Skip to content
Back to announcement

20260708_IIFF_Pengumuman Pencatatan Awal Obligasi dan Sukuk_32110037_lamp1.pdf

Listing Text extracted IIFF

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 443

Page 1
                                                                                                                                                                                                                                                                              JADWAL
                                                                                                                                                                              Tanggal Efektif                                        :                   30 Juni 2026         Tanggal Distribusi Secara Elektronik (“Tanggal Emisi”)                :                 8 Juli 2026
                                                                                                                                                                              Masa Penawaran Umum                                    :                  2 - 3 Juli 2026       Tanggal Pengembalian Uang Pemesan                                     :                 8 Juli 2026
                                                                                                                                                                              Tanggal Penjatahan                                     :                      6 Juli 2026       Tanggal Pencatatan Pada Bursa Efek Indonesia                          :                 9 Juli 2026

                                                                                                                                                                               OTORITAS JASA KEUANGAN TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU KECUKUPAN




                                                   PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN OBLIGASI BERKELANJUTAN III INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE TAHAP I TAHUN 2026
                                                                                                                                                                               ISI PROSPEKTUS INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.




                                                                                                                                                                 PROSPEKTUS
                                                                                                                                                                               PROSPEKTUS INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA BERKONSULTASI
                                                                                                                                                                               DENGAN PIHAK YANG KOMPETEN.

                                                                                                                                                                               PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE (“PERSEROAN”) DAN PARA PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN
                                                                                                                                                                               SEMUA INFORMASI, FAKTA, DATA ATAU LAPORAN DAN KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM PROSPEKTUS INI.




                                                                                                                                                                                                                                           PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                                                                                                                                                                                                                                                         Berkedudukan di Jakarta Selatan, Indonesia
                                                                                                                                                                                                                                                                   Kegiatan Usaha Utama:
                                                                                                                                                                                                                                                                   Pembiayaan Infrastruktur
                                                                                                                                                                                                                                                                         Kantor Pusat:
                                                                                                                                                                                                                                                            Prosperity Tower Lantai 53 – 55, District 8
                                                                                                                                                                                                                                                           Sudirman Central Business District, Lot 28
                                                                                                                                                                                                                                                         Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190
                                                                                                                                                                                                                                                   Telepon: +6221 5082 6600, Faksimile: +6221 5082 6601
                                                                                                                                                                                                                                                   Situs Web: www.iif.co.id Email: legalcompliance@iif.co.id
                                                                                                                                                                                                                                               PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
                                                                                                                                                                                                                                  OBLIGASI BERKELANJUTAN III INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                                                                                                                                                                                                                      DENGAN TARGET DANA YANG AKAN DIHIMPUN SEBESAR Rp6.000.000.000.000 (ENAM TRILIUN RUPIAH)
                                                                                                                                                                                                                                                 (“OBLIGASI BERKELANJUTAN III”)
                                                                                                                                                                                                                           Dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan tersebut, Perseroan akan menerbitkan dan menawarkan:
                                                                                                                                                                                                               OBLIGASI BERKELANJUTAN III INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE TAHAP I TAHUN 2026
                                                                                                                                                                                DENGAN JUMLAH POKOK OBLIGASI SEBESAR Rp432.585.000.000 (EMPAT RATUS TIGA PULUH DUA MILIAR LIMA RATUS DELAPAN PULUH LIMA JUTA RUPIAH) (“OBLIGASI”)
                                                                                                                                                                              Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat kecuali Sertifikat Jumbo yang diterbitkan atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”) dan ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah
                                                                                                                                                                              Pokok Obligasi, yang terdiri dari 3 (tiga) seri yaitu:
                                                                                                                                                                              Seri A     : Jumlah Pokok Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp367.855.000.000 (tiga ratus enam puluh tujuh miliar delapan ratus lima puluh lima juta Rupiah) dengan tingkat
                                                                                                                                                                                           bunga tetap sebesar 7,40% (tujuh koma empat nol persen) per tahun dengan jangka waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender terhitung sejak Tanggal Emisi.
                                                                                                                                                                              Seri B     : Jumlah Pokok Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp53.730.000.000 (lima puluh tiga miliar tujuh ratus tiga puluh juta Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 7,65%
                                                                                                                                                                                           (tujuh koma enam lima persen) per tahun dengan jangka waktu 3 (tiga) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi.
                                                                                                                                                                              Seri C     : Jumlah Pokok Obligasi Seri C yang ditawarkan adalah sebesar Rp11.000.000.000 (sebelas miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 7,70% (tujuh koma tujuh nol persen)
                                                                                                                                                                                           per tahun dengan jangka waktu 5 (lima) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi.
                                                                                                                                                                              Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan (3 bulan) sejak Tanggal Emisi, di mana pembayaran Bunga Obligasi pertama masing-masing seri akan dilakukan pada tanggal 8 Oktober 2026 sedangkan
                                                                                                                                                                              pembayaran Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo Obligasi adalah pada tanggal 18 Juli 2027 untuk Seri A, tanggal 8 Juli 2029 untuk Seri B, dan tanggal 8 Juli 2031 untuk seri C yang juga
                                                                                                                                                                              merupakan Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi dari masing-masing Seri Pokok Obligasi. Pelunasan Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi.
                                                                                                                                                                                                              OBLIGASI BERKELANJUTAN III TAHAP II DAN/ATAU TAHAP SELANJUTNYA (JIKA ADA) AKAN DITENTUKAN KEMUDIAN.
                                                                                                                                                                                                                                                             PENTING UNTUK DIPERHATIKAN
                                                                                                                                                                               OBLIGASI INI TIDAK DIJAMIN DENGAN JAMINAN KHUSUS, TETAPI DIJAMIN DENGAN SELURUH HARTA KEKAYAAN PERSEROAN BAIK BARANG BERGERAK MAUPUN BARANG
                                                                                                                                                                               TIDAK BERGERAK, BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI SESUAI DENGAN KETENTUAN DALAM PASAL 1131 DAN 1132 KITAB UNDANG-
                                                                                                                                                                               UNDANG HUKUM PERDATA. HAK PEMEGANG OBLIGASI ADALAH PARI PASSU TANPA HAK PREFEREN DENGAN HAK-HAK KREDITUR PERSEROAN LAINNYA BAIK YANG ADA
                                                                                                                                                                               SEKARANG MAUPUN DI KEMUDIAN HARI, KECUALI HAK-HAK KREDITUR PERSEROAN YANG DIJAMIN SECARA KHUSUS DENGAN KEKAYAAN PERSEROAN BAIK YANG TELAH
                                                                                                                                                                               ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI. KETERANGAN SELENGKAPNYA MENGENAI JAMINAN DAPAT DILIHAT PADA BAB I DALAM PROSPEKTUS INI.

                                                                                                                                                                               PEMBELIAN KEMBALI (BUYBACK) OBLIGASI BARU DAPAT DILAKUKAN 1 (SATU) TAHUN SETELAH TANGGAL PENJATAHAN. PERSEROAN DAPAT MELAKUKAN PEMBELIAN
                                                                                                                                                                               KEMBALI (BUYBACK) UNTUK SEBAGIAN ATAU SELURUH OBLIGASI SEBELUM TANGGAL PELUNASAN POKOK OBLIGASI. PERSEROAN MEMPUNYAI HAK UNTUK
                                                                                                                                                                               MEMBERLAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI (BUYBACK) TERSEBUT UNTUK DIPERGUNAKAN SEBAGAI PELUNASAN OBLIGASI ATAU UNTUK DISIMPAN DENGAN MEMPERHATIKAN
                                                                                                                                                                               KETENTUAN DALAM PERJANJIAN PERWALIAMANATAN DAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN YANG BERLAKU. KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI PEMBELIAN
                                                                                                                                                                               KEMBALI (BUYBACK) DAPAT DILIHAT PADA BAB I DALAM PROSPEKTUS INI.

                                                                                                                                                                                          DALAM RANGKA PENERBITAN OBLIGASI INI, PERSEROAN TELAH MEMPEROLEH HASIL PEMERINGKATAN DARI PT FITCH RATINGS INDONESIA (“FITCH”):
                                                                                                                                                                                                                                                                          AAA(idn) (Triple A)
                                                                                                                                                                                                             KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI HASIL PEMERINGKATAN DAPAT DILIHAT PADA BAB I DALAM PROSPEKTUS INI.

                                                                                                                                                                               RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI OLEH PERSEROAN ADALAH RISIKO PEMBIAYAAN YANG TERUTAMA MELIPUTI RISIKO-RISIKO DALAM PENGEMBALIAN PEMBAYARAN HUTANG
                                                                                                                                                                               DAN PENGEMBALIAN PEMBIAYAAN INVESTASI LANGSUNG. KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI RISIKO USAHA PERSEROAN DAPAT DILIHAT PADA BAB VI DALAM
                                                                                                                                                                               PROSPEKTUS INI.

                                                                                                                                                                               RISIKO YANG MUNGKIN DIHADAPI INVESTOR PEMBELI OBLIGASI ADALAH TIDAK LIKUIDNYA OBLIGASI YANG DITAWARKAN DALAM PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN INI
                                                                                                                                                                               YANG ANTARA LAIN DISEBABKAN KARENA TUJUAN PEMBELIAN OBLIGASI SEBAGAI INVESTASI JANGKA PANJANG.
                                                                                                                                                                                                                PENCATATAN ATAS OBLIGASI YANG DITAWARKAN INI AKAN DILAKUKAN PADA PT BURSA EFEK INDONESIA (“BEI”)
                                                                                                                                                                                                                      PENAWARAN UMUM OBLIGASI INI DIJAMIN SECARA KESANGGUPAN PENUH (FULL COMMITMENT)
                                                                                                                                                                                                                                             PENJAMIN PELAKSANA EMISI DAN PENJAMIN EMISI OBLIGASI




                                                                                                                                                                                       PT Bahana Sekuritas               PT BRI Danareksa Sekuritas                                                                                                PT Mandiri Sekuritas
                                                                                                                                                                                                                                                                  PT CIMB Niaga Sekuritas                   PT Indo Premier Sekuritas
                                                                                                                                                                                           (Terafiliasi)                         (Terafiliasi)                                                                                                         (Terafiliasi)
                                                                                                                                                                                                                                                                      WALI AMANAT
                                                                                                                                                                                                                                                                  PT Bank CIMB Niaga Tbk
                                                                                                                                                                                                                                                 Prospektus ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 2 Juli 2026




COVER BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 1                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        01/07/26 23.24
Page 2
            PT Indonesia Infrastructure Finance (“Perseroan”) telah menyampaikan Pernyataan Pendaftaran beserta dokumen
            pendukungnya sehubungan dengan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan III Indonesia Infrastructure
            Finance dengan target dana yang dihimpun sebesar Rp6.000.000.000.000 (enam triliun Rupiah) kepada Otoritas Jasa
            Keuangan (“OJK”) di Jakarta dengan Surat Pengantar Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum
            Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan III Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026 No. S.0635/IV/IIF/2026 tanggal
            2 April 2026 sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan Undang-Undang No. 8 tahun 1995 tanggal 10 November 1995
            tentang Pasar Modal, Lembaran Negara Republik Indonesia No. 64 Tahun 1995, Tambahan No. 3608 beserta peraturan-
            peraturan pelaksanaannya (“UUPM atau “Undang-Undang Pasar Modal”) dan Undang-undang No. 4 tahun 2023 tentang
            Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan, Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2023 No. 4, Tambahan No.
            6845 beserta peraturan-peraturan pelaksanaannya (“UUP2SK”).
            Bahwa dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan tersebut, Perseroan akan menerbitkan dan menawarkan Obligasi
            Berkelanjutan III Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026 dengan jumlah pokok sebesar Rp432.585.000.000
            (empat ratus tiga puluh dua miliar lima ratus delapan puluh lima juta Rupiah) dan dicatatkan pada PT Bursa Efek Indonesia
            (“BEI”) yang mana BEI dapat menyetujui secara prinsip permohonan pencatatan dari Perseroan sebagaimana tercantum
            dalam surat No. S-06476/BEI.PP3/05-2026 tanggal 29 Mei 2026 perihal Persetujuan Prinsip Efek Bersifat Utang yang
            diterbikan oleh BEI kepada Perseroan. Apabila syarat-syarat pencatatan Obligasi di BEI tidak terpenuhi, maka Penawaran
            Umum batal demi hukum dan uang pemesanan pembelian Obligasi yang telah diterima akan dikembalikan kepada para
            pemesan Obligasi sesuai ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi dan Peraturan No.IX.A.2 tentang
            Tata Cara Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran Umum.
            Seluruh Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal yang disebut dalam Prospektus bertanggung jawab sepenuhnya atas
            data yang disajikan sesuai dengan fungsi dan kedudukan mereka, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan
            di sektor Pasar Modal, kode etik, norma, serta standar profesi masing-masing.
            Sehubungan dengan Penawaran Umum Obligasi ini, setiap pihak terafiliasi dilarang untuk memberikan keterangan atau
            pernyataan mengenai data yang tidak diungkapkan dalam Prospektus, tanpa persetujuan tertulis dari Perseroan dan Para
            Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi.
            Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi, Penjamin Emisi Obligasi, serta Lembaga Profesi Penunjang dalam rangka Penawaran
            Umum Obligasi ini tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan Perseroan sesuai dengan definisi Afiliasi dalam UUP2SK,
            kecuali PT Bahana Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas, dan PT Mandiri Sekuritas yang merupakan pihak yang
            mempunyai hubungan afiliasi dengan Perseroan secara tidak langsung melalui kepemilikan saham oleh Negara Republik
            Indonesia. Penjelasan mengenai hubungan afiliasi dapat dilihat pada Bab X tentang Penjaminan Emisi Obligasi dan Bab XI
            tentang Lembaga dan Profesi Penunjang Dalam Rangka Penawaran Umum Berkelanjutan.
             PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN OBLIGASI BERKELANJUTAN INI TIDAK DIDAFTARKAN BERDASARKAN
             UNDANG-UNDANG ATAU PERATURAN LAIN SELAIN YANG BERLAKU DI NEGARA REPUBLIK INDONESIA. BARANG
             SIAPA DI LUAR WILAYAH NEGARA REPUBLIK INDONESIA MENERIMA PROSPEKTUS INI, MAKA DOKUMEN
             TERSEBUT TIDAK DIMAKSUDKAN SEBAGAI PENAWARAN UNTUK MEMBELI OBLIGASI BERKELANJUTAN INI,
             KECUALI BILA PENAWARAN DAN PEMBELIAN OBLIGASI TERSEBUT TIDAK BERTENTANGAN ATAU BUKAN
             MERUPAKAN PELANGGARAN TERHADAP PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN SERTA KETENTUAN-
             KETENTUAN BURSA EFEK YANG BERLAKU DI NEGARA ATAU YURISDIKSI DI LUAR INDONESIA TERSEBUT.
             PERSEROAN MENYATAKAN BAHWA SELURUH INFORMASI ATAU FAKTA MATERIAL TELAH DIUNGKAPKAN DAN
             INFORMASI ATAU FAKTA MATERIAL TERSEBUT TIDAK MENYESATKAN.




COVER BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 2                                                                                          01/07/26 23.24
Page 3
                     DAFTAR ISI


                     DAFTAR ISI			...................................................................................................................................................................................... i
                     DEFINISI DAN SINGKATAN.......................................................................................................................................................................... iii
                     SINGKATAN NAMA PERUSAHAAN.............................................................................................................................................................xiii
                     RINGKASAN			 .................................................................................................................................................................................. xiv
                     I.         PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN. .......................................................................................................................................1
                                A.      PEMENUHAN KRITERIA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN. .....................................................................................2
                                B.      KETERANGAN TENTANG OBLIGASI YANG DITERBITKAN. .................................................................................................2
                                C.      KETERANGAN TENTANG HASIL PEMERINGKATAN...........................................................................................................15
                                D.      INFORMASI MENGENAI WALI AMANAT...............................................................................................................................17
                     II.        PENGGUNAAN DANA YANG DIPEROLEH DARI HASIL PENAWARAN UMUM...........................................................................18
                     III.       PERNYATAAN UTANG....................................................................................................................................................................20
                     IV.        IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING. .......................................................................................................................................40
                     V.         ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN....................................................................................................................45
                                A.      UMUM		 ...................................................................................................................................................................................45
                                B.      FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEGIATAN USAHA DAN OPERASI PERSEROAN..........................................46
                                C.      PERUBAHAN KEBIJAKAN AKUNTANSI DALAM 2 (DUA) TAHUN TERAKHIR. ...................................................................49
                                D.      ANALISIS LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN..................................................................................49
                                E.      ANALISIS NERACA KEUANGAN...........................................................................................................................................53
                                F.      ANALISIS LAPORAN ARUS KAS...........................................................................................................................................55
                                G.      RASIO PROFITABILITAS DAN RENTABILITAS.....................................................................................................................56
                                H.      SEGMEN OPERASI................................................................................................................................................................57
                                I.      PROFIL PINJAMAN KEUANGAN DAN JATUH TEMPO. .......................................................................................................58
                                J.      LIKUIDITAS.............................................................................................................................................................................59
                                K.      BELANJA MODAL...................................................................................................................................................................59
                                L.      RISIKO FLUKTUASI KURS MATA UANG DAN SUKU BUNGA ACUAN PINJAMAN SERTA INFLASI..................................59
                                M.      DAMPAK PERUBAHAN HARGA TERHADAP PENJUALAN DAN PENDAPATAN BERSIH PERSEROAN. .........................60
                                N.      KEBIJAKAN PEMERINTAH YANG BERDAMPAK PADA KEGIATAN USAHA PERSEROAN. ...............................................61
                                O.      KOMITMEN INVESTASI BARANG MODAL. ..........................................................................................................................61
                                P.      KEJADIAN ATAU TRANSAKSI YANG TIDAK NORMAL DAN JARANG TERJADI YANG DAPAT
                                        MEMPENGARUHI JUMLAH PENDAPATAN DAN PROFITABILITAS PERSEROAN.............................................................61
                     VI.        FAKTOR RISIKO. ............................................................................................................................................................................62
                     VII.       KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN AKUNTAN PUBLIK..................................................................................67
                     VIII.      KETERANGAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN USAHA SERTA KECENDERUNGAN DAN
                                PROSPEK USAHA PERSEROAN...................................................................................................................................................68
                                A.      RIWAYAT SINGKAT PERSEROAN.........................................................................................................................................68
                                B.      PERKEMBANGAN SUSUNAN PEMEGANG SAHAM DAN KEPEMILIKAN SAHAM PERSEROAN.....................................69
                                C.      KEJADIAN PENTING YANG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN USAHA PERSEROAN................................................70
                                D.      PENGURUSAN DAN PENGAWASAN....................................................................................................................................71
                                E.      TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK (Good Corporate Governance)..........................................................................80
                                F.      SUMBER DAYA MANUSIA.................................................................................................................................................... 111
                                G.      STRUKTUR ORGANISASI PERSEROAN............................................................................................................................ 113
                                H.      STRUKTUR KEPEMILIKAN DAN HUBUNGAN PERUSAHAAN DAN PENGAWASAN PERSEROAN............................... 114
                                I.      KETERANGAN MENGENAI PEMEGANG SAHAM UTAMA. ............................................................................................... 118
                                J.      DOKUMEN PERIZINAN PERSEROAN................................................................................................................................121
                                K.      PERJANJIAN DENGAN PIHAK AFILIASI PERSEROAN [PLI to update].............................................................................121
                                L.      PERJANJIAN PENTING DENGAN PIHAK KETIGA.............................................................................................................138
                                M.      ASURANSI............................................................................................................................................................................146
                                N.      PERKARA HUKUM YANG SEDANG DIHADAPI PERSEROAN, DEWAN KOMISARIS, DAN DIREKSI. ............................148
                                O.      KEGIATAN USAHA. ..............................................................................................................................................................149




                                                                                                                            i



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 1                                                                                                                                                                                         01/07/26 23.30
Page 4
                                         1.      Umum.........................................................................................................................................................................149
                                         2.      Pemasaran.................................................................................................................................................................153
                                         3.      Keunggulan Bersaing.................................................................................................................................................155
                                         4.      Sektor Infrastruktur di Indonesia. ...............................................................................................................................156
                                         5.      Prospek Usaha...........................................................................................................................................................156
                                         6.      Strategi Perseroan. ....................................................................................................................................................157
                                         7.      Pembangunan Infrastruktur yang Berkelanjutan........................................................................................................158
                                         8.      Pembiayaan Proyek Infrastruktur Oleh Perseroan.....................................................................................................159
                                         9.      Kecenderungan yang Dapat Mempengaruhi Secara Signifikan Kegiatan Usaha dan Prospek Usaha. ....................160
                                         10. Teknologi Informasi. ...................................................................................................................................................161
                                         11. Persaingan Usaha......................................................................................................................................................164
                                         12. Tanggung Jawab Sosial Perusahaan.........................................................................................................................165
                                         13. Aset Material. .............................................................................................................................................................170
                                         14. Hak Atas Kekayaan Intelektual. .................................................................................................................................170
                                         15. Transaksi dengan Pihak-Pihak yang Terafiliasi..........................................................................................................171
                     IX.       PERPAJAKAN. ..............................................................................................................................................................................174
                     X.        PENJAMINAN EMISI OBLIGASI. ..................................................................................................................................................176
                     XI.       LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL...........................................................................................................178
                     XII.      KETERANGAN MENGENAI WALI AMANAT.................................................................................................................................181
                     XIII.     TATA CARA PEMESANAN OBLIGASI...........................................................................................................................................185
                               A.      PEMESAN YANG BERHAK..................................................................................................................................................185
                               B.      PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI. ...............................................................................................................................185
                               C.      JUMLAH MINIMUM PEMESANAN.......................................................................................................................................185
                               D.      MASA PENAWARAN UMUM................................................................................................................................................185
                               E.      TEMPAT PENGAJUAN PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI. .........................................................................................185
                               F.      BUKTI TANDA TERIMA PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI..........................................................................................185
                               G.      PENJATAHAN OBLIGASI. ....................................................................................................................................................185
                               H.      PEMBAYARAN PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI.......................................................................................................186
                               I.      PEMBAYARAN PENJAMIN PELAKSANA EMISI KEPADA PERSEROAN...........................................................................187
                               J.      DISTRIBUSI OBLIGASI SECARA ELEKTRONIK.................................................................................................................187
                               K.      PENDAFTARAN OBLIGASI KE DALAM PENITIPAN KOLEKTIF.........................................................................................187
                               L.      PENUNDAAN ATAU PEMBATALAN PENAWARAN UMUM OBLIGASI. ..............................................................................188
                               M.      PENGEMBALIAN UANG PEMESANAN...............................................................................................................................188
                               N.      LAIN-LAIN.............................................................................................................................................................................189
                     XIV.      PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI................................................190
                     XV.       PENDAPAT DARI SEGI HUKUM...................................................................................................................................................191
                     XVI.      LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN DAN LAPORAN KEUANGAN PERSEROAN.....................................................................192




                                                                                                                         ii



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 2                                                                                                                                                                                      01/07/26 23.30
Page 5
                      DEFINISI DAN SINGKATAN
                      Di dalam Prospektus ini, kata-kata di bawah ini mempunyai arti sebagai berikut, kecuali bila kalimatnya
                      menyatakan lain:

                      “Afiliasi”                 : berarti pihak-pihak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 22 angka 1 UUP2SK,
                                                   yang berarti:
                                                   a. hubungan keluarga karena perkawinan sampai derajat kedua, baik secara
                                                      horizontal maupun vertikal, yaitu hubungan seseorang dengan: (i) suami
                                                      atau istri, (ii) orang tua dari suami atau istri dan suami atau istri dari anak,
                                                      (iii) kakek dan nenek dari suami atau istri dan suami atau istri dari cucu, (iv)
                                                      saudara dari suami atau istri beserta suami atau istrinya dari saudara yang
                                                      bersangkutan atau (v) suami atau istri dari saudara orang yang
                                                      bersangkutan;
                                                   b. hubungan keluarga karena keturunan sampai dengan derajat kedua, baik
                                                      secara horizontal maupun vertikal, yaitu: (i) orang tua dan anak, (ii) kakek
                                                      dan nenek serta cucu atau (iii) saudara dari orang yang bersangkutan;
                                                   c. hubungan antara pihak dengan karyawan, Direktur atau Komisaris dari
                                                      pihak tersebut;
                                                   d. hubungan antara 2 (dua) atau lebih perusahaan di mana terdapat 1 (satu)
                                                      atau lebih anggota direksi, pengurus, dewan komisaris atau pengawas yang
                                                      sama;
                                                   e. hubungan antara perusahaan dan pihak, baik langsung maupun tidak
                                                      langsung, dengan cara apapun, mengendalikan atau dikendalikan oleh
                                                      perusahaan atau pihak tersebut dalam menentukan pengelolaan dan/atau
                                                      kebijakan perusahaan atau pihak dimaksud;
                                                   f. hubungan antara 2 (dua) atau lebih perusahaan yang dikendalikan baik
                                                      langsung maupun tidak langsung, dengan cara apapun, dalam menentukan
                                                      pengelolaan dan/atau kebijakan perusahaan, oleh pihak yang sama; atau
                                                   g. hubungan antara perusahaan dan pemegang saham utama, yaitu pihak
                                                      yang secara langsung maupun tidak langsung memiliki paling kurang 20%
                                                      (dua puluh persen) saham yang mempunyai hak suara dari perusahaan
                                                      tersebut.

                      “Anggaran Dasar”           : berarti anggaran dasar Perseroan.

                      “Agen Pembayaran” : berarti PT Kustodian Sentral Efek Indonesia atau KSEI berkedudukan di
                                          Jakarta Selatan yang menjalankan kegiatan usaha sebagai Lembaga
                                          Penyimpanan dan Penyelesaian sebagaimana didefinisikan dalam UUP2SK
                                          yang dalam Emisi bertugas sebagai Agen Pembayaran berdasarkan Perjanjian
                                          Agen Pembayaran dan mengadministrasikan Obligasi berdasarkan Perjanjian
                                          Pendaftaran Efek Bersifat Utang di KSEI. Agen Pembayaran berkewajiban
                                          membantu melaksanakan pembayaran jumlah yang terhutang oleh Perseroan
                                          atas Obligasi dalam bentuk Bunga Obligasi dan/atau pelunasan jumlah Pokok
                                          Obligasi beserta Denda (jika ada) kepada Pemegang Obligasi melalui
                                          Pemegang Rekening untuk dan atas nama Perseroan setelah Agen
                                          Pembayaran menerima dana tersebut dari Perseroan dengan hak-hak dan
                                          kewajiban-kewajiban sebagaimana diatur dalam Perjanjian Agen Pembayaran,
                                          dengan      memperhatikan     ketentuan-ketentuan      dalam    Perjanjian
                                          Perwaliamanatan.




                                                                              iii



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 3                                                                                           01/07/26 23.30
Page 6
                      “Akuntan Publik”           : berarti Kantor Akuntan Publik (“KAP”) Purwanto Susanti dan Surja (firma
                                                   anggota Ernst & Young Global Limited), yang melaksanakan audit atas laporan
                                                   keuangan Perseroan dalam rangka Penawaran Umum Obligasi.

                      “Bank Kustodian”           : berarti bank umum dan bank umum syariah yang telah memperoleh
                                                   persetujuan Otoritas Jasa Keuangan sebagai kustodian sebagaimana yang
                                                   dimaksud dalam Pasal 134 angka (19) UUP2SK.

                      “BUMN”                     : berarti Badan Usaha Milik Negara.

                      “Bunga Obligasi"           : berarti bunga Obligasi dari masing-masing seri Obligasi yang harus dibayar
                                                   oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi kecuali Obligasi yang dimiliki
                                                   Perseroan, sebagaimana ditentukan dalam Perjanjian Perwaliamanatan yaitu:
                                                   a. Obligasi Seri A dengan tingkat bunga tetap sebesar 7,40% (tujuh koma
                                                      empat nol persen) per tahun.
                                                   b. Obligasi Seri B dengan tingkat bunga tetap sebesar 7,65% (tujuh koma
                                                      enam lima persen) per tahun.
                                                   c. Obligasi Seri C dengan tingkat bunga tetap sebesar 7,70% (tujuh koma
                                                      tujuh nol persen) per tahun.

                      “BEI” atau “Bursa          : berarti penyelenggara pasar di pasar modal untuk transaksi bursa, yang dalam
                      Efek”                        hal ini adalah PT Bursa Efek Indonesia, berkedudukan di Jakarta Selatan.

                      “Daftar Pemegang           : berarti daftar yang dikeluarkan oleh KSEI yang memuat keterangan tentang
                      Rekening”                    kepemilikan Obligasi oleh Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening di
                                                   KSEI yang memuat keterangan antara lain: nama, jumlah kepemilikan Obligasi,
                                                   status pajak dan kewarganegaraan Pemegang Obligasi berdasarkan data
                                                   yang diberikan oleh Pemegang Rekening kepada KSEI.

                      “Denda”                    : berarti sejumlah dana yang wajib dibayar akibat adanya keterlambatan
                                                   kewajiban pembayaran Bunga Obligasi dan/atau Pokok Obligasi yaitu sebesar
                                                   1% (satu persen) per tahun di atas tingkat bunga Obligasi masing-masing Seri
                                                   Obligasi dari jumlah dana yang terlambat dibayar, yang dihitung secara harian,
                                                   sejak hari keterlambatan sampai dengan dibayar lunas suatu kewajiban yang
                                                   harus dibayar berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan, dengan ketentuan 1
                                                   (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1 (satu)
                                                   bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender.

                      “Efek”                     : berarti surat berharga atau kontrak investasi baik dalam bentuk konvensional
                                                   dan digital atau bentuk lain sesuai dengan perkembangan teknologi yang
                                                   memberikan hak kepada pemiliknya untuk secara langsung maupun tidak
                                                   langsung memperoleh manfaat ekonomis dari penerbit atau dari pihak tertentu
                                                   berdasarkan perjanjian dan setiap derivatif atas Efek, yang dapat dialihkan
                                                   dan/atau diperdagangkan di pasar modal, sebagaimana didefinisikan dalam
                                                   Pasal 22 angka 1 UUP2SK.

                      “Emisi”                    : berarti penawaran umum Obligasi oleh Perseroan untuk ditawarkan dan dijual
                                                   kepada Masyarakat melalui Penawaran Umum.

                      “Equity Financing”         : berarti pembiayaan yang dilakukan dengan memberikan pembiayaan dalam
                                                   bentuk penyertaan saham.

                      “Force Majeure”            : berarti salah satu atau lebih peristiwa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14
                                                   Perjanjian Perwaliamanatan yaitu meliputi:




                                                                            iv



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 4                                                                                      01/07/26 23.30
Page 7
                                                  a. Banjir, gempa bumi, gunung meletus, kebakaran, perang atau huru hara di
                                                     Negara Republik Indonesia, atau keadaan darurat lainnya yang mempunyai
                                                     akibat negatif secara material terhadap kemampuan masing masing pihak
                                                     untuk memenuhi kewajibannya berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan;
                                                  b. Perubahan dalam bidang ekonomi atau pasar uang di Negara Republik
                                                     Indonesia atau perubahan peraturan perundang-undangan khususnya
                                                     dalam bidang moneter di dalam negeri yang dapat mempunyai akibat
                                                     negatif secara material terhadap kelangsungan usaha Perseroan;
                                                  c. Saat dampaknya dari perubahan peraturan perundang-undangan atau
                                                     pemberlakuan atau penerbitan suatu keputusan atau pemberlakuan
                                                     undang-undang, peraturan, penetapan atau perintah dari pengadilan atau
                                                     otoritas pemerintahan yang memiliki dampak negatif secara material
                                                     terhadap kegiatan usaha Perseroan.

                      “Hari Bursa”               : berarti hari-hari di mana Bursa Efek melakukan aktivitas transaksi
                                                   perdagangan efek menurut peraturan perundang-undangan di Negara
                                                   Republik Indonesia yang berlaku dan ketentuan-ketentuan Bursa Efek.

                      “Hari Kalender”            : berarti setiap hari dalam satu tahun sesuai dengan kalender Gregorian tanpa
                                                   kecuali, termasuk hari Sabtu, Minggu dan hari libur nasional yang sewaktu-
                                                   waktu dapat ditetapkan oleh Pemerintah.

                      “Hari Kerja”               : berarti hari Senin sampai dengan hari Jumat, kecuali hari libur nasional yang
                                                   ditetapkan oleh Pemerintah.

                      “Jumlah Terutang”          : berarti jumlah uang yang harus dibayar oleh Perseroan kepada Pemegang
                                                   Obligasi berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan serta perjanjian-perjanjian
                                                   lainnya yang berhubungan dengan Emisi ini termasuk tetapi tidak terbatas
                                                   pada Pokok Obligasi, Bunga Obligasi serta Denda (jika ada) yang terutang dari
                                                   waktu ke waktu.

                      “Kegiatan Usaha            : berarti kegiatan usaha Perseroan sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar
                      Sehari-Hari”                 Perseroan yakni sebagai berikut:
                                                   a. Memberikan pembiayaan dalam bentuk penyediaan dana pada proyek
                                                      infrastruktur, yaitu pinjaman langsung (direct financing) dalam bentuk,
                                                      antara lain, senior debts, subordinated debts/mezzanine financing, bridge
                                                      finance, take-out finance dan/atau refinance;
                                                   b. Memberikan dukungan kredit (credit enhancement);
                                                   c. Melakukan penyertaan modal (equity investment);
                                                   d. Memberikan jasa dalam mencari pasar swap (swap market) yang berkaitan
                                                      dengan pembiayaan infrastruktur;
                                                   e. Memberikan jasa konsultasi (advisory service) yang berkaitan dengan,
                                                      antara lain pendekatan risiko (risks assessment), analisa kelayakan
                                                      (feasibility analysis), struktur proyek (project structuring), model
                                                      pembiayaan (financial modeling) dan/atau pembangunan proyek (project
                                                      development);
                                                   f. Memberikan fasilitas pengembangan proyek;
                                                   g. Memberikan bantuan teknis;
                                                   h. Menyediakan bantuan nasihat, bimbingan dan operasional usaha dan
                                                      permasalahan organisasi dan manajemen perusahaan industri;
                                                   i. Menyediakan jasa konsultansi pariwisata profesional;
                                                   j. Menyediakan konsultansi transportasi;
                                                   k. Memberikan fasilitas lain yang tidak berhubungan dengan pembiayaan
                                                      infrastruktur berdasarkan penugasan pemerintah; dan




                                                                            v



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 5                                                                                     01/07/26 23.30
Page 8
                                                  l. Melakukan kegiatan pembiayaan lain yang terkait dengan pembiayaan
                                                     infrastruktur setelah mendapatkan persetujuan dari OJK.

                      “Kemenkum”                 : berarti singkatan dari Kementerian Hukum Republik Indonesia (dahulu dikenal
                                                   dengan nama Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
                                                   Indonesia, Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia,
                                                   Departemen Kehakiman Republik Indonesia, Departemen Hukum dan
                                                   Perundang-undangan Republik Indonesia atau nama lainnya).

                      “Konfirmasi Tertulis”      : berarti konfirmasi tertulis dan/atau laporan saldo Obligasi dalam Rekening Efek
                                                   yang diterbitkan oleh KSEI, atau Pemegang Rekening berdasarkan perjanjian
                                                   pembukaan Rekening Efek dengan Pemegang Obligasi dan konfirmasi
                                                   tersebut menjadi dasar bagi Pemegang Obligasi untuk mendapatkan
                                                   pembayaran Bunga Obligasi, pelunasan Pokok Obligasi dan hak-hak lain yang
                                                   berkaitan dengan Obligasi.

                      “Konfirmasi Tertulis       : berarti surat konfirmasi kepemilikan Obligasi yang diterbitkan oleh KSEI
                      Untuk RUPO atau              kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening, khusus untuk
                      KTUR”                        menghadiri RUPO atau meminta diselenggarakannya RUPO, dengan
                                                   memperhatikan ketentuan-ketentuan KSEI.

                      “Konsultan Hukum”          : berarti PwC Legal Indonesia, konsultan hukum yang melakukan pemeriksaan
                                                   dari segi hukum atas fakta yang ada mengenai Perseroan dan keterangan lain
                                                   yang berkaitan dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
                                                   Berkelanjutan III Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026 ini.

                      “Kustodian”                : berarti pihak yang memberikan jasa penitipan efek dan harta lain yang
                                                   berkaitan dengan efek, harta yang berkaitan dengan portofolio investasi
                                                   kolektif serta jasa lain, termasuk menerima dividen, bunga, dan hak lain,
                                                   menyelesaikan transaksi efek, serta mewakili pemegang rekening yang
                                                   menjadi nasabahnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 22 angka 1
                                                   UUP2SK.

                      “Manajer                   : berarti PT Bahana Sekuritas yang bertanggung jawab atas penjatahan Obligasi
                      Penjatahan”                  yang ditawarkan sesuai dengan syarat-syarat yang ditetapkan dalam
                                                   Peraturan No. IX.A.7.

                      “Masyarakat”               : berarti perorangan, baik warga negara Indonesia maupun warga negara Asing
                                                   dan/atau badan hukum, baik badan-badan hukum Indonesia maupun badan-
                                                   badan hukum asing yang bertempat tinggal/berkedudukan di Indonesia
                                                   dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku di
                                                   Indonesia.

                      “Menkum”                   : berarti singkatan dari Menteri Hukum Republik Indonesia (sebelumnya dikenal
                                                   dengan nama Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia,
                                                   Menteri     Kehakiman     Republik    Indonesia,   Menteri    Hukum    dan
                                                   perundangundangan dan/atau nama lainnya).

                      “Notaris”                  : berarti Utiek Rochmuljati Abdurachman S.H., MLI., M.Kn., Notaris di Jakarta,
                                                   yang membuat perjanjian-perjanjian dan pernyataan dalam bentuk akta notaris
                                                   sehubungan dengan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan
                                                   III Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026 ini.

                      “Obligasi”                 : berarti Obligasi Berkelanjutan III Indonesia Infrastructure Finance Tahap I
                                                   Tahun 2026 ini dengan jumlah Pokok Obligasi sebesar Rp432.585.000.000



                                                                             vi



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 6                                                                                       01/07/26 23.30
Page 9
                                                  (empat ratus tiga puluh dua miliar lima ratus delapan puluh lima juta Rupiah)
                                                  yang terdiri dari:
                                                  a. Jumlah Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar
                                                     Rp367.855.000.000 (tiga ratus enam puluh tujuh miliar delapan ratus lima
                                                     puluh lima juta Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 7,40% (tujuh
                                                     koma empat nol persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi Seri A adalah
                                                     370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender terhitung sejak Tanggal Emisi.
                                                  b. Jumlah Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp53.730.000.000
                                                     (lima puluh tiga miliar tujuh ratus tiga puluh juta Rupiah) dengan tingkat
                                                     bunga tetap sebesar 7,65% (tujuh koma enam lima persen) per tahun.
                                                     Jangka waktu Obligasi Seri B adalah 3 (tiga) tahun terhitung sejak Tanggal
                                                     Emisi.
                                                  c. Jumlah Obligasi Seri C yang ditawarkan adalah sebesar Rp11.000.000.000
                                                     (sebelas miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 7,70% (tujuh
                                                     koma tujuh nol persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi Seri C adalah
                                                     5 (lima) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi.

                                                  Jumlah Pokok Obligasi tersebut dapat berkurang sehubungan dengan
                                                  pelunasan Pokok Obligasi dari masing-masing Seri Obligasi dan/atau
                                                  pelaksanaan pembelian kembali, sebagai pelunasan Obligasi sebagaimana
                                                  dibuktikan dengan Sertifikat Jumbo Obligasi.

                      “OJK”                      : berarti lembaga negara yang independen, yang mempunyai fungsi, tugas dan
                                                   wewenang pengaturan, pengawasan, pemeriksaan, dan penyidikan
                                                   sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 angka (1) Undang-Undang No. 21
                                                   Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan sebagaimana diubah sebagian
                                                   dengan UUP2SK, atau para pengganti dan/atau penerima hak dan
                                                   kewajibannya yang sah secara hukum. Sejak tanggal 31 Desember 2012,
                                                   fungsi, tugas, dan wewenang pengaturan dan pengawasan kegiatan jasa
                                                   keuangan di sektor Pasar Modal, Perasuransian, Dana Pensiun, Lembaga
                                                   Pembiayaan, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya beralih dari Menteri
                                                   Keuangan dan Bapepam dan LK ke Otoritas Jasa Keuangan, sesuai dengan
                                                   ketentuan Pasal 55 ayat (1) Undang-Undang Otoritas Jasa Keuangan.

                      “Pembiayaan                : berarti jenis pembiayaan hibrida yang menggabungkan elemen pembiayaan
                      Mezzanine”                   hutang dan ekuitas.

                      “Pemerintah”               : berarti Pemerintah Republik Indonesia.

                      “Pemegang Obligasi” : berarti masyarakat yang memiliki manfaat atas sebagian atau seluruh Obligasi
                                            yang disimpan dan diadministrasikan dalam:
                                            a. Rekening Efek pada KSEI; atau
                                            b. Rekening Efek pada KSEI melalui Bank Kustodian atau Perusahaan Efek.

                      “Pemegang                  : berarti pihak yang namanya tercatat sebagai pemilik Rekening Efek di KSEI
                      Rekening”                    yang meliputi Bank Kustodian dan/atau Perusahaan Efek dan/atau pihak lain
                                                   yang disetujui oleh KSEI dengan memperhatikan perundang-undangan di
                                                   bidang pasar modal.

                      “Pemeringkat Efek”         : berarti PT Fitch Ratings Indonesia (“Fitch”).

                      “Penawaran Umum” : berarti kegiatan penawaran efek yang dilakukan oleh Perseroan untuk menjual
                                         efek kepada masyarakat berdasarkan tata cara yang diatur dalam UUP2SK
                                         dan peraturan pelaksanaannya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 22 angka
                                         1 UUP2SK.



                                                                             vii



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 7                                                                                    01/07/26 23.30
Page 10
                      “Penawaran Umum            : berarti kegiatan penawaran umum atas obligasi yang dilakukan secara
                      Berkelanjutan”               bertahap oleh Perseroan, sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
                                                   No. 36/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Penawaran Umum
                                                   Berkelanjutan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk.

                      “Pengakuan Utang           : berarti Akta Pengakuan Utang Obligasi Berkelanjutan III Indonesia
                      Obligasi”                    Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026 No. 69 tanggal 29 Juni 2026, yang
                                                   dibuat di hadapan Utiek Rochmuljati Abdurachman, S.H., M.LI., M.Kn., Notaris
                                                   di Jakarta.

                      “Penitipan Kolektif”       : berarti jasa penitipan atas Efek dan/atau dana yang dimiliki bersama oleh lebih
                                                   dari 1 (satu) pihak yang kepentingannya diwakili oleh Kustodian, sebagaimana
                                                   dimaksud dalam Pasal 22 angka 1 UUP2SK.

                      “Penjamin Emisi            : berarti pihak yang membuat kontrak dengan Perseroan untuk menjamin
                      Obligasi”                    Penawaran Umum Efek Perseroan dengan kewajiban untuk membeli sisa Efek
                                                   yang tidak terjual sebagaimana dimaksud dalam Pasal 22 angka 1 UUP2SK,
                                                   sebagaimana dalam hal ini telah ditunjuk oleh Perseroan berdasarkan
                                                   Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi, yang dalam hal ini adalah PT Bahana
                                                   Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas, PT CIMB Niaga Sekuritas, PT Indo
                                                   Premier Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas, yang akan memberikan jaminan
                                                   kesanggupan penuh (full commitment) terhadap penerbitan Obligasi dengan
                                                   memperhatikan syarat dan ketentuan dalam Perjanjian Penjaminan Emisi
                                                   Efek.

                      “Penjamin Pelaksana : berarti pihak yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan Penawaran
                      Emisi Obligasi”       Umum, yang dalam hal ini adalah PT Bahana Sekuritas, PT BRI Danareksa
                                            Sekuritas, PT CIMB Niaga Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas dan PT
                                            Mandiri Sekuritas sesuai dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan dalam
                                            Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi.

                      “Perjanjian Agen           : berarti Akta Perjanjian Agen Pembayaran Obligasi Berkelanjutan III Indonesia
                      Pembayaran                   Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026 No. 04 tanggal 1 April 2026 yang
                      Obligasi”                    ditandatangani antara Perseroan dengan KSEI di hadapan Utiek Rochmuljati
                                                   Abdurachman, S.H., M.LI., M.Kn., Notaris di Jakarta.

                      “Perjanjian                : berarti Perjanjian Pendaftaran Efek Bersifat Utang perihal Pendaftaran
                      Pendaftaran Efek             Obligasi di KSEI No. SP-046/OBL/KSEI/0226 tanggal 1 April 2026 antara
                      Bersifat Utang di            Perseroan dan KSEI yang dibuat di bawah tangan dan bermeterai cukup.
                      KSEI”

                      “Perjanjian                : berarti Akta Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi Berkelanjutan III Indonesia
                      Penjaminan Emisi             Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026 No. 03 tanggal 1 April 2026
                      Obligasi”                    sebagaimana diubah dengan Akta Addendum Perjanjian Penjaminan Emisi
                                                   Obligasi Berkelanjutan III Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026
                                                   No. 26 tanggal 23 April 2026, Akta Addendum Kedua Perjanjian Penjaminan
                                                   Emisi Obligasi Berkelanjutan III Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun
                                                   2026 No. 08 tanggal 3 Juni 2026, dan Akta Addendum dan Pernyataan Kembali
                                                   Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi Berkelanjutan III Indonesia Infrastructure
                                                   Finance Tahap I Tahun 2026 No. 68 tanggal 29 Juni 2026, yang ditandatangani
                                                   antara Perseroan dengan Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin
                                                   Emisi Obligasi di hadapan Utiek Rochmuljati Abdurachman, S.H., M.LI., M.Kn.,
                                                   Notaris di Jakarta.




                                                                            viii



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 8                                                                                       01/07/26 23.30
Page 11
                                                 : berarti Akta Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan III Indonesia
                                                   Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026 No. 02 tanggal 1 April 2026
                      “Perjanjian
                                                   sebagaimana diubah dengan Akta Addendum Perjanjian Perwaliamanatan
                      Perwaliamanatan
                                                   Obligasi Berkelanjutan III Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026
                      Obligasi”
                                                   No. 25 tanggal 23 April 2026 Akta Addendum Kedua Perjanjian
                                                   Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan III Indonesia Infrastructure Finance
                                                   Tahap I Tahun 2026 No. 07 tanggal 3 Juni 2026, dan Akta Addendum dan
                                                   Pernyataan Kembali Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan III
                                                   Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026 No. 67 tanggal 29 Juni
                                                   2026, yang ditandatangani antara Perseroan dengan Wali Amanat di hadapan
                                                   Utiek Rochmuljati Abdurachman, S.H., M.LI., M.Kn., Notaris di Jakarta.

                      “Pernyataan                : berarti Akta Pernyataan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
                      Penawaran Umum               Berkelanjutan III Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026 No. 01
                      Berkelanjutan”               tanggal 1 April 2026 sebagaimana diubah dengan Akta Addendum Pernyataan
                                                   Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan III Indonesia
                                                   Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026 No. 24 tanggal 23 April 2026 dan
                                                   Akta Addendum Kedua Pernyataan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
                                                   Berkelanjutan III Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026 No. 06
                                                   tanggal 3 Juni 2026, dan Akta Addendum dan Pernyataan Kembali Pernyataan
                                                   Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan III Indonesia
                                                   Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026 No. 66 tanggal 29 Juni 2026, yang
                                                   ditandatangani oleh Perseroan di hadapan Utiek Rochmuljati Abdurachman,
                                                   S.H., M.LI., M.Kn., Notaris di Jakarta.

                      “Pernyataan                : berarti dokumen yang wajib disampaikan kepada OJK oleh Perseroan dalam
                      Pendaftaran”                 rangka Penawaran Umum atau perusahaan publik, sebagaimana diatur dalam
                                                   POJK No. 7/2017 dan Peraturan Bapepam dan LK Nomor: IX.A.1, Lampiran
                                                   Keputusan Ketua Bapepam dan LK tanggal 30-12-2011 (tiga puluh Desember
                                                   dua ribu sebelas) Nomor: Kep-690/BL/2011 tentang Ketentuan Umum
                                                   Pengajuan Pernyataan Pendaftaran.

                      “Peraturan No.             : berarti Peraturan Bapepam dan LK No. IX.A.2 Lampiran Keputusan Ketua
                      IX.A.2”                      Bapepam dan LK No. Kep-122/BL/2009 tanggal 29 Mei 2009 tentang Tata Cara
                                                   Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran Umum.

                      “Peraturan No.             : berarti Peraturan Bapepam dan LK No. IX.A.7 Lampiran Keputusan Ketua
                      IX.A.7”                      Bapepam dan LK No. Kep-691/BL/2011 tanggal 30 Desember 2011 tentang
                                                   Pemesanan dan Penjatahan Efek Dalam Penawaran Umum.


                      “Perpres No.               : berarti Peraturan Presiden No. 13 tahun 2018 tentang Penerapan Prinsip
                      13/2018”                     Mengenali Pemilik Manfaat dari Korporasi Dalam Rangka Pencegahan dan
                                                   Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dan Tindak Pidana
                                                   Pendanaan Terorisme.

                      “Perseroan”                : berarti pihak yang melakukan Emisi, yang dalam hal ini adalah PT Indonesia
                                                   Infrastructure Finance, berkedudukan di Prosperity Tower Lantai 53 – 55,
                                                   District 8 Sudirman Central Business District, LOT 28, Jalan Jenderal Sudirman
                                                   Kav. 52–23, Jakarta Selatan.

                      “Perusahaan Efek”          : berarti pihak yang melakukan kegiatan sebagai Penjamin Emisi Efek dan/atau
                                                   Perantara Pedagang Efek dan/atau Manajer Investasi sebagaimana dimaksud
                                                   dalam Pasal 22 angka 1 UUP2SK.




                                                                            ix



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 9                                                                                      01/07/26 23.30
Page 12
                      “POJK No. 7/2017”           : berarti Peraturan OJK No. 7/POJK.04/2017 tanggal 14 Maret 2017 tentang
                                                    Dokumen Pernyataan Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran Umum Efek
                                                    Bersifat Ekuitas, Efek Bersifat Utang, dan/atau Sukuk.

                      “POJK No. 9/2017”           : berarti Peraturan OJK No. 9/POJK.04/2017 tanggal 14 Maret 2017 tentang
                                                    Bentuk dan Isi Prospektus dan Prospektus Ringkas Dalam Rangka Penawaran
                                                    Umum Efek Bersifat Utang.

                      “POJK No. 19/2020” : berarti Peraturan OJK No. 19/POJK.04/2020 tanggal 23 April 2020 tentang
                                           tentang Bank Umum Yang Melakukan Kegiatan Sebagai Wali Amanat.

                      “POJK No. 20/2020” : berarti Peraturan OJK No. 20/POJK.04/2020 tanggal 23 April 2020 tentang
                                           Kontrak Perwaliamanatan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk.

                      “POJK No. 23/2017” : berarti Peraturan OJK No. 23/POJK.04/2017 tanggal 22 Juni 2017 tentang
                                           Prospektus Awal dan Info Memo.

                      “POJK No. 33/2014” : berarti Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014
                                           tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik.

                      “POJK No. 34/2014” : berarti Peraturan OJK No. 34/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014
                                           tentang Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik.

                      “POJK No. 35/2014” : berarti Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014
                                           tentang Sekretaris Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik.

                      “POJK No. 36/2014” : berarti Peraturan OJK No. 36/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014
                                           tentang Penawaran Umum Berkelanjutan Efek Bersifat Utang dan/Atau Sukuk.

                      “POJK No. 40/2025” : berarti Peraturan OJK No. 40/POJK.04/2025 tanggal 19 Desember 2025
                                           tentang Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum, yang akan mulai berlaku
                                           sejak tanggal 22 Juni 2026.

                      “POJK No. 42/2024” : berarti Peraturan OJK No. 42 Tahun 2024 tanggal 27 Desember 2024 tentang
                                           Penerapan Manajemen Risiko Bagi Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal
                                           Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya.

                      “POJK No. 46/2020” : berarti Peraturan OJK No. 46/POJK.05/2020 tanggal 27 Oktober 2020 tentang
                                           Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur sebagaimana telah diubah beberapa
                                           kali, terakhir dengan Peraturan OJK Nomor 35 Tahun 2025 tentang Perubahan
                                           atas Peraturan OJK Nomor 46 Tahun 2024 tentang Pengembangan dan
                                           Penguatan Perusahaan Pembiayaan, Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur,
                                           dan Perusahaan Modal Ventura.

                      “POJK No. 46/2024” : berarti Peraturan OJK No. 46 Tahun 2024 tentang Pengembangan dan
                                           Penguatan Perusahaan Pembiayaan, Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur,
                                           dan Perusahaan Modal Ventura.

                      “POJK No. 48/2024” : berarti Peraturan OJK No. 48 Tahun 2024 tanggal 31 Desember 2024 tentang
                                           Tata Kelola Yang Baik Bagi Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal
                                           Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya.

                      “POJK No. 49/2020” : berarti Peraturan OJK No. 49/POJK.04/2020 tanggal 3 Desember 2020
                                           tentang Pemeringkatan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk.




                                                                           x



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 10                                                                               01/07/26 23.30
Page 13
                      “POJK No. 55/2015” : berarti Peraturan OJK No.55/POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015
                                           tentang Pembentukan Dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit.

                      “POJK No. 56/2015” : berarti Peraturan OJK No. 56/POJK.04/2015 tanggal 29 Desember 2015
                                           tentang Pembentukan dan Pedoman Penyusunan Piagam Unit Audit Internal.

                      “Pokok Obligasi”            : berarti jumlah pokok pinjaman Perseroan kepada Pemegang Obligasi
                                                    berdasarkan Obligasi yang terutang dari waktu ke waktu bernilai nominal dalam
                                                    jumlah sebesar Rp432.585.000.000 (empat ratus tiga puluh dua miliar lima
                                                    ratus delapan puluh lima juta Rupiah), yang terdiri dari:

                                                   a. Jumlah Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar
                                                      Rp367.855.000.000 (tiga ratus enam puluh tujuh miliar delapan ratus lima
                                                      puluh lima juta Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 7,40% (tujuh
                                                      koma empat nol persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi Seri A adalah
                                                      370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender terhitung sejak Tanggal Emisi.
                                                   b. Jumlah Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp53.730.000.000
                                                      (lima puluh tiga miliar tujuh ratus tiga puluh juta Rupiah) dengan tingkat
                                                      bunga tetap sebesar 7,65% (tujuh koma enam lima persen) per tahun.
                                                      Jangka waktu Obligasi Seri B adalah 3 (tiga) tahun terhitung sejak Tanggal
                                                      Emisi.
                                                   c. Jumlah Obligasi Seri C yang ditawarkan adalah sebesar Rp11.000.000.000
                                                      (sebelas miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 7,70% (tujuh
                                                      koma tujuh nol persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi Seri C adalah
                                                      5 (lima) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi.

                                                   Jumlah Pokok Obligasi tersebut dapat berkurang sehubungan dengan
                                                   pelunasan Pokok Obligasi dari masing-masing Seri Obligasi dan/atau
                                                   pelaksanaan pembelian kembali, sebagai pelunasan Obligasi sebagaimana
                                                   dibuktikan dengan Sertifikat Jumbo Obligasi.

                      “Produk Credit              : berarti produk garansi kepada klien untuk meningkatkan kualitas kredit, di
                      Enhancement”                  mana klian mendapatkan penilaian kredit yang lebih baik.

                      “Prospektus Awal”           : berarti prospektus sebagaimana dimaksud dalam POJK No. 23/2017 yang
                                                    merupakan dokumen tertulis yang memuat seluruh informasi dalam
                                                    Prospektus yang disampaikan kepada OJK sebagai bagian dari Pernyataan
                                                    Pendaftaran, kecuali informasi mengenai penjaminan emisi Obligasi, tingkat
                                                    suku bunga Obligasi atau hal-hal lain yang berhubungan dengan persyaratan
                                                    Penawaran Umum Berkelanjutan yang belum dapat ditentukan.

                      “Prospektus Ringkas” : berarti ringkasan dari isi Prospektus Awal, sebagaimana dimaksud dalam
                                             Pasal 1 angka 9 POJK No. 7/2017.

                      “Prospektus”                : berarti dokumen tertulis yang memuat informasi Perseroan dan informasi lain
                                                    sehubungan dengan Penawaran Umum dengan tujuan agar pihak lain
                                                    membeli Obligasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 22 angka 1 UUP2SK,
                                                    dokumen mana wajib disusun sesuai dengan ketentuan sebagaimana diatur
                                                    dalam Peraturan di sektor Pasar Modal termasuk POJK No. 9/2017.

                      “Rekening Efek”             : berarti rekening yang memuat catatan mengenai posisi Obligasi dan atau dana
                                                    milik Pemegang Obligasi yang diadministrasikan oleh KSEI atau Pemegang
                                                    Rekening berdasarkan perjanjian pembukaan rekening efek yang
                                                    ditandatangani Pemegang Obligasi.




                                                                             xi



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 11                                                                                     01/07/26 23.30
Page 14
                      “Rp”                        : berarti singkatan dari Rupiah, yang merupakan mata uang sah dan berlaku di
                                                    Negara Republik Indonesia.

                      “RUPO”                      : berarti singkatan dari Rapat Umum Pemegang Obligasi sebagaimana diatur
                                                    dalam Pasal 10 Perjanjian Perwaliamanatan.

                      “RUPS”                      : berarti singkatan dari Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan yang
                                                    diselenggarakan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan.

                      "Satuan                     : berarti satuan jumlah Obligasi yang dapat dipindahbukukan dari satu Rekening
                      Pemindahbukuan                Efek ke Rekening Efek lainnya adalah sebesar Rp1 (satu Rupiah) dan
                      dan Satuan                    kelipatannya dan satuan perdagangan Obligasi yang diperdagangkan adalah
                      Perdagangan”                  senilai Rp1.000.000 (satu juta Rupiah) dan/atau kelipatannya.

                      “Seri Obligasi”             : berarti 3 (tiga) Seri Obligasi yang dijamin secara kesanggupan penuh (full
                                                    commitment) sebesar Rp432.585.000.000 (empat ratus tiga puluh dua miliar
                                                    lima ratus delapan puluh lima juta Rupiah), yaitu:
                                                    a. Jumlah Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar
                                                       Rp367.855.000.000 (tiga ratus enam puluh tujuh miliar delapan ratus lima
                                                       puluh lima juta Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 7,40% (tujuh
                                                       koma empat nol persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi Seri A adalah
                                                       370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender terhitung sejak Tanggal Emisi.
                                                    b. Jumlah Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp53.730.000.000
                                                       (lima puluh tiga miliar tujuh ratus tiga puluh juta Rupiah) dengan tingkat
                                                       bunga tetap sebesar 7,65% (tujuh koma enam lima persen) per tahun.
                                                       Jangka waktu Obligasi Seri B adalah 3 (tiga) tahun terhitung sejak Tanggal
                                                       Emisi.
                                                    c. Jumlah Obligasi Seri C yang ditawarkan adalah sebesar Rp11.000.000.000
                                                       (sebelas miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 7,70% (tujuh
                                                       koma tujuh nol persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi Seri C adalah
                                                       5 (lima) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi.

                      "Sertifikat Jumbo           : berarti bukti penerbitan Obligasi yang disimpan di KSEI yang diterbitkan atas
                      Obligasi"                     nama KSEI untuk kepentingan Pemegang Obligasi melalui Pemegang
                                                    Rekening, sertifikat tersebut wajib diperbaharui dengan jumlah Pokok Obligasi
                                                    yang terutang setelah Perseroan melakukan pelunasan sebagian
                                                    sebagaimana diatur dalam Pasal 5 Perjanjian Perwaliamanatan.

                      "Tanggal Efektif" atau : berarti tanggal di mana Pernyataan Pendaftaran yang diserahkan Perseroan
                      “Pernyataan              kepada OJK telah menjadi Efektif, yakni pada hari kerja ke-20 (kedua puluh)
                      Pendaftaran Menjadi sejak diterimanya Pernyataan Pendaftaran secara lengkap atau pada tanggal
                      Efektif”                 yang lebih awal jika dinyatakan efektif oleh OJK sebagaimana dimaksud dalam
                                               Pasal 22 angka 25 UUP2SK.

                      “Tanggal Emisi”             : berarti tanggal pembayaran hasil Emisi dari Penjamin Pelaksana Emisi
                                                    Obligasi kepada Perseroan, yang merupakan tanggal penerbitan Obligasi,
                                                    yaitu tanggal 8 Juli 2026.


                      “Tanggal Pelunasan          : berarti tanggal di mana jumlah Pokok Obligasi sesuai dengan masing-masing
                      Pokok Obligasi”               Seri Obligasi menjadi jatuh tempo dan wajib dibayar kepada Pemegang
                                                    Obligasi sebagaimana ditetapkan dalam Daftar Pemegang Rekening, melalui
                                                    Agen Pembayaran dengan memperhatikan ketentuan dalam Pasal 5 dan Pasal
                                                    16.10 Perjanjian Perwaliamanatan, dengan perincian tanggal-tanggal sebagai
                                                    berikut:



                                                                             xii



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 12                                                                                     01/07/26 23.30
Page 15
                                                   -   Tanggal jatuh tempo untuk Seri A pada tanggal 18 Juli 2027;
                                                   -   Tanggal jatuh tempo untuk Seri B pada tanggal 8 Juli 2029; dan
                                                   -   Tanggal jatuh tempo untuk Seri C pada tanggal 8 Juli 2031;

                      “Tanggal                    : berarti tanggal pembayaran dana hasil Emisi Obligasi kepada Perseroan yang
                      Pembayaran”                   disetor oleh Penjamin Emisi Obligasi melalui Penjamin Pelaksana Emisi
                                                    Obligasi ke dalam rekening Perseroan (in good funds) berdasarkan ketentuan
                                                    dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi, yang merupakan tanggal yang
                                                    sama dengan Tanggal Emisi.

                      “Tanggal                    : berarti tanggal-tanggal saat Bunga Obligasi masing-masing seri Obligasi
                      Pembayaran Bunga              menjadi jatuh tempo dan wajib dibayar kepada Pemegang Obligasi yang
                      Obligasi”                     namanya tercantum dalam Daftar Pemegang Rekening melalui Agen
                                                    Pembayaran dan dengan memperhatikan ketentuan dalam Pasal 5 dan Pasal
                                                    16.10 Perjanjian Perwaliamanatan, serta dengan perincian tanggal-tanggal
                                                    pembayaran Bunga Obligasi pada Bab I.

                      “Tanggal Penjatahan” : berarti tanggal dilakukannya penjatahan Obligasi, yaitu tanggal 6 Juli 2026.

                      “UUPM”                      : berarti Undang-Undang No. 8 tahun 1995 tanggal 10 November 1995 tentang
                                                    Pasar Modal sebagaimana diubah sebagian dengan UUP2SK.

                      “UUPT”                      : berarti Undang-Undang Republik Indonesia No. 40 Tahun 2007 tanggal 16
                                                    Agustus 2007 tentang Perseroan Terbatas sebagaimana diubah dengan
                                                    Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah
                                                    Pengganti Undang-Undang No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja Menjadi
                                                    Undang-Undang tanggal 31 Maret 2023.

                      ”UUP2SK”                    : berarti Undang-undang No.4 tahun 2023 tentang Pengembangan dan
                                                    Penguatan Sektor Keuangan tanggal 12 Januari 2023.

                      ”Wali Amanat”               : berarti PT Bank CIMB Niaga Tbk, berkedudukan dan berkantor pusat di Jakarta
                                                    Selatan, bertindak untuk diri sendiri dan berdasarkan Perjanjian
                                                    Perwaliamanatan mewakili kepentingan seluruh Pemegang Obligasi.




                                                                             xiii



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 13                                                                                   01/07/26 23.30
Page 16
                      SINGKATAN NAMA PERUSAHAAN
                      Di dalam Prospektus ini, kata-kata di bawah ini mempunyai arti sebagai berikut, kecuali bila kalimatnya
                      menyatakan lain:

                      “ADB”              : berarti singkatan dari Asian Development Bank atau Bank Pembangunan Asia.

                      “DEG”              : berarti singkatan dari DEG – Deutsche Investitions-und Entwicklungsgesellschaft mbH.

                      “IFC”              : berarti singkatan dari International Finance Corporation.

                      “SMBC”             : berarti singkatan dari Sumitomo Mitsui Banking Corporation.

                      “SMI”              : berarti singkatan dari PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero).




                                                                               xiv



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 14                                                                                   01/07/26 23.30
Page 17
                      RINGKASAN

                      Ringkasan di bawah ini dibuat atas dasar fakta-fakta serta pertimbangan-pertimbangan penting yang
                      merupakan bagian yang tidak terpisahkan dan harus dibaca dalam kaitannya dengan informasi lain
                      yang lebih rinci, termasuk laporan keuangan beserta catatan atas laporan keuangan terkait, yang
                      laporannya tercantum di dalam Prospektus ini, serta faktor risiko, yang tercantum dalam Prospektus
                      ini. Semua informasi keuangan yang tercantum dalam Prospektus ini bersumber dari laporan keuangan
                      yang dinyatakan dalam mata uang Rupiah kecuali dinyatakan lain dan disajikan sesuai dengan Standar
                      Akuntansi Keuangan (“SAK”) di Indonesia.


                      A.        RIWAYAT SINGKAT PERSEROAN
                      Perseroan didirikan di Republik Indonesia berdasarkan Akta Pendirian No. 34 tanggal 15 Januari 2010,
                      yang dibuat di hadapan Aulia Taufani, S.H., sebagai pengganti dari Sutjipto, S.H., Notaris di Jakarta,
                      yang telah memperoleh pengesahan dari Menkum berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-
                      21503.AH.01.01.Tahun 2010 tanggal 28 April 2010, telah didaftarkan pada Daftar Perseroan yang
                      diselenggarakan oleh Menkum di bawah No. AHU-0031647.AH.01.09.Tahun 2010 tanggal 28 April
                      2010 dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 20 tanggal 11 Maret 2011,
                      Tambahan No. 5123 (“Akta Pendirian”). Perseroan telah memiliki izin usaha perusahaan pembiayaan
                      infrastruktur berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. KEP-439/KM.10/2010
                      tentang Pemberian Izin Usaha Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur kepada PT Indonesia
                      Infrastructure Finance yang ditetapkan pada tanggal 6 Agustus 2010.

                      Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, di mana perubahan terakhir
                      adalah sebagaimana termaktub dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
                      Luar Biasa No. 34 tanggal 30 September 2025 yang dibuat di hadapan Utiek Rochmuljati Abdurachman,
                      S.H., M.LI., M.Kn., Notaris di Jakarta yang telah mendapat persetujuan Menkum berdasarkan Surat
                      Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-0066217.AH.01.02.Tahun 2025 tanggal
                      30 September 2025 dan diberitahukan kepada Menkum sebagaimana ternyata dalam Surat
                      Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0239620 tanggal 30
                      September 2025, yang seluruhnya telah didaftarkan pada Daftar Perseroan yang diselenggarakan oleh
                      Menkum di bawah No. AHU-0228932.AH.01.11.TAHUN 2025 tanggal 30 September 2025, diumumkan
                      dalam BNRI No. 27783 tanggal 3 Oktober 2025, Tambahan No. 79, serta telah dilaporkan kepada OJK
                      berdasarkan (i) surat No. S.1653/X/IIF/2025 tanggal 2 Oktober 2025 dan (ii) surat
                      No. S.1654/X/IIF/2025 tanggal 2 Oktober 2025 perihal Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar
                      PT Indonesia Infrastructure Finance (“Akta No. 34/2025”). Berdasarkan Akta No. 34/2025, para
                      pemegang saham Perseroan telah menyetujui antara lain perubahan atas Pasal 3 Anggaran Dasar
                      Perseroan terkait maksud dan tujuan serta kegiatan usaha Perseroan, Pasal 12 ayat (14) Anggaran
                      Dasar Perseroan terkait rapat direksi dan Pasal 15 ayat (15) Anggaran Dasar Perseroan terkait rapat
                      dewan komisaris.

                      Kegiatan usaha Perseroan yakni menyelenggarakan usaha dan kegiatan dalam bidang pembiayaan
                      proyek-proyek infrastruktur di Indonesia yang mencakup kegiatan usaha meliputi pembiayaan dalam
                      bentuk penyediaan dana pada proyek infrastruktur yang diselenggarakan secara konvensional atau
                      berdasarkan prinsip syariah, telah sesuai dengan kegiatan usaha perusahaan pembiayaan infrastruktur
                      sebagaimana dimaksud dalam POJK No. 46/2020. Hal ini dilakukan dengan melibatkan sektor swasta
                      baik lokal maupun asing serta lembaga keuangan multilateral melalui penawaran berbagai layanan
                      keuangan dan non-keuangan. Produk Perseroan termasuk pembiayaan dalam bentuk penyediaan
                      dana pada proyek infrastruktur, yaitu pemberian pinjaman langsung (direct lending) untuk pembiayaan
                      infrastruktur, refinancing atas infrastruktur yang telah dibiayai pihak lain, dan/ atau pemberian pinjaman
                      subordinasi (subordinated loans) yang berkaitan dengan pembiayaan infrastruktur, serta pemberian
                      dukungan kredit (credit enhancement), pemberian jasa konsultasi (advisory services), penyertaan
                      modal (equity investment), upaya mencarikan swap market yang berkaitan dengan pembiayaan



                                                                          xv



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 15                                                                                    01/07/26 23.30
Page 18
                      infrastruktur, dan/atau kegiatan atau pemberian fasilitas lain yang terkait dengan pembiayaan
                      infrastruktur. Di samping itu, Perseroan menyediakan jasa pemberian konsultasi (advisory) atau
                      konsultasi keuangan dan transaksi proyek bagi pemerintah ataupun investor lokal maupun asing
                      dengan tujuan memfasilitasi investasi sektor swasta di pembangunan infrastruktur. Produk dan layanan
                      Perseroan tersebut di atas diharapkan dapat menjadi solusi alternatif pembiayaan di luar perbankan
                      bagi kebutuhan pembiayaan pembangunan infrastruktur di Indonesia sehingga negara ini dapat
                      berkembang sesuai dengan potensi yang dimiliki. Keberadaan Perseroan bukan untuk menambah
                      persaingan dengan pihak perbankan, tapi justru dapat melengkapi pembiayaan pembangunan
                      infrastruktur dari sektor perbankan serta mencari solusi untuk melibatkan sektor-sektor keuangan lain,
                      seperti Dana Pensiun, dalam pembiayaan pembangunan infrastruktur di Indonesia. Dengan demikian,
                      Perseroan merupakan bagian dari ekosistem pembiayaan infrastruktur nasional yang melibatkan
                      berbagai pelaku keuangan, termasuk perbankan, asuransi, dana pensiun, pasar modal, hingga
                      sovereign wealth fund.

                      Kantor pusat Perseroan terletak di Prosperity Tower Lantai 53 – 55, District 8, Sudirman Central
                      Business Disctrict, Lot 28, Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta, Indonesia.

                      Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan tidak memiliki perusahaan anak.


                      B.        KEGIATAN USAHA
                      Kegiatan usaha Perseroan pada saat didirikan sebagaimana dimuat dalam Akta Pendirian yang
                      dijalankan adalah menyelenggarakan usaha dan kegiatan dalam bidang pembiayaan proyek-proyek
                      infrastruktur di Indonesia dan menyediakan jasa konsultasi atau pemberian nasihat (advisory)
                      keuangan dan transaksi proyek bagi pemerintah ataupun investor lokal maupun asing dengan tujuan
                      memfasilitasi investasi sektor swasta di pembangunan infrastruktur. Tidak terdapat perubahan kegiatan
                      usaha Perseroan sejak didirikan sampai dengan saat ini sebagaimana tercantum dalam Anggaran
                      Dasar Perseroan berdasarkan Akta No. 34/2025.

                      Kegiatan usaha Perseroan yang saat ini telah benar-benar dijalankan adalah menyelenggarakan usaha
                      dan kegiatan dalam bidang pembiayaan proyek-proyek infrastruktur di Indonesia dan menyediakan jasa
                      konsultasi atau pemberian nasihat (advisory) keuangan dan transaksi proyek bagi pemerintah ataupun
                      investor lokal maupun asing dengan tujuan memfasilitasi investasi sektor swasta di pembangunan
                      infrastruktur, sebagaimana tercantum dalam Anggaran Dasar Perseroan yang termaktub dalam Akta
                      No. 34/2025.

                      Perseroan menyediakan produk-produk dana pinjaman dalam mata uang Rupiah (IDR) dan Dolar
                      Amerika Serikat (USD) untuk proyek infrastruktur yang layak secara komersial dan menerapkan
                      standar internasional dalam aspek sosial dan lingkungan dalam menjamin keberlanjutan pembangunan
                      infrastruktur di Indonesia dengan skema berbasis Dana (Fund-based) seperti pinjaman senior,
                      pinjaman subordinasi, mezzanine dan penyertaan modal dan skema berbasis Non-Dana (Non Fund-
                      based) seperti penjaminan dan layanan berbasis fee, dengan demikian berfungsi sebagai penyedia
                      dana utama dan dana tambahan yang dibutuhkan dalam pelaksanaan proyek pembangunan
                      infrastruktur di Indonesia. Perseroan juga menawarkan layanan konsultasi kepada swasta dan
                      memberikan dukungan kepada Pemerintah Indonesia dengan menyediakan jasa konsultasi kepada
                      sektor publik untuk pengadaan jasa infrastruktur yang antara lain menggunakan pola Kerja Sama
                      Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

                      Perseroan memiliki misi sebagai katalisator dalam pembiayaan pembangunan infrastruktur di Indonesia
                      dengan menjalin kerjasama dengan lembaga pembiayaan di Indonesia maupun asing dan para investor
                      untuk dapat berpartisipasi dalam pembiayaan dan investasi dalam mengembangkan infrastruktur di
                      Indonesia. Oleh sebab itu, strategi pemasaran Perseroan bukanlah untuk bersaing dengan para
                      kreditur atau investor lainnya, melainkan justru menjalin sinergi yang baik. Hal ini juga dikarenakan
                      sektor infrastruktur selalu membutuhkan pembiayaan yang sangat besar sehingga membutuhkan
                      sinergi yang tepat antara lembaga pembiayaan baik domestik maupun internasional.



                                                                       xvi



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 16                                                                                01/07/26 23.30
Page 19
                      Perseroan mengedepankan uji tuntas yang menyeluruh untuk dapat menawarkan struktur pembiayaan
                      yang dapat disesuaikan dengan karakteristik dari proyek yang dibiayai. Hal ini dapat mempercepat
                      dimulainya pembangunan proyek infrastruktur tersebut. Pemberian solusi yang tailor-made kepada
                      suatu situasi pembiayaan tertentu memberikan kemampuan bagi Perseroan untuk memasuki ceruk
                      pasar yang khas, yang menjadi dasar dari strategi pemasaran Perseroan.

                      Perseroan meyakini bahwa kegiatan usaha harus dilakukan berlandaskan prinsip keberlanjutan
                      (sustainable) untuk mencapai tujuan pembangunan menyeluruh yang positif. Setiap proyek yang
                      diberikan pembiayaan dari Perseroan harus memenuhi dan melaksanakan kedelapan prinsip sosial
                      lingkungan Perseroan dalam waktu yang ditentukan dan hal ini telah membantu proyek untuk
                      menerapkan upaya mengelola risiko yang bertanggungjawab secara sosial dan ramah lingkungan
                      sehingga proyek dapat dijalankan secara berkelanjutan. Perseroan memiliki Divisi Sosial dan
                      Lingkungan khusus yang sebagian besar terdiri dari para ahli dan praktisi dalam pengelolaan sosial
                      dan lingkungan sebagai komitmen untuk menerapkan prinsip proyek infrastruktur yang berkelanjutan
                      (sustainable). Perseroan juga berperan dalam memberikan saran dan rekomendasi untuk sebagian
                      besar peminjam untuk meningkatkan kinerja sosial dan lingkungan.


                      C.        KEUNGGULAN KOMPETITIF
                      Dalam memberikan pembiayaan proyek, Perseroan mengedepankan uji tuntas yang menyeluruh untuk
                      dapat menawarkan struktur pembiayaan yang dapat diterima dan sesuai dengan proyeksi keuangan
                      dari proyek tersebut. Struktur pembiayaan tersebut juga dipadankan dengan kemampuan dan/atau
                      kondisi keuangan dari pemilik proyek, untuk menghasilkan struktur pembiayaan yang dapat diterima
                      oleh semua stakeholders di dalam proyek tersebut. Dengan menawarkan struktur pembiayaan yang
                      dapat disesuaikan dengan karakteristik dari proyek yang dibiayai, Perseroan berharap dapat
                      mempercepat dimulainya pembangunan proyek infrastruktur tersebut. Pemberian solusi yang tailor-
                      made kepada suatu situasi pembiayaan tertentu memberikan kemampuan bagi Perseroan untuk
                      memasuki ceruk pasar yang khas, yang menjadi dasar dari strategi pemasaran Perseroan.

                      Perseroan memiliki beberapa keunggulan bersaing jika dibandingkan dengan lembaga yang
                      menyediakan pembiayaan infrastruktur lainnya, yaitu:
                      1.    Pemegang saham terbesar Perseroan adalah SMI dengan kepemilikan saham sebesar 44,99%,
                            di mana SMI merupakan perusahaan yang seluruh sahamnya dimiliki oleh Negara Republik
                            Indonesia;
                      2.    Perseroan juga memiliki Multilateral Agencies dan institusi keuangan yang ternama dan diakui
                            secara global (IFC, ADB, DEG, dan SMBC) sebagai pemegang saham yang memiliki sinergi
                            dengan kegiatan usaha Perseroan;
                      3.    Perseroan memiliki jaringan yang luas dalam kegiatan usaha infrastruktur, baik dengan institusi-
                            institusi Pemerintah maupun swasta;
                      4.    Perseroan memiliki tenor pembiayaan yang fleksibel sesuai dengan karakter sektor infrastruktur
                            membutuhkan jangka waktu pembiayaan relatif panjang;
                      5.    Perseroan memiliki kemampuan inovasi pembiayaan dan pengembangan, serta eksekusi proyek
                            yang kuat;
                      6.    Perseroan memiliki ragam produk yang bervariasi (dari pinjaman senior hingga penyertaan
                            modal) dan dapat menjadi solusi bagi financing gap;
                      7.    Perseroan memiliki produk yang dapat melengkapi produk perbankan seperti penyertaan modal,
                            mezzanine dan pinjaman subordinasi;
                      8.    Perseroan memiliki kemampuan pembiayaan dalam mata uang Rupiah dan mata uang asing;
                      9.    Mitra strategis Pemerintah dalam percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia;
                      10. Perseroan memiliki tim manajemen yang handal dan berpengalaman dalam berbagai sektor,
                            seperti perbankan korporasi dan investasi, konsultasi manajemen, private equity dan organisasi
                            multilateral;
                      11. Perseroan memiliki kompetensi yang menyeluruh dalam memberikan pembiayaan dan jasa
                            konsultasi terhadap sektor infrastruktur;



                                                                       xvii



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 17                                                                                01/07/26 23.30
Page 20
                      12.       Perseroan memiliki proses kerja dan standar pengelolaan dampak sosial dan lingkungan yang
                                berskala internasional;
                      13.       Perseroan termasuk kedalam salah satu daftar lembaga keuangan yang penyaluran dana nya
                                diperhitungkan ke dalam RPIM sehingga memiliki akses pendanaan yang lebih luas; dan
                      14.       Perseroan memiliki reputasi keuangan yang solid, didukung oleh peringkat kredit pada kategori
                                investment grade dengan outlook stabil, serta penerapan tata kelola perusahaan yang kuat.


                      D.        STRATEGI USAHA
                      Strategi Perseroan dalam mengembangkan usaha bertumpu pada keunggulan-keunggulan kompetitif
                      yang dimiliki oleh Perseroan, seperti kecakapan untuk memberikan pembiayaan jangka panjang,
                      fleksibilitas pembiayaan, pembiayaan dalam mata uang asing berkat dukungan pemegang saham
                      internasional, efektivitas proses kerja, standar pengelolaan dampak sosial dan lingkungan berskala
                      internasional, hingga jasa advisory bagi pihak yang membutuhkan.

                      Keunggulan kompetitif tersebut adalah sebagai berikut:
                      -    Mandat Perseroan untuk mengembangkan sektor infrastruktur di Indonesia, didukung oleh
                           hubungan yang kuat dengan Pemerintah Indonesia;
                      -    Kemampuan untuk berfungsi sebagai policy sounding board dengan Pemerintah Indonesia;
                      -    Dukungan kuat dari Pemegang Saham;
                      -    Pengetahuan yang mendalam tentang aspek Lingkungan, Sosial dan Tata Kelola (LST);
                      -    Sumber pendanaan yang terdiversifikasi dengan baik, termasuk dari Pemegang Saham,
                           pinjaman dan pasar modal;
                      -    Portofolio proyek yang terdiversifikasi dengan baik dengan manajemen risiko dan nilai-nilai LST
                           yang kuat;
                      -    Kebijakan keuangan yang cermat, leverage yang moderat, dan bisnis yang sangat scalable;
                      -    Tim manajemen yang berpengalaman di bawah pengawasan Dewan Komisaris yang
                           beranggotakan figur yang tepercaya.

                      Semua ini dilaksanakan dengan mengacu kepada standar pengelolaan dampak sosial dan lingkungan
                      yang berskala internasional.

                      Strategi Perseroan ke depan untuk menghadapi berbagai persaingan usaha adalah menitik beratkan
                      kepada pembiayaan yang bersifat junior financing (misalnya mezzanine dan equity financing) dan
                      berbagai macam jenis produk credit enhancement seiring dengan peran Perseroan sebagai katalis
                      dalam pembiayaan infrastruktur. Pada saat yang bersamaan Perseroan juga akan memperdalam
                      penetrasinya di industri pasar modal melalui penerbitan berbagai macam surat hutang. Hal ini
                      dilaksanakan untuk mendiversifikasikan struktur pendanaan Perseroan.

                      Proses bisnis ini akan selalu diiringi oleh peningkatan secara berkelanjutan kemampuan Perseroan
                      dalam memitigasi berbagai risiko yang mungkin timbul sehubungan dengan instrumen-instrumen
                      pembiayaan yang dimilikinya. Peningkatan efisiensi dari sisi operasi juga dilaksanakan secara
                      berkelanjutan termasuk didalamnya optimalisasi peran teknologi informasi selaku backbone dari
                      kegiatan operasional Perseroan.


                      E.        KETERANGAN TENTANG OBLIGASI
                      Nama Obligasi                :   Obligasi Berkelanjutan III Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun
                                                       2026

                      Target dana Penawaran :          Sebesar Rp6.000.000.000.000 (enam triliun Rupiah)
                      Umum Berkelanjutan III




                                                                          xviii



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 18                                                                                    01/07/26 23.30
Page 21
                      Pada Tahap I akan           :   Sebesar Rp432.585.000.000 (empat ratus tiga puluh dua miliar lima
                      menerbitkan dan                 ratus delapan puluh lima juta Rupiah), yang terdiri dari:
                      menawarkan                      Seri A    : Sebesar Rp367.855.000.000 (tiga ratus enam puluh tujuh
                                                                  miliar delapan ratus lima puluh lima juta Rupiah)
                                                      Seri B    : Sebesar Rp53.730.000.000 (lima puluh tiga miliar tujuh
                                                                  ratus tiga puluh juta Rupiah)
                                                      Seri C    : Sebesar Rp11.000.000.000 (sebelas miliar Rupiah)

                      Jangka Waktu                :   Seri A   :   370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender sejak Tanggal
                                                                   Emisi
                                                      Seri B   :   3 (tiga) tahun sejak Tanggal Emisi
                                                      Seri C   :   5 (lima) tahun sejak Tanggal Emisi

                      Bunga                       :   Seri A   :   7,40% (tujuh koma empat nol persen)
                                                      Seri B   :   7,65% (tujuh koma enam lima persen)
                                                      Seri C   :   7,70% (tujuh koma tujuh nol persen)

                      Harga Penawaran             :   100% dari nilai Pokok Obligasi

                      Satuan Pemesanan            :   Rp1.000.000 (satu juta Rupiah) dan/atau kelipatannya

                      Satuan Pemindahbukuan :         Rp1 (satu Rupiah)

                      Pembayaran Kupon            :   Triwulanan
                      Bunga

                      Jaminan                     :   Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus, tetapi dijamin dengan
                                                      seluruh harta kekayaan Perseroan baik barang bergerak maupun barang
                                                      tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian
                                                      hari sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 1131 dan 1132 Kitab Undang-
                                                      undang Hukum Perdata. Hak Pemegang Obligasi adalah pari passu
                                                      tanpa hak preferen dengan hak-hak kreditur Perseroan lainnya baik yang
                                                      ada sekarang maupun di kemudian hari, kecuali hak-hak kreditur
                                                      Perseroan yang dijamin secara khusus dengan kekayaan Perseroan
                                                      baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari.
                                                      Keterangan selengkapnya mengenai jaminan dapat dilihat pada Bab I
                                                      Prospektus ini.

                      Penyisihan Dana             :   Perseroan tidak menyelenggarakan penyisihan dana untuk Obligasi ini
                      Pelunasan Obligasi              dengan pertimbangan untuk mengoptimalkan penggunaan dana hasil
                      (Sinking Fund)                  Penawaran Umum Obligasi ini sesuai dengan tujuan rencana
                                                      penggunaan dana hasil Penawaran Umum Obligasi.

                      Pembelian Kembali           :   Pembelian kembali Obligasi baru dapat dilakukan 1 (satu) tahun setelah
                      Obligasi (Buy Back)             Tanggal Penjatahan, Perseroan dapat melakukan pembelian kembali
                                                      untuk sebagian atau seluruh obligasi sebelum Tanggal Pelunasan Pokok
                                                      Obligasi. Perseroan mempunyai hak untuk memberlakukan pembelian
                                                      kembali tersebut untuk dipergunakan sebagai pelunasan obligasi atau
                                                      untuk disimpan dengan memperhatikan ketentuan dalam perjanjian
                                                      perwaliamanatan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
                                                      Keterangan selengapnya mengenai pembelian kembali (buy back) dapat
                                                      dilihat pada Bab I Prospektus ini.

                      Wali Amanat                 :   PT Bank CIMB Niaga Tbk. Keterangan selengkapnya mengenai wali
                                                      amanat dapat dilihat pada Bab XII Prospektus ini.




                                                                          xix



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 19                                                                                 01/07/26 23.30
Page 22
                      Penerbitan obligasi ini dimaksudkan untuk mengundang masyarakat secara luas untuk turut
                      berpartisipasi dalam pembiayaan proyek infrastrutkur yang berkelanjutan.


                      F.        KETERANGAN TENTANG EFEK BERSIFAT UTANG YANG BELUM DILUNASI
                      Efek bersifat utang yang pernah diterbitkan oleh Perseroan yang belum dilunasi hingga pada tanggal
                      Prospektus ini diterbitkan adalah Obligasi sebesar Rp2.639.391 juta dan surat berharga perpetual
                      sebesar Rp335.190 juta dengan rincian sebagai berikut:


                      Obligasi Rupiah
                                                                                                                       Jumlah Pokok
                                                                Tanggal     Bunga Tetap Peringkat
                                       Keterangan                                                 Jatuh Tempo             Obligasi
                                                               Penerbitan    Tahunan    Instrumen
                                                                                                                      (jutaan Rupiah)
                      Obligasi Berkelanjutan II Indonesia
                                                              27 Desember                 idAAA dari    22 Desember
                      Infrastructure Finance Tahap I                           6,70%                                          245.060
                                                                  2023                        Pefindo       2026
                      Tahun 2023 Seri B
                      Obligasi Berkelanjutan II Indonesia
                                                               25 Oktober                 idAAA dari    25 Oktober
                      Infrastructure Finance Tahap II                          6,55%                                          250.000
                                                                  2024                        Pefindo      2027
                      Tahun 2024 Seri B
                      Obligasi Berkelanjutan II Indonesia
                                                              27 Desember                 idAAA dari    22 Desember
                      Infrastructure Finance Tahap I                           6,80%                                           94.331
                                                                  2023                        Pefindo       2028
                      Tahun 2023 Seri C
                      Obligasi Berkelanjutan II Indonesia
                                                               25 Oktober                 idAAA dari    25 Oktober
                      Infrastructure Finance Tahap II                          6,95%                                          300.000
                                                                  2024                        Pefindo      2031
                      Tahun 2024 Seri C
                      Obligasi Berkelanjutan II Indonesia
                                                               25 Oktober                 idAAA dari    25 Oktober
                      Infrastructure Finance Tahap II                          7,05%                                          250.000
                                                                  2024                        Pefindo      2034
                      Tahun 2024 Seri D
                      Obligasi Berkelanjutan II Indonesia
                                                              5 November                  idAAA dari    15 November
                      Infrastructure Finance Tahap III                         5,40%                                          500.000
                                                                 2025                         Pefindo       2026
                      Tahun 2025 Seri A
                      Obligasi Berkelanjutan II Indonesia
                                                              5 November                  idAAA dari    5 November
                      Infrastructure Finance Tahap III                         5,65%                                          625.000
                                                                 2025                         Pefindo      2028
                      Tahun 2025 Seri B
                      Obligasi Berkelanjutan II Indonesia
                                                              5 November     5,85%        idAAA dari    5 November
                      Infrastructure Finance Tahap III                                                                        100.000
                                                                 2025    (Zero Coupon)        Pefindo      2030
                      Tahun 2025 Seri C
                      Obligasi Berkelanjutan II Indonesia
                                                              5 November                  idAAA dari    5 November
                      Infrastructure Finance Tahap III                         6,80%                                          275.000
                                                                 2025                         Pefindo      2035
                      Tahun 2025 Seri D
                                                        Total Obligasi Rupiah Terutang                                      2.639.391


                      Surat Berharga Perpetual Rupiah
                                                                              Tingkat                                  Jumlah Pokok
                                                                Tanggal                    Peringkat       Jatuh
                                       Keterangan                           Imbal Bagi                                    Obligasi
                                                               Penerbitan                 Instrumen       Tempo
                                                                            Hasil Tetap                               (jutaan Rupiah)
                       Surat     Berharga       Perpetual
                       Berwawasan             Lingkungan       10 Januari                  idAA dari
                                                                               8,25%                         -               335.190
                       Indonesia Infrastructure Finance          2024                         Pefindo
                       Tahun 2023
                                                    Total Surat Berharga Perpetual Terutang                                  335.190




                                                                              xx



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 20                                                                                         01/07/26 23.30
Page 23
                      G.        HASIL PEMERINGKATAN OBLIGASI
                      Untuk memenuhi ketentuan POJK No. 7/2017 dan POJK No. 49/2020, Perseroan telah melakukan
                      pemeringkatan yang dilaksanakan oleh Fitch. Berdasarkan hasil pemeringkatan atas surat utang
                      jangka panjang sesuai dengan surat No. 48/DIR/RATLTR/III/2026 tanggal 17 Maret 2026 perihal
                      Peringkat Privat PT Indonesia Infrastructure Finance, hasil pemeringkatan atas Obligasi adalah:

                                                                   AAA(idn)
                                                                  (Triple A)

                      Perseroan tidak memiliki hubungan Afiliasi dengan Fitch yang bertindak sebagai lembaga pemeringkat.

                      Perseroan akan melakukan pemeringkatan atas Obligasi yang diterbitkan setiap 1 (satu) tahun sekali
                      selama kewajiban atas efek tersebut belum lunas, sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam POJK
                      No. 49/2020.



                      H.        RENCANA PENGGUNAAN DANA HASIL PENAWARAN UMUM
                      Seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Obligasi ini setelah dikurangi biaya-biaya
                      Emisi akan digunakan untuk modal kerja Perseroan sehubungan dengan kegiatan pembiayaan proyek-
                      proyek infrastruktur sesuai dengan kegiatan usaha Perseroan yaitu pembiayaan proyek-proyek yang
                      layak secara komersial dengan menerapkan aspek sosial dan lingkungan berstandar internasional
                      demi menjamin keberlanjutan pembangunan infrastruktur di Indonesia.

                      Selanjutnya, seluruh dana yang diperoleh dari Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan
                      III Tahap II dan tahap berikutnya (jika ada), rencananya akan digunakan untuk modal kerja Perseroan
                      sehubungan dengan kegiatan pembiayaan proyek-proyek infrastruktur sesuai dengan kegiatan usaha
                      Perseroan yaitu pembiayaan proyek-proyek yang layak secara komersial dengan menerapkan aspek
                      sosial dan lingkungan berstandar internasional demi menjamin keberlanjutan pembangunan
                      infrastruktur di Indonesia.

                      Adapun rencana penggunaan dana yang diperoleh dari hasil penerbitan Obligasi Berkelanjutan III
                      tahap-tahap selanjutnya (jika ada) termasuk perubahan rencana penggunaan dana Tahap II (apabila
                      terdapat perubahan) akan diungkapkan dalam informasi tambahan, yang mana dapat serupa dengan
                      rencana penggunaan dana sebagaimana tersebut di atas atau untuk hal lain yang akan ditetapkan oleh
                      manajemen Perseroan dengan mempertimbangkan kondisi pasar dan/atau kebutuhan pendanaan
                      Perseroan pada waktunya.

                      Penerbitan Obligasi ini dimaksudkan untuk mengundang masyarakat secara luas untuk turut
                      berpartisipasi dalam pembiayaan proyek infrastrutkur yang berkelanjutan. Adapun yang dimaksud
                      proyek infrastruktur yang berkelanjutan adalah proyek yang dalam prosesnya (perencanaan –
                      konstruksi – operasi) memperhatikan dan menerapkan prinsip-prinsip Sosial & Lingkungan (Social &
                      Environmental-S&E) sesuai dengan standar yang berlaku baik secara nasional maupun internasional
                      yang didanai Perseroan.

                      Penjelasan lebih lanjut mengenai Rencana Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum dapat di lihat
                      pada Bab II mengenai Penggunaan Dana Yang Diperoleh Dari Hasil Penawaran Umum pada
                      Prospektus ini.




                                                                      xxi



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 21                                                                             01/07/26 23.30
Page 24
                      I.        STRUKTUR PERMODALAN DAN SUSUNAN PEMEGANG SAHAM PERSEROAN
                      Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, struktur permodalan dan susunan pemegang saham
                      Perseroan pada Prospektus ini diterbitkan adalah sebagaimana ternyata dalam Akta Pernyataan
                      Keputusan Para Pemegang Saham yang Diambil di Luar Rapat PT Indonesia Infrastructure Finance
                      Sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 10 tanggal 26 November 2024,
                      dibuat di hadapan Utiek Rochmuljati Abdurachman, S.H., MLI., M.Kn., Notaris di Jakarta, yang telah
                      memperoleh persetujuan dari Menkum berdasarkan Surat Keputusan tentang Persetujuan Perubahan
                      Anggaran Dasar No. AHU-0082040.AH.01.02.Tahun 2024 tanggal 16 Desember 2024, terdaftar pada
                      Daftar Perseroan yang diselenggarakan oleh Menkum di bawah No. AHU-0273829.AH.01.11.Tahun
                      2024 tanggal 16 Desember 2024, dan telah diterima pemberitahuannya oleh Menkum berdasarkan
                      Surat Penerimaan Pemberitahuan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0222436 tanggal 16 Desember
                      2024, terdaftar pada Daftar Perseroan yang diselenggarakan oleh Menkum di bawah No. AHU-
                      0273829.AH.01.11.TAHUN 2024 tanggal 16 Desember 2024, diumumkan dalam BNRI No. 103 tanggal
                      24 Desember 2024, Tambahan No. 40898, serta telah dilaporkan oleh Perseroan kepada OJK melalui
                      surat No. S.2334/XII/IIF/2024 tanggal 16 Desember 2024 (“Akta No. 10/2024”).

                      Struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan pada tanggal Prospektus ini diterbitkan
                      adalah sebagaimana tercantum dalam Akta No. 10/2024 yakni sebagai berikut:

                                                                                         Nilai Nominal Rp1.000.000
                                                                                                                            Persentase
                      Keterangan                                                                 per saham
                                                                                                                                (%)
                                                                                    Jumlah Saham       Nilai Nominal (Rp)
                      Modal Dasar                                                           5.000.000     5.000.000.000.000
                      Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
                      Pemegang Saham:
                      1. PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero)                            1.145.000     1.145.000.000.000       44,99
                      2. Asian Development Bank                                               399.800       399.800.000.000       15,71
                      3. International Finance Corporation                                    399.800       399.800.000.000       15,71
                      4. DEG – Deutsche Investitions-und Entwicklungsgesellschaft
                                                                                             302.400        302.400.000.000       11,88
                         mbH
                      5. Sumitomo Mitsui Banking Corporation                                  298.000       298.000.000.000       11,71
                      Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                            2.545.000     2.545.000.000.000      100,00
                      Jumlah Saham Dalam Portepel                                           2.455.000     2.455.000.000.000


                      Struktur kepemilikan saham di Perseroan tersebut di atas, yakni 44,99% (empat puluh empat koma
                      sembilan sembilan persen) dari modal disetor Perseroan dimiliki oleh SMI dan sisanya sebesar 55,01%
                      (lima puluh lima koma nol satu persen) dari modal disetor Perseroan dimiliki oleh badan hukum asing
                      dan institusi pembiayaan internasional, telah sesuai dengan ketentuan Pasal 10 ayat (2) huruf a POJK
                      No. 46/2020 yang membatasi kepemilikan asing paling banyak 85% (delapan puluh lima persen) dari
                      modal disetor Perseroan.


                      J.        IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING
                      Tabel berikut ini menggambarkan ikhtisar data keuangan penting Perseroan. Informasi keuangan
                      Perseroan pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada
                      tanggal-tanggal tersebut yang disajikan dalam tabel di bawah ini diambil dari laporan keuangan
                      Perseroan untuk tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada
                      tanggal-tanggal tersebut, yang disusun oleh manajemen Perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi
                      Keuangan di Indonesia dan disajikan dalam mata uang Rupiah, yang seluruhnya tercantum dalam
                      Prospektus ini dan telah diaudit oleh KAP Purwanto Susanti dan Surja (firma anggota Ernst & Young
                      Global Limited) (“KAP PSS”), berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik
                      Indonesia     (“IAPI”)    sebagaimana     tercantum    dalam      laporan    auditor    independen
                      No. 01628/2.1505/AU.1/09/1865-2/1/VI/2026 tertanggal 15 Juni 2026 yang ditandatangani oleh Rindra
                      Sulindro (Registrasi Akuntan Publik No. AP.1865). Laporan auditor independen tersebut, yang juga
                      tercantum dalam Prospektus ini, menyatakan opini tanpa modifikasian dengan paragraf “Hal Lain” yang
                      menjelaskan penerbitan kembali laporan auditor independen atas Laporan Keuangan Auditan dan




                                                                             xxii



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 22                                                                                           01/07/26 23.30
Page 25
                      berisi paragraf “Hal Audit Utama” mengenai cadangan kerugian penurunan nilai atas pinjaman
                      diberikan.

                      Ikhtisar Laporan Posisi Keuangan
                                                                                            (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                     31 Desember
                                                  Keterangan
                                                                               2025                 2024
                      Total Aset                                                 15.389.123            14.655.305
                      Total Liabilitas                                           11.934.524            11.344.683
                      Total Ekuitas                                               3.454.599             3.310.622

                      Ikhtisar Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
                                                                                           (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                    31 Desember
                      Keterangan
                                                                               2025                2024
                      PENDAPATAN USAHA
                      Pendapatan bunga                                               1.258.986         1.182.082
                      Pendapatan provisi dan komisi
                        dan lainnya                                                    48.088            146.545
                      Keuntungan yang direalisasi
                        dari penjualan efek-efek                                        42.342            14.993
                      Pendapatan jasa advisory                                          10.888            32.048
                      Total Pendapatan Usaha                                         1.360.304         1.375.668
                      BEBAN USAHA
                      Beban bunga                                                    (715.866)          (787.728)
                      Beban umum dan administrasi                                    (300.220)          (275.737)
                      Beban cadangan
                        kerugian penurunan nilai                                    (87.574)             (98.040)
                      Beban transaksi derivatif - neto                                (7.133)            (22.731)
                      Total Beban Usaha                                          (1.110.793)          (1.184.236)
                      LABA USAHA                                                     249.511              191.432
                      PENDAPATAN LAIN-LAIN
                      Keuntungan selisih kurs                                            3.355             15.315
                      LABA SEBELUM BEBAN PAJAK                                        252.866            206.747
                      BEBAN PAJAK                                                     (67.580)           (84.237)
                      LABA BERSIH TAHUN BERJALAN                                      185.286            122.510

                      PENGHASILAN/(KERUGIAN)
                      KOMPREHENSIF LAIN:
                      Pos-pos yang akan direklasifikasi
                       ke laba rugi:
                      Kenaikan/(penurunan) nilai wajar efek-efek
                       yang diklasifikasikan pada
                       nilai wajar melalui penghasilan
                        komprehensif lain                                              13.311             (8.412)
                      Perubahan neto atas cadangan
                       kerugian penurunan nilai
                       efek-efek yang diklasifikasikan
                       pada nilai wajar melalui
                       penghasilan komprehensif lain                                   16.461             (3.890)
                      Pajak penghasilan terkait pos-pos
                       yang akan direklasifikasi ke
                       laba rugi                                                         (792)               183




                                                                   xxiii



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 23                                                                     01/07/26 23.30
Page 26
                                                                                            (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                     31 Desember
                      Keterangan
                                                                                2025                2024
                      Pos-pos yang tidak akan
                        direklasifikasi ke laba rugi:
                      Keuntungan/(kerugian) aktuarial                                      312                 (223)
                      Perubahan nilai wajar investasi
                        saham yang diklasifikasikan
                        pada nilai wajar melalui
                        penghasilan komprehensif lain                                         -              (43.538)
                      Pajak penghasilan terkait pos-pos
                        yang tidak akan direklasifikasi
                        ke laba rugi                                                       (69)                 9.627
                      Total laba/(rugi) komprehensif lain                               29.223               (46.253)
                      TOTAL LABA KOMPREHENSIF                                          214.509                 76.257

                      LABA PER SAHAM
                      Dasar (dalam ribuan Rupiah)                                           73                    61

                      Rasio Keuangan Penting
                                                                                        31 Desember
                      Keterangan
                                                                                2025                  2024
                      Rasio Pertumbuhan
                      Pendapatan usaha1                                                 (1,12)%             2,90%
                      Beban usaha1                                                      (6,20)%           (1,44)%
                      Laba usaha1                                                       30,34%             41,31%
                      Laba sebelum beban pajak1                                         22,31%             47,75%
                      Laba bersih tahun berjalan1                                       51,24%             17,63%
                      Laba komprehensif tahun berjalan1                                181,30%           (44,88)%
                      Total aset2                                                         5,01%           (3,01)%
                      Total liabilitas2                                                   5,20%          (10,83)%
                      Total ekuitas2                                                      4,35%            38,63%

                      Rasio Usaha
                      Laba usaha/Pendapatan usaha                                       18,34%               13,92%
                      Laba bersih tahun berjalan/Pendapatan usaha                       13,62%                8,91%
                      Laba komprehensif tahun berjalan/Pendapatan usaha                 15,77%                5,54%
                      Laba bersih tahun berjalan/Jumlah ekuitas (ROE)3                   5,36%                3,70%
                      Laba bersih tahun berjalan/Jumlah aset (ROA)4                      1,20%                0,84%

                      Rasio Keuangan
                      Aset lancar/Liabilitas jangka pendek (Current ratio)5               2,42x                1,88x
                      Total liabilitas/Total ekuitas (Debt to equity ratio)6              3,45x                3,43x
                      Total liabilitas/Total aset (Debt to asset ratio)7                  0,78x                0,77x
                      Gearing ratio8                                                      2,47x                2,42x
                      Interest coverage ratio9                                            1,37x                1,28x
                      Debt service coverage ratio10                                       0,32x                0,37x
                      Financing to asset ratio11                                        68,20%               82,61%
                      Non-performing financing (gross) ratio12                           5,11%                4,71%
                      Non-performing financing (net) ratio13                             3,75%                3,41%




                                                                         xxiv



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 24                                                                         01/07/26 23.30
Page 27
                      Keterangan:
                      1)     Rasio pertumbuhan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibagi dengan tahun yang berakhir pada
                             tanggal 31 Desember 2024 atau untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibagi dengan tahun yang
                             berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.
                      2)     Rasio pertumbuhan pada tanggal 31 Desember 2025 dibagi dengan tanggal 31 Desember 2024 atau pada tanggal
                             31 Desember 2024 dibagi dengan 31 Desember 2023.
                      3)     Rasio laba bersih tahun berjalan/jumlah ekuitas (ROE) merupakan laba bersih untuk tahun yang berakhir pada tanggal
                             31 Desember dibagi dengan total ekuitas akhir bulan selama tahun tersebut.
                      4)     Rasio laba bersih tahun berjalan/jumlah aset (ROA) merupakan laba bersih untuk tahun yang berakhir pada tanggal
                             31 Desember dibagi dengan total aset akhir bulan selama tahun tersebut.
                      5)     Aset lancar atau liabilitas jangka pendek adalah aset atau liabilitas yang jatuh tempo di bawah 1 tahun. Termasuk dalam
                             aset lancar adalah efek-efek yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
                             komprehensif lain.
                      6)     Rasio Debt to equity merupakan total liabilitas dibagi dengan total ekuitas.
                      7)     Rasio Debt to asset merupakan total liabilitas dibagi dengan total aset.
                      8)     Rasio Gearing merupakan jumlah saldo pinjaman diterima, pinjaman subordinasi dan surat utang yang diterbitkan dibagi
                             dengan jumlah ekuitas dan pinjaman subordinasi. Pinjaman subordinasi yang dapat diperhitungkan sebagai pembagi
                             dalam perhitungan rasio gearing ditetapkan paling tinggi dibatasi maksimum 50% dari modal disetor.
                      9)     Interest coverage ratio merupakan EBITDA untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember dibagi dengan beban
                             bunga untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember.
                      10)    Debt service coverage ratio merupakan EBITDA untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember dibagi dengan
                             jumlah saldo pinjaman diterima, pinjaman subordinasi dan surat utang yang diterbitkan yang jatuh tempo di bawah
                             1 tahun ditambah dengan beban bunga untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember.
                      11)    Rasio Financing to assets merupakan saldo pinjaman yang diberikan setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan
                             nilai ditambah investasi saham dan efek-efek dibagi total aset.
                      12)    Rasio Non-performing financing (gross) merupakan jumlah dari kredit yang diklasifikasikan sebagai kurang lancar
                             ditambah dengan kredit yang diklasifikasikan sebagai diragukan ditambah dengan kredit yang diklasifikasikan sebagai
                             macet dibagi dengan total kredit.
                      13)    Rasio Non-performing financing (net) merupakan jumlah dari kredit yang diklasifikasikan sebagai kurang lancar ditambah
                             dengan kredit yang diklasifikasikan sebagai diragukan ditambah dengan kredit yang diklasifikasikan sebagai macet
                             dikurangi dengan cadangan atas kerugian penurunan nilai kredit dibagi dengan total kredit.



                      Rasio Keuangan di Perjanjian Kredit dan Pemenuhannya
                                                                                                                   Rasio per  Proyeksi Rasio per
                                                                                             Rasio yang
                                                  Keterangan                                                      31 Desember    31 Desember
                                                                                           dipersyaratkan
                                                                                                                      2025           2025*
                      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
                      Gearing Ratio1                                                          Maks. 6x                2,47x                    2,58x
                      Net NPF Ratio2                                                          Maks. 5%                3,60%                    3,60%

                      Asian Development Bank
                      Capital Adequacy Ratio3                                                 Min. 12%                43,74%                  43,74%
                      Total Long-Term Debt to Equity Ratio4                                   Maks. 10x                2,69x                   2,84x
                      Current Ratio5                                                           Min. 1x                 1,96x                   1,96x

                      World Bank
                      Current Ratio5                                                          Min. 1,2x                1,96x                   1,96x
                      Capital Adequacy Ratio3                                                 Min. 12%                43,74%                  43,74%
                      Subordinated to Total Equity6                                           Maks. 5x                 1,49x                   1,49x

                      PT Bank Danamon Tbk
                      Gearing Ratio1                                                          Maks. 10x                2,47x                    2,58

                      PT Bank Tabungan Negara Tbk
                      Gearing Ratio1                                                          Maks. 10x               2,47x                    2,58x
                      Net NPF Ratio7                                                          Maks. 5%                3,75%                    3,75%
                      Current Ratio5                                                           Min. 1x                1,96x                    1,96x

                      PT Bank SMBC Indonesia
                      Gearing Ratio1                                                          Maks. 6x                 2,47x                    2,58x




                                                                                     xxv



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 25                                                                                                            01/07/26 23.30
Page 28
                                                                                                              Rasio per  Proyeksi Rasio per
                                                                                          Rasio yang
                                                  Keterangan                                                 31 Desember    31 Desember
                                                                                        dipersyaratkan
                                                                                                                 2025           2025*
                      Net NPF Ratio7                                                      Maks. 5%              3,75%          3,75%
                      Current Ratio5                                                       Min. 1x               1,96x           1,96

                      PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk
                      Gearing Ratio1                                                      Maks. 10x              2,47x                  2,58x
                      Net NPF Ratio7                                                      Maks. 5%               3,75%                  3,75%
                      Current Ratio5                                                       Min. 1x               1,96x                  1,96x

                      Obligasi Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure
                      Finance Tahap I Tahun 2023
                      Current Ratio5                                                       Min. 1x                1,96x                  1,96x
                      Gearing Ratio1                                                      Maks. 10x               2,47x                  2,58x

                      Surat Berharga Perpetual Berwawasan
                      Lingkungan Indonesia Infrastructure Finance
                      Tahun 2023
                      Current Ratio5                                                       Min. 1x                1,96x                  1,96x
                      Gearing Ratio1                                                      Maks. 10x               2,47x                  2,58x

                      Obligasi Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure
                      Finance Tahap II Tahun 2024
                      Current Ratio5                                                       Min. 1x                1,96x                  1,96x
                      Gearing Ratio1                                                      Maks. 10x               2,47x                  2,58x

                      Obligasi Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure
                      Finance Tahap III Tahun 2025
                      Current Ratio5                                                       Min. 1x                1,96x                  1,96x
                      Gearing Ratio1                                                      Maks. 10x               2,47x                  2,58x
                      *dengan asumsi nilai 31 Desember 2025 adalah nilai setelah penerbitan Obligasi Berkelanjutan III Indonesia Infrastructure
                      Finance Tahap I Tahun 2026.

                      Keterangan:
                      1)     Rasio Gearing merupakan jumlah saldo pinjaman diterima, pinjaman subordinasi dan surat utang yang diterbitkan dibagi
                             dengan jumlah ekuitas dan pinjaman subordinasi. Pinjaman subordinasi yang dapat diperhitungkan sebagai pembagi
                             dalam perhitungan rasio gearing ditetapkan paling tinggi dibatasi maksimum 50% dari modal disetor.
                      2)     Rasio Non-Performing Financing (Net) merupakan jumlah dari kredit yang diklasifikasikan sebagai kurang lancar
                             ditambah dengan kredit yang diklasifikasikan sebagai diragukan ditambah dengan kredit yang diklasifikasikan sebagai
                             macet dikurang cadangan penyisihan penghapusan piutang pembiayaan dibagi dengan total kredit. Total kredit yang
                             diperhitungkan terdiri dari loans and bonds investment. Perhitungan total kredit ini khusus untuk covenant dari Bank
                             Mandiri.
                      3)     Rasio Capital Adequacy Ratio merupakan rasio kecukupan modal sebesar minimum 12%, yang dihitung sebagai
                             persentase dari total modal Penerima Pinjaman terhadap total aset yang ditimbang berdasarkan resiko.
                      4)     Rasio Total Long-term Debt to equity merupakan total liabilitas jangka panjang dibagi dengan total ekuitas.
                      5)     Aset lancar atau liabilitas jangka pendek adalah aset atau liabilitas yang jatuh tempo di bawah 1 tahun.
                      6)     Rasio Subordinated to total equity merupakan total Subordinated loan dibagi dengan total ekuitas.
                      7)     Rasio Non-Performing Financing (Net) merupakan jumlah dari kredit yang diklasifikasikan sebagai kurang lancar
                             ditambah dengan kredit yang diklasifikasikan sebagai diragukan ditambah dengan kredit yang diklasifikasikan sebagai
                             macet dikurang cadangan penyisihan penghapusan piutang pembiayaan dibagi dengan total kredit.

                      Adapun sehubungan dengan penerbitan Obligasi Berkelanjutan III Indonesia Infrastructure Finance
                      Tahap I Tahun 2026 ini, tidak mempengaruhi tingkat pemenuhan rasio keuangan dalam perjanjian utang
                      Perseroan yang telah diungkapkan di atas.




                                                                                 xxvi



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 26                                                                                                     01/07/26 23.30
Page 29
                      K.        FAKTOR RISIKO
                      Risiko-risiko yang diungkapkan di bawah ini merupakan risiko-risiko material bagi Perseroan dan
                      disusun berdasarkan bobot dari dampak masing-masing risiko terhadap kinerja keuangan Perseroan,
                      dimulai dari risiko utama:


                      Risiko Utama Yang Mempunyai Pengaruh Signifikan Terhadap Kelangsungan Usaha Perseroan
                      Risiko pembiayaan yang terutama meliputi risiko-risiko dalam pengembalian pembayaran hutang dan
                      pengembalian pembiayaan investasi langsung.


                      Risiko Usaha yang Bersifat Material Baik Secara Langsung Maupun Tidak Langsung yang Dapat
                      Mempengaruhi Hasil Usaha dan Kondisi Keuangan Perseroan
                      -         Risiko Kredit
                      -         Risiko Pasar
                                a.    Risiko Suku Bunga
                                b.    Risiko Valuta Asing
                      -         Risiko Operasional
                      -         Risiko Strategis
                      -         Risiko Likuiditas
                      -         Risiko Kepatuhan
                      -         Risiko Reputasi
                      -         Risiko Sosial dan Lingkungan


                      Risiko Umum
                      -         Risiko Kebijakan Pemerintah
                      -         Risiko Hukum
                      -         Risiko Kondisi Perekonomian


                      Risiko Investasi Bagi Investor Pemegang Obligasi
                      -         Risiko tidak likuidnya Obligasi yang ditawarkan dalam Penawaran Umum ini yang antara lain
                                disebabkan karena tujuan pembelian Obligasi sebagai investasi jangka panjang.
                      -         Risiko gagal bayar disebabkan kegagalan dari Perseroan untuk melakukan pembayaran bunga
                                serta utang pokok pada waktu yang telah ditetapkan, atau kegagalan Perseroan untuk memenuhi
                                ketentuan lain yang ditetapkan dalam kontrak Obligasi yang merupakan dampak dari
                                memburuknya kinerja dan perkembangan usaha Perseroan.

                      Keterangan lebih lanjut mengenai faktor risiko dapat dilihat pada Bab VI Faktor Risiko di Prospektus
                      ini.




                                                                        xxvii



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 27                                                                               01/07/26 23.30
Page 30
                                                  Halaman Ini Sengaja Di Kosongkan




                                                               xxviii



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 28                                      01/07/26 23.30
Page 31
                      I.        PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN




                                                     PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                                                      Berkedudukan di Jakarta Selatan, Indonesia
                                                                 Kegiatan Usaha Utama:
                                                                 Pembiayaan Infrastruktur
                                                                       Kantor Pusat:
                                                          Prosperity Tower Lantai 53 – 55, District 8
                                                         Sudirman Central Business District, Lot 28
                                                       Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190
                                                  Telepon: +6221 5082 6600, Faksimile: +6221 5082 6601
                                                      Situs Web: www.iif.co.id Email: corsec@iif.co.id
                                               PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
                                 OBLIGASI BERKELANJUTAN III INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                            DENGAN TARGET DANA YANG AKAN DIHIMPUN SEBESAR Rp6.000.000.000.000 (ENAM
                                         TRILIUN RUPIAH) (“OBLIGASI BERKELANJUTAN III”)

                              Dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan tersebut, Perseroan akan menerbitkan dan
                                                              menawarkan:

                           OBLIGASI BERKELANJUTAN III INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE TAHAP I TAHUN
                                                              2026
                           DENGAN JUMLAH POKOK OBLIGASI SEBESAR Rp432.585.000.000 (EMPAT RATUS TIGA
                            PULUH DUA MILIAR LIMA RATUS DELAPAN PULUH LIMA JUTA RUPIAH) (“OBLIGASI”)

                      Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat kecuali Sertifikat Jumbo yang diterbitkan atas nama PT Kustodian
                      Sentral Efek Indonesia (“KSEI”) dan ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok
                      Obligasi, yang terdiri dari 3 (tiga) seri yaitu:

                      Seri :       Jumlah Pokok Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp367.855.000.000 (tiga ratus
                      A            enam puluh tujuh miliar delapan ratus lima puluh lima juta Rupiah) dengan tingkat bunga tetap
                                   sebesar 7,40% (tujuh koma empat nol persen) per tahun dengan jangka waktu 370 (tiga ratus
                                   tujuh puluh) Hari Kalender terhitung sejak Tanggal Emisi.
                      Seri :       Jumlah Pokok Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp53.730.000.000 (lima puluh
                      B            tiga miliar tujuh ratus tiga puluh juta Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 7,65% (tujuh
                                   koma enam lima persen) per tahun dengan jangka waktu 3 (tiga) tahun terhitung sejak Tanggal
                                   Emisi.
                      Seri :       Jumlah Pokok Obligasi Seri C yang ditawarkan adalah sebesar Rp11.000.000.000 (sebelas
                      C            miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 7,70% (tujuh koma tujuh nol persen) per
                                   tahun dengan jangka waktu 5 (lima) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi.

                      Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan (3 bulan) sejak Tanggal Emisi, di mana pembayaran Bunga
                      Obligasi pertama masing-masing seri akan dilakukan pada tanggal 8 Oktober 2026 sedangkan
                      pembayaran Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo Obligasi adalah pada tanggal 18 Juli 2027
                      untuk Seri A, tanggal 8 Juli 2029 untuk Seri B, dan tanggal 8 Juli 2031 untuk seri C yang juga merupakan
                      Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi dari masing-masing Seri Pokok Obligasi. Pelunasan Obligasi
                      dilakukan secara penuh (bullet payment) pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi.

                            OBLIGASI BERKELANJUTAN III TAHAP II DAN/ATAU TAHAP SELANJUTNYA (JIKA ADA)
                                                 AKAN DITENTUKAN KEMUDIAN
                                           OBLIGASI INI AKAN DICATATKAN PADA PT BURSA EFEK INDONESIA



                                                                             1



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 1                                                                                       01/07/26 23.30
Page 32
                       DALAM RANGKA PENERBITAN OBLIGASI INI, PERSEROAN TELAH MEMPEROLEH HASIL
                       PEMERINGKATAN DARI PT FITCH RATINGS INDONESIA (“FITCH”):
                                                                      AAA(idn)
                                                                     (Triple A)

                       RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI OLEH PERSEROAN ADALAH RISIKO PEMBIAYAAN YANG
                       TERUTAMA MELIPUTI RISIKO-RISIKO DALAM PENGEMBALIAN PEMBAYARAN HUTANG DAN
                       PENGEMBALIAN PEMBIAYAAN INVESTASI LANGSUNG. KETERANGAN LEBIH LANJUT
                       MENGENAI RISIKO USAHA PERSEROAN DAPAT DILIHAT PADA BAB VI DALAM PROSPEKTUS
                       INI.

                       RISIKO YANG MUNGKIN DIHADAPI INVESTOR PEMBELI OBLIGASI ADALAH TIDAK
                       LIKUIDNYA OBLIGASI YANG DITAWARKAN DALAM PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
                       INI YANG ANTARA LAIN DISEBABKAN KARENA TUJUAN PEMBELIAN OBLIGASI SEBAGAI
                       INVESTASI JANGKA PANJANG.

                      A.        PEMENUHAN KRITERIA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
                      Perseroan telah memenuhi kriteria untuk melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan
                      sebagaimana yang diatur dalam POJK No. 36/2014, sebagai berikut:
                      1)    Penawaran Umum Berkelanjutan Efek Bersifat Utang dilaksanakan dalam periode paling lama
                            2 (dua) tahun dengan ketentuan pemberitahuan pelaksanaan Penawaran Umum Berkelanjutan
                            Efek Bersifat Utang terakhir disampaikan kepada OJK paling lambat pada ulang tahun kedua
                            sejak efektifnya Pernyataan Pendaftaran.
                      2)    Merupakan emiten atau perusahaan publik dalam kurun waktu paling singkat 2 (dua) tahun
                            terakhir sebelum penyampaian Pernyataan Pendaftaran.
                      3)    Tidak pernah mengalami gagal bayar selama 2 (dua) tahun terakhir sebelum penyampaian
                            Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan Efek Bersifat Utang
                            sesuai dengan Surat Penyataan yang dibuat oleh Perseroan No. S.1149/VI/IIF/2026 tanggal 29
                            Juni 2026 dan Laporan No. 00399/2.1505/JL.0/09/1865-2/1/VI/2026 tanggal 30 Juni 2026 yang
                            dibuat oleh KAP Purwanto Susanti dan Surja (anggota dari Ernst & Young Global Limited).
                      4)    Efek yang dapat diterbitkan melalui Penawaran Umum Berkelanjutan adalah efek bersifat utang
                            yang memiliki peringkat yang termasuk dalam kategori 4 (empat) peringkat teratas yang
                            merupakan urutan 4 (empat) peringkat terbaik dan masuk dalam kategori peringkat layak
                            investasi berdasarkan standar yang dimiliki oleh Perusahaan Pemeringkat Efek. Penawaran
                            Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan III Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun
                            2026     telah    mendapatkan     peringkat   AAA (idn)  (Triple   A)    berdasarkan    surat
                            No. 48/DIR/RATLTR/III/2026 dari Fitch tanggal 17 Maret 2026.

                      B.        KETERANGAN TENTANG OBLIGASI YANG DITERBITKAN
                      Nama Obligasi
                      Obligasi Berkelanjutan III Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026.

                      Jenis Obligasi
                      Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan untuk didaftarkan
                      atas nama KSEI sebagai bukti utang untuk kepentingan Pemegang Obligasi melalui Pemegang
                      Rekening dan didaftarkan pada tanggal diserahkannya Sertifikat Jumbo Obligasi oleh Perseroan
                      kepada KSEI. Bukti kepemilikan Obligasi bagi Pemegang Obligasi adalah Konfirmasi Tertulis yang
                      diterbitkan oleh KSEI atau Pemegang Rekening.

                      Jumlah Pokok, Tingkat Suku Bunga dan Jatuh Tempo Obligasi
                      Obligasi ini diterbitkan dengan jumlah nominal seluruhnya sebesar Rp432.585.000.000 (empat ratus
                      tiga puluh dua miliar lima ratus delapan puluh lima juta Rupiah) yang terdiri dari 3 (tiga) seri yaitu:



                                                                          2



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 2                                                                                     01/07/26 23.30
Page 33
                      Seri :        Jumlah Pokok Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp367.855.000.000 (tiga ratus
                      A             enam puluh tujuh miliar delapan ratus lima puluh lima juta Rupiah) dengan tingkat bunga tetap
                                    sebesar 7,40% (tujuh koma empat nol persen) per tahun dengan jangka waktu 370 (tiga ratus
                                    tujuh puluh) Hari Kalender terhitung sejak Tanggal Emisi.
                      Seri :        Jumlah Pokok Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp53.730.000.000 (lima puluh
                      B             tiga miliar tujuh ratus tiga puluh juta Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 7,65% (tujuh
                                    koma enam lima persen) per tahun dengan jangka waktu 3 (tiga) tahun terhitung sejak Tanggal
                                    Emisi.
                      Seri :        Jumlah Pokok Obligasi Seri C yang ditawarkan adalah sebesar Rp11.000.000.000 (sebelas
                      C             miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 7,70% (tujuh koma tujuh nol persen) per
                                    tahun dengan jangka waktu 5 (lima) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi.

                      Jumlah Pokok Obligasi tersebut dapat berkurang sehubungan dengan pelunasan Pokok Obligasi
                      masing-masing Seri Obligasi dan/atau pembelian kembali, sebagai pelunasan Obligasi sebagaimana
                      dibuktikan dengan Sertifikat Jumbo Obligasi.

                      Satuan Pemindahbukuan Obligasi
                      Satuan Pemindahbukuan Obligasi adalah senilai Rp1 (satu Rupiah) atau kelipatannya.

                      Satuan Perdagangan Obligasi
                      Perdagangan Obligasi dilakukan di Bursa Efek dengan syarat-syarat dan ketentuan sebagaimana
                      ditentukan dalam peraturan Bursa Efek. Satuan Perdagangan Obligasi di Bursa Efek dilakukan dengan
                      nilai sebesar Rp1.000.000 (satu juta Rupiah) dan/atau kelipatannya.

                      Harga Penawaran Obligasi
                      100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi.

                      Pembayaran Bunga Obligasi
                      Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan (3 bulan) sejak Tanggal Emisi, di mana pembayaran Bunga
                      Obligasi pertama masing-masing seri akan dilakukan pada tanggal 8 Oktober 2026 sedangkan
                      pembayaran Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo Obligasi adalah pada tanggal 18 Juli 2027
                      untuk Seri A, tanggal 8 Juli 2029 untuk Seri B, dan tanggal 8 Juli 2031 untuk seri C yang juga merupakan
                      Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi dari masing-masing Seri Pokok Obligasi. Pelunasan Obligasi
                      dilakukan secara penuh (bullet payment) pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi.

                      Tingkat Bunga Obligasi tersebut merupakan persentase per tahun dari nilai nominal yang dihitung
                      berdasarkan jumlah Hari Kalender yang lewat dengan perhitungan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus
                      enam puluh) hari dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) hari.

                      Jadwal pembayaran Bunga Obligasi adalah sebagaimana tercantum dalam tabel di bawah ini:

                                                                  Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi
                        Bunga Ke-
                                                      Seri A                     Seri B                          Seri C
                                1                8 Oktober 2026             8 Oktober 2026                  8 Oktober 2026
                                2                8 Januari 2027             8 Januari 2027                  8 Januari 2027
                                3                  8 April 2027               8 April 2027                    8 April 2027
                                4                  18 Juli 2027               8 Juli 2027                     8 Juli 2027
                                5                        -                  8 Oktober 2027                  8 Oktober 2027
                                6                        -                  8 Januari 2028                  8 Januari 2028
                                7                        -                    8 April 2028                    8 April 2028
                                8                        -                    8 Juli 2028                     8 Juli 2028
                                9                        -                  8 Oktober 2028                  8 Oktober 2028



                                                                              3



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 3                                                                                        01/07/26 23.30
Page 34
                                                              Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi
                        Bunga Ke-
                                                 Seri A                     Seri B                        Seri C
                               10                  -                    8 Januari 2029               8 Januari 2029
                               11                  -                     8 April 2029                  8 April 2029
                               12                  -                      8 Juli 2029                  8 Juli 2029
                               13                  -                            -                    8 Oktober 2029
                               14                  -                            -                    8 Januari 2030
                               15                  -                            -                      8 April 2030
                               16                  -                            -                      8 Juli 2030
                               17                  -                            -                    8 Oktober 2030
                               18                  -                            -                    8 Januari 2031
                               19                  -                            -                      8 April 2031
                               20                  -                            -                      8 Juli 2031

                      Tata Cara Pembayaran Bunga Obligasi
                      a.        Bunga Obligasi akan dibayarkan oleh Perseroan melalui KSEI selaku Agen Pembayaran kepada
                                Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening pada Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi
                                untuk Pemegang Obligasi yang namanya tercantum dalam Daftar Pemegang Rekening.
                      b.        Pembayaran Bunga Obligasi kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening dilakukan
                                Agen Pembayaran untuk dan atas nama Perseroan berdasarkan Perjanjian Agen Pembayaran.
                      c.        Pemegang Obligasi yang berhak mendapatkan pembayaran Bunga Obligasi adalah Pemegang
                                Obligasi yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Rekening, pada 4 (empat) Hari Kerja
                                sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi. Dengan demikian, jika terjadi transaksi Obligasi
                                setelah tanggal penentuan pihak yang berhak memperoleh Bunga Obligasi tersebut, maka pihak
                                yang menerima pengalihan Obligasi tersebut tidak berhak atas Bunga Obligasi pada periode
                                Bunga Obligasi yang bersangkutan.
                      d.        Pembayaran Bunga Obligasi yang terutang, yang dilakukan oleh Perseroan kepada Pemegang
                                Obligasi melalui Agen Pembayaran, dianggap pembayaran lunas oleh Perseroan, setelah dana
                                tersebut diterima oleh Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening pada KSEI, dengan
                                memperhatikan Perjanjian Agen Pembayaran, dengan demikian Perseroan dibebaskan dari
                                kewajiban untuk melakukan pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan.

                      Jika tanggal-tanggal yang ditetapkan untuk melakukan pembayaran Bunga Obligasi jatuh pada hari
                      yang bukan Hari Kerja, maka pembayaran akan dilakukan pada Hari Kerja berikutnya.

                      Tata Cara Pembayaran Pokok Obligasi
                      a.        Obligasi harus dilunasi pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi.
                      b.        Pembayaran Pokok Obligasi kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening dilakukan
                                oleh Agen Pembayaran untuk dan atas nama Perseroan berdasarkan Perjanjian Agen
                                Pembayaran.
                      c.        Pembayaran Pokok Obligasi yang terutang, yang dilakukan oleh Perseroan kepada Pemegang
                                Obligasi melalui Agen Pembayaran, dianggap pembayaran lunas oleh Perseroan, setelah dana
                                tersebut diterima oleh Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening pada KSEI, dengan
                                memperhatikan Perjanjian Agen Pembayaran, dengan demikian Perseroan dibebaskan dari
                                kewajiban untuk melakukan pembayaran Pokok Obligasi yang bersangkutan.

                      Jika tanggal-tanggal yang ditetapkan untuk melakukan pelunasan Pokok Obligasi jatuh pada hari yang
                      bukan Hari Kerja, maka pembayaran akan dilakukan pada Hari Kerja berikutnya.

                      Jumlah Minimum Pemesanan
                      Pemesanan pembelian Obligasi harus dilakukan dalam jumlah sekurang-kurangnya sebesar satu
                      satuan perdagangan sebesar Rp1.000.000 (satu juta Rupiah) dan/atau kelipatannya.




                                                                         4



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 4                                                                                01/07/26 23.30
Page 35
                      Jaminan dan Hak Senioritas Atas Utang
                      Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus, tetapi dijamin dengan seluruh harta kekayaan
                      Perseroan baik barang bergerak maupun tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan ada
                      di kemudian hari menjadi jaminan bagi pemegang Obligasi ini sesuai dengan ketentuan dalam Pasal
                      1131 dan 1132 Kitab Undang-undang Hukum Perdata.

                      Pemegang Obligasi tidak mempunyai hak untuk didahulukan dan hak Pemegang Obligasi adalah pari
                      passu tanpa hak preferen dengan hak-hak kreditur Perseroan lainnya, baik yang ada sekarang maupun
                      yang akan ada dikemudian hari, kecuali hak-hak kreditur Perseroan yang dijamin secara khusus
                      dengan kekayaan Perseroan baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari.

                      Berdasarkan Laporan Keuangan Perseroan per tanggal 31 Desember 2025 yang diaudit, Perseroan
                      tidak mempunyai utang senioritas yang mempunyai hak keutamaan atau preferen.

                      Penyisihan Dana Pelunasan Pokok Obligasi (Sinking Fund)
                      Perseroan tidak melakukan penyisihan dana untuk Obligasi ini dengan pertimbangan untuk
                      mengoptimalkan penggunaan dana hasil Penawaran Umum Obligasi ini sesuai dengan tujuan rencana
                      penggunaan dana Penawaran Umum Obligasi.

                      Kelalaian Perseroan
                      1)        Dalam hal terjadi salah satu keadaan atau kejadian yang disebutkan dalam:
                                a.     angka 2) huruf a, c, dan d (khusus pelanggaran untuk ketentuan dalam bagian
                                       Pembatasan-Pembatasan dan Kewajiban-Kewajiban Perseroan angka 2) huruf k dan
                                       m sebagaimana diuraikan di bawah) di atas dan keadaan atau kejadian tersebut
                                       berlangsung terus-menerus selama 14 (empat belas) Hari Kerja, setelah diterimanya
                                       teguran tertulis dari Wali Amanat, tanpa diperbaiki/dihilangkan keadaan tersebut atau
                                       tanpa adanya upaya perbaikan untuk menghilangkan keadaan tersebut, yang dapat
                                       disetujui oleh Wali Amanat;
                                b.     angka 2) huruf d (selain untuk ketentuan dalam bagian Pembatasan-Pembatasan dan
                                       Kewajiban-Kewajiban Perseroan angka 2) huruf k, l, m, n, dan o sebagaimana diuraikan
                                       di bawah) dan huruf e di atas dan keadaan atau kejadian tersebut berlangsung terus-
                                       menerus selama dari 90 (sembilan puluh) Hari Kalender, setelah diterimanya teguran
                                       tertulis dari Wali Amanat, tanpa diperbaiki/dihilangkan keadaan tersebut atau tanpa
                                       adanya upaya perbaikan untuk menghilangkan keadaan tersebut, yang dapat disetujui
                                       oleh Wali Amanat; atau
                                c.     angka 2) huruf d (khusus pelanggaran untuk ketentuan dalam bagian Pembatasan-
                                       Pembatasan dan Kewajiban-Kewajiban Perseroan angka 2) huruf l sebagaimana
                                       diuraikan di bawah), dan keadaan atau kejadian tersebut berlangsung terus-menerus
                                       selama 30 (tiga puluh) hari kerja, setelah diterimanya teguran tertulis dari Wali Amanat,
                                       tanpa diperbaiki/dihilangkan keadaan tersebut atau tanpa adanya upaya perbaikan untuk
                                       menghilangkan keadaan tersebut, yang dapat disetujui oleh Wali Amanat
                                maka Wali Amanat wajib memberitahukan kejadian tersebut kepada Pemegang Obligasi melalui
                                1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional, atas biaya
                                Perseroan. Wali Amanat atas pertimbangannya sendiri berhak memanggil RUPO menurut
                                ketentuan dan tata cara di dalam Perjanjian Perwaliamanatan. Dalam RUPO tersebut, Wali
                                Amanat akan meminta Perseroan untuk memberikan penjelasan sehubungan dengan
                                kelalaiannya tersebut. Apabila RUPO tidak dapat menerima penjelasan serta alasan Perseroan,
                                dan meminta Perseroan untuk melunasi seluruh Jumlah Terutang, maka Wali Amanat dalam
                                waktu yang ditetapkan dalam RUPO wajib melakukan penagihan kepada Perseroan atas seluruh
                                Jumlah Terutang.
                      2)        Kondisi-kondisi yang dapat menyebabkan Perseroan dinyatakan lalai sebagaimana dimaksud
                                dalam Angka 1), adalah apabila terjadi salah satu atau lebih dari keadaan atau kejadian tersebut
                                di bawah ini;




                                                                            5



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 5                                                                                     01/07/26 23.30
Page 36
                                a.     Perseroan tidak melaksanakan atau tidak mentaati ketentuan dalam kewajiban
                                       pembayaran Pokok Obligasi pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi dan/atau Bunga
                                       Obligasi pada Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi kepada Pemegang Obligasi; atau,
                                b.     Perseroan diberikan penundaan kewajiban pembayaran utang (moratorium) oleh badan
                                       peradilan yang berwenang; atau
                                c.     Apabila Perseroan dinyatakan lalai sehubungan dengan suatu perjanjian hutang oleh
                                       salah satu krediturnya (cross default) baik yang telah ada sekarang maupun yang akan
                                       ada di kemudian hari dalam jumlah keseluruhannya melebihi 30% (tiga puluh persen) dari
                                       nilai ekuitas Perseroan berdasarkan laporan keuangan triwulanan terakhir, yang berakibat
                                       jumlah yang terutang oleh Perseroan berdasarkan perjanjian hutang tersebut seluruhnya
                                       menjadi dapat segera ditagih oleh kreditur yang bersangkutan sebelum waktunya untuk
                                       membayar kembali (akselerasi pembayaran kembali); atau
                                d.     Perseroan tidak melaksanakan atau tidak mentaati dan/atau melanggar salah satu atau
                                       lebih ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan; atau
                                e.     Fakta mengenai jaminan, keadaan, atau status Perseroan serta pengelolaannya tidak
                                       sesuai dengan informasi dan keterangan yang diberikan oleh Perseroan.
                      3)        Apabila Perseroan diberikan penundaan kewajiban pembayaran utang (moratorium) oleh badan
                                peradilan yang berwenang sebagaimana dimaksud dalam angka 2) huruf b, maka Wali Amanat
                                berhak, tanpa memanggil RUPO, bertindak mewakili kepentingan Pemegang Obligasi dan
                                mengambil keputusan yang dianggap menguntungkan bagi Pemegang Obligasi dan untuk itu
                                Wali Amanat dibebaskan dari segala tindakan dan tuntutan oleh Pemegang Obligasi.
                      4)        Apabila terjadi salah satu atau lebih kondisi kelalaian atau cidera janji sebagaimana dimaksud
                                dalam angka 1) huruf d di atas (yaitu khusus untuk pelanggaran pada bagian Pembatasan-
                                Pembatasan dan Kewajiban-Kewajiban Perseroan angka 2) huruf n dan o sebagaimana
                                diuraikan di bawah), maka Wali Amanat berhak tanpa memanggil RUPO bertindak mewakili
                                kepentingan Pemegang Obligasi dan mengambil keputusan yang dianggap menguntungkan
                                bagi Pemegang Obligasi dan untuk itu Wali Amanat dibebaskan dari segala tindakan dan
                                tuntutan oleh Pemegang Obligasi. Dalam hal ini Obligasi menjadi jatuh tempo dengan sendirinya.

                      Pembelian Kembali Obligasi
                      Dalam hal Emiten melakukan pembelian kembali Obligasi maka berlaku ketentuan sebagai berikut:
                      i.    Pembelian kembali Obligasi ditujukan sebagai pelunasan atau disimpan untuk kemudian dijual
                            kembali dengan harga pasar;
                      ii.   Pelaksanaan pembelian kembali Obligasi dilakukan melalui Bursa Efek atau di luar Bursa Efek;
                      iii.  Pembelian kembali Obligasi baru dapat dilakukan 1 (satu) tahun setelah Tanggal Penjatahan;
                      iv.   Pembelian kembali Obligasi tidak dapat dilakukan apabila hal tersebut mengakibatkan Perseroan
                            tidak dapat memenuhi ketentuan-ketentuan di dalam Perjanjian Perwaliamanatan;
                      v.    Pembelian kembali Obligasi tidak dapat dilakukan apabila Perseroan melakukan kelalaian
                            sebagaimana dimaksud dalam Perjanjian Perwaliamanatan;
                      vi.   Pembelian kembali Obligasi hanya dapat dilakukan oleh Perseroan dari pihak yang tidak
                            terafiliasi;
                      vii.  Rencana pembelian kembali Obligasi wajib dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan oleh
                            Perseroan paling lambat 2 (dua) Hari Kerja sebelum pengumuman untuk rencana pembelian
                            kembali Obligasi tersebut;
                      viii. Pembelian kembali Obligasi, dapat dilakukan setelah pengumuman rencana pembelian kembali
                            Obligasi;
                      ix.   Rencana pembelian kembali Obligasi sebagaimana dimaksud dalam butir vii dan pengumuman
                            sebagaimana dimaksud dalam butir viii, paling sedikit memuat informasi tentang:
                            a.      periode penawaran pembelian kembali;
                            b.      jumlah dana maksimal yang digunakan untuk pembelian kembali;
                            c.      kisaran jumlah Obligasi yang akan dibeli kembali;
                            d.      harga atau kisaran harga yang ditawarkan untuk pembelian kembali Obligasi;
                            e.      tata cara penyelesaian transaksi;
                            f.      persyaratan bagi Pemegang Obligasi yang mengajukan penawaran jual;




                                                                           6



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 6                                                                                    01/07/26 23.30
Page 37
                                g.     tata cara penyampaian penawaran jual oleh Pemegang Obligasi;
                                h.     tata cara pembelian kembali Obligasi; dan
                                i.     hubungan Afiliasi antara Perseroan dan Pemegang Obligasi;
                      x.        Perseroan wajib melakukan penjatahan secara proporsional sebanding dengan partisipasi setiap
                                Pemegang Obligasi yang melakukan penjualan Obligasi apabila jumlah Obligasi yang ditawarkan
                                untuk dijual oleh Pemegang Obligasi, melebihi jumlah Obligasi yang dapat dibeli kembali;
                      xi.       Perseroan wajib menjaga kerahasiaan atas semua informasi mengenai penawaran jual yang
                                telah disampaikan oleh Pemegang Obligasi;
                      xii.      Perseroan dapat melaksanakan pembelian kembali Obligasi tanpa melakukan pengumuman
                                sebagaimana dimaksud dalam butir viii, dengan ketentuan:
                                a.     Jumlah pembelian kembali Obligasi tidak lebih dari 5% (lima persen) dari jumlah Obligasi
                                       untuk masing-masing jenis Obligasi yang beredar (outstanding) dalam periode 1 (satu)
                                       tahun setelah Tanggal Penjatahan;
                                b.     Obligasi yang dibeli kembali tersebut bukan Obligasi yang dimiliki oleh Afiliasi Perseroan;
                                       dan
                                c.     Obligasi yang dibeli kembali tersebut hanya untuk disimpan yang kemudian hari dapat
                                       dijual kembali;
                                dan wajib dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan paling lambat akhir Hari Kerja ke-2 (kedua)
                                setelah terjadinya pembelian kembali Obligasi;
                      xiii.     Perseroan wajib melaporkan informasi terkait pelaksanaan pembelian kembali Obligasi kepada
                                Otoritas Jasa Keuangan dan Wali Amanat, serta mengumumkan kepada masyarakat dalam
                                waktu paling lambat 2 (dua) Hari Kerja setelah dilakukannya pembelian kembali Obligasi;
                      xiv.      Pembelian kembali Obligasi dilakukan dengan mendahulukan obligasi yang tidak dijamin jika
                                terdapat lebih dari satu Obligasi yang diterbitkan Perseroan;
                      xv.       Pembelian kembali wajib dilakukan dengan mempertimbangkan aspek kepentingan ekonomis
                                Perseroan atas pembelian kembali tersebut jika terdapat lebih dari satu obligasi yang tidak
                                dijamin;
                      xvi.      Pembelian kembali wajib mempertimbangkan aspek kepentingan ekonomis Perseroan atas
                                pembelian kembali Obligasi tersebut jika terdapat jaminan atas seluruh Obligasi;
                      xvii.     Pembelian kembali Obligasi oleh Perseroan mengakibatkan:
                                a.     Hapusnya segala hak yang melekat pada Obligasi yang dibeli kembali, meliputi hak
                                       menghadiri RUPO, hak suara, dan hak memperoleh Bunga Obligasi serta manfaat lain
                                       dari Obligasi yang dibeli kembali jika dimaksudkan untuk pelunasan; atau
                                b.     Pemberhentian sementara segala hak yang melekat pada Obligasi yang dibeli kembali,
                                       meliputi hak menghadiri RUPO, hak suara, dan hak memperoleh Bunga Obligasi serta
                                       manfaat lain dari Obligasi yang dibeli kembali jika dimaksudkan untuk disimpan dan dijual
                                       kembali.

                      Hak-Hak Pemegang Obligasi
                      Pemegang Obligasi memiliki hak-hak antara lain sebagai berikut:

                      a.        Menerima pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pembayaran Bunga Obligasi dari Perseroan yang
                                dibayarkan melalui KSEI selaku Agen Pembayaran pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi
                                dan/atau Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan. Jumlah yang wajib
                                dibayarkan oleh Perseroan pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi adalah dengan harga yang
                                sama dengan jumlah Pokok Obligasi yang tertulis pada Konfirmasi Tertulis yang dimiliki oleh
                                Pemegang Obligasi pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi.

                      b.        Pemegang Obligasi yang berhak atas Bunga Obligasi adalah Pemegang Obligasi yang namanya
                                tercatat dalam Daftar Pemegang Rekening pada 4 (empat) Hari Kerja sebelum Tanggal
                                Pembayaran Bunga Obligasi.




                                                                             7



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 7                                                                                       01/07/26 23.30
Page 38
                                Dengan demikian jika terjadi transaksi Obligasi setelah tanggal penentuan pihak yang berhak
                                memperoleh Bunga Obligasi, pembeli Obligasi yang menerima pengalihan Obligasi tersebut
                                tidak berhak atas Bunga Obligasi pada periode Bunga Obligasi yang bersangkutan.

                      c.        Apabila Perseroan tidak menyerahkan dana secukupnya untuk pembayaran Bunga Obligasi
                                dan/atau pelunasan Pokok Obligasi setelah lewat Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi dan/atau
                                Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi, maka Perseroan dapat dikenai sanksi beruapa kewajiban
                                membayar Denda sebesar 1% (satu persen) per tahun. Jumlah Denda tersebut dihitung
                                berdasarkan hari yang lewat terhitung sejak Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi dan/atau
                                Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi smapai dibayarnya lunas kewajiban yang harus dibayar
                                Perseroan, denga kententuan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender
                                dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender. Denda yang dibayar oleh Perseroan
                                merupakan hak Pemegang Obligasi akan dibayar kepada Pemegang Obligasi secara
                                proporsional sesuai dengan besarnya Obligasi yang dimilikinya.

                      d.        Pemegang Obligasi baik sendiri maupun secara bersama-sama yang mewakili paling sedikit
                                lebih dari 20% (dua puluh persen) dari jumlah Obligasi yang belum dilunasi tidak termasuk
                                Obligasi yang dimiliki oleh Perseroan dan/atau Afiliasinya dapat mengajukan permintaan tertulis
                                kepada Wali Amanat agar diselenggarakan RUPO dengan melampirkan asli KTUR. Permintaan
                                tertulis dimaksud harus memuat acara yang diminta, dengan ketentuan sejak diterbitkannya
                                KTUR tersebut, Obligasi yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi yang mengajukan permintaan
                                tertulis kepada Wali Amanat akan dibekukan oleh KSEI sejumlah Obligasi yang tercantum dalam
                                KTUR tersebut. Pencabutan pembekuan oleh KSEI tersebut hanya dapat dilakukan setelah
                                mendapat persetujuan secara tertulis dari Wali Amanat.

                      e.        Setiap Obligasi senilai Rp1,00 berhak mengeluarkan 1 (satu) suara dalam RUPO, dengan
                                demikian setiap Pemegang Obligasi dalam RUPO mempunyai hak untuk mengeluarkan suara
                                sejumlah Obligasi yang dimilikinya.

                      Pembatasan-Pembatasan dan Kewajiban-Kewajiban Perseroan
                      Selama jangka waktu Obligasi atau selama seluruh jumlah Pokok Obligasi belum seluruhnya dilunasi
                      dan/atau seluruh jumlah Bunga Obligasi serta kewajiban pembayaran lainnya berdasarkan Obligasi
                      (jika ada) oleh Perseroan belum seluruhnya dibayar menurut ketentuan Perjanjian Perwaliamanatan,
                      Perseroan dengan ini berjanji dan mengikatkan diri bahwa:

                      Tanpa izin tertulis terlebih dahulu dari Wali Amanat, yang mana pemberian izin tertulis tersebut tunduk
                      pada ketentuan sebagai berikut:
                      a.    Permohonan izin dari Perseroan tersebut tidak akan ditolak tanpa alasan yang jelas dan wajar;
                      b.    Wali Amanat wajib memberikan tanggapan atas permohonan izin tersebut dalam waktu
                            14 (empat belas) Hari Kerja setelah permohonan izin dan dokumen pendukungnya tersebut
                            diterima oleh Wali Amanat, dan jika dalam waktu 14 (empat belas) Hari Kerja tersebut Perseroan
                            tidak menerima tanggapan apapun dari Wali Amanat, maka Wali Amanat dianggap telah
                            memberikan izinnya; dan
                      c.    Jika dalam tanggapannya Wali Amanat meminta tambahan data dan/atau dokumen pendukung
                            lainnya, maka persetujuan atau penolakan wajib diberikan oleh Wali Amanat dalam waktu
                            7 (tujuh) Hari Kerja setelah data atau dokumen pendukung lainnya tersebut diterima secara
                            lengkap oleh Wali Amanat. Jika dalam waktu 7 (tujuh) Hari Kerja tersebut Perseroan tidak
                            menerima tanggapan apapun dari Wali Amanat, maka Wali Amanat dianggap telah memberikan
                            izinnya.

                      Perseroan tidak akan melakukan hal-hal sebagai berikut:
                      a.   Melakukan penggabungan atau peleburan atau pengambilalihan, kecuali penggabungan atau
                           peleburan atau pengambilalihan yang dilakukan dengan atau pada perusahaan yang bidang
                           usahanya sama dan tidak mempunyai dampak negatif secara material terhadap jalannya usaha




                                                                           8



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 8                                                                                    01/07/26 23.30
Page 39
                               Perseroan dan tidak mempengaruhi kemampuan Perseroan dalam melakukan pembayaran
                               Bunga Obligasi dan/atau pelunasan Pokok Obligasi, dengan ketentuan sebagai berikut:
                                (i)   Semua syarat dan kondisi Obligasi dalam Perjanjian Perwaliamanatan dan dokumen lain
                                      yang berkaitan dengan Obligasi tetap berlaku dan mengikat sepenuhnya terhadap
                                      perusahaan penerus (surviving company) dan dalam hal Perseroan bukan merupakan
                                      perusahaan penerus (surviving company), maka seluruh kewajiban berdasarkan Obligasi
                                      dan/atau Perjanjian Perwaliamanatan telah dialihkan secara sah kepada perusahaan
                                      penerus (surviving company) dan perusahaan penerus (surviving company) tersebut
                                      memiliki aktiva dan kemampuan yang memadai untuk memenuhi kewajiban pembayaran
                                      berdasarkan Obligasi dan Perjanjian Perwaliamanatan.
                                (ii)  Perusahaan penerus (surviving company) tersebut menjalankan bidang usaha utama
                                      yang sama dengan Perseroan.
                      b.       Melakukan peminjaman utang baru yang memiliki kedudukan lebih tinggi dari kedudukan utang
                               yang timbul berdasarkan Obligasi, kecuali apabila hasil dana dari utang baru tersebut digunakan
                               untuk Kegiatan Usaha Sehari-hari Perseroan atau untuk tujuan refinancing atas utang yang telah
                               ada pada tanggal ditandatanganinya Perjanjian Perwaliamanatan ini dengan senantiasa
                               memperhatikan angka 2) huruf c.
                      c.       Menjaminkan dan/atau membebani dengan cara apapun aktiva termasuk hak atas pendapatan
                               Perseroan, baik yang sekarang ada maupun yang akan diperoleh di masa yang akan datang,
                               kecuali jaminan yang diberikan atas utang yang diperoleh Perseroan untuk mendukung Kegiatan
                               Usaha Sehari-hari Perseroan, dan untuk tujuan refinancing atas utang yang telah ada pada
                               tanggal ditandatanganinya Perjanjian Perwaliamanatan, dengan ketentuan sebagai berikut:
                                (i)   Jangka waktu utang baru yang diberikan jaminan tersebut lebih panjang daripada jangka
                                      waktu Obligasi Berkelanjutan III Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026 Seri
                                      C;
                                (ii)  Tidak terjadi penurunan peringkat Obligasi menjadi AA (double A) atau lebih rendah
                                      berdasarkan hasil pemeringkatan yang dikeluarkan oleh salah satu lembaga pemeringkat
                                      yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan;
                               Dalam hal peringkat Obligasi turun menjadi AA (double A) atau lebih rendah, maka Perseroan
                               wajib memberikan jaminan dengan nilai yang setara dengan nilai jaminan yang diberikan untuk
                               utang baru tersebut kepada Pemegang Obligasi untuk menjamin pelunasan kewajiban
                               pembayaran Obligasi, untuk keperluan mana Perseroan dan Wali Amanat wajib membuat dan
                               menandatangani perjanjian jaminan yang terkait.
                      d.       Memberi pinjaman kepada pihak manapun, kecuali:
                                (i)   Pinjaman yang telah ada sebelum ditandatanganinya Perjanjian Perwaliamanatan;
                                (ii)  Pinjaman yang diberikan dalam rangka melaksanakan Kegiatan Usaha Sehari-Hari
                                      Perseroan;
                                (iii) Pinjaman kepada pegawai termasuk Direksi dan Dewan Komisaris untuk program
                                      kesejahteraan pegawai Perseroan dengan ketentuan sesuai peraturan perusahaan
                                      Perseroan.
                      e.       Mengubah bidang usaha utama Perseroan.
                      f.       Mengurangi modal dasar, modal ditempatkan dan modal disetor Perseroan;
                      g.       Membayar, membuat, atau menyatakan pembagian dividen pada tahun buku Perseroan pada
                               saat Perseroan lalai dalam melakukan pembayaran Jumlah Terutang atau Perseroan tidak
                               melakukan pembayaran Jumlah Terutang berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau
                               Akta Pengakuan Utang yang dibuat berkenaan dengan Obligasi.
                      h.       Mengadakan segala bentuk kerja sama, bagi hasil, atau perjanjian serupa lainnya di luar
                               Kegiatan Usaha Sehari-hari Perseroan atau mengadakan perjanjian manajemen atau perjanjian
                               serupa lainnya yang mengakibatkan kegiatan/operasi Perseroan sepenuhnya diatur oleh pihak
                               lain dan berdampak negatif secara material terhadap kemampuan Perseroan untuk memenuhi
                               kewajibannya berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan, kecuali perjanjian yang dibuat oleh
                               Perseroan dengan para pemegang sahamnya dan perjanjian-perjanjian pinjaman Perseroan
                               dengan pihak ketiga lainnya, di mana Perseroan bertindak sebagai debitur di dalam perjanjian-
                               perjanjian tersebut.
                      i.       Selama Pokok Obligasi dan Bunga belum dilunasi seluruhnya, Perseroan wajib untuk:



                                                                           9



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 9                                                                                    01/07/26 23.30
Page 40
                                (i)    Menyetorkan dana (in good funds) yang diperlukan untuk pembayaran Bunga Obligasi
                                       dan/atau pelunasan Pokok Obligasi yang jatuh tempo ke rekening yang ditunjuk oleh Agen
                                       Pembayaran paling lambat 1 (satu) Hari Kerja sebelum Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi
                                       dan/atau Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi dan menyerahkan fotokopi bukti
                                       pengiriman dana tersebut kepada Wali Amanat pada hari yang sama;
                                (ii)   Memperoleh, mematuhi segala ketentuan dan melakukan hal-hal yang diperlukan untuk
                                       menjaga tetap berlakunya segala kuasa, izin, dan persetujuan (baik dari Pemerintah
                                       maupun dari pihak yang berwenang lainnya) dan dengan segera memberikan laporan
                                       dan/atau masukan dan/atau melakukan hal-hal yang diwajibkan oleh peraturan
                                       perundang-undangan Republik Indonesia sehingga Perseroan dapat secara sah
                                       menjalankan kewajibannya berdasarkan setiap Dokumen Emisi dalam mana Perseroan
                                       menjadi salah satu pihaknya atau memastikan keabsahan, keberlakuan, dapat
                                       dilaksanakannya setiap Dokumen Emisi di Republik Indonesia;
                                (iii)  Memastikan pada setiap saat keadaan keuangan Perseroan yang tercantum dalam
                                       laporan keuangan tahunan Perseroan terakhir yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan
                                       Publik, yang diserahkan kepada Wali Amanat berdasarkan ketentuan Perjanjian
                                       Perwaliamanatan, harus berada dalam rasio-rasio keuangan sebagai berikut:
                                       (a) Current Ratio, perbandingan total aktiva lancar dengan total Kewajiban lancar tidak
                                             kurang dari 100% (seratus persen);
                                       (b) Gearing Ratio, maksimum 10 (sepuluh) kali. Gearing Ratio adalah perbandingan
                                             antara total liabilitas dengan total ekuitas ditambah pinjaman subordinasi, di mana
                                             untuk pinjaman subordinasi yang dapat diperhitungkan adalah paling banyak sebesar
                                             50% (lima puluh persen) dari modal disetor;
                                (iv) Memberitahukan secara tertulis terlebih dahulu kepada Wali Amanat selambat-lambatnya
                                       7 (tujuh) Hari Kerja sebelum ditandatanganinya dokumen-dokumen berkaitan dengan:
                                       (a) Peminjaman utang baru yang memiliki kedudukan lebih tinggi dari Obligasi yang dana
                                             dari hasil utang tersebut digunakan untuk Kegiatan Usaha sehari-hari Perseroan atau
                                             untuk tujuan refinancing atas utang yang telah ada pada tanggal ditandatanganinya
                                             Perjanjian Perwaliamanatan;
                                       (b) Penjaminan dan/atau pembebanan aktiva Perseroan yang diberikan untuk utang
                                             yang diperoleh untuk mendukung Kegiatan Usaha Sehari-hari Perseroan, dan untuk
                                             tujuan refinancing atas utang yang telah ada pada tanggal ditandatanganinya
                                             Perjanjian Perwaliamanatan;
                      j.       Mematuhi ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan;
                      k.       Segera memberikan kepada Wali Amanat secara tertulis keterangan yang sewaktu-waktu diminta
                               oleh Wali Amanat dengan wajar mengenai operasi, keadaan keuangan, aktiva Perseroan dan hal
                               lain-lain, dengan ketentuan permintaan tersebut harus disampaikan oleh Wali Amanat secara
                               tertulis dengan menyebutkan informasi-informasi yang ingin diperoleh Wali Amanat;
                      l.       Memberikan izin kepada Wali Amanat atau pihak yang ditunjuk oleh Wali Amanat dengan
                               pemberitahuan 5 (lima) Hari Kerja sebelumnya secara tertulis, untuk selama jam kerja Perseroan
                               memasuki gedung-gedung dan halaman-halaman yang dimiliki atau dikuasai Perseroan dan
                               melakukan pemeriksaan atas buku-buku, izin-izin dan catatan keuangan Perseroan yang terkait
                               dengan penerbitan Obligasi sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan-peraturan dan
                               perjanjian-perjanjian yang berlaku, dengan biaya-biaya yang disetujui terlebih dahulu oleh
                               Perseroan. Untuk menghindari keragu-raguan, pemberitahuan dari Wali Amanat kepada
                               Perseroan sekurang-kurangnya memuat alasan diperlukan untuk pemeriksaan ke kantor
                               Perseroan;
                      m.       Menyampaikan kepada Wali Amanat:
                                (i)    Salinan dari laporan-laporan termasuk laporan-laporan yang berkaitan dengan aspek
                                       keterbukaan informasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku di bidang Pasar Modal yang
                                       disampaikan kepada OJK, Bursa Efek, KSEI, dalam waktu selambat-lambatnya 2 (dua)
                                       Hari Kerja setelah laporan-laporan tersebut diserahkan kepada pihak-pihak yang
                                       disebutkan di atas;
                                (ii)   Laporan keuangan tahunan yang telah diaudit oleh akuntan publik yang terdaftar di
                                       Otoritas Jasa Keuangan disampaikan bersamaan dengan penyerahan laporan ke Otoritas



                                                                           10



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 10                                                                                    01/07/26 23.30
Page 41
                                      Jasa Keuangan atau selambat-lambatnya pada akhir bulan ke-3 (ketiga) setelah tanggal
                                      laporan keuangan tahunan Perseroan;
                                (iii) Laporan keuangan tengah tahunan disampaikan bersamaan dengan penyerahan laporan
                                      ke Otoritas Jasa Keuangan;
                                (iv) Laporan keuangan triwulan yang tidak diaudit disampaikan selambat-lambatnya 1 (satu)
                                      bulan setelah periode laporan keuangan tersebut berakhir.
                      n.       Selambat-lambatnya 2 (dua) Hari Kerja setelah adanya kejadian, memberitahukan kepada Wali
                               Amanat secara tertulis atas:
                                (i)   Setiap kejadian atau keadaan yang dapat mempunyai pengaruh penting dan negatif atas
                                      jalannya usaha atau operasi atau keadaan keuangan Perseroan secara material.
                                (ii)  Setiap perubahan anggaran dasar, susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris,
                                      pembagian dividen dan diikuti dengan penyerahan akta-akta keputusan Rapat Umum
                                      Pemegang Saham setelah akta-akta tersebut diterima oleh Perseroan;
                                (iii) Perkara pidana, perdata, dan administrasi di mana Perseroan berkedudukan sebagai
                                      pihak tergugat yang secara material dan negatif mempengaruhi kelangsungan usaha
                                      Perseroan;
                                (iv) Selambat-lambatnya 2 (dua) Hari Kerja setelah adanya kejadian, memberitahukan kepada
                                      Wali Amanat secara tertulis atas terjadinya salah satu dari peristiwa kelalaian
                                      sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 Perjanjian Perwaliamanatan dengan segera, dan
                                      atas permintaan tertulis dari Wali Amanat, menyerahkan pada Wali Amanat suatu
                                      keterangan yang memberikan gambaran lengkap atas kejadian tersebut dan tindakan atau
                                      langkah-langkah yang diambil (atau diusulkan untuk diambil) oleh Perseroan untuk
                                      memperbaiki kejadian tersebut, kecuali peristiwa kelalaian tersebut telah diberitahukan
                                      sebelumnya kepada Wali Amanat.
                      o.       Melakukan pemeringkatan atas Obligasi sesuai dengan POJK No. 49/2020 berikut
                               perubahannya dan/atau peraturan lainnya yang wajib dipatuhi oleh Perseroan, serta
                               menyerahkan hasil pemeringkatan tersebut kepada Wali Amanat paling lambat 10 (sepuluh) Hari
                               Kerja sejak tanggal surat/laporan hasil pemeringkatan dari Pemeringkat;
                      p.       Menjamin dan memastikan tidak akan terdapat penyitaan atau pengambilalihan dengan cara
                               apapun juga atas seluruh atau sebagian besar harta kekayaan Perseroan atau dilakukannya
                               tindakan yang menghalangi Perseroan untuk menjalankan seluruh atau sebagian besar
                               usahanya, yang dilakukan dan/atau diperintahkan oleh pengadilan dan/atau instansi pemerintah
                               yang berwenang, sehingga mempengaruhi secara material terhadap kemampuan Perseroan
                               untuk memenuhi kewajiban-kewajibannya dalam Perjanjian Perwaliamanatan;
                      q.       Menjamin dan memastikan bahwa Perseroan tidak akan mendapatkan dan/atau dijatuhi hukum
                               berdasarkan perintah pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap (in kracht) yang
                               mengharuskan Perseroan untuk membayar sejumlah dana kepada pihak ketiga, yang apabila
                               dibayarkan akan mempengaruhi secara material terhadap kemampuan Perseroan untuk
                               memenuhi kewajiban-kewajiban yang ditentukan dalam Perjanjian Perwaliamanatan;
                      r.       Menjamin dan memastikan bahwa sebagian besar atau seluruh hak, izin, dan/atau persetujuan
                               lainnya dari Pemerintah Republik Indonesia yang dimiliki Perseroan tidak akan dibatalkan atau
                               dinyatakan tidak sah, atau Perseroan tidak mendapatkan izin atau persetujuan yang disyaratkan
                               oleh ketentuan hukum yang berlaku, sehingga berakibat negatif/mempengaruhi secara material
                               terhadap kelangsungan usaha Perseroan dan/atau kemampuan Perseroan untuk memenuhi
                               kewajiban-kewajiban yang ditentukan dalam Perjanjian Perwaliamanatan;
                      s.       Menjamin dan memastikan Perseroan tidak akan dinyatakan bubar dan/atau berinisiatif
                               membubarkan diri dan/atau bubar karena sebab lain (termasuk penggabungan atau konsolidasi
                               yang mengakibatkan Perseroan menjadi bubar demi hukum kecuali apabila dilakukan sesuai
                               dengan Pembatasan-Pembatasan dan Kewajiban-Kerajiban Perseroan nomor 1) huruf a
                               Perjanjian Perwaliamanatan;
                      t.       Menjamin dan memastikan tidak akan terdapat pernyataan pailit terhadap Perseroan dan/atau
                               Perseroan dinyatakan dalam keadaan pailit oleh badan peradilan atau instansi yang berwenang,
                               di mana pernyataan pailit tersebut telah mendapatkan kekuatan hukum tetap.




                                                                          11



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 11                                                                                 01/07/26 23.30
Page 42
                      Rapat Umum Pemegang Obligasi
                      Untuk penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Obligasi, kuorum yang disyaratkan, hak suara dan
                      pengambilan keputusan berlaku ketentuan-ketentuan di bawah ini tanpa mengurangi ketentuan dalam
                      peraturan pasar modal serta peraturan Bursa Efek di tempat di mana Obligasi dicatatkan, termasuk
                      Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 14 tahun 2025:
                      1.    RUPO diselenggarakan pada setiap waktu menurut ketentuan bagian ini, antara lain untuk
                            maksud-maksud sebagai berikut:
                            a.     mengambil keputusan sehubungan dengan usulan Perseroan atau Pemegang Obligasi
                                   bersifat utang mengenai perubahan jangka waktu, Pokok Obligasi, suku Bunga Obligasi,
                                   perubahan tata cara atau periode pembayaran Bunga Obligasi, dan/atau ketentuan lain
                                   dalam Perjanjian Perwaliamanatan, dengan memperhatikan POJK No. 20/2020;
                            b.     menyampaikan pemberitahuan kepada Perseroan dan/atau Wali Amanat, memberikan
                                   pengarahan kepada Wali Amanat, dan/atau menyetujui suatu kelonggaran waktu atas
                                   suatu kelalaian berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan serta akibatnya, atau untuk
                                   mengambil tindakan lain sehubungan dengan kelalaian;
                            c.     memberhentikan Wali Amanat dan menunjuk pengganti Wali Amanat menurut ketentuan
                                   Perjanjian Perwaliamanatan;
                            d.     mengambil tindakan yang dikuasakan oleh atau atas nama Pemegang Obligasi termasuk
                                   dalam penentuan potensi kelalaian yang dapat menyebabkan terjadinya kelalaian
                                   sebagaimana dimaksud dalam bagian Kelalaian Perseroan dan dalam POJK No. 20/2020;
                                   dan
                            e.     Mengambil tindakan lain yang diusulkan oleh Wali Amanat yang tidak dikuasakan atau
                                   tidak termuat dalam Perjanjian Perwaliamanatan atau berdasarkan peraturan perundang-
                                   undangan.
                      2.    Dengan memperhatikan peraturan di bidang pasar modal yang berlaku, RUPO dapat
                            diselenggarakan atas permintaan:
                            a.     Pemegang Obligasi baik sendiri secara bersama-sama yang mewakili paling sedikit lebih
                                   dari 20% (dua puluh persen) dari jumlah Obligasi yang belum dilunasi (tidak termasuk
                                   Obligasi yang dimiliki oleh Perseroan dan/atau Afiliasi Perseroan, kecuali Afiliasi tersebut
                                   terjadi karena kepemilikan atau penyertaan modal Pemerintah Republik Indonesia),
                                   dengan ketentuan Pemegang Obligasi tersebut mengajukan permintaan tertulis kepada
                                   Wali Amanat agar diselenggarakan RUPO dengan memuat agenda yang diminta dengan
                                   melampirkan asli KTUR dari KSEI yang diperoleh melalui Pemegang Rekening, dengan
                                   ketentuan terhitung sejak diterbitkannya KTUR, Obligasi akan dibekukan oleh KSEI
                                   sejumlah Obligasi yang tercantum dalam KTUR tersebut. Pencabutan pembekuan
                                   Obligasi oleh KSEI tersebut hanya dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan secara
                                   tertulis dari Wali Amanat;
                            b.     Perseroan;
                            c.     Wali Amanat;
                            d.     OJK.
                      3.    Permintaan sebagaimana dimaksud dalam butir 2) poin a, poin b, dan poin d wajib disampaikan
                            secara tertulis kepada Wali Amanat dengan memuat acara yang diminta. Wali Amanat wajib
                            melakukan pemanggilan untuk RUPO selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari setelah tanggal
                            diterimanya surat permintaan penyelenggaraan RUPO dari Pemegang Obligasi, Emiten, atau
                            Otoritas Jasa Keuangan.
                      4.    Dalam hal Wali Amanat menolak permohonan Pemegang Obligasi atau Perseroan untuk
                            mengadakan RUPO, maka Wali Amanat harus memberitahukan secara tertulis alasan penolakan
                            tersebut kepada pemohon dengan tembusannya kepada Otoritas Jasa Keuangan, selambat-
                            lambatnya 14 (empat belas) Hari Kalender setelah diterimanya surat permohonan.
                      5.    Pengumuman, pemanggilan, dan waktu penyelenggaraan RUPO:
                            a.     Pengumuman RUPO wajib dilakukan melalui 1 (satu) surat kabar harian berbahasa
                                   Indonesia yang berperedaran nasional paling lama 14 (empat belas) Hari Kalender
                                   sebelum pemanggilan RUPO. Pengumuman RUPO juga wajib dilakukan paling sedikit
                                   pada situs web Perseroan.




                                                                         12



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 12                                                                                   01/07/26 23.30
Page 43
                                b.    Pemanggilan RUPO wajib dilakukan paling lama 14 (empat belas) Hari Kalender sebelum
                                      diselenggarakannya RUPO melalui paling sedikit 1 (satu) surat kabar harian berbahasa
                                      Indonesia yang berperedaran nasional. Pemanggilan RUPO juga wajib dilakukan paling
                                      sedikit pada situs web Perseroan.
                                c.    Pemanggilan untuk RUPO kedua atau ketiga dilakukan paling lambat 7 (tujuh) Hari
                                      Kalender sebelum diselenggarakannya RUPO kedua atau ketiga melalui 1 (satu) surat
                                      kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional dan disertai informasi
                                      bahwa RUPO sebelumnya telah diselenggarakan tetapi tidak mencapai kuorum.
                                d.    Pemanggilan RUPO harus dengan tegas memuat rencana RUPO dan mengungkapkan
                                      informasi paling sedikit:
                                      1)     tanggal, tempat, dan waktu penyelenggaraan RUPO;
                                      2)     agenda RUPO;
                                      3)     pihak yang mengajukan usulan diselenggarakannya RUPO;
                                      4)     Pemegang Obligasi yang berhak hadir dan memiliki hak suara dalam RUPO; dan
                                      5)     Kuorum yang dipersyaratkan untuk penyelenggaraan dan pengambilan keputusan
                                             RUPO.
                                e.    RUPO Kedua atau ketiga diselenggarakan paling singkat 14 (empat belas) Hari Kalender
                                      dan paling lama 21 (dua puluh satu).
                      6.        Tata Cara RUPO:
                                a.    Pemegang Obligasi, baik sendiri maupun diwakili berdasarkan surat kuasa berhak
                                      menghadiri RUPO dan menggunakan hak suaranya sesuai dengan jumlah Obligasi yang
                                      dimilikinya;
                                b.    Obligasi yang dimiliki oleh Perseroan dan/atau Afiliasi Perseroan tidak memiliki hak suara
                                      dan tidak diperhitungkan dalam kuorum kehadiran, kecuali Afiliasi tersebut terjadi karena
                                      kepemilikan atau penyertaan modal pemerintah;
                                c.    Sebelum pelaksanaan RUPO:
                                      1)     Perseroan berkewajiban untuk menyerahkan daftar Pemegang Obligasi dari
                                             Afiliasinya kepada Wali Amanat;
                                      2)     Perseroan berkewajiban untuk membuat surat pernyataan yang menyatakan jumlah
                                             Obligasi yang dimiliki oleh Perseroan dan Afiliasinya kecuali hubungan Afiliasi
                                             tersebut terjadi karena kepemilikan atau penyertaan modal pemerintah, dan
                                             menyerahkan surat pernyataan tersebut kepada Wali Amanat; dan
                                      3)     Pemegang Obligasi atau kuasa Pemegang Obligasi yang hadir dalam RUPO
                                             berkewajiban untuk membuat surat pernyataan yang menyatakan mengenai
                                             apakah Pemegang Obligasi memiliki atau tidak memiliki hubungan Afiliasi dengan
                                             Perseroan.
                                d.    RUPO dapat diselenggarakan di tempat Perseroan atau tempat lain yang disepakati
                                      antara Perseroan dan Wali Amanat.
                                e.    RUPO dipimpin oleh Wali Amanat.
                                f.    Wali Amanat wajib mempersiapkan acara RUPO termasuk materi RUPO dan menunjuk
                                      Notaris untuk membuat verita acara RUPO. Dalam hal penggantian Wali Amanat diminta
                                      oleh Perseroan atau Pemegang Obligasi, RUPO dipimpin oleh Perseroan atau wakil
                                      Pemegang Obligasi yang meminta diadakannya RUPO.
                                g.    Dalam hal Perseroan atau pemegang Obligasi meminta penggantian Wali Amanat,
                                      Perseroan harus mempersiapkan acara RUPO dan materi RUPO serta menunjuk Notaris
                                      yang harus membuat berita acara RUPO.
                                h.    Pemegang Obligasi yang berhak hadir dalam RUPO adalah Pemegang Obligasi yang
                                      memiliki KTUR dan namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Rekening yang diterbitkan
                                      oleh                                                                                  KSEI
                                      4 (empat) Hari Kerja sebelum tanggal penyelenggaraan RUPO, kecuali ditentukan lain
                                      oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku. Ketentuan ini juga berlaku untuk
                                      penyelenggaraan RUPO kedua dan RUPO ketiga.
                                i.    Pemegang Obligasi yang menghadiri RUPO wajib menyerahkan asli KTUR kepada Wali
                                      Amanat.




                                                                           13



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 13                                                                                    01/07/26 23.30
Page 44
                                j.    Pemegang Obligasi dengan hak suara sah yang telah hadir namun tidak menggunakan
                                      hak suaranya atau abstain, dianggap sah menghadiri RUPO dan memberikan suara yang
                                      sama dengan suara mayoritas Pemegang Obligasi selain suara abstain.
                                k.    Seluruh Obligasi yang disimpan di KSEI dibekukan sehingga Obligasi tersebut tidak dapat
                                      dialihkan/dipindahbukukan sejak 4 (empat) Hari Kerja sebelum tanggal penyelenggaraan
                                      RUPO sampai dengan tanggal berakhirnya RUPO yang dibuktikan dengan adanya
                                      pemberitahuan dari Wali Amanat atau setelah memperoleh persetujuan dari Wali Amanat,
                                      transaksi Obligasi yang penyelesaiannya jatuh pada tanggal-tanggal tersebut, ditunda
                                      penyelesaiannya sampai 1 (satu) Hari Kerja setelah tanggal pelaksanaan RUPO.
                                l.    Setiap Obligasi senilai Rp1 (satu Rupiah) mempunyai hak untuk mengeluarkan 1 (satu)
                                      suara dalam RUPO, dengan demikian setiap Pemegang Obligasi dalam RUPO
                                      mempunyai hak untuk mengeluarkan suara sejumlah Obligasi yang dimilikinya. Suara
                                      dikeluarkan dengan tertulis dan ditandatangani dengan menyebutkan Nomor KTUR,
                                      kecuali Wali Amanat memutuskan lain.
                      7.        Kuorum dan Pengambilan Keputusan, dengan:
                                Dalam menyelenggarakan RUPO, Penyelenggara RUPO wajib melakukan Pengumuman,
                                pemanggilan, dan menentukan waktu penyelenggaraan RUPO, dengan ketentuan sebagai
                                berikut:
                                a.    Dalam hal RUPO bertujuan untuk memutuskan mengenai perubahan Perjanjian
                                      Perwaliamanatan sebagaimana dimaksud dalam poin 1) bagian ini, diatur sebagai berikut:
                                      1)     Apabila RUPO dimintakan oleh Emiten maka wajib diselenggarakan dengan
                                             ketentuan sebagai berikut:
                                             (a)   dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga per
                                                   empat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak
                                                   mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit
                                                   3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
                                             (b)   dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) tidak
                                                   tercapai, maka wajib diadakan RUPO yang kedua.
                                             (c)   RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi
                                                   atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi
                                                   yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan
                                                   mengikat apabila disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari
                                                   jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
                                             (d)   dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf (c) tidak
                                                   tercapai, maka wajib diadakan RUPO yang ketiga.
                                             (e)   RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi
                                                   atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi
                                                   yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan
                                                   mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah
                                                   Obligasi yang hadir dalam RUPO.
                                      2)     Apabila RUPO dimintakan oleh Pemegang Obligasi atau Wali Amanat maka wajib
                                             diselenggarakan dengan ketentuan sebagai berikut:
                                             (a)   dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 2/3 (dua per tiga)
                                                   bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak
                                                   mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit
                                                   1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO;
                                             (b)   dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) tidak
                                                   tercapai, maka wajib diadakan RUPO yang kedua;
                                             (c)   RUPO Kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi
                                                   atau diwakili oleh paling sedikit 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah Obligasi
                                                   yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan
                                                   mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah
                                                   Obligasi yang hadir dalam RUPO;




                                                                             14



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 14                                                                                       01/07/26 23.30
Page 45
                                                  (d) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf (c) tidak
                                                      tercapai, maka wajib diadakan RUPO yang ketiga; dan
                                                (e)   RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi
                                                      atau diwakili oleh paling sedikit 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah Obligasi
                                                      yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan
                                                      mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah
                                                      Obligasi yang hadir dalam RUPO.
                                          3)    Apabila RUPO dimintakan oleh OJK maka wajib diselenggarakan dengan ketentuan
                                                sebagai berikut:
                                                (a)   dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili oleh paling sedikit 1/2 (satu per
                                                      dua) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak
                                                      mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit
                                                      1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
                                                (b)   dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) tidak
                                                      tercapai, maka wajib diadakan RUPO yang kedua.
                                                (c)   RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi
                                                      atau diwakili paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang
                                                      masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan
                                                      mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah
                                                      Obligasi yang hadir dalam RUPO.
                                                (d)   dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf (c) tidak
                                                      tercapai, maka wajib diadakan RUPO yang ketiga.
                                                (e)   RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi
                                                      atau diwakili oleh paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi
                                                      yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan
                                                      mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah
                                                      Obligasi yang hadir dalam RUPO.
                                b.        RUPO yang diadakan untuk tujuan selain perubahan Perjanjian Perwaliamanatan, dapat
                                          diselenggarakan dengan ketentuan sebagai berikut:
                                          1)    dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili oleh paling sedikit 3/4 (tiga per empat)
                                                bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil
                                                keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per
                                                empat) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
                                          2)    dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam angka (1) tidak
                                                tercapai, maka wajib diadakan RUPO kedua.
                                          3)    RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau
                                                diwakili oleh paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang
                                                masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat
                                                apabila disetujui oleh paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi
                                                yang hadir dalam RUPO.
                                          4)    dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam angka (3) tidak
                                                tercapai, maka wajib diadakan RUPO yang ketiga.
                                          5)    RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau
                                                diwakili oleh paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang
                                                masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat
                                                berdasarkan keputusan suara terbanyak.
                                          6)    dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam angka (5) di atas tidak
                                                tercapai, maka dapat diadakan RUPO keempat.
                                          7)    RUPO keempat dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi yang
                                                masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat
                                                dalam kuorum kehadiran dan kuorum keputusan yang ditetapkan oleh OJK atas
                                                permohonan Wali Amanat.
                                          8)    Pengumuman, pemanggilan, dan waktu penyelenggaraan RUPO keempat wajib
                                                memenuhji ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 ayat 10.5 Perjanjian
                                                Perwaliamanatan.



                                                                                15



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 15                                                                                          01/07/26 23.30
Page 46
                      8.        Biaya-biaya penyelenggaran RUPO menjadi beban Perseroan dan wajib dibayarkan kepada Wali
                                Amanat paling lambat 7 (tujuh) Hari Kerja setelah permintaan biaya tersebut diterima Perseroan
                                dari Wali Amanat, kecuali biaya-biaya yang terjadi akibat dari pengunduran diri Wali Amanat yang
                                bukan disebabkan oleh kelalaian Emiten.
                      9.        Penyelenggaraan RUPO wajib dibuatkan berita acara secara notaril oleh Notaris.
                      10.       Keputusan RUPO mengikat bagi semua Pemegang Obligasi, Perseroan, dan Wali Amanat, dan
                                dengan demikian Pemegang Obligasi, Emiten, dan Wali Amanat wajib memenuhi keputusan-
                                keputusan yang diambil dalam RUPO. Keputusan RUPO mengenai perubahan Perjanjian
                                Perwaliamanatan dan/atau perjanjian-perjanjian lain sehubungan dengan Obligasi, baru berlaku
                                efektif sejak tanggal ditandatanganinya perubahan Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau
                                perjanjian-perjanjian lainnya sehubungan dengan Obligasi. Jika dilakukan perubahan Perjanjian
                                Perwaliamanatan, maka para pihak dalam perubahan Perjanjian Perwaliamanatan berkewajiban
                                menyesuaikan definisi “Perjanjian Perwaliamanatan” dengan menambahkan perubahan
                                perjanjian perwaliamanatan yang baru ditandatangani tersebut.
                      11.       Wali Amanat wajib:
                                a.     Menyampaikan ringkasan risalah RUPO kepada Otoritas Jasa Keuangan dan
                                       mengumumkan ringkasan risalah RUPO tersebut kepada Masyarakat melalui situs web
                                       Bursa Efek paling lama 2 (dua) Hari Kerja setelah RUPO diselenggarakan; dan
                                b.     mengumumkan hasil RUPO dalam 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang
                                       berperedaran nasional, dan biaya-biaya yang dikeluarkan untuk pengumuman hasil RUPO
                                       tersebut wajib ditanggung oleh Perseroan.
                      12.       Apabila RUPO yang diselenggarakan memutuskan untuk mengadakan perubahan atas
                                Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau perjanjian lainnya antara lain sehubungan dengan
                                perubahan nilai Pokok Obligasi, perubahan tingkat Bunga Obligasi, perubahan tata cara
                                pembayaran Bunga Obligasi, dan perubahan jangka waktu Obligasi dan Emiten menolak untuk
                                menandatangani perubahan Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau Akta Pengakuan Utang
                                sehubungan dengan hal tersebut maka dalam waktu selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) Hari
                                Kalender sejak keputusan RUPO atau tanggal lain yang diputuskan RUPO (jika RUPO
                                memutuskan suatu tanggal tertentu untuk penandatanganan perubahan Perjanjian
                                Perwaliamanatan dan/atau Akta Pengakuan Utang tersebut), maka Wali Amanat berhak
                                langsung untuk melakukan penagihan Jumlah Terutang kepada Perseroan tanpa terlebih dahulu
                                menyelenggarakan RUPO.
                      13.       Peraturan-peraturan lebih lanjut mengenai penyelenggaraan serta tata cara dalam RUPO dapat
                                dibuat dan bila perlu kemudian disempurnakan atau diubah oleh Perseroan dan Wali Amanat
                                dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik
                                Indonesia.
                      14.       Apabila ketentuan-ketentuan mengenai RUPO ditentukan lain oleh peraturan perundang-
                                undangan di bidang pasar modal, maka perundang-undangan tersebut yang berlaku.

                      C.        KETERANGAN TENTANG HASIL PEMERINGKATAN
                      Hasil Pemeringkatan Obligasi
                      Untuk memenuhi ketentuan POJK No. 7/2017 dan POJK No. 49/2020, Perseroan telah melakukan
                      pemeringkatan yang dilaksanakan oleh Fitch. Berdasarkan hasil pemeringkatan atas surat utang
                      jangka panjang sesuai dengan surat No. 48/DIR/RATLTR/III/2026 tanggal 17 Maret 2026 perihal
                      Peringkat Privat PT Indonesia Infrastructure Finance, hasil pemeringkatan atas Obligasi adalah:

                                                                        AAA(idn)
                                                                       (Triple A)

                      Perseroan tidak memiliki hubungan Afiliasi dengan Fitch yang bertindak sebagai lembaga pemeringkat.

                      Perseroan akan melakukan pemeringkatan atas Obligasi yang diterbitkan setiap 1 (satu) tahun sekali
                      selama kewajiban atas efek tersebut belum lunas, sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam POJK
                      No. 49/2020.



                                                                           16



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 16                                                                                    01/07/26 23.30
Page 47
                      Faktor-Faktor Penggerak Peringkat
                      Penilaian Skor Dukungan “Hampir Pasti”
                      Fitch menilai dukungan luar biasa dari pemerintah Indonesia sebagai sponsor utama kepada Perseroan
                      akan “Hampir Pasti” jika diperlukan, yang mencerminkan skor dukungan 45 dari maksimum 60 menurut
                      kriteria GRE Fitch. Hal ini mencerminkan penilaian Fitch atas tanggung jawab dan insentif pemerintah
                      untuk mendukung Perseroan.

                      Pengambilan Keputusan dan Pengawasan “Sangat Kuat”
                      Fitch menilai keterlibatan dan pengaruh pemerintah terhadap keputusan strategis dan operasional
                      Perseroan sebagai “Sangat Kuat”. Pemerintah, melalui SMI, menggunakan Perseroan untuk
                      memobilisasi pendanaan dan berkolaborasi dengan lembaga multilateral serta institusi keuangan
                      internasional dalam pengembangan infrastruktur nasional.

                      Pemerintah mempertahankan pengawasan yang ketat atas strategi, operasional, dan pembiayaan
                      Perseroan melalui representasi SMI di dewan komisaris, termasuk pengangkatan direksi, persetujuan
                      anggaran tahunan, dan pengawasan perencanaan utang. Pengawasan tambahan dilakukan melalui
                      komite-komite yang menyetujui dan mengawasi keputusan manajemen; seluruh komite mensyaratkan
                      adanya perwakilan dari SMI, kecuali komite audit.

                      Preseden Dukungan “Kuat”
                      Perseroan secara konsisten memperoleh dukungan pemerintah, menerima dukungan finansial berupa
                      penyertaan modal dan pinjaman subordinasi pemerintah yang disalurkan melalui SMI dari Asian
                      Development Bank dan World Bank. Dukungan pemerintah juga tercermin dalam struktur permodalan
                      Perseroan, dengan ekuitas pemegang saham dan utang mencakup 56,8% dari total aset Perseroan
                      per September 2025.

                      Pinjaman subordinasi mendapat dukungan implisit dari pemerintah. Perseroan juga beroperasi di
                      bawah sistem regulasi yang mendukung: regulasi yang diterbitkan oleh Kementerian Keuangan dan
                      Otoritas Jasa Keuangan menetapkan Perseroan sebagai entitas pembiayaan infrastruktur dan
                      menegaskan dukungan pemegang saham untuk menjaga stabilitas keuangan.

                      Keberlanjutan Peran Kebijakan Pemerintah “Kuat”
                      Menurut pandangan Fitch, gagal bayar dari Perseroan dapat memicu dampak politik yang signifikan
                      bagi pemerintah. Perseroan didirikan untuk menarik investor internasional, termasuk lembaga
                      multilateral, guna mendorong pembangunan infrastruktur di Indonesia, yang menegaskan pandangan
                      Fitch bahwa Perseroan adalah GRE utama Indonesia. Mandat berbasis kebijakannya mendorong
                      investasi infrastruktur, terutama melalui skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU
                      atau PPP). Karena itu, gagal bayar dari Perseroan dapat melemahkan kepercayaan lembaga swasta
                      dan multilateral terhadap iklim investasi Indonesia dan merusak reputasi pemerintah.

                      Risiko Contagion “Sangat Kuat”
                      Fitch menilai bahwa kepemilikan utama dari pemerintah, bersamaan dengan banyaknya pemegang
                      saham multilateral, meningkatkan risiko bahwa gagal bayar Perseroan akan secara material
                      melemahkan kepercayaan investor terhadap creditworthiness pemerintah Indonesia, yang berpotensi
                      meningkatkan biaya pinjaman dan membatasi akses pasar bagi GRE lain. Perseroan dipandang
                      sebagai emiten referensi bagi sovereign, menurut pandangan Fitch. Total utang emiten per September
                      2025 sebesar Rp11,0 triliun, di mana 52,0% bersumber dari lembaga multilateral.

                      Kinerja Keuangan
                      Pendapatan bunga Perseroan meningkat 10,5% yoy pada kuartal 3 tahun 2025 menjadi Rp987,4 miliar.
                      Penurunan total utang menurunkan beban bunga, sehingga pendapatan bunga bersih naik 46% yoy




                                                                       17



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 17                                                                              01/07/26 23.30
Page 48
                      menjadi Rp431,4 miliar dan melampaui total sepanjang tahun 2024 sebesar Rp394,4 miliar.
                      Pendapatan operasional tetap didorong oleh pendapatan bunga dari aktivitas pembiayaan, yang
                      menyumbang 95,3% dari pendapatan operasional pada September 2025. Tiga sektor terbesar
                      penyaluran pinjaman Perseroan adalah telekomunikasi, ketenagalistrikan, dan jalan.

                      Pendorong utama beban operasional Perseroan adalah beban bunga dan biaya tenaga kerja, masing-
                      masing berkontribusi 70,6% dan 19,2% pada September 2025. Total beban operasional turun 3,3% yoy
                      pada September 2025, mencerminkan beban bunga yang lebih rendah atas pinjaman.

                      Fitch tidak menetapkan Standalone Credit Profile (SCP) untuk Perseroan karena hal tersebut tidak
                      akan bermakna apabila emiten tidak dapat dipisahkan secara efektif dari pemerintah, khususnya ketika
                      GRE utama yang bertindak atas nama pemerintah untuk menjalankan misi berbasis kebijakan dan
                      mempertahankan keterkaitan operasional serta finansial yang erat dengan pemerintah.

                      D.        INFORMASI MENGENAI WALI AMANAT
                      PT Bank CIMB Niaga Tbk telah ditunjuk sebagai Wali Amanat dalam penerbitan Obligasi ini sesuai
                      dengan ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian Perwaliamanatan yang dibuat antara Perseroan
                      dengan PT Bank CIMB Niaga Tbk.

                      Alamat Wali Amanat adalah sebagai berikut:

                                                                        WALI AMANAT
                                                                PT BANK CIMB NIAGA TBK
                                                  Graha Niaga Lantai 20, Jl. Jend. Sudirman Kav. 58, Jakarta
                                                     Telepon: (021) 250 5050; Faksimile: (021) 250 5353
                                                               Situs Web: www.cimbniaga.co.id
                                                               e-mail: trustee@cimbniaga.co.id
                                                           Up.: Loan Agency and Corporate Trust

                      Keterangan lebih lengkap mengenai Wali Amanat dapat dilihat pada Bab XII perihal Keterangan
                      Mengenai Wali Amanat dalam Prospektus ini.




                                                                              18



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 18                                                                              01/07/26 23.30
Page 49
                      II.      PENGGUNAAN DANA YANG DIPEROLEH DARI HASIL PENAWARAN UMUM

                      Seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Obligasi ini setelah dikurangi biaya-biaya
                      Emisi akan digunakan untuk modal kerja Perseroan sehubungan dengan kegiatan pembiayaan proyek-
                      proyek infrastruktur sesuai dengan kegiatan usaha Perseroan yaitu pembiayaan proyek-proyek yang
                      layak secara komersial dengan menerapkan aspek sosial dan lingkungan berstandar internasional
                      demi menjamin keberlanjutan pembangunan infrastruktur di Indonesia.

                      Selanjutnya, seluruh dana yang diperoleh dari Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan
                      III Tahap II dan tahap berikutnya (jika ada), rencananya akan digunakan untuk modal kerja Perseroan
                      sehubungan dengan kegiatan pembiayaan proyek-proyek infrastruktur sesuai dengan kegiatan usaha
                      Perseroan yaitu pembiayaan proyek-proyek yang layak secara komersial dengan menerapkan aspek
                      sosial dan lingkungan berstandar internasional demi menjamin keberlanjutan pembangunan
                      infrastruktur di Indonesia.

                      Adapun rencana penggunaan dana yang diperoleh dari hasil penerbitan Obligasi Berkelanjutan III
                      tahap-tahap selanjutnya (jika ada) termasuk perubahan rencana penggunaan dana Tahap II (apabila
                      terdapat perubahan) akan diungkapkan dalam informasi tambahan, yang mana dapat serupa dengan
                      rencana penggunaan dana sebagaimana tersebut di atas atau untuk hal lain yang akan ditetapkan oleh
                      manajemen Perseroan dengan mempertimbangkan kondisi pasar dan/atau kebutuhan pendanaan
                      Perseroan pada waktunya.

                      Penerbitan Obligasi ini dimaksudkan untuk mengundang Masyarakat secara luas untuk turut
                      berpartisipasi dalam pembiayaan proyek infrastruktur yang berkelanjutan. Adapun yang dimaksud
                      proyek infrastruktur yang berkelanjutan adalah proyek yang dalam prosesnya (perencanaan –
                      konstruksi – operasi) memperhatikan dan menerapkan prinsip-prinsip Sosial & Lingkungan (Social &
                      Environmental-S&E) sesuai dengan standar yang berlaku baik secara nasional maupun internasional
                      yang didanai Perseroan. Selanjutnya, penjelasan terkait prinsip Sosial & Lingkungan (Social &
                      Environmental-S&E) Perseroan dijelaskan lebih lanjut pada Prospektus Bab VIII Subbab 15. Kegiatan
                      Usaha poin g mengenai Pembangunan Infrastruktur yang Berkelanjutan.

                      Apabila jumlah dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum belum mencukupi, maka Perseroan
                      akan menggunakan kas internal yang berasal dari aktivitas operasi Perseroan.

                      Sesuai dengan POJK No. 40/2025, apabila Perseroan bermaksud untuk melakukan perubahan
                      penggunaan dana hasil Penawaran Umum ini sebagaimana dimaksud di atas, maka:

                      1)       Perseroan wajib memperoleh persetujuan dari RUPO dan melakukan keterbukaan informasi
                               kepada masyarakat, serta menyampaikan dokumen pendukungnya kepada OJK dalam hal: (a)
                               perubahan salah satu unsur penggunaan dana paling sedikit sebesar 20% atau lebih dari total
                               Penawaran Umum; (b) perubahan lokasi yang menyebabkan perubahan penggunaan dana yang
                               tidak memiliki dampak positif berdasarkan studi kelayakan yang dibuat oleh penilai; atau (c)
                               perubahan penggunaan dana yang berbeda dengan rencana penggunaan dana dalam
                               Prospektus atau hasil RUPO dengan nilai diatas 10% dari total Penawaran Umum. Keterbukaan
                               informasi dalam rangka pelaksanaan RUPO kepada masyarakat dan penyampaian dokumen
                               pendukung kepada OJK wajib dilakukan paling lambat 14 hari sebelum tanggal pelaksanaan
                               RUPO, dan apabila terdapat perubahan atau penambahan informasi, perubahan informasi
                               tersebut wajib diumumkan paling lambat 2 hari kerja sebelum pelaksanaan RUPO.

                      2)       Perseroan wajib melakukan keterbukaan informasi kepada masyarakat dan menyampaikan
                               dokumen pendukungnya kepada OJK dalam hal terdapat kondisi: (a) perubahan salah satu unsur
                               penggunaan dana kurang dari 20% dari total Penawaran Umum; (b) perubahan lokasi
                               menyebabkan perubahan penggunaan dana memiliki dampak positif berdasarkan studi
                               kelayakan yang dibuat oleh penilai; atau (c) perubahan penggunaan dana yang berbeda dengan




                                                                         19



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 19                                                                               01/07/26 23.30
Page 50
                               rencana penggunaan dana dalam Prospektus atau hasil keputusan RUPO dengan nilai paling
                               banyak 10% dari total Penawaran Umum. Keterbukaan informasi kepada masyarakat dan
                               penyampaian dokumen pendukung kepada OJK wajib dilakukan paling lambat 2 hari kerja
                               setelah tanggal keputusan Direksi Perseroan mengenai perubahan penggunaan dana hasil
                               Penawaran Umum.

                      3)       Keterbukaan informasi sebagaimana dimaksud pada butir 1) dan 2) di atas paling sedikit harus
                               memuat informasi: (a) alasan perubahan penggunaan dana disertai dokumen pendukung; (b)
                               rencana penggunaan dana secara keseluruhan baik yang tetap maupun yang berubah; dan (c)
                               rencana perubahan paling sedikit memuat informasi: (i) jenis perubahan penggunaan dana, terdiri
                               dari penggunaan dana awal dan besarannya serta rencana perubahan komposisi penggunaan
                               dana dan besarannya; (ii) objek transaksi; (iii) nilai transaksi; (iv) para pihak yang memiliki
                               hubungan afiliasi, jika terdapat hubungan afiliasi; (v) perkiraan waktu pelaksanaan transaksi yang
                               akan dilakukan; dan (vi) informasi mengenai: (1) kesepakatan perjanjian; (2) persetujuan
                               dan/atau pemberitahuan yang diperlukan; dan (3) persyaratan lain yang wajib dipenuhi para
                               pihak, yang berkaitan dengan rencana perubahan penggunaan dana.

                      Apabila dana hasil Penawaran Umum belum direalisasikan seluruhnya, maka Perseroan akan
                      menempatkan sementara dana hasil Penawaran Umum Obligasi atas nama Perseroan dalam
                      instrumen keuangan yang aman, likuid dan tidak mengalami fluktuasi harga sesuai POJK No. 40/2025,
                      dan dana tersebut dilarang dijadikan jaminan utang dan/atau sumber dana untuk pelaksanaan
                      pembelian kembali saham.

                      Sesuai dengan POJK No. 40/2025, Perseroan wajib menyampaikan laporan realisasi penggunaan
                      dana hasil Penawaran Umum ini kepada OJK dan mengumumkan laporan tersebut kepada
                      masyarakat, terhitung sejak periode perolehan dana dari Penawaran Umum sampai dengan seluruh
                      dana hasil Penawaran Umum direalisasikan. Laporan realisasi penggunaan dana yang disampaikan
                      kepada OJK akan dibuat secara berkala setiap 6 (enam) bulan dengan tanggal laporan 30 Juni dan
                      31 Desember (“Tanggal Laporan”). Perseroan akan menyampaikan laporan tersebut kepada OJK dan
                      mengumumkannya kepada masyarakat selambat-lambatnya tanggal 15 bulan berikutnya dari Tanggal
                      Laporan sampai dengan seluruh dana hasil Penawaran Umum direalisasikan. Untuk pertama kalinya,
                      laporan realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum ini akan dibuat oleh Perseroan pada
                      Tanggal Laporan terdekat setelah tanggal penyerahan Obligasi dalam Penawaran Umum ini.

                      Sesuai dengan POJK No. 9/2017, total biaya yang dikeluarkan oleh Perseroan adalah kurang lebih
                      setara dengan 0,840% (nol koma delapan empat nol persen) dari nilai emisi Obligasi yang meliputi:
                      1.    Biaya jasa penyelenggaraan: 0,130% (nol koma satu tiga nol persen) dari nilai Emisi Obligasi,
                            yang dialokasikan hanya kepada Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi;
                      2.    Biaya jasa penjaminan emisi: 0,025% (nol koma nol dua lima persen) dari nilai Emisi Obligasi,
                            yang dialokasikan hanya kepada Penjamin Emisi Obligasi; dan
                      3.    Biaya jasa penjualan: 0,025% (nol koma nol dua lima persen) dari nilai Emisi Obligasi, yang
                            dialokasikan hanya kepada Penjamin Emisi Obligasi.
                      4.    Biaya Profesi Penunjang Pasar Modal: 0,344% (nol koma tiga empat empat persen), yang terdiri
                            dari:
                            a.    Biaya jasa Konsultan Hukum: 0,139% (nol koma satu tiga sembilan persen);
                            b.    Biaya jasa Kantor Akuntan Publik: 0,190% (nola koma satu sembilan nol persen); dan
                            c.    biaya jasa Notaris: 0,015% (nol koma nol satu lima persen).
                      5.    Biaya Lembaga Penunjang Pasar Modal 0,043% (nol koma nol empat tiga persen), yang terdiri
                            dari:
                            a.    Biaya jasa Wali Amanat: 0,021% (nol koma nol dua satu persen); dan
                            b.    Biaya jasa Perusahaan Pemeringkat Efek: 0,022% (nol koma nol dua dua persen).
                      6.    Biaya Lain-lain 0,273% (nol koma dua tujuh tiga persen), yang terdiri dari biaya pencatatan di
                            BEI, biaya pencatatan di KSEI, biaya percetakan, audit penjatahan dan biaya-biaya yang
                            berhubungan dengan hal-hal tersebut.




                                                                           20



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 20                                                                                     01/07/26 23.30
Page 51
                      Laporan penggunaan dana hasil penawaran umum terakhir yang sebelumnya telah dilakukan
                      Perseroan adalah pada saat Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan II Indonesia
                      Infrastructure Finance Tahap III Tahun 2025 (“Obligasi Berkelanjutan II Tahap III”), yang telah
                      dilaporkan kepada OJK sesuai dengan surat No. S.0024/1/IIF/2026 tanggal 6 Januari 2026 perihal
                      Laporan Realisasi Penggunaan Dana Obligasi Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure Finance Tahap
                      III Tahun 2025, di mana seluruh dana hasil penawaran umum Obligasi Berkelanjutan II Tahap III setelah
                      dikurangi dengan seluruh biaya emisi terkait, telah seluruhnya dipergunakan oleh Perseroan sesuai
                      dengan tujuan penggunaan dana penawaran umum tersebut.




                                                                       21



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 21                                                                               01/07/26 23.30
Page 52
                      III.     PERNYATAAN UTANG

                      Tabel berikut ini menyajikan posisi utang Perseroan pada tanggal 31 Desember 2025 yang diambil dari
                      laporan keuangan Perseroan pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan untuk tahun-tahun yang
                      berakhir pada tanggal-tanggal tersebut, yang disusun oleh manajemen Perseroan sesuai dengan
                      Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia dan disajikan dalam mata uang Rupiah, yang seluruhnya
                      tercantum dalam Prospektus ini dan telah diaudit oleh KAP PSS, berdasarkan Standar Audit yang
                      ditetapkan oleh IAPI sebagaimana tercantum dalam laporan auditor independen
                      No. 01628/2.1505/AU.1/09/1865-2/1/VI/2026 tertanggal 15 Juni 2026 yang ditandatangani oleh Rindra
                      Sulindro (Registrasi Akuntan Publik No. AP.1865). Laporan auditor independen tersebut, yang juga
                      tercantum dalam Prospektus ini, menyatakan opini tanpa modifikasian dengan paragraf “Hal Lain” yang
                      menjelaskan penerbitan kembali laporan auditor independen atas Laporan Keuangan Auditan dan
                      berisi paragraf “Hal Audit Utama” mengenai cadangan kerugian penurunan nilai atas pinjaman
                      diberikan.

                      Pada tanggal 31 Desember 2025, Perseroan mempunyai liabilitas sebesar Rp11.934.524 juta, dengan
                      rincian sebagai berikut:

                                                                                                                 (dalam jutaan Rupiah)
                                              Keterangan                                                 31 Desember 2025
                      LIABILITAS
                      Liabilitas derivatif                                                                                               2.611
                      Utang lain-lain                                                                                                   19.966
                      Estimasi kerugian atas komitmen dan kontinjensi                                                                    1.951
                      Utang pajak                                                                                                       51.924
                      Beban masih harus dibayar
                        dan liabilitas lain-lain                                                                                       77.721
                      Pendapatan diterima dimuka                                                                                       11.034
                      Pinjaman diterima                                                                                             2.905.373
                      Surat utang yang diterbitkan                                                                                  3.651.018
                      Liabilitas imbalan kerja                                                                                         50.897
                      Pinjaman subordinasi                                                                                          5.162.029
                      TOTAL LIABILITAS                                                                                             11.934.524

                      Tidak ada pembatasan-pembatasan (negative covenant) yang dapat merugikan hak-hak pemegang
                      Obligasi, sehingga tidak ada pencabutan dari pembatasan-pembatasan tersebut.

                      Penjelasan lebih lanjut mengenai masing-masing liabilitas tersebut adalah sebagai berikut:

                      A.        LIABILITAS DERIVATIF
                      Saldo liabilitas derivatif pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp2.611 juta yang terdiri dari:

                                                                                                                            (dalam jutaan Rupiah)
                                                                Tanggal Jatuh                                                         Liabilitas
                           Deskripsi        Tanggal Transaksi                             Perusahaan              Nilai Nosional
                                                                   Tempo                                                              Derivatif
                      Swap
                      Pihak berelasi
                      USD (FX Swap)         17 Desember 2025     9 Januari 2026   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk     USD7.500.000              60
                      USD (FX Swap)         27 Desember 2025    20 Januari 2026   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk     USD3.000.000             321
                      USD (FX Swap)         27 Desember 2025    20 Januari 2026   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk     USD3.000.000             321
                      USD (FX Swap)         31 Desember 2025    23 Januari 2026   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk    USD15.000.000           1.585

                      Pihak ketiga
                      USD (FX Swap) 15 Desember 2025            9 Januari 2026      Standard Chartered Bank,        USD3.000.000              30
                                                                                  Cabang Jakarta/Jakarta Branch




                                                                                    22



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 22                                                                                                     01/07/26 23.30
Page 53
                                                                                                                        (dalam jutaan Rupiah)
                                                                Tanggal Jatuh                                                     Liabilitas
                           Deskripsi        Tanggal Transaksi                            Perusahaan           Nilai Nosional
                                                                    Tempo                                                         Derivatif
                      USD (FX Swap)          7 Desember 2025    5 Januari 2026    PT Bank Danamon Indonesia      USD3.000.000                26
                                                                                             Tbk
                      USD (FX Swap) 16 Desember 2025            12 Januari 2026   PT Bank Danamon Indonesia      USD5.000.000              265
                                                                                             Tbk
                      USD (FX Swap) 29 Desember 2025            26 Januari 2026   PT Bank Danamon Indonesia      USD3.000.000                3
                                                                                             Tbk

                      Total Liabilitas Derivatif                                                                                         2.611


                      B.        UTANG LAIN-LAIN
                      Saldo utang lain-lain pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp19.966 juta yang terdiri dari:

                                                                                                               (dalam jutaan Rupiah)
                                           Keterangan                                                  31 Desember 2025
                      Pihak berelasi
                       Jaminan dari debitur                                                                                            2.047
                      Pihak ketiga
                       Imbal bagi hasil
                        surat berharga perpetual                                                                                      13.826
                       Utang sewa                                                                                                      1.422
                       Jasa professional                                                                                                 694
                       Asuransi                                                                                                          336
                       Jaminan dari debitur                                                                                              174
                       Lain-lain                                                                                                       1.467
                                                                                                                                      17.919
                      Total utang lain-lain                                                                                           19.966

                      Termasuk di dalam jaminan dari debitur adalah pencadangan pembayaran bunga bulanan.

                      C.        UTANG PAJAK
                      Utang pajak pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp51.924 juta yang terdiri dari:

                                                                                                               (dalam jutaan Rupiah)
                                                   Keterangan                                          31 Desember 2025
                      Pajak penghasilan
                       Pasal 29                                                                                                       51.802
                       Pasal 21                                                                                                            2
                       Pasal 23                                                                                                           80
                       Pasal 26                                                                                                           40
                       Pasal 4(2)                                                                                                          -
                      Total utang pajak                                                                                               51.924

                      D.        BEBAN MASIH HARUS DIBAYAR DAN LIABILITAS LAIN-LAIN
                      Saldo beban masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain pada tanggal 31 Desember 2025 adalah
                      sebesar Rp77.721 juta yang terdiri dari:

                                                                                                               (dalam jutaan Rupiah)
                                         Keterangan                                                    31 Desember 2025
                      Pihak berelasi
                        Bonus                                                                                                         15.528
                        Cadangan tunjangan                                                                                             1.685
                        Beban Komitmen                                                                                                   179




                                                                                   23



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 23                                                                                                   01/07/26 23.30
Page 54
                                                                                                (dalam jutaan Rupiah)
                                                  Keterangan                            31 Desember 2025
                                                                                                               17.392
                      Pihak ketiga
                        Bonus                                                                                     31.852
                        Cadangan tunjangan                                                                         7.103
                        Beban jasa profesional                                                                    10.899
                        Pengembangan sistem                                                                        3.265
                        Pelatihan internal                                                                         1.189
                        Lain-lain                                                                                  6.021
                                                                                                                  60.329
                      Total liabilitas lain-lain                                                                  77.721

                      Beban komitmen kepada pihak berelasi merupakan beban komitmen atas pinjaman yang belum
                      dicairkan oleh Perseroan, yang diberikan oleh Asian Development Bank menggunakan mekanisme
                      Pinjaman Diterima melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero).

                      E.        PENDAPATAN DITERIMA DIMUKA
                      Pendapatan diterima dimuka merupakan pendapatan yang telah diterima Perseroan namun belum
                      memenuhi kriteria pengakuan sebagai pendapatan, yang terutama berasal dari provisi terkait pinjaman
                      yang dananya belum ditarik oleh debitur, annual fee dan fee selldown yang masih ditangguhkan. Pada
                      tanggal 31 Desember 2025 total pendapatan diterima dimuka adalah sebesar Rp11.034 juta.

                      F.        PINJAMAN DITERIMA
                      Saldo pinjaman diterima pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp2.905.373 juta yang terdiri
                      dari:

                                                                                                (dalam jutaan Rupiah)
                                         Keterangan                                     31 Desember 2025
                      Rupiah
                        PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                          1.000.000
                        PT Bank China Construction Bank
                          Indonesia Tbk                                                                          500.000
                        PT Bank BNP Paribas Indonesia                                                            300.000
                        PT Bank Danamon Indonesia Tbk                                                            250.000

                      Dolar Amerika Serikat
                        Asian Development Bank (USD49.457.929 pada
                      2025
                           dan USD33.275.912 pada 2024)                                                          830.003
                                                                                                               2.880.003
                      Ditambah/(dikurangi)
                         Beban bunga masih harus dibayar                                                          30.497
                         Biaya transaksi belum diamortisasi                                                       (5.127)
                      Total pinjaman diterima                                                                  2.905.373

                      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
                      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk III
                      Perseroan memperoleh fasilitas dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dengan jumlah sebesar Rp500.000
                      dan USD100.000.000 yang terdiri dari kredit jangka pendek Rp500.000 dan treasury line sebesar
                      USD100.000.000.




                                                                      24



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 24                                                                             01/07/26 23.30
Page 55
                      Selama tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, Perseroan telah melakukan penarikan
                      secara berkala atas fasilitas kredit jangka pendek, di mana penarikan terakhir dilakukan tanggal
                      30 Oktober 2025 sebesar Rp500.000 (2024: Rp300.000).

                      Tidak ada jaminan untuk fasilitas-fasilitas pinjaman diberikan ini

                      Selama tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, Perseroan telah melakukan pelunasan
                      secara berkala atas fasilitas kredit jangka pendek, di mana pelunasan terakhir dilakukan tanggal
                      13 November 2025 sebesar Rp500.000 (2024: Rp300.000).

                      Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Perseroan tidak
                      memiliki saldo fasilitas kredit jangka pendek dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

                      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk IV
                      Perseroan memperoleh fasilitas Term Loan diterima dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dengan jumlah
                      sebesar Rp2.000.000.

                      Pinjaman fasilitas Term Loan memiliki suku bunga sebesar JIBOR 3 bulan + 1,55% per tahun dengan
                      tenor 4 tahun dan dibayarkan penuh pada tanggal 17 November 2025. Bunga dibayarkan setiap bulan

                      Berdasarkan surat PT Bank Mandiri (Persero) Tbk No. HBK.GI1/GOV3.1067/2024 tanggal 19 Juni
                      2024, suku bunga fasilitas pinjaman Term Loan mengalami perubahan bertahap menjadi sebesar
                      7,00% per tahun sampai 30 September 2024 dan seterusnya menjadi 7,25% per tahun. Melalui surat
                      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk No. HBK.GI1/1208/ 2025, suku bunga fasilitas pinjaman Term Loan
                      kembali mengalami perubahan menjadi 7,00% per tahun efektif 23 Juni 2025.

                      Melalui surat PT Bank Mandiri (Persero) Tbk No. HBK.GI1/GOV2.1798/2025, suku bunga fasilitas
                      pinjaman Term Loan mengalami perubahan menjadi 6,90% per tahun efektif 29 September 2025.

