Skip to content
Back to announcement

20260706_GMFI_Laporan Informasi dan Fakta Material_32108756_lamp1.pdf

Other Text extracted GMFI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 15

Page 1
        PERUBAHAN DAN/ATAU TAMBAHAN INFORMASI ATAS KETERBUKAAN INFORMASI KEPADA PEMEGANG SAHAM
                             SEHUBUNGAN DENGAN RENCANA KUASI REORGANISASI
             PT GARUDA MAINTENANCE FACILITY AERO ASIA TBK (“TAMBAHAN KETERBUKAAN INFORMASI”)

            INFORMASI KEPADA PEMEGANG SAHAM INI PENTING UNTUK DIPERHATIKAN OLEH PEMEGANG SAHAM
                         PT GARUDA MAINTENANCE FACILITY AERO ASIA TBK (“PERSEROAN”)

  Sehubungan dengan ketentuan yang diatur dalam Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan No. IX.L.1. tentang
  Kuasi Reorganisasi , Lampiran Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan No. Kep-718/BL/2012 tanggal
  28 Desember 2012 (“Peraturan IX.L.1”), Perseroan berencana untuk melakukan kuasi reorganisasi sesuai dengan ketentuan Peraturan
  IX.L.1 (“Rencana Kuasi Reorganisasi”).




                                          PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk


                                                           Kegiatan Usaha
                  Bergerak dalam bidang jasa perawatan, reparasi, dan overhaul pesawat terbang, perdagangan besar
                   alat transportasi udara dan perlengkapannya, aktivitas kebandarudaraan serta aktivitas penyewaan
                                                         dan sewa guna usaha.

                                            Berkedudukan di Kota Tangerang, Indonesia

                                                             Kantor Pusat
                           Lantai 2, Lobby Selatan, Hanggar 4 PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk
                                      Area Perkantoran Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta
                                                      Tangerang 15125, Indonesia
                                                          Telp.: (021) 550 8717
                                                          Fax.: (021) 550 10461
                                                   Situs web: www.gmf-aeroasia.co.id
                                            E-mail: corporate.secretary@gmf-aeroasia.co.id

DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS PERSEROAN BAIK SECARA SENDIRI-SENDIRI MAUPUN BERSAMA-SAMA BERTANGGUNG
JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN DARI SELURUH INFORMASI ATAU FAKTA MATERIAL YANG TERDAPAT DALAM
TAMBAHAN KETERBUKAAN INFORMASI INI DAN MENEGASKAN, BAHWA SETELAH MELAKUKAN PENELITIAN SECARA
SEKSAMA, INFORMASI MATERIAL YANG TERDAPAT DALAM TAMBAHAN KETERBUKAAN INFORMASI INI ADALAH BENAR DAN
TIDAK ADA FAKTA MATERIAL YANG DIHILANGKAN SEHINGGA MENYEBABKAN INFORMASI YANG TERDAPAT DALAM
TAMBAHAN KETERBUKAAN INFORMASI INI MENJADI TIDAK BENAR, TIDAK LENGKAP ATAU MENYESATKAN.

  Perubahan dan/atau Tambahan atas Keterbukaan Informasi ini diterbitkan di Tangerang, 06 Juli 2026 dan merupakan satu kesatuan yang
  tidak terpisahkan dari Keterbukaan Informasi yang telah diterbitkan pada tanggal 25 Mei 2026 beserta dengan perubahan-perubahannya
                                       yang diterbitkan pada tanggal 12 Juni 2026 dan 19 Juni 2026.




                                                                                                                                   1
Page 2
                                                           PENDAHULUAN

Dalam rangka menyajikan gambaran yang lebih akurat dan mencerminkan kondisi yang sesungguhnya atas posisi keuangan Perseroan,
serta sejalan dengan komitmen Perseroan untuk mempertahankan keberlangsungan usaha dan mendukung pertumbuhan yang
berkesinambungan di masa mendatang, Perseroan bermaksud untuk melaksanakan Rencana Kuasi Reorganisasi dengan menggunakan
posisi laporan keuangan konsolidasian per tanggal 31 Januari 2026.

Keterbukaan Informasi ini dibuat sehubungan dengan rencana Perseroan untuk melakukan Kuasi Reorganisasi, salah satunya dengan cara
pengurangan modal (“Rencana Kuasi Reorganisasi”).

Perseroan menyampaikan Keterbukaan Informasi ini kepada para Pemegang Saham sebagai bagian dari pemenuhan ketentuan yang
diatur dalam Peraturan IX.L.1.

Sehubungan dengan Rencana Kuasi Reorganisasi, Perseroan bermaksud untuk memperoleh persetujuan dari para Pemegang Saham
dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPSLB”) atas pelaksanaan kuasi reorganisasi dan pengurangan modal dasar, modal
ditempatkan, dan modal disetor sehubungan dengan pelaksanaan kuasi reorganisasi. Adapun kuasi reorganisasi akan menjadi efektif
setelah pengurangan modal dasar, modal ditempatkan, dan modal disetor Perseroan efektif.

                                             URAIAN SINGKAT TENTANG PERSEROAN


A.    Riwayat Singkat

Perseroan, suatu perseroan terbatas terbuka yang didirikan berdasarkan hukum Republik Indonesia dan berkedudukan di Tangerang,
didirikan berdasarkan Akta Pendirian No. 93 tanggal 26 April 2002, yang dibuat di hadapan Arry Supratno, S.H., Notaris di Jakarta, dan
telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia (kini Menteri Hukum Republik Indonesia atau “Menkum”)
berdasarkan Surat Keputusan No. C-11685 HT.01.01.TH.2002 tanggal 28 Juni 2002 serta telah diumumkan dalam Berita Negara Republik
Indonesia (“BNRI”) No. 78 tanggal 27 September 2002 dan Tambahan BNRI No. 11677 (“Akta Pendirian Perseroan”).

Anggaran dasar Perseroan telah diubah beberapa kali dan terakhir diubah dengan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perubahan Anggaran
Dasar PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk atau disingkat PT GMF Aero Asia Tbk No. 9 tanggal 18 Juni 2026, yang dibuat di
hadapan Shanti Indah Lestari, S.H., M.Kn., Notaris di Kabupaten Tangerang, yang telah memperoleh persetujuan dari Menkum berdasarkan
Surat Keputusan No. AHU-0040387.AH.01.02.Tahun 2026 tanggal 23 Juni 2026, dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan pada
Kementerian Hukum Republik Indonesia (“Kemenkum”) No. AHU-0136276.AH.01.11.Tahun 2026 tanggal 23 Juni 2026 (“Akta No. 9/2026”).

Akta Pendirian Perseroan, beserta anggaran dasar Perseroan sebagaimana terakhir diubah dengan Akta No. 9/2026, serta seluruh
perubahannya dari waktu ke waktu, selanjutnya disebut sebagai “Anggaran Dasar Perseroan”.

B.    Kegiatan Usaha Perseroan

Kegiatan usaha Perseroan berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan dan/atau KBLI adalah Reparasi dan Pemeliharaan Pesawat Udara
(KBLI: 33153); Industri Pesawat Udara Berawak dan Mesin Terkait (KBLI: 30301); Industri Pesawat Udara Tanpa Awak dan Mesin Terkait
(KBLI: 30301); Reparasi dan Pemeliharaan Motor Listrik, Generator, dan Transformator (KBLI: 33141); Reparasi dan Pemeliharaan Alat
Ukur, Alat Uji, serta Peralatan Navigasi dan Pengontrol (KBLI: 33131); Reparasi dan Pemeliharaan Mesin Untuk Keperluan Umum (KBLI:
33121); Perdagangan Besar Alat Transportasi Udara, Suku Cadang dan Perlengkapannya (KBLI: 46594); Perdagangan Besar Suku Cadang
Elektronik (KBLI: 46521); Perdagangan Besar Mesin, Peralatan dan Perlengkapan Lainnya Yang Tidak Termasuk Dalam Lainnya (KBLI:
46599); Pergudangan dan Penyimpanan Lainnya (KBLI: 52109); Aktivitas Gudang Berikat (KBLI: 52103); Angkutan Multimoda (KBLI:
52291); Aktivitas Kebandarudaraan (KBLI: 52231); Jasa Pengurusan Transportasi (JPT) (KBLI: 52311); Pelayanan Penumpang, Bagasi,
Kargo, Pos, dan Teknis Penanganan Udara di Darat (KBLI: 52233); Aktivitas Pemeriksaan dan Pengendalian Keamanan Muatan
Penerbangan (KBLI: 52234); Aktivitas Konsultasi Manajemen dan Bisnis Lainnya (KBLI: 70209); Penelitian dan Pengembangan Enjinering
dan Teknologi (KBLI: 72102); Jasa Inspeksi Teknis (KBLI: 71202); Jasa Pengujian Teknis (KBLI: 71204); Penyewaan dan Sewa Guna Usaha
Mesin dan Peralatan Radiasi (KBLI: 77397); Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Mesin, Peralatan, dan Barang Berwujud Lainnya Yang
Tidak Termasuk Dalam Lainnya (KBLI: 77399); dan Pendidikan Teknik Swasta (KBLI: 85596).

Namun kegiatan usaha yang telah benar-benar dijalankan saat ini adalah bergerak dalam bidang jasa perawatan, reparasi,
dan overhaul pesawat terbang, perdagangan besar alat transportasi udara dan perlengkapannya, aktivitas kebandarudaraan serta aktivitas
penyewaan dan sewa guna usaha.

Adapun rincian dari masing-masing kegiatan usaha yang benar-benar dijalankan Perseroan yaitu:

1. Industri:
   a. reparasi dan pemeliharaan pesawat udara;
   b. industri pesawat udara berawak dan mesin terkait;
   c. reparasi dan pemeliharaan motor listrik, generator dan transformator;
   d. reparasi dan pemeliharaan alat ukur, alat uji serta peralatan navigasi dan pengontrol; dan
   e. reparasi dan pemeliharaan mesin untuk keperluan umum.


