Skip to content
Back to announcement

20250611_RONY_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31894323_lamp1.pdf

Other Text extracted RONY

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 3

Page 1
                                         PT. AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk
                                                           Noble House #36 – 11
                                                  Dr. Ide Anak Agung Gde Agung
                                                  Kav. E4.2 No.2. Mega Kuningan
                                                            Jakarta Selatan 12950


Nomor Surat : F02/AGI/HNR/VI/2025
Lampiran    :0
Perihal     : Penjelasan Tentang Laporan Keuangan dan Mandatory Tender Offer

Kepada Yth. Bu Vera Florida
Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 1

Dengan hormat,
Berikut adalah penjelasan mengenai Laporan Keuangan dan Mandatory Tender
Offer

Pertanyaan:
1. Merujuk pada Laporan Keuangan Periode 31 Maret 2025, Perseroan memiliki
   working capital sebesar Rp4,55 miliar pada 31 Maret 2025, menurut sebesar
   Rp1,00 miliar atau 18,13% dari periode 31 Desember 2024 sebesar Rp5,55 miliar.
   Hal ini dapat disimpulkan bahwa Perseroan masih memiliki kemampuan
   likuiditas yang cukup meskipun saat ini belum memiliki pendapatan.
   Berdasarkan informasi tersebut, Bursa meminta penjelasan terkait:
   A. Apakah likuidits yang Perseroan miliki saat ini mampu membiayai
       operasional Perusahaan selama Perseroan belum mencatatkan pendapatan
       dalam beberapa periode ke depan? Jelaskan.
   B. Strategi dan rencana Perseroan dalam mengelola likuiditas pada kondisi saat
       ini.
Jawaban:
   1. A. Ya, Perseroan masih memiliki kemampuan untuk membiayai kegiatan
       operasional dasar pada saat ini dengan dukungan modal kerja (working
       capital) yang tersedia sebesar Rp4,55 miliar per 31 Maret 2025. Untuk
       mendukung kebutuhhan pendanaan proyek strategis jangka menengah,
       termasuk pengembangan kegiatan usaha baru, Perseroan berencana untuk
       memperoleh dukungan keuangan dari pemegang saham melalui skema
       pinjaman pemegang saham (Shareholder loan). Rencana ini akan
       disusun dan dilaksanakan sesuai dengan prinsip kewajaran, ketentuan
       keterbukaan informasi, serta peraturan OJK yang berlaku termasuk apabila
       terdapat potensi transaksi afiliasi atau material.
       B. Pada saat ini Perseroan juga Tengah menyusun rencana untuk proyek
       kegiatan usaha di bidang energi terbarukan dan logistik dengan pendekatan
       kebutuhan modal disesuaikan dengan tahapan kesiapan proyek.

Pertanyaan:
2. Merujuk pada Laporan Keuangan Periode 31 Maret 2025, terdapat pembayaran
   kepada pemasok sebesar Rp2,68 miliar namun Perseroan tidak memiliki utang
   usaha sejak 31 Desember 2024. Selain itu, tidak terdapat pembayaran kepada
   karyawan pada 31 Maret 2025. Berdasarkan informasi tersebut, Bursa meminta
   Penjelasan terkait:
   A. Latar belakang pembayaran kepada pemasok sebesar Rp2,68 miliar padahal
      tidak terdapat utang usaha per 31 Desember 2024? Jelaskan.
Page 2
                                         PT. AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk
                                                           Noble House #36 – 11
                                                  Dr. Ide Anak Agung Gde Agung
                                                  Kav. E4.2 No.2. Mega Kuningan
                                                            Jakarta Selatan 12950


   B. Rincian Pembayaran kepada pemasok yang dilakukan Perseroan sebagaimana
      table di bawah.
       No. Nama Pemasok Hubungan Afiliasi        Nilai Utang Tanggal Pembayaran
       1.     PT XXX         Afiliasi / Tidak    RpXXX        DD – MMM – YYYY
       Dst PT XXX            Afiliasi / Tidak    RpXXX        DD – MMM – YYYY



Jawaban:
  3.A. Perseroan dapat menjelaskan bahwa tidak ada pembayaran kepada pemasok
  selama periode 31 Desember 2024 hingga 31 Maret 2025. Adapun pencatatan
  sebesar Rp2,68 miliar yang dalam laporan keunagan muncul sebagai pembayaran
  kepada pemasok merupakan pembayaran atas denda atau penalty administrative,
  termasuk kepada Bursa Efek Indonesia dan pembayaran denda terkait lainnya
  bukan merupakan supplier, yang secara akuntansi telah salah diklasifikasikan
  dalam pos “pembayaran kepada pemasok”.

