Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 24
Page 1
Page 2
PROFIL KOMISARIS
Page 3
PROFIL DIREKSI
Page 4
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
Page 5
TINJAUAN EKONOMI Sepanjang tahun 2024, ekonomi global mengalami perlambatan akibat berbagai tantangan, termasuk penurunan pertumbuhan ekonomi, konflik geopolitik, dan fragmentasi perdagangan internasional. Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi global sebesar 3,2%, dengan tren perlambatan yang diproyeksikan berlanjut hingga 2026. Meskipun demikian, perekonomian Indonesia tetap menunjukkan ketahanan, didukung oleh permintaan domestik yang meningkat, arus investasi yang stabil, serta ke berlanjutan Proyek Strategis Nasional (PSN).
Page 6
Industri minuman beralkohol menghadapi sejumlah tantangan, salah satunya adalah kenaikan tarif cukai yang berdampak pada harga jual dan permintaan domestik. Meski demikian, sektor ini tetap memiliki peluang untuk beradaptasi dan berkembang, berkat solidnya pertumbuhan sektor industri pengolahan serta meningkatnya daya beli masyarakat. Dengan kondisi ekonomi yang dinamis, industri minuman beralkohol berpotensi untuk terus berinovasi dan memperluas pasar, baik domestik maupun internasional.
Page 7
Perseroan menerapkan strategi usaha yang berkelanjutan guna memastikan keberlanjutan bisnis di masa depan. Salah satu langkah utama yang dilakukan adalah mengembangkan varian baru serta berinovasi pada produk minuman beralkohol untuk menarik minat konsumen baru sekaligus mempertahankan loyalitas konsumen yang sudah ada. Selain itu, Perseroan terus memperluas pasar ke wilayah potensial, baik di dalam maupun luar negeri, guna meningkatkan daya saing dan memperbesar pangsa pasar. Di samping itu, Perseroan juga secara proaktif mengidentifikasi dan mengelola berbagai risiko bisnis, termasuk risiko regulasi, pasokan bahan baku, serta perubahan tren konsumen, demi memastikan kelangsungan usaha yang stabil dan berkelanjutan.
Page 8
PRODUK BARU 2024 Golongan B
Page 9
PRODUK BARU 2024 Golongan B
Page 10
PRODUK BARU 2024 GOLONGAN C
Page 11
IKHTISAR PERSEROAN
Page 12
LAPORAN POSISI KEUANGAN (1/6)
Page 13
LAPORAN POSISI KEUANGAN (2/6)
Page 14
LAPORAN POSISI KEUANGAN (3/6)
Page 15
LAPORAN POSISI KEUANGAN (4/6)
Page 16
LAPORAN POSISI KEUANGAN (5/6)
Page 17
LAPORAN POSISI KEUANGAN (6/6)
Page 18
LAPORAN MANAJEMEN
Page 19
KENDALA YANG DIHADAPI Perseroan menghadapi berbagai tantangan dalam industri minuman beralkohol pada tahun 2024, termasuk kenaikan tarif cukai, perubahan regulasi, serta meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat yang mendorong pergeseran preferensi konsumen ke minuman rendah alkohol atau non-alkohol. Selain itu, persaingan yang semakin ketat dari produsen domestik maupun global serta volatilitas harga bahan baku seperti gandum, malt, dan gula turut memberikan tekanan terhadap biaya produksi. Kondisi ini menuntut Perseroan untuk terus beradaptasi dan mencari strategi yang tepat guna menjaga daya saing di pasar.
Page 20
KEBIJAKAN STRATEGIS Untuk menghadapi tantangan tersebut, Perseroan menerapkan strategi diversifikasi produk dengan menghadirkan varian minuman yang lebih sehat dan rendah alkohol guna menjangkau segmen pasar yang lebih luas. Selain itu, efisiensi dalam proses produksi dan distribusi terus dioptimalkan agar dapat mengendalikan biaya operasional secara efektif. Perseroan juga memperkuat strategi pemasaran digital serta menjalin kemitraan strategis guna meningkatkan penetrasi pasar dan memperkuat loyalitas pelanggan di tengah perubahan tren konsumsi.
Page 21
PENCAPAIAN KINERJA Perseroan terus memperluas pasar dengan menerapkan strategi pemasaran yang telah ditetapkan serta mengoptimalkan keunggulan kompetitif untuk memperkuat daya saing. Langkah ini didukung oleh inovasi produk, ekspansi jaringan distribusi, serta pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran dan penjualan. Sebagai hasil dari upaya tersebut, Perseroan mencatatkan penjualan neto sebesar Rp18,90 miliar pada tahun 2024, mengalami penurunan yang cukup signifikan sebesar 51,88% atau setara Rp20,38 miliar dibandingkan tahun 2023 yang tercatat sebesar Rp39,28 miliar.
Page 22
Perubahan dalam penjualan tersebut turut berdampak pada kinerja keuangan lainnya, termasuk laba bruto yang menurun sebesar 80,09% menjadi Rp4,91 miliar pada tahun 2024. Perseroan terus mengoptimalkan efisiensi operasional guna menjaga profitabilitas di tengah dinamika pasar dan tantangan industry. Selain itu, laba usaha Perseroan tercatat sebesar Rp19,61 miliar, mengalami peningkatan sebesar 752,83% atau setara Rp17,31 miliar dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp2,30 miliar. Dengan strategi yang adaptif dan inovatif, Perseroan berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja dan mempertahankan pertumbuhan yang berkelanjutan guna memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.
Page 23
AKTIVITAS TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
Page 24
TERIMAKASIH
Names mentioned 1 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Indonesia
p.5
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.