Back to announcement
20250611_BBTN_Penyampaian Bukti Iklan_31894008_lamp1.pdf
Other Needs review BBTNSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 1
Page 1
3 MONEY & BANKING
RABU, 11 JUNI 2025
Permudah Layanan,
BTN Akan Buka Kantor
Layanan di Kompleks DPR RI
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitu-
pulu bersama Sekretaris Jenderal DPR
RI Indra Iskandar menandatangani
Perjanjian Kerja Sama antara BTN dan
Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI
terkait Penyediaan Layanan Jasa Per-
bankan disaksikan Direktur Network
& Retail Funding BTN Rully Setiawan,
Kepala Badan Keahlian Setjen DPR RI
Inosentius Samsul, dan Deputi Bidang
Administrasi Setjen DPR RI Sumari-
yandono, di Gedung Nusantara IV,
Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta,
Selasa (10/6/2025). BTN menggan-
deng Setjen DPR RI terkait kerja sama
Penyediaan Layanan Jasa Perbankan
seperti pengelolaan gaji Pegawai
Pemerintah dengan Perjanjian Kerja
(P3K) dan akses ke produk perbankan
seperti kredit ringan, Kredit Pemilikan
Rumah (KPR), dan produk investasi
BTN. Setelah perjanjian ini BTN akan
mendirikan outlet Kantor Cabang
Pembantu (KCP) di lingkungan
Kompleks DPR RI guna memberikan
kemudahan layanan kepada nasabah
dan mempercepat akses terhadap
seluruh produk BTN.
Investor Daily/GAGARIN
Usai Koreksi, Laba Bank Transaksi Remitansi
BSI Naik 15%
Kembali Menanjak JAKARTA, ID – PT Bank Syariah
Indonesia Tbk (BSI) terus memperku-
at dan memperluas layanan kepada
nasabah dan masyarakat baik di dalam
negeri maupun mancanegara. Hal ini
Potensi pertumbuhan bisnis
remitansi BSI tumbuh positif di awal
tahun ini ditopang pula skema bisnis
yang bervariasi. Di antaranya skema
Business to Business (B2B) untuk meng-
seiring komitmen BSI untuk memberi- gerakkan transaksional remitansi dan
JAKARTA, ID – Tiga bulan pertama tahun ini perbankan indonesia mencetak laba bersih kan layanan prima bagi nasabah dan as- juga skema Business to Customer (B2C)
sebesar Rp 65,45 triliun, tumbuh 5,79% secara tahunan (year on year/yoy). Capaian ini pirasi perseroan menjadi bank syariah untuk mendorong aktivasi layanan
yang modern, inklusif, dan universal. digital di BSI.
mulai membaik usai dua bulan sebelumnya mengalami kontraksi yang dalam. Untuk mengakselerasi layanan “Tahun ini BSI terus mengoptimali-
perseroan di mancanegara, saat ini sasi ekspansi dan kerja sama remitansi,
BSI telah menjalin layanan remitansi juga melakukan kolaborasi dengan
di 13 negara dengan 31 mitra remi- KBRI/KJRI di sejumlah negara un-
Oleh Nida Sahara Profitabilitas Perbankan Nasional tansi. Hingga Mei 2025, transaksi tuk memberikan edukasi dan literasi
(Rp triliun)
M
remitansi BSI mencapai 700 ribu keuangan syariah untuk Pekerja Migran
engacu data Otoritas Jasa Keterangan Mar’25 Mar’24 YOY (%) transaksi, naik 15% secara year on Indonesia (PMI),” jelas Anton dalam
Keuangan (OJK), pada Ja- Laba Bersih 65,45 61,87 5,79
year (yoy) dengan volume transaksi keterangannya, Selasa (10/6/2025).
nuari 2025 laba perbank- NII 139,37 133,77 4,19 pada kisaran Rp 47 triliun. Anton menambahkan, transaksi
an ambles 7,28% (yoy), Direktur Sales & Distribution BSI remitansi tertinggi yakni di Malaysia,
Berdasarkan Modal
akibat menyusutnya laba Anton Sukarna mengatakan perluasan Jepang, dan Korea Selatan, serta di
KBMI 1 4,42 3,36 31,55
dari kelompok bank berdasarkan modal KBMI 2 6,6 5,3 24,53
kerjasama jaringan layanan mem- sejumlah negara di Eropa dan Asia.
