Skip to content
Back to announcement

20250526_PADA_Laporan Informasi dan Fakta Material_31889089_lamp4.pdf

Board change Needs review PADA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 61

Page 1
          BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
          PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS




         Laporan Studi Kelayakan
          Pengembangan Usaha
                  Oleh
        PT Personel Alih Daya, Tbk

No. 00071/2.0033-00/BS/05/0440/1/V/2025
         Tanggal : 14 Mei 2025
Page 2

          
Page 3

          
Page 4

          
Page 5

          
Page 6
                                                    BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
                                                    PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS

Studi Kelayakan - PT Personel Alih Daya, Tbk

                                      RINGKASAN EKSEKUTIF
                            STUDI KELAYAKAN PENGEMBANGAN USAHA
                                             OLEH
                                   PT PERSONEL ALIH DAYA, TBK


Hasil kajian dan analisis kelayakan rencana pengembangan usaha yaitu menyediakan tenaga
kerja outsourcing di bidang jasa kurir ekspedisi (KBLI 53201), yang mencakup layanan
pengambilan, pengangkutan, penyortiran, dan pengantaran barang serta dokumen ke seluruh
wilayah Indonesia oleh PT Personel Alih Daya, Tbk selanjutnya disebut "Perseroan", secara garis
besar dapat dijelaskan sebagai berikut :

1. Umum

    Perseroan adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang pengelolaan jasa tenaga kerja
    (outsourcing) dengan lima layanan utama di bidang layanan teknikal dan pemeliharaan
    peralatan telekomunikasi, layanan call center, layanan perkantoran, layanan pengamanan
    dan layanan sumber daya manusia. Perseroan berencana untuk melakukan
    pengembangan usaha yaitu dengan melaksanakan kegiatan usaha dalam menyediakan
    tenaga kerja outsourcing di bidang jasa kurir ekspedisi (KBLI 53201), yang mencakup
    layanan pengambilan, pengangkutan, penyortiran, dan pengantaran barang serta
    dokumen ke seluruh wilayah Indonesia. Perseroan akan bekerja sama dengan berbagai
    perusahaan logistik yang membutuhkan tenaga kerja outsourcing di bidang jasa ekspedisi
    guna mendukung kegiatan operasionalnya.

2. Maksud dan Tujuan Penyusunan Laporan

    Laporan studi kelayakan ini bertujuan untuk menyatakan pendapat atas kelayakan proyek
    yang akan dijalankan oleh Perseroan dan sebagai informasi bagi pihak Manajemen
    Perseroan dan publik berkaitan dengan rencana untuk melakukan pengembangan usaha.
    Perseroan berencana untuk melakukan pengembangan usaha dalam menyediakan tenaga
    kerja outsourcing di bidang jasa kurir ekspedisi (KBLI 53201).

    Selain itu, laporan studi kelayakan ini juga disusun untuk memenuhi Peraturan Otoritas
    Jasa Keuangan (POJK) No. 17/POJK.04/2020 Tentang Transaksi Material Dan Perubahan
    Kegiatan Usaha.

    Laporan ini disusun sebagai bahan pertimbangan bagi Perseroan untuk mendapatkan
    penilaian objektif mengenai prospek usaha Perseroan sehubungan dengan rencana
    pengembangan usaha tersebut.

    Sehubungan dengan adanya perubahan yang kami lakukan pada laporan yang telah kami
    terbitkan dengan No. 00063/2.0033-00/BS/05/0440/1/V/2025, tanggal 5 Mei 2025,
    maka kami melakukan revisi dengan diterbitkannya laporan ini. Revisi tersebut dikarenakan
    terdapat perubahan pada bab pendahuluan, bab profil Perseroan, analisis kelayakan
    teknis, model manajemen dan pola bisnis, serta bab analisis kelayakan keuangan.




                                                                                              i
Page 7
                                                      BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
                                                      PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS

Studi Kelayakan - PT Personel Alih Daya, Tbk

3. Asumsi-Asumsi dan Kondisi Pembatas

        Laporan penilaian usaha bersifat non-disclaimer opinion.
        Penilai usaha telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan
         dalam proses penilaian.
        Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya
         keakuratannya.
        Proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan kewajaran proyeksi
         keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan pencapaiannya (fiduciary
         duty).
        Penilai usaha bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi
         keuangan.
        Laporan penilaian usaha yang terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang
         bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan.
        Penilai usaha bertanggung jawab atas laporan penilaian usaha dan kesimpulan nilai
         akhir.
        Penilai usaha telah memperoleh informasi atas status hukum obyek penilaian dari
         pemberi tugas.
        Kami tidak mempunyai kepentingan terhadap aset, kepemilikan atau kepentingan bisnis
         yang menjadi subyek dari penilaian ini, baik untuk saat ini maupun di masa mendatang.
        Kami tidak memiliki kepentingan pribadi atau kecenderungan untuk berpihak
         berkenaan dengan subyek dari laporan ini maupun pihak-pihak yang terlibat di
         dalamnya.
        Kompensasi yang kami terima dari penugasan penilaian ini tidak dikaitkan dengan nilai
         yang dilaporkan didasarkan pada hasil penilaian yang telah ditentukan sebelumnya.
        Berdasarkan pengetahuan dan keyakinan kami, pernyataan-pernyataan mengenai
         fakta dalam laporan ini yang menjadi dasar dari analisis, kesimpulan dan opini yang
         kami nyatakan adalah benar.
        Analisis, opini dan kesimpulan yang telah dibuat, dalam laporan ini telah disusun sesuai
         dengan Standar Penilaian Indonesia (SPI) Edisi VII-2018 dan Peraturan Otoritas Jasa
         Keuangan (POJK) No. 35/POJK.04/2020 Tentang Penilaian Dan Penyajian Laporan
         Penilaian Bisnis Di Pasar Modal.

4. Sekilas Profil Perseroan

    Perseroan didirikan berdasarkan Akta Pendirian Perseroan Terbatas No. 35, tanggal
    21 April 2006, yang dibuat di hadapan Julius Purnawan, S.H., M.Si., Notaris di Jakarta,
    yang telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
    dengan Keputusan No. C-15819HT.01.01.TH.2006, tanggal 31 Mei 2006. Akta tersebut
    telah didaftarkan dalam Daftar Perusahaan pada Kantor Pendaftaran Perusahaan Kodya
    Jakarta Pusat pada tanggal 13 Juni 2006, No. 5988/BH.09.05/VI/2006, dan telah
    diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 52, tanggal 30 Juni 2006,
    Tambahan No.7025.

    Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Sebagai Pengganti Rapat
    Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan Terbatas PT Personel Alih Daya No. 218,
    tanggal 24 Juni 2022, yang dibuat di hadapan Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn.,
    Notaris di Kota Administrasi Jakarta Barat, mengenai perubahan susunan pengurus
    Perseroan. Akta tersebut telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
    Republik Indonesia sesuai dengan Surat Keputusan No. AHU-0043643.AH.01.02.Tahun
    2022, tanggal 27 Juni 2022, diberitahukan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi


                                                                                               ii
Page 8
                                                            BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
                                                            PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS

Studi Kelayakan - PT Personel Alih Daya, Tbk

      Manusia Republik Indonesia sebagaimana telah diterima dan dicatat pada tanggal 27 Juni
      2022 dengan No. AHU-AH.01.03-0256315, dan didaftarkan dalam Daftar Perseroan
      No. AHU-0120599.AH.01.11.Tahun 2022, tanggal 27 Juni 2022.

      Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, dimana perubahan
      terakhir dibuat berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat (PKR) No. 60, tanggal 7 Juni
      2023, yang dibuat di hadapan Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di Kota
      Administrasi Jakarta Barat, mengenai perubahan Pasal 17. Akta tersebut telah disetujui
      melalui keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
      Nomor. AHU-AH.01.03-0076749, tertanggal 13 Juni 2023 tentang Penerimaan
      Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar PT Personel Alih Daya, Tbk.

      Berdasarkan Akta Pendirian Perseroan Terbatas sesuai Pasal 3 maksud dan tujuan serta
      kegiatan usaha Perseroan adalah bergerak dalam bidang jasa. Untuk mencapai maksud
      dan tujuan tersebut, Perseroan dapat melaksanakan kegiatan usaha dengan menjalankan
      usaha-usaha di bidang Jasa keamanan (securities) jasa kebersihan mencakup cleaning
      service, jasa pemborong pekerjaan, jasa konsultasi, dan pelatihan.

      Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 218, tanggal 24 Juni 2022, yang
      dibuat di hadapan Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di Kota Administrasi
      Jakarta Barat, susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan adalah sebagai berikut :

      Dewan Komisaris
      Komisaris Utama                          : Wahono
      Komisaris                                : Sigit Kuntjahjo, AK
      Komisaris                                : Baden Saprudin
      Komisaris Independen                     : Jenal Kaludin
      Komisaris Independen                     : Adita Irawati

      Direksi
      Direktur Utama                           : Suwignyo
      Direktur                                 : Yayan Dharmawangsa

5. Analisis Kelayakan

5.1     Analisis Kelayakan Pasar

        Peluang usaha outsourcing di Indonesia semakin berkembang pesat seiring dengan
        transformasi digital dan kebutuhan perusahaan untuk meningkatkan efisiensi
        operasional. Pengembangan usaha baru yang akan dilakukan oleh Perseroan adalah
        menyediakan tenaga kerja outsourcing di bidang jasa kurir ekspedisi. Dengan terus
        berkembangnya e-commerce, bisnis ekspedisi akan semakin berperan dalam
        mendukung ekosistem digital di Indonesia. Pertumbuhan yang pesat ini menunjukkan
        bahwa peluang dalam sektor logistik dan pengiriman masih terbuka lebar, terutama
        bagi perusahaan yang mampu beradaptasi dengan teknologi dan memberikan layanan
        yang inovatif serta andal.

        Perseroan dalam rangka pengembangan usahanya menyediakan tenaga kerja
        outsourcing di bidang jasa kurir ekspedisi, yang mencakup layanan pengambilan,
        pengangkutan, penyortiran, dan pengantaran barang serta dokumen ke seluruh wilayah
        Indonesia. Konsep layanan ini akan beroperasi melalui sistem operasional yang


                                                                                             iii
Page 9
                                                   BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
                                                   PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS

Studi Kelayakan - PT Personel Alih Daya, Tbk

       terstruktur dan didukung oleh teknologi untuk memastikan proses pengiriman yang
       cepat, aman, dan tepat waktu. Target utama Perseroan adalah perusahaan ekspedisi
       besar seperti J&T Express, SiCepat Ekspres, PT Tri Adi Bersama (Anteraja) dan Shopee
       Express (SPX Xpress).

       Pemasaran dilakukan dengan cara memberikan kualitas jasa tenaga kerja yang terbaik
       serta memasarkan jasa tenaga kerja melalui berbagai macam media sosial.

5.2    Analisis Kelayakan Teknis

       Sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang pengelolaan jasa tenaga kerja
       (outsourcing), saat ini Perseroan berencana untuk melakukan ekspansi dalam
       menyediakan tenaga kerja outsourcing di bidang jasa kurir ekspedisi, yang mencakup
       layanan pengambilan, pengangkutan, penyortiran, dan pengantaran barang serta
       dokumen ke seluruh wilayah Indonesia berupa :

        Pengambilan dan Pengiriman Barang
         - Mengumpulkan paket dari pelanggan atau mitra bisnis.
         - Memastikan paket dikemas sesuai dengan standar keamanan dan ketentuan yang
           berlaku.
         - Mengirimkan paket ke tujuan akhir menggunakan berbagai moda transportasi,
           seperti sepeda motor, mobil van, atau truk ekspedisi.

        Penyortiran dan Distribusi
         - Memproses paket di pusat distribusi dan menyortirnya berdasarkan wilayah tujuan.
         - Menggunakan sistem teknologi untuk mengatur rute pengiriman agar lebih efisien.

        Layanan Pelanggan dan Keamanan Pengiriman
         - Menyediakan layanan pelanggan yang siap membantu dalam hal kendala
           pengiriman atau kehilangan barang.
         - Mengimplementasikan standar keamanan dalam proses pengiriman guna
           memastikan barang sampai dalam kondisi baik.

5.3    Analisis Kelayakan Pola Bisnis

       Dalam menjalankan pengembangan usaha baru, Perseroan didukung oleh tenaga ahli
       profesional yang akan menciptakan keunggulan kompetitif bagi Perseroan dalam
       menjalankan rencana pengembangan usaha. Dengan keunggulan kompetitif yang
       dimiliki, maka Perseroan diperkirakan akan dapat bersaing dengan perusahaan
       kompetitor.

       Pengembangan usaha baru yang akan dilakukan oleh Perseroan adalah dengan
       melaksanakan kegiatan usaha dalam menyediakan tenaga kerja outsourcing di bidang
       jasa kurir ekspedisi, yang mencakup layanan pengambilan, pengangkutan, penyortiran,
       dan pengantaran barang serta dokumen ke seluruh wilayah Indonesia




                                                                                              iv
Page 10
                                                                 BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
                                                                 PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS

Studi Kelayakan - PT Personel Alih Daya, Tbk

5.4    Analisis Kelayakan Model Manajemen

       Untuk rencana pengembangan usaha tenaga kerja outsourcing di bidang jasa kurir
       ekspedisi, Perseroan akan menggunakan tenaga kerja sebanyak 5 orang yang terdiri dari
       1 (satu) orang Group Head, 2 (dua) orang tenaga ahli profesional yang memiliki
       kemampuan berdasarkan pengalaman dan pelatihan-pelatihan yang telah diikuti serta 2
       (dua) orang tenaga pendukung.

       Untuk menjalankan pengembangan usaha tersebut, keahlian minimum yang wajib
       dimiliki oleh tenaga kerja pendukung adalah lulusan Diploma (D3) dengan pengalaman
       minimal 2 tahun di bidang pekerjaannya.

5.5    Analisis Kelayakan Keuangan

       Analisis ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan suatu proyek, yang akan diuji dengan
       menggunakan beberapa parameter seperti :

       Net Present Value (NPV)

       NPV (Net Present Value) adalah nilai bersih sekarang yang merupakan perbandingan
       antara Present Value (PV) kas bersih dan PV selama umur investasi. Selisih antara kedua
       PV tersebut dikenal dengan Net Present Value. Suatu proyek dikatakan layak atau
       menguntungkan jika NPV-nya lebih besar dari nol.

                       Kas Bersih 1              Kas Bersih 2                   Kas Bersih N
            NPV=                           +                       + …. +                        - Investasi
                         (1 + r )                 (1 + r )   2
                                                                                  (1 + r )   n




       NPV positif, maka investasi layak, dan jika NPV negatif, investasi tidak layak.

       NPV proyek menunjukkan angka yang positif yaitu sebesar Rp. 8.352.294.000,-.

       Internal Rate of Return (IRR)

       IRR (Internal Rate of Return) adalah merupakan alat untuk mengukur tingkat
       pengembalian hasil, dimana pada proyek yang layak untuk dilaskanakan, tingkat IRR
       yang dihasilkan harus lebih besar dari tingkat diskonto (discounted rate) atau tingkat
       pengembalian yang diharapkan oleh investor.

                                    IRR= i1 +     NPV2
                                                                  + (i2 – i1)
                                                NPV1 – NPV2

       Dimana :
       i1       = tingkat bunga 1 (tingkat discount rate yang menghasilkan NPV1)
       i2       = tingkat bunga 2 (tingkat discount rate yang menghasilkan NPV2)
       NPV1     = net present value 1
       NPV2     = net present value 2

       IRR diatas tingkat diskonto maka investasi layak, dan IRR dibawah tingkat diskonto
       investasi tidak layak.



                                                                                                               v
Page 11
                                                               BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
                                                               PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS

Studi Kelayakan - PT Personel Alih Daya, Tbk

       IRR yang dihasilkan adalah 104,23% atau lebih besar dari tingkat pengembalian yang
       diasumsikan sebesar 11,10% per tahun.

       Profitability Index (PI)

       PI (Profitability Index) merupakan rasio aktivitas dari jumlah nilai sekarang penerimaan
       bersih dengan nilai sekarang pengeluaran investasi selama umur investasi. Jika nilai PI
       lebih besar dari 1, maka proyek tersebut layak untuk dijalankan.


                                         ∑PV Kas Bersih
                                  PI=                          X 100%
                                         ∑ PV Investasi

       Apabila PI lebih kecil (>) dari 1, maka investasi layak
       Apabila PI lebih kecil (<) dari 1, maka investasi tidak layak

       PI proyek adalah sebesar 1,91576 yang berarti lebih besar dari 1.

       Payback Period (PP)

       PP (Payback Period) adalah periode atau jumlah tahun yang diperlukan untuk
       mengembalikan nilai investasi yang telah dikeluarkan.

                                                   Investasi
                                  PP =                              X 1 tahun
                                               Kas Bersih / Tahun

       PP adalah 2 Tahun 3 Bulan. Dengan demikian, Perseroan mampu mengembalikan
       seluruh investasi sesudah proyek berjalan 2 Tahun 3 Bulan.

       Break Even Point (BEP)

       Break Even Point (BEP) adalah titik dimana pendapatan sama dengan modal yang
       dikeluarkan, tidak terjadi kerugian atau keuntungan. Total keuntungan dan kerugian ada
       pada posisi 0 titik break even point yang artinya pada titik ini perusahaan tidak
       mengalami kerugian atau mendapat keuntungan.

       BEP = Biaya Tetap : (Harga jual per unit – biaya variabel per unit)

       Selisih dari pengurangan harga jual per unit dan biaya variabel per unit adalah rumus
       dari margin kontribusi (contribution margin).

       Rata-rata BEP yang dihasilkan adalah sebesar Rp. 120.802.347.000,- atau sebesar
       59,12% dari nilai penjualan.

6.   Kesimpulan

     Berdasarkan hasil analisis atas kelayakan pasar, kelayakan teknis, kelayakan pola bisnis,
     kelayakan model manajemen dan kelayakan keuangan yang seksama, maka rencana
     untuk pengembangan usaha, yaitu menyediakan tenaga kerja outsourcing di bidang jasa
     kurir ekspedisi oleh Perseroan (KBLI 53201) adalah layak.



