Back to announcement
20250526_PADA_Laporan Informasi dan Fakta Material_31889089_lamp4.pdf
Board change Needs review PADASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 61
Page 1
BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS
Laporan Studi Kelayakan
Pengembangan Usaha
Oleh
PT Personel Alih Daya, Tbk
No. 00071/2.0033-00/BS/05/0440/1/V/2025
Tanggal : 14 Mei 2025
Page 2
Page 3
Page 4
Page 5
Page 6
BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS
Studi Kelayakan - PT Personel Alih Daya, Tbk
RINGKASAN EKSEKUTIF
STUDI KELAYAKAN PENGEMBANGAN USAHA
OLEH
PT PERSONEL ALIH DAYA, TBK
Hasil kajian dan analisis kelayakan rencana pengembangan usaha yaitu menyediakan tenaga
kerja outsourcing di bidang jasa kurir ekspedisi (KBLI 53201), yang mencakup layanan
pengambilan, pengangkutan, penyortiran, dan pengantaran barang serta dokumen ke seluruh
wilayah Indonesia oleh PT Personel Alih Daya, Tbk selanjutnya disebut "Perseroan", secara garis
besar dapat dijelaskan sebagai berikut :
1. Umum
Perseroan adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang pengelolaan jasa tenaga kerja
(outsourcing) dengan lima layanan utama di bidang layanan teknikal dan pemeliharaan
peralatan telekomunikasi, layanan call center, layanan perkantoran, layanan pengamanan
dan layanan sumber daya manusia. Perseroan berencana untuk melakukan
pengembangan usaha yaitu dengan melaksanakan kegiatan usaha dalam menyediakan
tenaga kerja outsourcing di bidang jasa kurir ekspedisi (KBLI 53201), yang mencakup
layanan pengambilan, pengangkutan, penyortiran, dan pengantaran barang serta
dokumen ke seluruh wilayah Indonesia. Perseroan akan bekerja sama dengan berbagai
perusahaan logistik yang membutuhkan tenaga kerja outsourcing di bidang jasa ekspedisi
guna mendukung kegiatan operasionalnya.
2. Maksud dan Tujuan Penyusunan Laporan
Laporan studi kelayakan ini bertujuan untuk menyatakan pendapat atas kelayakan proyek
yang akan dijalankan oleh Perseroan dan sebagai informasi bagi pihak Manajemen
Perseroan dan publik berkaitan dengan rencana untuk melakukan pengembangan usaha.
Perseroan berencana untuk melakukan pengembangan usaha dalam menyediakan tenaga
kerja outsourcing di bidang jasa kurir ekspedisi (KBLI 53201).
Selain itu, laporan studi kelayakan ini juga disusun untuk memenuhi Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan (POJK) No. 17/POJK.04/2020 Tentang Transaksi Material Dan Perubahan
Kegiatan Usaha.
Laporan ini disusun sebagai bahan pertimbangan bagi Perseroan untuk mendapatkan
penilaian objektif mengenai prospek usaha Perseroan sehubungan dengan rencana
pengembangan usaha tersebut.
Sehubungan dengan adanya perubahan yang kami lakukan pada laporan yang telah kami
terbitkan dengan No. 00063/2.0033-00/BS/05/0440/1/V/2025, tanggal 5 Mei 2025,
maka kami melakukan revisi dengan diterbitkannya laporan ini. Revisi tersebut dikarenakan
terdapat perubahan pada bab pendahuluan, bab profil Perseroan, analisis kelayakan
teknis, model manajemen dan pola bisnis, serta bab analisis kelayakan keuangan.
i
Page 7
BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS
Studi Kelayakan - PT Personel Alih Daya, Tbk
3. Asumsi-Asumsi dan Kondisi Pembatas
Laporan penilaian usaha bersifat non-disclaimer opinion.
Penilai usaha telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan
dalam proses penilaian.
Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya
keakuratannya.
Proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan kewajaran proyeksi
keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan pencapaiannya (fiduciary
duty).
Penilai usaha bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi
keuangan.
Laporan penilaian usaha yang terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang
bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan.
Penilai usaha bertanggung jawab atas laporan penilaian usaha dan kesimpulan nilai
akhir.
Penilai usaha telah memperoleh informasi atas status hukum obyek penilaian dari
pemberi tugas.
Kami tidak mempunyai kepentingan terhadap aset, kepemilikan atau kepentingan bisnis
yang menjadi subyek dari penilaian ini, baik untuk saat ini maupun di masa mendatang.
Kami tidak memiliki kepentingan pribadi atau kecenderungan untuk berpihak
berkenaan dengan subyek dari laporan ini maupun pihak-pihak yang terlibat di
dalamnya.
Kompensasi yang kami terima dari penugasan penilaian ini tidak dikaitkan dengan nilai
yang dilaporkan didasarkan pada hasil penilaian yang telah ditentukan sebelumnya.
Berdasarkan pengetahuan dan keyakinan kami, pernyataan-pernyataan mengenai
fakta dalam laporan ini yang menjadi dasar dari analisis, kesimpulan dan opini yang
kami nyatakan adalah benar.
Analisis, opini dan kesimpulan yang telah dibuat, dalam laporan ini telah disusun sesuai
dengan Standar Penilaian Indonesia (SPI) Edisi VII-2018 dan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan (POJK) No. 35/POJK.04/2020 Tentang Penilaian Dan Penyajian Laporan
Penilaian Bisnis Di Pasar Modal.
4. Sekilas Profil Perseroan
Perseroan didirikan berdasarkan Akta Pendirian Perseroan Terbatas No. 35, tanggal
21 April 2006, yang dibuat di hadapan Julius Purnawan, S.H., M.Si., Notaris di Jakarta,
yang telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
dengan Keputusan No. C-15819HT.01.01.TH.2006, tanggal 31 Mei 2006. Akta tersebut
telah didaftarkan dalam Daftar Perusahaan pada Kantor Pendaftaran Perusahaan Kodya
Jakarta Pusat pada tanggal 13 Juni 2006, No. 5988/BH.09.05/VI/2006, dan telah
diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 52, tanggal 30 Juni 2006,
Tambahan No.7025.
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Sebagai Pengganti Rapat
Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan Terbatas PT Personel Alih Daya No. 218,
tanggal 24 Juni 2022, yang dibuat di hadapan Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn.,
Notaris di Kota Administrasi Jakarta Barat, mengenai perubahan susunan pengurus
Perseroan. Akta tersebut telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia sesuai dengan Surat Keputusan No. AHU-0043643.AH.01.02.Tahun
2022, tanggal 27 Juni 2022, diberitahukan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi
ii
Page 8
BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS
Studi Kelayakan - PT Personel Alih Daya, Tbk
Manusia Republik Indonesia sebagaimana telah diterima dan dicatat pada tanggal 27 Juni
2022 dengan No. AHU-AH.01.03-0256315, dan didaftarkan dalam Daftar Perseroan
No. AHU-0120599.AH.01.11.Tahun 2022, tanggal 27 Juni 2022.
Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, dimana perubahan
terakhir dibuat berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat (PKR) No. 60, tanggal 7 Juni
2023, yang dibuat di hadapan Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di Kota
Administrasi Jakarta Barat, mengenai perubahan Pasal 17. Akta tersebut telah disetujui
melalui keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
Nomor. AHU-AH.01.03-0076749, tertanggal 13 Juni 2023 tentang Penerimaan
Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar PT Personel Alih Daya, Tbk.
Berdasarkan Akta Pendirian Perseroan Terbatas sesuai Pasal 3 maksud dan tujuan serta
kegiatan usaha Perseroan adalah bergerak dalam bidang jasa. Untuk mencapai maksud
dan tujuan tersebut, Perseroan dapat melaksanakan kegiatan usaha dengan menjalankan
usaha-usaha di bidang Jasa keamanan (securities) jasa kebersihan mencakup cleaning
service, jasa pemborong pekerjaan, jasa konsultasi, dan pelatihan.
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 218, tanggal 24 Juni 2022, yang
dibuat di hadapan Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di Kota Administrasi
Jakarta Barat, susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan adalah sebagai berikut :
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Wahono
Komisaris : Sigit Kuntjahjo, AK
Komisaris : Baden Saprudin
Komisaris Independen : Jenal Kaludin
Komisaris Independen : Adita Irawati
Direksi
Direktur Utama : Suwignyo
Direktur : Yayan Dharmawangsa
5. Analisis Kelayakan
5.1 Analisis Kelayakan Pasar
Peluang usaha outsourcing di Indonesia semakin berkembang pesat seiring dengan
transformasi digital dan kebutuhan perusahaan untuk meningkatkan efisiensi
operasional. Pengembangan usaha baru yang akan dilakukan oleh Perseroan adalah
menyediakan tenaga kerja outsourcing di bidang jasa kurir ekspedisi. Dengan terus
berkembangnya e-commerce, bisnis ekspedisi akan semakin berperan dalam
mendukung ekosistem digital di Indonesia. Pertumbuhan yang pesat ini menunjukkan
bahwa peluang dalam sektor logistik dan pengiriman masih terbuka lebar, terutama
bagi perusahaan yang mampu beradaptasi dengan teknologi dan memberikan layanan
yang inovatif serta andal.
Perseroan dalam rangka pengembangan usahanya menyediakan tenaga kerja
outsourcing di bidang jasa kurir ekspedisi, yang mencakup layanan pengambilan,
pengangkutan, penyortiran, dan pengantaran barang serta dokumen ke seluruh wilayah
Indonesia. Konsep layanan ini akan beroperasi melalui sistem operasional yang
iii
Page 9
BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS
Studi Kelayakan - PT Personel Alih Daya, Tbk
terstruktur dan didukung oleh teknologi untuk memastikan proses pengiriman yang
cepat, aman, dan tepat waktu. Target utama Perseroan adalah perusahaan ekspedisi
besar seperti J&T Express, SiCepat Ekspres, PT Tri Adi Bersama (Anteraja) dan Shopee
Express (SPX Xpress).
Pemasaran dilakukan dengan cara memberikan kualitas jasa tenaga kerja yang terbaik
serta memasarkan jasa tenaga kerja melalui berbagai macam media sosial.
5.2 Analisis Kelayakan Teknis
Sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang pengelolaan jasa tenaga kerja
(outsourcing), saat ini Perseroan berencana untuk melakukan ekspansi dalam
menyediakan tenaga kerja outsourcing di bidang jasa kurir ekspedisi, yang mencakup
layanan pengambilan, pengangkutan, penyortiran, dan pengantaran barang serta
dokumen ke seluruh wilayah Indonesia berupa :
Pengambilan dan Pengiriman Barang
- Mengumpulkan paket dari pelanggan atau mitra bisnis.
- Memastikan paket dikemas sesuai dengan standar keamanan dan ketentuan yang
berlaku.
- Mengirimkan paket ke tujuan akhir menggunakan berbagai moda transportasi,
seperti sepeda motor, mobil van, atau truk ekspedisi.
Penyortiran dan Distribusi
- Memproses paket di pusat distribusi dan menyortirnya berdasarkan wilayah tujuan.
- Menggunakan sistem teknologi untuk mengatur rute pengiriman agar lebih efisien.
Layanan Pelanggan dan Keamanan Pengiriman
- Menyediakan layanan pelanggan yang siap membantu dalam hal kendala
pengiriman atau kehilangan barang.
- Mengimplementasikan standar keamanan dalam proses pengiriman guna
memastikan barang sampai dalam kondisi baik.
5.3 Analisis Kelayakan Pola Bisnis
Dalam menjalankan pengembangan usaha baru, Perseroan didukung oleh tenaga ahli
profesional yang akan menciptakan keunggulan kompetitif bagi Perseroan dalam
menjalankan rencana pengembangan usaha. Dengan keunggulan kompetitif yang
dimiliki, maka Perseroan diperkirakan akan dapat bersaing dengan perusahaan
kompetitor.
Pengembangan usaha baru yang akan dilakukan oleh Perseroan adalah dengan
melaksanakan kegiatan usaha dalam menyediakan tenaga kerja outsourcing di bidang
jasa kurir ekspedisi, yang mencakup layanan pengambilan, pengangkutan, penyortiran,
dan pengantaran barang serta dokumen ke seluruh wilayah Indonesia
iv
Page 10
BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS
Studi Kelayakan - PT Personel Alih Daya, Tbk
5.4 Analisis Kelayakan Model Manajemen
Untuk rencana pengembangan usaha tenaga kerja outsourcing di bidang jasa kurir
ekspedisi, Perseroan akan menggunakan tenaga kerja sebanyak 5 orang yang terdiri dari
1 (satu) orang Group Head, 2 (dua) orang tenaga ahli profesional yang memiliki
kemampuan berdasarkan pengalaman dan pelatihan-pelatihan yang telah diikuti serta 2
(dua) orang tenaga pendukung.
Untuk menjalankan pengembangan usaha tersebut, keahlian minimum yang wajib
dimiliki oleh tenaga kerja pendukung adalah lulusan Diploma (D3) dengan pengalaman
minimal 2 tahun di bidang pekerjaannya.
5.5 Analisis Kelayakan Keuangan
Analisis ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan suatu proyek, yang akan diuji dengan
menggunakan beberapa parameter seperti :
Net Present Value (NPV)
NPV (Net Present Value) adalah nilai bersih sekarang yang merupakan perbandingan
antara Present Value (PV) kas bersih dan PV selama umur investasi. Selisih antara kedua
PV tersebut dikenal dengan Net Present Value. Suatu proyek dikatakan layak atau
menguntungkan jika NPV-nya lebih besar dari nol.
Kas Bersih 1 Kas Bersih 2 Kas Bersih N
NPV= + + …. + - Investasi
(1 + r ) (1 + r ) 2
(1 + r ) n
NPV positif, maka investasi layak, dan jika NPV negatif, investasi tidak layak.
NPV proyek menunjukkan angka yang positif yaitu sebesar Rp. 8.352.294.000,-.
Internal Rate of Return (IRR)
IRR (Internal Rate of Return) adalah merupakan alat untuk mengukur tingkat
pengembalian hasil, dimana pada proyek yang layak untuk dilaskanakan, tingkat IRR
yang dihasilkan harus lebih besar dari tingkat diskonto (discounted rate) atau tingkat
pengembalian yang diharapkan oleh investor.
IRR= i1 + NPV2
+ (i2 – i1)
NPV1 – NPV2
Dimana :
i1 = tingkat bunga 1 (tingkat discount rate yang menghasilkan NPV1)
i2 = tingkat bunga 2 (tingkat discount rate yang menghasilkan NPV2)
NPV1 = net present value 1
NPV2 = net present value 2
IRR diatas tingkat diskonto maka investasi layak, dan IRR dibawah tingkat diskonto
investasi tidak layak.
v
Page 11
BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS
Studi Kelayakan - PT Personel Alih Daya, Tbk
IRR yang dihasilkan adalah 104,23% atau lebih besar dari tingkat pengembalian yang
diasumsikan sebesar 11,10% per tahun.
Profitability Index (PI)
PI (Profitability Index) merupakan rasio aktivitas dari jumlah nilai sekarang penerimaan
bersih dengan nilai sekarang pengeluaran investasi selama umur investasi. Jika nilai PI
lebih besar dari 1, maka proyek tersebut layak untuk dijalankan.
∑PV Kas Bersih
PI= X 100%
∑ PV Investasi
Apabila PI lebih kecil (>) dari 1, maka investasi layak
Apabila PI lebih kecil (<) dari 1, maka investasi tidak layak
PI proyek adalah sebesar 1,91576 yang berarti lebih besar dari 1.
Payback Period (PP)
PP (Payback Period) adalah periode atau jumlah tahun yang diperlukan untuk
mengembalikan nilai investasi yang telah dikeluarkan.
Investasi
PP = X 1 tahun
Kas Bersih / Tahun
PP adalah 2 Tahun 3 Bulan. Dengan demikian, Perseroan mampu mengembalikan
seluruh investasi sesudah proyek berjalan 2 Tahun 3 Bulan.
Break Even Point (BEP)
Break Even Point (BEP) adalah titik dimana pendapatan sama dengan modal yang
dikeluarkan, tidak terjadi kerugian atau keuntungan. Total keuntungan dan kerugian ada
pada posisi 0 titik break even point yang artinya pada titik ini perusahaan tidak
mengalami kerugian atau mendapat keuntungan.
BEP = Biaya Tetap : (Harga jual per unit – biaya variabel per unit)
Selisih dari pengurangan harga jual per unit dan biaya variabel per unit adalah rumus
dari margin kontribusi (contribution margin).
Rata-rata BEP yang dihasilkan adalah sebesar Rp. 120.802.347.000,- atau sebesar
59,12% dari nilai penjualan.
