Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1
Lampiran 1
Laporan Pelaksanaan Publik Expose Tahun 2025
Hari/Tanggal Kamis, 22 Mei 2025
Waktu 13.00 – 14.00
Daftar Hadir Lampiran 2
Public Expose PT Gunanusa Eramandiri Tbk (”Perseroan”) berlangsung di JS Luwansa Hotel and
Convention Center Lantai 2, Jl. Rasuna Said No. 22 Kav C, Kuningan Jakarta Selatan yang
dihadiri oleh:
Bpk. Ivan Cokro Saputra (Direktur Utama)
Ibu Bernice Cokrosaputro (Direktur)
Widjoyo Prawirohardjo CFA (Corporate Secretary)
Acara dibuka pada pukul 13.00 yang dimulai dengan presentasi sekilas mengenai Perusahaan,
Kinerja dan tantangan tahun 2024 serta strategi dan target tahun 2025 oleh Direktur Utama
sesuai dengan materi yang telah disampaikan terlebih dahulu ke PT Bursa Efek Indonesia
(”BEI”).
SESI PAPARAN DIREKSI
Presentasi disampaikan oleh Bp. Ivan Cokro Saputra selaku Direktur Utama Perseroan.
Pada Public Expose tersebut dipaparkan mengenai: Sekilas Tentang Perseroan, Kinerja dan
Tantangan tahun 2024 serta Strategi dan Target tahun 2025.
Dalam paparan ini dijelaskan selama penjualan tahun 2024 mengalami kenaikan 3% dari Rp
1.401T pada tahun 2023 menjadi Rp1.444T pada tahun 2024.
Dimana segmen penjualan di kontribusikan dari 55% jasa manufaktur, 40% kacang-kacangan dan
distribusi, 5% dari penjualan lainnya. Perseroan mengalami penurunan laba operasi sebesar
15.5% dari Rp129M pada tahun 2023 menjadi Rp109M pada tahun 2024. Laba bersih kepada
entitas Induk Perseroan mengalami penurunan yang tidak signifikan 1.6% dari Rp61M tahun 2023
dibandingkan dengan Rp60M tahun 2024.
Untuk tahun 2025, Perseroan menargetkan kenaikan penjualan sebesar 3% dari Rp1.444T tahun
2024 menjadi Rp1.489T tahun 2025. Sampai dengan saat Q12025, penjualan perseroan telah
mencapai 28.8% dari target tahun 2025.
Perseroan sedang dalam proses perencanaan pembangunan Pabrik baru di daerah KITIC dan
Pati, Jawa Tengah sebagai salah satu strategi pada tahun 2025 karena kapasitas produksi di
Cikarang saat ini sudah hampir penuh untuk dan adanya permintaan dari kustomer untuk
produk Fruit Pure yang pabriknya akan dibangun di Pati, Jawa Tengah. Perseroan akan terus
menbuka pasar baru terutama ke China karena sudah mendapatkan GACC yaitu ijin untuk expor
ke China dari Pemerintah China dan terus berinovasi dan mengembangan produk baru.
Page 2
Seksi Tanya Jawab:
Nama dan Media Pertanyaan Jawaban
M. Andrianto, Infobank 1. Apa pengaruh trade war Pemerintah Indonesia telah
terhadap suplai kacang- melakukan negosiasi dengan
kacangan dari Amerika pendekatan secara bisnis,
Serikat? dan pemerintah Amerika
Serikat telah menerima
proposal dari pemerintah
Indonesia, yang harus
dilakukan saat ini ialah
pengimplementasian
proposal ini. Pemerintah
Indonesia juga memberikan
benefit tambahan untuk
produk yang bahan baku nya
di impor, lalu di process di
Indonesia, setelah itu di
produk bernilai tambah di
ekspor.
2. Selain China, negara mana Selain China, Perseroan akan
yang menjadi target tujuan terus mengembangkan
ekspor? ekspor kepasar ASEAN
terutama ke negara Vietnam,
tapi China merupakan pasar
primadona Perseroan saat
ini.
3. Dengan penurunan daya Perseroan memiliki strategi:
beli, apa strategi Perseroan? menjaga suplai bahan baku
tetap stabil, harga bersaing,
mempertahankan kualitas.
Perseroan akan terus
mempertahankan biaya
rebranding agar produk tetap
tumbuh kuat di pasar.
Fina, Kontan 1. Bagaimana progress Saat ini masih dalam proses
pembangunan pabrik baru penggambaran di arsitek
Perseroan? dengan konsep Green
Building, diharapkan pada
bulan Juni 2025 dapat di
lakukan tender, dan
pembangunan selesai pada
pertengahan tahun 2026.
2. Brapa biaya Investasi Perkiraan investasi
untuk kedua Pabrik baru pembangunan kedua pabrik
tersebut? baru tersebut ialah Rp220M –
Rp240M, termasuk dengan
mesin-mesin produksi, saat
ini progres masih 2%.
3. Brapa kinerja Target Secara bertahap, Perseroan
Ekspor setelah lakukan expor menargetkan penjualan
ke China? ekspor mencapai 40% dari
total penjualan.
Names mentioned 4 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.