                                                                                             vi
Page 12
                                                                      BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
                                                                       PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS

Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk

DAFTAR ISI

SERTIFIKAT
PERNYATAAN PENILAI
RINGKASAN EKSEKUTIF
DAFTAR ISI ................................................................................................................ 1
DAFTAR GAMBAR ...................................................................................................... 2
1      PENDAHULUAN .............................................................................................. 3
1.1    Latar Belakang Penyusunan Laporan .................................................................. 3
1.2    Identifikasi Pemberi Tugas ................................................................................ 3
1.3    Identifikasi Pengguna Laporan........................................................................... 3
1.4    Maksud dan Tujuan Penyusunan Laporan ........................................................... 3
1.5    Ruang Lingkup dan Metode Penyusunan Laporan ................................................ 4
1.6    Tanggal Penilaian ............................................................................................ 4
1.7    Sumber Informasi ............................................................................................ 5
1.8    Asumsi-Asumsi dan Kondisi Pembatas ................................................................ 5
2      PROFIL PERSEROAN ........................................................................................ 6
2.1    Pendirian Perseroan ......................................................................................... 6
2.2    Struktur Permodalan ........................................................................................ 6
2.3    Maksud dan Tujuan Pendirian Perseroan ............................................................ 7
2.4    Manajemen Sumber Daya Manusia ................................................................... 7
2.5    Aktivitas Usaha Perseroan ............................................................................... 10
2.6    Perizinan....................................................................................................... 10
2.7    Kinerja Keuangan .......................................................................................... 12
3      ANALISIS KELAYAKAN TEKNIS, MODEL MANAJEMEN DAN POLA BISNIS ........... 18
3.1    Gambaran Umum ......................................................................................... 18
3.2    Analisis Kelayakan Teknis ............................................................................... 19
3.3    Analisis Kelayakan Pola Bisnis ......................................................................... 21
3.4    Analisis Kelayakan Model Manajemen ............................................................. 23
4      ANALISIS KELAYAKAN PASAR .......................................................................... 25
4.1    Kondisi Dan Prospek Makro Ekonomi .............................................................. 25
4.2    Pangsa Pasar dan Sasaran ............................................................................. 32
4.3    Pesaing Usaha .............................................................................................. 35
4.4    Target, Konsep dan Strategi Pemasaran Perseroan ............................................ 36
4.5    Prospek Usaha Perseroan ............................................................................... 36
5      ANALISIS KELAYAKAN KEUANGAN ................................................................. 37
5.1    Rencana Investasi .......................................................................................... 37
5.2    Struktur Modal Investasi dan Modal Kerja ......................................................... 37
5.3    Asumsi–Asumsi dan Proyeksi Keuangan............................................................ 37
5.4    Proyeksi Laporan Keuangan ............................................................................ 41
5.5    Analisis Rasio Proyeksi Keuangan Setelah Penambahan Kegiatan Usaha .............. 42
5.6    Analisis Kelayakan ......................................................................................... 42
5.7    Kesimpulan ................................................................................................... 44




                                                                                                              Halaman - 1
Page 13
                                                                   BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
                                                                    PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS

Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk

DAFTAR TABEL

Tabel 1 Susunan Pemegang Saham Perseroan ............................................................. 6
Tabel 2 Izin Operasional Jasa Penyediaan Tenaga Pengamanan ................................. 11
Tabel 3 Laporan Laba Rugi Dan Penghasilan Komprehensif Lain Perseroan
         (Rp. 000.000,-) .......................................................................................... 12
Tabel 4 Laporan Posisi Keuangan Perseroan (Rp. 000.000,-) ...................................... 13
Tabel 5 Laporan Arus Kas Perseroan (Rp. 000.000,-) ................................................. 16
Tabel 6 Analisis Rasio Perseroan .............................................................................. 16
Tabel 7 Target Pendapatan Kegiatan Usaha Baru (Rp.000,-) ....................................... 20
Tabel 8 Pertumbuhan Ekonomi Dunia 2024 & Proyeksi 2025-2026 (%)........................ 25
Tabel 9 Pertumbuhan PDB per Tahun dan Inflasi ........................................................ 26
Tabel 10 Laju Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Menurut Lapangan Usaha (%) ................ 27
Tabel 11 Perusahaan Pesaing Perseroan ..................................................................... 35
Tabel 12 Rincian Investasi.......................................................................................... 37
Tabel 13 Proyeksi Pendapatan Kurir (Rp.000,-) ............................................................ 37
Tabel 14 Proyeksi Pendapatan Manajemen Fee (Rp.000,-) ............................................ 38
Tabel 15 Proyeksi Beban Pokok Pendapatan dan Beban Operasional (Rp. 000) .............. 38
Tabel 16 Unlevered Beta Industri Sejenis ..................................................................... 39
Tabel 17 Perhitungan Biaya Modal Ekuitas .................................................................. 40
Tabel 18 Perhitungan WACC ..................................................................................... 40
Tabel 19 Proyeksi Laporan Laba Rugi Kegiatan Usaha Baru .......................................... 41
Tabel 20 Analisis Rasio Perseroan Setelah Dilaksanakannya Pengembangan Usaha ......... 42


DAFTAR GAMBAR

Gambar 1 Struktur Organisasi Perseroan .................................................................... 9
Gambar 2 Lokasi Kantor Operasional Jakarta ........................................................... 18
Gambar 3 Lokasi Kantor Opersional Jakarta ............................................................. 19
Gambar 4 Struktur Organisasi Perseroan Setelah Pengembangan Usaha Baru .............. 24
Gambar 5 Perkembangan Inflasi IHK ........................................................................ 28
Gambar 6 Perubahan Nilai Tukar Januari 2024 vs Desember 2025............................. 28
Gambar 7 Suku Bunga Perbankan (%) ...................................................................... 29
Gambar 8 Penjualan E-commerce Retail Global ........................................................ 29
Gambar 9 PDB Industri Pergudangan, Pos, dan Kurir ................................................. 33
Gambar 10 Analisis Sensitivitas .................................................................................. 44




                                                                                                         Halaman - 2
Page 14
                                                       BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
                                                       PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS

Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk

1     PENDAHULUAN

1.1   Latar Belakang Penyusunan Laporan

      PT Personel Alih Daya, Tbk, selanjutnya dalam laporan ini disebut “Perseroan”, adalah
      perusahaan yang bergerak dalam bidang pengelolaan jasa tenaga kerja (outsourcing)
      dengan lima layanan utama di bidang layanan teknikal dan pemeliharaan peralatan
      telekomunikasi, layanan call center, layanan perkantoran, layanan pengamanan dan
      layanan sumber daya manusia. Perseroan berencana untuk melakukan pengembangan
      usaha yaitu dengan melaksanakan kegiatan usaha dalam menyediakan tenaga kerja
      outsourcing di bidang jasa kurir ekspedisi (KBLI 53201), yang mencakup layanan
      pengambilan, pengangkutan, penyortiran, dan pengantaran barang serta dokumen ke
      seluruh wilayah Indonesia. Perseroan akan bekerja sama dengan berbagai perusahaan
      logistik yang membutuhkan tenaga kerja outsourcing di bidang jasa ekspedisi guna
      mendukung kegiatan operasionalnya.

      Dalam rangka merealisasikan rencana di atas, Perseroan memerlukan pihak
      independen untuk melakukan kajian dan analisis kelayakan atas rencana Perseroan
      untuk melakukan pengembangan usaha. Perseroan telah menunjuk Kantor Jasa Penilai
      Publik Budi, Edy, Saptono dan Rekan (“KJPP BEST”) untuk pembuatan studi kelayakan
      ini, yang diharapkan dapat melakukan kajian secara objektif dan independen, sesuai
      dengan Proposal Jasa Studi Kelayakan Pengembangan Usaha No. 001/bs-BEST/PAD-
      FS/II/25, tanggal 11 Februari 2025.

1.2   Identifikasi Pemberi Tugas

        Pemberi Tugas                :    PT Personel Alih Daya, Tbk.
                                          Selanjutnya disebut “Perseroan”.
        Bidang Usaha                 :    Bergerak dalam bidang pengelolaan jasa tenaga
                                          kerja (outsourcing).
        Alamat Kantor Pusat          :    Jalan Kebagusan 1 No. 4,
                                          Kebagusan, Pasar Minggu,
                                          Jakarta Selatan 12520
                                          Telepon : (021) 78846142
                                          Faksimili : (021) 78846138
                                          Email     : marketing@persada.id
                                                      corporate.secretary@persada.id
                                          Website : www.persada.id

1.3    Identifikasi Pengguna Laporan

       Pengguna laporan dalam hal ini adalah sama dengan Pemberi Tugas, yaitu
       Perseroan.

1.4   Maksud dan Tujuan Penyusunan Laporan

      Laporan studi kelayakan ini bertujuan untuk menyatakan pendapat atas kelayakan
      proyek yang akan dijalankan oleh Perseroan dan sebagai informasi bagi pihak
      Manajemen Perseroan dan publik berkaitan dengan rencana untuk melakukan
      pengembangan usaha. Perseroan berencana untuk melakukan pengembangan usaha
      dalam menyediakan tenaga kerja outsourcing di bidang jasa kurir ekspedisi
      (KBLI 53201).
                                                                                Halaman - 3
Page 15
                                                          BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
                                                          PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS

Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk

      Selain itu, laporan studi kelayakan ini juga disusun untuk memenuhi Peraturan Otoritas
      Jasa Keuangan (POJK) No. 17/POJK.04/2020 Tentang Transaksi Material Dan
      Perubahan Kegiatan Usaha.

      Laporan ini disusun sebagai bahan pertimbangan bagi Perseroan untuk mendapatkan
      penilaian objektif mengenai prospek usaha Perseroan sehubungan dengan rencana
      pengembangan usaha tersebut.

      Sehubungan dengan adanya perubahan yang kami lakukan pada laporan yang telah
      kami terbitkan dengan No. 00063/2.0033-00/BS/05/0440/1/V/2025, tanggal 5 Mei
      2025, maka kami melakukan revisi dengan diterbitkannya laporan ini. Revisi tersebut
      dikarenakan terdapat perubahan pada bab pendahuluan, bab profil Perseroan, analisis
      kelayakan teknis, model manajemen dan pola bisnis, serta bab analisis kelayakan
      keuangan.

1.5   Ruang Lingkup dan Metode Penyusunan Laporan

      Laporan ini kami susun berdasarkan data dari Manajemen Perseroan serta data lain
      yang relevan, dan hasil wawancara dengan Manajemen Perseroan.

      Metode yang digunakan dalam menyusun laporan studi kelayakan ini adalah :
       Analisis Kelayakan Pasar
          Melakukan kajian atas kondisi pasar, seperti pangsa pasar, kesinambungan
          (sustainability), potensi pasar, sasaran dan potensi nilai pasar. Disamping itu juga
          melakukan analisis atas pesaing usaha serta strategi pemasaran.
       Analisis Kelayakan Teknis
          Melakukan kajian terhadap kapasitas dan target bisnis, serta memperhatikan
          ketersediaan dan kualitas sumber daya, pekerja, dan ahli profesional. Kajian teknis
          juga meliputi proses produksi secara umum.
       Analisis Kelayakan Pola Bisnis
          Pada aspek ini, analisis mencakup keunggulan kompetitif karena keunikan pola
          bisnis yang diajukan Perseroan, kemampuan para pesaing untuk meniru produk
          yang dihasilkan, serta kemampuan untuk menciptakan nilai.
       Analisis Kelayakan Model Manajemen
          Kajian yang dilakukan pada aspek ini meliputi ketersediaan tenaga kerja,
          manajemen kekayaan intelektual (intellectual property), manajemen risiko,
          kapasitas dan kemampuan manajemen, serta kesesuaian struktur organisasi dan
          manajemen.
       Analisis Kelayakan Keuangan
          Sebagai muara dari seluruh aspek yang dikaji, maka aspek keuangan akan
          mengkaji paling kurang meliputi rencana investasi, sumber pembiayaan, biaya
          operasional, proyeksi laporan keuangan, analisis titik impas (break even analysis),
          analisis profitabilitas (profitability analysis) serta analisis tingkat imbal balik investasi
          (overall return on investment).

1.6   Tanggal Penilaian

      Tanggal penilaian (cutoff date) yaitu tanggal pada saat Nilai, hasil penilaian, atau
      perhitungan manfaat ekonomi dinyatakan. Pada laporan ini, tanggal penilaian adalah
      per 31 Desember 2024, dimana batas tersebut diambil atas dasar pertimbangan
      kepentingan dan tujuan penilaian.

                                                                                           Halaman - 4
Page 16
                                                       BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
                                                       PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS

Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk

1.7   Sumber Informasi

      Laporan ini kami susun berdasarkan data dari Manajemen Perseroan, hasil
      pengamatan kami di lapangan serta data lain yang relevan yang meliputi :

       Laporan keuangan Perseroan 31 Desember 2020 sampai dengan
        31 Desember 2024 yang diaudit oleh Akuntan Publik Doly Fajar Damanik, CPA dari
        Kantor Akuntan Publik (KAP) Kanaka Puradiredja, Suhartono dengan opini tanpa
        modifikasian.
       Bisnis plan kurir tahun 2025-2030.
       Rencana konsep pengembangan, rencana penjualan, biaya investasi dan biaya
        lainnya diperoleh dari Manajemen Perseroan.
       Kami telah melakukan wawancara dan diskusi dengan Tim Manajemen Perseroan
        yaitu dengan Bapak Yayan Dharmawangsa selaku Direktur Keuangan dan
        Administrasi.
       Dokumen dan informasi lain.

1.8   Asumsi-Asumsi dan Kondisi Pembatas

      1. Laporan penilaian usaha bersifat non-disclaimer opinion.
      2. Penilai usaha telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang
          digunakan dalam proses penilaian.
      3. Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya
          keakuratannya.
      4. Proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan kewajaran
          proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan
          pencapaiannya (fiduciary duty).
      5. Penilai usaha bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran
          proyeksi keuangan.
      6. Laporan penilaian usaha yang terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang
          bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan.
      7. Penilai usaha bertanggung jawab atas laporan penilaian usaha dan kesimpulan
          nilai akhir.
      8. Penilai usaha telah memperoleh informasi atas status hukum obyek penilaian dari
          pemberi tugas.
      9. Kami tidak mempunyai kepentingan terhadap aset, kepemilikan atau kepentingan
          bisnis yang menjadi subyek dari penilaian ini, baik untuk saat ini maupun di masa
          mendatang.
      10. Kami tidak memiliki kepentingan pribadi atau kecenderungan untuk berpihak
          berkenaan dengan subyek dari laporan ini maupun pihak-pihak yang terlibat di
          dalamnya.
      11. Kompensasi yang kami terima dari penugasan penilaian ini tidak dikaitkan dengan
          nilai yang dilaporkan didasarkan pada hasil penilaian yang telah ditentukan
          sebelumnya.
      12. Berdasarkan pengetahuan dan keyakinan kami, pernyataan-pernyataan mengenai
          fakta dalam laporan ini yang menjadi dasar dari analisis, kesimpulan dan opini
          yang kami nyatakan adalah benar.
      13. Analisis, opini dan kesimpulan yang telah dibuat, dalam laporan ini telah disusun
          sesuai dengan Standar Penilaian Indonesia (SPI) Edisi VII-2018 dan Peraturan
          Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 35/POJK.04/2020 Tentang Penilaian Dan
          Penyajian Laporan Penilaian Bisnis Di Pasar Modal.


                                                                                Halaman - 5
Page 17
                                                       BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
                                                       PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS

Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk

2     PROFIL PERSEROAN
2.1    Pendirian Perseroan
       PT Personel Alih Daya, Tbk, selanjutnya dalam laporan ini disebut “Perseroan” didirikan
       berdasarkan Akta Pendirian Perseroan Terbatas No. 35, tanggal 21 April 2006, yang
       dibuat di hadapan Julius Purnawan, S.H., M.Si., Notaris di Jakarta, yang telah disahkan
       oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Keputusan
       No. C-15819HT.01.01.TH.2006, tanggal 31 Mei 2006. Akta tersebut telah
       didaftarkan dalam Daftar Perusahaan pada Kantor Pendaftaran Perusahaan Kodya
       Jakarta Pusat pada tanggal 13 Juni 2006, No. 5988/BH.09.05/VI/2006, dan telah
       diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 52, tanggal 30 Juni 2006,
       Tambahan No.7025.
       Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Sebagai Pengganti
       Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan Terbatas PT Personel Alih Daya
       No. 218, tanggal 24 Juni 2022, yang dibuat di hadapan Christina Dwi Utami, S.H.,
       M.Hum., M.Kn., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Barat, mengenai perubahan
       susunan pengurus Perseroan. Akta tersebut telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak
       Asasi Manusia Republik Indonesia sesuai dengan Surat Keputusan No. AHU-
       0043643.AH.01.02. Tahun 2022, tanggal 27 Juni 2022, diberitahukan kepada
       Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana telah diterima
       dan dicatat pada tanggal 27 Juni 2022 dengan No. AHU-AH.01.03-0256315, dan
       didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0120599.AH.01.11.Tahun 2022,
       tanggal 27 Juni 2022.
       Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, dimana
       perubahan terakhir berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat (PKR)
       No. 60, tanggal 7 Juni 2023, yang dibuat di hadapan Christina Dwi Utami, S.H.,
       M.Hum., M.Kn., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Barat, mengenai perubahan Pasal
       17. Akta tersebut telah disetujui melalui keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi
       Manusia Republik Indonesia Nomor. AHU-AH.01.03-0076749, tertanggal 13 Juni
       2023 tentang Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar PT Personel Alih
       Daya, Tbk.
2.2    Struktur Permodalan
       Susunan pemegang saham Perseroan berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para
       Pemegang Saham Perseroan Terbatas No. 36, tanggal 8 Desember 2022, dibuat di
       hadapan Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di Kota Administrasi
       Jakarta Barat, yang telah diterima dan dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan
       Hukum oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan
       Keputusan No AHU-AH.01.03-0324618 Tahun 2022, tanggal 12 Desember 2022,
       adalah sebagai berikut :
       Tabel 1 Susunan Pemegang Saham Perseroan
                                                 Jumlah Saham      Nilai Saham     Komposisi
                Nama Pemegang Saham
                                                    (Lembar)       (Rp. 000,-)        (%)
        Koperasi Pegawai PT Indosat Tbk          1.885.452.800      37.709.056        59,86%
        Sigit Kuntjahjo                            364.547.200        7.290.944       11,57%
        Masyarakat (masing-masing dibawah 5%)      900.000.000      18.000.000        28,57%
                        Jumlah                   3.150.000.000      63.000.000       100,00%
       Sumber : Akta No. 36, tanggal 8 Desember 2022



                                                                                   Halaman - 6
Page 18
                                                       BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
                                                       PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS

Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk

      Pada tanggal 8 Desember 2022, Perseroan resmi tercatat sebagai perusahaan Terbuka
      (Tbk) yang ada di Bursa Efek Indonesia.

