Skip to content
Back to announcement

20250523_PGJO_Laporan Informasi dan Fakta Material_31888610_lamp1.pdf

Asset transaction Needs review PGJO

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 1

Page 1
    3              MONEY & BANKING
                                                                                                                                                                                                                                                                             jumat, 23 mei 2025




Menanti Penurunan
Suku Bunga Kredit
   JAKARTA, ID – Suku bunga kredit baru pada April 2025 masih mengalami
peningkatan secara bulanan. Dengan adanya pemangkasan suku bunga acuan Bank
Indonesia (BI Rate) 25 basis poin (bps) menjadi 5,5%, diharapkan transmisi ke suku
 bunga kredit bisa segera dilakukan untuk menjadi daya ungkit di sisi permintaan.

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Istimewa
                                                                                                                             Lampaui Target RBB 2024, OK Bank Raih Laba Bersih Rp49,99 Miliar
Oleh Nida Sahara               SBDK Perbankan                                                                                Dari kiri ke kanan, Direktur Kepatuhan Efdinal Alamsyah, Direktur Bisnis Vincentia M. Djuniwati W, Wakil Direktur




M
                               (dalam %)
                                                                                                                             Utama Hendra Lie, Perwakilan OK Next Co.Ltd Kun Hong Lim, Komisaris Independen Sondang Martha Samosir, dan
                 eski-
                                                                                     9,59 9,63        9,37 9,5               Komisaris Independen Chairudin, berbincang di sela RUPST/LB PT Bank Oke Indonesia Tbk (OK Bank/DNAR) di Jakarta,
                 pun ra-        9,13 9,25                                                                                    Kamis (22/5/2025). OK Bank membukukan laba bersih sebesar Rp49,99 miliar pada akhir 2024, meningkat 74,47%
                 ta-rata                                                 8,85
                                                               8,64                                                          dari tahun sebelumnya. Jumlah ini melampaui target Rencana Bisnis Bank awal tahun sebesar Rp30,30 miliar. Perse-
                 tertim-                                                                                                     roan menargetkan laba bersih akhir 2025 sebesar Rp103,83 miliar atau di atas 100% dari tahun lalu dan pendapatan
                 b a n g                                                                                                     bunga sebesar Rp1,16 triliun. Hingga Kuartal I-2025, OK Bank mencatatkan laba bersih Rp30,43 miliar, meningkat
suku bunga kredit ru-                                                                                                        606% atau meraih 29,31% dari target 2025. Kenaikan net profit 2024 ini ditopang kenaikan pendapatan operasi-
piah terpantau stabil                                                                                                        onal lainnya sebesar 66,95% menjadi Rp28,30 miliar serta efisiensi beban umum dan administrasi sebesar 18,35%
sebesar 9,19% pada                             5,42 5,51                                                                     menjadi Rp143,7 miliar. CAR berada di level sangat sehat 46,83% atau 101,98% dari target RBB. Hingga kini, saham
April 2025, namun                                                                                                            pengendali OK Bank dimiliki OK Next Co.Ltd sebesar 89,73%.
suku bunga kredit un-
tuk fasilitas kredit baru
mengalami peningkat-

                                                                                                                                                          Ekonomi Akar Rumput
an sebesar 21 bps se-
cara bulanan menjadi
9,63%. Berdasarkan