                                                                                                                                    2
Page 3
2. Perdagangan besar dan eceran:
   a. perdagangan besar alat transportasi udara, suku cadang dan perlengkapannya;
   b. perdagangan besar suku cadang elektronik; dan
   c. perdagangan besar mesin, peralatan dan perlengkapan lainnya.

3. Transportasi dan penyimpanan:
   a. pergudangan dan penyimpanan lainnya;
   b. aktivitas gudang berikat; dan
   c. jasa pengurusan transportasi.

4. Aktivitas profesional, ilmiah dan teknis:
   a. aktivitas konsultasi manajemen dan bisnis lainnya:
   b. penelitian dan pengembangan enjinering dan teknologi;
   c. jasa inspeksi teknis; dan
   d. jasa pengujian teknis.

C. Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Saham

Komposisi struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan yang digunakan dalam keterbukaan informasi ini merujuk pada
posisi per tanggal 31 Januari 2026 setelah mempertimbangkan secara penuh seluruh dampak penyesuaian dari pelaksanaan Aksi
Korporasi Pendahuluan, yakni Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD
II) yang berlangsung sejak 29 Desember 2025 hingga 9 Januari 2026, sebagaimana telah dinyatakan pada Akta Pernyataan Keputusan
Rapat Perubahan Anggaran Dasar PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk atau disingkat PT GMF Aero Asia Tbk No. 3 tanggal 27
Januari 2026, yang dibuat di hadapan Shanti Indah Lestari, S.H., M.Kn., Notaris di Kabupaten Tangerang, yang telah diberitahukan kepada
dan diterima oleh Menkum berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0027489
tanggal 29 Januari 2026, dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan pada Kemenkum No. AHU-0016085.AH.01.11.Tahun 2026 tanggal
29 Januari 2026 dan Daftar Pemegang Saham Perseroan per tanggal 31 Januari 2026, yang diterbitkan oleh PT Datindo Entrycom selaku
Biro Administrasi Efek Perseroan, dengan rincian struktur permodalan dan susunan pemegang saham sebagai berikut:

                                                                  Nilai Nominal (i) Rp100 per Saham Seri A dan
                                                                           (ii) Rp25 per Saham Seri B
                      Keterangan                                                                                                %
                                                                                               Jumlah Nilai Nominal
                                                                  Jumlah Saham
                                                                                                  (dalam Rupiah)
Modal Dasar
Seri A                                                                      28.233.511.500              2.823.351.150.000
Seri B                                                                     287.065.954.000              7.176.648.850.000
Total Modal Dasar                                                          315.299.465.500             10.000.000.000.000

Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
Seri A
  1. PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk                                       25.156.058.796             2.515.605.879.600       20,15
  2. PT Aero Wisata                                                             254.101.604                25.410.160.400        0,21
  3. Andi Fahrurrozi (Direktur)                                                     144.400                    14.440.000        0,00
  4. Kepemilikan masyarakat di bawah 5 %                                      2.823.206.700               282.320.670.000        2,26

Seri B
  1. PT Angkasa Pura Indonesia (Persero)                                     82.100.173.900             2.052.504.347.500       65,77
  2. PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk                                        9.093.245.600               227.331.140.000        7,28
  3. PT Aero Wisata                                                              91.850.900                 2.296.272.500        0,07
  4. Andi Fahrurrozi (Direktur)                                                   2.156.100                    53.902.500        0,00
  5. Giring Ganesha Djumaryo (Komisaris)                                            505.000                    12.625.000        0,00
  6. Endang Tardiana (Direktur)                                                       3.300                        82.500        0,00
  7. Bobi Gumelar Raspati (Direktur)                                                    679                        16.975        0,00
  8. Kepemilikan masyarakat di bawah 5 %                                      5.313.811.455               132.845.286.375        4,26

Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
Seri A                                                                      28.233.511.500              2.823.351.150.000       22,62
Seri B                                                                      96.601.746.934              2.415.043.673.350       77,38
Total Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                           124.835.258.434              5.238.394.823.350      100,00

Saham dalam Portepel
Saham Seri A                                                                             -                              -
Saham Seri B                                                               190.464.207.066              4.761.605.176.650


                                                                                                                                     3
Page 4
                                                                             Nilai Nominal (i) Rp100 per Saham Seri A dan
                                                                                       (ii) Rp25 per Saham Seri B
                           Keterangan                                                                                                                %
                                                                                                          Jumlah Nilai Nominal
                                                                             Jumlah Saham
                                                                                                             (dalam Rupiah)
Jumlah Saham dalam Portepel                                                           190.464.207.066             4.761.605.176.650

D.     Pengurusan dan Pengawasan Perseroan

Berdasarkan (i) Akta Pernyataan Keputusan Rapat PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk atau disingkat PT GMF Aero Asia Tbk
No. 16 tanggal 28 Juni 2023, yang dibuat di hadapan Shanti Indah Lestari, S.H., M.Kn., Notaris di Kabupaten Tangerang, yang telah
diberitahukan kepada dan diterima oleh Menkum berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-
AH.01.09-0144480 tanggal 17 Juli 2023 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan pada Kemenkum di bawah No. AHU
0141925.AH.01.11.Tahun 2023 tanggal 17 Juli 2023, (ii) Akta Pernyataan Keputusan Rapat PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk
atau disingkat PT GMF Aero Asia Tbk No. 5 tanggal 5 Juni 2025, yang dibuat di hadapan Shanti Indah Lestari, S.H., M.Kn., Notaris di
Kabupaten Tangerang, yang telah diberitahukan kepada dan diterima oleh Menkum berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan
Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-0298833 tanggal 16 Juni 2025 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan pada
Kemenkum di bawah No. AHU-0132822.AH.01.11.Tahun 2025 tanggal 16 Juni 2025, dan (iii) Akta Pernyataan Keputusan Rapat PT Garuda
Maintenance Facility Aero Asia Tbk atau disingkat PT GMF Aero Asia Tbk No. 6 tanggal 26 September 2025, yang dibuat di hadapan Shanti
Indah Lestari, S.H., M.Kn., Notaris di Kabupaten Tangerang, yang telah diberitahukan dan diterima oleh Menkum berdasarkan Surat
Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-0347084 tanggal 7 Oktober 2025 susunan anggota Dewan
Komisaris dan Direksi Perseroan adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris
Komisaris Utama / Komisaris Independen                                       :      Oki Yanuar
Komisaris Independen                                                         :      Dean Arslan
Komisaris                                                                    :      Giring Ganesha Djumaryo
Komisaris                                                                    :      Sugiharto Prapto

Direksi
Direktur Utama                                                               :      Andi Fahrurrozi
Direktur Base Management                                                     :      Bobi Gumelar Raspati
Direktur Keuangan                                                            :      Tri Hartono
Direktur Sumber Daya Manusia                                                 :      Mitra Piranti
Direktur Line Operation                                                      :      Endang Tardiana

                                          INFORMASI MENGENAI RENCANA KUASI REORGANISASI

A. Latar Belakang dan Alasan

Sehubungan dengan Perseroan yang masih mencatatkan saldo laba negatif sebesar AS$512 juta pada pos ekuitas sebagaimana tercermin
dalam laporan keuangan interim yang telah diaudit tanggal 31 Januari 2026, kondisi ini secara langsung mempersempit peluang Perseroan
untuk memperoleh akses terhadap pendanaan eksternal, membatasi kemampuan dalam melakukan ekspansi bisnis dan menjalin kemitraan
strategis jangka panjang, serta menekan daya saing Perseroan di tengah persaingan industri MRO global.

Sejalan dengan penurunan permintaan jasa perawatan pesawat sebagai dampak Covid-19, Perseroan mengalami penurunan revenue,
sementara terdapat biaya tetap yang harus dibayarkan sehingga hal ini menyebabkan penurunan kinerja keuangan yang pada akhirnya
menyebabkan Perseroan berada dalam kondisi ekuitas negatif. Berdasarkan hasil laporan keuangan interim audited tanggal 31 Januari
2026, Perseroan mencatatkan akumulasi saldo laba defisit sebesar AS$512 juta. Kondisi ini menandai tahun kedelapan berturut-turut
Perseroan membukukan ekuitas negatif, setelah pertama kali terjadi pada tahun 2018, dengan rincian sebagai berikut:

                 31 Januari                                                            31 Desember
  Keterangan
                    2026          2025           2024          2023          2022          2021           2020          2019          2018          2017
Total Laba/
                      3.115.560    60.570.542    42.004.083    27.701.400    24.867.219 (94.494.930) (311.340.522) (34.743.937)      28.450.109    66.226.277
Rugi Usaha
Total Laba/
                      2.665.983    33.967.745    26.900.045    20.168.689     3.628.331 (127.351.803) (328.760.804) (54.013.803)     11.124.991    50.946.349
Rugi Bersih
Laba      Ditahan
                  (512.867.455) (515.560.342) (549.509.497) (576.400.613) (596.677.076) (600.248.840) (472.852.450) (128.709.768)   (68.389.523)   17.694.098
(Defisit)


Situasi tersebut mempersempit opportunity Perseroan dalam memperoleh akses pendanaan eksternal, membatasi kemampuan untuk
melakukan ekspansi bisnis, menghambat potensi menjalin kemitraan strategis jangka panjang, serta menurunkan daya saing di tengah
persaingan industri MRO global yang semakin ketat.




                                                                                                                                                            4
Page 5
Namun melalui langkah-langkah efisiensi dan restrukturisasi yang agresif, Perseroan berhasil membalikkan keadaan dengan mencetak
laba bersih berturut-turut sejak tahun 2022 hingga saat ini. Pada tahun 2024 dan tahun 2025, Perseroan juga telah melakukan beberapa
aksi korporasi yang bertujuan untuk memperbaiki struktur modal yaitu inbreng aset dari PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dan PT Angkasa
Pura Indonesia (Persero). Langkah inbreng tersebut berhasil mengubah struktur permodalan Perseroan menjadi membalikkan posisi
ekuitas dari defisiensi modal menjadi ekuitas yang nilainya positif.