6. Kesimpulan
Berdasarkan hasil analisis atas kelayakan pasar, kelayakan teknis, kelayakan pola bisnis,
kelayakan model manajemen dan kelayakan keuangan yang seksama, maka rencana
untuk pengembangan usaha, yaitu menyediakan tenaga kerja outsourcing di bidang jasa
kurir ekspedisi oleh Perseroan (KBLI 53201) adalah layak.
vi
Page 12
BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS
Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk
DAFTAR ISI
SERTIFIKAT
PERNYATAAN PENILAI
RINGKASAN EKSEKUTIF
DAFTAR ISI ................................................................................................................ 1
DAFTAR GAMBAR ...................................................................................................... 2
1 PENDAHULUAN .............................................................................................. 3
1.1 Latar Belakang Penyusunan Laporan .................................................................. 3
1.2 Identifikasi Pemberi Tugas ................................................................................ 3
1.3 Identifikasi Pengguna Laporan........................................................................... 3
1.4 Maksud dan Tujuan Penyusunan Laporan ........................................................... 3
1.5 Ruang Lingkup dan Metode Penyusunan Laporan ................................................ 4
1.6 Tanggal Penilaian ............................................................................................ 4
1.7 Sumber Informasi ............................................................................................ 5
1.8 Asumsi-Asumsi dan Kondisi Pembatas ................................................................ 5
2 PROFIL PERSEROAN ........................................................................................ 6
2.1 Pendirian Perseroan ......................................................................................... 6
2.2 Struktur Permodalan ........................................................................................ 6
2.3 Maksud dan Tujuan Pendirian Perseroan ............................................................ 7
2.4 Manajemen Sumber Daya Manusia ................................................................... 7
2.5 Aktivitas Usaha Perseroan ............................................................................... 10
2.6 Perizinan....................................................................................................... 10
2.7 Kinerja Keuangan .......................................................................................... 12
3 ANALISIS KELAYAKAN TEKNIS, MODEL MANAJEMEN DAN POLA BISNIS ........... 18
3.1 Gambaran Umum ......................................................................................... 18
3.2 Analisis Kelayakan Teknis ............................................................................... 19
3.3 Analisis Kelayakan Pola Bisnis ......................................................................... 21
3.4 Analisis Kelayakan Model Manajemen ............................................................. 23
4 ANALISIS KELAYAKAN PASAR .......................................................................... 25
4.1 Kondisi Dan Prospek Makro Ekonomi .............................................................. 25
4.2 Pangsa Pasar dan Sasaran ............................................................................. 32
4.3 Pesaing Usaha .............................................................................................. 35
4.4 Target, Konsep dan Strategi Pemasaran Perseroan ............................................ 36
4.5 Prospek Usaha Perseroan ............................................................................... 36
5 ANALISIS KELAYAKAN KEUANGAN ................................................................. 37
5.1 Rencana Investasi .......................................................................................... 37
5.2 Struktur Modal Investasi dan Modal Kerja ......................................................... 37
5.3 Asumsi–Asumsi dan Proyeksi Keuangan............................................................ 37
5.4 Proyeksi Laporan Keuangan ............................................................................ 41
5.5 Analisis Rasio Proyeksi Keuangan Setelah Penambahan Kegiatan Usaha .............. 42
5.6 Analisis Kelayakan ......................................................................................... 42
5.7 Kesimpulan ................................................................................................... 44
Halaman - 1
Page 13
BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS
Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk
DAFTAR TABEL
Tabel 1 Susunan Pemegang Saham Perseroan ............................................................. 6
Tabel 2 Izin Operasional Jasa Penyediaan Tenaga Pengamanan ................................. 11
Tabel 3 Laporan Laba Rugi Dan Penghasilan Komprehensif Lain Perseroan
(Rp. 000.000,-) .......................................................................................... 12
Tabel 4 Laporan Posisi Keuangan Perseroan (Rp. 000.000,-) ...................................... 13
Tabel 5 Laporan Arus Kas Perseroan (Rp. 000.000,-) ................................................. 16
Tabel 6 Analisis Rasio Perseroan .............................................................................. 16
Tabel 7 Target Pendapatan Kegiatan Usaha Baru (Rp.000,-) ....................................... 20
Tabel 8 Pertumbuhan Ekonomi Dunia 2024 & Proyeksi 2025-2026 (%)........................ 25
Tabel 9 Pertumbuhan PDB per Tahun dan Inflasi ........................................................ 26
Tabel 10 Laju Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Menurut Lapangan Usaha (%) ................ 27
Tabel 11 Perusahaan Pesaing Perseroan ..................................................................... 35
Tabel 12 Rincian Investasi.......................................................................................... 37
Tabel 13 Proyeksi Pendapatan Kurir (Rp.000,-) ............................................................ 37
Tabel 14 Proyeksi Pendapatan Manajemen Fee (Rp.000,-) ............................................ 38
Tabel 15 Proyeksi Beban Pokok Pendapatan dan Beban Operasional (Rp. 000) .............. 38
Tabel 16 Unlevered Beta Industri Sejenis ..................................................................... 39
Tabel 17 Perhitungan Biaya Modal Ekuitas .................................................................. 40
Tabel 18 Perhitungan WACC ..................................................................................... 40
Tabel 19 Proyeksi Laporan Laba Rugi Kegiatan Usaha Baru .......................................... 41
Tabel 20 Analisis Rasio Perseroan Setelah Dilaksanakannya Pengembangan Usaha ......... 42
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1 Struktur Organisasi Perseroan .................................................................... 9
Gambar 2 Lokasi Kantor Operasional Jakarta ........................................................... 18
Gambar 3 Lokasi Kantor Opersional Jakarta ............................................................. 19
Gambar 4 Struktur Organisasi Perseroan Setelah Pengembangan Usaha Baru .............. 24
Gambar 5 Perkembangan Inflasi IHK ........................................................................ 28
Gambar 6 Perubahan Nilai Tukar Januari 2024 vs Desember 2025............................. 28
Gambar 7 Suku Bunga Perbankan (%) ...................................................................... 29
Gambar 8 Penjualan E-commerce Retail Global ........................................................ 29
Gambar 9 PDB Industri Pergudangan, Pos, dan Kurir ................................................. 33
Gambar 10 Analisis Sensitivitas .................................................................................. 44
Halaman - 2
Page 14
BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS
Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk
1 PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Penyusunan Laporan
PT Personel Alih Daya, Tbk, selanjutnya dalam laporan ini disebut “Perseroan”, adalah
perusahaan yang bergerak dalam bidang pengelolaan jasa tenaga kerja (outsourcing)
dengan lima layanan utama di bidang layanan teknikal dan pemeliharaan peralatan
telekomunikasi, layanan call center, layanan perkantoran, layanan pengamanan dan
layanan sumber daya manusia. Perseroan berencana untuk melakukan pengembangan
usaha yaitu dengan melaksanakan kegiatan usaha dalam menyediakan tenaga kerja
outsourcing di bidang jasa kurir ekspedisi (KBLI 53201), yang mencakup layanan
pengambilan, pengangkutan, penyortiran, dan pengantaran barang serta dokumen ke
seluruh wilayah Indonesia. Perseroan akan bekerja sama dengan berbagai perusahaan
logistik yang membutuhkan tenaga kerja outsourcing di bidang jasa ekspedisi guna
mendukung kegiatan operasionalnya.
Dalam rangka merealisasikan rencana di atas, Perseroan memerlukan pihak
independen untuk melakukan kajian dan analisis kelayakan atas rencana Perseroan
untuk melakukan pengembangan usaha. Perseroan telah menunjuk Kantor Jasa Penilai
Publik Budi, Edy, Saptono dan Rekan (“KJPP BEST”) untuk pembuatan studi kelayakan
ini, yang diharapkan dapat melakukan kajian secara objektif dan independen, sesuai
dengan Proposal Jasa Studi Kelayakan Pengembangan Usaha No. 001/bs-BEST/PAD-
FS/II/25, tanggal 11 Februari 2025.
1.2 Identifikasi Pemberi Tugas
Pemberi Tugas : PT Personel Alih Daya, Tbk.
Selanjutnya disebut “Perseroan”.
Bidang Usaha : Bergerak dalam bidang pengelolaan jasa tenaga
kerja (outsourcing).
Alamat Kantor Pusat : Jalan Kebagusan 1 No. 4,
Kebagusan, Pasar Minggu,
Jakarta Selatan 12520
Telepon : (021) 78846142
Faksimili : (021) 78846138
Email : marketing@persada.id
corporate.secretary@persada.id
Website : www.persada.id
1.3 Identifikasi Pengguna Laporan
Pengguna laporan dalam hal ini adalah sama dengan Pemberi Tugas, yaitu
Perseroan.
1.4 Maksud dan Tujuan Penyusunan Laporan
Laporan studi kelayakan ini bertujuan untuk menyatakan pendapat atas kelayakan
proyek yang akan dijalankan oleh Perseroan dan sebagai informasi bagi pihak
Manajemen Perseroan dan publik berkaitan dengan rencana untuk melakukan
pengembangan usaha. Perseroan berencana untuk melakukan pengembangan usaha
dalam menyediakan tenaga kerja outsourcing di bidang jasa kurir ekspedisi
(KBLI 53201).
Halaman - 3
Page 15
BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS
Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk
Selain itu, laporan studi kelayakan ini juga disusun untuk memenuhi Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan (POJK) No. 17/POJK.04/2020 Tentang Transaksi Material Dan
Perubahan Kegiatan Usaha.
Laporan ini disusun sebagai bahan pertimbangan bagi Perseroan untuk mendapatkan
penilaian objektif mengenai prospek usaha Perseroan sehubungan dengan rencana
pengembangan usaha tersebut.
Sehubungan dengan adanya perubahan yang kami lakukan pada laporan yang telah
kami terbitkan dengan No. 00063/2.0033-00/BS/05/0440/1/V/2025, tanggal 5 Mei
2025, maka kami melakukan revisi dengan diterbitkannya laporan ini. Revisi tersebut
dikarenakan terdapat perubahan pada bab pendahuluan, bab profil Perseroan, analisis
kelayakan teknis, model manajemen dan pola bisnis, serta bab analisis kelayakan
keuangan.
1.5 Ruang Lingkup dan Metode Penyusunan Laporan
Laporan ini kami susun berdasarkan data dari Manajemen Perseroan serta data lain
yang relevan, dan hasil wawancara dengan Manajemen Perseroan.
Metode yang digunakan dalam menyusun laporan studi kelayakan ini adalah :
Analisis Kelayakan Pasar
Melakukan kajian atas kondisi pasar, seperti pangsa pasar, kesinambungan
(sustainability), potensi pasar, sasaran dan potensi nilai pasar. Disamping itu juga
melakukan analisis atas pesaing usaha serta strategi pemasaran.
Analisis Kelayakan Teknis
Melakukan kajian terhadap kapasitas dan target bisnis, serta memperhatikan
ketersediaan dan kualitas sumber daya, pekerja, dan ahli profesional. Kajian teknis
juga meliputi proses produksi secara umum.
Analisis Kelayakan Pola Bisnis
Pada aspek ini, analisis mencakup keunggulan kompetitif karena keunikan pola
bisnis yang diajukan Perseroan, kemampuan para pesaing untuk meniru produk
yang dihasilkan, serta kemampuan untuk menciptakan nilai.
Analisis Kelayakan Model Manajemen
Kajian yang dilakukan pada aspek ini meliputi ketersediaan tenaga kerja,
manajemen kekayaan intelektual (intellectual property), manajemen risiko,
kapasitas dan kemampuan manajemen, serta kesesuaian struktur organisasi dan
manajemen.
Analisis Kelayakan Keuangan
Sebagai muara dari seluruh aspek yang dikaji, maka aspek keuangan akan
mengkaji paling kurang meliputi rencana investasi, sumber pembiayaan, biaya
operasional, proyeksi laporan keuangan, analisis titik impas (break even analysis),
analisis profitabilitas (profitability analysis) serta analisis tingkat imbal balik investasi
(overall return on investment).
1.6 Tanggal Penilaian
Tanggal penilaian (cutoff date) yaitu tanggal pada saat Nilai, hasil penilaian, atau
perhitungan manfaat ekonomi dinyatakan. Pada laporan ini, tanggal penilaian adalah
per 31 Desember 2024, dimana batas tersebut diambil atas dasar pertimbangan
kepentingan dan tujuan penilaian.
Halaman - 4
Page 16
BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS
Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk
1.7 Sumber Informasi
Laporan ini kami susun berdasarkan data dari Manajemen Perseroan, hasil
pengamatan kami di lapangan serta data lain yang relevan yang meliputi :
Laporan keuangan Perseroan 31 Desember 2020 sampai dengan
31 Desember 2024 yang diaudit oleh Akuntan Publik Doly Fajar Damanik, CPA dari
Kantor Akuntan Publik (KAP) Kanaka Puradiredja, Suhartono dengan opini tanpa
modifikasian.
Bisnis plan kurir tahun 2025-2030.
Rencana konsep pengembangan, rencana penjualan, biaya investasi dan biaya
lainnya diperoleh dari Manajemen Perseroan.
Kami telah melakukan wawancara dan diskusi dengan Tim Manajemen Perseroan
yaitu dengan Bapak Yayan Dharmawangsa selaku Direktur Keuangan dan
Administrasi.
Dokumen dan informasi lain.
1.8 Asumsi-Asumsi dan Kondisi Pembatas
1. Laporan penilaian usaha bersifat non-disclaimer opinion.
2. Penilai usaha telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang
digunakan dalam proses penilaian.
3. Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya
keakuratannya.
4. Proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan kewajaran
proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan
pencapaiannya (fiduciary duty).
5. Penilai usaha bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran
proyeksi keuangan.
6. Laporan penilaian usaha yang terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang
bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan.
7. Penilai usaha bertanggung jawab atas laporan penilaian usaha dan kesimpulan
nilai akhir.
8. Penilai usaha telah memperoleh informasi atas status hukum obyek penilaian dari
pemberi tugas.
9. Kami tidak mempunyai kepentingan terhadap aset, kepemilikan atau kepentingan
bisnis yang menjadi subyek dari penilaian ini, baik untuk saat ini maupun di masa
mendatang.
10. Kami tidak memiliki kepentingan pribadi atau kecenderungan untuk berpihak
berkenaan dengan subyek dari laporan ini maupun pihak-pihak yang terlibat di
dalamnya.
11. Kompensasi yang kami terima dari penugasan penilaian ini tidak dikaitkan dengan
nilai yang dilaporkan didasarkan pada hasil penilaian yang telah ditentukan
sebelumnya.
12. Berdasarkan pengetahuan dan keyakinan kami, pernyataan-pernyataan mengenai
fakta dalam laporan ini yang menjadi dasar dari analisis, kesimpulan dan opini
yang kami nyatakan adalah benar.
13. Analisis, opini dan kesimpulan yang telah dibuat, dalam laporan ini telah disusun
sesuai dengan Standar Penilaian Indonesia (SPI) Edisi VII-2018 dan Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 35/POJK.04/2020 Tentang Penilaian Dan
Penyajian Laporan Penilaian Bisnis Di Pasar Modal.
Halaman - 5
Page 17
BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS
Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk
2 PROFIL PERSEROAN
2.1 Pendirian Perseroan
PT Personel Alih Daya, Tbk, selanjutnya dalam laporan ini disebut “Perseroan” didirikan
berdasarkan Akta Pendirian Perseroan Terbatas No. 35, tanggal 21 April 2006, yang
dibuat di hadapan Julius Purnawan, S.H., M.Si., Notaris di Jakarta, yang telah disahkan
oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Keputusan
No. C-15819HT.01.01.TH.2006, tanggal 31 Mei 2006. Akta tersebut telah
didaftarkan dalam Daftar Perusahaan pada Kantor Pendaftaran Perusahaan Kodya
Jakarta Pusat pada tanggal 13 Juni 2006, No. 5988/BH.09.05/VI/2006, dan telah
diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 52, tanggal 30 Juni 2006,
Tambahan No.7025.
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Sebagai Pengganti
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan Terbatas PT Personel Alih Daya
No. 218, tanggal 24 Juni 2022, yang dibuat di hadapan Christina Dwi Utami, S.H.,
M.Hum., M.Kn., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Barat, mengenai perubahan
susunan pengurus Perseroan. Akta tersebut telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia sesuai dengan Surat Keputusan No. AHU-
0043643.AH.01.02. Tahun 2022, tanggal 27 Juni 2022, diberitahukan kepada
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana telah diterima
dan dicatat pada tanggal 27 Juni 2022 dengan No. AHU-AH.01.03-0256315, dan
didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0120599.AH.01.11.Tahun 2022,
tanggal 27 Juni 2022.
Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, dimana
perubahan terakhir berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat (PKR)
No. 60, tanggal 7 Juni 2023, yang dibuat di hadapan Christina Dwi Utami, S.H.,
M.Hum., M.Kn., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Barat, mengenai perubahan Pasal
17. Akta tersebut telah disetujui melalui keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia Nomor. AHU-AH.01.03-0076749, tertanggal 13 Juni
2023 tentang Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar PT Personel Alih
Daya, Tbk.
2.2 Struktur Permodalan
Susunan pemegang saham Perseroan berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para
Pemegang Saham Perseroan Terbatas No. 36, tanggal 8 Desember 2022, dibuat di
hadapan Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di Kota Administrasi
Jakarta Barat, yang telah diterima dan dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan
Hukum oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan
Keputusan No AHU-AH.01.03-0324618 Tahun 2022, tanggal 12 Desember 2022,
adalah sebagai berikut :
Tabel 1 Susunan Pemegang Saham Perseroan
Jumlah Saham Nilai Saham Komposisi
Nama Pemegang Saham
(Lembar) (Rp. 000,-) (%)
Koperasi Pegawai PT Indosat Tbk 1.885.452.800 37.709.056 59,86%
Sigit Kuntjahjo 364.547.200 7.290.944 11,57%
Masyarakat (masing-masing dibawah 5%) 900.000.000 18.000.000 28,57%
Jumlah 3.150.000.000 63.000.000 100,00%
Sumber : Akta No. 36, tanggal 8 Desember 2022
Halaman - 6
Page 18
BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS
Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk
Pada tanggal 8 Desember 2022, Perseroan resmi tercatat sebagai perusahaan Terbuka
(Tbk) yang ada di Bursa Efek Indonesia.
