Skip to content
Back to announcement

20250520_BLUE_Laporan Informasi dan Fakta Material_31887224_lamp1.pdf

Other Text extracted BLUE

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 83

Page 1
                                                 Office:
                                                 Plaza89, 12th Floor, PO33 Jl. H. R. Rasuna Said
                                                 Kav.X7. No.6, Kuningan, South Jakarta 12940
                                                 +62 21-5091-9084
                                                 corsec@valuers.partners




Laporan Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha
PT Berkah Prima Perkasa Tbk.



Jl. Sunter Nirwana Asri II Blok A110-111, RT.12/RW.19,
Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok,
Kota Jakarta Utara, Provinsi DKI Jakarta 14350



31 Desember 2022




No. Laporan           : 00093/2.0172-00/BS/05/0557/1/VI/2023
Tanggal               : 20 Juni 2023


Tanggal/Date          : December 22nd, 2021

No Laporan/Report Number :
Tanggal/Date          : December 22nd, 2021

No Laporan/Report Number :
Tanggal/Date          : December 22nd, 2021

No Laporan/Report Number :
Page 2
                                                                             Office:
                                                                             Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                                             RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                             Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                             +62 252-8578-859
                                                                             corsec@valuers.partners


No. 00093/2.0172-00/BS/05/0557/1/VI/2023
Bogor, 20 Juni 2023


Direktur PT Berkah Prima Perkasa Tbk
Jl. Sunter Nirwana Asri II Blok A110-111, RT.12/RW.19,
Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok,
Kota Jakarta Utara, Provinsi DKI Jakarta 14350


Dengan Hormat,
COVER IN G LETT ER




Berdasarkan instruksi dari PT Berkah Prima Perkasa Tbk (“Pemberi Tugas”) sehubungan dengan Studi
Kelayakan Bisnis Penambahan Kegiatan Usaha PT Berkah Prima Perkasa Tbk yang tertuang dalam kontrak
No. 024-0/PRIDE/EL/BS/03/2023 tanggal 16 Maret 2023, kami sebagai Penilai Publik Independen
berdasarkan keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia dengan izin usaha No. 2.21.0172, telah
melakukan investigasi dan menyampaikan laporan ini untuk Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan.
1.                   Identitas Status Penilai
                     A. Jasa studi kelayakan ini dilakukan oleh penilai independen yang merupakan Penilai Publik dan
                        merupakan salah satu rekan pada KJPP Putri Anugrah & Rekan (KJPP-PRIDE). Penilai Publik dan
                        KJPP-PRIDE telah memiliki perizinan dan terdaftar sebagai Penilai Publik di Kementerian
                        Keuangan Republik Indonesia dengan nomor lisensi 2.21.0172 dan telah memenuhi persyaratan
                        sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Menteri Keuangan No. 228/PMK.01/2019 tentang
                        Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 101/PMK.01/2014 tentang Penilai
                        Publik dan telah terdaftar sebagai Profesi Penunjang Pasar Modal di Otoritas Jasa Keuangan
                        dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal Nomor. STTD.PBB-
                        45/PM.223/2022.
                     B. Penilai dalam posisi untuk memberikan studi kelayakan objektif dan tidak memihak.
                     C. Penilai tidak mempunyai potensi benturan kepentingan dengan subjek dan/atau objek studi
                        kelayakan.
                     D. Penilai memiliki kompetensi untuk melakukan penugasan. Seluruh tenaga ahli dan staf pelaksana
                        dalam penugasan ini adalah satu kesatuan tim penugasan di bawah koordinasi Penilai berizin
                        atau penanggung jawab yang mempunyai kompetensi untuk melakukan jasa studi kelayakan.
2.                   Pemberi Tugas

                      Pemberi Tugas         PT Berkah Prima Perkasa Tbk
                      Bidang usaha          Industri Perdagangan, Percetakan dan Jasa
                      Alamat                Jl. Sunter Nirwana Asri II Blok A110-111, RT.12/RW.19, Kelurahan Sunter Agung,
                                            Kecamatan Tanjung Priok, Kota Jakarta Utara, Provinsi DKI Jakarta 14350
                      Surel                 corsec@blueprint-indonesia.com
                      Telepon               021 – 6413435/6413436
                      Faximile              021 - 65302042
                      Website               https://www.blueprint-indonesia.com/

3.                   Pengguna Laporan

                      Pemberi Tugas         PT Berkah Prima Perkasa Tbk
                      Bidang usaha          Industri Perdagangan, Percetakan dan Jasa




                           LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | i
Page 3
                                                            Office:
                                                            Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                            RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                            Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                            +62 252-8578-859
                                                            corsec@valuers.partners


      Alamat                Jl. Sunter Nirwana Asri II Blok A110-111, RT.12/RW.19, Kelurahan Sunter Agung,
                            Kecamatan Tanjung Priok, Kota Jakarta Utara, Provinsi DKI Jakarta 14350
      Surel                 corsec@blueprint-indonesia.com
      Telepon               021 – 6413435/6413436
      Faximile              021 - 65302042
      Website               https://www.blueprint-indonesia.com/

4.   Identifikasi Objek Studi Kelayakan Usaha
     Objek studi kelayakan usaha sesuai dengan informasi penugasan yang diberikan oleh pemberi tugas
     adalah studi terkait dengan penambahan kegiatan usaha yaitu penambahan KBLI (Klasifikasi Baku
     Lapangan Usaha Indonesia) No. 20293 yang bergerak di industri tinta, mencakup usaha pembuatan
     macam-macam tinta, seperti tinta tulis dan tinta khusus.
5.   Jenis Mata Uang yang Digunakan
     Objek Studi Kelayakan Usaha dinilai menggunakan mata uang Rupiah.
6.   Maksud dan Tujuan Studi Kelayakan Usaha
     Tujuan penyusunan Studi Kelayakan Usaha adalah untuk memberikan gambaran mengenai kelayakan
     Rencana Penambahan Kegiatan Usaha ditinjau dari berbagai analisis, meliputi analisis pasar, analisis
     teknis, analisis pola bisnis, analisis model manajemen, dan analisis keuangan. Maksud dari
     penyusunan Studi Kelayakan Usaha adalah untuk memberikan gambaran tentang kelayakan dari
     Rencana Penambahan Kegiatan Usaha yang selanjutnya akan digunakan Perseroan untuk memenuhi
     ketentuan dari Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“POJK”) No. 17/POJK.04/2020 tentang transaksi
     material dan perubahan kegiatan usaha.
     Laporan Studi Kelayakan Usaha ini digunakan untuk kepentingan pasar modal dan tidak digunakan
     di luar tujuan penugasan tersebut.
     Studi Kelayakan Usaha ini dilakukan dengan mengacu kepada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
     (“POJK”) No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar
     Modal, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“POJK”) No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material
     dan Perubahan Kegiatan Usaha, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (“SEOJK”) No.
     17/SEOJK.O4/2020 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar
     Modal serta Kode Etik Penilai Indonesia (“KEPI”) dan Standar Penilaian Indonesia (“SPI”) Edisi VII-
     2018.
7.   Tanggal Studi Kelayakan Usaha
     Tanggal Studi Kelayakan Usaha adalah per 31 Desember 2022. Tanggal ini dipilih atas dasar
     pertimbangan kepentingan dan tujuan penyusunan Studi Kelayakan Usaha serta dari data keuangan
     Perseroan yang kami terima.
     Sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Jasa Keuangan (“POJK”) No. 35/POJK.04/2020, Studi
     Kelayakan Usaha berlaku selama 6 (enam) bulan sejak tanggal efektif Studi Kelayakan Usaha yaitu
     tanggal 31 Desember 2022, kecuali terdapat hal-hal yang mempengaruhi kesimpulan nilai lebih dari
     5% (lima persen).
8.   Tingkat Kedalaman Investigasi Terkait Hal yang Dilakukan
     Ruang lingkup pekerjaan adalah sebagai berikut:




          LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | ii
Page 4
                                                          Office:
                                                          Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                          RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                          Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                          +62 252-8578-859
                                                          corsec@valuers.partners


     a) Kami telah melakukan verifikasi data dan informasi untuk mendapatkan keyakinan yang memadai
        dengan melakukan investigasi dan wawancara terhadap Manajemen Perseroan terkait dengan
        rencana penambahan kegiatan usaha yang dimaksud dalam objek studi kelayakan usaha.
     b) Melakukan pengumpulan data dan informasi mengenai kegiatan usaha.
     c) Melakukan analisis atas kelayakan penambahan kegiatan usaha.
     d) Melakukan analisis atas pasar, teknis, pola bisnis, manajemen dan keuangan atas bisnis yang
        akan dikembangkan.
     e) Penilai tidak melakukan uji tuntas atas laporan keuangan dan penelahaan atas informasi pada
        laporan keuangan hanya dilakukan sebatas untuk keperluan Studi Kelayakan Usaha.
     f) Penilai tidak melakukan uji tuntas atas aspek legal termasuk dokumen legalitas objek Studi
        Kelayakan Usaha.
     g) Penilai tidak melakukan analisis dampak pajak sehubungan dengan penambahan kegiatan usaha
        ini.
     h) Penilai tidak melakukan analisis terhadap biaya-biaya lain yang mungkin timbul, termasuk pajak
        (jika ada) atas penambahan kegiatan usaha.
     i) Tidak melakukan transaksi lain selain yang disebutkan dalam objek Studi Kelayakan Usaha.
     j) Penelaahan, perhitungan dan analisis dapat dilakukan dengan baik tanpa terhalang oleh
        informasi yang tersembunyi atau sengaja disembunyikan.
     k) Pengumpulan data dan informasi dari pihak manajemen Perseroan bertujuan untuk mendapatkan
        dokumen kelengkapan analisis yang dibutuhkan dan selanjutnya diverifikasi melalui investigasi
        langsung, dan
     l) Terdapat data informasi yang relevan, yang diambil dari sumber yang layak.
9.   Sifat dan Sumber Informasi yang dapat Diandalkan
     Sifat dan sumber dari informasi yang relevan tanpa verifikasi dapat digunakan sepanjang
     mendapatkan persetujuan dan sumber data tersebut dipublikasikan pada tingkat nasional dan/atau
     internasional. Sumber informasi tersebut adalah sebagai berikut.
     a. Bank Indonesia;
     b. Bursa Efek Indonesia atau Bursa Efek lainnya;
     c. Badan Pusat Statistik;
     d. Data riset dari lembaga independen;
     e. Dll.
10. Asumsi dan Kondisi Pembatas
     Asumsi dan kondisi pembatas yang digunakan dalam laporan ini adalah sebagai berikut:
     a. Laporan studi kelayakan penambahan kegiatan usaha bersifat non-disclaimer opinion.
     b. Penilai telah melakukan penelaahan atas dokumen yang digunakan dalam proses Studi Kelayakan
        Penambahan Kegiatan Usaha.
     c. Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya keakuratannya.




          LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | iii
Page 5
                                                        Office:
                                                        Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                        RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                        Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                        +62 252-8578-859
                                                        corsec@valuers.partners


    d. Studi kelayakan penambahan kegiatan usaha menggunakan proyeksi keuangan yang telah
       disesuaikan yang mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen
       dengan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty).
    e. Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan studi kelayakan penambahan kegiatan usaha dan
       kewajaran proyeksi keuangan yang telah disesuaikan.
    f. Laporan Studi kelayakan penambahan kegiatan usaha ini terbuka untuk publik, kecuali terdapat
       informasi yang bersifat rahasia yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan.
    g. Penilai bertanggung jawab atas laporan studi penambahan kegiatan usaha dan kesimpulan yang
       dihasilkan.
    h. Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum objek studi kelayakan penambahan
       kegiatan usaha dari pemberi tugas.
    i. Kami berasumsi bahwa rencana pengembangan bisnis sesuai dengan rencana studi kelayakan
       usaha akan dijalankan seperti yang telah diungkapkan oleh manajemen Perusahaan dan sesuai
       dengan kesepakatan serta keandalan informasi mengenai rencana tersebut sebagaimana
       diungkapkan oleh manajemen Perusahaan.
    j. Asumsi ini dapat berubah dikarenakan perubahan peraturan pemerintah, perubahan kebijakan
       pemerintah serta reformasi di bidang sosial, ekonomi dan politik.

    k. Studi kelayakan usaha ini disusun berdasarkan kondisi umum keuangan, moneter, peraturan dan
       kondisi pasar yang ada saat ini. Perubahan atas kondisi-kondisi tersebut yang berada di luar
       kendali Perusahaan akan dapat memberikan dampak yang tidak dapat diprediksi dan dapat
       berpengaruh terhadap studi kelayakan usaha ini.
    l. Kami tidak memiliki untuk memperbaharui studi kelayakan usaha ini jika terjadi kejadian-
       kejadian penting yang terjadi setelah tanggal studi kelayakan usaha.
    m. Laporan studi kelayakan ini tidak dimaksudkan untuk memberi rekomendasi kepada pemegang
       saham Perusahaan untuk menyetujui atau tidak menyetujui rencana pengembangan usaha
       tersebut.
11. Persyaratan atas Persetujuan untuk Publikasi
    Laporan studi kelayakan usaha dan/atau referensi yang melampirinya hanya ditujukan untuk
    pemberi tugas dan pengguna laporan sebagaimana dimaksud pada Lingkup Penugasan ini.
    Penggunaan laporan di luar dari ketentuan pada lingkup penugasan ini harus mendapat persetujuan
    KJPP Putri Anugrah & Rekan dan pemberi tugas.
12. Konfirmasi bahwa Studi Kelayakan Dilakukan Berdasarkan SPI dan Peraturan Lainnya
    Studi Kelayakan ini dilakukan sesuai Kode Etik Penilai Indonesia (“KEPI”), Standar Penilaian
    Indonesia (“SPI”) Edisi VII Tahun 2018, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“POJK”) No.
    17/POJK.04/2020 tentang transaksi material dan perubahan kegiatan usaha, Peraturan Otoritas Jasa
    Keuangan (“POJK”) No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis
    di Pasar Modal serta Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (“SEOJK”) No. 17/SEOJK.O4/2020 tentang
    Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal.




        LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | iv
Page 6
                                                            Office:
                                                            Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                            RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                            Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                            +62 252-8578-859
                                                            corsec@valuers.partners


13.   Metodologi Studi Kelayakan Usaha
      Langkah-langkah dalam penyusunan Laporan Studi Kelayakan Usaha dilakukan sesuai dengan POJK
      No. 35/POJK.04/2020. Analisis yang dilakukan mencakup hal-hal sebagai berikut:
      a) Kelayakan pasar.
      b) Kelayakan teknis.
      c) Kelayakan pola bisnis.
      d) Kelayakan model manajemen, dan
      e) Kelayakan keuangan.
14. Kejadian Penting Setelah Tanggal Studi Kelayakan Usaha
      Dari tanggal efektif Studi Kelayakan, yaitu tanggal 31 Desember 2022 sampai dengan tanggal
      diterbitkannya laporan Studi Kelayakan Usaha, tidak terdapat kejadian penting setelah tanggal studi
      kelayakan usaha yang secara signifikan dapat mempengaruhi hasil Studi Kelayakan Usaha secara
      signifikan.




           LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | v
Page 7
                                                         Office:
                                                         Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                         RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                         Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                         +62 252-8578-859
                                                         corsec@valuers.partners


15. Kesimpulan
    Berdasarkan hasil analisis atas beberapa aspek relevan yaitu analisis kelayakan pasar, analisis
    kelayakan teknis, analisis pola bisnis, analisis model manajemen dan kelayakan keuangan terhadap
    Rencana Proyek yang telah kami lakukan secara seksama, dapat disimpulkan bahwa Rencana
    Penambahan Kegiatan Usaha akan memberikan kontribusi yang positif dan layak untuk
    dilaksanakan, dengan syarat semua asumsi-asumsi yang ditetapkan dapat terpenuhi.


    Laporan Studi Kelayakan Usaha disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum
    bisnis dan keuangan, serta peraturan yang berlaku di Indonesia.
    Demikian Laporan Studi Kelayakan Usaha ini kami sampaikan, atas Kerjasama dan kepercayaan yang
    telah diberikan kepada kami untuk penugasan ini kami ucapkan terima kasih.




Hormat kami,
KJPP Putri Anugrah dan Rekan




Putri Anugrah, M.Ec.Dev., MAPPI (Cert.)
Pimpinan Rekan
No. Izin Penilai Publik – Bisnis            : B-1.19.00557
No. Izin Penilai Publik – Properti          : P-1.19.00558
No. Register                                : RMK-2019.02958
No. MAPPI                                   : 13-S-04554
No. OJK-IKNB                                : 224/NB.122/STTD-P/2021
No. OJK-Pasar Modal                         : STTD.PPB-45/PM.223/2022




         LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | vi
Page 8
                                                                          Office:
                                                                          Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                                          RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                          Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                          +62 252-8578-859
                                                                          corsec@valuers.partners


                                                       DAFTAR ISI
COVERING LETTER ......................................................................................................... i
DAFTAR ISI ................................................................................................................ vii
PERNYATAAN PENILAI .....................................................................................................x
KONDISI DAN SYARAT PEMBATAS ...................................................................................... xii
PERNYATAAN INDEPENDENSI PENILAI ................................................................................ xiii
SINGKATAN ............................................................................................................... xiv
1. Pendahuluan ............................................................................................................1
    1.1    Latar Belakang..................................................................................................1
    1.2 Upaya Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) Dalam Pengadaan Barang/Jasa
    Pemerintah .............................................................................................................2
    1.3    Peraturan Perundang-undangan Terkait ...................................................................3
    1.4    Maksud dan Tujuan ............................................................................................5
    1.5    Metodologi ......................................................................................................5
    1.6    Informasi Investigasi Lapangan ..............................................................................5
2. Tinjauan Perusahaan ..................................................................................................6
    2.1    Gambaran Umum Perusahaan................................................................................6
    2.2    Bidang Usaha....................................................................................................6
    2.3    Struktur Kepemilikan dan Pemegang Saham ..............................................................6
    2.4    Susunan Dewan Komisaris dan Direksi ......................................................................7
    2.5    Asuransi Karyawan Kunci .....................................................................................7
    2.6    Kebijakan Remunerasi ........................................................................................7
    2.7    Entitas Anak dan Asosiasi .....................................................................................7
    2.8    Struktur Organisasi ............................................................................................8
    2.9    Kompensasi kepada Pemegang Saham .....................................................................9
    2.10 Informasi Perpajakan..........................................................................................9
    2.11 Aset Tetap yang Dimiliki ......................................................................................9
    2.12 Utang yang Dimiliki ............................................................................................9
    2.13 Data yang diterima dan Legalitas/Perizinan yang dimiliki PT BLUE ..................................9
    2.14 Rencana Bisnis ................................................................................................ 10
    2.15 Tenaga Kerja.................................................................................................. 10
    2.16 Data Historis Kinerja Keuangan Perusahaan............................................................. 10
    2.17 Gambaran Produk ............................................................................................ 16
3. Aspek Pasar ........................................................................................................... 21
    3.1. Gambaran Makro Ekonomi Global dan Indonesia ....................................................... 21
           3.1.1    Gambaran Perekonomian Global 2022 .......................................................... 21
           3.1.2    Gambaran Perekonomian Indonesia 2022 ...................................................... 24
           3.1.3    Gambaran Perekonomian Provinsi DKI Jakarta 2022 ......................................... 26




             LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | vii
Page 9
                                                                         Office:
                                                                         Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                                         RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                         Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                         +62 252-8578-859
                                                                         corsec@valuers.partners


    3.2. Gambaran Sektor Industri Pengolahan di Indonesia 2022 ............................................. 27
    3.3. Pesaing Bidang Usaha PT Berkah Prima Perkasa Tbk .................................................. 29
    3.4. Pangsa Pasar .................................................................................................. 30
    3.5. Potensi Pasar ................................................................................................. 30
    3.6. Strategi Pemasaran .......................................................................................... 30
    3.7. Kesinambungan Usaha....................................................................................... 30
    3.8. Kesimpulan Analisis Aspek Pasar .......................................................................... 31
4. Aspek Teknis .......................................................................................................... 32
    4.1. Rencana Penambahan Kegiatan Usaha ................................................................... 32
    4.2. Produk Yang Dihasilkan ..................................................................................... 32
    4.3. Kapasitas Produksi ........................................................................................... 32
    4.4. Proses Produksi ............................................................................................... 33
    4.5. Kebutuhan Alat ............................................................................................... 34
    4.6. Ketersediaan Sumber Daya dan Kebutuhan Tenaga Kerja ............................................ 35
    4.7. Analisis Lingkungan .......................................................................................... 36
    4.8. Kesimpulan Analisis Aspek Teknis ......................................................................... 36
5. Aspek Pola Bisnis ..................................................................................................... 37
    5.1. Keunggulan Kompetitif ...................................................................................... 37
    5.2. Kemampuan Menciptakan Nilai ............................................................................ 37
    5.3. Kemampuan Pesaing Untuk Meniru Produk .............................................................. 37
    5.4. Analisis SWOT ................................................................................................. 37
    5.5. Analisis Manajemen dan Mitigasi Risiko .................................................................. 38
    5.6. Kesimpulan Analisis Kelayakan Pola Bisnis .............................................................. 39
6. Aspek Model Manajemen ........................................................................................... 40
    6.1. Struktur Organisasi .......................................................................................... 40
    6.2. Kapasitas dan Kemampuan Manajemen .................................................................. 42
    6.3. Kebutuhan Sumber Daya Manusia ......................................................................... 42
    6.4. Manajemen Kekayaan Intelektual ......................................................................... 43
    6.5. Kesimpulan Analisis Aspek Model Manajemen .......................................................... 43
7. Aspek Keuangan ...................................................................................................... 44
    7.1. Rencana Proyek .............................................................................................. 44
    7.2. Biaya Investasi ................................................................................................ 44
    7.3. Sumber Pembiayaan ......................................................................................... 44
    7.4. Biaya Operasional ............................................................................................ 44
    7.5. Biaya Bahan Baku ............................................................................................ 45
    7.6. Metodologi Analisa ........................................................................................... 45
    7.7. Asumsi-Asumsi ................................................................................................ 45
    7.8. Dampak Penambahan Kegiatan Usaha .................................................................... 46




            LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | viii
Page 10
                                                                         Office:
                                                                         Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                                         RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                         Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                         +62 252-8578-859
                                                                         corsec@valuers.partners


    7.9. Penetapan Tingkat Diskonto ............................................................................... 47
    7.10. Analisis Titik Impas (Break Even Analysis) ............................................................... 49
    7.11. Biaya Modal Rata-Rata Tertimbang ....................................................................... 49
    7.12. Analisis Kelayakan Proyek .................................................................................. 50
    7.13. Perubahan Modal Kerja BLUE .............................................................................. 51
    7.14. Analisis Profitabilitas dan Return on Investment....................................................... 51
    7.15. Analisis Sensitivitas .......................................................................................... 52
    7.16. Kesimpulan Analisis Aspek Keuangan ..................................................................... 52
8. Kesimpulan ............................................................................................................ 53
DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................................ 54
LAMPIRAN.................................................................................................................. 56




             LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | ix
Page 11
                                                           Office:
                                                           Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                           RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                           Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                           +62 252-8578-859
                                                           corsec@valuers.partners


                                    PERNYATAAN PENILAI
Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai Penilai Publik, Penilai Pelaksana dan tim pendukung
lainnya yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa:
1. Pernyataan dalam Laporan Studi Kelayakan ini adalah benar dan akurat sesuai dengan pemahaman
   terbaik dari Penilai;
2. Analisis, pendapat, dan kesimpulan yang dituangkan dalam Laporan Studi Kelayakan ini dibatasi oleh
   asumsi dan batasan-batasan yang telah diungkapkan. Hasil analisis, pendapat, dan kesimpulan dari
   Penilai tidak memihak dan tidak memiliki benturan kepentingan;
3. Kami tidak memiliki kepentingan baik sekarang ataupun di masa yang akan datang terhadap Pemberi
   Tugas/Pengguna Laporan ataupun memiliki kepentingan pribadi atau keberpihakan kepada pihak-
   pihak lain yang memiliki kepentingan terhadap perusahaan;
4. Penunjukan dalam penugasan ini tidak berhubungan dengan hasil analisis atau kesimpulan yang
   disepakati sebelumnya dengan Pemberi Tugas/Pengguna Laporan;
5. Imbalan jasa profesional tidak didasarkan dengan hasil Laporan Studi Kelayakan yang dilaporkan atau
   diinginkan oleh Pemberi Tugas, pencapaian hasil yang dinyatakan, atau adanya kondisi yang terjadi
   kemudian (subsequent event) yang berhubungan secara langsung dengan penggunaan dimaksud;
6. Data ekonomi dan industri dalam Laporan Studi Kelayakan dikumpulkan dari berbagai sumber yang
   dipercaya oleh Penilai dan dapat dipertanggungjawabkan;
7. Kesimpulan studi kelayakan usaha telah sesuai dengan asumsi-asumsi dan kondisi pembatas;
8. Lingkup penugasan dan data yang dianalisis telah diungkapkan;
9. Penilai telah memenuhi persyaratan Pendidikan yang diselenggarakan oleh Masyarakat Profesi Penilai
   Indonesia (MAPPI);
10. Penilai memiliki pengetahuan dan keterampilan sehubungan dengan jenis industri yang diberikan;
11. Penilai bertanggung jawab sepenuhnya atas prosedur, pelaporan dan hasil Laporan Studi Kelayakan
    yang dilakukan;
12. Tidak ada seorang pun kecuali pihak yang bertanda tangan di bawah ini ialah pihak yang terlibat pada
    investigasi yang menyimpulkan dan/atau memberikan opini sebagaimana yang dinyatakan dalam
    Laporan Studi Kelayakan ini;
13. Laporan Studi Kelayakan ini tidak lepas dari ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
    35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal dan Salinan
    Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia No.17/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman
    Penilaian, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“POJK”) No. 17/POJK.04/2020 tentang transaksi
    material dan perubahan kegiatan usaha dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal serta
    Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI) dan Standar Penilaian Indonesia (SPI) Edisi VII Tahun 2018.




          LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | x
Page 12
                                                                   Office:
                                                                   Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                                   RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                   Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                   +62 252-8578-859
                                                                   corsec@valuers.partners


No.                                    Nama                                Kualifikasi       Tanda Tangan

1.       Penanggung Jawab

         Penilai Bisnis dan Properti
         Putri Anugrah, M.Ec.Dev., MAPPI (Cert.)
                                                                          Penilai Bisnis
     •   No. Izin Penilai Publik – Bisnis     : B-1.19.00557
                                                                          dan Properti
     •   No. Izin Penilai Publik – Properti   : P-1.19.00558
         No. Register Penilai                 : RMK-2019.02958
     •   No. MAPPI                            : 13-S-04554
     •   No. OJK-IKNB                         : 224/NB.122/STTD- P/2021
2.       Penyelia Bisnis
         Rulan Kis Riarto, S.T., M.Ec.Dev.                                Penilai Bisnis
     •   No. Register Penilai                 : RMK-2020.03469            dan Properti
         No. MAPPI                            : 13-T-04201

3.       Penilai Bisnis
     •   Muhammad Yusup Hidayat, S.Tr.M.
                                                                          Penilai Bisnis
     •   No. Register Penilai                 : RMK-2022.04474
     •   No. MAPPI                            : 21-P-11167




             LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | xi
Page 13
                                                          Office:
                                                          Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                          RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                          Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                          +62 252-8578-859
                                                          corsec@valuers.partners


                           KONDISI DAN SYARAT PEMBATAS
Laporan Studi Kelayakan ini bergantung kepada kondisi dan syarat pembatas sebagai berikut.
 1. Laporan studi kelayakan usaha ini bersifat non-disclaimer opinion.
 2. Penilai Bisnis telah melakukan penelaahan atas dokumen yang digunakan dalam proses Studi
    Kelayakan.
 3. Data dan informasi yang kami peroleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya keakuratannya.
 4. Kami menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan kewajaran
    proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan pencapaiannya (fiduciary
    duty).
 5. Penilai Bisnis bertanggung jawab atas pelaksanaan studi kelayakan usaha.
 6. Laporan studi kelayakan usaha ini terbuka untuk publik, kecuali terdapat informasi yang bersifat
    rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional perseroan.
 7. Penilai Bisnis bertanggung jawab atas Laporan Studi Kelayakan Usaha dan Kesimpulan Studi
    Kelayakan Usaha.
 8. Kami telah melakukan identifikasi atas status hukum objek Studi Kelayakan dari pemberi tugas.
 9. Dalam penyusunan Studi Kelayakan Usaha ini, penilai bisnis menggunakan beberapa asumsi,
    diantaranya yakni terpenuhinya semua kondisi dan kewajiban perseroan dan semua pihak yang
    terlibat dalam rencana transaksi serta keakuratan informasi mengenai rencana transaksi yang
    diungkapkan oleh manajemen perseroan.
 10. Laporan ini telah disusun sesuai dengan ketentuan-ketentuan dalam Peraturan Otoritas Jasa
     Keuangan POJK No. 35/POJK.04/2020 Tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di
     Pasar Modal dan Standar Penilaian Indonesia Tahun 2018 (SPI 2018) dan Kode Etik Penilai Indonesia
     (KEPI).
 11. Laporan Studi Kelayakan Usaha ini tidak sah jika tidak dibubuhi tanda tangan pimpinan dan
     stemple/seal KJPP Putri Anugrah dan Rekan.
 12. Syarat-syarat dan kondisi pembatas ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan (integral) dari
     laporan Studi Kelayakan Usaha.
 13. Terkait dengan pandemik COVID-19 yang diikuti dengan ketidakpastian situasi ekonomi global dan
     khususnya di Indonesia, kami menyarankan untuk menggunakan laporan Studi Kelayakan Usaha ini
     dengan sangat hati-hati dan memahami bahwa adanya ketidakpastian yang lebih tinggi dibandingkan
     dengan kondisi yang secara normal berlaku.
 14. Penilai bisnis tidak melakukan due diligence terhadap entitas atau pihak-pihak yang melakukan
     rencana transaksi.
 15. Analisis Studi Kelayakan Usaha atas aksi korporasi ini dipersiapkan dengan menggunakan data dan
     informasi sebagaimana yang telah diberikan. Seluruh perubahan atas data dan informasi dapat
     mempengaruhi hasil akhir pendapat kami secara material. Maka dari itu, kami tidak bertanggung
     jawab atas perubahan kesimpulan atas Studi Kelayakan Usaha kami yang disebabkan perubahan data
     dan informasi tersebut.




         LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | xii
Page 14
                                                                   Office:
                                                                   Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                                   RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                   Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                   +62 252-8578-859
                                                                   corsec@valuers.partners


                               PERNYATAAN INDEPENDENSI PENILAI
1. KJPP Putri Anugrah dan Rekan tidak memiliki benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan objek
   Studi Kelayakan dan/atau subjek Studi Kelayakan.
2. KJPP Putri Anugrah dan Rekan tidak memiliki kepentingan atau keuntungan pribadi terkait dengan
   objek Studi Kelayakan dan/atau subjek Studi Kelayakan.
3. KJPP Putri Anugrah dan Rekan tidak memiliki pinjaman dengan objek Studi Kelayakan dan/atau
   subjek Studi Kelayakan.
4. Laporan Studi Kelayakan ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau merugikan pihak
   manapun.
5. KJPP Putri Anugrah dan Rekan hanya menerima imbalan jasa sesuai dengan yang tertuang dalam
   Kontrak.

 No.                                     Nama                                Kualifikasi       Tanda Tangan
   1       Penanggung Jawab

           Penilai Bisnis dan Properti
           Putri Anugrah, M.Ec.Dev., MAPPI (Cert.)
                                                                            Penilai Bisnis
       •   No. Izin Penilai Publik – Bisnis     : B-1.19.00557
                                                                            dan Properti
       •   No. Izin Penilai Publik – Properti   : P-1.19.00558
           No. Register Penilai                 : RMK-2019.02958
       •   No. MAPPI                            : 13-S-04554
       •   No. OJK-IKNB                         : 224/NB.122/STTD- P/2021
   2       Penyelia Bisnis
           Rulan Kis Riarto, S.T., M.Ec.Dev.                                Penilai Bisnis
       •   No. Register Penilai                 : RMK-2020.03469            dan Properti
           No. MAPPI                            : 13-T-04201

   3       Penilai Bisnis
       •   Muhammad Yusup Hidayat, S.Tr.M.
                                                                            Penilai Bisnis
       •   No. Register Penilai                 : RMK-2022.04474
       •   No. MAPPI                            : 21-P-11167




            LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | xiii
Page 15
                                                       Office:
                                                       Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                       RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                       Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                       +62 252-8578-859
                                                       corsec@valuers.partners


                                     SINGKATAN
Singkatan                                            Penjelasan
PT BLUE        PT Berkah Prima Perkasa Tbk
 WACC          Weighted Average Cost of Capital
   Kd          Cost of Debt
   Ke          Cost of Equity
  NPV          Net Present Value
   IRR         Internal Rate of Return
   PP          Payback Period
   PI          Profitability Index
  FCFF         Free Cash Flow to The Firm
   IDR         Mata Uang Indonesia (Rupiah)
  OJK          Otoritas Jasa Keuangan
  POJK         Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
 SEOJK         Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan
  KEPI         Kode Etik Penilai Indonesia
   SPI         Standar Penilaian Indonesia




  LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | xiv
Page 16
                                                                    Office:
                                                                    Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                                    RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                    Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                    +62 252-8578-859
                                                                    corsec@valuers.partners


 RINGKASAN EKSEKUTIF
 Pemberi Tugas                       :    PT Berkah Prima Perkasa Tbk
 Alamat                              :    Jl. Sunter Nirwana Asri II Blok A110-111, RT.12/RW.19, Kelurahan
                                          Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok, Kota Jakarta Utara,
                                          Provinsi DKI Jakarta 14350
 Pengguna Laporan                    :    PT Berkah Prima Perkasa Tbk
 Objek Studi Kelayakan Usaha         :    Objek studi kelayakan usaha sesuai dengan informasi penugasan
                                          yang diberikan oleh pemberi tugas adalah studi terkait dengan
                                          penambahan kegiatan usaha yaitu penambahan KBLI (Klasifikasi
                                          Baku Lapangan Usaha Indonesia) No. 20293 yang bergerak di
                                          industri tinta, mencakup usaha pembuatan macam-macam tinta,
                                          seperti tinta tulis dan tinta khusus.
 Bidang Usaha                        :    Industri Perdagangan, Percetakan dan Jasa

Kinerja Keuangan Perusahaan
                                                                                             (Dalam jutaan Rupiah)
                                    2018             2019              2020              2021            2022
    Laporan Laba Rugi
                                  (Diaudit)        (Diaudit)         (Diaudit)         (Diaudit)       (Diaudit)
 Pendapatan                           105.295          100.093            74.180           109.018         131.321
 Beban Pokok Penjualan                 55.563           52.025            38.292            70.659          86.843
 Laba Bruto                            49.732           48.069            35.888            38.359          44.478
 EBITDA                                18.276           19.576            15.022            16.598          20.645
 Laba Usaha                            17.782           18.545            13.204            14.052          18.580
 Laba Bersih                           12.840           13.090            10.499            12.026          14.379

                                                                                             (Dalam jutaan Rupiah)
                                    2018             2019             2020              2021            2022
  Posisi Keuangan
                                  (Diaudit)        (Diaudit)         (Diaudit)        (Diaudit)       (Diaudit)
 Aset Lancar                             37.029         48.747            58.676            54.097         57.397
 Aset Tidak Lancar                       35.112         33.241            33.630            35.229         38.485
 Total Aset                              72.141         81.988            92.306            89.326         95.883
 Liabilitas Jangka Pendek                 8.199          6.061             6.928             7.514          6.657
 Liabilitas Jangka Panjang               19.443          1.050             1.047             1.233          1.362
 Total Liabilitas                        27.642          7.112             7.975             8.747          8.019
 Total Ekuitas                           44.499         74.876            84.331            80.579         87.864
                         Sumber: Laporan keuangan audit PT Berkah Prima Perkasa Tbk, (2018-2022)

 Tujuan Studi                Tujuan penyusunan Studi Kelayakan Usaha adalah untuk memberikan gambaran
 Kelayakan Usaha             mengenai kelayakan Rencana Penambahan Kegiatan Usaha ditinjau dari
                             berbagai analisis, meliputi analisis pasar, analisis teknis, analisis pola bisnis,
                             analisis model manajemen, dan analisis keuangan.
                             a. Laporan studi kelayakan penambahan kegiatan usaha bersifat non-
                                disclaimer opinion.
 Asumsi & Kondisi
                             b. Penilai telah melakukan penelaahan atas dokumen yang digunakan dalam
 Pembatas Studi
                                proses Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha.
 Kelayakan Usaha
                             c. Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat
                                dipercaya keakuratannya.




           LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | xv
Page 17
                                                         Office:
                                                         Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                         RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                         Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                         +62 252-8578-859
                                                         corsec@valuers.partners


                      d. Studi kelayakan penambahan kegiatan usaha menggunakan proyeksi
                         keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan kewajaran proyeksi
                         keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan pencapaiannya
                         (fiduciary duty).
                      e. Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan studi kelayakan penambahan
                         kegiatan usaha dan kewajaran proyeksi keuangan yang telah disesuaikan.
                      f. Laporan Studi kelayakan penambahan kegiatan usaha ini terbuka untuk
                         publik, kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia yang dapat
                         mempengaruhi operasional perusahaan.
                      g. Penilai bertanggung jawab atas laporan studi penambahan kegiatan usaha
                         dan kesimpulan yang dihasilkan.
                      h. Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum objek studi
                         kelayakan penambahan kegiatan usaha dari pemberi tugas.
                      i. Kami berasumsi bahwa rencana pengembangan bisnis sesuai dengan
                         rencana studi kelayakan usaha akan dijalankan seperti yang telah
                         diungkapkan oleh manajemen Perusahaan dan sesuai dengan kesepakatan
                         serta keandalan informasi mengenai rencana tersebut sebagaimana
                         diungkapkan oleh manajemen Perusahaan.
                      j. Asumsi ini dapat berubah dikarenakan perubahan peraturan pemerintah,
                         perubahan kebijakan pemerintah serta reformasi di bidang sosial, ekonomi
                         dan politik.
                      k. Studi kelayakan usaha ini disusun berdasarkan kondisi umum keuangan,
                         moneter, peraturan dan kondisi pasar yang ada saat ini. Perubahan atas
                         kondisi-kondisi tersebut yang berada di luar kendali Perusahaan akan dapat
                         memberikan dampak yang tidak dapat diprediksi dan dapat berpengaruh
                         terhadap studi kelayakan usaha ini.
                      l. Kami tidak memiliki untuk memperbaharui studi kelayakan usaha ini jika
                         terjadi kejadian-kejadian penting yang terjadi setelah tanggal studi
                         kelayakan usaha.
                      m. Laporan studi kelayakan ini tidak dimaksudkan untuk memberi rekomendasi
                         kepada pemegang saham Perusahaan untuk menyetujui atau tidak
                         menyetujui rencana pengembangan usaha tersebut.
Tanggal Studi
                      31 Desember 2022
Kelayakan Usaha
Simpulan Studi
Analisis Kelayakan    Layak secara pasar karena kegiatan usaha sektor industri pengolahan
Pasar                 diperkirakan tumbuh meningkat. Selain itu, BLUE telah menguasai pangsa pasar
                      segmen retail perorangan maupun lingkup usaha yang menjadikan BLUE sebagai
                      perusahaan yang terpercaya. BLUE berupaya memperluas potensi pasar melalui
                      produksi tinta dalam negeri, sekaligus mengembalikan akses pasar merek
                      dagang Blueprint ke instansi pemerintah sehingga tujuan utama LPSE dan LKPP
                      yang berupa transparansi dan efisiensi proses jual-beli menjadi efektif
                      kembali.




         LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | xvi
Page 18
                                                              Office:
                                                              Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                              RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                              Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                              +62 252-8578-859
                                                              corsec@valuers.partners


 Analisis Kelayakan    Layak secara teknis karena mesin dan bahan baku yang digunakan bersumber
 Teknis                dari penyuplai yang terpercaya, dan memiliki kualitas yang baik. Selain itu,
                       berdasarkan komposisi karyawan, BLUE memiliki 55 karyawan tetap dengan
                       kompetensi yang baik dan dalam rentang usia yang produktif. Ketersediaan
                       karyawan tersebut dapat membantu pengembangan penambahan kegiatan
                       bisnis baik dari segi perencanaan, strategi pemasaran, dan evaluasi bisnis yang
                       dijalankan.
 Analisis Kelayakan    Layak secara pola bisnis karena berdasarkan uraian keunggulan yang dimiliki
 Pola Bisnis           BLUE, seperti terdapat program “Bebas Pikiran Jasa Service”, konsumen
                       mendapatkan layanan berupa gratis servis printer per 30 ribu lembar atau
                       setara dengan waktu 2 tahun. Kemampuan pesaing dalam meniru kualitas mutu
                       standar produk yang dihasilkan BLUE cukup kecil. Perbedaan formula racikan
                       tinta membuat inovasi dan temuan BLUE menjadi sulit untuk ditiru oleh
                       produsen/distributor lain.
 Analisis Kelayakan    Layak secara model manajemen karena BLUE memiliki struktur manajemen
 Model Manajemen       yang cukup memadai untuk menjalankan kegiatan usaha saat ini dan kegiatan
                       usaha yang baru. BLUE memiliki manajemen yang memiliki kompetensi untuk
                       melaksanakan usahanya dan menambah kegiatan usaha baru. Pendidikan dan
                       pengalaman menjadi salah satu faktor penting untuk menghasilkan manajemen
                       yang kompeten dan berkualitas. Penerapan sistem manajemen yang baik akan
                       menghasilkan pelaksanaan operasional usaha yang efektif, efisien dan terarah.
                       Selain itu, BLUE memiliki perhatian khusus terhadap sumber daya manusia
                       dengan memberikan pelatihan sesuai bidang keahlian atau kompetensi.
                       Manajemen kekayaan intelektual tidak luput dari perhatian BLUE, BLUE
                       melengkapi produknya sertifikasi hak kekayaan intelektual.
 Analisis Kelayakan    Layak secara keuangan berdasarkan parameter kelayakan keuangan untuk
 Keuangan              produk BLUE yaitu:
                              Parameter             Nilai          Kriteria Kelayakan   Keterangan
                                 NPV            303.972.609             NPV > 0            Layak
                                                  22,87%              IRR > tingkat
                                 IRR                                                       Layak
                                                                        diskonto
                                  PI                1,94                  PI > 1           Layak
                       NPV produk BLUE menunjukkan hasil yang positif yang menggambarkan arus
                       kas bersih yang akan diterima lebih besar dari biaya investasi, sehingga rencana
                       investasi ini dapat diterima. IRR produk BLUE lebih besar dari pada tingkat
                       bunga yang disyaratkan maka rencana investasi ini dapat diterima. PI produk
                       BLUE lebih besar dari satu, maka rencana investasi ini dapat diterima.
 Simpulan Studi
                         Rencana penambahan kegiatan usaha akan memberikan kontribusi yang
 Kelayakan
                                        positif dan layak untuk dilaksanakan
Ringkasan eksekutif ini hanya digunakan bersama dengan laporan studi kelayakan usaha dengan segala
asumsi, batasan dan dasar studi yang dinyatakan di dalam laporan ini dan merupakan satu kesatuan yang
tidak dapat dipisahkan.




         LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | xvii
Page 19
                                                         Office:
                                                         Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                         RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                         Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                         +62 252-8578-859
                                                         corsec@valuers.partners
1.    Pendahuluan
1.1 Latar Belakang
PT Berkah Prima Perkasa (“BLUE”) merupakan perusahaan yang bergerak dibidang kegiatan usaha industri
perdagangan, percetakan dan jasa. Kegiatan usaha perusahaan telah dimulai sejak tahun 2014. Sepanjang
tahun 2021, terdapat beberapa peristiwa penting perusahaan seperti peluncuran Blueprint Scanner
Bluetooth Infrared, Sistem Cetak DTF, Label Printer Printhead Kyocera TR110, TD110, TD100x, dan
TD110D, Label Stiker Continues, Printer Portable Lite80, DTF Film dengan Formula Baru, Tinta untuk
Canon G Series, Kertas Thermal Lite 80x40, Printer Kasir Lite80X dan Lite80D, Scanner Omni QR &
Barcode, Printer Portable Paling Murah Eco58, Stiker Transparan Water Resistant, Kertas Thermal Oil
Resistant, Stiker Direct Thermal 78x120, Mesin Pon IDcard dan Mesin Laminasi Hot and Cold, Stiker Direct
Thermal 58mm x 5meter Continues, Stiker Label Site Series DTS Ukuran 80x80 dan 100x100, Printer
Thermal Stuck and Label Continues Autocut Lite80L, Kertas Thermal Oil Resistant Ukuran 57x40.
Kendala dan tantangan yang dihadapi BLUE yaitu masih terjadi pembatasan akses pasar untuk kebutuhan
pengadaan di instansi pemerintahan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Namun demikian, tantangan yang lebih menantang yang dihadapi oleh BLUE adalah beredarnya produk
tinta original yang dipalsukan, di mana harga jualnya jauh di bawah harga tinta compatible. Selain itu,
terdapat oknum yang menjual produk kertas thermal dengan kuantitas yang tidak sesuai dengan
spesifikasi, seperti jumlah yang dikurangi dan dijual dengan harga rendah. Tantangan lainnya adalah
produk hardware seperti printer scanner dan sejenisnya yang di impor tanpa melalui proses perizinan
yang resmi serta tanpa adanya garansi yang terdaftar di Kementerian Perindustrian, sehingga membuat
harga jualnya menjadi sangat rendah.
Dalam rangka menjalankan strategi bisnis Perseroan dan untuk menunjang keberlangsungan usaha atas
kegiatan operasional Perseroan di masa yang akan datang serta memenuhi persaingan pasar tinta di
Indonesia, maka BLUE perlu untuk melakukan produksi tinta di dalam negeri dengan melakukan
penambahan KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia) No 20293 yang bergerak di industri tinta,
mencakup usaha pembuatan macam-macam tinta, seperti tinta tulis dan tinta khusus.
Sehubungan dengan pemenuhan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang telah diatur dalam
Peraturan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Nomor 11 Tahun 2018, maka
BLUE perlu melakukan penambahan KBLI.
Alasan dilakukannya Rencana Penambahan Kegiatan Usaha adalah sebagai berikut:

•    Dalam rangka menjalankan strategi bisnis Perseroan dan untuk menunjang keberlangsungan usaha
     atas kegiatan operasional Perseroan di masa yang akan datang sehubungan dengan pemenuhan
     kriteria tingkat komponen dalam negeri, maka Perseroan merencanakan untuk melakukan Rencana
     Penambahan Kegiatan Usaha.

•    Rencana Penambahan Kegiatan Usaha merupakan salah satu upaya Perseroan dalam melakukan
     mitigasi atas risiko kelangsungan usaha yang dihadapi oleh Perseroan saat ini sehingga Perseroan
     mampu mempertahankan kelangsungan usaha dengan melakukan aktivitas kegiatan operasional
     secara komersial dan meningkatkan kinerja keuangan Perseroan di masa yang akan datang dengan
     harapan prospek usaha dalam industri tinta khususnya tinta tulis dan tinta khusus dapat terus tumbuh
     seiring dengan kebutuhan akan industri tinta dalam skala nasional.

•    Setelah Rencana Penambahan Kegiatan Usaha menjadi efektif, manajemen BLUE mengharapkan
     untuk dapat bekerja sama dengan pemerintah dalam memenuhi kebutuhan tinta tulis dan tinta
     khusus, sehingga tinta yang telah diproduksi secara lokal dapat bersaing di e-catalog milik Lembaga
     Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, sehingga hal tersebut dapat meningkatkan kinerja




       LAPORAN STUDI KELAYAKAN PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK I 1
Page 20
                                                           Office:
                                                           Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                           RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                           Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                           +62 252-8578-859
                                                           corsec@valuers.partners
    keuangan BLUE di masa yang akan datang yang pada akhirnya dapat memberikan kontribusi positif
    terhadap laporan keuangan BLUE dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham BLUE.
Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“POJK”) No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi
Material dan Perubahan Kegiatan Usaha, BLUE membutuhkan pihak Independen untuk melakukan kajian
dan analisa kelayakan atas rencana penambahan kegiatan usaha berupa produksi tinta di dalam negeri.
Untuk penyusunan Studi Kelayakan ini BLUE telah menunjuk KANTOR JASA PENILAI PUBLIK PUTRI ANUGRAH
DAN REKAN (“PRIDE”) yang diharapkan dapat melakukan kajian secara obyektif dan independen sesuai
dengan kesepakatan yang teruang dalam kontrak No 024-0/PRIDE/EL/BS/03/2023 tanggal 16 Maret 2023.
Selanjutnya, berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen BLUE, Rencana Penambahan
Kegiatan Usaha tersebut bukan merupakan transaksi material, sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK
No. 17/POJK.04/2020 tanggal 20 April 2020 tentang “Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha”
(selanjutnya disebut “POJK 17/2020”).
Selanjutnya, Laporan Studi Kelayakan ini hanya dapat digunakan sehubungan dengan Rencana
Penambahan Kegiatan Usaha dan tidak dapat dipergunakan untuk kepentingan lainnya. Laporan Studi
Kelayakan ini juga tidak dimaksudkan untuk memberikan rekomendasi untuk menyetujui atau tidak
menyetujui Rencana Penambahan Kegiatan Usaha atau mengambil tindakan tertentu atas Rencana
Penambahan Kegiatan Usaha.
1.2 Upaya Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) Dalam Pengadaan Barang/Jasa
    Pemerintah
Sektor industri merupakan penggerak utama pembangunan ekonomi nasional, karena mampu memberikan
kontribusi signifikan dalam peningkatan nilai tambah, lapangan kerja, dan devisa, serta mampu
memberikan kontribusi yang besar dalam pembentukan daya saing nasional.
Strategi yang ditempuh untuk mencapai visi dan misi pembangunan industri nasional salah satunya adalah
Pemberdayaan Industri yaitu dengan melakukan peningkatan penggunaan produk dalam negeri.
Produk Dalam Negeri adalah Barang dan Jasa, termasuk rancang bangun dan perekayasaan, yang
diproduksi atau dikerjakan oleh perusahaan yang berinvestasi dan bereproduksi di Indonesia,
menggunakan seluruh atau Sebagian tenaga kerja warga negara Indonesia, dan prosesnya menggunakan
bahan baku atau komponen yang seluruh atau Sebagian berasal dari dalam negeri. (Peraturan Pemerintah
No. 29 Tahun 2018 tentang Pemberdayaan Industri).
Berikut beberapa tantangan dalam memproduksi barang dalam negeri:
 1. Keterbatasan bahan baku.
 2. SDM Industri kurang kompeten.
 3. Memiliki struktur industri yang kuat sebagai motor penggerak utama perekonomian.
 4. Data transaksi PDN baru dapat dilihat dari transaksi e-purchasing dikarenakan transaksi PDN dari
    metode pemilihan lain yang sedang dikembangkan.
 5. Menumbuhkan sinergitas yang kuat antara industri kecil, menengah dan besar yang menjalankan
    peran nya sebagai sebuah rantai pasok (supply chain).
 6. Adanya permintaan maupun penawaran terhadap produk dalam negeri.
 7. Menciptakan industri manufaktur kelas dunia (World Class Manufacturing)
 8. Memberikan peran dan kontribusi industri manufaktur yang semakin penting dalam ekonomi nasional
    sebagai tumpuan bagi penciptaan lapangan kerja, penciptaan nilai tambah, penguasaan pasar
    domestik, pendukung pembangunan berkelanjutan, dan menghasilkan devisa.




         LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 2
Page 21
                                                          Office:
                                                          Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                          RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                          Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                          +62 252-8578-859
                                                          corsec@valuers.partners
1.3 Peraturan Perundang-undangan Terkait
Kebijakan Pemerintah dalam mendorong Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri.
 1. UU No. 2 Tahun 2014 tentang Perindustrian, Pasal 86 menyatakan kewajiban
    K/L/PD/BUMN/BUMD/BU Swasta dan/atau mengusahakan sumber daya yang dikuasai negara
    menggunakan PDN dalam setiap pengadaan barang/jasa.
 2. PP No. 29 Tahun 2018 tentang Pemberdayaan Industri, Pasal 61 menyatakan PDN apabila terdapat
    produk dalam negeri dengan nilai penjumlahan Tingkat Komponen Dalam negeri (TKDN) dan Bobot
    Manfaat Perusahaan (BMP); Pasal 58 menyatakan Kewajiban menggunakan Produk Dalam Negeri
    (PDN) pada pengadaan barang jasa dilakukan pada tahap perencanaan dan pelaksanaan; Pasal 74
    menyatakan Setiap Kementerian/Lembaga/Lembaga Pemerintah, Non Kementerian/SKPD wajib
    membentuk Tim peningkatan Penggunaan Produk Dalam negeri (Tim P3DN).
 3. Perpres No. 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah beserta perubahannya, Pasal
    4 menyatakan tujuan dari pengadaan barang jasa pemerintah adalah meningkatkan penggunaan
    produk dalam negeri; Pasal 66 menyatakan Pengadaan barang/jasa pemerintah wajib menggunakan
    produk dalam negeri apabila terdapat produk dalam negeri dengan nilai penjumlahan TKDN dan BPM
    paling sedikit 40%.
Peraturan terkait Penugasan Studi Kelayakan
 1. UU No.8 Tahun 1995 Tentang Pasar Modal
 2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 68/POJK.04/2017 tentang Penilai yang Melakukan Kegiatan
    di Pasar Modal
 3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian Dan Penyajian Laporan
    Penilaian Bisnis Di Pasar Modal
 4. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan
    Perubahan Kegiatan Usaha
Peraturan terkait Kewajiban Penggunaan Produk Dalam Negeri
 1.   UU No. 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja
 2.   PP No. 29 Tahun 2018 tentang Pemberdayaan Industri
 3.   PP No. 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah beserta perubahannya
 4.   Keppres No. 24 Tahun 2018 tentang Tim Nasional P3DN dan Keputusan Menko Bidang Kemaritiman
      No. 84 Tahun 2019 tentang Kelompok Kerja Tim Nasional P3DN
 5.   Inpres No. 2 Tahun 2022 tentang Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri dan
      Produk Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Koperasi Dalam Rangka Menyukseskan Gerakan Nasional Bangga
      Buatan Indonesia Pada Pelaksanaan pengadaan Barang/Jasa Pemerintah
 6.   Permen No. 57 Tahun 2006 tentang penunjukan Surveyor Sebagai pelaksana Verifikasi Capaian TKDN
      Atas Barang /Jasa Produksi Dalam negeri.
 7.   Permen perindustrian No. 16 Tahun 2011 tentang Ketentuan dan Tata Cara Perhitungan TKDN
 8.   Permen Perindustrian No. 02/M-IND/PER/1/2014 tentang pedoman Peningkatan Produk Dalam
      Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah
 9.   Surat Edaran Bersama Menteri Dalam Negeri dan Kepala LKPP No. 1 Tahun 2022 tentang Percepatan
      Pelaksanaan Pengadaan Barang jasa Dalam pengelolaan Keuangan Daerah.
Peraturan Terkait TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri)
 1. PP No. 29 Tahun 2018 tentang Pemberdayaan Industri
 2. Perpres No. 146 Tahun 2015 tentang Pelaksanaan Pembangunan dan Pengembangan Kilang Minyak Di
    Dalam Negeri
 3. Perpres No. 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah




          LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 3
Page 22
                                                         Office:
                                                         Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                         RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                         Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                         +62 252-8578-859
                                                         corsec@valuers.partners
4. Perpres No. 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai
    untuk Transportasi Jalan.
5. Perpres No. 12 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden No. 16 Tahun 2018 Tentang
    Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah
6. Keppres RI No. 24 Tahun 2018 tentang Tim Nasional Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri
7. Inpres No. 22 Tahun 2022 tentang Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam negeri dan
    Produk Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Koperasi dalam rangka Menyukseskan Gerakan Nasional Bangga
    Buatan Indonesia pada Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah
8. Permen Perindustrian No. 57/M-IND/PER/7/2006 tentang Penunjukan surveyor sebagai pelaksana
    verifikasi capaian Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) atas barang/jasa produksi dalam negeri.
9. Permen Perindustrian No. 16/M-IND/PER/2/2011 tentang Ketentuan dan Tata       Cara Penghitungan
    Tingkat Komponen Dalam Negeri.
10. Permen Perindustrian No. 03/M-IND/PER/3/2012 tentang Pedoman Penggunaan Produk Dalam Negeri
    Dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Yang Tidak Dibiayai Dari Anggaran pendapatan Dan
    Belanja Negara/Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah.
11. Permen Perindustrian No. 02/M-IND/PER/1/2014 tentang Pedoman Peningkatan Penggunaan Produk
    Dalam Negeri Dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.
12. Permen Komunikasi dan Informatika No. 27 Tahun 2015 tentang Persyaratan teknis Alat dan/atau
    Perangkat Telekomunikasi Berbasis Standar Teknologi Long Term Evolution.
13. Permen Perindustrian No. 15 Tahun 2016 tentang Standar Spesifikasi dan Standar Harga Tower
    Transmisi dan Konduktor Produk Dalam Negeri Dalam Rangka Percepatan Pembangunan Infrastruktur
    Ketenagalistrikan.
14. Peraturan Kepala BKPM No. 6 Tahun 2018 tentang Pedoman dan Tata Cara Perizinan dan Fasilitasi
    Penanaman Modal.
15. Permen BUMN No. PER-08/MBU/12/2019 tentang Pedoman Umum Pelaksanaan Pengadaan Barang
    dan Jasa Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
16. Permen Perindustrian No. 32 Tahun 2020 tentang Perubahan Keempat Atas Peraturan Menteri
    Perindustrian No. 19/M-IND/PER/2/2010 tentang Daftar mesin, Barang dan Bahan produksi Dalam
    Negeri Untuk pembangunan atau Pengembangan Industri Dalam Rangka Penanaman Modal.
17. Permen Perindustrian No. 16 Tahun 2020 tentang Ketentuan dan Tata Cara Perhitungan Nilai Tingkat
    Komponen Dalam Negeri Produk Farmasi.
18. Permen Perindustrian No. 22 Tahun 2020 tentang ketentuan dan Tata Cara Perhitungan Nilai Tingkat
    Komponen Dalam Negeri Produk Elektronika dan Telematika.
19. Keputusan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi No. 52 Tahun 2022 tentang
    kelompok Kerja Tim Nasional Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri.
20. Permen Perindustrian No. 46 Tahun 2022 tentang Ketentuan dan Tata Cara Penghitungan Tingkat
    Komponen Dalam Negeri untuk Industri Kecil.
21. Permen Perindustrian No.43 Tahun 2022 tentang Tata Cara Penunjukan Lembaga Verifikasi
    Independen dan Pengenaan Sanksi Administrasi Dalam Rangka Penghitungan dan Verifikasi Besaran
    Nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri dan Nilai Bobot Manfaat Perusahaan.
22. Buku Pedoman Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) tentang Buku Pedoman
    Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN).
23. Permen Perindustrian No. S/117/M-IND/BMN/IX/2021 tentang Penggunaan Produk Dalam Negeri
    Pada Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah di kementerian Perindustrian.
24. Surat Menkomarves No. B-0087/Menko/Marves/PE.00/I/2022 tentang Penggunaan Produk Dalam
    Negeri Pada Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.
25. Surat Menkomarves No. B—5041/Menko/Marves/PE.05.00/X/2022 tentang Panduan Pencatatan
    Penggunaan Produk Dalam Negeri dalam Pengadaan Barang/Jasa.




         LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 4
Page 23
                                                             Office:
                                                             Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                             RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                             Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                             +62 252-8578-859
                                                             corsec@valuers.partners
1.4 Maksud dan Tujuan
Laporan Studi Kelayakan bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai kelayakan Rencana
Penambahan Kegiatan Usaha ditinjau dari berbagai analisis, meliputi analisis pasar, analisis teknis,
analisis pola bisnis, analisis model manajemen, dan analisis keuangan. Maksud dari penyusunan Studi
Kelayakan Usaha adalah untuk memberikan gambaran tentang kelayakan dari Rencana Penambahan
Kegiatan Usaha yang selanjutnya akan digunakan Perseroan untuk memenuhi ketentuan dari Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan (“POJK”) No. 17/POJK.04/2020 tentang transaksi material dan perubahan
kegiatan usaha.
Penugasan Studi Kelayakan ini dilakukan dengan mengacu kepada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
(“POJK”) No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal,
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“POJK”) No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan
Perubahan Kegiatan Usaha, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (“SEOJK”) No. 17/SEOJK.O4/2020
tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal serta Kode Etik Penilai
Indonesia (“KEPI”) dan Standar Penilaian Indonesia (“SPI”) Edisi VII-2018.
1.5 Metodologi
Metode yang digunakan dalam menyusun laporan Studi Kelayakan ini adalah:
Pengumpulan data primer dan sekunder dari BLUE yang terkait dengan rencana penambahan kegiatan
usaha meliputi wawancara manajemen, data-data identitas, perizinan, rencana usaha serta data-data
lainnya yang terkait dengan rencana penambahan kegiatan usaha. Analisis makro ekonomi dan gambaran
industri dilakukan untuk mengevaluasi pengaruh dari faktor tersebut terhadap kinerja BLUE di masa
mendatang.
Dalam melaksanakan penugasan ini, analisis dilakukan terhadap kelayakan penambahan kegiatan usaha.
Analisis ini dilakukan dengan menggunakan indikator kelayakan pasar, kelayakan teknis, kelayakan pola
bisnis, kelayakan model manajemen, dan analisis kelayakan keuangan.
1.6 Informasi Investigasi Lapangan
Kami telah melakukan investigasi lapangan dalam rangka memperoleh informasi yang relevan dalam
penugasan penambahan kegiatan usaha BLUE.

 Tanggal                  09 Mei 2023
 Lokasi                   Jl. Nirwana 22 No. 110, RT.4/RW.19, Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung
                          Priok, Kota Jakarta Utara, Provinsi DKI Jakarta 14350.
 Hari/tanggal             Rabu, 10 Mei 2023
 Waktu                    10.00 – 13.00 WIB
 Kegiatan                 Investigasi dan wawancara yang dilakukan meliputi:
                            1. Investigasi mesin produksi tinta

 Peserta                  KJPP Putri Anugrah dan Rekan:
                           1. Putri Anugrah, M.Ec.Dev., MAPPI (Cert)
                           2. Muhammad Yusup Hidayat., S.Tr.M

                          PT Berkah Prima Perkasa Tbk:
                           1. Rudiyanto (General Manager)




           LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 5
Page 24
                                                                     Office:
                                                                     Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                                     RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                     Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                     +62 252-8578-859
                                                                     corsec@valuers.partners

2.    Tinjauan Perusahaan
2.1 Gambaran Umum Perusahaan
PT Berkah Prima Perkasa (“Perusahaan”) didirikan berdasarkan Akta Notaris Drs. Arif Djohan Tunggal, S.H.,
M.H., M.Kn. No. 17 tanggal 24 Juni 2014. Akta pendirian ini disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia dalam Surat Keputusan No. AHU-17121.40.10.2014 tanggal 13 Juli 2014. Anggaran Dasar
Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta No. 9 tanggal 9 Juli 2019 yang
dibuat oleh Notaris Drs. Arif Djohan Tunggal, S.H., M.H., M.Kn. sehubungan dengan perubahan modal dasar
dan penambahan modal ditempatkan dan modal disetor Perusahaan. Perubahan tersebut telah disahkan
oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sesuai dengan Surat Keputusan No. AHU-
0107452.AH.01.11.Tahun 2019 tanggal 10 Juli 2019.
PT Berkah Prima Perkasa telah mendapatkan persetujuan dari Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan
Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK), yang saat ini dikenal sebagai Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dalam Surat
Pernyataan Efektif No. S-95/D.04/2019 yang dikeluarkan pada tanggal 27 Juni 2019. Persetujuan tersebut
memungkinkan perusahaan untuk melakukan penawaran umum perdana saham sebanyak 168.000.000
lembar saham. Saham-saham ini memiliki nilai nominal Rp100 per saham, dengan harga penawaran sebesar
Rp130 per saham.
Adapun sebelum dilakukan penawaran umum perdana saham yang dilakukan oleh perseroan, jumlah saham
awal perseroan pada saat Pra-IPO sebesar 250.000.000 lembar saham dengan komposisi kepemilikan saham
sebagai berikut: Herman Tansri sebesar 41%, Siek Agung Guntoro sebesar 30%, Fajar Tasrif sebesar 17% dan
Rudi Tasrif sebesar 12%.
Alamat terdaftar kantor dan tempat kegiatan usaha utama Perusahaan terletak di Komplek Ruko Sunter
Nirwana Asri II Blok A No. 110 Jakarta Utara.
2.2 Bidang Usaha
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, maksud dan tujuan Perusahaan adalah berusaha dalam
industri perdagangan, percetakan dan jasa. Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada November
2014.
2.3 Struktur Kepemilikan dan Pemegang Saham
Sampai dengan tanggal Studi Kelayakan diterbitkan, perusahaan tidak mengalami perubahan struktur
pemegang saham. Berdasarkan laporan keuangan diaudit PT BLUE per 31 Desember 2022, susunan
pemegang saham PT BLUE adalah sebagai berikut.
                                        Tabel Kepemilikan Pemegang Saham
    Nama Pemegang Saham                Jumlah Saham              Persentase (%)            Jumlah Modal Disetor (Rp)
 Saham
 PT Cetak Biru Kapital                        128.487.800                     31,00%                  12.848.780.000
 Tn. Herman Tansri                            102.500.000                     25,00%                  10.250.000.000
 Tn. Siek Agung Guntoro                        75.000.000                     18,00%                   7.500.000.000
 Tn. Fadjar Tasrif                             42.500.000                     10,00%                   4.250.000.000
 Tn. Rudy Tansri                               30.000.000                      7,00%                   3.000.000.000
 Masyarakat                                    39.512.200                      9,00%                   3.951.220.000
 Jumlah Saham                                418.000.000                   100,00%                   41.800.000.000
                          Sumber: Laporan Keuangan Diaudit PT Berkah Prima Perkasa, 2022




              LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 6
Page 25
                                                                         Office:
                                                                         Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                                         RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                         Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                         +62 252-8578-859
                                                                         corsec@valuers.partners
                                          Gambar Bagan Pemegang Saham


    PT Cetak Biru                                                                           Tn. Siek Agung
                                              Tn. Herman Tansri
       Kapital                                                                                 Guntoro



       31,00%                                        25,00%                                      18,00%




                                               PT Berkah Prima
                                                 Perkasa Tbk




       10,00%                                         7,00%                                       9,00%



  Tn. Fadjar Tasrif                             Tn. Rudy Tansri                               Masyarakat

2.4 Susunan Dewan Komisaris dan Direksi
                                               Tabel Komposisi Direksi
                      Posisi                                                   Nama
 Komisaris utama                                    Tn. Rudy Tasrif
 Komisaris                                          Tn. Siek Agung Guntoro
 Komisaris Independen                               Ny. Noviyanti Indah Kardiman
 Direktur utama                                     Tn. Herman Tansri
 Direktur                                           Tn. Fadjar Tasrif
                           Sumber: Laporan Keuangan Diaudit PT Berkah Prima Perkasa, 2022

2.5 Asuransi Karyawan Kunci

Hingga akhir tahun 2022, perseroan memberikan asuransi terhadap karyawan berupa asuransi BPJS.

2.6 Kebijakan Remunerasi

Hingga akhir tahun 2022, PT BLUE memberikan remunerasi berupa gaji dan tunjangan kepada anggota
direksi sejumlah Rp4.327.309.448.
2.7 Entitas Anak dan Asosiasi
Hingga akhir tahun 2022, PT BLUE tidak memiliki anak perusahaan atau asosiasi. Oleh karena itu,
informasi mengenai anak perseroan dan asosiasi yang terkait belum tersedia.




           LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 7
Page 26
                                                                                      Office:
                                                                                      Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                                                      RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                                      Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                                      +62 252-8578-859
                                                                                      corsec@valuers.partners
2.8 Struktur Organisasi
Susunan dewan komisaris dan direksi PT BLUE adalah sebagai berikut.


                                                    Bagan Struktur Organisasi



                                   Rapat Umum Pemegang Saham
                                             (RUPS)


                                                                                                             Komite Audit
                                                                                                Ny. Noviyanti Indah Kardiman (Ketua)
                                                                                                        Nn. Winnie Ng (Anggota)


                                          Dewan Komisaris

                                  Tn. Rudy Tasrif (Komisaris Utama)
                                  Tn. Siek Agung Guntoro (Komisaris)
                                     Ny. Noviyanti Indah Kardiman
                                        (Komisaris Independen)




                                            Dewan DIreksi

                                  Tn. Herman Tansri (Direktur Utama)
                                      Tn. Fadjar Tasrif (Direktur)




         Sekretaris Perusahaan                                                        Internal Audit

               Vini Hardianti                                                       Lini Wijaya (Ketua)
                                                                                  Dewi Aisyah (Anggota)
                                                                                 Rani Hidayanti( Anggota)




                                                                                                          Manajer Keuangan &
      Manajer Umum                Sumber Daya Manusia                   Admin Umum
                                                                                                              Akuntansi




                                                                                                         Divisi                     Divisi
                                                                                                       Accounting                 Purchasing




                                                              Divisi                        Divisi
                                                            Accounting                    Purchasing




     Divisi              Divisi           Divisi Textile         Divisi Online             Divisi
  Consumable           Hardware              Printing                Shop                Software




                                      Sumber: Laporan Tahunan PT Berkah Prima Perkasa Tbk




               LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 8
Page 27
                                                                       Office:
                                                                       Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                                       RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                       Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                       +62 252-8578-859
                                                                       corsec@valuers.partners
2.9 Kompensasi kepada Pemegang Saham
Berdasarkan Surat Keputusan Para Pemegang Saham di Luar Rapat tanggal 3 Juni 2022, para pemegang
saham menyetujui pembagian dividen sebesar Rp 7.106.000.000 dan telah dibayarkan pada tanggal 5
Juli 2022.
2.10Informasi Perpajakan
Pada bulan Mei 2020, Pemerintah Indonesia mengeluarkan Undang Undang No. 2 Tahun 2020 tentang
kebijakan keuangan negara dan stabilitas sistem keuangan untuk penanganan pandemi Corona Virus
Disease (“pandemi COVID-19”) yang di antara lain, mengubah tarif pajak penghasilan badan dari 25%
menjadi 22% untuk tahun fiskal 2020-2021 dan 20% untuk tahun fiskal 2022 dan seterusnya.
Pada bulan Oktober 2021, Pemerintah Indonesia mengesahkan Undang-Undang No. 7 Tahun 2021 tentang
harmonisasi peraturan perpajakan yang mengubah tarif pajak penghasilan badan dari 20% menjadi 22%
untuk tahun fiskal 2022 dan seterusnya.
Berdasarkan laporan keuangan audit per 31 Desember 2022, BLUE mencatatkan pajak dibayar dimuka
sebesar Rp183.000.214, utang pajak sebesar Rp2.517.786.335 dan pajak penghasilan sebesar
Rp4.321.338.590.
2.11Aset Tetap yang Dimiliki
Berdasarkan laporan keuangan audit per 31 Desember 2022, BLUE mencatatkan aset tetap sebesar
Rp31.472.745.753.
2.12 Utang yang Dimiliki
Berdasarkan laporan keuangan audit per 31 Desember 2022, BLUE mencatatkan utang usaha sebesar
Rp565.925.206 dan utang pajak sebesar Rp2.517.786.335.
2.13 Data yang diterima dan Legalitas/Perizinan yang dimiliki PT BLUE
Dalam menyusun laporan ini, kami mengandalkan data dan informasi yang disediakan oleh pihak
manajemen PT BLUE antara lain:
 1. Laporan keuangan PT BLUE yang telah diaudit dengan perincian sebagai berikut.
         Periode          Tanggal Laporan                No. Laporan                     Auditor            Opini
                                                  00317/2.1035/AU.1/05/1164-
   31 Desember 2018           25 April 2019                                          Anwar & Rekan          Wajar
                                                          3/1/IV/2019
                                                  00153/2.1007/AU.1/05/1456-        Johannes Juara &        Wajar
   31 Desember 2019           27 April 2020
                                                          1/1/IV/2020                    Rekan
                                                  00110/2.1007/AU.1/05/1456-        Johannes Juara &        Wajar
   31 Desember 2020           20 April 2021
                                                          2/1/IV/2021                    Rekan
                                                  00107/2.1007/AU.1/05/1456-        Johannes Juara &        Wajar
   31 Desember 2021           7 April 2022
                                                          3/1/IV/2022                    Rekan
                                                  00046/2.1007/AU.1/05/1171-        Johannes Juara &        Wajar
   31 Desember 2022           27 Maret 2022
                                                          1/1/III/2023                   Rekan
                       Sumber: Laporan Keuangan Audit PT Berkah Prima Perkasa Tbk (2018-2022)

 2. Legalitas dan Perizinan yang telah dimiliki BLUE adalah sebagai berikut.
   No.                   Deskripsi                                  Nomor                       Tanggal Penerbitan
    1.   Nomor Induk Berusaha                                  8120007743913                      14 Maret 2023
         Konfirmasi    Kesesuaian             Kegiatan
    2.                                                       14032310113172058                    14 Maret 2023
         Pemanfaatan Ruang
    3.   Sertifikat Standar                                  81200077439130002                    14 Maret 2023




            LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 9
Page 28
                                                                          Office:
                                                                          Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                                          RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                          Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                          +62 252-8578-859
                                                                          corsec@valuers.partners
 3. Data dan informasi lainnya sebagai berikut.
   No.                   Deskripsi                                      Nomor                   Tanggal Penerbitan
         Surat     Pernyataan     Kesanggupan
    1.   Pengelolaan Dan Pemantauan Lingkungan                             -                        14 Maret 2023
         Hidup (SPPL)
    2.   Pernyataan Mandiri K3L                                            -                        14 Maret 2023
         Pernyataan Mandiri Kesediaan Memenuhi
    3.                                                                     -                        14 Maret 2023
         Standar Usaha

2.14Rencana Bisnis
Ketegangan geopolitik antara Rusia dan Ukraina berpotensi menyebabkan ketidakpastian bagi
perekonomian Indonesia di tahun 2023. Dampaknya terutama terkait dengan kedua negara Eropa Timur
tersebut yang merupakan produsen komoditas utama dunia. Situasi ini telah mendorong beberapa
lembaga internasional untuk menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global, mengingat adanya
potensi resesi global di tahun 2023 maka BLUE telah membuat Langkah-langkah strategis terkait usaha
yang dilakukan BLUE pada tahun yang akan datang yaitu menambah beberapa segmen usaha serta
memaksimalkan pelaksanaan TKDN Kementerian Perindustrian untuk memasuki pasar instansi ke
pemerintahan. Adapun berikut segmen usaha yang akan ditambahkan oleh BLUE:
                                No.                       Bisnis Plan
                                  1.                     Industri Tinta
                            Sumber: Informasi Manajemen PT Berkah Prima Perkasa Tbk, 2022
2.15Tenaga Kerja
Jumlah karyawan tetap BLUE per 31 Desember 2022 adalah sebanyak 55 orang dengan komposisi jenjang
karyawan sebagai berikut.

              No.                        Jabatan                                    Jumlah
               1.    General Manager                                                  1
               2.    Manager                                                          5
               3.    Supervisor                                                       5
               4.    Staf                                                             44
                                       Jumlah                                        55
                                  Sumber: Laporan Tahunan PT Berkah Prima Perkasa Tbk

2.16 Data Historis Kinerja Keuangan Perusahaan
Ringkasan laporan keuangan perusahaan adalah sebagai berikut.

Kinerja Keuangan Perusahaan
                                                                                              (Dalam Jutaan Rupiah)
                                 2018                2019             2020                2021             2022
   Laporan Laba Rugi
                               (Diaudit)           (Diaudit)        (Diaudit)           (Diaudit)        (Diaudit)
 Pendapatan                        105.295            100.093              74.180            109.018         131.321
 Beban Pokok Penjualan              55.563             52.025              38.292             70.659          86.843
 Laba Kotor                         49.732             48.069              35.888             38.359          44.478
 Laba Usaha                         17.782             18.545              13.204             14.052          18.580
 Laba sebelum Pajak                 17.530             17.875              13.156             14.633          18.700
 Laba Bersih                        12.840             13.090              10.499             12.026          14.379




          LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 10
Page 29
                                                                            Office:
                                                                            Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                                            RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                            Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                            +62 252-8578-859
                                                                            corsec@valuers.partners
                                                                                                  (Dalam Jutaan Rupiah)
                                  2018                 2019               2020                2021               2022
   Posisi Keuangan
                                (Diaudit)            (Diaudit)           (Diaudit)          (Diaudit)          (Diaudit)
 Aset Lancar                          37.029              48.747             58.676              54.097             57.397
 Aset Tidak Lancar                    35.112              33.241             33.630              35.229             38.485
 Total Aset                           72.141              81.988             92.306              89.326             95.883
 Liabilitas Jangka                     8.199               6.061              6.928               7.514              6.657
 Pendek
 Liabilitas Jangka                    19.443               1.050              1.047               1.233              1.362
 Panjang
 Total Liabilitas                     27.642               7.112              7.975               8.747              8.019
 Total Ekuitas                        44.499              74.876             84.331              80.579             87.864
                                Sumber: Laporan keuangan audit PT Berkah Prima Perkasa Tbk, (2018-2022)

Berikut ini adalah analisis rasio keuangan perusahaan dalam lima tahun terakhir.
                                                     Tabel Rasio Keuangan Perusahaan
             Rasio                     2018               2019               2020              2021              2022
 Rasio likuiditas
 Rasio lancar (x)                             4,52                8,04               8,47               7,20          8,62
 Rasio kas (x)                                0,15                1,50               2,08               0,82          1,10
 Rasio cepat (x)                              2,48                4,73               5,24               4,08          4,96
 Rasio profitabilitas
 Pengembalian atas aset                     17,80%           15,97%            11,37%             13,46%            15,00%
 Pengembalian atas ekuitas                  28,86%           17,48%            12,45%             14,92%            16,37%
 Margin laba kotor                          47,23%           48,02%            48,38%             35,19%            33,87%
 Margin laba operasi                        16,89%           18,53%            17,80%             12,89%            14,15%
 Margin laba bersih                         12,19%           13,08%            14,15%             11,03%            10,95%
 Tingkat pengembalian atas                  39,96%           24,77%            15,66%             17,44%            21,15%
 modal yang diinvestasikan
 Tingkat pengembalian atas                  20,08%           17,24%            12,30%             14,70%            16,12%
 modal yang digunakan
 Rasio aktivitas
 Perputaran aset (x)                          1,46                1,22               0,80               1,22          1,37
 Perputaran piutang usaha (x)                 6,79                6,34               4,50               6,29          7,42
 Perputaran piutang usaha                       54                  58                 81                 58            49
 (hari)
 Perputaran persediaan (x)                    3,20                2,83               1,80               3,08          3,63
 Perputaran persediaan (hari)                  114                129                202                118             101
 Rasio solvabilitas
 Rasio utang terhadap aset                  26,95%               1,28%           1,13%             1,38%             1,42%
 Rasio utang terhadap ekuitas               43,69%               1,40%           1,24%             1,53%             1,55%
 Rasio Pertumbuhan
 Pertumbuhan Pendapatan                    7,81%             -4,94%            -25,89%            46,96%            20,46%
 Pertumbuhan Laba                        -13,39%              1,94%            -19,79%            14,55%            19,57%
 Rasio Struktur Modal
 Rasio Pinjaman Jangka
                                             0,00%               0,00%           0,00%             0,00%             0,00%
 Panjang terhadap Aset
 Rasio Pinjaman Jangka
                                             0,00%               0,00%           0,00%             0,00%             0,00%
 Panjang terhadap Ekuitas




           LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 11
Page 30
                                                             Office:
                                                             Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                             RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                             Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                             +62 252-8578-859
                                                             corsec@valuers.partners
1. Rasio Likuiditas
   Rasio Likuiditas adalah rasio yang mengukur kemampuan perusahaan dalam memenuhi liabilitas
   jangka pendeknya (Arief & Edi, 2016).
a. Rasio Lancar
   Rasio lancar adalah rasio yang bertujuan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam melunasi
   utang jangka pendeknya melalui aset lancar (Kasmir, 2016).
   Aset lancar perusahaan sempat mengalami kenaikan yang signifikan pada tahun 2020, akan tetapi
   kenaikan tersebut tidak dapat dipertahankan di periode berikutnya, terbukti tercatat penurunan
   sebesar 7,80% dari periode sebelumnya. Namun keadaan tersebut cepat berubah, karena per 31
   Desember 2022, perusahaan mencatatkan kenaikan aset lancar sebesar 6,10%. Di sisi lain, liabilitas
   selama empat tahun terakhir juga tidak mengalami banyak perubahan atau cenderung stabil. Hal
   tersebut membuat rasio lancar perusahaan menjadi sebesar 8,62x pada tahun 2022. Hal tersebut
   menunjukkan bahwa perusahaan dapat menutupi utang jangka pendeknya melalui aset lancar yang
   dimiliki.
b. Rasio Kas
   Rasio kas adalah rasio yang digunakan untuk mengukur seberapa besar uang kas dan setara kas yang
   tersedia dalam membayar utang lancar (Kasmir, 2016).
   Ketersediaan kas dan setara kas yang dimiliki perusahaan selama lima tahun terakhir bergerak
   fluktuatif dan mengalami kenaikan per 31 Desember 2022, sementara liabilitas jangka pendek
   perusahaan mengalami sedikit penurunan dari periode sebelumnya. Per 31 Desember 2022, rasio kas
   sebesar 1,10x menunjukkan perusahaan mampu dalam membayar utang jangka pendek melalui kas
   dan setara kas.
c. Rasio Cepat
   Rasio cepat menunjukkan kemampuan perusahaan untuk membayar utang lancar (utang jangka
   pendek) yang harus segera dipenuhi dengan aktiva lancar yang tersedia dalam perusahaan tanpa
   memperhitungkan nilai persediaan (inventori) (Kasmir, 2016).
   Aset lancar dan liabilitas jangka pendek perusahaan cenderung berfluktuatif. Sama halnya dengan
   nilai persediaan yang dimiliki perusahaan, sempat mengalami penurunan pada tahun 2018, namun
   stabil mengalami kenaikan hingga tahun 2022. Hal tersebut membuat rasio lancar perusahaan
   bergerak naik dan menghasilkan nilai sebesar 4,96x per 31 Desember 2022. Hal tersebut
   menunjukkan bahwa perusahaan dapat menutupi utang jangka pendeknya melalui aset lancar yang
   dimiliki.
2. Rasio Profitabilitas
   Rasio Profitabilitas yaitu rasio yang menilai kemampuan perusahaan dalam menghasilkan
   keuntungan. Rasio ini dapat menjadi alat ukur dalam menentukan tingkat efektivitas manajemen
   suatu perusahaan (Kasmir, 2016).

a. Pengembalian atas Aset
   Dalam buku Kasmir, rasio ini digunakan untuk menunjukkan kemampuan perusahaan dalam
   menghasilkan laba dari total aset yang dimiliki.
   Perusahaan mencatatkan penurunan laba bersih pada tahun 2020 hingga 2021, namun Kembali naik
   pada tahun 2022. Kenaikan tersebut disebabkan oleh kenaikan pendapatan dari sisi perdagangan dan
   penurunan pada sisi retur penjualan. Sedangkan untuk pergerakan total aset mengalami kenaikan




           LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 12
Page 31
                                                            Office:
                                                            Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                            RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                            Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                            +62 252-8578-859
                                                            corsec@valuers.partners
  sebesar 7,34% dibandingkan periode sebelumnya, kenaikan pada kas dan setara kas, piutang lain-
  lain, persediaan, aset keuangan dan uang muka pembelian membuat total aset naik dari periode
  sebelumnya. Hal tersebut menghasilkan tingkat pengembalian atas aset sebesar 15,00% per 31
  Desember 2022. Tingkat pengembalian atas aset tersebut menandakan perusahaan mampu
  mengelola aset secara efisien dalam menghasilkan laba.
b. Pengembalian atas Ekuitas
  Rasio pengembalian ekuitas adalah rasio yang digunakan untuk mengukur keberhasilan perusahaan
  dalam memperoleh laba bagi para pemegang saham. Rasio ini direpresentasikan sebagai kekayaan
  pemegang saham (Hery, 2016).
  Total ekuitas perusahaan mengalami kenaikan pada periode 31 Desember 2022, kenaikan tersebut
  disebabkan oleh kenaikan dari sisi saldo laba dan penghasilan komprehensif lainnya. Hal tersebut
  menghasilkan nilai pengembalian atas ekuitas sebesar 16,37% per 31 Desember 2022. Hal ini
  menunjukkan bahwa perusahaan berhasil dalam memperoleh laba bagi para pemegang saham.
c. Margin Laba Kotor
  Margin laba kotor merupakan salah satu rasio profitabilitas yang digunakan untuk menghitung
  persentase laba kotor terhadap pendapatan. Rasio ini juga digunakan untuk mengukur tingkat
  efisiensi perusahaan dalam menggunakan biaya pokok penjualan dalam menghasilkan keuntungan
  (Sawir, 2009).
  Selama lima tahun terakhir, margin laba kotor PT BLUE mengalami pergerakan yang cukup fluktuatif,
  per 31 Desember 2022, pendapatan dan beban pokok penjualan mengalami kenaikan dibandingkan
  pada periode sebelumnya. Pada sisi pendapatan, kenaikan terbesar disebabkan oleh aksi
  perdagangan, disusul dengan retur penjualan yang menurun, sedangkan pada beban pokok
  penjualan, kenaikan sebesar 19,23% pada pembelian bahan baku dan kenaikan sebesar 498,90% pada
  lainnya. Per 31 Desember 2022, margin laba kotor yang diperoleh perusahaan adalah sebesar 33,87%.
  Hal ini menunjukkan bahwa efisiensi perusahaan dalam menggunakan beban pokok penjualan mampu
  menghasilkan margin laba kotor sebesar 33,87% dari total pendapatannya.
d. Margin Laba Operasi
   Margin laba operasi merupakan salah satu rasio profitabilitas yang mengukur kemampuan perusahaan
   dalam menghasilkan laba setelah membayar biaya operasional dan sebelum membayar bunga dan
   pajak (Cerdasco, 2019).
   Per 31 Desember 2022 laba operasi PT BLUE mengalami kenaikan yang signifikan dari tahun
   sebelumnya. Hal tersebut diikuti dengan penurunan beban usaha dan proporsi beban pokok
   penjualan menyebabkan peningkatan dari sisi margin laba operasi menjadi sebesar 14,15% yang
   merupakan rasio laba operasi yang tinggi jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar 12,89%
   pada tahun 2021. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba
   setelah membayar biaya operasional dan sebelum membayar bunga serta pajak per 31 Desember
   2022 adalah sebesar 14,15%.
e. Margin Laba Bersih
   Margin laba bersih adalah rasio yang membandingkan laba setelah bunga dan pajak terhadap
   penjualan. Semakin tinggi margin yang diperoleh, maka semakin baik (Kasmir, 2016).
   Per 31 Desember 2022, laba bersih perusahaan mengalami kenaikan sebesar 19,57% dibandingkan
   periode sebelumnya. Kenaikan tersebut sejalan dengan pendapatan perusahaan yang naik selama
   periode 31 Desember 2022. Akan tetapi kenaikan-kenaikan tersebut tidak berpengaruh pada margin
   laba bersih yang dihasilkan, BLUE mencatatkan margin laba bersih sebesar 10,95%, menurun jika




          LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 13
Page 32
                                                             Office:
                                                             Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                             RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                             Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                             +62 252-8578-859
                                                             corsec@valuers.partners
   dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar 11,03% pada tahun 2021. Penurunan margin laba
   bersih di sebabkan oleh kenaikan yang signifikan pada pendapatan namun tidak diikuti oleh
   peningkatan yang signifikan pada sisi laba bersih yang dihasilkan perusahaan. Walaupun terjadi
   penurunan pada margin laba bersih, perusahaan tetap mampu menghasilkan laba setelah melihat
   margin laba bersih perusahaan yang bernilai positif.
f. Tingkat Pengembalian atas Modal yang Diinvestasikan
   Rasio ini digunakan untuk menilai efisiensi perusahaan dalam mengalokasikan modal yang
   diinvestasikan. Rasio ini menginterpretasikan seberapa baik perusahaan menggunakan modal untuk
   menghasilkan keuntungan (Hayes, 2021)
   Tingkat pengembalian modal yang diinvestasikan dari PT BLUE bergerak naik per 31 Desember 2022.
   Peningkatan dapat dilihat dari akun laba bersih perusahaan yang naik sebesar Rp2.352.931.308
   dibandingkan dengan tahun 2021. Rasio pengembalian atas modal yang diinvestasikan mengalami
   kenaikan sebesar 3,71% akibat peningkatan signifikan pada laba usaha untuk dari semula 17,44% pada
   tahun 2021 menjadi 21,15% pada Desember 2022. Kenaikan yang cukup signifikan tersebut
   menunjukkan bahwa perusahaan memiliki kemampuan untuk mengefisiensikan modalnya menjadi
   suatu keuntungan.
g. Tingkat Pengembalian atas Modal yang Digunakan
   Rasio ini digunakan untuk menentukan seberapa banyak uang yang dihasilkan perusahaan
   menggunakan asetnya. Semakin tinggi hasil rasio ini maka semakin baik kinerja perusahaan. Rasio
   ini dihitung melalui laba sebelum bunga dan pajak dibagi dengan modal kerja ditambah dengan total
   aset tetap (Jannah & Imamsyah, 2019)
   Tingkat pengembalian modal yang digunakan dari PT BLUE menunjukkan hasil positif sebesar 16,12%
   per 31 Desember 2022. Laba usaha dan total aset perusahaan mengalami peningkatan yang signifikan
   pada tahun 2022 dibandingkan tahun sebelumnya. Rasio pengembalian modal yang digunakan
   mengalami kenaikan per 31 Desember 2022 sebesar 1,42% dari tahun sebelumnya. Hal ini
   menunjukkan bahwa perusahaan memiliki kemampuan untuk mengefisiensikan modalnya menjadi
   suatu keuntungan.
3. Rasio Aktivitas
   Rasio Aktivitas merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur efektivitas perusahaan dalam
   menggunakan aset yang dimilikinya atau dengan kata lain rasio yang mengukur tingkat efisiensi
   pemanfaatan sumber daya perusahaan (Kasmir, 2016).
a. Perputaran Aset (x)
   Perputaran total aset merupakan rasio yang dihitung untuk mengukur semua aset yang dimiliki dalam
   menghasilkan jumlah penjualan (Kasmir, 2016).
   Perputaran aset mengalami kenaikan per 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun sebelumnya
   1,22x menjadi sebesar 1,37x. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan mampu mengefisiensikan
   asetnya dalam menghasilkan pendapatan.
b. Perputaran Piutang Usaha (x)
   Perputaran piutang adalah rasio yang digunakan untuk mengukur berapa kali dana yang tertanam
   dalam piutang usaha berputar pada satu periode. Dengan kata lain, rasio ini menggambarkan
   seberapa cepat piutang usaha yang berhasil ditagih menjadi kas (Hery, 2016).
   Selama lima tahun terakhir perputaran piutang usaha tidak mengalami banyak perubahan, namun
   mengalami kenaikan per 31 Desember 2022 yaitu menjadi sebesar 7,42x. Hal tersebut menunjukkan




          LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 14
Page 33
                                                             Office:
                                                             Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                             RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                             Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                             +62 252-8578-859
                                                             corsec@valuers.partners
   bahwa perusahaan telah mampu untuk menagih piutang usaha menjadi kas sebanyak 7,42x dalam
   setahun.
c. Perputaran Piutang Usaha (hari)
   Meskipun tidak mengalami perubahan yang signifikan, per 31 Desember 2022 terjadi kenaikan dalam
   intensitas tertagihnya piutang dalam kurun satu tahun, maka semakin cepat pula durasi (hari)
   piutang usaha tertagih. Per 31 Desember 2022, perputaran piutang usaha perusahaan adalah 49 hari.
   Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan rata-rata mampu menagih piutang usaha menjadi kas setiap
   49 hari.
d. Perputaran Persediaan (x)
   Rasio perputaran persediaan adalah rasio keuangan untuk menunjukkan berapa kali perusahaan
   mengonversi persediaan mereka menjadi penjualan selama periode tertentu. Ini berguna untuk
   mengevaluasi efektivitas manajemen dalam mengelola persediaan. Semakin tinggi perputaran
   persediaan, semakin cepat perusahaan menjual persediaan dan membukukan pendapatan (Cerdasco,
   2022).
   Selama lima tahun terakhir perusahaan memiliki perputaran persediaan yang fluktuatif, namun
   mengalami kenaikan per 31 Desember 2022 menjadi sebesar 3,63x dalam setahun. Hal tersebut
   disebabkan oleh kenaikan pada beban pokok pendapatan dan peningkatan pada persediaan per 31
   Desember 2022. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan dapat mengonversi persediaan menjadi
   penjualan sebanyak 3,63x dalam setahun.
e. Perputaran Persediaan (hari)
   Per 31 Desember 2022 terjadi kenaikan dalam intensitas mengonversi persediaan menjadi penjualan
   dalam kurun satu tahun, maka semakin cepat pula durasi (hari) persediaan tertagih. Per 31 Desember
   2022, perputaran persediaan perusahaan adalah 101 hari. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan
   rata-rata mampu mengonversi persediaan menjadi penjualan setiap 101 hari.
4. Rasio Solvabilitas
   Rasio solvabilitas atau leverage adalah rasio yang digunakan untuk mengetahui kemampuan
   perusahaan dalam memenuhi liabilitasnya melalui aset atau ekuitasnya (Kasmir, 2016).
a. Rasio Utang terhadap Aset
   Rasio utang terhadap aset yaitu rasio yang digunakan untuk mengetahui jumlah aset yang dijadikan
   jaminan utang (Kasmir, 2016).
   Per 31 Desember 2022, terjadi peningkatan liabilitas jangka panjang perusahaan menjadi Rp
   1.361.676.540 dan peningkatan total aset perusahaan menjadi Rp95.882.590.139. Hal tersebut
   menyebabkan peningkatan rasio utang terhadap aset perusahaan. Per 31 Desember 2022, perusahaan
   mencatatkan rasio utang terhadap aset sebesar 1,42%. Hal itu menunjukkan perusahaan memiliki
   cukup aset untuk dijadikan sebagai jaminan utang.
b. Rasio Utang Terhadap Ekuitas
   Rasio utang terhadap ekuitas merupakan rasio yang digunakan untuk menilai utang dengan ekuitas,
   rasio ini dicari dengan cara membandingkan antara seluruh utang termasuk utang lancar dengan
   seluruh ekuitas (Kasmir, 2016).
   Per 31 Desember 2022, terjadi peningkatan pada rasio utang terhadap ekuitas. Perusahaan
   mencatatkan rasio utang terhadap ekuitas sebesar 1,55%. Hal itu menunjukkan perusahaan memiliki
   cukup ekuitas untuk dijadikan sebagai jaminan utang.




           LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 15
Page 34
                                                                 Office:
                                                                 Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                                 RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                 Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                 +62 252-8578-859
                                                                 corsec@valuers.partners
5. Rasio Pertumbuhan
a. Pertumbuhan Pendapatan
    Deitiana (2011) menjelaskan bahwa pertumbuhan pendapatan merupakan cerminan dari manifestasi
    kesuksesan di masa lalu dan dapat digunakan dalam memprediksi pertumbuhan di masa depan
    (Pranata & Pujiati, 2015).
    Pertumbuhan pendapatan perusahaan bernilai 20,46% per 31 Desember 2022 dengan total
    pendapatan sebesar Rp131.320.519.406. Nilai tersebut menunjukkan kemampuan perusahaan dalam
    menumbuhkan pendapatannya.
b. Pertumbuhan Laba
    Menurut Harahap (2015), pertumbuhan laba merupakan rasio yang menggambarkan sejauh mana
    perusahaan meningkatkan laba dari tahun sebelumnya (Qurani & Hendratno, 2019).
    Pertumbuhan laba bersih PT BLUE mengalami kenaikan dari semula 14,55% pada tahun 2021 menjadi
    19,57% pada Desember 2022. Hal ini karena adanya kenaikan signifikan pada laba bersih pada
    Desember 2022 sebesar Rp2.352.931.308 yang sebagian besar diperoleh perusahaan dari kenaikan
    pendapatan.
6. Rasio Struktur Modal
a. Rasio Pinjaman Jangka Panjang terhadap Aset
    Rasio hutang jangka panjang terhadap total aset adalah pengukuran aset perusahaan yang dibiayai
    oleh hutang jangka panjang. Rasio ini menunjukkan juga kemampuan perusahaan dalam melunasi
    pinjaman jangka panjang menggunakan aset yang dimiliki (Kenton, 2020).
    Per 31 Desember 2022, rasio pinjaman jangka panjang terhadap aset perusahaan adalah nol karena
    per 31 Desember 2022 perusahaan tidak memiliki pinjaman jangka panjang.
b. Rasio Pinjaman Jangka Panjang terhadap Ekuitas
    Rasio ini mengukur besar kecilnya penggunaan utang jangka panjang yang dibandingkan dengan
    modal yang dimiliki perusahaan (Brigita & Farida, 2017).
    Per 31 Desember 2022, rasio pinjaman jangka panjang terhadap ekuitas perusahaan adalah nol
    karena per 31 Desember 2022 perusahaan tidak memiliki pinjaman jangka panjang.
2.17 Gambaran Produk
Adapun produk-produk yang ditawarkan oleh perusahaan yang merupakan bagian dari kegiatan usaha
perseroan berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan yaitu sebagai berikut.

•   Tinta
    Perseroan menjual tinta-tinta untuk printer, seperti; tinta isi ulang, tinta isi ulang cartridge, tinta
    sublime, tinta art paper yang bisa digunakan untuk segala jenis kebutuhan printing seperti mencetak
    dokumen, foto, brosur dan materi desain, serta masterfilm offset. Tinta “Blueprint” dapat digunakan
    di berbagai macam merek printer terkenal yang ada di pasar. Kualitas tinta Blueprint sangat
    terpercaya dan aman sehingga Perseroan senantiasa memberikan program jaminan kualitas bagi para
    pelanggannya. Tinta isi ulang Blueprint berkualitas terbaik dengan menggunakan teknologi APV
    Balance di mana memiliki beberapa keunggulan, yaitu:

    −   Absorption (Cepat menyerap);
    −   Purity (bahan murni dan rendah garam); dan
    −   Viscosity (kekentalan sesuai tinta orisinal sehingga memberikan hasil yang tajam)




            LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 16
Page 35
                                                              Office:
                                                              Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                              RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                              Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                              +62 252-8578-859
                                                              corsec@valuers.partners




•   Kertas
    Perseroan menjual Kertas seperti Kertas Inkjet Paper, Kertas Foto, Kertas Printable Film, Kertas
    Transparent Film, Kertas Art, Kertas Stiker, Kertas Sublime, Kertas Printable Card (ID Card), dan
    Transfer Paper. Varian kertas yang ditawarkan Perseroan senantiasa memenuhi kebutuhan bagi para
    pelanggan dari berbagai latar belakang pekerjaan yang beragam sehingga menjadi varian produk
    yang paling lengkap di Indonesia. Kertas foto merek Blueprint juga telah mendapatkan Indonesian
    Best Brand Awards tahun 2013 pada kategori kertas foto. Kertas foto ini paling banyak digunakan
    fotografer dan jasa cuci cetak foto.




             LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 17
Page 36
                                                               Office:
                                                               Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                               RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                               Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                               +62 252-8578-859
                                                               corsec@valuers.partners




•   Toner
    Perseroan menjual Toner Cartridge dan Powder untuk berbagai macam merek printer. Untuk Toner
    Cartridge, semua komponen dalam cartridge 100% dalam kondisi baru, dan menggunakan OPC
    multilayer coating dengan lapisan tebal dan hasil yang rata. Sedangkan Toner Powder Blueprint
    memiliki ukuran bubuk kecil dan pekat sehingga volume cetak lebih terukur dan kepekatan warna
    hitam stabil. Toner Powder Blueprint juga menggunakan melting point specific untuk setiap seri laser
    printer yang menggunakan cartridge yang berbeda. Perseroan yakin bahwa Toner Blueprint
    mempunyai kualitas yang terbaik, dengan cetakan yang lebih hitam, lebih banyak, dan lebih jelas.




            LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 18
Page 37
                                                            Office:
                                                            Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                            RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                            Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                            +62 252-8578-859
                                                            corsec@valuers.partners
•   POS Hardware
    Produk POS hardware di antaranya printer thermal, scanner, cash drawer untuk struk penjualan
    retail (Point of Sales).




•   Kertas Thermal
    Perseroan juga menawarkan berbagai Thermal Paper untuk mesin EDC, mesin Kasir, dan POS printer
    dengan berbagai ukuran, tipe coreless, dan oil resistant.




           LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 19
Page 38
                                                               Office:
                                                               Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                               RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                               Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                               +62 252-8578-859
                                                               corsec@valuers.partners




•   Blueprint POS System Software
    Perseroan juga menyediakan solusi bisnis bagi para pelanggannya yaitu Blueprint POS System
    Software untuk manajemen Restoran dan Retail dengan harga yang sangat terjangkau dan fitur yang
    lengkap.

•   System Labelling
    System labelling dibagi menjadi 3 bagian yaitu :

    −    Hardware
    Terdiri dari berbagai jenis printer label baik yang direct maupun semi direct (menggunakan ribbon
    maupun tambah ribbon).

    −    Software
    Merupakan fasilitas pendukung untuk merekayasa hasil akhir sesuai kebutuhan.

    −    Consumable
    Perseroan menyediakan kertas stiker dengan berbagai varian ukuran, ketebalan, daya rekat, dan
    ketahanan terhadap kimia.

    Printer Tekstil
    Perseroan juga menawarkan printer tekstil yang menjadi peluang baru bagi jasa cetak di dunia
    fashion. Printer tekstil ini cocok untuk industri mode dan UKM seperti konveksi baju promosi, digital
    printing, industri souvenir, dan perusahaan advertising. Dengan dipadukan menggunakan tinta
    Blueprint dan kecepatan yang tercepat saat ini yaitu 60m2/jam, printer tekstil ini akan mencetak
    produk-produk dengan kualitas terbaik dengan warna yang hidup dan cerah.
    Jasa Cetak Tekstil
    Perseroan menawarkan jasa cetak tekstil untuk para desainer untuk memasarkan motif unik pada
    kreasi apparel mereka. Sampai saat ini Perseroan menjadi tempat cetak tekstil paling murah se-
    Indonesia dengan mesin canggih dan fasilitas cleanroom yang bersih. Perseroan juga melayani mulai
    dari 1 M2 dan beroperasi 24 jam.




           LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 20
Page 39
                                                                   Office:
                                                                   Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                                   RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                   Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                   +62 252-8578-859
                                                                   corsec@valuers.partners

3.     Aspek Pasar
3.1.   Gambaran Makro Ekonomi Global dan Indonesia
3.1.1 Gambaran Perekonomian Global 2022
Ekonomi global diprakirakan akan tumbuh lebih lambat tahun ini. Tren perlambatan pertumbuhan masih
berlanjut pada triwulan IV tahun 2022 diantaranya karena pandemi di Tiongkok walaupun pada tingkat
yang lebih ringan, dan pengetatan kebijakan moneter yang dilakukan oleh sebagian besar negara dunia,
termasuk di negara-negara maju. Meskipun pengetatan kebijakan moneter ini diperlukan untuk
stabilisasi harga, pengetatan ini berdampak negatif pada kondisi keuangan global dan memberikan
hambatan substansial pada aktivitas masyarakat (Bappenas, 2022).
Inflasi global didorong lebih tinggi oleh tekanan permintaan dan gejolak pasokan termasuk gangguan
pada rantai pasok global dan ketersediaan komoditas utama. Di beberapa negara, inflasi juga dipicu
oleh depresiasi mata uang terhadap dolar AS serta kondisi pasar tenaga kerja yang ketat. Inflasi masih
tetap tinggi berada diatas target bank sentral di hampir semua negara. Meskipun cenderung melambat
secara bertahap sepanjang tahun, terdapat tanda-tanda bahwa tekanan inflasi dapat menjadi lebih
persisten. Merespons hal tersebut, bank sentral di seluruh dunia telah memperketat kebijakan lebih
agresif dari perkiraan. Sementara itu, invasi Rusia ke Ukraina masih berdampak pada pasar energi dan
komoditas dan melatarbelakangi perlambatan pertumbuhan tiga mesin pertumbuhan utama dunia yaitu
Amerika Serikat, Kawasan Euro, dan Tiongkok yang turut mempengaruhi kondisi ekonomi domestik
negara berkembang (Bappenas, 2022).
                                   Pertumbuhan Ekonomi Beberapa Negara




                                          Sumber: Bappenas, 2022
Ekonomi Amerika Serikat tumbuh 1,0 persen (YoY) pada triwulan IV tahun 2022, melambat dibanding-
kan triwulan sebelumnya. Untuk keseluruhan tahun 2022, perekonomian Amerika Serikat tumbuh 2,1
persen. Capaian pertumbuhan tersebut menunjukkan peningkatan pada investasi inventori swasta,
pengeluaran konsumen, pengeluaran pemerintah pusat maupun daerah, serta investasi nonresidensial
tetap. Sementara itu kinerja investasi residensial tetap, ekspor dan impor mencatatkan penurunan
(Bappenas, 2022).
Ekonomi Tiongkok tumbuh 2,9 persen (YoY) pada triwulan IV tahun 2022, pertumbuhan yang lebih lambat
dibandingkan pertumbuhan triwulan sebelumnya. Sementara untuk keseluruhan tahun 2022, Tiongkok
mencatatkan pertumbuhan 3,0 persen. Fondasi pemulihan ekonomi Tiongkok tidak cukup kokoh pada
tahun 2022 karena situasi global yang kompleks dan juga lesunya aktivitas ekonomi domestik (Bappenas,
2022).
Perekonomian Jepang tumbuh 0,4 persen (YoY) pada triwulan IV dan 1,0 persen untuk keseluruhan tahun
2022. Jepang menghadapi tantangan investasi bisnis merosot, sementara konsumsi swasta masih dapat
bertahan melawan hambatan dari kenaikan biaya hidup. Jepang membuka kembali pintunya untuk




          LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 21
Page 40
                                                                     Office:
                                                                     Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                                     RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                     Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                     +62 252-8578-859
                                                                     corsec@valuers.partners
wisatawan pada Oktober dengan mencabut batasan jumlah kedatangan dan aturan yang mengharuskan
pengunjung datang dalam paket wisata. Meskipun demikian, ketidakpastian prospek ekonomi global
masih akan membebani pemulihan Jepang yang tertunda dari dampak pandemi Covid-19 (Bappenas,
2022).
Ekonomi Korea Selatan tumbuh 1,4 persen (YoY) pada triwulan IV tahun 2022. Sementara untuk
sepanjang tahun 2022, Korea Selatan mencatat pertumbuhan sebesar 2,6 persen. Dari sisi pengeluaran,
konsumsi akhir tumbuh 3,7 persen (YoY) didorong oleh konsumsi rumah tangga maupun pemerintah.
Konsumsi pemerintah tumbuh positif 3,9 persen (YoY) utamanya didorong oleh meningkatnya
pengeluaran untuk bantuan produk dan layanan kesehatan. Konsumsi rumah tangga juga tumbuh positif
dengan capaian 3,6 persen (YoY). PMTB tumbuh 1,2 persen (YoY) didukung oleh pertumbuhan investasi
fasilitas sebesar 6,6 persen (YoY) yang didorong oleh investasi permesinan, dan investasi produk
kekayaan intelektual yang tumbuh 3,7 persen (YoY). Sementara itu investasi pada sektor konstruksi
melemah 3,1 persen (YoY) (Bappenas, 2022).
Ekonomi Singapura tumbuh melambat menjadi 2,2 persen (YoY) pada triwulan IV tahun 2022. Untuk
keseluruhan tahun 2022, perekonomian Singapura tumbuh 3,8 persen, lebih lambat dari pertumbuhan
7,6 persen pada tahun 2021. Sektor manufaktur terkontraksi 3,0 persen (YoY) pada triwulan IV tahun
2022 dipicu oleh kontraksi pada klaster manufaktur elektronik, kimia, dan biomedis yang membebani
ekspansi output pada klaster rekayasa presisi, rekayasa transportasi, dan manufaktur umum. Sektor
konstruksi tumbuh 10,4 persen (YoY) menguat dari 7,8 persen pada triwulan sebelumnya didukung oleh
berlanjutnya pemulihan pada konstruksi publik dan swasta (Bappenas, 2022).
Tekanan inflasi yang meluas di berbagai negara mulai sedikit mereda sepanjang triwulan IV tahun 2022.
Bank sentral di beberapa negara merespons dengan kebijakan moneter menaikkan suku bunga tetapi
tidak seagresif sebelumnya. Federal Reserve Amerika Serikat menaikkan suku bunga sebanyak dua kali,
sebesar 75 bps pada November dan 50 bps pada Desember 2022. The Fed sudah menaikkan suku bunga
sebanyak tujuh kali sepanjang tahun 2022. Tingkat kenaikan suku bunga yang ditetapkan The Fed mulai
melandai dengan semakin terkendalinya inflasi. Meskipun lebih rendah dari kenaikan 75 bps sebelumnya,
langkah ini akan semakin meningkatkan biaya pinjaman konsumen dan bisnis serta risiko resesi
(Bappenas, 2022).
                                     Suku Bunga Acuan Beberapa Negara
                                                  Okt          Nov            Des
                          BRIC
                          Brasil              13,75         13,75          13,75
                          Rusia               7,50          7,50           7,50
                          India               5,90          5,90           6,25
                          Tiongkok            3,65          3,65           3,65
                          ASEAN-5
                          Indonesia           4,75          5,25           5,50
                          Thailand            1,00          1,00           1,25
                          Filipina            4.25          5,00           5,50
                          Malaysia            2,50          2,75           2,75
                          Vietnam             6,00          6,00           6,00
                          Negara Maju
                          Amerika Serikat     3,00-3,25     3,75-4,00      4,25
                          Jepang              -0,1          -0,1           -0,1
                          Korea Selatan       3,00          3,25           3,25
                                            Sumber: Bappenas, 2022
Sebagian besar negara-negara ASEAN5 melanjutkan kenaikan suku bunga acuannya sepanjang triwulan
IV tahun 2022. Bank Indonesia menaikkan suku bunga BI7DRR sebanyak tiga kali yaitu sebesar 50 bps
pada Oktober dan November dan 25 bps pada Desember 2022 dalam upaya memastikan terus
berlanjutnya penurunan ekspektasi inflasi sehingga inflasi inti tetap terjaga dalam kisaran 3,0±1
persen, disamping untuk memitigasi dampak rambatan dari masih kuatnya dolar AS dan masih tingginya




          LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 22
Page 41
                                                             Office:
                                                             Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                             RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                             Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                             +62 252-8578-859
                                                             corsec@valuers.partners
ketidakpastian pasar keuangan global. BI7DRR tercatat pada level 5,50 persen pada akhir tahun.
Thailand menaikkan suku bunga pada Desember 2022 sebesar 25 bps sehingga suku bunga berada pada
level 1,25 persen pada akhir tahun 2022. Pengetatan moneter Thailand tidak seagresif negara Asia
Tenggara lainnya karena ekonominya relatif tertinggal dari negara lain dengan sektor pariwisata yang
baru mulai meningkat tahun ini (Bappenas, 2022).
Harga energi cenderung melandai sepanjang triwulan IV tahun 2022 tapi masih berada diatas harga
triwulan yang sama pada tahun sebelumnya. Harga rata-rata minyak mentah secara triwulanan sebesar
USD85,3 per barel atau naik 8,91 persen (YoY). Namun, harga minyak mentah sepanjang triwulan IV
tahun 2022 dalam tren menurun. Beberapa faktor yang mempengaruhi penurunan harga minyak
mentah di pasar internasional antara lain dampak kenaikan tingkat suku bunga Fed Fund Rate sebagai
upaya untuk mengatasi inflasi yang menyebabkan peningkatan nilai tukar dolar AS dan menurunkan
minat investor pada pasar komoditas. Selain itu, pemberlakuan kebijakan zero covid oleh Pemerintah
Tiongkok pada Oktober dan November karena peningkatan kasus Covid-19, menyebabkan kekhawatiran
pasar akan penurunan aktivitas ekonomi dan industri serta penurunan konsumsi minyak mentah di
negara konsumen minyak mentah terbesar dunia (Bappenas, 2022).
       Perkembangan Harga Minyak Mentah               Perkembangan Harga Gas Alam dan Batu bara




            Sumber: Bappenas, 2022                             Sumber: Bappenas, 2022
Harga batu bara dan gas alam juga cenderung melemah sepanjang triwulan IV tahun 2022. Harga rata-
rata triwulanan batu bara senilai USD366,0 per ton, turun dari harga rata-rata triwulan sebelumnya
yang menyentuh USD413,3 per ton. Turunnya harga batu bara dibebani oleh kekhawatiran
melambatnya permintaan sejumlah negara di tengah potensi resesi ekonomi global. Selain itu, cuaca
yang lebih hangat di Eropa membuat penggunaan penghangat ruangan tidak setinggi perhitungan awal
sehingga permintaan batu bara melandai. Peningkatan produksi batu bara dan perlambatan ekonomi
Tiongkok juga turut menjadi penyebab menurunnya harga batu bara secara global (Bappenas, 2022).
Harga rata-rata triwulanan gas alam sebesar USD5,4 per mmbtu, melambat dibanding harga rata-rata
triwulan sebelumnya yang sebesar 7,9 per mmbtu. Beberapa faktor yang menyebabkan turunnya harga
gas alam antara lain produksi gas alam disertai oleh kondisi cuaca musim gugur yang lebih hangat di
negara-negara Eropa dan Amerika bagian Utara yang artinya kebutuhan gas alam untuk penghangat
ruangan berkurang sehingga permintaan relatif melemah. Selain itu, penurunan harga gas alam
didorong oleh sikap para pemimpin Uni Eropa yang bekerja sama untuk membatasi harga bahan bakar
karena memerangi inflasi yang tinggi dan ekonomi yang melambat, sekaligus sebagai upaya untuk
mengurangi dana Moskow untuk invasi ke Ukraina (Bappenas, 2022).
Harga komoditas pertanian melandai. Secara rata-rata triwulan, harga minyak kelapa sawit turun 29,2
persen (YoY) menjadi senilai USD925,04 per ton. Turunnya harga minyak kelapa sawit disebabkan oleh
melemahnya daya beli akibat inflasi. Selain itu, perkembangan situasi Covid-19 di Tiongkok dan
perkembangan konflik Ukraina juga menjadi fokus utama pasar karena berdampak pada harga minyak




          LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 23
Page 42
                                                                   Office:
                                                                   Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                                   RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                   Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                   +62 252-8578-859
                                                                   corsec@valuers.partners
nabati termasuk minyak kelapa sawit. Permintaan terhadap minyak kelapa sawit juga cenderung
melemah ditengah menguatnya permintaan terhadap minyak nabati lainnya seperti minyak kedelai
dan minyak lobak. Dari sisi persediaan, peningkatan produksi dari Malaysia sebagai eksportir terbesar
sawit global membuat harga sawit turun (Bappenas, 2022).
Harga sebagian besar logam bergerak melandai. Harga tembaga secara rata-rata sepanjang triwulan
IV tahun 2022 sebesar USD8.025,4 per ton atau turun 17,3 persen (YoY). Turunnya harga tembaga
dipicu oleh meningkatnya kasus Covid-19 dan data manufaktur yang lebih lemah dari perkiraan di
Tiongkok, yang meningkatkan kekhawatiran atas melemahnya permintaan. Situasi pandemi di Tiongkok
ditambah dengan stimulus domestik dan pasokan fisik yang ketat masih akan meningkatkan volatilitas
harga tembaga. Aktivitas peleburan tembaga secara global juga menurun karena kekhawatiran akan
resesi, lemahnya permintaan, dan penutupan untuk maintenance (Bappenas, 2022).
Harga rata-rata emas berada pada level USD1.729,0 per troy ons. Harga logam mulia ini cenderung
menguat sepanjang triwulan IV tahun 2022 yang didukung oleh ekspektasi bahwa Federal Reserve
Amerika Serikat tidak akan seagresif yang dibayangkan dalam menaikkan suku bunga Fed Fund Rate,
yang memberikan persepsi di pasar bahwa The Fed mulai melonggarkan kebijakannya karena laju
inflasi di negara tersebut diprakirakan lebih rendah dari sebelumnya. Faktor lainnya adalah
melemahnya dolar Amerika Serikat yang membuat investor mengalihkan asetnya ke logam mulia.
Selain itu, kenaikan harga emas juga terbantu oleh keputusan Bank of Japan yang secara mengejutkan
mengubah kebijakan Yield Curve Control (YCC) yang memungkinkan suku bunga jangka panjang naik
lebih banyak, sebuah langkah yang bertujuan untuk meringankan beberapa biaya stimulus moneter
yang berkepanjangan. Secara tidak langsung, keputusan bank sentral Jepang tersebut membuat
investor beralih ke aset safe haven yaitu emas (Bappenas, 2022).
3.1.2 Gambaran Perekonomian Indonesia 2022
Ekonomi Indonesia triwulan IV-2022 terhadap triwulan IV-2021 (y-on-y) tumbuh sebesar 5,01 persen.
Pertumbuhan terjadi pada seluruh lapangan usaha. Lapangan usaha yang tumbuh signifikan adalah
Transportasi dan Pergudangan sebesar 16,99 persen, diikuti Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum
sebesar 13,81 persen, serta Jasa Lainnya sebesar 11,14 persen. Sebagai lapangan usaha yang memiliki
peran dominan, Industri Pengolahan tumbuh sebesar 5,64 persen. Sedangkan Pertanian, Kehutanan,
dan Perikanan serta Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor masing-masing
tumbuh sebesar 4,51 persen dan 6,55 persen (Badan Pusat Statistik, 2022).
                              Pertumbuhan PDB Beberapa Lapangan Usaha (y-on-y) %




                                      Sumber: Badan Pusat Statiska, 2022

Ekonomi Indonesia triwulan IV-2022 terhadap triwulan IV-2021 tumbuh sebesar 5,01 persen (y-on-y).
Pertumbuhan terjadi pada hampir semua komponen pengeluaran, kecuali Komponen PK-P yang




           LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 24
Page 43
                                                                    Office:
                                                                    Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                                    RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                    Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                    +62 252-8578-859
                                                                    corsec@valuers.partners
terkontraksi sebesar 4,77 persen. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada Komponen Ekspor Barang dan
Jasa yang tumbuh sebesar 14,93 persen, diikuti oleh Komponen PK-LNPRT, Komponen PK-RT, dan
Komponen PMTB yang masing-masing tumbuh sebesar 5,70 persen, 4,48 persen, dan 3,33 persen.
Sementara itu, Komponen Impor Barang dan Jasa tumbuh sebesar 6,25 persen (Badan Pusat Statistik,
2022).
                           Pertumbuhan PDB Beberapa Komponen Pengeluaran (y-on-y)%




                                       Sumber: Badan Pusat Statiska, 2022

Kelompok provinsi di Pulau Jawa masih mewarnai struktur perekonomian Indonesia secara spasial
selama tahun 2022 dengan kontribusi sebesar 56,48 persen, diikuti Pulau Sumatera sebesar 22,04
persen, Pulau Kalimantan sebesar 9,23 persen, Pulau Sulawesi sebesar 7,03 persen, Pulau Bali dan
Nusa Tenggara sebesar 2,72 persen, serta Pulau Maluku dan Papua sebesar 2,50 persen (Badan Pusat
Statistik, 2022).
Pada tahun 2022 pertumbuhan ekonomi semua kelompok pulau tercatat kondusif walaupun dibayangi
tekanan global geopolitik karena peningkatan aktivitas masyarakat pada masa COVID-19. Secara
kumulatif pertumbuhan tertinggi (c-to-c) tercatat di kelompok Pulau Maluku dan Papua yang tumbuh
sebesar 8,65 persen, diikuti Pulau Sulawesi sebesar 7,05 persen, Pulau Jawa sebesar 5,31 persen, Pulau
Bali dan Nusa Tenggara sebesar 5,08 persen, dan Pulau Kalimantan sebesar 4,94 persen. Selanjutnya,
kelompok provinsi di Pulau Sumatera tumbuh sebesar 4,69 persen (Badan Pusat Statistik, 2022).
                             Pertumbuhan dan Kontribusi PDRB Menurut Pulau, 2022 %