inti (KBMI) 4 yang sebesar 15,33% (yoy). KBMI 3 10,63 10,71 -0,75 buktikan tren kenaikan transaksi Selain memperluas jaringan layanan
Jika dilihat berdasarkan kepemilikannya, KBMI 4 43,79 42,51 3,01 remitansi, yakni 20% secara tahunan. transaksi, BSI juga ikut aktif mengedu-
laba bank persero anjlok 25,79% (yoy) per Hal ini sebagai salah satu komitmen kasi masyarakat melalui literasi trans-
Berdasarkan Pemilik
Januari 2025. Bank Persero 29 31,07 -6,66
perseroan untuk menjangkau Para aksi digital yang aman dan mudah.
Hal ini karena PT Bank Rakyat Indo- BUSN 29,42 23,84 23,41 Pekerja Migran (PMI) yang saat ini Salah satunya di acara 10DX Summit
nesia (Persero) Tbk (BRI) yang memupuk BPD 3,78 3,5 8 banyak bekerja di sejumlah negara. Indonesia 2025. (nid)
KCBLN 3,25 3,45 -5,8
pencadangan besar di awal tahun sebagai
langkah mitigasi risiko, yakni Rp 5,63 Sumber: OJK
triliun. Alhasil, laba bank yang fokus pada meningkatkan transaksi keuangan dan triliun. Sedangkan KBMI 1 yang dihuni
segmen usaha mikro, kecil, dan menengah digitalnya untuk memperoleh pendapat- bank-bank mini dengan modal inti di ba-
(UMKM) tersebut ambles 58,3% (yoy) an berbasis komisi (fee based income). Ini wah Rp 6 triliun menorehkan pertumbuh-
menjadi Rp 2,01 triliun per Januari 2025. sebagai alternatif pendapatan selain pen- an laba paling agresif, yakni 31,55% (yoy)
Berikutnya, pada Februari 2025, terjadi dapatan bunga dari kredit. menjadi Rp 4,42 triliun. Ini menandakan
perbaikan. Di mana industri perbankan “Oleh karena itu, bank pasti semakin bahwa strategi pertumbuhan berbasis efi-
mengantongi laba bersih sebesar Rp 40,01 mendorong kenaikan fee-based income siensi, digitalisasi, dan ceruk pasar (niche
triliun, naik tipis 1,65% (yoy). Bank KBMI dari aneka produk dan jasa perbankan. market) mulai membuahkan hasil.
4 meraup laba bersih Rp 26,47 triliun, wa- Kenaikan fee-based income itu akan sangat PT Bank Seabank Indonesia mencatat PENGUMUMAN PENGAMBILALIHAN
laupun masih susut 0,26% (yoy), namun membantu dalam mengerek profitabilitas kinerja positif sepanjang kuartal pertama
mulai membaik. Sedangkan, secara kepe- bank. Terlebih ketika bank kian meman- 2025 dengan laba setelah pajak tercatat PT BANK VICTORIA SYARIAH
milikannya, bank persero masih kontraksi faatkan layanan nasabah berbasis digital,” sebesar Rp 97 miliar, melonjak 88% (yoy).
