Skip to content
Back to announcement

APF Mar 2025 LapKeu.pdf

Financial statement Text extracted POLY

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 98

Page 1
Laporan Keuangan Konsolidasian
PT Asia Pacific Fibers Tbk
Dan Entitas Anak
31 Maret 2025, 31 Desember 2024
dan 31 Maret 2024

(Tidak Diaudit)




             PT ASIA PACIFIC FIBERS TBK | The EAST Lt. 35 Unit 7
Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Kav. E3.2 No.1, Jakarta - 12950, INDONESIA
Phone: +62 21 57938555 | Fax: +62 21 57938565 | www.asiapacificfibers.com
Page 2
                                          DAFTAR ISI


Surat Pernyataan Direksi


                                                                   Halaman
Laporan Keuangan Konsolidasian

Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian                                1–3

Laporan Laba Rugidan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian     4–5

Laporan Perubahan Defisiensi Modal Konsolidasian                      6

Laporan Arus Kas Konsolidasian                                        7

Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian                         8-95
Page 3

          
Page 4

          
Page 5

          
Page 6

          
Page 7

          
Page 8

          
Page 9

          
Page 10

          
Page 11
                                 PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                  31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

1. U M U M

   a Pendirian dan Informasi Umum

      PT Asia Pacific Fibers Tbk (“Perusahaan”) memproduksi bahan kimia dan serat sintetis, pertenunan dan perajutan serta aktivitas lainnya yang
      berhubungan dengan industri tekstil. Perusahaan mempunyai 2 (dua) pabrik, dan memasarkan produknya di dalam dan di luar negeri,
      diantaranya ke Eropa, Amerika Serikat, Asia, Australia dan Timur Tengah.

      PT Asia Pacific Fibers Tbk didirikan dalam rangka Undang-undang Penanaman Modal Dalam Negeri No. 6 tahun 1968. Undang undang No.
      12 tahun 1970 berdasarkan Akta No. 22 tanggal 15 Februari 1984 dari Januar Tirtaamidjaja, S.H., notaris di Semarang. Undang-undang
      diatas telah diubah dengan Undang-undang Perusahaan Terbatas Republik Indonesia No. 40 tahun 2007 tanggal 16 Agustus 2007. Akta
      pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. C2-
      6107.HT.01.01.TH.84 tanggal 26 Oktober 1984 dan diumumkan dalam Tambahan No. 3247 Berita Negara Republik Indonesia No. 72

      Anggaran Dasar Perusahaan mengalami perubahan dengan akta No. 92 tanggal 24 Maret 2009 oleh notaris Sutjipto, S.H., notaris di Jakarta,
      untuk menyesuaikan Anggaran Dasar Perusahaan dengan Peraturan Bapepam-LK No. IX.J.1 tanggal 14 Mei 2008 tentang Pokok-Pokok
      Anggaran Dasar Perusahaan yang Melakukan Penawaran Umum Efek Bersifat Ekuitas dan Perusahaan Publik. Akta notaris ini telah disahkan
      oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-0052618.AH.01.09.Tahun 2009 tanggal
      14 Agustus 2009.

      Anggaran Dasar Perusahaan mengalami perubahan dengan akta No. 50 tanggal 10 September 2009 oleh notaris Sutjipto, S.H., notaris di
      Jakarta, mengenai perubahan nama Perusahaan dari PT Polysindo Eka Perkasa Tbk menjadi PT Asia Pacific Fibers Tbk. Akta notaris ini telah
      disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No.AHU-54294.AH.01.02. Tahun 2009
      tanggal 10 Nopember 2009 dan diumumkan dalam Tambahan No. 21449 Berita Negara Republik Indonesia No. 77 tanggal 24 September
      2010.

      Anggaran Dasar Perusahaan mengalami perubahan dengan akta No. 107 tanggal 23 Februari 2012 oleh notaris Aryanti Artisari, S.H., M.Kn.,
      notaris di Jakarta, mengenai implementasi dari program pemberian hak opsi kepada manajemen dan karyawan Perusahaan (MESOP)
      berdasarkan peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK) Indonesia No. IX.D.4. Akta notaris ini telah
      disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan Surat Keputusan No.AHU-0018443.AH.01.09. Tahun 2012 tanggal 29
      Februari 2012.

      Anggaran Dasar Perusahaan mengalami perubahan, dengan akta No. 30 tanggal 7 Juli 2015 oleh notaris Aryanti Artisari, S.H., M.Kn., notaris
      di Jakarta untuk menyesuaikan Anggaran Dasar Perusahaan dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan. Akta notaris ini telah disahkan oleh
      Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan Surat Keputusan AHU-AH.01.03-0954603. Tahun 2015, tanggal 31 Juli 2015.


      Kemudian, Perusahaan juga telah menerima persetujuan dari Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (BPMPT) Jawa Barat untuk
      melakukan ekspansi terhadap kapasitas fiber di Karawang melalui surat persetujuan No. 03/32/IU-PL/PMDN/2016 tanggal 27 Januari 2016.
      Proyek ini dimulai pada kuartal pertama tahun 2016.

      Berdasarkan akta No. 20 tanggal 9 September 2020 oleh Notaris Aulia Taufani, S.H., tujuan dan ruang lingkup aktivitas Perusahaan sesuai
      dengan pasal 3 anggaran dasar meliputi industri kimia dan serat sintetis, pertenunan, perajutan, peralatan kedokteran dan kedokteran gigi dan
      perlengkapan lainnya, serta aktivitas lain yang berhubungan dengan industri tekstil. Perusahaan berkedudukan di Kendal, Jawa Tengah
      dengan pabrik yang berlokasi di Kendal, Jawa Tengah dan Karawang, Jawa Barat. Kantor perwakilan Perusahaan berlokasi di Gedung “The
      East” , Lantai 35, Jl. DR. Ide Anak Agung Gde Agung (dahulu Jalan Lingkar Mega Kuningan) Kav. E-3.2 No. 1, Jakarta. Perusahaan mulai
      berproduksi secara komersial pada tahun 1986.

      Perusahaan turut berpartisipasi dalam kegiatan sosial di lingkungan sekitar dua lokasi pabrik yang terletak di Karawang dan Semarang.
      Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Dalam upaya untuk mendukung kegiatan ini dengan lebih
      efektif. Perusahaan telah mendirikan yayasan yang bernama “Yayasan Asia Pasific Fiber” pada tanggal 15 Januari 2010. Persetujuan
      pendirian yayasan ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan surat keputusan No. AHU
      960.AH.01.04. Tahun 2010 tanggal 15 Maret 2010.

      Entitas induk langsung Perusahaan adalah Damiano Investments B.V., yang didirikan di Belanda, sedangkan entitas induk utama Perusahaan
      adalah ADM Capital and Spinnaker Capital Company, yang masing-masing didirikan dan berdomisili di Hong Kong dan Inggris




                                                                      8/95
Page 12
                             PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                              31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

  Sejak 1 Nopember 2024, Perseroan telah menghentikan sementara salah satu unit produksinya yakni unit produksi polimen dan serat di
  Karawang Jawa Barat. Perseroan tetap mempertahankan kelangsungan usahanya melalui operasional terbatas divisi benang filamen di Kendal,
  Jawa Tengah untuk melayani permintaan essensial pelanggan tertentu.

b Penawaran Umum Efek, Wesel Bayar Perusahaan

   •   Pada tanggal 14 Desember 1990, Perusahaan menawarkan 12.000.000 sahamnya kepada masyarakat melalui Bursa Efek Jakarta dan
       Surabaya, sekarang dikenal dengan Bursa Efek Indonesia.

   •   Pada tanggal 8 Oktober 1993, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Badan Pengawas Pasar Modal (BAPEPAM),
       dengan suratnya No. S-1738/PM/1993, untuk melakukan Penawaran Umum Terbatas Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu
       sebesar 184.000.000 saham kepada pemegang saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Jakarta dan Surabaya pada
       tanggal 1 November 1993.

   •   Pada tanggal 15 Desember 1994, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua BAPEPAM. No S-2027/PM/1994, perihal
       perubahan nilai nominal per saham dari Rp1.000 menjadi Rp500 per saham.

   •   Pada tanggal 20 Mei 1996, Perusahaan memperoleh surat pernyataan efektif dari Ketua BAPEPAM, dengan suratnya No. S-
       778/PM/1996, untuk melakukan Penawaran Umum Terbatas II dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu sebesar 1.104.000.000
       saham kepada pemegang saham. Saham-saham tersebut telah dicatatkan pada Bursa Efek Jakarta dan Surabaya pada tanggal 10 Juni
       1996

   •   Pada tanggal 11 Desember 1997, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua BAPEPAM, dengan suratnya No. S-
       2844/PM/1997, untuk melakukan Penawaran Umum Terbatas III dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu sebesar 2.185.920.000
       saham kepada pemegang saham. Saham-saham tersebut telah dicatatkan pada Bursa Efek Jakarta dan Surabaya pada tanggal 5 Januari

   •   Pada tahun 1994, Perusahaan menerbitkan Unsecured Senior Notes sebesar US$125.000.000 yang dicatat di Bursa Efek Luxembourg.
       Pada tahun 1996, Perusahaan menawarkan kepada pemegang Unsecured Senior Notes untuk menukarkan Notes tersebut dengan
       Guaranteed Senior Notes sebesar US$125.000.000 yang diterbitkan oleh PIFC dimana Perusahaan bertindak sebagai penjamin. Wesel ini
       dicatat di Bursa Efek Luxembourg.

   •   Pada tahun 1996, PIFC, dengan Perusahaan sebagai penjamin, menerbitkan Secured Floating Rate Notes sebesar US$50.000.000 dan
       Guaranteed Secured Notes sebesar US$260.000.000 yang tercatat di Bursa Efek Luxembourg.

   •   Pada tahun 1997, PIFC, dengan Perusahaan sebagai penjamin, menerbitkan Guaranteed Secured Notes sebesar US$250.000.000 yang
       tercatat di Bursa Efek Luxembourg.

   •   Sejak bulan Januari 2000, wesel bayar yang dikeluarkan oleh PIFC sudah tidak tercatat (delisted) dari Bursa Efek Luxembourg.


   •   Mulai bulan Desember 2004, seluruh saham Perusahaan sejumlah 4.393.920.000 disuspensi sehubungan dengan tuntutan pailit terhadap
       Perusahaan dan keterlambatan menyerahkan laporan keuangan konsolidasian Perusahaan. Saham-saham Perusahaan tetap disuspensi
       walaupun Perusahaan telah lepas dari pailit. Akan tetapi, Perusahaan berusaha untuk keluar dari suspensi ini dengan menyerahkan
       langkah-langkah yang akan dilakukan oleh Perusahaan. Kemudian, pada bulan Juli 2006, saham-saham Perusahaan telah diperdagangkan
       kembali.

   •   Pada tahun 2006, Perusahaan telah melakukan konversi atas utang tidak terjamin sebagai bagian dari implementasi perjanjian perdamaian
       yang telah diputuskan oleh Pengadilan Niaga Jakarta Pusat dengan menerbitkan sebanyak 43.144.238.750 lembar saham dimana sesuai
       dengan ketentuan Bursa Efek Indonesia. saham tersebut tidak dapat diperdagangkan dalam waktu 1 (satu) tahun. Kemudian, pada bulan
       Oktober 2007, saham baru tersebut telah diperdagangkan.

   •   Menurut Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diadakan pada tanggal 21 Februari 2008, para pemegang saham
       menyetujui untuk melakukan penggabungan nilai nominal saham (reverse stock split) dengan rasio 20 berbanding 1 yang artinya 20
       saham lama akan menjadi 1 saham baru. Reverse stock ini dilakukan agar saham Perusahaan lebih likuid dan sesuai dengan kinerja
       Perusahaan. Anggaran Dasar Perusahaan ini telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia pada tanggal 3 Maret 2008.
       Selanjutnya, menurut akta notaris Sutjipto, S.H. No. 122 tanggal 27 Februari 2008 tentang perjanjian pembelian sisa saham hasil reverse
       stock Perusahaan, dinyatakan bahwa PT Trimegah Securities Tbk sebagai pembeli siaga. Disamping itu, jumlah saham hasil reverse stock
       telah diperdagangkan di Pasar Reguler pada tanggal 14 Maret 2008.




                                                                 9/95
Page 13
                              PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                               31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

   •   Pada tanggal 10 Oktober 2008, saham dari Entitas Anak (PT Texmaco Jaya Tbk) sudah tidak tercatat (delisted) di Bursa Efek Indonesia
       melalui surat keputusan No. S 04741/BEI.PSR/09/2008 dan Peng-004/BEI.PSR/DEL/09-2008 akibat suspensi saham PT Texmaco Jaya
       Tbk dari perdagangannya dan masalah kelangsungan hidupnya.

   •   Sejak tanggal 2 Desember 2009, saham Perusahaan di Bursa Efek Indonesia sudah diganti dengan menggunakan nama Perusahaan yang
       baru.

   •   Menurut Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diadakan pada tanggal 24 Maret 2009 yang telah dikukuhkan
       dalam akta notaris Sutjipto, S.H., No. 91 tanggal 24 Maret 2009, notaris di Jakarta. Pemegang Saham setuju untuk melakukan
       penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu melalui pemberian hak opsi kepada manajemen dan karyawan Perusahaan
       (Management Employee Stock Option Programme / MESOP) sebanyak 118.845.397 lembar saham seri C (5% dari jumlah saham yang
       ditempatkan dan disetor). Akta notaris ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat
       Keputusan No. AHU-0052619.AH.01.09. Tahun 2009 tanggal 14 Agustus 2009. Berdasarkan rencana Perusahaan yang telah dilaporkan
       ke Bursa Efek Indonesia melalui surat tertanggal 17 Maret 2009, program ini telah diimplementasikan pada 1 Februari 2012.

   •   Kemudian, berdasarkan akta notaris Aryanti Artisari, S.H., M.Kn., No. 107 tanggal 23 Februari 2012, notaris di Jakarta, program
       pemberian hak opsi kepada manajemen dan karyawan Perusahaan (Management Employee Stock Option Programme / MESOP) telah
       diimplementasikan dengan harga pelaksanaan sebesar Rp45 per saham. Semua saham telah disetor penuh melalui rekening bank
       Perusahaan pada tanggal 20 Februari 2012 dan 21 Februari 2012, dan telah didaftarkan di Bursa Efek Indonesia melalui pengumuman
       No. Peng P-00032/BEI.PPR/03-2012 tanggal 5 Maret 2012 dan No. Peng-P- 00033/BEI.PPR/03-2012 tanggal 7 Maret 2012.

   •   Menurut Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diadakan pada tanggal 18 Juni 2012 yang telah dikukuhkan dalam
       akta notaris Aryanti Artisari, S.H., M.Kn. No. 88 tanggal 18 Juni 2012, notaris di Jakarta. Pemegang Saham setuju untuk melakukan
       penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu melalui pemberian hak opsi kepada manajemen dan karyawan Perusahaan
       (Management Employee Stock Option Programme / MESOP) sebanyak 74.872.600 lembar saham seri C (3% dari jumlah saham yang
       ditempatkan dan disetor). Perusahaan telah mengirimkan surat No. 068/APF-CS/VI/2014 tanggal 25 Juni 2014 dan No. 071/APF-
       CS/VIII/2014 tanggal 7 Juli 2014 kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tentang perihal pembatalan atas implementasi MESOP akibat
       belum selesainya restrukturisasi hutang yang telah mengakibatkan penurunan pada harga pasar saham Perusahaan. Menurut Rapat Umum
       Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diadakan pada tanggal 16 Juni 2015 yang telah dikukuhkan dalam akta notaris Aryanti
       Artisari, S.H., M.Kn. No. 49 tanggal 16 Juni 2015, notaris di Jakarta. Pemegang Saham setuju untuk melakukan pembatalan atas
       implementasi MESOP.


c Entitas Anak Yang Dikonsolidasi

  Perusahaan memiliki beberapa entitas anak yang tidak aktif sebagai berikut:

          Entitas Anak                   Lokasi                Kegiatan Usaha              Operasi Komersil       %         Jumlah Asset
                                                                                                                           (dalam Jutaan)
                                                                                                                           2024     2023
                                                                                                                           US$       US$
  PT Texmaco Jaya Tbk (TJ) Karawang                    Perdagangan,                                     1972          92       12       228
                                                       pertenunan,perajutan dan

  PT Texmaco Graha Busana Jakarta                      Perdagangan tekstil danproduksi                  1997          91        0        167
  (TGB), dimiliki TJ dengan                            pakaian jadi dan asesoris
  kepemilikan 99%

  Polysindo International      Belanda                 Jasa Keuangan                                    1997        100       682        682
  Finance Company B.V.
  (PIFC)

  Polysindo (Mauritius) Ltd.   Republik Mauritius      Jasa Keuangan                     Pra Operasi                100         0            0
  (PML)




                                                                10/95
Page 14
                             PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                              31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

   •   Pada tahun 2001, Perusahaan mengakuisisi 10.000 saham yang merupakan 100% kepemilikan di Polysindo (Mauritius) Ltd. Saham yang
       diperoleh sejumlah US$10.000. Perbedaan antara harga perolehan dengan nilai aktiva bersih dari PML sejumlah Rp221.924.188 (setara
       dengan US$21.339) dicatat pada akun” selisih restrukturisasi entitas sepengendali” sebagai bagian dari tambahan modal disetor di dalam
       laporan posisi keuangan konsolidasian (Catatan 30).

   •   Tidak terdapat transaksi antara Perusahaan dengan Polysindo (Mauritius) Ltd., dan Polysindo International Finance Company BV selama
       tahun 2024 dan 2023. Perusahaan berniat untuk menutup kegiatan Entitas Anak tersebut bersama dengan proses restrukturisasi
       Perusahaan.

   •   Terhitung bulan April 2008, operasional divisi Fleece pada PT Texmaco Jaya Tbk (TJ) telah dioperasikan oleh Perusahaan dengan sistem
       maklon. Sejak November 2024, operasi TJ Tolling telah dihentikan sementara.

   •   Sejak semester kedua tahun 2004, PT Texmaco Graha Busana sudah menghentikan operasional bisnisnya.

  Perusahaan dan entitas anaknya secara Bersama-sama selanjutnya disebut “Perusahaan” dalam laporan keuangan konsolidasian ini.

d Dewan Komisaris dan Direksi, Komite Audit dan Karyawan

  Susunan Dewan Komisaris, Direksi Perusahaan dan Komite Audit (manajemen kunci) pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah
  sesuai dengan Akta notaris No. 39, tanggal 27 Juni 2024 dari Aryanti Artisari, S.H, M.Kn.,notaris di Jakarta dan Akta notaris No. 6 tanggal 5
  September 2023 dari Aulia Taufani, S.H notaris di Jakarta

   •   Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan pada tanggal Maret 2025 dan 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:
                                       2025                                        2024
       Dewan Komisaris

       Komisaris Utama         :          Robert Mc Carthy                               Robert Mc Carthy
       Komisaris Independen    :          Ir. Agus Tjahajana Wirakusumah                 Ir. Agus Tjahajana Wirakusumah
                                          Sumiyati                                       Sumiyati
       Komisaris               :          Christoper Ian Teague                          Christoper Ian Teague
                                          Christopher Robert Botsford                    Christopher Robert Botsford
                                          Alexander Shaik                                Alexander Shaik
       Dewan Direksi:          :

       Direktur Utama          :          Vasudevan Ravi Shankar                         Vasudevan Ravi Shankar
       Direktur                :          Jegatheesan Seeniappa                          Jegatheesan Seeniappa
                                          Dr. Antonius Widyatma Sumarlin                 Dr. Antonius Widyatma Sumarlin
                                          Deddy Sutrisno                                 Deddy Sutrisno


       Untuk memenuhi Peraturan BAPEPAM No. IX.1.5 tentang Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit, Dewan
       Komisaris telah membentuk Komite Audit.

       Susunan Komite Audit yang telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Dewan Komisaris/ The Resolution of The Board of Commissioners
       No. 100/APF-CS/2023 tanggal 22 November 2023 sebagai berikut:

                                          2025                                           2024
       Ketua                   :          Sumiyati                                       Sumiyati
       Anggota                 :          Doedy Darwin                                   Doedy Darwin
                                          Husni Sidik Sodikin                            Husni Sidik Sodikin

   •   Corporate Secretary Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 adalah Bapak Tunaryo.

   •   Pada bulan Februari 2009, Perusahaan telah membentuk departemen internal audit untuk memenuhi ketentuan BAPEPAM-LK


   •   Pada tanggal 31 Maret 2025 Perusahaan (area Kaliwungu) memilik 911 orang karyawan dan pada tanggal 31 Desember 2024
       Perusahaan Induk memiliki 1.136 orang karyawan tetap dan 85 orang karyawan tidak tetap, sedangkan pada tanggal pada tanggal 31
       Maret 2025 dan 31 Desember 2024 Entitas anak tidak memiliki karyawan tetap dan tidak tetap.




                                                                 11/95
Page 15
                                PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                 31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

   e Persetujuan dan Otorisasi atas Penerbitan Laporan Keuangan Konsolidasian

     Laporan keuangan konsolidasian Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2025 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut telah disetujui
     dan diotorisasi oleh Dewan Direksi pada tanggal 30 April 2025.

2. KELANGSUNGAN HIDUP PERUSAHAAN, RESTRUKTURISASI HUTANG DAN KONDISI EKONOMI

   a Kelangsungan Hidup

     Industri poliester sedang mengalami transformasi yang signifikan. Seiring dengan perkembangan industri dan perubahan preferensi
     konsumen, pasar serat poliester menghadapi tren yang dinamis yang akan mempengaruhi prospeknya di masa depan.

     Industri ini terus menghadapi ketidakpastian dan volatilitas pada tahun 2024 akibat ketegangan geopolitik yang berkelanjutan, seperti perang
     Rusia-Ukraina, perlambatan pertumbuhan ekonomi global, inflasi yang tinggi, dan meningkatnya biaya bunga.

     Pasar poliester global mengalami pertumbuhan yang signifikan akibat meningkatnya permintaan serat poliester untuk berbagai aplikasi, seperti
     tekstil dan pakaian, otomotif dan transportasi, perlengkapan rumah tangga, serta sektor industri. Daur ulang poliester mendukung tujuan
     keberlanjutan global, yang semakin mendorong ekspansi pasar. Peningkatan inovasi teknologi, berkembangnya fasilitas penelitian dan
     pengembangan, serta meningkatnya penggunaan serat poliester berongga di bidang medis menjadi faktor utama yang mendorong
     pertumbuhan pasar.

     Dalam lima tahun terakhir, tingkat utilisasi industri tekstil hulu di Indonesia telah menurun secara signifikan. Menurut Asosiasi Produsen
     Serat dan Benang Filamen Indonesia (APSyFI), tingkat utilisasi turun dari 66% pada tahun 2021 menjadi 56% pada tahun 2024. Produksi
     serat menurun dari 78% menjadi 65%, dengan kapasitas sebesar 1,7 juta ton dan produksi aktual sebesar 1,1 juta ton. Sementara itu, tingkat
     utilisasi filamen turun dari 60% menjadi hanya 35%-40%, dengan kapasitas sebesar 700.000 ton.


     Industri tekstil domestik menghadapi tahun yang penuh tantangan, ditandai dengan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), penutupan pabrik,
     penurunan ekspor, dan persaingan ketat dari impor Tiongkok. Perlambatan ekonomi global menurunkan permintaan terhadap produk pakaian
     dan tekstil, sementara lonjakan impor berbiaya rendah semakin menghambat operasional produsen di Indonesia.

     Karena gangguan pasar dan keterbatasan modal kerja, Perusahaan mengalami kerugian EBITDA dan mengalami deplesi modal kerja sehingga
     mengurangi skala operasional untuk mengelola arus kasnya. Untuk mengurangi kerugian Perusahaan menutup sementara pabrik Poliester dan
     Serat di Karawang sejak November 2024. Selain itu, operasional pabrik benang Filamen di Semarang mengalami pengurangan yang
     signifikan dan saat ini hanya beroperasi pada kapasitas 30%. Perusahaan melakukan pembayaran fasilitas LC untuk pembelian bahan baku,
     yang jatuh tempo, dan belum membeli bahan baku baru sementara ini karena pabrik Karawang masih ditutup.

     Pada tahun 2024, harga rata-rata minyak mentah Brent tercatat sebesar $80,53 per barel, atau $2 lebih rendah dibandingkan rata-rata tahun
     2023. Harga berfluktuasi dalam kisaran sempit antara $68 hingga $93 per barel, menjadikannya rentang perdagangan tersempit sejak 2019.
     Permintaan yang lemah dan pasokan yang tinggi dari negara-negara di luar OPEC+ berkontribusi pada terbatasnya pergerakan harga tersebut.
     Pemangkasan produksi oleh OPEC+ membantu meningkatkan harga minyak mentah Brent selama empat bulan pertama tahun 2024. Selain
     itu, ketegangan geopolitik di Timur Tengah serta gangguan pengiriman di Laut Merah turut mempengaruhi harga minyak mentah.


     Situasi pasar poliester di Indonesia tidak menunjukkan perubahan yang signifikan sepanjang tahun 2024. Sebaliknya, kondisi perdagangan
     semakin menantang akibat menurunnya permintaan dan kelebihan pasokan. Sebagian besar produsen di seluruh dunia telah mengurangi skala
     operasional mereka untuk menghadapi krisis dengan lebih efektif. Harga dan margin dalam rantai poliester tetap tertekan akibat volatilitas
     harga minyak mentah dan bahan baku.

     Di tengah ketidakpastian pasar dan perlambatan signifikan pada aktivitas hilir akibat menurunnya permintaan, Perusahaan terpaksa
     mengurangi dan sebagian menghentikan operasionalnya pada tahun 2024. Pendapatan penjualan tahun 2024 tercatat sebesar US$190.149.718,
     mencerminkan penurunan sebesar 34,10% dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan pendapatan terjadi baik di pasar domestik maupun
     ekspor, masing masing turun sebesar 35,53% dan 25,83%. Penurunan pendapatan ini terutama disebabkan oleh penurunan volume yang
     signifikan sebesar 34,62% serta penurunan harga jual.




                                                                    12/95
Page 16
                           PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

Volume produksi dan penjualan mengalami penurunan yang signifikan, karena fasilitas manufaktur serat dan filamen beroperasi di bawah
kapasitas optimal akibat menurunnya permintaan di pasar domestik maupun internasional. Setelah penghentian sementara operasional
fasilitasnya di Karawang dan penurunan utilisasi produksi di Kaliwungu, Perusahaan telah merumahkan sekitar 1.800 karyawan di kedua
Lokasi tersebut.

Pendapatan penjualan divisi Performance Fabrics pada tahun 2024 tercatat sebesar US$1,18 juta, turun dari US$1,96 juta pada tahun
sebelumnya. Penurunan ini disebabkan oleh rendahnya tingkat utilisasi kapasitas akibat menurunnya permintaan pasar, yang akhirnya
mengarah pada penghentian sementara operasional bisnis.

Kinerja keuangan Perusahaan secara keseluruhan terdampak negatif oleh beberapa faktor, seperti penurunan signifikan dalam produksi dan
penjualan, lemahnya permintaan, penyusutan margin produk, serta rendahnya utilisasi kapasitas akibat keterbatasan modal kerja. Perusahaan
mencatatkan kerugian EBITDA sebesar US$ 103,95 ribu untuk tahun ini, dibandingkan dengan US$6,73 juta pada periode yang sama tahun
sebelumnya. Perubahan negatif dalam EBITDA ini terutama disebabkan oleh penutupan pabrik, rendahnya utilisasi kapasitas, penurunan

Akibat kerugian EBITDA sepanjang tahun, Perusahaan menghadapi tantangan signifikan dalam posisi arus kasnya, yang berdampak pada
kemampuannya untuk memenuhi kebutuhan operasional dan modal kerja, persyaratan belanja modal (Capex) yang krusial, serta kewajiban
keuangan lainnya.

Karena keterbatasan kas bebas dan modal kerja yang telah habis, Perusahaan tidak dapat membayar bunga kepada kreditur tanpa jaminan
(Catatan 23) sepanjang tahun. Jumlah bunga yang terutang untuk keempat kuartal dikapitalisasi dengan persetujuan mayoritas kreditur.

Damiano Investment BV sebagai kreditor Perusahaan telah menghapuskan bunga atas fasilitas LC untuk tahun 2024. Sementara itu, bunga
atas pinjaman CAPEX tidak dapat dibayarkan sepanjang tahun dan ditangguhkan dengan persetujuan kreditor.

Industri poliester, yang telah mengalami perubahan signifikan selama pandemi, terus menghadapi fluktuasi. Dipengaruhi oleh kenaikan harga
minyak mentah, gas alam, dan nafta, rantai nilai poliester mengalami variasi harga serta penurunan margin. Sejumlah faktor diperkirakan akan
memengaruhi masa depan rantai nilai poliester.

Singkatnya, tahun 2025 mungkin akan menjadi tahun yang menantang lagi, karena kapasitas berlebih masih menjadi isu utama di hampir
seluruh segmen pasar. Namun, permintaan mulai pulih, dan ada harapan bahwa rantai pasokan dapat menyeimbangkan kembali
ketidakseimbangan permintaan dan penawaran setelah serangkaian penyesuaian yang sulit tetapi diperlukan, serta pemulihan kepercayaan
investor.

Kinerja dan prospek masa depan Perusahaan sangat bergantung pada keberhasilan terobosan dalam rencana restrukturisasi utang yang telah
berlangsung lama serta perolehan fasilitas modal kerja yang memadai untuk mengembalikan operasional ke tingkat optimal.


Selain itu, kondisi keuangan Perusahaan pada 31 Maret 2025 menunjukkan posisi sebagai berikut:

•   Rugi komprehensif tahun berjalan sebesar                                  US$                   1,447,830
•   Modal kerja negatif sebesar                                               US$               1,006,827,204
•   Defisiensi modal sebesar                                                  US$               1,004,513,385

Operasional Entitas Anak (PT Texmaco Jaya Tbk):

Sebagai konsekuensi dari pernyataan pailit PT Texmaco Jaya Tbk berdasarkan keputusan Pengadilan Jakarta pada tanggal 19 Agustus 2011
dengan mengacu pada putusan pengadilan 10/PKPU/2010/PN.NIAGA.JKT.PST.Jo.No.71/PAILIT/2010/PN.NIAGA.JKT.PST, manajemen
Perusahaan dan penegakan proses likuidasi berada di bawah tim kurator yang ditunjuk oleh Pengadilan dan diawasi oleh hakim pengawas.
Kurator dan Pengadilan Niaga Jakarta telah mengakui dan mendaftarkan jumlah piutang sebesar Rp1.106.832.761.717 sebagai utang tanpa
jaminan. Proses likuidasi entitas anak Perseroan masih dalam proses.


Untuk saat ini, Pengadilan telah menyetujui untuk melanjutkan kelangsungan usaha dari operasional divisi Fleece untuk mempertahankan
nilai dari aset pailit. Sesuai dengan persetujuan Pengadilan dan sesuai dengan perjanjian tolling antara tim kurator dengan PT Asia Pacific
Fibers Tbk, divisi Fleece tetap dioperasikan secara tolling.




                                                               13/95
Page 17
                            PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                             31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

  Namun, aktivitas bisnis divisi fleece terdampak parah akibat kondisi pasar, menurunnya pesanan pelanggan, dan kurangnya pembaruan
  mesin. Tingkat utilisasi kapasitas anjlok tajam, sehingga divisi ini akhirnya dihentikan sementara efektif sejak November 2024. Sebagai
  akibatnya, karyawan kontrak diberhentikan. Saat ini, Perusahaan sedang bernegosiasi dengan kurator terkait status kelangsungan usaha divisi
  tersebut.

  Perusahaan sedang membahas pengaturan modal kerja dengan PT Pacific Poly dalam penyediaan pre finance bahan baku, untuk tetap
  mempertahankan utilisasi 30% atas pabrik di Kaliwungu. Perusahaan juga sedang mencari mitra untuk kegiatan maklon dan pre finance
  bahan baku untuk penambahan kapasitas di pabrik Kaliwungu

  Pengaturan ini kemungkinan akan tetap berlaku hingga rencana restrukturisasi utang Perusahaan berhasil diselesaikan dan modal kerja baru
  dapat diperoleh.

  Oleh karena itu, kemampuan Perusahaan untuk sepenuhnya melanjutkan operasional di kedua fasilitasnya dan mempertahankan kelangsungan
  usahanya bergantung pada keberhasilan implementasi rencana restrukturisasi yang diusulkan, perolehan dana tambahan untuk belanja modal
  (Capex), serta mendapatkan modal kerja baru untuk mendukung dimulainya kembali operasional.

  Laporan keuangan konsolidasian yang menyertai telah disusun dengan mempertimbangkan perkembangan situasi yang terus berubah, serta
  mencakup penyesuaian yang diperlukan akibat ketidakpastian tersebut. Dampak terkait telah dicatat dalam laporan keuangan konsolidasian.

b Restrukturisasi Utang

  Utang Terjamin

  Menanggapi himbauan dan diskusi berkelanjutan kami dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu)/PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA)
  untuk solusi restrukturisasi Utang dengan Agunan, Kementerian Keuangan telah menunjuk komite tingkat tinggi yang dipimpin oleh Mandiri
  Sekuritas (divisi Investasi dan Keamanan Bank BUMN – Bank Mandiri) untuk mempelajari dan merekomendasikan proposal restrukturisasi
  untuk utang Perusahaan Texmaco termasuk PT Asia Pacific Fibers Tbk yang dijamin utang kepada Kementerian untuk ditinjau dan
  persetujuan.

  Komite telah melakukan beberapa kali diskusi dengan Manajemen dan pemegang saham mayoritas Perusahaan mengenai berbagai opsi
  restrukturisasi yang dapat diterapkan dalam kondisi saat ini. Komite juga melakukan uji tuntas keuangan dan hukum terhadap Perusahaan,
  serta evaluasi teknis dan penilaian aset guna merumuskan proposal restrukturisasi yang tepat. Selama diskusi bilateral, Perusahaan
  menekankan perlunya solusi segera atas permasalahan yang ada serta meminta untuk dipisahkan dari Perusahaan Texmaco, karena
  Perusahaan tidak lagi menjadi afiliasi dan mayoritas sahamnya kini dimiliki oleh Damiano Investments B.V. di Belanda, yang juga
  merupakan kreditor utama Perusahaan.


  Setelah beberapa kali diskusi dan mempertimbangkan kondisi saat ini serta berbagai faktor ekonomi, Perusahaan mengajukan proposal terbaru
  untuk Restrukturisasi Utang dengan Jaminan kepada Komite dan Kementerian Keuangan pada Oktober 2016. Rencana restrukturisasi akhir
  yang diusulkan oleh Perusahaan mencakup konversi seluruh utang dengan jaminan menjadi ekuitas melalui skema debt-equity swap.


  Selanjutnya, karena tidak ada keputusan yang diambil terkait proposal restrukturisasi dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Perusahaan
  mengadakan beberapa pertemuan dengan Kemenkeu selama tahun 2017 dan 2018. Mengingat kesulitan keuangan yang dihadapi serta
  ketidakmampuan Perusahaan untuk memperoleh fasilitas modal kerja atau menghimpun dana bagi investasi belanja modal (Capex) yang
  bersifat kritis dan strategis, kebutuhan akan Proposal Restrukturisasi Utang (Debt Restructuring Proposal/DRP) yang diperbarui dan dapat
  dijalankan disampaikan kepada seluruh Kreditor dengan Jaminan, termasuk Kemenkeu.

  Setelah mempertimbangkan masukan dari kreditor dan kondisi bisnis saat ini, Perusahaan mengajukan Proposal Restrukturisasi Utang (Debt
  Restructuring Proposal/DRP) yang telah direvisi pada 26 Maret 2018 kepada Kementerian Keuangan dan Kreditor dengan Jaminan. Proposal
  tersebut mencakup konversi 100% Utang dengan Jaminan menjadi ekuitas melalui penerbitan tambahan sebanyak 7.487.260.041 saham, yang
  mewakili 75% dari ekuitas yang telah diperluas. Dari jumlah tersebut, 6.988.109.372 saham atau 70% dari ekuitas yang telah diperluas akan
  dialokasikan kepada Kreditor dengan Jaminan secara proporsional terhadap pokok utang mereka.




                                                                14/95
Page 18
                          PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

Perusahaan telah mengambil beberapa langkah, sebagaimana dirinci di bawah ini, untuk memfasilitasi restrukturisasi obligasi dengan jaminan
dan utang dengan jaminan lainnya.

Pada 6 Maret 2017, PT Asia Pacific Fibers Tbk mendirikan anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya, yaitu Asia Pacific Fibers Hong Kong
Limited, sebuah perusahaan terbatas swasta yang didirikan berdasarkan hukum Hong Kong Special Administrative Region (HKSAR), dengan
nomor registrasi perusahaan 2493881 dan kantor terdaftar yang berlokasi di Hong Kong.

Asia Pacific Fibers Hong Kong Limited akan mengambil alih kewajiban atas obligasi dengan jaminan sebesar US$ 682,5 juta dari Penerbit
dan/atau Penjamin melalui Deed Poll. Langkah ini bertujuan untuk merestrukturisasi Notes melalui skema perjanjian (scheme of arrangement)
sesuai dengan Pasal 673 dan 674 dari Companies Ordinance (Cap 622, Hukum HKSAR), yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi
Perusahaan dan para pemangku kepentingan, termasuk para pemegang Notes

Karena Asia Pacific Fibers Hong Kong Limited tidak dapat menjalankan tujuan yang dimaksudkan, langkah-langkah telah diambil untuk
membatalkan pendaftaran (deregistrasi) perusahaan. Surat permohonan diajukan kepada otoritas terkait di Hong Kong pada 24 Juli 2018, dan
persetujuan "No Objection for Deregistration" diterima pada 22 Agustus 2018. Selanjutnya, pada 11 Januari 2019, Registrar of Companies di
Hong Kong mengeluarkan surat yang menyatakan bahwa Asia Pacific Fibers Hong Kong Limited telah dibubarkan.


Pada September 2020, Perseroan mengadakan pertemuan dengan tim koordinasi dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian,
Kementerian Investasi, Kementerian Keuangan, dan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) untuk menegaskan perlunya solusi segera
terhadap permasalahan restrukturisasi utang yang telah berlangsung lama. APF meminta agar tim tersebut mempertimbangkan secara positif
proposal sebelumnya untuk mengonversi 100% utang menjadi ekuitas, suatu usulan yang telah disetujui oleh semua kreditur terjamin lainnya
dan kini menunggu persetujuan dari Kementerian Keuangan. Menyusul diskusi tersebut, Perseroan mengajukan permohonan kepada Menteri
Keuangan melalui Direktur Jenderal Kekayaan Negara pada 25 September 2020, untuk mendapatkan persetujuan atas Proposal
Restrukturisasi Utang Terjamin, yang mencakup konversi 100% utang menjadi ekuitas.

Sebagai tanggapan atas permohonan Perseroan dan untuk mencari solusi, Pemerintah Indonesia (GoI) membentuk Satuan Tugas BLBI pada
April 2021 untuk menangani seluruh klaim yang masih tertunda terkait dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI), termasuk
permasalahan restrukturisasi utang PT Asia Pacific Fibers. Satuan tugas ini merupakan lembaga independen resmi pemerintah yang
bertanggung jawab dalam proses pengambilan keputusan terkait proposal restrukturisasi utang Perseroan.

Setelah beberapa diskusi antara Perusahaan dan satuan tugas, Proposal Restrukturisasi Utang Perusahaan ditolak karena konversi utang
sepenuhnya menjadi ekuitas tidak diizinkan untuk utang pemerintah, yang harus dilunasi.




                                                             15/95
Page 19
                           PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

    1) Perusahaan telah mengajukan kembali revisi proposal restrukturisasi utang kepada Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) pada
    tanggal 14 April 2025, yang sudah mempertimbangkan masukan dari para kreditor. Atas proposal ini kami meminta agar kreditor dapat
    memberikan persetujuan prinsip dalam waktu 30 hari kerja, dan setelah itu dialokasikan waktu 60 hari untuk pembicaraan lebih lanjut
    dengan investor dan proses due diligence. Timeline proposal saat ini sangat penting karena pabrik di Karawang sudah berhenti operasi
    lebih dari 6 bulan sehingga hanya tersedia waktu yang terbatas untuk dapat menghidupkan lagi pabrik tersebut. Melebihi dari timeline
    akan menyebabkan Perusahaan kesulitan dalam menghidupkan lagi pabrik di Karawang.

    2) Sebagian kecil utang tetap dipertahankan sebagai utang dan dilunasi/diselesaikan selama jangka waktu tertentu

    3) Dibutuhkan investor baru untuk penyediaan dana modal kerja, CAPEX dan deposit untuk pembayaran utang kepada Kementerian
    Keuangan

Skema restrukturisasi utang secara rinci adalah sbb.:

    Rincian Utang atau Kreditur                                Nilai Utang            Ketentuan Restrukturisasi yang Diusulkan
                                                             (31 Maret 2025)

  1 Kementrian Keuangan                                                   82.746.612 Dipertahankan sebagai utang dan akan diselesaikan
                                                                                     dalam jangka waktu tertentu
  2 PT Bina Prima Perdana (BPP)                                          129.548.837 Dikonversi sepenuhnya (100%) menjadi ekuitas
  3 Pemegang obligasi lainnya                                            682.526.000 85.000.000 dipertahankan sebagai utang dan akan
                                                                                     diselesaikan dalam periode tertentu, 597.526.000
                                                                                     dikonversi menjadi ekuitas mekanisme debt-equity
                                                                                     swap
  4 Pinjaman eks bank: Damiano InvestmentBV                               29.405.186 Sepenuhnya dikonversi menjadi ekuitas melalui
                                                                                     mekanisme debt-equity swap
  5 Wesel bayar tidak terjamin                                            34.567.174 Sepenuhnya dikonversi menjadi ekuitas melalui
                                                                                     mekanisme debt-equity swap
  6 Pinjaman bank (fasilitas LC): Damiano                                 69.511.945 Sepenuhnya dikonversi menjadi ekuitas melalui
    Investment BV                                                                    mekanisme debt-equity swap
  7 Pinjaman modal                                                        22.445.000 Sepenuhnya dikonversi menjadi ekuitas melalui
                                                                                     mekanisme debt-equity swap
  8 Bunga yang masih harus dibayar                                        46.180.535 Sepenuhnya dikonversi menjadi ekuitas melalui
                                                                                     mekanisme debt-equity swap

Wesel Bayar Tidak Terjamin

Perusahaan telah melaksanakan perjanjian restrukturisasi dengan kreditor tanpa jaminan, sebagaimana telah disetujui oleh para kreditor dan
disahkan oleh Pengadilan. Pada 29 September 2006, kreditor tanpa jaminan, termasuk bank, PT Bina Prima Perdana, leasing, dan notes,
direstrukturisasi menjadi Fixed Rate Notes yang disimpan di bawah pengelolaan The Hong Kong and Shanghai Banking Corporation Limited,
Hong Kong. Sebagai hasil dari restrukturisasi ini, total pinjaman tanpa jaminan setelah restrukturisasi adalah sebesar US$18.670.630. Per 31
Desember 2024, saldo terutang dari unsecured new notes adalah US$34.567.174 (Catatan 23), termasuk bunga yang dikapitalisasi sebesar
US$15.896.544.

