Skip to content
Back to announcement

20250527_HATM_Keterbukaan Informasi terkait Aksi Korporasi_31889628_lamp1.pdf

Other Text extracted HATM

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 16

Page 1
                    TAMBAHAN DAN/ATAU PERUBAHAN INFORMASI PENTING SEHUBUNGAN DENGAN
                PENAMBAHAN MODAL DALAM RANGKA PENERBITAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU I
                              KEPADA PEMEGANG SAHAM (“INFORMASI PENTING”)
OTORITAS JASA KEUANGAN (“OJK”) TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU
KECUKUPAN ISI INFORMASI PENTING INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.

INFORMASI INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA BERKONSULTASI
DENGAN PIHAK YANG KOMPETEN.

PT HABCO TRANS MARITIMA TBK (“PERSEROAN”) BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI, FAKTA, DATA ATAU LAPORAN DAN KEJUJURAN
PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM INFORMASI PENTING INI.




                                                           PT HABCO TRANS MARITIMA TBK
                                                                         Kegiatan Usaha Utama:
                                   Bergerak Dalam Bidang Pengangkutan dengan Kegiatan Usaha Angkutan Laut Dalam Negeri untuk Barang Umum
                                                                       Berkedudukan di Riau, Indonesia

                                                                                     Kantor Pusat
                                                                        Jalan H. Imam Munandar No. 247 F/G,
                                                                  Kel Tangkerang Utara, Kec Bukit Raya, Pekanbaru,
                                                                                      Riau 28282
                                                                                   Telp.: 0761 32236
                                                                                    Fax: 0761 20226
                                                                         Email: corsec@habcomaritima.com
                                                                         Website: www.habcomaritima.com


             PENAMBAHAN MODAL DENGAN MEMBERIKAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU I
                                       (“PMHMETD I”)
Perseroan menawarkan sejumlah 1.680.000.000 (satu miliar enam ratus delapan puluh juta) Saham Baru atau sekitar 24% (dua puluh empat persen) dari jumlah saham
yang ditempatkan dan disetor penuh sebelum PMHMETD I dengan nilai nominal Rp50,- (lima puluh Rupiah) per saham (“Saham HMETD”). Setiap pemegang 25 (dua puluh
lima) Saham Lama yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (“DPS”) pada tanggal 11 Juni 2025 pukul 16.00 WIB berhak atas sebanyak 6 (enam) HMETD,
dimana setiap 1 (satu) HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 (satu) Saham Baru dengan Harga Pelaksanaan Rp320 (tiga ratus dua
puluh Rupiah) setiap saham, yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan pemesanan pelaksanaan HMETD. Jumlah dana yang akan diterima oleh Perseroan dalam
PMHMETD I ini adalah Rp537.600.000.000 (lima ratus tiga puluh tujuh miliar enam ratus juta Rupiah).

Saham yang ditawarkan dalam PMHMETD I dengan cara penerbitan HMETD ini adalah saham yang seluruhnya akan dikeluarkan dari portepel serta akan dicatatkan pada
Bursa Efek dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Saham HMETD memiliki hak yang sama dan sederajat dalam segala hal termasuk hak
atas dividen dengan saham yang telah disetor penuh lainnya. Setiap HMETD dalam bentuk pecahan akan dibulatkan ke bawah (rounded down). Sesuai dengan ketentuan
Peraturan OJK No.32/POJK.04/2015 tentang Penambahan Modal Perusahaan Terbuka Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu sebagaimana diubah
dengan Peraturan OJK No.14/POJK.04/2019 tentang Perubahan atas Peraturan OJK No.32/POJK.04/2015 (“POJK No.32/2015”), dalam hal pemegang saham memiliki
HMETD dalam bentuk pecahan, maka hak atas pecahan saham tersebut wajib dijual oleh Perseroan dan hasil penjualannya dimasukkan ke dalam rekening Perseroan.
HMETD yang tidak dilaksanakan pada tanggal terakhir pelaksanaan HMETD akan menjadi tidak berlaku lagi.

Berdasarkan Surat Pernyataan tanggal 13 Februari 2025, PT Habco Primatama selaku pemegang saham 82,27% (delapan dua koma dua tujuh persen) menyatakan tidak
akan melaksanakan sejumlah 1.382.089.440 (satu miliar tiga ratus delapan puluh dua juta delapan puluh sembilan ribu empat ratus empat puluh) HMETD yang
diperolehnya berdasarkan proporsi kepemilikan saham, namun akan mengalihkan HMETD tersebut kepada PT Multi Sarana Nasional ("MSN"). Sehubungan dengan hal
tersebut, berdasarkan surat pernyataan tertanggal 10 Maret 2025, MSN berkomitmen untuk mengambil saham yang diterbitkan Perseroan melalui pelaksanaan HMETD
yang diperolehnya dari PT Habco Primatama dan menyatakan memiliki dana yang cukup dan sanggup untuk melaksanakan komitmen tersebut.

Dalam hal terdapat pemegang saham Perseroan yang tidak melaksanakan HMETD yang dimilikinya secara penuh, maka pemegang saham tersebut akan mengalami dilusi.

Apabila saham yang ditawarkan dalam PMHMETD I ini tidak seluruhnya diambil oleh pemegang saham atau pemegang bukti HMETD, maka sisanya akan dialokasikan
kepada pemegang saham lainnya yang melakukan pemesanan lebih besar dari haknya seperti yang tercantum dalam Sertifikat Bukti HMETD atau Formulir Pemesanan
dan Pembelian Saham Tambahan, secara proporsional berdasarkan atas jumlah HMETD yang telah dilaksanakan oleh masing-masing pemegang saham yang meminta
penambahan saham. Jika setelah alokasi tersebut masih tersisa jumlah Saham Baru yang tidak dilaksanakan dan/atau diambil bagian oleh pemegang HMETD, maka sesuai
dengan Akta Perjanjian Pembelian Sisa Saham Dalam Rangka Penawaran Umum Untuk Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I PT
Habco Trans Maritima Tbk No. 16 tanggal 13 Februari 2025, sebagaimana diubah oleh Addendum I atas Perjanjian Pembelian Sisa Saham Dalam Rangka Penambahan
Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I No. 13 tanggal 10 Maret 2025, yang keduanya dibuat di hadapan Rini Yulianti, Notaris di Jakarta Timur,
PT Multi Sarana Nasional (“MSN”) sebagai Pembeli Siaga akan membeli seluruh sisa Saham Baru yang diterbitkan pada harga pelaksanaan setiap Saham Baru sebagaimana
diatur di dalam Perjanjian Pembeli Siaga. Sehubungan dengan komitmen tersebut, PT Multi Sarana Nasional menyatakan sanggup dan memiliki kecukupan dana yang
dibuktikan dengan adanya surat pernyataan tertanggal 10 Maret 2025.

Perseroan telah mendapatkan persetujuan dari RUPSLB atas rencana penambahan modal dengan mengeluarkan Saham Baru dari portepel Perseroan dalam jumlah
sebanyak-banyaknya 1.800.000.000 (satu miliar delapan ratus juta) lembar saham atas nama dengan nilai nominal Rp50,- (lima puluh Rupiah) per saham atau 25,71%
(dua puluh lima koma tujuh satu persen) dari modal disetor Perseroan sebelum menerbitkan HMETD dalam rangka PMHMETD I, sebagaimana ternyata dalam Akta Berita
Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No.17 tanggal 18 Desember 2024, yang dibuat dihadapan Rini Yulianti, S.H., Notaris di Jakarta.

  HMETD AKAN DICATATKAN DI PT BURSA EFEK INDONESIA (“BEI”) DAN DAPAT DIPERDAGANGKAN BAIK DI DALAM MAUPUN DI LUAR BEI SELAMA PERIODE PERDAGANGAN
  HMETD MULAI TANGGAL 13 JUNI 2025 SAMPAI DENGAN TANGGAL 19 JUNI 2025. HMETD DAPAT DILAKSANAKAN SELAMA PERIODE PERDAGANGAN HMETD DENGAN
  MENGAJUKAN FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN SAHAM. PENCATATAN SAHAM BARU HASIL PELAKSANAAN HMETD AKAN DILAKUKAN DI BEI MULAI TANGGAL 17 JUNI 2025,
  TANGGAL TERAKHIR PELAKSANAAN HMETD ADALAH TANGGAL 19 JUNI 2025, DENGAN KETENTUAN BAHWA HMETD YANG TIDAK DILAKSANAKAN SAMPAI DENGAN TANGGAL
  TERSEBUT TIDAK BERLAKU LAGI.

                                                             PENTING UNTUK DIPERHATIKAN
  PEMEGANG SAHAM YANG TIDAK MELAKSANAKAN HAKNYA DALAM PMHMETD I AKAN MENGALAMI PENURUNAN PERSENTASE KEPEMILIKAN SAHAM (DILUSI) DALAM JUMLAH
  YAITU MAKSIMUM SEBESAR 19,35% (SEMBILAN BELAS KOMA TIGA LIMA PERSEN).

  RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI OLEH PERSEROAN ADALAH RISIKO PERSAINGAN USAHA. FAKTOR RISIKO LAINNYA DIUNGKAPKAN PADA BAB VI DALAM PROSPEKTUS.

  RISIKO YANG MUNGKIN DIHADAPI INVESTOR ADALAH RISIKO HARGA DAN TIDAK LIKUIDNYA SAHAM YANG DITAWARKAN PADA PMHMETD I INI YANG DIPENGARUHI OLEH
  KONDISI PASAR MODAL INDONESIA.


