow - PVNCF)
Berdasarkan prediksi arus kas Perseroan sampai dengan tahun 2029, pada kondisi
Melakukan Transaksi, posisi kas Perseroan memberikan gambaran yang lebih baik,
dimana berdasarkan perhitungan Nilai Kini Arus Kas Bersih (PVNCF) yang telah
kami lakukan, nilai kini arus kas bersih dalam kondisi Melakukan Transaksi adalah
sebesar Rp.4.011.713.861.562.
Sedangkan, untuk kondisi Tidak Melakukan Transaksi, Nilai Kini Arus Kas
Bersihnya adalah Rp.4.008.725.789.390, sehingga terdapat selisih lebih sebesar
Rp.2.988.072.173. Oleh karena itu berdasarkan analisis Nilai Kini Arus Kas Bersih
ini, Transaksi memberikan nilai tambah kepada Perseroan.
Untuk menghitung PVNCF digunakan faktor diskonto (Discount Factor) atas dasar
Cost of Capital (WACC).
51
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 103
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Untuk menghitung Cost of Capital akan dihitung dengan rata-rata biaya capital
(Weighted Average Cost of Capital – WACC) dengan mendasarkan pada Cost of
Equity atas dasar perhitungan Capital Asset Pricing Model (CAPM), dengan formula
sebagai berikut:
E (Ri) = Rf + B (RPm) – Ds
E (Ri) = Tingkat balikan yang diharapkan (Cost of Equity)
Rf = Risk free rate
B = Beta
RPm = Equity risk premium
Ds = Default spread
Untuk menghitung Cost of Equity digunakan data-data sebagai berikut:
• Tingkat bunga tanpa resiko (risk free rate) ditetapkan berdasarkan yield
Obligasi Pemerintah RI dalam Rupiah untuk jangka waktu 30 tahun yang
diperoleh dari Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI) per 30 Desember 2024
sebesar 7,1118%;
• Equity Risk Premium berdasarkan data dari Damodaran untuk Indonesia
tahun 2024 yang merupakan negara berkembang (emerging market) sebesar
6,87% dan adanya Default Spread untuk Indonesia sebagai negara
berkembang (emerging market) sebesar 1,89% sebagai faktor penyesuaian
dari Risk Free Rate karena menggunakan Equity Risk Premium dari
Damodaran; dan
• Besarnya beta didasarkan pada beta dari Damodaran untuk industri
Chemical (Specialty). Berdasarkan data tersebut, beta unleverednya adalah
sebesar 0,88 dan Debt to Equity Ratio sebesar 25,01%. Tingkat pajak yang
dipergunakan adalah 22%. Sehingga beta leverednya adalah 1,06.
• Tingkat pajak yang dipergunakan adalah sebesar 22%.
Berdasarkan data-data tersebut, Cost of Equity adalah sebesar 12,48%.
Atas dasar Cost of Equity tersebut dan dengan memperhitungkan biaya bunga
pinjaman investasi Bank Persero berdasarkan data Suku Bunga Pinjaman
Rupiah Yang Diberikan Menurut Kelompok Bank dan Jenis Pinjaman dari situs
Bank Indonesia, yaitu sebesar 9,21% per 31 Desember 2024, serta rasio antara
utang dan ekuitas (DER) sebesar 25,01%, maka akan diperoleh Cost of Capital
berdasarkan perhitungan WACC sebesar 11,42%.
Analisis NCF dan PVNCF dapat dilihat pada Lampiran A-6 dan B-6.
2. Biaya Atau Pendapatan Yang Relevan
Biaya yang relevan dari Transaksi adalah berupa biaya yang timbul dalam proses
dilaksanakannya Transaksi termasuk jasa profesional dan biaya publikasi dalam
rangka memenuhi POJK 17.
52
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 104
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
3. Prosedur Pengambilan Keputusan oleh Perseroan Dalam Menentukan
Rencana dan Nilai Transaksi dengan Memperhatikan Alternatif Lain
Jika Transaksi tidak dilaksanakan, Perseroan akan menjalankan operasi normal
dimana FIT akan mendanai sebagian besar modal kerjanya untuk pembelian raw
material dari utang pihak ketiga.
4. Hal-Hal Material Lainnya
Berdasarkan hasil penilaian atas ekuitas FIT sebagaimana dapat dilihat pada
laporan yang kami terbitkan dengan File No. 00031/2.0007-
00/BS/01/0358//1/VI/2025 tanggal 12 Juni 2025, nilai pasar ekuitas FIT adalah
sebesar Rp.301.496 per lembar saham. Sementara Transaksi dilakukan dengan
nilai transaksi sebesar Rp.300.000 per lembar saham. Dengan demikian Transaksi
dilakukan pada 0,50% di bawah nilai pasarnya.
Berdasarkan POJK 35, dinyatakan bahwa batas atas dan batas bawah pada
kisaran nilai tidak boleh melebihi 7,5% (tujuh koma lima perseratus) dari nilai yang
dijadikan acuan. Dengan demikian, nilai Transaksi per lembar saham sebesar
Rp.300.000 tidak melebihi 7,5% dari batas yang dimaksud.
E. Analisis Sensitivitas
Analisis sensitivitas yang kami lakukan dalam rangka mengukur keuntungan dan
kerugian dari Transaksi, dapat kami kemukakan sebagai berikut:
Laba Bersih DGI
Sensitivitas Setoran Modal FIT (dalam jutaan Rupiah)
2025 2026 2027 2028 2029
-5% 85.578.375.000 208.369 328.996 411.877 515.211 601.762
0% 90.082.500.000 208.675 329.017 411.899 515.211 601.762
5% 94.586.625.000 208.981 329.039 411.922 515.211 601.762
Dapat dilihat dalam tabel diatas, bahwa perubahan berupa penurunan penyetoran
modal sebesar 5% mengakibatkan penurunan laba bersih Perseroan dan
sebaliknya dengan adanya kenaikan pada jumlah penyetoran modal sebesar 5%
mengakibatkan kenaikan laba bersih Perseroan terutama pada tahun 2025 sampai
dengan 2027.
E. Analisis Kewajaran Transaksi
Atas dasar analisis yang kami lakukan terhadap Transaksi dapat kami simpulkan
sebagai berikut:
53
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 105
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
1. Pada tanggal 13 Januari 2025, Perseroan telah melakukan penawaran umum
perdana saham dengan dana yang diterima dari IPO sebesar
Rp.202.941.190.000. Sebagian dari dana yang diterima dari IPO oleh Perseroan
akan dialokasikan kepada unit usaha Pestisida dan Pupuk (FIT), mengikuti
perencanaan awal Perseroan sebelum go public dan sesuai dengan yang
tertuang dalam dokumen prospektus penawaran umum perdana Perseroan,
dimana peruntukan dana tersebut adalah untuk pemenuhan modal kerja pada
anak usaha. FIT akan menggunakan dana tersebut untuk memenuhi modal kerja
dalam pembelian raw material, dikarenakan FIT akan melaksanakan ekspansi
pabrik di Sumatera sehingga Perseroan sebagai entitas induk mendukung FIT
dengan memberikan bantuan dana dalam pembayaran raw material (berupa
utang/trade payables kepada supplier raw material).
2. Mengingat FIT merupakan entitas anak dari Perseroan dimana 94,27%
sahamnya dimiliki oleh Perseroan, dimana dana hasil penawaran umum perdana
saham, sebagaimana dinyatakan dalam prospektus penawaran umum perdana
saham, akan digunakan untuk disetorkan kepada FIT, maka Transaksi ini
merupakan transaksi afiliasi dan bukan transaksi yang mengandung benturan
kepentingan berdasarkan penjelasan dari manajemen Perseroan.
Oleh karena Transaksi merupakan transaksi afiliasi dan bukan transaksi
material, maka berdasarkan POJK 42, Perseroan wajib menggunakan penilai
untuk menentukan kewajaran dari Transaksi, mengumumkan keterbukaan
informasi atas Transaksi kepada masyarakat, dan menyampaikan keterbukaan
informasi dan dokumen pendukungnya kepada OJK paling lambat 2 (dua) hari
kerja setelah tanggal Transaksi.
Dengan demikian penilaian atas kewajaran transaksi ini diperlukan dalam rangka
pemenuhan POJK 42.
3. Manfaat dan keuntungan yang akan diperoleh Perseroan adalah sebagai berikut:
Transaksi ini diharapkan untuk meningkatkan hasil operasi Perseroan, dengan
laba setelah pajak (PAT) yang bertambah diharapkan menjadi indikator dari
peningkatan hasil operasi.
Peningkatan laba setelah pajak dapat dicapai dengan adanya pengurangan
interest expense yang dicatatkan oleh FIT karena adanya tambahan modal dari
Perseroan. Dengan adanya Transaksi, FIT dapat memiliki tambahan modal kerja
dan dengan demikian membutuhkan lebih sedikit pendanaan dari pihak ketiga.
Hal ini juga diharapkan dapat memperluas cakupan penjualan Perusahaan untuk
dapat memenuhi kebutuhan pasar yang masih luas.
Risiko dan Kerugian Transaksi
Berdasarkan penjelasan dari manajemen Perseroan, tidak ada risiko maupun
potensi kerugian dari Transaksi. Disamping itu, Transaksi dilakukan sesuai
dengan peruntukan dana IPO yang diterima oleh Perseroan.
54
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 106
Page 107
File No – STH – 2012 – 106 – B
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
PERNYATAAN PENILAI
Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai Penilai, kami yang bertanda tangan di
bawah ini menyatakan bahwa:
1. Kami tidak mempunyai kepentingan baik sekarang atau di masa yang akan datang
terhadap Penilaian yang dibuat, maupun memiliki kepentingan pribadi atau keberpihakan
kepada pihak-pihak lain yang memiliki kepentingan terhadap Laporan Penilaian Bisnis
yang dibuat.
2. Pernyataan faktual yang dipresentasikan dalam laporan penilaian adalah benar sesuai
dengan pemahaman terbaik dari Penilai.
3. Penilai memiliki pemahaman atas objek penilaian yang dinilai.
4. Kami bertanggungjawab atas Laporan Penilaian Bisnis yang kami lakukan.
5. Kami telah melakukan penugasan penilaian profesional sesuai dengan Tanggal Penilaian
(Cut Off Date).
6. Kami telah melakukan analisis untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam Laporan
Penilaian Bisnis, opini dan kesimpulan dalam Laporan Penilaian Bisnis ini, sebatas
pengetahuan kami, adalah benar dan akurat.
7. Kami telah melakukan penugasan penilaian profesional sesuai dengan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
8. Kami telah menyajikan hasil Penilaian dalam penugasan penilaian profesional sebagai
Kesimpulan Penilaian.
9. Kami telah mengungkapkan lingkup pekerjaan dan data yang dianalisis di dalam Laporan
Penilaian Bisnis.
10. Kesimpulan Penilaian telah sesuai dengan asumsi-asumsi dan kondisi pembatas.
11. Data ekonomi dan industri dalam Laporan Penilaian Bisnis berasal dari berbagai sumber
yang diyakini Penilai Bisnis dapat dipertanggungjawabkan.
12. Penunjukan dalam penugasan ini tidak berhubungan dengan opini Penilaian yang dibuat
yang telah disepakati sebelumnya dengan Pemberi Tugas.
13. Biaya jasa profesional tidak dikaitkan dengan penilaian yang dibuat, pencapaian hasil
yang dinyatakan, atau adanya kondisi yang terjadi kemudian (subsequent event) yang
berhubungan secara langsung dengan penggunaan yang dimaksud.
14. Penilai Bisnis telah mengikuti persyaratan pendidikan profesional yang
ditetapkan/dilaksanakan oleh Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI).
15. Penilai Bisnis memiliki pengetahuan yang memadai sehubungan dengan Penilaian yang
dibuat.
16. Analisis, opini, dan kesimpulan yang dibuat oleh Penilai, serta Laporan Penilaian Bisnis
telah dibuat dengan memenuhi ketentuan Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar
Penilaian Indonesia (KEPI & SPI) Edisi VII – SPI 2018 dan POJK 35.
17. Penilai melakukan inspeksi fisik maupun rapat dan diskusi secara daring dengan
manajemen sehubungan dengan objek penilaian yang dinilai.
18. Tidak seorangpun selain yang bertandatangan di bawah ini, yang telah terlibat dalam
pelaksanaan Penilaian, analisis, pembuatan kesimpulan, dan opini sebagaimana yang
dinyatakan dalam Laporan Penilaian Bisnis ini.
1
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 108
Page 109
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
ASUMSI-ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS
Laporan Penilaian Bisnis ini bergantung kepada asumsi-asumsi dan kondisi pembatas sebagai
berikut :
1. Laporan Penilaian Bisnis yang dihasilkan oleh Penilai Bisnis bersifat non-disclaimer
opinion.
2. Penilai Bisnis telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan
dalam proses penilaian.
3. Data-data dan informasi yang diperoleh Penilai Bisnis berasal dari sumber yang dapat
dipercaya keakuratannya.
4. Penilai Bisnis menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang
mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan
kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty);
5. Penilai Bisnis bertanggung jawab atas pelaksanaan Penilaian dan kewajaran proyeksi
keuangan yang telah disesuaikan.
6. Laporan Penilaian Bisnis ini terbuka untuk publik, kecuali terdapat informasi yang bersifat
rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan.
7. Penilai Bisnis bertanggung jawab atas Laporan Penilaian Bisnis dan Kesimpulan Nilai.
8. Informasi atas status hukum obyek penilaian dari pemberi tugas dianggap benar dan dapat
dipercaya, Penilai Bisnis tidak bertanggung jawab jika ternyata informasi yang diberikan itu
terbukti tidak sesuai dengan hal yang sesungguhnya.
9. Hasil yang dicantumkan dalam laporan ini serta setiap nilai lain dalam Laporan yang
merupakan bagian dari bisnis yang dinilai hanya berlaku sesuai dengan maksud dan
tujuan penilaian. Hasil Laporan Penilaian Bisnis ini tidak boleh digunakan untuk tujuan
penilaian lain yang dapat mengakibatkan terjadinya kesalahan.
10. Kami sebagai Penilai tidak melakukan penelitian terhadap keabsahan dokumen-dokumen
yang terkait dengan penilaian, oleh karenanya kami tidak menjamin kebenaran atau
keabsahannya.
11. Laporan Penilaian Bisnis ini harus digunakan secara keseluruhan yang tak terpisahkan
dan penggunaannya terbatas pada maksud dan tujuan penilaian ini saja. Laporan ini tidak
akan berlaku untuk maksud dan tujuan berbeda.
12. Penggunaaan sebagian atau keseluruhan dari laporan untuk dipublikasikan di media
cetak/elektronik harus mendapat persetujuan tertulis dari kami sebagai penilai dan
pembuat laporan.
13. Kami berasumsi bahwasanya data-data yang diberikan kepada kami adalah benar dan
berkaitan dengan obyek penilaian dan kami tidak melakukan pengecekan lebih lanjut
terhadap kebenarannya.
14.Penilai dibebaskan dari segala tuntutan dan kewajiban yang berkaitan dengan
penggunaan laporan yang tidak sesuai dengan maksud dan tujuan dari laporan.
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 110
LAMPIRAN A
LAMPIRAN PERHITUNGAN DENGAN KONDISI
TIDAK MELAKUKAN TRANSAKSI
Page 111
Lampiran : A - 1
PT DELTA GIRI WACANA TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020 SAMPAI 2024
(dalam jutaan rupiah)
2020 2021 2022 2023 2024
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 6.975 16.099 23.385 43.938 63.078
Piutang usaha 349.326 534.762 867.281 685.340 980.470
Piutang lain-lain 499 2.148 5.558 6.060 2.189
Persediaan 193.843 271.974 937.101 962.624 958.426
Pajak dibayar di muka 791 2.329 12.014 49.821 30.648
Biaya dibayar di muka 7.029 4.343 11.507 17.149 39.949
Aset lancar lainnya 2.081 2.086 4.219 1.331 2.760
Total Aset Lancar 560.544 833.741 1.861.065 1.766.263 2.077.520
ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap - neto 60.127 79.667 183.918 442.584 577.441
Aset tidak berwujud 6.938 5.398 3.940
Properti Investasi 80.092 39.278 38.055 37.094 19.374
Aset pajak tangguhan 31.647 38.110 47.377 58.940 71.810
Goodwill - 2.268 2.268 2.268
Uang muka pembelian aset tetap - 26.480 42.870 58.904
Estimasi tagihan pajak penghasilan 135 135 24.303 62.892 97.010
Uang Jaminan 152 - - -
Aset tidak lancar lainnya 404 359 1.848 2.116
Total Aset Tidak Lancar 172.153 157.594 329.698 653.894 832.863
TOTAL ASET 732.697 991.335 2.190.763 2.420.157 2.910.383
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS LANCAR
Cerukan bank 52.524 117.575 101.293 75.750 60.993
Utang usaha : 236.812 280.592 573.447 554.994 768.096
Utang pajak 15.847 37.032 62.945 31.950 25.958
Utang lain-lain 31.076 35.093 31.712 56.123 65.325
Uang Muka Pelanggan 83 1.583 8.035 18.999 11.589
Biaya yang masih harus dibayar 93.521 99.342 149.477 159.185 205.420
Liabilitas sewa - jangka pendek 17.622 19.465 25.596 16.194 19.275
Pinjaman jangka pendek - 58.347 496.890 621.500 864.746
Pinjaman bank jangka panjang - porsi jangka pendek - 4.000 4.000 3.401 2.274
Kewajiban imbalan kerja - jangka pendek 465 1.199 2.342 2.332 2.271
Pinjaman pihak ketiga - jangka pendek - - 75.266 - -
Total Liabilitas Lancar 447.950 654.228 1.531.003 1.540.428 2.025.947
LIABILITAS TIDAK LANCAR
Liabilitas pajak tangguhan 2.950 5.681 4.737
Kewajiban imbalan kerja 30.904 32.964 37.082 44.462 44.922
Utang lain-lain - 1.020
Pinjaman pihak berelasi - jangka panjang - 9.002
Pinjaman bank - jangka panjang 13.333 9.333 48.982 4.466
Liabilitas sewa - jangka panjang 28.806 10.280 59.426 55.858 45.183
Liabilitas lainnya - jangka panjang 3.682 3.287 3.531
Total Liabilitas Tidak Lancar 59.710 56.577 122.495 158.270 102.839
EKUITAS
Modal saham 20.000 135.550 166.150 166.150 500.000
Tambahan modal disetor 99.486 58.179 128.270 220.270 128.270
Transaksi dengan kepentingan nonpengendali - 9.952
Saldo laba 105.551 86.464 227.405 240.064 120.240
225.037 280.193 521.825 626.484 758.462
Kepentingan Non-pengendali 337 15.440 94.975 23.135
Total Ekuitas 225.037 280.530 537.265 721.459 781.597
TOTAL LIABILITAS DAN 31 28 25 30 27
EKUITAS 732.697 991.335 2.190.763 2.420.157 2.910.383
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 112
Lampiran : A - 2
PT DELTA GIRI WACANA TBK
LABA RUGI KOMPREHENSIF KONSOLIDASIAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020 SAMPAI 2024
(dalam jutaan rupiah)
2020 2021 2022 2023 2024
PENJUALAN
Penjualan bersih 1.030.880 1.383.279 1.687.154 3.039.796 3.373.117
1.030.880 1.383.279 1.687.154 3.039.796 3.373.117
BEBAN POKOK PENJUALAN
Beban pokok penjualan 765.327 1.035.887 1.305.976 2.338.009 2.434.371
765.327 1.035.887 1.305.976 2.338.009 2.434.371
LABA KOTOR 265.553 347.392 381.178 701.787 938.746
BEBAN USAHA (223.688) (231.657) (258.647) (597.319) (659.921)
(223.688) (231.657) (258.647) (597.319) (659.921)
LABA (RUGI) USAHA 41.865 115.735 122.531 104.468 278.825
PENGHASILAN DAN BEBAN LAIN-LAIN
Kerugian selisih kurs, bersih (8.325) (1.946) (15.081) 3.945 (17.268)
Pendapatan bunga 49 92 78 229 278
Management fee - - - - -
Beban bunga (11.728) (8.867) (22.492) (53.038) (69.114)
Pendapatan sewa 794 - - - -
Keuntungan penjualan aset tetap 470 - - - 14.205
Pendapatan atau beban lain-lain (509) 3.629 83.150 6.637 5.454
(19.249) (7.092) 45.655 (42.227) (66.445)
LABA SEBELUM PAJAK 22.616 108.643 168.186 62.241 212.380
PAJAK PENGHASILAN (11.657) (27.570) (23.950) (42.352) (30.494)
LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN 10.959 81.073 144.236 19.889 181.886
LABA(RUGI) KOMPREHENSIF (2.832) (2.034) (1.310) (2.632) 3.577
LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN 8.127 79.039 142.926 17.257 185.463
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 113
Lampiran : A - 3
PT DELTA GIRI WACANA TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN COMMON SIZE
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020 SAMPAI 2024
2020 2021 2022 2023 2024
% % % % %
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 0,95 1,62 1,07 1,82 2,17
Piutang usaha 47,68 53,94 39,59 28,32 33,69
Piutang lain-lain 0,07 0,22 0,25 0,25 0,08
Persediaan 26,46 27,44 42,78 39,78 32,93
Pajak dibayar di muka 0,11 0,23 0,55 2,06 1,05
Biaya dibayar di muka 0,96 0,44 0,53 0,71 1,37
Aset lancar lainnya 0,28 0,21 0,19 0,05 0,09
Total Aset Lancar 76,50 84,10 84,95 72,98 71,38
ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap - neto 8,21 8,04 8,40 18,29 19,84
Aset tidak berwujud - - 0,32 0,22 0,14
Properti Investasi 10,93 3,96 1,74 1,53 0,67
Aset pajak tangguhan 4,32 3,84 2,16 2,44 2,47
Goodwill - - 0,10 0,09 0,08
Uang muka pembelian aset tetap - - 1,21 1,77 2,02
Estimasi tagihan pajak penghasilan 0,02 0,01 1,11 2,60 3,33
Uang Jaminan 0,02 - - - -
Aset tidak lancar lainnya - 0,04 0,02 0,08 0,07
Total Aset Tidak Lancar 23,50 15,90 15,05 - 27,02 28,62
TOTAL ASET 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS LANCAR
Cerukan bank 7,17 11,86 4,62 3,13 2,10
Utang usaha : 32,32 28,30 26,18 22,93 26,39
Utang pajak 2,16 3,74 2,87 1,32 0,89
Utang lain-lain 4,24 3,54 1,45 2,32 2,24
Uang Muka Pelanggan 0,01 0,16 0,37 0,79 0,40
Biaya yang masih harus dibayar 12,76 10,02 6,82 6,58 7,06
Liabilitas sewa - jangka pendek 2,41 1,96 1,17 0,67 0,66
Pinjaman jangka pendek - 5,89 22,68 25,68 29,71
Pinjaman bank jangka panjang - porsi jangka pendek - 0,40 0,18 0,14 0,08
Kewajiban imbalan kerja - jangka pendek 0,06 0,12 0,11 0,10 0,08
Pinjaman pihak ketiga - jangka pendek - - 3,44 - -
Total Liabilitas Lancar 61,14 65,99 69,88 63,65 69,61
LIABILITAS TIDAK LANCAR
Liabilitas pajak tangguhan - - 0,13 0,23 0,16
Kewajiban imbalan kerja 4,22 3,33 1,69 1,84 1,54
Utang lain-lain - - 0,05 - -
Pinjaman pihak berelasi - jangka panjang - - 0,41 - -
Pinjaman bank - jangka panjang - 1,34 0,43 2,02 0,15
Liabilitas sewa - jangka panjang 3,93 1,04 2,71 2,31 1,55
Liabilitas lainnya - jangka panjang - - 0,17 0,14 0,12
Total Liabilitas Tidak Lancar 8,15 5,71 5,59 6,54 3,53
EKUITAS
Modal saham 2,73 13,67 7,58 6,87 17,18
Tambahan modal disetor 13,58 5,87 5,86 9,10 4,41
Transaksi dengan kepentingan nonpengendali - - - - 0,34
Saldo laba 14,41 8,72 10,38 9,92 4,13
30,71 28,26 23,82 25,89 26,06
Kepentingan Non-pengendali - 0,03 0,70 3,92 0,79
Total Ekuitas 30,71 28,30 24,52 29,81 26,86
TOTAL LIABILITAS DAN
EKUITAS 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 114
Lampiran : A - 4
PT DELTA GIRI WACANA TBK
PERHITUNGAN LABA RUGI KONSOLIDASI COMMON SIZE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020 SAMPAI 2024
2020 2021 2022 2023 2024
% % % % %
PENJUALAN
Penjualan bersih 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00
100,00 100,00 100,00 100,00 100,00
BEBAN POKOK PENJUALAN
Beban pokok penjualan 74,24 74,89 77,41 76,91 72,17
74,24 74,89 77,41 76,91 72,17
LABA KOTOR 25,76 25,11 22,59 23,09 27,83
BEBAN USAHA (21,70) (16,75) (15,33) (19,65) (19,56)
(21,70) (16,75) (15,33) (19,65) (19,56)
LABA (RUGI) USAHA 4,06 8,37 7,26 3,44 8,27
PENGHASILAN DAN BEBAN LAIN-LAIN
Kerugian selisih kurs, bersih (0,81) (0,14) (0,89) 0,13 (0,51)
Pendapatan bunga 0,00 0,01 0,00 0,01 0,01
Management fee - - - - -
Beban bunga (1,14) (0,64) (1,33) (1,74) (2,05)
Pendapatan sewa 0,08 - - - -
Keuntungan penjualan aset tetap 0,05 - - - 0,42
Pendapatan atau beban lain-lain (0,05) 0,26 4,93 0,22 0,16
(1,87) (0,51) 2,71 (1,39) (1,97)
LABA SEBELUM PAJAK 2,19 7,85 9,97 2,05 6,30
PAJAK PENGHASILAN (1,13) (1,99) (1,42) (1,39) (0,90)
LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN 1,06 5,86 8,55 0,65 5,39
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 115
Lampiran : A - 5
PT DELTA GIRI WACANA TBK
NORMALISASI LAPORAN POSISI KEUANGAN
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020 SAMPAI 2024
(dalam jutaan rupiah)
2020 2021 2022 2023 2024
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 6.975 16.099 23.385 43.938 63.078
Piutang usaha 349.326 534.762 867.281 685.340 980.470
Piutang lain-lain 499 2.148 5.558 6.060 2.189
Persediaan 193.843 271.974 937.101 962.624 958.426
Pajak dibayar di muka 791 2.329 12.014 49.821 30.648
Biaya dibayar di muka 7.029 4.343 11.507 17.149 39.949
Aset lancar lainnya 2.081 2.086 4.219 1.331 2.760
Total Aset Lancar 560.544 833.741 1.861.065 1.766.263 2.077.520
ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap - neto 60.127 79.667 183.918 442.584 577.441
Aset tidak berwujud - - 6.938 5.398 3.940
Properti Investasi 80.092 39.278 38.055 37.094 19.374
Aset pajak tangguhan 31.647 38.110 47.377 58.940 71.810
Goodwill - - 2.268 2.268 2.268
Uang muka pembelian aset tetap - - 26.480 42.870 58.904
Estimasi tagihan pajak penghasilan 135 135 24.303 62.892 97.010
Uang Jaminan 152 - - - -
Aset tidak lancar lainnya - 404 359 1.848 2.116
Total Aset Tidak Lancar 172.153 157.594 329.698 653.894 832.863
TOTAL ASET 732.697 991.335 2.190.763 2.420.157 2.910.383
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS LANCAR
Cerukan bank 52.524 117.575 101.293 75.750 60.993
Utang usaha : 236.812 280.592 573.447 554.994 768.096
Utang pajak 15.847 37.032 62.945 31.950 25.958
Utang lain-lain 31.076 35.093 31.712 56.123 65.325
Uang Muka Pelanggan 83 1.583 8.035 18.999 11.589
Biaya yang masih harus dibayar 93.521 99.342 149.477 159.185 205.420
Liabilitas sewa - jangka pendek - - - - -
Pinjaman jangka pendek - 58.347 496.890 621.500 864.746
Pinjaman bank jangka panjang - porsi jangka pendek - - - - -
Kewajiban imbalan kerja - jangka pendek - - - - -
Pinjaman pihak ketiga - jangka pendek - - 75.266 - -
Total Liabilitas Lancar 429.863 629.564 1.499.065 1.518.501 2.002.127
LIABILITAS TIDAK LANCAR
Liabilitas pajak tangguhan - - 2.950 5.681 4.737
Kewajiban imbalan kerja 31.369 34.163 39.424 46.794 47.193
Utang lain-lain - - 1.020 - -
Pinjaman pihak berelasi - jangka panjang - - 9.002 - -
Pinjaman bank - jangka panjang - 17.333 13.333 52.383 6.740
Liabilitas sewa - jangka panjang 46.428 29.745 85.022 72.052 64.458
Liabilitas lainnya - jangka panjang - - 3.682 3.287 3.531
Total Liabilitas Tidak Lancar 77.797 81.241 154.433 180.197 126.659
EKUITAS
Modal saham 20.000 135.550 166.150 166.150 500.000
Tambahan modal disetor 99.486 58.179 128.270 220.270 128.270
Transaksi dengan kepentingan nonpengendali - - - - 9.952
Saldo laba 105.551 86.464 227.405 240.064 120.240
225.037 280.193 521.825 626.484 758.462
Kepentingan Non-pengendali - 337 15.440 94.975 23.135
Total Ekuitas 225.037 280.530 537.265 721.459 781.597
TOTAL LIABILITAS DAN
EKUITAS 732.697 991.335 2.190.763 2.420.157 2.910.383
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 116
Lampiran : A - 6
PT DELTA GIRI WACANA TBK
LABA RUGI KOMPREHENSIF
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020 SAMPAI 2024
(dalam jutaan rupiah)
2020 2021 2022 2023 2024
PENJUALAN
Penjualan bersih 1.030.880 1.383.279 1.687.154 3.039.796 3.373.117
1.030.880 1.383.279 1.687.154 3.039.796 3.373.117
BEBAN POKOK PENJUALAN
Beban pokok penjualan 765.327 1.035.887 1.305.976 2.338.009 2.434.371
765.327 1.035.887 1.305.976 2.338.009 2.434.371
LABA KOTOR 265.553 347.392 381.178 701.787 938.746
BEBAN USAHA (223.688) (231.657) (258.647) (597.319) (659.921)
(223.688) (231.657) (258.647) (597.319) (659.921)
LABA (RUGI) USAHA 41.865 115.735 122.531 104.468 278.825
PENGHASILAN DAN BEBAN LAIN-LAIN
Kerugian selisih kurs, bersih (8.325) (1.946) (15.081) 3.945 (17.268)
Pendapatan bunga 49 92 78 229 278
Management fee - - - - -
Beban bunga pinjaman (8.484) (4.881) (16.823) (43.992) (61.861)
Beban bunga sewa (3.244) (3.986) (5.669) (9.046) (7.253)
Pendapatan sewa 794 - - - -
Keuntungan penjualan aset tetap 470 - - - 14.205
Pendapatan atau beban lain-lain (509) 3.629 83.150 6.637 5.454
(19.249) (7.092) 45.655 (42.227) (66.445)
LABA SEBELUM PAJAK 22.616 108.643 168.186 62.241 212.380
PAJAK PENGHASILAN (11.657) (27.570) (23.950) (42.352) (30.494)
LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN 10.959 81.073 144.236 19.889 181.886
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 117
Lampiran : A - 7
PT DELTA GIRI WACANA TBK
PROYEKSI LAPORAN POSISI KEUANGAN DALAM KONDISI TIDAK MELAKUKAN TRANSAKSI
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025 SAMPAI 2029
(dalam jutaan rupiah)
2025 2026 2027 2028 2029
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 395.546 373.862 337.811 330.669 736.901
Piutang usaha 1.047.130 1.166.871 1.280.125 1.418.170 1.574.981
Piutang lain-lain 2.189 2.189 2.189 2.189 2.189
Persediaan 1.117.318 1.228.231 1.345.753 1.491.899 1.656.906
Pajak dibayar di muka 30.648 30.648 30.648 30.648 30.648
Biaya dibayar di muka 42.525 44.658 47.657 50.271 54.184
Aset lancar lainnya 2.760 2.760 2.760 2.760 2.760
Total Aset Lancar 2.638.116 2.849.219 3.046.943 3.326.605 4.058.569
ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap - neto 535.742 493.839 455.574 435.660 415.631
Aset tidak berwujud 962 - - - -
Properti Investasi 19.374 19.374 19.374 19.374 19.374
Aset pajak tangguhan 71.810 71.810 71.810 71.810 71.810
Goodwill 2.268 2.268 2.268 2.268 2.268
Uang muka pembelian aset tetap 58.904 58.904 58.904 58.904 58.904
Estimasi tagihan pajak penghasilan 97.010 97.010 97.010 97.010 97.010
Aset tidak lancar lainnya 2.116 2.116 2.116 2.116 2.116
Total Aset Tidak Lancar 788.186 745.321 707.056 687.142 667.113
TOTAL ASET 3.426.302 3.594.540 3.753.998 4.013.748 4.725.682
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS LANCAR
Utang usaha : 766.997 843.134 923.809 1.024.133 1.137.404
Utang pajak 25.958 25.958 25.958 25.958 25.958