2.3   Maksud dan Tujuan Pendirian Perseroan

      Berdasarkan Akta Pendirian Perseroan Terbatas sesuai Pasal 3 maksud dan tujuan serta
      kegiatan usaha Perseroan adalah bergerak dalam bidang jasa. Untuk mencapai
      maksud dan tujuan tersebut, Perseroan dapat melaksanakan kegiatan usaha dengan
      menjalankan usaha-usaha dibidang jasa keamanan (securities) jasa kebersihan
      mencakup cleaning service, jasa pemborong pekerjaan, jasa konsultasi, dan pelatihan.

2.4   Manajemen Sumber Daya Manusia

      Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 218, tanggal 24 Juni 2022, yang
      dibuat di hadapan Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di Jakarta Barat,
      susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan adalah sebagai berikut :

      Dewan Komisaris
      Komisaris Utama                   : Wahono
      Komisaris                         : Sigit Kuntjahjo, AK
      Komisaris                         : Baden Saprudin
      Komisaris Independen              : Jenal Kaludin
      Komisaris Independen              : Adita Irawati

      Direksi
      Direktur Utama                    : Suwignyo
      Direktur                          : Yayan Dharmawangsa

      Berikut ini adalah latar belakang dan pengalaman para pengelola Perseroan :

         Wahono – Komisaris Utama
          Beliau diangkat pertama kali sebagai Presiden Komisaris Perseroan berdasarkan
          Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 24 Juni 2022. Beliau
          memiliki gelar Sarjana Akuntansi dari PAAP Universitas Padjajaran, Bandung, dan
          memperoleh gelar Magister Manajemen Keuangan dari Universitas Trisakti. Beliau
          sebelumnya pernah bekerja dan menjabat posisi penting di banyak perusahaan
          seperti, Manajer Keuangan dan Administrasi area Surabaya PT Indosat, Tbk, Vice
          President Revenue Accounting PT Indosat, Tbk, Vice President Account Payable
          PT Indosat, Tbk, Division Head OPEX Accounting and Area Coordination PT Indosat,
          Tbk, Bendahara/Direktur Keuangan dan Investasi Kopindosat, Komisaris
          PT Kopindosat Tours Travel, Komisaris PT Jaringan Solusi Teknik, Ketua Pengurus
          Kopindosat, serta sebagai Komisaris Utama Perseroan.

         Sigit Kuntjahjo– Komisaris
          Beliau ditunjuk untuk pertama kali sebagai Komisaris Perseroan berdasarkan
          Keputusan Rapat umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 24 Juni 2022. Beliau
          merupakan Sarjana Akuntansi dari Universitas Airlangga Surabaya. Beberapa
          jabatan yang pernah diemban oleh Beliau antara lain sebagai Asisten Manajer
          Perencanaan Jangka Panjang PT Indosat, Tbk, Senior Manager Finance & Billing
          ACASIA Sdn Bhd, Malaysia, Spesialis Muda Portofolio Keuangan PT Indosat, Tbk,
          Manajer Administrasi saham PT Indosat, Tbk, Manajer Perbendaharaan Proyek –
          Divisi Perbendaharaan PT Indosat, Tbk, Vice President Controlling PT Satelindo, Vice
          President Treasury PT Satelindo, Sekretaris Pengurus Kopindosat, Bendahara

                                                                                   Halaman - 7
Page 19
                                                       BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
                                                       PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS

Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk

          Pengurus Kopindosat, Pengawas Kopindosat, Division Head Cash Management
          PT Indosat, Tbk, Treasury Expert PT Indosat, Tbk, Komisaris PT Kopindosat Tours
          Travel, Bendahara Pengurus Kopindosat, serta Komisaris Perseroan.

       Baden Saprudin – Komisaris
        Beliau ditunjuk untuk pertama kali sebagai Komisaris Perseroan berdasarkan
        Keputusan Rapat umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 24 Juni 2022. Beliau
        memiliki gelar Diploma Teknik Elektro dari Universitas Indonesia Depok dan
        memperoleh gelar Sarjana Teknik Elektro di Universitas Jayabaya Jakarta serta
        Master Ekonomi di Tazkia Institute. Beberapa jabatan yang pernah diemban oleh
        Beliau antara lain sebagai Planning & Production Engineering PT Samsung Metro
        Data, Senior Engineer Network Planning & Development PT Indosat ,Tbk, Senior
        Engineer for Radio Network Planning PT Indosat ,Tbk, Manager for RF Planning
        PT Indosat Tbk, Division Head of Radio Network Planning PT Indosat ,Tbk, Division
        Head of Radio Access Network Solution PT Indosat ,Tbk, Radio Access Network
        Expert for Technology Partnership PT Indosat ,Tbk, Direktur PT Kopindosat Tours
        Travel, Komisaris Utama PT Jaringan Solusi Teknik, Sekretaris Pengurus Kopindosat,
        serta Komisaris Perseroan.

         Jenal Kaludin – Komisaris Independen
          Beliau diangkat pertama kali sebagai Komisaris Independen Perseroan berdasarkan
          Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 24 Juni 2022. Beliau
          menamatkan pendidikan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjajaran,
          Bandung, pada tahun 1990. Beliau pernah bekerja sebagai Staff Accounting
          Division PT Indosat, Tbk, Initial Public Offering Team PT Indosat, Tbk, Investor
          Relation Division PT Indosat, Tbk, Enterprise Risk Management Division PT Indosat,
          Tbk, Vice President Finance Regional Jawa Timur dan Nusa Tenggara PT Indosat,
          Tbk, Direktur Keuangan Koperasi Pegawai PT Indosat, Direktur Keuangan
          PT Bandarudara Internasional Jawa Barat, Senior Vice President PT Penjaminan
          Infrastruktur Indonesia (Persero), serta Komisaris Independen Perseroan.

         Adita Irawati – Komisaris Independen
          Beliau diangkat pertama kali sebagai Komisaris Independen Perseroan berdasarkan
          Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 24 Juni 2022. Beliau
          merupakan pemegang gelar S.Hub.Int., dalam bidang Hubungan Internasional dari
          Universitas Gajah Mada, Yogyakarta. Beliau pernah bekerja dan menjabat posisi
          penting di banyak perusahaan multinasional seperti, Trainee Manager PT Rekso
          Nasional Food (McDonald Indonesia), Public Relation Assistant Surya Citra Televisi
          (SCTV), Group Head Corporate Communications Group PT Indosat, Tbk, Founder,
          Owner dan Managing Director PT Rana Kreasi Indonesia, Senior Vice President
          Corporate Secretary PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero), Vice President
          Corporate Communication PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel), Staf Khusus
          Presiden Republik Indonesia, Special Advisory Staff dan Juru Bicara Kementerian
          Perhubungan, Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan, Komisaris PT Citilink
          Indonesia, serta sebagai Komisaris Independen Perseroan.

         Suwignyo – Direktur Utama
          Beliau memperoleh gelar Sarjana Teknik Telekomunikasi di Institut Teknologi
          Sepuluh Nopember. Beliau sebelumnya telah berkarir pada beberapa perusahaan
          nasional antara lain President Director of the Company, Engineer Jatiluhur Earth
          Station PT Indosat, Tbk, Engineer Satellite Planning PT Indosat, Tbk, Assistant
          Manager Cell Planning Indosat PT Indosat Multi Media Mobile (IM3), Head of East

                                                                                  Halaman - 8
Page 20
                                                       BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
                                                       PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS

Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk

          Java Area PT Indosat Multi Media Mobile, Branch Head Surabaya PT Indosat, Tbk,
          Branch Head Makassar PT Indosat, Tbk, Division Head Marketing & Sales Support
          East Java Bali Nusra Region PT Indosat, Tbk, Divison Head Channel Management
          PT Indosat, Tbk, Head of Area East Java PT Indosat, Tbk, Head of Region
          Jabodetabek PT Indosat, Tbk, Group Head Channel Management PT Indosat, Tbk,
          dan Direktur Utama Perseroan.

         Yayan Dharmawangsa – Direktur
          Beliau memperoleh gelar Sarjana Akuntansi di Universitas Padjadjaran, Bandung.
          Beliau sebelumnya telah berkarir pada beberapa perusahaan nasional antara lain
          di Group Head Accounting Division Head PT Indosat, Tbk, Finance & Sourcing
          Director PT Indosat Mega Media, Finance Advisor PT Indosat Mega Media, Group
          Head (under Chief Financial Officer) PT Indosat, Tbk, Advisor PT Angkasa Pura
          Retail, Advisor Perseroan, Group Head Finance Perseroan, dan Direktur Perseroan.
      Dalam melaksanakan kegiatan usahanya, hingga tanggal 31 Desember 2024,
      Perseroan memiliki total 16.512 karyawan yang terdiri dari 57 karyawan tetap dan
      16.455 karyawan tidak tetap (kontrak).

      Untuk rencana pengembangan usaha tenaga kerja outsourcing di bidang jasa kurir
      ekspedisi, Perseroan akan menggunakan tenaga kerja sebanyak 5 orang yang terdiri
      dari 1 (satu) orang Group Head, 2 (dua) orang tenaga ahli profesional yang memiliki
      kemampuan berdasarkan pengalaman dan pelatihan-pelatihan yang telah diikuti serta
      2 (dua) orang tenaga pendukung.

      Tenaga ahli tersebut memiliki kemampuan Manajemen Operasional Kurir Ekspedisi
      Sumber Daya Manusia (SDM), Hukum & Regulasi, Customer Service, Manajemen
      Armada.

      Untuk menjalankan pengembangan usaha, keahlian minimum yang wajib dimiliki oleh
      tenaga kerja pendukung adalah Teknik Operasional Kurir Ekspedisi, Management
      Recruitment, Taskforce Management, Database Administrator, Payroll dan Finance.
      Berikut adalah struktur organisasi Perseroan :
      Gambar 1 Struktur Organisasi Perseroan




      Sumber : Manajemen Perseroan

                                                                               Halaman - 9
Page 21
                                                       BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
                                                       PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS

Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk

2.5   Aktivitas Usaha Perseroan

      Pada saat ini, Perseroan bergerak dalam bidang usaha jasa sebagai berikut :

      a. Aktivitas keamanan swasta (KBLI 80100)
      b. Aktivitas jasa sistem keamanan (KBLI 80200)
      c. Aktivitas penyedia gabungan jasa penunjang fasilitas (KBLI 81100)
      d. Aktivitas kebersihan umum bangunan (KBLI 81210)
      e. Aktivitas kebersihan bangunan dan industri lainnya (KBLI 81920)
      f. Aktivitas perawatan dan pemeliharaan taman (KBLI 81300)
      g. Aktivitas penyedia gabungan jasa administrasi kantor (KBLI 82110)
      h. Aktivitas call center (KBLI 82200)
      i. Aktivitas konsultasi manajemen lainnya (KBLI 70209)
      j. Aktivitas penyeleksian dan penempatan tenaga kerja dalam negeri (KBLI 78101)
      k. Aktivitas penyeleksian dan penempatan tenaga kerja luar negeri (KBLI 78102)
      l. Aktivitas penyediaan tenaga kerja waktu tertentu (KBLI 78200)
      m. Penyediaan sumber daya manusia dan manajemen fungsi sumber daya manusia
         (KBLI 78300)
      n. Usaha pelatihan kerja swasta lainnya (KBLI 78429)
      o. Usaha konstruksi sentra telekomunikasi (KBLI 42206)
      p. Usaha instalasi telekomunikasi (KBLI 43212)
      q. Usaha instalasi Listrik (KBLI 43211)
      r. Usaha instalasi pendingin dan ventilasi udara (KBLI 43224)

      Kegiatan usaha penunjang sebagai berikut :

      a.   Aktivitas penunjang pertambangan minyak bumi dan gas alam (KBLI 09100)
      b.   Aktivitas penunjang pertambangan dan penggalian lainnya (KBLI 09900)
      c.   Perdagangan besar atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak (KBLI 46100)
      d.   Perdagangan besar berbagai macam barang (KBLI 46900)

      Visi : Untuk menjadi perusahaan terbaik dalam menyediakan solusi terpadu (Manusia-
             Alat-Sistem) di pasar regional.

      Misi :
      1. Untuk memberikan pelayanan dan solusi inovatif yang memberikan nilai tambah
           kepada semua pelanggan.
      2. Sangat berorientasi pada kepuasan pelanggan dan untuk memenuhi kebutuhan
           sesuai pasar.
      3. Untuk membangun kompetensi melalui pengembangan sumber daya manusia
           dengan hasil berorientasi pada standar etika kerja yang tinggi.
      4. Untuk menambah sebuah tambahan nilai pemegang saham.

2.6   Perizinan

      Dalam menjalankan kegiatan dan untuk menunjang aktivitas usahanya, berikut adalah
      perizinan yang telah dimiliki oleh Perseroan :

          NPWP No. 0024.5872.7107.3000, yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal
           Pajak Republik Indonesia.



                                                                              Halaman - 10
Page 22
                                                       BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
                                                          PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS

Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk

         Nomor Induk Berusaha (NIB) No. 9120306281112, yang dikeluarkan oleh
          Pemerintah Republik Indonesia c.q. Lembaga Pengelola dan Penyelenggara OSS,
          di terbitkan tanggal 11 Februari 2019.
         Sertifikat KADIN Jasa Konsultasi Non Konstruksi PT Personel Alih Daya, Tbk
          No. 1-0903-000-1087286, yang berlaku sampai tanggal 13 Desember 2025.
          Kompetensi dan kualifikasi meliputi, pelatihan dan pengembangan sdm, konsultasi
          manajemen fungsional, konsultasi hukum bisnis, jasa bantuan teknik manajemen.
         Sertifikat    KADIN       Jasa    lainnya    PT   Personel    Alih   Daya,    Tbk
          No. 1-0903-012-1087284, yang berlaku sampai tanggal 13 Desember 2025.
          Kompetensi dan kualifikasi meliputi, jasa pembersih.
         Sertifikat    KADIN       Jasa    lainnya    PT   Personel    Alih   Daya,    Tbk
          No. 1-0903-000-1087285, yang berlaku sampai tanggal 13 Desember 2025.
          Kompetensi dan kualifikasi meliputi, penyedia tenaga kerja lokal, penyedia tenaga
          kerja keamanan/security, jasa kawal uang dan barang berharga.
         Sertifikat    Sistem     Manajemen       Keselamatan     dan    Kesehatan    Kerja
          No. REG.SMK3.2022.MAL.SK-965, berlaku tiga tahun di terbitkan pada tanggal
          13 Mei 2022 sampai dengan 13 Mei 2025.
         Surat Izin Operasional Badan Usaha Penyediaan Tenaga Pengamanan dengan
          nomor surat No. 895/I/SIO-POLRI/2023, yang diterbitkan oleh Kementerian
          Investasi/ Badan Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia pada tanggal
          5 September 2023.
         Sertifikat Asosiasi Perusahaan Klining Servis Indonesia (APKLINDO) dengan nomor
          No. 0001551/VI/09/JS, yang dikeluarkan oleh Kadin, masa berlaku tanggal
          26 Juni 2024 sampai dengan 26 Juni 2025 .
         Sertfikat Asosiasi Bisnis Alih Daya Indonesia (ABADI) No. A/73/I/ABADI-IOA/2025,
          berlaku sampai dengan 31 Desember 2025.
         Sertifikat Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI)
          No. 00296/02-06-2009, yang diterbitkan pada tanggal 21 Mei 2024.
         Kartu Tanda Anggota Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia
          (GAPENSI) No. 03.2019.31.3171.936238, yang berlaku pada tanggal 15 Januari
          2025 sampai dengan 14 Januari 2026.
         Izin operasional sebagai Badan Usaha Jasa bidang usaha jasa penyediaan tenaga
          pengamanan yang dikeluarkan oleh Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia
          Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) sebagai berikut :
          Tabel 2 Izin Operasional Jasa Penyediaan Tenaga Pengamanan
           No.        Wilayah              Tanggal               Nomor Izin             Masa Berlaku
           1      Sumatera Selatan      21 Maret 2024       353/I/SIO-POLRI/2024       20 Maret 2026
           2       Sumatera Utara       21 Maret 2024       328/I/SIO-POLRI/2024       20 Maret 2026
           3             Aceh         12 Desember 2022      1443/I/SIO-POLRI/2022    12 Desember 2024
           4             Bali          05 Agustus 2024       91203062811120038        04 Agustus 2025
           5       Bangka Belitung    11 September 2024      91203062811120047       10 September 2025
           6          Bengkulu         24 Agustus 2024       91203062811120045        23 Agustus 2025
           7          Gorontalo        16 Oktober 2023       91203062811120000        16 Oktober 2024
           8            Jambi          22 Agustus 2024       91203062811120044        21 Agustus 2025
           9         DKI Jakarta         20 Mei 2024         549/I.SIO-POLRI/2024       19 Mei 2026
           10        Jawa Barat        03 Oktober 2025       91203062811120040        02 Oktober 2025
           11     Kalimantan Barat     11 Agustus 2024       91203062811120023        10 Agustus 2025
           12    Kalimantan Selatan      30 Juli 2024        91203062811120033          29 Juli 2025
           13    Kalimantan Tengah       30 Juli 2024        91203062811120035          29 Juli 2025
           14     Kalimantan Utara       09 Juli 2024       795/I/SIO-POLRI/2024        09 Juli 2026
           15            Riau          09 Oktober 2024      1127/I/SIO-POLRI/2024     08 Oktober 2026
           16         Lampung         11September 2024       91203062811120046       10 September 2025


                                                                                    Halaman - 11
Page 23
                                                       BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
                                                         PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS

Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk

         Lanjutan Tabel 2 ……
           No.        Wilayah             Tanggal                Nomor Izin             Masa Berlaku
           17           NTB          29 Desember 2023      1492/I/SIO-POLRI/2023     29 Desember 2025
           18           NTT            05 Agustus 2024      91203062811120030          04 Agustus 2025
           19       Papua Barat          30 Juli 2024       91203062811120034            29 Juli 2025
           20     Papua Jayapura       13 Agustus 2024      91203062811120029          12 Agustus 2025
           21        DKI Jakarta      5 September 2023     895/I/SIO-POLRI/2023       5 September 2025
           22      Sulawesi Barat    29 Desember 2023      1483/I/SIO-POLRI/2023     28 Desember 2025
           23     Sulawesi Tengah        30 Juli 2024       91203062811120021            29 Juli 2025
           24    Sulawesi Tenggara      05 Juni 2024       652/I/SIO-POLRI/2024         04 Juni 2026
           25      Sulawesi Utara       19 Juni 2024       691/I/SIO-POLRI/2024         18 Juni 2026
           26      Sumatera Barat    04 September 2024      91203062811120048        03 September 2025
         Sumber : Laporan keuangan audit per 31 Desember 2024