Selaras dengan ketentuan Peraturan IX.L.1, Kuasi Reorganisasi merupakan prosedur akuntansi yang digunakan untuk melakukan
restrukturisasi ekuitas dengan cara mengeliminasi saldo laba negatif (defisit) yang timbul dari kerugian historis, sehingga memberikan ruang
bagi Perseroan untuk tumbuh secara berkelanjutan di masa mendatang.

B. Tujuan dilakukannya Rencana Kuasi Reorganisasi
Meskipun posisi ekuitas Perseroan saat ini telah kembali positif, Perseroan masih dihadapkan dengan satu tantangan utama, yaitu saldo
laba negatif (retained earnings deficit). Dewan Komisaris dan Direksi PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk telah mengadakan
rapat serta menghasilkan keputusan untuk melakukan kuasi reorganisasi dengan cara mengeliminasi saldo laba negatif (defisit)
menggunakan pos-pos ekuitas yang nilainya positif dengan urutan prioritas sesuai dengan Peraturan IX.L.1. Kuasi reorganisasi bertujuan
untuk:
a. Menyajikan laporan posisi keuangan yang lebih mencerminkan kondisi yang sesungguhnya saat ini dimana kondisi Perseroan lebih
   sehat, stabil, dan representatif terhadap prospek usaha ke depan tanpa dibebani defisit masa lalu;
b. Penguatan struktur keuangan, melalui perbaikan kualitas ekuitas dengan mengeliminasi saldo akumulasi rugi (saldo laba negatif)
   dengan menggunakan komponen ekuitas lain seperti agio saham, selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali serta
   pengurangan modal saham, sehingga memberikan fondasi yang lebih kokoh bagi keberlanjutan usaha.
c. Meningkatkan daya tarik investor, di mana dengan tidak adanya saldo defisit, diharapkan Perseroan memiliki kemampuan untuk
   membagikan dividen sesuai dengan peraturan yang berlaku. Hal ini akan meningkatkan kepercayaan investor untuk memiliki saham
   Perseroan.
d. Dengan kondisi posisi keuangan yang tidak terbebani saldo defisit historis, Perseroan diharapkan lebih mudah memperoleh pendanaan
   dari kreditur, jika diperlukan serta mitra strategis dalam mendukung ekspansi dan pembiayaan di masa depan.

C. Persyaratan Kuasi Reorganisasi

Sesuai dengan ketentuan Peraturan IX.L.1, persyaratan untuk dapat melakukan kuasi reorganisasi adalah sebagai berikut:
1. memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan dan Standar Akuntansi Keuangan;
2. terdapat saldo laba negatif yang material dalam laporan keuangan tahunan yang diaudit selama 3 (tiga) tahun terakhir. Saldo laba
    negatif dianggap material jika nilai absolut saldo laba negatif tersebut lebih dari:
     a. 60% (enam puluh perseratus) dari modal disetor; dan
     b. 10 kali dari rata-rata laba tahun berjalan selama 3 (tiga) tahun terakhir; dan
3. memiliki prospek yang baik, dibuktikan dengan adanya laba usaha atau laba operasional, dan laba tahun berjalan dalam laporan
    keuangan tahunan yang diaudit selama 3 (tiga) tahun terakhir secara berturut-turut dan dalam laporan keuangan yang diaudit yang
    digunakan sebagai dasar pelaksanaan Rencana Kuasi Reorganisasi.

Perseroan telah memenuhi ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan IX.L.1 sebagaimana dapat dilihat pada tabel di bawah ini serta
hal-hal lain yang telah diuraikan pada data Keuangan Perseroan sebagai berikut:
                                                                                                                                       Dalam Dolar AS
                                                             31 Januari                                    31 Desember
                    Deskripsi
                                                                2026                   2025                   2024                     2023
 Pendapatan                                                         41.807.493          491.882.794            421.223.186               373.206.984
 Beban usaha                                                      (38.691.933)        (431.312.252)          (379.219.103)             (345.505.584)
 Laba usaha                                                          3.115.560           60.570.542             42.004.083                27.701.400
 Laba sebelum pajak penghasilan                                      4.186.651           40.731.802             24.744.115                19.730.024
 Laba tahun berjalan                                                 2.665.983           33.967.745             26.900.045                20.168.689
 [a] Rata-rata laba tahun berjalan selama tiga
                                                                                              27.012.160
 tahun terakhir (2023, 2024 dan 2025)
 [b] Modal saham                                                    364.055.490         356.883.826            219.015.655               219.015.655
 Tambahan modal disetor                                             300.859.138         288.567.252             62.417.236                62.417.236
 Uang muka atas modal saham                                                   -                   -             25.909.891                         -
 [c] Total Modal Disetor dan Ditempatkan Penuh                      664.914.628         645.451.078            307.342.782               281.432.891
 [d] Saldo defisit                                                (512.867.455)       (515.560.342)          (549.509.497)             (576.400.613)

 Terdapat akumulasi rugi (defisit) yang material dalam laporan keuangan tahunan yang diaudit selama 3 (tiga) tahun terakhir. Akumulasi rugi (defisit)
 dianggap material jika nilai absolut akumulasi rugi (defisit) tersebut lebih dari:
 a. 60% (enam puluh persen) dari modal disetor
 [d] / [b x 60%]                                                          234,79%       240,77%                  418,17%                  438,63%
 Persentase dari total modal disetor [d] / [c]                             77,13%        79,88%                  178,79%                  204,81%

 b. 10 (sepuluh) kali dari rata-rata laba tahun berjalan selama 3 tahun terakhir
 [d] / [a]                                                                      -            19,09x                       -                         -




                                                                                                                                                    5
Page 6
 Perseroan menunjukkan prospek usaha yang positif untuk periode satu bulan yang berakhir pada tanggal 31 Januari 2026, serta untuk
 tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023 secara berturut-turut dengan konsisten
 memperoleh laba usaha, masing-masing sebesar AS$3.115.560, AS$60.570.542, AS$42.004.083 dan AS$27.701.400. Perseroan juga
 mencatat laba tahun berjalan pada periode yang sama masing-masing sebesar AS$2.665.983, AS$33.967.745, AS$26.900.045, dan
 AS$20.168.689. Sepanjang tahun 2023 sampai dengan 31 Januari 2026, Perseroan menunjukkan tren pemulihan dan pertumbuhan kinerja
 yang positif.

 Pada tahun 2023, Perseroan mencatat pendapatan usaha sebesar AS$373.206.984 dengan laba tahun berjalan AS$20.168.689,
 mencerminkan efektivitas strategi efisiensi dan pemasaran. Kinerja tersebut meningkat pada tahun 2024 dengan pendapatan tumbuh
 12,87% menjadi AS$421.223.186 juta dan laba bersih mencapai AS$26.900.045, didorong oleh aktivitas reaktivasi pesawat Garuda dan
 Citilink.

 Tren positif berlanjut pada tahun 2025 dengan laba tahun berjalan meningkat menjadi AS$33.967.745, yang menunjukkan penguatan
 profitabilitas. Dari sisi posisi keuangan, Perseroan tetap berada dalam kondisi yang solid dengan total aset AS$812.980.121, liabilitas
 AS$698.413.061, dan ekuitas positif AS$114.567.060 juta per 31 Desember 2025. Perbaikan struktur keuangan ini diharapkan dapat
 mendukung implementasi kuasi reorganisasi serta mendorong pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.

 Tren positif tersebut berhasil dipertahankan hingga periode yang berakhir pada 31 Januari 2026. Pada periode satu bulan tersebut,
 Perseroan membukukan pendapatan usaha sebesar AS$41.807.493 dengan capaian laba periode berjalan sebesar AS$2.665.983.
 Keberhasilan menjaga profitabilitas ini secara langsung memperkokoh struktur permodalan Perusahaan, di mana per 31 Januari 2026,
 Perseroan mencatat total aset sebesar AS$831.955.533, total liabilitas menjadi AS$695.247.478 dan total ekuitas positif Perseroan
 meningkat signifikan menjadi AS$136.708.055. Perbaikan struktur keuangan ini diharapkan dapat mendukung implementasi Kuasi
 Reorganisasi serta mendorong pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.

 D. Informasi Mengenai Rencana Kuasi Reorganisasi

 Perseroan bermaksud melakukan Rencana Kuasi Reorganisasi dengan mengeliminasi saldo laba negatif sebesar AS$512.867.455 per 31
 Januari 2026. Setelah pelaksanaan Rencana Kuasi Reorganisasi tersebut, saldo laba negatif Perseroan akan menjadi nol.