Perusahaan telah melakukan semua tindakan korporasi yang diperlukan untuk melaksanakan Rencana Komposisi ("Peace Plan"), yang telah
disetujui oleh para kreditor tanpa jaminan dan disahkan oleh Pengadilan Niaga. Tindakan ini mencakup penerbitan utang baru, baik dengan
jaminan maupun tanpa jaminan, sebagai pengganti utang tanpa jaminan lama serta penerbitan saham untuk mengurangi pokok utang sesuai
dengan ketentuan dalam Rencana Komposisi. Perusahaan telah mengurangi utang tanpa jaminan sesuai dengan Rencana Komposisi dan
meningkatkan modal saham sebagai tambahan modal yang menunggu alokasi kepada para kreditor.


Madison Pacific Trust Limited bertindak sebagai Agen Fiskal dan Pembayaran untuk Unsecured New Notes.




                                                              16/95
Page 20
                            PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                             31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

  Restrukturisasi utang berjamin yang masih belum terselesaikan terus membebani Perusahaan dengan kesulitan keuangan dan menghambat
  kemampuannya untuk memenuhi kebutuhan belanja modal (Capex) guna meningkatkan kinerja. Selain itu, pandemi COVID-19 berdampak
  negatif terhadap kinerja Perusahaan, menyebabkan pertumbuhan ekonomi yang melemah dan perlambatan pasar. Akibatnya, Perusahaan tidak
  dapat melunasi unsecured new notes sesuai jadwal yang ditetapkan pada tahun 2022.

  Mengingat kesulitan keuangan yang dihadapi, Perusahaan telah mengajukan dan memperoleh persetujuan dari Pemegang Notes untuk
  menjadwalkan ulang pembayaran New Notes, dengan memperpanjang jadwal pelunasan selama dua tahun. Hal ini dilakukan dengan
  mencabut dan mengganti tabel Tanggal Penebusan yang ditetapkan.

  Pada Januari 2024, Perusahaan mengajukan dan memperoleh persetujuan dari Pemegang New Notes Tanpa Jaminan untuk perpanjangan
  jatuh tempo dari Februari 2024 hingga Februari 2026, termasuk kapitalisasi bunga hingga Februari 2024.

  Dalam rapat luar biasa dengan pemegang New Notes Tanpa Jaminan yang diadakan pada 11 Februari 2025, Perusahaan mengajukan
  persetujuan untuk mengubah tingkat bunga menjadi nol persen (0%) untuk periode 16 Februari 2025 hingga 15 Februari 2031.


  Dengan demikian, jadwal pelunasan Wesel Bayar Tidak Terjamin telah direvisi sesuai dengan tabel di bawah ini:




c Kondisi Ekonomi

  Pertumbuhan global stabil pada tingkat yang rendah, dengan risiko signifikan yang membayangi kondisi global. Pada tahun 2024,
  perekonomian global menunjukkan kinerja yang beragam, dengan pertumbuhan melambat menjadi 2,6%, melanjutkan tren penurunan pasca-
  pandemi. Inflasi tetap tinggi, tetapi diperkirakan akan menurun pada tahun 2025. Tren utama mencakup ketahanan ekonomi AS, sementara
  sebagian besar negara maju lainnya tidak menunjukkan kekuatan serupa. Banyak negara mengalami depresiasi mata uang, yang berpotensi
  mengganggu, terutama bagi ekonomi pasar berkembang. Ketegangan perdagangan yang meningkat dan ketidakpastian kebijakan yang lebih
  tinggi tetap menjadi perhatian utama. Ekonomi berkembang diproyeksikan tumbuh sebesar 4% pada tahun 2024, sedikit lebih lambat
  dibandingkan tahun 2023. Adopsi AI berkontribusi secara signifikan terhadap pertumbuhan PDB global pada tahun 2024. Pertumbuhan
  global diperkirakan akan tetap stabil pada 2,6% pada tahun 2024 sebelum meningkat sedikit menjadi rata-rata 2,7% pada tahun 2025 dan
  2026.

  Sebagian besar bank sentral utama, kecuali Bank of Japan, telah memulai siklus pemotongan suku bunga. Dolar AS awalnya melemah setelah
  pemotongan suku bunga pertama oleh Federal Reserve pada bulan September. Namun, kemudian berbalik arah dan menguat akibat ekspektasi
  inflasi yang lebih tinggi setelah pemilu. Rusia dan Turki, bersama dengan negara-negara Eropa Timur, diperkirakan akan menghadapi
  tantangan inflasi yang berkepanjangan.




                                                               17/95
Page 21
                           PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

Pertumbuhan PDB Indonesia tetap tangguh, didukung oleh permintaan domestik yang kuat. Ekonomi tumbuh sekitar 5,03% pada tahun 2024,
melambat dari 5,05% pada tahun 2023. Penurunan inflasi yang cepat telah mendukung kepercayaan konsumen dan penjualan ritel, yang telah
melampaui tingkat pra-pandemi. Konsumsi swasta menyumbang sekitar 55% dari pertumbuhan. Konsumsi pemerintah juga meningkat,
berkontribusi sebesar 10% terhadap pertumbuhan keseluruhan, sejalan dengan meningkatnya pengeluaran publik untuk program bantuan
sosial dan belanja terkait pemilu pada tahun 2024. Sementara itu, investasi melalui kegiatan hilirisasi di sektor pertambangan serta aktivitas
konstruksi di sektor transportasi, pergudangan, dan komunikasi menyumbang 27% dari pertumbuhan (sama seperti tahun 2023).
Perkembangan positif ini telah mengimbangi lemahnya kinerja ekspor bersih, yang disebabkan oleh moderasi dalam terms of trade dan harga
komoditas serta peningkatan kembali impor.


Sektor jasa terus tumbuh, sementara sektor manufaktur menunjukkan hasil yang beragam. Sektor jasa tetap menjadi pendorong utama
pertumbuhan, sedangkan kinerja sektor manufaktur lebih tidak konsisten. Manufaktur berbasis komoditas dan sektor konstruksi mengalami
pertumbuhan yang kuat berkat penyelesaian proyek infrastruktur dan transportasi yang signifikan. Sementara itu, pertumbuhan di sektor
manufaktur yang berorientasi ekspor melambat, terutama karena industri seperti tekstil mengalami penurunan pangsa pasar dan pemutusan
hubungan kerja dalam jumlah besar.

Pada tahun 2024, total ekspor Indonesia meningkat menjadi USD 264,70 miliar dari USD 258,77 miliar pada tahun 2023, mencerminkan
pertumbuhan tahunan sebesar 2,29%. Impor juga meningkat secara signifikan sebesar 5,31%, mencapai USD 233,66 miliar pada tahun 2024
dibandingkan USD 221,89 miliar pada tahun 2023. Akibatnya, surplus perdagangan keseluruhan menurun menjadi USD 31,04 miliar, turun
dari USD 36,89 miliar pada tahun sebelumnya.

Meskipun Rupiah mengalami volatilitas, inflasi secara bertahap mereda seiring dengan penurunan harga pangan dan energi. Setelah
mengalami percepatan pada paruh pertama tahun 2024, inflasi melunak seiring dengan turunnya harga pangan dan energi. Inflasi tahunan
turun menjadi 1,57 persen pada tahun 2024 (year-over-year), dibandingkan dengan 2,61 persen pada tahun 2023. Didukung oleh kondisi
cuaca yang menguntungkan, disinflasi ini mencerminkan pemulihan produksi pertanian, terutama pada sektor biji-bijian, hortikultura, dan
beras. Selain itu, moderasi harga minyak global, subsidi bahan bakar, dan kebijakan pemerintah yang bertujuan menurunkan tarif transportasi
udara ke destinasi wisata utama telah menstabilkan biaya transportasi secara keseluruhan.

Kurs Rupiah mencerminkan tren global. Sepanjang tahun, Rupiah bergerak dalam kisaran sempit sekitar Rp15.341 hingga Rp16.358. Nilai
tukar acuan Rupiah yang ditetapkan oleh Bank Indonesia (Jakarta Interbank Spot Dollar Rate atau JISDOR), yang melemah di Rp15.439 pada
Desember 2023, berfluktuasi dalam rentang yang ketat dan ditutup di Rp16.074 pada akhir Desember 2024.

BI merevisi suku bunga acuannya (BI Rate) sebanyak tiga kali antara 1 Januari 2024 hingga 19 Maret 2025. BI Rate awal sebesar 6% (suku
bunga pinjaman utama 6,75%) per 1 Januari 2024 secara efektif diturunkan sebesar 25 basis poin menjadi 5,75% (suku bunga pinjaman
utama 6,50%) per 19 Maret 2025. Keputusan ini sejalan dengan upaya menjaga inflasi dalam kisaran target 2,5±1% pada tahun 2025 dan

Prospek Ekonomi & Bisnis

Setelah satu tahun lagi dengan pertumbuhan ekonomi yang stabil pada 2024, perekonomian Indonesia diperkirakan akan tetap kuat sepanjang
periode proyeksi. Pertumbuhan diperkirakan meningkat secara moderat hingga rata-rata 5,1 persen dari 2025 hingga 2027. Kenaikan ini akan
didukung oleh peningkatan konsumsi publik dan investasi, seiring dengan implementasi bertahap program bantuan sosial dan investasi oleh
pemerintahan baru, terutama di sektor perumahan, pangan, dan ibu kota baru.

Prospek ekonomi menghadapi risiko yang seimbang. Ketegangan geopolitik yang meningkat dapat menyebabkan penurunan perdagangan
yang lebih tajam, mengakibatkan inflasi, dan berpotensi membatasi ruang fiskal akibat berkurangnya pendapatan. Kecepatan reformasi fiskal
dan struktural akan sangat memengaruhi arus masuk investasi asing langsung (FDI), stabilitas makroekonomi, dan prospek pertumbuhan. Di
sisi positif, pemulihan yang lebih kuat dari perkiraan di negara mitra dagang utama, seperti China atau AS, atau perubahan harga komoditas
utama seperti kelapa sawit, nikel, bijih besi, atau batu bara, dapat mendorong ekspor, memperluas ruang fiskal, dan meningkatkan
pertumbuhan.

Pemerintah yang baru berkomitmen untuk mencapai Visi Indonesia 2045, yang bertujuan mencapai status negara berpenghasilan tinggi, dan
telah menetapkan target pertumbuhan PDB sebesar 8 persen pada tahun 2028. Untuk mencapai pertumbuhan 8 persen ini, otoritas berupaya
meningkatkan permintaan agregat secara signifikan dalam lima tahun ke depan. Strategi ini mencakup dorongan kuat untuk investasi sektor
swasta, disertai dengan stimulus fiskal. Investasi swasta ini direncanakan dalam sektor konstruksi, perumahan, agribisnis, sumber daya alam,
dan manufaktur.




                                                               18/95
Page 22
                                PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                 31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

      Namun demikian, pasar tekstil Indonesia diperkirakan akan pulih dari kemunduran saat ini dan mencatat tingkat pertumbuhan tahunan
      gabungan (CAGR) lebih dari 5% dalam lima tahun ke depan. Meskipun menghadapi tantangan seperti biaya produksi yang tinggi,
      infrastruktur yang menua, dan persaingan global yang ketat, sektor tekstil Indonesia telah menunjukkan ketahanan yang luar biasa.

      Langkah-langkah dukungan pemerintah untuk melindungi sektor TPT domestik, seperti pembatasan impor ilegal, pencapaian substitusi impor
      sebesar 35%, penerapan bea masuk pengamanan (safeguard duties) pada beberapa barang tekstil, dan rasionalisasi tarif impor, diperkirakan
      akan meningkatkan prospek pertumbuhan sektor TPT dalam beberapa tahun mendatang. Pemerintah menerbitkan Peraturan Impor Menteri
      Perdagangan pada November 2023, yang akan mulai berlaku pada Maret 2024. Regulasi ini terutama membatasi aktivitas impor dengan
      mengalihkan mekanisme pemeriksaan dari post-border menjadi border inspection.




      Dengan pertumbuhan ekonomi yang kuat dan daya beli yang meningkat, Indonesia semakin menjadi tujuan menarik bagi industri pakaian dan
      tekstil. Namun, persaingan ketat dari perusahaan internasional menghadirkan baik risiko maupun peluang di pasar. Sektor tekstil domestik
      diproyeksikan akan mengalami pertumbuhan moderat pada 2025, didorong oleh pemulihan konsumsi domestik dan ekspor.

      Selain itu, dukungan kuat dan fokus dari pemerintah Indonesia diperkirakan akan membantu pemulihan industri. Sebagai bagian dari rencana
      induk pembangunan nasional, "Industry 4.0," pemerintah berencana menjadikan Indonesia sebagai salah satu dari lima produsen tekstil
      terbesar di dunia pada tahun 2030.

3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL

  Kebijakan akuntasi utama Perusahaan dan Entitas Anak yang ditetapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah seperti yang
  dijelaskan dibawah ini:

   a Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian

      Laporan keuangan konsolidasian Perusahaan ini telah di susun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
      (“SAK”) yang mencakup Penyataan Standar Akuntasi Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”), yang
      dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntansi Indonesia (“DSAK – IAI”) serta peraturan dan pedoman penyajian
      laporan keuangan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”, dahulu BAPEPAM – LK) No. VIII.G7 tentang “Penyajian dan
      Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten Perusahaan Publik” yang terdapat dalam laporan keputusan ketua BAPEPAM – LK No. KEP –
      347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012.

      Laporan keuangan konsolidasi Perusahaan telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Perusahaan
      memilih untuk menyajikan semua pendapatan dan beban dalam laporan tunggal (Single Statement). Sehubungan dengan amandemen PSAK
      227 “Laporan Keuangan Tersendiri”. Perusahaan telah mengukur investasi pada Entitas Anak menggunakan metode biaya.


      Pada tanggal 19 Agustus 2011, Pengadilan Niaga mengumumkan bahwa Entitas Anak (PT Texmaco Jaya Tbk) telah pailit dan insolven
      efektif per tanggal 26 September 2011. Terhitung tanggal tersebut, pengendalian atas Entitas Anak berada dibawah Pengadilan, dan
      menyebabkan Perusahaan hilang pengendalian atas Entitas Anak.

      Laporan keuangan konsolidasian disusun dengan dasar pengukuran biaya perolehan, kecuali untuk beberapa akun tertentu yang disusun
      berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut. Laporan keuangan
      konsolidasian juga disusun berdasarkan basis akrual, kecuali laporan arus kas konsolidasian.

      Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dan menyajikan sumber dan penggunaan kas dan setara kas
      dengan mengelompokkan arus kas atas dasar kegiatan operasi, investasi, dan pendanaan. Kas dan setara kas terdiri dari kas, bank, dan
      deposito berjangka yang jatuh tempo dalam waktu 3 (tiga) bulan atau kurang.

      Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian ini adalah Dolar Amerika Serikat (“US$”), yang
      juga merupakan mata uang fungsional dan mata uang penyajian perusahaan. Angka-angka yang disajikan dalam laporan keuangan
      konsolidasian disajikan secara penuh dalam US$, kecuali dinyatakan lain. Lihat Catatan 3c untuk informasi mata uang fungsional.




                                                                   19/95
Page 23
                              PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                               31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

  Perusahaan telah menerima persetujuan dari Bank Indonesia melalui surat No. 17/1192/DKSP tanggal 11 Agustus 2015 mengenai
  penggunaan US$ sebagai mata uang fungsional sampai dengan bulan Juli 2016 dalam kaitannya dengan aturan Bank Indonesia Nomor
  17/3/PBI/2015. Lebih lanjut, berdasarkan surat dari Bank Indonesia No. 23/152/DKSP-GPRP/Srt/B tertanggal 21 Juli 2022, Perusahaan telah
  menerima izin untuk memperpanjang penggunaan US$ sebagai mata uang transaksi sampai dengan 30 Juni 2026. Namun, Perusahaan telah
  mengganti sebagian dari transaksi domestiknya ke dalam mata uang Rupiah untuk memenuhi persyaratan Bank Indonesia.


  Kebijakan akuntansi telah diterapkan secara konsisten dengan laporan keuangan tahunan untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 yang
  telah sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.

  Penyusunan laporan keuangan konsolidasian sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mengharuskan penggunaan estimasi
  dan asumsi. Hal tersebut juga mengharuskan manajemen untuk membuat pertimbangan dalam proses penerapan kebijakan akuntansi
  Perusahaan. Area yang kompleks atau memerlukan tingkat pertimbangan yang lebih tinggi atau area di mana asumsi dan estimasi dapat
  berdampak signifikan terhadap laporan keuangan konsolidasian diungkapkan di Catatan 4.

b Prinsip-prinsip Konsolidasian

  (a) Entitas Anak

       Entitas anak adalah seluruh entitas (termasuk entitas terstruktur) dimana perusahaan memiliki pengendalian. Perusahaan mengendalikan
       entitas lain ketika perusahaan terekspos atas, atau memiliki hak untuk, pengembalian yang bervariasi dari keterlibatannya dengan entitas
       dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi pengembalian tersebut melalui kekuasaannya atas entitas tersebut. Entitas anak
       dikonsolidasikan secara penuh sejak tanggal di mana pengendalian dialihkan kepada Perusahaan. Entitas anak tidak dikonsolidasikan lagi
       sejak tanggal dimana perusahaan kehilangan pengendalian.

       Perusahaan menerapkan metode akuisisi untuk mencatat kombinasi bisnis. Imbalan yang dialihkan untuk akuisisi suatu entitas anak
       adalah sebesar nilai wajar aset yang dialihkan, liabilitas yang diakui terhadap pemilik pihak yang diakuisisi sebelumnya dan kepentingan
       ekuitas yang diterbitkan oleh perusahaan. Imbalan yang dialihkan termasuk nilai wajar aset atau liabilitas yang timbul dari kesepakatan
       imbalan kontinjensi. Aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas serta liabilitas kontinjensi yang diambil alih dalam suatu kombinasi
       bisnis diukur pada awalnya sebesar nilai wajar pada tanggal akuisisi.

       Perusahaan mengakui kepentingan non pengendali pada pihak yang diakuisisi baik sebesar nilai wajar atau sebesar bagian proporsional
       kepentingan non pengendali atas aset neto pihak yang diakuisisi. Kepentingan non pengendali disajikan di ekuitas dalam laporan posisi
       keuangan konsolidasian, terpisah dari ekuitas pemilik entitas induk.

       Biaya yang terkait dengan akuisisi dibebankan pada saat terjadinya.

       Jika kombinasi bisnis diperoleh secara bertahap, nilai wajar pada tanggal akuisisi dari kepentingan ekuitas yang sebelumnya dimiliki oleh
       pihak pengakuisisi pada pihak yang diakuisisi diukur kembali ke nilai wajar pada tanggal akuisisi melalui laporan laba rugi.


       Imbalan kontinjensi yang masih harus dialihkan, oleh Perusahaan diakui sebesar nilai wajar pada tanggal akuisisi. Perubahan selanjutnya
       atas nilai wajar imbalan kontinjensi yang diakui sebagai aset atau liabilitas dan dicatat sesuai dengan PSAK 239 “Instrumen Keuangan:
       Pengakuan dan Pengukuran” dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian. Imbalan kontinjensi yang
       diklasifikasikan sebagai ekuitas tidak diukur kembali dan penyelesaian selanjutnya diperhitungkan dalam ekuitas.


       Selisih lebih imbalan yang dialihkan, jumlah setiap kepentingan non-pengendali pada pihak diakuisisi dan nilai wajar pada tanggal
       akuisisi kepentingan ekuitas sebelumnya dimiliki oleh pihak pengakuisisi pada pihak diakuisisi atas nilai wajar aset bersih teridentifikasi
       yang diperoleh akan dicatat sebagai goodwill. Jika jumlah imbalan yang dialihkan, kepentingan non pengendali yang diakui, dan
       kepentingan yang sebelumnya dimiliki pengakuisisi lebih rendah dari nilai wajar aset bersih entitas anak yang diakuisisi dalam kasus
       pembelian dengan diskon, selisihnya diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan konsolidasian.




                                                                   20/95
Page 24
                               PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024
       Transaksi, saldo dan keuntungan antar entitas Perusahaan yang belum direalisasi telah dieliminasi. Kerugian yang belum direalisasi juga
       dieliminasi. Kebijakan akuntansi Entitas Anak diubah jika diperlukan untuk memastikan konsistensi dengan kebijakan akuntansi yang
       diadopsi Perusahaan.

  (b) Perubahan kepemilikan tanpa kehilangan pengendalian

       Transaksi dengan kepentingan non pengendali yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian merupakan transaksi ekuitas. Selisih
       antara nilai wajar imbalan yang dibayar dan bagian yang diakuisisi atas nilai tercatat aset neto entitas anak dicatat pada ekuitas.
       Keuntungan atau kerugian pelepasan kepentingan non-pengendali juga dicatat pada ekuitas.

  (c) Pelepasan Entitas Anak

       Perusahaan memperlakukan transaksi dengan kepentingan non-pengendali yang tidak mengakibatkan hilangnya kontrol sebagai transaksi
       dengan pemilik ekuitas Perusahaan. Perubahan dalam kepemilikan menghasilkan penyesuaian antara nilai tercatat dari kepentingan
       pengendali dan non-pengendali untuk mencerminkan kepentingan relatifnya di anak perusahaan. Selisih antara jumlah penyesuaian untuk
       kepentingan non-pengendali dan pertimbangan yang dibayarkan atau diterima diakui dalam cadangan terpisah dalam ekuitas yang dapat
       diatribusikan kepada pemilik Perusahaan.

       Ketika Perusahaan tidak lagi mengkonsolidasikan atau mencatat menggunakan metode ekuitas untuk investasi karena hilangnya
       pengendalian, pengendalian bersama atau pengaruh signifikan, maka kepentingan yang masih tersisa atas entitas diukur kembali
       berdasarkan nilai wajarnya, dan perubahan nilai tercatat diakui dalam laporan laba rugi. Nilai tercatat awal adalah sebesar nilai wajar
       untuk kepentingan pengukuran kembali kepentingan yang tersisa sebagai entitas asosiasi, ventura bersama atau aset keuangan.


       Di samping itu, jumlah yang sebelumnya diakui pada pendapatan komprehensif lain sehubungan dengan entitas tersebut dicatat seolah-
       olah Perusahaan telah melepas aset atau liabilitas terkait. Hal ini dapat berarti bahwa jumlah yang sebelumnya diakui pada pendapatan
       komprehensif lain direklasifikasi ke laporan laba rugi.

       Jika kepemilikan saham pada ventura bersama atau perusahaan asosiasi berkurang namun pengendalian bersama atau pengaruh signifikan
       dipertahankan, hanya sebagian proporsional dari jumlah yang telah diakui sebelumnya dalam pendapatan komprehensif lain yang
       direklasifikasi ke laba atau rugi jika diperlukan.

c Transaksi dan Saldo Dalam Mata Uang Asin

   •   Mata uang fungsional dan penyajian

       Laporan keuangan individu masing-masing entitas Perusahaan diukur dan disajikan dalam mata uang dari lingkungan ekonomi utama
       dimana entitas beroperasi (mata uang fungsional). Laporan keuangan konsolidasian dari Perusahaan disajikan dalam mata uang Dolar
       Amerika Serikat yang merupakan mata uang fungsional Perusahaan dan mata uang penyajian untuk laporan keuangan konsolidasian.


       Dalam penyusunan laporan keuangan entitas Perusahaan, transaksi dalam mata uang selain mata uang fungsional entitas (mata uang
       asing) diakui pada kurs yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada setiap akhir periode pelaporan, pos moneter dalam valuta asing
       dijabarkan kembali pada kurs yang berlaku pada tanggal tersebut. Pos-pos non moneter yang diukur pada nilai wajar dalam valuta asing
       dijabarkan kembali pada kurs yang berlaku pada tanggal ketika nilai wajar ditentukan. Pos non moneter yang diukur dalam biaya historis
       dalam valuta asing tidak dijabarkan kembali.

   •   Transaksi dan saldo

       Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang Dolar Amerika Serikat dengan menggunakan kurs yang berlaku pada
       tanggal transaksi. Pada setiap tanggal pelaporan. aset dan kewajiban moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang
       Dolar Amerika Serikat menggunakan kurs penutup. Kurs yang digunakan sebagai acuan adalah kurs yang dikeluarkan oleh Bank
       Indonesia.

       Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari penyelesaian transaksi dalam mata uang asing dan dari penjabaran aset dan
       liabilitas moneter dalam mata uang asing diakui di dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.




                                                                  21/95
Page 25
                              PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                               31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

  Dibawah ini adalah kurs tengah Bank Indonesia yang digunakan oleh Perusahaan:

                                            Maret 2025               Des 2024                 Maret 2024
           US$                 1                16,588                   16,162                   15,853
           JPY                 1                110.30                   102.36                   104.51
           SGD                 1             12,406.43                11,919.34                11,765.64
           GBP                 1             21,416.78                20,332.61                20,021.57
           EUR                 1             17,892.65                16,851.32                17,160.89

d Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi

  PSAK ini mensyaratkan pengungkapan hubungan, transaksi dan saldo pihak-pihak berelasi termasuk komitmen dalam laporan keuangan
  konsolidasian.

  PSAK ini juga memberikan pengecualian dari persyaratan umum pengungkapan pihak berelasi atas transaksi dengan pemerintah dan entitas
  yang dikendalikan, dikendalikan bersama atau dipengaruhi secara signifikan oleh Pemerintah (entitas berelasi dengan Pemerintah).


  Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan entitas

  Pihak berelasi dijelaskan sebagai berikut:

    a Orang atau anggota keluarga orang tersebut terdekat mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut:

       (i) memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor;
       (ii) memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau
       (iii) personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk entitas pelapor.

    b Suatu entitas mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika entitas memenuhi salah satu hal berikut:

       (i) entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari Perusahaan yang sama (artinya entitas induk, entitas anak, berikutnya terkait dengan
       entitas lain);

       (ii) satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura bersama yang merupakan
       anggota suatu Perusahaan, yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya);

       (iii) kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama;

       (iv) suatu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga;

       (v) entitas tersebut adalah suatu program imbalan paska kerja untuk imbalan kerja dari salah satu entitas pelapor atau entitas lain yang
       terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor juga
       berelasi dengan entitas pelapor;

       (vi) entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasikan dalam huruf a;

       (vii) orang yang diidentifikasikan dalam huruf a (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau personil manajemen kunci entitas (atau
       entitas induk dari entitas) ; dan

       (viii) entitas, atau anggota dari kelompok yang mana entitas merupakan bagian dari kelompok tersebut, menyediakan jasa personil
       manajemen kunci kepada entitas pelapor atau kepada entitas induk dari entitas pelapor.

  Seluruh transaksi dan saldo yang signifikan dengan pihak-pihak berelasi, baik yang dilakukan dengan atau tidak dengan persyaratan dan
  kondisi sebagaimana yang dilakukan dengan pihak-pihak yang tidak mempunyai hubungan pihak-pihak berelasi, telah diungkapkan dalam
  catatan atas laporan keuangan konsolidasian (Catatan 43).




                                                                    22/95
Page 26
                             PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                              31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

e Perubahan pada pernyataan standar akuntansi keuangan dan interpretasi pernyataan standar akuntansi keuangan

  Nomenklatur Standar Akuntansi Keuangan

  Standar ini mengatur penomoran baru untuk standar akuntansi keuangan yang berlaku di Indonesia yang diterbitkan oleh Dewan Standar
  Akuntansi Keuangan Institut Akuntan Indonesia (“DSAK-IAI”).

  Perubahan tersebut untuk membedakan penomoran PSAK dan ISAK yang merujuk pada IFRS Accounting Standards (diawali dengan angka
  1 dan 2) dan tidak merujuk pada IFRS Accounting Standards (diawali dengan angka 3 dan 4). Perubahan ini berlaku efektif pada 1 Januari
  2024.

  Efektif tanggal 1 Januari 2024, Perusahaan menerapkan PSAK baru yang berlaku efektif pada tanggal pelaporan. Perubahan kebijakan
  akuntansi Perusahaan telah dibuat sesuai kebutuhan, sesuai dengan ketentuan transisi dalam masing-masing standar

  Penerapan standar baru dan amandemen yang relevan dengan operasi Perusahaan adalah sebagai berikut:

  – PSAK 116: Sewa (sebelumnya PSAK 73) – Sewa jual dan sewa-balik;

  – PSAK 201: Penyajian Laporan Keuangan (sebelumnya PSAK 1) – Liabilitas Tidak Lancar dengan Persyaratan;

  – PSAK 207: Laporan arus kas (sebelumnya PSAK 2) dan PSAK 107, Instrumen keuangan: Pengungkapan (sebelumnya PSAK 60) –
  Pengaturan keuangan pemasok.

  Dampak dari penerapan standar akuntansi baru ini adalah sebagai berikut:

  – PSAK 116: Sewa (sebelumnya PSAK 73) – Sewa jual dan sewa-balik;

       DSAK IAI mengeluarkan keputusan agenda oleh Komite Interpretasi IFRS yang membahas bagaimana penjual-penyewa harus mengukur
       aset hak guna usaha yang timbul dari sewa balik dan, sebagai akibatnya, bagaimana menentukan keuntungan atau kerugian dari transaksi
       jual dan sewa-balik di mana transaksi tersebut dikualifikasikan sebagai 'penjualan' menurut PSAK 115 dan pembayaran sewa termasuk
       pembayaran sewa variabel yang tidak bergantung pada indeks atau tingkat suku bunga. Meskipun keputusan agenda tersebut memberikan
       pendekatan untuk pengukuran awal aset hak guna usaha dan liabilitas sewa yang timbul dari sewa-balik, keputusan tersebut tidak
       membahas bagaimana liabilitas sewa akan diukur selanjutnya.

       Amandemen PSAK 116 yang diterbitkan pada bulan November 2022, bertujuan untuk mengatasi kesenjangan tersebut. PSAK 116
       sekarang menetapkan bahwa, dalam mengukur liabilitas sewa selanjutnya, lessee menentukan 'pembayaran sewa' dan 'pembayaran sewa
       yang direvisi' dengan cara yang tidak mengakibatkan lessee mengakui jumlah keuntungan atau kerugian yang terkait dengan hak guna
       yang masih dimilikinya

       Dengan kata lain, tanpa amandemen ini, lessee penjual, yang menerapkan persyaratan pengukuran berikutnya untuk liabilitas sewa yang
       tidak terkait dengan transaksi jual dan sewa-balik, mungkin mengakui keuntungan atas aset hak guna yang masih dimilikinya semata
       mata karena pengukuran kembali (misalnya, setelah modifikasi sewa atau perubahan masa sewa), meskipun tidak ada transaksi atau
       peristiwa yang terjadi yang menimbulkan keuntungan tersebut.

  – PSAK 201, Penyajian Laporan Keuangan (sebelumnya PSAK 1) - Liabilitas Tidak Lancar dengan Persyaratan;

       PSAK 201 'Penyajian laporan keuangan' mensyaratkan bahwa, agar entitas dapat mengklasifikasikan liabilitas sebagai tidak lancar,
       entitas harus memiliki hak pada tanggal pelaporan untuk menunda penyelesaian liabilitas selama sekurang-kurangnya dua belas bulan
       setelah tanggal tersebut.

       Ketika entitas mengklasifikasikan liabilitas yang timbul dari perjanjian pinjaman sebagai tidak lancar dan liabilitas tersebut tunduk pada
       persyaratan yang harus dipenuhi oleh entitas dalam waktu dua belas bulan setelah tanggal pelaporan, maka entitas harus mengungkapkan
       informasi dalam catatan atas laporan keuangan yang memungkinkan para pengguna laporan keuangan untuk memahami risiko bahwa
       liabilitas tersebut akan dilunasi dalam waktu dua belas bulan setelah tanggal pelaporan, yang meliputi:

       (a) nilai tercatat liabilitas;
       (b) informasi mengenai perikatan-perikatan;
       (c) fakta akta dan situasi, jika ada, yang mengindikasikan entitas mungkin mengalami kesulitan untuk memenuhi persyaratan yang
       diperjanjikan. Fakta dan keadaan tersebut juga dapat mencakup fakta bahwa entitas tidak akan mematuhi kovenan berdasarkan
       keadaannya pada akhir periode pelaporan.




                                                                  23/95
Page 27
                            PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                             31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

  – PSAK 207, Laporan arus kas (sebelumnya PSAK 2) dan PSAK 107, Instrumen keuangan: Pengungkapan (sebelumnya PSAK 60) -
  Pengaturan keuangan pemasok;

      Pada tanggal 1 Desember 2023, DSAK IAI menerbitkan amandemen PSAK 207 dan PSAK 107 yang mensyaratkan pengungkapan
      spesifik mengenai Pengaturan Keuangan Pemasok (SFA). Amandemen tersebut menanggapi investor yang mengatakan bahwa mereka
      sangat membutuhkan informasi lebih lanjut tentang SFA untuk dapat menilai bagaimana pengaturan ini memengaruhi liabilitas, arus kas,
      dan risiko likuiditas entitas.

      Untuk memenuhi kebutuhan investor, pengungkapan baru ini akan memberikan informasi tentang:

      1. Syarat dan ketentuan SFA.
      2. Nilai tercatat liabilitas keuangan yang merupakan bagian dari SFA dan pos-pos di mana liabilitas tersebut disajikan.
      3. Nilai tercatat liabilitas keuangan dalam butir (2) yang telah diterima pembayarannya oleh pemasok dari penyedia keuangan.
      4. Kisaran tanggal jatuh tempo pembayaran untuk liabilitas keuangan yang merupakan bagian dari SFA, dan utang usaha yang sebanding
      yang bukan merupakan bagian dari pengaturan tersebut.
      5. Perubahan non-kas atas nilai tercatat liabilitas keuangan dalam butir (2).
      6. Akses terhadap fasilitas SFA dan konsentrasi risiko likuiditas pada penyedia pembiayaan.

  Beberapa standar dan interpretasi akuntansi baru yang telah diterbitkan yang tidak wajib diterapkan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
  31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 dan belum diterapkan secara dini oleh Perusahaan, dibahas pada Catatan 49.

f Aset Keuangan

  Klasifikasi

  Perusahaan mengklasifikasikan aset keuangannya dalam kategori pengukuran berikut:

      − aset keuangan yang diukur pada nilai wajar (baik melalui penghasilan komprehensif lain, atau melalui laba rugi), dan
      − aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi

  Klasifikasi tersebut tergantung pada model bisnis entitas untuk mengelola aset keuangan dan persyaratan kontraktual arus kas

  Untuk aset yang diukur pada nilai wajar, keuntungan dan kerugian akan dicatat dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
  konsolidasian. Untuk investasi pada instrumen utang, hal ini akan bergantung pada model bisnis dimana investasi tersebut diadakan. Untuk
  investasi pada instrumen ekuitas yang tidak dimiliki untuk diperdagangkan, hal ini akan tergantung pada apakah Perusahaan telah melakukan
  pemilihan takterbatalkan pada saat pengakuan awal untuk mencatat investasi ekuitas pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain.


  Perusahaan mereklasifikasi investasi utang jika dan hanya jika model bisnis untuk mengelola aset tersebut berubah.

  Pengukuran

  Pada pengakuan awal, Perusahaan mengukur aset keuangan pada nilai wajarnya ditambah, dalam hal aset keuangan tidak diukur pada nilai
  wajar melalui laporan laba rugi, biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan aset keuangan. Biaya transaksi
  dari aset keuangan yang dicatat pada nilai wajar melalui laporan laba rugi dibebankan pada laporan laba rugi.

  Aset keuangan dengan derivatif melekat dipertimbangkan secara keseluruhan saat menentukan apakah arus kasnya hanya merupakan
  pembayaran pokok dan bunga.

  Instrumen utang

  Pengukuran selanjutnya instrumen utang bergantung pada model bisnis Perusahaan dalam mengelola aset dan karakteristik arus kas dari aset
  tersebut. Perusahaan mengklasifikasikan instrumen utangnya pada kategori biaya perolehan diamortisasi yaitu aset yang dimiliki untuk
  mengumpulkan arus kas kontraktual dimana arus kas tersebut hanya mewakili pembayaran pokok dan bunga diukur dengan biaya perolehan
  diamortisasi.

  Keuntungan atau kerugian dari investasi utang yang selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dan bukan merupakan bagian dari
  hubungan lindung nilai, diakui dalam laporan laba rugi pada saat aset tersebut dihentikan pengakuannya atau penurunan nilainya. Pendapatan
  bunga dari aset keuangan tersebut dimasukkan ke dalam pendapatan keuangan dengan menggunakan metode suku bunga efektif.




                                                                24/95
Page 28
                             PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                              31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

  Instrumen keuangan disalinghapus

  Aset keuangan dan liabilitas keuangan disalinghapuskan dan jumlah netonya dilaporkan pada laporan posisi keuangan konsolidasian ketika
  terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan adanya niat untuk
  menyelesaikan secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan. Hak saling hapus tidak kontinjen
  atas peristiwa di masa depan dan dapat dipaksakan secara hukum dalam situasi bisnis yang normal dan dalam peristiwa gagal bayar, atau
  peristiwa kepailitan atau kebangkrutan Perusahaan atau pihak lawan.

  Penghentian pengakuan aset keuangan

  Perusahaan menghentikan pengakuan aset keuangan jika dan hanya jika hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan
  berakhir, atau Perusahaan mentransfer aset keuangan dan secara substansial mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset
  kepada entitas lain. Jika Perusahaan tidak mentransfer serta tidak memiliki secara substansial seluruh risiko dan manfaat kepemilikan serta
  masih mengendalikan aset yang ditransfer, maka Perusahaan mengakui keterlibatan berkelanjutan atas aset yang ditransfer dan liabilitas
  terkait sebesar jumlah yang mungkin harus dibayar. Jika Perusahaan memiliki secara substansial seluruh risiko dan manfaat kepemilikan aset
  keuangan yang ditransfer, Perusahaan masih mengakui asset keuangan dan juga mengakui pinjaman yang dijamin sebesar pinjaman yang
  diterima.

  Pada penghentian pengakuan aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, perbedaan antara nilai tercatat aset dan jumlah
  imbalan yang diterima dan piutang diakui dalam laba rugi.

g Penurunan Nilai Aset Keuangan

  Perusahaan menilai apakah risiko kredit dari instrumen keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan
  penilaian, Perusahaan menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang perkiraan usia instrumen keuangan daripada
  perubahan atas jumlah kerugian kredit ekspektasian. Dalam melakukan penilaian, Perusahaan membandingkan antara risiko gagal bayar
  yang terjadi atas instrumen keuangan pada saat periode pelaporan dengan risiko gagal bayar yang terjadi atas instrumen keuangan pada saat
  pengakuan awal dan mempertimbangkan kewajaran serta ketersediaan informasi, yang tersedia tanpa biaya atau usaha, yang mengindikasikan
  kenaikan risiko kredit sejak pengakuan awal.

  Perusahaan menerapkan pendekatan yang disederhanakan untuk mengukur Kerugian Kredit Ekspektasian (“KKE”) yang menggunakan
  cadangan KKE seumur hidup berdasarkan basis forward-looking untuk seluruh saldo piutang usaha dan kontrak aset tanpa komponen
  pendanaan yang signifikan. Selain untuk piutang usaha dan kontrak aset tanpa komponen pendanaan yang signifikan, Perusahaan menerapkan
  pendekatan umum untuk mengukur KKE

  Kerugian kredit ekspektasian adalah estimasi probabilitas tertimbang dari kerugian kredit. Kerugian kredit diukur sebagai nilai sekarang dari
  semua kekurangan kas (yaitu perbedaan antara arus kas terutang dari entitas berdasarkan kontrak dan arus kas yang Perusahaan harapkan
  untuk diterima). Kerugian kredit ekpektasian didiskontokan pada suku bunga efektif dari aset keuangan tersebut.


  Cadangan kerugian untuk aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dikurangkan dari jumlah tercatat bruto aset.

  Jumlah tercatat bruto dari aset keuangan dihapuskan (baik sebagian atau seluruhnya) sejauh tidak ada prospek pemulihan yang realistis. Hal
  ini umumnya terjadi ketika Perusahaan menentukan bahwa debitur tidak memiliki aset atau sumber pendapatan yang dapat menghasilkan arus
  kas yang cukup untuk membayar jumlah yang harus dihapuskan. Namun, aset keuangan yang dihapuskan masih dapat dipaksakan secara
  hukum untuk mematuhi prosedur Perusahaan untuk pemulihan jumlah yang jatuh tempo.

  Perusahaan menilai dengan basis forward-looking kerugian kredit ekspektasian terkait dengan instrumen utangnya yang dicatat pada biaya
  perolehan diamortisasi. Metodologi penurunan nilai yang diterapkan tergantung pada apakah telah terjadi peningkatan risiko kredit yang
  signifikan.

  Definisi gagal bayar

  Perusahaan menganggap hal-hal berikut ini merupakan peristiwa gagal bayar untuk tujuan manajemen risiko kredit internal karena
  pengalaman historis menunjukkan bahwa aset keuangan yang memenuhi salah satu kriteria berikut umumnya tidak dapat dipulihkan:

  − ketika terdapat pelanggaran persyaratan keuangan oleh debitur; atau
  − Informasi yang dikembangkan secara internal atau diperoleh dari sumber eksternal menunjukkan bahwa debitur kemungkinan tidak akan
  membayar kreditornya, termasuk Perusahaan, secara penuh (tanpa memperhitungkan jaminan yang dimiliki oleh Perusahaan).




                                                                 25/95
Page 29
                             PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                              31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

  Terlepas dari analisis di atas, Perusahaan menganggap bahwa gagal bayar telah terjadi ketika aset keuangan tertunggak lebih dari 90 hari
  kecuali jika Perusahaan memiliki informasi yang wajar dan terdukung untuk menunjukkan bahwa kriteria yang lebih panjang lebih tepat.


  Kebijakan penghapusan

  Perusahaan menghapuskan aset keuangan ketika ada informasi yang menunjukkan bahwa pihak lawan berada dalam kesulitan keuangan yang
  buruk dan tidak ada prospek pemulihan yang realistis, contoh ketika pihak lawan dalam proses likuidasi atau telah memasuki proses
  kebangkrutan, atau untuk hal piutang usaha, ketika jumlahnya sudah lebih dari 120 hari tertunggak, mana yang terjadi lebih dulu. Aset
  keuangan yang dihapuskan dapat menjadi subjek aktivitas penagihan dalam prosedur pemulihan Perusahaan, dengan mempertimbangkan
  nasihat hukum yang sesuai. Setiap pemulihan yang terjadi diakui dalam laba rugi.

h Kas dan setara kas

  Pada laporan arus kas konsolidasian, kas dan setara kas mencakup kas, simpanan yang sewaktu-waktu bisa dicairkan dan investasi likuid
  jangka pendek lainnya dengan yang jatuh tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang dan cerukan. Pada laporan posisi keuangan
  konsolidasian, cerukan disajikan bersama sebagai pinjaman dalam liabilitas jangka pendek.

i Piutang usaha dan piutang non-usaha

  Piutang usaha merupakan jumlah yang terutang dari pelanggan atas penjualan barang dagangan atau jasa dalam kegiatan usaha normal. Jika
  piutang diperkirakan dapat ditagih dalam waktu satu tahun atau kurang (atau dalam siklus operasi normal jika lebih panjang), piutang
  diklasifikasikan sebagai aset lancar. Jika tidak, piutang disajikan sebagai aset tidak lancar.

  Piutang non-usaha dari pihak berelasi merupakan saldo piutang yang terkait dengan pinjaman yang diberikan kepada pihak berelasi
  Perusahaan.

  Setoran yang dapat dikembalikan yang diberikan oleh Perusahaan merupakan hak kontraktual untuk menerima uang tunai dari pemegang
  simpanan ini.

  Piutang non-usaha dari pihak berelasi merupakan saldo piutang yang terkait dengan pinjaman yang diberikan kepada pihak berelasi
  Perusahaan.