2.7   Kinerja Keuangan

      Perkembangan laporan keuangan Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal
      31 Desember 2020 hingga 31 Desember 2024 yang diaudit oleh Akuntan Publik Doly
      Fajar Damanik, CPA dari KAP Kanaka Puradiredja, Suhartono dengan opini tanpa
      modifikasian adalah sebagai berikut :

      Tabel 3 Laporan Laba Rugi Dan Penghasilan Komprehensif Lain Perseroan (Rp. 000.000,-)
                   KETERANGAN                2020        2021           2022         2023           2024
        Pendapatan                          743.407     701.091         700.938      815.740       910.544
        Beban pokok pendapatan             (695.314)   (656.395)      (659.304)    (772.225)      (879.200)
        Laba Bruto                            48.093      44.695         41.634       43.514         31.343
        Beban umum dan administrasi          (28.777)    (25.003)       (20.649)     (30.173)       (28.399)
        Beban usaha lainnya                    (1.477)     (3.733)        (6.613)      (8.032)        (8.632)
        Bagian laba entitas asosiasi         (38.434)         215            248          286            244
        Laba (rugi) usaha                     17.799      16.174         14.620         5.594         (5.443)
        Penghasilan keuangan                      318         304            270          870            295
        Biaya keuangan                       (11.341)      (8.529)        (7.481)      (8.893)      (10.944)
        Laba (rugi) sebelum pajak               6.776       7.949          7.409       (2.429)      (16.092)
        Beban pajak penghasilan                (2.738)     (3.570)        (2.935)      (3.097)          (455)
        Laba (rugi) neto tahun berjalan         4.037       4.379          4.473       (5.526)      (16.547)
        Penghasilan (rugi)
        Komprehensif lain
        Pengukuran kembali
        atas imbalan kerja                       (474)       (184)           223         (241)            72
        Pajak penghasilan terkait                 104          40             (49)         53            (16)
        Penghasilan komprehensif lain
        (neto) setelah pajak                     (370)       (143)           174         (188)            56
        Total penghasilan (rugi)
        komprehensif tahun berjalan             3.667       4.235          4.647       (5.715)     (16.490)
      Sumber : Laporan keuangan audit per 31 Desember 2020-2024

      Kinerja laba (rugi) Perseroan periode 31 Desember 2020 hingga 2024 adalah sebagai
      berikut :
      - Pada periode 31 Desember 2020-2024, rata-rata pendapatan mengalami
         peningkatan sebesar 5,57% per tahun disebabkan oleh kenaikan jasa personel
         support dan office service.
      - Pada periode 31 Desember 2020-2024, rata-rata beban pokok pendapatan
         mengalami peningkatan sebesar 6,46% hal tersebut sejalan dengan kenaikan
         pendapatan.
                                                                                   Halaman - 12
Page 24
                                                       BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
                                                       PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS

Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk

      - Pada periode 31 Desember 2020-2024, rata-rata laba bruto mengalami penurunan
        sebesar 9,34% per tahun.
      - Pada periode 31 Desember 2020-2024, rata-rata beban umum dan administrasi
        mengalami kenaikan sebesar 2,43% per tahun dengan adanya peningkatan
        amortisasi.
      - Pada periode 31 Desember 2020-2024, rata-rata beban usaha lainnya mengalami
        kenaikan sebesar 64,69% per tahun dengan adanya peningkatan beban pajak.
      - Pada periode 31 Desember 2020-2024, rata-rata laba usaha mengalami
        penurunan sebesar 69,45% per tahun diakibatkan oleh peningkatan beban pokok
        pendapatan.
      - Pada periode 31 Desember 2020-2024, rata-rata penghasilan keuangan
        mengalami kenaikan sebesar 34,94% per tahun, dikarenakan meningkatnya
        pendapatan bunga deposito.
      - Pada periode 31 Desember 2020-2024, rata-rata biaya keuangan mengalami
        kenaikan sebesar 1,21% per tahun, sejalan dengan kenaikan administrasi bank.
      - Pada periode 31 Desember 2020-2024, rata-rata rugi sebelum pajak mengalami
        kenaikan sebesar 110,05% per tahun.
      - Pada periode 31 Desember 2020-2024, rata-rata beban pajak penghasilan
        mengalami penurunan sebesar 16,80% per tahun sejalan dengan penurunan laba
        usaha.
      - Pada periode 31 Desember 2020-2022, rata-rata laba tahun berjalan mengalami
        peningkatan sebesar 5,30% per tahun, sedangkan pada tahun 2023-2024 rata-rata
        rugi tahun berjalan mengalami peningkatan sebesar 199,40%.

      Tabel 4 Laporan Posisi Keuangan Perseroan (Rp. 000.000,-)
                   KETERANGAN                2020         2021        2022        2023         2024
       Aset
       Aset Lancar
       Kas dan setara kas                     16.726       36.102     119.937     44.964        18.041
       Kas yang dibatasi penggunaannya         3.364        1.884       1.848      2.261         2.529
       Piutang usaha – neto
         Pihak berelasi                       30.686       12.337       9.423      6.746         8.241
         Pihak ketiga                        115.847       99.752     145.670    160.715       126.448
       Piutang lain-lain
         Pihak ketiga                             674           710       261     10.184        15.129
       Persediaan                                 106           130         0          0             0
       Pajak dibayar di muka                   5.269        7.604       8.944      6.253         7.371
       Uang muka dan biaya bayar
       dimuka                                  5.270        5.639       8.095      7.692         4.938
       Jaminan                                     42            42         0          0             0
       Total Aset Lancar                     177.988      164.204     294.181    238.817       182.700
       Uang muka                                     0            0    28.365          0             0
       Investasi pada entitas asosiasi            371           587       835      1.121         1.286
       Aset pajak tangguhan - neto             2.587        1.607       1.768      2.538         2.067
       Aset tetap neto                        32.725       32.820      34.611     63.525        54.266
       Aset takberwujud – neto                    308           273       262      6.034         1.828
       Total Aset Tidak Lancar                35.992       35.288      65.843     73.219        59.448
       Total Aset                            213.981      199.493     360.024    312.037       242.149
       Liabilitas dan Ekuitas
       Liabilitas Jangka Pendek
       Utang bank jangka pendek               35.335       33.419      94.034     71.097        45.009
       Utang usaha
         Pihak berelasi                       41.955       19.351      29.845     11.516        11.988
         Pihak ketiga                          2.940              0       223      2.132         2.107


                                                                                Halaman - 13
Page 25
                                                       BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
                                                       PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS

Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk

      Lanjutan Tabel 4 ……
                   KETERANGAN                2020       2021      2022        2023         2024
       Utang lain-lain
         Pihak berelasi                        8.059      7.950         0           0            0
         Pihak ketiga                          2.386      1.874       464         803          281
       Beban akrual                           16.357     23.065    18.930      15.224       15.607
       Utang pajak                            37.595     33.790    34.771      41.332       20.990
       Pendapatan diterima dimuka                 46          8       196          80          136
       Liabilitas jangka panjang yang
       jatuh tempo dalam waktu satu
       tahun :
         Utang pembiayaan Konsumen                 0          0        91         126          132
       Total Liabilitas Jangka Pendek       144.677     119.460   178.558     142.314       96.253
       Liabilitas Jangka Panjang
       Liabilitas jangka panjang -setelah
       dikurangi bagian yang jatu tempo
       dalam waktu satu tahun
         Utang pembiayaan konsumen                 0          0       259         156             18
       Utang lain-lain
         Pihak berelasi                        6.750     19.450    26.300      24.375       23.075
         Pihak ketiga                          8.701      5.932     9.350       5.850            0
       Liabilitas imbalan kerja                8.381      5.517     4.629       5.335        5.286
       Total Liabilitas Jangka Panjang        23.833     30.899    40.178      35.716       28.379
       Total Liabilitas                     168.510     150.360   218.736     178.031      124.633
       Ekuitas
       Modal saham                            15.000     15.000    63.000      63.000       63.000
       Tambahan modal disetor                    918        918    68.772      68.772       68.772
       Saldo laba
         Telah ditentukan
         penggunaannya                             0          0     2.385       3.951        3.951
         Belum ditentukan
         penggunaannya                        29.551     33.214     7.129      (1.717)     (18.208)
       Total Ekuitas                          45.470     49.133   141.287     134.006      117.515
       Total Liabilitas dan Ekuitas         213.981     199.493   360.024     312.037      242.149
      Sumber : Laporan keuangan audit per 31 Desember 2020-2024

      Kinerja aset Perseroan per 31 Desember 2020 hingga 2024 adalah sebagai berikut :
      - Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata kas dan setara kas mengalami kenaikan
         sebesar 56,42% per tahun, terutama akibat adanya peningkatan pada kas diperoleh
         dari aktivitas pendanaan di tahun 2022.
      - Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata kas yang dibatasi penggunaannya
         mengalami penurunan sebesar 2,93% per tahun.
      - Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata piutang usaha neto mengalami
         peningkatan sebesar 0,82%% per tahun, akibatnya peningkatan penjualan.
      - Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata piutang lain-lain pihak ketiga mengalami
         peningkatan sebesar 945,07% per tahun.
      - Per 31 Desember 2024, tidak terdapat saldo persediaan.
      - Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata pajak dibayar dimuka mengalami
         penurunan sebesar 12,43% per tahun.
      - Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata uang muka dan biaya dibayar dimuka
         mengalami kenaikan sebesar 2,44% per tahun, akibat meningkatnya uang muka
         pembelian aset tetap pada tahun 2022.
      - Per 31 Desember 2024, tidak terdapat saldo uang jaminan.
      - Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata total aset lancar mengalami kenaikan
         sebesar 7,27% per tahun.
      - Per 31 Desember 2024, tidak terdapat saldo uang muka.
                                                                            Halaman - 14
Page 26
                                                       BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
                                                       PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS

Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk

      - Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata investasi pada entitas asosiasi mengalami
        kenaikan sebesar 37,32%, akibat peningkatan laba entitas asosiasi tahun berjalan.
      - Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata aset pajak tangguhan mengalami
        penurunan sebesar 0,72%, dikarenakan adanya penurunan penyisihan nilai piutang
        usaha dan lain-lain.
      - Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata aset tetap neto mengalami kenaikan
        sebesar 13,78% per tahun akibat adanya penambahan jumlah aset tetap.
      - Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata aset takberwujud neto mengalami kenaikan
        sebesar 527,64% per tahun, akibat penambahan perangkat lunak yang digunakan.
      - Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata aset tidak lancar mengalami kenaikan
        sebesar 19,26% per tahun.
      - Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata total aset mengalami kenaikan sebesar
        9,49% per tahun.

      Kinerja liabilitas dan ekuitas Perseroan per 31 Desember 2020 hingga 2024 adalah
      sebagai berikut :
      - Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata utang bank jangka pendek mengalami
         peningkatan sebesar 28,72% pertahun.
      - Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata utang usaha mengalami penurunan sebesar
         13,21% per tahun.
      - Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata utang lain-lain mengalami penurunan
         sebesar 23,29%, akibat penurunan utang koperasi Bank Indonesia.
      - Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata beban akrual mengalami kenaikan sebesar
         1,50%.
      - Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata utang pajak mengalami penurunan sebesar
         9,39% per tahun, akibat penurunan pajak pertambahan nilai
      - Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata pendapatan diterima dimuka mengalami
         kenaikan sebesar 523,37% per tahun, dikarenakan terdapat pendapatan sewa
         tempat untuk ATM (Anjungan Tunai Mandiri) Bank Mandiri.
      - Per 31 Desember 2022-2024, rata-rata utang pembiayaan konsumen mengalami
         penurunan sebesar 21,77% per tahun.
      - Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata total liabilitas jangka pendek mengalami
         penurunan sebesar 5,16% per tahun.
      - Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata liabilitas utang lain-lain jangka panjang
         mengalami kenaikan sebesar 16,46%, akibat kenaikan utang Koperasi Pegawai
         PT Indosat, Tbk.
      - Per 31 Desember 2022-2024, rata-rata utang pembiayaan konsumen mengalami
         penurunan sebesar 63,89% per tahun, dikarenakan pembayaran minimum utang
         pembiayaan konsumen.
      - Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata liabilitas imbalan kerja mengalami
         penurunan sebesar 8,19% per tahun.
      - Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata total liabilitas jangka panjang mengalami
         kenaikan sebesar 7,01% pertahun.
      - Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata total liabilitas mengalami penurunan
         sebesar 3,47% per tahun.
      - Per 31 Desember 2022, saldo modal saham mengalami peningkatan menjadi
         sebesar Rp. 63 Miliar dari tahun sebelumnya sebesar Rp. 15 Miliar.
      - Per 31 Desember 2022, tambahan modal disetor mengalami peningkatan menjadi
         sebesar Rp. 68,77 Miliar dari tahun sebelumnya sebesar Rp. 918,96 Juta.
      - Per 31 Desember 2024, saldo laba telah ditentukan penggunaannya sebesar
         Rp. 3,95 Miliar.

                                                                             Halaman - 15
Page 27
                                                       BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
                                                         PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS

Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk

      - Per 31 Desember 2024, rata-rata saldo rugi belum di tentukan penggunaannya
        sebesar Rp. 18,20 Milyar.
      - Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata total ekuitas mengalami kenaikan sebesar
        44,54% per tahun.
      - Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata total liabilitas dan ekuitas mengalami
        kenaikan sebesar 9,49% per tahun.

      Tabel 5 Laporan Arus Kas Perseroan (Rp. 000.000,-)
                   KETERANGAN                   2020      2021          2022         2023         2024
       Arus kas neto dari aktivitas operasi     48.375    11.979       (30.357)     (33.329)     (47.822)
       Arus kas neto untuk aktivitas investasi   (1.186)   (2.704)     (32.775)     (15.146)       (1.718)
       Arus kas neto dari aktivitas pendanaan  (44.795)   10.101       146.966       (26.495      22.651
       Kenaikan (Penurunan) Neto Kas dan
       Setara Kas                                 2.392   19.376        83.834      (74.972)     (26.890)
       Kas dan setara kas awal tahun            14.333    16.726        36.102      119.937       44.964
       Kas dan Setara Kas Akhir Tahun           16.726    36.102       119.937       44.964       18.041
      Sumber : Laporan keuangan audit per 31 Desember 2020-2024

      Secara umum, kinerja arus kas Perseroan pada periode 31 Desember 2020 hingga
      2024 adalah sebagai berikut :
      - Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata arus kas neto dari aktivitas operasi
         mengalami penurunan sebesar 93,84% per tahun.
      - Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata arus kas neto dari aktivitas investasi
         mengalami kenaikan sebesar 274,37% per tahun karena adanya pembelian aset
         tetap untuk mendukung pertumbuhan usaha.
      - Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata arus kas neto dari aktivitas pendanaan
         mengalami kenaikan sebesar 232,23% per tahun sejalan dengan pelunasan utang
         bank dan utang lain-lain.
      - Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata kenaikan (penurunan) bersih kas dan setara
         kas mengalami peningkatan sebesar 197,22% per tahun.
      - Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata saldo kas dan setara kas akhir tahun
         mengalami kenaikan sebesar 56,44% per tahun.

      Tabel 6 Analisis Rasio Perseroan
              KETERANGAN                 2020     2021        2022      2023         2024
       A. LIKUIDITAS (% )
       Current Ratio                 123,02%     137,46%     164,75%   167,81%      189,81%
       Quick Ratio                   115,64%     126,22%     155,21%   158,01%      177,02%
       B. SOLVABILITAS (%)
       Total Debt to Equity Ratio    370,59%     306,03%     154,82%   132,85%      106,06%
       Total Debt to Asset Ratio      78,75%      75,37%      60,76%    57,05%       51,47%
       C. RENTABILITAS (%)
       Gross Profit Margin               6,47%     6,38%       5,94%      5,33%        3,44%
       Operating Profit Margin           2,39%     2,31%       2,09%      0,69%       -0,60%
       Net Profit Margin                 0,54%     0,62%       0,64%     -0,68%       -1,82%
       Return on Assets                  1,89%     2,20%       1,24%     -1,77%       -6,83%
       Return on Equity                  8,88%     8,91%       3,17%     -4,12%      -14,08%

      Rasio likuiditas menunjukkan kemampuan perusahaan untuk memenuhi seluruh
      kewajiban jangka pendek melalui aset lancar yang dimiliki. Rata-rata current ratio dan
      quick ratio Perseroan per 31 Desember 2020 hingga 2024 masing-masing sebesar
      156,57% dan 146,42%.

                                                                                  Halaman - 16
Page 28
                                                       BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
                                                       PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS

Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk

      Rasio solvabilitas merupakan kemampuan perusahaan dalam mengembalikan seluruh
      liabilitas melalui seluruh aset yang dimiliki ataupun melalui ekuitas. Rata-rata total Debt
      to Equity Ratio per 31 Desember 2020 hingga 2024 mencapai 214,07%. Sedangkan
      rata-rata total Debt to Assets Ratio pada periode yang sama adalah sebesar 64,68%.

      Rasio rentabilitas menunjukkan kemampuan Perseroan untuk menghasilkan laba.
      Dilihat dari laba (rugi) usaha, rata-rata Gross Profit Margin (GPM), Operating Profit
      Margin (OPM) dan Net Profit Margin (NPM) per 31 Desember 2020 hingga 2024
      masing-masing adalah sebesar 5,51%, 1,38% dan negatif 0,14%.

      Tingkat balikan terhadap total aset (Return on Asset/ROA) menunjukkan kemampuan
      Perseroan untuk menghasilkan laba bersih yang diukur dengan membandingkan antara
      laba bersih dengan jumlah aset. ROA Perseroan per 31 Desember 2020 hingga 2024
      rata-rata sebesar negatif 0,66%. Tingkat balikan terhadap total ekuitas (Return on
      Equity/ROE) menunjukkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba bersih
      yang diukur dengan membandingkan antara laba bersih dengan jumlah ekuitas. ROE
      Perseroan per 31 Desember 2020 hingga 2024 rata-rata sebesar 0,55%.