 Perseroan bermaksud melakukan Rencana Kuasi Reorganisasi dengan cara mengeliminasi akumulasi saldo laba negatif dengan
 menggunakan pos-pos ekuitas di bawah ini yang nilainya positif dengan urutan prioritas sebagai berikut:

1.   Agio saham
     Eliminasi akumulasi saldo laba negatif Perseroan dengan saldo positif akun agio saham, setelah dikurangi dengan biaya emisi saham
     adalah sebagai berikut:

                                    Keterangan                                                         Jumlah (AS$)
     Saldo laba negatif                                                                                                    (512.867.455)
     Eliminasi dengan jumlah agio saham                                                                                     299.560.847
     Sisa saldo laba negatif                                                                                               (213.306.608)

2.   Selisih modal dari transaksi saham treasuri

     Eliminasi antara sisa saldo akumulasi saldo laba negatif setelah eliminasi saldo positif agio saham dengan selisih modal dari transaksi
     saham treasuri adalah sebagai berikut:

                                     Keterangan                                                        Jumlah (AS$)
     Saldo laba negatif                                                                                                    (213.306.608)
     Eliminasi dengan jumlah selisih modal dari transaksi saham treasuri                                                              -
     Sisa saldo laba negatif                                                                                               (213.306.608)

3.   Selisih kurs atas modal disetor

     Eliminasi antara sisa saldo laba negatif setelah eliminasi saldo positif agio saham, selisih modal dari transaksi saham treasuri dengan
     selisih kurs atas modal disetor adalah sebagai berikut:

                                      Keterangan                                                       Jumlah (AS$)
     Saldo laba negatif                                                                                                    (213.306.608)
     Eliminasi dengan jumlah selisih kurs atas modal disetor                                                                          -
     Sisa saldo laba negatif                                                                                               (213.306.608)




                                                                                                                                           6
Page 7
4.   Selisih transaksi dengan pihak non-pengendali
     Eliminasi antara sisa saldo laba negatif setelah eliminasi saldo positif agio saham, selisih modal dari transaksi saham treasuri, dan
     selisih kurs atas modal disetor dengan saldo pos selisih transaksi dengan pihak nonpengendali adalah sebagai berikut:

      Keterangan                                                                                                                     Jumlah (AS$)
      Saldo laba negatif                                                                                                                                      (213.306.608)
      Eliminasi dengan jumlah selisih transaksi dengan pihak non-pengendali                                                                                              -
      Sisa saldo laba negatif                                                                                                                                 (213.306.608)

5.   Selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali
     Eliminasi antara sisa saldo laba negatif setelah eliminasi saldo positif agio saham, selisih modal dari transaksi saham treasuri, selisih
     kurs modal disetor, dan selisih transaksi dengan pihak nonpengendali dengan saldo positif pos selisih nilai transaksi dengan entitas
     sepengendali adalah sebagai berikut:

      Keterangan                                                                                                                        Jumlah (AS$)
      Saldo laba negatif                                                                                                                                      (213.306.608)
      Eliminasi dengan jumlah selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali                                                                                 1.142.271
      Sisa saldo laba negatif                                                                                                                                 (212.164.337)

6.   Modal saham
     Pos-pos pada Angka 1 hingga Angka 5 di atas tidak dapat menutup seluruh akumulasi rugi (defisit) Perseroan, Dimana jumlah saldo
     laba negatif setelah dilakukan eliminasi dengan menggunakan pos-pos pada Angka 1 hingga angka 5 di atas masih tersisa senilai
     AS$212.164.337. Oleh karena itu, maka selanjutnya Perseroan akan melakukan penurunan modal ditempatkan, dan disetor Perseroan
     melalui mekanisme penurunan nilai nominal saham tanpa mengurangi jumlah saham yang beredar untuk menutupi saldo laba negatif
     yang masih tersisa tersebut.

     Perseroan melakukan penurunan modal ditempatkan dan disetor dengan cara menurunkan nilai nominal saham, sehingga setelah
     proses penurunan nilai nominal saham, maka modal dasar Perseroan menjadi:

                                                       Sebelum Kuasi                                                             Sesudah Kuasi
        Susunan               Nilai                                                                      Nilai
                                                 Jumlah                        Jumlah                                           Jumlah                         Jumlah
       Permodalan            Nominal                                                                    Nominal
                                                 Saham                        Nilai (Rp)                                        Saham                         Nilai (Rp)
                              (Rp)                                                                       (Rp)
      Modal Dasar
      Saham Seri A             100           28.233.511.500                   2.823.351.150.000               19              28.233.511.500                 536.436.718.500
      Saham Seri B             25           287.065.954.000                   7.176.648.850.000               19             287.065.954.000               5.454.253.126.000
      Jumlah
                                            315.299.465.500                 10.000.000.000.000                               315.299.465.500               5.990.689.844.500
      Modal Dasar

     Dengan adanya pengurangan modal dasar, modal ditempatkan, dan modal disetor Perseroan sebagaimana dimaksud di atas, struktur
     permodalan Perseroan keseluruhan sebagai berikut:
                                                                  Sebelum Kuasi                                                          Sesudah Kuasi
       Susunan Permodalan                                                                      Jumlah Nilai                                                           Jumlah
                                     Jumlah Saham         %             Jumlah Nilai (Rp)                     Jumlah Saham          %           Jumlah Nilai (Rp)
                                                                                                  (AS$)                                                              Nilai (AS$)
      Modal Dasar
      Saham Seri A                    28.233.511.500       8,95            2.823.351.150.000                   28.233.511.500        8,95         536.436.718.500
      Saham Seri B                   287.065.954.000      91,05            7.176.648.850.000                  287.065.954.000       91,05       5.454.253.126.000
      Jumlah Modal
         Dasar                       315.299.465.500     100,00           10.000.000.000.000                  315.299.465.500      100,00       5.990.689.844.500
      Modal Ditempatkan
         dan Disetor Penuh
      Saham Seri A                    28.233.511.500      22,62            2.823.351.150.000    219.015.655    28.233.511.500       22,62         536.436.718.500     41.612.974
      Saham Seri B                    96.601.746.934      77,38            2.415.043.673.350    145.039.835    96.601.746.934       77,38       1.835.433.191.746    110.230.275
      Jumlah Modal
         Ditempatkan
         dan Disetor Penuh           124.835.258.434     100,00            5.238.394.823.350    364.055.490   124.835.258.434      100,00       2.371.869.910.246    151.843.249
      Saham dalam Portepel
      Saham Seri A                                 -          -                            -                                -           -                       -
      Saham Seri B                   190.464.207.066     100,00            4.761.605.176.650                  190.464.207.066      100,00       3.618.819.934.254
      Jumlah Saham
         dalam Portepel              190.464.207.066     100,00            4.761.605.176.650                  190.464.207.066      100,00       3.618.819.934.254




                                                                                                                                                                                   7
Page 8
   Terdapat selisih pembulatan nilai nominal modal saham Kuasi Reorganisasi sebesar AS$47.904 sebagai akibat atas perbedaan yang
   timbul dari hasil perhitungan penurunan nilai nominal saham dalam rangka kuasi reorganisasi, di mana nilai nominal per saham
   dibulatkan sesuai ketentuan sistem pencatatan Administrasi Hukum Umum (“AHU”). Selisih tersebut timbul karena hasil pembagian
   antara total modal saham dengan jumlah saham beredar tidak menghasilkan angka bulat sesuai satuan nominal yang dapat diterima
   sistem pencatatan Administrasi Hukum Umum. Untuk tujuan pembukuan, nilai selisih ini diakui dalam akun Tambahan Modal Disetor
   dan tidak berdampak pada jumlah saham beredar maupun nilai total modal disetor setelah penurunan modal.

   Eliminasi antara sisa saldo laba negatif setelah eliminasi saldo positif agio saham, selisih modal dari transaksi saham treasuri, selisih
   kurs modal disetor, selisih transaksi dengan pihak nonpengendali, dan selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali dengan saldo
   positif pos selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali adalah sebagai berikut:

                                               Deskripsi                                                                                          Jumlah (AS$)
   Sisa saldo laba negatif                                                                                                                                (212.164.337)
   Selisih pembulatan nilai nominal modal saham Kuasi Reorganisasi                                                                                             (47.904)
   Sisa saldo laba negatif setelah selisih pembulatan                                                                                                     (212.212.241)
   Eliminasi dengan modal ditempatkan dan disetor penuh:
     Nominal saham sebelum penurunan                                                                                                                               364.055.490
     Nominal saham setelah penurunan                                                                                                                               151.843.249
     Selisih penurunan nilai saham                                                                                                                                 212.212.241
   Sisa saldo laba                                                                                                                                                           -

   Sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, pengurangan modal Perseroan sebagaimana tersebut di atas
   akan dilaksanakan dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut:

   1. diperolehnya persetujuan RUPSLB Perseroan yang rencananya akan diadakan pada 28 Juli 2026; dan
   2. diperolehnya persetujuan dari Menkum atas perubahan Anggaran Dasar Perseroan sehubungan dengan pengurangan modal
      Perseroan. Sesuai dengan ketentuan Pasal 46 ayat (2) jo. Pasal 45 UUPT, persetujuan Menkum sebagaimana dimaksud dalam
      butir 2 ini hanya akan diberikan apabila:
      a)     tidak terdapatnya keberatan tertulis dari kreditur Perseroan dalam jangka waktu 60 (enam puluh) hari sejak tanggal
             diumumkannya keputusan pengurangan modal Perseroan dalam 1 (satu) atau lebih surat kabar harian; atau
      b)     telah tercapainya penyelesaian atas keberatan yang diajukan oleh kreditur (jika ada kreditur yang mengajukan keberatan
             secara tertulis); atau
      c)     gugatan kreditur (jika ada) ditolak oleh pengadilan berdasarkan putusan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

   Dengan asumsi Perseroan tidak menerima adanya keberatan dari kreditur atau pihak lain terkait dengan Rencana Kuasi Reorganisasi,
   maka setelah pengurangan modal Perseroan sebagaimana dimaksud di atas menjadi efektif, yaitu pada tanggal diperolehnya
   persetujuan dari Menkum atas perubahan Anggaran Dasar Perseroan sebagaimana disebut di atas, maka pengurangan modal sebesar
   Rp2.866.524.913.104 (setara dengan AS$212.212.241) digunakan untuk mengeliminasi sisa saldo laba negatif Perseroan yang tersisa
   setelah dilakukan eliminasi dengan menggunakan pos-pos pada angka D.1 hingga D.5 di atas.

