Skip to content
Back to announcement

Prubhan lbh dr 20persen Aset n Liab 31Mar25.pdf

Financial statement Text extracted MICE

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 2

Page 1 OCR 0.935
"N.

MULTI INDOCITRA
Jakarta, 30 April 2025
No. 3/MIC/CORPSEC/IV/2025

Kepada Yth,

Direksi PT Bursa Efek Indonesia

Jakarta Stock Exchange Building Tower |
Jl. Jend. Sudirman Kav. 51-53

Jakarta 12190

Up : Divisi Pencatatan Sektor Jasa

Hal : Penjelasan Perubahan lebih dari 2096 pada Total Aset dan atau Total Liabilitas dalam Laporan

Keuangan Interim Konsolidasian (Tidak DiAudit) per 31 Maret 2025 bila dibandingkan dengan
Laporan Keuangan Konsolidasian Auditan per 31 Desember 2024

Dengan hormat,

Sesuai dengan Lampiran Keputusan No. KEP-306/BEJ/07-2004, Peraturan Nomor I-E Bursa tentang
Kewajiban Penyampaian Informasi, butir III.I.4 yang berbunyi terdapat perubahan lebih »- 2096 dimana
terjadi kenaikan (penurunan) yang signifikan di Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perusahaan (Aset
dan Liabilitas) per 31 Maret 2025 (on Audited bila dibandingkan dengan Laporan Posisi Keuangan
Konsolidasian Perusahaan per 31 Desember 2024 (Audited) adalah sebagai berikut:

Berikut dibawah ini merupakan penjelasan atas kenaikan (penurunan) yang signifikan tersebut antara lain:

e Kas dan bank per 31 Maret 2025 sebesar Rp63,865 miliar mengalami penurunan sebesar Rp16,760
miliar (20,7996) dibandingkan saldo per 31 Desember 2024 sebesar Rp80,625 miliar, dikarenakan lebih
tingginya pembayaran kepada pemasok barang dagangan, pembayaran beban operasional dan lainnya,
pembayaran bunga, pembayaran pajak penghasilan badan dan peningkatan penambahan aset tetap
pada Kuartal 1 (O1) tahun 2025 dibandingkan A1 tahun 2024.

e Piutang lain-lain per 31 Maret 2025 sebesar Rp29,032 miliar mengalami peningkatan sebesar Rp6,350
miliar 670056) dibandingkan saldo per 31 Desember 2024 sebesar Rp22,682 miliar dikarenakan sampai
dengan tanggal 31 Maret 2025, Perusahaan belum menerima pelunasan sebagian besar dari PT Gloria
Origita Cosmetics, PT You Indonesia, PT Hasta Prima Industri, PT Mattel Trading Indonesia dan PT
Unitama Sari Mas masing-masing sebesar Rp4,859 miliar, Rp1,220 miliar, Rp3,849 miliar, Rp3,546 miliar
dan Rp0,317 miliar atas transaksi klaim support biaya activity promotion (pendapatan lain-lain) sampa
dengan posisi 31 Maret 2025 dan juga adanya transaksi penagihan dana promotion distributor dan
transaksi di luar usaha yang belum diterima oleh Perusahaan sampai dengan per 31 Maret 2025 sebesar

Rp2,365 miliar.

e Uang muka per 31 Maret 2025 sebesar Rp11,086 miliar mengalami peningkatan sebesar Rp6,678 miliar
(151,509) dibandingkan saldo per 31 Desember 2024 sebesar Rp4,408 miliar dikarenakan lebih
meningkatnya pengeluaran uang muka pembelian aset tetap, uang muka keperluan license dinamics
system dan baanalaan dari supplier untuk kebutuhan produksi di entitas anak serta uang muka
keperluan operasional lainnya seperti pengerjaan penggantian atap gudang, uang muka perjalanan
dinas, aktivitas program dan event marketing, uang muka promotion activity dan operasional lainnya
yang dikeluarkan oleh Perusahaan di periode Kuartal 1 (A1) tahun 2025 dibandingkan dengan O4 tahun

2024.

Pi
PT MULTI INDOCITRA Tbk.

Green Central City, Commercial Area 6" FI
Jl. Gajah Mada No. 188, Jakarta 11120
Indonesia

P. 462 (21) 2936 8888

F. 462 (21) 2936 6191 / 92/93

Page 2 OCR 0.935
AN

MULTI INDOCITRA

e Pajak dibayar dimuka per 31 Maret 2025 sebesar Rp2,968 miliar meni alami peningkatan sebesar
Rp1,559 miliar (110,576) dibandingkan saldo per 31 Desember 2024 sebesar RpLaOS laa dikarenakan
terdapatnya saldo Pajak Penghasilan Pasal 22 atas pembelian import, Pajak Penghasilan Pasal 23 dan
Pajak Penghasilan Pasal 25 yang belum waktunya dikreditkan di A1 tahun 2025 bila dibandingkan
dengan saldo Pajak Penghasilan Pasal 22, Pajak Penghasilan Pasal 23 dan Pajak Penghasilan Pasal 25
selama tahun 2024 yang telah dikreditkan oleh Perusahaan untuk menghitung Pajak Badan tahun Fiskal
2024 di akhir tahun 2024 lalu.