Utang lain-lain 65.325 65.325 65.325 65.325 65.325
Uang Muka Pelanggan 11.589 11.589 11.589 11.589 11.589
Biaya yang masih harus dibayar 328.165 344.626 367.765 387.936 418.136
Pinjaman jangka pendek 904.141 662.201 351.277 - -
Total Liabilitas Lancar 2.102.175 1.952.833 1.745.724 1.514.941 1.658.412
LIABILITAS TIDAK LANCAR
Liabilitas pajak tangguhan 4.737 4.737 4.737 4.737 4.737
Kewajiban imbalan kerja 47.193 47.193 47.193 47.193 47.193
Liabilitas sewa - jangka panjang 64.458 64.458 64.458 64.458 64.458
Liabilitas lainnya - jangka panjang 3.531 3.531 3.531 3.531 3.531
Total Liabilitas Tidak Lancar 119.919 119.919 119.919 119.919 119.919
EKUITAS
Modal saham 588.235 588.235 588.235 588.235 588.235
Tambahan modal disetor 320.754 320.754 320.754 320.754 320.754
Transaksi dengan kepentingan nonpengendali 9.952 9.952 9.952 9.952 9.952
Komponen ekuitas lainnya (54.566) (58.937) (96.586) (121.264) (154.563)
Saldo laba 316.698 638.650 1.042.865 1.558.076 2.159.838
1.181.073 1.498.653 1.865.220 2.355.753 2.924.216
Kepentingan Non-pengendali 23.135 23.135 23.135 23.135 23.135
Total Ekuitas 1.204.208 1.521.788 1.888.355 2.378.888 2.947.351
TOTAL LIABILITAS DAN
EKUITAS 3.426.302 3.594.540 3.753.998 4.013.748 4.725.682
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 118
Lampiran : A - 8
PT DELTA GIRI WACANA TBK
PROYEKSI LABA RUGI KOMPREHENSIF DALAM KONDISI TIDAK MELAKUKAN TRANSAKSI
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025 SAMPAI 2029
(dalam jutaan rupiah)
2025 2026 2027 2028 2029
PENJUALAN 20,29% 11,44% 9,71% 10,78% 11,06%
Penjualan bersih 4.057.639 4.521.636 4.960.497 5.495.422 6.103.068
4.057.639 4.521.636 4.960.497 5.495.422 6.103.068
BEBAN POKOK PENJUALAN 1,14 1,10 1,10 1,11 1,11
Beban pokok penjualan 2.774.450 3.049.861 3.341.684 3.704.584 4.114.320
2.774.450 3.049.861 3.341.684 3.704.584 4.114.320
LABA KOTOR 1.283.189 1.471.776 1.618.813 1.790.838 1.988.748
31,62% 32,55% 32,63% 32,59% 32,59%
Beban usaha (905.300) (954.770) (1.026.414) (1.103.183) (1.190.589)
Penyusutan dan amortisasi (47.686) (46.020) (41.573) (23.379) (23.672)
(952.986) (1.000.790) (1.067.986) (1.126.562) (1.214.262)
LABA (RUGI) USAHA 330.203 470.986 550.826 664.276 774.486
8,14% 10,42% 11,10% 12,09% 12,69%
PENGHASILAN DAN BEBAN LAIN-LAIN
Beban bunga pinjaman (72.331) (52.976) (28.102) - -
Beban bunga sewa (6.003) (5.251) (4.500) (3.748) (2.997)
(78.334) (58.227) (32.602) (3.748) (2.997)
LABA SEBELUM PAJAK 251.870 412.759 518.224 660.528 771.490
PAJAK PENGHASILAN (55.411) (90.807) (114.009) (145.316) (169.728)
LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN 196.458 321.952 404.215 515.211 601.762
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 119
Lampiran : A - 9
PT DELTA GIRI WACANA TBK
PROYEKSI LABA RUGI KOMPREHENSIF DALAM KONDISI TIDAK MELAKUKAN TRANSAKSI
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025 SAMPAI 2029
(dalam jutaan rupiah)
2025 2026 2027 2028 2029
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Laba (rugi) periode berjalan 196.458 321.952 404.215 515.211 601.762
Ditambah / (dikurangi) penyesuaian untuk
Penyusutan 44.708 45.058 41.573 23.379 23.672
Amortisasi 2.978 962 - - -
(Penambahan) / pengurangan untuk:
Piutang usaha (66.660) (119.741) (113.254) (138.045) (156.811)
Piutang lain-lain - - - - -
Persediaan (158.892) (110.913) (117.522) (146.146) (165.007)
Pajak dibayar di muka - - - - -
Biaya dibayar di muka (2.576) (2.133) (2.999) (2.614) (3.913)
Aset lancar lainnya - - - - -
Estimasi tagihan pajak penghasilan - - - - -
Utang usaha : (1.099) 76.137 80.675 100.324 113.271
Utang pajak - - - - -
Utang lain-lain - - - - -
Uang Muka Pelanggan - - - - -
Biaya yang masih harus dibayar 122.745 16.461 23.139 20.171 30.200
Liabilitas pajak tangguhan - - - - -
Arus kas dari aktivitas operasi 137.662 227.784 315.827 372.281 443.173
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
(Penambahan) / pengurangan aset tetap (3.010) (3.155) (3.307) (3.466) (3.642)
(Penambahan) / pengurangan uang muka pembelian aset teta - - - - -
(Pengurangan) / penambahan aset hak guna - - - - -
Arus kas dari aktivitas investasi (3.010) (3.155) (3.307) (3.466) (3.642)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS KEUANGAN
Penambahan / (pembayaran) dana cerukan (60.993) - - - -
Penambahan / (pembayaran) liabilitas sewa - - - - -
Penambahan / (pembayaran) pinjaman bank 32.655 (241.941) (310.923) (351.277) -
Penambahan modal saham 88.235 - - - -
Penambahan tambahan modal disetor 192.484 - - - -
Penambahan komponen ekuitas lainnya (54.566) (4.372) (37.648) (24.679) (33.299)
Arus kas dari aktivitas keuangan 197.816 (246.312) (348.571) (375.956) (33.299)
KENAIKAN BERSIH ARUS KAS 332.468 (21.684) (36.051) (7.142) 406.232
KAS PADA AWAL TAHUN 63.078 395.546 373.862 337.811 330.669
KAS PADA AKHIR TAHUN 395.546 373.862 337.811 330.669 736.901
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 120
Lampiran : A - 10
PT DELTA GIRI WACANA TBK
ARUS KAS BERSIH (NCF) DAN NILAI KINI ARUS KAS BERSIH (PV NCF)
DALAM KONDISI TIDAK MELAKUKAN TRANSAKSI
PER 31 DESEMBER 2024
,
URAIAN 2025 2026 2027 2028 2029 TERMINAL VALUE
Proyeksi Laba Setelah Pajak 196.458 321.952 404.215 515.211 601.762
Ditambah :
- Bunga (1-T) 56.418 41.321 21.920 - -
- Penyusutan dan amortisasi 47.686 46.020 41.573 23.379 23.672
Ditambah (Dikurangi) :
Perubahan Modal Kerja (diluar
kas dan setara kas) (167.476) (140.188) (129.961) (166.310) (182.261)
Perubahan aset tetap (3.010) (3.155) (3.307) (3.466) (3.642)
Arus Kas Bersih - Kapital 130.078 265.950 334.440 368.814 439.531
5.050.027
Discount Factor @ 11,42% 0,8974959 0,8054990 0,7229320 0,6488286 0,5823210 0,5823210
Growth 2,5%
116.744 214.223 241.777 239.297 255.948 2.940.737
Nilai Kini Arus Kas Bersih (dalam jutaan Rupiah) 4.008.726
Nilai Kini Arus Kas Bersih (dalam Rupiah) 4.008.725.789.390
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 121
Lampiran : A - 11
PT DELTA GIRI WACANA TBK
PERHITUNGAN FAKTOR DISKONTO
PER 31 DESEMBER 2024
Cost Of Equity = Tingkat bunga tanpa resiko +
beta x Equity risk premium - Default Spread = 12,48%
WACC = 11,42%
Ekuitas = 80%
Utang berbunga = 20%
Jumlah Ekuitas dan Utang Berbunga = 100%
Cost of Debt = 9,21%
Default spread = 1,89%
Equity risk premium = 6,87%
Risk free rate, obligasi pemerintah Republik Indonesia (Rp) = 7,11%
Beta = 1,06
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 122
LAMPIRAN B
LAMPIRAN PERHITUNGAN DENGAN KONDISI
MELAKUKAN TRANSAKSI
Page 123
Lampiran : B - 1
PT DELTA GIRI WACANA
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020 SAMPAI 2024
(dalam jutaan rupiah)
2020 2021 2022 2023 2024
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 6.975 16.099 23.385 43.938 63.078
Piutang usaha 349.326 534.762 867.281 685.340 980.470
Piutang lain-lain 499 2.148 5.558 6.060 2.189
Persediaan 193.843 271.974 937.101 962.624 958.426
Pajak dibayar di muka 791 2.329 12.014 49.821 30.648
Biaya dibayar di muka 7.029 4.343 11.507 17.149 39.949
Aset lancar lainnya 2.081 2.086 4.219 1.331 2.760
Total Aset Lancar 560.544 833.741 1.861.065 1.766.263 2.077.520
ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap - neto 60.127 79.667 183.918 442.584 577.441
Aset tidak berwujud 6.938 5.398 3.940
Properti Investasi 80.092 39.278 38.055 37.094 19.374
Aset pajak tangguhan 31.647 38.110 47.377 58.940 71.810
Goodwill - 2.268 2.268 2.268
Uang muka pembelian aset tetap - 26.480 42.870 58.904
Estimasi tagihan pajak penghasilan 135 135 24.303 62.892 97.010
Uang Jaminan 152 - - -
Aset tidak lancar lainnya 404 359 1.848 2.116
Total Aset Tidak Lancar 172.153 157.594 329.698 653.894 832.863
TOTAL ASET 732.697 991.335 2.190.763 2.420.157 2.910.383
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS LANCAR
Cerukan bank 52.524 117.575 101.293 75.750 60.993
Utang usaha : 236.812 280.592 573.447 554.994 768.096
Utang pajak 15.847 37.032 62.945 31.950 25.958
Utang lain-lain 31.076 35.093 31.712 56.123 65.325
Uang Muka Pelanggan 83 1.583 8.035 18.999 11.589
Biaya yang masih harus dibayar 93.521 99.342 149.477 159.185 205.420
Liabilitas sewa - jangka pendek 17.622 19.465 25.596 16.194 19.275
Pinjaman jangka pendek - 58.347 496.890 621.500 864.746
Pinjaman bank jangka panjang - porsi jangka pendek - 4.000 4.000 3.401 2.274
Kewajiban imbalan kerja - jangka pendek 465 1.199 2.342 2.332 2.271
Pinjaman pihak ketiga - jangka pendek - - 75.266 - -
Total Liabilitas Lancar 447.950 654.228 1.531.003 1.540.428 2.025.947
LIABILITAS TIDAK LANCAR
Liabilitas pajak tangguhan 2.950 5.681 4.737
Kewajiban imbalan kerja 30.904 32.964 37.082 44.462 44.922
Utang lain-lain - 1.020
Pinjaman pihak berelasi - jangka panjang - 9.002
Pinjaman bank - jangka panjang 13.333 9.333 48.982 4.466
Liabilitas sewa - jangka panjang 28.806 10.280 59.426 55.858 45.183
Liabilitas lainnya - jangka panjang 3.682 3.287 3.531
Total Liabilitas Tidak Lancar 59.710 56.577 122.495 158.270 102.839
EKUITAS
Modal saham 20.000 135.550 166.150 166.150 500.000
Tambahan modal disetor 99.486 58.179 128.270 220.270 128.270
Transaksi dengan kepentingan nonpengendali - 9.952
Saldo laba 105.551 86.464 227.405 240.064 120.240
225.037 280.193 521.825 626.484 758.462
Kepentingan Non-pengendali 337 15.440 94.975 23.135
Total Ekuitas 225.037 280.530 537.265 721.459 781.597
TOTAL LIABILITAS DAN 31 28 25 30 27
EKUITAS 732.697 991.335 2.190.763 2.420.157 2.910.383
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 124
Lampiran : B - 2
PT DELTA GIRI WACANA
LABA RUGI KOMPREHENSIF KONSOLIDASIAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020 SAMPAI 2024
(dalam jutaan rupiah)
2020 2021 2022 2023 2024
PENJUALAN
Penjualan bersih 1.030.880 1.383.279 1.687.154 3.039.796 3.373.117
1.030.880 1.383.279 1.687.154 3.039.796 3.373.117
BEBAN POKOK PENJUALAN
Beban pokok penjualan 765.327 1.035.887 1.305.976 2.338.009 2.434.371
765.327 1.035.887 1.305.976 2.338.009 2.434.371
LABA KOTOR 265.553 347.392 381.178 701.787 938.746
BEBAN USAHA (223.688) (231.657) (258.647) (597.319) (659.921)
(223.688) (231.657) (258.647) (597.319) (659.921)
LABA (RUGI) USAHA 41.865 115.735 122.531 104.468 278.825
PENGHASILAN DAN BEBAN LAIN-LAIN
Kerugian selisih kurs, bersih (8.325) (1.946) (15.081) 3.945 (17.268)
Pendapatan bunga 49 92 78 229 278
Management fee - - - - -
Beban bunga (11.728) (8.867) (22.492) (53.038) (69.114)
Pendapatan sewa 794 - - - -
Keuntungan penjualan aset tetap 470 - - - 14.205
Pendapatan atau beban lain-lain (509) 3.629 83.150 6.637 5.454
(19.249) (7.092) 45.655 (42.227) (66.445)
LABA SEBELUM PAJAK 22.616 108.643 168.186 62.241 212.380
PAJAK PENGHASILAN (11.657) (27.570) (23.950) (42.352) (30.494)
LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN 10.959 81.073 144.236 19.889 181.886
LABA(RUGI) KOMPREHENSIF (2.832) (2.034) (1.310) (2.632) 3.577
LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN 8.127 79.039 142.926 17.257 185.463
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 125
Lampiran : B - 3
PT DELTA GIRI WACANA
LAPORAN POSISI KEUANGAN COMMON SIZE
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020 SAMPAI 2024
2020 2021 2022 2023 2024
% % % % %
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 0,95 1,62 1,07 1,82 2,17
Piutang usaha 47,68 53,94 39,59 28,32 33,69
Piutang lain-lain 0,07 0,22 0,25 0,25 0,08
Persediaan 26,46 27,44 42,78 39,78 32,93
Pajak dibayar di muka 0,11 0,23 0,55 2,06 1,05
Biaya dibayar di muka 0,96 0,44 0,53 0,71 1,37
Aset lancar lainnya 0,28 0,21 0,19 0,05 0,09
Total Aset Lancar 76,50 84,10 84,95 72,98 71,38
ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap - neto 8,21 8,04 8,40 18,29 19,84
Aset tidak berwujud - - 0,32 0,22 0,14
Properti Investasi 10,93 3,96 1,74 1,53 0,67
Aset pajak tangguhan 4,32 3,84 2,16 2,44 2,47
Goodwill - - 0,10 0,09 0,08
Uang muka pembelian aset tetap - - 1,21 1,77 2,02
Estimasi tagihan pajak penghasilan 0,02 0,01 1,11 2,60 3,33
Uang Jaminan 0,02 - - - -
Aset tidak lancar lainnya - 0,04 0,02 0,08 0,07
Total Aset Tidak Lancar 23,50 15,90 15,05 - 27,02 28,62
TOTAL ASET 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS LANCAR
Cerukan bank 7,17 11,86 4,62 3,13 2,10
Utang usaha : 32,32 28,30 26,18 22,93 26,39
Utang pajak 2,16 3,74 2,87 1,32 0,89
Utang lain-lain 4,24 3,54 1,45 2,32 2,24
Uang Muka Pelanggan 0,01 0,16 0,37 0,79 0,40
Biaya yang masih harus dibayar 12,76 10,02 6,82 6,58 7,06
Liabilitas sewa - jangka pendek 2,41 1,96 1,17 0,67 0,66
Pinjaman jangka pendek - 5,89 22,68 25,68 29,71
Pinjaman bank jangka panjang - porsi jangka pendek - 0,40 0,18 0,14 0,08
Kewajiban imbalan kerja - jangka pendek 0,06 0,12 0,11 0,10 0,08
Pinjaman pihak ketiga - jangka pendek - - 3,44 - -
Total Liabilitas Lancar 61,14 65,99 69,88 63,65 69,61
LIABILITAS TIDAK LANCAR
Liabilitas pajak tangguhan - - 0,13 0,23 0,16
Kewajiban imbalan kerja 4,22 3,33 1,69 1,84 1,54
Utang lain-lain - - 0,05 - -
Pinjaman pihak berelasi - jangka panjang - - 0,41 - -
Pinjaman bank - jangka panjang - 1,34 0,43 2,02 0,15
Liabilitas sewa - jangka panjang 3,93 1,04 2,71 2,31 1,55
Liabilitas lainnya - jangka panjang - - 0,17 0,14 0,12
Total Liabilitas Tidak Lancar 8,15 5,71 5,59 6,54 3,53
EKUITAS
Modal saham 2,73 13,67 7,58 6,87 17,18
Tambahan modal disetor 13,58 5,87 5,86 9,10 4,41
Transaksi dengan kepentingan nonpengendali - - - - 0,34
Saldo laba 14,41 8,72 10,38 9,92 4,13
30,71 28,26 23,82 25,89 26,06
Kepentingan Non-pengendali - 0,03 0,70 3,92 0,79
Total Ekuitas 30,71 28,30 24,52 29,81 26,86
TOTAL LIABILITAS DAN
EKUITAS 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 126
Lampiran : B - 4
PT DELTA GIRI WACANA
PERHITUNGAN LABA RUGI KONSOLIDASI COMMON SIZE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020 SAMPAI 2024
2020 2021 2022 2023 2024
% % % % %
PENJUALAN
Penjualan bersih 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00
100,00 100,00 100,00 100,00 100,00
BEBAN POKOK PENJUALAN
Beban pokok penjualan 74,24 74,89 77,41 76,91 72,17
74,24 74,89 77,41 76,91 72,17
LABA KOTOR 25,76 25,11 22,59 23,09 27,83
BEBAN USAHA (21,70) (16,75) (15,33) (19,65) (19,56)
(21,70) (16,75) (15,33) (19,65) (19,56)
LABA (RUGI) USAHA 4,06 8,37 7,26 3,44 8,27
PENGHASILAN DAN BEBAN LAIN-LAIN
Kerugian selisih kurs, bersih (0,81) (0,14) (0,89) 0,13 (0,51)
Pendapatan bunga 0,00 0,01 0,00 0,01 0,01
Management fee - - - - -
Beban bunga (1,14) (0,64) (1,33) (1,74) (2,05)
Pendapatan sewa 0,08 - - - -
Keuntungan penjualan aset tetap 0,05 - - - 0,42
Pendapatan atau beban lain-lain (0,05) 0,26 4,93 0,22 0,16
(1,87) (0,51) 2,71 (1,39) (1,97)
LABA SEBELUM PAJAK 2,19 7,85 9,97 2,05 6,30
PAJAK PENGHASILAN (1,13) (1,99) (1,42) (1,39) (0,90)
LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN 1,06 5,86 8,55 0,65 5,39
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 127
Lampiran : B - 5 (1)
PT DELTA GIRI WACANA
NORMALISASI LAPORAN POSISI KEUANGAN
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020 SAMPAI 2024
(dalam jutaan rupiah)
2020 2021 2022 2023 2024
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 6.975 16.099 23.385 43.938 63.078
Piutang usaha 349.326 534.762 867.281 685.340 980.470
Piutang lain-lain 499 2.148 5.558 6.060 2.189
Persediaan 193.843 271.974 937.101 962.624 958.426
Pajak dibayar di muka 791 2.329 12.014 49.821 30.648
Biaya dibayar di muka 7.029 4.343 11.507 17.149 39.949
Aset lancar lainnya 2.081 2.086 4.219 1.331 2.760
Total Aset Lancar 560.544 833.741 1.861.065 1.766.263 2.077.520
ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap - neto 60.127 79.667 183.918 442.584 577.441
Aset tidak berwujud - - 6.938 5.398 3.940
Properti Investasi 80.092 39.278 38.055 37.094 19.374
Aset pajak tangguhan 31.647 38.110 47.377 58.940 71.810
Goodwill - - 2.268 2.268 2.268
Uang muka pembelian aset tetap - - 26.480 42.870 58.904
Estimasi tagihan pajak penghasilan 135 135 24.303 62.892 97.010
Uang Jaminan 152 - - - -
Aset tidak lancar lainnya - 404 359 1.848 2.116
Total Aset Tidak Lancar 172.153 157.594 329.698 653.894 832.863
TOTAL ASET 732.697 991.335 2.190.763 2.420.157 2.910.383
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS LANCAR
Cerukan bank 52.524 117.575 101.293 75.750 60.993
Utang usaha : 236.812 280.592 573.447 554.994 768.096
Utang pajak 15.847 37.032 62.945 31.950 25.958
Utang lain-lain 31.076 35.093 31.712 56.123 65.325
Uang Muka Pelanggan 83 1.583 8.035 18.999 11.589
Biaya yang masih harus dibayar 93.521 99.342 149.477 159.185 205.420
Liabilitas sewa - jangka pendek - - - - -
Pinjaman jangka pendek - 58.347 496.890 621.500 864.746
Pinjaman bank jangka panjang - porsi jangka pendek - - - - -
Kewajiban imbalan kerja - jangka pendek - - - - -
Pinjaman pihak ketiga - jangka pendek - - 75.266 - -
Total Liabilitas Lancar 429.863 629.564 1.499.065 1.518.501 2.002.127
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 128
Lampiran : B - 5 (2)
PT DELTA GIRI WACANA
NORMALISASI LAPORAN POSISI KEUANGAN
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020 SAMPAI 2024
(dalam jutaan rupiah)
2020 2021 2022 2023 2024
LIABILITAS TIDAK LANCAR
Liabilitas pajak tangguhan - - 2.950 5.681 4.737
Kewajiban imbalan kerja 31.369 34.163 39.424 46.794 47.193
Utang lain-lain - - 1.020 - -
Pinjaman pihak berelasi - jangka panjang - - 9.002 - -
Pinjaman bank - jangka panjang - 17.333 13.333 52.383 6.740
Liabilitas sewa - jangka panjang 46.428 29.745 85.022 72.052 64.458
Liabilitas lainnya - jangka panjang - - 3.682 3.287 3.531
Total Liabilitas Tidak Lancar 77.797 81.241 154.433 180.197 126.659
EKUITAS
Modal saham 20.000 135.550 166.150 166.150 500.000
Tambahan modal disetor 99.486 58.179 128.270 220.270 128.270
Transaksi dengan kepentingan nonpengendali - - - - 9.952
Saldo laba 105.551 86.464 227.405 240.064 120.240
225.037 280.193 521.825 626.484 758.462
Kepentingan Non-pengendali - 337 15.440 94.975 23.135
Total Ekuitas 225.037 280.530 537.265 721.459 781.597
TOTAL LIABILITAS DAN
EKUITAS 732.697 991.335 2.190.763 2.420.157 2.910.383
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 129
Lampiran : B - 6
PT DELTA GIRI WACANA
LABA RUGI KOMPREHENSIF
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020 SAMPAI 2024
(dalam jutaan rupiah)
2020 2021 2022 2023 2024
PENJUALAN
Penjualan bersih 1.030.880 1.383.279 1.687.154 3.039.796 3.373.117
1.030.880 1.383.279 1.687.154 3.039.796 3.373.117
BEBAN POKOK PENJUALAN
Beban pokok penjualan 765.327 1.035.887 1.305.976 2.338.009 2.434.371
765.327 1.035.887 1.305.976 2.338.009 2.434.371
LABA KOTOR 265.553 347.392 381.178 701.787 938.746
BEBAN USAHA (223.688) (231.657) (258.647) (597.319) (659.921)
(223.688) (231.657) (258.647) (597.319) (659.921)
LABA (RUGI) USAHA 41.865 115.735 122.531 104.468 278.825
PENGHASILAN DAN BEBAN LAIN-LAIN
Kerugian selisih kurs, bersih (8.325) (1.946) (15.081) 3.945 (17.268)
Pendapatan bunga 49 92 78 229 278
Management fee - - - - -
Beban bunga pinjaman (8.484) (4.881) (16.823) (43.992) (61.861)
Beban bunga sewa (3.244) (3.986) (5.669) (9.046) (7.253)
Pendapatan sewa 794 - - - -
Keuntungan penjualan aset tetap 470 - - - 14.205
Pendapatan atau beban lain-lain (509) 3.629 83.150 6.637 5.454
(19.249) (7.092) 45.655 (42.227) (66.445)
LABA SEBELUM PAJAK 22.616 108.643 168.186 62.241 212.380
PAJAK PENGHASILAN (11.657) (27.570) (23.950) (42.352) (30.494)
LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN 10.959 81.073 144.236 19.889 181.886
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 130
Lampiran : B - 7
PT DELTA GIRI WACANA
PROYEKSI LAPORAN POSISI KEUANGAN DALAM KONDISI MELAKUKAN TRANSAKSI
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020 SAMPAI 2024
(dalam jutaan rupiah)
2025 2026 2027 2028 2029
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 227.574 209.355 181.861 308.510 729.705
Piutang usaha 1.047.130 1.166.871 1.280.125 1.418.170 1.574.981
Piutang lain-lain 2.189 2.189 2.189 2.189 2.189
Persediaan 1.117.318 1.228.231 1.345.753 1.491.899 1.656.906
Pajak dibayar di muka 30.648 30.648 30.648 30.648 30.648
Biaya dibayar di muka 35.959 37.763 40.298 42.508 45.818
Aset lancar lainnya 2.760 2.760 2.760 2.760 2.760
Total Aset Lancar 2.463.578 2.677.816 2.883.634 3.296.684 4.043.008
ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap - neto 535.742 493.839 455.574 435.660 415.631
Aset tidak berwujud 962 - - - -
Properti Investasi 19.374 19.374 19.374 19.374 19.374
Aset pajak tangguhan 71.810 71.810 71.810 71.810 71.810
Goodwill 2.268 2.268 2.268 2.268 2.268
Uang muka pembelian aset tetap 58.904 58.904 58.904 58.904 58.904
Estimasi tagihan pajak penghasilan 97.010 97.010 97.010 97.010 97.010
Aset tidak lancar lainnya 2.116 2.116 2.116 2.116 2.116
Total Aset Tidak Lancar 788.186 745.321 707.056 687.142 667.113
TOTAL ASET 3.251.764 3.423.137 3.590.690 3.983.826 4.710.120
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS LANCAR
Utang usaha : 766.997 843.134 923.809 1.024.133 1.137.404
Utang pajak 25.958 25.958 25.958 25.958 25.958
Utang lain-lain 65.325 65.325 65.325 65.325 65.325
Uang Muka Pelanggan 11.589 11.589 11.589 11.589 11.589
Biaya yang masih harus dibayar 328.165 344.626 367.765 387.936 418.136
Pinjaman jangka pendek 798.443 548.970 228.129 - -
Total Liabilitas Lancar 1.996.476 1.839.603 1.622.575 1.514.941 1.658.412
LIABILITAS TIDAK LANCAR
Liabilitas pajak tangguhan 4.737 4.737 4.737 4.737 4.737
Kewajiban imbalan kerja 47.193 47.193 47.193 47.193 47.193
Liabilitas sewa - jangka panjang 64.458 64.458 64.458 64.458 64.458
Liabilitas lainnya - jangka panjang 3.531 3.531 3.531 3.531 3.531
Total Liabilitas Tidak Lancar 119.919 119.919 119.919 119.919 119.919
EKUITAS
Modal saham 588.235 588.235 588.235 588.235 588.235
Tambahan modal disetor 233.882 233.882 233.882 233.882 233.882
Transaksi dengan kepentingan nonpengendali 9.952 9.952 9.952 9.952 9.952
Komponen ekuitas lainnya (54.566) (62.602) (98.705) (123.570) (154.563)
Saldo laba 328.734 657.751 1.069.650 1.584.862 2.186.624
1.106.237 1.427.217 1.803.014 2.293.361 2.864.129
Kepentingan Non-pengendali 29.132 36.398 45.181 55.605 67.660
Total Ekuitas 1.135.369 1.463.616 1.848.195 2.348.966 2.931.789
TOTAL LIABILITAS DAN
EKUITAS 3.251.764 3.423.137 3.590.690 3.983.826 4.710.120
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 131
Lampiran : B - 8
PT DELTA GIRI WACANA
PROYEKSI LABA RUGI KOMPREHENSIF DALAM KONDISI MELAKUKAN TRANSAKSI
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025 SAMPAI 2029
(dalam jutaan rupiah)
2025 2026 2027 2028 2029
PENJUALAN 20,29% 11,44% 9,71% 10,78% 11,06%
Penjualan bersih 4.057.639 4.521.636 4.960.497 5.495.422 6.103.068
4.057.639 4.521.636 4.960.497 5.495.422 6.103.068
BEBAN POKOK PENJUALAN 1,14 1,10 1,10 1,11 1,11
Beban pokok penjualan 2.774.450 3.049.861 3.341.684 3.704.584 4.114.320
2.774.450 3.049.861 3.341.684 3.704.584 4.114.320
LABA KOTOR 1.283.189 1.471.776 1.618.813 1.790.838 1.988.748
31,62% 32,55% 32,63% 32,59% 32,59%
Beban usaha (905.300) (954.770) (1.026.414) (1.103.183) (1.190.589)
Penyusutan dan amortisasi (47.686) (46.020) (41.573) (23.379) (23.672)
(952.986) (1.000.790) (1.067.986) (1.126.562) (1.214.262)
LABA (RUGI) USAHA 330.203 470.986 550.826 664.276 774.486
8,14% 10,42% 11,10% 12,09% 12,69%
PENGHASILAN DAN BEBAN LAIN-LAIN
Beban bunga pinjaman (56.669) (43.918) (18.250) - -
Beban bunga sewa (6.003) (5.251) (4.500) (3.748) (2.997)
(62.671) (49.169) (22.750) (3.748) (2.997)
LABA SEBELUM PAJAK 267.532 421.817 528.076 660.528 771.490
PAJAK PENGHASILAN (58.857) (92.800) (116.177) (145.316) (169.728)
LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN 208.675 329.017 411.899 515.211 601.762
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 132
Lampiran : B - 9
PT DELTA GIRI WACANA
PROYEKSI LABA RUGI KOMPREHENSIF DALAM KONDISI MELAKUKAN TRANSAKSI
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025 SAMPAI 2029
(dalam jutaan rupiah)
2025 2026 2027 2028 2029
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Laba (rugi) periode berjalan 208.675 329.017 411.899 515.211 601.762
Ditambah / (dikurangi) penyesuaian untuk
Penyusutan 44.708 45.058 41.573 23.379 23.672
Amortisasi 2.978 962 - - -
(Penambahan) / pengurangan untuk:
Piutang usaha (66.660) (119.741) (113.254) (138.045) (156.811)
Piutang lain-lain - - - - -
Persediaan (158.892) (110.913) (117.522) (146.146) (165.007)
Pajak dibayar di muka - - - - -
Biaya dibayar di muka (5.104) (1.804) (2.536) (2.210) (3.309)
Aset lancar lainnya - - - - -
Estimasi tagihan pajak penghasilan - - - - -
Utang usaha : (1.099) 76.137 80.675 100.324 113.271
Utang pajak - - - - -
Utang lain-lain - - - - -
Uang Muka Pelanggan - - - - -
Biaya yang masih harus dibayar 122.745 16.461 23.139 20.171 30.200
Liabilitas pajak tangguhan - - - - -
Ekuitas 5.816 7.266 8.783 10.424 12.055
Arus kas dari aktivitas operasi 153.166 242.445 332.758 383.108 455.832
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
(Penambahan) / pengurangan aset tetap (3.010) (3.155) (3.307) (3.466) (3.642)
(Penambahan) / pengurangan uang muka pembelian aset tetap - - - - -
(Pengurangan) / penambahan aset hak guna - - - - -
Arus kas dari aktivitas investasi (3.010) (3.155) (3.307) (3.466) (3.642)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS KEUANGAN
Penambahan / (pembayaran) dana cerukan (60.993) - - - -
Penambahan / (pembayaran) liabilitas sewa - - - - -
Penambahan / (pembayaran) pinjaman bank (73.043) (249.472) (320.842) (228.129) -
Penambahan modal saham - - - - -
Penambahan tambahan modal disetor - - - - -
Penambahan komponen ekuitas lainnya (54.566) (8.037) (36.103) (24.865) (30.994)
Arus kas dari aktivitas keuangan (188.602) (257.509) (356.944) (252.993) (30.994)
KENAIKAN BERSIH ARUS KAS (38.445) (18.219) (27.494) 126.649 421.196
KAS PADA AWAL TAHUN 266.019 227.574 209.355 181.861 308.510
KAS PADA AKHIR TAHUN 227.574 209.355 181.861 308.510 729.705
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 133
Lampiran : B - 10
PT DELTA GIRI WACANA
ARUS KAS BERSIH (NCF) DAN NILAI KINI ARUS KAS BERSIH (PV NCF)
DALAM KONDISI MELAKUKAN TRANSAKSI
PER 31 DESEMBER 2024
,
URAIAN 2025 2026 2027 2028 2029 TERMINAL VALUE
Proyeksi Laba Setelah Pajak 208.675 329.017 411.899 515.211 601.762
Ditambah :
- Bunga (1-T) 44.202 34.256 14.235 - -
- Penyusutan dan amortisasi 47.686 46.020 41.573 23.379 23.672
Ditambah (Dikurangi) :
Perubahan Modal Kerja (diluar
kas dan setara kas) (170.003) (139.858) (129.498) (165.907) (181.657)
Perubahan aset tetap (3.010) (3.155) (3.307) (3.466) (3.642)
Arus Kas Bersih - Kapital 127.550 266.280 334.903 369.218 440.135
5.056.969
Discount Factor @ 11,42% 0,8974959 0,8054990 0,7229320 0,6488286 0,5823210 0,5823210
Growth 2,5%
114.476 214.488 242.112 239.559 256.300 2.944.779
Nilai Kini Arus Kas Bersih (dalam jutaan Rupiah) 4.011.714
Nilai Kini Arus Kas Bersih (dalam Rupiah) 4.011.713.861.562
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 134
Lampiran : B - 11
PT DELTA GIRI WACANA
PERHITUNGAN FAKTOR DISKONTO
PER 31 DESEMBER 2024
Cost Of Equity = Tingkat bunga tanpa resiko +
beta x Equity risk premium - Default Spread = 12,48%
WACC = 11,42%
Ekuitas = 80%
Utang berbunga = 20%
Jumlah Ekuitas dan Utang Berbunga = 100%
Cost of Debt = 9,21%
Default spread = 1,89%
Equity risk premium = 6,87%
Risk free rate, obligasi pemerintah Republik Indonesia (Rp) = 7,11%
Beta = 1,06
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 135
Graha STH
Jl. Mandala Raya No. 20, Jakarta 11440
Tel : 021 – 563 7373 (Hunting)
Fax : 021 – 563 6404
Email : sth@kjppsth.com
Izin Usaha KJPP : No. 2.08.0007
Bidang Jasa : Penilaian Properti & Bisnis
Wilayah Kerja : Indonesia
PENILAIAN EKUITAS
PT. FERTILIZER INTI TECHNOLOGY
PER 31 DESEMBER 2024
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 136
Graha STH
Jl. Mandala Raya No. 20, Jakarta 11440
Tel : 021 – 563 7373 (Hunting)
Fax : 021 – 563 6404
Email : sth@kjppsth.com
Izin Usaha KJPP : No. 2.08.0007
Bidang Jasa : Penilaian Properti & Bisnis
Wilayah Kerja : Indonesia
Jakarta, 12 Juni 2025
Direksi
PT Delta Giri Wacana Tbk.
