Back to announcement
20250610_CENT_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31893595_lamp1.pdf
Other Text extracted CENTSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 6
Page 1
Nomor : 029/CS/CTI-OJK/VI/2025 Jakarta, 10 Juni 2025
Lampiran : -
Kepada Yth:
Kepala Divisi Penilai Perusahaan Grup 2
PT Bursa Efek Indonesia
Indonesia Stock Exchange Building
Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53
Jakarta Selatan- 12190
Perihal: Tanggapan Perseroan Sehubungan dengan Permintaan Penjelasan Bursa Efek Indonesia
Surat ini kami sampaikan berdasarkan surat PT Bursa Efek Indonesia No.:S-05387/BEI.PP2/06-2025
perihal Permintaan Penjelasan yang kami terima pada tanggal 4 Juni 2025 melalui Sarana Pelaporan
Elektronik Terintegrasi Emiten dan Perusahaan Publik (selanjutnya disebut dengan “Surat Bursa”).
Dengan hormat,
Sehubungan dengan permintaan penjelasan yang disampaikan dalam Surat Bursa, dengan ini kami
untuk dan atas nama PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk (“Perseroan”) menyampaikan
tanggapan sebagai berikut :
1. Sehubungan dengan penambahan Kegiatan Usaha pada Entitas Anak PT Centratama Menara
Indonesia (CMI) dan PT EPID Menara Assetco (EMA) yaitu Pengoperasian Instalasi Penyediaan
Tenaga Listrik, Pengoperasian Instalasi Pemanfaatan Tenaga Listrik, Instalasi Listrik dan
Aktivitas Penunjang Kelistrikan, agar dapat dijelaskan:
a. Bagaimana sinergi antara layanan listrik baru dengan bisnis inti penyewaan menara
telekomunikasi?
Jawaban Perseroan:
Layanan listrik atau yang kami sebut sebagai Power as a Service (PaaS) merupakan suatu
bentuk layanan pengembangan yang masih berada dalam kerangka besar bisnis menara,
dimana melalui anak usaha, kami menyediakan daya listrik untuk customer/tenant atau
biasa kami sebut dengan MNO (Mobile Network Operator) guna mengoperasikan
peralatan jaringannya, pendingin udara, dan utilitas lainnya. PaaS berperan sebagai produk
turunan atau pelengkap yang mendukung secara langsung ekosistem operasional menara,
termasuk fiber to the tower dan penyediaan tenaga listrik untuk site.
Page 2
Penambahan kegiatan usaha PaaS dilatarbelakangi seiring dengan tingginya ketergantungan industri telekomunikasi terhadap pasokan daya listrik yang stabil dan efisien, dimana MNO selaku penyewa menara telekomunikasi seringkali membutuhkan dukungan tambahan, seperti penyediaan peralatan suplai daya, termasuk baterai dan penyearah (rectifier), untuk mengoperasikan perangkat milik mereka sendiri. Hal tersebut yang membuat kami menyadari adanya peningkatan kebutuhan akan solusi terintegrasi yang melampaui sekadar penyewaan menara. Kegiatan usaha PaaS telah diadopsi oleh sejumlah perusahaan penyedia infrastruktur telekomunikasi serupa dengan Perseroan, sebagai bagian dari strategi diversifikasi dan peningkatan nilai tambah layanan. Oleh karena itu, Perseroan menilai bahwa penambahan kegiatan usaha PaaS melalui entitas anak merupakan langkah strategis yang tepat dan sesuai dengan perkembangan industri saat ini. Penambahan kegiatan usaha ini tetap berada dalam koridor bisnis inti kami, yakni infrastruktur menara. Dengan demikian, seluruh inisiatif ekspansi dan diversifikasi yang dijalankan saat ini masih difokuskan untuk memperkuat posisi Perseroan dalam industri menara telekomunikasi. Perseroan juga menegaskan bahwa