                                                                                    Halaman - 17
Page 29
                                                       BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
                                                       PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS

Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk

3     ANALISIS KELAYAKAN TEKNIS, MODEL MANAJEMEN DAN POLA BISNIS

3.1    Gambaran Umum

3.1.1 Rencana Perseroan

        Dalam rangka melakukan pengembangan usaha, Perseroan berencana untuk
        melakukan ekspansi dalam menyediakan tenaga kerja outsourcing di bidang jasa
        kurir ekspedisi (KBLI 53201), yang mencakup layanan pengambilan, pengangkutan,
        penyortiran, dan pengantaran barang serta dokumen ke seluruh wilayah Indonesia
        berupa :

         Pengambilan dan Pengiriman Barang
         Penyortiran dan Distribusi
         Layanan Pelanggan dan Keamanan Pengiriman

3.1.2 Lokasi dan Aksesibilitas

        Kegiatan usaha ini akan dilakasanakan di kantor operasional yang terletak di Jalan
        Poltangan Raya No. 35, Jakarta Selatan 12530, lokasi ini memiliki kondisi jalan dan
        infrastuktur yang baik sehingga dapat diakses dengan segala jenis moda transportasi.

        Gambar 2 Lokasi Kantor Operasional Jakarta



                                        Lokasi




        Sumber : Google Maps




                                                                                Halaman - 18
Page 30
                                                       BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
                                                       PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS

Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk

        Gambar 3 Lokasi Kantor Opersional Jakarta




        Sumber : Google Maps

3.2   Analisis Kelayakan Teknis

3.2.1 Proses Bisnis Pengembangan Usaha

        Sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang pengelolaan jasa tenaga kerja
        (outsourcing), saat ini Perseroan berencana untuk melakukan ekspansi dalam
        menyediakan tenaga kerja outsourcing di bidang jasa kurir ekspedisi, yang mencakup
        layanan pengambilan, pengangkutan, penyortiran, dan pengantaran barang serta
        dokumen ke seluruh wilayah Indonesia berupa :

         Pengambilan dan Pengiriman Barang
          - Mengumpulkan paket dari pelanggan atau mitra bisnis.
          - Memastikan paket dikemas sesuai dengan standar keamanan dan ketentuan
             yang berlaku.
          - Mengirimkan paket ke tujuan akhir menggunakan berbagai moda transportasi,
             seperti sepeda motor, mobil van, atau truk ekspedisi.

         Penyortiran dan Distribusi
          - Memproses paket di pusat distribusi dan menyortirnya berdasarkan wilayah
             tujuan.
          - Menggunakan sistem teknologi untuk mengatur rute pengiriman agar lebih
             efisien.




                                                                              Halaman - 19
Page 31
                                                       BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
                                                       PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS

Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk

         Layanan Pelanggan dan Keamanan Pengiriman
          - Menyediakan layanan pelanggan yang siap membantu dalam hal kendala
             pengiriman atau kehilangan barang.
          - Mengimplementasikan standar keamanan dalam proses pengiriman guna
             memastikan barang sampai dalam kondisi baik.

3.2.2 Kapasitas dan Target Produksi Kegiatan Usaha Baru

        Dalam rencana pengembangan usaha baru, Perseroan tidak menghasilkan produk.
        Sehingga, tidak ada asumsi kapasitas dan target produksi.

        Berdasarkan business plan Perseroan, berikut adalah target pendapatan kegiatan
        usaha baru yang akan dilaksanakan oleh Perseroan :

        Tabel 7 Target Pendapatan Kegiatan Usaha Baru (Rp.000,-)
                           Tahun                                   Pendapatan
                         2025                                      104.567.434
                         2026                                      148.926.812
                         2027                                      172.936.340
                         2028                                      214.084.089
                         2029                                      261.926.749
                         2030                                      310.185.828
       Sumber : Manajemen Perseroan

3.2.3 Pelaksanaan Pengembangan Usaha

        Pelaksanaan pengembangan kegiatan usaha baru oleh Perseroan akan mulai
        dilakukan pada bulan Juli 2025.

3.2.4 Ketersediaan dan Kualitas Sumber Daya

        Berikut ini adalah latar belakang dan pengalaman dari tenaga ahli profesional
        Perseroan untuk melaksanakan kegiatan usaha baru.

        Petty Permata Puri
        Beliau pernah menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Pariwisata (NHI), Bandung
        (Room Division Management) pada tahun 1997-2000. Beliau pernah bekerja di
        beberapa perusahaan diantaranya Sheraton Hotels & Resorts sebagai Guest Service
        Agent, JW Marriot Jakarta (2001-2006) sebagai Executive Club Supervisor, JW
        Marriot Jakarta (2007-2009) sebagai Sales Manager, Hilton Worldwide
        (2009-2011) sebagai Sales Manager, PT ISS Indonesia (2011-2013) sebagai
        Customer Experience Manager, PT ISS Indonesia (Januari 2014-2014 Desember)
        sebagai Key Account Operation Manager, PT ISS Indonesia (2015-2016) sebagai
        Sales and Account Manager, PT ISS Indonesia (2017-2023) sebagai Senior Key
        Account Development & Operation Manager, PT Binajasa Abadikarya (2020-2023)
        sebagai Commercial Lead, dan PT Personel Alih Daya ,Tbk (2025-saat ini) menjabat
        sebagai Head of BD & Customer Engagement. Beliau ditunjuk sebagai tenaga ahli
        profesional dalam pengembangan usaha logistik, dan kurir di Perseroan.

        Untuk melaksanakan kegiatan menyediakan tenaga kerja outsourcing di bidang jasa
        kurir ekspedisi, beliau telah memiliki pengalaman mengelola dan mengembangkan
        pelayanan untuk pelanggan Fast-Moving Consumer Good (FMCG) dan Segmen
                                                                                 Halaman - 20
Page 32
                                                       BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
                                                       PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS

Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk

        Transportasi & Infrastruktur yang bertanggung jawab atas 1.300 karyawan untuk
        memberikan layanan multiguna di bidang manufaktur dan kantor komersial.

        Gilbert Yonathan
        Beliau meraih gelar Sarjana S1 Komunikasi dari London School Of Public Relations -
        Jakarta pada tahun 2015 Beliau pernah bekerja di beberapa perusahaan diantaranya
        ANZ Bank (2011-2014) sebagai Senior Sales Executive ANZ Bank (2014-2016)
        sebagai Assistant Sales Manager, CIMB Niaga (2016-2017) sebagai Assistant Sales
        Manager, Gessa Pictures Journal & Gessa Pictures sebagai Co-Founder, PT Binajasa
        Abadikarya (2018-2022) sebagai Human Resources (HR) Operation Specialist, dan
        PT Personel Alih Daya ,Tbk (2022-saat ini) menjabat sebagai BPOM Specialist & HR
        Operation Specialist. Beliau ditunjuk sebagai tenaga ahli profesional dalam
        pengembangan usaha logistik, dan kurir di Perseroan.

        Untuk melaksanakan kegiatan menyediakan tenaga kerja outsourcing di bidang jasa
        kurir ekspedisi, beliau telah memiliki pengalaman sebagai penanggung jawab atas
        proses operasional kurir dan logistik, serta memastikan kegiatan usaha logistik dan
        proses pengiriman barang telah sesuai dengan peraturan BPOM dan melakukan
        koordinasi dengan klien.

3.3   Analisis Kelayakan Pola Bisnis

3.3.1 Keunggulan Kompetitif Karena Keunikan Dari Pola Bisnis

        Dalam menjalankan pengembangan usaha baru, Perseroan didukung oleh tenaga
        ahli profesional yang akan menciptakan keunggulan kompetitif bagi Perseroan dalam
        menjalankan rencana pengembangan usaha. Dengan keunggulan kompetitif yang
        dimiliki, maka Perseroan diperkirakan akan dapat bersaing dengan perusahaan
        kompetitor.

3.3.2 Kemampuan Pesaing Untuk Menghasilkan Produk Sejenis

        Pengembangan usaha baru yang akan dilakukan oleh Perseroan adalah dengan
        melaksanakan kegiatan usaha dalam menyediakan tenaga kerja outsourcing di
        bidang jasa kurir ekspedisi, yang mencakup layanan pengambilan, pengangkutan,
        penyortiran, dan pengantaran barang serta dokumen ke seluruh wilayah Indonesia.

        Perseroan memiliki sejumlah perusahaan pesaing, namun Perseroan saat ini akan
        melakukan pengembangan usaha dengan menyediakan tenaga kerja outsourcing di
        bidang jasa kurir ekspedisi. Hal tersebut dikarenakan pengalaman dibidang tenaga
        kerja outsourcing serta sumber daya manusia yang dimiliki oleh Perseroan memadai
        untuk melakukan pengembangan usaha.

3.3.3 Kemampuan Untuk Menciptakan Nilai

        Saat ini Perseroan bergerak dalam bidang usaha :

        a.   Aktivitas keamanan swasta (KBLI 80100)
        b.   Aktivitas jasa sistem keamanan (KBLI 80200)
        c.   Aktivitas penyedia gabungan jasa penunjang fasilitas (KBLI 81100)
        d.   Aktivitas kebersihan umum bangunan (KBLI 81210)
        e.   Aktivitas kebersihan bangunan dan industri lainnya (KBLI 81920)
                                                                                 Halaman - 21
Page 33
                                                       BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
                                                       PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS

Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk

        f. Aktivitas perawatan dan pemeliharaan taman (KBLI 81300)
        g. Aktivitas penyedia gabungan jasa administrasi kantor (KBLI 82110)
        h. Aktivitas call center (KBLI 82200)
        i. Aktivitas konsultasi manajemen lainnya (KBLI 70209)
        j. Aktivitas penyeleksian dan penempatan tenaga kerja dalam negeri (KBLI 78101)
        k. Aktivitas penyeleksian dan penempatan tenaga kerja luar negeri (KBLI 78102)
        l. Aktivitas penyediaan tenaga kerja waktu tertentu (KBLI 78200)
        m. Penyediaan sumber daya manusia dan manajemen fungsi sumber daya manusia
           (KBLI 78300)
        n. Usaha pelatihan kerja swasta lainnya (KBLI 78429)
        o. Usaha konstruksi sentra telekomunikasi (KBLI 42206)
        p. Usaha instalasi telekomunikasi (KBLI 43212)
        q. Usaha instalasi Listrik (KBLI 43211)
        r. Usaha instalasi pendingin dan ventilasi udara (KBLI 43224)

        Kegiatan usaha penunjang sebagai berikut :

        a.   Aktivitas penunjang pertambangan minyak bumi dan gas alam (KBLI 09100)
        b.   Aktivitas penunjang pertambangan dan penggalian lainnya (KBLI 09900)
        c.   Perdagangan besar atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak (KBLI 46100)
        d.   Perdagangan besar berbagai macam barang (KBLI 46900)

        Dengan pengembangan kegiatan usaha yang dilakukan maka diharapkan akan
        dapat memberikan nilai tambah bagi Perseroan berupa perluasan segmen usaha
        baru.

3.3.4 Mitigasi Risiko

        Sebagaimana halnya kegiatan usaha lain, bidang usaha yang dilakukan Perseroan
        tidak terlepas dari risiko usaha yang disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain :

        1. Risiko Persaingan Usaha
           Risiko persaingan usaha dapat diatasi dengan penerapan strategi pemasaran yang
           tepat, termasuk menjaga kinerja agar tetap dapat memberikan kualitas pelayanan
           terbaik.

        2. Risiko Pemutusan Kontrak
           Risiko pemutusan kontrak dapat diatasi dengan pembuatan kontrak yang tetap
           memperkuat posisi tawar serta tidak merugikan Perseroan.

        3. Risiko Peraturan, Kondisi Perekonomian, Sosial dan Politik Indonesia
           Risiko kondisi perekonomian, sosial dan politik dapat diatasi dengan kemampuan
           Perseroan dalam melihat peluang yang bisa diperoleh serta mengantisipasi
           tantangan yang akan muncul.




                                                                                Halaman - 22
Page 34
                                                       BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
                                                       PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS

Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk

3.4   Analisis Kelayakan Model Manajemen

3.4.1 Ketersediaan Tenaga Kerja

        Untuk rencana pengembangan usaha tenaga kerja outsourcing di bidang jasa kurir
        ekspedisi, Perseroan akan menggunakan tenaga kerja sebanyak 5 orang yang terdiri
        dari 1 (satu) orang Group Head, 2 (dua) orang tenaga ahli profesional yang memiliki
        kemampuan berdasarkan pengalaman dan pelatihan-pelatihan yang telah diikuti
        serta 2 (dua) orang tenaga pendukung.

        Untuk menjalankan pengembangan usaha tersebut, keahlian minimum yang wajib
        dimiliki oleh tenaga kerja pendukung adalah lulusan Diploma (D3) dengan
        pengalaman minimal 2 tahun di bidang pekerjaannya.

3.4.2 Manajemen Kekayaan Intelektual (Intellectual Property)

        Hingga saat ini Perseroan belum memiliki kekayaan intelektual (Intellectual Property)
        atas kegiatan usaha outsourcing di bidang jasa kurir ekspedisi.

3.4.3 Manajemen Risiko

        Seperti halnya kegiatan usaha yang dilakukan oleh perusahaan lainnya, usaha
        Perseroan tidak terlepas dari risiko usaha yang disebabkan oleh berbagai faktor yang
        dapat mempengaruhi tingkat pertumbuhan Perseroan, antara lain :

          Risiko Persaingan Usaha

            Risiko persaingan merupakan risiko yang selalu dihadapi di setiap jenis usaha
            dan mempunyai pengaruh yang sangat besar apabila perusahaan tidak
            melakukan suatu langkah antisipasi. Melihat kondisi persaingan usaha pada
            analisis industri, Perseroan memiliki tingkat persaingan yang tinggi. Kebijakan
            antisipasi terhadap persaingan yang terjadi, seperti peningkatan keahlian tenaga
            kerja, akan memiliki pengaruh yang cukup besar baik terhadap kepuasan
            pengguna jasa maupun terhadap pencapaian kinerja Perseroan.

          Risiko Pemutusan Kontrak

            Dalam melaksanakan kegiatan usaha penyediaan tenaga kerja outsourcing di
            bidang jasa kurir ekspedisi, Perseroan harus melakukan dengan teliti dan cermat
            agar jika terjadi pemutusan kontrak sepihak, Perseroan tidak mengalami kerugian
            atas biaya yang telah dikeluarkan.

          Risiko Kebijakan/Peraturan Pemerintah

            Perubahan pada peraturan dan perundangan dapat berdampak negatif atau
            positif, baik terhadap Perseroan secara langsung maupun terhadap pengguna
            jasa Perseroan. Peraturan yang berdampak langsung misalnya Peraturan
            Pemerintah dan Undang-Undang yang berkenaan dengan ketenagakerjaan dan
            pengupahan di Indonesia.




                                                                                 Halaman - 23
Page 35
                                                       BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
                                                       PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS

Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk

          Risiko Kondisi Perekonomian, Sosial dan Politik Indonesia

            Risiko yang berasal dari lingkungan bisnis antara lain disebabkan oleh kondisi
            makro ekonomi, sosial dan politik baik nasional maupun internasional yang
            dapat berakibat terhadap dunia usaha pada umumnya.

3.4.4 Kapasitas Kemampuan Manajemen

        Perseroan merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pengelolaan jasa
        tenaga kerja (outsourcing). Saat ini, Perseroan berencana untuk melakukan
        pengembangan usaha baru dalam penyediaan tenaga kerja outsourcing di bidang
        jasa kurir ekspedisi Perseroan akan menggunakan 1 (satu) orang Group Head, 2 (dua)
        orang tenaga ahli profesional yang memiliki kemampuan berdasarkan pengalaman
        dan pelatihan-pelatihan yang telah diikuti serta 2 (dua) orang tenaga pendukung.

        Terkait kapasitas kemampuan manajemen dalam memenuhi pengembangan usaha
        baru, manajemen dan tenaga kerja yang ada saat ini telah memiliki pengalaman
        bekerja pada bidang outsourcing.

3.4.5 Kesesuaian Struktur Organisasi dan Manajemen

        Berikut adalah struktur organisasi Perseroan per 31 Desember 2024 :

        Gambar 4 Struktur Organisasi Perseroan Setelah Pengembangan Usaha Baru




        Sumber : Manajemen Perseroan

        Tenaga ahli profesional sebanyak 2 (dua) orang merupakan tenaga ahli yang
        berpengalaman dalam bidang Sumber Daya Manusia (SDM), Hukum & Regulasi,
        Customer Service dan Manajemen Armada yang akan memimpin bidang tenaga
        tenaga kerja outsourcing di bidang jasa kurir ekspedisi yang akan berada dalam
        bagian struktur organisasi Perseroan sesuai dengan struktur organisasi diatas.


                                                                                 Halaman - 24
Page 36
                                                       BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
                                                       PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS

Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk

4     ANALISIS KELAYAKAN PASAR

4.1    Kondisi Dan Prospek Makro Ekonomi

4.1.1 Tinjauan Ekonomi Makro Dunia

        Pertumbuhan ekonomi global diproyeksikan sebesar 3,3% pada tahun 2025 dan
        2026. Inflasi utama global diperkirakan akan turun menjadi 4,2% pada tahun 2025
        dan menjadi 3,5% pada tahun 2026. Di Amerika Serikat pertumbuhan ekonomi tahun
        2025 diproyeksikan sebesar 2,7%, hal ini sejalan dengan tingkat pertumbuhan
        lapangan kerja yang baik serta ditunjang oleh pertumbuhan investasi. Pada Emerging
        dan Ekonomi Berkembang (EMDE) pertumbuhan ekonomi tahun 2025 diproyeksikan
        sebesar 4,2% yang dipengaruhi oleh perbaikan ekonomi di Cina dan India seiring
        dengan penguatan kebijakan perdagangan dan stabilisasi lapangan kerja ditengah
        ketidakpastian pasar.

        Tabel 8 Pertumbuhan Ekonomi Dunia 2024 & Proyeksi 2025-2026 (%)
                                                           Realisasi         Proyeksi
                         Indikator Utama
                                                            2024        2025        2026
         Negara Maju                                          1,7        1,9          1,8
         Amerika Serikat                                      2,8        2,7          2,1
         Uni Eropa                                            0,8        1,0          1,4
         Jepang                                              -0,2        1,1          0,8
         Negara Maju lain                                     2,0        2,1          2,3
         Pasar Emerging dan Ekonomi Berkembang (EMDE)         4,2        4,2          4,3
         Cina                                                 4,8        4,6          4,5
         India                                                6,5        6,5          6,5
         ASEAN – 5                                            4,5        4,6          4,5
         Amerika Latin dan Karibia                            2,4        2,5          2,7
         Timur Tengah dan Asia Tengah                         2,4        3,6          3,9
         Afrika Sub-Sahara                                    3,8        4,2          4,2
                              Dunia                           3,2        3,3          3,3
        Sumber : IMF, World Economic Outlook, January 2025

        Berdasarkan data Asian Development Outlook (ADO), Desember 2024, proyeksi
        pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) untuk Asia Tenggara telah membaik, dari
        sebelumnya 4,5% menjadi 4,7% di tahun 2024, hal tersebut didorong oleh ekspor
        manufaktur dan belanja modal. Sektor manufaktur dan perdagangan di Asia
        Tenggara mendapatkan keuntungan dari peningkatan industri elektronik global dan
        pergeseran rantai pasokan, dengan eksportir produk-produk berteknologi yang
        menghasilkan keuntungan tinggi dari peningkatan penjualan semikonduktor.