Berikut adalah rangkuman cara perhitungan dan tahap-tahap pengeliminasian saldo laba negatif dalam rangka Rencana Kuasi
Reorganisasi:

                                                                            Tambahan Modal DIsetor
                                            Modal                                Selisih nilai                              Penghasilan                                Total ekuitas
          Keterangan
                                         Ditempatkan       Agio saham         transaksi dengan       Pengampunan           Komprehensif             Defisit           diatribusikan ke
  (dalam Dolar Amerika Serikat)
                                         dan Disetor         - neto                entitas               pajak                 lain                                    entitas induk
                                                                                sepengendali
Saldo per 31 Januari 2026 –
                                            364.055.490      299.560.847              1.142.271            156.020            (15.494.214)          (512.867.455)          136.552.959
sebelum kuasi reorganisasi
 1.    Eliminasi saldo defisit dengan
                                                       -    (299.560.847)                      -                   -                      -          299.560.847                         -
       agio saham
Sisa Saldo Defisit                          364.055.490                 -             1.142.271            156.020            (15.494.214)          (213.306.608)          136.552.959
 2.    Eliminasi saldo defisit dengan
       selisih modal dari transaksi                    -                -                      -                       -                      -                -                         -
       saham treasuri
Sisa Saldo Defisit                          364.055.490                 -             1.142.271            156.020            (15.494.214)          (213.306.608)          136.552.959
 3.    Eliminasi saldo defisit dengan
                                                       -                -                      -                       -                  -                    -                         -
       selisih kurs atas modal disetor
Sisa Saldo Defisit                          364.055.490                 -             1.142.271            156.020            (15.494.214)          (213.306.608)          136.552.959
 4.    Eliminasi saldo defisit dengan
       selisih transaksi dengan pihak                  -                -                      -                       -                  -                    -                         -
       nonpengendali
Sisa Saldo Defisit                          364.055.490                 -             1.142.271            156.020            (15.494.214)          (213.306.608)          136.552.959
 5.    Eliminasi saldo defisit dengan
       selisih nilai transaksi dengan                  -                -             (1.142.271)                      -                  -            1.142.271                         -
       entitas sepengendali
Sisa Saldo Defisit                          364.055.490                -                       -           156.020            (15.494.214)          (212.164.337)          136.552.959
 6a. Penurunan modal                       (212.212.241)     212.212.241                       -                 -                      -                      -                     -
 6b. Eliminasi saldo defisit dengan
                                                       -    (212.164.337)                      -                       -                  -         212.164.337                          -
       penurunan modal
Saldo per 31 Januari 2026 –
                                            151.843.249           47.904                       -           156.020            (15.494.214)                     -           136.552.959
setelah kuasi reorganisasi



                                                                                                                                                                                8
Page 9
E. Ikhtisar Data Keuangan Penting

Ikhtisar data keuangan penting yang disajikan dibawah ini diambil dari masing-masing laporan keuangan konsolidasian GMF Grup yang
telah diaudit untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Januari 2026, 31 Desember 2025, 2024 dan 2023, beserta catatan atas
laporan-laporan keuangan konsolidasian tersebut.

Laporan keuangan konsolidasian Grup pada tanggal dan untuk periode satu bulan yang berakhir pada tanggal 31 Januari 2026 telah diaudit
oleh KAP Purwanto Susanti dan Surja (anggota firma Ernst & Young Global Limited) sesuai dengan standar audit yang ditetapkan oleh IAPI,
dengan opini tanpa modifikasian dan hal-hal lain dalam laporannya No. 01390/2.1505/AU.1/10/1749-2/1/V/2026 tertanggal 19 Mei 2026
yang ditandatangani oleh Ronny Stewart, CPA (Registrasi Akuntan Publik No. AP 1749).

Laporan keuangan konsolidasian Grup pada tanggal dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 telah diaudit oleh
KAP Purwanto Susanti dan Surja (anggota firma Ernst & Young Global Limited) sesuai dengan standar audit yang ditetapkan oleh IAPI,
dengan opini tanpa modifikasian dan hal lain dalam laporannya No. 00282/2.1505/AU.1/10/1749-1/1/III/2026 tertanggal 25 Maret 2026 yang
ditandatangani oleh Ronny Stewart, CPA (Registrasi Akuntan Publik No. AP 1749).

Laporan keuangan konsolidasian Grup pada tanggal dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 telah diaudit oleh
KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (firma anggota jaringan global PwC) sesuai dengan standar audit yang ditetapkan oleh IAPI, dengan
opini tanpa modifikasian dengan paragraf yang menjelaskan tentang ketidakpastian material yang terkait dengan kelangsungan usaha
Perseroan dalam laporannya No. 00368/2.1457/AU.1/10/0225-3/1/III/2025 tertanggal 25 Maret 2025 yang ditandatangani oleh Ade
Setiawan Elimin, CPA (Registrasi Akuntan Publik No. AP 0225).

Laporan keuangan konsolidasian Grup pada tanggal dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 telah diaudit oleh
KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (firma anggota jaringan global PwC) sesuai dengan standar audit yang ditetapkan oleh IAPI, dengan
opini tanpa modifikasian dengan paragraf yang menjelaskan tentang ketidakpastian material yang terkait dengan kelangsungan usaha
Perseroan dalam laporannya No. 00508/2.1025/AU.1/10/0225-2/1/III/2024 tertanggal 28 Maret 2024 yang ditandatangani oleh Ade
Setiawan Elimin, CPA (Registrasi Akuntan Publik No. AP 0225).

                                         PT GARUDA MAINTENANCE FACILITY AERO ASIA TBK
                                            LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                         PADA TANGGAL 31 JANUARI 2026, 31 DESEMBER 2025,
                                             31 DESEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                                       DALAM DOLAR AS
                                                       31 Januari                                  31 Desember
                                                          2026                    2025                 2024                    2023
 ASET
 Aset Lancar                                                332.366.805            303.892.171             206.103.485         246.615.548
 Aset Tidak Lancar                                          499.588.728            509.087.950             218.526.718         203.405.555
 TOTAL ASET                                                 831.955.533            812.980.121             424.630.203         450.021.103

 LIABILITAS DAN EKUITAS
 Liabilitas Jangka Pendek                                   310.056.461            305.224.989             237.508.591         279.717.345
 Liabilitas Jangka Panjang                                  385.191.017            393.188.072             445.022.915         481.465.660
 TOTAL LIABILITAS                                           695.247.478            698.413.061             682.531.506         761.183.005

 EKUITAS/(DEFISIENSI MODAL)                                 136.708.055            114.567.060            (257.901.303)       (311.161.902)

 JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                              831.955.533            812.980.121             424.630.203         450.021.103


                                   PT GARUDA MAINTENANCE FACILITY AERO ASIA TBK
                        LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
                           UNTUK PERIODE SATU BULAN DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                      TANGGAL 31 JANUARI 2026, 31 JANUARI 2025, 31 DESEMBER 2025, 31 DESEMBER 2024
                                                 DAN 31 DESEMBER 2023
                                                    DALAM DOLAR AS
                                                             31 Januari                                      31 Desember
                                                        2026            2025                2025                 2024            2023
 Pendapatan                                             41.807.493      32.260.641         491.882.794          421.223.186    373.206.984
 Beban usaha:
  Beban pegawai                                        (10.938.915)        (9.295.290)    (120.858.733)       (116.569.103)   (101.486.732)
  Beban material                                       (15.312.891)       (10.274.508)    (144.812.174)       (117.177.864)    (97.791.734)
  Beban subkontrak                                      (7.171.108)        (4.704.820)    (108.620.839)       (100.390.977)   (105.611.422)
  Beban penyusutan                                      (1.213.263)        (1.520.513)     (19.331.432)        (18.694.769)    (20.372.753)
  Beban operasional                                     (4.801.341)        (1.949.351)     (32.298.537)        (20.441.906)    (22.284.253)
  (Beban) /penghasilan operasi lainnya, neto                745.585          (428.112)      (5.390.537)         (5.944.484)       2.041.310

 Laba Usaha                                               3.115.560         4.088.047       60.570.542          42.004.083      27.701.400




                                                                                                                                          9
Page 10
                                   PT GARUDA MAINTENANCE FACILITY AERO ASIA TBK
                        LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
                           UNTUK PERIODE SATU BULAN DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                      TANGGAL 31 JANUARI 2026, 31 JANUARI 2025, 31 DESEMBER 2025, 31 DESEMBER 2024
                                                 DAN 31 DESEMBER 2023
                                                    DALAM DOLAR AS
                                                              31 Januari                                31 Desember
                                                       2026                2025           2025              2024             2023
 Penghasilan dari restrukturisasi utang                          -                   -              -          695.969       6.876.476
 (Kerugian)/ keuntungan restrukturisasi pembayaran               -                   -              -        (191.852)       6.711.538
 Penghasilan keuangan                                       89.815              20.695        890.900          337.803         238.867
 Beban keuangan                                        (1.313.983)         (1.527.950)   (20.210.871)     (20.166.464)    (23.619.058)
 (Beban)/penghasilan lain-lain, neto                     2.295.259              86.134      (518.769)        2.064.576       1.820.801
 Laba sebelum pajak penghasilan                          4.186.651           2.666.926     40.731.802       24.744.115      19.730.024

 (Beban)/ manfaat pajak penghasilan                    (1.520.668)          (924.853)     (6.764.057)        2.155.930        438.665
 Laba tahun berjalan                                     2.665.983          1.742.073     33.967.745        26.900.045     20.168.689
 Jumlah penghasilan komprehensif tahun berjalan          2.677.445          1.736.002     34.362.717        27.352.847     19.933.523

 Laba yang dapat diatribusikan kepada:
 Pemilik entitas induk                                  2.692.887           1.740.903     33.949.155        26.891.116     20.276.463
 Kepentingan nonpengendali                                (26.904)              1.170         18.590             8.929      (107.774)

 Laba neto per saham:
 Dasar dan dilusian                                       0,00002             0,00005         0,0009            0,0010         0,0007

                                   PT GARUDA MAINTENANCE FACILITY AERO ASIA TBK
                                          LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
                          UNTUK PERIODE SATU BULAN DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                      TANGGAL 31 JANUARI 2026, 31 JANUARI 2025, 31 DESEMBER 2025, 31 DESEMBER 2024
                                                 DAN 31 DESEMBER 2023
                                                    DALAM DOLAR AS
                                                             31 Januari                                 31 Desember
                                                       2026              2025              2025              2024            2023
 Kas neto yang diperoleh dari aktivitas operasi          9.508.012        (293.831)        65.213.105       14.740.437      30.681.202
 Kas neto yang digunakan untuk aktivitas investasi     (8.601.361)        (160.455)       (4.612.115)       (4.204.144)       (639.036)
 Kas neto yang digunakan untuk aktivitas pendanaan     18.033.001         (683.901)      (30.543.032)     (18.528.862)    (14.218.123)
 Kenaikan/(penurunan) Neto kas dan setara kas          18.939.652       (1.138.187)        30.057.958       (7.992.569)     15.824.043

 Kas dan Setara Kas Awal Tahun                         40.955.739          12.623.481     12.623.481        21.051.033      5.103.013
 Pengaruh perubahan kurs mata uang asing                    7.828             887.045     (1.723.654)         (434.983)       123.977
 Efek dekonsolidasi anak usaha                                  -                   -         (2.046)                 -             -
 Kas dan Setara Kas Akhir Tahun                        59.903.219          12.372.339     40.955.739        12.623.481     21.051.033

F. Analisa dan Pembahasan oleh Manajemen
Perseroan mulai memiliki posisi negatif pada saldo laba ditahannya pada tahun 2018 dan meningkat signifikan pada tahun 2019 menjadi
sebesar AS$128.709.768 yang utamanya disebabkan oleh rugi tahun berjalan sebesar AS$54.013.803. Adapun transaksi signifikan yang
menyebabkan rugi tahun berjalan adalah rugi usaha sebesar AS$34.743.937 dan beban keuangan sebesar AS$19.591.875.