Jl. Agung Karya VI No. 7
Kel. Papanggo, Kec. Tanjung Priok
Jakarta Utara 14340
Dengan hormat,
Ref. : File No. 00031/2.0007-00/BS/01/0358/1/VI/2025
Penilaian Ekuitas PT Fertilizer Inti Technology
Menindak lanjuti Surat Perjanjian Kerja No. STH-081/PR.014/LS/IV/2025, kami sebagai
Kantor Jasa Penilai Publik resmi berdasarkan Izin Usaha Kantor Penilai Publik
No.2.08.0007 dan Surat Izin Penilai Publik No. B-1.13.00358 yang dikeluarkan oleh
Menteri Keuangan Republik Indonesia serta Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang
Pasar Modal STTD PPPM-OJK Bidang Bisnis No. STTD.PB-45/PJ-1/PM.021/2024
yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan, telah melakukan revisi terhadap
laporan penilaian atas Nilai Pasar ekuitas PT Fertilizer Inti Technology dengan
File No. 00025/2.0007-00/BS/01/0358/1/V/2025 yang kami lakukan per tanggal
31 Desember 2024, sehubungan dengan adanya tambahan informasi atas rencana
transaksi penyertaan modal saham pada PT Fertilizer Inti Technology.
DEFINISI DAN SINGKATAN
FIT berarti PT Fertilizer Inti Technology.
OJK berarti Otoritas Jasa Keuangan.
Perseroan berarti PT Delta Giri Wacana Tbk.
POJK 35 dan SEOJK 17 berarti Peraturan OJK Nomor 35/POJK.04/2020, ditetapkan
tanggal 25 Mei 2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar
Modal dan Surat Edaran OJK Nomor 17/SEOJK.04/2020, ditetapkan tanggal 9 Agustus
2020 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar
Modal.
SPI berarti Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia (KEPI & SPI)
Edisi VII – SPI 2018 yang dikeluarkan oleh Masyarakat Profesi Penilai Indonesia
(MAPPI).
Tanggal Penilaian berarti tanggal 31 Desember 2024.
Transaksi berarti Transaksi penyetoran modal saham FIT oleh Perseroan sejumlah
Rp. 90.082.500.000.
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 137
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
IDENTITAS PEMBERI TUGAS
Pelaksanaan penilaian ekuitas FIT ini sebagai realisasi dari penugasan
untuk melakukan penilaian dari Perseroan, sesuai dengan Surat Perjanjian Kerja No.
STH-081/PR.014/LS/IV/2025 tanggal 9 April 2025.
Adapun identitas lengkap dari pemberi tugas adalah sebagai berikut :
Pemberi tugas : PT Delta Giri Wacana Tbk.
Alamat : Jl. Agung Karya VI No. 7
Kel. Papanggo, Kec. Tanjung Priok
Jakarta Utara 14340
Telpon / Fax : 021 – 2961 4962
Email : listiany.ruslim@dgw.co.id
Bidang usaha : Perdagangan pestisida
TANGGAL PENILAIAN
Penilaian ini dilakukan per tanggal 31 Desember 2024.
OBYEK PENILAIAN
Obyek penilaian adalah ekuitas FIT yang terdiri dari 2.170.000 lembar saham dengan
total modal saham yang telah ditempatklan dan disetor penuh per Tanggal Penilaian
sebesar Rp.217.000.000.000.
MAKSUD DAN TUJUAN PENILAIAN
Penilaian yang kami lakukan adalah dengan tujuan untuk menentukan Nilai Pasar
ekuitas FIT yang terdiri dari 2.170.000 lembar saham dengan total modal saham yang
telah ditempatkan dan disetor penuh per Tanggal Penilaian sebesar
Rp.217.000.000.000.
Kami mengerti bahwa tujuan penentuan Nilai Pasar ekuitas ini dalam rangka menilai
ekuitas FIT, dalam rangka rencana setoran modal saham oleh Perseroan, dimana dana
untuk setoran modal saham pada FIT ini merupakan dana hasil IPO Perseroan.
BENTUK KEPEMILIKAN
Per Tanggal Penilaian, Perseroan memiliki 94,27% kepemilikan saham pada FIT,
seperti dapat dilihat dalam Latar Belakang Perusahaan pada laporan ini.
PEDOMAN PENILAIAN
Dalam melakukan penilaian ini kami berpedoman pada SPI dan POJK 35 dan SEOJK
17.
2
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 138
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
DASAR NILAI DAN DEFINISI
Dasar nilai yang digunakan dalam penilaian ini adalah Nilai Pasar.
Nilai Pasar (Market Value) adalah estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh dari
hasil penukaran suatu aset atau liabilitas pada Tanggal Penilaian, antara pembeli yang
berminat membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas
ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara layak, di mana kedua pihak masing-
masing bertindak atas dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa
paksaan. (POJK 35).
BENTURAN KEPENTINGAN
Kami sebagai penilai tidak memiliki benturan kepentingan baik aktual maupun potensial
dengan para pihak yang akan bertransaksi maupun dengan ekuitas yang dinilai.
KOMPETENSI DAN STATUS PENILAI
Penilaian dilakukan secara obyektif dan independen oleh penilai KJPP Stefanus Tonny
Hardi & Rekan yang memiliki kompetensi. Kami sebagai penilai tidak memiliki benturan
kepentingan baik aktual maupun potensial dengan pemberi tugas maupun dengan objek
penilaian.
INDEPENDENSI PENILAI
Dalam penyusunan Laporan Penilaian ini, kami telah bertindak dengan independen
tanpa adanya konflik kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Perusahaan ataupun
pihak-pihak lain yang terafiliasi. Kami juga tidak mempunyai kepentingan atau
keuntungan pribadi berkaitan dengan penugasan ini. Selanjutnya, Laporan Penilaian ini
tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau merugikan pada pihak manapun.
Imbalan yang kami terima sama sekali tidak dipengaruhi oleh nilai yang dihasilkan dari
proses penilaian ini.
TINGKAT KEDALAMAN INVESTIGASI
Untuk penilaian ini kami akan melakukan analisis terhadap data-data dan dokumen-
dokumen yang kami terima, akan tetapi tidak melakukan penelitian yang mendalam atas
keabsahan terhadap data-data dan dokumen-dokumen tersebut.
PENGGUNA LAPORAN PENILAIAN
Sesuai dengan tujuan penilaian ini maka laporan penilaian akan digunakan oleh
manajemen dan pemegang saham Perseroan.
BENTURAN KEPENTINGAN
Kami sebagai penilai tidak memiliki benturan kepentingan baik aktual maupun potensial
dengan para pihak yang akan bertransaksi maupun dengan saham yang dinilai.
3
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 139
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
SIFAT DAN SUMBER INFORMASI YANG DAPAT DIANDALKAN
Sifat dan sumber dari informasi yang relevan akan digunakan didalam proses penilaian,
mencakup informasi yang dipublikasi, data riset atau data yang diperoleh dari
Pemerintah tanpa diperlukan verifikasi.
ASUMSI - ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS
Laporan Penilaian Bisnis ini bergantung kepada asumsi-asumsi dan kondisi pembatas
sebagai berikut :
1. Laporan Penilaian Bisnis yang dihasilkan oleh Penilai Bisnis bersifat non-disclaimer
opinion.
2. Penilai Bisnis telah melakukan penelaahan atas dokumen yang digunakan dalam
proses penilaian.
3. Data-data dan informasi yang diperoleh Penilai Bisnis berasal dari sumber yang
dapat dipercaya keakuratannya.
4. Penilai Bisnis menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang
mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan
kemampuan untuk pencapaiannya (fiduciary duty).
5. Penilai Bisnis bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran
proyeksi keuangan yang telah disesuaikan.
6. Penilai Bisnis menghasilkan Laporan Penilaian Bisnis yang terbuka untuk publik,
kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia yang dapat mempengaruhi
operasional perusahaan.
7. Penilai Bisnis bertanggung jawab atas Laporan Penilaian Bisnis dan Kesimpulan
Nilai.
8. Penilai Bisnis telah memperoleh informasi atas status hukum objek penilaian dari
pemberi tugas.
PERSYARATAN ATAS PERSETUJUAN UNTUK PUBLIKASI
Persetujuan Penilai harus didapatkan atas setiap publikasi terhadap keseluruhan atau
sebagian dari laporan, atau referensi yang dipublikasikan, termasuk referensi mengenai
laporan keuangan perusahaan, dan/atau laporan direksi/pimpinan perusahaan,
dan/atau pernyataan atau kajian lainnya atau pernyataan/edaran apapun dari
perusahaan.
LAPORAN PENILAIAN
Adapun laporan penilaian ini terdiri dari :
▪ Surat ini yang berisi ringkasan dari hasil penilaian kami;
▪ Asumsi-asumsi dan syarat-syarat pembatasan;
▪ Uraian laporan (Narrative Report) yang berisikan informasi secara terperinci
dari perusahaan, asumsi-asumsi serta metode penilaian yang digunakan, dan
hasil penilaian yang dicapai;
▪ Lampiran-lampiran dari penjelasan-penjelasan dasar perhitungan.
4
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 140
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
MATA UANG YANG DIGUNAKAN
Untuk penilaian ini kami menggunakan mata uang Rupiah.
KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL PENILAIAN
Berdasarkan informasi dari laporan keuangan per tanggal 31 Desember 2024,
diungkapkan bahwa tidak ada kejadian penting yang terjadi setelah Tanggal Penilaian.
PENDEKATAN PENILAIAN
Berdasarkan analisis yang kami lakukan dan faktor-faktor yang ada hubungannya
dengan penilaian ini, kami uraikan dibawah ini pendekatan dan hasil penilaian kami
sebagai berikut :
1. Indikasi Nilai Pasar Ekuitas berdasarkan perhitungan dengan Pendekatan
Pendapatan (Income Based Approach), dengan Metode Diskonto Arus Kas untuk
Perusahaan (Discounted Cash Flow to Firm Method - DCF).
Dengan metode ini nilai pasar ekuitas FIT didapatkan dengan cara menghitung nilai
kini (present value) dari proyeksi arus kas bersih (net cash flow) kemudian
ditambah dengan aset non operasional, jikalau ada.
2. Indikasi Nilai Pasar Ekuitas berdasarkan perhitungan dengan Pendekatan Pasar
(Market Based Approach), dengan Metode Pembanding Perusahaan Tercatat Di
Bursa Efek (Guideline Publicly Traded Company Method - GPTC).
Dengan menggunakan metode ini, nilai pasar ekuitas perusahaan didapatkan
dengan cara membandingkan perusahaan yang dinilai dengan perusahaan-
perusahaan yang sahamnya diperjual-belikan di Bursa Saham.
Perusahaan-perusahaan Terbuka yang digunakan sebagai pembanding adalah
perusahaan yang beroperasi dalam industri yang sepadan dan memberikan reaksi
yang sama terhadap perubahan-perubahan ekonomi.
Metode GPTC dilakukan dengan menggunakan rasio pengali dari perusahaan
terbuka yang sebanding, yang kemudian akan digunakan untuk menentukan nilai
dari perusahaan. Indikasi Nilai Pasar yang didapat dari metode ini merupakan
indikasi Nilai Pasar untuk kepemilikan saham minoritas.
3. Rekonsiliasi nilai dari Indikasi Nilai Pasar Ekuitas berdasarkan kedua metode
penilaian dalam butir 1 dan 2.
4. Diperhitungkan adanya Diskon Likuiditas Pasar mengingat ekuitas FIT yang dinilai
merupakan saham perusahaan tertutup
5. Nilai Pasar Ekuitas untuk 2.170.000 lembar saham yang telah ditempatkan dan
disetor penuh atau setara dengan kepemilikan sebesar 100%, atas dasar
perhitungan Nilai Pasar Ekuitas pada butir 3 dan 4 diatas.
6. Kesimpulan Nilai Pasar Ekuitas atas 2.170.000 lembar saham FIT yang telah
ditempatkan dan disetor penuh per Tanggal Penilaian.
5
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 141
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
HASIL PENILAIAN
Hasil penilaian kami berdasarkan langkah-langkah penilaian sebagaimana telah kami
uraikan dimuka seperti di bawah ini:
Bobot Nilai Hasil
Indikasi Nilai
Relatif Rekonsiliasi
(Rp’000)
(%) (Rp’000)
a. Menurut Metode Diskonto Arus
Kas
961.791.634 90 865.612.471
Indikasi Nilai Pasar per
31 Desember 2024
b. Menurut Metode Pembanding
Perusahaan Tercatat di Bursa
690.265.995 10 69.026.600
Efek
Indikasi Nilai Pasar per
31 Desember 2024
c. Indikasi Nilai Pasar Ekuitas Rp.000 934.639.070
d. Diskon likuiditas pasar @ 30% Rp.000 (280.391.721)
e. Nilai Pasar Ekuitas FIT Rp.000 654.247.349
f. Nilai Pasar Ekuitas FIT per
Rp. 301.496
lembar saham
Perhitungan kami dapat dilihat pada Lampiran E, Lampiran F, dan Lampiran G dalam
laporan ini.
KESIMPULAN AKHIR
Dengan demikian, menurut pendapat kami jumlah Rp.654.247.349.047 (Enam Ratus
Lima Puluh Empat Miliar Dua Ratus Empat Puluh Tujuh Juta Tiga Ratus Empat
Puluh Sembilan Ribu Empat Puluh Tujuh Rupiah) merupakan Nilai Pasar dari
ekuitas FIT yang terdiri dari 2.170.000 lembar saham yang telah ditempatkan dan
disetor penuh atau sebesar Rp.301.496 (Tiga Ratus Satu Ribu Empat Ratus
Sembilan Puluh Enam Rupiah) per lembar saham, yang berada dalam kondisi
berkesinambungan usaha (going concern) pada tanggal 31 Desember 2024, dengan
berpedoman pada Asumsi-asumsi dan Syarat-syarat Pembatasan yang terlampir dalam
laporan ini.
6
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 142
Page 143
File No – STH – 2012 – 106 – B
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
PERNYATAAN PENILAI
Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai Penilai, kami yang bertanda tangan di
bawah ini menyatakan bahwa:
1. Kami tidak mempunyai kepentingan baik sekarang atau di masa yang akan datang
terhadap Penilaian yang dibuat, maupun memiliki kepentingan pribadi atau keberpihakan
kepada pihak-pihak lain yang memiliki kepentingan terhadap Laporan Penilaian Bisnis
yang dibuat.
2. Pernyataan faktual yang dipresentasikan dalam laporan penilaian adalah benar sesuai
dengan pemahaman terbaik dari Penilai.
3. Penilai memiliki pemahaman atas objek penilaian yang dinilai.
4. Kami bertanggungjawab atas Laporan Penilaian Bisnis yang kami lakukan.
5. Kami telah melakukan penugasan penilaian profesional sesuai dengan Tanggal Penilaian
(Cut Off Date).
6. Kami telah melakukan analisis untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam Laporan
Penilaian Bisnis, opini dan kesimpulan dalam Laporan Penilaian Bisnis ini, sebatas
pengetahuan kami, adalah benar dan akurat.
7. Kami telah melakukan penugasan penilaian profesional sesuai dengan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
8. Kami telah menyajikan hasil Penilaian dalam penugasan penilaian profesional sebagai
Kesimpulan Penilaian.
9. Kami telah mengungkapkan lingkup pekerjaan dan data yang dianalisis di dalam Laporan
Penilaian Bisnis.
10. Kesimpulan Penilaian telah sesuai dengan asumsi-asumsi dan kondisi pembatas.
11. Data ekonomi dan industri dalam Laporan Penilaian Bisnis berasal dari berbagai sumber
yang diyakini Penilai Bisnis dapat dipertanggungjawabkan.
12. Penunjukan dalam penugasan ini tidak berhubungan dengan opini Penilaian yang dibuat
yang telah disepakati sebelumnya dengan Pemberi Tugas.
13. Biaya jasa profesional tidak dikaitkan dengan penilaian yang dibuat, pencapaian hasil
yang dinyatakan, atau adanya kondisi yang terjadi kemudian (subsequent event) yang
berhubungan secara langsung dengan penggunaan yang dimaksud.
14. Penilai Bisnis telah mengikuti persyaratan pendidikan profesional yang
ditetapkan/dilaksanakan oleh Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI).
15. Penilai Bisnis memiliki pengetahuan yang memadai sehubungan dengan Penilaian yang
dibuat.
16. Analisis, opini, dan kesimpulan yang dibuat oleh Penilai, serta Laporan Penilaian Bisnis
telah dibuat dengan memenuhi ketentuan Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar
Penilaian Indonesia (KEPI & SPI) Edisi VII – SPI 2018 dan POJK 35.
17. Penilai melakukan inspeksi fisik maupun rapat dan diskusi secara daring dengan
manajemen sehubungan dengan objek penilaian yang dinilai.
18. Tidak seorangpun selain yang bertandatangan di bawah ini, yang telah terlibat dalam
pelaksanaan Penilaian, analisis, pembuatan kesimpulan, dan opini sebagaimana yang
dinyatakan dalam Laporan Penilaian Bisnis ini.
1
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 144
Page 145
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
ASUMSI-ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS
Laporan Penilaian Bisnis ini bergantung kepada asumsi-asumsi dan kondisi pembatas sebagai
berikut :
1. Laporan Penilaian Bisnis yang dihasilkan oleh Penilai Bisnis bersifat non-disclaimer
opinion.
2. Penilai Bisnis telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan
dalam proses penilaian.
3. Data-data dan informasi yang diperoleh Penilai Bisnis berasal dari sumber yang dapat
dipercaya keakuratannya.
4. Penilai Bisnis menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang
mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan
kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty);
5. Penilai Bisnis bertanggung jawab atas pelaksanaan Penilaian dan kewajaran proyeksi
keuangan yang telah disesuaikan.
6. Laporan Penilaian Bisnis ini terbuka untuk publik, kecuali terdapat informasi yang bersifat
rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan.
7. Penilai Bisnis bertanggung jawab atas Laporan Penilaian Bisnis dan Kesimpulan Nilai.
8. Informasi atas status hukum obyek penilaian dari pemberi tugas dianggap benar dan dapat
dipercaya, Penilai Bisnis tidak bertanggung jawab jika ternyata informasi yang diberikan itu
terbukti tidak sesuai dengan hal yang sesungguhnya.
9. Hasil yang dicantumkan dalam laporan ini serta setiap nilai lain dalam Laporan yang
merupakan bagian dari bisnis yang dinilai hanya berlaku sesuai dengan maksud dan
tujuan penilaian. Hasil Laporan Penilaian Bisnis ini tidak boleh digunakan untuk tujuan
penilaian lain yang dapat mengakibatkan terjadinya kesalahan.
10. Kami sebagai Penilai tidak melakukan penelitian terhadap keabsahan dokumen-dokumen
yang terkait dengan penilaian, oleh karenanya kami tidak menjamin kebenaran atau
keabsahannya.
11. Laporan Penilaian Bisnis ini harus digunakan secara keseluruhan yang tak terpisahkan
dan penggunaannya terbatas pada maksud dan tujuan penilaian ini saja. Laporan ini tidak
akan berlaku untuk maksud dan tujuan berbeda.
12. Penggunaaan sebagian atau keseluruhan dari laporan untuk dipublikasikan di media
cetak/elektronik harus mendapat persetujuan tertulis dari kami sebagai penilai dan
pembuat laporan.
13. Kami berasumsi bahwasanya data-data yang diberikan kepada kami adalah benar dan
berkaitan dengan obyek penilaian dan kami tidak melakukan pengecekan lebih lanjut
terhadap kebenarannya.
14.Penilai dibebaskan dari segala tuntutan dan kewajiban yang berkaitan dengan
penggunaan laporan yang tidak sesuai dengan maksud dan tujuan dari laporan.
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 146
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
DAFTAR ISI
Halaman
SURAT PENGANTAR 1
DAFTAR ISI 8
PENILAIAN USAHA 9
Pendahuluan 9
Informasi Umum 12
Latar belakang Perusahaan 13
Pendirian FIT 13
Pemegang Saham 14
Susunan Pengurus 14
Kegiatan Usaha 14
Izin-izin Yang Diperoleh 14
Sumber Informasi 16
Tinjauan Kondisi Perekonomian Indonesia Industri Pupuk
Tinjauan Kondisi Perekonomian Indonesia 17
Tinjauan Industri Pupuk 27
Analisis Laporan Keuangan FIT 33
Pendekatan Penilaian 43
Kesimpulan Akhir 51
ASUMSI-ASUMSI DAN SYARAT-SYARAT PEMBATASAN
LAMPIRAN-LAMPIRAN :
A-1 : Laporan Posisi Keuangan per 31 Desember 2020 sampai 2024
A-2 : Laba Rugi Komprehensif untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2020 sampai 2024
B-1 : Laporan Posisi Keuangan Common Size per 31 Desember 2020
sampai 2024
B-2 : Laba Rugi Common Size untuk periode yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2020 sampai 2024
C-1 : Normalisasi Laporan Posisi Keuangan
C-2 : Normalisasi Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif
Lain
D-1 : Proyeksi Laporan Posisi Keuangan
D-2 : Proyeksi Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
E : Metode Diskonto Arus Kas
F : Metode Pembanding Perusahaan Tercatat Di Bursa Efek
G : Perhitungan Nilai Pasar Saham
H : Perhitungan Cost Of Capital
8
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 147
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
PENILAIAN USAHA
TUJUAN PENILAIAN
Penilaian yang kami lakukan adalah dengan tujuan untuk menentukan Nilai Pasar
ekuitas FIT yang terdiri dari 2.170.000 lembar saham dengan total modal saham
yang telah ditempatkan dan disetor penuh per Tanggal Penilaian sebesar
Rp.217.000.000.000.
Kami mengerti bahwa tujuan penentuan Nilai Pasar ekuitas ini dalam rangka menilai
ekuitas FIT, dalam rangka rencana setoran modal saham oleh Perseroan, dimana
dana untuk setoran modal saham pada FIT ini merupakan dana hasil IPO
Perseroan.
IDENTITAS PEMBERI TUGAS
Pelaksanaan penilaian saham FIT ini sebagai realisasi dari penugasan untuk
melakukan penilaian ekuitas dari Perseroan, sesuai dengan Surat Perjanjian Kerja
No. STH-081/PR.014/LS/IV/2025 tanggal 9 April 2025.
Adapun identitas lengkap dari pemberi tugas adalah sebagai berikut :
Pemberi tugas : PT Delta Giri Wacana Tbk.
Jl. Agung Karya VI No. 7
Alamat : Kel. Papanggo, Kec. Tanjung Priok
Jakarta Utara 14340
Telpon / Fax : 021 – 2961 4962
Email : listiany.ruslim@dgw.co.id
Bidang usaha : Perdagangan pestisida
TINGKAT KEPEMILIKAN DAN SIFAT PENGENDALIAN OBYEK PENILAIAN
Komposisi pemegang saham dan kepemilikan saham pada Tanggal Penilaian
adalah sebagai berikut:
Jumlah Saham Jumlah Modal %
Pemegang Saham
(lembar) Disetor (Rp.) Kepemilikan
PT Delta Giri Wacana Tbk 2.045.680 204.568.800.000 94,27
David Yaory 124.320 12.432.000 5,73
Total 2.170.000 217.000.000.000 100%
TINGKAT LIKUIDITAS SAHAM YANG DINILAI
Mengingat bahwa FIT merupakan perusahaan tertutup yang sahamnya tidak
diperjualbelikan di bursa efek, maka tidak dapat ditentukan tingkat likuiditas
pasarnya.
9
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 148
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
PEDOMAN PENILAIAN
Dalam melakukan penilaian ini kami berpedoman pada SPI dan POJK 35 dan
SEOJK 17.
DASAR NILAI DAN DEFINISI
Standar tersebut mengharuskan kami merencanakan dan melaksanakan penilaian
usaha agar memperoleh nilai dari hasil penilaian usaha sesuai dengan maksud dan
tujuan penilaian di atas, yaitu nilai pasar.
Nilai Pasar (Market Value) adalah estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh
dari hasil penukaran suatu aset atau liabilitas pada Tanggal Penilaian, antara
pembeli yang berminat membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam
suatu transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara layak, di mana
kedua pihak masing-masing bertindak atas dasar pemahaman yang dimilikinya,
kehati-hatian, dan tanpa paksaan. (POJK 35).
INDEPENDENSI PENILAI
Dalam melaksanakan penilaian ini kami telah bertindak dengan independen tanpa
adanya konflik kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Perseroan ataupun pihak-
pihak lain yang terafiliasi. Kami juga tidak mempunyai kepentingan atau keuntungan
pribadi berkaitan dengan penugasan ini.
Selanjutnya, Laporan Penilaian ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan
atau merugikan pada pihak manapun. Imbalan yang kami terima sama sekali tidak
dipengaruhi oleh kewajaran yang dihasilkan dari proses analisis Laporan Penilaian
ini.
MATA UANG YANG DIGUNAKAN
Untuk penilaian ini kami menggunakan mata uang Rupiah.
TANGGAL PENILAIAN
Penilaian saham ini dilakukan per tanggal 31 Desember 2024.
TINGKAT KEDALAMAN INVESTIGASI
Untuk penilaian ini kami akan melakukan analisis terhadap data-data dan dokumen-
dokumen yang kami terima, akan tetapi tidak melakukan penelitian yang mendalam
atas keabsahan terhadap data-data dan dokumen-dokumen tersebut.
SIFAT DAN SUMBER INFORMASI YANG DAPAT DIANDALKAN
Sifat dan sumber dari informasi yang relevan akan digunakan didalam proses
penilaian, mencakup informasi yang dipublikasi, data riset atau data yang diperoleh
dari Pemerintah tanpa diperlukan verifikasi.
10
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 149
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
STATUS PENILAI
Penilaian yang independen ini dilakukan oleh penilai di KJPP STH.
KOMPETENSI PENILAI
Penilaian ini dilakukan oleh Penilai Publik dari KJPP STH sesuai dengan Izin Penilai
Publik Bidang Bisnis No.: B-1.13.00358 yang mempunyai kompetensi untuk
melakukan penilaian ini.
PREMIS NILAI
Dalam penilaian ekuitas FIT ini kami menggunakan premis nilai bahwa FIT
merupakan perusahaan yang memiliki kesinambungan usaha (going concern
company). Oleh karena itu nilai saham yang diperoleh dari hasil penilaian
didasarkan pada asumsi perusahaan yang memiliki kesinambungan usaha dan
bukan asumsi likuidasi.
KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL PENILAIAN
Berdasarkan informasi dari laporan keuangan per tanggal 31 Desember 2024
diungkapkan bahwa tidak ada kejadian penting yang terjadi setelah tanggal
penilaian.
DOKUMEN-DOKUMEN UNTUK REFERENSI PENILAIAN
Untuk penilaian ini kami telah menerima dokumen-dokumen untuk referensi sebagai
berikut:
▪ Anggaran Dasar FIT berikut perubahannya
▪ Laporan Keuangan FIT per 31 Desember 2020 yang diaudit oleh Kantor
Akuntan Publik Kosasih, Nurdiyaman, Mulyadi, Tjahjo & Rekan dan
ditandatangani oleh Jenly Hendrawan, CPA pada tanggal 25 Juni 2021
dengan opini wajar tanpa modifikasian.