                                                                                                                                                         Tampung Investasi Global
data BI, kenaikan suku
bunga kredit baru ter-
jadi pada mayoritas
kelompok bank, kecuali           Agregat         KCBA              BUSN               BUMN               BPD
bank pelat merah.
    Kenaikan suku bu-                                    Feb’25                  Mar’25                                          NUSA DUA, ID –                                                                               Nusa Dua, Bali. Acara                                “Tentu saja, untuk
nga kredit baru terjadi                                    Sumber: BI, OJK, diolah                                           Di tengah kondisi eko-                                                                           yang menghadirkan                                bisa menarik investor
pada kelompok kan-                                                                                                           nomi dunia yang terus                                                                            lebih dari 700 peserta                           maupun lembaga keu-
tor cabang bank asing       cost of fund yang terjadi   bulan April dan Mei.              keuntungan sebesar                 bergejolak, usaha ultra                                                                          dari 15 negara ini men-                          angan bukan perkara
(KCBA), bank pemba-         dalam dua tahun ini.            “Kami juga melihat            11 bps secara bulanan              mikro dan kecil, men-                             Amartha                                        cakup investor, insti-                           mudah, karena umum-
ngunan daerah (BPD),        Sebab, akan tidak pro-
                            fitable apabila margin
                                                        ad a nya p o te n s i p e -
                                                        nurunan suku bunga
                                                                                          menjadi 2,01%, sebagai
                                                                                          upaya menjaga daya
                                                                                                                             jadi sektor yang ber-                             memiliki                                       tusi pemerintah dan
                                                                                                                                                                                                                              regulator, sektor swas-
                                                                                                                                                                                                                                                                               nya kelompok akar
                                                                                                                                                                                                                                                                               rumput ini tidak me-
dan bank umum swasta                                                                                                         peluang besar untuk
nasional (BUSN) yang        tidak bisa meng-cover       perbankan, di mana                saing di pasar kredit.             menampung masuknya                                investor dari                                  ta, akademisi, hingga                            miliki riwayat kredit.
masing-masing naik se-      NPL (non performing         penurunan bunga dana                  Mayoritas kelom-               investasi dari global.                                                                           komunitas wirausaha                              Karena itu, perusahaan
besar 64 bps, 48 bps,       loan),” beber Lani.         akan terjadi lebih dulu           pok bank mengalami                 Hal ini mengingat                                 berbagai                                       ultra-mikro.                                     taeknologi keuangan
dan 39 bps. Sebaliknya,         Hal ini dikarenakan     diikuti oleh penurunan            kenaikan HPDK secara               sektor ekonomi akar                                                                                  “Forum internasio-                           seperti halnya Amar-
suku bunga kredit baru      apabila saat biaya dana     bunga kredit,” ucap dia.          bulanan, kecuali KCBA.             rumput (grassroots),                              institusi, baik                                nal ini menjadi wadah                            tha harus punya tata
pada Himpunan Bank          perbankan membeng-              Ekonom Universi-              Kenaikan HPDK terbe-               sudah terbukti lebih                              lokal maupun                                   bagi investor global,                            kelola yang sesuai
Milik Negara (Himbara)      kak akibat perebutan        tas Andalas Syafruddin            sar dialami kelompok               reslilent dan menyim-                                                                            termasuk sovereign we-                           prinsi-prinsip good
menurun 30 bps seca-        dana di pasar dan bank      Karimi juga menilai,              BUMN sebesar 14 bps                pan potensi pertum-                               asing. Di                                      alth fund untuk berin-                           corporate governance
ra bulanan, terindikasi     tidak meningkatkan          kredit adalah urat nadi           menjadi 3,53%, diikuti             buhan besar.                                                                                     vestasi dan berkolabo-                           (GCG) dalam menja-
sebagai upaya menja-        bunga kredit, tentunya      p e m b a n g u n a n ya n g      dengan kelompok BPD                    Ketertarikan inves-                           antaranya                                      rasi guna mendukung                              lankan fungsi inter-
ga daya saing di pasar      berdampak pada mar-         memungkinkan inves-               dan BUSN dengan ke-                tor global untuk masuk                                                                           dan meningkatkan                                 mediasinya. Bukan itu
kredit.                     gin bunga bersih (net       tasi bergerak, konsumsi           naikan sebesar 5 bps               ke segmen ini juga
                                                                                                                                                                               adalah Swedia                                  ekonomi akar rumput,”                            saja, pembiayaan yang
    Presiden Direktur       interest margin/NIM)        meningkat, dan pro-               menjadi sebesar 4,46%              terus meningkat. Salah                            Sovereign                                      ujar dia.                                        disalurkan juga harus
PT Bank CIMB Niaga          yang semakin tergerus       duktivitas melonjak.              dan 3,60%. Di sisi lain,           satunya terlihat dari                                                                                Dia menegaskan,                              bertanggung jawab dan