  Piutang usaha dan piutang non-usaha pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi
  dengan menggunakan metode bunga efektif, apabila dampak pendiskontoan signifikan, dikurangi provisi atas penurunan nilai.


j Pengukuran Nilai Wajar

  Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam
  transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran. Pengukuran nilai wajar berdasarkan asumsi bahwa transaksi untuk menjual
  aset atau mengalihkan liabilitas terjadi di: pasar utama untuk aset dan liabilitas tersebut; atau dalam hal tidak terdapat pasar utama, maka pasar
  yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas tersebut.

  Pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan harus dapat diakses oleh Perusahaan.

  Nilai wajar aset dan liabilitas di ukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika menentukan harga aset atau liabilitas
  tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam kepentingan ekonomi terbaiknya.

  Perusahaan menggunakan teknik penilaian yang sesuai dalam keadaan dan dimana data yang memadai tersedia untuk mengukur nilai wajar,
  memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi yang relevan dan meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.


  Semua aset dan liabilitas yang nilai wajarnya diukur atau diungkapkan dalam laporan keuangan konsolidasian dikelompokkan dalam hirarki
  nilai wajar, sebagaimana dijelaskan dibawah ini, berdasarkan tingkatan level input yang terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai
  wajar secara keseluruhan:




                                                                   26/95
Page 30
                             PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                              31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

  Level 1 - Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik.
  Level 2 - Teknik penilaian dimana tingkat level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar dapat diobservasi baik secara
  langsung atau tidak langsung
  Level 3 - Teknik penilaian dimana tingkat level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar tidak dapat diobservasi baik
  secara langsung atau tidak langsung

  Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada laporan keuangan konsolidasian secara berulang, Perusahaan menentukan apakah terdapat
  perpindahan antara Level dalam hirarki dengan melakukan evaluasi ulang atas penetapan kategori (berdasarkan Level masukan (input) paling
  rendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar secara keseluruhan) pada tiap akhir periode pelaporan.

k Persediaan

  Persediaan diukur berdasarkan biaya atau nilai realisasi neto mana yang lebih rendah. Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata,
  yang meliputi semua biaya dalam memperoleh persediaan, produksi atau biaya konversi, dan biaya lainnya yang terjadi dalam membawanya
  kedalam lokasi dan kondisi yang ada. Dalam hal persediaan yang diproduksi dan barang dalam proses, biaya mencakup bagian yang sesuai
  atas overhead produksi terkait berdasarkan kapasitas operasi normal. Nilai realisasi bersih adalah estimasi harga jual dalam kegiatan usaha
  normal dikurangi estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk melakukan penjualan tersebut.


  Penyisihan penurunan nilai sehubungan dengan persediaan yang usang dan lambat bergerak ditentukan berdasarkan estimasi penggunaan atau
  penjualan masing-masing jenis persediaan pada masa mendatang. Jumlah setiap penurunan nilai persediaan menjadi nilai realisasi bersih dan
  seluruh kerugian persediaan diakui sebagai beban pada periode terjadinya penurunan atau kerugian tersebut. Jumlah setiap pemulihan kembali
  atas penurunan nilai persediaan yang timbul dari meningkatnya nilai realisasi bersih diakui sebagai pengurang terhadap jumlah persediaan
  yang diakui dan diakui sebagai beban pada periode pemulihan kembali terjadi.


l Biaya yang dibayar di muka dan Uang Muka

  Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan metode garis lurus.

  Uang muka adalah bagian dari kontrak yang dibayarkan atau diterima di muka untuk barang dan jasa. Uang muka dicatat sebagai aset pada
  laporan posisi keuangan konsolidasian.

m Aset Tetap

  Aset tetap diukur sebesar biaya perolehan, dikurangi dengan akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai, jika ada. Perusahaan
  dan Entitas Anak memilih untuk menerapkan model biaya.

  Biaya perolehan meliputi pengeluaran yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan aset tersebut.

  Ketika bagian dari suatu aset tetap memiliki masa manfaat yang berbeda, maka aset tetap tersebut dicatat sebagai item yang terpisah dari aset
  tetap secara keseluruhan (komponen utama).

  Keuntungan atau kerugian atas penjualan suatu aset tetap (yang dihitung sebagai perbedaan antara hasil penjualan bersih dari pelepasan dan
  jumlah tercatat dari aset tetap) diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian

  Biaya-biaya setelah pengakuan awal diakui hanya jika terdapat kemungkinan besar bahwa manfaat ekonomis di masa depan akan mengalir ke
  Perusahaan. Biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan pada saat terjadinya

  Aset tetap disusutkan dari tanggal dimana aset tetap tersebut tersedia untuk digunakan atau pada saat dimana aset tersebut diselesaikan dan
  siap untuk digunakan dalam hal aset tersebut dibangun sendiri.

  Penyusutan dihitung berdasarkan biaya perolehan dari aset tetap dikurangi dengan estimasi nilai sisa dari aset tersebut dengan menggunakan
  metode garis lurus berdasarkan estimasi masa manfaatnya. Penyusutan secara umum diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan
  komprehensif lain konsolidasian, kecuali jumlah tersebut termasuk dalam nilai tercatat aset lainnya.




                                                                 27/95
Page 31
                              PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                               31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

  Tanah tidak disusutkan

  Estimasi masa manfaat aset tetap adalah sebagai berikut:
                                                                 Tahun
          Bangunan dan prasarana                                 20
          Mesin dan peralatan                                    3 - 20
          Kendaraan                                              5
          Peralatan kantor                                       5

  Biaya legal awal untuk mendapatkan hak legal diakui sebagai bagian biaya akuisisi tanah, biaya-biaya tersebut tidak disusutkan. Biaya terkait
  dengan pembaharuan hak atas tanah diakui sebagai aset tidak berwujud dan diamortisasi sepanjang umur hukum hak.

  Biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif konsolidasian pada saat terjadinya;
  pembaruan dan perbaikan yang signifikan dikapitalisasi.

n Aset dalam penyelesaian

  Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan dan disajikan sebagai bagian dari aset tetap. Akumulasi penyusutan akan
  direklasifikasi ke aset tetap ketika konstruksi telah diselesaikan dan aset sudah siap untuk digunakan.

o Aset Tidak Berwujud

  Biaya perpanjangan atau pembaharuan hak atas tanah diakui sebagai aset tidak berwujud dan akan diamortisasi selama dua puluh (20) tahun.


  Piranti Lunak

  Aset tak berwujud diukur sebesar nilai perolehan pada pengakuan awal. Setelah pengakuan awal, aset tak berwujud dicatat pada biaya
  perolehan dikurangi akumulasi amortisasi dan akumulasi rugi penurunan nilai. Umur manfaat aset tak berwujud dinilai apakah terbatas atau
  tidak terbatas.

  Estimasi masa manfaat aset tidak berwujud adalah sebagai berikut:
                                                                Tahun
          Hak guna bangunan                                     20
          Perangkat lunak                                       5-8

  Biaya yang terkait dengan pemeliharaan program piranti lunak komputer diakui sebagai beban pada saat terjadinya. Biaya pengembangan
  yang dapat secara langsung diatribusikan kepada desain dan pengujian produk piranti lunak yang dapat diidentifikasi dan unik yang
  dikendalikan oleh Perusahaan diakui sebagai aset tak berwujud.

  Biaya yang dapat diatribusikan secara langsung dikapitalisasi sebagai bagian produk piranti lunak mencakup beban pekerja pengembang
  piranti lunak dan bagian overhead yang relevan.

  Pengeluaran pengembangan yang lain yang tidak memenuhi kriteria ini diakui sebagai beban pada saat terjadinya. Biaya pengembangan yang
  sebelumnya diakui sebagai beban tidak dapat diakui sebagai aset pada periode berikutnya.

  Biaya pengembangan piranti lunak komputer diakui sebagai aset yang diamortisasi selama estimasi masa manfaat, yang tidak lebih dari tiga
  tahun.

  Amortisasi dihitung sebagai penghapusan biaya perolehan aset, dikurangi nilai residunya, periode amortisasi dan metode amortisasi untuk aset
  tak berwujud dengan umur manfaat terbatas ditelaah setidaknya setiap akhir tahun buku.




                                                                 28/95
Page 32
                              PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                               31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

p Penurunan Nilai Aset Non Keuangan

  Pada akhir setiap periode pelaporan, Perusahaan menelaah nilai tercatat aset non-keuangan untuk menentukan apakah terdapat indikasi bahwa
  aset tersebut telah mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut, jumlah terpulihkan dari aset diestimasi untuk menentukan
  tingkat kerugian penurunan nilai (jika ada). Bila tidak memungkinkan untuk mengestimasi jumlah terpulihkan atas suatu aset individual,
  Perusahaan mengestimasi jumlah terpulihkan dari unit penghasil kas atas aset. Ketika dasar alokasi yang wajar dan konsisten dapat
  diidentifikasi, aset perusahaan juga dialokasikan ke masing-masing kelompok unit penghasil kas, atau sebaliknya mereka dialokasikan ke
  kelompok terkecil dari kelompok unit penghasil kas di mana dasar alokasi yang wajar dan konsisten dapat diidentifikasi.


  Aset tak berwujud dengan masa manfaat tidak terbatas dan aset tak berwujud yang belum tersedia untuk digunakan diuji penurunan nilainya
  setiap tahun dan ketika terdapat indikasi penurunan nilai.

  Jumlah terpulihkan adalah nilai tertinggi antara nilai wajar dikurangi biaya pelepasan dan nilai pakai. Dalam menilai nilai pakainya, estimasi
  arus kas masa depan didiskontokan ke nilai kini menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini dari
  nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset dengan estimasi arus kas masa depan belum disesuaikan.

  Jika jumlah terpulihkan dari aset nonkeuangan (unit penghasil kas) lebih kecil dari nilai tercatatnya, nilai tercatat aset (unit penghasil kas)
  diturunkan menjadi sebesar jumlah terpulihkan dan rugi penurunan nilai segera diakui dalam laba rugi.

  Ketika penurunan nilai selanjutnya dibalik, jumlah tercatat aset (atau unit penghasil kas) ditingkatkan ke estimasi yang direvisi dari jumlah
  terpulihkannya, namun kenaikan jumlah tercatat tidak boleh melebihi jumlah tercatat ketika kerugian penurunan nilai tidak diakui untuk aset
  (atau unit penghasil kas) pada tahun-tahun sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan nilai diakui segera dalam laba rugi.


q Sewa

  Perusahaan menilai apakah sebuah kontrak mengandung sewa, pada tanggal insepsi kontrak. Perusahaan mengakui aset hak-guna dan
  liabilitas sewa terkait sehubungan dengan seluruh kesepakatan sewa di mana Perusahaan merupakan penyewa, kecuali untuk sewa jangka-
  pendek (yang didefinisikan sebagai sewa yang memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang) dan sewa yang aset pendasarnya bernilai-rendah.
  Untuk sewa-sewa tersebut, Perusahaan mengakui pembayaran sewa sebagai beban operasi secara garis lurus selama masa sewa kecuali dasar
  sistematis lainnya lebih merepresentasikan pola konsumsi manfaat penyewa dari aset sewa.

  Liabilitas sewa awalnya diukur pada nilai kini pembayaran sewa masa depan yang belum dibayarkan pada tanggal permulaan, yang
  didiskontokan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa. Jika suku bunga ini tidak dapat ditentukan, Perusahaan menggunakan suku
  bunga pinjaman inkremental khusus untuk penyewa.

  Bunga pinjaman inkremental bergantung pada jangka waktu, mata uang dan tanggal mulai sewa, dan ditentukan berdasarkan serangkaian
  input, termasuk: tingkat bebas risiko berdasarkan suku bunga obligasi pemerintah; penyesuaian risiko khusus negara; penyesuaian risiko
  kredit berdasarkan imbal hasil obligasi; dan penyesuaian khusus entitas ketika profil risiko entitas yang melakukan perjanjian sewa berbeda
  dengan Perusahaan dan sewa tersebut tidak memperoleh manfaat atas jaminan dari Perusahaan.

  Pembayaran sewa yang diperhitungkan dalam pengukuran liabilitas sewa terdiri atas:

   -. pembayaran tetap (termasuk pembayaran tetap secara-substansi), dikurangai insentif sewa
   -. pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks atau suku bunga yang pada awalnya diukur dengan menggunakan indeks atau
      suku bunga pada tanggal permulaan;
   -. jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh penyewa dalam jaminan nilai residual;
   -. harga eksekusi opsi beli jika penyewa cukup pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut; dan
   -. pembayaran penalti karena penghentian sewa, jika masa sewa merefleksikan penyewa mengeksekusi opsi untuk menghentikan sewa.

  Liabilitas sewa disajikan sebagai pos terpisah dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.

  Liabilitas sewa selanjutnya diukur dengan meningkatkan jumlah tercatat untuk mereflesikan bunga atas liabilitas sewa (menggunakan metode
  suku bunga efektif) dan dengan mengurangi jumlah tercatat untuk merefleksikan sewa yang telah dibayar.




                                                                    29/95
Page 33
                             PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                              31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

  Aset hak-guna terdiri dari pengukuran awal atas liabilitas sewa, pembayaran sewa yang dilakukan pada saat atau sebelum permulaan sewa
  dan biaya langsung awal. Aset hak-guna selanjutnya diukur sebesar biaya dikurangi akumulasi penyusutan dan kerugian penurunan nilai


  Jika Perusahaan dibebankan kewajiban atas biaya membongkar dan memindahkan aset sewa, merestorasi tempat di mana aset berada atau
  merestorasi aset pendasar ke kondisi yang disyaratkan oleh syarat dan ketentuan sewa, provisi diakui dan diukur sesuai PSAK 237. Biaya
  tersebut diperhitungkan dalam aset hak guna terkait, kecuali jika biaya tersebut terjadi untuk memproduksi persediaan


  Aset hak-guna disusutkan selama periode yang lebih singkat antara masa sewa dan masa manfaat aset pendasar. Jika sewa mengalihkan
  kepemilikan aset pendasar atau jika biaya perolehan aset hak-guna merefleksikan Perusahaan akan mengeksekusi opsi beli, aset hak-guna
  disusutkan selama masa manfaat aset pendasar. Penyusutan dimulai pada tanggal permulaan sewa.

  Aset hak-guna disajikan sebagai pos terpisah di laporan posisi keuangan konsolidasian.

  Perusahaan menerapkan PSAK 236 untuk menentukan apakah aset hak-guna mengalami penurunan nilai dan mencatat kerugian penurunan
  nilai yang teridentifikasi sebagaimana dijelaskan dalam kebijakan aset penurunan nilai


  Sewa variabel yang tidak bergantung pada indeks atau suku bunga tidak diperhitungkan dalam pengukuran liabilitas sewa dan aset hak-guna.
  Pembayaran terkait diakui sebagai beban dalam periode di mana peristiwa atau kondisi yang memicu pembayaran tersebut terjadi dan dicatat
  dalam pos "Beban umum dan administrasi" dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.

r Liabilitas Keuangan

  Perusahaan mengakui liabilitas pada tanggal diperdagangkan, yang mana pada tanggal tersebut. Perusahaan menjadi salah satu pihak yang ada
  di dalam perjanjian kontrak dari suatu instrumen keuangan.

  Perusahaan mengklasifikasikan liabilitas keuangan non-derivatif kedalam kategori Utang Usaha, Biaya yang masih harus dibayar, Pinjaman
  Jangka Pendek, Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek, Utang Bank, Utang Terjamin, Liabilitas Keuangan Jangka Pendek Lainnya, dan
  Pinjaman dari institusi keuangan lain (seperti: Wesel Bayar Tidak Terjamin dan Pinjaman Modal). Liabilitas keuangan ini pada saat
  pengakuan awal diakui sebesar nilai wajarnya setelah dikurangi dengan biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung. Setelah
  pengakuan awal, liabilitas keuangan ini diukur sebesar biaya perolehan yang diamortisasi. selisih antara penerimaan (dikurangi biaya
  transaksi) dan nilai pelunasan dicatat pada laporan laba rugi dan pendapatan komprehensif lain konsolidasian selama periode liabilitas dengan
  menggunakan metode bunga efektif.

  Liabilitas keuangan pada perolehan biaya perolehan diamortisasikan.

  Liabilitas keuangan yang bukan merupakan 1) imbalan kontinjen dari pihak pengakuisisi dalam kombinasi bisnis, 2) dimiliki untuk
  diperdagangkan, atau 3) ditetapkan sebagai FVTPL, selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku
  bunga efektif.

  Metode suku bunga efektif adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya perolehan diamortisasi dari liabilitas keuangan dan
  metode untuk mengalokasikan biaya bunga selama periode yang relevan. Suku bunga efektif adalah suku bunga yang secara tepat
  mendiskontokan estimasi pembayaran kas masa depan (mencakup seluruh komisi dan bentuk lain yang dibayarkan dan diterima yang
  merupakan bagian yang tak terpisahkan dari suku bunga efektif, biaya transaksi dan premium dan diskonto lainnya) selama perkiraan umur
  liabilitas keuangan, atau (jika lebih tepat) digunakan periode yang lebih singkat untuk memperoleh nilai tercatat bersih pada saat pengakuan
  awal.

  Utang Bank, Utang Terjamin, dan Pinjaman dari Institusi Keuangan Lain diterima untuk mendukung pendanaan jangka pendek atas
  operasional Perusahaan

  Utang usaha adalah kewajiban membayar barang atau jasa yang telah diterima dalam kegiatan usaha normal dari pemasok. Utang usaha
  diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka pendek jika pembayarannya jatuh tempo dalam waktu satu tahun atau kurang (atau dalam siklus
  operasi normal, jika lebih lama). Jika tidak, utang tersebut disajikan sebagai liabilitas jangka panjang. Utang usaha pada awalnya diakui pada
  nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif.




                                                                 30/95
Page 34
                             PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                              31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

  Pinjaman jangka panjang pada awalnya diakui sebesar nilai wajar, setelah dikurangi biaya transaksi. Pinjaman selanjutnya dicatat pada biaya
  perolehan diamortisasi; perbedaan antara hasil (setelah dikurangi biaya transaksi) dan nilai penebusan diakui dalam laporan laba rugi dan
  penghasilan komprehensif lain konsolidasian selama periode pinjaman dengan menggunakan metode bunga efektif


  Penghentian pengakuan liabilitas keuangan

  Perusahaan menghapus suatu liabilitas keuangan hanya jika liabilitas tersebut dibatalkan atau kadaluarsa.

  Perusahaan menghentikan pengakuan liabilitas keuangan, jika dan hanya jika, liabilitas Perusahaan telah dilepaskan, dibatalkan atau
  kadaluarsa. Selisih antara jumlah tercatat liabilitas keuangan yang dihentikan pengakuannya dan imbalan yang dibayarkan dan utang diakui
  dalam laba rugi

  Ketika Perusahaan bertukar dengan pemberi pinjaman, satu instrumen utang menjadi instrumen lain dengan persyaratan yang berbeda secara
  substansial, pertukaran tersebut dicatat sebagai penghapusan labilitas keuangan orisinal dan pengakuan liabilitas keuangan baru. Demikian
  pula, Perusahaan memperhitungkan modifikasi substansial dari ketentuan liabilitas yang ada atau bagian dari liabilitas tersebut sebagai
  pelepasan liabilitas keuangan orisinal dan pengakuan liabilitas baru. Diasumsikan bahwa persyaratannya berbeda secara substansial jika nilai
  kini arus kas yang didiskonto berdasarkan persyaratan yang baru, termasuk setiap imbalan (fee) yang dibayarkan setelah dikurangi setiap
  imbalan (fee) yang diterima dan didiskonto menggunakan suku bunga efektif orisinal, berbeda sedikitnya 10% dari nilai kini sisa arus kas
  yang didiskonto yang berasal dari liabilitas keuangan orisinal. Jika modifikasi tidak substansial, maka perbedaan antara: (1) jumlah tercatat
  liabilitas sebelum modifikasi; dan (2) nilai kini dari arus kas setelah modifikasi, diakui dalam laba rugi sebagai keuntungan atau kerugian
  modifikasi dalam keuntungan dan kerugian lainnya.

s Hibah Pemerintah

  Hibah Pemerintah adalah bantuan Pemerintah dalam bentuk transfer sumber daya untuk suatu entitas sebagai imbalan atas masa lalu atau
  masa depan sesuai dengan kondisi tertentu yang berkaitan dengan kegiatan operasional entitas. Dan hibah yang terkait dengan aset adalah
  hibah Pemerintah yang kondisi utamanya adalah bahwa entitas yang memenuhi syarat harus melakukan pembelian, membangun, atau
  membeli aset jangka panjang

  Hibah Pemerintah diakui jika terdapat keyakinan memadai bahwa entitas akan mematuhi kondisi yang melekat pada hibah tersebut, dan hibah
  akan diterima.

  Ada dua pendekatan akuntansi untuk Hibah Pemerintah diantaranya pendekatan modal, dimana hibah diakui di luar laporan laba rugi dan
  penghasilan komprehensif lain konsolidasian, dan pendekatan penghasilan, dimana hibah diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan
  komprehensif lain konsolidasian untuk satu atau lebih periode.

  Perusahaan memilih untuk menerapkan pendekatan penghasilan dan mengakui hibah Pemerintah melalui pendapatan ditangguhkan, yang
  kemudian akan diamortisasi menjadi pendapatan selama periode yang sama dengan biaya yang berhubungan dengan aset tetap tersebut secara
  sistematis (20 tahun).

t Imbalan Kerja

  (a) Imbalan kerja jangka pendek

      Liabilitas diakui atas manfaat yang menjadi hak karyawan sehubungan dengan upah dan gaji, cuti tahunan dan cuti sakit dalam periode di
      mana jasa terkait diserahkan, sebesar jumlah yang tidak didiskontokan dari pembayaran manfaat ekspektasian sebagai imbalan atas jasa
      tersebut.

      Hak karyawan atas cuti tahunan diakui ketika karyawan mendapat hak. Provisi dibuat untuk liabilitas cuti tahunan akibat jasa yang
      diserahkan oleh karyawan sampai tanggal periode pelaporan.




                                                                 31/95
Page 35
                            PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                             31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

  (b) Imbalan pascakerja program imbalan pasti

      Pada bulan April 2022, DSAK IAI (Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia) menerbitkan materi penjelasan
      melalui siaran pers atas persyaratan pengatribusian imbalan pada periode jasa sesuai PSAK 219: Imbalan Kerja yang diadopsi dari IAS 19
      Employee Benefits. Materi penjelasan tersebut menyampaikan informasi bahwa pola fakta umum dari program pensiun berbasis undang-
      undang ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia saat ini memiliki pola fakta serupa dengan yang ditanggapi dan disimpulkan dalam
      IFRS Intepretation Committee (“IFRIC”) Agenda Decision Attributing Benefit to Periods of Service (IAS 19).


      Perusahaan menyelenggarakan program pensiun imbalan pasti untuk semua karyawan tetapnya. Perusahaan juga memberikan imbalan
      pasca kerja imbalan pasti untuk karyawan sesuai dengan Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja (Undang-Undang
      Cipta Kerja). Perusahaan menghitung selisih antara imbalan yang diterima karyawan berdasarkan Undang Undang Cipta Kerja yang
      berlaku dengan manfaat yang diterima dari program pensiun untuk pensiun normal

      Biaya penyediaan imbalan ditentukan dengan menggunakan metode projected unit credit dengan penilaian aktuaria yang dilakukan pada
      setiap akhir periode pelaporan tahunan. Pengukuran kembali terdiri dari keuntungan dan kerugian aktuarial, dampak batas atas aset (jika
      ada) dan dari imbal hasil atas aset program (tidak termasuk bunga), diakui langsung dalam laporan posisi keuangan konsolidasian yang
      dibebankan atau dikreditkan ke penghasilan komprehensif lain periode terjadinya. Pengukuran kembali diakui dalam penghasilan
      komprehensif lain tercermin segera dalam ”saldo laba”.

      Biaya jasa lalu diakui dalam laba rugi ketika terjadi amandemen program atau kurtailmen, atau ketika Perusahaan mengakui biaya
      restrukturisasi terkait atau pesangon, jika lebih dahulu. Bunga neto dihitung dengan mengalikan tingkat diskonto dengan liabilitas atau
      aset imbalan pasti neto. Biaya imbalan pasti dibagi menjadi tiga kategori:

       -. Biaya jasa (termasuk biaya jasa kini, biaya jasa lalu serta keuntungan dan kerugian kurtailmen dan penyelesaian);
       -. Beban atau pendapatan bunga neto; dan
       -. Pengukuran kembali.

      Perusahaan menyajikan dua komponen pertama dari biaya imbalan pasti di laba rugi, Keuntungan dan kerugian kurtailmen dicatat
      sebagai biaya jasa lalu.

      Kewajiban imbalan pensiun yang diakui pada laporan posisi keuangan konsolidasian merupakan defisit atau surplus aktual dalam
      program imbalan pasti Perusahaan. Surplus yang dihasilkan dari perhitungan ini terbatas pada nilai kini manfaat ekonomis yang tersedia
      dalam bentuk pengembalian dana program dan pengurangan iuran masa depan atas program

  (c) Pesangon

      Liabilitas untuk pesangon diakui mana yang terjadi lebih dulu ketika entitas tidak dapat lagi menarik penawaran imbalan tersebut dan
      ketika entitas mengakui biaya restrukturisasi terkait.

u Pajak Penghasilan

  Pajak kini

  Pajak kini terutang berdasarkan laba kena pajak untuk suatu tahun. Laba kena pajak berbeda dari laba sebelum pajak seperti yang dilaporkan
  di laba rugi karena tidak memperhitungkan penghasilan atau beban yang dikenakan pajak atau dikurangkan pada tahun berbeda dan tidak
  memperhitungkan pos-pos yang tidak pernah dikenakan pajak atau tidak dapat dikurangkan. Liabilitas Perusahaan untuk pajak kini dihitung
  berdasarkan tarif pajak yang telah berlaku pada akhir periode pelaporan.

  Provisi diakui untuk penentuan pajak yang tidak pasti, tetapi kemungkinan besar akan mengangkibatkan arus keluar dana kepada otoritas
  pajak. Provisi diukur sebesar estimasi terbaik atas jumlah ekspektasian yang terhutang. Penilaian berdasarkan pada pertimbangan professional
  pajak dalam Perusahaan yang didukung dengan pengalaman lalu atas aktivitas tersebut dan dalam kasus tertentu berdasarkan saran pakar
  pajak independen




                                                                 32/95
Page 36
                              PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                               31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

  Pajak tangguhan

  Pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer antara jumlah tercatat aset dan liabilitas dalam laporan keuangan konsolidasian dengan dasar
  pengenaan pajak yang digunakan dalam perhitungan laba kena pajak. Liabilitas pajak tangguhan umumnya diakui untuk seluruh perbedaan
  temporer kena pajak. Aset pajak tangguhan umumnya diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan sepanjang
  kemungkinan besar bahwa laba kena pajak akan tersedia sehingga perbedaan temporer dapat dimanfaatkan. Aset dan liabilitas pajak
  tangguhan tidak diakui jika perbedaan temporer timbul dari pengakuan awal (selain dari kombinasi bisnis) dari aset dan liabilitas suatu
  transaksi yang tidak mempengaruhi laba kena pajak atau laba akuntansi. Selain itu, liabilitas pajak tangguhan tidak diakui jika perbedaan
  temporer timbul dari pengakuan awal goodwill.

  Pajak penghasilan tangguhan diakui dengan menggunakan metode balance sheet untuk semua perbedaan temporer antara dasar pengenaan
  pajak aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya pada laporan keungan konsolidasian

  Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan berlaku dalam periode ketika liabilitas
  diselesaikan atau aset dipulihkan berdasarkan tarif pajak (dan peraturan pajak) yang telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada
  akhir periode pelaporan

  Pengukuran aset dan liabilitas pajak tangguhan mencerminkan konsekuensi pajak yang sesuai dengan cara Perusahaan memperkirakan, pada
  akhir periode pelaporan, untuk memulihkan atau menyelesaikan jumlah tercatat aset dan liabilitasnya.

  Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah ulang pada akhir periode pelaporan dan dikurangi jumlah tercatatnya jika kemungkinan besar
  laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang memadai untuk mengkompensasikan sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan
  tersebut.

  Pajak kini dan pajak tangguhan diakui sebagai beban atau penghasilan dalam laba rugi periode berjalan, kecuali untuk pajak penghasilan yang
  timbul dari transaksi atau peristiwa yang diakui di luar laba rugi (baik dalam penghasilan komprehensif lain maupun secara langsung di
  ekuitas), dalam hal tersebut pajak juga diakui di luar laba rugi, atau yang timbul dari akuntansi awal kombinasi bisnis. Dalam hal kombinasi
  bisnis, pengaruh pajak termasuk dalam akuntansi kombinasi bisnis

v Tambahan Modal Disetor

  Biaya-biaya yang terjadi sehubungan dengan emisi saham kepada masyarakat ditangguhkan dan diamortisasi dalam jangka waktu sepuluh
  tahun berdasarkan metode garis lurus. Pada tahun 1997, Perusahaan mempercepat jangka waktu amortisasi menjadi lima tahun. Berdasarkan
  Surat Keputusan BAPEPAM KEP–No.06/PM/2000 tanggal 13 Maret 2000, beban emisi saham secara retrospektif dibukukan pada akun
  “Tambahan Modal Disetor”.

w Pengakuan Pendapatan dan Beban

  Perusahaan telah menerapkan PSAK 115 yang membutuhkan pendapatan pengakuan untuk memenuhi 5 langkah penilaian

  1.   Identifikasi kontrak dengan pelanggan
  2.   Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan adalah janji dalam kontrak untuk mentransfer barang atau jasa
       yang berbeda kepada pelanggan.
  3.   Menentukan harga transaksi. Harga transaksi adalah jumlah imbalan yang diharapkan menjadi hak entitas sebagai imbalan untuk
       mentransfer barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan. Jika pertimbangan yang dijanjikan dalam kontrak mencakup jumlah
       variabel, Perusahaan memperkirakan jumlah imbalan yang diharapkan berhak sebagai imbalan atas pengalihan barang atau jasa yang
       dijanjikan kepada pelanggan dikurangi perkiraan jumlah jaminan tingkat layanan yang akan dibayarkan selama masa kontrak

  4.   Mengalokasikan harga transaksi untuk setiap kewajiban pelaksanaan atas dasar harga jual berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau
       jasa berbeda yang dijanjikan dalam kontrak. Jika hal ini tidak dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diestimasi
       berdasarkan biaya ekspektasian ditambah marjin.
  5.   Mengakui pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan dipenuhi dengan mentransfer barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan
       (yaitu ketika pelanggan memperoleh kendali atas barang atau jasa).




                                                                   33/95
Page 37
                              PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                               31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

  Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dalam kondisi sebagai berikut:

  a.   Pada waktu tertentu (biasanya untuk janji dalam memindahkan barang ke pelanggan); atau
  b.   Sepanjang waktu (biasanya untuk janji dalam memberikan layanan pada pelanggan). Untuk kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi
       sepanjang waktu, Perusahaan memilih ukuran kemajuan yang sesuai untuk menentukan jumlah pendapatan yang harus diakui ketika
       kewajiban pelaksanaan dipenuhi

  Pembayaran harga transaksi berbeda untuk setiap kontrak. Aset kontrak diakui setelah imbalan yang dibayarkan oleh pelanggan kurang dari
  saldo kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi. Liabilitas kontrak diakui setelah imbalan yang dibayarkan oleh pelanggan lebih dari saldo
  kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi.

  a.   Penjualan barang :

       Perusahaan memproduksi dan menjual serat kimia dan sintetis, tenun, rajutan, dan aktivitas terkait lainnya untuk tekstil.

       Untuk penjualan lokal, Perusahaan mengakui pendapatan pada saat penyerahan barang (sales delivery order). Sedangkan untuk penjualan
       ekspor mengikuti incoterms yang tertera dalam bill of lading

       Untuk barang umum

       Pendapatan diakui pada suatu waktu atau setelah dikirimkan ke pelanggannya. Pelanggan memperoleh kendali atas aset yang dijanjikan
       dan kewajiban kinerja Perusahaan. Indikator kontrol dialihkan ke pelanggan termasuk tetapi tidak terbatas pada hal-hal berikut:


       a.   Perusahaan memiliki hak sekarang untuk pembayaran aset;
       b.   Pelanggan memiliki hak legal atas aset;
       c.   Perusahaan telah mengalihkan kepemilikan fisik aset;
       d.   Pelanggan memiliki risiko dan manfaat yang signifikan atas kepemilikan aset; dan
       e.   Pelanggan telah menerima aset tersebut.

       Hak untuk membeli

       Untuk memperhitungkan pengalihan produk dengan hak pengembalian, entitas harus mengakui semua hal berikut:

       a.   Pendapatan untuk produk yang ditransfer sebesar jumlah imbalan yang diharapkan menjadi hak entitas (oleh karena itu pendapatan
            tidak akan diakui untuk produk yang diharapkan dikembalikan;
       b.   Kewajiban pengembalian uang; dan
       c.   Produk lain sebagai gantinya

       Beban diakui pada saat pemanfaatan jasa atau pada tanggal terjadinya

       Komponen pembiayaan

       Perusahaan tidak memperkirakan adanya kontrak di mana jangka waktu antara pengalihan barang atau jasa yang dijanjikan kepada
       pelanggan dan pembayaran oleh pelanggan melebihi satu tahun. Akibatnya, Perusahaan tidak menyesuaikan harga transaksi apa pun
       dengan nilai waktu uang.

x Penghasilan Bunga

  Pendapatan bunga dihitung dengan menerapkan suku bunga efektif terhadap nilai tercatat bruto dari aset keuangan kecuali untuk aset
  keuangan yang kemudian mengalami penurunan nilai kredit. Untuk aset keuangan yang mengalami penurunan nilai kredit, suku bunga efektif
  diterapkan ke nilai tercatat bersih dari aset keuangan (setelah dikurangi penyisihan kerugian).

  Pendapatan bunga disajikan sebagai pendapatan keuangan yang diperoleh dari aset keuangan yang dimiliki untuk tujuan pengelolaan kas.
  Pendapatan bunga lainnya dimasukkan ke dalam pendapatan lain




                                                                  34/95
Page 38
                             PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                              31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

y Laba (Rugi) per Saham

   Laba (rugi) per saham dasar dihitung dengan membagi laba (rugi) bersih yang tersedia bagi pemegang saham Perusahaan dengan jumlah rata-
   rata tertimbang saham biasa yang beredar pada periode berjalan.

   Untuk tujuan perhitungan laba per saham dilusian, Perusahaan disesuaikan laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham
   biasa Perusahaan disesuaikan dengan efek setelah pajak bunga yang diakui dalam periode tersebut terkait dengan obligasi konversi.

z Informasi Segmen

   Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal mengenai komponen dari Perusahaan yang secara regular direview oleh
   “pengambil keputusan operasional” dalam rangka mengalokasikan sumber daya dan menilai kinerja segmen operasi

   Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas:

   1.   yang terlibat dalam aktivitas bisnis untuk memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban (termasuk pendapatan dan beban terkait
        dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas yang sama);
   2.   yang hasil operasinya dikaji ulang secara regular oleh pengambil keputusan operasional untuk membuat keputusan tentang sumber daya
        yang dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya; dan
   3.   dimana tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan.

   Informasi yang digunakan oleh pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi sumber daya dan penillaian kinerja mereka terfokus
   pada kategori dari setiap produk.

aa Provisi

   Provisi diakui ketika Perusahaan memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif) sebagai akibat peristiwa masa
   lalu, kemungkinan besar Perusahaan diharuskan menyelesaikan kewajiban dan estimasi yang andal mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat
   dibuat.

   Jumlah yang diakui sebagai provisi adalah hasil estimasi terbaik pengeluaran yang diperlukan untuk menyelesaikan kewajiban kini pada akhir
   periode pelaporan, dengan mempertimbangkan risiko dan ketidakpastian yang meliputi kewajibannya. Apabila suatu provisi diukur
   menggunakan arus kas yang diperkirakan untuk menyelesaikan kewajiban kini, maka nilai tercatatnya adalah nilai kini dari arus kas (ketika
   pengaruh nilai waktu uang bersifat material).


   Ketika beberapa atau seluruh manfaat ekonomi untuk penyelesaian provisi yang diharapkan dapat dipulihkan dari pihak ketiga, piutang diakui
   sebagai aset apabila terdapat kepastian bahwa penggantian akan diterima dan jumlah piutang dapat diukur secara andal.

   Garansi

   Provisi untuk biaya ekspektasian atas kewajiban garansi berdasarkan ketentuan penjualan barang lokal diakui pada tanggal penjualan barang
   tersebut, sebesar estimasi terbaik direktur atas pengeluaran yang diperlukan untuk menyelesaikan kewajiban Perusahaan

ab Kontinjensi

   Liabilitas kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan konsolidasian tetapi diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan
   konsolidasian. Namun pengungkapan tidak diperlukan jika arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi kemungkinannya
   kecil. Aset kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan konsolidasian tetapi diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan
   konsolidasian jika adanya kemungkinan arus masuk dari manfaat ekonomi




                                                                35/95
Page 39
                                 PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                  31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

  ac Modal Saham

      Biaya tambahan yang secara langsung dapat diatribusikan kepada penerbitan saham biasa atau opsi disajikan pada ekuitas sebagai pengurang
      penerimaan, setelah dikurangi pajak.

      Ketika Perusahaan membeli modal saham ekuitas entitas (saham treasuri), imbalan yang dibayar, termasuk biaya tambahan yang secara
      langsung dapat diatribusikan (dikurangi pajak penghasilan) dikurangkan dari kuitas yang diatribusikan kepada pemilik ekuitas entitas sampai
      saham tersebut dibatalkan atau diterbitkan kembali. Ketika saham biasa tersebut selanjutnya diterbitkan kembali, imbalan yang diterima,
      dikurangi biaya tambahan transaksi yang terkait dan dampak pajak penghasilan yang terkait dimasukkan pada ekuitas yang dapat
      diatribusikan kepada pemilik ekuitas entitas.

  ad Peristiwa Setelah Tanggal Neraca

      Peristiwa setelah tanggal neraca yang menyediakan informasi tambahan tentang posisi Perusahaan pada tanggal pelaporan (peristiwa
      penyesuaian) disajikan dalam laporan keuangan konsolidasian jika material. peristiwa setelah tanggal neraca yang bukan merupakan peristiwa
      penyesuaian diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian apabila material.

4 ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING

  Penyusunan laporan keuangan konsolidasian sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mewajibkan manajemen untuk membuat
  estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah-jumlah yang dilaporkan dalam laporan keuangan konsolidasian. Sehubungan dengan adanya
  ketidakpastian yang melekat dalam membuat estimasi, hasil sebenarnya yang dilaporkan di masa mendatang dapat berbeda dengan jumlah estimasi
  yang dibuat. Estimasi dan asumsi yang mendasarinya direview dengan dasar kesinambungan. Revisi terhadap estimasi akuntansi diakui dalam
  suatu periode dengan merevisi estimasi dan efeknya di periode yang akan datang.

  Estimasi dan asumsi yang secara signifikan berisiko menyebabkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat aset dan liabilitas selama 12
  bulan kedepan dipaparkan dibawah ini.

   a. Pertimbangan

      Di dalam proses penerapan kebijakan akuntansi, manajemen telah membuat penilaian, termasuk estimasi dan asumsi, yang memiliki pengaruh
      paling signifikan terhadap jumlah yang diakui di dalam laporan keuangan konsolidasian.

      Penggunaan asumsi kelangsungan usaha

      Dalam menerapkan kebijakan akuntansi Perusahaan, selain yang melibatkan estimasi, manajemen telah menyusun laporan keuangan
      konsolidasian dengan asumsi bahwa Perusahaan akan dapat mempertahankan elangsungan usaha dalam operasinya di tahun mendatang, yang
      merupakan pertimbangan penting yang berdampak paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan konsolidasian.
      Penilaian asumsi pelangsungan usaha melibatkan pengambilan keputusan oleh manajemen, pada titik waktu tertentu, tentang hasil masa depan
      dari peristiwa atau kondisi yang secara inheren tidak pasti. Manajemen Perusahaan mempertimbangkan bahwa Perusahaan memiliki
      kemampuan untuk melanjutkan kelangsungan usahanya dan peristiwa atau kondisi utama, yang dapat menimbulkan risiko bisnis, yang secara
      individual atau kolektif dapat menimbulkan keraguan signifikan atas asumsi kelangsungan usaha sebagaimana dijelaskan dalam Catatan 2a
      terhadap laporan keuangan konsolidasian.

      Mata uang fungsional

      Mata uang fungsional dari Perusahaan adalah mata uang dari lingkungan ekonomi utama dimana entitas beroperasi. Perusahaan
      mempertimbangkan beberapa faktor dalam menentukan mata uang fungsionalnya seperti mata uang yang mempengaruhi pendapatan, biaya
      dan aktivitas pendanaan serta mata uang yang mana penerimaan dari aktivitas operasi pada umumnya ditahan.

      Berdasarkan substansi ekonomis dari kondisi yang sesuai dengan Perusahaan, mata uang fungsional telah ditentukan berupa Dolar Amerika
      Serikat (US$), karena hal ini berkaitan dengan fakta bahwa mayoritas kegiatan operasional bisnis Perusahaan dipengaruhi oleh penetapan
      harga di pasar komoditas internasional Dolar Amerika Serikat (US$) sebagai lingkungan ekonomi utamanya




                                                                    36/95
Page 40
                          PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

Penilaian ekspektasi kerugian kredit (ECL) pada piutang dagang

Perusahaan menerapkan pendekatan yang disederhanakan dalam penghitungan ECL, awalnya menggunakan matriks provisi berdasarkan tarif
default historis untuk piutang usaha dan piutang lain-lain. Matriks provisi menentukan tingkat provisi tergantung pada jumlah hari piutang
usaha dan piutang lain-lain telah lewat jatuh tempo. Perusahaan juga menggunakan pengelompokan yang tepat jika historis pengalaman
kerugian kredit menunjukkan pola kerugian yang berbeda secara signifikan untuk segmen pelanggan yang berbeda. Perusahaan kemudian
menyesuaikan historis pengalaman kerugian kredit dengan informasi berwawasan ke depan berdasarkan data yang dapat diobservasi saat ini
yang mempengaruhi setiap segmen pelanggan untuk mencerminkan pengaruh kondisi ekonomi saat ini dan yang diperkirakan


Perusahaan menyesuaikan tarif default historis ke tarif default berwawasan ke depan dengan menentukan faktor ekonomi terkait yang
memengaruhi setiap segmen pelanggan. Perusahaan telah mengidentifikasi PDB indonesia di mana ia menjual barang-barangnya sebagai
faktor yang paling relevan. Perusahaan secara teratur meninjau metodologi dan asumsi yang digunakan untuk memperkirakan ECL untuk
mengurangi perbedaan antara estimasi dan pengalaman kerugian kredit yang sebenarnya.

Penentuan hubungan antara tingkat gagal bayar historis dan kondisi ekonomi yang diperkirakan merupakan estimasi akuntansi yang
signifikan. Oleh karena itu, ketentuan ECL pada piutang usaha dan piutang lain-lain sensitif terhadap perubahan asumsi tentang prakiraan
kondisi ekonomi.

Perhitungan cadangan kerugian

Perusahaan juga menganggap aset keuangan yang telah lewat lebih dari 180 hari sebagai titik terakhir di mana ECL seumur hidup harus
diakui kecuali dapat menunjukkan bahwa hal ini tidak mewakili risiko yang signifikan dalam risiko kredit seperti ketika non-pembayaran
adalah administrasi. pengawasan daripada akibat kesulitan keuangan peminjam.