6,43% (yoy) menjadi Rp 17,74 triliun. papar Paul. Di tengah pertumbuhan tersebut, bank Dalam rangka memenuhi ketentuan:
Terbaru, pada posisi Maret 2025, laba Sementara itu, laju pertumbuhan kredit ini terus mengukuhkan komitmennya
a) Pasal 133 ayat (2) Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007 tentang
industri perbankan mencapai Rp 65,45 tri- perbankan nasional juga menunjukkan terhadap tanggung jawab sosial, khususnya
Perseroan Terbatas berikut perubahannya;
liun, tumbuh 5,79% dibandingkan periode perlambatan. Data OJK hingga April 2025, melalui pemerataan literasi keuangan serta
yang sama tahun sebelumnya. Kontributor pertumbuhan kredit sebesar 8,88% (yoy), pemberdayaan perempuan dan pelaku b) Pasal 38 huruf (a) Peraturan OJK No. 41/POJK.03/2019 tentang
utama tetap berasal dari pendapatan bu- menurun dibanding bulan-bulan sebelum- UMKM. Penggabungan, Peleburan, Pengambilalihan, Integrasi, dan Konversi
nga bersih (net interest income/NII) yang nya. Namun, OJK tetap percaya diri pada Direktur Utama SeaBank, Sasmaya
Bank Umum;
tumbuh 4,19% (yoy) menjadi Rp 139,37 kuartal II-2025 akan ada perbaikan kinerja Tuhuleley menyampaikan, pertumbuhan
triliun. Namun, jika dicermati lebih dalam, intermediasi. bisnis yang sehat harus diiringi dengan c) Pasal 4 Peraturan OJK No. 31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan atas
lanskap pertumbuhan ini memperlihatkan “Awal tahun biasanya memang melam- kontribusi nyata bagi masyarakat. “Kami Informasi atau Fakta Material oleh Emiten atau Perusahaan Publik
wajah yang kontras antara kelompok bank bat. Tapi kami optimistis akan bounce back di percaya bahwa pemberdayaan perempuan sebagaimana telah diubah dengan Peraturan OJK No. 45 Tahun 2024
besar dan kecil. kuartal II dan III, terlebih sekarang kondisi termasuk pelaku UMKM dan pemerataan
tentang Pengembangan dan Penguatan Emiten dan Perusahaan
Pengamat perbankan Paul Sutaryono makro makin stabil,” ujar Kepala Eksekutif literasi keuangan harus terus dilakukan
menilai bahwa pertumbuhan laba perbank- Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae. demi mewujudkan masyarakat Indonesia Publik; dan
an nasional akan terus membaik, meskipun OJK memproyeksikan, net interest yang lebih sejahtera,” ujarnya. d) Pasal 27 Peraturan OJK No. 37/POJK.03/2019 tentang Transparansi
sulit untuk tumbuh dua digit, “Tren laba margin (NIM) perbankan masih akan ber- Di sisi lain, KBMI 3 justru mencatatkan
dan Publikasi Laporan Bank,
bank umum pada semester I-2025 akan ada dalam level yang stabil dan moderat penurunan tipis laba bersih sebesar 0,75%
lebih tinggi. Tetapi dengan syarat terdapat setelah pemangkasan suku bunga acuan (yoy) menjadi Rp 10,63 triliun. Tekanan
stimulus fiskal dan moneter yang mema- Bank Indonesia (BI Rate) yang diputuskan margin dan tingginya biaya dana (cost dengan ini kami PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (“BTN”) dan
dai,” ujar Paul kepada Investor Daily, Selasa pada Mei 2025. of fund) menjadi tantangan utama yang PT Bank Victoria Syariah (“BVIS”) mengumumkan bahwa pengambil-
(10/6/2025). “OJK memproyeksikan bahwa ke de- membayangi kelompok ini. alihan 99,9984% saham BVIS oleh BTN, yang semula dimiliki oleh
Menurut dia, stimulus Bank Indonesia pan, NIM perbankan masih akan berada Ditinjau dari kepemilikan, hasil ber-
PT Victoria Investama Tbk (“VICO”) sebesar 80,1887% dan PT Bank Victoria
(BI) berupa penurunan suku bunga acuan dalam level yang stabil dan moderat, dalam beda juga tampak. Bank-bank BUMN
tentu baik adanya, tetapi rasanya belum hal transmisi suku bunga berjalan efektif yang biasanya menjadi andalan, justru International Tbk (“BVIC”) 19,8097% berdasarkan Akta Jual Beli dan
cukup. Pihaknya mendorong supaya bank dan pertumbuhan kredit juga meningkat,” membukukan penurunan laba 6,66% Pengambilalihan Saham No. 12 dan No. 13 tanggal 5 Juni 2025 yang dibuat
sentral bisa memberikan pelonggaran kata Dian. (yoy) menjadi Rp 29 triliun. Angka ini di hadapan Ashoya Ratam, SH., MKn., Notaris di Jakarta Selatan, telah
kebijakan lain untuk mendukung industri cukup kontras dengan kinerja Bank Umum selesai dan efektif pada tanggal 9 Juni 2025 (“Pengambilalihan”).