                                                 Informasi Penting ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 27 Mei 2025
Page 2
                                                                  JADWAL SEMENTARA
 Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa                   :     18 Desember 2024     Periode Perdagangan dan Pelaksanaan HMETD      :              13 – 19 Juni 2025
 Efektif Pernyataan Pendaftaran                         :           26 Mei 2025    Akhir Pembayaran Saham Pelaksanaan HMETD       :                   19 Juni 2025
 Cum-HMETD di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi         :            5 Juni 2025   Periode Distribusi Saham Hasil HMETD           :              17 – 23 Juni 2025
 Ex-HMETD di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi          :           10 Juni 2025   Akhir Pembayaran Pemesanan Saham Tambahan      :                   23 Juni 2025
 Daftar Pemegang Saham yang Berhak Memperoleh HMETD     :           11 Juni 2025   Penjatahan Saham Tambahan                      :                   24 Juni 2025
 Cum-HMETD di Pasar Tunai                               :           11 Juni 2025   Pembayaran dari Pembeli Siaga                  :                   24 Juni 2025
 Ex-HMETD di Pasar Tunai                                :           12 Juni 2025   Distribusi Saham Hasil Penjatahan              :                   25 Juni 2025
 Distribusi HMETD                                       :           12 Juni 2025   Pengembalian Uang Pemesanan                    :                   25 Juni 2025
 Pencatatan HMETD di Bursa Efek Indonesia               :           13 Juni 2025
                                                                  PENAWARAN UMUM

Ringkasan sruktur Penawaran Umur Terbatas Perseroan adalah sebagai berikut:

Jumlah saham                                      :     Sejumlah 1.680.000.000 (satu miliar enam ratus delapan puluh juta) Saham Baru.
Nilai nominal                                     :     Rp50,- (lima puluh Rupiah) untuk setiap saham.
Rasio HMETD atas saham                            :     Setiap pemegang 25 (dua puluh lima) Saham Lama yang namanya tercatat dalam
                                                        DPS pada tanggal 11 Juni 2025 pukul 16.00 WIB mempunyai 6 (enam) HMETD,
                                                        dimana setiap 1 (satu) HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk
                                                        membeli sebanyak 1 (satu) Saham Baru.
Harga pelaksanaan                                 :     Rp320 (tiga ratus dua puluh Rupiah) untuk setiap saham.
Nilai emisi                                       :     Rp537.600.000.000 (lima ratus tiga puluh tujuh miliar enam ratus juta Rupiah).
Dilusi kepemilikan                                :     Maksimum sebesar 19,35% (Sembilan belas koma tiga lima persen) setelah
                                                        PMHMETD I.
Pencatatan                                        :     PT Bursa Efek Indonesia (BEI).
Tanggal daftar pemegang saham yang                :     11 Juni 2025
berhak atas HMETD
Tanggal pencatatan di BEI                         :     13 Juni 2025
Periode perdagangan dan                           :     13 – 19 Juni 2025
pelaksanaan HMETD

Dalam rangka pelaksanaan PMHMETD I dan untuk memenuhi ketentuan POJK No. 15/2020, para Pemegang Saham Perseroan
telah menyetujui rencana penambahan modal dengan memberikan HMETD dalam RUPSLB sesuai dengan Akta Berita Acara
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. No.17 tanggal 18 Desember 2024, yang dibuat dihadapan Rini Yulianti, S.H.,
Notaris di Jakarta.

STRUKTUR PERMODALAN PERSEROAN SEBELUM DAN SESUDAH PMHMETD I

Struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan sesuai dengan berdasarkan Daftar Pemegang Saham yang
diterbitkan oleh BAE pada tanggal 3 Maret 2025, sebagai berikut:

                                                                                                 Nilai Nominal Rp50,- per saham
                              Keterangan
                                                                                   Jumlah Saham            Nilai Nominal (Rp)                         %
 Modal Dasar                                                                         22.400.000.000              1.120.000.000.000
 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh:
   PT Habco Primatama                                                                 5.758.706.000                      287.935.300.000          82,2672%
   Benny                                                                                  8.512.000                          425.600.000           0,1216%
   Cosmas Kiardi                                                                          8.512.000                          425.600.000           0,1216%
   Hasanul Arifin Hasibuan                                                                5.376.000                          268.800.000           0,0768%
   Masyarakat                                                                         1.218.894.000                       60.944.700.000          17,4128%
 Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                                           7.000.000.000                      350.000.000.000         100,0000%
 Portepel                                                                            15.400.000.000                      770.000.000.000

Berikut di bawah ini adalah proforma struktur permodalan Perseroan dengan asumsi bahwa seluruh Pemegang Saham
melaksanakan haknya untuk membeli Saham Baru, kecuali PT Habco Primatama yang menyatakan tidak akan melaksanakan
seluruh HMETD yang akan diterima dan menjadi haknya berdasarkan proporsi kepemilikan sahamnya dalam Perseroan dan
mengalihkan HMETD tersebut kepada MSN. Selanjutnya, MSN berkomitmen akan melaksanakan HMETD yang diperolehnya dari
PT Habco Primatama:
                                                      Sebelum Pelaksanaan PMHMETD I                              Setelah Pelaksanaan PMHMETD I
             Keterangan
                                         Jumlah Saham       Nilai Nominal (Rp)            %             Jumlah Saham       Nilai Nominal (Rp)         %
 Modal Dasar                        22.400.000.000          1.120.000.000.000                          22.400.000.000      1.120.000.000.000
 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh:
 PT Habco Primatama                   5.758.706.000          287.935.300.000              82,2672%       5.758.706.000         287.935.300.000    66,3445%
 Benny                                    8.512.000              425.600.000               0,1216%          10.554.880             527.744.000     0,1216%
 Cosmas Kiardi                            8.512.000              425.600.000               0,1216%          10.554.880             527.744.000     0,1216%
 Hasanul Arifin Hasibuan                  5.376.000              268.800.000               0,0768%           6.666.240             333.312.000     0,0768%
 Masyarakat                           1.218.894.000           60.944.700.000              17,4128%       1.511.428.560          75.571.428.000    17,4128%
 PT Multi Sarana Nasional                         -                        -                      -      1.382.089.440          69.104.472.000    15,9227%
 Jumlah Modal Ditempatkan dan
                                      7.000.000.000          350.000.000.000             100,0000%       8.680.000.000         434.000.000.000   100,0000%
 Disetor Penuh

                                                                                                                                                                     1
Page 3
 Portepel                           15.400.000.000         770.000.000.000                   13.720.000.000        686.000.000.000


Berikut di bawah ini adalah proforma struktur permodalan Perseroan dengan asumsi bahwa seluruh Pemegang Saham tidak
melaksanakan haknya untuk membeli Saham Baru, hanya MSN yang melaksanakan komitmennya untuk melaksanakan HMETD
yang diperolehnya dari PT Habco Primatama, dan membeli seluruh sisa saham yang tidak dilaksanakan setelah pemesanan
tambahan HMETD sebagaimana kewajibannya sebagai Pembeli Siaga:

                                                 Sebelum Pelaksanaan PMHMETD I                            Setelah Pelaksanaan PMHMETD I
            Keterangan
                                        Jumlah Saham          Nilai Nominal (Rp)    %             Jumlah Saham       Nilai Nominal (Rp)     %
 Modal Dasar                              22.400.000.000      1.120.000.000.000                   22.400.000.000    1.120.000.000.000
 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh:
 PT Habco Primatama                        5.758.706.000       287.935.300.000      82,2672%       5.758.706.000      287.935.300.000     66,3445%
 Benny                                         8.512.000           425.600.000       0,1216%           8.512.000          425.600.000      0,0981%
 Cosmas Kiardi                                 8.512.000           425.600.000       0,1216%           8.512.000          425.600.000      0,0981%
 Hasanul Arifin Hasibuan                       5.376.000           268.800.000       0,0768%           5.376.000          268.800.000      0,0619%
 Masyarakat                                1.218.894.000        60.944.700.000      17,4128%       1.218.894.000       60.944.700.000     14,0426%
 PT Multi Sarana Nasional                              0                     0              -      1.680.000.000       84.000.000.000     19,3548%
 Jumlah Modal Ditempatkan dan
                                           7.000.000.000       350.000.000.000     100,0000%       8.680.000.000      434.000.000.000     100,00%
 Disetor Penuh
 Portepel                                 15.400.000.000       770.000.000.000                    13.720.000.000      686.000.000.000



                                                       RENCANA PENGGUNAAN DANA

Dana yang diperoleh dari hasil PMHMETD I setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan digunakan oleh Perseroan untuk pelunasan
pinjaman dan belanja modal Perseroan.
Keterangan lebih lanjut mengenai penggunaan dana yang diperoleh dari hasil PMHMETD I dapat dilihat pada Bab II Penggunaan
Dana yang Diperoleh dari Hasil Penawaran Umum di Prospektus.

                                                   IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING

Calon Investor harus membaca ikhtisar dari data keuangan penting yang disajikan di bawah ini bersama dengan laporan
keuangan Perseroan beserta catatan atas laporan keuangan. Investor juga harus membaca Bab IV Prospektus ini yang berjudul
Analisis dan Pembahasan oleh Manajemen.

Laporan keuangan Perseroan tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 serta untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
tersebut, yang disusun oleh manajemen Perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia dan Peraturan di
Pasar Modal No. VIII.G.7 tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik serta
disajikan dalam mata uang Rupiah, yang seluruhnya tercantum dalam Prospektus ini dan telah diaudit KAP Gideon Adi & Rekan
– (Anggota dari MGI Worldwide), auditor independen, berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, sebagaimana
tercantum dalam laporan auditor independen. No. 00018/2.0969/AU.1/06/1256-4/1/III/2025 tertanggal 10 Maret 2025, yang
ditandatangani oleh William Suria Djaja Salim, M.Ak., CA., CPA. (Registrasi Akuntan Publik No. AP1256). Laporan auditor
independen tersebut, yang juga tercantum dalam Prospektus, menyatakan opini wajar tanpa modifikasian dan paragraf hal-hal
lain mengenai tujuan penerbitan laporan auditor independen yang juga tercantum dalam Prospektus ini dan penerbitan kembali
atas Laporan Keuangan.