                                       Sumber: Badan Pusat Statiska, 2022




           LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 25
Page 44
                                                              Office:
                                                              Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                              RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                              Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                              +62 252-8578-859
                                                              corsec@valuers.partners
3.1.3 Gambaran Perekonomian Provinsi DKI Jakarta 2022
Perekonomian DKI Jakarta pada triwulan IV 2022 tumbuh sebesar 4,85% (yoy), relatif masih tumbuh
tinggi meskipun melambat dari triwulan III 2022 yang tumbuh sebesar 5,93% (yoy). Pertumbuhan ekonomi
DKI Jakarta didorong oleh masih kuatnya konsumsi Rumah Tangga dan Ekspor, terutama pada momen
Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru (Nataru). Hal tersebut tentunya juga seiring
dengan terkendalinya kasus positif aktif COVID-19 dan terus berlangsungnya program vaksinasi booster.
Pertumbuhan ekonomi DKI Jakarta pada triwulan IV 2022 tersebut sedikit lebih rendah dari pertumbuhan
ekonomi Nasional yang sebesar 5,01% (yoy). Adapun pangsa ekonomi DKI Jakarta masih yang tertinggi
terhadap Nasional yaitu sebesar 16,64% (Bank Indonesia, 2022).
Dari sisi pengeluaran, perekonomian DKI Jakarta terutama disumbang oleh peningkatan kinerja hampir
seluruh komponennya, kecuali Konsumsi Pemerintah yang terkontraksi. Dari sisi Lapangan Usaha (LU),
LU utama DKI Jakarta seperti Informasi dan Komunikasi, Perdagangan, Pengolahan, dan Jasa Keuangan
mencatatkan kinerja pertumbuhan yang positif pada triwulan IV 2022 (Bank Indonesia, 2022).
Perekonomian DKI Jakarta pada triwulan I 2023 diperkirakan masih akan terus melanjutkan pertumbuhan
yang tinggi. Peningkatan kinerja ekonomi didorong oleh mobilitas masyarakat yang terus meningkat
pasca pencabutan PPKM, optimisme masyarakat yang semakin baik, aktivitas pariwisata yang semakin
meningkat, hingga berlanjutnya berbagai proyek infrastruktur strategis (Bank Indonesia, 2022).
Dari sisi belanja APBD, realisasi belanja Belanja Daerah di DKI Jakarta pada triwulan IV 2022 tercatat
meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya, seiring dengan akselerasi realisasi kinerja Belanja
Operasi. Dari sisi belanja APBN, realisasi dari keempat komponen belanja tercatat kontraksi yang
didorong oleh penurunan realisasi Belanja Barang. Adapun dari sisi Pembiayaan Daerah, realisasi pada
triwulan IV 2022 terkontraksi seiring penurunan realisasi Penyertaan Modal Daerah. Dari sisi Pendapatan
APBN di DKI Jakarta, kinerja penerimaan Pajak triwulan IV 2022 tercatat tumbuh negatif, sebaliknya
Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di DKI Jakarta mengalami akselerasi (Bank Indonesia, 2022).
Secara keseluruhan tahun 2022, kinerja Pendapatan Daerah dalam APBD pada tahun 2022 tumbuh positif,
didorong oleh pertumbuhan positif realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Lain-lain Pendapatan
Daerah yang Sah. Sejalan dengan Pendapatan Daerah, realisasi Belanja Daerah pada tahun 2022 juga
tumbuh positif seiring dengan peningkatan realisasi Belanja Operasi, Belanja Modal, dan Belanja
Transfer. Berbeda dengan APBD, realisasi belanja APBN di DKI Jakarta pada tahun 2022 mengalami
penurunan sebesar 10,30% (yoy) sejalan dengan menurunnya realisasi belanja barang dan bantuan sosial
(bansos). Pada 2023, pagu APBD DKI Jakarta ditargetkan mengalami peningkatan sebesar 1,17%
dibandingkan pagu APBD-P 2022. Sementara itu dari sisi Belanja APBN di DKI Jakarta, pagu anggaran
total Belanja APBN tahun 2023 tercatat lebih rendah 9,15% dibandingkan pagu anggaran tahun 2022,
yang terutama dipengaruhi oleh menurunnya pagu terutama pada belanja barang dan belanja modal
(Bank Indonesia, 2022).
Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) Jakarta pada triwulan IV 2022 tercatat 4,21% (yoy), lebih rendah
dibandingkan triwulan sebelumnya yang sebesar 4,61% (yoy). Capaian inflasi ini juga lebih rendah jika
dibandingkan inflasi Nasional yang sebesar 5,28% (yoy) dan lebih rendah jika dibandingkan dengan
gabungan kota provinsi lainnya di Pulau Jawa. Relatif terkendalinya inflasi tidak terlepas dari upaya
pengendalian inflasi pangan sebagai hasil sinergi dan koordinasi TPID dan GNPIP dalam mendorong
ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, kestabilan harga, dan komunikasi efektif. Berdasarkan
perkembangan tersebut, inflasi Jakarta pada tahun 2022 tercatat sebesar 4,21% (yoy), lebih rendah
dibandingkan inflasi nasional (5,28% yoy). Memasuki triwulan I 2023, perkembangan inflasi Jakarta pada
Januari 2023 tercatat mengalami penurunan dan tercatat sebesar 0,09% (mtm), lebih rendah
dibandingkan inflasi pada bulan sebelumnya yang sebesar 0,55% (mtm). Kedepan, inflasi IHK Jakarta
diprakirakan akan kembali ke dalam target rentang sasaran 3±1% (Bank Indonesia, 2022).




           LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 26
Page 45
                                                                Office:
                                                                Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                                RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                +62 252-8578-859
                                                                corsec@valuers.partners
Intermediasi perbankan di Provinsi DKI Jakarta pada triwulan IV 2022 membaik dengan stabilitas
keuangan yang terjaga. Kondisi tersebut tercermin dari kenaikan penyaluran kredit di DKI Jakarta
khususnya kredit yang bersifat produktif yaitu Kredit Modal Kerja dan Kredit Investasi. Di sisi likuiditas,
peningkatan pertumbuhan kredit diimbangi oleh kecukupan likuiditas bank yang memadai seiring
peningkatan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK). Sementara di sisi risiko kredit, kenaikan penyaluran
kredit tidak diiringi dengan kenaikan jumlah kredit bermasalah sehingga rasio Non Performing Loan (NPL)
terjaga pada level rendah dengan kecenderungan menurun. Perkembangan ini sejalan dengan pemulihan
ekonomi DKI Jakarta yang terus berlanjut dengan stabilitas makroekonomi dan keuangan domestik yang
juga tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi global (Bank Indonesia, 2022).
Perkembangan transaksi pembayaran tunai dan non tunai mengonfirmasi berlanjutnya pemulihan
ekonomi di triwulan IV 2022. Pada periode laporan, arus kas tercatat net outflow sejalan dengan arah
perbaikan ekonomi daerah pasca makin melandainya kasus Covid 19. Transaksi non tunai juga mengalami
peningkatan pada seluruh indikator alat pembayaran yaitu BI-RTGS, SKN-BI, APMK baik jenis kartu debet
dan kartu kredit, serta transaksi melalui e-commerce (Bank Indonesia, 2022).
Seiring dengan pemulihan ekonomi yang terus berlangsung, serapan tenaga kerja di DKI Jakarta periode
Agustus 2022 mengalami kenaikan, diikuti dengan tingkat pengangguran yang mengalami penurunan.
Berdasarkan status pekerjaan utama, sektor formal masih mendominasi penyerapan tenaga kerja di DKI
Jakarta. Dari sisi sektoral, kenaikan serapan tenaga kerja di DKI Jakarta periode Agustus 2022 terutama
terjadi pada sektor jasa keuangan, penyediaan akomodasi dan makan minum, dan jasa perusahaan.
Sejalan dengan hal tersebut, tingkat kemiskinan di DKI Jakarta pada periode September 2022 mengalami
penurunan dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Sebaliknya, ketimpangan di DKI Jakarta
mengalami peningkatan, tercermin dari peningkatan indeks rasio gini (Bank Indonesia, 2022).
Perekonomian DKI Jakarta pada 2023 diproyeksikan masih akan tumbuh tinggi di tengah prospek
perlambatan ekonomi global, yaitu berada pada kisaran 4,8-5,6% (yoy). Pertumbuhan yang tinggi
didukung oleh masih tingginya permintaan domestik seiring pencabutan PPKM. Di sisi lain perlambatan
ekonomi global terkait adanya potensi resesi di negara maju, ketegangan geopolitik, gangguan rantai
pasok, serta kenaikan suku bunga bank sentral negara-negara di dunia (Bank Indonesia, 2022).
Inflasi DKI Jakarta pada 2023 diprakirakan akan menurun dibandingkan tahun sebelumnya dan kembali
ke rentang sasaran 3 ± 1% (yoy). Inflasi yang semakin terkendali didukung pasokan bahan pangan yang
semakin terjaga seiring cuaca yang lebih kondusif serta berbagai upaya pengendalian inflasi TPID,
termasuk Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (Bank Indonesia, 2022).
3.2.    Gambaran Sektor Industri Pengolahan di Indonesia 2022
Kegiatan usaha sektor Industri Pengolahan tercatat masih tumbuh meski melambat pada triwulan IV-
2022. Hal ini terindikasi dari SBT kegiatan usaha tercatat sebesar 1,04%, lebih rendah dari 3,18% pada
triwulan III-2022. Sejumlah subsektor pada sektor Industri Pengolahan yang tercatat melambat antara
lain subsektor Industri Makanan, Minuman & Tembakau (SBT 0,31 %) sejalan dengan faktor musiman dan
kondisi cuaca serta subsektor Alat Angkut, Mesin & Peralatannya (SBT 0,59%). Adapun subsektor yang
tercatat turun dan berada pada fase kontraksi antara lain subsektor Barang Kayu & Hasil Hutan Lainnya
(SBT -0, 18%), subsektor Pupuk. Kimia & Barang dari Karet (SBT -0,29%), serta Logam Dasar Besi & Baja
(SBT -0,05%) sejalan dengan permintaan domestik yang menurun. Perlambatan kegiatan usaha Industri
Pengolahan triwulan IV-2022 sejalan dengan Prompt Manufacturing Index (PMI)-Bank Indonesia yang
tercatat sebesar 50,06%, lebih rendah dari 53,71 % pada triwulan sebelumnya (Bank Indonesia, 2022).




           LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 27
Page 46
                                                                      Office:
                                                                      Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                                      RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                      Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                      +62 252-8578-859
                                                                      corsec@valuers.partners
                              Perkembangan Kegiatan Usaha Sektor Industri Pengolahan




                                           Sumber: (Bank Indonesia, 2022)
Sejalan dengan kegiatan usahanya. penggunaan tenaga kerja pada sektor Industri Pengolahan juga
tercatat turun dan berada pada fase kontraksi. SBT jumlah tenaga kerja sektor Industri Pengolahan
triwulan IV-2022 tercatat sebesar -2,03%, menurun dari SBT 0,12% pada triwulan sebelumnya. Beberapa
subsektor diindikasi mengalami penurunan tingkat penggunaan tenaga kerja terutama subsektor Alat
Angkut, Mesin dan Peralatannya (SBT -0,99%), Makanan, Minuman & Tembakau (SBT -0,47%), Barang Kayu
& Hasil Hutan Lainnya (SBT -0,26%), serta Tekstil, Barang Kulit & Alas Kaki (SBT -0,21 %) (Bank Indonesia,
2022).
                        Perkembangan SBT Kegiatan Usaha Sektor Industri Pengolahan vs PMI-BI




                                           Sumber: (Bank Indonesia, 2022)
Pada triwulan I-2023, kegiatan usaha sektor Industri Pengolahan diprakirakan kembali tumbuh meningkat
dengan SBT kegiatan usaha sebesar 2,89%, lebih tinggi dari 1,04% pada triwulan IV-2022. Seluruh
subsektor tercatat tumbuh positif, dengan indeks tertinggi pada subsektor Alat Angkut, Mesin dan
Peralatannya (SBT 0, 79%), disusul subsektor Tekstil, Barang Kulit dan Alas Kaki (SBT 0,54%) serta
Makanan, Minuman dan Tembakau (SBT 0,50%). Sejalan dengan prakiraan peningkatan SBT kegiatan
usaha, Prompt Manufacturłng Index (PMI)-Bank Indonesia juga diprakirakan meningkat menjadi 53,30%
pada triwulan I-2023, lebih tinggi dari 50,06% pada triwulan sebelumnya. Peningkatan tersebut terjadi
pada seluruh komponen, dengan indeks tertinggi pada Volume Produksi, disusul Volume Total Pesanan
dan Volume Persediaan Barang Jadi yang berada pada fase ekspansi dan tercatat meningkat
dibandingkan triwulan sebelumnya (Bank Indonesia, 2022).
Peningkatan kegiatan usaha sektor Industri Pengolahan triwulan I-2023 diprakirakan berdampak pula
pada tingkat penggunaan tenaga kerja yang membaik meski masih dałam fase kontraksi. SBT tingkat
penggunaan tenaga kerja triwulan I-2023 diprakirakan sebesar SBT -0,68%, membaik dari SBT -2,03%
Berdasarkan rincian subsektor, perbaikan tingkat penggunaan tenaga kerja diprakirakan terjadi pada




           LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 28
Page 47
                                                              Office:
                                                              Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                              RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                              Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                              +62 252-8578-859
                                                              corsec@valuers.partners
mayoritas subsektor terutama subsektor Alat Angkut, Mesin dan Peralatannya (SBT -0,39%) serta
Makanan, Minuman dan Tembakau (SBT -0,19%) meski masih mencatat kontraksi, sementara subsektor
Pupuk, Kimia & Barang dari Karet (SBT 0,10%) tercatat berbalik dari kontraksi di periode sebelumnya
(Bank Indonesia, 2022).
3.3.      Pesaing Bidang Usaha PT Berkah Prima Perkasa Tbk

 •     PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk
PT. Jasuindo Tiga Perkasa Tbk (JTPE) bergerak dalam bidang penyediaan solusi percetakan sekuriti baik
dokumen ,label dan hologram, teknologi kartu yaitu kartu pembayaran, kartu sekuriti, kartu reguler dan
Biro Personalisasi, percetakan komersial berupa dokumen bisnis, promoplus, gameplus, dan label
premium serta penyediaan teknologi informasi.

 •     PT Astra Graphia Tbk
PT Astra Graphia Tbk (ASGR) (“Astragraphia”) adalah perusahaan publik yang didirikan pada tahun 1975
dan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia sejak tahun 1989. Sebagai pilar bisnis Astra di bidang
teknologi informasi, Astragraphia fokus pada ruang lingkup bisnis Printing and Digital Services.
Astragraphia memiliki Portofolio bisnis Document Solution dengan mitra eksklusif FUJIFILM Business
Innovation, menghadirkan solusi end-to-end mulai dari kebutuhan cetak personal, perkantoran, Graphic
Art hingga managed print services. Astragraphia memiliki entitas anak yaitu PT Astra Graphia
Information Technology (AGIT) yang melayani kebutuhan Solusi Teknologi Informasi, khususnya Digital
Services melalui kolaborasi dengan mitra strategis kelas dunia maupun solusi sendiri yang mencakup
hardware, software, services dan PT Astragraphia Xprins Indonesia (AXI) yang hadir sebagai One Click
Office Solution dengan menyediakan solusi bagi segala kebutuhan kantor melalui AXIQoe.com yaitu
layanan e-commerce B2B dan B2G terdepan di Indonesia, PrintQoe.com yakni layanan online printing
B2B dan B2G pertama di Indonesia, serta CourierQoe yang merupakan layanan logistik dan distribusi bagi
B2B dan B2G.

 •     PT Dyandra Media International Tbk
PT. Dyandra Media International, Tbk (Dyandra & Co) lahir dari sebuah perusahaan event organizer
bernama PT. Dyandra Promosindo. Berdiri pada 3 Maret tahun 1994, PT. Dyandra Promosindo telah
dikenal sebagai perusahaan yang bergerak di bidang penyelenggaraan pameran di Indonesia. Pada tahun
2007, manajemen membentuk PT. Dyandra Media International (Dyandra & Co) sebagai perusahaan
induk, sekaligus untuk mengonsolidasi bisnis perusahaan yang terus berkembang melalui pendirian atau
pengakuisisian entitas anak yang bergerak di industri Meeting, Incentive, Convention and Exhibition
(MICE) serta bisnis penunjangnya.

 •     PT Multifilling Mitra Indonesia Tbk
PT Multifilling Mitra Indonesia Tbk adalah sebuah perusahaan yang hadir karena kebutuhan yang
mendesak akan sistem pengelolaan dokumen yang efektif, efsien dan aman. Pada awalnya Perseroan
menangani layanan pengelolaan dan penyimpanan arsip, yang akhirnya melebarkan sayap ke sejumlah
kota besar di Indonesia. Saat ini, terdapat tiga belas (13) gudang arsip modern yang dilengkapi
infrastruktur Teknologi Informasi yang handal dan terintegrasi serta terjamin keamanannya melalui
sistem dan prosedur yang terstandarisasi ISO 9001:2015. Semua layanan ini ditunjang perlengkapan
teknologi termodern untuk melakukan back-up data di tempat terpisah dan fasilitas untuk disaster and
recovery plans untuk melindungi sistem informasi dan database yang ada. Pada tahun 2010, Perseroan
masuk ke lantai bursa melalui penawaran saham perdana di Bursa Efek Indonesia. Hampir tiga dekade
berikutnya, Perseroan meraih reputasi sebagai penyedia jasa pengelolaan dan penyimpanan arsip yang
paling berpengalaman, modern, terintegrasi dan profesional di tanah air. Reputasi yang terus
dipertahankan melalui komitmen Perseroan untuk menjaga integritas, tanggung jawab dan akuntabilitas




             LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 29
Page 48
                                                              Office:
                                                              Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                              RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                              Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                              +62 252-8578-859
                                                              corsec@valuers.partners
yang secara keseluruhan memprioritaskan kepentingan para investor, pemegang saham dan pelanggan.
Anggaran Dasar Perseroan telah beberapa kali mengalami perubahan, terakhir dengan Akta No. 42
tanggal 12 April 2021 yang dibuat oleh Lucy Octavia Siregar, S.H., Sp.N.,Notaris di Bekasi.
3.4.   Pangsa Pasar
Mayoritas pangsa pasar BLUE itu sendiri berasal dari segmen retail perorangan maupun lingkup usaha
yang menjadikan Blueprint sebagai brand terpercaya. Produk Blueprint bisa didapatkan oleh pelanggan
melalui pembelian langsung dari sales kantor pusat Perseroan, reseller, atau melalui master dealer
(distributor).
Khusus pelanggan di wilayah DKI Jakarta dan sebagian Jawa Barat, bisa mendapatkan produk Blueprint
di sales Perseroan atau reseller, sedangkan untuk pelanggan di luar wilayah DKI Jakarta dan Jawa Barat,
dapat memperoleh produk Blueprint melalui 24 master dealer (distributor) yang tersebar di seluruh
Indonesia.
3.5.   Potensi Pasar
BLUE berupaya memperluas potensi pasar sekaligus mengembalikan akses pasar merek dagang Blueprint
ke instansi pemerintah sehingga tujuan utama LPSE dan LKPP yang berupa transparansi dan efisiensi
proses jual-beli menjadi efektif kembali.
3.6.   Strategi Pemasaran
BLUE memanfaatkan perkembangan arus teknologi dengan menggunakan strategi sosial media marketing
secara efektif dan efisien untuk dapat menjangkau lebih banyak segmen pasar retail di Indonesia.
BLUE mengoptimalkan strategi marketing campaign secara daring sekaligus terdigitalisasi dengan
penggunaan Youtube dan Instagram untuk menghadirkan konten kreatif seperti gambar, tulisan, dan
video interaktif yang dapat menarik lebih banyak konsumen.
Penggunaan Youtube dan Instagram juga dimanfaatkan Perseroan sebagai media interaksi dengan
pelanggan maupun calon pelanggan, seperti mengadakan kontes berhadiah, lomba membuat video iklan,
video unboxing dan review, ataupun melakukan tutorial untuk produk-produk Blueprint.
Strategi tersebut dilakukan sebagai wujud upaya dan komitmen Perseroan dalam menjaga koneksi dan
menjembatani pelanggan dengan seluruh informasi terkait dengan produk Blueprint. Hal itu juga
dilakukan untuk menjaga dan memastikan kepuasan pelanggan terhadap produk dan jasa yang
ditawarkan Perseroan.
Dalam rangka penambahan kegiatan usaha ini, strategi pemasaran yang dilakukan oleh BLUE yaitu
dengan menjalin kerjasama yang baik dengan pemerintah pusat dan daerah, mengikuti arus informasi
pengadaan tinta yang ada di pemerintah pusat dan daerah, memasukan produk ke dalam e catalogue
LKPP, serta memasarkan produk tinta di e commerce yang beroperasi di Indonesia.
3.7.   Kesinambungan Usaha
Pengaruh yang secara signifikan berdampak pada keberlangsungan usaha BLUE di tahun 2022 masih
serupa dengan tahun sebelumnya, yaitu terbatasnya akses pasar oleh LKPP serta kondisi pasar yang lesu
akibat ketidakpastian pandemi Covid-19.
Meski demikian, hal tersebut tidak mengganggu kinerja operasional dan finansial secara menyeluruh,
namun kondisi tersebut menjadi kunci bagi BLUE untuk mengembangkan produk dan jasa secara lebih
optimal di tahun berikutnya.
Perkembangan pasar juga akan terus dipantau sehingga dapat mempermudah pemahaman BLUE terkait
permintaan konsumen serta dalam melakukan penetrasi bisnis ke target pasar yang lebih luas lagi.




           LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 30
Page 49
                                                             Office:
                                                             Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                             RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                             Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                             +62 252-8578-859
                                                             corsec@valuers.partners
3.8.   Kesimpulan Analisis Aspek Pasar
Layak secara pasar karena kegiatan usaha sektor industri pengolahan diperkirakan tumbuh meningkat.
Selain itu, BLUE telah menguasai pangsa pasar segmen retail perorangan maupun lingkup usaha yang
menjadikan BLUE sebagai perusahaan yang terpercaya. BLUE berupaya memperluas potensi pasar
melalui produksi tinta dalam negeri, sekaligus mengembalikan akses pasar merek dagang Blueprint ke
instansi pemerintah sehingga tujuan utama LPSE dan LKPP yang berupa transparansi dan efisiensi proses
jual-beli menjadi efektif kembali.




          LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 31
Page 50
                                                                         Office:
                                                                         Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                                         RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                         Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                         +62 252-8578-859
                                                                         corsec@valuers.partners

4.        Aspek Teknis
4.1. Rencana Penambahan Kegiatan Usaha
PT Berkah Prima Perkasa Tbk “BLUE” merupakan perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan besar
perlengkapan komputer dan alat-alat tulis dan kegiatan jasa penunjang percetakan. Perusahaan mulai
beroperasi sejak tahun 2014. BLUE sendiri merupakan perusahaan yang berfokus pada penyediaan
perlengkapan percetakan seperti produk tinta isi ulang, laser toner, kertas foto, POS hardware & POS
software, stiker label dan textile printing suite dengan merek “blueprint”.
BLUE berencana untuk melakukan penambahan kegiatan usaha yaitu penambahan KBLI (Klasifikasi Baku
Lapangan Usaha Indonesia) No. 20293 yang bergerak di industri tinta, mencakup usaha pembuatan
macam-macam tinta, seperti tinta tulis dan tinta khusus. Tinta tersebut diproduksi secara lokal di pabrik
BLUE yang beralamatkan di Jalan Kapuk Kamal Raya No.28, RT.3/RW.3, Kamal Muara, Kecamatan
Penjaringan, Jakarta Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11720, Indonesia. Dalam proses produksi
yang akan dilakukan, BLUE mengimpor seluruh bahan baku tinta dari China.
4.2. Produk Yang Dihasilkan

Hingga 31 Desember 2022, Produk yang dihasilkan BLUE masih menggunakan produk tinta barang jadi
yang diimpor dari luar Indonesia, BLUE hanya melakukan proses repacking untuk sebagian besar
produknya. Dalam menghadapi tantangan serta keberlangsungan perusahaan di masa yang akan datang,
BLUE berencana untuk menambah lini usaha dengan memproduksi tinta di Indonesia. Tinta yang akan
diproduksi memiliki 4 warna, yaitu cyan, magenta, yellow dan black dengan volume pengemasan per
botol yaitu 70 dan 72 ml.
4.3. Kapasitas Produksi
Perseroan berpusat di Sunter, Jakarta Utara, namun pabrik tempat produksi memiliki lokasi yang
berbeda, yang beralamatkan di Jalan Kapuk Kamal Raya No.28, Jakarta Utara. Pabrik tersebut
rencananya akan memproduksi tinta sebanyak 50-liter tinta/jam dengan total kapasitas produksi untuk
4 warna yaitu sebesar 1.600 liter per hari (8 jam kerja). Produksi tinta tersebut akan dilakukan
menggunakan mesin baru.

                                                    Kapasitas Produksi
          No                               Deskripsi                                        Keterangan
     1.          Jumlah Pencampuran Warna                                                        4
     2.          Total Siklus/hari                                                               8
     3.          Jumlah ml/siklus/Pencampuran Warna                                           50.000
     4.          Jumlah ml per siklus/hari/Kapasitas Produksi                                1.600.000
     5.          Kapasitas Produksi (ml)                                                    435.200.000
     6.          Jumlah Hari Kerja (1 Tahun)                                                    272
     7.          Kapasitas Produksi (Botol)/Tahun                                            6.130.794




               LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 32
Page 51
                                                                Office:
                                                                Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                                RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                +62 252-8578-859
                                                                corsec@valuers.partners
4.4. Proses Produksi




Pada proses produksi tinta yang akan dilakukan, BLUE menggunakan rangkaian peralatan dan
perlengkapan sebagai berikut:

                         No                  Peralatan/Perlengkapan
                          1.    Penyaring Laboratorium
                          2.    Mesin Air Bersih Laboratorium
                          3.    Pengaduk Magnetik Laboratorium
                          4.    Rotor Pengaduk
                          5.    Ember Pencampur Stainless Steel
                          6.    Rak Saringan Aluminium
                          7.    Timbangan 75 KG
                          8.    Timbangan 5 KG
                          9.    Skala Elektronik Laboratorium
                          10.   Ph Meter
                          11.   Viskometer
                          12.   Gelas Bakar IWAKI
                          13.   Tabung Reaksi Kepala Ulir
                          14.   Gelas Ukur PYREX 500 ml dan 1000ml




          LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 33
Page 52
                                                                  Office:
                                                                  Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                                  RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                  Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                  +62 252-8578-859
                                                                  corsec@valuers.partners
Sebelum produksi dilakukan, BLUE mendatangkan profesional pada saat proses instalasi, operator
produksi akan dilatih sebelumnya oleh penyuplai mesin yang berasal dari China.
Produksi tinta BLUE diawali dari bahan baku. Bahan baku yang sudah dikumpulkan di dalam tangki
penampungan lalu dipompa melewati katup-katup pipa untuk melewati 3 saringan dan 3 katup penyaring
sebelum bahan baku tersebut dinyatakan sebagai barang jadi. Bahan baku yang sudah dikumpulkan lalu
ditimbang, diuji dan dilakukan pengemasan serta didistribusikan ke seluruh pelanggan.
Produksi tinta BLUE dilakukan di Jalan Kapuk Kamal Raya No.28, RT.3/RW.3, Kamal Muara, Kecamatan
Penjaringan, Jakarta Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11720, Indonesia.
4.5. Kebutuhan Alat
Untuk rencana penambahan kegiatan usaha BLUE maka membutuhkan alat-alat/mesin serta tenaga kerja
sebagai penunjang kegiatan produksinya. Teknologi mesin yang digunakan dalam rencana penambahan
kegiatan usaha ini berasal dari China. Berikut merupakan daftar alat/mesin serta tenaga kerja yang di
butuhkan oleh BLUE dalam rangka melakukan rencana penambahan kegiatan usahanya:

                                                       Quantity
 No                        Unit                                       Unit Price (RMB)     Amount (RMB)
                                                        (PCS)
  1.
       Mixing drum                                        8                      238,00           1.904,00
  2.
       Mixer                                              4                    8.600,00          34.400,00
  3.
       Water purifier                                     1                    8.250,00           8.250,00
  4.
       Filter machine                                     1                   30.340,00          30.340,00
  5.
       Magnetic stirrer                                   1                    1.265,00           1.265,00
  6.
       Filter for lab                                     2                      505,00           1.010,00


       SUB TOTAL                                                                                    77.169
       Inspection Fee, Freight Cost & Insurance (3%)                                                79.484
       PPN, PPH, EMKL                                                                               97.765
       Commissioning                                                                                40.000
       Sub Total (RMB)                                                                            137.765
       Sub Total (IDR)                                                                        310.953.053
       Perlengkapan Pabrik Tinta                                                                14.116.000
       Grand Total (IDR)                                                                      325.069.053

Upaya menambah alat-alat serta mesin produksi tinta tentu membutuhkan dukungan dari sekitar. BLUE
melakukan penambahan daya listrik untuk mendukung penambahan kegiatan usaha. Daya listrik tersebut
bersumber dari listrik yang didistribusikan oleh Perusahaan Listrik Negara.
Dalam rencana penambahan kegiatan usaha, BLUE tidak membutuhkan tanah serta bangunan baru
dikarenakan lokasi keberadaan alat-alat serta mesin pembuat tinta berada di dalam ruangan eksisting
pabrik yang sebelumnya telah dimiliki oleh BLUE, sehingga tidak memerlukan pengeluaran untuk
membeli tanah serta bangunan baru.




          LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 34
Page 53
                                                                    Office:
                                                                    Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                                    RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                    Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                    +62 252-8578-859
                                                                    corsec@valuers.partners
4.6. Ketersediaan Sumber Daya dan Kebutuhan Tenaga Kerja
Bahan baku mentah yang akan digunakan dalam penambahan kegiatan usaha industri tinta berasal dari
China. Bahan baku mentah tersebut memiliki kualitas yang baik dan mampu bersaing di pasar.
Jumlah karyawan BLUE hingga 31 Desember 2022 tercatat sebanyak 55 orang. Adapun pembagian
komposisi karyawan adalah sebagai berikut:
   No                                      Posisi                                            Kuantitas
    1    General Manager                                                                         1
    2    Manager                                                                                 5
    3    Supervisor                                                                              5
    4    Staf                                                                                   44
                                       Jumlah                                                   55
Berdasarkan jabatan, Sebagian besar karyawan BLUE merupakan staf dengan porsi 80% dari total
karyawan di tahun 2022. Sedangkan sisanya merupakan manager dan supervisor dengan porsi masing
masing sebesar 9% dan sisanya general manager dengan porsi sebesar 2%.

   No              Komposisi Karyawan Berdasarkan Jenjang Pendidikan                         Kuantitas
    1    S1/S2/S3                                                                                6
    2    Akademi/Diploma                                                                         1
    3    SMA/Sederajat                                                                          48
    4    < SMA
                                    Jumlah                                                      55
Berdasarkan tingkat Pendidikan, Sebagian besar karyawan BLUE merupakan lulusan SMA/sederajat
dengan porsi 87% dari total karyawan, disusul oleh karyawan dengan Pendidikan S1/S2/S3 dengan porsi
11%. Sedangkan sisanya merupakan karyawan akademi/diploma.

   No                       Komposisi Karyawan Berdasarkan Usia                              Kuantitas
    1    20-30                                                                                  24
    2    30-40                                                                                  19
    3    40-50                                                                                  11
    4    >50                                                                                     1
                                       Jumlah                                                   55
Berdasarkan tingkat usia, Sebagian besar karyawan BLUE merupakan karyawan dengan usia antara 20
hingga 30 tahun dengan porsi sekitar 44% dari total karyawan, disusul oleh karyawan dengan usia 30-40
dengan porsi sebesar 35%. BLUE masih memiliki banyak karyawan muda yang bisa dikembangkan untuk
meningkatkan produktivitas.

   No                      Komposisi Karyawan Berdasarkan Kelamin                            Kuantitas
    1    Wanita                                                                                 18
    2    Pria                                                                                   37
                                       Jumlah                                                   55
Berdasarkan jenis kelamin, Sebagian besar karyawan BLUE merupakan laki-laki. Karyawan laki-laki
mendominasi 67% dari total karyawan sedangkan karyawan perempuan memiliki porsi 33% dari total
karyawan.
Terkait kebutuhan atas sumber daya manusia, kebutuhan tersebut harus disesuaikan dengan ukuran dari
proyek yang akan dijalankan. Adapun asumsi yang digunakan dalam penyusunan studi kelayakan ini,
terkait kebutuhan sumber daya yang dibutuhkan untuk proyek tersebut adalah sebagai berikut:

  No                        Posisi                                Kuantitas                 Gaji/Bulan
   1    Operator Pencetakan                                          2                     Rp 4.641.854
   2    Operator Pengemasan                                          2                     Rp 4.641.854




           LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 35
Page 54
                                                             Office:
                                                             Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                             RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                             Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                             +62 252-8578-859
                                                             corsec@valuers.partners
Sesuai dengan peraturan dan regulasi mengenai tenaga kerja, BLUE berkomitmen untuk tidak
memperkerjakan pegawai dibawah umur maupun tenaga kerja paksa. BLUE memberikan imbalan atas
jasa karyawan sesuai dengan upah minimum regional (UMR) di Provinsi DKI Jakarta. Dengan demikian,
hal ini menjadi upaya BLUE dalam memenuhi kebijakan kinerja sosial yang berkelanjutan
4.7. Analisis Lingkungan
Dalam rangka mengoptimalisasi performa bisnis yang berkelanjutan, BLUE berupaya untuk menggunakan
bahan-bahan material yang ramah lingkungan (eco-friendly), sehingga BLUE memastikan setiap produk
dan layanan yang ditawarkan kepada pelanggan dapat memenuhi aspek kinerja keberlanjutan secara
keseluruhan.
Hingga 31 Desember 2022, BLUE bertanggung jawab atas limbah yang dihasilkan terutama oleh kegiatan
di wilayah operasional. Adapun mayoritas material diimpor dari luar Indonesia, BLUE hanya melakukan
proses repacking, sehingga tidak terdapat material berbahaya yang mengganggu keseimbangan alam
atau yang akan terbuang sia-sia. Sementara limbah plastik senantiasa ditampung oleh penampung limbah
plastik yang berada di wilayah sekitar operasional BLUE.
4.8. Kesimpulan Analisis Aspek Teknis
Layak secara teknis karena mesin dan bahan baku yang digunakan bersumber dari penyuplai yang
terpercaya, dan memiliki kualitas yang baik. Selain itu, berdasarkan komposisi karyawan, BLUE memiliki
55 karyawan tetap dengan kompetensi yang baik dan dalam rentang usia yang produktif. Ketersediaan
karyawan tersebut dapat membantu pengembangan penambahan kegiatan bisnis baik dari segi
perencanaan, strategi pemasaran, dan evaluasi bisnis yang dijalankan.




          LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 36
Page 55
                                                               Office:
                                                               Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                               RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                               Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                               +62 252-8578-859
                                                               corsec@valuers.partners

5.      Aspek Pola Bisnis
5.1.     Keunggulan Kompetitif
BLUE merupakan perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan besar perlengkapan kantor dan jasa
penunjang percetakan yang sudah beroperasi sejak tahun 1997. Berdasarkan umur operasi serta
pengalaman BLUE dalam menangani proyek-proyek sebelumnya maka BLUE dapat dianggap sebagai
perusahaan perdagangan yang cukup kompeten. Disisi lain juga berdasarkan variasi produk layanan jasa
yang di tawarkan oleh BLUE yang sudah mencakup berbagai macam industri. Maka dengan melakukan
penambahan kegiatan usaha di industri yang baru maka BLUE akan lebih efektif dalam melakukan
produksinya sehingga daya saing BLUE akan meningkat.
BLUE mengadakan program terbaru yaitu “Bebas Pikiran Jasa Service” atau disingkat dengan BPJS.
Program ini memungkinkan pelanggan memperoleh layanan gratis servis printer per 30 ribu lembar atau
setara dengan waktu 2 tahun. Untuk mengikuti program ini, pelanggan terlebih dahulu membeli printer
baru untuk mendapatkan kartu membership program printer sehat. Tipe printer baru yang masuk dalam
program BPJS antara lain, L120, L310, L1110, L3110, L3250, L121, L380, L1210, L3210, serta tipe G1010,
G2010, G3010, G1020, G2020, dan tipe G3020. Pelanggan dapat memperoleh fasilitas layanan gratis
service printer di 31 service station di seluruh Indonesia, yaitu Jakarta, Bandung, Garut, Yogyakarta,
Medan, Pangkal Pinang, Surabaya, Solo, Palembang, Makassar, Batam, Pekanbaru, Palangka Raya,
Semarang, Buol, Padang, Jambi, Bengkulu, Gorontolo, Banjarmasin, Cilegon, Manggarai Barat, Dumai
Riau, Samarinda, Bima, dan Lampung.
5.2.     Kemampuan Menciptakan Nilai
Berdasarkan keunggulan kompetitif yang dimiliki, BLUE memiliki kemampuan untuk menciptakan nilai
melalui rencana penambahan kegiatan bisnis industri tinta diantaranya:

 •     Manajemen BLUE telah memiliki pengalaman dalam mengelola industri tinta, baik tinta tulis
       maupun tinta khusus.

 •     Penggunaan bahan baku yang diimpor dari pihak rekanan yang sudah terpercaya dapat menekan
       biaya dan dapat meningkatkan kuantitas serta margin penjualan BLUE.
5.3.     Kemampuan Pesaing Untuk Meniru Produk
Kemampuan para pesaing untuk meniru produk memiliki peluang yang kecil, karena produksi tinta
berkualitas tidak mudah untuk ditiru. Selain itu produksi tinta dengan standar mutu yang tinggi juga
memerlukan formula khusus yang hanya diketahui oleh perusahaan sehingga terdapat hambatan masuk
bagi perusahaan baru yang ingin memulai bisnis di produksi tinta.
5.4.     Analisis SWOT
Analisis SWOT (strength, weakness, opportunity and threat) terdiri atas faktor internal yang bisa
dikontrol dan faktor eksternal atau lingkungan yang mungkin sulit dikontrol. Kedua sisi dianalisis supaya
dapat disusun suatu strategi sehingga tercapai keberhasilan dan mempunyai daya saing. Dari faktor
internal bisa diidentifikasi kekuatan dan kelemahan (strength and weakness) sedangkan dari faktor
eksternal berupa peluang dan ancaman (opportunity and threat).




            LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 37
Page 56
                                                             Office:
                                                             Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                             RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                             Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                             +62 252-8578-859
                                                             corsec@valuers.partners
Berikut adalah analisa SWOT BLUE setelah melakukan penambahan kegiatan usaha:

•   Strengths
    1. Penambahan kegiatan usaha dapat memperkuat daya saing pada industri yang baru dengan
       menawarkan layanan yang lebih lengkap dan komprehensif.
    2. Meningkatkan pilihan produk dan diversifikasi portofolio bisnis yang dapat meningkatkan
       pendapatan perusahaan.
    3. Memiliki basis pelanggan yang sudah ada untuk mendukung penambahan kegiatan usaha.
    4. Meningkatkan efisiensi dengan memanfaatkan sinergi antar bisnis di dalam perusahaan.

•   Weakness
    1. Pangsa pasar yang dikusai oleh para pemain perdagangan besar yang telah ada dan dengan
       ukuran yang besar.
    2. Memerlukan biaya tambahan untuk mengembangkan infrastruktur dan sumber daya manusia
       yang memadai untuk menangani penambahan kegiatan usaha.
    3. Membutuhkan waktu untuk membangun merek dan reputasi di segmen baru pasar.
    4. Memerlukan manajemen dan pengawasan yang lebih ketat karena penambahan kegiatan usaha
       dapat meningkatkan kompleksitas bisnis.

•   Opportunities
    1. Sinergi dengan bisnis yang eksisting.
    2. Pasar yang besar dan potensial untuk tumbuh dengan meningkatnya permintaan pasar terhadap
       produk yang ditawarkan
    3. Peluang untuk memanfaatkan teknologi dan digitalisasi dalam mengembangkan dan
       memasarkan produk.
    4. Meningkatnya kesadaran dan permintaan pasar terhadap produk yang berkelanjutan dan ramah
       lingkungan.

•   Threats
    1.   Pola pasar oligopoli akan sangat mempengaruhi persaingan harga
    2.   Regulasi pemerintah terkait dengan adanya penambahan jenis industri baru dapat berdampak
         pada operasional perusahaan.
    3.   Persaingan yang semakin ketat dengan banyaknya pesaing yang menawarkan produk yang serupa
         atau sejenis.
    4.   Fluktuasi harga pasar yang dapat mempengaruhi keuntungan perusahaan.
5.5.     Analisis Manajemen dan Mitigasi Risiko
Seperti halnya kegiatan usaha yang dilakukan oleh perusahaan lainnya, usaha yang dilakukan oleh BLUE
tidak terlepas dari berbagai risiko usaha yang disebabkan oleh berbagai faktor yang dapat mempengaruhi
kinerja perusahaan. Berikut adalah beberapa risiko yang dihadapi oleh BLUE:
1. Risiko Kredit
Risiko kredit terjadi ketika pelanggan tidak dapat membayar tagihan mereka secara penuh atau pada
waktu yang telah ditentukan. Hal ini dapat mengakibatkan kekurangan kas yang signifikan dan




           LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 38
Page 57
                                                             Office:
                                                             Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                             RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                             Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                             +62 252-8578-859
                                                             corsec@valuers.partners
menimbulkan masalah keuangan bagi bisnis. Untuk memitigasi risiko kredit, BLUE akan melakukan
evaluasi kredit pada pelanggan sebelum memberikan kredit dan memantau pembayaran secara berkala.
BLUE juga akan melakukan diversifikasi portofolio kredit dan mengasuransikan kredit.
2. Risiko pasar
Risiko pasar terkait dengan fluktuasi harga pasar, yang dapat mempengaruhi keuntungan bisnis.
Fluktuasi ini dapat disebabkan oleh banyak faktor, termasuk perubahan ekonomi, persaingan industri,
dan perubahan permintaan pasar. Untuk memitigasi risiko pasar, BLUE akan melakukan riset pasar dan
melakukan diversifikasi produk dan pasarnya. Selain itu, perseroan juga akan melakukan manajemen
risiko finansial seperti hedging atau asuransi pasar.
3. Risiko operasional
Risiko operasional terkait dengan kesalahan atau kegagalan dalam proses bisnis, seperti masalah dengan
rantai pasokan, kurangnya infrastruktur, atau kesalahan manusia. Risiko operasional dapat
menyebabkan kerugian finansial yang signifikan. Untuk memitigasi risiko operasional, BLUE akan
meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional, menetapkan prosedur kerja yang jelas, dan
melakukan pelatihan karyawan untuk meminimalkan kesalahan manusia. Selain itu, perseroan juga akan
melakukan asuransi untuk risiko operasional yang tidak dapat dihindari.
4. Risiko reputasi
Risiko reputasi terkait dengan citra bisnis dan dapat timbul akibat dari masalah seperti produk cacat,
masalah lingkungan, atau ketidakpuasan pelanggan. Risiko reputasi dapat mempengaruhi kepercayaan
pelanggan, dan dapat mengakibatkan kerugian finansial yang signifikan. Untuk memitigasi risiko
reputasi, BLUE akan mempertahankan standar etika bisnis yang tinggi, merespons masalah dengan cepat
dan transparan, serta melakukan pemasaran dan branding yang hati-hati dan positif.
5. Risiko kepatuhan
Risiko kepatuhan terkait dengan pelanggaran peraturan atau undang-undang yang mengatur bisnis.
Pelanggaran semacam ini dapat mengakibatkan sanksi finansial dan reputasi yang merugikan. Untuk
memitigasi risiko kepatuhan, BLUE akan memastikan bahwa perseroan selalu mematuhi semua undang-
undang dan peraturan yang berlaku, dan melakukan audit internal secara berkala.
5.6.   Kesimpulan Analisis Kelayakan Pola Bisnis
Layak secara pola bisnis karena berdasarkan uraian keunggulan yang dimiliki BLUE, seperti terdapat
program “Bebas Pikiran Jasa Service”, konsumen mendapatkan layanan berupa gratis servis printer per
30 ribu lembar atau setara dengan waktu 2 tahun. Kemampuan pesaing dalam meniru kualitas mutu
standar produk yang dihasilkan BLUE cukup kecil. Perbedaan formula racikan tinta membuat inovasi dan
temuan BLUE menjadi sulit untuk ditiru oleh produsen/distributor lain.




          LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 39
Page 58
                                                                                 Office:
                                                                                 Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                                                 RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                                 Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                                 +62 252-8578-859
                                                                                 corsec@valuers.partners

6. Aspek Model Manajemen
6.1. Struktur Organisasi
Salah satu hal terpenting untuk keberhasilan dalam pengelolaan perusahaan adalah peran sumber daya
manusia yang menanganinya. Oleh karena itu diperlukan manajemen yang profesional dalam setiap
fungsi operasional perusahaan. Berikut ini adalah struktur organisasi Perseroan yang berbentuk struktur
organisasi fungsional:


                                           Rapat Umum Pemegang Saham
                                                     (RUPS)


                                                                                                                     Komite Audit
                                                                                                        Ny. Noviyanti Indah Kardiman (Ketua)
                                                                                                                Nn. Winnie Ng (Anggota)


                                                  Dewan Komisaris

                                          Tn. Rudy Tasrif (Komisaris Utama)
                                          Tn. Siek Agung Guntoro (Komisaris)
                                             Ny. Noviyanti Indah Kardiman
                                                (Komisaris Independen)




                                                    Dewan DIreksi

                                          Tn. Herman Tansri (Direktur Utama)
                                              Tn. Fadjar Tasrif (Direktur)




                 Sekretaris Perusahaan                                                        Internal Audit

                       Vini Hardianti                                                       Lini Wijaya (Ketua)
                                                                                          Dewi Aisyah (Anggota)
                                                                                         Rani Hidayanti( Anggota)




                                                                                                                  Manajer Keuangan &
              Manajer Umum                Sumber Daya Manusia                   Admin Umum
                                                                                                                      Akuntansi




                                                                                                                 Divisi                     Divisi
                                                                                                               Accounting                 Purchasing




                                                                      Divisi                        Divisi
                                                                    Accounting                    Purchasing




             Divisi              Divisi           Divisi Textile         Divisi Online             Divisi
          Consumable           Hardware              Printing                Shop                Software




           LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 40
Page 59
                                                           Office:
                                                           Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                           RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                           Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                           +62 252-8578-859
                                                           corsec@valuers.partners
Dewan Komisaris
Tugas, tanggung jawab, serta wewenang Dewan Komisaris Perseroan diuraikan sebagai berikut:
 1. Melakukan pengawasan serta pemberian nasihat terhadap kebijakan pengurusan yang dijalankan
    oleh Direksi baik yang berkaitan dengan kegiatan usaha maupun Tata Kelola Perusahaan;
 2. Memberikan pendapat dan saran serta memantau atas pelaksanaan GCG di Perseroan;
 3. Mengkaji dan memberikan pendapatan atas rencana kerja, rencana strategis, anggaran kerja
    tahunan dan rencana usaha yang disusun oleh Direksi; dan
 4. Mengawasi serta memberikan nasihat kepada Direksi mengenai risiko-risiko penting yang dihadapi
    Perseroan.
wewenang Dewan Komisaris adalah sebagai berikut:
 1. Mengetahui segala kebijakan dan tindakan yang telah dan akan dijalankan oleh Direksi;
 2. Melihat buku-buku, surat-surat, dan dokumen-dokumen lainnya untuk keperluan verifikasi serta
    memeriksa kekayaan Perseroan;
 3. Meminta penjelasan Direksi mengenai segala persoalan yang menyangkut pengelolaan Perseroan;
 4. Membentuk komite-komite lain selain Komite Audit, Komite Nominasi dan Remunerasi, dan Komite
    Gugus Covid (selama pandemi berlangsung), jika dianggap dengan memperhatikan kemampuan
    Perseroan;
 5. Menghadiri rapat Direksi dan memberikan pandangan-pandangan terhadap hal-hal yang
    didiskusikan;
 6. Melaksanakan kewenangan pengawasan lainnya sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan
    perundang-undangan, Anggaran Dasar, dan/atau keputusan Rapat Umum Pemegang Saham.
Dewan Direksi
Adapun tugas, tanggung jawab, wewenang Direksi Perseroan adalah sebagai berikut:
 1. Meminta persetujuan Dewan Komisaris atas tindakan-tindakan tertentu yang berkaitan dengan
    kegiatan bisnis Perseroan;
 2. Memberikan penjelasan tentang segala hal yang ditanyakan atau yang diminta Dewan Komisaris;
 3. Menghadiri undangan rapat dari Dewan Komisaris;
 4. Menyusun Laporan Keuangan berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan serta menyerahkan kepada
    Akuntan Publik untuk diaudit;
 5. Dalam setiap pengambilan keputusan/tindakan, Direksi harus mempertimbangkan setiap risiko
    usaha;
 6. Menetapkan kebijakan-kebijakan operasional dan standar operasional baku (SOP) untuk proses
    bisnis inti perusahaan;
 7. Mengevaluasi kualitas fungsi Sekretaris Perusahaan;
 8. Merespons usulan peluang bisnis yang berpotensi meningkatkan pendapatan perusahaan,
    penghematan, efisiensi perusahaan, dan manfaat lainnya;
 9. Merespons secara cepat dan relevan tentang isu-isu terkini yang berkaitan dengan perubahan
    lingkungan bisnis terhadap kondisi bisnis Perseroan; 10. Melaporkan pelaksanaan sistem
    manajemen kinerja kepada Dewan Komisaris; 11. Sebagai bagian dari pemegang saham, Direksi
    memiliki wewenang untuk menerima manfaat berdasarkan target yang telah ditetapkan masing-
    masing anggota Direksi.

Sekretaris Perusahaan
Adapun tugas, tanggung jawab, wewenang Sekretaris Perusahaan adalah sebagai berikut:
 1. Mengikuti perkembangan Pasar Modal khususnya peraturan perundang-undangan yang berlaku di
     bidang Pasar Modal;
 2. Memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan atau Perusahaan Publik untuk
     mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal;




          LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 41
Page 60
                                                             Office:
                                                             Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                             RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                             Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                             +62 252-8578-859
                                                             corsec@valuers.partners
 3. Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam pelaksanaan tata kelola perusahaan yang meliputi:
     a. Keterbukaan informasi kepada masyarakat, termasuk ketersediaan informasi pada Situs Web
        Emiten atau Perusahaan Publik;
     b. Penyampaian laporan kepada Otoritas Jasa Keuangan tepat waktu;
     c. Penyelenggaraan dan dokumentasi Rapat Umum Pemegang Saham;
     d. Penyelenggaraan dan dokumentasi rapat Direksi dan/atau Dewan Komisaris; dan
     e. Pelaksanaan program orientasi terhadap perusahaan bagi Direksi dan/atau Dewan Komisaris.
 4. Sebagai penghubung antara Perseroan atau Perusahaan Publik dengan Pemegang Saham Perseroan
    atau Perusahaan Publik, Otoritas Jasa Keuangan, dan pemangku kepentingan lainnya.

6.2. Kapasitas dan Kemampuan Manajemen

 •   Komisaris Utama Rudy Tasrif berumur 63 tahun berkewarganegaraan Indonesia. Diangkat menjadi
     komisaris utama perseroan sejak tahun 2014, setelah sebelumnya sempat menjabat sebagai sebagai
     komisaris utama di PT Aneka Berkah Gemintang. Rudy Tasrif berlatar Pendidikan sebagai lulusan
     sarjana administrasi bisnis dari Feng Chia University, Taichung, Taiwan (1986).

 •   Komisaris Siek Agung Guntoro berumur 54 tahun berkewarganegaraan Indonesia. Diangkat menjadi
     komisaris perseroan sejak tahun 2014, setelah sebelumnya sempat menjadi wirausaha dan
     menjabat sebagai pemilik di CV Primajasa Sentosa.

 •   Komisaris Independen Noviyanti Indah Kardiman berumur 50 tahun berkewarganegaraan Indonesia.
     Noviyanti Indah Kardiman berlatar Pendidikan sebagai lulusan sarjana ekonomi di bidang akuntansi
     dari Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta (1996).

 •   Direktur Utama Herman Tansri berumur 50 tahun berkewarganegaraan Indonesia. Diangkat menjadi
     direktur utama perseroan sejak tahun 2014, setelah sebelumnya sempat menjabat sebagai sebagai
     direktur utama di PT Aneka Berkah Gemintang. Herman Tansri berlatar Pendidikan sebagai lulusan
     sarjana teknik dari University of New South Wales, Sydney, Australia (1992).

 •   Direktur Fadjar Tasrif berumur 69 tahun berkewarganegaraan Indonesia. Diangkat menjadi direktur
     perseroan sejak tahun 2019, setelah sebelumnya sempat menjabat sebagai sebagai komisaris di
     perseroan dan sebagai direktur kepatuhan di PT Interpan Pasific Future. Fadjar Tasrif berlatar
     Pendidikan sebagai lulusan sarjana ekonomi di bidang akuntansi dari Universitas Katolik Atma Jaya
     Jakarta (1996).
6.3. Kebutuhan Sumber Daya Manusia
Sumber Daya Manusia (SDM) atau Human Capital (HC) merupakan divisi strategis Perseroan. Perseroan
meyakini bahwa salah satu upaya untuk menggapai kesuksesan dalam bisnis adalah dengan membangun
SDM yang unggul. Karena itu, SDM menjadi elemen penting dalam memberikan pelayanan terbaik pada
pelanggan. Perseroan mendorong seluruh SDM untuk mengambil bagian besar dalam tugas dan tanggung
jawab serta memberikan pelatihan khusus sesuai bidangnya. Setiap pegawai menjadi faktor penting
penggerak kinerja Perseroan ke arah yang lebih baik.
Proses pembangunan SDM Perseroan dimulai sejak recruitment, yaitu proses seleksi calon karyawan yang
memenuhi syarat untuk selanjutnya diberi pembekalan sesuai dengan arahan. Perseroan melakukan
rekrutmen dengan prinsip keterbukaan, kewajaran dan kesetaraan. Proses seleksi dilakukan berdasarkan
kebutuhan dan kompetensi yang dimiliki oleh calon karyawan. Berbagai pelatihan juga diberikan kepada
pegawai sesuai dengan karakter dan kompetensi masing-masing serta kebutuhan Perseroan. Dalam hal
pengembangan karir, setiap karyawan memiliki kesempatan yang sama untuk mencapai tingkat jabatan
tertinggi berdasarkan kemampuannya.




          LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 42
Page 61
                                                                Office:
                                                                Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                                RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                +62 252-8578-859
                                                                corsec@valuers.partners
Berdasarkan Laporan Tahunan Tahun 2022 yang dirilis oleh BLUE, pada saat ini jumlah karyawan
Perseroan mencapai 55 karyawan, dimana sebagian besar merupakan karyawan dibawah manajer umum.
6.4. Manajemen Kekayaan Intelektual
Berdasarkan Rencana Proyek, BLUE memproduksi tinta printer standar tinggi dengan merek dagang
“Blueprint”. Rencananya tinta dengan merek dagang tersebut akan diproduksi secara lokal dan dijual
ke seluruh wilayah di Indonesia.
BLUE tercatat sebagai perusahaan yang memiliki perhatian terhadap kekayaan intelektual produknya,
hal tersebut dibuktikan dengan tabel dibawah yang berisikan daftar produk BLUE yang telah memiliki
sertifikasi legalitas hak kekayaan intelektual, namun untuk rencana penambahan kegiatan usaha di
bidang usaha industri tinta ini, BLUE belum melengkapi produk yang akan dibuatnya dengan izin
sertifikasi hak kekayaan intelektual.

 No    No. Pendaftaran   Kode Kelas                            Jenis Barang/Jasa

                                      Mencetak pada tekstil dan kain, Pemrosesan, pencetakan, dan
  1     IDM000848995         40       reproduksi gambar fotografi dan digital, pencetakan digital,
                                      pencetakan pola, pencetakan pola pada tekstil.

  2     IDM000848972         16       Barang-barang dari kertas, Barang-barang terbuat dari kertas.

                                      Alat baca sandi balok (barcode), alat cetak biru, alat untuk
  3     IDM000934061         9
                                      memproses pembayaran secara elektronik.

                                      Alat baca sandi balok (barcode), alat cetak biru, alat untuk
  4     IDM000939481         9
                                      memproses pembayaran secara elektronik.

                                      botol tinta (diisi) dalam kemasan eceran, Botol tinta diisi dengan
  5     IDM000882909         2        tinta, Botol tinta untuk printer, kartrid inkjet, terisi, Kartrid tinta
                                      (diisi) dalam kemasan ritel, kartrid tinta isi ulang untuk printer.

                                      Alat untuk membuat pelat cetak, alat untuk permesinan pelat cetak,
  6     IDM001057088         7        cetakan [bagian mesin], cetakan menjadi bagian dari mesin untuk
                                      digunakan dalam pembuatan barang karet.

                                      Bahan penyerap bau, Kantong penyerap bau tidak sedap, komposisi
  7     IDM000933795         5        penghilang bau ruangan, pengharum karpet, penghilang bau (selain
                                      untuk penggunaan pribadi).

                                      Aroma diffuser buluh udara, aromatik [minyak esensial], Aromatik
                                      diffuser, aromatik untuk keperluan rumah tangga, Dispenser
  8     IDM000927404         3
                                      pengharum ruangan, isi ulang aroma untuk dispenser aroma ruangan
                                      listrik.

6.5. Kesimpulan Analisis Aspek Model Manajemen
Layak secara model manajemen karena BLUE memiliki struktur manajemen yang cukup memadai untuk
menjalankan kegiatan usaha saat ini dan kegiatan usaha yang baru. BLUE memiliki manajemen yang
memiliki kompetensi untuk melaksanakan usahanya dan menambah kegiatan usaha baru. Pendidikan
dan pengalaman menjadi salah satu faktor penting untuk menghasilkan manajemen yang kompeten dan
berkualitas. Penerapan sistem manajemen yang baik akan menghasilkan pelaksanaan operasional usaha
yang efektif, efisien dan terarah. Selain itu, BLUE memiliki perhatian khusus terhadap sumber daya
manusia dengan memberikan pelatihan sesuai bidang keahlian atau kompetensi. Manajemen kekayaan
intelektual tidak luput dari perhatian BLUE, BLUE melengkapi produknya sertifikasi hak kekayaan
intelektual.




          LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 43
Page 62
                                                                       Office:
                                                                       Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                                       RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                       Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                       +62 252-8578-859
                                                                       corsec@valuers.partners

7.     Aspek Keuangan
7.1.   Rencana Proyek
BLUE adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan besar perlengkapan komputer dan
alat-alat tulis, dimana saat ini BLUE berencana untuk melakukan penambahan kegiatan usahanya di
bidang yang sama serta kegiatan jasa penunjang percetakan.
Mengenai penambahan kegiatan usaha yang akan dilakukan BLUE dengan melakukan penambahan di
bidang perdagangan besar perlengkapan komputer dan alat-alat tulis, maka diharapkan melalui
produktivitas BLUE dapat meningkat. Untuk menjalankan rencananya BLUE memerlukan adanya
tambahan pengeluaran penambahan kegiatan usaha untuk mendanai proyek penambahan kegiatan usaha
ini.
7.2.   Biaya Investasi
Besarnya biaya investasi yang dibutuhkan Perseroan untuk melakukan Rencana Penambahan Kegiatan
Usaha, yaitu sebesar Rp325.069.053 dengan rincian yaitu Total Investasi Mesin sebesar Rp174.179.693
Biaya Inspeksi, Pengiriman, dan Asuransi sebesar Rp5.225.391, Biaya Pajak sebesar Rp41.263.169 Biaya
Instalasi & Pelatihan sebesar Rp90.284.800 dan Perlengkapan Pabrik Tinta sebesar Rp14.116.000.