perbankan. “BI perlu pula memangkas Bank Kecil Tancap Gas Swasta Nasional (BUSN) yang mencetak
GWM (giro wajib minimum) sehingga bank OJK juga mencatatkan bank-bank laba Rp 29,42 triliun, tumbuh signifikan Pengambilalihan tersebut telah memperoleh persetujuan-persetujuan
bisa bernapas lebih leluasa terutama bank papan atas yang masuk KBMI 4 yang men- 23,41% (yoy). yang diperlukan termasuk dari Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”),
kecil,” sambung dia. cakup para raksasa seperti BCA, BRI, Bank Sementara itu, Bank Pembangunan sebagaimana tertera dalam Surat No. SR-176/PB.02/2025 tanggal 5 Juni
Di tengah risiko kredit yang meningkat, Mandiri, dan BNI masih menjadi motor Daerah (BPD) juga menunjukkan performa 2025 perihal Penyampaian Keputusan Izin Pengambilalihan PT Bank
Paul menyampaikan bahwa apabila rasio utama perolehan laba. Mereka menyum- solid dengan laba Rp 3,78 triliun, naik Victoria Syariah oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk serta Hasil
kredit bermasalah (non performing loan/ bang Rp 43,79 triliun, atau sekitar dua 8% (yoy), mencerminkan peran penting Penilaian Kemampuan dan Kepatutan atas Pencalonan Pemegang
NPL) meningkat, bisa menyebabkan penca- pertiga dari total laba industri. Namun, mereka dalam pembiayaan daerah dan Saham Pengendali dan Ultimate Shareholder PT Bank Victoria Syariah.
dangan yang dialokasikan (CKPN) semakin pertumbuhan kelompok ini hanya 3,01% UMKM. Adapun kantor cabang bank asing,
tinggi. Pada akhirnya bakal menekan mo- (yoy), melambat dibandingkan tren tahun yang sempat menjadi primadona investor
dal dan profitabilitas bank. Tingginya NPL -tahun sebelumnya. global, mulai kehilangan kilau. Mereka Jakarta, 11 Juni 2025
juga mencerminkan daya beli masyarakat Sementara itu, bank-bank dengan membukukan penurunan laba 5,8% (yoy)
yang semakin rendah. modal lebih kecil justru mulai mencuri menjadi Rp 3,25 triliun. Faktor eksternal PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk PT Bank Victoria Syariah
Dengan demikian, selain penyaluran perhatian. KBMI 2 mencatatkan lonjakan seperti volatilitas global diduga ikut me- Direksi Direksi
kredit, perbankan juga diharapkan bisa laba hingga 24,53% (yoy) menjadi Rp 6,6 nekan kinerja.
Ukuran : 3 kol x 220 mmk
Names mentioned 21 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Nixon LP Napitu-pulu
p.1
unresolved
org
Keahlian Setjen DPR RI Inosentius Samsul
p.1
unresolved
org
PT Bank Rakyat Indo-
p.1
unresolved
org
Bank KBMI
p.1
unresolved
org
PT Bank Seabank Indonesia
p.1
unresolved
org
PT BANK VICTORIA SYARIAH
p.1 ×4
unresolved
org
Bank Indonesia
p.1 ×2
unresolved
org
PT Bank Victoria
p.1
unresolved
person
Ashoya Ratam
· Notaris
p.1
unresolved
org
Bank Kecil Tancap Gas
p.1
unresolved
org
PT Bank Paul
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
Rule parser
Needs review
confidence 0.091
3323 ms
12 Sep 2026 22:50
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
'appraiser_name': '',
'assets': [],
'currency': None,
'fact_type': '',
'issuer_name': '',
'kind': 'MATERIAL_FACT',
'kjpp_name': '',
'letter_number': '',
'object_text': '',
'object_truncated': False,
'parties': [],
'pct_of_equity': None,
'reference_period': '',
'requires_rups': None,
'rups_date': None,
'ticker': '',
'transaction_date': None,
'valuation_date': None,
'value': None}