Tbk L ani Darmawan          di tengah risiko kredit     Penurunan suku bunga              HPDK pada kelompok                 investasi permodalan                              Fund, Finlandia                                The 2025 Asia Grassro-                           berdampak. Dengan
menilai, transmisi ke       yang juga meningkat.        acuan oleh BI merupa-             KCBA mengalami penu-               yang diberikan sejum-                                                                            ots Forum merupakan                              begitu, investor asing
suku bunga perbank-         Hal ini juga pada akhir-    kan langkah awal yang             runan terbatas sebesar             lah institusi keuangan                            Sovereign                                      pionir yang memberi                              juga percaya untuk
an, baik dana maupun        nya akan menyebabkan        baik. Tapi jika trans-            4 bps menjadi 2,06%.               global kepada Amartha,                                                                           perspektif baru bagi                             menempatkan investa-
kredit akan bergantung      profitabilitas perbank-     misi suku bunga tidak                 Sejalan dengan ke-             perusahaan teknologi
                                                                                                                                                                               Fund, dan                                      investor global untuk                            sinya,” ujar dia.
juga dengan kondisi         an menyusut. Alhasil,       lancar, maka pelaku               naikan OHC dan HPDK,               keuangan yang memfo-                              Belgian                                        percaya akan potensi                                 Pada kesempatan
likuiditas di pasar. Me-    perbankan mengerek          usaha tidak merasakan             marg in keuntungan                 kuskan bisnisnya pada                                                                            besar yang ada di seg-                           yang sama, Committee
nurut dia, apabila ti-      suku bunga kreditnya        manfaatnya.                       pada mayoritas kelom-              pembiayaan di segmen                              Sovereign                                      men akar rumput. “Seg-                           Leadership The 2025
dak terlalu ketat, maka     untuk tetap menjaga             “Apalagi dalam sis-           pok bank mengalami                 grassroots.                                                                                      men masif ini terbukti                           Asia Grassroots Forum
suku bunga dana pihak       profitabilitasnya, mes-     tem perbankan yang                p e n u r u n a n , ke c u a l i       “Amartha memiliki                             Fund telah                                     memiliki resiliensi yang                         Sandiaga Uno meng-
ketiga (DPK) bisa turun     kipun margin keun-          masih cenderung kaku              pada KCBA. Kelompok                investor dari berbagai                                                                           baik dengan adanya                               ungkapkan pentingnya
berangsur sehingga me-      tungan yang diambil         dalam menurunkan bu-              BUMN mengalami pe-                 institusi, baik lokal
                                                                                                                                                                               menyuntikkan                                   dukungan teknologi ke-                           mendorong entrepre-
nekan biaya dana (cost      bank juga tipis.            nga kredit komersial.             nurunan margin keun-               maupun asing. Di an-                              investasinya ke                                uangan inklusif, serta                           neurial society sebagai
of fund).                       Dihubungi secara        Di banyak kasus, bunga            tungan yang terbesar               taranya adalah Swedia                                                                            ekosistem yang men-                              akselerator pertum-
    “ Sehing ga , mem-      terpisah, Direktur Fi-      pinjaman UMKM tetap               yaitu 21 bps secara bu-            Sovereign Fund, Fin-                              Amartha,                                       dukung tumbuhnya                                 buhan.
buat bunga kredit bisa      nance & Strateg y PT        ber tahan di kisaran              lanan ke level 2,05%, di           landia Sovereign Fund,                                                                           kewirausahaan,” tutur                                “Memberdayakan
turun juga. Dalam dua       Bank Rakyat Indonesia       9-12%, bahkan setelah             tengah penurunan mar-              dan Belgian Sovereign                                                                            Taufan.                                          komunitas untuk ber-
tahun ini seperti kita      (Persero) Tbk (BRI) Vi-     BI menurunkan suku                gin keuntungan yang                Fund telah menyun-                                Andi Taufan                                        Komisaris Utama                              wirausaha sangat pen-
ketahui, margin bank        viana Dyah Ayu Retno        bunga berkali-kali,”              lebih terbatas pada ke-            tikkan investasinya ke                            Garuda Putra                                   Amartha Rudiantara                               ting sebagai langkah
menurun drastis kare-       K mengatakan, trans-        kata dia.                         lompok BPD dan BUSN                Amartha,” kata Founder                            Founder & CEO Amartha                          menambahkan, dengan                              untuk mengakselerasi
na kenaikan cost of fund    misi penurunan suku                                           masing-masing sebesar              & CEO Amartha Andi                                                                               kondisi ekonomi global                           pertumbuhan ekono-
yang tidak dibarengi        bunga kredit akan           Biaya Dana Naik                   4 bps dan 1 bps.                   Taufan Garuda Putra                              nyalurkan pembiayaan                            yang terus bergejolak                            mi. Memberdayakan
dengan kenaikan bunga       berbeda pada setiap             Berdasarkan data                  Kelompok BUMN                  pada acara The 2025                              hingga lebih dari Rp 35                         dan berdampak pada                               entrepreneurial society
kredit,” ucap Lani kepa-    segmen kredit. “Jenis       BI, kenaikan SBDK Ma-             terindikasi berupaya               Asia Grassroots Forum                            triliun kepada 3,3 juta                         industri makro, forum                            mampu menciptakan
da Investor Daily, Kamis    kredit yang paling ce-      ret 2025 didorong oleh            menjaga daya saing di              di Hotel Grand Hyatt                             UMKM, dengan rasio                              ini menyuarakan bahwa                            lapangan kerja, me-