                      Rincian penarikan atas fasilitas pinjaman transaksi khusus dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk adalah
                      sebagai berikut:

                                                                                                         (dalam jutaan Rupiah)
                                                  Keterangan                           Tanggal                   Total
                      Penarikan 1                                                   30 Desember 2021                   600.000
                      Penarikan 2                                                        27 April 2022                 300.000
                      Penarikan 3                                                     27 Oktober 2022                  350.000
                      Penarikan 4                                                         31 Mei 2023                  350.000
                      Penarikan 5                                                         13 Juni 2023                  50.000
                      Penarikan 6                                                         16 Juni 2023                 350.000
                      Total                                                                                          2.000.000

                      Pada tanggal-tanggal 17 November 2025 dan 25 November 2024, Perseroan melakukan pelunasan
                      atas pokok fasilitas pinjaman transaksi khusus tersebut masing-masing sebesar Rp1.400.000 dan
                      Rp600.000.

                      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk V
                      Perseroan memperoleh fasilitas Term Loan diterima dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dengan jumlah
                      sebesar Rp1.000.000.

                      Pinjaman fasilitas Term Loan memiliki suku bunga sebesar 7,00% per tahun dengan pembayaran
                      bunga dilakukan setiap bulan. Pinjaman tersebut akan jatuh tempo pada tanggal 22 Desember 2028.
                      Perseroan dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk telah melakukan beberapa perubahan tingkat suku




                                                                         25



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 25                                                                                  01/07/26 23.30
Page 56
                      bunga atas fasilitas pinjaman Term Loan, di mana perubahan terakhir menjadi 6,50% per tahun,
                      berdasarkan surat No. HBK.GI1/GOV2.2332/2025 tanggal 13 November 2025.

                      Rincian penarikan atas fasilitas pinjaman transaksi khusus dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk adalah
                      sebagai berikut:

                                                                                                        (dalam jutaan Rupiah)
                                                  Keterangan                           Tanggal                  Total
                      Penarikan 1                                                     26 Agustus 2025                 100.000
                      Penarikan 2                                                  30 September 2025                  450.000
                      Penarikan 3                                                  14 November 2025                   450.000
                      Total                                                                                         1.000.000

                      Tidak ada jaminan untuk fasilitas-fasilitas pinjaman diberikan ini.

                      Dalam perjanjian pinjaman PT Bank Mandiri (Persero) Tbk III, IV dan V tersebut, Perseroan diwajibkan
                      memenuhi beberapa persyaratan keuangan dan persyaratan negatif (negative covenants).

                      Persyaratan keuangan yang harus dipatuhi Perseroan di antaranya adalah pemenuhan Gearing Ratio
                      sebesar maksimum 6 kali dan Net Non-Performing Loan (“NPL”) sebesar maksimum 5%

                      Persyaratan negatif mencakup keharusan untuk memperoleh persetujuan dari PT Bank Mandiri
                      (Persero) Tbk untuk melakukan transaksi tertentu di luar kegiatan usaha normal Perseroan dan
                      pembatasan tertentu untuk melakukan transaksi tertentu jika Perseroan melanggar persyaratan
                      keuangan

                      Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Perseroan telah
                      memenuhi ketentuan tentang pembatasan-pembatasan dan kewajiban-kewajiban sebagaimana
                      disepakati dalam Perjanjian Pinjaman.

                      PT Bank SMBC Indonesia
                      Perseroan memperoleh fasilitas Kredit Jangka Pendek dan fasilitas Transaksi Valuta Asing dari
                      PT Bank SMBC Indonesia masing-masing sebesar Rp300.000 and USD15.000.000.

                      Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, Perseroan telah melakukan penarikan
                      atas fasilitas Kredit Jangka Pendek pada tanggal 24 September 2025 sebesar Rp300.000. Pinjaman
                      ini memiliki suku bunga sebesar 5,90% per tahun. Perseroan telah melakukan pelunasan atas fasilitas
                      Kredit Jangka Pendek, di mana pelunasan terakhir dilakukan tanggal 1 Oktober 2025 sebesar
                      Rp300.000.

                      Persyaratan keuangan yang harus dipatuhi Perseroan adalah pemenuhan maksimum Gearing Ratio
                      sebesar 6 kali, maksimum Net NPL sebesar 5% dan minimum Current Ratio sebesar 100%.

                      Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Perseroan tidak memiliki saldo pinjaman diterima
                      dari PT Bank SMBC Indonesia.

                      Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Perseroan telah
                      memenuhi ketentuan tentang pembatasan-pembatasan dan kewajiban-kewajiban sebagaimana
                      disepakati dalam Perjanjian Pinjaman.

                      PT Bank Permata Tbk
                      Perseroan memperoleh fasilitas dari PT Bank Permata Tbk dengan jumlah sebesar Rp1.500.000 dan
                      USD1.000.000 yang terdiri dari Perjanjian Term Loan II sebesar Rp1.000.000, Perjanjian Money Market
                      sebesar Rp500.000 dan Perjanjian Transaksi Valuta Asing sebesar USD1.000.000.



                                                                          26



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 26                                                                                 01/07/26 23.30
Page 57
                      Pinjaman Term Loan II memiliki suku bunga tetap sebesar 5,40% per tahun dan suku bunga floating
                      sebesar JIBOR 3 bulan + 1,50% per tahun dan JIBOR 3 bulan + 1,55% per tahun dengan tenor 3 tahun
                      dan dibayarkan penuh pada tanggal 27 Oktober 2025. Bunga dibayarkan setiap bulan.

                      Pada tanggal 7 Oktober 2024, Perseroan dan PT Bank Permata Tbk sepakat untuk merubah tingkat
                      suku bunga fasilitas Term Loan II dengan tingkat suku tetap masing-masing sebesar 5,40% dan 7,00%
                      per tahun.

                      Rincian penarikan atas fasilitas pinjaman Term Loan II dari PT Bank Permata Tbk adalah sebagai
                      berikut:

                                                                                                    (dalam jutaan Rupiah)
                                                  Keterangan                      Tanggal                   Total
                      Penarikan 1                                                    27 Mei 2022                  100.000
                      Penarikan 2                                                    21 Juli 2022                 300.000
                      Penarikan 3                                                    28 Juli 2022                 350.000
                      Penarikan 4                                                27 Oktober 2022                  250.000
                      Total                                                                                     1.000.000

                      Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, Perseroan tidak memiliki saldo fasilitas
                      Term Loan I, Term Loan II dan Money Market dari PT Bank Permata Tbk.

                      Dalam perjanjian pinjaman PT Bank Permata Tbk, Perseroan diwajibkan memenuhi beberapa
                      persyaratan negatif (negative covenants) mencakup keharusan untuk memperoleh persetujuan dari
                      PT Bank Permata Tbk untuk:
                      -     membayar sebagian atau seluruh utang kepada pemegang saham; dan
                      -     mengubah sifat dan kegiatan usaha yang sedang dijalankan atau melakukan kegiatan usaha di
                            luar kegiatan usahanya sehari-hari.

                      Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Perseroan telah
                      memenuhi ketentuan tentang pembatasan-pembatasan dan kewajiban-kewajiban sebagaimana
                      disepakati dalam Perjanjian Pinjaman.

                      PT Bank Danamon Indonesia Tbk
                      Perseroan memperoleh fasilitas dari PT Bank Danamon Indonesia Tbk dengan jumlah sebesar
                      Rp1.650.000 dan USD3.000.000 yang terdiri dari Fasilitas Kredit Berjangka sebesar Rp400.000,
                      Fasilitas Kredit Angsuran Berjangka II sebesar Rp750.000, Fasilitas Omnibus Trade Finance sebesar
                      Rp500.000, dan Fasilitas Pre-Settlement Exposure sebesar USD3.000.000.

                      Pada tanggal 30 Januari 2025, Perseroan melakukan penarikan atas fasilitas Kredit Angsuran
                      Berjangka II sebesar Rp250.000. Pinjaman ini memiliki suku bunga sebesar 6,98% per tahun dengan
                      tenor 3 tahun dengan pokok dan bunga atas pinjaman tersebut akan dibayarkan penuh pada tanggal
                      30 Januari 2028. Melalui surat PT Bank Danamon Indonesia Tbk No. 1207/FI/1225 tanggal
                      23 Desember 2025, suku bunga Kredit Angsuran Berjangka II mengalami perubahan menjadi 6,50%
                      per tahun. Tidak ada jaminan untuk fasilitas-fasilitas pinjaman diberikan ini.

                      Pada tanggal 31 Desember 2024, Perseroan tidak memiliki saldo pinjaman diterima dari PT Bank
                      Danamon Indonesia Tbk.

                      Persyaratan keuangan yang harus dipatuhi Perseroan di antaranya adalah pemenuhan Gearing Ratio
                      sebesar maksimum 10 kali.




                                                                     27



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 27                                                                             01/07/26 23.30
Page 58
                      Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Perseroan telah
                      memenuhi ketentuan tentang pembatasan-pembatasan dan kewajiban-kewajiban sebagaimana
                      disepakati dalam Perjanjian Pinjaman.

                      PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk
                      Perseroan memperoleh fasilitas Installment Loan I dari PT Bank China Construction Bank Indonesia
                      Tbk sebesar Rp500.000.

                      Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, Perseroan telah melakukan penarikan
                      atas fasilitas Kredit Jangka Pendek pada tanggal 15 Desember 2025 sebesar Rp500.000. Pinjaman ini
                      memiliki suku bunga sebesar 6,00% per tahun untuk 3 tahun pertama dan Compounded INDONIA
                      90 days + 0,9% per tahun untuk 2 tahun berikutnya. Pinjaman tersebut akan jatuh tempo pada tanggal
                      10 Desember 2030.

                      Persyaratan keuangan yang harus dipatuhi Perseroan adalah pemenuhan maksimum Gearing Ratio
                      sebesar 10 kali, maksimum Net NPL sebesar 5% dan minimum Current Ratio sebesar 1 kali.

                      Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, Perseroan telah memenuhi ketentuan
                      tentang pembatasan-pembatasan dan kewajiban-kewajiban sebagaimana disepakati dalam Perjanjian
                      Pinjaman.

                      PT Bank BNP Paribas Indonesia
                      Perseroan memperoleh Fasilitas Pinjaman Bergulir dari PT Bank BNP Paribas Indonesia sebesar
                      Rp300.000.

                      Tidak ada jaminan untuk fasilitas pinjaman diberikan ini. Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan
                      2024, pinjaman ini memiliki suku bunga masingmasing sebesar 5,50% dan 6,2%, per tahun.

                      Selama tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, Perseroan telah melakukan penarikan
                      secara berkala atas fasilitas Pinjaman Bergulir, di mana penarikan terakhir dilakukan tanggal
                      23 Desember 2025 sebesar Rp300.000 (2024: Rp200.000).

                      Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, Perseroan telah melakukan pelunasan
                      secara berkala atas fasilitas Pinjaman Bergulir, di mana pelunasan terakhir dilakukan tanggal
                      17 November 2025 sebesar Rp200.000 (2024: Rp300.000).

                      Selama tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Perseroan telah
                      memenuhi ketentuan tentang pembatasan-pembatasan dan kewajiban-kewajiban sebagaimana
                      disepakati dalam Perjanjian Pinjaman.

                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
                      Perseroan memperoleh fasilitas Credit Line dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk yang terdiri
                      dari fasilitas pinjaman sebesar Rp1.000.000 (committed and non-revolving plafond) dan fasilitas Kredit
                      Non Tunai sebesar Rp200.000 (uncommitted, advised and revolving plafond).

                      Pinjaman ini memiliki suku bunga sebesar JIBOR 3 bulan + 0,90% per tahun. Tidak ada jaminan untuk
                      fasilitas-fasilitas pinjaman diberikan ini.

                      Pada tanggal 31 Juli 2023, Perseroan telah mencairkan fasilitas Credit Line sebesar Rp100.000 dan
                      jatuh tempo pada tanggal 31 Juli 2027.

                      Pada tanggal 31 Juli 2025, Perseroan melakukan pelunasan dipercepat atas pokok fasilitas Credit Line
                      dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sebesar Rp100.000.




                                                                       28



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 28                                                                                01/07/26 23.30
Page 59
                      Persyaratan keuangan yang harus dipatuhi Perseroan di antaranya adalah pemenuhan Current Ratio
                      di atas 100%, Gearing Ratio maksimal 10 kali atau 1.000% dan Non-Performing Financing (“NPF”)
                      Ratio Neto maksimum 5%.

                      Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, Perseroan tidak memiliki saldo fasilitas
                      Credit Line dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.

                      Selama tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Perseroan telah
                      memenuhi ketentuan tentang pembatasan-pembatasan dan kewajiban-kewajiban sebagaimana
                      disepakati dalam Perjanjian Pinjaman.

                      Asian Development Bank
                      Perseroan memperoleh fasilitas dari Asian Development Bank dengan jumlah sebesar
                      USD100.000.000 yang merupakan pinjaman penerusan dari Pemerintah Republik Indonesia yang
                      bersifat fasilitas senior.

                      Tidak ada jaminan untuk fasilitas-fasilitas pinjaman diberikan ini.

                      Pinjaman ini memiliki tingkat bunga LIBOR 6 bulan + 1,75% per tahun. Pada tanggal 5 April 2023,
                      terdapat amandemen acuan suku bunga mengambang berdasarkan SOFR menjadi tingkat suku bunga
                      Perjanjian Pinjaman Luar Negeri ditambah total margin. Bunga dibayarkan setiap enam bulanan pada
                      tanggal 1 Maret dan 1 September. Pokok pinjaman akan jatuh tempo pada tanggal 1 September 2039.

                      Tingkat suku bunga untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar 5,42%-
                      6,24% (31 Desember 2024: 5,80%-6,69%).

                      Rincian penarikan atas fasilitas pinjaman transaksi khusus dari Asian Development Bank adalah
                      sebagai berikut:

                                                                                                       (dalam jutaan Rupiah)
                                                  Keterangan                           Tanggal                 Total
                      Penarikan 1                                                     25 Agustus 2022              4.060.578
                      Penarikan 2                                                   14 Desember 2022               1.662.307
                      Penarikan 3                                                        28 April 2023             2.640.009
                      Penarikan 4                                                          5 Mei 2023              5.677.881
                      Penarikan 5                                                         23 Juni 2023             2.423.061
                      Penarikan 6                                                     13 Oktober 2023              2.375.648
                      Penarikan 7                                                    7 November 2023               2.246.350
                      Penarikan 8                                                    1 Desember 2023                 117.719
                      Penarikan 9                                                        6 Maret 2024              2.356.558
                      Penarikan 10                                                   6 Desember 2024               9.697.801
                      Penarikan 11                                                  18 November 2025              15.200.000
                      Penarikan 12                                                  16 Desember 2025               1.000.000
                      Total                                                                                       49.457.912

                      Pada tanggal 13 November 2023, Perseroan dan Asian Development Bank telah menandatangani
                      addendum II Perjanjian Pinjaman Komersial terkait dengan perpanjangan jangka waktu penarikan
                      menjadi 31 Desember 2025, penyesuaian jumlah fasilitas dari yang semula USD100.000.000 menjadi
                      sebesar USD50.000.000 untuk menyesuaikan dengan kondisi pasar saat ini.

                      Persyaratan keuangan yang harus dipatuhi Perseroan adalah pemenuhan Capital Adequacy Ratio
                      minimal sebesar 12%, Total Long-term Debt to Total Equity Ratio maksimum sebesar 10 kali dan
                      Current Ratio minimal sebesar 1 kali.




                                                                          29



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 29                                                                                01/07/26 23.30
Page 60
                      Selama tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Perseroan telah
                      memenuhi ketentuan tentang pembatasan-pembatasan dan kewajiban-kewajiban sebagaimana
                      disepakati dalam Perjanjian Pinjaman.

                      PT Bank Maybank Indonesia Tbk
                      Perseroan memperoleh fasilitas dari PT Bank Maybank Indonesia Tbk dengan jumlah sebesar
                      Rp500.000 dan USD6.000.000 yang terdiri dari Perjanjian Promes Berulang sebesar Rp500.000 dan
                      Perjanjian Transaksi Valuta Asing sebesar USD6.000.000.

                      Pada tanggal-tanggal 28 Juli 2025 dan 31 Desember 2024, Perseroan tidak memiliki saldo fasilitas
                      Promes Berulang dan Transaksi Valuta Asing dari PT Bank Maybank Indonesia Tbk.

                      Selama tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, Perusahan tidak melakukan penarikan
                      maupun pelunasan atas fasilitas dari PT Bank Maybank Indonesia Tbk.

                      Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, pinjaman ini memiliki suku bunga sebesar
                      6,76% per tahun.

                      Selama tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, Perseroan telah melakukan penarikan
                      secara berkala atas fasilitas Promes Berulang, di mana penarikan terakhir dilakukan tanggal
                      9 September 2024 sebesar Rp450.000.

                      Selama tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, Perseroan telah melakukan pelunasan
                      secara berkala atas fasilitas Promes Berulang, di mana pelunasan terakhir dilakukan tanggal 9 Oktober
                      2024 sebesar Rp450.000.

                      Tidak ada jaminan untuk fasilitas-fasilitas pinjaman diberikan ini.

                      Persyaratan keuangan yang harus dipatuhi Perseroan di antaranya adalah pemenuhan Current Ratio
                      minimum 100%, Gearing Ratio maksimum 6 kali dan NPF Ratio Neto maksimum 5%.

                      Selama tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Perseroan telah
                      memenuhi ketentuan tentang pembatasan-pembatasan dan kewajiban-kewajiban sebagaimana
                      disepakati dalam Perjanjian Pinjaman.

                      Berikut adalah informasi penerimaan pinjaman diterima dan pembayaran pinjaman diterima selama
                      tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut:

                                                                                                    (dalam jutaan Rupiah)
                                         Keterangan                                         31 Desember 2025
                      Penerimaan pinjaman diterima
                        Pihak berelasi                                                                           2.071.026
                        Pihak ketiga                                                                             1.250.000
                      Total penerimaan pinjaman diterima                                                         3.321.026

                                                                                                    (dalam jutaan Rupiah)
                                         Keterangan                                         31 Desember 2025
                      Pembayaran pinjaman diterima
                        Pihak berelasi                                                                           2.300.000
                        Pihak ketiga                                                                             1.400.000
                      Total pembayaran pinjaman diterima                                                         3.700.000




                                                                          30



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 30                                                                               01/07/26 23.30
Page 61
                      G.        SURAT UTANG YANG DITERBITKAN
                      Saldo surat utang yang diterbitkan pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp3.651.018 juta,
                      yang terdiri dari:

                                                                                               (dalam jutaan Rupiah)
                                           Keterangan                                  31 Desember 2025
                      Obligasi Berkelanjutan I Indonesia Infrastructure Finance
                        Tahap II Tahun 2020:
                        Pihak ketiga
                           Seri C                                                                                     -

                      Euro Medium Term Note Programme                                                        1.015.126

                      Obligasi Berkelanjutan      II   Indonesia   Infrastructure
                      Finance
                         Tahap I Tahun 2023:
                         Pihak ketiga
                           Seri A                                                                                    -
                           Seri B                                                                              245.060
                           Seri C                                                                               94.331

                      Obligasi Berkelanjutan      II   Indonesia   Infrastructure
                      Finance
                         Tahap II Tahun 2024:
                         Pihak ketiga
                           Seri A                                                                                    -
                           Seri B                                                                              250.000
                           Seri C                                                                              300.000
                           Seri D                                                                              250.000

                      Obligasi Berkelanjutan II        Indonesia   Infrastructure
                      Finance
                         Tahap III Tahun 2025:
                         Pihak ketiga
                           Seri A                                                                              500.000
                           Seri B                                                                              625.000
                           Seri C                                                                              100.000
                           Seri D                                                                              275.000
                                                                                                             3.654.517

                      Ditambah/(dikurangi)
                         Beban bunga masih harus dibayar                                                         30.525
                         Biaya penerbitan belum diamortisasi                                                    (9.435)
                         Diskonto belum diamortisasi                                                           (24.589)
                      Total surat utang yang diterbitkan                                                     3.651.018

                      Obligasi Berkelanjutan I Indonesia Infrastructure Finance Tahap II Tahun 2020
                      Pada bulan Oktober 2020, Perseroan telah melakukan penawaran umum Obligasi Berkelanjutan I
                      Indonesia Infrastructure Finance Tahap II Tahun 2020.

                      Pada tanggal 21 Oktober 2020, Perseroan telah menerima dana hasil penerbitan obligasi tersebut
                      sebesar Rp1.500.000 yang terdiri dari:
                      -    Seri A sebesar Rp570.000 dengan tingkat bunga tetap 5,00% per tahun untuk tenor 367 hari;
                      -    Seri B sebesar Rp810.000 dengan tingkat bunga tetap 6,65% per tahun untuk tenor 3 tahun; dan



                                                                           31



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 31                                                                           01/07/26 23.30
Page 62
                      -         Seri C sebesar Rp120.000 dengan tingkat bunga tetap 6,90% per tahun untuk tenor 5 tahun.

                      Perseroan telah melakukan pelunasan atas Obligasi Berkelanjutan I Seri C sesuai jatuh temponya pada
                      tanggal 21 Oktober 2025.

                      Wali amanat dari penerbitan Obligasi ini adalah PT Bank Mega Tbk.

                      Pada tanggal-tanggal 21 Oktober 2025 dan 31 Desember 2024, peringkat Obligasi Berkelanjutan I
                      Indonesia Infrastructure Finance Tahap II Tahun 2020 menurut Pefindo adalah idAAA.

                      Perjanjian obligasi mencakup beberapa pembatasan, antara lain mengenai larangan pengurangan
                      modal dasar, modal ditempatkan dan modal disetor, penggabungan dan/atau peleburan usaha, utang
                      baru yang memiliki hak tagih lebih tinggi dari obligasi yang diterbitkan, dan pinjaman selain pinjaman
                      kepada pegawai dan pinjaman yang diberikan dalam rangka melaksanakan kegiatan usaha sehari-hari
                      Perseroan.

                      Pada tanggal-tanggal 21 Oktober 2025 dan 31 Desember 2024, Perseroan telah memenuhi ketentuan
                      tentang pembatasan-pembatasan dan kewajiban-kewajiban sebagaimana disepakati dalam Perjanjian
                      Perwaliamanatan.

                      Euro Medium Term Notes (“EMTN”) Programme Tahun 2021
                      Perseroan telah menerbitkan dan menawarkan Surat Utang Senior Tanpa Jaminan dalam jumlah
                      nominal sebesar USD150.000.000 dengan tenor selama 5 tahun dan tingkat suku bunga tetap 1,50%
                      per tahun.

                      Surat Utang Senior tanpa Jaminan tersebut telah tercatat di Singapore Stock Exchange (“SGX”) pada
                      tanggal 28 Januari 2021 sebagai bagian dari USD500.000.000 Euro Medium Term Notes Programme
                      yang mendapatkan peringkat “BBB” oleh Fitch Rating.

                      Penggunaan dana dari penerbitan Surat Utang tersebut digunakan untuk green projects yang
                      memenuhi syarat dan/atau proyek sosial yang memenuhi syarat untuk surat utang berkelanjutan.

                      Wali amanat dari penerbitan Obligasi ini adalah Citicorp International Limited.

                      Perjanjian surat utang mencakup beberapa pembatasan, antara lain mengenai larangan memiliki anak
                      perusahaan material di mana pendapatan atau total aset anak perusahaan tidak kurang 10% dari
                      pendapatan konsolidasian atau total aset konsolidasian, mengikat hak tanggungan, fidusia, biaya,
                      gadai, janji atau instrumen keamanan lainnya, kecuali penerbit memastikan bahwa:
                      -     Semua jumlah terhutang telah dijaminkan dengan instrumen keamanan secara sama dan terukur
                            dengan persetujuan dari Wali amanat, atau;
                      -     Instrumen keamanan atau ketentuan lain disediakan oleh Wali amanat dengan pertimbangan
                            mutlak, jika instrumen keamanan atau ketentuan lain tersebut dianggap tidak material atau tidak
                            memberikan manfaat kepada Pemegang surat utang atau sebagaimana di setujui melalui
                            Pernyataan Luar Biasa Pemegang surat utang.

                      Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, Perseroan tidak melakukan pembelian
                      kembali dan pembatalan atas Surat Utang Senior Tanpa Jaminan.

                      Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, Perseroan telah melakukan pembelian
                      kembali dan pembatalan Surat Utang Senior Tanpa Jaminan sebesar USD89.511.000.

                      Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Perseroan telah
                      memenuhi ketentuan tentang pembatasan-pembatasan dan kewajiban-kewajiban sebagaimana
                      disepakati dalam Perjanjian Perwaliamanatan




                                                                         32



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 32                                                                                01/07/26 23.30
Page 63
                      Obligasi Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2023
                      Pada bulan Desember 2023, Perseroan telah melakukan penawaran umum Obligasi Berkelanjutan II
                      Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2023.

                      Pada tanggal 22 Desember 2023, Perseroan telah menerima dana hasil penerbitan obligasi tersebut
                      sebesar Rp500.000 yang terdiri dari:
                      -     Seri A sebesar Rp160.609 dengan tingkat bunga tetap 6,45% per tahun untuk tenor 370 hari;
                      -     Seri B sebesar Rp245.060 dengan tingkat bunga tetap 6,70% per tahun untuk tenor 3 tahun; dan
                      -     Seri C sebesar Rp94.331 dengan tingkat bunga tetap 6,80% per tahun untuk tenor 5 tahun.

                      Perseroan telah melakukan pelunasan atas Obligasi Berkelanjutan II Seri A sesuai jatuh temponya
                      pada tanggal 2 Januari 2025.

                      Penggunaan dana dari penerbitan Surat Utang tersebut digunakan untuk pembayaran sebagian utang
                      Perseroan dan untuk kegiatan pembiayaan proyek-proyek infrastruktur di Indonesia.

                      Perjanjian obligasi mencakup beberapa pembatasan, antara lain mengenai larangan pengurangan
                      modal dasar, modal ditempatkan dan modal disetor, penggabungan dan/atau peleburan usaha, utang
                      baru yang memiliki hak tagih lebih tinggi dari obligasi yang diterbitkan, dan pinjaman selain pinjaman
                      kepada pegawai dan pinjaman yang diberikan dalam rangka melaksanakan kegiatan usaha sehari-hari
                      Perseroan.

                      Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, peringkat Obligasi Berkelanjutan II Indonesia
                      Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2023 menurut Pefindo adalah idAAA.

                      Wali amanat dari penerbitan Obligasi ini adalah PT Bank Mega Tbk.

                      Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Perseroan telah
                      memenuhi ketentuan tentang pembatasan-pembatasan dan kewajiban-kewajiban sebagaimana
                      disepakati dalam Perjanjian Perwaliamanatan.

                      Obligasi Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure Finance Tahap II Tahun 2024
                      Pada bulan Oktober 2024, Perseroan telah melakukan penawaran umum Obligasi Berkelanjutan II
                      Indonesia Infrastructure Finance Tahap II Tahun 2024.

                      Pada tanggal 25 Oktober 2024, Perseroan telah menerima dana hasil penerbitan obligasi tersebut
                      sebesar Rp1.000.000 yang terdiri dari:
                      -    Seri A sebesar Rp200.000 dengan tingkat bunga tetap 6,30% per tahun untuk tenor 370 hari;
                      -    Seri B sebesar Rp250.000 dengan tingkat bunga tetap 6,55% per tahun untuk tenor 3 tahun;
                      -    Seri C sebesar Rp300.000 dengan tingkat bunga tetap 6,95% per tahun untuk tenor 7 tahun; dan
                      -    Seri D sebesar Rp250.000 dengan tingkat bunga tetap 7,05% per tahun untuk tenor 10 tahun.

                      Perseroan telah melakukan pelunasan atas Obligasi Berkelanjutan II Seri A sesuai jatuh temponya
                      pada tanggal 5 November 2025.

                      Penggunaan dana dari penerbitan Surat Utang tersebut akan digunakan untuk pembayaran sebagian
                      utang Perseroan dan untuk kegiatan pembiayaan proyek-proyek infrastruktur di Indonesia.

                      Perjanjian obligasi mencakup beberapa pembatasan, antara lain mengenai larangan pengurangan
                      modal dasar, modal ditempatkan dan modal disetor, penggabungan dan/atau peleburan usaha, utang
                      baru yang memiliki hak tagih lebih tinggi dari obligasi yang diterbitkan, dan pinjaman selain pinjaman
                      kepada pegawai dan pinjaman yang diberikan dalam rangka melaksanakan kegiatan usaha sehari-hari
                      Perseroan.




                                                                       33



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 33                                                                                01/07/26 23.30
Page 64
                      Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, peringkat Obligasi Berkelanjutan II Indonesia
                      Infrastructure Finance Tahap II Tahun 2024 menurut Pefindo adalah idAAA.

                      Wali amanat dari penerbitan Obligasi ini adalah PT Bank Mega Tbk.

                      Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Perseroan telah
                      memenuhi ketentuan tentang pembatasan-pembatasan dan kewajiban-kewajiban sebagaimana
                      disepakati dalam Perjanjian Perwaliamanatan.

                      Obligasi Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure Finance Tahap III Tahun 2025
                      Pada bulan Oktober 2025, Perseroan telah melakukan penawaran umum Obligasi Berkelanjutan II
                      Indonesia Infrastructure Finance Tahap III Tahun 2025.

                      Pada tanggal 5 November 2025, Perseroan telah menerima dana hasil penerbitan obligasi tersebut
                      sebesar Rp1.500.000 yang terdiri dari:
                      -    Seri A sebesar Rp500.000 dengan tingkat bunga tetap 5,40% per tahun untuk tenor 370 hari;
                      -    Seri B sebesar Rp625.000 dengan tingkat bunga tetap 5,65% per tahun untuk tenor 3 tahun;
                      -    Seri C sebesar Rp100.000 tanpa bunga dan dengan tingkat diskonto sebesar 5,85% untuk tenor
                           5 tahun; dan
                      -    Seri D sebesar Rp275.000 dengan tingkat bunga tetap 6,80% per tahun untuk tenor 10 tahun.

                      Penggunaan dana dari penerbitan Surat Utang tersebut akan digunakan untuk pembayaran sebagian
                      utang Perseroan dan untuk kegiatan pembiayaan proyek-proyek infrastruktur di Indonesia.

                      Perjanjian obligasi mencakup beberapa pembatasan, antara lain mengenai larangan pengurangan
                      modal dasar, modal ditempatkan dan modal disetor, penggabungan dan/atau peleburan usaha, utang
                      baru yang memiliki hak tagih lebih tinggi dari obligasi yang diterbitkan, dan pinjaman selain pinjaman
                      kepada pegawai dan pinjaman yang diberikan dalam rangka melaksanakan kegiatan usaha sehari-hari
                      Perseroan.

                      Pada tanggal 31 Desember 2025, peringkat Obligasi Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure Finance
                      Tahap III Tahun 2025 menurut Pefindo adalah idAAA.

                      Wali amanat dari penerbitan Obligasi ini adalah PT Bank CIMB Niaga Tbk.

                      Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, Perseroan telah memenuhi ketentuan
                      tentang pembatasan-pembatasan dan kewajiban-kewajiban sebagaimana disepakati dalam perjanjian
                      perwaliamanatan.

                      Berikut adalah informasi penerimaan surat utang yang diterbitkan dan pembayaran surat utang yang
                      diterbitkan selama tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut:

                                                                                                  (dalam jutaan Rupiah)
                                          Keterangan                                      31 Desember 2025
                      Penerimaan surat utang yang diterbitkan
                        Pihak ketiga                                                                             1.500.000
                      Total penerimaan surat utang yang diterbitkan                                              1.500.000

                                                                                                  (dalam jutaan Rupiah)
                                          Keterangan                                      31 Desember 2025
                      Pembayaran surat utang yang diterbitkan
                        Pihak ketiga                                                                               320.000
                      Total pembayaran surat utang yang diterbitkan                                                320.000




                                                                       34



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 34                                                                                01/07/26 23.30
Page 65
                      H.        LIABILITAS IMBALAN KERJA
                      Saldo liabilitas imbalan kerja pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp50.897 juta yang
                      terdiri dari:

                                                                                                   (dalam jutaan Rupiah)
                                            Keterangan                                     31 Desember 2025
                      Imbalan pasca-kerja                                                                         47.671
                      Imbalan jangka panjang lainnya                                                               3.226
                      Total liabilitas imbalan kerja                                                              50.897

                      Perseroan memiliki dua imbalan kerja karyawan yaitu imbalan pasca-kerja dan imbalan jangka panjang
                      lainnya.

                      Pengungkapan di bawah ini merupakan komponen dari liabilitas bersih yang diestimasi atas imbalan
                      kerja karyawan dan imbalan jangka panjang lainnya yang diakui dalam laporan laba rugi dan
                      penghasilan komprehensif lain dan jumlah yang diakui dalam laporan posisi keuangan dalam
                      hubungannya dengan perhitungan liabilitas yang diestimasi atas imbalan kerja karyawan pada tanggal-
                      tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 oleh aktuaria independen KKA Enny Diah Awal dalam laporannya
                      tertanggal 30 Januari 2026 dan 30 Januari 2025.

                      Imbalan pasca-kerja
                      Beban liabilitas imbalan pasca-kerja yang diakui di laba rugi adalah sebagai berikut:

                                                                                                   (dalam jutaan Rupiah)
                                                  Keterangan                               31 Desember 2025
                      Beban jasa kini                                                                             6.486
                      Beban bunga                                                                                 2.925
                      Total                                                                                        9.411

                      Jumlah liabilitas imbalan pasca-kerja yang diakui dalam laporan posisi keuangan adalah sebagai
                      berikut:

                                                                                                   (dalam jutaan Rupiah)
                                             Keterangan                                    31 Desember 2025
                      Nilai kini kewajiban yang tidak didanai                                                     47.671

                      Efektif pada tanggal 25 Maret 2022, Perusahaan memiliki program pensiun untuk karyawannya yang
                      dikelola oleh Dana Pensiun Lembaga Keuangan (“DPLK”) PT Asuransi Allianz Life Indonesia.

                      Karyawan yang menjadi peserta DPLK adalah karyawan tetap Perusahaan. Besarnya iuran DPLK
                      Perusahaan terdiri atas:
                      -    Iuran peserta (karyawan) minimum sebesar 2% dari gaji; dan
                      -    Iuran Perusahaan sebesar 5% dari gaji.




                                                                        35



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 35                                                                             01/07/26 23.30
Page 66
                      Mutasi nilai kini liabilitas imbalan pasca-kerja adalah sebagai berikut:

                                                                                                         (dalam jutaan Rupiah)
                                        Keterangan                                               31 Desember 2025
                      Saldo awal                                                                                        43.606
                      Beban jasa kini                                                                                    6.486
                      Beban bunga                                                                                        2.925
                      Pembayaran manfaat                                                                               (5.034)
                      (Keuntungan)                                                                                       (312)
                      Saldo akhir                                                                                       47.671

                      Imbalan jangka panjang lainnya
                      Perusahaan memberikan cuti besar sebanyak 22 hari kerja kepada karyawan yang telah memiliki masa
                      kerja 5 tahun dan setiap kelipatan 5 tahun. Cuti besar ini dapat diambil pada tahun ke-enam.

                      Perusahaan juga memberikan imbalan jangka panjang berupa emas 5 gram kepada karyawan yang
                      telah memiliki masa kerja 5 tahun dan setiap kelipatan 5 tahun. Imbalan ini dapat diambil pada tahun
                      ke-enam.

                      Jumlah liabilitas imbalan jangka panjang lainnya yang diakui dalam laba rugi adalah sebagai berikut:

                                                                                                         (dalam jutaan Rupiah)
                                                  Keterangan                                     31 Desember 2025
                      Beban jasa kini                                                                                   1.183
                      Kerugian aktuarial                                                                                  228
                      Beban bunga                                                                                         149
                      Total                                                                                             1.560

                      Mutasi nilai kini liabilitas imbalan jangka panjang lainnya adalah sebagai berikut:

                                                                                                         (dalam jutaan Rupiah)
                                                  Keterangan                                     31 Desember 2025
                      Saldo awal                                                                                        2.620
                      Beban jasa kini                                                                                   1.183
                      Kerugian aktuarial                                                                                   228
                      Beban bunga                                                                                          149
                      Pembayaran manfaat                                                                                 (954)
                      Saldo akhir                                                                                       3.226

                      Jumlah liabilitas imbalan jangka panjang lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan adalah
                      sebagai berikut:

                                                                                                         (dalam jutaan Rupiah)
                                             Keterangan                                          31 Desember 2025
                      Nilai kini kewajiban yang tidak didanai                                                           3.226

                      Beban liabilitas imbalan pasca-kerja dan imbalan jangka panjang lainnya di atas dihitung dengan
                      menggunakan asumsi-asumsi utama sebagai berikut:

                                            Keterangan                                           31 Desember 2025
                      Tingkat diskonto per 31 Desember                                                 6,54%
                      Tingkat kenaikan gaji                                                            8,00%
                      Tingkat kematian                                                               100% TMI4




                                                                          36



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 36                                                                                  01/07/26 23.30
Page 67
                                         Keterangan                                        31 Desember 2025
                      Tingkat cacat                                                             5% TMI4
                      Tingkat pengunduran diri                                    5% per tahun hingga usia 35 tahun dan
                                                                                 menurun secara linier sampai dengan 0%
                                                                                              pada usia 56
                      Tingkat pensiun normal                                        100% pada usia pensiun normal
                      Umur pensiun normal                                                       56 tahun

                      Tabel berikut menunjukkan sensitivitas atas kemungkinan perubahan suku bunga pasar, dengan
                      variabel lain dianggap tetap, terhadap liabilitas imbalan pasca kerja karyawan:

                                                                                                    (dalam jutaan Rupiah)
                                            Keterangan                                      31 Desember 2025
                      Kenaikan tingkat diskonto 1%                                                                 44.439
                      Penurunan tingkat diskonto 1%                                                                51.351
                      Kenaikan tingkat gaji 1%                                                                     51.263
                      Penurunan tingkat kenaikan gaji 1%                                                           44.452

                      Tabel berikut menunjukkan sensitivitas atas kemungkinan perubahan tingkat diskonto dan tingkat gaji
                      sebesar 1% dengan variabel lain dianggap tetap terhadap nilai kini liabilitas dan imbalan jangka panjang
                      lainnya (tidak diaudit):

                                                                                                       (dalam jutaan Rupiah)
                                                                           31 Desember 2025
                           Keterangan             Kenaikan tingkat Penurunan tingkat Kenaikan tingkat Penurunan tingkat
                                                     diskonto          diskonto       kenaikan gaji     kenaikan gaji
                      2025                                   (3.168)            3.287            3.284           (3.169)
                      2024                                   (2.575)            2.666            2.666           (2.575)

                      Berikut adalah ekspektasi pembayaran manfaat liabilitas imbalan kerja di tahun-tahun mendatang (tidak
                      diaudit):

                                                                                                    (dalam jutaan Rupiah)
                                           Keterangan                                       31 Desember 2025
                      Kurang dari satu tahun                                                                       16.389
                      1 - 5 tahun                                                                                   6.683
                      > 5 tahun                                                                                   356.178

                      Rata-rata tertimbang durasi dari liabilitas imbalan kerja pada tanggal 31 Desember 2025 adalah
                      13,59 tahun.

                      I.        PINJAMAN SUBORDINASI
                      Saldo pinjaman subordinasi pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp5.162.029 juta yang
                      terdiri dari:

                                                                                                    (dalam jutaan Rupiah)
                                         Keterangan                                         31 Desember 2025
                      World Bank (USD60.996.716 dan Rp2.941.317 pada
                      2025                                                                                         3.964.964
                      dan USD67.049.444 dan Rp2.941.317 pada 2024)
                      Asian Development Bank (USD65.389.503 pada 2025
                      dan USD70.094.773 pada 2024)                                                                 1.097.367
                                                                                                                   5.062.331




                                                                           37



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 37                                                                                  01/07/26 23.30
Page 68
                                                                                                  (dalam jutaan Rupiah)
                                           Keterangan                                     31 Desember 2025
                      Ditambah/(dikurangi):
                        Beban bunga masih harus dibayar                                                            108.800
                        Biaya transaksi belum diamortisasi                                                          (9.102)
                      Total Pinjaman subordinasi                                                                 5.162.029

                      Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman subordinasi dari PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero)
                      (“SMI”) yang merupakan fasilitas pinjaman penerusan dengan jumlah masing-masing sebesar
                      USD100.000.000 dari Asian Development Bank (“ADB”) dan USD300.000.000 dari World Bank (“WB”).

                      Perseroan menggunakan fasilitas ini untuk memperkuat struktur modal Perseroan, serta untuk
                      memberikan pendanaan jangka panjang bagi Perseroan agar dapat memberikan pembiayaan dengan
                      jangka waktu yang lebih panjang tanpa mengakibatkan ketidaksesuaian tenor antara aset dan liabilitas.

                      Rincian penarikan atas fasilitas pinjaman subordinasi dari ADB adalah sebagai berikut:

                                                                    Tanggal                            Total
                                                                                                                     USD
                      Penarikan 1                              13 Desember 2012                                71.134.021
                      Penarikan 2                              13 November 2013                                16.732.954
                      Penarikan 3                              19 November 2013                                   337.886
                      Penarikan 4                               6 Desember 2013                                 6.400.000
                      Penarikan 5                              25 November 2014                                 4.877.000
                                                                                                               99.481.861

                      Rincian penarikan atas fasilitas pinjaman subordinasi dari WB adalah sebagai berikut:

                                                                    Tanggal                            Total
                                                                                                                     USD
                      Penarikan 1 – WB I                      21 Desember 2012                                 10.000.000
                      Penarikan 2 – WB I                          12 Juli 2013                                 40.000.000
                      Penarikan 3 – WB I                       3 Desember 2013                                 22.000.000
                      Penarikan 4 – WB I                         23 April 2014                                 20.000.000
                      Penarikan 5 – WB I                      25 September 2014                                 5.180.000
                      Penarikan 6 – WB I                          23 Juli 2015                                  2.700.000
                                                                                                               99.880.000

                                                                                                                    Rp juta
                      Penarikan 1 – WB II                      26 Desember 2018                                    300.000
                      Penarikan 2 – WB II                          17 Mei 2019                                     300.000
                      Penarikan 3 – WB II                          5 Mei 2020                                      500.000
                      Penarikan 4 – WB II                       8 Desember 2020                                    580.000
                      Penarikan 5 – WB II                       6 Desember 2021                                    300.000
                      Penarikan 6 – WB II                      23 November 2022                                    402.188
                      Penarikan 7 – WB II                       19 Oktober 2023                                    390.571
                      Penarikan 8 – WB II                      19 Desember 2023                                    149.341
                      Penarikan 9 – WB II                      28 Desember 2023                                     19.217
                                                                                                                 2.941.317

                      Periode penarikan fasilitas pinjaman subordinasi dari WB I dan ADB telah diperpanjang dari
                      sebelumnya tanggal 31 Desember 2013 menjadi masing-masing 31 Maret 2017 dan 31 Desember
                      2014. Oleh karena fasilitas pinjaman subordinasi dari WB I dan ADB telah berakhir, Perseroan tidak




                                                                       38



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 38                                                                               01/07/26 23.30
Page 69
                      akan melakukan penarikan sisa fasilitas pinjaman yang belum ditarik masing-masing sebesar
                      USD120.000 dan USD518.139.

                      SMI - Asian Development Bank
                      Fasilitas pinjaman subordinasi dari SMI yang merupakan pinjaman penerusan dari ADB memiliki tingkat
                      bunga LIBOR 6 bulan + 1,45% per tahun.

                      Pada tanggal 5 April 2023, terdapat amandemen acuan suku bunga mengambang berdasarkan SOFR
                      menjadi tingkat suku bunga Perjanjian Pinjaman Luar Negeri ditambah total marjin. Bunga dibayarkan
                      setiap enam bulanan pada tanggal 1 Maret dan 1 September. Pembayaran pokok pinjaman yang
                      pertama dilakukan pada tanggal 1 September 2014 dan jatuh tempo pada tanggal 1 Maret 2034.

                      Tingkat suku bunga untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 berada pada rentang
                      5,53%-6,35% (2024: 5,91%-7,01%).

                      SMI - World Bank I
                      Fasilitas pinjaman subordinasi dari SMI yang merupakan pinjaman penerusan dari WB memiliki tingkat
                      bunga LIBOR 6 bulan + 1,52% per tahun. Pada tanggal 5 April 2023, terdapat amandemen acuan suku
                      bunga mengambang berdasarkan SOFR menjadi tingkat suku bunga Perjanjian Pinjaman Luar Negeri
                      ditambah total marjin. Bunga dibayarkan setiap enam bulanan pada tanggal 1 Mei dan 1 November.
                      Pembayaran pokok pinjaman yang pertama dilakukan pada tanggal 1 November 2018 dan jatuh tempo
                      pada tanggal 1 November 2033.

                      Tingkat suku bunga untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 berada pada rentang
                      5,66%-6,41% (2024: 6,41%-7,29%).

                      SMI - World Bank II
                      Pada tanggal 26 September 2017, Perseroan dan SMI telah menandatangani Perjanjian Pinjaman
                      Subordinasi yang merupakan pinjaman penerusan II dari WB dengan nilai sebesar USD200.000.000.
                      Pinjaman ini dapat ditarik dalam mata uang Rupiah dengan total fasilitas ekuivalen sampai dengan
                      USD200.000.000. Pinjaman tersebut akan jatuh tempo pada tanggal 1 Oktober 2036 dan memiliki batas
                      waktu penarikan (closing date) sampai tanggal 28 Februari 2022 dan telah diperpanjang kembali
                      sampai tanggal 31 Desember 2023.

                      Pinjaman subordinasi ini ditujukan untuk membiayai proyek-proyek infrastruktur di Indonesia.

                      Kecuali mendapatkan persetujuan tertulis dari SMI, Perseroan tidak diperkenankan melakukan hal-hal
                      berikut, diantaranya:
                      i.    Menjamin atau bertanggung jawab atas kewajiban utang, baik kontinjen atau dengan cara lain
                            kecuali merupakan bagian dari kegiatan usaha normal Perseroan dan tetap memenuhi
                            persyaratan Rasio Leverage yang ditetapkan;
                      ii.   Mengubah tahun fiskal;
                      iii.  Melakukan penggabungan, pemisahan (spin off), konsolidasian atau reorganisasi;
                      iv.   Membayar kembali atau membayar dimuka, membeli, menebus, mengganti atau melepaskan
                            diri dari kewajiban utang apapun selain sesuai dengan ketentuan dalam Perjanjian Kredit;
                      v.    Melakukan tindakan yang akan menyebabkan money laundering (pencucian uang) dan financing
                            of terrorism (pembiayaan terorisme), penipuan, atau tindakan korupsi dan praktik ilegal lainnya;
                            dan
                      vi.   Menimbulkan utang subordinasi apapun, jika setelah timbulnya utang subordinasi tersebut rasio
                            utang subordinasi terhadap ekuitas akan lebih besar dari 5 berbanding 1.




                                                                       39



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 39                                                                                01/07/26 23.30
Page 70
                      Fasilitas pinjaman subordinasi dari SMI sebesar USD200.000.000 merupakan pinjaman penerusan dari
                      WB yang memiliki bunga tetap berdasarkan tingkat suku bunga Surat Utang Negara (“SUN”) Seri
                      Benchmark dengan tenor 20 tahun mengacu kepada data yang diterbikan oleh Reuters tanggal
                      17 Desember 2021 dan ditambah total margin.

                      Bunga dibayarkan setiap enam bulanan pada tanggal 1 Maret dan 1 September. Pembayaran pokok
                      pinjaman yang pertama akan dilakukan pada tanggal 1 Maret 2027 dan akan jatuh tempo pada tanggal
                      1 September 2036.

                      Tingkat suku bunga untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
                      berada pada 7,90%.

                      Tidak ada jaminan untuk fasilitas-fasilitas pinjaman subordinasi ini.

                      Persyaratan keuangan yang harus dipatuhi Perseroan adalah pemenuhan Capital Adequacy Ratio
                      minimal sebesar 12%, Subordinated to Total Equity Ratio maksimum sebesar 5 kali dan Current Ratio
                      minimal sebesar 1,2 kali.

                      Selama tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Perseroan telah
                      memenuhi ketentuan tentang pembatasanp-embatasan dan kewajiban-kewajiban sebagaimana
                      disepakati dalam Perjanjian Pinjaman.

                      Berikut adalah informasi pembayaran pinjaman subordinasi selama tahun yang berakhir pada tanggal-
                      tanggal tersebut:

                                                                                                      (dalam jutaan Rupiah)
                                         Keterangan                                           31 Desember 2025
                      Pembayaran pinjaman subordinasi
                        Pihak berelasi                                                                             178.288
                      Total pembayaran pinjaman subordinasi                                                        178.288

                      J.        KOMITMEN DAN KONTINJENSI
                      Pada tanggal 31 Desember 2025, Piutang Komitmen dan Liabilitas Kontinjensi adalah masing-masing
                      sebesar Rp337.626 juta dan Rp200.365 juta. Akun-akun di bawah ini merupakan akun yang dicatat di
                      laporan posisi keuangan ekstrakomtabel (off-balance sheet):

                      Komitmen
                                                                                                      (dalam jutaan Rupiah)
                                                  Keterangan                                  31 Desember 2025
                      Piutang komitmen
                         Fasilitas pinjaman yang diterima yang belum
                      digunakan                                                                                   2.200.000

                      Liabilitas komitmen
                         Fasilitas kredit yang diberikan yang belum digunakan                                   (1.862.374)
                      Komitmen - neto                                                                               337.626

                      Kontinjensi
                                                                                                      (dalam jutaan Rupiah)
                                                  Keterangan                                  31 Desember 2025
                      Liabilitas kontinjensi
                         Fasilitas kredit non tunai                                                               (200.365)
                      Kontinjensi                                                                                 (200.365)



                                                                         40



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 40                                                                               01/07/26 23.30
Page 71
                      Mutasi total liabilitas kontinjensi (tanpa memperhitungkan cadangan kerugian penurunan nilai):

                                                                                                            (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                  31 Desember 2025
                                                                           Stage 2 - Kerugian    Stage 3 - Kerugian
                                                     Stage 1 - Kerugian
                                  Keterangan                               kredit ekspektasian kredit ekspektasian
                                                     kredit ekspektasian                                                 Total
                                                                          sepanjang umurnya - sepanjang umurnya -
                                                           12 bulan
                                                                             tidak memburuk         memburuk
                      Saldo awal nilai tercatat                   441.251                     -                       -   441.251
                      Jumlah baru yang diterbitkan                270.705                     -                       -   270.705
                      atau dibeli
                      Jumlah yang dihentikan                    (513.398)                      -                     - (513.398)
                      pengakuannya
                      Selisih kurs dan perubahan                    1.807                      -                     -     1.807
                      lain
                      Saldo Akhir Nilai Tercatat                  200.365                      -                     -   200.365

                      Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai:

                                                                                                          (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                31 Desember 2025
                                                                         Stage 2 - Kerugian    Stage 3 - Kerugian
                                                 Stage 1 - Kerugian
                               Keterangan                                kredit ekspektasian kredit ekspektasian
                                                 kredit ekspektasian                                                   Total
                                                                        sepanjang umurnya - sepanjang umurnya -
                                                       12 bulan
                                                                           tidak memburuk         memburuk
                      Saldo awal nilai tercatat                   4.218                     -                       -     4.218
                      Pengukuran kembali bersih                 (2.281)                     -                       -   (2.281)
                      Selisih kurs dan perubahan                     14                     -                       -        14
                      lain
                      Saldo Akhir Nilai Tercatat                  1.951                     -                       -     1.951

                      K.        KETERANGAN TENTANG EFEK BERSIFAT UTANG YANG BELUM DILUNASI
                      Efek bersifat utang yang pernah diterbitkan oleh Perseroan yang belum dilunasi hingga pada tanggal
                      Prospektus ini diterbitkan adalah Obligasi sebesar Rp2.639.391 juta dan surat berharga perpetual
                      sebesar Rp335.190 juta dengan rincian sebagai berikut:

                      Obligasi Rupiah
                                                                                                                  Jumlah Pokok
                                                            Tanggal      Bunga Tetap Peringkat        Jatuh
                                       Keterangan                                                                    Obligasi
                                                           Penerbitan     Tahunan    Instrumen       Tempo
                                                                                                                 (jutaan Rupiah)
                       Obligasi Berkelanjutan II Indonesia
                                                           27 Desember                 idAAA dari 22 Desember
                       Infrastructure Finance Tahap I                       6,70%                                        245.060
                                                               2023                      Pefindo      2026
                       Tahun 2023 Seri B
                       Obligasi Berkelanjutan II Indonesia
                                                            25 Oktober                 idAAA dari   25 Oktober
                       Infrastructure Finance Tahap II                      6,55%                                        250.000
                                                               2024                      Pefindo       2027
                       Tahun 2024 Seri B
                       Obligasi Berkelanjutan II Indonesia
                                                           27 Desember                 idAAA dari 22 Desember
                       Infrastructure Finance Tahap I                       6,80%                                         94.331
                                                               2023                      Pefindo      2028
                       Tahun 2023 Seri C
                       Obligasi Berkelanjutan II Indonesia
                                                            25 Oktober                 idAAA dari   25 Oktober
                       Infrastructure Finance Tahap II                      6,95%                                        300.000
                                                               2024                      Pefindo       2031
                       Tahun 2024 Seri C
                       Obligasi Berkelanjutan II Indonesia
                                                            25 Oktober                 idAAA dari   25 Oktober
                       Infrastructure Finance Tahap II                      7,05%                                        250.000
                                                               2024                      Pefindo       2034
                       Tahun 2024 Seri D




                                                                            41



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 41                                                                                     01/07/26 23.30
Page 72
                                                                                                                     Jumlah Pokok
                                                                Tanggal     Bunga Tetap Peringkat         Jatuh
                                       Keterangan                                                                       Obligasi
                                                               Penerbitan    Tahunan    Instrumen        Tempo
                                                                                                                    (jutaan Rupiah)
                       Obligasi Berkelanjutan II Indonesia
                                                              5 November                  idAAA dari 15 November
                       Infrastructure Finance Tahap III                        5,40%                                       500.000
                                                                 2025                       Pefindo      2026
                       Tahun 2025 Seri A
                       Obligasi Berkelanjutan II Indonesia
                                                              5 November                  idAAA dari   5 November
                       Infrastructure Finance Tahap III                        5,65%                                       625.000
                                                                 2025                       Pefindo       2028
                       Tahun 2025 Seri B
                       Obligasi Berkelanjutan II Indonesia
                                                              5 November                  idAAA dari   5 November
                       Infrastructure Finance Tahap III                        5,85%                                       100.000
                                                                 2025                       Pefindo       2030
                       Tahun 2025 Seri C
                       Obligasi Berkelanjutan II Indonesia
                                                              5 November                  idAAA dari   5 November
                       Infrastructure Finance Tahap III                        6,80%                                       275.000
                                                                 2025                       Pefindo       2035
                       Tahun 2025 Seri D
                                                        Total Obligasi Rupiah Terutang                                   2.639.391

                      Surat Berharga Perpetual Rupiah
                                                                              Tingkat                                Jumlah Pokok
                                                                Tanggal                    Peringkat      Jatuh
                                       Keterangan                           Imbal Bagi                                  Obligasi
                                                               Penerbitan                 Instrumen      Tempo
                                                                            Hasil Tetap                             (jutaan Rupiah)
                       Surat    Berharga        Perpetual
                       Berwawasan             Lingkungan       10 Januari                 idAA dari
                                                                               8,25%                       -               335.190
                       Indonesia Infrastructure Finance          2024                      Pefindo
                       Tahun 2023
                                                    Total Surat Berharga Perpetual Terutang                                335.190


                       SELURUH KEWAJIBAN PERSEROAN PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025 TELAH
                       DIUNGKAPKAN DALAM PROSPEKTUS INI. SAMPAI DENGAN TANGGAL DITERBITKANNYA
                       PROSPEKTUS INI, PERSEROAN TELAH MELUNASI SELURUH KEWAJIBANNYA YANG TELAH
                       JATUH TEMPO. TIDAK ADA LIABILITAS YANG TELAH JATUH TEMPO YANG BELUM DILUNASI
                       OLEH PERSEROAN.


                       SETELAH TANGGAL 31 DESEMBER 2025 SAMPAI DENGAN TANGGAL LAPORAN AUDITOR
                       INDEPENDEN DAN SETELAH TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN SAMPAI DENGAN
                       TANGGAL EFEKTIFNYA PERNYATAAN PENDAFTARAN, PERSEROAN DAN TIDAK MEMILIKI
                       LIABILITAS LAINNYA, KECUALI LIABILITAS YANG TELAH DINYATAKAN DALAM
                       PROSPEKTUS INI DAN YANG TELAH DIUNGKAPKAN DALAM LAPORAN KEUANGAN YANG
                       DISAJIKAN DALAM PROSPEKTUS INI.


                       MANAJEMEN PERSEROAN DALAM HAL INI BERTINDAK UNTUK DAN ATAS NAMA
                       PERSEROAN SERTA SEHUBUNGAN DENGAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWABNYA DALAM
                       PERSEROAN, DENGAN INI MENYATAKAN KESANGGUPANNYA UNTUK MEMENUHI PADA
                       SAAT JATUH TEMPO SELURUH LIABILITAS YANG TELAH DIUNGKAPKAN DALAM LAPORAN
                       KEUANGAN SERTA DISAJIKAN DALAM PROSPEKTUS INI.


                       TIDAK TERDAPAT PELANGGARAN ATAS PERSYARATAN DALAM PERJANJIAN KREDIT YANG
                       DILAKUKAN OLEH PERSEROAN DALAM KELOMPOK USAHA PERSEROAN YANG DAPAT
                       BERDAMPAK MATERIAL TERHADAP KELANGSUNGAN USAHA PERSEROAN.


                       TIDAK TERDAPAT KELALAIAN ATAS PEMBAYARAN POKOK DAN/ATAU BUNGA PINJAMAN
                       SETELAH TANGGAL LAPORAN KEUANGAN TERAKHIR SAMPAI DENGAN TANGGAL
                       EFEKTIFNYA PERNYATAAN PENDAFTARAN.




                                                                              42



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 42                                                                                       01/07/26 23.30
Page 73
                       TIDAK ADA FAKTA MATERIAL YANG MENGAKIBATKAN PERUBAHAN SIGNIFIKAN PADA
                       LIABILITAS DAN/ATAU PERIKATAN SETELAH TANGGAL 31 DESEMBER 2025 SAMPAI
                       DENGAN TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN DAN LIABILITAS DAN/ATAU
                       PERIKATAN SETELAH TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN SAMPAI DENGAN
                       PERNYATAAN PENDAFTARAN MENJADI EFEKTIF, SELAIN LIABILITAS DAN/ATAU PERIKATAN
                       YANG TIMBUL DARI KEGIATAN USAHA NORMAL PERSEROAN SERTA KEWAJIBAN-
                       KEWAJIBAN YANG TELAH DINYATAKAN DALAM PROSPEKTUS INI DAN YANG TELAH
                       DIUNGKAPKAN DALAM LAPORAN KEUANGAN PERSEROAN YANG MERUPAKAN BAGIAN
                       YANG TIDAK TERPISAHKAN DARI PROSPEKTUS INI.




                                                            43



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 43                                                       01/07/26 23.30
Page 74
                      IV.        IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING
                      Calon Investor harus membaca ikhtisar dari data keuangan penting Perseroan yang disajikan di bawah
                      ini yang bersumber dari laporan keuangan tahun-tahun berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan
                      2024 (diaudit), beserta catatan-catatan atas laporan-laporan keuangan tersebut. Calon Investor juga
                      harus membaca Bab V Prospektus ini yang berjudul Analisis dan Pembahasan oleh Manajemen.
                      Sebagai akibat dari pembulatan, penyajian jumlah beberapa informasi keuangan berikut ini dapat
                      sedikit berbeda dengan penjumlahan yang dilakukan secara aritmatik.

                      Tabel berikut ini menggambarkan ikhtisar data keuangan penting Perseroan. Informasi keuangan
                      Perseroan pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada
                      tanggal-tanggal tersebut yang disajikan dalam tabel di bawah ini diambil dari laporan keuangan
                      Perseroan pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan untuk tahun-tahun yang berakhir apda
                      tanggal-tanggal tersebut, yang disusun oleh manajemen Perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi
                      Keuangan di Indonesia dan disajikan dalam mata uang Rupiah, yang seluruhnya tercantum dalam
                      Prospektus ini dan telah diaudit oleh KAP PSS, berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI
                      sebagaimana tercantum dalam laporan auditor independen No. 01628/2.1505/AU.1/09/1865-
                      2/1/VI/2026 tertanggal 15 Juni 2026 yang ditandatangani oleh Rindra Sulindro (Registrasi Akuntan
                      Publik No. AP.1865). Laporan auditor independen tersebut, yang juga tercantum dalam Prospektus ini,
                      menyatakan opini tanpa modifikasian dengan paragraf “Hal Lain” yang menjelaskan penerbitan kembali
                      laporan auditor independen atas Laporan Keuangan Auditan dan berisi paragraf “Hal Audit Utama”
                      mengenai cadangan kerugian penurunan nilai atas pinjaman diberikan.

                      A.        LAPORAN POSISI KEUANGAN
                                                                                                   (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                           31 Desember
                      Keterangan
                                                                                  2025                    2024
                      ASET
                      Kas di bank -
                        setelah dikurangi cadangan
                        kerugian penurunan nilai                                         1.202.114              553.223
                      Efek-efek - setelah
                        dikurangi cadangan
                        kerugian penurunan nilai                                         3.756.817            2.326.616
                      Tagihan derivatif                                                      2.199                  741
                      Pinjaman diberikan - setelah
                        dikurangi cadangan kerugian
                        penurunan nilai                                               10.095.741             11.256.169
                      Piutang bunga                                                       28.743                 38.544
                      Beban dibayar dimuka                                                12.142                 11.198
                      Pajak dibayar dimuka                                                   265                  2.830
                      Aset tetap – setelah dikurangi
                        akumulasi penyusutan                                              215.054               226.579
                      Aset pajak tangguhan                                                 25.256                16.046
                      Beban tangguhan                                                       2.314                 5.572
                      Aset lain-lain – setelah dikurangi
                        akumulasi amortisasi dan cadangan
                        kerugian penurunan nilai                                          48.478                217.787
                      TOTAL ASET                                                      15.389.123             14.655.305

                      LIABILITAS DAN EKUITAS
                      LIABILITAS
                      Liabilitas derivatif                                                  2.611                 1.264
                      Utang lain-lain                                                      19.966                21.822




                                                                      44



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 44                                                                             01/07/26 23.30
Page 75
                                                                                        (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                31 Desember
                      Keterangan
                                                                       2025                    2024
                      Estimasi kerugian atas komitmen
                         dan kontinjensi                                         1.951                 4.218
                      Utang pajak                                               51.924                68.231
                      Beban masih harus dibayar
                        dan liabilitas lain-lain                              77.721                  67.448
                      Pendapatan diterima dimuka                              11.034                  20.714
                      Pinjaman diterima                                    2.905.373               3.240.879
                      Surat utang yang diterbitkan                         3.651.018               2.611.117
                      Liabilitas imbalan kerja                                50.897                  46.226
                      Pinjaman subordinasi                                 5.162.029               5.262.764
                      TOTAL LIABILITAS                                    11.934.524              11.344.683

                      EKUITAS
                      Modal saham - nilai nominal
                        Rp1.000.000 (nilai penuh) per saham
                        Modal dasar 5.000.000 saham
                        Modal ditempatkan dan
                        disetor penuh 2.545.000 saham                         2.545.000            2.545.000
                      Tambahan modal disetor                                     29.800               29.800
                      Surat berharga perpetual - neto                           326.279              326.279
                      Kerugian komprehensif
                        lain - neto                                             (2.408)              (31.388)
                      Saldo laba
                        Ditentukan penggunaannya                              66.983                  54.732
                        Belum ditentukan penggunaannya                       488.945                 386.199
                      TOTAL EKUITAS                                        3.454.599               3.310.622
                      TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                        15.389.123              14.655.305

                      B.        LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
                                                                                     (dalam jutaan Rupiah)
                                                                              31 Desember
                      Keterangan
                                                                         2025                2024
                      PENDAPATAN USAHA
                      Pendapatan bunga                                         1.258.986            1.182.082
                      Pendapatan provisi dan komisi
                        dan lainnya                                               48.088             146.545
                      Keuntungan yang direalisasi
                        dari penjualan efek-efek                                  42.342               14.993
                      Pendapatan jasa advisory                                    10.888               32.048
                      Total Pendapatan Usaha                                   1.360.304            1.375.668
                      BEBAN USAHA
                      Beban bunga                                              (715.866)            (787.728)
                      Beban umum dan administrasi                              (300.220)            (275.737)
                      Beban cadangan
                        kerugian penurunan nilai                                 (87.574)            (98.040)
                      Beban transaksi derivatif - neto                             (7.133)           (22.731)
                      Total Beban Usaha                                       (1.110.793)         (1.184.236)
                      LABA USAHA                                                  249.511             191.432
                      PENDAPATAN LAIN-LAIN
                      Keuntungan selisih kurs                                      3.355              15.315
                      LABA SEBELUM BEBAN PAJAK                                   252.866             206.747



                                                               45



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 45                                                                 01/07/26 23.30
Page 76
                                                                                      (dalam jutaan Rupiah)
                                                                              31 Desember
                      Keterangan
                                                                        2025                  2024
                      BEBAN PAJAK                                            (67.580)              (84.237)
                      LABA BERSIH TAHUN BERJALAN                             185.286                122.510

                      PENGHASILAN/(KERUGIAN)
                      KOMPREHENSIF LAIN:
                      Pos-pos yang akan direklasifikasi
                        ke laba rugi:
                      Kenaikan/(penurunan) nilai wajar efek-efek
                        yang diklasifikasikan pada
                        nilai wajar melalui penghasilan
                         komprehensif lain                                       13.311               (8.412)
                      Perubahan neto atas cadangan
                        kerugian penurunan nilai
                        efek-efek yang diklasifikasikan
                        pada nilai wajar melalui
                        penghasilan komprehensif lain                           16.461                (3.890)
                      Pajak penghasilan terkait pos-pos
                        yang akan direklasifikasi ke
                        laba rugi                                                 (792)                  183
                      Pos-pos yang tidak akan
                        direklasifikasi ke laba rugi:
                      Keuntungan/(kerugian) aktuarial                              312                 (223)
                      Perubahan nilai wajar investasi
                        saham yang diklasifikasikan
                        pada nilai wajar melalui
                        penghasilan komprehensif lain                                 -              (43.538)
                      Pajak penghasilan terkait pos-pos
                        yang tidak akan direklasifikasi
                        ke laba rugi                                               (69)                 9.627
                      Total laba/(rugi) komprehensif lain                       29.223               (46.253)
                      TOTAL LABA KOMPREHENSIF                                  214.509                 76.257

                      LABA PER SAHAM
                      Dasar (dalam ribuan Rupiah)                                   73                    61

                      C.        RASIO KEUANGAN PENTING
                                                                                31 Desember
                      Keterangan
                                                                        2025                  2024
                      Rasio Pertumbuhan
                      Pendapatan usaha1                                         (1,12)%              2,90%
                      Beban usaha1                                              (6,20)%            (1,44)%
                      Laba usaha1                                               30,34%              41,31%
                      Laba sebelum beban pajak1                                 22,31%              47,75%
                      Laba bersih tahun berjalan1                               51,24%              17,63%
                      Laba komprehensif tahun berjalan1                        181,30%            (44,88)%
                      Total aset2                                                 5,01%            (3,01)%
                      Total liabilitas2                                           5,20%           (10,83)%
                      Total ekuitas2                                              4,35%             38,63%

                      Rasio Usaha
                      Laba usaha/Pendapatan usaha                               18,34%               13,92%



                                                                   46



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 46                                                                 01/07/26 23.30
Page 77
                                                                                                                31 Desember
                      Keterangan
                                                                                                       2025                          2024
                      Laba bersih tahun berjalan/Pendapatan usaha                                               13,62%                        8,91%
                      Laba komprehensif tahun berjalan/Pendapatan usaha                                         15,77%                        5,54%
                      Laba bersih tahun berjalan/Jumlah ekuitas (ROE)3                                           5,36%                        3,70%
                      Laba bersih tahun berjalan/Jumlah aset (ROA)4                                              1,20%                        0,84%

                      Rasio Keuangan
                      Aset lancar/Liabilitas jangka pendek (Current ratio)5                                       2,42x                        1,88x
                      Total liabilitas/Total ekuitas (Debt to equity ratio)6                                      3,45x                        3,43x
                      Total liabilitas/Total aset (Debt to asset ratio)7                                          0,78x                        0,77x
                      Gearing ratio8                                                                              2,47x                        2,42x
                      Interest coverage ratio9                                                                    1,37x                        1,28x
                      Debt service coverage ratio10                                                               0,32x                        0,37x
                      Financing to asset ratio11                                                                68,20%                       82,61%
                      Non-performing financing (gross) ratio12                                                   5,11%                        4,71%
                      Non-performing financing (net) ratio13                                                     3,75%                        3,41%

                      Keterangan:
                      1)     Rasio pertumbuhan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibagi dengan tahun yang berakhir pada
                             tanggal
                             31 Desember 2024 atau untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibagi dengan tahun yang berakhir
                             pada tanggal 31 Desember 2023.
                      2)     Rasio pertumbuhan pada tanggal 31 Desember 2025 dibagi dengan tanggal 31 Desember 2024 atau pada tanggal
                             31 Desember 2024 dibagi dengan 31 Desember 2023.
                      3)     Rasio laba bersih tahun berjalan/jumlah ekuitas (ROE) merupakan laba bersih untuk tahun yang berakhir pada tanggal
                             31 Desember dibagi dengan total ekuitas akhir bulan selama tahun tersebut.
                      4)     Rasio laba bersih tahun berjalan/jumlah aset (ROA) merupakan laba bersih untuk tahun yang berakhir pada tanggal
                             31 Desember dibagi dengan total aset akhir bulan selama tahun tersebut.
                      5)    Aset lancar atau liabilitas jangka pendek adalah aset atau liabilitas yang jatuh tempo di bawah 1 tahun. Termasuk dalam
                            aset lancar adalah efek-efek yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
                            komprehensif lain.
                      6)     Rasio Debt to equity merupakan total liabilitas dibagi dengan total ekuitas.
                      7)     Rasio Debt to asset merupakan total liabilitas dibagi dengan total aset.
                      8)     Rasio Gearing merupakan jumlah saldo pinjaman diterima, pinjaman subordinasi dan surat utang yang diterbitkan dibagi
                             dengan jumlah ekuitas dan pinjaman subordinasi. Pinjaman subordinasi yang dapat diperhitungkan sebagai pembagi
                             dalam perhitungan rasio gearing ditetapkan paling tinggi dibatasi maksimum 50% dari modal disetor.
                      9)     Interest coverage ratio merupakan EBITDA untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember dibagi dengan beban
                             bunga untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember.
                      10)    Debt service coverage ratio merupakan EBITDA untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember dibagi dengan
                             jumlah saldo pinjaman diterima, pinjaman subordinasi dan surat utang yang diterbitkan yang jatuh tempo di bawah
                             1 tahun ditambah dengan beban bunga untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember.
                      11)    Rasio Financing to assets merupakan saldo pinjaman yang diberikan setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan
                             nilai ditambah investasi saham dan efek-efek dibagi total aset.
                      12)    Rasio Non-performing financing (gross) merupakan jumlah dari kredit yang diklasifikasikan sebagai kurang lancar
                             ditambah dengan kredit yang diklasifikasikan sebagai diragukan ditambah dengan kredit yang diklasifikasikan sebagai
                             macet dibagi dengan total kredit.
                      13)    Rasio Non-performing financing (net) merupakan jumlah dari kredit yang diklasifikasikan sebagai kurang lancar ditambah
                             dengan kredit yang diklasifikasikan sebagai diragukan ditambah dengan kredit yang diklasifikasikan sebagai macet
                             dikurangi dengan cadangan atas kerugian penurunan nilai kredit dibagi dengan total kredit.


                      D.        RASIO KEUANGAN                 YANG      DIPERSYARATKAN                DI    PERJANJIAN           KREDIT        DAN
                                PEMENUHANNYA
                                                                                                           Rasio per Proyeksi Rasio per
                                                                                    Rasio yang
                                                  Keterangan                                             31 Desember    31 Desember
                                                                                  dipersyaratkan
                                                                                                             2025           2025*
                      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
                      Gearing Ratio1                                                  Maks. 6x                2,47x                   2,58x
                      Net NPF Ratio2                                                  Maks. 5%                3,60%                   3,60%




                                                                                     47



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 47                                                                                                           01/07/26 23.30
Page 78
                                                                                                      Rasio per Proyeksi Rasio per
                                                                                Rasio yang
                                                  Keterangan                                        31 Desember    31 Desember
                                                                              dipersyaratkan
                                                                                                        2025           2025*
                      Asian Development Bank
                      Capital Adequacy Ratio3                                    Min. 12%               43,74%                 43,74%
                      Total Long-Term Debt to Equity Ratio4                      Maks. 10x               2,69x                  2,84x
                      Current Ratio5                                              Min. 1x                1,96x                  1,96x

                      World Bank
                      Current Ratio5                                              Min. 1,2x              1,96x                  1,96x
                      Capital Adequacy Ratio3                                     Min. 12%              43,74%                 43,74%
                      Subordinated to Total Equity6                               Maks. 5x               1,49x                  1,49x

                      PT Bank Danamon Tbk
                      Gearing Ratio1                                             Maks. 10x               2,47x                   2,58

                      PT Bank Tabungan Negara Tbk
                      Gearing Ratio1                                             Maks. 10x               2,47x                  2,58x
                      Net NPF Ratio7                                             Maks. 5%                3,75%                  3,75%
                      Current Ratio5                                              Min. 1x                1,96x                  1,96x

                      PT Bank SMBC Indonesia
                      Gearing Ratio1                                              Maks. 6x               2,47x                  2,58x
                      Net NPF Ratio7                                              Maks. 5%               3,75%                  3,75%
                      Current Ratio5                                               Min. 1x               1,96x                   1,96

                      PT Bank China Construction Bank
                      Indonesia Tbk
                      Gearing Ratio1                                             Maks. 10x               2,47x                  2,58x
                      Net NPF Ratio7                                             Maks. 5%                3,75%                  3,75%
                      Current Ratio5                                              Min. 1x                1,96x                  1,96x

                      Obligasi Berkelanjutan II Indonesia
                      Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2023
                      Current Ratio5                                              Min. 1x                1,96x                  1,96x
                      Gearing Ratio1                                             Maks. 10x               2,47x                  2,58x

                      Surat Berharga Perpetual Berwawasan
                      Lingkungan Indonesia Infrastructure
                      Finance Tahun 2023
                      Current Ratio5                                              Min. 1x                1,96x                  1,96x
                      Gearing Ratio1                                             Maks. 10x               2,47x                  2,58x

                      Obligasi Berkelanjutan II Indonesia
                      Infrastructure Finance Tahap II Tahun 2024
                      Current Ratio5                                              Min. 1x                1,96x                  1,96x
                      Gearing Ratio1                                             Maks. 10x               2,47x                  2,58x

                      Obligasi Berkelanjutan II Indonesia
                      Infrastructure Finance Tahap III Tahun 2025
                      Current Ratio5                                              Min. 1x                1,96x                  1,96x
                      Gearing Ratio1                                             Maks. 10x               2,47x                  2,58x
                      *dengan asumsi nilai 31 Desember 2025 adalah nilai setelah penerbitan Obligasi Berkelanjutan III Indonesia Infrastructure
                      Finance Tahap I Tahun 2026.




                                                                                 48



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 48                                                                                                   01/07/26 23.30
Page 79
                      Keterangan:
                      1)     Rasio Gearing merupakan jumlah saldo pinjaman diterima, pinjaman subordinasi dan surat utang yang diterbitkan dibagi
                             dengan jumlah ekuitas dan pinjaman subordinasi. Pinjaman subordinasi yang dapat diperhitungkan sebagai pembagi
                             dalam perhitungan rasio gearing ditetapkan paling tinggi dibatasi maksimum 50% dari modal disetor.
                      2)     Rasio Non-Performing Financing (Net) merupakan jumlah dari kredit yang diklasifikasikan sebagai kurang lancar
                             ditambah dengan kredit yang diklasifikasikan sebagai diragukan ditambah dengan kredit yang diklasifikasikan sebagai
                             macet dikurang cadangan penyisihan penghapusan piutang pembiayaan dibagi dengan total kredit. Total kredit yang
                             diperhitungkan terdiri dari loans and bonds investment. Perhitungan total kredit ini khusus untuk covenant dari Bank
                             Mandiri.
                      3)     Rasio Capital Adequacy Ratio merupakan rasio kecukupan modal sebesar minimum 12%, yang dihitung sebagai
                             persentase dari total modal Penerima Pinjaman terhadap total aset yang ditimbang berdasarkan resiko.
                      4)     Rasio Total Long-term Debt to equity merupakan total liabilitas jangka panjang dibagi dengan total ekuitas.
                      5)     Aset lancar atau liabilitas jangka pendek adalah aset atau liabilitas yang jatuh tempo di bawah 1 tahun.
                      6)     Rasio Subordinated to total equity merupakan total Subordinated loan dibagi dengan total ekuitas.
                      7)     Rasio Non-Performing Financing (Net) merupakan jumlah dari kredit yang diklasifikasikan sebagai kurang lancar
                             ditambah dengan kredit yang diklasifikasikan sebagai diragukan ditambah dengan kredit yang diklasifikasikan sebagai
                             macet dikurang cadangan penyisihan penghapusan piutang pembiayaan dibagi dengan total kredit.


                      Adapun sehubungan dengan penerbitan Obligasi Berkelanjutan III Indonesia Infrastructure Finance
                      Tahap I Tahun 2026 ini, tidak mempengaruhi tingkat pemenuhan rasio keuangan dalam perjanjian utang
                      Perseroan yang telah diungkapkan di atas.




                                                                                  49



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 49                                                                                                     01/07/26 23.30
Page 80
                      V.        ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN

                      Analisis dan pembahasan yang disajikan dalam bab ini harus dibaca bersama-sama dengan Bab IV
                      mengenai “Ikhtisar Data Keuangan Penting” dan laporan keuangan Perseroan tanggal 31 Desember
                      2025 dan 2024 serta untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
                      beserta catatan atas laporan keuangan yang tercantum pada Bab XVI dari Prospektus ini. Informasi
                      keuangan yang disajikan berikut bersumber dari laporan keuangan Perseroan, disusun dan disajikan
                      sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Pembahasan yang disajikan berikut
                      mengandung pernyataan yang menggambarkan keadaan di masa mendatang (forward looking
                      statement) dan mencerminkan pandangan Perseroan saat ini berkaitan peristiwa dan kinerja keuangan
                      di masa mendatang yang hasil aktualnya dapat berbeda secara material sebagai akibat dari faktor-
                      faktor termasuk namun tidak terbatas kepada yang telah diuraikan dalam Bab VI mengenai “Faktor
                      Risiko”. Sebagai akibat dari pembulatan, penyajian jumlah beberapa informasi keuangan berikut ini
                      dapat sedikit berbeda dengan penjumlahan yang dilakukan secara aritmatika.

                      Informasi keuangan Perseroan pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 yang disajikan di bawah ini
                      diambil dari laporan keuangan Perseroan pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan untuk tahun-
                      tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut, yang disusun oleh manajemen Perseroan sesuai
                      dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia dan disajikan dalam mata uang Rupiah, yang
                      seluruhnya tercantum dalam Prospektus ini dan telah diaudit oleh KAP PSS, berdasarkan Standar Audit
                      yang ditetapkan oleh IAPI sebagaimana tercantum dalam laporan auditor independen
                      No. 01628/2.1505/AU.1/09/1865-2/1/VI/2026 tertanggal 15 Juni 2026 yang ditandatangani oleh Rindra
                      Sulindro (Registrasi Akuntan Publik No. AP.1865). Laporan auditor independen tersebut, yang juga
                      tercantum dalam Prospektus ini, menyatakan opini tanpa modifikasian dengan paragraf “Hal Lain” yang
                      menjelaskan penerbitan kembali laporan auditor independen atas Laporan Keuangan Auditan dan
                      berisi paragraf “Hal Audit Utama” mengenai cadangan kerugian penurunan nilai atas pinjaman
                      diberikan.

                      A.        UMUM
                      Kegiatan usaha Perseroan pada saat didirikan sebagaimana dimuat dalam Akta Pendirian yang benar-
                      benar dijalankan adalah menyelenggarakan usaha dan kegiatan dalam bidang pembiayaan proyek-
                      proyek infrastruktur di Indonesia dan menyediakan jasa konsultasi atau pemberian konsultasi (advisory)
                      keuangan dan transaksi proyek bagi pemerintah ataupun investor lokal maupun asing dengan tujuan
                      memfasilitasi investasi sektor swasta di pembangunan infrastruktur.

                      Kegiatan usaha Perseroan yang saat ini telah benar-benar dijalankan adalah menyelenggarakan usaha
                      dan kegiatan dalam bidang pembiayaan proyek-proyek infrastruktur di Indonesia, yang mencakup
                      kegiatan usaha meliputi pembiayaan dalam bentuk penyediaan dana pada proyek infrastruktur yang
                      diselenggarakan secara konvensional atau berdasarkan prinsip syariah, dan menyediakan jasa
                      konsultasi atau pemberian konsultasi (advisory) keuangan dan transaksi proyek bagi pemerintah
                      ataupun investor lokal maupun asing dengan tujuan memfasilitasi investasi sektor swasta di
                      pembangunan infrastruktur, sebagaimana tercantum dalam Anggaran Dasar Perseroan berdasarkan
                      Akta No. 34/2025.

                      Perseroan menyediakan produk-produk dana pinjaman seperti pinjaman senior, pinjaman subordinasi,
                      mezzanine dan penyertaan modal yang tersedia dalam mata uang Rupiah (IDR) dan Dolar Amerika
                      Serikat (USD) di samping produk non-fund based seperti penjaminan dan layanan berbasis fee, dan
                      dengan demikian berfungsi sebagai penyedia dana utama dan dana tambahan yang dibutuhkan dalam
                      pelaksanaan proyek pembangunan infrastruktur di Indonesia. Didukung oleh modal yang kuat dari para
                      pemegang saham dan pinjaman subordinasi dengan jangka waktu hingga sekitar 20 tahun, dari ADB
                      dan Bank Dunia melalui SMI, Perseroan memiliki landasan kokoh untuk menjembatani kebutuhan
                      pembiayaan pembangunan infrastruktur di Indonesia.




                                                                       50



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 50                                                                                01/07/26 23.30
Page 81
                      Dirancang secara khusus sebagai katalisator bagi sektor infrastruktur, yang tidak saja spesifik namun
                      penting, Perseroan juga menawarkan layanan konsultasi kepada swasta dan memberikan dukungan
                      kepada Pemerintah Indonesia dengan menyediakan jasa konsultasi kepada sektor publik untuk
                      pengadaan jasa infrastruktur yang antara lain menggunakan pola KPBU. Hal ini sejalan dengan tekad
                      Perseroan untuk berperan sebagai pusat keahlian dan keterampilan dalam pengembangan dan
                      pembiayaan proyek-proyek infrastruktur yang layak secara komersial, termasuk proyek-proyek yang
                      menggunakan skema KPBU.

                      B.        FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEGIATAN USAHA DAN OPERASI PERSEROAN
                      Dalam menjalankan perannya sebagai katalisator perkembangan infrastruktur nasional, kegiatan usaha
                      Perseroan dipengaruhi oleh beberapa faktor penting baik faktor eksternal maupun faktor internal
                      Perseroan. Faktor-faktor eksternal merupakan faktor-faktor yang dapat memberikan pengaruh
                      terhadap pertumbuhan infrastruktur di Indonesia, yang menjadi sektor utama bagi Perseroan dalam
                      menjalankan kegiatan usahanya. Sementara itu, faktor-faktor internal merupakan faktor-faktor yang
                      dapat mempengaruhi kegiatan operasional Perseroan, khususnya dalam mendapatkan pendanaan dan
                      menyalurkan pembiayaan.

                                        Faktor Eksternal                                      Faktor Internal
                         1. Kondisi perekonomian Indonesia                     1. Pemegang saham Perseroan merupakan
                            Tantangan      ekonomi      global    semakin         institusi   terkemuka     dan     memiliki
                            kompleks seiring dengan meningkatnya                  reputasi yang baik ditingkat nasional
                            risiko ancaman resesi ekonomi di beberapa             maupun internasional
                            negara. Gejolak perekonomian yang terjadi             Salah satu pemegang saham Perseroan
                            pada skala global dipicu oleh terjadinya              adalah merupakan BUMN yang juga
                            kenaikan inflasi yang siginifikan akibat supply       bergerak di bidang pembiayaan infrastruktur
                            disruption karena pandemi COVID-19 yang               dan dimiliki sepenuhnya oleh Pemerintah
                            belum sepenuhnya pulih dan diperparah                 Republik Indonesia sehingga Perseroan
                            dengan adanya perang Rusia-Ukraina, yang              dapat memiliki kepercayaan publik yang
                            disertai dengan pengetatan kebijakan                  tinggi. Lebih lanjut, dengan kolaborasi
                            moneter di negara-negara maju. Kondisi                dengan pemegang saham BUMN, maka
                            perekonomian nasional secara umum                     Perseroan juga memiliki hubungan yang
                            berpengaruh baik secara langsung maupun               kuat dengan Pemerintah.
                            tidak langsung terhadap kinerja Perseroan,
                            terutama tingkat inflasi dan fluktuasi nilai          Selain itu, dukungan kuat dari pemegang
                            tukar Rupiah terhadap mata uang asing.                sahamnya yakni IFC, ADB, DEG dan SMBC
                            Dalam hal tingkat suku bunga mengalami                memungkinkan Perseroan untuk lebih
                            penurunan,      maka      permintaan      akan        mengembangkan skala kegiatan usaha
                            pembiayaan infrastruktur akan meningkat,              Perseroan. Hal tersebut akan berdampak
                            begitupun sebaliknya. Faktor makroekonomi             positif bagi kinerja Perseroan di masa yang
                            yang kondusif dan bertumbuh di sektor riil            akan datang.
                            akan memicu pertumbuhan di bidang
                            infrastruktur yang akan meningkatkan
                            permintaan pembiayaan infrastruktur.               2. Penerapan standar internasional dalam
                                                                                  aspek sosial dan lingkungan dalam
                         2. Pasar infrastruktur Indonesia besar                   menjamin keberlanjutan pembangunan
                            Ketersediaan infrastruktur di Indonesia               infrastruktur di Indonesia
                            menjadi sebuah kebutuhan yang harus                   Perseroan memiliki dan secara konsisten
                            dipenuhi      dalam     rangka   mendorong            menerapkan 8 (delapan) prinsip sosial dan
                            pertumbuhan          ekonomi       Indonesia.         lingkungan     berstandar   internasional
                            Keterbatasan dana APBN/D memberikan                   sebagai landasan dari setiap proses
                            ruang yang besar bagi swasta atau BUMN                pengambilan keputusan investasi dan
                            untuk     terlibat    dalam    pembangunan            pembiayaan pada suatu proyek. Perseroan
                            infrastruktur    tersebut   melalui    skema          selalu memastikan bahwa para peminjam
                            pembiayaan Kerjasama Pemerintah dan                   atau sponsor senantiasa mematuhi prinsip-




                                                                          51



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 51                                                                                 01/07/26 23.30
Page 82
                                           Faktor Eksternal                                    Faktor Internal
                               Badan Usaha (KPBU). Prospek ini                    prinsip sosial dan lingkungan agar proyek-
                               menunjukkan potensi pasar yang sangat              proyek      yang      dijalankan        mampu
                               besar bagi pembiayaan infrastruktur di             memberikan       dampak         positif   dan
                               Indonesia. Potensi pasar infrastruktur             berkelanjutan    bagi      lingkungan     dan
                               tersebut sangat berpengaruh terhadap               masyarakat sekitar. Prinsip sosial dan
                               kinerja Perseroan ke depan. Di sisi lain,          lingkungan tersebut menjadi landasan untuk
                               kondisi ini juga mampu menciptakan pasar           pembangunan berkelanjutan yang berfokus
                               persaingan pembiayaan infrastruktur yang           pada keselarasan antara aspek ekonomi,
                               sehat dengan lembaga keuangan lainnya              sosial dan lingkungan.
                               seperti perbankan.
                                                                               3. Produk pembiayaan yang fleksibel
                         3. Dukungan dan insentif Pemerintah                      Perseroan sebagai perusahaan yang
                            Sektor infrastruktur merupakan sektor yang            didirikan untuk melakukan pembiayaan
                            berhubungan erat dengan kepentingan                   khusus di bidang infrastruktur memiliki
                            masyarakat umum sehingga diperlukan                   keunggulan dalam fleksibilitas produk
                            adanya peraturan khusus yang ditetapkan               pembiayaan yang cukup beragam dengan
                            oleh Pemerintah untuk mengatur sektor ini.            tenor yang relatif panjang. Selain itu, proses
                                                                                  pemberian pinjaman yang dilakukan
                               Adanya dukungan dan insentif Pemerintah            Perseroan juga relatif cepat dibandingkan
                               secara tidak langsung akan memajukan               dengan kompleksitas struktur dan proses
                               sektor pembiayaan infrastruktur. Kemudahan         pembiayaan       namun      tetap      dengan
                               regulasi dan insentif Pemerintah akan              memperhatikan tata kelola yang baik.
                               menarik minat investor untuk berinvestasi di
                               sektor infrastruktur yang akan berpengaruh         Produk Perseroan termasuk produk
                               bagi keberlangsungan sektor pembiayaan             pinjaman seperti pinjaman senior, pinjaman
                               infrastruktur di Indonesia yang menjadi            subordinasi, mezzanine dan penyertaan
                               bidang kegiatan usaha utama Perseroan. Hal         modal yang tersedia dalam mata uang
                               tersebut akan berdampak positif bagi kinerja       Rupiah (IDR) dan Dolar Amerika Serikat
                               Perseroan di masa yang akan datang.                (USD) di samping beberapa produk non-
                                                                                  pinjaman seperti penjaminan dan layanan
                                                                                  lain berbasis fee. Di samping itu, Perseroan
                                                                                  menyediakan        jasa   konsultasi    atau
                                                                                  pemberian nasihat (advisory) keuangan dan
                                                                                  transaksi proyek bagi pemerintah ataupun
                                                                                  investor lokal maupun asing dengan tujuan
                                                                                  memfasilitasi investasi sektor swasta di
                                                                                  pembangunan infrastruktur. Produk dan
                                                                                  layanan Perseroan tersebut di atas
                                                                                  diharapkan dapat menjadi solusi alternatif
                                                                                  pembiayaan di luar perbankan bagi
                                                                                  kebutuhan pembiayaan pembangunan
                                                                                  infrastruktur di Indonesia sehingga negara
                                                                                  ini dapat berkembang sesuai dengan
                                                                                  potensi yang dimiliki.

                                                                                  Dengan kemampuan memberikan produk
                                                                                  pembiayaan yang cukup beragam dengan
                                                                                  tenor yang relatif panjang, Perseroan
                                                                                  berpotensi untuk meningkatkan total
                                                                                  komitmen pembiayaan dengan membangun
                                                                                  portfolio yang lebih beragam.




                                                                          52



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 52                                                                                    01/07/26 23.30
Page 83
                                                  Faktor Eksternal                          Faktor Internal
                                                                            4. Lembaga keuangan khusus pembiayaan
                                                                               infrastruktur
                                                                               Perseroan didirikan sebagai lembaga yang
                                                                               memiliki kekhususan dalam penyediaan
                                                                               fasilitas pembiayaan       infrastruktur di
                                                                               Indonesia. Sifat kekhususan ini membuat
                                                                               Perseroan lebih unggul dari lembaga
                                                                               keuangan lainnya untuk pembiayaan
                                                                               infrastruktur (termasuk infrastruktur sosial,
                                                                               infrastruktur distribusi pangan termasuk
                                                                               pergudangan dan infrastruktur pengelolaan
                                                                               kawasan industri). Perseroan juga dapat
                                                                               bekerja sama dan berkolaborasi dengan
                                                                               lembaga bank maupun non-bank swasta
                                                                               yang juga memiliki kegiatan usaha di bidang
                                                                               pembiayaan, khususnya yang dapat
                                                                               memberikan fasilitas pembiayaan di bidang
                                                                               infrastruktur.

                      Perseroan terus berupaya untuk memaksimalkan keunggulan bersaing yang dimiliki, antara lain
                      penerapan prinsip-prinsip sosial dan lingkungan dalam setiap proyek yang dibiayai, pemberian jasa
                      advisory di bidang lingkungan, sosial dan tata kelola, penerbitan Sustainability Bond serta pendanaan
                      dari institusi multilateral maupun perbankan di mana dana yang didapat akan digunakan untuk
                      membiayai proyek-proyek infrastruktur yang bekelanjutan. Perseroan juga masuk sebagai salah satu
                      lembaga keuangan yang ditunjuk oleh Bank Indonesia terkait pembiayaan inklusif. Oleh karena itu,
                      pembiayaan yang diberikan oleh perbankan dan disalurkan oleh Perseroan bisa dimasukan ke dalam
                      perhitungan Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM). Hal ini mendukung Perseroan dalam
                      perolehan dana dari industri perbankan.

                      Perseroan juga menerapkan strategi pricing yang kompetitif sesuai dengan profil risiko pembiayaan
                      dan tenor pembiayaan yang fleksibel sesuai dengan karakter sektor infrastrukturnya, ragam produk
                      yang bervariasi (dari pinjaman senior hingga penyertaan modal), pelayanan dan kompetensi yang
                      berkualitas, dan lain-lain.

                      Dalam rangka untuk mendapatkan pendanaan dengan harga yang menarik, Perseroan memiliki
                      kemampuan untuk mencari sumber-sumber pendanaan murah yang dapat menurunkan tingkat biaya
                      dana secara keseluruhan. Saat ini Perseroan telah berhasil mendapatkan pinjaman komersial dari
                      bank-bank dan lembaga keuangan dengan tingkat bunga yang kompetitif.

                      Selain itu, Perseroan selalu berusaha mengembangkan aset portfolio pembiayaannya dengan
                      memberikan pendanaan kepada proyek-proyek infrastruktur yang layak secara komersial. Untuk
                      mencari proyek-proyek yang layak dibiayai, Perseroan menggunakan jaringan-jaringan sebagai berikut:
                      -     Penetrasi kepada pelaku infrastruktur, di mana Perseroan mengidentifikasi proyek-proyek
                            infrastruktur yang layak untuk didukung dengan cara membangun jaringan dengan para pelaku
                            di industri infrastruktur;
                      -     Kerjasama dengan jaringan perbankan lokal maupun asing, di mana Perseroan bekerjasama
                            dengan bank-bank komersial maupun kreditur-kreditur non-bank untuk melakukan penjajakan
                            pembiayaan kepada proyek-proyek infrastruktur yang layak dibiayai maupun kerja sama dengan
                            jaringan asosiasi infrastruktur dan lembaga pemerintahan (seperti PII, KPPIP, dll); dan
                      -     Agen pembangunan, di mana Perseroan melakukan dialog secara aktif dengan para agen
                            pembangunan (termasuk dengan para pemegang saham Perseroan) untuk mengetahui
                            perkembangan proyek-proyek infrastruktur yang diperkirakan akan mulai dibangun.




                                                                       53



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 53                                                                                01/07/26 23.30
Page 84
                      Dari aspek persaingan usaha, Perseroan menetapkan kebijakan internal yang mengatur pembatasan
                      nilai komitmen terhadap suatu proyek atau portofolio untuk memonitor dan memitigasi risiko
                      konsentrasi, maka pada dasarnya Perseroan tidak bersaing melainkan justru bersinergi dengan
                      lembaga keuangan lain termasuk menyediakan jasa yang tidak dapat diberikan oleh Lembaga
                      keuangan lainnya. Salah satu sinergi yang telah dilakukan Perseroan adalah penyediaan produk non-
                      cash loan seperti Letter of Credit, SBLC, Garansi Bank (lokal maupun internasional) kepada proyek-
                      proyek infrastruktur yang dibiayai oleh Perseroan. Hal ini menunjukan komitmen Perseroan untuk
                      meningkatkan partisipasi lembaga keuangan lain dalam pengembangan infrastruktur di Indonesia.
                      Pada umumnya, gabungan lembaga keuangan lain terdiri dari perbankan baik nasional maupun asing
                      untuk pinjaman senior dan pinjaman subordinasi, maupun private equity untuk mezzanine dan equity.

                      Hal-hal lain yang dapat mempengaruhi pendapatan Perseroan dalam menjalankan kegiatan usahanya,
                      adalah sebagai berikut:
                      a.    Perubahan tingkat suku bunga pinjaman;
                      b.    Perubahan nilai tukar mata uang asing; dan
                      c.    Perubahan nilai wajar dari investasi saham dan efek-efek.

                      Dalam hal peningkatan kinerjanya, maka Perseroan memiliki strategi dan langkah-langkah sebagai
                      berikut:
                      a.    Meningkatkan komitmen pembiayaan dengan membangun kerjasama dengan lembaga
                            keuangan domestik dan internasional, untuk mengambil bagian pembiayaan dalam sindikasi
                            pembiayaan infrastruktur;
                      b.    Melakukan diversifikasi produk dengan membangun portfolio dalam pembiayaan yang bersifat
                            senior maupun junior, seperti pinjaman subordinasi, mezzanine, maupun melakukan penyertaan
                            modal untuk dapat mencapai yield yang lebih tinggi;
                      c.    Mengidentifikasi dan merancang skema pembiayaan yang dibutuhkan oleh proyek infrastruktur,
                            sehingga pemilik proyek memperoleh skema pembiayaan yang lebih efisien;
                      d.    Mencari sumber-sumber pendanaan murah yang dapat menurunkan tingkat biaya dana secara
                            keseluruhan di mana Perseroan telah berhasil mendapatkan pinjaman komersial dari bank-bank
                            dan lembaga keuangan dengan tingkat bunga yang kompetitif;
                      e.    Efisiensi dan optimalisasi biaya operasional; dan
                      f.    Menerapkan strategi yang tetap prudent untuk menjaga tidak ada Non-Performing Loan (NPL)
                            dan kualitas aset produktif Perseroan yang tetap berada pada kualitas yang sehat.

                      C.        PERUBAHAN KEBIJAKAN AKUNTANSI DALAM 2 (DUA) TAHUN TERAKHIR
                      Tidak terdapat perubahan kebijakan akuntansi yang memiliki dampak material terhadap laporan
                      keuangan Perseroan dalam jangka waktu 2 (dua) tahun buku terakhir.

                      Ikhtisar penerapan standar akuntansi keuangan baru dan revisi yang relevan untuk Perseroan selama
                      2 (dua) tahun terakhir yaitu sebagai berikut:

                      -         Efektif 1 Januari 2025, Perseroan menerapkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan
                                (“PSAK”) revisi yang relevan untuk Perseroan yaitu amandemen PSAK No. 221 tentang
                                “Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing”.

                                Penerapan dari standar revisi tersebut tidak menimbulkan perubahan substansial terhadap
                                kebijakan akuntansi Perseroan dan tidak berdampak material terhadap jumlah yang dilaporkan
                                pada periode berjalan atau periode sebelumnya.

                      -         Efektif 1 Januari 2024, Perseroan menerapkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK)
                                revisi yang relevan untuk Perseroan yaitu amandemen PSAK No. 116, “Liabilitas sewa pada
                                transaksi jual dan sewa balik”.




                                                                         54



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 54                                                                              01/07/26 23.30
Page 85
                                Penerapan dari standar revisi tersebut tidak menimbulkan perubahan substansial terhadap
                                kebijakan akuntansi Perusahaan dan tidak berdampak material terhadap jumlah yang dilaporkan
                                pada periode berjalan atau periode sebelumnya.

                      D.        ANALISIS LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
                      1.        Pendapatan Usaha
                                                                                                   (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                            31 Desember
                      Keterangan
                                                                                       2025                2024
                      PENDAPATAN USAHA
                      Pendapatan bunga                                                     1.258.986             1.182.082
                      Pendapatan provisi dan komisi
                        dan lainnya                                                           48.088               146.545
                      Keuntungan yang direalisasi
                        dari penjualan efek-efek                                              42.342                14.993
                      Pendapatan jasa advisory                                                10.888                32.048
                      Total Pendapatan Usaha                                               1.360.304             1.375.668

                      Pendapatan Bunga
                      Pendapatan bunga merupakan pendapatan yang diterima oleh Perseroan sehubungan dengan bunga
                      pinjaman pembiayaan infrastruktur yang diberikan, bunga efek-efek, bunga giro, bunga deposito
                      berjangka, dan bunga transaksi derivatif.

                      Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir
                      pada tanggal 31 Desember 2024
                      Pendapatan bunga Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 tercatat
                      sebesar Rp1.258.986 juta, meningkat sebesar Rp76.904 juta atau 6,51% dibandingkan dengan tahun
                      yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp1.182.082 juta. Peningkatan ini terutama
                      didorong oleh optimalisasi pendapatan bunga dari aktivitas treasury sepanjang tahun berjalan, seiring
                      dengan penempatan dana pada instrumen yang menghasilkan imbal hasil yang tinggi.

                      Pendapatan Provisi dan Komisi dan Pendapatan Lainnya
                      Pendapatan provisi dan komisi dan pendapatan lainnya terdiri dari perdapatan provisi dan komisi,
                      keuntungan yang direalisasi dari penjualan pinjaman diberikan serta pinalti pelunasan pinjaman
                      diberikan. Pendapatan provisi dan komisi merupakan pendapatan yang berkaitan dengan pinjaman
                      diberikan, diakui ketika jasa-jasa telah diberikan sesuai dengan kontrak perjanjian seperti jasa
                      mandatory lead arranger, sindikasi, jasa perancangan model pembiayaan, pendapatan komitmen atas
                      fasilitas yang belum dicairkan, dan premi atas garansi kredit yang diberikan.

                      Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir
                      pada tanggal 31 Desember 2024
                      Pendapatan provisi dan komisi dan lainnya untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025
                      tercatat mencapai Rp48.088 juta, menurun sebesar Rp98.457 juta atau 67,19% dibandingkan dengan
                      tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp146.545 juta. Penurunan ini terutama
                      disebabkan oleh adanya keuntungan dari pembelian kembali surat utang yang diterbitkan pada tahun
                      2024 sebesar Rp66.527 juta, yang tidak terjadi pada tahun 2025, sehingga pendapatan provisi, komisi,
                      dan lainnya pada tahun 2025 menjadi lebih rendah.




                                                                         55



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 55                                                                               01/07/26 23.30
Page 86
                      Pendapatan Jasa Advisory
                      Pendapatan jasa advisory merupakan pendapatan yang berkaitan dengan jasa konsultasi, khususnya
                      sebagai penasihat finansial dan ESG untuk proyek-proyek infrastruktur mencakup sektor publik
                      maupun swasta.

                      Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir
                      pada tanggal 31 Desember 2024
                      Pendapatan jasa advisory Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025
                      tercatat mencapai Rp10.888 juta, menurun sebesar Rp21.160 juta atau 66,03% dibandingkan dengan
                      tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp32.048 juta. Penurunan ini
                      disebabkan oleh perlambatan dalam perolehan advisory deal yang dipengaruhi oleh perubahan
                      prioritas pemerintah sehingga mengurangi pipeline proyek di sektor publik, meningkatnya persaingan
                      dalam proses pengadaan, serta sikap wait-and-see dari sektor swasta terhadap realisasi investasi di
                      tengah dinamika kondisi bisnis dan industri saat ini.

                      2.        Beban Usaha
                                                                                                  (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                           31 Desember
                      Keterangan
                                                                                      2025                2024
                      BEBAN USAHA
                      Beban bunga                                                         (715.866)              (787.728)
                      Beban umum dan administrasi                                         (300.220)              (275.737)
                      Beban cadangan
                        kerugian penurunan nilai                                            (87.574)              (98.040)
                      Beban transaksi derivatif - neto                                       (7.133)              (22.731)
                      Total Beban Usaha                                                  (1.110.793)           (1.184.236)

                      Beban Bunga
                      Beban bunga Perseroan terdiri dari pinjaman diterima dan pinjaman subordinasi, derivatif, surat utang
                      yang diterbitkan serta beban bunga dari utang sewa atas aset hak guna.

                      Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir
                      pada tanggal 31 Desember 2024
                      Beban bunga Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 tercatat mencapai
                      Rp715.866 juta, menurun sebesar Rp71.862 juta atau 9,12% dibandingkan dengan tahun yang berakhir
                      pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp787.728 juta. Penurunan beban bunga ini merupakan hasil
                      dari optimalisasi Perseroan dalam menurunkan cost of fund melalui pengelolaan struktur pendanaan
                      yang lebih efisien.

                      Beban Umum and Administrasi
                      Beban umum dan administrasi Perseroan terutama terdiri dari gaji dan tunjangan, penyusutan dan
                      amortisasi, imbalan kerja, sewa dan lain-lainnya.

                      Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir
                      pada tanggal 31 Desember 2024
                      Beban umum dan administrasi Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025
                      tercatat mencapai Rp300.220 juta, meningkat sebesar Rp24.483 juta atau 8,88% dibandingkan dengan
                      tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp275.737 juta. Peningkatan ini
                      terutama disebabkan oleh kenaikan beban gaji dan tunjangan sebesar Rp26.608 juta atau setara
                      dengan 15,48% sejalan dengan penguatan kapasitas organisasi. Sementara itu, beban selain gaji dan
                      tunjangan mengalami penurunan sekitar 2,9% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.




                                                                       56



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 56                                                                               01/07/26 23.30
Page 87
                      Beban Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
                      Beban cadangan kerugian penurunan nilai berasal dari pinjaman diberikan, efek-efek, kas dan setara
                      kas dan piutang lain-lain.

                      Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir
                      pada tanggal 31 Desember 2024
                      Beban cadangan kerugian penurunan nilai Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
                      31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp87.574 juta, menurun sebesar Rp10.466 juta atau 10,68%
                      dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp98.040 juta,
                      yang dipengaruhi dari adanya perbaikan kualitas aset beberapa debitur.

                      Beban Transaksi Derivatif – neto
                      Beban transaksi derivatif - neto merupakan beban yang dicatat Perseroan sehubungan dengan
                      aktivitas hedging seperti FX Swap yang dilakukan Perseroan dengan beberapa bank nasional, dalam
                      memitigasi dampak dari fluktuasi kurs mata uang asing.

                      Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir
                      pada tanggal 31 Desember 2024
                      Beban transaksi derivatif - neto Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025
                      adalah sebesar Rp7.133 juta, menurun sebesar Rp15.598 juta atau 68,62% dibandingkan dengan
                      tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp22.731 juta. Penurunan ini terutama
                      disebabkan oleh menurunnya volatilitas nilai tukar dan suku bunga serta peningkatan efektivitas
                      strategi lindung nilai Perseroan.

                      3.        Laba Bersih Tahun Berjalan
                      Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir
                      pada tanggal 31 Desember 2024
                      Total laba bersih tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025
                      adalah sebesar Rp185.286 juta, meningkat sebesar Rp62.776 juta atau 51,24% dibandingkan dengan
                      tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp122.510 juta. Peningkatan tersebut
                      terutama dikontribusikan dari peningkatan pendapatan bunga yang tumbuh 6,51% dibandingkan
                      dengan tahun sebelumnya. Kinerja tersebut juga ditopang oleh penguatan efisiensi biaya yang semakin
                      solid, khususnya melalui penurunan beban bunga sebesar 9,12%.

                      4.        Penghasilan Komprehensif Lain
                                                                                                (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                         31 Desember
                      Keterangan
                                                                                    2025                2024
                      PENGHASILAN/(KERUGIAN)
                      KOMPREHENSIF LAIN:
                      Pos-pos yang akan direklasifikasi
                       ke laba rugi:
                      Kenaikan/(penurunan) nilai wajar efek-efek
                       yang diklasifikasikan pada
                       nilai wajar melalui penghasilan
                       komprehensif lain                                                    13.311                (8.412)
                      Perubahan neto atas cadangan
                       kerugian penurunan nilai
                       efek-efek yang diklasifikasikan
                       pada nilai wajar melalui




                                                                      57



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 57                                                                             01/07/26 23.30
Page 88
                                                                                                   (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                            31 Desember
                      Keterangan
                                                                                       2025                2024
                        penghasilan komprehensif lain                                       16.461               (3.890)
                      Pajak penghasilan terkait pos-pos
                        yang akan direklasifikasi ke
                        laba rugi                                                                (792)                    183
                      Pos-pos yang tidak akan
                        direklasifikasi ke laba rugi:
                      Keuntungan/(kerugian) aktuarial                                             312                   (223)
                      Perubahan nilai wajar investasi
                        saham yang diklasifikasikan
                        pada nilai wajar melalui
                        penghasilan komprehensif lain                                                -               (43.538)
                      Pajak penghasilan terkait pos-pos
                        yang tidak akan direklasifikasi
                        ke laba rugi                                                              (69)                  9.627
                      Total laba/(rugi) komprehensif lain                                      29.223                (46.253)
                      TOTAL LABA KOMPREHENSIF                                                 214.509                  76.257

                      Penghasilan/(kerugian) komprehensif lain Perseroan terdiri dari pos-pos yang akan direklasifikasi ke
                      laba rugi yang terutama terdiri dari kenaikan/(penurunan) nilai wajar efek-efek yang diklasifikasikan
                      pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain dan perubahan neto atas cadangan kerugian
                      peneurunan nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain, dan pos-pos yang tidak akan
                      direklasifikasi ke laba rugi yang terutama terdiri dari perubahan nilai wajar yang diklasifikasikan pada
                      nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain serta keuntungan/(kerugian) aktuarial.

                      Penghasilan/(Kerugian) Komprehensif Lain
                      Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir
                      pada tanggal 31 Desember 2024
                      Laba komprehensif lain Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 adalah
                      sebesar Rp29.223 juta, meningkat sebesar Rp75.476 juta atau 163,18% dibandingkan dengan tahun
                      yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 yang berupa rugi komprehensif lain sebesar Rp46.253
                      juta. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh kenaikan nilai wajar efek-efek yang
                      diklasifikasikan pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain sebesar Rp21.723 juta,
                      sehubungan dengan perubahan nilai wajar efek-efek yang dimiliki Perseroan.

                      Total Laba Komprehensif
                      Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir
                      pada tanggal 31 Desember 2024
                      Total laba komprehensif Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 adalah
                      sebesar Rp214.509 juta, meningkat sebesar Rp138.252 juta atau 181,30% dibandingkan dengan yang
                      berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp76.257 juta. Peningkatan tersebut terutama
                      disebabkan oleh kenaikan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp62.776 atau 51,24% dan nilai wajar
                      efek-efek yang diklasifikasikan pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain sehubungan
                      dengan perubahan nilai wajar efek-efek yang dimiliki Perseroan.




                                                                        58



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 58                                                                                  01/07/26 23.30
Page 89
                      E.        ANALISIS NERACA KEUANGAN
                      1.        Aset
                                                                                                     (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                           31 Desember
                      Keterangan
                                                                                    2025                    2024
                      ASET
                      Kas di bank -
                        setelah dikurangi cadangan
                        kerugian penurunan nilai                                         1.202.114                 553.223
                      Efek-efek - setelah
                        dikurangi cadangan
                        kerugian penurunan nilai                                         3.756.817              2.326.616
                      Tagihan derivatif                                                      2.199                    741
                      Pinjaman diberikan - setelah
                        dikurangi cadangan kerugian
                        penurunan nilai                                                10.095.741              11.256.169

                      Piutang bunga                                                         28.743                  38.544
                      Beban dibayar dimuka                                                  12.142                  11.198
                      Pajak dibayar dimuka                                                     265                   2.830
                      Aset tetap – setelah dikurangi
                        akumulasi penyusutan                                               215.054                 226.579
                      Aset pajak tangguhan                                                  25.256                  16.046
                      Beban tangguhan                                                        2.314                   5.572
                      Aset lain-lain – setelah dikurangi
                        akumulasi amortisasi dan cadangan
                        kerugian penurunan nilai                                           48.478                 217.787
                      TOTAL ASET                                                       15.389.123              14.655.305

                      Posisi tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2024
                      Total aset Perseroan untuk posisi tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp15.389.123 juta,
                      meningkat sebesar Rp733.818 juta atau 5,01% dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2024
                      sebesar Rp14.655.305 juta. Peningkatan ini terutama didorong oleh kenaikan kas dan setara kas serta
                      efek-efek, untuk memperkuat posisi likuiditas pada akhir tahun.

                      2.        Liabilitas
                                                                                                     (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                           31 Desember
                      Keterangan
                                                                                    2025                    2024
                      LIABILITAS
                        Liabilitas derivatif                                                 2.611                   1.264
                        Utang lain-lain                                                     19.966                  21.822
                      Estimasi kerugian atas komitmen
                        dan kontinjensi                                                      1.951                   4.218
                        Utang pajak                                                         51.924                  68.231
                      Beban masih harus dibayar
                      dan liabilitas lain-lain                                              77.721                  67.448
                        Pendapatan diterima dimuka                                          11.034                  20.714




                                                                      59



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 59                                                                              01/07/26 23.30
Page 90
                                                                                                     (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                           31 Desember
                      Keterangan
                                                                                    2025                    2024
                        Pinjaman diterima                                               2.905.373              3.240.879
                      Surat utang yang diterbitkan                                      3.651.018              2.611.117
                      Liabilitas imbalan kerja                                             50.897                 46.226
                      Pinjaman subordinasi                                              5.162.029              5.262.764
                      TOTAL LIABILITAS                                                 11.934.524             11.344.683

                      Posisi tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2024
                      Total liabilitas Perseroan untuk posisi tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp11.934.524 juta,
                      meningkat sebesar Rp589.841 juta atau 5,20% dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2024
                      sebesar Rp11.344.683 juta. Peningkatan ini terutama dipengaruhi oleh adanya penerbitan surat utang
                      sebesar Rp1,5 triliun pada tahun 2025 sebagai bagian dari strategi pendanaan untuk mendukung
                      struktur permodalan Perseroan.

                      3.        Ekuitas
                                                                                                     (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                           31 Desember
                      Keterangan
                                                                                    2025                    2024
                      EKUITAS
                      Modal saham - nilai nominal
                        Rp1.000.000 (nilai penuh) per saham
                        Modal dasar 5.000.000 saham
                      Modal ditempatkan dan
                        disetor penuh 2.545.000 saham                                    2.545.000              2.545.000
                        Tambahan modal disetor                                              29.800                 29.800
                      Surat berharga perpetual - neto                                      326.279                326.279
                      Kerugian komprehensif
                        lain - neto                                                        (2.408)                 (31.388)
                      Saldo laba
                      Ditentukan penggunaannya                                              66.983                 54.732
                      Belum ditentukan penggunaannya                                       488.945                386.199
                      TOTAL EKUITAS                                                      3.454.599              3.310.622

                      Posisi tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2024
                      Total ekuitas Perseroan untuk posisi tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp3.454.599 juta,
                      meningkat sebesar Rp143.977 juta atau 4,35% dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2024
                      sebesar Rp3.310.622 juta. Peningkatan ini terutama didukung oleh pertumbuhan saldo yang berasal
                      dari laba bersih Perseroan sebesar Rp185.286 juta.

                      F.        ANALISIS LAPORAN ARUS KAS
                      Arus kas masuk Perseroan yang utama diperoleh dari penerimaan kas dari pembayaran atas pinjaman
                      yang diberikan kepada nasabah, penerimaan pendapatan bunga, penjualan efek-efek, pinjaman bank
                      dan/atau penerbitan surat berharga serta penerimaan fasilitas pembiayaan bersama dengan bank.
                      Sedangkan, arus kas keluar Perseroan yang utama adalah untuk pemberian pinjaman kepada
                      nasabah, pembayaran beban bunga atas fasilitas pinjaman, pembelian efek-efek, serta pelunasan
                      fasilitas pinjaman yang diterima atau surat utang yang diterbitkan. Hal ini sejalan dengan kegiatan
                      usaha utama Perseroan yaitu dalam pembiayaan infrastruktur.




                                                                      60



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 60                                                                               01/07/26 23.30
Page 91
                      Tabel di bawah ini menampilkan data historis mengenai arus kas Perseroan untuk tanggal-tanggal yang
                      berakhir pada 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024:

                                                                                                (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                         31 Desember
                      Keterangan
                                                                                    2025                2024
                      ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
                      Penerimaan pembayaran pinjaman diberikan                           2.878.267              2.928.842
                      Penerimaan pendapatan bunga                                        1.303.180              1.040.994
                      Penerimaan pendapatan provisi
                        dan komisi dan lainnya                                              25.315                 88.315
                      Penerimaan pendapatan jasa advisory                                   28.908                 13.916
                      Penerimaan pengembalian pajak                                              -                    175
                      Pembayaran pajak final dan
                        pajak penghasilan badan                                             (91.118)             (13.137)
                      Pembayaran kepada pemasok                                           (102.427)             (249.305)
                      Pembayaran kepada karyawan                                          (163.511)             (166.139)
                      Pembayaran beban bunga                                              (705.303)             (768.915)
                      Pinjaman diberikan kepada nasabah                                 (1.734.669)           (2.468.660)
                      Arus kas neto yang diperoleh dari aktivitas operasi                 1.438.642               406.086

                      ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
                      Penjualan efek-efek                                                 2.790.935               395.677
                      Penerimaan efek-efek yang telah jatuh tempo                         1.136.503               240.637
                      Penjualan aset tetap                                                       376                    -
                      Penerimaan penjualan investasi saham                                         -              361.547
                      Perolehan aset tetap                                                   (1.558)                (898)
                      Perolehan perangkat lunak                                              (8.727)             (14.475)
                      Pembelian efek-efek                                               (5.253.218)             (749.061)
                      Arus kas neto yang (digunakan untuk)/diperoleh dari
                                                                                        (1.335.689)              233.427
                      aktivitas investasi

                      ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
                      Penerimaan pinjaman diterima                                       3.321.026              3.361.800
                      Penerimaan surat utang yang diterbitkan                            1.500.000              1.000.000
                      Penerimaan penamahan modal                                                 -                545.000
                      Penerimaan surat berharga perpetual                                        -                335.190
                      Pembayaran biaya surat berharga perpetual                                  -                 (8.745)
                      Pembayaran biaya pinjaman diterima dan surat utang
                                                                                            (2.214)               (5.000)
                      diterbitkan
                      Pembayaran utang sewa                                                 (1.215)               (1.127)
                      Pembayaran biaya surat utang yang diterbitkan                         (4.688)                     -
                      Pembayaran imbal bagi hasil perpetual                                (27.653)              (13.826)
                      Pembayaran dividen                                                   (42.879)              (31.245)
                      Pembayaran pinjaman subordinasi                                     (178.288)             (158.449)
                      Pembayaran surat utang yang diterbitkan                             (320.000)           (1.392.605)
                      Pembayaran pinjaman diterima                                      (3.700.000)           (4.420.000)
                      Arus kas neto yang diperoleh dari/(digunakan untuk)
                                                                                           544.089              (789.007)
                      aktivitas pendanaan
                      KENAIKAN/(PENURUNAN) NETO KAS DI BANK                                647.042              (149.494)
                      Pengaruh perubahan kurs mata uang asing pada kas di bank               1.850               (36.996)
                      KAS DI BANK PADA AWAL TAHUN                                          553.224                739.714
                      KAS DI BANK PADA AKHIR TAHUN                                       1.202.116                553.224




                                                                            61



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 61                                                                              01/07/26 23.30
Page 92
                      1.        Arus kas neto yang diperoleh dari aktivitas operasi
                      Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir
                      pada tanggal 31 Desember 2024
                      Pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, Perseroan memperoleh arus kas neto dari
                      aktivitas operasi sebesar Rp1.438.642 juta, meningkat sebesar Rp1.032.555 juta atau 254,27%
                      dibandingkan arus kas neto diperoleh dari aktivitas operasi pada tahun yang berakhir pada tanggal
                      31 Desember 2024 yang berjumlah sebesar Rp406.086 juta. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh
                      penurunan penyaluran pinjaman diberikan kepada nasabah yang turun sebesar Rp733.991 juta atau
                      sekitar 29,73% dibandingkan dengan tahun sebelumnya, sehingga arus kas keluar untuk pembiayaan
                      menjadi lebih rendah. Di sisi lain, penerimaan pendapatan bunga meningkat sebesar Rp262.186 juta
                      atau sekitar 25,19% terutama dari penerimaan bunga atas pelunasan dipercepat pinjaman subordinasi.

                      2.        Arus kas neto yang (digunakan untuk)/diperoleh dari aktivitas investasi
                      Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir
                      pada tanggal 31 Desember 2024
                      Pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, Perseroan menggunakan arus kas neto
                      dari aktivitas investasi sebesar Rp1.335.689 juta, menurun sebesar Rp1.569.116 juta atau 672,21%
                      dibandingkan arus kas neto diperoleh dari aktivitas investasi pada tahun yang berakhir pada tanggal
                      31 Desember 2024 yang berjumlah sebesar Rp233.427 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh
                      peningkatan pembelian efek-efek sebesar Rp4.504.157 juta atau sekitar 601,31%.

                      3.        Arus kas neto yang digunakan untuk aktivitas pendanaan
                      Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir
                      pada tanggal 31 Desember 2024
                      Pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, Perseroan membukukan arus kas neto
                      yang digunakan untuk aktivitas pendanaan sebesar Rp544.089 juta, meningkat sebesar Rp1.333.096
                      juta atau 168,96% dibandingkan arus kas neto yang digunakan untuk aktivitas pendanaan pada tahun
                      yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 yang berjumlah sebesar Rp789.007 juta. Hal ini
                      terutama disebabkan oleh penurunan pembayaran pinjaman diterima sebesar Rp720 miliar atau setara
                      16,29%. Pengelolaan struktur pendanaan juga dilakukan seiring dengan menurunnya laju penyaluran
                      fasilitas pembiayaan.

                      G.        RASIO PROFITABILITAS DAN RENTABILITAS
                      Rasio profitabilitas dan rentabilitas Perseroan menggambarkan kemampuan Perseroan memperoleh
                      keuntungan pada satu masa tertentu. Profitabilitas dan rentabilitas Perseroan diukur dengan rasio-rasio
                      marjin laba bersih, imbal hasil aset, dan imbal hasil ekuitas.
                      -     Marjin laba bersih adalah rasio dari laba bersih terhadap pendapatan usaha. Marjin laba bersih
                            Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing
                            sebesar 13,62% dan 8,91%.
                      -     Imbal hasil aset adalah rasio dari perputaran aset dalam menghasilkan laba Perseroan, yang
                            diukur dengan membandingkan antara laba bersih sebelum pajak dengan jumlah aset. Imbal
                            hasil aset Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
                            masing-masing sebesar 1,20% dan 0,84%.
                      -     Imbal hasil ekuitas adalah rasio dari laba bersih terhadap jumlah ekuitas. Imbal hasil ekuitas
                            Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing
                            sebesar 5,36% dan 3,70%.

                      H.        SEGMEN OPERASI
                      Perseroan mengelola kegiatan usahanya dan mengidentifikasi segmen yang dilaporkan berdasarkan
                      jenis produk. Laba rugi dari masing-masing segmen digunakan untuk menilai kinerja masing-masing
                      segmen. Informasi yang berkaitan dengan segmen usaha utama disajikan sebagai berikut:




                                                                        62



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 62                                                                                 01/07/26 23.30
Page 93
                                                                                                  (dalam jutaan Rupiah)
                                                                        Untuk tahun yang berakhir pada tanggal
                                                                                  31 Desember 2025
                                                                   Produk        Produk         Jasa
                                                                                                               Total
                                                                  Investasi      Tresuri      Advisory
                      Pendapatan bunga                              1.130.410      128.576             -      1.258.986
                      Pendapatan provisi dan komisi
                        dan pendapatan lainnya                        47.626               -              -          47.626
                      Pendapatan jasa advisory                             -               -         10.888          10.888
                      Keuntungan       yang    direalisasi dari       15.543          26.799              -          42.342
                      penjualan
                        efek-efek
                      Beban bunga                                  (632.844)        (83.022)              -       (715.866)
                      Beban umum dan administrasi                   (41.494)         (4.069)        (9.712)        (55.275)
                      Beban cadangan kerugian penurunan             (65.710)        (16.462)        (5.402)        (87.574)
                      nilai
                      Beban transaksi derivatif - neto                (6.404)         (729)               -         (7.133)
                      Beban yang tidak dapat dialokasi - neto               -             -               -      (241.128)
                      Laba sebelum beban pajak                       447.127         51.093         (4.226)        252.866
                      Aset yang dapat dialokasikan                10.523.161      3.382.490           4.987     13.910.638
                      Liabilitas yang dapat dialokasikan                    -    11.721.031               -     11.721.031

                                                                                                  (dalam jutaan Rupiah)
                                                                        Untuk tahun yang berakhir pada tanggal
                                                                                  31 Desember 2024
                                                                   Produk        Produk        Jasa
                                                                                                               Total
                                                                  Investasi      Tresuri     Advisory
                      Pendapatan bunga                              1.081.522      100.560             -      1.182.082
                      Pendapatan provisi dan komisi
                        dan pendapatan lainnya                        80.018          66.527              -        146.545
                      Pendapatan jasa advisory                             -               -         32.048         32.048
                      Keuntungan       yang    direalisasi dari
                      penjualan                                       13.900           1.093               -         14.993
                        efek-efek
                      Beban bunga                                   (712.163)       (75.565)              -       (787.728)
                      Beban umum dan administrasi                    (48.890)        (6.221)       (15.817)        (70.928)
                      (Beban)/pembalikan cadangan kerugian          (101.495)          3.900          (445)        (98.040)
                      penurunan nilai
                      Beban transaksi derivatif - neto               (20.797)        (1.934)              -        (22.731)
                      Beban yang tidak dapat dialokasi - neto               -              -              -      (189.494)
                      Laba sebelum beban pajak                       292.095         88.360          15.786        206.747
                      Aset yang dapat dialokasikan                12.127.029      1.664.080          28.482     13.819.591
                      Liabilitas yang dapat dialokasikan                    -    11.116.024               -     11.116.024

                      Pendapatan usaha Perseroan terdiri dari pendapatan bunga, pendapatan provisi, komisi dan lainnya,
                      pendapatan jasa advisory dan keuntungan yang direalisasi dari penjualan efek-efek. Sedangkan beban
                      usaha Perseroan terutama terdiri dari cost of fund (beban bunga dan beban transaksi derivatif - neto),
                      beban umum dan administrasi, dan beban cadangan kerugian penurunan nilai. Terdapat 3 jenis produk
                      utama Perseroan yaitu produk investasi, produk tresuri dan jasa advisory.




                                                                       63



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 63                                                                                01/07/26 23.30
Page 94
                      Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir
                      pada tanggal 31 Desember 2024
                      Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, laba sebelum beban pajak Perseroan
                      adalah sebesar Rp252.866 juta, yang dikontribusikan oleh produk investasi sebesar Rp447.127 juta,
                      produk tresuri sebesar Rp51.093 juta, yang diimbangi dengan rugi jasa advisory sebesar Rp4.226 juta.
                      Sementara itu, komposisi pada tahun sebelumnya berupa kontribusi laba produk investasi adalah
                      sebesar Rp292.095 juta, produk tresuri sebesar Rp88.360 juta, dan jasa advisory sebesar Rp15.786
                      juta.

                      Produk Investasi
                      Pendapatan usaha dari produk investasi dengan total sebesar Rp1.193.579 juta (setara 87,77% dari
                      jumlah pendapatan usaha Perseroan secara keseluruhan) terdiri dari pendapatan bunga sebesar
                      Rp1.130.410 juta, pendapatan provisi dan komisi dan pendapatan lainnya sebesar Rp47.626 juta, dan
                      keuntungan yang direalisasi dari penjualan efek-efek sebesar Rp15.543 juta. Dibandingkan dengan
                      tahun sebelumnya, pendapatan produk investasi meningkat sebesar Rp18.139 juta, atau setara
                      dengan 1,54%, dari Rp1.175.440 juta pada 31 Desember 2024 menjadi Rp1.193.579 juta pada
                      31 Desember 2025. Peningkatan tersebut terutama disebabkanya adanya penerimaan pendapatan
                      bunga yang dipercepat dari debitur atas pinjaman diberikan. Direktorat Investasi berhasil memperoleh
                      4 (empat) deal baru sampai dengan 31 Desember 2025 dengan total komitmen investasi mencapai
                      Rp799 miliar sehingga total gross cumulative commitment mencapai Rp43,82 triliun, dengan net
                      investment commitment menjadi sebesar Rp12,82 triliun. 3 (tiga) sektor pembiayaan terbesar
                      Perseroan berdasarkan komitmen pembiayaan yang diberikan mewakili 51,26% dari portofolio
                      pembiayaan Perseroan. Dari sisi komitmen pembiayaan yang diberikan, 2 (dua) sektor terbesar
                      Perseroan yang menerima pembiayaan per 31 Desember 2025 adalah dari sektor telekomunikasi dan
                      ketenagalistrikan, yang masing-masing berkontribusi sebesar 19,11% dan 18,42% dari total portfolio
                      pembiayaan Perseroan.

                      Produk Treasuri
                      Pendapatan usaha dari produk tresuri dengan total sebesar Rp155.375 juta (setara 11,43% dari jumlah
                      pendapatan usaha Perseroan secara keseluruhan) terdiri dari pendapatan bunga sebesar Rp128.576
                      juta, dan keuntungan yang direalisasi dari penjualan efek-efek sebesar Rp26.799 juta. Dibandingkan
                      dengan tahun sebelumnya, pendapatan produk tresuri mengalami penurunan sebesar Rp12.805 juta
                      atau 7,61%, dari Rp168.180 juta pada 31 Desember 2024 menjadi Rp155.375 juta pada 31 Desember
                      2025. Penurunan ini terutama disebabkan oleh adanya keuntungan dari pembelian kembali surat utang
                      yang diterbitkan pada tahun 2024 sebesar Rp66.527 juta, yang tidak terjadi pada tahun 2025, sehingga
                      pendapatan provisi, komisi, dan lainnya pada tahun 2025 menjadi lebih rendah.

                      Produk Jasa Advisory
                      Pendapatan usaha dari produk jasa advisory dengan total sebesar Rp10.888 juta (setara dengan 0,80%
                      dari jumlah pendapatan usaha Perseroan secara keseluruhan) menurun sebesar Rp21.160 juta, atau
                      setara dengan 66,03%, dari Rp32.048 juta pada 31 Desember 2024. Hal ini terutama disebabkan oleh
                      berkurangnya jumlah advisory deal yang dipengaruhi oleh perubahan prioritas pemerintah,
                      meningkatnya persaingan dalam proses pengadaan, serta sikap kehati-hatian di sektor swasta di
                      tengah dinamika kondisi bisnis dan industri saat ini.

                      I.        PROFIL PINJAMAN KEUANGAN DAN JATUH TEMPO
                                                                                                                               (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                         31 Desember 2025
                                                       0-3       >3-6       >6-12         >1-3         >3-5       >5-10        >10
                                                                                                                                            Total
                                                      bulan     bulan       bulan        tahun        tahun       tahun       tahun
                      Liabilitas Keuangan
                      Liabilitas derivatif              2.611        -            -             -             -           -           -       2.611
                      Utang lain-lain                  18.980      471          504            11             -           -           -      19.966
                      Beban masih harus dibayar dan
                                                       77.721           -           -            -            -           -           -      77.721
                      liabilitas lain-lain
                      Pinjaman diterima               330.498           -           -    1.245.279    914.604      331.992     83.000     2.905.373




                                                                                    64



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 64                                                                                                        01/07/26 23.30
Page 95
                                                                                                                                   (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                            31 Desember 2025
                                                        0-3        >3-6       >6-12         >1-3          >3-5         >5-10       >10
                                                                                                                                                Total
                                                       bulan      bulan       bulan        tahun         tahun        tahun       tahun
                      Surat utang yang diterbitkan    1.044.022         -      742.786       966.131       75.324       822.755         -      3.651.018
                      Pinjaman subordinasi              148.162    50.337       96.866     1.195.177      498.603     2.466.993   705.891      5.162.029
                      Total Liabilitas Keuangan       1.621.994    50.808      840.156     3.406.598    1.488.531     3.621.740   788.891     11.818.718

                                                                                           31 Desember 2024
                                                       0-3         >3-6                     >1-3         >3-5                      >10
                                                                            >6-12 bulan                             >5-10 tahun                 Total
                                                      bulan       bulan                    tahun        tahun                     tahun
                      Liabilitas Keuangan
                      Liabilitas derivatif               1.264         -             -            -             -             -           -       1.264
                      Utang lain-lain                   19.587       409           726        1.100             -             -           -      21.822
                      Beban masih harus dibayar dan
                                                        67.297        76            75             -            -             -           -      67.448
                      liabilitas lain-lain
                      Pinjaman diterima                205.142     98.674       899.634    1.499.940      268.737       215.002    53.750      3.240.879
                      Surat utang yang diterbitkan     183.887          -       319.147    1.465.926       93.667       548.490         -      2.611.117
                      Pinjaman subordinasi             148.615     45.714        86.679    1.150.252      446.319     2.679.294   705.891      5.262.764
                      Total Liabilitas Keuangan        625.792    144.873     1.306.261    4.117.218      808.723     3.442.786   759.641     11.205.294


                      Pada tanggal 31 Desember 2025, Perseroan memiliki pinjaman diterima dan pinjaman subordinasi
                      dalam mata uang asing masing-masing sebesar USD49.457.929 dan USD126.386.219.

                      J.        LIKUIDITAS
                      Likuiditas menunjukkan kemampuan Perseroan dalam mendapatkan sumber pendanaan dengan
                      bunga yang menarik dan memenuhi kewajiban yang jatuh tempo dari sumber pendanaan arus kas
                      dan/atau dari aset likuid berkualitas tinggi tanpa menganggu aktivitas dan kondisi keuangan Perseroan.
                      Sumber likuiditas internal Perseroan terutama berasal dari kas dan cadangan dalam bentuk instrumen
                      yang diterbitkan oleh Bank Indonesia. Sedangkan sumber eksternal Perseroan berasal dari pinjaman
                      yang diterima dari bank dan lembaga keuangan lainnya dan surat utang yang telah diterbitkan.

                      Perseroan tidak memiliki kecenderungan yang diketahui, permintaan, perikatan atau komitmen,
                      kejadian dan/atau ketidakpastian yang mungkin mengakibatkan terjadinya peningkatan atau
                      penurunan yang material terhadap likuiditas Perseroan. Perseroan mengelola likuiditas dengan
                      menjaga kecukupan dana simpanan, memperoleh fasilitas pinjaman dan dengan terus-menerus
                      memonitor arus kas perkiraan dan arus kas aktual serta mencocokkan profil jatuh tempo aset dan
                      liabilitas keuangan. Perseroan juga melakukan monitoring secara berkala posisi likuiditas terhadap limit
                      maksimal. Untuk mengelola likuiditas jangka pendek, Perseroan memelihara kecukupan dana untuk
                      membiayai kebutuhan modal kerja yang berkelangsungan. Sumber likuiditas material yang belum
                      digunakan berasal dari pinjaman yang diterima dari bank dan lembaga keuangan lainnya.

                      Perseroan menyatakan memiliki kecukupan modal kerja untuk mendukung kegiatan pembiayaan dan
                      kegiatan operasional Perseroan. Apabila di kemudian hari Perseroan menilai bahwa dibutuhkan modal
                      kerja tambahan, Perseroan memiliki fleksibilitas untuk memperoleh tambahan pendanaan, baik melalui
                      fasilitas pinjaman dari perbankan, lembaga keuangan lainnya, pihak ketiga dan/atau pemegang saham
                      maupun melalui pendanaan dari pasar modal. Selain itu, setelah Pernyataan Pendaftaran menjadi
                      Efektif, Perseroan juga memiliki opsi untuk melanjutkan penerbitan obligasi atau surat berharga
                      perpetual tahap selanjutnya.

                      K.        BELANJA MODAL
                      Belanja modal untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 untuk tahun yang
                      berturut-turut adalah sebesar sebesar Rp10.285 juta dan Rp15.373 juta.

                      Belanja modal Perseroan menggunakan sumber pendanaan dari kas internal Perseroan dalam mata
                      uang Rupiah guna mendukung kegiatan operasional Perseroan sehari-hari. Pembelian belanja modal
                      ini dapat dikelola oleh manajemen Persoan sehingga tidak berdampak signifikan terhadap kinerja
                      Perseroan.     Pembelanjaan     modal    terdiri  dari   biaya-biaya   yang dikeluarkan  untuk
                      pembelian/penambahan aset tetap termasuk aset hak guna dan aset tak berwujud berupa gedung
                      kantor, peralatan dan perabotan kantor serta perangkat lunak komputer.




                                                                                      65



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 65                                                                                                            01/07/26 23.30
Page 96
                      Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan tidak memiliki ikatan ataupun pihak ketiga yang
                      belum terselesaikan untuk pembelian belanja modal dan ataupun belanja modal yang belum terealisasi.

                      L.        RISIKO FLUKTUASI KURS MATA UANG DAN SUKU BUNGA ACUAN PINJAMAN SERTA
                                INFLASI
                      Perseroan terekspos risiko nilai tukar mata uang asing (foreign exchange risk) baik yang bersumber
                      dari sisi aset maupun liabilitias. Dari sisi aset, penempatan dana yang berdenominasi mata uang asing
                      berpotensi mengalami penurunan nilai dalam ekuivalen rupiah apabila nilai tukar rupiah menguat
                      terhadap mata uang asing dari aset tersebut. Sebaliknya, dari sisi liabilitas, pendanaan yang
                      berdenominasi mata uang asing berpotensi mengalami peningkatan nilai dalam ekuivalen rupiah
                      apabila nilai tukar rupiah melemah terhadap mata uang asing dari liabilitas tersebut. Dalam mengelola
                      risiko nilai tukar, Perseroan menjaga selisih posisi aset dan liabilitas dalam mata uang asing (dikenal
                      dengan istilah Posisi Devisa Neto atau PDN) guna meminimalisir dampak dari fluktuasi nilai tukar.
                      Perseroan juga melakukan monitoring berkala terhadap PDN untuk memastikan eksposur risiko nilai
                      tukar tidak melebihi batas yang ditetapkan baik oleh Perseroan maupun regulator.

                      Perseroan juga terekspos risiko perubahan tingkat suku bunga (interest rate risk) baik yang bersumber
                      dari sisi aset maupun liabilitias. Imbal hasil dari aset-aset dengan suku bunga mengambang (floating
                      rate assets) akan mengalami penurunan apabila tingkat suku bunga acuan menurun. Begitu pula
                      sebaliknya, biaya atau cost dari liabilitas-liabilitas dengan suku bunga mengambang (floating rate
                      liabilities) akan mengalami peningkatan apabila tingkat suku bunga acuan meningkat. Khusus untuk
                      aset berupa surat berharga yang dapat diperdagangkan (marketable securities), nilai dari surat
                      berharga berbanding terbalik dengan pergerakan suku bunga. Peningkatan suku bunga dapat
                      mengakibatkan nilai surat berharga menurun, begitu pula sebaliknya. Dalam mengelola risiko suku
                      bunga, Perseroan menjaga komposisi aset dan liabilitas berdasarkan jenis suku bunganya (tetap atau
                      mengambang) guna meminimalisir dampak dari fluktuasi tingkat suku bunga. Untuk portofolio surat
                      berharga, Perseroan secara aktif menjaga tingkat sensitivitas nilai surat berharga terhadap pergerakan
                      suku bunga.

                      Tabel di bawah ini menyajikan rincian liabilitas moneter Perseroan dalam mata uang asing pada tanggal
                      31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024:

                                                                                         31 Desember 2025
                      Keterangan                                             Mata Uang Asal (jumlah Ekuivalen Rupiah
                                                                                    penuh)           (dalam Rp juta)
                      Dolar Amerika Serikat
                       Liabilitas derivatif                                                  17.476                       293
                        Utang lain-lain                                                     143.221                     2.404
                        Beban masih harus dibayar
                          dan liabilitas lain-lain                                           58.106                      975
                        Pinjaman diterima                                                50.129.074                  841.266
                        Pinjaman subordinasi                                            127.911.566                2.147.954
                       Surat utang yang diterbitkan                                      60.894.953                1.021.939
                      Total liabilitas moneter                                          239.154.396                4.014.831

                                                                                         31 Desember 2024
                      Keterangan                                             Mata Uang Asal (jumlah Ekuivalen Rupiah
                                                                                    penuh)           (dalam Rp juta)
                      Dolar Amerika Serikat
                       Liabilitas derivatif                                                  31.079                       502
                       Utang lain-lain                                                      128.770                     2.081




                                                                        66



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 66                                                                                 01/07/26 23.30
Page 97
                                                                                         31 Desember 2024
                      Keterangan                                             Mata Uang Asal (jumlah Ekuivalen Rupiah
                                                                                    penuh)           (dalam Rp juta)
                        Beban masih harus dibayar
                          dan liabilitas lain-lain                                          77.137                   1.247
                        Pinjaman diterima                                               33.776.537                 545.896
                        Pinjaman subordinasi                                           139.122.220               2.248.493
                       Surat utang yang diterbitkan                                     60.647.122                 980.179
                      Total liabilitas moneter                                         233.782.865               3.778.398

                      Kurs yang digunakan Perseroan untuk menjabarkan aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing
                      adalah kurs tengah Bank Indonesia dengan dengan nilai tukar untuk 1 Dolar AS pada tanggal
                      31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024 adalah masing-masing Rp16.782 dan Rp16.162.

                      M.        DAMPAK PERUBAHAN HARGA TERHADAP PENJUALAN DAN PENDAPATAN BERSIH
                                PERSEROAN
                      Sebagai lembaga pembiayaan infrastruktur, Perseroan tidak terpengaruh secara langsung oleh
                      perubahan harga jual barang, melainkan lebih dipengaruhi oleh perubahan tingkat suku bunga yang
                      berdampak pada pendapatan bunga, beban bunga, serta margin operasional. Selama dua tahun
                      terakhir, dinamika tingkat suku bunga yang dipengaruhi oleh kondisi ekonomi makro, inflasi, dan
                      kebijakan moneter turut memengaruhi pola penyaluran pembiayaan, struktur pendanaan, serta laba
                      operasi dan laba bersih Perseroan. Adapun dampak inflasi dan perubahan kurs valuta asing terhadap
                      kinerja Perseroan relatif tidak material, mengingat eksposur Perseroan terhadap mata uang asing
                      terbatas dan sebagian besar aset serta kewajiban didenominasikan dalam Rupiah. Dengan demikian,
                      kinerja keuangan Perseroan lebih dipengaruhi oleh faktor domestik, khususnya kondisi pasar
                      pembiayaan dan kebijakan suku bunga, yang terus dimonitor dan dikelola secara prudent oleh
                      manajemen Perseroan.

                      N.        KEBIJAKAN PEMERINTAH YANG BERDAMPAK PADA KEGIATAN USAHA PERSEROAN
                      Sebagai tindak lanjut diterbitkan UUP2SK, terdapat beberapa peraturan pelaksana yang dikeluarkan
                      oleh Otoritas Jasa Keuangan yang berdampak langsung pada kegiatan usaha Perseroan yakni:

                      1.        Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 22 Tahun 2023 tentang Perlindungan Konsumen dan
                                Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan;
                      2.        Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 12 Tahun 2024 tentang Penerapan Strategi Anti Fraud
                                Bagi Lembaga Jasa Keuangan;
                      3.        POJK No. 42/2024;
                      4.        Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 43 Tahun 2024 tentang Pengembangan Kualitas Sumber
                                Daya Manusia Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro,
                                dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
                      5.        POJK No. 46/2024;
                      6.        POJK No. 48/2024;
                      7.        Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 35 Tahun 2025 tentang Perubahan Atas Peraturan
                                Otoritas Jasa Keuangan Nomor 46 Tahun 2024 tentang Pengembangan dan Penguatan
                                Perusahaan Pembiayaan, Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur, dan Perusahaan Modal
                                Ventura.

                      Keseluruhan ketentuan di atas memberikan pedoman yang jelas bagi Perusahaan Pembiayaan
                      Infrastruktur untuk melakukan kegiatan usahanya dengan standar tata kelola dan prinsip kehati-hatian.
                      Dengan demikian Perseroan berkomitmen untuk menerapkan seluruh ketentuan tersebut.




                                                                        67



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 67                                                                               01/07/26 23.30
Page 98
                      VI.       FAKTOR RISIKO

                      Risiko-risiko yang diungkapkan di bawah ini merupakan risiko-risiko material bagi Perseroan dan
                      disusun berdasarkan bobot dari dampak masing-masing risiko terhadap kinerja keuangan Perseroan,
                      dimulai dari risiko utama:

                      A.        RISIKO UTAMA   YANG   MEMPUNYAI                 PENGARUH         SIGNIFIKAN       TERHADAP
                                KELANGSUNGAN USAHA PERSEROAN
                      Risiko pembiayaan yang terutama meliputi risiko-risiko dalam pengembalian pembayaran
                      hutang dan pengembalian pembiayaan investasi langsung.
                      Risiko pembiayaan adalah risiko yang terjadi sebagai akibat kegagalan counterparty untuk memenuhi
                      kewajibannya kepada Perseroan berdasarkan persyaratan pemberian hutang/kredit yang telah
                      disepakati antara Perseroan dengan debiturnya.

                      Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang jasa pembiayaan infrastruktur, risiko pembiayaan
                      Perseroan terutama melekat pada aktiva produktif yang dimiliki Perseroan dalam bentuk pemberian
                      pinjaman dan penjaminan kepada debitur. Perseroan melakukan pemberian pembiayaan terutama
                      pada proyek-proyek infrastruktur yang diutamakan untuk kebutuhan publik yang secara umum berskala
                      menengah dan besar sehingga membutuhkan jumlah pembiayaan yang cukup besar pula.

                      Pada saat yang bersamaan, tingkat kelayakan pengembalian investasi untuk proyek infrastruktur bisa
                      memakan waktu yang cukup lama. Hal ini dapat berdampak pada kemampuan Perseroan untuk
                      menyesuaikan struktur pembiayaan dengan tenor pembiayaan yang lebih panjang dibanding tenor
                      pembiayaan perbankan komersil. Ketidakmampuan Perseroan dalam hal diversifikasi portofolio
                      pembiayaan dan penyebaran risiko yang timbul dari berbagai sektor infrastruktur dapat meningkatkan
                      risiko konsentrasi pembiayaan (sampai dengan 31 Desember 2025, pembiayaan Perseroan
                      terdiversifikasi ke beberapa sektor dengan tiga sektor terbesar yaitu telekomunikasi, ketenagalistrikan,
                      dan utilitas air dan limbah, masing-masing dengan porsi sebesar 21%, 17%, dan 13%).

                      Ketidakmampuan Perseroan dalam memitigasi risiko kredit yang ada dapat mengakibatkan terjadinya
                      pinjaman kredit yang bermasalah (Non Performing Financing atau NPF). NPF adalah suatu kondisi di
                      mana debitur tidak mampu membayar kembali pinjaman yang diberikan sesuai dengan syarat kredit
                      yang telah ditetapkan. Penyebab NPF adalah kinerja perusahaan tidak sesuai dengan yang
                      diproyeksikan sehingga mempengaruhi kemampuan membayar kembali kewajiban kepada Perseroan.
                      Semakin besar NPF akan mempengaruhi kualitas aktiva produktif, tingkat pendapatan, keuntungan dan
                      permodalan Perseroan. Apabila risiko pembiayaan ini terjadi dalam jumlah yang cukup material, akan
                      mengakibatkan menurunnya kinerja keuangan Perseroan dan mempengaruhi tingkat kesehatan
                      Perseroan.

                      Perseroan juga memiliki risiko ketergantungan pada sektor infrastruktur, di mana portofolio Perseroan
                      berfokus pada pembiayaan proyek-proyek infrastruktur. Perubahan regulasi, keterlambatan proyek,
                      maupun faktor eksternal (seperti kondisi makroekonomi, fluktuasi nilai tukar, dan risiko sektor spesifik)
                      dapat memengaruhi kualitas aset dan profitabilitas Perseroan.

                      B.        RISIKO USAHA YANG BERSIFAT MATERIAL BAIK SECARA LANGSUNG MAUPUN TIDAK
                                LANGSUNG YANG DAPAT MEMPENGARUHI HASIL USAHA DAN KONDISI KEUANGAN
                                PERSEROAN
                      1.        Risiko Kredit
                      Risiko kredit adalah risiko akibat kegagalan pihak lain dalam memenuhi kewajiban kepada Perseroan.
                      Termasuk risiko kredit akibat kegagalan debitur antara lain risiko konsentrasi kredit, counterparty credit
                      risk, dan settlement risk. Risiko kredit pada umumnya terdapat pada seluruh aktivitas Perseroan yang




                                                                         68



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 68                                                                                    01/07/26 23.30
Page 99
                      kinerjanya bergantung pada kinerja debitur, kinerja pihak lawan (counterparty), dan/atau penerbit
                      (issuer).

                      Dalam mengelola risiko kredit, Perseroan menerapkan cara-cara berikut:
                      •    Mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam aktivitas pembiayaan dan investasi,
                           mengutamakan peran aktif Komite Investasi dalam melakukan penilaian atas setiap pengajuan
                           pembiayaan dan investasi sehingga dapat diperoleh pandangan yang berimbang, komprehensif,
                           independen, dan menyeluruh atas potensi risiko yang dihadapi;
                      •    Penyempurnaan kerangka dan sistem manajemen risiko yang tertuang di dalam kebijakan dan
                           SOP, antara lain dengan melakukan pengaturan dan digitalisasi alur kerja proses pembiayaan
                           dan investasi secara menyeluruh dan otomatisasi proses perhitungan pencadangan kerugian
                           penurunan nilai, sehingga tercipta proses yang efektif dan efisien dengan tetap mengedepankan
                           prinsip kehati-hatian;
                      •    Melakukan pengkinian dan penyempurnaan kebijakan serta prosedur terkait risiko kredit secara
                           berkala, sehingga pedoman pelaksanaan pengelolaan risiko kredit senantiasa relevan,
                           memadai, serta selaras dengan perkembangan bisnis dan ketentuan regulator;
                      •    Penerapan sistem pemeringkatan risiko yang memungkinkan Perseroan untuk mengukur tingkat
                           risiko dan mengevaluasi kelayakan debitur dan/atau proyek infrastruktur dengan menggunakan
                           perangkat pengukuran yang konsisten baik untuk pembiayaan korporasi maupun pembiayaan
                           proyek;
                      •    Melakukan pemantauan secara periodik terhadap portofolio pembiayaan untuk memastikan
                           kualitas kredit yang baik. Perseroan menerapkan Early Warning System (EWS) yang dipantau
                           secara bulanan oleh Komite Investasi untuk mengidentifikasi ada atau tidaknya perubahan
                           kualitas kredit sejak dini sehingga dapat diterapkan langkah langkah mitigasi yang tepat
                           sesegera mungkin. Apabila terjadi penurunan kualitas kredit secara signifikan, maka
                           penanganan lebih intensif akan dilakukan oleh Unit khusus Special Asset Management (SAM)
                           untuk merumuskan upaya dan strategi pemulihan yang dianggap perlu;
                      •    Memperkuat pemantauan atas janji-janji (covenants) dan kondisi yang harus dipenuhi oleh
                           debitur secara berkala melalui sistem data/informasi yang terintegrasi antara Direktorat Investasi,
                           Direktorat Manajemen Risiko, dan Unit Credit Operations. Selain untuk mendukung Tata Kelola
                           yang Baik, sistem ini akan membantu mendeteksi ada tidaknya kelainan/abnormality atas kondisi
                           atau proses yang ada yang berakibat pada kenaikan risiko kredit;
                      •    Menerapkan Kerangka Control Limit untuk mengelola batas eksposur maksimum untuk berbagai
                           pembiayaan dan investasi, yang terdiri dari batasan internal dan regulasi untuk meminimalkan
                           risiko secara efektif dalam transaksi individual dan mengelola risiko konsentrasi. Kerangka
                           tersebut menetapkan batasan yang jelas untuk eksposur kepada debitur individual, kelompok
                           debitur, dan sektor. Batasan internal dirancang selaras dengan risk appetite dan tujuan strategis
                           Perseroan, sementara batasan regulasi memastikan kepatuhan terhadap ketentuan yang
                           ditetapkan regulator;
                      •    Melakukan review atas NPF yang pernah terjadi dan merumuskan lesson learned guna
                           meningkatkan kemampuan identifikasi risiko, memperkuat proses penilaian dan pemantauan
                           debitur, memperbaiki pengendalian internal, serta mencegah terulangnya NPF serupa di masa
                           mendatang. Hasil lesson learned ini juga digunakan sebagai dasar untuk penyempurnaan
                           kebijakan dan prosedur terkait risiko kredit; dan
                      •    Perseroan memiliki Komite Penurunan Nilai yang memantau dan memastikan kecukupan
                           dengan kerugian penurunan nilai atas portofolio pembiayaan dan investasi dengan
                           memperhatikan standar akuntansi keuangan yang berlaku.

                      2.        Risiko Pasar
                      Risiko pasar adalah risiko yang timbul karena adanya pergerakan faktor-faktor pasar. Faktor-faktor
                      pasar yang umumnya berdampak langsung pada sektor pembiayaan adalah suku bunga dan nilai tukar,
                      termasuk derivatif (produk turunan) dari kedua jenis risiko tersebut. Risiko pasar melekat pada aktivitas
                      fungsional Perseroan seperti pemberian pembiayaan, kegiatan treasury dan investasi dalam surat-
                      surat berharga, pasar uang dan kegiatan pendanaan termasuk penerbitan surat utang. Risiko yang



                                                                         69



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 69                                                                                   01/07/26 23.30
Page 100
                      terjadi akibat perubahan suku bunga dan harga pasar surat-surat berharga dapat menurunkan
                      pendapatan Perseroan.

                      Risiko pasar mencakup risiko-risiko antara lain:

                      a.        Risiko Suku Bunga
                                Risiko suku bunga adalah risiko kemungkinan turunnya pendapatan bunga bersih dan nilai pasar
                                portofolio aset akibat perubahan suku bunga. Nilai portofolio termasuk instrumen aset, liabilitas
                                dan rekening administratif memiliki sensitivitas terhadap tingkat suku bunga. Karena sumber-
                                sumber dana seperti pinjaman dan liabilitas lainnya serta penggunaan dana seperti pembiayaan,
                                deposito berjangka, investasi dalam surat berharga memiliki berbagai tingkat suku bunga dan
                                jangka waktu, maka perubahan-perubahan pada suku bunga mengakibatkan kenaikan atau
                                penurunan pendapatan bunga bersih. Disamping itu terjadinya kenaikan tingkat suku bunga yang
                                signifikan dapat juga menurunkan kemampuan debitur Perseroan dalam memenuhi
                                kewajibannya sehingga dapat berdampak pada meningkatnya non-performing loan Perseroan
                                sehingga pada akhirnya Perseroan tidak mampu melakukan pembayaran kewajiban ke kreditur
                                dan pihak lain.

                                Risiko suku bunga juga dapat timbul dari ketidaksesuaian penetapan suku bunga dalam hal suku
                                bunga tetap atau mengambang antara aset dan liabilitas yang dimiliki Perseroan. Selain itu,
                                Perseroan juga dapat terekspos repricing risk, di mana risiko tersebut timbul karena adanya
                                perbedaan sisa waktu sampai penyesuaian suku bunga berikutnya antara aset berbunga
                                mengambang dan liabilitas berbunga mengambang. Dalam hal liabilitas bersifat sensitif di mana
                                penyesuaian suku bunga liabilitas lebih cepat dibandingkan penyesuaian suku bunga aset, maka
                                pendapatan bunga bersih yang diperoleh Perseroan umumnya akan mengalami peningkatan
                                ketika suku bunga turun atau mengalami penurunan ketika suku bunga naik. Sebaliknya,
                                Perseroan dengan aset yang bersifat sensitif di mana memiliki penempatan aset dengan periode
                                repricing yang lebih pendek dibandingkan dengan liabilitasnya, akan mengalami peningkatan
                                pendapatan bunga bersih ketika suku bunga naik atau penurunan ketika suku bunga turun.
                                Repricing risk di atas dapat berdampak terhadap rentabilitas Perseroan melalui perubahan
                                pendapatan bunga bersih (net interest income).

                      b.        Risiko Valuta Asing
                                Risiko valuta asing terutama adanya kesenjangan atas aset dan liabilitas di mana Perseroan
                                pada saat bersamaan dapat menggunakan sumber pendanaan dengan mata uang asing untuk
                                membiayai pembiayaan dengan jenis mata uang yang berbeda. Perbedaan ini tentu akan
                                menimbulkan risiko ketidaksesuaian antara kebutuhan pembayaran kepada kreditur dengan
                                hasil pembayaran dari konsumen. Jenis mata uang yang tidak sama antara aset dan liabilitas
                                menimbulkan potensi ketidakmampuan Perseroan untuk memenuhi kewajibannya dengan
                                sumber pendapatannya.

                                Dalam hal aset dan liabilitas dalam valuta asing yang dimiliki Perseroan, nilai dari aset dan
                                labilitas tersebut selalu terkait dengan perubahan kurs valuta asing terhadap Rupiah. Apabila
                                terjadi perubahan pada kurs mata uang asing terhadap Rupiah pada saat Perseroan memiliki
                                posisi mata uang asing yang kurang menguntungkan, maka hal tersebut dapat menimbulkan
                                kerugian yang berdampak negatif terhadap kinerja Perseroan. Oleh karena itu, kekurang hati-
                                hatian dalam: (i) memprediksi perubahan nilai tukar, (ii) mempertahankan keseimbangan jumlah
                                aset dan liabilitas dana valuta asing dan (iii) melakukan transaksi lindung nilai dapat
                                mengakibatkan kerugian bagi Perseroan.




                                                                            70



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 70                                                                                     01/07/26 23.30
Page 101
                      3.        Risiko Operasional
                      Risiko operasional adalah risiko yang disebabkan oleh ketidakcukupan dan/atau tidak berfungsinya
                      proses internal, kesalahan manusia, kegagalan sistem dan/atau adanya kejadian eksternal yang
                      mempengaruhi pelaksanaan kegiatan usaha Perseroan.

                      Adapun beberapa risiko operasional yang mungkin terjadi adalah sebagai berikut:
                      a.   Risiko kecurangan (fraud) yang merupakan risiko terjadinya tindakan penipuan, penyelewengan,
                           dan/atau penyalahgunaan kuasa jabatan yang dilakukan secara sengaja oleh satu orang atau
                           lebih di antara individual dalam manajemen, karyawan, atau pihak ketiga dan dimaksudkan untuk
                           mendapatkan keuntungan pribadi atau pihak lain dan/atau merugikan Perseroan.
                      b.   Risiko proses internal di mana tidak terdapatnya kebijakan, prosedur serta pedoman/panduan
                           (guidelines) serta tata kerja yang memadai dan menyeluruh untuk menjaga kelangsungan
                           operasi Perseroan.
                      c.   Risiko kegagalan sistem teknologi informasi seperti malfungsi atau kerusakan sistem (system
                           crash) pada sistem komputer dan teknologi informasi.
                      d.   Risiko eksternal yang meliputi bencana alam, terorisme atau pandemik yang dapat
                           menyebabkan gangguan operasional Perseroan.

                      4.        Risiko Strategis
                      Risiko strategis adalah risiko yang disebabkan oleh adanya pelaksanaan keputusan bisnis yang tidak
                      selaras dengan strategi Perseroan yang telah ditetapkan sebelumnya, termasuk diantaranya yang
                      disebabkan oleh perubahan faktor-faktor eksternal. Risiko ini juga dapat timbul dari ketidaksesuaian
                      strategi dalam mencapai tujuan usaha Perseroan, sehingga dapat menimbulkan dampak yang
                      merugikan kondisi keuangan, likuiditas, dan hasil operasional Perseroan. Secara umum, Perseroan
                      berfokus pada tiga strategi utama yaitu kesiapan pembiayaan dan layanan konsultasi, pengembangan
                      usaha dan kegiatan operasional, serta strategi pendanaan yang tepat.

                      5.        Risiko Likuiditas
                      Risiko likuiditas adalah risiko akibat tidak tersedianya sumber pendanaan yang sesuai dengan
                      kebutuhan dan/atau risiko ketidakmampuan Perseroan untuk memenuhi kewajiban yang jatuh tempo
                      dari sumber pendanaan arus kas dan/atau dari aset likuid berkualitas tinggi tanpa menganggu aktivitas
                      dan kondisi keuangan Perseroan. Salah satu hal yang dapat menyebabkan likuiditas terganggu adalah
                      adanya kesenjangan jatuh tempo (maturity gap) antara aset dan liabilitas. Dengan adanya kesenjangan
                      jatuh tempo antara kewajiban Perseroan, atas sumber pendanaan, dengan perolehan dari pemberian
                      pembiayaan dan aset likuid lainnya, maka terdapat risiko likuiditas yang dapat menyebabkan gangguan
                      bagi Perseroan dalam upayanya memenuhi komitmen kepada kreditur dan pihak lainnya.

                      6.        Risiko Kepatuhan
                      Risiko kepatuhan adalah risiko terdapatnya ketidakpatuhan Perseroan untuk melaksanakan peraturan
                      perundang-undangan dan ketentuan lain yang berlaku. Apabila terjadi pelanggaran terhadap salah satu
                      dari peraturan perundang-undangan ataupun ketentuan lain yang berlaku, maka risiko yang mungkin
                      terjadi adalah sanksi bagi Perseroan yang dapat berupa sanksi finansial berbentuk denda materil
                      maupun sanksi non finansial berbentuk teguran tertulis, sampai dengan pencabutan izin kegiatan
                      usaha Perseroan. Hal ini dapat menurunkan kinerja Perseroan baik secara finansial maupun secara
                      non-finansial.

                      7.        Risiko Reputasi
                      Risiko reputasi adalah risiko yang merujuk pada potensi kerugian yang diakibatkan oleh beberapa
                      faktor termasuk di antaranya disebabkan oleh adanya publikasi negatif yang berkaitan dengan kegiatan
                      usaha Perseroan ataupun persepsi publik yang bersifat negatif terhadap Perseroan yang selanjutnya
                      berpotensi memberikan dampak buruk dan serius bagi keberlangsungan usaha Perseroan. Risiko ini
                      dapat berdampak serius terhadap operasional Perseroan terutama karena reputasi dan kepercayaan




                                                                       71



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 71                                                                               01/07/26 23.30
Page 102
                      merupakan aset krusial dalam industri pembiayaan. Lebih lanjut, risiko reputasi juga dapat berdampak
                      langsung pada menurunnya kepercayaan dari para pemangku kepentingan yang berpotensi
                      memengaruhi kemampuan perusahaan dalam mengembangkan proyek-proyek baru serta memberikan
                      layanan pemberian advisory dan dapat menurunkan pendapatan perusahaan secara signifikan.

                      8.        Risiko Sosial dan Lingkungan
                      Risiko Sosial dan Lingkungan adalah risiko yang timbul akibat tidak mematuhi dan/atau tidak
                      melaksanakan peraturan perundang-undangan (PUU) di Indonesia dan/atau mengabaikan penerapan
                      Good International Industry Practice (GIIP) atau standar Internasional mengenai Sosial dan Lingkungan
                      atas proyek-proyek yang dibiayai oleh Perseroan. PUU dan standar internasional mengenai Sosial dan
                      Lingkungan tersebut menjadi landasan untuk pembangunan berkelanjutan yang mengedepankan
                      keselarasan antara aspek ekonomi, sosial dan lingkungan. Apabila Perseroan tidak dapat mematuhi
                      dan/atau tidak melaksanakan PUU di Indonesia dan/atau standar Internasional mengenai Sosial dan
                      Lingkungan atas proyek-proyek yang dibiayai oleh Perseroan, maka risiko yang mungkin terjadi adalah
                      terganggunya dan/atau tertundanya kegiatan proyek-proyek yang mendapatkan pembiayaan dari
                      Perseroan, baik pada fase konstruksi maupun operasional, yang pada akhirnya dapat berdampak pada
                      kinerja finansial Perseroan. Ketidakpatuhan tersebut juga dapat berdampak pada penurunan nilai aset
                      atau kemungkinan tidak dilunasinya pinjaman. Risiko Sosial dan Lingkungan juga bisa mencakup risiko
                      reputasi Perseroan terkait dengan proyek-proyek yang mengalami konflik sosial atau masalah publik
                      yang signifikan atau proyek-proyek dengan isu sosial dan lingkungan yang tidak terselesaikan dengan
                      baik yang berujung pada pemberitaan negatif di media masa. Risiko-risiko tersebut dapat memberikan
                      dampak negatif bagi keberlangsungan usaha Perseroan.

                      C.        RISIKO UMUM
                      1.        Risiko Kebijakan Pemerintah
                      Perusahaan pembiayaan infrastruktur diatur oleh POJK No. 46/2020 dan peraturan OJK lainnya yang
                      relevan terhadap Perusahaan pembiayaan infrastruktur. Perubahan kebijaksanaan pemerintah dalam
                      industri pembiayaan infrastruktur dari waktu ke waktu akan mempengaruhi kinerja dan kegiatan usaha
                      Perseroan karena menuntut dilakukannya penyesuaian-penyesuaian tata cara pelaksanaan kegiatan
                      operasional Perseroan. Ketidakmampuan Perseroan dalam mengantisipasi, memenuhi dan/atau
                      menyesuaikan diri dengan ketentuan-ketentuan tersebut dapat menimbulkan kerugian atau dikenakan
                      sanksi yang berdampak negatif terhadap kinerja Perseroan.

                      2.        Risiko Hukum
                      Risiko hukum merupakan risiko yang disebabkan oleh kelalaian atau cidera janji berdasarkan perjanjian
                      yang mengikat Perseroan dan/atau pelanggaran terhadap peraturan dan perundang-undangan yang
                      dilakukan oleh Perseroan yang dapat menimbulkan tuntutan hukum oleh pihak ketiga terhadap
                      Perseroan. Adanya potensi kegagalan Perseroan dalam menjaga dan melindungi kepentingan
                      Perseroan yang menimbulkan permasalahan dan tuntutan hukum di kemudian hari. Hal tersebut
                      berpotensi menimbulkan kerugian yang besar bagi Perseroan sehingga dapat mempengaruhi kondisi
                      keuangan Perseroan.

                      3.        Risiko Kondisi Perekonomian
                      Industri pembiayaan infrastruktur di Indonesia tidak terlepas dari pengaruh perekonomian nasional
                      maupun global. Perubahan kondisi perekonomian yang kurang menguntungkan seperti penurunan laju
                      pertumbuhan ekonomi, inflasi dan kenaikan suku bunga akan mempengaruhi kegiatan usaha
                      Perseroan di dalam pemberian pembiayaan, penghimpunan dana, pengembalian pokok utang dan
                      bunganya, serta aktivitas lainnya yang dapat berdampak negatif pada pendapatan Perseroan.




                                                                       72



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 72                                                                               01/07/26 23.30
Page 103
                      D.        RISIKO INVESTASI BAGI INVESTOR PEMEGANG OBLIGASI
                      Risiko yang dihadapi investor pembeli Obligasi adalah:
                      1.    Risiko tidak likuidnya Obligasi yang ditawarkan dalam Penawaran Umum ini yang antara lain
                            disebabkan karena tujuan pembelian Obligasi sebagai investasi jangka panjang.
                      2.    Risiko gagal bayar disebabkan kegagalan dari Perseroan untuk melakukan pembayaran Bunga
                            Obligasi serta Pokok Obligasi pada waktu yang telah ditetapkan, atau kegagalan Perseroan
                            untuk memenuhi ketentuan lain yang ditetapkan dalam Perjanjian Perwaliamanatan yang
                            merupakan dampak dari memburuknya kinerja dan perkembangan usaha Perseroan.

                       MANAJEMEN PERSEROAN MENYATAKAN BAHWA RISIKO USAHA YANG MATERIAL YANG
                       BERKAITAN TERHADAP PERSEROAN DALAM MELAKSANAKAN KEGIATAN USAHA TELAH
                       DIUNGKAPKAN DAN DISUSUN BERDASARKAN BOBOT DARI DAMPAK MASING-MASING RISIKO
                       TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERSEROAN.




                                                                    73



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 73                                                                         01/07/26 23.30
Page 104
                      VII. KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN AKUNTAN PUBLIK

                      Sampai dengan tanggal Pernyataan Pendaftaran dinyatakan efektif, tidak terdapat kejadian penting
                      yang mempunyai dampak material terhadap posisi keuangan dan hasil usaha Perseroan yang terjadi
                      setelah tanggal laporan Akuntan Publik pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan untuk tahun-
                      tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut, yang disusun oleh manajemen Perseroan sesuai
                      dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia dan disajikan dalam mata uang Rupiah, yang
                      seluruhnya tercantum dalam Prospektus ini dan telah diaudit oleh KAP PSS, berdasarkan Standar Audit
                      yang ditetapkan oleh IAPI sebagaimana tercantum dalam laporan-laporan auditor independen
                      No. 01628/2.1505/AU.1/09/1865-2/1/VI/2026 tertanggal 15 Juni 2026 yang ditandatangani oleh Rindra
                      Sulindro (Registrasi Akuntan Publik No. AP.1865), yang menyatakan opini tanpa modifikasian dengan
                      paragraf “Hal Lain” yang menjelaskan penerbitan kembali laporan auditor independen atas Laporan
                      Keuangan Auditan dan berisi paragraf “Hal Audit Utama” mengenai cadangan kerugian penurunan nilai
                      atas pinjaman diberikan.




                                                                      74



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 74                                                                             01/07/26 23.30
Page 105
                      VIII. KETERANGAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN USAHA SERTA
                            KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA PERSEROAN

                      A.        RIWAYAT SINGKAT PERSEROAN
                      Perseroan didirikan di Republik Indonesia berdasarkan Akta Pendirian. Perseroan telah memiliki izin
                      usaha perusahaan pembiayaan infrastruktur berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Republik
                      Indonesia No. KEP-439/KM.10/2010 tentang Pemberian Izin Usaha Perusahaan Pembiayaan
                      Infrastruktur kepada PT Indonesia Infrastructure Finance yang ditetapkan pada tanggal 6 Agustus 2010.

                      Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, di mana perubahan terakhir
                      adalah sebagaimana termaktub dalam Akta No. 34/2025. Berdasarkan Akta No. 34/2025, para
                      pemegang saham Perseroan telah menyetujui antara lain perubahan atas Pasal 3 Anggaran Dasar
                      Perseroan terkait maksud dan tujuan serta kegiatan usaha, Pasal 12 Anggaran Dasar Perseroan terkait
                      rapat direksi dan Pasal 15 ayat (15) Anggaran Dasar Perseroan terkait rapat dewan komisaris.

                      Kegiatan usaha Perseroan pada saat didirikan sebagaimana dimuat dalam Akta Pendirian yang benar-
                      benar dijalankan adalah menyelenggarakan usaha dan kegiatan dalam bidang pembiayaan proyek-
                      proyek infrastruktur di Indonesia dan menyediakan jasa konsultasi atau pemberian nasihat (advisory)
                      keuangan dan transaksi proyek bagi pemerintah ataupun investor lokal maupun asing dengan tujuan
                      memfasilitasi investasi sektor swasta di pembangunan infrastruktur.

                      Kegiatan usaha Perseroan yang saat ini telah benar-benar dijalankan adalah menyelenggarakan usaha
                      dan kegiatan dalam bidang pembiayaan proyek-proyek infrastruktur di Indonesia, yang mencakup
                      kegiatan usaha meliputi pembiayaan dalam bentuk penyediaan dana pada proyek infrastruktur yang
                      diselenggarakan secara konvensional dan menyediakan jasa konsultasi atau pemberian konsultasi
                      (advisory) keuangan dan transaksi proyek bagi pemerintah ataupun investor lokal maupun asing
                      dengan tujuan memfasilitasi investasi sektor swasta di pembangunan infrastruktur, sebagaimana
                      tercantum dalam Anggaran Dasar Perseroan berdasarkan Akta No. 34/2025.

                      Kegiatan usaha Perseroan yakni menyelenggarakan usaha dan kegiatan dalam bidang pembiayaan
                      proyek-proyek infrastruktur di Indonesia, yang mencakup kegiatan usaha meliputi pembiayaan dalam
                      bentuk penyediaan dana pada proyek infrastruktur yang diselenggarakan secara konvensional atau
                      berdasarkan prinsip syariah telah sesuai dengan kegiatan usaha perusahaan pembiayaan infrastruktur
                      sebagaimana dimaksud dalam POJK No.46/2020. Hal ini dilakukan dengan melibatkan sektor swasta
                      baik lokal maupun asing serta lembaga keuangan multilateral melalui penawaran berbagai layanan
                      keuangan dan non-keuangan. Produk Perseroan termasuk pembiayaan dalam bentuk penyediaan
                      dana pada proyek infrastruktur, yaitu pemberian pinjaman langsung (direct lending) untuk pembiayaan
                      infrastruktur, refinancing atas infrastruktur yang telah dibiayai pihak lain, dan/ atau pemberian pinjaman
                      subordinasi (subordinated loans) yang berkaitan dengan pembiayaan infrastruktur, serta pemberian
                      dukungan kredit (credit enhancement), pemberian jasa konsultasi (advisory services), penyertaan
                      modal (equity investment), upaya mencarikan swap market yang berkaitan dengan pembiayaan
                      infrastruktur, dan/atau kegiatan atau pemberian fasilitas lain yang terkait dengan pembiayaan
                      infrastruktur. Di samping itu, Perseroan menyediakan jasa pemberian konsultasi (advisory) atau
                      konsultasi keuangan dan transaksi proyek bagi pemerintah ataupun investor lokal maupun asing
                      dengan tujuan memfasilitasi investasi sektor swasta di pembangunan infrastruktur. Produk dan layanan
                      Perseroan tersebut di atas diharapkan dapat menjadi solusi alternatif pembiayaan di luar perbankan
                      bagi kebutuhan pembiayaan pembangunan infrastruktur di Indonesia sehingga negara ini dapat
                      berkembang sesuai dengan potensi yang dimiliki. Keberadaan Perseroan bukan untuk menambah
                      persaingan dengan pihak perbankan, tapi justru dapat melengkapi pembiayaan pembangunan
                      infrastruktur dari sektor perbankan serta mencari solusi untuk melibatkan sektor-sektor keuangan lain,
                      seperti Dana Pensiun, dalam pembiayaan pembangunan infrastruktur di Indonesia.




                                                                         75



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 75                                                                                    01/07/26 23.30
Page 106
                      Sesuai dengan POJK No. 46/2020, berikut adalah sektor-sektor infrastruktur yang menjadi objek
                      pembiayaan infrastruktur:
                      a.   infrastruktur transportasi;
                      b.   infrastruktur jalan;
                      c.   infrastruktur sumber daya air dan irigasi;
                      d.   infrastruktur air minum;
                      e.   infrastruktur sistem pengelolaan air limbah terpusat;
                      f.   infrastruktur sistem pengelolaan air limbah setempat;
                      g.   infrastruktur sistem pengelolaan persampahan;
                      h.   infrastruktur telekomunikasi dan informatika;
                      i.   infrastruktur ketenagalistrikan;
                      j.   infrastruktur minyak dan gas bumi dan energi terbarukan;
                      k.   infrastruktur konservasi energi;
                      l.   infrastruktur fasilitas perkotaan;
                      m.   infrastruktur fasilitas pendidikan;
                      n.   infrastruktur fasilitas sarana dan prasarana olahraga, serta kesenian;
                      o.   infrastruktur kawasan;
                      p.   infrastruktur pariwisata;
                      q.   infrastruktur kesehatan;
                      r.   infrastruktur lembaga pemasyarakatan;
                      s.   infrastruktur perumahan rakyat;
                      t.   infrastruktur bangunan negara; dan
                      u.   infrastruktur lain yang tidak termasuk dalam huruf a sampai dengan huruf t di atas, di mana
                           tunduk pada persetujuan terlebih dahulu dari OJK.

                      Berdasarkan surat persetujuan OJK No. S-2/D.05/2018 tertanggal 2 Januari 2018, OJK telah
                      menyetujui penambahan obyek pembiayaan infrastruktur Perseroan sebagai berikut:
                      a.   Infrastruktur sosial meliputi infrastruktur sistem pengelolaan persampahan, infrastruktur energi
                           terbarukan, infrastruktur konservasi energi, infrastruktur fasilitas perkotaan, infrastruktur fasilitas
                           pendidikan, infrastruktur fasilitas sarana dan prasarana olahraga serta kesenian, infrastruktur
                           kawasan, infrastruktur pariwisata, infrastruktur kesehatan, infrastruktur lembaga
                           pemasyarakatan dan infrastruktur perumahan rakyat.
                      b.   Infrastruktur distribusi pangan termasuk pergudangan; dan
                      c.   Intrastruktur pengelolaan kawasan industri, meliputi pengadaan tanah, pembangungan
                           infrastruktur dan pengelolaan.

                      Berdasarkan surat OJK No. S-170/NB.21/2023 tanggal 16 Maret 2023 tentang Tanggapan atas
                      Permohonan Perluasan Kegiatan Usaha dan Perluasan Sektor Infrastruktur PT Indonesia Infrastructure
                      Finance, OJK menegaskan bahwa infrastruktur konversi energi telah mencakup penerangan jalan
                      umum dan/atau efisiensi energi dan infrastruktur energi baru dan energi terbarukan juga telah tercakup
                      dalam jenis infrastruktur yang menjadi objek Pembiayaan Infrastruktur sebagaimana diatur dalam Pasal
                      4 ayat (1) huruf j dan huruf k POJK No. 46/2020, yaitu infrastruktur minyak dan gas bumi dan energi
                      terbarukan serta infrastruktur konservasi energi.

                      Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan tidak memiliki perusahaan anak.




                                                                          76



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 76                                                                                      01/07/26 23.30
Page 107
                      B.        PERKEMBANGAN          SUSUNAN         PEMEGANG         SAHAM       DAN     KEPEMILIKAN          SAHAM
                                PERSEROAN
                      Pendirian (2010)
                      Struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan pada saat pendirian sebagaimana
                      dimuat dalam Akta Pendirian adalah sebagai berikut:

                                                                                     Nilai Nominal Rp1.000.000 per saham      Persentase
                      Keterangan
                                                                                     Jumlah Saham        Nilai Nominal (Rp)       (%)
                      Modal Dasar                                                              400.000        400.000.000.000
                      Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
                      Pemegang Saham:
                      1. PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero)                                40.300        40.300.000.000         40,3
                      2. Asian Development Bank                                                 19.900        19.900.000.000         19,9
                      3. International Finance Corporation                                      19.900        19.900.000.000         19,9
                      4. DEG – Deutsche Investitions-und Entwicklungsgesellschaft
                                                                                                19.900        19.900.000.000         19,9
                         mbH
                      Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                               100.000       100.000.000.000       100,00
                      Jumlah Saham Dalam Portepel                                                    -                     -


                      2026
                      Selama 2 (dua) tahun terakhir sampai dengan tanggal Prospektus ini diterbitkan, perubahan struktur
                      permodalan serta susunan pemegang saham dalam Perseroan hanya dilakukan sebanyak satu kali
                      sebagaimana ternyata dalam Akta No. 10/2024.

                      Berdasarkan Akta No. 10/2024, para pemegang saham Perseroan menyetujui peningkatan modal
                      dasar Perseroan menjadi Rp5.000.000.000.000 (lima triliun Rupiah) dan peningkatan modal
                      ditempatkan dan disetor Perseroan menjadi Rp2.545.000.000.000 (dua triliun lima ratus empat puluh
                      lima miliar Rupiah) yang terbagi atas 2.545.000 (dua juta lima ratus empat puluh lima ribu) saham
                      melalui penerbitan 545.000 (lima ratus empat puluh lima ribu) saham atau setara dengan
                      Rp545.000.000.000 (lima ratus empat puluh lima miliar Rupiah) yang diambil seluruhnya oleh SMI.

                      Atas penerbitan dan pengambilan bagian saham sebagaimana dijelaskan di atas, struktur permodalan
                      dan susunan pemegang saham Perseroan pada tanggal Prospektus ini diterbitkan adalah
                      sebagaimana tercantum dalam Akta No. 10/2024 yakni sebagai berikut:

                                                                                     Nilai Nominal Rp1.000.000 per saham      Persentase
                      Keterangan
                                                                                     Jumlah Saham        Nilai Nominal (Rp)       (%)
                      Modal Dasar                                                             5.000.000     5.000.000.000.000
                      Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
                      Pemegang Saham:
                      1. PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero)                             1.145.000     1.145.000.000.000        44,99
                      2. Asian Development Bank                                                399.800       399.800.000.000        15,71
                      3. International Finance Corporation                                     399.800       399.800.000.000        15,71
                      4. DEG – Deutsche Investitions- und Entwicklungsgesellschaft             302.400       302.400.000.000        11,88
                         mbH
                      5. Sumitomo Mitsui Banking Corporation                                   298.000       298.000.000.000        11,71
                      Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                             2.545.000     2.545.000.000.000       100,00
                      Jumlah Saham Dalam Portepel                                            2.455.000     2.455.000.000.000


                      SMI merupakan Badan Usaha Milik Negara yang didirikan berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 66
                      Tahun 2007 tentang Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia untuk Pendirian Perusahaan
                      Perseroan (Persero) di Bidang Pembiayaan Infrastruktur, sedangkan pemegang saham Perseroan
                      lainnya merupakan badan hukum asing dan institusi pembiayaan internasional. Struktur kepemilikan
                      saham Perseroan tersebut di atas, yakni 44,99% (empat puluh empat koma sembilan sembilan persen)
                      dari modal disetor Perseroan dimiliki oleh SMI dan sisanya sebesar 55,01% (lima puluh lima koma nol
                      satu persen) dari modal disetor Perseroan dimiliki oleh badan hukum asing dan institusi pembiayaan
                      internasional, telah sesuai dengan ketentuan Pasal 10 ayat (2) huruf a POJK No. 46/2020, yang
                      membatasi kepemilikan asing paling banyak 85% dari modal disetor Perseroan.



                                                                               77



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 77                                                                                             01/07/26 23.30
Page 108
                      C.        KEJADIAN PENTING YANG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN USAHA PERSEROAN
                      Berikut beberapa kejadian penting yang mempengaruhi perkembangan usaha Perseroan yaitu antara
                      lain:

                      2010                        Perseroan didirikan
                      2011                        Memperoleh pendanaan (Subordinated Loan) senilai USD100 juta dari Bank Dunia.
                      2012-2013                   SMBC menjadi salah satu pemegang saham IIF
                      2014                        Memperoleh Pendanaan IFC A/B sebesar USD250 juta
                      2015                        Penambahan jumlah modal disetor menjadi sebesar Rp2 triliun
                      2016                        Perseroan melakukan penerbitan obligasi perdana melalui Obligasi I Indonesia
                                                  Infrastructure Finance Tahun 2016
                      2018                        Perseroan melakukan penerbitan Medium Term Notes (MTN) Indonesia Infrastructure
                                                  Finance Tahun 2018 melalui penawaran terbatas
                      2019                        Perseroan melakukan penerbitan obligasi melalui Obligasi Berkelanjutan I Indonesia
                                                  Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2019
                      2020                        Perseroan melakukan penerbitan obligasi melalui Obligasi Berkelanjutan I Indonesia
                                                  Infrastructure Finance Tahap II Tahun 2020
                      2021                        Perseroan melakukan penerbitan Euro Medium Term Notes perdana di luar wilayah
                                                  Indonesia melalui penawaran terbatas
                      2023                        Perseroan melakukan penerbitan obligasi melalui Obligasi Berkelanjutan II Indonesia
                                                  Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2023
                      2024                        Perseroan melakukan penerbitan Surat Berharga Perpetual Berwawasan Lingkungan
                                                  Indonesia Infrastructure Finance Tahun 2023
                      2024                        Perseroan melakukan penerbitan obligasi melalui Obligasi Berkelanjutan II Indonesia
                                                  Infrastructure Finance Tahap II Tahun 2024
                      2024                        Perseroan mendapatkan penambahan modal dari PT SMI sebesar Rp545 miliar
                      2025                        Perseroan melakukan penerbitan obligasi melalui Obligasi Berkelanjutan II Indonesia
                                                  Infrastructure Finance Tahap III Tahun 2025

                      D.        PENGURUSAN DAN PENGAWASAN
                      Sampai dengan Prospektus ini diterbitkan dan berdasarkan akta-akta sebagai berikut:

                      a.        Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Indonesia
                                Infrastructure Finance No. 11 tanggal 28 April 2023, dibuat di hadapan Utiek Abdurachman, S.H.,
                                MLI., M.Kn., Notaris di Jakarta, yang telah diterima pemberitahuannya oleh Menkum
                                berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-
                                0117156 tanggal 15 Mei 2023 dan terdaftar pada Daftar Perseroan yang diselenggarakan oleh
                                Menkum di bawah No. AHU-0088294.AH.01.11.Tahun 2023 tanggal 15 Mei 2023, yang telah
                                dilaporkan kepada OJK berdasarkan bukti Surat Perseroan No. S.0776/V/IIF/2023 kepada OJK
                                tanggal 31 Mei 2023 perihal Penyampaian Laporan atas Perubahan komposisi Anggota Dewan
                                Komisaris Perseroan; jo.

                      b.        Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Yang Diambil Di Luar Rapat PT Indonesia
                                Infrastructure Finance Sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 24
                                tanggal 30 Oktober 2023, dibuat di hadapan Utiek Abdurachman, S.H., MLI., M.Kn., Notaris di




                                                                                  78



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 78                                                                                         01/07/26 23.30
Page 109
                                Jakarta, yang telah diterima pemberitahuannya oleh Menkum berdasarkan Surat Penerimaan
                                Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-0184256 tanggal 13 November
                                2023 dan terdaftar pada Daftar Perseroan yang diselenggarakan oleh Menkum di bawah
                                No AHU-0227782.AH.01.11.Tahun 2023 tanggal 13 November 2023, di mana pemegang saham
                                Perseroan menyetujui pengangkatan Lestari Andaluscia Umardin sebagai Direktur Risiko
                                Perseroan, yang telah dilaporkan kepada OJK berdasarkan bukti Surat Perseroan
                                No. S.1950/XI/IIF/2023 kepada OJK tanggal 17 November 2023 perihal Penyampaian Laporan
                                atas Perubahan Susunan Anggota Direksi Perseroan; jo.

                      c.        Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Yang Diambil Di Luar Rapat PT Indonesia
                                Infrastructure Finance Sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 13
                                tanggal 16 Februari 2024, dibuat di hadapan Utiek Abdurachman, S.H., MLI., M.Kn., Notaris di
                                Jakarta, yang telah diterima pemberitahuannya oleh Menkum berdasarkan Surat Penerimaan
                                Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-0100691 tanggal 13 Maret 2024
                                dan terdaftar pada Daftar Perseroan yang diselenggarakan oleh Menkum di bawah No. AHU-
                                0052244.AH.01.11.Tahun 2024 tanggal 13 Maret 2024, yang telah dilaporkan kepada OJK
                                berdasarkan bukti Surat Perseroan No. S.0595/III/IIF/2024 kepada OJK tanggal 28 Maret 2024
                                perihal Penyampaian Laporan atas Perubahan Susunan Dewan Komisaris Perseroan; jo.

                      d.        Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Yang Diambil Di Luar Rapat PT Indonesia
                                Infrastructure Finance Sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 07
                                tanggal 16 Mei 2024, dibuat di hadapan Utiek Rochmuljati Abdurachman, S.H., MLI., M.Kn.,
                                Notaris di Jakarta, yang telah diterima pemberitahuannya oleh Menkum berdasarkan Surat
                                Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-0210954 tanggal
                                 6 Juni 2024 dan terdaftar pada Daftar Perseroan yang diselenggarakan oleh Menkum di bawah
                                No. AHU-0111240.AH.01.11.Tahun 2024 tanggal 6 Juni 2024, yang telah dilaporkan kepada OJK
                                berdasarkan bukti Surat No. S.0923/VI/IIF/2024 kepada OJK tanggal 10 Juni 2024 perihal
                                Laporan Informasi atau Fakta Material; jo.

                      e.        Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Yang Diambil Di Luar Rapat PT Indonesia
                                Infrastructure Finance Sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 1
                                tanggal 10 April 2025, dibuat di hadapan Utiek Abdurachman, S.H., MLI., M.Kn., Notaris di
                                Jakarta, yang telah diterima pemberitahuannya oleh Menkum berdasarkan Surat Penerimaan
                                Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-0180679 tanggal 10 April 2025
                                dan terdaftar pada Daftar Perseroan yang diselenggarakan oleh Menkum di bawah No. AHU-
                                0077535.AH.01.11.Tahun 2025 tanggal 10 April 2025, di mana pemegang saham Perseroan
                                menyetujui pengangkatan Rizki Pribadi Hasan sebagai Presiden Direktur Perseroan, yang telah
                                dilaporkan kepada OJK berdasarkan Surat Perseroan No. S.0684/IV/IIF/2025 kepada OJK
                                tanggal 11 April 2025 perihal Pemberitahuan Penunjukan Presiden Direktur Perseroan; jo.

                      f.        Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Yang Diambil Di Luar Rapat PT Indonesia
                                Infrastructure Finance Sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No.14
                                tanggal 17 Juli 2025, dibuat di hadapan Utiek Abdurachman, S.H., MLI., M.Kn., Notaris di Jakarta
                                (”Akta No. 14/2025”), yang telah diterima pemberitahuannya oleh Menkum berdasarkan Surat
                                Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-0314023 tanggal
                                21 Juli 2025 dan terdaftar pada Daftar Perseroan yang diselenggarakan oleh Menkum di bawah
                                No. AHU-0164792.AH.01.11.Tahun 2025 tanggal 21 Juli 2025, yang telah dilaporkan kepada
                                OJK berdasarkan Surat Perseroan No. S.1226/VII/IIF/2025 kepada OJK tanggal 23 Juli 2025
                                perihal Pemberitahuan Pengangkatan dan Pengunduran Dewan Komisaris Perseroan; jo.

                      g.        Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Yang Diambil di Luar Rapat PT Indonesia
                                Infrastructure Finance Sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 24
                                tanggal 29 Juli 2025, dibuat di hadapan Utiek Rochmuljati Abdurachman, S.H., MLI., M.Kn.,
                                Notaris di Jakarta (”Akta No. 24/2025”), yang telah diterima pemberitahuannya oleh Menkum
                                berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-



                                                                           79



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 79                                                                                    01/07/26 23.30
Page 110
                                0318002 tanggal 30 Juli 2025 dan terdaftar pada Daftar Perseroan yang diselenggarakan oleh
                                Menkum di bawah No. AHU-0173113.AH.01.11.Tahun 2025 tanggal 30 Juli 2025, yang telah
                                dilaporkan kepada OJK berdasarkan Surat Perseroan No. S.2193/XII/IIF/2025 kepada OJK
                                tanggal 16 Desember 2025 perihal Tanggapan Surat OJK Perihal Susunan Pengurus Eksisting
                                Perseroan; jo

                      h.        Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Yang Diambil Di Luar Rapat PT Indonesia
                                Infrastructure Finance Sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 13
                                tanggal 15 Agustus 2025, dibuat di hadapan Utiek Abdurachman, S.H., MLI., M.Kn., Notaris di
                                Jakarta, yang telah diterima pemberitahuannya oleh Menkum berdasarkan Surat Penerimaan
                                Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-0329174 tanggal 25 Agustus
                                2025 dan terdaftar pada Daftar Perseroan yang diselenggarakan oleh Menkum di bawah
                                No. AHU-0196715.AH.01.11.Tahun 2025 tanggal 25 Agustus 2025, di mana pemegang saham
                                Perseroan menyetujui pengangkatan Eri Wibowo sebagai Direktur Keuangan Perseroan, yang
                                telah dilaporkan kepada OJK berdasarkan Surat Perseroan No. S.1398/VIII/IIF/2025 tanggal
                                26 Agustus 2025 perihal Pemberitahuan Penunjukan Direktur Keuangan Perseroan; jo

                      i.        Akta Pernyataan Keputusan Sirkuler Para Pemegang Saham PT Indonesia Infrastructure
                                Finance Sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 17 tanggal 30 Maret
                                2026, dibuat di hadapan Utiek Abdurachman, S.H., MLI., M.Kn., Notaris di Jakarta, yang telah
                                diterima pemberitahuannya oleh Menkum berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan
                                Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-0222918 tanggal 17 April 2026 dan terdaftar
                                pada Daftar Perseroan yang diselenggarakan oleh Menkum di bawah No. AHU-
                                0085357.AH.01.11.Tahun 2026 tanggal 17 April 2026, yang telah dilaporkan oleh Perseroan
                                kepada OJK berdasarkan bukti tangkapan layar (screenshot) bukti elektronik kepada OJK
                                tanggal 24 April 2026 (Akta No. 17/2026”), di mana pemegang saham Perseroan menyetujui
                                pengangkatan Ahmad Ghufron sebagai Komisaris Perseroan.

                      Dengan demikian, susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan pada tanggal diterbitkannya
                      Prospektus ini adalah sebagai berikut:*

                      Dewan Komisaris
                      Presiden Komisaris/Komisaris Independen         :   Darmin Nasution
                      Komisaris Independen                            :   Rizal Bambang Prasetijo
                      Komisaris                                       :   Oza Olavia
                      Komisaris                                       :   Ahmad Ghufron
                      Komisaris                                       :   Supriya Prakash Sen
                      Komisaris                                       :   Marc Oliver Juenemann**
                      Komisaris                                       :   Yuji Fukuda

                      Direksi
                      Presiden Direktur (Chief Executive Officer)    : Rizki Pribadi Hasan
                      Direktur Keuangan (Chief Financial Officer)    : Eri Wibowo
                      Direktur Investasi (Chief Investment Officer   : Mohammad Ramadhan Harahap***
                      A) dan Direktur Investasi Sementara
                      (Interim Chief Investment Officer B)
                      Direktur Risiko (Chief Risk Officer)           : Lestari Andaluscia Umardin

                      * Penjelasan susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan sebagai berikut:
                          - Parjiono yang diangkat sebagai Komisaris Perseroan sebagaimana ternyata dalam Akta
                              No. 24/2025 telah mengundurkan diri dari jabatannya sejak tanggal 19 Juli 2025;
                          - Lodewijk Govaerts yang diangkat sebagai Komisaris Perseroan sebagaimana ternyata dalam
                              Akta No. 14/2025 telah berakhir masa jabatannya pada tanggal 22 Maret 2026;




                                                                           80



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 80                                                                                01/07/26 23.31
Page 111
                            -     Rinaldi Firmansyah yang diangkat sebagai Komisaris Independen Perseroan sebagaimana
                                  ternyata dalam Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Yang Diambil Di Luar
                                  Rapat PT Indonesia Infrastructure Finance Sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang
                                  Saham Luar Biasa No. 4 tanggal 5 April 2023, dibuat di hadapan Utiek Abdurachman, S.H.,
                                  MLI., M.Kn., Notaris di Jakarta, telah berakhir masa jabatannya pada tanggal 19 Maret 2026.

                      ** Berdasarkan Paspor Negara Jerman No. C74H8WZKX, nama yang bersangkutan adalah Marc
                      Oliver Jünemann.

                      *** Direktur Investasi (Chief Investment Officer A) dan Direktur Investasi Sementara (Interim Chief
                      Investment Officer B) masing-masing merupakan jabatan yang memiliki perbedaan cakupan sektor.
                      Fokus sektor Chief Investment Officer A yaitu sektor konektivitas, meliputi bandara, pelabuhan, jalan,
                      dan telekomunikasi sedangkan Chief Investment Officer B berfokus pada sektor energi
                      terbarukan/ketenagalistrikan, dan perluasan sektor infrastruktur lainnya.

                      Dewan Komisaris Perseroan terdiri dari 7 (tujuh) orang anggota, di mana 2 (dua) orang di antaranya
                      merupakan Komisaris Independen. Sehubungan dengan berakhirnya masa jabatan salah satu
                      Komisaris Independen Perseroan, yaitu Rinaldi Firmansyah, jumlah Komisaris Independen Perseroan
                      saat ini belum memenuhi ketentuan Pasal 20 ayat (3) POJK No. 33/2014, yang mensyaratkan bahwa
                      paling sedikit 30% (tiga puluh persen) dari jumlah seluruh anggota Dewan Komisaris merupakan
                      Komisaris Independen. Perseroan berkomitmen untuk mematuhi seluruh ketentuan peraturan
                      perundang-undangan yang berlaku, termasuk ketentuan mengenai komposisi Komisaris Independen
                      sebagaimana diatur dalam POJK No. 33/2014.

                      Perseroan telah menyelenggarakan rapat Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan pada tanggal
                      18 Juni 2026. Rapat tersebut telah menyetujui untuk merekomendasikan satu nama orang
                      perseorangan berkewarganegaraan Indonesia untuk diangkat sebagai Komisaris Independen
                      Perseroan. Rekomendasi tersebut akan disampaikan oleh Dewan Komisaris Perseroan kepada
                      pemegang saham Perseroan untuk ditindaklanjuti dengan persetujuan pengangkatan beliau sebagai
                      Komisaris Independen dalam RUPS Perseroan yang ditargetkan akan diperoleh pada bulan Juli 2026,
                      dengan ketentuan bahwa beliau akan efektif menjalankan tugas sebagai Komisaris Independen setelah
                      memperoleh persetujuan OJK atas penilaian kemampuan dan kepatutan beliau sebagaimana
                      disyaratkan dalam POJK No. 46/2020.

                      Komisaris Independen diangkat berdasarkan persetujuan pemegang saham melalui RUPS Perseroan.
                      Pengangkatan Komisaris Independen tidak mensyaratkan persetujuan dari regulator maupun instansi
                      terkait, namun sebelum melaksanakan tugas dan fungsinya, Komisaris Independen wajib memperoleh
                      persetujuan OJK melalui pelaksanaan penilaian kemampuan dan kepatutan. Selanjutnya, perubahan
                      susunan anggota Dewan Komisaris (termasuk akibat pengangkatan Komisaris Independen) wajib
                      diberitahukan kepada Menkum dan OJK.

                      Pengangkatan seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan telah sesuai dengan
                      ketentuan UUPT, Anggaran Dasar Perseroan, POJK No. 33/2014 dan POJK No. 46/2020.

                      Berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan, masa jabatan seluruh anggota Direksi dan anggota Dewan
                      Komisaris Perseroan adalah 3 (tiga) tahun setelah pengangkatan mereka oleh RUPS dan berakhir
                      3 (tiga) tahun setelah RUPS tersebut, dengan tidak mengurangi hak dari RUPS untuk memberhentikan
                      anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan sewaktu-waktu.




                                                                          81



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 81                                                                                 01/07/26 23.31
Page 112
                      Berikut adalah keterangan singkat dari anggota Dewan Komisaris dan Direksi:

                      Dewan Komisaris
                                                  Darmin Nasution
                                                  Presiden Komisaris & Komisaris Independen, 77 tahun

                                                  Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1948. Diangkat sebagai Komisaris sejak tahun
                                                  2020. Meraih gelar Sarjana Ekonomi (1978) dari Universitas Indonesia, gelar Magister dan
                                                  Doktoral bidang Ekonomi dari University of Paris pada tahun 1986.

                                                  Bergabung dengan Perseroan sejak tahun 2020 dan memiliki pengalaman kerja sebagai
                                                  berikut:

                                                  2020 – Sekarang   : Presiden Komisaris/Komisaris Independen di Perseroan
                                                  2020 – 2025       : Presiden Komisaris, PT Pupuk Indonesia (Persero)
                                                  2020 – 2025       : Presiden Komisaris, PT Smartfren Telecom Tbk
                                                  2019 – Sekarang   : Komisaris, PT FinAccel Teknologi Indonesia
                                                  2015 – 2019       : Menteri    Koordinator Bidang      Perekonomian,   Kementerian
                                                                      Koordinator Bidang Perekonomian
                                                  2010 – 2013       : Gubernur Bank Indonesia, Bank Indonesia
                                                  2009 – 2010       : Deputi Gubernur Senior, Bank Indonesia
                                                  2006 – 2009       : Direktur Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan Indonesia
                                                  2005 – 2006       : Kepala Bapepam dan LK, Kementerian Keuangan Indonesia
                                                  2000 – 2005       : Direktur Jenderal Keuangan, Kementerian Keuangan Indonesia

                                                  Rizal Bambang Prasetijo
                                                  Komisaris Independen, 60 tahun

                                                  Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1966. Menjabat sebagai Komisaris Independen
                                                  Perseroan sejak tahun 2023. Beliau meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas
                                                  Indonesia di tahun 1989.

                                                  Bergabung dengan Perseroan sejak tahun 2023 dan memiliki pengalaman kerja sebagai
                                                  berikut:

                                                  2024 – 2025     : Komisaris Independen, PT Mandala Finance Tbk
                                                  2023 – Sekarang : Komisaris Independen di Perseroan
                                                  2020 – 2025     : Anggota Komite Pemantau Investasi dan Manajemen Resiko,
                                                                    PT. Pertamina (Persero)
                                                  2015 – 2022     : Komisaris Utama/Komisaris Independen, PT. Trimegah Sekuritas
                                                                    Indonesia, Tbk.
                                                  2013 – 2014     : Anggota Dewan Komisaris, Lembaga Penjamin Simpanan
                                                  2008 – 2013     : Presiden Direktur, PT. J.P. Morgan Securities
                                                  2001 – 2008     : Head of Research & Indonesia Equity Strategist, PT. J.P Morgan
                                                                    Securities
                                                  1999 – 2001     : Thailand/Indonesia/Philippines Equity Strategist, PT. J.P Morgan
                                                                    Securities
                                                  1995 – 1999     : Indonesia Equity Strategist, PT. J.P Morgan Securities
                                                  1989 – 1995     : Indonesia Equity Analyst, PT. J.P Morgan Securities




                                                                                 82



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 82                                                                                          01/07/26 23.31
Page 113
                                                  Ahmad Ghufron
                                                  Komisaris, 54 tahun

                                                  Warga Negara Indonesia. Menjabat sebagai Komisaris Perseroan sejak tahun 2025.
                                                  Beliau meraih gelar Magister Bidang Akuntansi dari Universitas Indonesia pada tahun
                                                  2009.

                                                  Bergabung dengan Perseroan sejak tahun 2025 dan memiliki pengalaman kerja
                                                  sebagai berikut:

                                                  2025 – Sekarang   : Komisaris di Perseroan
                                                  2024 – 2025       : Komisaris PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia
                                                  2023 – 2025       : Dewan Pengawas di RSUP dr. Soeradji Tirto Negoro
                                                  2021 – Sekarang   : Inspektur VII di Inspektorat Jenderal, Kementerian Keuangan
                                                  2022 – 2024       : Komite Pemantau Risiko di PT Penjaminan Infrastruktur
                                                                      Indonesia
                                                  2018 – 2021       : Komite Standar Audit di Asosiasi Auditor Intern Pemerintah
                                                  2017 – 2022       : Komite Audit di PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia

                                                  Oza Olavia
                                                  Komisaris, 55 tahun

                                                  Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1971. Beliau meraih gelar Sarjana Farmasi
                                                  dari Universitas Andalas, Sumatera Barat, Indonesia pada tahun 1995, Magister Ilmu
                                                  Bahan-Bahan dari Universitas Indonesia, Depok, Indonesia pada tahun 2005.

                                                  Bergabung dengan Perseroan sejak tahun 2023 dan memiliki pengalaman kerja
                                                  sebagai berikut:

                                                  2023 – Sekarang : Komisaris di Perseroan
                                                  2023 – Sekarang : Kepala LNSW, Lembaga National Single Window (LNSW)
                                                  2021 – 2023     : Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Penerimaan Negara,
                                                                    Kementerian Keuangan
                                                  2017 – 2021     : Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sumatera
                                                                    Utara, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai
                                                  2016 – 2017     : Direktur Teknis Kepabeanan, Direktorat Jenderal Bea dan
                                                                    Cukai
                                                  2015 – 2016     : Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jakarta,
                                                                    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai
                                                  2013 – 2015     : Tenaga Pengkaji Bidang Pelayanan dan Penerimaan
                                                                    Kepabeanan dan Cukai, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai




                                                                                 83



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 83                                                                                         01/07/26 23.31
Page 114
                                                  Supriya Prakash Sen
                                                  Komisaris, 58 tahun

                                                  Warga Negara Singapura, lahir pada tahun 1965. Beliau meraih gelar B.ENGG
                                                  (Electronics & Communication) dari Bangalore University, Karnataka, India pada
                                                  tahun 1988 serta PGDM (Equivalent to MBA) di Indian Institute of Management
                                                  Calcutta, West Bengal, India pada tahun 1990.

                                                  Bergabung dengan Perseroan sejak tahun 2022 dan memiliki pengalaman kerja
                                                  sebagai berikut:

                                                  2022 – Sekarang : Komisaris di Perseroan
                                                  2020 – Sekarang : Independent Director, Azure Power
                                                  2021 – 2023     : Independent Director and Chair of Sustainability Committee,
                                                                    Averda International
                                                  2018 – 2023     : Independent Director and Chair of Strategic Council, Asean
                                                                    Financial Innovation Network
                                                  2015 – 2022     : Senior Advisor, Mckinsey & Co.
                                                  2013 – 2014     : Director, Red Ford Capital
                                                  2011 – 2012     : Senior Advisor, Citibank

                                                  Marc Oliver Jünemann
                                                  Komisaris, 57 tahun

                                                  Warga Negara Jerman. Beliau meraih gelar PhD in Economics di Universität
                                                  Göttingen, Göttingen, Jerman pada tahun 2005 serta Volkswirtschaftslehre Diplom
                                                  (setara dengan Master of Science) in Monetary and Development Economics di
                                                  Universität Göttingen, Göttingen, Jerman pada tahun 1998.

                                                  Bergabung dengan Perseroan sejak tahun 2022 dan memiliki pengalaman kerja
                                                  sebagai berikut:

                                                  2022 – Sekarang : Komisaris di Perseroan
                                                  2012 – Sekarang : Vice President, Financial Institutions Equity Department,
                                                                    Deutsche Investitions - und Entwicklungsgesellschaft (DEG)
                                                  2009 – 2012     : Senior Investment Manager, Financial Institutions Debt
                                                                    Department,        Deutsche       Investitions     -      und
                                                                    Entwicklungsgesellschaft (DEG)
                                                  2007 – 2009     : Portfolio Manager, HSH Investment Management
                                                  2003 – 2007     : Senior Analyst, HSH Nordbank
                                                  1999 – 2001     : Analyst, Helaba




                                                                                84



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 84                                                                                     01/07/26 23.31
Page 115
                                                  Yuji Fukuda
                                                  Komisaris, 51 tahun

                                                  Warga Negara Jepang. Beliau meraih gelar Bachelor of Law dari Keio University,
                                                  Jepang pada tahun 1997.
                                                  Bergabung dengan Perseroan sejak tahun 2024 dan memiliki pengalaman kerja
                                                  sebagai berikut:

                                                  2024 – Sekarang : Komisaris di Perseroan
                                                  2023 – 2025     : Managing Director Structured Finance Department Asia Pacific,
                                                                    Singapore, Sumitomo Mitsui Banking Corporation (Singapura)
                                                  2021 – 2023     : Joint General Manager Structured Finance Department,
                                                                    Sumitomo Mitsui Banking Corporation (Singapura)
                                                  2019 – 2021     : Investment Manager, Sumitomo Mitsui DS Asset Management
                                                                    Company, Limited.
                                                  2017 – 2019     : Head of Project Finance Group 3, Structured Finance
                                                                    Department, Tokyo, Sumitomo Mitsui Banking Corporation
                                                                    (Tokyo)
                                                  2013 – 2017     : Assistant General Manager Structured Finance Department,
                                                                    Sumitomo Mitsui Banking Corporation Europe, Limited.

                      DIREKSI
                                                  Rizki Pribadi Hasan
                                                  Presiden Direktur / Chief Executive Officer, 59 tahun

                                                  Warga Negara Indonesia, Menjabat sebagai Direktur Perseroan sejak tahun 2022.
                                                  Beliau meraih gelar Bachelor of Science di bidang Economic and General Business
                                                  dari Texas Christian University pada tahun 1989.

                                                  Bergabung dengan Perseroan sejak tahun 2022 dan memiliki pengalaman kerja
                                                  sebagai berikut:

                                                  2025 – Sekarang : Presiden Direktur di Perseroan
                                                  2025 – 2025     : Presiden Direktur dan Direktur Keuangan Sementara
                                                                    di Perseroan
                                                  2024 – 2025     : Presiden Direktur Sementara dan Direktur Keuangan
                                                                    di Perseroan
                                                  2023 – 2024     : Direktur Keuangan dan Direktur Risiko Sementara di Perseroan
                                                  2022 – 2025     : Direktur Keuangan di Perseroan
                                                  2019 – 2022     : Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia, PT Jasa Armada
                                                                    Indonesia Tbk
                                                  2019 – 2019     : Advisor, ZENSUNG Singapore PTE LTD
                                                  2016 – 2018     : Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia, PT Patra Jasa
                                                  2011 – 2015     : Executive Director – Country Head of Financial Institutions,
                                                                    Standard Chartered Bank Indonesia
                                                  2010 – 2010     : Financial Institutions & Syndication Head, PT Bank CIMB Niaga
                                                                    Tbk.
                                                  2009 – 2010     : Corporate Client Solutions 2 Head, PT Bank CIMB Niaga Tbk.
                                                  2006 – 2007     : Corporate Secretary and Corporate Affairs Head, PT Bank CIMB
                                                                    Niaga Tbk.
                                                  1999 – 2005     : Financial Institutions & Product Group Head, PT Bank CIMB
                                                                    Niaga Tbk.




                                                                                  85



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 85                                                                                     01/07/26 23.31
Page 116
                                                  Eri Wibowo
                                                  Direktur Keuangan / Chief Financial Officer, 51 tahun

                                                  Warga Negara Indonesia. Menjabat sebagai Direktur Keuangan Perseroan sejak
                                                  tahun 2025. Beliau meraih gelar Sarjana Akuntansi dari Universitas Indonesia pada
                                                  tahun 1997 dan gelar Master of Science bidang Finance dari George Washington
                                                  University pada tahun 1999.

                                                  Bergabung dengan Perseroan sejak tahun 2025 dan memiliki pengalaman kerja
                                                  sebagai berikut:

                                                  2025 – Sekarang    : Direktur Keuangan di Perseroan
                                                  2024 – 2025        : Senior Advisor, Thinkcap Partners
                                                  2023 – 2024        : Senior Investment Officer, International Finance Corporation
                                                  2013 – 2022        : Executive Vice President, Head of Financing, PT Sarana Multi
                                                                       Infrastruktur (Persero)
                                                  2011 – 2013        : Vice President, Trade & Commodity Finance, Rabobank
                                                                       Indonesia
                                                  2008 – 2011        : Assistant Vice President, Global Energy & Commodities, Natixis
                                                  2007 – 2008        : Relationship Manager, Local Corporate, Standard Chartered
                                                                       Bank
                                                  2004 – 2006        : Relationship Manager, Corporate Banking, Bank CIMB Niaga
                                                  2001 – 2004        : Associate, Abacus Capital

                                                  Mohammad Ramadhan Harahap
                                                  Direktur Investasi / Chief Investment Officer A, 57 tahun

                                                  Warga Negara Indonesia, Menjabat sebagai Direktur Perseroan sejak tahun 2020.
                                                  Beliau meraih gelar Sarjana Teknik Mesin dari Universitas Indonesia pada tahun
                                                  1992, gelar Master of Science bidang Engineering/Industrial Management dari
                                                  Northeastern University pada tahun 1995.

                                                  Bergabung dengan Perseroan sejak tahun 2020 dan memiliki pengalaman kerja
                                                  sebagai berikut:

                                                  2020 – Sekarang    : Direktur Investasi di Perseroan
                                                  2014 – 2020        : Head of Banking Large Local Corporates, HSBC Indonesia
                                                  2007 – 2014        : Direktur, Standard Chartered Bank
                                                  2000 – 2007        : Relationship Manager – Full Relationship – Corporate Lending,
                                                                       PT Bank Danamon Tbk
                                                  1996 – 1999        : Relationship Manager, Bank PDFCI




                                                                                   86



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 86                                                                                         01/07/26 23.31
Page 117
                                                  Lestari Andaluscia Umardin
                                                  Direktur Risiko / Chief Risk Officer, 54 tahun

                                                  Warga Negara Indonesia. Menjabat sebagai Direktur Risiko Perseroan sejak tahun
                                                  2023. Beliau meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Katolik Parahyangan
                                                  pada tahun 1994 dan gelar Magister Manajemen dari Universitas Katolik Indonesia
                                                  Atma Jaya pada tahun 2002.