untuk saat ini belum memiliki rencana ekspansi ke luar dari lini usaha inti tersebut. b. Apa unique selling proposition (USP) layanan ini dibanding penyedia listrik independen? Jawaban Perseroan: Power as a Service (PaaS) kami memiliki proposisi nilai unik karena merupakan solusi terintegrasi yang berada dalam kerangka bisnis inti infrastruktur menara. Berbeda dengan penyedia listrik independen yang beroperasi secara terpisah dari operasional menara, layanan PaaS kami secara langsung terhubung dengan ekosistem menara dan disalurkan melalui entitas anak Perseroan. Kami menyediakan solusi kelistrikan menyeluruh yang secara khusus disesuaikan dengan kebutuhan MNO, termasuk suplai daya untuk perangkat jaringan, pendingin udara, dan utilitas lainnya di lokasi menara. Dengan mengintegrasikan PaaS ke dalam infrastruktur menara kami, Perseroan menawarkan jaminan solusi kelistrikan yang lebih efisien dan terpadu dalam operasional penyediaan dan perbaikan jaringan listrik. c. KJPP menyatakan tidak terdapat persaingan yang dihadapi CMI atas penyediaan instalasi listrik pada BTS karena seluruh layanan kepada tenant ditangani langsung oleh CMI, agar dapat dijelaskan bagaimana strategi Perseroan agar mempertahankan pelanggan- pelanggannya pada masa yang akan datang hingga tahun 2035. Jawaban Perseroan: CMI merupakan perusahaan yang menyewakan menara dengan jumlah dan sebaran yang banyak serta telah tersewakan seluruhnya atau memiliki anchor tenant dan colocation. Sementara, seluruh penyewa menara tersebut membutuhkan instalasi Listrik untuk menaranya, dengan demikian strategi yang dilakukan dalam kegiatan usahanya ini adalah:
Page 3
• Memberikan nilai tambah atas layanan perusahaan bukan hanya sebagai penyedia
menara tetapi juga penyedia instalasi Listrik dan jaringannya (full Service
penyewaan menara).
• Kontrak sewa dengan jangka panjang dengan penyewa menara, sehingga
memberikan kontribusi positif terhadap layanan jasa instalasi Listrik (sebagai
usaha baru).
• Sebagai wujud dari nilai tambah perusahaan kepada para penyewa menara,
dimana para penyewa berkeinginan untuk seluruh penyediaan instalasi dikelola
oleh perusahaan.
Dengan penambahan kegiatan usaha PaaS ini, MNO akan fokus mengalokasikan
investasinya di layanan telekomunikasi, sehingga strategi-strategi diatas diharapkan
dapat mempertahankan pelanggan CMI.
d. Estimasi waktu operasional penuh atas kegiatan usaha baru tersebut.
Jawaban Perseroan:
Operasional penuh atas kegiatan tersebut, dilakukan setelah Anak Perusahaan Perseroan
yaitu CMI dan EMA mendapatkan persetujuan RUPS dan seluruh proses legalitas usaha
terpenuhi, yang diasumsikan selesai dalam periode semester ke dua tahun 2025.
2. Terkait dengan proyeksi yang Perseroan sampaikan pada PT CMI dan PT EMA, agar dapat
dijelaskan:
a. Pertimbangan Perseroan masih mencatatkan proyeksi rugi bersih pada PT CMI hingga
tahun 2029.
Jawaban Perseroan:
Pencatatan laba rugi bersih tahun 2029 merupakan rugi bersih secara konsolidasi
(terutama dari bisnis/ usaha eksisting) yang diakibatkan beban bunga dan depresiasi.
Dengan adanya usaha baru memberikan dampak positif yaitu dengan penurunan dari rugi
bersih perusahaan secara konsolidasi.
b. Pertimbangan Perseroan melakukan pendanaan penambahan kegiatan usaha
menggunakan kas internal 100% dibandingkan dari pendanaan lainnya.