   Perseroan menyadari adanya kesalahan klasifikasi tersebut dan menyampaikan
   permohonan maaf atas ketidaktepatan pelaporan tersebut, Perseroan telah
   melakukan penelaaahan internal dan akan melakukan penyesuaian serta koreksi
   klasifikasi dalam laporan keuangan berikutnya, agar mencerminkan secara tepat
   sifat transaksi yang sebenarnya.

   B. Sehubungan dengan hal tersebut, Perseroan menengaskan bahwa tidak ada
   pembayaran kepada pemasok selama periode yang dimaksud, sehingga tidak ada
   informasi yang dapat diisi dalam tabel pembayaran kepada pemasok
   sebagaimana diminta oleh Bursa.

Pertanyaan:
3. Sehubungan dengan telah dilaksanakannya Penawaran Tender Wajib oleh
   Honour Accord Limited selaku Pengendali baru Perseroan, Bursa meminta
   penjelasan:
   A. Perkembangan proses perizinan perubahan kegiatan usaha Perseroan.
   B. Rencana dan timeline pelaksanaan perubahan kegiatan usaha. (Izin
      Kemendagri, Persetujuan, OJK, RUPS, dan efektif operasional kegiatan usaha
      baru).
Jawaban:
      3. A. Perseroan saat ini sedang dalam proses penyusunan dokumen feasibility
      study (FS) untuk penambahan KBLI "64200 – Aktivitas Perusahaan Holding".
      Setelah dokumen FS selesai disusun, akan menyelenggarakan Rapat Umum
      Pemegang Saham (RUPS) guna memperoleh persetujuan atas penambahan
      KBLI kegiatan usaha tersebut.

      Kegiatan usaha dengan KBLI 64200 (Aktivitas Perusahaan Holding) termasuk
      dalam kategori risiko rendah, sehingga tidak memerlukan izin teknis sektoral
      dan cukup dengan Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai perizinan berusaha.
Page 3
                                        PT. AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk
                                                          Noble House #36 – 11
                                                 Dr. Ide Anak Agung Gde Agung
                                                 Kav. E4.2 No.2. Mega Kuningan
                                                           Jakarta Selatan 12950


      Dengan demikian, Perseroan dapat langsung menjalankan kegiatan usaha
      tersebut setelah memperoleh persetujuan RUPS dan melakukan perubahan
      Anggaran Dasar, tanpa perlu menunggu proses perizinan tambahan lainnya.

      B. Dokumen Laporan FS direncanakan selesai pada tanggal 20 Juni 2025 dan
      RUPS rencana diselenggarakan pada bulan Agustus, dengan catatan telah
      mendapatkan persetujuan dari OJK atas laporan FS tersebut. Selama proses
      restrukturisasi ini berjalan, Perseroan tetap menjalankan kegiatan usaha
      eksisting yang tervcantum dalam Anggaran Dasar saat ini.

Pertanyaan:
4. Informasi /fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat
    mempengaruhi harga efek Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan yang
    belum diungkapkan kepada publik.
Jawaban:
4. Tidak ada. Perseroan akan tetap memenuhi kewajiban keterbukaan informasi
sesuai dengan peraturan pasar modal yang berlaku apabila di kemudian hari
terdapat informasi material lainnya.

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.18 MB
Published11 Jun 2025
Pages3
Characters7,130
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 5 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk p.1 ×8
possible org Bursa Efek Indonesia p.2
possible org Honour Accord Limited p.2
unresolved person Dr. Ide Anak Agung Gde Agung p.1 ×3
unresolved org PT XXX p.2 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result