                                                  Bergabung dengan Perseroan sejak tahun 2023 dan memiliki pengalaman kerja
                                                  sebagai berikut:

                                                  2023 – Sekarang : Direktur Risiko di Perseroan
                                                  2019 – 2023     : Head of Risk Management and Risk Regulatory Engagement,
                                                                    PT Bank HSBC Indonesia
                                                  2017 – 2019     : Chief Credit Approval Officer, PT Bank HSBC Indonesia
                                                  2014 – 2017     : Country Head of Wholesale Credit and Market Risk,
                                                                    The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited –
                                                                    Indonesia Branch
                                                  2013 – 2014     : Country Head of Business Banking, The Hongkong and
                                                                    Shanghai Banking Corporation Limited – Indonesia Branch
                                                  2012 – 2013     : Head of Risk Analysis Unit – Commercial Banking,
                                                                    The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited –
                                                                    Indonesia Branch

                      Anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan sebagai berikut telah memenuhi ketentuan penilaian
                      kemampuan dan kepatutan sesuai POJK No. 46/2020:

                      1.        Darmin Nasution yang menjabat sebagai Presiden Komisaris Perseroan berdasarkan Keputusan
                                Anggota Dewan Komisioner OJK No. KEP-50/PL.02/2023 tentang Hasil Penilaian Kemampuan
                                dan Kepatutan Sdr. Darmin Nasution selaku Calon Presiden Komisaris PT Indonesia
                                Infrastructure Finance tanggal 7 Oktober 2023;

                      2.        Rizal Bambang Prasetijo yang menjabat sebagai Komisaris Independen Perseroan berdasarkan
                                Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK No. KEP-124/PL.02/2024 tentang Hasil Penilaian
                                Kemampuan dan Kepatutan Sdr. Rizal Bambang Prasetijo selaku Calon Komisaris Independen
                                PT Indonesia Infrastructure Finance tanggal 8 April 2024;

                      3.        Oza Olavia yang menjabat sebagai Komisaris Perseroan berdasarkan Keputusan Anggota
                                Dewan Komisioner OJK No. KEP-155/PL.02/2023 tentang Hasil Penilaian Kemampuan dan
                                Kepatutan Sdr. Oza Olavia selaku Calon Komisaris PT Indonesia Infrastructure Finance tanggal
                                20 November 2023;

                      4.        Marc Oliver Jünemann yang menjabat sebagai Komisaris Perseroan berdasarkan Keputusan
                                Anggota Dewan Komisioner OJK No. KEP-773/NB.11/2022 tentang Hasil Penilaian Kemampuan
                                dan Kepatutan Sdr. Marc Oliver Jünemann selaku Calon Komisaris PT Indonesia Infrastructure
                                Finance tanggal 29 November 2022;

                      5.        Yuji Fukuda yang menjabat sebagai Komisaris Perseroan berdasarkan Keputusan Anggota
                                Dewan Komisioner OJK No. KEP-289/PL.02/2024 tentang Hasil Penilaian Kemampuan dan
                                Kepatutan Sdr. Yuji Fukuda selaku Calon Komisaris PT Indonesia Infrastructure Finance tanggal
                                26 Juni 2024;

                      6.        Supriya Prakash Sen yang menjabat sebagai Komisaris Perseroan berdasarkan Keputusan
                                Anggota Dewan Komisioner OJK No. KEP-727/NB.11/2022 tentang Hasil Penilaian Kemampuan
                                dan Kepatutan Sdri. Supriya Prakash Sen selaku Calon Komisaris PT Indonesia Infrastructure
                                Finance tanggal 17 November 2022;



                                                                                   87



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 87                                                                                     01/07/26 23.31
Page 118
                      7.        Ahmad Ghufron yang menjabat sebagai Komisaris Perseroan berdasarkan Keputusan Anggota
                                Dewan Komisioner OJK No. No. KEP-61/PL.02/2026 tentang Hasil Penilaian Kemampuan dan
                                Kepatutan Sdr. Ahmad Ghufron selaku Calon Komisaris PT Indonesia Infrastructure Finance
                                tanggal 17 Maret 2026;

                      8.        Rizki Pribadi Hasan yang menjabat sebagai Presiden Direktur Perseroan berdasarkan
                                Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEP-165/PL.02/2025 tentang Hasil Penilaian
                                Kemampuan dan Kepatutan Sdr. Rizki Pribadi Hasan selaku Calon Presiden Direktur
                                PT Indonesia Infrastructure Finance tanggal 15 Juli 2025;

                      9.        Eri Wibowo yang menjabat sebagai Direktur Keuangan berdasarkan Keputusan Anggota Dewan
                                Komisioner OJK No. KEP-217/PL.02/2025 tentang Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan
                                Sdr. Eri Wibowo selaku Calon Direktur Keuangan PT Indonesia Infrastructure Finance tanggal
                                14 Agustus 2025;

                      10.       Mohammad Ramadhan Harahap yang menjabat sebagai Direktur Investasi Perseroan
                                berdasarkan Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK No. KEP-21/PL.02/2023 tentang Hasil
                                Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Sdr. Mohammad Ramadhan Harahap selaku Calon
                                Direktur Investasi PT Indonesia Infrastructure Finance tanggal 8 September 2023; dan

                      11.       Lestari Andaluscia Umardin yang menjabat sebagai Direktur Risiko Perseroan berdasarkan
                                Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEP-39/PL.02/2024 tentang Hasil Penilaian
                                Kemampuan dan Kepatutan Sdri. Lestari A. Umardin selaku Calon Direktur Risiko PT Indonesia
                                Infrastructure Finance tanggal 6 Februari 2024.

                      Tidak ada sifat hubungan keluarga di antara anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris Perseroan.

                      Masing-masing anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan tidak memiliki kontrak terkait dengan
                      imbalan kerja setelah masa kerjanya berakhir.

                      Tidak terdapat kepentingan lain yang bersifat material di luar kapasitas anggota Direksi terkait
                      Penawaran Umum atau pencatatannya di Bursa Efek. Selain itu, tidak terdapat hal yang dapat
                      menghambat kemampuan anggota Direksi untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai
                      anggota Direksi Perseroan demi kepentingan Perseroan.

                      E.        TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK (Good Corporate Governance)
                      Praktik penerapan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance - “GCG”)
                      merupakan salah satu kunci utama bagi Perusahaan dalam mencapai tujuan bisnis dan keberlanjutan
                      usaha. Penerapan GCG tidak hanya berkontribusi terhadap kinerja Perusahaan tetapi juga
                      memberikan nilai tambah bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan Perusahaan. Bagi
                      Perseroan, praktik penerapan prinsip GCG menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pengelolaan
                      Perusahaan secara profesional dan terpercaya. Berlandaskan pemahaman tersebut, Perseroan
                      mendasari seluruh kegiatan operasional pada prinsip-prinsip GCG yang berlaku secara umum.

                      Adapun prinsip GCG yang diterapkan Perusahaan terdiri dari nilai transparansi, akuntabilitas, tanggung
                      jawab, independensi, dan kewajaran. Penerapan kelima prinsip tersebut sejalan dengan peraturan
                      perundang-undangan yang berlaku dan disesuaikan dengan aktivitas bisnis Perusahaan. Perseroan
                      juga memiliki unit-unit kerja yang bertugas mengawasi dan melakukan evaluasi implementasi GCG
                      secara periodik dan independen agar dapat ditingkatkan ke depannya.

                      Perusahaan memiliki komitmen terhadap praktik penerapan GCG di dalam Laporan Tahunan dengan
                      menyajikan informasi dan data yang transparan dan akurat serta disusun sesuai dengan kebutuhan
                      pihak-pihak terkait. Upaya ini tidak hanya bermaksud sebagai pemenuhan kewajiban Perusahaan,
                      namun juga sebagai acuan untuk menjadi entitas usaha yang lebih baik.




                                                                         88



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 88                                                                                01/07/26 23.31
Page 119
                      Struktur tata kelola Perusahaan dibentuk berdasarkan ketentuan Pasal 1 UUPT dan terdiri dari RUPS,
                      Dewan Komisaris, Direksi, serta organ-organ pendukung lainnya seperti Sekretaris Perusahaan,
                      Satuan Pengendalian Internal, dan Komite Audit. Penyusunan struktur ini juga memperhatikan
                      pemetaan fungsi atau kegiatan usaha berdasarkan standar etika bisnis serta memastikan mekanisme
                      check and balance dapat berjalan dengan efektif.

                      Organ-organ utama GCG Perseroan terdiri dari:
                      1.   RUPS, merupakan organ tertinggi GCG dengan kewenangan yang tidak diberikan kepada
                           Dewan Komisaris maupun Direksi dengan batasan yang ditetapkan dalam undang-undang dan
                           Anggaran Dasar Perusahaan. Kewenangan RUPS meliputi:
                           ­     Mengangkat dan memberhentikan anggota Dewan Komisaris dan Direksi;
                           ­     Mengevaluasi kinerja Direksi dan Dewan Komisaris;
                           ­     Menyetujui laporan keuangan Perseroan; dan
                           ­     Menentukan remunerasi anggota Dewan Komisaris dan Direksi.
                      2.   Dewan Komisaris, bertanggung jawab menjalankan fungsi pengawasan atas kebijakan dan
                           pengelolaan yang dijalankan oleh Direksi. Selain itu, Dewan Komisaris berkewajiban untuk
                           memberikan masukan dan rekomendasi kepada Direksi dengan mempertimbangkan
                           kepentingan terbaik dan tujuan Perusahaan. Peran ini juga mencakup pengawasan pada
                           pelaksanaan Rencana Kerja dan Anggaran Perseroan, peraturan di dalam Anggaran Dasar,
                           keputusan RUPS, dan hukum serta regulasi yang berlaku sesuai dengan kepentingan
                           Perseroan.
                      3.   Direksi, berwenang dan bertanggung jawab penuh atas pengurusan Perusahaan untuk
                           kepentingan Perusahaan, sesuai dengan maksud dan tujuan Perusahaan serta mewakili
                           Perusahaan, baik di dalam maupun di luar pengadilan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar.

                      1.        Dewan Komisaris dan Direksi
                      Tugas dan Wewenang Dewan Komisaris
                      Dewan Komisaris adalah organ utama Perseroan yang bertugas melakukan pengawasan secara umum
                      dan/atau khusus sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar serta memberikan nasihat kepada Direksi
                      terkait kepengurusan perusahaan yang dilakukan oleh Direksi. Selain itu, Dewan Komisaris juga
                      berperan dalam memberikan masukan atau rekomendasi kepada Direksi terkait keputusan strategis
                      Perseroan dengan mempertimbangkan kepentingan terbaik Perseroan serta memastikan bahwa
                      Perseroan telah melaksanakan prinsip-prinsip GCG pada setiap proses bisnisnya.

                      Berdasarkan isi Piagam Dewan Komisaris, tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris Perseroan
                      adalah sebagai berikut:
                      1)    Melaksanakan peran pengawasan dan pemberian nasihat dalam hal pengelolaan organisasi,
                            bisnis, dan operasional untuk kepentingan para Pemegang Saham, sesuai dengan Visi, Misi,
                            dan Tujuan Perseroan;
                      2)    Mengawasi kebijakan Direksi, termasuk pencapaian atas tujuan Perseroan dan kepatuhan
                            terhadap hukum dan peraturan yang berlaku;
                      3)    Mengevaluasi dan memberikan nasihat secara berkala atas pelaksanaan manajemen risiko dan
                            sistem pengendalian internal, serta memberikan persetujuan atas perubahan yang diperlukan
                            atau tindakan korektif mengenai sistem tersebut;
                      4)    Melaksanakan tugas sesuai dengan kepentingan Perseroan dan bisnis yang terkait dengannya,
                            dengan mempertimbangkan hak para pemangku kepentingan.

                      Lebih lanjut, berdasarkan Pasal 14 Anggaran Dasar Perseroan, Dewan Komisaris memiliki sejumlah
                      hak dan kewenangan, yakni:
                      1)    Dewan Komisaris mempunyai kewenangan untuk melakukan segala tindakan yang diperlukan
                            atau disyaratkan untuk mengawasi kepengurusan Perseroan dan memberikan nasehat kepada
                            Direksi termasuk akan tetapi tidak terbatas pada tindakan sebagaimana diatur dalam Pasal 14;
                      2)    Dewan Komisaris wajib menyampaikan laporan mengenai pelaksanaan tugas pengawasannya
                            kepada RUPS Tahunan;



                                                                      89



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 89                                                                            01/07/26 23.31
Page 120
                      3)        Setiap anggota Dewan Komisaris atau pihak lain yang diberikan kuasa berdasarkan keputusan
                                yang diambil secara bulat oleh Dewan Komisaris dapat memeriksa dan menelaah seluruh atau
                                setiap akun, pembukuan, catatan, perjanjian dan dokumen Perseroan lainnya, dapat melakukan
                                pemeriksaan, penelaahan, dan inspeksi atas aset Perseroan di manapun letaknya dan dapat
                                memasuki setiap bangunan atau halaman lain yang dimiliki, disewa, atau di bawah penguasaan
                                Perseroan untuk melakukan pemeriksaan, penelaahan dan inspeksi, dengan ketentuan bahwa
                                Dewan Komisaris atau setiap anggotanya atau pihak yang diberi kuasa memberikan
                                pemberitahuan tertulis kepada Presiden Direktur sekurang-kurangnya 10 (sepuluh) hari sebelum
                                melakukan pemeriksaan, penelaahan, atau inspeksi tersebut;
                      4)        Pembagian tugas di antara para anggota Dewan Komisaris akan diatur dan ditentukan oleh
                                RUPS;
                      5)        Dewan Komisaris, berdasarkan keputusan rapat Dewan Komisaris, dapat sewaktu waktu
                                memberhentikan untuk sementara waktu anggota Direksi dari jabatannya apabila ia telah
                                bertindak (selain dengan cara yang tidak material) bertentangan dengan Anggaran Dasar atau
                                ia telah melalaikan kewajibannya atau karena alasan penting lainnya. Pemberhentian sementara
                                tersebut harus diberitahukan kepada pihak yang bersangkutan disertai dengan alasannya;
                      6)        Dalam waktu 10 (sepuluh) hari setelah pemberhentian sementara tersebut, Dewan Komisaris
                                harus menyampaikan pemberitahuan kepada setiap pemegang saham berdasarkan ketentuan
                                dalam Pasal 19 di bawah ini agar RUPS Luar Biasa diselenggarakan dalam jangka waktu
                                30 (tiga puluh) hari setelah pemberhentian sementara seorang anggota Direksi atau jika Rapat
                                gagal untuk memberhentikan anggota Direksi tersebut dalam jangka waktu 30 (tiga puluh) hari
                                maka pemberhentian sementara itu berakhir dengan sendirinya.
                      7)        Pemberitahuan tersebut harus memuat alasan pemberhentian sementara dan harus pula
                                dikirimkan kepada anggota Direksi yang diberhentikan sementara tersebut. Anggota Direksi
                                tersebut berhak hadir di RUPS Luar Biasa tersebut dan menjelaskan tindakannya atau hal yang
                                tidak dilakukannya. Rapat tersebut dipimpin oleh Presiden Komisaris atau oleh salah seorang
                                anggota Dewan Komisaris yang ditunjuk oleh Dewan Komisaris untuk keperluan itu atau dalam
                                hal tidak terdapatnya penunjukan tersebut, oleh seseorang yang dipilih dari mereka yang hadir
                                dalam Rapat.
                      8)        RUPS tersebut hanya berhak dan berwenang untuk memutuskan apakah anggota Direksi yang
                                diberhentikan untuk sementara itu diberhentikan atau pemberhentian sementara tersebut dicabut
                                setelah memanggil dan mendengar dari anggota Direksi yang bersangkutan yang diberi
                                kesempatan yang cukup untuk hadir di RUPS untuk membela diri atas tuduhan-tuduhan
                                terhadapnya;
                      9)        Apabila pemberitahuan sebagaimana disebutkan dalam ayat 6 di atas tidak diberikan dalam
                                jangka waktu 10 (sepuluh) hari setelah pemberhentian sementara atau jika RUPS Luar Biasa
                                tersebut tidak diselenggarakan dalam jangka waktu 30 (tiga puluh) hari setelah pemberhentian
                                sementara seorang anggota Direksi atau jika Rapat gagal untuk memberhentikan anggota
                                Direksi tersebut dalam jangka waktu 30 (tiga puluh) hari maka pemberhentian sementara itu
                                berakhir dengan sendirinya;
                      10)       Apabila semua anggota Direksi diberhentikan untuk sementara atau karena sebab apapun juga
                                tidak ada anggota Direksi sama sekali, anggota Dewan Komisaris mengurus Perseroan untuk
                                sementara waktu dan harus memanggil RUPS dalam jangka waktu 30 (tiga puluh) hari setelah
                                terjadinya hal tersebut untuk mengangkat para anggota Direksi baru. Dewan Komisaris berhak
                                untuk memberi kuasa kepada 1 (satu) atau lebih anggota Dewan Komisaris untuk mengurus
                                Perseroan hingga diangkatnya para anggota Direksi baru;
                      11)       Dalam melaksanakan tugas pengawasannya, Dewan Komisaris akan membentuk, antara lain,
                                komite-komite sebagai berikut:
                                a.     Komite audit yang akan bertanggung jawab untuk menelaah pengawasan internal dan
                                       laporan keuangan Perseroan dan membahas dengan auditor mengenai kebijakan
                                       akuntansi yang akan diterapkan dalam Perseroan;
                                b.     Komite nominasi dan remunerasi yang akan bertanggung jawab untuk mengajukan calon
                                       anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris, tanpa mengesampingkan ketentuan Pasal
                                       13 ayat (4) dalam Anggaran Dasar ini (namun pengangkatan Direktur atau Komisaris akan




                                                                          90



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 90                                                                                 01/07/26 23.31
Page 121
                                      dilakukan dalam RUPS), mengusulkan remunerasi anggota Direksi dan Dewan Komisaris,
                                      dan menentukan kebijakan umum bagi karyawan Perseroan;
                                c.    Komite manajemen risiko yang akan bertanggung jawab atas pengembangan dan
                                      pengawasan program manajemen risiko Perseroan, pengenalan terhadap pengendalian
                                      risiko yang memadai atas aset dan kewajiban keuangan Perseroan, dan pemberian
                                      rekomendasi yang berkaitan dengan pengurangan risiko; dan
                                d.    Komite investasi Perseroan secara keseluruhan yang dibuat oleh Direksi, (2) portofolio
                                      investasi Perseroan, dan (3) proyek proyek yang akan dibiayai oleh Perseroan.
                      12)       Anggota setiap komite tersebut di atas mencakup sekurang-kurangnya 1 (satu) Komisaris yang
                                dicalonkan oleh Pemegang Saham pendiri yang berbentuk badan usaha milik negara dan 2 (dua)
                                Komisaris yang dicalonkan oleh pemegang saham pendiri yang berbentuk lembaga pembiayaan
                                pembangunan internasional dan jika dianggap perlu oleh Dewan Komisaris, seorang Komisaris
                                Independen. Lingkup tanggung jawab yang rinci dari masing-masing komite akan diputuskan
                                dengan suara bulat dari seluruh anggota Dewan Komisaris dalam suatu Rapat Dewan Komisaris.

                      Tugas dan Wewenang Direksi
                      Berikut ini adalah uraian tugas dan tanggung jawab utama Direksi secara kolegial sebagaimana
                      tertuang dalam Piagam Direksi, adalah sebagai berikut:

                      Terkait Kepatuhan terhadap Peraturan dan Perundang-Undangan
                      1)        Direksi wajib bertanggung jawab dengan penuh integritas dalam melakukan tugas sesuai dengan
                                ketentuan dan peraturan yang berlaku;
                      2)        Setiap anggota Direksi secara individual bertanggung jawab atas kesalahannya sendiri atau
                                kelalaian dalam melaksanakan tugasnya; dan
                      3)        Para anggota Direksi wajib bertanggung jawab untuk melaksanakan proses kepatuhan dan
                                memastikan bahwa semua kewajiban telah dipenuhi sesuai dengan Anggaran Dasar dan RUPS
                                Tahunan, berdasarkan ketentuan dan peraturan yang berlaku.

                      Terkait Hubungan dengan Dewan Komisaris dan Pemegang Saham
                      1)        Memastikan pelaksanaan atas keputusan yang dibuat dalam RUPS, Dewan Komisaris, dan
                                Anggaran Dasar;
                      2)        Memberikan informasi kepada Dewan Komisaris dan Pemegang Saham; mengatur komunikasi
                                dengan Pemegang Saham, Dewan Komisaris, dan lainnya pihak yang berkepentingan, termasuk
                                tugas dan tanggung jawab Direksi dan setiap anggota Direksi;
                      3)        Mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugasnya kepada Pemegang Saham dan memberikan
                                tanggapan atas saran dari Dewan Komisaris dan Pemegang Saham;
                      4)        Mempersiapkan laporan berkala dengan tepat waktu dan sesuai dengan ketentuan dan
                                peraturan yang berlaku serta laporan lainnya sesuai dengan permintaan Pemegang Saham;
                      5)        Mengadakan RUPS Tahunan berdasarkan permintaan tertulis dari satu atau lebih Pemegang
                                Saham yang memiliki hak suara yang sah dan yang mewakili setidaknya 1/10 (satu per sepuluh)
                                dari total saham yang diterbitkan;
                      6)        Mempersiapkan dan mengelola Daftar Pemegang Saham dan Daftar Khusus yang berisi
                                kepemilikan saham anggota Dewan Komisaris dan Direksi dan keluarganya, baik di Perseroan
                                maupun di perusahaan lainnya;
                      7)        Melakukan konsultasi dengan Dewan Komisaris atas pemberian kredit di atas total yang telah
                                ditentukan;
                      8)        Menetapkan visi, misi, nilai-nilai, dan budaya perusahaan Perseroan;
                      9)        Menjaga kegiatan operasional Perseroan agar sejalan dengan bisnis dan tujuan Perusahaan;
                      10)       Membuat rencana kerja, anggaran tahunan, dan rencana lainnya yang terkait dengan bisnis
                                Perseroan;
                      11)       Menentukan remunerasi untuk manajemen senior dan karyawan kunci, serta menjaga
                                konsistensi remunerasi tersebut agar selaras dengan budaya, tujuan, strategi, tugas dan




                                                                         91



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 91                                                                                01/07/26 23.31
Page 122
                                tanggung jawab yang tercantum dalam peraturan yang berlaku, Anggaran Dasar Perseroan, dan
                                lingkungan usaha; serta
                      12)       Menyeimbangkan kepentingan seluruh pemangku kepentingan dari Perseroan.

                      Tanggung Jawab terkait Pelaporan Keuangan
                      1)        Menjaga pembukuan dan administrasi Perseroan sesuai dengan praktik-praktik dan ketentuan
                                yang berlaku;
                      2)        Mengembangkan sistem akuntansi yang sesuai dengan Standar Akuntansi Indonesia dan
                                prinsip-prinsip pengendalian internal, terutama dalam hal pencatatan, pengarsipan,
                                pengawasan, dan pengelolaan; serta
                      3)        Mempersiapkan Laporan Tahunan dan laporan terkait untuk RUPS Tahunan termasuk Laporan
                                Keuangan dan prosedur akuntansi.

                      Tanggung jawab terkait Manajemen dan Pengendalian Risiko
                      1)        Memastikan Perusahaan memiliki proses yang tepat dan sistematis dalam mengidentifikasi,
                                mengukur, serta mengendalikan risiko;
                      2)        Memastikan bahwa sistem dan proses yang tepat telah dilakukan untuk pemantauan dan
                                pelaporan risiko utama yang dihadapi oleh Perseroan;
                      3)        Memantau dan mengevaluasi keberadaan proses Manajemen dalam menilai kecukupan sistem
                                manajemen risiko dan pengendalian internal, pelaporan keuangan, serta kepatuhan;
                      4)        Memastikan keberadaan sistem pengendalian yang efektif untuk memastikan;
                                i.      Keandalan dan integritas dan informasi;
                                ii.     Kepatuhan terhadap kebijakan yang berlaku, rencana prosedur, dan peraturan;
                                iii.    Pemeliharaan aset Perusahaan;
                                iv.     Penggunaan sumber daya secara ekonomis dan efisien; dan
                                v.      Pencapaian atas tujuan dan sasaran operasional yang telah ditentukan.
                      5)        Melaksanakan evaluasi tahunan dalam rangka menyusun pernyataan kepada publik mengenai
                                pengendalian internal Perusahaan untuk memastikan bahwa semua aspek penting dari
                                pengendalian internal yang dimiliki telah dipertimbangkan untuk dievaluasi sampai dengan
                                tanggal persetujuan Laporan Tahunan;
                      6)        Direksi bertanggung jawab menciptakan struktur organisasi, tugas, dan struktur tanggung jawab
                                yang jelas, termasuk penunjukan Manajemen; dan
                      7)        Direksi bertanggung jawab untuk memanfaatkan hasil audit internal maupun eksternal secara
                                efektif.

                      Tugas dan Tanggung Jawab Fungsional
                      Terkait dengan fungsinya secara umum, Direksi bertanggung jawab untuk:
                      1)     Merumuskan dan melaksanakan visi, strategi, rencana tahunan, tujuan, dan anggaran
                             Perseroan, serta memastikan keselarasan dan dukungan dari Dewan Komisaris dan Pemegang
                             Saham, memberikan arahan kepada tiap unit dalam perusahaan untuk mencapai keberhasilan
                             dalam tumbuh kembangnya sehingga dapat menjadi perusahaan yang menguntungkan dan
                             berkelanjutan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang;
                      2)     Membangun, menetapkan, melaksanakan dan mengoordinasikan secara efektif struktur dan
                             kerangka kerja tata kelola perusahaan yang mencakup kebijakan, prosedur, dan prinsip-prinsip
                             pemisahan wewenang dan tanggung jawab (“Chinese Wall”) untuk memastikan pelaksanaan
                             strategi dan rencana tahunan Perseroan serta kepatuhan terhadap kebijakan dan pedoman
                             peraturan yang berlaku senantiasa berjalan secara efektif dan efisien;
                      3)     Mengembangkan,mengelola bisnis dan berhubungan dengan para pemilik kepentingan lainnya
                             serta bertindak sebagai perwakilan resmi dari Perseroan bagi para pemilik kepentingan lainnya
                             dan membangun merek dagang Perseroan dalam rangka membentuk posisi yang
                             menguntungkan baik secara politis dan yuridis, serta kondisi bisnis dan citra publik yang baik
                             sebagai prasyarat untuk keberhasilan perusahaan pembiayaan infrastruktur;




                                                                          92



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 92                                                                                 01/07/26 23.31
Page 123
                      4)        Memastikan pengaruh kebijakan dan peraturan atas landscape infrastruktur, penasihat proyek
                                strategis, dan pengatur pendanaan atas nama klien berdasarkan produk fee based dan Advisory
                                dalam rangka menciptakan dan menumbuhkembangkan portofolio proyek-proyek infrastruktur
                                demi terwujudnya Perseroan yang menguntungkan dan berkelanjutan;
                      5)        Memastikan pengembangan penawaran produk baru yang lebih baik, yang sesuai dengan
                                kondisi di Indonesia, menjamin akses ke pendanaan (jangka panjang), serta menawarkan dana
                                dan produk berbasis non-dana untuk proyek-proyek infrastruktur yang potensial dengan
                                mempertimbangkan perspektif investor dalam rangka meningkatkan investasi PPP dalam
                                proyek-proyek Infrastruktur di Indonesia;
                      6)        Memastikan kerangka kerja Manajemen Risiko yang terintegrasi dan kebijakan untuk berbagai
                                jenis risiko, serta budaya sadar risiko di Perseroan dan memperhitungkan parameter risiko dalam
                                semua keputusan bisnis. Hal ini dilakukan untuk menjaga portofolio infrastruktur proyek dan
                                investasi yang sehat dalam parameter risiko dan anggaran;
                      7)        Memastikan perencanaan dan siklus pengendalian, integritas dalam administrasi dan
                                pembukuan, operasi dan perencanaan pajak yang efektif dan efisien, serta laporan keuangan
                                interim dan tahunan, dalam rangka memimpin Perseroan untuk mencapai tujuan finansialnya
                                secara efektif dan efisien, serta memberikan wawasan kepada Direksi, Dewan Komisaris, dan
                                pemangku kepentingan lainnya atas posisi keuangan dan kinerja Perseroan;
                      8)        Memastikan integritas, efektivitas, dan efisiensi dari unit-unit yang berfungsi sebagai pendukung
                                seperti bagian Hukum, IT, Audit, SDM, Komunikasi dan Pengadaan, sehingga tujuan bisnis
                                Perseroan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang dapat dicapai dengan cara yang
                                efektif dan efisien;
                      9)        Mengembangkan dan menerapkan kegiatan monitoring dan infrastruktur pelaporan Perseroan,
                                pelaporan dan pemberian nasihat tentang kegiatan Perseroan dan portofolio untuk memperoleh
                                informasi yang benar guna melakukan tindakan yang tepat dalam memberikan informasi kepada
                                Dewan Komisaris, namun tetap mematuhi kewajiban pelaporan yang diatur dalam peraturan
                                perusahaan; dan
                      10)       Mengembangkan dan memimpin tim yang efektif, memastikan struktur organisasi, tata kelola
                                dan proses Perseroan yang baik (termasuk di dalamnya adanya pemisahan wewenang yang
                                tegas antara unit Advisory dan Investasi), dan mengembangkan, menjaga budaya, serta nilai-
                                nilai inti Perseroan sehingga rencana strategis dan tujuan Perseroan dapat tercapai.

                      Perseroan telah menetapkan pembagian tugas yang jelas terhadap seluruh anggota Direksi untuk
                      mendukung kelancaran dan efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi dengan
                      mempertimbangkan latar belakang, pengalaman kerja profesional sesuai bidang ilmu, dan keahlian
                      masing-masing Direksi, dengan uraian sebagai berikut:

                                 Nama                 Jabatan                      Tugas dan tanggung jawab
                       Rizki Pribadi Hasan Presiden Direktur Berperan untuk mengatur seluruh anggota Direksi dan
                                                             bertanggung jawab memimpin Perseroan. Semua Direktur
                                                             bertanggung jawab langsung kepadanya.

                                                                    Bertanggung jawab untuk memastikan bahwa Perseroan
                                                                    beroperasi dalam batas-batas yang ditentukan dalam
                                                                    undang-undang, peraturan nasional dan internasional (di
                                                                    manapun berlaku), dan selalu mematuhinya. Presiden
                                                                    Direktur memberikan nasihat tentang semua aspek operasi
                                                                    Perseroan dan memantau kepatuhannya terhadap semua
                                                                    ketentuan nasional dan internasional.
                       Mohammad                   Direktur Investasi Bertanggung jawab atas semua aktivitas pendanaan dan
                       Ramadhan                   / Chief Investment non-pendanaan (kecuali advisory) Perseroan, termasuk
                       Harahap                    Officer A          pinjaman, investasi ekuitas, penjaminan, dan lain-lain.




                                                                            93



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 93                                                                                     01/07/26 23.31
Page 124
                                 Nama                   Jabatan                                 Tugas dan tanggung jawab
                       Eri Wibowo                    Direktur               Sebagai Direktur Keuangan, bertanggung jawab dalam hal
                                                     Keuangan               hal yang terkait dengan keuangan, operasional serta IT.


                       Lestari Andaluscia Direktur Risiko                   Direktur Risiko, bertanggung jawab untuk mengkoordinir
                       Umardin                                              pengelolaan risiko kredit, risiko operasional dan risiko pasar
                                                                            dan hal hal terkait lainnya.

                      Frekuensi Tingkat Kehadiran Dewan Komisaris dan Direksi
                      Sesuai dengan POJK No. 33/2014, Direksi Perseroan telah mengadakan rapat Direksi secara rutin
                      minimal 1 (satu) kali setiap bulan dan Dewan Komisaris telah mengadakan rapat Dewan Komisaris
                      secara rutin paling kurang 1 (satu) kali dalam 2 (dua) bulan. Selain itu Direksi Perseroan juga
                      mengadakan rapat bersama Dewan Komisaris secara rutin minimal 1 (satu) kali dalam 4 (empat) bulan.

                      Frekuensi Kehadiran Rapat Dewan Komisaris
                      Sepanjang tahun 2025 sampai dengan tanggal Prospektus ini diterbitkan, Dewan Komisaris dan Direksi
                      telah melakukan rapat sebanyak 8 kali dengan tingkat kehadiran masing-masing anggota sebagaimana
                      diuraikan pada tabel berikut ini:

                                                                                                                                    Persentase
                                            Nama                     Frekuensi Rapat            Tingkat Kehadiran
                                                                                                                                    Kehadiran
                      Dewan Komisaris
                      Darmin Nasution                                          10                          10                           100%
                      Rizal Bambang Prasetijo                                  10                          10                           100%
                      Oza Olavia                                               10                          10                           100%
                      Ahmad Ghufron*                                            5                          5                            100%
                      Supriya Prakash Sen                                      10                          10                           100%
                      Marc Oliver Jünemann                                     10                          10                           100%
                      Yuji Fukuda                                              10                          10                           100%
                      * Ahmad Ghufron telah mendapatkan hasil penilaian kemampuan dan kepatutan selaku calon Komisaris Perseroan berdasarkan Keputusan Dewan
                      Komisioner OJK Nomor KEP-61/PL-02/2026 tanggal 17 Maret 2026. Dalam Rapat Dewan Komisaris sebelumnya, beliau hanya menjadi pengamat
                      dan tidak mengambil keputusan.


                      Frekuensi Kehadiran Rapat Direksi
                      Sepanjang tahun 2025 sampai dengan tanggal Prospektus ini diterbitkan, Direksi Perseroan telah
                      melakukan rapat sebanyak 35 kali dengan tingkat kehadiran masing-masing anggota sebagaimana
                      diuraikan pada tabel berikut ini. Berikut adalah frekuensi rapat kehadiran Direksi:

                                                                                                                                    Persentase
                                           Direksi                   Frekuensi Rapat            Tingkat Kehadiran
                                                                                                                                    Kehadiran
                      Rizki Pribadi Hasan                                      35                          35                         100%
                      Eri Wibowo                                               35                          35                         100%
                      Mohammad Ramadhan Harahap                                35                          35                         100%
                      Lestari Andaluscia Umardin                               35                          35                         100%

                      Frekuensi Kehadiran Rapat Bersama Dewan Komisaris dan Direksi
                      Sepanjang tahun 2025 sampai dengan tanggal Prospektus ini diterbitkan, Dewan Komisaris dan Direksi
                      telah melakukan rapat bersama sebanyak 8 kali dengan tingkat kehadiran masing-masing anggota
                      sebagaimana diuraikan pada tabel berikut ini:




                                                                                       94



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 94                                                                                                                01/07/26 23.31
Page 125
                                                                                                                                    Persentase
                                            Nama                     Frekuensi Rapat            Tingkat Kehadiran
                                                                                                                                    Kehadiran
                      Dewan Komisaris
                      Darmin Nasution                                          10                          10                           100%
                      Rizal Bambang Prasetijo                                  10                          10                           100%
                      Oza Olavia                                               10                          10                           100%
                      Ahmad Ghufron*                                            5                          5                            100%
                      Supriya Prakash Sen                                      10                          10                           100%
                      Marc Oliver Jünemann                                     10                          10                           100%
                      Yuji Fukuda                                              10                          10                           100%

                      Direksi
                      Rizki Pribadi Hasan                                      10                          10                           100%
                      Eri Wibowo                                               10                          10                           100%
                      Mohammad Ramadhan Harahap                                10                          10                           100%
                      Lestari Andaluscia Umardin                               10                          10                           100%
                      * Ahmad Ghufron telah mendapatkan hasil penilaian kemampuan dan kepatutan selaku calon Komisaris Perseroan berdasarkan Keputusan Dewan
                      Komisioner OJK Nomor KEP-61/PL-02/2026 tanggal 17 Maret 2026. Dalam Rapat Bersama Dewan Komisaris dan Direksi sebelumnya, beliau
                      hanya menjadi pengamat dan tidak mengambil keputusan.


                      Kompensasi Dewan Komisaris dan Direksi
                      Prosedur penetapan dan besarnya remunerasi bagi Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan diusulkan
                      oleh Komite Remunerasi dan Nominasi untuk mendapatkan persetujuan dalam RUPS.

                      Jumlah kompensasi berupa gaji dan tunjangan kepada para Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun
                      yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing adalah sebesar Rp11.948
                      juta dan Rp11.850 juta. Sementara kompensasi berupa gaji dan tunjangan kepada para Direksi untuk
                      tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, masing-masing adalah sebesar
                      Rp24.015 juta dan Rp24.001 juta.

                      Pelatihan Dewan Komisaris dan Direksi
                      Program Pelatihan dan Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
                      Dalam upaya meningkatkan kompetensi dan kapasitasnya, Dewan Komisaris secara rutin turut serta
                      dalam pelatihan dan pendidikan yang diselenggarakan oleh pihak eksternal, termasuk yang
                      berhubungan dengan penerapan GCG, maupun menjadi anggota atau pengurus suatu
                      organisasi/asosiasi social atau pendidikan, atau pengajar/pembicara disuatu institusi pendidikan/acara
                      seminar. Disamping itu, Dewan Komisaris juga wajib meningkatkan pengetahuannya tentang kegiatan
                      operasi Perseroan dengan turut serta dalam kunjungan ke wilayah operasi bersama Direksi. Berikut
                      daftar peningkatan kompetensi yang diikuti oleh Dewan Komisaris di tahun 2025 sampai dengan
                      tanggal Prospektus ini diterbitkan:

                                                            Jenis Program
                                                          dan/atau Kegiatan
                                     Nama                                          Penyelenggara                Tanggal
                                                           Pengembangan
                                                              Kompetensi
                      Darmin Nasution                    Sertifikasi Manajemen                        Jakarta, 19 Desember 2025
                                                                                 Lembaga Sertifikasi
                                                           Risiko Jenjang 5
                                                                                Profesional Perbankan
                                                          Risk Management                             Jakarta, 19 Desember 2025
                                                                                        (LSPP)
                                                          Certification Level 5
                      Rizal Bambang Prasetijo            Sertifikasi Manajemen                        Jakarta, 17 Desember 2025
                                                                                 Lembaga Sertifikasi
                                                           Risiko Jenjang 4
                                                                                Profesional Perbankan
                                                          Risk Management                             Jakarta, 17 Desember 2025
                                                                                        (LSPP)
                                                          Certification Level 4




                                                                                       95



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 95                                                                                                                01/07/26 23.31
Page 126
                                                         Jenis Program
                                                       dan/atau Kegiatan
                                     Nama                                            Penyelenggara                Tanggal
                                                        Pengembangan
                                                           Kompetensi
                      Oza Olavia                      Sertifikasi Manajemen                               Jakarta, 19 Desember 2025
                                                                                    Badan Sertifikasi
                                                        Risiko Jenjang 4
                                                                                    Manajemen Risiko
                                                       Risk Management                                    Jakarta, 19 Desember 2025
                                                                                        (BSMR)
                                                       Certification Level 4
                      Marc Oliver Juenemann           Sertifikasi Manajemen                               Jakarta, 10 Desember 2025
                                                                                    Badan Sertifikasi
                                                        Risiko Jenjang 4
                                                                                    Manajemen Risiko
                                                       Risk Management                                    Jakarta, 10 Desember 2025
                                                                                        (BSMR)
                                                       Certification Level 4
                      Supriya Prakash Sen             Sertifikasi Manajemen                               Jakarta, 26 November 2025
                                                                                    Badan Sertifikasi
                                                        Risiko Jenjang 4
                                                                                    Manajemen Risiko
                                                       Risk Management                                    Jakarta, 26 November 2025
                                                                                        (BSMR)
                                                       Certification Level 4
                      Yuji Fukuda                     Sertifikasi Manajemen                               Jakarta, 5 Desember 2025
                                                                                    Badan Sertifikasi
                                                        Risiko Jenjang 4
                                                                                    Manajemen Risiko
                                                       Risk Management                                    Jakarta, 5 Desember 2025
                                                                                        (BSMR)
                                                       Certification Level 4

                      Program Pelatihan dan Peningkatan Kompetensi Direksi
                      Perseroan senantiasa mendorong semua anggota Direksi untuk terus mengembangkan kemampuan
                      dan kompetensinya agar mereka dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Hal ini dilakukan dengan
                      mengikutsertakan Direksi dalam berbagai program pendidikan dan pelatihan sesuai dengan lingkup
                      kerjanya, atau mendorong untuk menjadi pembicara dalam suatu seminar atau konferensi. Berikut ini
                      daftar pelatihan yang diikuti oleh Direksi di tahun 2025 sampai dengan tanggal Prospektus ini
                      diterbitkan:

                                                         Jenis Program
                                                       dan/atau Kegiatan
                                     Nama                                            Penyelenggara                Tanggal
                                                        Pengembangan
                                                           Kompetensi
                        Rizki Pribadi Hasan           Sertifikasi Manajemen                                  Jakarta, 3 Desember
                                                                                    Lembaga Sertifikasi
                                                        Risiko Jenjang 6                                             2025
                                                                                       Profesional
                                                        Risk Management                                      Jakarta, 3 Desember
                                                                                    Perbankan (LSPP)
                                                       Certification Level 6                                         2025
                        Mohammad                      Sertifikasi Manajemen                                 Jakarta, 17 Desember
                                                                                    Badan Sertifikasi
                        Ramadhan Harahap                Risiko Jenjang 5                                             2025
                                                                                    Manajemen Risiko
                                                        Risk Management                                     Jakarta, 17 Desember
                                                                                        (BSMR)
                                                       Certification Level 5                                         2025
                        Lestari Andaluscia            Sertifikasi Manajemen                                 Jakarta, 19 November
                                                                                    Badan Sertifikasi
                        Umardin                         Risiko Jenjang 5                                             2025
                                                                                    Manajemen Risiko
                                                        Risk Management                                     Jakarta, 19 November
                                                                                        (BSMR)
                                                       Certification Level 5                                         2025
                        Eri Wibowo                    Sertifikasi Manajemen                                   Jakarta, 27 Oktober
                                                                                    Badan Sertifikasi
                                                        Risiko Jenjang 6                                             2025
                                                                                    Manajemen Risiko
                                                        Risk Management                                       Jakarta, 27 Oktober
                                                                                        (BSMR)
                                                       Certification Level 6                                         2025

                      2.        Unit Audit Internal
                      Sebagai counterpart dari unit kerja lainnya, Unit Audit Internal (“UAI”) berperan sebagai mitra strategis
                      yang bertugas membantu manajemen dalam menjalankan fungsi pengawasan internal dengan




                                                                               96



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 96                                                                                       01/07/26 23.31
Page 127
                      memberikan keyakinan (assurance) dan layanan konsultasi yang bersifat independen dan objektif
                      kepada unit-unit kerja lainnya. Di samping itu, UAI juga bertugas melakukan penilaian atas kecukupan
                      dan efektivitas sistem pengendalian internal, mengevaluasi dan memperbaiki efektivitas manajemen
                      risiko, serta memastikan terlaksananya penerapan prinsip-prinsip GCG pada setiap aspek operasional
                      dan bisnis Perseroan. Perseroan telah memiliki UAI sebagaimana diwajibkan dalam POJK No. 56/ 2015
                      dan POJK No. 48/2024. Perseroan juga telah mengangkat Yudi Adrial sebagai Kepala Audit Internal
                      sejak tahun 2012 yang menjabat sampai dengan saat ini.

                      Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, anggota Unit Audit Internal wajib berpedoman pada
                      Piagam Audit Internal (Internal Audit Charter) tanggal 5 Maret 2020 yang terakhir diperbarui pada
                      tanggal 10 Desember 2025.

                      Berdasarkan Piagam Audit Internal, kepala dan staf Unit Audit Internal memiliki tanggung jawab untuk:
                      1)   Mengembangkan rencana audit tahunan yang fleksibel menggunakan metodologi berbasis risiko
                           yang tepat, termasuk risiko atau masalah kontrol yang diidentifikasi oleh Manajemen dan
                           menyampaikan rencana tersebut kepada Komite Audit untuk ditelaah dan disetujui serta
                           diperbarui secara periodik;
                      2)   Melaksanakan rencana kerja audit tahunan yang disetujui, termasuk di dalamnya tugas-tugas
                           khusus atau proyek yang diminta langsung oleh Manajemen dan Komite Audit;
                      3)   Menjaga pengembangan profesional dengan pengetahuna yang memadai, keterampilan,
                           pengalaman, dan sertifikasi profesional yang relevan untuk memenuhi ketentuan dalam Piagam
                           Audit Internal;
                      4)   Menilai efisiensi dan efektivitas fungsi-fungsi utama organisasi, termasuk keuangan, akuntansi,
                           operasional, sumber daya manusia, pemasaran, teknologi informasi, dan fungsi lainnya;
                      5)   Mengevaluasi dan menilai perubahan signifikan seperti penggabungan, konsolidasi, jasa baru,
                           atau proses dan kontrol yang berkembang selama pengembangan, implementasi dan/atau
                           perluasannya;
                      6)   Melakukan audit kepatuhan Perseroaan terhadap peraturan dan hukum terkait;
                      7)   Memantau, menganalisis, dan melaporkan status penyelesaian atas tindak lanjut yang
                           direkomendasikan;
                      8)   Memberikan laporan berkala kepada Presiden Direktur dan Komite Audit mengenai kegiatan dan
                           hasil audit;
                      9)   Mengikhtisarkan dan mengomunikasikan hasil audit kepada Dewan Komisaris melalui Komiter
                           Audit;
                      10) Memberikan informasi kepada Komite Audit mengenai tren dan praktik terbaik dalam audit
                           internal;
                      11) Membantu penyelidikan kasus signifikan yang diduga mengarah pada tindakan penipuan di
                           dalam Perusahaan dan memberitahukan hasil dari penyelidikan tersebut kepada Komite Audit
                           dan Manajemen;
                      12) Memfasilitasi koordinasi dan komunikasi antara Komite Audit, internal dan eksternal assurance,
                           dan manajemen;
                      13) Terus meningkatkan kualitas fungsi audit internal melalui program evaluasi terstruktur, yang
                           dapat mencakup tinjauan berkala oleh pihak eksternal untuk memastikan kesesuaian dengan
                           standar yang dikeluarkan oleh Institute of Internal Auditors (IIA).

                      Per 31 Desember 2025, Perseroan memiliki 4 (empat) orang auditor internal, termasuk 1 (satu) orang
                      di antaranya adalah Kepala UAI, sebagai berikut:

                      Kepala Audit Internal       : Yudi Adrial
                      Anggota                     : Khairiyah
                      Anggota                     : Rama Aditia
                      Anggota                     : Dhia Fairistha




                                                                       97



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 97                                                                               01/07/26 23.31
Page 128
                      Seluruh anggota UAI adalah Warga Negara Indonesia (WNI). Berikut ini adalah uraian singkat dari profil
                      kepala UAI:

                      Yudi Adrial
                      Usia 47 tahun berdomisili di Jakarta. Beliau ditunjuk sebagai Kepala Audit Internal oleh Direksi
                      berdasarkan Surat Penunjukan No. Ref. 017/IIF-HRD/III/2012 tanggal 30 Maret 2012 dan telah disetujui
                      oleh Dewan Komisaris berdasarkan Keputusan Edaran Dewan Komisaris No. 001/IIF/ BoC-
                      RES/IV/2016 tanggal 21 April 2016. Lulusan Sarjana Akuntansi dari Fakultas Ekonomi Universitas
                      Indonesia (2002). Sebelum bekerja di Perseroan, beliau bekerja sebagai konsultan di Ernst & Young
                      (2003 – 2009) dan sebagai Kepala Unit Kepatuhan di PT NISP Sekuritas (2010 - 2011). Beliau memiliki
                      Certified Internal Auditor (CIA) dari Institute of Internal Auditors (IIA) Indonesia.

                      Khairiyah
                      Usia 31 tahun berdomisili di Jakarta. Basis pengangkatan beliau oleh Direksi berdasarkan Surat
                      No. 2021.183/XI/IIF-HRGA tanggal 15 November 2021 dan telah disetujui oleh Direksi. Beliau lulusan
                      Sarjana Ekonomi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (2016). Sebelum bekerja di
                      Perseroan, beliau bekerja sebagai Senior Auditor di RSM Indonesia (2016 – 2021).

                      Rama Aditia
                      Usia 41 tahun berdomisili di Jakarta. Basis pengangkatan beliau oleh Direksi berdasarkan Surat
                      Penunjukan No. SK.2016.107/VI/IIF-HR&GA tanggal 15 Juni 2016 dan telah disetujui oleh Direksi.
                      Beliau lulusan Sarjana Akuntansi dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi STEKPI (Trilogi) (2007). Sebelum
                      bekerja di Perseroan, beliau bekerja sebagai Operation Officer di Bank Mandiri (2008 – 2010).

                      Dhia Fairistha
                      Usia 24 tahun berdomisili di Jakarta. Basis pengangkatan beliau oleh Direksi berdasarkan Surat
                      No. 2024.313/XII/IIF-HRGA tanggal 2 Januari 2024 dan telah disetujui oleh Direksi. Beliau lulusan
                      Sarjana Komputer Universitas Bina Nusantara (2023).

                      3.        Sekretaris Perusahaan
                      Perseroan telah mengangkat Suli Indah Lestari sebagai Sekretaris Perusahaan (Corporate Secretary)
                      terhitung sejak tanggal 5 Januari 2026, dan telah melaporkan pengangkatan tersebut kepada OJK
                      berdasarkan surat No. S.0026/I/IIF/2026 tanggal 6 Januari 2026. Profil Suli Indah Lestari sebagai
                      Sekretaris Perusahaan telah diumumkan pada situs Perseroan. Pengangkatan Sekretaris Perusahaan
                      telah sesuai dengan POJK No. 35/2015 tentang Sekretaris Perusahaan Emiten atau Perusahaan
                      Terbuka. Lebih lanut, profil Suli Indah Lestari sebagai Sekretaris Perusahaan termuat pada situs
                      Perseroan. Berikut ini adalah informasi tentang Sekretaris Perusahaan Perseroan:

                      Nama                        : Suli Indah Lestari
                      Nomor Telepon               : (62-21) 5082 6600
                      Faksimile                   : (62-21) 5082 6601
                      E-mail                      : corsec@iif.co.id
                      Alamat                      : Prosperity Tower Lantai 53 – 55, District 8
                                                    Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
                                                    Jakarta 12190

                      Berikut ini adalah riwayat singkat mengenai Sekretaris Perusahaan:

                      Suli Indah Lestari merupakan warga negara Indonesia dengan latar belakang pendidikan Sarjana
                      Psikologi dari Universitas Gadjah Mada. Beliau memiliki pengalaman kerja yang luas di berbagai
                      industri, antara lain perbankan (Bank Universal), barang konsumen (PT Sinar Antjol) dan manufaktur
                      (PT Siegwerk Indonesia). Selama lebih dari satu dekade berkontribusi di perusahaan, beliau berperan




                                                                               98



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 98                                                                                01/07/26 23.31
Page 129
                      sebagai pemimpin senior yang aktif dalam penerapan praktik tata kelola yang baik serta kepatuhan
                      terhadap regulasi yang berlaku.

                      Tugas-tugas Sekretaris Perusahaan antara lain:
                      •    Memastikan kepatuhan terhadap tata kelola yang baik;
                      •    Mengelola hubungan dengan Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan (termasuk Wali
                           Amanat selaku kuasa dari Pemegang Obligasi);
                      •    Memastikan komunikasi antara pihak manajemen dengan karyawan Perseroan sehingga
                           karyawan memahami seluruh kebijakan yang diambil oleh pihak manajemen;
                      •    Melakukan fungsi legal dan konsultan legal terutama menyangkut hal-hal yang terkait dengan
                           permasalahan perusahaan; dan
                      •    Memastikan ketersediaan laporan-laporan, antara lain Laporan Manajemen Risiko, Laporan
                           Kinerja Sosial dan Lingkungan dan Laporan Uji Tuntas atau Due Diligence sesuai dengan
                           Pedoman Operasional Perusahaan, Kesepakatan Pemegang Saham dan/atau hukum dan
                           regulasi yang berlaku.

                      Berikut adalah beberapa pelatihan yang telah dijalani oleh Sekretaris Perusahaan:

                           Topik Pelatihan                Judul Pelatihan           Penyelenggara          Tanggal
                        Bisnis                    Scale Up Generate Your           Aksoro             3 Mei 2025
                                                  Exponential Business Growth
                        Perkembangan              Understanding Our Core           IIF                10 Juni 2025
                        Organisasi                Values to Build a Culture of
                                                  Feedback
                        Infrastruktur             Transformative Infrastructure,   ADBN               14 Juni 2025
                                                  Empowered Lives 14 July
                                                  2025
                        Sosial dan Lingkungan     Application      of     Gender   ADB                11 Juli 2025
                                                  Equality and Social Inclusion
                                                  in Infrastructure Projects
                        Kesehatan dan             Office Health and Safety         IIF                31 Juli 2025
                        Keselamatan
                        Pembekalan Pensiun        (Retirement        Program)      DDI                10 Oktober 2025
                                                  Pathways to the Future:
                                                  Preparing for a Meaningful
                                                  and Sustainable Next Chapter
                                                  in Life
                        Kepemimpinan              Performance Lab: Exploring       Dynargie           5 Desember 2025
                                                  How Great Leaders Appraise
                                                  to Rise

                      4.        Komite-Komite di Bawah Dewan Komisaris
                      Komite Audit
                      Perseroan telah memiliki Komite Audit sebagaimana diwajibkan dalam Peraturan OJK No. 55/2015,
                      dan POJK No. 48/2024. Komite Audit merupakan organ pendukung yang dibentuk oleh dan
                      bertanggung jawab langsung kepada Dewan Komisaris serta berperan membantu pelaksanaan fungsi
                      pengawasan Dewan Komisaris khususnya atas hal-hal yang berkaitan dengan laporan keuangan,
                      sistem pengendalian internal, pelaksanaan fungsi audit internal dan eksternal, penerapan GCG, dan
                      kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.

                      Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, anggota komite ini wajib berpedoman pada Piagam
                      Komite Audit tanggal 22 Maret 2022.




                                                                         99



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 99                                                                           01/07/26 23.31
Page 130
                      Berdasarkan Piagam Komite Audit, Komite Audit memiliki tanggung jawab untuk:
                      1.   Dalam setiap rapat, meninjau laporan yang mengidentifikasi isu pengendalian yang signifikan
                           yang memerlukan atau sedang dalam perhatian korektif serta merangkum tindakan yang sedang
                           dilakukan untuk menyelesaikan isu tersebut. Disarankan agar penyusunan laporan diawasi oleh
                           Ketua Komite dengan masukan dari Audit Internal, Divisi Hukum, dan auditor eksternal serta
                           mencakup isu-isu yang diangkat oleh komite manajemen terkait (seperti komite risiko direksi
                           yang relevan);
                      2.   Meninjau cara dan kerangka kerja di mana manajemen memastikan serta memantau kecukupan
                           sifat, lingkup, dan efektivitas sistem pengendalian internal, termasuk sistem pengendalian
                           akuntansi, sehingga menjaga sistem pengendalian internal yang efektif, termasuk tinjauan
                           tahunan atas kecukupan proses pemantauan pengendalian dan eskalasi isu. Isu pengendalian
                           harus didokumentasikan oleh manajemen dan disampaikan kepada komite dalam format standar
                           untuk Isu Pengendalian;
                      3.   Apabila peraturan perundang-undangan mewajibkan perusahaan untuk membuat
                           pengungkapan dalam Laporan Tahunan dan Akun mengenai pengendalian internal, komite harus
                           meninjau pernyataan tersebut sebelum disetujui oleh Dewan Komisaris;
                      4.   Mengajukan pertanyaan kepada Presiden Direktur/Managing Director dan Direktur Keuangan
                           mengenai adanya kekurangan signifikan dalam sistem pengendalian internal yang dapat
                           berdampak merugikan bagi Perusahaan serta potensi kecurangan yang teridentifikasi;
                      5.   Meninjau laporan dari auditor internal dan eksternal serta memantau status tindakan perbaikan
                           yang diperlukan; dan
                      6.   Meninjau isu-isu yang dibahas dan memutuskan apakah perlu dilakukan eskalasi isu kepada
                           Dewan Komisaris atau pemberitahuan kepada regulator.
                      7.   Dalam kaitannya dengan peningkatan transparansi dan kualitas pelaporan keuangan, Komite
                           Audit Perseroan bertugas untuk:
                           a.      Memastikan adanya tinjauan yang memadai atas laporan keuangan yang akan diterbitkan
                                   oleh Perusahaan;
                           b.      Membahas dengan auditor mengenai area pertimbangan signifikan dan/atau kebijakan
                                   akuntansi yang akan diterapkan dalam penyajian informasi pada laporan keuangan resmi;
                           c.      Memastikan bahwa laporan keuangan telah disusun sesuai dengan prinsip akuntansi yang
                                   berlaku umum dan peraturan yang mendasarinya; dan
                           d.      Memastikan bahwa seluruh laporan kepada regulator dan institusi lain telah disampaikan
                                   secara akurat dan tepat waktu.
                      8.   Dalam kaitannya dengan Auditor Internal, Komite Audit bertugas untuk:
                           a.      Mengevaluasi Piagam Audit Internal untuk disetujui oleh Dewan Komisaris;
                           b.      Mengevaluasi rencana tahunan Auditor Internal sebagai masukan bagi Dewan Komisaris;
                           c.      Memastikan tidak ada pembatasan yang dilakukan oleh manajemen terhadap proses audit
                                   yang dilaksanakan oleh auditor internal;
                           d.      Mengevaluasi efektivitas fungsi audit internal;
                           e.      Memastikan bahwa setiap temuan signifikan dari audit internal segera dilaporkan dan
                                   dibahas;
                           f.      Memastikan bahwa rekomendasi auditor internal telah ditindaklanjuti oleh manajemen;
                           g.      Menugaskan auditor internal untuk melakukan audit khusus apabila terdapat indikasi
                                   kecurangan atau penyimpangan manajemen; dan
                           h.      Mengevaluasi pengangkatan dan penggantian kepala audit internal serta menyampaikan
                                   rekomendasi kepada Dewan Komisaris terkait hal tersebut.
                      9.   Dalam kaitannya dengan akuntan publik, Komite Audit bertugas untuk:
                           a.      Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris dalam memilih akuntan publik untuk
                                   disetujui dalam rapat umum pemegang saham tahunan;
                           b.      Meninjau independensi dan objektivitas akuntan publik;
                           c.      Meninjau lingkup audit untuk memastikan bahwa seluruh risiko signifikan telah
                                   dipertimbangkan;
                           d.      Memastikan bahwa temuan akuntan publik segera dilaporkan kepada komite dan dibahas;
                           e.      Memastikan bahwa manajemen telah menindaklanjuti rekomendasi akuntan publik;
                           f.      Memantau konsistensi pelaksanaan audit oleh Kantor Akuntan Publik sesuai dengan



                                                                     100



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 100                                                                            01/07/26 23.31
Page 131
                                     standar audit yang berlaku; dan
                                g.   Meninjau kinerja akuntan publik untuk merekomendasikan kepada Dewan Komisaris
                                     apakah perlu dilakukan pengangkatan kembali atau penggantian akuntan publik.
                      10.       Dalam kaitannya dengan kepatuhan, Komite Audit bertugas untuk:
                                a.   Meninjau efektivitas sistem pemantauan kepatuhan dalam penyusunan laporan
                                     keuangan;
                                b.   Meninjau informasi dari manajemen, auditor, dan konsultan eksternal terkait isu
                                     kepatuhan; dan
                                c.   Meninjau temuan audit dari lembaga berwenang serta efektivitas respons dan tindak lanjut
                                     manajemen.
                      11.       Dalam kaitannya dengan kode etik dan ketentuan whistle blowing, Komite Audit bertugas untuk:
                                a.   Memastikan bahwa perusahaan memiliki kode etik tertulis dan kebijakan whistle blowing;
                                b.   Memastikan bahwa manajemen telah menciptakan kondisi di mana kode etik dipatuhi;
                                c.   Meninjau sistem pemantauan kepatuhan terhadap kode etik; dan
                                d.   Meninjau seluruh pengaduan signifikan dalam lingkup tanggung jawabnya serta
                                     melaporkannya kepada Dewan Komisaris.
                      12.       Dalam kaitannya dengan pedoman dan prosedur kerja, Komite Audit bertugas untuk:
                                a.   Berkoordinasi dan menjalin hubungan dengan Unit Audit Internal dalam mengawasi
                                     pelaksanaan audit internal;
                                b.   Berkomunikasi dengan seluruh unit untuk memperoleh informasi, klarifikasi, serta
                                     dokumen atau laporan terkait;
                                c.   Berkomunikasi dengan auditor independen terkait tugas dan tanggung jawab serta hasil
                                     audit auditor independen;
                                d.   Meminta bantuan pihak eksternal, dengan persetujuan terlebih dahulu dari Dewan
                                     Komisaris, untuk melakukan audit khusus; dan
                                e.   Berkoordinasi dengan unit terkait mengenai manajemen risiko dan pengawasan.

                      Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris Perseroan, yang berlaku efektif per tanggal
                      12 Desember 2025, susunan Komite Audit yang saat ini menjabat adalah sebagai berikut:

                             Jabatan                            Nama                            Periode Jabatan
                       Ketua                       Rizal Bambang Prasetijo          27 April 2026 – sekarang
                       Anggota                     Darmin Nasution                  19 Agustus 2020 – sekarang
                       Anggota                     Eddy Fritz Sinaga                26 Maret 2024 – sekarang

                      Berikut ini merupakan uraian singkat dari profil Komite Audit Perseroan:

                      Rizal Bambang Prasetijo
                      Profil lengkap Bapak Rizal Bambang selaku Ketua Komite Audit Perseroan dapat dilihat pada Bab Profil
                      Perusahaan, Sub-bab Profil Dewan Komisaris.

                      Darmin Nasution
                      Profil lengkap Bapak Darmin Nasution selaku anggota Komite Audit Perseroan dapat dilihat pada Bab
                      Profil Perusahaan, Sub-bab Profil Dewan Komisaris.

                      Eddy Fritz Sinaga
                      Eddy Fritz Sinaga, Warga Negara Indonesia, ditunjuk sebagai Anggota Komite Audit Perseroan
                      berdasarkan surat persetujuan Dewan Komisaris pada tanggal 26 Maret 2024. Beliau menyelesaikan
                      pendidikan di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) dengan status registrasi negara. Dalam
                      perjalanan kariernya, Eddy Fritz Sinaga memiliki pengalaman yang panjang dan luas di bidang
                      pengawasan keuangan, audit, dan manajemen risiko. Sebelum bergabung dengan Perseroan, beliau
                      memiliki pengalaman bekerja sebagai berikut:




                                                                         101



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 101                                                                                01/07/26 23.31
Page 132
                      2020 – Sekarang                   :   Audit Committee Member di PT Pertamina (Persero)
                      2017 – Sekarang                   :   GGC and Audit Advisor to the BoD di PT Karabha Digdaya
                      2012 – Sekarang                   :   Independent Consultant
                      2013 – 2018                       :   Member of Risk Monitoring Committee, dan BoC Consultant di PT Adhi Karya
                                                            (Persero), Tbk
                      2012 – 2016                       :   Member of Audit Committee di Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)
                      2008 – 2013                       :   Member of Oversight Committee di PT Semen Gresik (Persero) Tbk
                      2010 – 2012                       :   General Manager Admin & Finance di PT Petrodrill Manufaktur Indonesia
                      2009                              :   Chief Internal Audit and Risk Officer di PT Plantation Grower Indonesia
                      2006 – 2008                       :   Assistant Director di PT PP London Sumatra Tbk
                      1998 – 2004                       :   Senior Vice President di Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN)
                      1979 – 1998                       :   Section Head di Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (“BPKP”)

                      Berdasarkan Absensi Rapat Komite Audit, berikut merupakan frekuensi rapat dan tingkat kehadiran dari
                      Komite Audit Perseroan sepanjang tahun 2025 sampai dengan Prospektus ini diterbitkan

                                                                                                             Jumlah KehadiranTingkat Kehadiran
                             Posisi                         Nama                     Jumlah Rapat
                                                                                                                  Rapat            Rapat
                      Ketua                        Rizal Bambang Prasetijo*                   -                      -                -
                      Anggota                      Darmin Nasution                           11                     11             100%
                      Anggota                      Eddy Fritz Sinaga                         11                     10              90%
                      * Rizal Bambang Prasetijo baru efektif menjabat sebagai Ketua Komite Audit pada tanggal 27 April 2026.


                      Sepanjang tahun 2025 sampai dengan tanggal Prospektus ini, Komite Audit memeriksa laporan
                      keuangan kuartal dan tahunan dan memberikan penjaminan kepada Dewan Komisaris bahwa laporan
                      keuangan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku di Indonesia dan
                      ketentuan-ketentuan yang ditetapkan oleh OJK.

                      Komite Nominasi dan Remunerasi
                      Komite Nominasi dan Remunerasi (Nomination and Remuneration Committee atau ”NRC”) adalah
                      organ pendukung yang bertugas membantu Dewan Komisaris dalam menetapkan kriteria nominasi
                      calon Komisaris Independen dan Direksi, memberikan usulan atau saran mengenai besaran
                      remunerasi yang akan diterima oleh Dewan Komisaris dan Direksi, serta menetapkan kebijakan
                      remunerasi karyawan. Dalam menjalankan tugasnya, NRC bertanggung jawab langsung kepada
                      Dewan Komisaris dan berkoordinasi bersama komite-komite penunjang Dewan Komisaris lainnya.
                      Perseroan telah memiliki Komite Nominasi dan Remunerasi sebagaimana diwajibkan dalam Peraturan
                      OJK No. 34/POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik
                      dan POJK No. 48/2024. Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, anggota komite ini wajib
                      berpedoman pada Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi yang berlaku efektif sejak tanggal
                      11 November 2024.

                      Berdasarkan Piagam Komite NRC, komite NRC memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai berikut

                      Fungsi Nominasi
                      1)        Menganalisis, menyusun, dan memberikan rekomendasi mengenai sistem dan prosedur seleksi
                                dan/atau penggantian anggota Dewan Komisaris dan Direksi kepada Dewan Komisaris. Komite
                                juga harus menyusun sistem evaluasi kinerja bagi Dewan Komisaris dan Direksi.
                      2)        Merekomendasikan calon Komisaris dan/atau Direktur kepada Dewan Komisaris serta
                                merekomendasikan tindakan terkait nominasi, pengangkatan, dan pemberhentian Komisaris dan
                                Direktur kepada Dewan Komisaris sesuai dengan ketentuan Perjanjian Pemegang Saham,
                                khususnya apabila terjadi perubahan pada Dewan Komisaris akibat perubahan pola kepemilikan
                                saham Perseroan.
                      3)        Jika dianggap perlu, NRC dapat memantau pelaksanaan dan menganalisis kriteria serta
                                prosedur seleksi pejabat satu tingkat di bawah Direktur, serta menganalisis data pejabat satu




                                                                                          102



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 102                                                                                                 01/07/26 23.31
Page 133
                                tingkat di bawah Direktur yang disampaikan secara triwulanan oleh Direksi dan setiap kali terjadi
                                perubahan.
                      4)        Merekomendasikan jumlah anggota Dewan Komisaris dan Direksi;
                      5)        Merekomendasikan kepada Dewan Komisaris calon yang akan ditunjuk sebagai anggota
                                independen Komite Audit dan Komite Pemantau Risiko.

                      Fungsi Remunerasi
                      Jika dibutuhkan, NRC dapat memberikan usulan atau rekomendasi kepada Dewan Komisaris
                      mengenai hal-hal berikut ini:
                      1)    Mengevaluasi kebijakan remunerasi yang berlaku bagi Dewan Komisaris, Direksi, dan Karyawan
                            Perseroan;
                      2)    Mengevaluasi KPI untuk Direksi yang bersifat ex-ante (dalam rencana bisnis tahunan Perseroan)
                            dan ex-post (setelah tutup tahun buku Perseroan);
                      3)    Berdasarkan RUPS Tahunan 2015, Pemegang Saham telah memutuskan untuk memberikan
                            wewenang kepada NRC Perusahaan untuk meninjau, menetapkan, dan merekomendasikan gaji
                            Dewan Komisaris dan Direksi setiap tahun berdasarkan.
                            a.      nilai riil jumlah yang disesuaikan dengan inflasi;
                            b.      tolak ukur eksekutif relevan sesuai survei pasar yang bereputasi;
                            c.      rencana anggaran Perusahaan yang telah disetujui oleh Pemegang Saham;
                            d.      ekuitas internal dan eksternal.
                      4)    Mengevaluasi dan memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai kebijakan
                            ketenagakerjaan dan fungsi lain dalam manajemen SDM yang dapat berdampak signifikan
                            terhadap risiko keuangan dan/atau hukum bagi Perseroan; dan
                      5)    Mengevaluasi dan memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai kebijakan
                            ketenagakerjaan dan fungsi lainnya dalam Manajemen SDM yang berpotensi membawa dampak
                            signifikan terhadap keuangan/risiko hukum Perseroan.

                      Masa jabatan NRC yang merupakan anggota Dewan Komisaris tidak boleh lebih lama dari periode
                      menjabat yang bersangkutan sebagai Dewan Komisaris dan dapat diangkat kembali untuk masa
                      jabatan berikutnya.

                      Keanggotaan NRC terdiri dari 4 (empat) orang, yaitu 1 (satu) Ketua Komite yang juga adalah Komisaris
                      Independen Perseroan dan 3 (tiga) anggota lainnya adalah Komisaris Perseroan. Berikut ini adalah
                      komposisi anggota NRC pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, yaitu:

                      Ketua                        : Darmin Nasution
                      Anggota                      : Oza Olavia
                      Anggota                      : Supriya Prakash Sen
                      Anggota                      : Yuji Fukuda
                      Sekretaris                   : Suli Indah Lestari

                      Berikut ini adalah profil singkat mengenai anggota Komite Nominasi dan Remunerasi:

                      Darmin Nasution
                      Profil lengkap Bapak Darmin Nasution selaku Ketua NRC Perseroan dapat dilihat pada Bab Profil
                      Perusahaan, Sub-bab Profil Dewan Komisaris.

                      Oza Olavia
                      Profil lengkap Ibu Oza Olavia selaku Anggota NRC Perseroan dapat dilihat pada Bab Profil
                      Perusahaan, Sub-bab Profil Dewan Komisaris.




                                                                           103



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 103                                                                                    01/07/26 23.31
Page 134
                      Supriya Prakash Sen
                      Profil lengkap Ibu Supriya Prakash Sen selaku Anggota NRC Perseroan dapat dilihat pada Bab Profil
                      Perusahaan, Sub-bab Profil Dewan Komisaris.

                      Yuji Fukuda
                      Profil lengkap Bapak Yuji Fukuda selaku Anggota NRC Perseroan dapat dilihat pada Bab Profil
                      Perusahaan, Sub-bab Profil Dewan Komisaris.

                      Suli Indah Lestari
                      Suli Indah Lestari merupakan warga negara Indonesia dengan latar belakang pendidikan Sarjana
                      Psikologi dari Universitas Gadjah Mada. Beliau memiliki pengalaman kerja yang luas di berbagai
                      industri, antara lain perbankan (Bank Universal), barang konsumen (PT Sinar Antjol) dan manufaktur
                      (PT Siegwerk Indonesia). Selama lebih dari satu dekade berkontribusi di perusahaan, beliau berperan
                      sebagai pemimpin senior yang aktif dalam penerapan praktik tata kelola yang baik serta kepatuhan
                      terhadap regulasi yang berlaku.

                      Dalam rangka melaksanakan tanggung jawabnya, NRC memiliki kewenangan sebagai berikut:
                      1)   Memiliki akses yang memungkinkannya untuk memperoleh informasi langsung dari Direksi,
                           pejabat, karyawan, serta pihak eksternal/profesional sesuai dengan lingkup tanggung jawabnya
                           dalam rangka menghindari keragu-raguan. Apabila pada kondisi tertentu NRC memerlukan
                           bantuan pihak eksternal/profesional, maka NRC harus berkonsultasi dan meminta persetujuan
                           Dewan Komisaris terlebih dahulu sebelum menunjuk pihak eksternal/ profesional yang dimaksud
                           untuk mendukung pelaksanaan tugasnya;
                      2)   Dengan sepengetahuan Dewan Komisaris, Ketua NRC dapat mengundang anggota Direksi,
                           pejabat eksekutif, karyawan, atau auditor independen Perseroan untuk menghadiri rapat Komite;
                      3)   Dalam melaksanakan kewenangannya tersebut, NRC berkoordinasi dengan Presiden Direktur.

                      Tabel berikut menjelaskan frekuensi rapat dan tingkat kehadiran anggota NRC sepanjang tahun 2025
                      sampai dengan Prospektus ini diterbitkan:

                                                                                                       Jumlah KehadiranTingkat Kehadiran
                                                   Nama                         Jumlah Rapat
                                                                                                            Rapat            Rapat
                      Ketua Komite                 Darmin Nasution                      10                    10             100%
                      Anggota                      Oza Olavia*                           3                     3             100%
                      Anggota                      Supriya Prakash Sen                  10                    10             100%
                      Anggota                      Yuji Fukuda                          10                    10             100%
                      Anggota                      Suli Indah Lestari*                   3                     3             100%
                      * Oza Olavia dan Suli Indah Lestari diangkat pada tanggal 12 Desember 2025, dan sejak pengangkatannya rapat NRC baru diselenggarakan
                      sebanyak 1 (satu) kali, di mana yang bersangkutan menghadiri rapat tersebut.


                      Komite Investasi – Dewan Komisaris
                      Komite Investasi–Dewan Komisaris (“BOC-IC”) merupakan salah satu organ pendukung Dewan
                      Komisaris yang dibentuk untuk melaksanakan fungsi pengawasan, khususnya terkait proposal
                      investasi dan portfolio Perseroan. Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, anggota komite
                      ini wajib berpedoman pada Piagam Komite Investasi (Dewan Komisaris) yang berlaku efektif sejak
                      tanggal 11 November 2024 (“Piagam BOC-IC”).

                      Dasar Hukum
                      1)        Anggaran Dasar Perseroan; dan
                      2)        Piagam BOC-IC.




                                                                                     104



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 104                                                                                                             01/07/26 23.31
Page 135
                      Piagam BOC-IC
                      Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, BOC-IC wajib patuh pada Piagam BOC-IC, yang
                      mengatur ketentuan terkait kewenangan, struktur, kualifikasi, tanggung jawab, rapat, pelaporan,
                      kerahasiaan, dan lain-lain.

                      Tugas dan Tanggung Jawab BOC-IC
                      1)        Memberikan pendapat dan/atau rekomendasi mengenai pemberian kredit/investasi untuk
                                persetujuan final dari Dewan Komisaris;
                      2)        Mengevaluasi dan memberikan laporan kajian kinerja atas portofolio investasi Perusahaan,
                                termasuk namun tidak terbatas pada investasi berupa pinjaman, ekuitas, dan treasury;
                      3)        Mengkaji kebijakan kredit dan investasi Perusahaan dan memberikan masukan terhadap
                                perumusan/revisinya;
                      4)        Melakukan kewajiban-kewajiban lain yang berkaitan dengan kegiatan investasi Perusahaan atau
                                kebijakan atau hal-hal lain, yang dari waktu ke waktu ditugaskan oleh Dewan Komisaris kepada
                                Komite.

                      Susunan BOC-IC
                      Susunan keanggotaan BOC-IC terdiri dari 8 (delapan) orang, yaitu 1 (satu) Ketua Komite yang juga
                      merangkap jabatan sebagai Presiden Komisaris & Komisaris Independen, sementara sisa anggota
                      lainnya merupakan Komisaris Perseroan. Berikut ini adalah uraian komposisi anggota BOC-IC pada
                      tanggal Prospektus ini diterbitkan:

                      Ketua                           : Darmin Nasution
                      Anggota                         : Rizal Bambang Prasetijo
                      Anggota                         : Ahmad Ghufron*
                      Anggota                         : Oza Olavia
                      Anggota                         : Marc Oliver Jünemann
                      Anggota                         : Supriya Prakash Sen
                      Anggota                         : Yuji Fukuda
                      * Ahmad Ghufron telah mendapatkan hasil penilaian kemampuan dan kepatutan selaku calon Komisaris Perseroan berdasarkan Keputusan Dewan
                      Komisioner OJK Nomor KEP-61/PL-02/2026 tanggal 17 Maret 2026. Dalam Rapat BOC-IC sebelumnya, beliau hanya menjadi pengamat dan tidak
                      mengambil keputusan.


                      Profil mengenai anggota BOC-IC dapat dilihat pada Bab Profil Perusahaan, Sub-bab Profil Dewan
                      Komisaris. Tabel berikut menjelaskan frekuensi rapat dan tingkat kehadiran anggota BOC-IC sepanjang
                      tahun 2025 sampai dengan Prospektus ini diterbitkan:

                                                                                                        Jumlah KehadiranTingkat Kehadiran
                                                   Nama                          Jumlah Rapat
                                                                                                             Rapat            Rapat
                      Ketua                    Darmin Nasution                           11                    11             100%
                      Anggota                  Rizal Bambang Prasetijo                   11                    11             100%
                      Anggota                  Ahmad Ghufron*                             7                     7             100%
                      Anggota                  Oza Olavia                                11                    11             100%
                      Anggota                  Marc Oliver Jünemann                      11                    11             100%
                      Anggota                  Supriya Prakash Sen                       11                    11             100%
                      Anggota                  Yuji Fukuda                               11                    11             100%
                      * Ahmad Ghufron telah mendapatkan hasil penilaian kemampuan dan kepatutan selaku calon Komisaris Perseroan berdasarkan Keputusan Dewan
                      Komisioner OJK Nomor KEP-61/PL-02/2026 tanggal 17 Maret 2026. Dalam Rapat BOC-IC sebelumnya, beliau hanya menjadi pengamat dan tidak
                      mengambil keputusan.


                      Komite Pemantau Risiko
                      Komite Pemantau Risiko (Risk Oversight Committee atau “ROC”) adalah organ pendukung Dewan
                      Komisaris yang dibentuk untuk membantu jalannya penerapan manajemen risiko dan penerapan
                      prinsip-prinsip GCG di Perseroan. Perseroan telah memiliki Komite Pemantau Risiko sebagaimana
                      diwajibkan dalam POJK No. 48/2024, untuk membantu jalannya penerapan manajemen risiko dan



                                                                                      105



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 105                                                                                                               01/07/26 23.31
Page 136
                      penerapan prinsip-prinsip GCG di Perseroan. Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya,
                      anggota komite ini wajib berpedoman pada Piagam Komite Pemantau Risiko yang terakhir diubah pada
                      tanggal 11 November 2024 (“Piagam ROC”).

                      Piagam ROC
                      Piagam ROC bersifat mengikat bagi seluruh anggota ROC dalam melaksanakan tugas dan tanggung
                      jawabnya. Piagam ROC merupakan pedoman formal yang mengatur kejelasan fungsi dan keberadaan
                      ROC di Perseroan, menguraikan tugas dan tanggung jawab, kewenangan, masa jabatan, pelaporan,
                      rapat ROC, dan lain-lain.

                      Tugas dan Tanggung Jawab ROC
                      Berdasarkan Piagam ROC, tugas dan tanggung jawab ROC adalah sebagai berikut:
                      1)   Mengevaluasi kebijakan Manajemen Risiko atas risiko kredit, pasar, operasional, serta
                           lingkungan dan sosial untuk persetujuan Dewan Komisaris. Secara berkala menilai dan
                           menganalisis kecukupan kebijakan manajemen risiko serta memberikan pendapat berupa saran
                           dan/atau rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai perbaikan dan penyempurnaan yang
                           diperlukan dalam manajemen risiko;
                      2)   Mengusulkan modifikasi terhadap kebijakan Manajemen Risiko sebagaimana disebutkan di atas
                           agar sesuai dengan perubahan lingkungan;
                      3)   Menetapkan peran dan tanggung jawab Komite Manajemen Risiko dari Direksi;
                      4)   Memberikan masukan dan komentar atas isu-isu yang diajukan oleh Komite Manajemen Risiko;
                      5)   Meninjau laporan manajemen risiko triwulanan yang disiapkan oleh Tim Manajemen Risiko
                           Perseroan sebelum diserahkan kepada Pemegang Saham Perseroan;
                      6)   Memberikan saran dan/atau rekomendasi (jika ada) kepada Tim Manajemen Risiko untuk
                           dimasukkan dalam laporan manajemen risiko triwulanan berikutnya;
                      7)   Meninjau kerangka parameter atau register manajemen risiko, serta memberikan persetujuan
                           atas setiap usulan perubahan terhadap parameter atau register tersebut di masa mendatang;
                           dan
                      8)   Menyampaikan informasi mengenai hal-hal lain yang dianggap oerlu oleh Dewan Komisaris
                           dalam kegiatan usaha seperti biasa.

                      Susunan ROC
                      Keanggotaan ROC terdiri dari 6 (enam) orang, yaitu 1 (satu) orang Ketua Komite yang dijabat oleh
                      Komisaris Independen Perseroan, 1 (satu) orang Komisaris Perseroan yang dinominasikan oleh
                      PT SMI, 2 (dua) orang Komisaris yang dinominasikan oleh Pemegang Saham Supranasional, 1 (satu)
                      orang dari luar Perseroan (pihak independen) dan 1 (satu) orang yang merepresentasikan PT SMI
                      sebagai pengamat dan anggota tanpa hak suara. Berikut ini adalah uraian komposisi anggota ROC
                      pada tanggal Prospektus ini diterbitkan:

                      Ketua                        : Rizal Bambang Prasetijo
                      Anggota                      : Ahmad Ghufron
                      Anggota                      : Marc Oliver Jünemann
                      Anggota                      : Darmin Nasution
                      Anggota Independen           : Sariani Sadikun
                      Anggota (tanpa suara)        : Ridho Pandita

                      Berikut ini adalah profil singkat mengenai anggota Komite Pemantau Risiko:

                      Rizal Bambang Prasetijo
                      Profil lengkap Bapak Rizal Bambang Prasetijo selaku Ketua Komite Pemantau Risiko Perseroan dapat
                      dilihat pada Bab Profil Perusahaan, Sub-bab Profil Dewan Komisaris.




                                                                        106



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 106                                                                         01/07/26 23.31
Page 137
                      Ahmad Ghufron
                      Profil lengkap Bapak Ahmad Ghufron selaku Anggota Komite Pemantau Risiko Perseroan dapat dilihat
                      pada Bab Profil Perusahaan, Sub-bab Profil Dewan Komisaris.

                      Darmin Nasution
                      Profil lengkap Bapak Darmin Nasution selaku Anggota Komite Pemantau Risiko Perseroan dapat dilihat
                      pada Bab Profil Perusahaan, Sub-bab Profil Dewan Komisaris.

                      Marc Oliver Jünemann
                      Profil lengkap Bapak Marc Oliver Jünemann selaku Anggota Komite Pemantau Risiko Perseroan dapat
                      dilihat pada Bab Profil Perusahaan, Sub-bab Profil Dewan Komisaris.

                      Sariani Sadikun
                      Sariani Sadikun, Warga Negara Indonesia. Beliau ditunjuk sebagai Anggota Komite Pemantau Risiko
                      Perseroan berdasarkan Surat Keputusan tanggal 14 Juli 2025. Beliau menyelesaikan pendidikan di
                      California State University, U.S.A. Bachelor of Science - Computer Application & Systems. Sebelum
                      bergabung dengan Perseroan, beliau memiliki pengalaman bekerja sebagai berikut:

                      2019 – 2024                         :   Senior Vice President – Head of Wholesale Credit Approval di PT Bank
                                                              HSBC Indonesia
                      2016 – 2018                         :   Senior Vice President – Head of Commercial/SME Credit Risk di PT Bank
                                                              DBS Indonesia
                      2011 – 2016                         :   Executive Vice President – Head of Credit Risk di PT Bank Commonwealth
                      2002 – 2011                         :   Senior VP – Head of Credit Risk di PT Rabobank International Indonesia
                      1998 – 2001                         :   Vice President, Corp. Banking di JPMorgan Chase & Co.
                      1989 – 1998                         :   Asst. Vice President, Corp. Banking di Chase Manhattan Bank

                      Ridho Pandita
                      Ridho Pandita, Warga Negara Indonesia. Beliau ditunjuk sebagai Anggota Komite Pemantau Risiko
                      Perseroan berdasarkan Surat Keputusan tanggal 11 Desember 2025. Beliau menyelesaikan
                      pendidikan di Universitas Gajah Mada, Master of Business and Administration dan Intitut Teknologi
                      Bandung, Sarjana Teknik. Sebelum bergabung dengan Perseroan, beliau memiliki pengalaman bekerja
                      sebagai berikut:

                      2019 – Sekarang                     :   Equity Investment di PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero)
                      2017 – 2019                         :   Relationship Manager di Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia
                      2015 – 2015                         :   Credit Analyst di PT Bank Mandiri (Persero)
                      2012 – 2014                         :   Junior Account Manager di PT Bank Mandiri (Persero)

                      Tabel berikut menjelaskan frekuensi rapat dan tingkat kehadiran anggota ROC sepanjang tahun 2025
                      sampai dengan Prospektus ini diterbitkan:

                                                                                            Jumlah Kehadiran Tingkat Kehadiran
                                                   Nama                      Jumlah Rapat
                                                                                                 Rapat             Rapat
                      Ketua                        Rizal Bambang Prasetijo        6                6               100%
                      Anggota                      Ahmad Ghufron*                 2                2               100%
                      Anggota                      Marc Oliver Jünemann           6                6               100%
                      Anggota                      Darmin Nasution                6                6               100%
                      Anggota                      Sariani Sadikun                5                5               100%
                      Anggota                      Ridho Pandita                  6                6               100%
                      (tanpa suara)




                                                                                 107



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 107                                                                                       01/07/26 23.31
Page 138
                      * Ahmad Ghufron telah mendapatkan hasil penilaian kemampuan dan kepatutan selaku calon Komisaris Perseroan berdasarkan Keputusan Dewan
                      Komisioner OJK Nomor KEP-61/PL-02/2026 tanggal 17 Maret 2026. Dalam Rapat ROC sebelumnya, beliau hanya menjadi pengamat dan tidak
                      mengambil keputusan.


                      5.        Komite-Komite di Bawah Direksi
                      Dalam menjalankan tugasnya, Direksi dibantu oleh komite-komite yang terdiri dari:

                      Komite Investasi – Direksi
                      Komite Investasi – Direksi (“BOD-IC”) dibentuk oleh Direksi dengan tujuan untuk mendukung fungsi
                      manajerialnya, khususnya untuk meninjau, mempertimbangkan, dan mengambil keputusan atas
                      seluruh Usulan Investasi untuk Perseroan. Anggota BOD-IC menjalankan tugasnya dengan
                      berpedoman pada Piagam BOD-IC yang terakhir kali diperbarui dan telah efektif sejak tanggal 24 Juli
                      2025.

                      Piagam BOD-IC
                      Piagam BOD-IC merupakan pedoman formal yang mengikat bagi seluruh anggota BOD-IC dalam
                      menjalankan amanah penugasan setiap hari. Piagam BOD-IC mengatur hal-hal yang berkaitan dengan
                      peran dan tanggung jawab, kewenangan, struktur serta kualifikasi, rapat, pelaporan, kerahasiaan, dan
                      hal-hal lainnya yang relevan dengan Komite BOD-IC.

                      Tugas dan Tanggung Jawab BOD-IC
                      a)       Meninjau, menyetujui, dan mendelegasikan persetujuan atas Usulan Investasi dan/atau
                               modifikasi serta/atau amandemen lainnya, dan/atau dokumen terkait;
                      b)       Berkonsultasi dengan BOC-IC mengenai proyek-proyek yang diusulkan dan mewajibkan adanya
                               persetujuan dari BOC-IC untuk transaksi dan/atau proyek tertentu yang bersifat luar
                               biasa/kompleks (sebagaimana disebutkan dalam Lampiran 1 Piagam ini);
                      c)       Meminta persetujuan dari BOC-IC untuk setiap modifikasi dan/atau amandemen material
                               (sebagaimana disebutkan dalam Lampiran 2 Piagam ini) terhadap Aset Investasi yang telah
                               disetujui oleh BOC-IC, yang keputusan akhirnya berada dalam diskresi CRO;
                      d)       Menugaskan tim transaksi untuk berkoordinasi dengan fungsi-fungsi terkait guna memastikan
                               kecukupan pendanaan dan strategi penetapan harga bagi Aset Investasi yang diusulkan; dan
                      e)       Meninjau dan memantau pelaksanaan seluruh Aset Investasi secara berkala serta meningkatkan
                               frekuensi peninjauan apabila dianggap perlu, serta menyampaikan laporan mengenai hasil
                               peninjauan dan pemantauan tersebut kepada BOC-IC.
                             Mengkaji, dan selanjutnya menyetujui dan merekomendasikan proposal investasi untuk ditinjau
                             lebih lanjut dan disetujui oleh BOC-IC;

                      Susunan BOD-IC
                      Susunan keanggotaan BOD-IC terdiri dari 4 (empat) orang, yaitu 1 (satu) Ketua Komite yang juga
                      merangkap jabatan sebagai Presiden Direktur & Chief Executive Officer (CEO) dan sisa anggota
                      lainnya merupakan anggota Direksi Perseroan. Berikut ini adalah uraian komposisi anggota BOD-IC
                      pada tanggal Prospektus ini diterbitkan:

                      Ketua                              : Rizki Pribadi Hasan
                      Anggota                            : Eri Wibowo
                      Anggota                            : Mohammad Ramadhan Harahap
                      Anggota                            : Lestari Andaluscia Umardin

                      Profil mengenai seluruh anggota BOD-IC dapat dilihat pada Bab Profil Perusahaan, Sub-bab Profil
                      Direksi.

                      Tabel berikut menjelaskan frekuensi rapat dan tingkat kehadiran anggota BOD-IC sepanjang tahun
                      2025 sampai dengan Prospektus ini diterbitkan:




                                                                                      108



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 108                                                                                                               01/07/26 23.31
Page 139
                                                                       Jumlah     Jumlah Kehadiran Tingkat Kehadiran
                                                   Nama
                                                                        Rapat          Rapat             Rapat
                      Ketua               Rizki Pribadi Hasan            64              64              100%
                      Anggota             Eri Wibowo                     53              53              100%
                      Anggota             Mohammad Ramadhan Harahap      64              64              100%
                      Anggota             Lestari Andaluscia Umardin     64              64              100%

                      Komite Aset dan Liabilitas
                      Komite Aset dan Liabilitas (“ALCO”) dibentuk oleh Direksi dengan tujuan untuk memantau risiko dan
                      pengelolaan dana dan sumber daya lainnya secara aktif, terutama dalam mengelola risiko pasar dan
                      risiko likuiditas. Dalam menjalankan tugasnya, ALCO berpedoman pada Piagam ALCO telah terakhir
                      kali diperbarui dan telah efektif sejak tanggal 29 November 2024.

                      Piagam
                      Piagam ALCO wajib dijadikan sebagai acuan dan pedoman bagi seluruh anggota ALCO dalam
                      menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Secara garis besar, piagam ini berisikan hal-hal yang
                      berkaitan dengan tanggung jawab dan komposisi ALCO, serta prosedur terkait, seperti rapat,
                      pelaporan, dan kerahasiaan.

                      Tugas dan Tanggung Jawab Komite ALCO
                      Tugas dan tanggung jawab Komite antara lain adalah:
                      a)   Memastikan pengelolaan aset dan liabilitas dilaksanakan sesuai dengan kebijakan Perseroan;
                      b)   Memberikan rekomendasi strategi dan rencana tindakan terkait pengelolaan aset dan liabilitas
                           kepada Direksi;
                      c)   Mengevaluasi kinerja keuangan Perseroan dan mengidentifikasi strategi yang diperlukan untuk
                           mencapai tujuan keuangan;
                      d)   Memberikan panduan dalam mengelola risiko pasar dan risiko likuiditas Perseroan, termasuk
                           namun tidak terbatas pada ketidaksesuaian jatuh tempo aset dan liabilitas, risiko repricing suku
                           bunga, posisi neto terbuka, pendanaan, dan struktur keseimbangan modal;
                      e)   Menetapkan Base Lending Rate atau panduan penetapan harga investasi untuk kegiatan
                           investasi serta merekomendasikannya kepada Direksi untuk persetujuan lebih lanjut;
                      f)   Menyetujui fasilitas jangka pendek baru atau tambahan dan merekomendasikannya kepada
                           Direksi untuk persetujuan lebih lanjut; namun, apabila fasilitas tersebut terkait dengan pihak
                           berelasi, fasilitas tersebut harus disetujui lebih lanjut oleh Dewan Komisaris;
                      g)   Memberikan nasihat kepada Direksi mengenai inisiatif atau kegiatan pendanaan baru (misalnya
                           fasilitas jangka pnajang, fasilitas jangka pendek termasuk dari pihak berelasi, dan penerbitan
                           obligasi) yang memerlukan persetujuan dari Dewan Komisaris sesuai dengan Anggaran Dasar
                           Perseroan;
                      h)   memberikan panduan dan pemantauan mengenai kepatuhan terhadap ketentuan internal dan
                           eksternal;
                      i)   i) Memberikan panduan dalam pengelolaan dana surplus, termasuk namun tidak terbatas pada
                           penempatan yang selaras dengan profil risiko Perseroan dan konsisten dengan struktur
                           pembatasan internal;
                      j)   j) Memberikan rekomendasi atas perubahan kebijakan dan prosedur yang relevan serta
                           memberikan persetujuan atas dokumen yang perlu diajukan kepada Direksi, dan kepada Dewan
                           Komisaris apabila diperlukan untuk persetujuan;
                      k)   Mengatur agenda untuk rapat ALCO; dan
                      l)   Menyetujui Risalah Rapat (Minutes of Meeting/MoM) yang disiapkan oleh sekretaris selama
                           rapat ALCO.




                                                                       109



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 109                                                                              01/07/26 23.31
Page 140
                      Susunan Komite ALCO
                      Susunan keanggotaan Komite ALCO terdiri dari 4 (empat) orang, yaitu 1 (satu) Ketua Komite yang juga
                      merangkap jabatan sebagai Presiden Direktur & Chief Executive Officer (CEO) dan sisa anggota
                      lainnya merupakan anggota Direksi Perseroan. Berikut ini adalah uraian komposisi anggota Komite
                      ALCO pada tanggal Prospektus ini diterbitkan:

                      Ketua                               : Rizki Pribadi Hasan
                      Anggota                             : Eri Wibowo
                      Anggota                             : Mohammad Ramadhan Harahap
                      Anggota                             : Lestari Andaluscia Umardin

                      Profil mengenai seluruh anggota ALCO dapat dilihat pada Bab Profil Perusahaan, Sub-bab Profil
                      Direksi.

                      Tabel berikut menjelaskan frekuensi rapat dan tingkat kehadiran anggota ALCO sepanjang tahun 2025
                      sampai dengan Prospektus ini diterbitkan:

                                                                           Jumlah   Jumlah Kehadiran Tingkat Kehadiran
                                                   Nama
                                                                            Rapat        Rapat             Rapat
                      Ketua                Rizki Pribadi Hasan               19            19              100%
                      Anggota              Eri Wibowo                        19            14               93%
                      Anggota              Mohammad Ramadhan Harahap         19            18               95%
                      Anggota              Lestari Andaluscia Umardin        19            18               95%

                      Komite Manajemen Risiko
                      Komite Manajemen Risiko (“RMC”) merupakan organ pendukung Direksi yang bertanggung jawab
                      untuk membantu penerapan manajemen risiko Perseroan, termasuk memberikan rekomendasi atas
                      penyusunan Kebijakan dan Strategi Manajemen Risiko Perseroan. Perseroan telah memiliki Komite
                      Manajemen Risiko sebagaimana diwajibkan dalam POJK No. 42/2024 untuk membantu penerapan
                      manajemen risiko Perseroan.

                      Piagam RMC
                      Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, anggota komite ini wajib berpedoman pada
                      Piagam Komite Manajemen Risiko yang terakhir diubah pada tanggal 26 Maret 2024. Secara umum,
                      Piagam RMC mengatur hal-hal terkait kewenangan, struktur, kualifikasi, tanggung jawab, rapat,
                      pelaporan, kerahasiaan, dan lain-lain.

                      Tugas dan Tanggung Jawab RMC
                      Tugas dan tanggung jawab RMC antara lain adalah:
                      a)   Menyediakan rumusan strategis atas kebijakan dan kerangka manajemen risiko, termasuk
                           penetapan kerangka batasan dan penyusunan rencana kontinjensi untuk kondisi yang
                           merugikan;
                      b)   Mengawasi evaluasi dan pengelolaan komposisi risiko secara keseluruhan dalam portofolio
                           Perseroan, meminimalkan risiko pada tingkat proyek maupun tingkat portofolio,
                           mengembangkan budaya manajemen risiko di seluruh tingkatan, serta memastikan bahwa
                           Direktorat Manajemen Risiko beroperasi secara independen;
                      c)   Menyelidiki, menganalisis, dan mengambil tindakan yang diperlukan terkait isu-isu yang
                           berhubungan dengan keputusan bisnis yang menyimpang dari prosedur normal;
                      d)   Mengevaluasi proposal terkait aktivitas dan produk baru serta menilai kelayakan dan
                           kemampuan Perseroan dalam melaksanakan aktivitas dan produk baru tersebut dari perspektif
                           risiko, serta mengevaluasi proposal atas perubahan terkait dalam kebijakan dan prosedur;
                      e)   Memantau kecukupan modal Perseroan terhadap risiko yang dijelaskan, sesuai dengan
                           peraturan yang berlaku dan toleransi risiko Perseroan;



                                                                            110



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 110                                                                            01/07/26 23.31
Page 141
                      f)        Mengevaluasi efektivitas kebijakan dan prosedur manajemen risiko, merumuskan amandemen
                                yang diperlukan terhadap kebijakan dan prosedur yang ada, mengevaluasi kecukupan
                                pengendalian internal, dan meninjau laporan MIS secara berkala;
                      g)        Melakukan tinjauan rutin untuk mengevaluasi kesesuaian metodologi penilaian risiko;
                      h)        Meninjau dan menyetujui laporan manajemen risiko triwulanan yang disusun oleh Direktorat
                                Manajemen Risiko;
                      i)        Meninjau dan mengusulkan perubahan dan/atau tambahan, apabila diperlukan, atas parameter
                                atau indikator risiko kepada Komite Pemantau Risiko dan Dewan Komisaris;
                      j)        Dalam kaitannya dengan pencegahan fraud dan korupsi, RMC bertanggung jawab untuk:
                                i.     Mengembangkan strategi untuk meningkatkan kesadaran dan etika terhadap fraud dan
                                       korupsi bagi karyawan;
                                ii.    Meninjau Fraud and Corruption Risk Assessment tingkat perusahaan yang disiapkan oleh
                                       Direktorat Manajemen Risiko setidaknya setiap tiga tahun, atau setelah adanya perubahan
                                       struktural atau fungsional besar pada Perseroan, atau kapan pun dianggap perlu;
                                iii.   Menetapkan strategi pengendalian fraud dan korupsi untuk mengatasi risiko yang
                                       diidentifikasi dalam Fraud and Corruption Risk Assessment;
                                iv.    Memastikan bahwa karyawan dalam lingkup tanggung jawabnya menerima pelatihan
                                       kesadaran fraud dan korupsi yang memadai serta memahami Kode Etik Perseroan;
                                v.     Merekomendasikan kebijakan dan prosedur yang sesuai untuk deteksi dan pencegahan
                                       fraud dan korupsi;
                                vi.    Meninjau dan memperbarui kebijakan dan prosedur sesuai kebutuhan, namun setidaknya
                                       setiap dua tahun, untuk memastikan kebijakan tersebut mencerminkan prinsip dan standar
                                       praktik terbaik dalam pencegahan fraud dan korupsi.

                      Susunan RMC
                      Berikut ini adalah uraian komposisi anggota RMC pada tanggal Prospektus ini diterbitkan:

                      Ketua                           : Rizki Pribadi Hasan
                      Anggota                         : Eri Wibowo
                      Anggota                         : Mohammad Ramadhan Harahap
                      Anggota                         : Lestari Andaluscia Umardin

                      Profil mengenai seluruh anggota RMC dapat dilihat pada Bab Profil Perusahaan, Sub-bab Profil Direksi.

                      Tabel berikut menjelaskan frekuensi rapat dan tingkat kehadiran anggota RMC sepanjang tahun 2025
                      sampai dengan Prospektus ini diterbitkan:

                                                                           Jumlah    Jumlah Kehadiran Tingkat Kehadiran
                                                   Nama
                                                                            Rapat         Rapat             Rapat
                      Ketua                 Rizki Pribadi Hasan              13             13              100%
                      Anggota               Eri Wibowo                       11             11              100%
                      Anggota               Mohammad Ramadhan Harahap        13             12               92%
                      Anggota               Lestari Andaluscia Umardin       13             13              100%

                      Komite Pengarah Teknologi Informasi
                      Komite Teknologi Informasi (“ITSC”) dibentuk oleh Direksi untuk membantu pelaksanaan tugasnya
                      dalam hal pengembangan kapasitas dan kapabilitas sistem teknologi informasi Perseroan. Perseroan
                      telah memiliki Komite Pengarah Teknologi Informasi sebagaimana diwajibkan Peraturan OJK
                      No. 4/POJK.05/2021 tentang Penerapan Manajemen Risiko Dalam Penggunaan Teknologi Informasi
                      Oleh Lembaga Jasa Keuangan Nonbank, untuk membantu pelaksanaan tugas Direksi dalam hal
                      pengembangan kapasitas dan kapabilitas sistem teknologi informasi Perseroan. Dalam melaksanakan
                      tugas dan tanggung jawabnya, anggota komite ini wajib berpedoman pada Piagam Komite Pengarah
                      Teknologi Informasi yang berlaku efektif sejak tanggal 24 Oktober 2024.




                                                                          111



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 111                                                                                 01/07/26 23.31
Page 142
                      Tugas dan Tanggung Jawab ITSC
                      ITSC Perseroan memiliki peran dalam:
                      a)   Meninjau dan menyetujui Anggaran TI (IT Budget), proyek-proyek TI awal, dan Organisasi TI
                           melalui mekanisme Indikator Kinerja Utama Tahunan (Annual Key Performance Indicator);
                      b)   Menyetujui pelaksanaan seluruh Proyek TI dengan nilai proyek di atas IDR 250 juta;
                      c)   Menerima pembaruan TI secara berkala mengenai Proyek TI, realisasi Anggaran TI, keamanan
                           siber, organisasi TI, dan hal-hal terkait TI lainnya dari Kepala TI & Operasional dan/atau Kepala
                           TI;
                      d)   Memberikan informasi, bantuan, dan/atau klarifikasi kepada Dewan Komisaris terkait hal-hal TI
                           apabila diminta oleh Dewan Komisaris untuk meninjau fungsi advisory Perseroan;
                      e)   Meninjau dan menyesuaikan kebijakan dan/atau prosedur TI Perseroan dari waktu ke waktu
                           sebagaimana dianggap perlu oleh Komite;
                      f)   Meninjau dan memantau pelaksanaan seluruh inisiatif/proyek TI secara triwulanan dalam rapat
                           ITSC, serta meningkatkan frekuensi peninjauan apabila dianggap perlu, dan memberikan
                           pembaruan kepada ExCom dan BoC apabila diminta oleh Dewan Komisaris.

                      Susunan ITSC
                      Berikut ini adalah uraian komposisi anggota Komite Pengarah Teknologi Informasi pada tanggal
                      Prospektus ini diterbitkan:

                      Ketua                               : Rizki Pribadi Hasan
                      Anggota                             : Eri Wibowo
                      Anggota                             : Lestari Andaluscia Umardin

                      Profil mengenai seluruh anggota ITSC dapat dilihat pada Bab Profil Perusahaan, Sub-bab Profil Direksi.

                      Tabel berikut menjelaskan frekuensi rapat dan tingkat kehadiran anggota ITSC sepanjang tahun 2025
                      sampai dengan Prospektus ini diterbitkan:

                                                                             Jumlah      Jumlah Kehadiran Tingkat Kehadiran
                                                   Nama
                                                                              Rapat           Rapat             Rapat
                      Ketua                 Rizki Pribadi Hasan                10               10              100%
                      Anggota               Eri Wibowo                          6                6              100%
                      Anggota               Lestari Andaluscia Umardin         10               10              100%

                      Komite Advisory
                      Komite Advisory dibentuk oleh Direksi dan memiliki tanggung jawab utama untuk membantu Direksi
                      dalam menjalankan fungsi manajerialnya, yaitu secara khusus untuk menelaah, menimbang dan
                      mengambil keputusan terkait dengan seluruh proyek advisory Perseroan, di antaranya memutuskan
                      apakah akan menerima suatu mandat dan memutuskan proyek sektor swasta atau publik. Dalam
                      menjalankan tugasnya, anggota Komite Advisory berpedoman pada Piagam Komite Advisory yang
                      terakhir kali diperbarui dan telah efektif sejak tanggal 2 September 2024.

                      Tugas dan tanggung jawab Komite Advisory

                      Tugas dan tanggung jawab Komite Advisory antara lain adalah:
                      a)   Meninjau, menyetujui, merekomendasikan, dan/atau mengesahkan Project Advisory Document
                           (PAD) atau dokumen serupa yang menyediakan ruang lingkup awal dan dasar serta struktur dari
                           proyek advisory Perseroan. PAD tersebut harus sedetail dan serelevan mungkin, dengan
                           mempertimbangkan informasi yang tersedia pada saat itu, dan harus memuat (namun tidak
                           terbatas pada): manfaat pelaksanaan proyek advisory, implikasi sumber daya bagi Perseroan
                           (waktu,    dala, biaya/anggaran, potensi pendapatan, dan sebagainya), potensi konflik
                           kepentingan, serta isu KYC;




                                                                               112



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 112                                                                               01/07/26 23.31
Page 143
                      b)        Menerima pembaruan berkala mengenai proyek advisory (baik proyek yang telah ditandatangani
                                maupun pipeline) dari Kepala Advisory Group;
                      c)        Memberikan informasi, bantuan, dan/atau klarifikasi kepada Dewan Komisaris terkait hal-hal
                                advisory apabila diminta oleh BoC dalam rangka meninjau fungsi advisory Perseroan;
                      d)        Meninjau dan menyesuaikan kebijakan dan/atau prosedur advisory Perseroan dari waktu ke
                                waktu sebagaimana dianggap perlu oleh Komite;
                      e)        Meninjau dan memantau pelaksanaan seluruh proyek advisory Perseroan setidaknya satu kali
                                dalam setahun, serta meningkatkan frekuensi peninjauan apabila dianggap perlu, dan
                                menyampaikan laporan atas hasil peninjauan dan pemantauan tersebut kepada Dewan
                                Komisaris apabila diminta oleh Dewan Komisaris.

                      Susunan Komite Advisory
                      Berikut ini        dalah uraian komposisi anggota Komite Advisory pada tanggal Prospektus ini diterbitkan:

                      Ketua                            : Rizki Pribadi Hasan
                      Anggota                          : Eri Wibowo
                      Anggota                          : Lestari Andaluscia Umardin
                      Anggota                          : Irman Boyle

                      Berikut ini adalah profil singkat mengenai anggota Komite Advisory:

                      Rizki Pribadi Hasan
                      Profil lengkap Bapak Rizki Pribadi Hasan selaku Ketua Komite Advisory Perseroan dapat dilihat pada
                      Bab Profil Perusahaan, Sub-bab Profil Direksi.

                      Eri Wibowo
                      Profil lengkap Bapak Eri Wibowo selaku Anggota Komite Advisory Perseroan dapat dilihat pada Bab
                      Profil Perusahaan, Sub-bab Profil Direksi.

                      Lestari Andaluscia Umardin
                      Profil lengkap Ibu Lestari Andaluscia Umardin selaku Anggota Komite Advisory Perseroan dapat dilihat
                      pada Bab Profil Perusahaan, Sub-bab Profil Direksi.

                      Irman Boyle
                      Bapak Irman Boyle bergabung dengan Perseroan pada April 2012. Beliau memilki pengalaman selama
                      15 tahun di berbagai institusi multilateral dan firma konsultan (IFC, APB, IIE/Energy Group dan PA
                      Consulting), bekerja di bidang layanan advisory dan pendanaan sektor publik untuk proyek proyek di
                      bidang energi dan infrastruktur.

                      Bersama IFC, beliau bekerja di Departemen Transaction Advisory di IFC Jakarta, memberikan saran
                      kepada klien pemerintahan pada proyek batubara IPP dan proyek pengadaan air. Hingga Agustus 2011,
                      beliau juga merupakan perwakilan Indonesia untuk Private Finance Advisory Network (PFAN) di mana
                      beliau memberikan saran untuk proyek-proyek dan dalam hal keuangan untuk memperoleh perjanjian
                      pada beberapa proyek energi yang dapat diperbarui untuk IPP.

                      Bapak Irman Boyle memperoleh gelar MBA dari Cass Business School pada City University, London,
                      Inggris (1999) dan Sarjana Teknik Elektro dari Institut Teknologi Bandung, Indonesia (1993).

                      Bapak Irman Boyle berpartisipasi dalam Workshop on Project Financing yang diselenggarakan
                      Euromoney dan dalam Infrastructure in Market Economy Program. Bapak Irman Boyle juga
                      mengikuti Executive Workshop on Ports Financing and Investing di Singapura yang diselenggarakan
                      oleh Global Ports Forum. Beliau juga mengikuti Green Banking Online Training, Green Banking in
                      Energy Efficiency and Renewable Energy yang diselenggarakan oleh RENAC.




                                                                             113



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 113                                                                                   01/07/26 23.31
Page 144
                      Tabel berikut menjelaskan frekuensi rapat dan tingkat kehadiran anggota Komite Advisory sepanjang
                      tahun 2025 sampai dengan Prospektus ini diterbitkan:

                                                                            Jumlah      Jumlah Kehadiran   Tingkat Kehadiran
                                                   Nama
                                                                             Rapat           Rapat               Rapat
                      Ketua                Rizki Pribadi Hasan                13               13                100%
                      Anggota              Eri Wibowo                          9               9                 100%
                      Anggota              Lestari Andaluscia Umardin         13               13                100%
                      Anggota              Irman Boyle                        13               13                100%

                      Komite Sumber Daya Manusia
                      Komite Sumber Daya Manusia merupakan organ pendukung Direksi yang bertugas membantu
                      pelaksanaan tugas manajerial Direksi dalam hal pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) agar
                      senantiasa dapat berjalan optimal. Pada penerapannya, Komite Sumber Daya Manusia ditugaskan
                      secara khusus untuk meninjau, menimbang, dan mengambil dalah an mengenai kepegawaian
                      Perseroan.

                      Tugas dan tanggung jawab Komite Sumber Daya Manusia
                      Komite Sumber Daya Manusia memiliki tanggung jawab antara lain:
                      a)    Staffing & Development
                            Menetapkan dan menyetujui pemilihan, penempatan, dan pemberhentian Staf Senior Perseroan
                            (Assistant Vice President / “AVP” ke atas) sesuai dengan kriteria subjektif dan objektif yang dapat
                            diterima. Kewenangan ini memastikan terselenggaranya talent pipeline dan perencanaan
                            suksesi untuk mendukung pertumbuhan dan tantangan perusahaan di masa depan serta
                            memastikan bahwa kinerja perusahaan tidak terganggu oleh pegawai berkinerja buruk yang tidak
                            dapat diselesaikan.

                      b)        Manajemen Kinerja (Performance Management)
                                Menetapkan sasaran kinerja korporat dan individual bagi Executive Vice President (“EVP”) dan
                                seluruh Staf, serta melakukan kalibrasi hasil kinerja pada tingkat perusahaan untuk menjaga
                                konsistensi, keadilan, dan integritas penilaian.

                      c)        Kompensasi & Manfaat (Compensation & Benefit)
                                Menetapkan kebijakan remunerasi bagi EVP dan Staf yang proporsional dengan kinerja, dengan
                                mempertimbangkan tolok ukur industri yang relevan, pencapaian indikator kinerja utama, nilai
                                tambah ekonomi, serta faktor-faktor terkait lainnya.faktor terkait lainnya.

                      d)        Menetapkan kebijakan umum, strategi, dan keputusan terkait SDM yang dapat memberikan
                                dampak signifikan terhadap organisasi secara keseluruhan.

                      Dalam rangka untuk memenuhi tugas dan tanggung jawab tersebut, Komite Sumber Daya Manusia
                      dapat melakukan hal-hal sebagai berikut:
                      a)    Memiliki akses untuk memperoleh informasi yang diperlukan sesuai dengan tanggung jawabnya
                            dari Direksi, eksekutif, karyawan dan pihak-pihak eksternal kapanpun diperlukan; dan
                      b)    Memiliki kewenangan untuk melakukan seleksi, mengundang dan mengikutsertakan karyawan
                            atau konsultan internal atau independen Perseroan untuk menghadiri rapat komite.

                      Susunan Komite Sumber Daya Manusia
                      Berikut ini adalah uraian komposisi anggota Komite Sumber Daya Manusia pada tanggal Prospektus
                      ini diterbitkan:

                      Ketua                               : Rizki Pribadi Hasan




                                                                                  114



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 114                                                                                  01/07/26 23.31
Page 145
                      Anggota                             : Eri Wibowo
                      Anggota                             : Mohammad Ramadhan Harahap
                      Anggota                             : Lestari Andaluscia Umardin

                      Profil mengenai anggota Komite Sumber Daya Manusia dapat dilihat pada Bab Profil Perusahaan, Sub-
                      bab Profil Direksi.
                      Tabel berikut menjelaskan frekuensi rapat dan tingkat kehadiran anggota Komite Sumber Daya
                      Manusia sepanjang tahun 2025 sampai dengan Prospektus ini diterbitkan:

                                                                             Jumlah   Jumlah Kehadiran Tingkat Kehadiran
                                                   Nama
                                                                              Rapat        Rapat             Rapat
                      Ketua                 Rizki Pribadi Hasan                9             9               100%
                      Anggota               Eri Wibowo                         5             5               100%
                      Anggota               Mohammad Ramadhan Harahap          9             9               100%
                      Anggota               Lestari Andaluscia Umardin         9             9               100%
                      Komite Pencegahan Fraud dan Korupsi
                      Komite Pencegahan Fraud dan Korupsi (“FPC”) dibentuk oleh Direksi dengan tujuan untuk memantau
                      dan mengelola secara aktif segala permasalahan terkait penipuan dan korupsi, termasuk hal-hal yang
                      berkaitan dengan pelaporan pelanggaran. Dalam menjalankan tugasnya, anggota FPC berpedoman
                      pada Piagam FPC yang telah efektif sejak tanggal 13 April 2020.
                      Tugas dan Tanggung Jawab FPC
                      Tugas dan Tanggung Jawab FPC dalah sebagai berikut:
                      a)   Membahas kasus/isu dugaan/terbukti fraud dan korupsi serta membuat keputusan yang tepat
                           sambil mempertimbangkan implikasi yang timbul dari keputusan dan penyelidikan (jika ada) yang
                           dipimpin oleh UAI untuk menghasilkan tindakan yang sesuai;
                      b)   Mengambil keputusan terkait semua dugaan atau perbuatan fraud dan korupsi yang terbukti
                           terkait (termasuk dalam penyelidikan, eskalasi ke pihak eksternal, publikasi dan sanksi, dan lain-
                           lain) yang terjadi dalam Perseroan ketika tersangka bukanlah Direksi;
                      c)   Melaporkan kepada Komite Audit tentang inisiatif baru yang diusulkan dan isu-isu sistemik
                           utama; serta
                      d)   Mendukung individu yang membuat pengungkapan dan melindungi mereka secara aktif dari
                           perlakuan merugikan, pelecehan, atau tindakan balasan lainnya.
                      Susunan FPC
                      Berikut ini adalah uraian komposisi anggota FPC pada tanggal Prospektus ini diterbitkan:

                      Ketua                   : Rizki Pribadi Hasan
                      Anggota                 : Eri Wibowo
                      Anggota                 : Lestari Andaluscia Umardin
                      Profil mengenai anggota FPC dapat dilihat pada Bab Profil Perusahaan, Sub-bab Profil Direksi.

                      Tabel berikut menjelaskan frekuensi rapat dan tingkat kehadiran anggota FPC sepanjang tahun 2025
                      sampai dengan Prospektus ini diterbitkan:

                                                                                           Jumlah Kehadiran Tingkat Kehadiran
                                                   Nama                    Jumlah Rapat
                                                                                                Rapat             Rapat
                      Ketua                 Rizki Pribadi Hasan                   2               2               100%
                      Anggota               Eri Wibowo                            2               2               100%
                      Anggota               Lestari Andaluscia Umardin            2               2               100%




                                                                            115



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 115                                                                                01/07/26 23.31
Page 146
                      Komite Penurunan Nilai
                      Komite Penurunan Nilai adalah organ pendukung Direksi yang bertanggung jawab untuk membantu
                      pelaksanaan tugasnya dalam rangka pengawasan dan evaluasi penerapan PSAK No. 109, termasuk
                      memberikan persetujuan terhadap cadangan kerugian penurunan nilai atas aset keuangan yang dinilai
                      secara individual.

                      Piagam Komite Penurunan Nilai
                      Piagam Komite Penurunan Nilai digunakan sebagai panduan atau pedoman bagi seluruh anggota
                      Komite Penurunan Nilai dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Piagam ini juga mengatur
                      mengenai kewenangan, susunan keanggotaan dan kualifikasi, pengaturan rapat dan pelaporan dari
                      Komite Penurunan Nilai.

                      Tugas dan tanggung jawab Piagam Komite Penurunan Nilai
                      a)        Meninjau hasil Expected Credit Loss (ECL) untuk mengidentifikasi perkembangan atau area
                                perhatian yang tidak dapat atau belum dijelaskan secara memadai, termasuk Parameter Model,
                                analisis, dan proses;
                      b)        Menyoroti overlay/penyesuaian signifikan, pergerakan besar dalam staging akibat Significant
                                Increase on Credit Risk (SICR), serta area yang perlu diperhatikan atau disesuaikan beserta
                                justifikasinya;
                      c)        Meninjau metodologi/model baru atau produk baru yang berdampak pada angka cadangan
                                kerugian penurunan nilai;
                      d)        Menyoroti perubahan dalam Kebijakan Risiko, Kebijakan Keuangan, serta persyaratan peraturan
                                yang relevan;
                      e)        Mengidentifikasi gangguan dan masalah kontrol dalam proses, sistem, serta kualitas data,
                                termasuk kesalahan angka bulan sebelumnya yang menyebabkan pergerakan signifikan;
                      f)        Meninjau keterlibatan eksternal dan regulasi terkait PSAK No. 109;
                      g)        Menyetujui angka cadangan kerugian penurunan nilai untuk instrumen keuangan yang telah
                                mengalami penurunan nilai/Stage 3 (penilaian secara individual) dan Management Overlay,
                                dengan mempertimbangkan informasi yang relevan, wajar, dan dapat didukung;
                      h)        Menyetujui poin-poin utama yang akan dimasukkan dalam pengungkapan PSAK No. 109 pada
                                Laporan Keuangan.

                      Berikut ini adalah uraian komposisi anggota Komite Penurunan Nilai pada tanggal Prospektus ini
                      diterbitkan:

                      Ketua                            : Rizki Pribadi Hasan
                      Anggota                          : Eri Wibowo
                      Anggota                          : Lestari Andaluscia Umardin

                      Profil mengenai anggota Komite Penurunan Nilai dapat dilihat pada Bab Profil Perusahaan, Sub-bab
                      Profil Direksi.

                      Tabel berikut menjelaskan frekuensi rapat dan tingkat kehadiran anggota Komite Penurunan Nilai
                      sepanjang tahun 2025 sampai dengan Prospektus ini diterbitkan:

                                                                            Jumlah    Jumlah Kehadiran Tingkat Kehadiran
                                                   Nama
                                                                             Rapat         Rapat             Rapat
                      Ketua                    Rizki Pribadi Hasan            16             16              100%
                      Anggota                  Eri Wibowo                     12             12              100%
                      Anggota                  Lestari Andaluscia Umardin     16             16              100%




                                                                              116



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 116                                                                              01/07/26 23.31
Page 147
                      Sustainability Council
                      Perseroan memiliki Sustainability Council yang menjalankan fungs strategis dalam tiga pilar utama
                      untuk memastikan integras prinsip keberlanjutan secara menyeluruh di tingkat tata kelola, strategi, dan
                      pengelolaan data.
                      Tugas dan tanggung jawab Sustainability Council
                      Fungsi, tugas, dan tanggung jawab Sustainability Council adalah sebagai berikut:

                      a.        Fungsi Pelaporan Berkaitan dengan Aspek Keberlanjutan
                                Fungsi ini dilaksanakan melalui peran aktif Sustainability Council dalam menginisiasi,
                                mengoordinasikan, menyusun, memastikan kualitas, dan menyampaikan laporan keberlanjutan
                                Perseroan kepada regulator dan pemangku kepentingan terkait.

                      b.        Fungsi Strategi Berkelanjutan
                                Fungsi ini diwujudkan melalui formulasi, implementasi, dan penguatan berkelanjutan dari strategi
                                dan inisiatif keberlanjutan, yang dilakukan secara kolaboratif dengan pemegang saham dan mitra
                                strategis untuk mendukung tujuan keberlanjutan jangka panjang Perseroan.

                      c.        Fungsi Basis Data Berkelanjutan
                                Fungsi ini dilaksanakan melalui pengembangan dan pengelolaan basis data berkelanjutan yang
                                andal, komprehensif, dan terintegrasi. Dewan Keberlanjutan bertanggung jawab atas
                                pengembangan alat penetapan target pengurangan emisi dan pengelolaan inventaris emisi gas
                                rumah kaca (GHG), termasuk Scope 1, Scope 2, dan Scope 3 Kategori 15 (emisi yang dibiayai),
                                serta data berkelanjutan lainnya yang relevan.

                      6.        Manajemen Risiko
                      Perseroan meyakini penerapan manajemen risiko yang terukur, terintegrasi, dan efektif sangat
                      diperlukan untuk memastikan tercapainya pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan.
                      Pengelolaan risiko dalam Perseroan bersifat menyeluruh atas setiap aktivitas usahanya sehingga
                      membutuhkan keterlibatan dari seluruh karyawan di tiap-tiap unit kerja yang bertindak sebagai pemilik
                      risiko (Risk Owner). Kegiatan ini dilakukan di bawah koordinasi Direktorat Manajemen Risiko yang
                      dipimpin oleh Chief Risk Officer (“CRO”) dengan fungsi-fungsi di bawahnya. Sedangkan RMC yang
                      beranggotakan Direksi bertanggung jawab atas pengawasan dan pengelolaan keseluruhan profil risiko
                      Perseroan, diawasi oleh ROC.

                      Secara garis besar, kerangka manajemen risiko Perseroan terdiri dari:
                      a)   Kebijakan manajemen risiko yang komprehensif untuk sejumlah risiko utama yang dihadapi
                           Perseroan;
                      b)   Struktur organisasi yang tepat dengan definisi peran dan tanggung jawab yang jelas di berbagai
                           tingkatan;
                      c)   Proses manajemen risiko yang memadai (termasuk identifikasi risiko, metodologi penilaian dan
                           pengukurannya, serta pendekatan mitigasi risiko), proses pemantauan risiko dan pengendalian;
                           serta
                      d)   Infrastruktur yang mendukung terutama dalam hal sistem IT dan SDM.

                      Upaya yang telah dilakukan Perseroan untuk mengelola risiko dalam Bab VI Faktor Risiko adalah
                      sebagai berikut:

                      Risiko Utama yang Mempunyai Pengaruh Signifikan Terhadap Kelangsungan Usaha Perseroan

                      Risiko pembiayaan yang terutama meliputi risiko-risiko dalam pengembalian pembayaran hutang dan
                      pengembalian pembiayaan investasi langsung

                      Untuk memitigasi risiko pembiayaan infrastruktur yang berskala besar, Perseroan menerapkan strategi
                      terintegrasi yang dimulai dari penguatan uji tuntas (due diligence) yang ketat dan stress testing finansial
                      untuk memastikan kelayakan proyek sejak dini. Strategi ini diperkuat melalui strukturisasi pembiayaan




                                                                           117



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 117                                                                                    01/07/26 23.31
Page 148
                      yang kokoh, seperti penggunaan jaminan perusahaan, escrow account, dan skema sindikasi untuk
                      membagi risiko, serta pengawasan aktif pada penyertaan ekuitas melalui penempatan perwakilan
                      manajemen dan penetapan exit strategy yang jelas. Dengan melengkapi langkah tersebut melalui
                      sistem Early Warning Signal yang responsif untuk deteksi dini potensi gagal bayar serta pembentukan
                      Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) yang memadai, Perseroan dapat menjaga stabilitas
                      pendapatan serta kesehatan permodalan dari dampak material akibat penurunan kinerja debitur atau
                      investasi.

                      Risiko Usaha yang Bersifat Material Baik Secara Langsung Maupun Tidak Langsung yang Dapat
                      Mempengaruhi Hasil Usaha dan Kondisi Perseroan
                      Risiko Kredit
                      Perseroan telah menyusun langkah-langkah untuk mengantisipasi risiko tersebut, antara lain:
                      a.    Mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam aktivitas pembiayaan dan investasi,
                            mengutamakan peran aktif Komite Investasi dalam melakukan penilaian atas setiap pengajuan
                            pembiayaan dan investasi sehingga dapat diperoleh pandangan yang berimbang, komprehensif,
                            independen, dan menyeluruh atas potensi risiko yang dihadapi;
                      b.    Penyempurnaan kerangka dan sistem manajemen risiko yang tertuang di dalam kebijakan dan
                            SOP, antara lain dengan melakukan pengaturan dan digitalisasi alur kerja proses pembiayaan
                            dan investasi secara menyeluruh, sehingga tercipta proses yang efektif dan efisien dengan tetap
                            mengedepankan prinsip kehati-hatian;
                      c.    Penerapan sistem pemeringkatan risiko yang memungkinkan Perseroan untuk mengukur tingkat
                            risiko dan mengevaluasi kelayakan debitur dan/atau proyek infrastruktur dengan menggunakan
                            perangkat pengukuran yang konsisten baik untuk pembiayaan korporasi maupun pembiayaan
                            proyek;
                      d.    Melakukan pemantauan secara periodik terhadap portofolio pembiayaan untuk memastikan
                            kualitas kredit yang baik. Perseroan menerapkan Early Warning System (EWS) yang dipantau
                            secara bulanan oleh Komite Investasi untuk mengidentifikasi ada atau tidaknya perubahan
                            kualitas kredit sejak dini sehingga dapat diterapkan langkahlangkah mitigasi yang tepat sesegera
                            mungkin. Apabila terjadi penurunan kualitas kredit secara signifikan, maka penanganan lebih
                            intensif akan dilakukan oleh Unit khusus Special Asset Management (SAM) untuk merumuskan
                            upaya dan strategi pemulihan yang dianggap perlu;
                      e.    Penyempurnaan proses pemantauan atas janji-janji (covenants) dan kondisi yang harus dipenuhi
                            oleh debitur secara berkala melalui sistem data/informasi yang terintegrasi antara Direktorat
                            Investasi, Direktorat Manajemen Risiko, dan Unit Credit Operations. Selain untuk mendukung
                            Tata Kelola yang Baik, sistem ini akan membantu mendeteksi ada tidaknya kelainan/abnormality
                            atas kondisi atau proses yang ada yang berakibat pada kenaikan risiko kredit;

                      Risiko Pasar

                      Perseroan telah menyusun langkah-langkah untuk mengantisipasi risiko tersebut, antara lain:
                      a.    Mengendalikan eksposur risiko pasar dengan melakukan lindung nilai alami (natural hedging).
                            Natural hedging merupakan upaya untuk mengurangi eksposur risiko dengan mengelola
                            portofolio investasi atau neraca sedemikian rupa sehingga dapat menutup potensi kerugian. Bagi
                            risiko suku bunga, hal ini berarti mengelola keseimbangan antara aset dan kewajiban dengan
                            suku bunga tetap dan mengambang. Untuk risiko nilai tukar, hal ini berarti menjaga
                            keseimbangan antara aset dan kewajiban yang didenominasi dalam mata uang asing;
                      b.    Melakukan lindung nilai terhadap eksposur risiko pasar menggunakan kontrak derivatif untuk
                            mengunci harga pada tingkat tertentu dan membatasi potensi kerugian;
                      c.    Mendiversifikasi portofolio dengan mengalokasikan investasi ke berbagai jenis aset dan penerbit
                            untuk mengurangi dampak penurunan nilai pada instrumen investasi tunggal; dan
                      d.    Memantau kondisi pasar secara berkala serta menyeimbangkan komposisi portofolio secara
                            periodik untuk mempertahankan tingkat risiko yang diharapkan.




                                                                       118



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 118                                                                               01/07/26 23.31
Page 149
                      Risiko Operasional
                      Perseroan telah menyusun langkah-langkah untuk mengantisipasi risiko tersebut, antara lain:
                      a.    Penetapan dan pengkinian kebijakan dan prosedur operasional;
                      b.    Peningkatan risk awareness seluruh karyawan melalui kampanye periodik dan simulasi phishing;
                      c.    Penyusunan dan penerapan rencana usaha yang berkesinambungan (Business Continuity Plan)
                            untuk memastikan bahwa kegiatan operasional Perseroan dapat tetap berlanjut meskipun terjadi
                            peristiwa gempa bumi, kebakaran, dan lain sebagainya yang mengakibatkan kegiatan
                            operasional tidak dapat dilakukan seperti dalam keadaan normal. Perseroan juga memiliki sistem
                            komunikasi darurat (Call Tree System) dalam hal terjadinya peristiwa-peristiwa yang
                            mengakibatkan terhentinya kegiatan operasional. Sistem ini diterapkan secara berkala untuk
                            memantau efektivitasnya;
                      d.    Untuk memitigasi risiko kehilangan data dan sistem aplikasi IT yang kritikal apabila Pusat Data
                            Utama (Primary Data Center) mengalami kerusakan, Perseroan telah memiliki pusat pemulihan
                            bencana (Disaster Recovery Center) sebagai pencadangan dari pusat data utama untuk
                            menjaga kelangsungan beroperasinya sistem aplikasi IT yang kritikal;
                      e.    Mengambil langkah mitigasi dengan cara melakukan pengalihan risiko kepada pihak asuransi
                            untuk jenis risiko operasional tertentu, seperti risiko kerusakan properti dan kecelakaan untuk
                            meng-cover aset Perseroan, risiko keuangan untuk memitigasi kejahatan keuangan, risiko fraud
                            (termasuk fraud, penggelapan dan pencurian data), risiko tuntutan dari pihak ketiga kepada
                            Direksi ataupun karyawan, demikian pula dengan asuransi terhadap terorisme, kebakaran,
                            maupun bencana alam lainnya;
                      f.    Meninjau dan memutakhirkan Risk Control Self-Assessment (RCSA) oleh unit bisnis dan
                            fungsional yang utama. RCSA ditinjau setiap tahunnya untuk memastikan relevansinya terhadap
                            lingkungan operasi internal dan eksternal yang berlaku;
                      g.    Terkait risiko TI, Perseroan telah melakukan penyempurnaan penerapan manajemen risiko
                            terkait keamanan siber dan teknologi informasi yang mengacu pada ketentuan standar nasional
                            dan internasional, di antaranya mencakup penyesuaian kebijakan dan prosedur serta perangkat
                            dan sistem yang digunakan dalam mengidentifikasi, menilai, dan memitigasi risiko.

                      Risiko Strategis
                      Perseroan telah menyusun langkah-langkah untuk mengantisipasi risiko tersebut, antara lain:
                      a.    Penyusunan rencana strategis Perseroan sebagai tahapan untuk mewujudkan fungsi Perseroan
                            yang tertuang dalam RKAP, dengan indikator kinerja yang dijadikan dasar dalam Penilaian
                            Kinerja Perseroan sebagai bagian dari Kontrak Manajemen;
                      b.    Penentuan rencana strategis Perseroan yang disetujui oleh Dewan Komisaris dan Pemegang
                            Saham yang bersumber dari kajian internal yang dilakukan secara berkala oleh Dewan Direktur;
                      c.    Membangun tim dan portofolio pembiayaan yang memadai dan sesuai dengan mandat yang
                            diterima sesuai ketentuan regulasi yang berlaku;
                      d.    Melakukan diversifikasi usaha, baik dalam produk yang ditawarkan maupun sektor-sektor
                            infrastruktur yang dibiayai, didukung oleh sumber pendanaan yang tepat, mencakup jangka
                            waktu, jenis mata uang, hingga tingkat suku bunga yang sesuai; dan
                      e.    Mitigasi risiko persaingan dari lembaga keuangan yang menawarkan produk serupa atau
                            substitusi kepada target pasar Perseroan, melalui penerapan strategi yang ditujukan untuk
                            bersinergi dengan perbankan, lembaga keuangan, ataupun investor lainnya, serta menyediakan
                            produk dan jasa yang unik dibandingkan dengan lembaga keuangan lainnya.

                      Risiko Likuiditas
                      Perseroan telah menyusun langkah-langkah untuk mengantisipasi risiko tersebut, antara lain:
                      a.    Menjaga tingkat minimum likuiditas dan melakukan pengalokasian dana dalam instrumen
                            keuangan yang likuid;
                      b.    Melakukan proyeksi arus kas secara berkala untuk mengantisipasi perbedaan waktu arus kas
                            serta memastikan tersedianya dana yang cukup untuk memenuhi kewajiban kewajiban yang
                            jatuh tempo;




                                                                       119



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 119                                                                              01/07/26 23.31
Page 150
                      c.        Ekspansi fasilitas likuiditas jangka pendek untuk mengantisipasi kebutuhan likuiditas yang
                                muncul tibatiba dalam bisnis atau operasional Perseroan; dan
                      d.        Diversifikasi sumber pendanaan untuk menghindari ketergantungan pada satu atau beberapa
                                sumber pendanaan saja. Hal ini dapat berupa campuran antara jenis instrumen atau penyedia
                                pendanaan yang berbeda.

                      Risiko Kepatuhan
                      Perseroan telah menyusun langkah-langkah untuk mengantisipasi risiko tersebut, antara lain:
                      a.    Perseroan menetapkan Prosedur Penerapan Kebijakan untuk Kerangka Kerja Kepatuhan dalam
                            rangka mendefinisikan tata kelola dan metodologi untuk proses-proses kepatuhan;
                      b.    Perseroan mengkaji dan melakukan pemantauan kepatuhan (compliance checklist) secara
                            berkala terhadap peraturan dan ketentuan yang berlaku serta memastikan penerapannya di
                            lingkungan Perseroan. Hasil pemantauan tersebut dilaporkan ke RMC dan ROC secara
                            triwulanan. Perseroan juga memastikan bahwa compliance checklist terus diperbarui dengan
                            menyertakan persyaratan peraturan dan perjanjian yang baru dalam perjanjian pinjaman baru;
                            serta
                      c.    Perseroan menggunakan sistem informasi Compliance Library untuk meningkatkan efisiensi
                            proses penilaian mandiri dan melakukan otomasi pengingat kewajiban pelaporan yang akan
                            datang.

                      Risiko Reputasi
                      Perseroan telah menyusun langkah-langkah untuk mengantisipasi risiko tersebut, antara lain:
                      a.    Melakukan pemantauan terhadap publikasi negatif terkait Perseroan ataupun proyek-proyek
                            yang dibiayai Perseroan, termasuk namun tidak terbatas pada masalah mengenai S&E proyek-
                            proyek tersebut;
                      b.    Melakukan pengawasan dan tindak lanjut terhadap persepsi atau publikasi negatif yang
                            berpotensi merugikan Perseroan;
                      c.    Menjalin komunikasi yang efektif, baik secara internal dan eksternal, dengan para pemangku
                            kepentingan melalui pelaksanaan kegiatan yang diharapkan dapat membangun citra positif
                            Perseroan. Dalam hal ini, segala urusan yang berkaitan dengan komunikasi Perseroan dilakukan
                            terpusat melalui satu pintu (Sekretaris Perusahaan) untuk menghindari terjadinya
                            kesalahpahaman atau informasi yang menyesatkan; serta
                      d.    Melakukan pengembangan infrastruktur teknologi informasi untuk membantu proses komunikasi
                            dan keterbukaan informasi, seperti pengelolaan situs web Perseroan.

                      Risiko Sosial dan Lingkungan
                      Perusahaan secara konsisten menerapkan prinsip kehati-hatian dalam mengelola operasional
                      bisnisnya dan memastikan bahwa semua proyek yang dibiayai mematuhi standar dan regulasi Sosial
                      dan Lingkungan (S&E) yang berlaku. Standar S&E Perseroan memastikan bahwa risiko dan dampak
                      sosial dan lingkungan teridentifikasi dan dikelola sepanjang siklus proyek. Perusahaan juga melakukan
                      pemantauan dan pengawasan terhadap semua proyek infrastruktur yang dibiayai untuk menjaga
                      kepatuhan dan kinerja sosial dan lingkungannya, termasuk mengelola risiko dan dampak yang muncul
                      pada fase pemantauan.




                                                                        120



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 120                                                                              01/07/26 23.31
Page 151
                      Risiko Umum
                      Risiko Kebijakan Pemerintah
                      Untuk memitigasi risiko perubahan regulasi dan kebijakan pemerintah seperti POJK No. 49/2024,
                      Perseroan perlu menerapkan kerangka kepatuhan proaktif yang mencakup pembentukan unit khusus
                      pemantau regulasi guna melakukan analisis dampak (gap analysis) secara berkala terhadap setiap
                      perubahan ketentuan hukum. Strategi ini harus didukung dengan pembaruan Standar Operasional
                      Prosedur (SOP) secara tangkas, pelaksanaan audit kepatuhan internal yang rutin, serta program
                      pelatihan berkelanjutan bagi seluruh jajaran karyawan untuk memastikan tata cara operasional selalu
                      selaras dengan standar terbaru. Selain itu, membangun komunikasi konstruktif dengan regulator dan
                      aktif dalam asosiasi industri menjadi krusial untuk mengantisipasi arah kebijakan di masa depan,
                      sehingga Perseroan dapat melakukan penyesuaian strategi bisnis secara tepat waktu demi
                      menghindari sanksi administratif maupun kerugian finansial yang dapat mengganggu kinerja serta
                      reputasi perusahaan.

                      Risiko Hukum
                      Perseroan telah menyusun langkah-langkah untuk mengantisipasi risiko tersebut, antara lain:
                      a.    Memastikan bahwa seluruh kegiatan dan hubungan antara Perseroan dengan pihak ketiga telah
                            terlaksana sesuai dengan ketentuan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku; serta
                      b.    Melakukan kajian dan pemantauan secara berkala sehubungan dengan kepatuhan Perseroan
                            terhadap peraturan dan ketentuan yang berlaku serta memastikan telah dilakukan penerapannya
                            di lingkungan Perseroan.

                      Risiko Kondisi Pemerintah
                      Untuk memitigasi risiko fluktuasi ekonomi makro, Perseroan perlu menerapkan manajemen aset dan
                      liabilitas (ALM) yang disiplin melalui penggunaan instrumen lindung nilai (hedging) seperti interest rate
                      swaps guna mengantisipasi kenaikan suku bunga, serta melakukan diversifikasi sumber pendanaan
                      baik domestik maupun internasional untuk menjaga stabilitas cost of fund. Strategi ini harus didukung
                      dengan pelaksanaan stress testing berkala terhadap portofolio pembiayaan guna mengukur ketahanan
                      likuiditas dalam skenario inflasi tinggi, serta penerapan kebijakan investasi yang selektif pada sektor
                      infrastruktur yang memiliki resistensi tinggi terhadap perlambatan ekonomi (defensif). Dengan menjaga
                      rasio kecukupan modal yang kuat dan melakukan pemantauan indikator ekonomi secara real-time,
                      Perseroan dapat secara tangkas menyesuaikan struktur suku bunga pembiayaan dan strategi
                      penghimpunan dana, sehingga dampak negatif dari volatilitas ekonomi nasional maupun global dapat
                      diminimalisir demi menjaga keberlangsungan profitabilitas dan kesehatan keuangan perusahaan.

                      F.        SUMBER DAYA MANUSIA
                      Pentingnya peran sumber daya manusia bagi kelangsungan dan keberhasilan usaha sangat disadari
                      oleh Perseroan. Dengan demikian, Perseroan selalu berusaha untuk meningkatkan kualitas dan taraf
                      hidup sumber daya manusianya dengan memperhatikan kesejahteraan dan pengembangan.

                      1.        Komposisi Pekerja Perseroan (tidak termasuk Direksi dan Dewan Komisaris)
                      Komposisi Pekerja Perseroan Menurut Jenjang Pendidikan
                                                                                                   31 Desember
                                                                                               2025           2024
                      Sarjana (S1/S2/S3)                                                              132                  139
                      Sarjana Muda (D3)                                                                 6                    6
                      SMU dan sederajat                                                                 -                    -
                      Total                                                                           138                  145




                                                                        121



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 121                                                                                  01/07/26 23.31
Page 152
                      Komposisi Pekerja Perseroan Menurut Jenjang Manajemen
                                                                                               31 Desember
                                                                                           2025           2024
                      Eksekutif senior                                                             24                   27
                      Manajer                                                                      49                   64
                      Pelaksana                                                                    65                   54
                      Total                                                                       138                  145

                      Komposisi Pekerja Perseroan Menurut Jenjang Usia
                                                                                               31 Desember
                                                                                           2025           2024
                      ≥ 50 tahun                                                                   10                   13
                      41 - 50 tahun                                                                28                   27
                      31 - 40 tahun                                                                60                   59
                      20 - 30 tahun                                                                40                   46
                      Total                                                                       138                  145

                      Komposisi Pekerja Perseroan Menurut Lokasi
                                                                                               31 Desember
                                                                                           2025           2024
                      Jakarta                                                                     138                  145
                      Total                                                                       138                  145

                      Komposisi Pekerja Perseroan Menurut Status Pegawai
                                                                                                  31 Desember
                                                                                           2025                 2024
                      Tetap                                                                         132                131
                      Kontrak                                                                         6                 14
                      Total                                                                         138                145

                      Komposisi Pekerja Perseroan Menurut Jenis Kelamin
                                                                                               31 Desember
                                                                                           2025            2024
                      Perempuan                                                                    65                   72
                      Laki-laki                                                                    73                   73
                      Total                                                                       138                  145

                      Catatan:
                      Jumlah pekerja tersebut tidak termasuk dengan Direksi dan Dewan Komisaris.

                      Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan tidak memiliki serikat pekerja dan tidak
                      memperkerjakan tenaga kerja asing.

                      2.        Hak dan Tanggung Jawab Pekerja
                      Perseroan senantiasa memastikan hak dan tanggung jawab para pekerja sesuai dengan hukum dan
                      peraturan ketenagakerjaan Republik Indonesia untuk menjamin lingkungan kerja yang baik, termasuk
                      di dalamnya adalah pemenuhan upah minimum regional (UMR). Perseroan juga memberikan manfaat
                      yang kompetitif kepada pekerja sesuai dengan evaluasi kinerja dan tingkat tanggung jawab agar selalu
                      berupaya meningkatkan kinerja untuk mencapai pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.




                                                                      122



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 122                                                                             01/07/26 23.31
Page 153
                      3.        Kesejahteraan Pekerja
                      Perseroan memberikan fasilitas kesejahteraan karyawan meliputi fasilitas pengobatan yang terdiri atas
                      fasilitas rawat inap, rawat jalan, kacamata, ruang laktasi, ruang olah raga, fasilitas transportasi untuk
                      operasional, fasilitas komunikasi, fasilitas biaya olah raga, fasilitas musik/kesenian, fasilitas rekreasi
                      dan fasilitas asuransi yang terdiri atas Asuransi Jiwa & Kecelakaan, Asuransi Rawat Inap & Rawat
                      Jalan, BPJS Kesehatan & BPJS Ketenagakerjaan.

                      4.        Peraturan Perusahaan
                      Perseroan telah memiliki Peraturan Perusahaan sebagaimana dipersyaratkan dalam Undang-Undang
                      No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan sebagaimana diubah dari waktu ke waktu. Peraturan
                      Perusahaan tersebut telah memperoleh telah memperoleh pengesahan berdasarkan Keputusan
                      Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Provinsi DKI Jakarta No. e-0086 Tahun 2025
                      tentang Pengesahan Peraturan Perusahaan dengan Nomor Pengesahan 104/PP/L/I/SS/2025 tanggal
                      20 Januari 2025. Peraturan Perusahaan tersebut berlaku untuk jangka waktu 2 (dua) tahun, terhitung
                      sejak ditetapkan pada tanggal 20 Januari 2025 sampai dengan tanggal 20 Januari 2027.

                      G.        STRUKTUR ORGANISASI PERSEROAN




                      BOC            : Dewan Komisaris (Board of         IMCO        : Komite Penurunan Nilai          (CKPN)
                                       Commissioner)                                   (Impairment Committee)
                      CEO            : Direktur Utama (Chief Executive   BoC IC      : Komite Investasi – Dewan Komisaris
                                       Officer)                                        (Board of Commissioner – Investment
                                                                                       Committee)




                                                                         123



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 123                                                                                   01/07/26 23.31
Page 154
                      BoD IC         : Komite Investasi - Direksi (Board    NRC            : Komite Nominasi dan Remunerasi
                                       of  Director    –     Investment                      (Nomination  and   Remuneration
                                       Committee)                                            Committee)
                      ALCO           : Komite Aset dan Liabilitas           AC             : Komite Audit (Audit Committee)
                                       (Asset Liability Committee)
                      RMC            : Komite Manajemen Risiko (Risk        ROC            : Pemantau Risiko       (Risk   Oversight
                                       Management Committee)                                 Committee)
                      ADVC           : Komite   Advisory      (Advisory     CIO            : Direktur Investasi (Chief Investment
                                       Committee)                                            Officer)
                      ITSC           : Komite Pengarah Teknologi            CRO            : Direktur Risiko (Chief Risk Officer)
                                       Informasi      (Information
                                       Technology   &     Security
                                       Committee)
                      HRC            : Komite Sumber Daya Manusia           CFO            : Direktur Keuangan (Chief Finance
                                       (Human Resource Committee)                            Officer)
                      FPC            : Komite Anti Fraud         (Fraud     IT        : Manajement     Teknologi  Informasi
                                       Prevention Committee)                Management (Information Technology Management)

                      H.        STRUKTUR KEPEMILIKAN DAN HUBUNGAN PERUSAHAAN DAN PENGAWASAN
                                PERSEROAN
                      1.        Struktur Kepemilikan antara Perseroan dengan Pemegang Saham
                      Berikut ini diagram yang menggambarkan hubungan kepemilikan Perseroan dengan pemegang saham
                      Perseroan:




                                                                       Sumber: Perseroan

                      Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan:
                      1)        SMI adalah perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah Kementerian Keuangan
                                Republik Indonesia yang didirikan pada tahun 2009. PT SMI berperan sebagai Special Mission
                                Vehicle pemerintah dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur nasional.
                                Perusahaan ini menyediakan layanan pembiayaan, pengembangan proyek, dan jasa konsultasi



                                                                             124



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 124                                                                                       01/07/26 23.31
Page 155
                                bagi sektor publik maupun swasta di berbagai bidang infrastruktur seperti transportasi, energi,
                                air, telekomunikasi, dan lingkungan. Selain itu, PT SMI juga menjadi pionir dalam pembiayaan
                                inovatif dan berkelanjutan, termasuk program pembiayaan hijau (green financing) dan Kerja
                                Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), sehingga berperan penting dalam mendorong
                                pertumbuhan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

                      2)        ADB merupakan bank yang didirikan untuk membantu perkembangan ekonomi di negara Asia,
                                di mana pemegang saham ADB terdiri dari 68 negara, di antaranya Jepang, Amerika Serikat,
                                China, India dan Australia sehingga tidak terdapat pemegang saham individu dalam ADB;

                      3)        IFC merupakan lembaga keuangan internasional yang menawarkan layanan investasi,
                                konsultasi, dan pengelolaan aset untuk mendorong pengembangan sektor swasta di negara-
                                negara berkembang, di mana pemegang saham IFC terdiri dari 185 negara, di antaranya
                                Amerika Serikat, Jepang, Jerman, Inggris, dan Perancis sehingga tidak terdapat pemegang
                                saham individu dalam IFC;

                      4)        DEG adalah suatu institusi keuangan dan pembangunan yang merupakan anak Perusahaan dari
                                KfW Banking Group, suatu bank pembangunan yang dimiliki oleh negara Jerman sehingga tidak
                                terdapat pemegang saham individu dalam DEG;

                      5)        SMBC merupakan perusahaan jasa keuangan dan bank multinasional yang berkantor pusat di
                                Jepang, di mana berdasarkan data yang diperoleh dari situs web https://www.smbci.com/, per
                                tanggal 31 Desember 2025, pemegang saham SMBC adalah (i) Sumitomo The Master Trust
                                Bank of Japan, Ltd. (Trust Account) dengan kepemilikan 91.05%, (ii) PT Bank Central Asia Tbk
                                dengan kepemilikan 1,03%, (iii) PT Bank Negara Indonesia dengan kepemilikan sebesar 0,11%,
                                dan sisanya dimiliki oleh publik.

                      SMI adalah pemegang saham Perseroan yang memenuhi definisi Pemegang Saham Utama
                      berdasarkan POJK No. 9/2017, sedangkan tidak ada pemegang saham Perseroan saat ini yang
                      memenuhi definisi Pengendali berdasarkan POJK No. 9/2017. Dalam melakukan pengambilan
                      keputusan sehubungan dengan kegiatan usaha Perseroan, Perseroan tunduk terhadap ketentuan
                      Anggaran Dasar yang mengatur bahwa Direksi Perseroan bertanggung jawab penuh dalam
                      melaksanakan tugasnya untuk kepentingan Perseroan dalam mencapai maksud dan tujuannya, namun
                      tunduk pada pembatasan-pembatasan yang berlaku bagi Direksi dalam melakukan beberapa tindakan
                      sebagaimana diatur di dalam Pasal 11 ayat (4) anggaran dasar Perseroan, sebagai berikut:

                      a.        Mendapat persetujuan terlebih dahulu dari Dewan Komisaris, dalam hal sebagai berikut:
                                (i)    menerima dan/atau menyediakan pinjaman jangka menengah/panjang, penyertaan
                                       jangka menengah/panjang untuk 10 transaksi pertama yang diusulkan kepada komite
                                       investasi setelah pendirian Perseroan dan selanjutnya, membuat kebijakan untuk
                                       menerima dan/atau menyediakan pinjaman dan/atau penyertaan tersebut;
                                (ii)   menghapus kredit macet dari buku Perseroan;
                                (iii)  melepas setiap aset bergerak dengan nilai ekonomi lebih dari 2 tahun yang memiliki nilai
                                       lebih dari USD 100.000 atau merupakan 25% dari aset bersih Perseroan berdasarkan
                                       laporan keuangan yang telah diaudit dan telah disetujui oleh RUPS, baik dilaksanakan
                                       dalam satu transaksi atau rangkaian transaksi;
                                (iv) membuat struktur organisasi Perseroan;
                                (v)    membuka kantor cabang;
                                (vi) menentukan harga setiap saham baru atau efek bersifat ekuitas lainnya;
                                (vii) menyetujui tindakan tiap direktur untuk melakukan tiap bentuk pekerjaan dan/atau
                                       pemberian jasa untuk pihak manapun selain dari Perseroan dan/atau afiliasinya;
                                (viii) menyetujui atas dan/atau mengadakan perubahan berikutnya terhadap, setiap bagian dari
                                       pedoman kegiatan, kecuali bagian dalam pedoman kegiatan yang terkait dengan masalah
                                       lingkungan/sosial/tata kelola Perseroan;




                                                                          125



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 125                                                                                  01/07/26 23.31
Page 156
                                (ix)      memberikan persetujuan atas laporan keuangan tahunan anak perusahaan Perseroan
                                          yang telah diaudit;
                                (x)       memberikan persetujuan atas setiap pos yang tidak dianggarkan dalam satu tahun buku
                                          dan dengan keseluruhan nilai yang lebih besar dari 10% dari pendapatan yang
                                          dianggarkan pada tahun bersangkutan dan USD 100.000, yang mana yang lebih kecil;
                                (xi)      melakukan pelepasan atau pembebanan jaminan atas aset, termasuk saham atau setiap
                                          keuntungan modal lain dari sebuah badan korporasi yang (i) memiliki nilai lebih dari USD
                                          100.000 tetapi merupakan 25% atau kurang dari aset bersih Perseroan (ii) dilakukan
                                          dalam kegiatan Perseroan sehari-hari atau anak perusahaan Perseroan pada awal tahun
                                          bukunya berdasarkan laporan keuangan yang diaudit terakhir sebagaimana disetujui
                                          RUPS, baik dilaksanakan dalam satu transaksi atau rangkaian transaksi dalam satu tahun
                                          buku, berhubungan atau tidak; dan
                                (xii)     transaksi yang terlepas dari hasil pemungutan suara sehubungan dengan (i) perjanjian,
                                          pengaturan atau transaksi tersebut sesuai dengan kebijakan transaksi pihak terkait dan
                                          perjanjian, dan (ii) pengaturan atau transaksi kecuali untuk setiap perjanjian, pengaturan
                                          atau transaksi yang akan ditandatangani oleh Dewan Komisaris, wajib disetujui oleh
                                          sekurang-kurangnya satu Komisaris Independen.

                      b.        Memperoleh persetujuan terlebih dahulu dari RUPS yang dihadiri oleh lebih dari 1/2 hak suara
                                dan disetujui berdasarkan musyawarah untuk mufakat, atau apabila tidak tercapai, RUPS kedua
                                dihadiri oleh minimal 1/3 hak suara dan disetujui minimal 1/2 hak suara yang hadir, dalam hal
                                sebagai berikut:
                                (i)   melakukan pelepasan atau pembebanan jaminan atas aset, termasuk saham atau setiap
                                      keuntungan atas modal lain dari badan korporasi yang memiliki nilai lebih besar dari 25%
                                      tetapi tidak lebih dari 50% aset bersih Perseroan atau anak perusahaannya bedasarkan
                                      laporan keuangan yang telah diaudit dan disetujui RUPS, baik dilaksanakan dalam satu
                                      transaksi atau rangkaian transaksi dalam satu tahun buku, baik berhubungan atau tidak;
                                      dan
                                (ii)  memberikan persetujuan atas laporan keuangan tahunan Perseroan yang telah diaudit.

                      c.        Memperoleh persetujuan terlebih dahulu dari RUPS yang dihadiri oleh minimal 2/3 hak suara
                                dan disetujui oleh minimal 2/3 hak suara, atau apabila tidak tercapai, RUPS kedua dihadiri oleh
                                minimal 1/3 hak suara, dalam hal sebagai berikut:
                                (i)    menandatangani suatu perjanjian, kesepakatan atau transaksi dengan pihak terkait
                                       dengan Perseroan atau anak perusahaan Perseroan;
                                (ii)   memberhentikan dan mengganti auditor Perseroan atau anak perusahaan Perseroan atau
                                       mengubah tahun buku anak perusahaan Perseroan;
                                (iii)  menyetujui atau mengubah rencana kerja atau rencana permodalan Perseroan;
                                (iv) mengambilalih atau melakukan investasi dalam satu atau beberapa perusahaan, firma,
                                       perkumpulan atau organisasi bisnis lainnya atau badan lain yang serupa kecuali investasi
                                       yang dilakukan dalam rangka kegiatan usaha Perseroan sehari-hari;
                                (v)    mengubah anggaran dasar anak perusahaan Perseroan;
                                (vi) mendirikan suatu anak perusahaan Perseroan;
                                (vii) setiap perubahan modal dasar anak perusahaan Perseroan;
                                (viii) setiap peningkatan baik peningkatan dalam batas modal dasar atau pengurangan modal
                                       ditempatkan anak perusahaan Perseroan;
                                (ix) setiap penawaran umum saham anak perusahaan Perseroan;
                                (x)    setiap penawaran terbatas saham dan ekuivalen saham anak perusahaan Perseroan;
                                (xi) setiap perubahan prinsip atau standar akuntansi yang bersifat material yang dipergunakan
                                       untuk mempersiapkan laporan keuangan Perseroan dan anak perusahaan Perseroan;
                                (xii) penetapan, dan setiap perubahan terhadap, setiap kebijakan mengenai distribusi
                                       keuntungan dan uang tunai yang ada;
                                (xiii) setiap perubahan atas (i) SMI- ADB Subordinated Loan Agreement yang telah
                                       ditandatangani oleh PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) dan Perseroan, (ii) SMI-ADB
                                       Project Agreement yang telah ditandatangani oleh PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero),



                                                                              126



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 126                                                                                       01/07/26 23.31
Page 157
                                      Asian Development Bank, dan Perseroan, (iii) SMI-World Bank Subordinated Loan
                                      Agreement yang telah ditandatangani oleh PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) dan
                                      Perseroan, dan (iv) SMI-World Bank Project Agreement yang telah ditandatangani oleh
                                      PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero), Bank Dunia, dan Perseroan;
                                (xiv) setiap pengambilan keputusan untuk mengabaikan pengambilan setiap langkah atau
                                      tindakan yang secara wajar dapat menimbulkan pelanggaran oleh Perseroan dari SMI-
                                      ADB Subordinated Loan Agreement atau SMI-World Bank Subordinated Loan Agreement,
                                      dengan ketentuan Perseroan telah mendapatkan surat pengesampingan dari pihak terkait
                                      masing-masing SMI-ADB Subordinated Loan Agreement atas SMI-World Bank
                                      Subordinated Loan Agreement; dan
                                (xv) menandatangani, mengakhiri atau mengubah suatu kontrak yang secara wajar
                                      diperkirakan akan mengakibatkan pembayaran tahunan dari, atau menimbulkan
                                      pendapatan tahunan kepada, Perseroan yang melebihi 10% dari pendapatan tahun
                                      sebelumnya dan USD1.000.000 yang mana yang lebih kecil.

                      d.        Memperoleh persetujuan RUPS yang dihadiri dan disetujui oleh seluruh pemegang saham, atau
                                apabila tidak tercapai, RUPS kedua dihadiri oleh 2/3 pemegang saham dengan hak suara dan
                                keputusannya disetujui oleh semua suara yang dikeluarkan secara sah dalam RUPS kedua
                                tersebut, dalam hal sebagai berikut:
                                (i)   likuidasi, pembubaran atau kepailitan, reorganisasi atau proses beracara kepailitan yang
                                      serupa lainnya atas Perseroan; dan
                                (ii)  penjualan sehubungan dengan Perseroan.

                      e.        Memperoleh persetujuan RUPS yang dihadiri dan disetujui oleh seluruh pemegang saham, atau
                                apabila tidak tercapai, RUPS kedua dihadiri oleh 3/5 pemegang saham dengan hak suara dan
                                keputusannya disetujui oleh semua suara yang dikeluarkan secara sah dalam RUPS kedua
                                tersebut, dalam hal sebagai berikut:
                                (i)   berhenti melakukan atau mengubah jenis atau lingkup kegiatan usaha utama Perseroan;
                                      dan
                                (ii)  menjual atau mengalihkan seluruh atau sebagian besar usaha atau unit usaha Perseroan.

                      f.        Memperoleh persetujuan RUPS yang dihadiri dan disetujui oleh seluruh pemegang saham, atau
                                apabila tidak tercapai, RUPS kedua dihadiri oleh sekurang-kurangnya 1/3 pemegang saham
                                dengan hak suara dan keputusannya disetujui oleh seluruh suara yang dikeluarkan secara sah
                                dalam RUPS kedua tersebut, dalam hal sebagai berikut:
                                (i)   setiap perubahan atas Shareholders Agreement yang akan ditandatangani oleh
                                      pemegang saham Perseroan;
                                (ii)  likuidasi, pembubaran atau kepailitan, reorganisasi atau proses beracara kepailitan yang
                                      serupa lainnya atas anak perusahaan Perseroan;
                                (iii) penjualan sehubungan dengan anak perusahaan Perseroan;
                                (iv) setiap pelepasan atau pembebanan jaminan atas aset Perseroan atau anak
                                      perusahaannya, termasuk saham atau setiap keuntungan atas modal lain dari suatu
                                      badan korporasi yang nilainya lebih dari 50% dari aset bersih Perseroan atau anak
                                      perusahaannya berdasarkan laporan keuangan terakhir yang telah diaudit sebagaimana
                                      disetujui oleh RUPS, yang dilakukan baik dalam satu transaksi atau beberapa transaksi
                                      yang berkaitan atau tidak; dan
                                (v)   setiap tindakan lainnya yang dapat mengubah penunjukan, kewenangan, hak, atau hak
                                      istimewa atau hak khusus yang berkaitan dengan saham yang dimiliki oleh para
                                      pemegang saham.

                      Perseroan telah menetapkan pemilik manfaat dari Perseroan sesuai dengan ketentuan yang diatur
                      dalam Perpres No. 13/2018. Terkait kewajiban tersebut, Perseroan telah menetapkan pemilik manfaat
                      Perseroan, yaitu Reynaldi Hermansjah dalam kedudukannya sebagai Direktur Utama SMI. Penetapan
                      tersebut telah disampaikan oleh SMI (selaku pendiri Perseroan) kepada Menkum melalui sistem




                                                                          127



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 127                                                                                 01/07/26 23.31
Page 158
                      Administrasi Hukum Umum Online (AHU Online) pada tanggal 17 Oktober 2025, serta telah dilaporkan
                      oleh Perseroan kepada OJK berdasarkan Surat Perseroan No. S.0923/V/IIF/2026 tanggal 18 Mei 2026.

                      Penetapan Reynaldi Hermansjah sebagai pemilik manfaat Perseroan dilakukan dengan pertimbangan
                      pada pokoknya sebagai berikut:

                      a.         Berdasarkan ketentuan Pasal 4 ayat (2) Perpres No. 13/2018, salah satu kriteria pemilik manfaat
                                 adalah kepemilikan saham lebih dari 25% (dua puluh lima persen) pada perseroan terbatas
                                 sebagaimana tercantum dalam Anggaran Dasar Perseroan.

                      b.         Pemegang saham Perseroan saat ini dengan kepemilikan lebih dari 25% (dua puluh lima
                                 persen) adalah SMI. Perpres No. 13/2018 mensyaratkan bahwa pemilik manfaat harus berupa
                                 orang perseroangan, sedangkan SMI merupakan badan hukum berbentuk perseroan terbatas.
                                 Adapun pemegang saham SMI adalah Negara Republik Indonesia. Oleh karena itu, pada
                                 hakikatnya Perseroan tidak memiliki pemilik manfaat dalam bentuk orang perseorangan.

                      c.         Berdasarkan ketentuan Pasal 11 Perpres No. 13/2018, Perseroan wajib menetapkan pemilik
                                 manfaat berdasarkan informasi yang diperoleh, antara lain melalui pernyataan dari anggota
                                 direksi, anggota dewan komisaris, pembina, pengurus, pengawas, dan/atau pejabat/pegawai
                                 korporasi yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Lebih lanjut, berdasarkan
                                 ketentuan Pasal 18 ayat (3) Perpres No. 13/2018, informasi pemilik manfaat dapat disampaikan
                                 antara lain oleh pendiri, pengurus, notaris, atau pihak lain yang diberi kuasa oleh pendiri atau
                                 pengurus.

                      d.         Berdasarkan UUPT, direksi mewakili perseroan terbatas baik di dalam maupun di luar
                                 pengadilan. Berdasarkan informasi yang diperoleh Perseroan, Direktur Utama SMI berhak dan
                                 berwenang untuk bertindak untuk dan atas nama Direksi SMI serta mewakili SMI. Atas dasar
                                 itu, Perseroan menetapkan Reynaldi Hermansjah dalam kedudukannya sebagai Direktur Utama
                                 SMI sebagai pemilik manfaat Perseroan.

                      2.        Hubungan Kepengurusan dan Kepengawasan
                                    Nama                    Perseroan          SMI          ADB          IFC         DEG         SMBC
                      Darmin Nasution                        PK / KI            -            -             -          -            -
                      Rizal Bambang Prasetijo                   KI              -            -             -          -            -
                      Oza Olavia                                K               -            -             -          -            -
                      Supriya Prakash Sen                       K               -            -             -          -            -
                      Marc Oliver Jünemann                      K               -            -             -          -            -
                      Yuji Fukuda                               K               -            -             -          -            -
                      Ahmad Ghufron*                            K               -            -             -          -            -
                      Rizki Pribadi Hasan                      PD               -            -             -          -            -
                      Eri Wibowo                                D               -            -             -          -            -
                      Mohammad Ramadhan                         D               -            -             -          -            -
                      Harahap
                      Lestari Andaluscia Umardin                   D             -              -          -            -            -
                      Keterangan:
                      PK       : Presiden Komisaris           PD        :   Presiden Direktur
                      KI       : Komisaris Independen         D         :   Direktur
                      K        : Komisaris

                      * Ahmad Ghufron telah mendapatkan hasil penilaian kemampuan dan kepatutan selaku calon Komisaris Perseroan berdasarkan
                      Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-61/PL-02/2026 tanggal 17 Maret 2026.




                                                                               128



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 128                                                                                               01/07/26 23.31
Page 159
                      I.        KETERANGAN MENGENAI PEMEGANG SAHAM UTAMA
                      PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (“SMI”)
                      Umum
                      SMI adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang didirikan berdasarkan Akta Pendirian No. 17
                      tanggal
                      26 Februari 2009 yang dibuat di hadapan Lolani Kurniati Irdham-Idroes, S.H., LL.M., Notaris di Jakarta,
                      yang telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan Surat
                      Keputusan No. AHU-09067.AH.01.01 tanggal 24 Maret 2009, telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan
                      No. AHU-0011180.AH.01.09 Tahun 2009 tanggal 24 Maret 2009, serta diumumkan dalam Berita Negara
                      Republik Indonesia No. 40 tanggal 19 Mei 2009, Tambahan Berita Negara Republik Indonesia No.
                      13273/2009. Lebih lanjut, SMI didirikan dalam rangka melaksanakan Peraturan Pemerintah Nomor 66
                      Tahun 2007, tanggal 10 Desember 2007 tentang Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia Untuk
                      Pendirian Perusahaan Perseroan (Persero) di Bidang Pembiayaan Infrastruktur, sebagaimana telah
                      diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 75 Tahun 2008, tanggal 16 Desember 2008, sebagai
                      perusahaan pembiayaan infrastruktur yang sepenuhnya dimiliki oleh Pemerintah Indonesia melalui
                      Menteri Keuangan Republik Indonesia (“Akta Pendirian” atau “Anggaran Dasar SMI”).

                      Anggaran Dasar SMI telah mengalami beberapa kali perubahan, di mana perubahan Anggaran Dasar
                      SMI terakhir adalah berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia
                      Selaku Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Sarana Multi Infrastruktur
                      No. 16 tanggal 24 Januari 2023, yang dibuat di hadapan Yumna Shabrina, S.H., M.Kn., selaku
                      pengganti Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan, yang telah diberitahukan kepada
                      Menkum (“Akta No. 16/2023”) berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran
                      Dasar No. AHU-AH.01.03-0014953 tanggal 27 Januari 2023 dan telah didaftarkan dalam Daftar
                      Perseroan pada Menkum di bawah No. AHU-0017098.AH.01.11.TAHUN 2023 tanggal 27 Januari 2023.
                      Berdasarkan Akta No. 16/2023, pemegang saham Perseroan telah menyetujui perubahan Anggaran
                      Dasar SMI, yaitu Pasal 11 dan menyatakan kembali seluruh Anggaran Dasar SMI.

                      Kegiatan Usaha SMI
                      Kegiatan usaha SMI adalah pembiayaan infrastruktur.

                      SMI telah menjalankan kegiatan usahanya berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan
                      No. 396/KMK.010/2009 tanggal 12 Oktober 2009 tentang Pemberian Izin Usaha Perusahaan
                      Pembiayaan Infrastruktur kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) dan Surat OJK No. S-
                      48/D.05/2015 tanggal 30 April 2015 perihal permohonan izin penambahan objek pembiayaan
                      infrastruktur pada PT Sarana Multi Infrastruktur serta Surat OJK No. S-7/D.05/2019 tanggal 12 Februari
                      2019 perihal persetujuan penambahan objek pembiayaan infrastruktur. SMI telah mendapat izin
                      pembentukan unit usaha syariah berdasarkan Surat OJK No. 372/NB.223/2016 tanggal 20 April 2016
                      perihal persetujuan dan pencatatan unit usaha syariah dan pelaksanaan kegiatan lain terkait dengan
                      pembiayaan infrastruktur oleh SMI.

                      Lebih lanjut, dalam menjalankan kegiatan usahanya, SMI mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa
                      Keuangan Republik Indonesia Nomor 16 tahun 2024 tentang Pengawasan PT Sarana Multi
                      Infrastruktur (Persero).

                      Alamat SMI adalah sebagai berikut:

                                                   Gedung Sahid Sudirman Centre, Lantai 47-48
                                                         Jl. Jenderal Sudirman No. 86
                                                                 Jakarta 10220
                                                              Telp. 021) 8082 5288
                                                            Fax. (+62 21) 8082 5258




                                                                       129



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 129                                                                                01/07/26 23.31
Page 160
                      Maksud dan Tujuan
                      Maksud dan tujuan SMI berdasarkan Akta No. 16/2023 adalah:
                      a.   Mendorong percepatan penyediaan pembiayaan infrastruktur; dan
                      b.   Mendorong percepatan pembiayaan pembangunan lainnya                      berdasarkan   penugasan
                           pemerintah.

                      Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas, SMI dapat melaksanakan kegiatan usaha sebagai
                      berikut:

                      Sehubungan dengan hal-hal di atas, SMI telah menjalankan kegiatan usahanya sesuai dengan
                      ketentuan-ketentuan Anggaran Dasar SMI dan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.

                      a.        Pendirian perusahaan yang khusus bergerak di bidang pembiayaan infrastruktur;
                      b.        Kegiatan pembiayaan bidang infrastruktur termasuk pembiayaan yang dilaksanakan
                                berdasarkan prinsip syariah sebagaimana memenuhi ketentuan dalam peraturan perundang-
                                undangan yang berlaku termasuk dalam bentuk:
                                (i)    penyertaan modal baik secara langsung maupun dalam bentuk konversi pinjaman menjadi
                                       penyertaan modal;
                                (ii)   pinjaman dan kegiatan pemberian dukungan kredit untuk pembiayaan infrastruktur;
                      c.        Pengembangan kemitraan dan/atau kerjasama dengan pihak ketiga dalam mendorong
                                percepatan pembangunan infrastruktur;
                      d.        Penyediaan jasa pendukung untuk investor baik investor domestik maupun investor asing seperti
                                konsultasi investasi dan aktivitas lainnya untuk mewujudkan peningkatan investasi dalam bidang
                                infrastruktur;
                      e.        Kegiatan penelitian dan pengembangan serta sosialisasi terkait kegiatan infrastruktur;
                      f.        Pengelolaan dan penyaluran dana untuk dan atas nama, serta kepentingan donor melalui
                                mekanisme penerusan dana dalam rangka optimalisasi dana untuk mendukung penyediaan
                                infrastruktur;
                      g.        Kegiatan pemberian fasilitas pengembangan proyek, pemberian bantuan teknis dan pemberian
                                jasa konsultasi untuk mendukung upaya percepatan pembangunan infrastruktur;
                      h.        Kegiatan terkait upaya penyelamatan pembiayaan yang antara lain meliputi:
                                (i)    pengambilalihan kepemilikan atas agunan, baik semua maupun sebagian, dalam hal
                                       debitur tidak memenuhi kewajibannya kepada perusahaan, dengan ketentuan agunan
                                       tersebut wajib dicairkan secepatnya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan;
                                       dan/atau
                                (ii)   melakukan kegiatan penyertaan modal sementara yang berasal dari konversi utang
                                       menjadi saham kepada debitur atau pihak terkait lainnya untuk mengatasi akibat
                                       kegagalan kredit, dengan syarat harus menarik kembali penyertaannya sesuai ketentuan
                                       perundan-undangan; dan/atau
                      i.        Kegiatan lainnya terkait upaya percepatan pembangunan infrastruktur setelah mendapat
                                persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham.

                      PT SMI dapat melakukan kegiatan usaha pada bidang pembiayaan pembangunan lainnya,
                      berdasarkan penugasan Pemerintah.

                      Permodalan dan Pemegang Saham
                      a.        Peningkatan modal dasar terakhir dilakukan melalui Akta Pernyatan keputusan Pemegang
                                Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Sarana Multi Infrastruktur No. 34 tanggal
                                20 Oktober 2016 yang dibuat di hadapan Irma Devita Purnamasari, S.H., M.Kn., Notaris di Kota
                                Jakarta Utara, yang telah memperoleh persetujuan Menkumham sebagaimana ternyata dalam
                                Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-
                                0019472.AH.01.02.TAHUN 2016 tanggal 21 Oktober 2016 (”Akta No. 34/2016”).
                      b.        Peningkatan modal disetor terkahir dilakukan melalui Akta Pernyataan Keputusan Pemegang
                                Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Sarana Multi Infrastruktur No. 29 tanggal 17 Mei



                                                                          130



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 130                                                                                 01/07/26 23.31
Page 161
                                2018 yang dibuat dihadapan Irma Devita Purnamasari, S.H., M.Kn., Notaris di Kota Jakarta
                                Utara, yang telah diberitahukan kepada Menkum sebagaimana ternyata dalam Surat
                                Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan No. AHU-AH.01.03-
                                0199973 tanggal 17 Mei 2018 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perusahaan pada Menkum di
                                bawah No. AHU-0069249.AH.01.11.Tahun 2018 tanggal 17 Mei 2018 (”Akta No. 29/2018”),

                      Sehingga struktur permodalan dan susunan pemegang saham SMI pada tanggal Prospektus ini
                      diterbitkan adalah sebagai berikut:

                                                                     Nilai Nominal Rp1.000.000 per saham Persentase
                      Keterangan
                                                                     Jumlah Saham     Nilai Nominal (Rp)    (%)
                      Modal Dasar                                          50.000.000   50.000.000.000.000
                      Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
                      Pemegang Saham:
                        1. Negara Republik Indonesia                         30.516.600   30.516.600.000.000     100,00
                      Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor
                                                                             30.516.600   30.516.600.000.000     100,00
                      Penuh
                      Jumlah Saham Dalam Portepel                            19.483.400   19.483.400.000.000

                      Pengurusan dan Pengawasan
                      Susunan Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas terakhir sebagaimana tercantum dalam Akta 35
                      tanggal 22 Mei 2025, yang dibuat dihadapan Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan
                      yang telah diberitahukan kepada Menkum berdasarkan Surat Penerimaan Peberitahuan Perubahan
                      Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-0265059 tanggal 26 Mei 2025 dan telah didaftarkan dalam Daftar
                      Perseroan pada Kemenkum di bawah No. AHU-0115572.AH.01.11.TAHUN 2025 tanggal 26 Mei 2025:

                      Dewan Komisaris
                      Komisaris Utama                  :   Andin Hadiyanto
                      Komisaris                        :   Askolani
                      Komisaris Independen             :   Ancella Anitawati Hermawan
                      Komisaris Independen             :   Dikdik Yustandi
                      Komisaris Independen             :   Arief Wibisono Lubis

                      Dewan Pengawas Syariah
                      Ketua                            :   Kanny Hidaya Yamasawasa Wijaya
                      Anggota                          :   Muhammad Faishol


                      Direksi
                      Susunan anggota Direksi terakhir sebagaimana tercantum dalam Akta No. 13 tanggal 13 Maret 2025,
                      yang dibuat di hadapan Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan, yang telah
                      diberitahukan kepada Menkum berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data
                      Perseroan No. AHU-AH.01.09-0144529 tanggal 14 Maret 2025 dan telah didaftarkan dalam Daftar
                      Perseroan pada Kemenkum di bawah No. AHU-0061985.AH.01.11.TAHUN 2025 tanggal 14 Maret
                      2025:

                      Direktur Utama                   :   Reynaldi Hermansjah
                      Direktur                         :   Faaris Pranawa
                      Direktur                         :   Sylvi Juniarty Gani
                      Direktur                         :   Pradana Murti
                      Direktur                         :   Aradita Priyanti




                                                                       131



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 131                                                                           01/07/26 23.31
Page 162
                      J.        DOKUMEN PERIZINAN PERSEROAN
                      Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan telah memiliki izin-izin penting untuk menjalankan
                      kegiatan usahanya sebagai berikut:

                       No.          Pemilik                           Izin Operasional                        Masa Berlaku
                           1     Perseroan         Nomor Induk Berusaha (NIB) 2910250100015 tanggal 29 Berlaku             terus
                                                   Oktober 2025 yang dikeluarkan oleh Lembaga Pengelola menerus sepanjang
                                                   dan Penyelenggara Online Single Submission.              Perseroan
                                                                                                            menjalankan
                                                                                                            kegiatan usahanya.
                           2     Perseroan         Nomor Pokok Wajib Pajak No. 03.037.027.4-012.000 Tidak terdapat masa
                                                   yang didaftarkan pada tanggal 28 Januari 2010 di KPP berlaku.
                                                   Madya Jakarta Selatan II.
                           3     Perseroan         Surat        Keterangan      Terdaftar       No.      S- Tidak terdapat masa
                                                   1154KT/WPJ.30/KP.0103/2018 yang diterbitkan pada berlaku.
                                                   tanggal 30 Juli 2018.
                           4     Perseroan         Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (SPPKP) No. Tidak terdapat masa
                                                   03.037.027.4-012.000 yang diterbitkan pada tanggal 30 berlaku.
                                                   Juli 2018.
                           5     Perseroan         Izin Usaha Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur Sepanjang
                                                   berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor Kep- Perseroan
                                                   439/KM.10/2010 tanggal 6 Agustus 2010 tentang menjalankan
                                                   Pemberian Izin Usaha Perusahaan Pembiayaan kegiatan usahanya
                                                   Infrastruktur kepada PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                   yang dikeluarkan oleh Ketua Badan Pengawas Pasar
                                                   Modal dan Lembaga Keuangan atas nama Menteri
                                                   Keuangan.

                      K.        PERJANJIAN DENGAN PIHAK AFILIASI PERSEROAN
                      Sampai dengan Prospektus ini diterbitkan, Perseroan memiliki transaksi yang signifikan dengan pihak
                      yang merupakan Afiliasi Perseroan antara lain sebagai berikut:

                      Istilah yang ditulis dengan awalan huruf besar dalam deskripsi ini, sepanjang tidak didefinisikan lain
                      dalam Prospektus ini, merujuk kepada istilah-istilah yang digunakan dalam masing-masing perjanjian
                      tersebut.

                      1.        Akta Perjanjian Penyediaan Fasilitas Credit Line No. 23 tanggal 12 Januari 2023 antara
                                Perseroan dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (“BTN”)
                                Berdasarkan Akta Perjanjian Penyediaan Fasilitas Credit Line No. 23 tanggal 12 Januari 2023
                                antara Perseroan dan BTN, dibuat di hadapan Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H.,
                                Notaris di Jakarta (“Perjanjian Fasilitas Kredit BTN”), BTN memberikan fasilitas credit line
                                kepada Perseroan dengan maksimal limit sebesar Rp1.000.000.000.000 untuk keperluan umum
                                Perseroan dan Rp200.000.000.000 untuk fasilitas non cash loan.

                                Fasilitas credit line memiliki jangka waktu penarikan fasilitas selama 12 (dua belas) bulan sejak
                                tanggal 12 Januari 2023 dan fasilitas non cash loan memiliki jangka waktu penarikan 4 (empat)
                                tahun atau sampai dengan 13 Januari 2027. Jatuh tempo fasilitas credit line adalah (i) tanggal
                                yang ditetapkan dalam surat persetujuan pencairan fasilitas; atau (ii) tanggal pada surat
                                permohonan pembayaran fasilitas. Adapun saat ini Perseroan tidak memiliki nilai terutang atas
                                fasilitas credit line dari Bank BTN.

                                Perjanjian Fasilitas Kredit BTN berlaku dan mengikat Perseroan sampai seluruh kewajiban telah
                                dibayar secara penuh dan lunas oleh Perseroan kepada BTN.



                                                                             132



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 132                                                                                    01/07/26 23.31
Page 163
                                Berdasarkan Perjanjian Fasilitas Kredit BTN, tidak terdapat ketentuan dalam perjanjian yang
                                mewajibkan Perseroan untuk menyampaikan pemberitahuan atau memperoleh persetujuan
                                terlebih dahulu sebelum melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan
                                III Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026.

                      2.        Perjanjian Pinjaman Subordinasi tanggal 20 April 2011 antara Perseroan dan SMI
                               Berdasarkan Perjanjian Pinjaman Subordinasi tanggal 20 April 2011 antara Perseroan dan SMI,
                               sebagaimana telah diubah pada tanggal 28 November 2012 (”Perjanjian Pinjaman Subordinasi
                               ADB”), SMI menyediakan fasilitas pinjaman subordinasi kepada Perseroan dengan batas jumlah
                               pokok keseluruhan sebesar USD100.000.000.

                                Seluruh dana fasilitas tersebut bersumber dari Asian Development Bank (“ADB”) berdasarkan
                                Loan Agreement (Ordinary Operations) (Indonesian Infrastructure Financing Facility Project)
                                No. 2516-INO tanggal 20 Januari 2010 antara ADB sebagai pemberi pinjaman dan Pemerintah
                                Indonesia sebagai penerima pinjaman (“Pinjaman SMI-ADB I”).

                                Perseroan telah melakukan penarikan dan memiliki nilai terutang atas Pinjaman SMI-ADB I
                                sebesar USD62.858.985 (enam puluh dua juta delapan ratus lima puluh delapan ribu sembilan
                                ratus delapan puluh lima dolar Amerika Serikat). Jangka waktu fasilitas tersebut adalah 25 (dua
                                puluh lima) tahun sejak tanggal Pinjaman SMI-ADB I, termasuk masa tenggang 5 (lima) tahun.

                                Selama jangka waktu fasilitas, kecuali telah memperoleh persetujuan tertulis dari SMI, Perseroan
                                tidak akan, baik secara langsung maupun tidak langsung, melakukan atau menimbulkan,
                                mengizinkan terjadinya, mengambil alih, menjamin, atau tetap bertanggung jawab atas
                                kewajiban utang apa pun, baik bersifat kontinjensi maupun lainnya, kecuali:

                                (a)       Kewajiban utang (beserta jumlahnya) atau jaminan yang timbul dalam kegiatan usaha
                                          normal Perseroan atau sebagaimana tercantum dalam Rencana Kerja yang berlaku dan
                                          dijalankan sesuai Petunjuk Pelaksanaan; serta

                                (b)       Setelah memperhitungkan dampak proforma atas utang tersebut dan penggunaan
                                          dananya, Perseroan tetap memenuhi persyaratan rasio leverage sebagaimana ditetapkan
                                          dalam Peraturan Menteri Keuangan No. 100/PMK.010/2009 mengenai Perusahaan
                                          Pembiayaan Infrastruktur.

                                Perseroan tidak diwajibkan untuk menyampaikan pemberitahuan atau memperoleh persetujuan
                                terlebih dahulu sebelum melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan
                                III Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026.

                      3.        Project Agreement tanggal 20 April 2011 antara Perseroan, ADB dan SMI
                               Terkait pemberian dan penerusan Pinjaman SMI-ADB I, SMI dan Perseroan wajib memenuhi
                               berbagai komitmen kepada ADB sebagaimana diatur dalam perjanjian ini.

                                Selama pelaksanaan Proyek, ADB, SMI, dan Perseroan berkewajiban bekerja sama secara
                                penuh untuk memastikan pinjaman dapat mencapai tujuannya. Lebih lanjut, Perseroan wajib
                                memastikan bahwa seluruh hasil Pinjaman SMI-ADB I digunakan sepenuhnya untuk
                                pembiayaan Proyek sesuai ketentuan dalam Loan Agreement dan perjanjian ini.

                                Perjanjian ini mulai berlaku efektif bersamaan dengan tanggal efektif Perjanjian Pinjaman
                                Subordinasi ADB dan berakhir ketika kewajiban berdasarkan perjanjian dinyatakan selesai.

                                Berdasarkan Project Agreement tanggal 20 April 2011, tidak terdapat ketentuan yang
                                mewajibkan Perseroan untuk menyampaikan pemberitahuan atau memperoleh persetujuan



                                                                            133



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 133                                                                                   01/07/26 23.31
Page 164
                                terlebih dahulu sebelum melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan
                                III Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026.

                      4.        Perjanjian Pinjaman Subordinasi tanggal 15 Mei 2020 antara Perseroan dan SMI
                               Berdasarkan Perjanjian Pinjaman Subordinasi No. 3840-INO tanggal 15 Mei 2020 antara
                               Perseroan dan SMI, sebagaimana telah diubah dua kali pada tanggal 31 Mei 2022 dan
                               13 November 2023 (“Perjanjian Pinjaman Subordinasi No. 3840”), SMI menyediakan fasilitas
                               pinjaman subordinasi kepada Perseroan dengan batas jumlah pokok keseluruhan sebesar
                               USD50.000.000. (“Pinjaman SMI-ADB II”)

                                Seluruh dana fasilitas tersebut bersumber dari ADB berdasarkan Loan Agreement (Ordinary
                                Operations) (Indonesian Infrastructure Financing Facility Project) antara ADB sebagai pemberi
                                pinjaman dan Pemerintah Indonesia sebagai penerima pinjaman.

                                Perseroan telah melakukan penarikan dan memiliki nilai terutang atas Pinjaman SMI-ADB II
                                sebesar USD49.457.929 (empat puluh sembilan juta empat ratus lima puluh tujuh sembilan ratus
                                dua puluh sembilan dolar Amerika Serikat). Jatuh tempo final adalah Jangka waktu fasilitas
                                tersebut adalah jangka waktu fasilitas yakni sampai dengan tanggal 1 September 2039.

                                Selama jangka waktu fasilitas, kecuali telah memperoleh persetujuan tertulis dari SMI, Perseroan
                                tidak akan, baik secara langsung maupun tidak langsung, melakukan atau menimbulkan,
                                mengizinkan terjadinya, mengambil alih, menjamin, atau tetap bertanggung jawab atas
                                kewajiban utang apa pun, baik bersifat kontinjensi maupun lainnya, kecuali:

                                a)        Kewajiban utang (beserta jumlahnya) atau jaminan yang timbul dalam kegiatan usaha
                                          normal Perseroan atau sebagaimana tercantum dalam Rencana Kerja yang berlaku dan
                                          dijalankan sesuai Petunjuk Pelaksanaan; serta

                                b)        Setelah memperhitungkan dampak proforma atas utang tersebut dan penggunaan
                                          dananya, Perseroan tetap memenuhi persyaratan rasio leverage sebagaimana ditetapkan
                                          dalam POJK No. 46/2020 atau peraturan perundang-undangan lainnya terkait perusahaan
                                          pembiayaan infrastruktur.

                                Perseroan tidak diwajibkan untuk menyampaikan pemberitahuan atau memperoleh persetujuan
                                terlebih dahulu sebelum melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan
                                III Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026.

                      5.        Project Agreement tanggal 18 Desember 2019 antara Perseroan, ADB, dan SMI
                                Terkait pemberian dan penerusan Pinjaman SMI-ADB II tersebut di atas, SMI dan Perseroan
                                wajib memenuhi berbagai komitmen kepada ADB sebagaimana diatur dalam perjanjian ini.

                                Selama pelaksanaan Proyek, ADB, SMI, dan Perseroan berkewajiban bekerja sama secara
                                penuh untuk memastikan pinjaman dapat mencapai tujuannya. Lebih lanjut, Perseroan wajib
                                memastikan bahwa seluruh hasil Pinjaman SMI-ADB II digunakan sepenuhnya untuk
                                pembiayaan Proyek sesuai ketentuan dalam Loan Agreement dan perjanjian ini.

                                Perjanjian ini mulai berlaku efektif bersamaan dengan tanggal efektif Perjanjian Pinjaman
                                Subordinasi No. 3840 dan berakhir ketika kewajiban berdasarkan perjanjian dinyatakan selesai.

                                Berdasarkan Project Agreement tanggal 18 Desember 2019, tidak terdapat ketentuan yang
                                mewajibkan Perseroan untuk menyampaikan pemberitahuan atau memperoleh persetujuan
                                terlebih dahulu sebelum melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan
                                III Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026.




                                                                            134



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 134                                                                                   01/07/26 23.31
Page 165
                      6.        Perjanjian Pinjaman Subordinasi tanggal 20 April 2011 antara Perseroan dan SMI terkait
                                Naskah Perjanjian Pinjaman Luar Negeri No. 7731-ID Tanggal 15 Januari 2010
                               Berdasarkan Perjanjian Pinjaman Subordinasi tanggal 20 April 2011 antara Perseroan dan SMI,
                               sebagaimana telah diubah sebanyak dua kali pada tanggal 13 Desember 2012 dan 4 September
                               2017 (“Perjanjian Pinjaman Subordinasi Bank Dunia”), SMI memberikan fasilitas pinjaman
                               subordinasi kepada Perseroan dengan total pokok pinjaman sejumlah USD100.000.000 untuk
                               tujuan pembiayaan proyek.

                                Dana tersebut bersumber dari International Bank for Reconstruction and Development yang
                                merupakan bagian dari grup Bank Dunia (“Bank Dunia”) berdasarkan Naskah Perjanjian
                                Pinjaman Luar Negeri No. 7731-ID tanggal 15 Januari 2010 antara Bank Dunia dengan
                                Pemerintah Republik Indonesia, yang kemudian diteruskan kepada SMI berdasarkan Naskah
                                Perjanjian Penerusan Pinjaman No. SLA-1230/DSMI/2010 tanggal 4 Maret 2010 antara
                                Pemerintah Republik Indonesia dan SMI (“Pinjaman SMI-Bank Dunia I”).

                                Perseroan telah melakukan penarikan dan memiliki nilai terutang atas Pinjaman SMI-Bank Dunia
                                I sebesar USD57.860.484 (lima puluh tujuh juta delapan ratus enam puluh ribu empat ratus
                                delapan puluh empat dolar Amerika Serikat). Jangka waktu fasilitas pinjaman subordinasi
                                berdasarkan perjanjian ini berlaku selama 24,5 (dua puluh empat koma lima) tahun terhitung
                                sejak tanggal 15 Januari 2010 termasuk masa tenggang 9 (sembilan) tahun dengan tanggal jatuh
                                tempo final pada 1 November 2033.

                                Selama jangka waktu fasilitas, kecuali telah memperoleh persetujuan tertulis dari SMI, Perseroan
                                tidak akan, baik secara langsung maupun tidak langsung, melakukan atau menimbulkan,
                                mengizinkan terjadinya, mengambil alih, menjamin, atau tetap bertanggung jawab atas
                                kewajiban utang apa pun, baik bersifat kontinjensi maupun lainnya, kecuali:

                                a)        Kewajiban utang (beserta jumlahnya) atau jaminan yang timbul dalam kegiatan usaha
                                          normal Perseroan atau sebagaimana tercantum dalam Rencana Kerja yang berlaku dan
                                          dijalankan sesuai Petunjuk Pelaksanaan; serta

                                b)        Setelah memperhitungkan dampak proforma atas utang tersebut dan penggunaan
                                          dananya, Perseroan tetap memenuhi persyaratan rasio leverage sebagaimana ditetapkan
                                          dalam Peraturan Menteri Keuangan No. 100/PMK.010/2009 mengenai Perusahaan
                                          Pembiayaan Infrastruktur.

                                Perseroan tidak diwajibkan untuk menyampaikan pemberitahuan atau memperoleh persetujuan
                                terlebih dahulu sebelum melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan
                                III Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026.

                      7.        Perjanjian Pinjaman Subordinasi tanggal 26 September 2017 antara Perseroan dan SMI
                                terkait Perjanjian Pinjaman Luar Negeri No. 8715-ID tanggal 29 Mei 2017
                                Berdasarkan Perjanjian Pinjaman Subordinasi tanggal 26 September 2017 antara Perseroan dan
                                SMI, sebagaimana telah diubah berdasarkan Perjanjian Perubahan Terhadap Perjanjian
                                Pinjaman Subordinasi tertanggal 26 September 2017 tanggal 28 Juli 2022 (“Perjanjian
                                Pinjaman Subordinasi Bank Dunia II”), SMI menyediakan fasilitas pinjaman subordinasi
                                kepada Perseroan dengan batas total pokok pinjaman sebesar USD200.000.000 untuk tujuan
                                pembiayaan proyek.

                                Dana tersebut bersumber dari Bank Dunia berdasarkan Perjanjian Pinjaman Luar Negeri
                                No. 8715-ID tanggal 29 Mei 2017 antara Bank Dunia dengan Pemerintah Republik Indonesia,
                                yang kemudian diteruskan kepada SMI berdasarkan Perjanjian Penerusan Pinjaman No. SLA-
                                1268/DSMI/2017 tanggal 29 Mei 2017 antara Pemerintah Republik Indonesia dan SMI
                                (“Pinjaman SMI-Bank Dunia II”).



                                                                            135



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 135                                                                                   01/07/26 23.31
Page 166
                                Perseroan telah melakukan penarikan dan memiliki nilai terutang atas Pinjaman SMI-Bank Dunia
                                II sebesar Rp2.941.316.949.000 (dua triliun sembilan ratus empat puluh satu miliar tiga ratus
                                enam belas juta sembilan ratus empat puluh sembilan Rupiah). Jangka waktu fasilitas tersebut
                                adalah sampai dengan tanggal jatuh tempo final yakni pada tanggal 1 September 2036.

                                Berdasarkan Perjanjian Pinjaman Subordinasi Bank Dunia II, selama jangka waktu fasilitas,
                                kecuali telah memperoleh persetujuan tertulis dari SMI, Perseroan tidak akan secara langsung
                                atau tidak langsung, membuat, menimbulkan, mengizinkan terjadinya, mengambil atau secara
                                langsung atau tidak langsung menjamin, atau dengan cara lain menjadi atau secara langsung
                                atau tidak langsung tetap bertanggung jawab atas, kewajiban hutang, baik kontinjensi atau
                                dengan cara lain kecuali:

                                a)        Kewajiban utang (beserta jumlahnya) atau jaminan yang timbul dalam kegiatan usaha
                                          normal Perseroan atau sebagaimana tercantum dalam Rencana Kerja yang berlaku dan
                                          dijalankan sesuai Petunjuk Pelaksanaan; serta

                                b)        Setelah memperhitungkan dampak proforma atas utang tersebut dan penggunaan
                                          dananya, Perseroan tetap memenuhi persyaratan rasio leverage sebagaimana ditetapkan
                                          dalam POJK No. 46/2020 atau peraturan perundang-undangan lainnya terkait perusahaan
                                          pembiayaan infrastruktur.

                                Perseroan tidak diwajibkan untuk menyampaikan pemberitahuan atau memperoleh persetujuan
                                terlebih dahulu sebelum melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan
                                III Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026.

                      8.        Project Agreement tanggal 29 Mei 2017 antara Perseroan, SMI, dan Bank Dunia tanggal
                                29 Mei 2017 terkait Pinjaman No. 8715-ID tanggal 29 Mei 2017
                               Terkait pemberian dan penerusan Pinjaman Bank Dunia tersebut di atas, SMI dan Perseroan
                               wajib memenuhi berbagai komitmen kepada Bank Dunia sebagaimana diatur dalam perjanjian
                               ini.

                                Perjanjian ini mulai berlaku efektif bersamaan dengan tanggal efektif Perjanjian Pinjaman
                                Subordinasi Bank Dunia II dan berakhir ketika kewajiban berdasarkan perjanjian tersebut
                                dinyatakan selesai.

                                Perseroan wajib memastikan bahwa seluruh hasil Pinjaman SMI-Bank Dunia II digunakan
                                sepenuhnya untuk pembiayaan Proyek sesuai ketentuan dalam perjanjian ini dan perjanjian
                                terkait lainnya, serta memastikan barang yang diperoleh melalui pembiayaan tersebut digunakan
                                secara khusus untuk kegiatan Proyek. Kecuali jika disetujui sebaliknya oleh Bank Dunia,
                                Perseroan tidak boleh menimbulkan utang subordinasi, apabila setelah timbulnya utang
                                subordinasi tersebut rasio utang subordinasi terhadap ekuitas menjadi lebih besar dari 5 banding
                                1.

                                Perseroan tidak diwajibkan untuk menyampaikan pemberitahuan atau memperoleh persetujuan
                                terlebih dahulu sebelum melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan
                                III Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026.

                      9.        Perjanjian Kredit Jangka Pendek Tanpa Komitmen: Berbagai Mata Uang Fasilitas Loan on
                                Note No. SMBCI/NS/0300 tanggal 30 Desember 2024 antara Perseroan dan PT Bank SMBC
                                Indonesia (“Bank SMBC”)
                               Berdasarkan Perjanjian Kredit Jangka Pendek Tanpa Komitmen: Berbagai Mata Uang Fasilitas
                               Loan on Note No. SMBCI/NS/0300 tanggal 30 Desember 2024 sebagaimana telah diubah pada
                               tanggal 31 Desember 2025, antara Perseroan dan Bank SMBC (“Perjanjian Kredit SMBC”), Bank



                                                                            136



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 136                                                                                   01/07/26 23.31
Page 167
                               SMBC menyediakan fasilitas loan on note kepada Perseroan sejumlah Rp300.000.000.000 atau
                               nilai setaranya dalam mata uang USD atau JPY dengan jangka waktu sampai dengan tanggal
                               31 Desember 2026 untuk keperluan modal kerja Perseroan.

                                Pada tanggal 1 Oktober 2025, Perseroan telah melakukan pelunasan atas fasilitas Kredit Jangka
                                Pendek yang telah ditarik oleh Perseroan berdasarkan perjanjian ini sebesar
                                Rp300.000.000.000. Jatuh tempo Fasilitas Loan on Note adalah maksimum 3 (tiga) bulan setelah
                                tanggal penarikan fasilitas. Berdasarkan perjanjian, ketentuan terkait kewajiban Perseroan tetap
                                mengikat Perseroan sampai jangka waktu perjanjian atau sampai dengan 31 Desember 2026.
                                Adapun saat ini Perseroan tidak memilki nilai terutang atas fasilitas loan on note dari Bank
                                SMBC.

                                Berdasarkan Perjanjian Kredit SMBC, tidak terdapat ketentuan dalam Perjanjian Kredit SMBC
                                yang mewajibkan Perseroan untuk menyampaikan pemberitahuan atau memperoleh
                                persetujuan terlebih dahulu sebelum melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
                                Berkelanjutan III Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026, selain kewajiban
                                Perseroan untuk menyampaikan pemberitahuan tertulis kepada Bank SMBC selambat-
                                lambatnya 14 (empat belas) hari kerja setelah penandatanganan penerbitan Obligasi
                                Berkelanjutan III. Perseroan berkomitmen untuk menyampaikan pemberitahuan tersebut
                                sebelum berakhirnya batas waktu 14 (empat belas) hari kerja dimaksud.

                      10.       Perjanjian Kredit Jangka Pendek No. CRO.KP/390/KJP/2018 Akta No. 14 tanggal 26
                                Oktober 2018 yang dibuat di hadapan Aliah, Notaris di Jakarta, sebagai Notaris Pengganti
                                dari Julius Purnawan, Notaris di Jakarta, sebagaimana terakhir diubah dengan Addendum
                                VI tanggal 15 November 2024, serta Surat Penawaran Pemberian Kredit No.
                                HBK/GI/GOV2.110/2025 tanggal 13 November 2025, seluruhnya antara PT Bank Mandiri
                                (Persero) Tbk (“Bank Mandiri”) dan Perseroan (“Perjanjian KJP Mandiri”)
                               Berdasarkan Perjanjian KJP Mandiri, Bank Mandiri menyediakan Fasilitas Kredit Jangka Pendek
                               kepada Perseroan dengan limit sebesar Rp500.000.000.000 (“Fasilitas Kredit”), yang bersifat
                               Revolving, Uncommitted dan Advised dengan jangka waktu hingga 16 November 2026. Jatuh
                               tempo Fasilitas Kredit maksimal 3 (tiga) bulan namun dapat diperpanjang sesuai persetujuan
                               Bank Mandiri. Perseroan telah melakukan penarikan Fasilitas Kredit senilai Rp500.000.000.000
                               (lima ratus miliar Rupiah) pada tanggal 30 Oktober 2025 dan telah dilunasi seluruhnya pada
                               tanggal 31 Desember 2025. Saat ini Perseroan tidak memiliki nilai terutang atas Fasilitas Kredit.

                               Berdasarkan Perjanjian KJP Mandiri:

                               a)           Perseroan wajib memenuhi financial covenant dengan menjaga Rasio Keuangan
                                            sebagai berikut:
                                             i.    Gearing Ratio ≤ 6kali.
                                            ii.    NPL Net ≤ 5%.

                               b)           Selama Perjanjian KJP Mandiri berlangsung sampai seluruh jumlah terutang oleh
                                            Perseroan berdasarkan Perjanjian KJP Mandiri dan/atau perjanjian lain yang merupakan
                                            satu kesatuan belum lunas dan sepanjang Perseroan masih memenuhi financial
                                            covenant yang ditetapkan, Perseroan wajib melaporkan kepada Bank Mandiri paling
                                            lambat 2 (dua) minggu setelah tanggal pelaksanaan dalam hal melakukan tindakan yang
                                            berdampak pada kemampuan keuangan Perseroan, termasuk namun tidak terbatas
                                            pada:
                                              i.    Penerbitan obligasi.
                                             ii.    Memperoleh pinjaman baru.

                                            Persetujuan dari Bank Mandiri atas hal‑hal tersebut di atas dibutuhkan sebelum
                                            tindakan‑tindakan tersebut dilaksanakan, apabila Perseroan tidak memenuhi financial
                                            covenant yang disyaratkan.




                                                                             137



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 137                                                                                   01/07/26 23.31
Page 168
                               Perseroan tidak diwajibkan untuk menyampaikan pemberitahuan atau memperoleh persetujuan
                               terlebih dahulu sebelum melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan
                               III Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026. Namun, Perseroan wajib menyampaikan
                               pemberitahuan tertulis kepada Bank Mandiri selambat-lambatnya 2 (dua) minggu setelah
                               penerbitan Obligasi Berkelanjutan III. Perseroan berkomitmen untuk menyampaikan
                               pemberitahuan tersebut sebelum berakhirnya batas waktu 2 (dua) minggu dimaksud.


                    11.          Perjian Fasilitas Treasury Line No. CRO.KP/391/TL/2018 Akta No. 15 tanggal 26 Oktober
                                 2018 antara Perseroan selaku Debitur dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk selaku Bank
                                 yang memberi kredit, yang dibuat di hadapan Aliah, Notaris di Jakarta, sebagai Notaris
                                 Pengganti Julius Purnawan, Notaris di Jakarta, sebagaimana terakhir dibuat dengan
                                 Addendum III tanggal 21 November 2025. (“Perjanjian Treasury Line Mandiri”)

                                Berdasarkan Perjanjian Treasury Line Mandiri, Bank Mandiri menyediakan Fasilitas Treasury
                                Line kepada Perseroan dengan limit sebesar USD 100.000.000 (“Fasilitas Treasury Line”),
                                yang bersifat Advised dan Un-commited, dengan jangka waktu sejak tanggal 17 November 2025
                                sampai dengan tanggal 16 November 2026. Perseroan telah melakukan penarikan dan memiliki
                                nilai terutang atas Fasilitas Treasury Line sebesar USD 16.000.000 (enam belas juta dolar
                                Amerika Serikat).

                                Berdasarkan Perjanjian Treasury Line Mandiri, selama Fasilitas Treasury Line belum lunas dan
                                sepanjang Perseroan masih memenuhi financial covenant yang ditetapkan, Perseroan wajib
                                melaporkan kepada Bank Mandiri paling lambat 2 (dua) minggu setelah tanggal pelaksanaan
                                dalam hal melakukan tindakan yang berdampak pada kemampuan keuangan Perseroan,
                                termasuk namun tidak terbatas pada:
                                a)    Penerbitan obligasi.
                                b)    Memperoleh pinjaman baru.

                               Persetujuan dari Bank Mandiri atas hal‑hal tersebut di atas dibutuhkan sebelum
                               tindakan‑tindakan tersebut dilaksanakan, apabila Perseroan tidak memenuhi financial covenant
                               yang disyaratkan.

                               Perseroan tidak diwajibkan untuk memperoleh persetujuan terlebih dahulu sebelum
                               melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan III Indonesia
                               Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026. Namun, Perseroan wajib menyampaikan
                               pemberitahuan tertulis kepada Bank Mandiri selambat-lambatnya 2 (dua) minggu setelah
                               penerbitan Obligasi Berkelanjutan III. Perseroan berkomitmen untuk menyampaikan
                               pemberitahuan tersebut sebelum berakhirnya batas waktu 2 (dua) minggu dimaksud.

                      12.       Perjanjian Pemberian Fasilitas Non Cash Loan Bank Garansi No. WCO.KP/826/NCL/2022
                                Akta No. 12 tanggal 23 Desember 2022 yang dibuat di hadapan Utiek Rochmuljati
                                Abdurachman, Notaris di Jakarta, sebagaimana terakhir diubah dengan Addendum V pada
                                tanggal 21 November 2025, seluruhnya antara Bank Mandiri dan Perseroan (“Perjanjian
                                NCL BG Mandiri”)
                                Berdasarkan Perjanjian NCL BG Mandiri, Bank Mandiri menyediakan Fasilitas Non Cash Loan
                                Bank Garansi kepada Perseroan dengan limit sebesar Rp400.000.000.000 (”Fasilitas”), yang
                                bersifat Uncommitted, Advised, dan Revolving, dengan jangka waktu sampai dengan tanggal
                                16 November 2026. Jatuh tempo Fasilitas Treasury Line ditentukan berdasarkan setiap transaksi
                                sebagai settlement date. Perseroan telah melakukan penarikan dan memiliki nilai terutang atas
                                Fasilitas Treasury Line sebesar Rp8.278.536.327 (delapan miliar dua ratus tujuh puluh delapan
                                juta lima ratus tiga puluh enam ribu tiga ratus dua puluh tujuh Rupiah) dan USD 2.383.641 (dua
                                juta tiga ratus delapan puluh tiga ribu enam ratus empat puluh satu dolar Amerika Serikat).




                                                                          138



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 138                                                                                 01/07/26 23.31
Page 169
                                Berdasarkan Perjanjian NCL BG Mandiri, selama Perjanjian NCL BG berlangsung sampai
                                seluruh jumlah terutang oleh Perseroan berdasarkan Perjanjian NCL BG Mandiri dan/atau
                                perjanjian lain yang merupakan satu kesatuan belum lunas dan sepanjang Perseroan masih
                                memenuhi financial covenant yang ditetapkan, Perseroan wajib melaporkan kepada Bank
                                Mandiri paling lambat 2 (dua) minggu setelah tanggal pelaksanaan dalam hal melakukan
                                tindakan yang berdampak pada kemampuan keuangan Perseroan, termasuk namun tidak
                                terbatas pada:
                                a)    Penerbitan obligasi.
                                b)    Memperoleh pinjaman baru.

                                Persetujuan dari Bank Mandiri atas hal‑hal tersebut di atas dibutuhkan sebelum
                                tindakan‑tindakan tersebut dilaksanakan, apabila Perseroan tidak memenuhi financial covenant
                                yang disyaratkan.

                                Perseroan tidak diwajibkan untuk memperoleh persetujuan terlebih dahulu sebelum
                                melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan III Indonesia
                                Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026. Namun, Perseroan wajib menyampaikan
                                pemberitahuan tertulis kepada Bank Mandiri selambat-lambatnya 2 (dua) minggu setelah
                                penerbitan Obligasi Berkelanjutan III. Perseroan berkomitmen untuk menyampaikan
                                pemberitahuan tersebut sebelum berakhirnya batas waktu 2 (dua) minggu dimaksud.

                      13.       Perjanjian Pemberian Fasilitas Non Cash Loan – Letter of Credit atau Surat Kredit
                                Berdokumen Dalam Negeri No. WCO.KP/827/NCL/2022 Akta No. 13 tanggal 23 Desember
                                2022, yang dibuat di hadapan Utiek Rochmuljati Abdurachman, Notaris di Jakarta,
                                sebagaimana terakhir diubah dengan Addendum IV Akta No. 25 tanggal 22 Desember
                                2024, yang dibuat di hadapan Utiek Rochmuljati Abdurachman, Notaris di Jakarta, serta
                                Surat Penawaran Pemberian Kredit No. HBK/GI/GOV2.110/2025 tanggal 13 November
                                2025, seluruhnya antara Bank Mandiri dan Perseroan (“Perjanjian LC SKBDN Mandiri”)
                               Berdasarkan Perjanjian LC SKBDN Mandiri, Bank Mandiri menyediakan Fasilitas Non Cash Loan
                               Letter of Credit atau Surat Kredit Berdokumen dalam Negeri kepada Perseroan dengan limit
                               sebesar Rp600.000.000.000 (”Fasilitas Kredit”), yang bersifat Uncommitted, Advised dan
                               Revolving, yang berlaku sampai dengan tanggal 16 November 2026. Jatuh tempo Fasilitas
                               bergantung pada permohonan jangka waktu bank garansi yang diajukan oleh Perseroan.
                               Perseroan telah melakukan penarikan dan memiliki nilai terutang atas Fasilitas sebesar
                               Rp8.278.536.327 (delapan miliar dua ratus tujuh puluh delapan juta lima ratus tiga puluh enam
                               ribu tiga ratus dua puluh tujuh Rupiah) dan USD 2.383.641 (dua juta tiga ratus delapan puluh tiga
                               ribu enam ratus empat puluh satu dolar Amerika Serikat).

                                Berdasarkan perjanjian tersebut, selama Perjanjian NCL BG berlangsung sampai seluruh jumlah
                                terutang oleh Perseroan berdasarkan Perjanjian NCL BG Mandiri dan/atau perjanjian lain yang
                                merupakan satu kesatuan belum lunas dan sepanjang Perseroan masih memenuhi financial
                                covenant yang ditetapkan, Perseroan wajib melaporkan kepada Bank Mandiri paling lambat
                                2 (dua) minggu setelah tanggal pelaksanaan dalam hal melakukan tindakan yang berdampak
                                pada kemampuan keuangan Perseroan, termasuk namun tidak terbatas pada:
                                a)    Penerbitan obligasi.
                                b)    Memperoleh pinjaman baru.

                                Persetujuan dari Bank Mandiri atas hal‑hal tersebut di atas dibutuhkan sebelum
                                tindakan‑tindakan tersebut dilaksanakan, apabila Perseroan tidak memenuhi financial covenant
                                yang disyaratkan.

                                Perseroan tidak diwajibkan untuk menyampaikan pemberitahuan atau memperoleh persetujuan
                                terlebih dahulu sebelum melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan
                                III Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026. Namun, Perseroan wajib menyampaikan




                                                                          139



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 139                                                                                   01/07/26 23.31
Page 170
                                pemberitahuan tertulis kepada Bank Mandiri selambat-lambatnya 2 (dua) minggu setelah
                                penerbitan Obligasi Berkelanjutan III. Perseroan berkomitmen untuk menyampaikan
                                pemberitahuan tersebut sebelum berakhirnya batas waktu 2 (dua) minggu dimaksud.

                      14.       Perjanjian Pemberian Fasilitas Term Loan No. WCO.KP/3399/TLN/2024 Akta No. 26 tanggal
                                23 Desember 2024, yang dibuat di hadapan Utiek Rochmuljati Abdurachman, Notaris di
                                Jakarta, antara Bank Mandiri dan Perseroan (“Perjanjian Term Loan Mandiri”)
                                Berdasarkan Perjanjian Term Loan Mandiri, Bank Mandiri menyediakan Fasilitas Kredit jenis
                                Term Loan kepada Perseroan dengan limit maksimal sebesar Rp1.000.000.000.000 (“Fasilitas
                                Term Loan”), yang bersifat Non Revolving, Committed and Advised, dan memiliki jangka waktu
                                sampai dengan tanggal 28 Desember 2028. Perseroan telah melakukan beberapa kali penarikan
                                atas Fasilitas Term Loan dan nilai terutang atas Fasilitas Term Loan saat ini senilai
                                Rp1.000.000.000.000 (satu triliun Rupiah). Jatuh tempo Fasilitas Term Loan adalah tanggal
                                berakhir jangka waktu fasilitas yaitu 22 Desember 2028.