1.   Laporan Posisi Keuangan
                                                                                                                                     (dalam Rupiah)
                                                                                                          31 Desember
                                Keterangan
                                                                                           2024                              2023
 ASET
 ASET LANCAR
 Kas dan setara kas                                                                       54.046.280.445                      121.628.771.516
 Piutang usaha
   Pihak ketiga                                                                           65.567.755.391                       99.578.208.349
 Piutang lain-lain
   Pihak ketiga                                                                            3.821.972.783                        4.665.715.377
 Persediaan                                                                              109.843.105.486                       72.807.360.697
 Uang Muka                                                                                26.038.185.008                        8.045.624.367
 Biaya dibayar di muka                                                                     9.543.055.738                        7.880.949.555
 Pajak dibayar dimuka                                                                      1.548.761.893                                    -
 Jumlah Aset Lancar                                                                      270.409.116.744                      314.606.629.861

 ASET TIDAK LANCAR
 Uang muka                                                                                  5.329.163.765                       2.860.000.000
 Investasi pada ventura Bersama                                                               807.950.000                                   -
 Aset tetap – setelah dikurangi akumulasi penyusutan                                    1.066.401.148.415                     710.765.453.569
 Aset takberwujud – setelah dikurangi amortisasi                                              393.750.000                         590.625.000


                                                                                                                                                     2
Page 4
                                                                                          31 Desember
                                Keterangan
                                                                             2024                      2023
 Beban docking ditangguhkan – setelah dikurangi amortisasi                   30.017.789.104              16.973.756.865
 Deposit                                                                         25.000.000                  30.000.000
 Jumlah Aset Tidak Lancar                                                 1.102.974.801.284             731.219.835.434
 JUMLAH ASET                                                              1.373.383.918.028           1.045.826.465.295

 LIABILITAS DAN EKUITAS
 LIABILITAS JANGKA PENDEK
 Utang bank – jangka pendek                                                125.750.428.309                                 -
 Utang usaha
   Pihak ketiga                                                             57.432.729.478                   43.996.129.180
   Pihak berelasi                                                               29.619.081                      129.856.993
 Utang pajak                                                                 1.011.062.619                    6.300.206.133
 Beban masih harus dibayar                                                     539.138.908                      510.131.124
 Pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun                  55.859.999.999                   29.925.000.000
 Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                           240.622.978.394                   80.861.323.430

 LIABILITAS JANGKA PANJANG
 Pinjaman bank jangka Panjang                                              159.938.749.989                   94.768.750.000
 Liabilitas imbalan kerja karyawan                                           1.784.540.999                    1.115.048.555
 Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                          161.723.290.988                   95.883.798.555
 JUMLAH LIABILITAS                                                         402.346.269.382                  176.745.121.985

 EKUITAS
 Modal saham - nilai nominal Rp 50 per saham masing-masing pada tanggal
 31 Desember 2024 dan
 2023
 Modal dasar - 22.400.000.000
 saham masing- masing pada tanggal 31 Desember 2024
 dan 2023
 Modal ditempatkan dan disetor - 7.000.000.000
 saham masing- masing pada tanggal 31 Desember 2024
 dan 2023                                                                  350.000.000.000                  350.000.000.000
 Tambahan modal disetor – bersih                                           150.904.294.324                  150.904.294.324
 Saldo laba
   Ditentukan penggunaannya                                                  70.000.000.000                70.000.000.000
   Tidak ditentukan penggunaannya                                           400.133.354.322               298.177.048.986
 JUMLAH EKUITAS                                                             971.037.648.646               869.081.343.310
 JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                            1.373.383.918.028             1.045.826.465.295


2.   Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
                                                                                                                  (dalam Rupiah)
                                                                                              31 Desember
                                     Keterangan
                                                                                  2024                     2023
 Pendapatan                                                                     748.198.618.716          575.675.705.805
 Beban Pokok Pendapatan                                                       (539.170.864.359)        (338.721.497.595)
 Laba kotor                                                                    209.027.754.357          236.954.208.210
 Beban Usaha
 Beban umum dan administrasi                                                   (46.155.402.743)         (27.545.311.181)
 Laba usaha                                                                    162.872.351.614          209.408.897.029
 Penghasilan keuangan                                                             6.666.157.483            2.099.978.081
 Laba (rugi) selisih kurs – bersih                                              (6.744.902.847)            2.984.990.633
 Beban keuangan                                                                (12.284.546.999)          (9.414.218.749)
 Laba sebelum pajak final dan pajak penghasilan                                150.509.059.251          205.079.646.994
 Pajak Final                                                                    (8.978.383.324)          (6.908.108.392)
 Laba sebelum beban pajak penghasilan                                          141.530.675.927          198.171.538.602
 Beban pajak penghasilan                                                                      -                        -
 Laba bersih tahun berjalan                                                    141.530.675.927          198.171.538.602
 Penghasilan Komprehensif lain
 Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:
 Pengukuran kembali atas imbalan pasca kerja                                        45.629.409              (13.268.122)
 Jumlah laba komprehensif tahun berjalan                                       141.576.305.336          198.158.252.480
 Laba per saham dasar                                                                    20,22                     28,31

3.   Laporan Arus Kas
                                                                                                                (dalam Rupiah)
                                                                                              31 Desember
                                     Keterangan
                                                                                   2024                       2023
 ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI

                                                                                                                                 3
Page 5
                                                                                                              (dalam Rupiah)
                                                                                           31 Desember
                                   Keterangan
                                                                                  2024                    2023
 Penerimaan kas dari pelanggan                                                  782.209.071.674        505.349.227.967
 Pembayaran kas kepada pemasok                                                (483.834.754.479)      (263.725.560.529)
 Pembayaran kas kepada karyawan                                                (67.681.051.722 )      (44.113.011.016 )
 Pembayaran kas untuk operasional dan lainnya                                  (17.195.528.255 )       (6.902.787.098 )
 Penerimaan kas dari penghasilan keuangan                                          6.666.157.483          2.099.978.081
 Pembayaran kas untuk beban keuangan                                            (12.609.546.999)        (9.789.218.749)
 Pembayaran kas untuk pajak penghasilan final                                    (8.978.383.324)        (6.908.108.392)
 Kas Bersih Diperoleh Dari Aktivitas Operasi                                    198.575.964.378        176.010.520.264

 ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
 Investasi pada ventura Bersama                                                   (807.950.000)                      -
 Kenaikan uang muka tidak lancer                                                (2.469.163.765)        (2.230.000.000)
 Penambahan beban docking ditangguhkan                                         (29.371.346.393)       (17.433.592.403)
 Perolehan aset tetap                                                         (410.973.756.921)      (236.211.603.432)
 Perolehan asset tak berwujud                                                                 -          (157.500.000)
 Kas Bersih Diperoleh Untuk Aktivitas Investasi                               (443.622.217.079)      (256.032.695.835)

 ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
 Penerimaan dari pinjaman bank                                                 130.000.000.000           150.000.000.000
 Penerimaan dari utang bank jangka pendek                                      125.750.428.309                          -
 Pembayaran pinjaman bank                                                      (38.666.666.679)          (25.000.000.000)
 Dividen                                                                       (39.620.000.000)          (28.490.000.000)
 Kas Bersih Diperoleh Dari Aktivitas Pendanaan                                 177.463.761.630             96.510.000.000

 Kenaikan Bersih Kas dan Setara Kas                                            (67.582.491.071)           16.487.824.429

 Kas Dan Setara Kas Awal Tahun                                                 121.628.771.516           105.140.947.087

 Kas dan setara Kas Akhir Tahun                                                 54.046.280.445           121.628.771.516

4.   Rasio Keuangan
                                                                                              31 Desember
                                      Keterangan
                                                                                      2024                     2023
 Rasio pertumbuhan asset                                                                  31,3204%                46,0146%
 Rasio pertumbuhan liabilitas                                                           127,6421%                949,8717%
 Rasio pertumbuhan ekuitas                                                                11,7315%                24,2587%
 Rasio pertumbuhan pendapatan                                                             29,9688%                55,0322%
 Rasio pertumbuhan laba bersih periode / tahun berjalan                                  -28,5817%                39,0492%
 Rasio laba (rugi) terhadap aset (ROA)                                                    10,3053%                18,9488%
 Rasio laba (rugi) terhadap ekuitas (ROE)                                                 14,5752%                22,8024%
 Rasio laba (rugi) terhadap pendapatan (Net Profit Margin)                                18,9162%                34,4242%
 Rasio lancer                                                                               1,1238x                 3,8907x
 Rasio liabilitas terhadap ekuitas                                                          0,4143x                 0,2034x
 Rasio liabilitas terhadap asset                                                            0,2930x                 0,1690x
 Interest Coverage Ratio                                                                   13,2519x                22,7840x
 Debt service coverage ratio                                                                3,3516x                 6,8779x

                                         ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN

Analisis dan pembahasan oleh manajemen atas kondisi keuangan serta hasil operasi Perseroan dalam bab ini harus dibaca
bersama-sama dengan ikhtisar data keuangan penting dan laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-
tanggal 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023, beserta catatan atas laporan keuangan.

1.   Laporan Laba Rugi

Pendapatan neto

Perbandingan pendapatan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023

Pendapatan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp748.198.618.716 ,
meningkat sebesar 29,9688 % atau Rp172.522.912.911 dibandingkan pendapatan pada tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2023. Hal ini disebabkan karena pada tahun 2024 terdapat kenaikan jasa pengangkutan dari kegiatan usaha angkutan
laut. Meningkatnya pendapatan berdampak positif bagi arus kas operasional, sehingga Perseroan akan tetap menjaga dan
meningkatkan pencapaian pendapatan sebagai kebijakan manajemen untuk meningkatkan kondisi kinerja keuangannya.


                                                                                                                               4
Page 6
Beban pokok pendapatan

Perbandingan beban pokok pendapatan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023

Beban pokok pendapatan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar
Rp539.170.864.359, meningkat sebesar 59,1782 % atau Rp200.449.366.764 dibandingkan beban pokok pendapatan pada tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023. Hal ini disebabkan karena pada tahun 2024 terdapat kenaikan dari komponen
beban pokok pendapatan seperti bahan bakar dan sewa kapal, seiring dengan peningkatan pendapatan ditahun 2024.
Meningkatnya beban pokok pendapatan berdampak pada turunnya laba kotor Perseroan menjadi sebesar 27,9375% dibanding
tahun lalu sebesar 41,1611% masing-masing terhadap pendapatan. Namun, pertumbuhan pendapatan tetap memberikan
dampak positif bagi kinerja keuangan Perseroan. Upaya Perseroan dalam efisiensi dengan cara mengoptimalkan penggunaan
bahan bakar, meningkatkan produktivitas operasional, mendiversifikasi rute dan mengatur jadwal pelayaran yang tepat.

Laba kotor

Perbandingan laba kotor untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023

Laba kotor Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp209.027.754.357 , menurun
sebesar 11,7856 % atau Rp27.926.453.853 dibandingkan laba kotor pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.
Hal ini sehubungan belum optimalnya operasional kapal-kapal yang baru diperoleh pada kuartal IV tahun 2024, dan peningkatan
beban sewa kapal. Menurunnya laba kotor Perseroan berdampak pada penurunan laba usaha dan laba bersih. Perusahaan akan
terus melakukan optimalisasi operasional armada yang baru diperoleh serta mengelola efisiensi biaya untuk meningkatkan
profitabilitas secara berkelanjutan.