2.3 Maksud dan Tujuan Pendirian Perseroan
Berdasarkan Akta Pendirian Perseroan Terbatas sesuai Pasal 3 maksud dan tujuan serta
kegiatan usaha Perseroan adalah bergerak dalam bidang jasa. Untuk mencapai
maksud dan tujuan tersebut, Perseroan dapat melaksanakan kegiatan usaha dengan
menjalankan usaha-usaha dibidang jasa keamanan (securities) jasa kebersihan
mencakup cleaning service, jasa pemborong pekerjaan, jasa konsultasi, dan pelatihan.
2.4 Manajemen Sumber Daya Manusia
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 218, tanggal 24 Juni 2022, yang
dibuat di hadapan Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di Jakarta Barat,
susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan adalah sebagai berikut :
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Wahono
Komisaris : Sigit Kuntjahjo, AK
Komisaris : Baden Saprudin
Komisaris Independen : Jenal Kaludin
Komisaris Independen : Adita Irawati
Direksi
Direktur Utama : Suwignyo
Direktur : Yayan Dharmawangsa
Berikut ini adalah latar belakang dan pengalaman para pengelola Perseroan :
Wahono – Komisaris Utama
Beliau diangkat pertama kali sebagai Presiden Komisaris Perseroan berdasarkan
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 24 Juni 2022. Beliau
memiliki gelar Sarjana Akuntansi dari PAAP Universitas Padjajaran, Bandung, dan
memperoleh gelar Magister Manajemen Keuangan dari Universitas Trisakti. Beliau
sebelumnya pernah bekerja dan menjabat posisi penting di banyak perusahaan
seperti, Manajer Keuangan dan Administrasi area Surabaya PT Indosat, Tbk, Vice
President Revenue Accounting PT Indosat, Tbk, Vice President Account Payable
PT Indosat, Tbk, Division Head OPEX Accounting and Area Coordination PT Indosat,
Tbk, Bendahara/Direktur Keuangan dan Investasi Kopindosat, Komisaris
PT Kopindosat Tours Travel, Komisaris PT Jaringan Solusi Teknik, Ketua Pengurus
Kopindosat, serta sebagai Komisaris Utama Perseroan.
Sigit Kuntjahjo– Komisaris
Beliau ditunjuk untuk pertama kali sebagai Komisaris Perseroan berdasarkan
Keputusan Rapat umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 24 Juni 2022. Beliau
merupakan Sarjana Akuntansi dari Universitas Airlangga Surabaya. Beberapa
jabatan yang pernah diemban oleh Beliau antara lain sebagai Asisten Manajer
Perencanaan Jangka Panjang PT Indosat, Tbk, Senior Manager Finance & Billing
ACASIA Sdn Bhd, Malaysia, Spesialis Muda Portofolio Keuangan PT Indosat, Tbk,
Manajer Administrasi saham PT Indosat, Tbk, Manajer Perbendaharaan Proyek –
Divisi Perbendaharaan PT Indosat, Tbk, Vice President Controlling PT Satelindo, Vice
President Treasury PT Satelindo, Sekretaris Pengurus Kopindosat, Bendahara
Halaman - 7
Page 19
BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS
Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk
Pengurus Kopindosat, Pengawas Kopindosat, Division Head Cash Management
PT Indosat, Tbk, Treasury Expert PT Indosat, Tbk, Komisaris PT Kopindosat Tours
Travel, Bendahara Pengurus Kopindosat, serta Komisaris Perseroan.
Baden Saprudin – Komisaris
Beliau ditunjuk untuk pertama kali sebagai Komisaris Perseroan berdasarkan
Keputusan Rapat umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 24 Juni 2022. Beliau
memiliki gelar Diploma Teknik Elektro dari Universitas Indonesia Depok dan
memperoleh gelar Sarjana Teknik Elektro di Universitas Jayabaya Jakarta serta
Master Ekonomi di Tazkia Institute. Beberapa jabatan yang pernah diemban oleh
Beliau antara lain sebagai Planning & Production Engineering PT Samsung Metro
Data, Senior Engineer Network Planning & Development PT Indosat ,Tbk, Senior
Engineer for Radio Network Planning PT Indosat ,Tbk, Manager for RF Planning
PT Indosat Tbk, Division Head of Radio Network Planning PT Indosat ,Tbk, Division
Head of Radio Access Network Solution PT Indosat ,Tbk, Radio Access Network
Expert for Technology Partnership PT Indosat ,Tbk, Direktur PT Kopindosat Tours
Travel, Komisaris Utama PT Jaringan Solusi Teknik, Sekretaris Pengurus Kopindosat,
serta Komisaris Perseroan.
Jenal Kaludin – Komisaris Independen
Beliau diangkat pertama kali sebagai Komisaris Independen Perseroan berdasarkan
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 24 Juni 2022. Beliau
menamatkan pendidikan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjajaran,
Bandung, pada tahun 1990. Beliau pernah bekerja sebagai Staff Accounting
Division PT Indosat, Tbk, Initial Public Offering Team PT Indosat, Tbk, Investor
Relation Division PT Indosat, Tbk, Enterprise Risk Management Division PT Indosat,
Tbk, Vice President Finance Regional Jawa Timur dan Nusa Tenggara PT Indosat,
Tbk, Direktur Keuangan Koperasi Pegawai PT Indosat, Direktur Keuangan
PT Bandarudara Internasional Jawa Barat, Senior Vice President PT Penjaminan
Infrastruktur Indonesia (Persero), serta Komisaris Independen Perseroan.
Adita Irawati – Komisaris Independen
Beliau diangkat pertama kali sebagai Komisaris Independen Perseroan berdasarkan
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 24 Juni 2022. Beliau
merupakan pemegang gelar S.Hub.Int., dalam bidang Hubungan Internasional dari
Universitas Gajah Mada, Yogyakarta. Beliau pernah bekerja dan menjabat posisi
penting di banyak perusahaan multinasional seperti, Trainee Manager PT Rekso
Nasional Food (McDonald Indonesia), Public Relation Assistant Surya Citra Televisi
(SCTV), Group Head Corporate Communications Group PT Indosat, Tbk, Founder,
Owner dan Managing Director PT Rana Kreasi Indonesia, Senior Vice President
Corporate Secretary PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero), Vice President
Corporate Communication PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel), Staf Khusus
Presiden Republik Indonesia, Special Advisory Staff dan Juru Bicara Kementerian
Perhubungan, Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan, Komisaris PT Citilink
Indonesia, serta sebagai Komisaris Independen Perseroan.
Suwignyo – Direktur Utama
Beliau memperoleh gelar Sarjana Teknik Telekomunikasi di Institut Teknologi
Sepuluh Nopember. Beliau sebelumnya telah berkarir pada beberapa perusahaan
nasional antara lain President Director of the Company, Engineer Jatiluhur Earth
Station PT Indosat, Tbk, Engineer Satellite Planning PT Indosat, Tbk, Assistant
Manager Cell Planning Indosat PT Indosat Multi Media Mobile (IM3), Head of East
Halaman - 8
Page 20
BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS
Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk
Java Area PT Indosat Multi Media Mobile, Branch Head Surabaya PT Indosat, Tbk,
Branch Head Makassar PT Indosat, Tbk, Division Head Marketing & Sales Support
East Java Bali Nusra Region PT Indosat, Tbk, Divison Head Channel Management
PT Indosat, Tbk, Head of Area East Java PT Indosat, Tbk, Head of Region
Jabodetabek PT Indosat, Tbk, Group Head Channel Management PT Indosat, Tbk,
dan Direktur Utama Perseroan.
Yayan Dharmawangsa – Direktur
Beliau memperoleh gelar Sarjana Akuntansi di Universitas Padjadjaran, Bandung.
Beliau sebelumnya telah berkarir pada beberapa perusahaan nasional antara lain
di Group Head Accounting Division Head PT Indosat, Tbk, Finance & Sourcing
Director PT Indosat Mega Media, Finance Advisor PT Indosat Mega Media, Group
Head (under Chief Financial Officer) PT Indosat, Tbk, Advisor PT Angkasa Pura
Retail, Advisor Perseroan, Group Head Finance Perseroan, dan Direktur Perseroan.
Dalam melaksanakan kegiatan usahanya, hingga tanggal 31 Desember 2024,
Perseroan memiliki total 16.512 karyawan yang terdiri dari 57 karyawan tetap dan
16.455 karyawan tidak tetap (kontrak).
Untuk rencana pengembangan usaha tenaga kerja outsourcing di bidang jasa kurir
ekspedisi, Perseroan akan menggunakan tenaga kerja sebanyak 5 orang yang terdiri
dari 1 (satu) orang Group Head, 2 (dua) orang tenaga ahli profesional yang memiliki
kemampuan berdasarkan pengalaman dan pelatihan-pelatihan yang telah diikuti serta
2 (dua) orang tenaga pendukung.
Tenaga ahli tersebut memiliki kemampuan Manajemen Operasional Kurir Ekspedisi
Sumber Daya Manusia (SDM), Hukum & Regulasi, Customer Service, Manajemen
Armada.
Untuk menjalankan pengembangan usaha, keahlian minimum yang wajib dimiliki oleh
tenaga kerja pendukung adalah Teknik Operasional Kurir Ekspedisi, Management
Recruitment, Taskforce Management, Database Administrator, Payroll dan Finance.
Berikut adalah struktur organisasi Perseroan :
Gambar 1 Struktur Organisasi Perseroan
Sumber : Manajemen Perseroan
Halaman - 9
Page 21
BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS
Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk
2.5 Aktivitas Usaha Perseroan
Pada saat ini, Perseroan bergerak dalam bidang usaha jasa sebagai berikut :
a. Aktivitas keamanan swasta (KBLI 80100)
b. Aktivitas jasa sistem keamanan (KBLI 80200)
c. Aktivitas penyedia gabungan jasa penunjang fasilitas (KBLI 81100)
d. Aktivitas kebersihan umum bangunan (KBLI 81210)
e. Aktivitas kebersihan bangunan dan industri lainnya (KBLI 81920)
f. Aktivitas perawatan dan pemeliharaan taman (KBLI 81300)
g. Aktivitas penyedia gabungan jasa administrasi kantor (KBLI 82110)
h. Aktivitas call center (KBLI 82200)
i. Aktivitas konsultasi manajemen lainnya (KBLI 70209)
j. Aktivitas penyeleksian dan penempatan tenaga kerja dalam negeri (KBLI 78101)
k. Aktivitas penyeleksian dan penempatan tenaga kerja luar negeri (KBLI 78102)
l. Aktivitas penyediaan tenaga kerja waktu tertentu (KBLI 78200)
m. Penyediaan sumber daya manusia dan manajemen fungsi sumber daya manusia
(KBLI 78300)
n. Usaha pelatihan kerja swasta lainnya (KBLI 78429)
o. Usaha konstruksi sentra telekomunikasi (KBLI 42206)
p. Usaha instalasi telekomunikasi (KBLI 43212)
q. Usaha instalasi Listrik (KBLI 43211)
r. Usaha instalasi pendingin dan ventilasi udara (KBLI 43224)
Kegiatan usaha penunjang sebagai berikut :
a. Aktivitas penunjang pertambangan minyak bumi dan gas alam (KBLI 09100)
b. Aktivitas penunjang pertambangan dan penggalian lainnya (KBLI 09900)
c. Perdagangan besar atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak (KBLI 46100)
d. Perdagangan besar berbagai macam barang (KBLI 46900)
Visi : Untuk menjadi perusahaan terbaik dalam menyediakan solusi terpadu (Manusia-
Alat-Sistem) di pasar regional.
Misi :
1. Untuk memberikan pelayanan dan solusi inovatif yang memberikan nilai tambah
kepada semua pelanggan.
2. Sangat berorientasi pada kepuasan pelanggan dan untuk memenuhi kebutuhan
sesuai pasar.
3. Untuk membangun kompetensi melalui pengembangan sumber daya manusia
dengan hasil berorientasi pada standar etika kerja yang tinggi.
4. Untuk menambah sebuah tambahan nilai pemegang saham.
2.6 Perizinan
Dalam menjalankan kegiatan dan untuk menunjang aktivitas usahanya, berikut adalah
perizinan yang telah dimiliki oleh Perseroan :
NPWP No. 0024.5872.7107.3000, yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal
Pajak Republik Indonesia.
Halaman - 10
Page 22
BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS
Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk
Nomor Induk Berusaha (NIB) No. 9120306281112, yang dikeluarkan oleh
Pemerintah Republik Indonesia c.q. Lembaga Pengelola dan Penyelenggara OSS,
di terbitkan tanggal 11 Februari 2019.
Sertifikat KADIN Jasa Konsultasi Non Konstruksi PT Personel Alih Daya, Tbk
No. 1-0903-000-1087286, yang berlaku sampai tanggal 13 Desember 2025.
Kompetensi dan kualifikasi meliputi, pelatihan dan pengembangan sdm, konsultasi
manajemen fungsional, konsultasi hukum bisnis, jasa bantuan teknik manajemen.
Sertifikat KADIN Jasa lainnya PT Personel Alih Daya, Tbk
No. 1-0903-012-1087284, yang berlaku sampai tanggal 13 Desember 2025.
Kompetensi dan kualifikasi meliputi, jasa pembersih.
Sertifikat KADIN Jasa lainnya PT Personel Alih Daya, Tbk
No. 1-0903-000-1087285, yang berlaku sampai tanggal 13 Desember 2025.
Kompetensi dan kualifikasi meliputi, penyedia tenaga kerja lokal, penyedia tenaga
kerja keamanan/security, jasa kawal uang dan barang berharga.
Sertifikat Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja
No. REG.SMK3.2022.MAL.SK-965, berlaku tiga tahun di terbitkan pada tanggal
13 Mei 2022 sampai dengan 13 Mei 2025.
Surat Izin Operasional Badan Usaha Penyediaan Tenaga Pengamanan dengan
nomor surat No. 895/I/SIO-POLRI/2023, yang diterbitkan oleh Kementerian
Investasi/ Badan Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia pada tanggal
5 September 2023.
Sertifikat Asosiasi Perusahaan Klining Servis Indonesia (APKLINDO) dengan nomor
No. 0001551/VI/09/JS, yang dikeluarkan oleh Kadin, masa berlaku tanggal
26 Juni 2024 sampai dengan 26 Juni 2025 .
Sertfikat Asosiasi Bisnis Alih Daya Indonesia (ABADI) No. A/73/I/ABADI-IOA/2025,
berlaku sampai dengan 31 Desember 2025.
Sertifikat Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI)
No. 00296/02-06-2009, yang diterbitkan pada tanggal 21 Mei 2024.
Kartu Tanda Anggota Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia
(GAPENSI) No. 03.2019.31.3171.936238, yang berlaku pada tanggal 15 Januari
2025 sampai dengan 14 Januari 2026.
Izin operasional sebagai Badan Usaha Jasa bidang usaha jasa penyediaan tenaga
pengamanan yang dikeluarkan oleh Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia
Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) sebagai berikut :
Tabel 2 Izin Operasional Jasa Penyediaan Tenaga Pengamanan
No. Wilayah Tanggal Nomor Izin Masa Berlaku
1 Sumatera Selatan 21 Maret 2024 353/I/SIO-POLRI/2024 20 Maret 2026
2 Sumatera Utara 21 Maret 2024 328/I/SIO-POLRI/2024 20 Maret 2026
3 Aceh 12 Desember 2022 1443/I/SIO-POLRI/2022 12 Desember 2024
4 Bali 05 Agustus 2024 91203062811120038 04 Agustus 2025
5 Bangka Belitung 11 September 2024 91203062811120047 10 September 2025
6 Bengkulu 24 Agustus 2024 91203062811120045 23 Agustus 2025
7 Gorontalo 16 Oktober 2023 91203062811120000 16 Oktober 2024
8 Jambi 22 Agustus 2024 91203062811120044 21 Agustus 2025
9 DKI Jakarta 20 Mei 2024 549/I.SIO-POLRI/2024 19 Mei 2026
10 Jawa Barat 03 Oktober 2025 91203062811120040 02 Oktober 2025
11 Kalimantan Barat 11 Agustus 2024 91203062811120023 10 Agustus 2025
12 Kalimantan Selatan 30 Juli 2024 91203062811120033 29 Juli 2025
13 Kalimantan Tengah 30 Juli 2024 91203062811120035 29 Juli 2025
14 Kalimantan Utara 09 Juli 2024 795/I/SIO-POLRI/2024 09 Juli 2026
15 Riau 09 Oktober 2024 1127/I/SIO-POLRI/2024 08 Oktober 2026
16 Lampung 11September 2024 91203062811120046 10 September 2025
Halaman - 11
Page 23
BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS
Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk
Lanjutan Tabel 2 ……
No. Wilayah Tanggal Nomor Izin Masa Berlaku
17 NTB 29 Desember 2023 1492/I/SIO-POLRI/2023 29 Desember 2025
18 NTT 05 Agustus 2024 91203062811120030 04 Agustus 2025
19 Papua Barat 30 Juli 2024 91203062811120034 29 Juli 2025
20 Papua Jayapura 13 Agustus 2024 91203062811120029 12 Agustus 2025
21 DKI Jakarta 5 September 2023 895/I/SIO-POLRI/2023 5 September 2025
22 Sulawesi Barat 29 Desember 2023 1483/I/SIO-POLRI/2023 28 Desember 2025
23 Sulawesi Tengah 30 Juli 2024 91203062811120021 29 Juli 2025
24 Sulawesi Tenggara 05 Juni 2024 652/I/SIO-POLRI/2024 04 Juni 2026
25 Sulawesi Utara 19 Juni 2024 691/I/SIO-POLRI/2024 18 Juni 2026
26 Sumatera Barat 04 September 2024 91203062811120048 03 September 2025
Sumber : Laporan keuangan audit per 31 Desember 2024
2.7 Kinerja Keuangan
Perkembangan laporan keuangan Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2020 hingga 31 Desember 2024 yang diaudit oleh Akuntan Publik Doly
Fajar Damanik, CPA dari KAP Kanaka Puradiredja, Suhartono dengan opini tanpa
modifikasian adalah sebagai berikut :
Tabel 3 Laporan Laba Rugi Dan Penghasilan Komprehensif Lain Perseroan (Rp. 000.000,-)
KETERANGAN 2020 2021 2022 2023 2024
Pendapatan 743.407 701.091 700.938 815.740 910.544
Beban pokok pendapatan (695.314) (656.395) (659.304) (772.225) (879.200)
Laba Bruto 48.093 44.695 41.634 43.514 31.343
Beban umum dan administrasi (28.777) (25.003) (20.649) (30.173) (28.399)
Beban usaha lainnya (1.477) (3.733) (6.613) (8.032) (8.632)
Bagian laba entitas asosiasi (38.434) 215 248 286 244
Laba (rugi) usaha 17.799 16.174 14.620 5.594 (5.443)
Penghasilan keuangan 318 304 270 870 295
Biaya keuangan (11.341) (8.529) (7.481) (8.893) (10.944)
Laba (rugi) sebelum pajak 6.776 7.949 7.409 (2.429) (16.092)
Beban pajak penghasilan (2.738) (3.570) (2.935) (3.097) (455)
Laba (rugi) neto tahun berjalan 4.037 4.379 4.473 (5.526) (16.547)
Penghasilan (rugi)
Komprehensif lain
Pengukuran kembali
atas imbalan kerja (474) (184) 223 (241) 72
Pajak penghasilan terkait 104 40 (49) 53 (16)
Penghasilan komprehensif lain
(neto) setelah pajak (370) (143) 174 (188) 56
Total penghasilan (rugi)
komprehensif tahun berjalan 3.667 4.235 4.647 (5.715) (16.490)
Sumber : Laporan keuangan audit per 31 Desember 2020-2024
Kinerja laba (rugi) Perseroan periode 31 Desember 2020 hingga 2024 adalah sebagai
berikut :
- Pada periode 31 Desember 2020-2024, rata-rata pendapatan mengalami
peningkatan sebesar 5,57% per tahun disebabkan oleh kenaikan jasa personel
support dan office service.