                                Berdasarkan Perjanjian Term Loan Mandiri, selama Perjanjian LC SKBDN Mandiri berlangsung
                                sampai seluruh jumlah terutang oleh Perseroan berdasarkan Perjanjian LC SKBDN Mandiri
                                dan/atau perjanjian lain yang merupakan satu kesatuan belum lunas dan sepanjang Perseroan
                                masih memenuhi financial covenant yang ditetapkan, Perseroan wajib melaporkan kepada Bank
                                Mandiri paling lambat 2 (dua) minggu setelah tanggal pelaksanaan dalam hal melakukan
                                tindakan yang berdampak pada kemampuan keuangan Perseroan, termasuk namun tidak
                                terbatas pada:
                                a)    Penerbitan obligasi.
                                b)    Memperoleh pinjaman baru.

                               Persetujuan dari Bank Mandiri atas hal‑hal tersebut di atas dibutuhkan sebelum
                               tindakan‑tindakan tersebut dilaksanakan, apabila Perseroan tidak memenuhi financial covenant
                               yang disyaratkan.

                               Perseroan tidak diwajibkan untuk menyampaikan pemberitahuan atau memperoleh persetujuan
                               terlebih dahulu sebelum melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan
                               III Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026. Namun, Perseroan wajib menyampaikan
                               pemberitahuan tertulis kepada Bank Mandiri selambat-lambatnya 2 (dua) minggu setelah
                               penerbitan Obligasi Berkelanjutan III. Perseroan berkomitmen untuk menyampaikan
                               pemberitahuan tersebut sebelum berakhirnya batas waktu 2 (dua) minggu dimaksud.

                      15.       Perjanjian Pemberian Fasilitas Term Loan III No. WCO.CORP2/356/TLN/2026 Akta No. 23
                                tanggal 22 April 2026, yang dibuat di hadapan Utiek Rochmuljati Abdurachman, S.H., MLI.,
                                M.Kn., Notaris di Jakarta, antara Bank Mandiri dan Perseroan (“Perjanjian Term Loan
                                Mandiri III”)
                               Berdasarkan Perjanjian Term Loan Mandiri III, Bank Mandiri menyediakan Fasilitas Kredit jenis
                               Term Loan kepada Perseroan dengan limit maksimal sebesar Rp500.000.000.000 (lima ratus
                               miliar Rupiah) (“Fasilitas Term Loan III”), yang bersifat Non Revolving, Committed and Advised.
                               Perseroan telah melakukan penarikan atas Fasilitas Term Loan III dan nilai terutang atas Fasilitas
                               Term Loan III saat ini senilai Rp.150.000.000.000 (seratus lima puluh miliar Rupiah). Jatuh tempo
                               Fasilitas Term Loan III adalah 4 (empat) tahun sejak penandatanganan perjanjian atau sampai
                               dengan 21 April 2030.

                               Berdasarkan Perjanjian Term Loan Mandiri III, selama Perjanjian Term Loan Mandiri III
                               berlangsung sampai seluruh jumlah terutang oleh Perseroan berdasarkan Perjanjian Term Loan
                               Mandiri III dan/atau perjanjian lain yang merupakan satu kesatuan belum lunas dan sepanjang
                               Perseroan masih memenuhi financial covenant yang ditetapkan, Perseroan wajib melaporkan
                               kepada Bank Mandiri paling lambat 2 minggu setelah tanggal pelaksanaan dalam hal melakukan




                                                                           140



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 140                                                                                    01/07/26 23.31
Page 171
                               tindakan yang berdampak pada kemampuan keuangan Perseroan, termasuk namun tidak
                               terbatas pada:
                               a)     Penerbitan obligasi.
                               b)     Memperoleh pinjaman baru.
                               Persetujuan dari Bank Mandiri atas hal‑hal tersebut di atas dibutuhkan sebelum
                               tindakan‑tindakan tersebut dilaksanakan, apabila Perseroan tidak memenuhi financial covenant
                               yang disyaratkan.

                               Perseroan tidak diwajibkan untuk menyampaikan pemberitahuan atau memperoleh persetujuan
                               terlebih dahulu sebelum melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan
                               III Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026. Namun, Perseroan wajib menyampaikan
                               pemberitahuan tertulis kepada Bank Mandiri selambat-lambatnya 2 (dua) minggu setelah
                               penerbitan Obligasi Berkelanjutan III. Perseroan berkomitmen untuk menyampaikan
                               pemberitahuan tersebut sebelum berakhirnya batas waktu 2 (dua) minggu dimaksud.

                      16.       Akta Perjanjian Kredit Sindikasi tanggal 18 Agustus 2016 yang dibuat di hadapan Julius
                                Purnawan, S.H., M.Si., Notaris di Jakarta, sebagaimana diubah dengan Perubahan
                                Pertama Atas Perjanjian Kredit Sindikasi No. ADD.05/KU.11/2018/DU tanggal 5 September
                                2018 antara Perseroan, SMI, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., PT Bank Central Asia Tbk,
                                PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bersama-sama sebagai Kreditur Sindikasi dan
                                PT Angkasa Pura I (Persero) sebagai Debitur
                                Kreditur Sindikasi memberikan kepada Debitur fasilitas pinjaman berjangka dengan jumlah
                                fasilitas sebesar Rp4.000.000.000.000 (empat triliun Rupiah) untuk pengembangan bandar
                                udara yang dikelola oleh dan berada dalam wilayah kerja Debitur, yaitu:
                                a)      Bandar Udara New Yogyakarta International Airport, Kulon Progo;
                                b)      Bandar Udara Ahmad Yani, Semarang;
                                c)      Bandar Udara Syamsuddin Noor, Banjarmasin;
                                d)      Bandar Udara Sultan Hasanuddin, Makassar; dan
                                e)      Bandar Udara Juanda, Surabaya.

                                Debitur setuju fasilitas pinjaman dikenakan tingkat suku bunga untuk setiap periode bunga
                                sebesar 2,25% (dua koma dua puluh lima persen) per tahun dari jumlah marjin dan LPS. Debitur
                                wajib membayar kembali fasilitas pinjaman beserta bunga melalui pembayaran angsuran yang
                                mulai dilakukan sejak tanggal 23 September 2021 dengan pembayaran terakhir jatuh pada
                                tanggal 23 Juni 2031.

                                Perjanjian ini diatur berdasarkan hukum Indonesia dan forum penyelesaian perselisihan adalah
                                Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

                      17.       Akta Perjanjian Fasilitas No. 09 tanggal 30 Desember 2024 yang dibuat di hadapan Notaris
                                R. M. Dendy Soebangil, S.H., M.Kn. Notaris di Jakarta, antara Perseroan dan PT Polytama
                                Propindo (“Debitur”)
                                Perseroan memberikan kepada Debitur fasilitas pinjaman berjangka senior sampai dengan USD
                                38.550.000 (tiga puluh delapan juta lima ratus lima puluh ribu Dolar Amerika Serikat) atau
                                sebesar 70% dari total biaya untuk pembangunan Jetty dengan pipa dan tangki beserta fasilitas
                                pendukungnya yang berlokasi di pabrik Debitur di Desa Limbangan, Juntinyuat, Indramayu, Jawa
                                Barat (“Proyek”), mana yang lebih rendah, milik Debitur.

                                Debitur setuju fasilitas pinjaman dikenakan suku bunga tetap (fixed rate) sebesar 6,5% (enam
                                koma lima nol persen) hingga tahun ke-5 (kelima) dari tanggal perjanjian dan suku bunga
                                mengambang (floating rate) sebesar suku bunga referensi berjangka waktu 1 (satu) bulan
                                ditambah marjin sejak ke-6 (keenam) sampai dengan tahun ke-14 (keempat belas) sejak tanggal
                                perjanjian. Debitur wajib membayar kembali fasilitas pinjaman beserta bunga dengan tanggal
                                jatuh tempo 162 (seratus enam puluh dua) bulan sejak tanggal perjanjian.



                                                                         141



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 141                                                                                01/07/26 23.31
Page 172
                                Fasilitas pinjaman terdiri dari:
                                a)     Fasilitas Tranche I: Fasilitas pinjaman berjangka senior dengan jumlah sampai dengan
                                       USD 35.620.000 (tiga puluh lima juta enam ratus dua puluh ribu Dolar Amerika Serikat);
                                       dan
                                b)     Fasilitas Tranche II: Fasilitas bunga selama masa konstruksi (interest during construction)
                                       dengan jumlah sampai dengan USD2.930.000 (dua juta sembilan ratus tiga puluh ribu
                                       Dolar Amerika Serikat).

                                Fasilitas Tranche I digunakan untuk membiayai pembangunan Proyek Debitur dengan jumlah
                                sampai dengan 70% (tujuh puluh persen) dari total biaya Proyek. Sementara Fasilitas Tranche II
                                digunakan untuk membiayai 70% (tujuh puluh persen) kewajiban pembayaran bunga berjalan
                                selama masa konstruksi Proyek.

                                Perjanjian ini diatur berdasarkan hukum Indonesia dan forum penyelesaian perselisihan adalah
                                Badan Arbitrase Nasional Indonesia.

                      18.       Perubahan dan Pernyataan Kembali Perjanjian Fasilitas Pinjaman Berjangka Senior
                                tanggal 11 Februari 2022 antara Perseroan dan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero)
                                (“Para Pemberi Pinjaman”) dan PT Pembangunan Perumahan Krakatau Tirta (“Debitur”)
                                sebagaimana diubah terakhir kali oleh Addendum II atas Perubahan dan Pernyataan
                                Kembali Perjanjian Fasilitas Pinjaman Berjangka Senior tanggal 31 Januari 2024
                                Para Pemberi Pinjaman memberikan kepada Debitur Fasilitas Pinjaman Berjangka Senior
                                dengan jumlah sampai dengan Rp420.000.000.000 (empat ratus dua puluh miliar rupiah) atau
                                maksimal 70% dari pembiayaan untuk pembiayaan pembangunan proyek sistem penyediaan air
                                minum berkapasitas 1.000 liter/detik di Gresik, termasuk pembangunan sistem transmisi dari
                                sistem pengambilan air ke Perusahaan Daerah Air Minum Giri Tirta di Kabupaten Gresik
                                (“Proyek”) yang akan dilaksanakan oleh Debitur. Fasilitas pinjaman ini terdiri dari 2 (dua) tranche
                                yakni sebagai berikut:

                                a)        Fasilitas Tranche A dengan jumlah sampai dengan maksimum Rp405.000.000.000 (empat
                                          ratus lima miliar Rupiah) dengan suku bunga sebesar 9.5% (sembilan koma lima persen)
                                          per tahun. Debitur wajib membayar kembali fasilitas pinjaman beserta bunga dengan
                                          tanggal jatuh tempo final Fasilitas Tranche A yaitu 15 (lima belas) tahun sejak tanggal
                                          perjanjian kerja sama Proyek berlaku efektif atau sampai dengan 31 Juli 2035 (mana yang
                                          terjadi lebih dahulu); dan

                                b)        Fasilitas Tranche B dengan jumlah sampai dengan maksimum Rp15.000.000.000 (lima
                                          belas miliar Rupiah) dengan suku bunga sebesar 9.5% (sembilan koma lima persen) per
                                          tahun. Debitur wajib membayar kembali fasilitas pinjaman beserta bunga dengan tanggal
                                          jatuh tempo final Fasilitas Tranche B yaitu 15 (lima belas) tahun sejak tanggal perjanjian
                                          kerja sama berlaku efektif atau sampai dengan 31 Juli 2035 (mana yang terjadi lebih
                                          dahulu);

                                          Fasilitas Tranche A dan Fasilitas Tranche B diberikan oleh Pemberi Pinjaman kepada
                                          Debitur untuk membiayai pembangunan Proyek dan pembayaran bunga selama masa
                                          konstruksi (interest during construction).

                                Lebih lanjut, Perseroan sebagai salah satu Pemberi Pinjaman memberikan penambahan
                                Fasilitas Pinjaman Berjangka Senior dengan jumlah sampai dengan Rp121.676.100.000
                                (seratus dua puluh satu miliar enam ratus tujuh puluh enam juta seratus ribu Rupiah) atau 70%
                                dari penambahan total biaya Proyek. Fasilitas pinjaman ini terdiri dari 2 (dua) tranche yakni
                                sebagai berikut:




                                                                              142



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 142                                                                                       01/07/26 23.31
Page 173
                                a)        Fasilitas Tranche C dengan jumlah sampai dengan maksimum Rp86.676.100.000 dengan
                                          suku bunga sebesar 9.5% (sembilan koma lima persen) per tahun. Debitur wajib
                                          membayar kembali fasilitas pinjaman beserta bunga dengan tanggal jatuh tempo final
                                          Fasilitas Tranche C yaitu 15 (lima belas) tahun sejak tanggal 10 Juli 2020 atau sampai
                                          dengan 31 Juli 2035 (mana yang terjadi lebih dahulu); dan

                                b)        Fasilitas Tranche D dengan jumlah sampai dengan maksimum Rp35.000.000.000 dengan
                                          suku bunga 11% (sebelas persen) per tahun. Debitur wajib membayar kembali fasilitas
                                          pinjaman beserta bunga dengan tanggal jatuh tempo final Fasilitas Tranche D yaitu
                                          15 (lima belas) tahun sejak tanggal 10 Juli 2020 atau sampai dengan 31 Juli 2035 (mana
                                          yang terjadi lebih dahulu).

                                          Fasilitas Tranche C diberikan oleh Perseroan kepada Debitur untuk membiayai
                                          pembangunan Proyek sampai dengan 70% penambahan total biaya Proyek dan Fasilitas
                                          Tranche D diberikan oleh Perseroan kepada Debitur untuk membiayai kekurangan kas
                                          selama pengoperasian Proyek.

                                Perjanjian ini diatur berdasarkan hukum Indonesia dan forum penyelesaian perselisihan adalah
                                Badan Arbitrase Nasional Indonesia.

                      19.       Akta Perjanjian Fasilitas Pinjaman Berjangka Senior No. 22 tanggal 15 Juli 2021 yang
                                dibuat di hadapan Sri Ismiyati, S.H.,M.Kn, Notaris di Jakarta antara PT Sarana Multi
                                Infrastruktur (Persero) dan Perseroan (“Para Pemberi Pinjaman”) dengan
                                PT Pembangunan Perumahan Tirta Madani (“Debitur”)
                                Para Pemberi Pinjaman memberikan kepada Debitur Fasilitas Pinjaman Berjangka Senior
                                dengan jumlah sampai dengan maksimum Rp337.340.000.000 (tiga ratus tiga puluh tujuh miliar
                                tiga ratus empat puluh juta Rupiah) untuk pengembangan sistem penyediaan air minum Tirta
                                Siak Kota Pekanbaru (“Proyek”) yang akan diselenggarakan oleh Debitur.

                                Fasilitas pinjaman diberikan dengan rincian sebagai berikut:

                                a)        Fasilitas Tranche A diberikan oleh Pemberi Pinjaman kepada Debitur dengan jumlah
                                          fasilitas sampai dengan Rp270.340.000.000 (dua ratus tujuh puluh miliar tiga ratus empat
                                          puluh juta Rupiah) dengan bunga sebesar 9,58% (sembilan koma lima puluh delapan
                                          persen) per tahun hingga hari ulang tahun ke-7 (ketujuh) dari tanggal perjanjian dan
                                          selanjutnya sebesar persentase suku bunga per tahun yang merupakan penjumlahan dari
                                          1 (satu) bulan JIBOR ditambah marjin.

                                          Fasilitas Tranche A diberikan oleh Pemberi Pinjaman kepada Debitur untuk membiayai
                                          Proyek. Debitur wajib membayar kembali fasilitas pinjaman beserta bunga dengan tanggal
                                          jatuh tempo final Fasilitas Tranche A yaitu 15 tahun sejak tanggal efektif perjanjian
                                          kerjasama Proyek atau 16 Juli 2036 (mana yang terjadi terlebih dahulu);

                                b)        Fasilitas Tranche B diberikan oleh Pemberi Pinjaman kepada Debitur dengan jumlah
                                          fasilitas bergulir (revolving) dengan jumlah fasilitas sampai dengan Rp52.000.000.000
                                          (lima puluh dua miliar Rupiah) dengan bunga sebesar 9,58% (sembilan koma lima puluh
                                          delapan persen) per tahun hingga hari ulang tahun ke-7 (ketujuh) dari tanggal perjanjian
                                          dan selanjutnya sebesar persentase suku bunga per tahun yang merupakan penjumlahan
                                          dari 1 (satu) bulan JIBOR ditambah marjin.

                                          Fasilitas Tranche B diberikan oleh Pemberi Pinjaman kepada Debitur sebagai dana
                                          talangan atas dukungan kelayakan Proyek yang diberikan oleh pemerintah. Debitur wajib
                                          membayar kembali fasilitas pinjaman beserta bunga dengan tanggal jatuh tempo final
                                          yaitu 75 (tujuh puluh lima) bulan sejak tanggal efektif perjanjian kerjasama Proyek atau




                                                                              143



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 143                                                                                     01/07/26 23.31
Page 174
                                          sampai dengan 3 (tiga) hari kerja setelah pembayaran atas masing-masing tahapan
                                          dukungan kelayakan proyek (mana yang terjadi terlebih dahulu); dan

                                c)        Fasilitas Tranche C diberikan hanya oleh Perseroan kepada Debitur dengan jumlah
                                          fasilitas sampai dengan Rp15.000.000.000 (lima belas miliar Rupiah) dengan bunga tetap
                                          (fixed) sebesar 10.35% (sepuluh koma tiga puluh lima persen) per tahun.

                                          Fasilitas Tranche C diberikan hanya oleh Perseroan Pinjaman kepada Debitur untuk
                                          membiayai kekurangan kas sehubungan dengan penyelenggaraan Proyek. Debitur wajib
                                          membayar kembali fasilitas pinjaman beserta bunga dengan tanggal jatuh tempo final
                                          Fasilitas Tranche C yaitu 75 (tujuh puluh lima) bulan sejak tanggal efektif perjanjian
                                          kerjasama Proyek atau sampai dengan 3 (tiga) bulan setelah tanggal operasi komersial
                                          Proyek fase B (mana yang terjadi terlebih dahulu).

                                          Perjanjian ini diatur berdasarkan hukum Indonesia dan forum penyelesaian perselisihan
                                          adalah Badan Arbitrase Nasional Indonesia.

                      20.       Akta Perjanjian Fasilitas Pinjaman Berjangka Senior No. 4 tanggal 18 Desember 2024 yang
                                dibuat di hadapan Fifidiana, S.H., S.S., M.Kn., Notaris di Jakarta antara Perseroan dan
                                PT Pembangunan Perumahan Tirta Riau (“Debitur”)
                                Perseroan memberikan kepada Debitur Fasilitas Pinjaman Berjangka Senior dengan jumlah
                                sampai dengan Rp250.000.000.000 (dua ratus lima puluh miliar rupiah) untuk membiayai
                                membiayai pembangunan, penyediaan dan pemberian sewa kelola fasilitas unit distribusi dan
                                fasilitas penunjang yang akan dikelola oleh Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Siak dan
                                Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Kampar (“Proyek”).

                                Debitur setuju fasilitas pinjaman dikenakan suku bunga sebesar 9,5% (sembilan koma lima
                                persen). Debitur wajib membayar kembali fasilitas pinjaman beserta bunga secara bertahap
                                kepada Perseroan hingga tahun ke-16 (keenam belas) sejak tanggal perjanjian ini.

                                Perjanjian ini diatur berdasarkan hukum Indonesia dan forum penyelesaian perselisihan adalah
                                Badan Arbitrase Nasional Indonesia.

                      21.       Akta Perjanjian Fasilitas No. 17 tanggal 22 Mei 2024 yang dibuat di hadapan Ni Made
                                Sukasari, S.H., M.Kn., Notaris di Denpasar antara Perseroan dan PT Cimanggis Cibitung
                                Tollways (“Debitur”)
                                Perseroan memberikan kepada Debitur fasilitas pinjaman dalam bentuk fasilitas cash deficiency
                                support (CDS) dengan jumlah maksimal sampai dengan Rp300.000.000.000 (tiga ratus miliar
                                Rupiah) untuk membiayai kekurangan kas yang timbul dari atau sehubungan dengan
                                operasional proyek Jalan Tol Cimanggis – Cibitung (“Proyek”) dan pembayaran kewajiban
                                berdasarkan fasilitas pembiayaan sindikasi – yang terdiri dari fasilitas kredit sindikasi dan fasilitas
                                pembiayaan MMQ yang diperoleh oleh Debitur masing-masing dari kreditur sindikasi dan para
                                pemberi fasilitas syariah – selama masa pengoperasian Proyek pada tahun 2024 sampai dengan
                                tahun 2025.

                                Debitur setuju fasilitas CDS dikenakan suku bunga mengambang (floating) yaitu sebesar JIBOR
                                ditambah Marjin per tahun yang dihitung secara harian.

                                Debitur wajib membayar kembali fasilitas CDS beserta bunga dengan jatuh tempo final yakni (i)
                                sampai dengan 17 (tujuh belas) tahun sejak tanggal efektif fasilitas CDS (termasuk Masa
                                Tenggang) atau (ii) sampai dengan 3 (tiga) tahun sejak pelunasan fasilitas pembiayaan sindikasi,
                                mana yang lebih dulu terjadi.

                                Perjanjian ini diatur berdasarkan hukum Indonesia dan forum penyelesaian perselisihan adalah
                                Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.



                                                                              144



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 144                                                                                          01/07/26 23.31
Page 175
                      22.       Akta Perjanjian Fasilitas Pinjaman Berjangka Senior No. 18 tanggal 14 Juni 2023 yang
                                dibuat di hadapan Fathiah Helmi, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta, antara Perseroan dan
                                PT Dumai Tirta Persada (“Debitur”) sebagaimana diubah terakhir kali dengan Amandemen
                                Kedua Atas Akta Perjanjian Fasilitas Pinjaman Berjangka Senior tanggal 14 Agustus 2023
                                Perseroan memberikan kepada Debitur fasilitas pinjaman berjangka senior dengan jumlah
                                sampai dengan Rp325.000.000.000 (tiga ratus dua puluh lima miliar Rupiah) atau maksimal 70%
                                (tujuh puluh persen) dari total biaya proyek, mana yang lebih rendah, untuk membiayai
                                pembangunan dan pengoperasian instalasi pengolahan air yang berlokasi di Dumai, Riau
                                (“Proyek”).

                                Fasilitas pinjaman ini terbagi atas 3 (tiga) tranche yaitu:
                                a)     Fasilitas Tranche A, sebesar Rp195.505.000.000 (seratus sembilan puluh lima miliar lima
                                       ratus lima juta Rupiah) atau hingga 60% (enam puluh persen) dari total biaya Proyek untuk
                                       tahap I.A (penyediaan air untuk perumahan dan Pelindo) dan tahap I.B (pelayanan kepada
                                       Kawasan Industri Lubuk Guwung, Pelindo dan perumahan sekitar), yang mana yang lebih
                                       rendah;
                                b)     Fasilitas Tranche B, sebear Rp121.815.000.000 (seratus dua puluh satu miliar delapan
                                       ratus lima belas juta Rupiah) atau hingga 97% (sembilan puluh tujuh persen) dari total
                                       biaya Proyek untuk tahap II (perumahan dan kawasan industri lainnya), yang mana yang
                                       lebih rendah; dan
                                c)     Fasilitas Tranche C, sebesar Rp7.680.000.000 (tujuh miliar enam ratus delapan puluh juta
                                       Rupiah) atau hingga 60% (enam puluh persen) dari bunga selama masa konstruksi
                                       (interest during construction) untuk Fasilitas Tranche A, yang mana yang lebih rendah.

                                Debitur harus membayar kembali fasilitas pinjaman secara angsuran.

                                Perjanjian ini diatur berdasarkan hukum Indonesia dan forum penyelesaian perselisihan adalah
                                Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

                      23.       Perjanjian Fasilitas Berjangka Senior No. PF.02/IX/IIF/-TL/2018 tanggal 24 September 2018
                                antara Perseroan dan PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. (“Debitur”),
                                sebagaimana diubah terakhir kali oleh Perjanjian Perubahan Keempat dan Pernyataan
                                Kembali Sehubungan dengan Perjanjian Fasilitas Berjangka Senior No. PPK.04-
                                PF.02/IX/IIF-TL/2018 dan No. GMF/PERJ./DF/2023 [tidak bertanggal] 2023
                                Perseroan menyediakan fasilitas pinjaman berjangka senior dengan jumlah sampai dengan
                                USD35.000.000 (tiga puluh lima juta Dolar Amerika Serikat) untuk membiayai kegiatan
                                operasional Debitur.

                                Debitur setuju fasilitas pinjaman dikenakan suku bunga untuk setiap periode bunga sebesar
                                persentase per tahun yang merupakan jumlah dari Terms SOFR, Spread sesuai penyesuaian
                                kredit (0,1148% per tahun), dan Marjin (3,50% per tahun).

                                Debitur wajib melakukan pembayaran kembali fasilitas pinjaman beserta bunga rutin setiap
                                tanggal pembayaran kembali sejak tanggal 25 Juli 2022 sampai dengan tanggal 24 Desember
                                2035.

                                Perjanjian ini diatur berdasarkan hukum Indonesia dan forum penyelesaian perselisihan adalah
                                Badan Arbitrase Nasional Indonesia.




                                                                           145



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 145                                                                                   01/07/26 23.31
Page 176
                      24.       Perjanjian Fasilitas Pinjaman Berjangka Senior No. PF.02/IV/IIF-TL/2023 tanggal 18 April
                                2023 antara Perseroan dan PT Adhi Commuter Properti Tbk (“Debitur”) sebagaimana
                                diubah dengan Akta Perubahan Pertama dan Pernyataan Kembali atas Perjanjian Fasilitas
                                Pinjaman Berjangka Senior No. 127 tanggal 23 Juni 2025
                                Perseroan menyediakan kepada Debitur fasilitas pinjaman berjangka senior dengan jumlah
                                sampai dengan sebesar Rp133.150.000.000 (seratus tiga puluh tiga miliar seratus lima puluh
                                juta Rupiah) untuk pembiayaan konstruksi Proyek Cisauk Point (“Proyek”).

                               Debitur setuju fasilitas pinjaman dikenakan bunga tetap yaitu sejumlah 10% (sepuluh persen)
                               per tahun dengan rincian:
                               - Sejak April 2025 hingga Desember 2027, 8% (delapan persen) per tahun ditambah bunga
                                   yang ditangguhkan; dan
                               - Sejak Januari 2028 hingga Desember 2032, 10% (sepuluh persen) per tahun.

                                Debitur wajib membayar kembali fasilitas pinjaman berserta melalui pembayaran angsuran yang
                                jatuh pada bulan sesuai jadwal pembayaran yang mulai dilakukan sejak bulan Desember 2024,
                                dengan pembayaran terakhir jatuh pada bulan Desember 2032.

                                Perjanjian ini diatur berdasarkan hukum Indonesia dan forum penyelesaian perselisihan adalah
                                Badan Arbitrase Nasional Indonesia.

                      25.       Akta Perjanjian Fasilitas No. 104 tanggal 26 November 2025 yang dibuat di hadapan
                                Rosida Rajagukguk, S.H., M.Kn, Notaris di Jakarta antara Perseroan dan PT Adhi Karya
                                (Persero) Tbk (“Debitur”)
                                Perseroan menyediakan kepada Debitur fasilitas pinjaman korporasi dengan jumlah sampai
                                dengan Rp268.000.000.000 (dua ratus enam puluh delapan miliar Rupiah) untuk melakukan
                                pelunasan utang usaha dan/atau utang bruto Debitur kepada subkontraktor atas pekerjaan
                                proyek infrastruktur yang masih berjalan.
                                Debitur setuju fasilitas pinjaman dikenakan bunga sejak tanggal perjanjian sampai seterusnya
                                sebesar 9% (sembilan persen) per tahun.

                                Debitur wajib membayar kembali fasilitas pinjaman beserta bunga pada setiap tanggal
                                pembayaran bunga yang jatuh di akhir periode, yang dimulai pada tanggal 31 Januari 2026
                                dengan pembayaran terakhir jatuh pada tanggal 31 Januari 2030.

                                Perjanjian ini diatur berdasarkan hukum Indonesia dan forum penyelesaian perselisihan adalah
                                Badan Arbitrase Nasional Indonesia.

                      26.       Akta Perjanjian Fasilitas Pinjaman Berjangka Senior No. 38 tanggal 11 Desember 2024
                                dibuat di hadapan Emmyra Fauzia Kariana S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta, antara
                                Perseroan dan Perusahaan Umum (Perum) Pembangunan Perumahan Nasional
                                (“Debitur”)
                                Perseroan menyediakan kepada Debitur fasilitas pinjaman berjangka senior dengan jumlah
                                sampai dengan Rp300.000.000.000 (tiga ratus miliar Rupiah) untuk pembiayaan ulang
                                (refinancing) atas MTN Proyek TOD Rawa Buntu.
                                Debitur setuju fasilitas pinjaman dikenakan bunga 10,50% (sepuluh koma lima puluh persen) per
                                tahun. Debitur wajib membayar kembali pinjaman fasilitas beserta bunga dengan jatuh tempo
                                final yaitu 7 (tujuh) tahun sejak tanggal perjanjian, termasuk masa tenggang selama 2 (dua)
                                tahun, dengan jadwal angsuran bertahap secara triwulan mulai tahun 2026 sampai dengan 2031
                                hingga mencapai pelunasan penuh.

                                Perjanjian ini diatur berdasarkan hukum Indonesia dan forum penyelesaian perselisihan adalah
                                Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.




                                                                         146



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 146                                                                                01/07/26 23.31
Page 177
                      27.       Akta Perjanjian Kredit No. 31 tanggal 23 Oktober 2019 dibuat di hadapan Ariani L. Rachim,
                                S.H., M.Kn., Notaris di DKI Jakarta, antara Perseroan, PT Bank Negara Indonesia (Persero)
                                Tbk. (sebagai Agen Fasilitas dan Agen Jaminan), dan PT Pemalang Batang Tol Road
                                (“Debitur”), sebagaimana diubah dengan Amandemen I atas Akta Perjanjian No. 31
                                tanggal 21 Desember 2021
                                Perseroan memberikan kepada Debitur fasilitas cash deficiency support (“CDS”) dengan jumlah
                                maksimum sebesar Rp600.000.000.000 (enam ratus miliar Rupiah) untuk membiayai
                                kekurangan kas yang timbul pada saat pengoperasian proyek jalan tol Pemalang – Batang.

                                Debitur setuju fasilitas CDS dikenakan bunga sebesar reference rate ditambah 6,75% (enam
                                koma tujuh puluh lima persen) per tahun.

                                Debitur wajib membayar kembali fasilitas pinjaman beserta bunga dengan jatuh tempo final yaitu
                                219 (dua ratus sembila belas) bulan sejak tanggal Pernyataan Kembali ke II atas Perjanjian
                                Kredit Sindikasi atau 39 (tiga puluh sembilan) bulan sejak pelunasan seluruh fasilitas
                                pembiayaan sindikasi dilunasi oleh Debitur, mana yang lebih dahulu tercapai.

                                Perjanjian ini diatur berdasarkan hukum Indonesia dan forum penyelesaian perselisihan adalah
                                Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

                      28.       Akta Perjanjian Fasilitas Pinjaman Sindikasi Berjangka Senior No. 17 tanggal 29 Agustus
                                2016, dibuat di hadapan Ati Mulyati, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta, antara Perseroan,
                                PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero), dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
                                (bersama-sama sebagai “Kreditur Sindikasi”) dengan PT Len Telekomunikasi Indonesia
                                (“Debitur”) dan PT Len Industri, PT Teknologi Riset Global Investama, PT Bina Nusantara
                                Perkasa, dan PT Multi Kontrol Nusantara (bersama-sama sebagai “Sponsor”)
                                sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Perubahan IV Atas Perjanjian
                                Fasilitas Pinjaman Sindikasi Berjangka Senior [tidak bertanggal]
                                Kreditur Sindikasi memberikan kepada Debitur fasilitas pinjaman berjangka senior dengan
                                jumlah sampai dengan Rp975.313.000.000 (sembilan ratus tujuh puluh lima miliar tiga ratus tiga
                                belas juta Rupiah) untuk pembangunan proyek jaringan serat optik Palapa Ring II koridor tengah
                                (“Proyek”).

                                Fasilitas pinjaman terdiri dari Fasilitas Kredit Tranche A berjumlah Rp915.313.000.000 (sembilan
                                ratus lima belas miliar tiga ratus tiga belas juta Rupiah), termasuk fasilitas interest during
                                construction (IDC) selama masa konstruksi Proyek dan setara dengan 80% (delapan puluh
                                persen) dari total biaya Proyek, serta fasilitas Kredit Tranche B sejumlah Rp60.000.000.000
                                (enam puluh miliar Rupiah) bersifat non-cash loan.

                                Fasilitas Kredit Tranche A dibagi menjadi Tranche A‑1 yang digunakan untuk membiayai
                                pembangunan Proyek, dan Tranche A‑2 yang digunakan untuk membiayai tambahan biaya
                                investasi sesuai model keuangan baru. Sementara itu, Fasilitas IDC‑1 dan IDC‑2 digunakan
                                khusus untuk membiayai bunga selama masa konstruksi Proyek.

                                Debitur setuju fasilitas pinjaman dikenakan suku bunga sebesar 9,5% (sembilan koma lima
                                persen) per tahun yang dihitung secara harian berdasarkan tahun 360 (tiga ratus enam puluh)
                                hari. Pembayaran pertama atas Fasilitas Kredit Tranche A maupun Tranche B dilakukan pada
                                saat yang lebih dahulu terjadi antara 1 (satu) bulan setelah tanggal operasi komersial atau
                                1 (satu) bulan setelah tanggal 12 Oktober 2018, sedangkan pembayaran terakhir dilakukan 138
                                (seratus tiga puluh delapan) bulan sejak tanggal perjanjian, sehingga jatuh pada Februari 2028.

                                Perjanjian ini diatur berdasarkan hukum Indonesia dan forum penyelesaian perselisihan adalah
                                Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.




                                                                           147



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 147                                                                                   01/07/26 23.31
Page 178
                      29.       Akta Perjanjian Kredit Sindikasi No. 46 tanggal 31 Juli 2018, dibuat di hadapan oleh Notaris
                                Adisa Putrianti, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan, antara Perseroan, PT Bank Mandiri
                                (Persero) Tbk., PT Bank Central Asia Tbk., PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.,
                                PT CIMB Niaga Tbk., SMI, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., PT Bank Jawa Barat
                                dan Banten, dan PT Bank DKI (“Para Kreditur”) dengan PT Jasamarga Jalan Layang
                                Cikampek (“Debitur”), sebagaimana telah diubah dengan Akta Perubahan Pertama
                                Perjanjian Kredit Sindikasi No. 2 tanggal 8 November 2021 dan Akta Perubahan II
                                Perjanjian Kredit Sindikasi No. 22 tanggal 28 Februari 2023
                                Para Kreditur dalam perjanjian ini memberikan kepada Debitur fasilitas kredit berdenominasi
                                Rupiah sesuai struktur sindikasi yang diatur dalam perjanjian ini.

                                Fasilitas kredit tersebut terstruktur dalam dua tahap, yaitu Tahap I dengan batas maksimum
                                Rp8.685.049.708.701 (delapan triliun enam ratus delapan puluh lima miliar empat puluh
                                sembilan juta tujuh ratus delapan ribu tujuh ratus satu rupiah) dan Tahap II dengan plafon sampai
                                dengan Rp238.609.791.299 (dua ratus tiga puluh delapan miliar enam ratus sembilan juta tujuh
                                ratus sembilan puluh satu ribu dua ratus sembilan puluh sembilan Rupiah), sebagaimana diatur
                                sebagai bagian dari total fasilitas kredit.

                                Porsi penyertaan kredit yang menjadi bagian Perseroan berjumlah Rp126.247.100.000 (seratus
                                dua puluh enam miliar dua ratus empat puluh tujuh juta seratus ribu Rupiah), yang terdiri dari
                                kontribusi Tahap I sebesar Rp122.459.686.900 (seratus dua puluh dua miliar empat ratus lima
                                puluh sembilan juta enam ratus delapan puluh enam ribu sembilan ratus Rupiah) dan Tahap II
                                sebesar Rp3.787.413.100 (tiga miliar tujuh ratus delapan puluh tujuh juta empat ratus tiga belas
                                ribu seratus Rupiah).

                                Dana pada Tahap I ditujukan untuk pembiayaan konstruksi proyek Jalan Tol Jakarta–Cikampek
                                II Elevated yang hanya dapat digunakan untuk membiayai emergency parking bay dan peralatan
                                tol. Adapun dana pada Tahap II diperuntukkan untuk pendanaan jaminan pemeliharaan atau
                                retensi terkait pekerjaan konstruksi Proyek Jalan Tol Jakarta–Cikampek II Elevated.

                                Suku bunga atas fasilitas kredit ini dihitung berdasarkan rata-rata suku bunga deposito 3‑bulanan
                                (tiga bulanan) (ATD) dari bank referensi, yang kemudian ditambah dengan margin sebesar 4%
                                (empat persen) per tahun, sehingga menghasilkan tingkat bunga mengambang yang berlaku
                                bagi Debitur.

                                Jadwal Angsuran Kredit menetapkan struktur pembayaran pokok secara triwulanan mulai 2022
                                hingga berakhir pada tahun 2033.

                                Perjanjian ini diatur berdasarkan hukum Indonesia dan forum penyelesaian perselisihan adalah
                                Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

                      30.       Perjanjian Fasilitas Pinjaman Modal Kerja No. PF.07/XII/IIF-TL/2021 tanggal 23 Desember
                                2021 antara Perseroan dan PT Brantas Abipraya (Persero) (“Debitur”) sebagaimana
                                terakhir diubah dengan Perubahan dan Pernyataan Kembali Perjanjian Fasilitas Pinjaman
                                Modal Kerja No. PPK.02-PF.07/XII/IIF-TL/2021 tanggal 20 Desember 2024
                                Perseroan memberikan fasilitas pinjaman modal kerja kepada Debitur dengan jumlah sampai
                                dengan Rp250.000.000.000 (dua ratus lima puluh miliar Rupiah) untuk membiayai kebutuhan
                                modal kerja atas proyek yang disetujui, yang terdiri dari:

                                a)        Fasilitas Tranche 1 untuk membiayai pekerjaan konstruksi Jalan Tol IKN Segmen
                                          Karangjoang – KKT Kariangau dengan jumlah pinjaman sampai dengan maksimum
                                          Rp165.795.705.759 (seratus enam puluh lima miliar tujuh ratus sembilan puluh lima juta
                                          tujuh ratus lima ribu tujuh ratus lima puluh sembilan Rupiah);




                                                                             148



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 148                                                                                    01/07/26 23.31
Page 179
                                b)        Fasilitas Tranche 2 untuk membiayai pekerjaan konstruksi Jalan Kerja Kawasan Sub BWP
                                          dengan jumlah pinjaman sampai dengan maksimum Rp75.000.000.000 (tujuh puluh lima
                                          miliar Rupiah);

                                c)        Fasilitas Tranche 3 untuk membiayai proyek preservasi jalan dan jembatan dengan jumlah
                                          pinjaman sampai dengan maksimum Rp9.204.294.241 (sembilan miliar dua ratus empat
                                          juta dua ratus sembilan puluh empat ribu dua ratus empat puluh satu Rupiah);

                                d)        Fasilitas Tranche 4 untuk membiayai proyek pembangunan Jalan Tol Akses Patimban
                                          dengan jumlah pinjaman sampai dengan maksimum Rp112.000.000.000 (seratus dua
                                          belas miliar Rupiah); dan

                                e)        Fasilitas Tranche tambahan untuk membiayai proyek infrastruktur lainnya yang diajukan
                                          oleh Debitur dan disetujui secara tertulis oleh Perseroan dengan jumlah pinjaman sampai
                                          dengan maksimum yang tidak melebihi sisa jumlah fasilitas.

                                Debitur setuju fasilitas pinjaman dikenakan bunga sebesar 8,25% (delapan koma dua puluh lima
                                persen) fix/tetap per tahun yang dihitung harian dalam waktu 1 (satu) tahun 360 (tiga ratus enam
                                puluh) hari.

                                Fasilitas pinjaman modal kerja ini jatuh tempo final 28 (dua puluh delapan) bulan sejak tanggal
                                perjanjian, serta disertai dengan opsi perpanjangan jangka waktu sebagaimana diatur dalam
                                perjanjian.

                                Perjanjian ini diatur berdasarkan hukum indonesia dan forum penyelesaian perselisihan
                                adalahBadan Arbitrase Nasional Indonesia.

                      31.       Akta Perjanjian Kredit Sindikasi No. 37 tanggal 24 Mei 2017 yang dibuat di hadapan Ariani
                                L. Rachim, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta antara Perseroan, PT Bank Negara Indonesia
                                (Persero) Tbk, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, PT Bank Pan Indonesia Tbk,
                                PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, PT Bank Artha
                                Graha Internasional Tbk, PT Pembangunan Daerah Maluku dan Maluku Utara, PT Bank
                                Pembangunan Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta, PT Bank Pembangunan Daerah
                                Jambi, PT Bank Nagari (d/h. PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat), PT Bank
                                Pembangunan Daerah Kalimantan Tengah, PT Bank Pembangunan Daerah Bali, PT Bank
                                Pembangunan Daerah Sumatera Utara, PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan
                                Selatan, PT Bank Pembangunan Daerah Papua, PT Bank Pembangunan Daerah Riau
                                Kepri, PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tengah, dan PT Bank Pembangunan
                                Daerah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung (“Para Kreditur”) dengan
                                PT Pemalang Batang Tol Road (“Debitur”), sebagaimana diubah terakhir kali dengan Akta
                                Pernyataan Kembali II atas Perjanjian Kredit Sindikasi No. 17 tanggal 21 Desember 2021
                               Para Kreditur memberikan kepada Debitur pinjaman yaitu maksimal sebesar 74,63% dari total
                               biaya proyek atau maksimal sebesar Rp5.649.094.903.160 (lima triliun enam ratus empat puluh
                               sembilan miliar sembilan puluh empat juta sembilan ratus tiga ribu seratus enam puluh Rupiah)
                               untuk pembangunan Jalan Tol Ruas Pemalang–Batang (“Proyek”). Fasilitas pinjaman ini terdiri
                               dari 3 (tiga) tranche yaitu sebagai berikut:

                               a)         Fasilitas Tranche A dengan jumlah sampai dengan maksimum Rp3.623.507.403.162 (tiga
                                          triliun enam ratus dua puluh tiga miliar lima ratus tujuh juta empat ratus tiga ribu seratus
                                          enam puluh dua Rupiah). Fasilitas ini memiliki jangka waktu 15 (lima belas) tahun atau
                                          sampai dengan tahun 2036. Tingkat suku bunga adalah sebesar: (i) 5% (lima persen) per
                                          tahun untuk tahun 2021–2023; (ii) 6,25% (enam koma dua puluh lima persen) per tahun
                                          untuk tahun 2024–2025; dan (iii) 10,63% (sepuluh koma enam puluh tiga persen) mulai
                                          tahun 2026-2036;




                                                                               149



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 149                                                                                         01/07/26 23.31
Page 180
                               b)         Fasilitas Tranche B dengan jumlah sampai dengan maksimum Rp1.525.587.499.998 (satu
                                          triliun lima ratus dua puluh lima miliar lima ratus delapan puluh tujuh juta empat ratus
                                          sembilan puluh sembilan ribu sembilan ratus sembilan puluh delapan Rupiah). Fasilitas ini
                                          memiliki jangka waktu 15 (lima belas) tahun atau sampai dengan tahun 2036. Tingkat suku
                                          bunga adalah sebesar: (i) 5% (lima persen) per tahun untuk tahun 2021–2023; (ii) 6,25%
                                          (enam koma dua puluh lima persen) per tahun untuk tahun 2024–2025; dan (iii) Reference
                                          Rate + Marjin 4,25% (empat koma dua puluh lima persen) dengan pembayaran bunga
                                          setiap bulan mulai tahun 2026-2036; dan
                               c)         Fasilitas Tranche C dengan jumlah sampai dengan maksimum Rp500.000.000.000 (lima
                                          ratus miliar Rupiah), terdiri dari (i) maksimum Rp352.000.000.000 (tiga ratus lima puluh
                                          dua miliar Rupiah) untuk pembayaran kepada kontraktor; dan (ii) maksimum
                                          Rp148.000.000.000 (seratus empat puluh delapan miliar Rupiah) untuk pembayaran utang
                                          Badan Layanan Umum serta biaya pemeliharaan jalan tol. Fasilitas ini memiliki jangka
                                          waktu 18 (delapan belas) tahun atau sampai dengan tahun 2039 dengan memberikan
                                          imbal hasil dengan marjin 4,25%, dan penangguhan sebagian ujrah pada tahun ke-7
                                          hingga ke-11 dalam rangkaian skema pelunasan pokok bertahap.

                                Dari keseluruhan fasilitas tersebut, Perseroan berkomitmen dalam Fasilitas Tranche B
                                maksimum sebesar Rp196.850.000.000 (seratus sembilan puluh enam miliar delapan ratus lima
                                puluh juta rupiah). Perseroan juga menyediakan Fasilitas Cash Deficiency Support (CDS) secara
                                terpisah dengan jumlah sebesar Rp600.000.000.000 (enam ratus miliar Rupiah), yang
                                merupakan fasilitas konvensional untuk menutup kekurangan arus kas Debitur dalam
                                pemenuhan kewajiban pembayaran fasilitas sindikasi. Debitur wajib membayar bunga sebesar
                                3% (tiga persen) per tahun dengan jangka waktu tidak dapat melebihi jangka waktu Fasilitas
                                Tranche C.

                                Perjanjian ini diatur berdasarkan hukum Indonesia dan forum penyelesaian perselisihan adalah
                                Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

                      Perjanjian-perjanjian dengan pihak Afiliasi Perseroan di atas tidak mengatur pembatasan-pembatasan
                      yang dapat menghambat Perseroan untuk melakukan Penawaran Umum Obligasi, termasuk untuk
                      menggunakan dana hasil Penawaran Umum Obligasi sesuai dengan rencana penggunaan dana.
                      Namun demikian, Perseroan wajib menyampaikan pemberitahuan kepada kreditur berdasarkan
                      perjanjian-perjanjian sebagai berikut:
                      a)    Perjanjian Kredit SMBC sebagaimana diuraikan pada nomor 9 di atas, yang mewajibkan
                            Perseroan untuk melakukan pemberitahuan tertulis kepada Bank SMBC selambat-lambatnya
                            14 (empat belas) hari kerja setelah tanggal penerbitan Obligasi. Perseroan berkomitmen untuk
                            menyampaikan pemberitahuan tersebut sebelum berakhirnya batas waktu 14 (empat belas) hari
                            kerja dimaksud;
                      b)    Perjanjian KJP Mandiri sebagaimana diuraikan pada nomor 10 di atas, yang mewajibkan
                            Perseroan untuk melaporkan kepada Bank Mandiri paling lambat 2 (dua) minggu setelah tanggal
                            penerbitan Obligasi. Perseroan berkomitmen untuk menyampaikan pemberitahuan tersebut
                            sebelum berakhirnya batas waktu 2 (dua) minggu dimaksud;
                      c)    Perjanjian Treasury Line Mandiri sebagaimana diuraikan pada nomor 11 di atas, yang
                            mewajibkan Perseroan untuk melaporkan kepada Bank Mandiri paling lambat 2 (dua) minggu
                            setelah tanggal penerbitan Obligasi. Perseroan berkomitmen untuk menyampaikan
                            pemberitahuan tersebut sebelum berakhirnya batas waktu 2 (dua) minggu dimaksud;
                      d)    Perjanjian NCL BG Mandiri sebagaimana diuraikan pada nomor 12 di atas, yang mewajibkan
                            Perseroan untuk melaporkan kepada Bank Mandiri paling lambat 2 (dua) minggu setelah tanggal
                            penerbitan Obligasi. Perseroan berkomitmen untuk menyampaikan pemberitahuan tersebut
                            sebelum berakhirnya batas waktu 2 (dua) minggu dimaksud;
                      e)    Perjanjian LC SKBDN Mandiri sebagaimana diuraikan pada nomor 13 di atas, yang mewajibkan
                            Perseroan untuk melaporkan kepada Bank Mandiri paling lambat 2 (dua) minggu setelah tanggal
                            penerbitan Obligasi. Perseroan berkomitmen untuk menyampaikan pemberitahuan tersebut
                            sebelum berakhirnya batas waktu 2 (dua) minggu dimaksud;



                                                                              150



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 150                                                                                      01/07/26 23.31
Page 181
                      f)        Perjanjian Term Loan Mandiri pada sebagaimana diuraikan nomor 14 di atas, yang mewajibkan
                                Perseroan untuk melaporkan kepada Bank Mandiri paling lambat 2 (dua) minggu setelah tanggal
                                penerbitan Obligasi. Perseroan berkomitmen untuk menyampaikan pemberitahuan tersebut
                                sebelum berakhirnya batas waktu 2 (dua) minggu dimaksud; dan
                      g)        Perjanjian Term Loan Mandiri III sebagaimana diuraikan pada nomor 15 di atas, yang
                                mewajibkan Perseroan untuk melaporkan kepada Bank Mandiri paling lambat 2 (dua) minggu
                                setelah tanggal penerbitan Obligasi. Perseroan berkomitmen untuk menyampaikan
                                pemberitahuan tersebut sebelum berakhirnya batas waktu 2 (dua) minggu dimaksud.

                      L.        PERJANJIAN PENTING DENGAN PIHAK KETIGA
                      Sampai dengan Prospektus ini diterbitkan, Perseroan telah menandatangani perjanjian-perjanjian
                      dengan pihak ketiga yang dianggap penting dan material oleh Perseroan sebagai berikut:

                      Istilah yang ditulis dengan huruf awal kapital dalam pengungkapan setiap perjanjian di bawah ini,
                      sepanjang tidak didefinisikan lain dalam Prospektus ini, merujuk pada istilah yang digunakan dan
                      didefinisikan dalam perjanjian yang bersangkutan.

                      Perjanjian Utang
                      1.        Akta Addendum dan Pernyataan Kembali Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi
                                Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2023 No. 43 tanggal
                                7 Desember 2023 antara Perseroan dan PT Bank Mega Tbk. sebagai Wali Amanat, dibuat
                                di hadapan Jimmy Tanal, SH., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan (“Perjanjian
                                Perwaliamanatan Obligasi II Tahap I 2023”)
                                Berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi II Tahap I 2023, pada tanggal 15 Desember
                                2023, Perseroan mengeluarkan Obligasi Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure Finance Tahap
                                I Tahun 2023 (“Obligasi Berkelanjutan II IIF Tahap I”) dengan jumlah pokok keseluruhan
                                sebesar Rp500.000.000.000, yang terdiri dari (i) Obligasi Seri A dengan jumlah pokok sebesar
                                Rp160.609.000.000 dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,5% per tahun yang berjangka waktu
                                370 Hari Kalender terhitung sejak tanggal Emisi; (ii) Obligasi Seri B dengan jumlah pokok
                                sebesar Rp245.060.000.000 dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,70% per tahun yang
                                berjangka waktu 3 tahun terhitung sejak Tanggal Emisi; dan (iii) Obligasi Seri C dengan jumlah
                                pokok sebesar Rp94.331.000.000 dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,80% per tahun yang
                                berjangka waktu 5 tahun terhitung sejak Tanggal Emisi.

                                Berdasarkan laporan keuangan Perseroan, Perseroan telah melaksanakan pelunasan terhadap
                                nilai pokok Obligasi Seri A, dan nilai terutang Perseroan saat ini adalah sebesar
                                Rp245.060.000.000 dengan tingkat bunga tetap 6,70% per tahun untuk tenor 3 tahun untuk
                                Obligasi Seri B dan sebesar Rp94.331.000.000 dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,80% per
                                tahun untuk tenor 5 tahun untuk Obligasi Seri C.

                                Obligasi ini tidak dijamin dengan suatu jaminan khusus, melainkan dijamin dengan seluruh harta
                                kekayaan Perseroan baik barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang telah ada
                                maupun yang akan ada di kemudian hari sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 1131 dan Pasal
                                1132 Kitab Undang-undang Hukum Perdata Indonesia.

                                Hak Pemegang Obligasi adalah paripassu tanpa hak preferen dengan hak-hak kreditur
                                Perseroan lain baik yang ada sekarang maupun yang akan ada di kemudian hari, kecuali hak-
                                hak kreditur Perseroan yang dijamin secara khusus dengan kekayaan Perseroan baik yang telah
                                ada maupun yang akan ada di kemudian hari sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

                                Berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi II Tahap I 2023:

                                ­         Selama Pokok Obligasi dan/atau Bunga Obligasi belum dilunasi seluruhnya, Perseroan




                                                                           151



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 151                                                                                 01/07/26 23.31
Page 182
                                          berkewajiban untuk memastikan pada setiap saat keadaan keuangan Perseroan yang
                                          tercantum dalam laporan keuangan tahunan Perseroan terakhir yang telah diaudit oleh
                                          Kantor Akuntan Publik, yang diserahkan kepada Wali Amanat berdasarkan ketentuan
                                          Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi II Tahap I 2023, harus berada dalam rasio-rasio
                                          keuangan sebagai berikut: (a) Current Ratio, perbandingan total aktiva lancar dengan total
                                          kewajiban lancar tidak kurang dari 100%; dan (b) Gearing Ratio, maksimum 10 kali.

                                ­         Perseroan memerlukan persetujuan tertulis lebih dahulu dari Wali Amanat untuk
                                          melakukan hal-hal tertentu, antara lain sebagai berikut:

                                          (a)      Melakukan peminjaman utang baru yang memiliki kedudukan lebih tinggi dari
                                                   kedudukan utang yang timbul berdasarkan Obligasi II Tahap I 2023, kecuali apabila
                                                   hasil dana dari utang baru tersebut digunakan untuk Kegiatan Usaha Sehari-hari
                                                   Perseroan atau untuk tujuan refinancing atas utang yang telah ada pada tanggal
                                                   ditandatanganinya Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi II Tahap I 2023 dengan
                                                   senantiasa memperhatikan ketentuan rasio keuangan pada Pasal 6 ayat 6.2 angka
                                                   3 Perjanjian Perwaliamanatan.

                                          (b)      Menjaminkan dan/atau membebani dengan cara apapun aktiva termasuk hak atas
                                                   pendapatan Perseroan, baik yang sekarang ada maupun yang akan diperoleh di
                                                   masa yang akan datang, kecuali jaminan yang diberikan atas utang yang diperoleh
                                                   Perseroan untuk mendukung Kegiatan Usaha Sehari-hari Perseroan dan untuk
                                                   tujuan refinancing atas utang yang telah ada pada tanggal ditandatanganinya
                                                   Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi II Tahap I 2023.

                                Perseroan tidak diwajibkan berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi II Tahap I 2023
                                untuk menyampaikan pemberitahuan atau memperoleh persetujuan terlebih dahulu sebelum
                                melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan III Indonesia
                                Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026.

                      2.        Akta Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure
                                Finance Tahap II Tahun 2024 No. 09 tanggal 4 Oktober 2024 antara Perseroan dan PT Bank
                                Mega Tbk. sebagai Wali Amanat, dibuat di hadapan Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi
                                Warsito, SH., Notaris di Jakarta (“Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi II Tahap II 2024”)
                                Berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi II Tahap II 2024, pada tanggal 24 Oktober
                                2024, Perseroan mengeluarkan Obligasi Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure Finance Tahap
                                II Tahun 2024 (“Obligasi II Tahap II 2024”) dengan jumlah pokok keseluruhan sebesar
                                Rp1.000.000.000.000, yang terdiri dari (i) Obligasi Seri A dengan jumlah pokok sebesar
                                Rp200.000.000.000 dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,30% per tahun yang berjangka waktu
                                370 Hari Kalender terhitung sejak tanggal Emisi; (ii) Obligasi Seri B dengan jumlah pokok
                                sebesar Rp250.000.000.000 dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,55% per tahun yang
                                berjangka waktu 3 tahun terhitung sejak Tanggal Emisi; (iii) Obligasi Seri C dengan jumlah pokok
                                sebesar Rp300.000.000.000 dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,95% per tahun yang
                                berjangka waktu 7 tahun terhitung sejak Tanggal Emisi; dan (iv) Obligasi Seri D dengan jumlah
                                pokok sebesar Rp250.000.000.000 dengan tingkat bunga tetap sebesar 7,05% per tahun yang
                                berjangka waktu 10 tahun terhitung sejak Tanggal Emisi.

                                Berdasarkan Laporan Keuangan Perseroan, Perseroan telah melakukan pelunasan nilai pokok
                                Obligasi Seri A, dan nilai terutang Perseroan saat ini adalah sebesar Rp250.000.000.000 dengan
                                tingkat bunga tetap sebesar 6,55% per tahun untuk tenor 3 tahun untuk Obligasi Seri B,
                                Rp300.000.000.000 dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,95% per tahun untuk tenor 7 tahun
                                untuk Obligasi Seri C, dan Rp250.000.000.000 dengan tingkat bunga tetap sebesar 7,05% per
                                tahun untuk tenor 10 tahun untuk Obligasi Seri D.

                                Obligasi II Tahap II 2024 tidak dijamin dengan suatu jaminan khusus, melainkan dijamin dengan
                                seluruh harta kekayaan Perseroan baik barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik



                                                                                152



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 152                                                                                       01/07/26 23.31
Page 183
                                yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari sesuai dengan ketentuan Pasal 1131
                                dan Pasal 1132 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata Indonesia.

                                Hak Pemegang Obligasi adalah pari passu tanpa adanya hak preferen dengan hak-hak kreditur
                                Perseroan lain baik yang ada sekarang maupun di kemudian hari, kecuali hak-hak kreditur
                                Perseroan yang dijamin secara khusus dengan kekayaan Perseroan baik yang telah ada
                                maupun yang akan ada di kemudian hari sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

                                Berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi II Tahap II 2024:

                                ­         Selama Pokok Obligasi dan/atau Bunga Obligasi belum dilunasi seluruhnya, Perseroan
                                          berkewajiban untuk memastikan pada setiap saat keadaan keuangan Perseroan yang
                                          tercantum dalam laporan keuangan tahunan Perseroan terakhir yang telah diaudit oleh
                                          Kantor Akuntan Publik, yang diserahkan kepada Wali Amanat berdasarkan ketentuan
                                          Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi II Tahap II 2024, harus berada dalam rasio-rasio
                                          keuangan sebagai berikut: (a) Current Ratio, perbandingan total aktiva lancar dengan total
                                          kewajiban lancar tidak kurang dari 100%; dan (b) Gearing Ratio, maksimum 10 kali.

                                ­         Perseroan memerlukan persetujuan tertulis lebih dahulu dari Wali Amanat untuk
                                          melakukan hal-hal tertentu, antara lain sebagai berikut:

                                          (a)      Melakukan peminjaman utang baru yang memiliki kedudukan lebih tinggi dari
                                                   kedudukan utang yang timbul berdasarkan Obligasi II Tahap II 2024, kecuali apabila
                                                   hasil dana dari utang baru tersebut digunakan untuk Kegiatan Usaha Sehari‑hari
                                                   Perseroan atau untuk tujuan refinancing atas utang yang telah ada pada tanggal
                                                   ditandatanganinya Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi II Tahap II 2024 ini dengan
                                                   senantiasa memperhatikan ketentuan rasio keuangan pada Pasal 6 ayat 6.2 angka
                                                   3 Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi II Tahap II 2024.

                                          (b)      Menjaminkan dan/atau membebani dengan cara apapun aktiva termasuk hak atas
                                                   pendapatan Perseroan, baik yang sekarang ada maupun yang akan diperoleh di
                                                   masa yang akan datang, kecuali jaminan yang diberikan atas utang yang diperoleh
                                                   Perseroan untuk mendukung Kegiatan Usaha Sehari‑hari Perseroan dan untuk
                                                   tujuan refinancing atas utang yang telah ada pada tanggal ditandatanganinya
                                                   Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi II Tahap II 2024.

                                Perseroan tidak diwajibkan berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi II Tahap II 2024
                                untuk menyampaikan pemberitahuan atau memperoleh persetujuan terlebih dahulu sebelum
                                melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan III Indonesia
                                Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026.

                      3.        Akta Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure
                                Finance Tahap III Tahun 2025 No. 20 tanggal 17 Oktober 2025 antara Perseroan sebagai
                                Perseroan dan PT Bank CIMB Niaga Tbk. sebagai Wali Amanat, dibuat di hadapan Utiek
                                Rochmuljati Abdurachman, SH., MLI., M.Kn., Notaris di Jakarta (“Perjanjian
                                Perwaliamanatan Obligasi II Tahap III 2025”)
                                Berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi II Tahap III 2025, pada tanggal 5 November
                                2025, Perseroan mengeluarkan Obligasi Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure Finance Tahap
                                III Tahun 2025 (“Obligasi Berkelanjutan II Tahap III 2025”) dengan jumlah pokok keseluruhan
                                sebesar Rp1.500.000.000.000, yang terdiri dari (i) Obligasi Seri A dengan jumlah pokok sebesar
                                Rp500.000.000.000 dengan tingkat bunga tetap sebesar 5,40% per tahun yang berjangka waktu
                                370 Hari Kalender terhitung sejak tanggal Emisi; (ii) Obligasi Seri B dengan jumlah pokok
                                sebesar Rp625.000.000.000 dengan tingkat bunga tetap sebesar 5,65% per tahun yang
                                berjangka waktu 3 tahun terhitung sejak Tanggal Emisi; (iii) Obligasi Seri C dengan jumlah pokok
                                sebesar Rp100.000.000.000 tanpa bunga dengan tingkat diskonto sebesar 5,85% per tahun
                                yang berjangka waktu 5 tahun terhitung sejak Tanggal Emisi;dan (iv) Obligasi Seri D dengan



                                                                                153



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 153                                                                                        01/07/26 23.31
Page 184
                                jumlah pokok sebesar Rp275.000.000.000 dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,80% per tahun
                                yang berjangka waktu 10 tahun terhitung sejak Tanggal Emisi.

                                Berdasarkan Laporan Keuangan Perseroan, nilai terutang Perseroan saat ini adalah sebesar
                                Rp500.000.000.000 dengan tingkat bunga tetap sebesar 5,40% untuk tenor 370 hari untuk
                                Obligasi Seri A, Rp625.000.000.000 dengan tingkat bunga tetap sebesar 5,65% per tahun untuk
                                tenor 3 tahun untuk Obligasi Seri B, Rp100.000.000.000 tanpa bunga dengan tingkat diskonto
                                sebesar 5,85% per tahun untuk tenor 5 tahun untuk Obligasi Seri C, dan Rp275.000.000.000
                                dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,80% per tahun untuk tenor 10 tahun untuk Obligasi Seri
                                D.

                                Obligasi II Tahap III 2025 tidak dijamin dengan suatu jaminan khusus, melainkan dijamin dengan
                                seluruh harta kekayaan Perseroan baik barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik
                                yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari sesuai dengan ketentuan Pasal 1131
                                dan Pasal 1132 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata Indonesia.

                                Hak Pemegang Obligasi adalah pari passu tanpa adanya hak preferen dengan hak-hak kreditur
                                Perseroan lain baik yang ada sekarang maupun di kemudian hari, kecuali hak-hak kreditur
                                Perseroan yang dijamin secara khusus dengan kekayaan Perseroan baik yang telah ada
                                maupun yang akan ada di kemudian hari sesuai dengan peraturan perundang-undangan

                                Berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi II Tahap III 2025:

                                ­         Selama Pokok Obligasi dan/atau Bunga Obligasi belum dilunasi seluruhnya, Perseroan
                                          berkewajiban untuk memastikan pada setiap saat keadaan keuangan Perseroan yang
                                          tercantum dalam laporan keuangan tahunan Perseroan terakhir yang telah diaudit oleh
                                          Kantor Akuntan Publik, yang diserahkan kepada Wali Amanat berdasarkan ketentuan
                                          Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi II Tahap III 2025, harus berada dalam rasio-rasio
                                          keuangan sebagai berikut: (a) Current Ratio, perbandingan total aktiva lancar dengan total
                                          kewajiban lancar tidak kurang dari 100%; dan (b) Gearing Ratio, maksimum 10 kali.

                                ­         Perseroan memerlukan persetujuan tertulis lebih dahulu dari Wali Amanat untuk
                                          melakukan hal-hal tertentu, antara lain sebagai berikut:

                                          a)       Melakukan peminjaman utang baru yang memiliki kedudukan lebih tinggi dari
                                                   kedudukan utang yang timbul berdasarkan Obligasi II Tahap III 2025, kecuali
                                                   apabila hasil dana dari utang baru tersebut digunakan untuk Kegiatan Usaha
                                                   Sehari-hari Perseroan atau untuk tujuan refinancing atas utang yang telah ada pada
                                                   tanggal ditandatanganinya Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi II Tahap III 2025 ini
                                                   dengan senantiasa memperhatikan ketentuan rasio keuangan pada Pasal 6 ayat
                                                   6.2 angka 3 Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi II Tahap III 2025.
                                          b)       Menjaminkan dan/atau membebani dengan cara apa pun aktiva termasuk hak atas
                                                   pendapatan Perseroan, baik yang sekarang ada maupun yang akan diperoleh di
                                                   masa yang akan datang, kecuali jaminan yang diberikan atas utang yang diperoleh
                                                   Perseroan untuk mendukung Kegiatan Usaha Sehari-hari Perseroan dan untuk
                                                   tujuan refinancing atas utang yang telah ada pada tanggal ditandatanganinya
                                                   Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi II Tahap III 2025.
                                Perseroan tidak diwajibkan berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi II Tahap III 2025
                                untuk menyampaikan pemberitahuan atau memperoleh persetujuan terlebih dahulu sebelum
                                melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan III Indonesia
                                Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026.




                                                                                 154



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 154                                                                                         01/07/26 23.31
Page 185
                      4.        Akta Addendum II dan Pernyataan Kembali Perjanjian Perwaliamanatan Surat Berharga
                                Perpetual Berwawasan Lingkungan Indonesia Infrastructure Finance Tahun 2023 No. 270
                                tanggal 27 Desember 2023 antara Perseroan dan PT Bank Mega, Tbk. sebagai Wali
                                Amanat, dibuat di hadapan Jimmy Tanal, S.H., M.Kn, Notaris di Jakarta Selatan
                                (“Perjanjian Perwaliamanatan SBP 2023”)
                                Berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan SBP 2023, pada tanggal 9 Januari 2024, Perseroan
                                mengeluarkan Surat Berharga Perpretual Berwawasan Lingkungan IIF Tahun 2023 kepada
                                Pemodal Professional dengan nilai sebesar Rp335.190.000.000, tanpa tanggal jatuh tempo
                                dengan tingkat Imbal Bagi Hasil tetap sebesar 8,25% per tahun (“SBP 2023”).

                                Pada tanggal 8 Juli 2024, 9 Januari 2025, dan 8 Juli 2025, Perseroan telah melakukan
                                pembayaran Imbal Bagi Hasil SBP 2023 masing-masing sebesar Rp13.826.000.000.

                                SBP 2023 tidak dijamin dengan suatu jaminan khusus oleh Perseroan. Namun demikian, apabila
                                terjadi suatu kejadian kelalaian oleh Perseroan pada Perjanjian Perwaliamanatan SBP 2023
                                yang mengakibatkan adanya suatu kewajiban bagi Perseroan untuk melakukan Opsi Tebus,
                                maka pemegang SBP 2023 akan menjadi kreditur konkuren Perseroan sehingga SBP 2023
                                dijamin dengan seluruh harta kekayaan Perseroan baik barang bergerak maupun barang tidak
                                bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari sesuai dengan ketentuan
                                dalam Pasal 1131 dan Pasal 1132 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata Indonesia.

                                Berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan SBP 2023:

                                ­         Perseroan tanpa izin tertulis terlebih dahulu dari Wali Amanat tidak akan melakukan
                                          sejumlah perbuatan, antara lain:

                                          a)       Melakukan peminjaman utang baru, kecuali apabila hasil dana dari utang baru
                                                   tersebut digunakan untuk Kegiatan Usaha sehari-hari Perseroan atau untuk tujuan
                                                   refinancing atas utang yang telah ada serta dengan senantiasa memperhatikan
                                                   ketentuan rasio keuangan pada Pasal 6 ayat 6.2 angka 3 Perjanjian
                                                   Perwaliamanatan SBP 2023.

                                          b)       Menjamin dan/atau membebani dengan cara apapun aktiva termasuk hak atas
                                                   pendapatan Perseroan, baik yang sekarang ada maupun yang akan diperoleh di
                                                   masa yang mendatang.

                                ­         Selama Perseroan belum melaksanakan Opsi Tebus, Perseroan berkewajiban untuk,
                                          antara lain:

                                          a)       Memastikan pada setiap saat keadaan keuangan Perseroan yang tercantum dalam
                                                   laporan keuangan tahunan Perseroan terakhir yang telah diaudit oleh Kantor
                                                   Akuntan Publik, yang diserahkan kepada Wali Amanat berdasarkan ketentuan
                                                   Perjanjian Perwaliamanatan SBP 2023, harus berada dalam rasio-rasio keuangan
                                                   sebagai berikut:

                                                   (i)    Current Ratio, perbandingan total aktiva lancar dengan total kewajiban lancar
                                                          tidak kurang dari 100%.
                                                   (ii)   Gearing Ratio, maksimum 10 kali.

                                          b)       Memberitahukan secara tertulis terlebih dahulu kepada Wali Amanat selambat-
                                                   lambatnya 7 (tujuh) Hari Kerja sebelum ditandatanganinya dokumen-dokumen
                                                   berkaitan dengan penjaminan dan/atau pembebanan aktiva Perseroan yang
                                                   diberikan untuk utang yang diperoleh untuk mendukung kegiatan usaha sehari-hari
                                                   Perseroan dan untuk tujuan refinancing atas utang yang telah ada pada tanggal
                                                   ditandatanganinya Perjanjian Perwaliamanatan SBP 2023.




                                                                                  155



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 155                                                                                          01/07/26 23.31
Page 186
                                Perseroan tidak diwajibkan berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan SBP 2023 untuk
                                menyampaikan pemberitahuan atau memperoleh persetujuan terlebih dahulu sebelum
                                melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan III Indonesia
                                Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026.


                      5.        Akta Perjanjian Kredit No. 11 tanggal 8 September 2020 antara Perseroan dan PT Bank
                                Danamon Indonesia Tbk (“Bank Danamon”), dibuat di hadapan Anriz Nazaruddin Halim,
                                S.H., M.H., M.Kn., Notaris di Jakarta sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir
                                dengan Perjanjian Perubahan Terhadap Perjanjian Kredit No. 290/PP/EB/0925 tanggal
                                10 September 2025 antara Perseroan dan Bank Danamon (“Perjanjian Kredit Danamon”)
                                Berdasarkan Perjanjian Kredit Danamon, Perseroan telah memperoleh fasilitas kredit dalam
                                bentuk:

                                (a)       Fasilitas Kredit Angsuran Berjangka sebesar Rp750.000.000.000. Jangka waktu fasilitas
                                          ini adalah selama 3 tahun sejak tanggal pencairan atau sampai dengan tanggal 29 Juni
                                          2029 dan jangka waktu penarikan fasilitas ini sampai dengan tanggal 29 Juni 2026.
                                          Perseroan telah melakukan penarikan Fasilitas Kredit Angsuran Berjangka dan nilai
                                          terutang Perseroan atas fasilitas saat ini sebesar Rp100.000.000.000 (seratus miliar
                                          Rupiah).

                                (b)       Fasilitas Kredit Berjangka sebesar Rp400.000.000.000. Jangka waktu penarikan fasilitas
                                          ini sampai dengan tanggal 29 Juli 2026, dengan tenor maksimum selama 12 bulan.
                                          Adapun saat ini Perseroan belum melakukan penarikan atas Fasilitas Kredit Berjangka.

                                (c)       Fasilitas Omnibus Trade Finance dengan jangka waktu penarikan fasilitas ini sampai
                                          dengan tanggal 29 Juni 2026 dan tenor maksimum selama 5 tahun. Fasilitas ini disediakan
                                          untuk digunakan baik bersama‑sama dalam bentuk:

                                          i.       Fasilitas Pembukaan Letter of Credit;
                                          ii.      Fasilitas Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri;
                                          iii.     Fasilitas Bank Garansi; dan
                                          iv.      Fasilitas Standby Letter of Credit,

                                          masing-masing dengan jumlah fasilitas sebesar Rp500.000.000.000 dengan tenor
                                          maksimum selama 5 tahun. Perseroan telah melakukan penarikan dan nilai terutang
                                          Perseroan atas fasilitas Omnibus Trade Finance saat ini sebesar Rp29.237.708.472 (dua
                                          puluh sembilan miliar dua ratus tiga puluh tujuh juta tujuh ratus delapan ribu empat ratus
                                          tujuh puluh dua Rupiah) dan USD 9.274,87 (sembilan ribu dua ratus tujuh puluh empat
                                          koma delapan tujuh dolar Amerika Serikat).
                                (d)       Fasilitas Transaksi Valuta Asing dan Pre‑Settlement Exposure sebesar USD3.000.000.
                                          Adapun saat ini Perseroan belum melakukan penarikan atas fasilitas Transaksi Valuta
                                          Asing dan Pre-Settlement Exposure.

                                Berdasarkan Perjanjian Kredit Danamon, selama perjanjian berlangsung, Perseroan
                                berkewajiban untuk memberitahukan secara tertulis selambat-lambatnya 30 Hari Kerja setelah
                                Perseroan menerbitkan surat hutang atau obligasi di wilayah Republik Indonesia maupun di luar
                                wilayah Republik Indonesia.

                                Selain itu, Perseroan tidak boleh melakukan hal-hal berikut tanpa persetujuan tertulis terlebih
                                dahulu dari Bank Danamon, antara lain:

                                1.        Menjaminkan aset Perseroan kepada pihak lain selain Bank Danamon, kecuali
                                          penjaminan dilakukan dalam rangka dalam rangka kegiatan usaha sehari hari.
                                2.        Mengadakan perjanjian yang dapat menimbulkan kewajiban kepada Perseroan untuk
                                          membayar kepada pihak ketiga, kecuali dalam rangka kegiatan usaha sehari-hari.



                                                                               156



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 156                                                                                       01/07/26 23.31
Page 187
                                3.        Menerima pinjaman dari pihak lain, kecuali dalam rangka kegiatan usaha sehari-hari.

                                Berdasarkan Perjanjian Kredit Danamon, Perseroan tidak memiliki kewajiban untuk
                                menyampaikan pemberitahuan atau memperoleh persetujuan terlebih dahulu sebelum
                                melaksanakan Transaksi, namun memiliki kewajiban untuk menyampaikan pemberitahuan
                                kepada Bank Danamon paling lambat 30 (tiga puluh) Hari Kerja setelah pelaksanaan Transaksi.
                                Perseroan berkomitmen untuk menyampaikan pemberitahuan tersebut sebelum berakhirnya
                                batas waktu 30 (tiga puluh) Hari Kerja dimaksud.

                      6.        Perjanjian Fasilitas Pinjaman dari PT Bank Permata Tbk (”Bank Permata”)
                                1)        Perjanjian Induk International Swaps and Derivatives Association, Inc (“ISDA”)
                                          antara Perseroan dan Bank Permata tanggal 26 Agustus 2020
                                          ISDA merupakan standar internasional yang umum digunakan untuk transaksi derivatif
                                          dan menjadi kerangka dasar yang mengatur ketentuan standar mengenai hak dan
                                          kewajiban para pihak, mekanisme pembayaran, ketentuan perpajakan, pengelolaan risiko,
                                          serta konsekuensi hukum atas terjadinya pelanggaran atau keadaan tertentu.
                                          Berdasarkan struktur ISDA, setiap transaksi derivatif individual yang dilakukan setelah
                                          tanggal tersebut akan tunduk pada ketentuan dalam Perjanjian Induk ini dan dituangkan
                                          lebih lanjut dalam dokumen konfirmasi untuk masing-masing transaksi.

                                          Berdasarkan perjanjian di atas, tidak terdapat ketentuan yang mewajibkan Perseroan
                                          untuk menyampaikan pemberitahuan atau memperoleh persetujuan terlebih dahulu
                                          sebelum melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan III
                                          Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026.

                                2)        Perjanjian Kredit (Fasilitas Money Market) No. NM/19/582/N/JKT/NBFI tanggal
                                          10 Oktober 2019 beserta perubahan terakhir melalui Addendum No.
                                          3955/MM/AMD/XII/2025/CG7 (“Perjanjian Kredit Permata”)

                                          Perjanjian Kredit Permata memberikan fasilitas money market kepada Perseroan dengan
                                          limit maksimum sebesar Rp500.000.000.000. Fasilitas ini berlaku selama 12 bulan sejak
                                          tanggal 10 Oktober 2025 sampai dengan tanggal 10 Oktober 2026 dan hanya dapat
                                          digunakan untuk kebutuhan Stand By Facility. Jatuh tempo fasilitas money market adalah
                                          3 (tiga) bulanan per fasilitas sepanjang jangka waktu perjanjian kredit. Adapun saat ini
                                          Perseroan tidak memiliki nilai terutang atas fasilitas money market dari Bank Permata.

                                          Berdasarkan Perjanjian Kredit Permata, Perseroan wajib segera melakukan
                                          pemberitahuan secara tertulis kepada Bank Permata selambat-lambatnya 30 hari dalam
                                          hal, antara lain:

                                          a)       Membayar atau menyatakan dapat dibayar suatu deviden atau pembagian
                                                   keuntungan berupa apapun juga atas saham‑saham yang dikeluarkan Perseroan.

                                          b)       Menerima suatu pinjaman uang atau fasilitas keuangan berupa apapun juga dan
                                                   pihak lain (kecuali dari pemegang saham) atau mengadakan suatu hutang atau
                                                   kewajiban apapun juga (“Hutang Kepada Pihak Lain”) yang dapat memengaruhi
                                                   kemampuan pembayaran kewajiban Perseroan kepada Bank Permata atau yang
                                                   melebihi 10% (sepuluh persen) dan nilai aktiva (baik dari satu atau beberapa
                                                   Hutang Kepada Pihak Lain yang diperhitungkan secara akumulatif).

                                          Pelaksanaan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan III Indonesia
                                          Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026 tidak akan memengaruhi kemampuan
                                          pembayaran Perseroan kepada Bank Permata, dan utang atau kewajiban pembayaran
                                          Perseroan yang timbul berdasarkan Obligasi tidak akan melebihi ambang batas yang
                                          diatur dalam Perjanjian Kredit Permata.




                                                                              157



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 157                                                                                     01/07/26 23.31
Page 188
                      7.        Surat No. LC/SP-110/LA/2022 tanggal 20 Desember 2022 tentang Fasilitas Perbankan
                                Tanpa Komitmen Sesuai Permintaan antara Perseroan dan PT Bank BNP Paribas
                                Indonesia (“Bank BNPP”), sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan
                                Amandemen terhadap Surat No. LC/SP-024/LA/2026 tanggal 10 April 2026 (“Surat
                                Pinjaman BNPP”)
                                Berdasarkan Surat Pinjaman BNPP dan Syarat dan Ketentuan Standar, Bank BNPP menyetujui
                                pemberian fasilitas pinjaman bergulir kepada Perseroan sebesar Rp300.000.000.000 dengan
                                tingkat suku bunga sebesar 3 (tiga) bulan Jibor + 140 bps, dengan tenor 2 (dua) minggu hingga
                                1 (satu) tahun. Jangka waktu penarikan fasilitas ini berlaku sejak tanggal 31 Maret 2026 sampai
                                dengan tanggal 31 Maret 2027. Perseroan tidak memiliki nilai terutang atas fasilitas pinjaman
                                bergulir.

                                Berdasarkan perjanjian di atas, tidak terdapat ketentuan yang mewajibkan Perseroan untuk
                                menyampaikan pemberitahuan atau memperoleh persetujuan terlebih dahulu sebelum
                                melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan III Indonesia
                                Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026.

                      8.        Akta Perjanjian Kredit No. 16 tanggal 10 Desember 2025 antara Perseroan dan PT Bank
                                China Construction Bank Indonesia Tbk (“Bank CCBI”) (“Perjanjian Kredit Bank CCBI”)
                                Berdasarkan Perjanjian Kredit CCBI, Perseroan telah memperoleh fasilitas kredit sebesar
                                Rp500.000.000.000. Batas waktu penarikan fasilitas kredit adalah 1 tahun sejak tanggal
                                penandatanganan Perjanjian Kredit Bank CCBI. Bunga yang dikenakan atas fasilitas ini
                                merupakan 6,0% per tahun (fixed) untuk 3 (tiga) tahun pertama dan compounded Indonesian
                                Overnight Index Average 90 hari ditambah 0,9% per tahun (floating) untuk 2 (dua) tahun
                                kedepannya setelah 3 (tiga) tahun pertama. Fasilitas ini tidak menggunakan jaminan atas aset
                                Perseroan (clean basis).

                                Perseroan telah melakukan penarikan fasilitas dan nilai terutang Perseroan atas fasilitas kredit
                                saat ini sebesar Rp500.000.000.000 lima ratus miliar Rupiah). Jatuh tempo fasilitas kredit ini
                                adalah pada 5 (lima) tahun sejak tanggal penandatanganan Perjanjian Kredit Bank CCBI.

                                Berdasarkan Perjanjian Kredit Bank CCBI, selama perjanjian berlangsung, Perseroan
                                berkewajiban untuk, antara lain:

                                1.        Memberikan pemberitahuan tertulis apabila Perseroan memberikan penjaminan, ganti
                                          rugi, atau bentuk penjaminan lainnya, kecuali apabila tindakan tersebut dilakukan dalam
                                          rangka kegiatan usaha yang wajar dan normal atau kegiatan usaha sehari-hari.

                                 2.       Menginformasikan dalam hal Perseroan menjaminkan atau mengangunkan dengan cara
                                          bagaimanapun kekayaan Perseroan kepada orang/pihak lain.

                                 3.       Menginformasikan dalam hal Perseroan menerima pinjaman dari pihak lain kecuali dalam
                                          rangka menjalankan usaha Perseroan sehari-hari.

                                 4.       Menginformasikan dalam hal Perseroan mengumumkan dan membagikan dividen
                                          dan/atau bentuk keuntungan usaha lainnya kepada pemegang saham dan/atau pihak
                                          yang setara lainnya.

                                Perseroan tidak diwajibkan untuk menyampaikan pemberitahuan atau memperoleh persetujuan
                                terlebih dahulu sebelum melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan
                                III Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026.




                                                                             158



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 158                                                                                    01/07/26 23.31
Page 189
                      9.        Perjanjian Fasilitas hingga USD 30.000.000 tanggal 11 Februari 2026 antara Perseroan dan
                                Development Finance Institute Canada Inc. (“FinDev”) (“Perjanjian Fasilitas FinDev”)
                                Berdasarkan Perjanjian Fasilitas FinDev, Perseroan telah memperoleh fasilitas kredit sebesar
                                USD 30.000.000 (tiga puluh juta dolar Amerika Serikat) (“Fasilitas FinDev”). Batas waktu
                                penarikan Fasilitas FinDev adalah sejak tanggal Perjanjian Fasilitas FinDev hingga yang paling
                                awal terjadi: (i) tanggal dimana Fasilitas FinDev dicairkan, (ii) 90 (sembilan puluh) hari sejak
                                tanggal Perjanjian Fasilitas FinDev, atau (iii) tanggal dimana komitmen dibatalkan. Perseroan
                                telah melakukan penarikan fasilitas dan nilai terutang Perseroan atas fasilitas kredit saat ini
                                sebesar USD 30.000.000 (tiga puluh juta dolar Amerika Serikat). Jatuh tempo Fasilitas FinDev
                                ini adalah 48 (empat puluh delapan) bulan dari tanggal Perjanjian Fasilitas FinDev.

                                Tidak terdapat ketentuan dalam Perjanjian Fasilitas FinDev yang mewajibkan Perseroan untuk
                                menyampaikan pemberitahuan kepada atau memperoleh persetujuan terlebih dahulu dari
                                FinDev sebelum melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan III
                                Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026.

                      Perjanjian-perjanjian penting Perseroan dengan pihak ketiga di atas tidak mengatur pembatasan-
                      pembatasan yang dapat menghambat Perseroan untuk melakukan Penawaran Umum Obligasi,
                      termasuk untuk menggunakan dana hasil Penawaran Umum Obligasi sesuai dengan rencana
                      penggunaan. Namun demikian, berdasarkan Perjanjian Kredit Danamon sebagaimana diuraikan pada
                      nomor 5 di Bagian L - Perjanjian Penting dengan Pihak Ketiga di atas, Perseroan wajib untuk melakukan
                      pemberitahuan tertulis kepada Bank Danamon selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari kerja setelah
                      tanggal penerbitan Obligasi. Perseroan berkomitmen untuk menyampaikan pemberitahuan tersebut
                      sebelum berakhirnya batas waktu 30 (tiga puluh) hari kerja dimaksud.

                      M.        ASURANSI
                      Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan merupakan pihak tertanggung di mana Perseroan
                      memiliki asuransi dengan rincian sebagai berikut yang seluruhnya masih berlaku efektif:

                       No. Nomor Penanggung               Jenis              Objek              Jangka Waktu        Jumlah
                            Polis                   Pertanggungan       Pertanggungan                           Pertanggungan
                       1.  523671 PT AIG           Asuransi           1. Bankers Blanket 31 Mei 2026 sampai 1. Bankers     Blanket
                           8003   Insurance        Comprehensive          Bond       Cover, 31 Mei 2027.        Bond        Cover
                                  Indonesia        Crime,        yang     meliputi                              sebesar       USD
                                                   terdiri dari:          kerugian akibat                       2,000,000.
                                                   1. Bankers             ketidakjujuran                     2. Electronic     and
                                                         Blanket          karyawan,                             Computer Crimes
                                                         Bond Cover       kerugian akibat                       Cover sebesar USD
                                                   2. Electronic          pencurian       di                    2,000,000.
                                                         and              tempat,
                                                         Computer         kerugian
                                                         Crimes           sewaktu
                                                         Cover            perpindahan,
                                                                          pemalsuan atau
                                                                          perubahan,
                                                                          efek-efek, mata
                                                                          uang        yang
                                                                          dipalsukan,
                                                                          kantor dan isi,
                                                                          serta      biaya-
                                                                          biaya        jasa
                                                                          hukum.
                                                                      2. Electronic and
                                                                          Computer
                                                                          Crimes Cover,
                                                                          meliputi sistem
                                                                          komputer,
                                                                          program-
                                                                          program
                                                                          elektronik
                                                                          komputer, data
                                                                          dan        media
                                                                          elektronik, virus
                                                                          komputer,




                                                                           159



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 159                                                                                     01/07/26 23.31
Page 190
                       No. Nomor          Penanggung        Jenis               Objek                  Jangka Waktu              Jumlah
                            Polis                      Pertanggungan       Pertanggungan                                     Pertanggungan
                                                                             elektronik dan
                                                                             telefaksimil,
                                                                             transmisi
                                                                             elektronik,
                                                                             surat-surat
                                                                             berharga
                                                                             elektronik,
                                                                             transfer-transfer
                                                                             inisiasi suara.
                       2.     010122 PT Asuransi       Asuransi Gempa Kantor Perseroan di          31 Mei 2026    sampai Rp372.334.077.957,00
                              260005 Mitra             Bumi             gedung                     31 Mei 2027.
                              92     Pelindung                          Prosperity Tower,
                                     Mustika                            Lantai 53-55, SCBD
                                                                        8 Lot.
                                                                        28,      Jl.      Jend.
                                                                        Sudirman Kav.
                                                                        52-53,         Jakarta
                                                                        Selatan,
                                                                        12190, Indonesia
                       3.     010109 PT Asuransi       Asuransi Semua Bangunan,                    31 Mei 2026    sampai Rp372.334.077.957,00
                              260010 Mitra             Risiko Properti  kerusakan material         31 Mei 2027.
                              37     Pelindung                          (komputer, furnitur,
                                     Mustika                            peralatan         kerja,
                                                                        sistem)
                       4.     19   –     PT Great      Asuransi         1. Seluruh         harta   31 Mei 2026 sampai Rp339.873.883.084,14
                              G0002      Eastern       Terorisme    dan    benda fisik             31 Mei 2027 berdasarkan
                              642 –      Insurance     Sabotase            Termasuk                cover      note      No.
                              TER-       Indonesia                         bangunan         dan    175/CN/BD/TS/04/2026
                              R002                                         seluruh     isi    di   yang diterbitkan oleh
                                                                           dalamnya                PT      Great    Eastern
                                                                           (perabot,               Insurance Indonesia pada
                                                                           perlengkapan,           tanggal 4 Mei 2026.
                                                                           barang          milik
                                                                           perusahaan
                                                                           maupun barang
                                                                           yang         berada
                                                                           dalam tanggung
                                                                           jawab perusahaan
                                                                           untuk
                                                                           diasuransikan).

                                                                      2. Peralatan
                                                                         elektronik lengkap
                                                                         beserta aksesori
                                                                         Semua perangkat
                                                                         elektronik seperti
                                                                         komputer, server,
                                                                         printer, perangkat
                                                                         jaringan,     serta
                                                                         seluruh periferal
                                                                         dan aksesori yang
                                                                         terhubung,
                                                                         selama tercantum
                                                                         dalam daftar aset
                                                                         yang dilampirkan.
                       5.     523422 PT AIG            Cyber     Edge Batas       Tanggung 31 Mei 2026            sampai Batas Tanggung Gugat:
                              4005   Insurance         Insurance      Gugat, meliputi:       31 Mei 2027.                USD1,000,000, meliputi
                                     Indonesia                        1. Data                                            sub-batas      tanggung
                                                                           Administrasi                                  gugat:
                                                                           Investigasi                                   1. Data Administrasi
                                                                      2. Denda                                               Investigasi:
                                                                           Administrasi                                      USD500,000
                                                                           Data                                          2. Denda Administrasi
                                                                      3. Pemulihan                                           Data: USD500,000
                                                                           Reputasi                                      3. Pemulihan Reputasi
                                                                           Perseroan                                         Perseroan:
                                                                      4. Pemulihan                                           USD500,000
                                                                           Reputasi                                      4. Pemulihan Reputasi




                                                                                    160



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 160                                                                                                   01/07/26 23.31
Page 191
                       No. Nomor          Penanggung        Jenis             Objek           Jangka Waktu                 Jumlah
                            Polis                      Pertanggungan     Pertanggungan                                Pertanggungan
                                                                           Individu                                    Individu:
                                                                       5. Biaya-biaya                                  USD500,000
                                                                           Pemberitahuan                         5. Biaya-biaya
                                                                           dan                                         Pemberitahuan dan
                                                                           Pemantauan                                  Pemantauan:
                                                                       6. Pemulihan,                                   USD500,000
                                                                           Pembuatan                             6. Pemulihan,
                                                                           Ulang      atau                             Pembuatan Ulang
                                                                           Pengumpulan                                 atau Pengumpulan
                                                                           Ulang      Data                             Ulang             Data
                                                                           Elektronik                                  Elektronik:
                                                                       7. Biaya-biaya                                  USD500,000
                                                                           Jasa Forensik                         7. Biaya-biaya          Jasa
                                                                       8. Pilihan                                      Forensik:
                                                                           Perluasan                                   USD500,000
                                                                           berupa konten                         8. Pilihan Perluasan
                                                                           media,                                      berupa:
                                                                           pemerasan                                   a. konten media:
                                                                           cyber,      dan                                   USD500,000
                                                                           asuransi                                    b. pemerasan
                                                                           gangguan                                          cyber:
                                                                           jaringan                                          USD500,000
                                                                                                                       c. dan asuransi
                                                                                                                             gangguan
                                                                                                                             jaringan:
                                                                                                                             USD500,000
                       6.     523321 PT AIG            Asuransi       1. Batas     gabungan 31 Mei 2026   sampai 1. Batas          Tanggung
                              8006   Insurance         Tanggung Gugat     keseluruhan dari 31 Mei 2027.              Gugat:
                                     Indonesia         Korporasi    –     semua jaminan                              USD5,000,000
                                                       Sekuritas Non      asuransi       dan                     2. Sub-Batas Tanggung
                                                       A.S.               perluasan.                                  Gugat
                                                                      2. Sub-Batas                                     a. Sekuritas
                                                                          Tanggung Gugat,                                    Perseroan:
                                                                          meliputi:                                          USD5,000,000
                                                                           a. Sekuritas                                b. Pelanggaran
                                                                               Perseroan                                     Praktik
                                                                           b. Pelanggara                                     Ketenagakerja
                                                                               n      Praktik                                an
                                                                               Ketenagake                                    Perusahaan:
                                                                               rjaan                                         USD2,000,000
                                                                               Perusahaan                              c. Biaya Kejadian
                                                                           c. Biaya                                          Krisis     Pihak
                                                                               Kejadian                                      Berwenang:
                                                                               Krisis Pihak                                  USD200,000
                                                                               Berwenang                               d. Biaya
                                                                           d. Biaya                                          Pemeriksaan:
                                                                               Pemeriksaa                                    USD5,000,000
                                                                               n                                       e. Biaya
                                                                           e. Biaya                                          Hubungan
                                                                               Hubungan                                      Masyarakat:
                                                                               Masyarakat                                    USD1,000,000
                                                                           f.  Biaya                                   f.    Biaya
                                                                               Pemeriksaa                                    Pemeriksaan
                                                                               n       untuk                                 untuk Tuntutan
                                                                               Tuntutan                                      Derivatif:
                                                                               Derivatif                                     USD250,000
                                                                           g. Tanggung                                 g. Tanggung
                                                                               Gugat Pajak                                   Gugat Pajak:
                                                                      3. Batas                                               USD2,000,000
                                                                          Tambahan                               3. Batas
                                                                          :                                           Tambahan
                                                                           a. Biaya                                    a. Biaya
                                                                               pembelaan                                     pembelaan
                                                                               atas cidera                                   atas       cidera
                                                                               badan dan                                     badan         dan
                                                                               kerusakan                                     kerusakan
                                                                               harta benda                                   harta benda:
                                                                           b. Pelanggara                                     USD5,000,000
                                                                               n lingkungan                            b. Pelanggaran
                                                                               hidup                                         lingkungan
                                                                                                                             hidup:
                                                                                                                             USD5,000,000
                                                                                                                       c.




                                                                               161



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 161                                                                                                 01/07/26 23.31
Page 192
                       No. Nomor Penanggung                  Jenis                 Objek          Jangka Waktu         Jumlah
                            Polis                     Pertanggungan          Pertanggungan                         Pertanggungan
                       7.  523301 PT AIG             Asuransi              Pertanggungjawaban 31 Mei 2026 sampai USD2,500,000
                           8001   Insurance          Comprehensive         hukum kepada pihak 31 Mei 2027.
                                  Indonesia          Crime,        yang    ketiga
                                                     terdiri        dari   atas klaim pihak
                                                     Financial             ketiga yang
                                                     Institutions          memenuhi
                                                     Professional          persyaratan.
                                                     Indemnity Cover.
                       8.     503011 PT AIG          Public           &    1.   Tanggung        31 Mei 2026       sampai Tanggung Gugat Publik:
                              9060   Insurance       Product’s Liability        Gugat Publik    31 Mei 2027.             Batas Tanggung Jawab
                                     Indonesia       Insurance             2.   Tanggung                                 Gabungan (Combined
                                                                                Gugat      atas                          Single Limit), untuk
                                                                                Polusi                                   setiap kejadian, tanpa
                                                                           3.   Tanggung                                 batas jumlah kejadian
                                                                                Gugat      atas                          selama periode polis:
                                                                                Produk                                   USD 500,000

                       9.     19-        PT Great    Asuransi              Seluruh    Peralatan     31 Mei 2026 sampai Rp997.487.038,00
                              E0007      Eastern     Peralatan             Elektronik termasuk      31 Mei 2027 berdasarkan
                              248-       Insurance   Elektronik            semua aksesori dan       cover       note       No.
                              EEQ-       Indonesia                         periferal        yang    174/CN/BD/EEI/04/2026
                              R001                                         terhubung                yang diterbitkan oleh
                                                                           sebagaimana              PT      Great      Eastern
                                                                           tercantum       dalam    Insurance Indonesia pada
                                                                           daftar      terlampir,   tanggal 30 April 2026.
                                                                           termasuk       namun
                                                                           tidak terbatas pada
                                                                           instalasi   komputer
                                                                           dan         peralatan
                                                                           tambahan, periferal
                                                                           termasuk paket disk,
                                                                           serta semua aksesori
                                                                           lain yang merupakan
                                                                           bagian dari sistem
                                                                           dan/atau terhubung
                                                                           dengan sistem.


                      Perseroan tidak memiliki hubungan Afiliasi dengan perusahaan-perusahaan asuransi di atas.
                      Manajemen Perseroan berkeyakinan bahwa nilai pertanggungan asuransi cukup untuk menutup
                      kemungkinan kerugian dari risiko yang dipertanggungkan.

                      N.        PERKARA HUKUM YANG SEDANG DIHADAPI PERSEROAN, DEWAN KOMISARIS, DAN
                                DIREKSI
                      Sampai dengan tanggal Prospektus ini diterbitkan dan didukung dengan surat pernyataan Perseroan
                      serta surat pernyataan dari masing masing anggota Direksi dan Dewan Komisaris, pada tanggal
                      Prospektus ini, Perseroan maupun masing-masing anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan
                      dalam kedudukannya tersebut tidak sedang terlibat dalam perkara atau sengketa hukum apa pun baik
                      di dalam wilayah yurisdiksi Indonesia termasuk perkara atau sengketa perdata, pidana, maupun
                      perselisihan lain di lembaga peradilan dan/atau lembaga arbitrase di Indonesia, serta tidak sedang
                      menghadapi somasi dari pihak mana pun yang berpotensi menjadi perkara hukum. Selain itu, tidak
                      terdapat perselisihan administratif dengan instansi pemerintah yang berwenang, termasuk yang terkait
                      dengan kewajiban perpajakan, masalah ketenagakerjaan atau hubungan industrial, kepailitan, maupun
                      permohonan penundaan kewajiban pembayaran utang.

                      O.        KEGIATAN USAHA
                      1.        Umum
                      Berdasarkan pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan, maksud dan tujuan Perseroan adalah
                      menyelenggarakan kegiatan usaha dalam bidang pembiayaan proyek-proyek infrastruktur di Indonesia,




                                                                                     162



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 162                                                                                                  01/07/26 23.31
Page 193
                      yang mencakup kegiatan usaha meliputi pembiayaan dalam bentuk penyediaan dana pada proyek
                      infrastruktur yang diselenggarakan secara konvensional atau berdasarkan prinsip syariah.

                      Kegiatan usaha Perseroan pada saat didirikan sebagaimana dimuat dalam Akta Pendirian yang benar-
                      benar dijalankan adalah menyelenggarakan usaha dan kegiatan dalam bidang pembiayaan proyek-
                      proyek infrastruktur di Indonesia dan menyediakan jasa konsultasi atau pemberian konsultasi (advisory)
                      keuangan dan transaksi proyek bagi pemerintah ataupun investor lokal maupun asing dengan tujuan
                      memfasilitasi investasi sektor swasta di pembangunan infrastruktur.

                      Kegiatan usaha Perseroan yang saat ini telah benar-benar dijalankan adalah menyelenggarakan usaha
                      dan kegiatan dalam bidang pembiayaan proyek-proyek infrastruktur di Indonesia, yang mencakup
                      kegiatan usaha meliputi pembiayaan dalam bentuk penyediaan dana pada proyek infrastruktur yang
                      diselenggarakan secara konvensional, dan menyediakan jasa konsultasi atau pemberian konsultasi
                      (advisory) keuangan dan transaksi proyek bagi pemerintah ataupun investor lokal maupun asing
                      dengan tujuan memfasilitasi investasi sektor swasta di pembangunan infrastruktur, sebagaimana
                      tercantum dalam Anggaran Dasar Perseroan berdasarkan Akta No. 34/2025.

                      Perseroan menyediakan produk-produk dana pinjaman seperti pinjaman senior, pinjaman subordinasi,
                      mezzanine dan penyertaan modal yang tersedia dalam mata uang Rupiah (IDR) dan Dolar Amerika
                      Serikat (USD) di samping produk non-fund based seperti penjaminan dan layanan berbasis fee, dan
                      dengan demikian berfungsi sebagai penyedia dana utama dan dana tambahan yang dibutuhkan dalam
                      pelaksanaan proyek pembangunan infrastruktur di Indonesia. Didukung oleh modal yang kuat dari para
                      pemegang saham dan pinjaman subordinasi dengan jangka waktu 25 tahun dan 24,5 tahun, masing-
                      masing dari ADB dan Bank Dunia melalui SMI, Perseroan memiliki landasan kokoh untuk menjembatani
                      kebutuhan pembiayaan pembangunan infrastruktur di Indonesia.

                      Dirancang secara khusus sebagai katalisator bagi sektor infrastruktur, yang tidak saja spesifik namun
                      penting, Perseroan juga menawarkan layanan konsultasi kepada swasta dan memberikan dukungan
                      kepada Pemerintah Indonesia dengan menyediakan jasa konsultasi kepada sektor publik untuk
                      pengadaan jasa infrastruktur yang antara lain menggunakan pola KPBU. Hal ini sejalan dengan tekad
                      Perseroan untuk berperan sebagai pusat keahlian dan keterampilan dalam pengembangan dan
                      pembiayaan proyek-proyek infrastruktur yang layak secara komersial, termasuk proyek-proyek yang
                      menggunakan skema KPBU.

                      Sesuai dengan POJK No. 46/2020, berikut adalah sektor–sektor infrastruktur yang menjadi objek
                      pembiayaan infrastruktur:
                      a.   infrastruktur transportasi;
                      b.   infrastruktur jalan;
                      c.   infrastruktur sumber daya air dan irigasi;
                      d.   infrastruktur air minum;
                      e.   infrastruktur sistem pengelolaan air limbah terpusat;
                      f.   infrastruktur sistem pengelolaan air limbah setempat;
                      g.   infrastruktur sistem pengelolaan persampahan;
                      h.   infrastruktur telekomunikasi dan informatika;
                      i.   infrastruktur ketenagalistrikan;
                      j.   infrastruktur minyak dan gas bumi dan energi terbarukan;
                      k.   infrastruktur konservasi energi;
                      l.   infrastruktur fasilitas perkotaan;
                      m.   infrastruktur fasilitas pendidikan;
                      n.   infrastruktur fasilitas sarana dan prasarana olahraga, serta kesenian;
                      o.   infrastruktur kawasan;
                      p.   infrastruktur pariwisata;
                      q.   infrastruktur kesehatan;
                      r.   infrastruktur lembaga pemasyarakatan;
                      s.   infrastruktur perumahan rakyat;



                                                                       163



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 163                                                                               01/07/26 23.31
Page 194
                      t.        infrastruktur bangunan negara; dan
                      u.        infrastruktur lain yang tidak termasuk dalam huruf a sampai dengan huruf t di atas, di mana
                                tunduk pada persetujuan terlebih dahulu dari OJK.

                      Berdasarkan surat persetujuan OJK No. S-2/D.05/2018 tertanggal 2 Januari 2018, OJK telah
                      menyetujui penambahan obyek pembiayaan infrastruktur Perseroan sebagai berikut:
                      a.   Infrastruktur sosial meliputi infrastruktur sistem pengelolaan persampahan, infrastruktur energi
                           terbarukan, infrastruktur konservasi energi, infrastruktur fasilitas perkotaan, infrastruktur fasilitas
                           pendidikan, infrastruktur fasilitas sarana dan prasarana olahraga serta kesenian, infrastruktur
                           kawasan, infrastruktur pariwisata, infrastruktur kesehatan, infrastruktur lembaga
                           pemasyarakatan dan infrastruktur perumahan rakyat.
                      b.   Infrastruktur distribusi pangan termasuk pergudangan; dan
                      c.   Intrastruktur pengelolaan kawasan industri, meliputi pengadaan tanah, pembangungan
                           infrastruktur dan pengelolaan.

                      Berdasarkan surat OJK No. S-170/NB.21/2023 tanggal 16 Maret 2023 tentang Tanggapan atas
                      Permohonan Perluasan Kegiatan Usaha dan Perluasan Sektor Infrastruktur PT Indonesia Infrastructure
                      Finance, OJK menegaskan bahwa infrastruktur konversi energi telah mencakup penerangan jalan
                      umum dan/atau efisiensi energi dan infrastruktur energi baru dan energi terbarukan juga telah tercakup
                      dalam jenis infrastruktur yang menjadi objek Pembiayaan Infrastruktur sebagaimana diatur dalam Pasal
                      4 ayat (1) huruf j dan huruf k POJK No. 46/2020, yaitu infrastruktur minyak dan gas bumi dan energi
                      terbarukan serta infrastruktur konservasi energi.

                      Pemilik proyek yang menggunakan produk-produk pembiayaan Perseroan dapat memperoleh manfaat
                      sebagai berikut:
                      •     Pembiayaan jangka panjang dalam mata uang Rupiah dan Dolar Amerika Serikat dengan tingkat
                            suku bunga yang kompetitif;
                      •     Pembiayaan yang lebih terstruktur mengikuti kebutuhan pendanaan dari proyek infrastruktur
                            tersebut dan disesuaikan dengan kemampuan arus kas dari proyek infrastruktur tersebut;
                      •     Perpaduan pembiayaan yang optimal di mana jenis pembiayaan dari Perseroan dapat
                            melengkapi struktur pembiayaan kreditur lainnya sehingga pemilik proyek dapat memperoleh
                            struktur pembiayaan yang optimal;
                      •     Akses ke layanan advisory Perseroan;
                      •     Akses ke pengetahuan dan jaringan Perseroan yang luas dalam hal pembiayaan serta industri
                            infrastruktur;
                      •     Sinergi antara proyek-proyek dalam portofolio Perseroan; dan
                      •     Akses terhadap pembiayaan yang tidak bisa diberikan oleh perbankan komersial.




                                                                          164



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 164                                                                                     01/07/26 23.31
Page 195
                      Diagram berikut menggambarkan model bisnis yang dijalankan pada tanggal Prospektus ini diterbitkan
                      oleh Perseroan:




                                                                    Sumber: Perseroan


                      Perseroan menerapkan praktik-praktik berstandar internasional dalam pelaksanaan perlindungan
                      sosial dan lingkungan melalui prinsip-prinsip sosial dan lingkungan yang sesuai dengan IFC
                      Performance Standard tahun 2012 sebagai upaya untuk lebih menanamkan prinsip berkelanjutan
                      dalam proyek-proyek pembangunan infrastruktur di Indonesia. Di samping itu, Perseroan juga
                      melaksanakan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) sebagaimana
                      diatur berdasarkan POJK No. 48/2024 untuk memastikan tercapainya suatu mekanisme kontrol yang
                      profesional terhadap seluruh aktivitas Perseroan.

                      Berikut merupakan skema pembiayaan Perseroan untuk membiayai proyek-proyek infrastruktur di
                      Indonesia:

                      Berbasis Dana (Fund-based)
                      1)        Pembiayaan Investasi/Berjangka
                                Pembiayaan investasi/berjangka ditujukan untuk mendanai pembangunan, pengembangan/
                                peningkatan kapasitas/ekspansi, penyelesaian dan belanja modal proyek infrastruktur, serta
                                refinancing proyek infrastruktur yang telah dibiayai termasuk pembiayaan Interest During
                                Construction (IDC) selama masa konstruksi termasuk tetapi tidak terbatas kepada jenis-jenis
                                pembiayaan yang bersifat investasi dan/atau berjangka.

                      2)        Pembiayaan Modal Kerja
                                Pembiayaan modal kerja ditujukan untuk mendanai kebutuhan modal kerja baik yang dibutuhkan
                                kontraktor yang mengerjakan pekerjaan/kontrak pembangunan proyek infrastruktur maupun
                                yang dibutuhkan oleh perusahaan yang bergerak dalam sektor infrastruktur sebagai operator
                                proyek infrastruktur.




                                                                        165



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 165                                                                              01/07/26 23.31
Page 196
                                Fasilitas Pembiayaan Modal Kerja dapat berupa:
                                a.     Pembiayaan Modal Kerja bersifat revolving
                                       Fasilitas ini akan di-review dan dapat diperpanjang kembali pada saat jatuh tempo.
                                       Penarikan fasilitas ini dapat dilakukan setiap saat dan fasilitas yang sudah dilunasi dapat
                                       ditarik kembali.

                                b.        Pembiayaan Modal Kerja bersifat transaksional
                                          Fasilitas ini tidak dapat diperpanjang kembali pada saat jatuh tempo. Penarikan fasilitas
                                          ini dapat dilakukan setiap saat dan fasilitas yang sudah dilunasi tidak dapat ditarik kembali.

                      3)        Pembiayaan Dana Talangan (Bridging Loan)
                                Pembiayaan dana talangan ditujukan untuk mendanai kebutuhan dana sementara (interim) yang
                                dibutuhkan oleh perusahaan yang bergerak dalam bidang infrastruktur atau perusahaan holding
                                infrastruktur sampai dengan diperolehnya pembiayaan yang lebih permanen.

                                Kebutuhan dana sementara tersebut diperlukan untuk mendanai:
                                ­    pekerjaan pembangunan proyek infrastruktur, atau
                                ­    akuisisi/pembelian saham perusahaan infrastruktur, atau
                                ­    pembelian sebagian/seluruh aktiva tetap perusahaan infrastruktur.

                      4)        Pembiayaan Refinancing/Take Out Financing
                                Fasilitas yang dibentuk bersama kreditur lain dalam rangka mengatasi permasalahan jangka
                                waktu (tenor) dalam pembiayaan proyek infrastruktur. Fasilitas ini diberikan untuk menggantikan
                                kreditur lain yang memiliki keterbatasan jangka waktu dalam pemberian fasilitas pembiayaan
                                untuk proyek infrastruktur, serta biasanya diperjanjikan pada awal secara tri-party agreement
                                antara Perseroan, kreditur lain dan debitur.

                      5)        Pembiayaan Promoter Financing
                                Fasilitas pembiayaan yang diberikan kepada suatu perusahaan induk untuk membiayai akuisisi,
                                pinjaman dan setoran modal kepada anak perusahaan yang bergerak di bidang usaha
                                infrastruktur.

                      6)        Pinjaman Subordinasi atau Junior Loan
                                Pembiayaan dalam rangka pembangunan, pengembangan/peningkatan kapasitas/ekspansi,
                                penyelesaian, belanja modal proyek infrastruktur, dukungan atas kekurangan likuiditas (cash
                                deficiency support), serta refinancing proyek infrastruktur yang telah dibiayai, yang memiliki
                                peringkat yang lebih rendah dari pinjaman senior. Pinjaman subordinasi ini memungkinkan
                                pemrakarsa proyek infrastruktur memperoleh porsi pembiayaan yang lebih tinggi apabila
                                dibandingkan dengan jika perusahaan hanya memperoleh pembiayaan dari pinjaman senior
                                saja.

                      7)        Pembiayaan Mezzanine
                                Pembiayaan      dalam    rangka     akuisisi,   pembangunan,      pengembangan/peningkatan
                                kapasitas/ekspansi, penyelesaian dan belanja modal proyek infrastruktur, serta refinancing
                                proyek infrastruktur yang telah dibiayai, yang juga memiliki peringkat yang lebih rendah dari
                                pinjaman senior.

                                Pembiayaan mezzanine dapat memiliki opsi untuk dibayarkan dari hasil konversi utang menjadi
                                saham.

                      8)        Penyertaan Modal
                                Pembiayaan dengan melakukan investasi penyertaan modal atau kepemilikan saham atas
                                pemrakarsa proyek infrastruktur maupun atas proyek infrastruktur secara langsung.




                                                                                166



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 166                                                                                           01/07/26 23.31
Page 197
                      9)        Blended Financing
                                Perseroan berperan sebagai katalis dalam sekma pembiayaan ini dengan mengombinasikan
                                dana publik dari pemerintah, lembaga multilateral, maupun donor internasional, bersama dana
                                privat dari perbankan, investor institusi, dan pasar modal, sehingga memperluas kapasitas
                                pendanaan dan menarik lebih banyak partisipasi swasta dalam pembangunan infrastruktur.
                      10)       Pembiayaan kegiatan lain yang berkaitan dengan proyek-proyek infrastruktur selama
                                diperkenankan oleh peraturan.
                      Berbasis Non-Dana (Non Fund-based)
                      1)        Menyediakan penjaminan dalam bentuk antara lain pemenuhan tanggung jawab keuangan,
                                peningkatan kualitas kredit, pengambilalihan pinjaman dari kreditur lain dan/atau jaminan
                                pelaksanaan; dan
                      2)        Menyediakan fasilitas siaga.

                      Perseroan juga berupaya mengembangkan sumber-sumber pendapatan dari berbasis komisi (fee
                      based income) melalui kerja sama dengan pihak ketiga, diantaranya adalah pemberian trade facility
                      kepada nasabah Perseroan.
                      Proses pembiayaan atas suatu proyek akan dimulai dengan penerimaan proposal dari calon peminjam
                      yang disampaikan kepada Perseroan. Perseroan selanjutnya akan melakukan uji tuntas awal
                      (preliminary due diligence) terhadap calon peminjam. Setelah itu, Perseroan akan menyampaikan term
                      sheet indikatif kepada calon peminjam yang apabila telah disetujui akan dilanjutkan dengan proses uji
                      tuntas yang lebih mendalam. Dalam mengevaluasi pembiayaan untuk suatu proyek, Perseroan
                      menerapkan sistem persetujuan yang bertingkat di mana evaluasinya dilakukan oleh Komite Investasi
                      yang terdiri dari Direksi dan Dewan Komisaris berdasarkan nilai pembiayaan di mana pembiayaan
                      proyek dengan nilai tertentu memerlukan persetujuan dari Direksi dan/atau Dewan Komisaris
                      Perseroan. Setelah memperoleh persetujuan baik dari Direksi maupun Dewan Komisaris sesuai
                      dengan nilai pembiayaan, Perseroan akan mengirimkan term sheet final kepada calon peminjam.
                      Apabila telah tercapai kesepakatan atas ketentuan-ketentuan yang terdapat di dalam term sheet final,
                      maka perjanjian kredit dapat ditandatangani oleh kedua belah pihak.

                      Jasa Advisory dan Syndication
                      Selain memberikan fasilitas pembiayaan, Perseroan juga menawarkan jasa-jasa konsultasi lain, yakni
                      di antaranya:
                      -      Menyediakan jasa Loan Syndication Arranger, yaitu jasa pengaturan pembiayaan dengan
                             mengundang bank/lembaga keuangan lain di mana Perseroan bertindak sebagai arranger atau
                             co-arranger;
                      -      Menyediakan jasa penasehat transaksi, seperti:
                             •     Memberikan jasa konsultasi transaksi dan keuangan kepada Pemerintah dalam proses
                                   penyiapan, pengadaan dan pembiayaan proyek-proyek infrastruktur, baik yang
                                   menggunakan skema KPBU, skema penugasan BUMN, maupun skema lainnya; dan
                             •     Menyediakan jasa konsultasi transaksi kepada badan usaha terkait dengan penyiapan
                                   penawaran lelang proyek infrastruktur dengan skema KPBU atau skema lainnya; dan
                             •     Memberikan masukan kepada Pemerintah dalam penyusunan kebijakan dan peraturan
                                   perundang-undangan terkait pembangunan sektor infrastruktur dengan menghadirkan
                                   perspektif dari kalangan investor dan lembaga pembiayaan.
                      -      Menyediakan jasa penasehat keuangan, seperti:
                             •     Memberikan jasa konsultasi keuangan kepada badan usaha swasta terkait dengan
                                   kegiatan bisnis secara umum dan transaksi pembiayaan proyek, merger dan akuisisi, dan
                                   pengembangan serta penyiapan proyek infrastruktur yang akan dikerjasamakan dengan
                                   Pemerintah atau BUMN/BUMD.
                      -      Menyediakan jasa-jasa konsultasi berbasis Sosial dan Lingkungan (ESG).

                      Tidak terdapat kegiatan usaha Perseroan sehubungan dengan modal kerja yang menimbulkan risiko
                      khusus.



                                                                        167



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 167                                                                              01/07/26 23.31
Page 198
                      2.        Pemasaran
                      Perseroan memiliki misi sebagai katalisator dalam pembiayaan pembangunan infrastruktur di Indonesia
                      dengan menjalin kerjasama dengan lembaga pembiayaan di Indonesia maupun asing dan para investor
                      untuk dapat berpartisipasi dalam pembiayaan dan investasi dalam mengembangkan infrastruktur di
                      Indonesia. Oleh sebab itu, strategi pemasaran Perseroan bukanlah untuk bersaing dengan para
                      kreditur atau investor lainnya, melainkan berfungsi sebagai pelengkap transaksi, menjalin sinergi yang
                      baik, dan memastikan kontribusi strategis terjadinya transaksi. Hal ini juga dikarenakan sektor
                      infrastruktur selalu membutuhkan pembiayaan yang besar sehingga membutuhkan sinergi dan bauran
                      produk yang tepat antara lembaga pembiayaan baik domestik maupun internasional.

                      Perseroan selalu berusaha mengembangkan aset portfolio pembiayaannya dengan memberikan
                      pendanaan kepada proyek-proyek infrastruktur yang layak secara komersial namun tetap memenuhi
                      prinsip keberlanjutan dalam aspek sosial dan lingkungan. Untuk mencari proyek-proyek yang layak
                      dibiayai, Perseroan berkolaborasi dengan para pemegang saham dan menggunakan jejaring kerja
                      sama sebagai berikut:
                      ­   Penetrasi kepada pelaku infrastruktur, Perseroan mengidentifikasi proyek-proyek infrastruktur yang
                          layak untuk didukung dengan cara membangun jejaring dengan para pelaku di industri infrastruktur;
                      ­   Jejaring perbankan lokal maupun asing yang luas, Perseroan bekerjasama dengan bank-bank
                          komersial maupun kreditur-kreditur non-bank untuk melakukan penjajakan pembiayaan kepada
                          proyek-proyek infrastruktur yang layak dibiayai; dan
                      ­   Agen pembangunan, Perseroan melakukan dialog secara aktif dengan para agen pembangunan
                          (termasuk dengan para pemegang saham Perseroan) untuk mengetahui perkembangan proyek-
                          proyek infrastruktur yang diperkirakan akan mulai dibangun.

                      Sejalan dengan peran utama Perseroan sebagai katalisator bagi sektor pembiayaan infrastruktur,
                      Perseroan tidak di desain untuk mendominasi pasar pembiayaan proyek infrastruktur. Perseroan
                      dirancang untuk menjadi pendorong bagi bank-bank komersial atau lembaga pembiayaan lainnya untuk
                      turut serta dalam pembiayaan proyek-proyek infrastruktur, dengan memberikan solusi-solusi inovatif
                      yang dapat membuat pembiayaan proyek tersebut menjadi menarik bagi para kreditur/investor lain,
                      untuk bersama dengan Perseroan mendanai proyek tersebut.

                      Perseroan menyadari bahwa setiap proyek infrastruktur adalah unik, tergantung pada banyak faktor
                      seperti kebijakan Pemerintah, situasi ekonomi dan politik, kondisi lokasi, skala dan teknologi yang
                      digunakan, skema pembayaran dari pengguna dan lain sebagainya. Hal ini berpengaruh terhadap
                      aspek keuangan proyek tersebut dan pada akhirnya akan mempengaruhi jenis fasilitas pembiayaan
                      yang dibutuhkan, termasuk skema pembiayaannya.

                      Selain upaya pemasaran dengan memberikan jasa yang tailor-made/customized sebagai fokus upaya
                      pemasaran, Perseroan juga membangun brand awareness pengenalan terhadap visi dan misi
                      Perseroan, serta kemampuan Perseroan dalam mendorong pembiayaan proyek infrastruktur. Di antara
                      upaya-upaya tersebut, Perseroan mengikuti pameran atau konferensi infrastruktur berskala
                      internasional, menjadi pembicara di seminar-seminar infrastruktur, baik dalam skala nasional maupun
                      dunia dan memasuki asosiasi-asosiasi industri yang relevan.

                      Di samping mengembangkan branding dan jejaring di pasar domestik, Perseroan juga
                      mengembangkan dialog dengan pemain-pemain infrastruktur skala internasional dan kreditur-kreditur
                      internasional. Hal ini dimaksudkan untuk saling berbagi pengalaman dan juga mencari perkembangan
                      terbaru pada industri infrastruktur di negara-negara lain. Selain itu, dialog yang rutin juga diharapkan
                      dapat menarik minat swasta asing dan lembaga pembiayaan asing untuk ikut berperan serta dalam
                      pembangunan proyek-proyek infrastruktur di Indonesia. Tidak hanya itu, pada tahun 2025 sampai
                      dengan bulan Juli, Perseroan juga telah menerima beragam penghargaan baik dalam skala nasional
                      maupun internasional, salah satunya dengan meraih penghargaan Innovative Deal of the Year–
                      Indonesia dan Debt Deal of the Year–Indonesia dari Asian Banking and Finance Corporate &
                      Investment Banking Awards 2025 atas penerbitan Surat Berharga Shelf Registered Bond II Tahap II




                                                                        168



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 168                                                                                 01/07/26 23.31
Page 199
                      tahun 2024 senilai Rp1 Triliun. Perseroan juga berhasil menerima 5 (lima) penghargaan untuk beberapa
                      proyek investasi dari Triple A Awards 2025, yakni Transport Deal of the Year–Indonesia, Transport Deal
                      of the Year–Indonesia, Water Deal of the Year–Hydro Indonesia, LNG Deal of the Year–Indonesia, dan
                      Project Finance House of the Year–Indonesia.

                      Di samping membina hubungan yang baik dengan sektor swasta dan BUMN, Perseroan juga
                      melakukan dialog secara regular dengan sisi pemerintahan, seperti kementerian terkait, Badan
                      Koordinasi Penanaman Modal dan OJK. Dengan menjaga hubungan baik, Perseroan dapat melakukan
                      dialog dengan pihak pemerintah apabila memiliki masukan-masukan untuk membangun industri
                      infrastruktur. Selain itu, hubungan yang baik dengan pemerintah juga memberikan nilai tambah bagi
                      Perseroan untuk mengetahui perkembangan terkini dari sisi regulator, maupun kondisi ekonomi s
                      cara keseluruhan.

                      Selain jejaring eksternal, Perseroan juga memiliki kolaborasi yang kuat dengan para pemegang saham
                      yang terdiri dari PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero), Asian Development Bank (ADB), International
                      Finance Corporation (IFC), Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC), dan Deutsche Investitions-
                      und Entwicklungsgesellschaft mbH (DEG – Jerman Development Finance Institution). Bentuk
                      kolaborasi ini berupa:
                      •     Penguatan permodalan, baik melalui setoran modal maupun fasilitas subordinated loan jangka
                            panjang, yang memperkuat struktur pendanaan Perseroan;
                      •     Transfer pengetahuan dan praktik terbaik dalam pembiayaan infrastruktur, manajemen risiko,
                            serta standar lingkungan dan sosial;
                      •     Sinergi bisnis dan jaringan internasional; dan
                      •     Kolaborasi strategis dengan pemerintah Indonesia melalui PT Sarana Multi Infrastruktur
                            (Persero), yang memperkuat peran Perseroan sebagai katalis dalam pembangunan infrastruktur
                            nasional dan mendukung agenda strategis pembangunan berkelanjutan.

                      Sesuai dengan peran Perseroan sebagai katalisator pembiayaan proyek infrastruktur, Perseroan dapat
                      mengkombinasikan produk fund based dan non-fund based kepada nasabah Perseroan, yang dapat
                      meningkatkan minat lembaga-lembaga pembiayaan lainnya untuk dapat berpartisipasi membiayai
                      proyek tersebut.

                      Pada akhirnya, mengingat pelanggan Perseroan adalah korporat, maka strategi pemasaran Perseroan
                      bertumpu pada kinerja yang baik, solusi yang tepat dan bermanfaat, jaringan kerjasama yang luas, dan
                      pengakuan pasar terhadap kemampuan Perseroan dalam memberikan solusi tersebut.

                      Berikut merupakan data (%) pembiayaan berdasarkan lokasi selama 2 tahun terakhir:

                                                   Lokasi Geografis           31 Desember 2025   31 Desember 2024
                      Jawa dan Bali                                                      47,08%             46,33%
                      Secara Nasional                                                    31,64%             32,13%
                      Sulawesi                                                            8,06%              7,34%
                      Sumatera                                                           13,22%             11,99%
                      Papua                                                                    -             2,16%
                      Kalimantan                                                               -             0,05%
                      Total                                                                100,00%                 100,00%

                      3.        Keunggulan Bersaing
                      Dalam memberikan pembiayaan proyek, Perseroan mengedepankan uji tuntas yang menyeluruh untuk
                      dapat menawarkan struktur pembiayaan yang dapat diterima dan sesuai dengan proyeksi keuangan
                      dari proyek tersebut. Struktur pembiayaan tersebut juga dipadankan dengan kemampuan dan/atau
                      kondisi keuangan dari pemilik proyek, untuk menghasilkan struktur pembiayaan yang dapat diterima
                      oleh semua stakeholders di dalam proyek tersebut. Dengan menawarkan struktur pembiayaan yang




                                                                       169



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 169                                                                               01/07/26 23.31
Page 200
                      dapat disesuaikan dengan karakteristik dari proyek yang dibiayai, Perseroan berharap dapat
                      mempercepat dimulainya pembangunan proyek infrastruktur tersebut. Pemberian solusi yang tailor-
                      made kepada suatu situasi pembiayaan tertentu memberikan kemampuan bagi Perseroan untuk
                      memasuki ceruk pasar yang khas, yang menjadi dasar dari strategi pemasaran Perseroan.

                      Perseroan memiliki beberapa keunggulan bersaing jika dibandingkan dengan lembaga yang
                      menyediakan pembiayaan infrastruktur lainnya, yaitu:
                      1.    Pemegang saham terbesar Perseroan adalah SMI dengan kepemilikan saham sebesar 44,99%,
                            di mana SMI merupakan perusahaan yang seluruh sahamnya dimiliki oleh Negara Republik
                            Indonesia;
                      2.    Perseroan juga memiliki Multilateral Agencies dan institusi keuangan yang ternama dan diakui
                            secara global (IFC, ADB, DEG, dan SMBC) sebagai pemegang saham yang memiliki sinergi
                            dengan kegiatan usaha Perseroan;
                      3.    Perseroan memiliki jaringan yang luas dalam kegiatan usaha infrastruktur, baik dengan institusi-
                            institusi Pemerintah maupun swasta;
                      4.    Perseroan memiliki tenor pembiayaan yang fleksibel sesuai dengan karakter sektor infrastruktur
                            membutuhkan jangka waktu pembiayaan relatif panjang;
                      5.    Perseroan memiliki kemampuan inovasi pembiayaan dan pengembangan, serta eksekusi proyek
                            yang kuat;
                      6.    Perseroan memiliki ragam produk yang bervariasi (dari pinjaman senior hingga penyertaan
                            modal) dan dapat menjadi solusi bagi financing gap;
                      7.    Perseroan memiliki produk yang dapat melengkapi produk perbankan seperti penyertaan modal,
                            mezzanine dan pinjaman subordinasi;
                      8.    Perseroan memiliki kemampuan pembiayaan dalam mata uang Rupiah dan mata uang asing;
                      9.    Mitra strategis Pemerintah dalam percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia;
                      10. Perseroan memiliki tim manajemen yang handal dan berpengalaman dalam berbagai sektor,
                            seperti perbankan korporasi dan investasi, konsultasi manajemen, private equity dan organisasi
                            multilateral;
                      11. Perseroan memiliki kompetensi yang menyeluruh dalam memberikan pembiayaan dan jasa
                            konsultasi terhadap sektor infrastruktur;
                      12. Perseroan memiliki proses kerja dan standar pengelolaan dampak sosial dan lingkungan yang
                            berskala internasional;
                      13. Perseroan termasuk kedalam salah satu daftar lembaga keuangan yang penyaluran dana nya
                            diperhitungkan ke dalam RPIM sehingga memiliki akses pendanaan yang lebih luas; dan
                      14. Perseroan memiliki reputasi keuangan yang solid, didukung oleh peringkat kredit pada kategori
                            investment grade dengan outlook stabil, serta penerapan tata kelola perusahaan yang kuat.

                      4.        Sektor Infrastruktur di Indonesia
                      Pembangunan infrastruktur tetap menjadi salah satu pilar utama dalam mendukung pertumbuhan
                      ekonomi yang berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah telah
                      menyatakan komitmen untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur dengan fokus pada penguatan
                      konektivitas, penyediaan layanan dasar, serta pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia,
                      sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.

                      Memasuki periode Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029,
                      pembangunan infrastruktur tetap diarahkan untuk mendukung transformasi ekonomi nasional. Pada
                      tahun 2026, kebijakan pembangunan menunjukkan penekanan pada penyediaan layanan dasar serta
                      penguatan ketahanan pangan dan energi.

                      Berdasarkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun 2026, anggaran
                      fungsi ekonomi—yang mencakup belanja infrastruktur—dialokasikan sebesar sekitar Rp820,4 triliun.
                      Anggaran tersebut diarahkan untuk mendukung percepatan pembangunan dan pengembangan pusat-
                      pusat pertumbuhan baru, antara lain melalui:
                      •     Pembangunan infrastruktur layanan dasar;




                                                                       170



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 170                                                                               01/07/26 23.31
Page 201
                      •         Penguatan konektivitas nasional, termasuk jalan, jembatan, dan pelabuhan;
                      •         Pengembangan infrastruktur energi dan ketenagalistrikan;
                      •         Penguatan infrastruktur pangan melalui jaringan irigasi;
                      •         Pengembangan infrastruktur teknologi dan informasi; dan
                      •         Dukungan terhadap penyelesaian Proyek Strategis Nasional dan pembangunan Ibu Kota Negara
                                secara bertahap.

                      Sejumlah sektor prioritas tetap menjadi fokus pembangunan, antara lain ketahanan pangan, ketahanan
                      energi, pendidikan dan kesehatan dasar, serta perumahan dan permukiman. Program-program
                      tersebut didukung oleh pembangunan infrastruktur terkait, dengan estimasi kebutuhan pendanaan
                      yang signifikan, khususnya pada sektor energi baru terbarukan, fasilitas pendidikan dan kesehatan,
                      serta penyediaan hunian layak.

                      Seiring dengan keterbatasan kapasitas pendanaan melalui APBN, Pemerintah juga mendorong
                      optimalisasi skema pembiayaan alternatif di luar APBN, termasuk melalui Kerjasama Pemerintah dan
                      Badan Usaha (KPBU), Hak Pengelolaan Terbatas (HPT), Land Value Capture, serta pemanfaatan
                      Sovereign Wealth Fund (SWF).

                      Dalam rangka meningkatkan daya tarik investasi di sektor infrastruktur, Pemerintah terus memperkuat
                      kerangka regulasi, antara lain melalui Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2024 sebagai perubahan
                      atas Peraturan Presiden Nomor 32 Tahun 2020, serta kebijakan pendukung lainnya termasuk Peraturan
                      Presiden Nomor 79 Tahun 2024 tentang Land Value Capture.

                      5.        Prospek Usaha
                      Perseroan terus memperkuat posisinya sebagai katalisator pembangunan infrastruktur nasional melalui
                      strategi pembiayaan yang inovatif dan berorientasi pada dampak pembangunan. Fokus diarahkan pada
                      proyek greenfield dan brownfield dengan menawarkan pembiayaan dengan bauran produk yang variatif
                      dan/atau berimbal hasil tinggi seperti subordinasi, mezzanine, dan quasi ekuitas, sekaligus
                      meningkatkan kontribusi fee-based income dari produk funded maupun non-funded. Perseroan juga
                      mengembangkan skema blended financing dan de-risking untuk meningkatkan kelayakan proyek serta
                      menarik partisipasi perbankan dan investor swasta. Selain itu, layanan konsultasi ESG terus
                      dimonetisasi untuk mendukung sektor publik maupun swasta dalam memenuhi standar keberlanjutan.

                      Sejalan dengan mandat pemerintah dalam RPJMN 2025–2029 yang menempatkan infrastruktur
                      sebagai prioritas utama, prospek sektor usaha Perseroan ditopang oleh kebutuhan pada bidang
                      ketahanan pangan, energi, air bersih, dan konektivitas wilayah. Walaupun terdapat penurunan alokasi
                      belanja infrastruktur dari APBN, peluang pembiayaan melalui skema KPBU dan swasta semakin
                      terbuka. Berdasarkan pemetaan sektor dan proyeksi ekonomi terkini, sektor-sektor prioritas Perseroan
                      mencakup:
                          - Energi Terbarukan
                          - Telekomunikasi dan Digitalisasi
                          - Infrastruktur Transportasi dan Logistik
                          - Infrastruktur Kesehatan dan Pendidikan
                          - Infrastruktur Ketahanan Pangan
                          - Infrastruktur Konservasi Energi

                      6.        Strategi Perseroan
                      Strategi Perseroan dalam mengembangkan usaha bertumpu pada keunggulan-keunggulan kompetitif
                      yang dimiliki oleh Perseroan, seperti kecakapan untuk memberikan pembiayaan jangka panjang,
                      fleksibilitas pembiayaan, pembiayaan dalam mata uang asing berkat dukungan pemegang saham
                      internasional, efektivitas proses kerja, standar pengelolaan dampak sosial dan lingkungan berskala
                      internasional, hingga jasa advisory bagi pihak yang membutuhkan.




                                                                       171



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 171                                                                             01/07/26 23.31
Page 202
                      Keunggulan kompetitif tersebut adalah sebagai berikut:
                      -    Mandat Perseroan untuk mengembangkan sektor infrastruktur di Indonesia, didukung oleh
                           hubungan yang kuat dengan Pemerintah Indonesia;
                      -    Kemampuan untuk berfungsi sebagai policy sounding board dengan Pemerintah Indonesia;
                      -    Dukungan kuat dari Pemegang Saham;
                      -    Pengetahuan yang mendalam tentang aspek Lingkungan, Sosial dan Tata Kelola (LST);
                      -    Sumber pendanaan yang terdiversifikasi dengan baik, termasuk dari Pemegang Saham,
                           pinjaman dan pasar modal;
                      -    Portofolio proyek yang terdiversifikasi dengan baik dengan manajemen risiko dan nilai-nilai LST
                           yang kuat;
                      -    Kebijakan keuangan yang cermat, leverage yang moderat, dan bisnis yang sangat scalable;
                      -    Tim manajemen yang berpengalaman di bawah pengawasan Dewan Komisaris yang
                           beranggotakan figur yang tepercaya.

                      Semua ini dilaksanakan dengan mengacu kepada standar pengelolaan dampak sosial dan lingkungan
                      yang berskala internasional.

                      Strategi Perseroan ke depan untuk menghadapi berbagai persaingan usaha adalah menitik beratkan
                      kepada pembiayaan yang bersifat junior financing (misalnya mezzanine dan equity financing) dan
                      berbagai macam jenis produk credit enhancement seiring dengan peran Perseroan sebagai katalis
                      dalam pembiayaan infrastruktur. Pada saat yang bersamaan Perseroan juga akan memperdalam
                      penetrasinya di industri pasar modal melalui penerbitan berbagai macam surat hutang. Hal ini
                      dilaksanakan untuk mendiversifikasikan struktur pendanaan Perseroan.

                      Proses bisnis ini akan selalu diiringi oleh peningkatan secara berkelanjutan kemampuan Perseroan
                      dalam memitigasi berbagai risiko yang mungkin timbul sehubungan dengan instrumen-instrumen
                      pembiayaan yang dimilikinya. Peningkatan efisiensi dari sisi operasi juga dilaksanakan secara
                      berkelanjutan termasuk didalamnya optimalisasi peran teknologi informasi selaku backbone dari
                      kegiatan operasional Perseroan.

                      7.        Pembangunan Infrastruktur yang Berkelanjutan
                      Pembangunan infrastruktur tidak dapat dipisahkan dari dampak terhadap masyarakat dan lingkungan
                      di mana proyek berada. Perseroan menyadari bahwa pembangunan infrastruktur dapat menimbulkan
                      dampak negatif terhadap masyarakat dan lingkungan.

                      Mengingat tingginya standar perhatian pemegang saham terhadap isu isu sosial dan lingkungan/Social
                      & Environmental (“S&E”), Perseroan menerapkan kebijakan keberlanjutan dengan ditopang oleh
                      adanya 8 (delapan) Prinsip S&E sebagai landasan dari setiap proses pengambilan keputusan investasi
                      Perseroan. Perseroan memastikan bahwa para peminjam atau sponsor senantiasa mematuhi prinsip-
                      prinsip S&E yang berlaku di Perseroan agar proyek-proyek yang dijalankan mampu memberikan
                      dampak positif dan berkelanjutan bagi lingkungan dan masyrakat sekitar.

                      Agar penerapan prinsip-prinsip S&E dapat terukur dengan baik, Perseroan telah membangun Sistem
                      Manajemen Sosial dan Lingkungan/Social and Environmental Management System (“SEMS”) yang
                      dijadikan sebagai pedoman atau acuan bagi klien dalam mematuhi dan melaksanakan kedelapan
                      Prinsip S&E Perseroan. Delapan Prinsip Sosial dan Lingkungan Perseroan mencakup:
                      1)     Sistem Pengelolaan dan Penilaian Sosial dan Lingkungan (SEMS);
                      2)     Tenaga Kerja dan Kondisi Kerja;
                      3)     Pencegahan dan Pengurangan Polusi, dan Perubahan Iklim;
                      4)     Kesehatan Masyarakat, Keselamatan, dan Keamanan;
                      5)     Pengadaan Tanah dan Pemukiman Kembali secara Tidak Sukarela;
                      6)     Konservasi Keanekaragaman Hayati dan Pengelolaan Sumber Daya Alam;
                      7)     Masyarakat Adat;
                      8)     Benda dan Warisan Budaya.




                                                                      172



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 172                                                                             01/07/26 23.31
Page 203
                      Kedelapan prinsip S&E di atas mengadopsi praktek terbaik dalam tata kelola perusahaan dan kode
                      etik. Oleh sebab itu, penerapan Prinsip S&E akan memberikan jaminan tambahan untuk pembangunan
                      infrastruktur yang berkelanjutan sesuai dengan standar internasional.

                      Prinsip Sosial dan Lingkungan (Prinsip S&E) atau Social and Environmental Principles (S&E Principles)
                      merupakan standar yang digunakan oleh Perseroan untuk memastikan klien mengelola, memitigasi,
                      dan meminimalkan dampak serta risiko dari masalah sosial dan lingkungan dari proyek infrastruktur.
                      Perseroan berkomitmen untuk memastikan terpenuhinya Prinsip S&E pada proyek infrastruktur yang
                      dibiayai dengan berpedoman pada panduan operasional Perseroan yang telah disusun dalam Sistem
                      Manajemen Sosial dan Lingkungan (Social and Environmental Management System–SEMS).

                      SEMS berisikan panduan operasional penerapan 8 Prinsip S&E yang menjadi acuan dalam penilaian
                      risiko dan dampak proyek terhadap aspek sosial dan lingkungan. Prinsip S&E tersebut juga akan
                      menegaskan peran Perseroan dalam menjaga dan meningkatkan kualitas sosial dan lingkungan.
                      Prinsip keberlanjutan Perseroan merupakan gabungan dari praktik-praktik dan standar internasional
                      yang dapat membuat para investor asing yang akan bekerja sama atau berinvestasi pada Perseroan
                      merasa aman karena semua proyek memenuhi standar sosial dan lingkungan bertaraf internasional.

                      Berdasarkan laporan yang dibuat oleh LPEM UI pada tahun 2021, berikut ini merupakan beberapa nilai
                      tambah dari Prinsip S&E yang diterapkan oleh Perseroan:
                      -    Prinsip S&E Perseroan mampu mengidentifikasi potensi risiko dan dampak sosial dan
                           lingkungan dengan lebih komprehensif. Sebagai contoh, Prinsip S&E Perseroan mencakup
                           penilaian terhadap dampak proyek terhadap tenaga kerja dan kondisi kerja, masyarakat adat,
                           serta benda dan warisan budaya yang acap kali masih minim analisisnya di dalam dokumen
                           lingkungan proyek.
                      -    Prinsip S&E Perseroan menyediakan rencana aksi mitigasi yang lebih komprehensif dan detail.
                           Sebagai contoh, Perseroan memastikan bahwa pemulihan mata pencaharian atau penghidupan
                           masyarakat yang terdampak dilakukan dan dikelola dengan baik oleh proyek dan tertuang dalam
                           dokumen rencana yang strategis.
                      -    Prinsip S&E Perseroan mendukung terciptanya SEMS di masing-masing proyek untuk
                           membantu debitur dalam mengelola risiko dan dampak sosial dan lingkungan disepanjang siklus
                           proyek.
                      -    Prinsip S&E Perseroan menerapkan standar yang lebih ketat di beberapa aspek sosial dan
                           lingkungan, dengan memastikan penerapan praktik-praktik dan standar bertaraf internasional.
                      -    Prinsip S&E Perseroan mendorong terlaksananya pemantauan secara berkala oleh proyek untuk
                           memastikan penerapan aksi mitigasi yang direncanakan telah memenuhi standar yang berlaku.

                      Dalam memastikan pelaksanaan prinsip keberlanjutan di atas, Perseroan memiliki Divisi Sosial dan
                      Lingkungan khusus yang terdiri dari para ahli dan praktisi dalam pengelolaan risiko dan perlindungan
                      sosial dan lingkungan, yang akan memastikan bahwa proyek-proyek yang dibiayai oleh Perseroan
                      dilaksanakan sesuai dengan Pedoman Operasi dan Sistem Manajemen Sosial dan Lingkungan
                      Perseroan.

                      8.        Pembiayaan Proyek Infrastruktur Oleh Perseroan
                      Dalam menjalankan kegiatan pembiayaan infrastruktur, Perseroan menentukan cakupan sektor yang
                      dapat dibiayai dengan mengacu pada POJK No. 46/2020.

                      Berikut adalah komitmen pembiayaan proyek infrastruktur Perseroan pada tanggal 31 Desember 2025
                      dan 2024 berdasarkan jenis sektor:

                                                                                                           (dalam Rupiah)
                                                                                        31 Desember
                                                   Jenis Sektor
                                                                              2025                         2024
                      Ketenagalistrikan                                     2.360.881.461.036           3.757.578.636.949




                                                                      173



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 173                                                                              01/07/26 23.31
Page 204
                                                                                                          (dalam Rupiah)
                                                                                       31 Desember
                                                   Jenis Sektor
                                                                               2025                       2024
                      Transportasi                                           1.722.977.480.621         2.008.954.790.708
                      Jalan                                                  1.307.721.034.021         1.734.947.676.028
                      Air Minum                                              1.521.269.473.094         1.641.085.532.906
                      Telekomunikasi                                         2.450.479.328.841         3.101.160.095.062
                      Minyak dan Gas Bumi                                    1.248.404.018.500         1.835.450.874.629
                      Lain-lain                                              1.940.188.524.332         1.996.777.894.603
                      Total                                                 12.819.921.320.447        16.075.955.500.885

                      Berdasarkan komitmen pembiayaan, sektor yang memberikan kontribusi terbesar per 31 Desember
                      2025 adalah sektor Telekomunikasi dan Ketenagalistrikan. Di samping itu, Perseroan tetap melakukan
                      diversifikasi sektor proyek dengan terus melihat peluang infrastruktur lainnya. Pada tanggal
                      31 Desember 2025, portofolio pembiayaan Perseroan mencakup fasilitas pembiayaan kepada 49 klien
                      aktif yang mencakup jalan tol, pengelola bandara, operator pelabuhan, infrastruktur telekomunikasi,
                      pembangkit listrik (Pembangkit Listrik Tenaga Air, pembangkit listrik tenaga uap, pembangkit listrik
                      tenaga matahari), produsen gas dan pipa gas, dan penyediaan air minum.

                      Selain melakukan pembiayaan pada proyek-proyek infrastruktur, Perseroan juga berhasil menjalankan
                      visinya menjadi katalisator dalam pengembangan infrastruktur Indonesia, melalui penyediaan jasa
                      advisory. Hingga 31 Desember 2025, Perseroan telah berhasil menjadi penasihat (advisor) bagi
                      berbagai pemangku kepentingan dan institusi untuk kegiatan penyiapan proyek, pembiayaan proyek,
                      dan pelaksanaan transaksi proyek KPBU.

                      Beberapa proyek jasa advisory yang telah dilakukan oleh Perseroan dari periode tahun 2015 hingga
                      31 Desember 2025 antara lain adalah sebagai berikut:

                      No.          Proyek           Sektor                 Keterangan                        Tahun
                       1 Pembiayaan Jalan Tol      Jalan Tol   Penasihat keuangan kepada PT                   2015
                          Trans        Sumatera,               Hutama Karya (Persero) untuk 8
                          Sumatera                             ruas jalan Tol Trans Sumatera
                       2 Kajian Value-Capture      Jalan Tol   Penasihat keuangan kepada PT                   2017
                          pada Jalan Tol Trans                 Hutama Karya (Persero)
                          Sumatera, Sumatera
                       3 Kajian Asset Recycle      Jalan Tol   Penasihat keuangan kepada PT                   2019
                          Jalan      Tol   Trans               Hutama Karya (Persero)
                          Sumatera, Sumatera
                       4 KPBU Air Minum,           Air Minum   Penasihat transaksi kepada PDAM                2019
                          Semarang         Barat,              Kota Semarang
                          Jawa Tengah
                       5 Akuisisi Pembangkit Ketenagalistrikan Penasihat uji tuntas                           2020
                          Listrik Tenaga Biogas
                       6 Proyek Pengelolaan Limbah Padat Penasihat transaksi kepada BUMN                      2021
                          Sampah          Sunter,
                          Jakarta
                       7 Proyek KPBU Air           Air Minum   Penasihat transaksi kepada badan               2022
                          Minum          Regional              usaha calon pemrakarsa
                          Terintegrasi,     Jawa
                          Barat
                       8 Proyek KPBU Rumah        Perumahan    Penasihat       transaksi   kepada             2022
                          Susun       Cisaranten,   Rakyat     BUMN/Pemerintah
                          Jawa Barat




                                                                      174



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 174                                                                             01/07/26 23.31
Page 205
                      No.          Proyek               Sektor                  Keterangan                      Tahun
                       9 Kajian                    Minyak dan Gas Penasihat keuangan kepada badan                2022
                          Pengembangan                              usaha
                          Usaha Sektor Ritel
                          LPG
                      10 Kajian      Lingkungan,     Transportasi   Penasihat ESG kepada badan                   2023
                          Sosial dan Tata Kelola                    usaha bandar udara
                          Bandar Udara
                      11 Pendukung                       Multi      Penasihat keuangan untuk BUMN                2023
                          Penerapan        Skema     Infrastruktur
                          Pendanaan         untuk
                          Pembangunan         Ibu
                          Kota Nusantara
                      12 Divestasi Perusahaan Telekomunikasi Penasihat transaksi kepada BUMN                     2024
                          Infrastruktur
                          Telekomunikasi
                      13 Proyek KPBU Rumah Rumah Sakit Penasihat                  transaksi    kepada            2024
                          Sakit Umum Daerah                         BUMN/Pemerintah
                          Samarinda,
                          Kalimantan Timur
                      14 Proyek KPBU TPAS Limbah Padat Penasihat                  transaksi    kepada            2024
                          Manggar, Balikpapn,                       BUMN/Pemerintah
                          Kalimantan Timur
                      15 Divestasi Perusahaan        Transportasi   Penasihat transaksi kepada BUMN              2025
                          Infrastruktur    Kereta
                          Api
                      16 Program        Dukungan Efisiensi Energi Penasihat ESG kepada ASEAN                     2026
                          terhadap Mekanisme                        Centre for Energy
                          Inovatif           bagi
                          Pembiayaan Efisiensi
                          Energi          Industri
                          Indonesia
                      17 Pendampingan              Kawasan Industri Penasihat ESG kepada BUMN                    2026
                          Implementasi ESG

                      9.        Kecenderungan yang Dapat Mempengaruhi Secara Signifikan Kegiatan Usaha dan
                                Prospek Usaha
                      Tidak terdapat kecenderungan yang signifikan dalam pendapatan sejak tahun buku terakhir yang
                      mempengaruhi kegiatan usaha dan prospek keuangan Perseroan.

                      Tidak terdapat kecenderungan, ketidakpastian, permintaan, komitmen, atau peristiwa yang dapat
                      diketahui yang dapat mempengaruhi secara signifikan penjualan bersih atau pendapatan usaha,
                      pendapatan darioperasi berjalan, profitabilitas, likuiditas atau sumber modal, atau peristiwa yang akan
                      menyebabkan informasi keuangan yang dilaporkan tidak dapat dijadikan indikasi atas hasil operasi
                      atau koridisi keuangan masa datang.

                      10.       Teknologi Informasi
                      Perseroan senantiasa mengedepankan peran strategis dari teknologi informasi dalam meningkatkan
                      daya saingnya dalam melayani sektor infrastruktur di Indonesia. Teknologi informasi berguna untuk
                      mendukung kegiatan usaha pembiayaan infrastruktur Perseroan agar kegiatan operasional Perseroan
                      dapat dilakukan secara lebih efektif dan efisien.




                                                                       175



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 175                                                                                01/07/26 23.31
Page 206
                      Untuk mendukung pencapaian target Perseroan dalam Rencana Jangka Panjang yang dimilikinya,
                      Perseroan sedang membuat Rencana Strategi Teknologi Informasi (“ITSP”) dan Rencana kerjanya
                      untuk tahun 2026 – 2030 yang menjadi acuan dalam pengembangan dan implementasi solusi teknologi.
                      Fokus dari ITSP tersebut adalah untuk memiliki platform TI yang tersinergi dengan tujuan bisnis
                      Perseroan, organisasi IT yang efektif, meningkatkan integrasi sistem-sistem yang ada, serta keamanan
                      TI, meningkatkan efisiensi operasional, mengelola risiko keamanan informasi, meningkatkan layanan
                      pengguna TI internal, mengoptimalkan investasi TI, mengikuti perkembangan teknologi dan juga
                      meningkatkan keberadaan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan untuk kepentingan
                      pengambilan keputusan oleh Manajemen.

                      ITSP tersebut memberikan arahan pengembangan dan review atas sistem-sistem utama dan sistem-
                      sistem pendukung operasional serta menentukan prioritas dalam pengembangan/perubahan dan
                      implementasi dari sistem-sistem tersebut. Selain itu, ITSP juga memberikan acuan biaya terhadap
                      pengembangan/perubahan maupun pengadaan perangkat keras, dan mengatur juga mengenai
                      pengembangan infrastruktur, keamanan, dan tata kelola operasional teknologi dan sistem informasi
                      karena untuk memperoleh sistem dengan kinerja dan tingkat keandalan dan keamanan yang baik
                      diperlukan dukungan infrastruktur dan tata kelola yang baik.

                      Pengelolaan sumber daya teknologi dan sistem informasi Perseroan dilaksanakan oleh Divisi
                      Manajemen Teknologi Informasi (TI) yang bertanggung jawab kepada Direktur Keuangan. Divisi TI
                      berperan dalam mendukung pertumbuhan bisnis Perseroan melalui pengembangan solusi teknologi
                      dan sistem informasi yang inovatif guna memenuhi kebutuhan bisnis, memastikan infrastruktur dan
                      keamanan TI yang cukup handal, memberikan layanan yang prima kepada seluruh unit Perseroan
                      untuk dapat melakukan proses bisnis secara lebih efisien dan efektif.

                      Sebagai bagian dari penerapan tata kelola perusahaan yang baik dalam menjalankan proyek TI ke
                      depannya, Perseroan memiliki Komite Pengarah TI yang terdiri dari Presiden Direktur, Direktur
                      Keuangan dan Direktur Risiko untuk melakukan pengawasan terhadap kinerja organisasi Divisi TI,
                      investasi TI dan seluruh aset TI yang dimiliki Perseroan.

                      Sampai dengan saat Prospektus ini diterbitkan, Perseroan telah memilki beberapa sistem teknologi
                      informasi, yaitu:
                      1.    Loan System, yang dikembangkan untuk meliputi pencatatan Financing Booking dan Financing
                            Servicing/Maintenance yang terintegrasi dengan aplikasi Financial Accounting and Reporting.

                                Proses Financing Booking merupakan tahapan penting dalam sistem pembiayaan Perseroan,
                                yang dimulai setelah permohonan pembiayaan disetujui. Pada tahap ini, data pembiayaan yang
                                telah diverifikasi akan dicatat secara resmi ke dalam Loan System. Proses ini meliputi input detail
                                pembiayaan seperti jumlah pinjaman, tenor, suku bunga, serta jadwal pembayaran pokok dan
                                bunga yang telah disepakati bersama nasabah. Sedangkan Financing Servicing/Maintenance
                                mendukung proses pencairan dana dengan melakukan pencatatan dan perhitungan pinjaman
                                pokok dan bunga, dan juga jadwal pembayaran pokok dan bunga.

                                Loan System ini digunakan untuk dapat melakukan pencatatan semua nasabah dan perhitungan
                                produk-produk pembiayaan serta jadwal pembayaran dengan tepat untuk mendukung
                                perkembangan bisnis dan dapat dilakukan penerapan manajemen risiko yang tepat. Loan
                                System ini juga melakukan pengawasan terhadap keterlambatan pembayaran, serta melakukan
                                perhitungan denda atas keterlmabatan tersebut.

                      2.        Treasury System, yang dikembangkan untuk meliputi penempatan dana di pihak ketiga,
                                funding/borrowing dan produk treasuri yang lain seperti Obligasi, reksadana dan Hedging yang
                                juga terintegrasi dengan aplikasi Financial Accounting and Reporting. Sistem ini melakukan
                                pencatatan pokok dan perhitungan bunga setiap harinya, yang akan direkonsiliasi dengan arus
                                kas di dalam akun bank Perseroan pada setiap akhir bulan. Selain itu sistem dapat menampilkan
                                analisa future value dari portfolio yang tercatat sesuai dengan market value yang berlaku.



                                                                            176



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 176                                                                                      01/07/26 23.31
Page 207
                      3.        Financial Accounting and Reporting System, yang di kembangkan untuk menjadi back bone
                                system pada Perseroan di mana sistem tersebut melakukan pencatatan terhadap seluruh
                                transaksi keuangan yang ada di Perseroan.

                                Sistem ini juga menerima data transfer dari sistem treasuri, pinjaman, budgeting and BR. Dengan
                                diterapkannya sistem ini proses akhir bulan menjadi lebih cepat dan akurat, serta laporan-
                                laporan yang diperlukan dapat di hasilkan secara otomatis, lebih detil dan cepat.

                      4.        Credit Sentinel System, yang digunakan sebagai system Financing Origination mendukung
                                workflow yang dimulai dari proses pencatatan permohonan calon nasabah termasuk
                                permohonan pinjaman lengkap dengan strukturnya, analisis resiko pinjaman dan rencana
                                pengembalian pinjaman serta workflow persetujuan pinjaman oleh komite investasi pada tingkat
                                direksi maupun komisaris.

                                Dengan sistem ini, Perseroan memastikan proses penilaian, administrasi dan dokumentasi
                                pinjaman yang terorganisir, lengkap, andal, dan transparan sebagai bagian dari tata kelola
                                perusahaan yang baik.

                      5.        ECL engine, adalah aplikasi yang dirancang khusus untuk melakukan perhitungan Expected
                                Credit Loss (ECL) sesuai dengan standar pelaporan keuangan internasional. Dengan ECL
                                Engine, proses kalkulasi potensi kerugian kredit dapat dilakukan secara otomatis, terstruktur, dan
                                akurat berdasarkan data historis, ekspektasi masa depan, serta parameter risiko yang relevan.

                                Sistem ini mampu mengintegrasikan berbagai sumber data keuangan dan operasional, serta
                                melakukan analisis data secara komprehensif. Selain itu, model perhitungan dalam ECL Engine
                                dirancang agar dapat fleksibel sejalan dengan perkembangan terkini, serta mampu
                                menghasilkan laporan yang detail dan siap audit, sehingga mendukung transparansi dan
                                akuntabilitas dalam pelaporan keuangan.

                      6.        Procurement System (Prometheus), yang dikembangkan oleh Unit TI sendiri. Sistem ini
                                merupakan workflow system, di mana proses persetujuan untuk transaksi procurement,
                                purchasing, reimbursement, expenses dan advances dapat dilakukan secara online di dalam
                                sistem, termasuk juga persetujuan dan pencatatannya.

                                Sebagai bagian dari perkembangan Procurement System lebih lanjut, Unit TI telah
                                mengembangkan fitur-fitur lanjutan diantaranya, Invoive tracking, Vendor management,
                                Procurement dropbox dan Contract Reminder yang merupakan bagian dari Procurement
                                System. Aplikasi tersebut digunakan untuk pencatatan, pemantauan dan pelaporan atas
                                dokumen dan proses administrasi dari Unit Pengadaan.

                      7.        Data Warehouse, yang dikembangkan untuk menjadi pusat penyimpanan data dari seluruh
                                aplikasi-aplikasi yang berjalan di Perseroan. Data Warehouse telah menjadi sumber data untuk
                                aplikasi pelaporan ke Regulator seperti SLIK dan Apolo, serta menjadi sumber data untuk
                                kebutuhan MIS dan pelaporan Management lainnya.

                      8.        Aplikasi Bisnis berbasis platform Mendix Cloud yang merupakan serangkaian aplikasi untuk
                                menunjang proses utama bisnis Perseroan didalam memberikan pinjaman. Aplikasi-aplikasi
                                tersebut memiliki fungsi utama untuk mengelola dan memantau informasi terkait nasabah
                                Perseroan, seperti Data Nasabah, Data Proyek, dan juga Data Covenant & Condition dari
                                Nasabah, dan termasuk juga untuk pemeriksaan Know Your Customer (KYC).

                      9.        Selain sebagai penunjang Front Liner, aplikasi bisnis berbasis Platform Mendix juga banyak
                                dipakai di back office, dengan fungsi melakukan digitalisasi dan otomasi proses. Termasuk




                                                                            177



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 177                                                                                     01/07/26 23.31
Page 208
                                didalamnya aplikasi untuk melakukan proses persetujuan pencairan, pemindahan dana, dan
                                penempatan deposito.

                      10.       Aplikasi Penunjang SDM seperti Employee Onboarding, Employee Database dan Exit
                                Clearance. Ketiga aplikasi ini dibangun oleh unit TI Perseroan dan di bantu oleh tenaga
                                outsourcing. Ketiga aplikasi ini adalah bagian pertama dari rencana jangka panjang untuk
                                meningkatkan efisiensi, akurasi dan control pada operasional harian SDM. Ketiga aplikasi ini
                                berfokus kepada digitalisasi dan workflow approval, serta otomisasi dalam pengawasan dan
                                pelaporan.

                      11.       Pelaporan SLIK, sejalan dengan peraturan OJK atas pelaporan bulanan data nasabah,
                                Perseroan telah selesai menerapkan OneReporting aplikasi yang merupakan aplikasi yang
                                mengumpulkan data dari aplikasi satelit dan aplikasi Core Perseroan, dan melakukan validasi
                                data untuk dapat di unggah kedalam aplikasi OJK.

                      12.       Aplikasi Compliance Checklist yang merupakan salah satu aplikasi bisnis yang membantu unit
                                Kepatuhan dan Operasional Risk didalam mengelola dan memantau kepatuhan Perseroan atas
                                janji-janji dan kewajiban-kewajiban terhadap regulasi.

                      13.       MoM Application adalah aplikasi penunjang untuk pembuatan berita acara rapat secara digital.
                                Aplikasi ini dipergunakan oleh Perseroan untuk semua Rapat Komite Perseroan. Proses dalam
                                aplikasi ini dimulai dengan pembuatan undangan rapat kepada pegawai yang relevan, dan
                                pembuatan risalah rapat langsung secara digital, dan registrasi dari action yang harus dilakukan
                                serta persetujuan atas risalah tersebut yang dilakukan diakhir rapat. Aplikasi ini memudahkan
                                pencarian kembali atas risalah rapat, dan juga sebagi alat untuk memantau action lanjutan yang
                                perlukan.

                      Keberadaan sistem tersebut ditujukan untuk meningkatkan keakuratan proses, keamanan dalam
                      kerahasiaan data dan kecepatan penyediaan informasi untuk pengambilan keputusan, serta
                      kehandalan dalam mendukung sistem pelaporan keuangan. Sistem-sistem ini juga ditujukan agar
                      Perseroan dapat beroperasi dengan tingkat efisiensi yang lebih baik. Hal ini sesuai dengan strategi
                      Perseroan untuk mencapai keunggulan operasional di seluruh jajaran organisasi.

                      Selain penerapan sistem-sistem di atas, Perseroan juga memiliki Disaster Recovery Centre (“DRC”)
                      dan menyusun IT Disaster Recovery Policy and Standard Operating Procedure (DRP) yang terus
                      diperbaharui sebagai acuan bagi Tim Pemulihan Bencana dalam melakukan proses pemulihan sistem
                      dengan cepat sesuai dengan kebutuhan bisnis Perseroran dan manajemen risiko yang tepat. Fasilitas
                      DRC Perseroan mencakup seluruh aplikasi-aplikasi utama, yaitu; Financial Accounting and Reporting
                      System, Loan System, Treasury System, dan Budgeting System, serta aplikasi pendukung yang ada di
                      Platform as a Service (PaaS) berbasis cloud

                      Perseroan secara rutin melaksanakan pengujian fasilitas Disaster Recovery Center (Drill) minimal
                      1 (satu) kali setahun dengan melibatkan seluruh divisi-divisi terkait, seperti Divisi Operational Risk,
                      Divisi IT, Divisi Loan Operation, Divisi Accounting and Finance, Divisi Treasury, Divisi Product &
                      Business Support, dan Divisi Corporate Planning. Pengujian berkala dilakukan untuk memastikan
                      kesiapan Perseroan saat terjadi gangguan terhadap keberlangsungan bisnis.

                      Perseroan juga senantiasa berfokus pada Sistem Keamanan IT untuk melindungi jaringan dan aset
                      Perusahaan. Sistem Keamanan yang telah diterapkan adalah sebagai berikut ini:
                      -     Inventory and Control of Hardware and Software Assets
                      -     Controlled Use of Administrative Privileges
                      -     Identity Management with Multi-Factor-Authentication (MFA)
                      -     Zero-trust security deployment
                      -     Endpoint Protection with Antivirus and Malware Defenses (EDR)
                      -     Limitation and Control of Network Ports, Protocols, and Services



                                                                           178



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 178                                                                                   01/07/26 23.31
Page 209
                      -         Data Encryption (laptop)
                      -         Data Loss and Information Protection (DLP)
                      -         Secure Configuration for Network Devices
                      -         Network and Wireless Access Control
                      -         24x7 Security Operation Center (SOC)

                      Teknologi informasi juga senantiasa mengupayakan peningkatan kualitas layanan berbasis teknologi
                      informasi di seluruh organisasi dengan proses yang lebih sederhana dan paperless approval process
                      yang dapat meningkatkan efisiensi waktu dan penghematan penggunaan kertas.

                      Rencana Pengembangan Teknologi Informasi
                      Sesuai dengan arahan berdasar ITSP untuk beberapa tahun mendatang, Perusahaan akan melakukan:
                      1.   Migrasi pusat data berbasis awan dengan mengadopsi arsitektur hybrid cloud untuk
                           meningkatkan keandalan sekaligus efisiensi biaya data center.
                      2.   Penerapan dan penguatan Data Governance, AI Governance, Information Security serta
                           Personal Data Protection untuk memastikan kepatuhan pada regulasi OJK terkait Manajemen
                           Risiko TI dan aturan Kominfo terkait PDP.
                      3.   Pengembangan aplikasi untuk memastikan transformasi menuju digitized and automated
                           business process. Tugas ini harus disertai dengan tata kelola yang tepat supaya dapat mencapai
                           cost-efficient development.
                      4.   Meningkatkan IT Service Excellence dengan lebih meningkatkan pemantauan kinerja TI secara
                           tepat, dan meningkatkan kemampuan dari organisasi TI
                      5.   Memastikan sistem/aplikasi inti dan pendukung dapat terintegrasi secara sempurna, dan
                           memastikan keamanan TI yang lebih baik.
                      6.   Membangun Business Intelligence yang akurat dan terpercaya untuk dapat membantu
                           pengambilan keputusan yang tepat dan cepat.
                      7.   Meningkatkan sistem keamanan dengan mengimplementasikan perangkat keamanan tingkat
                           lanjut.

                      Pengembangan sesuai arahan ITSP meliputi:
                      -    Penerapan beberapa sistem/aplikasi penunjang bisnis di area Customer Relationship and Deal
                           Management, Sumber Daya Manusia dan Bagian Umum, dan review atas sistem/aplikasi yang
                           ada untuk dapat lebih dioptimalkan penggunaannya.
                      -    Penguatan infrastruktur TI
                      -    Penambahan dan perbaikan Policy untuk TI
                      -    Perbaikan Standar Operasi untuk TI
                      -    Implementasi dari Lean IT organization
                      -    Penerapan keamanan siber berkelanjutan mengacu pada kerangka kerja NIST CSF 2.0
                      -    Penerapan cost-efficiency factors untuk pegembangan sistem/aplikasi
                      -    Kajian untuk penerapan Data Analytic and Business Intelligence

                      Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan sedang dalam proses membangun beberapa
                      inisiatif terkait TI guna mendukung perkembangan bisnis Perseroan, yaitu:
                      1.      Modernisasi aplikasi Financial Accounting and Reporting dengan sistem ERP modern.
                      2.      Otomasi dan peningkatan sistem-sistem pendukung proses pinjaman.
                      3.      Pembuatan sistem manajemen informasi untuk Advisory Group.
                      4.      Melanjutkan migrasi legacy system ke lingkungan PaaS.
                      5.      Kajian implementasi microsegmentation pada aset-aset TI.




                                                                         179



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 179                                                                            01/07/26 23.31
Page 210
                      11.       Persaingan Usaha
                      Kehadiran Perseroan adalah sebagai katalisator pembagunan infrastruktur di Indonesia untuk
                      mendukung percepatan pembangunan infrastruktur melalui skema pembiayaan dan penyertaan,
                      dengan menitikberatkan dan fokus pada penerapan ESG dalam setiap pembiayaan dan investasi yang
                      diberikan. Keberadaan Perseroan adalah untuk melengkapi dan saling menjalin kerjasama dengan
                      Perusahaan sejenis yang sudah ada di pasaran seperti perbankan.

                      Perseroan menempatkan dirinya sebagai pemain kunci dalam pembiayaan infrastruktur di Indonesia,
                      dengan pendekatan unik yang melibatkan kolaborasi dengan institusi multilateral seperti Asian
                      Development Bank dan International Finance Corporation. Dalam persaingan, Perseroan menerapkan
                      strategi yang ditujukan bukan untuk bersaing, melainkan justru bersinergi dengan perbankan, lembaga
                      keuangan ataupun investor lainnya, termasuk menyediakan produk dan jasa yang tidak dapat diberikan
                      oleh lembaga keuangan lainnya.

                      12.       Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
                      Beberapa kegiatan yang telah dilakukan oleh Perseroan dalam 2 (dua) tahun terakhir adalah sebagai
                      berikut:

                      -         (Juni 2025) Penanaman Pohon Tree Planting. Kolaborasi Perseroan bersama PT Polytama
                                Propindo melalui program penanaman pohon di area hijau kompleks pabrik Polytama Propindo.




                                                                        180



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 180                                                                            01/07/26 23.31
Page 211
                      -         (Juli 2025) Penanaman Pohon Tree Planting. Kolaborasi Perseroan bersama Jejak.in melalui
                                penanaman. Kolaborasi Perseroan bersama Jejak.in melalui penanaman pohon di Humbang,
                                Hasundutan, Sumatera Utara.




                      -         (Agustus 2025) Pembangunan 2 unit Rumpon Plankton Attractor. Kolaborasi Perseroan bersama
                                Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui program pemberian bantuan berupa pembuatan 2 unit
                                Rumpon Plankton Attractor untuk menunjang atraksi hiu paus di Desa Botubarani, Kabupaten
                                Bone Bolango, Gorontalo.




                                                                        181



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 181                                                                            01/07/26 23.31
Page 212
                      -         (Agustus 2025) Joint Program TJSL SMV Kementerian Keuangan, Kolaborasi Perseroan
                                bersama Special Mission Vehicle Kementerian Keuangan melalui program Pembangunan hunian
                                layak di Kelurahan Sangkrah, Surakarta




                      -         (Oktober 2025) CSR Rumah SAAJA. Kolaborasi Perseroan bersama The Sun Project melalui
                                program pembuatan pupuk kompos, pembuatan ruang informasi dan teknologi serta fasilitasnya
                                berupa 4 unit laptop kepada Sekolah Alternatif untuk Anak Jalanan (SAAJA).




                      -         (September 2025) Pembangunan Infrastruktur Micro Hydrodi Muara Enim, Sumatera Selatan
                                SMI, Perseroan PII. Kolaborasi Perseroan bersama PT Sarana Multi Infrastruktur dan




                                                                        182



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 182                                                                             01/07/26 23.31
Page 213
                                PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia melalui program Pembangunan Infrastruktur Micro Hydro
                                di Muara Enim, Sumatera Selatan.




                      -         (Januari 2024) Bakti Sosial Penyintas Gempa Cianjur Social Service for Cianjur Earthquake
                                Survivors. Perseroan bersinergi dalam program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL)
                                melalui kegiatan bakti sosial di 3 Desa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.




                      -         (Juni 2024) Pemberdayaan Masyarakat di Daerah Aliran Sungai (DAS) Serayu. Perseroan
                                bersinergi dalam program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) Pemberdayaan
                                Masyarakat Berbasis Lingkungan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Serayu. Bantuan ini akan




                                                                        183



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 183                                                                              01/07/26 23.31
Page 214
                                digunakan untuk beberapa program kegiatan yang mendukung penyelamatan DAS Serayu
                                melalui pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan.




                      -         (Agustus 2024) IIF Trail Run @DonasiBarang. Dalam rangka memperingati hari kemerdekaan
                                Republik Indonesia ke-79 serta mendorong gaya hidup sehat, Perseroan menyelenggarakan
                                kegiatan IIF Trail Run 2024 pada Sabtu, 10 Agustus 2024. Dalam kesempatan tersebut,
                                Perseroan Bersama Donasi Barang menggelar program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan
                                (TJSL) berupa donasi sepatu bekas layak pakai sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.




                                                                       184



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 184                                                                           01/07/26 23.31
Page 215
                      -         (September 2024) Transplantasi Karang dengan Rumah Coral Indonesia. Dalam rangka
                                mendukung pelestarian lingkungan, Perseroan bersama Rumah Coral Indonesia melakukan
                                kolaborasi kegiatan corporate social responsibility melalui transplantasi 500 terumbu karang di
                                Sanur, Bali. Mengingat fungsi terumbu karang sebagai penahan gelombang besar yang dapat
                                merusak pantai, Perseroan berupaya melakukan restorasi ekosistem laut tersebut. Terumbu
                                karang juga mampu menyerap karbon dioksida, sehingga dapat membantu mengurangi dampak
                                perubahan iklim.




                      -         (Oktober 2024) Penarik Rumpon Plankton Rumpon Plankton Attractor. Perseroan mendukung
                                potensi daya tarik wisata di provinsi Gorontalo, Perseroan bekerja sama dengan Pemerintah
                                Provinsi Gorontalo memberikan bantuan Corporate Social Responsibility berupa pembuatan
                                Rumpon Plankton Attractor untuk menunjang atraksi Hiu Paus di Desa Botubarani, Kabupaten
                                Bone Bolango, Gorontalo. Destinasi Hiu Paus Botubarani adalah salah satu destinasi unggulan
                                di Provinsi Gorontalo. Fasilitas Rumpon tersebut berfungsi sebagai sumber makanan bagihiu
                                paus, karena plankton yang melimpah menjadi santapan favorit mereka. Dengan demikian,
                                rumpon tidak hanya meningkatkan populasi plankton, tetapi juga jumlah hipaus yang berkunjung
                                ke perairan Botubarani.




                                                                          185



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 185                                                                                  01/07/26 23.31
Page 216
                      13.       Aset Material
                      Perseroan memiliki dan menguasai secara sah dua unit perkantoran yang berlokasi di Prosperity Tower
                      Lantai, Sudirman Central Business District Lot. 28, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta
                      Selatan 12190, Indonesia, dengan rincian sebagai berikut:
                      (i)   satu unit pada Lantai 53 dengan luas 1578,7 m2; dan
                      (ii)  satu unit pada Lantai 55 dengan luas 1578,7 m2.

                      yang dipergunakan oleh Perseroan sebagai kantor dan lokasi operasional Perseroan.

                      Kepemilikan kedua unit tersebut dibuktikan dengan 2 (dua) buah Sertipikat Hak Milik Satuan Rumah
                      Susun (”SHMSRS”) atas nama Perseroan: i) SHMSRS No. 3754 dan (ii) SHMSRS No. 3779, keduanya
                      berlaku sampai dengan 4 Juni 2035.

                      Perseroan tidak memiliki aset yang bersifat material bagi kegiatan usaha Perseroan berupa benda
                      bergerak maupun tidak bergerak lainnya selain yang telah disebutkan.

                      14.       Hak Atas Kekayaan Intelektual
                      Perseroan memiliki hak atas kekayaan intelektual berupa satu merek yang telah terdaftar pada
                      Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Merek tersebut
                      terdaftar dengan Sertifikat Merek No. IDM000602981 untuk Kelas 36 (Nice Classification edisi ke-10),
                      dengan tanggal pendaftaran 18 September 2017.

                      Sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi
                      Geografis, Perseroan telah mengajukan dan memperoleh perpanjangan jangka waktu perlindungan
                      merek terdaftar, sebagaimana dibuktikan dengan diterbitkannya Sertifikat Perpanjangan Jangka Waktu
                      Perlindungan Merek Terdaftar. Dengan perpanjangan tersebut, perlindungan hukum atas merek
                      dimaksud berlaku untuk jangka waktu 10 (sepuluh) tahun, yaitu sampai dengan 3 Maret 2035
                      sebagaimana diatur dalam Pasal 35 UU Merek dan Indikasi Geografis.




                                                                      186



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 186                                                                             01/07/26 23.31
Page 217
                               No.                   Tanggal             Tanggal                                                         Berlaku
                                                                                                       Merek                  Kelas
                            Pendaftaran            Pendaftaran         Penerimaan                                                        Sampai
                         IDM000602981              18 September          03 Maret                                              36       03 Maret
                                                       2017                2015                                                           2035


                      15.       Transaksi dengan Pihak-Pihak yang Terafiliasi
                      Berikut ini merupakan seluruh transaksi Perseroan dengan pihak Afiliasi selama 2 (dua) tahun terakhir:

                                                                                                                              (dalam Jutaan Rupiah)
                                                                                                                                     Nilai per
                                 Nama Pihak                    Jenis                               Tujuan
                                                                                                                                31 Desember 2025
                      PT Sarana Multi Infrastruktur Pemegang saham               Ekuitas                                                    1.145.000
                      (Persero)                     Perusahaan                   Pinjaman subordinasi                                       5.162.029
                                                                                 Aset lain-lain                                                 2.772
                                                                                 Pendapatan jasa advisory                                       4.572
                                                                                 Pajak dibayar dimuka                                               -
                                                                                 Beban bunga                                                  405.610
                                                                                 Beban masih harus dibayar dan liabilitas                         179
                                                                                 lain-lain
                                                                                 Pinjaman diterima                                           841.266
                      Asian Development Bank         Pemegang saham              Ekuitas                                                     399.800
                                                     Perusahaan                  Pinjaman subordinasi                                              -
                                                                                 Beban bunga                                                       -
                      International Finance          Pemegang saham              Ekuitas                                                     399.800
                      Corporation                    Perusahaan
                      Deutsche Investition- Und      Pemegang saham              Ekuitas                                                     302.400
                      Entwicklungsgesellschaft       Perusahaan
                      mbH
                      Sumitomo Mitsui Banking        Pemegang saham              Ekuitas                                                     298.000
                      Corporation                    Perusahaan
                      Pemerintah Republik            Pemegang saham akhir        Efek-efek                                                 1.346.492
                      Indonesia                                                  Piutang bunga                                                22.567
                                                                                 Pendapatan bunga                                             55.973
                                                                                 Keuntungan yang direalisasi dari penjualan                   20.022
                                                                                 efek-efek
                      PT Bank Mandiri (Persero)      Dimiliki dan dikendalikan   Kas di bank                                                  71.934
                      Tbk                            Pemerintah Republik         Piutang bunga                                                     -
                                                     Indonesia                   Tagihan derivatif                                             2.199
                                                                                 Liabilitas derivatif                                          2.287
                                                                                 Pinjaman diterima                                           996.904
                                                                                 Pendapatan bunga                                              3.102
                                                                                 Beban bunga                                                 106.418
                      PT Bank Tabungan Negara        Dimiliki dan dikendalikan   Kas di bank                                                       1
                      (Persero) Tbk                  Pemerintah Republik         Piutang bunga                                                     -
                                                     Indonesia                   Beban tangguhan                                               1.250
                                                                                 Pendapatan bunga                                             10.739
                                                                                 Pinjaman diterima                                                 -
                                                                                 Beban bunga                                                   8.137
                      PT Bank Negara Indonesia       Dimiliki dan dikendalikan   Kas di bank                                                       -
                      (Persero) Tbk                  Pemerintah Republik         Efek-efek                                                         -
                                                     Indonesia                   Piutang bunga                                                     -
                                                                                 Pendapatan bunga                                              2.084
                      PT Bank Rakyat Indonesia       Dimiliki dan dikendalikan   Kas di bank, Piutang bunga                                1.130.129
                      (Persero) Tbk                  Pemerintah Republik         Pendapatan bunga                                             26.599
                                                     Indonesia                   Beban bunga                                                     260
                      PT Angkasa Pura I              Dimiliki dan dikendalikan   Pinjaman diberikan                                          453.778
                                                     Pemerintah Republik         Aset lain-lain                                                  901
                                                     Indonesia                   Pajak dibayar dimuka                                              -
                                                                                 Pendapatan bunga                                             32.317
                                                                                 Piutang bunga                                                     -
                                                                                 Pendapatan jasa advisory                                      1.800
                      PT Angkasa Pura II             Dimiliki dan dikendalikan   Pinjaman diberikan                                                -
                                                     Pemerintah Republik         Pendapatan bunga                                              2.913
                                                     Indonesia                   Piutang bunga                                                     -
                      PT Adhi Commuter Properti      Dimiliki dan dikendalikan   Pinjaman diberikan                                          112.202
                      Tbk                            Pemerintah Republik         Aset lain-lain                                                    -
                                                     Indonesia                   Pendapatan bunga                                             12.166




                                                                                     187



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 187                                                                                                        01/07/26 23.31
Page 218
                                                                                                                         (dalam Jutaan Rupiah)
                                                                                                                                Nilai per
                                 Nama Pihak                  Jenis                            Tujuan
                                                                                                                           31 Desember 2025
                                                                             Pendapatan provisi dan komisi dan lainnya                    1.198
                      PT Jasa Marga (Persero) Tbk Dimiliki dan dikendalikan Efek-efek                                                          -
                                                   Pemerintah Republik       Piutang bunga                                                     -
                                                   Indonesia                 Aset lain-lain                                                    -
                                                                             Pendapatan jasa advisory                                       560
                                                                             Pendapatan bunga                                                  -
                      PT Marga Lingkar Jakarta     Entitas anak dari entitas Pendapatan bunga                                                  -
                                                   yang dimiliki dan
                                                   dikendalikan Pemerintah
                                                   Republik Indonesia
                      PT PP Tirta Madani           Entitas anak dari entitas Pinjaman diberikan                                          97.932
                                                   yang dimiliki dan         Piutang bunga                                                     -
                                                   dikendalikan Pemerintah Aset lain-lain                                                      2
                                                   Republik Indonesia        Pendapatan bunga                                              9.952
                                                                             Pendapatan provisi dan komisi dan lainnya                        38
                      PT PP Krakatau Tirta         Entitas anak dari entitas Pinjaman diberikan                                         288.598
                                                   yang dimiliki dan         Piutang bunga                                                     -
                                                   dikendalikan Pemerintah Pendapatan diterima dimuka                                          7
                                                   Republik Indonesia        Pendapatan bunga                                              1.264
                                                                             Pendapatan provisi dan komisi dan lainnya                   28.372
                      PT Hotel International Sanur Entitas anak dari entitas Pinjaman diberikan                                         479.244
                      Indonesia                    yang dimiliki dan         Piutang bunga                                                     -
                                                   dikendalikan Pemerintah Pendapatan diterima dimuka                                      3.750
                                                   Republik Indonesia        Pendapatan bunga                                            35.763
                                                                             Pendapatan provisi dan komisi dan lainnya                         -
                      PT Brantas Abipraya          Dimiliki dan dikendalikan Pinjaman diberikan                                          (1.082)
                      (Persero)                    Pemerintah Republik       Pendapatan bunga                                              6.147
                                                   Indonesia                 Piutang bunga                                                     -
                                                                             Pendapatan diterima dimuka                                        -
                                                                             Pendapatan provisi dan komisi dan lainnya                         -
                      PT Waskita Sangir Energi     Entitas anak dari entitas Pinjaman diberikan                                                -
                                                   yang dimiliki dan         Pendapatan bunga                                              4.893
                                                   dikendalikan Pemerintah Piutang bunga                                                       -
                                                   Republik Indonesia        Pendapatan provisi dan komisi dan lainnya                         -
                      PT LEN Telekomunikasi        Entitas anak dari entitas Pinjaman diberikan                                          80.673
                      Indonesia                    yang dimiliki dan         Piutang bunga                                                     -
                                                   dikendalikan Pemerintah Pendapatan bunga                                              14.681
                                                   Republik Indonesia
                      PT Jasamarga Jalanlayang Entitas anak dari entitas Pinjaman diberikan                                             109.048
                      Cikampek                     yang dimiliki dan         Piutang bunga                                                    -
                                                   dikendalikan Pemerintah Pendapatan bunga                                               7.466
                                                   Republik Indonesia
                      PT Cibitung Tanjung Priok    Entitas anak dari entitas Pinjaman diberikan                                               -
                      Port Tollways                yang dimiliki dan         Piutang bunga                                                    -
                                                   dikendalikan Pemerintah Pendapatan bunga                                              61.657
                                                   Republik Indonesia
                      PT Garuda Maintenance        Entitas anak dari entitas Pinjaman diberikan                                         373.889
                      Facility AeroAsia Tbk        yang dimiliki dan         Piutang bunga                                                    -
                                                   dikendalikan Pemerintah Pendapatan bunga                                              30.138
                                                   Republik Indonesia        Utang lain-lain                                              2.047
                      PT Pemalang Batang Toll      Entitas anak dari entitas Pinjaman diberikan                                       1.182.470
                      Road                         yang dimiliki dan         Piutang bunga                                                    -
                                                   dikendalikan Pemerintah Pendapatan bunga                                             187.069
                                                   Republik Indonesia
                      PT Wijaya Karya (Persero)    Dimiliki dan dikendalikan Efek-efek                                                   31.587
                      Tbk                          Pemerintah Republik       Pinjaman diberikan                                         372.950
                                                   Indonesia                 Aset lain-lain                                                   -
                                                                             Pajak dibayar dimuka                                             -
                                                                             Piutang bunga                                                    -
                                                                             Pendapatan bunga                                            20.450
                                                                             Pendapatan provisi dan komisi dan lainnya                      272
                                                                             Pendapatan jasa advisory                                         -
                      PT Brantas Adya Surya        Entitas anak dari entitas Pendapatan provisi dan komisi dan lainnya                      174
                      Energi                       yang dimiliki dan
                                                   dikendalikan Pemerintah
                                                   Republik Indonesia
                      PT Bandara International     Entitas anak dari entitas Beban tangguhan                                                611
                      Batam                        yang dimiliki dan         Aset lain-lain                                               5.025
                                                   dikendalikan Pemerintah Pendapatan jasa advisory                                       5.025
                                                   Republik Indonesia




                                                                                 188



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 188                                                                                                   01/07/26 23.31
Page 219
                                                                                                                            (dalam Jutaan Rupiah)
                                                                                                                                   Nilai per
                                 Nama Pihak                   Jenis                               Tujuan
                                                                                                                              31 Desember 2025
                      PT Dumai Tirta Persada        Entitas anak dari entitas   Pinjaman diberikan                                           98.549
                                                    yang dimiliki dan           Pendapatan bunga                                             10.229
                                                    dikendalikan Pemerintah     Pendapatan provisi dan komisi dan lainnya                       304
                                                    Republik Indonesia
                      PT Cimanggis Cibitung         Entitas anak dari entitas   Pinjaman diberikan                                               -
                      Tollways                      yang dimiliki dan           Pendapatan bunga                                             9.704
                                                    dikendalikan Pemerintah     Pendapatan provisi dan komisi dan lainnya                        -
                                                    Republik Indonesia
                      Perusahan Umum                Entitas anak dari entitas   Pinjaman diberikan                                         296.551
                      Pembangunan Perumahan         yang dimiliki dan           Piutang bunga                                               32.397
                      Nasional                      dikendalikan Pemerintah     Utang lain-lain                                                  -
                                                    Republik Indonesia          Pendapatan provisi dan komisi dan lainnya                        -
                      PT Pembangunan                Entitas anak dari entitas   Pinjaman diberikan                                          46.990
                      Perumahan Tirta Riau          yang dimiliki dan           Pendapatan bunga                                             2.869
                                                    dikendalikan Pemerintah     Pendapatan diterima dimuka                                       -
                                                    Republik Indonesia          Aset lain-lain                                                  10
                                                                                Pendapatan provisi dan komisi dan lainnya                      583
                      PT Krakatau Tirta Industri    Entitas anak dari entitas   Pinjaman diberikan                                               -
                                                    yang dimiliki dan           Piutang bunga                                                    -
                                                    dikendalikan Pemerintah     Aset lain-lain                                                   -
                                                    Republik Indonesia          Pendapatan diterima dimuka                                       -
                                                                                Pendapatan bunga                                                 -
                                                                                Pendapatan provisi dan                                           -
                                                                                komisi dan lainnya
                      PT Polytama Propindo          Entitas anak dari entitas   Pinjaman diberikan                                         292.180
                                                    yang dimiliki dan           Aset lain-lain                                                  12
                                                    dikendalikan Pemerintah     Pendapatan bunga                                             9.800
                                                    Republik Indonesia          Pendapatan diterima dimuka                                       -
                                                                                Pendapatan provisi dan komisi dan lainnya                    1.339
                      PT Penjaminan Infrastruktur Entitas anak dari entitas     Aset lain-lain                                                   -
                      Indonesia (Persero)         yang dimiliki dan             Pendapatan jasa advisory                                         7
                                                  dikendalikan Pemerintah
                                                  Republik Indonesia
                      PT Taspen (Persero)         Dimiliki dan dikendalikan Beban bunga                                                           -
                                                  Pemerintah Republik
                                                  Indonesia
                      PT Bank SMBC Indonesia      Dimiliki dan dikendalikan Kas di bank                                                          1
                      Tbk                         Sumitomo Mitsui Banking Pinjaman diterima                                                      -
                                                  Corporation               Pendapatan bunga                                                     -
                                                                            Beban bunga                                                        344
                      PT Adhi Karya (Persero) Tbk Dimiliki dan dikendalikan Pinjaman diberikan                                             269.041
                                                  Pemerintah Republik       Pendapatan bunga                                                 2.305
                                                  Indonesia                 Piutang bunga                                                        -
                                                                            Pendapatan provisi dan komisi dan lainnya                        3.350
                      PT Sarana Multigriya        Dimiliki dan dikendalikan Efek-efek                                                       20.228
                      Finansial (Persero)         Pemerintah Republik       Piutang bunga                                                      149
                                                  Indonesia                 Pendapatan bunga                                                    44
                      PT PP (Persero) Tbk         Dimiliki dan dikendalikan Aset lain-lain                                                     600
                                                  Pemerintah Republik       Pendapatan jasa advisory                                           600
                                                  Indonesia

                      Seluruh transaksi dengan pihak terafiliasi tersebut telah dan akan senantiasa dilakukan dengan syarat
                      dan ketentuan yang wajar sebagaimana apabila dilakukan dengan pihak ketiga (arm’s length).
                      Sehubungan dengan prinsip kewajaran dan prosedur di bidang pasar modal terkait transaksi afiliasi
                      dan/atau transaksi yang mengandung benturan kepentingan diatur dalam Peraturan OJK
                      No. 42/POJK.04/2020 Tahun 2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan,
                      peraturan ini berlaku bagi aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan oleh Perusahaan Terbuka atau
                      perusahaan yang dikendalikan secara langsung atau tidak langsung oleh Perusahaan Terbuka.
                      Perseroan bukan merupakan Perusahaan Terbuka dan tidak memiliki anak perusahaan. Oleh karena
                      itu, prinsip kewajaran maupun prosedur lainnya sebagaimana diatur dalam peraturan tersebut tidak
                      berlaku bagi Perseroan termasuk dalam kaitannya dengan transaksi-transaksi yang dilakukan oleh
                      Perseroan sebagaimana dijabarkan di atas.




                                                                                    189



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 189                                                                                                      01/07/26 23.31
Page 220
                      IX.       PERPAJAKAN

                      A.        PERPAJAKAN UNTUK PEMEGANG OBLIGASI
                      Pajak atas penghasilan yang diperoleh dari kepemilikan Obligasi yang diterima atau diperoleh
                      Pemegang Obligasi diperhitungkan dan diperlakukan sesuai dengan peraturan dan undang-undang
                      perpajakan yang berlaku di Indonesia.

                      Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 16 tahun 2009 tanggal 9 Februari 2009
                      tentang Pajak Penghasilan atas Penghasilan Berupa Bunga Obligasi, sebagaimana terakhir diubah
                      dengan (i) Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 9 tahun 2021 tanggal 2 Februari 2021 tentang
                      Perlakuan Perpajakan untuk Mendukung Kemudahan Berusaha; dan (ii) Peraturan Pemerintah
                      Republik Indonesia No. 91 tahun 2021 tanggal 30 Agustus 2021 tentang Pajak Penghasilan atas
                      Penghasilan Berupa Bunga Obligasi yang Diterima atau Diperoleh Wajib Pajak Dalam Negeri dan
                      Bentuk Usaha Tetap, penghasilan yang diterima atau diperoleh bagi Wajib Pajak berupa bunga dan
                      diskonto obligasi dikenakan pemotongan Pajak Penghasilan yang bersifat final:
                      1.    Atas bunga obligasi dengan kupon (interest bearing debt securities) sebesar: (i) 10% bagi Wajib
                            Pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap (“BUT”); dan (ii) 10% atau sesuai dengan tarif
                            berdasarkan persetujuan penghindaran pajak berganda (“P3B”) bagi Wajib Pajak luar negeri
                            selain BUT. Jumlah yang terkena pajak dihitung dari jumlah bruto bunga sesuai dengan masa
                            kepemilikan (holding period) obligasi;
                      2.    Atas diskonto obligasi dengan kupon sebesar: (i) 10% bagi Wajib Pajak dalam negeri dan BUT;
                            dan (ii) 10% atau sesuai dengan tarif berdasarkan P3B bagi Wajib Pajak luar negeri selain BUT.
                            Jumlah yang terkena pajak dihitung dari selisih lebih harga jual atau nilai nominal di atas harga
                            perolehan obligasi, tidak termasuk bunga berjalan (accrued interest);
                      3.    Atas diskonto obligasi tanpa kupon (zero coupon bond) atau non-interest bearing debt securities
                            sebesar: (i) 10% bagi Wajib Pajak dalam negeri dan BUT; dan (ii) 10% atau sesuai dengan tarif
                            berdasarkan P3B bagi Wajib Pajak luar negeri selain BUT. Jumlah yang terkena pajak dihitung
                            dari selisih lebih harga jual atau nilai nominal di atas harga perolehan obligasi;
                      4.    Atas bunga dan/atau diskonto dari obligasi yang diterima dan/atau diperoleh Wajib Pajak
                            reksadana dan Wajib Pajak dana investasi infrastruktur berbentuk kontrak investasi kolektif, dana
                            investasi real estat berbentuk kontrak investasi kolektif, dan efek beragun aset berbentuk kontrak
                            investasi kolektif yang terdaftar atau tercatat pada OJK sebesar 10% untuk tahun 2021 dan
                            seterusnya.

                      Pemotongan Pajak Penghasilan yang bersifat final ini tidak dikenakan terhadap bunga dari obligasi
                      atau diskonto dari obligasi dengan atau tanpa kupon yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak:
                      1.    Dana pensiun yang pendirian atau pembentukannya telah disahkan oleh Menteri Keuangan atau
                            telah mendapatkan izin dari OJK dan memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam Pasal 4
                            ayat (3) huruf h Undang-Undang No. 7 tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan sebagaimana
                            terakhir diubah dengan UU Cipta Kerja; dan
                      2.    Bank yang didirikan di Indonesia atau cabang bank luar negeri di Indonesia.

                      Pemotongan Pajak Penghasilan yang bersifat final ini dilakukan oleh:
                      1.   Penerbit obligasi atau kustodian selaku agen pembayaran yang ditunjuk, atas bunga, dan/atau
                           diskonto yang diterima pemegang obligasi dengan kupon pada saat jatuh tempo bunga obligasi,
                           dan diskonto yang diterima pemegang obligasi tanpa bunga pada saat jatuh tempo obligasi;
                      2.   Perusahaan efek, dealer, atau bank, selaku pedagang perantara, atas bunga dan/atau diskonto
                           yang diterima atau diperoleh penjual obligasi pada saat transaksi; dan/atau
                      3.   Perusahaan efek, dealer, bank, dana pensiun, dan reksadana, selaku pembeli obligasi langsung
                           tanpa melalui perantara, atas bunga dan/atau diskonto obligasi yang diterima atau diperoleh
                           penjual obligasi pada saat transaksi.




                                                                        190



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 190                                                                                 01/07/26 23.31
Page 221
                       CALON PEMBELI OBLIGASI DALAM PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN OBLIGASI INI
                       DIHARAPKAN UNTUK BERKONSULTASI DENGAN KONSULTAN PAJAK MASING-MASING
                       MENGENAI AKIBAT PERPAJAKAN YANG TIMBUL DARI PENERIMAAN BUNGA, PEMBELIAN,
                       PEMILIKAN MAUPUN PENJUALAN ATAU PENGALIHAN DENGAN CARA LAIN ATAS OBLIGASI
                       YANG DIBELI MELALUI PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN OBLIGASI INI.

                      B.        PEMENUHAN KEWAJIBAN PERPAJAKAN OLEH PERSEROAN
                      Perseroan sebagai Wajib Pajak memiliki kewajiban perpajakan untuk PPh, Pajak Pertambahan Nilai
                      (“PPN”), dan Pajak Bumi dan Bangunan (“PBB”). Perseroan telah memenuhi kewajiban perpajakannya
                      sesuai dengan perundang-undangan dan peraturan perpajakan yang berlaku. Pada tanggal Prospektus
                      ini diterbitkan, Perseroan tidak memiliki tunggakan pajak.




                                                                    191



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 191                                                                        01/07/26 23.31
Page 222
                      X.        PENJAMINAN EMISI OBLIGASI

                      Berdasarkan persyaratan dan ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian Penjaminan Emisi
                      Obligasi, Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi yang namanya tercantum
                      di bawah ini, untuk dan atas nama Perseroan, telah menyetujui untuk menawarkan Obligasi kepada
                      Masyarakat secara kesanggupan penuh (full commitment) sebesar bagian penjaminannya.

                      Susunan dan jumlah porsi serta persentase dari anggota Penjamin Emisi Obligasi yang dijamin secara
                      kesanggupan penuh (full commitment) adalah sebagai berikut:

                                                                                  Nilai Penjaminan
                                                                                                                         (%)
                       No                                                      (dalam jutaan Rupiah)
                                                                      Seri A     Seri B      Seri C         Jumlah
                      1.     PT Bahana Sekuritas (Terafiliasi)               -     25.000           -         25.000       5,78
                             PT BRI Danareksa Sekuritas
                      2.                                               100.100        5.000             -    105.100     24,30
                             (Terafiliasi)
                      3.     PT CIMB Niaga Sekuritas                    50.000            -            -      50.000  11,56
                      4.     PT Indo Premier Sekuritas                 106.155        2.030       11.000     119.185 27,55
                      5.     PT Mandiri Sekuritas (Terafiliasi)        111.600       21.700            -     133.300 30,81
                                           Jumlah                      367.855       53.730       11.000     432.585 100,00

                      Selanjutnya Para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan/atau Penjamin Emisi Obligasi yang turut
                      dalam Penawaran Emisi Obligasi ini telah sepakat untuk melaksanakan tugasnya masing-masing
                      sesuai dengan Peraturan No. IX.A.7. Pihak yang bertindak sebagai Manajer Penjatahan atas
                      Penawaran Umum ini adalah PT Bahana Sekuritas.

                      Berdasarkan UUP2SK yang dimaksud dengan Afiliasi berarti:
                      a.   hubungan keluarga karena perkawinan sampai derajat kedua, baik secara horizontal maupun
                           vertikal, yaitu hubungan seseorang dengan: (i) suami atau istri, (ii) orang tua dari suami atau istri
                           dan suami atau istri dari anak, (iii) kakek dan nenek dari suami atau istri dan suami atau istri dari
                           cucu, (iv) saudara dari suami atau istri beserta suami atau istrinya dari saudara yang
                           bersangkutan atau (v) suami atau istri dari saudara orang yang bersangkutan;
                      b.   hubungan keluarga karena keturunan sampai dengan derajat kedua, baik secara horizontal
                           maupun vertikal, yaitu: (i) orang tua dan anak, (ii) kakek dan nenek serta cucu atau (iii) saudara
                           dari orang yang bersangkutan;
                      c.   hubungan antara pihak dengan karyawan, Direktur atau Komisaris dari pihak tersebut;
                      d.   hubungan antara 2 (dua) atau lebih perusahaan di mana terdapat 1 (satu) atau lebih anggota
                           direksi, pengurus, dewan komisaris atau pengawas yang sama;
                      e.   hubungan antara perusahaan dan pihak, baik langsung maupun tidak langsung, dengan cara
                           apapun, mengendalikan atau dikendalikan oleh perusahaan atau pihak tersebut dalam
                           menentukan pengelolaan dan/atau kebijakan perusahaan atau pihak dimaksud;
                      f.   hubungan antara 2 (dua) atau lebih perusahaan yang dikendalikan baik langsung maupun tidak
                           langsung, dengan cara apapun, dalam menentukan pengelolaan dan/atau kebijakan
                           perusahaan, oleh pihak yang sama; atau
                      g.   hubungan antara perusahaan dan pemegang saham utama, yaitu pihak yang secara langsung
                           maupun tidak langsung memiliki paling kurang 20% (dua puluh persen) saham yang mempunyai
                           hak suara dari perusahaan tersebut.

                      Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi dalam rangka Penawaran Umum
                      Berkelanjutan Obligasi ini tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan Perseroan sesuai dengan definisi
                      Afiliasi dalam UUP2SK, kecuali PT Bahana Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas, dan PT Mandiri
                      Sekuritas yang merupakan pihak yang mempunyai hubungan afiliasi dengan Perseroan secara tidak
                      langsung melalui kepemilikan saham oleh Negara Republik Indonesia.




                                                                         192



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 192                                                                                   01/07/26 23.31
Page 223
                      Penentuan Jumlah Pokok Obligasi dan Tingkat Bunga Obligasi
                      Jumlah Pokok Obligasi dan tingkat bunga pada Obligasi ini ditentukan berdasarkan hasil kesepakatan
                      dan negosiasi Perseroan dan Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi, dengan mempertimbangkan
                      beberapa faktor dan parameter, yaitu hasil penawaran awal (bookbuilding), kondisi pasar obligasi,
                      benchmark kepada Obligasi Pemerintah (sesuai jatuh tempo masing-masing Seri Obligasi), dan risk
                      premium (sesuai dengan peringkat Obligasi). Imbal hasil Surat Utang Negara yang dijadikan acuan
                      berasal dari data per tanggal 25 Juni 2026, dengan tingkat imbal hasil sebesar 7,18% untuk tenor
                      370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender, 7,17% untuk tenor 3 (tiga) tahun dan 7,21% untuk tenor
                      5 (lima) tahun (Sumber: Bloomberg).




                                                                     193



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 193                                                                           01/07/26 23.31
Page 224
                      XI.       LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL

                      Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal yang berperan dalam Penawaran Umum ini adalah
                      sebagai berikut:

                      Akuntan Publik
                      KAP Purwanto Susanti dan Surja (firma anggota Ernst & Young Global Limited)
                      Indonesia Stock Exchange Building, Tower 2, Lantai 13
                      Jalan Jend. Sudirman Kav. 52-53
                      Jakarta 12190

                      Telepon: +62 21 5289 5000
                      Faksimile: -

                      Nama Rekan                   :   Rindra Sulindro
                      Nomor STTD                   :   STTD.AP-57/PM.021/2024
                      Tanggal STTD                 :   10 Juni 2024
                      Keanggotaan                  :   IAPI No. 1865 atas nama Rindra Sulindro
                      Asosiasi
                      Pedoman Kerja                : Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia
                      Surat Penunjukan             : No. S.0593/III/IIF/2026 tanggal 20 Maret 2026
                      Kerja
                      Tugas Pokok                  : Melaksanakan audit berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI.
                                                     Standar tersebut mengharuskan akuntan publik untuk mematuhi ketentuan
                                                     etika serta merencanakan dan melaksanakan audit untuk memperoleh
                                                     keyakinan memadai tentang apakah laporan keuangan tersebut bebas dari
                                                     kesalahan penyajian material. Suatu audit melibatkan pelaksanaan
                                                     prosedur untuk memperoleh bukti audit tentang angka-angka dan
                                                     pengungkapan dalam laporan keuangan. Suatu audit juga mencakup
                                                     pengevaluasian atas ketepatan kebijakan akuntansi yang digunakan dan
                                                     kewajaran estimasi akuntansi yang dibuat oleh manajemen, serta
                                                     pengevaluasian atas penyajian laporan keuangan secara keseluruhan

                      Konsultan Hukum
                      PWC Legal Indonesia
                      WTC 3, Level 34, 36 – 43 Floor
                      Jl. Jenderal Gatot Subroto Kav. 29-31
                      Jakarta 12920

                      Telepon: +62 21 5099 2901
                      Faksimile: +62 21 3119 2901

                      Nama Rekan                   :   Danar Respati Sunartoputra
                      Nomor STTD                   :   STTD.KH-478/PM.223/2022
                      Tanggal STTD                 :   7 Nov 2022 berlaku sd. 7 Nov 2027
                      Pedoman Kerja                :   Standar Profesi Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal (“HKHPM”)
                                                       sebagaimana        dinyatakan     dalam    Keputusan      HKHPM
                                                       No. Kep.02/HKHPM/VIII/2018 tanggal 8 Agustus 2018 tentang Standar
                                                       Profesi Konsultan Hukum Pasar Modal sebagaimana diubah dengan
                                                       Keputusan HKHPM No. Kep.03/HKHPM/XI/2021 tanggal 10 November
                                                       2021        tentang        Perubahan     Keputusan        HKHPM
                                                       No. Kep.02/HKHPM/VIII/2018 tanggal 8 Agustus 2018 tentang Standar
                                                       Profesi Konsultan Hukum Pasar Modal



                                                                           194



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 194                                                                               01/07/26 23.31
Page 225
                      Keanggotaan                  : HKHPM No. 202210 atas nama Danar Respati Sunartoputra
                      Asosiasi
                      Surat Penunjukan             : No. S.0317/II/IIF/2026 tanggal 12 Februari 2026
                      Kerja
                      Tugas Pokok                  : Tugas dan tanggung jawab Konsultan Hukum dalam Penawaran Umum ini
                                                     adalah memberikan Pendapat Hukum mengenai Perseroan. Konsultan
                                                     Hukum melakukan pemeriksaan dan uji tuntas (dari segi hukum) atas fakta
                                                     hukum mengenai Perseroan serta keterangan lain yang berhubungan
                                                     dengan itu sebagaimana disampaikan oleh Perseroan. Hasil pemeriksaan
                                                     dan uji tuntas telah dimuat dalam Laporan Hasil Uji Tuntas dari segi hukum
                                                     yang menjadi dasar dari Pendapat Hukum yang dimuat dalam Prospektus
                                                     sepanjang relevan dari segi hukum. Tugas lainnya adalah meneliti
                                                     informasi yang dimuat dalam Prospektus sepanjang relevan dari segi
                                                     hukum.

                      Notaris
                      Utiek Rochmuljati Abdurachman, SH., MLI., MKn
                      Kebon Jeruk Business Park Blok C1-18,
                      Jl. Meruya Ilir Raya Kav. 88,
                      Jakarta 11620

                      Telepon: +62 21 5890 6253
                      Faksimile: +62 21 5890 8298

                      Nomor STTD                   : STTD.N-182/PJ-1/PM.021/2024
                      Tanggal STTD                 : 13 Februari 2024
                      Pedoman Kerja                : Undang-Undang No. 30 Tahun 2004 sebagaimana telah diubah dengan
                                                     Undang-Undang No. 2 Tahun 2014 tentang Jabatan Notaris dan Kode Etik
                                                     Ikatan Notaris Indonesia
                      Keanggotaan                  : Ikatan Notaris Indonesia dan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah
                      Asosiasi
                      Surat Penunjukan             : No. PO-005PROC-OPSIT-II-2026 tanggal 5 Februari 2026
                      Kerja
                      Tugas Pokok                  : Membuat akta-akta dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan, antara
                                                     lain Perjanjian Perwaliamanatan, Pengakuan Utang dan Perjanjian
                                                     Penjaminan Emisi Obligasi, serta akta-akta pengubahannya.

                      Wali Amanat
                      PT Bank CIMB Niaga Tbk
                      Graha Niaga Lantai 20,
                      Jl. Jend. Sudirman Kav. 58,
                      Jakarta 12190

                      Telepon: +62 21 250 5353
                      Faksimile: +62 21 250 5050

                      Nomor STTD                   : No. 09/STTD-WA/PM/1996
                      Tanggal STTD                 : 6 Agustus 1996
                      Pedoman Kerja                : Ketentuan yang diatur dalam Perjanjian Perwaliamanatan dan Undang-
                                                     undang Pasar Modal serta peraturan yang berkaitan dengan tugas Wali
                                                     Amanat.
                      Surat Penunjukan             : No.S.0210/II/IIF/2026 tanggal 4 Februari 2026
                      Kerja




                                                                           195



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 195                                                                                  01/07/26 23.31
Page 226
                      Tugas Pokok                  : Mewakili kepentingan pemegang Obligasi baik di dalam maupun di luar
                                                     pengadilan mengenai pelaksanaan hak-hak pemegang Obligasi sesuai
                                                     dengan syarat-syarat Obligasi, dengan memperhatikan ketentuan-
                                                     ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian Perwaliamanatan serta
                                                     peraturan perundang-undangan yang berlaku.
                                                     Sesuai dengan ketentuan POJK No. 20/2020 tentang Kontrak
                                                     Perwaliamanatan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk, PT Bank CIMB
                                                     Niaga Tbk selaku Wali Amanat dalam penerbitan Obligasi menyatakan
                                                     bahwa sejak ditandatanganinya pernyataan tersebut dan selama menjadi
                                                     Wali Amanat, dilarang:
                                                     1. Mempunyai hubungan kredit dengan Perseroan dalam jumlah yang
                                                        melebihi ketentuan dalam POJK No. 19/2020;
                                                     2. Merangkap menjadi penanggung dan/atau pemberi agunan dalam
                                                        penerbitan Efek bersifat utang, Sukuk, dan/atau kewajiban Perseroan
                                                        dan menjadi Wali Amanat dari pemegang Efek yang diterbitkan oleh
                                                        Perseroan;
                                                     3. Menerima dan meminta pelunasan terlebih dahulu atas kewajiban
                                                        Perseroan kepada Wali Amanat selaku kreditur dalam hal Perseroan
                                                        mengalami kesulitan keuangan, berdasarkan pertimbangan Wali
                                                        Amanat, sehingga tidak mampu memenuhi kewajibannya kepada
                                                        pemegang Efek bersifat utang, di mana pelaksanaannya tetap
                                                        memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang
                                                        berlaku di Negara Republik Indonesia.
                      CIMB Niaga sebagai Wali Amanat dengan Surat Pernyataan No. 148/S/LACT/CT/III/2026 tanggal
                      10 Maret 2026, sebagaimana diatur dalam POJK No. 19/2020, menyatakan bahwa:
                      (i)   tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan Perseroan;
                      (ii)  tidak memiliki hubungan kredit dengan Perseroan;
                      (iii) tidak merangkap sebagai penanggung dan/atau pemberi agunan dan menjadi rating dalam
                            penerbitan Obligasi; dan
                      (iv) tidak menerima dan meminta terlebih dahulu atas kewajiban Perseroan kepada Wali Amanat
                            selaku kreditur dalam hal Perseroan mengalami kesulitan keuangan berdasarkan pertimbangan
                            Wali Amanat, sehingga tidak mampu memenuhi kewajibannya kepada Pemegang Obligasi.
                      Perusahaan Pemeringkat Efek
                      PT Fitch Ratings Indonesia
                      DBS Bank Tower Lantai 24,
                      Jl. Prof. DR. Satrio No. Kav. 3-5,
                      Jakarta 12940
                      Telepon: -
                      Faksimile: -
                      Surat Penunjukan             : No. S.0347/II/IIF/2026 tanggal 19 Februari 2026
                      Kerja
                      Tugas Pokok                  : Melakukan pemeringkatan atas Obligasi setelah secara seksama
                                                     mempertimbangkan seluruh data dan informasi yang relevan, akurat dan
                                                     dapat dipercaya serta melakukan kaji ulang secara berkala terhadap hasil
                                                     pemeringkatan sepanjang disyaratkan oleh peraturan perundang-
                                                     undangan yang berlaku

                       PERSEROAN DAN SELURUH LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL
                       DENGAN TEGAS MENYATAKAN TIDAK ADANYA HUBUNGAN AFILIASI ANTARA PERSEROAN
                       DENGAN SELURUH LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL SEBAGAIMANA
                       DIDEFINISIKAN DALAM UUP2SK.




                                                                           196



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 196                                                                                01/07/26 23.31
Page 227
                      XII. KETERANGAN MENGENAI WALI AMANAT

                      Dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan III Indonesia Infrastructure
                      Finance Tahap I Tahun 2026, PT Bank CIMB Niaga Tbk (“CIMB Niaga”) bertindak sebagai Wali Amanat
                      atau badan yang diberi kepercayaan untuk mewakili kepentingan para Pemegang Obligasi
                      sebagaimana ditetapkan dalam UUP2SK.

                      CIMB Niaga sebagai Wali Amanat telah terdaftar di OJK dengan No.09/STTD-WA/PM/1996 tanggal 6
                      Agustus 1996. Sehubungan dengan penerbitan Obligasi ini, telah dibuat Perjanjian Perwaliamanatan
                      antara Perseroan dengan CIMB Niaga.

                      CIMB Niaga sebagai Wali Amanat telah melakukan penelaahan/uji tuntas (due diligence) terhadap
                      Perseroan, dengan Surat Pernyataan No. 150/S/LACT/CT/III/2026 tanggal 10 Maret 2026
                      sebagaimana diatur dalam POJK No. 20/2020.

                      CIMB Niaga sebagai Wali Amanat dengan Surat Pernyataan No. 148/S/LACT/CT/III/2026 tanggal 10
                      Maret 2026, sebagaimana diatur dalam POJK No. 19/2020, menyatakan bahwa:
                      (i)   tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan Perseroan;
                      (ii)  tidak memiliki hubungan kredit dengan Perseroan;
                      (iii) tidak merangkap sebagai penanggung dan/atau pemberi agunan dan menjadi rating dalam
                            penerbitan Obligasi; dan
                      (iv) tidak menerima dan meminta terlebih dahulu atas kewajiban Perseroan kepada Wali Amanat
                            selaku kreditur dalam hal Perseroan mengalami kesulitan keuangan berdasarkan pertimbangan
                            Wali Amanat, sehingga tidak mampu memenuhi kewajibannya kepada Pemegang Obligasi.