Perusahaan telah menilai bahwa ECL atas aset keuangan lainnya kas di bank dan setara kas pada biaya perolehan diamortisasi tidak material
karena transaksi yang berkaitan dengan aset keuangan ini dilakukan oleh Perusahaan hanya dengan bank dan perusahaan terkemuka dengan
reputasi kredit yang baik dan relatif risiko gagal bayar yang rendah.

Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, penyisihan penurunan nilai piutang Perusahaan masing-masing berjumlah US$236.497.975 dan
US$198.145.032 (Catatan 6, 7, 12 dan 13).

Pengakuan pendapata

Perusahaan mengakui pendapatan sebesar US$190.149.718 untuk penjualan barang selama tahun berjalan. Pembeli berhak mengembalikan
barang jika konsumennya tidak puas. Berdasarkan pengalaman sebelumnya dengan penjualan serupa, Perusahaan yakin bahwa tingkat
ketidakpuasan tidak akan melebihi 0,57%

Oleh karena itu, Perusahaan mengakui pendapatan dari transaksi ini dengan penyisihan terkait pendapatan untuk estimasi pengembalian
sebesar US$416.816.

Pendapatan diakui saat kontrol atas barang atau jasa dialihkan kepada pelanggan, baik pada suatu titik waktu maupun sepanjang waktu, sesuai
dengan sifat transaksi.

Metode pengakuan pendapatan ditentukan dengan mempertimbangkan sifat barang/jasa dan waktu pelanggan memperoleh manfaat, hak
perusahaan atas pembayaran untuk pekerjaan yang telah dilakukan, serta apakah barang/jasa tersebut dibuat khusus dan tidak dapat dialihkan
ke pihak lain.

Jika pelanggan langsung memperoleh kontrol, pendapatan diakui pada suatu titik waktu. Jika pelanggan menerima manfaat secara bertahap,
pendapatan diakui sepanjang waktu.

Estimasi masa sewa

Dalam mengestimasi masa sewa dari masing masing perjanjian sewa, manajemen mempertimbangkan seluruh fakta dan keadaan yang
memberikan insentif ekonomik untuk mengeksekusi opsi perpanjangan, atau untuk tidak mengeksekusi opsi penghentian, termasuk perubahan
fakta atau keadaan yang diekspektasi dari tanggal permulaan hingga tanggal eksekusi opsi. Opsi perpanjangan (atau periode setelah opsi
penghentian) hanya diperhitungkan dalam masa sewa jika sewa cukup pasti akan diperpanjang (atau tidak dihentikan).




                                                              37/95
Page 41
                              PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                               31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

   Jaminan

   Ketentuan jaminan adalah kewajiban dengan waktu atau jumlah yang tidak pasti. Tanggung jawab tersebut mungkin merupakan kewajiban
   hukum atau kewajiban konstruktif. Kewajiban konstruktif muncul dari tindakan entitas, yang melalui tindakan tersebut telah menunjukkan
   kepada orang lain bahwa ia akan menerima tanggung jawab tertentu, dan sebagai hasilnya telah menciptakan ekspektasi bahwa ia akan
   melaksanakan tanggung jawab tersebut.

   Provisi jaminan diukur pada jumlah yang secara rasional akan dibayar entitas untuk menyelesaikan kewajiban pada akhir periode pelaporan
   berdasarkan informasi historis dari klaim aktual di masa lalu atau untuk mentransfernya ke pihak ketiga pada saat itu. Risiko dan
   ketidakpastian diperhitungkan dalam mengukur pemberian jaminan.

   Berdasarkan pengalaman sebelumnya dengan penjualan serupa, Perusahaan yakin bahwa tingkat garansi sekitar 0,23% dari total penjualan.

   Pada tanggal 31 Desember 2024, ketentuan jaminan sebesar US$30.239 (Catatan 18).

   Penyisihan penurunan nilai persediaan

   Perusahaan membuat penyisihan penurunan nilai persediaan berdasarkan estimasi penggunaan persediaan pada masa mendatang. Walaupun
   asumsi yang digunakan dalam mengestimasi penyisihan penurunan nilai persediaan telah sesuai dan wajar, namun perubahan signifikan atas
   asumsi ini akan berdampak material terhadap penyisihan penurunan nilai persediaan, yang pada akhirnya akan mempengaruhi hasil usaha
   Perusahaan. Nilai tercatat persediaan diungkapkan dalam Catatan 9.

   Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, total penyisihan penurunan nilai atas persediaan yang diakui oleh Perusahaan masing-masing
   sebesar US$918.750 dan US$1.416.092 (Catatan 9).

   Penurunan nilai atas aset tetap dan aset tidak berwujud

   PSAK mensyaratkan bahwa penelaahan atas penurunan nilai atas aset tetap dan aset tidak berwujud harus dilakukan apabila terdapat kejadian
   atau perubahan keadaan yang mengindikasikan bahwa nilai tercatat aset tersebut tidak dapat diperoleh kembali. Penentuan jumlah yang dapat
   diperoleh kembali membutuhkan estimasi arus kas yang diharapkan, yang akan dihasilkan dari penggunaan secara berkelanjutan dan hasil
   akhir dari aset tersebut. Sementara itu, manajemen yakin bahwa asumsi yang digunakan dalam menghitung estimasi nilai wajar yang
   tercermin di dalam laporan keuangan konsolidasian adalah sudah sesuai dan wajar. Maka perubahan yang signifikan dalam asumsi ini dapat
   secara material mempengaruhi penilaian atas jumlah yang dapat diperoleh kembali dan kerugian atas penurunan nilai yang dihasilkan bisa
   memiliki dampak yang material terhadap hasil usaha

   Pada tanggal 31 Maret dan 31 Desember 2024, tidak ada penurunan nilai yang diakui dalam aset tetap dan aset tidak berwujud Perusahaan
   (Catatan 14 dan 16).

b. Asumsi dan Estimasi

   Asumsi penting mengenai masa depan dan sumber utama lainnya dalam ketidakpastian estimasi pada akhir periode pelaporan memiliki risiko
   signifikan yang dapat menyebabkan penyesuaian material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas dalam periode pelaporan dijabarkan di
   bawah ini.

   Penentuan Nilai Wajar atas Instrumen Keuangan

   Manajemen menggunakan teknik penilaian, termasuk model diskonto arus kas dalam mengukur nilai wajar dari instrumen keuangan dimana
   penawaran pasar aktif tidak tersedia.


   Dalam menerapkan teknik penilaian, manajemen memanfaatkan input pasar semaksimal mungkin, dan menggunakan estimasi dan asumsi,
   yang sejauh mungkin, sesuai dengan data yang dapat diobservasi oleh pelaku pasar akan digunakan di dalam penentuan harga instrumen.
   Dalam hal data yang berlaku tidak dapat dicermati, maka manajemen akan menggunakan estimasi terbaik dimana asumsi akan digunakan
   oleh pelaku pasar. Perkiraan ini mungkin berbeda dengan harga sebenarnya yang akan dicapai dalam transaksi wajar pada tanggal pelaporan.

   Tingkat penyisihan khusus dievaluasi oleh manajemen atas dasar faktor-faktor yang mempengaruhi kolektabilitas dari piutang. Penyisihan
   kolektif yang diakui didasarkan pada pengalaman kerugian historis dengan mempertimbangkan berbagai faktor seperti kinerja historis dari
   debitur di dalam kelompok kolektif dan penilaian tentang pengaruh dari penurunan di pasar dimana debitur beroperasi serta kelemahan
   struktural yang diidentifikasi atau penurunan kinerja arus kas dari debitur.




                                                                38/95
Page 42
                           PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

Taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap, properti investasi dan aset tidak berwujud lain lain

Masa manfaat setiap aset tetap, dan aset tidak berwujud Perusahaan ditentukan berdasarkan periode kegunaan yang diharapkan dari aset
tersebut. Estimasi ini ditentukan berdasarkan evaluasi teknis internal dan pengalaman atas aset sejenis. Masa manfaat setiap aset direviu
secara periodik dan disesuaikan apabila prakiraan berbeda dengan estimasi sebelumnya karena keausan, keusangan teknis dan komersial,
hukum atau keterbatasan lainnya atas pemakaian aset. Namun terdapat kemungkinan bahwa hasil operasi dimasa mendatang dapat
dipengaruhi secara signifikan oleh perubahan atas jumlah serta periode pencatatan beban yang diakibatkan karena perubahan faktor yang
disebutkan di atas.

Perubahan masa manfaat aset tetap, dan aset tidak berwujud dapat mempengaruhi jumlah beban penyusutan dan amortisasi yang diakui dan
penurunan nilai tercatat aset tersebut.

Nilai tercatat aset tetap, dan aset tidak berwujud diungkapkan dalam Catatan 14 dan 16.

Estimasi atas pensiun dan imbalan kerja

Nilai kini liabilitas imbalan pasca kerja tergantung pada beberapa faktor yang ditentukan dengan dasar aktuaris berdasarkan beberapa asumsi.
Asumsi yang digunakan untuk menentukan biaya (penghasilan) pensiun neto mencakup tingkat diskonto. Perubahan asumsi ini akan
mempengaruhi nilai tercatat imbalan pasca kerja. Tingkat diskonto merupakan tingkat suku bunga yang harus digunakan untuk menentukan
estimasi nilai kini atas arus kas keluar di masa depan yang diharapkan untuk menyelesaikan liabilitas tersebut.


Dalam menentukan tingkat suku bunga yang sesuai, Perusahaan mempertimbangkan tingkat suku bunga obligasi Pemerintah yang
didenominasikan dalam mata uang dimana imbalan akan dibayar dan memiliki jangka waktu yang serupa dengan jangka waktu liabilitas
terkait. Untuk tingkat kenaikan gaji. Perusahaan mengumpulkan semua data historis yang berhubungan dengan perubahan dasar gaji dan
mengoreksinya di dalam rencana bisnis di masa yang akan datang.

Asumsi utama liabilitas imbalan pasca kerja ditentukan berdasarkan kondisi pasar saat ini. Informasi tambahan telah dipaparkan di Catatan
27.

Pajak penghasilan

Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan. Terdapat transaksi dan perhitungan tertentu yang
penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti sepanjang kegiatan usaha normal. Perusahaan mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan
berdasarkan estimasi apakah akan terdapat tambahan pajak penghasilan badan

Penentuan provisi untuk pajak penghasilan badan memerlukan pertimbangan yang signifikan dari manajemen. Ada transaksi dan perhitungan
tertentu yang penentuan pajak akhirnya tidak pasti selama kegiatan usaha biasa. Perusahaan mengakui liabilitas atas masalah pajak
penghasilan badan yang diharapkan berdasarkan estimasi apakah tambahan pajak penghasilan badan akan terutang. Jika hasil pajak final dari
hal-hal tersebut berbeda dari jumlah yang pada awalnya dicatat, perbedaan tersebut akan berdampak pada aset dan liabilitas pajak kini dan
tangguhan pada periode di mana penentuan tersebut dibuat.

Realisasi dari aset pajak tangguhan

Perusahaan melakukan penelaahan atas nilai tercatat aset pajak tangguhan pada setiap akhir periode pelaporan dan mengurangi nilai aset
tersebut sebesar mungkin yang tidak dapat direalisasikan, dimana ketersediaan penghasilan kena pajak memungkinkan untuk menggunakan
seluruh atau sebagian dari aset pajak tangguhan tersebut. Penelaahan Perusahaan atas pengakuan aset pajak tangguhan untuk perbedaan
temporer yang dapat dikurangkan dapat dikurangkan berdasarkan tingkat dan waktu dari taksiran penghasilan kena pajak untuk periode
pelaporan berikutnya. Estimasi tersebut didasarkan pada pencapaian Perusahaan di masa lalu dan ekspektasi masa depan terhadap pendapatan
dan beban, serta dengan strategi perencanaan pajak di masa depan. Namun tidak ada kepastian bahwa Perusahaan dapat menghasilkan
penghasilan kena pajak yang cukup untuk memungkinkan penggunaan sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan tersebut.


Provisi dan Kontijensi

Perusahaan, dalam kegiatan usaha normal, menjalankan sesuai ketentuan untuk kewajiban hukum maupun konstruktif, jika ada, sesuai
dengan kebijakan pada ketentuan dan kontinjensi. Dalam pengakuan dan pengukuran ketentuan, manajemen mengambil pertimbangan risiko
dan ketidakpastian.




                                                               39/95
Page 43
                                       PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                        31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024
5. KAS DAN SETARA KAS
                                                                                                                         Maret 2025        Desember 2024
  Kas:                                                                                                                     US$                 US$
      Rupiah                                                                                                                    56,190            34,376
      Dolar Singapura                                                                                                            1,855              1,873
      Euro Eropa                                                                                                                   820                794
      Dolar Amaerika                                                                                                               725                725
  Jumlah kas                                                                                                                    59,589            37,768

  Kas Dibank
      Pihak Ketiga
          PT Bank Central Asia Tbk
              Rekening Rupiah                                                                                                1,979,774           2,062,500
              Rekening Dolar Amerika Serikat                                                                                    46,144              27,336
          Deutsche Bank, Jakarta
              Rekening Dolar Amerika Serikat                                                                                    292,253            618,356
              Rekening Rupiah                                                                                                   102,346            580,695
          PT Bank CIMB Niaga Tbk
              Rekening Dolar Amerika Serikat                                                                                    306,097            739,467
              Rekening Rupiah                                                                                                   254,601            233,540
              Rekening Euro                                                                                                       2,101             39,925
          PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
              Rekening Dolar Amerika Serikat                                                                                     81,164            584,517
              Rekening Rupiah                                                                                                   776,471                352
          PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
              Rekening Rupiah                                                                                                   329,802            154,608
          PT Bank Bukopin Tbk
              Rekening Rupiah                                                                                                    18,552             19,023
          PT Bank SBI Indonesia
              Rekening Dolar Amerika Serikat                                                                                     2,666               2,665
              Rekening Rupiah                                                                                                      128                 138
  Jumlah Kas di Bank                                                                                                         4,192,097           5,063,122
  Jumlah                                                                                                                     4,251,687           5,100,890

  Kas di bank dapat ditarik setiap saat.

  Rekening di bank memiliki tingkat suku bunga mengambang sesuai dengan tingkat penawaran pada masing-masing bank.

  Perusahaan tidak mempunyai hubungan berelasi dengan bank dimana kas dan setara kas ditempatkan

  Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah senilai jumlah tercatat dari setiap kelas kas dan setara kas sebagaimana
  yang dijabarkan pada Catatan 49.

6. PIUTANG USAHA
                                                                                                                         Maret 2025        Desember 2024
  Piutang Pihak Ketiga                                                                                                     US$                 US$
      Pelangan Dalam Negeri                                                                                                 6,728,962           6,748,846
      Pelangan Luar Negeri                                                                                                  1,721,815           1,509,777
  Jumlah pihak ketiga sebelum cadangan atas kerugian kredit ekpestasian                                                     8,450,777           8,258,623

     Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian                                                                             (3,757,735)         (3,590,933)
  Jumlah                                                                                                                     4,693,043           4,667,690

  Karena jatuh temponya yang pendek, jumlah tercatat piutang usaha dari pihak ketiga kurang lebih sama dengan nilai wajarnya.




                                                                          40/95
Page 44
                                    PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                     31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

Rincian umur piutang usaha dari pihak ketiga adalah sebagai berikut:                                                   Maret 2025      Desember 2024
                                                                                                                         US$               US$
    Sampai dengan 1 bulan                                                                                                 3,354,866         3,763,326
    > 1 bulan – 3 bulan                                                                                                   1,462,568           917,798
    > 3 bulan – 6 bulan                                                                                                       44,439          225,442
    > 6 bulan – 1 tahun                                                                                                   3,588,903           125,492
    > 1 tahun                                                                                                                    -          3,226,565
                                                                                                                          8,450,777         8,258,623
   Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian                                                                            (3,757,735)       (3,590,933)
Jumlah                                                                                                                    4,693,043         4,667,690

Mutasi atas cadangan atas kerugian kredit ekspektasian dari piutang usaha dari pihak ketiga adalah sebagai berikut
                                                                                                                       Maret 2025      Desember 2024
                                                                                                                         US$               US$
    Saldo awal                                                                                                            3,590,933         1,897,473
    Penyisihan tahun berjalan, bersih (Catatan 39)                                                                              -           1,721,554
    Pengurangan penyisihan                                                                                                      -             (28,094)
    Saldo akhir                                                                                                           3,590,933         3,590,933

Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan atas kerugian kredit ekspektasian piutang tersebut cukup untuk menutupi kerugian dari tidak tertagihnya piutang
usaha.

Rincian piutang usaha dari pihak ketiga menurut jenis mata uang adalah sebagai berikut:
                                                                                                                       Maret 2025      Desember 2024
                                                                                                                         US$               US$
Dolar Amerika Serikat                                                                                                     5,542,583         1,298,998
Rupiah
    (Rp 48.241.128.210 pada tahun 2025 dan Rp54.444.800.104 pada tahun 2024)                                               2,908,194        3,368,692
Jumlah                                                                                                                     8,450,777        4,667,690

Seluruh jumlah piutang usaha dari pihak ketiga tidak dikenakan bunga dan telah ditelaah ulang untuk tujuan indikasi penurunan nilai

                                                                                                                       Maret 2025      Desember 2024
Pihak berelasi                                                                                                            US$               US$
    PT Texmaco Jaya Tbk (dalam pailit)                                                                                   15,657,945        15,657,945
    Dikurangi: Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian                                                               (15,657,945)      (15,657,945)
                                                                                                                                -                 -

Karena jatuh temponya yang pendek, jumlah tercatat piutang usaha dari pihak berelasi kurang lebih sama dengan nilai wajarnya.

Rincian umur piutang usaha dari pihak berelasi adalah sebagai berikut:
Rincian umur piutang usaha dari pihak ketiga adalah sebagai berikut:                                                   Maret 2025      Desember 2024
                                                                                                                          US$               US$
    Sampai dengan 1 bulan                                                                                                       -                 -
    > 1 bulan – 3 bulan                                                                                                         -                 -
    > 3 bulan – 6 bulan                                                                                                         -                 -
    > 6 bulan – 1 tahun                                                                                                         -                 -
    > 1 tahun                                                                                                            15,657,945        15,657,945
                                                                                                                         15,657,945        15,657,945
   Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian                                                                           (15,657,945)      (15,657,945)
Jumlah                                                                                                                          -                 -




                                                                         41/95
Page 45
                                      PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                       31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

  Mutasi cadangan atas kerugian kredit ekspektasian untuk piutang usaha dari pihak berelasi adalah sebagai berikut:
                                                                                                                         Maret 2025        Desember 2024
                                                                                                                            US$                 US$
      Saldo awal                                                                                                           15,657,945          15,657,945
      Penyisihan tahun berjalan, bersih (Catatan 39)                                                                              -                   -
      Pengurangan penyisihan                                                                                                      -                   -
      Saldo akhir                                                                                                          15,657,945          15,657,945

  Seluruh jumlah piutang usaha dari pihak berelasi tidak dikenakan bunga dan telah ditelaah ulang untuk tujuan indikasi penurunan nilai. Berdasarkan hasil
  penelaahan terhadap status dari piutang usaha kepada pihak berelasi, manajemen berpendapat bahwa nilai tercatat diperkirakan telah mendekati nilai wajar.


  Berdasarkan akta notaris DR. H. Teddy Anwar, S.H., No. 111 tanggal 16 Agustus 2002, saham milik PT Multikarsa Investama (MKI) sudah dijual kepada
  PT Bina Prima Perdana (Catatan 29), sehingga MKI sudah bukan merupakan pemegang saham Perusahaan.

  Piutang usaha sejumlah US$45.000.000 masing masing pada tahun 2024 dan 2023 digunakan sebagai jaminan atas utang bank Perusahaan yang
  diperolehnya dari Damiano Investments B.V., Belanda (Catatan 19).

  Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah senilai jumlah tercatat dari setiap kelas piutang usaha sebagaimana yang
  dijabarkan pada Catatan 49.

7. PIUTANG LAIN-LAIN
                                                                                                                         Maret 2025        Desember 2024
                                                                                                                           US$                 US$
  Pihak ketiga:
      Piutang karyawan                                                                                                         350,243             119,966
      Lain-lain                                                                                                                    -                 4,171
  Jumlah pihak ketiga                                                                                                          350,243             124,137

  Pihak ketiga lainnya:
      Uang muka operasional kepada:
          PT Wismakarya Prasetya (dalam pailit)                                                                             34,267,327         34,267,327
          PT Wastra Indah                                                                                                   15,745,733         15,745,733
          PT Texmaco Perkasa Engineering Tbk                                                                                 5,678,072          5,678,072
          PT Wahana Perkasa Auto Jaya                                                                                        5,579,991          5,579,991
          PT Sumatex Subur                                                                                                   3,192,784          3,192,784
          PT Texmaco Taman Synthetics                                                                                        2,986,021          2,986,021
          PT Bina Prima Perdana                                                                                                366,208            366,208
          PT Jaya Perkasa Engineering                                                                                          277,828            277,828
          PT Perkasa Heavindo Engineering                                                                                      194,587            194,587
          PT Raja Busana Mahameru                                                                                              136,945            136,945
          PT Supermitory Utama Tbk                                                                                              93,407             93,407
          PT Saritex Jaya Swasti                                                                                                50,163             50,163
          PT Devrindo Widya                                                                                                     25,434             25,434
          PT Perkasa Indobaja                                                                                                   15,816             15,816
          PT Perkasa Indosteel                                                                                                  13,327             13,327
          PT Wahana Jaya Perkasa                                                                                                11,102             11,102
          PT Bina Peranan Busana                                                                                                 2,336              2,336
          PT Citra Indah Textile                                                                                                   985                985
      Jumlah pihak ketiga lainnya sebelum cadangan atas kerugian kredit ekpestasian                                         68,638,066         68,638,066

     Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian                                                                            (68,638,066)        (68,638,066)
  Jumlah                                                                                                                           -                   -
                                                                                                                               350,243             124,137




                                                                         42/95
Page 46
                                    PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                     31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

Piutang lain-lain dari karyawan merupakan pinjaman yang diberikan kepada karyawan. Pinjaman ini tidak dikenakan bunga dan pembayarannya dilakukan
berdasarkan skedul pembayaran yang telah ditentukan

Piutang lain-lain dari perusahaan-perusahaan diatas merupakan pinjaman dan uang muka untuk tujuan modal kerja. Pinjaman dan uang muka ini tidak
dikenakan bunga dan tidak ditetapkan jangka waktu pembayarannya. Sampai saat ini, perusahaan perusahaan tersebut diatas belum dapat membayar
utangnya kepada Perusahaan karena masih mengalami kesulitan keuangan. Beberapa perusahaan-perusahaan tersebut sudah tidak beroperasi dan masih
berada dalam program restrukturisasi utang dengan PT PerusahaanPengelola Aset (PPA).


Pada tanggal 31 Desember 2024 , Perusahaan telah membuat penyisihan atas kerugian kredit ekspektasian atas piutang lain-lain pihak ketiga (uang muka)
sebesar masing-masing US$68.638.066. Sampai dengan tanggal laporan keuangan konsolidasian, proses restrukturisasi utang tersebut belum selesai.

Pembayaran yang dilakukan oleh Perusahaan kepada PT Wismakarya Prasetya (dalam pailit) merupakan kelebihan pembayaran atas jumlah yang tertera di
dalam tagihan, yang dianggap sebagai piutang lain lain kepada PT Wismakarya Prasetya (dalam pailit) sehubungan dengan adanya perjanjian antara PT
Wismakarya Prasetya dengan Perusahaan pada tanggal 16 Nopember 2006, dan modal kerja yang diberikan kepada PT Wismakarya Prasetya di masa lalu
untuk pembayaran kepada PT Perusahaan Gas Negara (PGN), PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan perpajakan. Perusahaan telah mengajukan klaim
kepada kurator untuk nilai pokok sebesar Rp279.593.977.457 dan bunga sebesar Rp206.051.448.529. Sampai dengan tanggal pengesahan laporan
keuangan konsolidasian, hal ini masih didiskusikan dengan kurator.

Sesuai dengan pernyataan didalam PSAK yang berkaitan dengan “Penurunan Nilai Piutang” dan mengingat adanya fakta bahwa PT Wismakarya Prasetya
telah dinyatakan pailit dan proses likuidasi telah dimulai, maka per tanggal 31 Desember 2024, Perusahaan telah membuat cadangan penuh atas kerugian
kredit ekspektasian atas piutang lan-lain. Namun, hal itu terus diusahakan dengan kurator untuk penyelesaian piutang PT Wismakarya Prasetya yang telah
jatuh tempo

Karena jatuh temponya yang pendek, jumlah tercatat piutang lain-lain kurang lebih sama dengan nilai wajarnya.

Mutasi cadangan kerugian kredit ekspektasian adalah sebagai berikut:
                                                                                                                         Maret 2025       Desember 2024
                                                                                                                            US$                US$
    Saldo awal                                                                                                             68,638,066         67,637,756
    Penyisihan tahun berjalan, bersih (Catatan 39)                                                                                             1,000,310
    Pengurangan penyisihan                                                                                                                           -
    Saldo akhir                                                                                                            68,638,066         68,638,066

Rincian piutang lain-lain menurut jenis mata uang adalah sebagai berikut:

Rincian piutang usaha dari pihak ketiga menurut jenis mata uang adalah sebagai berikut:
                                                                                                                         Maret 2025       Desember 2024
                                                                                                                            US$                US$
Dolar Amerika Serikat                                                                                                      35,107,022         35,107,022
Rupiah
    (Rp 562.022.787.927 pada tahun 2025 dan Rp543.935.035.322 pada tahun 2024)                                              33,881,287         33,655,181
Jumlah                                                                                                                      68,988,309         68,762,203
    Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian                                                                             (68,638,066)       (68,638,066)
Jumlah                                                                                                                         350,243            124,137

Seluruh jumlah piutang lain-lain telah ditelaah ulang untuk tujuan indikasi penurunan nilai. Berdasarkan hasil penelaahan terhadap status dari piutang lain
lain secara individual, Seluruh piutang lain-lain dari pihak ketiga lainnya telah ditinjau dan dinyatakan mengalami penurunan nilai sepenuhnya. Manajemen
meyakini bahwa cadangan kerugian kredit ekspektasian yang tersedia cukup untuk menutup seluruh penurunan nilai atas piutang tersebut.


Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah senilai jumlah tercatat dan setiap kelas piutang lain-lain sebagaimana yang
dijabarkan pada Catatan 49.




                                                                        43/95
Page 47
                                      PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                       31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

8. ASET KEUANGAN LANCAR LAINNYA
                                                                                                                          Maret 2025       Desember 2024
                                                                                                                            US$                US$
  Akun ini terdiri dari:
  Bank garansi / SBLC                                                                                                         1,893,474           1,893,474

  Uang jaminan:
     Pihak ketiga
         Uang jaminan atas listrik                                                                                              959,385             813,914
         Uang jaminan atas sewa                                                                                                  41,432              15,370
         Lain-lain                                                                                                              367,957              53,735
     Jumlah uang jaminan pihak ketiga                                                                                         1,368,773             883,019
  Jumlah                                                                                                                      3,262,247           2,776,493

  a.   Bank Garansi / SBLC

       Perusahaan dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk telah menandatangani perjanjian No. 011700.PK/HK.02/USH/2014 untuk menyediakan gas
       kepada Perusahaan. Disamping itu seperti yang diungkapkan di dalam perjanjian, Perusahaan juga harus membayar penalti sebesar Rp22.500.000.000
       dalam 45 bulan. Berdasarkan pembaharuan perjanjian tanggal 20 Oktober 2015, kedua belah pihak setuju untuk mengubah ketentuan mengenai batas
       maksimum pemakaian gas untuk periode 1 November 2015 sampai dengan 31 Desember 2018.

       Perusahaan telah menyediakan bank garansi (SBLC) untuk memasok gas yang kira-kira setara dengan dua (2) bulan dari nilai konsumsi gas. Untuk itu,
       Perusahaan menerbitkan SBLC melalui Deutsche Bank, Jakarta sebesar US$1.545.264 dengan Pembayaran Obligasi sebesar US$1.032.800 melalui PT
       Jasarahardja Putera. Pada tahun 2021, Perusahaan telah memberikan SBLC kepada PT PGN sebesar US$1.757.032 melalui Deutsche Bank, Jakarta
       yang berlaku hingga Maret 2022. Jaminan ini diberikan kepada PT PGN setara dengan 2 bulan konsumsi gas.


       Pada tahun 2023, Perusahaan telah memberikan SBLC kepada PT PGN sebesar US$2.035.641 melalui PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Jakarta yang
       berlaku hingga April 2024. Jaminan ini diberikan kepada PT PGN setara dengan 2 bulan konsumsi gas

       Pada tahun 2024, Perusahaan telah memberikan SBLC kepada PT PGN sebesar US$1.893.474 melalui PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Jakarta yang
       berlaku hingga April 2025. Jaminan ini diberikan kepada PT PGN setara dengan 2 bulan konsumsi gas.

      Karena jatuh temponya yang pendek, jumlah tercatat aset keuangan lancar lainnya kurang lebih sama dengan nilai wajarnya.
                                                                                                                       Maret 2025          Desember 2024
                                                                                                                          US$                  US$
  Dolar Amerika Serikat                                                                                                    1,893,474            1,893,474
  Rupiah
      (Rp 16.601.542.277 pada tahun 2025 dan Rp14.271.353.078 pada tahun 2024)                                             1,368,773                883,019
  Jumlah                                                                                                                   3,262,247              2,776,493

  Tidak terdapat aset keuangan lancar lainnya kepada pihak yang berelasi.

  Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah senilai jumlah tercatat dari setiap kelas aset keuangan lancar lainnya
  sebagaimana yang dijabarkan pada Catatan 49




                                                                            44/95
Page 48
                                     PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                      31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

9. PERSEDIAAN, BERSIH
                                                                                                                     Maret 2025       Desember 2024
                                                                                                                        US$                US$
  Barang jadi                                                                                                           3,275,578          3,814,819
  Barang dalam proses                                                                                                     444,758            576,653
  Bahan baku                                                                                                              587,467            733,900
  Bahan pembantu                                                                                                       17,371,137         17,362,680
  Bahan pembantu dalam perjalanan                                                                                             -              183,910
  Bahan baku dalam perjalanan                                                                                                 -                  -
      Jumlah persediaan sebelum cadangan penurunan nilai                                                               21,678,939         22,671,962
  Cadangan penurunan nilai persediaan                                                                                    (918,750)          (918,750)
  Bersih                                                                                                               20,760,189         21,753,212

  Mutasi atas cadangan penurunan nilai persediaan adalah sebagai berikut:
                                                                                                                     Maret 2025       Desember 2024
                                                                                                                       US$                US$
  Saldo awal                                                                                                              918,750          1,416,092
  Perubahan selama tahun berjalan:
      Penambahan penyisihan (Catatan 34)                                                                                       -              189,210
      Pemulihan penyisihan (Catatan 34)                                                                                        -             (686,552)
  Saldo akhir                                                                                                              918,750            918,750

  Pada tanggal 31 Desember 2024, Perusahaan mengakui cadangan penurunan nilai persediaan sebesar US$918.750, yang terdiri dari US$189.210 untuk
  penyesuaian ke nilai realisasi bersih dan US$729.540 untuk persediaan usang.

  Berdasarkan hasil penelaahan keadaan fisik persediaan pada akhir tahun, manajemen berpendapat bahwa cadangan penurunan nilai atas persediaan sudah
  memadai. Jumlah atas penambahan penurunan nilai persediaan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar US$189.210 dan
  dicatat sebagai bagian dari Beban Pokok Penjualan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian (Catatan 34).


  Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, persediaan dilindungi oleh kebijakan dari polis asuransi (throughput) dari asuransi pemasok utama PT Asuransi
  Multi Graha Guna Tbk. meliputi risiko kebakaran dan risiko-risiko kerugian lainnya dengan jumlah pertanggungan masing-masing sebesar US$135.000.000
  dan US$310.000.000. Manajemen berpendapat bahwa jumlah pertanggungan asuransi cukup memadai untuk penutup kerugian-kerugian yang mungkin
  timbul.

  Pada tahun 2024 dan 2023, masing-masing persediaan sejumlah US$60.200.000 digunakan sebagai jaminan atas utang bank Perusahaan yang diperolehnya
  dari Damiano Investments B.V., Belanda (Catatan 19).

  Pada tahun 2023, persediaan sejumlah US$60.200.000 digunakan sebagai jaminan atas utang bank Perusahaan yang diperolehnya dari Damiano
  Investments B.V., Belanda (Catatan 19).

10. UANG MUKA PEMBELIAN
                                                                                                                     Maret 2025       Desember 2024
                                                                                                                       US$                US$
  Pihak ketiga
      Pembelian bahan baku dan operasional                                                                                 883,175            940,550
      Pembelian aset tetap                                                                                                  26,937             53,431
      Lain-lain                                                                                                            220,848             69,808
  Jumlah uang muka sebelum cadangan penurunan nilai                                                                      1,130,960          1,063,789
  Cadangan penurunan nilai uang muka pembelian                                                                            (401,257)          (401,257)
  Jumlah                                                                                                                   729,703            662,532




                                                                        45/95
Page 49
                                      PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                       31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

   Pada tahun 2024, Perusahaan mencadangkan penurunan nilai atas uang muka pembelian sebesar US$401.257 sehubungan dengan rendahnya kemungkinan
   pemulihan di masa mendatang. Manajemen telah mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk kondisi terkini pemasok dan prospek realisasi uang muka
   tersebut. Pencadangan ini telah diakui sebagai beban dalam laporan laba rugi dan akan dievaluasi secara berkala sesuai dengan perkembangan informasi
   yang tersedia

   Pada tahun 2023, total uang muka pembelian aset tetap sebesar US$144.657 (setara dengan Rp2.027.420.771) merupakan uang muka yang berkaitan
   dengan pembelian mesin dan perlengkapan pada divisi benang filamen dengan total sebesar US$140.719 (setara dengan Rp1.971.650.771) dan pembelian
   mesin dan perlengkapan untuk memproduksi fiber dalam rangka ekspansi dengan total sebesar US$3.938 (setara dengan Rp55.770.000). Mesin dan
   perlengkapan tersebut akan diterima pada tahun 2024.

11. BIAYA DIBAYAR DIMUKA
                                                                                                                         Maret 2025       Desember 2024
                                                                                                                           US$                US$
   Premi asuransi dibayar dimuka                                                                                                60,249               -
   Lain-lain                                                                                                                  850,346               287
       Jumlah                                                                                                                 910,595               287

12. PIUTANG NON-USAHA
                                                                                                                         Maret 2025       Desember 2024
                                                                                                                           US$                US$
   Pihak ketiga:
       PT Multikarsa Investam                                                                                               40,489,606         40,489,606
   Pihak berelasi:
       PT Texmaco Jaya Tbk (dalam pailit)                                                                                  107,132,220        107,132,220
   Jumlah piutang non-usaha sebelum penyisihan atas kerugian kredit ekpestasian                                            147,621,826        147,621,826
   Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian                                                                             (147,621,826)      (147,621,826)
   Jumlah                                                                                                                           (0)               -

   Piutang non-usaha dari PT Multikarsa Investama berasal dari penerimaan AR International Limited, Hong Kong masing-masing sebesar Rp21.313.289.128
   (setara dengan US$1.318.728 pada tahun 2024) untuk pengembalian uang muka pembelian aset tetap (mesin dan peralatan) dan sisanya masing-masing
   sebesar US$39.170.878 pada tanggal 31 Desember 2024 merupakan pinjaman untuk uang muka gaji karyawan dan biaya lainnya


   Mutasi cadangan kerugian kredit ekspektasian adalah sebagai berikut:
                                                                                                                         Maret 2025       Desember 2024
                                                                                                                            US$                US$
   Saldo awal                                                                                                             147,621,826        111,962,653
   Perubahan selama tahun berjalan:
       Penambahan penyisihan (Catatan 39)                                                                                          -           35,659,173
       Pengurangan penyisihan                                                                                                      -                  -
   Saldo akhir                                                                                                             147,621,826        147,621,826

   Berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan piutang non-usaha dan dinyatakan mengalami penurunan nilai sepenuhnya. Manajemen berpendapat bahwa
   nilai tercatat diperkirakan telah mendekati nilai wajarnya.
   Rincian piutang usaha dari pihak ketiga menurut jenis mata uang adalah sebagai berikut:
                                                                                                                     Maret 2025     Desember 2024
                                                                                                                         US$              US$
   Dolar Amerika Serikat                                                                                              106,410,712       106,410,712
   Rupiah
        (Rp 683.609.959.032 pada tahun 2025 dan Rp 666.054.024.468 pada tahun 2024)                                     41,211,114       41,211,114
   Jumlah                                                                                                             147,621,826       147,621,826

   Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah senilai jumlah tercatat dari setiap kelas piutang non-usaha sebagaimana
   yang dijabarkan pada Catatan 49.




                                                                          46/95
Page 50
                                        PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                         31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

13. ASET KEUANGAN TIDAK LANCAR LAINNYA                                                                                     Maret 2025        Desember 2024
                                                                                                                             US$                 US$
   Badan Penyehatan Perbankan Indonesi

   (PT Perusahaan Pengelola Aset):
   PT Bank Putera Multikarsa
       Rekening Dolar Amerika Serikat                                                                                            701,266             701,266
       Rekening Rupiah                                                                                                           281,383             281,383
   PT Bank Papan Sejahtera
       Rekening Rupiah                                                                                                              2,687              2,687
   PT Bank Dharmala
       Rekening Rupiah                                                                                                              1,947              1,947
   PT Bank Umum Nasional
       Rekening Dolar Amerika Serikat                                                                                               1,882              1,882
   PT Bank Asia Pacific
       Rekening Rupiah                                                                                                                40                  40
   Jumlah aset keuangan tidak lancar lainnya sebelum cadangan atas kerugian kredit ekpestasian                                   989,205             989,205
   Cadangan atas kerugian kredit ekspektasia                                                                                    (989,205)           (989,205)
   Jumlah                                                                                                                            -                   -

   Mutasi cadangan atas kerugian kredit ekspektasian dari asset keuangan lancar lainnya adalah sebagai berikut:
                                                                                                                           Maret 2025        Desember 2024
                                                                                                                             US$                 US$
   Saldo awal                                                                                                                   989,205            989,205
   Perubahan selama tahun berjalan:
       Penambahan penyisihan                                                                                                         -                   -
       Pengurangan penyisihan                                                                                                        -                   -
   Saldo akhir                                                                                                                   989,205             989,205

   Perusahaan dan Entitas Anak sedang dalam proses restrukturisasi oleh Badan Penyehatan Perbankan Indonesia (BPPN), maka keseluruhan saldo rekening
   bank dibatasi penggunaannya oleh BPPN.

   Pemerintah Indonesia melalui Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) menghentikan izin operasi PT Bank Putera Multikarsa, yang merupakan
   pihak yang berelasi, pada tanggal 28 Januari 2000; PT Bank Dharmala, PT Bank Asia Pacific dan PT Bank Papan Sejahtera pada tanggal 13 Maret 1999;
   dan PT Bank Umum Nasional pada tanggal 21 Agustus 1998. Akibatnya, saldo masing masing pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 sejumlah
   US$989.205, disajikan sebagai aset keuangan tidak lancar lainnya di laporan posisi keuangan konsolidasian pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.


   Perusahaan berpendapat bahwa nilai pada bank yang dibatasi penggunaannya perlu disesuaikan selama restrukturisasi utang terjamin dengan PT Perusahaan
   Pengelola Aset (PPA) / Kementerian Keuangan. namun, adalah tepat untuk membuat cadangan kerugian kredit ekspektasian sebesar US$989.205.


   Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah senilai jumlah tercatat dari setiap kelas aset keuangan tidak lancar lainnya
   sebagaimana yang dijabarkan pada Catatan 49.




                                                                           47/95
Page 51
                                      PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                       31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024
14. ASET TETAP
                                                                                                                  Maret 2025          Desember 2024
                                                                                                                    US$                   US$
   Rincian aset tetap adalah sebagai berikut:
       Nilai tercatat                                                                                             1,511,915,966        1,511,915,965
       Akumulasi penyusutan                                                                                      (1,450,276,036)      (1,449,046,822)
       Nilai buku                                                                                                    61,639,930           62,869,143
       Aset dalam penyelesaian                                                                                          458,135              458,135
       Jumlah                                                                                                        62,098,064           63,327,278
   Rincian pemilikan langsung adalah sebagai berikut:
                                                                                      2025
                                                                    Perubahan selama periode berjalan (in US$)
                                           Saldo awal        Penambahan        Pengurangan                 Reklasifikas                Saldo akhir
   Pemilikan langsung
   Nilai tercatat:
       Tanah                                    15,665,079                                                                                15,665,079
       Bangunan dan prasarana                   48,656,191                                                                                48,656,191
       Mesin dan peralatan                   1,438,694,192                                                                             1,438,694,192
       Kendaraan                                 5,373,758                                                                                 5,373,758
       Peralatan kantor                          3,526,745                                                                                 3,526,745
   Jumlah nilai tercatat                     1,511,915,965              -                   -                                 -        1,511,915,965
   Akumulasi penyusutan:
       Bangunan dan prasarana                   47,292,264          38,044                                                                47,330,308
       Mesin dan peralatan                   1,392,878,216       1,638,192                                                             1,394,516,408
       Kendaraan                                 5,373,749               9                                                                 5,373,758
       Peralatan kantor                          3,502,593        (447,031)                                                                3,055,562
   Jumlah Akumulasi Penyusutan               1,449,046,822       1,229,214                  -                                 -        1,450,276,036
   Nilai buku                                   62,869,143                                                                                61,639,929

                                                                                      2024
                                                                    Perubahan selama periode berjalan (in US$)
                                           Saldo awal        Penambahan        Pengurangan                 Reklasifikas                Saldo akhir
   Pemilikan langsung
   Nilai tercatat:
       Tanah                                    15,665,079              -                   -                                 -           15,665,079
       Bangunan dan prasarana                   48,647,708              -                   -                               8,483         48,656,191
       Mesin dan peralatan                   1,441,992,349              -            (4,095,690)                           797,533     1,438,694,192
       Kendaraan                                 5,509,976              -              (136,218)                                  -        5,373,758
       Peralatan kantor                          3,524,750            1,487                 -                                  508         3,526,745
   Jumlah nilai tercatat                     1,515,339,862            1,487          (4,231,908)                          806,524      1,511,915,965
   Akumulasi penyusutan:
       Bangunan dan prasarana                   47,157,248         135,016                  -                                 -           47,292,264
       Mesin dan peralatan                   1,392,375,831       4,598,075           (4,095,690)                                  -    1,392,878,216
       Kendaraan                                 5,506,818           3,149             (136,218)                                  -        5,373,749
       Peralatan kantor                          3,431,298          71,295                  -                                     -        3,502,593
   Jumlah Akumulasi Penyusutan               1,448,471,195       4,807,535           (4,231,908)                              -        1,449,046,822
   Nilai buku                                   66,868,667                                                                                62,869,143




                                                                    48/95
Page 52
                                   PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                    31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

Rincian aset dalam penyelesaian adalah sebagai berikut:
                                                                                       2025
                                                                     Perubahan selama periode berjalan (in US$)
                                        Saldo awal            Penambahan        Pengurangan                 Reklasifikas                 Saldo akhir
Nilai tercatat:
    Aset dalam penyelesaian                        458,135                -                    -                                -              458,135

                                                                                       2024
                                                                     Perubahan selama periode berjalan (in US$)
                                        Saldo awal            Penambahan        Pengurangan                 Reklasifikas                 Saldo akhir
Nilai tercatat:
    Aset dalam penyelesaian                    1,264,659                  -                    -                           (806,524)           458,135

Beban penyusutan dialokasikan pada:
                                                                                                                      Maret 2025       Desember 2024
                                                                                                                        US$                US$
Pemilikan langsung:
    Beban pabrikasi (Catatan 35)                                                                                          1,217,074          4,733,027
    Beban umum dan administrasi (Catatan 37)                                                                                 12,139             74,508
Jumlah                                                                                                                    1,229,213          4,807,535
Catatan : Biaya Amortisasi Software (Catatan 37)                                                                             34,148

Perusahaan memperoleh hasil penjualan aset tetap sebagai berikut:
                                                                                                                      Maret 2025       Desember 2024
                                                                                                                        US$                US$
Nilai buku                                                                                                                     -                  -
Hasil penjualan aset tetap                                                                                                     -            (713,174)
Laba dari penjualan aset tetap                                                                                                 -            (713,174)

Perusahaan memiliki beberapa bidang tanah yang berlokasi di Karawang dan Kendal seluas 755.071 m² dengan sertifikat berupa Hak Guna Bangunan
(HGB) yang berjangka waktu 20 – 30 tahun yang akan jatuh tempo antara tahun 2006 dan 2044. Pada tahun 2007, sertifikat HGB atas tanah yang berlokasi
di Semarang seluas 78.111 m² sudah diperpanjang hingga 29 November 2027.