Laba usaha

Perbandingan Laba usaha untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023

Laba usaha Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp162.872.351.614, menurun
sebesar 22,2228% atau Rp 46.536.545.415 dibandingkan Laba usaha pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.
Hal ini sehubungan belum optimalnya operasional kapal-kapal yang baru diperoleh pada kuartal IV tahun 2024, dan peningkatan
beban sewa kapal serta dengan adanya peningkatan beban gaji dan tunjangan seiring bertambahnya jumlah karyawan.
Menurunnya laba kotor Perseroan berdampak pada penurunan laba bersih. Perseroan akan terus melakukan optimalisasi
operasional armada, meningkatkan efisiensi biaya termasuk beban umum dan administrasi, serta menerapkan strategi
pengelolaan sumber daya yang lebih baik agar dapat memperbaiki profitabilitas dan mempertahankan daya saing dalam industri.

Laba bersih tahun berjalan

Perbandingan Laba bersih tahun berjalan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023

Laba bersih tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar
Rp141.530.675.927, menurun sebesar 28,5817% atau Rp56.640.862.675 dibandingkan Laba bersih tahun berjalan pada tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023. Hal ini sehubungan belum optimalnya operasional kapal-kapal yang baru
diperoleh pada kuartal IV tahun 2024, dan peningkatan beban sewa kapal serta peningkatan beban keuangan atas fasilitas
pinjaman bank. Menurunnya laba bersih tahun berjalan Perseroan berdampak pada penurunan bagian saldo laba (Retained
earning) tahun 2024. Meskipun terjadi penurunan laba bersih, Perseroan tetap berkomitmen untuk meningkatkan efisiensi
operasional dan mengoptimalkan pemanfaatan aset baru guna memperbaiki profitabilitas ke depan. Dengan strategi
manajemen biaya yang lebih ketat, optimalisasi armada, serta peningkatan kinerja operasional, Perseroan optimis dapat
menciptakan pertumbuhan laba yang lebih baik di tahun-tahun mendatang.

2.     Aset, Liabilitas dan Ekuitas

Aset

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2023

Jumlah aset Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp1.373.383.918.028 yang terdiri atas aset lancar
sebesar Rp270.409.116.744 dan aset tidak lancar sebesar Rp1.102.974.801.284 .


                                                                                                                          5
Page 7
Aset lancar Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 mengalami penurunan sebesar Rp44.197.513.117 atau sebesar 14,0485%
dibandingkan dengan 31 Desember 2023. Hal ini terutama disebabkan oleh penurunan saldo kas dan setara kas sebesar
55,5646% hal ini sehubungan dengan adanya pembelian aset tetap yang sebagian menggunakan dari kas Perseroan. Penurunan
aset lancar berdampak menurunnya likuiditas Perseroan. Perseroan tetap menjaga likuiditas dengan mengelola arus kas secara
efektif atas penerimaan dari pendapatan dan piutang usaha, mengoptimalkan pengelolaan modal kerja, meningkatkan efisiensi
operasional, serta memastikan kolektibilitas piutang usaha yang berkelanjutan guna mendukung pertumbuhan dan stabilitas
keuangan jangka pendek.

Aset tidak lancar Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 mengalami kenaikan sebesar Rp371.754.965.850 atau sebesar
50,8404% dibandingkan dengan 31 Desember 2023. Hal ini terutama disebabkan oleh adanya pembelian aset tetap - kapal
sebesar Rp410.973.756.921 yang dilakukan oleh Perseroan pada tahun 2024. Kenaikan aset tidak lancar berdampak pada
produktivitas aset produktif terutama kapal. Perseroan akan terus melakukan evaluasi dan optimalisasi penggunaan aset guna
memastikan investasi yang dilakukan dapat memberikan kontribusi maksimal terhadap pertumbuhan pendapatan dan
profitabilitas keuangan.

Liabilitas

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2023

Jumlah liabilitas Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp402.346.269.382 yang terdiri dari liabilitas jangka
pendek sebesar Rp240.622.978.394 dan liabilitas jangka panjang sebesar Rp161.723.290.988 .

Liabilitas jangka pendek Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 mengalami peningkatan sebesar Rp159.761.654.964 atau
sebesar 197,5749% dibandingkan dengan 31 Desember 2023. Hal ini terutama disebabkan oleh peningkatan dari hutang bank
jangka pendek dan peningkatan atas pinjaman bank jangka panjang yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun. Peningkatan
liabilitas jangka pendek berdampak pada kelancaran pendanaan atas penambahan aset tetap kapal. Dimana Perseroan tetap
berkomitmen untuk mengelola kewajiban keuangan secara optimal dengan menjaga keseimbangan antara struktur pendanaan
dan arus kas operasional penerimaan dari pelanggan, meninjau tingkat leverage dan melakukan langkah-langkah strategis untuk
memastikan likuiditas yang sehat serta kemampuan memenuhi kewajiban keuangan tepat waktu kurang dari satu tahun.

Liabilitas jangka panjang Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 mengalami peningkatan sebesar Rp65.839.492.433 atau
sebesar 68,6659% dibandingkan dengan 31 Desember 2023. Hal ini terutama disebabkan oleh Perseroan memperoleh tambahan
fasilitas kredit investasi 3 sebesar Rp 130.000.000.000. Peningkatan liabilitas jangka panjang berdampak pada kelancaran
pendanaan jangka panjang atas penambahan aset tetap kapal. Perseroan tetap berkomitmen untuk mengelola kewajiban
keuangan jangka panjang secara optimal dengan menjaga keseimbangan antara struktur pendanaan dan arus kas operasional,
meninjau tingkat leverage dan melakukan langkah-langkah strategis untuk memastikan likuiditas yang sehat serta kemampuan
memenuhi kewajiban keuangan tepat waktu lebih dari satu tahun.

Ekuitas

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2023

Ekuitas Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp971.037.648.646, mengalami peningkatan sebesar
Rp101.956.305.336 atau naik 11,7315% dibandingkan dengan 31 Desember 2023. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh
peningkatan jumlah laba komprehensif tahun berjalan sebesar Rp141.576.305.336. Dengan meningkatnya ekuitas, Perseroan
semakin memperkuat struktur permodalannya, yang memberikan fleksibilitas lebih baik dalam menjalankan strategi ekspansi
serta meningkatkan daya saing di industri. Perseroan akan terus mengoptimalkan kinerja keuangan dan efisiensi operasional
guna mempertahankan tren pertumbuhan ekuitas yang sehat dan berkelanjutan.

3.    Arus Kas

Arus Kas dari Aktivitas Operasi

Pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi sebesar
Rp198.575.964.370, dimana mengalami peningkatan sebesar Rp22.565.444.114 atau 12,8205% bila dibandingkan kas bersih
yang diperoleh dari aktivitas operasi pada tanggal 31 Desember 2023 yaitu sebesar Rp176.010.520.264. Kenaikan ini disebabkan
oleh peningkatan penerimaan kas dari pelanggan dan penerimaan kas dari penghasilan keuangan pada tahun 2024. Peningkatan
arus kas dari aktivitas operasi ini memperkuat likuiditas Perseroan, memungkinkan Perseroan untuk membiayai kegiatan
operasional, mendukung strategi ekspansi, serta memenuhi kewajiban keuangan tanpa bergantung secara berlebihan pada
sumber pendanaan eksternal. Perseroan akan terus berupaya menjaga pertumbuhan arus kas operasional yang positif melalui
peningkatan efisiensi operasional, strategi penjualan yang lebih agresif, serta optimalisasi pengelolaan modal kerja.



                                                                                                                             6
Page 8
Arus Kas dari Aktivitas Investasi

Pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi sebesar
Rp443.622.217.079, dimana mengalami peningkatan sebesar Rp187.589.521.244 atau 73,2678% bila dibandingkan kas bersih
yang digunakan untuk aktivitas investasi pada tanggal 31 Desember 2023 yaitu sebesar Rp256.032.695.835. Kenaikan ini
disebabkan terutama oleh penambahan beban docking ditangguhkan dan perolehan atas pembelian aset tetap pada tahun 2024.
Peningkatan investasi ini sejalan dengan strategi jangka panjang Perseroan untuk memperkuat kapasitas operasional dan
meningkatkan daya saing di industri. Perseroan akan terus mengelola investasi secara strategis dengan mempertimbangkan
keseimbangan antara ekspansi bisnis dan optimalisasi arus kas guna memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan serta
penciptaan nilai bagi para pemangku kepentingan.

Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan

Pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan sebesar
Rp177.463.761.630, dimana mengalami peningkatan sebesar Rp80.953.761.630 atau 83,8812% bila dibandingkan kas bersih
yang diperoleh dari aktivitas pendanaan pada tanggal 31 Desember 2023 yaitu sebesar Rp96.510.000.000. Kenaikan ini
disebabkan terutama oleh penerimaan dari hutang bank jangka pendek dan penerimaan dari pinjaman bank jangka panjang.
Dengan meningkatnya arus kas dari aktivitas pendanaan, Perseroan memiliki fleksibilitas finansial yang lebih besar dalam
mendukung pertumbuhan usaha, baik melalui penguatan struktur modal maupun investasi pada aset produktif. Perseroan akan
terus mengelola sumber pendanaan dengan bijak, termasuk menjaga keseimbangan antara ekuitas dan liabilitas guna
memastikan struktur keuangan yang sehat serta mempertahankan keberlanjutan bisnis dalam jangka panjang.

4.    Likuiditas dan Sumber Permodalan

Likuiditas

Likuiditas menunjukkan tingkat kemampuan Perseroan untuk memenuhi seluruh kewajiban jangka pendek yang tercermin dari
rasio antara aset lancar terhadap liabilitas jangka pendek. Semakin tinggi rasio tersebut, semakin baik kemampuan Perseroan
untuk memenuhi liabilitas jangka pendek.

Rasio aset lancar terhadap liabilitas jangka pendek Perseroan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
dan 31 Desember 2023 masing-masing adalah sebesar 1,1238x dan 3,8907x.

Sumber likuiditas internal Perseroan berasal dari penerimaan kas dari pelanggan dan likuiditas eksternal berasal dari fasilitas
pinjaman bank.