Dalam periode 2019–2025, Perseroan menghadapi berbagai dinamika eksternal maupun internal yang mempengaruhi secara signifikan
kinerja usaha dan posisi keuangan. Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang jasa perawatan, perbaikan, dan overhaul pesawat udara
MRO, kinerja Perseroan sangat dipengaruhi oleh perkembangan industri penerbangan global dan domestik, termasuk pertumbuhan lalu
lintas udara, tingkat utilisasi armada maskapai, serta kebutuhan perawatan pesawat yang bersifat siklikal mengikuti kondisi industri.

Kondisi Usaha dan Performa Keuangan

Pada periode sebelum pandemi, Perseroan mencatatkan pertumbuhan usaha seiring dengan meningkatnya aktivitas penerbangan. Namun
demikian, pada periode 2020 hingga 2022, Perseroan menghadapi tekanan yang signifikan sebagai dampak dari pandemi COVID-19 yang
menyebabkan penurunan drastis aktivitas penerbangan global dan berdampak langsung terhadap permintaan jasa MRO. Kondisi tersebut
turut mempengaruhi kinerja operasional dan keuangan Perseroan, termasuk penurunan pendapatan usaha serta tekanan terhadap
profitabilitas dan arus kas.

Pada tahun 2020 dan 2021, Perseroan mencatatkan kerugian berkelanjutan. Pada tahun 2020 Perseroan mencatatkan rugi tahun berjalan
sebesar AS$328.760.804 dan pada tahun 2021 Perseroan mencatatkan rugi tahun berjalan pada tahun AS$127.351.803 Namun, semenjak
tahun 2022, Perseroan telah mencatatkan laba tahun berjalan sebesar AS$3.628.331.



                                                                                                                                     10
Page 11
Kinerja keuangan dan operasional Grup Perseroan dipengaruhi oleh sejumlah faktor utama, antara lain:

1. Utilisasi pesawat terbang
   Tingkat utilisasi pesawat mencerminkan intensitas penggunaan armada oleh maskapai, yang berbanding lurus dengan kebutuhan
   layanan maintenance, repair, and overhaul (“MRO”). Semakin tinggi utilisasi, semakin besar frekuensi perawatan yang dibutuhkan,
   sehingga berpotensi meningkatkan pendapatan Perseroan. Sebaliknya, penurunan utilisasi akan berdampak pada berkurangnya
   permintaan layanan.

2. Biaya suku cadang dan rantai pasok global
    Biaya suku cadang sangat dipengaruhi oleh kondisi rantai pasok global, termasuk ketersediaan material, gangguan logistik, serta
    fluktuasi harga dari pemasok internasional. Ketidakstabilan rantai pasok dapat menyebabkan kenaikan biaya, keterlambatan
    pengiriman, dan tekanan terhadap margin operasional perusahaan.

3. Kapabilitas teknis
    Kapabilitas teknis mencakup kompetensi sumber daya manusia, sertifikasi, teknologi, serta fasilitas yang dimiliki perusahaan dalam
    melakukan perawatan pesawat. Kapabilitas yang kuat memungkinkan Perseroan meningkatkan kualitas layanan, efisiensi operasional,
    serta memperluas cakupan layanan, yang pada akhirnya berdampak positif terhadap daya saing dan pendapatan.

4. Fluktuasi nilai tukar (kurs)
    Fluktuasi nilai tukar menjadi faktor penting karena sebagian besar transaksi, khususnya pembelian suku cadang dan kontrak dengan
    pelanggan internasional, menggunakan mata uang asing (umumnya AS$). Pelemahan nilai tukar Rupiah dapat meningkatkan beban
    biaya, sedangkan penguatan Rupiah dapat memberikan dampak sebaliknya terhadap struktur biaya dan profitabilitas.

Pemulihan dan Konsistensi Kinerja Positif

Memasuki periode pasca pandemi, yaitu sejak tahun 2023 hingga 2025, Perseroan mulai menunjukkan pemulihan kinerja yang ditandai
dengan meningkatnya aktivitas perawatan pesawat, perbaikan utilisasi fasilitas hanggar, serta peningkatan kontribusi pendapatan dari
pelanggan non-afiliasi. Perseroan juga melakukan berbagai inisiatif efisiensi operasional, penguatan manajemen rantai pasok, serta
diversifikasi layanan untuk meningkatkan daya saing dan profitabilitas.

Secara umum, kinerja keuangan Perseroan menunjukkan tren pertumbuhan yang konsisten selama periode 2023–2025, dengan
peningkatan pendapatan masing-masing sebesar 12,87% (dua belas koma delapan tujuh persen) pada 2024 dan 16,77% (enam belas koma
tujuh tujuh persen) pada 2025, disertai perbaikan margin usaha dari 7,4% (tujuh koma empat persen) pada 2023 menjadi 12,3% pada 2025.
Hal ini mencerminkan penguatan fundamental bisnis dan efektivitas strategi operasional yang dijalankan. Profitabilitas Perseroan meningkat
secara berkelanjutan, di mana laba bersih tumbuh dari AS$20,17 juta pada 2023 menjadi AS$33,98 juta pada 2025, dengan kenaikan
margin laba bersih dari 5,4% (lima koma empat persen) menjadi 6,9% (enam koma sembilan persen). Peningkatan ini menunjukkan bahwa
pertumbuhan pendapatan telah diikuti oleh perbaikan kualitas laba dan pengendalian biaya yang lebih baik. Struktur biaya menunjukkan
perbaikan efisiensi operasional, khususnya pada beban subcontract dan beban karyawan yang relatif lebih terkendali terhadap pertumbuhan
pendapatan. Meskipun terdapat peningkatan pada beban material, secara keseluruhan Perseroan tetap mampu meningkatkan margin
operasi secara signifikan, yang mencerminkan adanya operating leverage yang positif. Kemampuan Perseroan dalam memenuhi kewajiban
keuangan juga mengalami penguatan, tercermin dari peningkatan rasio cakupan bunga (interest coverage ratio) yang semakin membaik
seiring pertumbuhan laba usaha. Hal ini menunjukkan bahwa kinerja operasional telah memberikan ruang yang lebih besar dalam
mendukung stabilitas keuangan Perseroan.

Dengan mempertimbangkan penguatan kinerja operasional dan profitabilitas yang berkelanjutan tersebut, pelaksanaan Kuasi Reorganisasi
menjadi langkah yang relevan dan strategis untuk menata kembali struktur ekuitas Perseroan. Kuasi Reorganisasi dilakukan sebagai upaya
untuk menyelaraskan perbaikan kinerja fundamental dengan struktur permodalan yang lebih sehat, sehingga dapat mendukung
keberlanjutan usaha, meningkatkan fleksibilitas keuangan, serta memperkuat posisi Perseroan dalam mengakses pendanaan dan peluang
ekspansi di masa mendatang.

Meskipun demikian, Perseroan masih menghadapi tantangan dalam memperbaiki struktur permodalan dan posisi ekuitas sebagai akibat
dari akumulasi kerugian pada periode sebelumnya. Sehubungan dengan hal tersebut, Perseroan berencana untuk melaksanakan Rencana
Kuasi Reorganisasi guna mengeliminasi saldo laba negatif dan menyajikan kembali laporan posisi keuangan yang lebih mencerminkan
kondisi keuangan yang wajar, serta mendukung keberlanjutan usaha Perseroan di masa mendatang.




                                                                                                                                       11
Page 12
G.   Informasi Mengenai Rencana Kegiatan Usaha Perseroan Untuk Memperbaiki Kinerja Keuangan Ke Depan

1. Prospek Usaha

Industri maintenance, repair, and overhaul (MRO) global menunjukkan prospek pertumbuhan yang positif dalam jangka menengah,
didorong oleh peningkatan trafik penumpang udara, pemulihan aktivitas penerbangan pascapandemi, serta tren peremajaan dan ekspansi
armada pesawat. Selain itu, kebutuhan perawatan pesawat juga meningkat seiring dengan bertambahnya usia armada eksisting (aging
fleet) dan kompleksitas teknologi pada pesawat generasi baru yang memerlukan perawatan yang lebih intensif dan spesifik. Berbagai
sumber industri, termasuk laporan dari lembaga riset global seperti Oliver Wyman, IATA, dan Boeing Commercial Market Outlook,
menunjukkan bahwa permintaan layanan MRO akan terus tumbuh secara konsisten. Sejalan dengan hal tersebut, pertumbuhan jumlah
armada pesawat global yang mencapai CAGR sebesar 2,8% pada periode 2025–2035 turut memperluas potensi pasar MRO, dengan
kawasan Asia Pasifik sebagai salah satu kontributor utama sekaligus kawasan dengan pertumbuhan tercepat. Pertumbuhan ekonomi
Indonesia yang diproyeksikan tetap stabil hingga 2028 semakin memperkuat fondasi peningkatan aktivitas sektor aviasi nasional, sehingga
mendorong permintaan layanan MRO dengan visibilitas jangka panjang yang semakin jelas.