        Pertumbuhan ekonomi meningkat di Malaysia, Thailand, Singapura, dan Vietnam,
        didukung oleh permintaan domestik, inflasi yang lebih rendah dan investasi publik
        yang berkelanjutan. Negara Vietnam mengalami peningkatan investasi asing,
        sementara negara-negara Asia Tenggara lainnya seperti Indonesia dan Filipina
        diperkirakan masih dapat mencapai tingkat pertumbuhan yang diproyeksikan.
        Meskipun dengan adanya ketegangan geopolitik dan memburuknya kondisi cuaca
        seperti Topan Yagi dan Badai Tropis Trami diperkirakan akan menimbulkan risiko
        terhadap pertumbuhan terutama di sektor pertanian dan infrastruktur, namun hal ini
        tidak mempengaruhi besarnya proyeksi pertumbuhan pada negara-negara Asia
        Tenggara tersebut.

                                                                                Halaman - 25
Page 37
                                                       BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
                                                       PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS

Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk

       Tabel 9 Pertumbuhan PDB per Tahun dan Inflasi
                                    Pertumbuhan PDB per Tahun (%)               Inflasi (%)
          Subregion/Economy           2023          2024      2025      2023      2024      2025
                                      Aktual        ADO       ADO      Aktual      ADO      ADO
        Kaukasus dan Asia
        Tengah                         5,4           4,9       5,3      10,5        6,8      6,2
        Asia Timur                     4,7           4,5       4,2       0,6        0,6      1,1
         Cina                          1,3           4,0       2,5       2,5        2,2      2,0
        Asia Selatan                   6,8           5,9       6,3       8,4        6,9      5,4
         India                         8,2           6,5       7,0       5,4        4,7      4,3
        Asia Tenggara                  4,1           4,7       4,7       4,3        3,0      3,1
         Indonesia                     5,0           5,0       5,0       3,7        2,4      2,8
         Malaysia                      3,6           5,0       4,6       2,5        2,2      2,6
         Filipina                      5,0           6,0       6,2       6,0        3,3      3,2
         Singapura                     1,1           3,5       2,6       4,8        2,5      2,2
         Thailand                      1,9           2,6       2,7       1,2        0,5      1,2
         Vietnam                       5,1           6,4       6,6       3,3        3,9      4,0
        Pasifik                        3,5           3,4       4,1       3,0        3,6      4,1
            Developing Asia            5,1           4,9       4,8       3,4        2,7      2,6
       Note       : Developing Asia terdiri dari 46 negara anggota ADB (Asian Development Bank).
       Sumber : Asian Development Outlook Supplement, December 2024

4.1.2 Ekonomi Makro Indonesia

        Ekonomi Indonesia Triwulan IV-2024 terhadap Triwulan IV-2023 tumbuh sebesar
        5,02% year on year (yoy). Pertumbuhan terjadi pada seluruh lapangan usaha.
        Lapangan usaha yang tumbuh signifikan adalah Jasa Lainnya sebesar 11,36%, diikuti
        oleh Jasa Perusahaan sebesar 8,08%, Transportasi dan Pergudangan sebesar 7,92%,
        serta Informasi dan Komunikasi sebesar 7,45%. Lapangan usaha yang memiliki peran
        dominan yaitu industri Pengolahan mengalami pertumbuhan sebesar 4,89%.
        Sedangkan, lapangan usaha industri Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil
        dan Sepeda Motor tumbuh sebesar 5,19%.




                                                                                    Halaman - 26
Page 38
                                                          BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
                                                           PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS

Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk

        Tabel 10 Laju Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Menurut Lapangan Usaha (%)




        Sumber : Badan Pusat Statistik (BPS), Berita Resmi Statistik No. 17/02/Th. XXVIII, 5 Februari
                 2025

        Inflasi, Nilai Tukar, dan Suku Bunga

        Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Desember 2024 tercatat sebesar 1,57%
        (yoy), ditopang oleh inflasi inti yang rendah sebesar 2,26% (yoy). Sementara itu, inflasi
        volatile food (VF) meningkat menjadi 0,12% (yoy) didukung oleh peningkatan pasokan
        pangan seiring berlanjutnya musim panen.




                                                                                          Halaman - 27
Page 39
                                                       BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
                                                       PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS

Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk

        Gambar 5 Perkembangan Inflasi IHK




        Sumber : Bank Indonesia, Laporan Kebijakan Moneter Triwulan IV-2024

        Nilai tukar Rupiah pada 15 Januari 2025 mengalami pelemahan, yang tercatat lebih
        rendah yakni 1,00% year to date (ytd). Perkembangan nilai tukar Rupiah terhadap
        Dolar Amerika Serikat (AS) juga relatif lebih baik. Dibandingkan dengan mata uang
        regional lainnya, seperti Rupee India, Peso Filipina, dan Baht Thailand yang masing-
        masing melemah sebesar 1,20%, 1,33%, dan 1,92%.

       Gambar 6 Perubahan Nilai Tukar Januari 2024 vs Desember 2025




        Sumber : Bank Indonesia, Laporan Kebijakan Moneter Triwulan IV-2024

        Tingkat suku bunga pasar uang (IndONIA) bergerak dalam kisaran BI - Rate, yaitu
        6,03% pada 14 Januari 2025. Suku bunga Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI)
        untuk tenor 6, 9 dan 12 bulan pada tanggal 10 Januari 2025 masing-masing tercatat
        7,06%, 7,10%, dan 7,23%, meningkat dibandingkan dengan hasil lelang sebelumnya
        sehingga mendukung efektivitas SRBI sebagai instrumen moneter yang pro-market.
        Sementara itu, suku bunga perbankan tetap rendah dipengaruhi oleh likuiditas
        perbankan yang memadai serta kebijakan transparansi Suku Bunga Dasar Kredit
        (SBDK) untuk bunga deposito 1 bulan dan suku bunga kredit pada Desember 2024
        tercatat masing-masing sebesar 4,87% dan 9,20%. Sementara, imbal hasil Surat
        Berharga Negara (SBN) tenor 2 dan 10 tahun meningkat menjadi 6,98% dan 7,25%,
        hal tersebut sejalan dengan meningkatnya yield US Treasury dan premi risiko pasar
        keuangan global.
                                                                                Halaman - 28
Page 40
                                                       BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
                                                       PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS

Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk

        Gambar 7 Suku Bunga Perbankan (%)




        Sumber : Bank Indonesia, Laporan Kebijakan Moneter Triwulan IV-2024

4.1.3 Gambaran Umum E-commerce di Indonesia

        E-commerce Indonesia siap menghadapi tantangan dan mengejar target ambisius
        pada 2025, dengan pengalaman dan kesuksesan pada tahun sebelumnya. Di antara
        platform-platform terkemuka adalah Tokopedia, yang secara signifikan memperluas
        pasar untuk produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal, terutama
        melalui kolaborasinya dengan TikTok untuk mengembangkan Shop Tokopedia.

        Menurut penelitian yang dilakukan oleh Google, Temasek, dan Bain & Company,
        e-commerce masih menjadi pasar yang menjanjikan di Indonesia, dengan Gross
        Merchandise Value (GMV) sebesar 59 Miliar Dolar AS (1 Dolar AS = Rp. 16.162,-)
        pada tahun 2022. Angka ini diproyeksikan akan tumbuh menjadi 95 Miliar Dolar AS
        pada tahun 2025 dan berpotensi mencapai 220-360 Miliar Dolar AS pada tahun
        2030. Industri e-commerce Indonesia diprediksi akan terus mengalami
        perkembangan pesat pada 2025. Nilai transaksi GMV diperkirakan mencapai 85
        Miliar Dolar AS hingga 90 Miliar Dolar AS. Angka ini meningkat 20%-25%
        dibandingkan tahun sebelumnya.

       Gambar 8 Penjualan E-commerce Retail Global




        Sumber : sellerscommers.com

        Penjualan e-commerce global akan mencapai 6,86 Triliun Dolar AS pada tahun
        2025, yang merupakan peningkatan 8,37% dari tahun 2024. Penjualan akan terus
        tumbuh pada Compound Annual Growth Rate (CAGR) sebesar 7,8% antara tahun
        2025 hingga 2027 dan mencapai 8 Triliun Dolar AS pada tahun 2027. Tumbuh lebih
                                                                              Halaman - 29
Page 41
                                                       BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
                                                       PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS

Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk

        dari 2x lipat dibandingkan dengan toko fisik. Hal ini menunjukkan bahwa e-commerce
        menjadi pilihan yang lebih menguntungkan bagi perusahaan di seluruh dunia.

4.1.4 Tinjauan Industri Alih Daya (Outsourcing) Di Indonesia

        Persaingan dalam dunia bisnis membuat perusahaan harus berkonsentrasi pada
        rangkaian proses atau aktivitas penciptaan produk dan jasa yang terkait dengan
        kompetensi utamanya. Dengan adanya konsentrasi terhadap kompetensi utama dari
        perusahaan maka akan dihasilkan sejumlah produk dan jasa dengan kualitas yang
        memiliki daya saing tinggi di pasaran. Dengan kondisi usaha dimana persaingan
        berlangsung makin ketat, setiap perusahaan akan berupaya untuk melakukan
        produktivitas dan efektivitas kerja di segala bidang serta efisiensi biaya produksi
        (production cost). Salah satu cara melakukan efisiensi tersebut adalah dengan
        melakukan sistem alih daya (outsourcing), dimana dengan sistem ini perusahaan
        dapat menghemat pengeluaran dalam membiayai sumber daya manusia yang
        bekerja pada perusahaan bersangkutan.

        Tujuan perusahaan melakukan outsourcing adalah agar perusahaan dapat fokus
        pada kompetensi utamanya dalam bisnis sehingga dapat berkompetisi dalam pasar,
        dimana hal-hal internal perusahaan yang bersifat penunjang (supporting) dialihkan
        kepada pihak lain yang lebih profesional. Hal ini dikarenakan penggunaan
        outsourcing dalam dunia usaha di Indonesia kini semakin meningkat dan telah
        menjadi kebutuhan pelaku usaha. Dasar hukum diberlakukannya outsourcing di
        Indonesia dilandaskan pada Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 Tentang
        Ketenagakerjaan. Ketentuan tentang outsourcing tercantum dalam Pasal 64 sampai
        dengan Pasal 66. Dalam Pasal 64 tersebut, bentuk outsourcing adalah pemborongan
        pekerjaan dan penyedia jasa pekerja/buruh.

        Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. 19 Tahun 2012 mengenai
        Syarat-syarat Penyerahan Sebagian Pelaksanaan Pekerjaan Kepada Perusahaan Lain
        diantaranya menyebutkan bahwa perusahaan penyedia jasa pekerjaan berbentuk
        badan hukum. Selain itu, pekerjaan yang dapat diserahkan kepada perusahaan
        penyedia jasa pekerja yakni usaha pelayanan kebersihan, penyedia makanan bagi
        pekerja/buruh, tenaga pengamanan, jasa penunjang di pertambangan dan
        perminyakan serta usaha penyedia angkutan bagi pekerja/buruh serta izin
        operasional perusahaan penyedia jasa pekerja berlaku untuk jangka waktu 3 tahun
        dan dapat diperpanjang. Peraturan tentang Syarat-Syarat Penyerahan Sebagian
        Pelaksanaan Pekerjaan Kepada Perusahaan Lain diperbarui dengan Peraturan
        Menteri Ketenagakerjaan No. 27 Tahun 2014, peraturan tersebut membuka peluang
        masuknya modal asing ke bisnis alih daya. Peraturan ini merupakan kebijakan
        Pemerintah untuk mengantisipasi pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).




                                                                               Halaman - 30
Page 42
                                                       BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
                                                       PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS

Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk

        Perkembangan Industri Alih Daya (Outsourcing) di Indonesia

        Bisnis alih daya (outsourcing) mulai banyak dijalankan perusahaan sejak tahun 1990.
        Terdapat dua tren outsourcing yang berkembang di dunia, yaitu pemborongan
        pekerjaan (job supply) dan penyedia jasa pekerja atau buruh (labour supply). Saat ini,
        India dan Filipina merupakan pusat job supply dan telah banyak perusahaan yang
        mengalihkan pekerjaan call center, IT, accounting dan back office ke perusahaan
        outsourcing di India dan Filipina.

        Berdasarkan The Global Service Location Index (GSLI) 2023 oleh A.T. Kearney,
        Indonesia berada diperingkat ke-4 untuk kategori negara dengan potensi sektor
        outsourcing setelah India, Tiongkok, dan Malaysia. Asia mendominasi dengan
        menempatkan 6 negara diantara peringkat 10 terbesar sementara Amerika Latin dan
        Eropa Timur masing-masing menempatkan 5 negara diantara peringkat 20 terbesar.
        The Global Service Location Index diukur berdasarkan financial attactiveness, people
        skills, availability dan business environment. Diantara negara Asia Tenggara, Filipina
        unggul dalam bisnis outsourcing global. Kota Manila, Cebu dan Davao memiliki
        reputasi sebagai tujuan bisnis outsourcing utama bersama dengan Kota Bangalore,
        Mumbai dan Delhi di India.

        Potensi bisnis alih daya di dunia sangat besar. Bisnis alih daya telah menempatkan
        sekitar 61 juta pekerja di seluruh dunia dengan perputaran uang mencapai sekitar
        450 Miliar Dolar AS. Bisnis alih daya di Indonesia masih dibutuhkan namun masih
        terdapat beberapa masalah yang menghambat perkembangan bisnis alih daya. Salah
        satunya adalah Permenkentrans No. 19 Tahun 2012 yang membatasi bisnis alih daya
        hanya untuk 5 jenis pekerjaan. Sementara, di Jepang bisnis alih daya diperbolehkan
        untuk semua jenis pekerjaan dengan batasan kontrak kerja antara karyawan dengan
        perusahaan maksimal 3 tahun dan dapat diperpanjang.

        Pekerjaan outsourcing di Indonesia sebagian besar low education dan low skill
        sementara, di dunia pekerjaan outsourcing sudah dengan high skill. Di Indonesia,
        pemenuhan dan perlidungan tehadap hak-hak pekerja outsourcing dan pekerja tetap
        berbeda. Perbaikan dalam bisnis outsourcing harus dilakukan seperti penyetaraan
        pekerja outsourcing dan pekerja tetap sehingga pekerja mendapatkan jaminan
        pekerjaan (job security). Hal tersebut telah dilakukan di negara lain dalam melakukan
        outsourcing karena tujuan outsourcing untuk meningkatkan produktivitas dan
        kompetensi.




                                                                                  Halaman - 31
Page 43
                                                       BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
                                                       PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS

Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk

4.2     Pangsa Pasar dan Sasaran

        Bisnis ekspedisi dan logistik mengalami pertumbuhan pesat dalam beberapa tahun
        terakhir, didorong oleh meningkatnya aktivitas e-commerce dan perubahan perilaku
        konsumen yang semakin mengandalkan layanan pengiriman cepat dan efisien.
        Digitalisasi dan inovasi dalam sektor logistik, seperti pemanfaatan teknologi
        kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), Internet of Things (IoT), serta integrasi
        layanan keuangan digital, semakin memperkuat pertumbuhan industri ini.

        Salah satu faktor utama yang mendorong pertumbuhan bisnis ekspedisi adalah
        lonjakan GMV e-commerce di Indonesia. GMV mencerminkan nilai transaksi barang
        dan jasa yang diperdagangkan melalui platform online yang menunjukkan tren
        peningkatan dari tahun ke tahun. Berdasarkan proyeksi terkini, GMV e-commerce di
        Indonesia diperkirakan akan melampaui 100 Miliar Dolar AS pada tahun 2025.
        Berikut adalah gambaran perkembangan GMV dari tahun 2019 hingga 2024 :

         Tahun 2019 : GMV e-commerce Indonesia tercatat sebesar 21 Miliar Dolar AS.
            Pada tahap ini, e-commerce masih didominasi oleh marketplace besar seperti
            Tokopedia, Shopee, dan Bukalapak yang mulai memperluas layanan mereka,
            termasuk memperkenalkan opsi pembayaran digital dan logistik terpadu.
           Tahun 2020 : Nilai GMV meningkat signifikan menjadi 32 Miliar Dolar AS.
            Peningkatan ini didorong oleh pandemi COVID-19, yang menyebabkan
            perubahan pola belanja konsumen dari toko fisik ke platform online. Selama masa
            ini, terjadi lonjakan permintaan untuk layanan ekspedisi dan pengiriman instan
            akibat pertumbuhan sektor groceries online, fashion, dan elektronik.
           Tahun 2021 : GMV terus melonjak menjadi 53 Miliar Dolar AS, seiring dengan
            normalisasi kebiasaan belanja daring yang mulai menjadi gaya hidup. Persaingan
            antar perusahaan ekspedisi semakin ketat, dengan munculnya inovasi dalam
            layanan pengiriman, seperti pengiriman dalam hitungan jam (same-day delivery)
            dan sistem fulfillment center yang lebih efisien.
           Tahun 2022 : Nilai GMV mencapai 65 Miliar Dolar AS, menandakan
            pertumbuhan yang tetap kuat meskipun ekonomi mulai kembali stabil pasca-
            pandemi. Pada periode ini, ekspansi layanan logistik semakin berkembang dengan
            meningkatnya investasi pada infrastruktur gudang, sistem tracking berbasis
            kecerdasan buatan, serta penggunaan kendaraan listrik untuk pengiriman ramah
            lingkungan.
           Tahun 2023 : GMV e-commerce diperkirakan mencapai 77 Miliar Dolar AS,
            didukung oleh peningkatan jumlah transaksi digital yang semakin luas. Penetrasi
            e-commerce ke wilayah tier 2 dan 3 di Indonesia turut berkontribusi terhadap
            pertumbuhan ini, dengan semakin banyaknya UMKM yang beralih ke platform
            digital untuk memperluas pasar mereka.
           Tahun 2024 : Proyeksi menunjukkan bahwa GMV e-commerce akan mencapai
            89 Miliar Dolar AS, seiring dengan adopsi teknologi yang lebih luas dalam
            pembayaran digital dan logistik. Perkembangan dalam AI, big data analytics, serta
            sistem warehouse automation menjadi faktor utama yang meningkatkan efisiensi
            dan efektivitas pengiriman barang.