                                                           Quantity
 No                         Unit                                            Unit Price (RMB)    Amount (RMB)
                                                            (PCS)
  1     Mixing drum                                           8                       238,00            1.904,00
  2     Mixer                                                   4                    8.600,00          34.400,00
  3     Water purifier                                          1                    8.250,00           8.250,00
  4     Filter machine                                          1                   30.340,00          30.340,00
  5     Magnetic stirrer                                        1                    1.265,00           1.265,00
  6     Filter for lab                                          2                     505,00            1.010,00


        SUB TOTAL                                                                                        77.169
        Inspection Fee, Freight Cost & Insurance (3%)                                                     79.484
        PPN, PPH, EMKL                                                                                    97.765
        Commissioning                                                                                     40.000
        Sub Total (RMB)                                                                                 137.765
        Sub Total (IDR)                                                                             310.953.053
        Perlengkapan Pabrik Tinta                                                                     14.116.000
        Grand Total (IDR)                                                                           325.069.053

7.3.   Sumber Pembiayaan

Sumber dana dari kebutuhan investasi ini berasal dari modal sendiri atau kas PT Berkah Prima Perkasa
Tbk.
7.4.   Biaya Operasional
Biaya operasional BLUE atas Rencana Proyek hanya meliputi beban pokok pendapatan dan beban usaha.
Beban pokok pendapatan terdiri dari awal tahun, pembelian bahan baku, dan pembelian bahan baku
lainnya. Beban usaha terdiri dari beban penjualan serta beban umum dan administrasi.

            Biaya                   2023            2024                2025            2026            2027
 Beban Penjualan               1.390.051.632    2.578.381.605       2.808.284.848   3.055.551.644   3.315.045.742




           LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 44
Page 63
                                                                      Office:
                                                                      Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                                      RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                      Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                      +62 252-8578-859
                                                                      corsec@valuers.partners

            Biaya                    2023            2024              2025              2026              2027
 Beban Umum dan
                                  217.485.901      463.210.391       487.482.104     520.589.332         458.984.663
 Administrasi
7.5.    Biaya Bahan Baku
Pembelian bahan baku tinta dilakukan sesuai dengan permintaan pesanan yang diterima oleh BLUE.
Biaya bahan baku diasumsikan sebesar 53% dari total beban pokok pendapatan.
7.6.    Metodologi Analisa
Metodologi dilakukan dengan membandingkan keuntungan ekonomis yang dapat diperoleh dari rencana
penambahan kegiatan usaha berupa penghematan biaya, peningkatan penjualan dari adanya sumber
pendapatan yang baru melalui perbandingan dengan pengorbanan ekonomis atas rencana penambahan
kegiatan usaha berupa rencana investasi yang dilakukan.
7.7.    Asumsi-Asumsi
Adapun asumsi-asumsi utama yang digunakan dalam analisa ini adalah:

            Asumsi Harga Produk                  2023         2024            2025          2026            2027
       Harga (satuan) 70 ml (inc PPN 11%)         50.000         52.080        54.246           56.503       58.853
       Harga (satuan) 72 ml (inc PPN 11%)         50.000         52.080        54.246           56.503       58.853

          Asumsi Kuantitas Produk                2023         2024            2025          2026            2027
 Kuantitas Tinta dalam volume (ml)
 Jumlah Mixing                                          4             4              4              4               4
 Total Cycle / hari                                     8             8              8              8               8
 Jumlah ml per Cycle per mixing                   50.000         50.000        50.000           50.000       50.000
 Jumlah ml per cycleper hari / Kapasitas
                                                1.600.000    1.600.000     1.600.000      1.600.000       1.600.000
 Produksi
 Target Produksi harian (%)                        1,04%         2,60%          2,71%           2,83%         2,94%
 Target Produksi harian                           16.667         41.664        43.397           45.202       47.083
 Produksi dalam satu tahun (ml)                 4.533.333   11.332.581    11.803.989     12.295.006      12.806.448
 Tingkat Penjualan (%)                             75,3%         75,3%          75,3%           75,3%         75,3%
 Produk terjual dalam satu tahun (ml)           3.413.485    8.533.146     8.888.104      9.257.827       9.642.930
 Jumlah Hari                                         272           272             272            272             272
 Proporsi 70 ml                                      50%           50%             50%            50%             50%
 Proporsi 72 ml                                      50%           50%             50%            50%             50%

 Kuantitas Tinta dalam Botol
 (terjual/tahun)
 Ukuran 70 ml (ml)                              1.706.742    4.266.573     4.444.052      4.628.914       4.821.465
 Jumlah                                           24.382         60.951        63.486           66.127       68.878
 Ukuran 72 ml (ml)                              1.706.742    4.266.573     4.444.052      4.628.914       4.821.465
 Jumlah                                           23.705         59.258        61.723           64.290       66.965

 Jumlah Produksi Tinta Terjual (70 ml) /
                                                   4.876          5.079         5.291            5.511        5.740
 bulan (Botol)
 Jumlah Produksi Tinta Terjual (72 ml) /
                                                   4.741          4.938         5.144            5.358        5.580
 bulan (Botol)

 Kuantitas Tinta dalam Botol
 (produksi/tahun)
 Ukuran 70 ml (ml)                              2.266.667    5.666.291     5.901.994      6.147.503       6.403.224




            LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 45
Page 64
                                                                      Office:
                                                                      Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                                      RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                      Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                      +62 252-8578-859
                                                                      corsec@valuers.partners
          Asumsi Kuantitas Produk                2023          2024          2025              2026           2027
 Jumlah                                           32.381        80.947         84.314           87.821         91.475
 Ukuran 72 ml (ml)                             2.266.667     5.666.291     5.901.994       6.147.503        6.403.224
 Jumlah                                           31.481        78.698         81.972           85.382         88.934

7.8.   Dampak Penambahan Kegiatan Usaha
Berikut merupakan dampak yang diperkirakan dapat terjadi pada laporan keuangan BLUE periode 2022:

                               Arus Kas Bebas Sebelum Penambahan Kegiatan Usaha

                           2023                 2024               2025                 2026                 2027
FCFF Existing
Laba Tahun
                       14.354.015.710      15.003.548.452     16.656.768.420     18.305.909.066          19.325.843.141
Berjalan
(+) Bunga (1-tax)
(+) Depresiasi dan
                        2.214.150.493       2.358.030.761      2.507.896.096         2.036.847.339        2.432.675.320
amortisasi
(-) Investment          (791.446.931)        (824.369.182)     (858.660.918)         (894.379.106)        (931.583.083)
(-) Perubahan
                      (10.949.401.515)     (6.655.509.372)   (2.157.569.819)     (2.356.576.837)         (2.501.256.694)
Modal Kerja Bersih

Arus Kas Bebas
                        4.827.317.756       9.881.700.660     16.148.433.779     17.091.800.462          18.325.678.684
Perusahaan

Nilai Kini Arus Kas
                        4.277.149.329       7.757.624.356     11.232.488.566     10.533.723.598          10.006.972.308
Bebas Perusahaan
Total Nilai Kini
Arus Kas Bebas         43.807.958.156
Perusahaan (PV)
Nilai Terminal        104.923.330.108
                                  Arus Kas Bebas Setelah Penambahan Kegiatan Usaha


                           2023                 2024               2025                 2026                 2027
FCFF Penambahan
Kegiatan Usaha
Laba Tahun
                       14.443.770.507      15.998.333.472     17.507.295.998     19.170.992.990          20.332.776.332
Berjalan
(+) Bunga (1-tax)
(+) Depresiasi dan
                        2.297.865.519       2.448.119.323      2.604.899.469         2.148.562.072        2.463.275.527
amortisasi
(-) Investment         (1.130.540.563)       (860.886.674)     (898.279.674)         (937.362.502)        (978.216.864)
(-) Perubahan
                      (11.632.539.294)     (8.001.744.127)   (2.406.432.771)     (2.567.936.877)         (2.717.103.495)
Modal Kerja Bersih

Arus Kas Bebas
                        3.978.556.168       9.583.821.994     16.807.483.022     17.814.255.683          19.100.731.499
Perusahaan

Nilai Kini Arus Kas
                        3.525.120.927       7.523.774.853     11.690.908.447     10.978.974.736          10.430.199.857
Bebas Perusahaan
Total Nilai Kini
Arus Kas Bebas         44.148.978.820
Perusahaan (PV)
Nilai Terminal        109.360.880.489

                                Dampak Arus Kas Bebas Penambahan Kegiatan Usaha


                           2023                2024               2025                  2026                 2027
Perubahan FCFF          (848.761.588)       (297.878.665)        659.049.243          722.455.221           775.052.816




            LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 46
Page 65
                                                                     Office:
                                                                     Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                                     RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                     Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                     +62 252-8578-859
                                                                     corsec@valuers.partners

                               2023            2024                2025             2026             2027
 Perubahan FCFF
                          (848.761.588)    (1.146.640.253)   (487.591.009)        234.864.211     1.009.917.027
 Kumulatif
 PV Perubahan FCFF
 Kumulatif                (789.076.456)    (1.022.925.959)   (564.506.078)       (119.254.939)      303.972.609
 (Discounted)
 Tingkat Diskonto                 12,86%           12,86%             12,86%           12,86%            12,86%
 Discount Factor                    0,89             0,79               0,70             0,62              0,55
 Nilai Kini Arus Kas
                          (464.007.402)     (233.849.503)         458.419.881     445.251.138       423.227.549
 Bebas Perusahaan
 Total Nilai Kini
 Arus Kas Bebas            629.041.662
 Perusahaan (PV)
 Selisih Nilai
 Terminal
                         4.437.550.381
 (Penambahan -
 Existing)
7.9.   Penetapan Tingkat Diskonto
Penentuan Biaya Modal untuk Ekuitas
Tingkat diskonto untuk ekuitas diperoleh dengan mengaplikasikan model Capital Asset Pricing Model
(CAPM). Model ini menyatakan bahwa biaya ekuitas adalah bunga bebas risiko ditambah premium untuk
menutup risiko sistematis dari sekuritas saham. Dengan formula sebagai berikut:
                                              Ke = Rf + ß (Rm-Rf)
                                                 Ke = Rf + ß Rp
Dimana:

 Rf    =   Tingkat kembalian untuk investasi bebas risiko
 ß     =   Risiko sistematis
 Rm    =   Tingkat kembalian yang diharapkan oleh pasar ekuitas
 Rm    =   Selisih antara Rm dengan Rf
Rf (Risk free rate), adalah tingkat suku bunga untuk instrumen-instrumen yang dianggap tidak memiliki
kemungkinan gagal bayar. Untuk kasus Indonesia, instrumen bebas risiko yang dapat dipilih adalah
tingkat bunga obligasi Pemerintah untuk jangka panjang.
Terkait dengan tanggal studi kelayakan usaha yang jatuh pada tanggal 31 Desember 2022, maka
instrumen bebas risiko yang dipilih didasarkan pada obligasi Pemerintah dengan bunga tetap yang
dikeluarkan oleh Pemerintah, yaitu Surat Utang Negara (SUN) dengan tenor 30 tahun, yield tertimbang
sebesar 7,27%, dan angka tersebut akan digunakan sebagai tingkat kembalian bebas risiko (Rf).
Rp (Equity Risk Premium - ERP), adalah selisih antara tingkat bunga investasi bebas risiko dengan
tingkat kembalian investasi dalam bentuk penyertaan. Penentuan equity market risk premium
memasukkan premi untuk risiko spesifik negara (country-specific risk premiums) seperti volatilitas harga
saham untuk menghasilkan base equity market risk premium. Dengan mengikutkan risiko-risiko ini,
dihasilkan tingkat diskonto yang mengakomodasi perubahan-perubahan sentimen jangka pendek di
sekuritas pada pasar negara berkembang (emerging market).
Premi risiko pasar (Rm-Rf) ditentukan dengan menggunakan rujukan dari hasil damodaran per tanggal 1
Juli 2022 dengan risk premium untuk pasar negara berkembang seperti Indonesia adalah sekitar 9,23%.
Dengan Country Default Spread sebesar 2,33%.




            LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 47
Page 66
                                                                        Office:
                                                                        Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                                        RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                        Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                        +62 252-8578-859
                                                                        corsec@valuers.partners
ß (Beta) Beta merupakan pengukur tingkat kepekaan pengembalian saham terhadap pengembalian pasar
saham secara keseluruhan (seperti index yang dikeluarkan oleh S&P 500 atau IHSG). Untuk BLUE kami
menggunakan Beta dari industri pada sektor yang sama yang terdapat di Bursa Efek Indonesia.
Dalam perhitungan digunakan beta dari perusahaan-perusahaan tersebut sebagai beta untuk menghitung
cost of equity BLUE, dimana beta tersebut dihitung dari rata-rata unlevered beta. Cara ini dilakukan
untuk menetralisir pengaruh leverage yang ada di masing-masing perusahaan terhadap beta. Perusahaan
yang sama dengan leverage yang berbeda akan memiliki cost of equity yang berbeda pula, oleh karena
itu pengaruh leverage yang ada di tiap perusahaan perlu dinetralisir dengan cara menghitung unlevered
beta.
Unlevered beta dihitung dengan formula sebagai berikut:


                                                            𝛽𝐿
                                               βu =
                                                      1 + (1−𝑇) 𝑥 𝐷𝐸𝑅


 T       =   Tarif Pajak Penghasilan Badan
 DER     =   Debt to equity ratio
 βL      =   Beta levered. yaitu ukuran risiko sistematis dari suatu saham yang diukur secara obyektif dari
             responsivitas pengembalian perusahaan terhadap pergerakan pengembalian portofolio pasar apabila
             dibandingkan dengan portofolio pasar dengan pengaruh hutang
 βu      =   Beta unlevered. yaitu ukuran risiko sistematis dari suatu saham yang diukur secara obyektif dari
             responsivitas pengembalian perusahaan terhadap pergerakan pengembalian portofolio pasar apabila
             dibandingkan dengan portofolio pasar tanpa pengaruh hutang
Unlevered beta rata-rata perusahaan pembanding yang diperoleh dari perhitungan ini kemudian di-
relevered dengan tingkat leverage yang berlaku dipasar untuk memperoleh beta yang sesuai untuk
mendiskonto tersebut dengan formula sebagai berikut:
BLUE berencana menambah kegiatan usaha dengan menjadi penyedia jasa perdagangan besar
perlengkapan komputer dan alat-alat tulis serta jasa penunjang percetakan, dimana saat ini potensi
terbesar yang dapat di lakukan oleh BLUE sesuai dengan rencana usaha adalah melalui perdagangan
besar. Oleh kerenanya systematic risk yang terkait dengan rencana penambahan kegiatan usaha adalah
industri yang terkait dengan perdagangan besar dan turunannya.
Dari figur di atas, tampak bahwa median dari unlevered beta dari perusahaan yang digunakan sebagai
dasar perhitungan adalah sebesar 0,86.
Unlevered beta rata-rata industri yang diperoleh dari perhitungan ini kemudian di-relevered dengan
tingkat leverage yang berlaku dipasar yaitu sebesar 1,04.
Berdasarkan uraian di atas, maka biaya modal ekuitas adalah:
Rs (specific-company risk premium). Sebagian dari risiko yang dihadapi oleh pemegang saham
perusahaan telah tercermin dalam perhitungan cost of equity menggunakan CAPM namun belum
mencerminkan risiko yang berkaitan dengan karakteristik spesifik yang dimiliki oleh perusahaan. Pada
umumnya tingkat risiko spesifik perusahaan berkisar antara 0-6% (Mercer Capital). Kami berpendapat
bahwa ada ada premi risiko spesifik yang diperhitungkan, sehingga biaya modal ekuitas BLUE adalah
sebagai berikut:

     Discount Rate                                                         Source

     Cost of Equity (Ke)                                                   30 Desember 2022
     Rf                                                7,27%               PHEI 31 Desember 2022
     Beta                                               1,04               Damodaran, Jan 2023




             LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 48
Page 67
                                                                   Office:
                                                                   Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                                   RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                   Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                   +62 252-8578-859
                                                                   corsec@valuers.partners
   Discount Rate                                                      Source
   Market Risk Premium                               9,23%            Damodaran, Jan 2023
   Specific Risk                                                      Market
   Default Spread                                     2,33%           Damodaran, Jan 2023
   Cost of Equity                                    14,53%

7.10. Analisis Titik Impas (Break Even Analysis)
Titik impas (Break Even Point/ BEP) adalah sebuah titik dimana biaya atau pengeluaran dan pendapatan
adalah seimbang, sehingga tidak terdapat keuntungan atau kerugian. Analisis titik impas (break even
analysis) bertujuan untuk mengetahui rata-rata penjualan minimum produk tinta yang menghasilkan
marjin kontribusi 0. Berdasarkan analisis yang dilakukan rata-rata penjualan minimum per bulan produk
tinta untuk periode 01 Agustus – 31 Desember 2023 dan untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember
2024 - 2025 masing-masing adalah sebanyak 5.889 botol dan 2.467 botol sebagaimana dapat dilihat pada
tabel berikut:

          Deskripsi                2023            2024            2025            2026            2027
 Penjualan Total               2.404.339.509   6.260.469.897   6.792.143.119   7.368.968.930   7.994.781.932
 Biaya Tetap Total               181.750.986     352.720.624     367.608.945     390.535.890     317.886.374
 Biaya Variabel Total          2.107.518.271   4.632.383.863   5.334.114.203   5.869.351.086   6.385.955.569
 Marjin Kontribusi               115.070.252   1.275.365.410   1.090.419.972   1.109.081.954   1.290.939.988
 Kuantitas 70 ml                      24.382          60.951          63.486          66.127          68.878
 Kuantitas 72 ml                      23.705          59.258          61.723          64.290          66.965
 Harga 70 ml                          50.000          52.080          54.246          56.503          58.853
 Harga 72 ml                          50.000          52.080          54.246          56.503          58.853

 Titik Impas (Rupiah)          1.472.236.553   1.356.314.595   1.712.484.942   1.919.053.478   1.579.680.879
 Porsi Titik impas 70 ml               50,7%           50,7%           50,7%           50,7%           50,7%
 Porsi Titik impas 72 ml               49,3%           49,3%           49,3%           49,3%           49,3%
 Titik Impas 70 ml (Rupiah)      746.486.140     687.708.809     868.302.224     973.041.200     800.964.953
 Titik Impas 72 ml (Rupiah)      725.750.413     668.605.786     844.182.718     946.012.278     778.715.926
 Titik Impas 70 ml (Unit)             14.930          13.205          16.007          17.221          13.610
 Titik Impas 72 ml (Unit)             14.515          12.838          15.562          16.743          13.232
 Jumlah                               29.445          26.043          31.569          33.964          26.841

7.11. Biaya Modal Rata-Rata Tertimbang
Sesuai dengan AKB yang digunakan, yaitu arus kas bersih untuk perusahaan (free cash flow to firm),
maka tingkat diskonto yang digunakan adalah tingkat diskonto yang merupakan rata-rata tertimbang
biaya modal, baik yang berasal dari kreditor (pinjaman) maupun yang berasal dari (investor) penyertaan.
Dalam Studi Kelayakan ini, untuk biaya bunga untuk utang digunakan tingkat bunga pinjaman rata-rata
dalam mata uang Rupiah yang berlaku. Berdasarkan biaya bunga tersebut maka diperoleh biaya modal
dengan perhitungan sebagai berikut:
 Kd = i x ((1-T))
 Kd = 8,72% x ((1-0,22))
 Kd = 6,80%
Komposisi pendanaan dihitung berdasarkan DER market. Berikut adalah perhitungan WACC per 31
Desember 2022:

                         WACC
                         Equity Portion                                   78,42%
                         Debt Portion                                     21,58%
                         Weighted Average Cost of Capital                 12.86%




           LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 49
Page 68
                                                               Office:
                                                               Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                               RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                               Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                               +62 252-8578-859
                                                               corsec@valuers.partners
Berdasarkan perhitungan diatas, maka tingkat diskonto yang digunakan dalam Studi Kelayakan dengan
metode DCF adalah 12,86% menurut kami merupakan tingkat diskonto yang wajar.
7.12. Analisis Kelayakan Proyek
Kelayakan dari Penambahan kegiatan usaha ini dihitung dari manfaat ekonomis yang diantisipasi dimasa
mendatang dari Penambahan kegiatan usaha yang dihitung dari selisih dari Free Cash Flow To Firm
apabila melakukan penambahan kegiatan usaha, dengan Free Cash Flow To Firm apabila perusahaan
tidak melakukan penambahan kegiatan usaha dengan menambah menjadi perusahaan perdagangan
besar berupa perlengkapan computer dan alat-alat tulis serta kegiatan jasa penunjang percetakan. Yang
selanjutnya di bandingkan dengan pengorbanan ekonomisnya.
Terminal value kami menggunakan Gordon Growth Formula dimana arus kas bebas pada tahun terakhir
periode tetap ditumbuhkan dengan tingkat pertumbuhan kemudian di kapitalisasi dengan tingkat
diskonto yang dikurangi tingkat pertumbuhan tersebut.
Berdasarkan analisis kelayakan Penambahan kegiatan usaha dengan mempertimbangkan asumsi-asumsi
yang telah dilakukan diperoleh hasil perhitungan sebagai berikut:

 Net Present Value (NPV)         =   303.972.609
 Internal Rate of Return (IRR)   =   22,87%
 Profitability Index (PI)        =   1,94
 Payback Period                  =   3,67 Tahun
Net Present Value (NPV) adalah perbedaan antara nilai sekarang dari arus kas yang masuk dan nilai
sekarang dari arus kas keluar pada sebuah waktu periode. NPV biasanya digunakan untuk alokasi modal
untuk menganalisis keuntungan dalam sebuah proyek yang akan dilaksanakan. NPV positif menandakan
bahwa proyeksi pendapatan yang dihasilkan oleh sebuah proyek atau investasi melebihi dari proyek
biaya yang dikeluarkan.
Berdasarkan perhitungan dan analisa yang dilakukan menunjukkan bahwa NPV sebesar Rp303.972.609.
Nilai NPV yang dihasilkan >0 yang mana menunjukkan bahwa pendapatan ekonomis yang diperoleh dari
keuntungan atas penambahan kegiatan usaha utama ini lebih besar daripada pengorbanan ekonomis
yang dikeluarkan oleh BLUE sehingga penambahan kegiatan usaha utama tersebut tersebut layak untuk
direalisasikan.
Internal Rate of Return (IRR) adalah tingkat suatu investasi di mana pada saat itu NPV adalah nol. Suatu
investasi dapat dikatakan layak dan menguntungkan untuk dijalankan apabila nilai IRR lebih besar dari
Cost of Capital yang ditentukan.
Analisa IRR pada studi kelayakan penambahan kegiatan usaha ini menunjukkan bahwa nilai perhitungan
adalah 22,87%. Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa IRR yang diperoleh lebih besar dibandingkan
dengan tingkat diskonto (discount rate) yang ditetapkan, yaitu sebesar 12,86% sehingga proyek tersebut
Layak untuk direalisasikan.
Profitability Index (PI) adalah metode penghitungan kelayakan proyek dengan membandingkan antara
jumlah present value nilai arus kas dengan nilai investasi dari proyek.
Berdasarkan perhitungan dan analisa yang dilakukan menunjukkan bahwa PI > 1 atau sebesar 1,94
sehingga investasi dapat diterima.
Investasi terhadap penambahan kegiatan usaha baru memberikan banyak manfaat untuk BLUE seperti
meningkatkan kesempatan bagi BLUE untuk bersaing di pasar lokal, meningkatkan permintaan produk &
komponen, meningkatkan kapasitas produksi & kualitas produk, mendorong pemberlakuan diversifikasi
produk & meningkatkan inovasi, mendorong kemitraan dengan pemasok lokal komponen serta
memperkuat rantai pasok domestik. Selain itu, investasi pada mesin baru dapat meningkatkan Tingkat




           LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 50
Page 69
                                                                 Office:
                                                                 Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                                 RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                 Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                 +62 252-8578-859
                                                                 corsec@valuers.partners
Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk produk tinta BLUE, sehingga BLUE dapat melakukan ekspansi
pasar ke pemerintah (Business to Government).
7.13. Perubahan Modal Kerja BLUE
Modal kerja dengan adanya penambahan usaha terdiri dari piutang usaha dan utang usaha, Sebagai
berikut (dalam Jutaan rupiah):

                              Modal Kerja Sebelum Penambahan Kegiatan Usaha
                                                    2023       2024        2025      2026       2027
     Aset Lancar                                    69.301     77.265      83.683    88.422     93.106
     Hutang Lancar                                   7.007       7.231      7.465     7.754      8.071
     Modal Kerja Bersih                             54.337     60.993      63.151    65.507     68.008
     Perubahan Modal Kerja Bersih                   10.949       6.656      2.158     2.357      2.501

                              Modal Kerja Sesudah Penambahan Kegiatan Usaha
                                                    2023       2024        2025      2026       2027
     Aset Lancar                                    69.044     77.927      85.262    90.924     96.581
     Hutang Lancar                                   7.065       7.395      7.669     7.981      8.319
     Modal Kerja Bersih                             55.021     63.022      65.429    67.997     70.714
     Perubahan Modal Kerja Bersih                   11.633       8.002      2.406     2.568      2.717

Berdasarkan proyeksi yang dilakukan, penambahan kegiatan usaha menyebabkan BLUE membutuhkan
modal kerja lebih besar di sepanjang periode proyeksi tahun 2023 hingga 2027. Modal kerja pasca
penambahan kegiatan usaha diproyeksikan meningkat dibandingkan dengan proyeksi modal kerja
sebelum adanya penambahan kegiatan usaha hal ini disebabkan oleh kebutuhan modal kerja lebih karena
adanya penambahan lini produksi tinta.
7.14. Analisis Profitabilitas dan Return on Investment
Untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba, berikut Profitabilitas yang
dihasilkan:

                            Analisis Profitibilitas & ROI Dengan Penambahan Usaha
                                                    2023       2024        2025      2026       2027
     Marjin Laba Kotor                             39,58%     39,53%      40,53%    41,02%     41,16%
     Marjin Laba Usaha                             13,22%     13,24%      13,75%    14,40%     15,10%
     Marjin Laba Bersih                            10,46%     10,47%      10,87%    11,37%     11,92%
     Return On Investment                           39%         44%        50%       56%        61%

Profitabilitas merupakan kemampuan suatu perusahaan dalam menghasilkan laba selama periode
tertentu pada tingkat penjualan, aset dan modal saham tertentu. Selama periode proyeksi profitabilitas
menunjukkan kenaikan pada Net Profit Margin hal ini di dukung dari kenaikan pada marjin laba kotor
yang terjadi akibat adanya kenaikan pada pendapatan perusahaan, serta kenaikan pada marjin laba
usaha yang mengindikasikan bahwa perusahaan melakukan efisiensi pada beban operasional perusahaan.
Return on Investment adalah rasio yang menunjukkan hasil dari jumlah aktiva yang digunakan dalam
perusahaan atau suatu ukuran tentang efisiensi manajemen. Rasio ini menunjukkan hasil dari seluruh
aktiva yang dikendalikan dengan mengabaikan sumber pendanaan, rasio ini biasanya diukur dengan




          LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 51
Page 70
                                                                Office:
                                                                Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                                RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                +62 252-8578-859
                                                                corsec@valuers.partners
persentase. Selama periode proyeksi menunjukkan kenaikan, hal ini dapat diartikan bahwa perusahaan
dapat mengelola aset dan ekuitas dengan baik.
7.15. Analisis Sensitivitas
Untuk menguji kepekaan suatu proyek terhadap berbagai faktor ekonomi, maka berikut ini disajikan
analisa sensitivitas terhadap rencana yang akan dilakukan oleh BLUE:

      Perubahan Pendapatan         -3%          -2%    -1%         0%           1%     2%           3%
     NPV (dalam Jutaan rupiah)      86          159    231        304          377    449          522
     IRR                           16%          18%    21%        23%          25%    27%          30%
     PI                            1,27         1,49   1,71       1,94         2,16   2,38         2,60

     Perubahan Biaya               -3%          -2%    -1%         0%           1%     2%           3%
     NPV (dalam Jutaan rupiah)     547          466    385        304          223    142           61
     IRR                           31%          28%    26%        23%          20%    17%          15%
     PI                            2,68         2,43   2,18       1,94         1,69   1,44         1,19

Pada Analisis Sensitivitas terhadap Perubahan Pendapatan yang menunjukkan beberapa skenario yang
akan terjadi apabila BLUE mengalami kenaikan ataupun penurunan pendapatan dapat dilihat bahwa
apabila pendapatan BLUE mengalami penurunan sebesar 3% maka NPV BLUE akan bergerak dari 304
menjadi 86, namun apabila pendapatan BLUE meningkat sebesar 3% maka NPV BLUE akan bergerak dari
304 menjadi 522.
Hal yang sama juga akan terjadi pada Perubahan Biaya yang dimana apabila total biaya yang harus
dikeluarkan BLUE menurun sebesar 3% maka NPV BLUE akan bergerak dari 304 ke 547 namun apabila
total biaya BLUE meningkat sebesar 3% maka NPV BLUE akan bergerak dari 304 menuju 61.
Dari analisis sensitivitas yang dilakukan, terlihat bahwa rencana BLUE relatif lebih sensitif terhadap
perubahan biaya dibandingkan dengan pendapatan.
7.16. Kesimpulan Analisis Aspek Keuangan
Layak secara keuangan berdasarkan parameter kelayakan keuangan untuk produk BLUE yaitu:

            Parameter                Nilai                Kriteria Kelayakan          Keterangan
               NPV                303.972.609                    NPV > 0                Layak
               IRR                  22,87%               IRR > tingkat diskonto         Layak
                PI                   1,94                         PI > 1                Layak
NPV produk BLUE menunjukkan hasil yang positif yang menggambarkan arus kas bersih yang akan
diterima lebih besar dari biaya investasi, sehingga rencana investasi ini dapat diterima. IRR produk BLUE
lebih besar dari pada tingkat bunga yang disyaratkan maka rencana investasi ini dapat diterima. PI
produk BLUE lebih besar dari satu, maka rencana investasi ini dapat diterima.




           LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 52
Page 71
                                                               Office:
                                                               Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                               RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                               Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                               +62 252-8578-859
                                                               corsec@valuers.partners

8.    Kesimpulan
Analisis kelayakan terhadap rencana penambahan kegiatan usaha BLUE telah dilakukan melalui analisa
kelayakan pasar, kelayakan teknis, kelayakan pola bisnis, kelayakan model manajemen, dan kelayakan
keuangan. Kesimpulan dari kajian yang telah dilakukan antara lain:
 1. Layak secara pasar karena kegiatan usaha sektor industri pengolahan diperkirakan tumbuh
    meningkat. Selain itu, BLUE telah menguasai pangsa pasar segmen retail perorangan maupun
    lingkup usaha yang menjadikan BLUE sebagai perusahaan yang terpercaya. BLUE berupaya
    memperluas potensi pasar melalui produksi tinta dalam negeri, sekaligus mengembalikan akses
    pasar merek dagang Blueprint ke instansi pemerintah sehingga tujuan utama LPSE dan LKPP yang
    berupa transparansi dan efisiensi proses jual-beli menjadi efektif kembali.
 2. Layak secara teknis karena mesin dan bahan baku yang digunakan bersumber dari penyuplai yang
    terpercaya, dan memiliki kualitas yang baik. Selain itu, berdasarkan komposisi karyawan, BLUE
    memiliki 55 karyawan tetap dengan kompetensi yang baik dan dalam rentang usia yang produktif.
    Ketersediaan karyawan tersebut dapat membantu pengembangan penambahan kegiatan bisnis baik
    dari segi perencanaan, strategi pemasaran, dan evaluasi bisnis yang dijalankan.
 3. Layak secara pola bisnis karena berdasarkan uraian keunggulan yang dimiliki BLUE, seperti terdapat
    program “Bebas Pikiran Jasa Service”, konsumen mendapatkan layanan berupa gratis servis printer
    per 30 ribu lembar atau setara dengan waktu 2 tahun. Kemampuan pesaing dalam meniru kualitas
    mutu standar produk yang dihasilkan BLUE cukup kecil. Perbedaan formula racikan tinta membuat
    inovasi dan temuan BLUE menjadi sulit untuk ditiru oleh produsen/distributor lain.
 4. Layak secara model manajemen karena BLUE memiliki struktur manajemen yang cukup memadai
    untuk menjalankan kegiatan usaha saat ini dan kegiatan usaha yang baru. BLUE memiliki
    manajemen yang memiliki kompetensi untuk melaksanakan usahanya dan menambah kegiatan
    usaha baru. Pendidikan dan pengalaman menjadi salah satu faktor penting untuk menghasilkan
    manajemen yang kompeten dan berkualitas. Penerapan sistem manajemen yang baik akan
    menghasilkan pelaksanaan operasional usaha yang efektif, efisien dan terarah. Selain itu, BLUE
    memiliki perhatian khusus terhadap sumber daya manusia dengan memberikan pelatihan sesuai
    bidang keahlian atau kompetensi. Manajemen kekayaan intelektual tidak luput dari perhatian
    BLUE, BLUE melengkapi produknya sertifikasi hak kekayaan intelektual.
 5. Layak secara keuangan berdasarkan parameter kelayakan keuangan untuk produk BLUE yaitu:

            Parameter                Nilai                Kriteria Kelayakan        Keterangan
               NPV                303.972.609                   NPV > 0                Layak
               IRR                  22,87%              IRR > tingkat diskonto         Layak
                PI                   1,94                        PI > 1                Layak
     NPV produk BLUE menunjukkan hasil yang positif yang menggambarkan arus kas bersih yang akan
     diterima lebih besar dari biaya investasi, sehingga rencana investasi ini dapat diterima. IRR produk
     BLUE lebih besar dari pada tingkat bunga yang disyaratkan maka rencana investasi ini dapat
     diterima. PI produk BLUE lebih besar dari satu, maka rencana investasi ini dapat diterima.
Berdasarkan kajian, evaluasi dan analisa keuangan serta proyeksi-proyeksi lainnya dengan syarat
asumsi-asumsi yang telah ditetapkan dapat terpenuhi, maka dapat disimpulkan bahwa rencana
penambahan kegiatan usaha yang akan dilaksanakan oleh BLUE layak untuk dilaksanakan.
Demikian Laporan Studi Kelayakan Usaha ini kami sampaikan, atas Kerjasama dan kepercayaan yang
telah diberikan kepada kami untuk penugasan ini kami ucapkan terima kasih.




           LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 53
Page 72
                                                                Office:
                                                                Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                                RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                +62 252-8578-859
                                                                corsec@valuers.partners

                                        DAFTAR PUSTAKA
Apagen Solutions Pvt. Ltd. (2022, Oktober 22). Construction Industry Trends 2022. Dipetik December 1,
         2022, dari Apagen Web site: https://www.linkedin.com/pulse/construction-industry-trends-
         2022-apagensolutions/
Arief, S., & Edi, U. (2016). Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: PT Grasindo.
Badan Pusat Statistik. (2022). Laporan Perekonomian Indonesia Kuartal IV. Jakarta: Badan Pusat
         Statistik.
Badan Pusat Statistika. (2022). Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Triwulan III 2022. bps.go.id/.
Bank Indonesia. (2022). Kajian Ekonomi dan Keuangan Regional Provinsi DKI Jakarta. Jakarta: Bank
         Indonesia.
Bank Indonesia. (2022). Laporan Kebijakan Moneter. Jakarta: Bank Indonesia.
Bank Indonesia. (2022). Laporan Perekonomian Provinsi DKI Jakarta Kuartal 4 2022. Jakarta: Bank
         Indonesia.
Bank Indonesia. (2022). Survei Kegiatan Dunia Usaha. Jakarta: Bank Indonesia.
Bappenas. (2022). Perkembangan Ekonomi Dunia dan Indonesia Triwulan IV. Jakarta: Bappenas.
Bernstorm, S. (2014). Valuation: The Market Approach . British: Wiley.
Brigita, G., & Farida, L. (2017). PENGARUH STRUKTUR MODAL TERHADAP NILAI PERUSAHAAN. JOM FISIP,
         1-18.
Cerdasco. (2019, September 23). Marjin Laba Operasi. Diambil kembali dari Cerdasco.com:
         https://cerdasco.com/margin-laba-operasi/
Cerdasco. (2022, April 17). Rasio Perputaran Persediaan: Formula, Perhitungan dan Cara Membacanya.
         Diambil kembali dari Cerdasco: https://cerdasco.com/rasio-perputaran-persediaan/
Damodaran, A. (2012). Damodaran on Valuation: Security Analysis for Investment and Corporate Finance.
         Canada: John Willey and Sons Inc.
Hayes, A. (2021, Maret 31). Return on Invested Capital (ROIC). Diambil kembali dari Investopedia.com:
         https://www.investopedia.com/terms/r/returnoninvestmentcapital.asp
Hery. (2016). Financial Ratio For Business. Jakarta: PT Grasindo.
Huumon Team. (2022, Oktober 1). Construction Industry Challenges And Marketing Opportunities In
         2023. Diambil kembali dari Huumon Web site: https://huumon.com/construction-industry-
         challenges-and-opportunities/
Institute, Corporate Finance. (2021, September 13). Discount for Lack of Marketability (DLOM). Diambil
         kembali                            dari                             corporatefinanceinstitute.com:
         https://corporatefinanceinstitute.com/resources/knowledge/valuation/discount-for-lack-of-
         marketability-dlom/
Jannah, M., & Imamsyah, F. (2019). Analisis Strategi Investasi Magic Formula pada Bursa Efek Indonesia.
         Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan , 241-252.
Kasmir. (2016). Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: PT Raja Grafindo.
Kenton, W. (2020, Desember 30). Long Term Debt to Total Assets Ratio. Diambil kembali dari
         investopedia.com:       https://www.investopedia.com/terms/l/long-term-debt-to-total-assets-
         ratio.asp
McKinsey & Company. (2022, Maret 28). Bridging the labor mismatch in US construction. Diambil kembali
         dari Mckinsey.com: https://www.mckinsey.com/capabilities/operations/our-insights/bridging-
         the-labor-mismatch-in-us-construction
Pranata, D., & Pujiati, D. (2015). The effect of liquidity, profitability, sales growth, and dividend policy
         on stock prices after the implementation of IFRS. The Indonesian Accounting Review , 169-178.
PT MBW. (2022). Data Internal PT Melu Bangun Wiweka. Bekasi: PT Melu Bangun Wiweka.




           LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 54
Page 73
                                                          Office:
                                                          Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                          RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                          Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                          +62 252-8578-859
                                                          corsec@valuers.partners
Qurani, Z. R., & Hendratno. (2019). ANALISIS PENGARUH DEBT TO EQUITY RATIO, CURRENT RATIO, DAN
        NET PROFIT MARGIN TERHADAP PERTUMBUHAN LABA PERUSAHAAN. Jurnal Akuntansi, Audit, dan
        Sistem Informasi Akuntansi , 169-182.
RICS. (2022). Global Construction Monitor. rics.org.
Sawir, A. (2009). Analisis Kinerja Keuangan dan Perencanaan Keuangan Perusahaan . Jakarta: PT
        Gramedia Pustaka Utama.
SPI 330 Edisi Revisi-Penilaian Bisnis. (2020).




         LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 55
Page 74
                                                 Office:
                                                 Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                 RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                 Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                 +62 252-8578-859
                                                 corsec@valuers.partners




                       LAMPIRAN




LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 56
Page 75
                                                             Office:
                                                             Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                             RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                             Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                             +62 252-8578-859
                                                             corsec@valuers.partners
Lampiran 1
Proyeksi Neraca
PT Berkah Prima Perkasa Tbk
(Dalam Jutaan Rupiah)

Sebelum Penambahan Kegiatan Usaha
                                          2023        2024         2025         2026         2027
 ASET
 Aset Lancar                               69.301      77.265        83.683       88.422       93.106
   Kas dan Setara Kas                       7.956       9.041        13.068       15.161       17.026
   Piutang Usaha                           20.702      24.996        26.107       27.193       28.324
   Piutang lain-lain                          332         345           360          375          391
   Persediaan                              27.148      28.091        28.921       30.041       31.270
   Pajak dibayar di muka                      242         252           263          274          285
   Biaya Dibayar Dimuka                       307         319           333          347          362
  Aset keuangan diukur pada nilai wajar
                                            5.009       5.009         5.009        5.009        5.009
 melalui laba rugi
   Uang Muka                                7.604       9.212         9.622       10.022       10.439


 Aset Tidak Lancar                         37.097      35.901        34.653       33.904       32.812
   Uang muka pembelian setelah
                                            8.252       8.572         8.953        9.326        9.714
 dikurangi dengan bagian lancar
   Aset pajak tangguhan                       449         467           487          508          529
   Aset tak berwujud                             0           0            0            0            0
   Aset Tetap                              28.396      26.862        25.213       24.070       22.569


 Jumlah Aset                              106.398     113.165       118.337      122.326      125.918


 LIABILITAS DAN EKUITAS
 LIABILITAS JANGKA PENDEK                   7.007       7.231         7.465        7.754        8.071
   Utang Usaha                              2.239       2.311         2.386        2.478        2.580
   Beban akrual                             2.351       2.426         2.505        2.602        2.708
   Utang pajak                              2.374       2.450         2.529        2.627        2.735
   Uang muka penjualan                           42          44           45           47           49


 LIABILITAS JANGKA PANJANG                    684         705           728          756          787
   Liabilitas Imbalan Kerja                   684         705           728          756          787


 JUMLAH LIABILITAS                          7.691       7.936         8.193        8.510        8.859


 EKUITAS
   Modal Saham                             41.800      41.800        41.800       41.800       41.800
   Tambahan modal disetor                  19.353      19.353        19.353       19.353       19.353
   Saldo laba                              37.534      44.056        48.970       52.642       55.885




           LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 57
Page 76
                                                              Office:
                                                              Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                              RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                              Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                              +62 252-8578-859
                                                              corsec@valuers.partners

                                           2023        2024         2025         2026         2027
   Penghasilan (beban) komprehensif lain          21          21            21           21           21


 JUMLAH EKUITAS                             98.707     105.229       110.143      113.816      117.059
 JUMLAH KEWAJIBAN DAN EKUITAS              106.398     113.165       118.337      122.326      125.918

Setelah Penambahan Kegiatan Usaha
                                           2023        2024          2025         2026         2027
 ASET
 Aset Lancar                                69.044      77.927        85.262       90.924       96.581
  Kas dan Setara Kas                         6.959       7.510        12.164       14.946       17.548
  Piutang Usaha                             21.069      26.103        27.311       28.500       29.742
  Piutang lain-lain                           338         360            377          393          410
  Persediaan                                27.371      28.728        29.711       30.921       32.231
  Pajak dibayar di muka                       247         263            275          287          300
  Biaya Dibayar Dimuka                        313         333            349          364          380
  Aset keuangan diukur pada nilai wajar      5.009       5.009         5.009        5.009        5.009
  melalui laba rugi
  Uang Muka                                  7.739       9.620        10.066       10.504       10.962


 Aset Tidak Lancar                          37.507      36.503        35.233       34.452       33.416
   Uang muka pembelian setelah               8.399       8.952         9.366        9.774       10.200
   dikurangi dengan bagian lancar
   Aset pajak tangguhan                       457         487            510          532          555
   Aset tak berwujud                            0           0              0            0            0
  Aset Tetap                                28.651      27.064        25.357       24.146       22.661


 Jumlah Aset                               106.551     114.430       120.495      125.376      129.997


 LIABILITAS DAN EKUITAS
 LIABILITAS JANGKA PENDEK                    7.065       7.395         7.669        7.981        8.319
  Utang Usaha                                2.258       2.363         2.451        2.551        2.659
  Beban akrual                               2.371       2.481         2.573        2.678        2.792
  Utang pajak                                2.394       2.505         2.598        2.704        2.819
  Uang muka penjualan                             43          45            46           48           50


 LIABILITAS JANGKA PANJANG                    689         721            748          779          812
  Liabilitas Imbalan Kerja                    689         721            748          779          812


 JUMLAH LIABILITAS                           7.754       8.116         8.417        8.760        9.131


 EKUITAS
  Modal Saham                               41.800      41.800        41.800       41.800       41.800
  Tambahan modal disetor                    19.353      19.353        19.353       19.353       19.353
  Saldo laba                                37.623      45.140        50.905       55.442       59.693
  Penghasilan (beban) komprehensif lain           21          21            21           21           21


 JUMLAH EKUITAS                             98.797     106.314       112.078      116.616      120.866
 JUMLAH KEWAJIBAN DAN EKUITAS              106.551     114.430       120.495      125.376      129.997




           LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 58
Page 77
                                                               Office:
                                                               Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                               RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                               Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                               +62 252-8578-859
                                                               corsec@valuers.partners
Lampiran 2
Proyeksi Laba Rugi
PT Berkah Prima Perkasa Tbk
(Dalam Jutaan Rupiah)

Sebelum Penambahan Kegiatan Usaha
                                          2023         2024           2025         2026         2027


 Pendapatan                               135.684      141.328        147.207      153.330      159.708
 Beban Pokok Pendapatan                    82.751       85.625         88.157       91.569       95.315
 Total Persediaan Untuk dijual            109.898      113.716        117.078      121.610      126.585
 Laba Kotor                                52.933       55.703         59.050       61.761       64.393


 Beban Penjualan                           -14.197     -16.005        -16.908      -17.794      -18.534
 Beban Umum dan Administrasi               -20.678     -20.821        -21.161      -20.888      -21.488
 Pendapatan Operasi Lain                         83           87             90           94           98
 Laba Usaha                                18.141       18.963         21.071       23.174       24.469


 Pendapatan Keuangan                          294         306             319          333          346
 Beban Keuangan                                  -33          -34            -36          -37          -39
 Laba Sebelum Pajak Penghasilan            18.403       19.235         21.355       23.469       24.777


 Beban Pajak Penghasilan                    -4.049      -4.232         -4.698       -5.163       -5.451
 Laba Tahun Berjalan                       14.354       15.004         16.657       18.306       19.326

Setelah Penambahan Kegiatan Usaha
                                          2023         2024           2025         2026         2027


 Pendapatan                               138.088      147.588        153.999      160.699      167.703
 Beban Pokok Pendapatan                    83.432       87.569         90.563       94.253       98.245
 Total Persediaan Untuk dijual            110.804      116.297        120.273      125.174      130.476
 Laba Kotor                                54.656       60.019         63.436       66.446       69.458


 Beban Penjualan                           -15.587     -18.583        -19.716      -20.849      -21.849
 Beban Umum dan Administrasi               -20.896     -21.284        -21.649      -21.408      -21.947
 PENDAPATAN OPERASI LAIN                         83           87             90           94           98
 Laba Usaha                                18.256       20.239         22.162       24.283       25.760


 Pendapatan Keuangan                          294         306             319          333          346
 Beban Keuangan                                  -33          -34            -36          -37          -39
 Laba Sebelum Pajak Penghasilan            18.518       20.511         22.445       24.578       26.068


 Beban Pajak Penghasilan                    -4.074      -4.512         -4.938       -5.407       -5.735
 Laba Tahun Berjalan                       14.444       15.998         17.507       19.171       20.333




           LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 59
Page 78
                                                             Office:
                                                             Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                             RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                             Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                             +62 252-8578-859
                                                             corsec@valuers.partners
Lampiran 3
Proyeksi Arus Kas
PT Berkah Prima Perkasa Tbk
(Dalam Jutaan Rupiah)

Sebelum Penambahan Kegiatan Usaha
                                           2023       2024         2025         2026          2027
 Arus Kas dari Kegiatan Operasi
 Laba setelah pajak                         14.354     15.004        16.657       18.306       19.326
 Penyesuain untuk:
 Penyusutan                                  2.214      2.358         2.508        2.037        2.433
 Penurunan (kenaikan) Piutang usaha         -3.029      -4.294       -1.111       -1.086       -1.131
 Penurunan (kenaikan) Piutang lain-lain       -246        -13           -15          -15          -16
 Penurunan (kenaikan) Persediaan            -2.756       -943          -830       -1.120       -1.229
 Penurunan (kenaikan) Pajak dibayar di
                                               -59           -9         -11          -11          -11
 muka
 Penurunan (kenaikan) Biaya Dibayar
                                              -216        -12           -14          -14          -14
 Dimuka
 Penurunan (kenaikan) Uang muka
                                            -4.992      -1.608         -409         -400         -417
 pembelian
 Penurunan (kenaikan) Utang usaha            1.674           71           75           92         101
 Penurunan (kenaikan) Utang Lain - lain           0          0            0            0             0
 Penurunan (kenaikan) Beban akrual          -1.061           75           79           97         106
 Penurunan (kenaikan) Utang pajak             -144           76           79           98         107
 Penurunan (kenaikan) Uang muka
                                              -118           1            1            2             2
 penjualan
 Total Arus Kas dari Kegiatan Operasi       5.619      10.706       17.007       17.986       19.257


 Arus Kas dari Kegiatan Investasi
 Aset keuangan diukur pada nilai wajar
                                                  0          0            0            0             0
 melalui laba rugi (Reksa dana)
 Penambahan Aset tetap                        -791       -824          -859         -894         -932
 Penambahan Aset tak berwujud                     0          0            0            0             0
 Uang muka pembelian setelah dikurangi
                                              -265       -320          -381         -372         -388
 dengan bagian lancar
 Aset pajak tangguhan                         231         -17           -21          -20          -21
 Total Arus Kas dari Kegiatan Investasi      -826      -1.162        -1.260       -1.287       -1.341


 Arus Kas Dari Kegiatan Pendanaan
 Penurunan (kenaikan) Liabilitas Imbalan
                                              -678           22           23           28            31
 Kerja
 Pembayaran Dividen                         -3.511      -8.481      -11.743      -14.634      -16.082
 Total Arus Kas Dari Kegiatan
                                            -4.189     -8.460      -11.720       -14.605      -16.052
 Pendanaan


 Kenaikan kas dan setara kas                  604       1.085         4.027        2.094        1.865
 Kas dan Setara Kas - Awal                   7.352      7.956         9.041       13.068       15.161
 Kas dan Setara Kas - Akhir                 7.956       9.041       13.068       15.161       17.026




           LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 60
Page 79
                                                                Office:
                                                                Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                                RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                +62 252-8578-859
                                                                corsec@valuers.partners
Setelah Penambahan Kegiatan Usaha
                                           2023         2024           2025         2026         2027
 Arus Kas dari Kegiatan Operasi
 Laba setelah pajak                         14.444       15.998         17.507       19.171       20.333
 Penyesuain untuk:
 Penyusutan                                  2.298        2.448          2.605        2.149        2.463
 Penurunan (kenaikan) Piutang usaha         -3.396       -5.034         -1.208       -1.188       -1.242
 Penurunan (kenaikan) Piutang lain-lain       -252             -22            -17          -16          -17
 Penurunan (kenaikan) Persediaan            -2.980       -1.357           -982       -1.211       -1.310
 Penurunan (kenaikan) Pajak dibayar di
                                                  -64          -16            -12          -12          -13
 muka
 Penurunan (kenaikan) Biaya Dibayar
                                              -221             -21            -15          -15          -16
 Dimuka
 Penurunan (kenaikan) Uang muka
                                            -5.127       -1.881           -445         -438         -458
 pembelian
 Penurunan (kenaikan) Utang usaha            1.692         105                87        100          108
 Penurunan (kenaikan) Utang Lain - lain            0            0              0            0            0
 Penurunan (kenaikan) Beban akrual          -1.042         111                92        105          113
 Penurunan (kenaikan) Utang pajak             -124         112                93        106          115
 Penurunan (kenaikan) Uang muka
                                              -118              2              2            2            2
 penjualan
 Total Arus Kas dari Kegiatan Operasi        5.109       10.445         17.706       18.752       20.079


 Arus Kas dari Kegiatan Investasi
 Aset keuangan diukur pada nilai wajar
                                                   0            0              0            0            0
 melalui laba rugi (Reksa dana)
 Penambahan Aset tetap                      -1.131         -861           -898         -937         -978
 Penambahan Aset tak berwujud                      0            0              0            0            0
 Uang muka pembelian setelah dikurangi
                                              -412         -553           -414         -408         -426
 dengan bagian lancar
 Aset pajak tangguhan                         223              -30            -23          -22          -23
 Total Arus Kas dari Kegiatan Investasi     -1.319       -1.444         -1.335       -1.367       -1.427


 Arus Kas Dari Kegiatan Pendanaan
 Penurunan (kenaikan) Liabilitas Imbalan
                                              -673             32             27           30           33
 Kerja
 Pembayaran Dividen                         -3.511       -8.481        -11.743      -14.634      -16.082
 Total Arus Kas Dari Kegiatan Pendanaan     -4.183       -8.449        -11.716      -14.603      -16.049


 Kenaikan kas dan setara kas                  -394         551           4.655        2.781        2.602
 Kas dan Setara Kas - Awal                   7.352        6.959          7.510       12.164       14.946
 Kas dan Setara Kas - Akhir                  6.959        7.510         12.164       14.946       17.548




           LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 61
Page 80
                                                                        Office:
                                                                        Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                                        RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                        Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                        +62 252-8578-859
                                                                        corsec@valuers.partners
Lampiran 4
Proyeksi Arus Kas Bebas
PT Berkah Prima Perkasa Tbk
(Dalam Rupiah)

Sebelum Penambahan Kegiatan Usaha
                                        2023              2024              2025              2026              2027

 FCFF Existing
 Laba Tahun Berjalan                14.354.015.710    15.003.548.452    16.656.768.420    18.305.909.066    19.325.843.141
 (+) Bunga (1-tax)
 (+) Depresiasi dan amortisasi       2.214.150.493     2.358.030.761     2.507.896.096     2.036.847.339     2.432.675.320
 (-) Investment                      (791.446.931)     (824.369.182)     (858.660.918)     (894.379.106)     (931.583.083)
 (-) Perubahan Modal Kerja
                                   (10.949.401.515)   (6.655.509.372)   (2.157.569.819)   (2.356.576.837)   (2.501.256.694)
 Bersih

 Arus Kas Bebas Perusahaan           4.827.317.756     9.881.700.660    16.148.433.779    17.091.800.462    18.325.678.684

 Nilai Kini Arus Kas Bebas
                                     4.277.149.329     7.757.624.356    11.232.488.566    10.533.723.598    10.006.972.308
 Perusahaan
 Total Nilai Kini Arus Kas Bebas
                                    43.807.958.156
 Perusahaan (PV)
 Nilai Terminal                    104.923.330.108

Setelah Penambahan Kegiatan Usaha
                                        2023              2024              2025              2026              2027
 FCFF Penambahan Kegiatan
 Usaha
 Laba Tahun Berjalan                14.443.770.507    15.998.333.472    17.507.295.998    19.170.992.990    20.332.776.332
 (+) Bunga (1-tax)
 (+) Depresiasi dan amortisasi       2.297.865.519     2.448.119.323     2.604.899.469     2.148.562.072     2.463.275.527
 (-) Investment                     (1.130.540.563)    (860.886.674)     (898.279.674)     (937.362.502)     (978.216.864)
 (-) Perubahan Modal Kerja
                                   (11.632.539.294)   (8.001.744.127)   (2.406.432.771)   (2.567.936.877)   (2.717.103.495)
 Bersih

 Arus Kas Bebas Perusahaan           3.978.556.168     9.583.821.994    16.807.483.022    17.814.255.683    19.100.731.499

 Nilai Kini Arus Kas Bebas
                                     3.525.120.927     7.523.774.853    11.690.908.447    10.978.974.736    10.430.199.857
 Perusahaan
 Total Nilai Kini Arus Kas Bebas
                                    44.148.978.820
 Perusahaan (PV)
 Nilai Terminal                    109.360.880.489




             LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 62
Page 81
                                               Office:
                                               Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                               RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                               Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                               +62 252-8578-859
                                               corsec@valuers.partners
             Foto Mesin dan Peralatan Kegiatan Penambahan Kegiatan Usaha




LAPORAN STUDI KELAYAKAN PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK I 60
Page 82
                                                    Office:
                                                    Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                                    RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                    Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                    +62 252-8578-859
                                                    corsec@valuers.partners

            Foto Mesin dan Peralatan Kegiatan Penambahan Kegiatan Usaha




LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK | 61
Page 83
                                              Office:
                                              Ruko Orchard Walk D12 Bogor Nirwana Residence
                                              RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                              Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                              +62 252-8578-859
                                              corsec@valuers.partners




LAPORAN STUDI KELAYAKAN PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK I 42

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.57 MB
Published20 May 2025
Pages83
Characters284,957
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 64 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Berkah Prima Perkasa Tbk. p.1 ×330
linked org PT Cetak Biru Kapital p.24
linked person Siek Agung Guntoro · Komisaris p.24 ×10
linked person Rudy Tasrif p.25 ×7
linked org Negara Maju p.40
linked org Jasuindo Tiga Perkasa Tbk p.47 ×5
linked org Astra Graphia Tbk p.47 ×6
linked org Dyandra Media International Tbk p.47 ×6
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.2 ×25
possible org Bursa Efek Indonesia p.4 ×5
possible org Multifilling Mitra Indonesia Tbk p.47 ×4
unresolved person H. R. Rasuna Said p.1
unresolved org Menteri Keuangan Republik Indonesia p.2
unresolved org KJPP Putri Anugrah & Rekan p.2 ×2
unresolved org KJPP Putri Anugrah p.2 ×9
unresolved org Kementerian Keuangan Republik Indonesia p.2
unresolved org Menteri Keuangan p.2 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.4 ×29
unresolved org Pusat Statistik p.4 ×6
unresolved org KJPP Putri Anugrah dan Rekan p.7 ×7
unresolved org Rekan Putri Anugrah p.7
unresolved person Putri Anugrah, M.Ec.Dev., MAPPI (Cert.) · Pimpinan Rekan p.7
unresolved org PT BLUE p.8 ×15
unresolved org Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia p.11
unresolved org Properti Putri Anugrah p.12 ×2
unresolved person Penyelia Bisnis Rulan Kis Riarto p.12 ×2
unresolved org Kementerian Perindustrian p.19 ×2
unresolved org Koperasi Dalam Rangka Menyukseskan Gerakan Nasional Bangga Buatan p.21
unresolved org Menteri Dalam Negeri dan Kepala LKPP p.21
unresolved org Milik Negara p.22
unresolved org Menteri Perindustrian p.22
unresolved org Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi p.22
unresolved person Akta Notaris Drs. Arif Djohan Tunggal p.24 ×4
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.24
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.24
unresolved org Pengawas Pasar Modal p.24
unresolved org BAPEPAM-LK p.24 ×2
unresolved person Rudy Tansri p.24 ×2
unresolved org PT Cetak Biru p.25
unresolved person Siek Agung Tn. Herman Tansri Kapital p.25 ×13
unresolved person Noviyanti Indah Kardiman · Komisaris Independen p.25 ×5
unresolved person Fadjar Tasrif Sumber · Direktur p.25 ×13
unresolved org Anwar & Rekan p.27
unresolved org Pusat Statiska p.42 ×3
unresolved org PT Astra Graphia Information Technology p.47
unresolved org PT Astragraphia Xprins Indonesia p.47
unresolved org PT. Dyandra Promosindo. Berdiri p.47
unresolved org PT. Dyandra Promosindo p.47
unresolved person Lucy Octavia Siregar p.48
unresolved org PT Aneka Berkah Gemintang. Rudy Tasrif p.60
unresolved org PT Aneka Berkah Gemintang. Herman Tansri p.60
unresolved org PT Interpan Pasific Future. Fadjar Tasrif p.60
unresolved org DER p.66
unresolved org DAFTAR PUSTAKA Apagen Solutions Pvt. Ltd. p.72
unresolved org PT Grasindo. Badan Pusat Statistik. p.72
unresolved org Pusat Statistik. Badan Pusat Statistika. p.72
unresolved org Bank Indonesia. Bappenas. p.72
unresolved org Sons Inc. p.72
unresolved org PT Grasindo. Huumon Team. p.72
unresolved org PT Raja Grafindo. Kenton p.72
unresolved org PT MBW. p.72
unresolved org PT Melu Bangun Wiweka. Bekasi p.72
unresolved org PT Melu Bangun Wiweka. p.72
unresolved org PT Gramedia Pustaka Utama. SPI p.73

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result