                      A.        UMUM
                      CIMB Niaga didirikan menurut hukum yang berlaku di Indonesia, berdasarkan Akta Pendirian
                      Perusahaan No. 90 yang dibuat di hadapan Raden Meester Soewandi, notaris di Jakarta tanggal 26
                      September 1955 dan diubah dengan akta dari notaris yang sama No. 9 tanggal 4 November 1955.
                      Akta-akta pendirian ini disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia (sekarang Menteri Hukum
                      dan Hak Asasi Manusia) dengan surat keputusan No. J.A.5/110/15 tanggal 1 Desember 1955 dan
                      diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 71 tanggal 4 September 1956, Tambahan
                      Berita Negara No. 729/1956.

                      Anggaran Dasar CIMB Niaga telah mengalami beberapa kali perubahan, di mana perubahan terakhir
                      adalah berdasarkan Akta No. 54 tanggal 25 Oktober 2024, yang dibuat di hadapan Notaris Ashoya
                      Ratam, S.H., M.Kn., di mana perubahan tersebut telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Asasi Manusia
                      Republik Indonesia No. AHU-AH.01.03-0209390 tanggal 8 November 2024.

                      B.        STRUKTUR PERMODALAN DAN KEPEMILIKAN SAHAM
                      Dalam kurun waktu tahun 2020 hingga 2023 CIMB Niaga tidak menerbitkan saham baru. Pada tahun
                      2024, CIMB Niaga menerbitkan saham baru sebesar 10.599.000 dalam rangka pelaksanaan
                      Penambahan Modal Tanpa Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), sehingga
                      komposisi permodalan posisi 31 Desember 2025, sebagai berikut:

                                     Keterangan                   Jumlah Saham (lembar) Nominal (dalam Rupiah)
                      Modal Dasar                                          50.886.460.336     2.900.000.000.000
                        Kelas A Nominal Rp5.000                                71.853.936        359.269.680.000
                        Kelas B Nominal Rp50                               50.814.606.400     2.540.730.320.000
                      2025                                                 25.142.205.843     1.612.787.275.350
                        Kelas A Nominal Rp5.000                                71.853.936        359.269.680.000
                        Kelas B Nominal Rp50                               25.070.351.907     1.253.517.595.350
                      Saham belum Ditempatkan/Disetor                      25.744.254.493     1.287.212.724.650




                                                                     197



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 197                                                                            01/07/26 23.31
Page 228
                                      Keterangan                     Jumlah Saham (lembar)        Nominal (dalam Rupiah)
                         Kelas A Nominal Rp5.000                                             -                            -
                         Kelas B Nominal Rp50                                   25.744.254.493            1.287.212.724.650

                      Sampai 31 Desember 2025, jumlah saham CIMB Niaga yang telah diterbitkan sebagai berikut:

                                     Tipe Saham                               Jumlah                     Bursa Efek
                      Jumlah saham Kelas A* dicatatkan                              71.853.936          Bursa Efek Indonesia
                      Jumlah saham Kelas B** dicatatkan                         24.890.783.784          Bursa Efek Indonesia
                      Jumlah saham Kelas B** tidak dicatatkan
                                                                                    251.422.059              Tidak dicatatkan
                      (1%)
                      *) Saham Kelas A @Rp5.000 per saham
                      **) Saham Kelas B @Rp50 per saham

                      Komposisi Pemegang Saham CIMB Niaga sampai dengan tahun buku yang berakhir pada 31
                      Desember 2025, sebagai berikut:

                                                               Jumlah Saham                   Jumlah Nominal
                                    Nama Pemegang Saham                                                             %
                                                                   (lembar)                   (dalam Rupiah)
                      CIMB Group Sdn Bhd                          22.991.336.581                 1.149.566.829.050 91,44
                      PT Commerce Kapital                             255.399.748                   12.769.987.400   1,02
                      Pemegang saham publik lainnya <%5*            1,895,469,514                  450.450.458.900   7,54
                      Total Modal Disetor dan Ditempatkan         25.142.205.843                 1.612.787.275.350 100,00
                      * Termasuk Saham Anggota Dewan Komisaris & Direksi Bank

                      C.        PENGURUS DAN PENGAWASAN
                      Susunan Dewan Komisaris dan Direksi PT Bank CIMB Niaga Tbk pada 31 Desember 2025 adalah
                      sebagai berikut:

                      Dewan Komisaris
                      Presiden Komisaris                    : Didi Syafruddin Yahya
                      Wakil Presiden Komisaris (Independen) : Glenn M. S. Yusuf
                      Komisaris Independen                  : Sri Widowati
                      Komisaris Independen                  : Farina J. Situmorang
                      Komisaris Independen                  : Dody Budi Waluyo
                      Komisaris                             : Vera Handajani
                      Komisaris                             : Novan Amirudin

                      Direksi*
                      Presiden Direktur                        : Lani Darmawan
                      Direktur                                 : Lee Kai Kwong
                      Direktur                                 : John Simon
                      Direktur                                 : Pandji P. Djajanegara*
                      Direktur Kepatuhan                       : Fransiska Oei
                      Direktur                                 : Henky Sulistyo
                      Direktur                                 : Joni Raini
                      Direktur                                 : Rusly Johannes
                      Direktur                                 : Noviady Wahyudi
                      Direktur                                 : Rico Usthavia Frans**

                      * Pengunduran diri telah disetujui RUPS Luar Biasa tanggal 26 Juni 2025 dan akan efektif sejak
                      berlakunya Tanggal Efektif Pemisahan Unit Usaha Syariah PT Bank CIMB Niaga Tbk.
                      ** Efektif terhitung sejak ditutupnya RUPS Tahunan tanggal 14 April 2025 dan efektif per tanggal 24 Juli
                      2025.



                                                                        198



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 198                                                                                 01/07/26 23.31
Page 229
                      D.        KEGIATAN USAHA
                      Jasa Perbankan

                      E.        TUGAS POKOK WALI AMANAT
                      Sesuai dengan Pasal 51 UUPM dan POJK No. 19/2020, dan kemudian ditegaskan dalam Perjanjian
                      Perwaliamanatan, tugas pokok Wali Amanat adalah mewakili kepentingan Pemegang Obligasi baik di
                      dalam maupun di luar pengadilan dalam melakukan tindakan hukum yang berkaitan dengan
                      kepentingan Pemegang Obligasi dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam
                      Perjanjian Perwaliamanatan serta berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku di
                      Negara Republik Indonesia khususnya peraturan di bidang Pasar Modal.

                      Penunjukan, penggantian, dan berakhirnya tugas Wali Amanat
                      Berdasarkan POJK No. 20/2020 dan Perjanjian Perwaliamanatan, penunjukan, penggantian, dan
                      berakhirnya tugas Wali Amanat adalah sebagai berikut:

                      i.        Penunjukan Wali Amanat untuk pertama kalinya dilakukan oleh Perseroan, sebagaimana diatur
                                dalam Perjanjian Perwaliamanatan;

                      ii.       Penggantian Wali Amanat dilakukan bilamana terjadi salah satu dari sebab-sebab sebagai
                                berikut:
                                Wali Amanat tidak lagi memenuhi ketentuan untuk menjalankan fungsi sebagai Wali Amanat
                                       sesuai dengan ketentuan perundang-undangan;
                                izin usaha bank umum yang melakukan kegiatan usaha sebagai Wali Amanat dicabut;
                                pembatalan surat tanda terdaftar atau pembekuan kegiatan usaha Wali Amanat;
                                Wali Amanat dibubarkan oleh suatu badan peradilan yang berwenang telah memperoleh
                                       kekuatan hukum tetap atau oleh suatu badan resmi lainnya atau dianggap telah bubar
                                       berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia;
                                Wali Amanat dinyatakan pailit oleh badan peradilan yang berwenang telah memperoleh kekuatan
                                       hukum tetap atau dibekukan operasinya dan/atau kegiatan usahanya oleh pihak yang
                                       berwenang;
                                Wali Amanat tidak dapat melaksanakan kewajibannya;
                                Wali Amanat melanggar ketentuan Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau peraturan perundang-
                                       undangan di sektor jasa keuangan;
                                atas permintaan para Pemegang Obligasi;
                                timbulnya hubungan Afiliasi antara Wali Amanat dengan Perseroan setelah penunjukan Wali
                                       Amanat, kecuali hubungan Afiliasi tersebut terjadi karena kepemilikan atau penyertaan
                                       modal Pemerintah;
                                timbulnya hubungan kredit yang melampaui jumlah sebagaimana diatur dalam POJK No.
                                       19/2020;
                                atas permintaan Wali Amanat, dalam hal Wali Amanat mengundurkan diri atau Perseroan tidak
                                       membayar imbalan jasa Wali Amanat sebagaimana diatur dalam Perjanjian
                                       Perwaliamanatan, setelah Wali Amanat mengajukan permintaan pembayaran secara
                                       tertulis sebanyak tiga kali berturut-turut kepada Perseroan, maka Wali Amanat dapat
                                       mengajukan permohonan pengunduran diri kepada Perseroan.
                      iii.      Berakhirnya tugas, kewajiban, dan tanggung jawab Wali Amanat adalah pada saat:
                                semua jumlah Imbalan Ijarah telah dilunasi baik Pokok Obligasi Obligasi, Bunga Obligasi
                                      termasuk Denda Akibat Keterlambatan (jika ada) dan Wali Amanat telah menerima
                                      laporan pemenuhan kewajiban Perseroan dari Agen Pembayaran
                                Obligasi telah seluruhnya dikonversi menjadi saham;
                                tanggal tertentu yang telah disepakati dalam Perjanjian Perwaliamatan setelah tanggal Sisa
                                      Imbalan Ijarah yang terakhir; atau setelah diangkatnya Wali Amanat baru.




                                                                         199



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 199                                                                               01/07/26 23.31
Page 230
                      F.        IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING
                      Angka-angka ikhtisar data keuangan penting di bawah ini berasal dan/atau dihitung berdasarkan
                      laporan keuangan konsolidasian CIMB Niaga dan perusahaan anak CIMB Niaga pada tanggal 31
                      Desember 2025 dan 2024, serta untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025
                      dan 2024.

                      Laporan posisi keuangan konsolidasian
                                                                                                            (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                                     31 Desember
                                                      Keterangan
                                                                                               2025                 2024
                      Total Aset                                                                372.698.893           360.220.510
                      Total Liabilitas                                                          314.541.710           307.024.183
                      Total Ekuitas                                                              58.157.183            53.196.327

                      Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian
                                                                                                            (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                                     31 Desember
                                                      Keterangan
                                                                                               2025                 2024
                      Pendapatan bunga dan syariah - bersih                                      13.476.289            13.266.540
                      Pendapatan operasional lainnya                                              3.662.999             4.698.932
                      Laba operasional bersih                                                     8.782.085             8.362.887
                      Laba sebelum pajak penghasilan                                              8.825.765             8.728.787
                      Laba bersih periode/tahun berjalan                                          6.935.385             6.898.934

                      G.        ALAMAT WALI AMANAT
                      Alamat Wali Amanat adalah sebagai berikut:

                                                                     PT BANK CIMB NIAGA Tbk
                                                   Graha Niaga Lantai 20, Jl. Jend Sudirman Kav. 58, Jakarta 12190
                                                         Telepon: (021) 250 5050; Faksimile: (021) 250 5353
                                                                   E-mail: trustee@cimbniaga.co.id
                                                                   Situs Web: www.cimbniaga.co.id
                                                                        U.p. Carvino AG Punu
                                                              Bagian Loan Agency and Corporate Trust




                                                                                 200



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 200                                                                                    01/07/26 23.31
Page 231
                      XIII. TATA CARA PEMESANAN OBLIGASI

                      A.        PEMESAN YANG BERHAK
                      Perorangan, baik Warga Negara Indonesia maupun Warga Negara Asing dan/atau badan hukum, baik
                      badan hukum Indonesia maupun badan hukum asing yang bertempat tinggal/berkedudukan di
                      Indonesia maupun di luar Indonesia dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan di bidang
                      pasar modal yang berlaku.

                      B.        PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI
                      Pemesanan pembelian Obligasi wajib dilakukan dengan menggunakan Formulir Pemesanan
                      Pembelian Obligasi (“FPPO”) yang dicetak untuk keperluan ini yang dapat diperoleh di kantor Penjamin
                      Emisi Obligasi sebagaimana tercantum pada Bab XIV dalam Prospektus ini baik dalam bentuk fisik
                      (hardcopy) maupun bentuk elektronik (softcopy) melalui e-mail. Pemesanan yang telah diajukan tidak
                      dapat dibatalkan oleh pemesan. Setelah FPPO diisi dengan lengkap dan ditandatangani oleh pemesan,
                      scan FPPO tersebut wajib disampaikan kembali baik dalam bentuk fisik (hardcopy) maupun bentuk
                      elektronik (softcopy) melalui e-mail, kepada Penjamin Emisi Obligasi di mana pemesan memperoleh
                      Prospektus dan FPPO tersebut.

                      Setiap pihak hanya berhak mengajukan satu FPPO dan wajib diajukan oleh pemesan yang
                      bersangkutan dengan melampirkan salinan identitas (KTP/paspor bagi perorangan dan anggaran dasar
                      bagi badan hukum), sub rekening efek serta tanda bukti sebagai nasabah anggota bursa dan
                      melakukan pembayaran sebesar jumlah pesanan. Bagi pemesan asing, di samping melampirkan
                      fotokopi paspor, pada FPPO wajib mencantumkan nama dan alamat di luar negeri dan/atau domisili
                      hukum yang sah dari pemesan secara lengkap dan jelas serta melakukan pembayaran sebesar jumlah
                      pesanan.

                      Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi berhak untuk menolak pemesanan pembelian Obligasi apabila
                      pemesanan pembelian Obligasi dilakukan menyimpang dari ketentuan-ketentuan dalam FPPO.

                      C.        JUMLAH MINIMUM PEMESANAN
                      Pemesanan pembelian Obligasi harus dilakukan dalam jumlah sekurang-kurangnya sebesar
                      Rp1.000.000 (satu juta Rupiah) dan/atau kelipatannya.

                      D.        MASA PENAWARAN UMUM
                      Masa Penawaran Umum akan dilaksanakan selama 2 (dua) Hari Kerja yaitu pada tanggal 2 Juli 2026
                      sampai dengan 3 Juli 2026, sejak pukul 09.00 pagi WIB sampai dengan pukul 16.00 WIB.

                      E.        TEMPAT PENGAJUAN PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI
                      Selama Masa Penawaran Umum, pemesan harus melakukan pemesanan pembelian Obligasi dengan
                      mengajukan FPPO selama periode jam kerja yang berlaku kepada para Penjamin Emisi Obligasi,
                      sebagaimana dimuat dalam Bab XIV Prospektus ini, baik dalam bentuk hardcopy (salinan dalam bentuk
                      cetak) maupun dalam bentuk softcopy yang disampaikan melalui email, pada tempat di mana pemesan
                      memperoleh Prospektus dan FPPO.

                      F.        BUKTI TANDA TERIMA PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI
                      Para Penjamin Emisi Obligasi yang menerima pengajuan pemesanan pembelian Obligasi akan
                      menyerahkan kembali kepada pemesan 1 (satu) tembusan FPPO yang telah ditandatangani, baik
                      dalam bentuk fisik (hardcopy) maupun bentuk elektronik (softcopy) melalui e-mail, sebagai bukti tanda
                      terima pemesanan pembelian Obligasi. Bukti tanda terima pemesanan pembelian Obligasi bukan
                      merupakan jaminan dipenuhinya pemesanan.




                                                                      201



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 201                                                                              01/07/26 23.31
Page 232
                      G.        PENJATAHAN OBLIGASI
                      Penjatahan akan dilakukan sesuai dengan Peraturan No. IX.A.7. Apabila jumlah keseluruhan Obligasi
                      yang dipesan melebihi jumlah Obligasi yang ditawarkan, maka penjatahan akan ditentukan oleh
                      kebijaksanaan masing-masing Penjamin Emisi Obligasi sesuai dengan porsi penjaminannya masing-
                      masing. Tanggal Penjatahan adalah tanggal 6 Juli 2026.

                      Setiap pihak dilarang baik langsung maupun tidak langsung untuk mengajukan lebih dari satu
                      pemesanan Obligasi untuk Penawaran Umum Obligasi ini. Dalam hal terjadi kelebihan pemesanan
                      Obligasi dan terbukti bahwa pihak tertentu mengajukan pemesanan Obligasi melalui lebih dari 1 (satu)
                      formulir pemesanan untuk Penawaran Umum Obligasi ini, baik secara langsung maupun tidak
                      langsung, maka untuk tujuan penjatahan Manajer Penjatahan hanya dapat mengikutsertakan 1 (satu)
                      formulir pemesanan Obligasi yang pertama kali diajukan oleh pemesan yang bersangkutan.

                      Dalam hal terjadi kelebihan permintaan beli dalam Penawaran Umum Obligasi ini, Penjamin Pelaksana
                      Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi, atau pihak-pihak terafiliasi dengannya dilarang membeli
                      atau memiliki Obligasi untuk rekening mereka sendiri. Dalam hal terjadi kekurangan permintaan beli
                      dalam Penawaran Umum Obligasi ini, Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi
                      Obligasi, atau pihak-pihak terafiliasi dengannya dilarang menjual Obligasi yang telah dibeli atau akan
                      dibelinya berdasarkan Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi, sampai dengan Obligasi tersebut
                      dicatatkan di Bursa Efek.

                      Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi akan menyampaikan Laporan Hasil Penawaran Umum Obligasi
                      kepada OJK paling lambat lima Hari Kerja setelah Tanggal Penjatahan sesuai dengan Peraturan
                      No. IX.A.2. dan POJK No. 36/2014.

                      Manajer Penjatahan, dalam hal ini PT Bahana Sekuritas, akan menyampaikan Laporan Hasil
                      Pemeriksaan Akuntan kepada OJK mengenai kewajaran dari pelaksanaan penjatahan dengan
                      berpedoman pada Peraturan No. VIII.G.12 tentang Pedoman Pemeriksaan oleh Akuntan atas
                      Pemesanan dan Penjatahan Efek atau Pembagian Saham Bonus, Lampiran Keputusan Ketua
                      Bapepam No. Kep-17/PM/2004 tanggal 13 April 2004 dan Peraturan No. IX.A.7, paling lambat 30 hari
                      setelah berakhirnya Masa Penawaran Umum Obligasi.

                      H.        PEMBAYARAN PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI
                      Pemesan dapat melaksanakan pembayaran, yang dapat dilakukan secara tunai atau transfer, dengan
                      ditujukan kepada Penjamin Emisi Obligasi tempat mengajukan pemesanan. Dana tersebut harus sudah
                      efektif pada rekening Penjamin Emisi Obligasi selambat-lambatnya pada tanggal 7 Juli 2026 (in good
                      funds) ditujukan pada rekening di bawah ini:

                                 PT BRI Danareksa Sekuritas                        PT Indo Premier Sekuritas
                            PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk               PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
                                  Cabang Bursa Efek Jakarta                        Cabang Bursa Efek Jakarta
                             Nomor Rekening: 0671.01.000680.30.4                Nomor Rekening: 1040004430455
                            Atas Nama: PT BRI Danareksa Sekuritas             Atas Nama: PT Indo Premier Sekuritas

                                    PT CIMB Niaga Sekuritas                          PT Bahana Sekuritas
                                     PT Bank CIMB Niaga Tbk                        PT Bank CIMB Niaga Tbk.
                                    Cabang Graha CIMB Niaga                        Cabang Graha CIMB Niaga
                                 Nomor Rekening: 800163442600                   Nomor Rekening: 800147577800
                               Atas Nama: PT CIMB Niaga Sekuritas               Atas Nama: PT Bahana Sekuritas

                                                            PT Mandiri Sekuritas
                                                        PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
                                                          Cabang Jakarta Sudirman
                                                       Nomor Rekening: 1020005566028
                                                       Atas Nama: PT Mandiri Sekuritas




                                                                       202



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 202                                                                               01/07/26 23.31
Page 233
                      Seluruh biaya yang berkaitan dengan proses pembayaran merupakan beban pemesan. Pemesanan
                      akan dibatalkan jika persyaratan pembayaran tidak dipenuhi.

                      I.        PEMBAYARAN PENJAMIN PELAKSANA EMISI KEPADA PERSEROAN
                      Setelah pembayaran (in good funds) telah dilakukan kepada Para Penjamin Emisi Efek, selanjutnya
                      pada tanggal 8 Juli 2026 Penjamin Emisi Obligasi harus melakukan transfer dana hasil Penawaran
                      Umum kepada rekening Perseroan sebagai berikut:

                                                                     Obligasi
                                                      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
                                                         Kantor Cabang Sudirman Semanggi
                                                         No. Rekening: 0206.01.016164.30.1
                                                   Atas Nama: PT Indonesia Infrastructure Finance

                      J.        DISTRIBUSI OBLIGASI SECARA ELEKTRONIK
                      Distribusi Obligasi secara elektronik akan dilakukan pada tanggal 8 Juli 2026. Perseroan wajib
                      menerbitkan Sertifikat Jumbo Obligasi untuk diserahkan kepada KSEI dan memberi instruksi kepada
                      KSEI untuk mengkreditkan Obligasi pada Rekening Efek Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi di KSEI.
                      Dengan telah dilaksanakannya instruksi tersebut, maka pendistribusian Obligasi semata-mata menjadi
                      tanggung jawab Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan KSEI. Selanjutnya Penjamin Pelaksana Emisi
                      Obligasi memberi instruksi kepada KSEI untuk memindahbukukan Obligasi dari Rekening Efek
                      Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi ke dalam Rekening Efek Penjamin Emisi Obligasi sesuai dengan
                      pembayaran yang telah dilakukan Penjamin Emisi Obligasi menurut bagian penjaminan masing-
                      masing. Dengan telah dilaksanakannya pendistribusian Obligasi kepada Penjamin Emisi Obligasi,
                      maka tanggung jawab pendistribusian Obligasi semata-mata menjadi tanggung jawab Penjamin Emisi
                      Obligasi yang bersangkutan.

                      K.        PENDAFTARAN OBLIGASI KE DALAM PENITIPAN KOLEKTIF
                      Obligasi yang ditawarkan oleh Perseroan melalui Penawaran Umum ini telah didaftarkan pada KSEI
                      berdasarkan Perjanjian Pendaftaran Efek Bersifat Utang di KSEI yang ditandatangani Perseroan
                      dengan KSEI. Dengan didaftarkannya Obligasi tersebut di KSEI, maka atas Obligasi yang ditawarkan
                      berlaku ketentuan sebagai berikut:
                      1.    Perseroan tidak menerbitkan Obligasi dalam bentuk sertifikat atau warkat kecuali Sertifikat
                            Jumbo Obligasi yang diterbitkan untuk didaftarkan atas nama KSEI untuk kepentingan
                            Pemegang Obligasi. Obligasi akan diadministrasikan secara elektronik dalam Penitipan Kolektif
                            di KSEI. Selanjutnya, Obligasi hasil Penawaran Umum akan dikreditkan ke dalam Rekening Efek
                            selambat-lambatnya pada Tanggal Emisi. KSEI akan menerbitkan Konfirmasi Tertulis kepada
                            Perusahaan Efek atau Bank Kustodian sebagai tanda bukti pencatatan Obligasi dalam Rekening
                            Efek di KSEI. Konfirmasi Tertulis tersebut merupakan bukti kepemilikan yang sah atas Obligasi
                            yang tercatat dalam Rekening Efek;
                      2.    Pengalihan kepemilikan atas Obligasi dilakukan dengan pemindahbukuan antar Rekening Efek
                            di KSEI, yang selanjutnya akan dikonfirmasikan kepada Pemegang Rekening;
                      3.    Pemegang Obligasi yang tercatat dalam Rekening Efek merupakan Pemegang Obligasi yang
                            berhak atas pembayaran Bunga Obligasi, pelunasan Pokok Obligasi, memberikan suara dalam
                            RUPO serta hak-hak lainnya yang melekat pada Obligasi;
                      4.    Pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan jumlah Pokok Obligasi akan dibayarkan oleh KSEI
                            selaku Agen Pembayaran atas nama Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang
                            Rekening sesuai dengan jadwal pembayaran Bunga Obligasi maupun pelunasan Pokok Obligasi
                            yang ditetapkan dalam Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi dan/atau Perjanjian Agen
                            Pembayaran Obligasi. Pemegang Obligasi yang berhak atas Bunga Obligasi yang dibayarkan
                            pada periode pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan adalah yang namanya tercatat
                            dalam Daftar Pemegang Rekening pada empat Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran Bunga
                            Obligasi, kecuali ditentukan lain oleh KSEI atau peraturan perundang-undangan yang berlaku;




                                                                        203



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 203                                                                            01/07/26 23.31
Page 234
                      5.        Hak untuk menghadiri RUPO dilaksanakan oleh Pemegang Obligasi dengan memperhatikan
                                KTUR asli yang diterbitkan oleh KSEI kepada Wali Amanat. KSEI akan membekukan seluruh
                                Obligasi    yang   disimpan    di KSEI        sehingga    Obligasi  tersebut  tidak dapat
                                dialihkan/dipindahbukukan sejak tiga Hari Kerja sebelum tanggal penyelenggaraan RUPO (R-3)
                                sampai dengan berakhirnya RUPO yang dibuktikan dengan adanya pemberitahuan dari Wali
                                Amanat;
                      6.        Pihak-pihak yang hendak melakukan pemesanan Obligasi wajib membuka Rekening Efek di
                                Perusahaan Efek atau Bank Kustodian yang telah menjadi pemegang Rekening Efek di KSEI.

                      L.        PENUNDAAN ATAU PEMBATALAN PENAWARAN UMUM OBLIGASI
                      Dalam jangka waktu sejak efektifnya Pernyataan Pendaftaran sampai dengan berakhirnya Masa
                      Penawaran Umum, Perseroan dapat menunda Masa Penawaran Umum untuk masa paling lama tiga
                      bulan sejak efektifnya Pernyataan Pendaftaran atau membatalkan Penawaran Umum, dengan
                      ketentuan:

                      1.        Terjadi suatu keadaan di luar kemampuan dan kekuasaan Perseroan yaitu:
                                a.    Indeks harga saham gabungan di Bursa Efek turun melebihi 10% (sepuluh persen) selama
                                      tiga Hari Bursa berturut-turut;
                                b.    Bencana alam, perang, huru-hara, kebakaran, pemogokan yang berpengaruh secara
                                      signifikan terhadap kelangsungan usaha Perseroan; dan/atau
                                c.    Peristiwa lain yang berpengaruh secara signifikan terhadap kelangsungan usaha
                                      Perseroan yang ditetapkan oleh OJK berdasarkan formulir sebagaimana ditentukan dalam
                                      Peraturan No. IX.A.2.

                      2.        Perseroan wajib memenuhi ketentuan sebagai berikut:
                                a.    mengumumkan penundaan Masa Penawaran Umum Obligasi atau pembatalan
                                      Penawaran Umum Obligasi dalam paling kurang satu surat kabar harian berbahasa
                                      Indonesia yang mempunyai peredaran nasional paling lambat satu Hari Kerja setelah
                                      penundaan atau pembatalan tersebut. Di samping kewajiban mengumumkan dalam surat
                                      kabar, Perseroan dapat juga mengumumkan informasi tersebut dalam media massa
                                      lainnya;
                                b.    menyampaikan informasi penundaan Masa Penawaran Umum Obligasi atau pembatalan
                                      Penawaran Umum Obligasi tersebut kepada OJK pada hari yang sama dengan
                                      pengumuman sebagaimana dimaksud dalam huruf a;
                                c.    menyampaikan bukti pengumuman sebagaimana dimaksud dalam huruf a kepada OJK
                                      paling lambat satu Hari Kerja setelah pengumuman dimaksud; dan
                                d.    Perseroan yang menunda Masa Penawaran Umum Obligasi atau pembatalan Penawaran
                                      Umum Obligasi yang sedang dilakukan, dalam hal pesanan Efek telah dibayar maka
                                      Perseroan wajib mengembalikan uang pemesanan Efek kepada pemesan paling lambat
                                      dua Hari Kerja sejak keputusan penundaan atau pembatalan tersebut.

                      3.        Dalam hal Penawaran Umum Obligasi ditunda karena alasan sebagaimana dimaksud dalam
                                huruf a, dan akan memulai kembali Masa Penawaran Umum Obligasi berlaku ketentuan sebagai
                                berikut:
                                a.     dalam hal penundaan Masa Penawaran Umum Obligasi disebabkan oleh kondisi
                                       sebagaimana dimaksud dalam huruf a butir (i) di atas, maka Perseroan wajib memulai
                                       kembali Masa Penawaran Umum Obligasi paling lambat delapan Hari Kerja setelah indeks
                                       harga saham gabungan di Bursa Efek mengalami peningkatan paling sedikit 50% (lima
                                       puluh persen) dari total penurunan indeks harga saham gabungan yang menjadi dasar
                                       penundaan;
                                b.     dalam hal indeks harga saham gabungan di Bursa Efek mengalami penurunan kembali
                                       sebagaimana dimaksud dalam huruf a butir (i) di atas, maka Perseroan dapat melakukan
                                       kembali penundaan Masa Penawaran Umum Obligasi;




                                                                        204



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 204                                                                              01/07/26 23.31
Page 235
                                c.        wajib menyampaikan kepada OJK informasi mengenai jadwal Penawaran Umum Obligasi
                                          dan informasi tambahan lainnya, termasuk informasi peristiwa material yang terjadi
                                          setelah penundaan Masa Penawaran Umum Obligasi (jika ada) dan mengumumkannya
                                          dalam paling kurang satu surat kabar harian berbahasa Indonesia yang mempunyai
                                          peredaran nasional paling lambat satu Hari Kerja sebelum dimulainya lagi Masa
                                          Penawaran Umum Obligasi. Di samping kewajiban mengumumkan dalam surat kabar,
                                          Perseroan dapat juga mengumumkan dalam media massa lainnya;
                                d.        wajib menyampaikan bukti pengumuman sebagaimana dimaksud dalam butir (iii) di atas
                                          kepada OJK paling lambat satu Hari Kerja setelah pengumuman dimaksud.

                      M.        PENGEMBALIAN UANG PEMESANAN
                      Dengan memperhatikan ketentuan mengenai penjatahan, dalam hal pemesanan Obligasi ditolak
                      sebagian atau seluruhnya akibat dari pelaksanaan penjatahan, atau dalam hal terjadi pembatalan atau
                      penundaan Penawaran Umum, dan uang pembayaran pemesanan Obligasi telah diterima oleh masing-
                      masing Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau Penjamin Emisi Obligasi dan belum dibayarkan
                      kepada Perseroan, maka masing-masing Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau Penjamin Emisi
                      Obligasi bertanggung jawab untuk mengembalikan uang pemesanan kepada para pemesan Obligasi
                      paling lambat 2 (dua) Hari Kerja sesudah Tanggal Penjatahan atau sejak keputusan pembatalan atau
                      penundaan Penawaran Umum Obligasi. Pengembalian uang kepada pemesan dapat dilakukan dalam
                      bentuk pemindahbukuan ke rekening atas nama pemesan atau melalui instrumen pembayaran lainnya
                      dalam bentuk cek atau bilyet giro yang dapat diambil langsung oleh pemesan yang bersangkutan pada
                      kantor Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau Penjamin Emisi Obligasi di mana pemesan
                      memperoleh Prospektus dan FPPO. Dalam hal pencatatan Obligasi di Bursa Efek tidak dapat dilakukan
                      dalam jangka waktu 1 (satu) Hari Kerja setelah Tanggal Distribusi karena persyaratan pencatatan tidak
                      terpenuhi, penawaran atas Obligasi batal demi hukum dan pembayaran pesanan Obligasi wajib
                      dikembalikan kepada para pemesan Obligasi oleh Perseroan melalui KSEI paling lambat 2 (dua) Hari
                      Kerja sejak batalnya Penawaran Umum Obligasi.

                      Setiap pihak yang lalai dalam melakukan pengembalian uang pemesanan kepada pemesan Obligasi,
                      sehingga terjadi keterlambatan dalam pengembalian uang pemesanan tersebut, wajib membayar
                      kepada para pemesan Obligasi untuk tiap hari keterlambatan denda sebesar 1% (satu persen) per
                      tahun di atas tingkat Bunga Obligasi masing-masing seri Obligasi dari jumlah dana yang terlambat
                      dibayar, dengan ketentuan satu tahun adalah 360 Hari Kalender dan satu bulan adalah 30 Hari
                      Kalender. Denda akan dihitung secara harian (berdasarkan jumlah Hari Kalender yang telah lewat
                      sampai dengan pelaksanaan pembayaran seluruh jumlah yang seharusnya dibayar ditambah denda)

                      Dalam hal pengembalian atas pembayaran pemesanan telah dipenuhi kepada para pemesan dengan
                      cara transfer ke rekening atas nama pemesan dalam waktu 2 (dua) Hari Kerja setelah Tanggal
                      Penjatahan atau sejak tanggal keputusan pembatalan Penawaran Umum Obligasi, maka Penjamin
                      Pelaksana Emisi Obligasi atau Penjamin Emisi Obligasi atau Perseroan tidak diwajibkan membayar
                      bunga dan/atau denda kepada para pemesan Obligasi.

                      N.        LAIN-LAIN
                      Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi berhak untuk menerima atau menolak pemesanan pembelian
                      Obligasi secara keseluruhan atau sebagian dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku.




                                                                           205



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 205                                                                               01/07/26 23.31
Page 236
                      XIV. PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS                                  DAN     FORMULIR          PEMESANAN
                           PEMBELIAN OBLIGASI

                      Prospektus dan FPPO dapat diperoleh selama Masa Penawaran Umum yaitu pada tanggal 2 Juli 2026
                      sampai dengan tanggal 3 Juli 2026 mulai pukul 09.00 - 15.00 WIB setiap Hari Kerja, pada kantor
                      Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi dan/atau melalui email, sebagai
                      berikut:

                                               PENJAMIN PELAKSANA EMISI DAN PENJAMIN EMISI OBLIGASI

                                      PT Bahana Sekuritas                                  PT BRI Danareksa Sekuritas
                             Gedung Graha CIMB Niaga, Lantai 19                                Gedung BRI II, Lantai 23
                              Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 No. 58                        Jl. Jend. Sudirman Kav. 44 – 46
                                          Jakarta 12190                                             Jakarta 10210
                                     Telepon: (021) 2505 081                                  Telepon: (021) 5091 4100
                                    Faksimile: (021) 522 5869                                 Faksimile: (021) 2520 990
                                     www.bahanasekuritas.id                              www.bridanareksasekuritas.co.id
                            Email: groupbsfixedincome@bahana.co.id                Email: ib-group1@bridanareksasekuritas.co.id
                                                                                                         dan
                                                                                 debtcapitalmarket@bridanareksasekuritas.co.id

                                       PT CIMB Niaga Sekuritas                            PT Indo Premier Sekuritas
                                      Graha CIMB Niaga, Lantai 25                         Pacific Century Place, Lt. 16
                                       Jl. Jend. Sudirman Kav. 58                        Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
                                              Jakarta 12190                                       Jakarta 12190
                                       Telepon: (021) 5084 7847                             Telepon: (021) 50887168
                                                Faksimile: -                               Faksimile: (021) 50887167
                                              www.cns.co.id                                   www.indopremier.com
                                     Email: jk.dcmproject@cns.co.id                      Email: fixed.income@ipc.co.id

                                                                  PT Mandiri Sekuritas
                                                               Menara Mandiri I Lantai 25
                                                           Jalan Jend. Sudirman Kav. 54-55
                                                                       Jakarta 12190
                                                                 Telepon: (021) 526 3445
                                                               Faksimile: (021) 527 5701
                                                              www.mandirisekuritas.co.id
                                                          Email: divisi-fi@mandirisekuritas.co.id




                                                                           206



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 206                                                                                 01/07/26 23.31
Page 237
                      XV. PENDAPAT DARI SEGI HUKUM

                      Berikut ini adalah salinan pendapat dari segi hukum mengenai Perseroan dalam rangka Penawaran
                      Umum Obligasi, yang telah disusun oleh Konsultan Hukum PwC Legal Indonesia.




                                                                   207



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 207                                                                      01/07/26 23.31
Page 238
                        No. Ref.: 015/DRS-DAB/L/VI.26

                        Jakarta, 30 Juni 2026

                        PT Indonesia Infrastructure Finance
                        Prosperity Tower Lantai 53-55, District 8
                        Sudirman Central Business District, Lot 28
                        Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190, Indonesia

                        Perihal: Pendapat Dari Segi Hukum Atas PT Indonesia Infrastructure Finance Sehubungan
                                 Dengan Rencana Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan III
                                 Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026


                        Dengan hormat,

                        Untuk memenuhi persyaratan sebagaimana ditentukan dalam Undang-Undang No. 8 Tahun 1995
                        tentang Pasar Modal, sebagaimana telah diubah beberapa kali, termasuk dengan Undang-Undang
                        No. 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (“UU Pasar Modal”),
                        serta peraturan pelaksanaannya, kami yang bertanda tangan di bawah ini dari PwC Legal
                        Indonesia, suatu firma hukum Indonesia independen yang merupakan anggota jaringan global
                        PricewaterhouseCoopers (PwC) (“PwC Legal Indonesia”), yang telah memiliki Surat Tanda
                        Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal No. STTD.KH-478/PM.223/2022 tanggal 7 November
                        2022 atas nama Danar Respati Sunartoputra, S.H., LL.M, selaku konsultan hukum yang bebas dan
                        mandiri, telah ditunjuk oleh PT Indonesia Infrastructure Finance (“Perseroan”) berdasarkan surat
                        No. Ref.: S.0317/II/IIF/2026 tanggal 12 Februari 2026 untuk melakukan uji tuntas dari segi hukum
                        (“Uji Tuntas”) dan menyusun laporan atas hasil Uji Tuntas (”LHUT”), serta selanjutnya memberikan
                        pendapat dari segi hukum (“Pendapat Dari Segi Hukum”), sehubungan dengan rencana Perseroan
                        untuk melakukan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan III Indonesia
                        Infrastructure Finance dengan target dana yang akan dihimpun sebanyak-banyaknya sebesar
                        Rp6.000.000.000.000 (enam triliun Rupiah), yang akan dilaksanakan secara bertahap dalam jangka
                        waktu 2 (dua) tahun sejak efektifnya pernyataan pendaftaran (“Transaksi”), di mana pada tahap
                        pertama Perseroan akan menerbitkan dan melakukan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
                        Berkelanjutan III Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026 dengan jumlah pokok
                        obligasi sebesar Rp432.585.000.000 (empat ratus tiga puluh dua miliar lima ratus delapan puluh
                        lima juta Rupiah) (“Obligasi”), yang terdiri dari 3 (tiga) seri yaitu: (i) Obligasi Seri A dengan jumlah
                        pokok sebesar Rp367.855.000.000 (tiga ratus enam puluh tujuh miliar delapan ratus lima puluh lima
                        juta Rupiah) dan tingkat bunga tetap sebesar 7,40% (tujuh koma empat nol persen) per tahun
                        dengan jangka waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh) hari terhitung sejak tanggal emisi; (ii) Obligasi Seri
                        B dengan jumlah pokok sebesar Rp53.730.000.000 (lima puluh tiga miliar tujuh ratus tiga puluh juta
                        Rupiah) dan tingkat bunga tetap sebesar 7,65% (tujuh koma enam lima persen) per tahun dengan
                        jangka waktu 3 (tiga) tahun terhitung sejak tanggal emisi; dan (iii) Obligasi Seri C dengan jumlah
                        pokok sebesar Rp11.000.000.000 (sebelas miliar Rupiah) dan tingkat bunga tetap sebesar 7,70%
                        (tujuh koma tujuh nol persen) per tahun dengan jangka waktu 5 (lima) tahun terhitung sejak tanggal
                        emisi (“PUB Obligasi III IIF Tahap I 2026”), sebagaimana diatur dalam Akta Perjanjian
                        Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan III Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026
                        No. 02 tanggal 1 April 2026 juncto Akta Addendum Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi
                        Berkelanjutan III Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026 No. 25 tanggal 23 April 2026
                        juncto Akta Addendum Kedua Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan III Indonesia
                        Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026 No. 07 tanggal 3 Juni 2026 juncto Akta Addendum dan



                        PwC Legal Indonesia
                        WTC 3, Jl. Jend. Sudirman Kav. 29-31, Jakarta 12920 – Indonesia
                        T: +62 21 50992901 / 31192901, F: +62 21 52905555 / 52905050, www.pwc.com/id
                                                                         208



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 208                                                                                   01/07/26 23.31
Page 239
                        Pernyataan Kembali Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan III Indonesia Infrastructure
                        Finance Tahap I Tahun 2026 No. 67 tanggal 29 Juni 2026, seluruhnya dibuat oleh dan antara
                        Perseroan dan PT CIMB Niaga Tbk. selaku Wali Amanat, di hadapan Utiek Rochmuljati
                        Abdurachman, S.H., MLI., M.Kn., Notaris di Jakarta.

                        Obligasi akan dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia, dan PUB Obligasi III IIF Tahap I 2026 akan
                        dijamin secara kesanggupan penuh (full commitment) oleh PT BRI Danareksa Sekuritas, PT Mandiri
                        Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas, PT Bahana Sekuritas, dan PT CIMB Niaga Sekuritas sesuai
                        dengan syarat dan ketentuan yang diatur dalam Akta Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi
                        Berkelanjutan III Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026 No. 03 tanggal 1 April 2026
                        juncto Akta Addendum Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi Berkelanjutan III Indonesia
                        Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026 No. 26 tanggal 23 April 2026 juncto Akta Addendum
                        Kedua Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi Berkelanjutan III Indonesia Infrastructure Finance
                        Tahap I Tahun 2026 No. 08 tanggal 3 Juni 2026 juncto Akta Addendum dan Pernyataan Kembali
                        Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi Berkelanjutan III Indonesia Infrastructure Finance Tahap I
                        Tahun 2026 No. 68 tanggal 29 Juni 2026, seluruhnya dibuat oleh dan antara Perseroan dengan PT
                        BRI Danareksa Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas, PT Bahana Sekuritas,
                        dan PT CIMB Niaga Sekuritas selaku Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi
                        Obligasi, di hadapan Utiek Rochmuljati Abdurachman, S.H., MLI, M.Kn, Notaris di Jakarta.

                        Seluruh dana yang diperoleh dari hasil PUB Obligasi III IIF Tahap I 2026, setelah dikurangi
                        biaya‑biaya emisi, akan digunakan oleh Perseroan untuk modal kerja Perseroan sehubungan
                        dengan kegiatan pembiayaan proyek‑proyek infrastruktur sesuai dengan kegiatan usaha Perseroan
                        yaitu pembiayaan proyek‑proyek yang layak secara komersial dengan menerapkan aspek sosial
                        dan lingkungan berstandar internasional demi menjamin keberlanjutan pembangunan infrastruktur
                        di Indonesia. Selanjutnya, seluruh dana yang diperoleh dari PUB Obligasi III IIF tahap II dan tahap
                        berikutnya (jika ada), rencananya akan digunakan untuk modal kerja Perseroan sehubungan
                        dengan kegiatan pembiayaan proyek-proyek infrastruktur sesuai dengan kegiatan usaha Perseroan
                        yaitu pembiayaan proyek-proyek yang layak secara komersial dengan menerapkan aspek sosial
                        dan lingkungan berstandar internasional demi menjamin keberlanjutan pembangunan infrastruktur
                        di Indonesia. Adapun rencana penggunaan dana yang diperoleh dari hasil penerbitan Obligasi III IIF
                        tahap-tahap selanjutnya (jika ada) termasuk perubahan rencana penggunaan dana Tahap II
                        (apabila terdapat perubahan) akan diungkapkan dalam informasi tambahan, yang mana dapat
                        serupa dengan rencana penggunaan dana sebagaimana tersebut di atas atau untuk hal lain yang
                        akan ditetapkan oleh manajemen Perseroan dengan mempertimbangkan kondisi pasar dan/atau
                        kebutuhan pendanaan Perseroan pada waktunya.

                        Pendapat Dari Segi Hukum ini menggantikan secara keseluruhan Pendapat Dari Segi Hukum yang
                        telah disampaikan sebelumnya dalam surat kami No. 013/DRS-DAB/L/VI.26 tanggal 29 Juni 2026.

                        A.           Dasar dan Ruang Lingkup Pendapat Dari Segi Hukum

                                     Kami telah melakukan Uji Tuntas, menyusun LHUT, dan memberikan Pendapat Dari Segi
                                     Hukum ini dengan dasar, ruang lingkup, dan pembatasan-pembatasan sebagai berikut:

                                     1.            Pendapat Dari Segi Hukum ini diberikan berdasarkan Uji Tuntas yang kami lakukan
                                                   sejak tanggal 27 Februari 2026 sampai dengan tanggal 30 Juni 2026 atas keadaan
                                                   Perseroan, serta pernyataan, penjelasan, konfirmasi, dan keterangan lisan maupun
                                                   tertulis yang diberikan oleh anggota Direksi, Dewan Komisaris, karyawan, dan/atau
                                                   perwakilan lain yang sah dari Perseroan sampai dengan tanggal dikeluarkannya




                                                                                 2
                                                                                 209



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 209                                                                                       01/07/26 23.31
Page 240
                                                   Pendapat Dari Segi Hukum ini, dengan ketentuan bahwa pendapat hukum tertentu
                                                   dalam Pendapat Dari Segi Hukum ini disusun dengan memperhatikan data
                                                   Perseroan pada tanggal tertentu;

                                     2.            Pendapat Dari Segi Hukum ini diberikan berdasarkan Uji Tuntas kami sebagaimana
                                                   hasilnya dituangkan dalam LHUT Perseroan tanggal 30 Juni 2026, serta
                                                   merupakan satu kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan dari LHUT tersebut;

                                     3.            Pendapat Dari Segi Hukum ini dibuat dengan memperhatikan ketentuan dalam
                                                   peraturan perundang-undangan Republik Indonesia yang berlaku di bidang pasar
                                                   modal dan ketentuan dalam Standar Profesi Konsultan Hukum Pasar Modal
                                                   sebagaimana diatur dalam Keputusan Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal
                                                   No. Kep.03/HKHPM/XI/2021 tentang Perubahan Keputusan Himpunan Konsultan
                                                   Hukum Pasar Modal No. Kep.02/HKHPM/VIII/2018 tentang Standar Profesi
                                                   Konsultan Hukum Pasar Modal (“Standar Profesi Konsultan Hukum Pasar
                                                   Modal”);

                                     4.            Ruang lingkup pemeriksaan yang kami lakukan adalah dengan memperhatikan
                                                   ketentuan Pasal 11 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) No.
                                                   7/POJK.04/2017 tentang Dokumen Pernyataan Pendaftaran Dalam Rangka
                                                   Penawaran Umum Efek Bersifat Ekuitas, Efek Bersifat Utang, dan/atau Sukuk,
                                                   serta Pasal 15 pada Bagian Keempat (Penawaran Umum Berkelanjutan Efek
                                                   Bersifat Utang dan/atau Sukuk) Bab I Lampiran VII Standar Profesi Konsultan
                                                   Hukum Pasar Modal, yakni sebagai berikut:

                                                   a.     pendirian Perseroan dan anggaran dasar Perseroan pada saat pendirian
                                                          serta anggaran dasar terakhir;

                                                   b.     struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan dalam 2
                                                          (dua) tahun terakhir sebelum tanggal penyampaian pendaftaran terkait
                                                          Transaksi oleh Perseroan kepada OJK, dalam rangka memeriksa
                                                          kepatuhan terhadap ketentuan anggaran dasar Perseroan;

                                                   c.     Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan, yang meliputi tugas dan
                                                          wewenang, susunan terkini, identitas, serta perkara hukum yang
                                                          melibatkan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan;

                                                   d.     kegiatan usaha Perseroan serta perizinan dan/atau persetujuan yang
                                                          diberikan atau dikeluarkan oleh, dan pendaftaran-pendaftaran yang
                                                          dilakukan oleh Perseroan pada, Pemerintah Republik Indonesia termasuk
                                                          OJK, Kementerian Keuangan, Lembaga Pengelola dan Penyelenggara
                                                          Online Single Submission (c.q. Kementerian Investasi/Badan Koordinasi
                                                          Penanaman Modal), Kementerian Ketenagakerjaan, maupun instansi
                                                          pemerintah lainnya, yang kami anggap penting dan material sehubungan
                                                          dengan kegiatan usaha pokok Perseroan berdasarkan anggaran dasar
                                                          Perseroan terakhir;

                                                   e.     pemilikan harta kekayaan Perseroan yang kami anggap penting dan
                                                          material serta dipergunakan dalam rangka menjalankan kegiatan usaha
                                                          Perseroan;




                                                                                3
                                                                                210



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 210                                                                                    01/07/26 23.31
Page 241
                                                   f.      perjanjian asuransi atas harta kekayaan Perseroan yang kami anggap
                                                           penting dan material;

                                                   g.      aspek ketenagakerjaan dari Perseroan yang kami anggap penting dan
                                                           material;

                                                   h.      perjanjian-perjanjian penting dan material antara Perseroan dengan pihak
                                                           ketiga dan pihak afiliasi; dan

                                                   i.      informasi mengenai: (i) perkara-perkara di bidang perdata, pidana,
                                                           perpajakan, perniagaan, hubungan industrial, dan tata usaha negara, serta
                                                           perkara hukum yang penyelesaiannya melalui mediasi atau arbitrase, yang
                                                           melibatkan Perseroan di hadapan badan peradilan di tempat Perseroan
                                                           berkedudukan hukum dan/atau melakukan kegiatan usaha, yang kami
                                                           anggap penting dan material, dan (ii) perkara arbitrase yang melibatkan
                                                           Perseroan di hadapan Badan Arbitrase Nasional Indonesia;

                                     5.            dalam proses Uji Tuntas, kami menerapkan prinsip materialitas sebagaimana
                                                   disyaratkan dalam Standar Profesi Konsultan Hukum Pasar Modal, dengan
                                                   ketentuan bahwa nilai materialitas tersebut dikonsultasikan dengan Perseroan
                                                   sebagai pihak yang menjalankan usaha, serta dengan memperhatikan laporan
                                                   keuangan Perseroan tanggal 31 Desember 2025 dan untuk tahun yang berakhir
                                                   pada tanggal tersebut beserta laporan auditor independen;

                                     6.            kami tidak (i) memberikan penilaian atau pendapat atas kewajaran nilai komersial
                                                   atau finansial dari suatu transaksi di mana Perseroan menjadi pihak atau
                                                   mempunyai kepentingan di dalamnya, atau harta kekayaannya yang kami anggap
                                                   penting dan material terikat; maupun (ii) memberikan penilaian atau pendapat
                                                   mengenai ketaatan, ketepatan, dan kebenaran pembayaran kewajiban Perseroan
                                                   kepada para kreditur, pemasok, distributor, karyawan, atau pihak ketiga mana pun,
                                                   serta pemenuhan kewajiban-kewajiban hukum dan kontraktual Perseroan lainnya;

                                     7.            Uji Tuntas dilakukan dalam kerangka hukum Negara Republik Indonesia. Oleh karena
                                                   itu, LHUT dan Pendapat Dari Segi Hukum ini tidak dimaksudkan untuk berlaku atau
                                                   dapat ditafsirkan menurut hukum atau yurisdiksi hukum negara lain, dan secara umum
                                                   kami tidak melakukan pemeriksaan atau memberikan pendapat atas dokumen yang
                                                   diatur oleh hukum negara lain, dengan ketentuan bahwa terhadap kontrak yang diatur
                                                   oleh hukum negara lain kami hanya melakukan peninjauan sederhana terhadap isi
                                                   tertulis dari kontrak dimaksud untuk memeriksa batasan atau persyaratan yang
                                                   berlaku terhadap Perseroan sehubungan dengan pelaksanaan Transaksi, namun tidak
                                                   mempertimbangkan prinsip-prinsip hukum kontrak yang berlaku berdasarkan hukum
                                                   negara lain tersebut, karena kami tidak memiliki kualifikasi dalam hukum negara lain;

                                     8.            Pendapat Dari Segi Hukum ini diberikan dan dibatasi sebagai kajian atas Perseroan
                                                   dari segi hukum, dan kami tidak melakukan penelaahan ataupun mengemukakan
                                                   pendapat, menganalisis, atau memberikan penilaian atas masalah dari sudut non-
                                                   hukum, termasuk dari segi penilaian komersial, bisnis, akuntansi, investasi,
                                                   perpajakan, dan lain sebagainya; dan




                                                                                   4
                                                                                  211



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 211                                                                                           01/07/26 23.31
Page 242
                                     9.            tanggung jawab PwC Legal Indonesia sebagai Konsultan Hukum Perseroan yang
                                                   independen sehubungan dengan hal-hal yang diberikan dalam pelaksanaan Uji
                                                   Tuntas, penyusunan LHUT, dan pemberian Pendapat Dari Segi Hukum ini adalah
                                                   terbatas pada dan sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 80 UU Pasar Modal.

                        B.           ASUMSI

                                     Dalam menyusun Pendapat Dari Segi Hukum ini, kami berasumsi bahwa:
                                     1.            semua tanda tangan adalah asli, semua dokumen yang diserahkan kepada kami
                                                   sebagai dokumen asli adalah otentik, dan setiap salinan, turunan, atau fotokopi
                                                   dokumen yang diberikan kepada kami adalah sama dengan dokumen aslinya, serta
                                                   dokumen asli tersebut adalah otentik;

                                     2.            para pejabat pemerintah yang mengeluarkan perizinan kepada Perseroan, atau
                                                   melakukan pendaftaran atau pencatatan untuk kepentingan Perseroan, memiliki
                                                   kewenangan dan kekuasaan untuk melakukan tindakan tersebut secara sah dan
                                                   mengikat, sehingga seluruh izin yang dikeluarkan adalah sah secara hukum;

                                     3.            setiap pihak (selain Perseroan) dalam dokumen sebagaimana diungkapkan dalam
                                                   LHUT Perseroan memiliki kewenangan, kemampuan, dan kekuasaan untuk
                                                   mengikatkan diri dalam setiap dokumen, perjanjian, atau perikatan lainnya, di mana
                                                   pihak tersebut menjadi salah satu pihak, berdasarkan hukum Negara Republik
                                                   Indonesia;

                                     4.            pihak yang mewakili pihak ketiga, yang dengan pihak tersebut Perseroan membuat
                                                   dan menandatangani perjanjian, adalah pihak yang berwenang dan berkuasa penuh
                                                   untuk menandatangani dan melaksanakan perjanjian dimaksud, serta tidak terdapat
                                                   ketentuan internal Perseroan maupun pihak ketiga tersebut, ataupun ketentuan
                                                   peraturan perundang-undangan yang berlaku, yang bertentangan dengan
                                                   penandatanganan dan pelaksanaan dokumen perjanjian tersebut;

                                     5.            dokumen-dokumen,       pernyataan-pernyataan,     klarifikasi-klarifikasi, konfirmasi-
                                                   konfirmasi, dan keterangan-keterangan, baik lisan maupun tertulis, serta penegasan-
                                                   penegasan yang diberikan oleh anggota Direksi, Dewan Komisaris, karyawan,
                                                   dan/atau perwakilan lain yang sah dari Perseroan kepada kami untuk tujuan
                                                   pelaksanaan Uji Tuntas sampai dengan batas waktu pelaksanaan Uji Tuntas adalah
                                                   benar, akurat, lengkap, dan sesuai dengan keadaan yang sebenarnya, serta tidak
                                                   mengalami perubahan sampai dengan tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini;
                                     6.            semua dokumen yang diberikan atau diperlihatkan kepada kami dalam bentuk
                                                   fotokopi atau salinan adalah sama dengan dokumen aslinya, tidak mengalami
                                                   perubahan, penambahan, penggantian, atau pembaruan, serta merupakan
                                                   keseluruhan dokumen yang dibutuhkan oleh kami untuk menyusun LHUT dan
                                                   memberikan Pendapat Dari Segi Hukum ini;
                                     7.            penandatanganan dokumen-dokumen sehubungan dengan pelaksanaan Transaksi
                                                   oleh para pihak yang menjadi pihak dalam dokumen-dokumen tersebut dilakukan
                                                   berdasarkan itikad baik dan pertimbangan komersial yang wajar, serta tidak terdapat
                                                   itikad tidak baik, penipuan, atau kecurangan lainnya yang dilakukan oleh masing-
                                                   masing pihak;




                                                                                   5
                                                                                   212



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 212                                                                                            01/07/26 23.31
Page 243
                                     8.            dokumen mengenai rapat Direksi, rapat Dewan Komisaris, dan Rapat Umum
                                                   Pemegang Saham yang diberikan oleh Perseroan kepada kami untuk diperiksa
                                                   telah mengungkapkan fakta yang benar, akurat, dan lengkap serta sesuai dengan
                                                   keadaan yang sebenarnya, dan seluruh keputusan yang diambil secara sah telah
                                                   dilakukan sesuai dengan persyaratan atau prosedur yang ditetapkan;

                                     9.            kecuali dinyatakan lain dalam LHUT, tidak terdapat dokumen atau informasi yang
                                                   bersifat material sehubungan dengan isi dari LHUT yang tidak diperlihatkan,
                                                   diberikan, atau disediakan oleh Perseroan untuk diperiksa oleh kami, baik secara
                                                   sengaja maupun tidak sengaja, yang apabila dokumen atau informasi tersebut
                                                   diperlihatkan, diberikan, ditemukan, dan diperiksa sampai dengan batas waktu
                                                   pelaksanaan Uji Tuntas akan menyebabkan: (i) isi LHUT dan Pendapat Dari Segi
                                                   Hukum ini menjadi tidak akurat atau kurang lengkap; atau (ii) isi LHUT dan
                                                   Pendapat Dari Segi Hukum ini harus disesuaikan; dan

                                     10.           seluruh fakta sebagaimana disebutkan dalam setiap dokumen, pernyataan, atau
                                                   dokumen lainnya yang telah diperiksa oleh kami adalah benar, akurat, lengkap, dan
                                                   tidak terdapat perubahan yang tidak disampaikan kepada kami.

                        C.           Pendapat Dari Segi Hukum

                                     Berdasarkan Uji Tuntas sebagaimana hasilnya dituangkan dalam LHUT, dengan ini kami
                                     memberikan Pendapat Dari Segi Hukum sebagai berikut:

                                     1.            Perseroan merupakan perseroan terbatas yang berkedudukan hukum di Jakarta
                                                   Selatan dan didirikan sesuai dengan hukum Negara Republik Indonesia
                                                   berdasarkan Akta Pendirian No. 34 tanggal 15 Januari 2010, dibuat di hadapan
                                                   Aulia Taufani, S.H. sebagai pengganti dari Sutjipto, S.H., Notaris di Jakarta, yang
                                                   telah memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum Republik Indonesia
                                                   (“Menkum”) berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-21503.AH.01.01.Tahun 2010
                                                   tanggal 28 April 2010, terdaftar pada Daftar Perseroan yang diselenggarakan oleh
                                                   Menkum di bawah No. AHU-0031647.AH.01.09.Tahun 2010 tanggal 28 April 2010,
                                                   serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia (“BNRI”) No. 5123
                                                   tanggal 11 Maret 2011, Tambahan No. 20 (“Akta Pendirian”).

                                                   Anggaran dasar Perseroan (“Anggaran Dasar”) yang termuat dalam Akta
                                                   Pendirian telah mengalami beberapa kali perubahan, yang mana pada tanggal
                                                   Pendapat Dari Segi Hukum ini, perubahan terakhir Anggaran Dasar dinyatakan
                                                   dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No.
                                                   34 tanggal 30 September 2025, dibuat di hadapan Utiek Rochmuljati Abdurachman,
                                                   S.H., MLI., M.Kn., Notaris di Jakarta (“Akta No. 34/2025”), sehubungan dengan
                                                   perubahan beberapa ketentuan dan pernyataan kembali seluruh Anggaran Dasar
                                                   Perseroan. Perubahan Anggaran Dasar Perseroan berdasarkan akta ini telah
                                                   diterima pemberitahuannya dan disetujui oleh Menkum berdasarkan Surat
                                                   Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-
                                                   0239620 tanggal 30 September 2025 dan Surat Keputusan tentang Persetujuan
                                                   Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-0066217.AH.01.02.Tahun 2025 tanggal 30
                                                   September 2025, terdaftar pada Daftar Perseroan yang diselenggarakan oleh
                                                   Menkum di bawah No. AHU-0228932.AH.01.11.Tahun 2025 tanggal 30 September




                                                                                  6
                                                                                  213



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 213                                                                                         01/07/26 23.31
Page 244
                                                   2025, diumumkan dalam BNRI No. 27783 tanggal 3 Oktober 2025, Tambahan No.
                                                   79, serta telah dilaporkan oleh Perseroan kepada OJK melalui surat-surat
                                                   Perseroan No. S.1653/X/IIF/2025 dan No. S.1654/X/IIF/2025, keduanya tertanggal
                                                   2 Oktober 2025.

                                                   Akta Pendirian dan Akta No. 34/2025 telah dibuat sesuai dengan peraturan
                                                   perundang-undangan yang berlaku bagi Perseroan di Indonesia termasuk Undang-
                                                   Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, sebagaimana telah
                                                   diubah beberapa kali, terakhir dengan Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 tentang
                                                   Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 2 Tahun 2022
                                                   tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang (“UU Perseroan Terbatas”) dan
                                                   Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten
                                                   atau Perusahaan Publik (”POJK No. 33/2014”).

                                     2.            Dalam periode 2 (dua) tahun terakhir sebelum tanggal penyampaian pernyataan
                                                   pendaftaran terkait Transaksi oleh Perseroan kepada OJK, hanya terdapat 1 (satu)
                                                   kali perubahan atas struktur permodalan dan susunan pemegang saham
                                                   Perseroan, yakni sebagaimana ternyata dalam Akta Pernyataan Keputusan Para
                                                   Pemegang Saham Yang Diambil Di Luar Rapat PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                   Sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 10 tanggal 26
                                                   November 2024, dibuat di hadapan Utiek R. Abdurachman, S.H., MLI., M.Kn.,
                                                   Notaris di Jakarta, yang telah diterima pemberitahuannya dan disetujui oleh
                                                   Menkum berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran
                                                   Dasar No. AHU-AH.01.03-0222436 tanggal 16 Desember 2024 dan Surat
                                                   Keputusan tentang Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-
                                                   0082040.AH.01.02.Tahun 2024 tanggal 16 Desember 2024, terdaftar pada Daftar
                                                   Perseroan yang diselenggarakan oleh Menkum di bawah No. AHU-
                                                   0273829.AH.01.11.Tahun 2024 tanggal 16 Desember 2024, diumumkan dalam
                                                   BNRI No. 103 tanggal 24 Desember 2024, Tambahan No. 40898, serta telah
                                                   dilaporkan oleh Perseroan kepada OJK melalui surat No. S.2334/XII/IIF/2024
                                                   tanggal 16 Desember 2024 (“Akta No. 10/2024”), sehubungan dengan peningkatan
                                                   modal dasar Perseroan dari semula sebesar Rp2.000.000.000.000 (dua triliun
                                                   Rupiah) menjadi sebesar Rp5.000.000.000.000 (lima triliun Rupiah) dan
                                                   peningkatan modal ditempatkan dan disetor Perseroan dari semula sebesar
                                                   Rp2.000.000.000.000 (dua triliun Rupiah) menjadi sebesar Rp2.545.000.000.000
                                                   (dua triliun lima ratus empat puluh lima miliar Rupiah) melalui penerbitan 545.000
                                                   (lima ratus empat puluh lima ribu) saham baru oleh Perseroan yang diambil bagian
                                                   seluruhnya oleh PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (”SMI”) dengan setoran
                                                   tunai sebesar Rp545.000.000.000 (lima ratus empat puluh lima miliar Rupiah).

                                                   Berdasarkan Akta No. 10/2024, struktur permodalan Perseroan saat ini adalah
                                                   sebagai berikut:

                                                   Modal Dasar           : Rp 5.000.000.000.000
                                                   Modal Ditempatkan     : Rp 2.545.000.000.000
                                                   Modal Disetor         : Rp 2.545.000.000.000

                                                   Modal Dasar tersebut terdiri atas 5.000.000 (lima juta) lembar saham dengan nilai
                                                   nominal per lembar saham sebesar Rp1.000.000 (satu juta Rupiah). Besarnya
                                                   modal disetor Perseroan telah sesuai dengan ketentuan Pasal 9 ayat (4) Peraturan




                                                                                  7
                                                                                 214



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 214                                                                                        01/07/26 23.31
Page 245
                                                   OJK No. 46/POJK.05/2020 tentang Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur,
                                                   sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Peraturan OJK No. 35
                                                   Tahun 2025 tentang Perubahan atas Peraturan OJK No. 46 Tahun 2024 tentang
                                                   Pengembangan Dan Penguatan Perusahaan Pembiayaan, Perusahaan
                                                   Pembiayaan Infrastruktur, Dan Perusahaan Modal Ventura (”POJK No. 46/2020”).

                                                   Berdasarkan Akta No. 10/2024 dan Daftar Pemegang Saham Perseroan per
                                                   tanggal 14 Oktober 2025 yang dikeluarkan oleh Perseroan, komposisi pemegang
                                                   saham Perseroan saat ini adalah sebagai berikut:

                                                                                           Jumlah      Nilai Nominal       Persentase
                                                    No.      Pemegang Saham                                                Kepemilikan
                                                                                           Saham            (Rp)            Saham (%)
                                                    1.    PT Sarana Multi                  1.145.000   1.145.000.000.000           44,99
                                                          Infrastruktur (Persero)
                                                    2.    Asian Development Bank            399.800     399.800.000.000            15,71
                                                    3.    International Finance             399.800     399.800.000.000            15,71
                                                          Corporation
                                                    4.    DEG – Deutsche                    302.400     302.400.000.000            11,88
                                                          Investitions Und
                                                          Entwicklungsgesellschaft
                                                          mbH
                                                    5.    Sumitomo Mitsui Banking           298.000     298.000.000.000            11,71
                                                          Corporation
                                                                Jumlah                     2.545.000   2.545.000.000.000             100

                                                   Struktur kepemilikan saham di Perseroan tersebut di atas, yakni 44,99% (empat
                                                   puluh empat koma sembilan sembilan persen) dari modal disetor Perseroan dimiliki
                                                   oleh SMI (yang merupakan Badan Usaha Milik Negara) dan sisanya sebesar
                                                   55,01% (lima puluh lima koma nol satu persen) dari modal disetor Perseroan
                                                   dimiliki oleh badan hukum asing dan institusi pembiayaan internasional, telah
                                                   sesuai dengan ketentuan Pasal 10 ayat (2) huruf a POJK No. 46/2020 yang
                                                   membatasi kepemilikan asing paling banyak 85% (delapan puluh lima persen) dari
                                                   modal disetor Perseroan.

                                                   Perubahan struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan
                                                   sebagaimana ternyata dalam Akta No. 10/2024 telah sesuai dengan ketentuan
                                                   Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku bagi
                                                   Perseroan di Indonesia termasuk UU Perseroan Terbatas dan POJK No. 46/2020.

                                                   Pemilik manfaat Perseroan berdasarkan ketentuan Peraturan Presiden No. 13
                                                   tahun 2018 tentang Penerapan Prinsip Mengenali Pemilik Manfaat dari Korporasi
                                                   Dalam Rangka Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang
                                                   dan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme (“Perpres No. 13/2018”) adalah Reynaldi
                                                   Hermansjah dalam kedudukannya sebagai Direktur Utama SMI, sebagaimana telah
                                                   disampaikan kepada Menkum pada tanggal 17 Oktober 2025, serta telah dilaporkan
                                                   oleh Perseroan kepada OJK berdasarkan Surat Perseroan No. S.0923/V/IIF/2026
                                                   tanggal 18 Mei 2026. Sepanjang pengetahuan kami, penetapan beliau sebagai
                                                   pemilik manfaat Perseroan dilakukan dengan pertimbangan pada pokoknya
                                                   sebagai berikut: (i) Perpres No. 13/2018 mensyaratkan bahwa pemilik manfaat
                                                   merupakan orang perseorangan, sedangkan pada hakikatnya Perseroan tidak




                                                                                     8
                                                                                     215



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 215                                                                                           01/07/26 23.31
Page 246
                                                   memiliki pemilik manfaat dalam bentuk orang perseorangan; (ii) salah satu kriteria
                                                   pemilik manfaat berdasarkan ketentuan Pasal 4 ayat (2) Perpres No. 13/2018
                                                   adalah kepemilikan saham lebih dari 25% (dua puluh lima persen) pada perseroan
                                                   terbatas sebagaimana tercantum dalam anggaran dasar; (iii) pemegang saham
                                                   Perseroan saat ini dengan kepemilikan saham lebih dari 25% (dua puluh lima
                                                   persen) adalah SMI; (iv) berdasarkan UU Perseroan Terbatas, direksi mewakili
                                                   perseroan terbatas baik di dalam maupun di luar pengadilan; dan (v) berdasarkan
                                                   informasi yang diperoleh Perseroan, Direktur Utama SMI berhak dan berwenang
                                                   untuk bertindak untuk dan atas nama Direksi SMI. Atas dasar itu, Perseroan
                                                   menetapkan Reynaldi Hermansjah dalam kedudukannya sebagai Direktur Utama
                                                   SMI sebagai pemilik manfaat Perseroan.

                                     3.            Berdasarkan akta-akta di bawah ini:

                                                   a.     Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No.
                                                          11 tanggal 28 April 2023, dibuat di hadapan Utiek Abdurachman, S.H.,
                                                          MLI., M.Kn., Notaris di Jakarta, yang telah diterima pemberitahuannya oleh
                                                          Menkum berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data
                                                          Perseroan No. AHU-AH.01.09-0117156 tanggal 15 Mei 2023 dan terdaftar
                                                          pada Daftar Perseroan yang diselenggarakan oleh Menkum di bawah No.
                                                          AHU-0088294.AH.01.11.Tahun 2023 tanggal 15 Mei 2023 (“Akta No.
                                                          11/2023”), di mana pemegang saham Perseroan menyetujui, antara lain,
                                                          pengangkatan Darmin Nasution sebagai Presiden Komisaris/Komisaris
                                                          Independen Perseroan, Oza Olavia sebagai Komisaris Perseroan, dan
                                                          Mohammad Ramadhan Harahap sebagai Direktur Investasi Perseroan,
                                                          serta telah dilaporkan oleh Perseroan kepada OJK berdasarkan surat No.
                                                          S.0776/V/IIF/2023 perihal Penyampaian Laporan atas Perubahan
                                                          Komposisi Anggota Dewan Komisaris PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                          tanggal 31 Mei 2023;

                                                   b.     Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Yang Diambil Di Luar
                                                          Rapat PT Indonesia Infrastructure Finance Sebagai Pengganti Rapat
                                                          Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 24 tanggal 30 Oktober 2023,
                                                          dibuat di hadapan Utiek Abdurachman, S.H., MLI., M.Kn., Notaris di
                                                          Jakarta, yang telah diterima pemberitahuannya oleh Menkum berdasarkan
                                                          Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-
                                                          AH.01.09-0184256 tanggal 13 November 2023 dan terdaftar pada Daftar
                                                          Perseroan yang diselenggarakan oleh Menkum di bawah No. AHU-
                                                          0227782.AH.01.11.Tahun 2023 tanggal 13 November 2023, di mana
                                                          pemegang saham Perseroan menyetujui pengangkatan Lestari Andaluscia
                                                          Umardin sebagai Direktur Risiko Perseroan, serta telah dilaporkan oleh
                                                          Perseroan kepada OJK berdasarkan surat No. S.1950/XI/IIF/2023 perihal
                                                          Penyampaian Laporan atas Perubahan Komposisi Anggota Direksi PT
                                                          Indonesia Infrastructure Finance tanggal 17 November 2023;

                                                   c.     Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Yang Diambil Di Luar
                                                          Rapat PT Indonesia Infrastructure Finance Sebagai Pengganti Rapat
                                                          Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 13 tanggal 16 Februari 2024,
                                                          dibuat di hadapan Utiek Abdurachman, S.H., MLI., M.Kn., Notaris di
                                                          Jakarta, yang telah diterima pemberitahuannya oleh Menkum berdasarkan




                                                                                  9
                                                                                 216



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 216                                                                                        01/07/26 23.31
Page 247
                                                        Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-
                                                        AH.01.09-0100691 tanggal 13 Maret 2024 dan terdaftar pada Daftar
                                                        Perseroan yang diselenggarakan oleh Menkum di bawah No. AHU-
                                                        0052244.AH.01.11.Tahun 2024 tanggal 13 Maret 2024, di mana pemegang
                                                        saham Perseroan menyetujui pengangkatan Rizal Bambang Prasetijo
                                                        sebagai Komisaris Independen Perseroan, serta telah dilaporkan oleh
                                                        Perseroan kepada OJK berdasarkan surat No. S.0599/IV/IIF/2024 perihal
                                                        Penyampaian Laporan atas Perubahan Susunan Dewan Komisaris PT
                                                        Indonesia Infrastructure Finance tanggal 1 April 2024;

                                                   d.   Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Yang Diambil Di Luar
                                                        Rapat PT Indonesia Infrastructure Finance Sebagai Pengganti Rapat
                                                        Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 07 tanggal 16 Mei 2024, dibuat di
                                                        hadapan Utiek Rochmuljati Abdurachman, S.H., MLI., M.Kn., Notaris di
                                                        Jakarta, yang telah diterima pemberitahuannya oleh Menkum berdasarkan
                                                        Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-
                                                        AH.01.09-0210954 tanggal 6 Juni 2024 dan terdaftar pada Daftar
                                                        Perseroan yang diselenggarakan oleh Menkum di bawah No. AHU-
                                                        0111240.AH.01.11.Tahun 2024 tanggal 6 Juni 2024, di mana pemegang
                                                        saham Perseroan menyetujui pengangkatan Yuji Fukuda sebagai
                                                        Komisaris Perseroan, serta telah dilaporkan oleh Perseroan kepada OJK
                                                        berdasarkan surat No. S.0924/VI/IIF/2024 perihal Penyampaian Laporan
                                                        atas Perubahan Susunan Dewan Komisaris PT Indonesia Infrastructure
                                                        Finance tanggal 10 Juni 2024;

                                                   e.   Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Yang Diambil Di Luar
                                                        Rapat PT Indonesia Infrastructure Finance Sebagai Pengganti Rapat
                                                        Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 1 tanggal 10 April 2025, dibuat di
                                                        hadapan Utiek Abdurachman, S.H., MLI., M.Kn., Notaris di Jakarta, yang
                                                        telah diterima pemberitahuannya oleh Menkum berdasarkan Surat
                                                        Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-
                                                        AH.01.09-0180679 tanggal 10 April 2025 dan terdaftar pada Daftar
                                                        Perseroan yang diselenggarakan oleh Menkum di bawah No. AHU-
                                                        0077535.AH.01.11.Tahun 2025 tanggal 10 April 2025, di mana pemegang
                                                        saham Perseroan menyetujui pengangkatan Rizki Pribadi Hasan sebagai
                                                        Presiden Direktur Perseroan, serta telah dilaporkan oleh Perseroan kepada
                                                        OJK berdasarkan surat No. S.0684/IV/IIF/2025 perihal Pemberitahuan
                                                        Penunjukan Presiden Direktur PT Indonesia Infrastructure Finance tanggal
                                                        11 April 2025;

                                                   f.   Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Yang Diambil Di Luar
                                                        Rapat PT Indonesia Infrastructure Finance Sebagai Pengganti Rapat
                                                        Umum Pemegang Saham Luar Biasa No.14 tanggal 17 Juli 2025, dibuat
                                                        dihadapan Utiek Abdurachman, S.H., MLI., M.Kn., Notaris di Jakarta, yang
                                                        telah diterima pemberitahuannya oleh Menkum berdasarkan Surat
                                                        Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-
                                                        AH.01.09-0314023 tanggal 21 Juli 2025 dan terdaftar pada Daftar
                                                        Perseroan yang diselenggarakan oleh Menkum di bawah No. AHU-
                                                        0164792.AH.01.11.Tahun 2025 tanggal 21 Juli 2025 (“Akta No. 14/2025”),
                                                        di mana pemegang saham Perseroan menyetujui, antara lain,




                                                                              10
                                                                              217



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 217                                                                                    01/07/26 23.31
Page 248
                                                        pengangkatan Marc Oliver Juenemann sebagai Komisaris Perseroan, serta
                                                        telah dilaporkan oleh Perseroan kepada OJK berdasarkan surat No.
                                                        S.1226/VII/IIF/2025   perihal  Pemberitahuan   Pengangkatan      dan
                                                        Pengunduran Dewan Komisaris PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                        tanggal 23 Juli 2025;

                                                   g.   Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Yang Diambil di Luar
                                                        Rapat PT Indonesia Infrastructure Finance Sebagai Pengganti Rapat
                                                        Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 24 tanggal 29 Juli 2025, dibuat di
                                                        hadapan Utiek Rochmuljati Abdurachman, S.H., MLI., M.Kn., Notaris di
                                                        Jakarta, yang telah diterima pemberitahuannya oleh Menkum berdasarkan
                                                        Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-
                                                        AH.01.09-0318002 tanggal 30 Juli 2025 dan terdaftar pada Daftar
                                                        Perseroan yang diselenggarakan oleh Menkum di bawah No. AHU-
                                                        0173113.AH.01.11.Tahun 2025 tanggal 30 Juli 2025 (“Akta No. 24/2025”),
                                                        di mana pemegang saham Perseroan menyetujui, antara lain,
                                                        pengangkatan Supriya Prakash Sen sebagai Komisaris Perseroan, serta
                                                        telah dilaporkan oleh Perseroan kepada OJK berdasarkan surat No.
                                                        S.2193/XII/IIF/2025 perihal Tanggapan Surat OJK Perihal Susunan
                                                        Pengurus Eksisting Perseroan tanggal 16 Desember 2025;

                                                   h.   Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Yang Diambil Di Luar
                                                        Rapat PT Indonesia Infrastructure Finance Sebagai Pengganti Rapat
                                                        Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 13 tanggal 15 Agustus 2025,
                                                        dibuat di hadapan Utiek Abdurachman, S.H., MLI., M.Kn., Notaris di
                                                        Jakarta, yang telah diterima pemberitahuannya oleh Menkum berdasarkan
                                                        Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-
                                                        AH.01.09-0329174 tanggal 25 Agustus 2025 dan terdaftar pada Daftar
                                                        Perseroan yang diselenggarakan oleh Menkum di bawah No. AHU-
                                                        0196715.AH.01.11.Tahun 2025 tanggal 25 Agustus 2025, di mana
                                                        pemegang saham Perseroan menyetujui pengangkatan Eri Wibowo
                                                        sebagai Direktur Keuangan Perseroan, serta telah dilaporkan oleh
                                                        Perseroan kepada OJK berdasarkan surat No. S.1398/VIII/IIF/2025 perihal
                                                        Pemberitahuan Penunjukan Direktur Keuangan PT Indonesia Infrastructure
                                                        Finance tanggal 26 Agustus 2025; dan

                                                   i.   Akta Pernyataan Keputusan Sirkuler Para Pemegang Saham PT Indonesia
                                                        Infrastructure Finance Sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham
                                                        Luar Biasa No. 17 tanggal 30 Maret 2026, yang telah diterima
                                                        pemberitahuannya oleh Menkum berdasarkan Surat Penerimaan
                                                        Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-0222918
                                                        tanggal 17 April 2026 dan terdaftar pada Daftar Perseroan yang
                                                        diselenggarakan      oleh      Menkum      di    bawah      No.     AHU-
                                                        0085357.AH.01.11.Tahun 2026 tanggal 17 April 2026, yang telah
                                                        dilaporkan oleh Perseroan kepada OJK berdasarkan bukti tangkapan layar
                                                        (screenshot) surat elektronik kepada OJK tanggal 24 April 2026 (“Akta No.
                                                        17/2026”), dibuat di hadapan Utiek Abdurachman, S.H., MLI., M.Kn.,
                                                        Notaris di Jakarta, di mana pemegang saham Perseroan menyetujui
                                                        pengangkatan Ahmad Ghufron sebagai Komisaris Perseroan,




                                                                              11
                                                                              218



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 218                                                                                    01/07/26 23.31
Page 249
                                                   susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan saat ini adalah sebagai
                                                   berikut:1
                                                   Dewan Komisaris

                                                                                                                           Keputusan OJK Hasil
                                                                                                   No. Identitas                Penilaian
                                                    No.       Jabatan            Nama
                                                                                                  (Masa berlaku)             Kemampuan dan
                                                                                                                               Kepatutan
                                                    1.    Presiden         Darmin              KTP NIK                     No. KEP-
                                                          Komisaris/       Nasution            3174082112480002            50/PL.02/2023 tanggal
                                                          Komisaris                            (seumur hidup)              7 Oktober 2023
                                                          Independen

                                                    2.    Komisaris        Rizal Bambang       KTP NIK                     No. KEP-
                                                          Independen       Prasetijo           3174070703660006            124/PL.02/2024
                                                                                               (seumur hidup)              tanggal 8 April 2024

                                                    3.    Komisaris        Oza Olavia          KTP NIK                     No. KEP-
                                                                                               3671094801710006            155/PL.02/2023
                                                                                               (seumur hidup)              tanggal 20 November
                                                                                                                           2023

                                                    4.    Komisaris        Marc Oliver         Paspor Negara               No. KEP-
                                                                           Juenemann2          Jerman No.                  773/NB.11/2022
                                                                                               C74H8WZKX (sampai           tanggal 29 November
                                                                                               dengan 4 Desember           2022
                                                                                               2028)

                                                    5.    Komisaris        Yuji Fukuda         Paspor Negara Jepang        No. KEP-
                                                                                               No. TT3400894               289/PL.02/2024
                                                                                               (sampai dengan 11           tanggal 26 Juni 2024
                                                                                               April 2033)

                                                    6.    Komisaris        Supriya             Paspor Republik             No. KEP-
                                                                           Prakash Sen         Singapura No.               727/NB.11/2022
                                                                                               K3805876Z (sampai           tanggal 17 November
                                                                                               dengan 30 Januari           2022
                                                                                               2033)

                                                    7.    Komisaris        Ahmad Ghufron       KTP NIK                     No. KEP-
                                                                                               3175021504710004            61/PL.02/2026 tanggal
                                                                                               (seumur hidup)              17 Maret 2026



                                                   Catatan:

                                                   1.         Berdasarkan Uji Tuntas,

                                                              a.      Parjiono yang diangkat sebagai Komisaris Perseroan sebagaimana
                                                                      ternyata dalam Akta No. 24/2025 telah mengundurkan diri dari jabatannya
                                                                      sejak tanggal 19 Juli 2025;

                                                              b.      Lodewijk    Govaerts     yang   diangkat   sebagai     Komisaris   Perseroan




                                                                                         12
                                                                                         219



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 219                                                                                                     01/07/26 23.31
Page 250
                                                                  sebagaimana ternyata dalam Akta No. 14/2025 telah berakhir masa
                                                                  jabatannya pada tanggal 22 Maret 2026; dan

                                                          c.      Rinaldi Firmansyah yang diangkat sebagai Komisaris Independen
                                                                  Perseroan sebagaimana ternyata dalam Akta Pernyataan Keputusan Para
                                                                  Pemegang Saham Yang Diambil Di Luar Rapat PT Indonesia Infrastructure
                                                                  Finance Sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
                                                                  No. 4 tanggal 5 April 2023, dibuat di hadapan Utiek Abdurachman, S.H.,
                                                                  MLI., M.Kn., Notaris di Jakarta, telah berakhir masa jabatannya pada
                                                                  tanggal 19 Maret 2026.

                                                   2.     Berdasarkan Paspor Negara Jerman No. C74H8WZKX, nama yang bersangkutan
                                                          adalah Marc Oliver Jünemann.

                                                   Dewan Komisaris Perseroan terdiri dari 7 (tujuh) orang anggota, di mana 2 (dua)
                                                   orang di antaranya merupakan Komisaris Independen. Sehubungan dengan
                                                   berakhirnya masa jabatan salah satu Komisaris Independen Perseroan, yaitu
                                                   Rinaldi Firmansyah, jumlah Komisaris Independen Perseroan saat ini belum
                                                   memenuhi ketentuan Pasal 20 ayat (3) POJK No. 33/2014, yang mensyaratkan
                                                   bahwa paling sedikit 30% (tiga puluh persen) dari jumlah seluruh anggota Dewan
                                                   Komisaris merupakan Komisaris Independen. Berdasarkan Uji Tuntas sebagaimana
                                                   didukung dengan surat pernyataan Presiden Direktur Perseroan tanggal 12 Juni
                                                   2026, Perseroan berkomitmen untuk mematuhi seluruh ketentuan peraturan
                                                   perundang-undangan yang berlaku, termasuk ketentuan mengenai komposisi
                                                   Komisaris Independen sebagaimana diatur dalam POJK No. 33/2014. Untuk itu,
                                                   Perseroan saat ini sedang dalam proses pengangkatan Komisaris Independen
                                                   baru. Pada tanggal PDSH ini, Perseroan telah menyelenggarakan rapat Komite
                                                   Nominasi dan Remunerasi Perseroan pada tanggal 18 Juni 2026 yang telah
                                                   merekomendasikan satu nama orang perseorangan berkewarganegaraan
                                                   Indonesia untuk diangkat sebagai Komisaris Independen Perseroan dan akan
                                                   disampaikan oleh Dewan Komisaris Perseroan kepada pemegang saham
                                                   Perseroan untuk ditindaklanjuti dengan persetujuan pengangkatan beliau sebagai
                                                   Komisaris Independen dalam RUPS Perseroan yang ditargetkan akan diperoleh
                                                   pada bulan Juli 2026, dengan ketentuan bahwa beliau akan efektif menjalankan
                                                   tugas sebagai Komisaris Independen setelah memperoleh persetujuan OJK atas
                                                   penilaian kemampuan dan kepatutan beliau sebagaimana disyaratkan dalam POJK
                                                   No. 46/2020.

                                                   Berdasarkan Uji Tuntas dan konfirmasi Perseroan, pengangkatan serta pemenuhan
                                                   persyaratan dalam menjalankan fungsi dan tugasnya oleh masing-masing anggota
                                                   Dewan Komisaris Perseroan tersebut telah sesuai dengan ketentuan sesuai
                                                   dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan, UU Perseroan Terbatas, POJK No.
                                                   33/2014 dan POJK No. 46/2020.




                                                                                 13
                                                                                 220



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 220                                                                                           01/07/26 23.31
Page 251
                                                   Direksi

                                                                                                                  Keputusan OJK
                                                                                              No. Identitas
                                                    No.      Jabatan      Nama                                    Hasil Penilaian
                                                                                             (Masa Berlaku)
                                                                                                              Kemampuan dan Kepatutan
                                                    1.    Presiden     Rizki Pribadi    KTP NIK               No. KEP-165/PL.02/2025
                                                          Direktur     Hasan            3174101406660003      tanggal 15 Juli 2025
                                                                                        (seumur hidup)

                                                    2.    Direktur     Eri Wibowo       KTP NIK               No. KEP-217/PL.02/2025
                                                          Keuangan                      3674032609740005      tanggal 14 Agustus 2025
                                                                                        (seumur hidup)

                                                    3.    Direktur     Mohammad         KTP NIK               No. KEP-21/PL.02/2023
                                                          Investasi    Ramadhan         3174072711680002      tanggal 8 September 2023
                                                                       Harahap          (seumur hidup)

                                                    4.    Direktur     Lestari          KTP NIK               No. KEP-39/PL.02/2024
                                                          Risiko       Andaluscia       3174065202710006      tanggal 6 Februari 2024
                                                                       Umardin          (seumur hidup)

                                                   Berdasarkan Uji Tuntas, Presiden Direktur membawahkan fungsi kepatuhan
                                                   sebagaimana diwajibkan dalam Peraturan OJK No. 48 Tahun 2024 tentang Tata
                                                   Kelola Yang Baik Bagi Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura,
                                                   Lembaga Keuangan Mikro, Dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (“POJK No.
                                                   48/2024”) dan fungsi pengelolaan dan pengembangan kualitas sumber daya
                                                   manusia sebagaimana diwajibkan dalam Peraturan OJK No. 43 Tahun 2024 tentang
                                                    Pengembangan Kualitas Sumber Daya Manusia Lembaga Pembiayaan, Perusahaan
                                                   Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya,
                                                   dan masing-masing anggota Direksi Perseroan tersebut di atas telah secara sah
                                                   diangkat berdasarkan keputusan pemegang saham Perseroan, serta komposisi
                                                   anggota Direksi telah sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan, UU
                                                   Perseroan Terbatas, POJK No. 33/2014, dan POJK No. 48/2024.

                                       3.          Berdasarkan Uji Tuntas, pelaksanaan PUB Obligasi III IIF Tahap I 2026
                                                   mensyaratkan persetujuan dari Dewan Komisaris Perseroan. Persetujuan tersebut
                                                   telah diperoleh melalui persetujuan Dewan Komisaris atas Rencana Bisnis
                                                   Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur PT Indonesia Infrastructure Finance Tahun
                                                   2026, yang pada pokoknya memuat rencana Perseroan untuk menerbitkan
                                                   Obligasi, berdasarkan Keputusan Sirkuler Sebagai Pengganti Rapat Dewan
                                                   Komisaris tanggal 28 November 2025.

                                                   Rencana Bisnis tersebut juga telah disetujui para pemegang saham Perseroan
                                                   melalui Keputusan Sirkuler Para Pemegang Saham PT Indonesia Infrastructure
                                                   Finance Sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 1
                                                   April 2026.

                                     4.            Perseroan telah memiliki komite-komite di bawah Dewan Komisaris dan Direksi,
                                                   Unit Audit Internal, dan Sekretaris Perusahaan sebagaimana diwajibkan oleh
                                                   peraturan perundang-undangan yang berlaku, sebagai berikut:




                                                                                       14
                                                                                       221



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 221                                                                                         01/07/26 23.31
Page 252
                                                   a)   Perseroan telah memiliki Komite Audit sebagaimana diwajibkan dalam
                                                        POJK No. 33/2014, Peraturan OJK No. 55/POJK.04/2015 tentang
                                                        Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit, dan POJK
                                                        No. 48/2024, dengan susunan anggota saat ini sebagai berikut:

                                                         Jabatan                       Nama
                                                         Ketua                         Rizal Bambang Prasetijo
                                                         Anggota                       Darmin Nasution
                                                         Anggota                       Eddy Fritz Sinaga

                                                        Pembentukan dan pengangkatan anggota Komite Audit tersebut di atas
                                                        telah sesuai dengan Peraturan OJK No. 55/POJK.04/2015 tentang
                                                        Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit dan POJK
                                                        No. 48/2024.

                                                   b)   Perseroan telah memiliki Komite Nominasi dan Remunerasi sebagaimana
                                                        diwajibkan dalam Peraturan OJK No. 34/POJK.04/2014 tentang Komite
                                                        Nominasi dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik dan POJK No.
                                                        48/2024, dengan susunan anggota saat ini sebagai berikut: *)

                                                         Jabatan                       Nama
                                                         Ketua                         Darmin Nasution
                                                         Anggota                       Oza Olavia
                                                         Anggota                       Supriya Prakash Sen
                                                         Anggota                       Yuji Fukuda
                                                         Sekretaris                    Suli Indah Lestari

                                                        Pembentukan dan pengangkatan anggota Komite Nominasi dan
                                                        Remunerasi tersebut di atas telah sesuai dengan Peraturan OJK No.
                                                        34/POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten atau
                                                        Perusahaan Publik dan POJK No. 48/2024. Namun demikian, berdasarkan
                                                        konfirmasi dari Perseroan, komposisi Komite Nominasi dan Remunerasi
                                                        saat ini akan disesuaikan dengan jumlah minimum Komisaris Independen
                                                        yang dipersyaratkan bagi komite tersebut, seiring dengan proses
                                                        pengangkatan Komisaris Independen baru yang sedang berlangsung.

                                                   c)   Perseroan telah membentuk dan mengangkat anggota Komite Pemantau
                                                        Risiko sesuai dengan ketentuan POJK No. 48/2024, dengan susunan
                                                        anggota saat ini sebagai berikut:

                                                         Jabatan                       Nama
                                                         Ketua                         Rizal Bambang Prasetijo
                                                         Anggota                       Ahmad Ghufron
                                                         Anggota                       Marc Oliver Juenemann*)
                                                         Anggota                       Darmin Nasution
                                                         Anggota                       Sariani Sadikun
                                                         Anggota (tanpa suara)         Ridho Pandita




                                                                                 15
                                                                                 222



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 222                                                                               01/07/26 23.31
Page 253
                                                        *) Berdasarkan Paspor Negara Jerman No. C74H8WZKX, nama yang bersangkutan
                                                        adalah Marc Oliver Jünemann.

                                                   d)   Perseroan telah memiliki Komite Manajemen Risiko sebagaimana
                                                        diwajibkan dalam Peraturan OJK No. 42 Tahun 2024 tentang Penerapan
                                                        Manajemen Risiko bagi Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal
                                                        Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan
                                                        Lainnya, dengan susunan anggota saat ini sebagai berikut:

                                                         Jabatan                    Nama
                                                         Ketua                      Rizki Pribadi Hasan
                                                         Anggota                    Eri Wibowo
                                                         Anggota                    Mohammad Ramadhan Harahap
                                                         Anggota                    Lestari Andaluscia Umardin
                                                         Anggota ex-officio         Kepala Risiko Operasional    dan   Perusahaan
                                                                                    (karyawan Perseroan)

                                                        Pembentukan dan komposisi anggota Komite Manajemen Risiko Perseroan
                                                        telah sesuai dengan Peraturan OJK No. 42 Tahun 2024 tentang Penerapan
                                                        Manajemen Risiko bagi Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal
                                                        Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan
                                                        Lainnya.

                                                   e)   Perseroan telah memiliki Komite Pengarah Teknologi Informasi
                                                        sebagaimana diwajibkan dalam Peraturan OJK No. 4/POJK.05/2021
                                                        tentang Penerapan Manajemen Risiko Dalam Penggunaan Teknologi
                                                        Informasi Oleh Lembaga Jasa Keuangan Nonbank, dengan susunan
                                                        anggota saat ini sebagai berikut:

                                                         Jabatan                    Nama
                                                         Ketua                      Rizki Pribadi Hasan
                                                         Anggota                    Eri Wibowo
                                                         Anggota                    Lestari Andaluscia Umardin

                                                        Pembentukan dan komposisi anggota Komite Pengarah Teknologi
                                                        Informasi Perseroan telah sesuai dengan Peraturan OJK No.
                                                        4/POJK.05/2021 tentang Penerapan Manajemen Risiko Dalam
                                                        Penggunaan Teknologi Informasi Oleh Lembaga Jasa Keuangan Nonbank.

                                                   f)   Perseroan telah memiliki Unit Audit Internal sebagaimana diwajibkan dalam
                                                        Peraturan OJK No. 56/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan Pedoman
                                                        Penyusunan Piagam Audit Internal dan POJK No. 48/2024. Perseroan telah
                                                        mengangkat Yudi Adrial sebagai Kepala Audit Internal sejak tahun 2012
                                                        yang menjabat sampai dengan saat ini. Pengangkatan Kepala Unit Audit
                                                        Internal telah sesuai dengan Peraturan OJK No. 56/POJK.04/2015 tentang
                                                        Pembentukan dan Pedoman Penyusunan Piagam Audit Internal dan POJK
                                                        No. 48/2024.




                                                                              16
                                                                              223



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 223                                                                                    01/07/26 23.31
Page 254
                                                   g)     Perseroan telah mengangkat Suli Indah Lestari sebagai Sekretaris
                                                          Perusahaan (Corporate Secretary), sesuai dengan Peraturan OJK No.
                                                          35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris Perusahaan Emiten atau Perusahaan
                                                          Terbuka, terhitung sejak tanggal 5 Januari 2026.

                                       5.          Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan sebagaimana termuat dalam Akta
                                                   No. 34/2025, maksud dan tujuan Perseroan adalah menyelenggarakan usaha dan
                                                   kegiatan di bidang pembiayaan infrastruktur di Indonesia, yang mencakup kegiatan
                                                   usaha berupa pembiayaan dalam bentuk penyediaan dana untuk proyek infrastruktur
                                                   yang diselenggarakan secara konvensional atau berdasarkan prinsip syariah. Untuk
                                                   mencapai maksud dan tujuan tersebut, Perseroan dapat menjalankan kegiatan
                                                   usaha, antara lain, pembiayaan dalam bentuk penyediaan dana pada proyek
                                                   infrastruktur, pemberian fasilitas pengembangan proyek, pemberian bantuan teknis,
                                                   penyediaan bantuan nasihat, bimbingan dan operasional usaha dan permasalahan
                                                   organisasi dan manajemen perusahaan industri, penyediaan jasa konsultansi
                                                   pariwisata profesional, dan penyediaan konsultansi transportasi. Sampai dengan
                                                   tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini, Perseroan telah menjalankan usahanya
                                                   sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan tersebut di atas, sebagaimana
                                                   tercermin dalam Nomor Induk Berusaha Perseroan yang mencantumkan Klasifikasi
                                                   Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 64691 (Perusahaan Pembiayaan
                                                   Infrastruktur Konvensional), 70209 (Aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya), dan
                                                   70201 (Aktivitas Konsultasi Pariwisata), sesuai dengan Peraturan Badan Pusat
                                                   Statistik No. 2 Tahun 2020 tentang Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia.
                                                   Untuk menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan telah memperoleh izin usaha
                                                   yang diperlukan berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No. KEP-
                                                   439/KM.10/2010 tentang Pemberian Izin Usaha Perusahaan Pembiayaan
                                                   Infrastruktur kepada PT Indonesia Infrastructure Finance, yang ditetapkan pada
                                                   tanggal 6 Agustus 2010 dan berlaku selama Perseroan menjalankan kegiatan
                                                   usahanya, serta persetujuan dan penegasan dari OJK sehubungan dengan lingkup
                                                   obyek pembiayaan infrastruktur Perseroan berdasarkan surat OJK No. S-
                                                   2/D.05/2018 tanggal 2 Januari 2018 tentang Penambahan Obyek Pembiayaan
                                                   Infrastruktur dan surat OJK No. S-170/NB.21/2023 tanggal 16 Maret 2023 tentang
                                                   Tanggapan atas Permohonan Perluasan Kegiatan Usaha dan Perluasan Sektor
                                                   Infrastruktur PT Indonesia Infrastructure Finance. Berdasarkan konfirmasi
                                                   Perseroan, Perseroan saat ini menjalankan seluruh kegiatan usaha sebagaimana
                                                   tertuang dalam ketentuan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan tersebut di atas.

                                       6.          Perseroan tidak diwajibkan untuk melakukan penyesuaian KBLI Perseroan yaitu
                                                   KBLI 64691, KBLI 70209 dan KBLI 70201 terhadap KBLI 2025 berdasarkan
                                                   Peraturan Badan Pusat Statistik No. 7 Tahun 2025 tentang Klasifikasi Baku
                                                   Lapangan Usaha Indonesia sebagaimana diatur dalam Surat Edaran Bersama
                                                   Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal,
                                                   Menteri Hukum, dan Kepala Badan Pusat Statistik tentang Implementasi
                                                   Penyesuaian Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia 2025 dalam
                                                   Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, yang menjelaskan apabila
                                                   terdapat perubahan KBLI berupa penyesuaian kode numerik yang tidak
                                                   mengakibatkan perubahan substansi maksud dan tujuan serta ruang lingkup
                                                   kegiatan usaha sebagaimana tercantum dalam Anggaran Dasar, penyesuaian
                                                   tersebut dilakukan secara otomatis melalui Sistem Ditjen AHU dan Sistem OSS
                                                   tanpa memerlukan perubahan Anggaran Dasar.




                                                                                 17
                                                                                 224



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 224                                                                                       01/07/26 23.31
Page 255
                                       7.          Perseroan telah memenuhi kewajiban penyampaian laporan tahunan untuk tahun
                                                   buku 2025 berdasarkan Peraturan OJK No. 29/POJK.04/2016 tentang Laporan
                                                   Tahunan Emiten Atau Perusahaan Publik dan POJK No. 48/2024, laporan
                                                   keuangan berkelanjutan untuk tahun buku 2025 berdasarkan Peraturan OJK No.
                                                   51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan Bagi Lembaga Jasa
                                                   Keuangan, laporan penerapan tata kelola yang baik untuk tahun 2025 yang berlaku
                                                   bagi perusahaan pembiayaan infrastruktur berdasarkan POJK No. 48/2024, dan
                                                   laporan bulanan untuk 3 (tiga) bulan terakhir yang berlaku bagi perusahaan
                                                   pembiayaan infrastruktur berdasarkan POJK No. 46/2020.

                                     8.            Perseroan memiliki dan menguasai 2 (dua) unit perkantoran di lantai 53 dan 55
                                                   Prosperity Tower yang merupakan kantor dan lokasi operasional Perseroan, yang
                                                   beralamat di Sudirman Central Business District Lot 28, Jalan Jenderal Sudirman
                                                   Kav. 52–53, Jakarta Selatan 12190, Indonesia, dengan luas masing-masing unit
                                                   sebesar 1.578,7 m2, berdasarkan 2 (dua) sertifikat Hak Milik atas Satuan Rumah
                                                   Susun No. 3754 dan No. 3779, keduanya atas nama Perseroan dan berlaku sampai
                                                   dengan 5 Juni 2035. Perseroan juga memiliki hak atas kekayaan intelektual berupa
                                                   merek “INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE + Logo” yang terdaftar pada
                                                   Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum, atas nama
                                                   Perseroan dengan jangka waktu perlindungan sampai dengan 3 Maret 2035.
                                                   Berdasarkan Uji Tuntas dan sepanjang pengetahuan kami, kepemilikan Perseroan
                                                   atas 2 (dua) unit perkantoran dan merek tersebut tidak sedang tersangkut sengketa
                                                   hukum serta tidak dibebankan atau dijaminkan kepada pihak mana pun, dan
                                                   Perseroan tidak memiliki penyertaan modal berupa saham pada perusahaan lain.

                                     9.            Perseroan telah menandatangani polis-polis asuransi dan/atau cover note
                                                   perpanjangan polis-polis asuransi dengan PT AIG Insurance Indonesia, PT
                                                   Asuransi Mitra Pelindung Mustika, dan PT Great Eastern Insurance Indonesia,
                                                   sebagaimana relevan, yang meliputi asuransi comprehensive crime (bankers
                                                   blanket bond cover dan electronic and computer crimes cover), asuransi gempa
                                                   bumi, asuransi semua risiko properti, asuransi terorisme dan sabotase, asuransi
                                                   cyber edge, asuransi tanggung gugat korporasi – sekuritas non AS, asuransi
                                                   comprehensive crime (financial institutions professional indemnity cover), asuransi
                                                   public liability, serta asuransi peralatan elektronik, untuk mengasuransikan harta
                                                   kekayaan Perseroan yang penting yang berkaitan dengan usahanya, termasuk
                                                   bangunan dan peralatan kantor atas risiko kebakaran, gempa bumi, dan/atau
                                                   risiko lainnya, serta tuntutan dari pihak ketiga. Seluruh polis asuransi tersebut
                                                   masih berlaku sampai dengan tanggal 31 Mei 2027. Berdasarkan Uji Tuntas dan
                                                   sepanjang pengetahuan kami, sampai dengan tanggal Pendapat Dari Segi Hukum
                                                   ini, jumlah pertanggungan asuransi tersebut memadai untuk mengganti obyek yang
                                                   diasuransikan atau menutup resiko yang dipertanggungkan. Berdasarkan
                                                   konfirmasi Perseroan, sampai dengan tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini
                                                   Perseroan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan masing-masing penerbit polis
                                                   asuransi Perseroan.

                                     10.           Berkaitan dengan aspek ketenagakerjaan, Perseroan (i) telah melakukan wajib
                                                   lapor ketenagakerjaan pada tanggal 11 Desember 2025; (ii) memiliki Peraturan
                                                   Perusahaan yang masih berlaku dan telah disahkan oleh Dinas Tenaga Kerja,
                                                   Transmigrasi, dan Energi Provinsi DKI Jakarta; (iii) turut serta dan mendaftarkan




                                                                                  18
                                                                                  225



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 225                                                                                         01/07/26 23.31
Page 256
                                                   seluruh karyawan Perseroan dalam program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial
                                                   (“BPJS”) Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan untuk karyawan sesuai dengan
                                                   ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan telah melakukan
                                                   pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan dan iuran BPJS Kesehatan untuk 3 (tiga)
                                                   bulan terakhir yaitu Maret 2026, April 2026 dan Mei 2026; (iv) telah memenuhi
                                                   ketentuan upah minimum sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang
                                                   berlaku dalam 3 (tiga) bulan terakhir yaitu April 2026, Mei 2026, dan Juni 2026; (v)
                                                   telah membentuk lembaga kerja sama bipartit yang telah disahkan oleh Dinas
                                                   Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Jakarta Selatan; dan (vi) tidak
                                                   mempekerjakan tenaga kerja asing karena tidak memiliki hubungan kerja dengan
                                                   warga negara asing manapun.

                                     11.           Berdasarkan Uji Tuntas, perjanjian-perjanjian antara Perseroan dengan pihak
                                                   ketiga yang dianggap penting dan material oleh Perseroan tidak mengatur
                                                   pembatasan-pembatasan yang dapat menghambat Perseroan untuk melakukan
                                                   PUB Obligasi III IIF Tahap I 2026, termasuk untuk menggunakan dana hasil PUB
                                                   Obligasi III IIF Tahap I 2026 sesuai dengan rencana penggunaan dana. Namun
                                                   demikian, Perseroan wajib menyampaikan pemberitahuan kepada kreditur
                                                   berdasarkan perjanjian-perjanjian sebagai berikut:

                                                   a)     Akta Perjanjian Kredit No. 11 tanggal 8 September 2020, dibuat di hadapan
                                                          Anriz Nazaruddin Halim, S.H., M.H., M.Kn., Notaris di Jakarta, sebagaimana
                                                          terakhir diubah melalui Perjanjian Perubahan Terhadap Perjanjian Kredit
                                                          No. 290/PP/EB/0925 tanggal 10 September 2025, antara Perseroan dan PT
                                                          Bank Danamon Indonesia Tbk. (“Bank Danamon”), yang mewajibkan
                                                          Perseroan untuk memberitahukan secara tertulis selambat-lambatnya 30
                                                          (tiga puluh) hari kerja kepada Bank Danamon setelah Perseroan
                                                          menerbitkan surat hutang atau obligasi di dalam maupun di luar wilayah
                                                          Negara Republik Indonesia.

                                                          Berdasarkan konfirmasi Perseroan, Perseroan berkomitmen untuk
                                                          menyampaikan pemberitahuan tersebut sebelum berakhirnya batas waktu
                                                          30 (tiga puluh) hari kerja dimaksud.

                                                   b)     Perjanjian Kredit Jangka Pendek Tanpa Komitmen: Berbagai Mata Uang
                                                          Fasilitas Loan on Note No. SMBCI/NS/0300 tanggal 30 Desember 2024,
                                                          sebagaimana telah diubah melalui Perubahan terhadap Perjanjian Kredit
                                                          Jangka Pendek Tanpa Komitmen: Berbagai Mata Uang Fasilitas Loan on
                                                          Note tanggal 31 Desember 2025, antara Perseroan dan PT Bank SMBC
                                                          Indonesia (“Bank SMBC”), yang mewajibkan Perseroan untuk melakukan
                                                          pemberitahuan tertulis kepada Bank SMBC selambat-lambatnya 14 (empat
                                                          belas) hari kerja setelah penerbitan obligasi.

                                                          Berdasarkan konfirmasi Perseroan, Perseroan berkomitmen untuk
                                                          menyampaikan pemberitahuan tersebut sebelum berakhirnya batas waktu
                                                          14 (empat belas) hari kerja dimaksud.

                                                   c)     Perjanjian Kredit Jangka Pendek No. CRO.KP/390/KJP/2018 Akta No. 14
                                                          tanggal 26 Oktober 2018 yang dibuat di hadapan Aliah, Notaris di Jakarta,
                                                          sebagai Notaris Pengganti dari Julius Purnawan, Notaris di Jakarta,




                                                                                  19
                                                                                  226



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 226                                                                                          01/07/26 23.31
Page 257
                                                        sebagaimana terakhir diubah dengan Addendum VI tanggal 15 November
                                                        2024,    serta     Surat    Penawaran       Pemberian   Kredit   No.
                                                        HBK/GI/GOV2.110/2025 tanggal 13 November 2025, antara Perseroan dan
                                                        PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (“Bank Mandiri”), yang mewajibkan
                                                        Perseroan untuk melaporkan kepada Bank Mandiri paling lambat 2 (dua)
                                                        minggu setelah tanggal penerbitan obligasi.

                                                        Berdasarkan konfirmasi Perseroan, Perseroan berkomitmen untuk
                                                        menyampaikan pemberitahuan tersebut sebelum berakhirnya batas waktu 2
                                                        (dua) minggu dimaksud.

                                                   d)   Perjanjian Fasilitas Treasury Line No. CRO.KP/391/TL/2018 Akta No. 15
                                                        tanggal 26 Oktober 2018 yang dibuat di hadapan Aliah, Notaris di Jakarta,
                                                        sebagai Notaris Pengganti Julius Purnawan, Notaris di Jakarta,
                                                        sebagaimana terakhir diubah dengan Addendum III tanggal 21 November
                                                        2025, seluruhnya antara Bank Mandiri dan Perseroan. Perjanjian ini
                                                        mewajibkan Perseroan untuk melaporkan kepada Bank Mandiri paling
                                                        lambat 2 (dua) minggu sesudah tanggal penerbitan obligasi.

                                                        Berdasarkan konfirmasi Perseroan, Perseroan berkomitmen untuk
                                                        menyampaikan pemberitahuan tersebut sebelum berakhirnya batas waktu
                                                        2 (dua) minggu dimaksud.

                                                   e)   Perjanjian Pemberian Fasilitas Non Cash Loan Bank Garansi No.
                                                        WCO.KP/826/NCL/2022 Akta No. 12 tanggal 23 Desember 2022 yang
                                                        dibuat di hadapan Utiek Rochmuljati Abdurachman, Notaris di Jakarta,
                                                        sebagaimana terakhir diubah dengan Addendum V pada tanggal 21
                                                        November 2025, antara Perseroan dan Bank Mandiri, yang mewajibkan
                                                        Perseroan untuk melaporkan kepada Bank Mandiri paling lambat 2 (dua)
                                                        minggu setelah tanggal penerbitan obligasi.

                                                        Berdasarkan konfirmasi Perseroan, Perseroan berkomitmen untuk
                                                        menyampaikan pemberitahuan tersebut sebelum berakhirnya batas waktu 2
                                                        (dua) minggu dimaksud.

                                                   f)   Perjanjian Pemberian Fasilitas Non Cash Loan – Letter of Credit atau Surat
                                                        Kredit Berdokumen Dalam Negeri No. WCO.KP/827/NCL/2022 Akta No. 13
                                                        tanggal 23 Desember 2022, yang dibuat di hadapan Utiek Rochmuljati
                                                        Abdurachman, Notaris di Jakarta, sebagaimana terakhir diubah dengan
                                                        Addendum IV Akta No. 25 tanggal 22 Desember 2024, yang dibuat di
                                                        hadapan Utiek Rochmuljati Abdurachman, Notaris di Jakarta, serta Surat
                                                        Penawaran Pemberian Kredit No. HBK/GI/GOV2.110/2025 tanggal 13
                                                        November 2025, antara Perseroan dan Bank Mandiri, yang mewajibkan
                                                        Perseroan untuk melaporkan kepada Bank Mandiri paling lambat 2 (dua)
                                                        minggu setelah tanggal penerbitan obligasi.

                                                        Berdasarkan konfirmasi Perseroan, Perseroan berkomitmen untuk
                                                        menyampaikan pemberitahuan tersebut sebelum berakhirnya batas waktu 2
                                                        (dua) minggu dimaksud.




                                                                              20
                                                                               227



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 227                                                                                     01/07/26 23.31
Page 258
                                                   g)     Perjanjian Pemberian Fasilitas Term Loan No. WCO.KP/3399/TLN/2024
                                                          Akta No. 26 tanggal 23 Desember 2024, yang dibuat di hadapan Utiek
                                                          Rochmuljati Abdurachman, Notaris di Jakarta, antara Perseroan dan Bank
                                                          Mandiri, yang mewajibkan Perseroan untuk melaporkan kepada Bank
                                                          Mandiri paling lambat 2 (dua) minggu setelah tanggal penerbitan obligasi.

                                                          Berdasarkan konfirmasi Perseroan, Perseroan berkomitmen untuk
                                                          menyampaikan pemberitahuan tersebut sebelum berakhirnya batas waktu 2
                                                          (dua) minggu dimaksud.

                                                   h)     Perjanjian     Pemberian        Fasilitas Term    Loan      III   No.
                                                          WCO.CORP2/356/TLN/2026 Akta No. 23 tanggal 22 April 2026, yang dibuat
                                                          di hadapan Utiek Rochmuljati Abdurachman, S.H., MLI, M.Kn, Notaris di
                                                          Jakarta, antara Perseroan dan Bank Mandiri, yang mewajibkan Perseroan
                                                          untuk melaporkan kepada Bank Mandiri paling lambat 2 (dua) minggu
                                                          setelah tanggal penerbitan obligasi.

                                                          Berdasarkan konfirmasi Perseroan, Perseroan berkomitmen untuk
                                                          menyampaikan pemberitahuan tersebut sebelum berakhirnya batas waktu 2
                                                          (dua) minggu dimaksud.

                                                   Berdasarkan Uji Tuntas, selain perjanjian-perjanjian tersebut di atas, tidak terdapat
                                                   perjanjian-perjanjian lainnya antara Perseroan dengan pihak ketiga yang dianggap
                                                   penting dan material oleh Perseroan yang mewajibkan Perseroan untuk
                                                   menyampaikan pemberitahuan dalam rangka PUB Obligasi III IIF Tahap I 2026
                                                   kepada pihak lainnya dalam perjanjian terkait.

                                     12.           Sehubungan dengan PUB Obligasi III IIF Tahap I 2026, Perseroan telah
                                                   menandatangani dokumen-dokumen perjanjian material sebagai berikut:

                                                   a)      Akta Pernyataan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan
                                                           III Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026 No. 01 tanggal 1
                                                           April 2026 juncto Akta Addendum Pernyataan Penawaran Umum
                                                           Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan III Indonesia Infrastructure Finance
                                                           Tahap I Tahun 2026 No. 24 tanggal 23 April 2026 juncto Akta Addendum
                                                           Kedua Pernyataan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan
                                                           III Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026 No. 06 tanggal 3
                                                           Juni 2026 juncto Akta Addendum dan Pernyataan Kembali Pernyataan
                                                           Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan III Indonesia
                                                           Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026 No. 66 tanggal 29 Juni 2026,
                                                           seluruhnya dibuat oleh Perseroan di hadapan Utiek Rochmuljati
                                                           Abdurachman, S.H., MLI, M.Kn, Notaris di Jakarta;

                                                   b)      Akta Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan III Indonesia
                                                           Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026 No. 02 tanggal 1 April 2026
                                                           juncto Akta Addendum Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan
                                                           III Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026 No. 25 tanggal 23
                                                           April 2026 juncto Akta Addendum Kedua Perjanjian Perwaliamanatan
                                                           Obligasi Berkelanjutan III Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun
                                                           2026 No. 07 tanggal 3 Juni 2026 juncto Akta Addendum dan Pernyataan




                                                                                  21
                                                                                  228



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 228                                                                                           01/07/26 23.31
Page 259
                                                           Kembali Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan III Indonesia
                                                           Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026 No. 67 tanggal 29 Juni 2026,
                                                           seluruhnya dibuat oleh dan antara Perseroan dan PT Bank CIMB Niaga
                                                           Tbk. sebagai Wali Amanat, di hadapan Utiek Rochmuljati Abdurachman,
                                                           S.H., MLI, M.Kn, Notaris di Jakarta (“Akta Perjanjian Perwaliamanatan”);

                                                   c)      Akta Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi Berkelanjutan III Indonesia
                                                           Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026 No. 03 tanggal 1 April 2026
                                                           juncto Akta Addendum Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi Berkelanjutan
                                                           III Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026 No. 26 tanggal 23
                                                           April 2026 juncto Akta Addendum Kedua Perjanjian Penjaminan Emisi
                                                           Obligasi Berkelanjutan III Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun
                                                           2026 No. 08 tanggal 3 Juni 2026 juncto Akta Addendum dan Pernyataan
                                                           Kembali Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi Berkelanjutan III Indonesia
                                                           Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026 No. 68 tanggal 29 Juni 2026,
                                                           seluruhnya dibuat oleh dan antara Perseroan dengan PT BRI Danareksa
                                                           Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas, PT Bahana
                                                           Sekuritas, dan PT CIMB Niaga Sekuritas selaku Penjamin Pelaksana Emisi
                                                           Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi, di hadapan Utiek Rochmuljati
                                                           Abdurachman, S.H., MLI, M.Kn, Notaris di Jakarta (“Akta Perjanjian
                                                           Penjaminan Emisi”);

                                                   d)      Akta Pengakuan Utang Obligasi Berkelanjutan III Indonesia Infrastructure
                                                           Finance Tahap I Tahun 2026 No. 69 tanggal 29 Juni 2026, dibuat oleh
                                                           Perseroan di hadapan Utiek Rochmuljati Abdurachman, S.H., MLI, M.Kn,
                                                           Notaris di Jakarta;

                                                   e)      Akta Perjanjian Agen Pembayaran No. 04 tanggal 1 April 2026 antara
                                                           Perseroan dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia selaku Agen
                                                           Pembayaran, dibuat di hadapan Utiek Rochmuljati Abdurachman, S.H.,
                                                           MLI, M.Kn, Notaris di Jakarta; dan

                                                   f)      Perjanjian Pendaftaran Efek Bersifat Utang Di KSEI No. Pendaftaran: SP-
                                                           046/OBL/KSEI/0226 tanggal 1 April 2026 antara Perseroan dan PT
                                                           Kustodian Sentral Efek Indonesia.

                                                   Perjanjian-perjanjian tersebut di atas adalah sah dan mengikat Perseroan dan tidak
                                                   bertentangan dengan Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan perundang-
                                                   undangan yang berlaku, serta (i) Akta Perjanjian Perwaliamanatan telah dibuat
                                                   dengan memperhatikan ketentuan Peraturan OJK No. 20/POJK.04/2020 tentang
                                                   Kontrak Perwaliamanatan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk dan (ii) Akta
                                                   Perjanjian Penjaminan Emisi telah dibuat sesuai dengan ketentuan terkait perjanjian
                                                   atau kontrak penjaminan emisi efek bersifat utang berdasarkan Peraturan OJK No.
                                                   13 Tahun 2025 tentang Pengendalian Internal dan Perilaku Perusahaan Efek Yang
                                                   Melakukan Kegiatan Usaha Sebagai Penjamin Emisi Efek dan Perantara Pedagang
                                                   Efek.

                                     13.           Berdasarkan Uji Tuntas sebagaimana didukung dengan surat pernyataan
                                                   Perseroan sampai tanggal dikeluarkannya Pendapat Dari Segi Hukum ini,
                                                   Perseroan tidak sedang terlibat dalam perkara atau sengketa hukum apa pun di




                                                                                  22
                                                                                  229



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 229                                                                                         01/07/26 23.32
Page 260
                                                   dalam wilayah yurisdiksi Indonesia termasuk perkara atau sengketa perdata,
                                                   pidana, maupun perselisihan lain di lembaga peradilan dan/atau lembaga arbitrase
                                                   di Indonesia, serta tidak sedang dalam proses menerima atau menghadapi somasi
                                                   dari pihak mana pun. Selain itu, tidak terdapat perselisihan administratif dengan
                                                   instansi pemerintah yang berwenang, termasuk yang terkait dengan kewajiban
                                                   perpajakan, masalah ketenagakerjaan atau hubungan industrial, kepailitan, maupun
                                                   permohonan penundaan kewajiban pembayaran utang.

                                     14.           Berdasarkan Uji Tuntas sebagaimana didukung dengan surat pernyataan dari
                                                   masing-masing anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan sampai tanggal
                                                   dikeluarkannya Pendapat Dari Segi Hukum ini, anggota Direksi dan anggota Dewan
                                                   Komisaris Perseroan, dalam kapasitasnya sebagai pribadi dan juga selaku anggota
                                                   Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan, sebagaimana relevan, tidak sedang
                                                   terlibat dalam perkara atau sengketa hukum apa pun di dalam wilayah yurisdiksi
                                                   Indonesia termasuk perkara atau sengketa perdata, pidana, maupun perselisihan
                                                   lain di lembaga peradilan dan/atau lembaga arbitrase di Indonesia, serta tidak
                                                   sedang dalam proses menerima atau menghadapi somasi dari pihak mana pun.
                                                   Selain itu, tidak terdapat perselisihan administratif dengan instansi pemerintah yang
                                                   berwenang, termasuk yang terkait dengan kewajiban perpajakan, masalah
                                                   ketenagakerjaan atau hubungan industrial, kepailitan, maupun permohonan
                                                   penundaan kewajiban pembayaran utang.

                                     15.           Perseroan memenuhi persyaratan pihak dan Obligasi memenuhi persyaratan efek
                                                   berdasarkan Peraturan OJK No. 36/POJK.04/2014 tentang Penawaran Umum
                                                   Berkelanjutan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk, yakni sebagai berikut:

                                                   a)     Perseroan merupakan emiten efek bersifat utang dalam kurun paling
                                                          singkat 2 (dua) tahun;

                                                   b)     Perseroan tidak pernah mengalami gagal bayar selama 2 (dua) tahun
                                                          terakhir sebelum penyampaian pernyataan pendaftaran dalam rangka
                                                          Transaksi, sebagaimana dibuktikan dengan Surat Pernyataan Tidak Pernah
                                                          Gagal Bayar No. S. 1149/VI/IIF/2026 tanggal 29 Juni 2026 dan Laporan
                                                          Praktisi Independen Atas Perikatan Asurans Terbatas Atas Pernyataan
                                                          Manajemen Tentang Kepatuhan Entitas Terhadap Ketentuan Tidak Pernah
                                                          Gagal     Bayar   Dalam    Penawaran      Umum      Berkelanjutan  No.
                                                          00399/2.1505/JL.0/09/1865-2/1/VI/2026 tanggal 30 Juni 2026; dan

                                                   c)     Efek bersifat utang yang memiliki peringkat yang termasuk dalam kategori 4
                                                          (empat) peringkat teratas yang merupakan urutan 4 (empat) peringkat
                                                          terbaik dan masuk dalam kategori peringkat layak investasi. Terkait
                                                          persyaratan ini, Perseroan telah menerima surat dari PT Fitch Ratings
                                                          Indonesia (“Fitch”) No. 48/DIR/RATLTR/III/2026 tanggal 17 Maret 2026
                                                          perihal Peringkat Privat PT Indonesia Infrastructure Finance, yang
                                                          menetapkan peringkat-peringkat privat sebagai berikut:


                                                           1)     Peringkat Nasional Jangka Panjang di ‘AAA(idn)’ untuk Program
                                                                  Obligasi Berkelanjutan III Indonesia Infrastructure Finance dengan
                                                                  jumlah maksimum sebesar Rp6.000.000.000.000 (enam triliun




                                                                                  23
                                                                                  230



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 230                                                                                           01/07/26 23.32
Page 261
                                                                  Rupiah).
                                                           2)     Peringkat Nasional Jangka Panjang di ‘AAA(idn)’ untuk Obligasi
                                                                  Berkelanjutan III Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun
                                                                  2026 dengan jumlah maksimum sebesar Rp500.000.000.000 (lima
                                                                  ratus miliar Rupiah) dengan jangka waktu maksimum selama 5
                                                                  (lima) tahun.

                                                           Berdasarkan peringkat tersebut di atas, Fitch menerangkan bahwa
                                                           Peringkat Nasional ‘AAA’ menunjukkan peringkat tertinggi yang diberikan
                                                           dalam skala Peringkat Nasional dan diberikan kepada emiten atau obligasi
                                                           dengan ekspektasi risiko gagal bayar yang paling rendah dibandingkan
                                                           dengan semua emiten atau obligasi lain di negara yang sama.

                                     16.           Perseroan telah mendapatkan Persetujuan Prinsip Efek Bersifat Utang berdasarkan
                                                   surat PT Bursa Efek Indonesia (“BEI”) kepada Perseroan No. S-06476/BEI.PP3/05-
                                                   2026 tanggal 29 Mei 2026, yang menyampaikan bahwa BEI dapat menyetujui
                                                   secara prinsip Permohonan Pencatatan Obligasi Berkelanjutan III Indonesia
                                                   Infrastructure Finance yang diajukan oleh Perseroan.

                                     17.           Berdasarkan Uji Tuntas sebagaimana didukung dengan konfirmasi Perseroan, PT
                                                   Bank CIMB Niaga Tbk. selaku Wali Amanat dalam PUB Obligasi III IIF Tahap I
                                                   2026: (i) tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan Perseroan sesuai dengan
                                                   definisi Afiliasi pada Pasal 1 angka 1 UU Pasar Modal; dan (ii) tidak mempunyai
                                                   hubungan kredit dan/atau pembiayaan dengan Perseroan dalam jumlah lebih dari
                                                   25% (dua puluh lima persen) dari nilai Obligasi yang diwaliamanati sebagaimana
                                                   diatur dalam Peraturan OJK No. 19/POJK.04/2020 tentang Bank Umum Yang
                                                   Melakukan Kegiatan Sebagai Wali Amanat.

                                     18.           Perseroan merupakan Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur sebagaimana
                                                   dimaksud dalam dan oleh karenanya tunduk pada ketentuan POJK No. 46/2020.
                                                   Perseroan tidak termasuk dalam definisi Perusahaan Pembiayaan sebagaimana
                                                   dimaksud dalam dan oleh karenanya tidak tunduk pada ketentuan Peraturan OJK
                                                   No. 35/POJK.05/2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan.
                                                   Berdasarkan POJK No. 46/2020 tidak terdapat ketentuan yang mewajibkan
                                                   Perseroan untuk memperoleh persetujuan dari OJK bidang Perizinan/Pengawasan
                                                   Perusahaan Pembiayaan, Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur, dan Perusahaan
                                                   Modal Ventura untuk melakukan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
                                                   Berkelanjutan III Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2026.

                        D.           KUALIFIKASI

                                     Pendapat Dari Segi Hukum ini kami buat berdasarkan ketentuan hukum dan peraturan
                                     perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia, dengan kualifikasi
                                     sebagai berikut:

                                     1.            Pendapat Dari Segi Hukum ini hanya meliputi hal-hal yang secara tegas dan
                                                   eksplisit disebutkan di dalamnya dan sama sekali tidak meliputi hal-hal yang secara
                                                   implisit dapat dianggap termasuk di dalamnya;




                                                                                  24
                                                                                  231



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 231                                                                                         01/07/26 23.32
Page 262
                                     2.            Pendapat Dari Segi Hukum ini semata-mata berkaitan dengan aspek hukum, dan
                                                   kami tidak memiliki kapasitas maupun kompetensi untuk memberikan pendapat di
                                                   bidang lain, termasuk namun tidak terbatas pada akuntansi, keuangan, dan
                                                   perpajakan, sehingga Pendapat Dari Segi Hukum ini tidak meliputi aspek-aspek
                                                   tersebut;

                                     3.            Pendapat Dari Segi Hukum ini disusun semata-mata berdasarkan pemeriksaan
                                                   terhadap dokumen Perseroan, serta pernyataan, keterangan, dan/atau konfirmasi
                                                   lisan dan tertulis yang diberikan oleh anggota Direksi, Dewan Komisaris, karyawan,
                                                   dan/atau perwakilan lain yang sah dari Perseroan sampai dengan batas waktu
                                                   pelaksanaan Uji Tuntas;

                                     4.            walaupun kami telah melakukan Uji Tuntas atas dokumen-dokumen yang
                                                   disediakan oleh Perseroan sesuai dengan Standar Profesi Konsultan Hukum Pasar
                                                   Modal, tidak tertutup kemungkinan adanya informasi atau dokumen lain yang tidak
                                                   diketahui atau tidak disampaikan kepada kami yang dapat memengaruhi isi
                                                   Pendapat Dari Segi Hukum ini;

                                     5.            di Indonesia, belum terdapat sistem pendaftaran dan registrasi perkara pada
                                                   pengadilan yang tersentralisasi, maupun sistem yang menggunakan basis data yang
                                                   seragam dan sepenuhnya terbuka untuk umum, yang memungkinkan pihak ketiga
                                                   memperoleh keterangan yang dapat diandalkan mengenai informasi yang benar,
                                                   lengkap, akurat, dan terkini (up to date) terkait perkara, gugatan, atau perselisihan
                                                   yang telah ada atau pernah ada, sedang berlangsung, atau belum disidangkan
                                                   maupun diputus (pending);

                                     6.            perusahaan yang didirikan di Indonesia wajib didaftarkan pada Daftar Perseroan
                                                   yang diselenggarakan oleh Menkum (atau instansi pendahulunya); namun
                                                   demikian, sistem pendaftaran tersebut tidak dapat sepenuhnya diandalkan untuk
                                                   tujuan memperoleh data perusahaan yang terkini, termasuk anggaran dasar yang
                                                   lengkap, nama pemegang saham beserta perubahannya dari waktu ke waktu,
                                                   susunan Direksi dan Dewan Komisaris beserta perubahannya dari waktu ke waktu,
                                                   serta tidak mencakup informasi yang berkaitan dengan pembebanan atas harta
                                                   kekayaan perusahaan maupun pengajuan permohonan kepailitan atau putusan
                                                   kepailitan;

                                     7.            sampai dengan tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini, belum terdapat sistem data
                                                   nasional yang tersentralisasi yang menghimpun seluruh peraturan daerah di
                                                   Indonesia, sehingga kami tidak memiliki akses terhadap kebijakan atau keputusan
                                                   otoritas daerah yang mungkin memiliki relevansi dengan hal‑hal yang tercantum
                                                   dalam Pendapat Dari Segi Hukum ini;

                                     8.            berdasarkan ketentuan UU Perseroan Terbatas, setiap pendirian dan perubahan
                                                   anggaran dasar suatu perseroan terbatas wajib diumumkan dalam BNRI. Sejak
                                                   berlakunya ketentuan UU Perseroan Terbatas pada tahun 2007, pengumuman
                                                   dalam BNRI dilakukan oleh Menkum (atau instansi pendahulunya). Belum
                                                   dilakukannya pengumuman tersebut oleh Menkum berdasarkan UU Perseroan
                                                   Terbatas tidak memengaruhi status badan hukum perseroan tersebut;




                                                                                  25
                                                                                  232



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 232                                                                                           01/07/26 23.32
Page 263
                                     9.            sesuai dengan ketentuan Pasal 101 huruf (c) Undang-Undang No. 23 Tahun 2006
                                                   tentang Administrasi Kependudukan, sebagaimana telah diubah beberapa kali,
                                                   terakhir diubah sebagian dengan Undang-Undang No. 1 Tahun 2026 tentang
                                                   Penyesuaian Pidana, Kartu Tanda Penduduk yang sudah diterbitkan sebelum
                                                   undang-undang tersebut ditetapkan berlaku seumur hidup;

                                     10.           kami tidak memberikan penilaian atas kewajaran nilai komersial atau finansial atas
                                                   suatu transaksi di mana Perseroan menjadi pihak atau memiliki kepentingan di
                                                   dalamnya, atau harta kekayaannya yang kami anggap penting dan material terikat;

                                     11.           kami tidak melakukan verifikasi atas laporan keuangan Perseroan, baik laporan
                                                   keuangan yang telah diaudit maupun yang belum diaudit oleh auditor independen;

                                     12.           kami tidak melakukan permintaan surat keterangan dari pengadilan-pengadilan
                                                   yang berwenang maupun badan arbitrase di wilayah Negara Republik Indonesia
                                                   untuk memperoleh informasi terkini mengenai ada atau tidaknya tuntutan ataupun
                                                   gugatan yang diajukan oleh pihak ketiga terhadap Perseroan maupun anggota
                                                   Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan, melainkan melakukan pemeriksaan
                                                   berdasarkan dokumen yang diberikan oleh Perseroan serta konfirmasi dari
                                                   Perseroan serta anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan;

                                     13.           dalam hal kami menyatakan bahwa suatu kewajiban atau dokumen dapat
                                                   dilaksanakan, pernyataan tersebut berarti bahwa pengadilan di Indonesia dapat
                                                   melaksanakan kewajiban atau dokumen tersebut. Namun demikian, hal tersebut
                                                   tidak dapat diartikan bahwa seluruh kewajiban dan dokumen tersebut dapat
                                                   dilaksanakan sepenuhnya sesuai dengan seluruh ketentuan yang termuat di
                                                   dalamnya. Keberlakuan suatu kewajiban dapat dipengaruhi atau dibatasi oleh: (i)
                                                   pembelaan yang secara umum dapat dilakukan oleh pihak berdasarkan hukum
                                                   Negara Republik Indonesia sehubungan dengan keabsahan dan pelaksanaan
                                                   perjanjian, termasuk terjadinya keadaan memaksa dan kejadian tidak terduga (force
                                                   majeure); dan (ii) ketentuan mengenai kepailitan, pembubaran, pengalihan tidak
                                                   wajar (actio pauliana), reorganisasi, moratorium, serta ketentuan hukum lainnya
                                                   atau yang sejenis berdasarkan praktik yang berlaku umum, baik yang berlaku saat
                                                   ini maupun di kemudian hari, yang berkaitan dengan atau memengaruhi
                                                   pelaksanaan dan perlindungan hak-hak pihak lainnya. Pelaksanaan suatu
                                                   kewajiban di Negara Republik Indonesia bergantung pada prinsip itikad baik,
                                                   kesetaraan, alasan yang masuk akal, dan ketertiban umum, serta putusan
                                                   pengadilan mengenai penerapan prinsip-prinsip tersebut; dan




                                                                                 26
                                                                                 233



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 233                                                                                        01/07/26 23.32
Page 264
                                     14.           setiap pernyataan yang memuat frasa “sepanjang pengetahuan kami” atau frasa
                                                   lain yang memiliki arti yang serupa dibuat berdasarkan konfirmasi dan/atau
                                                   pernyataan dan/atau keterangan, baik lisan maupun tertulis, yang diberikan oleh
                                                   anggota Direksi, Dewan Komisaris, karyawan, dan/atau perwakilan lain yang sah
                                                   dari Perseroan, termasuk yang berkaitan dengan hal-hal yang bersifat perhitungan
                                                   keuangan, akuntansi, perpajakan, kinerja Direksi dan Dewan Komisaris, atau hal-
                                                   hal non hukum lainnya, serta hal-hal lainnya yang bukan merupakan sesuatu yang
                                                   dapat diopinikan secara hukum karena lebih merupakan hal yang bersifat faktual
                                                   atau yang tidak tersedia atau belum tersedia bukti dokumen tertulis yang diperlukan
                                                   untuk membentuk suatu opini hukum sehingga harus didasarkan pada keterangan
                                                   lain dari pihak yang mempunyai pengetahuan terkait masalah tersebut.

                                                                                        ***




                                                                                  27
                                                                                  234



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 234                                                                                         01/07/26 23.32
Page 265
                                                   235



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 235         01/07/26 23.32
Page 266
                            XVI.         LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN DAN LAPORAN KEUANGAN
                                         PERSEROAN

                      Berikut ini adalah salinan laporan keuangan Perseroan pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
                      serta untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut.




                                                                  236



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 236                                                                     01/07/26 23.32
Page 267
                                                   PT Indonesia Infrast ruct ure Finance

                                                   Laporan keuangan auditan tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
                                                   dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut
                                                   beserta laporan auditor independen/
                                                   Audited financial statements as of December 31, 2025 and 2024
                                                   and for the years then ended
                                                   with independent auditor’s report




                                                                             237



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 237                                                                   01/07/26 23.32
Page 268
                                                                                                                  The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                                        Indonesian language.

                          PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                                    PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                               LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                                              AUDITED FINANCIAL STATEMENTS
                           TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                        AS OF DECEMBER 31, 2025 AND 2024
                             DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR                                                                 AND FOR THE YEARS
                            PADA TANGGAL-TANGGAL TERSEBUT                                                                     THEN ENDED
                          BESERTA LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN                                                    WITH INDEPENDENT AUDITOR’S REPORT


                                                    Daftar Isi                                                                     Table of Contents


                                                                                              Halaman/
                                                                                               Pages

                   Surat Pernyataan Direksi                                                                                                      Statements of Directors

                   Laporan Auditor Independen                                                                                             Independent Auditor’s Report

                   Laporan Posisi Keuangan ................................................              1   ................................ Statements of Financial Position

                   Laporan Laba Rugi dan                                                                                                     Statements of Profit or Loss and
                       Penghasilan Komprehensif Lain ...............................                 2-3     .............................. Other Comprehensive Income

                   Laporan Perubahan Ekuitas.............................................            4-5     ............................... Statements of Changes in Equity

                   Laporan Arus Kas ............................................................         6   ......................................... Statements of Cash Flows

                   Catatan Atas Laporan Keuangan ..................................... 7-165 ............................. Notes to the Financial Statements


                                                                                   ***************************




                                                                                                   238



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 238                                                                                                                                  01/07/26 23.32
Page 269
                                                   239



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 239         01/07/26 23.32
Page 270
                                                                                                    The original report included herein is in the Indonesian
                                                                                                                                                   language.



                     Laporan Audit or Independen                                              Independent Audit or’s Report

                     Laporan      No.                01628/ 2.1505/ AU.1/ 09/ 1865-           Report      No.     01628/ 2.1505/ AU.1/ 09/ 1865-
                     2/ 1/ VI/ 2026                                                           2/ 1/ VI/ 2026


                     Pemegang       Saham,         Dewan                     Komisaris,       The Shareholders, t he Board of Commissioners,
                     dan Direksi                                                              and t he Board of Direct ors
                     PT Indonesia Infrast ruct ur e Finance                                   PT Indonesia Infrast ruct ure Finance

                     Opini                                                                    Opinion

                     Kami telah mengaudit           laporan keuangan                          We have audited the accompanying financial
                     PT      Indonesia      Infrastructure         Finance                    statements of PT Indonesia Infrastructure Finance
                     (“ Perusahaan” ) terlampir, yang terdiri dari laporan                    (the “ Company” ), which comprise the statements
                     posisi keuangan tanggal 31 Desember 2025 dan                             of financial position as of December 31, 2025 and
                     2024, serta laporan laba rugi dan penghasilan                            2024, and the statements of profit or loss and
                     komprehensif lain, laporan perubahan ekuitas, dan                        other comprehensive income, statements of
                     laporan arus kas untuk tahun yang berakhir pada                          changes in equity, and statements of cash flows for
                     tanggal-tanggal tersebut, serta catatan atas                             the years then ended, and notes to the financial
                     laporan keuangan, termasuk informasi kebijakan                           statements, including material accounting policy
                     akuntansi material.                                                      information.

                     Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir                           In our opinion, the accompanying financial
                     menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang                            statements present fairly, in all material respects,
                     material, posisi keuangan Perusahaan tanggal                             the financial position of the Company as of
                     31 Desember 2025 dan 2024, serta kinerja                                 December 31, 2025 and 2024, and its financial
                     keuangan dan arus kasnya untuk tahun yang                                performance and cash flows for the years then
                     berakhir pada tanggal-tanggal tersebut, sesuai                           ended, in accordance with Indonesian Financial
                     dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.                          Accounting Standards.

                     Basis opini                                                              Basis for opinion

                     Kami melaksanakan audit kami berdasarkan                                 We conducted our audit in accordance with
                     Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut                              Standards on Auditing established by the
                     Akuntan Publik Indonesia (“ IAPI” ). Tanggung                            Indonesian Institute of         Certified Public
                     jawab kami menurut standar tersebut diuraikan                            Accountants (“ IICPA” ). Our responsibilities
                     lebih lanjut dalam paragraf Tanggung Jawab                               under those standards are further described in
                     Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan                             the Auditor’s Responsibilities for the Audit of the
                     pada laporan kami. Kami independen terhadap                              Financial St atements paragraph of our report.
                     Perusahaan berdasarkan ketentuan etika yang                              We are independent of the Company in
                     relevan dalam audit kami at as laporan keuangan di                       accordance with the ethical requirements
                     Indonesia, dan kami telah memenuhi tanggung                              relevant to our audit of the financial statements
                     jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan                                in Indonesia, and we have fulfilled our other
                     tersebut. Kami yakin bahwa bukti audit yang telah                        ethical responsibilities in accordance with such
                     kami peroleh adalah cukup dan tepat untuk                                requirements. We believe that the audit evidence
                     menyediakan suatu basis bagi opini kami.                                 we have obtained is sufficient and appropriate to
                                                                                              provide a basis for our opinion.


                    KAP Purwanto Susanti dan Surja                                        i
                                                                                     240
                    Registered Public Accountants KMK No. 69/ MK/ SK/ 2025
                    A member firm of Ernst & Young Global Limited




Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 240                                                                                                           01/07/26 23.32
Page 271
                                                                                   The original report included herein is in the Indonesian
                                                                                                                                  language.



                     Laporan Audit or Independen (lanjut an)                 Independent Audit or’s Report (cont inued)

                     Laporan No.         01628/ 2.1505/ AU.1/ 09/ 1865-      Report      No.   01628/ 2.1505/ AU.1/ 09/ 1865-
                     2/ 1/ VI/ 2026 (lanjutan)                               2/ 1/ VI/ 2026 (continued)


                     Hal audit ut ama                                        Key audit mat t er

                     Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut            Key audit matters are those matters that, in our
                     pertimbangan profesional kami, merupakan hal            professional judgment, were of most significance
                     yang paling signifikan dalam audit kami atas            in our audit of the financial statements of the
                     laporan keuangan periode kini. Hal audit utama          current period. Such key audit matters were
                     tersebut disampaikan dalam konteks audit kami           addressed in the context of our audit of the
                     atas laporan keuangan secara keseluruhan, dan           financial statements taken as a whole, and in
                     dalam merumuskan opini kami atas laporan                forming our opinion thereon, and we do not
                     keuangan terkait, dan kami tidak menyatakan             provide a separate opinion on such key audit
                     suatu opini terpisah atas hal audit utama tersebut.     matters. For the key audit matter below, our
                     Untuk hal audit utama di bawah ini, penjelasan kami     description of how our audit addressed such key
                     tentang bagaimana audit kami merespons hal              audit matter is provided in such context.
                     tersebut disampaikan dalam konteks tersebut.

                     Kami telah memenuhi tanggung jawab yang                 We have fulfilled the responsibilities described in
                     diuraikan dalam paragraf Tanggung Jawab Auditor         the Auditor’s Responsibilities for the Audit of the
                     terhadap Audit atas Laporan Keuangan pada               Financial Statements paragraph of our report,
                     laporan kami, termasuk sehubungan dengan hal            including in relation to the key audit matter
                     audit utama yang dikomunikasikan di bawah ini.          communicated below. Accordingly, our audit
                     Oleh karena itu, audit kami mencakup pelaksanaan        included the performance of procedures designed
                     prosedur yang didesain unt uk merespons penilaian       to respond to our assessment of the risks of
                     kami atas risiko kesalahan penyajian material           material misst atement of the accompanying
                     dalam laporan keuangan terlampir. Hasil prosedur        financial statements. The results of our audit
                     audit kami, termasuk prosedur yang dilakukan            procedures, including the procedures performed
                     untuk merespons hal audit utama di bawah ini,           to address the key audit matter below, provide
                     memberikan basis bagi opini kami atas laporan           the basis for our opinion on the accompanying
                     keuangan terlampir.                                     financial statements.




                                                                        ii
                                                                      241
                    A member firm of Ernst & Young Global Limited




Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 241                                                                                         01/07/26 23.32
Page 272
                                                                                 The original report included herein is in the Indonesian
                                                                                                                                language.



                     Laporan Audit or Independen (lanjut an)                Independent Audit or’s Report (cont inued)

                     Laporan No.         01628/ 2.1505/ AU.1/ 09/ 1865-     Report      No.   01628/ 2.1505/ AU.1/ 09/ 1865-
                     2/ 1/ VI/ 2026 (lanjutan)                              2/ 1/ VI/ 2026 (continued)


                     Hal audit ut ama (lanjut an)                           Key audit mat t er (cont inued)

                     Cadangan kerugian penurunan nilai atas pinjaman        Allowance for impairment losses on loans
                     diberikan

                     Penjelasan atas hal audit utama:                       Description of the key audit matter:

                     Seperti yang dijelaskan dalam Catatan 8 atas           As described in Note 8 to the accompanying
                     laporan keuangan terlampir, pada tanggal               financial statements, as of December 31, 2025,
                     31 Desember 2025, saldo cadangan kerugian              the balance of allowance for impairment losses on
                     penurunan nilai atas pinjaman diberikan adalah         loans was Rp482,367 million. Refer to material
                     sebesar Rp482.367 juta. Lihat informasi kebijakan      accounting policy information for allowance for
                     akuntansi material untuk cadangan kerugian             impairment losses disclosed in Note 3e, critical
                     penurunan nilai yang diungkapkan dalam Catatan         accounting judgments and estimates in Note 4,
                     3e, pertimbangan akuntansi dan estimasi akuntansi      and the disclosures of allowance for impairment
                     yang utama dalam Catatan 4, dan pengungkapan           losses on loans in Note 8 to the accompanying
                     cadangan kerugian penurunan nilai atas pinjaman        financial statements.
                     diberikan dalam Catatan 8 atas laporan keuangan
                     terlampir.

                     Kami berfokus pada area ini karena saldo pinjaman      We focused on this area due to the balance of
                     diberikan dan cadangan kerugian penurunan              loans and its allowance for impairment losses are
                     nilainya adalah signifikan terhadap laporan            significant to the accompanying financial
                     keuangan terlampir. Selain itu, penentuan              statements. In addition, determination of
                     cadangan kerugian penurunan nilai memerlukan           allowance for impairment losses requires
                     pertimbangan dan memiliki ketidakpastian estimasi      judgement and is subject to estimation
                     termasuk dalam penentuan model untuk                   uncertainty which includes determining the
                     menghitung cadangan kerugian penurunan nilai,          model to calculate allowance for impairment
                     identifikasi eksposur kredit yang mengalami            losses, identification of credit exposures with
                     penurunan kualitas kredit yang signifikan, dan         significant deterioration in credit quality, and
                     penentuan asumsi yang digunakan dalam model            determining assumptions used in the allowance
                     perhitungan cadangan kerugian penurunan nilai          for impairment losses calculation models (for
                     (untuk eksposur yang dinilai secara individu atau      exposures assessed on an individual or collective
                     kolektif), termasuk faktor-faktor ekonomi makro        basis), which incorporate forward-looking
                     berorientasi masa depan.                               macroeconomics factors.




                                                                      iii
                                                                     242
                    A member firm of Ernst & Young Global Limited




Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 242                                                                                       01/07/26 23.32
Page 273
                                                                                The original report included herein is in the Indonesian
                                                                                                                               language.



                     Laporan Audit or Independen (lanjut an)               Independent Audit or’s Report (cont inued)

                     Laporan No.         01628/ 2.1505/ AU.1/ 09/ 1865-    Report      No.   01628/ 2.1505/ AU.1/ 09/ 1865-
                     2/ 1/ VI/ 2026 (lanjutan)                             2/ 1/ VI/ 2026 (continued)


                     Hal audit ut ama (lanjut an)                          Key audit mat t er (cont inued)

                     Cadangan kerugian penurunan nilai atas pinjaman       Allowance for       impairment       losses on loans
                     diberikan (lanjutan)                                  (continued)

                     Respons audit:                                        Audit response:

                     Kami melakukan pengujian pengendalian utama           We tested the key controls over the loan
                     atas pemberian pinjaman, penilaian kualitas kredit    origination, regular internal credit quality
                     internal secara regular, serta pencatatan dan         assessment, and recording and monitoring of the
                     pengawasan pinjaman diberikan. Kami memeroleh         loans. We obtained understanding and assessed
                     pemahaman dan menilai metodologi pengukuran           impairment measurement methodologies and
                     penurunan nilai, serta melakukan validasi atas        performed validation of allowance for impairment
                     model pencadangan kerugian penurunan nilai, data      losses models, inputs, basis, and assumptions
                     masukan, dasar, dan asumsi yang digunakan oleh        used by the Company in calculating the allowance
                     Perusahaan dalam menghitung cadangan kerugian         for impairment losses. We also tested the
                     penurunan nilai. Kami juga melakukan pengujian        classification into three-stage credit quality of
                     atas tiga tahapan kualitas kredit atas portofolio     loan portfolio in accordance with staging criteria
                     pinjaman diberikan sesuai dengan kriteria             developed by the Company for loans and
                     tingkatan (staging) yang disusun oleh Perusahaan      assessed reasonableness of forward-looking
                     untuk pinjaman diberikan dan menilai kewajaran        adjustments, macroeconomic factor analysis, and
                     atas penyesuaian asumsi berorientasi masa depan,      probability-weighted multiple scenarios for loans.
                     analisis faktor ekonomi makro, dan beberapa           With respect to individually assessed allowance
                     skenario probabilitas tertimbang untuk pinjaman       for impairment losses, we tested loans to
                     diberikan. Untuk cadangan kerugian penurunan          evaluate the timely identification by the Company
                     nilai yang dinilai secara individual, kami menguji    of exposures with significant deterioration in
                     pinjaman diberikan untuk mengevaluasi identifikasi    credit quality or exposure which have been
                     eksposur yang mengalami penurunan kualitas            impaired     and    assessed     the    Company’s
                     kredit yang signifikan atau yang telah mengalami      assumptions on the expected future cash flows.
                     penurunan nilai secara tepat waktu oleh
                     Perusahaan dan menilai asumsi Perusahaan atas
                     arus kas masa depan yang akan diterima.




                                                                      iv
                                                                     243
                    A member firm of Ernst & Young Global Limited




Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 243                                                                                      01/07/26 23.32
Page 274
                                                                                 The original report included herein is in the Indonesian
                                                                                                                                language.



                     Laporan Audit or Independen (lanjut an)               Independent Audit or’s Report (cont inued)

                     Laporan No.         01628/ 2.1505/ AU.1/ 09/ 1865-    Report      No.   01628/ 2.1505/ AU.1/ 09/ 1865-
                     2/ 1/ VI/ 2026 (lanjutan)                             2/ 1/ VI/ 2026 (continued)


                     Hal audit ut ama (lanjut an)                          Key audit mat t er (cont inued)

                     Cadangan kerugian penurunan nilai atas pinjaman       Allowance for       impairment        losses on        loans
                     diberikan (lanjutan)                                  (continued)

                     Respons audit (lanjutan):                             Audit response (continued):

                     Kami memeriksa keakurasian perhitungan jumlah         We checked the accuracy of the calculation of the
                     cadangan kerugian penurunan nilai dengan              allowance for impairment losses amount by
                     melakukan perhitungan ulang atas keseluruhan          recalculating     the     collective  impairment
                     portofolio yang penurunan nilainya dinilai secara     assessment       and     individual   impairment
                     kolektif dan individual. Kami menilai apakah          assessment for the entire portfolio. We assessed
                     pengungkapan dalam laporan keuangan cukup dan         whether the financial statements disclosures are
                     secara    memadai     mencerminkan       eksposur     adequately and appropriately reflecting the
                     Perusahaan terhadap risiko kredit. Kami               Company’s exposures to credit risk. We involved
                     melibatkan pakar auditor internal kami untuk          our auditor’s internal expert to assist us in the
                     membantu kami dalam melakukan prosedur-               performance of the above procedures where their
                     prosedur di atas ketika keahlian spesifik mereka      specific expertise was required.
                     diperlukan.

                     Hal lain                                              Ot her mat t er

                     Kami sebelumnya telah menerbitkan laporan             We have previously issued independent auditor’s
                     auditor independen No. 01500/ 2.1505/ AU.1/ 09/       report     No.    01500/ 2.1505/ AU.1/ 09/ 1865-
                     1865-2/ 1/ V/ 2026 tanggal 29 Mei 2026 atas           2/ 1/ V/ 2026 dated May 29, 2026 on the financial
                     laporan     keuangan     Perusahaan     tanggal       statements of the Company as of December 31,
                     31 Desember 2025 dan 2024 dan untuk tahun             2025 and 2024 and for the years then ended,
                     yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut,          prior to the reissuance of such financial
                     sebelum penerbitan kembali laporan keuangan           statements with certain additional disclosures
                     tersebut dengan pengungkapan tambahan tertentu        through this report in connection with the
                     melalui laporan ini sehubungan dengan rencana         proposed offering of debt securities of the
                     penawaran efek utang Perusahaan di Indonesia.         Company in Indonesia.

                     Tanggung jawab manajemen dan pihak yang               Responsibilit ies of management and t hose
                     bert anggung jawab at as t at a kelola t erhadap      charged wit h governance for t he financial
                     laporan keuangan                                      st at ement s

                     Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan           Management is responsible for the preparation
                     dan penyajian wajar laporan keuangan tersebut         and fair presentation of the financial statements
                     sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan              in accordance with Indonesian Financial
                     di Indonesia, dan atas pengendalian internal          Accounting Standards, and for such internal
                     yang dianggap perlu oleh manajemen untuk              control as management determines is necessary
                     memungkinkan penyusunan laporan keuangan              to enable the preparation of financial statements
                     yang bebas dari kesalahan penyajian material, baik    that are free from material misstatement,
                     yang disebabkan oleh kecurangan maupun                whether due to fraud or error.
                     kesalahan.


                                                                       v
                                                                     244
                    A member firm of Ernst & Young Global Limited




Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 244                                                                                       01/07/26 23.32
Page 275
                                                                                 The original report included herein is in the Indonesian
                                                                                                                                language.



                     Laporan Audit or Independen (lanjut an)               Independent Audit or’s Report (cont inued)

                     Laporan No.         01628/ 2.1505/ AU.1/ 09/ 1865-    Report      No.   01628/ 2.1505/ AU.1/ 09/ 1865-
                     2/ 1/ VI/ 2026 (lanjutan)                             2/ 1/ VI/ 2026 (continued)


                     Tanggung jawab manajemen dan pihak yang               Responsibilit ies of management and t hose
                     bert anggung jawab at as t at a kelola t erhadap      charged wit h governance for t he financial
                     laporan keuangan (lanjut an)                          st at ement s (cont inued)

                     Dalam penyusunan laporan keuangan, manajemen          In    preparing     the    financial    statements,
                     bertanggung jawab untuk menilai kemampuan             management is responsible for assessing the
                     Perusahaan dalam mempertahankan kelangsungan          Company’s ability to continue as a going concern,
                     usahanya,     mengungkapkan, sesuai dengan            disclosing, as applicable, matters related to going
                     kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan             concern, and using the going concern basis of
                     kelangsungan usaha, dan menggunakan basis             accounting, unless management either intends to
                     akuntansi kelangsungan usaha, kecuali manajemen       liquidate the Company or to cease its operations,
                     memiliki intensi untuk melikuidasi Perusahaan atau    or has no realistic alternative but to do so.
                     menghentikan operasi, atau tidak memiliki
                     alternatif yang realistis selain melaksanakannya.

                     Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola         Those charged with governance are responsible
                     bertanggung jawab unt uk mengawasi proses             for overseeing the Company’s financial reporting
                     pelaporan keuangan Perusahaan.                        process.

                     Tanggung jawab audit or t erhadap audit at as         Audit or’s responsibilit ies for t he audit of t he
                     laporan keuangan                                      financial st at ement s

                     Tujuan kami adalah untuk memeroleh keyakinan          Our object ives are to obtain reasonable
                     memadai tentang apakah laporan keuangan secara        assurance about         whether      the financial
                     keseluruhan bebas dari kesalahan penyajian            statements taken as a whole are free from
                     material, baik yang disebabkan oleh kecurangan        mat erial misst at ement , whet her due t o fraud or
                     maupun kesalahan, dan untuk menerbitkan laporan       error, and to issue an independent auditor’s
                     auditor independen yang mencakup opini kami.          report that includes our opinion. Reasonable
                     Keyakinan memadai merupakan tingkat keyakinan         assurance is a high level of assurance, but is not
                     tinggi, namun bukan merupakan suatu jaminan           a guarantee that an audit conducted in
                     bahwa audit yang dilaksanakan berdasarkan             accordance with Standards on Auditing
                     Standar Audit yang ditet apkan oleh IAPI akan         established by the IICPA will always detect a
                     selalu mendeteksi kesalahan penyajian material        material    misstatement       when     it    exists.
                     ketika hal tersebut ada. Kesalahan penyajian dapat    Misstatements can arise from fraud or error and
                     disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan           are considered material if, individually or in the
                     dan dianggap material jika, baik secara individual    aggregate, they could reasonably be expected to
                     maupun agregat, dapat diekspektasikan secara          influence the economic decisions of users taken
                     wajar akan memengaruhi keputusan ekonomi yang         on the basis of these financial statements.
                     diambil oleh pengguna berdasarkan laporan
                     keuangan tersebut.




                                                                      vi
                                                                     245
                    A member firm of Ernst & Young Global Limited




Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 245                                                                                       01/07/26 23.32
Page 276
                                                                                  The original report included herein is in the Indonesian
                                                                                                                                 language.



                     Laporan Audit or Independen (lanjut an)                 Independent Audit or’s Report (cont inued)

                     Laporan No.         01628/ 2.1505/ AU.1/ 09/ 1865-      Report      No.   01628/ 2.1505/ AU.1/ 09/ 1865-
                     2/ 1/ VI/ 2026 (lanjutan)                               2/ 1/ VI/ 2026 (continued)


                     Tanggung jawab audit or t erhadap audit at as           Audit or’s responsibilit ies for t he audit of t he
                     laporan keuangan (lanjut an)                            financial st at ement s (cont inued)

                     Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan             As part of an audit in accordance with Standards
                     Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami           on Auditing established by the IICPA, we exercise
                     menerapkan pertimbangan profesional dan                 professional judgment and maintain professional
                     mempertahankan skeptisisme profesional selama           skepticism throughout the audit. We also:
                     audit. Kami juga:

                          Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan        Ident ify and assess the risks of material
                           penyajian material dalam laporan keuangan,            misstatement of the financial statement s,
                           baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun           whether due to fraud or error, design and
                           kesalahan, mendesain dan melaksanakan                 perform audit procedures responsive to such
                           prosedur audit yang responsif terhadap risiko         risks, and obtain audit evidence that is
                           tersebut, serta memeroleh bukti audit yang            sufficient and appropriate to provide a basis
                           cukup dan tepat untuk menyediakan basis bagi          for our opinion. The risk of not detecting a
                           opini kami. Risiko tidak terdeteksinya                material misstatement resulting from fraud is
                           kesalahan penyajian material yang disebabkan          higher than for one resulting from error, as
                           oleh kecurangan lebih tinggi dari yang                fraud may involve collusion, forgery,
                           disebabkan oleh kesalahan, karena kecurangan          intentional omissions, misrepresentations, or
                           dapat     melibatkan    kolusi,    pemalsuan,         override of internal control.
                           penghilangan secara sengaja, pernyataan
                           salah, atau pengabaian atas pengendalian
                           internal.

                          Memeroleh    suatu    pemahaman    tentang           Obtain an understanding of internal control
                           pengendalian internal yang relevan dengan             relevant to the audit in order to design audit
                           audit untuk mendesain prosedur audit yang             procedures that are appropriate in the
                           tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi                circumstances, but not for the purpose of
                           bukan untuk tujuan menyatakan opini                   expressing an opinion on t he effectiveness of
                           atas keefektivitasan pengendalian internal            the Company’s internal control.
                           Perusahaan.

                          Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi           Evaluate the appropriateness of accounting
                           yang digunakan serta kewajaran estimasi               policies used and the reasonableness of
                           akuntansi dan pengungkapan terkait yang               accounting estimates and related disclosures
                           dibuat oleh manajemen.                                made by management.




                                                                       vii
                                                                      246
                    A member firm of Ernst & Young Global Limited




Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 246                                                                                        01/07/26 23.32
Page 277
                                                                                      The original report included herein is in the Indonesian
                                                                                                                                     language.



                     Laporan Audit or Independen (lanjut an)                     Independent Audit or’s Report (cont inued)

                     Laporan No.         01628/ 2.1505/ AU.1/ 09/ 1865-          Report      No.   01628/ 2.1505/ AU.1/ 09/ 1865-
                     2/ 1/ VI/ 2026 (lanjutan)                                   2/ 1/ VI/ 2026 (continued)


                     Tanggung jawab audit or t erhadap audit at as               Audit or’s responsibilit ies for t he audit of t he
                     laporan keuangan (lanjut an)                                financial st at ement s (cont inued)

                     Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan                 As part of an audit in accordance with Standards
                     Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami               on Auditing established by the IICPA, we exercise
                     menerapkan pertimbangan profesional dan                     professional judgment and maintain professional
                     mempertahankan skeptisisme profesional selama               skepticism throughout the audit. We also:
                     audit. Kami juga: (lanjutan)                                (continued)

                          Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis                  Conclude on the appropriateness of
                           akuntansi     kelangsungan       usaha      oleh          management's use of the going concern basis
                           manajemen dan, berdasarkan bukti audit                    of accounting and, based on the audit
                           yang diperoleh, apakah terdapat suatu                     evidence obtained, whether a material
                           ketidakpastian     material     yang     terkait          uncertainty exists related to events or
                           dengan     peristiwa   atau     kondisi    yang           conditions that may cast significant doubt on
                           dapat menyebabkan keraguan signifikan                     the Company's ability to continue as a going
                           atas    kemampuan        Perusahaan       untuk           concern. If we conclude that a material
                           mempertahankan kelangsungan usahanya.                     uncertainty exists, we are required to draw
                           Ketika kami menyimpulkan bahwa terdapat                   attention in our independent auditor’s report
                           suatu ketidakpastian material, kami diharuskan            to the related disclosures in the financial
                           untuk menarik perhatian dalam laporan auditor             statements or, if such disclosures are
                           independen kami ke pengungkapan terkait                   inadequate, to modify our opinion. Our
                           dalam     laporan    keuangan      atau,     jika         conclusion is based on the audit evidence
                           pengungkapan tersebut tidak memadai,                      obtained up to the date of our independent
                           memodifikasi opini kami. Kesimpulan kami                  auditor’s report. However, future events or
                           didasarkan pada bukti audit yang diperoleh                conditions may cause the Company to cease
                           hingga tanggal laporan auditor independen                 to continue as a going concern.
                           kami. Namun, peristiwa atau kondisi masa
                           depan dapat menyebabkan Perusahaan tidak
                           dapat mempertahankan kelangsungan usaha.

                          Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi                Evaluate the overall presentation, structure,
                           laporan   keuangan    secara    keseluruhan,              and content of the financial statements,
                           termasuk pengungkapannya, dan apakah                      including the disclosures, and whether the
                           laporan keuangan mencerminkan transaksi dan               financial statements represent the underlying
                           peristiwa yang mendasarinya dengan suatu                  transactions and events in a manner that
                           cara yang mencapai penyajian wajar.                       achieves fair present ation.




                                                                          viii
                                                                         247
                    A member firm of Ernst & Young Global Limited




Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 247                                                                                            01/07/26 23.32
Page 278
                                                                    248
                    A member firm of Ernst & Young Global Limited




Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 248                          01/07/26 23.32
Page 279
                                                                                                 The original financial statements included herein is in the
                                                                                                                                     Indonesian language.

                        PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                    PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                              LAPORAN POSISI KEUANGAN                                            STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
                            Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                       As of December 31, 2025 and 2024
                              (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                        (Expressed in millions of Rupiah,
                                  kecuali dinyatakan lain)                                               unless otherwise stated)


                                                          31 Desember/          Catatan/         31 Desember/
                                                        December 31, 2025        Notes         December 31, 2024

                ASET                                                                                                                              ASSETS

                Kas di bank -                                                                                                               Cash in banks -
                  setelah dikurangi cadangan                                     3e,3i,5                                             net of allowance for
                  kerugian penurunan nilai                       1.202.114     31,32,34,35                553.223                     impairment losses
                Efek-efek - setelah
                  dikurangi cadangan                                              3e,3h,6                                     Securities - net of allowance
                  kerugian penurunan nilai                       3.756.817      31,32,34,35              2.326.616               for impairment losses
                                                                                 3e,3h,3s
                Tagihan derivatif                                    2.199     7,31,32,34,35                   741                   Derivative receivables
                Pinjaman diberikan - setelah
                   dikurangi cadangan kerugian                                    3e,8,31                                      Loans - net of allowance for
                   penurunan nilai                              10.095.741       32,34,35               11.256.169                     impairment losses
                Piutang bunga                                       28.743     9,31,32,34,35                38.544                Accrued interest income
                Beban dibayar dimuka                                12.142         3j,10                    11.198                       Prepaid expenses
                Pajak dibayar dimuka                                   265         3q,28                     2.830                           Prepaid taxes
                Aset tetap - setelah dikurangi                                                                             Property and equipment - net of
                   akumulasi penyusutan                           215.054      3k,3n,3o,11                226.579             accumulated depreciation
                Aset pajak tangguhan                               25.256         3q,28                    16.046                       Deferred tax assets
                Beban tangguhan                                     2.314        3l,12,31                   5.572                         Deferred charges
                Aset lain-lain - setelah dikurangi                                                                       Other assets - net of accumulated
                   akumulasi amortisasi dan cadangan                            3m,13,31                                     amortization and allowance
                   kerugian penurunan nilai                        48.478       32,34,35                  217.787                  for impairment losses

                TOTAL ASET                                      15.389.123                              14.655.305                       TOTAL ASSETS

                LIABILITAS DAN EKUITAS                                                                                         LIABILITIES AND EQUITY

                LIABILITAS                                                                                                                    LIABILITIES
                                                                                 3e,3s,7
                Liabilitas derivatif                                 2.611     31,32,34,35                   1.264                     Derivative liabilities
                                                                                  3f,14
                Utang lain-lain                                    19.966      31,32,34,35                  21.822                       Other payables
                Estimasi kerugian atas                                                                                              Estimated losses on
                  komitmen dan kontinjensi                          1.951          30                        4.218      commitments and contingencies
                Utang pajak                                        51.924         3q,28                     68.231                       Taxes payable
                Beban masih harus dibayar                                       3f,15,31                                              Accrued expenses
                  dan liabilitas lain-lain                         77.721       32,34,35                    67.448                 and other liabilities
                Pendapatan diterima dimuka                         11.034          17                       20.714                   Unearned revenue
                                                                                3f,18,31
                Pinjaman diterima                                2.905.373     32,33,34,35               3.240.879                        Fund borrowings
                                                                                3f,16,32
                Surat utang yang diterbitkan                     3.651.018      33,34,35                 2.611.117                 Debt securities issued
                Liabilitas imbalan kerja                            50.897        3r,29                     46.226            Employee benefits obligation
                                                                                3f,19,31
                Pinjaman subordinasi                             5.162.029     32,33,34,35               5.262.764                     Subordinated loans

                TOTAL LIABILITAS                                11.934.524                              11.344.683                    TOTAL LIABILITIES

                EKUITAS                                                                                                                           EQUITY
                Modal saham - nilai nominal                                                                                   Capital stock - par value of
                  Rp1.000.000 (nilai penuh) per saham                                                               Rp1,000,000 (full amount) per share
                  Modal dasar 5.000.000 saham                                                                             Authorized 5,000,000 shares
                  Modal ditempatkan dan disetor penuh                                                                          Subscribed and paid up
                    2.545.000 saham                              2.545.000         20                    2.545.000                 2,545,000 shares
                Tambahan modal disetor                              29.800         21                       29.800               Additional paid-in capital
                Surat berharga perpetual - neto                    326.279         22                      326.279                    Perpetual notes - net
                Kerugian komprehensif lain - neto                   (2.408)      3e,3h,6                   (31.388)       Other comprehensive loss - net
                Saldo laba                                                                                                              Retained earnings
                  Ditentukan penggunaannya                         66.983           21                      54.732                         Appropriated
                  Belum ditentukan penggunaannya                  488.945                                  386.199                      Unappropriated

                TOTAL EKUITAS                                    3.454.599                               3.310.622                        TOTAL EQUITY

                TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                    15.389.123                              14.655.305     TOTAL LIABILITIES AND EQUITY




                    Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian               The accompanying notes to the financial statements form an
                                   integral dari laporan keuangan.                                 integral part of these financial statements.


                                                                                   1
                                                                                  249



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 249                                                                                                                01/07/26 23.32
Page 280
                                                                                                  The original financial statements included herein is in the
                                                                                                                                      Indonesian language.

                       PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                       PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                                   LAPORAN LABA RUGI                                                 STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS
                        DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN                                          AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
                     Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal                                          For the Years Ended
                                31 Desember 2025 dan 2024                                                December 31, 2025 and 2024
                              (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                          (Expressed in millions of Rupiah,
                                  kecuali dinyatakan lain)                                                 unless otherwise stated)


                                                         Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
                                                                   Year Ended December 31,
                                                                                 Catatan/
                                                              2025                Notes             2024

                PENDAPATAN USAHA                                                                                               OPERATING REVENUES
                Pendapatan bunga                                1.258.986       3e,3p,23,31,36       1.182.082                            Interest income
                Pendapatan provisi dan komisi                                                                                  Provision and commission
                   dan lainnya                                     48.088       3e,3p,24,31,36         146.545                      and other income
                Keuntungan yang direalisasi                                                                                             Realized gain on
                   dari penjualan efek-efek                        42.342       3e,3p,6,31,36            14.993                      sale of securities
                Pendapatan jasa advisory                           10.888        3p,31,36                32.048                          Advisory income

                Total Pendapatan Usaha                          1.360.304                            1.375.668               Total Operating Revenues

                BEBAN USAHA                                                                                                    OPERATING EXPENSES
                                                                              3c,3e,3s,3p,11
                Beban bunga                                      (715.866)    16,18,19,26,31           (787.728)                       Interest expense
                Beban umum dan administrasi                      (300.220)      3o,3p,25               (275.737)    General and administrative expenses
                Beban cadangan                                                   3e,5,6,                                                    Provision for
                   kerugian penurunan nilai                       (87.574)     8,13,27,30               (98.040)                  impairment losses
                Beban transaksi derivatif -                                   3e,3p,3s,3c                                       Expense from derivative
                   neto                                            (7.133)        7,31                  (22.731)                  transactions - net
                Total Beban Usaha                              (1.110.793)                          (1.184.236)              Total Operating Expenses

                LABA USAHA                                       249.511                               191.432                    OPERATING INCOME

                PENDAPATAN LAIN-LAIN                                                                                                   OTHER INCOME
                Keuntungan selisih kurs                              3.355          3c                   15.315              Gain from foreign exchange

                LABA SEBELUM BEBAN PAJAK                         252.866                               206.747        INCOME BEFORE TAX EXPENSE

                BEBAN PAJAK                                       (67.580)        3q,28                 (84.237)                          TAX EXPENSE
                LABA BERSIH TAHUN BERJALAN                       185.286                               122.510            NET INCOME FOR THE YEAR

                PENGHASILAN/(KERUGIAN)                                                                                        OTHER COMPREHENSIVE
                   KOMPREHENSIF LAIN:                                                                                                INCOME/(LOSS):
                Pos-pos yang akan direklasifikasi                                                                            Items that will be reclassified
                   ke laba rugi:                                                                                                        to profit or loss:
                   Kenaikan/(penurunan) nilai wajar                                                                         Increase/(decrease) in fair
                     efek-efek yang diklasifikasikan                                                                   value of securities classified
                     pada nilai wajar melalui                                                                           as fair value through other
                     penghasilan komprehensif lain                 13.311         3e,3h,6                (8.412)             comprehensive income
                   Perubahan neto atas cadangan                                                                              Net changes in allowance
                     kerugian penurunan nilai                                                                               for impairment losses of
                     efek-efek yang diklasifikasikan                                                                    securities classified as fair
                     pada nilai wajar melalui                                                                                    value through other
                     penghasilan komprehensif lain                 16.461         3e,3h,6                (3.890)             comprehensive income
                   Pajak penghasilan terkait pos-pos                                                                       Income tax related to items
                     yang akan direklasifikasi ke                                                                         that will be reclassified to
                     laba rugi                                        (792)       3q,6,28                   183                          profit or loss




                     Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian               The accompanying notes to the financial statements form an
                                    integral dari laporan keuangan.                                 integral part of these financial statements.

                                                                                    2
                                                                                   250



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 250                                                                                                                01/07/26 23.32
Page 281
                                                                                                 The original financial statements included herein is in the
                                                                                                                                     Indonesian language.

                       PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                     PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN                                           STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS
                             KOMPREHENSIF LAIN (lanjutan)                                         AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
                     Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal                                             (continued)
                                31 Desember 2025 dan 2024                                    For the Years Ended December 31, 2025 and 2024
                              (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                         (Expressed in millions of Rupiah,
                                  kecuali dinyatakan lain)                                                unless otherwise stated)


                                                         Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
                                                                   Year Ended December 31,
                                                                                Catatan/
                                                              2025               Notes             2024

                PENGHASILAN/(KERUGIAN)                                                                                       OTHER COMPREHENSIVE
                   KOMPREHENSIF LAIN:                                                                                               INCOME/(LOSS):
                   (lanjutan)                                                                                                             (continued)
                Pos-pos yang tidak akan                                                                                 Items that will not be reclassified
                   direklasifikasi ke laba rugi:                                                                                       to profit or loss:
                   Keuntungan/(kerugian) aktuarial                    312        3r,29                     (223)                   Actuarial gain/(loss)
                   Perubahan nilai wajar investasi                                                                            Fair value changes from
                      saham yang diklasifikasikan                                                                      equity investment classified
                      pada nilai wajar melalui                                                                          as fair value through other
                      penghasilan komprehensif lain                     -         3s,8                 (43.538)             comprehensive income
                   Pajak penghasilan terkait pos-pos                                                                       Income tax related to items
                      yang tidak akan direklasifikasi                                                                that will not be reclassified to
                      ke laba rugi                                    (69)       3q,28                    9.627                         profit or loss

                                                                                                                              Total other comprehensive
                Total laba/(rugi) komprehensif lain                29.223                              (46.253)                         income/(loss)


                TOTAL LABA KOMPREHENSIF                          214.509                                76.257     TOTAL COMPREHENSIVE INCOME


                LABA PER SAHAM                                                                                                    INCOME PER SHARE
                Dasar (dalam ribuan Rupiah)                            73         3u,37                     61            Basic (in thousands of Rupiah)




                     Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian              The accompanying notes to the financial statements form an
                                    integral dari laporan keuangan.                                integral part of these financial statements.

                                                                                   3
                                                                                  251



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 251                                                                                                               01/07/26 23.32
Page 282
                                                                                                                                                                                                                                The original financial statements included herein is in the Indonesian language.

                                                                                        PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                                                                                PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                                                                                             LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS                                                                                                       STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
                                                                                     Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal                                                                                                     For the Years Ended
                                                                                                31 Desember 2025 dan 2024                                                                                                          December 31, 2025 and 2024
                                                                                  (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                                           (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                                                                                                                                                                                                                                                        Keuntungan/
                                                                                                                                                                                                                                                  (kerugian) kumulatif
                                                                                                                                                                                                                                                      atas instrumen




Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 252
                                                                                                                                                                                                                                                      derivatif untuk
                                                                                                                                                                                                                                 (Kerugian)/           lindung nilai
                                                                                                                                                         Saldo laba/Retained earnings*)                                          penghasilan         nilai wajar - neto/
                                                                                                                                Tambahan                                                              Surat berharga         komprehensif lain       Cumulative gain/
                                                                                                                               modal disetor/          Ditentukan             Belum ditentukan       perpetual - neto/           - neto/Other      (loss) on derivative
                                                                                                Catatan/   Modal saham/          Additional          penggunaannya/           penggunaannya/            Perpetual              comprehensive        instrument for fair    Total ekuitas/
                                                                                                 Notes     Capital stock       paid-in capital        Appropriated             Unappropriated           notes - net           (loss)/income - net value hedges - net       Total equity
                                                         Saldo 1 Januari 2024                                      2.000.000             29.800                 44.317                   299.216                         -                (19.269)               33.960           2.388.024                   Balance as of January 1, 2024

                                                         Setoran modal pemegang saham              20                545.000                     -                    -                          -                       -                       -                    -             545.000                    Capital stock from shareholder

                                                         Pembayaran dividen                        21                      -                     -                    -                  (31.245 )                       -                       -                    -             (31.245)                                Dividend payment

                                                         Imbal bagi hasil surat
                                                            berharga perpetual                     22                      -                     -                    -                  (27.653 )                       -                       -                    -             (27.653)                   Distribution on perpetual notes

                                                         Cadangan umum                             21                      -                     -              10.415                   (10.415 )                       -                       -                    -                     -                                General reserve

                                                         Laba bersih tahun berjalan                 -                      -                     -                    -                  122.510                         -                       -                    -             122.510                           Net income for the year

                                                         Penerbitan surat berharga perpetual       22                      -                     -                    -                          -              326.279                          -                    -             326.279                       Issuance of perpetual notes

                                                         Kerugian aktuarial                        3r                      -                     -                    -                     (174)                        -                       -                    -                (174)                                    Actuarial loss

                                                         Penurunan nilai wajar efek-efek                                                                                                                                                                                                                             Decrease in fair value of




                                                   252
                                                            yang diklasifikasikan pada                                                                                                                                                                                                                          securities classified as fair
                                                            nilai wajar melalui penghasilan                                                                                                                                                                                                                            value through other
                                                            komprehensif lain                    3e,3h,6                   -                     -                    -                          -                       -                  (8.229)                   -              (8.229)                       comprehensive income

                                                         Perubahan neto atas cadangan                                                                                                                                                                                                                               Net changes in allowance
                                                            kerugian penurunan nilai                                                                                                                                                                                                                              for impairment losses of
                                                            efek-efek yang diklasifikasikan                                                                                                                                                                                                                     securities classified as fair
                                                            pada nilai wajar melalui                                                                                                                                                                                                                                   value through other
                                                            penghasilan komprehensif lain        3e,3h,6                   -                     -                        -                      -                       -                  (3.890)                   -              (3.890)                       comprehensive income

                                                         Pengalihan ke komponen ekuitas lain
                                                            atas investasi saham yang                                                                                                                                                                                                                       Transfer to other equity component
                                                            diklasifikasikan pada nilai wajar                                                                                                                                                                                                           of sold equity investment classified
                                                            melalui penghasilan komprehensif                                                                                                                                                                                                                     as fair value through other
                                                            lain yang dijual                     3e,3h,8                   -                     -                    -                   33.960                         -                       -              (33.960)                    -                       comprehensive income

                                                         Saldo 31 Desember 2024                                    2.545.000             29.800                 54.732                   386.199                326.279                    (31.388)                   -           3.310.622                Balance as of December 31, 2024



                                                         *) Saldo laba termasuk keuntungan/(kerugian) aktuarial - neto setelah pajak                                                                                                                                       *) Retained earnings include actuarial gain/(loss) - net of tax




                                                                              Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian integral dari                                                             The accompanying notes to the financial statements form an integral part of these
                                                                                                       laporan keuangan.                                                                                                                     financial statements.

                                                                                                                                                                                              4




01/07/26 23.32
Page 283
                                                                                                                                                                                                                                                                                    01/07/26 23.32
                                                                                                                                                           The original financial statements included herein is in the Indonesian language.
                         PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                                                                               PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                          LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS (lanjutan)                                                                                          STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY (continued)
                      Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal                                                                                                    For the Years Ended
                                 31 Desember 2025 dan 2024                                                                                                         December 31, 2025 and 2024
                   (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                                          (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
                                                                                                                                                                                      (Kerugian)/
                                                                                                                   Saldo laba/Retained earnings*)                                    penghasilan
                                                                                           Tambahan                                                        Surat berharga         komprehensif lain
                                                                                          modal disetor/          Ditentukan         Belum ditentukan     perpetual - neto/           - neto/Other
                                                   Catatan/         Modal saham/            Additional          penggunaannya/       penggunaannya/          Perpetual              comprehensive        Total ekuitas/
                                                    Notes           Capital stock         paid-in capital        Appropriated         Unappropriated         notes - net          (loss)/income - net     Total equity
Saldo 1 Januari 2025                                                          2.545.000              29.800                54.732              386.199               326.279                  (31.388)           3.310.622               Balance as of January 1, 2025
Cadangan umum                                          21                             -                     -              12.251              (12.251)                       -                     -                     -                              General reserve
Pembayaran dividen                                     21                             -                     -                    -             (42.879)                       -                     -              (42.879)                            Dividend payment
Imbal bagi hasil
   surat berharga perpetual                            22                             -                     -                    -             (27.653)                       -                     -              (27.653)               Distribution on perpetual notes
Laba bersih tahun berjalan                                                            -                     -                    -             185.286                        -                     -             185.286                        Net income for the year
Keuntungan aktuarial                                   3r                             -                     -                    -                  243                       -                     -                 243                                   Actuarial gain
Kenaikan nilai wajar efek-efek                                                                                                                                                                                                                    Increase in fair value of
   yang diklasifikasikan pada                                                                                                                                                                                                              securities classified as fair
   nilai wajar melalui penghasilan                                                                                                                                                                                                                value through other
   komprehensif lain                                 3e,3h,6                          -                     -                    -                    -                       -               12.519               12.519                     comprehensive income
Perubahan neto atas cadangan                                                                                                                                                                                                                  Net changes in allowance
   kerugian penurunan nilai                                                                                                                                                                                                                 for impairment losses of
   efek-efek yang diklasifikasikan                                                                                                                                                                                                        securities classified as fair




                                                                                                                                                                                                                                                                              253
   pada nilai wajar melalui                                                                                                                                                                                                                      value through other
   penghasilan komprehensif lain                     3e,3h,6                          -                     -                    -                    -                       -               16.461                16.461                   comprehensive income
Saldo 31 Desember 2025                                                        2.545.000              29.800                66.983              488.945               326.279                   (2.408)           3.454.599            Balance as of December 31, 2025
*) Saldo laba termasuk keuntungan/(kerugian) aktuarial - neto setelah pajak                                                                                                                         *) Retained earnings include actuarial gain/(loss) - net of tax




                                                                                                                                                                                                                                                                                    Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 253
                 Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian integral dari                                                        The accompanying notes to the financial statements form an integral part of these
                                          laporan keuangan.                                                                                                                financial statements.
                                                                                                                              5
Page 284
                                                                                                  The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                        Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                         PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                                 LAPORAN ARUS KAS                                                       STATEMENTS OF CASH FLOWS
                    Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal                                           For the Years Ended
                              31 Desember 2025 dan 2024                                                  December 31, 2025 and 2024
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                            (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                   unless otherwise stated)


                                                              Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
                                                                        Year Ended December 31,
                                                                                   Catatan/
                                                                  2025              Notes             2024

                ARUS KAS DARI AKTIVITAS                                                                                    CASH FLOWS FROM OPERATING
                     OPERASI                                                                                                                   ACTIVITIES
                Penerimaan pembayaran pinjaman diberikan             2.878.267        8                  2.928.842             Receipt of repayment of loans
                Penerimaan pendapatan bunga                          1.303.180                           1.040.994                 Receipt of interest income
                Penerimaan pendapatan provisi                                                                                       Receipt of provision and
                     dan komisi dan lainnya                              25.315                              88.315          commission and other income
                Penerimaan pendapatan jasa advisory                      28.908                              13.916               Receipt of advisory income
                Penerimaan pengembalian pajak                                 -       28                        175                      Tax refund received
                Pembayaran pajak final dan                                                                                          Payment of final tax and
                    pajak penghasilan badan                            (91.118)       28                   (13.137)                  corporate income tax
                Pembayaran kepada pemasok                             (102.427)                           (249.305)                     Payment to suppliers
                Pembayaran kepada karyawan                            (163.511)                           (166.139)                   Payment to employees
                Pembayaran beban bunga                                (705.303)                           (768.915)              Payment of interest expense
                Pinjaman diberikan kepada nasabah                   (1.734.669)       8                 (2.468.660)              Loans granted to customers

                Arus kas neto yang diperoleh dari                                                                                        Net cash provided by
                   aktivitas operasi                                 1.438.642                            406.086                       operating activities

                ARUS KAS DARI AKTIVITAS                                                                                     CASH FLOWS FROM INVESTING
                    INVESTASI                                                                                                                     ACTIVITIES
                Penjualan efek-efek                                  2.790.935        6                    395.677                              Sale of securities
                Penerimaan efek-efek yang telah jatuh tempo          1.136.503        6                    240.637             Receipt from matured securities
                Penjualan aset tetap                                       376        11                         -             Sale of property and equipment
                Penerimaan penjualan investasi saham                          -                            361.547       Receipt of sale of investment in shares
                Perolehan aset tetap                                    (1.558)       11                      (898)       Acquisition of property and equipment
                Perolehan perangkat lunak                               (8.727)       13                   (14.475)           Acquisition of computer software
                Pembelian efek-efek                                 (5.253.218)        6                  (749.061)                       Purchase of securities

                Arus kas neto yang (digunakan untuk)/                                                                          Net cash (used in)/provided by
                   diperoleh dari aktivitas investasi               (1.335.689 )                          233.427                      investing activities

                ARUS KAS DARI AKTIVITAS                                                                                                 CASH FLOWS FROM
                   PENDANAAN                                                                                                       FINANCING ACTIVITIES
                Penerimaan pinjaman diterima                         3.321.026        18                 3.361.800              Proceeds from fund borrowings
                Penerimaan surat utang yang diterbitkan              1.500.000        16                 1.000.000         Proceeds from debt securities issued
                Penerimaan penambahan modal                                  -        20                   545.000              Proceeds from capital injection
                Penerimaan surat berharga perpetual                          -        22                   335.190              Proceeds from perpetual notes
                Pembayaran biaya
                   surat berharga perpetual                                   -                              (8.745)        Payment of cost of perpetual notes
                Pembayaran biaya pinjaman diterima                       (2.214)      18                     (5.000)       Payment of cost for fund borrowings
                Pembayaran utang sewa                                    (1.215)                             (1.127)                         Payment of leases
                Pembayaran biaya surat                                                                                                          Payment of cost
                   utang yang diterbitkan                               (4.688 )      16                          -              from debt securities issued
                Pembayaran imbal bagi hasil perpetual                  (27.653 )      22                    (13.826)      Payments of return of perpetual notes
                Pembayaran dividen                                     (42.879 )      21                   (31.245)                        Payment of dividend
                Pembayaran pinjaman subordinasi                       (178.288 )      19                  (158.449)           Payments of subordinated loans
                Pembayaran surat utang yang diterbitkan               (320.000 )      16                (1.392.605)         Payments of debt securities issued
                Pembayaran pinjaman diterima                        (3.700.000 )      18                (4.420.000)              Payments of fund borrowings

                Arus kas neto yang diperoleh dari/
                   (digunakan untuk)                                                                                                    Net cash provided by/
                    aktivitas pendanaan                               544.089                             (789.007)            (used in) financing activities

                KENAIKAN/(PENURUNAN) NETO                                                                                    NET INCREASE/(DECREASE) IN
                   KAS DI BANK                                        647.042                             (149.494)                    CASH IN BANKS

                                                                                                                                   Impact of changes in foreign
                Pengaruh perubahan kurs mata                                                                                     currencies exchange rate on
                   uang asing pada kas di bank                            1.850       3c                   (36.996)                            cash in banks

                KAS DI BANK PADA                                                                                                         CASH IN BANKS
                   AWAL TAHUN                                         553.224        3i,5                 739.714            AT BEGINNING OF THE YEAR

                KAS DI BANK PADA                                                                                                           CASH IN BANKS
                   AKHIR TAHUN                                       1.202.116       3i,5                 553.224                    AT END OF THE YEAR




                      Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian                The accompanying notes to the financial statements form an
                                     integral dari laporan keuangan.                                  integral part of these financial statements.

                                                                                      6
                                                                                     254



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 254                                                                                                                     01/07/26 23.32
Page 285
                                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                 Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                  PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                               As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                            and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                  Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                             unless otherwise stated)


                  1.     UMUM                                                         1.   GENERAL

                         PT Indonesia Infrastructure Finance (“Perusahaan”)                PT Indonesia Infrastructure Finance                (the
                         didirikan berdasarkan hukum negara Republik                       “Company”) was established under the laws of the
                         Indonesia melalui Akta Pendirian No. 34 tanggal                   Republic of Indonesia through Deed of
                         15 Januari 2010, dibuat di hadapan Aulia Taufani,                 Establishment No. 34 dated January 15, 2010,
                         S.H., sebagai pengganti Sutjipto, S.H., notaris di                drawn up before Aulia Taufani, S.H., as substitute of
                         Jakarta, yang disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak                Sutjipto, S.H., notary in Jakarta, which was
                         Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat                     approved by the Minister of Laws and Human Rights
                         Keputusan No. AHU 21503.AH.01.01.Tahun 2010                       of the Republic of Indonesia in its decision letter No.
                         tanggal 28 April 2010 dan diumumkan dalam                         AHU-21503.AH.01.01.Year 2010 dated April 28,
                         Lembaran Berita Negara Republik Indonesia No. 20                  2010 and published in the State Gazette of the
                         tanggal 11 Maret 2011, Tambahan No. 5123.                         Republic of Indonesia No. 20 dated March 11, 2011,
                         Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami                         Supplementary No. 5123. The Company’s Articles
                         beberapa kali perubahan, terakhir terkait maksud                  of Association have been amended several times,
                         dan tujuan serta kegiatan usaha, rapat direksi, dan               most recently related to the purpose, objectives, and
                         rapat dewan komisaris dengan Akta No. 34 tanggal                  scope of business activities, meetings of the board
                         30 September 2025 yang dibuat oleh Utiek R.                       of directors, and meetings of the board of
                         Abdurachman, S.H., M.Li., M.Kn., notaris di Jakarta,              commissioners with Deed No. 34 dated September
                         mengenai perubahan atas pasal 3, pasal 12 ayat                    30, 2025 made before Utiek R. Abdurachman, S.H.,
                         (14), dan pasal 15 ayat (15) Anggaran Dasar                       M.Li., M.Kn., notary in Jakarta, regarding the
                         Perusahaan. Laporan atas perubahan Anggaran                       change in article 3, article 12 paragraph (14), article
                         Dasar telah disetujui dan diterima oleh                           15 paragraph (15) of the Articles of Association of
                         Menteri Hukum Republik Indonesia berdasarkan                      the Company. Report of such changes of the
                         Keputusan Menteri Hukum Republik Indonesia                        Articles of Association had been accepted and
                         No. AHU-0066217.AH.01.02 dan surat No. AHU-                       acknowledged by the Minister of Law of the
                         AH.01.03.0239620 tanggal 30 September 2025.                       Republic of Indonesia as stated in the Decree of
                                                                                           Minister of Laws of the Republic of Indonesia No.
                                                                                           AHU-0066217.AH.01.02 and letter No. AHU-
                                                                                           AH.01.03.0239620 dated September 30, 2025.

                         Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar                              In accordance with article 3 of the Company’s
                         Perusahaan, maksud dan tujuan Perusahaan                          Articles of Association, the objective and purpose of
                         adalah menyelenggarakan usaha dan kegiatan                        the Company is to conduct business and activity in
                         dalam bidang pembiayaan infrastruktur di Indonesia,               the field of infrastructure financing in Indonesia,
                         yang    mencakup       kegiatan   usaha     meliputi              including financing in the form of providing funds for
                         pembiayaan dalam bentuk penyediaan dana pada                      infrastructure projects, which are organized
                         proyek infrastruktur, yang diselenggarakan secara                 conventionally or based on sharia principles.
                         konvensional atau berdasarkan prinsip syariah.




                                                                                  7
                                                                                255



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 255                                                                                                          01/07/26 23.32
Page 286
                                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                 Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                  PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                               As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                            and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                  Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                             unless otherwise stated)


                  1.     UMUM (lanjutan)                                              1.   GENERAL (continued)

                         Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut,                        The Company may perform the following activities to
                         Perusahaan dapat menjalankan kegiatan usaha                       achieve its objectives:
                         berikut ini:
                         a. melaksanakan kegiatan usaha perusahaan                         a.   carry out business activities of infrastructure
                              pembiayaan infrastruktur yang diselenggarakan                     financing    companies      conducted      in   a
                              secara konvensional atau berdasarkan prinsip                      conventional manner or based on sharia
                              syariah dengan kegiatan usaha meliputi                            principles with business activities covering the
                              pembiayaan dalam bentuk penyediaan dana                           provision of funds for infrastructure projects,
                              pada proyek infrastruktur, yaitu pemberian                        namely direct lending for infrastructure
                              pinjaman langsung (direct lending) untuk                          financing,    refinancing    of    infrastructure
                              pembiayaan infrastruktur, refinancing atas                        previously financed by other parties, and/or the
                              infrastruktur yang telah dibiayai pihak lain,                     provision of subordinated loans related to
                              dan/atau pemberian pinjaman subordinasi                           infrastructure financing. To support their
                              (subordinated loans) yang berkaitan dengan                        business activities, infrastructure financing
                              pembiayaan infrastruktur. Untuk mendukung                         companies      may     also     provide     credit
                              kegiatan usaha, perusahaan pembiayaan                             enhancement, advisory services, equity
                              infrastruktur dapat pula melakukan pemberian                      investment, assistance in arranging swap
                              dukungan       kredit  (credit enhancement),                      market transactions related to infrastructure
                              pemberian jasa konsultasi (advisory services),                    financing, and/or other activities or facilities
                              penyertaan modal (equity investment), upaya                       related to infrastructure financing, subject to
                              mencarikan swap market yang berkaitan                             prior approval from the Financial Services
                              dengan pembiayaan infrastruktur, dan/atau                         Authority (“OJK”);
                              kegiatan atau pemberian fasilitas lain yang
                              terkait dengan pembiayaan infrastruktur setelah
                              memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa
                              Keuangan (“OJK”);
                         b. melakukan kegiatan usaha pemberian fasilitas                   b.   carry out business activities of providing project
                              pengembangan proyek;                                              development facilities;
                         c. melakukan kegiatan usaha pemberian bantuan                     c.   carry out business activities of providing
                              teknis;                                                           technical assistance;
                         d. melakukan kegiatan usaha penyediaan                            d.   carry out business activities of providing
                              bantuan nasihat, bimbingan dan operasional                        advisory, guidance and operational assistance
                              usaha dan permasalahan organisasi dan                             on business and other organizational and
                              manajemen lainnya, seperti perencanaan                            management issues, such as strategic and
                              strategi dan organisasi, keputusan berkaitan                      organizational planning, financial decisions,
                              dengan keuangan, tujuan dan kebijakan                             marketing objectives and policies, human
                              pemasaran,       perencanaan,    praktik   dan                    resource planning, practices and policies,
                              kebijakan sumber daya manusia, perencanaan                        production scheduling and control planning.
                              penjadwalan dan penjadwalan produksi.                             The provision of these business services may
                              Penyediaan jasa usaha ini dapat mencakup                          include advisory, guidance and operational
                              bantuan nasihat, bimbingan dan operasional                        assistance on various management functions,
                              berbagai fungsi manajemen, konsultasi                             management consultancy for agronomists and
                              manajemen oleh agronomist dan agricultural                        agricultural economists in agriculture and
                              economist pada bidang pertanian dan                               related fields, design of accounting methods
                              sejenisnya, rancangan dari metode dan                             and procedures, cost accounting programs,
                              prosedur akuntansi, program akuntansi biaya,                      budget control procedures, advice and
                              prosedur pengawasan anggaran belanja,                             assistance to businesses and public services in
                              pemberian nasihat dan bantuan untuk usaha                         planning, organizing, efficiency and control,
                              dan       pelayanan      masyarakat      dalam                    management information, etc., including
                              perencanaan, pengorganisasian, efisiensi dan                      infrastructure investment study services;
                              pengawasan, informasi manajemen dan lain-
                              lain, termasuk jasa pelayanan studi investasi
                              infrastruktur;




                                                                                  8
                                                                                256



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 256                                                                                                          01/07/26 23.32
Page 287
                                                                                               The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                     Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                           NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                   As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                      Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                          (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                 unless otherwise stated)


                  1.     UMUM (lanjutan)                                                  1.   GENERAL (continued)

                         Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut,                            The Company may perform the following activities to
                         Perusahaan dapat menjalankan kegiatan usaha                           achieve its objectives: (continued)
                         berikut ini: (lanjutan)
                         e. melakukan kegiatan usaha penyedia jasa                             e.   carry out business activities of providing
                              konsultasi pariwisata profesional, antara lain                        professional tourism consultancy service,
                              penyampaian pandangan, saran, dan/atau                                including providing views, suggestions and/or
                              kajian terkait studi kelayakan, perencanaan,                          studies related to feasibility studies, planning,
                              pengorganisasian,                     pengarahan,                     organizing, directing, coordinating, supervising,
                              pengkoordinasian, pengawasan, pelaporan,                              budgeting and/or other management functions
                              penganggaran dan/atau fungsi manajemen                                in the tourism sector;
                              lainnya di bidang kepariwisataan;
                         f. melakukan kegiatan usaha penyediaan                                f.   carry out business activities of providing
                              konsultasi       transportasi,      antara     lain                   transportation consulting, including providing
                              penyampaian pandangan, saran, penyusunan                              views, suggestions, preparing feasibility
                              studi kelayakan, perencanaan, pengawasan,                             studies, planning, supervision, management
                              manajemen dan penelitian di bidang                                    and research in the field of transportation, both
                              transportasi baik darat, laut, maupun udara.                          land, sea and air. Including port security
                              Termasuk manajemen keamanan pelabuhan;                                management;
                         g. melakukan kegiatan usaha penyediaan                                g.   carry out business activities of providing
                              bantuan nasihat, bimbingan dan operasional                            advisory, guidance and operational assistance
                              usaha dan permasalahan organisasi dan                                 activities for business and organizational and
                              manajemen perusahaan industri, seperti                                management issues of industrial companies,
                              perencanaan         strategi    dan     organisasi;                   such as strategic and organizational planning;
                              keputusan berkaitan dengan keuangan; tujuan                           financial decisions; marketing objectives and
                              dan kebijakan pemasaran; perencanaan,                                 policies; human resource planning, practices
                              praktik dan kebijakan sumber daya manusia;                            and policies; production scheduling and control
                              perencanaan penjadwalan dan pengontrolan                              planning;
                              produksi;
                         h. melakukan kegiatan usaha berupa pemberian                          h.   carry out business activities of providing other
                              fasilitas lain yang tidak berkaitan dengan                            facilities not related to infrastructure financing
                              pembiayaan          infrastruktur     berdasarkan                     pursuant to a government mandate.
                              penugasan pemerintah.

                         Melalui surat dari OJK No. S-2/D.05/2018 tertanggal                   Through OJK Letter No. S-2/D.05/2018 dated
                         2 Januari 2018, Perusahaan juga telah                                 January 2, 2018, the Company also obtained an
                         mendapatkan persetujuan perluasan sektor                              approval of the expansion of infrastructure sectors
                         infrastruktur termasuk diantaranya infrastruktur                      including among others social infrastructure.
                         sosial.

                         Pada tanggal 16 Desember 2025, OJK telah                              On December 16, 2025, the OJK issued OJK
                         menerbitkan POJK 35 tahun 2025 (“POJK 35/2025”)                       Regulation No. 35 of 2025 (“POJK 35/2025”), which
                         sebagai perubahan POJK 46 tahun 2024 yang                             amends OJK Regulation No. 46 of 2024 dated
                         diterbitkan pada 31 Desember 2024 tentang                             December 31, 2024 regarding the Development and
                         Pengembangan dan Penguatan Perusahaan                                 Strengthening     of    Financing    Companies,
                         Pembiayaan,        Perusahaan        Pembiayaan                       Infrastructure Finance Company, and Venture
                         Infrastruktur, dan Perusahaan Modal Ventura.                          Capital Companies. The Company will comply with
                         Perusahaan akan memenuhi ketentuan POJK                               the relevant provisions of POJK 35/2025 in
                         35/2025 yang relevan sesuai ketentuan.                                accordance with the applicable transitional
                                                                                               provisions.
                         Pada tanggal 31 Desember 2024, Peraturan OJK                          On December 31, 2024, the OJK Regulation No. 48
                         Republik Indonesia No. 48 Tahun 2024 tentang Tata                     of 2024 regarding Good Corporate Governance for
                         Kelola yang Baik bagi Lembaga Pembiayaan,                             Financing Companies, Venture Capital Companies,
                         Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan                            Micro Finance Companies, and Other Financial
                         Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya                              Services Companies (“POJK 48/2024”) has been
                         (“POJK 48/2024”) telah diterbitkan, di mana                           enacted, whereas the Company will comply with the
                         Perusahaan akan memenuhi ketentuan POJK                               relevant provisions of POJK 48/2024 in accordance
                         48/2024 yang relevan sesuai ketentuan peralihan                       with the applicable transitions provisions as
                         POJK 48/2024 yang berlaku.                                            regulated in POJK 48/2024.

                                                                                      9
                                                                                    257



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 257                                                                                                              01/07/26 23.32
Page 288
                                                                                                              The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                                    Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                                    PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                                 As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                              and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                                    Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                        (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                               unless otherwise stated)


                  1.     UMUM (lanjutan)                                                               1.     GENERAL (continued)

                         Perusahaan telah mendapatkan izin usaha                                              The Company has obtained its business license
                         dari Menteri Keuangan Republik Indonesia                                             from the Minister of Finance of the Republic of
                         untuk melakukan kegiatannya melalui Keputusan                                        Indonesia through Decree of Minister of Finance of
                         Menteri Keuangan Republik Indonesia No. KEP-                                         the Republic of Indonesia No. KEP-439/KM.10/2010
                         439/KM.10/2010 tanggal 6 Agustus 2010.                                               dated August 6, 2010.

                         Kantor Perusahaan berlokasi di Prosperity Tower                                      The Company’s office is located at the Prosperity
                         lantai 53-55, Sudirman Central Business District                                     Tower 53-55 floor, Sudirman Central Business
                         Lot 28, Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta,                                   District Lot 28, Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-53,
                         Indonesia.                                                                           Jakarta, Indonesia.

                         Personil manajemen kunci mencakup Dewan                                              Key management personnel consists of the Boards
                         Komisaris dan Direksi.                                                               of Commissioners and Directors.

                         Susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi                                          The members of the Company's Boards of
                         Perusahaan pada tanggal-tanggal 31 Desember                                          Commissioners and Directors as of December 31,
                         2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:                                                2025 and 2024 are as follows:

                                                                       31 Desember/                            31 Desember/
                                                                       December 31,                            December 31,
                                                                           2025                                    2024
                         Dewan Komisaris                                                                                                              Board of Commissioners
                         Presiden Komisaris                                                                                                             President Commissioner
                            dan Komisaris Independen                             Darmin Nasution                      Darmin Nasution          and Independent Commissioner
                         Komisaris Independen                                  Rinaldi Firmansyah                   Rinaldi Firmansyah              Independent Commissioners
                                                                         Rizal Bambang Prasetijo             Rizal Bambang Prasetijo i)
                         Komisaris                                        Supriya Prakash Sen d)                  Supriya Prakash Sen                           Commissioners
                                                                    Dr. Marc Oliver Juenemann b)            Dr. Marc Oliver Juenemann
                                                                                       Yuji Fukuda                        Yuji Fukuda h)
                                                                                       Oza Olavia                            Oza Olavia
                                                                             Lodewijk Govaerts b)                    Lodewijk Govaerts
                                                                                         Parjionoa)             Bhimantara Widyajala e)
                         Direksi                                                                                                                            Board of Directors
                         Presiden Direktur                                  Rizki Pribadi Hasan f)                                         -             Chief Executive Officer
                                                                                                                                      g)
                         Presiden Direktur Sementara                                            -                Rizki Pribadi Hasan             Interim Chief Executive Officer
                         Direktur                                                  Eri Wibowo c)                  Rizki Pribadi Hasan                                  Directors
                                                                 Mohammad Ramadhan Harahap            Mohammad Ramadhan Harahap
                                                                     Lestari Andaluscia Umardin          Lestari Andaluscia Umardin j)

                         a)    Pada tanggal 9 Juli 2025, Bapak Parjiono telah mengajukan                      a)   On July 9, 2025, Mr. Parjiono has submitted resignation as
                               pengunduran diri sebagai Komisaris Perusahaan, yang mana                            Commissioner of the Company, and the deed in connection
                               akta sehubungan dengan pengunduran diri Bapak Parjiono                              with Mr. Parjiono’s resignation is currently in process.
                               saat ini sedang dalam proses.
                         b)    Berdasarkan Keputusan Sirkuler Para Pemegang Saham                             b)   Based on Circular Resolutions of Shareholders in Lieu of the
                               Yang Diambil Di Luar Rapat sebagai Pengganti Rapat Umum                             Extraordinary General Meeting of Shareholders dated May 8,
                               Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 8 Mei 2025, Bapak                                 2025, Mr. Parjiono has been appointed by the Shareholders
                               Parjiono diangkat oleh Pemegang Saham sebagai Komisaris                             as Commissioner of the Company, replacing Mr. Bhimantara
                               Perusahaan, menggantikan Bapak Bhimantara Widyajala,                                Widyajala, in accordance to Fit and Proper Test held by OJK
                               dengan tunduk pada Penilaian Kemampuan dan Kepatutan                                and extend the term of Mr. Marc Oliver Juenemann and Mr.
                               yang diselenggarakan oleh OJK serta memperpanjang masa                              Lodewijk Govaerts as Commissioners of the Company
                               jabatan Bapak Marc Oliver Juenemann dan Bapak Lodewijk                              effective on March 22, 2025.
                               Govaerts sebagai Komisaris Perusahaan efektif sejak
                               22 Maret 2025.
                         c)    Berdasarkan Keputusan Sirkuler Para Pemegang Saham                             c)   Based on Circular Resolutions of Shareholders in Lieu of the
                               Yang Diambil Di Luar Rapat sebagai Pengganti Rapat Umum                             Extraordinary General Meeting of Shareholders dated May 7,
                               Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 7 Mei 2025, Bapak Eri                             2025, Mr. Eri Wibowo has been appointed as Chief Financial
                               Wibowo diangkat sebagai Direktur Keuangan Perusahaan                                Officer of the Company and has fulfilled the Fit and Proper
                               dan telah memenuhi Penilaian Kemampuan dan Kepatutan                                Test held by OJK dated August 14, 2025.
                               yang diselenggarakan oleh OJK pada tanggal 14 Agustus
                               2025.
                         d)    Efektif sejak 21 April 2025, Ibu Supriya Prakash Sen diangkat                  d)   Effective April 21, 2025, Mrs. Supriya Prakash Sen has been
                               kembali sebagai Komisaris Perusahaan.                                               reappointed as Commissioner of the Company.
                         e)    Berdasarkan Akta No. 4 tanggal 11 April 2022, efektif sejak                    e)   Based on Deed No. 4 dated April 11,2022, effective March 21,
                               21 Maret 2025, masa jabatan Bapak Bhimantara Widyajala                              2025, the tenure of Mr. Bhimantara Widyajala as
                               sebagai Komisaris Perusahaan telah berakhir.                                        Commissioner of the Company has ended.




                                                                                                10
                                                                                               258



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 258                                                                                                                                   01/07/26 23.32
Page 289
                                                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                                Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                                 PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                              As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                           and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                                 Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                     (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                            unless otherwise stated)


                  1.     UMUM (lanjutan)                                                             1.   GENERAL (continued)

                         Susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi                                      The members of the Company's Boards of
                         Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2025 dan                                     Commissioners and Directors as of December 31,
                         2024 adalah sebagai berikut: (lanjutan)                                          2025 and 2024 are as follows: (continued)
                         f)    Berdasarkan Keputusan Sirkuler Para Pemegang Saham                         f)   Based on Circular Resolutions of Shareholders in Lieu of the
                               Yang Diambil Di Luar Rapat sebagai Pengganti Rapat Umum                         Extraordinary General Meeting of Shareholders dated March
                               Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 26 Maret 2025, efektif                        26, 2025, effective March 3, 2025, ending concurrent roles of
                               sejak 3 Maret 2025, mengakhiri rangkap jabatan Bapak Rizki                      Mr. Rizki Pribadi Hasan as Interim Chief Executive Officer and
                               Pribadi Hasan sebagai Presiden Direktur Sementara dan                           Chief Financial Officer of the Company and appointed
                               Direktur Keuangan Perusahaan serta mengangkat Bapak                             Mr. Rizki Pribadi Hasan as Chief Executive Officer and Interim
                               Rizki Pribadi Hasan sebagai Presiden Direktur Perusahaan                        Chief Financial Officer of the Company. Mr Rizki Pribadi
                               dan Direktur Keuangan Sementara Perusahaan. Bapak Rizki                         Hasan has fulfilled the Fit and Proper Test held by OJK dated
                               Pribadi Hasan telah memenuhi Penilaian Kemampuan dan                            July 15, 2025. Mr. Rizki Pribadi Hasan ceases to hold his
                               Kepatutan yang diselenggarakan oleh OJK pada tanggal                            position as the Interim Chief Financial Officer of the Company
                               15 Juli 2025. Bapak Rizki Pribadi Hasan mengakhiri                              upon the official appointment of Mr. Eri Wibowo as the Chief
                               jabatannya sebagai Direktur Keuangan Sementara                                  Financial Officer of the Company.
                               Perusahaan pada saat Bapak Eri Wibowo resmi diangkat
                               menjadi Direktur Keuangan Perusahaan.
                         g)    Efektif sejak 14 Agustus 2024, selain menjabat sebagai                     g)   Effective August 14, 2024, in addition to his role as Chief
                               Direktur Keuangan Perusahaan, Bapak Rizki Pribadi Hasan                         Financial Officer of the Company, Mr. Rizki Pribadi Hasan has
                               diangkat sebagai Presiden Direktur Sementara Perusahaan                         been appointed as Interim Chief Executive Officer, replacing
                               menggantikan      Bapak     Reynaldi    Hermansjah      yang                    Mr. Reynaldi Hermansjah who has resigned and has fulfilled
                               mengundurkan diri dan telah memenuhi Penilaian                                  the Fit and Proper Test held by OJK dated November 20,
                               Kemampuan dan Kepatutan yang diselenggarakan oleh OJK                           2024. Additionally, effective February 6, 2024, the term of
                               pada tanggal 20 November 2024. Selain itu, efektif 6 Februari                   Mr. Rizki Pribadi Hasan as Interim Chief Risk Officer of the
                               2024, masa jabatan Bapak Rizki Pribadi Hasan sebagai                            Company has ended.
                               Direktur Risiko Sementara Perusahaan telah berakhir.
                         h)    Efektif sejak 12 Januari 2024, Bapak Yuji Fukuda menjabat                  h)   Effective January 12, 2024, Mr. Yuji Fukuda served as
                               sebagai Komisaris Perusahaan menggantikan Bapak Tan                             Commissioner of the Company replacing Mr. Tan Keng Hwee
                               Keng Hwee Seth dan telah memenuhi Penilaian Kemampuan                           Seth and has fulfilled the Fit and Proper Test held by OJK
                               dan Kepatutan yang diselenggarakan oleh OJK pada tanggal                        dated June 26, 2024.
                               26 Juni 2024.
                         i)    Efektif sejak 1 Januari 2024, Bapak Rizal Bambang Prasetijo                i)   Effective January 1, 2024, Mr. Rizal Bambang Prasetijo has
                               diangkat sebagai Komisaris Independen Perusahaan dan                            been appointed as Independent Commissioner of the
                               telah memenuhi Penilaian Kemampuan dan Kepatutan yang                           Company and has fulfilled the Fit and Proper Test held by OJK
                               diselenggarakan oleh OJK pada tanggal 8 April 2024.                             dated April 8, 2024.
                         j)    Efektif sejak 8 Desember 2023, Ibu Lestari Andaluscia                      j)   Effective December 8, 2023, Mrs. Lestari Andaluscia Umardin
                               Umardin diangkat sebagai Direktur Risiko Perusahaan dan                         has been appointed as Chief Risk Officer of the Company and
                               telah memenuhi Penilaian Kemampuan dan Kepatutan yang                           has fulfilled the Fit and Proper Test held by OJK dated
                               diselenggarakan oleh OJK pada tanggal 6 Februari 2024.                          February 6, 2024.