- Pada periode 31 Desember 2020-2024, rata-rata beban pokok pendapatan
mengalami peningkatan sebesar 6,46% hal tersebut sejalan dengan kenaikan
pendapatan.
Halaman - 12
Page 24
BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS
Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk
- Pada periode 31 Desember 2020-2024, rata-rata laba bruto mengalami penurunan
sebesar 9,34% per tahun.
- Pada periode 31 Desember 2020-2024, rata-rata beban umum dan administrasi
mengalami kenaikan sebesar 2,43% per tahun dengan adanya peningkatan
amortisasi.
- Pada periode 31 Desember 2020-2024, rata-rata beban usaha lainnya mengalami
kenaikan sebesar 64,69% per tahun dengan adanya peningkatan beban pajak.
- Pada periode 31 Desember 2020-2024, rata-rata laba usaha mengalami
penurunan sebesar 69,45% per tahun diakibatkan oleh peningkatan beban pokok
pendapatan.
- Pada periode 31 Desember 2020-2024, rata-rata penghasilan keuangan
mengalami kenaikan sebesar 34,94% per tahun, dikarenakan meningkatnya
pendapatan bunga deposito.
- Pada periode 31 Desember 2020-2024, rata-rata biaya keuangan mengalami
kenaikan sebesar 1,21% per tahun, sejalan dengan kenaikan administrasi bank.
- Pada periode 31 Desember 2020-2024, rata-rata rugi sebelum pajak mengalami
kenaikan sebesar 110,05% per tahun.
- Pada periode 31 Desember 2020-2024, rata-rata beban pajak penghasilan
mengalami penurunan sebesar 16,80% per tahun sejalan dengan penurunan laba
usaha.
- Pada periode 31 Desember 2020-2022, rata-rata laba tahun berjalan mengalami
peningkatan sebesar 5,30% per tahun, sedangkan pada tahun 2023-2024 rata-rata
rugi tahun berjalan mengalami peningkatan sebesar 199,40%.
Tabel 4 Laporan Posisi Keuangan Perseroan (Rp. 000.000,-)
KETERANGAN 2020 2021 2022 2023 2024
Aset
Aset Lancar
Kas dan setara kas 16.726 36.102 119.937 44.964 18.041
Kas yang dibatasi penggunaannya 3.364 1.884 1.848 2.261 2.529
Piutang usaha – neto
Pihak berelasi 30.686 12.337 9.423 6.746 8.241
Pihak ketiga 115.847 99.752 145.670 160.715 126.448
Piutang lain-lain
Pihak ketiga 674 710 261 10.184 15.129
Persediaan 106 130 0 0 0
Pajak dibayar di muka 5.269 7.604 8.944 6.253 7.371
Uang muka dan biaya bayar
dimuka 5.270 5.639 8.095 7.692 4.938
Jaminan 42 42 0 0 0
Total Aset Lancar 177.988 164.204 294.181 238.817 182.700
Uang muka 0 0 28.365 0 0
Investasi pada entitas asosiasi 371 587 835 1.121 1.286
Aset pajak tangguhan - neto 2.587 1.607 1.768 2.538 2.067
Aset tetap neto 32.725 32.820 34.611 63.525 54.266
Aset takberwujud – neto 308 273 262 6.034 1.828
Total Aset Tidak Lancar 35.992 35.288 65.843 73.219 59.448
Total Aset 213.981 199.493 360.024 312.037 242.149
Liabilitas dan Ekuitas
Liabilitas Jangka Pendek
Utang bank jangka pendek 35.335 33.419 94.034 71.097 45.009
Utang usaha
Pihak berelasi 41.955 19.351 29.845 11.516 11.988
Pihak ketiga 2.940 0 223 2.132 2.107
Halaman - 13
Page 25
BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS
Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk
Lanjutan Tabel 4 ……
KETERANGAN 2020 2021 2022 2023 2024
Utang lain-lain
Pihak berelasi 8.059 7.950 0 0 0
Pihak ketiga 2.386 1.874 464 803 281
Beban akrual 16.357 23.065 18.930 15.224 15.607
Utang pajak 37.595 33.790 34.771 41.332 20.990
Pendapatan diterima dimuka 46 8 196 80 136
Liabilitas jangka panjang yang
jatuh tempo dalam waktu satu
tahun :
Utang pembiayaan Konsumen 0 0 91 126 132
Total Liabilitas Jangka Pendek 144.677 119.460 178.558 142.314 96.253
Liabilitas Jangka Panjang
Liabilitas jangka panjang -setelah
dikurangi bagian yang jatu tempo
dalam waktu satu tahun
Utang pembiayaan konsumen 0 0 259 156 18
Utang lain-lain
Pihak berelasi 6.750 19.450 26.300 24.375 23.075
Pihak ketiga 8.701 5.932 9.350 5.850 0
Liabilitas imbalan kerja 8.381 5.517 4.629 5.335 5.286
Total Liabilitas Jangka Panjang 23.833 30.899 40.178 35.716 28.379
Total Liabilitas 168.510 150.360 218.736 178.031 124.633
Ekuitas
Modal saham 15.000 15.000 63.000 63.000 63.000
Tambahan modal disetor 918 918 68.772 68.772 68.772
Saldo laba
Telah ditentukan
penggunaannya 0 0 2.385 3.951 3.951
Belum ditentukan
penggunaannya 29.551 33.214 7.129 (1.717) (18.208)
Total Ekuitas 45.470 49.133 141.287 134.006 117.515
Total Liabilitas dan Ekuitas 213.981 199.493 360.024 312.037 242.149
Sumber : Laporan keuangan audit per 31 Desember 2020-2024
Kinerja aset Perseroan per 31 Desember 2020 hingga 2024 adalah sebagai berikut :
- Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata kas dan setara kas mengalami kenaikan
sebesar 56,42% per tahun, terutama akibat adanya peningkatan pada kas diperoleh
dari aktivitas pendanaan di tahun 2022.
- Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata kas yang dibatasi penggunaannya
mengalami penurunan sebesar 2,93% per tahun.
- Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata piutang usaha neto mengalami
peningkatan sebesar 0,82%% per tahun, akibatnya peningkatan penjualan.
- Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata piutang lain-lain pihak ketiga mengalami
peningkatan sebesar 945,07% per tahun.
- Per 31 Desember 2024, tidak terdapat saldo persediaan.
- Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata pajak dibayar dimuka mengalami
penurunan sebesar 12,43% per tahun.
- Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata uang muka dan biaya dibayar dimuka
mengalami kenaikan sebesar 2,44% per tahun, akibat meningkatnya uang muka
pembelian aset tetap pada tahun 2022.
- Per 31 Desember 2024, tidak terdapat saldo uang jaminan.
- Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata total aset lancar mengalami kenaikan
sebesar 7,27% per tahun.
- Per 31 Desember 2024, tidak terdapat saldo uang muka.
Halaman - 14
Page 26
BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS
Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk
- Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata investasi pada entitas asosiasi mengalami
kenaikan sebesar 37,32%, akibat peningkatan laba entitas asosiasi tahun berjalan.
- Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata aset pajak tangguhan mengalami
penurunan sebesar 0,72%, dikarenakan adanya penurunan penyisihan nilai piutang
usaha dan lain-lain.
- Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata aset tetap neto mengalami kenaikan
sebesar 13,78% per tahun akibat adanya penambahan jumlah aset tetap.
- Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata aset takberwujud neto mengalami kenaikan
sebesar 527,64% per tahun, akibat penambahan perangkat lunak yang digunakan.
- Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata aset tidak lancar mengalami kenaikan
sebesar 19,26% per tahun.
- Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata total aset mengalami kenaikan sebesar
9,49% per tahun.
Kinerja liabilitas dan ekuitas Perseroan per 31 Desember 2020 hingga 2024 adalah
sebagai berikut :
- Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata utang bank jangka pendek mengalami
peningkatan sebesar 28,72% pertahun.
- Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata utang usaha mengalami penurunan sebesar
13,21% per tahun.
- Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata utang lain-lain mengalami penurunan
sebesar 23,29%, akibat penurunan utang koperasi Bank Indonesia.
- Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata beban akrual mengalami kenaikan sebesar
1,50%.
- Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata utang pajak mengalami penurunan sebesar
9,39% per tahun, akibat penurunan pajak pertambahan nilai
- Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata pendapatan diterima dimuka mengalami
kenaikan sebesar 523,37% per tahun, dikarenakan terdapat pendapatan sewa
tempat untuk ATM (Anjungan Tunai Mandiri) Bank Mandiri.
- Per 31 Desember 2022-2024, rata-rata utang pembiayaan konsumen mengalami
penurunan sebesar 21,77% per tahun.
- Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata total liabilitas jangka pendek mengalami
penurunan sebesar 5,16% per tahun.
- Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata liabilitas utang lain-lain jangka panjang
mengalami kenaikan sebesar 16,46%, akibat kenaikan utang Koperasi Pegawai
PT Indosat, Tbk.
- Per 31 Desember 2022-2024, rata-rata utang pembiayaan konsumen mengalami
penurunan sebesar 63,89% per tahun, dikarenakan pembayaran minimum utang
pembiayaan konsumen.
- Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata liabilitas imbalan kerja mengalami
penurunan sebesar 8,19% per tahun.
- Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata total liabilitas jangka panjang mengalami
kenaikan sebesar 7,01% pertahun.
- Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata total liabilitas mengalami penurunan
sebesar 3,47% per tahun.
- Per 31 Desember 2022, saldo modal saham mengalami peningkatan menjadi
sebesar Rp. 63 Miliar dari tahun sebelumnya sebesar Rp. 15 Miliar.
- Per 31 Desember 2022, tambahan modal disetor mengalami peningkatan menjadi
sebesar Rp. 68,77 Miliar dari tahun sebelumnya sebesar Rp. 918,96 Juta.
- Per 31 Desember 2024, saldo laba telah ditentukan penggunaannya sebesar
Rp. 3,95 Miliar.
Halaman - 15
Page 27
BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS
Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk
- Per 31 Desember 2024, rata-rata saldo rugi belum di tentukan penggunaannya
sebesar Rp. 18,20 Milyar.
- Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata total ekuitas mengalami kenaikan sebesar
44,54% per tahun.
- Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata total liabilitas dan ekuitas mengalami
kenaikan sebesar 9,49% per tahun.
Tabel 5 Laporan Arus Kas Perseroan (Rp. 000.000,-)
KETERANGAN 2020 2021 2022 2023 2024
Arus kas neto dari aktivitas operasi 48.375 11.979 (30.357) (33.329) (47.822)
Arus kas neto untuk aktivitas investasi (1.186) (2.704) (32.775) (15.146) (1.718)
Arus kas neto dari aktivitas pendanaan (44.795) 10.101 146.966 (26.495 22.651
Kenaikan (Penurunan) Neto Kas dan
Setara Kas 2.392 19.376 83.834 (74.972) (26.890)
Kas dan setara kas awal tahun 14.333 16.726 36.102 119.937 44.964
Kas dan Setara Kas Akhir Tahun 16.726 36.102 119.937 44.964 18.041
Sumber : Laporan keuangan audit per 31 Desember 2020-2024
Secara umum, kinerja arus kas Perseroan pada periode 31 Desember 2020 hingga
2024 adalah sebagai berikut :
- Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata arus kas neto dari aktivitas operasi
mengalami penurunan sebesar 93,84% per tahun.
- Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata arus kas neto dari aktivitas investasi
mengalami kenaikan sebesar 274,37% per tahun karena adanya pembelian aset
tetap untuk mendukung pertumbuhan usaha.
- Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata arus kas neto dari aktivitas pendanaan
mengalami kenaikan sebesar 232,23% per tahun sejalan dengan pelunasan utang
bank dan utang lain-lain.
- Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata kenaikan (penurunan) bersih kas dan setara
kas mengalami peningkatan sebesar 197,22% per tahun.
- Per 31 Desember 2020-2024, rata-rata saldo kas dan setara kas akhir tahun
mengalami kenaikan sebesar 56,44% per tahun.
Tabel 6 Analisis Rasio Perseroan
KETERANGAN 2020 2021 2022 2023 2024
A. LIKUIDITAS (% )
Current Ratio 123,02% 137,46% 164,75% 167,81% 189,81%
Quick Ratio 115,64% 126,22% 155,21% 158,01% 177,02%
B. SOLVABILITAS (%)
Total Debt to Equity Ratio 370,59% 306,03% 154,82% 132,85% 106,06%
Total Debt to Asset Ratio 78,75% 75,37% 60,76% 57,05% 51,47%
C. RENTABILITAS (%)
Gross Profit Margin 6,47% 6,38% 5,94% 5,33% 3,44%
Operating Profit Margin 2,39% 2,31% 2,09% 0,69% -0,60%
Net Profit Margin 0,54% 0,62% 0,64% -0,68% -1,82%
Return on Assets 1,89% 2,20% 1,24% -1,77% -6,83%
Return on Equity 8,88% 8,91% 3,17% -4,12% -14,08%
Rasio likuiditas menunjukkan kemampuan perusahaan untuk memenuhi seluruh
kewajiban jangka pendek melalui aset lancar yang dimiliki. Rata-rata current ratio dan
quick ratio Perseroan per 31 Desember 2020 hingga 2024 masing-masing sebesar
156,57% dan 146,42%.
Halaman - 16
Page 28
BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS
Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk
Rasio solvabilitas merupakan kemampuan perusahaan dalam mengembalikan seluruh
liabilitas melalui seluruh aset yang dimiliki ataupun melalui ekuitas. Rata-rata total Debt
to Equity Ratio per 31 Desember 2020 hingga 2024 mencapai 214,07%. Sedangkan
rata-rata total Debt to Assets Ratio pada periode yang sama adalah sebesar 64,68%.
Rasio rentabilitas menunjukkan kemampuan Perseroan untuk menghasilkan laba.
Dilihat dari laba (rugi) usaha, rata-rata Gross Profit Margin (GPM), Operating Profit
Margin (OPM) dan Net Profit Margin (NPM) per 31 Desember 2020 hingga 2024
masing-masing adalah sebesar 5,51%, 1,38% dan negatif 0,14%.
Tingkat balikan terhadap total aset (Return on Asset/ROA) menunjukkan kemampuan
Perseroan untuk menghasilkan laba bersih yang diukur dengan membandingkan antara
laba bersih dengan jumlah aset. ROA Perseroan per 31 Desember 2020 hingga 2024
rata-rata sebesar negatif 0,66%. Tingkat balikan terhadap total ekuitas (Return on
Equity/ROE) menunjukkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba bersih
yang diukur dengan membandingkan antara laba bersih dengan jumlah ekuitas. ROE
Perseroan per 31 Desember 2020 hingga 2024 rata-rata sebesar 0,55%.