e Aset hak guna per 31 Maret 2025 sebesar Rp1,568 miliar mengalami penurunan sebesar Rp0,490 miliar
(23,8296) dibandingkan saldo per 31 Desember 2024 sebesar Rp2,058 miliar dikarenakan lebih
rendahnya penami ahan aset hak guna — sewa bangunan pada periode Januari - Maret 2025
dibandingkan selama periode tahun 2024. Oleh karena itu, Perusahaan menerapkan perhitungan PSAK
73 “Sewa”, dimana PSAK ini menetapkan prinsip pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan
atas sewa dengan memperkenalkan model akuntansi tunggal dengan mensyaratkan untuk mengakui
aset hak guna (right of use assets) dan liabilitas sewa (reklasifikasi penyajian laporan, yang sebelumnya
tercatat sebagai akun sewa dibayar dimuka) pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian atas
objek-objek sewa seperti sewa showroom, bangunan kantor dan gudang serta kendaraan.

& Utang usaha (pihak berelasi # pihak ketiga) per 31 Maret 2025 sebesar Rp93,620 miliar mengalami
penurunan sebesar Rp28,390 miliar (23,279) dibandingkan saldo per 31 Desember 2024 sebesar
Rp122,010 miliar, sebagian besar merupakan saldo utang usaha kepada pihak berelasi per 31 Maret
2025 kepada PT Pigeon Indonesia sebesar Rp23,004 miliar dimana mengalami penurunan dibandingkan
saldo utang usaha kepada PT Pigeon Indonesia per 31 Desember 2024 sebesar Rp37,882 miliar serta
terdapat juga saldo utang usaha kepada pihak ketiga per 31 Maret 2025 terutama sebagian besar
kepada PT Mattel Trading Indonesia sebesar Rp27,602 miliar dimana mengalami penurunan
dibandingkan saldo utang usaha kepada PT Mattel Trading Indonesia per 31 Desember 2024 sebesar
Rp42,649 miliar (dimana saldo utang ini akan dibayarkan/dilunasi oleh Perusahaan pada periode O2
tahun 2025 sesuai tanggal jatuh temponya).

e Utang pajak per 31 Maret 2025 sebesar Rp13,615 miliar mengalami peningkatan sebesar Rp4,590 miliar
(50,8596) dibandingkan saldo per 31 Desember 2024 sebesar Rp9,025 miliar terutama dikarenakan
Perusahaan akan melakukan pembayaran utang pajak PPh 29 atas tahun buku 2024 di periode April
2025 dan Perusahaan dan Entitas Anak juga melakukan accrue atas ajak kini (current tax) selama
periode Januari-Maret 2025 sejumlah Rp3,442 miliar serta masih terdapat saldo Pajak Pertambahan
Nilai (PPN) — Keluaran yang belum dikreditkan dengan PPN — Masukan sampai dengan posisi per 31
Maret 2025 dan lebih tingginya saldo utang pajak Pajak Penghasilan Pasal 21 (Gaji dan THR) dan utang
pajak Pajak Penghasilan Pasal 4 (2) per 31 Maret 2025 dibanding 31 Desember 2024.

& Beban masih harus dibayar per 31 Maret 2025 sebesar Ri 5,673 miliar mengalami penurunan sebesar
Rp3,187 miliar (35,974) dibandingkan saldo per 31 Desember 2024 sebesar Rp8,860 miliar dikarenakan
lebih rendahnya biaya royalti, jasa profesional dan biaya operasional yang masih harus dibayar lainnya
yang terutang per 31 Maret 2025 bila dibandingkan saldo per 31 Desember 2024.

e Uang muka pelanggan per 31 Maret 2025 sebesar Rp0,934 miliar mengalami peningkatan sebesar
Rp0,200 miliar (27,2576) dibandingkan saldo per 31 Desember 2024 sebesar Rp0,734 miliar dikarenakan
lebih tingginya penerimaan uang muka dari pelanggan per 31 Maret 2025 dibandingkan per 31
Desember 2024.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan dan atas perhatiannya, kami ucapkan terima kasih.

Corporate Secretary

PT MULTI INDOCITRA Tbk.

Green Central City, Commercial Area 6" FI
Jl. Gajah Mada No. 188, Jakarta 11120
Indonesia

P. 462 (21) 2936 8888

F. 462 (21) 2936 6191 / 92/93

File

File Open PDF
Source IDX
Size6.05 MB
Published5 May 2025
Pages2
Characters7,287
Text sourceOCR
OCR confidence0.935

Names mentioned 8 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org MULTI INDOCITRA Tbk. p.1 ×7
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1
unresolved org PT Bursa Efek Indonesia Jakarta Stock Exchange Building p.1
unresolved org PT Gloria Origita Cosmetics p.1
unresolved org PT Hasta Prima Industri p.1
unresolved org PT Mattel Trading Indonesia p.1 ×3
unresolved org PT Unitama Sari Mas p.1
unresolved org PT Pigeon Indonesia p.2 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 5

FinancialStatement-2025-I-MICE.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result