                         Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para                                       Based on Deed No. 13 of Circular Resolution of
                         Pemegang Saham Yang Diambil Di Luar Rapat                                        Shareholders in lieu of Extraordinary General
                         sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham                                      Meeting of Shareholders dated August 15, 2025, of
                         Luar Biasa No. 13 tanggal 15 Agustus 2025, yang                                  Utiek Rochmuljati Abdurachman, S.H., M.Li., M.Kn.,
                         dibuat oleh Utiek Rochmuljati Abdurachman, S.H.,                                 notary in Jakarta, the Shareholders approved the
                         M.Li., M.Kn., notaris di Jakarta, Pemegang Saham                                 appointment of Mr. Eri Wibowo as the Chief
                         menyetujui pengangkatan Bapak Eri Wibowo                                         Financial Officer of the Company. The changes of
                         sebagai     Direktur     Keuangan     Perusahaan.                                the Company’s Board of Directors were
                         Pemberitahuan perubahan susunan            Direksi                               acknowledged by the Minister of Law of the Republic
                         Perusahaan ini telah diterima oleh Menteri Hukum                                 of Indonesia through the letter No. AHU-AH.01.09-
                         Republik Indonesia melalui surat No. AHU-                                        0329174 dated August 25, 2025. Mr. Eri Wibowo
                         AH.01.09-0329174 tanggal 25 Agustus 2025. Bapak                                  has fulfilled the Fit and Proper Test held by OJK
                         Eri Wibowo telah memenuhi Penilaian Kemampuan                                    dated August 14, 2025.
                         dan Kepatutan yang diselenggarakan oleh OJK
                         pada tanggal 14 Agustus 2025.




                                                                                                11
                                                                                               259



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 259                                                                                                                                01/07/26 23.32
Page 290
                                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                 Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                  PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                               As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                            and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                  Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                             unless otherwise stated)


                  1.     UMUM (lanjutan)                                              1.   GENERAL (continued)

                         Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para                        Based on Deed No. 24 of Circular Resolution of
                         Pemegang Saham sebagai Pengganti Rapat Umum                       Shareholders in lieu of Extraordinary General
                         Pemegang Saham Luar Biasa No. 24 tanggal 29 Juli                  Meeting of Shareholders dated July 29, 2025, of
                         2025, yang dibuat oleh Utiek Rochmuljati                          Utiek Rochmuljati Abdurachman, S.H., M.Li., M.Kn.,
                         Abdurachman, S.H., M.Li., M.Kn., Notaris di Jakarta,              Notary in Jakarta, the Shareholders approved the
                         Pemegang Saham menyetujui pengangkatan                            reappointment of Mrs. Supriya Prakash Sen as
                         kembali Ibu Supriya Prakash Sen sebagai Komisaris                 Commissioner of the Company. The changes of the
                         Perusahaan. Pemberitahuan perubahan susunan                       Company’s Board of Commissioners were
                         Dewan Komisaris Perusahaan ini telah diterima oleh                acknowledged by the Minister of Law of the Republic
                         Menteri Hukum Republik Indonesia melalui surat                    of Indonesia through the letter No. AHU-AH.01.09-
                         No. AHU-AH.01.09-0318002 tanggal 30 Juli 2025.                    0318002 dated July 30, 2025. Mrs. Supriya Prakash
                         Ibu Supriya Prakash Sen telah memenuhi Penilaian                  Sen has fulfilled the Fit and Proper Test held by OJK
                         Kemampuan dan Kepatutan yang diselenggarakan                      dated November 17, 2022.
                         oleh OJK pada tanggal 17 November 2022.

                         Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para                        Based on Deed No. 1 of Circular Resolution of
                         Pemegang Saham Yang Diambil Di Luar Rapat                         Shareholders in lieu of Extraordinary General
                         sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham                       Meeting of Shareholders dated April 10, 2025, of
                         Luar Biasa No. 1 tanggal 10 April 2025, yang dibuat               Utiek Rochmuljati Abdurachman, S.H., M.Li., M.Kn.,
                         oleh Utiek Rochmuljati Abdurachman, S.H., M.Li.,                  notary in Jakarta, the Shareholders approved to end
                         M.Kn., notaris di Jakarta, Pemegang Saham                         the concurrent positions of Mr. Rizki Pribadi Hasan
                         menyetujui untuk mengakhiri rangkap jabatan                       as Interim Chief Executive Officer and Chief
                         Bapak Rizki Pribadi Hasan sebagai Presiden                        Financial Officer and appointment of Mr. Rizki
                         Direktur Sementara dan Direktur Keuangan                          Pribadi Hasan as the Chief Executive Officer and
                         Perusahaan, dan mengangkat Bapak Rizki Pribadi                    Interim Chief Financial Officer of the Company. The
                         Hasan sebagai Presiden Direktur dan Direktur                      changes of the Company’s Board of Directors were
                         Keuangan Sementara Perusahaan. Susunan                            acknowledged by the Minister of Law of the Republic
                         Direksi Perusahaan ini telah diterima oleh Menteri                of Indonesia through the letter No. AHU-AH.01.09-
                         Hukum Republik Indonesia melalui surat No. AHU-                   0180679 dated April 10, 2025. Mr. Rizki Pribadi
                         AH.01.09-0180679 tanggal 10 April 2025. Bapak                     Hasan as Chief Executive Officer has fulfilled the Fit
                         Rizki Pribadi Hasan sebagai Presiden Direktur telah               and Proper Test held by OJK dated July 15, 2025.
                         memenuhi Penilaian Kemampuan dan Kepatutan
                         yang diselenggarakan oleh OJK pada tanggal 15
                         Juli 2025.

                         Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para                        Based on Deed No. 4 of Circular Resolution of
                         Pemegang Saham Yang Diambil Di Luar Rapat                         Shareholders in lieu of Extraordinary General
                         sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham                       Meeting of Shareholders dated October 9, 2024, of
                         Luar Biasa No. 4 tanggal 9 Oktober 2024, yang                     Utiek Rochmuljati Abdurachman, S.H., M.Li., M.Kn.,
                         dibuat oleh Utiek Rochmuljati Abdurachman, S.H.,                  notary in Jakarta, the Shareholders approved the
                         M.Li., M.Kn., notaris di Jakarta, Pemegang Saham                  resignation of Mr. Reynaldi Hermansjah as Chief
                         menyetujui pengunduran diri Bapak Reynaldi                        Executive Officer of the Company effective since
                         Hermansjah sebagai Presiden Direktur Perusahaan                   August 14, 2024 and appointment of Mr. Rizki
                         efektif sejak 14 Agustus 2024 dan mengangkat                      Pribadi Hasan as Interim Chief Executive Officer
                         Bapak Rizki Pribadi Hasan sebagai Presiden                        and Chief Financial Officer of the Company, subject
                         Direktur Sementara dan Direktur Keuangan                          to Fit and Proper Test held by OJK. The changes of
                         Perusahaan, dengan tunduk kepada Penilaian                        the Company’s Board of Directors were
                         Kemampuan dan Kepatutan yang dilakukan oleh                       acknowledged by the Minister of Law and Human
                         OJK. Pemberitahuan perubahan susunan Direksi                      Rights of the Republic of Indonesia through the letter
                         Perusahaan ini telah diterima oleh Menteri Hukum                  No. AHU-AH.01.09-0261359 dated October 9,
                         dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia                          2024. Mr. Rizki Pribadi Hasan as Interim Chief
                         melalui surat No. AHU-AH.01.09-0261359 tanggal                    Executive Officer and Chief Financial Officer
                         9 Oktober 2024. Bapak Rizki Pribadi Hasan                         has fulfilled the Fit and Proper Test held by OJK
                         sebagai Presiden Direktur Sementara dan Direktur                  dated November 20, 2024 and July 12, 2022.
                         Keuangan telah memenuhi Penilaian Kemampuan
                         dan Kepatutan yang diselenggarakan oleh OJK
                         pada tanggal 20 November 2024 dan 12 Juli 2022.


                                                                                 12
                                                                                260



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 260                                                                                                          01/07/26 23.32
Page 291
                                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                               Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                             As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                          and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                           unless otherwise stated)


                  1.     UMUM (lanjutan)                                            1.   GENERAL (continued)

                         Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para                      Based on Deed No. 7 of Circular Resolution of
                         Pemegang Saham Yang Diambil Di Luar Rapat                       Shareholders in lieu of Extraordinary General
                         sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham                     Meeting of Shareholders dated May 16, 2024, of
                         Luar Biasa No. 7 tanggal 16 Mei 2024, yang dibuat               Utiek Rochmuljati Abdurachman, S.H., M.Li., M.Kn.,
                         oleh Utiek Rochmuljati Abdurachman, S.H., M.Li.,                notary in Jakarta, the Shareholders approved the
                         M.Kn., notaris di Jakarta, Pemegang Saham                       appointment of Mr. Yuji Fukuda replacing Mr. Tan
                         menyetujui pengangkatan Bapak Yuji Fukuda                       Keng Hwee Seth as Commissioner of the Company
                         menggantikan Bapak Tan Keng Hwee Seth, sebagai                  effective January 12, 2024. The changes of the
                         Komisaris Perusahaan yang efektif sejak 12 Januari              Company’s Board of Commissioners were
                         2024.    Pemberitahuan     perubahan      susunan               acknowledged by the Minister of Law and Human
                         Komisaris Perusahaan ini telah diterima oleh                    Rights of the Republic of Indonesia through the letter
                         Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik                    No. AHU-AH.01.09-0210954 dated June 6, 2024.
                         Indonesia melalui surat No. AHU-AH.01.09-                       Mr. Yuji Fukuda has fulfilled the Fit and Proper Test
                         0210954 tanggal 6 Juni 2024. Bapak Yuji Fukuda                  held by OJK dated June 26, 2024.
                         telah memenuhi Penilaian Kemampuan dan
                         Kepatutan yang diselenggarakan oleh OJK pada
                         tanggal 26 Juni 2024.

                         Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para                      Based on Deed No. 13 of Circular Resolution of
                         Pemegang Saham Yang Diambil Di Luar Rapat                       Shareholders in lieu of Extraordinary General
                         sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham                     Meeting of Shareholders dated February 16, 2024,
                         Luar Biasa No. 13 tanggal 16 Februari 2024, yang                of Utiek Rochmuljati Abdurachman, S.H., M.Li.,
                         dibuat oleh Utiek Rochmuljati Abdurachman, S.H.,                M.Kn., notary in Jakarta, the Shareholders approved
                         M.Li., M.Kn., notaris di Jakarta, Pemegang Saham                the appointment of Mr. Rizal Bambang Prasetijo as
                         menyetujui pengangkatan Bapak Rizal Bambang                     Independent Commissioners of the Company
                         Prasetijo,    sebagai      Komisaris   Independen               effective January 1, 2024. The changes of the
                         Perusahaan yang efektif sejak 1 Januari 2024.                   Company’s Board of Commissioners were
                         Pemberitahuan perubahan susunan Komisaris                       acknowledged by the Minister of Law and Human
                         Perusahaan ini telah diterima oleh Menteri Hukum                Rights of the Republic of Indonesia through the letter
                         dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui                No. AHU-AH.01.09-0100691 dated March 13, 2024.
                         surat No. AHU-AH.01.09-0100691 tanggal 13 Maret                 Mr. Rizal Bambang Prasetijo has fulfilled the Fit and
                         2024. Bapak Rizal Bambang Prasetijo telah                       Proper Test held by OJK dated April 8, 2024.
                         memenuhi Penilaian Kemampuan dan Kepatutan
                         yang diselenggarakan oleh OJK pada tanggal
                         8 April 2024.

                         Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para                      Based on Deed No. 24 of Circular Resolution of
                         Pemegang Saham Yang Diambil Di Luar Rapat                       Shareholders in lieu of Extraordinary General
                         sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham                     Meeting of Shareholders dated October 30, 2023, of
                         Luar Biasa No. 24 tanggal 30 Oktober 2023, yang                 Utiek Rochmuljati Abdurachman, S.H., M.Li., M.Kn.,
                         dibuat oleh Utiek Rochmuljati Abdurachman, S.H.,                notary in Jakarta, the Shareholders approved the
                         M.Li., M.Kn., notaris di Jakarta, Pemegang Saham                appointment of Mrs. Lestari Andaluscia Umardin as
                         menyetujui pengangkatan Ibu Lestari Andaluscia                  Chief Risk Officer of the Company effective
                         Umardin sebagai Direktur Risiko Perusahaan efektif              December 8, 2023. The changes of the Company’s
                         8 Desember 2023. Pemberitahuan perubahan                        Board of Directors were acknowledged by the
                         susunan Direksi Perusahaan ini telah diterima oleh              Minister of Law and Human Rights of the Republic
                         Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik                    of Indonesia through the letter No. AHU-AH.01.09-
                         Indonesia melalui surat No. AHU-AH.01.09-                       0184256 dated November 13, 2023. Mrs. Lestari
                         0184256 tanggal 13 November 2023. Ibu Lestari                   Andaluscia Umardin has fulfilled the Fit and Proper
                         Andaluscia Umardin telah memenuhi Penilaian                     Test held by OJK dated February 6, 2024.
                         Kemampuan dan Kepatutan yang diselenggarakan
                         oleh OJK pada tanggal 6 Februari 2024.

                         Efektif sejak 6 Februari 2024, masa jabatan                     Effective February 6, 2024, the term of
                         Bapak Rizki Pribadi Hasan sebagai Direktur Risiko               Mr. Rizki Pribadi Hasan as Interim Chief Risk Officer
                         Sementara Perusahaan telah berakhir.                            of the Company has ended.



                                                                               13
                                                                              261



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 261                                                                                                        01/07/26 23.32
Page 292
                                                                                                            The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                                  Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                                  PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                               As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                            and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                                  Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                      (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                             unless otherwise stated)


                  1.     UMUM (lanjutan)                                                              1.   GENERAL (continued)

                         Susunan anggota Komite Investasi pada tanggal-                                    The members of the Company’s Investment
                         tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 berasal dari                                    Committee as of December 31, 2025 and 2024
                         seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi.                                      comprised of all members of the Boards of
                                                                                                           Commissioners and Directors.

                        Komite Audit Perusahaan pada tanggal-tanggal                                       The members of the Company’s Audit Committee as
                        31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai                                           of December 31, 2025 and 2024 are as follows:
                        berikut:

                                                                       31 Desember/                        31 Desember/
                                                                       December 31,                        December 31,
                                                                           2025                                 2024
                               Ketua                                         Rinaldi Firmansyah                Rinaldi Firmansyah a)                              Chairman
                               Anggota                                         Darmin Nasution                    Darmin Nasution                                 Members
                               Anggota Independen                             Eddy Fritz Sinaga                 Eddy Fritz Sinaga b)                    Independent Member

                          a)    Efektif sejak 27 Maret 2024, Bapak Rinaldi Firmansyah                      a) Effective March 27, 2024, Mr. Rinaldi Firmansyah has been
                                diangkat sebagai Ketua Komite Audit.                                          appointed as Chairman of Audit Committee.
                          b)    Bapak Eddy Fritz Sinaga diangkat sebagai Anggota                           b) Mr. Eddy Fritz Sinaga has been appointed as Audit Committee
                                Independen Komite Audit berdasarkan surat persetujuan                         Independent Member based on Board of Commissioner approval
                                Dewan Komisaris tanggal 26 Maret 2024 menggantikan Bapak                      letter dated March 26, 2024 replacing Mr. Asep Hikmat.
                                Asep Hikmat.

                        Komite Nominasi dan Remunerasi Perusahaan                                          The Company’s Nomination and Remuneration
                        pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan                                          Committee as of December 31, 2025 and 2024 are as
                        2024 adalah sebagai berikut:                                                       follows:

                                                                         31 Desember/                      31 Desember/
                                                                         December 31,                      December 31,
                                                                             2025                               2024
                               Ketua                                             Darmin Nasution                   Darmin Nasution                                Chairman
                               Anggota                                       Supriya Prakash Sen               Supriya Prakash Sen                                Members
                                                                                      Yuji Fukuda                     Yuji Fukuda e)
                                                                                        Parjionoc)           Bhimantara Widyajala d)
                                                                                      Oza Olaviaa)                                 -
                               Sekretaris                                      Suli Indah Lestarib)                                -                              Secretary


                          a)    Efektif sejak 12 Desember 2025, Ibu Oza Olavia diangkat                    a) Effective December 12, 2025, Mrs. Oza Olavia is appointed as
                                sebagai anggota Komite Nominasi dan Remunerasi.                               member of Nomination and Remuneration Committee.
                          b)    Efektif sejak 15 Juli 2025, Ibu Suli Indah Lestari sebagai                 b) Effective July 15, 2025, Mrs. Suli Indah Lestari as representation
                                perwakilan Human Resources Perusahaan diangkat sebagai                        of Human Resources of the Company appointed as secretary of
                                sekretaris Komite Nominasi dan Remunerasi.                                    Nomination and Remuneration Committee.
                          c)    Pada tanggal 9 Juli 2025, Bapak Parjiono telah mengajukan                  c) On July 9, 2025, Mr. Parjiono has submitted resignation as
                                pengunduran diri sebagai Komisaris Perusahaan, yang mana                      Commissioner of the Company, and the deed in connection with
                                akta sehubungan dengan pengunduran diri Bapak Parijono                        Mr. Parjiono’s resignation is currently in process.
                                saat ini sedang dalam proses.
                          d)    Efektif sejak 21 Maret 2025, Bapak Bhimantara Widyajala tidak              d) Effective March 21, 2025, Mr. Bhimantara Widyajala no longer
                                lagi menjabat sebagai anggota Komite Nominasi dan                             serves as a member of Nomination and Remuneration
                                Remunerasi.                                                                   Committee.
                          e)    Efektif sejak 12 Januari 2024, Bapak Yuji Fukuda                           e) Effective January 12, 2024, Mr. Yuji Fukuda has replaced
                                menggantikan Bapak Tan Keng Hwee Seth sebagai anggota                         Mr. Tan Keng Hwee Seth as a member of Nomination and
                                Komite Nominasi dan Remunerasi.                                               Remuneration Committee.




                                                                                                14
                                                                                             262



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 262                                                                                                                               01/07/26 23.32
Page 293
                                                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                                 Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                                 PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                              As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                           and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                                 Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                     (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                            unless otherwise stated)


                  1.     UMUM (lanjutan)                                                            1.    GENERAL (continued)

                        Komite Pemantau Risiko di Perusahaan pada                                          The Company’s Risk Oversight Committee as of
                        tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                          December 31, 2025 and 2024 are as follows:
                        adalah sebagai berikut:

                                                                      31 Desember/                        31 Desember/
                                                                      December 31,                        December 31,
                                                                          2025                                 2024
                               Ketua                                    Rizal Bambang Prasetijo           Rizal Bambang Prasetijo d)                          Chairman
                               Anggota                               Dr. Marc Oliver Juenemann           Dr. Marc Oliver Juenemann                            Members
                                                                                                -                      Oza Olavia a)
                                                                                Darmin Nasution                    Darmin Nasution
                                                                              Lodewijk Govaerts                   Lodewijk Govaerts
                                                                               Sariani Sadikun b)                                  -
                                                                                 Ridho Pandita c)                                  -

                          a)    Efektif sejak 12 Desember 2025, Ibu Oza Olavia tidak lagi                 a)   Effective December 12, 2025, Mrs. Oza Olavia no longer
                                menjabat sebagai anggota Komite Pengawasan Risiko.                             serves as a member of Risk Oversight Committee.
                          b)    Efektif sejak 17 Juli 2025, Ibu Sariani Sadikun menjabat                  b)   Effective July 17, 2025, Mrs. Sariani Sadikun serves as a
                                sebagai anggota Komite Pengawasan Risiko.                                      member of Risk Oversight Committee.
                          c)    Efektif sejak 1 Januari 2025, Bapak Ridho Pandita menjabat                c)   Effective January 1, 2025, Mr. Ridho Pandita serves as
                                sebagai anggota Komite Pengawasan Risiko tanpa hak                             a non-voting member of Risk Oversight Committee.
                                suara.
                          d)    Efektif sejak 19 Maret 2024, Bapak Rizal Bambang Prasetijo                d)   Effective March 19, 2024, Mr. Rizal Bambang Prasetijo has
                                menggantikan Bapak Rinaldi Firmansyah sebagai Ketua                            replaced Mr. Rinaldi Firmansyah as Chairman of Risk
                                Komite Pengawasan Risiko.                                                      Oversight Committee.


                         Pada tanggal 31 Desember 2025, interim Sekretaris                               As of December 31, 2025, the Company interim
                         Perusahaan adalah Ibu Suli Indah Lestari. Sekretaris                            Corporate Secretary is Mrs. Suli Indah Lestari.
                         Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah                                 The Corporate Secretary as of December 31, 2024
                         Bapak Nastantio W. Hadi.                                                        is Mr. Nastantio W. Hadi.

                         Berdasarkan surat Perusahaan No. Ref. 017/IIF-                                  Based on the Company’s letter No. Ref. 017/IIF-
                         HRD/III/2012 tanggal 30 Maret 2012, kepala divisi                               HRD/III/2012 dated March 30, 2012, the head of
                         audit internal Perusahaan pada tanggal-tanggal                                  internal audit division of the Company as of
                         31 Desember 2025 dan 2024 adalah Bapak Yudi                                     December 31, 2025 and 2024 is Mr. Yudi Adrial.
                         Adrial.

                         Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,                                 As of December 31, 2025 and 2024, the Company had
                         jumlah karyawan Perusahaan masing-masing                                        138 employees (73 men and 65 women) and 145
                         adalah 138 orang (73 pria dan 65 wanita) dan 145                                employees (73 men and 72 women) employees,
                         orang (73 pria dan 72 wanita) (tidak diaudit).                                  respectively (unaudited).

                         Penawaran umum obligasi dan surat berharga                                      Bonds and perpetual note public offering
                         perpetual

                         Obligasi Berkelanjutan II Tahap III Tahun 2025                                  Shelf Registration Bond II Phase III Year 2025

                         Pada bulan Oktober 2025, Perusahaan telah                                       On October 2025, the Company conducted a Shelf
                         melakukan Penawaran Umum Berkelanjutan                                          Registration    Public  Offering     on   Indonesia
                         Obligasi Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure                              Infrastructure Finance Shelf Registration Bond II
                         Finance Tahap III Tahun 2025 kepada masyarakat                                  Phase III Year 2025 to public with a nominal amount
                         dengan nilai nominal sebesar Rp1.500.000.                                       of Rp1,500,000.

                         Pada tanggal 6 November 2025, seluruh obligasi                                  On November 6, 2025, the bonds were listed in
                         tersebut telah dicatatkan di Bursa Efek Indonesia.                              Indonesia Stock Exchange.




                                                                                              15
                                                                                             263



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 263                                                                                                                           01/07/26 23.32
Page 294
                                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                             As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                          and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                           unless otherwise stated)


                  1.     UMUM (lanjutan)                                            1.   GENERAL (continued)

                         Penawaran umum obligasi dan surat berharga                      Bonds and        perpetual     note     public    offering
                         perpetual (lanjutan)                                            (continued)

                         Obligasi Berkelanjutan II Tahap II Tahun 2024                   Shelf Registration Bond II Phase II Year 2024

                         Pada bulan Oktober 2024, Perusahaan telah                       On October 2024, the Company conducted a Shelf
                         melakukan Penawaran Umum Berkelanjutan                          Registration    Public   Offering     on    Indonesia
                         Obligasi Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure              Infrastructure Finance Shelf Registration Bond II
                         Finance Tahap II Tahun 2024 kepada masyarakat                   Phase II Year 2024 to public with a nominal amount of
                         dengan nilai nominal sebesar Rp1.000.000.                       Rp1,000,000.

                         Pada tanggal 28 Oktober 2024, seluruh obligasi                  On October 28, 2024, the bonds were listed in
                         tersebut telah dicatatkan di Bursa Efek Indonesia.              Indonesia Stock Exchange.


                         Surat Berharga Perpetual Berwawasan Lingkungan                  Green Perpetual Notes Year 2023
                         Tahun 2023

                         Pada tanggal 29 Desember 2023, Perusahaan telah                 On December 29, 2023, the Company obtained the
                         menerima pernyataan efektif dari Otoritas Jasa                  effectivity statement from the Financial Services
                         Keuangan melalui surat No. S-379/D.04/2023 untuk                Authority through its letter No. S-379/D.04/2023 to
                         melakukan Penawaran Umum Surat Berharga                         conduct a Public Offering on Indonesia Infrastructure
                         Perpetual Berwawasan Lingkungan Indonesia                       Finance Green Perpetual Notes Year 2023 to public
                         Infrastructure Finance Tahun 2023 kepada                        with a nominal amount of Rp335,190.
                         masyarakat dengan nilai nominal sebesar
                         Rp335.190.

                        Pada tanggal 10 Januari 2024, Surat Berharga                     On January 10, 2024, the Green Perpetual Notes Year
                        Perpetual Berwawasan Lingkungan Tahun 2023                       2023 were listed in Indonesia Stock Exchange.
                        telah dicatatkan di Bursa Efek Indonesia.

                         Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2023                    Shelf Registration Bond II Phase I Year 2023

                         Pada tanggal 15 Desember 2023, Perusahaan telah                 On December 15, 2023, the Company obtained the
                         menerima pernyataan efektif dari OJK melalui surat              effectivity statement from the OJK through its letter
                         No. S-367/D.04/2023 untuk melakukan Penawaran                   No. S-367/D.04/2023 to conduct a Shelf Registration
                         Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan II                    Public Offering on Indonesia Infrastructure Finance
                         Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun                  Shelf Registration Bond II Phase I Year 2023 to public
                         2023 kepada masyarakat dengan nilai nominal                     with a nominal amount of Rp500,000.
                         sebesar Rp500.000.

                         Pada tanggal 27 Desember 2023, seluruh obligasi                 On December 27, 2023, the bonds were listed in
                         tersebut telah dicatatkan di Bursa Efek Indonesia.              Indonesia Stock Exchange.

                        Euro Medium Term Note ("EMTN") Programme                         Euro Medium Term Note ("EMTN") Programme Year
                        Tahun 2021                                                       2021

                        Pada tanggal 28 Januari 2021, Perusahaan telah                   On January 28, 2021, the Company had issued and
                        menerbitkan dan menawarkan Surat Utang Senior                    offered Senior Unsecured Noted with nominal
                        Tanpa Jaminan dalam jumlah nominal sebesar                       amounting to USD150,000,000 and was listed on the
                        USD150.000.000 dan telah tercatat di Singapore                   Singapore Stock Exchange ("SGX") under the
                        Stock Exchange ("SGX") sebagai bagian dari                       USD500,000,000 Euro Medium Term Note
                        USD500.000.000 Euro Medium Term Note                             Programme.
                        Programme.




                                                                               16
                                                                              264



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 264                                                                                                         01/07/26 23.32
Page 295
                                                                                            The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                  Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                   PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                        NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                             and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                   Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                       (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                              unless otherwise stated)


                  1.     UMUM (lanjutan)                                              1.   GENERAL (continued)

                         Penawaran umum obligasi dan surat berharga                        Bonds and        perpetual     note     public    offering
                         perpetual (lanjutan)                                              (continued)

                         Obligasi Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2020                      Shelf Registration Bond I Phase II Year 2020

                         Pada bulan Oktober 2020, Perusahaan telah                         On October 2020, the Company conducted a Shelf
                         melakukan Penawaran Umum Berkelanjutan                            Registration   Public   Offering    on   Indonesia
                         Obligasi Berkelanjutan I Indonesia Infrastructure                 Infrastructure Finance Shelf Registration Bond I
                         Finance Tahap II Tahun 2020 kepada masyarakat                     Phase II Year 2020 to public with a nominal amount
                         dengan nilai nominal sebesar Rp1.500.000.                         of Rp1,500,000.

                         Pada tanggal 22 Oktober 2020, seluruh obligasi                    On October 22, 2020, the bonds were listed in
                         tersebut telah dicatatkan di Bursa Efek Indonesia.                Indonesia Stock Exchange.

                         Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2019                       Shelf Registration Bond I Phase I Year 2019

                         Pada tanggal 13 Desember 2019, Perusahaan telah                   On December 13, 2019, the Company obtained the
                         menerima pernyataan efektif dari OJK melalui surat                effectivity statement from the OJK through its letter
                         No. S-198/D.04/2019 untuk melakukan Penawaran                     No. S-198/D.04/2019 to conduct a Shelf Registration
                         Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I                       Public Offering on Indonesia Infrastructure Finance
                         Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun                    Shelf Registration Bond I Phase I Year 2019 to public
                         2019 kepada masyarakat dengan nilai nominal                       with a nominal amount of Rp1,500,000.
                         sebesar Rp1.500.000.

                         Pada tanggal 19 Desember 2019, seluruh obligasi                   On December 19, 2019, the bonds were listed in
                         tersebut telah dicatatkan di Bursa Efek Indonesia.                Indonesia Stock Exchange.

                         Obligasi I Tahun 2016                                             Bond I Year 2016

                         Pada tanggal 29 Juni 2016, Perusahaan telah                       On June 29, 2016, the Company obtained the
                         menerima pernyataan efektif dari OJK melalui surat                effectivity statement from the OJK through its letter
                         No. S-336/D.04/2016 untuk melakukan Penawaran                     No. S-336/D.04/2016 to conduct a Public Offering on
                         Umum Obligasi I Indonesia Infrastructure Finance                  Indonesia Infrastructure Finance Bond I Year 2016 to
                         Tahun 2016 kepada masyarakat dengan nilai                         public with a nominal amount of Rp1,500,000.
                         nominal sebesar Rp1.500.000.

                         Pada tanggal 20 Juli 2016, seluruh obligasi tersebut              On July 20, 2016, the bonds were listed in Indonesia
                         telah dicatatkan di Bursa Efek Indonesia.                         Stock Exchange.

                         Penawaran medium term notes                                       Medium term notes offering

                         Pada tanggal 24 Oktober 2018, Perusahaan                          On October 24, 2018, the Company conducted
                         melakukan penawaran terbatas Medium Term                          a limited offering on Indonesia Infrastructure Finance
                         Notes I Indonesia Infrastructure Finance Tahun                    Medium Term Notes I Year 2018 with a nominal
                         2018 dengan nilai nominal sebesar Rp200.000.                      amount of Rp200,000.




                                                                                 17
                                                                                265



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 265                                                                                                           01/07/26 23.32
Page 296
                                                                                                 The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                       Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                       PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                    As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                 and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                       Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                           (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                  unless otherwise stated)


                  2.     PENERAPAN     STANDAR                       AKUNTANSI               2. ADOPTION OF NEW AND REVISED FINANCIAL
                         KEUANGAN BARU DAN REVISI                                               ACCOUNTING STANDARDS

                        a.     Perubahan  kebijakan             akuntansi      dan             a.   Changes in          accounting        policies     and
                               pengungkapan                                                         disclosures

                               Efektif   1   Januari    2025,    Perusahaan                         Effective on January 1, 2025, the Company has
                               menerapkan Pernyataan Standar Akuntansi                              applied revised Statement of Financial
                               Keuangan (“PSAK”) revisi yang relevan untuk                          Accounting Standards (“SFAS”) that is relevant to
                               Perusahaan yaitu amandemen PSAK No. 221                              the Company which is an amendment of SFAS
                               tentang “Pengaruh Perubahan Kurs Valuta                              No. 221 on          “The Effects of Changes
                               Asing”. Penerapan dari standar revisi tersebut                       in     Foreign     Exchange      Rates”.     The
                               tidak menimbulkan perubahan substansial                              implementations of such revised standard did not
                               terhadap kebijakan akuntansi Perusahaan dan                          result in substantial changes to the Company’s
                               tidak berdampak material terhadap jumlah yang                        accounting policies and had no material effect on
                               dilaporkan pada periode berjalan atau periode                        the amounts reported for the current or prior
                               sebelumnya.                                                          periods.

                         b.    Standar akuntansi yang telah disahkan                            b. Accounting standards issued but not yet
                               namun belum berlaku efektif                                         effective

                               Standar akuntansi yang telah disahkan oleh                           The standard that is issued by the Board of
                               Dewan Standar Akuntansi Keuangan, tetapi                             Financial Accounting Standards, but not yet
                               belum berlaku efektif untuk laporan keuangan                         effective for current year financial statements are
                               tahun berjalan diungkapkan di bawah ini.                             disclosed below. The Company intends to adopt
                               Perusahaan bermaksud untuk menerapkan                                this standard, if applicable, when it becomes
                               standar tersebut, jika dipandang relevan, saat                       effective.
                               telah menjadi efektif.

                               Efektif berlaku pada atau setelah tanggal                            Effective on or after January 1, 2026:
                               1 Januari 2026:

                                     PSAK No.        109    tentang    “Instrumen                      SFAS No. 109 on “Financial Instrument”
                                      Keuangan”

                                      Amendemen ini menambahkan dan                                      This amendment adds and clarifies
                                      mengklarifikasi ketentuan dalam terkait                            provisions related to the derecognition of
                                      penghentian        pengakuan        liabilitas                     financial liabilities and clarifies the
                                      keuangan, serta mengklarifikasi penilaian                          assessment of cash flow characteristics for
                                      karakteristik arus kas untuk aset keuangan                         financial assets with ESG-linked features,
                                      dengan fitur ESG-linked, aset keuangan                             financial assets with non-recourse features,
                                      dengan fitur non-recourse, dan instrumen                           and contractually linked instruments such as
                                      yang       terikat   secara     kontraktual                        tranche.
                                      seperti tranche.

                                     PSAK No. 107 tentang              ”Instrumen                      SFAS No.107 on “Financial Instrument:
                                      Keuangan: Pengungkapan”                                            Disclosure”

                                      Amendemen ini mengubah ketentuan                                   This amendment modifies the provisions
                                      terkait    persyaratan      pengungkapan                           related to disclosure requirements for
                                      investasi pada instrumen ekuitas yang                              investments in equity instruments measured
                                      diukur pada nilai wajar melalui penghasilan                        at fair value through other comprehensive
                                      komprehensif      lain   dan menambah                              income and adds provisions related to
                                      ketentuan terkait instrumen keuangan                               financial instruments with contractual terms
                                      dengan persyaratan kontraktual yang                                that alter the timing or amount of contractual
                                      mengubah waktu atau jumlah arus kas                                cash flows.
                                      kontraktual.




                                                                                        18
                                                                                       266



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 266                                                                                                                01/07/26 23.32
Page 297
                                                                                             The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                   Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                    PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                 As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                              and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                    Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                        (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                               unless otherwise stated)


                  2.     PENERAPAN     STANDAR        AKUNTANSI                        2. ADOPTION OF NEW AND REVISED FINANCIAL
                         KEUANGAN BARU DAN REVISI (lanjutan)                              ACCOUNTING STANDARDS (continued)

                         b. Standar akuntansi yang telah disahkan                            b. Accounting standards issued but not yet
                            namun belum berlaku efektif (lanjutan)                              effective (continued)

                               Standar akuntansi yang telah disahkan oleh                          The standard that is issued by the Board of
                               Dewan Standar Akuntansi Keuangan, tetapi                            Financial Accounting Standards, but not yet
                               belum berlaku efektif untuk laporan keuangan                        effective for current year financial statements are
                               tahun berjalan diungkapkan di bawah ini.                            disclosed below. The Company intends to adopt
                               Perusahaan bermaksud untuk menerapkan                               this standard, if applicable, when it becomes
                               standar tersebut, jika dipandang relevan, saat                      effective. (continued)
                               telah menjadi efektif. (lanjutan)

                               Efektif berlaku pada atau setelah tanggal                           Effective on or after January 1, 2027:
                               1 Januari 2027:

                                     PSAK No. 118 tentang ”Penyajian dan                               SFAS No.118 on “Presentation               and
                                      Pengungkapan dalam Laporan Keuangan”                               Disclosure in Financial Statements”

                                      Amendemen ini mengubah ketentuan                                   This amendment revises the standards
                                      terkait penyajian laporan laba rugi yang                           related to the presentation of the statement
                                      diklasifikasikan dalam kategori operasi,                           of profit or loss, which is classified into
                                      investasi dan pendanaan, serta catatan                             operating,     investing    and     financing
                                      atas laporan keuangan.                                             categories, as well as the notes to the
                                                                                                         financial statements.

                               Perusahaan sedang mengevaluasi dampak                               The Company is currently evaluating and has not
                               dari standar akuntansi tersebut dan belum                           yet determined the impact of this accounting
                               menentukan dampaknya terhadap laporan                               standard on its financial statements.
                               keuangan Perusahaan.

                  3.     INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                         3.    MATERIAL               ACCOUNTING               POLICY
                                                                                              INFORMATION

                         a.    Pernyataan Kepatuhan                                           a.       Statement of Compliance

                               Laporan keuangan telah disusun dan disajikan                            The financial statements have been prepared
                               sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di                             in accordance with Indonesian Financial
                               Indonesia serta peraturan regulator pasar modal                         Accounting Standards and the Capital Market
                               yaitu Peraturan No. VIII.G.7 tentang “Penyajian                         and Financial Institutions Supervisory Agency
                               dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten                                namely regulation No. VIII.G.7 regarding
                               atau Perusahaan Publik”.                                                “Financial Statements Presentation and
                                                                                                       Disclosure of the Issuer or Public Company”.

                         b.    Penyajian Laporan Keuangan                                     b.       Financial Statements Presentation

                               Dasar penyusunan laporan keuangan, kecuali                              The financial statements, except for the
                               untuk laporan arus kas, adalah dasar akrual.                            statement of cash flows, are prepared under
                               Laporan      keuangan     tersebut   disusun                            the accrual basis of accounting. The financial
                               berdasarkan nilai historis, kecuali beberapa                            statements have been prepared on a historical
                               akun tertentu disusun berdasarkan pengukuran                            cost basis, except for certain accounts which
                               lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan                              are measured on the basis described in the
                               akuntansi masing-masing akun tersebut.                                  related accounting policies.




                                                                                  19
                                                                                 267



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 267                                                                                                            01/07/26 23.32
Page 298
                                                                                               The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                     Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                           NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                   As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                      Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                          (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                 unless otherwise stated)


                  3.    INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                            3.    MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
                        (lanjutan)                                                              INFORMATION (continued)

                         b.    Penyajian Laporan Keuangan (lanjutan)                            b.    Financial        Statements         Presentation
                                                                                                      (continued)

                               Laporan      arus    kas    disusun dengan                             The statement of cash flows is prepared using
                               menggunakan metode langsung dengan                                     the direct method which classifies cash flows
                               mengelompokkan arus kas dalam aktivitas                                into operating, investing and financing
                               operasi, investasi dan pendanaan.                                      activities.

                         c.    Transaksi dan Penjabaran Mata Uang Asing                         c.    Foreign Currency            Transactions       and
                                                                                                      Translation

                               Pembukuan      Perusahaan      diselenggarakan                         The books of accounts of the Company are
                               dalam mata uang Rupiah, mata uang dari                                 maintained in Rupiah, the currency of the
                               lingkungan ekonomi utama di mana Perusahaan                            primary economic environment in which the
                               beroperasi    (mata   uang      fungsionalnya).                        Company operates (its functional currency).
                               Transaksi-transaksi selama periode berjalan                            Transactions during the period involving
                               dalam mata uang asing dicatat dengan kurs                              foreign currencies are recorded at the rates of
                               yang berlaku pada saat terjadinya transaksi.                           exchange prevailing at the time the
                                                                                                      transactions are made.

                               Pada tanggal pelaporan, aset dan liabilitas                            At reporting date, monetary assets and
                               moneter dalam mata uang asing disesuaikan                              liabilities denominated in foreign currencies
                               untuk mencerminkan kurs tengah Bank                                    are adjusted to reflect the middle exchange
                               Indonesia (“BI”) yang berlaku pada tanggal                             rates quoted by Bank Indonesia (“BI”) at that
                               tersebut. Keuntungan atau kerugian kurs yang                           date. The resulting gains or losses are credited
                               timbul dikreditkan atau dibebankan dalam                               or charged to the current year statement of
                               laporan laba rugi tahun berjalan. Pos non-                             profit or loss. Non-monetary items that are
                               moneter diukur dalam biaya historis dalam                              measured in terms of historical cost in a
                               mata uang asing yang dijabarkan kembali                                foreign currency are translated using the
                               dengan nilai tukar pada saat tanggal awal                              exchange rates at the dates of the initial
                               transaksi.                                                             transaction.

                               Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan                              The conversion rate per 1 United States Dollar
                               2024, kurs konversi 1 Dolar Amerika Serikat                            used by the Company as of December 31,
                               yang digunakan Perusahaan masing-masing                                2025 and 2024 were Rp16,782 and Rp16,162,
                               adalah sebesar Rp16.782 dan Rp16.162 (nilai                            respectively (full amount).
                               penuh).

                         d.    Transaksi Pihak-pihak Berelasi                                   d. Transactions with Related Parties

                               a.    Orang atau anggota keluarga terdekat                            a. A person or a close member of that
                                     mempunyai relasi dengan entitas pelapor                            person's family is related to the reporting
                                     jika orang tersebut:                                               entity if that person:
                                     i.   memiliki      pengendalian        atau                        i.   has control or joint control over the
                                          pengendalian bersama atas entitas                                  reporting entity;
                                          pelapor;
                                     ii. memiliki pengaruh signifikan atas                              ii.    has significant influence over the
                                          entitas pelapor; atau                                                reporting entity; or
                                     iii. personil manajemen kunci entitas                              iii.   is a member of the key management
                                          pelapor atau entitas induk dari entitas                              personnel of the reporting entity or of a
                                          pelapor.                                                             parent of the reporting entity.




                                                                                     20
                                                                                    268



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 268                                                                                                              01/07/26 23.32
Page 299
                                                                                                The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                      Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                       PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                    As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                 and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                       Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                           (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                  unless otherwise stated)


                  3.    INFORMASI       KEBIJAKAN                  AKUNTANSI               3.   MATERIAL       ACCOUNTING                        POLICY
                        MATERIAL (lanjutan)                                                     INFORMATION (continued)

                         d.    Transaksi Pihak-pihak Berelasi (lanjutan)                        d.   Transactions         with      Related       Parties
                                                                                                     (continued)

                               b.    Suatu entitas berelasi dengan entitas                           b. An entity is related to the reporting entity if
                                     pelapor jika memenuhi salah satu hal                               any of the following conditions apply:
                                     berikut:
                                       i. Entitas dan entitas pelapor adalah                              i. The entity and the reporting entity are
                                          anggota dari kelompok usaha yang                                   members of the same company (which
                                          sama (artinya entitas induk, entitas                               means that each parent, subsidiary
                                          anak, dan entitas anak berikutnya                                  and fellow subsidiary is related to the
                                          terkait dengan entitas lain);                                      others);
                                      ii. Satu entitas adalah entitas asosiasi                           ii. One entity is an associate or joint
                                          atau ventura bersama dari entitas lain                             venture of the other entity (or an
                                          (atau entitas asosiasi atau ventura                                associate or joint venture of a member
                                          bersama yang merupakan anggota                                     of a company of which the other entity
                                          suatu kelompok usaha, yang mana                                    is a member;
                                          entitas     lain     tersebut     adalah
                                          anggotanya);
                                     iii. Kedua entitas tersebut adalah ventura                         iii.Both entities are joint ventures of the
                                          bersama dari pihak ketiga yang sama;                              same third party;
                                     iv. Entitas tersebut adalah suatu program                          iv. The entity is a post-employment
                                          imbalan pasca-kerja untuk imbalan                                 benefit plan for the benefit of
                                          kerja dari salah satu entitas pelapor                             employees of either the reporting
                                          atau entitas yang terkait dengan                                  entity, or an entity related to the
                                          entitas pelapor. Jika entitas pelapor                             reporting entity. If the reporting entity is
                                          adalah             entitas          yang                          itself such a plan, the sponsoring
                                          menyelenggarakan program tersebut,                                employers are also related to the
                                          maka entitas sponsor juga berelasi                                reporting entity;
                                          dengan entitas pelapor;
                                      v. Entitas yang dikendalikan atau                                 v. The entity is controlled or jointly
                                          dikendalikan bersama oleh orang yang                              controlled by a person identified in (a);
                                          diidentifikasi dalam huruf (a); dan                               and
                                     vi. Orang yang diidentifikasi dalam huruf                          vi. A person identified in (a) (i) has
                                          (a) (i) memiliki pengaruh signifikan                              significant influence over the entity or
                                          atas entitas atau personil manajemen                              is a member of the key management
                                          kunci entitas (atau entitas induk dari                            personnel of the entity (or a parent of
                                          entitas).                                                         the entity).

                               Seluruh transaksi signifikan yang dilakukan                           All significant transactions with related parties,
                               dengan pihak-pihak berelasi, diungkapkan                              are disclosed in the financial statements.
                               pada laporan keuangan.

                         e.    Aset Keuangan                                                     e. Financial Assets

                               Aset keuangan (selain investasi pada sukuk)                           Financial assets (other than investment in
                                                                                                     sukuk)

                               Seluruh aset keuangan diakui dan dihentikan                           All financial assets are recognized and
                               pengakuannya pada tanggal diperdagangkan                              derecognized on trade date where the
                               di mana pembelian dan penjualan aset                                  purchase or sale of a financial asset is under
                               keuangan     berdasarkan     kontrak  yang                            a contract whose term require delivery of the
                               mensyaratkan penyerahan aset keuangan                                 financial asset within the time frame established
                               dalam kurun waktu yang ditetapkan oleh                                by the market convention.
                               konvensi pasar yang berlaku.




                                                                                      21
                                                                                     269



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 269                                                                                                               01/07/26 23.32
Page 300
                                                                                            The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                  Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                   PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                        NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                             and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                   Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                       (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                              unless otherwise stated)


                  3.     INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                        3.   MATERIAL       ACCOUNTING                         POLICY
                         (lanjutan)                                                         INFORMATION (continued)

                         e.    Aset Keuangan (lanjutan)                                      e. Financial Assets (continued)

                               Aset keuangan (selain investasi pada sukuk)                      Financial assets (other than investment in
                               (lanjutan)                                                       sukuk) (continued)

                               Terdapat tiga klasifikasi pengukuran aset                        There are three measurement classifications for
                               keuangan: biaya perolehan diamortisasi, diukur                   financial assets: amortized cost, fair value
                               pada nilai wajar melalui laba rugi (“FVTPL”),                    through profit or loss (“FVTPL”), and fair value
                               dan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan                  through     other     comprehensive     income
                               komprehensif lain (“FVTOCI”).                                    (“FVTOCI”).

                               Aset keuangan diklasifikasikan menjadi                           Financial assets are classified into these
                               kategori tersebut di atas berdasarkan model                      categories based on the business model within
                               bisnis di mana aset keuangan tersebut dimiliki,                  which they are held, and their contractual cash
                               dan karakteristik arus kas kontraktualnya.                       flow characteristics. The business model
                               Model bisnis merefleksikan bagaimana                             reflects how groups of financial assets are
                               kelompok aset keuangan dikelola untuk                            managed to achieve a particular business
                               mencapai tujuan bisnis tertentu.                                 objective.

                               Aset keuangan hanya dapat dikategorikan                          Financial assets can only be held at amortized
                               sebagai biaya perolehan diamortisasi jika                        cost if the instruments are held in order to collect
                               instrumen dimiliki dalam rangka mendapatkan                      the contractual cash flows (“hold to collect”),
                               arus kas kontraktual (“hold to collect”), dan                    and where those contractual cash flows are
                               di mana arus kas kontraktual tersebut semata                     solely payments of principal and interest
                               dari pembayaran pokok dan bunga (“SPPI”).                        (“SPPI”).

                               Pokok merupakan nilai wajar dari instrumen                       Principal represents the fair value of the
                               pada saat pengakuan awal. Bunga dalam hal ini                    instrument at the time of initial recognition.
                               merupakan kompensasi untuk nilai waktu uang                      Interest in this context represents compensation
                               dan risiko kredit terkait beserta kompensasi                     for the time value of money and associated
                               untuk risiko lain dan biaya yang konsisten                       credit risks together with compensation for other
                               dengan persyaratan dalam peminjaman                              risks and costs consistent with a basic lending
                               standar dan margin laba. Kategori aset ini                       arrangement and a profit margin. This requires
                               membutuhkan         penilaian     persyaratan                    an assessment at initial recognition of the
                               kontraktual pada saat pengakuan awal untuk                       contractual terms to determine whether it
                               menentukan apakah kontrak mengandung                             contains a term that could change the timing or
                               persyaratan yang dapat mengubah waktu atau                       amount of cash flows in a way that is
                               jumlah dari arus kas yang tidak konsisten                        inconsistent with the SPPI criteria.
                               dengan persyaratan SPPI.

                               Dalam menilai apakah arus kas kontraktual                        In assessing whether the contractual cash flows
                               memiliki karakteristik SPPI, Perusahaan                          have SPPI characteristics, the Company
                               mempertimbangkan tujuan model bisnis dalam                       considers the objective of its business model
                               memiliki aset untuk memperoleh arus kas                          are to hold assets only to collect cash flows, or
                               kontraktual atau untuk memperoleh arus kas                       to collect cash flows and to sell. The Company
                               kontraktual dan dijual. Perusahaan juga                          also considers the contractual terms of the
                               memperhatikan persyaratan kontraktual atas                       instrument. This includes assessing whether
                               instrumen tersebut. Hal ini termasuk dalam hal                   the financial asset contains a contractual term
                               menilai apakah aset keuangan mengandung                          that could change the timing or amount of
                               ketentuan kontraktual yang dapat mengubah                        contractual cash flows such that it would not
                               waktu atau jumlah arus kas kontraktual                           meet this condition. In making the assessment,
                               sehingga tidak dapat memenuhi kondisi SPPI.                      the Company considers:
                               Dalam melakukan penilaian, Perusahaan
                               mempertimbangkan:
                               •    Hak yang dimiliki Perusahaan saat                           •    Rights in bankruptcy and genuinity of
                                    terdapat kepailitan dan keaslian kontrak;                        contracts;
                               •    Penentuan mata uang pada asset;                             •    Currency denomination arrangement;
                                                                                  22
                                                                                 270



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 270                                                                                                           01/07/26 23.32
Page 301
                                                                                                The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                      Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                       PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                    As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                 and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                       Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                           (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                  unless otherwise stated)


                  3.     INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                            3.   MATERIAL       ACCOUNTING                         POLICY
                         (lanjutan)                                                             INFORMATION (continued)

                         e.    Aset Keuangan (lanjutan)                                         e. Financial Assets (continued)

                               Aset keuangan (selain investasi pada sukuk)                          Financial assets (other than investment in
                               (lanjutan)                                                           sukuk) (continued)

                               Dalam menilai apakah arus kas kontraktual                            In assessing whether the contractual cash flows
                               memiliki karakteristik SPPI, Perusahaan                              have SPPI characteristics, the Company
                               mempertimbangkan tujuan model bisnis dalam                           considers the objective of its business model
                               memiliki aset untuk memperoleh arus kas                              are to hold assets only to collect cash flows, or
                               kontraktual atau untuk memperoleh arus kas                           to collect cash flows and to sell. The Company
                               kontraktual dan dijual. Perusahaan juga                              also considers the contractual terms of the
                               memperhatikan persyaratan kontraktual atas                           instrument. This includes assessing whether
                               instrumen tersebut. Hal ini termasuk dalam hal                       the financial asset contains a contractual term
                               menilai apakah aset keuangan mengandung                              that could change the timing or amount of
                               ketentuan kontraktual yang dapat mengubah                            contractual cash flows such that it would not
                               waktu atau jumlah arus kas kontraktual                               meet this condition. In making the assessment,
                               sehingga tidak dapat memenuhi kondisi SPPI.                          the Company considers: (continued)
                               Dalam melakukan penilaian, Perusahaan
                               mempertimbangkan: (lanjutan)

                               •      Kejadian kontinjensi yang akan mengubah                       •   Contingent events that would change the
                                      jumlah dan waktu arus kas;                                        amount and timing of cash flows;
                               •      Non-recourse arrangement; dan                                 •   Non-recourse arrangement; and
                               •      Persyaratan pelunasan dipercepat atau                         •   Prepayment and extension terms, as well as
                                      perpanjangan fasilitas dan juga perubahan                         modification on time value of money of
                                      time value of money dari jumlah bunga.                            interest.

                               Aset dapat dijual dari portofolio hold to collect                    Assets may be sold out of hold to collect
                               ketika terjadinya peningkatan risiko kredit dan                      portfolios where there is an increase of credit
                               untuk mengelola risiko konsentrasi kredit.                           risk and to manage credit concentration risk.
                               Penjualan untuk alasan lain diperbolehkan                            Disposals for other reasons are permitted but
                               namun jumlah penjualan tersebut harus tidak                          such sales should be insignificant in value or
                               signifikan jumlahnya atau tidak sering.                              infrequent in nature.

                               Aset keuangan berupa instrumen utang di mana                         Financial asset of debt instruments where the
                               tujuan    model       bisnis    dicapai   dengan                     business model objectives are achieved by
                               mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual                         collecting the contractual cash flows and by
                               aset (“hold to collect and sell”) dan memiliki arus                  selling the assets (“hold to collect and sell”) and
                               kas SPPI, diklasifikasikan sebagai FVTOCI,                           that have SPPI cash flows are held at FVTOCI,
                               dengan laba rugi yang belum direalisasi                              with unrealized gains or losses deferred in other
                               ditangguhkan di penghasilan komprehensif lain                        comprehensive income until the asset is
                               sampai aset tersebut dihentikan.                                     derecognized.

                               Seluruh aset keuangan lainnya akan                                   All other financial assets will mandatorily be
                               dipersyaratkan diklasifikasikan sebagai FVTPL.                       classified at FVTPL. Financial assets may be
                               Aset keuangan dapat ditetapkan sebagai                               designated at FVTPL only if doing so eliminates
                               FVTPL hanya jika ini dapat mengeliminasi atau                        or reduces an accounting mismatch.
                               mengurangi accounting mismatch.




                                                                                      23
                                                                                     271



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 271                                                                                                               01/07/26 23.32
Page 302
                                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                              Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                               PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                            As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                         and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                               Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                          unless otherwise stated)


                  3.     INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                       3. MATERIAL       ACCOUNTING                        POLICY
                         (lanjutan)                                                      INFORMATION (continued)

                         e.    Aset Keuangan (lanjutan)                                 e. Financial Assets (continued)

                               Aset keuangan (selain investasi pada sukuk)                  Financial assets (other than investment in
                               (lanjutan)                                                   sukuk) (continued)

                               Efek-efek                                                    Securities

                               Setelah pengakuan awal, efek-efek yang diukur                After initial recognition, securities held at
                               pada biaya perolehan diamortisasi dengan                     amortized cost is amortized using the effective
                               menggunakan suku bunga efektif. Sementara                    interest rate. While securities held at FVTOCI
                               efek-efek yang diukur pada FVTOCI, setelah                   are subsequently carried at fair value with all
                               pengakuan awal akan diukur pada nilai wajar                  unrealized gains and losses arising from
                               di mana keuntungan dan kerugian yang belum                   changes in fair value recognized in other
                               direalisasi atas perubahan nilai wajar akan                  comprehensive income and accumulated in
                               diakui sebagai penghasilan komprehensif lain                 separate      component        of    equity.     On
                               dan diakumulasikan pada komponen terpisah                    derecognition, the cumulative fair value gains or
                               pada ekuitas. Pada saat penghentian                          losses, net of the cumulative expected credit
                               pengakuan, akumulasi keuntungan atau                         loss reserve, are transferred to the profit or loss.
                               kerugian nilai wajar, neto setelah akumulasi                 For securities mandatorily held at fair value
                               cadangan kerugian kredit ekspektasian,                       through profit or loss are subsequently carried
                               ditransfer ke laba rugi. Untuk efek-efek yang                at fair value with gains or losses arising from the
                               dipersyaratkan diukur atas nilai wajar melalui               changes in fair value recorded in profit or loss.
                               laba rugi, setelah pengakuan awal akan diukur
                               pada nilai wajar di mana keuntungan dan
                               kerugian yang timbul akibat perubahan nilai
                               wajar dicatat dalam laba rugi.

                               Pinjaman diberikan                                           Loans

                               Setelah pengakuan awal, pinjaman diberikan                   Subsequent to initial recognition, loans are
                               diukur pada biaya perolehan diamortisasi.                    measured at amortized cost. Amortized cost is
                               Biaya    perolehan  diamortisasi    diukur                   recognized using the effective interest method.
                               menggunakan metode suku bunga efektif.

                               Investasi saham                                              Equity investments

                               Investasi saham diukur pada FVTOCI, di mana                  Equity investments are measured at FVTOCI,
                               keuntungan dan kerugian yang belum                           where all unrealized gains and losses arising
                               direalisasi atas perubahan nilai wajar akan                  from changes in fair value recognized in other
                               diakui sebagai penghasilan komprehensif lain                 comprehensive income and accumulated in
                               dan diakumulasikan pada komponen terpisah                    separate components of equity.
                               pada ekuitas.




                                                                                 24
                                                                                272



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 272                                                                                                       01/07/26 23.32
Page 303
                                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                 Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                 PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                              As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                           and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                 Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                            unless otherwise stated)


                  3.     INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                          3. MATERIAL       ACCOUNTING                       POLICY
                         (lanjutan)                                                         INFORMATION (continued)

                         e.    Aset Keuangan (lanjutan)                                    e. Financial Assets (continued)

                               Aset keuangan (selain investasi pada sukuk)                     Financial assets (other than investment in
                               (lanjutan)                                                      sukuk) (continued)

                               Metode suku bunga efektif                                       Effective interest method

                               Metode suku bunga efektif adalah metode yang                    The effective interest method is a method of
                               digunakan untuk menghitung biaya perolehan                      calculating the amortized cost of a financial
                               diamortisasi dari instrumen keuangan dan                        instrument and allocating interest income over
                               untuk mengalokasikan pendapatan bunga                           the relevant period. The effective interest rate is
                               selama periode yang relevan. Suku bunga                         the rate that exactly discounts estimated future
                               efektif adalah suku bunga yang secara tepat                     cash receipts (including all fees and
                               mendiskontokan estimasi penerimaan kas di                       commissions paid or received that form an
                               masa datang (mencakup seluruh komisi dan                        integral part of the effective interest rate,
                               bentuk lain yang dibayarkan dan diterima oleh                   transaction costs and other premiums or
                               para pihak dalam kontrak yang merupakan                         discounts) through the expected life of the
                               bagian yang tak terpisahkan dari suku bunga                     financial instrument, or, where appropriate, a
                               efektif, biaya transaksi dan premi dan diskonto                 shorter period to the net carrying amount on
                               lainnya) selama perkiraan umur instrumen                        initial recognition.
                               keuangan, atau, jika lebih tepat, digunakan
                               periode yang lebih singkat untuk nilai tercatat
                               bersih dari aset keuangan pada saat
                               pengakuan awal.

                               Pendapatan diakui berdasarkan suku bunga                        Revenue is recognized on an effective interest
                               efektif untuk instrumen keuangan selain dari                    basis for financial instruments other than those
                               instrumen keuangan FVTPL.                                       financial instruments at FVTPL.

                               Penurunan nilai aset keuangan                                   Impairment of financial assets
                               Perusahaan telah menerapkan pembentukan                         The Compamy has implemented the formation
                               cadangan kerugian penurunan nilai secara                        of collective and individual assessment for
                               kolektif dan individual sesuai dengan                           impairment losses in accordance with
                               PSAK No. 109.                                                   SFAS No. 109.

                               Dalam penilaian secara kolektif, Perusahaan                     In collective assessment, The Company uses
                               menggunakan model perhitungan kerugian                          expected credit loss (“ECL”) models that utilize
                               kredit ekspektasian (“ECL”) yang menggunakan                    the probability of default (“PD”), loss given default
                               probability of default (“PD”), loss given default               (“LGD”), and exposure at default (“EAD”) metrics,
                               (“LGD”), dan exposure at default (“EAD”), yang                  discounted using the effective interest rate. The
                               didiskontokan menggunakan suku bunga efektif.                   approach used for PD and LGD is differentiated
                               Pendekatan PD dan LGD yang digunakan                            for each portfolio segmentation, namely project
                               dibedakan untuk masing-masing segmentasi                        finance and corporate finance, according to risk
                               portofolio yaitu pembiayaan proyek           dan                characteristic of each segment.
                               pembiayaan       korporasi,     sesuai   dengan
                               karakteristik risiko masing-masing segmen
                               tersebut.




                                                                                    25
                                                                                   273



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 273                                                                                                          01/07/26 23.32
Page 304
                                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                 PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                              As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                           and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                 Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                            unless otherwise stated)


                  3.     INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                         3. MATERIAL       ACCOUNTING                        POLICY
                         (lanjutan)                                                        INFORMATION (continued)

                         e.    Aset Keuangan (lanjutan)                                   e. Financial Assets (continued)

                               Aset keuangan (selain investasi pada sukuk)                    Financial assets (other than investment in
                               (lanjutan)                                                     sukuk) (continued)

                               Penurunan nilai aset keuangan (lanjutan)                       Impairment of financial assets (continued)

                               a. Probability of Default (“PD”)                               a. Probability of Default (“PD”)

                                    Probabilitas yang timbul di suatu waktu                      The probability at a point in time that
                                    di mana debitur mengalami gagal bayar                        a counterparty will default taking into account
                                    dengan memperhitungkan dampak asumsi                         impact     of   forward-looking       economic
                                    ekonomi masa depan yang memiliki risiko                      assumptions that have an effect on credit risk.
                                    kredit. Perusahaan menggunakan basis                         The Company uses a PD database based on
                                    data PD berdasarkan studi yang dilakukan                     studies conducted by Moody’s and Standard
                                    oleh Moody’s dan Standard & Poor’s                           & Poor’s (“S&P”).
                                    (“S&P”).

                               b. Loss Given Default (“LGD”)                                b. Loss Given Default (“LGD”)

                                    Kerugian yang diperkirakan akan timbul dari                  The loss that is expected to arise on default,
                                    debitur yang mengalami gagal bayar,                          depicted as a percentage of total exposure at
                                    digambarkan sebagai persentase dari total                    the time of default. The Company uses LGD
                                    paparan pada saat gagal bayar. Perusahaan                    values derived from credit recovery rate data
                                    menggunakan nilai LGD yang berasal dari                      based on Basel and S&P.
                                    data tingkat pemulihan kredit berdasarkan
                                    Basel dan S&P.

                               c. Exposure at Default (“EAD”)                                 c. Exposure at Default (“EAD”)

                                    Eksposur saat Gagal Bayar merupakan                          The Exposure at Default (EAD) represents the
                                    estimasi total eksposur neraca pada saat                     expected total balance sheet exposure at the
                                    terjadinya gagal bayar. Nilai ini mencakup                   point of default. This includes the outstanding
                                    saldo pokok, akrual bunga dan denda,                         principal, accrued interest and penalty, while
                                    dengan       memperhitungkan       proyeksi                  accounting for anticipated changes over the
                                    perubahan eksposur selama sisa umur                          instrument’s remaining lifetime. These
                                    instrumen. Hal ini mencakup dampak                           changes incorporate the impact of drawdowns
                                    penarikan komitmen fasilitas,        jadwal                  on committed facilities, scheduled repayments
                                    pembayaran pokok dan bunga, amortisasi,                      of principal and interest, amortization, and
                                    serta pembayaran dipercepat bersama                          prepayments together with the impact of
                                    dengan dampak asumsi ekonomi masa                            forward looking economic assumptions where
                                    depan jika relevan.                                          relevant.

                               Untuk menentukan ECL, komponen-komponen                        To determine the ECL, these components are
                               ini akan diperhitungkan secara bersama-sama                    multiplied together and discounted to the
                               dan didiskontokan ke tanggal laporan                           balance sheet date using the effective interest
                               keuangan menggunakan diskonto berdasarkan                      rate as the discount rate.
                               suku bunga efektif.




                                                                                   26
                                                                                  274



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 274                                                                                                         01/07/26 23.32
Page 305
                                                                                            The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                  Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                   PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                        NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                             and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                   Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                       (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                              unless otherwise stated)


                  3.     INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                           3. MATERIAL       ACCOUNTING                       POLICY
                         (lanjutan)                                                          INFORMATION (continued)

                         e.    Aset Keuangan (lanjutan)                                     e. Financial Assets (continued)

                               Aset keuangan (selain investasi pada sukuk)                      Financial assets (other than investment in
                               (lanjutan)                                                       sukuk) (continued)

                               Penurunan nilai aset keuangan (lanjutan)                         Impairment of financial assets (continued)

                               ECL diakui untuk seluruh instrumen keuangan                       ECL are recognized for all financial instruments
                               yang diklasifikasikan sebagai hold to                            that are classified as hold to collect/hold to
                               collect/hold to collect and sell dan memiliki arus               collect and sell and have cash flows that are
                               kas SPPI, komitmen pinjaman dan jaminan                          solely payments of principal and interest, loan
                               keuangan. ECL tidak diakui untuk instrumen                       commitments and financial guarantees. ECL
                               ekuitas dan tipe fasilitas lainnya yang tidak                    are not recognized for Equity investment and
                               memenuhi syarat SPPI sesuai PSAK No. 109.                        other type of facilities which do not pass the
                                                                                                SPPI test under SFAS No. 109.

                               Perusahaan      menggunakan       pendekatan                     The Company uses a 3-stage approach
                               3 tahap (Stage 1, Stage 2, dan Stage 3) dalam                    (Stage 1, Stage 2, and Stage 3) in measuring
                               mengukur cadangan kerugian penurunan nilai.                      the impairment losses.

                               ECL diakui pada saat pengakuan awal untuk                        ECL is recognized at the time of initial
                               seluruh instrumen keuangan yang masuk                            recognition for all financial instruments that are
                               dalam cakupan ECL sehubungan dengan                              in the scope of ECL in respect of default events
                               adanya peristiwa gagal bayar yang dapat                          that may occur over the next 12 months (so-
                               timbul dalam periode waktu 12 bulan ke depan                     called ‘Stage 1 assets’ with allowances
                               (disebut sebagai ‘aset Stage 1’ dengan                           equivalent to 12-months ECL). ECL continues
                               cadangan kerugian senilai ECL 12 bulan). ECL                     to be determined on this basis until there is
                               akan terus dihitung berdasarkan basis ini                        either a significant increase in credit risk
                               sampai terdapat bukti peningkatan risiko kredit                  (“SICR”) or the asset becomes credit impaired
                               yang signifikan (“SICR”) atau aset mengalami                     based on criteria set by the Company.
                               penurunan nilai sesuai kriteria yang ditetapkan
                               Perusahaan.

                               Jika aset keuangan (atau portofolio aset                         If a financial asset (or portfolio of financial
                               keuangan) mengalami SICR sejak pengakuan                         assets) experiences a SICR since initial
                               awal, kerugian kredit ekpektasian diakui untuk                   recognition, an expected credit loss is
                               peristiwa default yang dapat terjadi sepanjang                   recognized for default events that may occur
                               umur dari aset tersebut (disebut sebagai ‘aset                   over the lifetime of the asset (so-called ‘Stage
                               Stage 2’ dengan cadangan kerugian sebesar                        2 assets’ with loss allowances equivalent to
                               ECL selama umur aset tersebut). Penilaian                        lifetime ECL). SICR is assessed in the context
                               SICR dilakukan dalam konteks peningkatan                         of an increase in the risk of a default occurring
                               risiko gagal bayar yang dapat terjadi sepanjang                  over the remaining life of the financial
                               sisa umur dari instrumen keuangan ketika                         instrument when compared to that expected at
                               dibandingkan dengan ekspektasi pada saat                         the time of initial recognition for the same
                               pengakuan awal untuk periode waktu yang                          period.
                               sama.

                               Untuk aset keuangan pada Stage 1, ECL                            For financial assets under Stage 1, the ECL is
                               dihitung menggunakan penilaian secara                            calculated using collective assessment. For
                               kolektif. Untuk aset keuangan pada Stage 2,                      Stage 2, the ECL can be calculated using
                               ECL dapat dihitung menggunakan penilaian                         collective or individual assessment.
                               secara kolektif maupun individual.




                                                                                     27
                                                                                    275



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 275                                                                                                           01/07/26 23.32
Page 306
                                                                                             The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                   Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                    PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                 As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                              and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                    Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                        (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                               unless otherwise stated)


                  3.     INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                         3.    MATERIAL       ACCOUNTING                        POLICY
                         (lanjutan)                                                           INFORMATION (continued)

                         e.    Aset Keuangan (lanjutan)                                       e. Financial Assets (continued)

                               Aset keuangan (selain investasi pada sukuk)                       Financial assets (other than investment in
                               (lanjutan)                                                        sukuk) (continued)

                               Penurunan nilai aset keuangan (lanjutan)                          Impairment of financial assets (continued)

                               Ketika suatu aset keuangan mengalami                              When a financial assets are credit impaired or in
                               penurunan nilai atau gagal bayar (disebut                         default (so-called ‘stage 3 assets’ with loss
                               sebagai ‘aset stage 3’ dengan cadangan                            allowances equivalent to lifetime ECL), the
                               kerugian sebesar ECL selama umur aset                             impairment will be assessed individually.
                               tersebut), cadangan kerugian penurunan nilai
                               akan dinilai secara individual.

                               Cadangan kerugian penurunan nilai terhadap                        The impairment for credit impaired financial
                               aset keuangan yang mengalami penurunan                            assets (stage 3) is the difference between the
                               nilai (stage 3) adalah perbedaan antara jumlah                    loan-carrying amount and the probability
                               pinjaman yang tercatat dan probabilitas                           weighted present value of estimated future cash
                               tertimbang nilai sekarang dari estimasi arus kas                  flows, reflecting a range of scenarios (minimum
                               masa depan yang mencerminkan berbagai                             2 scenario). Where the cash flows include
                               skenario (minimum 2 skenario). Jika arus kas                      realizable collateral, the values used will
                               mencakup jaminan yang dapat direalisasi, nilai-                   incorporate the impact of forward looking
                               nilai yang digunakan akan memasukkan                              information. The individual circumstances of
                               dampak informasi forward looking. Keadaan                         each debtor are considered when the Company
                               individual     dari   masing-masing      debitur                  estimates future cash flows and timing of future
                               dipertimbangkan         ketika      Perusahaan                    recoveries which involve significant judgement.
                               memperkirakan arus kas masa depan dan
                               waktu pemulihan masa depan yang melibatkan
                               pertimbangan yang signifikan.

                               Periode yang diperhitungkan ketika mengukur                       The period considered when measuring ECL is
                               ECL adalah periode yang lebih pendek antara                       the shorter period between the expected life and
                               umur ekspektasian dan periode kontrak aset                        the contractual term of the financial asset. The
                               keuangan.    Umur      ekspektasian   dapat                       expected life may be impacted by prepayments
                               dipengaruhi oleh pembayaran dimuka dan                            and the maximum contractual term by extension
                               periode kontrak maksimum melalui opsi                             options.
                               perpanjangan kontrak.

                               Untuk aset yang diukur pada biaya perolehan                       For assets measured at amortized cost, the
                               diamortisasi, saldo di neraca mencerminkan                        balance sheet amount reflects the gross asset
                               aset bruto dikurangi ECL. Untuk instrumen                         less the ECL. For debt instruments held at
                               utang dalam kategori FVTOCI, saldo di neraca                      FVTOCI, the balance sheet amount reflects the
                               mencerminkan nilai wajar dari instrumen,                          instrument’s fair value, with the ECL allowance
                               dengan cadangan ECL dibukukan terpisah                            held as a separate reserve within other
                               sebagai     cadangan     pada      penghasilan                    comprehensive income. Changes in ECL are
                               komprehensif lain. Perubahan atas ECL diakui                      recognized in the profit or loss and are
                               pada laba rugi dan terakumulasi di saldo laba.                    accumulated in retained earnings.




                                                                                   28
                                                                                  276



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 276                                                                                                            01/07/26 23.32
Page 307
                                                                                            The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                  Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                   PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                        NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                             and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                   Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                       (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                              unless otherwise stated)


                  3.     INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                        3.    MATERIAL       ACCOUNTING                        POLICY
                         (lanjutan)                                                          INFORMATION (continued)

                         e.    Aset Keuangan (lanjutan)                                      e. Financial Assets (continued)

                               Aset keuangan (selain investasi pada sukuk)                      Financial assets (other than investment in
                               (lanjutan)                                                       sukuk) (continued)

                               Penurunan nilai aset keuangan (lanjutan)                         Impairment of financial assets (continued)

                               ECL atas komitmen kredit yang diberikan dan                       ECL on loan commitments and financial
                               jaminan keuangan diakui pada liabilitas lain-                     guarantees is recognized as other liabilities.
                               lain. Jika instrumen keuangan mencakup                            Where a financial instrument includes both
                               komponen aset keuangan dan komitmen yang                          financial asset and an undrawn commitment,
                               belum ditarik, dan tidak dapat dipisahkan atas                    and it is not possible to separately identify the
                               ECL pada komponen ini, jumlah ECL atas                            ECL on these components, ECL amounts on
                               komitmen tersebut diakui bersamaan dengan                         the loan commitment are recognized together
                               ECL atas aset keuangan. Dalam kondisi jumlah                      with ECL amounts on the financial asset. To the
                               ECL gabungan melebihi jumlah tercatat bruto                       extent the combined ECL exceeds the gross
                               dari aset keuangan, maka ECL diakui sebagai                       carrying amount of the financial asset, the ECL
                               liabilitas.                                                       is recognized as liability.

                               Instrumen keuangan yang belum mengalami                           Financial instruments that are not credit-
                               penurunan nilai pada saat pengakuan awal                          impaired are originated into stage 1 and
                               adalah aset stage 1 dan ECL 12 bulan diakui.                      a 12-month ECL is recognized. Instruments will
                               Instrumen ini akan tetap pada stage tersebut                      remain in that stage until they are repaid,
                               sampai dilunasi, kecuali terdapat SICR                            unless they experience SICR (stage 2) or they
                               (stage 2) atau mengalami penurunan nilai kredit                   become credit impaired (stage 3). Instruments
                               (stage 3). Instrumen pada stage 1 akan                            under stage 1 will transfer to stage 2 and a
                               ditransfer ke stage 2 dan cadangan ECL                            lifetime ECL provision recognized when there
                               dihitung sepanjang umurnya diakui saat                            has been a significant increase in the credit risk
                               terdapat peningkatan signifikan atas risiko                       compared to what was expected at origination.
                               kredit dibandingkan yang diharapkan saat
                               pengakuan awal.

                               Sesuai dengan PSAK No. 109, kriteria                              In accordance with SFAS No. 109, transfer
                               perpindahan antar tahapan diperlukan sebagai                      criteria between stages are needed as a basis
                               dasar penerapan ECL 12 bulan atau sepanjang                       whether a 12-month or lifetime ECL are
                               umur. Kriteria transfer antar tahapan                             applied. Criteria for transfers between stages
                               mencerminkan perubahan risiko kredit sejak                        reflect changes in credit risk since initial
                               pengakuan awal. Selain kriteria tunggakan,                        recognition. Aside from past due payment
                               Perusahaan menggunakan peringkat kredit                           criteria, the Company is using internal credit
                               internal sebagai sumber lain untuk menilai                        ratings as other source to assess credit risk
                               tingkat risiko kredit dari eksposur aset                          level of a financial asset exposure. Currently,
                               keuangan. Saat ini, Perusahaan memiliki skala                     the Company has internal rating scale from IIF1
                               pemeringkatan internal mulai dari IIF1                            (represents the lowest level of credit risk) to
                               (mencerminkan tingkat risiko kredit yang paling                   IIF10 (represents the highest level of credit
                               rendah) hingga IIF10 (mencerminkan tingkat                        risk).
                               risiko kredit yang paling tinggi).




                                                                                  29
                                                                                 277



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 277                                                                                                           01/07/26 23.32
Page 308
                                                                                            The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                  Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                   PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                        NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                             and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                   Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                       (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                              unless otherwise stated)


                  3.     INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                           3. MATERIAL       ACCOUNTING                        POLICY
                         (lanjutan)                                                          INFORMATION (continued)

                         e.    Aset Keuangan (lanjutan)                                     e.   Financial Assets (continued)

                               Aset keuangan (selain investasi pada sukuk)                       Financial assets (other than investment in
                               (lanjutan)                                                        sukuk) (continued)

                               Penurunan nilai aset keuangan (lanjutan)                          Impairment of financial assets (continued)

                               Di bawah ini adalah kriteria yang ditetapkan                      Below are the criteria defined by the Company
                               oleh Perusahaan untuk tahapan transfer:                           for transfer staging:

                                ECL 12 bulan (stage 1)                                           12-month ECL (stage 1)

                                    ECL diakui pada saat pengakuan awal                             ECL are recognized at the time of initial
                                    instrumen           keuangan        dan                         recognition of a financial instrument and
                                    merepresentasikan       kekurangan  kas                         represent the lifetime cash shortfalls arising
                                    sepanjang umur aset yang timbul dari                            from possible default events up to 12 months
                                    kemungkinan gagal bayar di masa yang                            into the future from the reporting date. ECL
                                    akan datang dalam kurun waktu 12 bulan                          continue to be determined on this basis until
                                    sejak tanggal pelaporan. ECL terus                              there is either a SICR of an instrument or the
                                    ditentukan oleh dasar ini sampai timbul                         instrument becomes credit-impaired.
                                    SICR pada instrumen tersebut atau
                                    instrumen tersebut telah mengalami
                                    penurunan nilai kredit.

                                    Perusahaan menggunakan kriteria berikut                         The Company uses these criterias for
                                    untuk menentukan instrumen keuangan                             determining financial instrument with no
                                    yang tidak mengalami SICR (stage 1):                            SICR (stage 1):
                                    - Peringkat kredit internal antara IIF1-IIF5;                   - Internal credit rating IIF1-IIF5; and
                                      dan                                                           - There are no arrears for more than
                                    - Tidak terjadi tunggakan lebih dari sama                         30 days.
                                      dengan 30 hari.

                                Peningkatan risiko kredit yang signifikan                        Significant increase in credit risk (stage 2)
                                 (stage 2)

                                    Jika aset keuangan mengalami SICR sejak                         If a financial asset experiences a SICR since
                                    pengakuan awal, ECL diakui atas kejadian                        initial recognition, an ECL is recognized for
                                    gagal bayar yang mungkin terjadi sepanjang                      default events that may occur over the
                                    umur aset. Peningkatan signifikan dalam                         lifetime of the asset. Significant increase in
                                    risiko kredit dinilai dengan membandingkan                      credit risk is assessed by comparing the risk
                                    risiko gagal bayar atas eksposur pada                           of default of an exposure at the reporting
                                    tanggal pelaporan dengan risiko gagal bayar                     date to the risk of default at origination (after
                                    saat      pengakuan         awal   (setelah                     taking into account the passage of time).
                                    memperhitungkan perjalanan waktu dari
                                    akun tersebut).

                                    “Signifikan” tidak berarti signifikan secara                    “Significant” does not mean statistically
                                    statistik, juga tidak dinilai dalam konteks                     significant nor it is assessed in the context of
                                    perubahan dalam ECL. Perubahan atas                             changes in ECL. Whether a change in the
                                    risiko gagal bayar dinilai signifikan atau                      risk of default is significant or not is assessed
                                    tidak, dengan menggunakan sejumlah faktor                       using a number of quantitative and
                                    kuantitatif dan kualitatif, yang bobotnya                       qualitative factors, the weight of which
                                    bergantung pada tipe produk dan pihak                           depends on the type of product and
                                    lawan.                                                          counterparty.



                                                                                     30
                                                                                    278



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 278                                                                                                           01/07/26 23.32
Page 309
                                                                                             The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                   Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                    PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                 As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                              and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                    Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                        (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                               unless otherwise stated)


                  3.     INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                            3. MATERIAL       ACCOUNTING                        POLICY
                         (lanjutan)                                                           INFORMATION (continued)

                         e.    Aset Keuangan (lanjutan)                                       e. Financial Assets (continued)

                               Aset keuangan (selain investasi pada sukuk)                        Financial assets (other than investment in
                               (lanjutan)                                                         sukuk) (continued)

                               Penurunan nilai aset keuangan (lanjutan)                           Impairment of financial assets (continued)

                                Peningkatan risiko kredit yang signifikan                         Significant increase in credit risk (stage 2)
                                 (stage 2) (lanjutan)                                               (continued)

                                    Aset keuangan yang memenuhi kriteria                             Financial assets that that meet the SICR
                                    SICR yang ditetapkan perusahaan dan tidak                        criteria set by the company and not credit-
                                    mengalami penurunan nilai akan selalu                            impaired will always be considered to have
                                    dianggap telah mengalami peningkatan                             experienced an increase in credit risk.
                                    risiko kredit.

                                    Perusahaan menggunakan kriteria berikut                          The Company uses these criterias for
                                    untuk menentukan instrumen keuangan                              determining financial instrument with SICR
                                    yang mengalami SICR (stage 2):                                   (stage 2):
                                    - Perubahan peringkat kredit internal                            - Change in the internal credit rating to IIF6-
                                      menjadi IIF6-IIF7; dan/atau                                       IIF7; and/or
                                    - Tertunggak lebih dari 30-90 hari.                              - More than 30-90 days arrears.

                                Instrumen keuangan yang              mengalami                    Credit-impaired         financial     instruments
                                 penurunan nilai (stage 3)                                          (stage 3)

                                    Suatu instrumen keuangan mengalami                               A financial instrument is credit-impaired if
                                    penurunan nilai secara kredit jika terdapat                      there is evidence of impairment as a result of
                                    bukti penurunan nilai sebagai akibat dari                        one or more events that occurred after initial
                                    satu atau lebih peristiwa yang terjadi setelah                   recognition of the instrument, and this
                                    pengakuan awal instrumen tersebut, dan                           event(s) has a detrimental effect on the
                                    peristiwa tersebut berdampak merugikan                           estimated future cash flows of that
                                    terhadap estimasi arus kas masa depan                            instrument and the contractual cash flows
                                    atas instrumen tersebut dan arus kas                             are not anticipated to be collected as
                                    kontraktual diperkirakan tidak akan tertagih                     originally expected.
                                    sesuai perkiraan awal.

                                    Perusahaan menggunakan kriteria berikut                          The Company uses these criterias for
                                    untuk menentukan instrumen keuangan                              determining       credit-impaired    financial
                                    yang mengalami penurunan nilai (stage 3):                        instrument (stage 3):
                                    - Peringkat kredit internal antara IIF8-IIF10;                   - Internal credit rating between IIF8-IIF10;
                                    - Terdapat kesulitan keuangan yang                               - Significant financial difficulty of the
                                      signifikan yang dialami debitur;                                 debtor;
                                    - Pembayaran kontrak pokok atau bunga                            - Contractual payments of either principal or
                                      telah lewat jatuh tempo lebih dari                               interest being past due for more than 90
                                      90 hari;                                                         days;
                                    - Kemungkinan debitur akan dinyatakan                            - The probability that the debtor will enter
                                      pailit atau bentuk perlindungan kreditur                         bankruptcy or other forms of creditor
                                      lainnya; dan                                                     protection; and
                                    - Kelonggaran dalam jumlah besar yang                            - A significant concession granted to the
                                      diberikan kepada debitur karena alasan                           debtor for economic and/or legal reasons
                                      ekonomi dan/atau hukum sehubungan                                relating to the debtor’s financial difficulty
                                      dengan kesulitan keuangan debitur yang                           that    results      in   forgiveness     or
                                      mengakibatkan       pengampunan         atau                     postponement of principal or interest or
                                      penundaan pokok atau bunga atau biaya.                           fees.



                                                                                      31
                                                                                     279



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 279                                                                                                            01/07/26 23.32
Page 310
                                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                               Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                               PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                            As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                         and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                               Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                          unless otherwise stated)


                  3.     INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                        3. MATERIAL       ACCOUNTING                        POLICY
                         (lanjutan)                                                       INFORMATION (continued)


                         e.    Aset Keuangan (lanjutan)                                   e. Financial Assets (continued)

                               Aset keuangan (selain investasi pada sukuk)                       Financial assets (other than investment in
                               (lanjutan)                                                        sukuk) (continued)

                               Penurunan nilai aset keuangan (lanjutan)                      Impairment of financial assets (continued)

                               Efek-efek                                                     Securities

                               Perusahaan menggunakan pendekatan PD                          The Company uses PD and LGD approaches
                               dan LGD yang berlaku untuk segmen                             which apply for corporate finance segment in
                               pembiayaan korporasi dalam pengukuran ECL.                    measuring the ECL.

                               Restrukturisasi pinjaman diberikan                            Loan restructuring

                               Restrukturisasi pinjaman diberikan dapat                          Loan restructuring may involve modification of
                               meliputi modifikasi persyaratan pinjaman                          the terms of the loans such as decrease in
                               diberikan seperti penurunan suku bunga,                           interest rate, modification of term of payment, or
                               penyesuaian     waktu  pembayaran,   atau                         tenor extension.
                               perpanjangan tenor.

                               Jika     persyaratan     pinjaman     diberikan               If the terms of loans are renegotiated or
                               dinegosiasikan ulang atau dimodifikasi atau                   modified or existing loans are replaced with
                               pinjaman diberikan yang ada diganti dengan                    new ones because of the borrower’s financial
                               yang baru karena kesulitan keuangan                           difficulties, an assessment is made as follows:
                               peminjam, maka dilakukan penilaian sebagai
                               berikut:
                                - Perusahaan menghentikan pengakuan                          -      The Company derecognizes the loans,
                                    pinjaman diberikan, ketika syarat dan                           when the terms and conditions have been
                                    kondisi telah direnegosiasi hingga secara                       substantially renegotiated, the loans
                                    substansial, pinjaman diberikan tersebut                        become new, with the difference being
                                    menjadi baru, dengan perbedaan dicatat                          recorded as gain or loss on derecognition.
                                    sebagai keuntungan atau kerugian dari                           Such loans are classified as stage 1 for the
                                    penghentian      pengakuan.      Pinjaman                       assessment of expected credit loss (ECL),
                                    diberikan tersebut akan diklasifikasikan                        unless the loans are considered as
                                    sebagai stage 1 untuk penilaian kerugian                        Purchased or originated credit-impaired
                                    kredit   ekspektasian    (ECL), kecuali                         financial assets (“POCI”);
                                    pinjaman diberikan tersebut dianggap aset
                                    keuangan yang dibeli atau yang berasal
                                    dari aset keuangan memburuk;
                                - Jika modifikasi tidak menghasilkan arus                    -      If the modification does not result in
                                    kas yang secara substansial berbeda,                            substantially different cash flows, the
                                    maka modifikasi tidak akan mengakibatkan                        modification will not result in a
                                    penghentian       pengakuan      pinjaman                       derecognition of loans. Based on the
                                    diberikan. Berdasarkan perbedaan arus                           difference in cash flows discounted at the
                                    kas yang didiskonto pada suku bunga                             original effective interest rate, the Company
                                    efektif awal, Perusahaan akan mencatat                          will record the gain or loss as a result of
                                    keuntungan      atau    kerugian    akibat                      modification.
                                    modifikasi.

                               Evaluasi cadangan kerugian penurunan nilai                    Evaluation of allowances for impairment losses
                               akan terus dilakukan untuk pinjaman yang                      will continue to be carried out for restructured
                               direstrukturisasi.                                            loans.




                                                                                  32
                                                                                 280



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 280                                                                                                        01/07/26 23.32
Page 311
                                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                 PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                              As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                           and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                 Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                            unless otherwise stated)


                  3.     INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                         3. MATERIAL      ACCOUNTING                       POLICY
                         (lanjutan)                                                        INFORMATION (continued)

                         e.    Aset Keuangan (lanjutan)                                   e. Financial Assets (continued)

                               Aset keuangan (selain investasi pada sukuk)                   Financial assets (other than investment in
                               (lanjutan)                                                    sukuk) (continued)

                               Reklasifikasi aset keuangan                                    Reclassification of financial instruments

                               Perusahaan mereklasifikasi aset keuangan jika                  The Company reclassifies financial assets if
                               dan hanya jika, model bisnis untuk pengelolaan                 and only if, the business model for managing
                               aset keuangan berubah.                                         financial assets changes.

                               Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi                   Reclassifications of financial assets from
                               biaya perolehan yang diamortisasi ke                           amortized cost classifications to FVTPL are
                               klasifikasi FVTPL dicatat sebesar nilai                        recorded at fair value. The difference between
                               wajarnya. Selisih antara nilai tercatat dengan                 the recorded value and fair value is recognized
                               nilai wajar diakui sebagai keuntungan atau                     in profit or loss.
                               kerugian pada laba rugi.

                               Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi                   Reclassifications of financial assets from
                               biaya perolehan yang diamortisasi ke klasifikasi               amortized cost classifications to FVTOCI are
                               FVTOCI dicatat sebesar nilai wajarnya.                         recorded at their fair values.

                               Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi                  Reclassification of financial assets from FVTOCI
                               FVTOCI ke klasifikasi FVTPL dicatat pada nilai                to FVTPL is recorded at fair value. Unrealized
                               wajar. Keuntungan atau kerugian yang belum                    gains or losses are reclassified to profit or loss.
                               direalisasi direklasifikasi ke laba rugi.
                               Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi                   Reclassification of financial assets from FVTOCI
                               FVTOCI ke klasifikasi biaya perolehan yang                     to amortized cost is recorded at carrying value.
                               diamortisasi dicatat pada nilai tercatat.                      Unrealized gains or losses is removed from
                               Keuntungan atau kerugian yang belum                            equity and adjusted against the fair value.
                               direalisasi   dihapus   dari    ekuitas dan
                               disesuaikan terhadap nilai wajar.
                               Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi                   Reclassifications on financial assets from
                               FVTPL ke klasifikasi FVTOCI dicatat pada nilai                 FVTPL to FVTOCI are recorded at fair value.
                               wajar.

                               Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi                   Reclassification of financial assets from FVTPL
                               FVTPL ke klasifikasi biaya perolehan yang                      to amortized cost is recorded at fair value.
                               diamortisasi dicatat pada nilai wajar.




                                                                                   33
                                                                                  281



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 281                                                                                                         01/07/26 23.32
Page 312
                                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                             As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                          and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                           unless otherwise stated)


                  3.     INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                         3. MATERIAL       ACCOUNTING                        POLICY
                         (lanjutan)                                                        INFORMATION (continued)

                         e.    Aset Keuangan (lanjutan)                                   e. Financial Assets (continued)

                               Aset keuangan (selain         investasi   pada                 Financial assets (other than investment in
                               sukuk) (lanjutan)                                              sukuk) (continued)

                               Penghentian pengakuan aset keuangan                            Derecognition of financial assets

                               Perusahaan menghentikan pengakuan aset                         The Company derecognizes a financial asset
                               keuangan jika dan hanya jika hak kontraktual                   only when the contractual rights to the cash
                               atas arus kas yang berasal dari aset berakhir,                 flows from the asset expires, or when it transfers
                               atau Perusahaan mentransfer aset keuangan                      the financial asset and substantially all the risks
                               dan secara substansial mentransfer seluruh                     and rewards of ownership of the asset to
                               risiko dan manfaat atas kepemilikan aset                       another entity. If the Company neither transfers
                               kepada entitas lain. Jika Perusahaan tidak                     nor retains substantially all the risks and
                               mentransfer serta tidak memiliki secara                        rewards of ownership and continues to control
                               substansial atas seluruh risiko dan manfaat                    the transferred asset, the Company recognizes
                               kepemilikan serta masih mengendalikan aset                     its retained interest in the asset and an
                               yang ditransfer, maka Perusahaan mengakui                      associated liability for amounts it may have to
                               keterlibatan berkelanjutan atas aset yang                      pay. If the Company retains substantially all the
                               ditransfer dan liabilitas terkait sebesar jumlah               risks and rewards of ownership of a transferred
                               yang mungkin harus dibayar. Jika Perusahaan                    financial asset, the Company continues to
                               memiliki secara substansial seluruh risiko dan                 recognize the financial asset and also
                               manfaat kepemilikan aset keuangan yang                         recognizes a collateralized borrowing for the
                               ditransfer, Perusahaan masih mengakui aset                     proceeds received.
                               keuangan dan juga mengakui pinjaman yang
                               beragunan sebesar pinjaman yang diterima.
                               Pinjaman yang diberikan dihapusbukukan                         Loans are written-off when the Company has
                               ketika Perusahaan sudah melakukan berbagai                     made various efforts to recover the loan and
                               upaya untuk pemulihan pinjaman dan tidak                       there is no prospect of collection of the loan.
                               terdapat prospek mengenai pengembalian                         Such loans are written off after all the necessary
                               pinjaman. Pinjaman yang diberikan tersebut                     procedures have been completed and the
                               dapat dihapus buku setelah semua prosedur                      amount of the loss has been determined. The
                               yang diperlukan telah dilakukan dan jumlah                     Company still retains the claim rights over the
                               kerugian telah ditentukan. Perusahaan tetap                    loans that have been written off.
                               memiliki hak tagih atas pinjaman diberikan
                               yang telah dihapusbukukan.

                               Aset keuangan (investasi pada sukuk)                           Financial assets (investment in sukuk)

                               Perusahaan menerapkan PSAK No. 410                             The Company has applied SFAS No. 410
                               (Revisi 2020), “Akuntansi Sukuk”. PSAK No.                     (Revised 2020), “Accounting for Sukuk”. SFAS
                               410 ini mengatur mengenai pengakuan,                           No.    410      establishes   the  recognition,
                               pengukuran, penyajian, dan pengungkapan                        measurement, presentation, and disclosures of
                               transaksi sukuk ijarah dan sukuk mudharabah.                   sukuk     ijarah    and    sukuk  mudharabah
                                                                                              transactions.

                               Pengakuan dan pengukuran                                      Recognition and measurement

                               Sebelum pengakuan awal, Perusahaan                            Before the initial recognition, the Company
                               menentukan klasifikasi investasi pada sukuk                   determines the classification of investment in
                               berdasarkan tujuan investasi Perusahaan.                      sukuk based on the purpose of the Company’s
                                                                                             investment.




                                                                                   34
                                                                                  282



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 282                                                                                                         01/07/26 23.32
Page 313
                                                                                               The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                     Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                     PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                          NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                  As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                               and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                     Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                         (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                unless otherwise stated)


                  3.     INFORMASI       KEBIJAKAN                  AKUNTANSI               3. MATERIAL       ACCOUNTING                         POLICY
                         MATERIAL (lanjutan)                                                   INFORMATION (continued)

                        e.     Aset Keuangan (lanjutan)                                       e. Financial Assets (continued)

                               Aset keuangan         (investasi   pada     sukuk)                Financial assets          (investment      in    sukuk)
                               (lanjutan)                                                        (continued)

                               Pengakuan dan pengukuran (lanjutan)                                Recognition and measurement (continued)

                               Klasifikasi dalam investasi pada sukuk terdiri                    The classification of investment in sukuk
                               dari:                                                             comprises of:
                               - Diukur pada biaya perolehan                                     - Acquisition cost
                                   Apabila investasi tersebut dimiliki dalam                       If the investment is held within a business
                                   suatu model usaha yang bertujuan utama                          entity that aims to acquire assets in order to
                                   untuk memperoleh arus kas kontraktual dan                       collect contractual cash flows and there is a
                                   terdapat persyaratan kontraktual dalam                          contractual requirement to determine the
                                   menentukan tanggal tertentu pembayaran                          specific date of principal payments and/or the
                                   pokok dan/atau hasilnya.                                        result.

                                    Pada saat pengukuran awal, investasi                             At the initial measurement, the investment is
                                    dicatat sebesar nilai wajar dan nilai wajar ini                  recorded at fair value which includes the
                                    termasuk      biaya    transaksi.     Setelah                    transaction cost. After the initial recognition,
                                    pengakuan awal, investasi pada sukuk ini                         the investment in sukuk is measured at
                                    diukur pada nilai perolehan yang                                 amortized cost. The difference between
                                    diamortisasi. Selisih antara biaya perolehan                     acquisition cost and nominal value is
                                    dan nilai nominal diamortisasi secara garis                      amortized using straight-line method during
                                    lurus selama jangka waktu instrumen                              the period of the sukuk instrument.
                                    sukuk.

                               -    Nilai wajar melalui laba rugi (”FVTPL”)                       - Fair value through profit or loss (”FVTPL”)
                                    Pada saat pengakuan awal, investasi pada                        At the initial recognition, the investment in
                                    sukuk dalam klasifikasi ini dicatat sebesar                     sukuk is presented at fair value which does not
                                    nilai wajar, namun nilai wajar tersebut tidak                   include transaction cost.
                                    termasuk biaya transaksi.

                                     Setelah pengakuan awal, investasi diakui                        After initial recognition, the investment is
                                     pada nilai wajar. Selisih antara nilai wajar                    recognized at fair value. The difference
                                     dan jumlah tercatat diakui dalam laba rugi.                     between fair value and recorded amount is
                                                                                                     recognized in profit or loss.

                               -    Nilai     wajar       melalui      penghasilan                - Fair value through other comprehensive
                                    komprehensif lain (“FVTOCI”)                                    income (“FVTOCI”)
                                    Pada saat pengakuan awal, investasi pada                        At the initial recognition, the investment in
                                    sukuk dalam klasifikasi ini dicatat sebesar                     sukuk is presented at fair value which includes
                                    nilai wajar dan nilai wajar ini termasuk biaya                  transaction cost.
                                    transaksi.

                                     Setelah pengakuan awal, investasi diakui                       After initial recognition, the investment is
                                     pada nilai wajar. Selisih antara nilai wajar                   recognized at fair value. The difference
                                     dan jumlah tercatat diakui dalam                               between fair value and recorded amount is
                                     penghasilan komprehensif lain. Selisih                         recognized in other comprehensive income.
                                     antara biaya perolehan dan nilai nominal                       The difference between acquisition cost and
                                     diamortisasi secara garis lurus selama                         nominal value is amortized using straight-line
                                     jangka waktu instrumen sukuk dan diakui                        method during the period of the sukuk
                                     dalam laba rugi.                                               instrument and recognized in profit or loss.




                                                                                       35
                                                                                      283



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 283                                                                                                              01/07/26 23.32
Page 314
                                                                                               The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                     Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                  PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                               As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                            and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                  Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                             unless otherwise stated)


                  3.     INFORMASI       KEBIJAKAN                AKUNTANSI              3. MATERIAL       ACCOUNTING                            POLICY
                         MATERIAL (lanjutan)                                                INFORMATION (continued)

                         e.    Aset Keuangan (lanjutan)                                   e.     Financial Assets (continued)

                               Aset keuangan       (investasi   pada    sukuk)                    Financial assets         (investment      in    sukuk)
                               (lanjutan)                                                         (continued)

                               Pengakuan dan pengukuran (lanjutan)                               Recognition and measurement (continued)

                               Nilai wajar investasi ditentukan dengan mengacu                    Fair value on investment is determined according
                               pada hirarki sebagai berikut:                                      to following hierarchy:
                               i. harga kuotasi (tanpa penyesuaian) di pasar                      i. quoted price (excluding any adjustment) in
                                   aktif; atau                                                        active market; or
                               ii. input selain harga kuotasi yang termasuk                       ii. other input other than quoted price included in
                                   dalam huruf (i).                                                   (i).

                               Untuk investasi pada sukuk yang diklasifikasikan                   For investment in sukuk classified as at acquistion
                               sebagai diukur pada biaya perolehan dan nilai                      cost and at fair value through other comprehensive
                               wajar melalui penghasilan komprehensif lain, jika                  income, if there is an indication of impairment, the
                               terdapat indikasi penurunan nilai, maka                            Company measures the recoverable amount. If
                               Perusahaan mengukur jumlah terpulihkannya.                         the recoverable amount is less than recorded
                               Jika jumlah terpulihkan lebih kecil daripada                       amount, the Company recognizes the impairment
                               jumlah tercatat, maka Perusahaan mengakui rugi                     losses. Recoverable amount represents the
                               penurunan nilai. Jumlah terpulihkan merupakan                      amount which will be recoverable from the
                               jumlah yang akan diperoleh dari pengembalian                       principal repayment regardless of its present
                               pokok tanpa memperhitungkan nilai kininya.                         value.

                               Reklasifikasi                                                      Reclassification

                               Perusahaan tidak dapat mengubah klasifikasi                        The Company cannot change investment
                               investasi, kecuali terdapat perubahan tujuan                       classification unless there is a change in the
                               model usaha. Model usaha yang bertujuan                            business model purpose. Business model that is
                               untuk memperoleh arus kas kontraktual                              intended to collect contractual cash flow is based
                               didasarkan pada tujuan investasi yang                              on the investment purpose set by the Company.
                               ditentukan oleh Perusahaan. Arus kas                               The underlying contractual cash flow is the cash
                               kontraktual yang dimaksud adalah arus kas                          flow from returns and principal of sukuk
                               Imbal bagi hasil dan pokok dari sukuk                              mudharabah or benefit cash flow (ujrah) from
                               mudharabah atau arus kas imbalan (ujrah) dari                      sukuk ijarah. After initial recognition, if the actual
                               sukuk ijarah. Setelah pengakuan awal, jika                         differs from the investment purpose initially set by
                               aktual berbeda dengan tujuan investasi yang                        the Company, then the Company reconsiders the
                               telah ditetapkan, maka Perusahaan menelaah                         consistency of the investment purpose.
                               kembali konsistensi tujuan investasinya.

                               Penyajian                                                          Presentation

                               Pendapatan investasi dan beban amortisasi                          Investment income and amortization expense
                               disajikan secara neto dalam laba rugi.                             are presented in net amount in the profit or loss.




                                                                                    36
                                                                                   284



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 284                                                                                                              01/07/26 23.32
Page 315
                                                                                             The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                   Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                   PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                        NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                             and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                   Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                       (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                              unless otherwise stated)


                  3.     INFORMASI       KEBIJAKAN                 AKUNTANSI              3. MATERIAL       ACCOUNTING                       POLICY
                         MATERIAL (lanjutan)                                                 INFORMATION (continued)

                          f.   Instrumen Ekuitas dan Liabilitas Keuangan                    f.   Equity Instruments and Financial Liabilities

                               Klasifikasi sebagai ekuitas atau liabilitas                       Classification as equity or debt

                               Liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas yang                    Financial liabilities and equity instruments
                               diterbitkan oleh Perusahaan diklasifikasi sesuai                  issued by the Company are classified
                               dengan substansi perjanjian kontraktual dan                       according to the substance of the contractual
                               definisi instrumen ekuitas dan liabilitas                         arrangements entered into and the definitions
                               keuangan.                                                         of an equity instrument and a financial liability.

                               Instrumen ekuitas                                                 Equity instruments

                               Instrumen ekuitas adalah setiap kontrak yang                      An equity instrument is any contract that
                               memberikan hak residual atas aset Perusahaan                      evidences a residual interest in the assets of the
                               setelah dikurangi dengan seluruh liabilitasnya.                   Company after deducting all of its liabilities.

                               Instrumen ekuitas dicatat sebesar hasil                           Equity instruments are recorded at the proceeds
                               penerimaan neto setelah dikurangi biaya                           received, net of direct issuance costs.
                               penerbitan langsung.

                               Liabilitas keuangan                                               Financial liabilities

                               Liabilitas keuangan diklasifikasikan dalam                        Financial liabilities are classified as at FVTPL
                               FVTPL, jika liabilitas keuangan sebagai                           when the financial liabilities are either held-for-
                               kelompok diperdagangkan atau pada saat                            trading or it is designated upon initial recognition
                               pengakuan awal ditetapkan untuk diukur pada                       as at FVTPL.
                               FVTPL.

                               Liabilitas keuangan yang termasuk dalam                           Financial liabilities included in this category are
                               kategori ini pada saat awal pengakuan dan                         recognized initially and subsequently at fair
                               selanjutnya dicatat pada nilai wajar; biaya                       value; transaction costs are taken directly to
                               transaksi diakui langsung pada laba rugi.                         profit or loss. Gains and losses arising from
                               Keuntungan dan kerugian yang berasal dari                         changes in fair value of these financial liabilities
                               perubahan nilai wajar dari liabilitas keuangan ini                are included in the statement of profit or loss and
                               diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan                    other comprehensive income and reported as
                               komprehensif lain dan dilaporkan sebagai                          “unrealized gains/(losses) from changes in fair
                               “keuntungan/(kerugian) yang belum direalisasi                     value”.
                               dari perubahan nilai wajar”.

                               Liabilitas keuangan pada biaya perolehan pada                     Financial liabilities at amortized cost are initially
                               awalnya diukur pada nilai wajar, setelah                          measured at fair value, net of transaction costs,
                               dikurangi biaya transaksi, dan selanjutnya                        and are subsequently measured at amortized
                               diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi                     cost, using the effective interest rate method,
                               dengan menggunakan metode suku bunga                              with interest expense recognized on an effective
                               efektif,    dengan   beban     bunga    diakui                    yield basis.
                               berdasarkan metode suku bunga efektif.

                               Selisih antara hasil emisi (setelah dikurangi                     Any difference between the proceeds (net of
                               biaya transaksi) dan penyelesaian atau                            transaction costs) and the settlement or
                               pelunasan pinjaman diakui selama jangka                           redemption of borrowings is recognized over the
                               waktu pinjaman.                                                   term of the borrowings.
                               Penghentian pengakuan liabilitas keuangan                         Derecognition of financial liabilities

                               Perusahaan menghentikan pengakuan liabilitas                      The Company derecognizes financial liabilities
                               keuangan, jika dan hanya jika, liabilitas                         if, and only if, the Company’s obligations are
                               Perusahaan telah dilepaskan, dibatalkan atau                      discharged or cancelled or expired.
                               kadaluarsa.
                                                                                     37
                                                                                    285



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 285                                                                                                            01/07/26 23.32
Page 316
                                                                                            The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                  Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                  PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                               As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                            and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                  Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                             unless otherwise stated)


                  3.     INFORMASI       KEBIJAKAN                AKUNTANSI              3. MATERIAL       ACCOUNTING                       POLICY
                         MATERIAL (lanjutan)                                                INFORMATION (continued)

                         g.     Saling Hapus                                               g.   Offsetting

                                Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling                    Financial assets and financial liabilities are
                                hapus dan nilai bersihnya disajikan neto dalam                  offset and the net amount reported in the
                                laporan posisi keuangan jika, dan hanya jika,                   statement of financial position if, and only if,
                                saat ini terdapat hak yang berkekuatan hukum                    there is a legally enforceable right to offset the
                                untuk melakukan saling hapus jumlah yang                        recognized amounts and there is an intention to
                                telah diakui tersebut dan terdapat intensi untuk                settle on a net basis, or to realize the assets
                                menyelesaikan secara neto atau untuk                            and settle the liabilities simultaneously.
                                merealisasikan aset dan menyelesaikan
                                liabilitas secara simultan.

                                Hak yang berkekuatan hukum untuk saling                         The legally enforceable right of offset must not
                                hapus harus tidak kontinjen atas peristiwa di                   be contingent on future events and must be
                                masa depan dan harus dapat dipaksakan                           enforceable in the normal course of business
                                dalam situasi bisnis yang normal dan peristiwa                  and in the event of default, insolvency or
                                kegagalan      atau     kebangkrutan      dari                  bankruptcy of the Company or the
                                Perusahaan atau pihak lawan.                                    counterparty.

                                Pendapatan dan beban disajikan dalam jumlah                     Income and expenses are presented on a net
                                neto hanya jika diperkenankan oleh standar                      basis only when permitted by the accounting
                                akuntansi.                                                      standards.

                          h.    Penentuan Nilai Wajar                                      h. Determination of Fair Value

                                Nilai wajar instrumen keuangan yang                             The fair value of financial instruments traded in
                                diperdagangkan di pasar aktif, seperti efek-                    active markets, such as securities, is
                                efek, ditentukan berdasarkan kuotasi harga                      determined based on quoted market prices at
                                pasar pada tanggal laporan posisi keuangan                      the statement of financial position date from
                                dari sumber-sumber yang terpercaya seperti                      credible sources such as quoted market prices
                                kuotasi harga pasar dari Bloomberg, Refinitiv                   from Bloomberg, Refinitiv or broker’s quoted
                                atau dari broker. Investasi pada unit reksadana                 price. Investments in mutual funds units are
                                dicatat pada nilai pasar, sesuai dengan nilai                   stated at market value, in accordance with the
                                bersih dari aset reksadana pada tanggal                         net value of assets of the mutual funds at the
                                laporan posisi keuangan.                                        statement of financial position date.

                                Instrumen keuangan dianggap menggunakan                         A financial instrument is regarded as quoted in
                                nilai kuotasi pasar aktif jika harga kuotasi                    an active market, if quoted prices are readily
                                tersedia dan secara regular tersedia di bursa,                  and regularly available from an exchange,
                                dealer,     broker   dan    harga     tersebut                  dealer, broker and those prices represent
                                mencerminkan harga aktual dan terbentuk                         actual and regularly occurring market
                                melalui transaksi pasar secara regular                          transactions on an arm’s length basis. If the
                                berdasarkan “arm’s length basis”. Jika kriteria                 above criteria are not met, the market is
                                di atas tidak tercapai, pasar dianggap tidak                    regarded as being inactive. Indications that a
                                aktif. Indikasi dari pasar tidak aktif adalah                   market is inactive are when there is a wide bid-
                                ketika terdapat selisih penawaran dan                           offer spread or significant increase in the bid-
                                permintaan yang besar atau terjadi kenaikan                     offer spread or there are few recent
                                signifikan dari selisih penawaran dan                           transactions.
                                permintaan atau hanya terdapat sejumlah kecil
                                transaksi.




                                                                                    38
                                                                                   286



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 286                                                                                                           01/07/26 23.32
Page 317
                                                                                               The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                     Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                           NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                   As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                      Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                          (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                 unless otherwise stated)


                  3.     INFORMASI       KEBIJAKAN                AKUNTANSI              3. MATERIAL       ACCOUNTING                          POLICY
                         MATERIAL (lanjutan)                                                INFORMATION (continued)

                         h.    Penentuan Nilai Wajar (lanjutan)                            h. Determination of Fair Value (continued)

                               Untuk instrumen keuangan yang tidak memiliki                      For financial instruments with no quoted market
                               kuotasi harga pasar, estimasi yang rasional dari                  price, a reasonable estimate of the fair value is
                               nilai wajar ditentukan dengan menggunakan                         determined by reference to the current market
                               referensi harga pasar sekarang dari instrumen                     value of another instrument which substantially
                               lain yang memiliki karakteristik yang sama                        has the same characteristic or calculated based
                               secara substansial atau dihitung berdasarkan                      on the expected cash flows of the underlying net
                               ekspektasi arus kas dari aset bersih yang                         asset base of the financial instruments. The
                               mendasari instrumen keuangan tersebut.                            Company uses an independent valuer in the
                               Perusahaan menggunakan jasa penilai                               estimation of fair value of its investment in equity
                               independen dalam mengestimasikan nilai wajar                      securities when the market price is not available.
                               dari investasi efek-efek saham di mana harga                      A regular valuation by independent valuer is done
                               pasar tidak tersedia. Penilaian berkala oleh jasa                 at least once a year.
                               penilai independen dilakukan paling sedikit
                               sekali dalam setahun.

                               Untuk instrumen yang lebih kompleks,                              For more complex instruments, the Company
                               Perusahaan menggunakan model penilaian                            uses internally developed model, which is
                               internal, yang pada umumnya berdasarkan                           generally based on valuation method and
                               teknik dan metode penilaian yang umumnya                          technique generally recognized as industry
                               diakui sebagai standar industri. Model penilaian                  standard. Valuation model is used primarily to
                               terutama digunakan untuk menilai kontrak                          value derivative contracts.
                               derivatif.

                         i.    Kas di Bank                                                i. Cash in Banks

                               Kas di bank tidak dibatasi penggunaannya dan                     Cash in bank is not restricted and pledged as
                               tidak digunakan sebagai jaminan atas                             collateral for any borrowing.
                               pinjaman.

                         j.    Beban Dibayar Dimuka                                       j.    Prepaid Expenses

                               Beban dibayar dimuka diamortisasi selama                         Prepaid expenses are amortized over their
                               manfaat  masing-masing     biaya  dengan                         beneficial periods using the straight-line method.
                               menggunakan metode garis lurus.

                         k.    Aset Tetap - Pemilikan Langsung                            k. Property and Equipment - Direct Acquisition

                               Aset tetap dicatat sebesar harga perolehan                       Property and equipment are stated at cost less
                               dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi                     accumulated depreciation and accumulated
                               rugi penurunan nilai. Harga perolehan                            impairment. Historical cost includes expenditures
                               mencakup semua pengeluaran yang terkait                          that are directly attributable to the acquisition of
                               secara langsung dengan perolehan aset tetap.                     the items.

                               Biaya-biaya setelah pengakuan awal diakui                        Subsequent costs are included in the asset’s
                               sebagai bagian dari nilai tercatat aset atau                     carrying amount or are recognized as a separate
                               sebagai aset yang terpisah sebagaimana                           asset, as appropriate, only when it is probable that
                               mestinya, hanya apabila kemungkinan besar                        future economic benefits associated with the item
                               Perusahaan akan mendapatkan manfaat                              will flow to the Company and the cost of the item
                               ekonomis masa depan berkenaan dengan aset                        can be measured reliably. The carrying amount of
                               tersebut dan biaya perolehan aset dapat diukur                   the replaced part is derecognized.
                               dengan andal. Nilai tercatat komponen yang
                               diganti tidak lagi diakui.




                                                                                    39
                                                                                   287



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 287                                                                                                              01/07/26 23.32
Page 318
                                                                                             The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                   Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                   PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                        NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                             and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                   Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                       (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                              unless otherwise stated)


                  3.     INFORMASI       KEBIJAKAN                AKUNTANSI               3. MATERIAL       ACCOUNTING                       POLICY
                         MATERIAL (lanjutan)                                                 INFORMATION (continued)

                         k.    Aset Tetap - Pemilikan Langsung (lanjutan)                  k. Property and Equipment - Direct Acquisition
                                                                                              (continued)

                               Penyusutan dihitung dengan menggunakan                         Depreciation of property and equipment is
                               metode garis lurus berdasarkan taksiran masa                   computed using the straight-line method based on
                               manfaat ekonomis dari aset tetap sebagai                       the estimated useful lives as follows:
                               berikut:

                                                                                            Tarif penyusutan
                                                                                               per tahun/
                                                                                                  Annual
                                                                        Tahun/Years         depreciation rate
                               Bangunan                                      30                    3%                                       Building
                               Kendaraan                                     4                    25%                                       Vehicles
                               Komputer                                      4                    25%                                      Computer
                               Peralatan kantor                              4                    25%                              Office equipment
                               Perabotan dan peralatan kantor                4                    25%                   Office furniture and fixtures

                               Apabila nilai tercatat aset lebih besar dari nilai             When the carrying amount of an asset is greater
                               yang dapat diperoleh kembali, nilai tercatat aset              than its estimated recoverable amount, it is written
                               diturunkan menjadi sebesar nilai yang dapat                    down immediately to its recoverable amount,
                               diperoleh kembali, dengan menggunakan nilai                    which is determined as the higher of net selling
                               tertinggi antara harga jual neto dan nilai pakai.              price or value in use.

                               Akumulasi biaya konstruksi serta pemasangan                    The accumulated costs of the construction of and
                               peralatan kantor dan komputer, dikapitalisasi                  the installation of office equipment and computers
                               sebagai aset dalam penyelesaian. Biaya                         are capitalized as construction in progress. These
                               tersebut direklasifikasi ke akun aset tetap pada               costs are reclassified to property and equipment
                               saat proses konstruksi atau pemasangan                         accounts when the construction or installation is
                               selesai. Penyusutan mulai dibebankan pada                      complete. Depreciation is charged from such date.
                               tanggal yang sama. Biaya pemeliharaan dan                      Maintenance and repair cost are charged as an
                               perbaikan dicatat sebagai beban pada saat                      expense when incurred.
                               terjadinya.

                               Aset tetap dalam penyelesaian dinyatakan                       Property and equipment in progress is stated at
                               sebesar biaya perolehan dan akan dipindahkan                   cost and transferred to the respective property and
                               ke    masing-masing     aset   tetap    yang                   equipment account when completed and ready for
                               bersangkutan pada saat selesai dan siap                        use.
                               digunakan.

                               Apabila aset tetap dihentikan pengakuannya                     When assets are derecognized (retired or
                               (tidak dipergunakan lagi atau dijual), biaya                   otherwise disposed of), their costs and the related
                               perolehan beserta akumulasi penyusutan yang                    accumulated depreciation are removed from the
                               terkait dikeluarkan dari kelompok aset tetap                   accounts and any resulting gains or losses are
                               yang bersangkutan dan keuntungan atau                          recognized as profit or loss for the year.
                               kerugian yang timbul diakui sebagai laba atau
                               rugi tahun berjalan.

                               Pada tanggal pelaporan, metode penyusutan,                     At the reporting period, depreciation methods,
                               taksiran masa manfaat dan nilai residual                       estimated useful lives and residual values are
                               ditelaah ulang dan disesuaikan secara                          reviewed and adjusted prospectively,         if
                               prospektif, jika diperlukan.                                   appropriate.




                                                                                     40
                                                                                    288



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 288                                                                                                            01/07/26 23.32
Page 319
                                                                                             The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                   Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                    PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                 As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                              and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                    Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                        (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                               unless otherwise stated)


                  3.     INFORMASI       KEBIJAKAN                AKUNTANSI               3. MATERIAL       ACCOUNTING                       POLICY
                         MATERIAL (lanjutan)                                                 INFORMATION (continued)

                         l.    Beban Tangguhan                                              l. Deferred Charges

                               Beban tangguhan merupakan biaya transaksi                      Deferred charges represent transaction costs
                               yang terjadi berkaitan dengan proses                           incurred in relation to the process of loan approval
                               pemberian persetujuan kredit kepada debitur                    to the debtors or borrowing obtained by the
                               atau perolehan pinjaman yang diterima                          Company. The transaction costs will be presented
                               Perusahaan. Biaya transaksi akan disajikan                     net in “Loans” account when the loan is disbursed
                               secara neto dalam akun “Pinjaman diberikan”                    to the debtors or in “Fund borrowings” account
                               jika telah dicairkan kepada debitur atau akun                  when the borrowing is drawn by the Company.
                               “Pinjaman diterima” jika telah dicairkan oleh
                               Perusahaan.

                         m. Aset Lain-lain                                                  m. Other Assets

                               Aset lain-lain termasuk aset tidak berwujud                    Other assets include intangible assets that are
                               yang dicatat sebesar harga perolehan dikurangi                 stated at cost less amortization and impairment.
                               akumulasi amortisasi dan rugi penurunan nilai.                 Historical cost includes expenditures that are
                               Harga      perolehan     mencakup       semua                  directly attributable to the acquisition of the items.
                               pengeluaran yang terkait secara langsung
                               dengan perolehan aset tidak berwujud.

                               Amortisasi aset tidak berwujud dihitung dengan                  Amortization of intangible assets is computed
                               menggunakan metode garis lurus berdasarkan                      using the straight-line method based on the
                               taksiran masa manfaat ekonomis dari aset                        estimated useful lives of the assets which range
                               tersebut yaitu antara 4 - 5 tahun.                              between 4 - 5 years.

                               Pada tanggal pelaporan, metode amortisasi,                      At the reporting period, amortization methods,
                               taksiran masa manfaat dan nilai residual                        estimated useful lives and residual values are
                               ditelaah ulang dan disesuaikan secara                           reviewed and adjusted prospectively, if
                               prospektif, jika diperlukan.                                    appropriate.

                         n.    Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan                            n. Impairment of Non-Financial Assets

                               Pada      tanggal    pelaporan,     Perusahaan                 At reporting date, the Company reviews the
                               menelaah nilai tercatat aset non-keuangan                      carrying amounts of non-financial assets to
                               untuk menentukan apakah terdapat indikasi                      determine whether there is any indication that
                               bahwa aset tersebut telah mengalami                            those assets have suffered an impairment loss. If
                               penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut,              any such indication exists, the recoverable amount
                               nilai yang dapat diperoleh kembali dari aset                   of the asset is estimated in order to determine the
                               diestimasi untuk menentukan tingkat kerugian                   extent of the impairment loss (if any). Where it is
                               penurunan nilai (jika ada). Bila tidak                         not possible to estimate the recoverable amount of
                               memungkinkan untuk mengestimasi nilai yang                     an individual asset, the Company estimates the
                               dapat diperoleh kembali atas suatu aset                        recoverable amount of the cash generating unit to
                               individu, Perusahaan mengestimasi nilai yang                   which the asset belongs.
                               dapat diperoleh kembali dari unit penghasil kas
                               atas aset.

                               Perkiraan jumlah yang dapat diperoleh kembali                  Estimated recoverable amount is the higher of net
                               adalah nilai tertinggi antara harga jual neto atau             selling price or value in use. If the recoverable
                               nilai pakai. Jika jumlah yang dapat diperoleh                  amount of a non-financial asset (cash generating
                               kembali dari aset non-keuangan (unit penghasil                 unit) is less than its carrying amount, the carrying
                               kas) kurang dari nilai tercatatnya, nilai tercatat             amount of the asset (cash generating unit) is
                               aset (unit penghasil kas) dikurangi menjadi                    reduced to its recoverable amount and an
                               sebesar nilai yang dapat diperoleh kembali dan                 impairment loss is recognized immediately in the
                               rugi penurunan nilai diakui langsung ke laba                   profit or loss.
                               rugi.


                                                                                     41
                                                                                    289



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 289                                                                                                            01/07/26 23.32
Page 320
                                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                 PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                              As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                           and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                 Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                            unless otherwise stated)


                  3.     INFORMASI       KEBIJAKAN              AKUNTANSI              3. MATERIAL       ACCOUNTING                       POLICY
                         MATERIAL (lanjutan)                                              INFORMATION (continued)

                         o.    Sewa                                                      o. Leases

                               Penentuan apakah suatu perjanjian adalah,                   The determination of whether an arrangement is,
                               atau mengandung, sewa didasarkan pada                       or contains, a lease is based on the substance of
                               substansi pengaturan pada saat dimulainya                   the arrangement at the inception of the lease. The
                               sewa. Pengaturan tersebut adalah, atau                      arrangement is, or contains, a lease if fulfillment of
                               mengandung,        sewa     jika   pemenuhan                the arrangement is dependent on the use of a
                               pengaturan tergantung pada penggunaan aset                  specific asset or assets and the arrangement
                               atau aset-aset tertentu dan pengaturan tersebut             conveys a right to use the asset or assets, even if
                               menyatakan hak untuk menggunakan aset atau                  that asset is (or those assets are) not explicitly
                               aset-aset, meskipun aset tersebut (aset-aset                specified in an arrangement.
                               tersebut) tidak secara eksplisit ditentukan
                               dalam suatu pengaturan.

                               Aset hak-guna                                                   Right-of-use assets

                               Perusahaan     menerapkan   pendekatan                          The Company applies a single recognition and
                               pengakuan dan pengukuran tunggal untuk                          measurement approach for all leases, except for
                               semua sewa, kecuali untuk sewa aset                             short-term leases and leases of low-value assets.
                               berjangka pendek dan sewa aset bernilai
                               rendah.

                               Perusahaan mengakui aset hak-guna pada                          The Company recognized right-of-use assets at
                               tanggal dimulainya sewa. Aset hak-guna diukur                   the commencement date of the lease. Right-of-
                               pada biaya perolehan, dikurangi akumulasi                       use assets are measured at cost, less any
                               penyusutan dan kerugian penurunan nilai, jika                   accumulated depreciation and impairment losses,
                               ada, dan disesuaikan untuk setiap pengukuran                    if any and adjusted for any remeasurement of
                               kembali liabilitas sewa.                                        lease liabilities.

                               Biaya aset hak-guna meliputi nilai liabilitas               The cost of right-of-use assets includes the
                               sewa yang diakui, biaya langsung awal,                      amount of lease liabilities recognized, initial direct
                               pembayaran sewa yang dilakukan pada atau                    cost incurred, lease payments made at or before
                               sebelum tanggal mulai sewa dan estimasi biaya               the commencement date and estimated
                               restorasi.                                                  reinstatement cost.

                               Aset hak-guna disusutkan berdasarkan metode                 Right-of-use assets are depreciated on a straight-
                               garis lurus selama masa sewa sebagai berikut:               line method over the lease term as follows:

                                                                                 Tahun/Years
                               Laptop                                                 3                                                      Laptop

                               Utang sewa                                                  Lease liabilities

                               Pada tanggal dimulainya sewa, Perusahaan                    At the commencement date of the lease, the
                               mengakui liabilitas sewa yang diukur pada nilai             Company recognized lease liabilities measured at
                               kini dari pembayaran sewa yang akan dilakukan               the present value of lease payments to be made
                               selama masa sewa.                                           over the lease term.

                               Dalam menghitung nilai kini dari pembayaran                 In calculating the present value of lease payments,
                               sewa, Perusahaan menggunakan suku bunga                     the Company uses its incremental borrowing rate.
                               pinjaman     inkremental.     Setelah   tanggal             After the commencement date, the amount of
                               dimulainya, jumlah liabilitas sewa ditingkatkan             lease liabilities is increased to reflect the accretion
                               untuk merefleksikan pertambahan bunga dan                   of interest and reduced for the lease payments
                               dikurangi untuk merefleksikan pembayaran                    made.
                               sewa yang dilakukan.


                                                                                  42
                                                                                 290



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 290                                                                                                         01/07/26 23.32
Page 321
                                                                                            The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                  Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                  PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                               As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                            and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                  Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                             unless otherwise stated)


                  3.     INFORMASI       KEBIJAKAN                AKUNTANSI              3. MATERIAL       ACCOUNTING                       POLICY
                         MATERIAL (lanjutan)                                                INFORMATION (continued)

                         p.    Pengakuan Pendapatan dan Beban                              p. Recognition of Revenues and Expenses

                               Pendapatan bunga dan beban bunga diakui                        Interest income and interest expense are
                               berdasarkan basis akrual dengan menggunakan                    recognized on accrual basis using the effective
                               metode suku bunga efektif. Perhitungan dengan                  interest rate method. The calculation using the
                               metode suku bunga efektif memperhitungkan                      effective interest rate method takes into account
                               seluruh syarat dan ketentuan kontraktual dari                  all contractual terms of the financial instruments
                               instrumen keuangan dan biaya transaksi yang                    and includes any transaction costs that are
                               timbul secara langsung untuk instrumen tersebut                directly attributable to the instruments and are an
                               dan merupakan bagian tidak terpisahkan dari                    integral part of the effective interest rate.
                               suku bunga efektif.

                               Perusahaan       menyajikan      nilai   bersih                The Company disclose the net amount of
                               keuntungan/(kerugian) dari transaksi derivatif,                gain/(loss) from derivative transactions, including
                               termasuk keuntungan/(kerugian) kurs yang                       the impact of its gain/(loss) from foreign currency
                               timbul, dalam laporan laba rugi tahun berjalan.                translation, in the statement of profit or loss.

                               Pendapatan provisi dan komisi yang berkaitan                   Provision and commission income related to the
                               dengan pemberian pinjaman diakui ketika jasa-                  loan disbursement is recognized when the
                               jasa telah diberikan sesuai dengan kontrak                     services are rendered in accordance with the
                               perjanjian seperti pendapatan jasa mandatory                   respective engagement contracts such as income
                               lead arranger, sindikasi, perencanaan model                    from mandatory lead arranger services,
                               pembiayaan, pendapatan komitmen atas fasilitas                 syndication, structuring of financing scheme fees,
                               yang belum dicairkan, dan premi atas garansi                   commitment fee income from undrawn facilities,
                               kredit yang diberikan.                                         and credit guarantee premium.

                               Pendapatan jasa advisory diakui ketika jasa-jasa               Advisory service income is recognized when the
                               telah diberikan sesuai dengan kontrak perjanjian.             services are rendered in accordance with the
                                                                                             respective engagement contracts.
                               Keuntungan/(kerugian) dari portofolio efek-efek               Gains/(losses)    on   securities   consist    of
                               meliputi keuntungan/ (kerugian) yang timbul dari              gains/(losses) on securities sold and unrealized
                               penjualan efek-efek dan keuntungan/(kerugian)                 gains/(losses) from changes in the fair value of
                               yang belum direalisasi dari perubahan nilai wajar             securities.
                               efek-efek.
                               Pendapatan/(beban) dari transaksi derivatif                   Income/(expense) on derivative transactions
                               meliputi keuntungan/(kerugian) yang timbul dari               consist of gains/(losses) on settlement of
                               penyelesaian      transaksi    derivatif   dan                derivative     transactions  and     unrealized
                               keuntungan/(kerugian) yang belum direalisasi                  gains/(losses) from changes in the fair value of
                               dari perubahan nilai wajar.                                   derivative transactions.

                               Beban diakui pada saat terjadinya.                            Expenses are recognized when incurred.

                               Pendapatan tersebut di atas diakui berdasarkan                 The above-mentioned revenues are recognized in
                               PSAK No. 109, kecuali untuk pendapatan provisi                 accordance with SFAS No. 109, except for
                               dan komisi dan pendapatan jasa advisory yang                   provision and commission income and advisory
                               diakui berdasarkan PSAK No. 115. Beban diakui                  service income which are recognized in
                               berdasarkan PSAK No. 201.                                      accordance with SFAS No. 115. Expenses are
                                                                                              recognized in accordance with SFAS No. 201.




                                                                                    43
                                                                                   291



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 291                                                                                                           01/07/26 23.32
Page 322
                                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                 Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                 PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                              As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                           and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                 Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                            unless otherwise stated)


                  3.     INFORMASI       KEBIJAKAN               AKUNTANSI              3. MATERIAL       ACCOUNTING                       POLICY
                         MATERIAL (lanjutan)                                               INFORMATION (continued)

                         q.    Pajak Penghasilan                                           q.   Income Tax

                               Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba                     Current tax expense is determined based on
                               kena pajak tahun berjalan yang dihitung                          the taxable income for the year, computed
                               berdasarkan tarif pajak yang berlaku.                            using the prevailing tax rates.
                               Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas                  Deferred tax assets and liabilities are
                               konsekuensi pajak periode mendatang yang                         recognized for the future tax consequences
                               timbul dari perbedaan jumlah tercatat aset dan                   attributable to differences between the financial
                               liabilitas menurut laporan keuangan dengan                       statements carrying amounts of assets and
                               dasar pengenaan pajak. Liabilitas pajak                          liabilities and their respective tax bases.
                               tangguhan diakui untuk semua perbedaan                           Deferred tax liabilities are recognized for all
                               temporer kena pajak dan aset pajak tangguhan                     taxable temporary differences and deferred tax
                               diakui untuk perbedaan temporer yang boleh                       assets are recognized for deductible temporary
                               dikurangkan, sepanjang besar kemungkinan                         differences to the extent that it is probable that
                               dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba                         taxable income will be available in future
                               kena pajak pada masa datang.                                     periods against which the deductible temporary
                                                                                                differences can be utilized.

                               Pajak tangguhan diukur dengan menggunakan                        Deferred tax is calculated at the tax rates that
                               tarif pajak yang berlaku atau secara substansial                 have been enacted or substantively enacted at
                               telah berlaku pada tanggal pelaporan. Pajak                      the reporting date. Deferred tax is charged or
                               tangguhan dibebankan atau dikreditkan dalam                      credited immediately in profit or loss, except
                               laba rugi, kecuali pajak tangguhan yang                          when it relates to items charged or credited
                               dibebankan atau dikreditkan langsung ke                          directly to equity, in which case the deferred tax
                               ekuitas, dalam hal ini pajak tangguhan                           is also charged or credited directly to equity.
                               dibebankan atau dikreditkan langsung ke
                               ekuitas.

                               Aset dan liabilitas pajak tangguhan dapat saling                 Deferred tax assets and liabilities are offset
                               hapus apabila terdapat hak yang berkekuatan                      when there is a legally enforceable right to
                               hukum untuk melakukan saling hapus antara                        offset current tax assets against current tax
                               aset pajak kini dengan liabilitas pajak kini dan                 liabilities and when the deferred tax assets and
                               apabila aset dan liabilitas pajak tangguhan                      liabilities relate to income taxes levied by the
                               terkait dengan pajak penghasilan yang                            same tax authority on either the same taxable
                               dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama,                    entity or different taxable entities.
                               baik atas entitas kena pajak yang sama
                               ataupun berbeda.

                               Perubahan atas liabilitas pajak dicatat pada                     Amendments to tax obligations are recorded
                               saat surat ketetapan pajak diterima atau apabila                 when a tax assessment is received or, if
                               diajukan keberatan dan/atau banding, diakui                      objected or appealed against, when the result
                               pada saat hasil dari keberatan dan/atau                          of the objection or appeal is determined.
                               banding diterima.

                               Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan                    Deferred tax assets and liabilities are offset in
                               bersih di laporan posisi keuangan.                               the statement of financial position.




                                                                                   44
                                                                                  292



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 292                                                                                                          01/07/26 23.32
Page 323
                                                                                            The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                  Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                  PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                               As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                            and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                  Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                             unless otherwise stated)


                  3.     INFORMASI       KEBIJAKAN                AKUNTANSI              3. MATERIAL       ACCOUNTING                        POLICY
                         MATERIAL (lanjutan)                                                INFORMATION (continued)

                         r.    Liabilitas Imbalan Kerja                                     r.      Employment Benefits Obligation

                               Imbalan kerja karyawan jangka pendek                                 Short-term employment benefits

                               Imbalan kerja karyawan jangka pendek diakui                          Short-term employee benefits are recognized
                               pada saat terutang kepada karyawan                                   when they become due to the employees on
                               berdasarkan metode akrual.                                           accrual basis.

                               Liabilitas pensiun                                                   Pension obligation

                               Perusahaan menyediakan imbalan pasca-kerja                           The Company provides post-employment
                               untuk karyawan sesuai dengan Undang-                                 benefits as required under Labor Law
                               Undang    Ketenagakerjaan      yang    pada                          which in substance represent a defined benefit
                               dasarnya merupakan program imbalan pasti.                            plan. For normal pension scheme, the
                               Untuk usia pensiun normal, Perusahaan                                Company calculates the employee benefits
                               menghitung imbalan kerja karyawan berdasark                          under the Labor Law.
                               an Undang-Undang Ketenagakerjaan.

                               Beban atas pemberian imbalan dalam program                           The cost of providing benefits under the defined
                               imbalan manfaat pasti ditentukan dengan                              benefits plan is determined using the projected
                               metode projected unit credit.                                        unit credit method.

                               Pengukuran kembali atas liabilitas (aset)                            Remeasurement on net defined benefit
                               imbalan pasti neto, yang diakui sebagai                              liabilities (asset), which is recognized as other
                               penghasilan komprehensif lain, terdiri dari:                         comprehensive income, consists of:
                               i. Keuntungan atau kerugian aktuarial;                                 i. Actuarial gain and losses;
                               ii. Imbal hasil atas aset program, tidak                               ii. Return on program asset, not consist of
                                    termasuk jumlah yang dimasukan dalam                                  amount included in liabilities (asset) net
                                    bunga neto atas liabilitas (aset); dan                                interest; and
                               iii. Setiap perubahan dampak batas aset, tidak                        iii. Every change in asset ceiling, not
                                    termasuk jumlah yang dimasukan dalam                                  consist of amount included in liabilities
                                    bunga neto atas liabilitas (aset).                                    (asset) net interest.
                               Pengukuran kembali atas liabilitas (aset)                            Remeasurement on net defined benefit
                               imbalan pasti neto, yang diakui sebagai                              liabilities (asset), which is recognized as other
                               penghasilan      komprehensif  lain tidak                            comprehensive income will not be reclassified
                               direklasifikasi ke laba rugi pada periode                            to profit or loss in the next periods.
                               berikutnya.

                               Biaya jasa lalu diakui pada laba rugi pada                           Past service costs are recognized in profit or
                               tanggal yang lebih awal antara:                                      loss on the earlier of:
                                Tanggal amandemen atau kurtailmen                                   The date of the plan amendment or
                                   program; dan                                                         curtailment; and
                                Tanggal pada saat Perusahaan mengakui                               The date that the Company recognizes
                                   biaya restrukturisasi terkait.                                       related restructuring costs.
                               Imbalan jangka panjang lainnya                                    Other long-term employee benefits

                               Beban imbalan jangka panjang lainnya                              The cost of providing other long-term employee
                               ditentukan dengan metode projected unit credit                    benefits is determined using the projected unit
                               dengan metode yang disederhanakan dimana                          credit method using simplified method of not
                               metode ini tidak mengakui pengukuran kembali                      recognizing         remeasurements        in     other
                               dalam penghasilan komprehensif lain. Total                        comprehensive income. The net total of service
                               nilai neto dari biaya jasa kini, biaya bunga neto                 cost, net interest on the net defined benefit liability
                               atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto dan                     (asset) and remeasurements of the net defined
                               pengukuran kembali liabilitas (aset) imbalan                      benefit liability (asset) are recognized in statement
                               pasti neto diakui pada laporan laba rugi tahun                    of profit or loss for the year.
                               berjalan.
                                                                                    45
                                                                                   293



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 293                                                                                                           01/07/26 23.32
Page 324
                                                                                              The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                    Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                    PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                 As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                              and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                    Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                        (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                               unless otherwise stated)


                  3.     INFORMASI       KEBIJAKAN                 AKUNTANSI               3. MATERIAL       ACCOUNTING                       POLICY
                         MATERIAL (lanjutan)                                                  INFORMATION (continued)

                         s.    Instrumen Keuangan Derivatif                                 s. Derivative Financial Instruments

                               Instrumen derivatif diakui pertama-tama pada                    Derivative instruments are initially recognized at fair
                               nilai wajar pada saat kontrak tersebut dilakukan,               value on the date the contracts are entered into and
                               dan selanjutnya diukur pada nilai wajarnya.                     are subsequently remeasured at their fair values.
                               Metode pengakuan keuntungan atau kerugian                       The method of recognizing the fair value gain or
                               dari perubahan nilai wajar tergantung pada                      loss depends on whether the derivative is
                               apakah derivatif tersebut adalah instrumen                      designated as a hedging instrument and, if so, the
                               lindung nilai, dan sifat dari unsur yang dilindungi             nature of the item being hedged.
                               nilainya.

                               Lindung nilai arus kas                                          Cash flow hedge

                               Perusahaan dapat menggunakan instrumen                          The Company may use derivative instruments,
                               keuangan derivatif, pertukaran (swap) tingkat                   interest rate swap as part of its management
                               suku bunga, sebagai bagian dari aktivitas                       activities to manage exposures to interest rate on
                               manajemen untuk melindungi dampak risiko                        the Company’s borrowing. The Company applies
                               tingkat suku bunga atas pinjaman Perusahaan.                    cash flow hedge accounting when transactions
                               Perusahaan menerapkan akuntansi lindung                         meet the specified criteria for hedge accounting
                               nilai arus kas pada saat transaksi tersebut                     treatment.
                               memenuhi kriteria perlakuan akuntansi lindung
                               nilai.

                               Perubahan nilai wajar instrumen derivatif yang                  Changes in fair value of derivative instruments that
                               tidak memenuhi kriteria lindung nilai dicatat                   do not qualify for hedge accounting are recognized
                               dalam laporan laba rugi dan penghasilan                         in the current year statement of profit or loss and
                               komprehensif lain tahun berjalan. Jika                          other comprehensive income. If derivative
                               instrumen derivatif dirancang dan memenuhi                      instruments are designated and qualify for hedge
                               syarat akuntansi lindung nilai, perubahan nilai                 accounting, changes in fair value of derivative
                               wajar yang berkaitan dengan lindung nilai diakui                instruments are recorded as adjustments to the
                               sebagai penyesuaian terhadap item yang                          items being hedged in the current year other
                               dilindungi    nilainya   dalam     penghasilan                  comprehensive income or in the equity, depending
                               komprehensif lainnya tahun berjalan atau                        on the type of hedge transaction represented and
                               disajikan dalam ekuitas, tergantung pada jenis                  the effectiveness of the hedge.
                               transaksi dan efektivitas dari lindung nilai
                               tersebut.

                               Perusahaan menetapkan derivatif sebagai                         The Company designates derivatives as the
                               instrumen lindung nilai atas arus kas apabila                   hedging instruments of cash flows hedges where
                               instrumen tersebut melindungi nilai variabilitas                the instrument hedges the variability in cash flows
                               arus kas yang dapat diatribusikan pada risiko                   attributable to a particular risk associated with a
                               tertentu yang terkait dengan aset atau liabilitas               recognized asset or liability, or a highly probable
                               yang telah diakui atau prakiraan transaksi yang                 forecast transaction that could affect profit or loss.
                               kemungkinan besar terjadi. Bagian efektif dari                  The effective portion of changes in the fair value of
                               perubahan nilai wajar derivatif yang ditetapkan                 derivatives designated as hedging instruments of
                               sebagai instrumen lindung nilai atas arus kas                   cash flows hedges in qualifying hedging
                               dalam hubungan lindung nilai yang memenuhi                      relationships is deferred to the cumulative
                               kualifikasi ditangguhkan pada keuntungan/                       gains/(losses) on derivative instruments for cash
                               (kerugian) kumulatif atas instrumen derivatif                   flows hedges, which forms part of equity. Any
                               untuk lindung nilai arus kas, yang merupakan                    ineffective portion is recognized immediately in the
                               bagian dari ekuitas. Bagian yang tidak efektif                  statement of profit or loss and other
                               diakui secara langsung pada laporan laba rugi                   comprehensive income.
                               dan penghasilan komprehensif lain.




                                                                                      46
                                                                                     294



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 294                                                                                                             01/07/26 23.32
Page 325
                                                                                            The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                  Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                  PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                               As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                            and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                  Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                             unless otherwise stated)


                  3.     INFORMASI       KEBIJAKAN                 AKUNTANSI             3. MATERIAL       ACCOUNTING                       POLICY
                         MATERIAL (lanjutan)                                                INFORMATION (continued)

                         s.    Instrumen Keuangan Derivatif (lanjutan)                    s. Derivative Financial Instruments (continued)

                               Lindung nilai arus kas (lanjutan)                              Cash flow hedge (continued)

                               Jumlah yang ditangguhkan dalam ekuitas                         Amounts deferred in equity are reclassified to the
                               direklasifikasi ke dalam laporan laba rugi dan                 statement of profit or loss and other
                               penghasilan komprehensif lain dalam tahun                      comprehensive income as a reclassification
                               yang sama di mana arus kas yang dilindung                      adjustment in the same year as the hedged cash
                               nilai mempengaruhi laba atau rugi, dan pada                    flows affect profit or loss, and in the same line item
                               item yang sama dalam laporan laba rugi dan                     in the statement of profit or loss and other
                               penghasilan komprehensif lain.                                 comprehensive income.

                               Ketika instrumen lindung nilai kadaluarsa atau                When the hedging instrument expires or sold,
                               dijual, dihentikan, dilaksanakan, atau tidak lagi             terminated, exercised, or no longer qualifies for
                               memenuhi kriteria akuntansi lindung nilai,                    hedge accounting, the cumulative amount
                               keuntungan atau kerugian kumulatif yang                       deferred in equity remains in the cumulative
                               ditangguhkan di ekuitas tetap diakui pada                     gains/(losses) on derivative instruments for cash
                               keuntungan/(kerugian)        kumulatif      atas              flows hedges, and is subsequently transferred to
                               instrumen derivatif untuk lindung nilai arus kas              the statement of profit or loss and other
                               dan direklasifikasi ke laporan laba rugi dan                  comprehensive income when the hedged item is
                               penghasilan komprehensif lain ketika item yang                recognized in the statement of profit or loss and
                               dilindung nilai diakui dalam laporan laba rugi                other comprehensive income.
                               dan penghasilan komprehensif lain.

                               Ketika suatu prakiraan transaksi akan dilindung                When a forecast hedged transaction is no longer
                               nilai tidak lagi diharapkan akan terjadi, jumlah               expected to occur, the amount deferred in equity
                               yang ditangguhkan dalam ekuitas diakui segera                  is recognized immediately in the statement of
                               dalam laporan laba rugi dan penghasilan                        profit or loss and other comprehensive income.
                               komprehensif lain.

                               Seluruh instrumen derivatif (termasuk transaksi               All derivatives instruments (including foreign
                               valuta asing untuk tujuan pendanaan dan                       exchange transactions for financing and trading)
                               perdagangan) dicatat dalam laporan posisi                     are recognized in the statement of financial position
                               keuangan berdasarkan nilai wajarnya. Nilai                    at fair value. The fair value is based on the market
                               wajar tersebut ditentukan berdasarkan harga                   rate, Bloomberg exchange rate at statement of
                               pasar, kurs Bloomberg pada tanggal pelaporan                  financial position date, discounted cash flows,
                               laporan posisi keuangan, diskonto arus kas,                   option pricing models or broker quoted price on
                               model penentu harga opsi atau harga yang                      other instruments with similar characteristics.
                               diberikan oleh broker (quoted price) atas
                               instrumen lainnya yang memiliki karakteristik
                               serupa.

                               Lindung nilai nilai wajar                                     Fair value hedge

                               Perusahaan dapat menggunakan instrumen                        The Company may use derivative instrument,
                               keuangan derivatif, opsi, sebagai bagian dari                 option, as part of its management activities to
                               aktivitas manajemen untuk melindungi dampak                   manage exposures to fair value changes on the
                               risiko perubahan nilai wajar atas investasi                   Company’s equity investment. The Company
                               saham Perusahaan. Perusahaan menerapkan                       applies fair value hedge accounting when
                               akuntansi lindung nilai nilai wajar pada saat                 transactions meet the specified criteria for hedge
                               transaksi tersebut memenuhi kriteria perlakuan                accounting treatment.
                               akuntansi lindung nilai.




                                                                                    47
                                                                                   295



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 295                                                                                                           01/07/26 23.32
Page 326
                                                                                                 The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                       Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                        PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                             NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                     As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                  and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                        Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                            (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                   unless otherwise stated)


                  3.     INFORMASI       KEBIJAKAN                    AKUNTANSI            3. MATERIAL       ACCOUNTING                          POLICY
                         MATERIAL (lanjutan)                                                  INFORMATION (continued)

                         s.    Instrumen Keuangan Derivatif (lanjutan)                      s. Derivative Financial Instruments (continued)

                               Lindung nilai nilai wajar (lanjutan)                               Fair value hedge (continued)

                               Perusahaan menetapkan derivatif sebagai                            The Company designates derivatives as the
                               instrumen lindung nilai atas nilai wajar apabila                   hedging instruments of fair value hedges where the
                               instrumen tersebut melindungi nilai variabilitas                   instrument hedges the variability in fair value
                               nilai wajar yang dapat diatribusikan pada risiko                   attributable to a particular risk associated with a
                               tertentu yang terkait dengan aset atau liabilitas                  recognized asset or liability, or a highly probable
                               yang telah diakui atau prakiraan transaksi yang                    forecast transaction that could affect. The effective
                               kemungkinan besar terjadi. Bagian efektif dari                     portion of changes in the fair value of derivatives
                               perubahan nilai wajar derivatif yang ditetapkan                    designated as hedging instruments of fair value
                               sebagai instrumen lindung nilai atas nilai wajar                   hedges in qualifying hedging relationships is
                               dalam hubungan lindung nilai yang memenuhi                         deferred to the cumulative gains/(losses) on
                               kualifikasi ditangguhkan pada keuntungan/                          derivative instruments for fair value hedges, which
                               (kerugian) kumulatif atas instrumen derivatif                      forms part of equity.
                               untuk lindung nilai nilai wajar, yang merupakan
                               bagian dari ekuitas.

                               Ketika instrumen lindung nilai kadaluarsa atau                     When the hedging instrument expires or sold,
                               dijual, dihentikan, dilaksanakan, atau tidak lagi                  terminated, exercised, or no longer qualifies for
                               memenuhi kriteria akuntansi lindung nilai,                         hedge accounting, the cumulative amount deferred
                               keuntungan atau kerugian kumulatif yang                            in equity remains in the cumulative gains/(losses) on
                               ditangguhkan di ekuitas tetap diakui pada                          derivative instruments for fair value hedges, and will
                               keuntungan/(kerugian) kumulatif atas instrumen                     not be subsequently transferred to profit or loss.
                               derivatif untuk lindung nilai nilai wajar dan tidak
                               akan direklasifikasi ke laba rugi.

                               Seluruh instrumen derivatif (termasuk transaksi                    All derivatives instruments (including foreign
                               valuta asing untuk tujuan pendanaan dan                            exchange transactions for financing and trading)
                               perdagangan) dicatat dalam laporan posisi                          are recognized in the statement of financial position
                               keuangan berdasarkan nilai wajarnya. Nilai                         at fair value. The fair value is based on the market
                               wajar tersebut ditentukan berdasarkan harga                        rate, Reuters exchange rate at statement of
                               pasar, kurs Reuters pada tanggal pelaporan                         financial position date, discounted cash flows,
                               laporan posisi keuangan, diskonto arus kas,                        option pricing models or broker quoted price on
                               model penentu harga opsi atau harga yang                           other instruments with similar characteristics.
                               diberikan oleh broker (quoted price) atas
                               instrumen lainnya yang memiliki karakteristik
                               serupa.
                         t.    Segmen Operasi                                               t.    Operating Segment

                               Segmen operasi adalah suatu komponen dari                          An operating segment is a component of the entity
                               entitas yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang                  that engages in business activities from which it
                               memperoleh pendapatan dan menimbulkan                              may earn revenues and incur expenses, including
                               beban, termasuk pendapatan dan beban terkait                       revenues and expenses that relate to transactions
                               dengan transaksi dengan komponen lain dari                         with any of the entity’s components, whose
                               entitas yang sama, yang hasil operasinya dikaji                    operating results are reviewed regularly by the
                               ulang secara regular oleh pengambil keputusan                      decision maker to make decisions about resources
                               untuk membuat keputusan tentang sumber                             allocated to the segment and assess its
                               daya yang dialokasikan pada segmen tersebut                        performance, and for which discrete financial
                               dan menilai kinerjanya, dan tersedia informasi                     information is available.
                               keuangan yang dapat dipisahkan.

                               Hasil segmen yang dilaporkan kepada                                Segment results that are reported to the chief
                               pengambil keputusan operasional termasuk                           operating decision maker include items directly
                               item yang dapat diatribusikan secara langsung                      attributable to a segment as well as those that can
                               kepada segmen dan juga yang dapat                                  be allocated on a reasonable basis.
                               dialokasikan dengan basis yang wajar.

                                                                                      48
                                                                                     296



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 296                                                                                                                01/07/26 23.32
Page 327
                                                                                                  The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                        Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                         PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                      As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                   and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                         Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                             (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                    unless otherwise stated)


                  3.     INFORMASI       KEBIJAKAN              AKUNTANSI               3. MATERIAL       ACCOUNTING                              POLICY
                         MATERIAL (lanjutan)                                               INFORMATION (continued)

                         t.    Segmen Operasi (lanjutan)                                     t.    Operating Segment (continued)

                               Perusahaan mengelola kegiatan usahanya dan                          The Company manages its business activities and
                               mengidentifikasi segmen yang dilaporkan                             identifies its segments reported based on product
                               berdasarkan jenis produk.                                           categories.

                               Perusahaan menentukan dan menyajikan                                The Company determines and presents operating
                               segmen operasi berdasarkan informasi yang                           segments based on the information that is
                               secara internal diberikan kepada pengambil                          internally provided to the decision maker.
                               keputusan.

                         u.    Laba per Saham                                                u. Income per Share

                               Laba per saham dasar dihitung dengan                                Basic income per share is computed by dividing
                               membagi laba tahun berjalan yang dapat                              net income for the year attributable to ordinary
                               diatribusikan kepada pemegang saham biasa                           equity holders of the entity by the weighted
                               entitas dengan jumlah rata-rata tertimbang                          average number of shares outstanding during the
                               saham yang beredar pada tahun berjalan.                             year.

                  4.     PERTIMBANGAN AKUNTANSI DAN ESTIMASI                            4.        CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND
                         AKUNTANSI YANG UTAMA                                                     ESTIMATES

                         Dalam penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan                           In the application of the Company’s accounting
                         yang dijelaskan dalam Catatan 3, manajemen                               policies, which is described in Note 3, management
                         diharuskan untuk membuat penilaian, estimasi dan                         is required to make judgments, estimates and
                         asumsi tentang jumlah tercatat aset dan liabilitas                       assumptions about the carrying amounts of assets
                         yang tidak tersedia dari sumber lain. Estimasi dan                       and liabilities that are not readily apparent from other
                         asumsi yang terkait didasarkan pada pengalaman                           sources.       The     estimates      and    associated
                         historis dan faktor-faktor lain yang dianggap relevan.                   assumptions are based on historical experience and
                         Hasil aktualnya mungkin berbeda dari estimasi                            other factors that are considered to be relevant.
                         tersebut.                                                                Actual results may differ from these estimates.

                         Estimasi dan asumsi yang mendasari ditelaah                              The estimates and underlying assumptions are
                         secara berkelanjutan. Revisi estimasi akuntansi                          reviewed on an ongoing basis. Revisions to
                         diakui dalam periode di mana estimasi tersebut                           accounting estimates are recognized in the period
                         direvisi jika revisi hanya mempengaruhi periode                          where the estimate is revised if the revision affects
                         tersebut, atau pada periode revisi dan periode masa                      only that period, or in the period of the revision and
                         depan jika revisi mempengaruhi periode saat ini dan                      future periods if the revision affects both current and
                         masa depan.                                                              future periods.

                        Pertimbangan Utama dalam Penerapan Kebijakan                              Critical Judgments in Applying Accounting Policies
                        Akuntansi

                         Di bawah ini adalah pertimbangan utama, selain dari                      Below are the critical judgments, apart from those
                         estimasi, di mana direksi telah membuat suatu                            involving estimations that the directors have made
                         proses penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan                          in the process of applying the Company’s
                         dan memiliki pengaruh paling signifikan terhadap                         accounting policies and that have the most
                         jumlah yang diakui dalam laporan keuangan.                               significant effect on the amounts recognized in the
                                                                                                  financial statements.




                                                                                   49
                                                                                  297



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 297                                                                                                                 01/07/26 23.32
Page 328
                                                                                              The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                    Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                     PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                          NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                  As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                               and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                     Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                         (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                unless otherwise stated)


                   4.    PERTIMBANGAN AKUNTANSI DAN ESTIMASI                             4.   CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND
                         AKUNTANSI YANG UTAMA (lanjutan)                                      ESTIMATES (continued)

                         Pertimbangan Utama dalam Penerapan Kebijakan                         Critical Judgments in Applying Accounting Policies
                         Akuntansi (lanjutan)                                                 (continued)

                         Di bawah ini adalah pertimbangan utama, selain dari                  Below are the critical judgments, apart from those
                         estimasi, di mana direksi telah membuat suatu                        involving estimations that the directors have made
                         proses penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan                      in the process of applying the Company’s
                         dan memiliki pengaruh paling signifikan terhadap                     accounting policies and that have the most
                         jumlah yang diakui dalam laporan keuangan.                           significant effect on the amounts recognized in the
                         (lanjutan)                                                           financial statements. (continued)
                        Usaha yang berkelanjutan                                              Going concern

                        Manajemen Perusahaan telah melakukan penilaian                        The Company’s management has made an
                        atas kemampuan Perusahaan untuk melanjutkan                           assessment of the Company’s ability to continue as
                        kelangsungan usahanya dan berkeyakinan bahwa                          a going concern and believes that the Company has
                        Perusahaan memiliki       sumber   daya untuk                         the resources to continue its business for the
                        melanjutkan usahanya di masa mendatang. Selain                        foreseeable future. Furthermore, the management
                        itu, manajemen tidak mengetahui adanya                                was not aware of any material uncertainties that
                        ketidakpastian material yang dapat menimbulkan                        may cast significant doubt to the Company’s ability
                        keraguan yang signifikan terhadap kemampuan                           to continue as a going concern. Therefore, the
                        Perusahaan untuk melanjutkan usahanya. Oleh                           financial statements have been prepared on a going
                        karena itu, laporan keuangan telah disusun atas                       concern basis.
                        dasar usaha yang berkelanjutan.

                        Klasifikasi aset dan liabilitas keuangan                              Classification of the financial assets and
                                                                                              liabilities

                        Perusahaan menetapkan klasifikasi atas aset dan                       The Company determines the classification of
                        liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas              certain assets and liabilities as financial assets and
                        keuangan dengan mempertimbangkan bila definisi                        financial liabilities by judging if they meet the
                        yang ditetapkan PSAK No. 109 dipenuhi. Dengan                         definition set forth in SFAS No. 109. Accordingly,
                        demikian, aset keuangan dan liabilitas keuangan                       the financial assets and financial liabilities are
                        diakui sesuai dengan kebijakan akuntansi seperti                      accounted for in accordance with the accounting
                        yang diungkapkan pada Catatan 3.                                      policies as disclosed in Note 3.

                        Penentuan mata uang fungsional                                        Determination of functional curency

                         Mata uang fungsional dari entitas adalah mata uang                   The functional currency of the entity is the
                         dari lingkungan ekonomi primer di mana entitas                       currency of the primary economic environment
                         beroperasi. Mata uang tersebut adalah mata uang                      where such entity operates. Those currencies are
                         yang mempengaruhi pendapatan dan beban.                              the currencies that influence the revenues and
                                                                                              cost.

                         Manajemen telah mereviu dan mengkonfirmasi                           Management has reviewed and confirmed that the
                         bahwa mata uang fungsional Perusahaan adalah                         Company’s functional currency is Rupiah.
                         Rupiah.




                                                                                    50
                                                                                   298



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 298                                                                                                             01/07/26 23.32
Page 329
                                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                 Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                  PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                               As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                            and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                  Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                             unless otherwise stated)


                  4.    PERTIMBANGAN AKUNTANSI DAN ESTIMASI                           4.   CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND
                        AKUNTANSI YANG UTAMA (lanjutan)                                    ESTIMATES (continued)

                         Sumber Utama Ketidakpastian Estimasi                              Key Sources of Estimation Uncertainty

                        Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber                        The key assumptions concerning future and other
                        utama ketidakpastian estimasi lainnya pada akhir                   key sources of estimation uncertainty at the end of
                        periode pelaporan dijelaskan di bawah ini:                         the reporting period are discussed below:
                         Pajak tangguhan                                                   Deferred taxes

                         Perusahaan mengakui aset pajak tangguhan dari                     The Company recognizes deferred tax assets on its
                         akumulasi rugi fiskal dan perbedaan temporer yang                 accumulated fiscal losses and deductible temporary
                         dapat dikurangkan. Manajemen memperkirakan                        differences. Management estimates the fiscal loss
                         bahwa rugi fiskal tersebut akan dapat dikompensasi                which can be compensated against the taxable
                         terhadap laba fiskal untuk lima tahun mendatang                   income for the next five years. In preparing the
                         sejak terjadinya. Dalam menyusun perkiraan                        forecast management makes judgement as to the
                         tersebut, manajemen membuat pertimbangan                          assumptions needed to estimate the future taxable
                         sebagai    asumsi      yang      diperlukan   untuk               income expected to be generated from the
                         mengestimasi laba kena pajak masa depan yang                      Company’s operations. Any significant changes in
                         diharapkan     akan     dihasilkan    dari  operasi               the assumptions may materially affect the amount of
                         Perusahaan. Perubahan signifikan terhadap asumsi                  deferred tax assets.
                         dapat secara material mempengaruhi nilai aset
                         pajak tangguhan.

                         Perhitungan akumulasi rugi fiskal dan aset pajak                  Calculation of accumulated fiscal losses and
                         tangguhan disajikan pada Catatan 28.                              deferred tax assets is disclosed in Note 28.

                         Rugi penurunan nilai aset keuangan                                Impairment loss on financial assets

                         Pengukuran kerugian penurunan nilai berdasarkan                   The measurement of impairment losses under
                         PSAK No. 109 atas aset keuangan yang relevan                      SFAS No. 109 on financial assets in scope requires
                         memerlukan pertimbangan, khususnya, estimasi                      judgement, in particular, the estimation of the
                         atas jumlah dan waktu dari arus kas di masa depan                 amount and timing of future cash flows and the
                         dan penilaian atas peningkatan signifikan pada                    assessment of a significant increase in credit risk.
                         risiko kredit. Estimasi ini ditentukan oleh sejumlah              These estimates are driven by a number of factors,
                         faktor, di mana perubahan faktor-faktor tersebut                  changes in which can result in different level of
                         dapat mengakibatkan tingkat pencadangan yang                      allowances. Some accounting judgement and
                         berbeda. Beberapa pertimbangan dan estimasi                       estimates related to ECL calculated are credit
                         akuntansi terkait dengan perhitungan ECL adalah                   grading model, criteria for assessing if there has
                         model credit grading, kriteria untuk menentukan                   been a significant increase in credit risk, and
                         apakah terdapat kenaikan signifikan pada risiko                   development of ECL models, including the choice of
                         kredit, pengembangan dan model ECL, termasuk                      inputs.
                         pilihan atas input yang digunakan.

                        Nilai wajar instrumen keuangan                                      Fair value of financial instruments

                        Nilai wajar instrumen keuangan adalah harga yang                   The fair value of financial instruments is the price that
                        akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga                  would be received to sell an asset or paid to transfer
                        yang akan dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas               a liability in an orderly transaction in the principal (or
                        dalam transaksi teratur di pasar utama (pasar yang                 most advantageous market) at the measurement
                        paling menguntungkan) pada tanggal pengukuran                      date under current market condition (i.e. an exit price)
                        pada kondisi pasar saat ini (yaitu harga keluaran)                 regardless of whether that price is directly observable
                        terlepas dari apakah harga tersebut dapat                          or estimated using another valuation technique.
                        diobservasi secara langsung atau diestimasi dengan                 When the fair values of financial assets and financial
                        menggunakan teknik penilaian lain. Ketika nilai wajar              liabilities recorded in the statement of financial
                        untuk aset keuangan dan liabilitas keuangan yang                   position cannot be derived from active markets, they
                        dicatat di laporan posisi keuangan tidak dapat                     are determined using a variety of valuation
                        diperoleh dari pasar aktif, nilai wajar ditentukan                 techniques that include the use of valuation models.
                        menggunakan beragam teknik penilaian termasuk
                        menggunakan model penilaian.
                                                                                 51
                                                                                299



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 299                                                                                                          01/07/26 23.32
Page 330
                                                                                              The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                    Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                     PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                          NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                  As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                               and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                     Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                         (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                unless otherwise stated)


                   4.    PERTIMBANGAN AKUNTANSI DAN ESTIMASI                            4.    CRITICAL ACCOUNTING                JUDGMENTS          AND
                         AKUNTANSI YANG UTAMA (lanjutan)                                      ESTIMATES (continued)

                         Sumber Utama Ketidakpastian Estimasi (lanjutan)                      Key Sources of Estimation Uncertainty (continued)

                         Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber                          The key assumptions concerning future and other
                         utama ketidakpastian estimasi lainnya pada akhir                     key sources of estimation uncertainty at the end of
                         periode pelaporan dijelaskan di bawah ini: (lanjutan)                the reporting period are discussed below:
                                                                                              (continued)

                        Nilai wajar instrumen keuangan (lanjutan)                             Fair value of financial instruments (continued)

                        Masukan atas model ini diperoleh dari pasar yang                      The inputs to these models are taken from
                        dapat diobservasi jika memungkinkan, namun jika                       observable markets where possible, but where this
                        tidak memungkinkan, estimasi dibutuhkan untuk                         is not feasible, estimation is required in establishing
                        menetapkan nilai wajar. Asumsi dan estimasi                           fair values. Assumptions and estimates include
                        termasuk pertimbangan atas likuiditas dan masukan                     considerations of liquidity and model inputs related
                        atas model terkait dengan hal seperti risiko kredit                   to items such as credit risk and volatility.
                        dan volatilitas.

                        Penentuan nilai wajar disajikan pada Catatan 35.                      Determination of fair value is disclosed in Note 35.

                        Pensiun                                                               Pension

                        Program-program pensiun ditentukan berdasarkan                        Pension programs are determined based on
                        perhitungan aktuarial. Perhitungan aktuarial                          actuarial valuation. The actuarial valuation involves
                        menggunakan asumsi-asumsi seperti tingkat                             assumptions such as discount rate, future salary
                        diskonto, tingkat kenaikan gaji, tingkat kematian,                    increase rate, mortality rate, resignation rates and
                        tingkat pengunduran diri dan lain-lain (Catatan 29).                  others (Note 29).


                  5.    KAS DI BANK                                                      5.   CASH IN BANKS

                                                                 31 Desember/           31 Desember/
                                                                 December 31,           December 31,
                                                                     2025                   2024
                        Kas di bank                                                                                                    Cash in banks
                         Rupiah                                                                                                             Rupiah
                           Pihak berelasi                                                                                          Related parties
                              PT Bank Rakyat Indonesia                                                                PT Bank Rakyat Indonesia
                                 (Persero) Tbk                           302.362               264.227                         (Persero) Tbk
                              PT Bank Mandiri (Persero) Tbk               19.934                50.739            PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
                              PT Bank Tabungan Negara                                                                PT Bank Tabungan Negara
                                 (Persero) Tbk                                   1             100.169                         (Persero) Tbk
                              PT Bank SMBC Indonesia Tbk                         1                   -            PT Bank SMBC Indonesia Tbk
                              PT Bank Negara Indonesia                                                               PT Bank Negara Indonesia
                                 (Persero) Tbk                                    -                    1                       (Persero) Tbk

                             Pihak ketiga                                                                                            Third parties
                               PT Bank Permata Tbk                               4                     1                 PT Bank Permata Tbk
                               PT Bank China Construction Bank                                                 PT Bank China Construction Bank
                                 Indonesia Tbk                                   1                    -                       Indonesia Tbk
                               PT Bank Danamon Indonesia Tbk                     1                  270        PT Bank Danamon Indonesia Tbk
                               PT Bank QNB Indonesia Tbk                         -                    1            PT Bank QNB Indonesia Tbk




                                                                                   52
                                                                                 300



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 300                                                                                                             01/07/26 23.32
Page 331
                                                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                                Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                                PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                             As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                          and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                                Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                    (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                           unless otherwise stated)


                  5.    KAS DI BANK (lanjutan)                                                     5.     CASH IN BANKS (continued)
                                                                      31 Desember/                31 Desember/
                                                                      December 31,                December 31,
                                                                          2025                        2024
                        Kas di bank                                                                                                                      Cash in banks
                         Dolar Amerika Serikat                                                                                                   United States Dollar
                           Pihak berelasi                                                                                                            Related parties
                              PT Bank Rakyat Indonesia                                                                                  PT Bank Rakyat Indonesia
                                 (Persero) Tbk                                    827.767                   105.004                              (Persero) Tbk
                              PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                        51.917                    32.733                 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

                             Pihak ketiga                                                                                                          Third parties
                               PT Bank Danamon Indonesia Tbk                            35                           69        PT Bank Danamon Indonesia Tbk
                               PT Bank Permata Tbk                                      10                            9                  PT Bank Permata Tbk
                               PT Bank QNB Indonesia Tbk                                 -                            1            PT Bank QNB Indonesia Tbk

                          Euro Eropa                                                                                                                  European Euro
                            Pihak berelasi                                                                                                           Related parties
                               PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                            83                            -             PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

                                                                                1.202.116                   553.224

                        Dikurangi:                                                                                                                                 Less:
                          Cadangan kerugian penurunan nilai                             (2)                          (1)              Allowance for impairment losses
                                                                                1.202.114                   553.223


                                                                      31 Desember/                31 Desember/
                                                                      December 31,                December 31,
                                                                          2025                        2024
                       Tingkat bunga giro per tahun:                                                                       Interest rate per annum of current accounts:
                           Rupiah                                             0,00 - 5,00%              0,00 - 6,50%                                         Rupiah
                           Dolar Amerika Serikat                              0,20 - 4,00%              0,25 - 4,25%                            United States Dollar
                           Euro Eropa                                         0,00 - 0,10%                          -                                European Euro

                        Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,                                   As of December 31, 2025 and 2024, there are no
                        tidak terdapat saldo kas di bank yang dibatasi                                    cash in banks that are restricted for use or pledged
                        penggunaannya atau dijaminkan.                                                    as collateral.
                        Mutasi nilai tercatat kas di bank:                                                Movement of carrying amount of cash in banks:
                                                                              31 Desember/December 31, 2025

                                                                                  Stage 2 -         Stage 3 -
                                                                              Kerugian kredit    Kerugian kredit
                                                             Stage 1 -          ekspektasian      ekspektasian
                                                          Kerugian kredit        sepanjang         sepanjang
                                                           ekspektasian          umurnya -         umurnya -
                                                             12 bulan/        tidak memburuk/      memburuk/
                                                             12-month         Lifetime expected Lifetime expected
                                                             expected           credit losses     credit losses
                                                           credit losses      - not deteriorated - deteriorated            Total
                        Saldo awal nilai tercatat                 553.224                     -                  -            553.224      Carrying amount - beginning balance
                        Pengukuran kembali bersih                 641.662                     -                  -            641.662                          Remeasurement
                        Aset keuangan baru yang                                                                                                  New financial assets originated
                          diterbitkan atau dibeli                 567.111                     -                  -            567.111                          or purchased
                        Aset keuangan yang                                                                                                                 Financial assets that
                          dihentikan pengakuannya                (567.392 )                   -                  -           (567.392)              have been derecognized
                                                                                                                                                              Foreign exchange
                        Selisih kurs dan perubahan lain             7.511                     -                  -                 7.511               and other movements

                        Saldo Akhir Nilai Tercatat             1.202.116                      -                  -           1.202.116     Carrying Amount - Ending Balance


                        Tidak terdapat jumlah kas di bank yang signifikan                                 There are no amounts of significant cash in banks
                        yang tidak dapat digunakan oleh Perusahaan.                                       that are not available for use by the Company.
                        Tidak terdapat saldo kas di bank yang dijaminkan.                                 There are no cash in banks pledged as collateral.


                                                                                            53
                                                                                        301



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 301                                                                                                                                   01/07/26 23.32
Page 332
                                                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                               Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                               PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                            As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                         and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                               Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                   (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                          unless otherwise stated)


                  5.    KAS DI BANK (lanjutan)                                                     5.    CASH IN BANKS (continued)

                        Mutasi nilai tercatat kas di bank: (lanjutan)                                    Movement of carrying amount of cash in banks:
                                                                                                         (continued)
                                                                               31 Desember/December 31, 2024

                                                                               Stage 2 -         Stage 3 -
                                                                           Kerugian kredit   Kerugian kredit
                                                             Stage 1 -       ekspektasian     ekspektasian
                                                          Kerugian kredit     sepanjang         sepanjang
                                                           ekspektasian       umurnya -         umurnya -
                                                             12 bulan/     tidak memburuk/      memburuk/
                                                             12-month     Lifetime expected Lifetime expected
                                                             expected        credit losses     credit losses
                                                           credit losses  - not deteriorated - deteriorated            Total
                        Saldo awal nilai tercatat                 739.714                     -                 -         739.714       Carrying amount - beginning balance
                        Pengukuran kembali bersih                (247.678 )                   -                 -        (247.678)                          Remeasurement
                        Aset keuangan baru yang                                                                                               New financial assets originated
                          diterbitkan atau dibeli                  58.037                     -                 -          58.037                           or purchased
                        Aset keuangan yang                                                                                                   Financial assets that have been
                          dihentikan pengakuannya                       (7 )                  -                 -                 (7)                      derecognized
                                                                                                                                                          Foreign exchange
                        Selisih kurs dan perubahan lain             3.158                     -                 -              3.158               and other movements

                        Saldo Akhir Nilai Tercatat               553.224                      -                 -         553.224       Carrying Amount - Ending Balance



                        Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai kas di                                  Movement of allowance of impairment losses for
                        bank:                                                                            cash in banks:

                                                                            31 Desember/December 31, 2025

                                                                                   Stage 2 -         Stage 3 -
                                                                               Kerugian kredit    Kerugian kredit
                                                             Stage 1 -           ekspektasian      ekspektasian
                                                          Kerugian kredit         sepanjang         sepanjang
                                                           ekspektasian           umurnya -         umurnya -
                                                             12 bulan/         tidak memburuk/      memburuk/
                                                             12-month          Lifetime expected Lifetime expected
                                                             expected            credit losses     credit losses
                                                           credit losses       - not deteriorated - deteriorated       Total
                        Saldo awal kerugian                             1                     -                 -                 1                    Expected credit loss -
                           kredit ekspektasian                                                                                                       beginning balance
                        Pengukuran kembali bersih                                                                                                        Remeasurement of
                           kerugian kredit ekspektasian                1                      -                 -                 1                expected credit loss
                        Aset keuangan baru yang                                                                                              New financial assets originated
                           diterbitkan atau dibeli                    21                      -                 -                21                        or purchased
                        Aset keuangan yang                                                                                                   Financial assets that have been
                           dihentikan pengakuannya                   (21)                     -                 -               (21)                      derecognized

                        Saldo Akhir Kerugian                                                                                                        Expected Credit Loss -
                           Kredit Ekspektasian                         2                      -                 -                 2                   Ending Balance



                                                                               31 Desember/December 31, 2024

                                                                                    Stage 2 -        Stage 3 -
                                                                                Kerugian kredit   Kerugian kredit
                                                             Stage 1 -            ekspektasian     ekspektasian
                                                          Kerugian kredit          sepanjang        sepanjang
                                                           ekspektasian            umurnya -        umurnya -
                                                             12 bulan/          tidak memburuk/     memburuk/
                                                             12-month          Lifetime expected Lifetime expected
                                                             expected             credit losses    credit losses
                                                           credit losses       - not deteriorated - deteriorated       Total
                        Saldo awal kerugian                             1                     -                 -                 1                   Expected credit loss -
                           kredit ekspektasian                                                                                                      beginning balance
                        Pengukuran kembali bersih                                                                                                       Remeasurement of
                           kerugian kredit ekspektasian                (2)                    -                 -                 (2)              expected credit loss
                        Aset keuangan baru yang                                                                                              New financial assets originated
                           diterbitkan atau dibeli                      1                     -                 -                 1                      or purchased
                                                                                                                                                          Foreign exchange
                        Selisih kurs dan perubahan lain                 1                     -                 -                 1             and other movements

                        Saldo Akhir Kerugian                                                                                                        Expected Credit Loss -
                           Kredit Ekspektasian                          1                     -                 -                 1                   Ending Balance




                                                                                            54
                                                                                          302



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 302                                                                                                                                01/07/26 23.32
Page 333
                                                                                                                       The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                                             Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                                              PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                                           As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                                        and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                                              Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                  (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                                         unless otherwise stated)


                  6.    EFEK-EFEK                                                                             6.       SECURITIES

                                                                                  31 Desember/               31 Desember/
                                                                                  December 31,               December 31,
                                                                                      2025                       2024

                        Nilai wajar melalui penghasilan                                                                                                    Fair value through other
                            komprehensif lain (FVTOCI)*):                                                                                      comprehensive income (FVTOCI)*):
                            Rupiah                                                                                                                                        Rupiah
                            Pihak berelasi                                                                                                                      Related parties
                               Obligasi                                                     821.228                      709.430                                        Bonds

                             Pihak ketiga                                                                                                                               Third parties
                               SRBI                                                       1.187.969                       87.043                                              SRBI
                               Reksadana                                                    685.161                            -                                        Mutual fund
                               Obligasi                                                      85.792                      120.354                                             Bonds

                             Dolar Amerika Serikat                                                                                                                 United States Dollar
                             Pihak berelasi                                                                                                                            Related parties
                               Obligasi                                                     577.079                      503.888                                              Bonds

                             Pihak ketiga                                                                                                                                Third parties
                               Obligasi                                                             -                        54.796                                           Bonds

                        Biaya perolehan diamortisasi:                                                                                                                    Amortized cost:
                           Rupiah                                                                                                                                              Rupiah
                           Pihak ketiga                                                                                                                                 Third parties
                              Reksadana                                                     400.000                            -                                        Mutual fund
                              Obligasi                                                             -                     250.000                                             Bonds

                             Dolar Amerika Serikat                                                                                                                 United States Dollar
                             Pihak ketiga                                                                                                                                Third parties
                               Obligasi                                                             -                    602.034                                              Bonds

                                                                                          3.757.229                    2.327.545
                        Dikurangi:                                                                                                                                              Less:
                           Cadangan kerugian penurunan nilai                                     (412)                         (929)               Allowance for impairment losses

                                                                                          3.756.817                    2.326.616

                         *) Termasuk obligasi sukuk yang diklasifikasikan sebagai nilai                                 *)   Including sukuk bonds classified as fair value through other
                            wajar melalui penghasilan komprehensif lain berdasarkan PSAK                                     comprehensive income based on SFAS No. 410.
                            No. 410.


                         Rincian   efek-efek    pada      tanggal-tanggal                                              The details of securities as of December 31, 2025
                         31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:                                             and 2024 are as follows:
                                                                                                         31 Desember/December 31, 2025

                                                                                  Tanggal         Tanggal jatuh                Perusahaan           Nilai pokok/
                                                              Peringkat/        pembelian/           tempo/                     penerbit/            Principal           Nilai tercatat/
                                                               Rating          Purchase date      Maturity date              Issuer company           amount            Carrying amount

                       Rupiah
                         Sukuk
                             Pihak berelasi/Related parties
                             Sukuk Mudharabah
                                Berkelanjutan II
                                Wijaya Karya Tahap II                                 18 Feb./           18 Feb./               PT Wijaya Karya
                                Tahun 2022 Seri A                  idD***)       Feb. 18, 2022      Feb. 18, 2025                 (Persero) Tbk              50.000                 31.587

                         Reksadana
                            Pihak ketiga/Third parties
                            Reksadana BRI Seruni                                      16 Des./                                PT BRI Manajemen
                               Pasar Uang III                              -     Dec. 16, 2025                     -                   Investasi            171.000               171.293

                             Reksadana BNI Dana                                        5 Des./                                     PT BNI Asset
                               Likuid Kelas I1                             -      Dec. 5, 2025                     -               Management                50.000                 50.183

                             Reksadana BNI Dana                                       12 Des./                                     PT BNI Asset
                               Likuid Kelas I1                             -     Dec. 12, 2025                     -               Management                50.000                 50.138

                             Reksadana BNI Dana                                       30 Des./                                     PT BNI Asset
                               Likuid Kelas I1                             -     Dec. 30, 2025                     -               Management                71.000                 71.000



                                                                                                        55
                                                                                                   303



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 303                                                                                                                                             01/07/26 23.32
Page 334
                                                                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                                              Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                                               PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                                            As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                                         and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                                               Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                   (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                                          unless otherwise stated)


                  6.     EFEK-EFEK (lanjutan)                                                                  6.       SECURITIES (continued)

                         Rincian    efek-efek   pada      tanggal-tanggal                                               The details of securities as of December 31, 2025
                         31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:                                              and 2024 are as follows: (continued)
                         (lanjutan)

                                                                                                          31 Desember/December 31, 2025

                                                                                  Tanggal          Tanggal jatuh              Perusahaan            Nilai pokok/
                                                              Peringkat/        pembelian/            tempo/                   penerbit/             Principal         Nilai tercatat/
                                                               Rating          Purchase date       Maturity date            Issuer company            amount          Carrying amount

                         Rupiah
                         Reksadana
                            Pihak ketiga/Third parties
                            KIK EBA Syariah BRI-MI                                      31 Okt./            31 Okt./                 PT Jakarta
                                Jakarta Lingkar Baratsatu       idAAA***)         Oct. 31, 2025       Oct. 31, 2032            Lingkar Baratsatu            400.000             400.000

                             Reksadana TRIM                                           16 Des./                               PT Trimegah Asset
                               Kas 2 Kelas A                               -     Dec. 16, 2025                      -              Management               171.000             171.293

                             Reksadana Syailendra                                     16 Des./                                    PT Syailendra
                               Dana Kas                                    -     Dec. 16, 2025                      -                   Capital             171.000             171.254

                         Rupiah
                         Obligasi/Bonds
                             Pihak berelasi/Related parties
                             Obligasi Berkelanjutan VI
                                Sarana Multigriya Finansial                           16 Des./              17 Nov/         PT Sarana Multigriya
                                Tahap II tahun 2021             idAAA***)        Dec. 16, 2025        Nov. 17, 2026          Financial (Persero)             20.000               20.228

                                                                                                                            Pemerintah Republik
                                                                                                                          Indonesia/Government
                             Obligasi Negara Republik                                  5 Sep./              15 Mei/            of the Republic of
                                Indonesia Seri FR0059              Baa2*)         Sep. 5, 2023        May. 15, 2027                    Indonesia             10.000               10.261

                                                                                                                            Pemerintah Republik
                                                                                                                          Indonesia/Government
                             Obligasi Negara Republik                                 30 Sep./              15 Mei/            of the Republic of
                                Indonesia Seri FR0064              Baa2*)        Sep. 30, 2025        May. 15, 2028                    Indonesia             50.000               51.030

                                                                                                                            Pemerintah Republik
                                                                                                                          Indonesia/Government
                             Obligasi Negara Republik                                 26 Nov./              15 Mei/            of the Republic of
                                Indonesia Seri FR0064              Baa2*)        Nov. 26, 2025        May. 15, 2028                    Indonesia             50.000               51.030

                                                                                                                            Pemerintah Republik
                                                                                                                          Indonesia/Government
                             Obligasi Negara Republik                                 23 Sep./               15 Jul/           of the Republic of
                                Indonesia Seri FR0103              Baa2*)        Sep. 23, 2025        Jul. 15, 2035                    Indonesia             40.000               41.944

                                                                                                                            Pemerintah Republik
                                                                                                                          Indonesia/Government
                             Obligasi Negara Republik                                 30 Sep./               15 Jul/           of the Republic of
                               Indonesia Seri FR0104               Baa2*)        Sep. 30, 2024        Jul. 15, 2030                    Indonesia             50.000               51.869

                                                                                                                            Pemerintah Republik
                                                                                                                          Indonesia/Government
                             Obligasi Negara Republik                                 23 Sep./              15 Apr/            of the Republic of
                                Indonesia Seri FR0108              Baa2*)        Sep. 23, 2025        Apr. 15, 2036                    Indonesia             20.000               20.586

                                                                                                                            Pemerintah Republik
                                                                                                                          Indonesia/Government
                             Obligasi Negara Republik                                 24 Sep./              15 Apr/            of the Republic of
                                Indonesia Seri FR0108              Baa2*)        Sep. 24, 2025        Apr. 15, 2036                    Indonesia             20.000               20.586

                                                                                                                            Pemerintah Republik
                                                                                                                          Indonesia/Government
                             Obligasi Negara Republik                                 26 Sep./              15 Apr./           of the Republic of
                                Indonesia Seri FR0108              Baa2*)        Sep. 26, 2025        Apr. 15, 2036                    Indonesia             20.000               20.586

                                                                                                                            Pemerintah Republik
                                                                                                                          Indonesia/Government
                             Obligasi Negara Republik                                 11 Sep./             15 Mar/             of the Republic of
                                Indonesia Seri FR0109              Baa2*)        Sep. 11, 2025       Mar. 15, 2031                     Indonesia              4.441                4.514

                                                                                                                            Pemerintah Republik
                                                                                                                          Indonesia/Government
                             Obligasi Negara Republik                                 24 Sep./             15 Mar/             of the Republic of
                                Indonesia Seri FR0109              Baa2*)        Sep. 24, 2025       Mar. 15, 2031                     Indonesia             50.000               50.819

                                                                                                                            Pemerintah Republik
                                                                                                                          Indonesia/Government
                             Obligasi Negara Republik                                 25 Sep./             15 Mar./            of the Republic of
                                Indonesia Seri FR0109              Baa2*)        Sep. 25, 2025        Mar. 15, 2031                    Indonesia            100.000             101.638




                                                                                                      56
                                                                                                    304



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 304                                                                                                                                           01/07/26 23.32
Page 335
                                                                                                                      The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                                            Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                                             PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                                          As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                                       and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                                             Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                 (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                                        unless otherwise stated)


                  6.     EFEK-EFEK (lanjutan)                                                                 6.      SECURITIES (continued)

                         Rincian    efek-efek   pada      tanggal-tanggal                                             The details of securities as of December 31, 2025
                         31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:                                            and 2024 are as follows: (continued)
                         (lanjutan)
                                                                                                 31 Desember/December 31, 2025
                                                                                  Tanggal         Tanggal jatuh             Perusahaan            Nilai pokok/
                                                              Peringkat/        pembelian/           tempo/                  penerbit/             Principal         Nilai tercatat/
                                                               Rating          Purchase date      Maturity date           Issuer company            amount          Carrying amount
                         Rupiah
                         Obligasi/Bonds
                             Pihak berelasi/Related parties
                             (lanjutan)/(continued)
                                                                                                                          Pemerintah Republik
                                                                                                                        Indonesia/Government
                             Obligasi Negara Republik                                 26 Sep./            15 Mar./           of the Republic of
                                Indonesia Seri FR0109              Baa2*)        Sep. 26, 2025       Mar. 15, 2031                   Indonesia             20.000               20.327

                                                                                                                          Pemerintah Republik
                                                                                                                        Indonesia/Government
                             Obligasi Negara Republik                                  7 Nov./             15 Mar/           of the Republic of
                                Indonesia Seri FR0109              Baa2*)         Nov. 7, 2025       Mar. 15, 2031                   Indonesia             30.000               30.491

                                                                                                                          Pemerintah Republik
                                                                                                                        Indonesia/Government
                             Obligasi Negara Republik                                 10 Nov./             15 Mar/           of the Republic of
                                Indonesia Seri FR0109              Baa2*)        Nov. 10, 2025       Mar. 15, 2031                   Indonesia             50.000               50.819

                                                                                                                          Pemerintah Republik
                                                                                                                        Indonesia/Government
                             Obligasi Negara Republik                                 26 Nov./             15 Mar/           of the Republic of
                                Indonesia Seri FR0109              Baa2*)        Nov. 26, 2025       Mar. 15, 2031                   Indonesia             50.000               50.819

                                                                                                                          Pemerintah Republik
                                                                                                                        Indonesia/Government
                             Obligasi Negara Republik                                 30 Sep./             15 Apr./          of the Republic of
                                Indonesia Seri FR086               Baa2*)        Sep. 30, 2025       Apr. 15, 2026                   Indonesia             50.000               50.071

                                                                                                                          Pemerintah Republik
                                                                                                                        Indonesia/Government
                             Obligasi Negara Republik                                 26 Nov./             15 Apr./          of the Republic of
                                Indonesia Seri FR086               Baa2*)        Nov. 26, 2025       Apr. 15, 2026                   Indonesia             20.000               20.028

                                                                                                                          Pemerintah Republik
                                                                                                                        Indonesia/Government
                             Obligasi Negara Republik                                 29 Sep./             15 Apr./          of the Republic of
                                Indonesia Seri FR090               Baa2*)        Sep. 29, 2025       Apr. 15, 2027                   Indonesia             50.000               50.073

                                                                                                                          Pemerintah Republik
                                                                                                                        Indonesia/Government
                             Obligasi Negara Republik                                 26 Sep./            15 Agu./           of the Republic of
                                Indonesia Seri FR095               Baa2*)        Sep. 26, 2025       Aug. 15, 2028                   Indonesia             20.000               20.549

                                                                                                                          Pemerintah Republik
                                                                                                                        Indonesia/Government
                             Obligasi Negara Republik                                 26 Nov./            15 Agu./           of the Republic of
                                Indonesia Seri FR095               Baa2*)        Nov. 26, 2025       Aug. 15, 2028                   Indonesia             50.000               51.373

                             Pihak ketiga/Third parties
                             PT Federal International Finance                         24 Feb./             24 Feb./    PT Federal International
                                Tahap V Tahun 2023 Seri B idAAA***)              Feb. 24, 2023        Feb. 24, 2026                    Finance             35.500               35.571

                             PT Profesional Telekomunikasi
                                Indonesia Berkelanjutan III                           21 Mar./             21 Mar./          PT Profesional
                                Tahap II Tahun 2023 Seri B       idAAA**)        Mar. 21, 2023        Mar. 21, 2026 Telekomunikasi Indonesia               50.000               50.221

                         Rupiah
                         SRBI
                            Pihak ketiga/Third parties
                            Sekuritas Rupiah                                          10 Des./              2 Jan./
                                Bank Indonesia                             -     Dec. 10, 2025        Jan. 2, 2026             Bank Indonesia             100.000               99.974

                             Sekuritas Rupiah                                         11 Des./             19 Jan./
                                Bank Indonesia                             -     Dec. 11, 2025       Jan. 19, 2026             Bank Indonesia             100.000               99.783

                             Sekuritas Rupiah                                         16 Des./             19 Jan./
                                Bank Indonesia                             -     Dec. 16, 2025       Jan. 19, 2026             Bank Indonesia             300.000             299.349

                             Sekuritas Rupiah                                         16 Des./             6 Feb./
                                Bank Indonesia                             -     Dec. 16, 2025        Feb. 6, 2026             Bank Indonesia              40.000               39.819

                             Sekuritas Rupiah                                         18 Des./              2 Jan./
                                Bank Indonesia                             -     Dec. 18, 2025        Jan. 2, 2026             Bank Indonesia              50.000               49.987

                             Sekuritas Rupiah                                         18 Des./             19 Jan./
                                Bank Indonesia                             -     Dec. 18, 2025       Jan. 19, 2026             Bank Indonesia             200.000             199.566


                                                                                                      57
                                                                                                   305



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 305                                                                                                                                         01/07/26 23.32
Page 336
                                                                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                                               Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                                                PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                                             As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                                          and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                                                Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                    (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                                           unless otherwise stated)


                  6.     EFEK-EFEK (lanjutan)                                                                   6.       SECURITIES (continued)

                         Rincian    efek-efek   pada      tanggal-tanggal                                                The details of securities as of December 31, 2025
                         31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:                                               and 2024 are as follows: (continued)
                         (lanjutan)
                                                                                                   31 Desember/December 31, 2025

                                                                                  Tanggal           Tanggal jatuh              Perusahaan            Nilai pokok/
                                                              Peringkat/        pembelian/             tempo/                   penerbit/             Principal         Nilai tercatat/
                                                               Rating          Purchase date        Maturity date            Issuer company            amount          Carrying amount

                         Rupiah
                         SRBI (lanjutan)/(continued)
                            Pihak ketiga (lanjutan)
                                 Third partied (continued)
                            Sekuritas Rupiah                                          30 Des./                2 Jan./
                                 Bank Indonesia                            -     Dec. 30, 2025           Jan. 2, 2026             Bank Indonesia             250.000             249.935

                             Sekuritas Rupiah                                         31 Des./              19 Jan./
                                Bank Indonesia                             -     Dec. 31, 2025          Jan. 19, 2026             Bank Indonesia             100.000               99.783

                             Sekuritas Rupiah                                            3 Jul./             6 Feb./
                                Bank Indonesia                             -       Jul. 3, 2025         Feb. 6, 2026              Bank Indonesia              50.000               49.773

                         Dolar Amerika Serikat/United
                            States Dollar
                         Obligasi/Bonds
                             Pihak berelasi/Related parties
                                                                                                                             Pemerintah Republik
                             Indonesian Government                                                                         Indonesia/Government
                                Senior Unsecured USD                                  11 Des./               11 Jan./           of the Republic of
                                denominated Bond RI028             Baa2*)         Dec.11, 2017         Jan. 11, 2028                    Indonesia            234.948             232.618

                                                                                                                             Pemerintah Republik
                             Indonesian Government                                                                         Indonesia/Government
                                Senior Unsecured USD                                  22 Mar./                18 Jul./          of the Republic of
                                denominated Bond RI027             Baa2*)        Mar. 22, 2022          Jul. 18, 2027                   Indonesia             67.128               66.928

                                                                                                                             Pemerintah Republik
                             Indonesian Government                                                                         Indonesia/Government
                                Senior Unsecured USD                                  24 Mar./                8 Jan./           of the Republic of
                                denominated Bond RI026             Baa2*)        Mar. 24, 2022          Jan. 8, 2026                    Indonesia             67.128               67.133

                                                                                                                             Pemerintah Republik
                             Indonesian Government                                                                         Indonesia/Government
                                Senior Unsecured USD                                   17 Mei./               8 Jan./           of the Republic of
                                denominated Bond RI026             Baa2*)        May. 17, 2022          Jan. 8, 2026                    Indonesia             67.128               67.133

                                                                                                                             Pemerintah Republik
                             Indonesian Government                                                                         Indonesia/Government
                                Senior Unsecured USD                                  22 Dec./              20 Sep./            of the Republic of
                                denominated Bond RI027             Baa2*)        Dec. 22, 2023         Sep. 20, 2027                    Indonesia             16.782               16.804

                                                                                                                             Pemerintah Republik
                             Indonesian Government                                                                         Indonesia/Government
                                Senior Unsecured USD                                  29 Sep./               11 Jan./           of the Republic of
                                denominated Bond RI028             Baa2*)        Sep. 29, 2025         Jan. 11, 2028                    Indonesia             50.346               50.776

                                                                                                                             Pemerintah Republik
                                                                                                                           Indonesia/Government
                             Sukuk Global Negara Republik                               23 Jul./               23 Jul/          of the Republic of
                                Indonesia                          Baa2*)         Jul. 23, 2025         Jul. 23, 2030                   Indonesia             16.782               16.871

                                                                                                                             Pemerintah Republik
                                                                                                                           Indonesia/Government
                             Sukuk Global Negara Republik                              1 Des./                1 Dec/            of the Republic of
                                Indonesia                          Baa2*)         Dec. 1, 2025          Dec. 1, 2030                    Indonesia             58.737               58.816
                                                                                                                                                           3.762.920            3.757.229
                         Cadangan kerugian penurunan nilai/
                            Allowance for impairment losses                                                                                                                         (412)
                                                                                                                                                                                3.756.817




                                                                                                        58
                                                                                                     306



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 306                                                                                                                                            01/07/26 23.32
Page 337
                                                                                                                      The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                                            Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                                             PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                                          As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                                       and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                                             Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                 (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                                        unless otherwise stated)


                  6.     EFEK-EFEK (lanjutan)                                                                6.       SECURITIES (continued)

                         Rincian    efek-efek   pada      tanggal-tanggal                                             The details of securities as of December 31, 2025
                         31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:                                            and 2024 are as follows: (continued)
                         (lanjutan)

                                                                                                        31 Desember/December 31, 2024

                                                                                Tanggal          Tanggal jatuh              Perusahaan            Nilai pokok/
                                                              Peringkat/      pembelian/            tempo/                   penerbit/             Principal         Nilai tercatat/
                                                               Rating        Purchase date       Maturity date            Issuer company            amount          Carrying amount

                       Rupiah
                         Sukuk
                             Pihak berelasi/Related parties
                             Sukuk Mudharabah
                                Berkelanjutan II
                                Wijaya Karya Tahap II                               18 Feb./            18 Feb./              PT Wijaya Karya
                                Tahun 2022 Seri A                idBB-***)     Feb. 18, 2022       Feb. 18, 2025                (Persero) Tbk              50.000               49.795

                       Rupiah
                         Obligasi/Bonds
                             Pihak berelasi/Related parties
                             PT Bank Negara Indonesia
                                (Persero) Tbk
                                Obligasi Berwawasan                                                                           PT Bank Negara
                                Lingkungan I                                         3 Mar./              21 Jun./                  Indonesia
                                Tahun 2022 Seri A               idAAA***)       Mar. 3, 2023        Jun. 21, 2025               (Persero) Tbk              70.000               69.795

                                                                                                                          Pemerintah Republik
                                                                                                                        Indonesia/Government
                             Obligasi Negara Republik                                2 Ags./              15 Mei/            of the Republic of
                                Indonesia Seri FR0064              Baa2*)       Aug. 2, 2023        May. 15, 2028                    Indonesia             20.000               19.490

                                                                                                                          Pemerintah Republik
                                                                                                                        Indonesia/Government
                             Obligasi Negara Republik                                4 Sep./              15 Mei/            of the Republic of
                                Indonesia Seri FR0064              Baa2*)       Sep. 4, 2023        May. 15, 2028                    Indonesia             20.000               19.490

                                                                                                                          Pemerintah Republik
                                                                                                                        Indonesia/Government
                             Obligasi Negara Republik                                5 Sep./              15 Mei/            of the Republic of
                                Indonesia Seri FR0059              Baa2*)       Sep. 5, 2023        May. 15, 2027                    Indonesia             10.000               10.006

                                                                                                                          Pemerintah Republik
                                                                                                                        Indonesia/Government
                             Obligasi Negara Republik                                  9 Jan./            15 Apr./           of the Republic of
                                Indonesia Seri FR0101              Baa2*)        Jan. 9, 2024       Apr. 15, 2029                    Indonesia             20.000               19.910

                                                                                                                          Pemerintah Republik
                                                                                                                        Indonesia/Government
                             Obligasi Negara Republik                                18 Jan./             15 Apr./           of the Republic of
                                Indonesia Seri FR0101              Baa2*)      Jan. 18, 2024        Apr. 15, 2029                    Indonesia             12.018               11.964

                                                                                                                          Pemerintah Republik
                                                                                                                        Indonesia/Government
                             Obligasi Negara Republik                               15 Feb./              15 Apr./           of the Republic of
                                Indonesia Seri FR0101              Baa2*)      Feb. 15, 2024        Apr. 15, 2029                    Indonesia             59.947               59.676

                                                                                                                          Pemerintah Republik
                                                                                                                        Indonesia/Government
                             Obligasi Negara Republik                               15 Mar./              15 Apr./           of the Republic of
                                Indonesia Seri FR0101              Baa2*)      Mar. 15, 2024        Apr. 15, 2029                    Indonesia             22.345               22.244

                                                                                                                          Pemerintah Republik
                                                                                                                        Indonesia/Government
                             Obligasi Negara Republik                                5 Sep./               15 Jul./          of the Republic of
                                Indonesia Seri FR0104              Baa2*)       Sep. 5, 2024        Jul. 15, 2030                    Indonesia              5.659                5.528

                                                                                                                          Pemerintah Republik
                                                                                                                        Indonesia/Government
                             Obligasi Negara Republik                               30 Sep./               15 Jul./          of the Republic of
                                Indonesia Seri FR0104              Baa2*)      Sep. 30, 2024        Jul. 15, 2030                    Indonesia             50.000               48.841

                                                                                                                          Pemerintah Republik
                                                                                                                        Indonesia/Government
                             Obligasi Negara Republik                               30 Sep./             15 Mei/             of the Republic of
                                Indonesia Seri FR073               Baa2*)      Sep. 30, 2024        May 15, 2031                     Indonesia             20.000               21.749

                                                                                                                          Pemerintah Republik
                                                                                                                        Indonesia/Government
                             Obligasi Negara Republik                               30 Sep./            15 Mar./             of the Republic of
                               Indonesia Seri FR071                Baa2*)      Sep. 30, 2024      Mar. 15, 2029                      Indonesia            16.998                18.219




                                                                                                    59
                                                                                                  307



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 307                                                                                                                                         01/07/26 23.32
Page 338
                                                                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                                              Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                                               PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                                            As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                                         and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                                               Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                   (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                                          unless otherwise stated)


                  6.     EFEK-EFEK (lanjutan)                                                                  6.       SECURITIES (continued)

                         Rincian    efek-efek   pada      tanggal-tanggal                                               The details of securities as of December 31, 2025
                         31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:                                              and 2024 are as follows: (continued)
                         (lanjutan)
                                                                                                          31 Desember/December 31, 2024

                                                                                  Tanggal          Tanggal jatuh              Perusahaan            Nilai pokok/
                                                              Peringkat/        pembelian/            tempo/                   penerbit/             Principal         Nilai tercatat/
                                                               Rating          Purchase date       Maturity date            Issuer company            amount          Carrying amount

                         Obligasi (lanjutan)/
                             Bonds /(continued)
                             Pihak berelasi (lanjutan)/
                                Related parties (continued)
                                                                                                                            Pemerintah Republik
                                                                                                                          Indonesia/Government
                             Obligasi Negara Republik                                    3 Okt./             15 Jul./          of the Republic of
                                Indonesia Seri FR103               Baa2*)          Oct. 3, 2024        Jul. 15, 2035                   Indonesia             50.000               48.990

                                                                                                                            Pemerintah Republik
                                                                                                                          Indonesia/Government
                             Obligasi Negara Republik                                    7 Okt./           15 Mei./            of the Republic of
                                Indonesia Seri FR078               Baa2*)          Oct. 7, 2024       May. 15, 2029                    Indonesia             40.000               41.857

                                                                                                                            Pemerintah Republik
                                                                                                                          Indonesia/Government
                             Obligasi Negara Republik                                   10 Okt./             15 Jul./          of the Republic of
                                Indonesia Seri FR0104              Baa2*)         Oct. 10, 2024       Jul. 15, 2030                    Indonesia             50.000               48.841

                                                                                                                            Pemerintah Republik
                                                                                                                          Indonesia/Government
                             Obligasi Negara Republik                                   10 Okt./           15 Mar./            of the Republic of
                                Indonesia Seri FR071               Baa2*)         Oct. 10, 2024       Mar. 15, 2029                    Indonesia             50.000               53.593

                                                                                                                            Pemerintah Republik
                                                                                                                          Indonesia/Government
                             Obligasi Negara Republik                                   10 Okt./           15 Mei./            of the Republic of
                                Indonesia Seri FR078               Baa2*)         Oct. 10, 2024       May. 15, 2029                    Indonesia             50.000               52.322

                                                                                                                            Pemerintah Republik
                                                                                                                          Indonesia/Government
                             Obligasi Negara Republik                                   10 Okt./             15 Jul./          of the Republic of
                                Indonesia Seri FR103               Baa2*)         Oct. 10, 2024        Jul. 15, 2035                   Indonesia             50.000               48.990

                                                                                                                            Pemerintah Republik
                                                                                                                          Indonesia/Government
                             Obligasi Negara Republik                                   31 Okt./             15 Jul./          of the Republic of
                                Indonesia Seri FR103               Baa2*)         Oct. 31, 2024        Jul. 15, 2035                   Indonesia             18.977               18.594

                                                                                                                            Pemerintah Republik
                                                                                                                          Indonesia/Government
                             Obligasi Negara Republik                                   31 Okt./             15 Jul./          of the Republic of
                                Indonesia Seri FR0104              Baa2*)         Oct. 31, 2024       Jul. 15, 2030                    Indonesia             20.000               19.536

                             Pihak ketiga/Third parties
                             PT Medco Power Indonesia                                    4 Jul./              4 Jul./                PT Medco
                                MPI I Bonds                        idA***)         Jul. 4, 2018         Jul. 4, 2025            Power Indonesia             250.000             250.000

                             PT Federal International
                                Finance Tahap V                                       24 Feb./             24 Feb./      PT Federal International
                                Tahun 2023 Seri B               idAAA***)        Feb. 24, 2023        Feb. 24, 2026                      Finance             35.500               35.369

                             PT Profesional Telekomunikasi
                                Indonesia Berkelanjutan III                           21 Mar./             21 Mar./          PT Profesional
                                Tahap II Tahun 2023 Seri B       idAAA**)        Mar. 21, 2023        Mar. 21, 2026 Telekomunikasi Indonesia                 50.000               49.684

                             PT Arkora Hydro Tbk
                                Obligasi Berwawasan
                                Lingkungan I Arkora                                    8 Ags./              8 Ags./
                                Hydro Tahun 2023 Seri A            idA***)        Aug. 8, 2023         Aug. 8, 2026        PT Arkora Hydro Tbk               35.000               35.301

                       Rupiah
                         SRBI
                             Pihak ketiga/Third parties
                             Sekuritas Rupiah                                         30 Sep./            26 Sep./
                                Bank Indonesia                             -     Sep. 30, 2024       Sep. 26, 2025               Bank Indonesia              40.780               38.508

                             Sekuritas Rupiah                                           10 Okt./             4 Jun./
                                Bank Indonesia                             -      Oct. 10, 2024       Jun. 26, 2025              Bank Indonesia              50.000               48.535




                                                                                                      60
                                                                                                    308



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 308                                                                                                                                           01/07/26 23.32
Page 339
                                                                                                                       The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                                             Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                                              PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                                           As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                                        and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                                              Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                  (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                                         unless otherwise stated)


                  6.     EFEK-EFEK (lanjutan)                                                                 6.       SECURITIES (continued)

                         Rincian    efek-efek   pada      tanggal-tanggal                                              The details of securities as of December 31, 2025
                         31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:                                             and 2024 are as follows: (continued)
                         (lanjutan)
                                                                                                 31 Desember/December 31, 2024

                                                                                Tanggal           Tanggal jatuh                 Perusahaan             Nilai pokok/
                                                              Peringkat/      pembelian/             tempo/                      penerbit/              Principal         Nilai tercatat/
                                                               Rating        Purchase date        Maturity date               Issuer company             amount          Carrying amount

                       Dolar Amerika Serikat/United
                         States Dollar
                         Obligasi/Bonds
                             Pihak berelasi/Related parties
                                                                                                                               Pemerintah Republik
                               Indonesian Government                                                                         Indonesia/Government
                                  Senior Unsecured USD                              11 Des./               11 Jan./               of the Republic of
                                  denominated Bond RI028           Baa2*)       Dec.11, 2017         Jan. 11, 2028                        Indonesia            226.268              215.706

                                                                                                                               Pemerintah Republik
                               Indonesian Government                                                                         Indonesia/Government
                                  Senior Unsecured USD                              22 Mar./              20 Sep./                of the Republic of
                                  denominated Bond RI027           Baa2*)      Mar. 22, 2022         Sep. 20, 2027                        Indonesia             64.648                62.818

                                                                                                                               Pemerintah Republik
                               Indonesian Government                                                                         Indonesia/Government
                                  Senior Unsecured USD                              24 Mar./                8 Jan./               of the Republic of
                                  denominated Bond RI026           Baa2*)      Mar. 24, 2022          Jan. 8, 2026                        Indonesia             64.648                64.466

                                                                                                                               Pemerintah Republik
                               Indonesian Government                                                                         Indonesia/Government
                                  Senior Unsecured USD                              24 Mar./               15 Jan./               of the Republic of
                                  denominated Bond RI025          Baa2*)       Mar. 24, 2022         Jan. 15, 2025                        Indonesia             32.324                32.259

                                                                                                                               Pemerintah Republik
                               Indonesian Government                                                                         Indonesia/Government
                                  Senior Unsecured USD                               17 Mei./               8 Jan./               of the Republic of
                                  denominated Bond RI026           Baa2*)      May. 17, 2022          Jan. 8, 2026                        Indonesia             64.648                64.466

                                                                                                                               Pemerintah Republik
                               Indonesian Government                                                                         Indonesia/Government
                                  Senior Unsecured USD                               17 Mei./              15 Jan./               of the Republic of
                                  denominated Bond RI025          Baa2*)       May. 17, 2022         Jan. 15, 2025                        Indonesia             32.324                32.259

                                                                                                                               Pemerintah Republik
                               Indonesian Government                                                                         Indonesia/Government
                                  Senior Unsecured USD                              22 Des./                18 Jul./              of the Republic of
                                  denominated Bond RI027           Baa2*)      Dec. 22, 2022          Jul. 18, 2027                       Indonesia             16.162                15.785

                                                                                                                               Pemerintah Republik
                               Indonesian Government                                                                         Indonesia/Government
                                  Senior Unsecured USD                               5 Feb./               15 Jan./               of the Republic of
                                  denominated Bond RI025          Baa2*)        Feb. 5, 2024         Jan. 15, 2025                        Indonesia             16.162                16.129

                               Pihak ketiga/Third parties
                                                                                      24 Apr./             24 Apr./
                               Star Energy Bonds                   BB-**)       Apr. 24, 2018        Apr. 24, 2033                  PT Star Energy             602.034              602.034

                                                                                     20 Jan./              20 Jan./             PT Tower Bersama
                               Tower Bersama Global Bonds          BBB-**)     Jan. 20, 2022         Jan. 20, 2026               Infrastructure Tbk             56.422                54.796

                                                                                                                                                             2.342.864             2.327.545
                         Cadangan kerugian penurunan nilai/
                            Allowance for impairment losses                                                                                                                            (929)
                                                                                                                                                                                   2.326.616


                        *)      Peringkat untuk efek-efek adalah berdasarkan peringkat                                 *)      Ratings for securities are based on international rating issued
                                internasional yang dikeluarkan Moody’s untuk Pemerintah                                        by Moody’s for the Government of the Republic of Indonesia.
                                Indonesia.
                        **)     Peringkat untuk efek-efek adalah berdasarkan peringkat yang                            **)     Ratings for securities are based on rating issued by Fitch.
                                dikeluarkan Fitch.
                        ***)    Peringkat untuk efek-efek adalah berdasarkan peringkat yang                            ***) Ratings for securities are based on rating issued by Pefindo.
                                dikeluarkan Pefindo.




                                                                                                      61
                                                                                                   309



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 309                                                                                                                                                 01/07/26 23.32
Page 340
                                                                                             The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                   Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                    PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                 As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                              and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                    Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                        (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                               unless otherwise stated)


                  6.     EFEK-EFEK (lanjutan)                                           6.   SECURITIES (continued)

                                                                 31 Desember/          31 Desember/
                                                                 December 31,          December 31,
                                                                     2025                  2024

                        Tingkat bunga per tahun                                                                                 Interest rate per annum
                            Rupiah                                   5,13 - 8,50%        6,13 - 10,75%                                       Rupiah
                            Dolar Amerika Serikat                    3,50 - 4,75%         2,75 - 6,75%                         United States Dollar

                         Selama tahun 2025 dan 2024, Perusahaan                              During the years 2025 and 2024, the Company sold
                         melakukan penjualan sejumlah efek-efek dan                          some of its securities and booked net gain of
                         membukukan keuntungan neto masing-masing                            Rp42,342 and Rp14,993, respectively, which was
                         sebesar Rp42.342 dan Rp14.993, yang dicatat pada                    recorded in the statement of profit or loss.
                         laporan laba rugi.

                         Lain-lain                                                           Others

                         Mutasi kerugian belum direalisasi dan cadangan                      Movements of unrealized loss and allowance for
                         kerugian penurunan nilai dari efek-efek yang                        impairment losses on securities classified as fair
                         diklasifikasikan pada nilai wajar melalui penghasilan               value through other comprehensive income are as
                         komprehensif lain adalah sebagai berikut:                           follows:

                                                                 December 31,          December 31,
                                                                     2025                  2024
                         Saldo awal                                      (31.388)              (19.269)                              Beginning balance
                         Kenaikan/(penurunan) nilai wajar                 13.311                (8.412)                Increase/(decrease) in fair value
                         Kenaikan/(penurunan) cadangan                                                                Increase/(decrease) in allowance
                            kerugian penurunan nilai                      16.461                (3.890)                        for impairment losses
                         Efek pajak                                         (792)                  183                                       Tax effect
                         Saldo akhir                                       (2.408)             (31.388)                                Ending balance


                        Pada bulan Oktober 2025, April 2025, Oktober 2024                    In October 2025, April 2025, October 2024 and April
                        dan April 2024, terdapat pembelian kembali Star                      2024, the issuer repurchased Star Energy Bonds
                        Energy      Bonds      masing-masing      sebesar                    amounting to USD2,350,000, USD3,025,000,
                        USD2.350.000, USD3.025.000, USD1.900.000 dan                         USD1,900,000 and USD1,390,000, in accordance
                        USD1.390.000,       sesuai   dengan     ketentuan                    with the bonds issuance terms.
                        penerbitan obligasi.

                         Pada tanggal 9 Juli 2025, berdasarkan rating yang                   On July 9, 2025, based on the rating issued by
                         dikeluarkan oleh Pefindo, rating dari Sukuk                         Pefindo, Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Phase
                         Mudharabah Berkelanjutan II Tahap II Tahun 2022                     II Year 2022 Series A issued by PT Wijaya Karya
                         Seri A yang diterbitkan oleh PT Wijaya karya                        (Persero) Tbk was declared as default.
                         (Persero) Tbk berstatus default.

                         Tidak terdapat efek-efek yang mengalami                             There were no impaired securities as of
                         penurunan nilai pada tanggal 31 Desember 2025                       December 31, 2025 other than Sukuk Mudharabah
                         selain dari Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II                       Berkelanjutan II Phase II Year 2022 Series A issued
                         Tahap II Tahun 2022 Seri A yang diterbitkan oleh                    by PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.
                         PT Wijaya karya (Persero) Tbk.

                         Tidak terdapat efek-efek yang mengalami                             There were no impaired               securities    as    of
                         penurunan nilai pada tanggal 31 Desember 2024.                      December 31, 2024.