Hingga pada saat Prospektus ini diterbitkan, Perseroan memiliki modal kerja yang cukup dan belum pernah mengalami
kekurangan dalam mencukupi modal kerja.

Tidak terdapat permintaan, perikatan atau komitmen, kejadian dan/atau ketidakpastian yang mungkin mengakibatkan
terjadinya peningkatan atau penurunan yang material terhadap likuiditas.

Solvabilitas

Solvabilitas merupakan kemampuan Perseroan untuk memenuhi seluruh liabilitasnya yang diukur dengan perbandingan antara
jumlah liabilitas dengan jumlah ekuitas (solvabilitas ekuitas) maupun jumlah liabilitas dengan jumlah aset (solvabilitas aset).
Solvabilitas ekuitas Perseroan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023 masing-
masing sebesar 0,4143x dan 0,2034x, sedangkan solvabilitas aset Perseroan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2024 dan 31 Desember 2023 masing-masing sebesar 0,2930x dan 0,1690x.

Imbal Hasil Ekuitas (Return On Equity)

Imbal Hasil Ekuitas menunjukkan kemampuan Perseroan untuk menghasilkan laba bersih yang diukur dengan membandingkan
antara laba tahun berjalan dengan jumlah ekuitas. Imbal Hasil Ekuitas Perseroan tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2024 dan 31 Desember 2023 masing-masing adalah sebesar 14.5752% dan 22,8024%.

Penurunan pada imbal hasil ekuitas pada 31 Desember 2024 dibandingkan dengan 31 Desember 2023 disebabkan oleh
penurunan laba bersih tahun 2024 dibandingkan dengan 2023 hal ini sehubungan dengan penurunan laba Bersih yang diperoleh
pada tahun 2024.

Imbal Hasil Aset (Return On Asset)

Imbal Hasil Aset menunjukkan kemampuan Perseroan untuk menghasilkan laba bersih yang diukur dengan membandingkan
antara laba tahun berjalan dengan jumlah aset. Imbal Hasil Aset Perseroan tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2024 dan 31 Desember 2023 masing-masing adalah sebesar 10,3053% dan 18,9488%.

                                                                                                                              7
Page 9
Penurunan pada imbal hasil aset pada 31 Desember 2024 dibandingkan dengan 31 Desember 2023 disebabkan oleh adanya
penambahan aset tetap – kapal, dan penurunan laba bersih pada periode tahun 2024.

Profitabilitas

Margin laba (net profit margin) Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar 18,9162%,
sedangkan pada tahun 2023 adalah sebesar 34,4242%. Penurunan net profit margin pada tahun 2024 dibandingkan tahun 2023
hal ini sehubungan belum optimalnya operasional kapal-kapal yang baru diperoleh pada kuartal IV tahun 2024, dan peningkatan
beban sewa kapal serta peningkatan beban keuangan atas fasilitas pinjaman bank.

Hingga tanggal Informasi ini diterbitkan, Perseroan memiliki modal kerja yang cukup untuk melaksanakan kegiatan
operasionalnya.

                          KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN

Sampai dengan tanggal efektifnya Pernyataan Pendaftaran, tidak terdapat kejadian penting yang mempunyai dampak material
terhadap keuangan dan hasil usaha serta arus kas Perseroan yang terjadi setelah tanggal Laporan Auditor Independen atas
Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, yang telah diaudit oleh
Kantor Akuntan Publik Gideon Adi dan Rekan (Anggota dari MGI Worldwide) dan ditandatangani oleh William Suria Djaja Salim,
M.Ak., CA., CPA (Registrasi Akuntan Publik No. AP. 1256) dalam laporan No. 00018/2.0969/AU.1/06/1256-4/1/III/2025
tertanggal 10 Maret 2025, dengan opini wajar tanpa modifikasian dan paragraf hal-hal lain mengenai tujuan penerbitan laporan
auditor independen yang juga tercantum dalam Prospektus ini dan penerbitan kembali atas Laporan Keuangan. Laporan
keuangan disusun oleh manajemen Perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia dan Peraturan di Pasar
Modal No. VIII.G.7 tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik serta disajikan
dalam mata uang Rupiah.

           KETERANGAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN USAHA SERTA KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA

Riwayat Singkat Perseroan

Perseroan didirikan berdasarkan Akta Pendirian No. 10 tanggal 8 Agustus 2019, dibuat dihadapan Tito Utoyo S.H., Notaris di Kota
Pekanbaru. Anggaran Dasar Perseroan ini disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dalam Surat Keputusan No.
AHU-0039949.AH.01.01.Tahun 2019 tanggal 14 Agustus 2019, dan telah diumumkan dalam Berita Negara No. 004 dan Tambahan
Berita Negara No. 001952 tanggal 14 Januari 2022.

Anggaran Dasar Perseroan sebagaimana dimuat dalam akta pendirian tersebut di atas telah mengalami beberapa kali perubahan,
terakhir dengan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan Nomor 12 tanggal 7 Oktober 2022 yang
dibuat di hadapan Rini Yulianti, S.H., Notaris di Kota Jakarta Timur, mengenai Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan untuk
disesuaikan dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2020. Perubahan Anggaran Dasar tersebut telah
mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia berdasarkan Keputusan Nomor AHU-
0075864.AH.01.02.Tahun 2022 tanggal 20 Oktober 2022 .

Kantor pusat Perseroan berlokasi di Jalan H. Imam Munandar No. 247 F-G, Kel Tangkerang Utara, Kec Bukit Raya, Pekanbaru,
Riau, Indonesia dan kantor cabang administrasinya berlokasi di Puri Indah Financial Tower Jl. Puri Lingkar Dalam Blok TB,
Desa/Kelurahan Kembangan Selatan, Kec. Kembangan, Kota Adm. Jakarta Barat, Provinsi DKI Jakarta.

Pengurusan dan Pengawasan

Pada tanggal Prospektus ini, sesuai Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perseroan Nomor 12 tanggal 15 Maret 2024 yang dibuat
di hadapan Rini Yulianti, S.H., Notaris di Kota Jakarta Timur, akta mana telah diberitahukan kepada Menkumham berdasarkan
Surat Nomor AHU-AH.01.09-0105328 Perihal: Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan tanggal 15 Maret 2024
dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan Nomor AHU-0054754.AH.01.11.Tahun 2024 tanggal 15 Maret 2024, susunan
anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris

Komisaris Utama                          :   Hasanul Arifin Hasibuan
Komisaris Independen                     :   Brikman Sinaga
Komisaris                                :   Cosmas Kiardi

Direksi

Direktur Utama                           :   Andrew Kam


                                                                                                                              8
Page 10
Direktur                                   :   Derrick Cosmas
Direktur                                   :   Rita
Direktur                                   :   Ian Morris Budiman
Direktur                                   :   Andre Ristanto

Kegiatan Usaha

Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan sebagaimana tercantum dalam Akta No. 12 tanggal 7 Oktober 2022 dari Rini
Yulianti, S.H., ruang lingkup kegiatan utama Perusahaan adalah di bidang pengangkutan dengan kegiatan usaha angkutan laut
dalam negeri untuk barang umum. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas, Perseroan dapat melaksanakan kegiatan
usaha sebagai berikut yaitu:

a.   Kegiatan usaha utama, yaitu:

     Angkutan Laut Dalam Negeri untuk Barang Umum (KBLI 50131).
     Mencakup usaha pengangkutan barang umum melalui laut dengan menggunakan kapal laut antar pelabuhan dalam negeri
     dengan melayari trayek secara tetap dan teratur (liner) dengan berjadwal, atau trayek tidak tetap dan tidak teratur
     (tramper). Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya.

b.   Kegiatan usaha penunjang, yaitu:

      i.    Angkutan Laut Perairan Pelabuhan Dalam Negeri untuk Barang (KBLI 50132)
            Mencakup usaha pengangkutan barang melalui laut pada pelabuhan-pelabuhan yang belum memiliki fasilitas lengkap,
            dengan menggunakan angkutan perairan pelabuhan (rede transport) sebagai penghubung dari dermaga (pelabuhan)
            ke kapal atau sebaliknya, dari kapal utama ke kapal lainnya di perairan pelabuhan atau sebaliknya, dan/atau dari
            dermaga dan/atau kapal ke bangunan/instalasi di perairan laut atau sebaliknya.

      ii.   Angkutan Laut Dalam Negeri untuk Barang Khusus (50133)
            Mencakup usaha pengangkutan barang dengan menggunakan kapal laut yang dirancang secara khusus untuk
            mengangkut suatu jenis barang tertentu, seperti angkutan barang berbahaya, limbah bahan berbahaya dan beracun,
            bahan bakar minyak, minyak bumi, hasil olahan, LPG, LNG dan CNG, ikan dan sejenisnya. Termasuk Usaha persewaan
            angkutan laut berikut operatornya.

     iii.   Angkutan Laut Luar Negeri untuk Barang Umum (50141)
            Mencakup usaha pengangkutan barang melalui laut dengan menggunakan kapal laut antar pelabuhan di Indonesia
            dengan pelabuhan di luar negeri dengan melayari trayek secara tetap dan teratur (liner) dengan berjadwal, atau trayek
            tidak tetap dan tidak teratur (tramper). Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya.

     iv.    Angkutan Laut Luar Negeri untuk Barang Khusus (50142)
            Mencakup usaha angkutan laut Internasional untuk barang khusus, contohnya angkutan barang berbahaya, limbah
            bahan berbahaya dan beracun, termasuk ikan dan sejenisnya. Angkutan laut khusus dengan menggunakan kapal
            berbendera Indonesia dengan kondisi dan persyaratan kapalnya disesuaikan dengan jenis kegiatan usaha pokoknya
            serta untuk melayani trayek tidak tetap dan tidak teratur atau tramper antar pelabuhan di Indonesia dengan
            pelabuhan di luar negeri. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya.

Selama tahun 2024, Perseroan baru menjalankan Kegiatan Usaha Utama saja.

Prospek Usaha

Berdasarkan data yang dihimpun oleh International Monetary Fund (IMF) pada World Economy Outlook Update 2025, situasi
ketidakpastian diperkirakan masih akan menyelimuti kondisi perekonomian global di tahun 2025 mendatang. IMF
memprediksikan pertumbuhan ekonomi global di 2025 akan stagnan di angka 3,2% dengan tingkat inflasi yang cukup tinggi di
4,5%. Kondisi ekonomi Amerika Serikat dan Tiongkok yang diprediksi akan melemah di tahun 2025 serta meningkatnya tensi
geopolitik di wilayah Rusia – Ukraina dan Timur Tengah diduga menjadi faktor pemicu melemahnya pertumbuhan ekonomi
global.