▪ Laporan Keuangan FIT per 31 Desember 2021 yang diaudit oleh Kantor
Akuntan Publik Kosasih, Nurdiyaman, Mulyadi, Tjahjo & Rekan dan
ditandatangani oleh Jenly Hendrawan, CPA pada tanggal 31 Mei 2022
dengan opini wajar tanpa modifikasian.
▪ Laporan Keuangan FIT per 31 Desember 2022 yang diaudit oleh Kantor
Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dan ditandatangani
oleh Ely, CPA pada tanggal 9 Oktober 2023 dengan opini wajar tanpa
modifikasian.
▪ Laporan Keuangan FIT per 31 Desember 2023 yang diaudit oleh Kantor
Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dan ditandatangani
oleh Ely, CPA pada tanggal 22 Juli 2024 dengan pendapat wajar tanpa
modifikasian.
11
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 150
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
▪ Laporan Keuangan FIT per 31 Desember 2024 yang diaudit oleh Kantor
Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan dan ditandatangani oleh Ely,
CPA pada tanggal 21 April 2025 dengan pendapat wajar tanpa modifikasian.
▪ Proyeksi Laporan Posisi Keuangan dan Laba Rugi Komprehensif FIT untuk
tahun yang berakhir 31 Desember 2025 sampai 31 Desember 2029 berikut
asumsi-asumsi dasarnya.
▪ Susunan Pengurus FIT.
▪ Data lain yang berhubungan dengan penilaian.
▪ Disamping data-data tersebut diatas, kami pun telah mengadakan wawancara
dan diskusi dengan pejabat-pejabat kunci dari Perseroan.
Kami menerima data yang disampaikan oleh Perseroan pada dasarnya adalah data
yang benar dan merefleksikan kegiatan usaha dan kondisi keuangan yang
sebenarnya dari FIT.
HASIL PELAKSANAAN INSPEKSI
Kami telah melakukan prosedur-prosedur penilaian, sebagai berikut:
- pengumpulan data-data FIT antara lain anggaran dasar, akta-akta, izin-izin,
susunan pemegang saham dan pengurus, perjanjian-perjanjian, laporan
keuangan, dan proyeksi laporan keuangan,
- Wawancara dengan manajemen FIT dan Perseroan.
INFORMASI EMPIRIS LAINNYA
Untuk keperluan penilaian ini, kami telah melakukan penelaahan terhadap data dan
laporan keuangan FIT serta telah menyampaikan daftar pertanyaan kepada
manajemen Perseroan berkenaan dengan aspek-aspek tertentu dari kegiatan usaha
FIT. Demikian pula kami telah mewawancara pejabat-pejabat kunci di Perseroan.
Dalam penilaian usaha inipun kami mempertimbangkan pula informasi yang kami
peroleh dari jawaban atas daftar pertanyaan dan jawaban wawancara dari pejabat
kunci tersebut.
Hasil penilaiannya kami sajikan sebagai berikut :
INFORMASI UMUM
Laporan ini meliputi penelaahan dan analisa terhadap entitas perusahaan dalam
rangka memberikan pendapat mengenai penilaian ekuitas FIT, sekaligus
menjelaskan langkah-langkah kerja dan metode penilaian yang telah dilakukan yang
digunakan dalam penilaian saham tersebut.
12
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 151
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Penilaian kami lakukan sesuai dengan SPI dan POJK 35 dan SEOJK 17 dengan
mendasarkan pada beberapa faktor, antara lain :
▪ Sifat usaha dan latar belakang FIT
▪ Perkembangan ekonomi secara umum dan perkembangan dan kondisi
kegiatan usaha FIT secara khusus.
▪ Laporan keuangan historis dari FIT serta prospek usaha dimasa depan
▪ Faktor-faktor lain yang kiranya mempengaruhi penilaian
Dalam rangka penilaian saham ini, kami telah memperoleh laporan keuangan FIT
yang diaudit untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sampai
dengan 2024, serta dokumen FIT lainnya yang relevan serta melakukan diskusi
dengan pejabat kunci dari FIT. Tanpa melakukan verifikasi lebih jauh, kami
berpendapat bahwa data di atas merupakan data posisi keuangan dan hasil usaha
FIT yang representatip.
Faktor-faktor tersebut di atas mempunyai pengaruh dan peranan penting dalam
penilaian ekuitas FIT, namun pada akhirnya penilaian ekuitas FIT akan bergantung
pada data dan informasi yang tersedia pada Tanggal Penilaian. FIT bergerak dalam
industri pupuk. Oleh karena itu dalam penilaian saham ini kami menggunakan
Pendekatan Pendapatan (Income Based Approach) atas dasar prospek hasil
usaha FIT di masa mendatang yaitu dengan Metode Diskonto Arus Kas
(Discounted Cash Flow Method), dimana yang kami terapkan dalam penilaian
saham ini adalah Metode Diskonto Arus Kas Untuk Perusahaan (Discounted Cash
Flow to Firm Method). Selain dari pada itu, penilaian ekuitas FIT ini juga kami
lakukan dengan Pendekatan Pasar (Market Based Approach) yaitu dengan
menggunakan Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek
(Guideline Publicly Traded Company Method).
Dalam melakukan penilaian saham ini pertimbangan yang utama adalah pada data
masa lalu sampai dengan Tanggal Penilaian dan faktor-faktor lain yang dapat
mempengaruhi posisi keuangan FIT pada Tanggal Penilaian.
LATAR BELAKANG PERUSAHAAN
Pendirian FIT
FIT adalah perusahaan swasta yang didirikan berdasarkan Akta No. 15 yang dibuat
dihadapan Adianto Sinaga, S.H., Notaris di Bekasi, tanggal 30 Maret 2015. Akta
pendirian ini telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Republik Indonesia
dengan Surat Keputusan No. AHU-0014703.AH.01.01.Tahun 2015 pada tanggal
01 April 2015.
Akta pendirian tersebut telah mengalami beberapa kali perubahan, perubahan
terakhir berdasarkan Akta No. 49 yang dibuat dihadapan Adianto Sinaga, S.H.,
MKn., Notaris di Bekasi tanggal 22 Desember 2023 tentang peningkatan modal
dasar, modal ditempatkan, dan modal disetor. Perubahan ini telah disahkan oleh
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan
No. AHU-0082428.AH.01.02 tanggal 30 Desember 2023.
Perusahaan berdomisili di Kabupaten Gresik, Propinsi Jawa Timur.
13
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 152
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Pemegang Saham FIT
Modal dasar Perusahaan adalah Rp 217.000.000.000 terbagi atas 2.170.000 saham
dengan nilai nominal per saham sebesar Rp 100.000. Dari modal dasar tersebut
seluruhnya telah ditempatkan dan disetor sebanyak 2.170.000 saham dengan nilai
nominal sebanyak Rp 217.000.000.000.
Komposisi pemegang saham pada saat penilaian ini dilakukan adalah sebagai
berikut :
Jumlah Saham Jumlah Modal Kepemilikan
Pemegang Saham
(lembar) Disetor (Rp.) (%)
PT Delta Giri Wacana Tbk 2.045.680 204.568.800.000 94,27
David Yaory 124.320 12.432.000 5,73
Total 2.170.000 217.000.000.000 100
Susunan Pengurus FIT
Susunan pengurus FIT pada saat penilaian adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris :
Komisaris : Ichsan Soelistio
Dewan Direksi :
Direktur Utama : Arbi Munandar
Direktur : F. Sunu Pamarta
Kegiatan Usaha FIT
Kegiatan usaha Perusahaan sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar adalah
berusaha dalam bidang industri pupuk dan perdagangan besar pupuk dan produk
agrokimia.
Perusahaan memulai kegiatan usaha komersialnya pada Mei 2018.
Izin-izin yang diperoleh FIT
1. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) 72.747.702.8-612.000.
2. Nomor Induk Berusaha (NIB) 8120202822489 yang dikeluarkan oleh Pemerintah
Republik Indonesia melalui Lembaga Pengelola dan Penyelenggara OSS pada
tanggal 28 Agustus 2018.
Fasilitas Produksi FIT
FIT memiliki pabrik yang berdiri di area seluas 5 Ha di Gresik, Jawa Timur dengan
memiliki kapasitas produksi kurang lebih 300.000 MT compacted.
14
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 153
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Jenis Ekuitas dan Hak Yang Melekat
Jenis ekuitas FIT berupa saham biasa (common share) dan tiap satu saham
memiliki hak voting satu suara.
Produk Yang Dihasilkan FIT
Produk yang dihasilkan yaitu Pupuk NPK premium, Pupuk Makro, Pupuk Straight ,
Pupuk Folliar, Pupuk liquid, Pupuk Plasma dan Pupuk Organik.
Latar Belakang Ekonomi
Pupuk adalah salah satu jenis produk yang mendukung kegiatan pengadaan pangan
di Indonesia, sehingga secara ekonomi bisnis pupuk akan selalu hidup dan bahkan
terus berkembang dikarenakan populasi di Indonesia terus meningkat.
Pasar Geografis FIT
Berikut ini adalah pasar geografis FIT:
Freemarket + Plasma:
Plantation:
15
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 154
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Pemasok dan Pelanggan Kunci FIT
Pemasok kunci FIT adalah PT Agro Tradisi, Sunshine Share Co. Ltd, Golden Barley
Pte. Ltd., PT Permata Agro Persada, dan CPCC Global Limited.
Sedangkan pelanggan kunci FIT adalah Minamas Group, Gunas Group, Sampoerna
Group, Nova Plantation, dan KLK Group.
Risiko Usaha FIT
Pengadaan bahan baku di FIT dilakukan secara lokal dan impor, untuk pembelian
impor terdapat risiko mata uang asing.
Strategi dan Rencana Masa Depan Perusahaan
FIT akan melakukan perluasan pabrik di Palembang untuk menjangkau pengiriman
daerah Sumatera sehingga dapat melakukan penghematan biaya di biaya
pengiriman dan juga dapat mempercepat waktu pengiriman sehingga secara arus
kas FIT lebih sehat dan dapat mengurangi biaya bunga dari pinjaman bank.
SUMBER INFORMASI
Kami menggunakan informasi-informasi dari dokumen-dokumen berikut ini di dalam
melakukan analisa penilaian, yaitu:
▪ Laporan Keuangan FIT per 31 Desember 2020 yang diaudit oleh Kantor
Akuntan Publik Kosasih, Nurdiyaman, Mulyadi, Tjahjo & Rekan dan
ditandatangani oleh Jenly Hendrawan, CPA pada tanggal 25 Juni 2021
dengan opini wajar tanpa modifikasian.
▪ Laporan Keuangan FIT per 31 Desember 2021 yang diaudit oleh Kantor
Akuntan Publik Kosasih, Nurdiyaman, Mulyadi, Tjahjo & Rekan dan
ditandatangani oleh Jenly Hendrawan, CPA pada tanggal 31 Mei 2022
dengan opini wajar tanpa modifikasian.
▪ Laporan Keuangan FIT per 31 Desember 2022 yang diaudit oleh Kantor
Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dan ditandatangani
oleh Ely, CPA pada tanggal 9 Oktober 2023 dengan opini wajar tanpa
modifikasian.
▪ Laporan Keuangan FIT per 31 Desember 2023 yang diaudit oleh Kantor
Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dan ditandatangani
oleh Ely, CPA pada tanggal 22 Juli 2024 dengan pendapat wajar tanpa
modifikasian.
▪ Laporan Keuangan FIT per 31 Desember 2024 yang diaudit oleh Kantor
Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan dan ditandatangani oleh Ely,
CPA pada tanggal 21 April 2025 dengan pendapat wajar tanpa modifikasian.
▪ Proyeksi Laporan Posisi Keuangan dan Laba Rugi Komprehensif FIT untuk
tahun yang berakhir 31 Desember 2025 sampai 31 Desember 2029 berikut
asumsi-asumsi dasarnya.
▪ Susunan Pengurus FIT.
16
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 155
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
▪ Daftar susunan pemegang saham FIT per 31 Desember 2024.
▪ Dalam melakukan analisis terhadap kondisi perekonomian Indonesia, kami
dasarkan pada informasi dari berbagai tulisan pada website Bank Indonesia,
Badan Pusat statistik, Departemen Keuangan, Yahoo Finance, dan data dari
internet yang diakses antara bulan Januari sampai dengan April 2025.
▪ Untuk informasi keuangan dan informasi perusahaan industri sejenis, kami
dasarkan pada informasi yang diperoleh dari Laporan Tahunan Perusahaan
Terbuka dengan industri sejenis di BEI dan bursa saham regional maupun
internasional lainnya, dan data dari internet yang diakses pada bulan April –
Mei 2025.
▪ Data lain yang berhubungan dengan penilaian.
▪ Disamping data-data tersebut diatas, kami pun telah mengadakan wawancara
dan diskusi dengan pejabat-pejabat kunci dari FIT.
TINJAUAN KONDISI PEREKONOMIAN INDONESIA DAN INDUSTRI PUPUK
TINJAUAN KONDISI PEREKONOMIAN INDONESIA
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia
sepanjang 2024 tumbuh sebesar 5,03% secara tahunan (year on year/yoy).
Realisasi itu lebih rendah dari pertumbuhan ekonomi tahun 2023 sebesar 5,05% dan
lebih rendah dari target pemerintah yang sebesar 5,2%.
Kinerja ekonomi Indonesia sepanjang tahun lalu tak lepas dari kinerja pertumbuhan
ekonomi kuartal IV-2024 yang sebesar 5,02% (yoy). Realisasi ini lebih rendah
dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 5,04. Secara
lebih rinci, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2024 tercatat sebesar
5,11%, lalu di kuartal II-2024 tumbuh sebesar 5,05%, dan pada kuartal III-2024
tumbuh sebesar 4,95%. Plt. Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti dalam
Kompas.com mengatakan, secara kumulatif atau c to c, ekonomi Indonesia pada
tahun 2024 tumbuh sebesar 5,03%. Amalia menyebutkan, pertumbuhan ekonomi
Indonesia pada tahun 2024 turut dipengaruhi kondisi perekonomian global. Ekonomi
global diproyeksi akan tetap tumbuh, namun melambat pada 2024. Imbas dari
perlambatan ekonomi tersebut, aktivitas perdagangan global pun melemah. Hal ini
kemudian berimplikasi terhadap sumber pertumbuhan ekonomi nasional yang
berasal dari perdagangan internasional. Secara rinci, pertumbuhan ekonomi 2024
tercatat sebesar 5,11% pada kuartal I, 5,05% pada Kuartal II, dan 4,95% pada
Kuartal III.
Plt. Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti dalam kontan.co.id menyampaikan,
lima lapangan usaha dengan kontribusi terbesar terhadap ekonomi kuartal IV 2024
adalah, industri pengolahan tumbuh 4,89% yoy, perdagangan 5,19% yoy, pertanian
0,71% yoy, konstruksi 5,81% yoy, dan pertambangan 3,95% yoy. Adapun
total share dari kelima lapangan usaha tersebut mencakup 63,34% dari total produk
domestik bruto (PDB). Dari sisi lapangan usaha pada kuartal IV 2024, seluruh
lapangan usaha tumbuh positif. Amalia menambahkan, lapangan usaha dengan
pertumbuhan tertinggi yakni jasa lainnya sebesar 11,36% yoy, didukung oleh
peningkatan aktivitas rekreasi seiring peningkatan jumlah wisatawan nusantara dan
mancanegara.
17
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 156
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Kemudian, jasa perusahaan yang tumbuh 8,08% yoy, ditopang oleh peningkatan
aktivitas agen perjalanan, penyelenggaraan tur, dan jasa reservasi lainya selama
periode Natal dan tahun Baru 2024, serta peningkatan jumlah jamaah umroh.
Selanjutnya, transportasi dan pergudangan tumbuh 7,92%, sejalan dengan
peningkatan jumlah penumpang dan barang di berbagai moda transportasi terutama
saat libur Natal dan tahun Baru.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh baik dengan kecenderungan lebih rendah
dari prakiraan sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2024 sedikit di bawah
prakiraan dipengaruhi oleh lebih rendahnya permintaan domestik, baik konsumsi
maupun investasi. Pada 2025, pertumbuhan ekonomi diperkirakan juga cenderung
lebih rendah dari prakiraan sebelumnya. Ekspor diprakirakan lebih rendah
sehubungan dengan melambatnya permintaan negara-negara mitra dagang utama,
kecuali AS. Konsumsi rumah tangga juga masih lemah, khususnya golongan
menengah ke bawah sehubungan dengan belum kuatnya ekspektasi penghasilan
dan ketersediaan lapangan kerja. Pada saat yang sama, dorongan investasi swasta
juga belum kuat karena masih lebih besarnya kapasitas produksi dalam memenuhi
permintaan, baik domestik maupun ekspor. Bank Indonesia memprakirakan
pertumbuhan ekonomi Indonesia 2025 mencapai kisaran 4,7 - 5,5%, sedikit lebih
rendah dari kisaran prakiraan sebelumnya 4,8 - 5,6%. Dalam kaitan ini, Bank
Indonesia terus mengoptimalkan bauran kebijakannya untuk tetap menjaga stabilitas
dan turut mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Upaya tersebut
dilakukan melalui optimalisasi stimulus kebijakan makroprudensial dan akselerasi
digitalisasi transaksi pembayaran yang ditempuh Bank Indonesia dengan kebijakan
stimulus fiskal Pemerintah. Lebih dari itu, Bank Indonesia mendukung penuh
implementasi program-program Pemerintah dalam Asta Cita, termasuk untuk
ketahanan pangan, pembiayaan ekonomi, serta akselerasi ekonomi dan keuangan
digital.
Tabel Indikator Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2020 – 2024
Indikasi Ekonomi 2020 2021 2022 2023 2024
Pertumbuhan PDB (yoy, %) -2,07 3,69 5,31 5,05 5,03
Nominal PDB (Rp. Triliun) 15.434,2 16.970,8 19.588,4 20.892,4 22.139,0
Tingkat Inflasi(%, akhir tahun) 1,68 1,87 5,51 2,61 1,57
Suku Bunga BI (%) 3,75 3,50 5,50 6,00 6,00
Cadangan Devisa (USD Miliar) 135,9 144,9 137,2 146,4 155,7
Nilai Tukar Rupiah
13.901 14.269 15.731 15.399 16.157
(Rp/USD, akhir tahun)
Sumber: BPS, Bank Indonesia dan sumber lainnya (diolah)
Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 17-18 Desember
2024 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 6,00%, suku
bunga Deposit Facility sebesar 5,25%, dan suku bunga Lending Facility sebesar
6,75%. Keputusan ini konsisten dengan arah kebijakan moneter untuk memastikan
tetap terkendalinya inflasi dalam sasaran 2,5±1% pada 2024 dan 2025, serta
mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Fokus kebijakan moneter
diarahkan untuk memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah dari dampak makin
tingginya ketidakpastian perekonomian global akibat arah kebijakan Amerika Serikat
(AS) dan eskalasi ketegangan geopolitik di berbagai wilayah.
18
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 157
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Ke depan, Bank Indonesia terus mencermati pergerakan nilai tukar Rupiah dan
prospek inflasi serta dinamika kondisi ekonomi yang berkembang, dalam
memanfaatkan ruang penurunan suku bunga kebijakan lanjutan. Sementara itu,
kebijakan makroprudensial dan sistem pembayaran terus diarahkan untuk
mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Kebijakan makroprudensial
longgar terus ditempuh untuk mendorong kredit/pembiayaan perbankan kepada
sektor-sektor prioritas pertumbuhan dan penciptaan lapangan kerja, termasuk
UMKM dan ekonomi hijau, melalui penguatan strategi Kebijakan Insentif Likuiditas
Makroprudensial (KLM) mulai Januari 2025, dengan tetap memperhatikan prinsip
kehati-hatian. Kebijakan sistem pembayaran juga diarahkan untuk turut mendorong
pertumbuhan, khususnya sektor perdagangan dan UMKM, dengan memperkuat
keandalan infrastruktur dan struktur industri sistem pembayaran, serta memperluas
akseptasi digitalisasi sistem pembayaran.
Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) tetap sehat sehingga mendukung ketahanan
eksternal. Surplus neraca perdagangan berlanjut pada Desember 2024 yang tercatat
2,2 miliar dolar AS dipengaruhi oleh kinerja ekspor komoditas utama Indonesia yang
kuat, seperti bahan bakar mineral, lemak dan minyak hewan nabati, serta besi dan
baja. Perkembangan ini mendukung transaksi berjalan 2024 tetap sehat dan
diprakirakan dalam kisaran defisit rendah 0,1% sampai dengan 0,9% dari PDB.
Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Desember 2024 tercatat tinggi sebesar
155,7 miliar dolar AS, setara dengan pembiayaan 6,7 bulan impor atau 6,5 bulan
impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah, serta berada di atas standar
kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. Ke depan, NPI pada 2025
diprakirakan tetap sehat seiring dengan surplus transaksi modal dan finansial yang
berlanjut dan defisit transaksi berjalan yang terjaga dalam kisaran defisit 0,5%
sampai dengan 1,3% dari PDB. Surplus neraca transaksi modal dan finansial
didukung oleh aliran masuk modal asing sejalan dengan persepsi positif investor
terhadap prospek perekonomian domestik yang lebih baik dan imbal hasil investasi
yang menarik.
Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) 2024 terjaga dalam kisaran
sasarannya 2,5±1%, sejalan inflasi IHK Desember 2024 yang tercatat 1,57%
(yoy). Perkembangan ini dipengaruhi oleh inflasi inti yang terkendali pada level
2,26% (yoy) sejalan dengan konsistensi suku bunga kebijakan Bank Indonesia (BI-
Rate) untuk mengarahkan ekspektasi inflasi sesuai dengan sasarannya. Sementara
itu, kelompok volatile food (VF) mencatat inflasi 0,12% (yoy) didukung oleh
peningkatan pasokan pangan seiring berlanjutnya musim panen, serta eratnya
sinergi pengendalian inflasi TPIP/TPID melalui GNPIP. Secara spasial, inflasi IHK di
berbagai daerah juga terkendali dalam kisaran sasaran inflasi nasional. Ke depan,
Bank Indonesia meyakini inflasi IHK tetap terkendali dalam sasarannya.
Inflasi inti diprakirakan terjaga seiring ekspektasi inflasi yang terjangkar dalam
sasaran, kapasitas perekonomian yang masih besar dan dapat merespons
permintaan domestik, imported inflation yang terkendali sejalan dengan kebijakan
stabilisasi nilai tukar Rupiah Bank Indonesia, serta dampak positif berkembangnya
digitalisasi. Inflasi VF diprakirakan terkendali didukung oleh sinergi pengendalian
inflasi Bank Indonesia dan Pemerintah Pusat dan Daerah. Bank Indonesia terus
berkomitmen memperkuat efektivitas kebijakan moneter guna menjaga inflasi tahun
2025 dan 2026 terkendali dalam sasaran 2,5±1%, dengan tetap mendukung upaya
turut mendorong pertumbuhan ekonomi.
19
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 158
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Sepanjang 2024, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengalami
fluktuasi yang signifikan. Dalam waktu singkat rupiah menguat namun dalam
sekejap juga rupiah dapat melemah. Dikutip dari cnbcindonesia.com, per
27 Desember 2024 rupiah ditutup di angka Rp16.230/USD. Posisi ini merupakan
yang terlemah sejak 19 Desember 2024. Secara month to date/mtd, rupiah telah
terdepresiasi sebesar 2,46% dan secara year to date/ytd, rupiah telah ambruk
sebesar 5,42%. Dalam perjalannya rupiah sempat mengalami posisi terkuat yakni
pada 25 September 2024 di angka Rp15.095/USD. Sementara rupiah juga pernah
anjlok hingga menyentuh level terburuknya di tahun ini yakni pada 21 Juni 2024 di
angka Rp16.445/USD. Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dalam
asumsi makro Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024 yakni
sebesar Rp15.000/USD.
Jika dilihat hingga saat ini, posisi rupiah sudah melenceng sekitar Rp1.230/USD
atau telah ambles 8,2% dibandingkan target dari APBN itu sendiri. Sementara
menurut Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR), kurs rupiah terhadap dolar
AS pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 16.157. Ke depan, nilai tukar Rupiah
diprakirakan stabil didukung komitmen Bank Indonesia menjaga stabilitas nilai tukar
Rupiah, imbal hasil yang menarik, inflasi yang rendah, dan prospek pertumbuhan
ekonomi Indonesia yang tetap baik.
Produk Domestik Bruto
Perekonomian Indonesia 2024 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Bruto
(PDB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp22.139,0 triliun dan PDB per kapita
mencapai Rp78,6 juta atau USD4.960,3. Ekonomi Indonesia tahun 2024 tumbuh
sebesar 5,03%. Pertumbuhan terjadi pada seluruh lapangan usaha. Lapangan
usaha yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah Jasa Lainnya sebesar 9,80%;
diikuti Transportasi dan Pergudangan sebesar 8,69%; dan Penyediaan Akomodasi
dan Makan Minum sebesar 8,56%. Sementara itu, Industri Pengolahan yang
memiliki peran dominan tumbuh 4,43%. Sedangkan Perdagangan Besar dan
Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor serta Pertanian, Kehutanan, dan
Perikanan masing-masing tumbuh sebesar 4,86% dan 0,67%. Struktur PDB
Indonesia menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku tahun 2024 didominasi
oleh Lapangan Usaha Industri Pengolahan sebesar 18,98%; diikuti oleh
Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar
13,07%; Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 12,61%; Konstruksi sebesar
10,09%; serta Pertambangan dan Penggalian sebesar 9,15%. Peranan kelima
lapangan usaha tersebut dalam perekonomian Indonesia mencapai 63,90%.
Ekonomi Indonesia kuartal IV-2024 terhadap kuartal IV-2023 (y-on-y) tumbuh
sebesar 5,02%. Pertumbuhan terjadi pada seluruh lapangan usaha. Lapangan
usaha yang tumbuh signifi kan adalah Jasa Lainnya sebesar 11,36%; diikuti oleh
Jasa Perusahaan sebesar 8,08%; Transportasi dan Pergudangan sebesar 7,92%;
dan Informasi dan Komunikasi sebesar 7,45%. Sebagai lapangan usaha yang
memiliki peran dominan, Industri Pengolahan tumbuh sebesar 4,89%. Sedangkan
Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor; serta
Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan masing-masing tumbuh sebesar 5,19% dan
0,71%.
20
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 159
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Sementara itu, ekonomi Indonesia kuartal IV-2024 tumbuh sebesar 0,53% (q-to-q).
Pertumbuhan terjadi pada beberapa lapangan usaha. Lapangan usaha yang
mengalami pertumbuhan signifi kan diantaranya Administrasi Pemerintahan,
Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib sebesar 16,63%; diikuti oleh Jasa Pendidikan
sebesar 14,94%; serta Jasa Lainnya sebesar 8,40%. Sementara itu, lapangan usaha
yang mengalami kontraksi terdalam adalah Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan
sebesar 18,49%.
Sumber: BPS
Dari sisi pengeluaran, ekonomi Indonesia tahun 2024 tumbuh sebesar 5,03%
(c-to-c) dibanding tahun 2023. Pertumbuhan terjadi pada semua komponen PDB
Pengeluaran. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada PK-LNPRT sebesar 12,48%; diikuti
Komponen PK-P sebesar 6,61%; Komponen Ekspor Barang dan Jasa sebesar
6,51%; Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PK-RT) sebesar 4,94%;
dan Komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 4,61%.
Sementara itu, Komponen Impor Barang dan Jasa (factor pengurang dalam PDB
menurut pengeluaran) tumbuh sebesar 7,95%. Struktur PDB Indonesia menurut
pengeluaran atas dasar harga berlaku tahun 2024 tidak menunjukkan perubahan
yang signifi kan. Perekonomian Indonesia didominasi oleh Komponen PK-RT
dengan kontribusi sebesar 54,04%. Komponen PMTB memiliki kontribusi terbesar
kedua yakni sebesar 29,15%, diikuti Komponen Ekspor Barang dan Jasa sebesar
22,18%; Komponen PK-P sebesar 7,73%; Komponen Perubahan Inventori sebesar
2,25%; dan Komponen PK-LNPRT sebesar 1,36%. Sementara itu, Komponen Impor
Barang dan Jasa memiliki kontribusi sebesar 20,39%
Ekonomi Indonesia kuartal IV-2024 terhadap kuartal IV-2023 tumbuh sebesar 5,02%
(y-on-y). Pertumbuhan terjadi pada semua komponen pengeluaran. Pertumbuhan
terti nggi terjadi pada Komponen Ekspor Barang dan Jasa, yang mengalami
peningkatan sebesar 7,63%, diikuti Komponen PK-LNPRT tumbuh sebesar 6,06%.
Selain itu, Komponen PMTB, PK-RT, dan PK-P tumbuh masing-masing sebesar
5,03%, 4,98%, dan 4,17%. Sementara itu, Komponen Impor Barang dan Jasa
tumbuh sebesar 10,36%. Ekonomi Indonesia pada kuartal IV-2024 dibanding kuartal
III-2024 tumbuh sebesar 0,53% (q-to-q). Pertumbuhan terti nggi dicapai oleh
Komponen PK-P sebesar 38,58%, diikuti Komponen PK-LNPRT sebesar 6,36%.
21
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 160
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Selain itu, Komponen Ekspor Barang dan Jasa, Komponen PMTB, dan Komponen
PK-RT masing-masing tumbuh sebesar 4,63%, 2,44%, dan 1,64%. Sementara itu,
Komponen Impor Barang dan Jasa tumbuh sebesar 3,23%.
Kelompok provinsi di Pulau Jawa masih mewarnai struktur perekonomian Indonesia
secara spasial selama tahun 2024 dengan kontribusi sebesar 57,02%; diikuti Pulau
Sumatera sebesar 22,12%; Pulau Kalimantan sebesar 8,24%; Pulau Sulawesi
sebesar 7,12%; Pulau Bali dan Nusa Tenggara sebesar 2,81%; serta Pulau Maluku
dan Papua sebesar 2,69%. Pada tahun 2024, pertumbuhan ekonomi semua
kelompok pulau tercatat kondusif walaupun dibayangi tekanan global geopolitik dan
internal dalam negeri. Secara kumulatif, pertumbuhan tertinggi (c-to-c) tercatat di
kelompok Pulau Maluku dan Papua yang tumbuh sebesar 7,81%; diikuti Pulau
Sulawesi sebesar 6,18%; Pulau Kalimantan sebesar 5,52%; Pulau Bali dan Nusa
Tenggara sebesar 5,04%; dan Pulau Jawa sebesar 4,92%. Selanjutnya, kelompok
provinsi di Pulau Sumatera tumbuh sebesar 4,45%
PDB Menurut Lapangan Usaha
Atas Dasar Harga Berlaku dan Harga Konstan 2010
(triliun rupiah)
22
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 161
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Laju Pertumbuhan PDB Menurut Lapangan Usaha
(persen)
Sumber: bps.go.id
Perkembangan Ekspor Impor Indonesia
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, nilai ekspor Indonesia Desember 2024
mencapai USD23,46 miliar atau turun 2,24% dibanding ekspor November 2024.
Dibanding Desember 2023 nilai ekspor naik sebesar 4,78%. Ekspor nonmigas
Desember 2024 mencapai USD21,92 miliar, turun 3,36% dibanding November 2024
dan naik 4,83% jika dibanding ekspor nonmigas Desember 2023. Secara kumulatif,
nilai ekspor Indonesia Januari - Desember 2024 mencapai USD264,70 miliar atau
naik 2,29% dibanding periode yang sama tahun 2023. Sejalan dengan total ekspor,
nilai ekspor nonmigas yang mencapai USD248,83 miliar juga naik 2,46%. Dari
sepuluh komoditas dengan nilai ekspor nonmigas terbesar Desember 2024,
sebagian besar komoditas mengalami penurunan, dengan penurunan terbesar pada
mesin dan peralatan mekanis serta bagiannya sebesar USD206,1 juta (26,38%).
Sementara yang mengalami peningkatan terbesar adalah logam mulia dan
perhiasan/permata sebesar USD41,9 juta (6,54%).