Halaman - 17
Page 29
BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS
Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk
3 ANALISIS KELAYAKAN TEKNIS, MODEL MANAJEMEN DAN POLA BISNIS
3.1 Gambaran Umum
3.1.1 Rencana Perseroan
Dalam rangka melakukan pengembangan usaha, Perseroan berencana untuk
melakukan ekspansi dalam menyediakan tenaga kerja outsourcing di bidang jasa
kurir ekspedisi (KBLI 53201), yang mencakup layanan pengambilan, pengangkutan,
penyortiran, dan pengantaran barang serta dokumen ke seluruh wilayah Indonesia
berupa :
Pengambilan dan Pengiriman Barang
Penyortiran dan Distribusi
Layanan Pelanggan dan Keamanan Pengiriman
3.1.2 Lokasi dan Aksesibilitas
Kegiatan usaha ini akan dilakasanakan di kantor operasional yang terletak di Jalan
Poltangan Raya No. 35, Jakarta Selatan 12530, lokasi ini memiliki kondisi jalan dan
infrastuktur yang baik sehingga dapat diakses dengan segala jenis moda transportasi.
Gambar 2 Lokasi Kantor Operasional Jakarta
Lokasi
Sumber : Google Maps
Halaman - 18
Page 30
BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS
Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk
Gambar 3 Lokasi Kantor Opersional Jakarta
Sumber : Google Maps
3.2 Analisis Kelayakan Teknis
3.2.1 Proses Bisnis Pengembangan Usaha
Sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang pengelolaan jasa tenaga kerja
(outsourcing), saat ini Perseroan berencana untuk melakukan ekspansi dalam
menyediakan tenaga kerja outsourcing di bidang jasa kurir ekspedisi, yang mencakup
layanan pengambilan, pengangkutan, penyortiran, dan pengantaran barang serta
dokumen ke seluruh wilayah Indonesia berupa :
Pengambilan dan Pengiriman Barang
- Mengumpulkan paket dari pelanggan atau mitra bisnis.
- Memastikan paket dikemas sesuai dengan standar keamanan dan ketentuan
yang berlaku.
- Mengirimkan paket ke tujuan akhir menggunakan berbagai moda transportasi,
seperti sepeda motor, mobil van, atau truk ekspedisi.
Penyortiran dan Distribusi
- Memproses paket di pusat distribusi dan menyortirnya berdasarkan wilayah
tujuan.
- Menggunakan sistem teknologi untuk mengatur rute pengiriman agar lebih
efisien.
Halaman - 19
Page 31
BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS
Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk
Layanan Pelanggan dan Keamanan Pengiriman
- Menyediakan layanan pelanggan yang siap membantu dalam hal kendala
pengiriman atau kehilangan barang.
- Mengimplementasikan standar keamanan dalam proses pengiriman guna
memastikan barang sampai dalam kondisi baik.
3.2.2 Kapasitas dan Target Produksi Kegiatan Usaha Baru
Dalam rencana pengembangan usaha baru, Perseroan tidak menghasilkan produk.
Sehingga, tidak ada asumsi kapasitas dan target produksi.
Berdasarkan business plan Perseroan, berikut adalah target pendapatan kegiatan
usaha baru yang akan dilaksanakan oleh Perseroan :
Tabel 7 Target Pendapatan Kegiatan Usaha Baru (Rp.000,-)
Tahun Pendapatan
2025 104.567.434
2026 148.926.812
2027 172.936.340
2028 214.084.089
2029 261.926.749
2030 310.185.828
Sumber : Manajemen Perseroan
3.2.3 Pelaksanaan Pengembangan Usaha
Pelaksanaan pengembangan kegiatan usaha baru oleh Perseroan akan mulai
dilakukan pada bulan Juli 2025.
3.2.4 Ketersediaan dan Kualitas Sumber Daya
Berikut ini adalah latar belakang dan pengalaman dari tenaga ahli profesional
Perseroan untuk melaksanakan kegiatan usaha baru.
Petty Permata Puri
Beliau pernah menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Pariwisata (NHI), Bandung
(Room Division Management) pada tahun 1997-2000. Beliau pernah bekerja di
beberapa perusahaan diantaranya Sheraton Hotels & Resorts sebagai Guest Service
Agent, JW Marriot Jakarta (2001-2006) sebagai Executive Club Supervisor, JW
Marriot Jakarta (2007-2009) sebagai Sales Manager, Hilton Worldwide
(2009-2011) sebagai Sales Manager, PT ISS Indonesia (2011-2013) sebagai
Customer Experience Manager, PT ISS Indonesia (Januari 2014-2014 Desember)
sebagai Key Account Operation Manager, PT ISS Indonesia (2015-2016) sebagai
Sales and Account Manager, PT ISS Indonesia (2017-2023) sebagai Senior Key
Account Development & Operation Manager, PT Binajasa Abadikarya (2020-2023)
sebagai Commercial Lead, dan PT Personel Alih Daya ,Tbk (2025-saat ini) menjabat
sebagai Head of BD & Customer Engagement. Beliau ditunjuk sebagai tenaga ahli
profesional dalam pengembangan usaha logistik, dan kurir di Perseroan.
Untuk melaksanakan kegiatan menyediakan tenaga kerja outsourcing di bidang jasa
kurir ekspedisi, beliau telah memiliki pengalaman mengelola dan mengembangkan
pelayanan untuk pelanggan Fast-Moving Consumer Good (FMCG) dan Segmen
Halaman - 20
Page 32
BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS
Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk
Transportasi & Infrastruktur yang bertanggung jawab atas 1.300 karyawan untuk
memberikan layanan multiguna di bidang manufaktur dan kantor komersial.
Gilbert Yonathan
Beliau meraih gelar Sarjana S1 Komunikasi dari London School Of Public Relations -
Jakarta pada tahun 2015 Beliau pernah bekerja di beberapa perusahaan diantaranya
ANZ Bank (2011-2014) sebagai Senior Sales Executive ANZ Bank (2014-2016)
sebagai Assistant Sales Manager, CIMB Niaga (2016-2017) sebagai Assistant Sales
Manager, Gessa Pictures Journal & Gessa Pictures sebagai Co-Founder, PT Binajasa
Abadikarya (2018-2022) sebagai Human Resources (HR) Operation Specialist, dan
PT Personel Alih Daya ,Tbk (2022-saat ini) menjabat sebagai BPOM Specialist & HR
Operation Specialist. Beliau ditunjuk sebagai tenaga ahli profesional dalam
pengembangan usaha logistik, dan kurir di Perseroan.
Untuk melaksanakan kegiatan menyediakan tenaga kerja outsourcing di bidang jasa
kurir ekspedisi, beliau telah memiliki pengalaman sebagai penanggung jawab atas
proses operasional kurir dan logistik, serta memastikan kegiatan usaha logistik dan
proses pengiriman barang telah sesuai dengan peraturan BPOM dan melakukan
koordinasi dengan klien.
3.3 Analisis Kelayakan Pola Bisnis
3.3.1 Keunggulan Kompetitif Karena Keunikan Dari Pola Bisnis
Dalam menjalankan pengembangan usaha baru, Perseroan didukung oleh tenaga
ahli profesional yang akan menciptakan keunggulan kompetitif bagi Perseroan dalam
menjalankan rencana pengembangan usaha. Dengan keunggulan kompetitif yang
dimiliki, maka Perseroan diperkirakan akan dapat bersaing dengan perusahaan
kompetitor.
3.3.2 Kemampuan Pesaing Untuk Menghasilkan Produk Sejenis
Pengembangan usaha baru yang akan dilakukan oleh Perseroan adalah dengan
melaksanakan kegiatan usaha dalam menyediakan tenaga kerja outsourcing di
bidang jasa kurir ekspedisi, yang mencakup layanan pengambilan, pengangkutan,
penyortiran, dan pengantaran barang serta dokumen ke seluruh wilayah Indonesia.
Perseroan memiliki sejumlah perusahaan pesaing, namun Perseroan saat ini akan
melakukan pengembangan usaha dengan menyediakan tenaga kerja outsourcing di
bidang jasa kurir ekspedisi. Hal tersebut dikarenakan pengalaman dibidang tenaga
kerja outsourcing serta sumber daya manusia yang dimiliki oleh Perseroan memadai
untuk melakukan pengembangan usaha.
3.3.3 Kemampuan Untuk Menciptakan Nilai
Saat ini Perseroan bergerak dalam bidang usaha :
a. Aktivitas keamanan swasta (KBLI 80100)
b. Aktivitas jasa sistem keamanan (KBLI 80200)
c. Aktivitas penyedia gabungan jasa penunjang fasilitas (KBLI 81100)
d. Aktivitas kebersihan umum bangunan (KBLI 81210)
e. Aktivitas kebersihan bangunan dan industri lainnya (KBLI 81920)
Halaman - 21
Page 33
BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS
Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk
f. Aktivitas perawatan dan pemeliharaan taman (KBLI 81300)
g. Aktivitas penyedia gabungan jasa administrasi kantor (KBLI 82110)
h. Aktivitas call center (KBLI 82200)
i. Aktivitas konsultasi manajemen lainnya (KBLI 70209)
j. Aktivitas penyeleksian dan penempatan tenaga kerja dalam negeri (KBLI 78101)
k. Aktivitas penyeleksian dan penempatan tenaga kerja luar negeri (KBLI 78102)
l. Aktivitas penyediaan tenaga kerja waktu tertentu (KBLI 78200)
m. Penyediaan sumber daya manusia dan manajemen fungsi sumber daya manusia
(KBLI 78300)
n. Usaha pelatihan kerja swasta lainnya (KBLI 78429)
o. Usaha konstruksi sentra telekomunikasi (KBLI 42206)
p. Usaha instalasi telekomunikasi (KBLI 43212)
q. Usaha instalasi Listrik (KBLI 43211)
r. Usaha instalasi pendingin dan ventilasi udara (KBLI 43224)
Kegiatan usaha penunjang sebagai berikut :
a. Aktivitas penunjang pertambangan minyak bumi dan gas alam (KBLI 09100)
b. Aktivitas penunjang pertambangan dan penggalian lainnya (KBLI 09900)
c. Perdagangan besar atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak (KBLI 46100)
d. Perdagangan besar berbagai macam barang (KBLI 46900)
Dengan pengembangan kegiatan usaha yang dilakukan maka diharapkan akan
dapat memberikan nilai tambah bagi Perseroan berupa perluasan segmen usaha
baru.
3.3.4 Mitigasi Risiko
Sebagaimana halnya kegiatan usaha lain, bidang usaha yang dilakukan Perseroan
tidak terlepas dari risiko usaha yang disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain :
1. Risiko Persaingan Usaha
Risiko persaingan usaha dapat diatasi dengan penerapan strategi pemasaran yang
tepat, termasuk menjaga kinerja agar tetap dapat memberikan kualitas pelayanan
terbaik.
2. Risiko Pemutusan Kontrak
Risiko pemutusan kontrak dapat diatasi dengan pembuatan kontrak yang tetap
memperkuat posisi tawar serta tidak merugikan Perseroan.
3. Risiko Peraturan, Kondisi Perekonomian, Sosial dan Politik Indonesia
Risiko kondisi perekonomian, sosial dan politik dapat diatasi dengan kemampuan
Perseroan dalam melihat peluang yang bisa diperoleh serta mengantisipasi
tantangan yang akan muncul.
Halaman - 22
Page 34
BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS
Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk
3.4 Analisis Kelayakan Model Manajemen
3.4.1 Ketersediaan Tenaga Kerja
Untuk rencana pengembangan usaha tenaga kerja outsourcing di bidang jasa kurir
ekspedisi, Perseroan akan menggunakan tenaga kerja sebanyak 5 orang yang terdiri
dari 1 (satu) orang Group Head, 2 (dua) orang tenaga ahli profesional yang memiliki
kemampuan berdasarkan pengalaman dan pelatihan-pelatihan yang telah diikuti
serta 2 (dua) orang tenaga pendukung.
Untuk menjalankan pengembangan usaha tersebut, keahlian minimum yang wajib
dimiliki oleh tenaga kerja pendukung adalah lulusan Diploma (D3) dengan
pengalaman minimal 2 tahun di bidang pekerjaannya.
3.4.2 Manajemen Kekayaan Intelektual (Intellectual Property)
Hingga saat ini Perseroan belum memiliki kekayaan intelektual (Intellectual Property)
atas kegiatan usaha outsourcing di bidang jasa kurir ekspedisi.
3.4.3 Manajemen Risiko
Seperti halnya kegiatan usaha yang dilakukan oleh perusahaan lainnya, usaha
Perseroan tidak terlepas dari risiko usaha yang disebabkan oleh berbagai faktor yang
dapat mempengaruhi tingkat pertumbuhan Perseroan, antara lain :
Risiko Persaingan Usaha
Risiko persaingan merupakan risiko yang selalu dihadapi di setiap jenis usaha
dan mempunyai pengaruh yang sangat besar apabila perusahaan tidak
melakukan suatu langkah antisipasi. Melihat kondisi persaingan usaha pada
analisis industri, Perseroan memiliki tingkat persaingan yang tinggi. Kebijakan
antisipasi terhadap persaingan yang terjadi, seperti peningkatan keahlian tenaga
kerja, akan memiliki pengaruh yang cukup besar baik terhadap kepuasan
pengguna jasa maupun terhadap pencapaian kinerja Perseroan.
Risiko Pemutusan Kontrak
Dalam melaksanakan kegiatan usaha penyediaan tenaga kerja outsourcing di
bidang jasa kurir ekspedisi, Perseroan harus melakukan dengan teliti dan cermat
agar jika terjadi pemutusan kontrak sepihak, Perseroan tidak mengalami kerugian
atas biaya yang telah dikeluarkan.
Risiko Kebijakan/Peraturan Pemerintah
Perubahan pada peraturan dan perundangan dapat berdampak negatif atau
positif, baik terhadap Perseroan secara langsung maupun terhadap pengguna
jasa Perseroan. Peraturan yang berdampak langsung misalnya Peraturan
Pemerintah dan Undang-Undang yang berkenaan dengan ketenagakerjaan dan
pengupahan di Indonesia.
Halaman - 23
Page 35
BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS
Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk
Risiko Kondisi Perekonomian, Sosial dan Politik Indonesia
Risiko yang berasal dari lingkungan bisnis antara lain disebabkan oleh kondisi
makro ekonomi, sosial dan politik baik nasional maupun internasional yang
dapat berakibat terhadap dunia usaha pada umumnya.
3.4.4 Kapasitas Kemampuan Manajemen
Perseroan merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pengelolaan jasa
tenaga kerja (outsourcing). Saat ini, Perseroan berencana untuk melakukan
pengembangan usaha baru dalam penyediaan tenaga kerja outsourcing di bidang
jasa kurir ekspedisi Perseroan akan menggunakan 1 (satu) orang Group Head, 2 (dua)
orang tenaga ahli profesional yang memiliki kemampuan berdasarkan pengalaman
dan pelatihan-pelatihan yang telah diikuti serta 2 (dua) orang tenaga pendukung.
Terkait kapasitas kemampuan manajemen dalam memenuhi pengembangan usaha
baru, manajemen dan tenaga kerja yang ada saat ini telah memiliki pengalaman
bekerja pada bidang outsourcing.
3.4.5 Kesesuaian Struktur Organisasi dan Manajemen
Berikut adalah struktur organisasi Perseroan per 31 Desember 2024 :
Gambar 4 Struktur Organisasi Perseroan Setelah Pengembangan Usaha Baru
Sumber : Manajemen Perseroan
Tenaga ahli profesional sebanyak 2 (dua) orang merupakan tenaga ahli yang
berpengalaman dalam bidang Sumber Daya Manusia (SDM), Hukum & Regulasi,
Customer Service dan Manajemen Armada yang akan memimpin bidang tenaga
tenaga kerja outsourcing di bidang jasa kurir ekspedisi yang akan berada dalam
bagian struktur organisasi Perseroan sesuai dengan struktur organisasi diatas.
Halaman - 24
Page 36
BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS
Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk
4 ANALISIS KELAYAKAN PASAR
4.1 Kondisi Dan Prospek Makro Ekonomi
4.1.1 Tinjauan Ekonomi Makro Dunia
Pertumbuhan ekonomi global diproyeksikan sebesar 3,3% pada tahun 2025 dan
2026. Inflasi utama global diperkirakan akan turun menjadi 4,2% pada tahun 2025
dan menjadi 3,5% pada tahun 2026. Di Amerika Serikat pertumbuhan ekonomi tahun
2025 diproyeksikan sebesar 2,7%, hal ini sejalan dengan tingkat pertumbuhan
lapangan kerja yang baik serta ditunjang oleh pertumbuhan investasi. Pada Emerging
dan Ekonomi Berkembang (EMDE) pertumbuhan ekonomi tahun 2025 diproyeksikan
sebesar 4,2% yang dipengaruhi oleh perbaikan ekonomi di Cina dan India seiring
dengan penguatan kebijakan perdagangan dan stabilisasi lapangan kerja ditengah
ketidakpastian pasar.
Tabel 8 Pertumbuhan Ekonomi Dunia 2024 & Proyeksi 2025-2026 (%)
Realisasi Proyeksi
Indikator Utama
2024 2025 2026
Negara Maju 1,7 1,9 1,8
Amerika Serikat 2,8 2,7 2,1
Uni Eropa 0,8 1,0 1,4
Jepang -0,2 1,1 0,8
Negara Maju lain 2,0 2,1 2,3
Pasar Emerging dan Ekonomi Berkembang (EMDE) 4,2 4,2 4,3
Cina 4,8 4,6 4,5
India 6,5 6,5 6,5
ASEAN – 5 4,5 4,6 4,5
Amerika Latin dan Karibia 2,4 2,5 2,7
Timur Tengah dan Asia Tengah 2,4 3,6 3,9
Afrika Sub-Sahara 3,8 4,2 4,2
Dunia 3,2 3,3 3,3
Sumber : IMF, World Economic Outlook, January 2025
Berdasarkan data Asian Development Outlook (ADO), Desember 2024, proyeksi
pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) untuk Asia Tenggara telah membaik, dari
sebelumnya 4,5% menjadi 4,7% di tahun 2024, hal tersebut didorong oleh ekspor
manufaktur dan belanja modal. Sektor manufaktur dan perdagangan di Asia
Tenggara mendapatkan keuntungan dari peningkatan industri elektronik global dan
pergeseran rantai pasokan, dengan eksportir produk-produk berteknologi yang
menghasilkan keuntungan tinggi dari peningkatan penjualan semikonduktor.