(22/5/2025).                pat diturunkan ada-         kenaikan biaya dana               pasar kredit, karena               Nusa Dua, Bali, Kamis                            pinjaman bermasalah                             sektor mikro seperti                             ningkatkan resiliensi
    BI juga mencatat,       lah kredit-kredit yang      d an biaya overhead.              hanya sebagian kecil               (22/5/2025).                                     (non performing loan/                           akar rumput justru                               komunitas terhadap
suku bunga dasar kre-       menggunakan floating        Kontribusi biaya over-            dari kenaikan HPDK                     Taufan mengatakan,                           NPL) di angka 3%.                               lebih stabil dan punya                           krisis, dan memper-
dit (SBDK) Maret 2025       mechanism dan meng-         head dan biaya dana               dan OHC yang ditrans-              pembiayaan di sektor                                 Untuk mengga-                               prospek yang baik. Me-                           kuat fondasi ekonomi
juga mengalami pening-      gunakan reference rate      pada pembentukan                  misikan dalam bentuk               akar rumput memiliki                             et lebih banyak lagi                            lalui dukungan modal,                            nasional. Pertemuan
katan secara bulanan        tertentu. Biasanya jenis    SBDK relatif berim-               kenaikan SBDK, seba-               potensi besar untuk                              investor global masuk                           teknologi yang inklusif,                         para investor di forum
pada seluruh kelompok       kredit ini ada di segmen    bang. Biaya overhead              gaimana terlihat pada              bertumbuh, dengan                                ke segmen ini, Amartha                          dan juga pendamping-                             ini, diharapkan dapat
bank, di level 9,25%,       korporasi,” tutur Vi-       (overhead cost/OHC)               besaran kenaikan SBDK              tingkat risiko yang rela-                        menggelar The 2025                              an, sektor akar rumput                           mendorong tumbuhnya
atau naik 12 bps dari       viana kepada Investor       mengalami kenaikan                secara bulanan yang pa-            tif dapat dikendalikan.                          Asia Grassroots Forum                           berpeluang menjadi                               komunitas wirausaha
posisi Februari 2025        Daily.                      sebesar 13 bps seca-              ling rendah dibanding-             Terbukti, hingga saat                            yang berlangsung pada                           katalisator pertumbuh-                           yang kuat dan kompeti-
9,13%. Seluruh SBDK             Sementara itu, Chief    ra bulanan menjadi                kan kelompok bank                  ini, Amartha telah me-                           21-23 Mei 2025 di                               an ekonomi.                                      tif,” tegas dia. (va)
kelompok bank mening-       Economist PT Bank Ne-       3,61%, sedangkan bi-              lainnya. Sementara itu,
kat, utamanya dikontri-     gara Indonesia (Persero)    aya dana atau Harga               margin keuntungan ke-
busi dari BUSN dengan       Tbk (BNI) Leo Putera        Pokok Dana untuk Kre-             lompok KCBA mening-
                                                        dit (HPDK) mengalami                                                    PENGUMUMAN PERKEMBANGAN NEGOSIASI RENCANA PENGAMBILALIHAN                                                      PENGUMUMAN RENCANA PERUBAHAN
kenaikan 21 bps, diikuti    Rinaldy mengatakan,                                           kat sebesar 2 bps dipicu                            PT TOURINDO GUIDE INDONESIA Tbk.                                                    PROSPEKTUS REKSA DANA BERBENTUK KONTRAK INVESTASI KOLEKTIF
oleh BPD, KCBA, dan         pemangkasan BI Tate         kenaikan sebesar 9 bps            keunggulan kompeti-                                          (”PERSEROAN”)
                                                                                                                                                                                                                                       REKSA DANA SYARIAH BATAVIA CHINA SHARIA EQUITY USD
                                                                                                                                                                                                                                               (BATAVIA CHINA SHARIA EQUITY USD).
BUMN masing-masing          dapat berpotensi me-        secara bulanan menjadi            tif dalam memperoleh                 Dalam rangka memenuhi ketentuan Pasal 5 ayat (1) Peraturan Otoritas Jasa Keuangan               PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen, selaku Manajer Investasi dari Batavia China Sharia
naik 13 bps, 8 bps, dan     nurunkan imbal hasil        3,63%. Di sisi lain, bank         sumber biaya dana yang               No. 9/POJK.04/2018 tanggal 25 Juli 2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka
                                                                                                                               (“POJK No.9/2018”) dan merujuk pada Pengumuman Negosiasi Rencana Pengambilalihan
                                                                                                                                                                                                                               Equity USD, bermaksud untuk menginformasikan perubahan yang akan dilakukan terhadap
                                                                                                                                                                                                                               Prospektus Batavia China Sharia Equity USD yaitu sehubungan dengan perubahan susunan
4 bps. Kenaikan SBDK        SBN karena ekspektasi       menurunkan margin                 lebih murah.                         yang diumumkan pada surat kabar Investor Daily tertanggal 17 April 2025 (”Pengumuman            tim pengelola investasi yang akan tercantum di dalam prospektus Batavia China Sharia Equity
                                                                                                                               Negosiasi”), dengan ini kami, PT Batu Investasi Indonesia (sebelumnya dikenal sebagai           USD adalah sebagai berikut:
secara bulanan ini ter-     aliran dana asing dan                                                                              PT Zhengyu Global Trading) (“Calon Pengendali Baru”), mengumumkan bahwa pada                      Susunan Tim Pengelola Investasi              Susunan Tim Pengelola Investasi
jadi bersamaan dengan       potensi shifting dana                                                                              tanggal 22 Mei 2025, Calon Pengendali Baru telah menandatangani Perjanjian Pembelian
                                                                                                                               Saham Bersyarat dengan PT Surya Fajar Capital Tbk, Henri Widodo, Ing Ing Cindy Eva,
                                                                                                                                                                                                                                 (sebelum perubahan)                          (perubahan yang direncanakan)