23
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 162
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Menurut sektor, ekspor nonmigas hasil industri pengolahan Januari - Desember
2024 naik 5,33% dibanding periode yang sama tahun 2023, demikian juga ekspor
hasil pertanian, kehutanan, dan perikanan naik 29,81%, sedangkan ekspor hasil
pertambangan dan lainnya turun 10,20%. Ekspor nonmigas Desember 2024
terbesar adalah ke Tiongkok yaitu USD5,79 miliar, disusul Amerika Serikat USD2,46
miliar, dan Jepang USD1,45 miliar, dengan kontribusi ketiganya mencapai 44,21%.
Sementara ekspor ke ASEAN dan Uni Eropa (27 negara) masing-masing sebesar
USD4,10 miliar dan USD1,35 miliar. Menurut provinsi asal barang, ekspor Indonesia
terbesar pada Januari - Desember 2024 berasal dari Provinsi Jawa Barat dengan
nilai USD37,87 miliar (14,31%), diikuti Jawa Timur USD25,72 miliar (9,72%) dan
Kalimantan Timur USD25,46 miliar (9,62%).
Sumber : www.bps.go.id
Sedangkan untuk nilai impor Indonesia Desember 2024 mencapai USD21,22 miliar,
naik 8,10% dibandingkan November 2024 atau naik 11,07% dibandingkan
Desember 2023. Impor migas Desember 2024 senilai USD3,30 miliar, naik 28,26%
dibandingkan November 2024 atau turun 2,24% dibandingkan Desember 2023.
Impor nonmigas Desember 2024 senilai USD17,92 miliar, naik 5,06% dibandingkan
November 2024 atau naik 13,92% dibandingkan Desember 2023.
Dari sepuluh golongan barang utama nonmigas Desember 2024, golongan
mesin/peralatan mekanis dan bagiannya yang mengalami peningkatan tertinggi
senilai USD197,2 juta (6,93%) dibandingkan November 2024. Sementara golongan
logam mulia dan perhiasan/permata mengalami penurunan terbesar senilai
USD143,4 juta (21,11%). Tiga negara pemasok barang impor nonmigas terbesar
selama Desember 2024 adalah Tiongkok USD7,29 miliar (40,65%), Jepang
USD1,34 miliar (7,48%), dan Australia USD0,87 miliar (4,84%). Impor nonmigas dari
ASEAN USD2,70 miliar (15,08%) dan Uni Eropa USD1,14 miliar (6,38%). Seluruh
nilai impor menurut golongan penggunaan barang selama Januari - Desember 2024
mengalami peningkatan terhadap periode yang sama tahun sebelumnya. Golongan
bahan baku/penolong meningkat tertinggi senilai USD8,52 miliar (5,29%), diikuti
barang modal USD2,09 miliar (5,34%) dan barang konsumsi USD1,16 miliar
(5,37%). Neraca perdagangan Indonesia Desember 2024 mengalami surplus
USD2,24 miliar terutama berasal dari sektor nonmigas USD4,00 miliar, namun
sektor migas deficit senilai USD1,76 miliar.
24
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 163
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Inflasi dan IHSG
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, pada Desember 2024 terjadi inflasi year on
year (y-on-y) sebesar 1,57% dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 106,80.
Inflasi provinsi y-on-y tertinggi terjadi di Provinsi Papua Pegunungan sebesar 5,36%
dengan IHK sebesar 111,80 dan terendah terjadi di Provinsi Sulawesi Utara sebesar
0,44% dengan IHK sebesar 107,28. Deflasi provinsi y-on-y terjadi di Provinsi
Gorontalo sebesar 0,79% dengan IHK sebesar 106,60. Sedangkan inflasi
kabupaten/kota y-on-y tertinggi terjadi di Kabupaten Jayawijaya sebesar 5,36%
dengan IHK sebesar 111,80 dan terendah terjadi di Kabupaten Minahasa Utara
sebesar 0,02% dengan IHK sebesar 110,61. Deflasi kabupaten/kota y-on-y terdalam
terjadi di Kota Gorontalo sebesar 1,10% dengan IHK sebesar 105,07 dan terendah
terjadi di Kabupaten Muko Muko sebesar 0,16% dengan IHK sebesar 104,79.
Inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya
sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman
dan tembakau sebesar 1,90%; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 1,16%;
kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,59%;
kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar
1,04%; kelompok kesehatan sebesar 1,93%; kelompok rekreasi, olahraga, dan
budaya sebesar 1,17%; kelompok pendidikan sebesar 1,94%; kelompok penyediaan
makanan dan minuman/restoran sebesar 2,48%; dan kelompok perawatan pribadi
dan jasa lainnya sebesar 7,02%. Sementara kelompok pengeluaran yang
mengalami penurunan indeks, yaitu: kelompok transportasi sebesar 0,30% dan
kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,27%. Tingkat
inflasi month to month (m-to-m) Desember 2024 sebesar 0,44% dan tingkat
inflasi year to date (y-to-d) Desember 2024 sebesar 1,57%. Tingkat inflasi y-on-
y komponen inti Desember 2024 sebesar 2,26%, inflasi m-to-m sebesar 0,17%, dan
inflasi y-to-d sebesar 2,26%.
Inflasi (2020-2024)
Sumber: BPS, BI
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,62% menjadi
7.079,90 pada penutupan perdagangan Senin (30/12/2024). Menurut Kepala
Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas
Jasa Keuangan (OJK), Inarno Djajadi dalam katadata.co.id, pasar modal Indonesia
menunjukkan resiliensi dalam setahun terakhir di tengah banyaknya tantangan
global dan domestik.
25
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 164
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, 10 dari 11 sektor saham menguat hari ini,
Sektor teknologi memimpin dengan kenaikan 3,01%. Diikuti sektor barang
konsumen primer dan sektor industri yang masing-masing naik 2,28% dan 1,68%.
Sementara hanya ada satu sektor yang melemah, yaitu sektor keuangan yang
terkoreksi 0,28%. Menurut data RTI Business, frekuensi perdagangan saham dalam
negeri mencapai 1 juta kali transaksi. Total saham berpindah tangan mencapai
26,27 miliar lembar dengan nilai total transaksi Rp12,39 triliun. Sebanyak 338 saham
ditutup menguat, lalu 251 saham melemah, dan 210 saham stagnan. Emiten top
gainers adalah WAPO yang meningkat 34,65%, diikuti MMIX dan KEJU yang
masing-masing naik 34,02% dan 24,62%. Di sisi lain, emiten berkode VTNY
menjadi top loser setelah ambles 14,57%, disusul JGLE dan KREN yang sama-
sama terkoreksi 14,29%. Bursa saham Asia sore ini ditutup variatif. Indeks Nikkei
turun 0,96% ke 39.894,54; indeks Hang Seng turun 0,24% ke 20.041,42; indeks
Shanghai naik 0,21% ke 3.407,33; dan indeks Strait Times naik 0,64% ke 3.795,73.
Perlu diketahui bahwa IHSG sudah pernah menempati posisi tertinggi dan
terendahnya. Posisi terendah berada di level 6.993,07 sementara level IHSG pada
akhir perdagangan 2024 merupakan posisi tertinggi sepanjang perdagangan
berlangsung. Sampai akhir perdagangan, IHSG tercatat telah memperjualbelikan
26,27 miliar lembar saham dengan frekuensi sebanyak 1.009,286 kali. Adapun nilai
transaksi yang berhasil dibukukan mencapai Rp12,39 triliun dengan kapitalisasi
pasar Rp12.367 triliun. Posisi top gainers LQ45 ditempati oleh PT GoTo Gojek
Tokopedia Tbk (GOTO) yang melonjak 11,11%. Disusul PT Adaro Minerals
Indonesia Tbk (ADMR) yang menguat 5,73% dan PT United Tractors Tbk (UNTR)
yang naik 5,41%. Sementara posisi saham top losers LQ45 diduduki oleh
PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) yang melemah -4,43%. Kemudian,
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) yang ambruk -2,63% dan
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (JK:BMRI) yang merosot -1,72%.
Grafik Pertumbuhan IHSG
Sumber: finance.yahoo.com
26
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 165
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Prospek Perekonomian Indonesia
Pemerintah memasang target proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai
5,2% pada 2025, seperti yang ditetapkan dalam UU APBN 2025. Target tersebut
tidak berbeda dari target 2024 yang sama-sama sebesar 5,2%. Wakil Menteri
Keuangan Thomas Djiwandono dalam bisnis.com mengungkapkan realisasi target
pertumbuhan tahun depan akan sangat bergantung pada kebijakan Presiden
Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming. Selanjutnya,
International Monetary Fund (IMF) dalam laporan World Economic Outlook edisi
Oktober 2024, memproyeksikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar
5,1% pada 2025. Bahkan, angka tersebut diperkirakan stagnan hingga 2029. Secara
umum, laporan World Economic Outlook Oktober 2024 menggambarkan bahwa
perjuangan global melawan Inflasi sebagian besar berhasil dimenangkan. Tingkat
inflasi secara global diperkirakan mencapai 3,5% pada akhir 2025, di bawah tingkat
rata-rata 2000 - 2019 sebesar 3,6%. Lalu, meskipun terjadi pengetatan kebijakan
moneter yang tajam di banyak belahan dunia, kondisi ekonomi global tetap tangguh
sehingga terhindar dari resesi.
Bank Dunia atau World Bank dalam laporan Indonesia Economic Prospects edisi
Desember 2024, memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,1%
pada 2025. Bank Dunia menyoroti bahwa prospek ekonomi ini menghadapi risiko
yang seimbang. Di mana risiko negatif mencakup ketegangan geopolitik yang
meningkat sekaligus potensi penundaan dalam reformasi fiskal dan struktural.
Sementara itu, dalam laporan Economic Surveys Indonesia edisi November 2024,
Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD)
memproyeksikan ekonomi Indonesia akan tumbuh mencapai 5,2% pada 2025.
Secara keseluruhan, OECD memandang perekonomian Indonesia telah pulih dari
efek pandemi Covid-19. Kendati demikian, kini Indonesia terdampak ketidakpastian
perekonomian global. Oleh sebab itu, lembaga yang beranggotakan banyak negara-
negara maju tersebut menekankan perlunya kebijakan moneter dan fiskal yang tetap
prudent untuk mempertahankan stabilitas ekonomi makro Indonesia.
TINJAUAN INDUSTRI PUPUK
Tanaman merupakan mahluk hidup yang membutuhkan berbagai unsur hara seperti
C, H, O, N, P, K, Ca, Mg, S, Fe dan lain sebagainya. Untuk memenuhi berbagai
unsur hara ini maka tanaman juga memerlukan pupuk. Pupuk merupakan produk
kimia yang digunakan untuk membantu dalam meningkatkan dan mempercepat
partumbuhan serta perkembangan tanaman yang sedang dibudidayakan sehingga
dapat mempercepat produksi tanaman, selain itu pupuk juga diperlukan untuk
membantu menyuburkan tanaman sehingga tanaman yang dibudidayakan menjadi
lebih tahan terhadap hama penyakit. Pupuk juga dapat membantu dalam
memanipulasi lingkungan sekitar tanaman agar sesuai dengan pertumbuhan dan
juga perkembangan tanaman yang bersangkutan, disamping itu pupuk juga dapat
membantu dalam merangsang pertumbuhan akar, batang dan daun tanaman.
Berdasarkan proses pembuatannya pupuk dibedakan menjadi dua yaitu pupuk
buatan dan pupuk alam. Pupuk ini dapat diaplikasikan lewat tanah, dan dan injeksi
ke batang tanaman. Adapun beberapa jenis pupuk yang beredar di pasaran terbagi
atas 2 jenis yaitu pupuk kimia dan pupuk organik.
27
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 166
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Pupuk Kimia
Pupuk kimia merupakan pupuk yang dibuat dengan menggunakan berbagai bahan
kimia adapun bebrapa jenisnya yang beredar di pasaran adalah :
1. Urea
merupakan jenis pupuk kimia yang paling diminati karena sangat bermanfaat
untuk lahan pertanian dan budidaya, pupuk ini terbuat dari gas amoniak dan
gas asam arang. Adapun dalam pupuk ini jumlah kandungan nitrogennya
cukup tinggi yaitu sebesar 46 kg dari 100 kg pupuk. Kandungan nitrogen yang
tinggi ini sangat penting untuk membantu mempercepat pertumbuhan dan
perkembangan tanaman sebab nitrogen membantu mempercepat fotosintesis
sehingga menghasilkan banyak klorofil.
2. Za (Zwavelzure Amonium)
merupakan pupuk yang mengandung 21% nitrogen dan 24% sulfur. Pupuk ZA
ini biasanya digunakan sebagai pupuk dasar tanaman karena memiliki reaksi
kerja yang agak lambat. Pupuk ZA bersifat higroskopis atau mudah menyerap
air, dan karena reaksi pupuk ZA ini yang asam membuat pupuk ini kurang
cocok untuk tanaman muda karena rata-rata tanaman muda masih asam.
3. SP-36(Super phosphate)
merupakan pupuk hasil pencampuran asam sulfat dan fosfat alam. Pupuk ini
sering digunakan untuk tanaman perkebunan dan holtikultura. Pupuk ini
sangat bermanfaat untuk merangsang tanaman agar menghasilkan buah
yang lebih banyak selain itu SP-36 juga berfungsi untuk membantu kualitas
biji, merangsang pembelahan tanaman, mempercepat pemasakan buah,
menguatkan batang tanaman dan mempercepat jaringan sel. Pupuk SP36
mengandung 36% fosfor. Sama dengan Za, pupuk SP36 ini juga sering
digunakan sebagai pupuk dasar tanaman.
4. Kalium Klorida
Adalah pupuk yang terbuat dari ekstraksi mineral kalim dan mengandung 60%
kalium. Pupuk ini mudah larut dalam air sehingga mudah terserap dalam
tanah. Namun pupuk ini kurang cocok untuk tanaman seperti wortel dan
kentang karena reaksi toksiknya akan muncul pada tanaman tersebut. Pupuk
ini cocok digunakan untuk pupuk dasar maupun pupuk susulan.
5. NPK Phonska
Digunakan sebagai penyeimbang unsur hara. Pupuk NPK dapat membantu
tanaman agar tidak kerdil serta membuat pertumbuhan akar menjadi kuat,
banyak dan panjang sehingga mudah menyerap zat hara dalam tanah.
6. Dolomite (kapur karbonat)
Merupakan pupuk yang sering digunakan dalam pertanian dan digunakan
sebagai penyedia unsur hara makro sekunder Ca dan Mg. dengan reaksi
kimia yang ditimbulkan basa ( alkali ) sehingga dapat membantu untuk
meningkatkan pH tanah.
7. ZK (Zwavelzure Kali)
Adalah pupuk yang terbuat dari kandungan asam belerang dan kalium
sehingga sering disebut pupuk sulfat. Pupuk ini cocok untuk tanaman wortel
dan kentang.
28
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 167
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Pupuk Organik
Pupuk organik merupakan pupuk yang dibuat dengan bahan alami, antara lain:
1. Pupuk Kandang merupakan pupuk yang berasal dari kotoran hewan baik
ternak maupun unggas, seperti kerbau, sapi, kambing, dan ayam. Pupuk ini
dapat membantu menyuburkan tanah dan tanaman karena banyak
mengandung unsur hara atau nutrisi seperti fosfor, nitrogen dan kalium, selain
itu juga terdapat unsur lainnya seperti magnesium, sulfer kalsium,besi,
natrium, molybdenum, dan tembaga.
2. Pupuk Hijau merupakan pupuk yang berasal dari sisa tumbuhan, biasanya
pupuk ini dibuat dari tanaman hasil panen. Pupuk ini sant membantu untuk
meningkatkan kualitas tanah
3. Pupuk Kompos merupakan pupuk yang terbentuk dari sisa bahan organik
yang berasal dari tumbuhan, hewan dan limbah organik yang secara alami
melalui dekomposisi atau fermentasi
4. Pupuk Hayati yaitu pupuk yang bekerja dengan memanfaatkan organisme
hidup
5. Humus yaitu pupuk yang dihasilkan dari proses dekomposisi atau pelapukan
dari daun-daun serta ranting-ranting tanaman yang membusuk secara alami
6. Pupuk Serasah yaitu pupuk yang terbuat dari limbah organik nabati atau
komponen tanaman yang sudah tidak lagi terpakai. Pupuk ini berasal dari
perbahan warna dan bentuk seperti jerami, sabut kelapa dan rumput.
Dengan melihat pentingnya pupuk untuk meningkatkan kualitas dan produktifitas
tanaman serta meningkatkan kualitas tanah maka industri ini terlihat akan terus
berkembang selama industri pendukung pupuk ini juga semakin meningkat seperti
industri perkebunan, dan pertanian. Hal ini ditunjang dengan beberapa laporan yang
dikeluarkan oleh berbagai Lembaga seperti Astute Analytica, dan the International
Council of Chemical Associations. Pasar pupuk diperkirakan mencapai 402,5 miliar
USD pada tahun 2025 dan akan mencapai 541,2 miliar USD pada tahun 2030,
dengan CAGR 6,10% selama periode perkiraan (2025-2030). Pasar pupuk global
mengalami transformasi signifikan yang didorong oleh praktik pertanian yang
berkembang dan masalah ketahanan pangan. Saat ini, lebih dari 95% lahan
pertanian global didedikasikan untuk budidaya tanaman pangan, dengan padi,
gandum, dan jagung yang secara kolektif mencakup sekitar 38% lahan pertanian
global. Pola budidaya yang ekstensif ini telah menyebabkan peningkatan kebutuhan
nutrisi dan aplikasi pupuk yang lebih canggih. Industri ini menyaksikan pergeseran
ke arah pertanian presisi dan teknik pertanian cerdas, yang mengoptimalkan
penggunaan pupuk dan meningkatkan hasil panen sambil meminimalkan dampak
lingkungan.
29
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 168
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Industri pupuk memegang peranan penting dalam mendukung ketahanan pangan
dan ekonomi Indonesia. Ketersediaan pangan nasional dapat terpenuhi melalui
peningkatan produksi dan produktivitas tanaman, dan pupuk menjadi faktor kunci
keberhasilan ketahanan pangan tersebut. Pemerintah mendukung revitalisasi
infrastruktur industri pupuk melalui modernisasi. Untuk itu, industri, lembaga
penelitian, dan Kementerian/Lembaga terkait harus berkolaborasi mengembangkan
pupuk yang lebih efisien dan berkelanjutan. Kolaborasi ini diharapkan dapat
memperkuat upaya menghadapi tantangan global seperti fluktuasi harga bahan baku
dan perubahan iklim.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dalam ekon.go.id
mengatakan, tujuan membangun pabrik pupuk, bukan untuk petrokimia, tapi tujuan
utamanya untuk produksi beras. Tidak ada revolusi pertanian tanpa pupuk. Tetapi
pasca reformasi, pembangunan pabrik pupuk dan turunannya relatif lebih lambat.
Padahal, pembangunan sebuah pabrik adalah employment terbesar untuk
masyarakat sekitar pada industri yang sifatnya capital intensive.
Produksi dan Permintaan Pupuk di Indonesia
PT Pupuk Indonesia (Persero) mencatat stok pupuk nasional mencapai 1,4 juta ton
pada penghujung 2024. Direktur Pemasaran Pupuk Indonesia, Tri Wahyudi Saleh
dalam tempo.co mengatakan, stok ini bisa menopang kebutuhan musim tanam
perdana di 2025. Tri menjelaskan bahwa stok yang dimiliki Pupuk Indonesia saat ini
terdiri dari pupuk bersubsidi dan nonsubsidi. Berdasarkan data per 27 Desember
2024, jumlah pupuk bersubsidi yang dimiliki Pupuk Indonesia mencapai 1.069.208
juta ton. Stok pupuk bersubsidi tersebut terdiri dari pupuk jenis urea sebanyak
544.295 ton, NPK sebesar 472.234 ton, NPK Formula Khusus sebesar 16.843 ton,
dan organik sebesar 35.836 ton. Sementara itu, stok pupuk nonsubsidi sebanyak
428.299 ton yang terdiri dari urea sebesar 355.982 ton dan NPK sebesar 72.318 ton.
Stok pupuk bersubsidi per tanggal 27 Desember 2024 sebesar 1.069.208 ton.
30
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 169
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
PT Pupuk Indonesia (Persero) menuturkan bahwa sepanjang 2024 telah meraih
beberapa target dan pencapaian. Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi
dalam kontan.co.id mengatakan bahwa Perusahaan berhasil lakukan digitalisasi
layanan, penyaluran pupuk bersubsidi yang tepat waktu, hingga revitalisasi pabrik
guna mencukupi kebutuhan pupuk nasional. Dia melanjutkan, dengan kapasitas
produksi sebesar 14,6 juta ton, Pupuk Indonesia menjadi produsen pupuk berbasis
nitrogen terbesar di Asia Pasifik, Timur Tengah, dan Afrika Utara. Dalam beberapa
waktu ini, kata dia, Pupuk Indonesia bersama anak perusahaan telah melakukan
sejumlah inisiatif untuk mempertahankan pencapaian tersebut dengan cara
meningkatkan kapasitas produksi maupun melakukan inovasi bisnis yang lebih
ramah lingkungan. Beberapa upaya yang dilakukan di antaranya pembangunan
pabrik NPK Pupuk Iskandar Muda (PIM), pabrik NPK Phonska V Pupuk Petrokimia
Gresik (PKG), dan terbaru adalah proyek revitalisasi pabrik III-B milik PT Pupuk
Sriwidjaja Palembang (Pusri). Pupuk Indonesia bersama seluruh anak perusahaan
berkomitmen untuk terus meningkatkan efisiensi produksi dan inovasi hijau sebagai
strategi utama dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Ia menambahkan,
implementasi proyek-proyek ini diharapkan dapat semakin meningkatkan daya saing
industri pupuk nasional sekaligus mendukung transisi menuju ekonomi hijau.
Menurut Rahmat, dengan strategi yang terarah, Pupuk Indonesia optimistis dapat
terus memainkan peran sentral dalam industri pupuk dan petrokimia nasional serta
global.
Rahmad Pribadi juga mengungkapkan revitalisasi Pusri III-bertujuan agar pabrik
yang telah berusia lebih dari 40 tahun itu bisa lebih hemat energi dan mengurangi
emisi karbon. Selain itu, pengembangan pabrik ini juga dilakukan agar penggunaan
bahan baku menjadi lebih efisien. Pabrik Pusri III-B didesain lebih ramah lingkungan
karena menerapkan teknologi teranyar seperti KBR purifier untuk memproduksi
amonia. Sementara dalam proses produksi urea, pabrik Pusri III-B akan
menggunakan sistem Advance Cost Energy Saving (ACES 21) yang lebih hemat
energi. Pada saat sudah beroperasi, pabrik Pusri III-B diperkirakan dapat
menghemat konsumsi gas bumi sebesar 10 MMBTU per ton urea sehingga
diharapkan dapat menghemat biaya gas hingga Rp 1,5 triliun per tahun. Revitalisasi
pabrik Pusri III-B bertujuan untuk menggantikan pabrik Pusri III dan IV.
Dibandingkan dengan kedua pabrik tersebut, teknologi yang digunakan pada pabrik
Pusri III-B ini merupakan teknologi yang lebih ramah lingkungan. Rahmad
mengatakan revitalisasi ditargetkan akan rampung pada tahun 2027 dan pabrik akan
memiliki kapasitas produksi sebesar 445.500 ton amonia per tahun, serta 907.000
ton urea per tahun. Dia berharap, penyelesaian revitalisasi pabrik ini akan mampu
mendukung program pemerintah dalam mempercepat pencapaian swasembada
pangan.
Ketua Komisi VI DPR RI, Anggia Erma Rini dalam drp.go.id menekankan pentingnya
peran strategis industri pupuk dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Direktur Utama PT Pupuk Indonesia,
Rachmat Pribadi, Anggia menyoroti urgensi modernisasi dan kolaborasi lintas sektor
guna meningkatkan efisiensi distribusi serta keberlanjutan sektor pupuk di tengah
tantangan global, seperti fluktuasi harga bahan baku dan perubahan iklim. Industri
pupuk adalah kunci untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Dalam konteks
perhatian besar Presiden terhadap kedaulatan pangan, memastikan ketersediaan
pupuk yang memadai sangatlah krusial untuk meningkatkan produksi dan
produktivitas tanaman.
31
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 170
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Anggia mengapresiasi langkah pemerintah yang menaikkan alokasi pupuk
bersubsidi tahun 2024 menjadi 9,55 juta ton, hampir dua kali lipat dari alokasi tahun
sebelumnya sebesar 4,7 juta ton. Anggaran subsidi pupuk juga meningkat menjadi
Rp33,78 triliun dari alokasi awal Rp26,68 triliun.
Distribusi Pupuk
Pemerintah telah menetapkan alokasi volume pupuk bersubsidi tahun 2024 sebesar
9,55 juta ton. Volume ini naik dari alokasi awal pupuk bersubsidi sebesar 4,7 juta
ton. Anggaran subsidi pupuk tahun 2024 juga ditambahkan sebesar Rp7,1 triliun dari
nilai awal Rp26,68 triliun, sehingga total anggaran menjadi Rp33,78 triliun.
Pemerintah saat ini juga sedang berupaya terus meningkatkan transparansi dan
efisiensi dalam penyaluran pupuk bersubsidi. Adopsi teknologi digital dilakukan
untuk meningkatkan pengawasan distribusi dan penyaluran sampai ke petani agar
tepat sasaran. Salah satu upaya penting dalam hal ini yaitu mengintegrasikan data
dan sistem dalam satu platform terintegrasi dan real-time.
PT Pupuk Indonesia (Persero) telah menyalurkan pupuk subsidi sebanyak 7.312.584
ton atau 7,3 juta ton hingga 27 Desember 2024. Direktur Pemasaran Pupuk
Indonesia Tri Wahyudi Saleh dalam bisnis.com menyampaikan, total pupuk subsidi
yang telah disalurkan itu terdiri dari 3,69 juta ton urea, 3,57 juta ton NPK, dan 46.845
ton pupuk organik. Realisasi penyaluran pupuk bersubsidi hingga akhir Desember
2024 ini telah mencapai hasil yang memuaskan. Dengan kinerja positif tersebut, Tri
Wahyudi optimistis Pupuk Indonesia dapat memenuhi kebutuhan stok pupuk
nasional di 2025. Tercatat, stok pupuk nasional hingga akhir 2024 mencapai
1.497.507 ton atau 1,49 juta ton. Stok ini terdiri dari pupuk bersubsidi dan
nonsubsidi. Berdasarkan data per 27 Desember 2024, jumlah pupuk bersubsidi yang
dimiliki Pupuk Indonesia mencapai 1.069.208 juta ton. Stok pupuk bersubsidi
tersebut terdiri dari pupuk jenis urea sebanyak 544.295 ton, NPK sebesar 472.234
ton, NPK Formula Khusus sebesar 16.843 ton, dan organik sebesar 35.836 ton.
Sementara, stok pupuk nonsubsidi sebanyak 428.299 ton yang terdiri dari urea
sebesar 355.982 ton dan NPK sebesar 72.318 ton. Stok pupuk bersubsidi per
tanggal 27 Desember 2024 sebesar 1.069.208 ton. Adapun, pemerintah telah
menetapkan alokasi pupuk bersubsidi 2025 mencapai 9,55 juta ton. Penambahan
alokasi pada 2025 ini akan dibarengi dengan penyederhanaan alur distribusi pupuk
bersubsidi langsung ke petani. Pihaknya menyatakan siap untuk menyalurkan pupuk
subsidi pada 1 Januari 2025 sesuai dengan arahan dari pemerintah. Untuk
mendukung kelancaran distribusi dan menjamin kualitas produk agar terjaga dengan
baik, Pupuk Indonesia memiliki 516 gudang lini II tingkat provinsi dan lini III tingkat
kabupaten atau kota yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, dengan kapasitas
total mencapai 2,89 juta ton. Selain itu, infrastruktur distribusi Pupuk Indonesia juga
didukung oleh 256 jasa ekspedisi truk, 125 kapal, dan 142 trayek pelayaran. Pupuk
Indonesia juga terus mengoptimalkan aplikasi Integrasi Pupuk Bersubsidi (iPubers)
yang telah diterapkan pada 27.000 kios di seluruh Indonesia untuk menjamin
penyaluran pupuk subsidi tepat sasaran. Sebagai produsen, Tri Wahyudi menyebut
bahwa pihaknya telah menyiapkan stok pupuk subsidi yang siap ditebus oleh petani
yang datang membawa KTP dan sudah terdaftar di sistem e-RDKK (Sistem
elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok). Semua petani yang memenuhi
syarat tersebut dapat langsung menebus pupuk subsidi sesuai alokasi yang telah
ditentukan.
32
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 171
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
ANALISIS LAPORAN KEUANGAN FIT
1. Penyesuaian Laporan Posisi Keuangan dan Laporan Laba Rugi dan
Penghasilan Komprehensif Lain.
Sesuai dengan SPI, Penilai Bisnis wajib melakukan penyesuaian terhadap
pos yang bersifat tidak berulang (non-recurring), pos diluar operasi normal
(non-operational) perusahaan, penyesuaian pengaruh unsur kendali, dan
penyesuaian pos lainnya yang tidak wajar.
Kami berpendapat bahwa Laporan Posisi Keuangan dan Laba Rugi
Komprehensif Induk Usaha FIT perlu dilakukan penyesuaian dalam rangka
normalisasi Laporan Posisi Keuangan dan Laba-Rugi untuk memberikan
gambaran nilai ekonomi yang sesungguhnya dari FIT.
Laporan Posisi Keuangan pada umumnya perlu dilakukan penyesuaian terhadap
akun-akun yang bersifat non operasi dan aset-aset yang tidak digunakan
dalam operasi perusahaan. Dalam Laporan Posisi Keuangan FIT per
31 Desember 2024, akun yang memerlukan normalisasi adalah aset pajak
tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan.
Laba Rugi Komprehensif perlu dilakukan penyesuaian terhadap pendapatan dan
biaya yang tidak berulang (non-recurring) dan non-operasi antara lain sebagai
berikut :
- Penghasilan bunga;
- Pendapatan atau beban lain-lain
Normalisasi Laporan Posisi Keuangan dan Laba-Rugi Komprehensif tersebut di
atas akan menjadi dasar dalam penyusunan proyeksi Laporan Posisi Keuangan
dan Laba Rugi Komprehensif FIT.
Laporan Posisi Keuangan dan Laba-Rugi yang telah dinormalisasi dapat dilihat
pada Lampiran : C-1 dan C-2.
2. Analisis Laporan Posisi Keuangan dan Laporan Laba Rugi dan
Penghasilan Komprehensif Lain
Laporan keuangan FIT per 31 Desember 2024 merupakan laporan keuangan
yang telah diaudit oleh kantor akuntan publik.
33
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 172
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Laporan keuangan FIT per 31 Desember 2024 merupakan laporan keuangan
yang telah diaudit. Berdasarkan penelaahan kami atas laporan keuangan historis
selama lima tahun terakhir dapat kami simpulkan antara lain sebagai berikut:
Kas dan Setara Kas.
Kas dan Setara Kas per 31 Desember 2024 sebesar Rp 22.745.628.000 yang
terdiri dari kas sebesar Rp 9.931.950 dan kas pada bank sebesar
Rp 22.735.646.050 yang seluruhnya digunakan untuk kegiatan operasional FIT.
Jumlah kas dan setara kas FIT pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021,
2022, 2023 dan 2024 masing-masing adalah sebesar Rp 1.996.038.378, Rp
4.286.511.390 , Rp.676.289.000 , Rp.1.321.670.446, dan Rp. 22.745.628.000
Piutang usaha
Piutang usaha FIT per 31 Desember 2024 sebesar Rp 640.759.355.000 terdiri
dari piutang usaha pihak berelasi sebesar Rp 169.687.371.000 dan piutang
usaha pihak ketiga sebesar Rp 471.071.984.000.
Jumlah piutang usaha FIT pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021, 2022,
2023 dan 2024 masing-masing adalah sebesar Rp 227.655.489.327, Rp
350.107.247.505, Rp.584.886.447.000, Rp. 192.086.534.000 dan Rp.
640.759.355.000. Berdasarkan informasi dari laporan keuangan 2024
diungkapkan bahwa Expected Credit Loss (ECL) perusahaan adalah nihil
mengingat resiko gagal bayar Perseroan rendah.