Jawaban Perseroan:
Kebijakan pendanaan atas kegiatan usaha dengan menggunakan kas internal didasarkan
kepada alokasi kebutuhan dana sesuai dengan asumsi yang disusun dalam rencana bisnis
yang disesuaikan dengan kebijakan penggunaan kas secara korporasi.
Page 4
c. Bagaimana strategi Perseroan jika permintaan layanan listrik lebih rendah dari proyeksi
(tidak penuh dari target 3.000 unit)?
Jawaban Perseroan:
Penyediaan jasa instalasi listrik ini sangat dibutuhkan oleh penyewa menara yang dikelola
oleh Perseroan, dengan jumlah menara yang dimiliki target penyediaan listrik 3.000 unit
merupakan target moderat yang diasumsikan. Disisi lain, Perseroan dengan strategi dan
relationship yang ada, dapat mendorong seluruh penyewa menara untuk menggunakan
instalasi dari jasa Perseroan, hal ini akan memberikan kemudahan bagi para penyewa
menara.
d. Bagaimana Perseroan mengantisipasi risiko fluktuasi harga komponen listrik (genset, panel
surya, dan peralatan pendukung) yang dapat mempengaruhi profitabilitas Perseroan?
Jawaban Perseroan:
Dalam asumsi perhitungan, Perseroan sudah mengasumsikan adanya kenaikan harga
disetiap tahunnya.
e. Bagaimana dampak subsidi listrik pemerintah terhadap daya saing kegiatan usaha baru
pada masa-masa proyeksi?
Jawaban Perseroan:
Kebijakan subsidi Listrik dari pemerintah, secara langsung tidak memiliki dampak kepada
kegiatan Perseroan.
3. Terkait dengan Tenaga Ahli terkait Rencana Penambahan Kegiatan Usaha, Perseroan
menyatakan bahwa saat ini tenaga kerja yang ada sedang menjalani proses sertifikasi SKTTK,
agar dapat dijelaskan:
a. Status proses sertifikasi SKTTK hingga saat ini.
Jawaban Perseroan:
Saat ini tenaga kerja yang ada di entitas anak usaha sedang menjalani proses sertifikasi
SKTTK. Perseroan akan memastikan bahwa Anak Perusahaan akan memenuhi sertifikasi
SKTTK setelah efektifnya perubahan Pasal 3 terkait Maksud dan Tujuan dalam anggaran
dasar Anak Perusahaan, yaitu pada saat perubahan anggaran dasar Anak Perusahaan telah
disetujui oleh Menteri Hukum, sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.
Saat ini kedua Anak Perusahaan Perseroan yaitu CMI dan EMA, sedang dalam proses
meminta persetujuan pemegang saham masing-masing melalui proses RUPS dalam rangka
menyetujui penambahan kegiatan usaha PaaS kedalam Anggaran Dasar.
Page 5
b. Bagaimana Perseroan menjamin ketersediaan tenaga ahli yang saat ini dimiliki sebelum
operasional dimulai selain dari sertifikasi SKTTK?
Jawaban Perseroan:
Perseroan menjamin ketersediaan tenaga ahli yang dimiliki oleh Anak Perusahaan sebelum
dimulainya operasional melalui proses evaluasi internal atas kompetensi teknis dan
pengalaman profesional yang dimiliki oleh setiap personel yang terlibat. Sebelum
operasional dimulai, Perseroan memastikan bahwa tenaga kerja tersebut telah memiliki
rekam jejak yang relevan dan memadai di bidang kelistrikan, termasuk pelatihan teknis,
pengalaman lapangan, dan keterlibatan dalam proyek-proyek serupa.
Dengan demikian, kombinasi antara kompetensi yang telah dimiliki dan pengalaman kerja,
menjadi dasar utama jaminan ketersediaan tenaga ahli, bahkan sebelum sertifikasi formal
diterbitkan.
c. Rencana penambahan tenaga ahli hingga tahun proyeksi 2035 (jika ada).