Pertumbuhan ekonomi meningkat di Malaysia, Thailand, Singapura, dan Vietnam,
didukung oleh permintaan domestik, inflasi yang lebih rendah dan investasi publik
yang berkelanjutan. Negara Vietnam mengalami peningkatan investasi asing,
sementara negara-negara Asia Tenggara lainnya seperti Indonesia dan Filipina
diperkirakan masih dapat mencapai tingkat pertumbuhan yang diproyeksikan.
Meskipun dengan adanya ketegangan geopolitik dan memburuknya kondisi cuaca
seperti Topan Yagi dan Badai Tropis Trami diperkirakan akan menimbulkan risiko
terhadap pertumbuhan terutama di sektor pertanian dan infrastruktur, namun hal ini
tidak mempengaruhi besarnya proyeksi pertumbuhan pada negara-negara Asia
Tenggara tersebut.
Halaman - 25
Page 37
BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS
Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk
Tabel 9 Pertumbuhan PDB per Tahun dan Inflasi
Pertumbuhan PDB per Tahun (%) Inflasi (%)
Subregion/Economy 2023 2024 2025 2023 2024 2025
Aktual ADO ADO Aktual ADO ADO
Kaukasus dan Asia
Tengah 5,4 4,9 5,3 10,5 6,8 6,2
Asia Timur 4,7 4,5 4,2 0,6 0,6 1,1
Cina 1,3 4,0 2,5 2,5 2,2 2,0
Asia Selatan 6,8 5,9 6,3 8,4 6,9 5,4
India 8,2 6,5 7,0 5,4 4,7 4,3
Asia Tenggara 4,1 4,7 4,7 4,3 3,0 3,1
Indonesia 5,0 5,0 5,0 3,7 2,4 2,8
Malaysia 3,6 5,0 4,6 2,5 2,2 2,6
Filipina 5,0 6,0 6,2 6,0 3,3 3,2
Singapura 1,1 3,5 2,6 4,8 2,5 2,2
Thailand 1,9 2,6 2,7 1,2 0,5 1,2
Vietnam 5,1 6,4 6,6 3,3 3,9 4,0
Pasifik 3,5 3,4 4,1 3,0 3,6 4,1
Developing Asia 5,1 4,9 4,8 3,4 2,7 2,6
Note : Developing Asia terdiri dari 46 negara anggota ADB (Asian Development Bank).
Sumber : Asian Development Outlook Supplement, December 2024
4.1.2 Ekonomi Makro Indonesia
Ekonomi Indonesia Triwulan IV-2024 terhadap Triwulan IV-2023 tumbuh sebesar
5,02% year on year (yoy). Pertumbuhan terjadi pada seluruh lapangan usaha.
Lapangan usaha yang tumbuh signifikan adalah Jasa Lainnya sebesar 11,36%, diikuti
oleh Jasa Perusahaan sebesar 8,08%, Transportasi dan Pergudangan sebesar 7,92%,
serta Informasi dan Komunikasi sebesar 7,45%. Lapangan usaha yang memiliki peran
dominan yaitu industri Pengolahan mengalami pertumbuhan sebesar 4,89%.
Sedangkan, lapangan usaha industri Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil
dan Sepeda Motor tumbuh sebesar 5,19%.
Halaman - 26
Page 38
BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS
Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk
Tabel 10 Laju Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Menurut Lapangan Usaha (%)
Sumber : Badan Pusat Statistik (BPS), Berita Resmi Statistik No. 17/02/Th. XXVIII, 5 Februari
2025
Inflasi, Nilai Tukar, dan Suku Bunga
Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Desember 2024 tercatat sebesar 1,57%
(yoy), ditopang oleh inflasi inti yang rendah sebesar 2,26% (yoy). Sementara itu, inflasi
volatile food (VF) meningkat menjadi 0,12% (yoy) didukung oleh peningkatan pasokan
pangan seiring berlanjutnya musim panen.
Halaman - 27
Page 39
BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS
Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk
Gambar 5 Perkembangan Inflasi IHK
Sumber : Bank Indonesia, Laporan Kebijakan Moneter Triwulan IV-2024
Nilai tukar Rupiah pada 15 Januari 2025 mengalami pelemahan, yang tercatat lebih
rendah yakni 1,00% year to date (ytd). Perkembangan nilai tukar Rupiah terhadap
Dolar Amerika Serikat (AS) juga relatif lebih baik. Dibandingkan dengan mata uang
regional lainnya, seperti Rupee India, Peso Filipina, dan Baht Thailand yang masing-
masing melemah sebesar 1,20%, 1,33%, dan 1,92%.
Gambar 6 Perubahan Nilai Tukar Januari 2024 vs Desember 2025
Sumber : Bank Indonesia, Laporan Kebijakan Moneter Triwulan IV-2024
Tingkat suku bunga pasar uang (IndONIA) bergerak dalam kisaran BI - Rate, yaitu
6,03% pada 14 Januari 2025. Suku bunga Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI)
untuk tenor 6, 9 dan 12 bulan pada tanggal 10 Januari 2025 masing-masing tercatat
7,06%, 7,10%, dan 7,23%, meningkat dibandingkan dengan hasil lelang sebelumnya
sehingga mendukung efektivitas SRBI sebagai instrumen moneter yang pro-market.
Sementara itu, suku bunga perbankan tetap rendah dipengaruhi oleh likuiditas
perbankan yang memadai serta kebijakan transparansi Suku Bunga Dasar Kredit
(SBDK) untuk bunga deposito 1 bulan dan suku bunga kredit pada Desember 2024
tercatat masing-masing sebesar 4,87% dan 9,20%. Sementara, imbal hasil Surat
Berharga Negara (SBN) tenor 2 dan 10 tahun meningkat menjadi 6,98% dan 7,25%,
hal tersebut sejalan dengan meningkatnya yield US Treasury dan premi risiko pasar
keuangan global.
Halaman - 28
Page 40
BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS
Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk
Gambar 7 Suku Bunga Perbankan (%)
Sumber : Bank Indonesia, Laporan Kebijakan Moneter Triwulan IV-2024
4.1.3 Gambaran Umum E-commerce di Indonesia
E-commerce Indonesia siap menghadapi tantangan dan mengejar target ambisius
pada 2025, dengan pengalaman dan kesuksesan pada tahun sebelumnya. Di antara
platform-platform terkemuka adalah Tokopedia, yang secara signifikan memperluas
pasar untuk produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal, terutama
melalui kolaborasinya dengan TikTok untuk mengembangkan Shop Tokopedia.
Menurut penelitian yang dilakukan oleh Google, Temasek, dan Bain & Company,
e-commerce masih menjadi pasar yang menjanjikan di Indonesia, dengan Gross
Merchandise Value (GMV) sebesar 59 Miliar Dolar AS (1 Dolar AS = Rp. 16.162,-)
pada tahun 2022. Angka ini diproyeksikan akan tumbuh menjadi 95 Miliar Dolar AS
pada tahun 2025 dan berpotensi mencapai 220-360 Miliar Dolar AS pada tahun
2030. Industri e-commerce Indonesia diprediksi akan terus mengalami
perkembangan pesat pada 2025. Nilai transaksi GMV diperkirakan mencapai 85
Miliar Dolar AS hingga 90 Miliar Dolar AS. Angka ini meningkat 20%-25%
dibandingkan tahun sebelumnya.
Gambar 8 Penjualan E-commerce Retail Global
Sumber : sellerscommers.com
Penjualan e-commerce global akan mencapai 6,86 Triliun Dolar AS pada tahun
2025, yang merupakan peningkatan 8,37% dari tahun 2024. Penjualan akan terus
tumbuh pada Compound Annual Growth Rate (CAGR) sebesar 7,8% antara tahun
2025 hingga 2027 dan mencapai 8 Triliun Dolar AS pada tahun 2027. Tumbuh lebih
Halaman - 29
Page 41
BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS
Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk
dari 2x lipat dibandingkan dengan toko fisik. Hal ini menunjukkan bahwa e-commerce
menjadi pilihan yang lebih menguntungkan bagi perusahaan di seluruh dunia.
4.1.4 Tinjauan Industri Alih Daya (Outsourcing) Di Indonesia
Persaingan dalam dunia bisnis membuat perusahaan harus berkonsentrasi pada
rangkaian proses atau aktivitas penciptaan produk dan jasa yang terkait dengan
kompetensi utamanya. Dengan adanya konsentrasi terhadap kompetensi utama dari
perusahaan maka akan dihasilkan sejumlah produk dan jasa dengan kualitas yang
memiliki daya saing tinggi di pasaran. Dengan kondisi usaha dimana persaingan
berlangsung makin ketat, setiap perusahaan akan berupaya untuk melakukan
produktivitas dan efektivitas kerja di segala bidang serta efisiensi biaya produksi
(production cost). Salah satu cara melakukan efisiensi tersebut adalah dengan
melakukan sistem alih daya (outsourcing), dimana dengan sistem ini perusahaan
dapat menghemat pengeluaran dalam membiayai sumber daya manusia yang
bekerja pada perusahaan bersangkutan.
Tujuan perusahaan melakukan outsourcing adalah agar perusahaan dapat fokus
pada kompetensi utamanya dalam bisnis sehingga dapat berkompetisi dalam pasar,
dimana hal-hal internal perusahaan yang bersifat penunjang (supporting) dialihkan
kepada pihak lain yang lebih profesional. Hal ini dikarenakan penggunaan
outsourcing dalam dunia usaha di Indonesia kini semakin meningkat dan telah
menjadi kebutuhan pelaku usaha. Dasar hukum diberlakukannya outsourcing di
Indonesia dilandaskan pada Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 Tentang
Ketenagakerjaan. Ketentuan tentang outsourcing tercantum dalam Pasal 64 sampai
dengan Pasal 66. Dalam Pasal 64 tersebut, bentuk outsourcing adalah pemborongan
pekerjaan dan penyedia jasa pekerja/buruh.
Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. 19 Tahun 2012 mengenai
Syarat-syarat Penyerahan Sebagian Pelaksanaan Pekerjaan Kepada Perusahaan Lain
diantaranya menyebutkan bahwa perusahaan penyedia jasa pekerjaan berbentuk
badan hukum. Selain itu, pekerjaan yang dapat diserahkan kepada perusahaan
penyedia jasa pekerja yakni usaha pelayanan kebersihan, penyedia makanan bagi
pekerja/buruh, tenaga pengamanan, jasa penunjang di pertambangan dan
perminyakan serta usaha penyedia angkutan bagi pekerja/buruh serta izin
operasional perusahaan penyedia jasa pekerja berlaku untuk jangka waktu 3 tahun
dan dapat diperpanjang. Peraturan tentang Syarat-Syarat Penyerahan Sebagian
Pelaksanaan Pekerjaan Kepada Perusahaan Lain diperbarui dengan Peraturan
Menteri Ketenagakerjaan No. 27 Tahun 2014, peraturan tersebut membuka peluang
masuknya modal asing ke bisnis alih daya. Peraturan ini merupakan kebijakan
Pemerintah untuk mengantisipasi pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).
Halaman - 30
Page 42
BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS
Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk
Perkembangan Industri Alih Daya (Outsourcing) di Indonesia
Bisnis alih daya (outsourcing) mulai banyak dijalankan perusahaan sejak tahun 1990.
Terdapat dua tren outsourcing yang berkembang di dunia, yaitu pemborongan
pekerjaan (job supply) dan penyedia jasa pekerja atau buruh (labour supply). Saat ini,
India dan Filipina merupakan pusat job supply dan telah banyak perusahaan yang
mengalihkan pekerjaan call center, IT, accounting dan back office ke perusahaan
outsourcing di India dan Filipina.
Berdasarkan The Global Service Location Index (GSLI) 2023 oleh A.T. Kearney,
Indonesia berada diperingkat ke-4 untuk kategori negara dengan potensi sektor
outsourcing setelah India, Tiongkok, dan Malaysia. Asia mendominasi dengan
menempatkan 6 negara diantara peringkat 10 terbesar sementara Amerika Latin dan
Eropa Timur masing-masing menempatkan 5 negara diantara peringkat 20 terbesar.
The Global Service Location Index diukur berdasarkan financial attactiveness, people
skills, availability dan business environment. Diantara negara Asia Tenggara, Filipina
unggul dalam bisnis outsourcing global. Kota Manila, Cebu dan Davao memiliki
reputasi sebagai tujuan bisnis outsourcing utama bersama dengan Kota Bangalore,
Mumbai dan Delhi di India.
Potensi bisnis alih daya di dunia sangat besar. Bisnis alih daya telah menempatkan
sekitar 61 juta pekerja di seluruh dunia dengan perputaran uang mencapai sekitar
450 Miliar Dolar AS. Bisnis alih daya di Indonesia masih dibutuhkan namun masih
terdapat beberapa masalah yang menghambat perkembangan bisnis alih daya. Salah
satunya adalah Permenkentrans No. 19 Tahun 2012 yang membatasi bisnis alih daya
hanya untuk 5 jenis pekerjaan. Sementara, di Jepang bisnis alih daya diperbolehkan
untuk semua jenis pekerjaan dengan batasan kontrak kerja antara karyawan dengan
perusahaan maksimal 3 tahun dan dapat diperpanjang.
Pekerjaan outsourcing di Indonesia sebagian besar low education dan low skill
sementara, di dunia pekerjaan outsourcing sudah dengan high skill. Di Indonesia,
pemenuhan dan perlidungan tehadap hak-hak pekerja outsourcing dan pekerja tetap
berbeda. Perbaikan dalam bisnis outsourcing harus dilakukan seperti penyetaraan
pekerja outsourcing dan pekerja tetap sehingga pekerja mendapatkan jaminan
pekerjaan (job security). Hal tersebut telah dilakukan di negara lain dalam melakukan
outsourcing karena tujuan outsourcing untuk meningkatkan produktivitas dan
kompetensi.
Halaman - 31
Page 43
BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS
Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk
4.2 Pangsa Pasar dan Sasaran
Bisnis ekspedisi dan logistik mengalami pertumbuhan pesat dalam beberapa tahun
terakhir, didorong oleh meningkatnya aktivitas e-commerce dan perubahan perilaku
konsumen yang semakin mengandalkan layanan pengiriman cepat dan efisien.
Digitalisasi dan inovasi dalam sektor logistik, seperti pemanfaatan teknologi
kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), Internet of Things (IoT), serta integrasi
layanan keuangan digital, semakin memperkuat pertumbuhan industri ini.
Salah satu faktor utama yang mendorong pertumbuhan bisnis ekspedisi adalah
lonjakan GMV e-commerce di Indonesia. GMV mencerminkan nilai transaksi barang
dan jasa yang diperdagangkan melalui platform online yang menunjukkan tren
peningkatan dari tahun ke tahun. Berdasarkan proyeksi terkini, GMV e-commerce di
Indonesia diperkirakan akan melampaui 100 Miliar Dolar AS pada tahun 2025.
Berikut adalah gambaran perkembangan GMV dari tahun 2019 hingga 2024 :
Tahun 2019 : GMV e-commerce Indonesia tercatat sebesar 21 Miliar Dolar AS.
Pada tahap ini, e-commerce masih didominasi oleh marketplace besar seperti
Tokopedia, Shopee, dan Bukalapak yang mulai memperluas layanan mereka,
termasuk memperkenalkan opsi pembayaran digital dan logistik terpadu.
Tahun 2020 : Nilai GMV meningkat signifikan menjadi 32 Miliar Dolar AS.
Peningkatan ini didorong oleh pandemi COVID-19, yang menyebabkan
perubahan pola belanja konsumen dari toko fisik ke platform online. Selama masa
ini, terjadi lonjakan permintaan untuk layanan ekspedisi dan pengiriman instan
akibat pertumbuhan sektor groceries online, fashion, dan elektronik.
Tahun 2021 : GMV terus melonjak menjadi 53 Miliar Dolar AS, seiring dengan
normalisasi kebiasaan belanja daring yang mulai menjadi gaya hidup. Persaingan
antar perusahaan ekspedisi semakin ketat, dengan munculnya inovasi dalam
layanan pengiriman, seperti pengiriman dalam hitungan jam (same-day delivery)
dan sistem fulfillment center yang lebih efisien.
Tahun 2022 : Nilai GMV mencapai 65 Miliar Dolar AS, menandakan
pertumbuhan yang tetap kuat meskipun ekonomi mulai kembali stabil pasca-
pandemi. Pada periode ini, ekspansi layanan logistik semakin berkembang dengan
meningkatnya investasi pada infrastruktur gudang, sistem tracking berbasis
kecerdasan buatan, serta penggunaan kendaraan listrik untuk pengiriman ramah
lingkungan.
Tahun 2023 : GMV e-commerce diperkirakan mencapai 77 Miliar Dolar AS,
didukung oleh peningkatan jumlah transaksi digital yang semakin luas. Penetrasi
e-commerce ke wilayah tier 2 dan 3 di Indonesia turut berkontribusi terhadap
pertumbuhan ini, dengan semakin banyaknya UMKM yang beralih ke platform
digital untuk memperluas pasar mereka.