                                                                                    Halaman - 32
Page 44
                                                       BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
                                                       PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS

Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk

4.2.1 Potensi Pasar dan Kesinambungan

       Bisnis pengantaran barang dan pergudangan menghadapi berbagai tantangan
       ekonomi, baik dari dalam maupun luar negeri. Namun, sektor ini tetap menunjukkan
       pertumbuhan yang positif, bahkan melampaui tingkat pertumbuhan ekonomi
       Indonesia. Strategi efisiensi menjadi solusi utama untuk menjaga keberlanjutan dan
       pertumbuhan usaha.

       Industri logistik nasional diprediksi akan tumbuh lebih tinggi di tahun 2025, ditopang
       oleh peningkatan pada industri pengolahan hingga perdagangan. Sektor transportasi
       dan pergudangan tumbuh sebesar 19,87% pada 2022, lalu tumbuh 13,96% pada
       2023, dan sebesar 8,69% pada tahun 2024. Sektor transportasi dan pergudangan
       nasional berpeluang tumbuh 12,53% tahun 2025.

       Supply Chain Indonesia (SCI) memproyeksikan pada tahun 2025, subsektor
       transportasi akan berkontribusi sebesar Rp. 1.276,66 Triliun atau tumbuh 11,09% dan
       subsektor pergudangan akan berkontribusi sebesar Rp. 346,99 Triliun atau tumbuh
       sebesar 18,26%. Pertumbuhan transportasi barang dan pergudangan pada tahun
       2025 didorong terutama oleh industri pengolahan, perdagangan, serta pertanian,
       kehutanan, dan perikanan. Di industri manufaktur, potensi logistik tahun 2025 akan
       didominasi industri makanan dan minuman. Diikuti industri kimia dan farmasi, industri
       barang logam dan elektronik, industri alat angkutan, industri logam dasar, serta
       industri tekstil dan pakaian jadi.

        Gambar 9 PDB Industri Pergudangan, Pos, dan Kurir




        Sumber : www.dataindustri.com

4.2.2 Sasaran Pasar

        Sasaran pasar Perseroan dalam penyediaan tenaga kerja untuk industri ekspedisi
        mencakup berbagai segmen bisnis, mulai dari perusahaan ekspedisi besar, bisnis
        yang sedang berkembang, hingga e-commerce dan start-up logistik.
        1. Target utama : Perusahaan ekspedisi besar yang membutuhkan tenaga kerja
            dalam jumlah banyak seperti J&T Express, SiCepat Ekspres, PT Tri Adi Bersama
            (Anteraja) dan Shopee Express (SPX Xpress).
        2. Target menengah : Perusahaan ekspedisi lainnya yang sedang melakukan
            ekspansi wilayah, banyak perusahaan ekspedisi ingin memperluas layanan ke
            kota-kota baru atau wilayah terpencil.
        3. Target khusus : Perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja dengan keahlian
            spesifik, antara lain :
              Cold Chain Logistics : Pengiriman barang yang membutuhkan suhu
                 terkontrol (farmasi, makanan beku, dan lain-lain.)
              Pengiriman Barang Berharga : Paket bernilai tinggi yang memerlukan
                 keamanan ekstra.

                                                                                 Halaman - 33
Page 45
                                                       BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
                                                       PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS

Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk

                Same-Day & Instant Delivery : Tenaga kerja yang terbiasa dengan
               pengiriman cepat dan presisi tinggi.
        4. Target tambahan: E-commerce dan retail yang memiliki sistem distribusi sendiri
           seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, Blibli, Alfamart dan Indomaret.

4.2.3 Strategi Pemasaran

        Berikut adalah strategi pemasaran Perseroan :
        1. Pendekatan Langsung (Direct Approach)
           Menargetkan keputusan manajerial di perusahaan ekspedisi seperti HR Manager,
           Operation Manager, dan Business Development untuk menawarkan jasa tenaga
           kerja. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan oleh Perseroan :
           a. Meeting & Presentasi Bisnis
                Menghubungi manajemen perusahaan ekspedisi melalui email atau
                  LinkedIn.
                Menawarkan solusi tenaga kerja dengan data dan studi kasus.
                Mengatur pertemuan langsung untuk presentasi proposal.
           b. Membuat Proposal Menarik
                Menjelaskan kelebihan tenaga kerja dari Perseroan dibandingkan pesaing.
                Memberikan opsi kerja sama fleksibel (outsourcing, kontrak, permanen).
                Memberi contoh efisiensi biaya dan peningkatan produktivitas.
           c. Cold Calling & Follow-up Intensif
                Hubungi HR atau tim operasional ekspedisi melalui telepon/email.
                Lakukan follow-up rutin untuk mendapatkan keputusan kerja sama.
        2. Kemitraan dan Networking
           Bangun koneksi dan hubungan baik dengan pemangku kepentingan di industri
           ekspedisi dan logistik.
           Cara Melakukannya :
           a. Berpartisipasi dalam pameran atau event logistik dan ekspedisi
           b. Bertemu langsung dengan pengambil keputusan ekspedisi.
           c. Memanfaatkan relasi dan referensi dengan mantan karyawan ekspedisi untuk
              mendapatkan rekomendasi masuk ke perusahaan besar.
           d. Meminta testimoni dari klien yang sudah puas untuk menarik klien baru.
       3. Optimalisasi Digital & Branding
           Memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan visibilitas dan daya tarik
           Perseroan sebagai penyedia tenaga kerja ekspedisi.
           Cara Melakukannya :
           a. Website Profesional
                  Membuat landing page khusus untuk jasa manpower ekspedisi.
                  Menampilkan klien yang sudah bekerja sama dan studi kasus sukses.
           b. LinkedIn & Digital Networking
                  Mengoptimalkan LinkedIn untuk menjangkau HR dan manajer ekspedisi.
                  Mengunggah insight tentang solusi tenaga kerja di industri ekspedisi.
           c. Google Ads & Search Engine Optimization (SEO)
                  Menggunakan iklan digital untuk menjangkau perusahaan ekspedisi.
                  Mengoptimasi website dengan kata kunci seperti "manpower untuk
                     ekspedisi", "outsourcing logistik", dan lain-lain.



                                                                             Halaman - 34
Page 46
                                                        BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
                                                        PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS

 Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk

           d. Media Sosial & Konten Edukasi
                Membuat artikel, video, dan infografis tentang pentingnya tenaga kerja
                   berkualitas di industri ekspedisi.
                Mengunggah di LinkedIn, Instagram, dan Facebook untuk meningkatkan
                   engagement.

 4.3    Pesaing Usaha

        Berikut adalah beberapa perusahaan pesaing Perseroan yang bergerak dalam bidang
        industri yang sama :

        Tabel 11 Perusahaan Pesaing Perseroan
         No                                     Nama Perusahaan
          1.   PT Alfa Reka Usaha
          2.   PT Karya Putra Nusantara Perkasa
          3.   PT Amalura Multi Dimensi
          4.   PT Micro Madani Institute
          5.   PT Sinergi Performa Cipta
          6.   PT Glenmore Raya Sejahtera
          7.   PT Esa Gemilang Sakti
          8.   PT Maximus
          9.   PT Perkasa Abdi Bhuana
         10. PT Majapahit Solusi Bersama
         11. PT Usaha Gunabhakti Mandiri
         12. PT Barokah Amanah Sentosa
         13. PT Indopsiko Ekspress Logistik
         14. PT Foresight Global
         15. PT Finfleet Teknologi Indonesia
         16. PT Nusantara Executive Sukses
         17. PT Workmate Indonesia
        Sumber : Manajemen Perseroan

4.3.1    Analisis Persaingan Usaha

         Bisnis jasa logistik saat ini terus berkembang sejalan dengan terus tumbuhnya
         perdagangan secara online atau e-commerce di Indonesia. Shopee Express menjadi
         pemain utama di bisnis jasa logistik, diikuti PT Global Jet Express (J&T), PT Tiki Jalur
         Nugraha Ekakurir (J&E) dan PT SiCepat Ekspress (SiCepat). Persaingan industri jasa
         logistik makin ketat dan didominasi oleh perusahaan asing dalam pangsa pasar
         logistik di Indonesia. Beberapa perusahaan besar dimiliki oleh entitas asing
         menguasai kurang lebih 70% pangsa pasar. Pelaku domestik hanya menguasai
         kurang lebih 30% pangsa pasar, sehingga memberikan ruang yang terbatas bagi
         perusahaan domestik untuk bersaing.

         Pada kegiatan usaha outsourcing, persaingan antar perusahaan di Indonesia semakin
         intensif dan dinamis, hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti teknologi dan
         kebutuhan pasar. Berdasarkan data yang di peroleh saat ini perusahaan outsourcing
         yang mendominasi adalah PT Usaha Gunabhakti Mandiri, PT Majapahit Solusi
         Bersama, PT Maximus, PT Finfleet Teknologi Indonesia dan PT Barokah Amanah
         Sentosa.



                                                                                    Halaman - 35
Page 47
                                                        BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
                                                        PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS

 Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk

4.3.2    Analisis Peluang Usaha

         Peluang usaha outsourcing di Indonesia semakin berkembang pesat seiring dengan
         transformasi digital dan kebutuhan perusahaan untuk meningkatkan efisiensi
         operasional. Pengembangan usaha baru yang akan dilakukan oleh Perseroan
         adalah menyediakan tenaga kerja outsourcing di bidang jasa kurir ekspedisi.
         Dengan terus berkembangnya e-commerce, bisnis ekspedisi akan semakin berperan
         dalam mendukung ekosistem digital di Indonesia. Pertumbuhan yang pesat ini
         menunjukkan bahwa peluang dalam sektor logistik dan pengiriman masih terbuka
         lebar, terutama bagi perusahaan yang mampu beradaptasi dengan teknologi dan
         memberikan layanan yang inovatif serta andal.

 4.4    Target, Konsep dan Strategi Pemasaran Perseroan

        Perseroan dalam rangka pengembangan usahanya menyediakan tenaga kerja
        outsourcing di bidang jasa kurir ekspedisi, yang mencakup layanan pengambilan,
        pengangkutan, penyortiran, dan pengantaran barang serta dokumen ke seluruh
        wilayah Indonesia. Konsep layanan ini akan beroperasi melalui sistem operasional
        yang terstruktur dan didukung oleh teknologi untuk memastikan proses pengiriman
        yang cepat, aman, dan tepat waktu. Target utama Perseroan adalah perusahaan
        ekspedisi besar seperti J&T Express, SiCepat Ekspres, PT Tri Adi Bersama (Anteraja)
        dan Shopee Express (SPX Xpress).

        Pemasaran dilakukan dengan cara memberikan kualitas jasa tenaga kerja yang
        terbaik serta memasarkan jasa tenaga kerja melalui berbagai macam media sosial.

 4.5    Prospek Usaha Perseroan

        Dengan ditopang oleh peningkatan industri pengolahan hingga perdagangan Industri
        logistik nasional diprediksi akan tumbuh lebih tinggi di tahun 2025. Sektor transportasi
        dan pergudangan nasional berpeluang tumbuh 12,53% tahun 2025. Berdasarkan data
        Rencana Tenaga Kerja Nasional (RTKN) 2025–2029 yang disusun oleh Kementerian
        Tenaga Kerja, proyeksi tenaga kerja menunjukkan peningkatan kebutuhan sebanyak
        13,21 juta orang selama periode 2025–2029, dengan rata-rata pertumbuhan 1,79%
        per tahun. Kebutuhan tenaga kerja terbesar diperkirakan terjadi pada jenjang
        pendidikan universitas, diikuti oleh jenjang menengah (SMA dan SMK). Hal ini dapat
        peningkatan industri dan jumlah tenaga kerja yang dimiliki menunjukkan bahwa
        prospek bisnis jasa outsourcing masih akan terus tumbuh, sehingga dengan demikian
        tingkat tenaga kerja dapat terus meningkat yang pada akhirnya akan meningkatkan
        pertumbuhan ekonomi secara langsung.




                                                                                    Halaman - 36
Page 48
                                                              BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
                                                               PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS

   Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk

   5     ANALISIS KELAYAKAN KEUANGAN

   5.1    Rencana Investasi

          Dalam melaksanakan kegiatan usaha penyediaan tenaga kerja outsourcing di bidang
          jasa kurir ekspedisi (KBLI 53201), diproyeksikan Perseroan akan membutuhkan investasi
          pada tahun 2025 untuk mendukung pengembangan kegiatan usaha baru yang akan
          dilaksanakan. Berikut adalah proyeksi investasi Perseroan :

          Tabel 12 Rincian Investasi
           No.                     Keterangan                         Nilai Investasi (Rp. 000,-)
            1.      Legalitas dan perijinan                                                  150.000
            2.      ERP System                                                               580.000
            3.      Aplikasi Recruitment & Talent Pool                                     1.250.000
            4.      Hardware and infrastructure                                              650.000
            5.      Peralatan kantor dan furniture                                           550.000
            6.      Mobil operasional                                                      1.070.000
                              Total                                                        4.250.000
          Sumber : Manajemen Perseroan

   5.2    Struktur Modal Investasi dan Modal Kerja

          Pengembangan usaha penyediaan tenaga kerja outsourcing di bidang jasa kurir
          ekspedisi direncanakan menggunakan struktur modal investasi yang berasal dari kas
          Perseroan. Struktur modal kerja direncanakan menggunakan pinjaman dari perbankan.

   5.3    Asumsi–Asumsi dan Proyeksi Keuangan

   5.3.1 Asumsi Dasar

           Proyeksi keuangan sebelum dan setelah dilaksanakannya kegiatan usaha baru yang
           disusun oleh Manajemen Perseroan untuk 5 tahun kedepan. Asumsi dan dasar
           penyusunan proyeksi telah memperhatikan aspek kondisi makro ekonomi, serta target
           pertumbuhan Perseroan.

   5.3.2 Pendapatan

           Proyeksi keuangan dibuat berdasarkan business plan Perseroan. Berikut adalah
           proyeksi pendapatan usaha baru Perseroan pada periode tahun 2025 hingga 2030 :

Tabel 13 Proyeksi Pendapatan Usaha Baru (Rp.000,-)
       Keterangan              2025              2026          2027           2028              2029           2030
 SPX Ekspress              52.738.598          75.111.256    87.220.465   107.973.337      132.102.789      156.442.262
 JNT Ekspress               1.075.140           1.531.234     1.778.095     2.201.167        2.693.075        3.189.265
 PT Sicepat Ekspres
 Indonesia                 38.962.026          55.490.415    64.436.411    79.768.141       97.594.408      115.575.833
 PT Tri Adi Bersama         4.280.233           6.095.984     7.078.760     8.763.051       10.721.383       12.696.759
 TOTAL                     97.055.997         138.228.889   160.513.731   198.705.697      243.111.654      287.904.119




                                                                                             Halaman - 37
Page 49
                                                           BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
                                                            PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS

   Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk

           Berikut adalah proyeksi pendapatan manajemen fee pada periode tahun 2025 hingga
           2030 :

Tabel 14 Proyeksi Pendapatan Manajemen Fee (Rp.000,-)
      Keterangan           2025            2026             2027         2028           2029           2030
 SPX Ekspress             3.955.395      5.633.344         6.541.535    8.098.000      9.907.709     11.733.170
 JNT Ekspress                75.260        107.186           124.467      154.082        188.515        223.249
 PT Sicepat Ekspres
 Indonesia                3.116.962      4.439.233         5.154.913    6.381.451      7.807.553      9.246.067
 PT Tri Adi Bersama         363.820        518.159           601.695      744.859        911.318      1.079.225
 TOTAL                    7.511.437     10.697.922        12.422.609   15.378.393     18.815.095     22.281.709

   5.3.3 Beban Pokok Pendapatan dan Beban Operasional

           Berikut adalah rincian beban pokok pendapatan dan beban operasional Perseroan
           dalam menjalankan kegiatan usaha baru :

           Tabel 15 Proyeksi Beban Pokok Pendapatan dan Beban Operasional (Rp. 000)
                      Tahun                Beban Pokok Pendapatan         Beban Operasional
                       2025                        97.055.997                 5.013.431
                       2026                       138.920.034                 6.756.937
                       2027                       161.476.814                 7.700.611
                       2028                       200.096.637                 9.317.887
                       2029                       245.056.548                10.930.800
                       2030                       290.207.352                12.191.581


   5.3.4 Penetapan Tingkat Pengembalian

           Tingkat pengembalian yang digunakan adalah Biaya Ekuitas untuk Perseroan. Untuk
           menentukan besarnya biaya modal untuk ekuitas yang dilakukan dengan
           mengaplikasikan model CAPM (Capital Asset Pricing Model). Model ini menyatakan
           bahwa biaya ekuitas adalah bunga bebas risiko ditambah premium untuk menutup
           risiko sistematis dari sekuritas saham, dengan formula sebagai berikut :


                                    Ke = Rf + (Rm – Rf) β – RBDS + α
                                     Ke = Rf + (Rp x β) – RBDS + α

           Dimana :
           Rf       =     Tingkat kembalian untuk investasi bebas risiko
           Rm       =     Tingkat kembalian yang diharapkan oleh pasar ekuitas
           Rp       =     Market risk premium untuk pasar ekuitas secara keseluruhan
           β        =     Ukuran risiko sistematis dari suatu saham yang diukur secara obyektif dari
                          responsivitas pengembalian perusahaan terhadap pergerakan
                          pengembalian portofolio pasar
           RBDS       =   Rating Based Default Spread
           α          =   Risiko spesifik perusahaan (yaitu yang mungkin mencerminkan jenis
                          properti, perusahaan dan premi risiko lainnya)




                                                                                      Halaman - 38
Page 50
                                                        BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
                                                         PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS

Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk

        Rf (Risk free rate), adalah tingkat suku bunga untuk instrumen-instrumen yang
        dianggap tidak memiliki kemungkinan gagal bayar. Di Indonesia, instrumen bebas
        risiko yang dapat dipilih adalah tingkat bunga Surat Utang Negara (SUN) dari
        Pemeringkat Harga Efek Indonesia (PHEI) tanggal 30 Desember 2024 dengan jangka
        waktu selama 10 tahun, yaitu sebesar 7,07%. Angka tersebut akan digunakan sebagai
        tingkat kembalian bebas risiko (Rf).