Dan pada tahun 2014, Perusahaan juga telah memperpanjang sertifikat hak atas tanah yang berlokasi di Karawang seluas 319.755 m2 sampai dengan 3 Mei
2034. Manajemen berpendapat tidak terdapat masalah dengan perpanjangan sertifikat hak atas tanah karena seluruh tanah diperoleh secara sah dan
didukung dengan bukti pemilikan yang memadai.

Sebagian tanah Perusahaan di Karawang, dengan sertifikat berupa Hak Guna Bangunan (HGB) No. 13 seluas 33.630 m² dan Hak Guna Bangunan (HGB)
No. 14 seluas 35.380 m², dijaminkan kepada PT Bina Prima Perdana (BPP) atas utang terjamin milik PT Texmaco Jaya Tbk (dalam pailit) (Catatan 20).


Sampai dengan tanggal 31 Desember 2024, total persentase penyelesaian untuk instalasi mesin dan peralatan tersebut adalah sekitar 70% dan sudah
diselesaikan pada tahun 2025. Manajemen yakin bahwa tidak ada indikasi halangan terhadap penyelesaian dari aset dalam penyelesaian ini.


Sampai dengan tanggal 31 Desember 2023, total persentase penyelesaian untuk instalasi mesin dan peralatan tersebut adalah sekitar 63% dan sudah
diselesaikan pada tahun 2024. Manajemen yakin bahwa tidak ada indikasi halangan terhadap penyelesaian dari aset dalam penyelesaian ini.


Pada bulan November 2014, Perusahaan telah membeli sebuah Gas Turbine senilai US$4.217.940 dari kurator PT Wismakarya Prasetya melalui sebuah
proses lelang.

Manajemen berpendapat bahwa estimasi nilai perolehan kembali dari aset tetap tersebut sudah melebihi nilai bukunya sehingga tidak perlu dilakukan
penurunan nilai atas aset tetap pada tanggal pelaporan.




                                                                      49/95
Page 53
                                      PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                       31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

   Pada tahun 2024, nilai wajar atas tanah (814.764 m²) berdasarkan NJOP (Nilai Jual Objek Pajak) adalah sebesar Rp717.869.078.000 (setara dengan
   US$46.566.494) dan nilai wajar atas bangunan (256.881 m²) berdasarkan NJOP adalah sebesar Rp321.776.042.000 (setara dengan US$20.872.862)

   Berdasarkan laporan jasa penilai KJPP Nirboyo A., Dewi A. & Rekan tanggal 10 Desember 2021, jumlah nilai pasar atas aset tetap Perusahaan adalah
   sebesar US$396.778.300 dengan nilai likuidasi sebesar US$238.506.000.

   Penilaian, yang sesuai dengan Standar Penilaian Internasional, ditentukan berdasarkan transaksi pasar terkini yang dilakukan dalam ketentuan-ketentuan
   yang wajar. Metode penilaian yang digunakan adalah Metode Pendekatan Data Pasar. Elemen elemen yang digunakan dalam perbandingan data untuk
   menentukan nilai wajar aset, antara lain:

   a.   Jenis hak yang melekat pada properti;
   b.   Kondisi pasar;
   c.   Lokasi;
   d.   Karakteristik fisik dan tanah; dan
   e.   Karakteristik dalam menghasilkan pendapatan

   Pada tanggal 31 Desember 2024 , total nilai tercatat dari aset tetap yang telah disusutkan penuh masing-masing sebesar US$ 1.450.276.036 . Namun
   Perusahaan masih menggunakannya untuk kegiatan operasional.

   Sebagian besar tanah, bangunan, mesin dan peralatan milik Perusahaan di Kendal digunakan sebagai jaminan atas obligasi yang dijaminkan kepada PT
   Bina Prima Perdana (BPP)/ PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) (Catatan 20). Mesin dan peralatan dalam Proyek Batch Poly (tidak termasuk pekerjaan
   sipil), Fiber Line, dan Proyek Otomotif dengan mesin EFK masing-masing sebesar US$17.700.000 pada tahun 2024 dan 2023 digunakan sebagai jaminan
   atas pinjaman modal kerja dari Damiano Investments B.V., Belanda (Catatan 24).

   Seluruh aset tetap Perusahaan, kecuali tanah, telah diasuransikan kepada PT Asuransi Multi Graha Guna Tbk. terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya
   termasuk gempa bumi dengan jumlah pertanggungan sebesar US$40.000.000 pada tanggal 31 Desember 2024. Manajemen Perusahaan berkeyakinan
   bahwa nilai pertanggungan asuransi tersebut di atas adalah cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas risiko yang dipertanggungkan.


15. HAK PAKAI

   Tabel berikut menunjukkan rincian hak pakai aset dalam laporan posisi keuangan konsolidasian:
                                                                                Maret 2025
                                                                          Perubahan selama periode berjalan (in US$)
                                          Saldo awal             Penambahan          Pengurangan                 Saldo Akhir
   Pemilikan langsung
   Nilai tercatat:
       Bangunan dan prasarana                       932,181                                                                  932,181
       Mesin dan peralatan                              -                                                                        -
       Kendaraan                                     88,686                                                                   88,686
       Peralatan kantor                               5,458                                                                    5,458
   Jumlah nilai tercatat                          1,026,325                  -                   -                         1,026,325
   Akumulasi penyusutan:
       Bangunan dan prasarana                       305,701                                                                  305,701
       Mesin dan peralatan                              -                                                                        -
       Kendaraan                                     28,006                                                                   28,006
       Peralatan kantor                               2,882                                                                    2,882
   Jumlah Akumulasi Penyusutan                      336,589                  -                   -                           336,589
   Nilai buku                                       689,736                                                                  689,736




                                                                          50/95
Page 54
                                        PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                         31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

                                                                           Desember 2024
                                                                       Perubahan selama periode berjalan (in US$)
                                          Saldo awal            Penambahan        Pengurangan                 Saldo Akhir
   Pemilikan langsung
   Nilai tercatat:
       Bangunan dan prasarana                    1,999,829               88,685           (1,156,333)                     932,181
       Mesin dan peralatan                       1,254,204                                (1,254,204)                         -
       Kendaraan                                   501,298                                  (412,612)                      88,686
       Peralatan kantor                              5,458                                       -                          5,458
   Jumlah nilai tercatat                         3,760,789               88,685           (2,823,149)                   1,026,325
   Akumulasi penyusutan:
       Bangunan dan prasarana                      900,664             356,736              (951,699)                       305,701
       Mesin dan peralatan                         891,045             167,481            (1,058,526)                           -
       Kendaraan                                   235,187             128,143              (335,324)                        28,006
       Peralatan kantor                              1,061               1,821                   -                            2,882
   Jumlah Akumulasi Penyusutan                   2,027,957             654,181            (2,345,549)                       336,589
   Nilai buku                                    1,732,832                                                                  689,736

   Jumlah yang diakui dalam laporan laba atau rugi dan pendapatan komprehensif lain konsolidasian:
                                                                                                                    Maret 2025        Desember 2024
                                                                                                                      US$                 US$
   Beban penyusutan aset hak guna
      Beban pabrikasi (Catatan 35)                                                                                              -           524,218
      Beban umum dan administrasi (Catatan 37)                                                                                  -           129,963
   Jumlah beban penyusutan aset hak guna                                                                                        -           654,181

   Beban bunga (termasuk dalam biaya keuangan) (Catatan 40)                                                                     -            44,307
      Beban yang berkaitan dengan sewa jangka pendek, termasuk dalam:
           Beban pabrikasi (Catatan 35)                                                                                         -           141,301
           Beban umum dan administrasi (Catatan 37)                                                                             -           612,392
   Sewa di luar lingkup PSAK 116
           Beban pabrikasi (Catatan 35)                                                                                         -            89,811


16. ASET TIDAK BERWUJUD
                                                                            Maret 2025
                                                                       Perubahan selama periode berjalan (in US$)
                                          Saldo awal            Penambahan        Pengurangan                 Saldo Akhir
   Nilai tercatat:
       Biaya proses legal hak tanah                166,652                  -                    -                          166,652
       SAP                                         641,740                  -                    -                          641,740
   Jumlah nilai tercatat                           808,392                  -                    -                          808,392
   Akumulasi amortisasi:
       Biaya proses legal hak tanah                 99,316                1,577                  -                          100,893
       SAP                                         267,391               34,148                  -                          301,539
   Jumlah akumulasi amortisas                      366,707               35,725                  -                          402,432
   Nilai buku                                      441,685                                                                  405,960




                                                                        51/95
Page 55
                                        PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                         31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

                                                                            Desember 2024
                                                                        Perubahan selama periode berjalan (in US$)
                                           Saldo awal            Penambahan        Pengurangan                 Saldo Akhir
   Nilai tercatat:
       Biaya proses legal hak tanah                 166,652                  -                     -                         166,652
       SAP                                          641,740                  -                     -                         641,740
   Jumlah nilai tercatat                            808,392                  -                     -                         808,392
   Akumulasi amortisasi:
       Biaya proses legal hak tanah                  84,761              14,555                    -                          99,316
       SAP                                          139,043             128,348                    -                         267,391
   Jumlah akumulasi amortisas                       223,804             142,903                    -                         366,707
   Nilai buku                                       584,588                                                                  441,685

   Beban amortisasi dialokasikan pada:
                                                                                                                      Maret 2025       Desember 2024
                                                                                                                        US$                US$
       Beban umum dan administrasi (Catatan 37)                                                                              35,725          142,903
       Jumlah                                                                                                                35,725          142,903

   Aset tidak berwujud merupakan biaya legal sehubungan dengan perpanjangan hak atas tanah yang berlokasi di Bandung (166 m²) dan perpanjangan hak
   atas tanah yang berlokasi di Karawang (319.755 m²). Atas aset tidak berwujud ini diamortisasi sepanjang masa manfaat (Hak Guna Bangunan) selama 20
   tahun atau 3 Mei 2034

   Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, manajemen berpendapat bahwa tidak ada indikasi penurunan nilai pada aset tidak berwujud.

17. UTANG USAHA
                                                                                                                      Maret 2025       Desember 2024
                                                                                                                        US$                US$
   Pihak ketiga:
       Pemasok loka                                                                                                       4,949,830          3,978,119
       Pemasok luar negeri                                                                                                2,513,049          2,660,078
                                                                                                                          7,462,880          6,638,197

   Rincian umur utang usaha kepada pihak ketiga yang dihitung sejak tanggal faktur adalah sebagai berikut:
                                                                                                                      Maret 2025       Desember 2024
                                                                                                                        US$                US$
   Sampai dengan 1 bulan                                                                                                 3,406,610          1,412,657
   > 1 bulan – 3 bulan                                                                                                     336,923            548,783
   > 3 bulan – 6 bulan                                                                                                     657,482            986,955
   Lebih dari 6 bulan                                                                                                    3,061,865          3,689,802
   Jumlah                                                                                                                7,462,880          6,638,197




                                                                          52/95
Page 56
                                      PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                       31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

   Rincian utang usaha kepada pihak ketiga menurut jenis mata uang adalah sebagai berikut:
                                                                                                                         Maret 2025       Desember 2024
                                                                                                                           US$                US$
   Dolar Amerika Serikat                                                                                                    4,879,145          3,577,380
   Rupiah
       Maret 2025             41,719,996,919                                                                                 2,515,071
       Desember 2024          48,260,459,290                                                                                                    2,986,045
   Euro Eropa
       Maret 2025                      36,436                                                                                   39,301
       Desember 2024                   41,297                                                                                                      43,058
   Yen Jepang
       Maret 2025                   2,097,775                                                                                   13,948
       Desember 2024                2,461,721                                                                                                      15,591
   Poundsterling
       Maret 2025                       5,887                                                                                    7,600
       Desember 2024                    6,178                                                                                                        7,772
   Singapore Dolar
       Maret 2025                       9,964                                                                                    7,452
       Desember 2024                   10,000                                                                                                        7,375
   Swiss Franc
       Maret 2025                         319                                                                                      361
       Desember 2024                   880.56                                                                                                         976
   Jumlah                                                                                                                    7,462,879          6,638,197

   Utang usaha pihak ketiga kepada pemasok lokal dan pemasok luar negeri merupakan utang atas pembelian bahan baku dan bahan pembantu. Utang ini
   tidak dikenakan bunga dan tidak ditentukan jangka waktu pelunasannya.

   Karena jatuh temponya yang pendek, jumlah tercatat utang usaha kurang lebih sama dengan nilai wajarnya.

   Tidak terdapat utang usaha yang dijaminkan.

   Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah senilai jumlah tercatat dari setiap kelas utang usaha sebagaimana yang
   dijabarkan pada Catatan 49.

18. BIAYA YANG MASIH HARUS DIBAYAR
                                                                                                                         Maret 2025       Desember 2024
                                                                                                                           US$                US$
   Pihak ketiga:
       Bunga                                                                                                                25,187,081         23,973,882
       Listrik dan gas                                                                                                          56,333            497,770
       Pemasaran                                                                                                               499,114            423,609
       Jasa profesional                                                                                                        169,434            189,176
       Transportasi                                                                                                             23,002             51,464
       Liabilitas klaim pelanggan                                                                                                                  30,239
       Asuransi                                                                                                                 14,504             19,784
       Sewa                                                                                                                        -                  -
       Keamanan                                                                                                                                       -
       Lain-lain                                                                                                                28,033             18,634
   Jumlah pihak ketiga                                                                                                      25,977,501         25,204,558

   Pihak berelasi
       Bunga                                                                                                                22,206,653         22,206,653
   Jumlah                                                                                                                   48,184,154         47,411,211




                                                                         53/95
Page 57
                                      PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                       31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

   Bagian dari biaya bunga sebesar Rp 388.284.040.664 (setara dengan US$ 25.187.081) dan Rp387.465.880.830 (setara dengan US$23.973.882 pada tahun
   2024) merupakan biaya bunga atas utang terjamin yang telah diakui pada tahun 2001 dan 2002, dimana seluruh jumlah tersebut belum dibayarkan dan
   hutang bunga sampai dengan tahun 2000 telah dihapuskan berdasarkan DMOA. Biaya bunga setelah tahun 2002 tidak dicatat oleh Perusahaan karena
   proses restrukturisasi belum selesai (Catatan 20).

   Rincian biaya masih harus dibayar menurut jenis mata uang adalah sebagai berikut:
                                                                                                                         Maret 2025       Desember 2024
                                                                                                                           US$                US$
   Rupiah
       Rp 13.281.222.177 pada tahun 2025 dan Rp26.392.594.486 pada tahun 2024                                                  790,420          1,633,003
   Dolar Amerika Serika                                                                                                     47,393,734         45,778,208
   Jumlah                                                                                                                   48,184,154         47,411,211

   Karena jatuh temponya yang pendek, jumlah tercatat biaya yang masih harus dibayar kurang lebih sama dengan nilai wajarnya

   Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah senilai jumlah tercatat dari setiap kelas utang usaha sebagaimana yang
   dijabarkan pada Catatan 49.

19. UTANG BANK
                                                                                                                         Maret 2025       Desember 2024
                                                                                                                           US$                US$
   Pihak berelasi:
       Damiano Investment B.V., Belanda                                                                                     68,690,400         69,511,945


   Menurut perjanjian pinjaman tanggal 3 Maret 2006 dan pembaharuannya tanggal 31 Agustus 2006 antara Perusahaan (Peminjam). Damiano Investments
   B.V., Belanda (Pemberi Pinjaman), dan PT Ferrier Hodgson monitoring Agent), pemberi pinjaman menyetujui untuk menyediakan fasilitas letter of credit
   dengan jumlah keseluruhan sebesar US$50.000.000. Dengan demikian, Perusahaan juga dapat menggunakan nama memberi pinjaman sebagai penjamin
   untuk membuka Letter of Credit di Barclays Bank Plc, Hong Kong (Barclays). Disamping itu, Perusahaan juga membayar biaya pendanaan sebesar 2,25%
   per bulan atas jumlah penggunaan fasilitas di Barclays kepada Damiano Investments B.V., Belanda

   Berdasarkan pembaharuan perjanjian pinjaman tanggal 1 Januari 2009 antara Perusahaan (Peminjam). Damiano Investments B.V., Belanda (Pemberi
   Pinjaman), dan PT Kordamentha (d/h PT Ferrier Hodgson) sebagai Monitoring Agent, sejak tanggal 3 April 2009, semua fasilitas “Letter of Credit di
   Barclays” dipindahkan ke “Deutsche Bank AG: Fasilitas Letter of Credit”. Total biaya pendanaan yang dibebankan oleh Damiano Investments B.V.,
   Belanda untuk fasilitas ini adalah sebesar 1,25% per bulan.

   Fasilitas Letter of Credit ini selalu berubah sesuai dengan kebutuhan Perusahaan untuk pembelian bahan baku. Berdasarkan perubahan perjanjian pada
   tanggal 8 April 2011 antara Perusahaan (Peminjam) dan Damiano Investments B.V., Belanda (Pemberi Pinjaman), dan PT Ferrier Hodgson (Monitoring
   Agent), pemberi pinjaman setuju untuk meningkatkan fasilitas Letter of Credit dari jumlah sebesar US$50.000.000 menjadi US$80.000.000.


   Berdasarkan perubahan perjanjian pada bulan Agustus 2021 antara Perusahaan (Peminjam). Damiano Investments B.V., Belanda (Pemberi Pinjaman), dan
   PT Kordamentha (Monitoring Agent). Pemberi pinjaman setuju untuk meningkatkan fasilitas Letter of Credit dari jumlah sebesar US$100.000.000 menjadi
   US$102.000.000.

   Fasilitas yang tersedia pada tanggal 31 Desember 2023 US$98.070.775. Letter of Credit yang telah digunakan oleh Perusahaan untuk membeli bahan baku
   sejumlah US$95.846.330 pada tahun 2023. Seluruh utang bank dinyatakan dalam mata uang Dolar Amerika Serikat. Fasilitas ini merupakan revolving
   facility. Jangka waktu jatuh tempo dari fasilitas Letter of Credit ini adalah 10 Oktober 2025.

   Perusahaan telah menandatangani perjanjian kerjasama atas fasilitas pembiayaan Letter of Credit dengan Deutsche bank, Jakarta pada tanggal 24 September
   2018 sejumlah US$ 20.000.000. Ini merupakan bagian (Sub-Limit) dari keseluruhan fasilitas pinjaman Letter of Credit yang diberikan oleh Damiano
   Invesment B.V. melalui Deutsche Bank, Hong Kong.




                                                                         54/95
Page 58
                                      PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                       31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

   Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024, bunga biaya pendanaan atas utang bank telah dibebaskan oleh Damiano Investments B.V., Belanda sesuai
   dengan amandemen perjanjian tanggal 9 Januari 2024.

   Kondisi pasar yang tidak mendukung, menurunnya permintaan, utilisasi yang rendah dan biaya manufaktur yang meningkat menyebabkan Perusahaan
   menutup sementara pabrik di Karawang. Perusahaan melakukan pembayaran fasilitas LC untuk pembelian bahan baku, yang jatuh tempo, dan belum
   membeli bahan baku baru sementara ini karena pabrik Karawang masih ditutup.

   Fasilitas Letter of Credit dijamin secara fidusia dengan piutang usaha dan persediaan yang masing masing bernilai US$45.000.000 dan US$60.200.000
   (Catatan 6 dan 9).

   Karena bersifat jangka pendek, maka jumlah tercatat pinjaman bank mendekati nilai wajarnya.

   Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah senilai jumlah tercatat dari setiap kelas utang bank sebagaimana yang
   dijabarkan pada Catatan 49.

20. UTANG TERJAMIN
                                                                                                                         Maret 2025       Desember 2024
                                                                                                                           US$                US$
   Obligasi:
       13% Guaranteed Secured Notes                                                                                       122,526,000         122,526,000
       Secured Floating Rate Notes                                                                                         50,000,000          50,000,000
       9,375% Guaranteed Secured Notes                                                                                    250,000,000         250,000,000
       11,375% Guaranteed Secured Notes                                                                                   260,000,000         260,000,000
   Jumalah Obligasi                                                                                                       682,526,000         682,526,000

   PT Bina Prima Perdana:
       PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
           Rp1.302.583.907.331                                                                                             78,525,676          80,595,465
           Dolar Amerika Serikat                                                                                           29,055,834          29,055,834
           EUR849.87                                                                                                          916,716             886,121
           YEN3.001.711.400                                                                                                19,958,856          19,011,427
   Jumlah PT Bina Prima Perdana                                                                                           128,457,082         129,548,847

   Eks - Bank – Pinjaman Bilateral:
       Damiano Investments B.V., Belanda (Eks.Credit Agricole Indosuez, Singapura)                                          12,117,088         12,117,088
       Damiano Investments B.V., Belanda (Eks. PT Bank Finconesia) EUR7.471.539                                              8,059,177          7,790,205
       Damiano Investments B.V., Belanda (Eks.Union Europeene de CIC, Singapura EUR5.941.395                                 6,408,687          6,194,799
       Damiano Investments B.V., Belanda (Eks. Bangkok Bank, Singapura)                                                      1,303,097          1,303,097
       Kyoa Investment Limited, British Virgin Island (Ex. Bangkok Bank, Singapore)                                            500,000            500,000
       Sverige Financing Limited, British Virgin Island (Ex. Bangkok Bank, Singapore)                                          500,000            500,000
       Sasando Pte. Ltd., Singapore (Ex. Bangkok Bank, Singapore)                                                              500,000            500,000
       Sverige Netherlands B.V., Netherland (Ex. Bangkok Bank, Singapore)                                                        9,600              9,600
       Lain-lain                                                                                                               490,400            490,400
   Jumlah eks - bank – pinjaman bilateral                                                                                   29,888,050         29,405,189

   Menteri Keuangan (Eks. BNI LC):
      PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
           Dolar Amerika Serikat                                                                                            80,366,458         80,366,458
           Rupiah - Rp38.468.048.072                                                                                      2,319,028.70          2,380,154
                                                                                                                            82,685,487         82,746,612
                                                                                                                           923,556,618        924,226,648




                                                                         55/95
Page 59
                                   PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                    31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

Pada bulan November 2010 dan Desember 2010, PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) mengumumkan program “Penjualan aset dan saham Perusahaan
Texmaco” yang meliputi pabrik di Semarang. Namun karena beberapa alasan, program ini kemudian dibatalkan.

Sejumlah proposal restrukturisasi (SDRP) utang telah diajukan kepada pengelola utang, yaitu sbb.:

    • Bulan Februari 2014, Perusahaan telah mengirimkan revisi dari usulan restrukturisasi (SDRP) kepada PPA sejalan dengan bisnis saat itu dan
    keberlanjutan dari utang. Utang terjamin akan dikonversi menjadi utang yang ditahan sebesar US$ 80.000.000 dan sisanya dikonversi ke ekuitas

    • Bulan Maret 2018, Perusahaan telah mengajukan pembaharuan atas usulan Restrukturisasi Utang Terjamin kepada Komite dan Kementerian
    Keuangan.

    • Bulan September 2020, Perusahaan mengajukan usulan kepada Menteri Keuangan melalui Direktur Jenderal Kekayaan Negara untuk menyetujui
    Usulan Restrukturisasi Hutang Terjaminnya atas konversi 100% hutang menjadi ekuitas.

Proposal ditolak karena tidak diperbolehkan konversi utang secara penuh menjadi ekuitas kepada Pemerintah.

Perusahaan telah mengajukan kembali proposal restrukturisasi hutang pada bulan Agustus 2024, tetapi masih belum diterima oleh Satuan Tugas BLBI.

Perusahaan telah mengajukan kembali revisi proposal restrukturisasi utang kepada Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) pada tanggal 14 April
2025, yang sudah mempertimbangkan masukan dari para kreditor. Dalam proposal ini, porsi obligasi yang merupakan milik Damiano Investment BV
sebesar US$ 85,000,000 tetap dipertahankan sebagai utang dan akan dilunasi dengan melihat kemajuan atas perkembangan pelaksanaan restrukturisasi
utang. Utang kepada Menteri Keuangan sebesar US$ 82.685.487 akan tetap dipertahankan sebagai utang dan akan dilunasi dalam jangka waktu 15 tahun
dengan menggunakan skema defeasement melalui deposit yang diberikan oleh investor baru. Sisa utang berjaminan lainnya akan dikonversi ke ekuitas.


Perusahaan tidak mengakui adanya beban bunga atas utang terjamin sejak tahun 2002 dimana Perusahaan masih dalam proses restrukturisasi, dan utang
bunga tidak akan diperhitungkan nantinya. Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Perusahaan mempunyai utang bunga sebesar Rp387.465.880.830
(setara dengan US$23.973.882 pada tahun 2024) dan 388.284.040.664 (setara dengan US$ 25.187.081 pada tahun 2023) dan disajikan sebagai bagian dari
biaya yang masih harus dibayar di dalam laporan posisi keuangan konsolidasian (Catatan 18).




                                                                       56/95
Page 60
                                       PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                        31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024
   Berdasarkan Akta Perjanjian Utang tanggal 11 Juni 2014, Damiano Investments B.V., Belanda setuju untuk memberikan hak, nama dan kepemilikannya
   atas utang terjamin Perusahaan kepada Kyoa Investment Limited, Sverige Financing Limited, Sverige Netherland B.V., dan Sasando Pte. Ltd. sesuai dengan
   proporsi yang tertera dibawah ini:

                                                                                              Pertimbangan dalam Pembelian
   Kreditur                                     Jumlah Pokok Pinjaman yang dibeli             Penjual menahan suatu proporsi atas utang
       Damiano Investments B.V.                     US$           1,303,097.37                                                      -
       Kyoa Investment Limited                      US$             500,000.00                              US$                  50,000
       Sverige Financing Limited                    US$             500,000.00                              US$                  50,000
       Sverige Netherland B.V.                      US$             500,000.00                              US$                  50,000
       Sasando Pte. Ltd.                            US$             500,000.00                              US$                  50,000
                Jumlah                              US$           3,303,097.37                              US$                200,000

   Kemudian, berdasarkan Transfer Certificate tanggal 30 April 2015, Sverige Financing Limited mengalihkan sebagian pokok utang terjamin Perusahaan
   sejumlah US$490.400 kepada pihak lain dan sisanya sebesar US$9.600 tetap dimiliki oleh Sverige Financing Limited.

   Sehingga proporsi kepemilikan atas utang terjamin Perusahaan menjadi sebagai berikut:

                                                                                              Pertimbangan dalam Pembelian
   Kreditur                                     Jumlah Pokok Pinjaman yang dibeli             Penjual menahan suatu proporsi atas utang
       Damiano Investments B.V.                     US$           1,303,097.37                                                      -
       Kyoa Investment Limited                      US$             500,000.00                              US$                  50,000
       Sverige Netherland B.V.                      US$             500,000.00                              US$                  50,000
       Sasando Pte. Ltd.                            US$             500,000.00                              US$                  50,000
       Sverige Financing Limited                    US$               9,600.00                              US$                  50,000
       Lain-lain                                    US$             490,400.00                                                      -
                Jumlah                              US$           3,303,097.37                              US$                200,000

   Sebagai konsekuensinya, Perusahaan harus membayarkan utang sesuai dengan jumlah utang yang dibeli oleh masing-masing kreditur diatas sesuai dengan
   proporsi dari nilai pembelian yang dimiliki oleh masing masing kreditur seperti yang dinyatakan pada tabel diatas

   Rincian utang terjamin menurut jenis mata uang adalah sebagai berikut:                                                  Maret 2025        Desember 2024
                                                                                                                              US$                 US$
       Dolar Amerika Serikat                                                                                                807,368,478         807,368,478
       Euro - EUR 14.262.806                                                                                                 15,384,580          14,871,125
       Yen Jepang - JPY 3.001.711.400                                                                                        19,958,856          19,011,427
       Rupiah - Rp1.341.051.955.403                                                                                          80,844,704          82,975,618
           Jumlah                                                                                                           923,556,618         924,226,648

   Karena jatuh temponya yang pendek, jumlah tercatat utang terjamin kurang lebih sama dengan nilai wajarnya.

   Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah senilai jumlah tercatat dari setiap kelas utang terjamin sebagaimana yang
   dijabarkan pada Catatan 49.

21. LIABILITAS IMBALAN KERJA JANGKA PENDEK

   Liabilitas imbalan kerja jangka pendek pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing sebesar US$205.732 dan US$308.191. Akun ini
   merupakan liabilitas atas bonus untuk karyawan, pensiun, gaji, tunjangan kesehatan, dan tunjangan karyawan lainnya.

   Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah senilai jumlah tercatat dari setiap kelas liabilitias keuangan jangka pendek
   lainnya sebagaimana yang dijabarkan pada Catatan 49.




                                                                            57/95
Page 61
                                       PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                        31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

22. LIABILITAS KEUANGAN JANGKA PENDEK LAINNYA
                                                                                                                           Maret 2025        Desember 2024
                                                                                                                             US$                 US$
   Liabilitas kontrak                                                                                                         1,074,715           1,112,753
   Pengangkutan dan transportas                                                                                                 287,610             466,126
   Sewa                                                                                                                         246,765             307,498
   PT Pacific Poly                                                                                                              190,935             171,899
   PLN                                                                                                                          409,754
   Lainnya                                                                                                                        50,267              50,669
       Jumlah                                                                                                                 2,260,046            2,108,945

   Rincian liabilitas keuangan jangka pendek lainnya menurut jenis mata uang adalah sebagai berikut:
                                                                                                                           Maret 2025        Desember 2024
                                                                                                                             US$                 US$
   Rupiah - (Rp 25.064.420.061 pada tahun 2025 dan Rp28.149.468.534 pada tahun 2024)                                          1,551,674           1,741,707
   Dolar Amerika Serikat                                                                                                        708,372             367,238
       Jumlah                                                                                                                 2,260,046           2,108,945

   Karena jatuh temponya yang pendek, jumlah tercatat liabilitas keuangan jangka pendek lainnya kurang lebih sama dengan nilai wajarnya.

   Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah senilai jumlah tercatat dari setiap kelas liabilitias keuangan jangka pendek
   lainnya sebagaimana yang dijabarkan pada Catatan 49.

23. WESEL BAYAR TIDAK TERJAMIN

   Rincian utang terjamin menurut jenis mata uang adalah sebagai berikut:
                                                                                                                           Maret 2025        Desember 2024
                                                                                                                              US$                 US$
   Madison Pacific Trust Limited                                                                                             34,920,527          34,567,174

   Perusahaan telah mengambil langkah untuk implementasi Rencana Perdamaian (Composition Plan) yang telah disetujui oleh para kreditur tidak terjamin
   Perusahaan dan diratifikasi oleh Pengadilan Niaga. Pada tanggal 29 September 2006, utang tidak terjamin yang terdiri dari Bank, PT Bina Prima Perdana,
   sewa guna usaha dan wesel bayar sebesar US$18.670.630 telah direstrukturisasi ke dalam wesel bayar dengan tingkat bunga tetap (Fixed Rate Notes) dan
   berada dibawah pengawasan (Custodian) The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited, Hong Kong.

   Pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024, jumlah utang tidak terjamin setelah direstrukturisasi sebesar US$34.567.174 yang terdiri dari utang
   pokok US$18.670.630 ditambah dengan utang bunga yang dikapitalisasi masing-masing sebesar US$15.896.544 pada tahun 2025 dan 2024.

   Pada tanggal 18 Desember 2023, Perusahaan telah menerima dan mendapatkan persetujuan untuk penundaan tanggal jatuh tempo atas Surat Utang Baru
   dari Februari 2027 sampai Februari 2031termasuk kapitalisasi bunga hingga Februari 2031.

   Rinciannya adalah sebagai berikut:           Tahun          Amortisas
                                                2026              5.0%
                                                2027             17.5%
                                                2028             17.5%
                                                2029             17.5%
                                                2030             20.0%
                                                2031             22.5%

   Seluruh wesel bayar tidak terjamin dinyatakan dalam mata uang Dolar Amerika Serikat.




                                                                            58/95
Page 62
                                      PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                       31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

  Berdasarkan Akta Novasi dan Aksesi tanggal 28 April 2016 antara Perusahaan, Damiano Investments, B.V., Belanda, Deutsche Bank AG, PT Pilot Asia
  Capital, The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited, dan Madison Pacific Trust Limited, para pihak setuju untuk mengganti jasa Agen
  Fiskal atas Wesel Bayar tidak Terjamin dari The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited menjadi Madison Pacific Trust Limited.


  Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, beban bunga atas wesel bayar tidak terjamin masing-masing sebesar
  US$1.370.716 dan US$1.312.854, dan disajikan sebagai bagian dalam beban keuangan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
  konsolidasian (Catatan 40).

  Dalam rapat luar biasa dengan pemegang surat utang tanpa jaminan pada 11 Februari 2025, perusahaan meminta persetujuan untuk mengubah tingkat
  bunga menjadi nol persen (0%) untuk periode 16 Februari 2025 hingga 15 Februari 2031.

  Nilai wajar dari liabilitas keuangan jangka panjang ditentukan dengan cara memperhitungkan nilai kini pada saat tanggal laporan posisi keuangan
  konsolidasian. dengan menggunakan metode suku bunga efektif tetap yang tersedia pada Perusahaan.

  Tidak ada perubahan nilai wajar yang dibukukan pada laporan laba rugi dan pendapatan komprehensif konsolidasian selama tahun berjalan sebagai
  liabilitas keuangan yang dinyatakan sebesar nilai amortisasi

  Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah senilai jumlah tercatat dari setiap kelas wesel bayar tidak terjamin
  sebagaimana yang dijabarkan pada Catatan 49.

24. PINJAMAN MODAL

  Rincian utang terjamin menurut jenis mata uang adalah sebagai berikut:                                                   Maret 2025        Desember 2024
                                                                                                                             US$                 US$
  Pihak berelasi:
      Damiano Investments B.V., Belanda                                                                                       20,445,000          20,445,000
      Sverige Netherlands B.V                                                                                                  1,000,000           1,000,000
      PT Pacific Poly                                                                                                          1,000,000           1,000,000
          Jumlah                                                                                                              22,445,000          22,445,000

  Berdasarkan Perjanjian Pinjaman Modal Kerja antara Perusahaan dan Damiano Investments B.V., Belanda tanggal 1 Juni 2006. Damiano Investments
  B.V., Belanda setuju untuk menyediakan fasilitas pinjaman modal kerja kepada Perusahaan. Suku bunga yang dibebankan atas pinjaman tersebut adalah
  9% per tahun sampai dengan diimplementasikannya Rencana Perdamaian. Setelah Rencana Perdamaian diimplementasikan, tingkat suku bunga akan
  mengikuti surat utang baru atas pinjaman yang direstrukturisasi. Fasilitas pinjaman modal kerja ini tersedia sampai dengan tahun ke 5 (lima) sejak tanggal

  Berdasarkan pembaharuan kedua atas Perjanjian Pinjaman Modal Kerja pada tanggal 1 Juni 2011, jangka waktu pelunasan telah diperbaharui dari 5 (lima)
  tahun menjadi 7 (tujuh) tahun.

  Berdasarkan pembaharuan ketiga atas Perjanjian Pinjaman Modal Kerja pada tanggal 1 Agustus 2013, jangka waktu pelunasannya kembali diperbaharui
  dari 7 (tujuh) tahun menjadi 9 (sembilan) tahun.

  Berdasarkan pembaharuan keempat atas Perjanjian Pinjaman Modal Kerja pada tanggal 1 Juni 2015, jangka waktu pelunasannya kembali diperbaharui dari
  9 (sembilan) tahun menjadi 11 (sebelas) tahun. Manajemen menginformasikan bahwa pinjaman akan diperpanjang selama 2 (dua) tahun lebih ketika
  berakhir pada bulan Juni 2017.

  Perubahan Kedelapan dari Pinjaman Ketiga

  Berdasarkan perjanjian amandemen kedelapan tertanggal 1 Juni 2023 antara Perusahaan dengan Damiano Investments B.V., Belanda, jangka waktu
  pinjaman diperpanjang dari 1 Juni 2023 menjadi 1 Juni 2025.




                                                                           59/95
Page 63
                                      PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                       31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

  Perubahan Kedua dari Pinjaman Keempat

  Berdasarkan perjanjian amandemen kedua tanggal 5 November 2021 antara Perseroan dengan Damiano Investments B.V., Belanda, jangka waktu pinjaman
  diperpanjang dari tanggal 5 November 2021 sampai dengan 5 November 2024.

  Berdasarkan perjanjian pengalihan (assignment agreement) tertanggal 6 Mei 2024, Damiano Investments B.V. telah mengalihkan sebagian dari pinjaman
  ketiga kepada PT Pacific Poly, yang melibatkan jumlah pokok terutang sebesar US$1.000.000 dengan imbalan harga pembelian sebesar US$10.000.


  Berdasarkan perjanjian pengalihan (assignment agreement) tertanggal 6 Mei 2024, Damiano Investments B.V. telah mengalihkan sebagian dari pinjaman
  ketiga kepada Sverige Netherlands B.V., yang melibatkan nilai pokok terutang sebesar US$1.000.000 dengan imbalan harga pembelian sebesar US$10.000.


  Berdasarkan perjanjian amandemen (amendment agreement) tertanggal 3 Juni 2024, Damiano Investments B.V. telah setuju untuk membebaskan biaya
  bunga atas pinjaman capex mulai 1 Mei 2024 hingga pemberitahuan lebih lanjut.

  Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, beban bunga atas pinjaman modal kerja dari Damiano Investment B.V.,
  Belanda masing-masing sebesar US$1.154.719 dan US$3.211.217 dan disajikan sebagai beban keuangan pada laporan laba rugi dan penghasilan
  komprehensif lain konsolidasian (Catatan 40).

  Nilai wajar dari liabilitas keuangan jangka panjang ditentukan dengan cara memperhitungkan nilai kini pada saat tanggal laporan posisi keuangan
  konsolidasian dengan menggunakan metode suku bunga efektif tetap yang tersedia pada Perusahaan. Tidak ada perubahan nilai wajar yang dibukukan pada
  laporan laba rugi dan pendapatan komprehensif konsolidasian selama tahun berjalan sebagai liabilitas keuangan yang dinyatakan sebesar nilai amortisasi
  pada laporan posisi keuangan konsolidasian.

  Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah senilai jumlah tercatat dari setiap kelas pinjaman modal sebagaimana yang
  dijabarkan pada Catatan 49.

25. PENDAPATAN DITANGGUHKAN
                                                                                                                       Maret 2025       Desember 2024
                                                                                                                         US$                US$
  Hibah Pemerintah                                                                                                          246,027           246,027
  Dikurangi: Akumulasi amortisasi                                                                                          (149,710)         (142,381)
      Jumlah                                                                                                                  96,317          103,646

  Pendapatan amortisasi dialokasikan pada:
                                                                                                                       Maret 2025       Desember 2024
                                                                                                                         US$                US$
  Pendapatan lain-lain, bersih (Catatan 41)                                                                                    7,329             8,375

  Pendapatan ditangguhkan merupakan bantuan Pemerintah yang berhubungan dengan pembelian mesin EFK Multi Spindel Texturing and EFK Coolflex
  senilai Rp37.629.356.188 (setara dengan US$3.972.862). Mesin tersebut berlokasi di Semarang, Jawa Tengah.

  Bantuan Pemerintah tersebut didasarkan pada Surat Perjanjian Pemberian Hibah untuk Program Revitalisasi dan Pertumbuhan Industri melalui
  Restrukturisasi Mesin/Peralatan Industri TPT serta IAK dari Kementerian Perindustrian No. 0043/BIM.5/SPPB-TL/A/5/2013 tanggal 10 Mei 2013, yang
  menyatakan bahwa Perusahaan mendapatkan bantuan atas pembelian mesin sebesarRp2.388.181.818 (setara dengan US$246.027). Dan atas bantuan
  Pemerintah ini diamortisasi selama masa manfaat mesin (20 tahun).




                                                                        60/95
Page 64
                                        PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                         31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

26. LIABILITAS SEWA

   Tabel berikut menunjukkan rincian liabilitas sewa dalam laporan posisi keuangan konsolidasian:
                                                                                                                        Maret 2025       Desember 2024
                                                                                                                          US$                US$
   Liabilitas sewa
       Jangka pendek                                                                                                           21,993             21,993
       Jangka panjang                                                                                                         706,387            711,885
            Jumlah                                                                                                            728,380            733,878

   Pembayaran sewa pembiayaan minimum di masa mendatang, serta nilai kini atas pembayaran minimum sewa pembiayaan pada tanggal 31 Desember 2025
   dan 2024 adalah sebagai berikut:
                                                                                                                Maret 2025        Desember 2024
                                                                                                                    US$               US$
   Liabilitas sewa pembiayaan bruto - pembayaran sewa minimum:
       Tidak lebih dari 1 tahun                                                                                         71,009           94,679
       Lebih dari 1 tahun dan kurang dari 5 tahun                                                                     298,773           298,773
       Lebih dari 5 tahun                                                                                             815,437           839,107
       Beban keuangan di masa depan atas sewa                                                                        (456,840)         (498,681)
   Nilai kini liabilitas sewa                                                                                         728,380           733,878

   Nilai kini liabilitas sewa adalah sebagai berikut:
                                                                                                                        Maret 2025       Desember 2024
                                                                                                                          US$                US$
       Tidak lebih dari 1 tahun                                                                                                21,993           21,993
       Lebih dari 1 tahun dan kurang dari 5 tahun                                                                            170,963           170,963
       Lebih dari 5 tahun                                                                                                    535,424           540,922
           Jumlah                                                                                                            728,380           733,878

   Tidak ada pembatasan signifikan yang ditetapkan oleh penyewa dalam perjanjian sewa pembiayaan dengan Perusahaan terkait dengan penggunaan aset atau
   pencapaian kinerja keuangan tertentu.

   Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah senilai jumlah tercatat dari setiap kelas kewajiban sewa sebagaimana yang
   dijabarkan pada Catatan 49.

27. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA JANGKA PANJANG

   Jumlah yang diakui di dalam laporan posisi keuangan konsolidasian adalah sebagai berikut:
                                                                                                                        Maret 2025       Desember 2024
                                                                                                                          US$                US$
   Imbalan pasca kerja                                                                                                           -            2,837,899
   Imbalan kerja jangka panjang manajemen senior                                                                                 -              657,819
      Jumlah                                                                                                                     -            3,495,718

   Imbalan Pasca Kerja

   Perusahaan mempunyai perencanaan imbalan pasti yang melindungi seluruh karyawan tetap yang mempunyai syarat. Saldo imbalan pasca kerja jangka
   panjang pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing sebesar US$2.837.899 dan US$8.543.281, dihitung oleh aktuaris independen secara
   tahunan




                                                                         61/95
Page 65
                                     PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                      31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024
Liabilitas imbalan pasca kerja dalam laporan posisi keuangan konsolidasian adalah sebagai berikut:
                                                                                                                        Maret 2025        Desember 2024
                                                                                                                          US$                 US$
Nilai kini liabilitas imbalan pa                                                                                                 -             2,837,899
Nilai wajar aset program                                                                                                         -                   -
                                                                                                                                 -             2,837,899
Mutasi dari nilai kini liabilitas imbalan pasti selama tahun berjalan adalah sebagai berikut:
                                                                                                                        Maret 2025        Desember 2024
                                                                                                                          US$                 US$
Nilai kini kewajiban imbalan pasti awal tahun                                                                                    -             8,543,281
Biaya jasa kini                                                                                                                  -               200,688
Biaya bunga                                                                                                                      -               532,126
Biaya jasa lalu                                                                                                                  -                   -
Kelebihan pembayaran                                                                                                             -             2,855,313
Kurtailmen penyelesaian                                                                                                          -            (4,662,587)
Keuntungan aktuarial dari penyesuaian pengalaman                                                                                 -              (707,555)
Keuntungan aktuarial dari perubahan asumsi keuangan                                                                              -               (72,586)
Pembayaran manfaat                                                                                                               -            (3,528,687)
(Laba) rugi selisih kurs - bersih                                                                                                -              (322,094)
Nilai kini kewajiban imbalan pasti akhir tahun                                                                                   -             2,837,899

Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 seluruh liabilitas imbalan pasti tidak didanai sehingga tidak terdapat nilai wajar dari aset yang direncanakan.


Jumlah yang diakui di dalam laporan laba rugi konsolidasian adalah sebagai berikut:
                                                                                                                        Maret 2025        Desember 2024
                                                                                                                          US$                 US$
Biaya jasa kini                                                                                                                  -               200,688
Biaya bunga                                                                                                                      -               532,126
Biaya jasa lalu                                                                                                                  -                   -
Kelebihan pembayaran                                                                                                             -             2,855,313
Kurtailmen penyelesaian                                                                                                          -            (4,662,587)
    Jumlah (Catatan 37)                                                                                                          -            (1,074,460)

Jumlah yang diakui di dalam pendapatan komprehensif lainnya konsolidasian adalah sebagai berikut:
                                                                                                                        Maret 2025        Desember 2024
                                                                                                                          US$                 US$
Penyesuaian pengalaman                                                                                                           -             (707,555)
Perubahan asumsi keuangan                                                                                                        -              (72,586)
    Jumlah                                                                                                                       -             (780,141)

Mutasi liabilitas bersih di dalam laporan posisi keuangan konsolidasian adalah sebagai berikut:
                                                                                                                        Maret 2025        Desember 2024
                                                                                                                          US$                 US$
Saldo awal                                                                                                                 2,837,899           8,543,281
Beban imbalan pasca kerja yang diakui selama periode berjalan                                                                    -            (1,074,460)
Pembayaran manfaat                                                                                                               -            (3,528,687)
Penghasilan komprehensif lain                                                                                                    -              (780,141)
(Laba) rugi selisih kurs - bersih                                                                                                -              (322,094)
Saldo akhir tahun                                                                                                          2,837,899           2,837,899




                                                                          62/95
Page 66
                                     PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                      31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

Perhitungan aktuaria tersebut di atas telah dihitung oleh aktuaris Kantor Konsultan Aktuaria Budi Ramdani dengan menggunakan asumsi sebagai berikut:


Tingkat diskont                                      :       7,12% setahun pada tahun 2024
Tingkat kenaikan gaji                                :       7% setahun pada tahun 2024
Tingkat mortalitas                                   :       Tabel Mortalitas di Indonesia tahun 2019
Usia pensiun normal                                  :       10% pada usia 20 tahun dan menurun sampai dengan usia 55 tahun
Tingkat kemungkinan pengunduran diri                 :       1% dari tingkat mortalitas
Metode pendanaan                                     :       Projected Unit Credit
Durasi rata-rata tertimbang jasa layanan             :       13,54 pada tahun 2024

Asumsi yang berhubungan dengan pengalaman mortalitas masa depan ditentukan berdasarkan saran aktuaris menurut statistik yang telah diterbitkan dan
pengalaman setiap wilayah. Di Indonesia, asumsi mortalitas yang digunakan adalah berdasarkan Tabel Mortalitas di Indonesia tahun 2019 (“TMI 2019”).


Manajemen telah menelaah asumsi yang digunakan dan berpendapat bahwa asumsi tersebut telah memadai dan juga berpendapat bahwa provisi atas uang
jasa telah memadai untuk menutup liabilitas yang ditentukan oleh UU Ketenagakerjaan No. 13/2003.

Perkiraan jumlah manfaat imbalan kerja yang akan jatuh tempo sesuai dengan rata-rata durasi tertimbang adalah sebagai berikut:
                                                                                                                      Maret 2025         Desember 2024
                                                                                                                          US$                 US$
Dalam satu tahun                                                                                                               -                466,526
Satu sampai dua tahun                                                                                                          -                421,703
Dua sampai lima tahun                                                                                                          -              1,593,813
Lima tahun sampai sepuluh tahun                                                                                                -              2,005,880
Setelah sepuluh tahu                                                                                                           -              5,708,821
    Jumlah                                                                                                                     -             10,196,743

Sensitivitas nilai kini kewajiban imbalan pasti dan biaya jasa kini terhadap perubahan asumsi utama sebesar 1% adalah sebagai berikut:

                                              Nilai kini kewajiban pasti           Biaya jasa kini
Tingkat diskonto pada 7,12%
    Tingkat diskonto +1%                         2,709,762     -4.52%               187,915     -6.36%
    Tingkat diskonto -1%                         2,977,903      4.93%               215,124      7.19%

Tingkat kenaikan gaji pada 7,00%
    Tingkat kenaikan gaji +1%                    2,963,608      4.40%               214,088      6.68%
    Tingkat kenaikan gaji -1%                    2,720,547     -4.10%               188,596     -6.03%

Informasi historis atas nilai kini liabilitas imbalan pasti dan penyesuaian pengalaman pada liabilitas program adalah sebagai berikut:




                                                                           63/95
Page 67
                                        PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                         31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

   Imbalan Kerja Jangka Panjang Manajemen Senior

   Sebagai tambahan, Perusahaan telah membuat provisi atas liabilitas imbalan kerja jangka panjang bagi senior manajemen berdasarkan Undang –Undang
   Tenaga Kerja No. 13 Tahun 2003 untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, masing masing sebesar US$657.819 dan
   US$1.155.766 dan diakui sebagai biaya jasa kini pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.

   Liabilitas imbalan kerja jangka panjang manajemen senior dalam laporan posisi keuangan konsolidasian adalah sebagai berikut:
                                                                                                                        Maret 2025       Desember 2024
                                                                                                                            US$              US$
   Nilai kini liabilitas imbalan kerja jangka panjang manajemen senior                                                         657,819         657,819
   Nilai wajar aset program                                                                                                        -                -
       Liabilitas bersih                                                                                                       657,819         657,819

   Mutasi dari nilai kini liabilitas imbalan pasti selama tahun berjalan adalah sebagai berikut:
                                                                                                                        Maret 2025       Desember 2024
                                                                                                                          US$                US$
   Nilai kini kewajiban imbalan pasti awal tahun                                                                             657,819          1,155,766
   Biaya jasa kini                                                                                                               -             (497,947)
   Nilai kini kewajiban imbalan pasti akhir tahun                                                                            657,819            657,819

   Jumlah yang diakui di dalam laporan laba rugi konsolidasian adalah sebagai berikut:

28. PERPAJAKAN

   a. Pajak dibayar di muka                                                                                             Maret 2025       Desember 2024
                                                                                                                          US$                US$
       Lebih bayar atas pajak penghasilan badan:
               2021                                                                                                           450,489            450,489
               2022                                                                                                                                  -
               2023                                                                                                         1,780,975          1,780,975
               2024                                                                                                           763,674            763,674
               2025                                                                                                                                  -
       Pajak pertambahan nilai                                                                                              5,868,630          6,254,610
       Jumlah                                                                                                               8,863,768          9,249,748

       Pajak penghasilan tahun 2023

       Pada tanggal 5 Agustus 2024, Perusahaan menerima Surat Pemberitahuan Pemeriksaan Pajak dari Direktur Jenderal Pajak (DJP) No. PRIN-
       208/RIKSIS/KPP.1902/2024 atas pajak penghasilan badan tahun 2023. sampai dengan tanggal laporan keuangan konsolidasian ini disetujui,
       pemeriksaan pajak tersebut masih dalam proses.

       Pajak penghasilan tahun 2022

       Pada tanggal 5 Juni 2024, Perusahaan menerima Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar (SKPLB) dari DJP No. 00059/406/22/092/24 yang menyatakan
       lebih bayar pajak badan tahun 2022 sebesar Rp33.074.069.000. Jumlah ini berbeda dengan yang diajukan oleh Perusahaan yaitu sebesar
       Rp33.074.789.000 atau setara dengan US$2.119.363.

       Atas kelebihan pembayaran tersebut, telah dikompensasikan dengan beberapa utang pajak sebesar Rp3.556.863.960, dan sisanya sebesar
       Rp29.517.205.040 telah diterima pada tanggal 3 Juli 2024.




                                                                             64/95
Page 68
                                    PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                     31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

  Pajak penghasilan tahun 2021

  Pada tanggal 20 Februari 2023, Direktorat Jenderal Pajak Kantor Pelayanan Pajak Wajib Pajak Besar Dua mengeluarkan Surat Ketetapan Pajak
  Penghasilan Badan untuk periode 2021. Berdasarkan Surat Direktorat Jenderal Pajak No. 00001/206/21/092/23, Perusahaan mempunyai lebih bayar
  pajak Rp20.140.372.000.

  Pada tanggal 16 Februari 2024, Berdasarkan SPMKP No. KEP-00025/PPH/KPP.1902/2024 pengembalian lebih bayar sudah dikabulkan sebesar
  Rp16.655.220.000, namun perusahaan sedang menyampaikan surat keberatan atau melakukan uji banding ke Direktorat Jenderal Pajak Kantor
  Pelayanan Pajak Wajib Pajak Besar Dua. Sampai dengan tanggal laporan keuangan konsolidasian ini Perusahaan masih belum memperoleh keputusan
  dari DJP ataupun dari Pengadilan Pajak.

  Pajak pertambahan nilai

  Pada tanggal 9 Februari 2017, Perusahaan menjalani pemeriksaan pajak oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP), yang kemudian dilanjutkan dengan
  penyidikan tindak pidana perpajakan pada 29 Juni 2020 terkait penerbitan faktur pajak yang tidak berdasarkan transaksi sebenarnya. Selanjutnya, pada
  13 Maret 2017, Perusahaan menerima Surat Pemberitahuan Penangguhan Pemeriksaan karena diduga menerbitkan faktur pajak yang tidak berdasarkan
  transaksi sebenarnya serta menyampaikan SPT Masa PPN yang tidak benar.

  Pada 27 Juli 2023, Kejaksaan Negeri Kota Bandung mengeluarkan surat dakwaan terhadap Perusahaan terkait penerbitan faktur pajak yang tidak
  didukung oleh transaksi yang sebenarnya. Hal ini kemudian berujung pada putusan Pengadilan Negeri Bandung pada 26 Juni 2024 (Putusan No.
  652/Pid.Sus/2023/PN Bdg) yang menyatakan Perusahaan bersalah dan menjatuhkan denda sebesar Rp29.072.703.651.
  Perusahaan kemudian mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Bandung.

  Pada 21 Agustus 2024, Pengadilan Tinggi Bandung menerbitkan Putusan No. 246/Pid.Sus/2023/PT Bdg yang menegaskan kembali kesalahan
  Perusahaan dan menjatuhkan denda yang disesuaikan menjadi Rp9.690.901.217. Menanggapi putusan tersebut, pada tanggal 4 September 2024,
  Perusahaan mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung

  Terpisah dari proses hukum tersebut, Manajemen berpendapat bahwa setelah hasil penyidikan diperoleh, proses pemeriksaan pajak seharusnya
  ditindaklanjuti dengan penerbitan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) mengingat adanya kelebihan pembayaran pajak sebesar Rp53.804.659.782. Pada
  22 November 2024, Perusahaan mengirimkan surat kepada DJP untuk menanyakan tindak lanjut atas penangguhan pemeriksaan PPN untuk periode
  Januari – Desember 2016. Pada 18 Maret 2025, Perusahaan menerima tanggapan dari DJP yang menyatakan bahwa tindak lanjut pemeriksaan PPN
  tersebut baru akan dilakukan setelah diperolehnya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap atas tindak pidana perpajakan yang sedang
  berlangsung

  Sampai dengan tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian ini, Perusahaan masih belum menerima hasil kasasi dari Mahkamah Agung

b. Utang pajak
                                                                                                                    Maret 2025       Desember 2024
                                                                                                                      US$                US$
  Pajak penghasilan pasal 21                                                                                               (7,470)          95,187
  Pajak penghasilan pasal 23                                                                                                4,201             5,129
  Pajak penghasilan pasal 26                                                                                                    2               -
  Pajak penghasilan pasal 4 (2)                                                                                            10,395           13,863
      Jumlah                                                                                                                7,129          114,179




                                                                    65/95
Page 69
                                 PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                  31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024
c. Pajak penghasilan badan

  Rekonsiliasi antara laba (rugi) sebelum taksiran pajak penghasilan menurut laporan laba rugi dan pendapatan komprehensif lain konsolidasian dengan
  taksiran laba (rugi) fiskal yang dihitung oleh Perusahaan induk untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah
  sebagai berikut:
                                                                                                                     Maret 2025       Desember 2024
                                                                                                                       US$                  US$
  Rugi sebelum pajak penghasilan menurut laporan laba rugi dan penghasilan konsolidasian                               (2,312,391)        (47,828,020)
  Laba Entitas Anak sebelum pajak penghasilan                                                                                   -                 -
       Rugi sebelum pajak penghasilan menurut laporan laba rugi dan penghasilan Perusahaan                             (2,312,391)        (47,828,020)

  Penyesuaian fiskal terdiri dari:
  Beda tetap
      Pajak penghasilan pasal 21                                                                                         108,851             391,207
      Beban pajak                                                                                                          1,037             223,118
      Sumbangan                                                                                                           22,788             157,898
      Sewa rumah                                                                                                          27,839             102,116
      Perjamuan dan representasi                                                                                          11,944             788,170
      Listrik dan air ekspatriat                                                                                             -                27,622
      Beban bunga                                                                                                        353,353           2,525,435
      Penghasilan bunga                                                                                                   (6,907)            (10,778)
      Rugi bersih atas selisih kurs                                                                                          -                   -
      Penyisihan kerugian piutang lain-lain dan piutang non-usaha                                                            -            36,659,483
      Penghapusan piutang                                                                                                    -               (29,871)
      Penyisihan penurunan nilai uang muka pembelian                                                                         -               401,257
      Lainnya                                                                                                                -                   865
                                                                                                                         518,905          41,236,522
  Beda waktu
     Beban penyusutan asset tetap                                                                                        100,299             401,194
     Liabilitas imbalan pasca kerja jangka panjang                                                                           -            (5,423,187)
     Aset tidak berwujud                                                                                                    (551)             (2,205)
     Amortisasi pendapatan ditangguhkan                                                                                   (7,329)             (8,375)
     Amortisasi beban tangguhan                                                                                          (17,772)            (71,087)
     Beban penyusutan hak pakai aset dan beban bunga PSAK 116                                                                -                28,883
     Liabilitas klaim pelanggan PSAK 115                                                                                     -                 6,758
     Liabilitas pengembalian PSAK 115                                                                                        -               190,208
     Penyisihan kerugian piutang tak tertagih                                                                                -             1,721,554
     (Pemulihan) penyisihan persediaan usang                                                                                 -              (497,341)
                                                                                                                          74,647          (3,653,598)
  Taksiran laba (rugi) fiskal tahun berjalan sebelum kompensasi kerugian tahun sebelumnya                             (1,718,839)        (10,245,096)
  Akumulasi rugi fiskal tahun sebelumnya                                                                            (112,860,262)        (83,712,546)
  Penyesuaian atas SPT pembetulan                                                                                            -           (18,902,618)
  Jumlah taksiran akumulasi rugi fiskal                                                                             (114,579,101)       (112,860,260)
  Taksiran pajak penghasilan badan                                                                                                               -
      Pajak dibayar dimuka:
      Pajak penghasilan pasal 22                                                                                          (40,068)          (763,674)
  Taksiran lebih bayar pajak penghasilan badan                                                                            (40,068)          (763,674)




                                                                    66/95
Page 70
                               PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024
Rekonsiliasi jumlah estimasi rugi fiskal antara jumlah yang diperhitungkan berdasarkan mata uang fungsional/penyajian dengan mata uang untuk
tujuan perpajakan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024
                                                                                                     Maret 2025
                                                                     Mata uang Pelaporan Pajak                      Mata uang Pelaporan Pajak
                                                                               (Rp)                                   US$               US$
Rugi sebelum pajak penghasilan menurut laporan laba                           (386,144,199,729)                      (2,312,391)      (47,828,020)
rugi dan penghasilan konsolidasian
Laba Entitas Anak sebelum pajak penghasilan                                               -                               -                  -
   Rugi sebelum pajak penghasilan menurut laporan                          (386,144,199,729)                       (2,312,391)       (47,828,020)
   laba rugi dan penghasilan Perusahaan

Penyesuaian fiskal terdiri dari:
Beda tetap
    Pajak penghasilan pasal 21                                                  1,803,908,751       16,572            108,851            108,851
    Beban pajak                                                                    16,966,383       16,367              1,037              1,037
    Sumbangan                                                                     374,001,000       16,412             22,788             22,788
    Sewa rumah                                                                    456,100,000       16,384             27,839             27,839
    Perjamuan dan representasi                                                    195,545,054       16,372             11,944             11,944
    Listrik dan air ekspatria                                                                                                                -
    Beban bunga                                                                                                                              -
    Penghasilan bunga                                                           (113,414,942)       16,421             (6,907)            (6,907)
    Rugi bersih atas selisih kurs                                                                                                            -
    Penyisihan kerugian piutang lain-lain dan piutang non-usaha                                                                              -
    Penghapusan piutang                                                                                                                      -
    Penyisihan penurunan nilai uang muka pembelian                                                                                           -
    Lainnya (ROU)                                                                (86,644,508)                          (5,498)            (5,498)
                                                                                2,646,461,738                         160,054            160,054
Beda waktu
   Beban penyusutan asset tetap                                              (20,610,049,647)        9,569         (2,153,756)        (2,153,756)
   Liabilitas imbalan pasca kerja jangka panjang                                                                                             -
   Aset tidak berwujud                                                            492,799,087       14,431             34,148             34,148
   Amortisasi pendapatan ditangguhkan                                         (71,137,333.00)        9,707             (7,328)            (7,328)
   Amortisasi beban tangguhan                                                   18,111,217.00       11,485              1,577              1,577
   Bbn penyusutan hak pakai aset dan beban bunga PSAK 116                                                                                    -
   Liabilitas klaim pelanggan PSAK 115                                                                                                       -
   Liabilitas pengembalian PSAK 115                                                                                                          -
   Penyisihan kerugian piutang tak tertagih                                     2,552,801,389       15,910            160,449            160,449
   (Pemulihan) penyisihan persediaan usang                                                                                                   -
                                                                             (17,617,475,287)                      (1,964,910)        (1,964,910)
Taksiran laba (rugi) fiskal tahun berjalan sebelum kompensasi
kerugian tahun sebelumnya                                                   (401,115,213,278)       97,423         (4,117,248)        (4,117,248)
Akumulasi rugi fiskal tahun sebelumnya                                    (2,501,519,521,252)       22,165       (112,860,262)      (112,860,262)
Penyesuaian atas SPT pembetulan                                                                                           -                  -
Jumlah taksiran akumulasi rugi fiskal                                     (2,501,519,521,252)                    (116,977,510)      (116,977,510)
Taksiran pajak penghasilan badan                                                            -                                                -
    Pajak dibayar dimuka:
    Pajak penghasilan pasal 22                                                  (654,466,793)       16,334            (40,068)           (40,068)
Taksiran lebih bayar pajak penghasilan badan                                    (654,466,793)       16,334            (40,068)           (40,068)




                                                                  67/95
Page 71
                               PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

                                                                                                      2024
                                                                  Mata uang Pelaporan Pajak                       Mata uang Pelaporan Pajak
                                                                            (Rp)                                    US$               US$
Rugi sebelum pajak penghasilan menurut laporan laba                      (1,440,484,704,679)                      (47,828,020)      (47,828,020)
rugi dan penghasilan konsolidasian
Laba Entitas Anak sebelum pajak penghasilan                                                 -                             -                  -
   Rugi sebelum pajak penghasilan menurut laporan                         (1,440,484,704,679)                     (47,828,020)       (47,828,020)
   laba rugi dan penghasilan Perusahaan

Penyesuaian fiskal terdiri dari:
Beda tetap
    Pajak penghasilan pasal 21                                                 6,228,015,440        15,920           391,207            391,207
    Beban pajak                                                                3,613,619,128        16,196           223,118            223,118
    Sumbangan                                                                  2,508,841,322        15,889           157,898            157,898
    Sewa rumah                                                                 1,750,778,820        17,145           102,116            102,116
    Perjamuan dan representasi                                                12,483,036,460        15,838           788,170            788,170
    Listrik dan air ekspatria                                                    437,062,906        15,823            27,622             27,622
    Beban bunga                                                               39,982,686,920        15,832         2,525,435          2,525,435
    Penghasilan bunga                                                          (171,650,428)        15,926           (10,778)           (10,778)
    Rugi bersih atas selisih kurs                                                          -                             -                  -
    Penyisihan kerugian piutang lain-lain dan piutang non-usaha              536,344,803,685        14,630        36,659,483         36,659,483
    Penghapusan piutang                                                        (652,830,705)        21,855           (29,871)           (29,871)
    Penyisihan penurunan nilai uang muka pembelian                             5,776,897,029        14,397           401,257            401,257
    Lainnya                                                                       13,373,765        15,461               865                865
                                                                             608,314,634,342                      41,236,522         41,236,522
Beda waktu
   Beban penyusutan asset tetap                                              (12,678,660,124)      (31,602)           401,194            401,194
   Liabilitas imbalan pasca kerja jangka panjang                             (80,414,087,667)       14,828         (5,423,187)        (5,423,187)
   Aset tidak berwujud                                                           (30,541,732)       13,851             (2,205)            (2,205)
   Amortisasi pendapatan ditangguhkan                                            (81,296,807)        9,707             (8,375)            (8,375)
   Amortisasi beban tangguhan                                                   (159,434,995)        2,243            (71,087)           (71,087)
   Bbn penyusutan hak pakai aset dan beban bunga PSAK 116                         634,304,090       21,961             28,883             28,883
   Liabilitas klaim pelanggan PSAK 115                                            128,361,519       18,994              6,758              6,758
   Liabilitas pengembalian PSAK 115                                             3,096,926,172       16,282            190,208            190,208
   Penyisihan kerugian piutang tak tertagih                                    27,876,278,362       16,193          1,721,554          1,721,554
   (Pemulihan) penyisihan persediaan usang                                    (7,525,865,357)       15,132           (497,341)          (497,341)
                                                                             (69,154,016,539)                      (3,653,598)        (3,653,598)
Taksiran laba (rugi) fiskal tahun berjalan sebelum kompensasi
kerugian tahun sebelumnya                                                   (901,324,086,876)       87,976       (10,245,096)       (10,245,096)
Akumulasi rugi fiskal tahun sebelumnya                                    (1,305,424,914,096)       15,594       (83,712,546)       (83,712,546)
Penyesuaian atas SPT pembetulan                                             (294,770,021,683)       15,594       (18,902,618)       (18,902,618)
Jumlah taksiran akumulasi rugi fiskal                                     (1,600,194,935,779)                   (102,615,164)      (102,615,164)
Taksiran pajak penghasilan badan                                                            -                                               -
    Pajak dibayar dimuka:
    Pajak penghasilan pasal 22                                               (12,116,690,225)       15,866           (763,674)          (763,674)
Taksiran lebih bayar pajak penghasilan badan                                 (12,116,690,225)       15,866           (763,674)          (763,674)

Dalam laporan keuangan konsolidasian ini jumlah rugi fiskal untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 didasarkan atas perhitungan
sementara karena Perusahaan belum menyampaikan Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan Badan 2024.




                                                                  68/95
Page 72
                                    PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                     31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

d. Aset (liabilitas) pajak tangguhan
                                                                                             Maret 2025
                                                  Saldo Awal           Dikreditkan pada       Dibebankan RL           Penyesuaian         Saldo Akhir
                                                                       laporan laba rugi      Komprehensif
                                                                      laba konsolidasian

   Perusahaan:
   Akumulasi rugi fiskal                                 24,975,811            26,640,847                                                    51,616,658
   Penyisihan penilaian                                (24,975,811)           (26,640,847)                                                  (51,616,658)
   Beban penyusutan aset tetap                          (2,485,531)              (473,826)                                                   (2,959,357)
   Imbalan pasca kerja jangka panjang                       769,059                   -                                                         769,059
   Aset tidak berwujud                                     (39,988)                 7,513                                                       (32,475)
   Amortisasi pendapatan ditangguhkan                        22,801                (1,612)                                                       21,189
   Amortisasi beban tangguhan                               454,968                   347                                                       455,315
   Beban penyusutan aset hak guna aset                      151,742                   -
   dan beban bunga                                                                                                                              151,742
   Liabilitas klaim pelanggan                                 6,653                  -                                                            6,653
   Liabilitas
       Liabilitas
              pengembalian
                   pengembalian
                              danadana                       47,613                  -                                                           47,613
   Cadangan atas kerugian kredit                            790,004               35,299
   ekspektasian                                                                                                                                 825,303
   Cadangan penurunan nilai persediaan                     202,125                   -                                                          202,125
   Total asset (liabilitas) pajak tangguhan                (80,554)             (432,280)                         -              -             (512,834)

                                                                                               2024
                                                  Saldo Awal           Dikreditkan pada       Dibebankan RL           Penyesuaian         Saldo Akhir
                                                                       laporan laba rugi      Komprehensif
                                                                      laba konsolidasian

   Perusahaan:
   Akumulasi rugi fiskal                                 18,416,760             6,559,051                    -                               24,975,811
   Penyisihan penilaian                                (18,416,760)            (6,559,051)                   -                              (24,975,811)
   Beban penyusutan aset tetap                          (2,561,832)                88,263                    -               (11,962)        (2,485,531)
   Imbalan pasca kerja jangka panjang                     2,133,791            (1,193,101)              (171,631)                -              769,059
   Aset tidak berwujud                                     (65,387)                  (485)                   -                25,884            (39,988)
   Amortisasi pendapatan ditangguhkan                        24,644                (1,843)                   -                                   22,801
   Amortisasi beban tangguhan                               470,607               (15,639)                   -                                  454,968
   Beban penyusutan aset hak guna aset                       21,952                 6,354                    -
   dan beban bunga                                                                                                           123,436            151,742
   Liabilitas klaim pelanggan                                 5,166                1,487                      -                                   6,653
   Liabilitas
       Liabilitas
              pengembalian
                   pengembalian
                              danadana                        5,766               41,847                      -                                  47,613
   Cadangan atas kerugian kredit                            417,444              378,741                      -
   ekspektasian                                                                                                               (6,181)           790,004
   Cadangan penurunan nilai persediaan                      311,540             (109,415)                    -                                  202,125
   Total asset (liabilitas) pajak tangguhan                 763,691             (803,791)               (171,631)            131,177            (80,554)

   Pengakuan aset pajak penghasilan yang ditangguhkan oleh Perusahaan adalah berdasarkan perkiraan dari manajemen akan hasil di masa mendatang
   termasuk perkiraan atas tingkat produksi dan harga komoditi atas produk Perusahaan, waktu dan sifat penyelesaian atas liabilitas pajak tangguhan serta
   strategi perencanaan pajak. Berdasarkan perkiraan tersebut, manajemen berpendapat bahwa kemungkinan besar perusahaan dan Entitas Anak tidak
   dapat merealisasikan aset pajak tangguhannya yang timbul dari rugi fiskal kumulatif. Oleh karena itu, manajemen membentuk penyisihan penilaian
   yang masing masing sebesar US$6.559.051 dan US$19.509.936 yang dicadangkan pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.

   Dasar rincian atas pengakuan dari aset pajak tangguhan ditelaah secara regular oleh manajemen.




                                                                      69/95
Page 73
                                     PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                      31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

   e. Manfaat (beban) pajak
                                                                                                                          Maret 2025        Desember 2024
                                                                                                                            US$                 US$
      Pajak kini
          Perusahaan                                                                                                                 -                   -
          Entitas Anak                                                                                                               -                   -
                                                                                                                                     -                   -
      (Beban)/manfaat pajak tangguhan - bersih
          Perusahaan                                                                                                            (864,561)          (672,614)
          Entitas Anak                                                                                                          (864,561)          (672,614)
      Jumlah manfaat (beban) pajak

      Rekonsiliasi antara jumlah beban dan jumlah yang dihitung dengan menggunakan tarif pajak efektif terhadap rugi sebelum pajak penghasilan adalah
      sebagai berikut:
                                                                                                                       Maret 2025      Desember 2024
                                                                                                                           US$                US$
      Rugi sebelum pajak penghasilan menurut laporan laba rugi dan penghasilan konsolidasian                               (2,312,391)      (47,828,020)
      Laba Entitas Anak sebelum pajak penghasilan                                                                                                   -
      Rugi sebelum pajak penghasilan menurut laporan laba rugi dan penghasilan Perusahaan                                  (2,312,391)      (47,828,020)

      Manfaat pada tarif 22%                                                                                                    508,726          10,522,164

      Pengaruh pajak atas penghasilan (beban) yang tidak dapat diperhitungkan menurut fiskal                                     (35,212)        (9,072,035)
      Penyesuaian atas aset pajak tangguhan                                                                                     (432,280)           131,177
      Utilisasi rugi fiskal tahun sebelumnya                                                                                    (905,794)        (2,253,921)
      Jumlah manfaat (beban) pajak                                                                                              (864,561)          (672,615)

   f. Administrasi

      Perubahan tarif pajak

      Pada bulan Desember 2024, Pemerintah Indonesia mengesahkan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 131 Tahun 2024 tentang
      Perlakuan Pajak Pertambahan Nilai atas Impor Barang Kena Pajak, penyerahan Barang Kena Pajak, Penyerahan Jasa Kena Pajak, Pemanfaatan Barang
      Kena Pajak Tidak Berwujud dari Luar Daerah Pabean di Dalam Daerah Pabean, dan Pemanfaatan Jasa Kena Pajak dari Luar Daerah Pabean di Dalam
      Daerah Pabean yang mengubah cara perhitungan pajak pertambahan nilai yang terutang dihitung dengan cara mengalikan tarif 12% dengan dasar
      pengenaan pajak berupa nilai lain sebesar 11/12 (sebelas per dua belas) dari harga jual mulai tanggal 1-31 Januari 2025. Efektif mulai 1 Februari 2025,
      ketentuan tarif pajak pertambahan nilai berlaku kembali menjadi 12%.

      Berdasarkan Undang-Undang Perpajakan yang berlaku di Indonesia. Perusahaan menghitung menetapkan dan membayar sendiri besarnya jumlah pajak
      yang terhutang secara individu. Berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku Direktorat Jenderal Pajak (“DJP”) dapat menetapkan atau
      mengubah jumlah pajak terhutang dalam jangka waktu tertentu. Untuk tahun pajak 2007 dan sebelumnya jangka waktu tersebut adalah sepuluh (10)
      tahun sejak saat terutangnya pajak tetapi tidak lebih dari tahun 2013 sedangkan untuk tahun 2008 dan seterusnya, jangka waktunya adalah lima (5)
      tahun sejak saat terutangnya pajak.

      Manajemen Perusahaan berpendapat bahwa Perusahaan dan Entitas Anak telah patuh terhadap peraturan perpajakan yang ada.

29. MODAL SAHAM

  Berdasarkan akta notaris Januar Tirtaamidjaja, S.H., No. 22 tanggal 15 Februari 1984, modal dasar Perusahaan adalah sebesar Rp15.000.000.000 yang
  terdiri dari 600 lembar saham dengan nilai nominal sebesar Rp25.000.000 per lembar. Modal ditempatkan sebesar Rp7.500.000.000 (setara dengan
  US$6.710.179) atau sebanyak 300 lembar saham.




                                                                          70/95
Page 74
                                   PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                    31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham dengan akta notaris Aulia Taufani, S.H., No. 100 tanggal 27 Desember 2002, para pemegang saham
Perusahaan menyetujui rencana perubahan modal dasar dari semula Rp8.500.000.000.000 menjadi Rp16.000.000.000.000 dan modal ditempatkan dan
disetor dari semula Rp2.196.960.000.000 menjadi Rp4.174.224.000.000.

Berdasarkan akta notaris Aulia Taufani. SH. No. 12 tanggal 4 Juli 2006 tentang perubahan Anggaran Dasar Perusahaan dan Rapat Luar Biasa Pemegang
Saham dengan akta notaris Aulia Taufani, S.H., No. 111 tanggal 21 Juni 2006, para pemegang saham telah menyetujui beberapa hal sebagai berikut:


a.   Modal dasar Perusahaan sebesar Rp16.000.000.000.000, modal ditempatkan dan disetor penuh sebesar Rp4.174.224.000.000.
b.   Alokasi 83.484.480.000 lembar saham baru (seri C) dengan nilai nominal Rp 2 per saham berdasarkan konversi utang menjadi modal. Saham baru
     sebesar 43.144.238.750 lembar untuk kreditur tidak terjamin dan pemberi fasilitas modal kerja baru sedangkan sisanya sebanyak 40.340.241.250
     lembar saham untuk kreditur terjamin.
c.   Membukukan agio saham hasil konversi saham menjadi modal sebesar Rp5.574.513.535.500 (setara dengan US$618.017.022).

Akta notaris tersebut telah disetujui oleh Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia berdasarkan keputusannya No. C-25038.HT.01.04.TH.2006 tanggal
28 Agustus 2006 dan telah didaftarkan di Departemen Industri dan Perdagangan No. 233/BH 1/IX/2006 tanggal 1 September 2006.

Pada tanggal 31 Desember 2006, modal dasar Perusahaan sebesar Rp16.000.000.000.000 terdiri dari 247.145.100.800 lembar saham dengan
pengelompokkan sebagai berikut:

a.   17.000.000.000 lembar saham seri A dengan nilai nominal Rp500 per saham.
b.   146.660.620.800 lembar saham seri B dengan nilai nominal Rp50 per saham.
c.   83.484.480.000 lembar saham seri C dengan nilai nominal Rp2 per saham.

Dan modal ditempatkan dan disetor penuh sebesar Rp2.283.248.477.500 yang terdiri dari 4.393.920.000 lembar saham seri A dan 43.144.238.750 lembar
saham seri C.

Pada bulan Februari 2008, Perusahaan melakukan perubahan Anggaran Dasar Perusahaan sehubungan reverse stock yang dilakukan dengan rasio 20 : 1.
Dan menurut akta notaris Sutjipto, S.H., No. 91 tanggal 21 Februari 2008 tentang Perubahan Anggaran Dasar Perusahaan, modal saham Perusahaan sebesar
Rp16.000.000.000.000 terbagi atas 12.357.255.040 lembar saham dengan pengelompokan sebagai berikut:

a.   850.000.000 lembar saham seri A dengan nilai nominal Rp10.000 per saham.
b.   7.333.031.040 lembar saham seri B dengan nilai nominal Rp1.000 per saham.
c.   4.174.224.000 lembar saham seri C dengan nilai nominal Rp40 per saham.

Modal ditempatkan dan disetor penuh seluruhnya sebesar Rp 4.174.224.000.000 (26%) terbagi atas:

a.   219.696.000 lembar saham dengan nilai nominal sebesar Rp10.000 per saham atau seluruhnya sebesar Rp2.196.960.000.000.
b.   1.890.975.522 lembar saham dengan nilai nominal sebesar Rp1.000 per saham atau seluruhnya sebesar Rp1.890.975.522.000.
c.   2.157.211.950 lembar saham dengan nilai nominal sebesar Rp40 per saham atau seluruhnya sebesar Rp86.288.478.000.

Susunan pemegang saham pada tanggal 21 Februari 2008 menurut akta notaris adalah sebagai berikut:




                                                                      71/95
Page 75
                                  PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                   31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024
Akta notaris tersebut telah disetujui oleh Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan keputusannya No. AHU
10588.AH.01.02 Tahun 2008 tanggal 3 Maret 2008.

Menurut Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diadakan pada tanggal 24 Maret 2009 yang telah dikukuhkan dalam akta notaris
Sutjipto, S.H., notaris di Jakarta, No. 91 tanggal 24 Maret 2009, Pemegang saham setuju untuk melakukan penambahan modal tanpa hak memesan efek
terlebih dahulu melalui pemberian hak opsi kepada manajemen dan karyawan Perusahaan (Management Employee Stock Option Programme / MESOP)
Tahap 1. Saham yang dikeluarkan adalah sebanyak 5% dari jumlah saham yang ditempatkan dan disetor (sebanyak 118.845.397 lembar saham seri C). Akta
notaris ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU 0052619.AH.01.09. Tahun
2009 tanggal 14 Agustus 2009. Berdasarkan rencana Perusahaan yang telah dilaporkan ke Bursa Efek Indonesia melalui surat tertanggal 17 Maret 2009,
program ini akan diimplementasikan pada periode sebagai berikut:

            Periode             Periode Implementasi
            I                   5 (lima) hari bursa dimulai dari 1 April 2009
            II                  5 (lima) hari bursa dimulai dari 1 Oktober 2009
            III                 5 (lima) hari bursa dimulai dari 1 April 2010
            IV                  5 (lima) hari bursa dimulai dari 1 Oktober 2010
            V                   5 (lima) hari bursa dimulai dari 1 April 2011
            VI                  5 (lima) hari bursa dimulai dari 3 Oktober 2011
            VII                 5 (lima) hari bursa dimulai dari 1 Februari 2012

Berdasarkan akta notaris dari Aryanti Artisari, S.H., M.Kn. No. 107 tanggal 23 Februari 2012, pemegang saham setuju bahwa harga eksekusi saham tanpa
hak memesan efek terlebih dahulu melalui pemberian hak opsi kepada manajemen dan karyawan Perusahaan Tahap 1 adalah sebesar Rp 45 per lembar
saham. Dan pada tanggal 5 Maret 2012. Perusahaan telah mengeluarkan 118.845.397 lembar saham seri C tersebut dengan nilai nominal sebesar Rp40 per
lembar saham atau total sebesar Rp4.753.815.880 (setara dengan US$524.125). Akta notaris ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No.AHU-0018443.AH.01.09., Tahun 2012, tanggal 29 Februari 2012.

Susunan kepemilikan saham Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 berdasarkan catatan pemegang saham yang dikeluarkan oleh Kantor
Administrasi Saham, PT Datindo Entrycom adalah sebagai berikut:




Saham Seri C yang belum diambil merupakan saham baru yang belum ditukarkan oleh kreditur (melalui The Hong Kong and Shanghai Banking
Corporation Limited. Hong Kong – custodian). Sehingga nama pemegang sahamnya belum didaftarkan di PT Datindo Entrycom (administrator saham).




                                                                         72/95
Page 76
                                       PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                        31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024
   Kemudian, berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diadakan pada tanggal 18 Juni 2012 yang telah dikukuhkan dalam
   akta notaris Aryanti Artisari, S.H., M.Kn., notaris di Jakarta No. 88 tanggal 18 Juni 2012. Pemegang Saham setuju untuk melakukan penambahan modal
   tanpa hak memesan efek terlebih dahulu sebanyak 74.872.600 lembar saham seri C (3% dari jumlah saham yang ditempatkan dan disetor) melalui
   pemberian hak opsi kepada manajemen dan karyawan Perusahaan (Management Employee Stock Option Programme / MESOP) tahap 2. Berdasarkan
   rencana Perusahaan yang telah dilaporkan kepada PT Bursa Efek Indonesia tanggal 17 Maret 2012, program ini akan diimplementasikan pada periode
   sebagai berikut:

                Periode              Periode Implementasi
                I                    Mulai tanggal 15 Desember 2012 sampai dengan 22 Desember 2012
                II                   Mulai tanggal 18 Juni 2013 sampai dengan tanggal 24 Juni 2013
                III                  Mulai tanggal 18 Desember 2013 sampai dengan 24 Desember 2013
                IV                   Mulai tanggal 2 Juni 2014 sampai dengan 24 Juni 2014

   Perusahaan telah mengirimkan surat No. 068/APF CS/VI/2014 tanggal 25 Juni 2014 dan No. 071/APF CS/VII/2014 tanggal 7 Juli 2014 kepada Otoritas
   Jasa Keuangan (OJK) sehubungan dengan pembatalan atas Implementasi MESOP akibat dari belum selesainya proses restrukturisasi hutang berjaminan.
   Lebih lanjut, berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar biasa yang diadakan pada tanggal 16 Juni 2015 yang dikukuhkan dengan akta notaris dari
   Aryanti Artisari, S.H., MKn., No. 49 tanggal 16 Juni 2015, para pemegang saham Perusahaan menyetujui pembatalan atas implementasi MESOP ini.


   Berdasarkan akta notaris DR. H. Teddy Anwar, S.H., Spn. No. 111 tanggal 16 Agustus 2002, sebagian saham PT Multikarsa Investama sebanyak
   2.454.081.290 saham (atau 122.704.064 saham setelah penggabungan saham) telah dijual kepada PT Bina Prima Perdana. Namun menurut catatan yang
   dibuat oleh PT Datindo Entrycom masih terdaftar atas nama PT Multikarsa Investama.

   Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, jumlah saham yang dimiliki oleh publik termasuk saham yang dimiliki oleh Direktur Perusahaan dengan rincian
   sebagai berikut:
                                                                                                                     Maret 2025       Desember 2024
                                                                                                                         US$                US$
   Bapak Jegatheesan Seeniappa                                                                                          10,701,700         10,701,700
       Jumlah                                                                                                           10,701,700         10,701,700

30. TAMBAHAN MODAL DISETOR
                                                                                                                      Maret 2025       Desember 2024
                                                                                                                        US$                US$
   Selisih antara nilai nominal dengan hasil penjualan saham Perusahaan pada penawaran umum kepada masyarakan
   pada tahun 1990                                                                                                       13,571,804         13,571,804
   Biaya emisi saham                                                                                                     (7,263,223)        (7,263,223)
                                                                                                                          6,308,581          6,308,581
   Selisih restrukturisasi atas entitas sepengendali pada tahun 2001 (Catatan 1c)                                           (21,339)           (21,339)

   Selisih antara nilai nominal dari hasil konversi utang ke modal pada tahun 2006                                      618,017,022        618,017,022

   Selisih antara nilai nominal dengan hasil MESOP tahap 1 pada tahun 2012                                                   65,516             65,516
   Biaya emisi saham                                                                                                        (46,612)           (46,612)
                                                                                                                             18,904             18,904
       Jumlah                                                                                                           624,323,168        624,323,168

   Menurut usulan restrukturisasi (Rencana Perdamaian), Perusahaan telah menerbitkan sebanyak 16.780.718.747 lembar saham seri C kepada para kreditur
   utang tidak terjamin dan 26.363.520.000 lembar saham seri C untuk Damiano Investments B.V., Belanda, sehubungan dengan konversi utang menjadi
   saham sebesar Rp5.660.802.013.000.