Tahun 2024 : Proyeksi menunjukkan bahwa GMV e-commerce akan mencapai
89 Miliar Dolar AS, seiring dengan adopsi teknologi yang lebih luas dalam
pembayaran digital dan logistik. Perkembangan dalam AI, big data analytics, serta
sistem warehouse automation menjadi faktor utama yang meningkatkan efisiensi
dan efektivitas pengiriman barang.
Halaman - 32
Page 44
BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS
Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk
4.2.1 Potensi Pasar dan Kesinambungan
Bisnis pengantaran barang dan pergudangan menghadapi berbagai tantangan
ekonomi, baik dari dalam maupun luar negeri. Namun, sektor ini tetap menunjukkan
pertumbuhan yang positif, bahkan melampaui tingkat pertumbuhan ekonomi
Indonesia. Strategi efisiensi menjadi solusi utama untuk menjaga keberlanjutan dan
pertumbuhan usaha.
Industri logistik nasional diprediksi akan tumbuh lebih tinggi di tahun 2025, ditopang
oleh peningkatan pada industri pengolahan hingga perdagangan. Sektor transportasi
dan pergudangan tumbuh sebesar 19,87% pada 2022, lalu tumbuh 13,96% pada
2023, dan sebesar 8,69% pada tahun 2024. Sektor transportasi dan pergudangan
nasional berpeluang tumbuh 12,53% tahun 2025.
Supply Chain Indonesia (SCI) memproyeksikan pada tahun 2025, subsektor
transportasi akan berkontribusi sebesar Rp. 1.276,66 Triliun atau tumbuh 11,09% dan
subsektor pergudangan akan berkontribusi sebesar Rp. 346,99 Triliun atau tumbuh
sebesar 18,26%. Pertumbuhan transportasi barang dan pergudangan pada tahun
2025 didorong terutama oleh industri pengolahan, perdagangan, serta pertanian,
kehutanan, dan perikanan. Di industri manufaktur, potensi logistik tahun 2025 akan
didominasi industri makanan dan minuman. Diikuti industri kimia dan farmasi, industri
barang logam dan elektronik, industri alat angkutan, industri logam dasar, serta
industri tekstil dan pakaian jadi.
Gambar 9 PDB Industri Pergudangan, Pos, dan Kurir
Sumber : www.dataindustri.com
4.2.2 Sasaran Pasar
Sasaran pasar Perseroan dalam penyediaan tenaga kerja untuk industri ekspedisi
mencakup berbagai segmen bisnis, mulai dari perusahaan ekspedisi besar, bisnis
yang sedang berkembang, hingga e-commerce dan start-up logistik.
1. Target utama : Perusahaan ekspedisi besar yang membutuhkan tenaga kerja
dalam jumlah banyak seperti J&T Express, SiCepat Ekspres, PT Tri Adi Bersama
(Anteraja) dan Shopee Express (SPX Xpress).
2. Target menengah : Perusahaan ekspedisi lainnya yang sedang melakukan
ekspansi wilayah, banyak perusahaan ekspedisi ingin memperluas layanan ke
kota-kota baru atau wilayah terpencil.
3. Target khusus : Perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja dengan keahlian
spesifik, antara lain :
Cold Chain Logistics : Pengiriman barang yang membutuhkan suhu
terkontrol (farmasi, makanan beku, dan lain-lain.)
Pengiriman Barang Berharga : Paket bernilai tinggi yang memerlukan
keamanan ekstra.
Halaman - 33
Page 45
BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS
Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk
Same-Day & Instant Delivery : Tenaga kerja yang terbiasa dengan
pengiriman cepat dan presisi tinggi.
4. Target tambahan: E-commerce dan retail yang memiliki sistem distribusi sendiri
seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, Blibli, Alfamart dan Indomaret.
4.2.3 Strategi Pemasaran
Berikut adalah strategi pemasaran Perseroan :
1. Pendekatan Langsung (Direct Approach)
Menargetkan keputusan manajerial di perusahaan ekspedisi seperti HR Manager,
Operation Manager, dan Business Development untuk menawarkan jasa tenaga
kerja. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan oleh Perseroan :
a. Meeting & Presentasi Bisnis
Menghubungi manajemen perusahaan ekspedisi melalui email atau
LinkedIn.
Menawarkan solusi tenaga kerja dengan data dan studi kasus.
Mengatur pertemuan langsung untuk presentasi proposal.
b. Membuat Proposal Menarik
Menjelaskan kelebihan tenaga kerja dari Perseroan dibandingkan pesaing.
Memberikan opsi kerja sama fleksibel (outsourcing, kontrak, permanen).
Memberi contoh efisiensi biaya dan peningkatan produktivitas.
c. Cold Calling & Follow-up Intensif
Hubungi HR atau tim operasional ekspedisi melalui telepon/email.
Lakukan follow-up rutin untuk mendapatkan keputusan kerja sama.
2. Kemitraan dan Networking
Bangun koneksi dan hubungan baik dengan pemangku kepentingan di industri
ekspedisi dan logistik.
Cara Melakukannya :
a. Berpartisipasi dalam pameran atau event logistik dan ekspedisi
b. Bertemu langsung dengan pengambil keputusan ekspedisi.
c. Memanfaatkan relasi dan referensi dengan mantan karyawan ekspedisi untuk
mendapatkan rekomendasi masuk ke perusahaan besar.
d. Meminta testimoni dari klien yang sudah puas untuk menarik klien baru.
3. Optimalisasi Digital & Branding
Memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan visibilitas dan daya tarik
Perseroan sebagai penyedia tenaga kerja ekspedisi.
Cara Melakukannya :
a. Website Profesional
Membuat landing page khusus untuk jasa manpower ekspedisi.
Menampilkan klien yang sudah bekerja sama dan studi kasus sukses.
b. LinkedIn & Digital Networking
Mengoptimalkan LinkedIn untuk menjangkau HR dan manajer ekspedisi.
Mengunggah insight tentang solusi tenaga kerja di industri ekspedisi.
c. Google Ads & Search Engine Optimization (SEO)
Menggunakan iklan digital untuk menjangkau perusahaan ekspedisi.
Mengoptimasi website dengan kata kunci seperti "manpower untuk
ekspedisi", "outsourcing logistik", dan lain-lain.
Halaman - 34
Page 46
BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS
Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk
d. Media Sosial & Konten Edukasi
Membuat artikel, video, dan infografis tentang pentingnya tenaga kerja
berkualitas di industri ekspedisi.
Mengunggah di LinkedIn, Instagram, dan Facebook untuk meningkatkan
engagement.
4.3 Pesaing Usaha
Berikut adalah beberapa perusahaan pesaing Perseroan yang bergerak dalam bidang
industri yang sama :
Tabel 11 Perusahaan Pesaing Perseroan
No Nama Perusahaan
1. PT Alfa Reka Usaha
2. PT Karya Putra Nusantara Perkasa
3. PT Amalura Multi Dimensi
4. PT Micro Madani Institute
5. PT Sinergi Performa Cipta
6. PT Glenmore Raya Sejahtera
7. PT Esa Gemilang Sakti
8. PT Maximus
9. PT Perkasa Abdi Bhuana
10. PT Majapahit Solusi Bersama
11. PT Usaha Gunabhakti Mandiri
12. PT Barokah Amanah Sentosa
13. PT Indopsiko Ekspress Logistik
14. PT Foresight Global
15. PT Finfleet Teknologi Indonesia
16. PT Nusantara Executive Sukses
17. PT Workmate Indonesia
Sumber : Manajemen Perseroan
4.3.1 Analisis Persaingan Usaha
Bisnis jasa logistik saat ini terus berkembang sejalan dengan terus tumbuhnya
perdagangan secara online atau e-commerce di Indonesia. Shopee Express menjadi
pemain utama di bisnis jasa logistik, diikuti PT Global Jet Express (J&T), PT Tiki Jalur
Nugraha Ekakurir (J&E) dan PT SiCepat Ekspress (SiCepat). Persaingan industri jasa
logistik makin ketat dan didominasi oleh perusahaan asing dalam pangsa pasar
logistik di Indonesia. Beberapa perusahaan besar dimiliki oleh entitas asing
menguasai kurang lebih 70% pangsa pasar. Pelaku domestik hanya menguasai
kurang lebih 30% pangsa pasar, sehingga memberikan ruang yang terbatas bagi
perusahaan domestik untuk bersaing.
Pada kegiatan usaha outsourcing, persaingan antar perusahaan di Indonesia semakin
intensif dan dinamis, hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti teknologi dan
kebutuhan pasar. Berdasarkan data yang di peroleh saat ini perusahaan outsourcing
yang mendominasi adalah PT Usaha Gunabhakti Mandiri, PT Majapahit Solusi
Bersama, PT Maximus, PT Finfleet Teknologi Indonesia dan PT Barokah Amanah
Sentosa.
Halaman - 35
Page 47
BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS
Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk
4.3.2 Analisis Peluang Usaha
Peluang usaha outsourcing di Indonesia semakin berkembang pesat seiring dengan
transformasi digital dan kebutuhan perusahaan untuk meningkatkan efisiensi
operasional. Pengembangan usaha baru yang akan dilakukan oleh Perseroan
adalah menyediakan tenaga kerja outsourcing di bidang jasa kurir ekspedisi.
Dengan terus berkembangnya e-commerce, bisnis ekspedisi akan semakin berperan
dalam mendukung ekosistem digital di Indonesia. Pertumbuhan yang pesat ini
menunjukkan bahwa peluang dalam sektor logistik dan pengiriman masih terbuka
lebar, terutama bagi perusahaan yang mampu beradaptasi dengan teknologi dan
memberikan layanan yang inovatif serta andal.
4.4 Target, Konsep dan Strategi Pemasaran Perseroan
Perseroan dalam rangka pengembangan usahanya menyediakan tenaga kerja
outsourcing di bidang jasa kurir ekspedisi, yang mencakup layanan pengambilan,
pengangkutan, penyortiran, dan pengantaran barang serta dokumen ke seluruh
wilayah Indonesia. Konsep layanan ini akan beroperasi melalui sistem operasional
yang terstruktur dan didukung oleh teknologi untuk memastikan proses pengiriman
yang cepat, aman, dan tepat waktu. Target utama Perseroan adalah perusahaan
ekspedisi besar seperti J&T Express, SiCepat Ekspres, PT Tri Adi Bersama (Anteraja)
dan Shopee Express (SPX Xpress).
Pemasaran dilakukan dengan cara memberikan kualitas jasa tenaga kerja yang
terbaik serta memasarkan jasa tenaga kerja melalui berbagai macam media sosial.
4.5 Prospek Usaha Perseroan
Dengan ditopang oleh peningkatan industri pengolahan hingga perdagangan Industri
logistik nasional diprediksi akan tumbuh lebih tinggi di tahun 2025. Sektor transportasi
dan pergudangan nasional berpeluang tumbuh 12,53% tahun 2025. Berdasarkan data
Rencana Tenaga Kerja Nasional (RTKN) 2025–2029 yang disusun oleh Kementerian
Tenaga Kerja, proyeksi tenaga kerja menunjukkan peningkatan kebutuhan sebanyak
13,21 juta orang selama periode 2025–2029, dengan rata-rata pertumbuhan 1,79%
per tahun. Kebutuhan tenaga kerja terbesar diperkirakan terjadi pada jenjang
pendidikan universitas, diikuti oleh jenjang menengah (SMA dan SMK). Hal ini dapat
peningkatan industri dan jumlah tenaga kerja yang dimiliki menunjukkan bahwa
prospek bisnis jasa outsourcing masih akan terus tumbuh, sehingga dengan demikian
tingkat tenaga kerja dapat terus meningkat yang pada akhirnya akan meningkatkan
pertumbuhan ekonomi secara langsung.
Halaman - 36
Page 48
BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS
Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk
5 ANALISIS KELAYAKAN KEUANGAN
5.1 Rencana Investasi
Dalam melaksanakan kegiatan usaha penyediaan tenaga kerja outsourcing di bidang
jasa kurir ekspedisi (KBLI 53201), diproyeksikan Perseroan akan membutuhkan investasi
pada tahun 2025 untuk mendukung pengembangan kegiatan usaha baru yang akan
dilaksanakan. Berikut adalah proyeksi investasi Perseroan :
Tabel 12 Rincian Investasi
No. Keterangan Nilai Investasi (Rp. 000,-)
1. Legalitas dan perijinan 150.000
2. ERP System 580.000
3. Aplikasi Recruitment & Talent Pool 1.250.000
4. Hardware and infrastructure 650.000
5. Peralatan kantor dan furniture 550.000
6. Mobil operasional 1.070.000
Total 4.250.000
Sumber : Manajemen Perseroan
5.2 Struktur Modal Investasi dan Modal Kerja
Pengembangan usaha penyediaan tenaga kerja outsourcing di bidang jasa kurir
ekspedisi direncanakan menggunakan struktur modal investasi yang berasal dari kas
Perseroan. Struktur modal kerja direncanakan menggunakan pinjaman dari perbankan.
5.3 Asumsi–Asumsi dan Proyeksi Keuangan
5.3.1 Asumsi Dasar
Proyeksi keuangan sebelum dan setelah dilaksanakannya kegiatan usaha baru yang
disusun oleh Manajemen Perseroan untuk 5 tahun kedepan. Asumsi dan dasar
penyusunan proyeksi telah memperhatikan aspek kondisi makro ekonomi, serta target
pertumbuhan Perseroan.
5.3.2 Pendapatan
Proyeksi keuangan dibuat berdasarkan business plan Perseroan. Berikut adalah
proyeksi pendapatan usaha baru Perseroan pada periode tahun 2025 hingga 2030 :
Tabel 13 Proyeksi Pendapatan Usaha Baru (Rp.000,-)
Keterangan 2025 2026 2027 2028 2029 2030
SPX Ekspress 52.738.598 75.111.256 87.220.465 107.973.337 132.102.789 156.442.262
JNT Ekspress 1.075.140 1.531.234 1.778.095 2.201.167 2.693.075 3.189.265
PT Sicepat Ekspres
Indonesia 38.962.026 55.490.415 64.436.411 79.768.141 97.594.408 115.575.833
PT Tri Adi Bersama 4.280.233 6.095.984 7.078.760 8.763.051 10.721.383 12.696.759
TOTAL 97.055.997 138.228.889 160.513.731 198.705.697 243.111.654 287.904.119
Halaman - 37
Page 49
BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS
Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk
Berikut adalah proyeksi pendapatan manajemen fee pada periode tahun 2025 hingga
2030 :
Tabel 14 Proyeksi Pendapatan Manajemen Fee (Rp.000,-)
Keterangan 2025 2026 2027 2028 2029 2030
SPX Ekspress 3.955.395 5.633.344 6.541.535 8.098.000 9.907.709 11.733.170
JNT Ekspress 75.260 107.186 124.467 154.082 188.515 223.249
PT Sicepat Ekspres
Indonesia 3.116.962 4.439.233 5.154.913 6.381.451 7.807.553 9.246.067
PT Tri Adi Bersama 363.820 518.159 601.695 744.859 911.318 1.079.225
TOTAL 7.511.437 10.697.922 12.422.609 15.378.393 18.815.095 22.281.709
5.3.3 Beban Pokok Pendapatan dan Beban Operasional
Berikut adalah rincian beban pokok pendapatan dan beban operasional Perseroan
dalam menjalankan kegiatan usaha baru :
Tabel 15 Proyeksi Beban Pokok Pendapatan dan Beban Operasional (Rp. 000)
Tahun Beban Pokok Pendapatan Beban Operasional
2025 97.055.997 5.013.431
2026 138.920.034 6.756.937
2027 161.476.814 7.700.611
2028 200.096.637 9.317.887
2029 245.056.548 10.930.800
2030 290.207.352 12.191.581
5.3.4 Penetapan Tingkat Pengembalian
Tingkat pengembalian yang digunakan adalah Biaya Ekuitas untuk Perseroan. Untuk
menentukan besarnya biaya modal untuk ekuitas yang dilakukan dengan
mengaplikasikan model CAPM (Capital Asset Pricing Model). Model ini menyatakan
bahwa biaya ekuitas adalah bunga bebas risiko ditambah premium untuk menutup
risiko sistematis dari sekuritas saham, dengan formula sebagai berikut :
Ke = Rf + (Rm – Rf) β – RBDS + α
Ke = Rf + (Rp x β) – RBDS + α
Dimana :
Rf = Tingkat kembalian untuk investasi bebas risiko
Rm = Tingkat kembalian yang diharapkan oleh pasar ekuitas
Rp = Market risk premium untuk pasar ekuitas secara keseluruhan
β = Ukuran risiko sistematis dari suatu saham yang diukur secara obyektif dari
responsivitas pengembalian perusahaan terhadap pergerakan
pengembalian portofolio pasar
RBDS = Rating Based Default Spread
α = Risiko spesifik perusahaan (yaitu yang mungkin mencerminkan jenis
properti, perusahaan dan premi risiko lainnya)
Halaman - 38
Page 50
BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS
Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk
Rf (Risk free rate), adalah tingkat suku bunga untuk instrumen-instrumen yang
dianggap tidak memiliki kemungkinan gagal bayar. Di Indonesia, instrumen bebas
risiko yang dapat dipilih adalah tingkat bunga Surat Utang Negara (SUN) dari
Pemeringkat Harga Efek Indonesia (PHEI) tanggal 30 Desember 2024 dengan jangka
waktu selama 10 tahun, yaitu sebesar 7,07%. Angka tersebut akan digunakan sebagai
tingkat kembalian bebas risiko (Rf).