Persediaan
Jumlah Persediaan FIT pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021, 2022,
2023 dan 2024 masing-masing adalah sebesar Rp 40.622.303.873, Rp
137.708.778.873, Rp 320.465.213.000, Rp. 599.075.993.000, dan Rp
598.678.030.000.
34
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 173
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Seluruh persediaan telah diasuransikan terhadap semua resiko kerusakan
dengan nilai pertanggungan yang cukup untuk menutup kemungkinan kerugian
atas semua resiko.
Ekuitas
Jumlah Ekuitas FIT pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021, 2022, 2023
dan 2024 masing-masing adalah sebesar Rp 321.099.041.989, Rp
561.059.761.500, Rp 946.224.808.000, Rp 931.756.777.000, dan Rp
1.426.409.637.000.
Penjualan
Jumlah penjualan FIT pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021, 2022,
2023 dan 2024 masing-masing adalah sebesar Rp 294.592.914.875, Rp
628.163.015.027, Rp 1.235.431.122.000, Rp 1.340.278.539.000, dan Rp
2.048.289.669.000.
Laba / (rugi) Bersih
Jumlah laba / (rugi) bersih FIT pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021,
2022, 2023 dan 2024 masing-masing adalah sebesar minus Rp 935.907.559, Rp
184.636.483, Rp 182.891.807.000, Rp 84.711.996.000, dan Rp 24.696.968.000.
Posisi Keuangan dan Hasil Usaha FIT. Gambaran posisi keuangan dan hasil
usaha FIT per 31 Desember 2024 dan berdasarkan data historis tahun 2020 –
2023 dapat dilihat dalam Lampiran : A-1 dan A-2.
Laporan Keuangan Common Size FIT. Laporan keuangan common size FIT
per 31 Desember 2024 dan berdasarkan data historis tahun 2020 - 2023 dapat
dilihat dalam Lampiran : B-1 dan B-2.
35
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 174
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
3. Rasio Keuangan Tertentu
Kami menghitung rasio-rasio keuangan dari FIT berdasarkan laporan keuangan
konsolidasian FIT dalam tahun 2020 sampai 2024, hasilnya dapat kami sajikan
seperti daftar dibawah ini :
2020 2021 2022 2023 2024
Rasio Likuiditas
Rasio lancar (current rasio) 0,84 0,91 1,29 1,48 1,25
Rasio cepat (quick rasio) 0,71 0,67 0,83 0,43 0,67
Rasio Profitabilitas
Margin laba Bersih (Net Profit
0,00 0,00 0,15 0,06 0,01
Margin)
Rasio Solvabilitas
Rasio Hutang terhadap Ekuitas -26,05 -44,03 2,98 1,90 3,10
Rasio Hutang terhadap Aset 1,04 1,02 0,75 0,65 0,76
Fixed asset to net worth -2,71 -2,46 0,12 0,08 0,13
Rasio Aktivitas
Perputaran piutang (hari) 282 203 173 52 114
Perputaran persediaan (hari) 52 82 123 186 130
Likuiditas FIT yang ditunjukan melalui Current Ratio dan Quick Assets Ratio dari
tahun 2022 sampai dengan 2024 memberikan gambaran FIT sudah memiliki
kemampuan untuk memenuhi kewajiban jangka pendeknya seperti tercermin
dalam Current Ratio dan Quick Assets Ratio yang berada di atas satu kecuali
untuk tahun 2020 dan 2021.
Berdasarkan rasio solvabilitas yang ditunjukkan melalui rasio hutang terhadap
ekuitas terlihat bahwa liabilitas FIT semakin meningkat dan FIT lebih
mengandalkan liabilitas dalam melakukan pembiayaannya. Untuk tahun 2020
dan 2021 rasio hutang terhadap ekuitas yang negative disebabkan karena
ekuitas FIT yang sedang dalam kondisi defisit. Rasio hutang terhadap aset
menunjukkan bahwa aset yang dimiliki perusahaan masih cukup memadai
dalam membiayai kewajiban-kewajiban perusahaan.
Sedangkan berdasarkan rasio profitabilitas yang ditunjukkan oleh net profit
margin memberikan gambaran bahwa FIT telah mampu untuk memperoleh laba.
Dilihat dari rasio aktivitasnya yaitu pada rasio perputaran piutang terlihat bahwa
dalam menjalankan usahanya FIT berusaha untuk mengefisiensikan
keuangannya, hal ini terlihat dari perputaran piutang yang semakin menurun,
dan perputaran persediaan yang meskipun meningkat dibandingkan dengan
tahun sebelumnya namun masih dalam batas wajar.
4. Data Keuangan Penting Lainnya
Realisasi pendapatan FIT pada tahun 2020 adalah sebesar Rp
294.592.914.875, yang kemudian meningkat di tahun 2021 menjadi Rp
628.163.015.027.
36
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 175
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Pendapatan FIT kembali meningkat di tahun 2022 menjadi
Rp 1.235.431.122.000 dan setelah masa pandemic berakhir, pendapatan FIT
justru semakin meningkat, seperti dapat terlihat pada tahun 2023
dimana pendapatan FIT kembali mengalami peningkatan menjadi
Rp 1.340.278.539.000, yang kemudian di tahun 2024 kembali mengalami
peningkatan menjadi sebesar Rp 2.048.289.669.000.
5. Informasi Keuangan Prospektif
FIT merupakan perusahaan yang bergerak di bidang usaha pupuk dengan
produk yang dihasilkan yaitu Pupuk NPK premium, Pupuk Makro, Pupuk
Straight, Pupuk Folliar, Pupuk liquid, Pupuk Plasma dan Pupuk Organik.
Berikut ini adalah proyeksi keuangan FIT dalam 5 tahun kedepan:
• Proyeksi penjualan FIT diproyeksikan sebagai berikut
(dalam jutaan rupiah)
2025 2026 2027 2028 2029
Penjualan 2.378.290 2.480.902 2.592.038 2.719.881 2.866.903
Penjualan FIT berasal dari penjualan pada freemarket dan plantation, yang
selama 5 tahun ke depan diproyeksikan akan terus mengalami peningkatan
setiap tahunnya sebesar 16% di tahun 2025 dan kemudian sebesar rata-rata
5% per tahun di tahun 2026 sampai dengan 2029.
• Proyeksi Beban Pokok Penjualan diproyeksikan sebagai berikut
(dalam jutaan rupiah)
2025 2026 2027 2028 2029
Beban pokok
1.801.764 1.871.525 1.946.060 2.031.879 2.131.212
penjualan
Beban pokok penjualan FIT terdiri dari beban bahan baku, tenaga kerja
langsung, dan beban overhead. Beban pokok penjualan FIT selama 5 tahun
ke depan diproyeksikan sebesar 74% - 76% dari penjualan.
• Beban usaha terdiri dari beban penjualan, umum, dan administrasi, dam
beban penyusutan dan amortisasi, yang secara total diproyeksikan sebagai
berikut:
(dalam jutaan rupiah)
2025 2026 2027 2028 2029
Beban usaha 446.170 457.856 469.678 477.305 484.165
• Capex diasumsikan sebesar Rp.3.998 juta di tahun yang diperlukan untuk
FIT melakukan investasi pada gedung, mesin, peralatan pabrik, peralatan
laboratorium, peralatan kantor, dan software.
37
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 176
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
6. Perbandingan Laporan Keuangan Yang Sebanding
Berikut ini laporan posisi keuangan common size FIT pada tanggal 31 Desember
2020 sampai dengan 2024:
PT FERTILIZER INTI TECHNOLOGY
LAPORAN POSISI KEUANGAN COMMON SIZE
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020 SAMPAI 2024
(dalam persentase)
2020 2021 2022 2023 2024
% % % % %
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 0,62 0,76 0,07 0,14 1,59
Piutang usaha 70,90 62,40 61,81 20,62 44,92
Piutang lain-lain 0,03 0,00 - - -
Persediaan - net 12,65 24,54 33,87 64,30 41,97
Jaminan yang dapat dikembalikan 0,00 0,00 - - -
Uang muka 0,02 2,47 - - -
Pajak dibayar dimuka 0,98 1,67 0,18 4,50 1,21
Beban dibayar dimuka 0,14 0,18 - - -
Aset Lancar lainnya - - 0,11 0,74 0,92
Total Aset Lancar 85,35 92,03 96,04 90,29 90,62
ASET TIDAK LANCAR
Aset pajak tangguhan 0,52 0,44 0,32 0,47 0,74
Aset tetap 10,83 5,72 2,93 2,69 3,06
Aset hak guna 2,54 0,95 0,68 4,59 3,06
Aset tak berwujud 0,01 - 0,03 0,03 -
Aset tidak lancar lainnya 0,75 0,86 0,00 1,92 2,50
Total Aset Tidak Lancar 14,65 7,97 3,96 9,71 9,38
TOTAL ASET 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00
Berdasarkan tabel diatas, terlihat bahwa selama 5 tahun terakhir aset FIT secara
mayoritas terdiri dari aset lancar, dengan komponen terbesar dikontribusikan
dari piutang usaha dan persediaan.
PT FERTILIZER INTI TECHNOLOGY
LAPORAN POSISI KEUANGAN COMMON SIZE
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020 SAMPAI 2024
(dalam persentase)
2020 2021 2022 2023 2024
% % % % %
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS LANCAR
Pinjaman bank jangka pendek 6,22 22,69 24,65 18,76 28,24
Utang usaha 46,85 49,30 34,13 38,35 38,20
Utang pajak 0,12 0,07 4,73 0,30 0,12
Utang lain-lain 0,81 1,11 0,61 1,53 1,45
Beban akrual 0,92 1,04 0,90 1,69 3,60
Utang pihak berelasi 44,99 26,05 8,94 - -
Pinjaman bank jangka panjang - bagian
jangka pendek - - - - 0,16
Liabilitas sewa - bagian lancar 1,90 1,17 0,76 0,45 0,36
Liabilitas lancar lainnya - - - 0,03 0,47
Total Liabilitas Lancar 101,83 101,44 74,72 61,11 72,59
LIABILITAS TIDAK LANCAR
Pinjaman bank jangka panjang - - - - 0,31
Liabilitas sewa 1,94 0,58 - 3,84 2,40
Liabilitas hak guna - - - - -
Liabilitas imbalan kerja 0,22 0,30 0,16 0,53 0,32
Total Liabilitas Tidak Lancar 2,16 0,89 0,16 4,37 3,03
EKUITAS
Modal saham 2,80 1,60 8,14 23,29 15,21
Laba ditahan (6,79) (3,93) 16,98 11,23 9,16
Total Ekuitas (3,99) (2,32) 25,12 34,52 24,38
TOTAL LIABILITAS DAN
EKUITAS 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00
38
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 177
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Sedangkan untuk liabilitas FIT lebih dikontribusikan dari liabilitas lancar terutama
dari utang usaha FIT.
PT FERTILIZER INTI TECHNOLOGY
PERHITUNGAN LABA RUGI KONSOLIDASI COMMON SIZE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020 SAMPAI 2024
(dalam persentase)
2020 2021 2022 2023 2024
% % % % %
PENDAPATAN
Penjualan bersih 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00
100,00 100,00 100,00 100,00 100,00
BEBAN POKOK PENJUALAN
Beban pokok penjualan 96,30 97,10 77,24 87,87 82,30
96,30 97,10 77,24 87,87 82,30
LABA KOTOR 3,70 2,90 22,76 12,13 17,70
BEBAN USAHA
Penjualan, umum dan administrasi (2,50) (1,72) (1,24) (3,13) (14,04)
(2,50) (1,72) (1,24) (3,13) (14,04)
LABA (RUGI) USAHA 1,20 1,18 21,52 9,00 3,66
PENGHASILAN DAN BEBAN LAIN-LAIN
Penghasilan bunga 0,00 0,00 0,00 0,00 0,14
Beban bunga (1,19) (0,93) (1,08) (1,09) (1,67)
Pendapatan atau beban lain-lain (1,20) (0,33) (1,15) 0,23 (0,51)
Pajak final - - - - -
(2,39) (1,26) (2,23) (0,86) (2,04)
LABA SEBELUM PAJAK (2,39) -0,08 19,29 8,15 1,62
PAJAK PENGHASILAN 0,88 0,11 (4,49) (1,83) (0,41)
LABA (RUGI) BERSIH (1,52) 0,03 14,80 6,32 1,21
Kemudian berdasarkan common size dari laba rugi konsolidasi FIT, terlihat
bahwa beban pokok penjualan adalah sebesar 96,30%, 97,10%, 77,24%,
87,87%, dan 82,30% di tahun 2020, 2021, 2022, 2023, dan 2024. Secara
konsisten, FIT berhasil membukukan laba sejak tahun 2022.
7. Perbandingan Informasi Keuangan Industri Yang Sebanding (common
size)
39
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 178
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Berdasarkan tabel diatas, terlihat bahwa aset FIT maupun perusahaan-
perusahaan pembandingnya secara mayoritas terdiri dari aset lancar, dengan
komponen terbesar dikontribusikan dari kas dan setara kas, piutang usaha dan
persediaan.
Pada sisi liabilitas, liabilitas lancer FIT maupun perusahaan-perusahaan
pembandingnya dikontribusikan secara mayoritas dari pinjaman / utang bank
dan juga utang usaha. Liabilitas FIT maupun perusahaan-perusahaan
pembandingnya juga lebih dikontribusikan dari liabilitas lancar terutama dari
utang usaha FIT.
Sehubungan dengan komposisi utang dan ekuitas, terdapat variasi dalam
komposisi pendanaan antara FIT maupun perusahaan-perusahaan
pembandingnya, dimana sebagian mengandalkan pinjaman / utang pihak ketiga
dalam pendanaan usahanya dan sebagian mengandalkan ekuitasnya sendiri
dalam pendanaan usahanya.
40
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 179
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Berdasarkan common size dari laporan laba rugi FIT maupun perusahaan-
perusahaan pembandingnya, terlihat bahwa beban pokok penjualan adalah
berkisar antara 71,71% sampai dengan 86,19% dari penjualan.
Untuk laba bersih, terlihat bahwa Perseroan maupun perusahaan-perusahaan
pembandingnya sama-sama berada dalam kondisi mampu untuk menghasilkan
laba.
Analisis kriteria perusahaan pembanding
Kriteria 1 Kriteria 2 Kriteria 3 Kriteria 4
Asset to Total
Karakteristik Kinerja Historis
Industri Debt to Equity Total Aset Aset
Pertumbuhan
Pendapatan
Perusahaan yang Dinilai
PT FERTILIZER INTI TECHNOLOGY Pupuk meningkat 3,20 67,80% 1.426.303.301.000 6,17%
Perusahaan Pembanding
PT Saraswanti Anugerah Makmur Tbk Pupuk meningkat 0,50 42,55% 2.788.361.965.167 20,06%
PT Nusa Palapa Gemilang Tbk Pupuk meningkat 0,32 33,00% 315.037.103.803 26,32%
NFC Public Company Ltd Pupuk meningkat 3,31 23,90% 8.003.615.768 86,55%
PM Thoresen Asia Holdings Public Company
PupukLimited meningkat 0,18 -0,45% 1.030.689.907.344 29,34%
Petrovietnam Camau Fertilizer JSC Pupuk meningkat 0,13 15,73% 9.987.818.059.722 10,04%
Vietnam Fumigation Join Stock CompanyPupuk meningkat 0,11 7,20% 1.584.818.770.957 7,92%
Pato Chemical Industry Public Company Limited
Pupuk meningkat 0,06 2,56% 271.173.744.074 8,59%
Ergo Fertilizers Limited Pupuk meningkat 0,71 25,28% 9.847.153.789.200 51,67%
Catatan:
Kriteria 1 : Jenis Industri
Kriteria 2 : Karakteristik pertumbuhan pendapatan (trend tahun terakhir) dan
struktur permodalan
Kriteria 3 : Kinerja historis - rata-rata pertumbuhan pendapatan
Kriteria 4 : Ukuran perusahaan - total aset
Berdasarkan analisis yang kami lakukan terhadap 8 (delapan) perusahaan
pembanding sebagaimana dapat dilihat dalam tabel di atas dan juga atas
analisis common size perusahaan pembanding, kami berkesimpulan bahwa
perusahaan-perusahaan tersebut telah memenuhi kriteria sebagai perusahaan
pembanding.
8. Informasi Perpajakan
Berdasarkan informasi dari manajemen, liabilitas perpajakan FIT meliputi PPH
21, PPH 23, PPH 4(2), PPH 22, PPN, PPH 25 , dan PPH 15.
9. Informasi Kompensasi Bagi Pemegang Saham
Berdasarkan pasal 18 dalam anggaran dasar FIT, laba bersih dalam suatu tahun
buku seperti tercantum dalam neraca dan perhitungan laba rugi yang telah
disahkan oleh RUPS tahunan dan merupakan saldo laba yang positif, dibagi
menurut cara penggunaannya yang ditentukan oleh RUPS. Apabila perhitungan
laba rugi pada suatu tahun buku menunjukkan kerugian yang tidak dapat ditutup
dengan dana cadangan, maka kerugian itu akan tetatp dicatat dan dimasukan
dalam perhitungan laba rugi dan dalam tahun buku selanjutnya FIT dianggap
tidak mendapat laba selama kerugian yang tercatat dan dimasukan dalam
perhitungan laba rugi itu belum sama sekali tertutup.FIT mulai menghasilkan
laba yang positif di tahun 2022, namun di Tanggal Penilaian tidak melakukan
pembagian dividen.
41
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 180
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
10. Informasi Mengenai Asuransi Yang Ditanggung oleh Perusahaan Untuk
Karyawan Kunci
Asuransi yang ditanggung perusahaan untuk karyawan kunci adalah asuransi
kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, dan BPKS Kesehatan.
11. Analisis dan Pembahasan Manajemen Mengenai Keuntungan dan Kerugian
atas Kontrak Usaha
FIT tidak memiliki kontrak usaha jangka panjang. Penjualan FIT berdasarkan
PO yang diterbitkan dari pelanggan saja dan tidak berdasarkan kontrak.
12. Aset dan Liabilitas di Luar Laporan Posisi Keuangan (kontijensi)
Tidak terdapat aset dan liabilitas di luar laporan posisi keuangan (kontinjensi).
13. Hasil Penjualan Produk Oleh Perusahaan Pada Periode Sebelumnya
Jumlah penjualan FIT pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021, 2022,
2023 dan 2024 masing-masing adalah sebesar Rp.294.592.914.875,
Rp.628.163.015.027, Rp.1.235.431.122.000, Rp.1.340.278.539.000, dan
Rp.2.048.289.669.000.
14. Perbandingan Kinerja Saat Ini Dengan Kinerja Historis Pada Objek
Penilaian
Jumlah laba / (rugi) bersih FIT pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021,
2022, 2023 dan 2024 masing-masing adalah sebesar minus Rp.935.907.559,
Rp.184.636.483, Rp.182.891.807.000, Rp.84.711.996.000, dan
Rp.24.696.968.000.
15. Perbandingan Kinerja Objek Penilaian dengan Tren Industri
Tabel dibawah ini menunjukkan perbandingan kinerja FIT dengan perusahaan-
perusahaan pembanding:
Kriteria 1 Kriteria 2 Kriteria 3 Kriteria 4
Asset to Total
Karakteristik Kinerja Historis
Industri Debt to Equity Total Aset Aset
Pertumbuhan
Pendapatan
Perusahaan yang Dinilai
PT FERTILIZER INTI TECHNOLOGY Pupuk meningkat 3,20 67,80% 1.426.303.301.000 6,17%
Perusahaan Pembanding
PT Saraswanti Anugerah Makmur Tbk Pupuk meningkat 0,50 42,55% 2.788.361.965.167 20,06%
PT Nusa Palapa Gemilang Tbk Pupuk meningkat 0,32 33,00% 315.037.103.803 26,32%
NFC Public Company Ltd Pupuk meningkat 3,31 23,90% 8.003.615.768 86,55%
PM Thoresen Asia Holdings Public Company
PupukLimited meningkat 0,18 -0,45% 1.030.689.907.344 29,34%
Petrovietnam Camau Fertilizer JSC Pupuk meningkat 0,13 15,73% 9.987.818.059.722 10,04%
Vietnam Fumigation Join Stock CompanyPupuk meningkat 0,11 7,20% 1.584.818.770.957 7,92%
Pato Chemical Industry Public Company Limited
Pupuk meningkat 0,06 2,56% 271.173.744.074 8,59%
Ergo Fertilizers Limited Pupuk meningkat 0,71 25,28% 9.847.153.789.200 51,67%
42
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 181
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Berdasarkan tabel diatas dapat dilihat bahwa FIT dan perusahaan-perusahaan
pembanding dalam industri pupuk sama-sama memiliki karakteristik pertumbuhan
yang meningkat, dengan rata-rata peningkatan pendapatan yang positif.
PENDEKATAN PENILAIAN
Kami menerapkan penilaian yang mendasar untuk menetapkan “Nilai Pasar” dari
saham FIT yang berada dalam kondisi berkelanjutan usaha (going-concern).
Nilai Pasar (Market Value) adalah estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh
dari hasil penukaran suatu aset atau liabilitas pada Tanggal Penilaian, antara
pembeli yang berminat membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam
suatu transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara layak, di mana
kedua pihak masing-masing bertindak atas dasar pemahaman yang dimilikinya,
kehati-hatian, dan tanpa paksaan. (POJK 35).
Kami mempunyai keyakinan bahwa beberapa metode penilaian dapat diterapkan
untuk menilai saham FIT yang bergantung pada data yang dapat diperoleh dari
Perusahaan. Metode yang pertama yang perlu diterapkan dalam menilai FIT adalah
penilaian dengan pendekatan pendapatan (income based approach), yaitu
berdasarkan prospek usaha FIT dimasa depan yang disebut Metode Diskonto Arus
Kas (Discounted Cash Flow Method). Metode ini merupakan metode yang umum
digunakan dalam penilaian saham, dengan cara memproyeksikan arus kas bersih
setelah pajak yang dihasilkan FIT dari kegiatan usahanya di tahun-tahun
mendatang, kemudian didiskonto untuk memperoleh nilai kini dengan memakai
tingkat diskonto, yang menggambarkan risiko yang berhubungan kegiatan usaha
FIT. Dalam hal ini, metode yang diterapkan adalah Metode Diskonto Arus Kas
untuk Perusahaan (Discounted Cash Flow to Firm Method).
Disamping dengan pendekatan pendapatan digunakan pula penilaian atas dasar
pendekatan pasar (Market Based Approach), yaitu berdasarkan Metode
Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek (Guideline Publicly Traded
Company Method).
Uraian dari masing-masing metode penilaian usaha tersebut diatas kami jelaskan
lebih jauh dibawah ini :
1. Metode Diskonto Arus Kas untuk Perusahaan (Discounted Cash Flow to
Firm)
a. Pertimbangan penggunaan Metode Diskonto Arus Kas untuk
Perusahaan
FIT merupakan perusahaan operasional yang bergerak di bidang industri
produksi pupuk yang telah beroperasi selama lebih dari lima tahun, dan terus
menghasilkan keuntungan selama beberapa tahun terakhir. Oleh karena itu
dapat disusun proyeksi Laporan Posisi Keuangan dan Laba Rugi
Komprehensif FIT untuk menentukan prospek usaha dimasa akan datang,
sebagai dasar perhitungan nilai Ekuitas (Net-Worth) dan saham FIT dengan
menggunakan Metode Diskonto Arus Kas (Discounted Cash Flow).
43
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 182
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
b. Data yang digunakan dalam perhitungan Metode Diskonto Arus Kas
Untuk Perusahaan
• Laporan Keuangan FIT per 31 Desember 2024 sebagai dasar proyeksi
laporan keuangan.
• Laporan Keuangan FIT untuk tahun yang berakhir pada Tanggal
Penilaian yang menjadi titik tolak dalam penilaian saham FIT merupakan
laporan keuangan FIT yang telah diaudit oleh Akuntan Publik.
• Proyeksi laporan keuangan FIT merupakan proyeksi yang diperoleh dari
manajemen dan telah dilakukan penyesuaian-penyesuaian antara lain:
- Asumsi jumlah hari penagihan piutang usaha didasarkan pada data
historis jumlah hari penagihan piutang usaha.
- Asumsi jumlah hari perputaran persediaan didasarkan pada data
historis jumlah hari perputaran persediaan.
- Asumsi jumlah hari pembayaran utang usaha didasarkan pada data
historis jumlah hari pembayaran utang usaha.
- Saldo pinjaman bank jangka pendek disesuaikan dengan
ketersediaan kas dan setara kas.
- Beban bunga dihitung berdasarkan rata-rata saldo awal dan saldo
akhir pinjaman bank per tahunnya.
- Besaran beban bunga didasarkan pada besaran bunga pinjaman
dalam laporan keuangan per Tanggal Penilaian.
• Proyeksi laporan keuangan meliputi periode yang berakhir 31 Desember
2025 sampai 31 Desember 2029 yang merupakan periode eksplisit dan
didasarkan pada data laporan keuangan FIT per 31 Desember 2024 yang
telah diaudit oleh kantor akuntan publik.
Terminal Value
Periode selanjutnya setelah 31 Desember 2029 merupakan periode
“Continuing” dan periode ini digunakan untuk perhitungan “Terminal
Value”, Dalam periode continuing kami asumsikan dengan pertumbuhan
sebesar 2,5% dengan mempertimbangkan target inflasi Indonesia
berdasarkan data dari Bank Indonesia dan pertumbuhan GDP Indonesia
secara historis. Nilai terminal mendominasi nilai secara keseluruhan,
terutama mengingat periode eksplisit proyeksi keuangan dilakukan
selama lima tahun, dimana pada tahun kelima pertumbuhan perusahaan
sudah berada dalam kondisi stabil. Penentuan periode proyeksi selama
lima tahun ini telah sesuai dengan POJK 35 pasal 87.
• Proyeksi penjualan FIT diproyeksikan sebagai berikut
(dalam jutaan rupiah)
2025 2026 2027 2028 2029
Penjualan 2.378.290 2.480.902 2.592.038 2.719.881 2.866.903
Penjualan FIT berasal dari penjualan pada freemarket dan plantation,
yang selama 5 tahun ke depan diproyeksikan akan terus mengalami
peningkatan setiap tahunnya sebesar 16% di tahun 2025 dan kemudian
sebesar rata-rata 5% per tahun di tahun 2026 sampai dengan 2029.
44
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 183
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
• Proyeksi Beban Pokok Penjualan diproyeksikan sebagai berikut
(dalam jutaan rupiah)
2025 2026 2027 2028 2029
Beban
pokok 1.801.764 1.871.525 1.946.060 2.031.879 2.131.212
penjualan
Beban pokok penjualan FIT terdiri dari beban bahan baku, tenaga kerja
langsung, dan beban overhead. Beban pokok penjualan FIT selama 5
tahun ke depan diproyeksikan sebesar 74% - 76% dari penjualan.
• Beban usaha terdiri dari beban penjualan, umum, dan administrasi, yang
diproyeksikan sebagai berikut:
(dalam jutaan rupiah)
2025 2026 2027 2028 2029
Beban
446.170 457.856 469.678 477.305 484.165
usaha
• Capex diasumsikan sebagai berikut :
(dalam jutaan rupiah)
2025 2026 2027 2028 2029
Capex 3.998 - - - -
Capex diasumsikan sebesar Rp.3.998 juta di tahun yang diperlukan
untuk FIT melakukan investasi pada gedung, mesin, peralatan pabrik,
peralatan laboratorium, peralatan kantor, dan software.
• Penyusutan aset tetap didasarkan pada perkiraan umur ekonomisnya.
• Pajak badan usaha diasumsikan sebesar 22% sepanjang masa proyeksi.
• Rata-rata penagihan piutang usaha dalam 114 hari .
• Rata-rata perputaran persediaan sekitar 131 hari.
• Rata-rata pembayaran utang usaha dalam 119 hari .
c. Perhitungan Faktor Diskonto (Discount Factor)
Perhitungan indikasi Nilai Pasar ekuitas FIT dengan Metode Diskonto Arus
Kas untuk Perusahaan (Discounted Cash Flow To Firm) didasarkan pada
Arus Kas Bersih Untuk Perusahaan (Free Cash Flow to Firm). Oleh karena itu
faktor diskonto yang akan digunakan adalah atas dasar Cost of Capital.
Untuk menghitung Cost of Capital akan dihitung dengan rata-rata biaya
capital (Weighted Average Cost of Capital – WACC) dengan mendasarkan
pada Cost of Equity atas dasar perhitungan Capital Asset Pricing Model
(CAPM), dengan formula sebagai berikut:
45
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 184
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
E (Ri) = Rf + B (RPm) - Ds
E (Ri) = Tingkat balikan yang diharapkan (Cost of Equity)
Rf = Risk free rate
B = Beta
RPm = Equity risk premium
Ds = Default Spread
Untuk menghitung Cost of Equity digunakan data-data sebagai berikut :
- Mengingat mata uang yang disajikan dalam laporan keuangan FIT adalah
dalam Rupiah, maka tingkat bunga tanpa resiko (risk free rate)
ditetapkan berdasarkan yield Obligasi Pemerintah RI dalam Rupiah per
31 Desember 2024 sebesar 7,11%;
- Equity risk premium dan default spread berdasarkan data dari Damodaran
untuk Indonesia tahun 2025 yang merupakan emerging market dengan
besarnya masing-masing 6,87% dan 1,89%;
- Besarnya beta didasarkan pada beta dari Damodaran untuk industri
Chemical (Specialty). Berdasarkan data tersebut, beta unleverednya
adalah sebesar 0,88, Tingkat pajak perusahaan 22% maka diperoleh Beta
leverednya sebesar 1,06%.
Berdasarkan data-data diatas, besarnya Cost of Equity adalah 12,48%.
Atas dasar cost of equity sebesar 12,48% dan dengan memperhitungkan
perbandingan antara hutang dan modal yang diharapkan sebesar 20 : 80
serta tingkat bunga pinjaman investasi dalam Rupiah dari Bank Pemerintah
sebesar 9,21% per tahun, besarnya Cost of Capital adalah 11,42%.
Perhitungan Cost of Capital dapat dilihat pada Lampiran H.
d. Kesimpulan Penilaian Dengan Metode Diskonto Arus Kas
Berdasarkan Metode Diskonto Arus Kas (Discounted Cash Flow Method)
indikasi Nilai Pasar Ekuitas FIT untuk kepemilikan saham mayoritas pada
Tanggal Penilaian adalah sebesar Rp.961.791.633.930.
Perhitungan dapat dilihat pada Lampiran E.
2. Metode Pembanding Perusahaan Tercatat Di Bursa Efek (Guideline Publicly
Traded Company Method)
Penggunaan metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek didasarkan
pada pertimbangan bahwa FIT merupakan perusahaan yang bergerak dalam
industri pupuk dan terus menghasilkan keuntungan.
46
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 185
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Untuk menggunakan Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa dalam
menilai ekuitas FIT, digunakan beberapa perusahaan terbuka yang sahamnya
diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia dan bursa efek di kawasan regional.
Perusahaan yang digunakan sebagai pembanding adalah (1) PT Saraswati
Anugrah Makmur Tbk, (2) PT Nusa Palapa Gemilang Tbk, (3) NFC Public
Company Limited, (4) PM Thoresen Asia Holdings Public Company Limited, (5)
Petrovietnam Camau Fertilizer Joint Stock Company, (6) Vietnam Fumigation
Joint Stock Company, (7) Pato Chemical Industry Public Company Limited, dan
(8) Ergo Fertilizers Limited. Oleh karena itu, data harga pasar yang kami
pergunakan, yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia maupun dari bursa efek
regional yang menyajikan data tersebut kami yakini dihasilkan dari suatu transaksi
yang bersifat wajar (arms-length transaction).
Dalam melakukan pemilihan terhadap perusahaan pembanding, dipastikan bahwa
perusahaan pembanding yang dipakai adalah perusahaan pembanding yang
telah memiliki harga pasar yang terjadi dalam jangka waktu tidak lebih dari 6
(enam) bulan sebelum Tanggal Penilaian.
Dari perusahaan pembanding tersebut diatas, kami tentukan nilai dasar pengali
(value multiple). Rata-rata nilai dasar pengali atas delapan perusahaan
pembanding tersebut diterapkan untuk menghitung nilai ekuitas FIT.