Sejak berdiri pada tahun 2002, Perseroan secara umum menunjukkan perkembangan bisnis yang positif. Namun, pandemi COVID-19 pada
tahun 2020 memberikan tekanan berat terhadap industri penerbangan yang berdampak langsung pada penurunan volume bisnis dan
tergerusnya kondisi ekuitas Perseroan hingga mencatatkan defisit yang signifikan. Melalui berbagai inisiatif perbaikan, Perseroan berhasil
memasuki fase pemulihan dan mencatatkan kembali pertumbuhan pendapatan yang kuat dalam tiga tahun terakhir, hingga pada tahun
2025 Perseroan dapat membukukan pendapatan usaha sekitar AS$491,88 juta dengan laba bersih AS$33,96 juta, mencerminkan
keberhasilan Perseroan dalam menjaga momentum pertumbuhan dan meningkatkan profitabilitas.

Secara keuangan, Perseroan menunjukkan tren perbaikan yang berkelanjutan, antara lain melalui arus kas operasi yang positif sebesar
AS$65,21 juta pada tahun 2025, serta perbaikan posisi ekuitas menjadi positif AS$114,56 juta dari negatif AS$257,90 juta. Upaya penguatan
struktur permodalan ini didukung oleh aksi korporasi, termasuk peningkatan modal dari pemegang saham, yang mencerminkan dukungan
terhadap keberlanjutan usaha Perseroan.

Dalam periode ke depan, pertumbuhan usaha Perseroan diproyeksikan akan ditopang oleh optimalisasi kapasitas fasilitas perawatan,
peningkatan produktivitas layanan, serta penguatan segmen airframe maintenance dan diversifikasi bisnis. Selain itu, Perseroan terus
memperluas basis pelanggan, termasuk peningkatan kontribusi dari pelanggan non-afiliasi, serta memperluas jangkauan pasar
internasional yang mencakup kawasan Asia Tenggara, Asia Timur, Timur Tengah, dan Eropa. Upaya ini memperkuat posisi Perseroan
sebagai mitra strategis domestik dan internasional dalam penyediaan layanan MRO.

Dengan mempertimbangkan tren pertumbuhan industri MRO di kawasan Asia Pasifik yang diproyeksikan terus meningkat, serta strategi
transformasi, diversifikasi usaha, dan penguatan fundamental keuangan yang telah dan akan terus dilakukan, manajemen memiliki
keyakinan bahwa Perseroan memiliki prospek usaha yang baik dan mampu mempertahankan kelangsungan usahanya (going concern) di
masa mendatang.

2. Strategi Bisnis

Dengan meningkatnya pertumbuhan pasar MRO, Perseroan kini berada pada posisi yang semakin solid untuk memasuki fase pertumbuhan
berikutnya. Momentum positif ini semakin diperkuat dengan rencana pelaksanaan kuasi reorganisasi yang menjadi landasan fundamental
dalam memperbaiki struktur keuangan Perseroan. Dengan terhapusnya defisit saldo laba negatif, Perseroan kini memiliki struktur neraca
yang sehat. Kondisi ekuitas yang membaik ini secara langsung meningkatkan fleksibilitas finansial dan daya tarik Perseroan di mata investor
serta mitra strategis, yang sangat krusial untuk mendukung ekspansi bisnis ke depan. Untuk menjaga momentum pasca-kuasi reorganisasi
agar defisit tidak kembali terjadi dan Perseroan mampu memenangkan persaingan di kawasan Asia Pasifik.

Sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan daya saing dan menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham,
manajemen Perseroan menetapkan arah strategis sebagai berikut:

1.   Menjaga operasional excellence melalui peningkatan Quality, Cost, Delivery, and Service (QCDS) secara berkelanjutan.
2.   Memperkuat kapabilitas dan produktivitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pelatihan berkelanjutan, sertifikasi internasional,
     pengembangan talenta, dan sistem kerja yang transparan guna mendukung peningkatan operasional.
3.   Menjaga ketahanan dan kesehatan keuangan untuk mendukung operasinal dan pengembangan bisnis kedepannya.
4.   Pemanfaatan teknologi dan digitalisasi untuk mendukung operasional yang lebih unggul.
5.   Mendorong pertumbuhan bisnis yang profitable dan berkelanjutan melalui ekpansi pasar baik domestik maupun internasional,
     pengembangan kapasitas dan kapabilitas layanan, diversifikasi bisnis, serta kerja sama strategis dengan mitra global.

Melalui eksekusi kelima pilar strategi ini dengan ditopang oleh neraca yang telah disehatkan, Perseroan siap untuk memperkuat daya
saingnya di tingkat global, menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan, dan mewujudkan visi Perseroan
sebagai "The Most Valuable MRO Company".




                                                                                                                                       12
Page 13
H.    Dampak Positif Kuasi Reorganisasi

Pelaksanaan Rencana Kuasi Reorganisasi diharapkan memberikan dampak positif terhadap posisi ekuitas Perseroan, dengan
memungkinkan Perseroan memulai kembali dengan struktur keuangan yang lebih sehat serta laporan posisi keuangan yang tidak lagi
dibebani oleh akumulasi saldo laba negatif dari periode sebelumnya.

Informasi keuangan konsolidasian proforma sehubungan dengan kuasi reorganisasi tanggal 31 Januari 2026, sebelum dan setelah
pelaksanaan Rencana Kuasi Reorganisasi, telah direviu oleh Kantor Akuntan Publik Purwanto Susanti dan Surja (anggota firma Ernst &
Young Global Limited) sesuai dengan Standar Perikatan Asurans yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia, sebagaimana
tercantum dalam laporan No. 00403/2.1505/JL.0/10/1749-2/1/VII/2026 tertanggal 5 Juli 2026 sebagai berikut:
                                                                                                                         Dalam Dolar AS
                                                                                         31 Januari 2026
                             Keterangan                          Sebelum Dilaksanakan                   Setelah Dilaksanakan
                                                               Kuasi Reorganisasi (Diaudit)         Kuasi Reorganisasi (Proforma)
Aset
Aset Lancar
Kas dan setara kas                                                                 59.903.219                            59.903.219
Kas dan setara kas yang dibatasi penggunaannya                                      9.724.302                             9.724.302
Investasi jangka pendek                                                               144.319                               144.319
Piutang usaha
  − Pihak berelasi                                                                 71.933.898                            71.933.898
  − Pihak ketiga                                                                   22.858.213                            22.858.213
Piutang lain-lain                                                                     999.660                               999.660
Aset kontrak
  − Pihak berelasi                                                                 46.637.991                            46.637.991
  − Pihak ketiga                                                                   11.136.684                            11.136.684
Persediaan                                                                         72.169.872                            72.169.872
Uang muka dan beban dibayar di muka                                                34.498.457                            34.498.457
Pajak dibayar di muka
  − Pajak penghasilan badan                                                           494.708                               494.708
  − Pajak lain-lain                                                                 1.865.482                             1.865.482
Total Aset Lancar                                                                 332.366.805                           332.366.805

Aset Tidak Lancar
Kas dan setara kas yang dibatasi penggunaannya                                        360.000                               360.000
Piutang usaha pihak berelasi                                                        3.885.182                             3.885.182
Piutang lain-lain pihak berelasi                                                      793.030                               793.030
Uang muka dan beban dibayar di muka                                                 1.702.951                             1.702.951
Aset tetap                                                                        470.051.034                           470.051.034
Aset hak guna                                                                         495.220                               495.220
Pajak dibayar di muka
  − Pajak penghasilan badan                                                         5.615.479                             5.615.479
  − Pajak lain-lain                                                                14.006.918                            14.006.918
Aset pajak tangguhan                                                                1.076.990                             1.076.990
Aset tidak lancar lain-lain                                                         1.601.924                             1.601.924
Total Aset Tidak Lancar                                                           499.588.728                           499.588.728

Total Aset                                                                        831.955.533                           831.955.533

Liabilitas
Liabilitas Jangka Pendek
Utang usaha
   − Pihak berelasi                                                                 5.997.247                             5.997.247
   − Pihak ketiga                                                                  72.934.610                            72.934.610
Utang pajak                                                                         3.096.560                             3.096.560
Akrual                                                                             57.279.925                            57.279.925
Utang lain-lain                                                                     3.940.972                             3.940.972
Liabilitas kontrak
   − Pihak berelasi                                                               121.418.353                           121.418.353
   − Pihak ketiga                                                                  19.012.009                            19.012.009
Pinjaman, bagian lancar                                                            20.891.815                            20.891.815
Liabilitas sewa, bagian lancar                                                      1.938.941                             1.938.941
Liabilitas imbalan kerja jangka pendek                                              3.546.029                             3.546.029
Total Liabilitas Jangka Pendek                                                    310.056.461                           310.056.461

Liabilitas Jangka Panjang
Utang usaha
   − Pihak berelasi                                                                 4.300.232                             4.300.232
   − Pihak ketiga                                                                   4.937.817                             4.937.817
Pinjaman                                                                          350.277.333                           350.277.333
Liabilitas sewa                                                                        14.479                                14.479
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang                                            25.661.156                            25.661.156



                                                                                                                                    13
Page 14
                                                                                           31 Januari 2026
                            Keterangan                              Sebelum Dilaksanakan                   Setelah Dilaksanakan
                                                                  Kuasi Reorganisasi (Diaudit)         Kuasi Reorganisasi (Proforma)
Total Liabilitas Jangka Panjang                                                      385.191.017                            385.191.017

Total Liabilitas                                                                     695.247.478                           695.247.478