Meski dihadapkan pada situasi yang menantang, pemerintah Indonesia memprediksi ekonomi Indonesia akan menunjukkan
pertumbuhan yang sangat baik dan resiliensi. Dalam Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja
Negara (RAPBN) Tahun 2025, pertumbuhan ekonomi diperkirakan akan mencapai 5,2% pada tahun 2025. (Sumber:
https://anggaran.kemenkeu.go.id/in/post/rapbn-tahun-anggaran-2025 )

Di Indonesia, IMF memproyeksikan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) riil sebesar 5,1% pada tahun 2025. Berdasarkan
Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal Tahun 2025, dalam rangka mendorong akselerasi pertumbuhan,
pemerintah telah menyusun kebijakan fiskal untuk tahun 2025 dengan penguatan SDM yang berkualitas melalui pendidikan,


                                                                                                                                9
Page 11
kesehatan, dan perlindungan sosial. Pemerintah juga akan melanjutkan pembangunan infrastruktur yang berfokus pada
penguatan infrastruktur konektivitas, energi, pangan, dan digital dalam rangka meningkatkan kapasitas produksi, daya saing,
efisiensi sistem logistik, dan mendorong mobilitas serta produktivitas, serta memperkuat program hilirisasi yang akan
mendorong peningkatan diversifikasi komoditas dan kinerja ekspor.

Sektor logistik yang menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi nasional diprediksi akan terus mengalami
pertumbuhan. Supply Chain Indonesia (SCI) memproyeksikan industri logistik Indonesia akan tumbuh sebesar 12,53% pada tahun
2025, Melonjak dari pertumbuhan tahun 2024 yang diproyeksikan bisa mencapai 9,52%. Hal ini didorong oleh geliat industri
pengolahan dan perdagangan.

Meski iklim makroekonomi nasional dan industri transportasi dan logistik diprediksi membaik, namun terdapat beberapa aspek
yang perlu menjadi perhatian Perseroan dalam menghadapi tantangan di tahun 2025 mendatang, di antaranya ketegangan
geopolitik dan kebutuhan akan peningkatan infrastruktur, prospek sektor logistik perkapalan pada tahun 2025 tetap positif,
didorong oleh pertumbuhan permintaan global dan inisiatif pembangunan berkelanjutan.


                                             TATA CARA PEMESANAN SAHAM

Perseroan telah menunjuk PT Bima Registra sebagai pelaksana pengelola administrasi saham dan sebagai agen pelaksana dalam
rangka PMHMETD I ini, sesuai dengan Perjanjian Pengelolaan Administrasi Saham.

Berikut ini adalah persyaratan dan tata cara pemesanan pembelian saham sehubungan dengan PMHMETD I Perseroan:

1) Pemesan yang Berhak

Para Pemegang Saham Perseroan yang namanya tercatat dalam DPS Perseroan pada tanggal 11 Juni 2025 pukul 16.00 WIB
berhak memperoleh HMETD (“Pemegang Saham Yang Berhak”) untuk mengajukan pemesanan pembelian Saham Baru dalam
rangka PMHMETD I ini dengan ketentuan bahwa setiap pemegang 25 Saham Lama, mendapatkan 6 HMETD dimana setiap 1
HMETD memberikan hak kepada pemegangnya berhak untuk membeli sebanyak 1 Saham Baru dengan Harga Pelaksanaan
Rp320 (tiga ratus dua puluh Rupiah) setiap saham yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan pemesanan pembelian
Saham Baru.

Pemegang Saham Yang Berhak untuk melakukan pembelian Saham Baru adalah:

1) Para pemegang SBHMETD yang namanya tercantum dalam SBHMETD atau yang memperoleh HMETD secara sah sesuai
   ketentuan perundang-undangan yang berlaku; atau
2) Pemegang HMETD elektronik yang tercatat dalam Penitipan Kolektif pada KSEI sampai dengan periode perdagangan HMETD.

Pemesan dapat terdiri atas perorangan, warga negara Indonesia dan/atau asing dan/atau lembaga dan/atau badan
hukum/badan usaha baik Indonesia/asing sebagaimana diatur dalam UUPM berikut dengan peraturan pelaksanaannya.

Untuk memperlancar serta terpenuhinya jadwal pendaftaran Pemegang Saham Yang Berhak, maka para Pemegang Saham yang
memegang saham Perseroan dalam bentuk warkat yang akan menggunakan haknya untuk memperoleh HMETD dan belum
melakukan pencatatan peralihan kepemilikan sahamnya disarankan untuk mendaftar di BAE sebelum batas akhir pendaftaran
pemegang saham yaitu tanggal 11 Juni 2025.

2)   Distribusi HMETD

Bagi Pemegang Saham Yang Berhak yang sahamnya berada dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, HMETD akan didistribusikan
secara elektronik melalui Rekening Efek Anggota Bursa atau Bank Kustodian masing-masing di KSEI selambat-lambatnya 1 (satu)
Hari Kerja setelah tanggal pencatatan pada DPS Perseroan yang berhak atas HMETD, yaitu tanggal 12 Juni 2025. Prospektus dan
petunjuk pelaksanaan akan didistribusikan oleh Perseroan melalui BAE yang dapat diperoleh oleh Pemegang Saham Perseroan
dari masing-masing Anggota Bursa atau Bank Kustodiannya.

Bagi Pemegang Saham Yang Berhak yang sahamnya tidak dimasukkan dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, Perseroan akan
menerbitkan SBHMETD atas nama Pemegang Saham Yang Berhak.

Para Pemegang Saham Yang Berhak dapat mengambil SBHMETD, Prospektus, FPPS Tambahan dan formulir lainnya di kantor BAE
Perseroan pada setiap hari dan jam kerja mulai tanggal 13 Juni 2025 dengan menunjukkan asli kartu tanda pengenal yang sah
(KTP/Paspor/KITAS) dan menyerahkan fotokopi serta asli surat kuasa bagi Pemegang Saham yang tidak bisa mengambil sendiri
dengan menyerahkan fotokopi identitas pemberi dan penerima kuasa, di




                                                                                                                         10
Page 12
                                               Biro Administrasi Efek Perseroan
                                                         PT Bima Registra
                                                   Satrio Tower, 9th Floor A2
                                       Jl. Prof. Dr. Satrio Block C4, Kuningan, Setiabudi
                                                          Jakarta Selatan
                                                    Tel. (+62) 21 – 2598 4818
                                                               Faks. -
                                                  Email: ca@bimaregistra.co.id

3)   Prosedur Pendaftaran/Pelaksanaan HMETD

Pelaksanaan HMETD dapat dilakukan mulai tanggal 13 Juni – 19 Juni 2025.

a.   Para pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif di KSEI yang akan melaksanakan HMETD-nya wajib mengajukan
     permohonan pelaksanaan melalui Perusahaan Efek/Bank Kustodian yang ditunjuk sebagai pengelola efeknya.
     Selanjutnya Perusahaan Efek/Bank Kustodian melakukan permohonan atau instruksi pelaksanaan (exercise) melalui
     sistem C-BEST sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan oleh KSEI. Dalam melakukan instruksi pelaksanaan,
     Perusahaan Efek/Bank Kustodian harus memenuhi ketentuan sebagai berikut:
     (i) Pemegang HMETD harus menyediakan dana pelaksanaan HMETD pada saat mengajukan permohonan tersebut;
     (ii) Kecukupan HMETD dan dana pembayaran atas pelaksanaan HMETD harus telah tersedia di dalam rekening efek dan
          rekening dana pemegang HMETD yang melakukan pelaksanaan.

     Satu Hari Bursa berikutnya, KSEI akan menyampaikan Daftar Pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif di KSEI yang
     melaksanakan haknya dan menyetorkan dana pembayaran pelaksanaan HMETD tersebut ke rekening Bank Perseroan.

     Saham baru hasil pelaksanaan HMETD akan didistribusikan ke masing-masing Rekening Efek pemegang HMETD yang
     bersangkutan yang melaksanakan haknya oleh KSEI. Saham Baru hasil pelaksanaan akan didistribusikan selambat-
     lambatnya 2 (dua) Hari Bursa setelah permohonan pelaksanaan diterima dari KSEI dan dana pembayaran telah diterima
     dengan baik (in good funds) di rekening Perseroan.

b.   Para pemegang HMETD dalam bentuk warkat/Sertifikat Bukti HMETD yang akan melaksanakan HMETD nya harus
     mengajukan permohonan HMETD kepada BAE yang ditunjuk Perseroan, dengan menyerahkan dokumen sebagai berikut:
     (i) Asli Sertifikat Bukti HMETD yang telah ditandatangani dan diisi lengkap;
     (ii) Asli bukti pembayaran dengan transfer/pemindah-bukuan/giro/cek/tunai ke rekening Perseroan dari bank tempat
           menyetorkan pembayaran;
     (iii) Fotokopi KTP/Paspor/KITAS yang masih berlaku (untuk perorangan), atau fotokopi Anggaran Dasar dan lampiran
           susunan Direksi/Pengurus yang berhak mewakili (bagi lembaga/Badan Hukum);
     (iv) Asli Surat Kuasa yang sah (jika dikuasakan) bermeterai Rp10.000,- (sepuluh ribu Rupiah) dilampiri dengan fotokopi
           KTP/Paspor/KITAS dari pemberi dan penerima kuasa;
     (v) Apabila pemegang HMETD menghendaki Saham Baru hasil pelaksanaan dimasukkan dalam Penitipan Kolektif, maka
           permohonan pelaksanaan kepada BAE harus diajukan melalui Perusahaan Efek atau Bank Kustodian yang ditunjuk
           dengan menyerahkan dokumen tambahan berupa:
           -    Asli Surat Kuasa dari pemegang HMETD kepada Perusahaan Efek atau Bank Kustodian untuk mengajukan
                permohonan pelaksanaan HMETD dan melakukan pengelolaan efek atas Saham Baru dalam penitipan Kolektif
                di KSEI atas nama pemberi kuasa;
           -    Asli Formulir Penyetoran Efek yang diterbitkan oleh KSEI yang telah diisi dan ditandatangani dengan lengkap.
           -    Dikenakan biaya konversi sebesar Rp50.000,- per SBHMETD dengan PPN 11 %.