Value Multiple merupakan ratio dimana digunakan harga saham perusahaan
pembanding sebagai pembilang (numerator) dan suatu ukuran tertentu dari
perusahaan pembanding sebagai pembagi (denominator), yang biasanya
digunakan dari angka hasil usaha atau posisi keuangan. Value multiple biasanya
dihitung untuk basis per saham, tetapi dapat juga ditentukan dengan cara
membagi nilai total seluruh saham dari perusahaan pembanding dengan total laba
(earnings), total penjualan atau nilai buku ekuitas.
Kami mengambil data perusahaan pembanding berdasarkan data laporan
keuangan yang diaudit untuk periode 12 bulan yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2024 yang diunduh dari situs idx, situs web perusahaan, dan
berdasarkan harga saham di bursa efek yang diunduh dari yahoo finance maupun
investing.com sehingga harga pasar yang digunakan bersifat wajar.
Harga pasar yang kami gunakan dapat dilihat pada tabel berikut:
Harga per Saham
Perusahaan Pembanding Jumlah Saham
per 31 Des 2024
PT Saraswati Anugrah MakmurTbk. 10.250.000.000 387,50
PT Nusa Palapa Gemilang Tbk. 3.240.235.840 32,00
NFC Public Company Ltd. 1.087.833.099 1,64
PM Thoresen Asia Holdings Public Company
101.200.000 8,80
Limited
Petrovietnam Ca Mau Fertilizer JSC 529.400.000 35.600
Vietnam Fumigation Join Stock Company 41.714.614 81.100
Pato Chemical Industry Public Company Limited 142.372.000 8,55
Ergo Fertilizers Limited 1.335.299.375 203,50
47
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 186
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Langkah langkah untuk menentukan nilai pasar ekuitas FIT dengan menggunakan
Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa adalah sebagai berikut:
a. Menentukan pemilihan perusahaan terbuka yang sepadan dengan FIT, guna
menentukan value multiplenya.
b. Menentukan harga saham di bursa saham dari perusahaan pembanding.
Harga saham ini merupakan pembilang (numerator).
c. Menentukan besaran hasil usaha (earnings, penjualan dan lainnya) atau
posisi keuangan pada tanggal penilaian yang merupakan variable keuangan
perusahaan pembanding dengan menggunakan laporan keuangan dari
perusahaan pembanding. Hasilnya merupakan angka pembagi (denominator)
dari value multiple.
Terhadap laporan keuangan perusahaan pembanding, dalam hal ini terhadap
Laba Rugi Komprehensif perusahaan pembanding perlu dilakukan
penyesuaian terhadap pendapatan dan biaya yang tidak berulang (non-
recurring) dan non-operasi antara lain sebagai berikut :
- Pendapatan lain-lain;
- Pendapatan keuangan;
- Laba / (rugi) penjualan aset tetap;
- Laba / (rugi) selisih kurs;
- Laba / (rugi) penurunan nilai wajar;
- Pendapatan / beban non operasi lainnya;
- Aset pajak tangguhan.
d. Menghitung value multiple dari perusahaan terbuka tersebut diatas.
e. Menghitung nilai Ekuitas dari FIT atas dasar value multiples dikalikan dengan
variable keuangan fundamental FIT. Dalam hal ini variable keuangan
fundamental yang digunakan adalah Laba Bersih (Earnings).
f. Hasil perhitungan butir e yang merupakan nilai ekuitas (Equity Value) bagi
pemegang saham minoritas.
g. Oleh karena indikasi nilai yang diperoleh dari metode ini adalah indikasi nilai
untuk saham minoritas, maka untuk menghitung nilai ekuitas FIT perlu
ditambah dengan Premi Pengendali (Control Premium). Besarnya Premi
Pengendali untuk perusahaan tertutup (sahamnya tidak diperdagangkan di
bursa efek) berdasarkan POJK 35 dan SEOJK 17 adalah antara 30% sampai
70%. Berdasarkan pertimbangan kami besarnya premi pengendali adalah
50% mengingat per Tanggal Penilaian Perseroan merupakan pemegang
saham FIT dengan kepemilikan mayoritas sebesar 94,27% dan dalam
beberapa tahun terakhir FIT dapat menghasilkan keuntungan, meskipun
dengan trend yang menurun, sehingga dengan memperhatikan kepemilikan
Perseroan di FIT dan trend keuntungan yang menurun tersebut, premi
pengendalian yang digunakan adalah sebesar 50%.
h. Dari perhitungan pada point g diatas, dihasilkan indikasi nilai ekuitas bagi
pemegang saham mayoritas.
48
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 187
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Kriteria Perusahaan Pembanding
Dalam SPI, kriteria yang seharusnya dipertimbangkan dalam menentukan
perusahaan pembanding adalah sebagai berikut:
A. Industri, kegiatan usaha dan produk:
B. Karakteristik pertumbuhan (growth in sales and earnings) dan struktur
permodalan (capital structure);
C. Kinerja keuangan historis;
D. Ukuran perusahaan; dan
E. Pangsa pasar (market share)
Tabel dibawah ini menunjukkan hasil analisis yang menjadi dasar kami dalam
menentukan perusahaan pembanding:
Kriteria 1 Kriteria 2 Kriteria 3 Kriteria 4
Asset to Total
Karakteristik Kinerja Historis
Industri Debt to Equity Total Aset Aset
Pertumbuhan
Pendapatan
Perusahaan yang Dinilai
PT FERTILIZER INTI TECHNOLOGY Pupuk meningkat 3,20 67,80% 1.426.303.301.000 6,17%
Perusahaan Pembanding
PT Saraswanti Anugerah Makmur Tbk Pupuk meningkat 0,50 42,55% 2.788.361.965.167 20,06%
PT Nusa Palapa Gemilang Tbk Pupuk meningkat 0,32 33,00% 315.037.103.803 26,32%
NFC Public Company Ltd Pupuk meningkat 3,31 23,90% 8.003.615.768 86,55%
PM Thoresen Asia Holdings Public Company
PupukLimited meningkat 0,18 -0,45% 1.030.689.907.344 29,34%
Petrovietnam Camau Fertilizer JSC Pupuk meningkat 0,13 15,73% 9.987.818.059.722 10,04%
Vietnam Fumigation Join Stock CompanyPupuk meningkat 0,11 7,20% 1.584.818.770.957 7,92%
Pato Chemical Industry Public Company Limited
Pupuk meningkat 0,06 2,56% 271.173.744.074 8,59%
Ergo Fertilizers Limited Pupuk meningkat 0,71 25,28% 9.847.153.789.200 51,67%
Catatan:
Kriteria 1 : Jenis Industri
Kriteria 2 : Karakteristik pertumbuhan pendapatan (trend tahun terakhir) dan
struktur permodalan
Kriteria 3 : Kinerja historis - rata-rata pertumbuhan pendapatan
Kriteria 4 : Ukuran perusahaan - total aset
Berdasarkan analisis yang kami lakukan terhadap 8 (delapan) perusahaan
pembanding tersebut di atas, kami berkesimpulan bahwa perusahaan-
perusahaan tersebut telah memenuhi kriteria sebagai perusahaan pembanding.
Kesimpulan Penilaian dengan Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di
Bursa Efek
Berdasarkan Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek (Guideline
Publicly Traded Company Method), indikasi Nilai Pasar Ekuitas FIT untuk
kepemilikan saham mayoritas pada Tanggal Penilaian adalah sebesar
Rp 690.265.995.300.
Perhitungannya dapat dilihat pada Lampiran F-1, F-2, F-3, F-4 dan F-5.
49
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 188
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
3. Rekonsiliasi Nilai
Untuk sampai pada pendapat kami mengenai Nilai Pasar Ekuitas (net worth) FIT,
kami melakukan rekonsiliasi nilai atas hasil penilaian dari penggunaan kedua
metode yang kami uraikan diatas, yaitu untuk Metode Diskonto Arus Kas dan
Metode Pembanding Perusahaan Tercatat Di Bursa Efek, yang direkonsiliasi
dengan bobot masing-masing 90% untuk Metode Diskonto Arus Kas dan 10%
untuk Metode Pembanding Perusahaan Tercatat Di Bursa Efek.
Metode Diskonto Arus Kas didasarkan kepada pendekatan pendapatan, yaitu
pada prospek usaha dimasa yang akan datang, sedangkan Metode Pembanding
Perusahaan Tercatat Di Bursa Efek didasarkan pada kondisi keuangan pada
Tanggal Penilaian tanpa memperhatikan prospek usaha dimasa yang akan
datang, oleh karena itu Metode Diskonto Arus Kas diberi bobot nilai yang lebih
tinggi.
4. Diskon Likuiditas Pasar dan Diskon Tanpa Pengendalian
Oleh karena FIT merupakan suatu perusahaan tertutup yang sahamnya tidak
tercatat di pasar modal, maka untuk menghitung nilai pasarnya diperhitungkan
Diskon Likuiditas Pasar (Discount for Lack of Marketability), yang menurut
pendapat kami adalah sebesar 30%. Pertimbangan penentuan besarnya Diskon
Likuiditas Pasar sebesar 30% adalah mengingat saham yang dinilai adalah
saham dengan indikasi kepemilikan mayoritas.
Dalam penilaian ini tidak diperhitungkan adanya Diskon Tanpa Pengendalian
(Discount for Lack of Control), mengingat penilaian dilakukan atas seluruh ekuitas
FIT.
5. Hasil Penilaian
Untuk mencapai pada kesimpulan penilaian kami mempertimbangkan pada hal-
hal berikut ini :
a. Indikasi Nilai Pasar dari Ekuitas (Net Worth) berdasarkan perhitungan dengan
Metode Diskonto Arus Kas untuk Perusahaan (Discounted Cash Flow to
Firm Method).
b. Indikasi Nilai Pasar dari Ekuitas (Net Worth) berdasarkan perhitungan dengan
Metode Pembanding Perusahaan Tercatat Di Bursa Efek (Guideline Publicly
Traded Company Method).
c. Rekonsiliasi nilai dari Indikasi Nilai Pasar Ekuitas berdasarkan kedua metode
penilaian dalam butir a dan b diatas.
d. Nilai Pasar untuk 2.170.000 lembar saham atau setara dengan kepemilikan
100% atas dasar perhitungan Nilai Pasar Ekuitas pada butir c, d, dan e diatas
e. Kesimpulan Nilai Pasar Ekuitas atas 2.170.000 lembar saham FIT yang telah
ditempatkan dan disetor penuh per Tanggal Penilaian.
50
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 189
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Kesimpulan hasil penilaian kami berdasarkan hal-hal yang kami uraikan di atas
adalah sebagai berikut :
Bobot
Nilai Hasil
Indikasi Nilai Relati
Rekonsiliasi
(Rp’000) f
(Rp’000)
(%)
a. Menurut Metode Diskonto
Arus Kas
961.791.634 90 865.612.471
Indikasi Nilai Pasar per
31 Desember 2024
b. Menurut Metode Pembanding
Perusahaan Tercatat di Bursa
690.265.995 10 69.026.600
Efek
Indikasi Nilai Pasar per
31 Desember 2024
Rp.00
c. Indikasi Nilai Pasar Ekuitas 934.639.070
0
Rp.00
d. Diskon likuiditas pasar @ 30% (280.391.721)
0
Rp.00
e. Nilai Pasar Ekuitas FIT 654.247.349
0
f. Nilai Pasar Ekuitas FIT per
Rp. 301.496
lembar saham
Perhitungan kami dapat dilihat pada Lampiran E, Lampiran F, Lampiran G dan
dalam laporan ini.
KESIMPULAN AKHIR
Dengan demikian, menurut pendapat kami jumlah Rp.654.247.349.047 (Enam
Ratus Lima Puluh Empat Miliar Dua Ratus Empat Puluh Tujuh Juta Tiga Ratus
Empat Puluh Sembilan Ribu Empat Puluh Tujuh Rupiah) merupakan Nilai Pasar
dari ekuitas FIT yang terdiri dari 2.170.000 lembar saham yang telah
ditempatkan dan disetor penuh atau sebesar Rp.301.496 (Tiga Ratus Satu Ribu
Empat Ratus Sembilan Puluh Enam Rupiah) per lembar saham, yang
berada dalam kondisi berkesinambungan usaha (going concern) pada tanggal
31 Desember 2024, dengan berpedoman pada Asumsi-asumsi dan Syarat-syarat
Pembatasan yang terlampir dalam laporan ini.
51
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 190
LAMPIRAN-LAMPIRAN
Page 191
Lampiran: A - 1
PT FERTILIZER INTI TECHNOLOGY
LAPORAN POSISI KEUANGAN
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020 SAMPAI 2024
(dalam ribuan Rupiah)
2020 2021 2022 2023 2024
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 1.996.038 4.286.511 676.289 1.321.670 22.745.628
Piutang usaha 227.655.489 350.107.248 584.886.447 192.086.534 640.759.355
Piutang lain-lain 102.883 4.297 - - -
Persediaan - net 40.622.304 137.708.779 320.465.213 599.075.993 598.678.030
Jaminan yang dapat dikembalikan 10.000 10.000 - - -
Uang muka 55.697 13.860.458 - - -
Pajak dibayar dimuka 3.138.402 9.375.991 1.660.656 41.972.428 17.206.268
Beban dibayar dimuka 464.632 1.003.040 - - -
Aset Lancar lainnya - - 1.030.456 6.850.918 13.175.863
Total Aset Lancar 274.045.445 516.356.323 908.719.061 841.307.543 1.292.565.144
ASET TIDAK LANCAR
Aset pajak tangguhan 1.663.354 2.454.744 3.060.291 4.421.687 10.614.887
Aset tetap 34.786.438 32.070.793 27.691.965 25.075.568 43.692.923
Aset hak guna 8.149.235 5.355.212 6.473.491 42.797.067 43.712.572
Aset tak berwujud 30.849 - 270.000 269.554 -
Aset tidak lancar lainnya 2.423.720 4.822.690 10.000 17.885.358 35.717.775
Total Aset Tidak Lancar 47.053.597 44.703.439 37.505.747 90.449.234 133.738.157
TOTAL ASET 321.099.042 561.059.762 946.224.808 931.756.777 1.426.303.301
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS LANCAR
Pinjaman bank jangka pendek 19.980.695 127.326.358 233.245.723 174.814.052 402.775.000
Utang usaha 150.440.778 276.600.291 322.924.404 357.342.617 544.864.577
Utang pajak 401.056 388.076 44.789.252 2.824.362 1.689.302
Utang lain-lain 2.609.269 6.232.355 5.764.314 14.281.798 20.655.449
Beban akrual 2.964.859 5.860.323 8.526.455 15.712.065 51.342.921
Utang pihak berelasi 144.477.261 146.157.161 84.588.277 - -
Pinjaman bank jangka panjang -
bagian jangka pendek - - - - 2.274.205
Liabilitas sewa - bagian lancar 6.094.609 6.561.729 7.212.701 4.171.341 5.064.906
Liabilitas lancar lainnya - - - 261.015 6.687.134
Total Liabilitas Lancar 326.968.527 569.126.292 707.051.126 569.407.250 1.035.353.494
LIABILITAS TIDAK LANCAR
Pinjaman bank jangka panjang - - - - 4.465.883
Liabilitas sewa 6.227.035 3.265.306 - 35.777.373 34.165.676
Liabilitas imbalan kerja 722.071 1.707.126 1.467.085 4.938.672 4.624.560
Liabilitas pajak tangguhan - - - - -
Liabilitas lain-lain - - - - -
Total Liabilitas Tidak Lancar 6.949.106,33 4.972.431,98 1.467.085,00 40.716.045,00 43.256.119,00
EKUITAS
Modal saham 9.000.000 9.000.000 77.000.000 217.000.000 217.000.000
Laba ditahan (21.818.591) (22.038.963) 160.706.597 104.633.482 130.693.688
Total Ekuitas (12.818.591) (13.038.963) 237.706.597 321.633.482 347.693.688
TOTAL LIABILITAS DAN
EKUITAS 321.099.042 561.059.762 946.224.808 931.756.777 1.426.303.301
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 192
Lampiran: A - 2
PT FERTILIZER INTI TECHNOLOGY
LABA RUGI KOMPREHENSIF
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020 SAMPAI 2024
(dalam ribuan Rupiah)
2020 2021 2022 2023 2024
PENJUALAN
Penjualan bersih 294.592.915 628.163.015 1.235.431.122 1.340.278.539 2.048.289.669
294.592.915 628.163.015 1.235.431.122 1.340.278.539 2.048.289.669
BEBAN POKOK PENJUALAN
Beban pokok penjualan 283.685.028 609.922.325 954.222.265 1.177.708.195 1.685.770.144
283.685.028 609.922.325 954.222.265 1.177.708.195 1.685.770.144
LABA KOTOR 10.907.886 18.240.690 281.208.857 162.570.344 362.519.525
BEBAN USAHA
Penjualan, umum dan administrasi (7.377.298) (10.799.128) (15.311.073) (41.922.358) (287.547.032)
(7.377.298) (10.799.128) (15.311.073) (41.922.358) (287.547.032)
LABA (RUGI) USAHA 3.530.589 7.441.562 265.897.784 120.647.986 74.972.493
PENGHASILAN DAN BEBAN LAIN-LAIN
Penghasilan bunga 2.226 7.255 11.626 6.973 2.820.965
Beban bunga (3.500.445) (5.871.111) (13.368.294) (14.582.036) (34.187.832)
Pendapatan atau beban lain-lain (3.549.728) (2.070.349) (14.171.149) 3.110.063 (10.446.795)
Pajak final - - - - -
(7.047.947) (7.934.205) (27.527.817) (11.465.000) (41.813.662)
LABA SEBELUM PAJAK (3.517.358) (492.642) 238.369.967 109.182.986 33.158.831
PAJAK PENGHASILAN 2.581.451 677.279 (55.478.160) (24.470.990) (8.461.863)
LABA (RUGI) BERSIH (935.908) 184.636 182.891.807 84.711.996 24.696.968
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 193
Lampiran: B - 1
PT FERTILIZER INTI TECHNOLOGY
LAPORAN POSISI KEUANGAN COMMON SIZE
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020 SAMPAI 2024
(dalam persentase)
2020 2021 2022 2023 2024
% % % % %
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 0,62 0,76 0,07 0,14 1,59
Piutang usaha 70,90 62,40 61,81 20,62 44,92
Piutang lain-lain 0,03 0,00 - - -
Persediaan - net 12,65 24,54 33,87 64,30 41,97
Jaminan yang dapat dikembalikan 0,00 0,00 - - -
Uang muka 0,02 2,47 - - -
Pajak dibayar dimuka 0,98 1,67 0,18 4,50 1,21
Beban dibayar dimuka 0,14 0,18 - - -
Aset Lancar lainnya - - 0,11 0,74 0,92
Total Aset Lancar 85,35 92,03 96,04 90,29 90,62
ASET TIDAK LANCAR
Aset pajak tangguhan 0,52 0,44 0,32 0,47 0,74
Aset tetap 10,83 5,72 2,93 2,69 3,06
Aset hak guna 2,54 0,95 0,68 4,59 3,06
Aset tak berwujud 0,01 - 0,03 0,03 -
Aset tidak lancar lainnya 0,75 0,86 0,00 1,92 2,50
Total Aset Tidak Lancar 14,65 7,97 3,96 9,71 9,38
TOTAL ASET 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS LANCAR
Pinjaman bank jangka pendek 6,22 22,69 24,65 18,76 28,24
Utang usaha 46,85 49,30 34,13 38,35 38,20
Utang pajak 0,12 0,07 4,73 0,30 0,12
Utang lain-lain 0,81 1,11 0,61 1,53 1,45
Beban akrual 0,92 1,04 0,90 1,69 3,60
Utang pihak berelasi 44,99 26,05 8,94 - -
Pinjaman bank jangka panjang - bagian
jangka pendek - - - - 0,16
Liabilitas sewa - bagian lancar 1,90 1,17 0,76 0,45 0,36
Liabilitas lancar lainnya - - - 0,03 0,47
Total Liabilitas Lancar 101,83 101,44 74,72 61,11 72,59
LIABILITAS TIDAK LANCAR
Pinjaman bank jangka panjang - - - - 0,31
Liabilitas sewa 1,94 0,58 - 3,84 2,40
Liabilitas hak guna - - - - -
Liabilitas imbalan kerja 0,22 0,30 0,16 0,53 0,32
Total Liabilitas Tidak Lancar 2,16 0,89 0,16 4,37 3,03
EKUITAS
Modal saham 2,80 1,60 8,14 23,29 15,21
Laba ditahan (6,79) (3,93) 16,98 11,23 9,16
Total Ekuitas (3,99) (2,32) 25,12 34,52 24,38
TOTAL LIABILITAS DAN
EKUITAS 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 194
Lampiran: B - 2
PT FERTILIZER INTI TECHNOLOGY
PERHITUNGAN LABA RUGI KONSOLIDASI COMMON SIZE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020 SAMPAI 2024
(dalam persentase)
2020 2021 2022 2023 2024
% % % % %
PENDAPATAN
Penjualan bersih 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00
100,00 100,00 100,00 100,00 100,00
BEBAN POKOK PENJUALAN
Beban pokok penjualan 96,30 97,10 77,24 87,87 82,30
96,30 97,10 77,24 87,87 82,30
LABA KOTOR 3,70 2,90 22,76 12,13 17,70
BEBAN USAHA
Penjualan, umum dan administrasi (2,50) (1,72) (1,24) (3,13) (14,04)
(2,50) (1,72) (1,24) (3,13) (14,04)
LABA (RUGI) USAHA 1,20 1,18 21,52 9,00 3,66
PENGHASILAN DAN BEBAN LAIN-LAIN
Penghasilan bunga 0,00 0,00 0,00 0,00 0,14
Beban bunga (1,19) (0,93) (1,08) (1,09) (1,67)
Pendapatan atau beban lain-lain (1,20) (0,33) (1,15) 0,23 (0,51)
Pajak final - - - - -
(2,39) (1,26) (2,23) (0,86) (2,04)
LABA SEBELUM PAJAK (2,39) -0,08 19,29 8,15 1,62
PAJAK PENGHASILAN 0,88 0,11 (4,49) (1,83) (0,41)
LABA (RUGI) BERSIH (1,52) 0,03 14,80 6,32 1,21
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 195
Lampiran: C - 1
PT FERTILIZER INTI TECHNOLOGY
NORMALISASI LAPORAN POSISI KEUANGAN
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020 SAMPAI 2024
(dalam ribuan Rupiah)
2020 2021 2022 2023 2024
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 1.996.038 4.286.511 676.289 1.321.670 22.745.628
Piutang usaha 227.655.489 350.107.248 584.886.447 192.086.534 640.759.355
Piutang lain-lain 102.883 4.297 - - -
Persediaan - net 40.622.304 137.708.779 320.465.213 599.075.993 598.678.030
Jaminan yang dapat dikembalikan 10.000 10.000 - - -
Uang muka 55.697 13.860.458 - - -
Pajak dibayar dimuka 3.138.402 9.375.991 1.660.656 41.972.428 17.206.268
Beban dibayar dimuka 464.632 1.003.040 - - -
Aset Lancar lainnya - - 1.030.456 6.850.918 13.175.863
Total Aset Lancar 274.045.445 516.356.323 908.719.061 841.307.543 1.292.565.144
ASET TIDAK LANCAR
Aset pajak tangguhan - - - - -
Aset tetap 34.786.438 32.070.793 27.691.965 25.075.568 43.692.923
Aset hak guna 8.149.235 5.355.212 6.473.491 42.797.067 43.712.572
Aset tak berwujud 30.849 - 270.000 269.554 -
Aset tidak lancar lainnya 2.423.720 4.822.690 10.000 17.885.358 35.717.775
Total Aset Tidak Lancar 45.390.242 42.248.695 34.445.456 86.027.547 123.123.270
TOTAL ASET 319.435.688 558.605.018 943.164.517 927.335.090 1.415.688.414
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS LANCAR
Pinjaman bank jangka pendek 19.980.695 127.326.358 233.245.723 174.814.052 402.775.000
Utang usaha 150.440.778 276.600.291 322.924.404 357.342.617 544.864.577
Utang pajak 401.056 388.076 44.789.252 2.824.362 1.689.302
Utang lain-lain 2.609.269 6.232.355 5.764.314 14.281.798 20.655.449
Beban akrual 2.964.859 5.860.323 8.526.455 15.712.065 51.342.921
Utang pihak berelasi 144.477.261 146.157.161 84.588.277 - -
Pinjaman bank jangka panjang -
bagian jangka pendek - - - - -
Liabilitas sewa - bagian lancar - - - - -
Liabilitas lancar lainnya - - - - -
Total Liabilitas Lancar 320.873.918 562.564.563 699.838.425 564.974.894 1.021.327.249
LIABILITAS TIDAK LANCAR
Pinjaman bank jangka panjang - - - - 6.740.088
Liabilitas sewa 12.321.644 9.827.035 7.212.701 39.948.714 39.230.582
Liabilitas hak guna - - - 261.015 6.687.134
Liabilitas imbalan kerja 722.071 1.707.126 1.467.085 4.938.672 4.624.560
Liabilitas pajak tangguhan - - - - -
Liabilitas lain-lain - - - - -
Total Liabilitas Tidak Lancar 13.043.715 11.534.161 8.679.786 45.148.401 57.282.364
EKUITAS
Modal saham 9.000.000 9.000.000 77.000.000 217.000.000 217.000.000
Tambahan modal disetor - - - - -
Saham treasuri - - - - -
Penghasilan komprehensif lainnya - - - - -
Laba ditahan (23.481.945) (24.493.707) 157.646.306 100.211.795 120.078.801
Total Ekuitas (14.481.945) (15.493.707) 234.646.306 317.211.795 337.078.801
TOTAL LIABILITAS DAN
EKUITAS 319.435.688 558.605.018 943.164.517 927.335.090 1.415.688.414
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 196
Lampiran: C - 2
PT FERTILIZER INTI TECHNOLOGY
LABA RUGI KOMPREHENSIF
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020 SAMPAI 2024
(dalam ribuan Rupiah)
2020 2021 2022 2023 2024
PENJUALAN
Penjualan bersih 294.592.915 628.163.015 1.235.431.122 1.340.278.539 2.048.289.669
294.592.915 628.163.015 1.235.431.122 1.340.278.539 2.048.289.669
BEBAN POKOK PENJUALAN
Beban pokok penjualan 283.685.028 609.922.325 954.222.265 1.177.708.195 1.685.770.144
283.685.028 609.922.325 954.222.265 1.177.708.195 1.685.770.144
LABA KOTOR 10.907.886 18.240.690 281.208.857 162.570.344 362.519.525
BEBAN USAHA
Penjualan, umum dan administrasi (7.377.298) (10.799.128) (15.311.073) (41.922.358) (287.547.032)
(7.377.298) (10.799.128) (15.311.073) (41.922.358) (287.547.032)
LABA (RUGI) USAHA 3.530.589 7.441.562 265.897.784 120.647.986 74.972.493
PENGHASILAN DAN BEBAN LAIN-LAIN
Penghasilan bunga - - - - -
Beban bunga (3.500.445) (5.871.111) (13.368.294) (14.582.036) (34.187.832)
Pendapatan atau beban lain-lain - - - - -
Pajak final - - - - -
(3.500.445) (5.871.111) (13.368.294) (14.582.036) (34.187.832)
LABA SEBELUM PAJAK 30.143 1.570.451 252.529.490 106.065.950 40.784.661
PAJAK PENGHASILAN 2.581.451 677.279 (55.478.160) (24.470.990) (8.461.863)
LABA (RUGI) BERSIH 2.611.594 2.247.730 197.051.330 81.594.960 32.322.798
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 197
Lampiran: D - 1
PT FERTILIZER INTI TECHNOLOGY
PROYEKSI LAPORAN POSISI KEUANGAN
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025 SAMPAI 2029
(dalam ribuan Rupiah)
2025 2026 2027 2028 2029
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 3.892.565 1.292.485 1.247.857 22.972.900 31.627.054
Piutang usaha 743.992.179 114 776.091.814 114 810.858.104 114 850.850.864 114 896.843.387 114
Piutang lain-lain - - - - -
Persediaan - net 644.819.028 131 669.785.108 131 696.459.941 131 727.172.891 131 762.722.313 131
Jaminan yang dapat dikembalikan - - - - -
Uang muka - - - - -
Pajak dibayar dimuka 17.206.268 17.206.268 17.206.268 17.206.268 17.206.268
Beban dibayar dimuka - - - - -
Aset Lancar lainnya 13.175.863 13.175.863 13.175.863 13.175.863 13.175.863
Total Aset Lancar 1.423.085.903 1.477.551.538 1.538.948.033 1.631.378.786 1.721.574.886
ASET TIDAK LANCAR
Aset pajak tangguhan - - - - -
Aset tetap 40.769.051 34.275.677 27.784.340 21.396.688 15.961.541
Aset hak guna 31.412.572 19.112.572 6.812.572 - -
Aset tak berwujud 132.087 - - - -
Aset tidak lancar lainnya 35.717.775 35.717.775 35.717.775 35.717.775 35.717.775
Total Aset Tidak Lancar 108.031.485 89.106.024 70.314.687 57.114.463 51.679.316
TOTAL ASET 1.531.117.387 1.566.657.562 1.609.262.719 1.688.493.249 1.773.254.201
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS LANCAR
Pinjaman bank jangka pendek 400.000.000 338.000.000 238.000.000 138.000.000 -
Utang usaha 586.858.093 119 589.658.593 115 613.142.311 115 640.181.064 115 671.477.703 115
Utang pajak 1.689.302 1.689.302 1.689.302 1.689.302 1.689.302
Utang lain-lain 20.655.449 20.655.449 20.655.449 20.655.449 20.655.449
Beban akrual 51.342.921 51.342.921 51.342.921 51.342.921 51.342.921
Utang pihak berelasi - - - - -
Pendapatan yang ditangguhkan - - - - -
Pinjaman bank jangka panjang - bagian jangka pendek - - - - -
Liabilitas sewa - bagian lancar - - - - -
Liabilitas lancar lainnya - - - - -
Total Liabilitas Lancar 1.060.545.765 1.001.346.265 924.829.983 851.868.736 745.165.375
LIABILITAS TIDAK LANCAR
Pinjaman bank jangka panjang 6.740.088 6.740.088 6.740.088 6.740.088 6.740.088
Liabilitas sewa 39.230.582 39.230.582 39.230.582 39.230.582 39.230.582
Liabilitas hak guna 6.687.134 6.687.134 6.687.134 6.687.134 6.687.134
Liabilitas imbalan kerja 4.624.560 4.624.560 4.624.560 4.624.560 4.624.560
Liabilitas pajak tangguhan - - - - -
Liabilitas lain-lain - - - - -
Total Liabilitas Tidak Lancar 57.282.364 57.282.364 57.282.364 57.282.364 57.282.364
EKUITAS
Modal saham 217.000.000 217.000.000 217.000.000 217.000.000 217.000.000
Tambahan modal disetor - - - - -
Saham treasuri - - - - -
Penghasilan komprehensif lainnya - - - - -
Laba ditahan 196.289.258 291.028.933 410.150.373 562.342.149 753.806.463
Total Ekuitas 413.289.258 508.028.933 627.150.373 779.342.149 970.806.463
TOTAL LIABILITAS DAN
EKUITAS 1.531.117.387 1.566.657.562 1.609.262.719 1.688.493.249 1.773.254.201
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 198
Lampiran: D - 2
PT FERTILIZER INTI TECHNOLOGY
PROYEKSI LABA RUGI KOMPREHENSIF
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025 SAMPAI 2029
(dalam ribuan Rupiah)
2025 2026 2027 2028 2029
V AM BD BU CL
PENJUALAN 16,11% 4,31% 4,48% 4,93% 5,41%
Penjualan bersih 2.378.289.886 2.480.901.500 2.592.037.500 2.719.880.750 2.866.903.200
2.378.289.886 2.480.901.500 2.592.037.500 2.719.880.750 2.866.903.200
BEBAN POKOK PENJUALAN