moderasi pertumbuhan        dari SRBI yang jatuh                                                                               Claudia Ingkiriwang, Ellen Yanury Luassa, dan Adi Putera Widjaja (seluruhnya disebut sebagai
                                                                                                                                                                                                                                 Rinaldi Lukita Handaya                       Rinaldi Lukita Handaya

                                                                                                                               ”Calon Penjual”) sehubungan dengan rencana transaksi pengambilalihan atas sejumlah                Fadil Kencana                                Fadil Kencana
kredit dalam satu bulan     tempo ke obligasi pe-                                                                              493.088.500 (empat ratus sembilan puluh tiga juta delapan puluh delapan ribu lima ratus)          Yohan Kurniawan                              Wilim Hadiwijaya
terakhir.                   merintah. Di saat yang                                                                             saham dalam Perseroan atau yang mewakili 61,96% (enam puluh satu koma sembilan enam
                                                                                                                                                                                                                                 Wilim Hadiwijaya                             Angky Hendra
                                                                                                                               persen) dari keseluruhan modal yang telah ditempatkan dan disetor penuh di Perseroan, suatu
    Menanggapi hal ter-     sama, nilai tukar rupi-                                                                            perusahaan terbuka yang sahamnya tercatat pada Bursa Efek Indonesia, sebagai kelanjutan           Angky Hendra                                 Thomas Christianto Kaloko
                                                                                                                               dari Kesepakatan antara Calon Pengendali Baru dengan Calon Penjual yang ditandatangani
sebut, Lani mengung-        ah diperkirakan bisa                                                                               pada tanggal 16 April 2025 sebagaimana telah diumumkan dalam Pengumuman Negosiasi.
                                                                                                                                                                                                                                 Thomas Christianto Kaloko                    Gilang Triadi