Perseroan akan menerbitkan Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD dalam bentuk fisik Surat Kolektif Saham, jika pemegang
Sertifikat Bukti HMETD tidak menginginkan saham hasil pelaksanaannya dimasukkan dalam Penitipan Kolektif di KSEI.

Setiap dan semua biaya konversi atas pengalihan saham Perseroan dalam bentuk warkat menjadi bentuk elektronik dan/atau
sebaliknya dari bentuk elektronik menjadi bentuk warkat harus dibayar dan ditanggung penuh oleh pemegang saham
Perseroan yang bersangkutan.

Pendaftaran pelaksanaan HMETD dilakukan di Kantor BAE Perseroan. Pendaftaran dapat dilakukan mulai tanggal 13 Juni 2025
hingga 19 Juni 2025 pada hari dan jam kerja (Senin – Jumat pukul 09.00 – 15.00 WIB).

Bilamana pengisian Sertifikat Bukti HMETD tidak sesuai dengan petunjuk/syarat pemesanan saham yang tercantum dalam
Sertifikat Bukti HMETD dan Prospektus, maka hal ini dapat mengakibatkan penolakan pemesanan. HMETD hanya dianggap
telah dilaksanakan pada saat pembayaran tersebut telah terbukti diterima dengan baik (in good funds) di rekening Perseroan
sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam syarat-syarat pembelian.



                                                                                                                          11
Page 13
4)   Pemesanan Saham Tambahan

Pemegang saham yang HMETD-nya tidak dijual atau pembeli/pemegang HMETD terakhir yang namanya tercantum dalam
Sertifikat Bukti HMETD atau pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif KSEI, dapat memesan saham tambahan melebihi hak
yang dimilikinya dengan cara mengisi kolom pemesanan pembelian saham tambahan dan/atau FPPS Tambahan yang telah
disediakan dalam jumlah sekurang-kurangnya 100 (seratus) saham atau kelipatannya dan menyerahkan kepada BAE paling
lambat hari terakhir periode pelaksanaan HMETD yakni tanggal 19 Juni 2025.

Pemegang HMETD dalam bentuk warkat/Sertifikat Bukti HMETD yang menginginkan saham hasil penjatahannya dalam bentuk
elektronik harus mengajukan permohonan kepada BAE melalui Perusahaan Efek atau Bank Kustodian dengan menyerahkan
dokumen sebagai berikut:
a. Asli FPPS Tambahan yang telah diisi dengan lengkap dan benar;
b. Asli surat kuasa dari pemegang HMETD kepada Perusahaan Efek atau Bank Kustodian untuk mengajukan permohonan
     pemesanan pembelian saham tambahan dan melakukan pengelolaan efek atas saham hasil penjatahan dalam Penitipan
     Kolektif KSEI dan kuasa lainnya yang mungkin diberikan sehubungan dengan pemesanan pembelian saham tambahan atas
     nama pemberi kuasa;
c. Fotokopi KTP/Paspor/KITAS yang masih berlaku (untuk perorangan) atau fotokopi Anggaran Dasar dan lampiran susunan
     Direksi/pengurus (bagi lembaga/badan hukum);
d. Asli bukti pembayaran dengan transfer/pemindahbukuan/giro/cek/tunai ke rekening Perseroan dari bank tempat
     menyetorkan pembayaran;
e. Asli Formulir Penyetoran Efek yang diterbitkan oleh KSEI yang telah diisi dan ditandatangani secara lengkap untuk keperluan
     pendistribusian saham hasil pelaksanaan oleh BAE.
f. Dikenakan biaya konversi.

Bagi pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif KSEI, mengisi dan menyerahkan FPPS Tambahan yang telah didistribusikan
dengan melampirkan dokumen sebagai berikut:
a. Asli instruksi pelaksanaan (exercise) yang telah berhasil (settled) dilakukan melalui C-Best yang sesuai atas nama pemegang
     HMETD tersebut (khusus bagi pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif KSEI yang telah melaksanakan haknya melalui
     sistem C-Best);
b. Asli formulir penyetoran Efek yang dikeluarkan KSEI yang telah diisi lengkap untuk pendistribusian Saham Hasil Pelaksanaan
     HMETD oleh BAE;
c. Asli bukti pembayaran dengan transfer/pemindahbukuan/giro/cek/tunai ke rekening Perseroan dari bank tempat
     menyetorkan pembayaran.
d. Dikenakan biaya konversi.

Pemegang HMETD dalam bentuk warkat/Sertifikat Bukti HMETD yang menginginkan saham hasil penjatahannya tetap dalam
bentuk warkat/fisik SKS, harus mengajukan permohonan kepada BAE dengan menyerahkan dokumen sebagai berikut:
a. Asli FPPS Tambahan yang telah diisi dengan lengkap dan benar;
b. Asli surat kuasa yang sah (jika dikuasakan) bermeterai Rp10.000,- (sepuluh ribu Rupiah) dilampirkan dengan fotokopi
    KTP/Paspor/KITAS dari pemberi dan penerima kuasa;
c. Fotokopi KTP/Paspor/KITAS yang masih berlaku (untuk perorangan) atau fotokopi Anggaran Dasar dan lampiran susunan
    Direksi/pengurus (bagi lembaga/badan hukum);
d. Asli bukti pembayaran dengan transfer/pemindahbukuan/giro/cek/tunai ke rekening Perseroan dari bank tempat
    menyetorkan pembayaran.

Setiap dan semua biaya konversi atas pengalihan saham Perseroan dalam bentuk warkat menjadi bentuk elektronik dan/atau
sebaliknya dari bentuk elektronik menjadi bentuk warkat harus dibayar dan ditanggung penuh oleh pemegang saham Perseroan
yang bersangkutan.

Pembayaran atas pemesanan tambahan tersebut dapat dilaksanakan dan harus telah diterima pada rekening bank Perseroan
selambat-lambatnya pada tanggal 23 Juni 2025 dalam keadaan tersedia (in good funds). Pemesanan yang tidak memenuhi
petunjuk sesuai dengan ketentuan pemesanan dapat mengakibatkan penolakan pemesanan.

5)   Penjatahan Pemesanan Tambahan

Penjatahan atas pemesanan saham tambahan akan ditentukan pada tanggal 24 Juni 2025 dengan ketentuan sebagai berikut:

1) Bila jumlah seluruh saham yang dipesan, termasuk pemesanan saham tambahan tidak melebihi jumlah seluruh saham yang
   ditawarkan dalam PMHMETD I ini, maka seluruh pesanan atas saham tambahan akan dipenuhi;
2) Bila jumlah seluruh saham yang dipesan, termasuk pemesanan saham tambahan melebihi jumlah seluruh saham yang
   ditawarkan dalam PMHMETD I ini, maka kepada pemesan yang melakukan pemesanan saham tambahan akan diberlakukan
   sistem penjatahan secara proporsional, berdasarkan atas jumlah HMETD yang telah dilaksanakan oleh masing-masing
   pemegang saham yang meminta pemesanan saham tambahan;


                                                                                                                            12
Page 14
3) Jumlah saham yang akan dijatahkan adalah sisa saham yang belum diambil bagian dengan memperhatikan jumlah
   kepemilikan saham setelah pelaksanaan PMHMETD I.

Manajer penjatahan akan menyampaikan laporan hasil pemeriksaan akuntan kepada OJK mengenai kewajaran dari pelaksanaan
penjatahan dengan berpedoman pada Peraturan No. VIII.G.12, laporan hasil pemeriksaan tersebut wajib disampaikan oleh
Perseroan kepada OJK dalam jangka waktu 30 hari setelah tanggal penjatahan berakhir sesuai dengan POJK No. 32/2015 dan
POJK No.14/2019.

6)   Persyaratan Pembayaran bagi para Pemegang SBHMETD (di luar Penitipan Kolektif KSEI) dan Pemesanan Saham Baru
     Tambahan

Pembayaran pemesanan pembelian saham dalam rangka PMHMETD I yang permohonan pemesanannya diajukan langsung
kepada BAE Perseroan harus dibayar penuh (in good funds) dalam mata uang Rupiah pada saat pengajuan pemesanan secara
tunai/cek/bilyet giro/pemindahbukuan/transfer dengan mencantumkan Nomor SBHMETD atau Nomor FPPS Tambahan dan
pembayaran harus dilakukan ke rekening Bank Perseroan sebagai berikut:

                                               PT Habco Trans Maritima Tbk
                                              Bank : PT Bank Central Asia Tbk
                                                No. Rekening: 0343882880
                                         Atas Nama: PT Habco Trans Maritima Tbk

Bila pembayaran dilakukan dengan cek atau pemindahbukuan atau bilyet giro maka tanggal pembayaran dihitung berdasarkan
tanggal setelah pembayaran diterima dengan baik (in good funds) dan telah nyata ada dalam Rekening Bank Perseroan. Untuk
pembelian saham tambahan, pembayaran dilakukan pada hari pemesanan yang mana pembayaran tersebut harus diterima
dengan baik (in good funds) dalam rekening Perseroan paling lambat tanggal 23 Juni 2025.

Segala biaya bank dan biaya transfer yang timbul dalam rangka pembelian saham menjadi beban pemesan. Pemesanan akan
dibatalkan jika persyaratan pembayaran tidak dipenuhi.

7)   Bukti Tanda Terima Pemesanan Pembelian Saham

Perseroan melalui BAE akan menyerahkan kepada pemesan bukti tanda terima pemesanan pembelian Saham yang merupakan
bagian dari Sertifikat Bukti HMETD yang telah dicap dan ditandatangani sebagai bukti tanda terima pemesanan pembelian Saham
yang dapat dijadikan bukti pada saat mengambil Formulir Konfirmasi Penjatahan dan/atau pengembalian uang pemesanan yang
tidak dipenuhi. Bukti tanda terima pemesanan ini bukan merupakan jaminan dipenuhinya pemesanan Saham.

Bagi pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif KSEI akan mendapatkan konfirmasi atas permohonan pelaksanaan HMETD dari
C-BEST melalui pemegang rekening KSEI.

Adapun periode akan diterimanya bukti tanda terima pemesanan pembelian saham yaitu pada tanggal 17 Juni 2025 sampai
dengan 23 Juni 2025.