Jawaban Perseroan:
Sampai dengan saat ini Perseroan belum memiliki rencana penambahan tenaga ahli hingga
tahun proyeksi 2035.
4. Bagaimana metodologi Perseroan sehingga dapat menyatakan biaya sewa sebesar Rp3 juta
per unit? Apa saja yang Perseroan telah evaluasi atas harga sewa tersebut?
Jawaban Perseroan:
Berdasarkan data dan informasi dari para penyewa menara terkait dengan biaya historis
yang mereka keluarkan.
5. Terkait dengan Tata Kelola (Good Corporate Governance), agar Perseroan jelaskan:
a. Bagaimana memastikan tidak ada conflict of interest mengingat Komisaris/Direksi
merangkap di PT CMI/PT EMA?
Jawaban Perseroan:
Untuk mencegah terjadinya konflik kepentingan, Perseroan memastikan bahwa setiap
pengambilan keputusan strategis, baik di tingkat Perseroan maupun Anak Perusahaan (CMI
dan EMA), dilakukan secara objektif, transparan, dan berdasarkan kepentingan terbaik
masing-masing entitas. Perseroan juga menerapkan kebijakan pengungkapan dan
manajemen konflik kepentingan, termasuk mewajibkan Komisaris dan Direksi untuk
menyatakan secara tertulis apabila terdapat situasi yang berpotensi menimbulkan
benturan kepentingan, dan tidak dilibatkan dalam pengambilan keputusan terkait.
Page 6
b. Apa mekanisme pengawasan pemegang saham minoritas terhadap kinerja bisnis baru ini?
Jawaban Perseroan:
Terkait dengan pengawasan oleh pemegang saham minoritas, secara tata kelola Perseroan
memiliki mekanisme pengawasan yang ketat melalui komite di bawah Dewan Komisaris
yaitu Komite Audit, serta audit tahunan yang dilakukan oleh auditor independen, guna
memastikan bahwa seluruh praktik tata kelola berjalan secara akuntabel dan sesuai
ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
6. Risiko dan tantangan terbesar Perseroan dalam penambahan kegiatan usaha tersebut.
Jawaban Perseroan:
Risiko dan tantangan terbesar dalam penambahan kegiatan usaha PaaS diantaranya adalah
ketersediaan dan stabilitas pasokan energi yang memadai, khususnya di wilayah dengan
infrastruktur kelistrikan yang terbatas atau belum andal. Untuk kedepannya, Perseroan
telah berencana menyiapkan langkah mitigasi dengan mengadopsi sistem kelistrikan
berbasis hybrid, yang menggabungkan energi dari jaringan utama, baterai cadangan
(backup battery), dan sumber energi terbarukan seperti solar panel.
7. Agar Perseroan sampaikan status terbaru atas penambahan kegiatan usaha dan perubahan
anggaran dasar PT CMI dan PT EMA hingga saat ini.
Jawaban Perseroan:
Saat ini kedua Anak Perusahaan Perseroan yaitu CMI dan EMA, sedang dalam proses
meminta persetujuan pemegang saham masing-masing melalui proses RUPS dalam rangka
menyetujui penambahan kegiatan usaha PaaS kedalam Anggaran Dasar. Dari sisi bisnis dan
operasional, saat ini Perseroan sedang dalam diskusi komersial dengan para MNO dan
diskusinya berjalan sesuai dengan yang diharapkan oleh Perseroan.
Demikian tanggapan yang dapat kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan
terima kasih.
Tembusan :
1. Direksi PT Bursa Efek Indonesia
2. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal - Otoritas Jasa Keuangan
Names mentioned 10 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Bursa Efek Indonesia Indonesia Stock Exchange Building
p.1
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.1
unresolved
org
PT CMI
p.3 ×4
unresolved
org
PT EMA
p.3 ×3
unresolved
org
Menteri
p.4
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.