Rp (Market Risk Premium - MRP), adalah selisih antara tingkat bunga investasi bebas
risiko dengan tingkat kembalian yang diharapkan oleh pasar ekuitas. Dalam
melakukan perhitungan Premi risiko pasar (Rm-Rf) atau MRP, kami menggunakan
premi risiko pasar berdasarkan data yang diperoleh dari Aswath Damodaran, Country
Risk Premium yang dipublikasikan pada Januari 2025, yakni sebesar 6,87%.
Beta (β), adalah faktor untuk meliput risiko sistematis dari suatu ekuitas. Beta akan
dikalikan dengan market risk premium untuk mendapatkan equity risk premium.
Untuk memperoleh faktor Beta yang sesuai dan akan digunakan dalam perhitungan,
kami menggunakan beta pembanding dari perusahaan publik dalam industri sejenis.
Rumus mencari nilai beta suatu perusahaan adalah sebagai berikut :
βL
βU=
1 + [(1 - t) x (DER)]
Dimana :
βU = Beta Unlevered
βL = Beta Levered
t = Tingkat Pajak
DER = Rasio perbandingan utang terhadap ekuitas perusahaan
Unlevered beta industri sejenis yang akan digunakan sebagai dasar perhitungan
levered beta perusahaan adalah sebagai berikut :
Tabel 16 Unlevered Beta Industri Sejenis
Beta Beta
Perusahaan DER
Leverage Unleverage
ManpowerGroup Inc. 0,94 65,21% 0,62
PageGroup plc 1,65 40,34% 1,27
Careerlink Company Limited 1,35 6,26% 1,29
Human Holdings Company Limited 1,53 80,94% 0,98
PT Shield On Service, Tbk 0,03 38,99% 0,02
GEE Group Inc. 0,56 4,06% 0,54
Empresaria Group plc 0,83 73,95% 0,52
Humanica Public Company Limited 1,60 4,02% 1,55
Rata-rata 1,06 39,22% 0,85
Sumber : Aswath Damodaran
Dengan rata-rata Beta Unlevered sebesar 0,85 dan rata-rata rasio utang terhadap
ekuitas (DER) perusahaan pembanding sebesar 39,22%, maka :
βL
0,85 =
1 + [(1 – 22%) x 39,22%]
Halaman - 39
Page 51
BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS
Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk
βL = 0,64 X {1+[78% X 39,22%]}
= 1,11
RBDS (Rating Based Default Spread), merupakan penyesuaian Country Default Spread
Indonesia. Berdasarkan hasil riset Aswath Damodaran (New York University Business
School), RBDS yang dipublikasikan pada Januari 2025 adalah sebesar 1,89%.
Alpha (α) merupakan risiko spesifik perusahaan yang mungkin mencerminkan jenis
properti, perusahaan dan premi risiko lainnya. Dalam perhitungan ini, α diasumsikan
sebesar 0%.
Berdasarkan uraian di atas, maka biaya modal ekuitas Perseroan adalah :
Tabel 17 Perhitungan Biaya Modal Ekuitas
Keterangan Biaya Modal untuk Ekuitas
Tingkat Bunga Bebas Risiko 7,07%
Beta 1,11
Market Premium 6,87%
RBDS 1,89%
Alpha 0%
Biaya Modal untuk Ekuitas 12,81%
5.3.5 Penentuan Biaya Modal Tertimbang
Dalam menghitung discount factor untuk Arus Kas Bersih (AKB) untuk perusahaan,
kami menggunakan tingkat diskonto berdasarkan Biaya Modal Rata-rata Tertimbang
(Weighted Average Cost of Capital/WACC) dengan formula sebagai berikut :
WACC = {Wd x (I x [1 - T])} + (We x ke)
Dimana :
WACC = Biaya modal rata-rata tertimbang
We = Bobot ekuitas dalam struktur kapital
Wd = Bobot hutang dalam struktur kapital
ke = Biaya modal ekuitas
I = Tingkat bunga hutang dalam struktur kapital
T = Tarif pajak perusahaan
Berdasarkan Tabel 16, rata-rata DER industri sejenis adalah sebesar 39,22%,
sehingga diperoleh pembobotan interest bearing debt sebesar 28,17% dan equity
sebesar 71,83%. Dengan biaya modal untuk utang diasumsikan sebesar bunga pasar
atas utang yang berlaku, yaitu sebesar 8,67%, atau sebesar 6,76% setelah pajak,
maka diperoleh WACC sebagai berikut :
Tabel 18 Perhitungan WACC
Struktur Modal Bobot Biaya Modal WACC
Interest Bearing Debt 28,17% 6,76% 1,91%
Equity 71,83% 12,81% 9,20%
WACC 11,10%
Halaman - 40
Page 52
BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS
Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk
5.4 Proyeksi Laporan Keuangan
Berikut adalah proyeksi laba (rugi) Perseroan pada periode 2025 hingga 2030 :
Tabel 19 Proyeksi Laporan Laba Rugi Kegiatan Usaha Baru
Berdasarkan tabel diatas, rencana pengembangan usaha Perseroan, diproyeksikan
akan memberikan laba bersih sebesar Rp. 638,04 Juta pada tahun 2025, Rp. 645,72
Juta pada tahun 2026, Rp. 737,03 Juta pada tahun 2027, Rp. 923,18 Juta pada tahun
2028, Rp. 1,31 Miliar pada tahun 2029 dan Rp. 2,26 Miliar pada tahun 2030.
Berikut adalah rasio keuangan dari rencana pengembangan usaha Perseroan :
Tabel 20 Analisis Profitabilitas dan Analisis Timbal Balik Investasi
Keterangan 2025 2026 2027 2028 2029 2030 Rata-rata
Gross Profit Margin 7,18% 6,72% 6,63% 6,53% 6,44% 6,44% 6,66%
Operating Profit Margin 2,39% 2,18% 2,17% 2,18% 2,27% 2,51% 2,28%
Net Profit Margin 0,61% 0,43% 0,43% 0,43% 0,50% 0,73% 0,52%
Return on Investment 3,78% 2,83% 2,79% 2,88% 3,37% 4,95% 3,43%
Return on Equity 13,05% 11,67% 11,75% 12,83% 15,43% 20,99% 14,29%
Dilihat dari laba (rugi) usaha setelah dilaksanakannya kegiatan pengembangan usaha,
rata-rata Gross Profit Margin (GPM), Operating Profit Margin (OPM) dan Net Profit
Margin (NPM), Return on Investment (ROI) dan Return on Equity (ROE) per 31 Desember
2025 hingga 2030 secara berurutan adalah sebesar 6,66%, 2,28%, 0,52%, 3,43%
dan 14,29%.
Halaman - 41
Page 53
BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS
Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk
5.5 Analisis Rasio Proyeksi Keuangan Setelah Penambahan Kegiatan Usaha
Berikut adalah rasio keuangan Perseroan setelah dilaksanakannya pengembangan
kegiatan usaha :
Tabel 21 Analisis Rasio Perseroan Setelah Dilaksanakannya Pengembangan Usaha
Keterangan 2025 2026 2027 2028 2029 2030 Rata-rata
Gross Profit Margin 4,32% 4,39% 4,47% 4,81% 5,25% 5,52% 4,79%
Operating Profit Margin 1,06% 1,20% 1,41% 1,75% 2,25% 2,55% 1,70%
Net Profit Margin 0,08% 0,11% 0,21% 0,40% 0,72% 0,98% 0,42%
Return on Investment 0,30% 0,43% 0,84% 1,66% 3,06% 4,26% 1,76%
Return on Equity 0,69% 1,01% 1,94% 3,79% 6,82% 9,07% 3,89%
Dilihat dari laba (rugi) usaha setelah dilaksanakannya kegiatan pengembangan usaha,
rata-rata Gross Profit Margin (GPM), Operating Profit Margin (OPM) dan Net Profit
Margin (NPM), Return on Investment (ROI) dan Return on Equity (ROE) per 31 Desember
2025 hingga 2030 secara berurutan adalah sebesar 4,79%, 1,70%, 0,42%, 1,76%
dan 3,89%.
5.6 Analisis Kelayakan
Analisis ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan suatu proyek, yang akan diuji dengan
menggunakan beberapa parameter seperti :
5.6.1 Net Present Value (NPV)
NPV (Net Present Value) adalah nilai bersih sekarang merupakan perbandingan
antara Present Value (PV) kas bersih dan PV selama umur investasi. Selisih antara
kedua PV tersebutlah yang dikenal dengan Net Present Value. Suatu proyek dikatakan
layak atau menguntungkan jika NPV-nya lebih besar dari nol.
Kas Bersih 2 Kas Bersih N - Investasi
Kas Bersih 1
NPV= + + …. +
(1 + r ) (1 + r )2 (1 + r )n
NPV positif, maka investasi layak, dan jika NPV negatif, investasi tidak layak.
NPV proyek menunjukkan angka yang positif yaitu sebesar Rp. 8.352.294.000,-.
5.6.2 Internal Rate of Return (IRR)
IRR (Internal Rate of Return) adalah merupakan alat untuk mengukur tingkat
pengembalian hasil, dimana pada proyek yang layak untuk dilaskanakan, tingkat IRR
yang dihasilkan harus lebih besar dari tingkat diskonto (discounted rate) atau tingkat
pengembalian yang diharapkan oleh investor.
IRR= i1 + NPV2 + (i2 – i1)
NPV1 – NPV2
Dimana :
i1 = tingkat bunga 1 (tingkat discount rate yang menghasilkan NPV1)
i2 = tingkat bunga 2 (tingkat discount rate yang menghasilkan NPV2)
NPV1 = Net present value 1
Halaman - 42
Page 54
BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS
Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk
NPV2 = Net present value 2
IRR diatas tingkat diskonto maka investasi layak, dan IRR dibawah tingkat diskonto
maka investasi tidak layak.
IRR yang dihasilkan proyek adalah 104,23% atau lebih besar dari tingkat
pengembalian yang diasumsikan sebesar 11,10% per tahun.
5.6.3 Profitability Index (PI)
PI (Profitability Index) merupakan rasio aktivitas dari jumlah nilai sekarang penerimaan
bersih dengan nilai sekarang pengeluaran investasi selama umur investasi. Jika nilai
PI lebih besar dari 1, maka proyek tersebut layak untuk dijalankan.
∑PV Kas Bersih
PI= X 100%
∑ PV Investasi
Apabila PI lebih kecil (>) dari 1, maka investasi layak
Apabila PI lebih kecil (<) dari 1, maka investasi tidak layak
PI proyek adalah sebesar 1,91576 yang berarti lebih besar dari 1.
5.6.4 Payback Period (PP)
PP (Payback Period) adalah periode atau jumlah tahun yang diperlukan untuk
mengembalikan nilai investasi yang telah dikeluarkan.
Investasi
PP =
X 1 tahun
Kas Bersih / Tahun
PP adalah 2 Tahun 3 Bulan. Dengan demikian, Perseroan mampu mengembalikan
seluruh investasi sesudah proyek berjalan 2 Tahun 3 Bulan.
5.6.5 Break Event Point (BEP)
Break Even Point (BEP) adalah titik dimana pendapatan sama dengan modal yang
dikeluarkan, tidak terjadi kerugian atau keuntungan. Total keuntungan dan kerugian
ada pada posisi 0 titik break even point yang artinya pada titik ini perusahaan tidak
mengalami kerugian atau mendapat keuntungan.
BEP = Biaya Tetap : (Harga jual per unit – biaya variabel per unit)
Selisih dari pengurangan harga jual per unit dan biaya variabel per unit adalah rumus
dari margin kontribusi (contribution margin).
Rata-rata BEP yang dihasilkan adalah sebesar Rp. 120.802.347.000,- atau sebesar
59,12% dari nilai penjualan.
Halaman - 43
Page 55
BUDI, EDY, SAPTONO DAN REKAN
PROPERTY & BUSINESS APPRAISERS
Laporan Studi Kelayakan – PT Personel Alih Daya, Tbk
5.6.6 Analisis Sensitivitas
Untuk menguji kepekaan suatu proyek terhadap berbagai faktor ekonomi, maka
berikut ini disajikan analisa sensitivitas terhadap rencana pengembangan usaha yang
akan dilakukan oleh Perseroan :
Gambar 10 Analisis Sensitivitas
Analisis sensitivitas dibuat berdasarkan pendapatan dan biaya overhead. Berdasarkan
grafik analisis sensitivitas diatas, pengembangan kegiatan usaha yang dilakukan oleh
Perseroan paling sensitif terhadap kenaikan biaya overhead.
5.7 Kesimpulan
Berdasarkan hasil analisis atas kelayakan pasar, kelayakan teknis, kelayakan pola
bisnis, kelayakan model manajemen dan kelayakan keuangan yang seksama, maka
rencana untuk pengembangan usaha, yaitu menyediakan tenaga kerja outsourcing di
bidang jasa kurir ekspedisi (KBLI 53201) oleh Perseroan adalah layak.
Halaman - 44
Page 56
Page 57
Page 58
Page 59
Page 60
Page 61
Names mentioned 86 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Julius Purnawan
· Notaris
p.7 ×3
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.7 ×6
unresolved
person
Christina Dwi Utami
· Notaris
p.7 ×13
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi
p.7
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor. AHU-AH.
p.8 ×2
unresolved
org
Saptono dan Rekan
p.14
unresolved
person
Akuntan Publik Doly Fajar Damanik
p.16 ×2
unresolved
org
PT Kopindosat Tours Travel
p.18 ×3
unresolved
org
PT Jaringan Solusi Teknik
p.18 ×2
unresolved
—
Pengurus Kopindosat
· Komisaris Utama
p.18
unresolved
org
Billing ACASIA Sdn Bhd
p.18
unresolved
org
PT Satelindo
p.18 ×2
unresolved
org
PT Samsung Metro Data
p.19
unresolved
org
PT Bandarudara Internasional Jawa Barat
p.19
unresolved
org
PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero)
p.19 ×2
unresolved
org
PT Rekso Nasional Food
p.19
unresolved
org
PT Rana Kreasi Indonesia
p.19
unresolved
org
PT Telekomunikasi Selular
p.19
unresolved
org
Kementerian Perhubungan
p.19
unresolved
org
PT Citilink
· Komisaris Independen
p.19
unresolved
org
PT Citilink Indonesia
p.19
unresolved
org
PT Indosat Multi Media Mobile
p.19 ×2
unresolved
org
PT Indosat Mega Media
p.20 ×2
unresolved
org
PT Angkasa Pura Retail
p.20
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak Republik Indonesia. Halaman
p.21
unresolved
org
Penyediaan Tenaga Pengamanan
p.22
unresolved
org
Kementerian Investasi
p.22
unresolved
org
Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia
p.22
unresolved
org
Jasa Pengamanan Indonesia
p.22
unresolved
org
Jasa
p.22
unresolved
org
Pemeliharaan Keamanan
p.22
unresolved
org
Bank Indonesia
p.26 ×5
unresolved
org
PT ISS Indonesia
p.31 ×4
unresolved
org
PT Binajasa Abadikarya
p.31 ×2
unresolved
org
Pusat Statistik
p.38
unresolved
org
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi
p.41
unresolved
org
Menteri Ketenagakerjaan
p.41
unresolved
org
PT Alfa Reka
p.46
unresolved
org
PT Karya Putra Nusantara Perkasa
p.46
unresolved
org
PT Amalura Multi Dimensi
p.46
unresolved
org
PT Micro Madani Institute
p.46
unresolved
org
PT Sinergi Performa Cipta
p.46
unresolved
org
PT Glenmore Raya Sejahtera
p.46
unresolved
org
PT Esa Gemilang Sakti
p.46
unresolved
org
PT Maximus
p.46 ×2
unresolved
org
PT Perkasa Abdi Bhuana
p.46
unresolved
org
PT Majapahit Solusi Bersama
p.46 ×2
unresolved
org
PT Usaha Gunabhakti Mandiri
p.46 ×2
unresolved
org
PT Barokah Amanah Sentosa
p.46
unresolved
org
PT Indopsiko Ekspress Logistik
p.46
unresolved
org
PT Foresight Global
p.46
unresolved
org
PT Finfleet Teknologi Indonesia
p.46 ×2
unresolved
org
PT Nusantara Executive Sukses
p.46
unresolved
org
PT Workmate Indonesia Sumber
p.46
unresolved
org
PT Global Jet Express
p.46
unresolved
org
PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir
p.46
unresolved
org
PT SiCepat Ekspress
p.46
unresolved
org
PT Barokah Amanah Sentosa. Halaman
p.46
unresolved
org
Kementerian Tenaga Kerja
p.47
unresolved
org
PT Sicepat Ekspres Indonesia
p.48 ×2
unresolved
org
Unleverage ManpowerGroup Inc.
p.50
unresolved
org
Careerlink Company Limited
p.50
unresolved
org
Human Holdings Company Limited
p.50
unresolved
org
GEE Group Inc.
p.50
unresolved
org
Humanica Public Company Limited
p.50
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
Rule parser
Needs review
confidence 0.100
1645 ms
12 Sep 2026 23:07
no e-reporting cover - issuer taken from the announcement
Raw output
{'announced_date': None,
'changes': [],
'event_date': None,
'issuer_name': 'PT Indosat Tbk',
'issuer_ticker': '',
'letter_number': '',
'positions': [],
'source_shape': 'ROSTER',
'subject': ''}