8)   Pembatalan Pemesanan Pembelian

Perseroan berhak untuk membatalkan pemesanan Saham Baru, baik secara keseluruhan atau sebagian, dengan memperhatikan
persyaratan yang berlaku. Pemberitahuan pembatalan pemesanan saham akan diumumkan bersamaan dengan pengumuman
penjatahan atas pemesanan saham yaitu pada tanggal 24 Juni 2025.

Hal-hal yang dapat menyebabkan dibatalkannya pemesanan Saham Baru antara lain:
1) Pengisian SBHMETD atau FPPS Tambahan tidak sesuai dengan petunjuk/syarat-syarat pemesanan Saham Baru yang
    tercantum dalam SBHMETD dan Prospektus.
2) Tidak terpenuhinya persyaratan pembayaran.
3) Tidak terpenuhinya persyaratan kelengkapan dokumen permohonan.

9)   Pengembalian Uang Pemesanan

Dalam hal tidak terpenuhinya sebagian atau seluruhnya dari Pemesanan Saham Tambahan dalam PMHMETD I atau dalam hal
terjadi pembatalan pemesanan saham, maka Perseroan akan mengembalikan sebagian atau seluruh uang pemesanan tersebut
dalam mata uang Rupiah dengan mentransfer ke rekening bank atas nama pemesan. Pengembalian uang oleh Perseroan akan
dilakukan pada tanggal 25 Juni 2025 atau selambat-lambatnya 2 (dua) Hari Kerja setelah tanggal penjatahan. Pengembalian uang
yang dilakukan sampai dengan tanggal 25 Juni 2025 tidak akan disertai bunga.

Apabila terjadi keterlambatan pengembalian uang, jumlah yang akan dikembalikan akan disertai bunga sebesar 1% (satu persen)
per tahun dari nilai dana yang wajib dikembalikan, yang diperhitungkan setelah tanggal 25 Juni 2025 sampai dengan tanggal

                                                                                                                          13
Page 15
dimana uang tersebut dikembalikan. Apabila keterlambatan tersebut dikarenakan pemesan tidak mengambil pengembalian
sesuai dengan waktu yang ditentukan, kesalahan dari sistem pada bank yang bersangkutan atau hal-hal lain yang bukan
disebabkan oleh kesalahan Perseroan, maka Perseroan tidak membayar bunga atas keterlambatan tersebut.

10) Penyerahan Surat Kolektif Saham Hasil Pelaksanaan HMETD dan Pengkreditan ke Rekening Efek

Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD bagi pemesan yang melaksanakan HMETD sesuai haknya melalui KSEI, akan dikreditkan
pada Rekening Efek selambat-lambatnya dalam 2 (dua) Hari Bursa setelah permohonan pelaksanaan HMETD diterima dari KSEI
dan dana pembayaran telah diterima dengan baik di rekening bank Perseroan.

Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD bagi pemegang HMETD dalam bentuk warkat yang melaksanakan HMETD sesuai haknya
akan mendapatkan SKS atau saham dalam bentuk warkat selambat-lambatnya 2 (dua) Hari Bursa setelah permohonan diterima
oleh BAE Perseroan dan dana pembayaran telah efektif (in good funds) di rekening bank Perseroan.

Adapun Saham Baru hasil penjatahan atas pemesanan Saham Baru tambahan akan tersedia untuk diambil SKSnya atau akan
didistribusikan dalam bentuk elektronik dalam Penitipan Kolektif di KSEI selambat-lambatnya 2 (dua) Hari Kerja setelah
penjatahan.

SKS baru hasil pelaksanaan HMETD sesuai hak dapat diambil pada setiap Hari Kerja (Senin s/d Jumat, 09.00 - 15.00 WIB) mulai
tanggal 17 Juni 2025 hingga tanggal 23 Juni 2025, sedangkan SKS baru hasil penjatahan dapat diambil selambat-lambatnya 2
(dua) Hari Kerja setelah proses penjatahan.

Pengambilan dilakukan di BAE Perseroan dengan menunjukkan/menyerahkan dokumen-dokumen sebagai berikut:
- Asli KTP/Paspor/KITAS yang masih berlaku (untuk perorangan), atau
- Fotokopi Anggaran Dasar (bagi lembaga/badan hukum) dan susunan direksi komisaris atau pengurus yang masih berlaku;
- Asli surat kuasa yang sah (untuk lembaga/badan hukum atau perorangan yang dikuasakan) bermeterai Rp10.000,- (sepuluh
   ribu Rupiah) dilengkapi dengan fotokopi KTP/Paspor/KITAS dari pemberi dan penerima kuasa;
- Asli Bukti Tanda Terima Pemesanan Pembelian.

11) Alokasi Terhadap HMETD yang Tidak Dilaksanakan

Apabila saham yang ditawarkan dalam PMHMETD I ini tidak seluruhnya diambil oleh pemegang saham atau pemegang bukti
HMETD, maka sisanya akan dialokasikan kepada pemegang saham lainnya yang melakukan pemesanan lebih besar dari haknya
seperti yang tercantum dalam Sertifikat Bukti HMETD atau Formulir Pemesanan dan Pembelian Saham Tambahan, secara
proporsional berdasarkan atas jumlah HMETD yang telah dilaksanakan oleh masing-masing pemegang saham yang meminta
penambahan saham.

Jika setelah alokasi tersebut masih tersisa jumlah Saham Baru yang tidak dilaksanakan dan/atau diambil bagian oleh pemegang
HMETD, maka sesuai dengan Perjanjian Pembelian Sisa Saham, PT Multi Sarana Nasional selaku Pembeli Siaga akan membeli
seluruh sisa Saham Baru yang diterbitkan pada harga pelaksanaan setiap Saham Baru sebagaimana diatur di dalam Perjanjian
Pembelian Sisa Saham.

12) Pengalihan HMETD

Pemegang HMETD yang tidak melaksanakan haknya untuk membeli Saham Baru dalam rangka PMHMETD I ini, dapat menjual
haknya kepada pihak lain sejak tanggal 13 Juni 2025 hingga 19 Juni 2025 melalui BEI atau dapat dilaksanakan di luar BEI.

Pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya setelah pelaksanaan HMETD dapat mengalami penurunan persentase
kepemilikan (dilusi) sampai dengan jumlah maksimum sebesar 19,35% (Sembilan belas koma tiga lima persen).

                             PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN SERTIFIKAT BUKTI HMETD
                             SERTA FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN SAHAM TAMBAHAN

Perseroan telah mengumumkan informasi penting berkaitan dengan PMHMETD I ini melalui website Perseroan dan website BEI.

a.   Bagi Pemegang Saham yang sahamnya berada dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, HMETD akan didistribusikan secara
     elektronik melalui Rekening Efek Anggota Bursa atau Bank Kustodian masing-masing di KSEI selambat-lambatnya 1 (satu)
     Hari Kerja setelah tanggal pencatatan pada DPS yang berhak atas HMETD, yaitu tanggal 12 Juni 2025. Prospektus dan
     petunjuk pelaksanaan tersedia di BAE Perseroan.

b.   Bagi Pemegang Saham yang sahamnya tidak dimasukkan dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, Perseroan akan
     menerbitkan SBHMETD atas nama Pemegang Saham dan dapat mengambil SBHMETD, Prospektus, FPPS Tambahan dan
     formulir lainnya mulai tanggal 13 Juni 2025 dengan menunjukkan asli kartu tanda pengenal yang sah (KTP/Paspor/KITAS)
     dan menyerahkan fotokopinya serta asli Surat Kuasa bagi yang tidak bisa mengambil sendiri pada BAE Perseroan:

                                                                                                                         14
Page 16
                                                       PT Bima Registra
                                                 Satrio Tower, 9th Floor A2
                                     Jl. Prof. Dr. Satrio Block C4, Kuningan, Setiabudi
                                                        Jakarta Selatan
                                                  Tel. (+62) 21 – 2598 4818
                                                             Faks. -
                                                Email: ca@bimaregistra.co.id

Apabila Pemegang Saham Perseroan yang namanya dengan sah tercatat dalam DPS Perseroan tanggal
11 Juni 2025 belum menerima atau mengambil SBHMETD, Prospektus, FPPS Tambahan dan formulir lainnya dan tidak
menghubungi BAE Perseroan, maka setiap dan segala risiko ataupun kerugian yang mungkin timbul bukan menjadi tanggung
jawab Perseroan ataupun BAE Perseroan, melainkan sepenuhnya merupakan tanggung jawab para Pemegang Saham Perseroan
yang bersangkutan.

HMETD dalam bentuk elektronik akan didistribusikan ke dalam Rekening Efek KSEI atau didistribusikan kepada pemegang saham
melalui Pemegang Rekening KSEI.

   PARA PEMEGANG SAHAM DIHARAPKAN MEMBACA KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI PMHMETD I PERSEROAN
                          MELALUI INFORMASI YANG TERSAJI DALAM PROSPEKTUS




                                                                                                                       15

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.6 MB
Published27 May 2025
Pages16
Characters83,725
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 22 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org HABCO TRANS MARITIMA TBK p.1 ×14
linked org PT Habco Primatama p.1 ×15
linked person Cosmas Kiardi p.2 ×4
linked person Hasanul Arifin Hasibuan p.2 ×4
linked org Bank Central Asia Tbk p.14 ×2
possible org OTORITAS JASA KEUANGAN p.1
possible org PT Multi Sarana Nasional p.1 ×11
possible org PT BURSA EFEK INDONESIA p.1 ×3
unresolved person H. Imam Munandar p.1 ×2
unresolved person Rini Yulianti · Notaris p.1 ×9
unresolved org Gideon Adi & Rekan p.3
unresolved org Gideon Adi p.3
unresolved person William Suria Djaja Salim p.3 ×2
unresolved org Kantor Akuntan Publik Gideon Adi dan Rekan p.9
unresolved org Kantor Akuntan Publik Gideon Adi p.9
unresolved person Tito Utoyo S.H. · Notaris p.9
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.9 ×2
unresolved — Derrick Cosm · Direktur p.10
unresolved org PT Bima Registra p.11
unresolved org Bank Kustodiannya. Bagi Pemegang Saham Yang Berhak p.11
unresolved org PT Bima Registra Satrio Tower p.12 ×2
unresolved person Prof. Dr. Satrio Block C p.12 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result