                                                                            73/95
Page 77
                                      PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                       31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

   Kemudian, berdasarkan perubahan anggaran dasar Perusahaan tanggal 4 Juli 2006 melalui akta notaris Aulia Taufani, S.H., No. 12, Perusahaan telah
   mencatat saham yang diterbitkan sebesar p5.660.802.013.000, modal ditempatkan dan disetor penuh sebesar Rp86.288.477.500 dan tambahan modal
   disetor sebesar Rp5.574.513.535.500 (setara dengan US$618.017.022).

   Kemudian. melalui program pemberian hak opsi kepada manajemen dan karyawan Perusahaan (Management Employee Stock Option Programme/MESOP)
   tahap 1 pada tanggal 23 Februari 2012, Perusahaan menerima sebesar Rp5.348.042.865 untuk penerbitan saham sebanyak 118.845.397 lembar saham seri
   C dengan nilai nominal sebesar Rp40 per lembar saham. Tarif konversi yang digunakan adalah sebesar Rp9.070.

31. SALDO LABA YANG DITENTUKAN PENGGUNANNYA

   Berdasarkan Undang-undang Perusahaan Terbatas. Perusahaan diharuskan untuk membuat penyisihan cadangan wajib hingga sekurang-kurangnya 20%
   dari jumlah modal yang ditempatkan dan disetor penuh.

   Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan sebagaimana tercantum dalam akta No. 351 tanggal 23 Juni 1997 dan akta No. 402
   tanggal 24 Juni 1996 dari Adam Kasdarmadji. S.H., notaris di Jakarta, disetujui penyisihan cadangan umum sebesar Rp8.280.000.000 (setara dengan
   US$2.345.301) dari saldo laba guna memenuhi ketentuan pasal 61 Undang-undang No. 1 tahun 1995 tentang Perusahaan terbatas. Pada tahun 2021 dan
   2020, Perusahaan tidak membuat tambahan cadangan karena akumulasi defisitnya.




                                                                         74/95
Page 78
                                        PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                         31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024
32. PENDAPATAN BERSIH
                                                                                                                      Maret 2025           Maret 2024
                                                                                                                        US$                  US$
   Lokal
      Benang                                                                                                                6,854,972        23,993,888
      Fibre                                                                                                                   509,072        25,864,497
      Chips                                                                                                                   220,406         5,627,212
      Fleece (Pemintalan)                                                                                                      61,319           351,509
   Jumlah lokal                                                                                                             7,645,769        55,837,106

   Ekspor
      Benang                                                                                                                3,590,994         6,438,891
      Fibre                                                                                                                   322,773         2,056,386
      Chips                                                                                                                       -             181,250
      Fleece (Pemintalan)                                                                                                       3,892            36,656
   Jumlah Export                                                                                                            3,917,660         8,713,183


   Pada tahun 2025 dan 2024, total penjualan bersih fleece (pemintalan) masing-masing sebesar US$ 65.212 dan US$ 388.165 merupakan penjualan kepada
   pihak ketiga. Produk ini diproduksi oleh PT Texmaco Jaya Tbk (dalam pailit) berdasarkan sistem maklon

   Pada tahun 2025 dan 2024, tidak ada penjualan kepada pihak yang berelasi.

   Pada tahun 2025 dan 2024, tidak terdapat penjualan kepada pihak ketiga yang melebihi 10% dari jumlah pendapatan usaha.

   Estimasi Retur

   Perusahaan mengakui pendapatan berdasarkan PSAK 115, di mana transaksi penjualan mencakup hak pelanggan untuk mengembalikan barang dalam
   kondisi tertentu. Dalam hal ini, Perusahaan mengakui hak pengembalian aset dan liabilitas pengembalian dana.

   Hak pengembalian aset mencerminkan estimasi nilai barang yang diperkirakan akan dikembalikan oleh pelanggan, sementara liabilitas pengembalian dana
   mencerminkan kewajiban Perusahaan untuk mengembalikan dana kepada pelanggan atas barang yang dikembalikan

   Perubahan saldo hak pengembalian aset selama tahun berjalan adalah sebagai berikut:
                                                                                         Saldo awal    Penambahan   Realisasi (retur       Saldo akhir
                                                                                                                     sebenarnya)
                                                                                           US$            US$            US$                  US$
   Hak pengembalian aset                                                                     200,400                                           200,400

   Perubahan saldo liabilitas pengembalian dana selama tahun berjalan adalah sebagai berikut:
                                                                                       Saldo awal      Penambahan   Realisasi (retur       Saldo akhir
                                                                                                                     sebenarnya)
                                                                                           US$            US$            US$                  US$
   Liabilitas pengembalian dan                                                               416,816                                           416,816

33. PENDAPATAN USAHA LAINNYA
                                                                                                                      Maret 2025           Maret 2024
                                                                                                                        US$                  US$
   Produk tidak standar dan lainnya                                                                                            -                    -
   Barang pembantu rusak                                                                                                   606,756              391,964
       Jumlah                                                                                                              606,756              391,964

   Pada tahun 2025 pendapatan usaha lainnya dari fleece (pemintalan) masing-masing sebesar US$78.707 yang merupakan pendapatan usaha lain dari pihak
   ketiga. Produk ini diproduksi oleh PT Texmaco Jaya Tbk (dalam pailit) berdasarkan sistem maklon.

   Pada tahun 2025 dan 2024, tidak ada pendapatan usaha lainnya kepada pihak yang berelasi.

   Pada tahun 2025 dan 2024, tidak terdapat pendapatan usaha lainnya kepada pihak ketiga yang melebihi 10% dari jumlah pendapatan usaha.




                                                                         75/95
Page 79
                                        PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                         31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024


34. BEBAN POKOK PENJUALAN
                                                                                                                    Maret 2025         Maret 2024
                                                                                                                      US$                US$
   Bahan baku dan bahan pembantu
      Bahan baku yang digunakan                                                                                         8,923,316         41,681,876
      Bahan pembantu yang digunakan                                                                                     1,257,666          6,007,921
   Upah tenaga kerja langsung                                                                                           1,294,165          2,864,461
   Beban pabrikasi (Catatan 35)                                                                                         2,706,945          8,544,215
      Jumlah beban produksi                                                                                            14,182,093         59,098,472

   Persediaan barang dalam proses
       Pada awal tahun                                                                                                    576,653          2,018,704
       Pada akhir tahun                                                                                                (3,210,274)        (2,461,112)
       Beban pokok produksi                                                                                            11,548,472         58,656,064

   Persediaan barang jadi
       Pada awal tahun                                                                                                   3,104,543        19,563,593
       Pada akhir tahun                                                                                                 (3,210,274)      (15,007,302)
       Penyisihan penurunan nilai persediaan ke nilai realisasi bersih (Catatan 9)
       (Pemulihan) penambahan nilai penyisihan barang usang (Catatan 9)
       Hak pengembalian - Persediaan                                                                                                        (540,062)
       Penjualan suku cadang rongsokan
   Jumlah                                                                                                              11,442,741         62,672,293

   Pada tahun 2025 dan 2024, bahan baku dan bahan pembantu yang digunakan mencakup bahan baku yang digunakan untuk produk fleece (pemintalan)
   setelah dieliminasi dengan akun intercompany masing-masing sebesar US$ Nil dan US NIL

   Pada tahun 2025 dan 2024, pembelian kepada pihak berelasi masing-masing sebesar US$ Nihil dan Nihil, merupakan pembelian Polyester Chip dari PT
   Pacific Poly (Note 44).

   Pada tahun 2025 dan 2024, pembelian dari pihak ketiga yang melebihi 10% dari jumlah pembelian:
                                                             2025                             2024
                                                        US$              %              US$              %
   PT. PACIFIC POLY                                        4,191,963 41.17%
   PT Ineos Aromatics Indonesia                                                         26,911,517       45.93%
   PT Mitsubishi Chemical Indonesia                                                      7,678,089       13.11%
   Kolmar Group AG                                                                       6,818,516       11.64%

35. BEBAN PABRIKASI
                                                                                                                    Maret 2025         Maret 2024
                                                                                                                      US$                US$
   Listrik dan gas                                                                                                     1,416,132          6,476,149
   Beban penyusutan aset tetap (Catatan 14)                                                                            1,217,074          1,214,131
   Asuransi                                                                                                                   -             327,516
   Perbaikan dan pemeliharaan                                                                                              19,809           202,593
   Pengangkutan                                                                                                             9,472           145,841
   Sewa (Catatan 15)                                                                                                       18,329             68,122
   Beban penyusutan aset hak guna (Catatan 15)                                                                                -                5,733
   Biaya proses (jasa maklon)                                                                                               8,063             36,317
   Lain-lain                                                                                                               18,067             67,814
        Jumlah                                                                                                         2,706,945          8,544,215

   Pada tahun 2024, biaya proses (jasa maklon) sebesar US$92.565 merupakan biaya proses yang dibayarkan kepada PT Texmaco Jaya Tbk (dalam pailit)
   sebesar US$92.565. Pada tahun 2023, biaya proses (jasa maklon) sebesar US$1.010.111 merupakan biaya proses yang dibayarkan kepada PT Texmaco
   Jaya Tbk (dalam pailit) sebesar US$226.337 dan PT Multikarsa Investama sebesar US$783.774 (Catatan 44).




                                                                            76/95
Page 80
                                      PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                       31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024


36. BEBAN PENJUALAN
                                                                                                Maret 2025      Maret 2024
                                                                                                  US$             US$
   Beban ekspor                                                                                        89,406        525,595
   Pengangkutan                                                                                      311,701         574,133
   Beban administrasi penjualan                                                                         2,337        111,062
   Klaim pelanggan                                                                                                      7,716
   Pemasaran                                                                                             286           13,030
   Iklan dan promosi                                                                                                      272
       Jumlah                                                                                        403,730       1,231,808

37. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI
                                                                                                Maret 2025      Maret 2024
                                                                                                  US$             US$
   Gaji, upah dan tunjangan                                                                        1,001,560       2,417,224
   Jasa profesional                                                                                    32,059          73,694
   Sewa (Catatan 15)                                                                                   58,404        211,840
   Beban pajak                                                                                          7,409              89
   Perjalanan bisnis                                                                                   35,561          96,630
   Komunikasi                                                                                          63,617          47,860
   Beban keamanan                                                                                      32,810          32,374
   Sumbangan dan tanggung jawab sosial perusahaan                                                      22,788          50,185
   Amortisasi aset tidak berwujud (Catatan 16)                                                          1,577           1,577
   Beban lansekap                                                                                                      45,125
   Beban penyusutan aset hak guna (Catatan 15)                                                           -             17,777
   Beban legal                                                                                        15,682           18,040
   Perbaikan dan pemeliharaan                                                                         21,076           37,594
   Beban penyusutan aset tetap (Catatan 14)                                                           46,287           55,580
   Perjamuan dan representasi                                                                         11,944           18,061
   Alat tulis dan fotokopi                                                                           112,959         140,818
   Listrik dan air                                                                                                     11,906
   Beban pelatihan                                                                                                      6,448
   Asuransi                                                                                           21,512         133,401
   Lain-lain
        Jumlah                                                                                     1,485,244       3,416,224

38. PENYELESAIAN ATAS KLAIM ASURANSI, BERSIH
                                                                                                Maret 2025      Maret 2024
                                                                                                  US$             US$
   Penerimaan klaim asuransi atas kerugian persediaan dalam perjalanan yang rusak atau hilang            -               -
       Jumlah                                                                                            -               -

39. PENYISIHAN ATAS KERUGIAN KREDIT EKSPEKTASIAN
                                                                                                Maret 2025      Maret 2024
                                                                                                  US$             US$
   Piutang non-usaha (Catatan 12)                                                                        -               -
   Piutang lain-lain (Catatan 7)                                                                         -               -
   Piutang usaha (Catatan 6)                                                                             -               -
       Jumlah                                                                                            -               -




                                                                         77/95
Page 81
                                       PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                        31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024


40. BEBAN KEUANGAN, BERSIH
                                                                                                                        Maret 2025            Maret 2024
                                                                                                                          US$                   US$
   Beban keuangan:
      Beban bunga dari
           Pinjaman modal (Catatan 24)                                                                                             -              1,130,597
           Liabilitas sewa (Catatan 15)                                                                                            -                    -
           Wesel bayar tidak terjamin (Catatan 23)                                                                                 -                    -
      Jumlah beban bunga                                                                                                           -              1,130,597
   Administrasi bank                                                                                                             8,505              142,600
   Jumlah beban keuangan                                                                                                         8,505            1,273,198

   Penghasilan keuangan:
       Pendapatan bunga dari jasa giro dan deposito berjangka                                                                    (6,907)                -
   Jumlah                                                                                                                         1,598                 -

41. PENDAPATAN LAIN-LAIN, BERSIH
                                                                                                                        Maret 2025            Maret 2024
                                                                                                                          US$                   US$
   Penghapusan piutang                                                                                                           -                     (877)
   Amortisasi atas pendapatan ditangguhkan (Catatan 25)                                                                          -                    3,141
   Keuntungan penghapusan aset hak guna                                                                                          -                      -
   Penyisihan penurunan nilai uang muka pembelian (Catatan 10)                                                                   -
   Lain-lain                                                                                                                 188,658                  7,094
       Jumlah                                                                                                                188,658                  9,358

42. RUGI PER SAHAM
                                                                                                                        Maret 2025            Maret 2024
                                                                                                                            US$                   US$
   Jumlah rugi bersih tahun berjalan                                                                                       (1,447,830)              687,629
   Jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar                                                                       2,495,753,347         2,495,753,347
   Rugi /laba per saham dasar yang diatribusikan kepada pemilik Entitas Induk                                                 (0.0006)              0.00028

43. TRANSAKSI NON-KAS

   Pada tahun 2025 dan 2024, transaksi non-cash yang penting adalah sebagai berikut:

   a.   Reklasifikasi hutang bunga dari biaya yang masih harus dibayar ke wesel bayar tidak terjamin sebagaimana yang telah dijabarkan dalam Catatan 18
        dan 23.

   Berikut ini adalah ikhtisar pergerakan liabilitas keuangan sesuai dengan PSAK 207, laporan arus kas konsolidasian
                                                                                                    2025
                                                         Saldi awal          Arus kas, bersih       Valuta Asing     Lain-lain             Saldi awal
   Utang bank                                                 69,511,945             (821,545)                   -                 -              68,690,400
   Utang terjamin                                            924,226,648             (670,030)                   -                 -            923,556,618
   Wesel bayar tidak terjamin                                 34,567,174                   -                353,353                -              34,920,527
   Pinjaman modal                                             22,445,000                   -                     -                 -              22,445,000
       Jumlah                                              1,050,750,767           (1,491,575)            353,353.24               -          1,049,612,545




                                                                         78/95
Page 82
                                      PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                       31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024


                                                                                                      2024
                                                      Saldi awal           Arus kas, bersih           Valuta Asing         Lain-lain          Saldi awal
   Utang bank                                              95,846,330           (26,334,385)                        -                   -            69,511,945
   Utang terjamin                                        931,547,148                     -                   (7,320,500)                -          924,226,648
   Wesel bayar tidak terjamin                              33,196,458                    -                          -             1,370,716          34,567,174
   Pinjaman moda                                           22,445,000                    -                          -                   -            22,445,000
       Jumlah                                          1,083,034,936            (26,334,385)              (7,320,500.00)          1,370,716      1,050,750,767

44. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI

   Perusahaan dikendalikan oleh Damiano Investments B.V., (berdomisili di Belanda) yang memiliki 1.443.805.382 saham Perusahaan (57,85%). Induk
   utama Perusahaan adalah ADM Capital dan Spinnaker Capital Company, yang masing-masing berdomisili di Hong Kong dan Inggris.


   Nama pihak-pihak yang berelasi              Sifat relasi                         Sifat transaksi

   Damiano Investments B.V., Belanda           Pemegang saham                       Pinjaman, pemegang saham
   PT Texmaco Jaya Tbk (dalam pailit)          Perusahaan afiliasi                  Pinjaman, maklon
   Kyoa Investment Limited                     Pemegang saham                       Pinjaman, pemegang saham
   PT Pacific Poly                             Perusahaan afiliasi                  Rental, pembelian bahan baku
   Bapak Agus Tjahajana Wirakusumah            Komisaris Independen                 Kompensasi dan renumerasi
   Ibu Sumiyati                                Komisaris Independen                 Kompensasi dan renumerasi
   Bapak Vasudevan Ravi Shankar                Direktur Utama                       Kompensasi dan renumerasi
   Bapak Jegatheesan Seeniappa                 Direktur                             Kompensasi dan renumerasi
   Bapak Peter Vinzez Merkle                   Direktur                             Kompensasi dan renumerasi
   Bapak Deddy Sutrisno                        Direktur                             Kompensasi dan renumerasi
   Bapak Antonius Widyatma Sumarlin            Direktur                             Kompensasi dan renumerasi

   Transaksi dengan pihak yang berelasi

   Dalam kegiatan normal usahanya, Perusahaan dan Entitas Anak melakukan bisnis dan transaksi keuangan tertentu dengan pihak-pihak berelasi. Transaksi
   ini dilakukan pada harga dan kondisi normal seperti yang dilakukan kepada pihak yang tidak berelasi. Transaksi tersebut meliputi antara lain:

                                                                Maret 2025              Maret 2024
                                                                  US$                     US$
   Liabilitas keuangan jangka pendek lainnya                          190,935               1,041,436
   Biaya yang masih harus dibayar Bunga                           22,206,653               21,958,776
   Utang bank - Damiano Investment B.V., Belanda                  68,690,400               96,681,394
   Utang terjamin Obligasi                                       682,526,000             682,526,000
   Pinjaman modal Damiano Investments B.V., Belanda               22,445,000               22,445,000

   Beban pabrikasi
      Biaya proses (jasa maklon) kepada
          PT Texmaco Jaya Tbk (dalam pailit)                               8,063                 36,317

   Pembelian Bahan Baku
      PT Pacific Poly                                                   4,191,963                     -




                                                                          79/95
Page 83
                                       PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                        31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024


   •   Kompensasi manajemen kunci

       Personel manajemen kunci Perusahaan adalah Dewan Komisaris dan Dewan Direksi seperti yang telah diungkapkan pada Catatan 1d.

       Imbalan berupa gaji yang diberikan kepada Komisaris dan Direktur Perusahaan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2025 dan 2024
       masing masing sebesar Rp 4.091.705.119 dan Rp Rp 3.927.690.884. Tidak ada imbalan berupa manfaat pensiun, uang jasa karyawan dan manfaat
       khusus lainnya yang diberikan selama tahun 2025 dan 2024.

45. PERJANJIAN PENTING

   Perjanjian Maklon dengan PT Texmaco Jaya Tbk (dalam pailit)

   Pada tanggal 1 April 2008, Perusahaan mengadakan perjanjian sewa dan maklon dengan PT Texmaco Jaya Tbk untuk periode 12 bulan dan dapat
   diperbaharui. Perjanjian ini dibuat karena PT Texmaco Jaya Tbk tidak mempunyai modal kerja yang cukup untuk melayani permintaan dari para
   pelanggannya. Berdasarkan perjanjian ini, Perusahaan harus membayar biaya yang terdiri dari biaya maklon, sewa gedung dan sewa mesin kepada PT
   Texmaco Jaya Tbk setiap bulannya. Biaya maklon diperhitungkan berdasarkan hasil produksi.

   Pada tanggal 3 Agustus 2009, Perusahaan mengadakan pembaharuan perjanjian maklon dengan PT Texmaco Jaya Tbk untuk periode tiga (3) bulan dan
   dapat diperbaharui. Berdasarkan perjanjian ini, Perusahaan harus membayar biaya maklon sebesar US$1,20 per yard dengan hasil produksi minimum
   sebesar 100.000 yards kepada PT Texmaco Jaya Tbk setiap bulannya. Pada tanggal 23 Oktober 2009, Perusahaan setuju untuk memperpanjang perjanjian
   maklon untuk periode tujuh (7) bulan dari tanggal 1 November 2009 sampai dengan 30 Juni 2010.

   Pada tanggal 15 Juli 2010, Perusahaan mengadakan pembaharuan perjanjian maklon dengan PT Texmaco Jaya Tbk untuk perpanjangan periode selama
   lima belas (15) bulan yang dimulai dari tanggal 1 Juli 2010 sampai dengan 30 September 2011 dan dapat diperbaharui. Berdasarkan perjanjian ini,
   Perusahaan harus membayar biaya maklon sebesar US$1,20 per yard untuk periode tanggal 1 Juli 2010 sampai dengan 30 September 2010 dan US$0,75
   per yard untuk periode dari tanggal 1 Oktober 2010 sampai dengan 30 September 2011.

   Pada tanggal 10 Januari 2011, Perusahaan mengadakan pembaharuan perjanjian maklon dengan PT Texmaco Jaya Tbk untuk perpanjangan periode selama
   lima (5) tahun yang dimulai dari tanggal 1 Januari 2011 sampai dengan 30 Desember 2016 dan dapat diperbaharui untuk periode tiga (3) tahun kemudian.
   Berdasarkan perjanjian ini, Perusahaan harus membayar biaya maklon sebesar US$0,30 per kgs dan minimal sebesar US$50.000 setiap bulannya.


   Selanjutnya, berdasarkan amandemen perjanjian tolling dengan PT Texmaco Jaya Tbk (dalam pailit) tanggal 23 Maret 2012, Perusahaan setuju untuk
   membayar tolling fee sebesar US$0,30 per kg dengan biaya minimum sebesar US$64.000 per bulan. Efektif pada bulan Juli 2023, biaya tolling akan
   menjadi minimal Rp150.000.000 per bulan sesuai dengan perjanjian amandemen No.016/APF/VII/2023 tanggal 3 Juli 2023.

   Karena penghentian sementara operasional Divisi Fleece mulai November 2024, Perusahaan melanjutkan diskusi dengan kurator untuk negosiasi ulang
   biaya.

   Berdasarkan perjanjian sewa tanah tanggal 15 Juni 2009 antara Perusahaan dengan PT Texmaco Jaya Tbk (dalam pailit), Perusahaan setuju untuk
   menyewa tanah tersebut untuk pemasangan pipa gas sepanjang 950 meter, pipa air sepanjang 1.500 meter, fasilitas pompa air sepanjang 800 meter dan
   kabel listrik sepanjang 1.000 meter. Perjanjian ini berlaku selama tiga puluh (30) tahun terhitung sejak tanggal 1 Januari 2010 sampai dengan tanggal 31
   Desember 2040. Sebagai konsekuensinya, Perusahaan harus membayar biaya sewa sebesar Rp100.000.000 per bulan.

   Karena penghentian sementara operasional Divisi Serat Karawang mulai November 2024, Perusahaan melanjutkan diskusi dengan kurator untuk negosiasi
   ulang biaya

   Perjanjian Gas Turbin dengan PT Wismakarya Prasetya

   Berdasarkan pada surat korespondensi tertanggal 27 Maret 2013, Perusahaan setuju untuk membayar biaya tambahan masing-masing sebesar US$250.000
   per bulan selama 6 (enam) bulan. Perusahaan telah membayar sejumlah US$250.000 per bulan untuk periode 3 (tiga) bulan, yang dimulai pada bulan April
   2013 sampai dengan Juni 2013. PT Wismakarya Prasetya (WKP), yang menyediakan 100% kebutuhan energi pada fasilitas Perusahaan di Karawang telah
   dinyatakan pailit, berdasarkan pada klaim hutang yang diajukan oleh krediturnya, oleh Mahkamah Agung Jakarta dalam Putusan No.
   440k/Pdt.sus.PAILIT/2013 tanggal 22 Oktober 2013, yang terhitung efektif pada tanggal 22 Oktober 2013. Bagaimanapun, Pengadilan telah memutuskan
   untuk menjaga kelangsungan usaha dari WKP akibat adanya faktor dalam penyediaan kebutuhan energi bagi fasilitas Perusahaan di Karawang melalui
   Keputusan No. 440K/PDT.SUS/PAILIT/2013 j.o. No: 05/Pdt.sus/PKPU/2013/PN. Niaga.Jkt.Pst. pada tanggal 13 Februari 2014.




                                                                           80/95
Page 84
                                   PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                    31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024


Berdasarkan perjanjian penyediaan atas peralatan listrik dan uap tanggal 16 April 2014 antara Perusahaan dan PT Wismakarya Prasetya (dalam pailit).
Perusahaan setuju untuk menyewa peralatan selama 5 (lima) tahun yang terhitung sejak 1 Januari 2014 sampai dengan 31 Desember 2018. Peralatan disini
terdiri dari 4 (empat) buah gas turbine “Cogen Mitsubishi with capacity 12.50 MW + HRSG” dan 1 buah gas turbine “ABB/Siemens with capacity 20 MW
+ HRSG”. Sebagai konsekuensinya, Perusahaan harus membayar biaya sewa sebesar US$40.800 per bulan. Pada tanggal 5 November 2014, 1 buah gas
turbine “ABB/Siemens with capacity 20 MW telah dibeli oleh Perusahaan pada proses lelang dari Kurator melalui fasilitas Fourth Loan dari Damiano
Investments B.V., Belanda.

Kemudian, berdasarkan pembaharuan perjanjian tanggal 24 November 2014 antara Perusahaan dan PT Wismakarya Prasetya (dalam pailit), biaya sewa
telah diubah dari US$40.800 menjadi US$30.600 per bulan yang merupakan biaya sewa untuk untuk 4 (empat) buah gas turbine. Perjanjian ini berlaku
untuk periode 4 (empat) tahun yang dimulai pada tanggal 1 Januari 2015 sampai dengan 31 Desember 2018.

Berdasarkan pembaharuan perjanjian tanggal 18 Desember 2015 antara Perusahaan dan PT Wismakarya Prasetya (dalam pailit), biaya sewa telah diubah
dari US$30.600 menjadi Rp210.375.000 per bulan, yang merupakan biaya sewa untuk untuk 2 (dua) buah gas turbine. Perjanjian ini berlaku untuk periode
3 (tiga) tahun yang dimulai pada tanggal 1 Januari 2016 sampai dengan 31 Desember 2018. Lebih lanjut, berdasarkan pembaharuan perjanjian tanggal 21
Desember 2021 antara Perusahaan dan PT Wismakarya Prasetya (dalam pailit), masa sewa gas turbine diperpanjang untuk jangka waktu dari 1 Januari
2022 sampai dengan tanggal 31 Desember 2024. Beban sewa telah diubah dari Rp210.375.000 menjadi Rp105.000.000 setiap bulannya untuk sewa 2 (dua)
buah turbin.

Berdasarkan perjanjian perpanjangan tanggal 15 Januari 2025, periode sewa diperpanjang mulai 1 Januari 2025 hingga 15 April 2025. Dengan demikian,
Perusahaan harus membayar beban sewa sebesar Rp10.000.000 per bulan.

Perusahaan mengadakan perjanjian dengan PT Wismakarya Prasetya untuk menyewa 53 unit rumah. Sesuai dengan amandemen perjanjian tanggal 29
Desember 2017, perjanjian ini akan berlaku untuk 1 (satu) tahun. Berdasarkan perjanjian perpanjangan tanggal 22 Desember 2023, jangka waktu sewa
diperpanjang dari tanggal 1 Januari 2024 sampai dengan 31 Desember 2024. Oleh karena itu, Perusahaan harus membayar beban sewa sebesar
Rp123.000.000 per bulan.

Berdasarkan perjanjian perpanjangan tanggal 20 Desember 2024, periode sewa diperpanjang mulai 1 Januari 2025 hingga 30 April 2025. Dengan
demikian, Perusahaan harus membayar beban sewa sebesar Rp75.000.000 per bulan.

Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik dengan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN)

Berdasarkan perjanjian tanggal 17 Oktober 2016 antara Perusahaan dengan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (“PLN”), PLN setuju untuk
memberikan layanan jasa listrik Premium Bronze kepada Perusahaan. Dalam perjanjian ini. PLN akan menyalurkan tenaga listrik tegangan tinggi 150kV ke
instalasi listrik milik Perusahaan yang berlokasi di Kendal, Jawa Tengah. Layanan ini akan efektif mulai bulan November 2016 dan atas jasa ini maka
Perusahaan akan dikenakan penyesuaian uang jaminan langganan sebesar Rp18.917.000.000 dan akan dibayarkan secara cicilan selama 60 bulan.

Perjanjian Sewa dengan PT Pacific Poly

Perusahaan mengadakan perjanjian dengan PT Pacific Poly untuk penggunaan mesin, tanah, dan bangunan (fasilitas) melalui sewa. Berdasarkan
amandemen atas perjanjian sewa tanggal 1 Januari 2016, besarnya nilai sewa telah direvisi menjadi US$50.000 per kuartal. Perjanjian sewa ini berlaku
sampai dengan tanggal 31 Desember 2018. Berdasarkan pembaharuan perjanjian tanggal 4 Desember 2018, para pihak setuju untuk memperpanjang masa
sewa sampai dengan 31 Desember 2020. Selanjutnya, berdasarkan Perjanjian Perubahan Keempat tanggal 6 Desember 2023, para pihak sepakat untuk
memperpanjang jangka waktu sewa sampai dengan tanggal 31 Desember 2027.




                                                                     81/95
Page 85
                                      PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                       31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024


46. KONTINJENSI

   •   Efektif tanggal 19 Agustus 2011, Entitas Anak (PT Texmaco Jaya Tbk) menjadi berada dibawah pengendalian Pengadilan, dan menyebabkan
       Perusahaan kehilangan pengendaliannya. Pengadilan juga sudah menetapkan Hakim Pengawas dan tim kurator untuk menjaga aset pailit dan
       memonitor operasional dan arus kas Entitas Anak tersebut. Liabilitas bersih Entitas Anak pada tanggal tersebut adalah sebesar Rp 656.593.951.279.
       PT Asia Pacific Fibers Tbk yang merupakan Entitas Induk tidak ada liabilitas atas utang kreditur dari Entitas Anak tersebut.

   •   Berdasarkan surat koresponden dengan PT Bina Prima Perdana tanggal 8 Agustus 2011, PT Bina Prima Perdana mengajukan klaim terhadap
       Perusahaan selaku pemberi garansi atas beberapa pinjaman yang diberikannya kepada Entitas Anak dari Bank Dharmala dan Bank Arya. Namun,
       manajemen Perusahaan menyatakan bahwa garansi (promissory note) tersebut tidak pernah didaftarkan oleh PT Bina Prima Perdana selama proses
       verifikasi utang yang dilakukan oleh kurator PT Asia Pacific Fibers Tbk (dahulu PT Polysindo Eka Perkasa Tbk) dalam proses pailit pada tahun 2005
       dan sebagai konsekuensinya, klaim dari PT Bina Prima Perdana tersebut adalah tidak sah. Disamping itu, proses restrukturisasi utang tidak terjamin PT
       Asia Pacific Fibers Tbk telah selesai dilakukan.

   •   Sertifikat tanah Perusahaan dengan HGB No. 13 dan HGB No. 14 yang berlokasi di Kiara Payung, Kecamatan Klari, Karawang dijaminkan kepada PT
       Bina Prima Perdana sehubungan dengan utang terjamin milik PT Texmaco Jaya Tbk (dalam pailit). PT Bina Prima Perdana telah mengajukan klaim
       kepada Perusahaan melalui suratnya tertanggal 21 Februari 2013 sebesar Rp 19 miliar untuk membebaskan jaminan tersebut. Hal ini sedang dalam
       proses diskusi dengan PT Bina Prima Perdana (Catatan 20).

   •   Kementerian Keuangan Republik Indonesia telah membentuk Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia
       (SATGAS BLBI) pada 6 April 2021 melalui Keppres No. 6 tahun 2021, yang akan bertugas sampai dengan 31 Desember 2023, untuk melakukan
       penyelesaian dari para debitur termasuk penyelesaian dari Perusahaan Texmaco sesuai dengan Master Restructuring Agreement dimana di dalamnya
       termasuk PT Asia Pacific Fibers Tbk. Pada tanggal 20 Januari 2022 Satgas BLBI telah melakukan penyitaan terhadap aset yang menjadi jaminan yaitu
       tanah yang ada di Nolokerto dan sumberejo Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah dan sebagian tanah yang ada di Kiara Payung, Kecamatan Klari,
       Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Namun demikian karena Perusahaan masih beroperasi dan masih mempekerjakan karyawan kunci yang telah
       berpengalaman serta merupakan produsen bahan baku untuk industri tekstil nasional maka Satgas BLBI lebih memilih untuk penyelesaian dengan
       restrukturisasi hutang Perusahaan.

   •   Dalam beberapa kali pembahasan dengan Satgas BLBI, manajemen Perusahaan menyampaikan permohonan restrukturisasi yang hingga saat ini masih
       dalam diskusi intens dengan Perusahaan.Perusahaan berharap permohonan restrukturisasi Perusahaan dapat segera diselesaikan sehingga kedepan akan
       ada solusi dalam mencari pendanaan untuk memenuhi kebutuhan modal kerja bagi Perusahaan.

   •   Perusahaan menjalani pemeriksaan pajak sejak 9 Februari 2017, yang kemudian berlanjut ke penyidikan tindak pidana perpajakan pada 29 Juni 2020
       terkait penerbitan faktur pajak yang tidak berdasarkan transaksi sebenarnya. Setelah melalui proses hukum, Pengadilan Negeri Bandung pada 26 Juni
       2024 menyatakan Perusahaan bersalah dan menjatuhkan denda sebesar Rp29.072.703.651. Putusan ini diperkuat oleh Pengadilan Tinggi Bandung
       pada 21 Agustus 2024 dengan penyesuaian denda menjadi Rp9.690.901.217, yang kemudian diajukan kasasi ke Mahkamah Agung pada tanggal 4
       September 2025. hasil kasasi belum diterima. Sampai dengan tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian ini, Perusahaan masih belum
       menerima hasil kasasi dari Mahkamah Agung.




                                                                         82/95
Page 86
                                       PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                        31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024


47. INFORMASI SEGMEN

   Dewan Direksi adalah pengambil keputusan operasional Perusahaan. Manajemen telah menentukan segmen operasi berdasarkan informasi yang ditelaah
   oleh Dewan Direksi dan ditujukan untuk mengalokasikan sumber daya dan menilai kinerja Perusahaan.

   Perusahaan dikelola dan dikelompokkan ke dalam segmen usaha yang terdiri dari pabrik-pabrik yang terletak di lokasi sebagai berikut:

                                                                Maret 2025
                                           Semarang               Karawang                Total
   Penjualan                                   10,942,129             1,228,056            12,170,185
   Beban pokok penjualan                        (9,312,181)          (2,130,561)          (11,442,741)
       Laba (rugi) kotor                         1,629,948             (902,505)              727,443
   Beban-beban                                  (1,293,336)            (881,938)           (2,175,274)
       Laba (rugi) bersih                          336,612           (1,784,443)           (1,447,830)

   Aset segmen                                     40,196,994        67,018,642          107,215,636
   Liabilitas segmen                            1,035,441,864        76,287,158        1,111,729,021

                                                                Maret 2024
                                           Semarang               Karawang                Total
   Penjualan                                   30,737,242            34,205,012            64,942,254
   Beban pokok penjualan                      (28,268,401)          (34,403,892)          (62,672,293)
       Laba (rugi) kotor                        2,468,841              (198,880)            2,269,961
   Beban-beban                                    459,809            (2,235,846)           (1,776,037)
       Laba (rugi) bersih                       2,928,650            (2,434,726)              493,924

   Aset segmen                                   69,206,290         101,904,779          171,111,069
   Liabilitas segmen                         (1,044,470,754)       (116,785,255)      (1,161,256,009)

   Dewan Direksi mempertimbangkan bisnis baik dari perspektif geografis maupun dari perspektif produk. Secara geografis, manajemen mempertimbangkan
   kinerja di Indonesia, Asia, Amerika, Eropa, Australia dan Afrika. Namun dari perspektif produk, manajemen secara terpisah mempertimbangkan segmen
   bisnis sebagai berikut:

   1. Industri kimia dan benang sintetis; dan
   2. Pertenunan dan perajutan.

   Walaupun segmen pertenunan dan perajutan tidak memenuhi batas kuantitatif yang diisyaratkan PSAK 108 sebagai segmen yang dapat dilaporkan,
   manajemen menyimpulkan bahwa segmen ini harus dilaporkan, karena dimonitor secara ketat oleh Dewan Direksi sebagai segmen yang memiliki potensi
   pertumbuhan dan diharapkan akan berkontribusi secara signifikan terhadap pertumbuhan pendapatan Perusahaan di masa yang akan datang.




                                                                         83/95
Page 87
                                   PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                    31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024


                                                                                          Maret 2024
                                                         Industri kimia dan    Pertenunan dan          Eliminasi         Jumlah
                                                           benang sinteti         Perajutan
PENJUALAN SEGMEN:
Penjualan eksternal
    Lokal                                                         8,070,899             140,026                           8,210,925
    Ekspor
        Eropa                                                     1,471,728               2,985                           1,474,713
        Amerika                                                     577,400                 908                             578,308
        Asia                                                        603,430                 -                               603,430
        Afrika                                                    1,302,809                 -                             1,302,809
        Australia                                                       -                   -                                   -
                                                                 12,026,267             143,918                    -     12,170,185
Penjualan antar segmen                                                                                                          -
Jumlah penjualan segmen                                          12,026,267             143,918                    -     12,170,185

Hasil segmen                                                        929,300             (201,856)                            727,443
Beban yang tidak dapat dialokasikan                              (2,075,273)            (964,561)                         (3,039,834)
Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan                            (1,145,974)          (1,166,417)                         (2,312,391)
Beban pajak                                                                                                                  864,561
Jumlah rugi bersih tahun berjalan                                                                                         (1,447,830)
Pendapatan komprehensif lain, setelah pajak                                                                                      -
Jumlah rugi komprehensif tahun berjalan                                                                                   (1,447,830)

LAPORAN POSISI KEUANGAN:
   Aset segmen                                                 113,989,636            (3,258,039)        (2,731,955)     107,999,642
   Liabilitas segmen                                         1,111,891,166               600,522                -      1,112,491,688

                                                                                          Maret 2024
                                                         Industri kimia dan    Pertenunan dan          Eliminasi         Jumlah
                                                           benang sinteti         Perajutan
PENJUALAN SEGMEN:
Penjualan eksternal
    Lokal                                                        55,877,322                  -                     -     55,877,322
    Ekspor
        Eropa                                                     3,476,021                 -                  -          3,476,021
        Amerika                                                   2,113,834              20,935                -          2,134,769
        Asia                                                      1,218,051             367,470                -          1,585,521
        Afrika                                                    1,342,645                 -                  -          1,342,645
        Australia                                                   525,975                 -                  -            525,975
                                                                 64,553,849             388,405                -         64,942,253
Penjualan antar segmen                                           18,640,853                 -          (18,640,853)             -
Jumlah penjualan segmen                                          83,194,702             388,405        (18,640,853)      64,942,253

Hasil segmen                                                      2,236,858                33103                   -      2,269,961
Beban yang tidak dapat dialokasikan                                                                                             -
Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan                                                                                     2,269,961
Beban pajak                                                                                                                 193,704
Jumlah rugi bersih tahun berjalan                                                                                         2,463,665
Pendapatan komprehensif lain, setelah pajak                                                                                     -
Jumlah rugi komprehensif tahun berjalan                                                                                   2,463,665




                                                         84/95
Page 88
                                       PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                        31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024


   LAPORAN POSISI KEUANGAN:
      Aset segmen                                                              211,124,648                     (1,622,485)         (1,791,493)         207,710,669
      Liabilitas segmen                                                     (1,160,360,286)                      (895,722)           (940,462)      (1,162,196,471)

   INFORMASI LAINNYA:
      Pengeluaran modal                                                                1,995                             -                  -               1,995
      Beban penyusutan                                                               681,946                        35,354                  -             717,300

   Tabel berikut ini menunjukkan bahwa nilai tercatat dari segmen aset tidak lancar dan penambahan aset tetap berdasarkan area geografis dimana aset
   tersebut ditempatkan adalah sebagai berikut:

                                                                                      Nilai tercatat dari aset tetap dan     Penambahan aset tetap dan aset tidak
                                                                                             aset tidak berwujud                        berwujud
                                                                                             2025                2024             2025               2024
                                               Indonesia                                                 -            -                 -                     -

48. ASET DAN LIABILITAS MONETER BERSIH DALAM MATA UANG ASING

   Perusahaan dan Anak Perusahaan memiliki aset dan liabilitas dalam mata uang asing sebagai berikut:

                                                                                                  2025                                     2024
                                                                        Mata uang Asing                  Setara dalam        Mata Uang Asing    Setara Dalam
                                                                                                             US$                                    US$
   Aset:
       Kas dan setara kas                                     IDR                #REF!                      #REF!                49,863,519,584         3,085,232
                                                              EUR                         2,707                    2,920                 39,054            40,719
                                                              SGD                         2,480                    1,855                  2,540             1,873
      Piutang usaha Pihak ketiga                              IDR            48,241,128,209.56                 2,908,194         54,444,800,104         3,368,692
      Piutang lain-lain                                       IDR             582,355,280,936                 35,107,022        543,935,035,322        33,655,181
      Aset keuangan lancar lainnya                            IDR                22,705,208,846                1,368,773         14,271,353,078           883,019
      Piutang non-usaha                                       IDR             683,609,959,032                 41,211,114        666,054,024,468        41,211,114
      Aset keuangan tidak lancar lainnya                      IDR                 4,745,113,516                  286,057          4,623,253,234           286,057
   Jumlah aset                                                                                              #REF!                                      82,531,887

   Liablitas:
       Utang usaha Pihak ketiga                               IDR              (41,398,604,419)               (2,495,696)       (48,260,459,290)       (2,986,045)
                                                              EUR                        (36,436)                (39,301)                (41,297)         (43,058)
                                                              SGD                         (9,964)                 (7,452)                (10,000)          (7,375)
                                                              YEN                    (2,097,775)                 (13,948)             (2,461,721)         (15,591)
                                                              GBP                         (5,887)                 (7,600)                 (6,178)          (7,772)
                                                              CHF                          (319)                    (361)                  (880)             (976)
       Biaya yang masih harus dibayar                         IDR              (13,111,489,614)                 (790,420)       (26,392,594,486)       (1,633,003)
       Utang terjamin                                         IDR           (1,341,051,955,403)              (80,844,704)     (1,341,051,938,116)     (82,975,618)
                                                              EUR                (14,262,806.82)             (15,384,580)           (14,263,078)      (14,871,125)
                                                              YEN            (3,001,711,400.00)              (19,958,856)         (3,001,784,713)     (19,011,427)
       Liabilitas imbalan kerja jangka pendek                 IDR                (4,131,093,103)                (249,041)         (3,325,040,584)        (205,732)
       Liabilitas keuangan jangka pendek lainnya              IDR              (25,739,167,980)               (1,551,674)       (28,149,468,534)       (1,741,707)
   Jumlah liabilitas                                                        (1,428,450,435,106)             (121,343,635)                            (123,499,429)
   Liabilitas bersih
                                                                                                                                                      (40,967,542)

   Aset dan liabilitas moneter diatas dijabarkan menggunakan kurs penutup Bank Indonesia per Maret 2025 dan 31 Desember 2024




                                                                         85/95
Page 89
                                      PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                       31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024


49. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN

  Perusahaan dan Entitas Anak memiliki beragam eksposur risiko yang berasal dari pengunaan instrumen keuangan diantaranya:

   •   Risiko Kredit
   •   Risiko Likuiditas
   •   Risiko Pasar

  Catatan ini menyajikan informasi tentang eksposur Perusahaan dan Entitas Anak terhadap setiap risiko diatas, tujuan, kebijakan dan proses Perusahaan dan
  Entitas Anak dalam mengukur dan mengelola risiko, serta manajemen modal atas Perusahaan dan Entitas Anak. Tujuan utama Perusahaan dan Entitas
  Anak dalam melakukan instrumen keuangan adalah untuk membiayai operasional dan belanja modal. Perusahaan dan Entitas Anak tidak aktif terlibat
  dalam perdagangan aset keuangan untuk tujuan spekulasi atau opsi. Dewan Direksi secara keseluruhan bertanggung jawab untuk membentuk dan
  mengawasi kerangka kerja dari manajemen risiko atas Perusahaan dan Entitas Anak. Dewan Direksi juga bertanggung jawab untuk mengembangkan dan
  memonitor kebijakan serta manajemen risiko dari Perusahaan dan Entitas Anak.

