Back to announcement
20250505_CMNP_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31882280_lamp1.pdf
Other Text extracted CMNPSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 5
Page 1 OCR 0.909
PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk Infrastructure Solution Enterprise Nomor : 314/DIR-TU.00/V/2025 Jakarta, 5 Mei 2025 Kepada Yth. PT Bursa-Efek Indonesia: Indonesia Stock Exchange Building JI. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta, 12190. Perihal : Tanggapan.atas Surat-dari.Bursa Efek Indonesia-No. S-03995/BEI.PP2/04-2025 Dengan hormat, Menindaklanjuti surat dari Bursa Efek Indonesia (BEI) No. S-03995/BEI.PP2/04-2025 yang kami terima-melalui IDXNET pada tanggal 29 April 2025, perihal: Permintaan Penjelasan dan Dokumen Tambahan. Bersama ini kami sampaikan tanggapan Perseroan sebagaimana dokumen terlampir yang akan kami submit sesuai dengan Form E074 dan Form E023. Demikian kami sampaikan atas perhatiannya, kami ucapkan terima kasih. Hormat kami, PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk. Im h sk M. vuyo Direktur Independen Direktur Independen Tembusan Yth.: 1. Direktur Pengawasan Transaksi Efek, Otoritas Jasa Keuangan 2. Direktur Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik 1, Otoritas Jasa Keuangan 3. Direktur Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik 2, Otoritas Jasa Keuangan Kantor: Gedung Citra Marga, Jalan Yos Sudarso Kav. 28, RT. 009 RW. O11 Kel. Sunter Jaya Kec. Tanjung Priok, Jakarta 14350 Telepon: 62-21 6530 6930 (Hunting) Fax: 62-21 6530 6931 Website: www.citramarga.com
Page 2 OCR 0.949
PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk 2 Infrastructure Solution Enterprise LAMPIRAN 1 PENJELASAN Surat No : S-03995/BEI.PP2/04-2025 TERKAIT DENGAN LAPORAN KEUANGAN (LK) PERSEROAN PER 31 DESEMBER 2024 5. Berdasarkan Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) nomor 5 tentang Piutang Usaha, Perseroan membukukan piutang Pendapatan jasa sebesar Rp20,8 miliar per 31 Desember 2024 meningkat sebesar Rp14,9 miliar jika dibandingkan per 31 Desember 2023. Atas hal tersebut, agar dijelaskan: a. Latar belakang peningkatan piutang usaha tersebut. Tanggapan: Latar belakang meningkatnya piutang usaha adalah karena adanya kontrak baru atas Pendapatan Jasa yang dilakukan oleh anak usaha PT Citra Persada Infrastruktur pada tahun 2024. b. Agar dijelaskan nature dari piutang pendapatan jasa tersebut. Tanggapan : Nature dari piutang pendapatan jasa adalah piutang pendapatan atas jasa dari anak usaha CPI yang belum tertagih, yang meliputi adanya kontrak baru pekerjaan Jasa Layanan Operasional (JLO) untuk ruas JORRS, ruas Pekanbaru-Bangkinang-Koto Kampar, ruas Pekanbaru-Dumai, ruas Sigli-Banda Aceh dengan PT Hakaaston. Kontrak baru atas pekerjaan jasa petugas paramedis dan pengemudi ambulance untuk ruas Ngawi, Kertasono dan Semarang, ruas Surgem-Surabaya-Mojokerto, ruas Gempol-Pandaan, dan ruas BORR MSj Cinere-Serpong, Kunciran-Cengkareng, Kunciran-Serpong dengan Jasa Marga Tollroad Operator (IMTO). C. Strategi Perseroan untuk menagih piutang yang sudah lewat jatuh waktu lebih dari 60 hari. Tanggapan : Perseroan terus melakukan penagihan piutang yang telah jatuh tempo tebih dari 60 hari baik dengan pendekatan yang bersifat administratif maupun aspek hukum. d. Kebijakan Perseroan atas pelanggan dengan piutang macet. Tanggapan : Kebijakan Perseroan atas pelanggan dengan piutang macet adalah mengkiasifikasikan pelanggan dengan piutang macet, menangguhkan sementara atas pekerjaan barang dan atau jasa, memproses sesuai hukum yang berlaku. 6. Berdasarkan CALK nomor 7 tentang Tagihan Bruto Pemberi Kerja, Perseroan membukukan peningkatan saldo atas biaya kontrak sebesar Rp341,9 miliar per 31 Desember 2024, meningkat 16,834 dibandingkan per 31 Desember 2023. Atas hal tersebut, agar dijelaskan:
Page 3 OCR 0.949
PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk Infrastructure Solution Enterprise a. Latar belakang peningkatan Biaya kontrak per 31 Desember 2024 dibandingkan per 31 Desember 2023. Tanggapan : Biaya kontrak per 31 Desember 2024 mengalami kenaikan yang disebabkan oleh adanya amandemen perjanjian konstruksi proyek Harbour Road 2 (HBR-2) yang di kerjakan oleh anak usaha PT Girder Indonesia (GI) pada tahun 2024. b. Agar dijelaskan nature dan rincian dari biaya kontrak. Tanggapan : Nature dari Tagihan Bruto Pemberi Kerja merupakan merupakan kelebihan dari tagihan kontrak atas biaya dan estimasi pendapatan konstruksi GI yang belum selesai, dengan rincian sebagai berikut (dalam ribuan rupiah): Proyek Jalan Tol Depok-Antasari 1.730.478.446 Proyek Harbour Road 2 639.966.556 Proyek On Off Ramp Papanggo 2.647.715 Total 2.373.092.717 7. Berdasarkan CALK nomor 28 tentang Pendapatan, Perseroan membukukan pendapatan konstruksi penyelenggara tol per 31 Desember 2024 sebesar Rp1,2 triliun menurun sebesar Rp3 triliun atas setara 71,4696 dibandingkan per 31 Desember 2023. Atas hal tersebut, agar dijelaskan: a. Latar belakang turunnya pendapatan konstruksi penyelenggara tol tersebut. Tanggapan : Turunnya pendapatan konstruksi penyelenggara jalan tol disebabkan karena per 31 Desember 2024 Perseroan tidak lagi mengakui pendapatan atas konstruksi jalan tol Cisumdawu dari anak usaha CKIT yang telah beroperasi penuh pada 11 Agustus 2023. b. Agar dijelaskan nature dan rincian dari pendapatan konstruksi penyelenggara tol. Tanggapan : Sesuai dengan Catatan Atas Laporan Keuangan Ikhtisar Kebijakan Akuntansi yang signifikan 2.m Perjanjian Konsesi Jasa dan Catatan Atas Laporan Keuangan Nomor 3 Penggunaan Pertimbangan, Estimasi dan Asumsi Perjanjian Jasa Konsesi, Perseroan mengakui pendapatan konstruksi penyelenggara jalan tol dan beban konstruksi penyelenggara jalan tol. Dalam implementasinya, Perseroan tidak mengenakan margin atas pengakuan pendapatan konstruksi penyelenggara jalan tol sehingga nilai pendapatan konstruksi penyelenggara jalan tol sama dengan beban konstruksi penyelenggara jalan tol yaitu sebesar Rp1,2 triliun per 31 Desember 2024 dan Rp4,2 triliun per 31 Desember 2023. Mengingat Perseroan tidak mengenakan keuntungan atas pengakuan pendapatan konstrusksi penyelenggara jalan tol maka pengakuan pendapatan konstruksi penyelenggara jalan tol dan pengakuan beban konstruksi penyelenggara jalan tol tidak berdampak terhadap laporan laba rugi Perseroan. Pengakuan pendapatan konstruksi
Page 4 OCR 0.947
PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk 2 | Infrastructure Solution Enterprise penyelenggara jalan tol dan pengakuan beban konstruksi penyelenggara jalan tol sifatnya non-kas sehingga tidak berdampak terhadap arus kas Perseroan. Rincian pendapatan dan beban konstruksi penyelenggara jalan tol sebagai berikut (dalam ribuan rupiah): an Ki ra Tol Proyek Harbour Road 2 1.055.772.825 Proyek Jalan Toi Depok-Antasari 19.714.932 Proyek Rest Area Cisumdawu 62.399.783 Tota! 1.137.887.540 Beban Konstruksi Penvelenggara Tol Proyek Harbour Road 2 1.055.772.825 Proyek Jalan Tol Depok-Antasari 19,714.932 Proyek Rest Area Cisumdawu 62.399.783 Total 1.137.887.540 C. Strategi Perseroan untuk meningkatkan pendapatan Perseroan. Tanggapan : Perseroan lebih berfokus pada meningkatkan pendapatan utama Perseroan yaitu pendapatan tol dengan optimalisasi volume lalu lintas serta penyesuaian tarif secara berkala setiap 2 tahun sekali untuk seluruh ruas jatan tol yang diketola oleh Perseroan dan anak usaha. 