kapkan bahwa mening-        tetap stabil bila risiko                                                                           Penyelesaian atas rencana pengambilalihan tersebut baru akan terjadi setelah Calon
                                                                                                                                                                                                                                 Gilang Triadi

                                                                                                                               Penjual memenuhi persyaratan pendahuluan yang ditetapkan oleh Calon Pengendali Baru,
katnya SBDK memang          global tidak berubah,                                                                              dan Calon Pengendali Baru akan senantiasa memperhatikan dan mematuhi hukum dan
                                                                                                                                                                                                                               Adapun perubahan ini akan dilaksanakan setelah didapatkannya persetujuan/tanggapan tidak
                                                                                                                                                                                                                               berkeberatan/hal lain yang dapat dipersamakan dengan itu dari Otoritas Jasa Keuangan.

                            diikuti dengan penu-                                                                               peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk POJK No.9/2018. Informasi lebih
karena perbankan me-                                                                                                           lanjut mengenai penyelesaian pengambilalihan oleh Calon Pengendali Baru akan diumumkan
                                                                                                                                                                                                                               Berdasarkan perubahan di atas, maka kami juga akan menyesuaikan ketentuan-ketentuan
                                                                                                                                                                                                                               lainnya yang tercantum pada Prospektus terkait perubahan di atas (jika ada).
nyesuaikan biaya dana       runan permintaan va-                                                                               kepada masyarakat dengan memperhatikan ketentuan dalam POJK No.9/2018.                          Demikian pengumuman ini disampaikan kepada para Pemegang Unit Penyertaan Batavia China
yang membengkak. “Ya        las setelah pembayar-                                                                                                                Jakarta, 23 Mei 2025
                                                                                                                                                                                                                               Sharia Equity USD serta pihak-pihak yang berkepentingan.

                                                                                                                                                             Untuk dan atas nama Direksi                                       Jakarta, 23 Mei 2025
untuk mulai menye-          an dividen dan musim                                                                                                            PT Batu Investasi Indonesia
                                                                                                                                                                                                                               PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen

suaikan dari kenaikan       pembayaran hutang di                                                                                                (sebelumnya dikenal sebagai PT Zhengyu Global Trading)                         Manajer Investasi berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan


                                                                                                                                                                                                                              2 X 80 mm
                                                                                                                                                                                                                              Terbit di Harian Investor Daily

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.58 MB
Published23 May 2025
Pages1
Characters34,834
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 25 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked person Sondang Martha Samosir p.1
linked org Bank Oke Indonesia Tbk p.1 ×2
linked org PT Bank CIMB Niaga p.1
linked org Surya Fajar Capital Tbk p.1 ×2
linked — Henri Widodo p.1
linked — Ing Cindy Eva p.1
linked person Claudia Ingkiriwang p.1
linked — Ellen Yanury Luassa p.1
linked person Adi Putera Widjaja p.1
possible person Efdinal Alamsyah p.1
possible person Hendra Lie p.1
possible org OK Next Co. p.1 ×2
possible org Bank Rakyat Indonesia p.1
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.1 ×3
possible — Batavia Prosperindo p.1 ×2
possible org Bursa Efek Indonesia p.1
unresolved org Bank Indonesia p.1
unresolved org Bank Raih Laba Bersih Rp p.1
unresolved org Perwakilan OK Next Co.Ltd p.1
unresolved org OK Next Co.Ltd p.1
unresolved person Andi Taufan · Komisaris Utama p.1
unresolved org PT Bank Ne- p.1
unresolved org TOURINDO GUIDE INDONESIA Tbk. p.1 ×2
unresolved org PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen p.1 ×2
unresolved org PT Zhengyu Global Trading p.1 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.091 1664 ms 12 Sep 2026 22:50
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL_FACT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result