  Kebijakan manajemen risiko Perusahaan dan Entitas Anak dibentuk untuk mengidentifikasi dan menganalisa risiko yang dihadapi oleh Perusahaan dan
  Entitas Anak, untuk menetapkan batas risiko dan pengendalian yang tepat, serta memonitor risiko dan kepatuhan terhadap batas yang telah ditentukan.
  Kebijakan dari sistem dan manajemen risiko ditelaah secara berkala untuk mencerminkan setiap perubahan dalam kondisi pasar dan setiap kegiatan
  Perusahaan dan Entitas Anak. Semua risiko yang dihadapi oleh Perusahaan dan Entitas Anak tergabung dalam anggaran operasional secara tahunan.
  Mitigasi dari strategi dan prosedur juga dirancang untuk mengatasi risiko yang pasti terjadi sehingga tidak mempengaruhi operasional dan hasil yang
  diperkirakan dari Perusahaan dan Entitas Anak. Perusahaan dan Entitas Anak, melalui pelatihan dan kebijakan serta prosedur manajemen memiliki tujuan
  untuk mengembangkan lingkungan pengendalian secara disiplin dan konstruktif dimana semua karyawan akan memahami peran dan kewajibannya.


  Dewan Direksi melakukan pengawasan atas fungsi pelaporan keuangan, khususnya di bidang pengelolaan kredit, likuiditas, pasar dan risiko lainnya
  terhadap Perusahaan. Dewan Direksi juga melakukan penelaahan atas pengendalian dan prosedur manajemen risiko serta memastikan integritas dari
  kegiatan pengendalian internal yang akan mempengaruhi sistem pelaporan keuangan dari Perusahaan.

   a. Risiko Kredit


       Risiko kredit adalah risiko dimana Perusahaan dan Entitas Anak akan mengalami kerugian yang timbul jika pelanggan atau rekanan gagal dalam
       memenuhi kewajiban kontraktualnya.Informasi keuangan perusahaan dan Entitas Anak serta eksposur maksimal atas risiko kredit pada tanggal 31
       Desember 2024 dan 2023, tanpa mempertimbangkan adanya efek agunan dan teknik risiko mitigasi lainnya. adalah seperti yang disajikan dibawah ini:
                                                                                                                       Maret 2025       Desember 2024
                                                                                                                          US$                 US$
       Kas dan setara kas                                                                                                  4,251,687          5,100,890
       Piutang usaha, bersih                                                                                               4,693,043          4,667,690
       Piutang lain-lain, bersih                                                                                             350,243            124,137
       Aset keuangan lancar lainnya                                                                                        3,262,247          2,776,493
       Piutang non-usaha                                                                                                         -                  -
                                                                                                                         12,557,219          12,669,210

        i Kas dan Setara Kas

           Manajemen mengevaluasi kondisi keuangan dari industri perbankan dan deposito/investasi bank terhadap reputasi bank tersebut. Untuk bank,
           hanya dengan peringkat kredit dari penilai independen dengan minimum ”A” yang dapat diterima. Kualitas kredit dapat dinilai dengan mengacu
           pada peringkat kredit eksternal sebagai berikut:
                                                                                                                                         Desember 2024
           Dengan pihak yang memiliki peringkat kredit Counterparties with external credit eksternal:                                         US$
               - Fitch:
               F1+                                                                                                                             1,220,877
               F3                                                                                                                              2,674,705

               - Pefindo:
               idAAA                                                                                                                             154,608
               idAA+                                                                                                                           1,012,932
                                                                                                                                               5,063,122
           Dengan pihak yang tidak memiliki peringkat kredit eksternal:                                                                           37,768
           Jumlah kas dan setara kas                                                                                                           5,100,890




                                                                          86/95
Page 90
                                 PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                  31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024


     Perusahaan memiliki jenis aset keuangan berikut yang menjadi subjek kerugian pada kredit yang diharapkan:

     •   Piutang usaha untuk penjualan persediaan;
     •   Piutang lainnya;
     •   Aset keuangan lancar lainnya;
     •   Piutang non-usaha; dan
     •   Aset kuangan tidak lancar lainnya.

     Sementara kas dan setara kas serta piutang lain-lain dari pihak berelasi juga termasuk subjek dari penurunan nilai PSAK 109, kerugian penurunan
     nilai yang teridentifikasi tidak material.

ii   Piutang Usaha

     Perusahaan menerapkan pendekatan sederhana PSAK 109 untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian yang menggunakan penyisihan kerugian
     ekspektasian sepanjang umurnya untuk semua piutang usaha dan aset kontrak.

     Untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian, piutang usaha dan aset kontrak telah dikelompokkan berdasarkan karakteristik risiko kredit
     bersama dan hari jatuh tempo. Aset kontrak terkait dengan pekerjaan yang belum tertagih dan secara substansial memiliki karakteristik risiko yang
     sama dengan piutang usaha untuk jenis kontrak yang sama. Oleh karena itu, Perusahaan menyimpulkan bahwa tingkat kerugian yang diharapkan
     untuk piutang usaha adalah perkiraan yang wajar dari tingkat kerugian untuk aset kontrak.

     Tingkat kerugian yang diharapkan didasarkan pada profil pengumpulan penjualan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan
     31 Desember 2023 masing-masing dan kerugian kredit historis terkait yang dialami dalam periode ini. Tingkat kerugian historis disesuaikan untuk
     mencerminkan arus dan informasi berwawasan ke depan mengenai faktor makroekonomi yang mempengaruhi kemampuan pelanggan dalam
     melunasi piutang. Perusahaan telah mengidentifikasi PDB Indonesia di mana ia menjual barang-barangnya sebagai faktor yang paling relevan, dan
     karenanya menyesuaikan tingkat kerugian historis berdasarkan perubahan yang diharapkan pada faktor-faktor ini.

     Atas dasar itu, cadangan kerugian kredit ekpekstasian pada tanggal 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023 (dengan penerapan PSAK 109)
     ditetapkan sebagai berikut untuk piutang usaha dan aset keuangan tidak lancar lainnya:

                                                                                                                    2024
                                                                                          Tingkat kerugian        Cadangan untuk (pemulihan dari)
                                                                                          ekspektasian US$        kerugian kredit ekspektasian US$
     Piutang usaha:
         Lancar                                                                                         2.67%                                126,724
         1-30 hari                                                                                     10.57%                                 32,106
         31-90 hari                                                                                    26.89%                                116,087
         91-180 hari                                                                                   59.30%                                 89,451
         Lebih dari 180 hari                                                                          100.00%                              3,226,565
     Jumlah                                                                                                                                3,590,933

     Aset keuangan tidak lancar lainnya:
         Lancar                                                                                         0.00%                                    -
         1-30 hari                                                                                      0.00%                                    -
         31-90 hari                                                                                     0.00%                                    -
         91-180 hari                                                                                    0.00%                                    -
         Lebih dari 180 hari                                                                          100.00%                                989,205
     Jumlah                                                                                                                                  989,205




                                                                   87/95
Page 91
                                PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                 31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024


    Piutang usaha dan aset kontrak dihapuskan jika tidak ada ekspektasi pemulihan yang wajar. Indikator bahwa tidak ada ekspektasi pemulihan yang
    wajar mencakup, antara lain kegagalan debitur untuk terlibat dalam rencana pembayaran kembali dengan Perusahaan dan kegagalan melakukan
    pembayaran kontraktual untuk jangka waktu lebih dari 365 hari lewat jatuh tempo.

    Kerugian penurunan nilai piutang usaha dan aset kontrak disajikan sebagai penyisihan kerugian kredit ekspektasian bersih dalam laba operasi.
    Pemulihan selanjutnya dari jumlah yang dihapuskan sebelumnya dikreditkan ke item baris yang sama.

    Mayoritas risiko kredit Perusahaan adalah dari piutang yang dapat diatribusikan kepada aktivitas yang dipengaruhi oleh karakteristik individual
    untuk setiap pelanggan dan uang muka tanpa bunga yang diterima oleh Perusahaan dan Entitas Anak dengan aktivitas operasional yang serupa.
    Demografi dari pelanggan Perusahaan mencakup risiko kegagalan dalam industri dan wilayah dimana pelanggan beroperasi, yang memiliki
    pengaruh terhadap risiko kredit.

    Sehubungan dengan piutang usaha, Perusahaan tidak memiliki eksposur yang signifikan terhadap risiko kredit dari para pelanggan baik, secara
    individual maupun secara Perusahaan. Piutang usaha terdiri dari banyak pelanggan. Berdasarkan informasi historis, tingkat kegagalan dalam
    pelunasan piutang dari para pelanggan adalah kecil karena pembayaran dari pelanggan biasanya diterima oleh Perusahaan dalam batas waktu
    kredit. Lagipula, beberapa penjualan ekspor dilakukan dengan penerimaan uang muka terlebih dahulu dari pelanggan (prefinance). Dengan
    demikian, manajemen berpendapat bahwa kualitas kredit atas saldo piutang usaha tidak diperlukan adanya penurunan nilai.

    Dewan Direksi telah menetapkan kebijakan kredit untuk setiap jumlah uang muka yang diterima dari setiap pelanggan/rekanan baru dengan
    menganalisa secara individual untuk setiap kreditnya seperti yang dinyatakan dalam persyaratan kondisi dalam kebijakan kredit yang telah
    ditentukan.

    Penelaahan yang dilakukan oleh Perusahaan mencakup persyaratan untuk memperbaharui dokumen aplikasi kredit, verifikasi kredit atas tidak
    adanya catatan yang negatif dan daftar rekening yang di blacklisted, serta menganalisa kinerja keuangan untuk memastikan kapasitas kredit telah
    memadai. Status dari masing-masing akun pada awalnya akan diperiksa sebelum jumlah uang muka ditetapkan.

    Kualitas kredit aset keuangan baik yang belum jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan nilai, dan jatuh tempo tetapi tidak mengalami
    penurunan nilai dapat dinilai dengan mengacu pada informasi historis mengenai tingkat gagal bayar dari debitur:
                                                                                                                          Desember 2024
                                                                                                                               US$
                                                                                                                Jumlah bruto         Cadanngan
                                                                                                                                      kerugian
                                                                                                                                  kreditekpektasian
    Dengan pihak yang tidak memiliki peringkat kredit eksternal:
        Perusahaan 1                                                                                                  4,906,566                -
        Perusahaan 2                                                                                                  6,942,990          3,590,933
        Perusahaan 3                                                                                                 15,657,945         15,657,945
    Jumlah                                                                                                           27,507,501         19,248,878
     • Perusahaan 1 – pelanggan / pihak-pihak berelasi (kurang dari enam bulan).
     • Perusahaan 2 – pelanggan / pihak-pihak berelasi (lebih dari enam bulan) tanpa adanya kasus gagal bayar di masa lalu.
     • Perusahaan 3 – pelanggan / pihak pihak berelasi (lebih dari enam bulan) dengan beberapa kejadian gagal bayar pada masa lalu.

    Pada tanggal pelaporan, tidak ada eksposur risiko kredit yang signifikan.

iii Piutang Lain-lain

    Dalam piutang lain-lain, Perusahaan tidak memiliki eksposur yang signifikan terhadap risiko kredit dari para pelanggan, baik secara individual
    maupun secara Perusahaan. Berdasarkan informasi historis tentang tingkat kegagalan dari para pelanggan, manajemen mempertimbangkan bahwa
    kualitas kredit dari piutang lain-lain, bersih pada Perusahaan 1 dan Perusahaan 2 tidak perlu dilakukan penurunan nilai.




                                                                   88/95
Page 92
                                   PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                    31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024


       Kualitas kredit aset keuangan baik yang belum jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan nilai, dan jatuh tempo tetapi tidak mengalami
       penurunan nilai dapat dinilai dengan mengacu pada informasi historis mengenai tingkat gagal bayar dari debitur:
                                                                                                                             Desember 2024
                                                                                                                                  US$
                                                                                                                   Jumlah bruto         Cadanngan
                                                                                                                                         kerugian
                                                                                                                                     kreditekpektasian
       Dengan pihak yang tidak memiliki peringkat kredit eksternal:
           Perusahaan 1                                                                                                         -                 -
           Perusahaan 2                                                                                                    124,137                -
           Perusahaan 3                                                                                                 68,638,066         68,638,066
       Jumlah                                                                                                           68,762,203         68,638,066

        •   Perusahaan 1 – pelanggan / pihak-pihak berelasi (kurang dari enam bulan).
        •   Perusahaan 2 – pelanggan / pihak-pihak berelasi (lebih dari enam bulan) tanpa adanya kasus gagal bayar di masa lalu.
        •   Perusahaan 3 – pelanggan / pihak pihak berelasi (lebih dari enam bulan) dengan beberapa kejadian gagal bayar pada masa lalu.

   iv Piutang Non-usaha

       Piutang non-usaha merupakan piutang kepada PT Multikarsa Investama. Manajemen Perusahaan menyatakan bahwa tidak ada indikasi penurunan
       nilai yang dapat diukur dari estimasi arus kas di masa yang akan datang, karena PT Multikarsa Investama sedang dalam proses restrukturisasi
       dengan PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA). Disamping itu, nilai tercatat akan disesuaikan pada waktu restrukturisasi selesai

   v   Aset Keuangan Tidak Lancar Lainnya

       Perusahaan berpendapat bahwa nilai pada bank yang dibatasi penggunaannya perlu disesuaikan selama restrukturisasi utang terjamin dengan PT
       Perusahaan Pengelola Aset (PPA) / Kementerian Keuangan. namun, adalah tepat untuk membuat penyisihan kerugian kredit ekspektasian sebesar
       US$989.205.

b. Risiko Likuiditas

   Risiko likuiditas adalah risiko yang terjadi saat Perusahaan tidak dapat memenuhi kewajibannya yang terkait dengan liabilitas keuangan yang akan
   diselesaikan dengan cara memberikan uang tunai atau aset keuangan lainnya

   Perusahaan mengelola risiko liabilitas dengan memproyeksikan arus kas dan menjaga keseimbangan serta fleksibilitas dari kesinambungan dalam
   pendanaan . Pengendalian dan prosedur treasuri digunakan untuk memastikan bahwa kas yang memadai akan dipertahankan untuk menutupi kebutuhan
   modal operasional secara harian dan berkala.

   Manajemen terus memonitor liabilitas Perusahaan di masa depan dan juga untuk liabilitas kontinjensinya, serta mengatur cadangan kas yang diperlukan
   menurut kebutuhan internal.

   Berikut ini adalah liabilitas keuangan kontraktual berdasarkan jatuh temponya, yang termasuk estimasi pembayaran bunga dan tidak termasuk dampak
   dari perjanjian saling hapus Perusahaan dan Entitas Anak:




                                                                     89/95
Page 93
                                   PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                    31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024


                                                                                             Maret 2025
                                                              Lancar                                        Lancar
                                                Dalam 6 bulan       6 sampai 12 bulan         1 sampai 5 tahun   Lebih dari 5 tahun            Jumlah
                                                    US$                   US$                      US$                  US$                     US$
   31 Desember 2024:
       Utang usaha                                       3,602,474             3,860,405                                                         7,462,880
       Biaya yang masih harus dibayar                   48,184,154                                                                              48,184,154
       Utang bank                                       68,690,400                                                                              68,690,400
       Utang terjamin                                  923,556,618                                                                             923,556,618
       Liabilitas imbalan kerja jangka                                                                                                                 -
       pendek                                              249,041                                                                                 249,041
       Liabilitas keuangan jangka pendek                                                                                                               -
       lainnya                                           2,260,046                                                                               2,260,046
       Liabilitas sewa                                      21,993                                       706,387                                   728,380
       Wesel bayar tidak terjamin                                -                                    15,896,544         19,023,983             34,920,527
       Pinjaman modal                                            -                                    22,445,000                                22,445,000
   Jumlah                                            1,046,564,727             3,860,405              39,047,931         19,023,983          1,108,497,046

                                                                                           Desember 2024
                                                              Lancar                                        Lancar
                                                Dalam 6 bulan       6 sampai 12 bulan         1 sampai 5 tahun   Lebih dari 5 tahun            Jumlah
                                                    US$                   US$                      US$                  US$                     US$
   31 Desember 2024:
       Utang usaha                                       1,961,440             4,676,757                       -                -                6,638,197
       Biaya yang masih harus dibayar                   47,411,211                     -                       -                -               47,411,211
       Utang bank                                       69,511,945                     -                       -                -               69,511,945
       Utang terjamin                                  924,226,648                     -                       -                -              924,226,648
       Liabilitas imbalan kerja jangka                                                 -                       -                -                      -
       pendek                                              205,732                     -                       -                -                  205,732
       Liabilitas keuangan jangka pendek                                               -                       -                -                      -
       lainnya                                           2,108,945                     -                       -                -                2,108,945
       Liabilitas sewa                                      21,993                     -                 711,885                -                  733,878
       Wesel bayar tidak terjamin                                -                     -              15,896,544         18,670,630             34,567,174
       Pinjaman modal                                            -                     -              22,445,000                -               22,445,000
   Jumlah                                            1,045,447,914             4,676,757              39,053,429         18,670,630          1,107,848,730

c. Risiko Pasar

   Risiko pasar adalah risiko dimana terdapat perubahan harga pasar, seperti suku bunga, nilai tukar mata uang asing, dan harga pasar lainnya yang akan
   mempengaruhi penghasilan Perusahaan serta nilai kepemilikan atas instrumen keuangan. Tujuan pengelolaan risiko pasar adalah untuk mengelola dan
   mengendalikan eksposur risiko pasar dalam parameter yang dapat diterima, sekaligus untuk mengoptimalkan pengembaliannya.

   Perusahaan memiliki beberapa eksposur terhadap risiko pasar yang terdiri dari risiko suku bunga dan risiko nilai tukar mata uang asing.

    i. Risiko Tingkat Suku Bunga

       Risiko tingkat suku bunga merupakan dampak dari perubahan suku bunga pada aset dan liabilitas Perusahaan. Risiko tingkat suku bunga pada
       umumnya disebabkan karena perubahan dari suku bunga tetap dan suku bunga mengambang. Ketika mempertimbangkan risiko tingkat suku
       bunga, lindung nilai atas suku bunga merupakan salah satu cara untuk mengurangi risiko nilai wajar yang berhubungan dengan aset dan liabilitas
       dengan suku bunga tetap serta risiko arus kas yang berhubungan dengan aset dan liabilitas dengan suku bunga mengambang.

       Kebijakan Perusahaan adalah untuk meminimalkan eksposur risiko arus kas pendanaan jangka panjang. Bunga atas pinjaman jangka panjang
       biasanya dalam tingkat suku bunga tetap . Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023. Perusahaan mempunyai tingkat suku bunga tetap atas
       pinjaman kepada pihak bank, pihak ketiga dan pihak berelasi, dengan demikian, tidak terdapat risiko tingkat bunga pada Perusahaan.




                                                                      90/95
Page 94
                                PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                 31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024


ii. Risiko Nilai Tukar Mata Uang Asing

    Mayoritas transaksi Perusahaan dilakukan dalam beberapa mata uang asing. Eksposur terhadap nilai tukar mata uang asing timbul karena transaksi
    aktivitas operasional Perusahaan yang didominasi dalam mata uang Rupiah dan mata uang lainnya, selain Dolar Amerika Serikat.

    Perusahaan juga peduli terhadap risiko pasar yang timbul dari fluktuasi nilai tukar. Manajemen telah menentukan kebijakan yang meminta
    Perusahaan untuk menjaga risiko nilai tukar terhadap mata uang fungsional. Tidak ada perjanjian spesifik untuk mengurangi risiko melalui
    instrumen derivatif dan lindung nilai. Risiko nilai tukar timbul ketika transaksi komersial dimasa yang akan datang terjadi atau pada saat
    pengakuan aset dan liabilitas yang dinyatakan dalam mata uang selain mata uang fungsional.

    Untuk mengurangi risiko terhadap risiko nilai tukar mata uang asing. Perusahaan selalu memonitor arus kas dalam mata uang asingnya. Aset dan
    liabilitas keuangan dalam mata uang asing, dijabarkan ke Dolar Amerika Serikat dengan kurs tengah Bank Indonesia yang telah dijabarkan dalam
    Aset dan Liabilitas Moneter dalam Mata Uang Asing (Catatan 48)

    Manajemen berpendapat bahwa Perusahaan pada dasarnya telah melakukan lindung nilai terhadap risiko nilai tukar. Risiko ini diukur dengan
    menggunakan rencana arus kas di dalam analisa sensitivitas.

    Tabel berikut ini menunjukan sensitivitas kemungkinan perubahan tingkat pertukaran mata uang asing terhadap Dolar AS. Dengan asumsi variabel
    lain konstan, laba konsolidasian sebelum beban pajak sebagai berikut:
                                                                                                                                Desember 2024
                                                                                                                                     US$
    Dampak terhadap laba sebelum pajak penghasilan
         Perubahan tingkat pertukaran terhadap Dolar AS (1%)                                                                         3,575,779
         Perubahan tingkat pertukaran terhadap Dolar AS (-1%)                                                                       (3,575,779)

    Kebijakan Perusahaan untuk mengelola aset keuangannya dalam mata uang asing yang dilakukan dengan menyediakan dana guna menyelesaikan
    liabilitas keuangan dalam mata uang asing. Pada tanggal 31 Desember 2024, liabilitas keuangan dalam mata uang asing telah melebihi jumlah aset
    keuangan dalam mata uang asing sebesar US$80.254.995. Hal ini disebabkan karena adanya utang terjamin milik Perusahaan
    yang belum selesai direstrukturisasi. Jika utang terjamin yang dinyatakan dalam mata uang Rupiah dan mata uang lainnya selain Dolar Amerika
    Serikat tidak dipertimbangkan, maka tidak ada selisih lebih liabilitas keuangan diatas aset keuangan. Jumlah ini menggambarkan nilai yang akan
    dibayarkan saat jatuh tempo.

Pengaturan Pembiayaan

Pada 31 Desember 2024 dan 2023, Perusahaan memiliki fasilitas letter of credit yang difasilitasi oleh Damiano Investment BV melalui Deutsche Bank
(Hongkong) masing-masing sejumlah US$ 69.511.945 dan US$ 95.846.330

Estimasi Nilai Wajar

Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan diestimasi untuk keperluan pengakuan dan pengukuran atau untuk keperluan pengungkapan.

PSAK 107, “Instrumen Keuangan: Pengungkapan” mensyaratkan pengungkapan atas pengukuran nilai wajar dengan tingkat hirarki nilai wajar sebagai
berikut:

1. Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik (tingkat 1).

    Nilai wajar untuk instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif ditentukan berdasarkan kuotasi nilai pasar pada tanggal pelaporan.
    Kuotasi nilai pasar yang digunakan untuk aset keuangan adalah harga penawaran, sedangkan untuk liabilitas keuangan adalah harga jual.




                                                                    91/95
Page 95
                               PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024


2. Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam tingkat 1 yang dapat diobservasi untuk aset atau liabilitas, baik secara langsung (misalnya harga)
   atau secara tidak langsung (misalnya derivasi dari harga) (tingkat 2), dan

   Nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan pada pasar aktif (misalnya derivatif over-the-counter) ditentukan dengan teknik
   penilaian. Teknik penilaian tersebut memaksimumkan penggunaan data pasar yang dapat diobservasi apabila tersedia dan sedapat mungkin
   meminimalisir penggunaan estimasi yang bersifat spesifik dari entitas. Jika seluruh input yang dibutuhkan untuk menentukan nilai wajar instrumen
   keuangan dapat diobservasi, instrumen tersebut termasuk dalam tingkat 2.

3. Input untuk aset atau liabilitas yang bukan berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi (input yang tidak dapat diobservasi) (tingkat 3).

   Jika satu atau lebih input yang signifikan tidak berdasarkan pada data pasar yang dapat diobservasi, instrumen ini termasuk dalam tingkat 3.

   Teknik penilaian tertentu digunakan untuk menentukan nilai instrumen keuangan yang mencakup:

    a. Penggunaan harga yang diperoleh dari bursa atau pedagang efek untuk instrumen sejenis, dan
    b. Teknik lain, seperti analisis arus kas yang didiskontokan, digunakan untuk menentukan nilai wajar instrumen keuangan lainnya.

   Aset dan liabilitas keuangan Perusahaan diukur dan diakui dengan hierarki tingkat pengukuran nilai wajar tingkat 2 dan tingkat 3.

                                                                                      Maret 2025                            Desember 2024
                                                                     Nilai tercatat             Nilai wajar        Nilai tercatat     Nilai wajar
                                                                         US$                       US$                 US$               US$
   Aset Keuangan:
   Aset Lancar
       Kas dan setara kas                                                    4,251,687                4,251,687         5,100,890           5,100,890
       Piutang usaha, bersih                                                 4,693,043                4,693,043         4,667,690           4,667,690
       Piutang lain-lain, bersih                                               350,243                  350,243           124,137             124,137
       Aset keuangan lancar lainnya                                          3,262,247                3,262,247         2,776,493           2,776,493
   Aset tidak lancar
       Piutang non-usaha                                                           -                        -                 -                   -
   Jumlah aset keuangan                                                     12,557,219               12,557,219        12,669,210          12,669,210

   Liabilitas Keuangan:
   Liabilitas jangka pendek
       Utang usaha                                                           7,462,880                7,462,880        6,638,197           6,638,197
       Biaya yang masih harus dibayar                                       48,184,154               48,184,154       47,411,211          47,411,211
       Utang bank                                                           68,690,400               68,690,400       69,511,945          69,511,945
       Utang terjamin                                                      923,556,618              923,556,618      924,226,648         924,226,648
       Liabilitas imbalan kerja jangka pendek                                  249,041                  249,041          205,732             205,732
       Bagian jangka pendek dari liabilitas sewa                                21,993                   21,993           21,993              21,993
       Liabilitas keuangan jangka pendek lainnya                             2,260,046                2,260,046        2,108,945           2,108,945
   Liabilitas jangka panjang
       Wesel bayar tidak terjamin                                         34,920,527                 34,920,527        34,567,174         34,567,174
       Pinjaman modal                                                     22,445,000                 22,445,000        22,445,000         22,445,000
       Bagian jangka panjang dari liabilitas sewa                            706,387                    706,387           711,885            711,885
   Jumlah liabilitas keuangan                                          1,108,497,046              1,108,497,046     1,107,848,730      1,107,848,730




                                                                   92/95
Page 96
                            PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                             31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024

Instrumen keuangan jangka pendek dengan jatuh tempo satu (1) tahun atau kurang (kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain, aset
keuangan lancar lainnya, utang usaha, biaya yang masih harus dibayar, liabilitas imbalan kerja jangka pendek, pinjaman jangka pendek, utang
terjamin, dan liabilitas keuangan lancar lainnya). Nilai tercatat dari aset dan liabilitas keuangan ini dipertimbangkan telah mendekati nilai wajarnya
karena merupakan jangka pendek.

Instrumen keuangan jangka pendek dengan jatuh tempo satu (1) tahun atau kurang (kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain, aset
keuangan lancar lainnya, utang usaha, biaya yang masih harus dibayar, liabilitas imbalan kerja jangka pendek, pinjaman jangka pendek, utang
terjamin, dan liabilitas keuangan lancar lainnya). Nilai tercatat dari aset dan liabilitas keuangan ini dipertimbangkan telah mendekati nilai wajarnya
karena merupakan jangka pendek.

Instrumen keuangan jangka panjang dengan jatuh tempo lebih dari satu (1) tahun. Nilai wajar dari aset dan liabilitas keuangan ini diperhitungkan
dengan menggunakan diskonto arus kas di masa yang akan datang dengan menggunakan tingkat suku bunga yang dapat diobservasi pada pasar
dari transaksi instrumen dengan kondisi, risiko kredit dan waktu jatuh tempo yang sama.

Berdasarkan tingkatan nilai wajar yang berbeda beda, tabel dibawah ini merupakan aset dan liabilitas keuangan Perusahaan yang diukur pada nilai
wajar pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023:

                                                                                                   Maret 2025
                                                                     Tingkat 1              Tingkat 2              Tingkat 3             Jumlah
                                                                       US$                    US$                    US$                  US$
Aset Keuangan:
Aset Lancar
    Kas dan setara kas                                                            -                4,251,687                   -          4,251,687
    Piutang usaha, bersih                                                         -                4,693,043                   -          4,693,043
    Piutang lain-lain, bersih                                                     -                  350,243                   -            350,243
    Aset keuangan lancar lainnya                                                  -                3,262,247                   -          3,262,247
Aset tidak lancar
    Piutang non-usaha                                                             -                       -                    -                -
Jumlah aset keuangan                                                              -              12,557,219                    -         12,557,219

Liabilitas Keuangan:
Liabilitas jangka pendek
    Utang usaha                                                                   -               7,462,880                 -             7,462,880
    Biaya yang masih harus dibayar                                                -              48,184,154                 -            48,184,154
    Utang bank                                                                    -              68,690,400                 -            68,690,400
    Utang terjamin                                                                -                       -         923,556,618         923,556,618
    Liabilitas imbalan kerja jangka pendek                                        -                 249,041                 -               249,041
    Bagian jangka pendek dari liabilitas sewa                                     -                  21,993                 -                21,993
    Liabilitas keuangan jangka pendek lainnya                                     -               2,260,046                 -             2,260,046
Liabilitas jangka panjang
    Wesel bayar tidak terjamin                                                    -              34,920,527                 -            34,920,527
    Pinjaman modal                                                                -              22,445,000                 -            22,445,000
    Bagian jangka panjang dari liabilitas sewa                                    -                 706,387                 -               706,387
Jumlah liabilitas keuangan                                                        -             184,940,428         923,556,618       1,108,497,046




                                                                93/95
Page 97
                           PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024


                                                                                              Desember 2024
                                                                  Tingkat 1              Tingkat 2          Tingkat 3              Jumlah
                                                                    US$                    US$                US$                   US$
Aset Keuangan:
Aset Lancar
    Kas dan setara kas                                                        -                5,100,890                  -         5,100,890
    Piutang usaha, bersih                                                     -                4,667,690                  -         4,667,690
    Piutang lain-lain, bersih                                                 -                  124,137                  -           124,137
    Aset keuangan lancar lainnya                                              -                2,776,493                  -         2,776,493
Aset tidak lancar
    Piutang non-usaha                                                         -                        -                  -               -
Jumlah aset keuangan                                                          -               12,669,210                  -        12,669,210

Liabilitas Keuangan:
Liabilitas jangka pendek
    Utang usaha                                                               -                6,638,197                  -         6,638,197
    Biaya yang masih harus dibayar                                            -               47,411,211                  -        47,411,211
    Utang bank                                                                -               69,511,945                  -        69,511,945
    Utang terjamin                                                            -                        -          924,226,648     924,226,648
    Liabilitas imbalan kerja jangka pendek                                    -                  205,732                  -           205,732
    Bagian jangka pendek dari liabilitas sewa                                 -                   21,993                  -            21,993
    Liabilitas keuangan jangka pendek lainnya                                 -                2,108,945                  -         2,108,945
Liabilitas jangka panjang
    Wesel bayar tidak terjamin                                                -               34,567,174                  -         34,567,174
    Pinjaman modal                                                            -               22,445,000                  -         22,445,000
    Bagian jangka panjang dari liabilitas sewa                                -                  711,885                  -            711,885
Jumlah liabilitas keuangan                                                    -              183,622,082          924,226,648    1,107,848,730

Tabel dibawah ini merupakan mutasi dari instrumen tingkat 3:

                                                                                                               Maret 2025
                                                                                  Piutang jangka panjang       Utang Terjamin      Jumlah
                                                                                            US$                      US$            US$
Saldo awal                                                                                                 -     (924,226,648)   (924,226,648)
Keuntungan selisih kurs, bersih                                                                                        670,030        670,030
Cadangan penurunan nilai                                                                                                   -              -
Saldo akhir                                                                                                -     (923,556,618)   (923,556,618)

                                                                                                        Desember 2024
                                                                                  Piutang jangka panjang  Utang Terjamin           Jumlah
                                                                                            US$                US$                  US$
Saldo awal                                                                                   35,659,173     (931,547,148)        (895,887,975)
Keuntungan selisih kurs, bersih                                                                       -        7,320,500             7,320,500
Cadangan penurunan nilai                                                                    (35,659,173)             -            (35,659,173)
Saldo akhir                                                                                           -     (924,226,648)        (924,226,648)




                                                               94/95
Page 98
                                      PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                       31 Maret 2025 , 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2024


       Manajemen risiko permodalan

       Tujuan Perusahaan dalam pengelolaan permodalan adalah untuk mempertahankan kelangsungan usaha Perusahaan dan Entitas Anak guna memberikan
       imbal hasil kepada pemegang saham dan manfaat kepada pemangku kepentingan lainnya serta mengelola struktur modal yang optimal untuk
       meminimalisasi biaya modal yang efektif.

       Perusahaan mengkaji dan mengelola struktur modal secara aktif dan berkala untuk memastikan struktur modal dan pengembalian kepada pemegang
       saham sudah optimal dengan mempertimbangkan kebutuhan modal di masa depan dan defisiensi modal dari Perusahaan, serta memproyeksikan tingkat
       keuntungan, arus kas bersih dari operasional, belanja modal dan kesempatan investasi yang strategis. Dalam rangka mempertahankan atau
       menyesuaikan struktur permodalan. Perusahaan selalu menyesuaikan jumlah saham baru yang diterbitkan serta menambah/mengurangi jumlah utang
       dari waktu ke waktu.

       Konsisten dengan entitas lain dalam industri yang sama, Perusahaan memonitor permodalan berdasarkan gearing ratio. Gearing ratio per tanggal 31
       Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:
                                                                                                                       Maret 2025        Desember 2024
                                                                                                                           US$                 US$
       Jumlah pinjaman
       Dikurangi:                                                                                                        971,620,382       1,096,931,302
           Kas dan setara kas                                                                                              (4,251,687)         (5,100,890)
           Aset keuangan lancar lainnya                                                                                    (3,262,247)         (2,776,493)
       Liabilitas bersih                                                                                                 964,106,448       1,089,053,919
           Jumlah defisiensi                                                                                           1,004,513,385      (1,003,065,555)

           Gearing ratio                                                                                                         1.04               (0.92)

       Jumlah liabilitas mencakup jumlah utang terjamin yang belum direstrukturisasi sebesar US$1.096.931.302. Perusahaan akan merestrukturisasi utang
       ini pada tingkat yang berkelanjutan dimana tahap negosiasi dengan kreditur terjamin termasuk PPA/BPP sedang berlangsung. Jika usulan Perusahaan
       mengenai konversi utang menjadi modal diterima, maka hal ini akan memperbaiki struktur permodalan Perusahaan.

50. STANDAR AKUNTANSI BARU DAN AMANDEMENNYA

  Dewan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia (DSAK-IAI) telah menerbitkan amandemen Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) berikut ini. Standar
  akuntansi yang diubah akan berlaku efektif atau berlaku untuk laporan keuangan konsolidasian Grup untuk periode yang dimulai pada atau setelah tanggal
  1 Januari 2025:

  Amandemen standar yang berlaku efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2025, dengan diperbolehkannya penerapan dini,
  adalah sebagai berikut:

   •   PSAK 117: Kontrak asuransi; dan
   •   Amandemen PSAK 117: Kontrak asuransi mengenai penerapan awal PSAK 117 dan PSAK 109 Informasi komparatif; dan
   •   Amandemen PSAK No. 221: Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing – Kekurangan Ketertukaran.

  Sampai dengan tanggal pengesahan laporan keuangan konsolidasian ini, manajemen Grup masih mengevaluasi dampak potensial dari perubahan standar
  akuntansi ini terhadap laporan keuangan konsolidasian.




                                                                         95/95

File

File Open PDF
Source IDX
Size4.97 MB
Published1 May 2025
Pages98
Characters431,591
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 135 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Asia Pacific Fibers Tbk p.1 ×283
linked org Damiano Investments B.V. p.11 ×66
linked org International Finance p.14
linked person Seeniappa | Jegatheesan p.14
linked person Doedy Darwin p.14 ×2
linked person Husni Sidik Sodikin p.14 ×2
linked org Damiano Investment p.16 ×7
linked org PT Perusahaan Pengelola Aset p.17 ×9
linked org Mandiri Sekuritas p.17
linked org Bank Mandiri p.17 ×10
linked org Bank Central Asia Tbk p.43 ×2
linked org Bank CIMB Niaga Tbk p.43 ×2
possible org Negara Republik Indonesia p.11 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.11 ×4
possible org Bursa Efek Indonesia p.12 ×8
possible person Alexander Shaik p.14 ×2
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.43 ×6
possible org PT Multikarsa Investama p.45 ×9
possible person Jegatheesan Seeniappa · Direktur p.76 ×2
possible person Sumiyati · Komisaris Independen p.82
unresolved person Dr. Ide Anak Agung Gde Agung p.1 ×2
unresolved person Januar Tirtaamidjaja p.11 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.11 ×7
unresolved person Sutjipto p.11 ×6
unresolved org Bapepam-LK p.11 ×6
unresolved org Polysindo Eka Perkasa Tbk p.11 ×4
unresolved person Aryanti Artisari p.11 ×9
unresolved org Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan p.11
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.11 ×3
unresolved org Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu p.11
unresolved person Aulia Taufani p.11 ×5
unresolved org Yayasan Asia Pasific Fiber p.11
unresolved org Pengawas Pasar Modal p.12
unresolved org BAPEPAM p.12 ×8
unresolved org Pengadilan Niaga Jakarta Pusat p.12
unresolved org Trimegah Securities Tbk p.12 ×2
unresolved org Texmaco Jaya Tbk p.13 ×56
unresolved org PT Texmaco Graha Busana p.13 ×2
unresolved person Ir. Agus Tjahajana Wirakusumah Sumiyati · Komisaris Independen p.14 ×4
unresolved person Dr. Antonius Widyatma Sumarlin Deddy Sutrisno · Direktur p.14 ×3
unresolved person Tunaryo. p.14
unresolved org Pengadilan Niaga p.16
unresolved org PT Pacific Poly p.17 ×9
unresolved org Kementerian Keuangan p.17 ×7
unresolved org Bank BUMN p.17
unresolved org Kementerian Keuangan dan Kreditor p.17
unresolved org Asia Pacific Fibers Hong Kong Limited p.18 ×2
unresolved org Hong Kong. Asia Pacific Fibers Hong Kong Limited p.18
unresolved org Notes Karena Asia Pacific Fibers Hong Kong Limited p.18
unresolved org Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian p.18
unresolved org Kementerian Investasi p.18
unresolved org Direktorat Jenderal Kekayaan Negara p.18 ×3
unresolved org Kementerian Keuangan. Menyusul p.18
unresolved org Menteri Keuangan p.18 ×4
unresolved org Bank Indonesia p.18 ×10
unresolved org PT Asia Pacific Fibers. Satuan p.18
unresolved org Kementerian Keuangan Skema p.19
unresolved org PT Bina Prima Perdana p.19 ×16
unresolved org Shanghai Banking Corporation Limited p.19 ×5
unresolved org Madison Pacific Trust Limited p.19 ×4
unresolved org Menteri Perdagangan p.22
unresolved org Bank Bukopin Tbk p.43 ×2
unresolved org PT Bank SBI Indonesia Rekening Dolar Amerika Serikat p.43
unresolved person DR. H. Teddy Anwar p.45 ×4
unresolved org PT Wismakarya Prasetya p.45 ×15
unresolved org PT Wastra Indah p.45
unresolved org Texmaco Perkasa Engineering Tbk p.45 ×2
unresolved org PT Wahana Perkasa Auto Jaya p.45
unresolved org PT Sumatex Subur p.45
unresolved org PT Texmaco p.45
unresolved org PT Jaya Perkasa Engineering p.45
unresolved org PT Perkasa Heavindo Engineering p.45
unresolved org PT Raja Busana Mahameru p.45
unresolved org Supermitory Utama Tbk p.45 ×2
unresolved org PT Saritex Jaya Swasti p.45
unresolved org PT Devrindo Widya p.45
unresolved org PT Perkasa Indobaja p.45
unresolved org PT Perkasa Indosteel p.45
unresolved org PT Wahana Jaya Perkasa p.45
unresolved org PT Bina Peranan Busana p.45
unresolved org PT Citra Indah Textile p.45
unresolved org PT PerusahaanPengelola Aset p.46
unresolved org Bank Garansi p.47
unresolved org PT Jasarahardja Putera. p.47
unresolved org PT PGN p.47 ×6
unresolved org Asuransi Multi Graha Guna Tbk. p.48 ×4
unresolved org PT Multikarsa Investam p.49
unresolved org AR International Limited p.49
unresolved org Penyehatan Perbankan Indonesi p.50
unresolved org PT Bank Putera Multikarsa Rekening Dolar Amerika Serikat p.50
unresolved org PT Bank Papan Sejahtera Rekening p.50
unresolved org PT Bank Dharmala Rekening p.50
unresolved org PT Bank Umum Nasional Rekening Dolar Amerika Serikat p.50
unresolved org PT Bank Asia Pacific Rekening p.50
unresolved org Penyehatan Perbankan Indonesia p.50
unresolved org Penyehatan Perbankan Nasional p.50
unresolved org PT Bank Putera Multikarsa p.50
unresolved org PT Bank Dharmala p.50 ×2
unresolved org PT Bank Asia Pacific p.50
unresolved org PT Bank Papan Sejahtera p.50
unresolved org KJPP Nirboyo A. p.53
unresolved org Dewi A. & Rekan p.53
unresolved — Belanda · Pemberi Pinjaman p.57 ×3
unresolved org PT Ferrier Hodgson p.57 ×3
unresolved org PT Kordamentha p.57 ×2
unresolved org Damiano Invesment B.V. p.57
unresolved org PT Bank Finconesia p.58
unresolved org Kyoa Investment Limited p.58 ×5
unresolved org Sverige Financing Limited p.58 ×6
unresolved org Sasando Pte. Ltd. p.58 ×4
unresolved org Sverige Netherlands B.V. p.58 ×2
unresolved org Sverige Netherland B.V. p.60 ×3
unresolved org PT Pilot Asia Capital p.62
unresolved org Kementerian Perindustrian p.63
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.68 ×3
unresolved org Pengadilan Negeri Bandung p.68 ×2
unresolved org PT Bdg p.68
unresolved org Mahkamah Agung p.68 ×5
unresolved org Menteri Keuangan Republik Indonesia p.73
unresolved org Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia p.74
unresolved org Departemen Industri dan Perdagangan p.74
unresolved org Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.75
unresolved org PT Datindo Entrycom p.75 ×3
unresolved org PT Bina Prima Perdana. Namun p.76
unresolved org PT Ineos Aromatics Indonesia p.79
unresolved org PT Mitsubishi Chemical Indonesia p.79
unresolved person Kompensasi · Komisaris Independen p.82 ×7
unresolved person Vasudevan Ravi Shankar · Direktur Utama p.82
unresolved person Peter Vinzez Merkle · Direktur p.82
unresolved org PT Pacific Poly Perusahaan p.84
unresolved org Bank Arya. Namun p.85
unresolved org Kementerian Keuangan Republik Indonesia p.85

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 4

FinancialStatement-2025-I-POLY.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result