8. Laba tahun berjalan Perseroan per 31 Desember 2024 sebesar Rp974,2 miliar atau telah mengalami penurunan sebesar Rp81,2 miliar (7,796) jika dibandingkan per 31 Desember 2023. Atas hal tersebut, agar dijelaskan: a. Latar belakang penurunan laba bersih Perseroan per 31 Desember 2024 dibandingkan per 31 Desember 2023. Tanggapan : Penurunan laba bersih Perseroan per 31 Desember 2024 disebabkan oleh beban bunga pinjaman bank Perseroan yang mengalami kenaikan dibandingkan per 31 Desember 2023 sebagai dampak dari meningkatnya pembiayaan yang bersumber dari pinjaman perbankan dan lembaga keuangan. b. Upaya Perseroan untuk dapat membukukan peningkatan laba bersih kedepannya. Tanggapan : Kegiatan utama Perseroan adalah bergerak dalam bidang penyelenggara jalan tol dimana Sifat industri jalan tol membutuhkan investasi yang besar dengan komposisi pembiayaan 308 dari ekuitas dan 709 dari pinjaman perbankan/lembaga keuangan dan masa konsesi 40 tahun sampai dengan 50 tahun. Dengan memperhatikan hal tersebut, kinerja Perseroan akan mengalami peningkatan dari waktu ke waktu seiring jai
Page 5 OCR 0.941
PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk Infrastructure Solution Enterprise meningkatnya volume tatulintas harian (LHR) dan meningkatnya tarif tol seiring dengan penyesuaian tarif tol secara berkala setiap 2 tahun sekali. c. Sumber pendapatan unggulan Perseroan saat ini. Tanggapan : Sumber pendapatan unggulan Perseroan saat ini adatah Pendapatan Tol dari Ruas Tol Lingkar Dalam Kota Jakarta (JIUT), Ruas Tol Depok — Antasari, Ruas Tol Cileunyi — Sumedang — Dawuan, Ruas Tol Simpang Susun Waru — Bandara Juanda Surabaya, Ruas Tol Soreang - Pasir Koja. Disamping itu, Perseroan juga mempunyai pendapatan yang bersifat komplementer yaitu pendapatan jasa dari anak usaha PT Citra Persda Infrastruktur (Operasional & Pemeliharaan Jalan Tol) dan pendapatan konstruksi dari anak usaha PT Girder Indonesia (Kontraktor). Lain-lain 9. Per 16 April 2025, nilai rasio Price-to-farning (PER) dan rasio Price-to-Book Value (PBVR) Perseroan masing-masing sebesar 275x dan 3,48x. Berdasarkan pemantauan Bursa, kedua nilai rasio Perseroan tersebut lebih rendah dari rata-rata sub-industrinya. Atas hal tersebut, agar dijelaskan analisa manajemen Perseroan terkait hal-hal yang menjadi alasan atau penyebab rendahnya rasio PER dan PBVR Perseroan tersebut . Tanggapan: Penyebab rendahnya rasio Price-to-Earning (PER) dan rasio Price-to-Book Value (PBVR) Perseroan adalah harga pasar saham Perseroan saat ini belum mencerminkan harga yang sesungguhnya karena rendahnya likuiditas saham Perseroan di Bursa dan kurangnya informasi atas kinerja keuangan Perseroan. Permintaan Dokumen Tambahan: 1. Laporan Penilaian Saham dari Kantor Jasa Penilai Publik. Tanggapan : Laporan Penilaian Saham dari Kantor Jasa Penilai Publik sedang dalam proses. na
Names mentioned 9 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.1
unresolved
org
PT Citra Persada Infrastruktur
p.2
unresolved
org
PT Hakaaston. Kontrak
p.2
unresolved
org
PT Girder Indonesia
p.3 ×2
unresolved
org
PT Citra Persda Infrastruktur
p.5
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.