                                                                                  62
                                                                                 310



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 310                                                                                                            01/07/26 23.32
Page 341
                                                                                                       The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                             Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                              PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                           As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                        and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                              Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                  (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                         unless otherwise stated)


                  6.     EFEK-EFEK (lanjutan)                                                     6.   SECURITIES (continued)

                         Mutasi nilai tercatat efek-efek:                                              Movement of carrying amount of securities:

                                                                              31 Desember/December 31, 2025

                                                                                  Stage 2-          Stage 3-
                                                                              Kerugian kredit    Kerugian kredit
                                                               Stage 1-         ekspektasian      ekspektasian
                                                           Kerugian kredit       sepanjang         sepanjang
                                                            ekspektasian         umurnya -         umurnya -
                                                              12 bulan/       tidak memburuk/      memburuk/
                                                              12-month        Lifetime expected Lifetime expected
                                                              expected          credit losses     credit losses
                                                            credit losses     - not deteriorated - deteriorated      Total

                         Saldo awal nilai tercatat              2.327.545                   -                 -       2.327.545     Carrying amount - beginning balance
                         Transfer ke:                                                                                                                    Transferred to:
                            Stage 3                               (49.795)                  -            49.795                -                           Stage 3

                         Total saldo awal                                                                                                      Total beginning balance
                            setelah pengalihan                  2.277.750                   -            49.795       2.327.545                       after transfer
                         Pengukuran kembali bersih                101.101     -                         (18.208)         82.893                        Remeasurement
                         Aset keuangan baru yang                                                                                         New financial assets originated
                            diterbitkan atau dibeli             5.253.218                   -                 -       5.253.218                        or purchased
                         Aset keuangan yang                                                                                                       Financial assets that
                            dihentikan pengakuannya             (3.927.438)                 -                 -       (3.927.438)          have been derecognized
                                                                                                                                                     Foreign exchange
                         Selisih kurs dan perubahan lain           21.011                   -                 -          21.011               and other movements

                         Saldo Akhir Nilai Tercatat             3.725.642                   -            31.587       3.757.229     Carrying Amount - Ending Balance



                                                                              31 Desember/December 31, 2024

                                                                                  Stage 2-          Stage 3-
                                                                              Kerugian kredit    Kerugian kredit
                                                               Stage 1-         ekspektasian      ekspektasian
                                                           Kerugian kredit       sepanjang         sepanjang
                                                            ekspektasian         umurnya -         umurnya -
                                                              12 bulan/       tidak memburuk/      memburuk/
                                                              12-month        Lifetime expected Lifetime expected
                                                              expected          credit losses     credit losses
                                                            credit losses     - not deteriorated - deteriorated      Total

                         Saldo awal nilai tercatat              2.110.736                   -                 -       2.110.736     Carrying amount - beginning balance
                         Pengukuran kembali bersih                 (65.652)                 -                 -         (65.652)                        Remeasurement
                         Aset keuangan baru yang                                                                                          New financial assets originated
                            diterbitkan atau dibeli               768.617                   -                 -         768.617                         or purchased
                         Aset keuangan yang                                                                                                        Financial assets that
                           dihentikan pengakuannya               (540.278)                  -                 -        (540.278)            have been derecognized
                                                                                                                                                      Foreign exchange
                         Selisih kurs dan perubahan lain           54.122                   -                 -          54.122                and other movements

                         Saldo Akhir Nilai Tercatat             2.327.545                   -                 -       2.327.545     Carrying Amount - Ending Balance




                                                                                           63
                                                                                        311



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 311                                                                                                                            01/07/26 23.32
Page 342
                                                                                                       The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                             Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                              PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                           As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                        and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                              Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                  (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                         unless otherwise stated)


                  6.     EFEK-EFEK (lanjutan)                                                     6.   SECURITIES (continued)

                         Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai efek-                                Movement of allowance of impairment losses for
                         efek yang diklasifikasikan sebagai biaya perolehan                            securities classified as amortized cost:
                         diamortisasi:

                                                                              31 Desember/December 31, 2025

                                                                                  Stage 2-          Stage 3-
                                                                              Kerugian kredit    Kerugian kredit
                                                               Stage 1-         ekspektasian      ekspektasian
                                                           Kerugian kredit       sepanjang         sepanjang
                                                            ekspektasian         umurnya -         umurnya -
                                                              12 bulan/       tidak memburuk/      memburuk/
                                                              12-month        Lifetime expected Lifetime expected
                                                              expected          credit losses     credit losses
                                                            credit losses     - not deteriorated - deteriorated      Total

                         Saldo awal kerugian                          929                   -                 -                929               Expected credit loss -
                           kredit ekspektasian                                                                                                  beginning balance
                         Pengukuran kembali bersih                                                                                                 Remeasurement of
                           kerugian kredit ekspektasian               124                   -                 -                124             expected credit loss
                         Aset keuangan yang                                                                                                       Financial assets that
                           dihentikan pengakuannya                  (1.128)                 -                 -              (1.128 )     have been derecognized
                         Aset keuangan baru yang                                                                                        New financial assets originated
                           diterbitkan atau dibeli                    459                   -                 -                459                    or purchased
                                                                                                                                                    Foreign exchange
                         Selisih kurs dan perubahan lain               28                   -                 -                 28           and other movements

                         Saldo Akhir Kerugian                                                                                                 Expected Credit Loss -
                           Kredit Ekspektasian                        412                   -                 -                412               Ending Balance



                                                                              31 Desember/December 31, 2024

                                                                                  Stage 2-          Stage 3-
                                                                              Kerugian kredit    Kerugian kredit
                                                               Stage 1-         ekspektasian      ekspektasian
                                                           Kerugian kredit       sepanjang         sepanjang
                                                            ekspektasian         umurnya -         umurnya -
                                                              12 bulan/       tidak memburuk/      memburuk/
                                                              12-month        Lifetime expected Lifetime expected
                                                              expected          credit losses     credit losses
                                                            credit losses     - not deteriorated - deteriorated      Total

                         Saldo awal kerugian                        1.802                   -                 -              1.802               Expected credit loss -
                           kredit ekspektasian                                                                                                   beginning balance
                         Pengukuran kembali bersih                    (688)                 -                 -               (688)                Remeasurement of
                           kerugian kredit ekspektasian                                                                                        expected credit loss
                         Aset keuangan yang                                                                                                       Financial assets that
                           dihentikan pengakuannya                   (219)                  -                 -               (219)        have been derecognized
                                                                                                                                                    Foreign exchange
                         Selisih kurs dan perubahan lain               34                   -                 -                 34           and other movements

                         Saldo Akhir Kerugian                                                                                                 Expected Credit Loss -
                           Kredit Ekspektasian                        929                   -                 -                929               Ending Balance




                                                                                           64
                                                                                        312



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 312                                                                                                                          01/07/26 23.32
Page 343
                                                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                              Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                               PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                            As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                         and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                               Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                   (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                          unless otherwise stated)


                  6.     EFEK-EFEK (lanjutan)                                                      6.   SECURITIES (continued)

                         Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai efek-efek                             Movement of allowance of impairment losses for
                         yang diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui                              securities classified as fair value through other
                         penghasilan komprehensif lain:                                                 comprehensive income:

                                                                             31 Desember/December 31, 2025

                                                                                   Stage 2-          Stage 3-
                                                                               Kerugian kredit    Kerugian kredit
                                                               Stage 1-          ekspektasian      ekspektasian
                                                           Kerugian kredit        sepanjang         sepanjang
                                                            ekspektasian          umurnya -         umurnya -
                                                              12 bulan/        tidak memburuk/      memburuk/
                                                              12-month         Lifetime expected Lifetime expected
                                                              expected           credit losses     credit losses
                                                            credit losses      - not deteriorated - deteriorated      Total

                         Saldo awal kerugian                                                                                                      Expected credit loss -
                            kredit ekspektasian                     1.973                    -                 -              1.973               beginning balance
                         Transfer ke:                                                                                                                   Transferred to:
                            Stage 3                                 (1.714)                  -             1.714                  -                       Stage 3

                        Total saldo awal                                                                                                       Total beginning balance
                           setelah pengalihan                         259                    -             1.714              1.973                     after transfer
                         Pengukuran kembali bersih                                                                                                  Remeasurement of
                           kerugian kredit ekspektasian              (106)                   -            16.699          16.593                expected credit loss
                        Aset keuangan yang                                                                                                        Financial assets that
                           dihentikan pengakuannya                   (144)                   -                 -               (144)       have been derecognized
                        Aset keuangan baru yang                                                                                          New financial assets originated
                           diterbitkan atau dibeli                     12                    -                 -                12                     or purchased
                                                                                                                                                     Foreign exchange
                         Selisih kurs dan perubahan lain                 1                   -                 -                 1            and other movements

                         Saldo Akhir Kerugian                                                                                                  Expected Credit Loss -
                           Kredit Ekspektasian                         22                    -            18.413          18.435                  Ending Balance


                                                                             31 Desember/December 31, 2024

                                                                                   Stage 2-          Stage 3-
                                                                               Kerugian kredit    Kerugian kredit
                                                               Stage 1-          ekspektasian      ekspektasian
                                                           Kerugian kredit        sepanjang         sepanjang
                                                            ekspektasian          umurnya -         umurnya -
                                                              12 bulan/        tidak memburuk/      memburuk/
                                                              12-month         Lifetime expected Lifetime expected
                                                              expected           credit losses     credit losses
                                                            credit losses      - not deteriorated - deteriorated      Total

                         Saldo awal kerugian                                                                                                     Expected credit loss -
                           kredit ekspektasian                      5.863                    -                 -              5.863              beginning balance
                         Pengukuran kembali bersih                                                                                                 Remeasurement of
                           kerugian kredit ekspektasian             (3.894)                  -                 -          (3.894)              expected credit loss
                                                                                                                                                     Foreign exchange
                         Selisih kurs dan perubahan lain                 4                   -                 -                 4            and other movements

                         Saldo Akhir Kerugian                                                                                                  Expected Credit Loss -
                           Kredit Ekspektasian                      1.973                    -                 -              1.973               Ending Balance




                                                                                            65
                                                                                         313



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 313                                                                                                                           01/07/26 23.32
Page 344
                                                                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                                              Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                                              PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                                           As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                                        and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                                              Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                  (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                                         unless otherwise stated)


                  7.     TAGIHAN DAN LIABILITAS DERIVATIF                                                       7.      DERIVATIVE RECEIVABLES AND LIABILITIES

                         Rincian transaksi derivatif yang masih berjalan                                                The details of outstanding derivative transactions
                         adalah sebagai berikut:                                                                        are as follows:
                                                                                                        31 Desember/December 31, 2025

                                                                                                                                                            Tagihan           Liabilitas
                                                                                   Tanggal jatuh                                                           derivatif/         derivatif/
                                                           Tanggal transaksi/         tempo/                    Perusahaan/             Nilai nosional/    Derivative         Derivative
                                                            Transaction date       Maturity date                Counterparty           Notional amount    receivables         liabilities

                        Swap
                        Pihak berelasi/Related parties
                                                                                                                     PT Bank Mandiri
                             USD (FX Swap)                 3 Des./Dec. 3, 2025    2 Jan./Jan. 2, 2026                  (Persero) Tbk     USD15.000.000                  624                   -

                                                                                                                     PT Bank Mandiri
                             USD (FX Swap)               28 Des./Dec. 28, 2025    2 Jan./Jan. 2, 2026                  (Persero) Tbk     USD15.000.000             1.575                      -

                                                                                                                     PT Bank Mandiri
                             USD (FX Swap)               17 Des./Dec. 17, 2025    9 Jan./Jan. 9, 2026                  (Persero) Tbk      USD7.500.000                    -                 60

                                                                                                                     PT Bank Mandiri
                             USD (FX Swap)               27 Des./Dec. 27, 2025 20 Jan./Jan. 20, 2026                   (Persero) Tbk      USD3.000.000                    -                 321

                                                                                                                     PT Bank Mandiri
                             USD (FX Swap)               27 Des./Dec. 27, 2025 20 Jan./Jan. 20, 2026                   (Persero) Tbk      USD3.000.000                    -                 321

                                                                                                                     PT Bank Mandiri
                             USD (FX Swap)               31 Des./Dec. 31, 2025 23 Jan./Jan. 23, 2026                   (Persero) Tbk     USD15.000.000                    -             1.585

                        Pihak ketiga/Third parties
                                                                                                           Standard Chartered Bank,
                                                                                                                    Cabang Jakarta/
                             USD (FX Swap)               15 Des./Dec. 15, 2025   9 Jan./Jan. 9, 2026                 Jakarta Branch       USD3.000.000                    -                 30

                                                                                                                 PT Bank Danamon
                             USD (FX Swap)                 7 Des./Dec. 7, 2025   5 Jan./Jan. 5, 2026                 Indonesia Tbk        USD3.000.000                    -                 26

                                                                                                                 PT Bank Danamon
                             USD (FX Swap)               16 Des./Dec. 16, 2025 12 Jan./Jan. 12, 2026                 Indonesia Tbk        USD5.000.000                    -                 265

                                                                                                                 PT Bank Danamon
                             USD (FX Swap)               29 Des./Dec. 29, 2025 26 Jan./Jan. 26, 2026                 Indonesia Tbk        USD3.000.000                    -                  3

                                                                                                                                                                   2.199                2.611


                                                                                                                 31 Desember/December 31, 2024

                                                                                                                                                            Tagihan           Liabilitas
                                                                                   Tanggal jatuh                                                           derivatif/         derivatif/
                                                           Tanggal transaksi/         tempo/                    Perusahaan/             Nilai nosional/    Derivative         Derivative
                                                            Transaction date       Maturity date                Counterparty           Notional amount    receivables         liabilities

                        Swap
                        Pihak ketiga/Third parties
                                                                                                                 PT Bank Danamon
                             USD (FX Swap)               13 Des./Dec. 13, 2024 16 Jan./Jan. 16, 2025                 Indonesia Tbk        USD6.121.008                  741                   -

                                                                                                           Standard Chartered Bank,
                                                                                                                    Cabang Jakarta/
                             USD (FX Swap)               27 Des./Dec. 27, 2024 23 Jan./Jan. 23, 2025                 Jakarta Branch       USD5.000.000                    -                 762

                             USD (FX Swap)               27 Des./Dec. 27, 2024 23 Jan./Jan. 23, 2025       PT Bank HSBC Indonesia         USD5.000.000                    -                 502

                                                                                                                                                                        741             1.264




                                                                                                        66
                                                                                                   314



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 314                                                                                                                                                  01/07/26 23.32
Page 345
                                                                                             The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                   Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                   PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                        NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                             and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                   Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                       (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                              unless otherwise stated)


                  8.     PINJAMAN DIBERIKAN                                            8.    LOANS

                         Pinjaman diberikan berdasarkan mata uang dan                       Loans based on currency and type of loans:
                         jenis kredit:
                                                                 31 Desember/         31 Desember/
                                                                 December 31,         December 31,
                                                                     2025                 2024

                        Rupiah - Pihak berelasi                                                                                Rupiah - Related parties
                           Investasi                                  3.145.450              3.720.285                                  Investment
                           Modal kerja                                  486.889                599.689                             Working capital

                        Rupiah - Pihak ketiga                                                                                     Rupiah - Third parties
                           Investasi                                  4.347.405              4.338.226                                  Investment
                           Modal kerja                                  147.565                176.641                              Working capital

                                                                      8.127.309              8.834.841

                        Dolar Amerika Serikat - Pihak berelasi                                                    United States Dollar - Related parties
                           Investasi                                   671.403                380.649                                    Investment

                        Dolar Amerika Serikat - Pihak ketiga                                                        United States Dollar - Third parties
                           Investasi                                  1.232.942              1.834.461                                  Investment
                           Modal kerja                                        -                  7.364                             Working capital

                                                                      1.904.345              2.222.474
                                                                     10.031.654             11.057.315
                        Ditambah/(dikurangi):                                                                                              Add/(less):
                            Piutang bunga                               601.194                674.749                    Accrued interest income
                            Biaya transaksi belum diamortisasi          (54.740)               (59.697)              Unamortized transaction costs
                            Cadangan kerugian penurunan nilai          (482.367)              (416.198)            Allowance for impairment losses

                                                                     10.095.741             11.256.169


                         Pinjaman diberikan berdasarkan jangka waktu                         Loans based on credit term:
                         pinjaman:

                                                                 31 Desember/         31 Desember/
                                                                 December 31,         December 31,
                                                                     2025                 2024

                        Rupiah - Pihak berelasi                                                                                Rupiah - Related parties
                           Kurang dari 1 tahun                          238.897                418.108                            Less than 1 year
                           1 - 3 tahun                                  459.271                492.885                                  1 - 3 years
                           3 - 5 tahun                                  697.285                479.481                                  3 - 5 years
                           5 - 10 tahun                               1.482.790              2.273.648                                 5 - 10 years
                           Lebih dari 10 tahun                          754.096                655.852                          More than 10 years

                        Rupiah - Pihak ketiga                                                                                    Rupiah - Third parties
                           Kurang dari 1 tahun                          928.602                455.306                            Less than 1 year
                           1 - 3 tahun                                1.175.560              1.039.407                                  1 - 3 years
                           3 - 5 tahun                                  880.138              1.328.802                                  3 - 5 years
                           5 - 10 tahun                               1.265.346              1.321.364                                 5 - 10 years
                           Lebih dari 10 tahun                          245.324                369.988                          More than 10 years

                                                                      8.127.309              8.834.841

                        Dolar Amerika Serikat - Pihak berelasi                                                    United States Dollar - Related parties
                           Kurang dari 1 tahun                          20.803                 20.034                             Less than 1 year
                           1 - 3 tahun                                  53.489                 40.068                                    1 - 3 years
                           3 - 5 tahun                                  89.142                 40.068                                    3 - 5 years
                           5 - 10 tahun                                418.942                220.376                                   5 - 10 years
                           Lebih dari 10 tahun                          89.027                 60.103                           More than 10 years




                                                                                 67
                                                                             315



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 315                                                                                                            01/07/26 23.32
Page 346
                                                                                                       The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                             Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                             PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                          As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                       and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                             Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                 (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                        unless otherwise stated)


                  8.     PINJAMAN DIBERIKAN (lanjutan)                                           8.    LOANS (continued)

                         Pinjaman diberikan berdasarkan jangka waktu                                   Loans based on credit term: (continued)
                         pinjaman: (lanjutan)
                                                                      31 Desember/              31 Desember/
                                                                      December 31,              December 31,
                                                                          2025                      2024

                        Dolar Amerika Serikat - Pihak ketiga                                                                   United States Dollar - Third parties
                           Kurang dari 1 tahun                                    94.921                212.552                              Less than 1 year
                           1 - 3 tahun                                           338.632                481.974                                    1 - 3 years
                           3 - 5 tahun                                           214.766                382.193                                    3 - 5 years
                           5 - 10 tahun                                          508.248                640.376                                   5 - 10 years
                           Lebih dari 10 tahun                                    76.375                124.730                           More than 10 years

                                                                               1.904.345               2.222.474
                                                                             10.031.654               11.057.315
                        Ditambah/(dikurangi):                                                                                                        Add/(less):
                            Piutang bunga                                        601.194                 674.749                    Accrued interest income
                            Biaya transaksi belum diamortisasi                   (54.740)                (59.697)              Unamortized transaction costs
                            Cadangan kerugian penurunan nilai                   (482.367)               (416.198)            Allowance for impairment losses

                                                                             10.095.741               11.256.169


                         Mutasi   total  pinjaman  diberikan   (tanpa                                  Movement of total loan outstanding (without
                         memperhitungkan cadangan kerugian penurunan                                   considering the allowance of impairment losses):
                         nilai):

                                                                             31 Desember/December 31, 2025

                                                                                 Stage 2-          Stage 3-
                                                                             Kerugian kredit    Kerugian kredit
                                                              Stage 1-         ekspektasian      ekspektasian
                                                          Kerugian kredit       sepanjang         sepanjang
                                                           ekspektasian         umurnya -         umurnya -
                                                             12 bulan/       tidak memburuk/      memburuk/
                                                             12-month        Lifetime expected Lifetime expected
                                                             expected          credit losses     credit losses
                                                           credit losses     - not deteriorated - deteriorated       Total

                        Saldo awal nilai tercatat              10.134.115            913.184           625.068       11.672.367    Carrying amount - beginning balance
                        Transfer ke:                                                                                                                    Transferred to:
                           Stage 2                               (325.754)           325.754                 -                -                           Stage 2

                        Total saldo awal                                                                                                       Total beginning balance
                           setelah pengalihan                   9.808.361          1.238.938           625.068       11.672.367                       after transfer
                        Pengukuran kembali bersih                 (25.919)            18.961           (25.157)         (32.115)                      Remeasurement
                        Aset keuangan baru yang                                                                                          New financial asset originated
                           diterbitkan atau dibeli              1.651.655             83.014                 -        1.734.669                      or purchased
                        Aset keuangan yang                                                                                              Financial assets that have been
                           dihentikan pengakuannya             (2.832.745)           (37.853)           (7.669)      (2.878.267)                     derecognized
                                                                                                                                                     Foreign exchange
                        Selisih kurs dan perubahan lain           81.454                    -                -           81.454             and other movements

                        Saldo Akhir Nilai Tercatat              8.682.806          1.303.060           592.242       10.578.108    Carrying Amount - Ending Balance




                                                                                           68
                                                                                       316



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 316                                                                                                                          01/07/26 23.32
Page 347
                                                                                                       The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                             Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                             PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                          As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                       and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                             Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                 (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                        unless otherwise stated)


                  8.     PINJAMAN DIBERIKAN (lanjutan)                                           8.    LOANS (continued)

                         Mutasi       total pinjaman diberikan (tanpa                                  Movement of total loan outstanding (without
                         memperhitungkan cadangan kerugian penurunan                                   considering the allowance of impairment losses):
                         nilai): (lanjutan)                                                            (continued)

                                                                             31 Desember/December 31, 2024

                                                                                  Stage 2-         Stage 3-
                                                                               Kerugian kredit Kerugian kredit
                                                              Stage 1-          ekspektasian    ekspektasian
                                                          Kerugian kredit        sepanjang        sepanjang
                                                           ekspektasian           umurnya -       umurnya -
                                                             12 bulan/        tidak memburuk/     memburuk/
                                                             12-month        Lifetime expected Lifetime expected
                                                             expected          credit losses    credit losses
                                                           credit losses     - not deteriorated - deteriorated       Total

                        Saldo awal nilai tercatat             10.417.427                    -         1.606.397      12.023.824    Carrying amount - beginning balance
                        Transfer ke:                                                                                                                    Transferred to:
                           Stage 1                                56.633             (56.633)                 -                -                          Stage 1
                           Stage 2                              (160.921)            981.365           (820.444)               -                          Stage 2

                        Total saldo awal                                                                                                       Total beginning balance
                           setelah pengalihan                 10.313.139             924.732           785.953       12.023.824                       after transfer
                        Pengukuran kembali bersih                302.153              20.334            (4.816)         317.671                        Remeasurement
                        Aset keuangan baru yang                                                                                          New financial asset originated
                           diterbitkan atau dibeli             2.446.340              22.320                  -       2.468.660                      or purchased
                        Aset keuangan yang                                                                                              Financial assets that have been
                           dihentikan pengakuannya             (2.869.333)            (54.202)           (5.307)     (2.928.842)                     derecognized
                        Penghapusbukuan                                 -                   -          (147.873)       (147.873)                                Write-off
                                                                                                                                                     Foreign exchange
                        Selisih kurs dan perubahan lain          (58.184)                   -            (2.889)        (61.073)             and other movements

                        Saldo Akhir Nilai Tercatat            10.134.115             913.184           625.068       11.672.367    Carrying Amount - Ending Balance



                         Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai:                                     Movement for allowance for impairment losses:

                                                                             31 Desember/December 31, 2025

                                                                                  Stage 2-          Stage 3-
                                                                              Kerugian kredit Kerugian kredit
                                                              Stage 1-          ekspektasian    ekspektasian
                                                          Kerugian kredit         sepanjang        sepanjang
                                                           ekspektasian           umurnya -        umurnya -
                                                             12 bulan/        tidak memburuk/     memburuk/
                                                             12-month        Lifetime expected Lifetime expected
                                                             expected           credit losses    credit losses
                                                           credit losses     - not deteriorated - deteriorated       Total

                         Saldo awal kerugian                                                                                                     Expected credit loss -
                            kredit ekspektasian                   66.956             205.176           144.066          416.198                 beginning balance
                         Transfer ke:                                                                                                                   Transferred to:
                            Stage 2                                (2.295)             2.295                  -                -                          Stage 2

                        Total saldo awal                                                                                                       Total beginning balance
                           setelah pengalihan                     64.661             207.471           144.066          416.198                       after transfer
                        Pengukuran kembali bersih                 (3.652)             85.271            (5.346)          76.273                        Remeasurement
                        Aset keuangan baru yang                                                                                          New financial asset originated
                           diterbitkan atau dibeli                 9.971              12.170                  -          22.141                      or purchased
                        Aset keuangan yang                                                                                             Financial assets that have been
                           dihentikan pengakuannya                (25.026)            (6.017)           (1.756)         (32.799)                     derecognized
                                                                                                                                                     Foreign exchange
                        Selisih kurs dan perubahan lain              554                    -                 -              554            and other movements

                        Saldo Akhir Kerugian                                                                                                   Expected Credit Loss -
                           Kredit Ekspektasian                    46.508             298.895           136.964          482.367                  Ending Balance




                                                                                          69
                                                                                        317



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 317                                                                                                                            01/07/26 23.32
Page 348
                                                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                              Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                               PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                            As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                         and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                               Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                   (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                          unless otherwise stated)


                  8.     PINJAMAN DIBERIKAN (lanjutan)                                             8.   LOANS (continued)

                         Mutasi cadangan              kerugian   penurunan         nilai:               Movement for allowance for impairment losses:
                         (lanjutan)                                                                     (continued)

                                                                               31 Desember/December 31, 2024

                                                                                   Stage 2-          Stage 3-
                                                                               Kerugian kredit    Kerugian kredit
                                                                Stage 1-         ekspektasian      ekspektasian
                                                            Kerugian kredit       sepanjang         sepanjang
                                                             ekspektasian         umurnya -         umurnya -
                                                               12 bulan/       tidak memburuk/      memburuk/
                                                               12-month        Lifetime expected Lifetime expected
                                                               expected          credit losses     credit losses
                                                             credit losses     - not deteriorated - deteriorated      Total

                         Saldo awal kerugian                                                                                                      Expected credit loss -
                            kredit ekspektasian                     57.002                    -          412.128         469.130                 beginning balance
                         Transfer ke:                                                                                                                    Transferred to:
                            Stage 1                                 21.887             (21.887)                -               -                           Stage 1
                            Stage 2                                 (1.996)            190.140          (188.144)              -                           Stage 2

                        Total saldo awal                                                                                                        Total beginning balance
                           setelah pengalihan                        76.893            168.253           223.984         469.130                       after transfer
                        Pengukuran kembali bersih                   (23.394)            36.923            71.792          85.321                        Remeasurement
                        Aset keuangan baru yang                                                                                           New financial asset originated
                           diterbitkan atau dibeli                  13.830                    -                -          13.830                      or purchased
                        Aset keuangan yang                                                                                              Financial assets that have been
                           dihentikan pengakuannya                   (1.965)                  -                -          (1.965)                     derecognized
                        Penghapusbukuan                                   -                   -         (147.873)       (147.873)                               Write-off
                                                                                                                                                    Foreign exchange
                        Selisih kurs dan perubahan lain              1.592                    -           (3.837)         (2.245)            and other movements

                        Saldo Akhir Kerugian                                                                                                    Expected Credit Loss -
                           Kredit Ekspektasian                      66.956             205.176           144.066         416.198                  Ending Balance



                         Perusahaan      menghitung cadangan  kerugian                                  The Company provides allowance for impairment
                         penurunan nilai berdasarkan penilaian secara                                   losses based on individual and collective
                         individual dan kolektif.                                                       assessments.

                         Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian                                  Management believes that the allowance for
                         penurunan nilai atas pinjaman diberikan telah                                  impairment losses on loans is adequate.
                         memadai.

                         Saldo pinjaman diberikan yang direstrukturisasi                                Restructured loans balance are as follows:
                         adalah sebagai berikut:

                                                                        31 Desember/              31 Desember/
                                                                        December 31,              December 31,
                                                                            2025                      2024

                         Pihak berelasi                                                                                                           Related parties
                             Investasi                                           1.250.031              1.805.748                                 Investment
                             Modal kerja                                           486.889                499.689                             Working capital
                         Pihak ketiga                                                                                                                Third parties
                             Investasi                                             728.806                791.966                                  Investment
                         Ditambah/(dikurangi):                                                                                                         Add/(less):
                             Piutang bunga                                         536.203                418.634                    Accrued interest income
                             Biaya transaksi belum diamortisasi                    (16.726)               (16.553)              Unamortized transaction costs
                             Cadangan kerugian penurunan nilai                    (365.616)              (338.989)            Allowance for impairment losses

                         Saldo akhir                                             2.619.587              3.160.495                                  Ending balance




                                                                                             70
                                                                                            318



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 318                                                                                                                            01/07/26 23.32
Page 349
                                                                                                     The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                           Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                            PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                         As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                      and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                            Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                       unless otherwise stated)


                  8.     PINJAMAN DIBERIKAN (lanjutan)                                         8.    LOANS (continued)

                         Perusahaan melakukan proses seleksi atas kualitas                           The Company conducts selection process for the
                         dan karakter debitur dengan mempertimbangkan                                quality and character of the debtor by considering
                         potensi   pertumbuhan      usaha   debitur   dan                            the debtor's business growth potential and the
                         kemampuan debitur untuk memenuhi kewajiban                                  debtor's ability to fulfill obligations according to the
                                                                                                     restructuring scheme. The restructuring on loans is
                         sesuai skema restrukturisasi. Restrukturisasi                               conducted as an effort to recover debtor’s
                         pinjaman diberikan dilakukan sebagai upaya dalam                            performance and asset recovery.
                         mengembalikan kinerja debitur dan pemulihan aset.

                         Sebelum dilakukannya restrukturisasi, Perusahaan                            Prior to restructuring, the Company performs
                         melakukan assessment atas seluruh opsi-opsi                                 assessment on all viable recovery options, meets
                         recovery, melakukan pertemuan dengan kreditur                               with debtors and performs site visit, performs
                         serta site visit, melakukan evaluasi mendalam atas                          thorough evaluation of restructuring plan and
                                                                                                     business outlook including seeking consultant
                         rencana restrukturisasi dan outlook bisnis termasuk                         support if needed.
                         meminta kajian dari konsultan apabila diperlukan.

                         Upaya      yang    Perusahaan      lakukan   agar                           Efforts that the Company has made so that
                         restrukturisasi tidak berulang adalah dengan                                restructuring does not recur are by processing new
                         memproses new client onboarding yang lebih ketat                            client onboarding which is more stringent and
                         dan selektif, pengetatan terhadap pemenuhan                                 selective, tightening compliance with covenants and
                         covenant dan pemantauan secara berkala dan ketat                            regular and strict monitoring of debtors who are
                         terhadap debitur yang terindikasi mengalami                                 indicated to have increased credit risk through
                         kenaikan risiko kredit melalui rapat bulanan Early                          monthly Early Alert Account meetings so that a
                         Alert Account sehingga kajian kredit yang lebih                             deeper credit review can be done as early as
                         dalam dapat dilakukan sedini mungkin untuk                                  possible to anticipate an increase in credit risk.
                         mengantisipasi kenaikan risiko kredit.

                        Komitmen pinjaman diberikan                                                  Loan commitment

                         Rincian komitmen          pinjaman   diberikan     adalah                   Details of loan commitment are as follows:
                         sebagai berikut:

                                                                     31 Desember/December 31, 2025
                                                         Komitmen yang        Komitmen yang
                                                         sudah dicairkan/     belum dicairkan/
                                                          Commitment -         Commitment -
                                                            drawdown              undrawn                   Total
                         Rupiah - Pihak berelasi                                                                                          Rupiah - Related parties
                            Jalan                                904.714                         -              904.714                                   Road
                            Utilitas air dan limbah              539.333                   267.165              806.498                 Water and waste utility
                            Pelabuhan udara                      454.693                         -              454.693                                  Airport
                            Infrastruktur regional               478.867                         -              478.867                 Regional infrastructure
                            Infrastruktur sosial                 300.000                         -              300.000                   Social infrastructure
                            Pembangunan berorientasi                                                                                          Transit oriented
                               transit                           118.835                         -              118.835                       development
                            Telekomunikasi                        81.008                         -               81.008                   Telecommunication
                            Lainnya                              754.889                   250.000            1.004.889                                 Others
                                                                3.632.339                  517.165            4.149.504
                         Rupiah - Pihak ketiga                                                                                              Rupiah - Third parties
                            Telekomunikasi                      2.007.815                   37.259            2.045.074                   Telecommunication
                            Listrik                               907.550                   61.499              969.049                              Electricity
                            Utilitas air dan limbah               714.772                        -              714.772                 Water and waste utility
                            Infrastruktur gas                     434.338                  396.446              830.784                     Gas infrastructure
                            Infrastruktur sosial                  424.433                        -              424.433                   Social infrastructure
                            Penunjang pelabuhan laut                3.055                  125.000              128.055                       Seaport support
                            Jalan                                   3.007                        -                3.007                                   Road
                                                                4.494.970                  620.204            5.115.174
                          Dolar Amerika Serikat -                                                                                            United States Dollar -
                           Pihak berelasi                                                                                                        Related parties
                            Penunjang pelabuhan laut             296.955                   349.992              646.947                       Seaport support
                            Pemeliharaan pesawat                 374.448                         -              374.448                  Aircraft maintenance

                                                                 671.403                   349.992            1.021.395




                                                                                      71
                                                                                     319



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 319                                                                                                                      01/07/26 23.32
Page 350
                                                                                                   The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                         Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                          PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                       As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                    and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                          Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                              (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                     unless otherwise stated)


                  8.     PINJAMAN DIBERIKAN (lanjutan)                                       8.    LOANS (continued)

                        Komitmen pinjaman diberikan (lanjutan)                                     Loan commitment (continued)

                        Rincian komitmen pinjaman          diberikan      adalah                   Details of loan commitment are as follows:
                        sebagai berikut: (lanjutan)                                                (continued)

                                                                   31 Desember/December 31, 2025

                                                       Komitmen yang        Komitmen yang
                                                       sudah dicairkan/     belum dicairkan/
                                                        Commitment -         Commitment -
                                                          drawdown              undrawn                   Total

                         Dolar Amerika Serikat -                                                                                           United States Dollar -
                           Pihak ketiga                                                                                                          Third parties
                            Listrik                           1.102.686                        -            1.102.686                             Electricity
                            Telekomunikasi                      130.256                  190.411              320.667                    Telecommunication
                            Infrastruktur gas                         -                  184.602              184.602                     Gas infrastructure

                                                              1.232.942                  375.013            1.607.955

                                                             10.031.654             1.862.374              11.894.028



                                                                    31 Desember/December 31, 2024

                                                       Komitmen yang        Komitmen yang
                                                       sudah dicairkan/     belum dicairkan/
                                                        Commitment -         Commitment -
                                                          drawdown              undrawn                   Total

                         Rupiah - Pihak berelasi                                                                                        Rupiah - Related parties
                            Jalan                             1.531.267                  200.025            1.731.292                                   Road
                            Utilitas air dan limbah             493.574                  413.140              906.714                 Water and waste utility
                            Pelabuhan udara                     628.768                        -              628.768                                  Airport
                            Infrastruktur regional              382.502                  113.061              495.563                 Regional infrastructure
                            Infrastruktur sosial                300.000                        -              300.000                   Social infrastructure
                            Telekomunikasi                      189.546                        -              189.546                   Telecommunication
                            Pembangunan berorientasi                                                                                        Transit oriented
                               transit                         126.493                         -              126.493                       development
                            Listrik                             68.134                         -               68.134                              Electricity
                            Lainnya                            599.690                   149.999              749.689                                 Others
                                                              4.319.974                  876.225            5.196.199
                         Rupiah - Pihak ketiga                                                                                            Rupiah - Third parties
                            Telekomunikasi                    2.126.029                  303.633            2.429.662                   Telecommunication
                            Listrik                             779.935                  348.605            1.128.540                              Electricity
                            Utilitas air dan limbah             657.071                   77.301              734.372                 Water and waste utility
                            Infrastruktur gas                   493.588                  198.198              691.786                     Gas infrastructure
                            Infrastruktur sosial                451.526                        -              451.526                   Social infrastructure
                            Penunjang pelabuhan laut              3.063                  246.937              250.000                       Seaport support
                            Jalan                                 3.655                        -                3.655                                   Road
                                                              4.514.867             1.174.674               5.689.541
                         Dolar Amerika Serikat -                                                                                           United States Dollar -
                           Pihak berelasi                                                                                                      Related parties
                            Penunjang pelabuhan laut                 -                   623.045              623.045                       Seaport support
                            Pemeliharaan pesawat               380.649                         -              380.649                  Aircraft maintenance

                                                               380.649                   623.045            1.003.694
                         Dolar Amerika Serikat -                                                                                           United States Dollar -
                           Pihak ketiga                                                                                                          Third parties
                            Listrik                           1.397.571                        -            1.397.571                             Electricity
                            Telekomunikasi                      127.049                  351.213              478.262                    Telecommunication
                            Infrastruktur gas                   317.205                  121.932              439.137                     Gas infrastructure

                                                              1.841.825                  473.145            2.314.970

                                                             11.057.315             3.147.089              14.204.404




                                                                                    72
                                                                                   320



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 320                                                                                                                    01/07/26 23.32
Page 351
                                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                 Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                 PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                              As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                           and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                 Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                            unless otherwise stated)


                  8.     PINJAMAN DIBERIKAN (lanjutan)                               8.   LOANS (continued)

                         Mutasi komitmen pinjaman diberikan selama tahun                   Movement of loan commitment during the year is as
                         berjalan adalah sebagai berikut:                                  follows:

                                                               31 Desember/         31 Desember/
                                                               December 31,         December 31,
                                                                   2025                 2024
                        Saldo awal                                 14.204.404             13.572.242                              Beginning balance
                        Penambahan                                    820.174              3.887.021                                         Addition
                        Penerimaan pembayaran pinjaman             (2.878.267)            (2.928.842)                               Loan repayment
                        Pembatalan fasilitas                         (701.168)              (440.584)                            Facility cancellation
                        Penghapusbukuan                                     -               (136.437)                                        Write-off
                        Efek selisih kurs                             448.885                251.004                         Foreign exchange effect

                        Saldo akhir                                11.894.028             14.204.404                                 Ending balance



                         Berikut adalah informasi pinjaman diberikan kepada               Following is the information of loans granted to
                         nasabah dan penerimaan pembayaran pinjaman                       customers and the receipt of repayment of loans for
                         diberikan selama tahun yang berakhir pada tanggal-               the year ended on such dates:
                         tanggal tersebut:

                                                               31 Desember/         31 Desember/
                                                               December 31,         December 31,
                                                                   2025                 2024

                         Pinjaman diberikan kepada nasabah                                                               Loans granted to customers
                             Pihak berelasi                           711.714                876.141                             Related parties
                             Pihak ketiga                           1.022.955              1.592.519                               Third parties

                                                                    1.734.669              2.468.660

                         Penerimaan pembayaran
                            pinjaman diberikan                                                                         Receipt of repayment of loans
                            Pihak berelasi                          1.041.264                404.024                              Related parties
                            Pihak ketiga                            1.837.003              2.524.818                                Third parties

                                                                    2.878.267              2.928.842



                         Pinjaman diberikan oleh Perusahaan memiliki                       The Company disbursed the loans at average
                         tingkat bunga rata-rata di tahun 2025 dan 2024                    interest rates in 2025 and 2024 of 9.54% and 9.71%
                         masing-masing sebesar 9,54% dan 9,71% per tahun                   per annum, respectively for Rupiah loans and of
                         untuk pinjaman dalam Rupiah dan masing-masing                     7.30% and 7.12% per annum, respectively, for
                         sebesar 7,30% dan 7,12% per tahun untuk pinjaman                  United States Dollar loans.
                         dalam Dolar Amerika Serikat.

                         Pinjaman diberikan dapat dijamin dengan agunan                    Loans may be secured by collateral in the form of
                         berupa salah satu atau kombinasi dari aset tetap,                 one or a combination of fixed assets, shares,
                         saham, mesin atau peralatan, piutang, rekening                    machinery or equipment, accounts receivable, bank
                         bank, jaminan perusahaan atau personal dan                        accounts, personal and corporate guarantees, or
                         jaminan lain yang relevan, serta pengikatan secara                other relevant guarantees as well as a binding
                         hak tanggungan, gadai atau fidusia. Pada beberapa                 mortgage, lien or fiduciary. For some debtors, the
                         debitur, pemberian pinjaman diberikan secara                      loans are syndicated loans or club deal involving at
                         sindikasi atau club deal dengan melibatkan minimal                least two creditors. In this case, the collateral
                         dua kreditur. Dalam hal ini, agunan yang diterima                 received is binded in accordance with the portion of
                         dilakukan pengikatan secara pari passu sesuai                     facility amount on pari passu basis.
                         proporsi nilai fasilitas yang diberikan.




                                                                               73
                                                                              321



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 321                                                                                                          01/07/26 23.32
Page 352
                                                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                                Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                                 PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                              As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                           and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                                 Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                     (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                            unless otherwise stated)


                  9.     PIUTANG BUNGA                                                              9.    ACCRUED INTEREST INCOME

                                                                       31 Desember/               31 Desember/
                                                                       December 31,               December 31,
                                                                           2025                       2024

                         Efek-efek                                                 28.743                     38.544                                          Securities

                                                                                   28.743                     38.544


                  10. BEBAN DIBAYAR DIMUKA                                                          10. PREPAID EXPENSES

                                                                       31 Desember/               31 Desember/
                                                                       December 31,               December 31,
                                                                           2025                       2024

                         Lisensi                                                    6.745                      5.732                                        License
                         Program kepemilikan mobil                                  2.518                      2.474                         Car ownership program
                         Asuransi                                                     750                        629                                     Insurance
                         Sign on bonus                                                  -                         69                                 Sign on bonus
                         Lain-lain                                                  2.129                      2.294                                         Others
                                                                                   12.142                     11.198


                         Lain-lain pada beban dibayar dimuka terutama                                     Others on prepaid expenses are mainly prepaid
                         merupakan biaya operasional yang dibayar dimuka                                  operational expenses such as system maintenance
                         seperti biaya terkait biaya pemeliharaan sistem,                                 expenses, membership fees and advertising
                         biaya keanggotaan dan biaya reklame.                                             expenses.

                   11. ASET TETAP                                                                   11. PROPERTY AND EQUIPMENT

                                                   1 Januari/                                                             31 Desember/
                                                   January 1,       Penambahan/     Pengurangan/         Reklasifikasi/   December 31,
                                                      2025           Additions       Deduction           Reclassification     2025

                        Harga perolehan                                                                                                                              Cost
                        Bangunan                       281.843                -                   -                    -       281.843                            Building
                        Kendaraan                        2.726                -              (2.147)                   -           579                            Vehicles
                        Komputer                         8.331                -              (1.073)                   -         7.258                          Computer
                        Peralatan kantor                 4.528              272                (172)                   -         4.628                   Office equipment
                        Perabotan dan
                         perlengkapan kantor            41.062                 -                 (338)                 -        40.724         Office furniture and fixtures
                        Aset hak guna                    5.278                 -                    -                  -         5.278                 Right-of-use assets
                        Aset tetap dalam                                                                                                          Property and equipment
                          penyelesaian                          -           167                     -                  -           167                        in progress

                                                       343.768              439              (3.730)                   -       340.477

                        Akumulasi penyusutan                                                                                                  Accumulated depreciation
                        Bangunan                        61.066             9.395                  -                    -        70.461                         Building
                        Kendaraan                        2.712                 5             (2.147)                   -           570                         Vehicles
                        Komputer                         7.498               507             (1.073)                   -         6.932                        Computer
                        Peralatan kantor                 3.701               318               (150)                   -         3.869                Office equipment
                        Perabotan dan
                         perlengkapan kantor            39.376               518                 (338)                 -        39.556         Office furniture and fixtures
                        Aset hak guna                    2.836             1.199                    -                  -         4.035                 Right-of-use assets

                                                       117.189            11.942             (3.708)                   -       125.423

                        Nilai tercatat neto            226.579                                                                 215.054                 Net carrying value




                                                                                            74
                                                                                       322



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 322                                                                                                                               01/07/26 23.32
Page 353
                                                                                                The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                      Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                       PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                    As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                 and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                       Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                           (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                  unless otherwise stated)


                   11. ASET TETAP (lanjutan)                                               11. PROPERTY AND EQUIPMENT (continued)
                                                   1 Januari/                                                   31 Desember/
                                                   January 1,    Penambahan/    Pengurangan/   Reklasifikasi/   December 31,
                                                      2024        Additions      Deduction     Reclassification     2024

                        Harga perolehan                                                                                                                    Cost
                        Bangunan                       281.843             -               -               -         281.843                            Building
                        Kendaraan                        2.726             -               -               -           2.726                            Vehicles
                        Komputer                         8.331             -               -               -           8.331                          Computer
                        Peralatan kantor                 3.874           588               -              66           4.528                   Office equipment
                        Perabotan dan
                         perlengkapan kantor            39.645           251               -           1.166          41.062         Office furniture and fixtures
                        Aset hak guna                    4.962           316               -               -           5.278                 Right-of-use assets
                        Aset tetap dalam                                                                                                Property and equipment
                          penyelesaian                     683           549               -          (1.232)                  -                   in progress
                                                       342.064          1.704              -               -         343.768

                        Akumulasi penyusutan                                                                                        Accumulated depreciation
                        Bangunan                        51.671          9.395              -               -          61.066                         Building
                        Kendaraan                        2.706              6              -               -           2.712                         Vehicles
                        Komputer                         6.264          1.234              -               -           7.498                        Computer
                        Peralatan kantor                 3.408            293              -               -           3.701                Office equipment
                        Perabotan dan
                         perlengkapan kantor            39.022            354              -               -          39.376         Office furniture and fixtures
                        Aset hak guna                    1.646          1.190              -               -           2.836                 Right-of-use assets
                                                       104.717         12.472              -               -         117.189
                        Nilai tercatat neto            237.347                                                       226.579                 Net carrying value

                         Penyusutan aset tetap dicatat sebagai bagian dari                      Depreciation of property and equipment is charged
                         beban umum dan administrasi (Catatan 25).                              to general and administrative expense (Note 25).
                         Untuk tahun yang berakhir pada tanggal                                 During the year ended December 31, 2025, the
                         31 Desember 2025, Perusahaan melakukan                                 Company sold several fixed assets consist of
                         penjualan sejumlah aset tetap berupa kendaraan,                        vehicles, computers, office equipment, and office
                         komputer, peralatan kantor, serta perabotan dan                        furniture and fixtures and recognized gains of
                         perlengkapan kantor dan membukukan keuntungan                          Rp340, Rp31, RpNil, and Rp5, respectively, which
                         masing-masing sebesar Rp340, Rp31, RpNihil,                            were recorded in the statement of profit or loss
                         serta Rp5, yang dicatat pada laporan laba rugi                         (2024: RpNil).
                         (2024: RpNihil).
                        Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan                               As of December 31, 2025 and 2024, the gross
                        2024, jumlah tercatat bruto dari aset tetap yang telah                  amount of property and equipment which have been
                        disusutkan penuh dan masih digunakan masing-                            fully depreciated and still being used amounting to
                        masing adalah sebesar Rp48.398 dan Rp50.883.                            Rp48,398 and Rp50,883, respectively.
                         Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,                        As of December 31, 2025 and 2024, property and
                         aset tetap telah diasuransikan kepada PT Asuransi                      equipment were insured with PT Asuransi Central
                         Central Asia, PT Great Eastern General Insurance                       Asia, PT Great Eastern General Insurance
                         Indonesia dan PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika                      Indonesia and PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika
                         Indonesia, yang merupakan pihak ketiga, terhadap                       Indonesia, which are third parties, against damage
                         risiko kerugian dan kehilangan dengan jumlah                           and loss risks with sum insured of Rp341,305
                         pertanggungan       sebesar   Rp341.305    (2024:                      (2024: Rp339,362). Management believes that the
                         Rp339.362). Manajemen berpendapat bahwa                                insurance coverage is adequate to cover possible
                         perlindungan asuransi tersebut cukup untuk                             losses on the insured assets.
                         menutupi kemungkinan kerugian atas aset tetap
                         yang dipertanggungkan.
                         Pada tanggal 31 Desember 2025, Perusahaan                              As of December 31, 2025, the Company recorded
                         mencatat aset tetap dalam penyelesaian sebesar                         property and equipment in progress amounting to
                         Rp167, dengan jumlah tercatat yang telah mencapai                      Rp167, for which the carrying amount has reached
                         100% dari nilai kontrak yang terdiri dari perabotan                    100% of the contract value which consists of
                         dan peralatan kantor beserta instalasinya, dengan                      furniture and office equipment, including the
                         estimasi tingkat penyelesaian fisik sebesar 90%.                       installation, with an estimated physical completion
                         Aset tersebut diperkirakan akan selesai pada tahun                     rate of 90%. The asset is expected to be completed
                         2026 dan tidak terdapat hambatan yang bersifat                         in 2026 and there are no material obstacles affecting
                         material dalam penyelesaiannya. Perusahaan tidak                       its completion. The Company has not capitalized
                         mengkapitalisasi biaya pinjaman untuk aset tetap                       any borrowing costs related to the property and
                         dalam penyelesaian.                                                    equipment in progress.

                                                                                     75
                                                                                   323



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 323                                                                                                                     01/07/26 23.32
Page 354
                                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                 Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                 PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                              As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                           and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                 Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                            unless otherwise stated)


                  11. ASET TETAP (lanjutan)                                            11. PROPERTY AND EQUIPMENT (continued)
                         Berdasarkan penelaahan penurunan nilai atas aset                  Based on the assessment for impairment of the
                         tetap, manajemen Perusahaan berkeyakinan bahwa                    property   and     equipment,   the  Company’s
                         tidak terdapat kejadian-kejadian atau perubahan-                  management believes that there are no events or
                         perubahan keadaan yang mengindikasikan bahwa                      changes in circumstances, which may indicate that
                         nilai tercatatnya mungkin tidak dapat terpulihkan                 the carrying amounts of these assets are not
                         pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.                   recoverable as of December 31, 2025 and 2024.
                        Untuk tahun yang berakhir pada tanggal                             For the year ended December 31, 2025, the
                        31 Desember 2025, Perusahaan melakukan                             Company write off office equipment amounting to
                        penghapusbukuan peralatan kantor sebesar Rp256                     Rp256 (2024: RpNil).
                        (2024: RpNihil).
                        Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,                    As of December 31, 2025 and 2024, the Company did
                        Perusahaan tidak memiliki komitmen kontraktual                     not have contractual commitments for the acquisition
                        dalam perolehan aset tetap dan tidak terdapat aset                 of property and equipment and there were no
                        tetap yang berasal dari hibah.                                     property and equipment acquired through grants.
                        Aset hak guna pada tanggal-tanggal 31 Desember                     Right-of-use assets as of December 31, 2025 and
                        2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:                              2024 are as follows:
                                                                31 Desember/          31 Desember/
                                                                December 31,          December 31,
                                                                    2025                  2024
                        Harga perolehan                                                                                                       Cost
                         Komputer                                        5.278                 5.278                                      Computer

                        Akumulasi penyusutan                                                                               Accumulated depreciation
                         Komputer                                       (4.035)               (2.836)                                Computer
                        Nilai tercatat neto                              1.243                 2.442                              Net carrying value


                         Di bawah ini adalah jumlah tercatat utang sewa                    Set out below is the carrying amounts of lease
                         (termasuk dalam “Utang lain-lain” pada Catatan 14)                liabilities (included under “Other payables” in
                         dan mutasi selama tahun berjalan:                                 Note 14) and the movement during the current year:
                         Utang sewa                                                        Lease liabilities
                                                               31 Desember/           31 Desember/
                                                                December 31,          December 31,
                                                                    2025                  2024
                        Saldo awal                                        2.637                3.450                            Beginning balance
                        Mutasi selama tahun berjalan                     (1.328)              (1.001)                      Movement during the year
                        Beban bunga                                         113                  188                              Interest expense
                        Saldo akhir                                      1.422                 2.637                                 Ending balance

                         Tidak terdapat aset tetap yang tidak dipakai                      There are no fixed assets that are not temporarily
                         sementara oleh Perusahaan.                                        used by the Company.
                         Tidak terdapat aset tetap yang dihentikan dari                    There are no fixed assets canceled from active use
                         penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan sebagai               and not classified as available for sale.
                         tersedia untuk dijual.




                                                                                 76
                                                                               324



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 324                                                                                                          01/07/26 23.32
Page 355
                                                                                               The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                     Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                           NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                   As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                      Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                          (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                 unless otherwise stated)


                   12. BEBAN TANGGUHAN                                                    12. DEFERRED CHARGES

                         Beban tangguhan merupakan biaya transaksi yang                        Deferred charges represent transaction costs paid
                         dibayarkan kepada pihak ketiga berkaitan dengan                       to third parties in relation to the processing of the
                         proses pemberian pinjaman diberikan kepada                            loan to the customers and the processing of the fund
                         nasabah dan proses pinjaman diterima oleh                             borrowings. The transaction cost will be presented
                         Perusahaan. Biaya transaksi akan disajikan sebagai                    as part of the loan or fund borrowings and amortized
                         bagian dari pinjaman diberikan atau pinjaman                          when the loan is disbursed to the debtors or the fund
                         diterima dan kemudian diamortisasi ketika pinjaman                    borrowings have been drawn by the Company.
                         diberikan tersebut telah disalurkan kepada debitur
                         atau pinjaman diterima telah ditarik oleh
                         Perusahaan.
                         Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan                             As of December 31, 2025 and 2024, management
                         2024, manajemen berpendapat bahwa beban                               believes that the deferred charges are realizable in
                         tangguhan dapat direalisasi pada kegiatan bisnis                      the ordinary course of business.
                         normal.
                   13. ASET LAIN-LAIN                                                     13. OTHER ASSETS
                                                                   31 Desember/          31 Desember/
                                                                   December 31,          December 31,
                                                                       2025                  2024
                        Piutang lain-lain - setelah dikurangi                                                        Other receivables - net of allowance
                           cadangan kerugian penurunan nilai                                                                 for impairment losses of
                           sebesar Rp10.313 (2024: Rp1.960)                27.228               197.969                   Rp10,313 (2024: Rp1,960)
                        Perangkat lunak komputer                           21.110                19.756                             Computer softwares
                        Uang muka                                             100                    23                                         Advances
                        Uang jaminan                                           40                    39                                  Security deposit

                                                                           48.478               217.787


                         Termasuk di dalam piutang lain-lain adalah piutang                    Included in other receivables are commitment income
                         atas pendapatan komitmen terkait pinjaman yang                        receivables related to undrawn loan facilities,
                         diberikan yang belum ditarik, piutang pendapatan                      advisory income receivables and receivables from
                         jasa advisory dan piutang atas pelunasan surat                        the settlement of debt securities issued.
                         utang yang diterbitkan.
                         Perangkat lunak komputer                                              Computer softwares

                                                                  31 Desember/December 31, 2025

                                                         Saldo awal/
                                                         Beginning         Penambahan/           Saldo akhir/
                                                          balance           Additions           Ending balance

                         Biaya perolehan                         68.379               6.919                75.298                                 Cost
                         Akumulasi amortisasi                   (48.623)             (5.565)              (54.188)             Accumulated amortization

                         Nilai buku neto                        19.756                                     21.110                         Net book value


                                                                  31 Desember/December 31, 2024

                                                         Saldo awal/
                                                         Beginning         Penambahan/           Saldo akhir/
                                                          balance           Additions           Ending balance

                         Biaya perolehan                         53.091              15.288                68.379                                 Cost
                         Akumulasi amortisasi                   (44.736)             (3.887)              (48.623)             Accumulated amortization

                         Nilai buku neto                          8.355                                    19.756                         Net book value


                         Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian                         Management believes that the allowance for
                         penurunan nilai atas aset lain-lain telah memadai.                    impairment losses on other assets is adequate.

                                                                                    77
                                                                               325



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 325                                                                                                              01/07/26 23.32
Page 356
                                                                                            The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                  Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                  PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                               As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                            and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                  Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                             unless otherwise stated)


                  14. UTANG LAIN-LAIN                                                   14. OTHER PAYABLES

                                                                31 Desember/           31 Desember/
                                                                December 31,           December 31,
                                                                    2025                   2024
                         Pihak berelasi                                                                                               Related parties
                           Jaminan dari debitur                           2.047                 2.021                      Guarantee from debtors
                           Lain-lain                                          -                   445                                     Others

                         Pihak ketiga                                                                                                      Third parties
                           Imbal bagi hasil                                                                               Distribution of returns on
                             surat berharga perpetual                    13.826                13.826                            perpetual notes
                           Utang sewa                                     1.422                 2.637                               Lease liabilities
                           Jasa profesional                                 694                   608                        Professional services
                           Asuransi                                         336                     -                                     Insurance
                           Jaminan dari debitur                             174                   100                      Guarantee from debtor
                           Lisensi                                            -                   925                                        License
                           Lain-lain                                      1.467                 1.260                                         Others

                                                                         19.966                21.822


                         Termasuk di dalam jaminan dari debitur adalah                      Included in the guarantee from debtor is the provision
                         pencadangan pembayaran bunga bulanan.                              for monthly interest payment.

                         Lain-lain pada utang lain-lain terutama merupakan                  Others on other payables are mainly payables related
                         utang sehubungan dengan jasa maintenance, jasa                     with maintenance services, training services, payroll
                         pelatihan, jasa penggajian dan tagihan kartu kredit.               services and credit card billing.

                  15. BEBAN MASIH HARUS                   DIBAYAR       DAN             15. ACCRUED EXPENSES AND OTHER LIABILITIES
                      LIABILITAS LAIN-LAIN
                                                                31 Desember/           31 Desember/
                                                                December 31,           December 31,
                                                                    2025                   2024

                         Pihak berelasi                                                                                                Related parties
                            Bonus                                        15.528                12.078                                       Bonus
                            Cadangan tunjangan                            1.685                 2.178                            Benefits provision
                            Beban komitmen                                  179                   179                            Commitment fees

                                                                         17.392                14.435
                         Pihak ketiga                                                                                                     Third parties
                            Bonus                                        31.852                20.739                                       Bonus
                            Cadangan tunjangan                            7.103                 5.992                           Benefits provision
                            Beban jasa profesional                       10.899                18.975                    Professional fee expense
                            Pengembangan sistem                           3.265                 3.301                        System development
                            Pelatihan internal                            1.189                   630                            In-house training
                            Lain-lain                                     6.021                 3.376                                       Others

                                                                         60.329                53.013

                                                                         77.721                67.448


                         Beban komitmen kepada pihak berelasi merupakan                     Commitment expenses to related parties represent
                         beban komitmen atas pinjaman yang belum                            commitment fees in relation to the undrawn
                         dicairkan oleh Perusahaan, yang diberikan oleh                     borrowings by the Company, which are provided by
                         Asian      Development       Bank,     menggunakan                 Asian Development Bank, in the form of Fund
                         mekanisme Pinjaman Diterima melalui PT Sarana                      Borrowings through PT Sarana Multi Infrastruktur
                         Multi Infrastruktur (Persero) (Catatan 18 dan 31).                 (Persero) (Notes 18 and 31).




                                                                                  78
                                                                                326



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 326                                                                                                           01/07/26 23.32
Page 357
                                                                                                The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                      Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                           NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                   As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                      Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                          (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                 unless otherwise stated)


                  16. SURAT UTANG YANG DITERBITKAN                                          16. DEBT SECURITIES ISSUED
                                                                      31 Desember/         31 Desember/
                                                                      December 31,         December 31,
                                                                          2025                 2024

                        Obligasi Berkelanjutan I Indonesia                                                               Indonesia Infrastructure Finance
                            Infrastructure Finance Tahap II                                                         Shelf Registration Bond I Phase II
                            Tahun 2020:                                                                                                    Year 2020:
                            Pihak ketiga                                                                                                Third parties
                               Seri C                                                -            120.000                                  Series C

                        Euro Medium Term Note Programme                    1.015.126              977.623            Euro Medium Term Note Programme
                        Obligasi Berkelanjutan II Indonesia                                                              Indonesia Infrastructure Finance
                            Infrastructure Finance Tahap I                                                          Shelf Registration Bond II Phase I
                            Tahun 2023:                                                                                                    Year 2023:
                            Pihak ketiga                                                                                                Third parties
                               Seri A                                             -               160.609                                  Series A
                               Seri B                                       245.060               245.060                                  Series B
                               Seri C                                        94.331                94.331                                  Series C
                             Obligasi Berkelanjutan II Indonesia                                                         Indonesia Infrastructure Finance
                               Infrastructure Finance Tahap II                                                     Shelf Registration Bond II Phase II
                               Tahun 2024:                                                                                                 Year 2024:
                               Pihak ketiga                                                                                             Third parties
                                  Seri A                                          -               200.000                                  Series A
                                  Seri B                                    250.000               250.000                                  Series B
                                  Seri C                                    300.000               300.000                                  Series C
                                  Seri D                                    250.000               250.000                                  Series D
                             Obligasi Berkelanjutan II Indonesia                                                          Indonesia Infrastructure Finance
                               Infrastructure Finance Tahap III                                                    Shelf Registration Bond II Phase III
                               Tahun 2025:                                                                                                  Year 2025:
                               Pihak ketiga                                                                                              Third parties
                                  Seri A                                    500.000                       -                                 Series A
                                  Seri B                                    625.000                       -                                 Series B
                                  Seri C                                    100.000                       -                                 Series C
                                  Seri D                                    275.000                       -                                 Series D

                                                                           3.654.517            2.597.623
                             Ditambah/(dikurangi):                                                                                           Add/(less):
                                Beban bunga masih harus dibayar               30.525               24.409                  Accrued interest expenses
                                Biaya penerbitan belum diamortisasi           (9.435)              (8.181)                Unamortized issuance costs
                                Diskonto belum diamortisasi                  (24.589)              (2.734)                     Unamortized discount

                                                                           3.651.018            2.611.117


                         Obligasi Berkelanjutan I Indonesia Infrastructure                      Indonesia Infrastructure Finance Shelf Registration
                         Finance Tahap II Tahun 2020                                            Bond I Phase II Year 2020
                         Pada bulan Oktober 2020, Perusahaan telah                              In October 2020, the Company conducted public
                         melakukan      penawaran      umum       Obligasi                      offering on Indonesia Infrastructure Finance Shelf
                         Berkelanjutan I Indonesia Infrastructure Finance                       Registration Bond I Phase II Year 2020.
                         Tahap II Tahun 2020.
                         Pada tanggal 21 Oktober 2020, Perusahaan telah                         On October 21, 2020, the Company received the
                         menerima dana hasil penerbitan obligasi tersebut                       funds from the bond’s issuance totaling to
                         sebesar Rp1.500.000 yang terdiri dari:                                 Rp1,500,000 which consists of:
                         - Seri A sebesar Rp570.000 dengan tingkat bunga                        - Series A amounting to Rp570,000 with a fixed
                            tetap 5,00% per tahun untuk tenor 367 hari;                            interest rate of 5.00% per annum and tenor of
                                                                                                   367 days;
                         -     Seri B sebesar Rp810.000 dengan tingkat bunga                    - Series B amounting to Rp810,000 with a fixed
                               tetap 6,65% per tahun untuk tenor 3 tahun; dan                      interest rate of 6.65% per annum and tenor of
                                                                                                   3 years; and
                         -     Seri C sebesar Rp120.000 dengan tingkat bunga                    - Series C amounting to Rp120,000 with a fixed
                               tetap 6,90% per tahun untuk tenor 5 tahun.                          interest rate of 6.90% per annum and tenor of
                                                                                                   5 years.
                                                                                      79
                                                                                  327



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 327                                                                                                               01/07/26 23.32
Page 358
                                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                              Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                               PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                            As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                         and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                               Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                          unless otherwise stated)


                   16. SURAT UTANG YANG DITERBITKAN (lanjutan)                       16. DEBT SECURITIES ISSUED (continued)

                         Obligasi Berkelanjutan I Indonesia Infrastructure              Indonesia Infrastructure Finance Shelf Registration
                         Finance Tahap II Tahun 2020 (lanjutan)                         Bond I Phase II Year 2020 (continued)

                         Perusahaan telah melakukan pelunasan atas                      The Company has fully repaid Series C Shelf
                         Obligasi Berkelanjutan I Seri C sesuai jatuh                   Registration Bond I on its maturity date on
                         temponya pada tanggal 21 Oktober 2025.                         October 21, 2025.

                         Wali amanat dari penerbitan Obligasi ini adalah                The trustee for the bond issuance is PT Bank
                         PT Bank Mega Tbk.                                              Mega Tbk.

                         Pada tanggal-tanggal 21 Oktober 2025 dan                       As of October 21, 2025 and December 31, 2024, the
                         31    Desember     2024,    peringkat    Obligasi              Indonesia Infrastructure Finance Shelf Registration
                         Berkelanjutan I Indonesia Infrastructure Finance               Bond I Phase II Year 2020 is rated idAAA by
                         Tahap II Tahun 2020 menurut Pefindo adalah                     Pefindo.
                         idAAA.

                         Perjanjian      obligasi   mencakup        beberapa            The bond agreement includes several covenants,
                         pembatasan, antara lain mengenai larangan                      among others, the prohibition of reduction of
                         pengurangan modal dasar, modal ditempatkan dan                 authorized capital, issued and paid-up capital,
                         modal disetor, penggabungan dan/atau peleburan                 merger and/or business combination, new loans with
                         usaha, utang baru yang memiliki hak tagih lebih                higher right to claim more than bonds issued, and
                         tinggi dari obligasi yang diterbitkan, dan pinjaman            borrowing other than borrowing to employees and
                         selain pinjaman kepada pegawai dan pinjaman yang               borrowing granted in order to carry out the daily
                         diberikan dalam rangka melaksanakan kegiatan                   business activities of the Company.
                         usaha sehari-hari Perusahaan.

                         Pada tanggal-tanggal 21 Oktober 2025 dan                       As of October 21, 2025 and December 31, 2024, the
                         31 Desember 2024, Perusahaan telah memenuhi                    Company has fulfilled all covenants and obligations
                         ketentuan tentang pembatasan-pembatasan dan                    according to the Trustee Agreements.
                         kewajiban-kewajiban    sebagaimana disepakati
                         dalam Perjanjian Perwaliamanatan.

                         Euro Medium Term Notes (“EMTN”) Programme                      Euro Medium Term Notes (“EMTN”) Programme
                         Tahun 2021                                                     Year 2021

                         Perusahaan telah menerbitkan dan menawarkan                    The Company had issued and offered Senior
                         Surat Utang Senior Tanpa Jaminan dalam jumlah                  Unsecured Notes with nominal amounting to
                         nominal sebesar USD150.000.000 dengan tenor                    USD150,000,000 with a tenor of 5 years and a fixed
                         selama 5 tahun dan tingkat suku bunga tetap 1,50%              interest rate of 1.50% per annum.
                         per tahun.

                        Surat Utang Senior tanpa Jaminan tersebut telah                 The Senior Unsecured Notes was listed on the
                        tercatat di Singapore Stock Exchange (“SGX”) pada               Singapore Stock Exchange (“SGX”) on January 28,
                        tanggal 28 Januari 2021 sebagai bagian dari                     2021 under the USD500,000,000 Euro Medium
                        USD500.000.000 Euro Medium Term Notes                           Term Notes Programme which were rated ”BBB” by
                        Programme yang mendapatkan peringkat “BBB”                      Fitch Rating.
                        oleh Fitch Rating.

                        Penggunaan dana dari penerbitan Surat Utang                     The use of the proceeds from the issuance of the
                        tersebut digunakan untuk green projects yang                    Notes used towards the eligible green projects
                        memenuhi syarat dan/atau proyek sosial yang                     and/or eligible social projects for sustainability
                        memenuhi syarat untuk surat utang berkelanjutan.                bonds.

                        Wali amanat dari penerbitan Obligasi ini adalah                 The trustee for the bond issuance is Citicorp
                        Citicorp International Limited.                                 International Limited.




                                                                                80
                                                                               328



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 328                                                                                                       01/07/26 23.32
Page 359
                                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                 PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                              As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                           and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                 Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                            unless otherwise stated)


                  16. SURAT UTANG YANG DITERBITKAN (lanjutan)                          16. DEBT SECURITIES ISSUED (continued)

                         Euro Medium Term Notes (“EMTN”) Programme                        Euro Medium Term Notes (“EMTN”) Programme
                         Tahun 2021 (lanjutan)                                            Year 2021 (continued)

                         Perjanjian surat utang mencakup beberapa                         The note agreement includes several covenants,
                         pembatasan, antara lain mengenai larangan                        among others, the prohibition of acquiring a material
                         memiliki anak perusahaan material di mana                        subsidiary whose revenue or total assets amount to
                         pendapatan atau total aset anak perusahaan tidak                 not less than 10% of the consolidated revenue or
                         kurang 10% dari pendapatan konsolidasian atau                    consolidated total assets, binding a mortgage,
                         total aset konsolidasian, mengikat hak tanggungan,               fiducia, charge, lien, pledge or other security interest
                         fidusia, biaya, gadai, janji atau instrumen keamanan             to secure a relevant indebtedness, unless the issuer
                         lainnya, kecuali penerbit memastikan bahwa:                      ensures that:
                         - Semua jumlah terhutang telah dijaminkan                        - All amounts payable are secured by the security
                             dengan instrumen keamanan secara sama dan                        interest equally and rateably with the consent of
                             terukur dengan persetujuan dari Wali amanat,                     the Trustee, or;
                             atau;
                         - Instrumen keamanan atau ketentuan lain                         -   Such security interest or other arrangement is
                             disediakan     oleh     Wali     amanat    dengan                provided which the Trustee shall, in its absolute
                             pertimbangan mutlak, jika instrumen keamanan                     discretion, if security interest or other
                             atau ketentuan lain tersebut dianggap tidak                      arrangement deemed not material or less
                             material atau tidak memberikan manfaat kepada                    beneficial to the Noteholders or as is approved by
                             Pemegang surat utang atau sebagaimana di                         an Extraordinary Resolution of the Noteholders.
                             setujui melalui Pernyataan Luar Biasa
                             Pemegang surat utang.

                         Untuk tahun yang berakhir pada tanggal                           For the year ended December 31, 2025, the
                         31 Desember 2025, Perusahaan tidak melakukan                     Company did not repurchase and cancel Senior
                         pembelian kembali dan pembatalan atas Surat                      Unsecured Notes.
                         Utang Senior Tanpa Jaminan.

                         Untuk tahun yang berakhir pada tanggal                           For the year ended December 31, 2024, the
                         31 Desember 2024, Perusahaan telah melakukan                     Company has repurchased and canceled Senior
                         pembelian kembali dan pembatalan Surat Utang                     Unsecured Notes amounting to USD89,511,000.
                         Senior Tanpa Jaminan sebesar USD89.511.000.

                        Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                    For the years ended December 31, 2025 and 2024,
                        31 Desember 2025 dan 2024, Perusahaan telah                       the Company has fulfilled all covenants and
                        memenuhi    ketentuan    tentang    pembatasan-                   obligations according to the Trustee Agreements.
                        pembatasan       dan         kewajiban-kewajiban
                        sebagaimana    disepakati     dalam    Perjanjian
                        Perwaliamanatan.

                         Obligasi Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure               Indonesia Infrastructure Finance Shelf Registration
                         Finance Tahap I Tahun 2023                                       Bond II Phase I Year 2023

                         Pada bulan Desember 2023, Perusahaan telah                       In December 2023, the Company conducted public
                         melakukan      penawaran       umum       Obligasi               offering on Indonesia Infrastructure Finance Shelf
                         Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure Finance                Registration Bond II Phase I Year 2023.
                         Tahap I Tahun 2023.

                         Pada tanggal 22 Desember 2023, Perusahaan telah                  On December 22, 2023, the Company received the
                         menerima dana hasil penerbitan obligasi tersebut                 funds from the bond’s issuance totaling to
                         sebesar Rp500.000 yang terdiri dari:                             Rp500,000 which consists of:
                         - Seri A sebesar Rp160.609 dengan tingkat bunga                  - Series A amounting to Rp160,609 with a fixed
                            tetap 6,45% per tahun untuk tenor 370 hari;                     interest rate of 6.45% per annum and tenor of
                                                                                            370 days;




                                                                                  81
                                                                                 329



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 329                                                                                                         01/07/26 23.32
Page 360
                                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                              Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                               PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                            As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                         and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                               Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                          unless otherwise stated)


                  16. SURAT UTANG YANG DITERBITKAN (lanjutan)                        16. DEBT SECURITIES ISSUED (continued)

                         Obligasi Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure             Indonesia Infrastructure Finance Shelf Registration
                         Finance Tahap I Tahun 2023 (lanjutan)                          Bond II Phase I Year 2023 (continued)

                         Pada tanggal 22 Desember 2023, Perusahaan telah                On December 22, 2023, the Company received the
                         menerima dana hasil penerbitan obligasi tersebut               funds from the bond’s issuance totaling to
                         sebesar Rp500.000 yang terdiri dari: (lanjutan)                Rp500,000 which consists of: (continued)
                         - Seri B sebesar Rp245.060 dengan tingkat bunga                - Series B amounting to Rp245,060 with a fixed
                            tetap 6,70% per tahun untuk tenor 3 tahun; dan                interest rate of 6.70% per annum and tenor of
                                                                                          3 years; and
                         -    Seri C sebesar Rp94.331 dengan tingkat bunga              - Series C amounting to Rp94,331 with a fixed
                              tetap 6,80% per tahun untuk tenor 5 tahun.                  interest rate of 6.80% per annum and tenor of
                                                                                          5 years.

                         Perusahaan telah melakukan pelunasan atas                      The Company has fully repaid Series A Shelf
                         Obligasi Berkelanjutan II Seri A sesuai jatuh                  Registration Bond II on its maturity date on January
                         temponya pada tanggal 2 Januari 2025.                          2, 2025.

                        Penggunaan dana dari penerbitan Surat Utang                     The use of the proceeds from the issuance of the
                        tersebut digunakan untuk pembayaran sebagian                    Notes used to pay a portion of the Company’s debt
                        utang Perusahaan dan untuk kegiatan pembiayaan                  and finance towards the infrastructure projects in
                        proyek-proyek infrastruktur di Indonesia.                       Indonesia.

                         Perjanjian      obligasi   mencakup        beberapa            The bond agreement includes several covenants,
                         pembatasan, antara lain mengenai larangan                      among others, the prohibition of reduction of
                         pengurangan modal dasar, modal ditempatkan dan                 authorized capital, issued and paid-up capital,
                         modal disetor, penggabungan dan/atau peleburan                 merger and/or business combination, new loans with
                         usaha, utang baru yang memiliki hak tagih lebih                higher right to claim more than bonds issued, and
                         tinggi dari obligasi yang diterbitkan, dan pinjaman            borrowing other than borrowing to employees and
                         selain pinjaman kepada pegawai dan pinjaman yang               borrowing granted in order to carry out the daily
                         diberikan dalam rangka melaksanakan kegiatan                   business activities of the Company.
                         usaha sehari-hari Perusahaan.

                         Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,                As of December 31, 2025 and 2024, the Indonesia
                         peringkat Obligasi Berkelanjutan II Indonesia                  Infrastructure Finance Shelf Registration Bond II
                         Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2023 menurut              Phase I Year 2023 is rated idAAA by Pefindo.
                         Pefindo adalah idAAA.

                         Wali amanat dari penerbitan Obligasi ini adalah                The trustee for the bond issuance is PT Bank
                         PT Bank Mega Tbk.                                              Mega Tbk.

                        Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                  For the years ended December 31, 2025 and 2024,
                        31 Desember 2025 dan 2024, Perusahaan telah                     the Company has fulfilled all covenants and
                        memenuhi    ketentuan    tentang    pembatasan-                 obligations according to the Trustee Agreements.
                        pembatasan       dan         kewajiban-kewajiban
                        sebagaimana    disepakati     dalam    Perjanjian
                        Perwaliamanatan.

                         Obligasi Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure             Indonesia Infrastructure Finance Shelf Registration
                         Finance Tahap II Tahun 2024                                    Bond II Phase II Year 2024

                         Pada bulan Oktober 2024, Perusahaan telah                      In October 2024, the Company conducted public
                         melakukan      penawaran       umum       Obligasi             offering on Indonesia Infrastructure Finance Shelf
                         Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure Finance              Registration Bond II Phase II Year 2024.
                         Tahap II Tahun 2024.




                                                                                82
                                                                               330



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 330                                                                                                       01/07/26 23.32
Page 361
                                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                              Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                               PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                            As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                         and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                               Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                          unless otherwise stated)


                  16. SURAT UTANG YANG DITERBITKAN (lanjutan)                        16. DEBT SECURITIES ISSUED (continued)

                         Obligasi Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure             Indonesia Infrastructure Finance Shelf Registration
                         Finance Tahap II Tahun 2024 (lanjutan)                         Bond II Phase II Year 2024 (continued)

                         Pada tanggal 25 Oktober 2024, Perusahaan telah                 On October 25, 2024, the Company received the
                         menerima dana hasil penerbitan obligasi tersebut               funds from the bond’s issuance totaling to
                         sebesar Rp1.000.000 yang terdiri dari:                         Rp1,000,000 which consists of:
                         - Seri A sebesar Rp200.000 dengan tingkat bunga                - Series A amounting to Rp200,000 with a fixed
                            tetap 6,30% per tahun untuk tenor 370 hari;                   interest rate of 6.30% per annum and tenor of
                                                                                          370 days;
                         -    Seri B sebesar Rp250.000 dengan tingkat bunga             - Series B amounting to Rp250,000 with a fixed
                              tetap 6,55% per tahun untuk tenor 3 tahun;                  interest rate of 6.55% per annum and tenor of
                                                                                          3 years;
                         -    Seri C sebesar Rp300.000 dengan tingkat bunga             - Series C amounting to Rp300,000 with a fixed
                              tetap 6,95% per tahun untuk tenor 7 tahun; dan              interest rate of 6.95% per annum and tenor of
                                                                                          7 years; and
                         -    Seri D sebesar Rp250.000 dengan tingkat bunga             - Series D amounting to Rp250,000 with a fixed
                              tetap 7,05% per tahun untuk tenor 10 tahun.                 interest rate of 7.05% per annum and tenor of
                                                                                          10 years.

                         Perusahaan telah melakukan pelunasan atas                      The Company has fully repaid Series A Shelf
                         Obligasi Berkelanjutan II Seri A sesuai jatuh                  Registration Bond II on its maturity date on
                         temponya pada tanggal 5 November 2025.                         November 5, 2025.

                        Penggunaan dana dari penerbitan Surat Utang                     The use of the proceeds from the issuance of the
                        tersebut akan digunakan untuk pembayaran                        Notes will be used to pay a portion of the Company’s
                        sebagian utang Perusahaan dan untuk kegiatan                    debt and finance towards the infrastructure projects
                        pembiayaan    proyek-proyek  infrastruktur di                   in Indonesia.
                        Indonesia.

                         Perjanjian      obligasi   mencakup        beberapa            The bond agreement includes several covenants,
                         pembatasan, antara lain mengenai larangan                      among others, the prohibition of reduction of
                         pengurangan modal dasar, modal ditempatkan dan                 authorized capital, issued and paid-up capital,
                         modal disetor, penggabungan dan/atau peleburan                 merger and/or business combination, new loans with
                         usaha, utang baru yang memiliki hak tagih lebih                higher right to claim more than bonds issued, and
                         tinggi dari obligasi yang diterbitkan, dan pinjaman            borrowing other than borrowing to employees and
                         selain pinjaman kepada pegawai dan pinjaman yang               borrowing granted in order to carry out the daily
                         diberikan dalam rangka melaksanakan kegiatan                   business activities of the Company.
                         usaha sehari-hari Perusahaan.

                         Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,                As of December 31, 2025 and 2024, the Indonesia
                         peringkat Obligasi Berkelanjutan II Indonesia                  Infrastructure Finance Shelf Registration Bond II
                         Infrastructure Finance Tahap II Tahun 2024 menurut             Phase II Year 2024 is rated idAAA by Pefindo.
                         Pefindo adalah idAAA.

                         Wali amanat dari penerbitan Obligasi ini adalah                The trustee for the bond issuance is PT Bank
                         PT Bank Mega Tbk.                                              Mega Tbk.

                        Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                  For the years ended December 31, 2025 and 2024,
                        31 Desember 2025 dan 2024, Perusahaan telah                     the Company has fulfilled all covenants and
                        memenuhi    ketentuan    tentang    pembatasan-                 obligations according to the Trustee Agreements.
                        pembatasan       dan         kewajiban-kewajiban
                        sebagaimana    disepakati     dalam    Perjanjian
                        Perwaliamanatan.




                                                                                83
                                                                               331



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 331                                                                                                       01/07/26 23.32
Page 362
                                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                              Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                               PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                            As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                         and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                               Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                          unless otherwise stated)


                  16. SURAT UTANG YANG DITERBITKAN (lanjutan)                        16. DEBT SECURITIES ISSUED (continued)

                         Obligasi Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure             Indonesia Infrastructure Finance Shelf Registration
                         Finance Tahap III Tahun 2025                                   Bond II Phase III Year 2025

                         Pada bulan Oktober 2025, Perusahaan telah                      In October 2025, the Company conducted public
                         melakukan      penawaran       umum       Obligasi             offering on Indonesia Infrastructure Finance Shelf
                         Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure Finance              Registration Bond II Phase III Year 2025.
                         Tahap III Tahun 2025.

                         Pada tanggal 5 November 2025, Perusahaan telah                 On November 5, 2025, the Company received the
                         menerima dana hasil penerbitan obligasi tersebut               funds from the bond’s issuance totaling to
                         sebesar Rp1.500.000 yang terdiri dari:                         Rp1,500,000 which consists of:
                         - Seri A sebesar Rp500.000 dengan tingkat bunga                - Series A amounting to Rp500,000 with a fixed
                            tetap 5,40% per tahun untuk tenor 370 hari;                    interest rate of 5.40% per annum and tenor of
                                                                                           370 days;
                         -    Seri B sebesar Rp625.000 dengan tingkat bunga             - Series B amounting to Rp625,000 with a fixed
                              tetap 5,65% per tahun untuk tenor 3 tahun;                   interest rate of 5.65% per annum and tenor of 3
                                                                                           years;
                         -    Seri C sebesar Rp100.000 tanpa bunga dan                  - Series C amounting to Rp100,000 without
                              dengan tingkat diskonto sebesar 5,85% untuk                  interest and with a discount rate of 5.85% with
                              tenor 5 tahun; dan                                           tenor of 5 years; and
                         -    Seri D sebesar Rp275.000 dengan tingkat bunga             - Series D amounting to Rp275,000 with a fixed
                              tetap 6,80% per tahun untuk tenor 10 tahun.                  interest rate of 6.80% per annum and tenor of
                                                                                           10 years.

                        Penggunaan dana dari penerbitan Surat Utang                     The use of the proceeds from the issuance of the
                        tersebut akan digunakan untuk pembayaran                        Notes will be used to pay a portion of the Company’s
                        sebagian utang Perusahaan dan untuk kegiatan                    debt and finance towards the infrastructure projects
                        pembiayaan    proyek-proyek  infrastruktur di                   in Indonesia.
                        Indonesia.

                         Perjanjian      obligasi   mencakup        beberapa            The bond agreement includes several covenants,
                         pembatasan, antara lain mengenai larangan                      among others, the prohibition of reduction of
                         pengurangan modal dasar, modal ditempatkan dan                 authorized capital, issued and paid-up capital,
                         modal disetor, penggabungan dan/atau peleburan                 merger and/or business combination, new loans with
                         usaha, utang baru yang memiliki hak tagih lebih                higher right to claim more than bonds issued, and
                         tinggi dari obligasi yang diterbitkan, dan pinjaman            borrowing other than borrowing to employees and
                         selain pinjaman kepada pegawai dan pinjaman yang               borrowing granted in order to carry out the daily
                         diberikan dalam rangka melaksanakan kegiatan                   business activities of the Company.
                         usaha sehari-hari Perusahaan.

                         Pada tanggal 31 Desember 2025, peringkat Obligasi              As of December 31, 2025, the Indonesia
                         Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure Finance              Infrastructure Finance Shelf Registration Bond II
                         Tahap III Tahun 2025 menurut Pefindo adalah                    Phase III Year 2025 is rated idAAA by Pefindo.
                         idAAA.

                         Wali amanat dari penerbitan Obligasi ini adalah                The trustee for the bond issuance is PT Bank
                         PT Bank CIMB Niaga Tbk.                                        CIMB Niaga Tbk.

                         Untuk tahun yang berakhir pada tanggal                         For the year ended December 31, 2025, the
                         31 Desember 2025, Perusahaan telah memenuhi                    Company has fulfilled all covenants and obligations
                         ketentuan tentang pembatasan-pembatasan dan                    according to the Trustee Agreements.
                         kewajiban-kewajiban    sebagaimana disepakati
                         dalam Perjanjian Perwaliamanatan.




                                                                                84
                                                                               332



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 332                                                                                                       01/07/26 23.32
Page 363
                                                                                              The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                    Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                    PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                 As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                              and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                    Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                        (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                               unless otherwise stated)


                  16. SURAT UTANG YANG DITERBITKAN (lanjutan)                             16. DEBT SECURITIES ISSUED (continued)

                        Berikut adalah informasi penerimaan surat utang                       Following is the information of proceeds from debt
                        yang diterbitkan dan pembayaran surat utang yang                      securities issued and the payment of debt securities
                        diterbitkan selama tahun yang berakhir pada                           issued for the year ended on such dates:
                        tanggal-tanggal tersebut:

                                                                   31 Desember/          31 Desember/
                                                                   December 31,          December 31,
                                                                       2025                  2024

                         Penerimaan surat utang yang diterbitkan                                               Proceeds from debt securities issued
                            Pihak ketiga                                1.500.000             1.000.000                            Third parties

                                                                        1.500.000             1.000.000


                                                                   31 Desember/          31 Desember/
                                                                   December 31,          December 31,
                                                                       2025                  2024

                         Pembayaran surat utang yang diterbitkan                                                 Payments of debt securities issued
                            Pihak ketiga                                  320.000             1.392.605                            Third parties

                                                                          320.000             1.392.605


                  17. PENDAPATAN DITERIMA DIMUKA                                          17. UNEARNED REVENUE

                         Pendapatan      diterima    dimuka    merupakan                      Unearned revenue represents revenue received by
                         pendapatan yang telah diterima Perusahaan namun                      the Company which has not yet met the criteria for
                         belum memenuhi kriteria pengakuan sebagai                            revenue recognition, primarily arising from provision
                         pendapatan, yang terutama berasal dari provisi                       fees related to loan receivables which have not been
                         terkait pinjaman yang dananya belum ditarik oleh                     drawn down by the debtors, annual fees and
                         debitur, annual fee dan fee selldown yang masih                      selldown fees which are still deferred. As of
                         ditangguhkan. Pada tanggal 31 Desember 2025,                         December 31, 2025, total unearned revenue
                         total pendapatan diterima dimuka adalah Rp11.034                     amounted to Rp11,034 (2024: Rp20,714)
                         (2024: Rp20.714).
                  18. PINJAMAN DITERIMA                                                   18. FUND BORROWINGS

                                                                   31 Desember/          31 Desember/
                                                                   December 31,          December 31,
                                                                       2025                  2024

                        Rupiah                                                                                                                 Rupiah
                          PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                 1.000.000             1.400.000               PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
                          PT Bank China Construction Bank                                                           PT Bank China Construction Bank
                            Indonesia Tbk                                 500.000                     -                            Indonesia Tbk
                          PT Bank BNP Paribas Indonesia                   300.000               200.000              PT Bank BNP Paribas Indonesia
                          PT Bank Danamon Indonesia Tbk                   250.000                     -             PT Bank Danamon Indonesia Tbk
                          PT Bank Permata Tbk                                   -             1.000.000                       PT Bank Permata Tbk
                          PT Bank Tabungan                                                                                      PT Bank Tabungan
                            Negara (Persero) Tbk                                  -             100.000                     Negara (Persero) Tbk

                        Dolar Amerika Serikat                                                                                      United States Dollar
                          Asian Development Bank                                                                            Asian Development Bank
                           (USD49.457.929 pada 2025                                                                        (USD49,457,929 in 2025
                           dan USD33.275.912 pada 2024)                   830.003               537.515                 and USD33,257,912 in 2024)

                                                                        2.880.003             3.237.515
                        Ditambah/(dikurangi):                                                                                               Add/(less):
                           Beban bunga masih harus dibayar                 30.497                12.063                   Accrued interest expenses
                           Biaya transaksi belum diamortisasi              (5.127)               (8.699)               Unamortized transaction costs

                                                                        2.905.373             3.240.879

                                                                                    85
                                                                               333



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 333                                                                                                             01/07/26 23.32
Page 364
                                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                             As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                          and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                           unless otherwise stated)


                  18. PINJAMAN DITERIMA (lanjutan)                                     18. FUND BORROWINGS (continued)

                         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                    PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

                         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk III                                PT Bank Mandiri (Persero) Tbk III

                         Perusahaan memperoleh fasilitas dari PT Bank                     The     Company     obtained    facility from
                         Mandiri (Persero) Tbk dengan jumlah sebesar                      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk amounting to
                         Rp500.000 dan USD100.000.000 yang terdiri dari                   Rp500,000 and USD100,000,000 which consists of
                         kredit jangka pendek Rp500.000 dan treasury line                 short term credit amounting to Rp500,000 and
                         sebesar USD100.000.000 (Catatan 31 dan 33).                      treasury lines amounting to USD100,000,000
                                                                                          (Notes 31 and 33).

                         Selama tahun yang berakhir pada tanggal                          During the year ended December 31, 2025, the
                         31 Desember 2025, Perusahaan telah melakukan                     Company periodically drawdown their short term
                         penarikan secara berkala atas fasilitas kredit jangka            credit facility, with most recent drawdown occuring
                         pendek, di mana penarikan terakhir dilakukan                     on October 30, 2025 amounting to Rp500,000
                         tanggal 30 Oktober 2025 sebesar Rp500.000                        (2024: Rp300,000).
                         (2024: Rp300.000).

                         Tidak ada jaminan untuk fasilitas-fasilitas pinjaman             The fund borrowings are unsecured.
                         diberikan ini.

                         Selama tahun yang berakhir pada tanggal                          During the year ended December 31, 2025, the
                         31 Desember 2025, Perusahaan telah melakukan                     Company periodically repaid their short term credit
                         pelunasan secara berkala atas fasilitas kredit jangka            facility, with most recent repayment occuring on
                         pendek, di mana pelunasan terakhir dilakukan                     November 13, 2025 amounting to Rp500,000
                         tanggal 13 November 2025 sebesar Rp500.000                       (2024: Rp300,000).
                         (2024: Rp300.000).

                        Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                    For the years ended December 31, 2025 and 2024,
                        31 Desember 2025 dan 2024, Perusahaan tidak                       the Company has no outstanding short-term credit
                        memiliki saldo fasilitas kredit jangka pendek dari                facility from PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
                        PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

                         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk IV                                 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk IV

                         Perusahaan memperoleh fasilitas Term Loan                        The Company obtained loan facility of Term Loan
                         diterima dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dengan               from PT Bank Mandiri (Persero) Tbk amounting to
                         jumlah sebesar Rp2.000.000 (Catatan 31 dan 33).                  Rp2,000,000 (Notes 31 and 33).

                         Pinjaman fasilitas Term Loan memiliki suku bunga                 Term Loan facility has an interest rate of 3-month
                         sebesar JIBOR 3 bulan + 1,55% per tahun dengan                   JIBOR + 1.55% per annum with tenor of 4 years and
                         tenor 4 tahun dan dibayarkan penuh pada tanggal                  a bullet repayment on November 17, 2025. Interest
                         17 November 2025. Bunga dibayarkan setiap bulan.                 is paid monthly.

                        Berdasarkan surat PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                   Based on letter from PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
                        No. HBK.GI1/GOV3.1067/2024 tanggal 19 Juni                        No. HBK.GI1/GOV3.1067/2024 dated June 19,
                        2024, suku bunga fasilitas pinjaman Term Loan                     2024, the interest rate on the Term Loan facility has
                        mengalami perubahan bertahap menjadi sebesar                      been gradualy changed to 7.00% per annum until
                        7,00% per tahun sampai 30 September 2024 dan                      September 30, 2024 and thereafter to 7.25% per
                        seterusnya menjadi 7,25% per tahun. Melalui surat                 annum. Through the letter from PT Bank Mandiri
                        PT Bank Mandiri (Persero) Tbk No. HBK.GI1/1208/                   (Persero) Tbk No. HBK.GI1/1208/2025, the interest
                        2025, suku bunga fasilitas pinjaman Term Loan                     rate for the Term Loan facility was revised again to
                        kembali mengalami perubahan menjadi 7,00% per                     7.00% per annum, effective June 23, 2025.
                        tahun efektif 23 Juni 2025.




                                                                                  86
                                                                                 334



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 334                                                                                                         01/07/26 23.32
Page 365
                                                                                             The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                   Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                    PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                 As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                              and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                    Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                        (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                               unless otherwise stated)


                  18. PINJAMAN DITERIMA (lanjutan)                                     18. FUND BORROWINGS (continued)

                         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (lanjutan)                            PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (continued)

                         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk IV (lanjutan)                         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk IV (continued)

                        Melalui surat PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                          Through the letter from PT Bank Mandiri (Persero)
                        No. HBK.GI1/GOV2.1798/2025, suku bunga                               Tbk No. HBK.GI1/GOV2.1798/2025, the interest
                        fasilitas pinjaman Term  Loan     mengalami                          rate for the Term Loan facility was revised to 6.90%
                        perubahan menjadi 6,90% per tahun efektif                            per annum, effective September 29, 2025.
                        29 September 2025.
                         Rincian penarikan atas fasilitas pinjaman transaksi                 Details of drawdown of special transaction loan
                         khusus dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk adalah                    facilities from PT Bank Mandiri (Persero) Tbk are as
                         sebagai berikut:                                                    follows:

                                                                  Tanggal/Date                 Total/Amount
                                                                                                        Rp
                         Penarikan 1                     30 Desember/December 30, 2021                  600.000                           1st drawdown
                         Penarikan 2                               27 April/April 27, 2022              300.000                           2nd drawdown
                         Penarikan 3                         27 Oktober/October 27, 2022                350.000                           3rd drawdown
                         Penarikan 4                                31 Mei/May 31, 2023                 350.000                           4th drawdown
                         Penarikan 5                               13 Juni/June 13, 2023                 50.000                           5th drawdown
                         Penarikan 6                               16 Juni/June 16, 2023                350.000                           6th drawdown
                                                                                                      2.000.000

                        Pada tanggal-tanggal 17 November 2025 dan                            On November 17, 2025 and November 25, 2024,
                        25 November 2024, Perusahaan melakukan                               the Company had repaid the principal of the special
                        pelunasan atas pokok fasilitas pinjaman transaksi                    transaction loan facilities amounting to Rp1,400,000
                        khusus    tersebut   masing-masing       sebesar                     and Rp600,000, respectively.
                        Rp1.400.000 dan Rp600.000.

                         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk V                                     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk V
                         Perusahaan memperoleh fasilitas Term Loan                           The Company obtained loan facility of Term Loan
                         diterima dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dengan                  from PT Bank Mandiri (Persero) Tbk amounting to
                         jumlah sebesar Rp1.000.000 (Catatan 31 dan 33).                     Rp1,000,000 (Notes 31 and 33).
                         Pinjaman fasilitas Term Loan memiliki suku bunga                    Term Loan facility has an interest rate of 7.00% per
                         sebesar 7,00% per tahun dengan pembayaran                           annum. Interest is paid monthly. The loan will
                         bunga dilakukan setiap bulan. Pinjaman tersebut                     mature on December 22, 2028. The Company and
                         akan jatuh tempo pada tanggal 22 Desember 2028.                     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk have made several
                         Perusahaan dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                        changes in the interest rate of the Term Loan facility,
                         telah melakukan beberapa perubahan tingkat suku                     with the most recent change resulting in an interest
                         bunga atas fasilitas pinjaman Term Loan, di mana                    rate of 6.50% per annum, based on letter
                         perubahan terakhir menjadi 6,50% per tahun,                         No. HBK.GI1/GOV2.2332/2025 dated 13 November
                         berdasarkan surat No. HBK.GI1/GOV2.2332/2025                        2025.
                         tanggal 13 November 2025.
                         Rincian penarikan atas fasilitas pinjaman transaksi                 Details of drawdown of special transaction loan
                         khusus dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk adalah                    facilities from PT Bank Mandiri (Persero) Tbk are as
                         sebagai berikut:                                                    follows:
                                                                  Tanggal/Date                 Total/Amount
                                                                                                        Rp
                         Penarikan 1                          26 Agustus/August 26, 2025                100.000                           1st drawdown
                         Penarikan 2                    30 September/September 30, 2025                 450.000                           2nd drawdown
                         Penarikan 3                     14 November/November 14, 2025                  450.000                           3rd drawdown
                                                                                                      1.000.000

                         Tidak ada jaminan untuk fasilitas-fasilitas pinjaman                The fund borrowings are unsecured.
                         diberikan ini.
                                                                                 87
                                                                                335



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 335                                                                                                            01/07/26 23.32
Page 366
                                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                              Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                              PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                           As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                        and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                              Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                  (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                         unless otherwise stated)


                  18. PINJAMAN DITERIMA (lanjutan)                                   18. FUND BORROWINGS (continued)

                         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (lanjutan)                       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (continued)

                         Dalam perjanjian pinjaman PT Bank Mandiri                      Under PT Bank Mandiri (Persero) Tbk III, IV and V
                         (Persero) Tbk III, IV dan V tersebut, Perusahaan               loan agreements, the Company is obliged to fulfill
                         diwajibkan memenuhi beberapa persyaratan                       certain financial covenants and negative covenants.
                         keuangan dan persyaratan negatif (negative
                         covenants).

                         Persyaratan keuangan yang harus dipatuhi                       The financial covenants that must be fulfilled by
                         Perusahaan di antaranya adalah pemenuhan                       the Company, among others is to fulfill the maximum
                         Gearing Ratio sebesar maksimum 6 kali dan Net                  Gearing Ratio of 6 times and maximum Net Non-
                         Non-Performing Loan (“NPL”) sebesar maksimum                   Performing Loan (“NPL”) of 5%.
                         5%.

                         Persyaratan negatif mencakup keharusan untuk                   The negative covenants include requirement to
                         memperoleh persetujuan dari PT Bank Mandiri                    obtain consent from PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
                         (Persero) Tbk untuk melakukan transaksi tertentu di            to conduct certain transaction outside of the ordinary
                         luar kegiatan usaha normal Perusahaan dan                      business activity of the Company and certain
                         pembatasan tertentu untuk melakukan transaksi                  restriction to conduct certain transaction when the
                         tertentu jika Perusahaan melanggar persyaratan                 Company is in breach of financial covenant.
                         keuangan.

                        Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                  For the years ended December 31, 2025 and 2024,
                        31 Desember 2025 dan 2024, Perusahaan telah                     the Company has fulfilled all covenants and
                        memenuhi    ketentuan    tentang   pembatasan-                  obligations according to the Loan Agreements.
                        pembatasan       dan        kewajiban-kewajiban
                        sebagaimana    disepakati    dalam    Perjanjian
                        Pinjaman.

                         PT Bank SMBC Indonesia                                         PT Bank SMBC Indonesia

                         Perusahaan memperoleh fasilitas Kredit Jangka                  The Company obtained Short-Term Credit facility
                         Pendek dan fasilitas Transaksi Valuta Asing dari               and Foreign Exchange Transaction facility from
                         PT Bank SMBC Indonesia masing-masing sebesar                   PT Bank SMBC Indonesia amounting to Rp300,000
                         Rp300.000 and USD15.000.000 (Catatan 31 dan                    and USD15,000,000, respectively (Notes 31 and
                         33).                                                           33).

                         Untuk tahun yang berakhir pada tanggal                         For the year ended December 31, 2025, the
                         31 Desember 2025, Perusahaan telah melakukan                   Company drawdown their Short-Term Credit facility
                         penarikan atas fasilitas Kredit Jangka Pendek pada             dated on September 24, 2025 amounting to
                         tanggal 24 September 2025 sebesar Rp300.000.                   Rp300,000. This loan bears an interest rate of
                         Pinjaman ini memiliki suku bunga sebesar 5,90%                 5.90% per annum. The Company repaid their Short-
                         per tahun. Perusahaan telah melakukan pelunasan                Term Credit facility, with most recent repayment
                         atas fasilitas Kredit Jangka Pendek, di mana                   occuring on October 1, 2025 amounting to
                         pelunasan terakhir dilakukan tanggal 1 Oktober                 Rp300,000.
                         2025 sebesar Rp300.000.

                        Persyaratan keuangan yang harus dipatuhi                        The financial covenants that must be fulfilled by the
                        Perusahaan adalah pemenuhan maksimum                            Company are to fulfill the maximum Gearing Ratio
                        Gearing Ratio sebesar 6 kali, maksimum Net NPL                  of 6 times, maximum Net NPL of 5% and minimum
                        sebesar 5% dan minimum Current Ratio sebesar                    Current Ratio of 100%.
                        100%.

                        Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,                 As of December 31, 2025 and 2024, the Company
                        Perusahaan tidak memiliki saldo pinjaman diterima               did not have any outstanding fund borrowings from
                        dari PT Bank SMBC Indonesia.                                    PT Bank SMBC Indonesia.


                                                                                88
                                                                               336



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 336                                                                                                       01/07/26 23.32
Page 367
                                                                                             The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                   Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                    PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                 As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                              and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                    Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                        (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                               unless otherwise stated)


                  18. PINJAMAN DITERIMA (lanjutan)                                     18. FUND BORROWINGS (continued)

                         PT Bank SMBC Indonesia (lanjutan)                                   PT Bank SMBC Indonesia (continued)

                        Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                       For the years ended December 31, 2025 and 2024,
                        31 Desember 2025 dan 2024, Perusahaan telah                          the Company has fulfilled all covenants and
                        memenuhi    ketentuan    tentang   pembatasan-                       obligations according to the Loan Agreements.
                        pembatasan       dan        kewajiban-kewajiban
                        sebagaimana    disepakati    dalam    Perjanjian
                        Pinjaman.

                         PT Bank Permata Tbk                                                 PT Bank Permata Tbk

                         Perusahaan memperoleh fasilitas dari PT Bank                        The Company obtained facility from PT Bank
                         Permata Tbk dengan jumlah sebesar Rp1.500.000                       Permata Tbk amounting to Rp1,500,000 and
                         dan USD1.000.000 yang terdiri dari Perjanjian Term                  USD1,000,000 which consists of Term Loan II
                         Loan II sebesar Rp1.000.000, Perjanjian Money                       Agreement amounting to Rp1,000,000, Money
                         Market sebesar Rp500.000 dan Perjanjian                             Market Agreement amounting to Rp500,000 and
                         Transaksi Valuta Asing sebesar USD1.000.000                         Foreign   Exchange    Transaction    Agreement
                         (Catatan 33).                                                       amounting to USD1,000,000 (Note 33).
                         Pinjaman Term Loan II memiliki suku bunga tetap                     Term Loan II facility bears a fixed interest rate of
                         sebesar 5,40% per tahun dan suku bunga floating                     5.40% per annum and floating rates of 3-month
                         sebesar JIBOR 3 bulan + 1,50% per tahun dan                         JIBOR + 1.50% per annum and 3-month JIBOR +
                         JIBOR 3 bulan + 1,55% per tahun dengan tenor                        1.55% per annum with tenor of 3 years and a bullet
                         3 tahun dan dibayarkan penuh pada tanggal                           repayment on October 27, 2025. Interest is paid
                         27 Oktober 2025. Bunga dibayarkan setiap bulan.                     monthly.

                         Pada tanggal 7 Oktober 2024, Perusahaan dan                         As of October 7, 2024, the Company and
                         PT Bank Permata Tbk sepakat untuk merubah                           PT Bank Permata Tbk agreed to change the interest
                         tingkat suku bunga fasilitas Term Loan II dengan                    rate for Term Loan II facility with an fixed interest rate
                         tingkat suku tetap masing-masing sebesar 5,40%                      of 5.40% and 7.00% per annum, respectively.
                         dan 7,00% per tahun.

                         Rincian penarikan atas fasilitas pinjaman Term Loan                 Details of drawdown of Term Loan II facilities from
                         II dari PT Bank Permata Tbk adalah sebagai berikut:                 PT Bank Permata Tbk are as follows:

                                                                 Tanggal/Date                    Total/Amount
                                                                                                         Rp
                         Penarikan 1                                27 Mei/May 27, 2022                  100.000                          1st drawdown
                         Penarikan 2                                 21 Juli/July 21, 2022               300.000                          2nd drawdown
                         Penarikan 3                                 28 Juli/July 28, 2022               350.000                          3rd drawdown
                         Penarikan 4                         27 Oktober/October 27, 2022                 250.000                          4th drawdown
                                                                                                       1.000.000


                        Untuk tahun yang berakhir pada tanggal                               For the year ended December 31, 2025, the
                        31 Desember 2025, Perusahaan tidak memiliki                          Company has no any outstanding Term Loan I,
                        saldo fasilitas Term Loan I, Term Loan II dan Money                  Term Loan II and Money Market facility from PT
                        Market dari PT Bank Permata Tbk.                                     Bank Permata Tbk.

                        Dalam perjanjian pinjaman PT Bank Permata Tbk,                       Under PT Bank Permata Tbk loan agreements, the
                        Perusahaan diwajibkan memenuhi beberapa                              Company is obliged to fulfill certain negative
                        persyaratan negatif (negative covenants) mencakup                    covenants including requirement to obtain consent
                        keharusan untuk memperoleh persetujuan dari                          from PT Bank Permata Tbk to:
                        PT Bank Permata Tbk untuk:
                        •   membayar sebagian atau seluruh utang kepada                      •   pay in part or full payable to shareholders; and
                            pemegang saham; dan
                        •   mengubah sifat dan kegiatan usaha yang                           •   change the nature and current business activities
                            sedang dijalankan atau melakukan kegiatan                            or conduct certain transaction outside of the
                            usaha di luar kegiatan usahanya sehari-hari.                         ordinary business activity.

                                                                                89
                                                                               337



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 337                                                                                                            01/07/26 23.32
Page 368
                                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                 Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                 PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                              As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                           and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                 Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                            unless otherwise stated)


                  18. PINJAMAN DITERIMA (lanjutan)                                      18. FUND BORROWINGS (continued)

                         PT Bank Permata Tbk (lanjutan)                                    PT Bank Permata Tbk (continued)

                        Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                     During the years ended December 31, 2025 and
                        31 Desember 2025 dan 2024, Perusahaan telah                        2024, the Company has fulfilled all covenants and
                        memenuhi    ketentuan    tentang   pembatasan-                     obligations according to the Loan Agreements.
                        pembatasan       dan        kewajiban-kewajiban
                        sebagaimana    disepakati    dalam    Perjanjian
                        Pinjaman.

                         PT Bank Danamon Indonesia Tbk                                     PT Bank Danamon Indonesia Tbk

                         Perusahaan memperoleh fasilitas dari PT Bank                      The Company obtained facility from PT Bank
                         Danamon Indonesia Tbk dengan jumlah sebesar                       Danamon Indonesia Tbk amounting to Rp1.650,000
                         Rp1.650.000 dan USD3.000.000 yang terdiri dari                    and USD3,000,000 which consists of Term Credit
                         Fasilitas Kredit Berjangka sebesar Rp400.000,                     Facility amounting to Rp400,000, Term Installment
                         Fasilitas Kredit Angsuran Berjangka II sebesar                    Credit II amounting to Rp750,000, Omnibus Trade
                         Rp750.000, Fasilitas Omnibus Trade Finance                        Finance Facility amounting to Rp500,000 and
                         sebesar Rp500.000, dan Fasilitas Pre-Settlement                   Pre-Settlement Exposure Facility amounting to
                         Exposure sebesar USD3.000.000 (Catatan 33).                       USD3,000,000 (Note 33).

                         Pada tanggal 30 Januari 2025, Perusahaan                          On January 30, 2025, The Company drawdown the
                         melakukan penarikan atas fasilitas Kredit Angsuran                Term Installment Credit II amounting to Rp250,000.
                         Berjangka II sebesar Rp250.000. Pinjaman ini                      This loan has an interest rate of 6.98% per annum
                         memiliki suku bunga sebesar 6,98% per tahun                       with tenor of 3 years with bullet principal and interest
                         dengan tenor 3 tahun dengan pokok dan bunga atas                  repayment on January 30, 2028. The fund
                         pinjaman tersebut akan dibayarkan penuh pada                      borrowings are unsecured. Through the letter from
                         tanggal 30 Januari 2028. Melalui surat PT Bank                    PT Bank Danamon Indonesia Tbk No. 1207/FI/1225
                         Danamon Indonesia Tbk No. 1207/FI/1225 tanggal                    dated December 23, 2025, the interest rate for the
                         23 Desember 2025, suku bunga Kredit Angsuran                      Term Installment Credit II was revised to 6.50% per
                         Berjangka II mengalami perubahan menjadi 6,50%                    annum. The fund borrowings are unsecured.
                         per tahun. Tidak ada jaminan untuk fasilitas-fasilitas
                         pinjaman diberikan ini.

                         Pada tanggal 31 Desember 2024, Perusahaan tidak                   As of December 31, 2024, the Company did not
                         memiliki saldo pinjaman diterima dari PT Bank                     have any outstanding fund borrowings from PT Bank
                         Danamon Indonesia Tbk.                                            Danamon Indonesia Tbk.

                         Persyaratan keuangan yang harus dipatuhi                          The financial covenants that must be fulfilled by
                         Perusahaan di antaranya adalah pemenuhan                          the Company, among others is to fulfill the maximum
                         Gearing Ratio sebesar maksimum 10 kali.                           Gearing Ratio of 10 times.

                         Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                    For the years ended December 31, 2025 and 2024,
                         31 Desember 2025 dan 2024, Perusahaan telah                       the Company has fulfilled all covenants and
                         memenuhi    ketentuan    tentang   pembatasan-                    obligations according to the Loan Agreements.
                         pembatasan       dan        kewajiban-kewajiban
                         sebagaimana    disepakati    dalam    Perjanjian
                         Pinjaman.

                         PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk                     PT Bank China Construction Bank Indonesia
                                                                                           Tbk

                         Perusahaan memperoleh fasilitas Installment Loan I                The Company obtained Installment Loan I facility of
                         dari PT Bank China Construction Bank Indonesia                    from PT Bank China Construction Bank Indonesia
                         Tbk sebesar Rp500.000 (Catatan 33).                               Tbk amounting to Rp500,000 (Note 33).




                                                                                   90
                                                                                  338



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 338                                                                                                          01/07/26 23.32
Page 369
                                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                               Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                               PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                            As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                         and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                               Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                          unless otherwise stated)


                  18. PINJAMAN DITERIMA (lanjutan)                                    18. FUND BORROWINGS (continued)

                         PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk                   PT Bank China Construction Bank Indonesia
                         (lanjutan)                                                      Tbk (continued)

                         Untuk tahun yang berakhir pada tanggal                          For the year ended December 31, 2025, the
                         31 Desember 2025, Perusahaan telah melakukan                    Company drawdown their Short-Term Credit facility
                         penarikan atas fasilitas Kredit Jangka Pendek pada              dated on December 15, 2025 amounting to
                         tanggal 15 Desember 2025 sebesar Rp500.000.                     Rp500,000. This loan bears an interest rate of
                         Pinjaman ini memiliki suku bunga sebesar 6,00%                  6.00% per annum for the first 3 years and
                         per tahun untuk 3 tahun pertama dan Compounded                  Compounded INDONIA 90 days + 0.9% per annum
                         INDONIA 90 days + 0,9% per tahun untuk 2 tahun                  for the next 2 years. The loan will mature on
                         berikutnya. Pinjaman tersebut akan jatuh tempo                  December 10, 2030.
                         pada tanggal 10 Desember 2030.

                        Persyaratan keuangan yang harus dipatuhi                         The financial covenants that must be fulfilled by the
                        Perusahaan adalah pemenuhan maksimum                             Company are to fulfill the maximum Gearing Ratio
                        Gearing Ratio sebesar 10 kali, maksimum Net NPL                  of 10 times, maximum Net NPL of 5% and minimum
                        sebesar 5% dan minimum Current Ratio sebesar                     Current Ratio of 1 time.
                        1 kali.

                        Untuk tahun yang berakhir pada tanggal                           For the year ended December 31, 2025, the
                        31 Desember 2025, Perusahaan telah memenuhi                      Company has fulfilled all covenants and obligations
                        ketentuan tentang pembatasan-pembatasan dan                      according to the Loan Agreements.
                        kewajiban-kewajiban    sebagaimana disepakati
                        dalam Perjanjian Pinjaman.

                         PT Bank BNP Paribas Indonesia                                   PT Bank BNP Paribas Indonesia

                         Perusahaan memperoleh Fasilitas Pinjaman                        The Company obtained Revolving Loan facility of
                         Bergulir dari PT Bank BNP Paribas Indonesia                     from PT Bank BNP Paribas Indonesia amounting to
                         sebesar Rp300.000 (Catatan 33).                                 Rp300,000 (Note 33).

                         Tidak ada jaminan untuk fasilitas pinjaman diberikan            The fund borrowing is unsecured. As of December
                         ini. Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan                  31, 2025 and 2024, this loan bears an interest rate
                         2024, pinjaman ini memiliki suku bunga masing-                  of 5.50% and 6.2% per annum respectively. The loan
                         masing sebesar 5,50% dan 6,2%, per tahun.                       will mature on January 9, 2026.
                         Pinjaman tersebut akan jatuh tempo pada 9 Januari
                         2026

                         Selama tahun yang berakhir pada tanggal                         During the year ended December 31, 2025, the
                         31 Desember 2025, Perusahaan telah melakukan                    Company periodically drawdown their Revolving
                         penarikan secara berkala atas fasilitas Pinjaman                Loan facility, with most recent drawdown occuring
                         Bergulir, di mana penarikan terakhir dilakukan                  on December 23, 2025 amounting to Rp300,000.
                         tanggal 23 Desember 2025 sebesar Rp300.000                      (2024: Rp200.000)
                         (2024: Rp200.000).
                         Untuk tahun yang berakhir pada tanggal                          For the year ended December 31, 2025, the
                         31 Desember 2025, Perusahaan telah melakukan                    Company periodically repaid their Revolving Loan
                         pelunasan secara berkala atas fasilitas Pinjaman                facility, with most recent repayment occuring on
                         Bergulir, di mana pelunasan terakhir dilakukan                  November 17, 2025, amounting to Rp200,000
                         tanggal 17 November 2025 sebesar Rp200.000                      (2024: Rp300,000).
                         (2024: Rp300.000).
                         Selama tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                 During the years ended December 31, 2025 and
                         31 Desember 2025 dan 2024, Perusahaan telah                     2024, the Company has fulfilled all covenants and
                         memenuhi    ketentuan    tentang   pembatasan-                  obligations according to the Loan Agreements.
                         pembatasan       dan        kewajiban-kewajiban
                         sebagaimana    disepakati    dalam    Perjanjian
                         Pinjaman.

                                                                                 91
                                                                                339



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 339                                                                                                        01/07/26 23.32
Page 370
                                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                              Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                              PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                           As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                        and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                              Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                  (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                         unless otherwise stated)


                  18. PINJAMAN DITERIMA (lanjutan)                                   18. FUND BORROWINGS (continued)

                         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

                         Perusahaan memperoleh fasilitas Credit Line dari               The Company obtained Credit Line facility from
                         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk yang                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk which
                         terdiri dari fasilitas pinjaman sebesar Rp1.000.000            consists of loan facility amounting to Rp1,000,000
                         (committed and non-revolving plafond) dan fasilitas            (committed and non-revolving plafond) and
                         Kredit Non Tunai sebesar Rp200.000 (uncommitted,               Non-Cash Loan facility amounting to Rp200,000
                         advised and revolving plafond) (Catatan 33).                   (uncommitted, advised and revolving plafond)
                                                                                        (Note 33).

                         Pinjaman ini memiliki suku bunga sebesar JIBOR                 This loan bears an interest rate of 3-month JIBOR +
                         3 bulan + 0,90% per tahun. Tidak ada jaminan untuk             0.90% per annum. The fund borrowings are
                         fasilitas-fasilitas pinjaman diberikan ini.                    unsecured.

                         Pada tanggal 31 Juli 2023, Perusahaan telah                    As of July 31, 2023, the Company had drawdown the
                         mencairkan fasilitas Credit Line sebesar Rp100.000             Credit Line Facility amounting to Rp100,000 and
                         dan jatuh tempo pada tanggal 31 Juli 2027.                     mature on July 31, 2027.

                         Pada tanggal 31 Juli 2025, Perusahaan melakukan                On July 31, 2025, the Company conduct an early
                         pelunasan dipercepat atas pokok fasilitas Credit               repayment of the principal of the Credit Line facility
                         Line dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                from PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
                         sebesar Rp100.000.                                             amounting to Rp100,000.

                         Persyaratan keuangan yang harus dipatuhi                       The financial covenants that must be fulfilled by the
                         Perusahaan di antaranya adalah pemenuhan                       Company, among others is to fulfill the Current Ratio
                         Current Ratio di atas 100%, Gearing Ratio maksimal             above 100%, Gearing Ratio maximum 10 times or
                         10 kali atau 1.000% dan Non-Performing Financing               1,000% and maximum Net Non-Performing
                         (“NPF”) Ratio Neto maksimum 5%.                                Financing (“NPF”) Ratio of 5%.

                        Untuk tahun yang berakhir pada tanggal                          For the year ended December 31, 2025, the
                        31 Desember 2025, Perusahaan tidak memiliki                     Company did not have any outstanding Credit Line
                        saldo fasilitas Credit Line dari PT Bank Tabungan               facility from PT Bank Tabungan Negara (Persero)
                        Negara (Persero) Tbk.                                           Tbk.

                        Selama tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                 During the years ended December 31, 2025 dan
                        31 Desember 2025 dan 2024, Perusahaan telah                     2024, the Company has fulfilled all covenants and
                        memenuhi    ketentuan     tentang    pembatasan-                obligations according to the Loan Agreements.
                        pembatasan       dan         kewajiban-kewajiban
                        sebagaimana disepakati dalam Perjanjian Pinjaman.

                         Asian Development Bank                                         Asian Development Bank

                         Perusahaan memperoleh fasilitas dari Asian                     The Company obtained facility from Asian
                         Development Bank dengan jumlah sebesar                         Development Bank amounting to USD100,000,000
                         USD100.000.000 yang merupakan pinjaman                         which represents the channeling from Goverment of
                         penerusan dari Pemerintah Republik Indonesia                   Indonesia that considered as senior facility (Notes 31
                         yang bersifat fasilitas senior (Catatan 31 dan 33).            and 33).

                        Tidak ada jaminan untuk fasilitas-fasilitas pinjaman            The fund borrowings are unsecured.
                        diberikan ini.

                         Pinjaman ini memiliki tingkat bunga LIBOR 6 bulan              This loan bears an interest rate of 6-month LIBOR +
                         + 1,75% per tahun. Pada tanggal 5 April 2023,                  1.75% per annum. On April 5, 2023, there is
                         terdapat   amandemen        acuan    suku  bunga               a floating rate reference amendement based on
                         mengambang berdasarkan SOFR menjadi tingkat                    SOFR with the new interest rate of Foreign Loan
                         suku bunga Perjanjian Pinjaman Luar Negeri                     Agreement plus total margin. Interest paid
                         ditambah total margin. Bunga dibayarkan setiap                 semiannually on March 1 and September 1. The loan
                         enam bulanan pada tanggal 1 Maret dan                          will mature on September 1, 2039.
                         1 September. Pokok pinjaman akan jatuh tempo
                         pada tanggal 1 September 2039.
                                                                                92
                                                                               340



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 340                                                                                                       01/07/26 23.32
Page 371
                                                                                            The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                  Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                   PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                        NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                             and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                   Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                       (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                              unless otherwise stated)


                  18. PINJAMAN DITERIMA (lanjutan)                                    18. FUND BORROWINGS (continued)

                         Asian Development Bank (lanjutan)                                  Asian Development Bank (continued)

                        Tingkat suku bunga untuk tahun yang berakhir pada                   The interest rate for the year ended December 31,
                        tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar 5,42%-                      2025, is 5.42%-6.24% (December 31, 2024: 5.80%-
                        6,24% (31 Desember 2024: 5,80%-6,69%).                              6.69%).

                         Rincian penarikan atas fasilitas pinjaman transaksi                Details of drawdown of special transaction loan
                         khusus dari Asian Development Bank adalah                          facilities from Asian Development Bank are as
                         sebagai berikut:                                                   follows:

                                                                 Tanggal/Date                 Total/Amount
                                                                                                      USD
                         Penarikan 1                         25 Agustus/August 25, 2022              4.060.578                           1st drawdown
                         Penarikan 2                    14 Desember/December 14, 2022                1.662.307                           2nd drawdown
                         Penarikan 3                              28 April/April 28, 2023            2.640.009                           3rd drawdown
                         Penarikan 4                                  5 Mei/May 5, 2023              5.677.881                           4th drawdown
                         Penarikan 5                              23 Juni/June 23, 2023              2.423.061                           5th drawdown
                         Penarikan 6                        13 Oktober/October 13, 2023              2.375.648                           6th drawdown
                         Penarikan 7                      7 November/November 7, 2023                2.246.350                           7th drawdown
                         Penarikan 8                      1 Desember/December 1, 2023                  117.719                           8th drawdown
                         Penarikan 9                              6 Maret/March 6, 2024              2.356.558                           9th drawdown
                         Penarikan 10                     6 Desember/December 6, 2024                9.697.801                          10th drawdown
                         Penarikan 11                   18 November/November 18, 2025               15.200.000                          11th drawdown
                         Penarikan 12                   16 Desember/December 16, 2025                1.000.000                          12th drawdown
                                                                                                    49.457.912

                         Pada tanggal 13 November 2023, Perusahaan dan                      On November 13, 2023, the Company and Asian
                         Asian Development Bank telah menandatangani                        Development Bank had signed addendum II
                         addendum II Perjanjian Pinjaman Komersial terkait                  Commercial Loan Facility agreement related to
                         dengan perpanjangan jangka waktu penarikan                         extention of availability period until December 31,
                         menjadi 31 Desember 2025, penyesuaian jumlah                       2025, amendment of facility limit from originally
                         fasilitas dari yang semula USD100.000.000 menjadi                  USD100,000,000 to USD50,000,000 to reflect
                         sebesar USD50.000.000 untuk menyesuaikan                           several changes in the market condition.
                         dengan kondisi pasar saat ini.

                        Persyaratan keuangan yang harus dipatuhi                            The financial covenants that must be fulfilled by the
                        Perusahaan adalah pemenuhan Capital Adequacy                        Company are to fulfill the minimum Capital
                        Ratio minimal sebesar 12%, Total Long-term Debt to                  Adequacy Ratio of 12%, maximum Total Long-term
                        Total Equity Ratio maksimum sebesar 10 kali dan                     Debt to Total Equity Ratio of 10 times and minimum
                        Current Ratio minimal sebesar 1 kali.                               Current Ratio of 1 time.

                        Selama tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                     During the years ended December 31, 2025 and
                        31 Desember 2025 dan 2024, Perusahaan telah                         2024, the Company has fulfilled all covenants and
                        memenuhi    ketentuan     tentang    pembatasan-                    obligations according to the Loan Agreements.
                        pembatasan       dan         kewajiban-kewajiban
                        sebagaimana disepakati dalam Perjanjian Pinjaman.
                         PT Bank Maybank Indonesia Tbk                                      PT Bank Maybank Indonesia Tbk
                         Perusahaan memperoleh fasilitas dari PT Bank                       The Company obtained facility from PT Bank
                         Maybank Indonesia Tbk dengan jumlah sebesar                        Maybank Indonesia Tbk amounting to Rp500,000
                         Rp500.000 dan USD6.000.000 yang terdiri dari                       and USD6,000,000 which consists of Promissory
                         Perjanjian Promes Berulang sebesar Rp500.000                       Loan Agreement amounting to Rp500,000 and
                         dan Perjanjian Transaksi Valuta Asing sebesar                      Foreign   Exchange    Transaction    Agreement
                         USD6.000.000 (Catatan 33).                                         amounting to USD6,000,000 (Note 33).
                        Pada tanggal-tanggal 28 Juli 2025 dan 31 Desember                   As of July 28, 2025 and December 31, 2024, the
                        2024, Perusahaan tidak memiliki saldo fasilitas                     Company did not have any outstanding Promissory
                        Promes Berulang dan Transaksi Valuta Asing dari                     Loan and Foreign Exchange Transaction facilities
                        PT Bank Maybank Indonesia Tbk.                                      from PT Bank Maybank Indonesia Tbk.

                                                                                93
                                                                               341



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 341                                                                                                           01/07/26 23.32
Page 372
                                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                             As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                          and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                           unless otherwise stated)


                  18. PINJAMAN DITERIMA (lanjutan)                                    18. FUND BORROWINGS (continued)

                         PT Bank Maybank Indonesia Tbk (lanjutan)                         PT Bank Maybank Indonesia Tbk (continued)

                        Selama tahun yang berakhir pada tanggal                           During the year ended December 31, 2025, the
                        31 Desember 2025, Perusahan tidak melakukan                       Company did not make any drawdowns or
                        penarikan maupun pelunasan atas fasilitas dari PT                 repayments under the facility from PT Bank
                        Bank Maybank Indonesia Tbk.                                       Maybank Indonesia Tbk.

                         Untuk tahun yang berakhir pada tanggal                          For the year ended December 31, 2024, this loan
                         31 Desember 2024, pinjaman ini memiliki suku                    bears an interest rate of 6.76% per annum.
                         bunga sebesar 6,76% per tahun.
                         Selama tahun yang berakhir pada tanggal                          During the year ended December 31, 2024, the
                         31 Desember 2024, Perusahaan telah melakukan                     Company periodically drawdown their Promissory
                         penarikan secara berkala atas fasilitas Promes                   Loan facility, with most recent drawdown occuring
                         Berulang, di mana penarikan terakhir dilakukan                   on September 9, 2024, amounting to Rp450,000.
                         tanggal 9 September 2024 sebesar Rp450.000.

                         Selama tahun yang berakhir pada tanggal                          During the year ended December 31, 2024, the
                         31 Desember 2024, Perusahaan telah melakukan                     Company periodically repaid their Promissory Loan
                         pelunasan secara berkala atas fasilitas Promes                   facility, with most recent repayment occuring on
                         Berulang, di mana pelunasan terakhir dilakukan                   October 9, 2024 amounting to Rp450,000.
                         tanggal 9 Oktober 2024 sebesar Rp450.000.

                        Tidak ada jaminan untuk fasilitas-fasilitas pinjaman             The fund borrowings are unsecured.
                        diberikan ini.

                         Persyaratan keuangan yang harus dipatuhi                         The financial covenants that must be fulfilled by the
                         Perusahaan di antaranya adalah pemenuhan                         Company, among others is to fulfill the minimum
                         Current Ratio minimum 100%, Gearing Ratio                        Current Ratio of 100%, maximum Gearing Ratio of 6
                         maksimum 6 kali dan NPF Ratio Neto maksimum                      times and maximum Net NPF Ratio of 5%.
                         5%.
                        Selama tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                   During the years ended December 31, 2025 and
                        31 Desember 2025 dan 2024, Perusahaan telah                       2024, the Company has fulfilled all covenants and
                        memenuhi    ketentuan     tentang    pembatasan-                  obligations according to the Loan Agreements.
                        pembatasan       dan         kewajiban-kewajiban
                        sebagaimana disepakati dalam Perjanjian Pinjaman.

                        Berikut adalah informasi penerimaan pinjaman                      Following is the information of proceeds from fund
                        diterima dan pembayaran pinjaman diterima selama                  borrowings and the payment of fund borrowings for
                        tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut:                the year ended on such dates:
                                                               31 Desember/          31 Desember/
                                                               December 31,          December 31,
                                                                   2025                  2024

                         Penerimaan pinjaman diterima                                                                Proceeds from fund borrowings
                            Pihak berelasi                           2.071.026            1.611.800                             Related parties
                            Pihak ketiga                             1.250.000            1.750.000                               Third parties

                                                                     3.321.026            3.361.800


                                                               31 Desember/          31 Desember/
                                                               December 31,          December 31,
                                                                   2025                  2024

                         Pembayaran pinjaman diterima                                                                  Payments of fund borrowings
                           Pihak berelasi                            2.300.000            2.370.000                            Related parties
                            Pihak ketiga                             1.400.000            2.050.000                               Third parties

                                                                     3.700.000            4.420.000

                                                                                94
                                                                               342



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 342                                                                                                         01/07/26 23.32
Page 373
                                                                                               The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                     Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                           NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                   As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                      Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                          (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                 unless otherwise stated)


                  19. PINJAMAN SUBORDINASI                                               19. SUBORDINATED LOANS

                                                                  31 Desember/          31 Desember/
                                                                  December 31,          December 31,
                                                                      2025                  2024

                        World Bank                                                                                                         World Bank
                           (USD60.996.716 dan Rp2.941.317                                                           (USD60,996,716 and Rp2,941,317
                           pada 2025 dan USD67.049.444                                                                  in 2025 and USD67,049,444
                          dan Rp2.941.317 pada 2024)                     3.964.964             4.024.970                   and Rp2,941,317 in 2024)

                        Asian Development Bank                                                                                Asian Development Bank
                            (USD65.389.503 pada 2025 dan                                                                (USD65,389,503 in 2025 and
                            USD70.094.773 pada 2024)                     1.097.367             1.132.872                   USD70,094,773 in 2024)

                                                                         5.062.331             5.157.842
                        Ditambah/(dikurangi):                                                                                                Add/(less):
                            Beban bunga masih harus dibayar                108.800               114.991                  Accrued interest expenses
                            Biaya transaksi belum diamortisasi              (9.102)              (10.069)              Unamortized transaction costs

                                                                         5.162.029             5.262.764


                         Perusahaan     memperoleh     fasilitas    pinjaman                   The Company obtained subordinated loan facilities
                         subordinasi dari PT Sarana Multi Infrastruktur                        from PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (“SMI”)
                         (Persero) (“SMI”) yang merupakan fasilitas pinjaman                   which represents channeling facilities amounting to
                         penerusan dengan jumlah masing-masing sebesar                         USD100,000,000 from Asian Development Bank
                         USD100.000.000 dari Asian Development Bank                            (“ADB”) and USD300,000,000 from World Bank
                         (“ADB”) dan USD300.000.000 dari World Bank                            (“WB”), respectively (Notes 31 and 33).
                         (“WB”) (Catatan 31 dan 33).

                         Perusahaan menggunakan fasilitas ini untuk                            The Company used this facility to strengthen its
                         memperkuat struktur modal Perusahaan, serta                           capital structure and to provide long-term funding to
                         untuk memberikan pendanaan jangka panjang bagi                        enable long-term financing without creating
                         Perusahaan agar dapat memberikan pembiayaan                           mismatch between asset and liability tenors.
                         dengan jangka waktu yang lebih panjang tanpa
                         mengakibatkan ketidaksesuaian tenor antara aset
                         dan liabilitas.

                         Rincian penarikan atas fasilitas pinjaman                             Details of drawdown of subordinated loan facilities
                         subordinasi dari ADB adalah sebagai berikut:                          from ADB are as follows:

                                                                    Tanggal/Date                 Total/Amount
                                                                                                      USD
                         Penarikan 1                        13 Desember/December 13, 2012              71.134.021                           1st drawdown
                         Penarikan 2                        13 November/November 13, 2013              16.732.954                           2nd drawdown
                         Penarikan 3                        19 November/November 19, 2013                 337.886                           3rd drawdown
                         Penarikan 4                          6 Desember/December 6, 2013               6.400.000                           4th drawdown
                         Penarikan 5                        25 November/November 25, 2014               4.877.000                           5th drawdown
                                                                                                       99.481.861

                         Rincian penarikan atas fasilitas pinjaman                             Details of drawdown of subordinated loan facilities
                         subordinasi dari WB adalah sebagai berikut:                           from WB are as follows:

                                                                    Tanggal/Date                 Total/Amount
                                                                                                      USD
                         Penarikan 1 - WB I                21 Desember/December 21, 2012               10.000.000                    WB I - 1st drawdown
                         Penarikan 2 - WB I                            12 Juli/July 12, 2013           40.000.000                    WB I - 2nd drawdown
                         Penarikan 3 - WB I                  3 Desember/December 3, 2013               22.000.000                    WB I - 3rd drawdown
                         Penarikan 4 - WB I                          23 April/April 23, 2014           20.000.000                    WB I - 4th drawdown
                         Penarikan 5 - WB I               25 September/September 25, 2014               5.180.000                    WB I - 5th drawdown
                         Penarikan 6 - WB I                            23 Juli/July 23, 2015            2.700.000                    WB I - 6th drawdown
                                                                                                       99.880.000

                                                                                   95
                                                                                 343



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 343                                                                                                              01/07/26 23.32
Page 374
                                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                 PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                              As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                           and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                 Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                            unless otherwise stated)


                  19. PINJAMAN SUBORDINASI (lanjutan)                               19. SUBORDINATED LOANS (continued)

                         Rincian penarikan atas fasilitas pinjaman                        Details of drawdown of subordinated loan facilities
                         subordinasi dari WB adalah sebagai berikut:                      from WB are as follows: (continued)
                         (lanjutan)

                                                                Tanggal/Date                Total/Amount
                                                                                                  Rp
                         Penarikan 1 - WB II            26 Desember/December 26, 2018                  300.000                 WB II - 1st drawdown
                         Penarikan 2 - WB II                       17 Mei/May 17, 2019                 300.000                 WB II - 2nd drawdown
                         Penarikan 3 - WB II                         5 Mei/May 5, 2020                 500.000                 WB II - 3rd drawdown
                         Penarikan 4 - WB II              8 Desember/December 8, 2020                  580.000                 WB II - 4th drawdown
                         Penarikan 5 - WB II              6 Desember/December 6, 2021                  300.000                 WB II - 5th drawdown
                         Penarikan 6 - WB II            23 November/November 23, 2022                  402.188                 WB II - 6th drawdown
                         Penarikan 7 - WB II                19 Oktober/October 19, 2023                390.571                 WB II - 7th drawdown
                         Penarikan 8 - WB II            19 Desember/December 19, 2023                  149.341                 WB II - 8th drawdown
                         Penarikan 9 - WB II            28 Desember/December 28, 2023                   19.217                 WB II - 9th drawdown
                                                                                                   2.941.317


                         Periode penarikan fasilitas pinjaman subordinasi                 The availability period of the subordinated loans
                         dari WB I dan ADB telah diperpanjang dari                        from WB I and ADB has been extended to March 31,
                         sebelumnya tanggal 31 Desember 2013 menjadi                      2017 and December 31, 2014, respectively, from the
                         masing-masing 31 Maret 2017 dan 31 Desember                      original expiry date of December 31, 2013. As the
                         2014. Oleh karena fasilitas pinjaman subordinasi                 availability period of the subordinated loan from
                         dari WB I dan ADB telah berakhir, Perusahaan tidak               WB I and ADB has expired, the Company did not
                         akan melakukan penarikan sisa fasilitas pinjaman                 utilize the undrawn facilities amounting to
                         yang belum ditarik masing-masing sebesar                         USD120,000 and USD518,139, respectively.
                         USD120.000 dan USD518.139.

                         SMI - Asian Development Bank                                     SMI - Asian Development Bank

                         Fasilitas pinjaman subordinasi dari SMI yang                     The subordinated loan facility from SMI, which
                         merupakan pinjaman penerusan dari ADB memiliki                   represents the channeling from ADB, bears an
                         tingkat bunga LIBOR 6 bulan + 1,45% per tahun.                   interest rate of LIBOR 6-month + 1.45% per annum.

                         Pada tanggal 5 April 2023, terdapat amandemen                    On April 5, 2023, there is a floating rate reference
                         acuan suku bunga mengambang berdasarkan                          amendement based on SOFR with the new interest
                         SOFR menjadi tingkat suku bunga Perjanjian                       rate of Foreign Loan Agreement plus total margin.
                         Pinjaman Luar Negeri ditambah total marjin. Bunga                Interest paid semiannually on March 1 and
                         dibayarkan setiap enam bulanan pada tanggal                      September 1. The first repayment installment of the
                         1 Maret dan 1 September. Pembayaran pokok                        loan’s principal commenced on September 1, 2014
                         pinjaman yang pertama dilakukan pada tanggal                     and will mature on March 1, 2034.
                         1 September 2014 dan jatuh tempo pada tanggal
                         1 Maret 2034.

                        Tingkat suku bunga untuk tahun yang berakhir pada                 The interest rate for the year ended December 31,
                        tanggal 31 Desember 2025 berada pada rentang                      2025, is in the range of 5.53%-6.35% (2024: 5.91%-
                        5,53%-6,35% (2024: 5,91%-7,01%).                                  7.01%).




                                                                               96
                                                                              344



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 344                                                                                                         01/07/26 23.32
Page 375
                                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                              Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                              PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                           As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                        and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                              Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                  (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                         unless otherwise stated)


                  19. PINJAMAN SUBORDINASI (lanjutan)                                19. SUBORDINATED LOANS (continued)

                         SMI - World Bank I                                             SMI - World Bank I

                         Fasilitas pinjaman subordinasi dari SMI yang                   The subordinated loan facility from SMI, which
                         merupakan pinjaman penerusan dari WB memiliki                  represents the channeling from WB, bears an
                         tingkat bunga LIBOR 6 bulan + 1,52% per tahun.                 interest rate of LIBOR 6-month + 1.52% per annum.
                         Pada tanggal 5 April 2023, terdapat amandemen                  On April 5, 2023, there is a floating rate reference
                         acuan suku bunga mengambang berdasarkan                        amendement based on SOFR with the new interest
                         SOFR menjadi tingkat suku bunga Perjanjian                     rate of Foreign Loan Agreement plus total margin.
                         Pinjaman Luar Negeri ditambah total marjin. Bunga              Interest paid semiannually on May 1 and
                         dibayarkan setiap enam bulanan pada tanggal                    November 1. The first repayment installment of the
                         1 Mei dan 1 November. Pembayaran pokok                         loan’s principal commenced on November 1, 2018
                         pinjaman yang pertama dilakukan pada tanggal                   and will mature on November 1, 2033.
                         1 November 2018 dan jatuh tempo pada tanggal
                         1 November 2033.

                        Tingkat suku bunga untuk tahun yang berakhir pada               The interest rate for the year ended December 31,
                        tanggal 31 Desember 2025 berada pada rentang                    2025, is in the range of 5.66%-6.41% (2024: 6.41%-
                        5,66%-6,41% (2024: 6,41%-7,29%).                                7.29%).

                         SMI - World Bank II                                            SMI - World Bank II

                         Pada tanggal 26 September 2017, Perusahaan dan                 On September 26, 2017, the Company and SMI had
                         SMI telah menandatangani Perjanjian Pinjaman                   signed a Subordinated Loan Agreement which
                         Subordinasi yang merupakan pinjaman penerusan II               represents the channeling loan II from WB of
                         dari WB dengan nilai sebesar USD200.000.000.                   USD200,000,000. The loan will be drawn in Rupiah
                         Pinjaman ini dapat ditarik dalam mata uang Rupiah              currency with a total facility amount in the equivalent
                         dengan total fasilitas ekuivalen sampai dengan                 of up to USD200,000,000. The loan will mature on
                         USD200.000.000. Pinjaman tersebut akan jatuh                   October 1, 2036 and has a drawdown closing date
                         tempo pada tanggal 1 Oktober 2036 dan memiliki                 until February 28, 2022 and has been extended until
                         batas waktu penarikan (closing date) sampai                    December 31, 2023.
                         tanggal 28 Februari 2022 dan telah diperpanjang
                         kembali sampai tanggal 31 Desember 2023.

                         Pinjaman subordinasi ini ditujukan untuk membiayai             The purpose of the subordinated loan is to finance
                         proyek-proyek infrastruktur di Indonesia.                      infrastructure projects in Indonesia.

                         Kecuali mendapatkan persetujuan tertulis dari SMI,             Unless prior written consent of SMI is obtained, the
                         Perusahaan tidak diperkenankan melakukan hal-hal               Company is not allowed to carry-out the following,
                         berikut, diantaranya:                                          among others:
                         i.   Menjamin atau bertanggung jawab atas                      i.  Guarantee or become liable with respect to
                              kewajiban utang, baik kontinjen atau dengan                   any indebtedness, whether contingent or
                              cara lain kecuali merupakan bagian dari                       otherwise, unless it is in the ordinary course of
                              kegiatan usaha normal Perusahaan dan tetap                    the Company’s business and in compliance
                              memenuhi persyaratan Rasio Leverage yang                      with the Leverage Ratio requirements;
                              ditetapkan;
                         ii. Mengubah tahun fiskal;                                     ii. Change its financial year;
                         iii. Melakukan penggabungan, pemisahan (spin                   iii.Undertake any merger, spin off, consolidation
                              off), konsolidasi atau reorganisasi;                          or reorganization;
                         iv. Membayar kembali atau membayar dimuka,                     iv. Repay or prepay, purchase, redeem, reimburse
                              membeli,       menebus,      mengganti    atau                or discharge any of its indebtedness other than
                              melepaskan diri dari kewajiban utang apapun                   in accordance with the provisions of the Loan
                              selain sesuai dengan ketentuan dalam                          Agreement;
                              Perjanjian Kredit;
                         v. Melakukan tindakan yang akan menyebabkan                    v.     Commit to any act that will cause money
                              money laundering (pencucian uang) dan                            laundering, financing of terrorism, fraud, or
                              financing of terrorism (pembiayaan terorisme),                   other corrupt or illegal practices; and
                              penipuan, atau tindakan korupsi dan praktik
                              ilegal lainnya; dan
                                                                                97
                                                                               345



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 345                                                                                                       01/07/26 23.32
Page 376
                                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                 Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                 PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                              As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                           and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                 Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                            unless otherwise stated)


                  19. PINJAMAN SUBORDINASI (lanjutan)                                  19. SUBORDINATED LOANS (continued)

                         SMI - World Bank II (lanjutan)                                    SMI - World Bank II (continued)

                         Kecuali mendapatkan persetujuan tertulis dari SMI,                Unless prior written consent of SMI is obtained, the
                         Perusahaan tidak diperkenankan melakukan hal-hal                  Company is not allowed to carry-out the following,
                         berikut, diantaranya: (lanjutan)                                  among others: (continued)
                         vi. Menimbulkan utang subordinasi apapun, jika                    vi. Incur any subordinated debt, if after the
                              setelah timbulnya utang subordinasi tersebut                     incurrence of such subordinated debt the ratio
                              rasio utang subordinasi terhadap ekuitas akan                    of subordinated debt to equity shall be greater
                              lebih besar dari 5 berbanding 1.                                 than 5 to 1.

                        Fasilitas pinjaman subordinasi dari SMI sebesar                    The subordinated loan facility form SMI of
                        USD200.000.000 merupakan pinjaman penerusan                        USD200,000,000 represents the channeling loan
                        dari WB yang memiliki bunga tetap berdasarkan                      form WB which bears a fixed rate set by interest rate
                        tingkat suku bunga Surat Utang Negara (“SUN”) Seri                 of Surat Utang Negara (“SUN”) Seri Benchmark with
                        Benchmark dengan tenor 20 tahun mengacu                            20 years tenor referring to the data published by
                        kepada data yang diterbikan oleh Reuters tanggal                   Reuters on December 17, 2021 and plus total
                        17 Desember 2021 dan ditambah total margin.                        margin.

                        Bunga dibayarkan setiap enam bulanan pada                          Interest paid semi-annualy on March 1 and
                        tanggal 1 Maret dan 1 September. Pembayaran                        September 1. The first repayment installment of the
                        pokok pinjaman yang pertama akan dilakukan pada                    loan’s principal will be commenced on March 1,
                        tanggal 1 Maret 2027 dan akan jatuh tempo pada                     2027 and will mature on September 1, 2036.
                        tanggal 1 September 2036.

                        Tingkat suku bunga untuk tahun yang berakhir pada                  The interest rate for years ended December 31,
                        tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                          2025, and 2024, is 7.90%.
                        berada pada 7,90%.

                        Tidak ada jaminan untuk fasilitas-fasilitas pinjaman               The subordinated loans are unsecured.
                        subordinasi ini.

                        Persyaratan keuangan yang harus dipatuhi                           The financial covenants that must be fulfilled by the
                        Perusahaan adalah pemenuhan Capital Adequacy                       Company, are to fulfill the minimum Capital
                        Ratio minimal sebesar 12%, Subordinated to Total                   Adequacy Ratio of 12%, Subordinated to Total
                        Equity Ratio maksimum sebesar 5 kali dan Current                   Equity Ratio of 5 times and minimum Current Ratio
                        Ratio minimal sebesar 1,2 kali.                                    of 1.2 times.

                        Selama tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                    During the years ended December 31, 2025 and
                        31 Desember 2025 dan 2024, Perusahaan telah                        2024, the Company has fulfilled all covenants and
                        memenuhi    ketentuan    tentang   pembatasan-                     obligations according to the Loan Agreements.
                        pembatasan       dan        kewajiban-kewajiban
                        sebagaimana    disepakati    dalam    Perjanjian
                        Pinjaman.

                        Berikut adalah informasi pembayaran pinjaman                       Following is the information of the payment of
                        subordinasi selama tahun yang berakhir pada                        subordinated loans for the year ended on such
                        tanggal-tanggal tersebut:                                          dates:

                                                               31 Desember/           31 Desember/
                                                               December 31,           December 31,
                                                                   2025                   2024

                         Pembayaran pinjaman subordinasi                                                             Payments of subordinated loans
                           Pihak berelasi                              178.288               158.449                             Related parties

                                                                       178.288               158.449




                                                                                 98
                                                                               346



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 346                                                                                                          01/07/26 23.32
Page 377
                                                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                                 Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                                  PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                               As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                            and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                                  Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                      (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                             unless otherwise stated)


                   20. MODAL SAHAM                                                                    20. CAPITAL STOCK

                        Pada tanggal 13 Desember 2024, Perusahaan                                          On December 13, 2024, the Company's received
                        menerima     dana    penambahan       modal   dari                                 capital injection fund amounting to Rp545,000 from
                        PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) sebagai                                    PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero). The
                        salah satu Pemegang Saham Perusahaan sebesar                                       aforesaid capital increase has been stated in the
                        Rp545.000. Penambahan modal tersebut telah                                         Notarial Deed No. 10 dated November 26, 2024
                        dituangkan dalam Akta Notaris No. 10 tanggal                                       made by Utiek Rochmuljati Abdurachman, S.H.,
                        26 November 2024 yang dibuat oleh Utiek                                            M.Li., M.Kn., notary in Jakarta and has been
                        Rochmuljati Abdurachman, S.H., M.Li., M.Kn.,                                       approved by the Minister of Laws and Human Rights
                        notaris di Jakarta dan telah disetujui oleh Menteri                                of the Republic of Indonesia based on Letter No.
                        Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia                                     AHU-AH.01.03-0222436 dated December 16, 2024
                        berdasarkan surat No. AHU-AH.01.03-0222436                                         and announced in the State Gazette of the Republic
                        tanggal 16 Desember 2024 dan diumumkan dalam                                       of Indonesia No. 103 dated December 24, 2024,
                        Lembaran Berita Negara Republik Indonesia                                          Supplementary No. 40898.
                        No. 103 tanggal 24 Desember 2024, Tambahan
                        No. 40898.

                        Susunan pemegang saham Perusahaan dan                                              The composition of the Company’s shareholders and
                        kepemilikannya pada tanggal-tanggal 31 Desember                                    their respective ownerships as of December 31,
                        2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:                                              2025 and 2024 are as follows:

                                                                                   31 Desember 2025 dan 2024/
                                                                                   December 31, 2025 and 2024

                                                                     Total              Persentase
                                                                     saham/            kepemilikan/
                                                                   Number of            Percentage
                             Nama pemegang saham                     shares            of ownership             Total/Amount              Name of shareholders

                         PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero)       1.145.000                  44,99%               1.145.000      PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero)
                         Asian Development Bank                          399.800                  15,71%                 399.800                   Asian Development Bank
                         International Finance Corporation               399.800                  15,71%                 399.800          International Finance Corporation
                         DEG - Deutsche Investitions-und                                                                                   DEG - Deutsche Investitions-und
                            Entwicklungsgesellschaft mbH                302.400                   11,88%                 302.400          Entwicklungsgesellschaft mbH
                         Sumitomo Mitsui Banking Corporation            298.000                   11,71%                 298.000      Sumitomo Mitsui Banking Corporation

                                                                       2.545.000                 100,00%               2.545.000



                  21. TAMBAHAN MODAL DISETOR DAN CADANGAN                                             21. ADDITIONAL PAID-IN CAPITAL AND GENERAL
                      UMUM                                                                                RESERVES

                         Tambahan Modal Disetor                                                            Additional Paid-in Capital

                         Tambahan modal disetor pada tanggal-tanggal                                       Additional paid-in capital as of December 31, 2025
                         31 Desember 2025 dan 2024 sebesar Rp29.800                                        and 2024 amounting to Rp29,800 represents
                         merupakan agio saham yang dibayarkan oleh                                         premium of shares paid by Sumitomo Mitsui
                         Sumitomo Mitsui Banking Corporation.                                              Banking Corporation.

                         Dividen dan Cadangan Umum                                                         Dividend and General Reserves

                        Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham                                              Based on Annual General Meeting of Shareholders
                        tahunan Perusahaan tertanggal 29 April 2025 yang                                   of the Company dated April 29, 2025 according to
                        tertuang dalam Akta No. 15 tanggal 29 April 2025                                   Notarial Deed No. 15 dated April 29, 2025 which
                        yang dibuat dihadapan Utiek Rochmuljati                                            was notarized by Utiek Rochmuljati Abdurachman
                        Abdurachman S.H., MLI., M.Kn, notaris di Jakarta,                                  S.H., MLI., M.Kn, notary in Jakarta, the Company’s
                        pemegang saham Perusahaan menyetujui untuk                                         shareholder approved to allocate 35% of net income
                        mengalokasikan 35% dari laba bersih tahun 2024                                     in 2024 amounting to Rp42,879 for dividend. The
                        yaitu sebesar Rp42.879 sebagai dividen. Pemegang                                   Company’s shareholder also approved to allocate
                        saham Perusahaan juga menyetujui untuk                                             10% of net income in 2024 amounting to Rp12,251
                        mengalokasikan 10% dari laba bersih tahun 2024                                     as general reserve funds.
                        yaitu sebesar Rp12.251 sebagai dana cadangan
                        umum.

                                                                                             99
                                                                                           347



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 347                                                                                                                                01/07/26 23.32
Page 378
                                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                               Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                               PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                            As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                         and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                               Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                          unless otherwise stated)


                  21. TAMBAHAN MODAL DISETOR DAN CADANGAN                             21. ADDITIONAL PAID-IN CAPITAL AND GENERAL
                      UMUM (lanjutan)                                                     RESERVES (continued)

                         Dividen dan Cadangan Umum (lanjutan)                            Dividend and General Reserves (continued)

                        Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham                            Based on Annual General Meeting of Shareholders
                        tahunan Perusahaan tertanggal 27 Maret 2024 yang                 of the Company dated March 27, 2024 according to
                        tertuang dalam Akta No. 14 tanggal 27 Maret 2024                 Notarial Deed No. 14 dated March 27, 2024 which
                        yang dibuat dihadapan Utiek Rochmuljati                          was notarized by Utiek Rochmuljati Abdurachman
                        Abdurachman S.H., MLI., M.Kn, notaris di Jakarta,                S.H., MLI., M.Kn, notary in Jakarta, the Company’s
                        pemegang saham Perusahaan menyetujui untuk                       shareholder approved to allocate 30% of net income
                        mengalokasikan 30% dari laba bersih tahun 2023                   in 2023 amounting to Rp31,245 for dividend. The
                        yaitu sebesar Rp31.245 sebagai dividen. Pemegang                 Company’s shareholder also approved to allocate
                        saham Perusahaan juga menyetujui untuk                           10% of net income in 2023 amounting to Rp10,415
                        mengalokasikan 10% dari laba bersih tahun 2023                   as general reserve funds.
                        yaitu sebesar Rp10.415 sebagai dana cadangan
                        umum.

                         Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,                 As of December 31, 2025 and 2024, the Company
                         Perusahaan telah membentuk cadangan umum                        has provided a general reserve amounting to
                         masing-masing sebesar Rp66.983 dan Rp54.732.                    Rp66,983 and Rp54,732, respectively.

                  22. SURAT BERHARGA PERPETUAL                                        22. PERPETUAL NOTES

                         Surat Berharga Perpetual Berwawasan Lingkungan                  Green Perpetual Notes

                        Pada tanggal 29 Desember 2023, Perusahaan telah                  On December 29, 2023, the Company obtained the
                        menerima pernyataan efektif dari Otoritas Jasa                   effectivity statement from Financial Service
                        Keuangan melalui surat No. S-379/D.04/2023 untuk                 Authority through its letter No. S-379/D.04/2023 to
                        melakukan Penawaran Umum Surat Berharga                          conduct a Public Offering on Indonesia
                        Perpetual Berwawasan Lingkungan Indonesia                        Infrastructure Finance Green Perpetual Notes Year
                        Infrastructure Finance Tahun 2023 kepada                         2023 to public with nominal amounting to
                        masyarakat dengan nilai nominal sebesar                          Rp335,190.
                        Rp335.190.

                        Perusahaan telah menerima dana atas penerbitan                   The Company received funds from the issuance of
                        Surat Berharga Perpetual Berwawasan Lingkungan                   the Green Perpetual Notes Year 2023 on
                        Tahun 2023 pada tanggal 9 Januari 2024.                          January 9, 2024.

                        Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan                        As of December 31, 2025 and 2024, the net carrying
                        2024, nilai tercatat bersih Surat Berharga Perpetual             value of the Green Perpetual Notes net of issuance
                        Berwawasan Lingkungan setelah dikurangi dengan                   cost is amounted to Rp326,279.
                        biaya penerbitan adalah sebesar Rp326.279.

                        Surat Berharga Perpetual Berwawasan Lingkungan                   The Green Perpetual Notes Year 2023 is classified
                        Tahun 2023 ini diklasifikasikan sebagai instrumen                as an equity instrument in the financial statements.
                        ekuitas dalam laporan keuangan.

                        Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham                            Based on Annual General Meeting of Shareholders
                        tahunan Perusahaan tertanggal 29 April 2025 yang                 of the Company dated April 29, 2025 according to
                        tertuang dalam Akta No. 15 tanggal 29 April 2025                 Notarial Deed No. 15 dated April 29, 2025 which
                        yang dibuat dihadapan Utiek Rochmuljati                          was notarized by Utiek Rochmuljati Abdurachman
                        Abdurachman S.H., MLI., M.Kn, notaris di Jakarta,                S.H., MLI., M.Kn, notary in Jakarta, the Company’s
                        pemegang       saham    Perusahaan     menyetujui                shareholder approved to distribute profit sharing
                        pembagian imbal hasil bagi pemegang Surat                        returns for the Green Perpetual Notes holders for
                        Berharga Perpetual Berwawasan Lingkungan untuk                   the periods of July 2025 and January 2026.
                        periode Juli 2025 dan Januari 2026.



                                                                                100
                                                                               348



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 348                                                                                                        01/07/26 23.32
Page 379
                                                                                       The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                             Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                             PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                          As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                       and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                             Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                 (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                        unless otherwise stated)


                  22. SURAT BERHARGA PERPETUAL (lanjutan)                           22. PERPETUAL NOTES (continued)

                        Surat Berharga Perpetual Berwawasan Lingkungan                 Green Perpetual Notes (continued)
                        (lanjutan)

                        Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham                          Based on Annual General Meeting of Shareholders
                        tahunan Perusahaan yang tertuang dalam Akta                    of the Company according to Notarial Deed No. 14
                        No. 14 tanggal 27 Maret 2024 yang dibuat di                    dated March 27, 2024 which was notarized by Utiek
                        hadapan Utiek Rochmuljati Abdurachman S.H.,                    Rochmuljati Abdurachman S.H., MLI., M.Kn, notary
                        MLI., M.Kn, notaris di Jakarta, pemegang saham                 in Jakarta, the Company’s shareholder approved to
                        Perusahaan menyetujui pembagian imbal hasil bagi               distribute profit sharing returns for Green Perpetual
                        pemegang Surat Berharga Perpetual Berwawasan                   Notes holders for the periods of July 2024 and
                        Lingkungan untuk periode Juli 2024 dan Januari                 January 2025.
                        2025.

                        Pada tanggal-tanggal 8 Juli 2025, 9 Januari 2025               On July 8, 2025, January 9, 2025 and July 8, 2024,
                        dan 8 Juli 2024, Perusahaan telah melakukan                    the Company distributed payment in return for the
                        pembayaran imbal bagi hasil Surat Berharga                     Green Perpetual Notes amounting to Rp13,826,
                        Perpetual Berwawasan Lingkungan masing-masing                  respectively.
                        sebesar Rp13.826.

                  23. PENDAPATAN BUNGA                                              23. INTEREST INCOME

                                                                    Tahun yang Berakhir
                                                                 pada Tanggal 31 Desember/
                                                                  Year Ended December 31,

                                                                  2025                2024

                        Pinjaman diberikan                          1.078.231          1.011.226                                          Loans
                        Efek-efek                                     139.915            149.390                                       Securities
                        Giro                                           36.423             21.466                                Current accounts
                        Deposito berjangka                              4.417                  -                                  Time deposits

                                                                    1.258.986          1.182.082


                         Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember            For the year ended December 31, 2025, there was
                         2025, terdapat satu debitur yang memberikan                   one borrower that contributed interest income
                         pendapatan bunga kepada Perusahaan sebesar 10%                amounting to 10% or more of the Company’s total
                         atau lebih dari total pendapatan bunga Perusahaan             interest income (2024:Nil).
                         (2024: Nihil)

                  24. PENDAPATAN PROVISI               DAN KOMISI    DAN            24. PROVISION AND COMMISSION AND OTHER
                      LAINNYA                                                           INCOME

                                                                    Tahun yang Berakhir
                                                                 pada Tanggal 31 Desember/
                                                                  Year Ended December 31,

                                                                  2025                2024
                        Pendapatan provisi dan komisi                 36.932              57.076              Provision and commission income
                        Penalti pelunasan pinjaman diberikan          10.694              22.943                        Loan repayment penalty
                        Keuntungan dari penjualan aset tetap             376                   -         Gain on sale of property and equipment
                        Keuntungan dari pembelian kembali                                                                       Gain on buyback
                            surat utang yang diterbitkan                    -             66.526                     of debt securities issued
                        Lain-lain                                          86                  -                                           Others

                                                                      48.088            146.545




                                                                              101
                                                                           349



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 349                                                                                                      01/07/26 23.32
Page 380
                                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                              Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                              PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                           As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                        and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                              Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                  (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                         unless otherwise stated)


                  24. PENDAPATAN PROVISI               DAN KOMISI     DAN            24. PROVISION AND COMMISSION AND OTHER
                      LAINNYA (lanjutan)                                                 INCOME (continued)

                         Pendapatan provisi dan komisi merupakan                       Provision and commission income represent income
                         pendapatan yang berkaitan dengan pinjaman                     related to the loans, recognized when the services are
                         diberikan, diakui ketika jasa-jasa telah diberikan            rendered in accordance with the respective
                         sesuai dengan kontrak perjanjian seperti jasa                 engagement contracts such as mandatory lead
                         mandatory     lead    arranger,     sindikasi, jasa           arranger services, syndication, structuring of financing
                         perancangan model pembiayaan, pendapatan                      scheme services, commitment fee income from
                         komitmen atas fasilitas yang belum dicairkan, dan             undrawn facilities, and credit guarantee premium.
                         premi atas garansi kredit yang diberikan.

                  25. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI                                    25. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES

                                                                     Tahun yang Berakhir
                                                                  pada Tanggal 31 Desember/
                                                                   Year Ended December 31,

                                                                   2025                2024

                        Gaji dan tunjangan                            198.516            171.908                              Salaries and benefits
                        Jasa profesional                               29.362             31.712                                  Professional fees
                        Penyusutan dan amortisasi                                                                     Depreciation and amortization
                           (Catatan 11 dan 13)                         17.507              16.359                              (Notes 11 and 13)
                        Imbalan kerja (Catatan 29)                     10.971              10.418                      Employee benefits (Note 29)
                        Beban pajak lain                                9.903                 603                                Other tax expense
                        Pelatihan dan seminar                           5.681               4.242                            Training and seminars
                        Listrik, telepon, air dan internet              4.632               4.555        Electricity, telephone, water and internet
                        Promosi dan komunikasi                          4.197               6.464                    Promotion and communication
                        Asuransi                                        3.510               7.201                                         Insurance
                        Biaya pemeliharaan gedung                       3.130               3.130                                   Service charge
                        Akomodasi dan transportasi                      3.027               4.372              Accommodation and transportation
                        Sewa                                            2.394               4.150                                              Rent
                        Penalti percepatan pembayaran pinjaman          1.500                   -          Early repayment penalty for borrowing
                        Biaya bank dan kustodian                          870               1.529                      Bank and custodian charges
                        Perlengkapan kantor                               864                 704                                    Office supplies
                        Representasi                                      648                 704                                   Representation
                        Lain-lain                                       3.508               7.686                                            Others

                                                                      300.220            275.737


                         Lain-lain pada beban umum dan administrasi                     Others on general and administrative expenses are
                         terutama merupakan beban terkait dengan beban                  mainly expenses related with meeting expenses,
                         rapat, employee gathering dan outing, keanggotaan              employee gatherings and outings, memberships
                         dan donasi.                                                    and donations.

                   26. BEBAN BUNGA                                                   26. INTEREST EXPENSE

                                                                     Tahun yang Berakhir
                                                                  pada Tanggal 31 Desember/
                                                                   Year Ended December 31,

                                                                   2025                2024
                        Pinjaman diterima dan                                                                             Fund borrowings and
                            pinjaman subordinasi                                                                          subordinated loans
                            Pihak berelasi                                                                                     Related parties
                               SMI-World Bank                         301.602            321.772                           SMI-World Bank
                               PT Bank Mandiri (Persero) Tbk          106.418            147.759              PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
                               SMI-Asian Development Bank             104.008            108.192              SMI-Asian Development Bank
                               PT Bank Tabungan                                                                        PT Bank Tabungan
                                 Negara (Persero) Tbk                     8.137               8.198                Negara (Persero) Tbk
                               PT Bank SMBC Indonesia Tbk                   344                   -           PT Bank SMBC Indonesia Tbk




                                                                               102
                                                                             350



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 350                                                                                                       01/07/26 23.32
Page 381
                                                                                     The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                           Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                           PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                        As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                     and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                           Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                               (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                      unless otherwise stated)


                   26. BEBAN BUNGA (lanjutan)                                     26. INTEREST EXPENSE (continued)

                                                                    Tahun yang Berakhir
                                                                 pada Tanggal 31 Desember/
                                                                  Year Ended December 31,

                                                                 2025               2024
                        Pinjaman diterima dan                                                                            Fund borrowings and
                            pinjaman subordinasi (lanjutan)                                                  subordinated loans (continued)
                            Pihak ketiga                                                                                      Third parties
                               PT Bank Permata Tbk                    43.709            78.378                     PT Bank Permata Tbk
                               PT Bank Danamon Indonesia Tbk          16.287                 -          PT Bank Danamon Indonesia Tbk
                               PT Bank BNP Paribas Indonesia           1.831             1.932           PT Bank BNP Paribas Indonesia
                               PT Bank China Construction Bank                                          PT Bank China Construction Bank
                                 Indonesia Tbk                          1.417                  -                       Indonesia Tbk
                               PT Bank Maybank Indonesia Tbk                -              6.496         PT Bank Maybank Indonesia Tbk

                        Surat utang yang diterbitkan                                                                    Debt securities issued
                           Pihak ketiga                                                                                       Third parties
                              PT Panin Dai-ichi Life                    8.391              1.546                   PT Panin Dai-ichi Life
                              Dana Jaminan Sosial                                                                   Dana Jaminan Sosial
                                 Ketenagakerjaan                        8.352              1.539                    Ketenagakerjaan
                              PT Bank Central Asia Tbk                  7.801              2.225               PT Bank Central Asia Tbk
                              PT Batavia Prosperindo Aset                                                    PT Batavia Prosperindo Aset
                                 Manajemen                             6.118             4.005                            Manajemen
                              BPJS Kesehatan                           5.544             6.962                          BPJS Kesehatan
                              PT Bank DBS Indonesia                        -               367                   PT Bank DBS Indonesia
                              Lain-lain                               95.521            98.169                                    Others

                        Beban bunga dari utang sewa atas                                                            Interest expense from lease
                          aset hak guna                                  113                 188               liabilities of right-of-use asset

                        Beban bunga atas efek-efek yang dijual                                            Interest expense from securities sold
                          dengan janji dibeli kembali                                                           under repurchase agreement
                          Pihak berelasi                                                                                      Related parties
                             PT Bank Rakyat Indonesia                                                         PT Bank Rakyat Indonesia
                                (Persero) Tbk                            260                   -                         (Persero) Tbk

                            Pihak ketiga                                                                                      Third parties
                               Standard Chartered Bank,                                                       Standard Chartered Bank,
                                  cabang Indonesia                        13                   -                   Indonesia branch

                                                                    715.866            787.728


                   27. BEBAN CADANGAN KERUGIAN PENURUNAN                          27. PROVISION FOR IMPAIRMENT LOSSES
                       NILAI

                                                                    Tahun yang Berakhir
                                                                 pada Tanggal 31 Desember/
                                                                  Year Ended December 31,

                                                                 2025               2024

                        Pinjaman diberikan                           65.615             97.186                                          Loans
                        Efek-efek                                    15.916             (4.801)                                      Securities
                        Piutang lain-lain                             8.323              3.338                               Other receivables
                        Kas di bank                                       1                 (1)                                 Cash in banks
                        Fasilitas kredit non tunai                   (2.281)             2.318                            Non-cash loan facility

                                                                      87.574            98.040




                                                                            103
                                                                           351



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 351                                                                                                    01/07/26 23.32
Page 382
                                                                                                 The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                       Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                       PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                    As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                 and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                       Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                           (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                  unless otherwise stated)


                  28. PERPAJAKAN                                                             28. TAXATION

                         a.    Pajak dibayar dimuka                                              a.      Prepaid taxes

                                                                      31 Desember/          31 Desember/
                                                                      December 31,          December 31,
                                                                          2025                  2024

                               Lebih bayar Pajak Penghasilan Badan                                                  Overpayments of Corporate Income Tax
                                  Tahun 2023                                         -                  2.515                                Year 2023
                               Pajak lainnya                                       265                    315                                 Other taxes

                                                                                   265                  2.830


                         b.    Utang pajak                                                       b.     Taxes payable

                                                                      31 Desember/          31 Desember/
                                                                      December 31,          December 31,
                                                                          2025                  2024
                                Pajak penghasilan                                                                                              Income taxes
                                  Pasal 29                                       51.802                67.784                                    Article 29
                                  Pasal 21                                            2                   129                                    Article 21
                                  Pasal 23                                           80                   124                                    Article 23
                                  Pasal 26                                           40                   192                                    Article 26
                                  Pasal 4(2)                                          -                     2                                  Article 4(2)

                                                                                 51.924                68.231


                         c.    Pajak penghasilan                                                 c.     Income Taxes

                                                                      31 Desember/          31 Desember/
                                                                      December 31,          December 31,
                                                                          2025                  2024
                               Beban pajak final                             (20.175)                 (12.607)                           Final tax expense
                               Pajak penghasilan:                                                                                               Income tax:
                                 Beban pajak kini                                                                                   Current tax expense
                                     Tahun 2025                              (54.195)                           -                         Year 2025
                                     Tahun 2023 dan 2024                                                                        Year 2023 and 2024
                                       (Catatan 28d)                             (3.281)              (68.058)                         (Note 28d)
                                 Manfaat/(beban) pajak tangguhan                 10.071                (3.572)           Deferred tax benefit/(expenses)

                                                                             (47.405)                 (71.630)

                               Beban pajak                                   (67.580)                 (84.237)                                Tax expense


                              Pajak kini                                                                Current tax

                              Estimasi pajak penghasilan Perusahaan untuk                               The Company’s estimated income tax for the
                              tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                                  years ended December 31, 2025 and 2024,
                              31 Desember 2025 dan 2024 terdiri dari beban                              represents current income tax expense,
                              pajak kini, manfaat pajak tangguhan dan beban                             deferred tax benefit and final tax expense as
                              pajak final sebagai berikut:                                              follows:

                                                                             Tahun yang Berakhir
                                                                          pada Tanggal 31 Desember/
                                                                           Year Ended December 31,
                                                                          2025                  2024

                               Laba sebelum pajak menurut                                                                      Income before tax per statement
                                  laporan laba rugi dan penghasilan                                                                of profit or loss and other
                                  komprehensif lain                          252.866                  206.747                        comprehensive income




                                                                                      104
                                                                                     352



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 352                                                                                                                 01/07/26 23.32
Page 383
                                                                                                 The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                       Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                        PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                             NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                     As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                  and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                        Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                            (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                   unless otherwise stated)


                  28. PERPAJAKAN (lanjutan)                                                   28. TAXATION (continued)

                         c.    Pajak penghasilan (lanjutan)                                      c.     Income Taxes (continued)

                               Pajak kini (lanjutan)                                                    Current tax (continued)

                               Estimasi pajak penghasilan Perusahaan untuk                              The Company’s estimated income tax for the
                               tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                                 years ended December 31, 2025 and 2024,
                               31 Desember 2025 dan 2024 terdiri dari beban                             represents current income tax expense,
                               pajak kini, manfaat pajak tangguhan dan beban                            deferred tax benefit and final tax expense as
                               pajak final sebagai berikut: (lanjutan)                                  follows: (continued)

                                                                             Tahun yang Berakhir
                                                                          pada Tanggal 31 Desember/
                                                                           Year Ended December 31,
                                                                          2025                  2024

                               Perbedaan temporer:                                                                                           Temporary differences:
                                   Akrual bonus dan tunjangan                     16.036               (10.717)                  Accrued bonus and allowances
                                   Perbedaan cadangan kerugian                                                            Difference of provision for impairment
                                     penurunan nilai pinjaman diberikan                                                              losses on loans between
                                     menurut fiskal dan komersial                 8.823                  1.510                          fiscal and commercial
                                   Penyisihan imbalan kerja karyawan              4.983                  5.276                   Provision for employee benefits
                                   Perbedaan cadangan kerugian                                                            Difference of provision for impairment
                                     penurunan nilai non pinjaman                                                                losses for non-loan between
                                     menurut fiskal dan komersial                22.030                   281                           fiscal and commercial
                                   Keuntungan yang direalisasi                                                                                      Realized gain
                                     dari transaksi derivatif                       (111 )              (8.677)                    from derivative transaction
                                   Perbedaan penyusutan aset tetap                                                   Difference of depreciation of property and
                                     dan amortisasi aset lain-lain                                                      equipment and amortization of other
                                     menurut fiskal dan komersial                 (5.987)               (3.909)      assets between fiscal and commercial

                                                                                 45.774                (16.236)

                               Perbedaan permanen:                                                                                        Permanent differences:
                                   Pendapatan dikenakan pajak final          (153.756)                (123.830)                    Income subject to final tax
                                   Bagian dari beban yang terkait                                                                         Expense related to
                                      dengan pendapatan yang                                                                            income subject to
                                      dikenakan pajak final                       83.182               75.565                                    final tax
                                   Lain-lain                                      18.275              167.109                                          Others

                                                                                 (52.299)             118.844

                               Estimasi laba fiskal tahun berjalan               246.341              309.355                 Current year’s estimated fiscal gain

                               Laba fiskal                                       246.341              309.355                                         Fiscal gain

                               Beban pajak final                             (20.175)                  (12.607)                                Final tax expense
                               Pajak penghasilan:                                                                                                     Income tax:
                                 Beban pajak kini                                                                                         Current tax expense
                                      Tahun 2025                                 (54.195)                        -                             Year 2025
                                      Tahun 2023 dan 2024                                                                             Year 2023 and 2024
                                       (Catatan 28d)                              (3.281)              (68.058)                              (Note 28d)
                                 Beban pajak tangguhan                            10.071                (3.572)                        Deferred tax expenses

                                                                             (67.580)                  (84.237)



                               Laba kena pajak hasil rekonsiliasi tahun 2025                             The taxable income resulting from the
                               dan 2024 menjadi dasar dalam pengisian SPT                                reconciliation for the years 2025 and 2024
                               Tahunan PPh Badan yang disampaikan kepada                                 serves as the basis for the preparation of the
                               otoritas perpajakan.                                                      Annual Corporate Income Tax Return
                                                                                                         submitted to the tax authorities.




                                                                                        105
                                                                                      353



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 353                                                                                                                      01/07/26 23.32
Page 384
                                                                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                                                Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                                                 PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                                              As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                                           and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                                                 Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                     (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                                            unless otherwise stated)


                  28. PERPAJAKAN (lanjutan)                                                                           28. TAXATION (continued)

                         c.    Pajak penghasilan (lanjutan)                                                               c.    Income Taxes (continued)

                               Aset/(liabilitas) pajak tangguhan                                                                Deferred tax assets/(liabilities)

                               Aset pajak tangguhan pada tanggal-tanggal                                                        Deferred tax assets as of December 31, 2025
                               31 Desember 2025 dan 2024:                                                                       and 2024 consists of the following:
                                                                                                    31 Desember/December 31, 2025

                                                                                                                            Ditransfer
                                                                                Dikreditkan             Dikreditkan       ke saldo laba/
                                                            31 Desember/       ke laba rugi/            ke ekuitas/       Transferred to   31 Desember/
                                                            December 31,        Credited to             Credited to          Retained      December 31,
                                                                2024           profit or loss             equity             earnings          2025

                        Akrual bonus dan tunjangan                  8.877               3.528                        -                -           12.405          Accrued bonus and allowance
                        Liabilitas imbalan kerja                   10.171               1.096                      (69)               -           11.198           Employee benefits obligation
                        Selisih cadangan kerugian                                                                                                                        Difference of allowance
                           penurunan nilai non                                                                                                                         for impairment losses
                           pinjaman antara                                                                                                                             for non-loan between
                           fiskal dan komersial                     1.998               4.847                         -               -            6.845              fiscal and commercial
                        Selisih cadangan kerugian
                          penurunan nilai pinjaman                                                                                                                   Difference of allowance for
                          diberikan antara                                                                                                                        impairment losses for loan
                          fiskal dan komersial                      1.620               1.941                         -               -            3.561      between fiscal and commercial
                        Perubahan nilai wajar                                                                                                                              Changes in fair value
                          efek-efek yang diklasifikasikan                                                                                                              of securities classified
                          pada nilai wajar melalui                                                                                                                as fair value through other
                          penghasilan komprehensif lain               (29)                      -                 (792)               -             (821)            comprehensive income
                        Perubahan nilai wajar                                                                                                                            Changes in fair value of
                          tagihan derivatif                          115                   (24)                       -               -              91                derivative receivables
                        Selisih penyusutan aset tetap                                                                                                                 Difference of property and
                          dan amortisasi aset lain-lain                                                                                                          equipment depreciation and
                          antara fiskal dan                                                                                                                        other assets amortization
                          komersial                                (6.706)              (1.317)                       -               -           (8.023)     between fiscal and commercial

                        Aset pajak tangguhan - neto                16.046              10.071                     (861)               -           25.256              Deferred tax assets - net



                                                                                            31 Desember/December 31, 2024

                                                                                                                            Ditransfer
                                                                                Dikreditkan             Dikreditkan       ke saldo laba/
                                                            31 Desember/       ke laba rugi/            ke ekuitas/       Transferred to   31 Desember/
                                                            December 31,        Credited to             Credited to          Retained      December 31,
                                                                2023           profit or loss             equity             earnings          2024

                        Akrual bonus dan tunjangan                 11.235               (2.358)                       -               -            8.877          Accrued bonus and allowance
                        Perubahan nilai wajar                                                                                                                              Changes in fair value
                          efek-efek yang diklasifikasikan                                                                                                              of securities classified
                          pada nilai wajar melalui                                                                                                                as fair value through other
                          penghasilan komprehensif lain              (212)                      -                 183                 -              (29)            comprehensive income
                        Selisih penyusutan aset tetap                                                                                                                 Difference of property and
                          dan amortisasi aset lain-lain                                                                                                          equipment depreciation and
                          antara fiskal dan                                                                                                                        other assets amortization
                          komersial                                (5.846)                (860)                       -               -           (6.706)     between fiscal and commercial
                        Selisih cadangan kerugian
                          penurunan nilai pinjaman                                                                                                                   Difference of allowance for
                          diberikan antara                                                                                                                        impairment losses for loan
                          fiskal dan komersial                      1.288                 332                         -               -            1.620      between fiscal and commercial
                        Selisih cadangan kerugian                                                                                                                        Difference of allowance
                           penurunan nilai non                                                                                                                         for impairment losses
                           pinjaman antara                                                                                                                             for non-loan between
                           fiskal dan komersial                     1.936                   62                        -               -            1.998              fiscal and commercial
                        Perubahan nilai wajar investasi                                                                                                           Changes in fair value of equity
                           saham dan opsi saham                            -                    -               9.578            (9.578)                  -    investment and shares option
                        Perubahan nilai wajar                                                                                                                           Changes in fair value of
                           tagihan derivatif                        2.024               (1.909)                     -                 -              115              derivative receivables
                        Liabilitas imbalan kerja                    8.961                1.161                     49                 -           10.171           Employee benefits obligation

                        Aset pajak tangguhan - neto                19.386               (3.572)                 9.810            (9.578)          16.046              Deferred tax assets - net




                                                                                                            106
                                                                                                          354



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 354                                                                                                                                                    01/07/26 23.32
Page 385
                                                                                              The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                    Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                    PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                 As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                              and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                    Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                        (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                               unless otherwise stated)


                  28. PERPAJAKAN (lanjutan)                                                28. TAXATION (continued)

                         c.    Pajak penghasilan (lanjutan)                                   c.     Income Taxes (continued)

                               Aset/(liabilitas) pajak tangguhan (lanjutan)                          Deferred tax assets/(liabilities) (continued)

                               Sesuai dengan ketentuan peralihan dalam                               Based on the transitional provisions in the
                               Peraturan     Menteri   Keuangan     Republik                         Regulation of the Minister of Finance of the
                               Indonesia Nomor 74 Tahun 2024, Perusahaan                             Republic of Indonesia Number 74 Year 2024,
                               telah menghitung cadangan piutang tak tertagih                        th Company has calculated the allowance for
                               untuk awal tahun fiskal 2024. Berdasarkan                             doubtful accounts for the beginning balance of
                               perhitungan tersebut, selisih lebih sebesar                           fiscal year 2024. Based on such calculation,
                               Rp5.853 telah diakui seluruhnya pada tahun                            the excess of Rp5,853 is fully recognized in
                               fiskal 2024. Terkait dengan hal tersebut, aset                        2024 fiscal year. In relation to such matter,
                               pajak tangguhan sebesar Rp1.288 telah                                 deferred tax assets of Rp1,288 has been
                               dimanfaatkan oleh Perusahaan pada tahun                               utilized by the Company in 2024 fiscal year.
                               fiskal 2024.

                               Rekonsiliasi antara beban pajak dan hasil                             A reconciliation between the total tax expense
                               perkalian laba akuntansi sebelum pajak dengan                         and the amounts computed by applying the
                               tarif pajak yang berlaku adalah sebagai berikut:                      effective tax rates to income before tax are as
                                                                                                     follows:

                                                                          Tahun yang Berakhir
                                                                       pada Tanggal 31 Desember/
                                                                        Year Ended December 31,

                                                                        2025                2024
                              Laba sebelum pajak menurut                                                                  Income before tax per statement
                                 laporan laba rugi dan                                                                        of profit or loss and other
                                 komprehensif lain                            252.866              206.747                      comprehensive income

                              Pajak penghasilan dengan tarif
                                  pajak efektif                               (55.630)             (45.484)                Income tax at effective tax rate
                              Pengaruh pajak atas perbedaan tetap:                                                    Tax effect of permanent differences:
                                 Pendapatan dikenakan pajak final              33.826              27.242                    Income subject to final tax
                                 Bagian dari beban yang terkait                                                                      Expense related to
                                     dengan pendapatan yang                                                                       income subject to
                                     dikenakan pajak final                    (18.300)             (16.624)                                final tax
                                 Lain-lain                                      (4.020)            (36.764)                                      Others

                                                                               11.506              (26.146)
                              Dampak pemeriksaan pajak 2023                    (3.281)                   -                 Impact of tax assessment 2023

                              Jumlah beban pajak penghasilan                  (47.405)             (71.630)                   Total income tax expense




                                                                                     107
                                                                                   355



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 355                                                                                                              01/07/26 23.32
Page 386
                                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                               Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                               PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                            As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                         and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                               Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                          unless otherwise stated)


                  28. PERPAJAKAN (lanjutan)                                          28. TAXATION (continued)

                         d. Surat Ketetapan Pajak                                       d.   Tax Assessment Letter

                              Tahun pajak 2023                                               Fiscal year 2023

                             Pada tanggal 15 April 2025, Perusahaan                          On April 15, 2025, the Company received tax
                             menerima hasil pemeriksaan pajak dari Kantor                    assessment results from the Tax Office
                             Pajak sehubungan dengan Pajak Penghasilan                       regarding the Corporate Income Taxes, Other
                             Badan, Pajak Penghasilan (“PPh”) lainnya, dan                   Income Taxes and Value Added Taxes (“VAT”)
                             Pajak Pertambahan Nilai (“PPN”) untuk tahun                     for fiscal year 2023. Based on those tax
                             pajak 2023. Berdasarkan hasil pemeriksaan                       assessment results, the Tax Office issued
                             pajak tersebut, Kantor Pajak telah menerbitkan                  several Tax Underpayment Assessment Letter
                             Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (“SKPKB”)                    (“SKPKB”) for Corporate Income Taxes
                             atas Pajak Penghasilan Badan sebesar Rp35.754                   amounting to Rp35,754 (include penalty
                             (termasuk sanksi sebesar Rp7.601), PPh lainnya                  amounting to Rp7,061), Other Income Taxes
                             sebesar Rp307 dan Surat Tagihan Pajak (“STP”)                   amounting to Rp307 and Tax Collection Letter
                             atas PPN sebesar Rp1.755.                                       (“STP”) on VAT amounting to Rp1,755.

                             Perusahaan menerima seluruh hasil pemeriksaan                   The Company agreed with the tax assessment
                             pajak kecuali STP atas PPN, membayarkan                         results except for tax collection letter on VAT,
                             kurang bayar pajak sebesar Rp36.061 pada                        paid the tax underpayment amounting to
                             bulan April 2025 serta membebankan selisihnya                   Rp36,061 in April 2025, and charges the
                             pada laba rugi. Pada tahun 2025, Perusahaan                     difference to profit or loss. In 2025, the
                             membebankan antara lain kurang bayar pajak                      Company         charged,     among        others,
                             penghasilan tahun 2023 sebesar Rp28.153,                        underpayment of corporate income taxes
                             sanksi sebesar Rp7.601 dan lebih bayar pajak                    amounting to Rp28,153, penalty amounting to
                             tahun 2023 sebesar Rp2.518. Berdasarkan Surat                   Rp7,601 and overpayment of corporate income
                             No. S0.0818/V/IIF/2025 tanggal 5 Mei 2025,                      taxes amounting to Rp2,518. Based on letter
                             Perusahaan telah mengajukan permohonan                          No. S0.0818/V/IIF/2025 dated May 5, 2025, the
                             pembatalan sanksi STP atas PPN. Sampai                          Company submitted a request for the
                             dengan tanggal laporan keuangan ini, proses                     cancellation of STP on VAT. Until the date of
                             pembatalan sanksi STP atas PPN masih                            these financial statements, the request for the
                             menunggu keputusan akhir dari Kantor Pajak.                     cancellation of STP on VAT is still waiting the
                                                                                             final decision from the Tax Office.

                             Sehubungan dengan hasil pemeriksaan pajak                       In connection with the results of the income tax
                             penghasilan badan tersebut, Perusahaan                          audit, the Company performed a recalculation
                             melakukan perhitungan ulang atas laba fiskal                    of the 2024 fiscal profit. Based on this
                             tahun 2024. Berdasarkan perhitungan ulang                       recalculation, the fiscal profit reported in the
                             tersebut, laba fiskal yang dilaporkan dalam SPT                 Annual Tax Return differs from the estimated
                             Tahunan berbeda dengan estimasi laba fiskal                     2024 fiscal profit previously presented in the
                             2024 yang sebelumnya disajikan dalam laporan                    financial statements. This difference is primarily
                             keuangan. Perbedaan ini terutama disebabkan                     due to adjustments arising from the audit
                             oleh penyesuaian atas temuan pemeriksaan yang                   findings that affect the taxable base and other
                             mempengaruhi dasar pengenaan pajak dan                          fiscal adjustment components. The Company
                             komponen koreksi fiskal lainnya. Perusahaan                     adjusted the tax payable in 2024 current tax
                             menyesuaikan pajak terutang tahun 2024                          expense by Rp27,387 in the current year.
                             sebesar Rp27.387 pada beban pajak kini tahun
                             berjalan.




                                                                               108
                                                                             356



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 356                                                                                                        01/07/26 23.32
Page 387
                                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                 Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                 PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                              As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                           and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                 Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                            unless otherwise stated)


                  28. PERPAJAKAN (lanjutan)                                           28. TAXATION (continued)

                         d. Surat Ketetapan Pajak (lanjutan)                               d.    Tax Assessment Letter (continued)

                              Tahun pajak 2022                                                   Fiscal year 2022

                             Pada tanggal 25 April 2024, Perusahaan                              On April 25, 2024, the Company received tax
                             menerima hasil pemeriksaan pajak dari Kantor                        assessment results from the Tax Office
                             Pajak sehubungan dengan Pajak Penghasilan                           regarding the Corporate Income Taxes, Other
                             Badan, PPh lainnya, dan PPN untuk tahun pajak                       Income Taxes and VAT for fiscal year 2022.
                             2022. Berdasarkan hasil pemeriksaan pajak                           Based on those tax assessment results, the
                             tersebut, Kantor Pajak telah menerbitkan Surat                      Tax Office issued several Tax Overpayment
                             Ketetapan Pajak Lebih Bayar (“SKPLB”) sebesar                       Assessment Letter (“SKPLB”) amounting to
                             Rp180 atas Pajak Penghasilan Badan dan                              Rp180 for Corporate Income Taxes and
                             SKPKB sebesar Rp5 atas PPh dan Surat                                SKPKB amounting to Rp5 for Other Income
                             Ketetapan Pajak Nihil (“SKPN”) untuk pajak                          Taxes and Nil Tax Assessment Letter (“SKPN”)
                             lainnya.                                                            for other taxes.

                             Perusahaan menerima seluruh hasil pemeriksaan                       The Company agreed with all the tax received
                             pajak, melakukan penyesuaian atas kompensasi                        assessment results, made an adjustment for its
                             kerugian yang diakui di tahun 2022 dan menerima                     recognized tax losses in 2022 and received the
                             lebih bayar pajak sebesar Rp175 pada tanggal                        tax overpayment amounting to Rp175 on
                             21 Mei 2024 serta membebankan selisihnya pada                       May 21, 2024 and charges the difference to
                             laba rugi.                                                          profit or loss.

                  29. LIABILITAS IMBALAN KERJA                                         29. EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATION

                                                                31 Desember/          31 Desember/
                                                                December 31,          December 31,
                                                                    2025                  2024

                        Imbalan pasca-kerja                             47.671                  43.606                     Post-employment benefits
                        Imbalan jangka panjang lainnya                   3.226                   2.620                      Other long-term benefits

                                                                        50.897                  46.226


                         Perusahaan memiliki dua imbalan kerja karyawan                    The Company has two employee benefits plans
                         yaitu imbalan pasca-kerja dan imbalan jangka                      which include post-employment benefits and other
                         panjang lainnya.                                                  long-term benefits.

                         Pengungkapan di bawah ini merupakan komponen                      The disclosure below summarizes the components
                         dari liabilitas bersih yang diestimasi atas imbalan               of the estimated net liabilities for employee benefits
                         kerja karyawan dan imbalan jangka panjang lainnya                 and other long-term benefit recognized in the
                         yang diakui dalam laporan laba rugi dan                           statement of profit or loss and other comprehensive
                         penghasilan komprehensif lain dan jumlah yang                     income and the amounts recognized in the
                         diakui dalam laporan posisi keuangan dalam                        statement of financial position in relation to the
                         hubungannya dengan perhitungan liabilitas yang                    calculation of the estimated liability for employee
                         diestimasi atas imbalan kerja karyawan pada                       benefits as of December 31, 2025 and 2024 by
                         tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 oleh                    independent actuary KKA Enny Diah Awal in its
                         aktuaria independen KKA Enny Diah Awal dalam                      report dated January 30, 2026 and January 30,
                         laporannya tertanggal 30 Januari 2026 dan                         2025, respectively.
                         30 Januari 2025.




                                                                                109
                                                                               357



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 357                                                                                                          01/07/26 23.32
Page 388
                                                                                            The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                  Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                  PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                               As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                            and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                  Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                             unless otherwise stated)


                  29. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan)                               29. EMPLOYEE              BENEFITS             OBLIGATION
                                                                                            (continued)

                         Imbalan pasca-kerja                                                Post-employment benefits

                         Beban liabilitas imbalan pasca-kerja yang diakui di                Amounts recognized in the profit or loss in respect
                         laba rugi adalah sebagai berikut:                                  of the post-employment benefits are as follows:

                                                                       Tahun yang Berakhir
                                                                    pada Tanggal 31 Desember/
                                                                     Year Ended December 31,

                                                                     2025                 2024
                        Beban jasa kini                                     6.486                6.714                            Current service cost
                        Beban bunga                                         2.925                2.459                                   Interest cost

                                                                            9.411                9.173


                         Jumlah liabilitas imbalan pasca-kerja yang diakui                  The amounts included in the statement of financial
                         dalam laporan posisi keuangan adalah sebagai                       position arising from post-employment benefits
                         berikut:                                                           obligation are as follows:

                                                                  31 Desember/         31 Desember/
                                                                  December 31,         December 31,
                                                                      2025                 2024

                        Nilai kini kewajiban yang tidak didanai          47.671                43.606            Present value of unfunded obligation


                         Efektif pada tanggal 25 Maret 2022, Perusahaan                     Effective on March 25, 2022, the Company has
                         memiliki program pensiun untuk karyawannya yang                    a pension plan for its employees which is managed
                         dikelola oleh Dana Pensiun Lembaga Keuangan                        by Dana Pensiun Lembaga Keuangan (“DPLK”)
                         (“DPLK”) PT Asuransi Allianz Life Indonesia.                       PT Asuransi Allianz Life Indonesia.
                         Karyawan yang menjadi peserta DPLK adalah                          Employees who are participants of the pension fund
                         karyawan tetap Perusahaan. Besarnya iuran DPLK                     are permanent employees. The amount of DPLK of
                         Perusahaan terdiri atas:                                           the Company consists of:
                         - Iuran peserta (karyawan) minimum sebesar 2%                      - Contribution    of    participant   (employees)
                             dari gaji; dan                                                     minimum of 2% from salary; and
                         - Iuran Perusahaan sebesar 5% dari gaji.                           - Contribution of the Company is 5% from salary.

                         Mutasi nilai kini liabilitas imbalan pasca-kerja                   Movements in the present value of post-
                         adalah sebagai berikut:                                            employment benefits obligation are as follows:

                                                                  31 Desember/         31 Desember/
                                                                  December 31,         December 31,
                                                                      2025                 2024

                        Saldo awal                                       43.606                38.655                              Beginning balance
                        Beban jasa kini                                   6.486                 6.714                             Current service cost
                        Beban bunga                                       2.925                 2.459                                    Interest cost
                        Pembayaran manfaat                               (5.034)               (4.445)                              Benefits payment
                        (Keuntungan)/kerugian aktuarial                    (312)                  223                             Actuarial (gain)/loss

                        Saldo akhir                                      47.671                43.606                                 Ending balance


                         Imbalan jangka panjang lainnya                                     Other long-term benefits

                         Perusahaan memberikan cuti besar sebanyak                          The Company provides long service leave
                         22 hari kerja kepada karyawan yang telah memiliki                  for 22 working days to employees who have reached
                         masa kerja 5 tahun dan setiap kelipatan 5 tahun.                   5 consecutive years of service and further for every
                         Cuti besar ini dapat diambil pada tahun ke-enam.                   5 years of service period. This long service leave can
                                                                                            be taken on the sixth year.
                                                                                 110
                                                                               358



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 358                                                                                                           01/07/26 23.32
Page 389
                                                                                                 The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                       Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                       PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                    As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                 and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                       Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                           (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                  unless otherwise stated)


                  29. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan)                                    29. EMPLOYEE              BENEFITS             OBLIGATION
                                                                                                 (continued)

                         Imbalan jangka panjang lainnya (lanjutan)                               Other long-term benefits (continued)

                        Perusahaan juga memberikan imbalan jangka                               The Company also provides long-term benefit in the
                        panjang berupa emas 5 gram kepada karyawan                              form of 5 gram of gold for employees who have
                        yang telah memiliki masa kerja 5 tahun dan setiap                       reached 5 consecutive years of service and further
                        kelipatan 5 tahun. Imbalan ini dapat diambil pada                       for every 5 years of service period. This benefit can
                        tahun ke-enam.                                                          be taken on the sixth year.

                         Jumlah liabilitas imbalan jangka panjang lainnya                        Amounts recognized in profit or loss in respect of the
                         yang diakui dalam laba rugi adalah sebagai berikut:                     other long-term benefits are as follows:

                                                                              Tahun yang Berakhir
                                                                           pada Tanggal 31 Desember/
                                                                            Year Ended December 31,

                                                                           2025                 2024

                        Beban jasa kini                                           1.183                1.033                           Current service cost
                        Kerugian aktuarial                                          228                   96                                 Actuarial loss
                        Beban bunga                                                 149                  116                                  Interest cost

                                                                                  1.560                1.245


                         Mutasi nilai kini liabilitas imbalan jangka panjang                     Movements in the present value of other long-term
                         lainnya adalah sebagai berikut:                                         benefits obligation are as follows:

                                                                      31 Desember/          31 Desember/
                                                                      December 31,          December 31,
                                                                          2025                  2024

                        Saldo awal                                                2.620                2.071                            Beginning balance
                        Beban jasa kini                                           1.183                1.033                           Current service cost
                        Kerugian aktuarial                                          228                   96                                 Actuarial loss
                        Beban bunga                                                 149                  116                                  Interest cost
                        Pembayaran manfaat                                         (954)                (696)                            Benefits payment

                        Saldo akhir                                               3.226                2.620                               Ending balance


                         Jumlah liabilitas imbalan jangka panjang lainnya                        The amounts included in the statement of financial
                         yang diakui dalam laporan posisi keuangan adalah                        position in respect of other long-term benefits
                         sebagai berikut:                                                        obligation are as follows:

                                                                      31 Desember/          31 Desember/
                                                                      December 31,          December 31,
                                                                          2025                  2024

                        Nilai kini kewajiban yang tidak didanai                   3.226                2.620          Present value of unfunded obligation


                         Beban liabilitas imbalan pasca-kerja dan imbalan                        The cost of providing post-employment benefit and
                         jangka panjang lainnya di atas dihitung dengan                          other long-term benefits obligation is calculated
                         menggunakan asumsi-asumsi utama sebagai                                 using the following key assumptions:
                         berikut:

                                                                    2025                                 2024

                        Tingkat diskonto                                                                                                      Discount rate
                            per 31 Desember                         6,54%                                7,12%                      as of December 31
                        Tingkat kenaikan gaji                       8,00%                                8,00%                         Salary increase rate
                        Tingkat kematian                          100% TMI4                            100% TMI4                              Mortality rate
                        Tingkat cacat                              5% TMI4                              5% TMI4                              Disability rate
                                                                                      111
                                                                                     359



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 359                                                                                                                01/07/26 23.32
Page 390
                                                                                                  The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                        Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                        PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                             NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                     As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                  and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                        Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                            (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                   unless otherwise stated)


                  29. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan)                                    29. EMPLOYEE                  BENEFITS           OBLIGATION
                                                                                                 (continued)

                         Imbalan jangka panjang lainnya (lanjutan)                                Other long-term benefits (continued)

                         Beban liabilitas imbalan pasca-kerja dan imbalan                         The cost of providing post-employment benefit and
                         jangka panjang lainnya di atas dihitung dengan                           other long-term benefits obligation is calculated
                         menggunakan asumsi-asumsi utama sebagai                                  using the following key assumptions: (continued)
                         berikut: (lanjutan)
                                                                 2025                                     2024
                        Tingkat pengunduran diri   5% per tahun hingga usia 35 tahun       5% per tahun hingga usia 35 tahun                 Resignation rate
                                                   dan menurun secara linier sampai         dan menurun secara linier sampai
                                                       dengan 0% pada usia 56/                  dengan 0% pada usia 56/
                                                    5% per annum until 35 years old        5% per annum until 35 years old
                                                    and decreased linearly to 0% at        and decreased linearly to 0%
                                                            a 56 years old                           at 56 years old
                         Tingkat pensiun normal     100% pada usia pensiun normal/          100% pada usia pensiun normal/             Normal retirement rate
                                                     100% at normal retirement age           100% at normal retirement age
                         Umur pensiun normal              56 tahun/years old                       56 tahun/years old                  Normal retirement age

                         Tabel berikut menunjukkan sensitivitas atas                               The following table demonstrates the sensitivity to a
                         kemungkinan perubahan suku bunga pasar, dengan                            reasonably possible change in market interest
                         variabel lain dianggap tetap, terhadap liabilitas                         rates, with all other variables held constant, of the
                         imbalan pasca kerja karyawan:                                             post-employment benefit liabilities:

                                                                    31 Desember/            31 Desember/
                                                                    December 31,            December 31,
                                                                        2025                    2024
                        Kenaikan tingkat diskonto 1%                          44.439                 40.831                   Increase in discount rate by 1%
                        Penurunan tingkat diskonto 1%                         51.351                 46.750                    Decrease in discout rate by 1%
                        Kenaikan tingkat gaji 1%                              51.263                 46.692             Increase in salary increase rate by 1%
                        Penurunan tingkat kenaikan gaji 1%                    44.452                 40.828            Decrease in salary increase rate by 1%

                         Tabel berikut menunjukkan sensitivitas atas                              The following table demonstrates the sensivity to
                         kemungkinan perubahan tingkat diskonto dan                               a reasonably possible change at 1% in discount rate
                         tingkat gaji sebesar 1% dengan variabel lain                             and salary rate with all other variables held constant
                         dianggap tetap terhadap nilai kini liabilitas dan                        of the present value of benefits obligation and other
                         imbalan jangka panjang lainnya (tidak diaudit):                          long-term benefits (unaudited):

                                                                                           Kenaikan      Penurunan
                                                               Kenaikan     Penurunan       tingkat        tingkat
                                                                tingkat       tingkat    kenaikan gaji/ kenaikan gaji/
                                                               diskonto/     diskonto/    Increase in   Decrease in
                                                              Increase in Decrease in        salary         salary
                                                             discount rate discount rate increase rate increase rate
                         2025                                      (3.168)         3.287          3.284          (3.169)                                 2025
                         2024                                      (2.575)         2.666          2.666          (2.575)                                 2024

                         Berikut adalah ekspektasi pembayaran manfaat                              The following are expected payment periods of the
                         liabilitas imbalan kerja di tahun-tahun mendatang                         benefits obligation in the future years (unaudited):
                         (tidak diaudit):

                                                                    31 Desember/            31 Desember/
                                                                    December 31,            December 31,
                                                                        2025                    2024
                        Kurang dari satu tahun                                16.389                  4.424                               Less than one year
                        1 - 5 tahun                                            6.683                 23.611                                       1 - 5 years
                        > 5 tahun                                            356.178                352.062                                        > 5 years

                         Rata-rata tertimbang durasi dari liabilitas imbalan                      The weighted average duration of the employment
                         kerja pada tanggal 31 Desember 2025 adalah                               benefits obligation as of December 31, 2025 is
                         13,59 tahun (2024: 13,90 tahun).                                         13.59 years (2024: 13.90 years).
                                                                                    112
                                                                                   360



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 360                                                                                                                 01/07/26 23.32
Page 391
                                                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                                Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                                PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                             As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                          and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                                Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                    (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                           unless otherwise stated)


                  30. KOMITMEN DAN KONTINJENSI                                                       30. COMMITMENTS AND CONTINGENCIES
                         Akun-akun di bawah ini merupakan akun yang                                       The following accounts represent accounts which
                         dicatat di laporan posisi keuangan ekstrakomtabel                                are recorded as off-balance sheet:
                         (off-balance sheet):

                         a. KOMITMEN                                                                      a.     COMMITMENTS

                                                                           31 Desember/             31 Desember/
                                                                           December 31,             December 31,
                                                                               2025                     2024
                             Piutang komitmen                                                                                                 Commitment receivable
                               Fasilitas pinjaman yang diterima                                                                                 Unused borrowing
                                  belum digunakan                                  2.200.000              3.470.586                             facilites granted

                             Liabilitas komitmen                                                                                                Commitments payable
                                Fasilitas pinjaman diberikan yang                                                                                      Unused loan
                                   belum digunakan (Catatan 8)                    (1.862.374)            (3.147.089)                  facilities granted (Note 8)
                             Komitmen - neto                                        337.626                 323.497                                Commitment - net


                         b. KONTINJENSI                                                                   b.     CONTINGENCIES

                                                                           31 Desember/             31 Desember/
                                                                           December 31,             December 31,
                                                                               2025                     2024
                             Liabilitas kontinjensi                                                                                            Contingent payables
                                Fasilitas kredit non tunai                                                                                   Non-cash loan facility
                                   (Catatan 33)                                     (200.365)              (441.251)                                 (Note 33)
                             Kontinjensi                                            (200.365)              (441.251)                                   Contingencies


                             Mutasi total liabilitas kontinjensi (tanpa                                        Movement of contingent payables outstanding
                             memperhitungkan       cadangan     kerugian                                       (without considering the allowance of
                             penurunan nilai):                                                                 impairment losses):

                                                                                 31 Desember/December 31, 2025

                                                                                      Stage 2-         Stage 3-
                                                                                 Kerugian kredit    Kerugian kredit
                                                                   Stage 1-        ekspektasian      ekspektasian
                                                               Kerugian kredit       sepanjang        sepanjang
                                                                ekspektasian         umurnya -        umurnya -
                                                                  12 bulan/       tidak memburuk/     memburuk/
                                                                  12-month       Lifetime expected Lifetime expected
                                                                  expected         credit losses     credit losses
                                                                credit losses    - not deteriorated - deteriorated      Total

                             Saldo awal nilai tercatat                441.251                   -                -         441.251    Carrying amount - beginning balance
                             Jumlah baru yang                                                                                                     New amount originated
                                diterbitkan atau dibeli               270.705                   -                -         270.705                        or purchased
                             Jumlah yang dihentikan                                                                                               Amount that have been
                                pengakuannya                         (513.398)                  -                -        (513.398)                      derecognized
                             Selisih kurs dan perubahan lain            1.807                   -                -           1.807 Foreign exchange and other movements

                             Saldo Akhir Nilai Tercatat               200.365                   -                -         200.365    Carrying Amount - Ending Balance




                                                                                             113
                                                                                           361



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 361                                                                                                                            01/07/26 23.32
Page 392
                                                                                                            The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                                  Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                                  PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                               As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                            and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                                  Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                      (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                             unless otherwise stated)


                  30. KOMITMEN DAN KONTINJENSI (lanjutan)                                               30. COMMITMENTS                    AND       CONTINGENCIES
                                                                                                            (continued)

                         b. KONTINJENSI (lanjutan)                                                          b.     CONTINGENCIES (continued)

                             Mutasi total liabilitas kontinjensi (tanpa                                          Movement of contingent payables outstanding
                             memperhitungkan          cadangan  kerugian                                         (without considering the allowance of
                             penurunan nilai): (lanjutan)                                                        impairment losses): (continued)

                                                                                   31 Desember/December 31, 2024

                                                                                       Stage 2-          Stage 3-
                                                                                   Kerugian kredit    Kerugian kredit
                                                                   Stage 1-          ekspektasian      ekspektasian
                                                               Kerugian kredit        sepanjang         sepanjang
                                                                ekspektasian          umurnya -         umurnya -
                                                                  12 bulan/        tidak memburuk/      memburuk/
                                                                  12-month         Lifetime expected Lifetime expected
                                                                  expected           credit losses     credit losses
                                                                credit losses      - not deteriorated - deteriorated      Total

                             Saldo awal nilai tercatat                302.287                       -              -         302.287    Carrying amount - beginning balance
                             Jumlah baru yang                                                                                                       New amount originated
                                diterbitkan atau dibeli               740.036                       -              -         740.036                        or purchased
                             Jumlah yang dihentikan                                                                                                 Amount that have been
                                pengakuannya                         (602.837)                      -              -        (602.837)                      derecognized
                             Selisih kurs dan perubahan lain            1.765                       -              -           1.765 Foreign exchange and other movements

                             Saldo Akhir Nilai Tercatat               441.251                       -              -         441.251        Carrying Amount - Ending Balance



                             Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai:                                           Movement for allowance for impairment losses:
                                                                                 31 Desember/December 31, 2025

                                                                                       Stage 2-          Stage 3-
                                                                                   Kerugian kredit    Kerugian kredit
                                                                   Stage 1-          ekspektasian      ekspektasian
                                                               Kerugian kredit        sepanjang         sepanjang
                                                                ekspektasian          umurnya -         umurnya -
                                                                  12 bulan/        tidak memburuk/      memburuk/
                                                                  12-month         Lifetime expected Lifetime expected
                                                                  expected           credit losses     credit losses
                                                                credit losses      - not deteriorated - deteriorated      Total

                             Saldo awal nilai tercatat                   4.218                  -                  -           4.218    Carrying amount - beginning balance
                             Pengukuran kembali bersih                  (2.281)                 -                  -          (2.281)                      Remeasurement
                             Selisih kurs dan perubahan lain                14                  -                  -              14 Foreign exchange and other movements

                             Saldo Akhir Nilai Tercatat                  1.951                  -                  -              1.951       Carrying Amount - Ending Balance



                                                                                 31 Desember/December 31, 2024

                                                                                       Stage 2-          Stage 3-
                                                                                   Kerugian kredit    Kerugian kredit
                                                                   Stage 1-          ekspektasian      ekspektasian
                                                               Kerugian kredit        sepanjang         sepanjang
                                                                ekspektasian          umurnya -         umurnya -
                                                                  12 bulan/        tidak memburuk/      memburuk/
                                                                  12-month         Lifetime expected Lifetime expected
                                                                  expected           credit losses     credit losses
                                                                credit losses      - not deteriorated - deteriorated      Total

                             Saldo awal nilai tercatat                  1.888                   -                  -              1.888    Carrying amount - beginning balance
                             Pengukuran kembali bersih                   (198)                  -                  -               (198)                      Remeasurement
                             Jumlah baru yang                                                                                                          New amount originated
                                diterbitkan atau dibeli                 2.517                   -                  -              2.517                        or purchased
                             Jumlah yang dihentikan                                                                                                    Amount that have been
                                pengakuannya                               (1)                  -                  -                 (1)                      derecognized
                             Selisih kurs dan perubahan lain               12                   -                  -                 12 Foreign exchange and other movements

                             Saldo Akhir Nilai Tercatat                  4.218                  -                  -              4.218       Carrying Amount - Ending Balance




                                                                                               114
                                                                                             362



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 362                                                                                                                                 01/07/26 23.32
Page 393
                                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                             As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                          and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                           unless otherwise stated)


                  31. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI                            31. NATURE AND TRANSACTIONS WITH RELATED
                                                                                        PARTIES

                         Dalam menjalankan kegiatan usaha normalnya,                     In the normal course of business, the Company
                         Perusahaan melakukan transaksi-transaksi tertentu               entered into certain transactions with related parties
                         dengan pihak berelasi dengan persyaratan dan                    based on terms and conditions agreed by the
                         ketentuan yang disetujui oleh kedua belah pihak.                parties. The related parties and nature of
                         Pihak-pihak berelasi dan sifat hubungan adalah                  relationship are as follows:
                         sebagai berikut:

                           Pihak berelasi/                 Sifat dari hubungan/                                 Sifat dari transaksi/
                           Related parties                 Nature of relationship                              Nature of transaction
                  PT Sarana Multi Infrastruktur      Pemegang      saham    Perusahaan/The        Ekuitas/Equity,       Pinjaman         subordinasi/
                  (Persero)                          shareholder of the Company                   Subordinated loans, Aset lain-lain/Other assets,
                                                                                                  Pendapatan jasa advisory/Advisory income,
                                                                                                  Pajak dibayar dimuka/Prepaid taxes, Beban
                                                                                                  bunga/Interest expense, Beban masih harus
                                                                                                  dibayar dan liabilitas lain-lain/Accrued expenses
                                                                                                  and other liabilities, Pinjaman diterima/Fund
                                                                                                  borrowing.

                  Asian Development Bank             Pemegang      saham    Perusahaan/The        Ekuitas/Equity,   Pinjaman             subordinasi/
                                                     shareholder of the Company                   Subordinated loans, Beban            bunga/Interest
                                                                                                  expense.

                  International Finance              Pemegang      saham    Perusahaan/The         Ekuitas/Equity.
                  Corporation                        shareholder of the Company

                  Deutsche Investition- Und          Pemegang      saham    Perusahaan/The         Ekuitas/Equity.
                  Entwicklungsgesellschaft mbH       shareholder of the Company

                  Sumitomo Mitsui Banking            Pemegang      saham    Perusahaan/The         Ekuitas/Equity.
                  Corporation                        shareholder of the Company

                  Pemerintah Republik Indonesia      Pemegang       saham      akhir/Ultimate      Efek-efek/Securities, Piutang bunga/Accrued
                                                     shareholder                                   interest income, Pendapatan bunga/Interest
                                                                                                   income, Keuntungan yang direalisasi dari
                                                                                                   penjualan efek-efek/Realized gain from sale of
                                                                                                   securities.


                  PT Bank Mandiri (Persero) Tbk      Dimiliki dan dikendalikan Pemerintah          Kas di bank/cash in banks,                  Piutang
                                                     Republik Indonesia/Owned and controlled       bunga/Accrued       interest     income,   Tagihan
                                                     by the Government of the Republic of          derivative/derivative     receivable,      Liabilitas
                                                     Indonesia                                     derivative/derivative      liabilities,   Pinjaman
                                                                                                   diterima/Fund         borrowing,        Pendapatan
                                                                                                   bunga/Interest income, Beban bunga/Interest
                                                                                                   expense.

                  PT Bank Tabungan Negara            Dimiliki dan dikendalikan Pemerintah          Kas    di   bank/cash    in   banks,   Piutang
                  (Persero) Tbk                      Republik Indonesia/Owned and controlled       bunga/Accrued interest income Pendapatan
                                                     by the Government of the Republic of          bunga/Interest income, Pinjaman diterima/Fund
                                                     Indonesia                                     borrowing, Beban bunga/Interest expense.

                  PT Bank Negara Indonesia           Dimiliki dan dikendalikan Pemerintah          Kas di bank/cash in banks, Efek-efek/Securities,
                  (Persero) Tbk                      Republik Indonesia/Owned and controlled       Piutang   bunga/Accrued      interest  income,
                                                     by the Government of the Republic of          Pendapatan bunga/Interest income.
                                                     Indonesia

                  PT Bank Rakyat Indonesia           Dimiliki dan dikendalikan Pemerintah          Kas    di   bank/cash  in  banks,  Piutang
                  (Persero) Tbk                      Republik Indonesia/Owned and controlled       bunga/Accrued interest income, Pendapatan
                                                     by the Government of the Republic of          bunga/Interest income, Beban bunga/Interest
                                                     Indonesia                                     expense.




                                                                              115
                                                                             363



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 363                                                                                                         01/07/26 23.32
Page 394
                                                                                             The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                   Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                   PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                        NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                             and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                   Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                       (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                              unless otherwise stated)


                  31. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI                               31. NATURE AND TRANSACTIONS WITH RELATED
                      (lanjutan)                                                           PARTIES (continued)

                         Dalam     menjalankan       kegiatan  usahanya,                    In the normal course of business, the Company
                         Perusahaan melakukan transaksi-transaksi tertentu                  entered into certain transactions with related parties
                         dengan pihak berelasi dengan persyaratan dan                       based on terms and conditions agreed by the
                         ketentuan yang disetujui oleh kedua belah pihak.                   parties. The related parties and nature of
                         Pihak-pihak berelasi dan sifat hubungan adalah                     relationship are as follows: (continued)
                         sebagai berikut: (lanjutan)

                           Pihak berelasi/                  Sifat dari hubungan/                                  Sifat dari transaksi/
                           Related parties                  Nature of relationship                               Nature of transaction
                  PT Angkasa Pura I                  Dimiliki dan dikendalikan Pemerintah             Pinjaman diberikan/Loans, Aset lain-lain/Other
                                                     Republik Indonesia/Owned and controlled          assets, Pajak dibayar dimuka/Prepaid taxes,
                                                     by the Government of the Republic of             Pendapatan bunga/Interest income, Piutang
                                                     Indonesia                                        bunga/Accrued interest income, Pendapatan jasa
                                                                                                      advisory/Advisory income.