        Rp (Market Risk Premium - MRP), adalah selisih antara tingkat bunga investasi bebas
        risiko dengan tingkat kembalian yang diharapkan oleh pasar ekuitas. Dalam
        melakukan perhitungan Premi risiko pasar (Rm-Rf) atau MRP, kami menggunakan
        premi risiko pasar berdasarkan data yang diperoleh dari Aswath Damodaran, Country
        Risk Premium yang dipublikasikan pada Januari 2025, yakni sebesar 6,87%.

        Beta (β), adalah faktor untuk meliput risiko sistematis dari suatu ekuitas. Beta akan
        dikalikan dengan market risk premium untuk mendapatkan equity risk premium.

        Untuk memperoleh faktor Beta yang sesuai dan akan digunakan dalam perhitungan,
        kami menggunakan beta pembanding dari perusahaan publik dalam industri sejenis.
        Rumus mencari nilai beta suatu perusahaan adalah sebagai berikut :
                                                   βL
                                   βU=
                                           1 + [(1 - t) x (DER)]

        Dimana :
        βU       =      Beta Unlevered
        βL       =      Beta Levered
        t        =      Tingkat Pajak
        DER      =      Rasio perbandingan utang terhadap ekuitas perusahaan

        Unlevered beta industri sejenis yang akan digunakan sebagai dasar perhitungan
        levered beta perusahaan adalah sebagai berikut :

        Tabel 16 Unlevered Beta Industri Sejenis
                                                              Beta                   Beta
                           Perusahaan                                   DER
                                                            Leverage              Unleverage
         ManpowerGroup Inc.                                   0,94     65,21%        0,62
         PageGroup plc                                        1,65     40,34%        1,27
         Careerlink Company Limited                           1,35      6,26%        1,29
         Human Holdings Company Limited                       1,53     80,94%        0,98
         PT Shield On Service, Tbk                            0,03     38,99%        0,02
         GEE Group Inc.                                       0,56      4,06%        0,54
         Empresaria Group plc                                 0,83     73,95%        0,52
         Humanica Public Company Limited                      1,60      4,02%        1,55
                            Rata-rata                         1,06     39,22%        0,85
        Sumber : Aswath Damodaran

        Dengan rata-rata Beta Unlevered sebesar 0,85 dan rata-rata rasio utang terhadap
        ekuitas (DER) perusahaan pembanding sebesar 39,22%, maka :

                                                       βL
                                 0,85 =
                                            1 + [(1 – 22%) x 39,22%]

                                                                                 Halaman - 39
Page 51
                                                       BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
                                                        PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS

Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk

                                  βL     = 0,64 X {1+[78% X 39,22%]}
                                         = 1,11

        RBDS (Rating Based Default Spread), merupakan penyesuaian Country Default Spread
        Indonesia. Berdasarkan hasil riset Aswath Damodaran (New York University Business
        School), RBDS yang dipublikasikan pada Januari 2025 adalah sebesar 1,89%.

        Alpha (α) merupakan risiko spesifik perusahaan yang mungkin mencerminkan jenis
        properti, perusahaan dan premi risiko lainnya. Dalam perhitungan ini, α diasumsikan
        sebesar 0%.

        Berdasarkan uraian di atas, maka biaya modal ekuitas Perseroan adalah :

        Tabel 17 Perhitungan Biaya Modal Ekuitas
                         Keterangan                          Biaya Modal untuk Ekuitas
         Tingkat Bunga Bebas Risiko                                                  7,07%
         Beta                                                                          1,11
         Market Premium                                                              6,87%
         RBDS                                                                        1,89%
         Alpha                                                                          0%
                 Biaya Modal untuk Ekuitas                                         12,81%

5.3.5 Penentuan Biaya Modal Tertimbang

        Dalam menghitung discount factor untuk Arus Kas Bersih (AKB) untuk perusahaan,
        kami menggunakan tingkat diskonto berdasarkan Biaya Modal Rata-rata Tertimbang
        (Weighted Average Cost of Capital/WACC) dengan formula sebagai berikut :

                                 WACC = {Wd x (I x [1 - T])} + (We x ke)

        Dimana :
        WACC = Biaya modal rata-rata tertimbang
        We    = Bobot ekuitas dalam struktur kapital
        Wd    = Bobot hutang dalam struktur kapital
        ke    = Biaya modal ekuitas
        I     = Tingkat bunga hutang dalam struktur kapital
        T     = Tarif pajak perusahaan

        Berdasarkan Tabel 16, rata-rata DER industri sejenis adalah sebesar 39,22%,
        sehingga diperoleh pembobotan interest bearing debt sebesar 28,17% dan equity
        sebesar 71,83%. Dengan biaya modal untuk utang diasumsikan sebesar bunga pasar
        atas utang yang berlaku, yaitu sebesar 8,67%, atau sebesar 6,76% setelah pajak,
        maka diperoleh WACC sebagai berikut :

        Tabel 18 Perhitungan WACC
              Struktur Modal             Bobot            Biaya Modal             WACC
         Interest Bearing Debt              28,17%                6,76%                   1,91%
         Equity                             71,83%               12,81%                   9,20%
                                       WACC                                              11,10%



                                                                                    Halaman - 40
Page 52
                                                           BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
                                                            PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS

Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk

5.4   Proyeksi Laporan Keuangan

      Berikut adalah proyeksi laba (rugi) Perseroan pada periode 2025 hingga 2030 :

      Tabel 19 Proyeksi Laporan Laba Rugi Kegiatan Usaha Baru




      Berdasarkan tabel diatas, rencana pengembangan usaha Perseroan, diproyeksikan
      akan memberikan laba bersih sebesar Rp. 638,04 Juta pada tahun 2025, Rp. 645,72
      Juta pada tahun 2026, Rp. 737,03 Juta pada tahun 2027, Rp. 923,18 Juta pada tahun
      2028, Rp. 1,31 Miliar pada tahun 2029 dan Rp. 2,26 Miliar pada tahun 2030.

      Berikut adalah rasio keuangan dari rencana pengembangan usaha Perseroan :

      Tabel 20 Analisis Profitabilitas dan Analisis Timbal Balik Investasi
              Keterangan             2025        2026        2027        2028     2029       2030       Rata-rata
       Gross Profit Margin           7,18%       6,72%       6,63%        6,53%    6,44%     6,44%         6,66%
       Operating Profit Margin       2,39%       2,18%       2,17%        2,18%    2,27%     2,51%         2,28%
       Net Profit Margin             0,61%       0,43%       0,43%        0,43%    0,50%     0,73%         0,52%
       Return on Investment          3,78%       2,83%       2,79%        2,88%    3,37%     4,95%         3,43%
       Return on Equity             13,05%      11,67%      11,75%       12,83%   15,43%    20,99%        14,29%

      Dilihat dari laba (rugi) usaha setelah dilaksanakannya kegiatan pengembangan usaha,
      rata-rata Gross Profit Margin (GPM), Operating Profit Margin (OPM) dan Net Profit
      Margin (NPM), Return on Investment (ROI) dan Return on Equity (ROE) per 31 Desember
      2025 hingga 2030 secara berurutan adalah sebesar 6,66%, 2,28%, 0,52%, 3,43%
      dan 14,29%.




                                                                                         Halaman - 41
Page 53
                                                        BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
                                                         PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS

Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk

5.5   Analisis Rasio Proyeksi Keuangan Setelah Penambahan Kegiatan Usaha

      Berikut adalah rasio keuangan Perseroan setelah dilaksanakannya pengembangan
      kegiatan usaha :

Tabel 21 Analisis Rasio Perseroan Setelah Dilaksanakannya Pengembangan Usaha
       Keterangan           2025         2026      2027         2028          2029       2030        Rata-rata
 Gross Profit Margin         4,32%       4,39%         4,47%     4,81%         5,25%      5,52%        4,79%
 Operating Profit Margin     1,06%       1,20%         1,41%     1,75%         2,25%      2,55%        1,70%
 Net Profit Margin           0,08%       0,11%         0,21%     0,40%         0,72%      0,98%        0,42%
 Return on Investment        0,30%       0,43%         0,84%     1,66%         3,06%      4,26%        1,76%
 Return on Equity            0,69%       1,01%         1,94%     3,79%         6,82%      9,07%        3,89%

      Dilihat dari laba (rugi) usaha setelah dilaksanakannya kegiatan pengembangan usaha,
      rata-rata Gross Profit Margin (GPM), Operating Profit Margin (OPM) dan Net Profit
      Margin (NPM), Return on Investment (ROI) dan Return on Equity (ROE) per 31 Desember
      2025 hingga 2030 secara berurutan adalah sebesar 4,79%, 1,70%, 0,42%, 1,76%
      dan 3,89%.

5.6   Analisis Kelayakan

      Analisis ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan suatu proyek, yang akan diuji dengan
      menggunakan beberapa parameter seperti :

5.6.1 Net Present Value (NPV)

        NPV (Net Present Value) adalah nilai bersih sekarang merupakan perbandingan
        antara Present Value (PV) kas bersih dan PV selama umur investasi. Selisih antara
        kedua PV tersebutlah yang dikenal dengan Net Present Value. Suatu proyek dikatakan
        layak atau menguntungkan jika NPV-nya lebih besar dari nol.

                                          Kas Bersih 2                  Kas Bersih N   - Investasi
                    Kas Bersih 1
          NPV=                       +                     + …. +
                      (1 + r )             (1 + r )2                      (1 + r )n
        NPV positif, maka investasi layak, dan jika NPV negatif, investasi tidak layak.

        NPV proyek menunjukkan angka yang positif yaitu sebesar Rp. 8.352.294.000,-.

5.6.2 Internal Rate of Return (IRR)

        IRR (Internal Rate of Return) adalah merupakan alat untuk mengukur tingkat
        pengembalian hasil, dimana pada proyek yang layak untuk dilaskanakan, tingkat IRR
        yang dihasilkan harus lebih besar dari tingkat diskonto (discounted rate) atau tingkat
        pengembalian yang diharapkan oleh investor.

                             IRR= i1 +      NPV2          + (i2 – i1)
                                         NPV1 – NPV2

        Dimana :
        i1    = tingkat bunga 1 (tingkat discount rate yang menghasilkan NPV1)
        i2    = tingkat bunga 2 (tingkat discount rate yang menghasilkan NPV2)
        NPV1 = Net present value 1
                                                                                       Halaman - 42
Page 54
                                                       BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
                                                       PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS

Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk

        NPV2    = Net present value 2

        IRR diatas tingkat diskonto maka investasi layak, dan IRR dibawah tingkat diskonto
        maka investasi tidak layak.

        IRR yang dihasilkan proyek adalah 104,23% atau lebih besar dari tingkat
        pengembalian yang diasumsikan sebesar 11,10% per tahun.

5.6.3 Profitability Index (PI)

        PI (Profitability Index) merupakan rasio aktivitas dari jumlah nilai sekarang penerimaan
        bersih dengan nilai sekarang pengeluaran investasi selama umur investasi. Jika nilai
        PI lebih besar dari 1, maka proyek tersebut layak untuk dijalankan.

                                    ∑PV Kas Bersih
                             PI=                       X 100%
                                    ∑ PV Investasi


        Apabila PI lebih kecil (>) dari 1, maka investasi layak
        Apabila PI lebih kecil (<) dari 1, maka investasi tidak layak

        PI proyek adalah sebesar 1,91576 yang berarti lebih besar dari 1.

5.6.4 Payback Period (PP)

        PP (Payback Period) adalah periode atau jumlah tahun yang diperlukan untuk
        mengembalikan nilai investasi yang telah dikeluarkan.




                                           Investasi
                             PP =
                                                            X 1 tahun
                                       Kas Bersih / Tahun

        PP adalah 2 Tahun 3 Bulan. Dengan demikian, Perseroan mampu mengembalikan
        seluruh investasi sesudah proyek berjalan 2 Tahun 3 Bulan.

5.6.5 Break Event Point (BEP)

        Break Even Point (BEP) adalah titik dimana pendapatan sama dengan modal yang
        dikeluarkan, tidak terjadi kerugian atau keuntungan. Total keuntungan dan kerugian
        ada pada posisi 0 titik break even point yang artinya pada titik ini perusahaan tidak
        mengalami kerugian atau mendapat keuntungan.

        BEP = Biaya Tetap : (Harga jual per unit – biaya variabel per unit)

        Selisih dari pengurangan harga jual per unit dan biaya variabel per unit adalah rumus
        dari margin kontribusi (contribution margin).

        Rata-rata BEP yang dihasilkan adalah sebesar Rp. 120.802.347.000,- atau sebesar
        59,12% dari nilai penjualan.

                                                                                   Halaman - 43
Page 55
                                                       BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
                                                       PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS

Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk

5.6.6 Analisis Sensitivitas

        Untuk menguji kepekaan suatu proyek terhadap berbagai faktor ekonomi, maka
        berikut ini disajikan analisa sensitivitas terhadap rencana pengembangan usaha yang
        akan dilakukan oleh Perseroan :

        Gambar 10 Analisis Sensitivitas




        Analisis sensitivitas dibuat berdasarkan pendapatan dan biaya overhead. Berdasarkan
        grafik analisis sensitivitas diatas, pengembangan kegiatan usaha yang dilakukan oleh
        Perseroan paling sensitif terhadap kenaikan biaya overhead.

5.7   Kesimpulan

      Berdasarkan hasil analisis atas kelayakan pasar, kelayakan teknis, kelayakan pola
      bisnis, kelayakan model manajemen dan kelayakan keuangan yang seksama, maka
      rencana untuk pengembangan usaha, yaitu menyediakan tenaga kerja outsourcing di
      bidang jasa kurir ekspedisi (KBLI 53201) oleh Perseroan adalah layak.




                                                                                Halaman - 44
Page 56

          
Page 57

          
Page 58

          
Page 59

          
Page 60

          
Page 61

          

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.87 MB
Published26 May 2025
Pages61
Characters155,403
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 86 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT Personel Alih Daya p.1 ×127
linked person Sigit Kuntjahjo p.8 ×4
linked person Baden Saprudin p.8 ×3
linked person Jenal Kaludin p.8 ×3
linked person Adita Irawati p.8 ×3
linked person Yayan Dharmawangsa · Direktur Keuangan p.8 ×4
linked org PT Tri Adi Bersama p.9 ×9
linked org Koperasi Pegawai PT Indosat p.17 ×3
linked org Surya Citra Televisi p.19
linked org Angkasa Pura p.20
linked org Bank Mandiri. p.26
linked org Negara Maju p.36 ×2
linked org Asian Development Bank p.37
linked org Esa Gemilang p.46
linked org PT Shield On Service p.50
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.6 ×4
possible org Negara Republik Indonesia p.7 ×3
possible person Kanaka Puradiredja p.16 ×2
possible org Indosat Tbk p.17 ×38
possible org Bursa Efek Indonesia p.18
possible org Pemerintah Republik Indonesia p.22
unresolved person Julius Purnawan · Notaris p.7 ×3
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.7 ×6
unresolved person Christina Dwi Utami · Notaris p.7 ×13
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi p.7
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor. AHU-AH. p.8 ×2
unresolved org Saptono dan Rekan p.14
unresolved person Akuntan Publik Doly Fajar Damanik p.16 ×2
unresolved org PT Kopindosat Tours Travel p.18 ×3
unresolved org PT Jaringan Solusi Teknik p.18 ×2
unresolved — Pengurus Kopindosat · Komisaris Utama p.18
unresolved org Billing ACASIA Sdn Bhd p.18
unresolved org PT Satelindo p.18 ×2
unresolved org PT Samsung Metro Data p.19
unresolved org PT Bandarudara Internasional Jawa Barat p.19
unresolved org PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) p.19 ×2
unresolved org PT Rekso Nasional Food p.19
unresolved org PT Rana Kreasi Indonesia p.19
unresolved org PT Telekomunikasi Selular p.19
unresolved org Kementerian Perhubungan p.19
unresolved org PT Citilink · Komisaris Independen p.19
unresolved org PT Citilink Indonesia p.19
unresolved org PT Indosat Multi Media Mobile p.19 ×2
unresolved org PT Indosat Mega Media p.20 ×2
unresolved org PT Angkasa Pura Retail p.20
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak Republik Indonesia. Halaman p.21
unresolved org Penyediaan Tenaga Pengamanan p.22
unresolved org Kementerian Investasi p.22
unresolved org Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia p.22
unresolved org Jasa Pengamanan Indonesia p.22
unresolved org Jasa p.22
unresolved org Pemeliharaan Keamanan p.22
unresolved org Bank Indonesia p.26 ×5
unresolved org PT ISS Indonesia p.31 ×4
unresolved org PT Binajasa Abadikarya p.31 ×2
unresolved org Pusat Statistik p.38
unresolved org Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi p.41
unresolved org Menteri Ketenagakerjaan p.41
unresolved org PT Alfa Reka p.46
unresolved org PT Karya Putra Nusantara Perkasa p.46
unresolved org PT Amalura Multi Dimensi p.46
unresolved org PT Micro Madani Institute p.46
unresolved org PT Sinergi Performa Cipta p.46
unresolved org PT Glenmore Raya Sejahtera p.46
unresolved org PT Esa Gemilang Sakti p.46
unresolved org PT Maximus p.46 ×2
unresolved org PT Perkasa Abdi Bhuana p.46
unresolved org PT Majapahit Solusi Bersama p.46 ×2
unresolved org PT Usaha Gunabhakti Mandiri p.46 ×2
unresolved org PT Barokah Amanah Sentosa p.46
unresolved org PT Indopsiko Ekspress Logistik p.46
unresolved org PT Foresight Global p.46
unresolved org PT Finfleet Teknologi Indonesia p.46 ×2
unresolved org PT Nusantara Executive Sukses p.46
unresolved org PT Workmate Indonesia Sumber p.46
unresolved org PT Global Jet Express p.46
unresolved org PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir p.46
unresolved org PT SiCepat Ekspress p.46
unresolved org PT Barokah Amanah Sentosa. Halaman p.46
unresolved org Kementerian Tenaga Kerja p.47
unresolved org PT Sicepat Ekspres Indonesia p.48 ×2
unresolved org Unleverage ManpowerGroup Inc. p.50
unresolved org Careerlink Company Limited p.50
unresolved org Human Holdings Company Limited p.50
unresolved org GEE Group Inc. p.50
unresolved org Humanica Public Company Limited p.50

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.100 1645 ms 12 Sep 2026 23:07

no e-reporting cover - issuer taken from the announcement

Raw output
{'announced_date': None,
 'changes': [],
 'event_date': None,
 'issuer_name': 'PT Indosat Tbk',
 'issuer_ticker': '',
 'letter_number': '',
 'positions': [],
 'source_shape': 'ROSTER',
 'subject': ''}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result