Beban pokok penjualan 1.801.764.448 76% 1.871.525.099 75% 1.946.060.377 75% 2.031.879.030 75% 2.131.211.839 74%
1.801.764.448 1.871.525.099 1.946.060.377 2.031.879.030 2.131.211.839
LABA KOTOR 576.525.438 24% 609.376.401 25% 645.977.123 25% 688.001.720 25% 735.691.361 26%
BEBAN USAHA 49,91% 2,77% 2,72% 2,93% 3,15%
Penjualan, umum dan administrasi (427.079.776) 18% (438.930.612) 18% (450.886.785) 17% (464.104.627) 17% (478.729.938) 17%
Penyusutan dan amortisasi (19.089.741) (18.925.461) (18.791.337) (13.200.224) (5.435.147)
(446.169.516) 19% (457.856.073) 18% (469.678.122) 18% (477.304.851) 18% (484.165.085) 17%
LABA (RUGI) USAHA 130.355.922 5% 151.520.329 6% 176.299.001 7% 210.696.868 8% 251.526.276 9%
PENGHASILAN DAN BEBAN LAIN-LAIN
Penghasilan bunga - - - - -
Beban bunga (32.650.207) 71,0% (30.059.207) 65,4% (23.579.207) 51,3% (15.579.207) #### (6.059.207) 13,2%
Pendapatan atau beban lain-lain - - - - -
Pajak final - - - - -
(32.650.207) (30.059.207) (23.579.207) (15.579.207) (6.059.207)
LABA SEBELUM PAJAK 97.705.715 121.461.122 152.719.794 195.117.661 245.467.069
PAJAK PENGHASILAN (21.495.257) (26.721.447) (33.598.355) (42.925.886) (54.002.755)
LABA (RUGI) BERSIH 76.210.457 94.739.675 119.121.439 152.191.776 191.464.314
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 199
Lampiran: D - 3
PT FERTILIZER INTI TECHNOLOGY
PROYEKSI LAPORAN ARUS KAS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025 SAMPAI 2029
(dalam ribuan Rupiah)
2025 2026 2027 2028 2029
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Laba (Rugi) tahun berjalan 76.210.457 94.739.675 119.121.439 152.191.776 191.464.314
Penyesuaian untuk :
Liabilitas imbalan kerja - - - - -
Penyusutan dan amortisasi 19.089.741 18.925.461 18.791.337 13.200.224 5.435.147
(Kenaikan) / Penurunan :
Piutang usaha (103.232.824) (32.099.636) (34.766.290) (39.992.761) (45.992.523)
Piutang lain-lain - - - - -
Persediaan - net (46.140.998) (24.966.080) (26.674.833) (30.712.950) (35.549.422)
Jaminan yang dapat dikembalikan - - - - -
Uang muka - - - - -
Pajak dibayar dimuka - - - - -
Beban dibayar dimuka - - - - -
Aset Lancar lainnya - - - - -
Aset tidak lancar lainnya - - - - -
Utang usaha 41.993.516 2.800.500 23.483.718 27.038.754 31.296.638
Utang pajak - - - - -
Utang lain-lain - - - - -
Beban akrual - - - - -
Pendapatan yang ditangguhkan - - - - -
Liabilitas lain-lain - - - - -
Arus kas dari aktivitas operasi (12.080.108) 59.399.920 99.955.372 121.725.043 146.654.154
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
(Pembelian) Penjualan aset tetap (3.997.955) - - - -
Arus kas dari aktivitas Investasi (3.997.955) - - - -
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penambahan (Pembayaran) utang jangka panjang - - - - -
Penambahan (Pembayaran) utang jangka pendek (2.775.000) (62.000.000) (100.000.000) (100.000.000) (138.000.000)
Penambahan (Pembayaran) utang pihak berelasi - - - - -
Penambahan (Pembayaran) liabilitas sewa - - - - -
Penambahan (Pembayaran) liabilitas hak guna - - - - -
Penambahan Modal Saham - - - - -
Arus kas dari aktivitas pendanaan (2.775.000) (62.000.000) (100.000.000) (100.000.000) (138.000.000)
Penambahan (pengurangan) arus kas dan setara kas (18.853.063) (2.600.080) (44.628) 21.725.043 8.654.154
KAS DAN SETARA KAS DI AWAL TAHUN 22.745.628 3.892.565 1.292.485 1.247.857 22.972.900
KAS DAN SETARA KAS DI AKHIR TAHUN 3.892.565 1.292.485 1.247.857 22.972.900 31.627.054
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 200
Lampiran: E
PT FERTILIZER INTI TECHNOLOGY
METODE DISKONTO ARUS KAS UNTUK PERUSAHAAN
(dalam ribuan Rupiah)
URAIAN 2025 2026 2027 2028 2029 TERMINAL VALUE
Proyeksi Laba Setelah Pajak 76.210.457 94.739.675 119.121.439 152.191.776 191.464.314
Ditambah :
- Bunga (1-T) 25.467.161 23.446.181 18.391.781 12.151.781 4.726.181
- Penyusutan 19.089.741 18.925.461 18.791.337 13.200.224 5.435.147
Ditambah (Dikurangi) :
Perubahan Modal Kerja (diluar
kas dan setara kas) (107.380.306) (54.265.216) (37.957.405) (43.666.956) (50.245.307)
Perubahan aset tetap (3.997.955) - - - -
Arus Kas Bersih - Kapital 9.389.098 82.846.101 118.347.154 133.876.825 151.380.335
1.739.298.345
Discount Factor @ 11,42% 0,8974959 0,8054990 0,7229320 0,6488286 0,5823210 0,5823210
Growth 2,5%
8.426.678 66.732.448 85.556.949 86.863.109 88.151.949 1.012.829.961
Nilai Kini 1.348.561.094
Ditambah (Dikurangi) :
Kas dan setara kas 22.745.628
Utang berbunga (409.515.088)
Indikasi Nilai Pasar Ekuitas per 31 Desember 2021 961.791.634
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 201
Lampiran: F - 1 (1)
Perhitungan : Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek
PT FERTILIZER INTI TECHNOLOGY
ANALISIS PEMILIHAN PERUSAHAAN PEMBANDING
LAPORAN LABA RUGI PERUSAHAAN PEMBANDING
Perusahaan Pembanding
Variabel Keuangan Fundamental PT Saraswanti Anugerah PT Nusa Palapa Gemilang NFC Public Company PM Thoresen Asia Holdings Petrovietnam Camau Fertilizer Vietnam Fumigation Join Stock Pato Chemical Industry Public Perusahaan (12 Bulan,
Ergo Fertilizers Limited
Makmur Tbk Tbk Ltd Public Company Limited JSC Company Company Limited Jan - Des)
(31 Des 2024) (31 Des 2024) (31 Des 2024) (31 Des 2024) (31 Des 2024) (31 Des 2024) (31 Des 2024) (31 Des 2024)
(Rp) (Rp) (Baht) (Baht) (VND) (VND) (Baht) (Rupees '000) (Rp '000)
Analisis dan Perbandingan Laba Rugi :
A. PENDAPATAN PENJUALAN 4.797.559.081.178 168.007.044.537 1.888.039.787 3.847.144.477 13.455.585.149.640 3.497.261.422.831 627.444.928 256.675.163 2.048.289.669
B. BEBAN POKOK PENJUALAN (3.616.258.016.133) (126.321.418.635) (1.388.782.209) (3.315.818.571) (10.942.100.894.031) (2.588.448.219.426) (449.955.328) (184.390.517) (1.685.770.144)
C. LABA KOTOR (A-B) 1.181.301.065.045 41.685.625.902 499.257.578 531.325.906 2.513.484.255.609 908.813.203.405 177.489.600 72.284.646 362.519.525
D. BEBAN USAHA (564.853.541.120) (30.627.112.453) (137.794.371) (306.053.120) (1.495.416.802.657) (530.211.226.025) (75.958.928) (22.615.039) (287.547.032)
E. LABA USAHA (C-D) 616.447.523.925 11.058.513.449 361.463.207 225.272.786 1.018.067.452.952 378.601.977.380 101.530.672 49.669.607 74.972.493
F. HASIL(BEBAN) LAIN (107.986.830.823) (6.036.270.397) (285.778.719) (34.307.027) 503.996.035.239 191.933.988.780 5.388.169 (4.513.687) (41.813.662)
G. LABA SEBELUM PAJAK (F+G) 508.460.693.102 5.022.243.052 75.684.488 190.965.759 1.522.063.488.191 570.535.966.160 106.918.841 45.155.920 33.158.831
H. PAJAK PENGHASILAN (111.645.334.618) (2.036.952.583) (33.812.613) (40.345.876) (94.056.906.749) (99.265.359.927) (20.970.645) (16.895.682) (8.461.863)
H. LABA BERSIH (G-H) 396.815.358.484 2.985.290.469 41.871.875 150.619.883 1.428.006.581.442 471.270.606.233 85.948.196 28.260.238 24.696.968
I. PENDAPATAN KOMPREHENSIF 1.736.562.624 177.690.707 276.142.039 (79.417.328) - - (8.268.571) - -
J. LABA KOMPREHENSIF 398.551.921.108 3.162.981.176 318.013.914 71.202.555 1.428.006.581.442 471.270.606.233 77.679.625 28.260.238 24.696.968
K. BEBAN BUNGA 81.501.198.398 3.601.744.893 297.053.684 39.195.995 44.380.805.249 6.103.281.091 1.166.336 4.155.537 34.187.832
M. BEBAN PENYUSUTAN 35.490.176.126 4.801.576.109 291.642.239 76.146.962 268.081.458.415 22.854.888.683 11.062.039 4.218.498 21.308.160
N. BEBAN AMORTISASI - - 2.167.052 60.105 - - 240.685 11.477.111
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 202
Lampiran: F - 1 (2)
Perhitungan : Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek
PT FERTILIZER INTI TECHNOLOGY
ANALISIS PEMILIHAN PERUSAHAAN PEMBANDING
LAPORAN POSISI KEUANGAN PERUSAHAAN PEMBANDING
Perusahaan Pembanding
PT Saraswanti Anugerah PT Nusa Palapa Gemilang NFC Public Company PM Thoresen Asia Holdings Petrovietnam Camau Fertilizer Vietnam Fumigation Join Stock Pato Chemical Industry Public
Ergo Fertilizers Limited Perusahaan (31 Des
Variabel Keuangan Fundamental Makmur Tbk Tbk Ltd Public Company Limited JSC Company Company Limited
2021)
(31 Des 2024) (31 Des 2024) (31 Des 2024) (31 Des 2024) (31 Des 2024) (31 Des 2024) (31 Des 2024) (31 Des 2024)
Analisis dan Perbandingan Neraca :
ASET
Aset lancar
Kas dan piutang usaha 1.298.001.651.318 129.164.024.508 518.094.425 888.008.619 9.470.922.750.793 1.252.899.506.212 147.326.623 7.999.001 663.504.983
Aset lancar lainnya 922.461.658.918 100.198.408.557 112.063.142 808.111.742 3.449.940.034.003 954.032.713.995 367.752.554 69.991.957 629.060.161
Total Aset Lancar 2.220.463.310.236 229.362.433.065 630.157.567 1.696.120.361 12.920.862.784.796 2.206.932.220.207 515.079.177 77.990.958 1.292.565.144
ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap 557.170.458.651 81.940.301.197 6.900.298.184 704.363.027 1.571.196.451.367 196.548.152.050 53.509.009 88.144.982 87.405.495
Aset pajak tangguhan 10.728.196.280 3.734.369.541 31.008.293 7.595.230 78.473.007.529 12.839.263.158 10.713.331 - -
Aset tidak lancar lainnya - - 442.151.724 159.772 1.158.315.094.453 79.457.956.644 54.304.203 4.466.170 46.332.662
TOTAL ASET 2.788.361.965.167 315.037.103.803 8.003.615.768 2.408.238.390 15.728.847.338.145 2.495.777.592.059 633.605.720 170.602.110 1.426.303.301
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
Liabilitas jangka pendek 1.085.747.755.077 77.490.214.418 1.002.140.772 598.878.680 4.680.730.113.512 873.604.178.729 106.598.856 103.007.144 1.035.353.494
Liabilitas pajak tangguhan - - 56.021.998 - - 15.318.879.626 - 672.844 -
Laibilitas jangka panjang 140.666.013.611 1.948.755.818 5.216.063.367 120.506.488 870.940.623.651 978.181.130 26.402.721 19.463.578 43.256.119
Total Liabilitas 1.226.413.768.688 79.438.970.236 6.274.226.137 719.385.168 5.551.670.737.163 889.901.239.485 133.001.577 123.143.566 1.078.609.613
EKUITAS
Modal saham 512.500.000.000 162.011.792.000 815.874.824 1.012.000.000 5.294.000.000.000 417.146.140.000 142.372.000 13.352.993 217.000.000
Tambahan modal disetor 12.030.897.968 28.928.827.008 - 60.384.380 3.665.420.000 - 162.014.708 -
Translation adjustments - - (255.263.356) 2.964.211.891.877 -
Komponen ekuitas lainnya (206.511.870) 142.598.690 285.382.298 (75.939.333) - 236.024.696.780 (22.400.896) 3.315.361 -
Saldo Laba ( defisit ) 982.513.308.298 44.514.915.869 883.395.865 692.408.175 1.882.513.091.925 901.389.019.075 218.618.331 30.790.190 130.693.688
1.506.837.694.396 235.598.133.567 1.729.389.631 1.688.853.222 10.144.390.403.802 1.554.559.855.855 500.604.143 47.458.544 347.693.688
Kepentingan non pengendali 55.110.502.083 - - - 32.786.197.180 51.316.496.719 -
Total ekuitas 1.561.948.196.479 235.598.133.567 1.729.389.631 1.688.853.222 10.177.176.600.982 1.605.876.352.574 500.604.143 47.458.544 347.693.688
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 2.788.361.965.167 315.037.103.803 8.003.615.768 2.408.238.390 15.728.847.338.145 2.495.777.592.059 633.605.720 170.602.110 1.426.303.301
- - - - - - -
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 203
Lampiran: F - 2 (1)
Perhitungan : Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek
PT FERTILIZER INTI TECHNOLOGY
ANALISIS PEMILIHAN PERUSAHAAN PEMBANDING
NORMALISASI LAPORAN LABA RUGI PERUSAHAAN PEMBANDING
Perusahaan Pembanding
PT Saraswanti Anugerah PT Nusa Palapa Gemilang PM Thoresen Asia Holdings Petrovietnam Camau Fertilizer Vietnam Fumigation Join Pato Chemical Industry Public Perusahaan (12 Bulan,
Variabel Keuangan Fundamental NFC Public Company Ltd Ergo Fertilizers Limited
Makmur Tbk Tbk Public Company Limited JSC Stock Company Company Limited Jan - Des)
(31 Des 2024) (31 Des 2024) (31 Des 2024) (31 Des 2024) (31 Des 2024) (31 Des 2024) (31 Des 2024) (31 Des 2024)
(Rp) (Rp) (Baht) (Baht) (VND) (VND) (Baht) (Rupees '000) (Rp '000)
Analisis dan Perbandingan Laba Rugi :
A. PENDAPATAN PENJUALAN 4.797.559.081.178 168.007.044.537 1.888.039.787 3.847.144.477 13.455.585.149.640 3.497.261.422.831 627.444.928 256.675.163 2.048.289.669
B. BEBAN POKOK PENJUALAN (3.616.258.016.133) 75% (126.321.418.635) 75% (1.388.782.209) 74% (3.315.818.571) 86% (10.942.100.894.031) 81% (2.588.448.219.426) 74% (449.955.328) 72% (184.390.517) (1.685.770.144)
C. LABA KOTOR (A-B) 1.181.301.065.045 41.685.625.902 499.257.578 531.325.906 2.513.484.255.609 908.813.203.405 177.489.600 72.284.646 362.519.525
D. BEBAN USAHA (564.853.541.120) (30.627.112.453) (137.794.371) (306.053.120) (1.495.416.802.657) (530.211.226.025) (75.958.928) (22.615.039) (287.547.032)
E. LABA USAHA (C-D) 616.447.523.925 11.058.513.449 361.463.207 225.272.786 1.018.067.452.952 378.601.977.380 101.530.672 49.669.607 74.972.493
F. HASIL(BEBAN) LAIN (92.880.640.981) (3.718.955.862) (297.053.684) (39.195.995) (44.380.805.249) (6.103.281.091) (1.166.336) (4.101.621) (34.187.832)
G. LABA SEBELUM PAJAK (F+G) 523.566.882.944 7.339.557.587 64.409.523 186.076.791 973.686.647.703 372.498.696.289 100.364.336 45.567.986 40.784.661
H. PAJAK PENGHASILAN (114.442.499.600) - (33.812.613) (40.313.876) (99.848.202.450) (99.265.359.927) (20.970.645) (26.627.417) (8.461.863)
H. LABA BERSIH (G-H) 409.124.383.344 7.339.557.587 30.596.910 145.762.915 873.838.445.253 273.233.336.362 79.393.691 18.940.569 32.322.798
I. PENDAPATAN KOMPREHENSIF - - - - - - - - -
J. LABA KOMPREHENSIF 409.124.383.344 7.339.557.587 30.596.910 145.762.915 873.838.445.253 273.233.336.362 79.393.691 18.940.569 32.322.798
K. BEBAN BUNGA 81.501.198.398 3.601.744.893 297.053.684 39.195.995 44.380.805.249 6.103.281.091 1.166.336 4.155.537 34.187.832
M. BEBAN PENYUSUTAN 35.490.176.126 4.801.576.109 291.642.239 76.146.962 268.081.458.415 22.854.888.683 11.062.039 4.218.498 21.308.160
N. BEBAN AMORTISASI - - 2.167.052 60.105 - - - 240.685 11.477.111
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 204
Lampiran: F - 2 (2)
Perhitungan : Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek
PT FERTILIZER INTI TECHNOLOGY
ANALISIS PEMILIHAN PERUSAHAAN PEMBANDING
NORMALISASI LAPORAN POSISI KEUANGAN PERUSAHAAN PEMBANDING
Perusahaan Pembanding
PT Saraswanti Anugerah PT Nusa Palapa Gemilang PM Thoresen Asia Holdings Petrovietnam Camau Fertilizer Vietnam Fumigation Join Pato Chemical Industry Public Perusahaan (31 Des
Variabel Keuangan Fundamental NFC Public Company Ltd Ergo Fertilizers Limited
Makmur Tbk Tbk Public Company Limited JSC Stock Company Company Limited 2024)
(31 Des 2024) (31 Des 2024) (31 Des 2024) (31 Des 2024) (31 Des 2024) (31 Des 2024) (31 Des 2024) (31 Des 2024)
Analisis dan Perbandingan Laba Rugi :
ASET
Aset lancar
Kas dan piutang usaha 1.298.001.651.318 129.164.024.508 518.094.425 888.008.619 9.470.922.750.793 1.252.899.506.212 147.326.623 7.999.001 663.504.983
Aset lancar lainnya 922.461.658.918 100.198.408.557 112.063.142 808.111.742 3.449.940.034.003 954.032.713.995 367.752.554 69.991.957 629.060.161
Total Aset Lancar 2.220.463.310.236 229.362.433.065 630.157.567 1.696.120.361 12.920.862.784.796 2.206.932.220.207 515.079.177 77.990.958 1.292.565.144
ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap 557.170.458.651 81.940.301.197 6.900.298.184 704.363.027 1.571.196.451.367 196.548.152.050 53.509.009 88.144.982 87.405.495
Aset pajak tangguhan - - - - - - - - -
Aset tidak lancar lainnya - - 442.151.724 159.772 1.158.315.094.453 79.457.956.644 54.304.203 4.466.170 35.717.775
TOTAL ASET 2.777.633.768.887 311.302.734.262 7.972.607.475 2.400.643.160 15.650.374.330.616 2.482.938.328.901 622.892.389 170.602.110 1.415.688.414
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
Liabilitas jangka pendek 1.047.964.443.745 76.830.214.418 836.924.599 595.168.995 4.680.730.113.512 873.604.178.729 106.598.856 103.007.144 1.021.327.249
Liabilitas pajak tangguhan - - - - - - - - -
Laibilitas jangka panjang 178.449.324.943 2.608.755.818 5.381.279.540 124.216.173 870.940.623.651 978.181.130 26.402.721 19.463.578 57.282.364
Total Liabilitas 1.226.413.768.688 79.438.970.236 6.218.204.139 719.385.168 5.551.670.737.163 874.582.359.859 133.001.577 122.470.722 1.078.609.613
EKUITAS
Modal saham 512.500.000.000 162.011.792.000 815.874.824 1.012.000.000 5.294.000.000.000 417.146.140.000 142.372.000 13.352.993 217.000.000
Tambahan modal disetor 12.030.897.968 28.928.827.008 - 60.384.380 3.665.420.000 - 162.014.708 - -
Translation adjustments - - (255.263.356) - 2.964.211.891.877 - - - -
Komponen ekuitas lainnya (206.511.870) 142.598.690 285.382.298 (75.939.333) - 236.024.696.780 (22.400.896) 3.315.361 -
Saldo Laba ( defisit ) 971.785.112.018 40.780.546.328 908.409.570 684.812.945 1.804.040.084.396 903.868.635.543 207.905.000 31.463.034 120.078.801
1.496.109.498.116 231.863.764.026 1.754.403.336 1.681.257.992 10.065.917.396.273 1.557.039.472.323 489.890.812 48.131.388 337.078.801
Kepentingan non pengendali 55.110.502.083 - - - 32.786.197.180 51.316.496.719 - - -
Total ekuitas 1.551.220.000.199 231.863.764.026 1.754.403.336 1.681.257.992 10.098.703.593.453 1.608.355.969.042 489.890.812 48.131.388 337.078.801
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 2.777.633.768.887 311.302.734.262 7.972.607.475 2.400.643.160 15.650.374.330.616 2.482.938.328.901 622.892.389 170.602.110 1.415.688.414
- - - - - - - -
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 205
Lampiran: F - 3
Perhitungan : Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek
PT FERTILIZER INTI TECHNOLOGY
ANALISIS PEMILIHAN PERUSAHAAN PEMBANDING
Perusahaan Pembanding
PT Saraswanti Anugerah PT Nusa Palapa Gemilang PM Thoresen Asia Holdings Petrovietnam Camau Fertilizer Vietnam Fumigation Join Pato Chemical Industry Public Perusahaan (12 Bulan,
URAIAN NFC Public Company Ltd Ergo Fertilizers Limited
Makmur Tbk Tbk Public Company Limited JSC Stock Company Company Limited Jan - Des)
(31 Des 2024) (31 Des 2024) (31 Des 2024) (31 Des 2024) (31 Des 2024) (31 Des 2024) (31 Des 2024) (31 Des 2024)
(Rp) (Rp) (Baht) (Baht) (VND) (VND) (Baht) (Rupees '000) (Rp '000)
Perbandingan Analisis Rasio
Leverage
Asset to Equity 1,79 1,34 4,54 1,43 1,55 1,54 1,27 3,54 4,20
Total Debt to Equity 0,50 0,32 3,31 0,18 0,13 0,11 0,06 0,71 3,20
Liquidity
Current Ratio 2,12 2,99 0,75 2,85 2,76 2,53 4,83 0,76 1,27
Efficiency
Sales to Asset 1,73 0,54 0,24 1,60 0,86 1,41 1,01 1,50 1,45
Profitability
Net Profit 409.124.383.344 7.339.557.587 30.596.910 145.762.915 873.838.445.253 273.233.336.362 79.393.691 18.940.569 32.322.798
Return on Asset (%) 14,73 2,36 0,38 6,07 5,58 11,00 12,75 11,10 2,28
Return on Equity (%) 26,37 3,17 1,74 8,67 8,65 16,99 16,21 39,35 9,59
EBIT 605.068.081.342 10.941.302.480 363.630.259 225.332.891 1.018.067.452.952 378.601.977.380 101.530.672 49.964.208 86.449.604
EBITDA 640.558.257.468 15.742.878.589 655.272.498 301.479.853 1.286.148.911.367 401.456.866.063 112.592.711 54.182.706 107.757.764
BVIC 2.324.369.416.297 305.097.916.766 7.565.273.527 1.989.769.350 11.447.459.104.622 1.780.741.861.621 520.561.180 82.118.959 746.593.889
Market Value of Share 3.971.875.000.000 103.687.546.880 1.784.046.282 890.560.000 18.846.640.000.000 3.383.055.195.400 1.217.280.600 271.733.423
Interest Bearing Debt 773.149.416.098 73.234.152.740 5.810.870.191 308.511.358 1.348.755.511.169 172.385.892.579 30.670.368 33.987.571 409.515.088
MVIC 4.745.024.416.098 176.921.699.620 7.594.916.473 1.199.071.358 20.195.395.511.169 3.555.441.087.979 1.247.950.968 305.720.994
Price 3.971.875.000.000 103.687.546.880 1.784.046.282 890.560.000 18.846.640.000.000 3.383.055.195.400 1.217.280.600 271.733.423
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 206
Lampiran: F - 4
PT FERTILIZER INTI TECHNOLOGY
VALUE MULTIPLE
Perusahaan Pembanding
PT Saraswanti Anugerah PT Nusa Palapa Gemilang PM Thoresen Asia Holdings Petrovietnam Camau Fertilizer Vietnam Fumigation Join Pato Chemical Industry Public
URAIAN NFC Public Company Ltd Ergo Fertilizers Limited Multiple - 12 Bulan
Makmur Tbk Tbk Public Company Limited JSC Stock Company Company Limited
(31 Des 2024) (31 Des 2024) (31 Des 2024) (31 Des 2024) (31 Des 2024) (31 Des 2024) (31 Des 2024) (31 Des 2024)
Total Shares 10.250.000.000 3.240.235.840 1.087.833.099 101.200.000 529.400.000 41.714.614 142.372.000 1.335.299.375
Price per Shares 387,50 32,00 1,64 8,80 35.600 81.100 8,55 203,50
Price 3.971.875.000.000 103.687.546.880 1.784.046.282 890.560.000 18.846.640.000.000 3.383.055.195.400 1.217.280.600 271.733.423
Earning 409.124.383.344 7.339.557.587 30.596.910 145.762.915 873.838.445.253 273.233.336.362 79.393.691 18.940.569
P/E 9,71 14,13 58,31 6,11 21,57 12,38 15,33 14,35 14,24
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 207
Perhitungan : Metode Pembanding Perusahaan Tercatat Di Bursa Efek Lampiran: F - 5
PT FERTILIZER INTI TECHNOLOGY
INDIKASI NILAI PASAR EKUITAS
(dalam ribuan Rupiah)
Variabel
Basis Penilaian Keuangan Multiple Indikasi Bobot Rata-rata
Fundamental Nilai Tertimbang
P/E 32.322.798 14,24 460.177.330 1,000 460.177.330
Indikasi nilai pasar ekuitas untuk saham dengan kepemilikan minoritas Rp '000 460.177.330
Ditambah :
Premi Pengendali @ 50,00% Rp '000 230.088.665
Indikasi nilai pasar ekuitas dengan kepemilikan mayoritas Rp '000 690.265.995
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 208
Lampiran: G
PT FERTILIZER INTI TECHNOLOGY
PERHITUNGAN NILAI PASAR SAHAM PER 31 DESEMBER 2024
(dalam ribuan Rupiah)
Bobot
Indikasi Nilai Nilai Hasil
Metode Penilaian Relatif
(Rp '000) Rekonsiliasi
(%)
Diskonto Arus Kas 961.791.634 90 865.612.471
Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek 690.265.995 10 69.026.600
Rp '000 934.639.070
Dikurangi:
Diskon pengendali @ 0% -
Rp '000 934.639.070
Dikurangi:
Diskon marketabilitas @ 30% Rp '000 (280.391.721)
Nilai Pasar Aset Bersih
untuk 2.170.000 saham (dalam ribuan Rupiah) Rp '000 654.247.349
Nilai Pasar Aset Bersih
per lembar saham (dalam Rupiah) Rp 301.496
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 209
Lampiran: H
PT FERTILIZER INTI TECHNOLOGY
PERHITUNGAN FAKTOR DISKONTO
PER 31 DESEMBER 2024
Cost Of Equity = Tingkat bunga tanpa resiko +
beta x Equity risk premium - Default Spread = 12,48%
WACC = 11,42%
Equity = 80%
Loan interest bearing = 20%
Total Equity and Loans interest bearing = 100%
Cost of Debt = 9,21%
Default spread = 1,89%
Equity risk premium = 6,87%
Risk free rate, IDR Indonesian government bond (Rp) = 7,11%
Beta = 1,06
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Names mentioned 65 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Fertilizer Inti Technology Menindaklanjuti Surat Perjanjian Kerja
p.15 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik Indonesia
p.15 ×3
unresolved
org
PT Fertilizer Inti Technology
p.15 ×8
unresolved
org
PT Fertilizer Inti Technology. DEFINISI DAN SINGKATAN
p.15 ×2
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Rintis
p.15 ×6
unresolved
org
Rianto & Rekan
p.15 ×7
unresolved
org
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
p.16 ×104
unresolved
org
KJPP Stefanus Tonny Hardi
p.16 ×106
unresolved
org
PT Fertilizer Inti Technology. Tanggal Penilaian
p.16 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.18 ×17
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Tanudiredja
p.18 ×6
unresolved
org
Rintis & Rekan
p.18 ×8
unresolved
person
Innovani Damanik
p.22 ×2
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.22 ×10
unresolved
person
Christina Dwi Utami
p.23 ×4
unresolved
org
Koordinasi
p.24 ×4
unresolved
org
PT Dharma Guna Wibawa
p.24 ×2
unresolved
org
PT Hextar Fertilizer Indonesia
p.24 ×2
unresolved
org
PT Bangun Sahabat Tani
p.24 ×2
unresolved
org
PT Semesta Alam Sejati
p.24 ×2
unresolved
org
PT Mitra International Tunggal
p.24 ×2
unresolved
person
Adianto Sinaga
· Notaris
p.24 ×3
unresolved
org
Euromonitor International Ltd
p.26 ×2
unresolved
org
PT DELTA GIRI WACANA LABA RUGI KOMPREHENSIF KONSOLIDASIAN
p.32 ×3
unresolved
org
PT. FERTILIZER INTI TECHNOLOGY PER
p.51 ×2
unresolved
org
Pusat Statistik
p.63 ×5
unresolved
org
Menteri Keuangan Thomas Djiwandono
p.72
unresolved
org
Riset dan Inovasi Nasional
p.73
unresolved
org
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto
p.76
unresolved
org
PT Pupuk Sriwidjaja Palembang
p.77
unresolved
org
B KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
p.107 ×2
unresolved
org
PT DELTA GIRI WACANA PERHITUNGAN LABA RUGI KONSOLIDASI
p.126
unresolved
org
PT DELTA GIRI WACANA NORMALISASI
p.127 ×2
unresolved
org
PT DELTA GIRI WACANA LABA RUGI KOMPREHENSIF
p.129
unresolved
org
PT DELTA GIRI WACANA PROYEKSI
p.130
unresolved
org
PT DELTA GIRI WACANA PROYEKSI LABA RUGI KOMPREHENSIF
p.131 ×2
unresolved
org
PT DELTA GIRI WACANA ARUS KAS BERSIH
p.133
unresolved
org
PT DELTA GIRI WACANA PERHITUNGAN FAKTOR DISKONTO PER
p.134
unresolved
org
PT Fertilizer Inti Technology Menindak
p.136
unresolved
org
PT Fertilizer Inti Technology. DEFINISI DAN SINGKATAN FIT
p.136
unresolved
—
Izin-izin Yang Diperoleh
p.146
unresolved
—
Analisis Laporan Keuangan FIT
p.146
unresolved
org
KJPP STH. KOMPETENSI PENILAI Penilaian
p.149
unresolved
org
KJPP STH
p.149
unresolved
org
Tjahjo & Rekan
p.149 ×2
unresolved
person
Jenly Hendrawan
p.149 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
Rule parser
Needs review
confidence 0.273
35443 ms
12 Sep 2026 22:59
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
'appraiser_name': '',
'assets': [],
'currency': None,
'fact_type': '',
'issuer_name': '',
'kind': 'CONFLICT',
'kjpp_name': '',
'letter_number': '',
'object_text': '',
'object_truncated': False,
'parties': [],
'pct_of_equity': None,
'reference_period': '',
'requires_rups': None,
'rups_date': None,
'ticker': '',
'transaction_date': None,
'valuation_date': '2024-12-31',
'value': '20'}