                  PT Angkasa Pura II                 Dimiliki dan dikendalikan Pemerintah             Pinjaman diberikan/Loans, Pendapatan bunga/
                                                     Republik Indonesia/Owned and controlled          Interest income, Piutang bunga/Accrued interest
                                                     by the Government of the Republic of             income.
                                                     Indonesia

                  PT Adhi Commuter Properti          Entitas anak dari entitas yang dimiliki dan      Pinjaman diberikan/Loans, Aset lain-lain/Other
                  Tbk                                dikendalikan     Pemerintah      Republik        assets, Pendapatan bunga/Interest income,
                                                     Indonesia/Subsidiary of entity owned and         Pendapatan       provisi dan   komisi     dan
                                                     controlled by the Government of the              lainnya/Provision and commission and other
                                                     Republic of Indonesia                            income.

                  PT Jasa Marga (Persero) Tbk        Dimiliki dan dikendalikan Pemerintah             Efek-efek/Securities, Piutang bunga/Accrued
                                                     Republik Indonesia/Owned and controlled          interest income, Aset lain-lain/Other assets,
                                                     by the Government of the Republic of             Pendapatan jasa advisory/Advisory income,
                                                     Indonesia                                        Pendapatan bunga/Interest income.
                  PT Marga Lingkar Jakarta           Entitas anak dari entitas yang dimiliki dan      Pendapatan bunga/Interest income.
                                                     dikendalikan     Pemerintah      Republik
                                                     Indonesia/Subsidiary of entity owned and
                                                     controlled by the Government of the
                                                     Republic of Indonesia

                  PT PP Tirta Madani                 Entitas anak dari entitas yang dimiliki dan      Pinjaman diberikan/Loans, Piutang bunga/
                                                     dikendalikan     Pemerintah      Republik        Accrued interest income, Aset lain-lain/Other
                                                     Indonesia/Subsidiary of entity owned and         assets, Pendapatan bunga/Interest income,
                                                     controlled by the Government of the              Pendapatan       provisi dan   komisi    dan
                                                     Republic of Indonesia                            lainnya/Provision and commission and other
                                                                                                      income.

                  PT PP Krakatau Tirta               Entitas anak dari entitas yang dimiliki dan      Pinjaman         diberikan/Loans,       Piutang
                                                     dikendalikan     Pemerintah      Republik        bunga/Accrued interest income, Pendapatan
                                                     Indonesia/Subsidiary of entity owned and         diterima dimuka/Unearned revenue, Pendapatan
                                                     controlled by the Government of the              bunga/Interest income, Pendapatan provisi dan
                                                     Republic of Indonesia                            komisi dan lainnya/Provision and commission and
                                                                                                      other income.

                  PT Hotel International Sanur       Entitas anak dari entitas yang dimiliki dan      Pinjaman diberikan/Loans, Piutang bunga/
                  Indonesia                          dikendalikan     Pemerintah      Republik        Accrued interest income, Pendapatan diterima
                                                     Indonesia/Subsidiary of entity owned and         dimuka/Unearned revenue, Pendapatan bunga/
                                                     controlled by the Government of the              Interest income, Pendapatan provisi dan komisi
                                                     Republic of Indonesia                            dan lainnya/Provision and commission and other
                                                                                                      income.




                                                                                 116
                                                                               364



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 364                                                                                                            01/07/26 23.32
Page 395
                                                                                              The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                    Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                    PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                 As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                              and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                    Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                        (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                               unless otherwise stated)


                  31. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI                                31. NATURE AND TRANSACTIONS WITH RELATED
                      (lanjutan)                                                            PARTIES (continued)

                         Dalam      menjalankan      kegiatan    usahanya,                   In the normal course of business, the Company
                         Perusahaan      melakukan       transaksi-transaksi                 entered into certain transactions with related
                         tertentu dengan pihak berelasi dengan persyaratan                   parties based on terms and conditions agreed by
                         dan ketentuan yang disetujui oleh kedua belah                       the parties. The related parties and nature of
                         pihak. Pihak-pihak berelasi dan sifat hubungan                      relationship are as follows: (continued)
                         adalah sebagai berikut: (lanjutan)

                           Pihak berelasi/                   Sifat dari hubungan/                                  Sifat dari transaksi/
                           Related parties                   Nature of relationship                               Nature of transaction
                  PT Brantas Abipraya (Persero)       Dimiliki dan dikendalikan Pemerintah             Pinjaman diberikan/Loans, Pendapatan bunga/
                                                      Republik Indonesia/Owned and controlled          Interest income, Piutang bunga/Accrued interest
                                                      by the Government of the Republic of             income, Pendapatan diterima dimuka/Unearned
                                                      Indonesia                                        revenue, Pendapatan provisi dan komisi dan
                                                                                                       lainnya/Provision and commission and other
                                                                                                       income.

                  PT Waskita Sangir Energi            Entitas anak dari entitas yang dimiliki dan      Pinjaman diberikan/Loans, Pendapatan bunga/
                                                      dikendalikan     Pemerintah      Republik        Interest income, Piutang bunga/Accrued interest
                                                      Indonesia/Subsidiary of entity owned and         income, Pendapatan provisi dan komisi dan
                                                      controlled by the Government of the              lainnya/Provision and commission and other
                                                      Republic of Indonesia                            income.

                  PT LEN Telekomunikasi               Entitas anak dari entitas yang dimiliki dan      Pinjaman diberikan/Loans, Piutang bunga/
                  Indonesia                           dikendalikan     Pemerintah      Republik        Accrued interest income, Pendapatan bunga/
                                                      Indonesia/Subsidiary of entity owned and         Interest income.
                                                      controlled by the Government of the
                                                      Republic of Indonesia

                  PT Jasamarga Jalanlayang            Entitas anak dari entitas yang dimiliki dan      Pinjaman diberikan/Loans, Piutang bunga/
                  Cikampek                            dikendalikan     Pemerintah      Republik        Accrued interest income, Pendapatan bunga/
                                                      Indonesia/Subsidiary of entity owned and         Interest income.
                                                      controlled by the Government of the
                                                      Republic of Indonesia

                  PT Cibitung Tanjung Priok Port      Entitas anak dari entitas yang dimiliki dan      Pinjaman diberikan/Loans, Piutang bunga/
                  Tollways                            dikendalikan     Pemerintah      Republik        Accrued     interest   income, Pendapatan
                                                      Indonesia/Subsidiary of entity owned and         bunga/Interest income.
                                                      controlled by the Government of the
                                                      Republic of Indonesia

                  PT Garuda Maintenance               Entitas anak dari entitas yang dimiliki dan      Pinjaman diberikan/Loans, Pendapatan bunga/
                  Facility AeroAsia Tbk               dikendalikan     Pemerintah      Republik        Interest income, Piutang bunga/ Accrued interest
                                                      Indonesia/Subsidiary of entity owned and         income, Utang lain-lain/Other payables.
                                                      controlled by the Government of the
                                                      Republic of Indonesia

                  PT Pemalang Batang Toll Road        Entitas anak dari entitas yang dimiliki dan      Pinjaman diberikan/Loans, Pendapatan bunga/
                                                      dikendalikan     Pemerintah      Republik        Interest income, Piutang bunga/Accrued interest
                                                      Indonesia/Subsidiary of entity owned and         income.
                                                      controlled by the Government of the
                                                      Republic of Indonesia

                  PT Wijaya Karya (Persero) Tbk       Dimiliki dan dikendalikan Pemerintah             Efek-efek/Securities, Pinjaman diberikan/Loans,
                                                      Republik Indonesia/Owned and controlled          Aset lain-lain/Other assets, Pajak dibayar
                                                      by the Government of the Republic of             dimuka/Prepaid taxes, Piutang bunga/Accrued
                                                      Indonesia                                        interest income, Pendapatan bunga/Interest
                                                                                                       income, Pendapatan provisi dan komisi dan
                                                                                                       lainnya/Provision and commission and other
                                                                                                       income, Pendapatan jasa advisory/Advisory
                                                                                                       income.




                                                                                 117
                                                                                365



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 365                                                                                                             01/07/26 23.32
Page 396
                                                                                             The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                   Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                   PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                        NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                             and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                   Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                       (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                              unless otherwise stated)


                  31. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI                                31. NATURE AND TRANSACTIONS WITH RELATED
                      (lanjutan)                                                            PARTIES (continued)

                         Dalam     menjalankan       kegiatan  usahanya,                     In the normal course of business, the Company
                         Perusahaan melakukan transaksi-transaksi tertentu                   entered into certain transactions with related parties
                         dengan pihak berelasi dengan persyaratan dan                        based on terms and conditions agreed by the
                         ketentuan yang disetujui oleh kedua belah pihak.                    parties. The related parties and nature of
                         Pihak-pihak berelasi dan sifat hubungan adalah                      relationship are as follows: (continued)
                         sebagai berikut: (lanjutan)

                           Pihak berelasi/                   Sifat dari hubungan/                                  Sifat dari transaksi/
                           Related parties                   Nature of relationship                               Nature of transaction
                  PT Brantas Adya Surya Energi      Entitas anak dari entitas yang dimiliki dan       Pendapatan       provisi dan   komisi dan
                                                    dikendalikan     Pemerintah      Republik         lainnya/Provision and commission and other
                                                    Indonesia/Subsidiary of entity owned and          income.
                                                    controlled by the Government of the
                                                    Republic of Indonesia

                  PT Bandara International          Entitas anak dari entitas yang dimiliki dan       Beban tangguhan/deferred charges, Aset lain-
                  Batam                             dikendalikan     Pemerintah      Republik         lain/Other     assets,    Pendapatan   jasa
                                                    Indonesia/Subsidiary of entity owned and          advisory/Advisory income.
                                                    controlled by the Government of the
                                                    Republic of Indonesia

                  PT Dumai Tirta Persada            Entitas anak dari entitas yang dimiliki dan       Pinjaman       diberikan/Loans,        Pendapatan
                                                    dikendalikan     Pemerintah      Republik         bunga/Interest income.
                                                    Indonesia/Subsidiary of entity owned and
                                                    controlled by the Government of the
                                                    Republic of Indonesia

                  PT Cimanggis Cibitung             Entitas anak dari entitas yang dimiliki dan       Pinjaman diberikan/Loans, Pendapatan provisi
                  Tollways                          dikendalikan     Pemerintah      Republik         dan komisi dan lainnya/Provision and commission
                                                    Indonesia/Subsidiary of entity owned and          and other income.
                                                    controlled by the Government of the
                                                    Republic of Indonesia

                  Perusahaan Umum                   Entitas anak dari entitas yang dimiliki dan       Pinjaman         diberikan/Loans,       Piutang
                  Pembagunan Perumahan              dikendalikan     Pemerintah      Republik         bunga/Accrued interest income, Utang lain-
                  Nasional                          Indonesia/Subsidiary of entity owned and          lain/Other payables, Pendapatan provisi dan
                                                    controlled by the Government of the               komisi dan lainnya/Provision and commission and
                                                    Republic of Indonesia                             other income.

                  PT Pembangunan Perumahan           Entitas anak dari entitas yang dimiliki dan      Pinjaman        diberikan/Loans,      Piutang
                  Tirta Riau                         dikendalikan     Pemerintah      Republik        bunga/Accrued interest income, Pendapatan
                                                     Indonesia/Subsidiary of entity owned and         diterima dimuka/Unearned revenue, Pendapatan
                                                     controlled by the Government of the              provisi dan komisi dan lainnya/Provision and
                                                     Republic of Indonesia                            commission and other income.

                  PT Krakatau Tirta Industri         Entitas anak dari entitas yang dimiliki dan      Pinjaman         diberikan/Loans,       Piutang
                                                     dikendalikan     Pemerintah      Republik        bunga/Accrued interest income, Aset lain-
                                                     Indonesia/Subsidiary of entity owned and         lain/Other    assets,    Pendapatan    diterima
                                                     controlled by the Government of the              dimuka/Unearned        revenue,     Pendapatan
                                                     Republic of Indonesia                            bunga/Interest income, Pendapatan provisi dan
                                                                                                      komisi dan lainnya/Provision and commission and
                                                                                                      other income.

                  PT Polytama Propindo               Entitas anak dari entitas yang dimiliki dan      Pinjaman        diberikan/Loans,      Piutang
                                                     dikendalikan     Pemerintah      Republik        bunga/Accrued interest income, Pendapatan
                                                     Indonesia/Subsidiary of entity owned and         diterima dimuka/Unearned revenue, Pendapatan
                                                     controlled by the Government of the              provisi dan komisi dan lainnya/Provision and
                                                     Republic of Indonesia                            commission and other income.




                                                                                118
                                                                               366



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 366                                                                                                            01/07/26 23.32
Page 397
                                                                                             The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                   Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                   PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                        NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                             and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                   Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                       (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                              unless otherwise stated)


                  31. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI                                31. NATURE AND TRANSACTIONS WITH RELATED
                      (lanjutan)                                                            PARTIES (continued)

                         Dalam     menjalankan       kegiatan  usahanya,                     In the normal course of business, the Company
                         Perusahaan melakukan transaksi-transaksi tertentu                   entered into certain transactions with related parties
                         dengan pihak berelasi dengan persyaratan dan                        based on terms and conditions agreed by the
                         ketentuan yang disetujui oleh kedua belah pihak.                    parties. The related parties and nature of
                         Pihak-pihak berelasi dan sifat hubungan adalah                      relationship are as follows: (continued)
                         sebagai berikut: (lanjutan)

                           Pihak berelasi/                   Sifat dari hubungan/                                  Sifat dari transaksi/
                           Related parties                   Nature of relationship                               Nature of transaction
                  PT Penjamin Infrastruktur          Entitas anak dari entitas yang dimiliki dan      Aset lain-lain/Other assets, Pendapatan jasa
                  Indonesia (Persero)                dikendalikan     Pemerintah      Republik        advisory/Advisory income.
                                                     Indonesia/Subsidiary of entity owned and
                                                     controlled by the Government of the
                                                     Republic of Indonesia

                  PT Taspen (Persero)                Dimiliki dan dikendalikan Pemerintah             Beban bunga/Interest expense.
                                                     Republik Indonesia/Owned and controlled
                                                     by the Government of the Republic of
                                                     Indonesia

                  PT Bank SMBC Indonesia Tbk         Dimiliki dan dikendalikan Sumitomo Mitsui        Kas di bank/cash in banks, Pinjaman
                                                     Banking       Corporation/Owned      and         diterima/Fund     borrowings,  Pendapatan
                                                     controlled by Sumitomo Mitsui Banking            bunga/Interest income, Beban bunga/Interest
                                                     Corporation                                      expense.

                  PT Adhi Karya (Persero) Tbk        Dimiliki dan dikendalikan Pemerintah             Pinjaman diberikan/Loans, Pendapatan bunga/
                                                     Republik Indonesia/Owned and controlled          Interest income, Piutang bunga/Accrued interest
                                                     by the Government of the Republic of             income, Pendapatan provisi dan komisi dan
                                                     Indonesia                                        lainnya/Provision and commission and other
                                                                                                      income.


                  PT Sarana Multigriya Financial     Dimiliki dan dikendalikan Pemerintah             Efek-efek/Securities, Pendapatan bunga/Interest
                  (Persero)                          Republik Indonesia/Owned and controlled          income.
                                                     by the Government of the Republic of
                                                     Indonesia

                  PT PP (Persero) Tbk                Dimiliki dan dikendalikan Pemerintah             Aset lain-lain/Other assets, Pendapatan jasa
                                                     Republik Indonesia/Owned and controlled          advisory/Advisory income.
                                                     by the Government of the Republic of
                                                     Indonesia

                  Dewan Komisaris dan Direksi/       Personil   manajemen             kunci/Key       Gaji dan tunjangan/Salaries and benefits.
                  Boards of Commissioners and        management personnel
                  Directors




                                                                                119
                                                                               367



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 367                                                                                                            01/07/26 23.32
Page 398
                                                                                               The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                     Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                     PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                          NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                  As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                               and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                     Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                         (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                unless otherwise stated)


                  31. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI                                   31. NATURE AND TRANSACTIONS WITH RELATED
                      (lanjutan)                                                               PARTIES (continued)

                          Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi                                Transactions with Related Parties

                          Perusahaan melakukan transaksi dengan pihak-                        The Company entered into certain transactions with
                          pihak berelasi sebagai berikut:                                     related parties as follows:

                                                                     31 Desember/         31 Desember/
                                                                     December 31,         December 31,
                                                                         2025                 2024
                          ASET                                                                                                                    ASSETS

                          Kas di bank - neto (Catatan 5)                  1.202.065              552.873                    Cash in banks - net (Note 5)
                          Efek-efek - neto (Catatan 6)                    1.398.307            1.213.318                         Securities - net (Note 6)
                          Tagihan derivatif (Catatan 7)                       2.199                    -                  Derivative receivables (Note 7)
                          Beban tangguhan                                     1.861                    -                                Deferred charges
                          Pinjaman diberikan - neto (Catatan 8)           4.553.013            5.049.932                             Loans - net (Note 8)
                          Piutang bunga (Catatan 9)                          22.716               22.825                Accrued interest income (Note 9)
                          Aset lain-lain - neto (Catatan 13)                  9.329               25.124                    Other assets - net (Note 13)
                          Persentase terhadap total aset                                                                     Percentage to total assets
                          Kas di bank                                        7,81%                3,77%                                   Cash in banks
                          Efek-efek - neto                                   9,09%                8,28%                                  Securities - net
                          Tagihan derivatif                                  0,01%                     -                          Derivative receivables
                          Beban tangguhan                                    0,01%                     -                              Deferred charges
                          Pinjaman diberikan - neto                         29,59%               34,45%                                      Loans - net
                          Piutang bunga                                      0,15%                0,16%                         Accrued interest income
                          Aset lain-lain - neto                              0,06%                0,17%                               Other assets - net

                          LIABILITAS                                                                                                           LIABILITIES
                          Liabilitas derivatif (Catatan 7)                   2.287                     -                     Derivative liabilities (Note 7)
                          Utang lain-lain (Catatan 14)                       2.047                 2.466                         Other payable (Note 14)
                          Beban masih harus dibayar                                                                                    Accrued expenses
                             dan liabilitas lain-lain (Catatan 15)           17.392               14.435                  and other liabilities (Note 15)
                          Pinjaman diterima (Catatan 18)                  1.838.170            2.040.889                      Fund borrowings (Note 18)
                          Pinjaman subordinasi (Catatan 19)               5.162.029            5.262.764                   Subordinated loans (Note 19)

                          Persentase terhadap total liabilitas                                                            Percentage to total liabilities
                          Liabilitas derivatif                               0,02%                     -                            Derivative liabilities
                          Utang lain-lain                                    0,02%                0,02%                                  Other payable
                          Beban masih harus dibayar                                                                                 Accrued expenses
                             dan liabilitas lain-lain                        0,15%                0,13%                           and other liabilities
                          Pinjaman diterima                                 15,40%               17,99%                               Fund borrowings
                          Pinjaman subordinasi                              43,25%               46,39%                            Subordinated loans

                          PENDAPATAN                                                                                                        REVENUES
                          Pendapatan bunga (Catatan 23)                    619.829               338.659                       Interest income (Note 23)
                          Pendapatan provisi dan komisi                                                                       Provision and commission
                             dan lainnya (Catatan 24)                       14.597                20.600                   and other income (Note 24)
                          Pendapatan jasa advisory                           7.658                24.290                                 Advisory income
                          Keuntungan yang direalisasi
                            dari penjualan efek-efek                        20.022                14.993               Realized gain on sale of securities




                                                                                    120
                                                                                 368



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 368                                                                                                               01/07/26 23.32
Page 399
                                                                                                            The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                                  Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                                  PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                               As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                            and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                                  Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                      (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                             unless otherwise stated)


                31.     SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI                                            31. NATURE AND TRANSACTIONS WITH RELATED
                        (lanjutan)                                                                        PARTIES (continued)

                         Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi (lanjutan)                                  Transactions with Related Parties (continued)

                          Perusahaan melakukan transaksi dengan pihak-                                     The Company entered into certain transactions with
                          pihak berelasi sebagai berikut: (lanjutan)                                       related parties as follows: (continued)

                                                                      31 Desember/                    31 Desember/
                                                                       December 31,                   December 31,
                                                                           2025                           2024

                          Persentase terhadap total pendapatan                                                                              Percentage to total revenues
                          Pendapatan bunga                                          45,57%                    24.62%                                       Interest income
                          Pendapatan provisi dan komisi                                                                                         Provision and commission
                            dan lainnya                                               1,07%                     1,50%                                and other income
                          Pendapatan jasa advisory                                    0,56%                     1,77%                                     Advisory income
                          Keuntungan yang direalisasi
                            dari penjualan efek-efek                                  1,47%                     1,09%                    Realized gain on sale of securities

                          BEBAN                                                                                                                                EXPENSES
                          Beban bunga (Catatan 26)                                  520.509                   585.921                           Interest expense (Note 26)
                                                                                                                                                  Expenses from derivative
                          Beban transaksi derivatif - neto                           60.137                   128.023                                transactions - net

                          Persentase terhadap total beban                                                                                   Percentage to total expenses
                          Beban bunga                                               46,86%                    49,48%                                     Interest expense
                                                                                                                                                 Expenses from derivative
                          Beban transaksi derivatif - neto                            5,41%                   10,81%                                transactions - net

                                                                       Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
                                                                                 Year Ended December 31,

                                                                             2025                                     2024

                                                                 Dewan                                    Dewan
                                                               Komisaris/            Direksi/           Komisaris/            Direksi/
                                                                Board of            Board of             Board of            Board of
                                                             Commissioners          Directors         Commissioners          Directors

                          Gaji dan tunjangan                                                                                                                Salaries and benefits
                             (imbalan jangka pendek)                11.948                24.015              11.850               24.001                (short-term benefits)



                  32. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA                                           32. MONETARY   ASSETS    AND    LIABILITIES
                      UANG ASING                                                                           DENOMINATED IN FOREIGN CURRENCIES

                         Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan                                          As of December 31, 2025 and 2024, monetary
                         2024, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang                                  assets and liabilities in foreign currencies are as
                         asing adalah sebagai berikut:                                                      follows:

                                                                             31 Desember/December 31, 2025
                                                                        Mata uang asal                 Ekuivalen
                                                                        (jumlah penuh)/                 Rupiah/
                                                                       Original currency                Rupiah
                                                                          (full amount)                Equivalent

                         Aset moneter                                                                                                                        Monetary assets
                         Dolar Amerika Serikat                                                                                                           United States Dollar
                            Kas di bank                                          52.420.984                    879.729                                      Cash in banks
                            Efek-efek                                            34.386.985                    577.079                                           Securities
                            Pinjaman diberikan                                  113.475.493                  1.904.345                                                Loans
                            Piutang bunga                                           595.742                      9.998                             Accrued interest income
                            Aset lain-lain                                          644.428                     10.815                                        Other assets

                                                                                201.523.632                  3.381.966




                                                                                                121
                                                                                           369



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 369                                                                                                                                    01/07/26 23.32
Page 400
                                                                                            The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                  Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                  PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                               As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                            and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                  Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                             unless otherwise stated)


                  32. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA                            32. MONETARY    ASSETS AND  LIABILITIES
                      UANG ASING (lanjutan)                                                 DENOMINATED IN FOREIGN CURRENCIES
                                                                                            (continued)

                         Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan                          As of December 31, 2025 and 2024, monetary
                         2024, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang                  assets and liabilities in foreign currencies are as
                         asing adalah sebagai berikut: (lanjutan)                           follows: (continued)
                                                                 31 Desember/December 31, 2025
                                                               Mata uang asal           Ekuivalen
                                                               (jumlah penuh)/           Rupiah/
                                                              Original currency          Rupiah
                                                                 (full amount)          Equivalent

                         Aset moneter (lanjutan)                                                                             Monetary assets (continued)
                         Euro Eropa                                                                                                      European Euro
                            Kas di bank                                   4.190                      83                                Cash in banks

                         Total aset moneter                         201.527.822              3.382.049                             Total monetary assets

                         Liabilitas moneter                                                                                           Monetary liabilities
                         Dolar Amerika Serikat                                                                                       United States Dollar
                             Liabilitas derivatif                        17.476                    293                            Derivative liabilities
                             Utang lain-lain                            143.221                  2.404                                Other payables
                             Beban masih harus dibayar                                                                             Accrued expenses
                                 dan liabilitas lain-lain                58.106                    975                          and other liabilities
                             Pinjaman diterima                       50.129.074                841.266                               Fund borrowings
                             Pinjaman subordinasi                   127.911.566              2.147.954                            Subordinated loans
                             Surat utang yang diterbitkan            60.894.953              1.021.939                          Debt securities issued
                         Total liabilitas moneter                   239.154.396              4.014.831                           Total monetary liabilities
                         Liabilitas moneter neto                                              (632.782)                          Net monetary liabilities


                                                                 31 Desember/December 31, 2024
                                                               Mata uang asal           Ekuivalen
                                                               (jumlah penuh)/           Rupiah/
                                                              Original currency          Rupiah
                                                                 (full amount)          Equivalent

                         Aset moneter                                                                                                   Monetary assets
                         Dolar Amerika Serikat                                                                                      United States Dollar
                            Kas di bank                               8.527.221                137.816                                 Cash in banks
                            Efek-efek                                71.817.724              1.160.718                                      Securities
                            Pinjaman diberikan                      137.512.286              2.222.474                                           Loans
                            Piutang bunga                             1.112.716                 17.984                        Accrued interest income
                            Aset lain-lain                              144.998                  2.343                                   Other assets

                         Total aset moneter                         219.114.945              3.541.335                             Total monetary assets

                        Liabilitas moneter                                                                                            Monetary liabilities
                        Dolar Amerika Serikat                                                                                        United States Dollar
                            Liabilitas derivatif                         31.079                    502                            Derivative liabilities
                            Utang lain-lain                             128.770                  2.081                                Other payables
                            Beban masih harus dibayar                                                                              Accrued expenses
                                 dan liabilitas lain-lain                77.137                  1.247                          and other liabilities
                            Pinjaman diterima                        33.776.537                545.896                               Fund borrowings
                            Pinjaman subordinasi                    139.122.220              2.248.493                            Subordinated loans
                            Surat utang yang diterbitkan             60.647.122                980.179                          Debt securities issued
                         Total liabilitas moneter                   233.782.865              3.778.398                           Total monetary liabilities
                         Liabilitas moneter neto                                              (237.063)                          Net monetary liabilities




                                                                                  122
                                                                             370



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 370                                                                                                              01/07/26 23.32
Page 401
                                                                                       The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                             Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                             PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                          As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                       and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                             Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                 (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                        unless otherwise stated)


                  33. IKHTISAR PERJANJIAN SIGNIFIKAN                                33. SUMMARY OF SIGNIFICANT AGREEMENTS

                         Perjanjian Pinjaman Komersial - PT Bank                       Commercial Loan Agreement - PT Bank Permata
                         Permata Tbk                                                   Tbk

                         Perjanjian Transaksi Valuta Asing                             Foreign Exchange Transaction Agreement

                         Pada tanggal 10 Oktober 2019, Perusahaan dan                  On October 10, 2019, the Company and PT Bank
                         PT Bank Permata Tbk (“Bank Permata”) telah                    Permata Tbk (“Bank Permata”) has signed Foreign
                         menandatangani Perjanjian Transaksi Valuta Asing              Exchange Transaction Agreement amounting to
                         sebesar USD1.000.000 dengan jangka waktu                      USD1,000,000 with availability period 1 year since
                         1 tahun sejak perjanjian ditandatangani.                      agreement signed.

                         Perusahaan dan Bank Permata melakukan                         The Company and Bank Permata periodically renew
                         pembaharuan berkala atas perjanjian Transaksi                 their Foreign Exchange Transaction agreement,
                         Valuta Asing, di mana pembaharuan terakhir                    with most recent renewal occuring on January 16,
                         dilakukan pada tanggal 16 Januari 2025 terkait                2025, pertaining to the extention of the availability
                         dengan perpanjangan availability period sampai                period until October 10, 2025. There is no extention
                         10 Oktober 2025. Tidak terdapat perpanjangan                  of availability period for Foreign Exchange
                         jangka waktu atas Perjanjian Transaksi Valuta                 Transaction Agreement.
                         Asing.

                         Perjanjian Money Market                                       Money Market Agreement

                         Pada tanggal 10 Oktober 2019, Perusahaan dan                  On October 10, 2019, the Company and Bank
                         Bank Permata telah menandatangani Perjanjian                  Permata has signed Money Market Agreement
                         Money Market sebesar Rp500.000 dengan jangka                  amounting to Rp500,000 with availability period
                         waktu 1 tahun sejak perjanjian ditandatangani.                1 year since agreement signed.

                         Perusahaan dan Bank Permata melakukan                         The Company and Bank Permata periodically renew
                         pembaharuan berkala atas perjanjian Money                     their Money Market agreement, with most recent
                         Market, di mana pembaharuan terakhir dilakukan                renewal occuring on January 16, 2025, pertaining to
                         pada tanggal 16 Januari 2025 terkait dengan                   the extention of the availability period until
                         perpanjangan    availability period     sampai                October 10, 2025. As of December 31, 2025, The
                         10 Oktober 2025. Sampai dengan 31 Desember                    facility extention process is still on going.
                         2025, proses perpanjangan fasilitas ini masih
                         berlangsung.
                         Perjanjian Term Loan                                          Term Loan Agreement

                         Pada tanggal 25 November 2020, Perusahaan dan                 On November 25, 2020, the Company and Bank
                         Bank Permata telah menandatangani Perjanjian                  Permata has signed Term Loan Agreement
                         Term Loan sebesar Rp1.000.000 dengan jangka                   amounting to Rp1,000,000 with availability period
                         waktu 4 tahun sejak perjanjian ditandatangani.                4 years since agreement signed.

                         Pada tanggal 24 November 2021, Perusahaan dan                On November 24, 2021, the Company and Bank
                         Bank Permata telah menandatangani Perjanjian Term            Permata has signed Term Loan II Agreement
                         Loan II sebesar Rp1.000.000 dengan jangka waktu              amounting to Rp1,000,000 with availability period
                         sejak perjanjian ditandatangani sampai dengan                since agreement signed until October 27, 2025.
                         27 Oktober 2025.

                         Perusahaan dan Bank Permata melakukan                        The Company and Bank Permata renew their Term
                         pembaharuan atas perjanjian Term Loan, di mana               Loan agreement, with most recent renewal occuring
                         pembaharuan terakhir dilakukan pada tanggal                  on January 16, 2025, pertaining to the addition of a
                         16 Januari 2025 terkait penambahan klausal biaya             penalty fee clause for early repayment.
                         penalti atas percepatan pembayaran.




                                                                              123
                                                                             371



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 371                                                                                                      01/07/26 23.32
Page 402
                                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                             As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                          and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                           unless otherwise stated)


                  33. IKHTISAR PERJANJIAN SIGNIFIKAN (lanjutan)                        33. SUMMARY OF SIGNIFICANT AGREEMENTS
                                                                                           (continued)

                         Perjanjian Pinjaman Komersial - PT Bank                         Commercial Loan Agreement - PT Bank Mandiri
                         Mandiri (Persero) Tbk                                           (Persero) Tbk

                         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk III                               PT Bank Mandiri (Persero) Tbk III

                         Pada tanggal 26 Oktober 2018, Perusahaan telah                  On October 26, 2018, the Company has signed
                         menandatangani Perjanjian Pinjaman dengan                       a Loan Agreement with PT Bank Mandiri (Persero)
                         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (“Bank Mandiri”).                 Tbk (“Bank Mandiri”). Based on the Loan
                         Berdasarkan Perjanjian Pinjaman ini, Perusahaan                 Agreement, the Company obtained borrowing
                         memperoleh       fasilitas  pinjaman     sebesar                facilities amounting   to   Rp3,000,000    and
                         Rp3.000.000 dan USD100.000.000 yang terdiri                     USD100,000,000 which consist of:
                         atas:
                            Pinjaman      transaksi   khusus    sebesar                      Special transaction loan amounting to
                             Rp2.500.000;                                                      Rp2,500,000;
                            Kredit jangka pendek sebesar Rp500.000; dan                      Short term credit amounting to Rp500,000; and
                            Treasury line sebesar USD100.000.000.                            Treasury line amounting to USD100,000,000.

                         Pinjaman ini ditujukan untuk membiayai proyek-                  The purpose of the loan was to finance infrastructure
                         proyek infrastruktur di Indonesia.                              projects in Indonesia.

                         Perusahaan dan Bank Mandiri melakukan                           The Company and Bank Mandiri periodically renew
                         pembaharuan berkala atas fasilitas kredit jangka                their Treasury line agreement, with most recent
                         pendek, di mana pembaharuan terakhir (adendum                   renewal (addendum V) occured on November 14,
                         V) dilakukan pada tanggal 14 November 2025 terkait              2025, pertaining to the extention of the availability
                         dengan perpanjangan availability period sampai                  period until November 16, 2026.
                         16 November 2026.

                         Perusahaan dan Bank Mandiri melakukan                           The Company and Bank Mandiri periodically renew
                         pembaharuan berkala atas fasilitas Treasury line, di            their Treasury line agreement, with most recent
                         mana pembaharuan terakhir (adendum I) dilakukan                 renewal (addendum I) occured on November 14,
                         pada tanggal 14 November 2025 terkait dengan                    2025, pertaining to the extention of the availability
                         perpanjangan    availability     period    sampai               period until November 16, 2026.
                         16 November 2026.

                         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk IV                                PT Bank Mandiri (Persero) Tbk IV

                         Pada tanggal 17 November 2021, Perusahaan telah                 On November 17, 2021, the Company has signed
                         menandatangani Perjanjian Pinjaman dengan Bank                  a Loan Agreement with Bank Mandiri. Based on the
                         Mandiri. Berdasarkan Perjanjian Pinjaman ini,                   Loan Agreement, the Company obtained borrowing
                         Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman sebesar                facilities amounting to Rp2,000,000.
                         Rp2.000.000.

                         Perusahaan dan Bank Mandiri melakukan                           The Company and Bank Mandiri periodically renew
                         pembaharuan berkala atas fasilitas Term Loan, di                their Term Loan agreement, with most recent
                         mana pembaharuan terakhir dilakukan pada tanggal                renewal occured on October 23, 2023, pertaining to
                         23 Oktober 2023 terkait dengan perubahan                        changes in financial covenants from maximum
                         persyaratan keuangan dari Gross NPL sebesar                     Gross NPL of 5% to maximum Net NPL of 5%.
                         maksimum 5% menjadi Net NPL sebesar
                         maksimum 5%.

                         Pinjaman ini ditujukan untuk membiayai proyek-                  The purpose of the loan was to finance infrastructure
                         proyek infrastruktur di Indonesia.                              projects in Indonesia.




                                                                                 124
                                                                                372



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 372                                                                                                         01/07/26 23.32
Page 403
                                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                              Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                              PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                           As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                        and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                              Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                  (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                         unless otherwise stated)


                  33. IKHTISAR PERJANJIAN SIGNIFIKAN (lanjutan)                      33. SUMMARY OF SIGNIFICANT AGREEMENTS
                                                                                         (continued)

                         Perjanjian Pinjaman Komersial - PT Bank                       Commercial Loan Agreement - PT Bank Mandiri
                         Mandiri (Persero) Tbk (lanjutan)                              (Persero) Tbk (continued)

                         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk V                               PT Bank Mandiri (Persero) Tbk V

                         Pada tanggal 23 Desember 2024, Perusahaan telah               On December 23, 2024, the Company has signed
                         menandatangani Perjanjian Pinjaman dengan Bank                a Loan Agreement with Bank Mandiri. Based on the
                         Mandiri. Berdasarkan Perjanjian Pinjaman ini,                 Loan Agreement, the Company obtained borrowing
                         Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman sebesar              facilities amounting to Rp1,000,000 with availability
                         Rp1.000.000 dengan jangka waktu sejak perjanjian              period since agreement signed until June 23, 2026.
                         ditandatangani sampai dengan 23 Juni 2026.

                         Persyaratan keuangan yang harus dipatuhi                      The financial covenants that must be fulfilled by
                         Perusahaan diantaranya adalah pemenuhan                       the Company, among others is to fulfill the maximum
                         Gearing Ratio sebesar maksimum 6 kali dan Net                 Gearing Ratio of 6 times and maximum Net NPL of
                         NPL sebesar maksimum 5%.                                      5%.

                         Pinjaman ini ditujukan untuk membiayai proyek-                The purpose of the loan was to finance infrastructure
                         proyek infrastruktur di Indonesia.                            projects in Indonesia.

                         Perjanjian Fasilitas Kredit Tidak Langsung -                  Non-Cash Loan Facility Agreement - PT Bank
                         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                 Mandiri (Persero) Tbk

                         Pada tanggal 23 Desember 2022, Perusahaan                     On December 23, 2022, the Company together with
                         bersama Bank Mandiri menandatangani perjanjian                Bank Mandiri signed Non-Cash Loan Facility
                         Fasilitas Kredit Tidak Langsung dengan nilai                  agreement with a maximum amount of Rp400,000
                         maksimum masing-masing sebesar Rp400.000                      for Bank Guarantee and Rp100,000 for Letter of
                         untuk Bank Garansi dan Rp100.000 untuk Letter of              Credit/Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri
                         Credit/Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri                   (“SKBDN“) with availability period until
                         (”SKBDN”) dengan jangka waktu sampai dengan                   December 22, 2023.
                         22 Desember 2023.

                         Pada 23 Desember 2024, Perusahaan dan Bank                    On December 23, 2024, the Company and Bank
                         Mandiri melakukan pembaharuan perjanjian terkait              Mandiri renew their short term credit agreement,
                         limit fasilitas kredit tidak langsung yang merubah            pertaining to changes in the limit of the Bank
                         limit Bank Garansi dan Letter of Credit/SKBDN                 Guarantee and Letter of Credit/SKBDN facility,
                         masing-masing         sebesar     Rp400.000    dan            amounting to Rp400,000 and Rp600,000,
                         Rp600.000.                                                    respectively.

                         Perusahaan dan Bank Mandiri melakukan                         The Company and Bank Mandiri periodically renew
                         pembaharuan berkala atas fasilitas kredit tidak               their short term credit agreement, with most recent
                         langsung, di mana pembaharuan terakhir dilakukan              renewal occured on November 14, 2025, pertaining
                         pada tanggal 14 November 2025 terkait dengan                  to extention of availability period until November 16,
                         perubahan perpanjangan availability period sampai             2026.
                         16 November 2026.

                         Pada tanggal 31 Desember 2025, Fasilitas Kredit               As of December 31, 2025, the disbursement of
                         Tidak Langsung yang telah diberikan sebesar                   this Non-Cash Loan Facility are Rp96,888
                         Rp96.888 (2024: Rp231.135).                                   (2024: Rp231,135).




                                                                               125
                                                                              373



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 373                                                                                                       01/07/26 23.32
Page 404
                                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                               Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                               PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                            As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                         and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                               Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                          unless otherwise stated)


                  33. IKHTISAR PERJANJIAN SIGNIFIKAN (lanjutan)                       33. SUMMARY OF SIGNIFICANT AGREEMENTS
                                                                                          (continued)

                         Perjanjian Pinjaman Komersial - PT Bank                        Commercial Loan Agreement                   -   PT    Bank
                         Danamon Indonesia Tbk                                          Danamon Indonesia Tbk

                         Fasilitas Kredit Berjangka I                                   Term Credit Facility I

                         Pada tanggal 8 September 2020, Perusahaan dan                  On September 8, 2020, the Company and Bank
                         Bank Danamon telah menandatangani Perjanjian                   Danamon has signed Term Credit Agreement
                         Kredit Berjangka sebesar Rp250.000 dengan jangka               amounting to Rp250,000 with availability period
                         waktu 1 tahun sejak perjanjian ditandatangani, yang            1 year since agreement signed, as ammended by
                         kemudian diperbaharui lewat perjanjian tanggal                 the agreement dated December 14, 2020.
                         14 Desember 2020.

                         Perusahaan dan Bank Danamon melakukan                          The Company and Bank Danamon periodically
                         pembaharuan berkala atas fasilitas Kredit                      renew their Term Credit agreement, with most
                         Berjangka, di mana pembaharuan terakhir                        recent renewal occuring on September 10, 2025,
                         dilakukan pada tanggal 10 September 2025 terkait               pertaining to extention of availability period until
                         dengan perpanjangan availability period sampai                 June 29, 2026 with facility amounting to Rp400,000.
                         29 Juni 2026 dengan nilai fasilitas menjadi sebesar
                         Rp400.000.

                         Fasilitas Kredit Angsuran Berjangka II                         Term Installment Credit Facility II

                         Pada tanggal 14 Desember 2020, Perusahaan dan                  On December 14, 2020, the Company and Bank
                         Bank Danamon telah menandatangani Perjanjian                   Danamon has signed Term Installment Credit II
                         Kredit Angsuran Berjangka II sebesar Rp1.000.000               Agreement amounting to Rp1,000,000 with
                         dengan jangka waktu 3 tahun sejak perjanjian                   availability period 3 years since agreement signed.
                         ditandatangani.
                         Pada tanggal 25 September 2023, Perusahaan dan                 On September 25, 2023, the Company and Bank
                         Bank Danamon melakukan adendum atas fasilitas                  Danamon has signed addendum for Term
                         Kredit Angsuran Berjangka II menjadi sebesar                   Installment Credit facility II, revising the facility
                         Rp750.000.                                                     amounting to Rp750,000.

                         Perusahaan dan Bank Danamon melakukan                          The Company and Bank Danamon periodically
                         pembaharuan berkala atas fasilitas Kredit Angsuran             renew their Term Installment Credit agreement, with
                         Berjangka, di mana pembaharuan terakhir                        most recent renewal occuring on September 10,
                         dilakukan pada tanggal 10 September 2025 terkait               2025, pertaining to extention of availability period
                         dengan perpanjangan availability period sampai                 until June 29, 2026.
                         29 Juni 2026.

                         Fasilitas Pre-Settlement Exposure                              Pre-Settlement Exposure Facility

                         Pada tanggal 14 Desember 2020, Perusahaan dan                  On December 14, 2020, the Company and Bank
                         Bank Danamon telah menandatangani Perjanjian                   Danamon has signed Pre-Settlement Exposure
                         Pre-Settlement Exposure sebesar USD1.000.000.                  Agreement amounting to USD1,000,000.

                         Perusahaan dan Bank Danamon melakukan                          The Company and Bank Danamon periodically
                         pembaharuan berkala atas fasilitas Pre-Settlement              renew their Term Installment Credit agreement, with
                         Exposure, di mana pembaharuan terakhir dilakukan               most recent renewal occuring on September 10,
                         pada tanggal 10 September 2025 terkait dengan                  2025, pertaining to change in the Pre-Settlement
                         perubahan jumlah fasilitas Pre-Settlement Exposure             Exposure facility amount to USD3,000,000.
                         menjadi USD3.000.000.




                                                                                126
                                                                               374



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 374                                                                                                        01/07/26 23.32
Page 405
                                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                 Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                 PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                              As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                           and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                 Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                            unless otherwise stated)


                  33. IKHTISAR PERJANJIAN SIGNIFIKAN (lanjutan)                         33. SUMMARY OF SIGNIFICANT AGREEMENTS
                                                                                            (continued)

                         Perjanjian Pinjaman Komersial - PT Bank                          Commercial Loan Agreement - PT                        Bank
                         Danamon Indonesia Tbk (lanjutan)                                 Danamon Indonesia Tbk (continued)

                         Fasilitas Omnibus Trade Finance                                  Omnibus Trade Finance Facility

                         Pada tanggal 27 September 2021, Perusahaan dan                   On September 27, 2021, the Company and Bank
                         Bank Danamon telah menandatangani Perjanjian                     Danamon has signed Omnibus Trade Finance
                         fasilitas Omnibus Trade Finance sebesar                          Facility Agreement amounting to Rp500,000 used
                         Rp500.000 yang digunakan untuk fasilitas kredit                  for non-cash facility activities.
                         tidak langsung.

                         Perusahaan dan Bank Danamon melakukan                            The Company and Bank Danamon periodically
                         pembaharuan berkala atas fasilitas Omnibus Trade                 renew their Omnibus Trade Finance agreement,
                         Finance, di mana pembaharuan terakhir dilakukan                  with    most      recent    renewal    occuring on
                         pada tanggal 10 September 2025 terkait dengan                    September 10, 2025, pertaining to extention of
                         perpanjangan availability period sampai 29 Juni                  availability period until June 29, 2026.
                         2026.

                         Pada tanggal 31 Desember 2025, fasilitas kredit                  As of December 31, 2025, the disbursement of Non-
                         tidak langsung yang telah diberikan sebesar                      Cash Loan Facility amounting to Rp95,963
                         Rp95.963 (2024: Rp162.108).                                      (2024: Rp162,108).

                         Perjanjian Fasilitas Kredit Tidak Langsung -                     Non-Cash Loan Facility Agreement - PT Bank
                         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                           Negara Indonesia (Persero) Tbk

                         Pada tanggal 23 Februari 2021, Perusahaan                        On February 23, 2021, the Company together with
                         bersama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                   PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (“Bank
                         (“Bank BNI”) menandatangani perjanjian Fasilitas                 BNI”) signed Non-Cash Loan Facility agreement
                         Kredit Tidak Langsung dengan nilai maksimum                      with a maximum amount of Rp400,000.
                         sebesar Rp400.000.

                         Pada tanggal 21 Februari 2023, Perusahaan telah                  On February 21, 2023, the Company had signed
                         menandatangani addendum Perjanjian Fasilitas                     addendum Non-Cash Loan Facility agreement
                         Kredit Tidak Langsung terkait dengan perpanjangan                related to extention of availability period until
                         jangka waktu sampai dengan 22 Februari 2024 dan                  February 22, 2024 and there is no extention of
                         tidak terdapat perpanjangan jangka waktu atas                    availability period for Non-Cash Loan facility.
                         fasilitas Kredit Tidak Langsung.

                        Melalui surat No. S.0617/IV/IIF/2024 tanggal                      Based on letter No. S.0617/IV/IIF/2024 dated
                        4 April 2024, Perusahaan memutuskan untuk tidak                   April 4, 2024, the Company decided not to extend
                        memperpanjang perjanjian fasilitas kredit tidak                   the non-cash loan facility agreement from Bank BNI.
                        langsung dari Bank BNI.

                         Pada tanggal 31 Desember 2025, Fasilitas Kredit                  As of December 31, 2025, the disbursement of this
                         Tidak Langsung yang telah diberikan sebesar                      Non-Cash Loan Facility is amounting to Rp7,514
                         Rp7.514 (2024: Rp48.008).                                        (2024: Rp48,008).

                         Dalam perjanjian fasilitas kredit tidak langsung Bank            Under non-cash loan facility agreement Bank BNI,
                         BNI, Perusahaan diwajibkan memenuhi beberapa                     the Company obliged to fulfill certain financial
                         persyaratan keuangan.                                            covenants.

                        Persyaratan keuangan yang harus dipatuhi                          The financial covenants that must be fulfilled by the
                        Perusahaan adalah pemenuhan Current Ratio                         Company are to fulfill the minimum Current Ratio of
                        sebesar minimum 1,2 kali, Debt to Equity Ratio                    1.2 times, the maximum Debt to Equity Ratio of
                        maksimum 9 kali, NPL Net maksimum 3% dan                          9 times, the maximum of NPL Net of 3% and the
                        Coverage Ratio minimum 100%.                                      minimum Coverage Ratio of 100%.



                                                                                  127
                                                                                 375



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 375                                                                                                          01/07/26 23.32
Page 406
                                                                                            The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                  Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                  PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                               As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                            and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                  Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                             unless otherwise stated)


                  33. IKHTISAR PERJANJIAN SIGNIFIKAN (lanjutan)                          33. SUMMARY OF SIGNIFICANT AGREEMENTS
                                                                                             (continued)

                         Perjanjian Fasilitas Kredit Tidak Langsung -                      Non-Cash Loan Facility Agreement - PT Bank
                         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                            Negara Indonesia (Persero) Tbk (continued)
                         (lanjutan)

                        Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                     For the years ended December 31, 2025 and 2024,
                        31 Desember 2025 dan 2024, Perusahaan tidak                        the Company was not required to fulfilled all
                        memiliki kewajiban untuk memenuhi ketentuan                        covenants and obligations outlined in the loan
                        tentang pembatasan dan kewajiban sebagaimana                       agreement since the Company decided not to
                        disepakati dalam Perjanjian Pinjaman sehubungan                    extend the non-cash loan facility agreement from
                        tidak diperpanjangnya perjanjian fasilitas kredit tidak            Bank BNI.
                        langsung dari Bank BNI.

                         Perjanjian Fasilitas Kredit Tidak Langsung &                      Non-Cash Loan Facility & Forex Line Agreement
                         Forex Line - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)                   - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
                         Tbk

                        Pada tanggal 27 Februari 2025, Perusahaan                          On February 27, 2025, the Company together with
                        bersama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (“Bank
                        (“Bank BRI”) menandatangani perjanjian Fasilitas                   BRI”) signed Non-Cash Loan Facility agreement
                        Kredit Tidak Langsung dengan nilai maksimum                        with a maximum amount of Rp500,000 for issuance
                        sebesar Rp500.000 untuk penerbitan Bank Garansi                    of Bank Guarantee and Letter of Credit/Surat Kredit
                        dan Letter of Credit/Surat Kredit Berdokumen Dalam                 Berdokumen Dalam Negeri (“SKBDN“) and Forex
                        Negeri (”SKBDN”) dan Fasilitas Forex Line dengan                   Line with a maximum amount of USD50,000,000.
                        nilai maksimum sebesar USD50.000.000.

                         Fasilitas Kredit Tidak Langsung dan Forex Line dari               Both Non-Cash Loan and Forex Line Facility
                         Bank BRI, memiliki jangka waktu penarikan sampai                  agreement have availability period until February
                         27 Februari 2026.                                                 27, 2026.

                         Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,                   As of December 31, 2025 and 2024, there is no
                         tidak terdapat penarikan atas Fasilitas Kredit Tidak              disbursement of this Non-Cash Loan and Forex
                         Langsung dan Forex Line dari Bank BRI.                            Line Facility from Bank BRI.

                         Dalam perjanjian Fasilitas Kredit Tidak Langsung                  Under Bank BRI Non-Cash Loan Facility
                         dari Bank BRI, Perusahaan diwajibkan memenuhi                     agreements, the Company is obliged to fulfill certain
                         beberapa persyaratan keuangan dan persyaratan                     financial covenants and negative covenants.
                         negatif (negative covenants).

                         Persyaratan keuangan yang harus dipatuhi                          The financial covenants that must be fulfilled by
                         Perusahaan di antaranya adalah pemenuhan                          the Company, among others is to fulfill the maximum
                         Current Ratio lebih besar dari 100%, Rasio                        Current Ratio more than 100%, Capital Adequacy
                         Permodalan lebih besar dari 10%, Gearing Ratio                    Ratio more than 10%, Gearing Ratio less than
                         sebesar lebih kecil dari 8 kali dan Net NPL sebesar               8 times and maximum Net NPL of 5%.
                         maksimum 5%.

                         Untuk tahun yang berakhir pada tanggal                            For the years ended December 31, 2025 and 2024,
                         31 Desember 2025 dan 2024, Perusahaan telah                       the Company has fulfilled all covenants and
                         memenuhi    ketentuan    tentang   pembatasan-                    obligations according to the Facility Agreements.
                         pembatasan       dan        kewajiban-kewajiban
                         sebagaimana disepakati dalam Perjanjian Fasilitas.




                                                                                   128
                                                                                  376



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 376                                                                                                           01/07/26 23.32
Page 407
                                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                               Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                               PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                            As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                         and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                               Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                          unless otherwise stated)


                  33. IKHTISAR PERJANJIAN SIGNIFIKAN (lanjutan)                       33. SUMMARY OF SIGNIFICANT AGREEMENTS
                                                                                          (continued)

                         Perjanjian Pinjaman       Komersial     -   Asian              Commercial   Loan             Agreement         -    Asian
                         Development Bank                                               Development Bank

                         Pada tanggal 15 Mei 2020, Perusahaan dan SMI                   On May 15, 2020, the Company and SMI had signed
                         telah menandatangani Perjanjian Pinjaman - ADB                 ADB - Loan Agreement and subsequently on
                         dan kemudian pada tanggal 3 Juni 2020, ADB telah               June 3, 2020, ADB had issued a letter confirming
                         mengeluarkan surat yang menyatakan pemenuhan                   the fulfillment of the condition’s precedent to
                         persyaratan berlakunya perjanjian pinjaman tanggal             effectiveness of the Loan Agreement dated June 1,
                         1 Juni 2020 antara Pemerintah Republik Indonesia               2020, between the Government of the Republic
                         dan ADB sebesar USD100.000.000. Selain itu, ADB                of Indonesia and ADB in the amount of
                         menyatakan bahwa semua kondisi untuk efektivitas               USD100,000,000. Furthermore, ADB declared that
                         pinjaman telah dipenuhi dan menyatakan pinjaman                all conditions to the effectiveness of the loan had
                         efektif pada tanggal 1 Juni 2020.                              been met and declare that the loan was effective on
                                                                                        June 1, 2020.

                         Berkaitan dengan perjanjian ini, Perusahaan                    In relation to this agreement, the Company had
                         mengikatkan diri dalam Perjanjian Proyek dengan                entered into Project Agreement with ADB and SMI.
                         ADB dan SMI.

                         Dalam Perjanjian Proyek, Perusahaan diwajibkan                 In the Project Agreement, the Company must fulfill
                         untuk memenuhi persyaratan berikut, di antaranya:              the following requirements, amongst others:
                         i.   Untuk menjalankan aktivitas pembiayaannya                 i.   Carry out its financing activities with due
                              dengan due diligence dan efisien serta                         diligence and efficiency, in accordance with
                              melakukan praktik administrasi, keuangan,                      sound administrative, financial, engineering
                              teknik dan lingkungan yang baik;                               and enviromental practices;
                         ii. Praktik pengadaan yang sesuai dengan                       ii. The procurement is in accordance with ADB’s
                              Pedoman Pengadaan ADB;                                         Procurement Guidelines;
                         iii. Rencana, spesifikasi, jadwal, dan metode                  iii. Plans, specifications, work schedules and
                              konstruksi yang sesuai dengan praktik terbaik                  construction methods that meet international
                              internasional; dan                                             best practice; and
                         iv. Meyakinkan bahwa tujuan dari pinjaman akan                 iv. Ensure that the purposes of the loan will be
                              tercapai.                                                      accomplished.

                         Pada tanggal 13 November 2023, Perusahaan dan                  On November 13, 2023, the Company and ADB had
                         ADB telah menandatangani addendum Perjanjian                   signed addendum Commercial Loan Facility
                         Pinjaman Komersial terkait dengan memperpanjang                agreement related to extention of availability period
                         jangka waktu penarikan menjadi 31 Desember                     until December 31, 2025, amendment of facility limit
                         2025, penyesuaian jumlah fasilitas dari yang semula            from originally USD100,000,000 to USD50,000,000,
                         USD100.000.000 menjadi sebesar USD50.000.000,                  maintain ratio requirements as stipulated by the
                         menjaga persyaratan rasio sebagaimana ditetapkan               Financial       Services   Authority     Regulation
                         oleh    Peraturan   Otoritas     Jasa     Keuangan             No. 46/POJK/05/2020 on Infrastructure Finance
                         No.    46/POJK/05/2020      tentang     Perusahaan             Companies (“POJK 46/2020”) and change the loan
                         Pembiayaan Infrastruktur (“POJK 46/2020”) dan                  interest rate from LIBOR to SOFR.
                         merubah tingkat suku bunga pinjaman dari LIBOR
                         menjadi SOFR.




                                                                                129
                                                                               377



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 377                                                                                                        01/07/26 23.32
Page 408
                                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                 Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                 PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                              As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                           and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                 Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                            unless otherwise stated)


                  33. IKHTISAR PERJANJIAN SIGNIFIKAN (lanjutan)                         33. SUMMARY OF SIGNIFICANT AGREEMENTS
                                                                                            (continued)

                         Perjanjian Pinjaman Komersial - PT Bank QNB                      Commercial Loan Agreement - PT Bank QNB
                         Indonesia Tbk                                                    Indonesia Tbk

                         Revolving Credit Facility                                        Revolving Credit Facility

                         Pada tanggal 11 Agustus 2022, Perusahaan dan                     On August 11, 2022, the Company and PT Bank
                         PT Bank QNB Indonesia Tbk telah menandatangani                   QNB Indonesia Tbk has signed Revolving Credit
                         Perjanjian Revolving Credit Facility sebesar                     Facility Agreement amounting to Rp350,000 with
                         Rp350.000 dengan availability period sampai                      availability period until August 11, 2023.
                         11 Agustus 2023.

                         Perusahaan      dan    Bank     QNB     melakukan                The Company and Bank QNB periodically renew
                         pembaharuan berkala atas perjanjian Revolving                    their Revolving Credit Facility agreement, with most
                         Credit Facility, di mana pembaharuan terakhir                    recent renewal occuring on September 4, 2024,
                         dilakukan pada tanggal 4 September 2024 terkait                  pertaining to extention of availability period until
                         dengan perpanjangan availability period sampai                   August 11, 2025 and changes in financial
                         11 Agustus 2025 dan perubahan persyaratan                        covenants. There is no extention of availability
                         keuangan. Tidak terdapat perpanjangan availability               period for the Revolving Credit Facility Agreement
                         period atas Perjanjian Revolving Credit Facility dari            from Bank QNB.
                         Bank QNB.

                         Transaksi Valuta Asing                                           Foreign Exchange Transaction Agreement

                         Pada tanggal 11 Agustus 2022, Perusahaan dan                     On August 11, 2022, the Company and Bank QNB
                         Bank QNB telah menandatangani addendum                           had signed addendum Foreign Exchange
                         Perjanjian Transaksi Valuta Asing sebesar                        Transaction    Agreement       amounting    to
                         USD10.000.000 terkait persyaratan keuangan.                      USD10,000,000 regarding financial covenant.

                         Perusahaan        dan    Bank     QNB    melakukan               The Company and Bank QNB periodically renew
                         pembaharuan berkala atas perjanjian Transaksi                    their Foreign Exchange Transaction Agreement,
                         Valuta Asing, di mana pembaharuan terakhir                       with    most      recent    renewal    occuring     on
                         dilakukan pada tanggal 4 September 2024 terkait                  September 4, 2024, pertaining to extention of
                         dengan perpanjangan availability period sampai                   availability period until August 11, 2025. There is no
                         11 Agustus 2025. Tidak terdapat perpanjangan                     extention of availability period for the Foreign
                         availability period atas Perjanjian Transaksi Valuta             Exchange Transaction Agreement from Bank QNB.
                         Asing dari Bank QNB.

                         Perjanjian Pinjaman Komersial - PT Bank BNP                      Commercial Loan Agreement - PT Bank BNP
                         Paribas Indonesia                                                Paribas Indonesia

                         Revolving Loan Facility                                          Revolving Loan Facility

                         Pada tanggal 20 Desember 2022, Perusahaan dan                    On December 20, 2022, the Company and PT Bank
                         PT Bank BNP Paribas Indonesia telah                              BNP Paribas Indonesia has signed Revolving Loan
                         menandatangani Perjanjian Fasilitas Pinjaman                     Facility Agreement amounting to Rp300,000 with
                         Bergulir sebesar Rp300.000 dengan availability                   availability period until November 30, 2023.
                         period sampai 30 November 2023.

                         Perusahaan        dan   Bank    BNP      melakukan               The Company and Bank BNP periodically renew
                         pembaharuan berkala atas Revolving Loan Facility,                their Revolving Loan Facility Agreement, with most
                         di mana pembaharuan terakhir dilakukan pada                      recent renewal occuring on April 28, 2025,
                         tanggal 28 April 2025 terkait dengan perpanjangan                pertaining to extention of availability period until
                         availability period sampai 31 Maret 2026.                        March 31, 2026.




                                                                                  130
                                                                                 378



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 378                                                                                                          01/07/26 23.32
Page 409
                                                                                             The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                   Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                   PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                        NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                             and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                   Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                       (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                              unless otherwise stated)


                  33. IKHTISAR PERJANJIAN SIGNIFIKAN (lanjutan)                           33. SUMMARY OF SIGNIFICANT AGREEMENTS
                                                                                              (continued)

                         Perjanjian Pinjaman Komersial - PT Bank                            Commercial Loan Agreement                   -   PT    Bank
                         Tabungan Negara (Persero) Tbk                                      Tabungan Negara (Persero) Tbk

                         Pada tanggal 13 Januari 2023, Perusahaan telah                     On January 13, 2023, the Company had signed
                         menandatangani Perjanjian Pinjaman dengan                          Loan Agreement with PT Bank Tabungan Negara
                         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (“Bank                       (Persero) Tbk (“Bank BTN”) related to Credit Line
                         BTN”) terkait dengan fasilitas Credit Line yang terdiri            facility that consist of loan facility amounting to
                         dari fasilitas pinjaman sebesar Rp1.000.000                        Rp1,000,000 (committed and non-revolving plafond)
                         (committed and non-revolving plafond) dan fasilitas                and Non-Cash Loan facility amounting to
                         Kredit Non Tunai sebesar Rp200.000 (uncommitted,                   Rp200,000 (uncommitted, advised and revolving
                         advised and revolving plafond) dengan masing-                      plafond) with availability period until January 12,
                         masing availability period sampai tanggal                          2024 and January 13, 2027, respectively.
                         12 Januari 2024 dan 13 Januari 2027.

                         Pada tanggal 24 Juli 2023, Perusahaan telah                        On July 24, 2023, the Company had signed
                         menandatangani adendum Perjanjian Pinjaman                         addendum Loan Agreement with Bank BTN for
                         dengan Bank BTN untuk fasilitas Credit Line atas                   Credit Line facility related to change in the interest
                         perubahan suku bunga yang semula JIBOR 3 bulan                     rate from 3-month JIBOR + 1.50% per annum into
                         + 1,50% per tahun menjadi JIBOR 3 bulan + 0,90%                    3-month JIBOR + 0.90% per annum.
                         per tahun.

                         Tidak terdapat perpanjangan availability period atas               There is no extention of availability period for the
                         fasilitas Credit Line dari Bank BTN.                               Credit Line facility from Bank BTN.

                         Perjanjian Pinjaman Komersial - PT Bank SMBC                       Commercial Loan Agreement - PT Bank SMBC
                         Indonesia Tbk                                                      Indonesia Tbk

                         Kredit Jangka Pendek                                               Short-Term Credit

                         Pada tanggal 31 Desember 2024, Perusahaan telah                    On December 31, 2024, the Company had signed
                         menandatangani Perjanjian Pinjaman dengan                          Loan Agreement with PT Bank SMBC Indonesia Tbk
                         PT Bank SMBC Indonesia Tbk (“Bank SMBC”) atas                      (“Bank SMBC”) related to Short-Term Credit facility
                         fasilitas Kredit Jangka Pendek sebesar Rp300.000                   amounting to Rp300,000 (uncommitted, multi-
                         (uncommitted, multi-currency and revolving plafond)                currency and revolving plafond) with availability
                         dengan availability period sampai dengan tanggal                   period until December 31, 2025.
                         31 Desember 2025.

                         Perusahaan dan Bank SMBC melakukan                                 The Company and Bank SMBC periodically renew
                         pembaharuan berkala atas fasilitas Kredit Jangka                   their Short-Term Credit facility, with most recent
                         Pendek, di mana pembaharuan terakhir dilakukan                     renewal occuring on December 31, 2025, pertaining
                         pada tanggal 31 Desember 2025 terkait dengan                       to extention of availability period until December 31,
                         perpanjangan    availability   period     sampai                   2026.
                         31 Desember 2026.

                         Perjanjian Installment Loan - PT Bank China                        Installment Loan Agreement - PT Bank China
                         Construction Bank Indonesia Tbk                                    Construction Bank Indonesia Tbk

                         Pada tanggal 10 Desember 2025, Perusahaan telah                    On December 10, 2025, the Company had signed
                         menandatangani Perjanjian Pinjaman dengan                          Loan Agreement with PT Bank China Construction
                         PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk                      Bank Indonesia Tbk (“Bank CCB”) related to
                         (“Bank CCB”) terkait dengan fasilitas Installment                  Installment loan facility amounting to Rp500,000
                         Loan sebesar Rp500.000, dengan availability period                 with availability period until December 10, 2026.
                         sampai dengan tanggal 10 Desember 2026.




                                                                                    131
                                                                                   379



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 379                                                                                                            01/07/26 23.32
Page 410
                                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                              Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                              PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                           As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                        and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                              Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                  (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                         unless otherwise stated)


                  33. IKHTISAR PERJANJIAN SIGNIFIKAN (lanjutan)                      33. SUMMARY OF SIGNIFICANT AGREEMENTS
                                                                                         (continued)

                         Perjanjian Pinjaman Komersial - PT Bank                       Commercial Loan Agreement                   -   PT    Bank
                         Maybank Indonesia Tbk                                         Maybank Indonesia Tbk

                         Pinjaman Promes Berulang                                      Revolving Promissory Loan

                         Pada tanggal 28 Juli 2023, Perusahaan telah                   On July 28, 2023, the Company had signed
                         menandatangani Perjanjian Pinjaman dengan                     Revolving Promissory Loan Agreement with
                         PT Bank Maybank Indonesia Tbk (“Bank Maybank”)                PT Bank Maybank Indonesia Tbk (“Bank Maybank”)
                         atas fasilitas Pinjaman Promes Berulang sebesar               amounting to Rp500,000 with availability period until
                         Rp500.000 dengan jangka waktu sampai tanggal                  July 28, 2024.
                         28 Juli 2024.

                         Perusahaan dan Bank Maybank melakukan                         The Company and Bank Maybank periodically
                         pembaharuan berkala atas Perjanjian Fasilitas                 renew their Revolving Promissory Loan Facility
                         Pinjaman Promes Berulang, di mana pembaharuan                 Agreement, with most recent renewal occuring on
                         terakhir dilakukan pada tanggal 2 September 2024              September 2, 2024, pertaining to extention of
                         terkait dengan perpanjangan availability period               availability period until July 28, 2025, and there is no
                         sampai 28 Juli 2025, dan tidak terdapat                       extention of availability period for Revolving
                         perpanjangan availability period atas fasilitas               Promissory Loan facility.
                         Pinjaman Promes Berulang.

                         Transaksi Valuta Asing                                        Foreign Exchange Transaction

                         Pada tanggal 28 Juli 2023, Perusahaan telah                   On July 28, 2023, the Company had signed Foreign
                         menandatangani Perjanjian Pinjaman dengan                     Exchange Transaction Agreement with Bank
                         Bank Maybank atas fasilitas Transaksi Valuta Asing            Maybank amounting to USD6,000,000 with
                         sebesar USD6.000.000 dengan jangka waktu                      availability period until July 28, 2024.
                         sampai tanggal 28 Juli 2024.

                         Perusahaan dan Bank Maybank melakukan                         The Company and Bank Maybank periodically
                         pembaharuan berkala atas Perjanjian Fasilitas                 renew their Foreign Exchange Transaction Facility
                         Transaksi Valuta Asing, di mana pembaharuan                   Agreement, with most recent renewal occuring on
                         terakhir dilakukan pada tanggal 2 September 2024              September 2, 2024, pertaining to extention of
                         terkait dengan perpanjangan availability period               availability period until July 28, 2025, and there is no
                         sampai 28 Juli 2025, dan tidak terdapat                       extention of availability period for Foreign Exchange
                         perpanjangan availability period atas fasilitas               Transaction facility.
                         Transaksi Valuta Asing.

                         Perjanjian Pinjaman Subordinasi - World Bank                  Subordinated Loan Agreement - The World Bank

                         World Bank I                                                  The World Bank I

                         Pada tanggal 20 April 2011, Perusahaan dan SMI                On April 20, 2011, the Company and SMI had
                         telah    menandatangani     Perjanjian   Pinjaman             signed The World Bank - Subordinated Loan
                         Subordinasi World Bank dan selanjutnya, pada                  Agreement and subsequently, on April 25, 2011
                         25 April 2011 World Bank telah mengeluarkan surat             World     Bank    has     issued      letter     No.
                         No.    CD-185/IIF/IV/2011     yang     menyatakan             CD-185/IIF/IV/2011 confirming the fulfillment of the
                         pemenuhan kondisi preseden berlakunya Perjanjian              conditions precedent to the effectiveness of the
                         Pinjaman tanggal 15 Januari 2010 antara                       Loan Agreement dated January 15, 2010 between
                         Pemerintah Republik Indonesia dan World Bank                  the Government of Republic of Indonesia and
                         (“WB”) sebesar USD100.000.000. Selain itu,                    the World Bank (“WB”) in the amount of
                         WB menyatakan perjanjian pinjaman menjadi efektif             USD100,000,000. Furthermore, WB declared the
                         sejak 25 April 2011.                                          Loan Agreement to become effective as of April 25,
                                                                                       2011.




                                                                               132
                                                                              380



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 380                                                                                                       01/07/26 23.32
Page 411
                                                                                       The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                             Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                             PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                          As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                       and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                             Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                 (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                        unless otherwise stated)


                  33. IKHTISAR PERJANJIAN SIGNIFIKAN (lanjutan)                     33. SUMMARY OF SIGNIFICANT AGREEMENTS
                                                                                        (continued)

                         Perjanjian Pinjaman Subordinasi - World Bank                 Subordinated Loan Agreement - The World Bank
                         (lanjutan)                                                   (continued)

                         World Bank I (lanjutan)                                      The World Bank I (continued)

                         Pada tanggal 29 Maret 2012, Perusahaan                       On March 29, 2012, the Company has submitted
                         menyampaikan surat kepada SMI perihal                        a letter to SMI regarding adjustment on currency and
                         penyesuaian mata uang dan struktur bunga dalam               interest structure for on-lending from WB.
                         penerusan pinjaman dari WB.

                         Pada tanggal 3 Oktober 2012, Menteri Keuangan                 On October 3, 2012, the Minister of Finance through
                         melalui surat No. S-729/MK.05/2012 yang ditujukan             letter No. S-729/MK.05/2012 to SMI had approved
                         kepada SMI telah menyampaikan persetujuan                     the adjustment on currency and interest structure.
                         perihal perubahan mata uang dan struktur suku
                         bunga.

                         Pada tanggal 14 Desember 2012, Perusahaan dan                On December 14, 2012, the Company and SMI has
                         SMI menandatangani Perjanjian Perubahan                      signed the Amendment Agreement to Subordinated
                         terhadap     Perjanjian    Pinjaman   Subordinasi            Loan Agreement dated April 20, 2011, which revised
                         tertanggal 20 April 2011, yang mengubah beberapa             several articles in the previous agreement, amongst
                         pasal dalam perjanjian sebelumnya diantaranya                others, the change in the interest rate of the loan,
                         perubahan suku bunga pinjaman, perubahan                     changes in the date of principal and interest
                         tanggal pembayaran pokok dan bunga dan                       payments, and requirements of Current Ratio of
                         ketentuan Current Ratio sebesar 1,2 kali dan                 1.2 times and Capital Adequacy Ratio of 12% as
                         persyaratan kecukupan modal (Capital Adequacy                subordination condition.
                         Ratio) sebesar 12% sebagai kondisi subordinasi.

                         Berkaitan dengan perjanjian ini, Perusahaan                  In relation to this agreement, the Company has
                         mengikatkan diri dalam Perjanjian Proyek dengan              entered into a Project Agreement with the
                         International Bank For Reconstruction And                    International Bank For Reconstruction And
                         Development (Grup WB) dan SMI. Menurut                       Development (WB Group) and SMI. According to the
                         perjanjian proyek, Perusahaan diwajibkan untuk               project agreement, the Company is obliged to
                         memastikan bahwa kegiatan pembiayaannya serta                ensure that its own financing activities as well as the
                         perusahaan yang dibiayai mematuhi Manual                     operations of the companies to which it provides
                         Operasi.                                                     funding are in compliance with the Operation
                                                                                      Manual.

                         Berdasarkan surat No. S-760/PU/2013 tertanggal               Based on letter No. S-760/PU/2013 dated
                         30 Oktober 2013 dari Direktorat Jenderal                     October 30, 2013 from Directorate General Loan
                         Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan,                      Management of Ministry of Finance, the Company
                         Perusahaan memperoleh persetujuan dari WB                    has obtained approval from WB regarding the
                         berkaitan dengan perpanjangan batas waktu                    extension of closing date of WB subordinated loan
                         penarikan (closing date) pinjaman WB dari semula             from December 31, 2013 to November 30, 2015.
                         tanggal 31 Desember 2013 menjadi tanggal
                         30 November 2015.

                         Berdasarkan surat No. S-848/PR.2/2015 tertanggal             Based on letter No. S-848/PR.2/2015 dated
                         27 November 2015 dari Direktorat Jenderal                    November 27, 2015 from Directorate General
                         Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian                Financing Management and Risk of Ministry of
                         Keuangan, batas waktu penarikan (closing date)               Finance, the closing date of WB subordinated loan
                         pinjaman WB diperpanjang kembali dari semula                 was extended again from November 30, 2015 to
                         tanggal 30 November 2015 menjadi 30 November                 November 30, 2016 and there is no extention of
                         2016 dan tidak terdapat perpanjangan availability            availability period for the loan facility from WB I.
                         period atas fasilitas pinjaman dari WB I.




                                                                              133
                                                                             381



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 381                                                                                                      01/07/26 23.32
Page 412
                                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                              Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                              PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                           As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                        and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                              Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                  (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                         unless otherwise stated)


                  33. IKHTISAR PERJANJIAN SIGNIFIKAN (lanjutan)                      33. SUMMARY OF SIGNIFICANT AGREEMENTS
                                                                                         (continued)

                         Perjanjian Pinjaman Subordinasi - World Bank                  Subordinated Loan Agreement - The World Bank
                         (lanjutan)                                                    (continued)

                         World Bank II                                                 The World Bank II

                         Pada tanggal 26 September 2017, Perusahaan dan                On September 26, 2017, the Company and SMI has
                         SMI telah menandatangani Perjanjian Pinjaman                  signed a second Subordinated Loan Agreement for
                         Subordinasi     kedua   dengan   nilai   sebesar              the amount of USD200,000,000. The loan can be
                         USD200.000.000. Pinjaman ini dapat ditarik dalam              drawn in Rupiah currency with a total facility amount
                         mata uang Rupiah dengan total fasilitas ekuivalen             in the equivalent amounting up to USD200,000,000.
                         sampai dengan USD200.000.000. Risiko nilai tukar              The exchange rate risk for this loan is borne by the
                         pinjaman ini ditanggung oleh Pemerintah Republik              Government of the Republic of Indonesia. The loan
                         Indonesia. Pinjaman tersebut akan jatuh tempo                 will mature on October 1, 2036 and has a closing
                         pada 1 Oktober 2036 dan memiliki batas waktu                  date until February 23, 2022, and has been
                         penarikan sampai tanggal 23 Februari 2022 dan                 extended until December 31, 2023 and there is no
                         telah diperpanjang kembali sampai tanggal                     extention of availability period for the loan facility
                         31 Desember 2023, dan tidak terdapat                          from WB II.
                         perpanjangan availability period atas fasilitas
                         pinjaman dari WB II.

                         Pinjaman ini ditujukan untuk membiayai proyek-                The purpose of the loan was to finance infrastructure
                         proyek infrastruktur di Indonesia.                            projects in Indonesia.

                         Perjanjian Pinjaman       Subordinasi   -   Asian             Subordinated Loan              Agreement        -    Asian
                         Development Bank                                              Development Bank

                         Pada tanggal 20 April 2011, Perusahaan dan SMI                On April 20, 2011, the Company and SMI has signed
                         telah    menandatangani     Perjanjian   Pinjaman             ADB - Subordinated Loan Agreement and
                         Subordinasi - ADB dan kemudian pada tanggal                   subsequently on April 25, 2011, ADB had issued
                         25 April 2011, ADB telah mengeluarkan surat yang              a letter confirming the fulfillment of the conditions
                         menyatakan pemenuhan persyaratan berlakunya                   precedent to effectiveness of the Loan Agreement
                         perjanjian pinjaman tanggal 20 Januari 2010 antara            dated January 20, 2010 between the Government of
                         Pemerintah Republik Indonesia dan ADB sebesar                 the Republic of Indonesia and ADB in the amount of
                         USD100.000.000. Selain itu, ADB menyatakan                    USD100,000,000. Furthermore, ADB declared that
                         bahwa semua kondisi untuk efektivitas pinjaman                all conditions to the effectiveness of the loan had
                         telah dipenuhi dan menyatakan pinjaman efektif                been met and declared that the loan was effective
                         pada tanggal 25 April 2011.                                   on April 25, 2011.

                         Pada tanggal 29 Maret 2012, Perusahaan                         On March 29, 2012, the Company has submitted
                         menyampaikan surat kepada SMI perihal                          a letter to SMI regarding adjustment on currency and
                         penyesuaian mata uang dan struktur bunga dalam                 interest structure for on-lending from ADB.
                         penerusan pinjaman dari ADB.

                         Pada tanggal 3 Oktober 2012, Menteri Keuangan                  On October 3, 2012, the Minister of Finance through
                         melalui surat No. S-729/MK.05/2012 yang ditujukan              letter No. S-729/MK.05/2012 to SMI has approved
                         kepada SMI telah menyampaikan persetujuan                      the adjustment on currency and interest structure.
                         perihal perubahan mata uang dan struktur suku
                         bunga.

                         Pada tanggal 28 November 2012, Perusahaan dan                  On November 28, 2012, the Company and SMI has
                         SMI menandatangani Perjanjian Perubahan                        signed the Amendment Agreement to Subordinated
                         terhadap     Perjanjian    Pinjaman   Subordinasi              Loan Agreement dated April 20, 2011, which revised
                         tertanggal 20 April 2011, yang mengubah beberapa               several articles in the previous agreement, amongst
                         pasal dalam perjanjian sebelumnya di antaranya                 others, the change in the interest rate of the loan and
                         perubahan suku bunga pinjaman dan ketentuan                    requirements of Current Ratio of 1.2 times and
                         Current Ratio sebesar 1,2 kali dan persyaratan                 Capital Adequacy Ratio of 12% as subordination
                         kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio) sebesar               condition.
                         12% sebagai kondisi subordinasi.
                                                                               134
                                                                              382



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 382                                                                                                       01/07/26 23.32
Page 413
                                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                               Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                               PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                            As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                         and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                               Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                          unless otherwise stated)


                  33. IKHTISAR PERJANJIAN SIGNIFIKAN (lanjutan)                       33. SUMMARY OF SIGNIFICANT AGREEMENTS
                                                                                          (continued)

                         Perjanjian Pinjaman Subordinasi          -   Asian             Subordinated Loan Agreement                     -    Asian
                         Development Bank (lanjutan)                                    Development Bank (continued)

                         Berkaitan dengan perjanjian ini, Perusahaan                    In relation to this agreement, the Company has
                         mengikatkan diri dalam Perjanjian Proyek dengan                entered into Project Agreement with ADB and SMI.
                         ADB dan SMI.

                         Dalam Perjanjian Proyek, Perusahaan diwajibkan                 In the Project Agreement, the Company must fulfill
                         untuk memenuhi persyaratan berikut, di antaranya:              the following requirements, amongst others:
                         i.   Untuk menjalankan aktivitas pembiayaannya                 i.   Carry out its financing activities with due
                              dengan due diligence dan efisien serta                         diligence and efficiency, in accordance with
                              melakukan praktik administrasi, keuangan,                      sound administrative, financial, engineering
                              teknik dan lingkungan yang baik;                               and enviromental practices;
                         ii. Praktik pengadaan yang sesuai dengan                       ii. The procurement is in accordance with ADB’s
                              Penuntun Pengadaan ADB;                                        Procurement Guidelines;
                         iii. Rencana, spesifikasi, jadwal, dan metode                  iii. Plans, specifications, work schedules and
                              konstruksi yang sesuai dengan praktik terbaik                  construction methods that meet international
                              internasional; dan                                             best practice; and
                         iv. Meyakinkan bahwa tujuan dari pinjaman akan                 iv. Ensure that the purposes of the loan will be
                              tercapai.                                                      accomplished.

                         Berdasarkan Akta No. 7 tanggal 13 Desember 2012                Based on Deed No. 7 dated December 13, 2012, of
                         yang dibuat oleh Utiek R. Abdurachman, S.H., M.Li.,            Utiek R. Abdurachman, S.H., M.Li., M.Kn., notary in
                         M.Kn., notaris di Jakarta, para pemegang saham                 Jakarta, the shareholders unanimously approved
                         secara bulat menyetujui Perusahaan untuk                       the Company together with SMI to execute the
                         menandatangani       bersama    SMI,    Perjanjian             Amendment of each ADB and WB Subordinated
                         Perubahan terhadap masing-masing Perjanjian                    Loan Agreements, respectively, effective on
                         Pinjaman Subordinasi dengan ADB dan WB yang                    November 30, 2012.
                         berlaku efektif tanggal 30 November 2012.

                         Berdasarkan surat No. S-13/PU/2014 tertanggal                  Based on letter No. S-13/PU/2014 dated January 7,
                         7 Januari 2014 dari Direktorat Jenderal Pengelolaan            2014 from Directorate General Loan Management
                         Utang Kementerian Keuangan, Perusahaan                         of Ministry of Finance, the Company has obtained
                         memperoleh persetujuan dari ADB berkaitan                      approval from ADB regarding the extension of
                         dengan perpanjangan batas waktu penarikan                      closing date of ADB subordinated loan from
                         (closing date) pinjaman ADB dari semula tanggal                December 31, 2013 to December 31, 2014 and
                         31 Desember 2013 menjadi tanggal 31 Desember                   there is no extention of availability period for the loan
                         2014 dan tidak terdapat perpanjangan availability              facility from ADB.
                         period atas fasilitas pinjaman dari ADB.

                         Perjanjian Para Pendiri                                        The Founders Agreement

                         Pada tanggal 30 Juni 2009, seluruh pemegang                    On June 30, 2009, all of the Company’s founding
                         saham pendiri Perusahaan melakukan perjanjian                  shareholders entered into an agreement related to
                         mengenai pendirian Perusahaan.                                 the Company’s establishment.
                         a. Para pemegang saham pendiri bermaksud                       a. The founding shareholders wished to establish
                             untuk menjadikan Perusahaan sebagai                            the Company as an infrastructure finance
                             perusahaan pembiayaan infrastruktur berbadan                   company in the form of a limited liability
                             hukum perseroan terbatas yang sesuai dengan                    company under the laws of the Republic of
                             Undang-Undang Republik Indonesia.                              Indonesia.
                         b. Para pemegang saham pendiri bermaksud                       b. It is the founding shareholders’ intention that
                             supaya Perusahaan mempunyai modal dasar                        the Company shall have an authorized share
                             sebesar Rp400.000 dengan modal awal yang                       capital amounting to Rp400,000, and an initial
                             ditempatkan sebesar Rp100.000 dengan para                      issued share capital amounting to Rp100,000
                             pemegang saham yang disebut penyertaan                         with the shareholders, known as initial
                             awal.                                                          subscription.


                                                                                135
                                                                               383



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 383                                                                                                        01/07/26 23.32
Page 414
                                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                 Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                 PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                              As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                           and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                 Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                            unless otherwise stated)


                  33. IKHTISAR PERJANJIAN SIGNIFIKAN (lanjutan)                         33. SUMMARY OF SIGNIFICANT AGREEMENTS
                                                                                            (continued)

                         Perjanjian Para Pemegang Saham Awal                              The Original Shareholders Agreement

                         Perusahaan     bersama-sama   dengan      para                   The Company, together with the founding
                         pemegang saham pendiri melakukan perjanjian ini                  shareholders, entered into this agreement on
                         pada 15 Januari 2010.                                            January 15, 2010.

                         Para Pemegang Saham Pendiri bermaksud bahwa:                     The Founding Shareholders’ intention is that:
                         a. SMI melakukan investasi dalam Perusahaan                      a. SMI made an investment in the Company of
                             untuk sejumlah Rp600.000 (jumlah mana                            Rp600,000 (such amount includes SMI’s initial
                             termasuk penyetoran bagian awal SMI).                            subscription). As part of the above SMI
                             Sebagai bagian dari komitmen SMI di atas,                        commitment, SMI will, on the Subscription
                             pada tanggal pengambilan bagian, SMI akan                        Date, extend a convertible subordinate loan to
                             memberikan suatu pinjaman subordinasi yang                       the Company in an amount of Rp559,700
                             dapat dikonversi (“CSL”) kepada Perusahaan                       pursuant to the SMI Convertible Subordinated
                             dalam jumlah Rp559.700.                                          Loan (“CSL”) Agreement.
                         b. Setelah pengambilan bagian awal, (i) ADB dan                  b. Subsequent to the initial subscription, (i) ADB
                             IFC     berkomitmen      untuk    melakukan                      and IFC committed to make additional
                             pengambilan bagian tambahan sesuai dengan                        subscription in accordance with the terms and
                             syarat dan ketentuan dalam Founders                              conditions of the Founders’ Agreement and this
                             Agreement dan perjanjian ini, yang jumlahnya                     agreement, which together with their respective
                             bersama dengan pengambilan bagian awal                           initial subscriptions would amount, in the case
                             mereka masing-masing akan berjumlah, dalam                       of IFC, to up to USD40,000,000 and in the case
                             hal IFC sampai dengan USD40.000.000 dan                          of ADB, to up to USD40,000,000 and (ii) DEG
                             dalam     hal    ADB,     sampai      dengan                     intends to make additional subscriptions in
                             USD40.000.000 dan (ii) DEG bermaksud untuk                       accordance with the term and conditions of the
                             melakukan pengambilan bagian tambahan                            Founders Agreement and this agreement,
                             sesuai dengan syarat dan ketentuan dari                          which together with this initial subscription,
                             Founders Agreement dan perjanjian ini, yang                      would amount to up to USD20,000,000.
                             jumlahnya bersama dengan pengambilan
                             bagian awalnya, akan berjumlah sampai
                             dengan USD20.000.000.

                         Para pemegang saham pendiri bermaksud agar                       It is the founding shareholders’ intention that private
                         para investor swasta dapat mengambil bagian                      sector investors may subscribe for and/or acquire
                         dan/atau membeli saham antara tanggal perjanjian                 shares between the date of this agreement and the
                         ini dan ulang tahun kelima perjanjian ini sampai                 fifth anniversary of this agreement up to a limit of
                         dengan batas empat puluh lima persen (45%) dari                  forty-five percent (45%) of the total issued share
                         jumlah seluruh modal saham yang dikeluarkan                      capital of the Company, provided that such limits
                         Perusahaan, dengan ketentuan bahwa batas                         shall not apply following an Initial Public Offering.
                         tersebut tidak berlaku setelah Penawaran Saham                   The Shareholders acknowledge that article 11 of
                         Perdana. Para Pemegang Saham mengetahui                          Minister of Finance Regulation No. 100/PMK.010/
                         bahwa pasal 11 dari Peraturan Menteri Keuangan                   2009 Regarding Infrastructure Finance Company
                         No. 100/PMK.010/2009 Tentang Perusahaan                          (the “MOF regulation”) requires, with respect to
                         Pembiayaan Infrastruktur (“Peraturan Menkeu")                    a company to be established thereunder
                         mensyaratkan Perusahaan yang akan didirikan                      (an “Infrastructure Finance Company”), (i) the paid-
                         berdasarkan     Peraturan      Menkeu        tersebut            up capital for the establishment of such
                         (“Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur"), (i) modal               Infrastructure Finance Company to be at least
                         disetor untuk pendirian Perusahaan Pembiayaan                    Rp100,000 and (ii) the Infrastructure Finance
                         Infrastruktur sedikitnya Rp100.000 dan (ii)                      Company to increase its paid-up capital to become
                         perusahaan     pembiayaan      infrastruktur    wajib            at least Rp2,000,000 within 5 years as of the
                         meningkatkan     modal     disetornya     sedikitnya             issuance of its business license.
                         Rp2.000.000 dalam waktu 5 tahun sejak
                         dikeluarkannya surat ijin usaha Perusahaan
                         Pembiayaan Infrastruktur tersebut.




                                                                                  136
                                                                                 384



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 384                                                                                                          01/07/26 23.32
Page 415
                                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                             As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                          and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                           unless otherwise stated)


                  33. IKHTISAR PERJANJIAN SIGNIFIKAN (lanjutan)                        33. SUMMARY OF SIGNIFICANT AGREEMENTS
                                                                                           (continued)

                         Perjanjian         Para   Pemegang   Saham    Awal              The     Original         Shareholders         Agreement
                         (lanjutan)                                                      (continued)

                         Untuk memperjelas pada Perjanjian Para Pendiri                  For the avoidance of doubt, notwithstanding any
                         atau Perjanjian ini:                                            other provisions of the Founders’ Agreement or this
                                                                                         agreement:
                         i.    DEG tidak memiliki janji atau komitmen untuk              i.  DEG does not have any undertaking or
                               mengambil bagian atau membayar lebih dari                     commitment to subscribe and pay more than its
                               harga     pengambilan      bagian     awalnya                 initial subscription price (as defined in the
                               (sebagaimana didefinisikan dalam Founders                     Founders Agreement) (refer to Second
                               Agreement) (mengacu pada Perubahan                            Amendment of The Shareholders Agreement);
                               Perjanjian Pemegang Saham Kedua); dan                         and
                         ii.   Setiap investor supranasional memiliki hak                ii. Each supranational investor has the right in its
                               dengan pertimbangannya sendiri untuk                          sole discretion to vote in favour of, or against,
                               memberikan suara setuju atau tidak setuju atas                any issuance of new securities at any general
                               setiap pengeluaran efek baru pada setiap rapat                meeting in connection with such issuance of
                               umum sehubungan dengan pengeluaran efek                       new securities.
                               baru tersebut.

                         Perubahan dan Pernyataan Kembali Perjanjian                     Amendment     and   Restatement                  of    The
                         Pemegang Saham                                                  Shareholders Agreement

                         Pada tanggal 20 April 2011, Pemegang Saham                      On April 20, 2011, the Shareholders of the Company
                         Perusahaan menandatangani Keputusan Sirkuler                    signed the Circular Resolutions of Shareholders
                         Pemegang Saham (“CRoS”) tentang Perubahan                       (“CRoS”)     regarding    the   Amendment      and
                         dan Pernyataan Kembali Perjanjian Pemegang                      Restatement of the Shareholders Agreement dated
                         Saham tanggal 15 Januari 2010. Selanjutnya pada                 January 15, 2010. Subsequently, on the same date,
                         tanggal   yang      sama,  Perusahaan      telah                the Company has signed the Amended and
                         menandatangani Perubahan dan Pernyataan                         Restated Shareholders Agreement.
                         Kembali Perjanjian Pemegang Saham.
                         Perubahan dan pernyataan kembali mengakibatkan                  The amendment and restatement resulted in the
                         dihilangkannya sebuah artikel tentang CSL.                      omission of an article regarding CSL. The Company
                         Perusahaan telah mengembalikan seluruh dana                     has returned to SMI the entire amount related to
                         yang terkait dengan CSL yang sejumlah Rp559.700                 CSL totaling Rp559,700 during the period of
                         dalam periode 25 April 2011 sampai 26 April 2011.               April 25, 2011 to April 26, 2011.
                         Perubahan dan         pernyataan kembali     juga               The amendment and restatement also resulted in
                         mengakibatkan       pengesampingan      permanen                Permanent Waiver of the Put Option. The
                         terhadap Put Option. Perubahan dan pernyataan                   amendment and restatement stated that with effect
                         kembali menyatakan bahwa dengan efek dari awal                  from the earlier of the date falling one year after the
                         dalam waktu satu tahun setelah tanggal efektif                  first amendment effective date and the date on
                         amandemen pertama dan tanggal di mana Investor                  which a Private Sector Investor becomes
                         Supranasional      menjadi     pemegang    saham                a shareholder of the Company, the Supranational
                         Perusahaan,      Investor   Supranasional    akan               Investors shall waive their rights, on a permanent
                         melepaskan hak-hak mereka secara permanen                       basis for so long as this Agreement is in effect, to
                         untuk selama Perjanjian ini berlaku untuk                       exercise the Put Option under this Agreement. So
                         melaksanakan Put Option berdasarkan Perjanjian                  that there will be no more right for Put retained by
                         ini. Sehingga tidak akan ada hak lebih untuk Put                the Supranational Investor one year after April 20,
                         dipertahankan oleh Investor Supranasional satu                  2011.
                         tahun setelah tanggal 20 April 2011.




                                                                                 137
                                                                                385



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 385                                                                                                         01/07/26 23.32
Page 416
                                                                                            The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                  Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                  PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                               As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                            and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                  Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                             unless otherwise stated)


                  33. IKHTISAR PERJANJIAN SIGNIFIKAN (lanjutan)                          33. SUMMARY OF SIGNIFICANT AGREEMENTS
                                                                                             (continued)
                         Perubahan Perjanjian Pemegang Saham Kedua                         Second Amendment               of   The    Shareholders
                                                                                           Agreement

                         Pada tanggal 16 November 2011, para Pemegang                      On November 16, 2011, the Shareholders of the
                         Saham Perusahaan menandatangani Perubahan                         Company signed the Second Amendment of The
                         Perjanjian Pemegang Saham Kedua. Selanjutnya                      Shareholders Agreement. Subsequently, on the
                         pada tanggal yang sama, Perusahaan telah                          same date, the Company had signed the Second
                         menandatangani Perubahan Perjanjian Pemegang                      Amended Shareholders Agreement. The Second
                         Saham Kedua. Perubahan Perjanjian Pemegang                        Amendment of The Shareholders Agreement
                         Saham Kedua mengakibatkan DEG untuk                               resulted to the commitment of DEG to make
                         berkomitmen untuk melakukan pengambilan bagian                    additional subscription of the Company’s share,
                         dalam saham Perusahaan yang bersama-sama                          which together with its initial subscription, become
                         dengan modal awal yang disetor menjadi sebesar                    amounting to Rp200,000.
                         Rp200.000.

                         Perubahan dan Pernyataan Kembali Perjanjian                       Third Amendment and Restatement of The
                         Pemegang Saham Ketiga                                             Shareholders Agreement

                         Pada tanggal 19 Maret 2012, Pemegang Saham                        On March 19, 2012, the Founding Shareholders of
                         Pendiri Perusahaan menandatangani Perjanjian                      the Company signed the Third Amendment and
                         Perubahan dan Pernyataan Kembali Ketiga                           Restatement of the Shareholders Agreement (the
                         (“Perjanjian Perubahan Ketiga”) terhadap Perjanjian               “Third Amendment Agreement”) to the Original
                         Pemegang Saham Awal tanggal 15 Januari 2010,                      Shareholders Agreement dated January 15, 2010,
                         sebagaimana diubah dan dinyatakan kembali pada                    as amended and restated on April 25, 2011 and
                         tanggal 25 April 2011 dan sebagaimana diubah                      November 16, 2011. The Third Amendment
                         pada tanggal 16 November 2011. Perjanjian                         Agreement resulted the following decisions:
                         Perubahan Ketiga ini memutuskan hal-hal berikut:
                         -   mengubah dan menyatakan kembali Perjanjian                    -     amended      and   restated   the  Original
                             Pemegang Saham Awal; dan                                            Shareholders Agreement; and
                         -   menyatakan bahwa Perjanjian Para Pendiri                      -     stated that the Founders Agreement shall be
                             diakhiri.                                                           terminated.

                         Perubahan dan Pernyataan Kembali Perjanjian                       Fourth Amendment and Restatement of The
                         Pemegang Saham Keempat                                            Shareholders Agreement

                         Pada tanggal 10 April 2018, Pemegang Saham                        On April 10, 2018, the Shareholders of the Company
                         menandatangani Perjanjian Perubahan dan                           signed the Fourth Amendment and Restatement of
                         Pernyataan     Kembali     Keempat       (“Perjanjian             the Shareholders Agreement (the “Fourth
                         Perubahan      Keempat”)     terhadap       Perjanjian            Amendment       Agreement”)     to   the    Original
                         Pemegang Saham Awal tanggal 15 Januari 2010,                      Shareholders Agreement dated January 15, 2010,
                         sebagaimana diubah dan dinyatakan kembali pada                    as amended and restated on April 25, 2011,
                         tanggal-tanggal 25 April 2011, 16 November 2011                   November 16, 2011, and March 19, 2012. The
                         dan 19 Maret 2012. Perjanjian Perubahan Keempat                   Fourth Amendment Agreement resulted the
                         ini memutuskan hal-hal berikut:                                   following decisions:
                         -    mensyaratkan perubahan-perubahan tertentu                    -    requires certain amendments to the Articles of
                              terhadap Anggaran Dasar dari Perseroan; dan                       the Company; and
                         -    kebijakan Transaksi Pihak Terafiliasi.                       -    Related Party Transaction policy.

                         Perjanjian Pemesanan Saham                                        Share Subscription Agreement

                         Pada tanggal 19 Maret 2012, Perusahaan dan                        On March 19, 2012, the Company and Sumitomo
                         Sumitomo Mitsui Banking Corporation (“SMBC”)                      Mitsui Banking Corporation (“SMBC”) signed
                         menandatangani Perjanjian Pemesanan Saham                         a Share Subscription Agreement wherein SMBC as
                         di mana SMBC sebagai pemesan saham telah                          the share subscriber has agreed to subscribe
                         setuju untuk mengambil bagian sebanyak 175.000                    175,000 shares, representing 14.89% of the total
                         lembar atau mewakili 14,89% dari saham                            issued shares of the Company at the price of
                         Perusahaan, mewakili dengan harga sebesar                         Rp192,500 which included an additional paid-up
                         Rp192.500 termasuk agio saham sebesar                             capital premium of Rp17,500. SMBC has fully paid
                         Rp17.500. SMBC telah menyetorkan pemesanan                        the shares subscription on March 26, 2012.
                         saham tersebut pada tanggal 26 Maret 2012.
                                                                                   138
                                                                                  386



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 386                                                                                                           01/07/26 23.32
Page 417
                                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                               Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                               PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                            As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                         and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                               Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                          unless otherwise stated)


                  33. IKHTISAR PERJANJIAN SIGNIFIKAN (lanjutan)                       33. SUMMARY OF SIGNIFICANT AGREEMENTS
                                                                                          (continued)

                         Akta Penundukkan                                               Deed of Adherence

                         Pada tanggal 26 Maret 2012, Perusahaan dan                     On March 26, 2012, the Company and SMBC
                         SMBC menandatangani Akta Penundukkan di mana                   signed Deed of Adherence where SMBC as the new
                         SMBC sebagai pemegang saham yang baru berjanji                 shareholder covenants to the Company as trustee
                         kepada Perusahaan sebagai trustee untuk                        for all other persons who are at present or who may
                         pihak-pihak lain yang pada saat ini atau yang                  hereafter become bound by the Shareholders
                         setelah ini menjadi terikat pada Perjanjian                    Agreement, and to the Company itself to adhere to
                         Pemegang Saham dan kepada Perusahaan sendiri                   and be bound by all the duties, burdens and
                         untuk menundukkan diri dan terikat terhadap semua              obligations of a Shareholder imposed pursuant to
                         tugas, beban dan kewajiban para Pemegang Saham                 the provisions of the Shareholders Agreement.
                         berdasarkan ketentuan Perjanjian Pemegang
                         Saham.

                         Akta Penambahan Modal                                          Capital Injection Deed

                         Pada tanggal 25 November 2024, Pemegang                        On November 25, 2024, the Company's
                         Saham Perusahaan menandatangani Keputusan                      shareholders signed a Circular Resolution of
                         Sirkuler Pemegang Saham (“CRoS”) tentang                       Shareholders ("CRoS") regarding the increase in
                         Penambahan Modal Disetor dan Modal Dasar                       paid-up capital and authorized capital with details of
                         dengan       rincian    modal    dasar      menjadi            the authorized capital of Rp5,000,000,000,000
                         Rp5.000.000.000.000 (nilai penuh) dan modal                    (full amount) and the paid up capital by the
                         disetor    oleh     Pemegang    Saham      sebesar             shareholders of Rp2,545,000,000,000 (full amount).
                         Rp2.545.000.000.000 (nilai penuh). Penambahan                  The aforesaid capital increase has been stated in
                         modal tersebut telah dituangkan dalam Akta Notaris             the Notarial Deed No. 10 dated November 26, 2024
                         No. 10 tanggal 26 November 2024 dibuat oleh Utiek              made by Utiek Rochmuljati Abdurachman, S.H.,
                         Rochmuljati Abdurachman, S.H., M.Li., M.Kn.,                   M.Li., M.Kn., notary in Jakarta and has been
                         notaris di Jakarta dan telah disetujui oleh Menteri            approved by the Minister of Laws and Human Rights
                         Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia                 of the Republic of Indonesia based on letter
                         berdasarkan surat No. AHU-AH.01.03-0222436                     No. AHU-AH.01.03-0222436 dated December 16,
                         tanggal 16 Desember 2024 dan diumumkan dalam                   2024 and announced in the State Gazette of the
                         Lembaran Berita Negara Republik Indonesia                      Republic of Indonesia No. 103 dated December 24,
                         No. 103 tanggal 24 Desember 2024, Tambahan                     2024, Supplementary No. 40898.
                         No. 40898.

                         Polis Asuransi                                                 Insurance Policy

                         Perusahaan telah memperoleh polis asuransi jenis               The Company has acquired insurance policy for
                         Bankers Blanket Bond, Comprehensive General                    Bankers Blanket Bond, Comprehensive General
                         Liability, CyberEdge Insurance, Property All Risk              Liability, CyberEdge Insurance, Property All Risk
                         termasuk Gempa Bumi dan Directors and Officers                 including Earthquake and Directors and Officers
                         Liability   yang   mencakup     periode   sampai               Liability covering the period until May 31, 2026,
                         31 Mei 2026 dan dapat diperpanjang kembali.                    which can be extended.

                         Nota Kesepahaman                                               Memorandum of Understanding

                         Pada tanggal 27 September 2023, Perusahaan                     On September 27, 2023, the Company had signed
                         telah menandatangani nota kesepahaman dengan                   memorandum of understanding with Export
                         Export Development Canada untuk beberapa                       Development Canada for several activities including
                         kegiatan, termasuk pertukaran informasi, fasilitasi            information exchanges, transaction facilitation
                         transaksi (termasuk Co-lending), kerjasama dalam               (including Co-lending), joint outreach and
                         berbagi pengalaman dan pengetahuan.                            knowledge sharing.




                                                                                139
                                                                               387



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 387                                                                                                        01/07/26 23.32
Page 418
                                                                                                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                                                                                Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                                                                                PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                                                                             As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                                                                          and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                                                                                Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                                                    (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                                                                           unless otherwise stated)


                  34. KATEGORI                               DAN                  KELAS                       INSTRUMEN                           34. CATEGORIES AND CLASSES OF FINANCIAL
                      KEUANGAN                                                                                                                        INSTRUMENTS

                         Tabel di bawah ini menunjukan kategori dan kelas                                                                                 The table below show the categories and classes of
                         instrumen   keuangan     pada    tanggal-tanggal                                                                                 financial instruments as of December 31, 2025 and
                         31 Desember 2025 dan 2024:                                                                                                       2024:
                                                                                                                              31 Desember/December 31, 2025

                                                                                                  Aset pada nilai
                                                                                                    wajar melaui
                                                                                                    penghasilan                                                    Liabilitas pada
                                                                      Aset pada nilai              komprehensif                                                      nilai wajar
                                                                       wajar melalui                lain/Assets                Aset pada        Liabilitas pada     melalui laba
                                                                         laba rugi/                 at fair value           biaya perolehan    biaya perolehan     rugi/Liabilities
                                                                       Assets at fair              through other             diamortisasi/       diamortisasi/      at fair value
                                                                      value through               comprehensive                Assets at         Liabilities at    through profit
                                                                       profit or loss                 income                amortized costs    amortized costs         or loss            Total

                         Aset keuangan                                                                                                                                                                              Financial assets
                            Kas di bank - neto                                           -                         -              1.202.114                   -                       -    1.202.114         Cash in banks - net
                            Efek-efek - neto                                             -                 3.357.229                399.588                   -                       -    3.756.817              Securities - net
                            Tagihan derivatif                                        2.199                         -                      -                   -                       -        2.199       Derivative receivables
                            Pinjaman diberikan - neto                                    -                         -             10.095.741                   -                       -   10.095.741                  Loans - net
                            Piutang bunga                                                -                    23.061                  5.682                   -                       -       28.743     Accrued interest income
                            Aset lain-lain - neto *)                                     -                         -                 27.368                   -                       -       27.368        Other assets - net *)

                         Liabilitas keuangan                                                                                                                                                                     Financial liabilities
                             Liabilitas derivatif                                          -                            -                 -                  -               (2.611)           (2.611)       Derivative liabilities
                             Utang lain-lain                                               -                            -                 -            (19.966)                   -           (19.966)           Other payables
                             Beban masih harus dibayar                                                                                                                                                        Accrued expenses
                                  dan liabilitas lain-lain                                 -                            -                 -             (77.721)                      -       (77.721)    and other liabilities
                             Pinjaman diterima                                             -                            -                 -          (2.905.373)                      -    (2.905.373)          Fund borrowings
                             Surat utang yang diterbitkan                                  -                            -                 -          (3.651.018)                      -    (3.651.018)     Debt securities issued
                             Pinjaman subordinasi                                          -                            -                 -          (5.162.029)                      -    (5.162.029)       Subordinated loans

                                                                                     2.199                 3.380.290             11.730.493        (11.816.107)              (2.611)       3.294.264



                        *) Aset lain-lain selain perangkat lunak komputer/Other assets exclude of computer softwares



                                                                                                                              31 Desember/December 31, 2024

                                                                                                  Aset pada nilai
                                                                                                    wajar melaui
                                                                                                    penghasilan                                                    Liabilitas pada
                                                                      Aset pada nilai              komprehensif                                                      nilai wajar
                                                                       wajar melalui                lain/Assets                Aset pada        Liabilitas pada     melalui laba
                                                                         laba rugi/                 at fair value           biaya perolehan    biaya perolehan     rugi/Liabilities
                                                                       Assets at fair              through other             diamortisasi/       diamortisasi/      at fair value
                                                                      value through               comprehensive                Assets at         Liabilities at    through profit
                                                                       profit or loss                 income                amortized costs    amortized costs         or loss            Total

                         Aset keuangan                                                                                                                                                                              Financial assets
                            Kas di bank - neto                                           -                         -                553.223                   -                       -      553.223         Cash in banks - net
                            Efek-efek - neto                                             -                 1.475.511                851.105                   -                       -    2.326.616              Securities - net
                            Tagihan derivatif                                          741                         -                      -                   -                       -          741       Derivative receivables
                            Pinjaman diberikan - neto                                    -                         -             11.256.169                   -                       -   11.256.169                  Loans - net
                            Piutang bunga                                                -                    24.341                 14.203                   -                       -       38.544     Accrued interest income
                            Aset lain-lain - neto *)                                     -                         -                198.031                   -                       -      198.031        Other assets - net *)

                         Liabilitas keuangan                                                                                                                                                                     Financial liabilities
                             Liabilitas derivatif                                          -                            -                 -                  -               (1.264)           (1.264)       Derivative liabilities
                             Utang lain-lain                                               -                            -                 -            (21.822)                   -           (21.822)           Other payables
                             Beban masih harus dibayar                                                                                                                                                        Accrued expenses
                                  dan liabilitas lain-lain                                 -                            -                 -             (67.448)                      -       (67.448)    and other liabilities
                             Pinjaman diterima                                             -                            -                 -          (3.240.879)                      -    (3.240.879)          Fund borrowings
                             Surat utang yang diterbitkan                                  -                            -                 -          (2.611.117)                      -    (2.611.117)     Debt securities issued
                             Pinjaman subordinasi                                          -                            -                 -          (5.262.764)                      -    (5.262.764)       Subordinated loans

                                                                                       741                 1.499.852             12.872.731        (11.204.030)              (1.264)       3.168.030


                         *) Aset lain-lain selain perangkat lunak komputer/Other assets exclude of computer softwares




                                                                                                                                         140
                                                                                                                                       388



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 388                                                                                                                                                                                         01/07/26 23.32
Page 419
                                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                             As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                          and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                           unless otherwise stated)


                  35. INSTRUMEN KEUANGAN DAN MANAJEMEN                                 35. FINANCIAL INSTRUMENTS AND FINANCIAL
                      RISIKO KEUANGAN DAN PENGELOLAAN                                      RISK AND CAPITAL MANAGEMENT
                      MODAL

                         Perusahaan mengambil langkah-langkah proaktif                    The Company takes proactive measures to manage
                         untuk mengelola berbagai risiko yang timbul dari                 various risks that arise from its business activities.
                         aktivitas usahanya. Perusahaan juga mengadopsi                   The Company also adopts an enterprise risk
                         suatu konsep manajemen risiko perusahaan secara                  management concept with integrated risk
                         menyeluruh dengan parameter risiko yang                          parameters involving among others financial risk
                         terintegrasi yang meliputi antara lain manajemen                 and capital risk management.
                         risiko keuangan dan modal.

                         Pengawasan aktif atas aktivitas manajemen risiko                 Active supervision on the Company’s risk
                         Perusahaan dilaksanakan melalui beberapa Komite,                 management activities is implemented through
                         di mana Komite Eksekutif di bawah pengawasan                     Committees of which the Executive Committee
                         Direksi terdiri atas Komite Manajemen Risiko                     under the supervision of the Board of Directors
                         (“RMC”), Komite Penurunan Nilai (“IMCO”), Komite                 consists of Risk Management Committee (“RMC”),
                         Aset dan Liabilitas (“ALCO”) dan Dewan Direksi -                 Impairment Committee (“IMCO”), Asset and
                         Komite Investasi (“BoD-IC”).                                     Liabilities Committee (“ALCO”) and Board of
                                                                                          Directors - Investment Committee (“BoD-IC”).

                         RMC adalah komite yang secara langsung berkaitan                 RMC is the committee directly related to the
                         dengan manajemen atas risiko-risiko, yang                        management of risks, which discusses and
                         membahas dan merekomendasikan kebijakan dan                      recommends policies and procedures as well as
                         prosedur termasuk pemantauan profil risiko dan                   monitoring risk profile and managing the entire risks
                         mengawasi risiko Perusahaan secara keseluruhan.                  of the Company. IMCO is the committee that is
                         IMCO adalah komite yang bertanggung jawab untuk                  responsible for monitoring and evaluating the
                         pengawasan      dan    mengevaluasi      penerapan               implementation of expected credit loss policy,
                         kebijakan     pencadangan        kerugian     kredit             including providing approval for impairment of
                         ekspektasian, termasuk memberikan persetujuan                    financial assets that are individually assessed.
                         terhadap cadangan kerugian penurunan nilai atas                  ALCO is the risk management committee that is
                         aset keuangan yang dinilai secara individual. ALCO               related with the decision making of asset and
                         merupakan komite yang terkait dengan manajemen                   liabilities management strategy, designation of
                         risiko dalam penentuan keputusan strategi                        interest rate and liquidity, along with other aspects
                         manajemen atas aset dan liabilitas, penentuan suku               related to the management of the Company’s assets
                         bunga dan likuiditas, serta aspek lainnya dalam                  and liabilities. BoD-IC is the committee that review,
                         rangka manajemen atas aset dan liabilitas                        consider, and make decisions on all investment
                         Perusahaan. BoD-IC merupakan komite yang                         proposals for the Company.
                         mereviu, mempertimbangkan, dan membuat
                         keputusan terkait dengan seluruh proposal investasi
                         Perusahaan.

                         a.    Tujuan dan kebijakan manajemen risiko                      a.   Risk management objectives and policies

                               Tujuan dan kebijakan manajemen risiko                           The Company’s overall financial risk
                               keuangan      Perusahaan     adalah    untuk                    management and policies seek to ensure that
                               memastikan bahwa sumber daya keuangan                           adequate financial resources are available for
                               yang memadai tersedia untuk operasi dan                         operation and development of its business, as
                               pengembangan bisnis, serta untuk mengelola                      well as for managing its exposure to foreign
                               risiko mata uang asing, tingkat suku bunga,                     exchange risk, interest rate risk, credit and
                               kredit dan risiko likuiditas. Perusahaan                        liquidity risks. The Company operates within
                               beroperasi dengan pedoman tertentu yang                         defined guidelines that are approved by the
                               telah disetujui oleh Dewan Komisaris dan                        Board of Commissioners and Risk Oversight
                               Komite Pengawasan Risiko (“ROC”) untuk                          Committee (“ROC”) for risk specific guidance.
                               pedoman yang khusus terkait dengan risiko.




                                                                                 141
                                                                                389



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 389                                                                                                         01/07/26 23.32
Page 420
                                                                                              The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                    Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                     PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                          NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                  As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                               and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                     Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                         (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                unless otherwise stated)


                  35. INSTRUMEN KEUANGAN DAN MANAJEMEN                                    35. FINANCIAL INSTRUMENTS AND FINANCIAL
                      RISIKO KEUANGAN DAN PENGELOLAAN                                         RISK AND CAPITAL MANAGEMENT (continued)
                      MODAL (lanjutan)

                         b.    Manajemen risiko kredit                                        b.   Credit risk management

                               Eksposur risiko kredit utama Perusahaan                             The Company's main credit risk exposure is
                               melekat pada dana tunai di rekening bank,                           inherent in cash funds in bank accounts,
                               penempatan pada efek-efek, serta pinjaman                           placements in securities, and loans provided to
                               yang diberikan kepada debitur.                                      debtors.

                               Risiko kredit mengacu pada risiko kegagalan                         Credit risk refers to the risk that counterparty
                               pihak rekanan dalam memenuhi kewajiban                              will default on its contractual obligation resulting
                               kontraktualnya    sehingga     mengakibatkan                        in a loss to the Company. In order to manage
                               kerugian bagi Perusahaan. Dalam mengelola                           and minimize credit risk of loans, a decision to
                               dan mengurangi risiko kredit atas pinjaman                          provide loans to debtors/project companies is
                               yang diberikan, keputusan untuk memberikan                          made after going through extensive credit
                               kredit kepada debitur/perusahaan proyek                             process requiring rigorous assessment,
                               dilakukan melalui proses kredit yang ekstensif                      evaluation and approval process from
                               yang membutuhkan penilaian, evaluasi dan                            Investment Committees of Boards of Directors
                               persetujuan dari Komite Investasi dari Direksi                      and Commissioners.
                               maupun Dewan Komisaris.

                               Untuk aktivitas investasi atas kelebihan dana                       For its investment activity on excess idle funds,
                               yang tersedia (idle funds), Perusahaan selalu                       the Company always implements prudent and
                               menerapkan prinsip kehati-hatian (prudent) dan                      conservative principles where the Company
                               konservatif di mana Perusahaan hanya                                only invests its funds on securities with
                               melakukan penempatan pada efek-efek                                 underlying investment that has acceptable
                               dengan      underlying     investment    yang                       external credit rating.
                               mendapatkan peringkat kredit eksternal yang
                               layak.

                               Perusahaan menempatkan dana tunai pada                              The Company places its funds at bank,
                               bank, Surat Utang Negara, Sekuritas Rupiah                          Government Bonds, Sekuritas Rupiah Bank
                               Bank Indonesia dan instrumen keuangan                               Indonesia and other financial instruments that
                               lainnya yang memiliki peringkat kredit eksternal                    have acceptable investment external credit
                               yang layak investasi.                                               rating.

                               Nilai tercatat aset keuangan pada laporan                           The carrying amount of financial assets
                               keuangan setelah dikurangi dengan cadangan                          recorded in the financial statements, net of any
                               kerugian penurunan nilai mencerminkan                               allowance for impairment losses best
                               eksposur Perusahaan terhadap risiko kredit.                         represents the Company’s exposure to credit
                                                                                                   risk.

                                                                  31 Desember/           31 Desember/
                                                                  December 31,           December 31,
                                                                      2025                   2024
                               Kas di bank - neto                      1.202.114                 553.223                            Cash in banks - net
                               Efek-efek - neto                        3.756.817               2.326.616                                 Securities - net
                               Tagihan derivatif                           2.199                     741                          Derivative receivables
                               Pinjaman diberikan - neto              10.095.741              11.256.169                                     Loans - net
                               Piutang bunga                              28.743                  38.544                        Accrued interest income
                               Aset lain-lain - neto                      27.368                 198.031                              Other assets - net
                                                                      15.112.982              14.373.324




                                                                                   142
                                                                                  390



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 390                                                                                                             01/07/26 23.32
Page 421
                                                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                                Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                                 PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                              As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                           and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                                 Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                     (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                            unless otherwise stated)


                  35. INSTRUMEN KEUANGAN DAN MANAJEMEN                                             35. FINANCIAL INSTRUMENTS AND FINANCIAL
                      RISIKO KEUANGAN DAN PENGELOLAAN                                                  RISK AND CAPITAL MANAGEMENT (continued)
                      MODAL (lanjutan)

                         b.    Manajemen risiko kredit (lanjutan)                                         b.   Credit risk management (continued)

                               Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan                                       As of December 31, 2025 and 2024, the
                               2024, eksposur maksimal risiko kredit sebelum                                   maximum exposure to credit risk before
                               agunan yang diterima atau perangkat kredit lain                                 collateral held or other credit echancements is
                               adalah ekuivalen dengan jumlah tercatat aset                                    equivalent to the carrying amounts of the
                               keuangan Perusahaan. Agunan yang diterima                                       Company’s financial assets. The collateral and
                               dan peningkatan kredit lain dijelaskan di                                       other credit enhancements are described in
                               Catatan 8.                                                                      Note 8.

                               Pada tanggal 31 Desember 2025, tidak terdapat                                   As of December 31, 2025, there was no
                               aset keuangan yang mengalami penurunan                                          impaired financial assets except for securities
                               nilai kecuali untuk efek-efek dan pinjaman                                      and loans.
                               diberikan.

                               Efek-efek                                                                       Securities

                                                                              31 Desember/December 31, 2025

                                                              Tidak mengalami        Mengalami
                                                              penurunan nilai/     penurunan nilai/
                                                                 Unimpaired           Impaired                  Total

                                     Rupiah                           3.148.563                 31.587             3.180.150                                    Rupiah
                                     Dolar Amerika Serikat              577.079                      -               577.079                        United States Dollar

                                                                      3.725.642                 31.587             3.757.229

                                     Ditambah/(dikurangi):                                                                                                  Add/(less):
                                      Piutang bunga                      28.743                       -                 28.743                Accrued interest income
                                      Cadangan kerugian
                                        penurunan nilai                    (434)               (18.413)              (18.847)          Allowance for impairment losses

                                                                      3.753.951                 13.174             3.767.125



                               Pinjaman diberikan                                                              Loans
                                                                              31 Desember/December 31, 2025

                                                              Tidak mengalami        Mengalami
                                                              penurunan nilai/     penurunan nilai/
                                                                 Unimpaired           Impaired                  Total

                                     Rupiah                           7.614.285                513.024             8.127.309                                    Rupiah
                                     Dolar Amerika Serikat            1.904.345                      -             1.904.345                        United States Dollar

                                                                      9.518.630                513.024            10.031.654

                                     Ditambah/(dikurangi):                                                                                                  Add/(less):
                                      Piutang bunga                    518.000                  83.194               601.194                  Accrued interest income
                                      Biaya transaksi belum
                                        diamortisasi                    (50.764)                (3.976)              (54.740)           Unamortized transaction costs
                                      Cadangan kerugian
                                        penurunan nilai               (345.403)             (136.964)               (482.367)          Allowance for impairment losses

                                                                      9.640.463                455.278            10.095.741




                                                                                          143
                                                                                         391



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 391                                                                                                                           01/07/26 23.32
Page 422
                                                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                                Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                                 PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                              As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                           and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                                 Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                     (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                            unless otherwise stated)


                  35. INSTRUMEN KEUANGAN DAN MANAJEMEN                                             35. FINANCIAL INSTRUMENTS AND FINANCIAL
                      RISIKO KEUANGAN DAN PENGELOLAAN                                                  RISK AND CAPITAL MANAGEMENT (continued)
                      MODAL (lanjutan)

                         b.    Manajemen risiko kredit (lanjutan)                                         b.   Credit risk management (continued)

                               Pada tanggal 31 Desember 2024, tidak terdapat                                   As of December 31, 2024, there were no
                               aset keuangan yang mengalami penurunan                                          impaired financial assets except for loans.
                               nilai kecuali untuk pinjaman diberikan.

                                                                             31 Desember/December 31, 2024

                                                              Tidak mengalami        Mengalami
                                                              penurunan nilai/     penurunan nilai/
                                                                 Unimpaired           Impaired                  Total

                                     Rupiah                           8.314.148                520.693             8.834.841                                    Rupiah
                                     Dolar Amerika Serikat            2.222.474                      -             2.222.474                        United States Dollar

                                                                     10.536.622                520.693            11.057.315

                                     Ditambah/(dikurangi):                                                                                                  Add/(less):
                                      Piutang bunga                    566.287                 108.462               674.749                  Accrued interest income
                                      Biaya transaksi belum
                                        diamortisasi                    (55.610)                (4.087)              (59.697)           Unamortized transaction costs
                                      Cadangan kerugian
                                        penurunan nilai               (272.132)             (144.066)               (416.198)          Allowance for impairment losses

                                                                     10.775.167                481.002            11.256.169



                               Tidak terdapat aset keuangan dan liabilitas                                     There are no financial asset and financial
                               keuangan yang dapat saling hapus pada                                           liability subject to offsetting as of December 31,
                               tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.                                      2025 and 2024.

                               Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan                                       As of December 31, 2025 and 2024, the aging
                               2024, umur pinjaman diberikan yang                                              of impaired loans are as follows:
                               mengalami penurunan nilai adalah sebagai
                               berikut:

                                                                           31 December/          31 Desember/
                                                                           December 31,          December 31,
                                                                               2025                  2024
                               >12 bulan                                          513.024               520.693                                           >12 months
                                                                                  513.024               520.693


                               Manajemen risiko kredit pasca kondisi pandemi                                   Credit risk management post the Covid-19
                               Covid-19                                                                        pandemic

                               Berdasarkan      POJK     30/2021     tanggal                                   Based on POJK 30/2021 dated December 30,
                               30 Desember 2021 sebagai adendum II atas                                        2021 as addendum II to POJK 14/2020 which
                               POJK 14/2020 yang diberlakukan sejak tanggal                                    was enacted from April 20, 2020 for a maximum
                               20 April 2020 untuk jangka waktu hingga                                         period until April 17, 2023 regarding
                               17 April 2023 atas kebijakan countercyclical                                    countercyclical policy on the impact of the
                               dampak penyebaran Covid-19, Perusahaan                                          spread of Covid-19, the Company has provided
                               telah memberikan relaksasi Covid-19 kepada                                      Covid-19 relaxation to 7 debtors affected by the
                               7 debitur yang terdampak pandemi Covid-19                                       Covid-19 pandemic since 2020 through
                               sejak tahun 2020 melalui persetujuan Komite                                     approval from the Company’s Investment
                               Investasi Perusahaan dengan menerapkan                                          Committee by applying the four eyes principle
                               prinsip four eyes dan tata kelola Perusahaan                                    and following Good Corporate Governance
                               yang baik (“GCG”).                                                              (“GCG”).




                                                                                          144
                                                                                         392



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 392                                                                                                                           01/07/26 23.32
Page 423
                                                                                                 The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                       Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                       PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                    As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                 and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                       Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                           (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                  unless otherwise stated)


                  35. INSTRUMEN KEUANGAN DAN MANAJEMEN                                        35. FINANCIAL INSTRUMENTS AND FINANCIAL
                      RISIKO KEUANGAN DAN PENGELOLAAN                                             RISK AND CAPITAL MANAGEMENT (continued)
                      MODAL (lanjutan)

                         b.    Manajemen risiko kredit (lanjutan)                                b.   Credit risk management (continued)

                               Manajemen risiko kredit pasca kondisi pandemi                          Credit risk management post the Covid-19
                               Covid-19 (lanjutan)                                                    pandemic (continued)

                               Sejalan dengan berakhirnya masa pandemi                                Following the end of the Covid-19 pandemic,
                               Covid-19, Perusahaan tetap melakukan                                   the Company continues to conduct ongoing
                               pemantauan secara berkelanjutan terhadap                               monitoring of the condition and performance of
                               kondisi dan kinerja para debitur yang                                  debtors who were previously affected, to ensure
                               sebelumnya terdampak guna memastikan                                   that credit quality remains preserved in the
                               kualitas kredit tetap terjaga pada periode                             post-pandemic period. From 7 debtors who
                               pasca-pandemi.      Dari  7    debitur   yang                          previously received Covid-19 relaxation,
                               sebelumnya memperoleh relaksasi Covid-19,                              2 debtors have fully repaid their loans and
                               2 debitur telah melakukan pelunasan pinjaman                           3 debtors have settled the previously deferred
                               secara penuh dan 3 debitur telah melunasi                              interest obligations and have resumed normal
                               kewajiban      bunga     yang    sebelumnya                            repayment. Meanwhile, 2 debtors remains in
                               ditangguhkan serta kembali melakukan                                   intensive monitoring and the Company
                               pembayaran      kewajiban   secara     normal.                         continues to undertake improvement efforts.
                               Sementara itu, masih terdapat 2 debitur yang
                               berada dalam pengawasan intensif dan
                               Perusahaan terus melakukan upaya perbaikan.

                               Manajemen           risiko   kredit   dalam   konflik                  Credit risk management in the Geopolitic
                               Geopolitik                                                             conflict

                               Ketegangan geopolitik dan meningkatnya                                 Geopolitical tensions and rising global
                               ketidakpastian global, termasuk eskalasi tensi                         uncertainty, including the escalation of
                               perdagangan      internasional  pada     2025,                         international trade frictions in 2025, have
                               menciptakan tantangan bagi pertumbuhan                                 created challenges for economic growth and
                               ekonomi dan memicu volatilitas pasar                                   triggered volatility in global financial markets.
                               keuangan global. Kondisi tersebut turut                                These conditions also placed pressure on the
                               memberikan tekanan pada nilai tukar Rupiah                             Indonesian Rupiah at several points during
                               pada beberapa periode 2025 sehingga Bank                               2025, prompting Bank Indonesia to strengthen
                               Indonesia memperkuat bauran kebijakan                                  its stabilization policy mix to maintain exchange
                               stabilisasi guna menjaga stabilitas nilai tukar                        rate and financial market stability. Despite these
                               dan pasar keuangan. Secara khusus, kinerja                             uncertainties,         Indonesia’s       economic
                               ekonomi Indonesia relatif resilien di tengah                           performance remained relatively resilient,
                               ketidakpastian tersebut, didukung oleh bauran                          supported by a combination of policy measures
                               kebijakan otoritas, posisi cadangan devisa                             from authorities, adequate foreign exchange
                               yang memadai, serta dukungan kebijakan                                 reserves, and continued government policy
                               Pemerintah.                                                            support.




                                                                                        145
                                                                                       393



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 393                                                                                                                01/07/26 23.32
Page 424
                                                                                                The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                      Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                           NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                   As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                      Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                          (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                 unless otherwise stated)


                  35. INSTRUMEN KEUANGAN DAN MANAJEMEN                                       35. FINANCIAL INSTRUMENTS AND FINANCIAL
                      RISIKO KEUANGAN DAN PENGELOLAAN                                            RISK AND CAPITAL MANAGEMENT (continued)
                      MODAL (lanjutan)

                         b.    Manajemen risiko kredit (lanjutan)                               b.   Credit risk management (continued)

                               Manajemen risiko            kredit   dalam   konflik                  Credit risk management in the Geopolitic
                               Geopolitik (lanjutan)                                                 conflict (continued)

                               Pengawasan telah dilakukan pada keseluruhan                           Oversight has been carried out across the entire
                               portofolio     dengan       mempertimbangkan                          portfolio by taking into account recent
                               perkembangan terbaru terkait dinamika                                 developments related to geopolitical dynamics
                               geopolitik dan ketidakpastian perdagangan                             and global trade uncertainties affecting
                               global pada proyek proyek yang berpotensi                             potentially impacted projects. In addition, the
                               terkena dampak. Selain itu, Perusahaan juga                           Company         incorporates     macroeconomic
                               mempertimbangkan          proyeksi    indikator                       indicator projections into its Expected Credit
                               makroekonomi dalam model perhitungan                                  Loss (“ECL”) models to more accurately update
                               kerugian kredit ekspektasian (“ECL”) guna                             risk assumptions, enhance the model’s
                               memperbarui asumsi risiko secara lebih akurat,                        sensitivity to changes in economic conditions,
                               meningkatkan sensitivitas model terhadap                              and ensure the adequacy of provisioning in
                               perubahan kondisi ekonomi, serta memastikan                           anticipation of potential increases in credit risk.
                               kecukupan pencadangan dalam menghadapi                                The Company also continues to strengthen
                               potensi peningkatan risiko kredit. Perusahaan                         credit quality monitoring and macroeconomic
                               juga memperkuat pengawasan kualitas kredit                            surveillance, increase non interest income,
                               dan pemantauan perkembangan ekonomi                                   pursue product innovation, intensify marketing
                               makro, meningkatkan pendapatan non bunga,                             efforts, and implement operating cost
                               melakukan inovasi produk, melaksanakan                                efficiencies as mitigation measures against
                               pemasaran yang lebih intensif, serta melakukan                        potential emerging risks.
                               efisiensi beban usaha sebagai langkah mitigasi
                               terhadap potensi risiko yang dapat muncul.

                         c.    Manajemen risiko pasar                                           c.   Market risk management

                               i.     Risiko nilai tukar                                             i.   Foreign exchange risk

                                     Risiko nilai tukar adalah potensi kerugian                           Exchange rate risk represents potential
                                     yang timbul akibat pergerakan nilai tukar di                         loss arising from adverse exchange rate
                                     pasar yang berlawanan dengan posisi                                  movements in the market when the
                                     terbuka yang dimiliki Perusahaan.                                    Company has an open position.

                                     Perusahaan mengelola eksposur terhadap                               The Company manages the foreign
                                     mata uang asing dengan menjaga, sebisa                               currency exposure by maintaining, as far
                                     mungkin, keseimbangan komposisi aset                                 as possible, balanced composition
                                     dan liabilitas moneter dalam mata uang                               between financial assets and liabilities in
                                     asing. Posisi mata uang asing bersih                                 foreign currency. The net open foreign
                                     dikelola pada tingkat yang rendah bila                               currency position is managed at a low level
                                     dibandingkan dengan struktur permodalan                              compared to the Company’s capital. The
                                     Perusahaan. Jumlah eksposur mata uang                                Company’s net open foreign currency
                                     asing bersih Perusahaan pada tanggal                                 exposure as of reporting date is disclosed
                                     pelaporan diungkapkan dalam Catatan 32.                              in Note 32.

                                     Risiko nilai tukar adalah potensi kerugian                           Exchange rate risk represents potential
                                     yang timbul akibat pergerakan nilai tukar di                         loss arising from adverse exchange rate
                                     pasar yang berlawanan dengan posisi                                  movements in the market when the
                                     terbuka yang dimiliki Perusahaan.                                    Company has an open position.




                                                                                       146
                                                                                      394



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 394                                                                                                               01/07/26 23.32
Page 425
                                                                                                The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                      Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                       PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                    As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                 and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                       Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                           (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                  unless otherwise stated)


                  35. INSTRUMEN KEUANGAN DAN MANAJEMEN                                      35. FINANCIAL INSTRUMENTS AND FINANCIAL
                      RISIKO KEUANGAN DAN PENGELOLAAN                                           RISK AND CAPITAL MANAGEMENT (continued)
                      MODAL (lanjutan)

                         c.    Manajemen risiko pasar (lanjutan)                                c.   Market risk management (continued)

                               i.     Risiko nilai tukar (lanjutan)                                  i.   Foreign exchange risk (continued)

                                     Analisis sensitivitas mata uang asing                                Foreign currency sensitivity analysis

                                     Perusahaan terutama terekspos terhadap                               The Company is mainly exposed to the
                                     mata uang Dolar Amerika Serikat.                                     United States Dollar currency.

                                     Perusahaan        melakukan         analisis                         The Company conducted an analysis of the
                                     sensitivitas    Perusahaan        terhadap                           Company’s sensitivity to a 10% increase or
                                     peningkatan atau penurunan 10% dalam                                 decrease in the Rupiah against the
                                     Rupiah terhadap mata uang asing yang                                 relevant foreign currencies, of which the
                                     relevan, di mana 10% adalah tingkat                                  10% is the sensitivity rate used for internal
                                     sensitivitas yang digunakan dalam                                    reporting on foreign currency risk and
                                     pelaporan internal mengenai risiko mata                              represents management's assessment of
                                     uang asing dan merupakan penilaian                                   the plausible change in foreign exchange
                                     manajemen terhadap perubahan yang                                    rates.
                                     mungkin terjadi pada nilai tukar mata uang
                                     asing.
                                     Analisis sensitivitas hanya mencakup item                            The sensitivity analysis includes only
                                     mata uang asing moneter yang ada dan                                 outstanding foreign currency denominated
                                     menyesuaikan translasinya pada akhir                                 monetary items and adjusts their
                                     periode untuk perubahan 10% dalam nilai                              translation at the period end for a 10%
                                     tukar mata uang asing. Analisis sensitivitas                         change in foreign currency rates. The
                                     terutama meliputi pinjaman diberikan yang                            sensitivity analysis mainly includes loans
                                     diberikan Perusahaan kepada nasabah                                  disbursed by the Company to customers
                                     dan pinjaman eksternal yang didapatkan                               and external borrowings obtained by the
                                     oleh Perusahaan di mana denominasi                                   Company where the denomination of the
                                     investasi adalah dalam mata uang selain                              Company’s investment is in a currency
                                     mata uang fungsional dari pemberi                                    other than the functional currency of the
                                     pinjaman atau peminjam.                                              lender or the borrower.

                                      Jumlah positif atau negatif di bawah ini                            A positive or negative number below
                                      menunjukkan peningkatan atau penurunan                              indicates an increase or decrease in profit
                                      laba atau ekuitas di mana Rupiah menguat                            or equity where the Rupiah strengthens or
                                      atau melemah 10% terhadap mata uang                                 weakening 10% against the relevant
                                      yang relevan.                                                       currency.
                                                                      31 Desember/         31 Desember/
                                                                      December 31,         December 31,
                                                                          2025                 2024
                                     Laba rugi                              +/-63.383            +/-25.505                                    Profit or loss
                                     Ekuitas                                +/-63.383            +/-25.505                                           Equity

                                      Hal ini terutama disebabkan oleh eksposur                           This is mainly attributable to the exposure
                                      terhadap saldo aset dan liabilitas                                  outstanding on United States Dollar
                                      Perusahaan dalam mata uang Dolar                                    denominated assets and liabilities in the
                                      Amerika Serikat pada akhir periode                                  Company at the end of the reporting period.
                                      pelaporan.

                                      Menurut pendapat manajemen, analisis                                In management's opinion, the sensitivity
                                      sensitivitas     bukan         sepenuhnya                           analysis is not a full representation of the
                                      representasi dari risiko valuta asing yang                          inherent foreign exchange risk, because
                                      melekat, karena eksposur pada akhir                                 the exposure at the end of the reporting
                                      periode pelaporan tidak mencerminkan                                period does not reflect the exposure during
                                      eksposur selama tahun berjalan.                                     the year.
                                                                                     147
                                                                                    395



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 395                                                                                                               01/07/26 23.32
Page 426
                                                                                                 The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                       Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                       PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                    As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                 and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                       Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                           (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                  unless otherwise stated)


                  35. INSTRUMEN KEUANGAN DAN MANAJEMEN                                       35. FINANCIAL INSTRUMENTS AND FINANCIAL
                      RISIKO KEUANGAN DAN PENGELOLAAN                                            RISK AND CAPITAL MANAGEMENT (continued)
                      MODAL (lanjutan)

                         c.    Manajemen risiko pasar (lanjutan)                                 c.   Market risk management (continued)

                               ii.    Risiko harga efek-efek                                          ii.   Securities price risk

                                      Perusahaan terekspos terhadap risiko                                  The Company is exposed to risk of
                                      fluktuasi harga pasar dari efek-efek yang                             fluctuation in quoted price of securities
                                      diklasifikasikan pada nilai wajar melalui                             classified as fair value through other
                                      penghasilan komprehensif lain.                                        comprehensive income.

                                     Analisis sensitivitas harga efek-efek                                  Sensitivity analisis of securities price

                                      Analisis sensitivitas berikut ditentukan                              The sensitivity analysis below has been
                                      berdasarkan eksposur terhadap efek-efek                               determined based on the exposure to
                                      pada akhir periode pelaporan.                                         securities at the end of the reporting period.

                                      Tabel di bawah ini mengikhtisarkan jika                               The table below summarizes if securities
                                      nilai wajar efek-efek naik/turun 2%, maka:                            fair value had been 2% higher/lower,
                                                                                                            hence:

                                                                       31 Desember/         31 Desember/
                                                                       December 31,         December 31,
                                                                           2025                 2024
                                     Keuntungan/kerugian dari
                                       perubahan nilai wajar efek-                                                        Gains/losses from changes in fair
                                       efek yang diklasifikasikan                                                              value securities classified
                                       pada nilai wajar melalui                                                               as fair value through other
                                       penghasilan komprehensif lain         +/-67.145           +/-29.510                       comprehensive income

                               iii. Risiko suku bunga                                                 iii. Interest rate risk

                                      Perusahaan terekspos terhadap dampak                                  The Company is exposed to changes in
                                      perubahan tingkat suku bunga terutama                                 interest rates mainly on instruments with
                                      atas instrumen-instrumen yang memiliki                                floating interest rate.
                                      suku bunga mengambang.

                                      Untuk mengelola risiko suku bunga,                                    To manage interest rate risk, the Company
                                      Perusahaan menyesuaikan jenis bunga                                   matches the financing interest rate with
                                      yang diberikan untuk pembiayaan dengan                                that of the funding source. Whereas for
                                      bunga        sumber       pembiayaannya.                              investment assets, the interest rate risk is
                                      Sedangkan untuk aset-aset investasi,                                  managed through periodical monitoring
                                      risiko suku bunga dikelola melalui                                    against the duration limit on portfolio basis.
                                      pemantauan terhadap limit durasi secara
                                      portofolio yang dilakukan berkala.




                                                                                      148
                                                                                    396



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 396                                                                                                                01/07/26 23.32
Page 427
                                                                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                                               Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                                               PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                                            As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                                         and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                                               Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                   (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                                          unless otherwise stated)


                  35. INSTRUMEN KEUANGAN DAN MANAJEMEN                                                            35. FINANCIAL INSTRUMENTS AND FINANCIAL
                      RISIKO KEUANGAN DAN PENGELOLAAN                                                                 RISK AND CAPITAL MANAGEMENT (continued)
                      MODAL (lanjutan)

                         c.    Manajemen risiko pasar (lanjutan)                                                         c.      Market risk management (continued)

                               iii. Risiko suku bunga (lanjutan)                                                                 iii. Interest rate risk (continued)

                                      Tabel di bawah ini mengikhtisarkan                                                             The table below summarizes the
                                      eksposur Perusahaan terhadap risiko suku                                                       Company’s exposures to interest rate risk:
                                      bunga:

                                                                                             31 Desember/December 31, 2025
                                                                         Suku bunga mengambang/
                                                                           Floating interest rate
                                                                            Lebih dari 3
                                                                           bulan sampai                                              Tidak
                                                          Tidak lebih      dengan 1 tahun/    Lebih dari       Suku bunga         dikenakan
                                                         dari 3 bulan/       More than         1 tahun/            tetap/           bunga/
                                                        Not more than        3 months         More than            Fixed         Non-interest
                                                           3 months         up to 1 year        1 year         interest rate       bearing       Total

                         Aset keuangan                                                                                                                                  Financial assets
                         Kas di bank - neto                 1.202.114                  -                 -                 -                 -    1.202.114           Cash in banks - net
                         Efek-efek - neto                           -                  -                 -         1.883.686         1.873.131    3.756.817                Securities - net
                         Pinjaman diberikan - neto            208.766            300.037         4.551.844         5.035.094                 -   10.095.741                   Loans - net
                         Piutang bunga                              -                  -                 -            28.743                 -       28.743       Accrued interest income
                         Tagihan derivatif                          -                  -                 -                 -             2.199        2.199        Derivative receivables
                         Aset lain-lain - neto                      -                  -                 -                 -            27.368       27.368            Other assets - net

                         Total aset keuangan                1.410.880            300.037         4.551.844         6.947.523         1.902.698   15.112.982          Total financial assets

                         Liabilitas keuangan                                                                                                                         Financial liabilities
                         Liabilitas derivatif                        -                 -                   -                -            2.611       2.611            Derivative liabilities
                         Utang lain-lain                             -                 -                   -            1.422           18.544      19.966                Other payables
                         Beban masih harus dibayar                                                                                                                    Accrued expenses
                             dan liabilitas lain-lain               -                  -                 -                 -            77.721       77.721        and other liabilities
                         Pinjaman diterima                    312.003                  -           829.676         1.763.694                 -    2.905.373             Fund borrowings
                         Surat utang yang diterbitkan               -                  -                 -         3.651.018                 -    3.651.018        Debt securities issued
                         Pinjaman subordinasi                 148.162            147.204         1.852.589         3.014.074                 -    5.162.029          Subordinated loans

                         Total liabilitas keuangan            460.165            147.204         2.682.265         8.430.208            98.876   11.818.718        Total financial liabilities

                         Gap repricing
                            suku bunga neto                   950.715            152.833         1.869.579         (1.482.685)       1.803.822    3.294.264    Net interest repricing gap



                                                                                             31 Desember/December 31, 2024
                                                                         Suku bunga mengambang/
                                                                           Floating interest rate
                                                                            Lebih dari 3
                                                                           bulan sampai                                              Tidak
                                                          Tidak lebih      dengan 1 tahun/    Lebih dari       Suku bunga         dikenakan
                                                         dari 3 bulan/       More than         1 tahun/            tetap/           bunga/
                                                        Not more than        3 months         More than            Fixed         Non-interest
                                                           3 months         up to 1 year        1 year         interest rate       bearing       Total

                         Aset keuangan                                                                                                                                  Financial assets
                         Kas di bank - neto                   553.223                  -                 -                 -                 -      553.223           Cash in banks - net
                         Efek-efek - neto                           -                  -                 -         2.326.616                 -    2.326.616                Securities - net
                         Pinjaman diberikan - neto            278.056            435.490         6.195.025         4.347.598                 -   11.256.169                   Loans - net
                         Piutang bunga                              -                  -                 -                 -            38.544       38.544       Accrued interest income
                         Tagihan derivatif                          -                  -                 -                 -               741          741        Derivative receivables
                         Aset lain-lain - neto                      -                  -                 -                 -           198.031      198.031            Other assets - net

                         Total aset keuangan                  831.279            435.490         6.195.025         6.674.214           237.316   14.373.324          Total financial assets

                         Liabilitas keuangan                                                                                                                         Financial liabilities
                         Liabilitas derivatif                        -                 -                   -                -            1.264       1.264            Derivative liabilities
                         Utang lain-lain                             -                 -                   -            2.637           19.185      21.822                Other payables
                         Beban masih harus dibayar                                                                                                                    Accrued expenses
                             dan liabilitas lain-lain                                  -                 -                 -            67.448       67.448        and other liabilities
                         Pinjaman diterima                    204.108                  -           636.962         2.399.809                 -    3.240.879             Fund borrowings
                         Surat utang yang diterbitkan               -                  -                 -         2.611.117                 -    2.611.117        Debt securities issued
                         Pinjaman subordinasi                 148.615            132.393         4.981.756                 -                 -    5.262.764          Subordinated loans

                         Total liabilitas keuangan            352.723            132.393         5.618.718         5.013.563            87.897   11.205.294        Total financial liabilities

                         Gap repricing
                            suku bunga neto                   478.556            303.097            576.307        1.660.651           149.419    3.168.030    Net interest repricing gap



                                                                                                           149
                                                                                                       397



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 397                                                                                                                                                 01/07/26 23.32
Page 428
                                                                                              The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                    Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                    PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                 As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                              and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                    Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                        (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                               unless otherwise stated)


                  35. INSTRUMEN KEUANGAN DAN MANAJEMEN                                     35. FINANCIAL INSTRUMENTS AND FINANCIAL
                      RISIKO KEUANGAN DAN PENGELOLAAN                                          RISK AND CAPITAL MANAGEMENT (continued)
                      MODAL (lanjutan)

                         c.    Manajemen risiko pasar (lanjutan)                              c.   Market risk management (continued)

                               iii. Risiko suku bunga (lanjutan)                                   iii. Interest rate risk (continued)

                                     Perubahan suku bunga acuan                                         Benchmark interest rate changes

                                      Sehubungan dengan reformasi suku bunga                            In accordance with the benchmark interest
                                      acuan yang diinisiasi oleh Bank Indonesia                         rate reform initiated by Bank Indonesia and
                                      dan penghentian penggunaan Jakarta                                the discontinuation of the Jakarta Interbank
                                      Interbank   Offered     Rate   (“JIBOR”),                         Offered Rate (“JIBOR”), the Company has
                                      Perusahaan        melakukan        transisi                       transitioned its reference interest rate from
                                      penggunaan suku bunga acuan dari JIBOR                            JIBOR to the Indonesia Overnight Index
                                      menjadi Indonesia Overnight Index                                 Average (“IndONIA”), which is based on
                                      Average (“IndONIA”). IndONIA merupakan                            actual overnight interbank money market
                                      suku bunga acuan yang berbasis pada                               transactions.
                                      transaksi aktual pasar uang antarbank
                                      overnight.

                                      Dalam rangka mengelola risiko yang timbul                         To manage the risks arising from the
                                      dari perubahan suku bunga acuan                                   reference rate transition, the Company has
                                      tersebut, Perusahaan telah membentuk                              established Working Group, which is
                                      kelompok kerja yang bertugas melakukan                            responsible for assessing potential
                                      identifikasi dan penilaian potensi dampak                         impacts, preparing impact analyses, and
                                      perubahan suku bunga acuan, menyiapkan                            ensuring a smooth transition process,
                                      analisis dampak, serta memastikan proses                          including contract amendments, system
                                      transisi berjalan dengan baik, termasuk                           adjustments, and updates to relevant
                                      melalui negosiasi perubahan ketentuan                             internal policies. On February 17, 2025, the
                                      kontrak,     penyesuaian     sistem,   dan                        Company issued the IndONIA Guidelines
                                      kebijakan internal Perusahaan. Pada                               as internal guidance for the implementation
                                      tanggal 17 Februari 2025, Perusahaan                              of the transition process.
                                      telah menerbitkan IndONIA Guidelines
                                      sebagai      pedoman      internal   dalam
                                      pelaksanaan proses transisi tersebut.

                                      Pada tanggal 31 Desember 2025, terdapat                           As of December 31, 2025, there were
                                      delapan debitur yang masih dalam proses                           eight borrowers that were still in the
                                      transisi   suku   bunga    acuan    dari                          process of transitioning from JIBOR to
                                      JIBOR ke IndONIA. Enam debitur masih                              IndONIA. Six borrowers continued to apply
                                      menggunakan suku bunga tetap sampai                               fixed interest rates until the respective
                                      dengan periode sebagaimana diatur dalam                           periods stipulated in their loan agreements,
                                      perjanjian   pinjaman    masing-masing,                           while two borrowers had obtained approval
                                      sedangkan dua debitur telah memperoleh                            and reached agreement to adopt
                                      persetujuan dan mencapai kesepakatan                              IndONIA-based interest rates.
                                      untuk menggunakan suku bunga berbasis
                                      IndONIA.




                                                                                     150
                                                                                    398



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 398                                                                                                             01/07/26 23.32
Page 429
                                                                                                  The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                        Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                         PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                      As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                   and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                         Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                             (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                    unless otherwise stated)


                  35. INSTRUMEN KEUANGAN DAN MANAJEMEN                                        35. FINANCIAL INSTRUMENTS AND FINANCIAL
                      RISIKO KEUANGAN DAN PENGELOLAAN                                             RISK AND CAPITAL MANAGEMENT (continued)
                      MODAL (lanjutan)

                         c.    Manajemen risiko pasar (lanjutan)                                  c.   Market risk management (continued)

                               iii. Risiko suku bunga (lanjutan)                                       iii. Interest rate risk (continued)

                                     Analisis sensitivitas suku bunga                                       Interest rate sensitivity análisis

                                      Analisis sensitivitas di bawah ini telah                              The sensitivity analysis below has been
                                      ditentukan berdasarkan eksposur suku                                  determined based on the exposure to
                                      bunga untuk instrumen non-derivatif pada                              interest     rates     for      non-derivative
                                      akhir periode pelaporan. Untuk liabilitas                             instruments at the end of the reporting
                                      tingkat bunga mengambang, analisis                                    period. For floating rate liabilities, the
                                      tersebut disusun dengan asumsi jumlah                                 analysis is prepared using assumption that
                                      liabilitas terutang pada akhir periode                                the balance of the liability at the end of the
                                      pelaporan itu terutang sepanjang tahun.                               reporting period as the amount that was
                                      Kenaikan atau penurunan 50 basis poin                                 outstanding for the whole year. A 50 basis
                                      digunakan ketika melaporkan risiko suku                               point increase or decrease is used when
                                      bunga secara internal kepada manajemen                                reporting interest rate risk internally to
                                      dan merupakan penilaian manajemen                                     management            and          represents
                                      terhadap perubahan yang mungkin terjadi                               management's       assessment        of    the
                                      pada suku bunga.                                                      plausible change in interest rates.

                                      Tabel di bawah ini mengikhtisarkan jika                               The table below summarizes if interest
                                      suku bunga lebih tinggi/rendah 50 basis                               rates had been 50 basis points
                                      poin dan semua variabel lainnya tetap                                 higher/lower and all other variables were
                                      konstan, maka:                                                        held constant, hence:
                                                                         31 Desember/        31 Desember/
                                                                         December 31,        December 31,
                                                                             2025                2024
                                       Pendapatan dan beban bunga               +/-7.318           +/-15.106                   Interest income and expense

                                       Keuntungan/kerugian dari
                                         perubahan nilai wajar efek-                                                       Gains/losses from changes in fair
                                         efek yang diklasifikasikan                                                            value securities classified
                                         pada nilai wajar melalui                                                             as fair value through other
                                         penghasilan komprehensif lain        +/-749.937          +/-328.028                   comprehensive income

                         d.    Manajemen risiko likuiditas                                        d.   Liquidity risk management

                               Risiko likuiditas terutama berasal dari potensi                          Liquidity risk mainly arises from the potential
                               ketidaksesuaian jatuh tempo antara aset dan                             maturity mismatch between the Company’s
                               liabilitas Perusahaan. Perusahaan mengelola                             assets and liabilities. The Company manages
                               risiko likuiditas dengan menjaga kecukupan                              liquidity risk by maintaining adequate reserve
                               dana simpanan, memperoleh tambahan                                      funds, obtaining additional borrowing facilities
                               fasilitas pinjaman dan dengan terus-menerus                             and by continuously monitoring forecasts and
                               memonitor arus kas perkiraan dan arus kas                               actual cash flows and matching the maturity
                               aktual serta mencocokkan profil jatuh tempo                             profiles of financial assets and liabilities. The
                               aset dan liabilitas keuangan. Perusahaan juga                           Company also monitors the liquidity position
                               melakukan monitor secara berkala posisi                                 against limit.
                               likuiditas terhadap limit.

                               Untuk mengelola risiko likuiditas jangka pendek,                         In managing short-term liquidity risk, the
                               Perusahaan memelihara kecukupan dana untuk                              Company maintains sufficient funds to finance
                               membiayai kebutuhan modal kerja yang                                    its ongoing working capital requirements.
                               berkelanjutan.



                                                                                       151
                                                                                      399



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 399                                                                                                                 01/07/26 23.32
Page 430
                                                                                                                  The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                                        Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                                        PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                             NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                                     As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                                  and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                                        Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                            (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                                   unless otherwise stated)


                  35. INSTRUMEN KEUANGAN DAN MANAJEMEN                                                      35. FINANCIAL INSTRUMENTS AND FINANCIAL
                      RISIKO KEUANGAN DAN PENGELOLAAN                                                           RISK AND CAPITAL MANAGEMENT (continued)
                      MODAL (lanjutan)

                         d.    Manajemen risiko likuiditas (lanjutan)                                             d.        Liquidity risk management (continued)

                               Profil jatuh tempo dari aset keuangan (tanpa                                                 The maturities profile of financial assets
                               memperhitungkan         cadangan      kerugian                                               (without considering the allowance for
                               penurunan nilai) dan liabilitas keuangan pada                                                impairment losses) and financial liabilities as of
                               tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                    December 31, 2025 and 2024 are as follows:
                               adalah sebagai berikut:

                                                                                                            31 Desember/December 31, 2025

                                                                 0-3 bulan/    >3-6 bulan/   >6-12 bulan/   >1-3 tahun/       >3-5 tahun/   >5-10 tahun/   >10 tahun/
                                                                0-3 months    >3-6 months    >6-12 months   >1-3 years        >3-5 years    >5-10 years    >10 years        Total

                                     Aset keuangan/
                                      Financial assets
                                     Kas di bank/
                                      Cash in bank                1.202.116             -              -              -                 -             -             -        1.202.116
                                     Efek-efek/Securities         2.093.190        70.099         42.450        728.584           258.667       502.480        61.759        3.757.229
                                     Pinjaman diberikan/
                                      Loans                         453.927       488.424        501.142      2.019.524         1.888.760      3.691.897     1.534.434      10.578.108
                                     Tagihan derivatif/
                                      Derivative receivables          2.199              -              -               -               -              -                -           2.199
                                     Piutang bunga/Accrued
                                       interest income               28.743              -              -               -               -              -                -       28.743
                                     Aset lain-lain/
                                      Other assets                   37.681              -              -               -               -              -                -       37.681
                                                                  3.817.856       558.523        543.592      2.748.108         2.147.427      4.194.377     1.596.193      15.606.076

                                      Liabilitas keuangan/
                                       Financial liabilities
                                      Liabilitas derivatif/
                                       Derivative liabilities         2.611              -              -               -               -              -                -           2.611
                                      Utang lain-lain/Other
                                       payables                      18.980           471            504               11               -              -                -       19.966
                                      Beban masih harus
                                       dibayar dan liabilitas
                                       lain-lain/Accrued
                                       expenses and
                                       other liabilities             77.721              -              -               -               -              -                -       77.721
                                      Pinjaman diterima/
                                       Fund borrowings              330.498              -              -     1.245.279           914.604       331.992        83.000        2.905.373
                                      Surat utang yang
                                       diterbitkan/Debt
                                       securities issued          1.044.022              -       742.786        966.131            75.324       822.755                 -    3.651.018
                                      Pinjaman subordinasi/
                                       Subordinated loans           148.162        50.337         96.866      1.195.177           498.603      2.466.993      705.891        5.162.029

                                                                  1.621.994        50.808        840.156      3.406.598         1.488.531      3.621.740      788.891       11.818.718

                                      Selisih jatuh tempo/
                                       Maturity gap               2.195.862       507.715       (296.564)      (658.490)          658.896       572.637       807.302        3.787.358




                                                                                                    152
                                                                                                  400



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 400                                                                                                                                            01/07/26 23.32
Page 431
                                                                                                                  The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                                        Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                                        PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                             NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                                     As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                                  and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                                        Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                            (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                                   unless otherwise stated)


                  35. INSTRUMEN KEUANGAN DAN MANAJEMEN                                                      35. FINANCIAL INSTRUMENTS AND FINANCIAL
                      RISIKO KEUANGAN DAN PENGELOLAAN                                                           RISK AND CAPITAL MANAGEMENT (continued)
                      MODAL (lanjutan)

                         d.    Manajemen risiko likuiditas (lanjutan)                                             d.       Liquidity risk management (continued)

                               Profil jatuh tempo dari aset keuangan (tanpa                                                The maturities profile of financial assets
                               memperhitungkan        cadangan       kerugian                                              (without considering the allowance for
                               penurunan nilai) dan liabilitas keuangan pada                                               impairment losses) and financial liabilities as of
                               tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                   December 31, 2025 and 2024 are as follows:
                               adalah sebagai berikut: (lanjutan)                                                          (continued)

                                                                                                            31 Desember/December 31, 2024

                                                                 0-3 bulan/    >3-6 bulan/   >6-12 bulan/   >1-3 tahun/      >3-5 tahun/   >5-10 tahun/   >10 tahun/
                                                                0-3 months    >3-6 months    >6-12 months   >1-3 years       >3-5 years    >5-10 years    >10 years        Total

                                     Aset keuangan/
                                      Financial assets
                                     Kas di bank/
                                      Cash in bank                  553.224             -              -              -                -             -             -          553.224
                                     Efek-efek/Securities           130.440       156.837        250.000        392.693          534.471       746.530       116.574        2.327.545
                                     Pinjaman diberikan/
                                      Loans                         423.675       237.639        643.055      2.049.762        2.229.189      4.459.621     1.629.426      11.672.367
                                     Tagihan derivatif/
                                      Derivative receivables            741              -              -              -               -              -                -            741
                                     Piutang bunga/Accrued
                                       interest income               38.544              -              -              -               -              -                -       38.544
                                     Aset lain-lain/
                                      Other assets                  199.991              -              -              -               -              -                -      199.991
                                                                  1.346.615       394.476        893.055      2.442.455        2.763.660      5.206.151     1.746.000      14.792.412

                                      Liabilitas keuangan/
                                       Financial liabilities
                                      Liabilitas derivatif/
                                       Derivative liabilities         1.264              -              -              -               -              -                -           1.264
                                      Utang lain-lain/Other
                                       payables                      19.587           409            726          1.100                -              -                -       21.822
                                      Beban masih harus
                                       dibayar dan liabilitas
                                       lain-lain/ Accrued
                                       expenses and
                                       other liabilities             67.297            76             75               -               -              -                -       67.448
                                      Pinjaman diterima/
                                       Fund borrowings              205.142        98.674        899.634      1.499.940          268.737       215.002        53.750        3.240.879
                                      Surat utang yang
                                       diterbitkan/Debt
                                       securities issued            183.887              -       319.147      1.465.926           93.667       548.490                 -    2.611.117
                                      Pinjaman subordinasi/
                                       Subordinated loans           148.615        45.714         86.679      1.150.252          446.319      2.679.294      705.891        5.262.764

                                                                    625.792       144.873      1.306.261      4.117.218          808.723      3.442.786      759.641       11.205.294

                                      Selisih jatuh tempo/
                                       Maturity gap                 720.823       249.603       (413.206)    (1.674.763)       1.954.937      1.763.365      986.359        3.587.118




                                                                                                   153
                                                                                                  401



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 401                                                                                                                                           01/07/26 23.32
Page 432
                                                                                                      The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                            Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                         PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                      As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                   and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                         Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                             (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                    unless otherwise stated)


                  35. INSTRUMEN KEUANGAN DAN MANAJEMEN                                       35. FINANCIAL INSTRUMENTS AND FINANCIAL
                      RISIKO KEUANGAN DAN PENGELOLAAN                                            RISK AND CAPITAL MANAGEMENT (continued)
                      MODAL (lanjutan)

                         d.    Manajemen risiko likuiditas (lanjutan)                                 d.   Liquidity risk management (continued)

                               Sisa jatuh tempo kontraktual dari liabilitas                                The remaining contractual maturities of the
                               keuangan berdasarkan pada undiscounted                                      liabilities based on undiscounted cashflows as
                               cash flow pada tanggal-tanggal 31 Desember                                  of December 31, 2025 and 2024 are as follows:
                               2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:

                                                                          31 Desember/December 31, 2025
                                                                                                           Lebih dari
                                                               0-3          >3 - 6          >6 - 12        12 bulan/
                                                              bulan/       bulan/           bulan/         More than
                                                              months       months           months         12 months        Total
                               Liabilitas keuangan                                                                                                Financial liabilities
                               Liabilitas derivatif               2.611                -            -                 -       2.611               Derivative liabilities
                               Utang lain-lain                   19.006              462          513                21      20.002                   Other payables
                               Beban masih harus dibayar                                                                                           Accrued expenses
                                   dan liabilitas lain-lain      77.721             -                -                -      77.721             and other liabilities
                               Pinjaman diterima                359.450             -                -       3.261.098    3.620.548                  Fund borrowings
                               Surat utang yang diterbitkan   1.056.069        39.674         945.658        2.265.785    4.307.186             Debt securities issued
                               Pinjaman subordinasi             151.243       105.186         232.326        6.217.157    6.705.912               Subordinated loans

                               Total liabilitas keuangan      1.666.100       145.322       1.178.497       11.744.061    14.733.980         Total financial liabilities



                                                                          31 Desember/December 31, 2024
                                                                                                           Lebih dari
                                                               0-3          >3 - 6          >6 - 12        12 bulan/
                                                              bulan/       bulan/           bulan/         More than
                                                              months       months           months         12 months        Total
                               Liabilitas keuangan                                                                                                Financial liabilities
                               Liabilitas derivatif              1.264                 -               -              -       1.264               Derivative liabilities
                               Utang lain-lain                  21.822                  -              -              -      21.822                   Other payables
                               Beban masih harus dibayar                                                                                           Accrued expenses
                                   dan liabilitas lain-lain     67.297             76              75                -       67.448             and other liabilities
                               Pinjaman diterima               248.985        144.997       2.461.260          775.343    3.630.585                  Fund borrowings
                               Surat utang yang diterbitkan    195.460         24.641         376.964        2.476.484    3.073.549             Debt securities issued
                               Pinjaman subordinasi            150.705        101.265         226.119        5.925.838    6.403.927               Subordinated loans

                               Total liabilitas keuangan       685.533        270.979       3.064.418        9.177.665    13.198.595         Total financial liabilities



                         e.    Permodalan                                                             e.   Capital

                               Perusahaan mengelola tingkat permodalan                                     The Company manages capital level to ensure
                               untuk memastikan kemampuannya untuk                                         that it will be able to continue as going concern
                               melanjutkan keberlangsungan operasi dan                                     and comply with the requirement set by the
                               memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh                                     regulator. The Company's capital structure
                               regulator. Struktur modal Perusahaan yang                                   recorded as shareholders’ equity consists of
                               dicatat dalam ekuitas pemegang saham terdiri                                capital stock (Note 20), additional paid-in capital
                               dari    modal    ditempatkan     dan    disetor                             (Note 21), perpetual notes (Note 22), other
                               (Catatan 20), tambahan modal disetor                                        comprehensive income and retained earnings.
                               (Catatan 21),   surat    berharga    perpetual                              The capital of the Company is mainly placed in
                               (Catatan 22), penghasilan komprehensif lain                                 form of Cash in banks (Note 5), securities (Note
                               dan saldo laba. Sebagian besar modal                                        6), and loans (Note 8).
                               Perusahaan saat ini ditempatkan dalam bentuk
                               Kas di bank (Catatan 5), efek-efek (Catatan 6),
                               dan pinjaman diberikan (Catatan 8).




                                                                                      154
                                                                                 402



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 402                                                                                                                           01/07/26 23.32
Page 433
                                                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                                 Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                                 PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                              As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                           and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                                 Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                     (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                            unless otherwise stated)


                  35. INSTRUMEN KEUANGAN DAN MANAJEMEN                                               35. FINANCIAL INSTRUMENTS AND FINANCIAL
                      RISIKO KEUANGAN DAN PENGELOLAAN                                                    RISK AND CAPITAL MANAGEMENT (continued)
                      MODAL (lanjutan)

                         f.    Nilai wajar instrumen keuangan                                              f.       Fair value of financial instruments

                               Manajemen berpendapat bahwa nilai aset dan                                           Management believes that the carrying
                               liabilitas keuangan yang dicatat sebesar biaya                                       amounts of financial assets and financial
                               perolehan      diamortisasi  dalam     laporan                                       liabilities recorded at amortized cost in the
                               keuangan, mendekati nilai wajarnya baik yang                                         financial statements is a close estimation of
                               jatuh tempo dalam jangka pendek atau yang                                            their fair values, both for those that have short
                               dicatat berdasarkan tingkat bunga pasar.                                             term maturities as well as those that carry at
                                                                                                                    market rates of interest.

                               Asumsi signifikan yang digunakan dalam                                               The     significant    assumptions  used    in
                               menentukan nilai wajar dari aset dan liabilitas                                      determining the fair value of financial assets
                               keuangan ditetapkan di bawah ini.                                                    and liabilities are set out below.

                               Pengukuran nilai wajar diakui dalam laporan                                          Fair value measurements recognized in the
                               posisi keuangan                                                                      statement of financial position

                               Tabel berikut ini memberikan analisis dari                                           The following table provides an analysis of
                               instrumen keuangan pada tanggal-tanggal                                              financial instruments as of December 31, 2025
                               31 Desember 2025 dan 2024 yang                                                       and 2024 that grouped into Level 1 to 3 based
                               dikelompokkan ke Tingkat 1 sampai 3                                                  on the degree to which the fair value is
                               didasarkan pada sejauh mana nilai wajar                                              observable.
                               diamati.
                                   Tingkat 1 pengukuran nilai wajar adalah                                               Level 1 fair value measurements are those
                                    yang berasal dari harga kuotasian (tidak                                               derived from quoted prices (unadjusted) in
                                    disesuaikan) dalam pasar aktif untuk aset                                              active markets for identical assets or
                                    atau liabilitas yang identik.                                                          liabilities.
                                   Tingkat 2 pengukuran nilai wajar adalah                                               Level 2 fair value measurements are those
                                    yang berasal dari input selain harga                                                   derived from inputs other than quoted
                                    kuotasian yang termasuk dalam Tingkat 1                                                prices included within Level 1 that are
                                    yang dapat diobservasi untuk aset atau                                                 observable for the asset or liability, either
                                    liabilitas, baik secara langsung (misalnya                                             directly (e.g. as prices) or indirectly
                                    harga) atau secara tidak langsung                                                      (i.e. derived from prices).
                                    (misalnya berasal dari harga).
                                   Tingkat 3 pengukuran nilai wajar adalah                                               Level 3 fair value measurements are those
                                    yang berasal dari teknik penilaian yang                                                derived from valuation techniques that
                                    mencakup input untuk aset atau liabilitas                                              include inputs for the asset or liability that
                                    yang bukan berdasarkan data pasar yang                                                 are not based on observable market data
                                    dapat diobservasi (input yang tidak dapat                                              (unobservable inputs).
                                    diobservasi).

                                                                                               31 Desember/December 31, 2025

                                                                                                  Nilai wajar/Fair value

                                                                 Nilai tercatat/ Tingkat 1/       Tingkat 2/            Tingkat 3/
                                                                 Carrying value   Level 1          Level 2               Level 3         Total

                               Aset yang diukur pada                                                                                                     Assets measured at
                                  nilai wajar                                                                                                                  fair value

                               Nilai wajar melalui penghasilan                                                                                         Fair value through other
                                   komprehensif lain                                                                                                 comprehensive income
                                   Efek-efek                        3.357.229      3.357.229                    -                    -   3.357.229                 Securities

                                                                                                                                                       Fair value through profit
                               Nilai wajar melalui laba rugi                                                                                                          or loss
                                   Tagihan derivatif                    2.199                 -          2.199                       -      2.199     Derivative receivables




                                                                                          155
                                                                                         403



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 403                                                                                                                                   01/07/26 23.32
Page 434
                                                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                                 Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                                 PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                              As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                           and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                                 Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                     (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                            unless otherwise stated)


                  35. INSTRUMEN KEUANGAN DAN MANAJEMEN                                               35. FINANCIAL INSTRUMENTS AND FINANCIAL
                      RISIKO KEUANGAN DAN PENGELOLAAN                                                    RISK AND CAPITAL MANAGEMENT (continued)
                      MODAL (lanjutan)

                         f.    Nilai wajar instrumen keuangan (lanjutan)                                   f.       Fair value of financial instruments (continued)

                               Pengukuran nilai wajar diakui dalam laporan                                          Fair value measurements recognized in the
                               posisi keuangan (lanjutan)                                                           statement of financial position (continued)

                               Tabel berikut ini memberikan analisis dari                                           The following table provides an analysis of
                               instrumen keuangan pada tanggal-tanggal                                              financial instruments as of December 31, 2025
                               31 Desember 2025 dan 2024 yang                                                       and 2024 that grouped into Level 1 to 3 based
                               dikelompokkan ke Tingkat 1 sampai 3                                                  on the degree to which the fair value is
                               didasarkan pada sejauh mana nilai wajar                                              observable. (continued)
                               diamati. (lanjutan)

                                                                                               31 Desember/December 31, 2025

                                                                                                  Nilai wajar/Fair value

                                                                 Nilai tercatat/ Tingkat 1/       Tingkat 2/         Tingkat 3/
                                                                 Carrying value   Level 1          Level 2            Level 3         Total

                               Aset yang nilai wajarnya                                                                                                 Assets for which fair
                                  diungkapkan                                                                                                        values are disclosed

                               Biaya perolehan diamortisasi                                                                                                    Amortized cost
                                  Efek-efek                           400.000       400.000                     -                 -    400.000                  Securities

                                                                    3.759.428      3.757.229             2.199                    -   3.759.428


                               Liabilitas yang diukur pada                                                                                           Liabilities measured at
                                  nilai wajar                                                                                                                    fair value

                                                                                                                                                      Fair value through profit
                               Nilai wajar melalui laba rugi                                                                                                         or loss
                                   Liabilitas derivatif                 2.611                 -          2.611                    -      2.611         Derivative liabilities

                               Liabilitas yang nilai wajarnya                                                                                         Liability for which fair
                                  diungkapkan                                                                                                        values are disclosed

                               Biaya perolehan diamortisasi                                                                                                   Amortized cost
                                  Surat utang yang diterbitkan      3.651.018      3.599.301                    -                 -   3.599.301      Debt securities issued
                                                                    3.653.629      3.599.301             2.611                    -   3.601.912


                                                                                               31 Desember/December 31, 2024

                                                                                                  Nilai wajar/Fair value

                                                                 Nilai tercatat/ Tingkat 1/       Tingkat 2/         Tingkat 3/
                                                                 Carrying value   Level 1          Level 2            Level 3         Total

                               Aset yang diukur pada                                                                                                    Assets measured at
                                  nilai wajar                                                                                                                 fair value

                               Nilai wajar melalui penghasilan                                                                                        Fair value through other
                                   komprehensif lain                                                                                                comprehensive income
                                   Efek-efek                        1.475.511      1.475.511                    -                 -   1.475.511                   Securities

                                                                                                                                                      Fair value through profit
                               Nilai wajar melalui laba rugi                                                                                                         or loss
                                   Tagihan derivatif                      741                 -            741                    -           741    Derivative receivables

                               Aset yang nilai wajarnya                                                                                                 Assets for which fair
                                  diungkapkan                                                                                                        values are disclosed

                               Biaya perolehan diamortisasi                                                                                                    Amortized cost
                                  Efek-efek                           852.034       860.416                     -                 -    860.416                  Securities

                                                                    2.328.286      2.335.927               741                    -   2.336.668



                                                                                          156
                                                                                         404



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 404                                                                                                                                  01/07/26 23.32
Page 435
                                                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                                 Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                                 PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                              As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                           and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                                 Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                     (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                            unless otherwise stated)


                  35. INSTRUMEN KEUANGAN DAN MANAJEMEN                                               35. FINANCIAL INSTRUMENTS AND FINANCIAL
                      RISIKO KEUANGAN DAN PENGELOLAAN                                                    RISK AND CAPITAL MANAGEMENT (continued)
                      MODAL (lanjutan)

                         f.    Nilai wajar instrumen keuangan (lanjutan)                                   f.    Fair value of financial instruments (continued)

                               Pengukuran nilai wajar diakui dalam laporan                                       Fair value measurements recognized in the
                               posisi keuangan (lanjutan)                                                        statement of financial position (continued)

                               Tabel berikut ini memberikan analisis dari                                        The following table provides an analysis of
                               instrumen keuangan pada tanggal-tanggal                                           financial instruments as of December 31, 2025
                               31 Desember 2025 dan 2024 yang                                                    and 2024 that grouped into Level 1 to 3 based
                               dikelompokkan ke Tingkat 1 sampai 3                                               on the degree to which the fair value is
                               didasarkan pada sejauh mana nilai wajar                                           observable. (continued)
                               diamati. (lanjutan)

                                                                                               31 Desember/December 31, 2024

                                                                                                  Nilai wajar/Fair value

                                                                 Nilai tercatat/ Tingkat 1/       Tingkat 2/         Tingkat 3/
                                                                 Carrying value   Level 1          Level 2            Level 3         Total


                               Liabilitas yang diukur pada                                                                                        Liabilities measured at
                                  nilai wajar                                                                                                                 fair value

                                                                                                                                                   Fair value through profit
                               Nilai wajar melalui laba rugi                                                                                                      or loss
                                   Liabilitas derivatif                 1.264                 -          1.264                    -      1.264      Derivative liabilities

                               Liabilitas yang nilai wajarnya                                                                                      Liability for which fair
                                  diungkapkan                                                                                                     values are disclosed

                               Biaya perolehan diamortisasi                                                                                                Amortized cost
                                  Surat utang yang diterbitkan      2.611.117      2.537.294                 -                    -   2.537.294   Debt securities issued
                                                                    2.612.381      2.537.294             1.264                    -   2.538.558


                               Berikut metode dan asumsi yang digunakan                                          The following methods and assumptions are
                               untuk perkiraan nilai wajar:                                                      used to estimate the fair value:
                                Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan                                         Fair values of certain financial assets and
                                  tertentu      selain      efek-efek     yang                                      liabilities other than securities classified as
                                  diklasifikasikan pada biaya perolehan                                             amortized cost (including sukuk at
                                  diamortisasi (termasuk sukuk yang diukur                                          acquisition cost) and debt securities issued
                                  pada biaya perolehan) dan surat utang yang                                        approximate their carrying amounts due to
                                  diterbitkan mendekati nilai tercatat, karena                                      short-term maturities of these financial
                                  instrumen keuangan tersebut memiliki                                              instruments and due to the interest rate is at
                                  jangka waktu jatuh tempo yang singkat dan                                         market rate. Certain financial assets and
                                  memiliki tingkat bunga sesuai pasar. Aset                                         liabilities not measured at fair value which
                                  dan liabilitas keuangan tertentu yang tidak                                       fair values approximate their carrying
                                  diukur pada nilai wajar di mana nilai                                             amounts, are not disclosed in the
                                  wajarnya mendekati nilai tercatat, tidak                                          aforementioned table.
                                  diungkapkan pada tabel di atas.
                                Nilai      wajar    dari    efek-efek    yang                                       The fair value of securities classified as
                                  diklasifikasikan pada biaya perolehan                                               amortized cost (including sukuk at
                                  diamortisasi (termasuk sukuk yang diukur                                            acquisition cost) and debt securities issued
                                  biaya perolehan) dan surat utang yang                                               is determined on the basis of quoted market
                                  diterbitkan ditentukan berdasarkan harga                                            price as of December 31, 2025 and 2024.
                                  kuotasi pasar yang berlaku pada tanggal-
                                  tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.
                                Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025                                               As of December 31, 2025 and 2024, there is
                                  dan 2024, tidak terdapat aset keuangan atau                                         no financial assets and financial liabilities
                                  liabilitas keuangan yang ditransfer dari/ke                                         transfer out of or/into level 2 and/or level 3.
                                  tingkat 2 dan/atau tingkat 3.

                                                                                          157
                                                                                         405



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 405                                                                                                                               01/07/26 23.32
Page 436
                                                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                               Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                               PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                            As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                         and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                               Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                   (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                          unless otherwise stated)


                  36.     SEGMEN OPERASI                                                            36. OPERATING SEGMENT

                          Perusahaan mengelola kegiatan usahanya dan                                     The Company manages its business activities and
                          mengidentifikasi   segmen    yang     dilaporkan                               identifies its reported segments based on product
                          berdasarkan jenis produk. Laba rugi dari masing-                               categories. Profit or loss of each segment is used to
                          masing segmen digunakan untuk menilai kinerja                                  assess the performance of each segment.
                          masing-masing segmen. Informasi yang berkaitan                                 Information relating to the main operating segments
                          dengan segmen usaha utama disajikan sebagai                                    is presented as follows:
                          berikut:

                                                                            31 Desember/December 31, 2025
                                                            Produk              Produk
                                                           investasi/           tresuri/          Jasa advisory/
                                                          Investment           Treasury             Advisory
                                                           products            products              services           Total
                          Pendapatan bunga                    1.130.410             128.576                        -     1.258.986                    Interest income
                          Pendapatan provisi dan komisi                                                                                   Provision and commission
                             dan pendapatan lainnya             47.626                      -                  -            47.626              and other income
                          Pendapatan jasa advisory                   -                      -             10.888            10.888                  Advisory income
                          Keuntungan yang direalisasi                                                                                               Realized gain on
                             dari penjualan efek-efek            15.543              26.799                        -        42.342              sale of securities
                          Beban bunga                          (632.844)            (83.022 )                      -      (715.866)                 Interest expense
                          Beban umum dan                                                                                                  General and administrative
                             administrasi                       (41.494)             (4.069)               (9.712)         (55.275)                      expenses
                          Beban cadangan kerugian                                                                                                        Provision for
                             penurunan nilai                    (65.710)            (16.462)               (5.402)         (87.574)            impairment losses
                          Beban transaksi                                                                                                   Expense from derivative
                             derivatif - neto                    (6.404)               (729)                       -        (7.133)              transaction - net
                          Beban yang tidak dapat
                             dialokasi - neto                           -                   -                      -      (241.128)       Unallocated expenses - net
                          Laba sebelum beban pajak             447.127               51.093                (4.226)         252.866        Profit before tax expense

                          Aset yang dapat dialokasikan      10.523.161            3.382.490                 4.987       13.910.638                  Allocated assets
                          Liabilitas yang dapat
                             dialokasikan                               -        11.721.031                        -    11.721.031                Allocated liabilities


                                                                            31 Desember/December 31, 2024
                                                            Produk              Produk
                                                           investasi/           tresuri/          Jasa advisory/
                                                          Investment           Treasury             Advisory
                                                           products            products              services           Total
                          Pendapatan bunga                    1.081.522             100.560                        -     1.182.082                    Interest income
                          Pendapatan provisi dan komisi                                                                                   Provision and commission
                              dan lainnya                       80.018               66.527                    -           146.545              and other income
                          Pendapatan jasa advisory                   -                    -               32.048            32.048                  Advisory income
                          Keuntungan yang direalisasi                                                                                               Realized gain on
                              dari penjualan efek-efek           13.900               1.093                        -        14.993              sale of securities
                          Beban bunga                          (712.163)            (75.565 )                      -      (787.728)                 Interest expense
                          Beban umum dan                                                                                                  General and administrative
                              administrasi                      (48.890)             (6.221)              (15.817)         (70.928)                      expenses
                          (Beban)/pembalikan cadangan                                                                                        (Provision)/reversal for
                              kerugian penurunan nilai         (101.495)              3.900                  (445)         (98.040)            impairment losses
                          Beban transaksi                                                                                                   Expense from derivative
                              derivatif - neto                  (20.797)             (1.934)                       -       (22.731)              transaction - net
                          Beban yang tidak dapat
                              dialokasi - neto                          -                   -                      -      (189.494)       Unallocated expenses - net
                          Laba sebelum beban pajak             292.095               88.360               15.786           206.747        Profit before tax expense

                          Aset yang dapat dialokasikan      12.127.029            1.664.080               28.482        13.819.591                  Allocated assets
                          Liabilitas yang dapat
                             dialokasikan                               -         11.116.04                        -    11.116.024                Allocated liabilities




                                                                                            158
                                                                                           406



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 406                                                                                                                          01/07/26 23.32
Page 437
                                                                                                                                The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                                                      Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                                                     PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                          NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                                                  As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                                                               and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                                                     Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                         (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                                                                unless otherwise stated)


                  37. LABA PER SAHAM                                                                                     37. INCOME PER SHARE

                         Berikut adalah perhitungan laba bersih per saham                                                      The following presents the computations of basic
                         dasar:                                                                                                net income per share:

                                                                                               31 Desember/December 31,
                                                                                                     Rata-rata
                                                                                                    tertimbang                            Laba
                                                                                                  jumlah saham                         per saham/
                                                                                                       dasar/                            Income
                                                                          Laba bersih                Weighted                           per share
                                                                             tahun                    average                        (Dalam ribuan
                                                                            berjalan/               number of                           Rupiah/In
                                                                          Net income             ordinary shares                      thousands of
                                                                          for the year             outstanding                           Rupiah)
                         Tahun                                                                                                                                                                   Year
                          2025                                                   185.286                         2.545.000                               73                                    2025
                          2024                                                   122.510                         2.022.397                               61                                    2024

                  38. TAMBAHAN INFORMASI ARUS KAS                                                                        38. SUPPLEMENTARY CASH FLOW INFORMATION

                         Aktivitas investasi dan pendanaan non-kas adalah                                                      Non-cash investing and financing activities are as
                         sebagai berikut:                                                                                      follows:

                                                                                       Tahun yang Berakhir pada Tanggal
                                                                                                 31 Desember/
                                                                                           Year Ended December 31,

                                                                                             2025                            2024

                          Kenaikan aset tetap dari beban                                                                                                                     Increase in property
                            masih harus dibayar dan liabilitas                                                                                                   and equipment through accrued
                            lain-lain                                                                    238                           1.357                        expense and other liabilities
                          Kenaikan aset lain-lain dari beban
                            masih harus dibayar dan liabilitas                                                                                                   Increase in other assets through
                            lain-lain                                                                 1.087                            2.895               accrued expense and other liabilities

                         Perubahan pada liabilitas yang timbul dari aktivitas                                                  Changes in liabilities arising from financing activities
                         pendanaan pada laporan arus kas adalah sebagai                                                        in the statement of cash flows are as follows:
                         berikut:
                                                                                            31 Desember 2025/December 31, 2025

                                                        1 Januari 2025/   Arus kas masuk/   Arus kas keluar/        Selisih kurs/       Lainnya/         31 December 2025/
                                                        Januari 1, 2025    Cash inflows      Cash outflows        Foreign exchange       Others          December 31, 2025

                         Utang sewa                               2.637                -               (1.215)                  -                 -                 1.422                   Lease liability
                         Pinjaman diterima                    3.240.879        3.321.026           (3.700.000)             21.278            22.190             2.905.373                Fund borrowings
                         Surat utang yang diterbitkan         2.611.117        1.500.000             (320.000)             41.038          (181.137)            3.651.018           Debt securities issued
                         Pinjaman subordinasi                 5.262.764                -             (178.288)             81.196            (3.643)            5.162.029             Subordinated loans

                                                            11.117.397          4.821.026          (4.199.503)            143.512          (162.590)           11.719.842



                                                                                            31 Desember 2024/December 31, 2024

                                                        1 Januari 2024/   Arus kas masuk/   Arus kas keluar/        Selisih kurs/       Lainnya/         31 December 2024/
                                                        Januari 1, 2024    Cash inflows      Cash outflows        Foreign exchange       Others          December 31, 2024

                         Utang sewa                               3.450                -               (1.127)                  -                 314               2.637                   Lease liability
                         Pinjaman diterima                    4.281.691        3.361.800           (4.420.000)             18.856              (1.468)          3.240.879                Fund borrowings
                         Surat utang yang diterbitkan         2.981.054        1.000.000           (1.392.605)              3.559              19.109           2.611.117           Debt securities issued
                         Pinjaman subordinasi                 5.307.914                -             (158.449)            104.677               8.622           5.262.764             Subordinated loans

                                                            12.574.109          4.361.800          (5.972.181)            127.092              26.577          11.117.397




                                                                                                                 159
                                                                                                               407



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 407                                                                                                                                                              01/07/26 23.32
Page 438
                                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                 Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                 PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                              As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                           and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                 Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                            unless otherwise stated)


                  39. INFORMASI   TAMBAHAN     YANG    TIDAK                           39. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
                      DIPERSYARATKAN     OLEH       STANDAR                                REQUIRED BY INDONESIAN FINANCIAL
                      AKUNTANSI KEUANGAN DI INDONESIA                                      ACCOUNTING STANDARDS

                        Informasi tambahan berikut bukan merupakan                         The following additional information is not
                        informasi yang dipersyaratkan oleh Standar                         information required by Indonesian Financial
                        Akuntansi Keuangan di Indonesia:                                   Accounting Standards:

                        Pinjaman diberikan                                                 Loans

                        Pinjaman diberikan berdasarkan kolektibilitas:                     Loans based on collectability:

                                                                 31 Desember/         31 Desember/
                                                                 December 31,         December 31,
                                                                     2025                 2024

                        Lancar                                        8.818.966            9.812.943                                         Current
                        Dalam perhatian khusus                          699.664              723.679                                 Special mention
                        Macet                                           513.024              520.693                                           Loss

                        Subtotal                                     10.031.654           11.057.315                                         Sub-total


                        Ditambah/(dikurangi):                                                                                            Add/(less):
                            Piutang bunga                                 601.194            674.749                    Accrued interest income
                            Biaya transaksi belum diamortisasi            (54.740)           (59.697)             Unamortized transaction costs
                            Cadangan kerugian penurunan nilai            (482.367)          (416.198)            Allowance for impairment losses

                                                                     10.095.741           11.256.169


                        Termasuk di dalam pinjaman diberikan merupakan                     Included in the loans are loans with syndication
                        pinjaman dengan perjanjian pembiayaan bersama                      agreements with other entities. The Company’s
                        dengan entitas lain. Keikutsertaan Perusahaan                      participation as a member of syndicated loans
                        sebagai anggota sindikasi dengan persentase                        ranged from 0.2% to 52% of the total syndicated
                        penyertaan berkisar antara 0,2% sampai dengan                      loans as of December 31, 2025 and 2024,
                        52% dari total pinjaman sindikasi pada tanggal-                    respectively. Risks from syndicated loans are
                        tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. Risiko atas                     shared proportionately by the participating creditors.
                        pinjaman sindikasi ditanggung secara proporsional
                        oleh peserta kreditur.

                        Rasio NPF Gross adalah 5,11% dan 4,71% masing-                    The Gross NPF Ratio is 5.11% and 4.71% as of
                        masing pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.                    December 31, 2025 and 2024, respectively.

                        Rasio NPF Neto adalah 3,75% dan 3,41% masing-                     The Net NPF Ratio is 3.75% and 3.41% as of
                        masing pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.                    December 31, 2025 and 2024, respectively.

                        Permodalan                                                         Capital

                        Modal disetor dalam rangka pendirian perusahaan                    Paid-up capital for the establishment of
                        pembiayaan infrastruktur ditetapkan paling sedikit                 infrastructure financing company is set at least in the
                        sebesar Rp100.000. Perusahaan pembiayaan                           amount of Rp100,000. Infrastructure financing
                        infrastruktur wajib meningkatkan modal disetor                     company shall increase its paid-up capital to at least
                        menjadi paling sedikit Rp2.000.000 dalam jangka                    Rp2,000,000 within 5 years since the issuance of the
                        waktu 5 tahun sejak tanggal diterbitkannya izin                    business license. As of December 31, 2025 and
                        usaha. Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025                       2024, the Company has fulfilled the minimum capital
                        dan 2024, Perusahaan telah memenuhi persyaratan                    requirement.
                        modal minimum.




                                                                                160
                                                                               408



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 408                                                                                                          01/07/26 23.32
Page 439
                                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                 Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                 PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                              As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                           and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                 Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                            unless otherwise stated)


                  39. INFORMASI  TAMBAHAN    YANG    TIDAK                              39. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
                      DIPERSYARATKAN    OLEH      STANDAR                                   REQUIRED BY INDONESIAN FINANCIAL
                      AKUNTANSI  KEUANGAN   DI  INDONESIA                                   ACCOUNTING STANDARDS (continued)
                      (lanjutan)

                        Informasi tambahan berikut bukan merupakan                         The following additional information is not
                        informasi yang dipersyaratkan oleh Standar                         information required by Indonesian Financial
                        Akuntansi Keuangan di Indonesia: (lanjutan)                        Accounting Standards: (continued)

                        Permodalan (lanjutan)                                              Capital (continued)

                        Berdasarkan      POJK       46/2020,      Perusahaan              Based on POJK 46/2020, Infrastructure Financing
                        Pembiayaan Infrastruktur wajib memenuhi Gearing                   Company should fulfill Gearing Ratio of minimum of
                        Ratio paling rendah nol kali dan paling tinggi sepuluh            zero times and maximum of 10 times and Capital
                        kali dan Rasio Permodalan paling sedikit 10%. Nilai               Ratio minimum of 10%. As of December 31, 2025
                        Gearing Ratio Perusahaan pada tanggal-tanggal                     and 2024, the Company’s Gearing Ratio are 2.47
                        31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing adalah                    times and 2.42 times, respectively. The Capital Ratio
                        sebesar 2,47 kali dan 2,42 kali. Nilai Rasio                      as of December 31, 2025 and 2024, are 43.74% and
                        Permodalan Perusahaan pada tanggal-tanggal                        34.99%, respectively.
                        31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebesar
                        43,74% dan 34,99%.

                        Selama tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                   During the years ended December 31, 2025 and
                        31 Desember 2025 dan 2024, Perusahaan telah                       2024, the Company has fulfilled covenant regarding
                        memenuhi ketentuan tentang Gearing Ratio dan                      above Gearing Ratio and Capital Ratio.
                        Rasio Permodalan tersebut.

                         Manajemen risiko operasional                                     Operational risk management

                        Risiko    operasional   adalah     risiko   akibat                Operational risk is the risk due to inadequacy and/or
                        ketidakcukupan dan/atau tidak berfungsinya proses                 malfunction of internal processes, human error,
                        internal, kesalahan manusia, kegagalan sistem,                    system failure, and/or the occurrence of external
                        dan/atau terjadinya kejadian eksternal yang                       events that affect the operation of the Company.
                        mempengaruhi operasional Perusahaan. Risiko ini                   These risks may trigger losses for the Company and
                        dapat menyebabkan terjadinya kerugian pada                        consequently affect the Company’s performance
                        Perusahaan sehingga akan mempengaruhi kinerja                     and soundness.
                        dan tingkat kesehatan Perusahaan.

                        Manajemen risiko operasional dan internal kontrol                 Strong operational risk management and internal
                        yang kuat adalah elemen inti dari strategi risiko                 control are core elements of the Company’s
                        operasional Perusahaan dan semua karyawan                         operational risk strategy, and all staff are responsible
                        bertanggung jawab untuk mengelola dan memitigasi                  for managing and mitigating operational risks in their
                        risiko operasional dalam operasional sehari-hari.                 day-to-day operations.

                        Meningkatnya    ancaman     keamanan     siber                    The escalating cybersecurity threats in Indonesia
                        di Indonesia menggarisbawahi kebutuhan penting                    underscores the critical need to elevate
                        untuk menjadikan keamanan siber sebagai salah                     cybersecurity as one of our focuses within our
                        satu fokus kami dalam manajemen risiko                            operational risk management.
                        operasional.

                        Perusahaan      berkomitmen      untuk     menjaga                The Company commits to maintaining secure and
                        keberlangsungan bisnis yang aman dan tangguh di                   resilient business continuity amidst evolving
                        tengah berkembangnya ancaman keamanan siber                       cybersecurity threats by implementing the following
                        dengan menerapkan tindakan-tindakan berikut:                      actions:
                           Penerapan pengendalian internal, termasuk                          Implementation of internal controls, including
                            pengendalian akses, dan tiga lini pertahanan.                       access controls, and three lines of defense.
                           Kampanye kesadaran karyawan secara                                 Regular employee awareness campaigns,
                            berkala, simulasi phishing, dan pelatihan wajib                     phishing simulations, and mandatory training to
                            untuk membangun budaya sadar keamanan.                              build security-concious culture.

                                                                                  161
                                                                                 409



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 409                                                                                                          01/07/26 23.32
Page 440
                                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                             As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                          and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                           unless otherwise stated)


                  39. INFORMASI  TAMBAHAN    YANG    TIDAK                             39. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
                      DIPERSYARATKAN    OLEH      STANDAR                                  REQUIRED BY INDONESIAN FINANCIAL
                      AKUNTANSI  KEUANGAN   DI  INDONESIA                                  ACCOUNTING STANDARDS (continued)
                      (lanjutan)

                        Informasi tambahan berikut bukan merupakan                        The following additional information is not
                        informasi yang dipersyaratkan oleh Standar                        information required by Indonesian Financial
                        Akuntansi Keuangan di Indonesia: (lanjutan)                       Accounting Standards: (continued)

                        Manajemen risiko operasional (lanjutan)                           Operational risk management (continued)

                        Perusahaan       berkomitmen      untuk     menjaga              The Company commits to maintaining secure and
                        keberlangsungan bisnis yang aman dan tangguh di                  resilient business continuity amidst evolving
                        tengah berkembangnya ancaman keamanan siber                      cybersecurity threats by implementing the following
                        dengan menerapkan tindakan-tindakan berikut:                     actions: (continued)
                        (lanjutan)
                            Penerapan      teknologi    dan    infrastruktur                Implementation of advance cybersecurity
                             keamanan siber yang advance, termasuk                            technology and infrastructure, including
                             eXtended Detection and Response (“XDR”)                          eXtended Detection and Response (“XDR”) as
                             sebagai     perlindungan endpoint,      Security                 endpoint protection, Security Operation Center
                             Operation Center (“SOC”) yang dilengkapi                         (“SOC”) equipped with cyber threat detection
                             teknologi deteksi dan respon ancaman siber,                      and response technology, also perimeter
                             serta keamanan batas luar firewall dengan                        security     with firewall      with   intrusion
                             sistem deteksi/pencegahan intrusi, teknologi                     detection/prevention       system,   encryption
                             enkripsi, dan sistem pencegahan kehilangan                       technology, and data loss prevention system.
                             data.
                            Memastikan Pusat Pemulihan Bencana                              Ensuring the Disaster Recovery Center is fully
                             beroperasi penuh dan diuji secara berkala untuk                  operational and regularly tested to support
                             mendukung kelangsungan bisnis.                                   business continuity.
                            Pengujian keamanan siber, termasuk pengujian                    Cybersecurity testing, including Disaster
                             Pemulihan Bencana, pengujian penetrasi, dan                      Recovery testing, penetration testing, and
                             pemantauan berkelanjutan terhadap ancaman                        continuous monitoring of cyber threats and
                             dan insiden siber.                                               incidents.
                            Mengintegrasikan layanan Threat Intelligence                    Incorporate Threat Intelligence service and
                             dan berkolaborasi dengan rekan-rekan industri                    collaboration with industry peers and
                             dan pakar keamanan siber untuk berbagi praktik                   cybersecurity experts to share best practices
                             terbaik.                                                         and stay ahead of emerging threat.
                            Melakukan peningkatan tata kelola keamanan                      Perform continuous cybersecurity governance
                             siber secara berkelanjutan dan melakukan                         improvement and conduct cyber security
                             penilaian tingkat maturitas keamanan siber                       maturity assessment referring to NIST Cyber
                             dengan mengacu pada kerangka kerja NIST                          Security Framework (“CSF”) 2.0.
                             Cyber Security Framework (“CSF”) 2.0.
                            Memastikan kepatuhan terhadap persyaratan                       Ensuring adherence to regulatory requirements
                             peraturan dan kebijakan internal melalui audit                   and internal policies through audits and
                             dan penilaian kontrol dan praktik keamanan                       assessments of cybersecurity controls and
                             siber.                                                           practices.

                        Perusahaan akan terus meningkatkan postur                        The Company will continuously improve its
                        keamanan sibernya agar selalu mengikuti                          cybersecurity posture to keep updated with the latest
                        perkembangan ancaman keamanan siber terkini                      cybersecurity threat to ensure information protection
                        untuk menjamin perlindungan informasi dan                        and business continuity.
                        kelangsungan bisnis.




                                                                                 162
                                                                                410



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 410                                                                                                         01/07/26 23.32
Page 441
                                                                                             The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                   Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                   PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                        NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                                As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                             and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                   Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                       (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                              unless otherwise stated)


                  40. PERISTIWA SETELAH PERIODE PELAPORAN                                 40. EVENTS AFTER THE REPORTING PERIOD

                        a.     Pada tanggal 26 Mei 2026, Perusahaan                          a.   On May 26, 2026, the Company distributed
                               melakukan pembayaran dividen kepada                                dividends to its shareholders amounting to
                               Pemegang Saham Perusahaan Sebesar                                  Rp74,114.
                               Rp74.114.
                        b.     Pada tanggal 26 Mei 2026, Perusahaan                          b.   On May 26, 2026, the Company partially
                               melakukan pelunasan dipercepat atas sebagian                       prepaid the principal of the Term Installment
                               pokok fasilitas Kredit Angsuran Berjangka II dari                  Credit II facility from PT Bank Danamon
                               PT Bank Danamon Indonesia Tbk sebesar                              Indonesia Tbk amounting to Rp150,000.
                               Rp150.000.

                        c.     Efektif 19 Mei 2026, Bapak Rizal Bambang                      c.   Effective May 19, 2026, Mr. Rizal Bambang
                               Prasetijo diangkat sebagai Ketua Komite Audit                      Prasetijo was appointed as the Company’s
                               Perusahaan menggantikan Bapak Rinaldi                              Chairman of the Audit Committee, replacing
                               Firmansyah.                                                        Mr. Rinaldi Firmansyah.

                        d.     Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham                         d.   Based on Annual General Meeting of
                               Perusahaan tanggal 29 April 2026, Pemegang                         Shareholders of the Company dated April 29,
                               Saham Perusahaan menyetujui untuk:                                 2026, the Company’s Shareholders approved
                                                                                                  to:
                                   Mengalokasikan 40% dari laba bersih                              Allocate 40% of 2025 net income
                                    tahun 2025 sebesar Rp74.114 sebagai                               amounting to Rp74,114 as dividend;
                                    dividen;
                                   Mengalokasikan 10% dari laba bersih                               Allocate 10% of 2025 net income
                                    tahun 2025 sebesar Rp18.529 sebagai                                amounting to Rp18,529 as general
                                    dana cadangan umum;                                                reserve funds;
                                   Mengalokasikan sisa laba bersih tahun                             Allocate the remaining of 2025 net income
                                    2025 sebesar Rp92.643 sebagai laba                                 amounting to Rp92,643 as retained
                                    ditahan; dan                                                       earnings; and
                               Mendistribusikan imbal hasil bagi pemegang                         Distribute profit sharing returns for Green
                               Surat    Berharga    Perpetual Berwawasan                          Perpetual Notes holders amounting to
                               Lingkungan sebesar Rp27.653 yang akan                              Rp27,653 to be paid on July 2026 and January
                               dibayarkan pada Juli 2026 dan Januari 2027.                        2027.

                        e.     Pada tanggal 22 April 2026, Perusahaan                        e.   On April 22, 2026, the Company together with
                               bersama Bank Mandiri menandatangani                                Bank Mandiri signed Term Loan Facility
                               perjanjian Fasilitas Term Loan dengan nilai                        agreement with facility amounting to
                               fasilitas sebesar Rp500.000.                                       Rp500,000.
                        f.     Efektif sejak 22 Maret 2026, masa jabatan                     f.   Effective March 22, 2026, the tenure of Mr.
                               Bapak Lodewijk Govaerts sebagai Komisaris                          Lodewijk Govaerts as Commissioner of the
                               Perusahaan telah berakhir.                                         Company has ended.
                        g.     Efektif sejak 19 Maret 2026, masa jabatan                     g.   Effective March 19, 2026, the tenure of Mr.
                               Bapak Rinaldi Firmansyah sebagai Komisaris                         Rinaldi Firmansyah as Commissioner of the
                               Perusahaan telah berakhir.                                         Company has ended.

                        h.     Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para                    h.   Based on Deed No. 17 of Circular Resolution
                               Pemegang Saham Yang Diambil Di Luar Rapat                          of Shareholders in lieu of Extraordinary
                               sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang                              General Meeting of Shareholders dated March
                               Saham Luar Biasa No. 17 tanggal 30 Maret                           30, 2026, of Utiek Rochmuljati Abdurachman,
                               2026, yang dibuat oleh Utiek Rochmuljati                           S.H., M.Li., M.Kn., notary in Jakarta, the
                               Abdurachman, S.H., M.Li., M.Kn., notaris di                        Shareholders approved the appointment of Mr.
                               Jakarta,  Pemegang       Saham  menyetujui                         Ahmad Ghufron as Commissioner of the
                               pengangkatan Bapak Ahmad Ghufron sebagai                           Company repalcing Mr. Parjiono. The changes
                               Komisaris Perusahaan sebagai pengganti                             of the Company’s Board of Commissioner were
                               Bapak Parjiono. Pemberitahuan perubahan                            acknowledged by the Minister of Law of the
                               susunan Komisaris Perusahaan ini telah                             Republic of Indonesia through the letter No.
                               diterima oleh Menteri Hukum Republik                               AHU-AH.01.09-0222918 dated April 17, 2026.
                               Indonesia melalui surat No. AHU-AH.01.09-
                               0222918 tanggal 17 April 2026.
                                                                                    163
                                                                                   411



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 411                                                                                                            01/07/26 23.32
Page 442
                                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                 Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                                 PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                              As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                           and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                                 Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                            unless otherwise stated)


                  40. PERISTIWA SETELAH PERIODE PELAPORAN                               40. EVENTS AFTER THE REPORTING PERIOD
                      (lanjutan)                                                            (continued)

                         h.    Bapak Ahmad Ghufron      telah memenuhi                      h.   Mr. Ahmad Ghufron has fulfilled the Fit and
                               Penilaian Kemampuan dan Kepatutan yang                            Proper Test held by OJK on March 17, 2026.
                               diselenggarakan oleh OJK pada tanggal 17
                               Maret 2026.

                         i.    Pada tanggal 17 Maret 2026, Perusahaan dan                   i.   On March 17, 2026, The Company and Bank
                               Bank BRI melakukan pembaharuan berkala                            BRI periodically renew their Non-Cash Loan
                               atas fasilitas Kredit Tidak Langsung dan Forex                    and Forex Line agreement pertaining to
                               Line terkait dengan perpanjangan availability                     extention of availability period until May 27,
                               period sampai 27 Mei 2026.                                        2026

                         j.    Pada tanggal 11 Februari 2026, Perusahaan                    j.   On February 11, 2026, the Company had
                               telah menandatangani Perjanjian Pinjaman                          signed      Term     Loan     Agreement      with
                               dengan Development Finance Institute Canada                       Development Finance Institute Canada Inc.
                               Inc. (“DFIC”) atas fasilitas Pinjaman Berjangka                   (“DFIC”) amounting to USD30,000,000 with
                               sebesar USD30.000.000 dengan jangka waktu                         availability period until February 11, 2030. The
                               sampai tanggal 11 Februari 2030. Pinjaman ini                     purpose of the loan was to finance green
                               ditujukan untuk membiayai proyek-proyek                           infrastructure projects in Indonesia.
                               infrastruktur hijau di Indonesia.

                         k.    Pada tanggal 27 Januari 2026, Perusahaan                     k.   On January 27, 2026, the Company has fully
                               telah melakukan pelunasan Surat Utang Senior                      repaid its Senior Unsecured Notes amounting
                               Tanpa Jaminan sebesar USD60.489.000.                              to USD60,489,000.
                         l.    Pada tanggal 8 Januari 2026, Perusahaan telah                l.   On January 8, 2026, the Company has made a
                               melakukan pembayaran imbal bagi hasil Surat                       payment of Green Perpetual Notes returns
                               Berharga Perpetual Berwawasan Lingkungan                          amounting to Rp13,826.
                               sebesar Rp13.826.
                         m. Pada tanggal 8 Januari 2026, Perusahaan dan                     m. On January 8, 2026, the Company and Bank
                            Bank Permata melakukan pembaharuan                                 Permata renew their Money Market facility,
                            berkala atas fasilitas Money Market, terkait                       pertaining to the extention of the availability
                            dengan perpanjangan availability period                            period until October 10, 2026.
                            sampai 10 Oktober 2026.
                         n.    Pada tanggal 5 Januari 2026, Perusahaan                      n.   On January 5, 2026, the Company has
                               mengangkat Ibu Suli Indah Lestari sebagai                         appointed Mrs. Suli Indah Lestari as Corporate
                               Sekretaris Perusahaan menggantikan Bapak                          Secretary replacing Mr. Nastantio W. Hadi.
                               Nastantio W. Hadi.

                  41. TUJUAN PENYUSUNAN                DAN     PENERBITAN               41. PURPOSE OF THE PREPARATION                          AND
                      LAPORAN KEUANGAN                                                      ISSUANCE OF FINANCIAL STATEMENTS

                        Perusahaan telah menerbitkan kembali laporan                       The Company has reissued their financial
                        keuangan tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                     statements as December 31, 2025 and 2024 and for
                        untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                     the years then ended, with certain additional
                        tersebut      dengan      beberapa     tambahan                    disclosure in Notes 3a, 3p,5, 10, 11, 14, 18, 25, 28c,
                        pengungkapan pada Catatan 3a, 3p, 5, 10, 11, 14,                   31 and 40 in connection with the proposed offering
                        18, 25, 28c, 31 dan 40 sehubungan dengan rencana                   of debt securities of the Company in Indonesia.
                        penawaran efek utang Perusahaan di Indonesia.




                                                                                  164
                                                                                 412



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 412                                                                                                          01/07/26 23.32
Page 443
                                                                                     The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                           Indonesian language.

                      PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE                            PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                    Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan                         As of December 31, 2025 and 2024
                              untuk Tahun yang Berakhir pada                                      and for the Years
                                 Tanggal-Tanggal Tersebut                                            Then Ended
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                (Expressed in millions of Rupiah,
                                kecuali dinyatakan lain)                                       unless otherwise stated)


                  42. PENYELESAIAN DAN PERSETUJUAN ATAS                            42. COMPLETION AND APPROVAL                      OF     THE
                      LAPORAN KEUANGAN                                                 FINANCIAL STATEMENTS

                         Manajemen Perusahaan bertanggung jawab                      The Company’s management is responsible for the
                         terhadap penyusunan dan penyajian wajar laporan             preparation and fair presentation of these financial
                         keuangan ini sesuai dengan Standar Akuntansi                statements in accordance with Indonesian Financial
                         Keuangan di Indonesia, yang diselesaikan dan                Accounting Standards, which were completed and
                         diotorisasi untuk   diterbitkan   oleh   Direksi            authorized for issuance by the Board of Directors of
                         Perusahaan pada tanggal 15 Juni 2026.                       the Company on June 15, 2026.




                                                                             165
                                                                            413



Isi BUKU Prospektus Final IIF Juni 2026.indd 413                                                                                                    01/07/26 23.32

File

File Open PDF
Source IDX
Size6.77 MB
Published8 Jul 2026
Pages443
Characters2,692,415
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 105 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT Mandiri Sekuritas p.1 ×7
linked org Bank CIMB Niaga Tbk p.1 ×20
linked org Dana Pensiun p.9 ×3
linked org Asian Development Bank p.16 ×14
linked org International Finance Corporation p.16 ×3
linked — Sumitomo Mitsui Banking p.16 ×2
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.27 ×69
linked org Bank Danamon Tbk p.27 ×5
linked org Bank Tabungan Negara Tbk p.27 ×17
linked org Bank SMBC Indonesia p.27 ×7
linked — Standard Chartered p.52
linked org PT Bank Danamon Indonesia p.53 ×20
linked org Bank Permata Tbk p.56 ×20
linked org Bank Maybank Indonesia Tbk p.60 ×8
linked org Bank Mega Tbk. p.62 ×8
linked person Lestari Andaluscia Umardin · Direktur p.109 ×8
linked person Rizki Pribadi Hasan · Presiden Direktur p.109 ×10
linked person Eri Wibowo · Direktur Keuangan p.110 ×11
linked person Darmin Nasution · Presiden Komisaris p.110 ×7
linked person Rizal Bambang Prasetijo · Komisaris Independen p.110 ×7
linked person Oza Olavia · Komisaris p.110 ×6
linked person Supriya Prakash Sen · Komisaris p.110 ×6
linked person Yuji Fukuda · Komisaris p.110 ×6
linked person Mohammad Ramadhan Harahap · Direktur p.110 ×6
linked person Lodewijk Govaerts p.110
linked person Rinaldi Firmansyah p.111 ×2
linked org Smartfren Telecom Tbk p.112 ×2
linked org FinAccel Teknologi p.112
linked org PT Bank HSBC Indonesia p.117 ×3
linked org Pemerintah Provinsi p.211
possible org Bursa Efek Indonesia p.1 ×5
possible org OTORITAS JASA KEUANGAN p.1 ×18
possible — Central Business p.1 ×4
possible org Negara Republik Indonesia p.2 ×12
possible org Pemerintah Republik Indonesia p.9 ×4
possible person Marc Oliver Juenemann p.110 ×2
possible org PT Pupuk Indonesia (Persero) p.112
possible org PT. Pertamina (Persero) p.112
possible person Mohammad · Direktur p.123
unresolved org PT Kustodian Sentral Efek Indonesia p.1 ×5
unresolved org PT FITCH RATINGS INDONESIA p.1 ×3
unresolved org PT Bahana Sekuritas p.1 ×5
unresolved org PT BRI Danareksa Sekuritas p.1 ×4
unresolved org PT CIMB Niaga Sekuritas p.1 ×3
unresolved org PT Indo Premier Sekuritas p.1 ×3
unresolved org Young Global Limited p.6 ×3
unresolved org Milik Negara. p.6
unresolved org Kementerian Hukum Republik Indonesia p.8
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.8
unresolved org Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.8
unresolved org Departemen Kehakiman Republik Indonesia p.8
unresolved org Departemen p.8
unresolved org Menteri Hukum Republik Indonesia p.8
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.8
unresolved person MLI. p.8 ×10
unresolved org Menteri Keuangan dan Bapepam dan LK p.9
unresolved org Bapepam p.9 ×16
unresolved person Utiek Rochmuljati Abdurachman · Notaris p.10 ×17
unresolved org Bank Pembangunan Asia. p.16
unresolved org Sumitomo Mitsui Banking Corporation p.16 ×2
unresolved person Aulia Taufani p.17
unresolved person Sutjipto p.17
unresolved org Menteri Keuangan Republik Indonesia p.17
unresolved org Purwanto Susanti p.24 ×2
unresolved org PSS p.24 ×3
unresolved org Bank Capital Adequacy Ratio p.27 ×2
unresolved org PT Bank SMBC Indonesia Gearing Ratio p.27 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.28 ×8
unresolved org Kementerian Keuangan p.47
unresolved org PT Bank BNP Paribas Indonesia p.54 ×3
unresolved org Citicorp International Limited p.62
unresolved org Dana Pensiun Lembaga Keuangan p.65
unresolved org PT Asuransi Allianz Life Indonesia. Karyawan p.65
unresolved org Bank II p.69
unresolved person Utiek Abdurachman · Notaris p.109 ×11
unresolved person Ahmad Ghufron · Komisaris p.110 ×2
unresolved — Executive · Presiden Direktur p.110
unresolved org PT FinAccel Teknologi Indonesia p.112
unresolved org Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian p.112
unresolved org Kementerian Keuangan Indonesia p.112 ×2
unresolved org Kementerian Keuangan Indonesia Rizal Bambang Prasetijo p.112
unresolved org Mandala Finance Tbk p.112 ×2
unresolved org PT. J.P. Morgan Securities p.112
unresolved org Shanghai Banking Corporation Limited p.117 ×3
unresolved person Marc Oliver J p.117
unresolved person Lestari A. Umardin p.118
unresolved — Harahap · Officer A p.123
unresolved person Frekuensi Tingkat Kehadiran · Komisaris p.124
unresolved person Frekuensi Kehadiran Rapat Bersama · Komisaris p.124 ×2
unresolved person Kompensasi · Komisaris p.125
unresolved org Sertifikasi Risiko Jenjang p.126 ×5
unresolved org Sertifikasi Ramadhan Harahap p.126
unresolved org Sertifikasi Umardin p.126
unresolved — Umardin p.126
unresolved org PT NISP Sekuritas p.128
unresolved — Profil Suli Indah Lestari · Sekretaris Perusahaan p.128 ×7
unresolved org Bank Universal p.128
unresolved org PT Sinar Antjol p.128
unresolved org PT Siegwerk Indonesia p.128
unresolved — Tugas-tug · Sekretaris Perusahaan p.129
unresolved org Pemerintah Provinsi Gorontalo p.211

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result