Ekuitas
Ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik Entitas Induk
Modal Saham                                                                           364.055.490                          151.843.249
Tambahan modal disetor                                                                300.859.138                               203.924
Uang muka atas modal saham                                                                      -                                     -
Penghasilan komprehensif lain                                                        (15.494.214)                          (15.494.214)
Akumulasi kerugian                                                                  (512.867.455)                                     -

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk                        136.552.959                           136.552.959
Kepentingan nonpengendali                                                                155.096                               155.096
Total Ekuitas                                                                        136.708.055                           136.708.055

Total Liabilitas dan Ekuitas                                                         831.955.533                           831.955.533

I.    Laporan Akuntan Terkait Perikatan atas Informasi Keuangan Konsolidasian Ringkasan Proforma Setelah Pelaksanaan
      Rencana Kuasi Reorganisasi

KAP Purwanto Susanti dan Surja (anggota firma Ernst & Young Global Limited) dalam laporannya laporan No. 00403/2.1505/JL.0/10/1749-
2/1/VII/2026 tertanggal 5 Juli 2026 perihal Laporan Praktisi Independen atas Kompilasi Informasi Keuangan Konsolidasian Proforma setelah
pelaksanaan Rencana Kuasi Reorganisasi Perseroan dan Entitas Anak tanggal 31 Januari 2026 dan untuk periode satu bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Januari 2026, menyatakan bahwa Informasi Keuangan Konsolidasian Proforma telah dikompilasi, dalam semua hal yang
material, sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan No. IX.L.1 yang merupakan Lampiran Keputusan Ketua Bapepam-LK
No. KEP/718/BL/2012 tertanggal 28 Desember 2012 tentang Kuasi Reorganisasi.

J. Pendapat Akuntan Mengenai Kesesuaian Penerapan Prosedur Pelaksanaan Rencana Kuasi Reorganisasi
KAP Purwanto Susanti dan Surja (anggota firma Ernst & Young Global Limited) dalam laporannya No. 00404/2.1505/JL.0/10/1749-
2/1/VII/2026 tertanggal 5 Juli 2026 perihal Laporan Akuntan Independen mengenai kesesuaian penerapan prosedur dan ketentuan
pelaksanaan rencana kuasi reorganisasi Perseroan dan Entitas Anak pada tanggal 31 Januari 2026, menyatakan bahwa tidak terdapat hal-
hal yang menjadi perhatian Akuntan yang menyebabkan Akuntan yakin, dalam semua hal yang material, bahwa penerapan prosedur dan
ketentuan rencana Kuasi Reorganisasi Perseroan dan Entitas Anak tanggal 31 Januari 2026, tidak memenuhi ketentuan Peraturan No
IX.L.1. yang merupakan Lampiran Keputusan Ketua Bapepam-LK No. KEP/718/BL/2012 tertanggal 28 Desember 2012 tentang Kuasi
Reorganisasi.

                                               RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM LUAR BIASA

Sehubungan dengan Rencana Kuasi Reorganisasi sebagaimana telah dijelaskan dalam Keterbukaan Informasi ini, Perseroan bermaksud
untuk meminta persetujuan dari para pemegang saham melalui RUPSLB yang akan diselenggarakan pada hari Selasa, 28 Juli 2026
dengan tetap memperhatikan ketentuan yang diatur dalam Anggaran Dasar Perseroan.

Sebagai informasi, tanggal-tanggal penting terkait penyelenggaraan RUPSLB Perseroan dapat dilihat pada tabel jadwal berikut:

                                                 Peristiwa                                                              Tanggal
 Pemberitahuan kepada Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) mengenai agenda RUPSLB                                           18 Mei 2026
 Pengumuman RUPSLB dan pengumuman keterbukaan informasi kepada pemegang saham                                         25 Mei 2026
 Pemanggilan RUPSLB                                                                                                   9 Juni 2026
 Pengumuman Tambahan Keterbukaan Informasi kepada pemegang saham                                                     12 Juni 2026
 Pengumuman Tambahan Keterbukaan Informasi kepada pemegang saham                                                     19 Juni 2026
 Pengumuman Penundaan RUPSLB                                                                                         29 Juni 2026
 Pengumuman Tambahan Keterbukaan Informasi kepada pemegang saham                                                       6 Juli 2026
 Ralat Pemanggilan RUPSLB                                                                                              6 Juli 2026
 Pelaksanaan RUPSLB                                                                                                   28 Juli 2026
 Pengumuman pengurangan modal melalui surat kabar nasional                                                          3 Agustus 2026
 Tanggal terakhir penyampaian keberatan oleh kreditur kepada Perseroan                                              1 Oktober 2026
 Perkiraan tanggal diperolehnya persetujuan Menkum (dengan asumsi tidak terdapat kreditur yang                      1 Oktober 2026
 mengajukan keberatan kepada Perseroan)
 Perkiraan tanggal pelaksanaan kuasi reorganisasi (dilaksanakan setelah diperolehnya persetujuan Menkum)            1 Oktober 2026




                                                                                                                                      14
Page 15
Mata acara RUPSLB Perseroan adalah sebagai berikut:

1. Persetujuan atas rencana Perseroan untuk melakukan kuasi reorganisasi beserta dengan pengurangan modal dasar, modal
   ditempatkan, dan modal disetor penuh Perseroan melalui penurunan nilai nominal saham dalam rangka pelaksanaan kuasi
   reorganisasi Perseroan.
2. Perubahan Pasal 4 ayat (1), ayat (2), dan ayat (3) Anggaran Dasar Perseroan sebagai akibat pelaksanaan pengurangan modal dalam
   rangka pelaksanaan kuasi reorganisasi.

Ketentuan kuorum kehadiran dan kuorum persetujuan untuk mata acara pertama dan kedua sebagaimana disebut di atas sesuai dengan
ketentuan Peraturan OJK No. 15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan
Terbuka dan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan adalah sebagai berikut:

1. RUPSLB dapat dilangsungkan jika dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili paling sedikit 2/3 bagian dari jumlah seluruh saham
   dengan hak suara yang sah dan keputusan RUPSLB adalah sah jika disetujui oleh lebih dari 2/3 bagian dari seluruh saham dengan
   hak suara yang hadir dalam RUPSLB.
2. Dalam hal kuorum kehadiran dalam RUPSLB pertama tidak tercapai, RUPSLB kedua dapat diadakan dengan ketentuan RUPSLB
   kedua sah dan berhak mengambil keputusan jika dalam RUPSLB dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili paling sedikit 3/5
   bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara dan keputusan RUPSLB kedua adalah sah jika disetujui oleh lebih dari 1/2
   bagian dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam RUPSLB.
3. Dalam hal kuorum kehadiran pada RUPSLB kedua tidak tercapai, RUPSLB ketiga dapat diadakan dengan ketentuan RUPSLB ketiga
   sah dan berhak mengambil keputusan jika dihadiri oleh pemegang saham dari saham dengan hak suara yang sah dalam kuorum
   kehadiran dan kuorum keputusan yang ditetapkan oleh OJK atas permohonan Perseroan.

                                REKOMENDASI DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS PERSEROAN

Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan merekomendasikan kepada seluruh pemegang saham untuk menyetujui Rencana Kuasi
Reorganisasi sebagaimana disebutkan dalam Keterbukaan Informasi ini. Dalam memberikan rekomendasi tersebut kepada pemegang
saham, Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan telah menelaah manfaat dari Rencana Kuasi Reorganisasi, dan oleh karenanya
berkeyakinan bahwa pelaksanaan Rencana Kuasi Reorganisasi merupakan pilihan terbaik bagi Perseroan dan seluruh pemegang saham.

                                                      INFORMASI TAMBAHAN

Para pemegang saham yang ingin memperoleh informasi lain sehubungan dengan Rencana Kuasi Reorganisasi, dapat menghubungi
Perseroan selama jam kerja (pukul 09.00 sampai dengan 16.00 WIB) pada hari kerja di kantor Perseroan dengan alamat berikut:

                                         PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk

                          Lantai 2, Lobby Selatan Hanggar 4 PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk
                                     Area Perkantoran Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta
                                                     Tangerang 15125, Indonesia
                                                        Telp.: (021) 550 8737
                                                        Fax.: (021) 550 10461
                                                 Situs web: www.gmf-aeroasia.co.id
                                           E-mail: corporate.secretary@gmf-aeroasia.co.id


                                                           Hormat kami,
                                                        Direksi Perseroan




                                                                                                                               15

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.58 MB
Published6 Jul 2026
Pages15
Characters87,594
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 31 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Garuda Indonesia (Persero) Tbk p.3 ×8
linked org PT Aero Wisata p.3 ×3
linked person Andi Fahrurrozi p.3 ×3
linked org Angkasa Pura p.3 ×2
linked person Giring Ganesha Djumaryo p.3 ×2
linked person Endang Tardiana p.3 ×2
linked person Bobi Gumelar Raspati p.3 ×2
linked person Oki Yanuar p.4
linked person Dean Arslan p.4
linked person Tri Hartono p.4
possible org Negara Republik Indonesia p.2
possible person Mitra Piranti p.4
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.14
unresolved org Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan p.1
unresolved person Arry Supratno · Notaris p.2
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.2
unresolved org Menteri Hukum Republik Indonesia p.2
unresolved org GMF Aero Asia Tbk p.2 ×10
unresolved person Shanti Indah Lestari · Notaris p.2 ×9
unresolved org Kementerian Hukum Republik Indonesia p.2
unresolved org PT Datindo Entrycom p.3
unresolved org PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) p.3 ×2
unresolved org Purwanto Susanti p.9 ×4
unresolved org Young Global Limited p.9 ×5
unresolved person Ronny Stewart p.9 ×2
unresolved org Rintis p.9 ×2
unresolved org Rianto & Rekan p.9 ×2
unresolved person Ade Setiawan Elimin p.9 ×4
unresolved org Kantor Akuntan Publik Purwanto Susanti p.13
unresolved org Bapepam-LK p.14 ×4

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result